Skip to main content

Majalah Digital Kabari Edisi 225 - 2026

Page 1


Daftar Isi Edisi 225

INGIN ADVERTENSI DI KABARI

• Majalah Kabari Digital

• Majalah Hidup Sehat

• Majalah Tur Dunia

• Majalah Extra Uang

Disebarkan ke

Lebih dari 27,000 Emails

Hubungi:

Lebih dari 25 juta Kabari YouTube Video Viewers

San Francisco : (415) 213-7323

Los Angeles : (562) 383-2100

Jakarta : (021) 4288-6112

Email: sales@kabarinews.com

Hari Kartini Dimata Dian Kenanga, Antara Aktualisasi dan Marwah Perempuan

Dian Kenanga: Totok Aura Bukan Sekadar Istilah, Melainkan Konsep Terapi Berbasis Ilmu

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Dorong Penguatan Regulasi dan Kolaborasi Global

Veny Lie Gaungkan Semangat Kartini Lewat Pendidikan Musik

Taruna Ikrar Kepala BPOM RI Bicara di Harvard: Indonesia Tampil sebagai Kontributor Strategi Kesehatan Global Semangat Kartini dalam Tenun Tidore Anita Gathmir

Leny Rafael, Wou Batik dan Semangat Kartini

She Builds, She Leads, She Inspires : Merayakan Kartini, Perempuan di Nuanu Menginspirasi Generasi Baru untuk Membentuk Masa Depan

Lady Vien: Semangat Kartini Harus Terus Hidup, Perempuan Berani Speak Up dan Saling Dukung

Dari Laut Timur Indonesia ke Gelas Smoothies Jakarta, Collabit Hadir di Billy’s

Berdayakan 2.000 Mahasiswa: Google Student Ambassador 2026 Hadir Lebih Besar

Pet Adventure Wonderland 2026 Expo Sukses Digelar

BenihBaik.com dan The Coca-Cola Foundation Bersinergi untuk Mengakselerasi Penyaluran Bantuan Bencana Banjir di Sumatra

Jakarta Concert Orchestra dan Batavia Madrigal Singers Bawa Harmoni Nusantara di Festival Musik Internasional Ankara

Siluet yang Membuat Perbedaan, untuk Tampilan Sehari-hari yang Lebih Statement

Dapur Sumur Tutur : Hadirkan Dinamika Perempuan Lintas Generasi

Film Para Perasuk Rilis OST, Dinyanyikan Maudy Ayunda

Nuanu Creative City Hadirkan Music Residency

Palari Films Rayakan 10 Tahun Perjalanan di Industri Film Indonesia

Revolusi Penanganan Nyeri Tanpa Bedah

Grab Perkenalkan 13 Fitur Berbasis AI

Puji Syukur atas segala rahmat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan kepada kami waktu dan kesempatan untuk tetap terus berkarya memberikan beragam informasi yang dikemas sebagai Jembatan Informasi Indonesia – Amerika.

Majalah Kabari edisi kali ini menghadirkan beragam informasi serta artikel menarik buat para pembaca Kabari yang budiman.

Dian Kenanga dikenal sebagai pendiri Dian Kenanga Totok Aura (DKTA), Dian Kenanga memiliki pandangan tersendiri dalam memaknai sosok Raden Ajeng Kartini dan relevansinya di era modern. Simak selengkapnya hanya di cover story

Selain itu, Majalah Kabari edisi kali ini juga menghadirkan kisah menarik lainnya, seperti: video: Semangat Kartini dalam Tenun Tidore Anita Gathmir, video: Veny Lie Gaungkan Semangat Kartini Lewat Pendidikan Musik. She Builds, She Leads, She Inspires Merayakan Kartini, Perempuan di Nuanu Menginspirasi Generasi Baru untuk Membentuk Masa Depan.

Dan masih banyak lagi artikel lainnya yang tak kalah menarik diantaranya : Video: Taruna Ikrar Kepala BPOM RI Bicara di Harvard Indonesia Tampil sebagai Kontributor, Strategi Kesehatan Global. Berdayakan 2.000 Mahasiswa Google Student Ambassador 2026 Hadir Lebih Besar, Dapur Sumur Tutur Hadirkan Dinamika Perempuan Lintas Generasi. Simak selengkapnya hanya di Majalah Kabari Edisi 225.

REDAKSI

Kabari merupakan majalah bulanan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh PT. Cempaka International dan didistribusikan secara gratis di seluruh wilayah Amerika Serikat.

Kantor Cabang Jakarta Cempaka Putih Timur V No.15 Jakarta, Indonesia 10510 Tel: (021) 428-86112

Email redaksi: redaksi@kabarinews.com | Iklan : sales@kabarinews.com

PENERBIT

JOHN OEI

KOMISARIS INDONESIA

OLINA HIMAYANTI

DEWAN PENASIHAT LISA TUNGKA

DIREKTUR UTAMA AMERIKA INDRIATI (VONNY) OEI

DIREKTUR UTAMA INDONESIA ANITA SETIAWARDI

PENULIS

ASBAN NATAWIJAYA

HARRY PRASETYO

PENATA ARTISTIK Yanti bi

VIDEO FANIESYAH

KONTRIBUTOR

STANLEY CHANDRA

RIANA K LIPTAK

ADMINISTRASI

DEWI LIEM

IKLAN DAN PEMASARAN

WEINA TANUWIJAYA

SIRKULASI

PETER ZHAN

Antara Aktualisasi dan Marwah
Perempuan
Hari Kartini Dimata Dian Kenanga

Salma Dian Priharjati atau yang akrab disapa Dian Kenanga dikenal sebagai pendiri Dian Kenanga Totok Aura (DKTA), Dian Kenanga memiliki pandangan tersendiri dalam memaknai sosok Raden Ajeng

Kartini dan relevansinya di era modern. Bagi Dian, peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi diri bagi perempuan untuk terus berkembang tanpa kehilangan jati diri.

“Saya pribadi memaknainya sebagai sebuah pengingat saja, bahwa saya harus tetap berjuang dalam mengaktualisasikan diri pada ranah yang menjadi keahlian saya untuk kebermanfaatan banyak orang, baik secara finansial maupun sosial, tanpa harus menanggalkan kewajiban serta marwah alami saya sebagai seorang istri dan ibu,” ujarnya.

Ia menekankan perjuangan perempuan seharusnya berjalan beriringan dengan peran alami yang dimiliki.

Menurutnya, jika hal tersebut diabaikan, maka esensi emansipasi justru bisa kehilangan arah. “Jika kehilangan hal tersebut, tujuan emansipasi yang diusung dalam setiap peringatan Hari Kartini akan kehilangan makna, bahkan bisa menyesatkan wanita itu sendiri dalam menata kehidupan,” tambahnya.

Dalam pandangannya, nilai utama yang diwariskan Kartini adalah tentang emansipasi. Namun, Dian melihat konsep tersebut seringkali dipahami secara keliru di masa kini.

“Emansipasi sering didefinisikan sebagai kesetaraan hak dan kewajiban antara pria dan wanita di segala aspek. Bagi saya, hal itu mustahil sepenuhnya, karena pria dan wanita memiliki peran spesifik yang memang harus saling melengkapi,” jelasnya.

Meski demikian, ia tidak menampik bahwa emansipasi tetap penting, terutama bagi perempuan muda Indonesia.

Namun, ia memberi catatan tegas agar konsep tersebut tidak melampaui batas. “Dalam batas tertentu emansipasi memang penting, sejauh tidak melampaui kodrat kita sebagai wanita. Jika

kesetaraan dimaknai tanpa batas, justru bisa merusak tatanan nilai,” ungkap Dian.

Ia juga memberikan ilustrasi mengenai dampak kemandirian yang dinilai berlebihan. Menurutnya, ketika perempuan memandang pernikahan dan berketurunan sebagai beban, maka hal itu dapat berdampak pada keberlanjutan generasi. Bahkan dalam konteks rumah tangga, kondisi tersebut berpotensi memicu konflik hingga perceraian.

Di tengah derasnya arus informasi di era digital, Dian berpesan agar perempuan muda tetap berpegang pada identitas dan nilai diri. “Tetaplah pertahankan jati diri dan marwah sebagai wanita dalam beremansipasi, meski arus informasi begitu deras melalui media sosial,” pesannya.

Ia juga mencontohkan sosok perempuan ideal yang menurutnya mencerminkan emansipasi sejati, yakni Siti Khadijah, istri Rasulullah SAW. “Beliau adalah pengusaha sukses, namun tetap berkhidmat kepada suaminya. Itulah contoh emansipasi terbaik,” tuturnya.

Di akhir, Dian menegaskan bahwa emansipasi sejati bukanlah sekadar tuntutan atau jargon. “Selama wanita masih terus menuntut emansipasi, maka selama itu pula emansipasi tidak akan pernah hadir. Emansipasi adalah situasi kemandirian wanita yang tetap dalam jati diri dan marwahnya,” pungkasnya.

Totok Aura Bukan Sekadar Istilah, Melainkan Konsep Terapi Berbasis Ilmu Dian Kenanga

Pendiri Dian Kenanga Totok Aura (DKTA), Dian Kenanga, menegaskan penggunaan istilah “Totok Aura” dalam brand yang ia bangun bukan sekadar strategi pemasaran atau clickbait. Menurutnya, istilah tersebut memiliki makna mendalam yang merepresentasikan konsep terapi yang terstruktur.

“Bagi sebagian orang mungkin akan menduga bahwa penggunaan kata ‘Totok Aura’ hanya untuk memancing minat calon pengguna jasa, tapi sama sekali bukan,” ujar Dian Kenanga.

Ia menjelaskan “Totok Aura” merupakan manifestasi dari perpaduan dua metode terapi, yakni teknik totok atau akupresur dengan pengerahan tenaga prana atau tenaga dalam. Kombinasi ini diterapkan melalui pijat tekan pada titik-titik meridian di seluruh tubuh untuk merangsang sistem

Photo: IG@dktanew
Photo: IG@dktanew

saraf.

“Terapi ini bertujuan menstimulasi titik saraf agar sistem tubuh dapat menemukan kembali ritme idealnya. Ketika keseimbangan itu tercapai, maka cakra tubuh menjadi sehat dan memunculkan pancaran energi atau aura positif sebagai efeknya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dian menyebut dominasi energi positif yang dihasilkan dari terapi ini dapat memberikan dampak pada penampilan seseorang tanpa perlu intervensi kosmetik berlebihan. “Pengguna jasa bisa terlihat lebih menawan secara alami, tanpa harus bergantung pada make up berlebih, bahan kimia, atau bahkan operasi,” tambahnya.

Selain manfaat kesehatan, terapi Totok Aura juga diklaim memiliki efek kosmetik alami, seperti membantu mengencangkan kulit, mengurangi potensi munculnya kantung mata, serta memperlambat tanda-tanda penuaan. Hal ini membuat pengguna terlihat lebih segar dan awet muda.

Dian Kenanga menegaskan konsep yang

Kabari

ia kembangkan bukanlah sekadar istilah tanpa dasar, melainkan sebuah pendekatan terapi yang menggabungkan aspek kesehatan dan kecantikan dengan landasan keilmuan. “Kami ingin menyampaikan ‘Totok Aura’ adalah representasi dari konsep terapi yang utuh, bukan sekadar kata-kata tanpa makna,” pungkasnya.

Photo:

Di National University of Singapura Taruna

Terobosan Taruna Ikrar di Kancah Internasional, Kolaborasi BPOM dengan A*STAR Percepat Akses Terapi Inovatif di Indonesia

Langkah Strategis Taruna Ikrar di Kancah Internasional Di Singapura, BPOM Raih WLA, A*STAR Ajak Kolaborasi Kembangkan Terapi Gen dan Sel

Singapura — Di tengah percepatan inovasi bioteknologi global, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan baru dalam tata kelola regulasi kesehatan dunia. Dalam kunjungan strategis ke Singapura, Taruna Ikrar disambut oleh jajaran pimpinan A*STAR, lembaga riset terdepan yang menjadi episentrum pengembangan terapi sel dan gen di kawasan Asia.

Pertemuan ini tidak sekadar seremoni diplomatik, melainkan momentum penting yang menandai pengakuan internasional terhadap kapasitas regulatori Indonesia. Taruna Ikrar menegaskan bahwa BPOM telah resmi meraih status WHO Listed Authority (WLA) pada akhir 2025 sebuah capaian prestisius yang menempatkan Indonesia sejajar dengan otoritas regulasi negara maju dan membuka jalan bagi pengakuan global terhadap produk farmasi nasional.

“Status WLA bukan sekadar simbol, melainkan bukti bahwa sistem regulasi Indonesia telah diakui dunia. Ini menjadi fondasi kuat untuk mempercepat akses masyarakat terhadap terapi inovatif sekaligus mendorong daya saing industri farmasi nasional di pasar global,” ujar Taruna Ikrar di kantor A*STAR singapura selasa 21 April 2026.

Dalam forum ilmiah dan strategis

tersebut, A*STAR secara terbuka mengajak BPOM untuk menjalin kolaborasi dalam pengembangan terapi gen dan sel, termasuk teknologi mutakhir seperti induced pluripotent stem cell (iPSC) dan terapi sel CAR-T. Ajakan ini mencerminkan tingginya kepercayaan komunitas riset internasional terhadap kapabilitas BPOM dalam mengawal keamanan, mutu, dan efektivitas produk terapi lanjutan.

Taruna Ikrar menegaskan bahwa BPOM telah menyiapkan kerangka regulasi yang adaptif dan progresif untuk mendukung inovasi tersebut. Melalui mekanisme Investigational New Drug (IND) serta regulasi Produk Obat Terapi Lanjutan (ATMP), BPOM memastikan bahwa setiap tahapan pengembangan mulai dari riset hingga uji klinis dan produksi berjalan sesuai standar global yang ketat namun tetap efisien.

“Kami tidak hanya menjaga keamanan publik, tetapi juga menjadi enabler bagi inovasi. Kolaborasi dengan A*STAR akan mempercepat transfer pengetahuan, penguatan kapasitas nasional, serta membuka peluang uji klinis multinasional yang akan menguntungkan Indonesia,” tegasnya.

Didampingi staf khusus BPOM RI dr Wachyudi Muchsin , Lebih jauh, Taruna Ikrar menekankan pentingnya pendekatan ABG (Academic–Business–Government) sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem inovasi kesehatan nasional. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi sebagai pusat riset, industri sebagai penggerak hilirisasi, serta pemerintah sebagai regulator dan fasilitator menjadi kunci percepatan pengembangan terapi canggih di Indonesia.

“Konsep ABG adalah kekuatan

Indonesia. Ketika akademisi menghasilkan inovasi, industri mengembangkan dan memproduksi, serta pemerintah memastikan regulasi dan kualitas, maka ekosistem akan bergerak cepat dan berkelanjutan. Inilah model yang kami dorong untuk terapi gen dan sel,” jelas Taruna Ikrar.

Diskusi juga menyoroti pentingnya penguatan aspek manufaktur terapi sel, termasuk penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) pada fasilitas pemrosesan sel di Indonesia. Saat ini, BPOM telah mengawal pengembangan puluhan fasilitas sel punca nasional sebagai bagian dari strategi besar menuju kemandirian farmasi berbasis bioteknologi.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi Indonesia untuk lebih aktif dalam ekosistem riset global, sekaligus mempercepat hadirnya terapi-terapi canggih bagi

masyarakat. Dengan pendekatan ABG yang terintegrasi dan pengakuan internasional melalui WLA, Indonesia dinilai memiliki fondasi kuat untuk menjadi pemain utama dalam inovasi kesehatan dunia.

Langkah Taruna Ikrar di Singapura ini menegaskan bahwa BPOM tidak lagi sekadar regulator domestik, tetapi telah bertransformasi menjadi institusi strategis berkelas dunia. Dengan status WLA dan kemitraan internasional yang kian luas, Indonesia kini berada di jalur yang tepat untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing global.

Veny Lie Gaungkan Semangat Kartini Lewat Pendidikan Musik

Pemilik Vens Club Music School Kelapa Gading sekaligus guru piano, Veny Lie, terus menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan musik dengan mengajar anak-anak, baik reguler maupun berkebutuhan khusus.

Melalui sekolah musik yang ia dirikan, Veny aktif mendorong para siswa untuk tampil dalam konser tahunan, mengikuti ajang konser nasional, hingga menempuh ujian internasional yang membuka peluang bagi mereka melanjutkan pendidikan ke universitas luar negeri.

Dalam momentum Hari Kartini, Veny menekankan pentingnya makna emansipasi perempuan di Indonesia.

“Makna Hari Kartini adalah memperingati emansipasi dan perjuangan hak perempuan Indonesia. Perempuan berhak mendapatkan pendidikan dan bebas mengeluarkan pendapat,” ujarnya.

Ia menilai, nilai-nilai perjuangan Kartini masih sangat relevan hingga saat ini, terutama dalam hal kesetaraan pendidikan.

Kabari

“Pendidikan yang setara, pria dan wanita sudah tidak berbeda lagi. Semangat Kartini mendorong semua gender untuk mendapatkan pendidikan setinggi mungkin,” tambahnya.

Veny juga menyoroti perubahan besar yang terjadi pada perempuan masa kini, yang dinilai semakin berani bersuara dan mandiri secara ekonomi. Menurutnya, emansipasi Kartini menjadi fondasi penting dalam mengubah nasib perempuan Indonesia.

“Dulu perempuan harus di rumah, sekarang banyak perempuan yang sudah mandiri dan berhasil dalam karier,” katanya.

Di Hari Kartini, Veny menyampaikan harapan dan pesannya bagi perempuan Indonesia agar terus berkembang dan percaya diri.

“Berani mimpi jauh, jadikan pendidikan dan skill sebagai senjata utama, serta nyaman menjadi diri

sendiri,” tuturnya. Ia juga mengajak perempuan Indonesia untuk saling mendukung dan menjadi inspirasi bagi sesama.

“Jadilah Kartini bagi orang lain, mari perempuan Indonesia kita maju bersama,” pungkasnya.

Kabari

Taruna Ikrar Kepala BPOM RI Bicara di Harvard

Indonesia Tampil sebagai Kontributor

Strategi Kesehatan Global

Kepala Badan Pengawas

Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, kembali mendapat undangan prestisius dari Schepens Eye Research Institute of Mass Eye and Ear

Department of Ophthalmology at Harvard Medical School, 20 Staniford Street, Boston MA sebagai pembicara dalam forum akademik global pada 30–31 Maret 2026.

Dalam forum tersebut, Taruna Ikrar membawakan topik strategis bertajuk “Global Burden of GBS Diseases & Vaccine Platforms

Challenges”, yang mengupas kompleksitas beban global penyakit Guillain-Barré Syndrome (GBS) serta tantangan pengembangan platform vaksin modern.

Undangan tersebut secara langsung disampaikan oleh Joseph F. Arboleda-Velasquez, Associate Professor di Harvard Medical School sekaligus peneliti di Massachusetts Eye and Ear, Boston.

Bagi Taruna Ikrar, kehadirannya di Harvard bukan sekadar forum akademik, melainkan bentuk pengakuan atas kapasitas keilmuan sekaligus representasi Indonesia

dalam percaturan kesehatan global.

“Ini saya rasakan sebagai sebuah pengakuan atas keahlian dan kepakaran yang saya miliki, sekaligus menjadi kebanggaan, baik atas nama keluarga maupun atas nama lembaga negara di Indonesia,” ujar Taruna Ikrar dalam keterangan tertulisnya, jumat (27/3/2026).

Taruna menambahkan, Harvard sebagai salah satu institusi akademik terbaik dunia menjadi ruang penting dalam membentuk arah kebijakan kesehatan global berbasis sains.

Bahas Penyakit Langka hingga

Tantangan Vaksin Modern

Dalam paparannya, Taruna Ikrar akan mengangkat dua isu besar yang saat ini menjadi perhatian dunia.

Pertama, beban global penyakit Guillain-Barré Syndrome (GBS), yakni gangguan saraf langka yang

dapat menyebabkan kelumpuhan hingga kematian. Meski prevalensinya relatif rendah, dampaknya sangat signifikan terhadap sistem kesehatan, terutama karena membutuhkan perawatan intensif dan biaya tinggi.

Kedua, tantangan pengembangan platform vaksin modern, termasuk teknologi mRNA, viral vector, dan protein subunit.

Perkembangan pesat teknologi ini membuka peluang percepatan inovasi, namun juga menuntut penguatan aspek keamanan jangka panjang, distribusi yang merata, serta peningkatan kepercayaan publik.

Dalam konteks ini, Taruna menekankan pentingnya keseimbangan antara percepatan inovasi dan prinsip kehati-hatian ilmiah.

“Regulator tidak lagi hanya menjadi penjaga gerbang, tetapi harus mampu menyeimbangkan inovasi, keamanan, dan kepercayaan publik secara simultan,” tegasnya.

Peran Strategis BPOM di Era Kesehatan Global

Diskursus yang diangkat Taruna Ikrar juga menegaskan transformasi peran lembaga regulator seperti BPOM, dari sekadar otoritas persetujuan produk menjadi aktor strategis dalam ekosistem kesehatan global.

Hal ini sejalan dengan capaian BPOM yang telah

meraih status WHO Listed Authority (WLA), yang memperkuat posisi Indonesia sebagai rujukan global dalam pengawasan obat dan makanan.

Dalam konteks nasional, dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa dan tantangan geografis yang kompleks, Indonesia dituntut memiliki sistem regulasi yang adaptif, berbasis sains, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Indonesia dari Objek Menjadi Kontributor Global Keterlibatan Taruna Ikrar dalam forum akademik di Harvard juga mencerminkan pergeseran posisi Indonesia di tingkat global dari sebelumnya sebagai objek kebijakan menjadi kontributor aktif dalam pembentukan wacana kesehatan dunia.

Partisipasi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas nasional, mulai dari riset, regulasi, hingga industri farmasi.

Lebih jauh, kehadiran Indonesia di forum ilmiah kelas dunia membuka peluang kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan kesehatan global yang semakin kompleks.

Ke depan, tantangan terbesar bukan lagi sekadar hadir dalam forum global, tetapi bagaimana Indonesia mampu mengambil peran dalam menentukan arah kebijakan kesehatan dunia berbasis kekuatan sains, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor pungkas taruna.

Semangat Kartini dalam Tenun

Tidore Anita Gathmir

Di tengah panggung fashion show Discover The Natural Treasure Ternate – Tidore di Jakarta, terselip sebuah nama, Anita Gathmir Kaicil.

Sebagai pegiat tenun Tidore, Anita membawa lebih dari sekadar kain ia membawa cerita, budaya, dan pesan kepedulian terhadap alam.

Melalui koleksi bertajuk Puta Dino Kayangan, Anita memperkenalkan keindahan wastra Tidore kepada publik dan para investor. “Hari ini kami akan memperkenalkan Pulau Tidore kepada masyarakat Indonesia, sekaligus menunjukkan kekayaan budaya kami kepada para investor,” ujarnya.

Koleksi yang ditampilkan bukan sekadar busana biasa. Anita menggabungkan berbagai desain yang pernah ia hadirkan sebelumnya menjadi satu kesatuan yang utuh. Namun, ada satu benang merah yang kuat:

kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami fokus pada desain yang peduli terhadap alam, memanfaatkan benang-benang sisa dari kain tenun untuk menciptakan sesuatu yang baru,” jelasnya.

Dari tangan kreatifnya, benang-benang bekas itu disulap menjadi sulaman bunga yang indah, mencerminkan pesona alam Tidore. Baginya, setiap helai kain adalah medium untuk bercerita. “Motif dan desainnya menceritakan keindahan Tidore, supaya orang luar bisa melihat dan tertarik untuk datang bahkan berinvestasi,” tambah Anita.

Tak hanya tentang budaya, kehadiran Anita juga membawa semangat emansipasi perempuan, terlebih dalam momentum Hari Kartini. Ia memaknai Kartini sebagai simbol kekuatan perempuan untuk berdaya dan berkontribusi.

“Perempuan mampu memberikan dampak untuk dunia. Kita bisa beraktivitas, maju, dan bekerja sama seperti laki-laki,” ungkapnya.

Menurut Anita, nilai-nilai Kartini masih sangat relevan hingga kini, terutama dalam hal pendidikan dan peran perempuan dalam membangun generasi. “Perempuan harus pintar. Generasi masa depan bisa maju jika ibunya juga cerdas,” tegasnya.

Baginya, emansipasi bukan sekadar konsep, melainkan kebutuhan nyata bagi perempuan Indonesia. Ia percaya bahwa perempuan adalah fondasi utama dalam mencetak masa depan bangsa.

Di akhir perbincangan, Anita menyampaikan pesan sederhana namun kuat bagi perempuan Indonesia.

“Jangan gampang putus asa, jangan menyerah. Kita harus terus berupaya meraih cita-cita, karena masa depan tidak akan datang tanpa usaha,” pesannya.

Acara Discover The Natural Treasure Ternate –Tidore di Jakarta ini turut dihadiri oleh Walikota Ternate M.Tauhid Soleman, Wakil Walikota Tidore Ahmad Laiman dan Pimpinan BI Maluku Utara Handi Susila.

Nama Leny Rafael

telah lama dikenal di dunia fashion Tanah

Air melalui karya-karyanya di bawah label Wou Batik. Di tengah kesibukannya sebagai desainer, Leny menunjukkan dedikasinya dalam mengangkat batik sebagai identitas sekaligus karya bernilai tinggi.

Di momen peringatan Hari Kartini, Leny tengah disibukkan dengan proyek spesial. Ia dipercaya merancang seragam paduan suara Ibu-Ibu Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) perwakilan Bekasi yang akan tampil dalam ajang Rakernas IPEMI di Hotel Discovery Ancol.

“Hari ini saya merancang karya Wou Batik untuk seragam paduan suara IPEMI Bekasi yang akan mengikuti lomba dalam acara Rakernas,” ujarnya.

Bagi Leny, Hari Kartini memiliki makna yang sangat mendalam, khususnya bagi perempuan Indonesia. Ia melihat sosok Kartini sebagai sumber inspirasi yang membuka jalan bagi perempuan untuk berkarya dan sejajar dengan laki-laki.

“Hari Kartini adalah hari kebanggaan nasional, karena dari beliaulah perempuan Indonesia bisa menjadi figur inspiratif, bisa berkarya, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkapnya.

Menurutnya, nilai emansipasi yang diperjuangkan Kartini masih sangat relevan hingga saat ini. Perempuan, kata Leny, memiliki peluang besar untuk berkarya dan bahkan menjadikannya sebagai sumber penghasilan.

“Perempuan bisa menghasilkan sesuatu dari karya dan kemampuannya, bahkan bisa

Leny Rafael, Wou Batik

dan Semangat Kartini

bersaing hingga tingkat nasional dan internasional,” jelasnya.

Lebih dari itu, Leny percaya bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan ekonomi. Melalui kreativitas dan keterampilan, perempuan dapat menjadi motor penggerak perubahan.

Di Hari Kartini, Leny menyampaikan pesan kuat bagi perempuan muda Indonesia agar tidak berhenti bermimpi dan berkarya.

“Perempuan harus bisa menjadi inspirasi, terus berkarya, dan berjuang bukan hanya untuk keluarga, tetapi juga untuk lingkungan sekitar,” pesannya.

Ia juga menegaskan pentingnya emansipasi bagi perempuan Indonesia. Baginya, perjuangan Kartini telah membuka ruang

bagi perempuan untuk keluar dari batasan dan menunjukkan potensi terbaiknya.

“Perempuan Indonesia itu hebat, keren, dan luar biasa. Kita bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja,” tutup Leny.

Photo: IG@woubatik
Photo: IG@woubatik

She Builds, She Leads, She Inspires

Merayakan Kartini, Perempuan di Nuanu Menginspirasi Generasi Baru untuk Membentuk Masa Depan

21 April 2026, Nuanu Creative City, Bali — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Nuanu Creative City menghadirkan “She Builds, She Leads, She Inspires”, sebuah narasi yang merayakan semangat Raden Ajeng Kartini melalui kisah nyata para perempuan yang hari ini turut membentuk salah satu ekosistem kreatif paling dinamis di Bali.

Jika Hari Perempuan Internasional di bulan Maret menjadi momentum global untuk kesetaraan gender, warisan Kartini memiliki resonansi yang khas di Indonesia—berakar pada pendidikan, keberanian, serta kebangkitan suara perempuan dalam menghadapi berbagai batasan. Di Nuanu, semangat ini tidak sekadar simbolis; ia dijalankan, dibangun, dan dipimpin setiap

Ida Ayu Astari Prada, Director of Brand & Communications, Nuanu Creative City

Merefleksikan identitas dan representasi, Ida Ayu Astari Prada, Director of Brand & Communications, Nuanu Creative City, menyampaikan bahwa Kartini hidup dalam perempuan yang berani mendefinisikan narasinya sendiri. “Di Nuanu, kami melihat perempuan Bali tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga memimpin bagaimana budaya tersebut berkembang dan direpresentasikan. Bagi saya, Hari Kartini adalah tentang memiliki suara, identitas, dan peran kita dalam membentuk ekosistem kreatif,” ungkapnya.

hari.

Dari ruang rapat hingga lapangan konstruksi, dari studio seni hingga program komunitas, perempuan di Nuanu tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan— mereka adalah pemimpin, pembangun, kreator, dan agen perubahan. Di Hari Kartini ini, Nuanu menghadirkan pendekatan yang melampaui perayaan, dengan menyoroti perempuan dalam aksi, dampak, dan kepemimpinan mereka.

Suara Kartini Masa Kini: Perempuan di Nuanu Di sini, para perempuan di Nuanu berbagi makna warisan Kartini melalui karya dan perubahan yang mereka hadirkan setiap hari.

Auditya Sari, Head of Nuanu Social Funds, mengaitkan warisan Kartini dengan dampak komunitas. “Kartini mengajarkan kita bahwa perubahan dimulai dari kesadaran dan empati. Di Nuanu, memberdayakan perempuan berarti memberdayakan komunitas. Melalui program sosial, kami menciptakan dampak yang melampaui diri kami sendiri. Itulah makna warisan Kartini bagi saya hari ini,” katanya.

Auditya Sari, Head of Nuanu Social Funds

Kelsang Dolma, Director of Public Relations & Special Art Pr ojects at Nuanu Creative City

Silvia Maharani, Chief of Security, Nuanu Creative City

Lia Kusumawardhani, pelaku UMKM dan pencinta kain Nusantara, menyatakan kebaya adalah simbol kebanggaan Indonesia.

“Kebaya merupakan identitas khas perempuan Indonesia. Jika dikenakan di acara internasional bersama kain Nusantara, ini akan menjadi ‘nation branding’ positif bagi bangsa,” ungkap Lia.

Kelsang Dolma, Director of Public Relations & Special Art Projects di Nuanu Creative City, menghadirkan perspektif yang dibentuk oleh pengalamannya lintas negara—berakar pada keberanian dan kemampuan untuk menciptakan ruang, “Hari Kartini mengingatkan kita bahwa perempuan tidak perlu menunggu untuk diundang masuk ke dalam ruang—kita juga bisa membangun ruang itu sendiri. Perjalanan saya di Nuanu, dalam membantu mengembangkan platform seperti FOTO Bali Festival dan Art & Bali, memperlihatkan bagaimana menciptakan ruang dengan kesadaran dan memimpin dengan keyakinan. Sebagai seseorang yang datang dari luar Indonesia namun merasa sangat terhubung dengan semangat budayanya, saya melihat warisan Kartini dalam keberanian untuk melangkah, membentuk budaya, dan turut menentukan arah percakapan,” katanya

Ekosistem Hidup yang Menghadirkan Dampak

Sebagai kota kreatif seluas 44 hektare di Bali, Nuanu menghadirkan semangat Raden Ajeng Kartini ke dalam konteks masa kini—di mana perempuan memimpin, membangun, dan menciptakan dampak setiap hari di persimpangan budaya, komunitas, dan inovasi.

Melalui suara-suara ini, Nuanu bertujuan untuk menginspirasi generasi baru perempuan lewat cerita yang nyata, relevan, dan penuh makna. Lebih dari sekadar perayaan, ini menjadi ajakan bagi perempuan muda untuk melangkah, mengambil ruang, dan berani membentuk masa depan mereka sendiri.

Lady Vien
Semangat Kartini Harus Terus Hidup, Perempuan
Berani Speak Up dan Saling Dukung

Peringatan Hari Kartini menjadi momentum refleksi bagi banyak perempuan Indonesia, termasuk model dan selebgram Lady Vien. Ia memaknai hari tersebut sebagai pengingat untuk terus melanjutkan perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi dan kesetaraan gender.

“Makna Hari Kartini bagi saya adalah untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini sekaligus menjadi pengingat agar kita terus melanjutkan perjuangannya,” ujar Lady Vien.

Menurutnya, sosok R.A. Kartini merupakan pahlawan wanita yang sangat menginspirasi. Ia menilai keberanian Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan yang setara dengan laki-laki.

“Beliau dengan berani memperjuangkan emansipasi wanita sehingga perempuan Indonesia memiliki pendidikan dan hak yang

sama. Saya sangat berterima kasih kepada R.A. Kartini yang telah memberikan ruang bagi perempuan untuk berkarya,” katanya.

Lady Vien juga menekankan nilai-nilai perjuangan Kartini masih sangat relevan hingga saat ini. Mulai dari kesetaraan hak, keberanian, kemandirian, hingga kepedulian sosial dinilai menjadi bagian penting dalam kehidupan perempuan modern.

“Semua nilai Kartini seperti keberanian, kemandirian, hingga berwawasan luas harus terus kita jaga sampai kapan pun,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya emansipasi perempuan sebagai bentuk pembebasan dari diskriminasi dan ketidaksetaraan gender. Di tengah masih maraknya kasus pelecehan terhadap perempuan, Lady Vien mengajak perempuan untuk berani menyuarakan diri.

“Saat ini masih banyak pelecehan terhadap wanita. Sudah saatnya perempuan berani speak up dan melawan dengan keberanian agar hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Lady Vien menyampaikan pesan tentang pentingnya solidaritas antarperempuan. Ia mengajak perempuan Indonesia untuk saling mendukung, memotivasi, dan membangun komunitas yang kuat.

“Women support women itu penting. Dengan saling mendukung, kita bisa membangun perempuan yang lebih tangguh, mandiri, dan percaya diri. Sukses dan bahagia selalu untuk perempuan Indonesia. Selamat Hari Kartini,” pungkasnya

Dari Laut Timur Indonesia ke

Collabit Hadir di Billy’s

Di Jakarta, tren wellness kini tidak hanya hadir di studio yoga atau rak suplemen. Ia juga mulai muncul di tempat-tempat nongkrong. April ini, Collabit menghadirkan cara baru menikmati minuman harian melalui kolaborasi dengan Billy’s, salah satu ruang komunitas paling hidup di Jakarta Selatan.

Kolaborasi ini membawa sesuatu yang tidak biasa ke dunia minuman urban. Collabit menghadirkan marine collagen berbasis tuna Indonesia yang dapat ditambahkan ke berbagai minuman mulai dari kopi, smoothies, matcha, hingga minuman lainnya. Namun di balik produk tersebut, terdapat cerita yang jauh lebih menarik.

Startup dari Bitung yang

Mengubah Limbah Laut

Menjadi Nutrisi

Collabit merupakan singkatan dari Collaboration Bitung, sebuah startup bioteknologi kelautan Indonesia yang lahir dari Bitung, Sulawesi Utara. Indonesia adalah negara penghasil tuna terbesar di dunia (1,5 juta ton per tahun). Namun ironisnya, hampir setengah bagian dari ikan tuna yang diproses

Gelas Smoothies Jakarta

sering tidak dimanfaatkan secara optimal. Bagian seperti kulit, tulang, dan kepala tuna sering dianggap sebagai limbah, padahal sebenarnya kaya akan nutrisi.

Melihat potensi tersebut, Collabit mengembangkan bioteknologi untuk mengubah bagian ikan yang selama ini terabaikan menjadi marine collagen berbentuk bubuk yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh.

Dengan pendekatan ekonomi sirkular biru, Collabit memanfaatkan sumber daya laut secara lebih bertanggung jawab sekaligus menciptakan produk nutrisi yang mudah dikonsumsi dalam kehidupan sehari hari.

Produk Collabit sendiri berbahan dasar tuna Indonesia hasil tangkapan liar (yellowfin tuna/ Thunnus albacares) yang diproses menjadi kolagen laut dengan berat molekul kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Kolagen dikenal memiliki manfaat untuk mendukung elastisitas kulit, kesehatan tulang dan sendi, serta membantu proses regenerasi tubuh secara alami bila dikonsumsi rutin, sebanyak 5g per hari untuk hitungan dewasa.

Yang membuat Collabit berbeda

adalah filosofi di baliknya. Bagi tim di balik jenama ini, laut Indonesia bukan hanya sumber bahan baku, tetapi juga sumber inspirasi tentang bagaimana manusia dapat hidup lebih selaras dengan alam.

Ketika Wellness Bertemu Ruang Komunitas

Untuk membawa cerita tersebut lebih dekat ke gaya hidup urban, Collabit memilih Billy’s sebagai mitra kolaborasi.

Billy’s dikenal sebagai salah satu ruang hangout yang menjadi rumah bagi berbagai komunitas di Jakarta Selatan. Tempat ini sering menjadi titik kumpul bagi komunitas olahraga seperti running dan marathon, serta komunitas kreatif yang menjadikan area ini sebagai tempat bertemu, berdiskusi, dan bersosialisasi.

Dengan pengunjung yang didominasi profesional muda, komunitas kreatif, dan ekspatriat, Billy’s mencerminkan generasi urban yang semakin sadar terhadap kesehatan namun tetap ingin menikmati gaya hidup yang santai dan sosial.

Founder Billy’s, Ghaniya Kartasasmita, mengatakan bahwa kolaborasi ini terasa sangat natural.

“Billy’s selalu menjadi ruang bagi komunitas untuk berkumpul dan mencoba hal-hal baru. Kami melihat Collabit sebagai jenama yang membawa perspektif menarik tentang wellness. Ini bukan sekadar suplemen, tetapi cerita tentang laut Indonesia, keberlanjutan, dan bagaimana nutrisi bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menu Minuman Khusus Sepanjang April

Sepanjang 7 April - 7 Mei 2026, pengunjung Billy’s dapat menikmati dua smoothies, Mango Tango dan Berry Bang, dalam versi bercampur Collabit - Marine Collagen tanpa mengubah rasa asli minuman. Hal ini memungkinkan pengunjung menikmati tambahan nutrisi dan protein tanpa harus mengubah kebiasaan minum mereka sehari hari.

Smoothies kolaborasi diperkenalkan di acara Collabeats: Where Flavor Meets Function, di Billy’s, pada 7 April 2026.

Bila menginginkan rasa creamy, pengunjung juga dapat mengganti susu sapi di dalam kopi, matcha, dan minuman Billy’s lainnya menggunakan CollabitCollagen Oat Creamer. Varian krimer berbasis gandum ini diformulasikan dengan tambahan marine collagen.

Tidak hanya berhenti di minuman, produk Collabit juga akan tersedia untuk dibeli langsung di area bodega Billy’s sehingga pengunjung dapat melanjutkan

pengalaman tersebut di rumah atau menambahkan sendiri ke menu yang dipesan. Berikut varian yang dijual lepas:

1. Marine Collagen Box: Rp 200.000

2. Marine Collagen Pouch (300g): Rp 480.000

3. Oat Creamer Box: Rp 140.000

4. Oat Creamer Pouch (300g): Rp 360.000

Bagi Collabit, kolaborasi ini merupakan cara untuk memperkenalkan konsep wellness yang lebih sederhana. Wellness tidak harus rumit. Ia bisa dimulai dari kebiasaan kecil seperti apa yang kita minum setiap hari, bit by bit.

Generasi Baru Wellness dari Laut Indonesia

Di tengah meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan keberlanjutan, Collabit ingin menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana nutrisi laut dapat menjadi bagian dari gaya hidup modern. Bukan hanya sebagai suplemen yang dikonsumsi sesekali, tetapi sebagai rutinitas kecil yang menyatu dengan kehidupan sehari hari, mengelevasi makanan favorit dengan ekstra protein dan natural glow.

Dari laut di timur Indonesia hingga ke meja kopi di Jakarta Selatan, perjalanan Collabit menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu datang dari tempat tak terduga. Kadang ia datang dari sesuatu yang selama ini kita anggap biasa saja.

Berdayakan 2.000 Mahasiswa

Google Student Ambassador 2026 Hadir Lebih Besar

Pada tahun 2025, sebanyak 800 mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia memulai perjalanan mereka dalam program Google Student Ambassador (GSA). Dari program pembelajaran ini, lahir berbagai cerita tentang bagaimana teknologi, khususnya AI, membuka cara baru bagi mahasiswa untuk belajar, bereksperimen, dan menciptakan dampak nyata.

Salah satu cerita datang dari Syahdika Kurnia Azhari, atau Dika, mahasiswa Teknik Elektro di Politeknik Negeri Medan dan GSA Graduate angkatan 2025. Sejak kecil, Dika terbiasa melihat ibunya menjalankan usaha kecil berjualan bakso. Pengalaman ini membentuk cara pandangnya terhadap sistem sederhana yang terus berjalan di tengah berbagai keterbatasan.

Pengalaman Dika di bangku kuliah membawa perspektif yang berbeda. Mengambil jurusan Teknik Elektro di Politeknik Negeri Medan, pembelajaran yang ia jalani sangat berfokus pada praktik, meliputi rangkaian listrik, sistem, dan proses yang bisa diuji secara langsung. Untuk waktu yang lama, ia melihat dunia engineering sebagai sesuatu yang sepenuhnya fisik. Namun, perspektif tersebut mulai berubah ketika ia mengenal Gemini.

Bagi Dika, Gemini bukan pengganti praktik, melainkan pelengkap. Ia menggunakannya untuk menguji ide, menyusun pemikiran, hingga memahami sistem secara lebih menyeluruh. Bahkan, ia dapat mensimulasikan konsep sistem pengisian daya kendaraan

listrik, sesuatu yang sebelumnya membutuhkan akses ke perangkat lunak khusus, langsung dalam proses belajarnya.

Transformasi ini tidak berhenti di ruang kelas. Bergabung dengan GSA mendorong Dika untuk mengembangkan ide yang berangkat dari pengalaman pribadinya. Terinspirasi oleh ibunya dan perempuan pelaku usaha kecil lainnya, ia bersama timnya membangun She Success di daerah Sei Rotan, sebuah aplikasi yang dirancang untuk membantu perempuan wirausaha mengembangkan bisnis mereka.

Melalui inisiatif ini, Dika menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi jembatan antara pengetahuan akademis dan kebutuhan nyata di masyarakat. Gemini membantunya mempercepat proses berpikir dan eksplorasi, sementara GSA memberikan ruang untuk mengubah ide tersebut menjadi solusi yang berdampak.

Cerita Dika mencerminkan benang merah dari perjalanan GSA 2025: talenta dapat datang dari mana saja, dan dengan dukungan yang tepat, mereka mampu menciptakan dampak yang relevan bagi komunitasnya.

Google Student Ambassador 2026 Kembali Hadir dengan Skala Lebih Besar

Melanjutkan momentum ini, Google Student Ambassador kembali hadir pada tahun 2026 dengan skala yang lebih besar, melibatkan 2.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia. Program ini akan terus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya mahir teknologi,

tetapi juga mampu menggunakannya untuk menjawab tantangan nyata.

Pada akhirnya, kisah Dika menunjukkan bahwa teknologi bukan hanya tentang inovasi, tetapi tentang bagaimana ia digunakan untuk memberdayakan. Dari ruang kelas hingga komunitas, dari ide sederhana hingga solusi nyata, AI dapat menjadi mitra bagi mahasiswa Indonesia untuk menciptakan perubahan yang berarti.

1. Tur Guide berbahasa Indonesia/ Inggris.

2. Private Tur di Amerika dan Kanada: Supir berbahasa Indonesia dengan Mobil/Van/ Bis.

3. Sebelum Pulang ke Indonesia: Spesial Tur Program di Beberapa Negara di Asia Tenggara dengan Harga Grosir.

4. Sebelum Pulang ke Indonesia: Spesial Reuni Tur Program dengan Teman dan Famili Anda dari Indonesia.

5. Kantor di San Francisco, Los

Angeles (La Habra) dan Jakarta.

6. Karyawan berpengalaman lebih dari 20 tahun.

7. Endorsed oleh California Media International, Inc (Penerbit Majalah Kabari, Majalah Tur Dunia dan Majalah Joint Venture-Hidup Sehat).

8. Harga Grosir untuk Tur ke Asia Tenggara = Joint Venture dengan Perusahaan Tur Wholesale yang berdomisili di Jakarta, Worldlinks Indonesia, dimana Program Tur hanya dijual melalui agen-agen travel ritel di Indonesia.

Ingin mendapatkan Informasi Tur Terkini? Silakan daftar di TurDuniaGratis.com

Pet Adventure Wonderland 2026 Expo Sukses Digelar

Pet Adventure Wonderland 2026 Expo telah sukses diselenggarakan pada 9–12 April 2026 di NICE PIK2. Selama empat hari penyelenggaraan, event ini berlangsung meriah dan dipadati oleh antusiasme pengunjung dari berbagai kalangan pecinta hewan.

Tercatat sekitar 51.308 pengunjung hadir memeriahkan pameran ini, menjadikannya sebagai acara hewan peliharaan terbesar dan paling ramai di Indonesia.

Menghadirkan ratusan tenant, Pet Adventure Wonderland 2026 Expo menampilkan beragam produk dan layanan terkait hewan peliharaan, mulai dari makanan, aksesoris, hingga kebutuhan kesehatan. Tidak hanya itu, event ini juga diramaikan

oleh berbagai aktivitas menarik, seperti kompetisi international grooming, championship dog show, international cat show, hingga kontes arwana berskala internasional.

Selain itu, pengunjung juga menikmati beragam kegiatan interaktif seperti pet parade, fashion show hewan, talkshow bersama para ahli dan komunitas, meet & greet dengan pet influencer, hingga K9 showcase yang menjadi salah satu daya tarik utama. Kehadiran berbagai komunitas pecinta hewan turut menciptakan suasana yang hangat, interaktif, dan penuh antusiasme sepanjang acara berlangsung. Berbagai program tersebut berhasil menghadirkan pengalaman yang seru dan berkesan, baik bagi pengunjung maupun hewan peliharaan mereka.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme luar biasa dari para pengunjung, exhibitor, serta komunitas yang telah berpartisipasi dalam Pet Adventure Wonderland 2026 Expo. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa event berbasis komunitas memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi bagian penting dari industri MICE di Indonesia,” ujar Ryan Adrian, Managing Director NICE.

Keberhasilan penyelenggaraan Pet Adventure

Wonderland 2026 Expo ini semakin memperkuat posisi NICE PIK2 sebagai venue pilihan untuk event berskala besar dan berkualitas di Indonesia.

Pet Adventure Wonderland 2026 Expo akan kembali digelar pada 8–11 April 2027 di NICE PIK2.

Sumber Foto : Istimewa

BenihBaik.com dan The Coca-Cola Foundation

Bersinergi untuk Mengakselerasi Penyaluran

Bantuan Bencana Banjir di Sumatra

Menanggapi bencana

banjir besar yang

melanda Aceh dan Sumatra Utara, BenihBaik.com mengumumkan hibah dari The Coca-Cola Foundation untuk mempercepat tanggap darurat serta menyalurkan bantuan penyelamatan jiwa kepada masyarakat yang terdampak dan terisolasi akibat bencana.

Banjir ini telah menyebabkan kondisi darurat kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 16 Desember 2025, tercatat sebanyak 1.053 korban meninggal dunia, dengan sekitar 200 orang masih dinyatakan hilang. Bencana ini juga menyebabkan 7.582 warga mengalami luka-luka serta lebih dari 606.040 orang mengungsi, yang kini menghadapi keterbatasan serius dalam akses terhadap pangan, air bersih, hunian, dan layanan kesehatan.

Hibah ini difokuskan untuk membantu masyarakat yang paling terdampak, khususnya di wilayah terpencil. Dengan mengombinasikan jaringan lapangan BenihBaik.com dan dukungan dari The Coca-Cola Foundation, tim responder menyalurkan paket bantuan komprehensif yang dirancang untuk menjawab kebutuhan darurat sekaligus menjaga kesehatan publik, meliputi:

● Air, Sanitasi, dan Kebersihan (Water, Sanitation, and Hygiene - WASH): Penyediaan sistem air bersih (pemurnian dan distilasi), fasilitas sanitasi darurat, serta paket kebersihan guna mencegah potensi wabah penyakit.

● Pangan dan Hunian: Pengoperasian dapur umum untuk penyediaan makanan harian, distribusi paket pangan pokok, serta penyediaan hunian sementara dan paket keluarga bagi rumah tangga pengungsi.

● Kesehatan dan Infrastruktur: Penyaluran obatobatan untuk penanganan cedera dan penyakit pascabencana, serta upaya pemulihan jaringan listrik dan komunikasi di wilayah terisolasi.

“The Coca-Cola Foundation berkomitmen untuk mendukung masyarakat lokal, terutama pada masa-masa sulit. Hati dan pikiran kami bersama seluruh masyarakat yang terdampak banjir di Aceh dan Sumatra Utara. Kami mengapresiasi upaya BenihBaik.com dalam menyalurkan bantuan darurat, termasuk akses terhadap pangan, air bersih, serta sarana sanitasi dan kebersihan,” ungkap Carlos Pagoaga, President of The Coca-Cola Foundation.

“Dukungan besar dari The CocaCola Foundation menjadi harapan bagi ribuan keluarga terdampak. Kolaborasi ini mencerminkan nilainilai kepedulian dan akuntabilitas yang kami junjung bersama. Kami berkomitmen untuk memastikan bantuan menjangkau kelompok paling rentan, agar tidak ada satu pun yang tertinggal di tengah masa sulit ini,” kata Andy F. Noya, Founder of BenihBaik.Com.

Kompleksitas bencana ini membutuhkan respons yang terpadu. BenihBaik.com berkoordinasi secara intensif dengan BNPB serta Badan Penanggulangan Bencana

Daerah (BPBD) guna memastikan distribusi bantuan dilakukan secara adil dan tepat sasaran. Selain itu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan dukungan logistik penting untuk menjangkau wilayah terpencil, sementara tokoh masyarakat dan tenaga medis setempat memastikan kelompok rentan—termasuk lansia, anakanak, dan penyandang disabilitas— mendapatkan perhatian dan layanan yang dibutuhkan.

“Kami berharap kolaborasi ini

dapat memberikan bantuan segera bagi masyarakat terdampak banjir, sekaligus memberdayakan mereka untuk bangkit dan pulih dengan lebih kuat,” tambah Mr. Pagoaga. Seiring berlanjutnya upaya pemulihan, BenihBaik.com dan The Coca-Cola Foundation tetap berkomitmen menghadirkan bantuan yang berfokus pada dampak nyata bagi masyarakat, serta memulihkan martabat dan menumbuhkan harapan bagi masyarakat Sumatra.

Sumber Foto : Istimewa

Jakarta Concert Orchestra dan Batavia Madrigal Singers Bawa

Harmoni Nusantara di Festival Musik

Internasional Ankara

Setelah sukses menggelar konser Symphony of Friendship di Jakarta pada 7 April lalu sebagai bagian dari perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Swiss, Maestro Avip Priatna bersama Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia Madrigal Singers (BMS) langsung melanjutkan langkahnya ke panggung internasional.

Mengawali rangkaian tur Eropa 2026, JCO dan BMS, yang merupakan bagian dari The Resonanz Music, tampil dalam Festival Musik Internasional Ankara ke-40 pada 11 April 2026 di gedung konser utama CSO Ada Ankara, Turki. Penampilan ini menjadi pembuka perjalanan musikal yang membawa karya-karya Indonesia ke berbagai kota di Eropa.

Festival yang diselenggarakan oleh Sevda-Cenap and Music Foundation dan didukung penuh oleh Pemerintah Turki ini telah berlangsung sejak 1993 dan menjadi bagian dari European Festivals Association (EFA), dengan partisipasi lebih dari 800 talenta dari 17 negara sepanjang penyelenggaraannya tahun ini.

Di hadapan lebih dari 1.000 penonton yang memenuhi ruang konser, JCO dan BMS menghadirkan sajian musik Indonesia dalam balutan aransemen orkestra dan paduan suara yang kaya. Konser ini melibatkan sejumlah solois dan musisi, di antaranya James Napoleon Lai (piano), Nino Ario Wijaya (klarinet), Giovani Biga (biola), serta Metta F. Ariono (flute) dan Marini Widyastari (flute & piccolo). Penampilan vokal turut diperkuat oleh Farman Purnama (tenor) dan Valentina Aman (mezzo-sopran), bersama seluruh anggota Batavia Madrigal Singers.

Selama kurang lebih 90 menit, penonton diajak menyelami harmoni Nusantara melalui karya-karya seperti Overture Fatahillah karya Fero Aldiansya Stefanus, variasi Sepasang Mata Bola karya Ismail Marzuki, serta Tanah Air karya Ibu Sud untuk klarinet dan orkestra. Pada bagian kedua, suasana konser semakin hidup melalui aransemen lagu-lagu daerah seperti Sik-Sik

Sibatumanikam, Rampak Melayu, Bubuy Bulan, Rek Ayo Rek (violin solo), Paris Barantai, Tokecang, Ayo Mama, hingga Benggong, yang ditutup dengan karya Nusantara yang melibatkan seluruh musisi.

Puncak emosional konser terasa ketika lagu Indonesia Pusaka dibawakan, menghadirkan suasana haru yang tidak hanya dirasakan oleh para musisi di atas panggung, tetapi juga oleh penonton yang hadir. Penampilan kemudian ditutup dengan lagu Lisoi sebagai encore, yang langsung disambut dengan standing ovation panjang dari seluruh penonton.

Ketua Panitia Festival, Pinar Alpay Yuksel, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi JCO dan BMS dalam festival tahun ini. “Bagi kami, festival ini adalah bentuk music diplomacy yang terus terjaga karena adanya persahabatan dan hubungan baik antarnegara,” ujarnya.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, yang turut hadir dalam konser tersebut, juga mengungkapkan kebanggaannya. “Saya bahkan menitikkan air mata saat mereka membawakan Indonesia Pusaka. Penonton terlihat sangat menikmati

dan memberikan apresiasi luar biasa terhadap kekayaan musik Indonesia yang ditampilkan malam ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penampilan ini kembali menunjukkan keragaman budaya Indonesia yang luar biasa. “Kami semua bangga Indonesia,” tutupnya.

Avip Priatna menyampaikan bahwa keikutsertaan JCO dan BMS dalam festival ini merupakan bagian dari upaya membawa musik Indonesia ke panggung global. “Kami berharap repertoar dari para komponis Indonesia dapat semakin dikenal dan juga dimainkan oleh orkestra di berbagai negara,” ujarnya.

Penampilan di Ankara ini menjadi awal dari rangkaian tur Eropa JCO dan BMS tahun 2026. Setelah Turki, mereka melanjutkan penampilan ke Amsterdam pada 15 April, Basel pada 17 April, dan Roma pada 21 April 2026.

Tur ini tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga menjadi bentuk nyata diplomasi budaya Indonesia melalui musik—membawa identitas, kekayaan, dan keberagaman Nusantara untuk diapresiasi oleh masyarakat dunia.

Sumber Foto : Istimewa

Siluet yang Membuat Perbedaan, untuk Tampilan Sehari-hari yang Lebih

Statement

Di tengah keseharian urban yang penuh perpindahan aktivitas, cara berpakaian ikut berevolusi. Fashion kini tidak lagi soal tampilan yang impresif secara visual semata, tetapi tentang pilihan yang nyaman dikenakan, fungsional, dan tetap relevan dari satu agenda ke agenda lainnya. Di sinilah siluet mengambil peran penting: potongan dengan proporsi yang tepat mampu membentuk karakter tampilan secara instan, memberi kesan statement tanpa terasa berlebihan, sekaligus mendukung mobilitas sepanjang hari.

Pendekatan ini terasa jelas dalam kurasi koleksi Spring/Summer 2026 dari UNIQLO. Lewat permainan volume dan potongan yang lebih bold, item-item pilihan

Evolving Silhouettes: Dari Slim ke Barrel

Setelah bertahun-tahun didominasi potongan slim dan fitted, siluet berpakaian kini bergerak ke arah yang lebih longgar, berani, dan eksploratif. Pergeseran ini bukan sekadar soal tampilan, tetapi juga respons atas kebutuhan berpakaian yang memberi ruang gerak, kenyamanan, sekaligus memungkinkan tampilan yang terasa lebih berkarakter dalam keseharian.

UNIQLO menangkap evolusi ini dan menawarkan solusi lewat pilihan bawahan dengan volume. Menjadi key items populer yang paling disorot, Celana Barel Jersey, Celana Barel, dan Celana Barel Cargo hadir dengan potongan melengkung yang terdefinisi, menciptakan dimensi baru pada celana andalan.

Barrel pants juga menawarkan fleksibilitas yang luas dalam hal styling. Padukan dengan atasan fitted untuk menciptakan proporsi yang lebih seimbang. Sementara saat dikenakan dengan layer yang lebih longgar, hasilnya akan terasa lebih laid-back namun tetap memiliki statement yang kuat.

seperti sweat yang tampil lebih rapi, hingga baggy dan barrel pants memberi opsi baru untuk tampilan kasual yang tetap terlihat berkarakter. Tak hanya itu, pilihan atasan boxy, ragam outerwear untuk layering, serta T-shirt dengan sentuhan desain yang lebih fashionforward pun tersedia untuk melengkapi wardrobe seharihari. Keseluruhannya menunjukkan sisi UNIQLO yang lebih statement secara visual, namun tetap nyaman dikenakan dan relevan untuk keseharian.

“Kurasi ini adalah jawaban untuk gaya hidup yang bergerak cepat: nyaman dipakai, fleksibel, dan cukup berkarakter untuk membuat tampilan sehari-hari terasa lebih hidup,” ujar Lisqia Lalantika, Marketing Manager UNIQLO Indonesia.

(Atas: Celana Barel Jersey, kiri-kanan: Celana Barel, Celana Barel Cargo)

Relaxed Denim, Jorts, & Sweat Collection: Kasual dengan Struktur

Denim musim ini hadir dengan pendekatan yang lebih santai namun tetap menjaga struktur. Jeans Baggy perempuan dan Jeans Curve Baggy menawarkan siluet longgar yang tetap membentuk garis tubuh secara halus, sementara versi pria seperti Jeans Baggy laki-laki dan Jeans Lurus (Selvedge) memberikan tampilan yang lebih clean dan refined.

Celana Pendek Jeans (Jorts) kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu key item musim ini. Dengan potongan yang lebih panjang dan struktur yang lebih tegas, item ini menghadirkan keseimbangan antara siluet santai dan kesan rapi. Dipadukan dengan Kemeja Premium Linen Lengan Panjang berwarna senada, tampilan ini menciptakan gaya yang clean dan modern, terasa fresh dalam rotasi gaya sehari-hari.

Sementara itu Celana Sweat Lurus dan Celana Fit Lebar Sweat berhasil mengelevasi konsep athleisure menjadi tampilan yang lebih chic dengan siluet refined. Dipadukan dengan kemeja putih yang ditumpuk dengan Sweater Katun Lembut Kerah Bulat warna pink lembut untuk tampilan yang sweet, atau dikombinasikan dengan Sweater Polo Rajut Washable Lengan Pendek, siluet ini terlihat santai namun tetap polished. Siluet yang longgar dan jatuh natural menjaga tampilan tetap effortless. Pilihan warna netral seperti abu-abu juga memperkuat kesan minimal dan modern, membuatnya mudah diintegrasikan ke dalam berbagai gaya, dari santai hingga smart casual.

(Kiri-kanan: Jeans Baggy, Jeans Curve Baggy)
(Kiri-kanan: Jeans Baggy, Jeans Lurus (Selvedge))

The Power of Layering

Dalam gaya sehari-hari, outerwear sering menjadi penentu arah keseluruhan tampilan. Musim ini, UNIQLO menghadirkan rangkaian jaket yang dirancang tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai statement yang mudah dipakai berulang. Mulai dari Jaket Harrington, Jaket Denim Trucker, Jaket Blouson Ritsleting, hingga Jaket Sweat Hoodie Ritsleting Oversize, setiap item hadir dengan desain estetika yang clean dan siluet yang relevan untuk berbagai suasana. Cukup tambahkan outer ke outfit sehari-hari, dan tampilan pun langsung terasa lebih hidup.

Untuk keseharian urban yang menuntut mobilitas tinggi, Jaket Parka Tahan Angin (Water-Repellent) menjadi salah satu outerwear andalan. Dirancang dengan material yang mampu melindungi dari angin dan gerimis, jaket ini menjawab kebutuhan praktis bagi mereka yang banyak beraktivitas dan commuting.

Berbeda dari crop top, T-Shirt Rib Kerah Henley Lengan Panjang menawarkan pendekatan yang lebih clean dan understated. Dengan siluet yang lebih sleek dan detail kerah yang subtil, item ini mudah diandalkan untuk tampilan yang terasa rapi sekaligus santai.

(Kiri-kanan: Jaket Harrington, Jaket Denim Trucker)

(Kiri-kanan: Jaket Blouson Ritsleting, Jaket Sweat Hoodie Ritsleting Oversize)

The Women’s Tops: Bermain Proporsi dalam Gaya Sehari-hari

Untuk menyeimbangkan bawahan bervolume, pilihan atasan yang fitted dan proporsional menjadi kunci. T-Shirt Mini (Crop Top) dan T-Shirt Mini Rib hadir dengan potongan yang lebih pendek dari T-shirt biasa dan pas di tubuh, menciptakan tampilan yang terasa lebih seimbang saat dipadankan dengan baggy atau barrel pants. Sebagai statement yang ringan, crop top memberi aksen visual yang jelas, dan tetap praktis dikenakan.

Everyday Essentials dengan Perspektif Baru

Sebagai pelengkap, koleksi T-shirt UNIQLO tetap menjadi fondasi penting dalam styling sehari-hari. Namun musim ini, perannya tidak hanya sebagai basic, tetapi juga sebagai elemen yang mendukung keseluruhan siluet dan styling. Dengan tetap mengedepankan kualitas material terbaik dengan kenyamanan yang breathable, AIRism Katun T-Shirt Oversize Kerah Bulat dan T-Shirt Kerah Bulat Lengan Pendek hadir dalam berbagai pilihan warna musim semi yang segar, memudahkan eksplorasi padu padan lintas gaya.

Sementara itu, sentuhan desain yang lebih playful hadir melalui deretan koleksi kolaborasi dengan JW ANDERSON, seperti T-Shirt Raglan, T-Shirt Dua Warna, dan T-Shirt Kerah Henley, dan T-Shirt Dua Warna. Dengan detail warna kontras dan potongan yang modern, kaos-kaos ini dirancang sebagai stand-alone piece yang mampu “mengangkat” tampilan kasual menjadi lebih dinamis, tanpa kehilangan kesan clean yang menjadi ciri khas UNIQLO.

Melalui kurasi Spring/Summer 2026 ini, UNIQLO merangkum cara berpakaian yang semakin relevan dengan ritme hidup urban masa kini—di mana kenyamanan, fungsi, dan gaya berjalan beriringan. Mulai dari eksplorasi siluet pada bawahan, pilihan atasan yang bermain proporsi, hingga outerwear sebagai finishing touch, setiap item dirancang untuk membuat tampilan sehari-hari terasa lebih hidup tanpa kehilangan kemudahan dalam pemakaian. Sebuah pendekatan

Di sisi lain, sentuhan desain yang lebih struktural bagi wanita juga hadir melalui Kemeja Boxy Denim Lengan 1/2. Potongan yang lebih lebar dan sedikit cropped memberikan ruang gerak sekaligus menciptakan tampilan yang terasa ringan, namun tetap berkarakter. Lebih dari sekadar item musiman, Kemeja Boxy Denim layak menjadi staple dalam wardrobe. Tekstur denim yang kuat memberi statement instan yang terlihat rapi dan classy. Dipadukan dengan bawahan berpotongan lebar seperti celana tailored atau kulot, siluetnya langsung terasa seimbang dan modern. Ketika dikenakan sebagai outer ringan di atas inner sederhana, kemeja ini pun dengan mudah mengangkat tampilan kasual menjadi lebih elevated, menjadikannya pilihan yang effortless untuk berbagai kesempatan sehari-hari.

wardrobe yang tidak hanya mengikuti kebutuhan mobilitas, tetapi juga memberi ruang bagi ekspresi personal melalui potongan dan siluet yang berkarakter.

Dapur Sumur Tutur

Hadirkan Dinamika Perempuan

Lintas Generasi

Galeri Indonesia Kaya kembali menghadirkan pertunjukan seni melalui pementasan pertunjukan satu orang (one man show) Dapur Sumur Tutur, sebuah karya yang menyoroti dinamika perempuan lintas generasi di tengah perubahan nilai dan tradisi. Karya yang diproduseri oleh Nosa Nurmanda dan disutradarai oleh Ben Bening ini dipentaskan oleh Putri Ayudya, seorang aktor yang telah dua kali dinominasikan sebagai Pemeran Wanita Terbaik FFI dan meraih Piala Maya.

Selama kurang lebih satu jam, penikmat seni diajak menyelami kisah tiga generasi perempuan Jawa dalam satu keluarga yang hadir dalam momen sakral peringatan seribu hari wafatnya Eyang Kakung. Melalui sudut pandang YangTi, Ibuk, dan Mbak, pertunjukan ini menghadirkan dialog batin

tentang tradisi, relasi keluarga, serta pengalaman yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dengan pendekatan pertunjukan satu orang yang bersifat imersif, karya ini menghadirkan pengalaman yang intim dan reflektif bagi penonton.

“Pementasan Dapur Sumur Tutur hari ini sejalan dengan komitmen Galeri Indonesia Kaya untuk menghadirkan karya seni pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengangkat isu-isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui cerita yang personal dan pendekatan artistik yang kuat, kami berharap pertunjukan ini dapat membuka ruang refleksi bagi penikmat seni tentang dinamika keluarga, peran perempuan, serta perubahan nilai budaya yang terus berlangsung,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya.

Pertunjukan Dapur Sumur Tutur berangkat dari kegelisahan generasi milenial perempuan Jawa terhadap tradisi yang seringkali diwariskan tanpa pemaknaan ulang. Dalam banyak kisah, nilainilai tersebut diteruskan tanpa

memahami akar dan konteksnya, sehingga sulit diadaptasi dengan perubahan zaman dan berpotensi menimbulkan generational trauma. Pergeseran ranah perempuan dari konco wingking menjadi mitra sejajar dalam kehidupan modern turut menjadi benang merah dalam pertunjukan ini.

Selain itu, isu sandwich generation dan ageism diangkat sebagai refleksi kondisi sosial saat ini, ketika jumlah populasi lansia terus meningkat, sementara jumlah usia produktif semakin terbatas. Situasi ini membuat generasi muda harus memikul beban ekonomi sekaligus perawatan keluarga yang lebih besar, di tengah keterbatasan akses pekerjaan dan kemandirian bagi kelompok usia lanjut. Dalam konteks ini, perempuan kerap berada di garis depan, tidak terlepas dari nilai dan

tradisi yang menempatkan mereka sebagai pengurus utama orang tua di masa tua. Realitas ini mencerminkan kuatnya ekspektasi gender yang menempatkan perempuan sebagai caretaker utama dalam keluarga.

Putri Ayudya selaku aktor tunggal di pertunjukan ini menuturkan bahwa karya ini lahir dari pengalaman personal dan hasil riset bersama tim kreatif. “Kisah ini berangkat dari kegelisahan sebagai perempuan Jawa generasi milenial. Sebagian materi berasal dari pengalaman pribadi kami dan sebagian lainnya dari riset tentang perempuan Jawa, generational trauma, serta proses reparenting. Judul Dapur Sumur Tutur sendiri menggambarkan perubahan peran perempuan, dari yang semula terbatas di ranah domestik menjadi ruang bertutur dan menyuarakan

pengalaman,” ucapnya.

Sementara itu, Nosa Nurmanda sebagai Produser menjelaskan pemilihan tiga generasi perempuan dan latar peringatan seribu hari kematian memiliki makna simbolis.” Momen ini adalah ruang refleksi keluarga, ketika duka sudah mengendap dan bisa dimaknai ulang. Di situlah kita melihat bagaimana nilai, luka, dan cara pandang diwariskan antar generasi, terkadang tanpa disadari. Harapannya, melalui pertunjukan ini penonton dapat lebih memahami bahwa tradisi dapat terus hidup dan relevan jika disikapi secara bijaksana,” katanya.

“Hari ini kita sering merasa perempuan sudah lebih bebas dibandingkan sebelumnya. Namun, pertanyaannya adalah apakah kebebasan itu benar-benar utuh? Apakah perempuan sudah benar-benar bebas dalam menentukan mimpi, pilihan hidup, dan ruang yang ingin ia tempati, baik di pekerjaan, keluarga, maupun dalam tradisi? Pertunjukan ini berangkat dari pertanyaan tersebut, yang bagi kami akan selalu relevan, sudahkah perempuan benar-benar bebas?,” ungkap Ben Bening selaku Sutradara.

Pertunjukan yang ditulis oleh ketiga kreator ini tidak hanya bertumpu pada kekuatan akting, tetapi juga didukung oleh elemen artistik seperti lagu latar dan efek suara yang dikomposisikan oleh Taufan Iskandar, tata cahaya, serta elemen visual yang ditampilkan melalui

layar, yang dikembangkan dengan menggabungkan perspektif personal dan hasil riset masing-masing kreator. Keseluruhan elemen ini dirancang untuk memperkuat atmosfer pementasan dan membantu penonton menyelami emosi serta dinamika antar generasi yang dihadirkan dalam karya ini.

Pertunjukan Dapur Sumur Tutur menjadi penutup rangkaian pertunjukan seni akhir pekan di Galeri Indonesia Kaya sepanjang bulan April. Sebelumnya, Galeri Indonesia Kaya telah menghadirkan pertunjukan Bukan Kartini oleh Wulangreh Omah Budaya, Makkunrai Nusanusa oleh Kinarya GSP, serta Close Friends oleh Shafiq Husein dan Ufa Sofura.

Digital Magazine

Digital Magazine with Video E-News Email

Written Articles in KabariNews.com

Copy & Paste from other Medias

Number of Videos (YouTube)

Number of Video Viewers (YouTube)

Number of Video Subscribers (YouTube) Webinar

Livestream Social Media

Facebook Subscribers: Ikut Kabari Amerika

KabariNews.com in Ranking.com KabariNews.com in Alexa.com

Film Para Perasuk Rilis OST, Dinyanyikan Maudy Ayunda

Setelah merilis lagu Aku yang Engkau Cari dari Maudy Ayunda pada awal tahun 2026 dan memperkenalkannya sebagai OST film Para Perasuk, kini Rekata Studio bersama Trinity

Optima Production merilis lirik video-nya. Tak hanya lirik video Aku yang Engkau Cari, Rekata Studio jugamemperkenalkan single terbaru

Maudy Ayunda, Di Tepi Lamunan yang turut menjadi OST Para Perasuk.

Aku yang Engkau Cari dan Di Tepi Lamunan menampilkan vokal

Maudy Ayunda yang berbeda dari caranya bernyanyi dari sebelumnya.

Dengan lirik yang merepresentasikan perjalanan karakter utama film Para Perasuk, Bayu, yang diperankan Angga Yunanda.

Penciptaan lagu Aku yang Engkau Cari sendiri terinspirasi saat

Maudy, yang turut membintangi Para Perasuk berada di lokasi syuting. Menurut Maudy, yang menulis lagu ini bersama Lafa Pratomo, lagu yang dihadirkan memiliki lapisan emosi yang terasa seperti bisikan, tenang, menghanyutkan, namun menyimpan kegelisahan yang dalam.

Begitu pula dengan visual video musik yang dihadirkan. Video musik Di Tepi Lamunan disutradarai oleh Wregas Bhanuteja. “Prosesnya sangat intuitif. Tidak pakai logika naratif biasa, namun menggunakan rasa. Ini proyek pertama baik secara film dan penggarapan lagu yang prosesnya sangat membebaskan aku,” kata Maudy Ayunda.

Sementara itu, sutradara Para Perasuk Wregas Bhanuteja mengungkapkan melalui film ini ia ingin menyampaikan sebuah pesan tentang sebuah perubahan perjalanan karakter utamanya, Bayu, yang diperankan Angga Yunanda menuju sebuah penerimaan.

“Saya merasa dunia kita saat ini sudah terlalu penuh dengan cerita balas dendam dan amarah. Saya ingin menawarkan sesuatu yang berbeda, yakni berdamai, saling berpelukan, menerima masa lalu, dan move on. Itulah esensi penerimaan yang ingin saya sampaikan,” ujar Wregas Bhanuteja.

Bayu adalah karakter utama di Para Perasuk, yang merupakan seorang perasuk—sosok yang membantu para ‘pelamun’ ke dalam sebuah alam kerasukan dalam sebuah pesta sambetan. Pelamun sendiri adalah orang-orang yang ingin mencari kesenangan melalui proses kerasukan.

Bayu memiliki alat utama yang membantu menciptakan alam fantasi untuk para pelamun dengan slompret.

Bayu kemudian bertemu dengan salah satu pelamun yang membantu prosesnya, Laksmi, yang diperankan oleh Maudy Ayunda.

“Di film Para Perasuk, aku berusaha menghadapi tantangan baru yang cukup berat. Salah satunya adalah proses teknis bertapa dengan digantung secara terbalik, dan itu bikin kepalaku berat,” ujar Angga Yunanda tentang perannya sebagai Bayu.

Sementara itu, Laksmi adalah orang yang datang dari Jakarta dan datang ke tempat tinggal Bayu di Desa Latas untuk mengikuti Pesta Sambetan. Pesta Sambetan dijadikan Laksmi sebagai cara untuk healing dan melupakan trauma masa lalunya.

“Kalau biasanya orang healing ke Bali atau Jepang, ini healing-nya ke Desa Latas untuk menghilangkan trauma dengan cara kerasukan. Laksmi dimintai tolong oleh Bayu untuk menemani latihan, supaya Bayu bisa menjadi pimpinan dari Perasuk,” ungkap Maudy Ayunda.

Untuk film Para Perasuk, yang juga menandai dua dekade berkaryanya, ia harus melakukan adegan-adegan yang cukup ekstrem seperti makan daun mentah, bunga mentah, hingga rebung mentah. “Laksmi adalah karakter yang ingin lepas dari trauma masa lalunya. Tentunya banyak dari kita yang memiliki trauma masa lalu dan berusaha untuk melepasnya agar bisa melangkah ke depan,” tambah Maudy.

Film Para Perasuk juga menandai perjalanan baru bagi Anggun, yang memerankan Guru Asri di film ini. Anggun yang telah bernyanyi sejak usia 12 tahun dan kini mengukir namanya di panggung internasional, ia memerlukan kesenangan baru dalam berkarya, termasuk salah satunya melalui medium film.

“Guru Asri adalah sosok yang tegas dan berkharisma. Namun, ada salah satu scene di mana aku mewawancarai Bayu yang ingin menjadi pemimpin dari para perasuk, bikin aku nangis. Menjalani

syuting di film Para Perasuk juga cukup sulit bagiku, karena prosesnya sangat berbeda dengan menyanyi di atas panggung. Di panggung, kita cukup menyanyi sekali, tapi kalau adegan untuk film, itu harus diulang berkali-kali,” cerita Anggun.

Film Para Perasuk akan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026. Sebelumnya, film ini telah berkompetisi dalam world premiere di Sundance Film Festival 2026, dan mendapat sambutan yang meriah.

Terbaru, Para Perasuk juga resmi terpilih dan akan berkompetisi di Miami Film Festival 43 pada program Marimbas Award. Ini merupakan festival film ketiga Para Perasuk, dan selanjutnya akan tayang di berbagai festival film internasional.

Tak hanya Miami, Para Perasuk juga juga resmi terpilih untuk berkompetisi di Fantaspoa Brasil, menjadi official selection di program Artful Visions & Asian Frontier di MSPIFF Amerika Serikat, dan terpilih untuk berkompetisi di MOOOV Belgia.

Sumber Foto : Istimewa

Nuanu Creative City Hadirkan Music Residency

Nuanu Creative City terus menghidupkan identitasnya sebagai sebuah ruang kreatif, yang dirancang secara khusus untuk menumbuhkan ide, kolaborasi, dan ekspresi artistik lintas disiplin. Dengan ekosistem yang unik serta komitmen terhadap inovasi budaya, Nuanu semakin mengukuhkan posisinya sebagai hub dinamis di mana musisi, penulis lagu, dan produser dapat berkarya, terhubung, dan menampilkan karya mereka ke panggung internasional.

Telah berlangsung pada 6–11 April 2026, Nuanu Music Residency menandai peluncuran format baru yang bersifat berkelanjutan—sebuah platform yang dirancang untuk mempertemukan artis, produser, dan penulis lagu dari Indonesia dan berbagai negara di Bali. Inisiatif ini dikembangkan sebagai program jangka panjang yang terus berkembang, di mana setiap edisi menjadi bagian dari rangkaian residency yang lebih luas, memungkinkan Nuanu untuk secara konsisten menghadirkan talenta baru, membangun momentum kultural, serta mendorong kolaborasi musik lintas negara secara berkelanjutan.

“Nuanu Creative City dibangun sebagai ruang di

mana kreativitas tidak hanya ditampilkan, tetapi juga diciptakan, dikolaborasikan, dan dibagikan. Music Residency ini mencerminkan secara langsung makna ‘Creative City’ bagi kami—sebagai tempat di mana seniman internasional dan Indonesia dapat bertemu, bertukar ide, dan menciptakan karya baru bersama,” ujar Ida Ayu Astari Prada, Brand and Communications Director Nuanu.

Program selama satu minggu ini menghadirkan beragam talenta. Dari kancah internasional, hadir Bapari, Keiynan Lonsdale, Caleb Tasker, Narou, dan Sirachi, bersama tim Bodega Records — Chris Siegfried, Peter Sabbagh, Willie Blomfield, Strukki, dan DRIZZZ. Sementara itu, skena musik Indonesia diwakili oleh Tenxi, Novia Bachmid, Young Lex, Nayaka, Bas Boi, Anniysa, Imelda Lizal, dan Suisei.

Tenxi, rapper dan produser di balik lagu viral “Garam & Madu” serta pemenang AMI Awards 2025 untuk kategori Best Rap/Hip-Hop Collaboration, membagikan pengalamannya. “Menjadi bagian dari Nuanu Music Residency ini adalah kesempatan yang jarang, karena

kami benar-benar membuat musik bersama selama satu minggu di lingkungan seperti ini. Bodega punya pendekatan yang berbeda— dan berada di tengah energi seperti ini sangat mendorong kreativitas,” katanya.

Program ini dirancang untuk mendukung keseluruhan proses kreatif, mulai dari sesi penulisan lagu, makan malam bersama para artis, hingga masterclass dan berbagai aktivitas lainnya. Hal ini membuka kesempatan bagi publik, baik secara daring maupun langsung di Nuanu, untuk melihat proses terciptanya musik secara lebih dekat.

Chris Siegfried dari Bodega Records menambahkan yang membuat pengalaman ini istimewa adalah lingkungannya. “Nuanu berhasil menghadirkan ruang di mana kolaborasi terjadi secara alami. Para penulis, produser, dan artis tinggal dan bekerja bersama, sehingga melahirkan proses kreatif yang sangat organic,” katanya.

Menjelang akhir program, Nuanu Creative City kembali menegaskan perannya sebagai ruang pertemuan bagi pertukaran kreatif lintas negara—sebuah tempat di mana komunitas musik global dapat berkumpul, berkarya, dan membawa pulang sesuatu yang baru.

Sumber Foto : Istimewa

Palari Films Rayakan 10 Tahun Perjalanan di Industri Film Indonesia

Rumah produksi Palari Films merayakan 10 tahun perjalanannya di industri perfilman Indonesia, A Decade of Voyage! Dalam perjalanannya, rumah produksi yang didirikan produser Meiske Taurisia, Muhammad Zaidy, dan sutradara Edwin ini telah menapak jejaknya sebagai salah satu rumah produksi yang sukses di berbagai ajang penghargaan dan melahirkan karyakarya film berkualitas.

Perjalanan awal Palari Films dimulai dengan film panjang garapan sutradara Edwin, Posesif (2017), yang berhasil memenangkan 3 Piala Citra FFI 2017 untuk Sutradara Terbaik (Edwin), Pemeran Utama Perempuan Terbaik (Putri Marino), dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik (Yayu Unru). Selama 10 tahun, Palari Films telah melahirkan 10 karya baik film, series, dan antologi film pendek, yang setiap tahunnya selalu mendapat tempat di penonton Indonesia, ajang penghargaan FFI, dan di dunia.

Prestasi dan Perjalanan Sedekade Palari Films

Palari Films membuktikan sebagai rumah produksi yang melahirkan karya berkualitas ditunjukkan dengan film berikutnya, Aruna & Lidahnya (2018). Film yang disutradarai Edwin ini juga mendapat pengakuan secara kritis dengan memenangkan Piala Citra FFI 2018 untuk Penulis Skenario Adaptasi Terbaik (Titien Wattimena) dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik

(Nicholas Saputra). Film tersebut juga tayang di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2019 dalam program Culinary Cinema.

Salah satu prestasi paling prestisius yang pernah diraih oleh Palari Films adalah melalui karya ketiga mereka yang juga disutradarai Edwin, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021). Film ini memenangkan penghargaan utama di festival film internasional yang juga menjadi salah satu festival film tertua di dunia, Locarno.

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas berhasil membawa pulang piala utama, Golden Leopard. Ini adalah pertama kalinya film Indonesia berhasil memenangkan penghargaan utama dalam ajang festival film internasional. Film ini juga berkeliling di berbagai festival film internasional lainnya, termasuk Toronto International Film Festival (TIFF) dan Busan International Film Festival (BIFF).

Sebagai rumah produksi yang terus bertumbuh, Palari Films juga menggandeng para sineas terbaik Indonesia untuk melahirkan karya-

karya yang beragam. Termasuk bersama sutradara Lucky Kuswandi untuk menggarap Ali & Ratu Ratu Queens (2021), yang juga menjadi salah satu film Indonesia paling banyak ditonton di Netflix dan Top Search Google Indonesia 2021, serial Ratu Ratu Queens: The Series (2025), dan Yosep Anggi Noen melalui horor Tebusan Dosa (2024).

“Sepuluh tahun dan setiap cerita yang menemukan jalannya. Kami menoleh ke belakang sebelum melangkah maju, menghormati semua yang membuat dekade ini berarti. Peta ini ada karena tangantangan yang menggambarnya bersama kami. Kini, Palari Films berlayar menuju cakrawala yang lebih luas,” ujar produser dan CoFounder Palari Films Muhammad Zaidy.

7 Judul Film Terbaru Palari Films

Tahun ini, menandai marka 1 dekade berkarya Palari Films, karya-karya baru terus dilahirkan. Menggandeng para kolaborator sineas dan talenta terbaik Tanah Air.

Dalam perayaan 10 Tahun Palari Films, diumumkan tujuh judul baru yang akan dirilis mendatang.

Ketujuh judul tersebut adalah Monster Pabrik Rambut yang disutradarai Edwin dan akan tayang 4 Juni 2026 di bioskop Indonesia dan telah world premiere di Berlinale 2026, Desember Jani (sutradara Ariani Darmawan), Menari dengan Bayangan (sutradara Edwin, produser eksekutif Baskara Putra), Baju Tebal, I Wanna Dance with Myself (Khozy Rizal), Goldfish (Aditya Ahmad), dan Strange Root (Lam Li Shuen dan Mark Chua).

Monster Pabrik Rambut dibintangi oleh Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, dan memperkenalkan Kev. Film ini sekaligus menjadi kolaborasi kedua Iqbaal bersama Palari Films setelah Ali & Ratu Ratu Queens (2021). Di film Monster Pabrik Rambut, Iqbaal juga bertindak sebagai produser eksekutif.

“Senang rasanya menjadi bagian dari satu dekade Palari Films. Monster Pabrik Rambut adalah proyek kolaborasi kedua saya dengan Palari Films setelah Ali & Ratu Ratu Queens. Dan kali ini, keterlibatan saya bisa lebih mendalam. Bagi saya, Palari Films adalah rumah produksi yang selalu mendorong batas kreativitas dan memberikan kesempatan berkarya seluas mungkin bagi para sineas dan talenta baru di perfilman Indonesia,” ujar Iqbaal Ramadhan.

Palari Films dan Para Sineas Terbaik Tanah Air dan Internasional

Sutradara dan visual artist perempuan Ariani Darmawan, pendiri Kineruku di Bandung, akan bekerja

sama dengan Palari Films lewat film panjang perdananya, Desember Jani. Sebelumnya, Ariani dikenal dengan filmfilmnya yang banyak berkeliling festival film internasional seperti The Anniversaries (2006) yang tayang di Busan International Film Festival 2007, serta Sugiharti Halim (2008) yang berkompetisi di Clermont Ferrand Short Film Festival 2009. Desember Jani akan menjadi film panjang pertamanya sekaligus menjadi momen comeback-nya setelah sepuluh tahun hiatus.

Film Desember Jani akan dibintangi oleh Sigi Wimala, Chempa Putri, Hyori Mika, dan aktris senior Tutie Kirana. Ini akan menjadi film yang ini dibintangi, disutradarai, ditulis, dan diproduseri, semuanya oleh perempuan (all women project).

Film ini sebelumnya telah terseleksi untuk program Work-in-Progress di Hong Kong - Asia Film Financing Forum 2026 (HAF24), sebuah forum yang mempertemukan dengan para calon mitra kolaborator internasional.

Baskara Putra akan menandai debutnya di perfilman Indonesia sebagai produser eksekutif di film Menari dengan Bayangan. Menari dengan Bayangan merupakan album debut Hindia yang dirilis pada 2019, dan kini akan

diadaptasi menjadi film layar lebar dengan sutradara Edwin.

“Perjalanan baru bagi karya Menari dengan Bayangan yang akan hadir dalam medium baru bersama Palari Films. Bagi saya, Palari Films adalah salah satu rumah produksi yang mampu menciptakan karya-karya yang selalu inovatif, relevan, dan membicarakan apa yang tengah terjadi di masyarakat, merasa terhormat menjadi bagian dalam perjalanan tonggak penting satu dekade Palari Films,” ujar Baskara Putra atau Hindia.

Selain Ariani Darmawan yang akan mempersembahkan film panjang debutnya, Palari Films juga bekerja sama dengan dua sutradara muda asal Makassar untuk film panjang debut mereka, Khozy Rizal dan Aditya Ahmad.

Film pendek Khozy, Basri & Salma in a NeverEnding Comedy (2023) menjadi film pendek Indonesia pertama yang berkompetisi untuk Short Film Palme d’Or, Cannes. Pada tahun 2024, film pendeknya Little Rebels Cinema Club memenangkan Crystal Bear untuk Film Pendek Terbaik di Generation Kplus – Berlinale 2025. Bersama Palari Films akan menggarap I Wanna Dance with Myself. Film tersebut sebelumnya terseleksi dalam program ScriptLab di Torino Film Lab tahun ini.

Aditya Ahmad, yang sebelumnya sukses dengan film-film pendeknya seperti Sepatu Baru (2014) yang memenangkan Special Mention di program Generation KPlus Berlinale 2014 hingga Kado (2018) yang memenangkan Venice Horizons Award di Venice Film Festival, kini akan bekerja sama dengan Palari Films.

Sebelumnya, Adit menggarap film pendek (S)aya yang tergabung dalam antologi Piknik Pesona (2022) bersama Palari Films. Kini, ia akan kembali bekerja sama untuk film panjang debutnya berjudul Goldfish. Film Goldfish sebelumnya telah mengikuti program residensi (the Résidence) pengembangan naskah Cinema de Demain Cannes Film Festival 2024, serta Script Lab di Torino Film Lab 2025.

Sementara itu, Palari Films juga tetap menjalin koproduksi internasional seperti yang telah dilakukan dalam perjalanan 10 tahun pertama mereka. Kali ini, melalui proyek film Strange Root (Keinginan), Palari Films bekerja sama dengan sutradara Lam Li Shuen dan Mark Chua. Film ini merupakan ko-produksi dengan 13 Little Pictures, Singapura, dengan Indonesia, Jerman, Belanda, dan Filipina.

Merchandise dan Pameran Satu Dekade Palari Films

Dalam momen perayaan 10 Tahun Berkarya Palari Films, juga dirilis koleksi merchandise eksklusif yang bekerja sama dengan Goods Dept. Merchandise tersebut akan tersedia di seluruh gerai Goods Dept dan berbagai kanal penjualan daring Goods Dept.

Sebelumnya juga telah digelar rangkaian pemutaran film-film produksi Palari Films dan karya sutradara Edwin di Krapela, Jakarta Selatan dalam program bertajuk Eyes Wide Club. Program tersebut menjadi kerja sama Palari Films dengan Krapela dan Whiteboard Journal, berlangsung selama tiga hari pada 30 Maret–1 April 2026, yang juga menjadi bagian perayaan Hari Film Nasional.

Perjalanan 10 Tahun Berkarya Palari Films juga ditampilkan dalam sebuah pameran yang digelar di Museum MACAN, Jakarta Barat. Di pameran ini, pengunjung dapat menikmati memorabilia film-film persembahan Palari Films.

“Membuat film itu bagaikan sebuah perkawinan. Proses development-nya terasa seperti masa pacaran, lalu syuting yang terasa seperti wedding party, dan melahirkan anak saat filmnya rilis. 10 tahun 10 karya adalah masa mengumpulkan kepercayaan. Terima kasih untuk para penonton film Indonesia dan para kolaborator industri film baik dari para investor, mitra kolaborator, hingga pemeran dan kru. 10 tahun ke depan adalah harapan dan tantangan keberlanjutan lewat ko-produksi sesama rumah produksi, kerja sama talenta muda, dan mengasah kreativitas. Palari Films akan terus berlayar melahirkan karya-karya yang mampu menjadi refleksi zaman, dan kami mengundang para partner baru untuk berlayar bersama. Jangan kapok nonton film Indonesia,” tutup produser dan Co-Founder Palari Films Meiske Taurisia.

Nyeri kronis seringkali menjadi “penjara” fisik yang menghambat produktivitas dan kualitas hidup setiap pribadi aktif. Menjawab tantangan tersebut, Klinik Utama

GP+ Medical & Paincare (managed by Singapore Paincare) resmi diluncurkan, menghadirkan terobosan medis yang mendefinisikan ulang standar penanganan nyeri di Indonesia: solusi tuntas tanpa operasi melalui metodologi minimal invasif yang telah teruji secara global.

Sebagai klinik nyeri berstandar Singapura yang kini hadir di Kebon Jeruk, Klinik Utama

GP+ Medical & Paincare siap melayani pasien dengan gejala nyeri sendi atau otot, baik akut maupun kronis. Layanan spesialisasi mencakup penanganan presisi untuk saraf kejepit, nyeri punggung bagian bawah (low back pain), nyeri lutut (knee pain), nyeri leher & bahu (Neck & Shoulder Pain), serta berbagai gangguan nyeri sendi, otot, dan tulang lainnya.

Kemitraan strategis ini membawa langsung seluruh sistem dan keahlian dari Singapore Paincare sebagai pemimpin pasar manajemen nyeri di Asia ke Indonesia. Seluruh protokol medis dikembangkan secara eksklusif oleh Dr. Bernard Lee, MBBS, Pendiri dan Group CEO Singapore Paincare, konsultan dan pakar paincare yang dikenal luas dalam mentransformasi cara dunia menangani nyeri.

Dalam sambutannya, Prof. DR. dr. James Tangkudung, Sportmedicine Sp., M.Pd., Autogenic Therapy, Hypnotherapist. selaku Non Executive Director Chairman Medical Board, mengagumi dan mengakui skill “kung fu” Dr. Bernard Lee, MBBS serta menyambut baik dan mendukung skill tersebut untuk memberikan pilihan solusi bagi lansia dan pasien lainnya yang mengharapkan kesembuhan dengan metode minimal invasif tanpa pembedahan

“ Kami hadir bukan hanya untuk menawarkan perawatan, tetapi memberikan kembali kebebasan bergerak bagi pasien tanpa rasa takut akan meja operasi. Melalui Klinik Utama GP+ Medical & Paincare, masyarakat kini memiliki akses langsung ke metodologi manajemen nyeri tingkat lanjut dari Singapura yang mengedepankan

Revolusi Penanganan

Nyeri Tanpa Bedah

keamanan dan pemulihan tanpa masa penyembuhan yang panjang,” tegas Dr. Bernard Lee, MBBS.

Dr. dr. Rudy Susanto, BSBio, MD, DBA-HCML, FSPCA, Direktur Eksekutif dan Chief of Trainer Dokter Paincare Klinik Utama GP+ Medical & Paincare menambahkan, “Kehadiran kami di Kebon Jeruk adalah jawaban bagi individu dinamis yang menolak berkompromi dengan rasa sakit. Dengan membawa standar emas Singapore Paincare, kami menghadirkan harapan baru bahwa hidup bebas nyeri kronis kini bisa dicapai tanpa prosedur bedah

invasif.”

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare membedakan diri melalui akurasi diagnosis menggunakan metode Painostic untuk mengidentifikasi sumber nyeri hingga ke titik terdalam. Setiap tindakan dijalankan oleh Paincare Doctor profesional yang telah menyelesaikan program Fellowship resmi di Singapore Paincare Academy.

Beberapa metode unggulan yang ditawarkan meliputi: Painostic, merupakan sistem asesmen nyeri mutakhir untuk mengidentifikasi

sumber nyeri hingga ke titik terdalam secara akurat; Myospan & Injeksi Coreflex, yaitu metode presisi untuk mengeliminasi ketegangan otot kronis dan memulihkan fungsi saraf yang terganggu) dan Injeksi Intra Artikular & PRP (Platelet Rich Plasma) yaitu sinergi terapi regeneratif untuk mengatasi peradangan sendi dan mempercepat pemulihan jaringan secara alami. Sosok health enthusiast Shahnaz Haque, yang turut hadir, menekankan, “Mobilitas adalah aset terbesar saya.” Shahnaz merupakan pelanggan setia yang telah merasakan dan membuktikan sendiri manfaat dari metode penanganan di Klinik Utama GP+ Medical & Paincare. “Solusi minimal invasif di klinik ini adalah game-changer bagi siapa pun yang ingin tetap aktif di segala usia tanpa batasan rasa nyeri,” tutup sang presenter kenamaan dan pemerhati gaya hidup sehat yang tetap memiliki mobilitas tinggi dalam menjalankan berbagai perannya sebagai tokoh publik serta aktivis kemanusiaan.

Grab Perkenalkan 13 Fitur Berbasis AI

Pada 8 April 2026, Grab mengumumkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence – AI) di GrabX 2026, yaitu ajang tahunan Grab yang menampilkan berbagai inovasi produk terbaru. Melalui peluncuran ini, Grab semakin mengembangkan aplikasinya sebagai superapp dan panduan cerdas dalam kehidupan sehari-hari (intelligent everyday guide) bagi jutaan pengguna di Asia Tenggara.

Anthony Tan, Group CEO dan Co-Founder Grab menjelaskan, jika di acara GrabX tahun lalu, memperkenalkan MAI (Merchant AI Assistant), maka hari ini, bertemu dengan asisten AI untuk Mitra Pengemudi, yakni “Coach”.

“Coach” bukan sekadar alat, melainkan pendamping cerdas untuk Mitra Pengemudi. Seperti yang Anda lihat dalam video, “Coach” membantu para Mitra Pengemudi meningkatkan penghasilan sekaligus membantu menyelesaikan berbagai tugas, sehingga mereka dapat tetap fokus di jalan. Seperti “MAI”, “Coach” lahir dari filosofi kami “AI-First with Heart” — di mana kami menghadirkan teknologi paling canggih langsung ke tangan pengguna untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi seharihari. Kami mengembangkan “Coach” bersama OpenAI, dan saat ini sudah digunakan oleh lebih dari 500.000 pengemudi. Ke depannya, kami akan memperluas penggunaannya

ke jutaan pengemudi lainnya,” jelas Anthony Tan. Dalam perlombaan menuju masa depan berbasis AI, apakah mereka akan tertinggal? Di Grab, kami percaya mereka tidak seharusnya tertinggal. “Kami percaya bahwa setiap orang — terlepas dari kemampuan teknis yang dimilikinya — harus memiliki kesempatan untuk ikut dalam gelombang AI ini, bukan justru tersingkir karenanya. Grab hadir untuk membantu sebanyak mungkin orang untuk bisa ikut di dalamnya. Inilah jalan yang kami pilih. Dan inilah cara kami melakukannya. Selama bertahun-tahun, kami membangun Intelligence Layer yang menjadi fondasi di balik setiap fitur dan inovasi dalam aplikasi kami.

Anthony Tan, Group CEO & Co-Founder Grab, memperkenalkan Carri, robot otonom untuk layanan pengantaran makanan, pada GrabX 2026 di Jakarta, 8 April 2026

Ini adalah infrastruktur AI yang didukung oleh data dari kegiatan sehari-hari di lapangan secara realtime, sehingga memungkinkan kami untuk memahami, memprediksi, dan merespons kondisi lingkungan sekitar kita dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya,” sambung Anthony Tan.

Grab menghadirkan Intelligence

Layer langsung ke tangan para mitra dengan cara sederhana yang bahkan tidak terasa seperti menggunakan teknologi AI. Hal ini tercermin dalam solusi seperti “MAI” dan “Coach”. Bukan sekadar “kecerdasan buatan”, melainkan “pendamping cerdas”. “Dan yang tidak kalah penting, semua ini kami berikan secara gratis. Kami yang menanggung seluruh biaya penggunaan AI, karena kami memahami bahwa teknologi AI yang baik memang tidak murah— namun tidak seharusnya menjadi kemewahan yang hanya bisa diakses oleh segelintir orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Philipp Kandal, Chief Product Officer

Grab mengatakan bahwa sebagai pengembang produk (product builder), meyakini bahwa AI seharusnya bekerja paling keras bagi mereka yang paling membutuhkannya. “Saya sangat antusias karena berbagai inovasi yang kami hadirkan di GrabX dirancang seperti memiliki pendamping cerdas dalam keseharian. Baik Anda seorang konsumen yang membutuhkan bantuan chatbot untuk memilih menu makan siang, mitra pengusaha yang perlu memantau operasional beberapa toko dari jarak jauh, maupun pengemudi yang membutuhkan panduan navigasi tanpa harus memegang ponsel, kami ingin aplikasi Grab menjadi Panduan Harian (Everyday Guide) yang menangani tugas-tugas manual, sehingga Anda dapat lebih fokus

menjalani aktivitas sehari-hari,” ungkap Philipp Kandal.

Sebanyak 13 fitur yang diperkenalkan di GrabX tahun ini dirancang untuk mendampingi pengguna sebagai Everyday Guide untuk mendukung kehidupan lokal sehari-hari (Local Life), perjalanan yang lebih praktis (Effortless Travel), serta pemberdayaan usaha (Business Empowerment).

Bagi pengguna, fitur Group Ride memudahkan hingga empat orang untuk berbagi perjalanan dalam satu kendaraan, dengan sistem yang mengatur titik penjemputan dan pembagian ongkos perjalanan secara otomatis. Sementara itu, GrabMaps for Consumers turut mendukung mobilitas harian yang lebih praktis dengan membantu pengguna menemukan fasilitas terdekat, seperti stasiun pengisian daya untuk kendaraan listrik (Electric Vehicles –EV) dan area parkir. Fitur GrabMaps

ini juga dilengkapi informasi peta dalam ruangan untuk memudahkan navigasi di pusat perbelanjaan maupun gedung.

Bagi wisatawan, fitur seperti Personalised Travel Experience dan Discover membantu mengurangi kerumitan saat bepergian dan melewati proses di bandara dengan mudah, mulai dari pengingat jadwal penerbangan dan persyaratan perjalanan seperti kartu kedatangan (arrival card), hingga ulasan dan rekomendasi kuliner lokal yang relevan.

Bagi Mitra Merchant dan Mitra Pengemudi Grab, berbagai fitur baru dihadirkan untuk mendukung pemberdayaan usaha. Mitra Merchant dapat menggunakan perangkat Virtual Store Manager dan Cloud Printer untuk mengotomatisasi alur kerja di toko. Memanfaatkan teknologi computer vision berbasis AI untuk memantau kebersihan dan

Philipp Kandal,

Officer Grab, memaparkan rangkaian inovasi produk terbaru Grab dalam acara GrabX 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 8 April 2026

Chief Product

Perekonomian

(Ki-ka) Anthony Tan, Group CEO & Co-Founder Grab_

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

Republik Indonesia_ Maman Abdurrahman, Menteri UMKM

Republik Indonesia_ dan Neneng Goenadi, CEO

kepadatan pelanggan, serta mengoptimalkan pengelolaan pesanan makanan secara otomatis antara area konter dan dapur secara otomatis. Mitra Pengemudi juga dapat menggunakan chatbot, Driver AI Assistant, sebagai pendamping cerdas yang memberikan saran real-time sehingga membantu mereka berkendara lebih efisien dan meningkatkan pendapatan harian.

Seluruh fitur baru ini didukung oleh Grab Intelligence Layer, sebuah infrastruktur AI dari Grab yang dikembangkan berdasarkan informasi dari 20 miliar perjalanan dan pesanan di dalam platform. Melalui teknologi ini, berbagai kondisi lapangan seperti dampak

hujan terhadap lalu lintas hingga aktivitas real-time di toko Mitra Merchant — menjadi fitur yang memudahkan pengambilan keputusan dan mengurangi pekerjaan manual.

UNTUK LOCAL LIFE

Sebagai Everyday Guide, Grab hadir untuk membantu pengguna menjalani aktivitas di kota dengan lebih mudah serta mengurangi beban mental dalam mengambil keputusan sehari-hari:

i. Group Ride membantu penumpang menghemat hingga 40% dibandingkan dengan perjalanan sendiri, terutama jika rute yang dituju searah atau serupa dengan penumpang lain.

ii. Grab More hadir menjawab dilemma. Dengan Grab More, pengguna dapat menambahkan pesanan dari merchant lain yang berdekatan ke dalam satu pengantaran — baik sebelum maupun sesudah checkout — tanpa ongkos kirim tambahan, tanpa minimum pembelian, dan tanpa biaya untuk pesanan kecil.

iii. Grab AI Assistant hadir sebagai asisten pribadi berbasis AI yang menggabungkan dikembangkan model AI terdepan, serta didukung oleh pemahaman mendalam Grab terhadap kebiasaan dan preferensi pengguna.

iv. GrabMaps for Consumers. Sebagian besar aplikasi peta hanya memberitahu penggunanya cara menuju suatu tempat. GrabMaps membantu pengguna menentukan kapan harus berangkat, cara menuju ke sana, dan apa yang harus dilakukan saat tiba.

v. Cash Loan menghadirkan layanan kredit yang bertanggung jawab dan mudah diakses bagi konsumen yang paling membutuhkannya.

UNTUK EFFORTLESS TRAVEL

Komitmen Grab untuk menjadi Your Everyday

Anthony Tan, Group CEO dan Co-Founder Grab (keenam dari kiri)_ Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang
Republik Indonesia (ketujuh dari kiri)_ Maman Abdurrahman, Menteri UMKM Republik Indonesia

Guide tidak berhenti di perbatasan. Dengan lebih dari 200 juta penumpang yang melintasi bandara-bandara di Asia Tenggara setiap tahunnya, Grab kini memperluas perannya dari sekadar membantu kebutuhan perjalanan individu menjadi penyedia pengalaman perjalanan yang lebih menyeluruh.

i. Pengalaman Perjalanan yang di Personalisasi menjadikan Grab sebagai pendamping perjalanan, mulai dari saat pengguna berangkat dari rumah hingga saat mendarat dan keluar dari bandara. Saat tiba, Grab akan menyambut di tujuan dengan navigasi dalam ruangan yang memandu langkah demi langkah ke area pengambilan bagasi yang tepat serta titik penjemputan.

ii. GrabStays adalah layanan pemesanan hotel yang dikembangkan dalam rangkaian program Partner Apps Grab. Bekerja sama dengan Nuitee, sebuah ekosistem hotel berfokus pada AI, GrabStays sangat cocok untuk pemesanan mendadak.

iii. Discover by Grab adalah panduan bagi pengguna untuk menikmati hidangan lezat, baik saat baru tiba di sebuah kota baru maupun saat menjelajahi lingkungan sekitar tempat tinggal.

iv. GrabPay for Travel. Melalui GrabPay for Travel, pengguna cukup memindai kode QR nasional yang didukung, lalu langsung membayar menggunakan kartu debit atau kredit dari negara asal yang tersimpan di aplikasi Grab, tanpa perlu mengunduh aplikasi baru, tanpa harus isi ulang dompet digital, dan tanpa sisa saldo mata uang asing.

UNTUK PEMBERDAYAAN USAHA

Bagi para Mitra Merchant dan Mitra Pengemudi Grab, Intelligence Layer kini melampaui batas layar dan merambah ke dunia nyata dengan mendampingi mereka di tempat bisnis mereka beroperasi. Solusi ini menghadirkan kemampuan AI kelas korporat ke tangan para wirausahawan di Asia Tenggara.

i. Virtual Store Manager mengubah perangkat CCTV yang sudah ada menjadi lapisan operasional cerdas.

ii. Cloud Printer menghilangkan proses penyerahan pesanan secara manual antara konter depan dan dapur yang sering kali mengakibatkan pesanan terlewat dan keterlambatan pengambilan pesanan.

iii. Tap to Pay mengubah smartphone yang terintegrasi dengan GrabMerchant menjadi terminal pembayaran tanpa kontak — tanpa perangkat khusus, tanpa pengaturan yang rumit, dan tanpa proses pendaftaran yang berbelit-belit.

iv. Driver AI Assistant memberikan Mitra

Pengemudi pendamping cerdas yang selalu siap sedia, serta membimbing mereka untuk berkendara secara lebih efisien dan mendapatkan penghasilan lebih banyak. “Setiap produk yang kami luncurkan hari ini dibangun di atas fondasi yang sama, yaitu Grab Intelligence Layer, dan kini diperluas hingga ke dunia nyata serta keputusan sehari-hari pengguna dan mitra kami,” ujar Philipp Kandal. “Inilah yang membuat momen ini terasa begitu menarik bagi saya sebagai pengembang produk. Tepatnya dengan menciptakan pengalaman yang tidak lagi terasa seperti teknologi, melainkan seperti memiliki seseorang yang selalu siap membantumu,” katanya.

PROGRAM EARLY ACCESS

GrabX 2026 sekaligus menjadi tonggak penting bagi Program Grab Early Access, yang sejak diperkenalkan tahun lalu kini telah menjangkau lebih dari 200.000 pengguna. Program ini memberi kesempatan bagi pengguna untuk mencoba lebih dulu fitur terbaru, menjadi penguji, sekaligus memberikan masukan untuk menyempurnakan produk Grab. Hingga kini, mereka telah berkontribusi pada pengembangan lebih dari 4.000 fitur yang membentuk pengalaman Grab seperti sekarang.

Grab juga turut memperkenalkan fitur baru “shake and share” yang memungkinkan pengguna mengirimkan masukan secara instan hanya dengan menggoyangkan ponsel.

Dalam ajang GrabX 2026, Mitra Pengemudi berkesempatan swafoto bersama (Ki-ka) Neneng Goenadi, CEO Grab

Indonesia_ Maman Abdurrahman, Menteri UMKM Republik

Indonesia_ Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator

Kabari Digital Magazine Jembatan Info Indonesia & Amerika

Interaktif Majalah Digital Kabari Edisi 224 klik https://issuu.com/kabari8/ docs/majalah_digital_kabari_ edisi_224_-_2026

Langganan daftar di KabariGratis.com

Edisi bulan ini:

• Dari Pemalu Jadi Juara, Cut Bianca Shaleeta Sabet Puteri Anak Indonesia 2024

• Najua Yanti Perkenalkan Busana Lebaran Nyaman dan Stylish di Jakarta Sharia Festival 2026

• Terinspirasi Maroko, Hannie Hananto Hadirkan Koleksi Ramadan Raya 2026 di Jakarta Sharia Festival

• Chaera Lee Hadirkan Raya Collection di Jakarta Sharia Festival 2026

• Terinspirasi Perjuangan Wanita di Era Perang Dunia II,Yani Halim Persembahkan Karya Empowered Woman

• Aisyah Zahira, Model Cilik 6 Tahun Siap Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional

• Yani Halim Angkat Sarung ke Panggung Fashion Modern, Dorong Wastra Jadi Busana Sehari-hari

• Luna Maya Kenalkan Film Suzzanna: Santet Dosa Di Atas Dosa

• Rahayu Saraswati: Dunia Sedang Mengalami Penyesuaian Besar

• Harryadin Mahardika : Profesor Soemitro sebagai Begawan Pejuang

• Coca-Cola Indonesia Hadirkan Lebih dari 69.000 Momen Kesegaran di Seluruh Indonesia selama Ramadan

• Hikiniku to Come : ‘Freshly Grilled Hamburg Restaurant’ dari Jepang, Buka Restoran Pertamanya di Jakarta

• Prince Poetiray & Quinn Salman Bawakan Perdana OST Film Na Willa

• Aice “Maniskan Momen Ramadhan” dengan Berbagi Takjil kepada Jutaan Jemaat Masjid Seluruh Indonesia

• Pal8 Pictures Umumkan Para Pemain Film “Laut Bercerita”

• Kuliner Indonesia Kaya 2026 Hadirkan Kisah Peradaban Di Balik Setiap Sajian : Menelusuri Warisan Rasa Ternate, Palembang, Dan Banten

• Perjanjian Dagang ART 2026 Tempatkan Indonesia pada Posisi Strategis di Kawasan ASEAN

• Film Senin Harga Naik : Mengajak Temukan Arti Keluarga yang Seutuhnya

• Will Hyde & Stephanie Poetry Buka Diri Lewat Single Better Without Me

• Di Balik Layar Ekosistem On-Demand : Pilihan, Partisipasi, dan Pertumbuhan Ekonomi Digital

Combine & Save.

Untuk menonton video klik KabariNews.com/67108

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook