Skip to main content

Art Portfolio of Jacqueline Andrea (UAS)

Page 1

Table of Contents Cover Table of Contents Foreword Design Principles Curriculum Vitae

1 2 3 4 11

Mindmap and Moodboard Mindmap The Things that I Do Likes & Dislikes Traits & Personality My Goals Fashion and Style

13 14 15 16 17 18 19

Hello, My Name is ... Problem Typography Abstract Metafora

20 21 22 23

Morphological Matrix and Personal Logo Morphological Matrix Personal Logo

24 25 26

Ego Solution Problem Ego Solution Problem

27 28

Other Projects Digital Painting Kids Cereal Box Atonement

29 30 31 32

Closing Remarks Self Promotion Medium Contact

33 34 35

2


Foreword Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah, atas berkat Rahmat dan karunia-Nya yang telah dilimpahkan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan portofolio Visual Communication Design II.

Akhir kata, sebagai penyusun portofolio ini, saya berterimakasih kepada bapak Adrianto, S.Ds., M.Ds. dan ibu Intan Suci Lestari, S.Sn., M.Ds., selaku dosen mata kuliah ini dan kepada teman-teman sekalian untuk satu semester ini.

Portofolio ini disusun sebagai tugas Ujian Tengah Semester (UTS) di semester ganjil untuk mata kuliah Visual Communication Design II. Didalam portofolio ini, terdapat tugas-tugas mata kuliah ini dari awal sampai akhir, yang disertai dengan penjelasannya pula. Penulis menyadari masih terdapat kekurangan dalam portofolio ini, maka dari itu kritik dan saran yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan portofolio ini.

Semoga portofolio ini membawa manfaat dan memberikan nilai tambah kepada para pembacanya.

3

Cibubur, 18 November 2021

Penyusun, Jacqueline Andrea


DESIGN PRINCIPLES

4


Grid System Delapan langkah untuk membangun sistem grid sebagai berikut. • • • • • • • •

Sistem grid adalah struktur yang terdiri dari serangkaian garis horizontal dan vertikal, yang digunakan untuk mengatur konten. Dalam istilah yang paling dasar, sistem grid adalah struktur yang terdiri dari serangkaian garis horizontal dan vertikal yang berpotongan dan kemudian digunakan untuk mengatur konten.

Pilih spesifikasi untuk membuat grid Anda Setel ukuran kotak ke kotak perbatasan Buat wadah kotak Hitung lebar kolom Tentukan posisi gutter Buat grid debug Buat variasi tata letak Jadikan tata letak Anda responsif

Di desain saya, saya menerapkannya dengan grid system 4 kolom untuk halaman yang berisi 2 gambar dan penjelasannya. Saya juga menggunakannya di halaman yang berisi 1 gambar portrait (2 kolom) dan penjelasannya (2 kolom). Saya juga menerapkan grid system 3 kolom untuk halaman yang berisi mindmap horizontal dan penjelasannya. Saya juga menerapkan grid system 2 kolom untuk halaman yang berisi kata pengantar dan penutup. Saya juga menggunakannya dalam halaman yang berisi mindmap portrait dan penjelasannya.

Sistem grid dalam desain grafis menggunakan kerangka dua dimensi untuk menyelaraskan dan menata elemen desain. Memecah satu ruang desain menjadi kisi-kisi dapat membantu memposisikan masing-masing komponen dengan cara yang dapat menarik perhatian, menciptakan alur pengguna, dan membuat informasi dan visual lebih menarik dan dapat diakses oleh audiens.

5


Golden Section: Page Margin gambar di antara lima simpul: keempat sudut buku ditambah bagian atas talang. Prinsip ketiga, tidak selalu diterapkan lebar cetak harus sama dengan tinggi halaman. Dari sekian konsep yang ada, salah satunya adalah konsep Van de Graff. Konsep tersebut merupakan kanon konstruksi halaman yang dipopulerkan oleh desainer Jan Tschichold. Kelebihan konsep Van de Graff: • • Halaman buku itu nyaman dilihat karena penataannya diatur oleh margin. Cara-cara geometris untuk membangun halaman yang ideal tampaknya sangat lama dan disepakati. Prinsip pertama adalah bahwa beberapa rasio lebih baik daripada yang lain. Rasio ini harus diterapkan pada halaman dan area yang dapat dicetak. Sema-

6

Menghemat kertas Menyelamatkan pohon, karena sadar lingkungan Menghemat ruang dan berat, karena lebih sedikit margin berarti membayar lebih sedikit ruang rak di toko buku

kin sedikit rasio dalam komposisi, surat itu.

•

Prinsip kedua adalah bahwa persegi panjang yang mendefinisikan area yang dapat dicetak harus memiliki simpul yang terletak pada apa yang disebut “garis ley”. Jika Anda memiliki bentangan dua halaman di depan Anda, garis-garis ini adalah garis yang dapat Anda gambar

Dalam desain saya, margin tersebut diterapkan dalam setiap halaman portofolio. Saya menggunakan batas terluar dari ketiga batas golden section-nya itu di setiap halaman.


Gutenburg Diagram and Z Pattern GUTENBERG DIAGRAM Diagram Gutenberg menggambarkan pola umum yang dilalui mata ketika melihat informasi yang homogen dan terdistribusi secara merata. Pola ini berlaku untuk konten teks-berat. Pikirkan halaman dalam novel atau koran, polanya tidak dimaksudkan untuk menggambarkan setiap desain yang mungkin. Diagram Gutenberg membagi tata letak menjadi 4 kuadran. • • • •

Area optik utama terletak di atas/kiri Area bera yang kuat terletak di atas/kanan Area bera yang lemah terletak di bawah/kiri Area terminal terletak di bawah/kanan

Pola tersebut menunjukkan bahwa mata akan menyapu halaman dalam dan ke bawah dalam serangkaian gerakan horizontal

yang disebut sumbu orientasi. Setiap sapuan dimulai sedikit lebih jauh dari tepi kiri dan bergerak sedikit lebih dekat ke tepi kanan. Gerakan keseluruhan adalah agar mata bergerak dari area primer ke area terminal dan jalur ini disebut sebagai membaca gravitasi.

Desain yang mengikuti Gutenberg dikatakan selaras dengan gravitasi pembacaan alami. Klaimnya adalah desain ini meningkatkan ritme membaca, dengan selaras dengan ritme membaca alami, serta meningkatkan pemahaman membaca, tetapi ada sedikit bukti empiris untuk mendukung klaim tersebut.

Tentu ini untuk bahasa bacaan kiri ke kanan dan akan dibalik untuk bahasa bacaan kanan ke kiri.

Gutenberg menjelaskan blok teks yang besar dengan sedikit hierarki tipografi. Segera setelah membuat hierarki visual, diagram tidak lagi berlaku.

Diagram Guttenberg menunjukkan bahwa area yang kuat dan lemah berada di luar jalur gravitasi pembacaan ini dan menerima perhatian minimal kecuali ditekankan secara visual dalam beberapa cara.

Z PATTERN Seperti yang Anda harapkan, tata letak pola Z mengikuti bentuk huruf z. Pembaca akan mulai dari atas/kiri, bergerak secara horizontal ke atas/kanan dan kemudian secara diagonal ke bawah/kanan sebelum diakhiri dengan gerakan horizontal lainnya ke bawah/kanan.

Elemen penting harus ditempatkan di sepanjang jalur gravitasi pembacaan. Misalnya menempatkan logo atau headline di atas/kiri, gambar atau konten penting di tengah, dan call-toaction atau informasi kontak di kanan bawah.

Pola

7

Z

kadang-kadang

disebut


pola S terbalik, yang mungkin menunjukkan lebih banyak jalur melengkung daripada jalur bersudut keras. Kalau tidak, mereka pada dasarnya adalah hal yang sama. Perbedaan utama dengan diagram Gutenberg adalah bahwa pola Z menunjukkan bahwa pemirsa akan melewati dua area bera. Kalau tidak, mereka masih mulai dan berakhir di tempat yang sama dan masih melewati tengah.

Seperti diagram Gutenberg, seorang desainer akan menempatkan informasi terpenting di sepanjang jalur pola.

tersebut saya terapkan dalam setiap halaman. Untuk Guttenburg Diagram, saya menerapkannya dengan menata halamannya, agar pembaca membacanya dari kiri ke kanan. Untuk Z Pattern, saya menerapkannya dengan menata halamannya, agar pembaca membacanya dari kiri ke kanan, lalu balik lagi ke kiri dan ke kanan lagi. Jadi, saya menerapkannya, agar pembaca dapat membacanya dengan nyaman.

Pola Z bagus untuk desain sederhana dengan beberapa elemen kunci yang perlu dilihat. Setiap aspek mendongeng dari desain akan mengikuti jalur z.

PENERAPAN Dalam desain saya, kedua hal

8


Column Width menghasilkan beberapa kolom sempit yang lebih disukai daripada satu kolom lebar. Secara historis, buku yang sebagian besar berisi teks umumnya memiliki sekitar 40 baris per kolom. Namun, aturan praktis ini tidak berlaku untuk teks yang lebih kompleks yang berisi banyak gambar atau ilustrasi, catatan kaki, kepala berjalan, folio, dan keterangan.

0.5 cm

Lebar kolom secara tradisional disebut ukuran oleh pembuat huruf. Untuk keterbacaan terbaik, kolom harus cukup lebar untuk memuat sekitar 60 karakter per baris. Satu rumus menyarankan untuk mengalikan ukuran titik font dengan 2 untuk mencapai seberapa lebar kolom seharusnya dalam halaman — pada dasarnya lebar kolom 24 em. Mengikuti pedoman ini biasanya

9

Ruang antara kolom disebut gutter. Pengaturan kolom sendiri adalah langkah kunci dalam menetapkan tata letak halaman atau proyek yang berisi teks berjalan. Penggunaan kolom sangat mempengaruhi kecepatan membaca. Kecepatan membaca lebih cepat untuk kolom tunggal dan ganda, tetapi preferensi adalah untuk beberapa kolom pendek. Teks rata kiri dibaca lebih cepat daripada teks rata kiri. Studi ini menyelidiki efek tampilan multi-kolom dan pembenaran pada kinerja membaca dan kepuasan bagian naratif online. Dalam

desain

saya

kali

ini,

saya memberi jarak antar kolom sekitar 0,5 cm. Hal tersebut karena itu ukuran yang standar untuk lebar kolom, supaya orang tidak kesulitan membaca akibat lebar kolom yang terlalu sempit dan hemat halaman karena lebar kolomnya yang tidak terlalu luas.


Gestalt Gestalt merupakan sebuah konsep yang dicetuskan oleh Kurt Koffka, Max Wertheimer, dan Wolfgang Köhler. Konsep ini menjelaskan persepsi melalui pengorganisasian suatu komponen-komponen yang memiliki hubungan, pola, dan juga kemiripan yang bersatu menjadi satu kesatuan. Gestalt terdiri atas beberapa teori, yaitu kedekatan (proximity), kemiripan (similarity), ketertutupan (closure), kesinambungan (continuity), simetri (symmetry), dan kesederhanaan (simplicity).

Insight sendiri itu timbul bergantung pada hal-hal berikut ini. • • • • •

Kemampuan intelijensi Pengalaman Kompleksitas suatu masalah atau keadaan Banyak latihan Trial dan error, di mana kita melakukan percobaan untuk menyelesaikan masalah

Menurut Hilgard (1948: 190195), ada 6 sifat khas belajar dengan insight yakni sebagai berikut.

Dalam konsep ini juga, ada beberapa hukum, yaitu Hukum Pragnaz, hukum keterdekatan, hukum ketertutupan, hukum kesamaan, dan insight.

•

Hukum Pragnaz merupakan hukum yang menjunjung tinggi kestablilan, simetri, kesederhanaan, dan keteraturan. Insight merupakan pemahaman terhadap suatu masalah, sehingga mendapatkan solusinya.

•

• •

• •

saya menerapkannya dengan meletakkan 1 gambar dan penjelasannya, di mana gambar di kiri dan penjelasannya di kanan. Untuk halaman berikutnya, saya menukar posisinya dan begitu pula halaman berikutnya. Hal tersebut supaya orang tidak bosan melihat halamannya. Untuk desainnya, saya menggunakan desain yang sederhana dan minimalis, supaya nyaman di mata pembaca. Saya juga membuat semua elemen dalam desain saya itu rapi dan sejajar, agar terlihat rapi dan memuaskan bagi pembaca.

Termasuk pada kemampuan dasar Bergantung pada pengalaman masa lalu yang relevan Bergantung pada pengaturan secara eksperimental Didahului oleh periode yang eksperimental Pembelajaran tersebut dapat diulang-ulang Dapat digunakan untuk menghadapi masalah-masalah baru

Dalam

desain

saya

kali

ini,

10


Curriculum Vitae About Me I am a Visual Communication Design student in BINUS @Bandung. I am good at promoting. I love to work with people. I am also a hard working person and easily adapted to new environment

Bio Data Place and Date of Birth Gender Religion Status Nation

Jakarta, 24 Januari 2002 Female Roman Catholic Single Indonesian

Education 2020-2024

BINA NUSANTARA UNIVERSITY (BANDUNG) Visual Communication | GPA 3.67

2017-2020

SMA BUNDA HATI KUDUS Science Major

11


Skills Ambition Communication Art Leadership Diligence Teamwork

O O O O O O

O O O O O O

O O O O O O O O O

Languages English Indonesian

O O O O O O O O O

Experience 2021

EQUIP101: SPACETRACT Committee | Divisi Dokumentasi

2021-2022

FIRST YEAR PROGRAM B2025 Freshmen Partner | EESE1 dan EESE2

2021

SHARING IS CARING Committee | Divisi Acara

2020

MOVIE DAY Volunteer | Desain Poster

2019

GALVANIZE FESTIVAL Volunteer | Tim Desain

2017

MURAL FESTIVAL Participant | Anggota Tim

Achievement 2021

FUN FUN CHALLENGE Universitas Padjajaran | Juara 2

2017

MURAL COMPETITION Sekolah Bunda Hati Kudus, Kota Wisata | Juara 1

12


MINDMAP AND MOODBOARD

13


MINDMAP 2021 Style yang saya gunakan meliputi kertas dan tape untuk menunjukkan kerapian saya dalam mengerjakan sesuatu. Palet warna yang digunakan juga warna-warna pastel untuk memberi kesan yang cerah. Saya menggunakan aplikasi Adobe Illustrator untuk membuat mindmap tersebut.

14


THE THINGS THAT I DO ... 2021 Moodboard ini meliputi aktivitas saya di kampus, waktu luang, dan bidang seni. Palet warna yang saya gunakan itu warna-warna retro dan vintage untuk menunjukkan selera saya yang vintage. Saya menggunakan aplikasi Adobe Lightroom CC untuk edit foto-fotonya dan Adobe Illustrator untuk menata moodboard tersebut.

15


LIKES & DISLIKES 2021 Moodboard ini meliputi hal-hal yang saya sukai dan yang tidak kusukai. Palet warna yang saya gunakan itu warna-warna retro dan vintage untuk menunjukkan selera saya yang vintage. Saya menggunakan aplikasi Adobe Lightroom CC untuk edit foto-fotonya dan Adobe Illustrator untuk menata moodboard tersebut.

16


TRAITS & PERSONALITY 2021 Moodboard ini meliputi kepribadian saya, baik yang positif maupun yang negatif. Palet warna yang saya gunakan itu warna-warna retro dan vintage untuk menunjukkan selera saya yang vintage. Saya menggunakan aplikasi Adobe Lightroom CC untuk edit foto-fotonya dan Adobe Illustrator untuk menata moodboard tersebut.

17


MY GOALS 2021 Moodboard ini meliputi meliputi hal-hal yang ingin saya capai untuk kebahagiaan saya dan karir di masa depan. Palet warna yang saya gunakan itu warna-warna retro dan vintage untuk menunjukkan selera saya yang vintage. Saya menggunakan aplikasi Adobe Lightroom CC untuk edit foto-fotonya dan Adobe Illustrator untuk menata moodboard tersebut.

18


FASHION AND STYLE 2021 Moodboard ini meliputi bagaiamana cara berpakaian saya sehari-hari. Juga, penampilan fisik saya biasanya seperti apa. Palet warna yang saya gunakan itu warna-warna retro dan vintage untuk menunjukkan selera saya yang vintage. Saya menggunakan aplikasi Adobe Lightroom CC untuk edit foto-fotonya dan Adobe Illustrator untuk menata moodboard tersebut.

19


HELLO, MY NAME IS ... PROBLEM

20


TYPOGRAPHY 2021 Saya menggambarkan nama saya dengan font model calligraphy yang retro dengan palet warna ceria. Hal tersebut untuk menunjukkan bahwa saya itu orang yang berselera jaman dulu, karena saya menyukai lagu-lagu lama (1960-90s). Juga, untuk menunjukkan bahwa saya sangat menyukai warna-warna pastel dan cerah. Saya menggunakan aplikasi Adobe Illustrator untuk membuat karya tersebut.

21


ABSTRACT 2021 Saya menggambarkan banyak lingkaran yang tersebar secara luar, tapi rapi. Juga, menggunakan palet warna yang ceria. Hal tersebut untuk menunjukkan bahwa saya itu orang yang sangat rapi, perfeksionis, dan teratur. Juga, untuk menunjukkan bahwa saya itu orang yang selalu berusaha positive thinking. Saya menggunakan aplikasi Adobe Illustrator untuk membuat karya tersebut.

22


METAFORA 2021 Saya menggambarkan buku-buku yang tengahnya terdapat jam, bertumpukan di atas meja belajar. Buku-buku tersebut itu buku pelajaran. Hal tersebut untuk menunjukkan bahwa saya itu orangnya selalu berusaha menyelesaikan segala sesuatu itu tepat waktu dan jauh sebelum deadline. Saya menggunakan aplikasi Adobe Illustrator untuk membuat karya tersebut.

23


MORPHOLOGICAL MATRIX AND PERSONAL LOGO

24


MORPHOLOGICAL MATRIX 2021 Karya ini merupakan tabel kumpulan data-data yang dari mindmap yang sebelumnya sudah saya buat ke tabel Morphological Matrix. Saya menggunakan aplikasi Adobe Illustrator untuk membuat karya tersebut.

25


PERSONAL LOGO 2021 Karya ini menggambarkan rasa ingin tahu saya akibat berbagai pengetahuan yang saya miliki, sehingga saya bertanya-tanya mengenai berbagai teori, lebih singkatnya lagi itu menujukkan bhawa diri saya itu seorang kutu buku (hobi baca buku). Juga, untuk menunjukkan sisi kreatif dari kepribadian saya tersebut. Untuk color palette, saya menggunakan color palette vintage untuk menunjukkan kecintaan saya terhadap hal-hal yang vintage dan lagu-lagu 1960-90s. Saya menggunakan aplikasi Adobe Illustrator untuk membuat karya tersebut.

26


EGO SOLUTION PROBLEM

27


EGO SOLUTION LEM 2021

PROB-

Karya ini menggambarkan sifat saya, apa yang ingin diperbaiki dari saya, dan saya di masa depan. Me menggambarkan diri saya apa adanya dengan meerkat karena hewan tersebut pemalu seperti saya. Saya itu kurang berpenampilan biasa dan sederhana. Bunga sakura itu manis dan lembut warnanya. Oleh karena itu, saya ingin dipandang sebagai seseorang yang lembut. Meerkat di A Better Me memakai topeng untuk menunjukkan sifat pemalu. Juga, terdpat meerkat yang sedang bercermin untuk menunjukkan rasa percaya diri. Oleh karena itu, saya berusaha untuk menjadi lebih berani dan santai. Buku bertumpuk di An Ideal Me

28

menandakan saya sebagai pekerja keras. Karpet terbang dalam ruang kreativitas sebagai ruang imajinasi. Oleh karena itu, saya yang ideal itu berusaha mencari banyak ide dan kreatif. Me in 5 Years, saya menganggap 5 tahun lagi saya kerja kantoran atau bekerja sebagai illustrator freelance. Saya berharap bisa bekerja santai dan punya kebebasan, serta dekat dengan alam. Untuk color palette, saya menggunakan color palette vintage untuk menunjukkan kecintaan saya terhadap hal-hal yang vintage dan lagu-lagu 1960-90s. Saya menggunakan aplikasi Adobe Illustrator untuk membuat karya tersebut.


OTHER PROJECTS

29


DIGITAL PAINTING 2021 Karya ini merupakan tugas Computer Graphic II minggu ke-4. Karya ini menggunakan aplikasi Adobe Photoshop 2020. Juga, karya ini dibuat pada tanggal 3 November 2021 dan dikumpulkan pada tanggal 7 November 2021 di Microsoft Teams CG II (Ganjil 2021-2022). Untuk digital painting (no trace), saya menggambar komposisi makanan. Komposisi tersebut terdapat nampan kayu yang berada di atas meja. Nampan kayu tersebut terdiri atas segelas strawberry milkshake, segelas lemon tea, dan sepiring croissant. Di komposisi tersebut juga terdapat sebuah pot tanaman yang berisi tumbuhan succulent dan kaktus. Di dekat meja, terdapat sebuah kursi putih dekat tembok. Untuk asistensi, saya membuat karya saya di Adobe Photoshop 2020. Saya menggunakan brush Adobe Photoshop yang Soft Round dengan Hardness dan Smoothing yang tinggi. Dari sesi asistensi, yang harus saya revisi itu adalah ukuran brush kare-

30

na terlalu besar dan material karena tidak terbaca. Jadi, saya disarankan untuk mengganti brush dengan brush lain, bisa download atau membuat brush sendiri. Juga, disarankan untuk menggambarnya dengan lebih detail lagi. Untuk final, saya download brush di internet secara gratis. Saya menggunakan brush yang bertekstur oil painting. Style painting saya ini terinspirasi dari style Aliya Chen, illustrator dan Visual Development di Netflix Animation. Dia itu memiliki tekstur brush yang kasar, tetapi warnanya lembut. Pertama-tama, saya menggambar sketsanya terlebih dahulu dengan bantuan referensi fotonya yang saya letakkan di bagian atas kanvas. Setelah sketsa, saya mewarnai objek-objek yang ada dengan brush bertekstur oil painting. Lalu, saya menggambar meja, kursi, dan latar belakang di akhirnya. Juga, saya juga menambahkan tanaman gantung di dindingnya, supaya tidak terlalu kosong.


KIDS CEREAL BOX 2021 Karya saya ini merupakan tugas Computer Graphic II untuk Ujian Tengah Semester Ganjil 20212022. Tugas ini membuat kemasan sereal untuk anak-anak. Tugas ini saya buat pada tanggal 14 November 2021 dan dikumpulkan pada tanggal 20 November 2021. Brand saya itu Flavvora. Flavvora merupakan perusahaan manufaktur makanan multinasional yang biasa memproduksi makanan untuk anak-anak. Nama brand tersebut dari kata flavor, yang berarti rasa. Flavvora memproduksi banyak makanan, salah satunya itu sereal.

Produk yang diluncurkan Flavvora itu salah satunya sereal yang bermerek Teddy Flakes. Teddy Flakes merupakan sereal untuk anak-anak yang penuh gizi. Teddy Flakes itu memiliki rasa buah-buahan yang beraneka macam dalam satu kemasan. Teddy Flakes sendiri memiliki maskot, yaitu seekor beruang berwarna pink tua.

Desain untuk logo perusahaannya menggambarkan lingkaran pink tua dengan tulisan Flavvora berwarna putih gading dan berbagai permen warna-warni yang mengelilinginya. Hal tersebut untuk menunjukkan bahwa perusahaan tersebut memproduksi berbagai makanan yang sehat dan penuh gizi, tetapi tetap memperhatikan penampilan makanannya supaya lebih menarik dan friendly pada anak-anak.

Palet warna yang digunakan itu warna-warna yang cerah dan color ful. Hal tersebut untuk memberi kesan friendly terhadap brand, supaya menarik perhatian anak-anak. Juga, untuk menunjukkan bah wa produk makanan yang diproduksi brand tersebut sangat bervariasi.

Desain untuk logo merek berupa tulisan Teddy Flakes dengan font vintage, mirip dengan tahun 1970-an dan berwarna kuning dengan bayangan warna orange. Hal tersebut untuk menunjukkan bahwa mereka tersebut sangat menarik dan friendly, serta

31

menunjukkan bahwa merek tersebut sepanjang masa dan selalu up-to-date. Desain pada kemasan menggambarkan beruang berwarna pink tua yang sedang menyambut semangkuk sereal yand ada di atas meja dengan latar belakang biru yang membuat fokus pada sereal. Hal tersebut untuk membuktikan bahwa sereal tersebut lezat, sehingga sampai disambut ketika mau dimakan. Latar belakangnya itu untuk menunjukkan bahwa sereal tersebut merupakan sereal terbaik dan bergizi


ATONEMENT 2021 Karya ini merupakan karya pribadi saya yang dibuat pada tanggal 5 April 2021. Karya ini berupa poster film Atonement (2007) yang disutradarai oleh Joe Wright. Film tersebut dibintangi James McAvoy, Keira Knightley, dan lain-lain. Film ini berdasarkan novel karya Ian McEwan tahun 2001, yang menceritakan kehidupan sepasang kekasih muda Cecilia Tallis (Keira Knightley) dan Robbie Turner (James McAvoy). Ketika pasangan itu terkoyak oleh kebohongan yang dibuat oleh adik perempuan Cecilia yang cemburu, Briony (Saoirse Ronan), mereka bertiga harus menghadapi konsekuensinya. Robbie adalah yang paling terpukul, karena penipuan Briony mengakibatkan dia dipenjara, tetapi harapan untuk Cecilia dan kekasihnya meningkat ketika jalan mereka bertemu selama Perang Dunia II. Untuk karya ini, saya mengerjakannya di Adobe Illustrator. Saya mengerjakannya dengan tracing gambar yang ada dan

dikombinasikan dengan beberapa gambar lainnya. Untuk font, saya menggunakan yang model typewriter untuk judulnya, sebab film tersebut berlatar di waktu Perang Dunia II dan Briony sendiri itu merupakan seorang penulis yang sering menggunakan mesin tik. Untuk nama pemeran, saya menggunakan font yang modelnya agak modern. Karya saya ini menggambarkan karakter Cecilia Tallis yang memakai gaun berwarna hijau dengan pose yang menghadap belakang, tetapi kepalanya sedang melihat ke samping. Hal tersebut untuk menunjukkan bahwa dia sedang menunggu Robbie yang sedang di medan perang. Untuk gaunnya yang bagian punggungnya terbuka itu, untuk menunjukkan bahwa dia selalu membuka hatinya untuk Robbie. Warna gaunnya yang hijau juga untuk menunjukkan rasa cinta dan gairah yang tinggi pada Robbie, serta rasa cemburu Briony terhadap hubungan mereka.

32


Karya-karya yang telah saya buat itu akan saya paparkan dalam portofolio ini. Jadi, portofolio ini isinya berupa tugas-tugas yang sudah kukerjakan dalam mata kuliah Visual Communication Design II. Di masa yang akan datang, portofolio ini kemungkinan besar akan digunakan untuk melamar kerja.

Closing Remarks

Saya berharap semoga portofolio ini bermanfaat bagi saudara sekalian untuk menambah lebih banyak ilmu dan inspirasi dalam berkar-

33

ya. Saya juga berharap semoga portofolio ini dapat menjadi referensi untuk saudara sekalian dalam membuat portofolio nantinya. Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Adrianto, S.Ds., M.Ds. dan ibu Intan Suci Lestari, S.Sn., M.Ds., selaku dosen mata kuliah ini atas bimbingannya selama ini. Juga, saya ucapkan terima kasih kepada saudara sekalian untuk satu semester ini.


Self Promotion Medium 34


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook