Semangat Baru Bekasi
RABU, 16 OKTOBER 2019
HARGA Rp3.000
Mustakim Diduga "Bekingi" THM Politisi Demokrat itu Mengelak Jika THM Jual Miras
Syahrir kirim Air ke Warga Terdampak Kekeringan CIBARUSAH Anggota DPRD Provinsi Jabar, H. Syahrir menyalurkan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. Politisi Gerindra itu memberikan bantuan di tiga desa yaitu Ridogalih, Ri-
TA M BU N S E L ATA N Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Mustakim diduga menjadi "beking" salah s a t u Te m p a t H i b u r a n Malam (THM) yang berada diarea Plaza Metland Tambun. Hal tersebut terungkap saat Satpol PP Kabupaten Bekasi melakukan razia ditempat-tempat hiburan malam pada Senin (14/10) malam. Dalam razia yang dimulai pukul 10:00 malam, Satpol PP mendatangi satu
Ke Hal...2
Ke Hal...2
Kinerja BNK Tak Maksimal OB PT Swasta Pengedar Narkoba Diringkus TAMBELANG - Satuan Unit Reskrim Polsek Tambelang berhasil meringkus seorang pengedar Narkoba YD (26), di Kampung Tanah Baru, Desa Harja Mekar, Kecamatan Cikarang Utara, Senin (7/10). Diketahui, terduga pelaku YD (26) merupakan Office Boy disalah satu perguruan tinggi swasta Kabupaten Bekasi. “Awal mula kami mendapatkan informasi dari
CIKARANG PUSAT - Kinerja Badan Narkotika Kabupaten Bekasi dikr itik. Pa s a l nya, l e mb aga ya ng menangani Masalah pengguna obat-obatan terlarang itu tidak berjalan maksimal. “ Ya BNK itu sudah saya sampaikan saat jaman Pak Rohim agar ketua BNK jangan dari pemangku daerah, sebab banyak tarik ulurnya,” jelas Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, Bagoes Loekito
kepada Cikarang Ekspres. Dia menyarankan, sebaiknya Ketua BNK diambil dari pihak swasta. Dengan begitu, ia yakin kinerjanya akan lebih maksimal. “Ya pertama akan mudah ditemui oleh berbagai pihak, untuk saat ini kan tidak semudah itu,” sindirnya. Selain itu, tantangan BNK Kabupaten Bekasi juga akan sangat berat Ke Hal...2
Ke Hal...2
advertorial
756 ASN Naik Pangkat Bupati Eka Minta Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan kepada Masyarakat
CIKARANG PUSAT - Sebanyak 756 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menerima Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat. Acara penyerahan SK kepada ASN dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, bertempat di Gedung Wibawa Mukti- Cikarang Pusat, Senin (14/10). Para ASN yang mendapatkan kenaikan pangkat selain sebagian besar dari Dinas Pendidikan, juga dari semua Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Bekasi Kepala Badan Kepagawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi, Ali Syahbana memaparkan, secara keseluruhan SK yang diserahkan pada periode 1 Oktober 2019 ini sebanyak 756 berkas. Berdasarkan kewenangan penerbitannya, yaitu keputusan kenaikan pangkat III/d kebawah yang dipertimbangkan teknisnya diterbitkan oleh Kantor Regional III BKN dan SK ditandatangani oleh Bupati Bekasi sebanyak 644 berkas, serta keputusan kenaikan pangkat IV/a dan IV/b yang dipertimbangkan teknisnya diterbitkan oleh kantor regional III BKN dan SK ditanda tangani Gubernur Jawa Barat sebanyak 112 berkas. Jumlah tersebut diusulkan untuk diberikan penghargaan kenaikan pangkat sesuai aturan yang tertuai dalam Undang Undang Nomor 05 Tahun 2014 tentang ASN. “Semoga Pegawai Negeri Sipil yang naik pangkat dapat meningkatkan pelayanan dan kinerja kerjanya demi mewujudkan bekasi baru, bekasi bersih,” tuturnya. Sementara itu dalam amanat Bupati Bekasi, Eka mengharapkan dengan kenaikan pangkat para ASN dapat meningkatkan prestasi kerja sesuai penempatan tugas. "Terus bekerja dengan disiplin dan tingkatkan prestasi kerja, berikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat serta terus tingkatkan kreativitas dan inovasi dalam bekerja,” Ujarnya Selain itu, Eka mengapresiasi atas kegiatan penyerahan SK kenaikan pangkat, tentu saja sebagai ASN punya harapan bahwa kedepannya pangkat dan golongan yang sudah naik dibarengi dengan kualitasnya lebih baik lagi demi mewujudkan “bekasi baru bekasi bersih” “Saya berharap dengan adanya kenaikan pangkat ini bisa menjadi dorongan bagi para ASN agar semakin baik lagi dalam bekerja untuk bersama-sama dengan saya menciptakan Good Governance di Kabupaten Bekasi,” tandasnya. (adv/hyt)
RABU, 16 OKTOBER 2019
SAMBUNGAN
2
Sandi Siap Beri Pil Pahit untuk Pemerintah J A K A R TA - M a n t a n wakil gubernur DKI Jakarta yang juga calon wakil presiden di pilpres 2019 Sandiaga Uno, menegaskan lebih memilih untuk di luar pemerintahan. Sikap politik itu ia pilih agar pendapatnya objektif dan konstruktif bagi kebaikan bangsa dan negara. “Untuk kedepan, Saya tentunya bersedia untuk memberikan masukan dari luar pemerintahan. Jadi menyampaikan halhal yang seperti pil pahit,” kata Sandiaga usai mener ima kunjungan P i mp i na n M P R R I , d i kediamannya, Jakarta. Me n u r u t S a n d i , m i tra yang kritis dan konstruktif menyampaikan pesan-pesan yang jelas demi kemajuan
bangsa harus tetap ada dan dibutuhkan. Kare n a , k a l a u m a s u k a n d i b e r i ka n da r i da l a m pemerintahan, dikhawatirkan menggunakan prinsip Asal Bapak Senang (ABS). “Jadi sebaiknya masu k a n k e p a d a p e m e rintah harus disampaikan dalam semangat kebersamaan. baik di dalam maupun di luar semuanya bertujuan untuk membangun bangsa,” ujarnya. Lebih lanjut, Sandi juga enggan menegask a n a p a k a h p e r n y a taannya itu sebagai penegasan dirinya menolak menjadi salah satu menteri di kabinet JokowiMa’ruf. “Kalau urusan m e nt e r i , i tu ha k p re rogatif presiden. Lalu
bagaimana koalisi, silakan para ketua umum p a r t a i m e l i h a t n y a ,” ujarnya. Ia juga menegaskan, d i r i n y a m e ra s a p e r l u ada kewajiban untuk menyampaikan kritikan secara konstruktif. Namun tetap bersahabat dan selalu dalam prinsip kedewasaan dan keakraban. Karena ini semua demi kemajuan bangsa Indonesia mengejar ketertinggalan, pengangguran kita ada di nomor dua terburuk di ASEAN, penciptaan lapangan kerja belum maksimal. “Coba kita lihat, sementara itu Vietnam meraup untung dengan adanya perang dagang antara China dan Amerika Serikat,” tandasnya. (bbs/mhs)
Makan Malam Tematik Khas Hotel Ayola CIKARANG SELATAN Para pemburu makanan nusantara yang lezat dan berkelas, datanglah ke H o t e l Ay o l a L i p p o C i karang. Hotel ternama ini menawarkan makan malam dengan menu tematik setiap harinya. Melalui resto bernama Jamie"™s Café & Bistro, pihaknya menyajikan menu tematik makanan khas dari berbagai daerah. Ada puluhan menu yang dapat dinikmati para pengunjung hotel. "Menu tematik diadakan setiap hari yang lebih menonjolkan makananmakanan khas nusantara. Pa r a p e n g u n j u n g b i s a menikmati menu nusantara yang spesial disajikan oleh chef andalan kami," kata FBM Hotel Ay o l a L i p p o C i k a ra n g , Bubun. Dari menu yang didapat, mulai hari Senin, Hotel Ayola menawarkan menu khas Sunda, Selasa Bali, Rabu Betawi, Kamis Ja w a , Ju m a t S u m a t e r a Ba rat, Sab tu Ba rb e q u e dan Minggu Manado.
Menu-menu yang sudah tidak asing ditelinga pun terdapat, seperti Soto Mie Bogor, Ayam Betutu, Soto Betawi, Gudeg,Nasi Padang dan Mie Cakalang, "Menu jelas berbeda s e t i a p ha r i nya d e n ga n harga yang sama," tuturnya. Ad apu n u ntu k s e mu a menu ditawarkan dengan harga cukup terjangkau hanya 85 ribu, pen-
gunjung bisa menikmati menu nusantara yang disajikan dan dike mas secara spesial oleh pihak hotel. " Untuk menu tematik mulai jam 6 sore sampai Sembilan malam. Setiap harinya kita sajikan music yang menyesuaikan tema rotasi menu tersebut. Yang akan menambah suasana menjadi lebih hangat," paparnya. (Dim)
Mustakim Diduga .... dari halaman 1 persatu THM yang berada diarea Metland Tambun, saat sampai di TMH Pikapika Healthy Club, pemilik THM tersebut menyebut nama DPRD Kabupaten Bekasi, Mustakim, yang menyuruh dirinya membuka segel larangan buka, yang dipasang Satpol PP sebelumnya. "Katanya disuruh sama Pak Mustakim buka segel yang kita pasang sebelumnya," ujar Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Bekasi, Kadarudin, saat melakukan razia. Kendati demikian, kata Kadarudin, jawaban dari pemilik THM bisa saja mengada-ngada saja. "Biarin saja, dia mau bawabawa nama siapa juga, yang penting aturan itu
masih berlaku," tuturnya. Menurutnya, setelah razia ini, apabila ada yang kembali buka, akan ditutup. Hal tersebut dirasa sudah tegas. Walaupun saat disinggung mengenai penegakan Perda 3 tahun 2012 itu, yang dipoint akan dilakukan pidana apabila merusak segel, apa akan dilakukan hal serupa, ia tidak bisa pastikan. Pa s a l n y a , h a l s e r u p a pernah dilakukan sebelumnya, tapi banyak THM yang kembali buka. Namun sampai saat ini penegakan hanya dilakukan sekedar razia saja, seperti penutupan, yang selanjutnya tidak ada pengawasan. "Ini sudah tindak tegas, kita tutup itu sudah tegas. Kalau sanksinya sudah jelas di dalam Perda. Makanya tadi saya tekankan yang mencopot itu siapa, tapi
mereka berkelik tidak tahu. Jadi tidak ada kejelasan semua jawabannya," katanya. Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Mustakim, angkat bicara menanggapi dugaan adanya keterlibatan dirinya di salah satu THM. Politisi Partai Demokrat ini membenarkan hal tersebut. Menurutnya, itu dilakukan karena infonya dia tidak menjual minuman. "Infonya dia ngak jual minuman keras dulu. Niatnya cuma dagang katanya," ucapnya melalui aplikasi whatsap saat ditanya perihal tersebut. Mustakim yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat ini mengaku, bahwa pemilik THM tersebut tetangganya. "Ibunya tetangga saya dan kerjanya jual kue, gorengan, dagang keliling," katanya. (har)
masyarakat bahwa ada kontrakan yang sering melakukan transaksi Narkoba, akhirnya tim kami langsung ke TKP. Saat penggeledahan kami mendapatkan alat penghisap sabusabu, satu unit timbangan digital dan satu bungkus rokok Dunhil berisikan satu buah plastik klip bening yang berisi tujuh paket kecil serbuk kristal diduga sabu di kontrakan tersangka,” kata Kapolsek Tambelang, AKP Suwardi kepada Cikarang Ekspres, Kemarin. Dikatakan Kapolsek,
pelaku untuk sementara dituduhkan dengan status tersangka pengguna Narkoba, akan tetapi saat dilakukan penyidikan lebih lanjut tersangka YD juga melakukan penjualan atau transaksi Narkoba. “Pelaku juga akan melakukan transaksi Narkoba akan tetapi disaat kita tangkap belum ada Transaksi,” katanya. Dari keterangan pelaku, Suwadi menjelaskan bahwa Pelaku YD menjual Narkoba jenis sabu-sabu kepada konsumen yang ia kenalnya atau dari kalangan teman tongkrongan dia. “Pelaku ini menjual atau
Musdes Jayasampurna Prioritaskan Infrastruktur SERANG BARU - Musyaw a r a h D e s a ( Mu s d e s ) Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru untuk menyusun rencana pembangunan T.A 2020 Musdes Jayasampurna masih memprioritaskan Infrastruktur. Musdes tersebut dihadiri oleh BPD, Pemdes, Tim Monitoring Musdes Kecamatan, PLD, TNI/Polri, Rt, Rw, Tokoh Masyarakat dan Tokoh perempuan yang dilaksanakan di aula desa, Selasa (15/10/2019). Kepala Desa Jayasampurna H. Muksin mengatakan, dirinya apresiasi terhadap pelaksanaan Musdes yang dilakukan oleh BPD. Apalagi semua elemen masyarakat ikut hadir dalam acara Musdes. Karena Musdes penting bagi pembangunan di desa yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Dengan adanya Musdes tentu saja pelaksanaan pembangunan didesa menjadi transparan dan terbuka,” harap Muksin kepada Cikarang Ekspres, Selasa (15/10). Kasi Pemerintahan sebagai Ketua Tim Monitoring Musdes Kecamatan Serang Baru Cece menegaskan, pihak kecamatan bersama PLD, TNI dan Polri untuk monitoring Musdes didelapan desa. Selasa ini Musdes di Desa Jayasampurna dan yang terakhir. Sekaligus memonitoring, untuk melihat s e cara langsung peran serta masyarakat dalam perencanaan pembangunan di desanya masing-masing. “Sebab Musdes merupakan lanjutan dari musdus yang dilakukan sebelumnya disetiap desa. Musdes pun sebagai langkah awal
verifikasi usulan prioritas pembangunan bagi masyarakat,” terangnya. Ketua BPD Jayasampurna Saakam menuturkan, hasil dari Musdus di Musdeskan, kemudian diputuskan sesuai dengan yang diprioritaskan. Tentunya Musdes dihadiri seluruh komponen masyarakat, kemudian segera menyusun usulan di Musdes menurut skala prioritas, untuk kegiatan pembangunan Desa Jayasampurna Tahun 2020. Apalagi dalam Musdus dan musdes tokoh wanitanya diajak, Musdes ini juga untuk memilah kegiatan pembangunan yang telah dikerjakan maupun belum yang disesuaikan dengan RPJMDes. "Sehingga Musdus dan Musdes jadi transparan dan terbuka, Yang paling penting dan utama, kerja-
kan pembangunan tersebut dengan baik jangan sampai pembangunannya abal-abal. Perbedaan-perbedaan yang lalu tinggalkan, fokus pada pembangunan yang telah direncanakan, agar hasil dari pembangunan tersebut dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya. PLD S erang Bar u Eko Marko menjelaskan, Musdes tersebut dalam rangka penyusunan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPdes) dengan waktu satu tahun. Musdes ini pun memprioritaskan usulan untuk tahun 2020, yang kemudian di APBdeskan. “Sehingga semua kegiatan pembangunan di desa terkaper, didalam RKPDes maupun yang masuk ke Musrenbang nantinya,” pungkasnya. (ags)
Kinerja BNK Tak Maksimal ....
OB PT Swasta .... dari halaman 1
AGUS NURYADIN/CIKARANG EKSPRES.
Foto : saat tim monitoring kecamatan yang didampingi BPD dan Kades Jayasampurna memberikan arahan.
transaksi narkoba hanya rekan-rekan yang biasa kenal sama dia dan dipastikan tidak ada menjual ke mahasiswa di perguruan tinggi swasta Kabupaten Bekasi itu,” tuturnya. Sementara itu pelaku, YD (26) mengatakan mengkonsumsi Narkoba belum genap satu tahun, menurut dia Narkoba itu hanya untuk konsumsi aktivitas sehariharinya saja. “Belum (Narkoba) sempat diedarkan atau dijual. Saya menjual itu lantaran masalah ekonomi, menjual narkoba ini untuk kebutuhan makan dan belanja,” tandasnya. (har)
dari halaman 1 kedepannya. Sebab, narkoba sudah menjalar ke generasi muda.
“Ya kami sering melakukan penyuluhan ke siswa SMA, tetapi sekarang kan narkoba juga sudah masuk ke siswa SD, jadi penan-
gananya har us s er ius,” tambahya. Dengan begitu, masukan dari Ketua PCNU Kabupaten Bekasi bisa di-
pertimbangkan. Dengan dikelola pihak profesional, peredaran narkotika bisa diminimalisir di Kabupaten Bekasi. (Uzi)
Syahrir kirim Air ke Warga .... dari halaman 1 domanah dan Cibarusah Jaya. “Ya air bersih ini sebagai bentuk kepedulian saya terhadap warga yang mengalami kekeringan, saya berharap bantuan ini bisa bermanfaat ke warga,” jelas Syahrir. Politisi Gerindra ini men-
jelaskan jika pihaknya sudah mengirim air bersih ke tiga kecamatan diantarnya kecamatan Cibarusah di desa ridogalih, desa ridomanah, desa cibarusah jaya. Selain itu juga di kecamatan Bojong Mangu di desa medal krisna di RT 11, RT 8, RT 9, RT 4. Dan di desa Suka Nungah di kampung Rawa
Domba RT 13. Masih lanjut H. Syahrir berharap mudah-mudahan kekeringan yang melanda di tiga kecamatan dapat seger teratasi. “Saya sebagai dewan propinsi mungkin akan membawa aspirasai rakyat dan keluhanya sehingga ada solusinya dan akan kita bahas di dewan provinsi,” jelasnya.
Bagaimanapun, harapannya, kemarau tidak melulu membawa dampak kekeringan kepada warga yang berada di w i l aya h S e l at a n Kabu paten Bekasi. “Ya harus kita minimalisir jangan sampai tiap musim kemarau selalu warga alami kekeringan,” tandasnya. (uzi)
RABU, 16 OKTOBER 2019
SAMBUNGAN
3
Menteri dari Profesional Lebih Loyal kepada Presiden JAKARTA- Ke ha d i ra n kalangan profesional di Kabinet Kerja II pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih begitu dinantikan sejumlah kalangan. Terlebih Jokowi sempat memberi sinyal bahwa porsi untuk menteri dari kalangan profesional adalah 55 persen, sedangkan kalangan partai politik 45 persen. Terkait hal ini, Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengamini jika memang kalangan profesional lebih banyak. Sebab, mereka tidak terbebani dengan kepentingan politik dari partai yang menaunginya. “Kabinet di periode kedua Jokowi harus profesional dan tak terbebani kepentingan politik sempit,” kata Siti saat dikonfirmasi, Selasa (15/10). Siti menuturkan, kalangan profesional bahkan dianggap bisa bekerja lebih efektif dalam menjalankan pemerintahan. Loyalitas kepada Presiden pun tak perlu diragukan. “Loyalitasnya lebih ke Presiden. Dan tariktarikan politik dari partai kurang atau tak ada. Karena bukan kader,” jelasnya. Dia mengingatkan, kabinet ke depan ini harus menyesuaikan dengan kebutuhan Indonesia. Yakni guna menghadapi tantangan seperti masalah ekonomi global. “Menteri-menteri yang direkrut harus kompeten dan profesional. Agar mereka mampu melakukan inovasi-inovasi yang bermanfaat,” imbuh Siti. Selain itu, Siti menilai tanpa beban politik yang diemban, maka menteri akan fokus melaksanakan tugasnya. “(Membutuhkan) menteri-menteri yang fokus melaksanakan tugasnya dan mengedepankan kepentingan negara,” pungkasnya.
Tingkat Kepuasan Publik Sementara itu, CEO Alvara Reaearch Center, Hasanuddin Ali menanggapi penyataan Presiden Jokowi yang akan memberikan porsi 55 persen posisi menteri ke kalangan profesional, sementara dari parpol cukup 45 persen. “Dari survei terakhir yang kami lakukan, ada tiga menteri di era pemerintahan Joko WidodoJusuf Kalla periode 20142019 yang tingkat kepuasan publiknya tinggi,” jelas Hasanuddin. Mereka terdiri dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Dua menteri yang berada di lima besar lainnya, yakni Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. “Tingkat kepuasan tertinggi kinerja menteri diraih oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dengan 91,95 persen,” tambahnya. Menurutnya, dengan metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling, sebanyak 1.800 responden berusia 14-55 tahun yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia itu dipilih dan diwawancarai secara tatap muka. “Survei ini memiliki tingkat kepercayaan tinggi, 95 persen dengan rentang margin of error sebesar 2,35 persen. Ini artinya, publik mengakui kinerja dari menteri dengan latar belakang profesional,” lanjutnya. Hal senada juga diungkapkan Direktur Indostrategi Arif Nurul Imam yang menilai menteri dari kalangan profesional akan lebih loyal kepada Jokowi dan berdedikasi tinggi terhadap tanggung jawabnya. “Menteri
dari kalangan profesional dia tidak punya loyalitas ganda antara parpol dan presiden. Ia akan loyal ke presiden saja,” jelas Arif. Bebas Kepentingan Partai Politik Ia menilai, ada sejumlah kementerian yang harus dikomandani menteri dari kalangan profesional misalnya Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kemenkum HAM, Jaksa Agung, Mendikbud, Kementerian Kesehatan, serta
Kementerian BUMN. “Kelebihan menteri dari profesional jelas mereka lebih kompeten dan bebas dari kepentingan politik parpol sehingga akan bekerja maksimal untuk menjalankan visi Pak Jokowi,” lanjutnya. Sebagai catatan pada Kabinet Indonesia Kerja periode 2014-2019, dari 34 menteri yang membantu pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, sebanyak 20 menteri berasal dari kalangan profesional,
sementara 14 menteri merupakan perwakilan parpol. Kabar mengenai niatan Jokowi menunjuk Erick Thohir sebagai salah satu menteri yang akan mengisi kabinet Jokowi-Amin akhir-akhir ini hangat diperbincangkan publik. Mantan ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin itu digadang-gadang mengisi salah satu pos kementerian strategis. Direktur Suropati Syndicate, Shujahri menanggapi
hal tersebut sebagai langkah yang tepat meskipun ada segelintir orang yang tidak sepakat dan menganggap Erick Thohir tidak konsisten. “Kalau ibu pertiwi yang minta semua anak bangsa wajib mengiyakan, ini bukan persoalan niatan individu. Menjadi menteri itu berarti menjadi pembantu Presiden, Presiden yang dipilih rakyat untuk melayani rakyat. Berarti ketika ditunjuk menjadi menteri itu yang tunjuk rakyat,” ungkap dia.
Lebih lanjut, alumni S2 Ilmu Politik Universitas Indonesia ini menambahkan pembantu Presiden itu wajib punya kualifikasi tersendiri. Bagi Shujahri, Erick Thohir masuk kategori sangat layak karena profesionalisme dalam menjalankan tugas serta integritas yang selama ini ditunjukkan. Modal yang dimiliki Erick Thohir ini justru yang membuat dia layak mengisi pos kementerian strategis. (bbs/mhs)
of error 2,35 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, dukungan rakyat yang besar dan dukungan partai di parlemen akan memperkuat posisi Presiden Jokowi dalam lima tahun mendatang. Menurut dia, pemerintahan ke depan jauh lebih solid dan efektif.
”Sehingga memungkinkan Presiden Jokowi untuk merespons berbagai tantangan perekonomian nasional dan global,” ucap dia. Me nu r u t Ha s t o, k o n solidasi politik, hukum, pemerintahan, dan dukungan kekuatan politik di DPR menjadi modal utama stabilitas dan gerak cepat pembangunan Indonesia ke depan. (bbs/mhs)
Indonesia. “Bukan saja persoalan teknologi sampah namun juga tata transportasi untuk mengentaskan kemacetan,” ujarnya. Kajian ini dilakukan sekaligus untuk mengetahui aspek teknik dan teknologi,
aspek organisasi dan managemen serta aspek keuangan yang dibutuhkan dalam proyek ini. “Kalau sudah tersusun, akan kami serahkan kepada Kementerian Koordinator Kemaritiman. Untuk metode kerjasama apakah
KPBU (Kerja sama Pemerintah Badan Usaha) solicited (Perpres 32) atau unsocilited KPBU bantuan penjaminan swasta murni terkait BLPS (Biaya Layanan Pengelolaan Sampah) atau tipping fee,” jelasnya. (dhy/ bbs/mhs)
nyadari bahwa setiap orang memiliki tujuan hidup berbeda-beda. “Bagi aku, menikah dan punya anak bukan sesuatu yang harus dikejar. Mungkin dulu iya, tapi sekarang keduanya bukan big deal (hal besar). Aku memilih apa yang membuat aku bahagia,” tuturnya. Namun Mey Chan cukup menyadari ada tantangan di balik keputusannya ber-
pisah dan menjadi perempuan single. Dia berkisah, sebelum memasuki usia 30 tahun, dia memiliki pandangan yang sederhana tentang kehidupan. Kala itu, dia ingin menikah dan punya anak. Namun pemikiran itu berubah ketika dia sudah berusia di atas 30 tahun. “Hidup sendiri di apartemen, terus bangun tidur meditasi lalu bekerja. Hidup seperti itu membuat
aku bahagia.” Sementara itu, Mey Chan berencana kembali ke industri musik Tanah Air dengan merilis lagu berjudul Ibu, pada 18 Oktober 2019. Dia mengungkapkan, lagu itu karya paling sakral dan bermakna mendalam baginya. “Lagu Ibu itu aku dedikasikan untuk mama yang telah berpulang pada tahun lalu,” tuturnya. (*)
Acungkan Celurit ke Polisi, Lalu Diseret ke Penjara ABDUL Hakim, 21, harus merasakan dinginnya lantai penjara. Itu setelah warga Jalan Tembus Mantuil Gang Bersama Kelurahan Basirih Selatan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, itu membuat onar. Dia membawa senjata tajam untuk menakut-nakuti masyarakat. Warga yang resah kemudian melapor ke Polsekta Banjarmasin Selatan. Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian di Jalan Tembus
Mantuil Gang Hariti. Bukannya gentar, dia malah bertindak sok jago. Pelaku mengacungkan sebilah celurit kepada dua polisi yang hendak menangkapnya. Polisi terpaksa melepaskan tembakan peringatan. Pada letusan per tama, pelaku masih nekat hendak melawan. Pada tembakan kedua, pelaku masih juga mengabaikannya. Pada tembakan ketiga, barulah dia kabur. Setelah membuang sa-
jamnya, terjadi aksi kejarkejaran dengan polisi. Hakim kemudian bersembunyi di kolong rumah warga. Setelah dikepung, dia akhirnya menyerah. “Ketika diminta untuk tenang, pelaku malah mengacungkan sajamnya ke arah anggota. Terpaksa kami peringatkan. Setelah membuang sajamnya, dia malah lari,” kata Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan Iptu Ganef Brigandono, Senin (14/10).
Pelarangan Kantong .... dari halaman 4 “Saban hari saya kan cuma menjual kantong plastik, tapi kalau adanya kebijakan pelarangan menggunakan kantong plastik terus ini dagangan mau dikemanain. Apakah pemerintah sudah
memberikan solusi?, jangan cuma aturan yang dibuat tapi coba perhatikan juga rakyak kecil,” terangnya sembari kesal dengan raut wajah kusam. Lebih lanjut kata dia, belum juga ada sosialisasi dan belum adanya diskusi bersama, ya tentu dengan para
Kinerja Susi .... pelaku usaha yang menjual kantong plastik. Sehingga adanya komunikasi antar pembuat kebijakan dan pelaku usaha. “Jangan kayak gini. Tahu - tahu udah ada aja larangan dan bahkan viral. Beginilah jadi repot kita,” ungkapnya. (dhy/mhs)
Sebelum Ditusuk .... dari halaman 4 “Pelaku ini tunawisma. Motifnya sendiri kami belum mengetahui, sedang didalami,” kata Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Arman di Polres Metro Bekasi Kota, Selasa
(15/10). Ad apu n b a ra ng bu kt i yang berhasil diamankan, yakni satu buah senjata tajam jenis pisau dapur bergagang plastik hitam bersarungkan kulit cokelat dan satu stel pakaian korban. Pelaku dikenakan
Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan yang Menyebabkan Meninggalnya Seseorang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (dhy/ bbs/mhs)
Prioritaskan Godok.... dari halaman 4 Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Kota Bekasi Nicodemus Godjang mengatakan, Perda bantuan hukum bagi warga miskin menjadi prioritas lembaganya. “Kita ada lima rancangan peraturan daerah (raperda) yang tengah dibahas. Tapi yang perda bantuan hukum buat masyarakat miskin ini jadi prioritas kami,” kata Nico, Senin (14/10). Saat ini, kata Nico, progres raperda bantuan hukum bagi warga miskin ini
hampir selesai dalam pembahasan dan tengah masuk dalam tahap finalisasi. Nantinya, Perda ini bersifat semacam Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang tidak dipungut biaya dalam menangani kasus pidana di Pengadilan Negeri. “Ini kan biar tidak ada diskriminasi kepada warga kurang mampu saat tersa ngku t ka su s p i d a na. Banyak contohnya seperti maling ayam atau maling jemuran,” jelas Nico. Selain pembentukan Pe rd a b a ntu a n hu ku m bagi warga miskin, lanjut Nico, pihaknya juga tengah
“Kami kejar sampai ke kolong rumah warga. Rupanya dia sedang mabuk,” tambah Ganef. Insiden itu terjadi pada Sabtu (12/10) sekitar pukul 22.45 Wita. “Kami juga mengamankan sajamnya sebagai barang bukti,” lanjutnya. Pelaku kini dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UndangUndang Darurat No 12 Tahun 1951 tentang sajam. Ancamannya paling lama 10 tahun penjara. (bbs/mhs)
melakukan penyelesaian lima Raperda lainnya. Lima Raperda itu yakni tentang Penanggulangan Penyakit, Raperda tentang Pengawasan dan Penataan Gedung, tentang Drainase Perkotaan, tentang Pelestarian dan Pengembangan Kebudayaan Daerah dan Raperda tentang Penyelenggaraan Usaha Perkoperasian. “Semua Raperda itu produk DPRD periode 20142019, jadi harus diselesaikan tahun ini juga. Sehingga kita (Dewan baru) akan kembali merancang Perda kembali sebagai landasan daerah,” tandasnya. (dhy/mhs)
dari halaman 4 Angkanya berada di atas 70 persen. Dia menambahkan, tingginya tingkat optimisme publik merupakan modal awal yang baik bagi JokowiMa’r uf untuk memulai pemerintahan. ”Namun, tingkat kepuasan dan optimisme publik yang tinggi tersebut juga berarti publik
menaruh harapan tinggi agar pemer intah men datang mampu menunjukkan kinerja yang baik,” papar Hasan. Survei Alvara dilakukan pada 12–31 Agustus 2019 dengan menggunakan multi-stage random sampling yang melibatkan 1.800 responden berusia 14–55 tahun melalui wawancara tatap muka. Rentan margin
Pepen Boyong .... dari halaman 4 Tiga perusahaan swasta yang telah menjalin kerja sama dengan Pemkot Bekasi di antaranya PT. Mamminasata Dalle Konstruksi, PT. Matahari Hijau Energi, dan PT. Bioelektra Power
Aku Pilih .... dari halaman 4 Dengan status barunya, Mey Chan mengaku, masih dalam tahap penjajakan dengan lawan jenis. “Kalau soal dekat mah ya dekat saja. Tapi belum masuk ke tahap pacaran,” ujarnya menambahkan. Terkait perpisahannya, penyanyi 33 tahun itu mengaku, ingin menjalani hidup dengan bahagia. Dia me-
Harian Umum
RABU, 16 OKTOBER 2019
Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi
HARGA Rp3.000
4
Pepen Boyong Perusahaan Tiongkok Kembangkan PLTSa di Kota Bekasi KOTA BEKASI- Walikota Bekasi Rahmat Effendi belajar sampai ke Tiongkok untuk mengatasi persoalan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang. Hal ini berkaca pada kapasitas tempat penampungan sampah di sana yang diprediksi bakal kelebihan muatan pada
2021 mendatang. “Saya studi banding ke Ha n g z h a o C i t y , C h i n a (Tiongkok) tanggal 9-11 Oktober 2019 lalu untuk melihat pengelolaan sampah di sana,” kata Rahmat, Selasa (15/10). Rahmat mengatakan, pengelolaan sampah di sa na sa ngat c o c ok untuk diterapkan di Kota Bekasi. Bahkan metode sebelumnya mereka menutup sampah menggunakan sanitary landfill.
Dalam kesempatan itu, Rahmat berencana akan menggandeng perusahaan China Everbr ight International Ltd dalam mengelola sampah menjadi tenaga listrik. Pa da ha l s eb e l u m nya, Bekasi menggaet tiga perusahaan swasta seusai memutus kontraknya dengan PT Nusa Wijaya (NW) Abadi, selaku pembuat Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Sumurbatu. n Ke Hal... 3
Ilustrasi Pengelolaan Sampah (Sumber: dbs.com)
SOROT: Walikota Bekasi Rahmat Effendi belajar sampai ke Tiongkok untuk mengatasi persoalan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
Pelarangan Kantong Plastik Tuai Banyak Keluhan
Mey Chan
“Aku Pilih yang Membuat Bahagia…” SETELAH menikahi seorang ilmuwan berkewarganegaraan asing pada 2017, Mey Chan memutuskan mundur dari Duo Maia yang telah membesarkan namanya. Kala itu, dia memilih untuk menetap di Singapura bersama sang suami. Namun setelah dua tahun menikah, pemilik nama asli Dita Anggraeni itu diketahui kembali berstatus single. “Suami? Enggak ada suami. Aku single,” katanya saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Ke Hal... 3 Selatan, Senin (14/10). n
PARLEMENTARIA
Prioritaskan Godok Raperda Bantuan Hukum KOTA BEKASI- DPRD Kota Bekasi tengah memperjuangkan Peraturan Daerah (Perda) bantuan hukum bagi warga kurang mampu atau miskin. Tujuannya, agar masyarakat miskin mendapatkan pendampingan ketika tersandung kasus hukum pidana. n Ke Hal... 3
Sebelum Ditusuk, MZ Cekcok dengan si Penunggu Pos Sekuriti KOTA BEKASI- Seorang kakek berusia 69 tahun, RD, ditangkap polisi karena menusuk pejalan kaki, Muhammad Zukri hingga tewas. Peristiwa itu terjadi di Jatiwaringin Asri, Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (13/10) kemarin. Kronologi kejadian bermula saat pelaku yang berada di pos sekuriti tempat dia tinggal, membawa
air minum, lalu ditegur korban dengan kalimat kasar, Sabtu (12/10). Saat itu pelaku hanya membalasnya ‘apa?’. Kemudian keesokan harinya sekitar jam 09.30 WIB, pelaku berpapasan kembali dengan korban yang sedang berjalan kaki. Pelaku menegur, ‘Kamu ngomong apa kemaren?’. Bukan dijawab, korban
malah mengambil batu dan melemparkannya ke arah pelaku mengenai lengan kanan. Lantas pelaku langsung menusukkan pisau yang selalu dibawanya ke bagian rusuk kanan korban sebanyak satu kali. Korban terjatuh dan ditolong warga untuk dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak bisa disKe Hal... 3 elamatkan. n
KO TA B E K A S I - P e raturan Wali Kota Bekasi No m o r 6 1 Ta h u n 2 0 1 8 Te n t a n g P e n g u r a n g a n Pe ng gu naaa n Ka nt o ng Plastik nampaknya belum masif dan sulit diterapkan. Bukan tanpa sebab. Pasalnya, saat ini masih banyak masyarakat saat berbelanja di mini market ngaku setengah hati menaati aturan ini. Salah satu warga Jatiasih, Ibnu (28) mengungkapkan, ada nya atu ra n la ra ngan penggunaan kantong p l a s t i k ku ra n g e f e kt i f. Dia mencotohkan saat berbelanja disalah satu mini market, malah justru kasirnya menawarkan mau pakai kantong plastik atau tidak?, jika tidak maka diberikan kantong yg terbuat dari bahan tapi sayang nya tidak gratis malah disuruh membeli seharga Rp. 3500.
“Nah ini aturan macam apa, seharusnya kan para pengusaha tidak memberlakukan hal tersebut. Ji k a t i d a k b o l e h p a k a i kantong plastik yasudah diberikan juga tempatnya dengan gratis juga, gak usah masyarakat beli lagi,” geramnya, saat ditemui disalh satu minim a rk e t , k e m a r i n (14/10). Menurutnya, penerapan dan kebijakan tidak singkron karena masih dianggap memberatkan masyarakat. “Kita semua tau dan paham kebijakan tersebut cuma amat sangat disayangkan pada penerapannya aja yang menimbulkan ketidakjelasan,” terangnya. Selaras dengan itu, salah satu agen plastik merasa keberatan dengan peraturan tersebut. Baginya ini sama halnya mematikan mata pencahariannya. n
KRONOLOGI: l Hari Sabtu (12/10) pelaku penusukan, RD (69) sedang berada di pos sekuriti tempat dia tinggal (tuna wisma). Kemudian, korban , MZ menegurnya dengan kalimat kasar. Pelaku hanyamembalas dengan kalimat “Apa?” l Hari Mingu (13/10) sekitar pukul 09.30 WIB RD dan MZ kembali berpapasan di lokasi yang sama, tepatnya di pos sekuriti Jatiwaringin Asri, Pondok Gede. RD menegur, ‘Kamu ngomong apa kemarin?’. Bukan dijawab, MZ malah mengambil batu dan melemparkannya ke arah RD, dan mengenai lengan kanan dia. l Tak tinggal diam, RD langsung mngeluarkan pisau yang diduga selalu dibawanya. Ia langsung menusukkan pisau yang selalu dibawanya ke bagian rusuk kanan korban sebanyak satu kali. Korban terjatuh dan ditolong warga untuk dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak bisa diselamatkan. BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN POLISI: Satu buah senjata tajam jenis pisau dapur bergagang plastik hitam bersarungkan kulit cokelat dan satu stel pakaian korban. MOTIF: Belum diketahui ANCAMAN HUKUMAN KEPADA RD: 15 tahun penjara.
Kinerja Susi Paling Moncer PRESIDEN Jokowi perlu mengubah strategi pembangunan ekonomi. Sebab, kinerja ekonomi pemerintahannya belum memuaskan. Dalam periode pertama kepemimpinannya, ada lima bidang yang kinerjanya dinilai kurang memuaskan. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi terlihat dalam hasil survei Alvara Research Center yang dirilis kemarin (14/10). CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan, dari waktu ke waktu, tingkat kepuasan publik terhadap Joko Widodo-Jusuf Kalla memang naik turun, bergantung pada dinamika yang terjadi. ”Namun, angkanya relatif stabil cukup baik, yaitu 70-an persen,” terang dia. Hasan menjelaskan, ada lima aspek yang mendapat kepuasan tertinggi. Yakni, telekomunikasi dan internet, transportasi publik,
pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan. Namun, ada lima aspek lain yang mendapat nilai terendah. Yakni, kondisi ekonomi nasional, kesejahteraan tenaga kerja, kemudahan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, dan stabilitas harga kebutuhan pokok. Alumnus ITS itu mengatakan, bidang ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi kepemimpinan Joko Widodo di periode kedua nanti. ”Karena selama lima tahun, aspek-aspek yang terkait dengan kondisi ekonomi belum memenuhi harapan publik,” terang dia kemarin. Survei Alvara juga menampilkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja menteri kabinet Jokowi-JK. Ada 10 orang yang masuk kategori 10 besar menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi. Tingkat kepuasan tertinggi kinerja menteri
diraih Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (91,95 persen), disusul Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono (84,07 persen), dan Menteri Keuangan Sri Mulyani (83,39 persen). Pria kelahiran Gresik itu menerangkan, Susi Pudjiastuti diapresiasi karena keberanian dan ketegasannya. Basuki dinilai berhasil dalam pembangunan infrastruktur. ”Sri Mulyani dihargai publik karena mampu mengelola keuangan negara dengan baik meskipun kondisi ekonomi global yang tidak menentu,” tutur dia. Bagaimana periode kedua kepemimpinan Jokowi? Hasan mengatakan, tingkat optimisme publik terhadap Joko Widodo-Ma’ruf Amin cukup baik di semua indikator. Yakni, ekonomi, politik, penegakan hukum, pemberantasan korupsi, dan demokrasi. n Ke Hal... 3
Susi Pudjiastuti
Ke Hal... 3