Skip to main content

Cikarang Ekspres, 3 Januari 2020

Page 1

Semangat Baru Bekasi

JUMAT, 3 JANUARI 2020

HARGA Rp3.000

PERUMAHAN : Mayoritas perumahan di Kabupaten Bekasi mengalami banjir sementara perkampungan tak mengalami banjir. DIMAS APRIYANTO/CIKARANG EKSPRES

Mayoritas Perumahan

Terendam Banjir

Depelover Terkesan Asal Bangun Perumahan C I K A R A N G P U S AT Fenomena banjir diawal tahun 2020 di sejumlah titik di Kabupaten Bekasi menjadi

catatan. Pasalnya mayoritas warga yang terkena banjir adalah di perumahan. Di Kecamatan Setu, misalnya mayoritas banjir melanda pemukiman perumahan ketimbang perkampungan. Ketua Karang Taruna Kecamatan Setu, Acep Juandi mengatakan tahun 2020 merupakan fenomena terbesar yang terjadi di Setu.

“Kecamatan Setu, ini sebenarnya kan masuk dataran tinggi. Yang terkena banjir mayoritas di perumahan-perumahan yang dikembangkan developer,” kata pria yang akrab disapa Leo ini. Leo mengatakan banyak developer di Kecamatan Setu yang hanya sekedar membangun tanpa me-

mikirkan aspek kedepan. “Ini developer kan main bangun aja, ga diperhatikan tuh saluran air dan lainnya. Perumahan kan banyak membangun tanah sawah dan hanya mengurug beberapa meter saja,” tuturnya. Ia juga mendesak untuk developer yang sudah dan akan membangun perumahan di Kecamatan Setu

harus membuat situ yang berfungsi menampung air. “Masih banyak perumahan di Setu, yang tidak membuat penampungan air. Alhasil ketika intensitas hujan tinggi terjadi banjir,” tuturnya. Di Kecamatan Setu terdapat dua situ yaitu Situ Burangkeng dan Situ Ciledug. Ke Hal.. 10

PENYALURAN : Dinas Sosial Kabuapten Bekasi memberikan bantuan kepada korban banjir.

CIKARANG PUSAT- Akibat curah hujan yang cukup tinggi sehingga membuat banjir di Kabupaten Bekasi. Baik luapan dibeberapa aliran sungai maupun genangan air di pemukiman warga yang cukup tinggi. Tercatat ada sekitar 20 kecamatan dan 21 desa yang mengalami banjir. Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Dinas Sosial Kabupaten Bekasi yang di damping langsung Kepala Dinsos Abdillah Majid memberikan bantuan logistik di beberapa wilayah, seperti Jatimulya Regency, Posko Griya Setu Permai Kecamatan Setu, Kelurahan Jatimulya, Desa Simpangan Kecamatan Cikarang Utara, Dapur Umum, Papan Mas, Perum Gandaria Kecamatan Setu dan Desa Pasir Tanjung. Ke Hal.. 10

PERISTIWA Seorang Pemuda Tamsel Tewas Akibat Banjir Melanda TAMBUN SELATAN - Sungguh nahas nasib Pria 24 tahun berinisial DI, di Kampung Mekarsari Barat, RT 02/17, Desa Mekarsari, Tambun Selatan, meninggal dunia dikepungan banjir, Kamis (2/1). Kasie Humas Polsek Tambun, Iptu Tri Mulyono mengatakan kejadian tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat setempat bahwa DI meninggal dunia setelah mengambang ditengah kepungan banjir kemudian saat ditemukan oleh warga DI langsung dibawa daratan untuk memastikan keadaan DI. “Pada hari rabu tanggal 2 Januari 2020 Jam 08.00 WIB korban ditemukan oleh saksi telah meninggal dalam posisi mengambang di atas air (banjir) dan selanjutnya oleh saksi Ke Hal.. 10

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Mustika Grande Griya Setu Permai Mustika Gandaria Grand Residence Mustika ParK Place Griya Bekasi Permai Graha Cipta Setu 3 Villa Mutiara Setu

9. Graha Mustika Media 10. Mustika Media Regency 11. Palm Residence 12. Darusalam 13. Puri Nirwana Residance 14 Grand Cikarang Hijau 15. Grand Cikarang City. Dll

ILUSTRASI NET

Empat Desa Raih Maskara

BANJIR

Dinsos Salurkan Bantuan

DAFTAR HUNIAN TERDAMPAK BANJIR

FOTO NET

CIKARANG PUSAT - Empat Desa di Kabupten Bekasi mendapatkan Mobil Aspirasi Kampung Juara (MASKARA) dari Provinsi Jawa Barat. Empat desa tersebut adalah Desa lambang Sari Kecamatan Tambun Selatan, Desa Gandasari Kecamatan Cikarang Barat, Desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan dan Desa Mangunjaya Kecamatan Tambun Stara. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi melalui Kepala Bidang Pemerintah

Desa (PEMDES) Maman Firmansah mengatakan, empat desa di Kabupten Bekasi yang mendapatkan Maskara merupakan desa yang syarat prestasi dan mandiri. “Allahmdulilah Desa di Kabupaten Bekasi mendapatkan Maskara, tentunya ini sebagai contoh bagi desadesa yang ada di Kabupten Bekasi agar lebih termotivasi untuk menjadi desa mandiri dan terbaik,” kata Maman saat ditemui Cikarang Ekspres di kantornya, Kamis (1/1). Ke Hal.. 10

BERKAH : Gara-gara banjir, jumlah pengunjung hotel di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan.

Ramai-Ramai Ngungsi ke Hotel TAMBUN SELATAN - Banjir yang melanda disejumlah titik perumahan di Kabupaten Bekasi, membuat sebagian warga memilih mengungsi ke sejumlah hotel. Terpantau beberapa hotel mengalami peningkatan okupansi. Pantauan awak media, sejumlah hotel di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan sejumlah hunian kamar. Bahkan sebagian hotel sudah penuh semua kamar. Salah satunya di hotel yang

berada di Kawasan Lippo Cikarang tepatnya Hotel Ayola yang mengalami kenaikan peningkatan. “Ya, sejak Rabu kemarin, sudah terjadi lonjakan dan penuh,” kata General Manager Hotel Ayola Lippo Cikarang, Danang Alvianto dikonfirmasi. Begitu juga hotel yang berada di Cibitung yakni Swiss-Bellin Cibitung yang sudah penuh terisi semua kamar. “Sejak semalam ada peningkatan hingga 90 persen. Bahkan hari ini

(Kamis,red) sudah penuh. Kebanyakan dari warga sekitar yang terkenan banjir,” tuturnya. Para tamu beralasan memilih mengungsi ke hotel karena rumahnya terendam banjir. Mereka memilih untuk menginap dihotel agar lebih nyaman. “Banjir terus listriknya mati, soalnya saya punya anak bayi. Kasihan klo dipaksakan tetap dirumah. Mau ga mau ya nginep dihotel,” tuturnya. Ke Hal.. 10

MERAIH : Sejumlah desa di Kabuapten Bekasi mendapatkan hadiah Mobil Aspirasi Kampung Jawara atau Maskara.

Jasa Marga Tambah Contraflow Arah Jakarta Menjadi 2 Lajur

PELAYANAN : Pihak Jasa Marga melakukan pemberlakuakn contraflow arah Jakarta.

CIKARANG PUSAT – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberlakukan kebijakan lawan arus atau contraflow mulai dari Cikarang Barat hingga Cibitung Kilometer 24+000, sejak pukul 08.15 WIB, Kamis (2/1). Corporate Communication & Community Development Group Head, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, D w imawan Her u mengatakan hingga saat ini, genangan air di Km 24+000

(Cibitung) Jalan Tol JakartaCikampek arah Jakarta berangsur surut sehingga saat ini sebanyak dua lajur (lajur 3 dan lajur 4) telah dapat dilalui oleh seluruh golongan kendaraan. “Untuk mengurangi kepadatan yang saat ini terjadi akibat genangan di Km 24+000 arah Jakarta, sejak pukul 08.15 WIB, Jasa Marga atas diskresi Kepolisian telah memberlakukan satu lajur contraflow mulai dari

Cikarang Barat Km 29 s.d. Cibitung Km 23+600 arah Jakarta, dan sejak pukul 15.15 WIB telah ditambah menjadi dua lajur contraflow,” kata Heru. Terang dia, dia, untuk mempercepat proses penyurutan air, Jasa Marga juga terus melakukan upaya melalui pengoptimalan pompa sebagai berikut, Pengoperasian 9 (sembilan) pompa submersible dengan kekuatan 1 meter kubik permenit. Ke Hal.. 10


JUMAT, 3 JANUARI 2020

SAMBUNGAN

10

Dinas Perikanan dan Kelautan Mendadak Beri Bantuan TAMBUN SELATAN - Sekitar enam ribu Kepala Keluarga (KK) warga Desa Setia Mekar, Tambun Selatan terdampak musibah banjir. Hingga Kamis (2/1) air juga belum surut di beberapa titik. Informasi yang dihimpun, terdapat 14 titik banjir terdapat di Desa Setia Mekar. Salah satu aparatur desa, Handoko mengatakan banjir hampir merata di semua RW di Desa Setia Mekar. “Kita sudah buka posko utama berpusat di Kantor Desa. Puskesmas pun terendam banjir,” kata dia ditemui di lokasi. Pihaknya sudah menerima bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelutan, Agus Trihono Kamis (2/1). Agus Trihono menjelaskan bantuan ini terbilang mendadak karena merupakan instruksi Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja. Tiap dinas mendapat tugas memberi bantuan kepada titik yang terdampak banjir. “Kita dapat di Tambun Selatan, titiknya di Kantor Desa Setia Mekar. Kita upayakan semaksimal mungkin memberikan bantuan. Kita bawa 20 dus air mineral, 10 dus mie instan, roti, obat-obatan,” katanya kepada awak media, Kamis (2/1/2020). Ia berharap dengan bantuan ini dapat meringankan beban para korban banjir yang ada di Kabupaten Bekasi. (dim)

PARAH : Dinas Perikanan dan Kelautan yang dikomandoi Agus Trihono memberikan bantuan ke warga.

Ketua Komisi IV Bantu Korban Banjir di Serang Baru

PERISTIWA

30 Bangunan Rusak Terendam CIKARANG PUSAT - Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, menyebut sedikitnya ada 30 bangunan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayahnya yang terendam banjir. “Umumnya bangunan sekolah yang terendam banjir berada di dekat kali atau sungai,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda, kemarin. Carwinda mengatakan sampai hari ini pihaknya telah menerima laporan ada lebih dari 30 bangunan sekolah yang terendam banjir. “Tapi sudah saya instruksikan ke kepala bidang untuk mendata kembali sekolah yang banjir. Biar update,” katanya. Dari laporan yang diterima bangunan sekolah yang terendam banjir di antaranya SMPN 3 Cikarang Utara, SMPN 1 Cibitung, serta beberapa sekolah dasar di Kecamatan Cibitung dan Muaragembong. Puluhan bangunan sekolah yang terendam banjir itu menyebar di beberapa kecamatan. yang memang menjadi lokasi rawan banjir. “Karena saat ini masih memasuki musim libur sekolah, maka tidak mengganggu aktivitas pendidikan. Jika kondisi masih banjir maka sekolah boleh meliburkan siswanya,” ungkapnya. Untuk sekolah yang terdampak banjir dan mengalami kerusakan bisa mengajukan perbaikan dengan cara mengajukan proposal bantuan ke Dinas Pendidikan. “Untuk perbaikan sekolah yang terdampak banjir bisa melalui dana tak terduga yang disiapkan pemerintah daerah. Prosesnya nanti sekolah bisa mengajukan proposal sehingga bisa dilakukan perbaikan,” tandasnya. (har)

SERANG BARU - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi memberikan langsung bantuan terhadap masyarakat yang terkena musibah banjir di Kecamatan Serang Baru, Kamis (2/1). Yang terdampak banjir menurut pihak kecamatan, ada didua titik yang paling rawan, yakni Perum Telaga Harmony Regency dan Telaga Pasirraya. Ketua Komisi IV DPRD

Mayoritas Perumahan .. dari halaman 9 Menurut Leo dua situ ini harus diperdalam karena sudah tidak mampu menampung curah hujan. Tak hanya Setu, hamp e r s e mu a p e r u ma ha n yang ada di Kabupaten

Bekasi terendam banjir. Bisa dilihat perumahan di wilayah Cikarang Utara, hamper semua perumahan terendam banjir. Kondisi tersebut juga membuat pengamat tata ruang Kabupaten Bekasi, Abu Fitri menilai

dari halaman 9 “Kami Dinsos Kabupaten Bekasi mengucapkan turut berduka cita atas terjadinya musibah banjir yang melanda wilayah di

harus ada evaluasi bagi d e ve l o per membanguna perumahan. “Kedepan perizinan depeloper harus diperketat, terutama bagaimana cara developer mengantisipasi banjir di perumahan,” tandasnya. (dim)

membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. “Semoga banjir cepat surut, dan tetap berhati-hati dimanapun berada.” Tungkasnya. (mil)

dari halaman 9

kondisi DI),” kata dia. Dari informasiyangdidapat,diketahui

Dinas terkait seperti Dinkes untuk melihat langsung kondisi kesehatan masyarakat. “Ya, saya akan koordinasi langsung dengan Dinkes melalui puskesmas untuk melihat langsung kondisi kesehatan masyarakat dilokasi musibah, untuk mengantisipasi dampak penyakit setelah air surut,” tegasnya. Camat Serang Baru Subarnas menegaskan, dirinya

bersama muspika dan pihak desa telah berkoordinasi dengan Dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, BPBD dan Dinsos tentang musibah banjir didaerahnya. Yang pasti semua telah bergerak dan langsung memberikan bantuan. “Alhamdulillah bantuan terus berdatangan, baik dari ormas, maupun dari Dinas terkait, semoga musibah ini berlalu,” pungkasnya. (har/ags)

sakit, hiburan dan sosialisa masyarakat. Tidak hanya itu, mobil tersebut difasilitasi dengan sound system. Empat desa yang mendapatkan mobil Maskara ini akan

digunakan untuk sosialisasi program pemerintah. Lebih jauh maman m e n j e l a s k a n , p ro g ra m tersebut sampai dengan tahun 2021. Desa yang

mendapatkan maskara dinilai langsung dari Provinsi Jawa barat. “ salah satu penilainnya desa tersebut sudah mandiri,” pungkasnya. (mil)

surut di lokasi perumahannya. “Kalau dah surut mau cepet-cepet pulang, mau beberes rumah,” tuturnya.

Pihak hotel memastikan akan memberikan pelayanan prima kepada para tamu. Selain itu mereka

juga memastikan pasokan listrik aman karena sudah menyiapkan generator. (dim)

“Kemudian Pengoperasian 2 (dua) pompa besar dengan kekuatan 6 meter kubik permenit, lalu lengoperasian 2 (dua) pompa besar bantuan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dengan kekuatan 8 meter kubik permenit,” tuturnya. Dikatakan dia, Jasa Marga juga mengerahkan dua eskavator untuk mempermudah pengecekan dan penyodetan aliran air ke saluran pembuangan. “Bagi pengguna jalan

dar i arah Cawang atau Halim yang menuju Jalan Tol JORR, saat ini GT Cikunir 4 telah b erop erasi normal, baik yang yang mengarah ke Rorotan maupun ke arah Jatiasih,” tuturnya. Sementara itu, update untuk Gerbang Tol (GT) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, saat ini, untuk pengguna jalan yang akan masuk ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek melalui GT Cikarang Barat 4 arah Jakarta, GT Cikarang Barat 5 arah Jakarta, GT Cikarang Utara arah

Jakarta telah beroperasi normal, namun lalu lintas yang masuk melalui ketiga gerbang tol ini akan kembali diarahkan keluar melalui GT Cibitung 2 untuk menghindari genangan di Km 24. “Bagi pengguna jalan yang melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, harap berhatihati dikarenakan adanya pemberlakuan contraflow arah Jakarta. Untuk pengguna jarak jauh, disarankan untuk menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikam-

pek Elevated mulai dari Km 10,” paparnya. Untuk memastikan kondisi jalan tetap aman untuk pengguna jalan, saat ini petugas Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek tengah menyiagakan perambuan serta penempatan petugas sebelum lokasi genangan air agar pengguna jalan dapat mengurangi kecepatan kendaraan dan mengantisipasi genangan air. “Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan akibat hal ini,” tandasnya. (har)

lantaran penyakitnya kambuh saat banjir melanda wilayah tempat tinggalnya. “Dimana diketahui korban mempunyai

riwayat penyakit ayan,” ucapnya. Pihak keluarga DI pun enggan untuk melakukan otopsi kepada jenazah D lantaran

m e n g a n g g a p kejadi an meninggalnya DI karena memang musibah. “Selanjut nya keluarga korban menolak

untuk di lakukan otopsi dan menggangap kejadian tersebut adalah musibah,” tandasnya. (har)

dari halaman 9 Maskara merupakan mobil multi fungsi, bisa untuk mengangkut penumpang, pertanian, mengantar orang

Ramai-ramai .. dari halaman 9

Seorang Pemuda ..

di angkat dan dibawa ke darat (untuk memastikan

diharapkan bermanfaat bagi yang terkena musibah. “Saya berharap semua anggota dewan dan SKPD untuk segera membantu masyarakat yang terkena musibah banjir, mereka membutuhkan bantuan,” katanya kepada Cikarang Ekspres, Kamis (2/1). Tapi jangan lupa, katanya lagi, setelah musibah banjir ada dampak terhadap masyarakat yakni kesehatannya. Tentunya

Empat Desa ..

Dinsos Salurkan .. Kabupaten Bekasi dan sekitarnya,” kata Abdillah kepada Cikarang Ekspres, kamis (2/1). Lebih lanjut Abdillah mengatakan, bantuan akan terus disalurkan untuk

Kabupaten Bekasi Samuel Maruli Habeahan B.Sc, dari Fraksi PDIP Perjuangan mengatakan, dirinya yang didampingi pihak BPBD dan Muspika Kecamatan Serang Baru langsung memberikan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak banjir Kamis malam. Terutama di Perumahan Telaga Harmony Regency dan Telaga Pasirraya Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru. Bantuan tersebut

DI memiliki riwayat penyakit Ayan. Diduga, meninggal nya DI

Ia mengatakan akan segera pulang ketika banjir sudah

Jasa Marga.. dari halaman 9


NASIONAL

JUMAT, 3 JANUARI 2020

11

Cuaca Ekstrem Jabodetabek: 21 Orang Hilang Nyawa JAKARTA- Menteri Sosial Juliari Batubara menyatakan bahwa banjir di wilayah Jabadetabek hingga hari ini, Kamis 2 Januari 2020, telah menimbulkan 21 korban jiwa.

Kementerian Sosial pun memberikan santuan sebesar Rp 15 juta bagi keluarga korban. “Laporan terakhir 21, 19 korban sudah teridentifikasi dan dua lagi dalam

proses pendataan,” kata Juliari di sela peninjauan lokasi banjir di Jakarta Timur. Juliari berharap korban jiwa tak terus bertambah. “Kita harapkan jumlah korban tidak bertambah,

mudah-mudahan banjir surut sehingga tidak ada korban jiwa lag i,” kata Juliari. Korban meninggal dunia berdasarkan data Kementrian Sosial yaitu: M Ali

(82), Siti Hawa (72) dan Willi Surahman (54) warga Kelurahan Cipinang Melayu Jakarta Timur akibat hipotermia. Selanjutnya Rumsinah (68), NN (8) dan Ame -

lia (27) warga Kelurahan Pangkalan Jati Baru Kecamatan Cinere, Depok, meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor. Korban lainnya Arfiqo Alif (16) warga Kemay-

oran Jakarta Pusat meninggal akibat kesetrum l i s t r i k , Ku s m i y a t i ( 3 0 ) warga Tanah Sereal Kota Bogor meninggal karena tertimpa tanah longsor. (bbs/mhs)

Anies dan Basuki Saling Bantah Penanganan Banjir di Jakarta JAKARTA- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, kemarin pagi pihaknya mengirimkan pompapompa ke titik genangan arteri utama Jakarta. Misalnya, di simpang susun Untar maupun Cawang. Pompa milik Pemprov DKI Jakarta dan Jasa Marga juga dikerahkan. Semua pompa dinyalakan untuk menyedot genangan. Basuki mengatakan, saat ini yang harus dilakukan adalah normalisasi dan perluasan sungai-sungai besar. Dia mencontohkan Kali Ciliwung. PUPR telah menormalisasi 16 kilometer dari total 33 kilometer. Namun, sejak dua tahun lalu normalisasi terhenti karena persoalan pembebasan lahan. ”Ya, pemda-nya (Pemprov DKI Jakarta, Red) tidak mau bebasin,” katanya. Basuki menyebutkan, perbedaan sangat nyata terlihat antara kawasan yang banjir dan tidak. Bantaran 16 kilometer yang telah dinormalisasi tidak mengalami banjir parah. ”Buktinya, Kampung Melayu mana banjir? Tapi, di atasnya Bidara Cina (yang belum dinormalisasi, Red) kan meluap,” kata Basuki. Dalam waktu dekat, kata Ba-

suki, pihaknya akan menyelesaikan sudetan Kali Ciliwung ke Banjir Kanal Timur (BKT). Saat ini sudah ada kesepakatan dengan warga dan diajukan penlok (penetapan lokasi) kepada gubernur DKI. ”Dari 1,2 kilometer panjangnya, 600 meter sudah dikerjakan. Itu kalau jadi akan sangat membantu,” terangnya. Selain itu, PUPR tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi untuk mengendalikan air di selatan Jakarta. Pembebasan lahan sudah mencapai 90–95 persen. ”Tahun 2020 ini mudahmudahan selesai,” ungkapnya. Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak sependapat dengan Basuki. Menurut dia, daripada melebarkan sungai, kunci utama agar Jakarta bebas banjir adalah mengendalikan air kiriman dari daerah hulu di selatan Jakarta. ”Selama air dari hulu tidak bisa kita kendalikan. Selebar apa pun sungainya ya percuma,” katanya. Anies lebih berharap pada proyek dua bendungan yang digarap PUPR. Yakni, Bendungan Sukamahi dan Ciawi. ”Kalau dua bendungan selesai, volume air yang masuk ke kawasan pesisir bisa dikendalikan. Insya Allah, kita akan terbebas dari banjir,” jelasnya. Anies mengelak saat ditanya komitmen membantu Kementerian PUPR membe-

SOROT Kakak Beradik Ganti Kemasan Teh untuk 8,1 Kg Sabu SURABAYA- Tiga kurir penyelundupan 8,1 kilogram sabu-sabu yang ditangkap BNNP Jatim sempat mengganti kemasan teh China dengan plastik wrap saat perjalanan menggunakan kapal laut dari Malaysia ke Batam. Cara itu digunakan kakak beradik Siti Zainab dan Indah Pratiwi serta M. Edi untuk mengelabui petugas. Namun, upaya tersebut akhirnya terbongkar. ”Indikasinya, untuk memastikan air laut tidak masuk ke dalam sabu-sabu yang dibawa. Kemasan teh dibuang. Gantinya dibungkus pakai plastik wrap,” ujar Kabid Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Wisnu Candra kemarin (1/1). Modus itu berbeda dengan modus-modus tersangka lain. Selama ini kurir yang menyelundupkan sabu-sabu dari Malaysia selalu mengemasnya dengan bungkus teh China. Cara tersebut digunakan untuk mengelabui petugas. Selain itu, penyelundup sabu-sabu awalnya berencana mengirimkan sabu-sabu dari bandara di Malaysia ke Bandara Juanda Surabaya. Namun, cara pengiriman tersebut diubah setelah mereka mengetahui bahwa narkoba itu bisa terbaca mesin pemeriksaan X-ray. ”Mereka sempat mau pakai jalur udara. Tapi ada X-ray, tidak jadi. Dipilih jalur laut via Batam,” katanya. Mereka kemudian mengirimkan sabu-sabu dari Malaysia ke Batam dengan menggunakan jalur laut. Dari Batam ke Jakarta, pengiriman menggunakan bus. Dilanjutkan dari Jakarta ke Surabaya menggunakan kereta api. Beruntung, penyelundupan itu akhirnya bisa diungkap petugas. Omzet penjualan sabu-sabu itu terbilang besar. Nilainya mencapai Rp 8 miliar. Kini penyidik masih mendalami ada tidaknya tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus tersebut. ”Kalau TPPU, kami masih selidiki. Kami sedang selidiki juga berapa jumlah asetnya,” ungkapnya. (bbs/dhy/mhs)

Anies Baswedan

Basuki Hadimuljono

baskan tanah untuk normalisasi Kali Ciliwung. ’’Itu kementerian PUPR ya, kami berbicara penanganan dulu,” ucapnya sambil beranjak pergi. Dikonfirmasi terpisah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memberikan instruksi terkait dengan banjir yang melanda kawasan ibu kota dan sekitarnya. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah provinsi (pemprov), dan Basarnas diminta mengutamakan keselamatan jiwa. ”Pertama, urusan banjir yang paling penting ini adalah yang berkaitan dengan keselamatan warga, dinomorsatukan,” ujarnya di Istana Kepresidenan Jogjakarta kemarin. Agar berjalan efektif, pres-

iden meminta tiga lembaga itu tidak bekerja sendiri-sendiri. ”Semuanya harus bergerak bersama-sama untuk memberikan rasa aman, memberikan keselamatan, kepada warga yang terkena bencana banjir,” tuturnya. Jokowi menambahkan, setelah keselamatan jiwa, fasilitas umum harus menjadi prioritas untuk dinormalisasi. Sebab, berdasar informasi yang dia terima, banjir mengakibatkan bandara dan jalan tol tidak dapat beroperasi secara maksimal. Untuk penanggulangan banjir sendiri, mantan wali kota Solo itu menuturkan, harus ada sinergi antara pemprov dan pusat. Pasalnya, banjir juga dipengaruhi kondisi yang sifatnya lintas daerah. Salurkan Bantuan Senilai

Rp 2,43 M Kemensos menyalurkan bantuan untuk korban banjir di DKI Jakarta, Bandung Barat, serta wilayah lain di Provinsi Banten. Hingga kemarin (1/1), total sudah Rp 2,43 miliar yang disalurkan ke wilayah-wilayah tersebut. Menteri Sosial Juliari P. Batubara menjelaskan, bantuan dikirimkan ke wilayah terdampak secara bertahap. Dapur umum telah didirikan untuk memastikan kebutuhan pangan pengungsi tercukupi. Juliari memerinci, untuk wilayah DKI Jakarta, bantuan senilai Rp 750 juta dirupakan makanan siap saji 2.000 paket, makanan anak 1.800 paket, mi 30 ribu bungkus, tenda gulung 500 lembar, peralatan keluarga 8.000 paket, selimut 200 lembar, dan kebutuhan sandang 100 paket. Bantuan telah dikirim dari gudang pusat Kemensos di Bekasi ke Dinas Sosial Provinsi DKI. ”Dapur umum untuk DKI Jakarta sudah berdiri dengan dikoordinasi Dinas Sosial DKI Jakarta. Demikian juga halnya dapur umum untuk warga terdampak banjir di wilayah lain,” paparnya. Di Bandung Barat, kata Juliari, dapur umum didirikan dan dipusatkan di Cipeudeuy, Padalarang. Di sana dapur umum akan memenuhi kebutuhan makan

300 pengungsi dan 200 relawan di tiga titik pengungsian. Kemensos telah menyalurkan bantuan senilai Rp 1 miliar untuk korban banjir di wilayah Bandung Barat. Bantuan itu berupa makanan anak 1.800 paket, mi 30 ribu bungkus, tenda serbaguna 3 unit, tenda gulung 460 lembar, velbed 230 unit, kasur 230 lembar, dapur umum lapangan 1 set, peralatan keluarga 920 paket, sandang 40 paket, dan perlengkapan tagana 50 paket. ”Dukungan logistik lanjutan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi selama tiga hari ke depan akan terus didorong berupa beras dan lauk-pauk,” jelas pria yang akrab disapa Ari tersebut. Hal yang sama dilakukan untuk masyarakat di wilayah berpotensi banjir di Banten. Ari menyebut sudah mengirim bantuan senilai Rp 680 juta. Bantuan itu terdiri atas makanan anak 1.800 paket, mi 30 ribu bungkus, tenda gulung 400 lembar, kasur 200 lembar, peralatan keluarga 800 paket, dan bantuan perlengkapan tagana 25 paket. ”Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, dalam setiap kejadian bencana, pemerintah harus segera turun memberikan pemenuhan kebutuhan dasar. Memastikan mereka ditangani dengan sebaik-baiknya,” tutur politikus PDIP tersebut. (bbs/ mhs)

Tim Jabar Saber Tangani 5 Ribu Hoax BANDUNG- Tim Jabar Saber Hoax berhasil menangani 5 ribu Hoax. Isu yang paling banyak dijadikan sebagai bahan utama hoax ialah isu politik. “Sa mp a i d e nga n ha r i ini, Tim Saber Hoax telah menangani 5 ribu hoax bahkan lebih. 30 persennya merupakan hoax yang berkaitan dengan politik,” beber Kepala Dinas Komu-

nikasi dan Informatika Jawa Barat (Diskominfo Jabar), Setiaji kepada awak media. Diprediksi Setiaji, tim Jabar Saber Hoax akan bekerja lebih ekstra pada tahun 2020 ini. Pasalnya, ada delapan kabupaten/ kota di wilayah Jabar yang bakal menyelenggarakan Pilkada Serentak. Delapan daerah Jabar tersebut yakni Kabupaten

Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Depok. “Tentunya tujuan utama kita agar hoax yang berkaitan dengan politik tidak sampai berkembang dan merugikan wargam,” tegas Setiaji. (bbs/mhs)

50% Perusahan Jabar Bakal Pindah ke Jateng GROBOGAN- Ratusan perusahaan dari Jawa Barat bakal beralih haluan ke Jawa Tengah. Apalagi Jawa Tengah memiliki sejumlah keunggulan dan potensi yang mendukung industri yang dapat bertahan dan berkembang untuk jangka panjang. Ketua DPP PKB, Marwan Jafar mengatakan, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jateng relatif rendah dibandingkan Jabar. Selain itu, ketersedian air yang merupakan satu di antara komponen penting dalam dunia industri masih berlimpah ruah. “UMK di Jawa Tengah relatif rendah dan air juga masih oke. Itu kelebihan Jawa Tengah dibanding Jawa Barat. Tentu pelaku

Marwan Jafar

usaha sudah mempertimbangkan itu, sehingga mereka ingin beralih lokasi,” ujarnya selepas reses di Gedung NU Grobogan. Anggota Komisi VI DPR RI itu menjelaskan, UMK yang berlaku pada 35 kabupaten/

kota di Jateng jauh di bawah daerah di Jabar seperti Karawang, Bekasi dan Purwakarta. Pada 2019 kabupaten/ kota di Jateng menerapkan UMK di bawah Rp3 juta. “UMK di Karawang pada 2019 sebesar Rp4,23 juta,

Kabupaten Bekasi Rp4,22 juta dan Purwakarta Rp3,7 juta. Pada tahun yang sama, UMK tertinggi di Jateng senilai Rp2,4 juta, yakni diberlakukan Kota Semarang,” ujarnya. Disamping itu, ia melanjutkan, lahan di Jateng juga begitu luas untuk menampung industri padat karya. “Jawa Tengah sangat siap, apalagi Grobogan. Lihat saja tanahnya begitu luas dan kandungan air yang mencukupi,” ujar mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu. Marwan menyebut, masuknya industri dari Jabar ke Jateng bahkan telah berlangsung. Ia memperkirakan, tahun 2020 sebagian besar perusahaan di Jabar

beralih ke provinsi ini, lantaran menjadi kebutuhan mendesak. “Saya kira di atas 50 persen yang akan pindah ke Jateng. Saat saya kunjungan kerja ke Jabar dan Banten kondisinya sudah sangat berbeda. Ini soal tripartit industrial kok, jadi menyesuaikan,” ucapnya. Menurutnya kondisi ini menjadi peluang untuk mengurangi angka pengangguran. Masuknya ratusan industri ke Jateng, bakal meningkatkan taraf perekonomian masyarakat karena menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. “Akan berdampak pula pada kemunculan pelaku ekonomi kecil di sekitar lokasi industri,” ucapnya. (bbs/mhs)


Harian Umum

Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi

JUMAT, 3 JANUARI 2020

HARGA Rp3.000

12

Lima Orang Hilang Nyawa

Duka Bekasi Awal 2020 KOTA BEKASI- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat, ada lima orang tewas sejak banjir melanda Kota Bekasi pada Rabu (1/1) pagi hingga Kamis (2/1) siang. Dalam data wilayah terdampak banjir BPBD Kota Bekasi yang diterimaawak media kemarin pagi, 2 orang meninggal di Kota Baru, Bekasi Barat akibat tertimpa tembok yang jebol diterpa banjir. Kemudian 1 orang meninggal di Perumahan Bumi Bekasi Baru, Rawalumbu yang terendam banjir 1 meter. Penyebab kematiannya masih dalam penelusuran BPBD Kota Bekasi. Dua orang juga meninggal di Perumahan Jatibening Baru, Pondok Gede akibat peristiwa kebakaran yang terjadi

di tengah rendaman banjir. Menanggapi hal ini, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi me-

nyampaikan duka cita. Namun, ia meminta kepada pihak terkait agar segera

mencari tahu dengan pasti penyebab kematian warganya di tengah banjir. “Kalau kematian karena banjir itu seperti di Bogor. Ada yang tenggelam, ada yang terbawa arus. Kalau yang di Pondok Gede kan karena kebakaran,” ujar Rahmat kepada awak media di kompleks Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Kamis siang. “Kalau ada laporan meninggal dunia, ya kita juga turut berduka terhadap kejadian itu,” imbuhnya. Banjir masih merendam berbagai wilayah di Kota Bekasi sejak Rabu pagi. BPBD Kota Bekasi mencatat, jumlah wilayah terdampak banjir hingga Rabu malam mencapai 69 titik. Kecamatan Jatiasih menjadi wilayah paling parah dengan ketinggian banjir di atas 2 meter. (bbs/mhs)

Doc PMI Kota Bekasi

SOROT: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat, ada lima orang tewas sejak banjir melanda Kota Bekasi pada Rabu (1/1) pagi hingga Kamis (2/1) siang.

Yang paling penting saat ini adalah kita fokuskan agar selamat, sehat dan mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan kepala daerah masing-masing,” Ridwan Kamil. GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil atau Emil dan istrinya, Atalia Pratatya akan meninjau lokasi banjir di Kota Bekasi dan Bogor pada Kamis (2/1). “Hari ini saya dan istri akan ke lapangan mengoordinasikan penanganan masalah-masalah mengenai bencana banjir, kami akan ke Bekasi dan lanjut ke Bogor,” kata Emil. Emil meminta para relawan kebencanaan untuk tetap semangat membantu warga. Pihaknya juga menyatakan warga terdampak banjir akan memperoleh

Banjir Kota Bekasi Terluas di Jabar

FOTO: DOC:NET:WARKOT

Mobil Bertumpukan di Jalan Raya BANJIR di beberapa wilayah di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi mulai surut, tetapi warga belum bisa kembali ke rumah mereka karena sebagian akses jalan masih tergenang. Ada pula yang terhalang kendaraan yang “bertumpukan” di depan rumah mereka. Dari pantauan awak media pada Kamis (2/2), ketinggian air di Perumahan Jatirasa sudah sangat menurun, meskipun di sejumlah titik masih terdapat genangan, terutama di tempat-tempat cekungan jalan kompleks. Warga pun umumnya belum menempati rumah mereka kembali, mereka menunggu air benar-benar surut. Jalan-jalan di Kompleks Pondok Gede Permai (PGP), yang merupakan lokasi banjir terparah sejak Rabu (1/1), juga masih tergenang. Akses masuk Kompleks PGP juga terhambat karena banyak kendaraan warga yang tertumpuk di dekat pintu masuk. Arus banjir yang deras telah menyeret mobil-mobil milik warga, lalu tertumpuk di depan pintu masuk perumahan. Warga PGP belum banyak yang kembali ke rumah, bahkan mereka juga belum

bisa membersihkan rumahrumah mereka karena air bersih tidak tersedia dan listrik hingga saat ini masih dipadamkan oleh PLN. Pemadaman tetap dilakukan oleh PLN untuk menghindari risiko arus pendek. Hal yang sama juga terjadi di Vila Nusa Indah. G enangan dan lumpur masih terdapat di jalanan kompleks perumahan yang masuk wilayah Kabupaten Bogor itu. Aparat pemerintah bersama TNI dan Polri bekerja keras menangani persoalan tersebut dengan membuka posko untuk dapur umum maupun kesehatan. Aparat juga melakukan evakuasi terhadap warga yang bertahan di lantai dua rumahnya. Sejumlah warga yang terdampak banjir berharap situasi segera membaik, walaupun saat ini mereka masih khawatir terjadi banjir susulan karena situasi Jakarta dan sekitarnya yang saat ini masih mendung. Banjir di wilayah ini akibat meluapnya Kali Cikeas. Arus di kali ini masih deras dan menerabas pohonpohon pisang yang banyak terdapat di daerah aliran sungai. (bbs/dhy/mhs)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir pada awal tahun 2020 menggenangi wilayah yang cukup luas di Jabodetabek. Menurut BNPB, titik banjir terbanyak pada Rabu (1/1) ada di Kota Bekasi. “Pertanyaannya ada berapa titik genangan dan berapa tinggi air banjirnya,” kata Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya diterima di Bekasi, Kamis. Pantauan BNPB menunjukkan ada 169 titik banjir di seluruh wilayah Jabodetabek dan Banten. Titik banjir terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat ada 97, DKI Jakarta ada 63 dan Banten ada sembilan. Banjir di Provinsi Banten terjadi di sembilan lokasi dengan rincian Kota Tangerang ada tiga titik dan Tangerang Selatan

ada enam titik. DKI Jakarta ada 63 titik banjir dengan rincian Jakarta Barat ada tujuh titik, Jakarta Pusat ada dua, Jakarta Selatan ada 39, Jakarta Timur ada 13, dan Jakarta Utara ada dua titik. Sedangkan di Jawa Barat terdapat 97 titik banjir dengan rincian Kabupaten Bekasi ada 32, Kota Bekasi ada 53, dan Kabupaten Bogor ada 12. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa wilayah yang paling terdampak banjir adalah Kota Bekasi. Titik terparah berikutnya ada di Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Jakarta Timur. Kedalaman banjir tertinggi mencapai 2,5 meter terjadi di Perumahan Beta Lestari, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi. Sedang genangan dengan kedalaman satu hingga dua meter terdapat 49 titik. (bbs/mhs)

Disdukcapil Terendam, Dokumen Penduduk Ditaksir Banyak Rusak KANTOR Dinas Kependu­ dukan dan Pencatatan Sipil (D­ukcapil) Kota Bekasi di Jalan Ir H Juanda, Bekasi Timur, terendam banjir sejak Rabu (1/1) malam. Kedalaman banjir sekitar 1 meter. “Semua kantor pelayanan yang ada di jalan Juanda teren­dam, kantor saya sendiri titik tertinggi itu 1,5 meter di dalam, di luar 1,8 meter,” ungkap Kadis Dukcapil Kota Be­kasi, Taufik Hidayat ditemu­i Kompas.com di bilangan Me­ dansatria, Kamis (2/1) petang. Akibatnya, layanan dukcapil di kantor tersebut sementara tidak aktif karena listrik pun padam. Di kantor tersebut tersimpan sejumlah

do­kumen catatan sipil warga Kota Bekasi. Taufik tak bisa menjamin bahwa dokumendokumen tersebut semuanya dalam keadaan aman. “Kami akan mengundang polisi, dari Inspektorat Pemkot melihat kondisi kerusakan terutama berkas-berkas dokumen. Kami juga tidak mau dipersalahkan jika ada dokumen milik masyarakat yang hilang terbawa air, rusak dan menuntut kepada kami,” jelas Taufik. “Misalkan ada yang mau mengesahkan anak, kan dokumen akta perkawinannya, dokumen akta kelahirannya kan dikirimkan kepada kami. Yang begitu-begitu

itu sekarang kondisinya beberapa terendam, bahkan mungkin hilang,” ujar dia. Meskipun demikian, Taufik menjamin bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan bertanggung jawab sesuai porsinya. Dalam artian, kerusakan maupun kehilangan dokumen catatan sipil warga tidak akan dibebankan sepenuhnya pada warga. “Setelah kami laporan ke po­lisi bahwa ini terjadi kehi­ langan, kami akan terbitkan sa­ linan kalau memang me­n­­­­­­­jadi kewenangan kami. Ka­la­u yang berkaitan dengan di­nas kependudukan di luar Ko­ta Bekasi pun akan kami fa­silitasi,” ujar Taufik. (bbs/dhy/mhs)

Ridwan Kamil

bantuan dari pemerintah. “Yang paling penting saat ini adalah kita fokuskan agar selamat, sehat dan mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana

Daerah dan kepala daerah masing-masing,” katanya. Dia juga menugaskan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum untuk meninjau lokasi banjir di Kabupaten Bandung Barat. Sementara peninjauan di wilayah Depok dan Karawang dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Dan kami dari provinsi akan mem-back up para kepala daerah yang kini sudah sigap di lapangan dan melakukan tugas-tugas sesuai kebutuhannya,” katanya. (bbs/mhs)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Cikarang Ekspres, 3 Januari 2020 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu