INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL FAKULTAS ARSITEKTUR & DESIGN PROGRAM STUDI ARSITEKTUR
ISMA NURINSAN
STRUKTUR KONSTRUKSI IV TAHUN 2023/2024
212021164 AF ERWIN HENRA.S,S.T
BANGUNAN BENTANG LEBAR
DATA PROYEK
STRUKTUR
JENIS PROYEK : BANGUNAN BENTANG LEBAR FUNGSI BANGUNAN : GEDUNG AREA PERTANDINGAN BELADIRI JUMLAH LANTAI : 2 LANTAI LUAS BANGUNAN : 2.850 m2 LUAS LAHAN : 1.3240 m2
PONDASI : PONDASI TIANG PANCANG 4D45 cm : BETON 30/60 & BETON 20/30 SLOOF KOLOM : BETON ⌀ 90 cm &BETON ⌀ 80 cm : BETON 30/60 & BETON 20/30 BALOK : STRUKTUR ATAP TENDA &CURVE ATAP
URBAN DOJO CENTER DESKRIPSI PROYEK URBAN DOJO CENTER merupakan bangunan Bentang lebar yang berfungsi sebagai sport center yang terlebih khhusus untuk kegiatan olahraga beladiri seperti karate taekwondo, silat dll. memiliki atap bentang lebar dengan jenis struktur form active structure system lebih spesifiknya yaitu tent system Tent system atau struktur membran menggunakan material yang bagian permukaannya bersifat lentur dan tipis.
KONSEP DESAIN Konsep desain diambil dari bunga terompet, menggambarkan keindahan dan keanggunan dalam kesederhanaan. Bunga terompet, dengan bentuknya yang sederhana dan elegan, mewakili simetri dan harmoni, menonjolkan elemenelemen kurva lembut, dengan bentuk yang simetris. konsep desain atap dibagi menjadi 20 kelopak dengan lebar bagian bawah ± 9m POTONGAN B-B KEYPLAN PANTRY ± 0.00
R. KARYAWAN ± 0.00
R. RAPAT ± 0.00
R. ARSIP ± 0.00
KORIDOR ± 0.00
+ 2.00
OPEN SPACE ± 0.00
+ 1.60 + 1.20
KANTIN ± 0.00
+ 0.80
MUSHOL ± 0.00
A
+ 0.40
JANITOR ± 0.00
KM/
WC - 0.05
KM/ - 0.05 WC
Ø 4600 ARENA BERTANDING ± 0.00
KORIDOR ± 0.00
TUNG R. ± 0.00
KORIDOR ± 0.00
GU KORIDOR ± 0.00
TERAS - 0.10
DROP OFF - 1.20
+ 27.00
DENAH LT 1
POTONGAN A-A
DENAH LT 2
PENANGKAL PETIR IONISASI ( FARADAY) KABEL PENYANGGA
+ 28.00
PUNCAK ATAP
+
MEMBRAN
PENANGKAL PETIR IONISASI FARADAY
27.00
MEMBRAN PTFE BAJA Ø 40cm BAJA Ø 60cm
TAMPAK SAMPING
+
BAJA Ø 60 cm ANGKUR BASE PLAT BAJA 5cm
9.40
+ 8.40
8.40
ATAP
KOLOM Ø90cm
WATER PROOFING DAK BETON t: 15 cm
DAK DETON + 8.40
+
FLOOR DRAIN Ø4 " PIPA Ø4 " PLAFON GYPSUM 9 mm
+7.55
KOLOM Ø80cm
+ 4.40
KORIDOR + 4.40
BALOK 20/30 BALOK 30/60
TAMPAK DEPAN
+ 4.40
LANTAI 2 KOLOM Ø90cm
± 0.00
BALOK 20/30 BALOK 30/60 KOLOM Ø90cm
- 1.10
AREA LUAR -1.10
SELOKAN DINDING BETON t:20cm
± 0.00
LANTAI 1
KOLOM
PONDASI TRIBUN TELAPAK 90x90x45
PONDASI
- 1.10
15
PONDASI TIANG PANCANG 180x180x90 Ø45 PONDASI TELAPAK 160x160x80 SLOOF 20/30 SLOOF 30/60
TAMPAK SAMPING
ISOMETRI STRUKTUR
ARENA BERTANDING ± 0.00
KORIDOR ± 0.00
KOLOM Ø80cm
M
POTONGAN PRINSIP
BETON
Ø90cm
DROP OFF AREA
TAMPAK BELAKANG AR-15
AF
POER
180x180x90 SLOOF 30/60PEMBIMBING: TIANG NAMA: PANCANG Ø45JUDUL :
AF_07_01
A. TAHAP PENDAHULUAN 1. Identifikasi Lokasi Proyek 2. Identifikasi Aturan Umum Pemerintah terkait proyek 3. Penempatan Alat dan Material Proyek B. TAHAPAN PERSIAPAN 1. Izin Mendirikan Bangunan Perizinan, aturan umum pemerintah kota dimana proyek tersebut akan dibangun; 2. Persiapan & Pengukuran Lahan membersihkan lahan agar siap dibangun & untuk Mengetahui Luasan lahan yang akan dibangun. 3. Pemagaran & Pemasangan Papan Nama Proyek
pagar mengelilingi area lokasi pembangunan, Serta Sebagai informasi mengenai pembangunan yang dilaksanakan.
4. Benchmark Proyek Penentuan titik bench mark sebagai titik ikat yang mereferensikan posisi obyek pada sistem koordinat
5. Penempatan Tower & Mobile Crane Penentuan titik penempatan tower crane dan mobile crane untuk pembangunan. 6. Penentuan Akses Kendaran Proyek Pembangunan jalur keluar masuk kendaraan pengangkut alat dan material proyek.
7.Pembuatan Fasilitas Penunjang Pembangunan kantor sementara, Bedeng Buruh, pos satpam, gudang, Toilet, mushola. Termasuk dengan kebutuhan air dan listrik.
2. PengerjaanPekerjaan Kolom yang meliputi pekerjaan membuat bekisting, pemasangan tulangan, pekerjaan pengecoran, & melepaskan bekisting, yang dilakukan secara bertahap dari lantai 1 lalu ke lantai 2, terdapat 2 ukuran yaitu kolom ⌀90 dan ⌀ 80 cm 3. Pengerjaan Balok Pekerjaan yang meliputi pekerjaan membuat bekisting, pemasangan tulangan, pekerjaan pengecoran, & melepaskan bekisting. yang dilakukan secara bertahap dari lantai 1 lalu ke lantai 2, ukuran Balok induk 30/60 dan balok anak 20/30 4. Pengerjaan Plat Lantai Untuk plat lantai beton konvensional Pekerjaan yang meliputi pekerjaan membuat bekisting, pemasangan tulangan, pekerjaan pengecoran, & melepaskan bekisting dengan ketebalan 15cm . 5. PekerjaanTribun dan Tangga Tinggi anak tribun 40 cm dengan luas 1m menggunakan penyangga beton tebal 30 cm. sedangkan tangga berada di 2 titik denga tebal beton penyangga 15 cm 6. Pengerjaan Atap Dak Beton Untuk Pengerjaan Atap bangunan menggunakan atap datar cor beton yang dilapisi waterproofing 7. Pengerjaan Rangka Atap
2
1 C. TAHAP PELAKSANAAN SUB STRUCTURE 1. Pemasangan Bowplank dilakukan pemasangan papan bouwplank untuk menentukan titik pondasi. 2. Penggalian Tanah Dilakukan penggalian tanah untuk pondasi dengan kedalaman yang sudah ditentukan. 3. Pemasangan Tiang Pancang Pemasangan tiang pancang dengan ⌀ 45 cm 4 buah di 1 titik pondasinya 5. Pekerjaann Poer Poer untuk tiang pancang berukuran 180 x180x90 4. Pembutan Pondasi Telapak & Pekerjaan sloof Pondasi telapak berada di luar titik kolom penumpu atap dan juga digunakan untuk pondasi tribun berukuran 160x160x 50 dan 90x90x30
Pengerjaan rangka atap lengkung dimulai dengan menyambungkan rangka atap berbentuk pipa baja ⌀60 cm dengan kolom struktur ⌀90 cm yang terdapat pada bangunan.
Penyambungan dilakukan secara berulang hingga semua rangka utama terpasang dengan sempurna. Setelah tersambung dengan kolom struktur, rangka atap puncak disatukan dengan metode pengelasan. semua rangka utama selesai digabungkan dengan kolom struktur dan setiap puncaknya sudah di las
Kemudian, struktur pendukung dibuat pada setiap sudutnya menggunakan pipa baja ⌀ 40 cm yang dihubungkan melalui proses pengelasan. Setelah penyelesaian pengerjaan rangka, tahap selanjutnya adalah pemasangan penutup atap berupa membran PTFE.
AF
AF_07_02
F. TAHAP PELAKSANAAN FINISHING 1. Pekerjaan Non Struktural 3. Sistem plumbing air hujan 4. Sistem pembuangan sampah 5. Sistem pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran Hydrantdan Sprinkler 1. Pekerjaan Dinding
3. Pekerjaan Kusen, Pintu, Jendela
2.Pekerjaan Lantai
4. Pekerjaan Plafond
5. Pekerjaan Fasade Bangunan
6. Pekerjaan interior Bangunan
6. Sistem Instalasi Listrik Arus Kuat Arus Menengah Arus Rendah 7. Sistem Pengkodisian Udara VRV Water to Water Exhaust fan 8. Sistem Trasportatasi Vertikal Lift Eskalator 9. Sistem Telekomunikasi WI-Fi Telephone 10. Sistem Tata Suara 11. Sistem CCTV 12. Sistem Penangkal Petir
G. TAHAP PEMELIHARAAN 7. Pekerjaan interior Bangunan
8. Pekerjaan Landscape dan Pembersihan Lahan
BERSAMAAN DENGAN PEKERJAAN STRUKTUR DAN FINISHING DILAKUKAN JUGA PEKERJAAN UTILITAS BERUPA PEMIPAAN DAN JALUR JALUR UTILITAS terdapat beberapa pekerjaan utilitas diantaranya
1. Pekerjaan Utilitas 1. Sistem Air Minum & Air Bersih terdiri dari : Air minum Air Flashing (WC/KM) Air Panas Air Bertekanan, dll 2. Sistem Plumbing Air Kotor dan air Bekas Terdiri dari : Air kotor dari Kamar mandi Air kotor dari Dapur / Pantry Air kotor dari Pengurasan Air kotor dari Kloset, Urinoar, Bidet (Air Fekal) AF
Masa pemeliharaan waktunya sudah disepakati dalam kontrak kerja antara owner dengan pengawas dan kontraktor. Kontraktor dan pengawas tersebut bertanggungjawab terhadap semua aspek bangunan yang telah ada terhadap owner bila ada kerusakan bangunan. Tanggungjawab ini disebut jaminan konstruksi. Dalam Undang-undang Jasa Konstruksi No. 18 tahun 1999 pada Bab VI Pasal 25 ayat (2) disebutkan kegagalan bangunan yang menjadi tanggung jawab penyedia jasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan terhitung sejak penyerahan akhir pekerjaan konstruksi dan paling lama 10 (sepuluh) tahun.
Alat-alat penunjang lainnya biasanya memiliki garansi tersendiri. Bila terjadi kegagalan atau dalam masa pemeliharaan terjadi hal yang tidak di harapkan, maka penyedia jasa (kontraktor dan pengawas bisa dikenai pidana maksimal 5 tahun atau denda maksimal 10 persen (bagi perencana) dan 5 persen (bagi pelaksana/pemborong) dari nilai kontrak
AF_07_03