Skip to main content

Cikarang Ekspres, 27 Desember 2019

Page 1

Semangat Baru Bekasi

JUMAT, 27 DESEMBER 2019

HARGA Rp3.000

Pemilihan Cawabup, Masyarakat Wajib Dilibatkan CIKARANG PUSAT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah K a b u p a t e n B e k a s i wajib mengambil pelajaran dari kegagalannya menyelenggarakan pemilihan wakil bupati Bekasi sisa periode 20122022. Sebelum memulai rangkaian pemilihan, dewan harusnya meli-

batkan publik tentang kelayakan memilih wakil kepala daerahnya. Pengamat Politik dan Ilmu Pemerintahan Universitas Islam 45 Bekasi, Harun Al Rasyid mengatakan, publik harusnya ikut dilibatkan dalam pemilihan calon pemimpinnya. Meski tidak memiliki hak suara, namun

masyarakat wajib mengetahui secara transparan. Soalnya, pemilihan wakil bupati ini tidak terlepas pada proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi yang digelar 2017 lalu. “Dalam aturan memang tidak ada kewajiban melibatkan publik karena wakil bupati itu dipilihnya oleh

Dalam aturan memang tidak ada kewajiban melibatkan publik karena wakil bupati itu dipilihnya oleh dewan. Tapi, publik wajib tahu karena ini berkaitan dengan siapa yang akan memimpinnya kelak. Ini juga kan tidak terlepas dari Pilkada 2017 lalu.” Pengamat Politik dan Ilmu Pemerintahan Universitas Islam 45 Bekasi,

HARUN AL RASYID

dewan. Tapi, publik wajib tahu karena ini berkaitan dengan siapa yang akan memimpinnya kelak. Ini juga kan tidak terlepas dari Pilkada 2017 lalu,” ucap Harun, Kamis (26/12). Hal tersebut disampaikan Harun terkait kembali ditundanya pemilihan wakil bupati, awal pekan lalu. Ini

menjadi penundaan yang kedua setelah sebelumnya pemilihan batal digelar karena panitia pemilihannya lebih dulu lengser dari anggota dewan. Menurut dia, dua kegagalan dalam menyelenggarakan pemilihan itu menimbulkan sejumlah akibat seperti Ke Hal.. 10

Obon Tekan Asas Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

SERTIFIKAT : Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi mendorong diwajibkannya sertifikasi karyawan hotel.

C I K A R A N G P U S AT - Pemerintah telah menyepakati Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PP Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan (TK). Di dalam PP baru, masyarakat akan memperoleh kenaikan serta perpanjangan waktu klaim atas manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Selain itu juga ada beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang telah memiliki masa iuran paling singkat tiga tahun, sebelumnya lima tahun.

Anggota Komisi IX DPRRI, Obon Tabroni menilai hal itu sudah memang seharusnya dilakukan oleh pemerintah. “Saya kira wajar dan memang harus jika pemerintah naikan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Beasiswa untuk anak pekerja,” kata Obon. Dalam rapat pada November lalu, Politisi Partai Gerindra menyampaikan bahwa PP 44 Tahun 2015 harus ada revisi yaitu menaikkan manfaat Program Jaminan Kecelakaan kerja dan Jaminan Kematian. “Karena sejak Tahun 2015 yang saya ketahui belum pernah ada evaluasi serius

tentang manfaat program ini. Saya merasa bersyukur jika ada revisi aturan ini,” tuturnya. Beberapa manfaat dari JKK yakni santunan sementara tidak mampu bekerja, berupa penggantian upah sebesar 100 persen menjadi 12 bulan dari sebelumnya 6 bulan dan penggantian upah untuk seterusnya sebesar 50 persen hingga sembuh. Sementara kematian akibat kecelakaan kerja, biaya pemakaman naik dari Rp 3 juta, menjadi Rp 10 juta. Selain itu, santunan berkala meninggal dunia dari Rp 6 juta menjadi Rp 12 juta per 24 bulan. Ke Hal.. 10

Karyawan Hotel Wajib Bersertifikat di 2020 Agar Bisa Melayani Tamu Mancanegara dengan Baik

C I K A R A N G P U S AT – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, seluruh karyawan hotel di Kabupaten Bekasi diwajib-

kan mengantongi sertifikat kompetensi profesi. Dengan begitu, karyawan hotel Kabupaten Bekasi bisa bersaing dengan karyawan luar

daerah atau pekerja migran lainnya. Sertifikasi karyawan hotel itu juga mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah Ke Hal.. 10

RAPAT : Anggota DPR RI Obon Tabroni mengikuti rapat soal peningkatan kinerja BPJS Kesehatan.

Diterpa Angin Kencang, Rumah Warga Ambruk TARUMAJAYA - Sebuah rumah yang dihuni 4 orang di Kampung Poncol Kavling, Desa Segaramakmur, Tarumajaya, ambruk lantaran tak kuat menahan terpaan hujan dan angin kencang, Rabu (25/12/2019). Rumah itu dihuni oleh Rohman (69), Anih (64), Rohmah (36), dan Ahmad (18). Sesaat sebelum kejadian mereka sudah berupaya menyelamatkan diri ke rumah sebelah. Keponakan Rohman, M. Solihin, mengatakan, rumah ambruk lantaran kondisinya sudah tidak prima. Kerangka rumah yang terbuat dari kayu pun patah menyebabkan genteng dan bagian lain rumah ambruk. “Posisinya rumah udah bocor (saat hujan terjadi, Ed). Udah ngeri ditempatin, kalau tidur situ, takut ada korban. Ke Hal.. 10

AMBRUK : Kondisi rumah warga yang diterpa angin kencang di Desa Segaramakmur, Tarumajaya.

Geger Penemuan Bayi Malang di Pinggiran Kalimalang CIKARANG SELATAN Warga di Cikarang Selatan dibuat geger dengan penemuan sosok bayi malang yang diperkirakan baru saja dilahirkan ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, depan PT Adhimix, Cikarang Selatan, Ka-

bupaten Bekasi, Jawa Barat. Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan, Kompol Dona harefa menjelaskan saat seorang saksi bernama Nana (42) hendak memancing belut, ia melihat sebuah kardus tergeletak. Ia memanggil temannya, Acun (39). Kemudian mere-

ka berdua membuka kardus itu. Alangkah terkejutnya mereka setelah mengetahui isi kardus itu: mayat bayi laki-laki yang terbungkus kain putih. “Kita mendapat laporan mengecek ke lokasi. Kita olah TKP, dari hasil itu diperkirakan bayi Ke Hal.. 10


SAMBUNGAN

JUMAT, 27 DESEMBER 2019

10

WISATA : Wisata Kawung Tilu menggelar pesta akhir tahun dengan berbagai hiburan.

WAK 3 Gelar Pesta Pergantian Akhir Tahun CIKARANG TIMUR - Pihak pengelola Wisata Adventure Kawung Tilu Bojong Rangkas akan menggelar pertunjukan pesta kembang api pada malam pergantian

tahun 2020. Pengelola Wisata Adventure Kawung Tilu Bojong Rangkas, Gunawan menjelaskan pertunjukan pesta kembang api di malam pergantian tahun akan di-

padukan dengan atraksi lighting serta penampilan pelawak kondang Maja dan Madih. “Untuk tiket masuk di hari normal Rp 10 ribu sedangkan

untuk hari Sabtu dan Minggu serta hari libur Rp 15 ribu,” tuturnya, Kamis (26/12). Keesokan harinya, tepat tanggal 1 Januari 2020 pengunjung Wisata Adven-

ture Kawung Tilu Bojong Rangkas akan dihibur dengan penampilan Dila Erista jebolan ajang dangdut D’Academi Indosiar. Gunawan menambahkan,

untuk datang ke Wisata Adventure Kawung Tilu Bojong Rangkas sangat mudah. Sebab, wisata alam ini berada di perbatasan antara Cikarang dan Karawang.

“Lokasinya sangat strategis, walaupun di sekitarnya dikelilingi oleh kawasan Industri, tapi suasananya masih alami dan anti macet,” kata dia. (har)

kan mereka akan sulit bersaing dengan pekerja dari luar negeri,” kata Eka. Bahkan, Eka juga menargetkan agar semua karyawan hotel di Bekasi memiliki sertifikat di tahun 2020. “Hotel di Bekasi ini banyak kedatangan tamu dari luar negeri yang berbisnis dan menginap di sini. Jadi tentu wajib karyawannya bersertifikasi international,”

tegasnya. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Encep Suprihatin Jaya mengatakan pihaknya sudah mengambil langkah sesuai dengan instuksi bupati. “Kami sudah memetakan seluruh karyawan hotel yang ada serta siap memberikan bantuan anggaran agar semuanya bisa tersertifikasi,” tambahnya.

Dengan sertifikasi bantuan tersebut diharapkan keahlian karyawan hotel dapat bertambah dan berdampak positif bagi sector kepariwisataan di Kabupaten Bekasi. “Guna mendukung sektor kepariwisataan di Kabupaten Bekasi harus didukung dengan SDM yang baik dari semua pihak yang terlibat di dalamnya,” tandasnya. (har)

Ketiga, biaya pemakaman naik dari Rp 3 juta, menjadi Rp 10 juta. Sehingga total santunan JKM menjadi Rp 42 juta dari sebelumnya Rp 24 juta. Sementara untuk beasiswa juga mengalami perubahan dengan poinpoin yang sama dengan manfaat JKK. “Sosialisasi atas Revisi Per-

aturan Pemerintah ini harus dimaksimalkan agar semua Rakyat Pekerja mengetahui dan bisa Merasakan manfaat atas iuran yang selama ini mereka bayar,” katanya. Ia mengatakan fungsi pengawasan serta edukasi teknis pelaksanaannya juga harus ditingkatkan karena tidak jarang banyak juga

pekerja yang belum paham dan tidak mengerti sama sekali tentang program jaminan Kecelakaan kerja dan jaminan kematian ini. “Buruh harus mendapatkan manfaat lebih baik dari iuran BPJS yang mereka bayar karena itu amanah Undang-undang,”tandasnya. (dim)

itu baru dilahirkan kuranglebih 12 jam. Jenazah bayi itu sudah kita bawa ke RS Polri Kramat Jati,” ucapnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa kain yang digunakan untuk membungkus korban, kemudian kardus yang menjadi wadah meletakkan korban. “Kita

sedang selidiki untuk mencari tahu siapa orangtua bayi itu. Kita bekerja sama dengan ketua RT dan RW setempat untuk mencari perempuan yang pernah hamil besar

tiba-tiba perutnya kempes,” katanya. Apabila orang yang dicurigai itu ditemukan, polisi menempuh jalur tes DNA agar dicocokkan dengan bayi tersebut. (har)

memberikan sejumlah uang.

“Harapan kita ada perhatian dari siapapun

juga, dari mana saja. Semoga rumah ini bisa jadi

lebih baik,” tandas Iing. (dim)

Pria Tua Tewas Terseret Kereta Api CIKARANG UTARA – Kecelakaan kereta apa kembali lagi terjadi. Kali ini, Seorang pria tewas terlindas kereta api. Korban yang belum diketahui identitasnya itu diduga bunuh diri dan sampai saat ini ada bagian tubuh korban yang belum ditemukan. "Telah terjadi peristiwa seorang laki-laki yang diduga bunuh diri dengan cara sengaja menjatuhkan badan ke perlintasan rel kereta api," ujar Kasubag Humas Polres Metro Bekasi AKP Sunardi. Insiden itu terjadi di perlintasan kereta api, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/12) pagi. Mulanya, seorang warga,

Yayat (33), melihat korban berjalan di tengah rel. Saat itu pula, terdapat kereta yang hendak melintas dari arah timur ke barat. Yayat berusaha mengingatkan korban untuk menyingkir dari rel. Namun, peringatan Yayat tak digubris. "Korban justru langsung menjatuhkan tubuhnya ke rel hingga tertabrak dan terseret," tutur Sunardi. Tubuh korban terseret hingga 15 meter dari posisi semula. Korban tewas seketika. Tidak ditemukan identitas pada tubuh korban. Kemudian, polisi mengumpulkan potongan tubuh korban dan dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi. (har)

Pemilihan Cawabup .. dari halaman 9 ketidakpastian pimpinan yang diterima publik serta anggaran yang digunakan tanpa hasil yang jelas. “Kalau dari sisi anggaran kan pembentukan panitia pemilihan itu perlu biaya. Sebagaimana biasanya, setiap pembentukan panitia khusus dalam membahas raperda atau panitia pemilihan ini pasti dilakukan studi banding ke berbagai daerah. Ini kan perlu biaya. Apalagi ini dilakukan dua kali oleh dua panitia yang berbeda tapi pemilihannya tidak ada. Sayang sekali anggarannya, lebih baik digunakan untuk membangun sekolah, misalnya,” ujar dia. Menurut dia, dengan kedua kegagalan tersebut, pemilihan wakil bupati tidak serta merta diselenggarakan. Dewan, sebagai panitia pemilihan termasuk pemilik

suara, harus mengetahui dulu keinginan publik tentang wakil bupati. “Jika menurut masyarakat memang perlu agar roda pemerintahan bekerja lebih baik ya berarti dapat dilaksanakan. Tapi jika memang dirasa tidak perlu ya jangan dipaksakan. Bagaimana pun ini demokrasi, seluruh keputusan ada di tangan masyarakat bukan sekedar di tangan para wakilnya di legislatif,” ucap dia. Selain meminta persetujuan publik, penyelenggaraan pemilihan wakil bupati pun harus bergerak dari persiapan yang matang. Pemilihan jangan dipaksakan hanya karena ada panggung depan atau belakang yang harus diakomodir. Pada pemilihan yang pertama, Juli 2019, pemilihan urung digelar karena panitia pemilihan (panlih) yang berisikan anggota dewan

Karyawan Hotel .. periode 2014-2019 telah habis masa baktinya. Kemudian yang kedua, pemilihan urung dilaksanakan lantaran tidak ada kesepakatan partai politik koalisi mengusung dua nama yang direkomendasikan. Harun mengatakan, agar kegagalan tidak terulang kembali, dewan harus memastikan terlebih dulu seluruh partai koalisi telah sepakat memilih calon yang direkomendasikan. Selain telah disepakati di tingkat partai, dua nama itu pun harus diketahui bupati. “Jika semuanya sudah sepakat, baik publik, partai maupun bupatinya, maka pemilihan dapat digelar. Tidak ada lagi kegagalan karena seluruh pihak terkait sudah bersepakat. Tinggal bagaimana dewan menentukan suaranya kepada calon yang mana,” tandasnya. (har)

Diterpa Angin .. dari halaman 9 Posisi ujan deres pada ngungsi,” katanya kepada Kamis (26/12/2019). Kombinasi angin kencang dan tampungan air di bagian atas itu diduga menjadi penyebab utama rumah yang tak tersentuh program

rehabilitasi rumah tidak layak hui (Rutilahu) ambruk. “Dari aparat setempa gak ada yang beritahu, harusnya beritahu dong (tentang program rehabilitas dari pemerintah, Ed). Kalau pun perlu bantuan, gak ngerti caranya gimana,” ucap pria yang akrab disapa Iing ini.

dari halaman 9 Kabupaten Bekasi. Bupati Eka Supriaatmaja pun berkomitemen memberikan dukungannya agar karyawan hotel di Kabupaten Bekasi berkualitas. “Dengan dibukanya pasar bebas, jangan sampai hotel yang berada di Bekasi karyawannya belum memiliki sertifikat karena dikhawatir-

Obon Tekan .. dari halaman 9 Perubahan bukan hanya untuk kecelakaan kerja, tetapi juga untuk program JKM. Santunan kematian naik dari Rp 16,2 juta menjadi Rp 20 juta. Kedua, Santunan berkala meninggal dunia dari Rp 6 juta untuk 24 bulan, menjadi Rp 12 juta.

Geger Penemuan .. Pagi tadi, ia mendapat kabar camat sudah merespons tentang kabar itu meski belum datang meninjau secara langsung. Sejumlah media pun telah datang meliput. Sementara, kepala desa nonaktif (karena akan ikut Pilkades, Ed) sudah membantu dengan

dari halaman 9


JUMAT, 27 DESEMBER 2019

NASIONAL

11

ISTIMEWA: Polisi menunjukkan barang bukti (Dok Antara)

Peluru Aktif di Rumah Pengemudi Lamborghini JAKARTA- Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menemukan sejumlah peluru aktif dari kediaman pengemudi Lamborghini tersangka penodong pelajar SMA menggunakan senjata api. Hal ini setelah rumah tersangka terletak di Jalan Jambu Nomor 3 Pejaten Barat, Pasar Minggu, dilakukan penggeledahan pada Selasa (24/12) pukul 23.00 WIB. “Kita melakukan penggeledahan di beberapa bagian rumah, ditemukan 10 peluru kaliber 5,56 dan 11

peluru pendek kaliber 9 dan satu peluru pendek masih utuh,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib di Jakarta, Kamis (26/12). A n d i m e ngat a k a n p i haknya melakukan penggeledahan di rumah AM tersangka kasus penodongan pelajar SMA menggunakan senjata api dalam rangka pengembangan perkara. Atas temuan tersebut, lanjut Andi, terhadap tersangka AM akan dilakukan pemeriksaan tambahan dan mendalam terhadap kepemi-

likan peluruh serta senjata api. Sebelumnya, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan juga berhasil mengungkap kejahatan lainnya yang dilakukan tersangka AM yakni modus menghindari pajak mobil mewah Lamborghini. Temuan ini berdasarkan kecurigaan polisi atas dokumen kepemilikan Supercar Lamborghini dengan nomor polisi B 27 AYR warna orange keluaran tahun 2013 bukan atas nama tersangka AM. Dokumen mobil tersebut

tercatat atas nama AR. Ketika polisi memanggil AR ternyata yang bersangkutan tidak sesuai profil, bekerja sebagai buruh serabutan. Tidak hanya itu, selain menodongkan senjata api kepada dua pelajar di Kemang, tersangka AM juga positif menggunakan narkoba jenis ganja. Penangkapan AM berawal dari laporan orang tua salah satu pelajar SMA yang jadi korban aksi koboi jalanan pengemudi Lamborghini warna orange tersebut. Peristiwa penodongan dua

pelajar SMA menggunakan senjata api oleh AM terjadi Sabtu (21/12) di Jalan Kemang Selatan I, Jakarta Selatan. Dari hasil pemeriksaan saksi maupun tersangka terungkap motif penodongan itu dikarenakan AM si pengemudi Lamborghini tidak suka dengan candaan kedua pelajar yang mengatakan “wah mobil bos neh”. Candaan tersebut dilontarkan kedua pelajar saat mobil mewah tersebut melintas di lokasi kejadian. AM yang dibawah pengaruh

narkoba menodongkan senjata api kepada keduanya, lalu melalukan tembakan ke udara sebanyak tiga kali. Peristiwa tersebut menyebabkan AI salah satu pelajar SMA Jakarta tersebut trauma, hingga orangtua korban melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (22/12). Polisi lalu menangkap AM di rumahnya pada Senin (23/12) malam dan menyita sejumlah barang bukti di antaranya sepucuk senjata api jenis Kaliber 32 Bareta beserta magazine,

sembilan peluru aktif, tiga selongsong peluru, kartu anggota Perbakin dan izin kepemilikan senjata api, plat kendaraa nomor polisi B 27 AYR, serta STNK mobil tersebut. Polisi juga menyita mobil mewah Lamborghini warga orange, namun mobil tersebut sempat dibawa pergi oleh adik tersangka keluar rumah, hingga mengalami kecelakaan di bilangan Sudirman menabrak separator jalan hingga mengalami kerusakan penyok pada bagian depan. (bbs/mhs)

Ketua KPK Bantah Istana Soal Rangkap Jabatan Polisi JAKARTA- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Polisi Firli Bahuri membantah dirinya

masih rangkap jabatan. Pasalnya, ia menganggap posisinya di institusi Polri bukan bagian dari struktural. Bahkan, Mantan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) itu menegaskan bahwa dirinya sudah tidak memiliki

SOROT

Susi Sentil Emil BANDUNG- Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tak bisa diam pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mengusulkan beberapa wilayah dijadikan tempat budi daya benih lobster atau benur. Susi menilai, orang nomor satu di Jawa Barat tersebut perlu belajar dahulu terkait lobster dan berkomunikasi ke masyarakat apa yang sebenarnya dibutuhkan. “Mestinya Pimpinan daerah belajar mendalami suatu kebijakan publik sebelum mengatakannya ke publik. Bertanya ke Masyarakat di daerahnya apa yg terbaik untuk mereka & lingkungannya,” kata Susi melalui akun Twitter @susipudjiatuti, Selasa, 24 Desember 2019. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan dan menawarkan beberapa wilayah pantai selatan seperti Pangandaran, Garut, dan Sukabum, sebagai lokasi budi daya lobster. Susi menjelaskan, bahwa sebenarnya budi daya lobster itu akan menghabiskan bibit yang ada di alam, karena saat ini biota laut tersebut belum bisa memijah atau kawin di penangkaran. Sehingga menurutnya, suatu saat nanti budi daya pembesaran akan berhenti disebabkan bibit yang habis dari alam. “Budi daya akan menghabiskan plasma nutfah/ bibit lobster di alam. Dan suatu saat pembesaran lobster itupun akan berhenti karena bibit telah habis. Ingat, lobster belum bisa berkawin dan mijah di penangkaran. Semua bibit lobster yang diambil (sampai dengan) hari ini adalah dari alam,” Susi menjelaskan. Susi mengatakan, saat ini lobster dalam zona ancaman kepunahan karena banyak orang tidak peduli keberlanjutan biota laut tersebut. Ia menegaskan, semua pembesaran lobster saat ini menggunakan benur dari alam. “Cara pengambilan bibit ini massal &mudah; akan cepat menghabiskan stok alam,” ujar dia dengan nada prihatin. Susi hanya berharap ekosistem laut Indonesia bisa berkelanjutan, dan selalu lestari, agar bisa selalu dinikmati oleh semua generasi. “Menjaga Keberlanjutan Sumber Daya Alam yaitu Kelautan dan Perikanannya agar tetap SELALU ADA dan BANYAK, Produktif lestari. Cukup untuk dimakan dan dikomersialkan. Bertahun tahun dinikmati generasi ke generasi. ADA dan BANYAK,” kata dia di akun Twitternya. (bbs/mhs)

jabatan lagi di institusi Polri sejak 19 Desember 2019. “Jadi jelas ya, saya sudah tak ada jabatan apa pun di Polri,” ujar Firli usai menghadiri acara kenaikan pangkat perwira Polri di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta.

Pernyataan Firli ini juga sekaligus menjawab soal desakan Istana yang meminta pimpinan KPK tidak rangkap jabatan. Terkait dengan posisinya saat ini sebagai Analis Kebijakan Utama Badan Peme-

lihara Keamanan Polri, Firli menegaskan itu bukan jabatan struktural. Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono mengatakan, pimpinan KPK tidak boleh rangkap jabatan. Hal itu sesuai dengan

Pasal 29 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK yang menyebut bahwa pimpinan KPK harus melepaskan semua jabatan selama menjabat sebagai pimpinan KPK. Ketua KPK Firli Bahuri saat

ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Badan Pemelihara Keamanan Polri. Ia digeser ke jabatan tersebut setelah tidak lagi menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. (bbs/mhs)

Ngaku Aparat, Dua Begal Motor Didor SURABAYA- Dua begal sepeda motor yang mengaku polisi memborgol dua korbannya di kawasan Lakasantri, Surabaya. Pengguna jalan di kawasan Surabaya Barat pun resah. Setelah dikejar cukup lama, kedua bandit jalanan itu akhirnya ditembak polisi di bagian kaki. Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap Ahmad Umar alias Penceng, warga Bangkalan, Madura, dan M Syafi’i, indekos di Jalan Tambaksari Wijaya Kusuma I, Surabaya. Keduanya membawa lari sepeda motor Honda PCX nomor palisi W 3837 BY dan dua ponsel milik korban. Setelah mengambil motor dan ponsel, kedua pelaku langsung memborgol korbannya. Korban juga diminta tidak melawan. Tersangka

juga sempat menodongkan pistol yang ternyata mainan ke arah korban. “Kedua korban ketakutan karena ditodong dan dalam posisi terborgol. Mereka mengira kedua tersangka polisi,” jelas Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Iwan Hari Purwanto, Kamis (26/12). Iwan mengatakan, usai menerima laporan tersebut pihaknya mencari informasi. Salah satunya dari beberapa berkas residivis dengan modus sama yang pernah ditangkap. Hingga akhirnya dua pria itu yang dicurigai sebagai bandit berkedok polisi. “Kami sempat mengecek CCTV di sekitar lokasi, tapi tidak ada yang mengarah ke TKP,” jelasnya. Setelah mencari kedua tersangka, akhirnya polisi menemukan mereka di rumah masing-masing. Kedua ter-

sangka sempat mencoba melarikan diri saat mengetahui kedatangan polisi. Mereka akhirnya diberi hadiah timah panas di bagian kaki. Keduanya pun berjalan pincang saat menuju ke tahanan Polrestabes Surabaya. “Kami tembak kaki keduanya karena sempat mencoba melarikan diri,” ujarnya. Mantan Kasatreskr im Tuban ini mengatakan, kedua tersangka mengaku sebagai polisi saat mendatangi kedua korban. Korban dituduh main judi merpati, kemudian tersangka Umar mengeluarkan borgol dan memborgol keduanya. Selanjutnya, Umar mengancam agar tidak melawan sambil mengeluarkan pistol mainan sambil mencari kunci motor korban. “Pistolnya tidak kami temukan karena dibuang ke sungai,” katanya.

Setelah kunci ditemukan, mereka juga merampas ponsel milik kedua korban. Setelah mengambil harta benda korban, keduanya melarikan diri. Tersangka Umar membawa sepeda motor curian ke Madura untuk dijual seharga Rp 4,2 juta. Uangnya sudah habis dinikmati. “Kami cari sepeda motor korban,” ungkapnya. Tersangka merupakan

residivis kasus yang sama. Mereka pernah mendekam di tahanan Polrestabes Surabaya. Selama beraksi mereka berputar dulu mencari korbannya bersama-sama. Pengakuannya, sudah dua kali melakukan pencurian di wilayah Lakasantri dengan modus sama. “Masyarakat yang mengalami hal ini segera melaporkan ke kami. Paling cepat lewat aplikasi Jogo Suroboyo,” katanya. (gun/rek)

Ombudsman Pertanyakan Sel Mewah Sukamiskin Kemenkum HAM Jabar Janji Renovasi Semua Sel

JAKARTA- Belum banyak perubahan yang dilakukan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkum HAM terhadap sel-sel mewah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin di Bandung, Jawa Barat. Hal itu disampaikan Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Adrianus Meliala setelah melakukan kunjungan pada Jumat (20/12). Adrianus mengungkapkan, sel yang dihuni terpidana kasus korupsi Setya Novanto, Muhammad Nazaruddin, hingga Djoko Susilo masih menyalahi aturan. Di tiga sel itu ada fasilitas mewah untuk tempat tidur, lemari, sampai lantai. Dia juga menyebutkan, tiga ka-

JAM KUNJUNGAN EKSTRA: Suasana di ruang tungga Rumah Tahanan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang Rutan KPK Rabu (25/12).

mar tersebut sempat sulit dibuka seperti dikunci secara khusus. ”Tampaknya masih dibiarkan,” ungkap dia kemarin (25/12). Padahal, lanjut dia, saat ini Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum HAM Jawa Barat tengah melakukan renovasi. Tujuannya, membuat seluruh sel Lapas Sukamiskin sesuai ketentuan. Temuan itu sekaligus membuktikan bahwa sorotan yang per-

nah ditujukan untuk Lapas Sukamiskin tidak lantas membuat otoritas melakukan pembenahan segera. Menurut Adrianus, pihak Kanwil Kemenkum HAM Jabar memberikan waktu kepada pekerja proyek untuk segera mengubah tiga sel tersebut. ”Serah terima proyek tidak akan dilakukan kalau tiga sel itu dibiarkan,” ujarnya. Proyek ditargetkan selesai akhir tahun ini yang ting-

gal menyisakan hitungan hari. Jika melebihi waktu itu, lanjut Adrianus, Kanwil Kemenkum HAM Jabar sebagai pemegang proyek tidak akan membayarkan biaya proyek kepada kontraktor. Meski belum tahu pasti penyebab munculnya perbedaan antara rencana dan realisasi proyek, dia menduga, masih ada pihak-pihak nakal yang terlibat. Mereka kongkalikong dengan pekerja proyek untuk tak mengubah sel. ”Kelihatannya ada main di tingkat pelaksanaan,” imbuhnya. Adrianus berencana kembali datang ke lapas bulan depan. Tujuannya adalah memastikan renovasi sel dilakukan dengan tepat. Dikonfirmasi terkait dengan temuan ORI, Kabaghumas dan Protokol Ditjenpas Kemenkum HAM Ade Kusmanto menyampaikan bahwa saat ini pihak Lapas Sukamiskin memang tengah melaksanakan perbaikan.

Renovasi dilaksanakan supaya semua sel memenuhi standar pola penempatan narapidana. Ada beberapa unsur kelayakan hunian. Baik dari sudut pandang kesehatan, sanitasi, ventilasi, maupun pencahayaan. Selain itu, renovasi merujuk kelayakan pelayanan berbasis HAM. ”Pihak lapas menargetkan awal 2020 seluruh kamar hunian Lapas Sukamiskin sudah sesuai standar,” ujar Ade. Ade tidak mengelak terkait adanya tiga sel yang berbeda sebagaimana temuan Adrianus. Menurut dia, memang ada tiga sel berukuran besar di Lapas Sukamiskin. Luasnya 17,36 meter persegi. Selain itu, ada ratusan sel ukuran kecil dan puluhan sel ukuran sedang. Jumlah totalnya 557 sel. Menurut dia, sel yang dihuni Setnov, Nazaruddin, dan Djoko Susilo berbeda lantaran sebelumnya tidak difungsikan sebagai sel. (bbs/mhs)


Harian Umum

Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi

JUMAT, 27 DESEMBER 2019

HARGA Rp3.000

12

Pepen Bertemu Moeldoko di Istana Bahas Polemik Kartu Sehat KOTA BEKASI- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dijadwalkan bertemu dengan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko di Istana, siang kemarin (26/12). Pria yang akrab disapa Pepen itu dipanggil secara khusus oleh Moeldoko untuk membahas soal program Kartu Sehat Bekasi, yang sempat menjadi polemik karena isu penghentian layanan. “Bapak Wali Kota Bekasi hari ini dipanggil secara khusus oleh Sekretariat Negara Bapak Moeldoko dalam rangka memperjuangkan pelaksanaan keberadaan kartu

sehat bagi masyarakat Kota Bekasi,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di Masjid Al-Barkah, Jalan Veteran, Kota Bekasi, kemarin (26/12). Tri tak menjelaskan lebih detail soal isi pertemuan Rahmat Effendi dan Moeldoko. Namun, menurutnya, pertemuan itu untuk membahas aturan pengoperasian Kartu Sehat bagi warga Bekasi. “Ya salah satunya yang dibahas adalah soal fatwa (juidical review) kita ke MK,” tuturnya. Pemkot Bekasi masih memperjuangkan agar operasi program Kartu Sehat dapat berjalan tahun 2020 secara legal di mata hukum. Sebelumnya, beredar foto surat eda-

HARI BELA NEGARA

ran mengenai pemberhentian layanan Jaminan Kesehatan Daerah ( Jamkesda) ber upa Kartu Sehat (KS) bagi warga Bekasi per Januari 2020. Hal itu disebutkan karena fungsi dan peran Kartu Sehat dengan Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesnas) berupa BPJS Kesehatan serupa. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi telah menanggapi informasi yang beredar itu. Ia memastikan Kartu Sehat tetap beroperasi tahun depan. “Masih jalan,” ujar pria yang akrab disapa Pepen itu di pendopo Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (9/12). Namun Pepen menyebut pelayanan Kartu Sehat terpaksa dihen-

tikan sementara bagi warga yang telah memiliki BPJS Kesehatan. Hal itu sebagai upaya agar tidak terjadi double cost sesuai saran dari KPK. Pemberhentian pelayanan KS bagi pemegang kartu BPJS Kesehatan berlaku per Januari 2020 hingga Pemkot Bekasi menemukan formulasi yang baru untuk menggantikan skema Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Sebab, sistem ini harus diintegrasikan ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018. Diharapkan skema baru ini dapat saling melengkapi dan tidak terjadi tumpang-tindih antara BPJS Kesehatan dan KS. (bbs/mhs)

Sepanjang 2019, Kota Bekasi Gondol 24 Penghargaan

ISTIMEWA

ASN Gunakan Pakaian Adat KOTA BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Bela Negara ke 71, di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, kemarin (26/12). Di hadapan para ASN, pria yang kerap disapa Pepen itu mengingatkan, Kota Bekasi adalah kota majemuk yang terdiri atas berbagai suku bangsa, bahasa, dan budaya. Kemajemukan tersebut pada akhirnya menimbulkan banyak perbedaan. Namun, hingga kini, Kota Bekasi masih tetap berdiri dan utuh di tengah segala perbedaan yang ada itu. Hal itu dapat terjadi karena Pancasila yang selalu dipegang teguh oleh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kota Bekasi. “Wajib bersyukur, di Kota yang beragam dan heterogen, Kita kukuh bersatu padu karena kita punya Pancasila. Saya juga selalu menegaskan bahwa Pancasila sebagai bingkai dalam mempersatukan dan melandasi langkah-langkah kita dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Rahmat. Tegaknya Pancasila dan kukuhnya bangsa ini, kata dia, tentu tak lepas dari perjuangan para pahlawan dan tokoh-tokoh pendiri bangsa. Meski demikian, kukuhnya negara kita bukan berarti tidak ada ancaman. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, kita dituntut untuk lebih waspada terhadap nilai-nilai asing yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara kita. “Mari kita jaga persatuan dan kita rajut bersama kerukunan di kota kita agar proses pembangunan dan torehan prestasi bisa terus kita capai. Saya berterima kasih kepada seluruh unsur masyarakat yang ikut bersama pemerintah menjaga dan terus bersinergi mewujudkan Kota Bekasi yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan Ihsan,” ungkapnya. Turut hadir dalam acara ini, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Sekretaris Daerah, Reny Hendrawaty, Wakapolres Metro Bekasi Kota, Perwakilan Kodim 0507 dan kejaksaan Negeri Kota Bekasi, serta para unsur Organisasi Masyarakat ikut berpartisipasi. (dhy/mhs)

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi dalam setahun lebih di bawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto berhasil mendapat 24 penghargaan. Seluruh penghargaan itu didapat dari pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Jawa Barat dan apresiasi pihak swasta. Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi Sajekti Rubiyah mengatakan banyaknya prestasi yang diraih ini sangat membanggakan bagi aparatur dan masyarakat Kota Bekasi. Terhitung sebanyak 24 Penghargaan yang diraih sepanjang tahun hingga Desember 2019. “Prestasi ini hasil dari jerih payah bersama membangun peradaban masyarakat Kota Bekasi sesuai Visi Misi Pemkot Bekasi mewujudkan masyarakat yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan Ihsan,” ucap Kabag Humas Sajekti Rubiyah, kemarin, (26/12). Ia katakan sebagai contoh, di awal tahun pada 3 Januari 2019 Pemkot Bekasi berhasil menerima penghargaan Pemerintah Pusat sebagai salah satu Kota Terharmonis Se-Indonesia. Dan Penghargaan Kota Harmonis dari lembaga media iNews TV. Selain itu penghargaan ini dilengkapi diawal Desemb e r

Berikut Penghargaan Pemkot Bekasi di 2019, sebagai berikut: 1.

ISTIMEWA

SOROT: Pemerintah Kota Bekasi dalam setahun lebih di bawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto berhasil mendapat 24 penghargaan.

2019 dengan meraih Penghargaan Kota Layak Hak Asasi Manusia dari Kementerian Hukum dan HAM. Menurutnya, penghargaan ini buah dari kerjasama para unsur pimpinan daerah guna menjaga kondusifitas di Kota Bekasi. Walaupun ditengah kondisi masyarakat yang heterogen d a n ju m l a h p e n d u d u k sekitar 2.6 Juta Jiwa, namun keharmonisan antar umat beragama di Kota Bekasi bisa terbangun. Yang berarti, menjaga nilai toleransi dan harmonisasi

menjadi salah satu poin penting dalam mewujudkan pembangunan masyarakat Kota Bekasi. “Membangun masyarakat yang harmonis menjadi awal untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, sehingga berimbas pada iklim investasi dari pertumbuhan ekonomi masyarakat itu sendiri dan ini kita telah sadari bersama,” ucap Sajekti. Lebih lanjut, penghargaan terbaik lainnya yaitu dari Badan Pemeriksa Keuangan yakni Penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan

Keuangan Pemkot Bekasi 2018. Penghargaan ini berhasil dipertahankan selama tiga tahun berturutturut pada 28 Mei 2019. Dan dipertengahan Agustus 2019, Pemkot Bekasi melalui Bagian Humas meraih 5 Penghargaan dari Guberur Jawa Barat dan Komisi Informasi Jawa Barat pada Piala Humas Jabar 2019. Kemudian Penghargaan Bidang Pelayanan Masyarakat sebagai penyelenggaraan Pelayanan Publik kategori sangat baik dari Kemenpan RB pada 22 November 2019. (dhy/mhs)

Harmoni Award 2018 dari Kementerian Agama RI 2. Peringkat Pertama Kategori Pemerintah Daerah pada BPJS Ketenagakerjaan Award Tingkat Provinsi Jawa Barat. 3. Peringkat B Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dari Kemenpan-RB 4. Penghargaan Best Politicawave Carrera Achievement kepada Wakil Walikota Bekas Dr Tri Adhianto dari Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Ahli Lalu-Lintas. 5. Penghargaan Membantu Terbangunnya Kantor Imigrasi dan Lembaga Pemasyarakatan Bekasi dari Kementerian Hukum dan HAM 6. Penghargaan TOP Pembina BUMD 2019 kepada Wali Kota Bekasi Dr Rahmat Effendi dari Majalah Top Bussines 7. Penghargaan WTP dari Laporan Keuangan Pemkot Bekasi 2018 dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat. 8. Penghargaan Bakti Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dari Menerima Koperasi dan UKM RI 9. Penghargaan Pendokumentasian KLHS Terbaik 2019 dari Gubernur Jawa Barat 10. Penghargaan Kategori Layanan Kesehatan Ramah Anak dari Gubernur Jawa Barat. 11. Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2019 Kategori Nindya dari Menerima Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI 12. Penghargaan MURI sebagai Peserta Senam Sparko Terbanyak dari MURI Indonesia. 13. Penghargaan Monitoring dan Evaluasi Tranparansi, Partisipasi dan Akuntabilitas Badan Publik dari Komisi Informasi Jawa Barat. 14. Penghargaan Kelengkapan Penyusunan Standar Laporan Layanan Informasi Publik 15. Penghargaan Penyedia Informasi Publik Setiap Saat dari Komisi Informasi Jawa Barat. 16. Penghargaan Kelengkapan Pembentukan dan Dukungan PPID dari Komisi Informasi Jawa Barat 17. Peringkat 1 Penghargaan Monitoring dan Evaluasi Tranparansi, dan Akuntabilitas Badan Publik Kategori Keterbukaan Informasi pada KPUD Kota Bekasi dari Komisi Informasi Jawa Barat 18. Penghargaan Kinerja Lurah dari Menerima Dalam Negeri 19. Penghargaan Program Kampung Iklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI 20. Penghargaan Kota Harmonis Tahun 2019 dari Media iNews TV 21. Penghargaan dan Dedikasi Peran serta dukungan dan perhatian kepada BKPRMI dan Program Kegiatan Dakwah dari BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) 22. Penghargaan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dengan Kategori Sangat Baik (-A) dari Menpan-RB 23. Penghargaan Kota Peduli Hal Asasi Manusia 2018 dari Menteri Hukum dan HAM RI 24. Penghargaan Top IT Digital Award kategori Inovasi Pembagunan Patriot Decission Suport System and Implementation 2019 on City Government.

“Aku Lelah...”

ZASKIA GOTIK

PEDANGDUT cantik Zaskia Gotik baru-baru ini mencurahkan perasaannya di Instagram. Ta k s e p e r t i b i a sa nya, wanita berusia 29 tahun itu terlihat sangat galau. Ternyata Zaskia lagi dilanda urusan asmara. Meski terlihat bahagia menjalani hid-

up tanpa kekasih, nyatanya mantan Vicky Prasetyo itu sudah mendambakan sosok lelaki di sisinya. “Udah kepengen ada yang selalu temani hidup aku ya Allah. Aku butuh seseorang yang selalu ada di kala aku membutuhkan,” tulis Zaskia Gotik, seperti dilansir dari akun Instagram-nya, Kamis (26/12). Zaskia Gotik mengaku le-

lah menjalani hidup sendiri. Ia pun merasa pesimis karena tak pantas bahagia. “Aku lelah ya Allah dengan semua ini harus sampai kapan? Aku ingin bahagia, aku masih pantas bahagia kan ya Allah?” lanjutnya lagi. Tak berhenti sampai di situ, Zaskia juga berharap semoga ia bisa bertemu dengan sosok lelaki terse-

but tahun depan. Bahkan pelantun lagu Bang Jono itu sudah menyatakan keseriusan dalam berumah tangga. “Mudah-mudahan tahun depan seseorang itu bisa hadir dalam hidup aku dan menjadi imam yang baik buat aku dan keluarga aku, amin. Maafin ya neng jadi curhat,” tandasnya. (bbs/ mhs)

18.798 Penumpang Tumplek di Teriminal Induk Kota Bekasi KOTA BEKASI- Sebanyak 18.798 penumpang berangkat mudik dari Terminal Induk Kota Bekasi, sepanjang libur Natal 2019. Angka itu diungkapkan Kepala Terminal Induk Kota Bekasi, Muhammad Kurniawan kepada awak media. Ia menerangkan bahwa data 18.798 penumpang dihitung sejak Rabu, 18 Desember hingga Selasa, 24 Desember 2019. “Tapi dari tanggal 18-20 belum terlihat lonjakan, mulai ada lonjakan diatas tanggal itu,” kata dia. L onjakan penumpang mulai terjadi pada akhir pekan, Sabtu 21 Desember dan Minggu, 22 Desember 2019. Lonjakan itu menjadi titik tertinggi keberangkatan penumpang dari Terminal Induk Kota Bekasi. “Tanggal 21 memberang-

ISTIMEWA

SEKILAS: Sebanyak 18.798 penumpang berangkat mudik dari Terminal Induk Kota Bekasi, sepanjang libur Natal 2019.

katkan 3.590 penumpang sedangkan tanggal 22 memberangkatkan 4.091 penumpang,” ujarnya. Sementara, lanjut Kurniawan, untuk 23 dan 24 De-

sember angkanya kembali menurun. Ada sebanyak 3.035 penumpang untuk tanggal 23 Desember dan 2.273 untuk tanggal 24 Desember.

Ia menjelaskan bahwa rata-rata penumpang paling banyak menuju Jawa Barat, seperti Bandung, Garut dan Tasikmalaya. “Kalau hari ini belum ada datanya, tapi ter-

lihat tidak signifikan angka pemberangkatan,” ucap dia. Sedangkan, Kurniawan memprediksi kedatangan penumpang ke Terminal Induk Kota Bekasi mulai terjadi pada malam ini hingga besok. “Puncak kedatangan penumpang kemungkinan nanti malam ini dan besok. Tapi kelihatannya tidak akan banyak, karena banyak keluar yang libur panjang sampai tahun baru nanti,” jelas dia. Ia juga menambahkan pihak Perusahaan Otobus (PO) tidak ada penambahan armada selama mudik libur Natal 2019. “Tidak ada pemambahan armada, mereka kan rata-rata sudah siapkan 100 hingga 150 armada. Dan sistemnya bisa dua kali rit (pemberangkatan),” paparnya. (bbs/dhy/mhs)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Cikarang Ekspres, 27 Desember 2019 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu