KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019
OPINI Bekasi Baru Bekasi Bersih Bangga dan Bersyukur
Sebagaimana Slogan Bupati Bekasi yang digembargemborkan kepada publik, yaitu “Bekasi Baru Bekasi Bersih” dalam menjalankan roda pembangunan pemerintahan yang baik (Good Governance). Saya sangat mengapreasi, bangga, dan hebat dengan adanya slogan tersebut, sangat berguna bagi masyarakat, ASN dan para pemegang birokrasi di Lingkungan Pemerintahan Daerah kabupaten Bekasi. Sehingga dapat berdampak positif terhadap pelayanan publik yang bersih dari masalah-masalah pungutan liar,suap menyuap atau korupsi. Ke Hal.. 2
Dr. AGUN JAYA NUSANTARA, M.Pd, ASN / DISHUB Kab. Bekasi
INFO HAJI Empat Jamaah Haji Wafat CIKARANG PUSAT - Kabar duka datang dari Tanah Suci. Jelang proses pemulangan jamaah haji, empat jamaah asal Kabupaten Bekasi meninggal dunia akibat penyakit yang diderita. Kasi Pelakana Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi Sukardi mengungkapkan empat jamaah haji yang meninggal dunia, semuanya lanjut usia (lansia). Mereka adalah Holilah asal Kampung Tanah Baru, Desa Harjamekar, Kecamatan Cikarang Kasi Pelakana Haji dan Umroh Utara, Trubus asal Kampung Kebalen HM. Sukardi, HSM. Ke Hal.. 2
Semangat Baru Bekasi
HARGA Rp3.000
PKS Masuk, Demokrat Keluar Golkar Pilih Novy Yasin Jadi Wakil Ketua, Asep Jadi Keua Fraksi PREDIKSI Aria Dwi Nugraha (Gerindra) PIMPINAN DPRD BEKASI
CIKARANG PUSAT - Empat partai politik berhasil menempatkan kadernya menjadi pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi. Ke Hal.. 2
Mohammad Nuh (PKS)
Dewan Lama Dapat Jatah Uang Pensiunan Soleman (PDIP)
Novy Yasin (Golkar)
Buruh Pabrik Dominasi Pelanggaran CIKARANG PUSAT - Sebanyak 6.377 pengendara terjaring Operasi Patuh Jaya 2019 Satlantas Polres Metro Bekasi di Kabupaten Bekasi. Hal itu dikatakan Wakasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sri Supadmi saat diwawancarai Cikarang Ekspres di ruang kerjanya, kemarin (11/9). “Total yang terjaring Operasi Patuh Jaya selama 14 hari dan hari terakhir kemarin (11/9) dari 6.377 penindakan terdiri dari sebanyak 4.379 di tilang dan 1998 dapat teguran,” katanya. Dalam operasi itu, sambung dia, Satlantas berhasil melakukan Penindakan sebanyak 4.379 pelanggar tilang terdiri dari yaitu melawan arus sebanyak 1.547 pelanggaran, kemudian melanggar marka berhenti sebanyak 570 pelanggaran,
melanggar rambu berhenti dan parkir 558 pelanggaran, gun helm SNI 354 pelanggaran, berkendara dibawah umur sebanyak 119 pelanggaran. “Kemudian boncengan lebih dari 1 orang sebanyak 216 pelanggaran, tidak menyalakan lampu utama sebanyak 228 pelanggaran, Safety Belt sebanyak 173 pelanggar, Surat - Surat sebanyak 307 pelanggar, kelengkapan kendaraan 303, rotator atau sirine 4 pelanggaran,” kata Padmi sapaan akrabnya. Dikatakan dia, pelanggaran kendaraan melawan arus mendominasi, menurut dia karena U-turn yang akan dilaluai pengendara lewati jauh, kemudian lokasi tempat tinggal dan kerja dekat dari lawan arus daripada melewati U-turn
yang ada. “Faktor lawan arus yaitu U-turn yang dilaluai pengendara jauh dari lokasi yang ia tuju dan jarak lokasi dekat pengendara yang menyebabkan lawan arus,”
tuturnya. Untuk mencegah serta solusi Satlantas agar mengurangi lawan arus supaya tidak terjadi kecelakaan lalu lintas, Padmi menjelaskan, jadi nantinya pihak Kepoli-
sian menempatkan personil ditempat pelanggaran yang sering pengendara lewati melawan arus, lalu ia juga akan lakukan penindakan tilang terhadap pengendran. Ke Hal...2
ADVERTORIAL
Babunge, Inovasi Baru Layanan Pengaduan Darurat C I K A R A N G P U S AT Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi bakal mengeluarkan aplikasi berbasis daring (internet/online), bernama Bebunge. Bebunge sendiri, merupakan singkatan dari Bekasi nyambung bae. Hal tersebut, diungkapkan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja pada kesempatan pelantikan dan pengukuhan
pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) masa bakti 2019-2024, di Aula Wibawa Mukti, Kompleks Pemda Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, kemarin (10/9). “Pelayanan publik kita terus perbaiki. Dalam waktu dekat mengeluarkan layanan internet, disebut dengan Bebunge. Bebunge itu merupakan aplikasi,
bebunge itu kepanjangan dari Bekasi nyambung bae,” jelasnya.Nantinya akan ada Ambulance di masing-masing kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi. Penggunaannya dapat dilakukan secara online. “Penggunaan Ambulance, pelaporan infrastruktur, atau hal-hal yang masyarakat ingin tanyakan mengenai pelayanan publik di Ka-
bupaten Bekasi,” tutupnya. Menurutnya, Kabupaten Bekasi dengan semangat yang baru, banyak inovasi baru. Dirinya ingin Kabupaten Bekasi bersih, bersih dari lingkungannya, dan dari perangkatnya. Pihaknya menyampaikan, agar anggota yang telah dilantik dan dikukuhkan dapat bertanggung jawab atas apa yang telah diamanatkan.“Selamat
kepada kepengurusan yang baru, dan saya ucapkan terimakasih kepada kepengurusan yang lama. Semoga dapat mengambil bagian dalam mendukung program pemerintahan,” pungkasnya. Diakhir sambutan, dirinya menyampaikan, agar masing-masing dari kita semua dapat mewujudkan Bekasi baru Bekasi bersih.Pemkab Bekasi melalui Dinas Pem-
berdayaan dan Perlindungan Anak, telah lantik dan kukuhan Ketua GOW terpilih, Vera Susanti dengan Wakil, Sarinande. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yuliadi Prihatono, selaku ketua panitia menyampaikan, peserta sebanyak 300 orang terdiri dari pengurus dan anggota organisasi wanita se-Kabu-
paten Bekasi. “Tujuan dari kegiatan ini, adalah untuk melantik dan mengukuhkan GOW antar organisasi wanita se-Kabupaten Bekasi,” ujarnya Ketua Terpilih, Vera Susanti, mengatakan, wanita merupakan bagian dari masyarakat yang ingin memberikan kontribusi kepada Pemerintahan Kabupaten Bekasi. (adv/hyt)
SAMBUNGAN
KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019
2
Lima Desa Dapat Jatah Maskara CIKARANG BARAT - Lima desa di Kabupaten Bekasi dikabarkan akan mendapatkan Mobil Aspirasi Kampung (Maskara) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Salah satunya Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat. Ke p a l a D e s a ( Ka d e s )
Gandasari, Midik Frabowo membenarkan adanya informasi tersebut. Namun dirinya mengaku masih mencari tahu kejelasan tentang mobil transfomer maskara tersebut. Pasalnya, dikatakan Midik dirinya hanya mendapatkan informasi dari aplikasi
pesan. Dimana surat informssi tersebut dikeluarkan oleh Apdesi Jawa Barat. “Informasi itu kita dapat bukan dari Kabupaten, tapi dari apdesi, itupun dari rekan-rekan. Ada lima desa yang dapat, Tambun Utara satu desa, Tambun Selatan tiga desa dan Cikarang Barat
satu desa,”kata Midik. Midik mengaku tidak menyangka, Gandadari menjadi salah satu desa yang dipilih mendapatkan maskara. Pasalnya itu merupakan penilaian dari Pemprov Jawa Barat. “Saya memang pernah m e n ja d i p e s e r t a p e l a -
tihan di Jawa Barat. Saya sendiri tidak pernah mengajukan,”tuturnya. Ia mengatakan jika memang Gandasari m e n d ap at k a n ma s k a ra merupakan suatu kebanggan dan memang dibutuhkan masyarakat, “Fasilitas ini memang kita
butuhkan,”tuturnya. Sebelumnya diketahui Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengenalkan program maskara, sesuai dengan namanya, Maskara menjadi kendaraan yang dikhususkan untuk warga desa. Mobil itu memiliki fungsi serba guna.
Saking istimewanya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyebut Maskara sebagai mobil transformer. Lewat unggahannya di Instagram, pria yang kerap disapa Kang Emil itu menuliskan caption panjang tentang Maskara. (dim/hyt)
ini berbeda dari tahun sebelumnya, untuk tahun 2019 yang menjadi prioritas Satlantas yaitu lawan arus. Sedangkan 2018 itu penindakan yang tidak membawa helm. “ Untuk operasi patuh jaya tahun 2019 meningkat dari tahun 2018 yang diketahui sejumlah 2918, kemudian untuk tahun 2019 ini sejumlah 4379 atau peningkatan 2661. Kemudian untuk Teguran
Operasi Patuh Jaya Tahun 2018 sejumlah 7605 sedangkan tahun 2019 sejumlah 1998 atau menurun dengan sebanyak 6393,” tuturnya. Ia juga berharap untuk pengendara untuk mematui rambu lalu lintas dan lengkapi safety kendaraan. “Kita juga terus melakukan safety riding ke setiap perusahaan, untuk para buruh atau karyawan menaati rambu-rambu lalu lintas,” tandasnya. (har/hyt)
Sukardi Menjelaskan, jamaah haji yang meninggal di Mekah disebabkan faktor kelelahan, masalah pernafasan dan juga faktor cuaca panas ekstrem yang berkisar antara 40-50 derajat celcius. “Saya berharap tidak ada jamaah haji lagi yang wafat, untuk kloter terakhir jamaah haji asal Kabupaten Bekasi dipulangkan dari
Arab Saudi pada Sabtu nanti” katanya. Seperti diketahui, total jamaah asal Kabupaten Bekasi berjumlah 2.137 orang dan terbagi dalam kloter 12, 30, 38, 42, 48, 51, 66, dan 70. Sukardi menambahkan jamaah haji yang meningal dunia di Arab Saudi jumlahnya lebih banyak tahun lalu.”Kalau dibandingkan
tahun lalu lebih sedikit ya. Jadi tutun gitu lah,” ucap dia. Faktor lain penurunan jumlah angka kematian jamaah haji tahun 2019 adalah adanya proses cek kesehatan yang kekatat. ”Sebelum jamaah mendaptkan sertifikat dari tim kesehatan, maka jamaah tersebut belum bisa di berangkatkan” tungkasnya. (mil/hyt)
Masalah itulah sebagai bukti nyata perubahan mind set revolusi mental dan sumber daya manusia yang positif dan kita banggakan. Selain dari bersih penyelenggaraan pemerintah yang baik, bersih pula dalam hal penataan perkantoran, perindustrian, tata niaga/bisnis, pemukiman/ perumahan, tempat ibadah, tamanperkotaan/rekreasi publik, pariwisata, rumah sakit, puskesmas, terminal/ dermaga/perairan, pasar, tempat hiburan, tempat pemakaman umum, taman pedesaan, jalan raya, yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat Kabupaten Bekasi. Sebagai salah contoh kebijakan tersebut yang diberikan oleh Bupati Bekasi adalah “Perekrutan promosi dan rotasi jabatan” sesuai dengan harapan Aparatur Sipil Negara/ASN yang telah memenuhi persyaratan ad-
ministratif dan layak di promosikan pada lingkungan Pemda Kabupaten Bekasi. Ini bukti atau realita saya rasakan dan tidak bisa dipungkiri lagi dalam perekrutan promosi dan rotasi pejabat telah sesuai dengan normatif serta merujuk kepada daftar urutan kepangkatan (DUK) pegawai, Test Uji kompetensi, open bidding, kualifikasi, transparan, integritas, profesional, proposional, akuntabel, dan berkeadilan yang dikedepankan oleh Bupati Bekasi. Begitu peduli dan perhatian yang besar dari Bupati Bekasi, Bapak H. Eka Supria Atmaja,SH dan (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) terhadap ASN yang akan di promosikan/rotasi dengan membangun repolusi mental yang positif jauh dari unsur-unsur jual beli jabatan/KKN. Dengan melihat kenyataan, pemberian amanah para pejabat eselon tersebut
oleh Bupati, saya menyakini para ASN/pejabat eselon tersebut dapat menjalankan tugas dengan baik, serta bisa membangun paradigma yang positif dan bisa memajukan masyarakat Bekasi yang baik, sesuai dengan harapan slogan Bupati, yaitu Bekasi Baru Bekasi Bersih ( B4 ). Dengan adanya pemberian kebijakan dan slogan BEKASI BARU BEKASI BERSIH Bupati tersebut, tia da kata ya ng pa li ng bermakna dan berharga, saya/ASN merasa bangga dan bersyukur kehadirat Illahi Robbi (Allah), dan kepada Yth. Bupati Bekasi dan Baperjakat Pemda Kabupaten Bekasi yang telah mengedepankan pemberian kebijakan dengan tranparans, keadilan, kejujuran, dan jauh dari unsur suap menyuap/jual beli jabatan, akuntabel yang sesuai dengan keinginan para ASN, publik, dan masyarakat Bekasi.
Akhirnya, Saya doakan, semoga Bupati Bekasi dapat menjalankan tugas dan amanahnya dengan baik, serta ada dalam lindungan dan ridha Allah SWT, selamat di Dunia dan Akhirat. Aamiin YRA. Semoga Pemda kabupaten Bekasi lebih maju dan bersih, bermartabat dalam menerangi warga masyarakatnya dan bisa berdaya saing, mandiri, inovasi, dan berprestasi di tingkat regional maupun nasional. Begitu pula ASN, para pejabat birokrasi dapat mengedepankankepentingan orang banyak daripada kepentingan pribadi/kelompok/golongan dalam hal-hal kebaikan, serta dapat mensejahterakan masyarakat baik lahir maupun bathin.
lama 3 bulan, insyaallah mereka komitmen akan mengembalikan,” ujarnya. Menurutnya, saat ini sudah ada dua orang dari unsur pimpinan DPRD yang mengembalikan mobil dinas. Yakni Ketua DPRD
periode lalu, Sunandar dan Wakil Ketua DPRD, Jejen Sayuti. “Baru Pak Sunandar dan Pak Jejen yang sudah mobil fortuner putih, sekarang mobilnya kita pinjam pakaikan ke Ketua DPRD
sementara,” kata dia. Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Sementara, Aria Dwi Nugraha membenarkan telah memakai mobil dinas yang dipinjam pakaikan Ketua DPRD periode lalu.
“Saya sementara ini pakai mobil bekas Pak Sunandar, karena saya masih ketua sementara. Pada prinsipnya fasilitas yang nantinya bakal diberikan itu mampu meningkatkan kinerja juga,” tandasnya. (ugi/uzi/hyt)
Setu Fokus Kembangkan UMKM SETU - Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi dapat bersaing dan memasarkan produk ke luar wilayah Bekasi Camat Setu, Surya Wijaya, menjelaskan, produk UMKM tersebut cukup bagus dari segi kualitas. Misalnya seperti, perajin di Kampung Serang, Desa Taman Rahayu. Di mana, desa itu terkenal dengan perajin perhiasan logam dengan berbagai macam produk, seperti cincin, gelang, kalung, bros, dan aksesori lain. “Sudah kita data, kurang-lebih ada hampir 100-an pelaku UMKM. Kita kan ada forum UMKM, sebenarnya kita ada pertemuan rutin,” ucapnya. Surya melanjutjan pihaknya sudah lama dan memiliki pangsa pasar yang jelas, produk perajin di Desa Taman Rahayu, terdistribusi ke sejumlah wilayah. “Pemasaran mereka sudah lama, jadi bisa via telepon aja, karena memang sudah punya nama, sudah punya brand,” katanya. Produk perhiasan imitasi atau aksesori lain dipasarkan ke Pasar Asemka Jakarta, dan wilayah lain. Pun dengan produk berupa pin PNS, pin Korpri, tanda pangkat PNS dan institusi lain yang ada. Pada 2005, terpaan produk dari negeri
tirai bambu, Cina, membuat banyak usaha warga desa itu gulung tikar. Usaha ini mendapat angin segar setelah UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, dan Pergub Jabar Nomor 99 Tahun 2015 tentang Pakaian Dinas di Lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat terbit. Pada Pasal 58 Pergub itu menjelaskan atribut pakaian dinas terdiri atas sejumlah benda yang berbahan logam dan bewarna keemasan, seperti lencana korpri, tanda jabatan, tanda pangkat, dan lainnya. Setelah itu, perajin logam di Desa Taman Rahayu kebanjiran pesananan sampai triwulan pertama 2016. Kemudian, pasar kembali lesu. “Di Pekan Raya Bekasi biasanya kita tampilkan produk-produk unggulan Setu,” ucap Surya. Di samping itu, Surya mengajak pemuda Setu belajar produk kearifan lokal seperti anyaman dari para orangtua agar dapat membuat produk itu untuk dijual, kemudian divariasikan bentuknya. “Saya harap ada di Setu tumbuh UMKM dari budaya sendiri, tapi sudah mulai tidak kelihatan. Kalau kita kembangkan, sebenarnya akan jadi daya tarik bagi orang banyak,” katanya. (dim/hyt)
PSK Masuk .. dari halaman 1 Yaitu Gerindra, PKS, PDIP dab Golkar. Posisi palu Ketua DPRD dipastikan berpindah dari Golkar ke Gerindra karena partai besutan Prabowo Subianto berhasil meraih 11 kursi. DPP Gerindra sudah menugaskan Aria Dwi Nugraha secara resmi untuk menjadi Ketua DPRD Bekasi. Jika tidak ada perubahan, Narca akan didampingi Wakil Ketua I Mohamad Nuh (PKS), Wakil Ketua II Soleman (PDIP) dan Wakil Ketua III Novy Yasin (Golkar). Masing-masing, PKS mendapat 10 kursi sedangkan PDIP dan Golkar 7 kursi. Dengan komposisi ini, Demokrat yang sebelumnya diposisi keempat harus kehilangan kursi wakil lantaran kursi turun dan diambil alih PKS. Plt ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan DPP Partai Golkar telah menetapkan Novy Yasin sebagai wakil ketua. Hal itu setelah adanya usulan tiga nama ke partai pohon beringin tersebut, yaitu Asep Surya Atmaja, Kardin, dan Novy Yasin yang bakal diusulkan ke DPP Partai Golkar.. “Ya sudah ditetapkan DPP Golkar untuk wakil ketua Novy Yasin,” kata dia, kemarin. Menurut Eka, penetapan nama pimpinan dewan baru merupakan hak prerogratif DPP Golkar. Diketahui sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (D PP ) Par tai Geri ndra telah menetapkan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dan Ketua Fraksi Gerindra dengan Nomor SK: 08-0146/ Kpts/DPP-Gerindra/2019 yang ditandatangani Ketua Umum, Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani tertanggal 27 Agustus 2019. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Nugraha Hamdan membenarkan hal tersebut, dalam surat tersebut, DPP Partai Gerindra menunjuk Aria Dwi Nugraha sebagai Ketua DPRD dan Lydia Fransisca sebagai Ketua Fraksi. Meski telah ditunjuk sebagai ketua DPRD definitif, namun Arya masih menjalankan tugasnya sebagai ketua
Buruh Pabrik .. DPRD sementara untuk membentuk alat kelengkapan DPRD. D e n g a n t e l a h ditetapkannya ketua DPRD dan ketua fraksi dari Partai Gerindra, pihaknya berharap proses pengawasan kinerja pemerintah daerah yang dilakukan oleh anggotanya dapat berjalan maksimal. Penetapan tersebut berdasarkan surat yang disahkan tanggal 2 Agustus 2019 dengan Nomor: 059/ SKEP/AJ-PKS/1440. Yang ditandatangani Ahmad Syaikhu sebagai Ketua Umum dan Abdul Hadi Wijaya sebagai Sekretaris Umum DPW PSK Jawa Barat. Dalam surat tersebut, Mohamad Nuh menjadi Wakil Ketua DPRD, Ani Rukmini menjadi Pimpinan AKD, Imam Hambali menjadi Ketua Fraksi dan Nurhadi menjadi Sekretaris Fraksi DPRD Kabupaten Bekasi. Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi, Imam Hambali mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan konsolidasi internal untuk menyegerakan fungsi dewan agar definitif, karena saat ini masih diisi pimpinan sementara. “Karena masih pimpinan sementara, maka anggota DPRD belum bisa bekerja secara maksimal, dalam waktu dekat ini kita mendesak agar AKD dan pimpinan definitif selesai, supaya fungsi dewan itu bisa maksimal dari sisi legislasi, pengawasan dan penganggaran,” ungkap dia. Untuk yang mengisi Badan Anggaran (Banggar) kata dia yakni Imam Hambali, Ani Rukmini, Budiyanto, Uriyan Riana, dan Ayub Rohadi. Sementara untuk Badan Musyawarah yaitu Fatma Hanum, Rusdi, Nurhadi dan Mustaqim Marzuki. Untuk yang bakal mengisi Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yaitu Rusdi dan Fatma Hanum. Dan Badan Kehormatan diisi oleh Ayub Rohadi. Disisi lain, Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, Yuliana mengungkapkan, anggota dewan lama atau periode 2014-2019 akan menerima uang jasa pengabdian. Di mana, besarannya beragam sesuai jabatan dan waktu
pengabdian Menurut dia, uang jasa ini merujuk regulasi yang tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD. “Artinya Ketua DPRD dapat jatah 6 kali uang representasi yang sebesar Rp 2,1 juta. Itupun jika ketua dewan menjabat selama 5 tahun kerja. Kalau misalnya ketua dewan menjabat hanya 2 tahun, ya kita berikan hanya 2 kali representasi,” ungkap Yuliana, kemarin (11/9). Untuk wakil ketua, sambung dia, berhak memperoleh enam kali uang representasi lima tahun full sebesar Rp1.680.000. “Nah kalau anggota hanya mendapatkan uang representasi sebesar Rp1,575 juta kalau full. Itu tinggal dikali 6, kalau hanya setahun ya hanya dikali satu saja,” imbuhnya. Yuliana menambahkan uang jasa pengabdian ini berlaku bagi anggota dewan purna bakti yang digantikan dan yang menggantikan. Besarannya sesuai dengan masa jabat. Kendati demikian, hingga kini uang jasa pengabdian ini belum dapat dicairkan, sebab ada beberapa dokumen yang belum lengkap. “Uang jasa pengabdian, belum dikasih karena nunggu SK dari Gubernur. Karena SK Pemberhentiannya masih direvisi dan masih menunggu administrasi yang belum lengkap dari provinsi. Uang ini pun mereka dapatkan tidak dipotong pajak,” tandasnya. Sementara itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi Akhmad Kosasih meminta para pimpinan dewan periode lama untuk mengembalikan mobil dinas paling lambat tiga bulan setelah dilantiknya 50 anggota dewan baru. “Kan total ada empat mobil dinas yang dipegang pimpinan dewan periode sebelumnya,” ucap dia. Kosasih mengaku, pihak kesekretariatan sebelumnya telah meminta pengembalian mobil dinas tersebut, namun hingga kini fasilitas pemerintah ini tak kunjung diterima. “Sekarang mereka masih memakainya, mungkin saja lupa atau belum sempat. Kita masih memberi batas waktu paling
dari halaman 1 “Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak yang terkait untuk menutup UTurn yang tidak resmi. Itu untuk mengurangi terjadinya laka lantas,” kata dia. Menurut dia, rata-rata yang melanggar aturan melawan arus yaitu pengendara pekerja atau karyawan dan ibu-ibu rumah tangga yang setiap harinya mengantar anaknya sekolah.
“Dengan wilayah Kabupaten Bekasi yang merupakan kawasan industri terbesar Asia Tenggara, kebanyakan pelanggar melawan arus didominasi kar yawan a t a u b u r u h . Pa s a l n y a , dengan banyaknya p erusahan idustri otomatis buruh pun meningkat dan jumlah kendaraan pun ikut bertambah juga,” paparnya. Padmi juga menjelaskan, untuk sasaran kali
Empat Jamaah .. dari halaman 1 Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan. “Kemudian Mukarromah asal kampung Cijingga, Serang, Kabupaten Bekasi. Palih Sainan Muara asal Desa Sidang Wangi, Kabupaten Bekasi,” kata dia saat ditemui Cikarang Ekspres, kemarin (11/9)
Bekasi Baru .. dari halaman 1
Maju dan mundurnya PEMDA Kabupaten Bekasi ada di tangan kita semua/bersama. Berat sama dipikul, ringan sama dijingjing.
KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019
SAMBUNGAN
3
50 Mobil Modifikasi Diseleksi Juri International JAKARTA - Indonesia Modification Expo (IMX) bakal menampilkan 50 mobil modifikasi pilihan yang telah diseleksi oleh juri internasional dari 600 perserta di seluruh Indonesia. IMX Project Director, Andre Mulyadi mengatakan, proses seleksi itu telah melibatkan para praktisi otomo-
tif terbaik dunia seperti Sam Du (Super Street - AS), Ryan Basseri (Rywire Motorsport Electronics - AS), Jonas Liu (JDM Yard - Australia), dan Yoshioka Shinta (Osaka Automesse – Jepang). "Semua kreator akan hadir langsung di IMX 2019 nanti, untuk kembali memilih mobil mana yang masuk ke
dalam 10 besar dan 5 besar. Nantinya para nominator 5 besar sendiri yang akan memilih The Ultimate of IMX NMAA Top 50 di antara mereka," kata Andre di sela konferensi pers IMX 2019 di Jakarta, Rabu (11/9). Andre menambahkabn, ajang IMX 2019 juga akan hadir New Car Dress UP
di mana agen pemegang merek (APM) bekerja sama dengan para modifikator dan industri aftermarket membuat mobil baru yang sudah dimodifikasi. Suzuki akan menghadirkan Carry dengan modifikasi berkualitas tinggi, sementara Honda akan menghadirkan kolaborasi
modifikasi HR-V Special Edition. Datsun juga akan berkolaborasi dengan Mooneyes yang merupakan merek legenda dalam ranah custom culture untuk menghadirkan MQQN Car series Datsun GO yang didesain langsung oleh Shing San. Selain itu, PT Kiat Mahesa
Wintor Indonesia berkolaborasi dengan NMAA nantinya akan membawa kendaraan pedesaan AMMDes modifikasi yang merupakan realisasi pemenang kompetisi desain AMMDes Digimodz. Kompetisi digital modification pertama untuk AMMDes yang mendapatkan
apresiasi besar dengan banyaknya partisipasi peserta (lebih dari 100 karya). Hadirnya AMMDes modifikasi pada IMX 2019 nanti sekaligus menjadi pengumuman karya siapakah yang dibuat menjadi mobil asli dan berhak mendapatkan Piala Menteri Perindustrian RI. (Net)
Sering Telan Korban, Warga Blokir Jalan BOGOR - Warga memblokir jalan dan menancapkan bendera kuning di Jalan Raya Maloko, Kampung Ciaul RT 05/06 Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kondisi ini dipicu kasus kecelakaan lalu lintas dengan truk tambang yang menyebabkan korban jiwa. Penutupan jalan mengakibatan antrean kendaraan hingga dua kilometer dari dua arah, baik dari Parungpanjang dan Rumpin. Pasalnya, warga menutup jalan dengan menaruh sejumlah batang kayu dengan ban besar di badan jalan tersebut. Kapolsek Rumpin Kompol Akhmad Wirjo membenar-
kan penutupan jalan terkait terjadinya kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan truk tambang. “Sekarang masih proses mediasi warga dengan pihak pengelola, jadi warga inginnya pengemudi truk tronton jangan ugal-ugalan. Sedangkan pihak korban ingin adanya pertanggung jawaban yang sesuai,” katanya, Rabu (11/9). Wirjo menambahkan, aksi ini dilakukan agar mendapatkan respons sesuai dengan apa yang diinginkan warga lantaran sudah sering terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa. “Jalan akan dibuka jika ada titik temu dari dari kedua belah pihak, tentunya dari
polsek melakukan pengamanan tekait lalu lintas supaya tak terjadi hal yang diinginkan,” tuturnya. Sementara itu, Ketua BPD Desa Sukasari Yuli mengatakan, penutupan jalan dilakukan karena warga menuntut pertanggung jawaban dari pihak pengelola kendaraan truk tronton yang menabrak korban hingga meninggal. “Pihak perusahaan sudah memberikan pertanggung jawaban senilai Rp 5 juta yang disampaikan oleh koordinator lapangan. Namun pihak warga menilai bantuan itu tidak sesuai karena kejadian bukan sekali melainkan sudah sering,” katanya. (Net)
Wawali Sentil .... dari halaman 4 “Ada apa ini? Kenapa masih begini, bukannya kita sudah sepakat, jam 6 p a g i ja l a n i n i ( Ja l a n Insinyur Juanda) harus clear? Kenapa masih dilanggar?” tanyanya kepa-
Demo ke ....
da salah satu perwakilan pedagang kaki lima (PKL) pasar baru. Tri menghimbau agar kesepakatan yang telah dibuat agar dipatuhi demi kepentingan masyarakat yang lebih luas. “Ini kan warga mau be-
raktivitas jadi susah, ayo kita harus mengutamakan kepentingan yang lebih luas. Barsama kita jalani kesepakatan yang telah disepakati demi ketertiban umum. Jangan sampai kalah sama pedagang," jelas Tri. (Msr)
jelas pihak manajemen. “Iya, bukan operasionalnya yang saya maksud. Ini ijinnya bagaimana? IMB nya? Saya lihat bangunannya sudah berdiri 80%,” timpal Mas Tri. Namun pihak manajemen tidak bisa menjelaskan dengan baik terkait ijin. Selang beberapa saat, Tri Adhianto meminta proses
pembangunan untuk segera dihentikan, dan meminta segera manajemen perusahaan untuk mengurus ijinnya terlebih dahulu. “Saya meminta, per hari ini juga proses mendirikan bangunan dihentikan, nanti saya akan meminta PPNS dan Satpol PP untuk ke sini (PT. Priscolin),” tutup Tri sebelum meninggalkan lokasi. (dhy)
memastikan kontruksi jalan tol Jakarta Cikampek II (Elevated) rampung akhir bulan ini. "Selesainya pengangkatan SBG terakhir itu
menandakan penyelesaian konstruksi masih sesuai dengan target, yaitu pada akhir S eptember 2019. Tersisa pekerjaan ringan
Tri Sidak .... dari halaman 4 Tri Adhianto yang didampingi oleh Camat Medan Satria dan Lurah Pejuang mempertanyakan ijin mendirikan bangunan gedung yang telah berdiri sekitar 80% ini. “Bangunan saat ini belum dioperasikan Pak, masih dalam tahap pembangunan,”
hitam di atas putih, padahal faktanya terjadi sengketa dan perlawanan di atas lahan gusuran PekayonJakasetia. "Berdasarkan gugatan saja kalau mereka mau blokir. Kita enggak bisa
mengeluarkan apa yang mereka minta," kata Dandun. Di sisi lain, warga korban gusuran Pekayon-Jakasetia masih bertahan di Kantor BPN Kota Bekasi, Rabu (11/9/2019) sore. (Msr)
Sebab tak menutup kemungkinan hal itu dilakukan untuk pendataan potensi wajib pajak baru. Menurut Aan, pihaknya juga melakukan evaluasi pendapatan setiap minggu dan menyisir per UPTD pendapatan
"Kita bedah per UPTD apa permasalahannya dan bagaimana progresnya," katanya. Tak hanya itu, Bapenda melaksanakan kegiatan aksi jemput bola atau suka disebut opsir yang dilakukan hari Senin sampai Sabtu. Di mana opsir ini meli-
batkan petugas dari bank agar warga yang datang bisa melakukan pembayaran dan langsung mendapatkan bukti pembayarannya. Adapun tips yang dilakukan pemerintah untuk wajib pajak agar bergairah dalam membayar pajak, pihaknya pada awal tahun memberikan reward kepada wajib
pajak yang terbesar dan tercepat dalam pembayaran pajaknya. "Reward itu diberikan kepada Kecamatan, Kelurahan, RW, RT dan warga itu akan mendapatkan reward dari Bapenda. Yang mendapatkan reward ada dari pajak BPHTB kepada notaris," tutupnya. (msr)
saja," jelas dia. Adapun jalan tol layang ini memiliki panjang 36,40 Km. Untuk jumlah SBG proyek ini berjumlah lebih dari 2.500
unit dengan dimensi yang berbeda-beda disepanjang jalan tol Jakarta - Cikampek. "Proses pengangkatan seluruh SBG untuk Jalan Tol
Jakarta-Cikampek II Elevated selesai dalam waktu 22 bulan dari total pekerjaan proyek yang saat ini telah berjalan sepanjang 30 bulan," katanya.
Setelah pengangkatan SBG ini sudah selesai, kata dia, maka Jasamarga fokus pada pekerjaan pengecoran slab. (Msr)
dari halaman 4 "Kalau di demo mereka bilang menguasai di situ dasarnya apa? Kalau menghuni di atas 20 tahun dan bayar listrik itu enggak bisa jadi dasar (permohonan
blokir)," kata Dandun. Ia kembali menegaskan bahwa BPN Kota Bekasi cuma bisa menerbitkan surat blokir pada tanah yang sudah bersertifikat. Dandun dan jajaran tak sanggup bergerak tanpa
Baru 43 Persen .... dari halaman 4
SBG Tol .... dari halaman 4 Atas terpasangnya SBG terakhir itu, Jasa Marga Jalan Layang Cikampek ( JJC)
Harian Umum
KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019
Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi
HARGA Rp3.000
4
INFRASTRUKTUR
SBG Tol JakartaCikampek Dinaikan BEKASI - Steel Box Girder (SBG) jalan tol Jakarta Cikampek II (Elevated) di KM 17 Bekasi Timur akhirnya berhasil dinaikkan. Setelah terhambat oleh keberadaan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). SUTET itu telah dinaikan sehingga proses pengangkatan SBG bisa dilakukan. Artinya, seluruh SBG di Tol Layang Japek telah dipasang semua. "Dini hari (9/9/2019), merupakan pengangkatan SBG yang terakhir (SBG ke-2573) di Kilometer 17 Bekasi Timur. Jadi sudah tidak ada pekerjaan pengangkatan SBG lagi," ujar Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) Djoko Dwijono dalam siaran tertulis. n Ke Hal... 3
SOROT
Tri Sidak PT Priscolin Tak Kantongi IMB Meski Bangun Rampung 80 Persen
BEKASI - Wakil wali kota Bekasi menindaklanjuti laporan warga RW024, Kelurahan Pejuang, Medan Satria adanya bangunan pabrik baru yang belum memiliki ijin. Pe-
rusahaan yang diduga belum mengantongi izin lingkungan itu yaitu PT. Priscolin. Pada sidak ke perusahaan yang bergerak di bidang Cooking Oil and Bio Industrial
Rabu(11/09), Tri, sapaan akrab wakil wali kota Bekasi menemui manajemen PT. Priscolin. Manajemen menjelaskan, bangunan baru ini akan digunakan sebagai produksi pakan
ternak yang akan diproduksi oleh perusahaan rekanan. Namun setelah dicecar mengenai ijin bangunan, manajemen PT. Priscolin tidak bisa Ke Hal... 3 menjawab. n
Baru 43 Persen, Bapenda Kebut Sedot PAD
Demo ke BPN, Korban Gusur Dinilai Salah Alamat BEKASI - Kepala Subseksi Sengketa, Konflik, dan Perkara Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi, Dandun Wibowo, menyebut bahwa aksi unjuk rasa warga korban gusuran Pekayon-Jakasetia di depan kantornya pada Rabu (11/9/2019) salah alamat. Sebagai informasi, warga korban gusuran PekayonJakasetia masih bertahan menuntut Kantor BPN Kota Bekasi menerbitkan surat blokir atas pendaftaran sertifikat tanah di lahan gusuran Pekayon-Jakasetia yang masih diperjuangkan warga sejak 3 tahun belakangan. Surat itu untuk mencegah kepemilikan tiba-tiba atas lahan tersebut oleh suatu pihak ketika warga menempuh jalur hukum. "Dasarnya apa kita blokir? Harusnya gugat, baru jadi dasar gugatan kalau buat kami melakukan blokir. BPN hanya bisa bergerak di lahan yang sudah didaftarkan sertifikatnya," ujar Dandun. Sementara itu, BPN telah merilis data bahwa lahan gusuran Pekayon-Jakasetia sampai saat ini tidak dimiliki siapa pun. Pemerintah Kota Bekasi yang menggusur rumah-rumah warga di situ pada 2016 pun bukan pemilik tanah. Sedangkan, warga menguasai lahan itu sudah lebih dari 20 tahun dan rutin membayar tagihan listrik dan air. n Ke Hal... 3
BEKASI - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi targetkan Pendapan Asli Daerah (PAD) dari sembilan sumber pajak dan retribusi lainnya sebesar Rp 3,27 Triliun. Namun terhitung hingga bulan Agustus 2019 PAD masih jauh dari target dan belum mencapai 50 persen. Saat ini realisasi PAD baru mencapai 43, 64 persen atau setara Rp 1,42 Triliun. Wa l a u b e g i t u Ke p a l a Bapenda Kota Bekasi, Aan Suhanda optimis PAD pada tahun ini akan tercapai. Ia mengakui, pencapaian PAD pada triwulan pertama terhitung 15 persen. "Jika digabung dengan
retribusi dan hasil pendapatan transfer dari provinsi secara keseluruhan kita sudah mencapai 63 persen dari target Rp 6,6 Triliun," paparnya. Lanjut dia, untuk mencapai target yang maksimal pemerintah akan terus berupaya meningkatkan perolehan PAD yang bersumber dari pajak bumi dan bangunan ( P BB ) , p aja k re s t o ra n , pajak hiburan, BPHTB, pajak parkir, pajak hotel dan Retribusi lainya. Adapun upaya lainnya yang pemerintah lakukan dengan mengintensifkan pengecekan terhadap wajib pajak ke lapangan. n Ke Hal... 3
Wawali Sentil Kinerja Satpol PP BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto marah ketika hendak melintasi Jalan Insinyur Juanda, Margahayu, Bekasi Timur, pada Rabu (11/9/2019) pagi. Pasalnya, jalan tersebut
tertutup pedagang yang masih menggelar dagangannya di ruas jalan tersebut. Bahkan Wakil Walikota Bekasi tersebut sampai turun dari mobilnya memarahi petugas Satpol PP yang
tidak segera mensterilkan jalan ini. Mana dantonnya? Ini kok dibiarkan, kan batas berjualan hanya sampai pukul 06.00," tanya Tri kepada petugas Satpol dilokasi. Sampai pukul 07.00 pagi, atau saat dirinya ingin melintasi jalan arah Terminal Bekasi tersebut belum bisa dilalui karena tertutup pedagang pasar yang tumpah ke jalan. Tri juga memarahi para pedagang agar segera menutup dan merapihkan dagangannya karena sudah melewati batas waktu yang telah ditentukan. Tak lama itu, Ibnu Santoso,
Komandan Pleton Pengendalian Masa (Danton Dalmas) Kota Bekasi, yang ikut turun ke lapangan menghampirnya. “Jam berapa ini? Kenapa masih berjualan? Macet ini!,” tanya Mas Tri dengan nada tinggi. “Siap pak, tadi sudah dilakukan penindakan pukul 05.30, tapi pedagang masih bandel dan menggelar lapaknya lagi pak. Ini kita lakukan penindakan lagi,” timpal Ibnu Santoso. Tak puas dengan jawaban Danton Dalmas Pol PP, Tri mencari pengelola pasar baru dan perwakilan pedagang kaki lima (PKL) n Ke Hal... 3