Skip to main content

Fabric Swatch Book : Street Style

Page 1

fabriC SWATCH BOOK street style

1 Year FDPM

Indraswari Sekar

2020140010


fabriC SWATCH BOOK street style

1 Year FDPM

Indraswari Sekar

2020140010


content Content ......................................................................................... 2 Katun Poplin .................................................................................. 3 Katun Ima ..................................................................................... 5 Katun Toyobo ................................................................................ 7 Katun Satin ................................................................................... 9 Katun Jepang ............................................................................... 11 Katun Flannel ............................................................................... 13 Katun Crinkled Crepe ................................................................... 15 Katun Combed ............................................................................. 17 Katun Jersey ................................................................................. 19 Polyester Spandex ......................................................................... 21 Polyester Satin .............................................................................. 23 Organza ...................................................................................... 25 Tulle Halus ................................................................................... 27 Tulle Kaku .................................................................................... 29 Denim ......................................................................................... 31 Corduroy ..................................................................................... 33 Suede .......................................................................................... 35 Velvet .......................................................................................... 37 Tweed .......................................................................................... 39 Linen ........................................................................................... 41 Drill ............................................................................................. 43 Lacoste ........................................................................................ 45 Rib Knit ........................................................................................ 47 Sweatshirt Fleece .......................................................................... 49 Scuba ........................................................................................... 51 References .................................................................................... 53

2


katun poplin

3


katun poplin Katun poplin dikenal dengan tekstur berusuk yang khas dan tenunan-nya yang rapat. Secara tradisional saat pertama kali dibuat, poplin adalah tenunan polos yang dibuat dengan menggunakan benang lusi sutera halus, pakannya dengan benang wol yang lebih kasar atau besar. Hal inilah mengapa terdapat tekstur bergaris yang klasik. Poplin yang terbuat dari katun 100% membuatnya ringan namun kekuatannya tetap tidak berubah. Variasi yang lain bisa dari wol, sutra, rayon, poliester atau campuran ini, namun konsep dasarnya tetap sama; 2 benang dengan ketebalan yang berbeda pada tenunan polos. Jika benang pakan dan benang lusi memiliki bahan dan ukuran yang sama, efeknya adalah permukaan kain polos tanpa ribbing. Kemeja yang terbuat dari bahan ini mudah disetrika dan tidak gampang kusut. Istilah poplin berasal dari papelino, kain yang dibuat di Avignon, Prancis, pada abad ke-15, yaitu nama untuk kediaman paus di sana, dan dari kain papelaine Prancis, biasanya dibuat dengan sutra, pada periode yang sama. Marak penggunaan katun poplin sampai sekitar abad ke-20, cocok untuk pakaian musim dingin. Poplin juga dipakai sebagai kainpelapis yang populer. Pada awal 1920-an, poplin katun buatan Inggris diperkenalkan ke Amerika Serikat, di Amerika poplin dikonotasikan sebagai kain yang berat dan menamainya broadcloth, sebuah nama yang untuk kain dari kapas atau kain campuran katun poliester yang digunakan untuk shirting. Di Eropa broadcloth umumnya menggambarkan kain tenunan wol yang padat dengan finishing yang halus. Kelebihan katun poplin adalah: tahan lama dan kuat, indah, ringan, serba guna, lembut untuk disentuh, berkilau, halus, nyaman, bagus untuk printing, tidak mudah kusut. Kekurangan katun poplin adalah: tidak menyimpan panas dengan baik, terlalu tipis untuk musim dingin.

4


katun ima

5


katun ima Kain ima adalah salah satu kain berbahan dasar cotton “katun” berkualitas tinggi yang awalnya diproduksi di Jepang. Jika dilihat secara kasat mata katun ini memiliki tapilan agak licin dan terlihat serat yang saling silang pada permukaan kain. Dalam bahasa jepang “Ima” memiliki arti “sekarang” yang bisa kita simpulakan kain tersebut termasuk kain zaman sekarang atau terbaru atau bisa juga diartikan kain baru pengembangan dari katun jepang. Ciri-ciri dan karakteristik katun ima adalah: kain adem karena terbuat dari bahan alami, tekstur terlihat saling silang, terlihat licin dan sedikit mengkilap sehingga sangat bagus untuk pakaian resmi, kain lumayan tebal namun tidak setebal katun toyobo, memiliki sifat jatuh, tahan terhadap panas, warna yang tidak mudah luntur, tidak mudah kusut. Katun ima yang beredar dipasaran memiliki dua jenis yaitu katun katun ima polos dan katun ima slub. Kain ima slub adalah katun ima yang yang memiliki ciri serat yang bergaris saling silang yang sangat jelas terlihat hampir seperti katun linen namun lebih halus. Katun ima slub paling banyak dipasaran sebagai bahan hijab non instan karena memiliki tekstur serat yang unik. Dalam dunia perjilbaban diknal dengan jilbab pashimna ima dan jilbab segi empat ima. Sangat simpel namun terlihat menarik dengan hanya membiarkan tapi kain terurai (rawis). Yang kedua adalah katun ima polos. Yaitu kain ima yang tidak memiliki tekstur serat terlihat seperti katun ima slub. Namun dari sisi kualitas dan tidak bebeda. Katun ima polos memiliki kembaran yang berasal dari keluarga katun juga yaitu katun toyobo. Jika tidak terbiasa dengan dunia kain mungkin akan sangat sulit membedakan, namun tetap ada perbedaannya.

6


katun toyobo

7


katun toyobo Bahan katun toyobo merupakan jenis kain yang berasal dari Jepang. Kain ini banyak digunakan untuk berbagai jenis pakaian, baik untuk pria maupun wanita. Contoh busana dari kain toyobo adalah kemeja, blus, kemeja, outer, rok, serta gamis dan pashmina. Nama “toyobo” diambil dari nama perusahaan tekstil di Jepang yang pertama kali membuat bahan ini, yaitu Toyoboseki Kabushiki-gaisha. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan tekstil raksasa yang juga memproduksi kain dari poliester, nilon, dan akrilik. Dari segi warna, pakaian berbahan toyobo juga sangat bisa diandalkan. Warna pakaian tidak mudah luntur atau pudar karena dibuat dari serat alami yang memiliki karakter mampu mengikat warna dengan sangat baik. Ada beberapa kain katun jenis lain yang mirip dengan bahan ini, yaitu bahan ima polos, ima slub, dan katun jepang. Yang membuat katun toyobo berbeda dengan kain-kain tersebut yaitu: lebih jatuh dan glossy atau berkilau. bahan toyobo asli dari Jepang dijual dengan harga dua kali lebih mahal. Selain itu, Kain toyobo memiliki kerapatan serat yang sangat baik dan tidak memiliki tekstur dan pola yang khas, tetapi serat kain toyobo masih dapat dilihat dengan jelas. toyobo juga memiliki sifat lebih kaku dan lebih tebal. Kelebihan kain toyobo adalah: Bahannya halus dan sedikit licin dengan serabut halus tertata rapi. Bahannya tidak kaku sehingga akan memberikan kesan anggun dan rapi setelah dibuat menjadi pakaian. Seratnya rapat sehingga tidak menerawang. Meskipun tergolong tebal dengan serat yang rapat, kain toyobo termasuk ringan sehingga cocok untuk membuat gamis atau gaun panjang tanpa membuat pakaian terasa berat. Memiliki kualitas paling baik di antara jenis-jenis katun lainnya. Kekurangan bahan toyobo adalah: tergolong jenis kain yang cukup mahal. Karena termasuk bahan impor, tidak mudah mendapatkan kain katun toyobo di pasaran tekstil Indonesia. Dengan harga yang cukup mahal sementara permintaan juga tinggi, banyak pihak tak bertanggung jawab yang memanfaatkan kondisi ini. Banyak pabrik tekstil lokalyang memproduksi katun toyobo tiruan dengan berbagai tingkat kualitas.

8


katun satin

9


katun satin Katun satin adalah sejenis kain yang dianyam dengan tenunan yang disebut atlas. Berkat teknologi ini, kain yang dihasilkan berkilau di bagian muka. Kain ini adalah salah satu jenis bahan tekstil yang paling populer dan paling baik secara umum. Satin katun dengan kilapnya menyimbolkan kehalusan dan kemewahan. Satin katun sering disalahartikan sebagai satin poliester, karena kainnya yang mengkilap dan halus. Katun satin, bagaimanapun, tidak berbicara apa-apa tentang bahannya, melainkan tentang tenunannya. Katun satin terbuat dari 100% katun alami dan karena itu katun satin memiliki semua kualitas kapas yang luar biasa: dapat bernapas dengan baik dan menyerap kelembapan. Sebagai contoh, baju yang terbuat dari katun satin terasajauh lebih lembut dan halus di kulit daripada baju yang terbuat dari katun 'normal' lainnya, karena 'tenunan satin’ yang khusus. Warna pada kain katun satin juga dapat bertahan tetap cantik untuk waktu yang lama. Dalam ‘tenunan satin’, kapas ditenun lebih ketat daripada kapas percale atau katun renforcé. Jadi, lebih banyak benang yang digunakan. 'Jumlah benang' menunjukkan jumlah banyaknya benang per inci persegi. Semakin tinggi jumlah benang, semakin tinggi pula kualitasnya dan kainnya juga akan semakin halus. Pada tenunan satin, benang pakan bagian atasnya longgar, yang mana hal tersebut memberikan kilau yang indah pada kain. Kilau ini memberikan kain katun satin tidak hanya terlihat mewah, tetapi juga terasa mewah. Permukaan halus dari kain ini menjadi dasar yang bagus untuk hasil printing yang rumit, detail terkecil pun dapat terlihat setajam mungkin. Jumlah lusi dan pakan katun satin adalah setinggi 550 kali 332. Perubahan pada lebar dan panjang kain katun satin setelah pra-penyusutan hampir tidak terlihat. Setelah pencucian pertama, lebar dan panjang kain dapat berubah sedikitnya + 0,5%. Selain digunakan sebagai bahan dasar pakaian, katun satin juga banyak digunakan untuk bedcover karena karakteristiknya yang lembut, halus, breathable, dan mudah menyerap pada saat yang bersamaan. Katun satin cenderung terasa dingin di cuaca yang panas dan terasa hangat di cuaca dingin.

10


katun jepang

11


katun jepang Katun jepang merupakan jenis kain katun yang cukup mahal, namun sebanding dengan kualitas yang didapatkan. Katun jepang pertama kali ditemukan di Jepang dan hanya diproduksi di Jepang. Dulu, sekitar 14 tahun yang lalu, katun jepang motif yang bagus adalah yang memiliki label Japan Design. Namun seiring berkembangnya industri tekstil, mulai banyak yang bisa membuat kain katun jepang motif. Bahkan hampir semuanya melabeli Japan Design. Ciri-ciri katun jepang adalah; Kain katun jepang memiliki tekstur yang lembut, halus dan adem, dibuat dari 100% kapas alami tanpa campuran bahan sintetis, motifnya beragam, penuh warna, memiliki efek agak mengkilap atau shiny tapi tidak selalu, jika dicuci tidak luntur dan warna tidak mudah pudar meskipun dicuci berkali-kali, di bagian tepi kain terdapat tulisan pure cotton japanese atau jika tidak ada biasanya ada cap Japan Design, kain katun jepang memiliki daya serap keringat yang lebih baik jika dibandingkan katun biasa atau katun yang lain sehingga kain jenis ini sangat cocok jika dijadikan bahan pakaian untuk anak-anak. Sebanding dengan kualitasnya, harga kain katun jepang relatif lebih mahal dibanding katun biasa, dan jika di raba permukaan kain katun jepang ini lebih halus tapi tidak licin. Kelebihan katun jepang adalah; mempunyai serat kain yang lembut sekali dibandingkan jenis katun lain, warnanya lebih mengkilap, glossy dan lebih cerah dibandingkan warna pada katun lain, perawatannya lebih mudah dibandingkan katun lain, warnanya tidak mudah luntur meskipun sudah dicuci berkali-kali, memiliki daya serap keringan yang lebih baik dibandingkan katun lainnya, bahannya tidak berbulu meskipun disikat saat membersihkannya, permukaannya lebih halus dan lembut dibandingkan jenis katun lain, ada banyak motif dan warna. Kekurangan kain ini adalah; sangat rentan terhadap asam mineral maupun asam organik yang biasa digunakan untuk memperindah tenunan, kain ini kurang kenyal sehingga mudah kusut, ukuran bahan ini mudah menyusut Ketika dicuci, dan tidak terlalu tahan dengan kondisi lembap.

12


katun flannel

13


katun flannel Katun flanel adalah kain katun lembut dengan berat sedang yang memiliki finish berbulu di salah satu atau kedua sisinya. Hasil berbulu ini bisa berasal dari proses penyikatan atau dari karakteristik tenunan yang dipintal secara longgar. Rasanya yang lembut dan nyaman menjadikannya kain yang sempurna untuk membuat kita tetap hangat dan nyaman sepanjang musim dingin. Katun flannel sering ditenun dengan pola, terutama kotak-kotak dan tartan, dan merupakan kain favorit untuk seprai selama musim dingin. Kain flanel telah dibuat sejak abad ke-17 dan kemungkinan besar berasal dari Wales, Inggris. Meskipun dulunya terbuat dari wol, pada abad ke-20, kain flanel lebih umum dibuat dengan kapas, terkadang ada yang dicampur dengan sutra. Saat ini, kain flanel yang paling lembut dan paling nyaman adalah 100% katun, atau biasa disebut katun flannel. Salah satu hal terbaik tentang katun flannel adalah ia akan menjadi semakin lembut seiring bertambahnya usia, artinya ini adalah kain dengan perawatan rendah yang tidak perlu disetrika, dikeringkan, atau diganti terlalu sering. Kain ini akan tercuci dengan lebih bersih dan tidak menahan bau, sehingga lebih mudah untuk dirawat. Kain katun flannel dibuat dengan benang pengisi yang dipintal longgar untuk memastikan napping (permukaan yang ditinggikan pada tekstil yang merupakan hasil dari menyikat serat stapel lepas dari struktur kain, membuat kain terasa lebih lembut dan memerangkap udara yang berfungsi sebagai insulasi) yang padat. Bisa saja diproses napping di satu atau kedua sisinya. Setelah kain yang belum diolah melalui proses napping, kain tersebut diwarnai atau dicetak hasil printing dan diselesaikan kembali dengan disikat atau diproses melalui mesin napping untuk kedua kalinya untuk memulihkan hasil napping tersebut. Variasi dari kain flanel katun antara lain adalah flanel outing, flanel canton, flanel ommet, flanel, dan kain suede, yang dipangkas setelah proses napping. Kain flanel outing yang lebih berat dari kain flanel biasa digunakan untuk jaket yang ringan, kemeja, gaun, dan kain pelapis. Sedangkan flannelette bisa digunakan untuk pakaian tidur dan bedding.

14


katun crinkled crepe

15


katun crinkled crepe Katun crinkled crepe bisa dibuat dengan cara ditenun untuk membuat kerutannya atau dibuat dengan menggulung kain katun ke dalam tas yang dijual bersama dengan produk, bersama dengan panduan cara penyimpanan untuk mempertahankan efeknya. Katun crinkled crepe adalah bahan yang mudah dirawat. Tekanan dari saat duduk dapat mengurangi kerutannya untuk sementara, yang akan muncul kembali saat setelah pakaian dicuci. Air-drying sering direkomendasikan, dan beberapa produsen merekomendasikan untuk memutar (twisting) atau proses 3 tahap yaitu menggulung, memutar, dan mengikat kain sebelum pengeringan untuk mempertahankan tampilan kerutannya. Katun crinkled crepe adalah gauze (kain yang tipis dengan tenunan yang sangat terbuka). Dan saat menangani kain yang sangat rapuh ini, sangat penting untuk memastikan kain ini berkualitas tinggi. Tersedia fair trade untuk kain katun crinkled crepe untuk orang yang mencari hal tersebut. Kain ini tersedia dalam berbagai warna, termasuk putih dan warna-warna pastel seperti merah muda, kuning, biru, dan sebagainya. Warna-warna yang lebih gelap serta desain berpola, termasuk pola India dan desain etnik lainnya, juga ada. Katun crinkle berbordir dan berpayet juga tersedia. Katun crinkled crepe ini memiliki banyak kegunaan; bisa menjadi bahan yang ideal untuk pakaian perjalanan dan juga digunakan untuk capris, pakaian tidur, kemeja, rok dengan gathering, full skirt, dan lain-lain. Bahan ini juga bisa digunakan untuk memberikan efekefek yang menarik untuk kostum-kostum periode di museum-museum atau di teater. Selain itu kain ini juga bisa digunakan untuk bedspreads (seprei). Meskipun minat terhadap katun crinkled crepe telah bangkit kembali pada dekade pertama di abad kedua puluh satu, ini bukanlah kain baru. Seprei berbahan katun crinkle diiklankan untuk dijual pada akhir 1920-an dan tampaknya ini menjadi penggunaan katun crinkle crepe yang paling awal. Gaun dari kain katun crinkled crepe mulai digunakan pada tahun 1940-an, dan kemudian piyama lalu jubah. Pada tahun 1980 kain ini digunakan untuk celana pendek anak laki-laki dan stadium jackets.

16


katun combed

17


katun combed Bahan kaos cotton combed adalah bahan katun yang paling halus dan telah mengalami proses penyisiran (combed) terlebih dahulu sebelum dipintal menjadi gulungan benang. Karena adanya proses tambahan tersebut, maka umumnya harga bahan kaos cotton combed akan lebih mahal dibandingkan bahan katun (cotton) reguler, tetapi lebih berkualitas dan benangnya pun lebih kokoh. Penggunaan bahan cotton combed tidak hanya sebatas pada kaos saja, tetapi juga pada produk-produk linen lainnya seperti bed cover, taplak meja, sarung bantal dan guling,dan masih banyak lagi. Proses penyisiran tersebut dimaksudkan untuk membuang benang-benang yang pendek sehingga tidak tercampur, atau dalam kata lain guna melakukan seleksi atas benangbenang katun sehingga hanya yang terbaik yang tersisa. Bahan Kaos Cotton Combed ini murni menggunakan bahan katun saja tanpa dicampur dengan bahan-bahan sintetis seperti Polyester sehingga tidak memiliki campuran senyawa kimia di dalamnya. Sementara tanpa adanya proses Combed pada bahan katun biasa maka tekstur permukaannya biasanya jauh lebih kasar dibandingkan cotton combed dan akan terlihat memiliki serabut-serabut benang pendek apabila dilihat dari dekat. Kelebihan katun combed adalah; bahan kaos cotton combed sangat halus permukaannya sehingga akan tetap nyaman meskipun bergesekan dengan kulit tubuh, bahan ini juga sangat mudah menyerap keringat sehingga membuatnya nyaman digunakan dan bahkan terasa dingin. Tidak adanya campuran zat kimia menjadikan kaos ini aman digunakan oleh mereka yang memiliki alergi atau kulitnya mudah iritasi. Kekurangan katun combed adalah; dikarenakan bahannya yang alami ini justru menyebabkan kaos cotton combed akan sangat mudah terkena jamur apabila disimpan terlalu lama di tempat yang lembab, meskipun memiliki kualitas yang baik dan kuat, kemampuannya menyerap air dan keringat justru akan membuatnya cepat rusak pada saat direndam terlalu lama. Di pasaran, bahan kaos cotton combed ini tersedia dalam berbagai variasi (20s, 24s, 30s, dan 40s) berdasarkan tingkat kerapatan jahitan dan ketebalannya.

18


katun jersey

19


katun jersey Jika dilihat dari komposisinya, jersey adalah bahan yang stretch (melar) dan katun adalah bahan natural. Jadi, katun jersey adalah bahan yang seluruhnya natural dan elastis pada tingkat tertentu, tidak terlalu elastis melainkan sedikit elastis. Biasanya, untuk mengetahui apakah suatu bahan adalah katun jersey, kita dapat melakukan “roll-test” (uji coba menggulung). Dilakukan dengan cara menggunting kain secara menyebrang, dan ketika selesai menggunting, jika itu katun jersey maka ujungnya akan menggulung. Lalu ketika kita menarik dari kedua ujungnya, akan menggulung dengan sempurna. Dan ketika kita berusaha untuk meratakan gulungan, gulungan itu akan tetap naik. Efek katun jersey yang raw seperti ini sangat menarik untuk bahan T-shirt. Namun jika ingin menyamarkan efek tersebut, bisa menggunakan mesin Mero untuk menjahit di ujung-ujungnya. Bahan katun jersey dirajut dengan simpul benang yang saling mengunci sehingga membuatnya elastis. Ini berbeda dengan kain tenun di mana benang saling silang tegak lurus. Jersey yang terbuat dari katun biasanya merupakan rajutan tunggal yang halus dengan sisi baik dan buruk yang jelas, tetapi konstruksi rajutan yang berbeda dapat menghasilkan kain bermuka dua, seperti scuba, yang lebih stabil dengan sedikit regangan. Serat kapas dapat digunakan sendiri atau dicampur dengan spandeks (Lycra) untuk meningkatkan peregangan dan pemulihan kain. Sifat elastis dari katun jersey membuatnya ideal untuk kaus, atasan, pakaian tidur, dan pakaian dalam. Ini jatuh dengan bagus di badan sehingga sangat cocok untuk gaun dan rok juga. Jersey katun tersedia dalam berbagai warna solid maupun bermotif. Katun jersey standar terdiri dari 92% katun, 8% spandex, dan 6.2 oz per yard persegi. Katun jersey berlabel Robert Kaufman Laguna terdiri dari 95% katun, 5% spandex, dan beratnya sedikit lebih ringan dari 5,4 oz. Katun jersey tidak mudah sobek, tetapi bagian ujungnya cenderung menggulung terutama saat kain diregangkan atau disetrika.

20


polyester spandex

21


polyester spandex Kain polyester spandex merupakan salah satu jenis kain yang dibuat dari bahan dasar polyester (PE) yang dipadukan dengan serat spandex. Bentuk sekilas mirip kain kaos atau katun tetapi bahannya lebih tipis sehingga harga jualnya pun terbilang murah. Kain polyester spandex baik untuk segala jenis keperluan. Dapat digunakan sebagai bahan dasar dress dan kreasi garmen lainnya. Kain poliester yang elastis memungkinkan penggunaan yang mudah dan nyaman berkat karakteristik elastis dari bahan ini. Kain polyester spandex juga populer digunakan untuk sublimasi pewarna, memungkinkan konsumen untuk mencetak desain langsung ke kain. Hal ni sangat bagus untuk membuat pakaian yang unik atau dekorasi khusus untuk dekorasi acara atau perabotan. Ciri-ciri bahan polyester spandex adalah; bahannya licin. Meskipun bahan tipis, namun bahan ini kuat dan lebih awet jika dibandingkan dengan jenis bahan katun yang biasa. Bahan ini cenderung lebih ketat dan bahan kainnya agak panas apabila prosentase polyester nya tinggi, nyaman saat digunakan, memiliki sifat elastis yang tinggi, tidak membatasi ruang gerak bagi yang memakainya, mampu mempertahankan ukuran aslinya, sehingga kain ini jika direnggangkan maka tidak akan cepat rusak, bahan akan menempel pada tubuh sehingga jika dikenakan akan menampilkan bentuk tubuh pemakainya. Kelebihan kain ini adalah tidak mudah berkerut, tahan terhadap asam dan akali, termasuk juga keringat, air laut serta suntan lotion (sejenis lotion yang berguna untuk menggelapkan kulit). Selain itu, bahan ini juga memiliki ketahanan warna yang lebih tahan, sehingga warna kain tidak cepat pudar. Bahan ini juga tahan terhadap sinar ultraviolet dan minyak dari kulit. Sehingga jika kain terpapar dengan ke dua bahan tersebut tidak akan cepat rusak. Kekurangan kain ini adalah daya serapnya yang kurang baik, menimbulkan bau tidak enak dan infeksi ragi, licinnya kain juga dapat membahayakan penggunanya dalam aktivitas sehari-hari, sensitif terhadap panas, kurang cocok dijadikan pakaian olahraga.

22


polyester satin

23


polyester satin Polyester satin adalah kain yang sangat ideal digunakan untuk bahan pelapis, dekorasi rumah, pakaian, dan syal. Satin itu sendiri bukanlah bahan mentahnya, melainkan tenunan kainnya. Kain satin poliester adalah kain yang memiliki kesan mewah berkat kehalusan dan kilapannya, dimana memiliki satu sisi yang mengkilap dan satu sisi kusam. Kelebihan kain polyester satin adalah warnanya yang tahan luntur, memiliki berbagai macam jenis warna dan motif, aman untuk kullit dan teksturnya yang ringan dan lembut, bentuk jatuhnya kain ini juga sangat cantik, jika diraba dengan tangan terasa seperti sutra imitasi, serat dari kain ini sangatlah lentur tetapi tidak mudah melar sehingga sangat tepat digunakan sebagai bahan untuk pakaian yang akan digunakan dalam jangka waktu yang lama. Selain tidak mudah melar, kain ini juga sangatlah awet serta tidak mudah kusut sehingga memiliki masa pakai yang panjang tanpa menurunkan kondisi serat atau kualitas bahan secara keseluruhan. Kain ini juga kuat melalui proses pencucian secara kimia, dry cleaning, ataupun menggunakan pelarut jenis organik. Walaupun awet, tahan lama, lentur dan tidak mudah kusut, bahan ini tidak bisa diandalkan untuk menyerap keringat terutama keringat yang berlebih, sehingga sangat tidak nyaman kalau digunakan pada cuaca panas. Kain ini juga menyerap kelembaban apapun yang bersentuhan dengannya. Walaupun teksturnya halus dan lembut di kulit, karena menggunakan bahan kimiawi, maka pada beberapa orang kain ini akan dapat menimbulkan iritasi yang cukup mengganggu seperti gatal-gatal dan kulit menjadi kemerahan. Jenis-jenis kain polyester satin ada beberapa macam yaitu: kain polyester dull satin, polyester twisted satin, polyester stretch satin, polyester crepe satin, dan lain-lain. Cocok dipakai sebagai bahan gaun, dress, pakaian dalam hingga blazer.

24


organza

25


organza Organza adalah kain yang berasal dari negara Prancis. Pada zaman dahulu kain ini terbuat dari serat sutra, namun karena harganya yang cukup mahal maka saat ini banyak kain organza yang terbuat dari bahan sintetis seperti serat nilon dan serat poliester. Organza juga dikenal dengan sebutan kain kaca dengan keunggulannya yang kaku dan mengkilap memberikan kesan mewah. Karena tekstur kainnya yang kaku menjadikan kain ini rentan terhadap kerutan. Namun sifat kain ini sangat halus sehingga tidak bisa dicuci menggunakan mesin cuci. Apabila tetap dicuci menggunakan mesin, akan merusak serat dari kain tersebut. Kain organza memiliki berbagai jenis seperti: kain organza deluxe silk, organza standar, dan organza kasar. Organza deluxe silk adalah kain organza yang mempunyai tekstur lembut. Kain ini sering digunakan sebagai bahan dress atau gaun pesta. Organza standar sedikit lebih kaku daripada organza deluxe silk, sering digunakan sebagai bahan untuk membuat lapisan luar rok atau material jilbab. Sedangkan organza kasar bertekstur sangat kaku, biasanya digunakan untuk dekorasi topi pesta, pembungkus hantaran atau cinderamata. Kelebihan kain organza adalah kainnya yang terlihat mewah dan bahannya yang ringan. Oleh karena itu bahan ini cocok dijadikan outer/luaran. Biasanya kain organza dikombinasikan dengan kain lainnya sebagai inner. Kekurangan kain organza yaitu mudah rusak. Oleh karena itu kain ini harus dicuci secara manual dengan cara digosok dengan hati-hati agar tidak robek. Pakaian dengan bahan organza lebih baik digantung agar tidak mudah kusut. Ketika ingin menyetrikanya jangan gunakan suhu yang terlalu panas, gunakanlah suhu yang paling rendah, karena suhu yang terlalu panas dapat merusak kain organza. Karena organza memiliki sifat statis, maka ia juga mudah sekali menyerap debu, sehingga harus disimpan di tempat yang bersih agar tidak mudah kotor.

26


tulle halus

27


tulle halus Kain tile (atau bahasa Inggrisnya “tulle”) adalah kain dengan ciri khas seperti jaring, yaitu memiliki permukaan yang berlubang-lubang sehingga menjadikannya kain transparan. Kain tile dapat dibuat dengan serat sutra, nilon, katun, rayon dan serat lainnya. Dari berbagai jenis serat yang ada, jenis yang paling langka terbuat dari rayon dan yang paling banyak dijual di pasaran adalah yang terbuat dari poliester. Dalam bahasa Inggris, nama kain ini adalah tulle, yang diambil dari kota Tulle – kota di wilayah tengah selatan Perancis. Kota tersebut merupakan pusat produksi sutra dan renda di abad ke-18, dan diperkirakan bahwa tulle awalnya berasal dari sana. Kain tile dipercaya pertama kali tampil sebagai kostum balet Paris, kemudian tile mulai meningkat popularitasnya setelah dipakai Ratu Victoria pada gaun pernikahannya di tahun 1840. kain tile yang lembut, tipis dan halus ini sering dijadikan bagian dari dress dan kebaya. Saat ini, kain tile yang diproduksi merupakan jenis bobbinet, yang diciptakan di Inggris oleh John Heathcoat pada tahun 1807. Bobbinet ditenun dengan cara melingkari atau melilit benang pakan sepanjang benang lungsin, sehingga terbentuk desain heksagonal yang erat dan tidak mudah meregang. Proses dari tenunan ini menghasilkan kain jaring yang cukup kuat sekaligus tahan lama untuk beratnya sendiri. Kebanyakan kain tile yang tersedia hari ini merupakan hasil buatan mesin dengan struktur bobbinet. Kain tulle halus umumnya memiliki tekstur yang sangat lembut dan lemas jika dipegang. Kain tulle halus yang polos sangat cocok digunakan untuk membuat pakaian resmi, salah satunya seperti kebaya untuk pernikahan maupun untuk dalaman brokat. Mengingat bentuknya yang berlubang-lubang dan sangat tipis, kain tule halus harus dirawat dengan ekstra hati-hati. Jika tidak, kain akan robek atau rusak. Kain ini tidak boleh dicuci dengan mesin cuci karena drum pemutar dalam mesin akan merusak serat halusnya sehingga bentuk kain berubah. Kain ini juga sebaiknya tidak disetrika karena tidak tahan panas. Jika terpaksa maka hindari berhenti di satu titik, karena kain akan mengalami overheat dan meleleh.

28


tulle kaku

29


tulle kaku Kain tile (atau bahasa Inggrisnya “tulle”) adalah kain dengan ciri khas seperti jaring, yaitu memiliki permukaan yang berlubang-lubang sehingga menjadikannya kain transparan. Kain tile dapat dibuat dengan serat sutra, nilon, katun, rayon dan serat lainnya. Dari berbagai jenis serat yang ada, jenis yang paling langka terbuat dari rayon dan yang paling banyak dijual di pasaran adalah yang terbuat dari poliester. Dalam bahasa Inggris, nama kain ini adalah tulle, yang diambil dari kota Tulle – kota di wilayah tengah selatan Perancis. Kota tersebut merupakan pusat produksi sutra dan renda di abad ke-18, dan diperkirakan bahwa tulle awalnya berasal dari sana. Kain tile dipercaya pertama kali tampil sebagai kostum balet Paris, kemudian tile mulai meningkat popularitasnya setelah dipakai Ratu Victoria pada gaun pernikahannya di tahun 1840. Kain tulle kaku banyak yang menyebutnya juga dengan kain tutu atau kain jala. Kain ini terasa kaku karena pada proses pembuatannya kain ini sering diberi starch, zat yang dicampur dengan air agar membuat kain tersebut agak keras atau kaku. Saat ini, kain tile yang diproduksi merupakan jenis bobbinet, yang diciptakan di Inggris oleh John Heathcoat pada tahun 1807. Kain tulle kaku memiliki tekstur yang tentunya lebih kaku daripada tulle halus. Pada umumnya, kain tile kaku ini digunakan untuk membuat kostum, tutu balet (atau rok tutu), karangan bunga, dan lain-lain. Selain itu, tukang kebun menggunakan kain tile untuk melindungi tanaman mereka dari serangga serta dijadikan sebagai lapisan pelindung untuk buah tanaman mereka dari hewan pengerat maupun burung. Kain tile yang agak keras dan kaku digunakan untuk menciptakan efek mengembang terutama pada rok wanita serta kesan mengapung pada pakaian. Kain ini tidak boleh dicuci dengan mesin cuci karena drum pemutar dalam mesin akan merusak serat halusnya sehingga bentuk kain berubah. Kain ini juga sebaiknya tidak disetrika karena tidak tahan panas. Jika terpaksa maka hindari berhenti di satu titik, karena kain akan mengalami overheat dan meleleh.

30


denim

31


denim Denim adalah salah satu jenis kain yang proses pembuatannya dengan cara ditenun memakai serat katun berwarna biru. Serat katun berwarna biru yang dimaksud tersebut adalah untuk jenis pakan. Sedangkan untuk jenis lungsi menggunakan serat warna putih. Hal inilah yang menyebabkan mayoritas kain Jeans bagian dalamnya terlihat berwarna putih. Kain jenis Denim dibuat dengan menggunakan bahan Twill Weave atau sejenis tenun silang kepar. Dengan demikian, jenis bahan ini mampu menghasilkan garis diagonal yang merupakan ciri khas dari kain Denim secara umum. Denim awalnya adalah sebuah bahan yang berasal dari sebuah kota di Prancis, bernama Nimes. Awalnya bahan ini disebut Serge de Nimes, lalu kemudian dipersingkat menjadi denim (de Nims). Warna biru dari jeans merupakan hasil dye dari tanaman indigo yang telah dipergunakan sejak 2500 tahun sebelum masehi. Denim teksturnya mirip karpet namun lebih tipis dan halus. Pertama kali diciptakan, denim hanya memiliki satu warna yaitu indigo. Tapi seiring berkembangnya zaman, dibuatlah warna-warna lain seperti hitam, abu-abu, putih khaki, dan warna-warna terang diantaranya pink, hijau. merah, kuning, biru terang, dan lain-lain. Denim pada mulanya digunakan untuk keperluan pelayaran dan bukan untuk busana. Pada tahun 1800 an di Genoa dicoba membuat celana dari bahan kain denim ini. Dari sinilah penyebutan istilah jeans berasal. Masyarakat Perancis menamai celana dari denim buatan Genoa dengan nama Genes. beberapa pedagang dari inggris dan amerika ada yang membawa barang ini ke negara meraka, mereka lah yang menggunakan celana ini melafalkannya menjadi Jeans. Bahan denim ini disebut denim asli atau benar-benar denim apabila produknya terbuat dari 100% bahan katun. Beberapa jenis dari kain denim adalah dry/raw denim, selvage denim, colored denim, ramie denim, stretch denim, poly denim, black coated denim. Denim bahannya kuat dan tahan lama dan tidak mudah sobek, namun kekurangannya banyak terjadi pemalsuan.

32


corduroy

33


corduroy Kain Corduroy (korduroi) adalah tekstil yang terdiri dari serat yang dipuntir, terbuat dari kain kapas tebal yang memiliki tekstur yang baik dan halus. Ketika ditenun terletak sejajar (mirip dengan twill) satu sama lain untuk membentuk pola kain yang berbeda, seperti sebuah tali. Kain korduroi yang paling umum terdiri dari tali berumbai, kadang-kadang memperlihatkan saluran (terbuka sampai dasar kain). Kain korduroi pada dasarnya berbentuk seperti gerigi dari beludru. Kain korduroi nampak seperti terbuat dari beberapa tali yang diletakkan sejajar satu sama lain dan kemudian dijahit bersama-sama. Kain korduroi memiliki keawetan dan daya tahan yang baik. Aplikasi kain korduroi biasanya pada celana, jaket, kemeja, tas, dan lain sebagainya. Lebar kainnya sering disebut sebagai ukuran wale yaitu jumlah hitungan per inci. Semakin rendah ukurannya nomor walenya semakin tebal lebar wale, misalnya 4 wale jauh lebih tebal dari 11 wale. Lebar wale pada kain kordurai sangat bervariasi mulai dari 1,5 sampai 21 inci. Untuk ukuran standar yang sering digunakan antara 10 dan 12. Kain kordurai yang berukuran lebar biasanya digunakan untuk bahan celana dan kain kain pelapis furnitur (terutama sofa). Kain korduroi memiliki permukaan tekstur seperti garis-garis kain. Warna variasi dari jenis kain korduroi memiliki lebih banyak pilihan. Terkadang, untuk pembuatan busana, kain ini tidak memerlukan kain pelapis karena kain korduroi memiliki berbagai tingkat ketebalan. Kain korduroi juga tersedia dengan berbagai tingkat keregangan (stretch). korduroi ditenun dengan ekstra benang tambahan pada pakan (dari sinilah terbentuknya wale). karakteristik dari kain korduroi adalah tekstur yang tidak kasar, lembut, tahan lama dan telah digunakan oleh masyarakat dari berbagai kalangan selama dua abad. Dulunya, kain ini digunakan terutama untuk pakaian kerja dan olahraga bagi kaum pria. Sekarang kain korduroi banyak digunakan untuk membuat celana, kemeja, rok, pakaian, topi, gaun, jaket, mainan dan soft furnishing.

34


suede

35


suede Suede adalah jenis kulit dengan permukaan halus, seperti beludru. Istilah ini awalnya berasal dari bahasa Perancis “Gants de Suède,” digunakan untuk menunjukkan jenis sarung tangan lembut yang diimpor dari Swedia. Seiring waktu, kata suede mengacu pada setiap bahan kulit yang halus seperti beludru, yang umumnya dibuat dari kulit sapi, kambing, domba, dan rusa. Proses pengolahannya, setelah kulit diambil dari hewan, kulit yang berwarna kecoklatan diolah untuk menghasilkan bahan yang lentur dan tahan lama, yang digunakan untuk sejumlah aplikasi, seperti manufaktur pakaian dan upholstering furnitur. Kulit yang belum diampelas atau split dengan cara apapun dikenal sebagai “full-grain leather.” Full-grain leather biasanya dibuat hanya dari bagian yang terbaik. Ini adalah bagian kulit yang paling mahal serta yang paling tahan lama. Ketika produsen berusaha untuk menghasilkan bahan lebih banyak dari sebuah kulit, kulit dapat dipisahkan menjadi dua atau lebih lapisan. Umumnya, suede diambil dari bagian dalam yang lapisannya dekat dengan daging. Karena berasal dari sepotong tipis kulit, suede kurang tahan lama dibandingkan full-grain. Tekstur material-nya juga membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan dari air dan noda. Namun, karena beberapa potong suede dapat diproduksi dari kulit tunggal, maka jenis kulit suede harusnya lebih murah daripada jenis kulit full-grain. Kelembutan, ketipisan, dan kelenturan suede membuatnya cocok untuk pakaian dan penggunaan halus; suede awalnya digunakan untuk sarung tangan perempuan. Namun kini, suede juga populer di jok, sepatu, tas, dan aksesoris lainnya, hingga digunakan sebagai lapisan untuk produk kulit lainnya. Karena sifatnya bertekstur dan membuka poripori, suede dapat menjadi kotor dan cepat menyerap cairan. Kelebihan bahan suede adalah tidak mudah panas ketika terkena sinar matahari, harganya tergolong murah, tahan lama. Adapun kekurangan suede adalah rentan terhadap noda yang berkeliaran, lebih tipis dibandingkan kulit yang lain, kulit asli suede lebih susah dicari ketimbang yang sintetis.

36


velvet

37


velvet Kain velvet sudah mulai dibuat sejak tahun 1440-1500. Kain ini dari zaman dahulu sudah melambangkan kekayaan dan juga bangsawan bagi siapapun yang memilikinya. Hal itu disebabkan oleh, bahan sutra yang mahal dan juga proses produksi yang tidak mudah. Di masa itu, Kairo merupakan produsen terbesar dari kain Velvet. Sebagian besar dari hasil produksi ini diekspor ke daerah Venesia dan terus menyebar ke berbagai penjuru di Eropa. Saat masa pemerintahan raja di Mali, ia juga mengenakan Velvet sebagai bahan dari pakaiannya. Kemudian pada masa pemerintahan Mehmed II, seluruh asisten juru masak selalu menggunakan baju berwarna biru , celana, dan juga topi yang terbuat dari Velvet Bursa. Jadi itu adalah sejarah dari kain Velvet yang memang sudah terkesan mewah sejak zaman dahulu. Kain ini memiliki tekstur berumbai berupa benang yang menjuntai dan terdistribusi secara merata di segala arah. Juntaian dari benang yang merata ini mampu membuat sensasi yang sangat lembut bila disentuh oleh tangan. Berkat kelembutan dari tekstur yang diberikan, kain ini mempunyai nama lain yaitu kain beludru. Kain tenun ini dapat dibuat dari bahan serat alami atau serat sintetis. Kain velvet memiliki banyak jenis seperti cisele, velvet sifon, dan velvet embossed. Kain velvet yang banyak beredar di Indonesia adalah jenis yang polos. Bahan yang ada juga kebanyakan dibuat dari bahan sintetis alias bukan sutra. Maka dari itu, ada Anda akan sangat mudah menemukan di toko kain atau di toko online yang menjual kain ini dengan harga yang sangat terjangkau untuk setiap meternya. Karakteristik dari kain Velvet Satin ini adalah memiliki serat yang rapat dan juga tebal. Hal tersebut membuat kain ini menjadi tidak transparan. Kain yang satu ini memiliki warna yang lebih doff daripada kain satin murni. Selain itu, kesan mewah yang ditampilkan juga sama menariknya dengan kain satin. Maka dari itu, kain ini kebanyakan digunakan sebagai bahan dalam segmen garmen.

38


tweed

39


tweed Kain Tweed adalah bahan wol yang setengah jadi. Benang wol terbuat dari wol carded tebal yang penuh serat dan tidak diluruskan. Diproses tidak sampai halus, sehingga permukaannya agak sedikit kasar. Biasanya rok atau celana panjang yang memakai bahan tweed menggunakan bahan pelapis di dalamnya, supaya kulit tidak gatal jika tergesek. Pola tenun tweed biasanya berbentuk seperti huruf V yang berjajar (herringbone). Bahan ini asalnya dari Inggris, yang digunakan keluarga kerajaan untuk kegiatan di luar, seperti berburu. Tweed awalnya merupakan bahan pokok pakaian pria yang digunakan untuk pakaian luar dan jaket kasual, serta topi, sarung tangan, liner, dan bahkan kemeja wol. Namanya diambil dari Sungai Tweed, yang mengalir melalui negara penghasil kain tradisional di Skotlandia. Kain yang kita sebut tweed hari ini awalnya dikenal di daerah tersebut sebagai "tweel," ejaan lokal "twill" (pola yang biasa dijalin), tetapi pembeli London pada tahun 1830-an salah membaca tulisan tangan agen dan menganggap kain itu "Tweed," yang namanya seperti nama sungai. Kain tweed menggunakan serta protein yang diperoleh dari rambut domba, benang jala yang dihasilkan oleh laba-laba, dan kepompong ulat sutera, memiliki ciri-ciri agak kuat, tidak berkilau, keriting, kekenyalan tinggi, elastisitas tinggi, dan merupakan penahan panas yang baik, tahan terhadap jamur dan bakteri. Keunggulan tentang tweed adalah tidak perlu repot untuk sering menyetrika. Material tweed memiliki ketahanan alami terhadap kerutan dan bahan ini juga mampu mempertahankan tekstur serta bentuknya tanpa effort berlebih. Kebanyakan material tweed memiliki struktur yang diperkuat, seperti bantalan bahu pada jaket, kerah jahitan yang dijahit, dan pola interfacing. Saat dicuci, ketika bersentuhan dengan air, mereka menjadi terdistorsi dan kain luarnya cenderung berkerut. Jika busana tweed memiliki struktur yang diperkuat ini, maka perlu mencari cara lain untuk membersihkannya. Salah satu metode pembersihan adalah dengan melakukan metode steaming. Tweed harus disimpan di tempat yang memiliki suhu di mana kelembapan tetap terjaga dengan kisaran 40-50%. Jika kelembapan relatif lebih tinggi dari kisaran yang disarankan, beresiko rusak.

40


linen

41


linen Linen berasal dari serat kulit pohon flax yang termasuk dalam tumbuhan alang-alang yang relatif mempunyai ukuran yang lebih panjang dari serat berasal dari alam lainnya dengan panjang rata-rata 25 sampai 150 cm dan berdiamater antara 12 – 16 mm. Untuk jenis serat yang memiliki ukuran panjang pasti akan menghasilkan kain linen yang halus, sedangkan untuk jenis serat linen dengan ukuran yang pendek kain linen yang dihasilkan akan lebih terasa kasar. Serat linen yang memiliki ruas yang membuat bahan linen punya karakter yang lentur dan bertekstur bila di pegang. Dan juga, serat linen agak mengkilap saat dijadikan benang, hal ini yamng membuat bahan linen kelihatan lebih mengkilap jika kita bandingkan dengan serat alami yang lain. Bahkan bagan pada serat linen yang mempunyai shape polygonal tidak beraturan ikut membuat tekstur yang agak kasar pada kain. Sejarah linen yang lama telah diketahui dari ribuan tahun telah ditandai dengan ditemukan peninggalan kuno dari jerami, biji, serta, benang dan bermacam-macam jenis kain linen sekitar tahun 8000 SM di Negara Swiss. Dan juga saat ditemukan serat rami berada di sebuah gua prasejarah di Georgia sekitar 36.000 tahun yang lalu ini membuat petunjuk bahwa kain linen yang diciptakan dari serat rami liar telah dipakai oleh manusia dari zaman dahulu. Pada zaman Mesir Kuno, kain linen dapat dipakai sebagai mata uang. Hal ini dapat dibuktikan dari penemuan kain pada pembungkus tubuh mumi di mesir yang diberi simbol cahaya, kekayaan, dan serat keberhasilan untuk yang memakainya. Kelebihan linen adalah punya serat yang tebal, bila dicompare dengan jenis bahan lain. Serat pada benang juga tebal, jadi membuat bahan linen menjadi lebih kuat saat dipegang. Linen membuat tubuh lebih berasa dingin saat digunakan, teksturnya yang halus dan serat bahannya tidak tergerai. Kekurangan linen adalah bahannya tergolong berat. Bahan yang berat juga lumayan sulit saat proses pencucian dan pengeringan. Selain itu bahan ini merupakan kain yang heavy.

42


drill

43


drill Kata “drill” pada nama bahan kain drill, berasal dari kata dalam Bahasa Jerman “drillich” yang artinya tiga ulir atau tiga benang. Kain drill adalah kain dengan tekstur pintalan diagonal atau miring dengan jalinan benang yang kuat. Material yang digunakan untuk membuat kain drill ini bervariasi ada yang katun murni (100% katun) dan ada yang merupakan campuran antara katun dan polyester. Awalnya bahan kain drill digunakan untuk membuat seragam tentara Inggris di India yang terkenal dengan sebutan Khaki Drill (KD). Kata Khaki berasal dari Bahasa India “khak” yang berarti “warna dari debu”. Pada akhir tahun 1840-an, resimen pasukan India menggunakan pakaian berwarna “khaki” saat berjaga-jaga di perbatasan untuk membuat mereka tidak terlihat di wilayah yang penuh dengan debu itu. Sejak saat itu istilah Khaki dan Bahan Drill menjadi populer dan sering digunakan. Berdasarkan dari ukuran serat pintalan kain drill, jenis kain drill dibagi menjadi 3: Twist atau Twill Drill, yang merupakan kain drill dengan serat paling kecil. American Drill, memiliki serat pintalan kain drill berukuran sedang/menengah. Japan Drill, merupakan bahan drill yang memiliki serat paling tebal dibanding jenis kain drill yang lain. Karakteristik drill adalah memiliki tekstur pintalan yang secara visual terlihat berupa garis-garis miring atau diagonal, permukaan kain bertekstur cukup lembut, kain memiliki jalinan atau tenunan yang terasa kuat dan kokoh, kain tidak mudah kusut, permukaan kain antara bagian depan dan belakang berbeda. Bahan kain jenis drill umumnya tidak gerah atau panas ketika dikenakan sebagai pakaian meskipun bahannya cukup tebal, bahkan terasa nyaman dan adem digunakan. Kelebihan drill adalah pilihan ketebalan bervariasi dari menengah hingga tebal, merupakan bahan yang kuat, awet dan tahan lama, menyerap keringat dan tidak pengap, adem dan tidak meleleh jika terbakar, merupakan bahan kain dengan hasil tenunan yang rapat. Kekurangannya adalah beberapa jenis drill tertentu luntur saat pencucian pertama, dan bagi beberapa orang, bahan drill dapat terasa berat saat basah.

44


lacoste

45


lacoste Jenis bahan Lacoste ini sendiri ternyata diambil dari sebuah brand kaos kerah dengan nama yang sama. Penggunaan dari bahan ini biasanya digunakan untuk pembuatan kaos berkerah atau dikenal dengan polo shirt. Adapun karakter yang paling menonjol yang terdapat pada kaos ini adalah permukaannya yang bolong-bolong. Kain Lacoste cotton adalah salah satu bahan yang mempunyai bentuk permukaan yang tidak rata dan sedikit kasar, serta mempunyai tekstur bahan yang berpori-pori kecil berbentuk bulat, kotak serta berbentuk rajutan segitiga pada kedua sisi bahannya. Bahan ini sendiri memang mempunyai harga yang cenderung lebih bahan jika dibandingkan dengan bahan kaos lainnya pada umumnya. Selain itu, dalam pembuatannya, bahan lacoste ini lebih banyak dipadukan dengan bordiran dibandingkan dengan sablonan. Jenis bahan ini sendiri ternyata dibagi menjadi beberapa jenis: Lacoste Cotton Pique, Lacoste CVC Pique, Lacoste PE, Lacoste cute, lacoste waffle. Untuk lacoste jenis cotton sangat baik jika dijadikan bahan untuk kaos. Untuk lacoste cute, ia memiliki serat yang lebih kecil daripada lacoste pique jenis bahan CVC dan cotton. Dan untuk lacoste waffle, ia mempunyai bentuk yang mirip seperti wafer. Kelebihan bahan lacoste adalah bisa menyerap keringat dengan baik, karena bahan ini mempunyai pori-pori di kedua sisinya sehingga membuat sirkulasi udara didalam bisa berjalan dengan baik. Permukaannya yang lebih halus dan lembut, tidak akan menimbulkan rasa gatal pada kulit. Bahan ini tersedia dalam banyak jenis dengan karakter yang berbeda-beda. Bahan ini juga bisa dipadukan dengan bordiran dengan mudah. Kekurangan bahan lacoste adalah tidak bisa disablon karena mempunyai pori-pori yang cukup besar dan mempunyai permukaan yang tidak rata. Bahan ini juga mengalami penyusutan ketika cuci atau disetrika. Selain itu cenderung mahal jika dibandingkan dengan bahan kaos lainnya. Tetapi walaupun mahal, harganya sebanding dengan kualitas yang akan didapatkan.

46


rib knit

47


rib knit Jahitan dasar yang digunakan dalam rajutan pakan di mana mesin rajut memerlukan dua set jarum yang beroperasi pada sudut siku-siku satu sama lain. Rib knit memiliki tingkat elastisitas yang sangat tinggi dalam arah melintang. Kain rajutan ini digunakan untuk bahan pembuat pakaian dan untuk penggunaan khusus seperti pita lengan, pita leher, waistband di sweater, dan jenis trim khusus untuk digunakan dengan kain rajutan atau tenun lainnya. Sweater yang ringan dengan rib knit memberikan siluet yang seperti memeluk tubuh (body hugging). Rib knit cenderung lebih tahan lama dan memberikan kelenturan lebih dari kain rajutan jersey. Dalam proses merajut, ketika setiap wale bergantian antara jahitan polos dan jahitan purl di sisi kanan dan belakang, itu disebut rib 1 X 1, atau rib polos. Dengan mengganti setiap dua jahitan jahitan polos ke sisi depan dan dengan setiap dua jahitan jahitan purl ke sisi belakang, terbentuklah rib 2 X 2 atau Swiss rib. Ketika 6 jahitan jahitan polos di sisi kanan bergantian dengan 2 jahitan jahitan purl ke sisi belakang, terbentuk lah rib berukuran 6 X 2. Untuk mengidentifikasi kain rib knit, terutama saat dirajut dengan rapat, menggunakan benang halus, mungkin perlu meregangkan kain secara lebar untuk melihat tampilan kolom bergantian dari jahitan polos dan purl memanjang, atau arah miring dari kain rib knit. Punggung yang ditinggikan adalah wales dari jahitan polos, dan kolom tersembunyi adalah wales dari jahitan purl. Kain rib knit adalah alternatif terbaik untuk produksi pakaian rajut. Menjahit kain rib knit daripada produksi pakaian rajut akan menghindari harga dan masalah permintaan yang berlebihan dalam produksi pakaian rajut. Kain rib knit biasanya terbuat dari katun, katun blend, wool atau acrylic.-

48


sweatshirt fleece

49


sweatshirt fleece Sweatshirt fleece merupakan hasil akhir dari produk tekstil serta imitasi dari wol sehingga sering dipakai sebagai bahan sweater, bedsheet dan selimut. Bahan ini ramah lingkungan, banyak peminatny serta merupakan bahan yang bagus untuk jaket. Kain fleece terbuat dari bahan baku berupa imitasi benang wool (20%) yang kemudian dikombinasikan dengan bahan lain seperti polyester dan serat katun (80%). Di pasaran kombinasi ini dikenal sebagai fleece polyester. Selain itu, ada pula fleece yang terbuat dari kombinasi cotton bamboo dan fleece sehingga dikenal sebagai fleece bamboo. Proses pembuatan kain fleece cukup unik di mana rajutan benang dipelintir sehingga membentuk sebuah kain. Ukuran benang dan rajut nantinya akan menentukan ketebalan bahan fleece. Benang dengan ukuran angka rendah akan menghasilkan bahan fleece yang tebal. Sedangkan benang dengan diameter lebih tinggi akan menghasilkan bahan fleece yang lebih ringan dan halus. Kain fleece bisa dikelompokkan menjadi beberapa kategori menurut komposisi material pembuatnya seperti : fleece mikro, fleece polar, fleece bamboo, fleece polyester, fleece cotton. Ciri bahan fleece yang cukup kentara yakni memiliki benang yang lebih ringan, lembut dan tampak bercahaya daripada bahan kain berwarna sama. Ketika dipakai, bahan fleece terasa lembut, agak berbulu dan nyaman. Tingkat ketebalannya juga berbeda, mulai dari yang paling mikro hingga paling tebal dengan fleksibilitas tersendiri. Kain ini memiliki sirkulasi yang baik bila dibandingkan dengan kain lainnya seperti misalnya kain baby terry. Kain ini juga mampu menyerap keringat, panas dan air dengan baik sehingga termasuk bahan jaket yang tidak panas. Tingkat elastisitasnya juga sangat baik di mana pakaian yang terbuat dari kain ini tak mudah kendor. Kelebihan kain ini adalah harga relatif murah, mudah kering, elastis dan tahan lama. Kekurangan kain ini adalah tidak tahan angin, mudah menarik rambut dan terkena debu, proses cucinya merepotkan, kurang cocok dipakai di suhu ekstrem.

50


scuba

51


scuba Bahan scuba adalah salah satu jenis yang memiliki serat kain yang lembut dan halus. Kain ini dikenal juga dengan istilah nama neoprene. Kain scuba memiliki tingkat ketebalan yang lumayan tebal sekitar1-3 mm, namun ketebalan kain tersebut juga tergantung dari produksi pabrik. Namun bahan kain scuba juga memiliki kerenggangan elastisitas yang tinggi, sekitar 40% tingkat perenggangannya. Selain itu, kain scuba juga memiliki daya tahan terhadap air karena kain ini memiliki elastisitas yang sangat fleksibel. Banyak para desainer menggunakan bahan ini untuk memenuhi kebutuhan fashion. Kain scuba memiliki karakter yang cukupp tebal, bahan kain tidak tembus pandang dan sifat kainnya tidak terlalu jatuh. Karena jenis bahan kainnya yang tebal, kain ini juga dibuat untuk membuat sarung tangan untuk memasak, strap kamera, tas komputer, legging, dress, rok, baju, dan blouse wanita, salah satunya yaitu jenis blouse model peplum. Selain kain ini terkenal karena daya recovery dan daya elastisitas yang cukup baik. Kain scuba ini juga masih memiliki keunggulan yang lain yaitu bahan kainnya cepat kering, tekstur kainnya halus, tahan terhadap noda dan terasa empuk (spoingy) dan masih banyak lagi. Sifat khusus kain scuba lebih kuat sehingga kain ini tidak mudah sobek. Selain itu, kain scuba juga tahan terhadap cuaca ekstrim. Kain scuba yang dilaminasi oleh bahan kain lainnya dapat digunakan untuk salah satu produk medis termasuk kawart gigi neoprene. Dibandingkan dengan jenis kain rajut satu layer, kain scuba memiliki kualitas yang lebih baik dan tingkat elastisitasnya lebih terkontrol. Kain ini memiliki kemampuan melar secara vertikal maupun horizontal rata- rata 40% dan lebar mencapai 58 inches. Selain itu, kain scuba juga terbuat dari bahan polyester 90% dan spandek 10%. Proses pembuatan kain ini yaitu dengan cara pemanasan dan pengepresan. Dengan begitu kain ini lebih tepatnya disebut bahan non woven fabric. Sedangkan neoprene biasanya diproduksi secara sandwich yaitu dibuat untuk lapisan bahan scuba knit. Ketebalan busa pada kain neoprene terdiri dari 2mm, 3mm, 4mm dan 5mm.

52


Bahankain. (2020, June 15). Mengenal Kain Organza. Bahankain.com. https://www.bahankain.com/2020/06/15/mengenal-kain-organza B-Ori Advertising. (2020, March 29). Penjelasan Bahan Kain Drill Lengkap. B-Ori Advertising. https://b-ori.kreasimultibisnis.co.id/penjelasan-bahan-kain-drilllengkap/ Fristya, Audi. (2018, Oktober 18). Punya Busana Tweed? Simak Yuk 5 Tips Merawatnya di Sini!. Buka Review. https://review.bukalapak.com/fashion/punya-busana-tweed-simak-yuk-5tips-merawatnya-di-sini-66678 Hasan. Mengenal Lebih Dekat Jenis Bahan Lacoste dan Kelebihannya. Konveksi Hasan. https://konveksihasan.com/mengenal-lebih-dekat-jenis-bahanlacoste-dan-kelebihannya/ Hijab, Shane. (2019, August 22). Mengenal Bahan Fleece : Kelebihan, Kekurangan dan Ciri-Cirinya. Shane Hijab. https://shanehijab.com/bahanfleece/#:~:text=Kain%20fleece%20terbuat%20dari%20bahan,ini%20dikena l%20sebagai%20fleece%20polyester Juarajaket. (2016, August 3). Mengenal Kain Corduroy. Juara Jaket. https://juarajaket.wordpress.com/2016/08/03/mengenal-kain-corduroy/ Kevinsfn. (2020, March 25). Sejarah dan Karakter dari Bahan Linen yang Eksklusif. Buttondownvintej. https://buttondownvintej.com/bahan-linen-yang-eksklusif/ Muthmainnah. (2018, November 9). Kain Denim: Kelebihan, Kekurangan, Karakteristik, Jenis. Olympics30. https://olympics30.com/kain-denim/ Muthmainnah. (2018, November 20). Kain Suede: Kelebihan, Kekurangan, Karakteristik, Jenis. Olympics30. https://olympics30.com/kain-suede/ Muthmainnah. (2018, November 21). Kain Velvet: Kelebihan, Kekurangan, Karakteristik, Jenis. Olympics30. https://olympics30.com/kainvelvet/#:~:text=Kain%20Velvet%20sudah%20mulai%20dibuat,proses%20pr oduksi%20yang%20tidak%20mudah. Muthmainnah. (2019, January 7). Kain Scuba: Kelebihan, Kekurangan, Karakteristik, Jenis, Tekstur. Olympics30. https://olympics30.com/kainscuba/ ----------------. Ciri dan Karakteristik Kain Polyester. https://blog.porinto.com/ciri-dan-karakterisik-kain-polyester/

Porinto.

-----------------. Apa Itu Kain Tile. Situsbelanjaonline.com. https://situsbelanjaonline.com/jenis-bahan-kain/apa-itu-kain-tile.php ----------------. Sweater Knit and Yarn Resource. https://www.fabriclink.com/University/knit/1x1.cfm

Fabric

Link.

53


image source Eliza Faulkner Floral Japan Cotton Dress. Retrieved from https://www.garmentory. com/sale/eliza-faulkner/dresses-day/890178-floral-print-dress-with-detach able-sleeves Eliza Faulkner Japan Cotton Fabric. Retrieved from https://www.garmentory.com/ sale/eliza-faulkner/dresses-day/890178-floral-print-dress-with-detachablesleeves Pink Tartan Cotton Flannel Skirt. Retrieved from https://id.pinterest.com/pin/8346 43743418961765/ Cotton Flannel Fabric. Retrieved from https://www.cuddleplushfabrics.co.uk/ fabrics/cotton/cotton-flannel/cotton-flannel-wynciette-pink/ Alexalexa’s Ce Matin La Cotton Crinkled Crepe Dress. Retrieved from https:// alex-alexa.com/collections/dress-women/products/ce-matin-la-dress-blue? variant=21291986288721 Cotton Crinkled Crepe Fabric. Retrieved from https://id.aliexpress.com/item/ 2031819559.html Cotton Combed Lilac Tee. Retrieved from https://pinterest.com/ Cotton Combed 30s Lilac. Retrieved from https://www.tokopedia.com/intitextile/ cotton-combed-30s-ungu-muda-bahan-kaos-kain-katun Cotton Jersey Tie Dye Hoodie. Retrieved from https://www.net-a-porter.com/enus/shop/product/loveshackfancy/kirby-cropped-tie-dyed-cotton-jerseyhoodie/1235693?cm_mmc=pinterest-_-pinterestshopping-_-1235693 Cotton Jersey Tie Dye Motif Fabric. Retrieved from https://www.macalootextile. com/mccd223-9-180gsm-tie-dye-cotton-jersey-fabric-instock-p00549p1.html Strawberry Spandex Crop Top. Retrieved from https://weprintyourdesign.com/ products/sexy-halter-cropped-print-tank-top-summer-women-sexy-street wear-crop-top Polyester Spandex Fabric. Retrieved from https://weprintyourdesign.com/ products/sexy-halter-cropped-print-tank-top-summer-women-sexystreetwear-crop-top Lirika Matoshi Rainbow Poly Satin Top. Retrieved from https://lirikamatoshi.com/ products/rainbow-satin-top Polyester Satin Fabric. Retrieved from https://www.atmlabel.eu/satin/polyestersatin-fabric-colour-ice-blue_10208_1281 Selkie Cloud Puff Organza Dress. Retrieved from https://selkiecollection.com/ collections/puff-dresses/products/the-clouds-puff-dress Organza Fabric. Retrieved from https://www.fibre2fashion.com/fabrics/polyesterorganza-fabric-suppliers-18140421 Molly Goddard Tulle Dress. Retrieved from https://www.vogue.co.uk/shows/ spring-summer-2021-resort/molly-goddard/collection

54


Soft Tulle Fabric. Retrieved from https://www.ontrendfabrics.co.uk/products/softtulle-fabric-150cm-wide-teal Molly Goddard Stiff Tulle Dress. Retrieved from https://weselectdresses.com/ product/molly-goddard-jamila-smocked-stiff-tulle-sleeveless-dress/ Stiff Tulle Fabric. Retrieved from https://www.wouters-textiles.com/a-z/tul Tangerine Denim Skirt. Retrieved from https://www.mingalondon.com/collect ions/bottoms/products/tangerine-denim-button-skirt Orange Denim Fabric. Retrieved from https://www.shutterstock.com/search/ blue+jean+fabric?page=1 Corduroy Pants & Skirt. Retrieved from https://www.mingalondon.com/collect ions/bottoms/products/rust-corduroy-mom-jeans Corduroy Fabric. Retrieved from https://www.walmart.ca/en/ip/Kunin-K45PBW0I256-Orange-Corduroy-72-in-x-10-yards/54ZW0P044IER Suede Jacket. Retrieved from https://id.pinterest.com/pin/305611524714449227/ Suede Fabric. Retrieved from https://www.amazon.com/Wide-Suede-Fabric-PinkYard/dp/B00B1GNZV8 Pink Velvet Dress. Retrieved from https://kokopiecoco.com/collections/bag/ products/valentines-day-sale-koko-pink-kawaii-velvet-dress Velvet Fabric. Retrieved from https://www.onlinefabricstore.net/pink-pannevelvet-fabric-.htm Sister Jane Tweed Dresses. Retrieved from https://ar.pinterest.com/pin/67687 7018995267289/ Tweed Fabric. Retrieved from https://www.mapetitemercerie.com/en/tweedfabric/85342-lurex-tweed-fabric-pink-pearl-x-10cm.html Linen Smock Dress. Retrieved from https://www.brigidmclaughlin.com/Product Detail?CategoryId=10&ProductId=3511&Colour=LILAC Linen Fabric. Retrieved from https://www.123stitch.com/item/Wichelt-32-CountPeaceful-Purple-Linen-Fabric-18x27/65-322Z Pistachio Green Drill Blazer. Retrieved from https://www.net-a-porter.com/en-us/ shop/product/victoria,-victoria-beckham/twill-blazer/1237135 Drill Fabric. Retrieved from Retrieved from https://www.net-a-porter.com/en-us/ shop/product/victoria,-victoria-beckham/twill-blazer/1237135 Polo Dress. Retrieved from https://www.ralphlauren.com/women-clothingdresses/cotton-mesh-polo-dress/0042778480.html?utm_source=organic social&utm_medium=Organic_Pinterest_OrganicPins_Women-PoloRalph Lauren_530388 Lacoste Fabric. Retrieved from https://bukabukumu.com/bahan-kaos-polo Rib Knit Sweater. Retrieved from https://ar.pinterest.com/pin/697635798523296745/ Rib knit Fabric. Retrieved from https://www.123rf.com/photo_92743664_textureof-handmade-blue-rib-knit-fabric.html Fleece Sweater and Pants. Retrieved from https://www.pinterest.ru/pin/676877018 994935927/ Fleece Fabric. Retrieved from https://www.yesfabrics.eu/en/polar-fleece-babyblue-78659951.html Scuba Sweater. Retrieved from https://www.serenawilliams.com/products/embraceme-sweater-in-pink Scuba Fabric. Retrieved from https://poundfabrics.co.uk/products/pink-scuba-fabric ?variant=31629024886807

55


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Fabric Swatch Book : Street Style by Indraswari Sekar - Issuu