Skip to main content

Cikarang Ekspres, 6 Januari 2020

Page 1

Semangat Baru Bekasi

SENINJ, 6 JANUARI 2020

HARGA Rp3.000

100 Hektar Tambak Terdampak Banjir TAMBUN SELATAN - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bekasi mencatat setidaknya ada 100 hektare area pertambakan yang terdampak banjir. Kepala DKP Kabupaten Bekasi, Agus Trihono menjelaskan, tambak-tambak itu rata-rata terletak di wilayah utara, seperti di Desa Huripjaya, Babelan, Desa Samudrajaya dan Tarumajaya. “Kita akan evaluasi apakah akan diberikan stimulan berupa bibit. Kita lihat anggaran kita, tahun 2020,” katanya baru-baru ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi (PDF) produksi ikan dari sektor tambak berkontribusi pada perolehan 46.886 ton dari kategori perikanan budidaya dari

total 51.630 pada 2017. Sementara untuk ikan yang paling banyak diproduksi di tambak adalah ikan bandeng (9.122 ton), udang windu (703,82 ton), udang putih (686,97 ton), dan belanak (669,39 ton), Disusul produksi lain seperti udang api-api (562,38 ton), ikan nila (251,07 ton), mujaer (32,58 ton), kepiting (23.35 ton) dan lainnya (28, 78 ton). Pemkab Bekasi mendapat bantuan Rp1 miliar dari Pemprov Jabar. Kepada Gubernur Ridwan Kamil, Bupati Eka Supria Atmaja menerangkan wilayah terparah yang terkena banjir adalah Tambun Selatan. Kata Eka, pada Sabtu (4/1/2020), 90 persen banjir di 14 kecamatan Kabupaten Bekasi berangsur-angsur surut.(dim)

BANTUAN: Kepala DKP Kabupaten Bekasi, Agus Trihono saat memberikan bantuan kepada korban kebanjiran.

Diduga Ada Kongkalingkung Developer dengan SKPD Izin Mendirikan Bangunan Tak Maksimal Bikin Banjir Disemua Perumahan CIKARANG PUSAT – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Husni Thamrin menduga adanya kongkalingkong antara developer dengan dinas terkait soal pemban-

gunan perumahan. Dugaan tersebut menyusul setelah terjadinya banjir yang terjadi dihampir semua perumahan yang ada di Kabupaten Bekasi.

BANTUAN

“Banjir ini ada dugaan terjadiny kongkalingkong developer dengan SKPD atau dengan dinas terkait, peraturan yang seharusnya dipenuhi ada yang dilepas

saja seperti izin peil banjir belum dilaksanakna secara baik,” kata Husni Thamrin beberapa waktu lalu. Politisi Gerindra Kabupaten Bekasi ini Ke Hal...10

Banjir ini ada dugaan terjadiny kongkalingkong developer dengan SKPD atau dengan dinas terkait, peraturan yang seharusnya dipenuhi ada yang dilepas saja seperti izin peil banjir belum dilaksanakna secara baik.” Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekas HUSNI THAMRIN

Auto 2000 Bekasi Timur Kebanjiran Oreder

BANTUAN: Kepala Bidang Pemberdayaan Dinsos Kabupaten Bekasi Hamdani, memberikan bantuan kepada warga yang terkena banjir.

Selama Banjir, Dinsos Siaga 24 Jam CIKARANG PUSAT - Dinas Sosial Kabupaten Bekasi melakukan upaya penanganan pasca banjir disemua titik di Kabupaten Bekasi. Dari mulai memberikan bantuan seperti, makanan siap saji, obat-obatan dan menyediakan dapur umum. “Sebagai antisipasi kami dan tim Dinsos memberikan bantuan ke beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi yang terkena musibah kebanjiran,” kata Kepala Dinsos Kabupaten Bekasi Abdillah Majid kepada Cikarang Ekspres, beberapa waktu lalu. Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di akhir tahun 2019, membuat beberapa wilayah di Jawa Barat terkena banjir. Satu di antaranya Kabupaten Beksi. Hampir 11 Kecamatan terkena banjir.

TAMBUN SELATAN - Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi sudah mulai surut. Giliran bengkel-bengkel mobil yang kini kebanjiran order. Banyak kendaraan yang terendam banjir mengakibatkan kerusakan pada mobil. Pantauan awak media, sejumlah bengkel resmi ramai disambangi konsumen yang ingin sekedar mengecek ataupun memperbaiki kendaraan yang mengalami masalah. Kepala Bengkel Auto 2000 Bekasi Timur, Hermanto dikonfirmasi mengatakan mayoritas konsumen bengkel terkena dampak banjir. Sampai Sabtu, (4/2) sudah 130 unit kendaraan yang masuk bengkel. “Konsumen yang datang

ke bengkel resmi harus antri agar unit dapat ditangani, katanya. Hermanto mengatakan agar menjaga pelayanan tetap prima Auto 2000 pun membuat pusat layanan. “Mengingat banyaknya kendaraan Toyota yang terdampak banjir. Kantor pusat membuka pusat pelayanan khusus banjir di Sunter. Ini untuk tidak menganggu kenyaman konsumen yang melakukan servis reguler,” paparnya. Hal senada juga diraskaan PT Sun Star Prima Motor (SSPM) Cabang Cikarang selaku diler Mitsubishi yang mengalami jumlah konsumen. Pihaknya pun memastikan pelayanan tetap prima. Ke Hal...10

PELAYANAN: Montir Auto 2000 Bekasi Timur saat memberikan pelayanan sevice.

Posyandu Tingkatkan Pelayanan Keluarga Berencana

Ke Hal...10

KRIMINAL

KUNJUNGAN: Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan dengan membawa ibu polwan yang langsung berbaur bersama anak-anak korban banjir.

CIKARANG SEL ATAN - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pokjanal dalam agenda Kegiatan Dana Hibah Revitalisasi Posyandu Provinsi Jawa Barat untuk Kabupaten Bekasi, bertempat di Hotel Primebiz Cikarang Selatan, Jumat, 3 Desember 2020. Dengan mengusung tema

“Revitalisasi Posyandu Kita Tingkatkan Posyandu Menjadi Posyandu Multifungsi” menurut Kepala Bidang Penguatan Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat DPMD Kabupaten Bekasi, Mien Aminah mengatakan, kegiatan ini memiliki maksud dan tujuan untuk meningkatkan kinerja layanan dan strata Posyandu melalui Pokjanal dan unit-unit Posyandu se-Jawa Barat. Ke Hal...10

Trauma Healing Anak-anak Korban Banjir Beraksi Disaat Banjir, Pelaku Begal Dibekuk TAMBUN SELATAN – Polsek Tambun berhasil meringkus begal yang beraksi saat korban banjir di jalan Raya Hasanudin, Kecamatan Tambun Selatan, Sabtu (4/1).Dari informasi yang diterima Cikarang Ekspres bahwa korban banjir warga kampung tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Fadil Prabu Dewa Syarif (22). Ke Hal...10

TARUMAJAYA– Perhatian terhadap anak-anak korban banjir dilakukan Kapolres Metro Bekasi beserta jajarannya dengan memberikan Trauma healing. Keceriaan nampak diwajah anak-anak korban banjir yang berada di desa Samudra Jaya Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi, saat rombongan kapolres datang menyambanginya.

Tidak ada rasa takut di wajah anak-anak korban banjir di tempat tersebut, terlebih kedatangan Kapolres Metro Bekasi dengan membawa ibu polwan yang langsung berbaur bersama anak-anak korban banjir. Mereka siap memberikan trauma healing yang nantinya para anak – anak tidak trauma meski rumah tempat tinggalnya terendam banjir.

“Ini salah satu bentuk perhatian kita selain memberikan bantuan yang diberikan polda Jawa Tengah, untuk kemudian kita langsung distribusikan kepada para korban banjir yang berada di wilayah hukum Kabupaten Bekasi,” ujar kapolres metro bekasi Kombes Hendra Gunawan kepada Cikarang Ekspres, beberapa Ke Hal...10

BANTUAN: Posyandi Kabupaten Bekasi mendapatkan dana hibah dari Provinsi Jawa barat dan di terima langsung kepala DPMD Kabupaten Bekasi Ida Farida. Jumat, (3/1).


SENINJ, 6 JANUARI 2020

SAMBUNGAN

10

BANTUAN: Anggota DPRD dari Partai Gerindra Husni Thamrin memberikan bantun kepada para korban banjir. Sebanyak lima titik yang mendapatkan bantuan tersebut di Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi.

Masalah Banjir Bakal Dibahas Parlemen

SUKAKARYA - Anggota DPRD dari Partai Gerindra Husni Thamrin memberikan bantun kepada para korban banjir. Sebanyak lima titik yang mendapatkan bantuan tersebut di Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Di antaranya, Kampung Gili-gili RT 002/006 desa Sukajadi, Kampung Lobak Rotan desa Sukamakmur, desa Sukalaksana, kampung

Randing desa sukajadi dan Desa Sukakarya. “Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian DPC Gerindra Kabupaten Bekasi dan saya sebagai anggota dewan,” kata Husni Thamrin, beberapa waktu lalu. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi itu mengakui jika bantuan tersebut hanya bersifat sementara. “Yang terpenting juga saya sebagai anggota dewan

mencari tahu solusi banjir ini,” katanya. “Agar mengetahui penyebab banjir dan kedepan kita cari jalan keluar, seandainya banjir terjadi lagi tetapi tidak sebesar ini,” harapnya. Anak buah Prabowo Subianto ini mengatakan, persoalan banjir nantinya akan dibahas di DPRD Kabupaten Bekasi. Bagaimana agar persoalan ban-

Diduga Ada .... dari halaman 9 mengatakan jika persoalan ini perumahan ini memiliki kaitan antara dinas. Dia yakin jika jika SKPD menjalankan tugasnya dengan baik, terutama dalam mengeluarkan izin pembangunan perumahan, persoalan yang terjadi seperti banjir bisa diminimalisir. “Kalau dipenuhi aturan yang ada, banjir sekarang tidak terjadi,” katanya. Berdasarkan pantauan yang dilakukan Husni, banjir di perumahan diakibatkan kurangnya disiplin devel-

oper memenuhi persyaratan izin yang ada. Selain itu juga, lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh dinas terkait. Dengan kondisi tersebut, Husni yang menjabat sebagai ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi itu bakal melakukan evaluasi terhadap permasalah izin perumahan. “Hujan ini terjadi di Cibitung, Tambun Bekasi, Cikarang terkena banjir. Berarti ada permasalahan di saluran, kurang maksimal dalam fungsinya,” ujarnya. Meski begitu, Husni mengaku persoalan banjir di

Aksi begal bermula saat korban menghubungi keluarganya untuk meminta bantuan logistik, lantaran sejak banjir melanda rumah yang ditempatinya empat hari yang lalu keluarganya membutuhkan bantuan. Tak disangka, kedua pelaku yang mengendarai satu unit sepeda motor secara berboncengan, menghampiri korban langsung melakukan aksi begal. Satu orang pelaku berinisial TA ( 17) langsung mengayunkan sebilah clurit dan mengenai kepala korban, sabetan ke dua ditangkis tangan korban hingga melukai tangan kiri korban. Saat korban tak berdaya akibat luka bacokan, pelaku TA merampas telepon genggam dan melarikan diri dengan mengendarai sepeda

motor bersama pelaku Berinisial A. ” Saat kejadian korban sedang telpon kelurganya untuk mengabarkan kondisi banjir yang menimpa kelaurganya, korban juga meminta bantuan makanan kepada keluarga nya, tibatiba kedua pelaku datang, dan menyerang korban kemudian merampas telepon genggam milik korban” ujar Kapolsek Tambun, Kompol Siswo, Kemarin (5/1). Kapolsek Tambun menambahkan, Kedua pelaku yang melarikan diri dikejar petugas kepolisian yang sedang melakukan pengamanan di posko banjir Desa Tambun. Polisi yang melakukan pengejaran berhasil menangkap TA berikut barang bukti sebilah senjata tajam jenis Clurit dan satu buah telepon genggam jenis Redmi 5 Pro milik korban.

perumahan ini belum ada arah untuk diperdakan. “Saya kembalikan ke masalah perizinan, awal mengajukan permohonan persyaratan yang ada harus dipenuhi,” ucapnya. Dia yakin, jika persyaratan perizinan telah dilakukan dengan baik. Selain itu juga, pemeliharaan sarana dan prasaran lingkungan serta peran serta masyarakat bisa meminimalisir terjadinya banjir. “Jika langkah itu dilakukan saya yakin masalah banjir bisa diminimalisir sebaik mungkin,” tandasnya. (har)

Sementara satu pelaku lainya berhasil melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor jenis matic. Sementara korban yang mengalami luka bacokan di kepala dan tangan sarikan ke rumah sakit umum daerah ( RSUD ) Kota Bekasi. Polisi hingg kini masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). ” Pelaku terancam hukuman dua belas tahun penjara lantaran melangar pasal 365 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan, pelaku ini sadis, sedang susah jadi korban banjir malah Dibegal,” tuturnya. Atas perbuatannya pelaku terancam kurungan 12 tahun penjara, kasusnya kini masih dalam pengembangan Polsek Tambun dan Polres Metro Bekasi. (har)

Posyandu Tingkatkan .... dari halaman 9 Dengan harapan, hingga terwujudnya pembinaan Posyandu di Provinsi Jawa Barat oleh kelembagaan atau Pokjanal Kabupaten atau Kota secara terintregatif, efektif dan efisien serta

dapat meningkatkan jumlah Posyandu yang berstrata mandiri. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi, Juhandi yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, Posyandu selama ini telah berperan

“ Pe nya l u ra n b a nt u a n ini dibeberapa titik yang cukup parah, tinggi banjir mencapai 2-3 meter,” kata Helmi. Beberapa titik yang mendapatkan bantuan tersebut di antaranya, di Desa Tridaya yaitu perumahan Trias dan Taman Ria Persada. Desa Sumber Jaya yaitu Griya Asri 1 dan Villa Bekasi 2. Desa Mekar Sari yaitu Kampung Bulak

d a n Pa p a n Ma s Rw 1 7 dan 18. Desa Tambun di Rw 08 Metland dan Kebon Kelapa. Keluarahan Jatimulya. Desa Setia Mekar di Bumi Sani dan Papan Mas. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi ini juga mengaku jika banjir awal tahun ini cukup parah karena hampir semua wilayah di Kabupaten Bekasi terendam banjir.

Helmi juga bakal mendorong pemerintah daerah agar mendapatan solusi yang tepat untuk meminimalisir banjir kedepannya. “Banjir memang hamper di seluruh wilayah, tak hanya bekasi tetapi daerah lainnya. Tetapi banjir ini ya harus diminimalisir dan ada solusi yang tepat agar dampak yang ditimbulkannya juga bisa diantisipasi juga,” tandasnya. (har)

mungkin untuk konsumen yang mobilnnya kebanjiran,”kata Service Manager SSPM Cikarang.

Benny mengatakan SSPM menyediakan layanan derek untuk pengguna Mitsubishi yang

terkena musibah banjir untuk membawa kendaraan ke bengkel resmi. (dim)

terlebih rombongan Kapolres memberikan traumaling healing kepada anak – anak korban banjir. “Tadi lihat sendiri bagaimana senengnya anak-anak korban banjir dapat bernyanyi bersama dengan Kapolres dan ibu polwan meski saat ini mereka (anak-anak) tempat tinggalnya terendam banjir,” ujar Ibnu Hajar kades Sam-

udra Jaya. “Tidak ada kata – kata lagi yang kami sampaikan hanya dengan ucapan banyak terima kasih kepala petugas kepolisian Polres Metro Bekasi, yang menyempatkan waktunya untuk menyambangi pengungsi korban banjir termasuk memberikan trauma healing kepada anak – anak korban Banjir,” pungkas Ibnu. (mil)

“Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Bekasi sejak tanggal 1 Januar i 2020. Dinsos sudah melakukan langkah-langkah yang cukup urgent. Tim dari Dinsos berjaga-jaga selama banjir belum surut

maupun sudah surut,” kata Abillah. Masih kata Abdillah, Dinsos dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersamasama menanggulangi ben-

cana banjir. “Alhamdulilah semua sudah merespont, bahkan semua SKPD sudah turut serta menanganinya,” ujarnya. Selama terjadinya banjir, Dinsos sudah memberikan bantuan ke Kelurahan Jati Mulya, Desa Karang Raharja, Tanjung Sari, Desa

Simpangan, Karangsari dan Jati Baru. “Kitapun sudah membuat 4 dapur umum di empat titik seperti di Kantor Kecamatan Tarumajaya, Kecamatan Babelan, Kecamatan Muara Gembong dan di Polsek Tambun Selatan,” pungkasnya. (mil)

da peningkatan peran dan fungsi posyandu, agar bisa lebih membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera,” jelas Juhandi. Juhandi menambahkan, Posyandu merupakan organisasi sosial yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kesehatan serta mendorong ekonomi keluarga dengan tujuan memperoleh hak-hak dasarnya, khususnya hak mendapat pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dari dan oleh masyarakat. “Saya menyambut gembira rakor Pokja hari ini, mudah-mudahan saja dengan adanya rakor ini kita dapat meningkatkan mutu pengelolaan Posyandu tersebut, juga agar masyarakat

mampu menolong dirinya sendiri melalui pengenalan dan penyelesaian masalah kesehatan secara lintas program dan lintas sektor terkait,” tambah Juhandi. Lebih la n ju t, Ju ha n d i merasa sangat terkesan dengan kepedulian kader Posyandu yang konsisten dengan memberi makanan tambahan untuk masalah penanganan gizi buruk melalui program peningkatan strata Posyandu dan mandiri menjadi 60 persen. Terlebih Kabupaten Bekasi telah mendapat penghargaan Posyandu awards tingkat Jawa Barat pada 2019 lalu. “Tetapi perlu di ingat, bukan predikat juara yang kita kejar, melainkan bagaimana Posyandu di Kabupaten

Bekasi mampu berperan untuk memperluas akses pelayanan kesehatan dan keluarga berencana, dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia keluarga dan masyarakat seluruh Kabupaten Bekasi,” tutup Juhandi. Setelah kegiatan ini resmi dibuka Juhandi, kegiatan yang diikuti oleh 200 peserta yang berasal dari SKPD dan Pokjanal se Kabupaten Bekasi ini juga sekaligus dirangkaikan dengan pemberian bantuan dana hibah revitalisasi Posyandu Jawa Barat kepada Kabupaten Bekasi secara simbolis ke Pokjanal Posyandu Kecamatan Tambelang, kelompok Posyandu Puskesmas Cibitung dan Pokja Posyandu Desa Cikarang Utara.

Tidak hanya itu, masih kata Juhandi, dirangkaikan pula penyerahan hadiah untuk lomba Posyandu tingkat Kabupaten Bekasi yang diselenggarakan pada 2019 lalu, yang dimenangkan Kecamatan Cibitung dan Kecamatan Tambun Selatan, Kecamatan Cibarusah dan Kecamatan Setu. Selain itu, lomba Bulan Bhakti G otong Royong Masyarakat (BBRG) tingkat Kabupaten Bekasi yang dimenangkan Pantai Bahagia Muara Gembong, Mekarsari Tambun Selatan, Mekarjaya Kedungwaringin dan Sumberreja Pebayuran. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pemaparan materi oleh Julianto, selaku narasumber dari DPMD Provinsi Jawa Barat.(mil)

Auto 2000 ....

Beraksi Di Saat .... dari halaman 9

jir diminimalisir sebaik mungkin. “Saya kan d komisi III yang membidangi infrastruktur, nanti ya akan kami bahas juga persoalan banjir ini,” tambahnya. Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra, Helmi memberikan bantuan kepada para korban banjir di wilayah yang terdampak banjir parah.

penting dalam memperluas dan meningkatkan akses pelayanan keluarga berencana dan terbukti mampu menjalankan fungsi untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk. “Tentunya rapat koordinasi ini harus mengarah kepa-

dari halaman 9 “Pelayanan kita semaksimal dan sebaik

Trauma Healing .... dari halaman 9 lalu. ”Kita kepolisian Polres Metro Bekasi juga mengajak Polwan dan ibu Bhayangkari untuk memberikan trauma healing kepada anak–anak korban banjir dengan harapan anak–anak tersebut tidak menjadi trauma dengan musibah banjir yang merendam tempat tinggalnya,”

tambah Kapolres. Sementara Kepala desa samudra Jaya, iInu Hajar yang ikut mendampingi rombongan Kapolres saat memberikan bantuan dan melihat korban para pengungsi banjir di aula kantor desa Samudra Jaya, merasa bahagia bercampur senang karena kedatangan Kapolres Metro Bekasi bersama rombongan,

Selama Banjir .... dari halaman 9


SENIN, 6 JANUARI 2020

NASIONAL

11

Investasi Bodong Keruk Rp 750 Miliar 8 Bulan Berhasil Rekrut 264 Ribu Anggota SURABAYA- Kamal Tarachand dan F. Suhanda sungguh lihai. Mereka mampu menipu banyak orang dengan iming-iming investasi. Hanya dalam waktu delapan bulan, mereka bisa mengeruk Rp 750 miliar dari 264 ribu orang. Untung, aksi mereka bisa dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi Polda Jatim. Kamal Tarachand dan F. Suhanda ditetapkan sebagai tersangka. Kamal adalah pemilik PT Kam and Kam. Sedangkan Suhanda menjabat managing director PT Kam and Kam. Perusahaan itulah yang menjadi alat mereka untuk mengumpulkan member atau nasabah. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kemarin memamerkan tumpukan uang Rp 50 miliar yang disita dari rekening PT Kam and Kam. Menurut Luki, sebenarnya masih banyak uang yang akan disita polisi. Pihak bank yang menjadi tempat PT Kam and Kam membuka rekening berjanji mencairkan Rp 70 miliar lagi pekan depan. Luki memaparkan modus bisnis yang ditawarkan kedua

tersangka. Menurut dia, PT Kam and Kam berdiri sejak delapan bulan lalu. Hingga kini, mereka memiliki 264 ribu member. Nah, setiap member harus menyetor dana investasi minimal Rp 50 ribu dan maksimal Rp 200 juta. Yang agak janggal, member yang telah menyetor dana dijanjikan mendapat hadiah barang-barang dengan harga di atas dana yang disetor. Barang-barang tersebut, antara lain, kulkas, handphone, bahkan mobil seharga ratusan juta rupiah. ”Barangbarang itu sudah kami sita. Sekarang berada di gudang Polda Jatim,” terang jenderal bintang dua itu. Metode mereka untuk merekrut member mirip dengan multilevel marketing (MLM). Member diminta untuk membeli slot iklan di aplikasi perusahaan mereka yang bernama memiles. Aplikasi tersebut bisa diunduh di Playstore. Aktivitas bisnis yang janggal itu akhirnya terpantau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satgas Waspada Investasi Polda Jatim yang rutin berpatroli di dunia maya. ”Kami akan buka posko pengaduan bagi member yang menjadi korban,” ucap Luki. Selain menyita uang Rp 50 miliar, Polda Jatim mengamankan 18 mobil dan 2 motor yang dibeli dari

SOAL BANJIR PBNU: Ini Musibah Bukan Azab JAKARTA- Banjir melanda masyarakat di kawasan Jabodetabek. Hal ini karena hujan tinggi yang turun di awal tahun baru kemarin. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj, mengatakan rasa prihatin dengan musimah banjir yang melanda masyarakat. Menurutnya banjir ini adalah musibah dari Allah SWT bukanlah azab. “Ini musibah bukan azab. Kalau azab khusus untuk orang kafir atau orang-orang yang jahat saja. Tapi kalau musibah, mengenai semua, tidak membedakan mana yang baik mana yang tidak baik,” ujar Said Aqil saat dikonfirmasi, Jumat (3/12). Said mengatakan, peristiwa banjir yang melanda Jabodetabek ini seperti kejadian di Terowongan Mina, Arab Saudi. Tragedi tersebut kala itu menewaskan banyak jamaah haji. Keduanya samasama musibah yang diberikan Allah SWT. “Jadi peristiwa banjir ini disebutkan sebagai sebuah azab,” katanya. Said menambahkan, masyarakat yang terdampak banjir untuk bisa tabah dan tegar dalam menghadapi ujian ini. Masyarakat juga perlu mengambil hikmah dari persitiwa banjir ini. “Hikmahnya adalah agar kita mendekatkan diri kepada Allah. Mari kita semua, terutama saya, mari kita jadikan pelajaran musibah ini untuk kita bisa memperbaiki diri,” pungkasnya. (bbs/mhs)

SOROT

uang para member. Kapolda menyatakan, tim juga akan menarik 120 mobil yang berada di nasabah perusahaan itu. Alasannya, mobil-mobil tersebut merupakan hadiah dari investasi ilegal tersebut. ”Ini coba kami telusuri dan periksa mereka semua. Bisa jadi mereka itu

korban atau justru bagian dari sindikat tersebut,” ucapnya. Dua pelaku dikenai pasal berlapis. Mereka dijerat Undang-Undang (UU) Perbankan, UU Informasi dan Transaksi Elektronik, dan UU mengenai money laundering (pencucian uang). Alasannya, izin perusahaan

tersebut ilegal. S e m e nt a ra i t u , D i re s k r i m s u s Po l d a Jat i m Kombespol Gidion Arif S etyawan mengatakan, seorang tersangka, yakni Kamal, merupakan residivis. Dia pernah melakukan penipuan dengan metode yang sama pada 2015.

” Tersangka KT (Kamal, Red) pernah dipenjara karena perbuatan serupa,” ucapnya. Namun, saat itu Kamal berbisnis kemasan tisu. Belakangan, bisnis tersebut ternyata bodong. Menurut dia, cara itu sama dengan yang dilakukan kali ini. Para member dikenai

biaya pendaftaran dan investasi. Semakin besar uang yang disetor, semakin besar iming-iming hadiahnya. ”Praktik itu sudah dipantau beberapa kali. Bahkan sudah masuk dalam daftar hitam investasi bodong yang dikeluarkan OJK,” katanya. (bbs/mhs)

Jokowi Teken Perpres Tentang Dewan Pengawas KPK JAKARTA- Presiden Joko Widodo ( Jokow i) telah m e n a n d a t a n g a n i p e raturan presiden (Perpres) Nomor 91/2019 tentang Organ Pelaksana Dewan Pengawas KPK . Perpres tersebut mengatur posisi kepala sekretariat Dewan Pengawas KPK. Perpres ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 30 Desember 2019 dan diundangkan tanggal 31 Desember 2019. St a f K hu s u s P re s i d e n Dini Purwono mengatakan pengankatan D e w a n Pe n g aw a s o l e h Presiden Jokow i hanya dilakukan sekali saja. Setelah itu akan melibatkan panitia seleksi atau pansel. “Jadi nanti untuk pengangkatan Dewan Pengawas selanjutnya akan melibatkan Pansel. Sama dengan proses pemilihan pimpinan KPK,” ujar Dini kepada awak media, Sabtu (4/1). Da l a m Pe r p re s t e r s ebut menjelaskan bahwa dalam melaksanakan tugas Dewan Pengawas membentuk organ pelak-

Fungsi sekretariat Dewan Pengawas KPK dalam Perpres Nomor 91/2019 tentang Organ Pelaksana Dewan Pengawas KPK:

sana yang disebut dengan Sekretariat Dewan Pengawas KPK. “Sekretariat Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi d i p i m p i n o l e h Ke p a l a Sekretariat,” bunyi Pasal 1 ayat (3) Perpres.

Kepala Sekretariat Dewan Pengawas bertanggungjawab kepada Ketua Dewan Pengawas KPK dan menyampaikan laporan berkala atau sewaktu-waktu sesuai kebutuhan. Sekretariat Dewan Pengawas

KPK juga mempunyai tugas memberikan dukungan administratif dan teknis operasional kepada Dewan Pengawas KPK dalam mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang di KPK . (bbs/mhs)

1. Penyiapan dan fasilitasi Dewan Pengawas KPK dalam pengawasan pelaksanaan tugas dan wewenang KPK 2. Penerimaan dan fasilitasi administrasi permohonan pemberian izin penyadapan, penggeledahan, dan atau penyitaan 3. Fasilitasi penyusunan rancangan kode etik pimpinan dan pegawai KPK 4. Fasilitasi pengelolaan laporan pengaduan masyarakat mengenai dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan dan pegawai KPK 5. Fasilitasi penyelenggaraan sidang Dewan Pengawas KPK 6. Fasilitasi pelaksanaan evaluasi kinerja pimpinan dan pegawai KPK 7. Penyiapan penyusunan laporan pelaksanaan tugas Dewan Pengawas KPK 8. Pelaksanaan urusan administrasi umum Dewas KPK

8 Ton Garam per Hari Bakal Ditabur di Langit

Panas Natuna, PKS: Pemerintah Harus Tegas! JAKARTA- Kedulatan Republik Indonesia tengah dipertaruhkan di perairan Natuna. Hal itu setelah Tiongkok melakukan pelanggaran dan mengklaim batas wilayah di kawasan tersebut. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari meminta pemerintah segera mengambil tindakan tegas, terarah, dan terukur terhadap siapapun yang melanggar kedaulatan Republik Indonesia. “Saya minta Pemerintah RI bukan hanya protes atas manuver kapal coast guard Tiongkok. Kalau terbukti beri tindakan tegas, terukur, dan jelas kita tidak pernah main-main soal Kedaulatan NKRI,” ujar Abdul Kharis, Sabtu (4/1). Sementara statement Juru bicara Kementerian Luar Negeri RRT Cheng Shuang, pada Selasa (31/12), menyebut bahwa mereka punya kedaulatan di Kepulauan Nansha, Laut China Selatan yang posisinya dekat Natuna, Kepulauan Riau. Wilayah ini dianggap Indonesia masuk Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) RI. Anggota DPR RI dari Fraksi PKS itu pun menyebut Tiongkok seharusnya tidak melakukan hal tersebut. Semua ada aturan hukumnya, bukan asal klaim. “Silakan mereka klaim tapi kita punya sikap dan menghormati hukum internasional ada ZEE, dan Natuna serta wilayah yang meliputinya sejauh 200 Mil laut itu jelas wilayahnya Republik Indonesia,” katanya. (bbs/mhs)

JAKARTA- Badan Pengk a j i a n d a n P e n e ra p a n Teknologi (BPPT) sedang melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Hal itu dilakukan untuk mengurangi curah hujan yang turun di daerah Jakarat, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca

BPPT Tri Handoko Seto mengatakakan, dalam modifikasi cuaca itu pihaknya juga telah bekerja sama dengan TNI AU untuk meminjam pesawat. ”Kita menggunakan pesawat terbang jenis CASA 212-200 dengan registrasi A-2105 dan CN-295,” ujar Seto di Kantor BPPT, Jakarta, Jumat (3/1).

Seto juga menuturkan, pesawat milik TNI nantinya akan diisi garam untuk menyirami wilayah yang sudah ditentukan. Hal itu dilakukan supaya h u ja n d a p a t t u r u n s e belum jatuh ke kawasan Jabodetabek. Total garam yang disiapkan oleh BPPT adalah 8 ton. Masing-masing pesawat

ada yang membawa 4 ton dan 700 kg dalam sehari, itu guna memodifikasi cuaca. ”Setiap hari dibutuhkan 4 sorti (empat gelombang) tapi kalau mungkin butuh lebih, jadi butuh banyak pesawat dan kru yang siap melakukan pekerjaan itu. Setiap hari 6-8 ton,” katanya. Seto berharap, dari upaya modifikasi cuaca tersebut,

diharapkan curah hujan yang akan turun di Jabodetabek akan berkurang 30-40 persen. Setiap harinya pesawat akan terbang empat kali dengan membawa garam untuk ditaburkan di sejumlah titik di Jabodetabek. “Pesawat nantinya berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusuma,” paparnya. (bbs/mhs)

DOK JAWAPOS.CON

BANJIR: Garam diangkut ke pesawat tujuannya untuk memodifikasi cuaca di kawasan Jabobdetabek yang sedang diserang banjir.


Harian Umum

Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi

SENIN, 6 JANUARI 2020

HARGA Rp3.000

12

Belasan Sekolah Rusak

Kepsek: Hancur, Kelas Tak Bisa Digunakan Dampak Banjir Ekstrem KOTA BEKASI-- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, lembaganya tengah mengiventarisir sekolah rusak akibat terpaan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Bekasi. “Kita sekarang ini baru sebatas mendata sekolahsekolah yang terdampak banjir. Pada umumnya itu memang dokumen-dokumen, buku-buku, alat-alat,

misal soundsistem, komputer, laptop, server, tapi secara detailnya kita lagi data,” ujar Inay, sapaannya. Inay menjelaskan, sejauh ini terdapat 17 SMP yang mengalami rusak. Sedangkan, SD rusak baru terdata SD Negeri Jatirasa V, Jatiasih. Dia mengatakan, SD Negeri Jatirasa V mengalami rusak parah lantaran masuk kawasan Perumahan Pondok Gede Permai (PGP). Di mana lokasi tersebut merupakan paling parah akibat dampak banjir. “Karena lokasinya yang memang paling parah, yakni

di perum PGP dan itu termasuk plafon-plafonnya juga rusak,” katanya. Dia menambahkan, sekolah-sekolah di wilayah terdampak banjir tengah berusaha untuk membersihkan dari puing dan sampah banjir. Pembersihan dilakukan dengan bantuan sejumlah petugas dan warga lingkungan sekolah. “Sekolah-sekolah yang terdampak banjir sedang melakukan pembersihan dan itu dilakukan sekolah sendiri dan dibantu dinas pemadam kebakaran dengan cara disemprot. Karena kalau hanya dengan selang sendiri engga keburu, apalagi kan (sekolahan) luas,” kata Inay. Diberitakan, SD Negeri Jatirasa V terancam tak bisa menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lantaran gedung dan prasarana rusak

Doc:net

TERDAMPAK BANJIR: Sejauh ini terdapat 17 SMP yang mengalami rusak. Sedangkan, SD rusak baru terdata SD Negeri Jatirasa V, Jatiasih.

akibat banjir yang terjadi pada Rabu (1/1). Kepala SD Negeri Jatirasa

III, Nurhayati mengatakan, lima dari total 11 ruang kelas yang ada mengalami

rusak di bagian atap. “Hancur, ini enggak bisa digunakan, ada lima kelas

yang enggak mungkin digunakan lagi,” ujar Nur hayati. (dhy/mhs)

Pemprov Jabar Kucur Bantuan Rp 2 Miliar P E M E R I N TA H K o t a Bekasi mendapatkan bantuan dana dari Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 2 miliar. Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Bekasi, Sajekti Rubiyah menyebut, bantuan ini diperuntukkan bagi penanggulangan banjir di Kota Bekasi. “Nantinya untuk pengadaan mobil dapur umum, mobil operasional, dan juga beberapa barang yang dibu-

tuhkan oleh para pengungsi yang terdampak banjir,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dalam keterangan pers Humas Kota Bekasi, Sabtu (4/1). “Bantuan langsung disalurkan kepada seluruh korban terdamapak banjir di Kota Bekasi,” imbuhnya. Tri mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Bekasi masih berjibaku melakukan upaya pemulihan pasca-

banjir besar yang mendera Kota Bekasi sejak Rabu (1/1). “Kami masih terus berusaha segenap jiwa dan raga me-recovery dan menyalurkan bantuan baik yang diberikan pihak swasta maupun pemerintahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, mulai dari kebutuhan air bersih, makanan, obat-obatan hingga logistik lainnya,” jelas Tri. (bbs/mhs)

ISTIMEWA

ADVERTORIAL

Banjir Bekasi 90 Persen Surut Eka Dampingi Gubernur Serahkan Bantuan

Humas Pemkab Bekasi

SERAHKAN BANTUAN: Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja didampingi Muspida dan Perangkat Daerah menerima kedatangan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Sabtu (4/1).

CIKARANG PUSAT - Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja didampingi Muspida dan Perangkat Daerah menerima kedatangan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Sabtu (4/1). Hal itu dilakukan dalam rangka penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Komunitas Jabar Bergerak. Untuk korban banjir di wilayah Kabupaten Bekasi, yang bertempat di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi. “Atas nama masyarakat Kabupaten Bekasi, saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat yang telah peduli dan memberikan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi,” ucapnya. Dalam eksposnya di hadapan Gubernur, Bupati Bekasi menyampaikan untuk wilayah Kabupaten Bekasi yang terdampak banjir berdasarkan laporan yang diterima, 90% kondisinya sudah berangsur surut. Eka juga mengaku telah berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Serta telah melakukan evakuasi dan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat. “Sungai-sungai sudah mulai dangkal yang memang meluapnya sungai-sungai itu, dari 7 Kecamatan ke 14 Kecamatan. Kita sudah berkoordinasi dengan semuanya, kita melakukan evakuasi dan bantuan langsung

pada malam kejadian,” jelas Eka kepada Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil. Eka mengungkapkan, Kecamatan Tambun Selatan paling parah terdampak banjir. Masih kata Eka, seharusnya di wilayah tersebut dibuat jembatan dan bukan hanya gorong-gorong. Hal itu diakui mempersulit proses penyerapan karena debit air semakin bertambah. “ Ba ra ng k a l i ya ng terparah ada di Kecamatan Tambun Selatan. Alhamdulillah pada hari ini sudah mulai surut, masyarakat sudah kembali membersihkan rumahnya masing masing. Kita terkendala di Kalijambe itu terhalang oleh tol. Harusnya dibuat jembatan, ini hanya dibuat gorong-gorong. Goronggorong tidak mampu menampung, sehingga air meluap ke tol,” terangnya. Seperti yang kita ketahui, status

tanggap darurat bencana telah di tetapkan Emil pada beberapa waktu yang lalu. Ia mengatakan, penetapan status itu akan berlangsung hingga sepekan ke depan. Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kang Emil. Rapat tersebut untuk mengecek penanganan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. “Saya turut prihatin atas apa yang terjadi. Karena, jika dilihat dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) jadi ada pusaran topan yang membuat hujan besar saat itu. Pada tanggal tersebut sedang berada di Jawa sisi Barat dan sekarang sudah bergerak,” ungkap Emil saat rapat. Kang Emil yang didampingi sang Isteri Atalia Praratya menyampaikan, beberapa wilayah di Jawa Barat yang telah ditetapkan sebagai status tanggap darurat bencana diantaranya, Kabupaten Bogor,

Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Karawang. “Saya mengimbau untuk kepala daerah untuk sigap. Musim hujan masih baru mulai, jangan sampai kita lengah. Hujan besar itu kategorinya 100 mm, kemarin itu 4 kali lipat. Semua goronggorong, tanggul dan lain-lain itu tidak didesign untuk 4 kali dari maksimal. Mungkin bisa menjadi perhatian,” tegasnya. Emil menyerahkan bantuan dana darurat kebencanaan Pemprov. Jabar untuk hal yang berkaitan dengan penanggulangan potensi kebencanaan di wilayah Jawa Barat. Salah satunya di Kabupaten Bekasi yang terdampak bencana banjir. “Saya akan melaporkan ke pusat, kita tidak hanya membawa masalah tapi juga membawa solusi. Laporan paling lambat selasa bisa saya terima. Untuk Kabupaten/ Kota yang terdampak, nantinya akan menjadi satu paket solusi Jawa Barat,” imbuhnya. (adv/mhs)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Cikarang Ekspres, 6 Januari 2020 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu