Semangat Baru Bekasi
SENIN, 23 SEPTEMBER 2019
Taichan Mengalir SAYA ketemu anak Bekasi di Manchester. Ia bersama istri: Iymel. Mereka lagi mborong jersey Manchester City. Dua tas besar mereka penuh dengan belanjaan serba City. Nama anak muda itu Agus Yahya Sukmana. Umur 30 tahun. Tasnya merk Gucci. Serasi dengan tas istrinya: Hermes. Dengan sepatu kets merk Gucci pula. Pekerjaan sehari-hari Agus jualan sate. Ke Hal...2
Tuntut Ganti Rugi Gali Tanah CIKARANG PUSAT - Warga Kampung Kandang Sapi, Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, datang ke lokasi penggalian tanah sambil mematok tanah menggunakan bambu yang sudah dicat merah. Ya, dia adalah Nenek ilem (65) yang merasa dirugikan oleh pihak Deltamas selaku pengelola kawasan industri. Kerabat Ilem, Namad (44) mengatakan tanah milik Nek Ilem belum pernah dijualbelikan ke pihak Delta telah di eksploitasi tanpa seizin dirinya selaku pemilik. Sehingga tanah berbentuk bukit tersebut sekarang menjadi dalam hingga lebih dari lima meter kedalamannya. “Sekarang kondisi tanah sudah diacak-acak dan diratakan oleh Deltamas,” ucap dia. Menurut Mamad, awalnya hanya untuk perataaan tapi tanah malah digali. “Kalau memang mau dibeli, ya dibeli biar jelas, karena sampai saat ini tidak ada kejelasan, tiba-tiba lahan kita sudah rusak kaya gini,” uapnya Untuk itu, Mamad meminta Deltamas menghentikan pengerikan tanah seluas 8.250 meter oleh Ke Hal...2
HARGA Rp3.000
Jadi Bancakan Dua Dinas Bayar Tiket Parkir dan Masuk 10 Ribu, Sewa Stand 3,5 Juta
CIKARANG TIMUR - Perhelatan akbar Pekan Raya Bekasi (PRB) diduga dijadikan ajang meruap keuntungan oleh oknum dinas maupun panitia penyelenggara atau event organizer (EO). Padahal, even wah bin megah ini telah merogoh kocek APBD senilai Rp 340 juta namun masyarakat masih dibebani dengan biaya parkir hingga biaya masuk yang tak jelas pemasukannya (lihat grafis,red). Misal minimnya fasilitas lahan dan tingginya ongkos parkir kendaraan di lokasi perhelatan PRB 2019, dikeluhkan pengunjung. Pihak penyelenggara dinilai kurang siap dan profesional. Sebab untuk mengunjungi yang katanya pameran terbesar di Kabupaten Bekasi itu, masyarakat mesti meny-
iapkan uang lebih terutama untuk biaya memarkirkan kendaraan yang dinilai sangat mencekik mengingat di luar ke kelaziman. "Setiap mengunjungi PRB, kita mesti siapkan uang lebih. Karena khusus buat parkir kendaraan saja sudah Ke Hal...2
ANGARAN PRB
34O Juta
ANGARAN BANCAKAN n Tiket Masuk (Dispar) 5.000 n Tiket Parkir (Disbudpora) 5.000 n Pedagang (EO) 3,5 Juta Jika ada 300 UMKM 1,050 Miliar* n Stand Dinas 10 juta Jika ada 53 SKPD-Camat 530 juta* *Asumsi Peserta Ikut PRB
Jabatan Numpuk Potensi KKN C I K A R A N G U TA R A Rangkap jabatan yang dilakukan Eka Supria Atmaja sebagai Bupati Bekasi dan Ketua DPD II Golkar Bekasi memang tidak menyalahi aturan. Namun begitu, rangkap jabatan berpotensi membuka peluang konflik kepent-
ingan dan penyalahgunaan jabatan. Hal itu diungkapkan Peniliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus saat dikonfirmasi, kemarin. "Saya kira keliru kalau menganggap jabatan publik bisa dirangkap. Apalagi
di satu sisi dia ketua partai, satu sisi dia sebagai kepala daerah,” kata dia. Apalagi, sambung Lucius, orang nomor satu di Kabupaten Bekasi itu telah memiliki jabatan di organisasi. Seperti Persikasi dan BNN Kabupaten Bekasi yang notabene dipegang wakil
bupati. “Memang banyak kepala daerah rangkap jabatan bahkan sekelas menteri juga ada,” tukas dia. Hal senada diutarakan Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch, Amir Hamzah. Kata dia, rangkapnya jabatan
strategis bisa menimbulkan tindakan KKN. “Ya bisa terjadi KKN tuh,” ucap dia. Menurutnya, kepala daerah sebagai pejabat publik harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat maupun Ke Hal...2
advertorial
Bupati Buka Pekan Raya Kabupaten Bekasi 2019 CIKARANG TIMUR - Perhelatan Pekan Raya Bekasi 2019 resmi dibuka Bupati Bekasi Eka Supria A t m j a p a d a Ju m a t (20/9). Even yang berlangsung 10 hari yaitu 20-29 September di Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan S er tajaya, Kecamatan Cikarang Timur itu dihadiri Pimpinan DPRD Sementara, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Pengadilan Negeri Cikarang, Sekretaris Daerah Uju, para Asisten Daerah, para Camat Kabupaten Bekasi, Unsur Muspika Cikarang Timur. Dalam sambutannya, Eka menyampaikan bahwa Pekan Raya Bekasi merupakan kegiatan rutin tahunan k a re n a t e rmasuk dalam rangkaian HUT Kabupaten Bekasi ke69 dan HU T RI ke-74. Dengan tema melalui inovasi produk daerah tingkatkan karya bersama. Serta bertujuan sebagai media untuk menggali potensi dan mempromosikan produk Kabupaten Bekasi serta menyajikan informasi dan inovasi hasil pembangunan yang ada di Kabupaten Bekasi. “Kita Pemerintah Kabupaten Bekasi memang sedang giatgiatnya melaksanakan berbagai pembangunan, melaksanakan apa saja yang jadi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bekasi termasuk bagaimana pelayanan pemerintah,” katanya
Eka juga tidak lupa menjelaskan program baru yang bernama aplikasi Bebunge ( B e k a s i Ny a m b u n g Bae) yang bertujuan untuk mempermudah keperluan masyarakat Kabupaten Bekasi, yang bisa kita lihat informasi mengenai hal tersebut di stand Diskominfo Pekan Raya Bekasi 2019 dibuka dengan ditandai penabuhan drum oleh Bupati dan dilanjutkan dengan pesta kembang api. Pekan Raya Bekasi tahun ini diikuti oleh perangkat daerah tingkat Kabupaten Bekasi yang memiliki 60 stand. Stand kecamatan se-Kabupaten Bekasi serta stand badan musyawarah milik daerah industri dan pengrajin dan pelaku usaha multi produk baik ya n g b e rskala besar maupun berskala kecil serta menengah. Pada tahun ini Pekan Raya Bekasi tidak hanya sebagai ajang penyajian informasi dan pameran saja, tetapi berisi kegiatan pelayanan langsung ke p a d a ma sya ra kat yang dilakukan oleh kesatuan perangkat daerah serta instansi terkait dana BUMD. Antara lain, pelayanan kependudukan, pelayanan perizinan, pelayanan BPJS, pelayanan perbankan serta pelayanan PDAM. Di akhir acara pembukaan Pekan Raya Bekasi, Bupati Bekasi mengunjungi seluruh stand yang berada di zona SKPD. (adv/hyt)
SENIN, 23 SEPTEMBER 2019
SAMBUNGAN
2
Uu Ingatkan Mahasiswa UPB Jaga Moral Bojongmangu Pamer Kerajinan Bambu C I K A R A N G P U S AT Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Universitas Pelita Bangsa (UPB) pada Sabtu (21/9). Diketahui bersama, terhitung sejak 2 Agustus lalu, perguruan tinggi yang semula Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) resmi menjadi universitas. Yayasan Pelita Bangsa memperingati peresmian perguruan tinggi baru bernama UPB di Kampus Pelita Bangsa, Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Pusat, Sabtu (21). Pendiri UPB, Mohamm a d Ma r d i y a n a , p a d a sambutannya menceritakan sedikit tentang sejarah pendirian UPB. Katanya, pada 1998 ia ingin membantu pemerintah Indonesia menghadapi krisis moneter dengan mendirikan institusi pendidikan. “Kita pilih nama Pelita Bangsa. Kita harapkan lulusan jadi cahaya bangsa ini. Makanya kita brand-kan dengan kampus ‘megah’. Infrastrukturnya megah, dan visinya,” ucapnya.
Megah, lanjut Mardiyana, adalah kependekkan dari berbagai kata seperti moral tinggi, entrepreneurship, gigih dalam berkarya, ahli di bidangnya. “Kalau sudah punya 4 kriteria tadi, otomatis Hnya, jadi Harapan Bangsa. Kami punya mimpi warga Bekasi kita harapkan bisa jadi sarjana,” katanya. R e kt o r U P B , Ha m z a h Muhammad Mardi Putra, bertekad memberikan pendidikan tinggi yang dapat bersaing di tingkat lokal, nasional bahkan hingga internasional. “Kami mengejar akreditasi A untuk institusi. Kami terus berupaya meningkatkan mutu perguruan tinggi. Menjadi yang terbaik di Bekasi, kemudian juga Jawa Barat. Mahasiswa kita banyak yang sudah berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” katanya. Saat ini UPB terakreditasi A. Dengan menjadi universitas, ada 4 program studi (prodi) baru sehingga total ada 9 prodi. Mahasiswa baru UPB tercatat sebanyak 3.000-an orang dari total
12.000-an orang. Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menjelaskan UPB meringankan tugas pemerintah, khususnya dalam rangka memberikan pendidikan kepada masyarakat Jawa Barat. “Ujung-ujungnya nanti masyarakat Jawa Barat memiliki ilmu memiliki peluang untuk bekerja dan menciptakan lapangan kerja. Sebenarnya ini tugas pemerintah. Oleh itu saya berterima kasih,” katanya. Lanjut mantan bupati Tasikmalaya ini, universitas mempunyai tugas mengembangkan kemampuan siswa dan membentuk watak yang berkorelasi dengan karakter, dan berujung pada akhlak. “Moral integritas adalah yang paling utama. Memang benar akhlak adalah yang paling utama, nomor hiji. Sehebat apapun keilmuan kita, sebanyak apapun titel pada nama kita, kalau kita tidak punya moral dan akhlak kita tidak ada harganya di masyarakar,” katanya.(dim)
Ajak Warga Karang Indah Cinta Kebersihan BOJONGMANGU - Kegiatan Sabtu Bersih (Jumsih) yang digerakkan oleh pihak Desa Karang Indah, Kecamatan Bojongmangu mengajak warganya agar mencintai Kebersihan. Karena kebersihan sebagian dari Iman. Kegiatan tersebut terus digalakkan bersama Perangkat desa, BPD dan Rt, Rw dan warga. Kegiatan Sabtu bersih ini difokuskan dilingkungan kantor desa. Menurut Kades Karang Indah Mistar, kalau bicara Desa Karang Indah tentang sampah, masih terkendali.
Tapi saat ini terus digerakkan Sabsih sebagai bentuk menyadarkan semua pihak termasuk warga agar mencintai kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Agar terhindarnya banjir dadakan dimusim penghujan. “Bekasi Baru - Bekasi Bersih bisa terwujud jika semua elemen warga memiliki kesadaran, termasuk dir kita sendiri, harus peduli dengan sampah,” katanya kepada Cikarang Ekspres, Sabtu (21/9). Sekdes Karang Indah Deni menegaskan, kegiatan Sab-
tu bersih ini, untuk mengantisipasi musim penghujan. Apalagi kegiatan ini diikuti BPD, Rt, Rw serta warga. Memang kegiatan Sabsih hanya sementara saja dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tapi yang lebih penting adalah kesadaran setiap manusia dalam manjaga kebersihan di lingkungannya masingmasing. “Alhamdulillah gerakkan Sabsih ini dapat dilaksanakan dan lingkungan di sekitar Kantor Desa dan menajdi bersih,” pungkasnya. (ags)
Jadi Bancakan Dua .... dari halaman 1 Rp5 ribu, ditambah Rp5 ribu lagi biaya tiket masuk dewasa dan anak diatas 5 tahun. Penyelenggaranya kurang profesional sepertinya," keluh Iman, warga asal Sukatani, saat ditemui di lokasi, Jumat (20/9) malam. Selain mahalnya biaya parkir dan masuk, sambung dia, setelah masuk ke dalam semua tampak biasa saja, monoton seperti tahuntahun sebelumnya. "Jadi enggak ada gregetnya sama sekali. Kalau saya cukup sekali ini aja datang, besok-besok males mau ke sini lagi," ujar Iman. Pria kelahiran Bekasi ini mengungkapkan, keramaian pada momen pembukaan PRB 2019 hanya berpusat di depan panggung utama. "Mungkin karena masih ada bupati dan para pejabat, makanya kelihatan ramai. Coba aja lihat tuh para pengunjung yang datang kebanyakan berpakaian dinas, warganya sedikit, hanya kalangan muda-mudi yang sekedar iseng mungkin," tuturnya, seraya menunjuk ke arah panggung utama. Disisi lain, pedagang UKM juga mengeluhkan biaya stand yang cukup mencekik. Mereka harus bayar sewa Rp 350 ribu per hari selama 10 hari penyelenggaraan atau Rp 3,5 juta “Awalnya saya tertarik dagang disini karena hajat masyarakat Bekasi sekaligus pembangunan. Tapi kok sewanya besar ya, bukannya sudah ada anggaran pemerintah,” ketus pedagang makanan itu.
Meski begitu, sambung dia, fasilitas kamar mandi di area PKRB juga terbatas. “Ya gak sesuai aja sewa Rp 3,5 juta. Kamar mandi ada cuma jauh,” ujar ibu berjilbab itu. Hal senada diutarakan Ketua JMPD Kabupaten Bekasi, Zuli Zulkifli. Dia mengungkapkan, masyarakat yang datang ke PRB dikenakan karcis Rp 5 ribu. Belum lagi, bagi mereka yang ingin membuka stand di PRB harus merogoh kocek cukup dalam agar bisa menjadi peserta di hajatan pembangunan Kabupaten Bekasi itu. “Yang ingin buka stand harus mengeluarkan uang sebesar Rp 3,5 juta. Itu pun tergantung ukuran,” ungkapnya. Dengan kondisi tersebut, Zuli menilai masyarakat tidak bebas mengakses atau melihat hasil pembangunan Kabupaten Bekasi di PRB. Diperparah lagi, masyarakat yang ingin memamerkan produk di PRB tidak mudah. Seharusnya, lanjut Zuli, akses ke PRB bisa dibuka seluas-luasnya untuk masyarakat. Mengingat, kegiatan PRB dibiayai oleh APBD. “Tahun lalu saja kegiatan PRB anggarannya dikisaran Rp 300 jutaan, kemungkinan sekarang lebih besar lagi. Masa kegiatan menggunakan anggaran APBD masyarakat harus mengeluarkan kocek juga,” paparnya. Dengan begitu, Zuli mengingatkan, PRB jangan menjadi bancakan oknum Dinas Pariwisata (Dispar) maupun Dinas Kebudayaan, Pemuda
dan Olahraga (Disbudpora). “Sudah menggunakan anggaran APBD, ngutip juga dari masyarakat, bagaimana masyarakat bisa mengakses hasil pembangunan Kabupaten Bekasi jika harus bayar,” sindirnya. Sementara itu, anggota DPRD dari Gerindra, Ahmad Zamroni berharap, penyelenggaraan PRB harus terus diperbaiki. Harapannya, agar semua masyarakat bisa mengakses langsung penyelenggaraannya. “ Kalau me ng gunakan APBD itu seharusnya gratis, baik itu penggunaan stand di situ,” harapnya. Dia menilai, kemungkinan banyak masyarakat Kabupaten Bekasi yang ingin memamerkan produknya, baik dari sektor UMKM, industri atau lainnya. Dia yakin, jika gratis akan banyak memancing masyarkat untuk terus menggerakkan roda perekonomian melalui PRB. “Nah, penyelenggaraan PRB juga tak lepas dari salah satu tujuan digelarnya yaitu menggerakan perekonomian masyarakat. Kalau dipungut nanti pesan pembangunan gak sampai” ucapnya. Dengan begitu, jangan sampai ada masyarakat yang merasa sulit untuk mengakses PRB. Bahkan hanya sekedar membuka stand untuk memamerkan produk yang mereka miliki. “Kedepan harus benarbenar digratiskan, namun tetap mengedepankan kenyamana para pengunjungnya, ekonomi juga terus bergerak dengan baik,” tandasnya. (dim/uzi)
Tuntut Ganti Rugi .... dari halaman 1 dum truck. “Saya mau ini dihentikan dulu, karena harus membayar dulu kalau memang pihak pengelola kawasan industri Delta mau menguasai lahannya," cetusnya. Selain itu, Mamad juga mempertanyakan Pemerintah Desa Cicau yang belum turun ke lokasi. Soalnya, pekerjaan mereka ini tidak mungkin bisa di lakukan
tanpa adanya izin dari pihak desa maupun pemerintah setempat. "Jika memang pekerjaan tersebut memang belum ada izinnya, kami minta dihentikan dahulu,” tukas dia. Diketahui tanah seluas 8.250 meter untuk nomer C (Girik)-nya 354864 dan satu lagi tujuh Hektar atas nama Enda bin kadel, kurang lebih tujuh hektar 250 dengan nomer 302/742. "Itu baru dua bidang, dan semuanya total empat bi-
BOJONGMANGU - Kecamatan Bojongmangu menampilkan kerajinan dari bambu dalam memeriahkan Pekan Raya Bekasi (PRB) di Komplek Stadion Wibawa Mukti pada 20-29 September 2019. Tentunya tampilan yang disuguhkan oleh bojongmangu di PRKB identik dengan alamnya yang ditumbuhi bambu. Maka ditampilkannya hasil kerajinan bambu hasil karya dari anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas Situ Abidin. Camat Bojongmangu Agung Suganda mengatakan, selain menampilkan karya seni dari bambu, ada juga hasil dari para petani palawija, seperti timun, Terung, Jagung, Pare, Kacang Panjang dan lainnya. Dirinya sangat apresiasi terhadap partisipasi dari p e t a n i d a n a n a k- a n a k muda dalam memeriahkan PRB Tahun 2019. "Saya yakin jika PRKB ini, memberikan kesempatan kepada indutri rumahan dan potensi lokal untuk ditampilkan, tidak menutup kemungkinan Bekasi akan semakin maju, dan terwujudnya Bekasi Baru Bekasi
AGUS NURYADIN / CIKARANG EKSPRES.
KEBERSAMAAN : Camat Bojongmangu didampingi staf dan komunitas situ abidin saat hadir pada pembukaan PRB 2019
Bersih," katanya kepada Cikarang Ekspres, Jum"™at (20/9). Lanjutnya, seperti Bojongmangu yang saat ini, sudah melek terhadap potensi daerahnya sendiri. Memiliki alam yang masih asri, dan tumbuhnya hutan-hutan bambu, bahkan saat ini tumbuh pula komunitas situ abidin yang diisi oleh anak muda yang inovatif dan kreatif. Dengan mengolah
bambu, menjadi hasil karya yang bisa dijual. Bahkan ada karya seni yang sangat ekonomis yakni jam tangan dari bambu. "Pihak kecamatan dan desa pun terus mendorong pertumbuhan hasil karya anak muda dari komunitas situ abidin, agar semakin dikenal," terangnya. Perwakilan dari Komunitas Situ Abidin Aken dan Ardi menjelaskan, dirinya senang
hasil karya yang dibuatnya bisa ditampilkan di PRB. Apalagi ada produk unggulannya yakni jam tangan dari bambu, yang saat ini diminati oleh turis mancanegara. Bahkan sudah mendapat pesanan dari luar negeri. "Ya mudah-mudahan hasil karya anak-anak muda dari komunitas situ abidin, anak muda asli dari Desa Karangmulya ini semakin moncer," pungkasnya. (ags)
paten Bekasi yang masih dibawah 40 persen pada triwulan ketiga. Hal itu dampak dari banyaknya jabatab diemban Bupati Eka Supria Atmaja.
“Bisa jadi serapan rendah karena gakk fokus mau dikerjain apa. Banyak pencitraan, lupa akan tugas pokoknya melayani publik,” tukas dia. (uzi)
memulai umurnya 27 tahun. Tapi kedai satenya kini sudah sembilan tempat. Semuanya sate Taichan. Sate ayam yang baru populer sekitar 10 tahun terakhir. Yang daging ayamnya disate tanpa bumbu apa pun. Tanpa kecap atau kacang. Setelah disate barulah diberi jeruk nipis dan sambal. “Waktu itu sate Taichan memang lagi rame. Saya ikut saja. Alhamdulillah berhasil,” ujar Agus. Ia sendiri baru sekali makan sate Taichan. Di Bekasi. Enak sekali, katanya. Lalu terpikir untuk usaha sate Taichan. Sebelum memulai Agus membentuk tim. Untuk merumuskan rasa sambelnya. Agar berbeda dengan umumnya sate Taichan. “Ternyata resep tim kami disukai konsumen,” katanya. Yang pertama ia buka justru di Bandung. Baru kemudian Bekasi. Bogor. Tomang, Jakarta Timur. Surabaya. Malang. “Sebentar lagi buka di Jakarta lagi,” kata Agus. Waktu memulai itu Agus sudah berstatus pegawai PDAM. Begitu usaha Taichannya maju Agus memutuskan berhenti dari PDAM. Biar fokus. Dan ia tidak menyesali keputusannya itu. Kalau jadi pegawai terus mana mungkin bisa ke Manchester. “Saya suka Manchester City sejak Sheikh Mansour membeli klub ini,” kata Agus --tentang Sultan Abu Dhabi
itu. Sebelum itu, katanya, ia ngefan kepada yang umumnya orang Indonesia suka saat itu --Liga Italia. Khususnya AC Milan. Betapa banyak Liga Italia kehilangan pendukung Indonesia. Sejak tidak ada TV yang menyiarkan langsung Seri A Liga Italia. Sejak sekitar 15 tahun lalu. Agus pun bisa jadi bukti. Bahwa karyawan bin karyawan ternyata mampu berbisnis. “Sebenarnya saya baru sekali makan sate Taichan. Tapi langsung terkesan. Enak sekali,” kata Agus. Sejak itulah ia terpikir jualan sate. Kebetulan ia punya teman di Bandung. Yang menawarkan ruko untuk dipakai. Ia pun langsung membuka usaha Taichan. Dengan nama Taichan Bengawan. Ke Manchester ini Agus tidak punya acara lain. Ya hanya nonton sepak bola itu. Padahal jatah waktunya satu minggu. Ia hanya sempat mampir ke kota Liverpool. Yang dari Manchester memang hanya selemparan batunya Hulk. Hanya satu jam naik bus umum. Yang satu minggu lagi ia habiskan untuk jalan-jalan di London. Ke Istana Buckingham dan tempat wisata lainnya. Berapa lokasikah target Agus di bisnis sate Taichan? "Saya tidak punya target pak. Mengalir saja,” katanya. Mengalir saja. Sejauhjauhnya. Sederas-derasnya. (Dahlan Iskan)
Jabatan Numpuk Potensi .... dari halaman 1 pejabat di bawahnya. “Nah gimana mau kasih contoh baik, kalau bupatinya punya jabatan num-
puk. Bisa-bisa jabatan lain dipegang bupati, kan wakil bupati saja belum ada,” ucap dia. Amir menyoroti serapan anggaran rendah di Kabu-
Taichan Mengalir .... dari halaman 1 “Saya menabung sejak tiga tahun lalu. Untuk bisa ke sini,” ujar Agus. “Saya penggemar berat Manchester City,” tambahnya. Agus Yahya asli Bekasi. Istrinya juga. Pernah pacaran ketika masih di SMA. Lalu putus. Akhirnya bertemu kembali --sampai di pelaminan. Setamat SMA Agus kuliah di Assyafiiyah. Jurusan kesehatan. Lulus. Tapi pekerjaan pertamanya mengikuti jejak ayahnya: menjadi pegawai PDAM Bekasi. Saya memang lagi mampir Manchester. Ingin melihat arsitektur stadion baru, Etihad Stadium, Manchester City. Yang kapasitasnya 55.000 penonton. Yang memang sedap sekali --mengikuti perkembangan arsitektur mutakhir. Tentu saya juga meninjau dalamnya. Ke ruang ganti pakaian pemain tamu. Yang biasa-biasa saja. Lalu ke ruang ganti pemain tuan rumah. Yang istimewa. Yang bentuknya setengah melingkar. Di situlah pelatih City Josep “Pep” Guardiola menguraikan taktik dan strateginya kepada pemain. Sebelum pertandingan dimulai. Atau saat turun minum. Saya juga ke tempat pemanasan. Yang sekaligus gym. Dengan alat-alat khusus yang modern. Salah satunya meja pingpong. Ups, mirip meja pingpong. Meja ini memang dipasangi net mirip net pingpong di tengahnya. Tapi
ujung mejanya setengah bulat. Bukan siku Ternyata meja pingpong itu untuk latihan kiper. Juga untuk latihan ketepatan menanduk bola. Saat masuk ke lapangan saya sampai mendongak. Begitu megahnya. Kagum. Seperti saat saya muda pertama masuk Gelora Bung Karno dulu. Tentu saya juga sempat merasakan duduk di kursi pelatih. Di pinggir lapangan. Dan, yang termodern, saya bisa seolah-olah bersama pelatih Guardiola. Seperti lagi memberikan keterangan pers berdua. Di ruang temu wartawan. Tapi saya tidak akan sempat nonton pertandingan hari Sabtu ini. Jadwal saya ke Cardiff. Tepatnya ke suatu tempat di luar Kota Cardiff --di wilayah Wales. Juga masih harus ke Swasea. Saya tidak menyangka bisa bertemu pedagang sate di stadion Manchester City. Tepatnya di toko suvenirnya. “Tidakkah Anda merasa boros datang ke sini?” tanya saya. Ternyata tidak. Biarpun harus membeli karcis Rp 7 juta untuk mereka berdua. “Anggap saja ini reward untuk kerja keras saya pak. Sekalian ajak istri dan anak,” jawabnya. Apalagi sang istri juga usaha. Iymel dagang baju muslim. Secara online. Yang promosinya lewat instagramnya. Agus Yahya sendiri baru tiga tahun jualan sate. Saat
PEMERINTAH KABUPATEN BEKASI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU Kompleks Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Bekasi Desa Sukamahi Kecamatan Cikarang Pusat Telp. 021-89970065 Website : www.bekasikab.go.id
LAIK HIGIENIS SANITASI UNTUK RUMAH MAKAN & RESTORAN a. Surat Permohonan b. Fotocopy Akta Pendirian Perusahaan yang Berbadan Hukum
dang, dan pihak Deltamas harus menyelesakan dulu pembayarannya, jika memang mau menguasai," jelasnya. Mamad juga meminta pihak Deltamas untuk bisa memberi ganti rugi terhadap tanah yang dimilikinya kerabatnya. “Ya kita minta ganti rugi lah, karena tanah yang belum dijual, sudah di eksploitasi, ini kan tentunya sudah merugikan dari pemilik tanah sendiri, “tutupnya. (ugi)
c. Fotocopy KTP Pemohon d. Peta Lokasi Rumah Makan dan Restoran e. Denah Bangunan Rumah Makan dan Restoran f. Surat Penunjukan Penanggung Jawab Rumah Makan dan Restoran g. Fotocopy Sertifikat Kursus Higienis Sanitasi bagi penjamah makanan h. Rekomendasi Rumah Makan dan Restoran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi i. Pas Photo Pemohon (Direktur) ukuran 3x4 sebanyak 4 (empat) lembar j. Non Retribusi k. SOP : 12 Hari Kerja l. Masa Berlaku : 3 Tahun
SAMBUNGAN
SENIN, 23 SEPTEMBER 2019
3
MUI Sepakat Soal Perzinaan Diatur dalam RUU KUHP JAKARTA– RUU KUHP hingga kini masih kontroversi. Meski begitu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi tentang perzinaan ikut diatur dalam RUU KUHP tersebut. Komisi Hukum MUI Ikhsan Abdullah mengatakan, sejumlah usulan dari MUI telah diakomodasi oleh DPR. Sudah ada yang dimasukkan ke dalam revisi KUHP. Menurut Ikhsan Abdullah, MUI khawatir jika hal menyangkut perzinaan tak diatur maka akan dianggap sebagai hal yang biasa. Bahkan menjadi tradisi di kalangan masyarakat.
“Kalau dibiarkan, masyarakat jadi tradisi. Menjadi hal-hal yang diterima. Bahaya kan? Enggak sesuai dengan budaya mana pun, termasuk adat atau pun agama kita apakah muslim, Hindu, Budha, Kristen, semua melarang itu,” Ikhsan Abdullah saat dikonfirmasi, Minggu (21/9). MUI merespons sejumlah pihak yang menolak revisi ini karena dianggap multitafsir dan menyangkut hal privat. Ikhsan mengatakan, perbuatan zina dapat menimbulkan permasalahan di masyarakat. Pemerintah harus ikut andil dalam fenomena tersebut.
“Urusan moral itu bukan hanya urusan pribadi tapi urusan moral negara, urusan pemerintah. Hukum negara harus hadir dan di dalam semua nilai-nilai apa pun harus terkandung di dalamnya,” terangnya. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly pada Jumat (30/9) mengklarifikasi sejumlah pasal kontroversial terkait RUU KUHP. Salah satunya Pasal 417 tentang perzinaan. Menurut Yasonna perbuatan zina dan kumpul kebo (kohabitasi) yang diatur dalam RUU KUHP hanya dapat diadukan oleh orang
yang terkena dampak dua perbuatan tersebut. “Mengenai perzinaan yaitu persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istri merupakan delik aduan yang hanya bisa dilakukan oleh suami atau istri atau orang tua atau anak jadi pengaduannya dibatasi oleh orang-orang yang paling terkena dampak,” kata Yasonna di gedung Kemenkumham Jakarta, Jumat (20/9). Dalam draf revisi KUHP pasal 417 ayat (1) disebutkan, “Setiap Orang yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau isterinya dipidana karena perzinaan den-
gan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda Kategori II. Sedangkan ayat (2) Tindak Pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dilakukan penuntutan kecuali atas pengaduan suami, istri, orang tua, atau anaknya. “ Tidak ada keharusan pengaduan harus diikuti gugatan perceraian karena perzinaan ini dalam konteks dan nilai-nilai masyarakat Indonesia, bukan masyarakat kota besar,” tambah Yasonna. S e d a n g k a n m e n g e na i kumpul kebo diatur dalam pasal 419 ayat (1), Setiap Orang yang melakukan hid-
up bersama sebagai suami istri di luar perkawinan dipidana dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak Kategori II. Ayat (2), Tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dilakukan penuntutan kecuali atas pengaduan suami, istri, orang tua atau anaknya. “Untuk kohabitasi merupakan delik aduan dan yang berhak mengadu dibatasi hanya oleh suami atau istri, anak, dan orang tua. Dapat juga dilakukan oleh kepala desa atau dengan sebutan lain sepanjang mendapatkan persetujuan tertulis dari
suami/istri, anak, dan orang tua serta pengaduan dapat ditarik. Itu hukumannya enam bulan, jadi tidak bisa langsung ditahan, enam bulan atau denda,” ucap Yasonna. Zina dan kumpul kebo ikut diatur karena menurut Yasonna bila tidak diatur maka pemerintah dapat dipersepsikan menyetujui perzinaan. “Kecuali kita mau mengatakan di sini, nanti kalau kita tidak atur dikatakan lagi, pemerintah atau Menkumham menyetujui perzinaan, kalau itu lebih berat buat saya. Jadi jangan diputar balik,” tukas Yasonna. (bbs/mhs)
Larang Kendaran Muatan Lebih Lewati Tol BEKASI TIMUR - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan kendaraan yang kelebihan muatan dan dimensi atau Over Dimension dan Overload (ODOL) dilarang melewati jalan tol pada 2020. "Kalau sekarang ODOL dit-
ilang tapi tetap jalan. Kami harapkan 2020 sudah total mereka tidak bisa lewat, cari alternatif jalan lain," tegas dia saat meninjau alat uji muatan atau weigh in motion (WIM) di tol JakartaCikampek, kemarin (23/9). Budi melanjutkan pi-
haknya telah mengimbau baik para pemilik barang maupun truk untuk menaati ketentuan untuk tidak mengoperasikan kendaraan yang kelebihan muatan dan dimensi, di mana kecepatannya kurang dari 25 kilometer (km) per jam.
Wih, Adit .... dari halaman 4 Pengundian program apresiasi kepada pelanggan setia produk berkualitas Pertamina tahap ketiga, sudah dilaksanakan pada 28 Agustus lalu, disaksikan perwakilan Kementerian Sosial, Dinas Sosial, notaris dan Kepolisian, di Kantor Pusat Pertamina. “Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus mendukung dan loyal pada produk anak bangsa, dan ikut serta dalam program BEP. Tentunya ke depan kami akan terus memperhatikan konsumen
“Saya selalu merawat semua barang yang saya miliki di rumah. Itu mengapa teman-teman selalu berharap saya buka garage
baik dalam memberikan layanan, maupun menelorkan program-program loyality lainnya,” imbuh Fajriyah. Penyerahan hadiah grand prize dilaksanakan di Transera Waterpark Harapan Indah dan ditayangkan langsung di stasiun televisi swasta nasional. Di tempat yang sama, Adityawarman mengaku tak percaya ketika pertama kali dihubungi oleh panitia, dirinya menjadi pemenang hadiah utama. “Hari gini, kami masih berpikir ada yang iseng. Tapi setelah saya pikir karena saya ikut serta upload struk BBM beberapa kali, dan memasti-
kan ke call center Pertamina 135, akhirnya saya yakin saya memang menang undian,” kata pria yang bekerja di perusahaam swasta kawasan Tanah Abang. Bapak tiga anak itu berencana akan menggunakan sendiri mobil tersebut. “Mau saya ‘jajal’ bersama keluarga, apalagi pajak ditanggung Pertamina. Kalau selama ini saya ngurusin mobil kelas mewah untuk keperluan pejabat VIP, sekarang saya bisa pakai sendiri,” pungkas pria yang berada di divisi General Affairs di tempatnya bekerja ini (dhy/mhs)
sale,” sambung istri Raul Lemos tersebut. Dalam show tersebut, K r i s d a y a n t i j u g a b e rtemu dengan Jane Seymour, aktris Hollywood yang terkenal berkat per-
annya sebagai Solitaire dan beradu peran dengan Roger Moore dalam film fenomenal James Bond Live and Let Die. Jane tengah berkolaborasi dengan Michael Amini. (*)
pemeliharaan rumah ibadah Rp 200 ribu. “Intinya, stop pembangunan yang tidak urgent. Tapi lebih mengutamakan kepentingan pelayanan masyarakat,” ujar Nico. Perlu diketahui, Pemkot Bekasi akan membangun gedung Polres Metro Bekasi Kota delapan lantai di Jalan Pangeran Jayakar ta B ekasi Utara (sekitar kawasan Summarecon Bekasi) dengan da na Rp 4 9 m i l ia r da n gedung Kejaksaan Neger i Bekasi enam lantai
di Jalan Veteran Bekasi Selatan dengan dana Rp 45 miliar. Pemerintah Kota Bekasi juga tengah mengajukan dana hibah ke Provinsi DKI Jakarta untuk merehabilitasi lembaga pemasyarakatan Bulak Kapal di Bekasi Timur. Dana yang diajukan Rp 40 miliar. Pengajuan untuk rehabilitasi penjara itu dimasukkan ke dalam permohonan dana kemitraan dari total Rp 351 miliar. Namun, belakangan DKI Jakarta hanya menyetujui permohonan pem-
PDIP Sentil .... dari halaman 4 Penerima insentif ini antara lain 7.086 ketua RT, 1013 ketua RW, 16.101 kader posyandu bersama pendampingnya, pengurus majelis umat beragama tingkat kecamatan dan kelurahan, pimpinan atau pemuka agama, pemelihara rumah ibadah, dan anggota perlindungan masyarakat (Linmas). Nilai insentif bervariasi. Paling besar untuk ketua RW senilai Rp 1.750.000 dan paling rendah adalah
load ini. Padahal, mereka komposisinya 12 persen, namun berkontribusi 58 persen," ungkap Budi. Untuk mengimplementasikan hal itu, Budi menyampaikan bahwa Jasa Marga perlu mempersiapkan infrastruktur memadai, di antaranya ka-
mera pengintai yang khusus mengetahui beban muatan yang dibawa oleh truk yang akan masuk jalan tol. Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur menyampaikan bahwa alat tersebut akan terpasang di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang,
dan Bekasi pada akhir tahun ini, dan kemudian dilengkapi di seluruh ruas tol. "Akhir tahun ini kami ada di Jabodetabek dan Bandung. Kemudian di seluruh tol. Kalau yang kelebihan muatan langsung diminta putar balik," pungkasnya. (*/mhs)
air baku pada pukul 08.00 disebutkan berbusa dan bau yang mempengaruhi produksi. D tempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup P e m k o t B e k a s i , Ya y a n Yuliana mengakui adanya
laporan terkait kondisi air tersebut. “Kami sudah menurunkan tim untuk meneliti kondisi air dan apa penyebabnya,” katanya. Kejadian ini cukup membuat keprihatinan beberapa kalangan. Selain
karena sudah berulang di Kota Bekasi, juga menjadi penyebab matinya ikan. Padahal, baru dua hari sebelumnya dinas pertanian dan perikanan menebar benih ikan di banyak tempat. (bbs/mhs)
mencatat, jumlah penduduk Kota Bekasi terus meningkat setiap tahun. Akan tetapi, lajunya semakin lambat. Pertumbuhan penduduk itu pun lebih banyak disumbang oleh urbanisasi ketimbang angka kelahiran. “Kami lebih banyak di faktor urbanisasi. Bisa saja
penduduk ini tinggal di Kota Bekasi hanya 2-3 tahun, lalu pindah lagi,” ujar Eka. Namun, demografi semacam itu justru menjadi tantangan berat bagi Pemerintah Kota Bekasi. Sebab, daya dukung Kota Bekasi semakin rendah. Jumlah ruang yang tersedia juga kian sempit. (bbs/mhs)
Panitia penyelenggara dari RPP Production, La Ode Regi mengatakan pihaknya mengadakan setiap acara disisipkan bentuk kepedulian terhadap lingkungan terutama pengurangan sampah plastik. Dikatehui, produksi sampah plastik dalam setiap acara jadi penyumbang sampah terbanyak. “Lomba lari mengkapa-
nyekan menjaga kesehatan tubuh dan kelestarian lingkungan kita bagi warga Kota Bekasi,” ungkap La Ode Regi. Selain itu , konsep GWTF ini mempersembahkan ornamen- ornamen cahaya yang akan menghiasi jalanan pada malam hari membuat suasana kota Bekasi menjadi indah. Ditambah lagi pengiring retro 90’s dan guest star band RAN dan Diskoria. Alhasil malam
puncak Run Night berlangsung seru ditambah kegembiraan peserta. “Mengadirkan konsep lari malam hari untuk dinikmati masyarakat luas warga kota Bekasi. Jadi wadah bagi masyarakat agar memiliki gaya hidup sehat dan dapat memadukan antara perilaku menjaga kesehatan dan kesenangan. Serta merilekskan pikiran dari kejenuhan dan rutinitas sehari-hari,” ung-
kap La Ode Regi. Pada acara ini, hadir Ketua Bidang Pengembangan Kehidupan Perkotaan, pada Tim Wali Kota untuk Percepatan Penyelenggaraan Pemerintah dan Pembangunan (T WUP4), Benny Tunggul, anggota TWUP4 Ihsan, Kabag Humas Sajekti Rubiyah, para Kabid di Disparbud Kota Bekasi, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi. (*)
bangunan park and ride di sekitar Stasiun Bekasi senilai Rp 70 miliar. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, alasan membantu pembangunan intansi vertikal di wilayahnya untuk memudahkan pelayanan. Sedikitnya ada empat
g e dung lembaga ver tikal yang dibangun oleh pemerintah daerah. “Lembaga vertikal yang ditugaskan oleh Kementerian satu dan yang lainnya itu bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan derajat masyarakat,” kata Rahmat
Effendi pada Rabu, (18/9). Masyarakat yang dinaikkan derajatnya itu, kata dia, merupakan penduduk Kota Bekasi. Karena itu, gedung-gedung tersebut bakal dinikmati oleh warga Kota Bekasi seperti yang telah dibangun yaitu Kantor Imigrasi di Jalan Perjuan-
gan, Bekasi Utara. “Pemohon paspor satu hari itu bisa 300-400 orang. Kalau enggak (dibangunkan gedung), warga kita bisa bikin di Jakarta, atau di Karawang. Sekarang orang Bogor juga bikin di sini soalnya gedungnya sudah baik,” ujar Rahmat. (bbs/mhs)
Tercemar, ....
Rogoh Ratusan .... dari halaman 4
Sedangkan, kecepatan rata-rata kendaraan di jalan tol berkisar antara 60 km per jam hingga 80 km per jam. "Karena sudah terbukti bahwa penyebab kecelakaan daripada jalan tol itu lebih dari 50 persen karena kendaraan yang over
dari halaman 4 Kondisi air yang jelek ini juga menjadi jawaban PDAM Tirta Patriot yang menyampaikan pertanyaan melalui web resmi. Disebutkan, kondisi
Rumah Tapak .... dari halaman 4 Ia mengemuakakn, pemerintah sendiri tidak akan banyak terlibat dalam pembangunan rumah vertikal seperti rumah susun. Pengembang swastalah yang akan diberikan kesempatan menggarap apartemen di Kota Bekasi.
“Pemerintah enggak akan mampu kalau harus bangun semua aspek, mulai rumah sampai yang lain. Dengan adanya investasi yang masuk, itu akan meningkatkan sumber daya pembangunan kita, karena tidak semuanya bisa dibiayai pemerintah,” ungkap Eka. Ba p p e d a Ko t a B e k a s i
Tekan Penggunaan .... dari halaman 4
Harian Umum
SENIN, 23 SEPTEMBER 2019
Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi
4
HARGA Rp3.000
PDIP Sentil Pemkot Anggaran Defisit, Getol Bangun Gedung Instansi Vertikal Miliaran Rupiah
DUIT MILIARAN BANGUN GEDUNG MITRA KERJA
Krisdayanti Rogoh Ratusan Juta demi Kualitas KRISDAYANTI selalu mengedapankan kualitas dalam setiap menjalani kehidupan. Menurut Krisdayanti kualitas harus dikedepankan meski terkadang merogok kocek dalam-dalam demi menuntaskan keinginannya. Krisdayanti hobi berbelanja terutama yang berhubungan dengan rumah. Demi mendapatkan rumah idalam, Krisdayanti kerap membeli furnitur yang bisa membuat dirinya dan keluarga semakin betah. “Penting sekali. Itu bisa buat retouch buat rumah. Jadi yang bikin hangat rumah itu furnitur kayak pemilihan gorden harus sesuai,” ucap Krisdayanti saat berbincang mengenai hobinya tersebut. Terbaru, Kridayanti menghabiskan uang ratusan juta. Namun demikian dirinya merasa puas karena sebanding dengan nilai yang ia dapat, yakni kualitas. “Dining table, coffee table dan juga sofa untuk family room. Di atas Rp 150 juta, itu aja udah potongan 60 persen, tapi itu ada yang harga ada kualitas. Jadi memang desainnya spesial, enggak terlalu banyak lekuk-lekuk dan memang lebih modern untuk secara khusus,” lanjut Kridayanti ketika ditemui saat mengelar show di Malinda Furniture Gallery, Kemang, Jakarta Selatan. Dengan mengeluarkan biaya yang mahal, Krisdayanti makin cinta dengan barang yang dibeli. Sehingga dengan demikian Krisdayanti makin rajin merawatnya. n Ke Hal... 3
lKantor Polres Metro Bekasi Kota delapan lantai di Jalan Pangeran Jayakarta Bekasi Utara (sekitar kawasan Summarecon Bekasi) dengan dana Rp 49 miliar lKantor Kejaksaan Negeri Bekasi enam lantai di Jalan Veteran Bekasi Selatan dengan dana Rp 45 miliar. Pemerintah Kota Bekasi juga tengah mengajukan dana hibah ke Provinsi DKI Jakarta untuk merehabilitasi lembaga pemasyarakatan Bulak Kapal di Bekasi Timur. Dana yang diajukan Rp 40 miliar. Namun, belakangan DKI Jakarta hanya menyetujui permohonan pembangunan park and ride di sekitar Stasiun Bekasi senilai Rp 70 miliar. KORBAN KEBIJAKAN 7.086 ketua RT, 1013 ketua RW, 16.101 kader posyandu bersama pendampingnya, pengurus majelis umat beragama tingkat kecamatan dan kelurahan, pimpinan atau pemuka agama, pemelihara rumah ibadah, dan anggota perlindungan masyarakat (Linmas). Honor mereka hanya bisa dibayarkan sampai bulan Mei atau hanya lima bulan untuk tahun ini. Tahun depan, pemerintah berjanji akan menyesuaikan lagi. PRO-KONTRA: Langkah Pemkot Bekasi getol mengelontorkan duit membangun sejumlah gedung instansi vertikal, khusunya lembaga penegak hukum seperti Kantor Polres Metro Bekasi Kota dan Kejaksaan Negeri Bekasi menuai kritik Fraksi PDI Pejuangan DPRD Kota Bekasi.
KOTA BEKASI- Langkah Pemkot Bekasi getol mengelontorkan duit membangun sejumlah gedung instansi vertikal, khusunya lembaga penegak hukum seperti Kantor Polres Metro Bekasi Kota dan Kejaksaan Negeri Bekasi menuai kritik Fraksi PDI Pejuangan DPRD Kota Bekasi. Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDIP, Nicodemus G o d ja n g m e n u t u r k a n , saat ini kondisi keuangan daerah tengah mengalami defisit, di sisi lain masih banyak kebutuhan dengan skala yang lebih mendesak perlu dijalankan oleh p e m e r-
ejahteraan RT/RW serta kader Posyandu berupa honorium bagi mereka. “Ini yang lebih utama,” katanya. Namun saat ini Pemkot Bekasi justru mengambil langkah sebaliknya Bekasi memutuskan menyetop sementara honoraium kemasyarakatan hanya sampai bulan Mei atau hanya lima bulan untuk tahun ini. Tahun depan, pemerintah berjanji akan menyesuaikan lagi. n Ke Hal... 3
Rumah Tapak Dibatasi, Apartemen Diperlonggar K O T A BEKASIP e m e r i n t a h Ko t a Bekasi menyatakan bakal membatasi pembangunan rumah tapak. Di sisi yang sama, sebaliknya, pengembangan apartemen akan dibuka lebar bagi pengembang properti. Hal itu lantaran kian minimnya lahan yang tersisa di Kota Bekasi, sedangkan jumlah penduduknya dari tahun ke tahun semakin bertambah. “Untuk perumahan, kami sekarang sudah mulai membatasi untuk pembangunan yang landed
SOROT
intah kota, sehingga kata dia, lebih baik pembanggunan kantor instansi vertikal yang memakan uang tak sedikit lebih baik ditunda dahulu. “Dengan kondisi anggaran yang defisit, sepatutnya disetop pembangunan gedung instansi vertikal,” kata anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Nicodemus Godjang. Ia menyarankan, lebih baik pos anggaran itu dialokasikan untuk peningkatan kes-
house atau horizontal. Kami mulai batasi, bukan kami larang, kami batasi. Kami mulai mengembangkan perumahan-perumahan vertikal,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Eka Hidayat Taufik kepada awak media. “Kita lihat sekarang, maraknya pembangunan apar temen adalah bagian dari itu. Karena, kalau misalnya kita tetap berada di landed house, t a na h nya s u d a h mu l a i terbatas ya mau bangun di mana lagi,” ujar dia. Eka mengatakan, pembatasan itu sudah termak-
tub dalam rencana detail tata ruang (RDTR). Pemerintah disebut akan mengotak-atik koefisiensi dasar bangunan (KDB) guna menekan pengembangan rumah tapak. “Misalkan, KDB-nya juga harus memperhatikan lingkungan, bagaimana kami berikan KDB yang luas bangunannya harus lebih kecil, sehingga menyisakan ruang untuk serapan dan segala macam,” ujar Eka. “Kalau seperti ini, otomatis kalau dibangun secara landed house, jadi tidak mempunyai nilai ekonomis bagi mereka. Saya kira mekanisme pasar akan membawa ke arah situ,” tambah dia. n Ke Hal... 3
Wih, Adit Bawa Pulang Mobil Mercy Tercemar, Banyak Ikan Mati di Kali Bekasi KOTA BEKASI- Ratusan ikan di saluran irigasi pintu air, Kota Bekasi mati menyusul kondisi air yang hitam. Produksi air bersih PDAM Tirta Patriot juga sempat terganggu akbat buruknya kualitas air baku. “Sejak semalem air butek. Ikan pada mabok,” kata Edwin, warga Harapan Mulya kepada awak media, kemarin (22/9). Disebutkan, sampai pagi masih banyak orang yang memanfaatkan mengambil ikan yang mati. Di antara warga bahkan menggunaknn jala untuk mendapatkan ikan. “Airnya butek dan bau. Ulah siapa ini,” katanya. Warga ini menyebut kondisi air tak seperti biasa yang kecoklatan. Tapi, saat ini hitam dan berbau. Matinya ikan seperti ini sudah beberapa kali terjadi, termasuk di kawasan Kali Bekasi. Tampaknya warga pencari ikan tidak ambil peduli dengan kondisi air yang diduga menjadi penyebab matinya ikan. n Ke Hal... 3
KOTA BEKASI - Setelah berlangsung selama satu tahun, program Berkah Energi Pertamina (BEP) menetapkan Adityawarman, sebagai pemenang hadiah utama pada putaran ketiga pengundian program yang dimulai sejak Agustus 2018. Adityawarman berhak membawa Mercy C 300 AMG Cabr iolet warna hitam, setelah kuponnya mampu menyisihkan sekitar 880 juta kupon elektronik yang disubmit pelanggan setia Pertamina peserta program BEP. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyatakan, program BEP merupakan apresiasi Pertamina kepada konsumen
yang loyal terhadap produkproduk unggulan Pertamina. “Dampak dari program ini, masyarakat makin paham akan produk unggulan Pertamina, baik BBM seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex, LPG Bright Gas serta pelumas Pertamina Enduro dan Fastron. Dengan membangun awareness ini ternyata telah mendorong antusiasme masyarakat mendownload aplikasi MyPertamina, yang sudah terkoneksi dengan Linkaja, sekaligus membeli produk berkualitas yang ramah lingkungan,” ujar Fajriyah di Transera Waterpark Harapan Indah Bekasi, kemarin (21/9). n Ke Hal... 3
NALDHY/METRO BEKASI
UNDIAN: Setelah berlangsung selama satu tahun, program Berkah Energi Pertamina (BEP) menetapkan Adityawarman, sebagai pemenang hadiah utama pada putaran ketiga pengundian program yang dimulai sejak Agustus 2018.
Semarak Zero Plastic Run Night, Glow With The Flow di Kota Bekasi
Tekan Penggunaan Sampah Plastik dan Keseruan Lari Malam Hari Ratusan peserta lari di malam hari dalam agenda Zero Plastic Run Night, Glow With The Flow di Grand Kamala Lagoon Kota Bekasi, Sabtu (21/9) kemarin digelar dengan semarak. Kegiatan yang baru petama kali digelar di Bekasi ini sekaligus mengkampanyekan pengurangan sampah plastik untuk kelestarian lingkungan. Bahkan, semua peserta pun dilarang menggunakan botol plastik sekali pakai diganti dengan tempat minum yang disediakan panitia. AFRIL NALDHY, KOTA BEKASI WAKIL Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dtng langsung ke acara untuk melepas ratusan peserta lari. Tri mengapresiasi kegiatan run night glow with the flow. Apalagi acara ini pun dibarengi dengan kampanye pengurangan sampah plastik bertepatan dengan momen World Clean Day secara nasional di Hutan Kota Bekasi. “Jadi kan kegiatan ini agar warga Bekasi dapat lari malam dengan
bahagia dan sehat. Ini pertama di Kota Bekasi diadakan dan saya sangat mengapresiasi panitia dan peserta. Kita pun tambah semangat lagi mengkampanyekan pengurangan sampah. Ini itikad baik kita bersama,” ungkap Tri Adhianto. Ia pun mengapresiasi berbagai marchandise yang disediakan panitia berbahan dasar bebas plastik sepeti kacamata dan cat wajah glow ini the dark. Kedua elemen ini dipakai sebagai variasi peserta agar
ILUSTRASI
SOROT: Ratusan peserta lari di malam hari dalam agenda Zero Plastic Run Night, Glow With The Flow di Grand Kamala Lagoon Kota Bekasi, Sabtu (21/9) kemarin digelar dengan semarak.
tetap terlihat satu sama lain saat berlari di malam hari. “Marchandise berbasis non plastik. Dan mendukung word clean day 2019.
Kita ingin secara nasional pengurangan sampah plastik bisa mencapai 13 juta dibersihkan dari jalan,” tambah Tri Adhianto. n Ke Hal... 3