HAPPY
BIRTHDAY
🫶🏻
DUNIAKU DVI JĪVA, EKA PREMA
DAFTAR ISI
01.
Āśīrvāda
02.
Prema
03.
Smṛti
04.
Ananta
05.
Maṅgala
SANG PEMILIK TANGGAL ITU Pada dua puluh enam September, waktu pernah menitipkan satu kehidupan ke bumi seseorang yang kelak, tanpa banyak suara, menjadi bagian dari cerita yang begitu berarti. Semoga hidup selalu menjadi teduh untukmu tempat setiap lelah menemukan tenangnya, setiap harap menemukan musimnya, dan setiap langkah pulang membawa damai. Dan jika suatu hari teduh itu bernama rumah, semoga aku masih menjadi salah satu alasan mengapa kau ingin tinggal
Semoga Allah menjaga apa yang baik dalam hidupmu, dan menjadikan tahun ini sebuah bab yang kelak ingin kau kenang
💙
pn
TENTANG HANGAT YANG SEDERHANA Ada sesuatu tentang kehadiranmu yang tak pernah benar-benar bisa dijelaskan dengan kata. Bukan karena kau datang dengan sempurna, melainkan karena bersamamu, hal-hal sederhana terasa memiliki arti yang berbeda. Seolah waktu tahu, ada pertemuan yang memang layak disimpan lebih lama. Aku menyukai caramu menjadi dirimu sendiri dengan segala tenang, riuh, kurang, dan lebihmu. Di antara begitu banyak kemungkinan yang pernah dilewati hidup, entah bagaimana langkah kita sampai pada satu titik yang sama. Dan sejak itu, namamu punya ruangnya sendiri dalam ingatanku. Mungkin cinta memang tak selalu perlu suara yang besar. Terkadang ia hanya berupa keinginan sederhana untuk tetap ada, mendoakanmu dalam diam, dan melihatmu baik-baik saja. Jika suatu hari kau bertanya mengapa kehadiranmu begitu berarti, mungkin jawabannya sesederhana karena sejak mengenalmu, ada bagian kecil dari hariku yang terasa lebih lengkap
JEJAK Seukir kata Ada banyak hal yang mungkin terlihat sederhana saat dijalani, tetapi entah mengapa menjadi begitu berharga ketika dikenang. Percakapan kecil, tawa yang datang tanpa rencana, hingga diam yang tetap terasa nyaman, semuanya perlahan menjadi bagian dari cerita yang ingin kusimpan. Bukan tentang seberapa besar sebuah peristiwa, melainkan tentang siapa yang hadir di dalamnya. Bersamamu, bahkan hari-hari biasa punya cara sendiri untuk meninggalkan kesan.
Kelak ketika waktu membawa kita jauh dari hari-hari ini, semoga kenangan-kenangan kecil itu tetap menemukan tempatnya sebagai jejak lembut dari dua hati yang pernah berbagi satu perjalanan
D
N D VA A V
Samāgama — Dua Puluh Enam Dua jiwa, dua lintasan waktu, namun Allah menuliskan keduanya pada lembar yang sama yaitu dua puluh enam. Jauh sebelum nama dan cerita saling menemukan, sebuah angka telah lebih dulu menjadi titik temu yang tak pernah kita rencanakan. Kini, dua puluh enam bukan sekadar tanggal yang berulang setiap tahun. Ia seperti aksara kecil yang ditinggalkan waktu pengingat bahwa dua kisah dapat tumbuh di halaman yang berbeda, lalu suatu hari menemukan alasan untuk dibaca dalam cerita yang sama
Dunia-Semesta Kita datang dari dua sisi yang berbeda. Dirimu, segalanya sesuatu bergerak dalam teduh dan hening dan sementara aku memiliki riuh kecilnya sendiri, penuh warna, spontan, dan terkadang berjalan mengikuti iramanya. Barangkali, justru di antara teduh dan riuh itulah kita menemukan bahasa yang hanya kita mengerti. Aku tak ingin mengubah teduhmu, sebagaimana kamu tak perlu meredam riuhku. Biarlah keduanya tetap menjadi warna masing-masing, lalu bertemu di satu cakrawala tempat ketenangan dan riuh kecil dapat berdampingan, tanpa harus kehilangan indahnya masing-masing.
MAṄ GALA Untuk hari-hari yang belum terbuka di hadapan kita, kupanjatkan doa agar Allah menuntun setiap langkahmu menuju kebaikan, melapangkan jalan yang terasa sempit, dan menjadikan setiap persinggahan penuh hikmah serta keberkahan Kiranya hatimu senantiasa dijaga dalam ketenangan, rezekimu diluaskan, harapanmu dipelihara, dan segala yang dirimu usahakan menemukan jalannya. Yang pergi, biarlah diganti dengan kebaikan. Yang tertunda, biarlah tiba pada waktu terbaik. Yang dirimu harapkan, biarlah Allah hadirkan dalam bentuk yang paling indah Ya Allah, dalam segala yang belum kami mengerti, titipkan penjagaan-Mu pada setiap langkah duniaku. Lapangkan dadanya, cukupkan rezekinya, kuatkan hatinya, dan lembutkan jalannya menuju segala yang Engkau ridhoi. Jauhkan duniaku dari yang melemahkan, dekatkan ia pada yang menenangkan, dan jadikan setiap hari yang dilaluinya bernilai ibadah serta keberkahan. Jika kami memang baik untuk satu sama lain, pertemukan dan pertahankan kami dalam jalan yang Engkau berkahi. Jika tidak, cukupkan hati kami dengan ketetapan-Mu. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
R
NDRA A Y A