STRATIME M A J A L A H H I M P U N A N T E K N I K G E O L O G I U N I V E R S I TA S P E R TA M I N A
SATU TAHUN KIPRAH MAHANDRAGA wONDER wOMAN gEOLOGI
2017 - 2018
STRATIME @wtu4967u @HMTG.MAHANDRAGA
www.hmtgmahandraga.com
SCAN HERE! LINE QR CODE
DAFTAR ISI 15
TOKOH
MENGENAL LEBIH DEKAT WONDER WOMEN GEOLOGI
49
PENGABDIAN MASYARAKAT PERAN PENTING MAHASISWA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
ORGANISASI 12 KEUNTUNGAN BERGABUNG DALAM ORGANISASI 13 AAPG - STUDENT CHAPTER UP THE BEGINNING OF A NEW JOURNEY
TIPS & TRIK 19 KEGIATAN DI ALAMM TERBUKA? JAGA KEBUGARAN DARI SEKARANG
36 CURRICULUM VITAE, HAL KECIL BER-EFEK BESAR
37 ALOKASI KEUANGAN UNTUK MAHASISWA
KEROHANIAN 21 KEGIATAN ILMU GEOLOGI DENGAN AGAMA ISLAM
PENGEMBANGAN DIRI 23 FOCUS GROUP DISCUSSION 29 MEMBANGUN KARAKTER MELALUI PENELITIAN 31 PELAJARAN HOAKS DARI GUATEMALA 40 PENGEMBANGAN KARAKTER DENGAN PROGRAM ANDALAN KAMI, BUKAN KADERISASI ZAMAN OLD
PENELITIAN 26 MAHANDRAGA GOES TO SULAWESI
GEOWISATA 45 5 TEMPAT GEOWISATA DI INDONESIA
EDITORIAL TEAM KONTRIBUTOR
KETUA BIDANG INFOMED MUHAMMAD KHATAMI AJI
PEMIMPIN REDAKSI RAMADHANI NURUL FAZRI
DESIGNER GRAFIS RONALDO AZIIZ S W PUJI RAHMAWAN
EDITOR EKSLUSIF MUHAMMAD KHATAMI AJI
ADITYA R SAPUTRA KAINA RIFQI P GRIFIT ANDAR AYU RAMAHANI NURUL F GIAN MUHARRAM GAUDENSIA PHANG WULAN SARI P GILBERT HASIHOLAN PUTRI DEWI MOHAMMAD ROVIANSAH UMAR HASAN ACHMAD DONI ADRIAN DANUN M NUR ALIF PAMUNGA M HAFIZH SYAFI’I AFAN MAULANA
PRAKATA Assalamu'alaikum Wr. Wb. Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah S.W.T karena atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga majalah Himpunan Teknik Geologi Universitas Pertamina dapat diterbitkan. Majalah ini merupakan bentuk kreativitas mahasiswa dalam menulis. Dengan adanya majalah ini semoga dapat menambah minat para mahasiswa dalam membaca dan menulis. Selain itu, diharapkan majalah ini dapat memberikan pengetahuan, wawasan, serta informasi kepada pembaca mengenai lingkup Keilmuan Geologi yang digambarkan pada majalah ini. Saya sangat mengapresiasi Tim Penyusun majalah ini yang sudah memberikan ide, waktu serta tenaganya demi terbitnya majalah Himpunan Teknik Geologi Universitas Pertamina. Besar harapan kami, majalah ini dapat berkembang dan menarik bagi para pembaca bahwa kuliah di Teknik Geologi sangat menyenangkan. Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Dekan Fakultas Teknologi Eksplorasi dan Produksi Prof. Dr. rer. nat. Awali Priyono
5
PRAKATA Saya menyambut baik dengan terbitnya majalah STRATIME (majalah Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi “Mahandraga” Universitas Pertamina). Majalah ini dapat menjadi wadah bagi para mahasiswa dalam menyampaikan ide-ide dan aspirasinya serta dapat menjadi sebuah pengabdian mahasiswa yaitu dalam memberikan informasi-informasi yang bermanfaat melalui artikel-artikel tentang pengetahuan kebumian yang dikemas secara ringan dan disertai fotofoto yang menarik. Selain itu dokumentasi yang dituang pada STRATIME menjadi tolak ukur perkembangan Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi “Mahandraga”. Maka dari itu, saya harapkan majalah ini dapat tersosialisasikan lebih luas dan dapat memberikan motivasi serta inspirasi terhadap pembaca untuk selalu berkarya.
Pembina HMTG Mahandraga Universitas Pertamina Dr. Eng. Resti Samyati Jatiningrum
6
PRAKATA Puji dan syukur kita panjatkan kepada tuhan yang maha Esa karna atas rahmatNya, majalah ini dapat diterbitkan. Di majalah HMTG Mahandraga edisi pertama ini menampilkan bacaan berupa pengalaman yang didapatkan mahasiswa Teknik Geologi Universitas Pertamina dalam menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi. Selain itu, terdapat pengetahuanpengetahuan baru tentang ilmu geologi yang dibagikan oleh dosen pengajar teknik geologi universitas pertamina. Semoga majalah ini dapat meningkatkan motivasi pembaca untuk berkarya dalam bentuk tulisan guna meningkatkan kreativitas di dalam ilmu geologi. Tak lupa juga kami mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak demi kemajuan kualitas majalah ini.
Terima kasih.
Malvin Nabhan K Ketua HMTG Mahandraga Universitas Pertamina
7
SATU TAHUN KIPRAH MAHANDRAGA
Setelah terpilihnya Muhammad Ramadhan Agung sebagai Ketua Himpunan dimulailah perjalanan sebuah organisasi kemahasiswaan. Setelah sebelumnya sudah terumuskan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, melalui banyak rapat yang mengharuskan seluruh angaktan pertama Teknik Geologi Universitas Pertamina juga sudah terpilih identitas lambang dan nama, Lahirlah Himpunan Teknik Geologi (HMTG) “Mahandraga” pada 29 September 2017, dengan Visi:
Melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penerapan ilmu yang sudah di dapat. ·
Memperkuat persaudaraan dalam lingkungan kampus, maupun masyarakat luas.
·
·
“Membentuk dan membangun fondasi HMTG Mahandraga yang efektif, aktif, produktif, dan berkelanjutan” , dan Misi:
·
· ·
·
Usaha-usaha lain yang sejalan dengan tujuan organisasi dan tujuan Universitas Pertamina.
“MAHANDRAGA” sendiri memiliki arti yaitu Pelindung Bumi, serta makna lambang yaitu;
Membina pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab. Mengembangkan potensi kreatif, keilmuan, profesi, ddan seni.
·
Berperan aktif dalam dunia kemahasiswaan, perguruan tinggi dan kepemudaan untuk kepentingan berbangsa dan bernegara. Berperan aktif dalam kegiatan organisasi profesi Geologi nasional maupun internasional.
·
Membina pribadi yang tangguh, berani, cerdas, kritis dan prefesional sebagai calon Ahli Geologi Indoneia maupun calon pemimpin bangsa dan negara masa depan.
Mempelopori pengembangan, ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.
Memfasilitasi kegiatan belajar mengajar diluar jam kuliah. Melakukan Riset dan Pengembangan guna membangun kemampuan mahasiswa untuk mengembangkan keilmuan dibidang geologi.
8
badan pengurus harian
Sesuai dengan apa yang Agung –sapaan akrab- kampanyekan, HMTG Mahandraga ditahun pertama ini memfokuskan pada pengembangan sumber daya internal anggota, “jika kita ingin pergi keluar, kita harus mempunyai bekal yang cukup”. Terlihat dari kabinet yang ia bentuk, pengemabngan anggota Mahandraga menjadi fokus utama, namun bukan berarti tidak memikirkan faktor eksternal. Struktur organisasi pun terbentuk dengan Sekertaris Jendral membawahi Bidang Administrasi dan Bidang Keuangan. Bidang Internal membawahi 5 Departemen yaitu Minat dan Bakat, Lapangan, Kerohanian, Pemberdayaaan Sumber Daya Anggota, dan Pengembangan Karakter. Bidang Ektsernal membawahi 2 Departmen yaitu, Pengabdian Masyarakat serta Koordinasi dan Kerjasama. Bidang Keilmuan Membawahi 2 Departemen yaitu, Penelitian dan Pengembangan serta Diskusi dan Kajian. Tak lupa bidang yang mengatur informasi dari dan untuk Mahandraga yaitu, Bidang Informasi dan Media.*
· Lingkaran melambangkan, bentuk yang tidak mempunyai sudut, yang diharapkan tali persaudaraan mahasiswa Teknik Geologi Universitas Pertamina tidak akan terputus. · 8 (delapan) arah mata angin bermakna bahwa HMTG Mahandraga sigap menghadapi segala hal. · Tulisan HMTG Mahandraga bermakna Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi Universitas Pertamina. · Gambar gunung dan gunung api, melambangkan bahwa HMTG Mahandraga siap ditempatkan disegala medan. · Statigrafi dan sesar melambangkan bahwa HMTG Mahandraga akan terus mengalami peningkatan disetiap waktunya walaupun kadang ada patahan yang menghambat. · Palu melambangkan kekuatan, kuat dalam fisik maupun mental. · Warna kuning melambangkan hati hati dan memberikan kesejukan Warna hitam melambangkan tegas, keanggunan dan percaya diri, Lambang HMTG Mahandraga bermakna bahwa HMTG Mahandraga mempunyai karaktek sigap, kuat dan professional, HMTG Mahandraga mempunyai tujuan yang mulia.
9
Tak mudah membentuk dan mengelola suatu organisasi mahasiswa yang besar seperti himpunan di umur yang minim pengalaman, dan terlebih tidak memiliki kakak tigkat. Namun semua itu bukanlah halangan, dengan sepenuh hati dan seluruh jiwa. Bersama, mahasiswa angkatan pertama di Teknik Geologi Universitas ini membangun sebuah awal dari cerita yang panjang, walaupun harus pulang larut, lelah, dan jatuh sakit. Seiring berjalannya waktu, berjalan juga kegiatan-kegiatan HMTG Mahandraga, mengimbangi waktu berorganisasi, belajar, dan bermain bukan masalah para pengurus. Banyak waktu yang dikorbankan, namun bukan menjadi alasan para “budak� program kerja ini unutk menyurutkan semangat juang. Bukan untuk diri sendiri mereka berjuang melainkan demi anggota, memfasilitasi serta menjadi wadah untuk para anggota mengembangkan diri, dibidang akademis maupun non akademis.
Kurang dari 4 bulan lagi periode ini usai, tak disangka-sangka terjadi kendala, masalah yang muncul ditengah kedamaian Himpunan ini. Agung menghilang, Acap kali Ia tak meningalkan jejak, semua orang kebingungan, kemana dia? Akhirnya ia pun memberi beberapa kabar, yang sungguh mengejutkan bahwa ia pun ingin mengundurkan diri dari posisi ketua himpunan. Kenapa? Itu pilihanya, ia mempunyai alasan-alasan pribadi yang membuat ia menepikan posisinya. Agung ialah orang yang visioner, pembangun HMTG Mahandraga, pembuat konsep dan mengelolanya dengan baik. Tak jarang ia menorbankan banyak hal demi Himpunan yang ia pimpin. Agung dimata anggota adalah sosok yang hebat, kami menyayangkan kepergiannya, namun apa yang telah ia bentuk telah memberi banyak manfaat dalam hidup kemahasiswaan kami. Waktu terus berjalan, kepemimpinan Agung digantikan oleh wakilnya Malvin. Ia pun meneruskan apa yang sudah Agung bangun, dengan mengadakan MEGA proker, yaitu Dies Natalis pertama HMTG Mahandraga yang diberinama UNIVERSARY. Mega proker tersebut berjalan lancar, orang hebat didatangkan, acara bermanfaat diadakan. Bukan hanya anggota yang mendapatkan manfaatnya, melainkan juga khalayak luas, mulai dari mahasiswa sampai masyarakat.* Acara ulang tahun pertama ini ditutup dengan Gala Dinner para anggota, merayakan kesuksesan dalam memberi manfaat yang besar pada sekitar.
Setiap Bidang dan Departemen masingmasing mengiplementasikan program yang saling terarah untuk mewujudkan visi dan misi HMTG Mahandraga yang berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bidang Internal memiliki programprogram seperti pemberdayaan, mengembangkan karakter, mewadahi minat dan bakat, meniingkatkan kerohanian, serta memberi engalaman lapangan kepada anggota. Bidang Keilmuan fokus pada diskusi serta kajian dan penelitian agar anggota dapat meningkatkan pengetahuan-pengetahuan tentang bidangnya dan dapat berpikir kritis terhadap lingkungan sekitarnya. Bidang Informasi&Media mengatur informasi dari dan untuk HMTG Mahandraga melalui media digital maupun cetak.
Menjadi inisiator tidak lah mudah, lika liku, jatuh dan bangun pasti dialami, namun semagatnya tak pernah surut, karena sesungguhnya orang hebat bukan ia yang memiliki kehidupan enak dan nyaman, namun ia yang terjatuh namun dapat bangkit kembali. Ditahun pertama HMTG Mahandraga sudah memberikan pondasi, yang siap dibangun dan dilanjuti, agar dapat menjadi bangunan kokoh nan megah yang dapat menjadi tempat yang nyaman untuk berlindung. Majulah Himpunanku, Jayalah Mahandragaku. -anaktopik
Bidang Administrasi memngurus segala sesuatu tentang berkas dan surat menyurat himpunan, sedangkan Bidang Keuangan mengurus pemasukan dan pengeluaran himpunan. Tak lupa, Bidang Eksternal melakukan kegiatan-kegiatan yang berhubungan erat dengan instansi dan masyarakat luar, melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi atau organisasi besar di Indonesia dan tak lupa melakukan kegiatan unggulan yaitu pengadian masyarakat, HMTG Mahandraga sudah terkenal di lingkungan Universitas Pertamina dengan dedikasinya kepada masyarakat sekitar, tak jarang kegiatan pengabdian kepada masyarakat diadakan.
10
fieldtrip pe trologi jonggol
foto oleh : Vian
KEUNTUNGAN BERGABUNG DALAM ORGANISASI KEPROFESIAN Penulis: M. Hafizh Syafi'i Organisasi Keprofesian merupakan badan nirlaba yang memiliki tujuan untuk melindungi, wadah silaturahmi dan pengabdian masyarakat bagi golongan profesiaonal dari bidang tertentu. Badan ini juga menerapkan standar dan etika profesi untuk menunjukkan bahwa yang tergabung dalam organisasi tersebut memiliki kualifikasi yang sesuai dengan bidang tersebut. Apa saja oranisasi keprofesian dalam bidang geologi ? organisasi keprofesian yang menaungi ahli geologi baik dalam negeri dan luar negeri telah berdiri sejak lama. Selain menaungi para ahli, organisasiorganisasi ini juga menaungi para mahasiswa di universitas melalui student chapter atau seksi-seksi mahasiswa. Organisasi tersebut antara lain; -
IAGI (IKATAN AHLI GEOLOGI INDONESIA) AAPG (AMERICAN ASSOCIATION OF PETROLEUM GEOLOGIST) FGMI (FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA) AGU (AMERICAN GEOPHYSICAL UNION) IAVCEI (INTERNATIONAL ASSOCIATION OF VOLANOLOGIST AND CHEMISTRY OF THE EARTH INTERIOR)
Apa Keuntungan yang didapatkan dari organisasi keprofesian? Bagi para professional, organisasi keprofesian ini digunakan sebagai tempat untuk silahturahmi dan juga pengembangan ilmu pengetahuan. Pengembangan ilmu pengetahuan yang dilakukan ialah dalam bentuk diskusi ilmiah, mengadakan kulaih tamu dan seminar, penelitian dan juga jurnal ilmiah yang tiap tahunnya dipublikasikan. Mahasiswa juga dapat mengambil keuntungan dari organisasi keporfesian ini melalui adanya seksi mahasiswa di kampus mereka. SM-IAGI contohnya, kegiatan badan ini diawasi dan diarahkan oleh Sub-Organisasi IAGI yang menaungi para ahli geologi muda di Indonesia yakni, FGMI (Forum Geolsaintis Muda Indonesia). Kegiatan yang dilakukan dalam SM-IAGI ini antara lain adanya kepelatihan dalam peningkatan softskill bagi anggota dan juga mahasiswa yang non-anggota melalui diadakannya Seminar, Workshop, dan juga Kompetisi. Selain itu, mahasiswa yang bergabung dalam organisasi keprofesian juga mendapatkan Privilege seperti diskon dan free pass dalam Pertemuan atau Konferensi dan Juga Eksibisi. Selain itu, hal yang paling penting juga yang dapat kita dapatkan ketika bergabung dalam organisasi keprofesian adalah menambahnya jaringan kita baik sesama mahasiswa atau dengan para professional yang dapat menguntungkan dikemudian hari. (mhs)
12
pengurus sc aapg up
AAPG-STUDENT CHAPTER UP, THE BEGINNING OF A NEW JOURNEY
A
APG-Student Chapter Universitas Pertamina (AAPG-SC UP) merupakan Penulis: Adrian Danun Student Chapter dari American Association of Petroleum Geologist di Universitas Pertamina. AAPG-SC UP dipimpin oleh Theo Pranada, sebagai Presiden dari pertama AAPG-SC UP. Presiden AAPG-SC UP dipilih melalui sekelsi yang dibuat oleh HMTG Mahandraga. Organisasi AAPG-SC UP memiliki visi untuk membangun anggotanya agar memiliki skills dalam segi teknis maupun non-teknis, utamanya untuk berkompetisi dengan dunia geoscientist profesional dan dunia industri saat ini. Misi dari AAPG-SC UP ada tiga yaitu, pertama, melatih anggota untuk memiliki skills teknis maupun non-teknis agar menjadi profesional. Kedua, menjalin hubungan erat dengan beberapa elemen seperti industri, organisasi profesional, dan masyarakat. Ketiga, menghasilkan sesuatu yang baru berdasarkan tiap karakteristik dan keunikan masingmasing agar berkontribusi pada masyarakat. Jikalau ada pertanyaan lebih lanjut mengenai AAPG-SC UP, kalian dapat menghubungi kontak mereka melalui email aapg.scup@gmail.com, atau melalui Instagram @aapgscup, atau OďŹƒcial Account Line: @x5614l.
13
IAGI Student Chapter UP Penulis : Anaktopik
IAGI-UP (Ikatan Ahli Geologi Indonesia Universitas Pertamina) merupakan Student Chapter dari Indonesian Association of Geologists di Universitas Pertamina. Proses pemilihan ketua umum dilaksanakan pada 18 September 2018 – 16 Oktober 2018 yang dibagi dalam beberapa tahap yaitu seleksi adminitrasi dan seleksi wawancara. Seleksi adminitrasi meliputi seleksi berkas yang meliputi Curriculum vitae (CV) dan Motivation Letter. Selanjutnya setelah melewati tahap seleksi berkas, akan dilakukan seleksi wawancara yang dihadiri oleh Departemen Koordinasi dan Kerjasama dari Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi dan beberapa Badan Pengurus Harian (BPH) lainnya. Pengumuman jeda 3 hari setelah dilakukan seleksi wawancara. Setelah keseluruhan dari seleksi pemilihan ketua SM IAGI diputuskan pada tanggal 16 Oktober 2018 yang bertempat di Universitas Pertamina bahwa terpilih Elvin Sujatmiko sebagai Ketua SM IAGI UP periode 2018-2019.
Struktur organisasi dalam SM IAGI UP sangatlah penting untuk menentukan program kerja yang akan kita lakukan kedepannya. Dalam hal tersebut, SM IAGI UP juga melakukan pemilihan badan pengurus dalam struktur organisasi dibagi dalam beberapa tahapan, yaitu seleksi adminitrasi, seleksi tulis, dan seleksi wawancara. Pemilihan pengurus SM IAGI UP dilakukan dari tanggal 19-27 Oktober 2018 bertempat di Universitas Pertamina. Seleksi adminitrasi yaitu calon pengurus melengkapi berkas pendaftaran yaitu CV, dan foto. Setelah itu, pada tanggal 22 Oktober dilakukan seleksi test tulis dengan total pendaftar calon pengurus sebanyak 55 yang dilaksanakan di Laboratorium Geologi Dasar Pukul 17.00-20.00 yang dibagi dalam dua sesi. Soal test tulis meliputi test psikologi, dan pengetahuan umum. Selanjutnya, peserta yang lolos tahap seleksi akan berlanjut pada seleksi wawancara. Pada tahap wawancara ini dihadiri oleh 38 peserta yang lolos tahap seleksi test tulis dengan pewawancara yaitu Elvin Sujatmiko, selaku Ketua Umum SM IAGI UP periode 2018/2019. Wawancara dilakukan tanggal 23-24 Oktober 2018 Pukul 17.00-21.00 yang dilakukan di Laboratorium Geologi Dasar. Setelah keseluruhan peserta mengikuti test wawancara, tanggal 27 diumumkan sebanyak 28 peserta yang secara resmi menjadi pengurus SM IAGI UP Periode 2018-2019. Jikalau ada pertanyaan lebih lanjut mengenai AAPG-SC UP, kalian dapat menghubungi kontak mereka melalui email smiagiup@gmail.com, atau melalui Instagram @smiagiup, atau OďŹƒcial Account Line: @udd6822h.
14
foto oleh : Anaktopik
Prof. Dr. Ir. Made Emmy Relawati merupakan professor perempuan pertama dalam bidang Teknik di Insitut Teknologi Bandung (ITB), sekaligus menjadi professor perempuan geologi pertama di Indonesia. Prof. Emmy lahir di Denpasar, Bali, 17 April 1948 (70 Tahun), Beliau memantapkan diri memilih berkuliah di Jurusan Teknik Geologi yang notabene didominasi oleh kaum adam. “Saya merasa tertantang menekuni geologi. Setelah saya membaca artikel yang mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan banyak geologist,� tutur Prof. Emmy memulai kisah bagaimana menjadi seorang geologist, kapada kami, beberapa waktu lalu. Artikel tersebut, dimuat disuatu majalah, Beliau membaca artikel tersebut ketika SMA kelas 3 di Yogyakarta pada tahun 1965. Isi artikel tersebut mengulas tentang ruang lingkup ilmu geologi termasuk bagaimana seorang geologist melakukan pekerjaan yang berpergian ke berbagai lokasi yang dapat meneruskan kesenangan Beliau terhadap travelling.
16
MENGENAL LEBIH DEKAT “WONDER WOMAN” GEOLOGI Penulis : Ramadhani Nurul F & Adrian Danun Pada bagian akhir, artikel tersebut mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa namun kekurangan ahli geologi yang membuat Beliau berfikir kenapa tidak ada orang yang menekuni bidang tersebut, sehingga Beliau merasa tertantang untuk menekuninya. Tiba waktunya untuk melanjutkan studi ke jenjang perkuliahan, Beliau diterima di jurusan Teknik Kimia di UGM dan Geologi di ITB. Beliau memilih jurusan Geologi dan mengikuti tes jurusan Geologi. Beliau berkata “Waktu itu terdapat hal yang tak terlupakan ketika mengikuti tes. Ketika saya akan memasuki ruangan tempat ujian, saya dicegat oleh pengawas dan mengatakan bahwa ruangan ini untuk Jurusan Geologi. 'Mbak mungkin salah tempat', kata pengawas. Saya yakin bahwa saya tidak salah ruangan dan memperlihatkan kartu ujian kepada pengawas tersebut”. Kejadian ini menunjukkan betapa tidak populernya Jurusan Geologi di kalangan kaum hawa pada saat itu. “Pada waktu masuk saya cuma sendiri dan teman saya yang bernama Eti Nuay karena menjadi perwakilan daerah jadi datang belakangan”, lanjut Beliau yang mengenang masa awal perkuliahan. Seiring berjalannya waktu, tiba saatnya memilih spesialisasi, “Senior saya mengatakan kalau perempuan harus memiliki kegiatan yang tetap yang bertempat di studio, jangan jadi terus jadi field geologist yang hanya terus ke lapangn. Harus ada yang ditekuni. Saya pikir saya senang petrologi, saya senang mikroskopik batuan.” kata Beliau.
Sebelum menekuni bidang petrografi, Beliau sempat mengerjakan foto udara tetapi masih dengan keterbatasan aplikasi dan teknologi sekarang ini. Beliau mengatakan bahwa Beliau menggemari mineral dibandingkan fosil. Karena sayatan mineral berbedabeda dan variatif berbeda dengan sayatan pada fosil, Beliau merasa tertantang untuk menekuni lebih dalam di bidang petrografi. Kesuksesan Profesor Emmy sebagai profesor perempuan geologi di Indonesia merupakan suatu hal yang diluar dugaan Beliau. Ketika memilih jurusan Geologi, Beliau tergolong “langka” karena jarang ada perempuan di jurusan Geologi. Lalu ketika lulus kuliah S-1, Beliau terkejut karena merupakan salah satu orang pertama yang lulus di jurusan Teknik Geologi di ITB. Sama halnya ketika Beliau mengambil pendidikan Doktor dan Profesor, Beliau merupakan orang yang pertama yang berhasil mencapai gelargelar tersebut. Semuanya Beliau lakukan karena Beliau ingin terus-menerus berkembang. “Kalau saya ingin menjadi dosen, saya harus sekolah lagi. Kalau saya sudah jadi dosen, saya harus naikkan pangkat lagi. Itu dasarnya. Hingga saya sekarang seperti ini. Ini diluar dugaan saya.” ungkap Beliau. Beliau juga mengatakan bahwa yang membuat Beliau termotivasi untuk terus berkembang adalah karena Beliau menyenangi geologi. “Seseorang akan menekuni bidang yang ia kerjakan kalau ia senang dengan bidang tersebut. Itu yang saya lakukan. Ketika saya kuliah saya makin lama makin menikmati geologi, apalagi ketika berbicara mengenai batuan, saya rasanya ingin menggali lebih dalam lagi.” ungkap Beliau.
17
Profesor Emmy sudah berkecimpung di dunia geologi selama 53 tahun. Mulai dari menjadi mahasiswa, lalu menjadi dosen. Ketika ditanya mengenai kehidupan menjadi dosen, khususnya jenisjenis mahasiswa seperti apa yang Beliau senangi, Beliau menjawab, “Saya senang mahasiswa yang mau berusaha. Bukan yang pintar atau jenius, tapi yang mau berusaha dan mau belajar. Itu pasti saya akan bantu.” kata Beliau. Beliau juga pernah menjadi Ketua Jurusan, dimana Beliau merasakan langsung interaksi dengan mahasiswa dan permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi. Beliau juga pernah menjadi Dekan, dimana Beliau lebih banyak berurusan dengan urusan manajerial dibanding ketika menjadi Ketua Jurusan. Nama Lengkap Tempat dan Tgl Lahir Bidang
: Prof. Dr. Ir. Made Emmy Relawati : Denpasar,17 April 1948 : Petrologi
Pendidikan: Ir. (ITB, 1973); Doktor (ITB, 1988) Lain halnya ketika Beliau menjadi Wakil Rektor, Beliau mengakui senang karena banyak mendapat ilmu diluar geologi, dan berinteraksi orangorang diluar ilmu geologi. “Saya sangat senang. Itu membuka mata saya.” tambah Beliau. Sebagai orang yang menyukai travelling, Profesor Emmy senang melakukan ekskursi atau pergi ke lapangan. Lapangan yang paling berkesan indah bagi Beliau adalah di Freeport. Disana Beliau dapat melihat “harta dunia” walaupun harus bangun pukul 3 pagi, dan harus menyesuaikan diri dengan cuaca yang tidak seperti biasanya. Beliau mengatakan bahwa Freeport berbeda dengan lapangan-lapangan lainnya.
Bahkan di umurnya yang bisa dibilang tidak muda, Beliau tetap bersemangat layaknya anak muda, bahkan lebih energik dibandingkan mahasiswa yang diajarnya. Ketika ditanya apa rahasia agar tetap semangat Beliau menjawab, “Karena saya menyenangi! Kita harus kreatif di lapangan, namun kita harus menyenangi terlebih dahulu.” Ternyata, dibalik semangat Profesor Emmy yang membara itu, ada tokoh-tokoh yang dijadikannya panutan, yaitu kedua orang tua Beliau. Ayahanda Beliau sangat memahami Beliau, dan membiarkan Beliau memilih jurusan yang diinginkan, dan tetap mendukung keputusan anaknya. Sedangkan Ibunda Beliau mengatakan bahwa Beliau harus berusaha, harus lulus bagaimanapun caranya, agar ada “pegangan” Keduanya yang terus memotivasi Profesor Emmy agar terus mengejar keinginannya menjadi seorang ahli di bidang geologi. Pertanyaan terakhir yang kami ajukan untuk Profesor Emmy adalah apabila waktu dapat diputar kembali dan Profesor Emmy dilahirkan kembali, apakah Profesor Emmy akan tetap memilih menjadi ahli geologi khususnya dibidang petrologi, Beliau memberikan jawaban “Saya senang dengan petrologi, namun jika bisa ditambah mungkin ingin belajar (Geologi) Lingkungan karena masih related dengan ilmu petrologi.” Profesor Emmy telah menjadi sosok yang dihormati di dunia geologi Indonesia dan Internasional karena Beliau menyenangi bidangnya dan tekadnya sangat kuat untuk terus berkembang. Semoga kisah kehidupan Beliau bisa menjadi inspirasi bagi kita semua terlebih bagi mahasiswa jurusan geologi, agar menyenangi bidang yang kita tekuni dan tidak pernah berhenti untuk mengasah kemampuan kita agar kita dapat terus-menerus berkembang menjadi lebih baik lagi.
18
foto oleh : Anaktopik
Berkegiatan di Alam Terbuka? Jaga Kebugaran dari Sekarang Penulis: Doni Achmad Pratama
foto oleh : Rasw
Kondisi fisik yang prima tidak bisa didapatkan dengan latihan yang berat dalam waktu yang singkat, tetapi ini dibutuhkan sebuah sikap konsisten dari diri sendiri untuk terus melatih fisik baik untuk berkegiatan di perkotaan terlebih untuk berkegiaan di alam terbuka. Idealnya setiap hari kita minimal harus berolah – raga 30 menit untuk menjaga kesehatan dan mengatur pola makan yang sehat juga menjadi sebuah keharusan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Maka dari itu kesehatan merupakan suatu hal yang mahal.
Alam merupakan suatu asset yang tidak ternilai harganya yang diberikan Tuhan kepada makhluknya terlebih lagi alam Indonesia yang sangat kaya dan indah ini. Manusia dan alam seperti orang tua dan anak yang tidak dapat dipisahkan, banyak hal yang alam berikan kepada manusia. Perkotaan memang menyediakan beragam fasilitas yang membuat orang nyaman untuk tinggal disana, namun alam ter buka dapat memberikan ketenangan yang dapat membuat orang berlama-lama disana, keindahan yang tidak bisa dituliskan, inspirasi tiada batas, pelajaran yang tidak bisa kita dapatkan jika berdiam diri saja di zona nyaman kita, dan lain sebagainya. Alam terbuka seperti memiliki candu yang dapat membuat orang ingin kembali “bermain” didalamnya, namun untuk “bermain-main” disana dibutuhkan kondisi fisik yang prima agar alam terbuka yang indah dan banyak sekali pelajaran didalamnya tidak menjadi suatu hal yang tidak kita inginkan, trauma, celaka, bahkan kematian, yang tidak mustahil untuk terjadi bagi seorang yang menganggap remeh alam.
foto oleh : Rasw
20
foto oleh : Bayu
Kaitan Ilmu Geologi dengan Agama Islam ? Penulis: M. Umar Hasan Hidayahtullah
Seperti yang kita ketahui, agama selalu berkaitan dengan seluruh hal yang ada di dunia saat ini tanpa terkecuali. Pada tulisan kali ini akan menyajikan bagaimana keterkaitan antara Ilmu Geologi dengan ajaran pada Kitab Suci agama Islam yaitu Al-Qur'an. Bagi teman teman Teknik Geologi, tidak asing bagi kita ketika mendengar kata “Gunung”. Ya, hal itu tidak dapat dihilangkan ketika kita membahas soal ilmu geologi karena gunung merupakan salah satu aspek penting sebagai pembahasan. Menurut ahli, gunung memiliki definisi tempat / bukaan berasalnya batuan pijar (gas) dan umumnya keduanya, keluar ke permukaan bumi, sehingga bahan batuan tersebut berakumulasi membentuk bukit atau gunung (Macdonald, 1972). Lalu apa hubungannya Gunung dengan ajaran pada Al-Qur'an? Terdapat buku yang berjudul “Earth” yang menjadi salah satu referensi utama terhadap bacaan ilmu geologi pada universitas-universitas seluruh dunia. Uniknya, pada buku ini tertulis bahwasanya gunung-gunung memiliki akar mendasar yang tertanam di bawah tanah. Hal ini tentunya memiliki relasi dengan apa yang tertulis di dalam Al-Qur'an yaitu “Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan, dan gunung-gunung sebagai pasak?” (Al-Qur'an, 78:6-7). Hal tersebut berkaitan dengan beberapa ilmu geologi, salah satunya jika kita mengkaji menganai gunung, maka kita akan menemukan bahwasanya salah satu fungsi dari gunung yaitu dapat menstabilkan kerak bumi. Hal ini juga diperkuat dalam hal Teori Lempeng Tektonik bahwa adanya gunung menjadi penyeimbang bumi dari adanya goncangan karena lapisan luar bumi memiliki ketebalan yang dapat dikatakan tipis yaitu sekitar 0-100 km, yang memiliki wujud semakin kedalam semakin berwujud cair. Tentunya hal ini menjadi salah satu aspek mengapa pada bumi dapat terjadi goncangan yang bisa dirasakan sampai permukaan. Hal ini sudah dikatakan dalam Al-Qur'an bahkan jauh sebelum abad 19 yang tertulis “Dan Dia menancapkan gunung di bumi agar bumi itu tidak goncang bersama kamu.” (Al-Qur'an, 16:15). Hal ini masih termasuk salah satu dari banyaknya keterkaitan ilmu geologi dengan ajaran agama terutama Agama Islam. Karena sejatinya, agama selalu berperan dalam segala hal yang kita lakukan terutama dalam bidang ilmu. Tetap semangat untuk teman teman geologi, tunggu kajian ilmu geologi dalam pandangan agama yang akan datang!
22
Foto Oleh: Fikri Mustabidin
FOCUS
GROUP DISCUSSION Penulis : Aan Maulana
Metode ini dapat menjadi salah satu metode yang dirasa tepat untuk membantu proses seleksi dan memilih tenaga-tenaga kerja terbaik, FGD dalam realita dilapangan ternyata juga telah menjadi salah satu metode yang digunakan dalam berbagai kegiatan perusahaan kaitanya untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dan permasalahan. Te r d a p a t b e b e r a p a a l a s a n y a n g d a p a t melatarbelakangi perkembangan metode FGD, yaitu adanya kebutuhan untuk mendapatkan data kualitatif dalam waktu yang relatif singkat namun tetap mengharuskan sebuah data yang bermutu, berkualitas, serta tepat sasaran, dan FGD dipercaya merupakan solusi atas kebutuhan tersebut. Dalam sebuah forum diskusi terarah atau Focus Group Discussion, salah satu bagian terpenting yang akan selalu ada dalam setiap kegiatannya ialah moderator, dimana moderator akan berperan untuk meciptakan suasana yang akrab, saling percaya saling yakin serta saling menghormati satu dengan yang lainnya, dengan menekankan bahwa semua pendapat dan gagasan akan mendapat nilai yang sama serta sama pentingnya, juga patut disampaikan bahwa tidak ada jawaban yang salah atau benar dalam sebuah diskusi tersebut. Moderator juga diharuskan menyampaikan aturan dalam forum diskusi tersebut demi terciptanya diskusi yang berkualitas dan bermutu.
Kelompok diskusi terarah atau Focus Group Discussion merupakan sebuah metode pengumpulan informasi kualitatif dengan melibatkan beberapa orang untuk dapat memeberikan pendapat, pandangan ataupun penjelasan mengenai sebuah permasalahan yang harus dipecahkan. Metode pengumpulan informasi tersebut dipercaya akan memberikan sebuah solusi terbaik atas suatu permasalahan, selain menjadi metode pencarian solusi atas sebuah permasalahan, FGD (Focus Group Discussion) juga dapat menjadi pilihan alternatif dalam pengambilan sebuah keputusan. Menurut Henning dan Columbia (1990), FGD merupakan diskusi terarah yang dilakukan dengan cara memebuat sebuah kelompok kecil yang kemudaian dalam diskusi tersebut dipimpin oleh seorang narasumber ataupun moderator yang nantinya akan mendorong peserta dalam kelompok tersebut untuk berani berbicara terbuka mengenai hal yang dianggap penting yang berhubungan dengan topik dikusi tersebut. Hal yang patut dingat dalam metode FGD adalah bahwa metode ini memiliki sifat diskusi bukan wawancara, terfokus bukan bersifat general atau umum dan dilakukan secara berkelompok yang berjalan secara sistematis.
24
Dalam pelaksanaan FGD moderator dituntut untuk memberikan pertanyaan yang bersifat memprovokasi peserta untuk dapat berďŹ kir secara kritis dan antusias namun tetap sesuai dengan garis besar topik pembahasan. Seperti halnya dalam forum diskusi-diskusi lainya, moderator harus bersikap netral atau tidak memihak pihak manapun, artinya dipastikan bahwa semua mendapat kesempatan yang sama dalam menyampaikan gagasan atau pendapat dan tidak hanya satu atau dua orang peserta yang terlihat dominan dalam diskusi tersebut. Seirama dengan hal tersebut, moderator juga diharapkan agar senantiasa menjaga jalannya diskusi agar tidak keluar dari topic pembahasan, sekaligus ia harus memperhatikan dengan seksama semua informasi dalam diskusi tersebut. Selain moderator, dalam pelaksanaan FGD atau Focus Group Discussion juga dibutuhkan seorang notulen atau pencatat selama diskusi berlangsung, penyedia peralatan atau perlengkapan yang dibutuhkan dalam diskusi serta orang yang bertugas untuk melakukan pengambilan dokumentasi selama diskusi apabila memang diperlukan. Hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan demi terciptanya sebuah forum diskusi yang benar-benar terarah, terfokus dan sistematis, yaitu dengan menyiapkan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan tujuan dan dasar dilaksanakannya metode FGD yang disusun secara terstruktur mulai dari pertanyaan umum ke pertanyaan yang lebih khusus, serta dibuat dalam bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami. Selain itu, sebelum dimulainya FGD sangat dianjurkan untuk terlebih dahulu memahami jenis informasi yang ingin diperoleh dari FGD itu sendiri.
25
foto oleh : Hasbi
A G A R D N A H A M M U HAR N A D N U S A P I M U B DI Penulis : Anaktopik
Perhelatan kompetisi tahunan Olimpiade Geologi Indonesia (OGI) 2018 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Geologi Universitas Padjajaran menuai kisah manis untuk Christian Bona dan Geo Tirta. Dalam olimpiade tersebut, Bona dan Geo –sapaan akrab- berhasil menyabet juara 3 dalam Paper Competition yang mengusung tema “Innovation for Sustainability of Energy Resource”. Paper mereka yang bertajuk “Potensi Geopark di Gunung Ijen”, menceritakan tentang Geopark di Gunung Ijen yang terletak di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. “Kami memilih judul ini karena juga merupakan kampong halaman saya, jadi saya dengan mudah mengetahui unsur-unsur utama dari geopark yaitu cultural diversity, biodiversity, dan geodiversity.” tutur Geo. Kendala tak bisa dihindari, mulai dari cara yang baik dalam pembuatan paper sampai biaya. Namun tekad mereka pun sudah bulat, dengan bantuan keluarga, teman, ataupun dosen akhirnya meleka terus melabkah maju dan berangkat ke Bandung. “Tak hanya juara yang kita dapat, kami juga bisa mengenal Geologi dari kampus lain, menambah relasi, dan bisa merasakan kenyamanan ketika di “raja “kan oleh panitia OGI itu sendiri.” Bertemu dengan lawan dari universitas lain yang lebih dulu belajar tentang Geologi, dan lebih banyak pengalaman sempat mebuat mereka tak yakin “sampai ada yang sudah 8 kali mengikuti lomba paper, bahkan ada yang sudah sampai internasional.” jelas Bona dan Geo. Tapi, tak disangkasangka mereka berhasil menempati juara 3. Ide mengikuti lomba paper di OGI berawal saat Semester Pendek (SP), mereka tak sengaja melihat informasi tersebut, lalu tergugahlah hati mereka. Berawal dari ide, dapat membawa mereka mengharumkan nama HMTG Mahandraga dan Universitas Pertamina. Semoga kisah Geo dan Bona dapat menginspirasi kita semua agar yakin terhadap keinginan dan kemampuan diri sendiri. –anaktopik
27
FOTO OLEH: ANAKTOPIK
MEMBANGUN KARAKTER MELALUI PENELITIAN Penulis : Muh Nur Alif Pamunga Rudy
Kegiatan meneliti merupakan bentuk dari pengembangan sebuah ilmu pengetahuan. Penelitian terbagi dalam beberapa bentuk secara garis besar tergantung fungsi praktis yang hendak dicapai oleh seorang peneliti namun tetap tidak terlepas dari dasar sebuah kegiatan meneliti yaitu pengembangan pengetahuan. Hal yang tidak dapat dipisahkan dari penelitian adalah objektiďŹ tas peneliti saat melakukan penelitian dalam bentuk apapun. Penelitian terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari membuat sebuah hipotesa sampai pada pengumpulan data baik di lapangan maupun di laboratorium. Hasil dari sebuah penelitian sangat tergantung oleh orang-orang yang ada dibalik dari penelitian tersebut baik seorang peneliti maupun asisten peneliti. Terlepas dari semua hal yang berkaitan dengan penelitian tersebut, ada hal yang penting dalam melakukan sebuah penelitian. Hal yang penting itu pembangunan sebuah karakter, karakter ini timbul bersamaan dengan jalannya sebuah penelitian, berawal dari pemikiran objektif didalam setiap melakukan kegiatan penelitian selain itu, jiwa kritis dan sikap aktif selalu timbul dalam diri seorang peneliti. Sisi ini akan selalu berdampingan dengan aktiďŹ tas penelitian, menurut sebuah artikel di Journey of Me mengatakan bahwa karakter akan terbentuk dari sebuah sikap yang dilakukan berulang-ulang demi tujuan tertentu dalam hal ini adalah hasil dari sebuah penelitian sehingga membentuk kebiasaan yang akan berujung pada terbentuknya karakter kuat seorang peneliti. Seorang peneliti muda yang sedang mencoba atau hendak ingin melakukan kegiatan dan menjadikan sebuah kegiatan penelitian harus menanamkan hal ini didalam dirinya. Sebab bukan hanya hasil-hasil penelitian yang akan didapatkan dalam sebuah penelitian melainkan akan terbentuk pula karakter yang kuat dalam dirinya. DAFTAR PUSTAKA A.Erlangga. 2014. Membangun Kebiasaan Diri Melalui Kebiasaan. Journey of Me. WWW.Erlangga.my.id. Diakses 13 July 2018. Hidayati Sri. 2007. Sains Biologi. Metode Ilmiah. Bumi Aksara. Jakarta.
29
Foto Oleh: Salma Haenesa
PELAJARAN HOAKS DARI GUATEMALA Penulis : Departemen Diskusi dan Kajian
Pemilihan Presiden 2019 tinggal menyisakan waktu kurang dari satu tahun lagi dari sekarang. Suasana kontestasi mulai terasa berkat dapur politik yang kian memanas. Tahun 2018 digadang-gadang sebagai tahun politik yang diprediksi lebih riuh dibanding tahun-tahun politik sebelumnya. Salah satu hal yang mendasari adalah semakin dominannya peran teknologi berupa media sosial dalam kontestasi politik hari ini. Media sosial selain digunakan sebagai media interaksi masyarakat, kini dimodiďŹ kasi sebagai sarana untuk berkampanye. Undang-Undang Dasar 1945 menjamin hak kebebasan berpendapat tidak terbatas secara virtual, yakni lewat media sosial. Hal yang membedakan adalah ketika kita menyampaikan pendapat di media sosial, pendapat kita akan terus terpampang selama kita tidak menghapusnya. Orang lain yang membaca tidak akan selamanya sependapat dengan anda dan hal ini diizinkan sewajarnya kebebasan berpendapat. Namun kerap kali orang yang berseberangan dengan anda datang dengan membawa rasa penolakkan atau intoleransi yang timbul akibat anda tidak sepemahaman dengan dia. Sikap intoleransi yang dibiarkan terus menerus akan berkembang menjadi kebencian. Seseorang yang dihinggapi kebencian akan melakukan apapun untuk menjatuhkan orang lain demi memuluskan egonya sebagai orang yang paling benar. Kasus inilah yang sedang mara Sialnya, penolakkan ini diwarnai dengan intoleransi dari masing-masing kubu sehingga yang terjadi adalah debat yang tidak sehat. Debat tidak lagi dipenuhi dengan pertarungan ide-ide yang membangun, melainkan diisi dengan menjatuhkan satu sama lain. Tanpa ada yang mengalah, debat tersebut akan mengantarkan mereka ke jurang kebencian. Orang yang dihinggapi kebencian akan melakukan apapun untuk menjatuhkan orang lain demi memuluskan egonya sebagai orang yang paling benar.k terjadi hari ini di tahun politik. Intoleransi bertebaran dimana-mana.
31
Kebencian yang paling mudah dilakukan adalah melontarkan perkataan yang kasar terhadap orang lain. Satu tingkat diatasnya, kebencian dapat berwujud berupa persekusi. Persekusi adalah perlakuan buruk yang dapat mengurangi kenyamanan orang lain. Persekusi sangat sering terjadi di tahun politik dan ditenggarai oleh perbedaan pandangan politik. Acap kali persekusi melampui batas kemanusiaan seperti penganiayaan terhadap seseorang, tentu ini tidak pernah dibenarkan. Diatas semua itu, wujud kebencian yang paling jahat adalah hoaks dan propaganda. Jacobo Arbenz adalah Presiden Guatemala periode 1951-1954. Perjalanan politiknya diwarnai dengan kegemilangan dimana dia berhasil memenangkan pemilu presiden dengan margin lebih dari 50% lewat proses yang demokratis. Arbenz diwariskan dengan Guatemala yang secara sosial 'kurang sehat' akibat pendahulunya, yaitu Juan Jose Arevalo.
Sejak menginjakkan kaki pertama kalinya di istana, Arbenz langsung mencanangkan reformasi sosial, antara lain: perluasan hak memilih rakyat, diizinkannya debat publik, pemberian hak berorganisasi bagi buruh, dan melegalkan partai politik. Selain kebijakan-kebijakan populer diatas, Arbenz juga memiliki satu kebijakan yang mahadahsyat bagi Guatemala waktu itu, yakni reformasi agraria. Ide dari reformasi agraria adalah mengalokasikan lahan-lahan swasta yang tidak ditanami untuk kepentingan umum. Reformasi ini dianggap brilian, namun tidak semua perusahaan sependapat dengan Arbenz dan hal ini diizinkan sewajarnya kebebasan berpendapat. Namun kerap kali perusahaan yang berseberangan dengan Arbenz datang dengan membawa rasa penolakkan atau intoleransi yang timbul akibat Arbenz tidak sepemahaman dengan mereka. Sikap intoleransi yang dibiarkan terus menerus akan berkembang menjadi kebencian.
Kelompok yang dihinggapi kebencian akan melakukan apapun untuk menjatuhkan orang lain demi memuluskan egonya sebagai kelompok yang paling benar. Kasus inilah yang terjadi pada United Food Company, sebuah perusahaan Amerika yang terkena imbas dari reformasi agraria. Kebencian mereka pada reformasi agraria membuat mereka mencari cara agar mengagalkan kebijakan itu. Cara yang mereka tempuh adalah dengan mempekerjakan ahli propaganda bernama Edward Bernays. Edward Bernays bukanlah orang yang sembarangan. Pada tahun 1929, Bernays pernah melakukan propaganda yang terkenal dengan nama Torches of Freedom.
Inti dari propaganda tesebut adalah menggiring opini publik tentang wanita yang merokok dari tabu menjadi suatu hal yang wajar dan biasa saja. Propaganda ini semata-mata dilakukan untuk mendongkrak penjualan rokok bermerk Lucky Strike yang diproduksi oleh American Tobacco Company. Setelah propaganda dilancarkan, jumlah perokok aktif wanita meningkat drastis, American Tobacco Company mengantongi penghasilan yang meroket, dan rokok Lucky Strike memimpin pasar rokok. Torches of Freedom. Sejatinya propaganda menyajikan informasi bohong, setengah benar, dan bias. Data-data yang dibeberkan pun tidak transparan dan dipilih terlebih dahulu untuk keuntungan sang propagandis.
32
Apa yang dilakukan Bernays di Guatemala sangatlah kejam—melebihi Torches of Freedom. Bernays membangun opini bahwa Jacobo Arbenz adalah seorang komunis dan pemerintahannya menjadi sebuah ancaman komunisme bagi Amerika Serikat. Hal ini mengundang media massa dan CIA yang akhirnya bergerak dari Honduras dan El Savador untuk melakukan kudeta terhadap Jacobo Arbenz. 1954, Jacobo Arbenz digulingkan dari kepemimpinannya. Kisah Arbenz tadi seakan menjadi pengingat bahwa hoaks dan propaganda politik merupakan penyakit bangsa yang apabila dibiarkan dapat menyebabkan perpecahan dan jelas mengancam kedaulatan negara. Kini, Indonesia darurat hoaks. Hoaks menjamur dimana-mana dan kian diperparah dengan kehadiran media sosial yang seakan-akan membantu penyebaran hoaks. Tentu bangsa ini tidak sudi membiarkan perpecahan terjadi, apalagi ditenggarai oleh hoaks karena perbedaan pandangan politik. Namun, sangat sulit bukan berarti mustahil. Kita, mahasiswa dan mahasiswi harus mampu mencermati, mengkritisi, dan menghindari hoaks. Karena sejatinya kita adalah kaum intelek dan kaum intelek mampu memilah yang benar dari yang salah. Oleh karena itu, kami dari Departemen Diskusi dan Kajian ingin meyajikan semua yang mahasiswamahasiswi harus lakukan agar dapat menjadi kaum intelek yang alergi dengan hoaks:
4. Debat yang sehat Ciptakanlah debat yang sehat dengan bertarung akan ide-ide yang progresif dan membangun, bukan debat yang saling menjatuhkan satu sama lain. 5. Cermati judul yang provokatif Judul berita yang provokatif adalah cara yang paling mudah untuk menyebarkan kebencian dan berita bohong. Selalu cari berita yang sama dari sumber kredibel untuk memastikan apakah hoaks atau bukan. 6. Jangan terlalu cepat menyebarkan berita Selalu cermati dan baca keseluruhan berita terlebih dahulu, pastikan kebenaran dari si berita tersebut.
Guatemala akan selalu mengingatkan kita kaum intelek bahwa hoaks dan propaganda bukanlah sebuah lelucon dan adalah tugas kita bersama untuk menumpasnya. Karena sesungguhnya kodrat kita dalam menumpas hoaks dan propaganda sudah terukir di alinea ke-4 Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi,
1. Selalu cermati sumber beritanya Hindari sumber atau situs yang tidak jelas. Biasanya sumber yang tidak kredibel ditandai dengan blogspot atau wordpress atau blog apapun yang gratis. Selain itu, nama situs yang aneh seperti 'www.sumberberitaterpercayabanget.blogspot.com' juga patut dicurigai. Gunakan sumber yang kredibel seperti media massa yang besar.
â€œâ€Śseluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia‌â€?
Tumbuhkan sikap toleransi Setiap orang memiliki pandangan politiknya masingmasing, adalah kewajiban kita untuk menghargainya. Tidak perlu memaksakan kehendak dan merasa paling benar hingga menimbulkan kebencian. 2.
3. Gunakan fakta bukan 'katanya' Kaum intelek selalu melempar argumen yang berdasarkan fakta hasil riset. Hindari berita burung yang terdengar bias, setengah benar, ataupun tidak jelas karena dapat menjadi hoaks.
Jadi, apakah kalian siap untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa? 33
KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT DIES NATALIES MAHANDRAGA MUSCOVITE
CURRICULUM VITAE, Hal Kecil Berefek Besar
Penulis: Putri Dewi Nur Aeini & Gilbert Hasiholan Butar Butar
CV (Curriculum Vitae) mungkin sudah tidak asing lagi didengar oleh kita, CV merupakan dokumen yang menggambarkan pengalaman kita dan berbagai kualiďŹ kasi lainnya. Sejak menjadi mahasiswa tentu sudah mulai membuat CV, baik untuk internship ataupun hal lainnya. Tapi, apakah Kamu yakin CV yang buat sudah baik dan benar? Berikut hal-hal dasar yang bisa membuatmu berpikir ulang saat ingin membuat CV. 1. JANGAN TERLALU COLORFULL Dikutip dari Atlin&Co., seorang HR biasanya hanya memiliki 30 detik saja untuk menilai CV mu! Jika CV yang dibuat terlalu berwarna menjadi tidak menarik dan membuat sakit mata yang menilainya. Baiknya gunakan warna yang senada dan simpel namun elegan. 2. H A L Y A N G H A R U S
DIHINDARI Tidak semua yang kamu anggap penting itu bisa Kamu tulis pada CV. Ada hal yang sebaiknya kamu hindari. Menurut Atlin & Co., penulisan nama akrab atau nama panggilan tidak disarankan, karena nama lengkap tentu telah tertera. Pada bagian professional/ organization experience dan educational background hanya perlu mencantumkan yang terbaru hingga 23 t a h u n t e r k a h i r, t i d a k p e r l u mencantumkan dari Taman Kanak Kanak. Mengenai foto, tanggal lahir, status, serta gender, dicantumkan tergantung dengan persyaratannya, jika tidak diminta tidak perlu ditulis.
3. KETAHUI TUJUAN CV MU Membuat CV tentu bukan asal-asalan, ketahui tujuan CV yang dibuat dan tuliskan hal-hal yang relevan didalamnya.
4. M E R P E R H AT I K A N
FORMAT Format dalam CV sangat penting, jadi jangan menyepelekan formatnya.
5. PEMILIHAN KALIMAT Stop gunakan kata-kata yang lebay di CV mu mulai sekarang.
36
ALOKASI KEUANGAN UNTUK MAHASISWA Penulis: Wulan Sari Puspita Ningrum Uang merupaka suatu yang sangat signiďŹ kan bagi kehidupan manusia, dimana semua kebutuhan dapat dimiliki apabila telah berhasil melakukan transaksi jual beli dengan alat yang sah berupa uang. Kebutuhan yang begitu banyak terkadang tidak selaras dengan pemasukan yang ada, sehingga butuh suatu trik atau cara u Pengeluaran yang begitu banyak, belum lagi uang kas himpunan seringkali menjadi perbincangan antar sesama mahasiswa.ntuk mengatasi antara kebutuhan yang begitu banyak dengan ketersediaan uang yang ada.
Maka dari itu, ada beberapa kiat yang dapat digunakan untuk mengalokasi keuangan setiap bulannya, agar semua dapat terpenuhi dan tidak ada kata deďŹ sit lagi disetiap bulannya. 1. Jurnal pengeluaran Yapp, dari kata-katanya jurnal berarti pembukuan, digunakan untuk menuliskan list yang akan di beli bulan depan dan lakukan estimasi harga, lalu jangan lupa sisakan uang tidak terduga didalamnya, karena terkadang uang tidak terduga lebih besar daripada kebutuhan pokok.
Kerja Part Time Didalam kampus, tentu saja banyak tawaran kerja part time, seperti menjadi asisten laboratorium, part time di perpustakaan, dan lainnya. Nah, tentu ini menjadi kesempatan bagi Anda yang menginginkan keuangan meningkat di setiap bulan, selain itu juga tentu saja menambah pengalaman, dan menambah isi di Curriculum Vitae.
4.
Sisihkan Uang Cara yang sangat ampuh untuk menyisihkan uang adalah dengan membuat celengan khusus untuk hedonism dibulanbulan berikutnya, sehingga mood belajar juga ikut naik. 2.
Jual-an Yapp, dengan berjualan dapat meningkatkan pendapatan tanpa mengganggu keuangan bulanan, Anda dapat berjualan dengan inovasi yang lebih kreatif tentunya.
3.
37
FOTO OLEH: ANAKTOPIK
PENGEMBANGAN KARAKTER DENGAN PROGRAM ANDALAN KAMI BUKAN KADERISASI ZAMAN OLD Penulis: Gian Muharram Sukma Putra & Ramadhani Nurul Fazri Pengembangann Karakter merupakan sebuah departemen yang mungkin di kampus lain sering dikatakan dengan departmen kaderisasi. Kaderisasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh suatu Himpunan dimaksudkan untuk mempersiapkan para calon mahasiswa yang bersiap untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi maupun sebuah kepengurusan didalamnya. Oleh karena itu, kaderisasi suatu organisasi adalah orang yang telah dilatih dan dipersiapkan dengan berbagai keterampilan dan disiplin ilmu, sehingga para kader memiliki kemampuan yang di atas rata-rata orang umum. “Kaderisasi dalam kerangka kebangsaan, bahwa kaderisasi sama artinya dengan menanam bibit. Untuk menghasilkan pemimpin bangsa di masa depan, pemimpin pada masanya harus menanam,” - Bung Hatta. Terdapat sebuah pandangan mengenai kaderisasi suatu organisasi dapat dipetakan menjadi dua ikon secara umum. Pertama, pelaku kaderisasi (subjek) dan kedua sasaran kaderisasi (objek). Subjek atau pelaku kaderisasi sebuah organisasi adalah individu atau sekelompok orang yang dipersonifikasikan dalam sebuah organisasi dan kebijakan-kebijakannya yang melakukan fungsi regenerasi dan kesinambungan tugas-tugas organisasi. . Sedangkan yang kedua adalah objek dari kaderisasi, dengan pengertian lain adalah individu-individu yang dipersiapkan dan dilatih untuk meneruskan visi dan misi organisasi. Sifat sebagai subjek dan objek dari proses kaderisasi ini sejatinya harus memenuhi beberapa pondasi dasar dalam pembentukan dan pembinaan kader-kader organisasi yang handal, cerdas dan matang secara intelektual dan psikologis.
Penting diadakannya kaderisasi ialah agar menjadi ujung tombak keberhasilan dari sebuah organisasi. Sebuah oragnisasi yang berhasil bukanlah oragnisasi yang berhasil hanya pada masa kepengurusannya saja tapi oragnisasi yang berhasil adalah organisasi yang mempunyai kepengurusan yang berlanjut dan lebih baik. Mengapa Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG) Mahandraga tidak menggunakan nama kaderisasi untuk departemen didalam struktur kepengurusan nya melainkan Departemen Pengembangan Karakter? Kata kaderisasi sudah dipakai sejak dahulu kala, banyak orang berfikir dan melihat kata kaderisasi hanya dari sisi negatif nya saja. Oleh karena itu kami lebih memilih menggunakan sebutan “pengembangan karakter” diharapkan kegiatan ini bukan hanya semata-mata untuk program balas dendam, program ini bertujuan agar generasi selanjutnya lebih baik dari sebelumnya. Visi dan Misi Departemen Pengembangan Karakter HMTG Mahandraga Visi: Mengembangkan karakter mahasiswa Teknik Geologi Universitas Pertamina yang berintegritas, tangguh, dan memiliki rasa kekeluargaan. Misi: 1. Menciptakan mahasiswa Teknik Geologi Universitas Pertamina yang beretika dan memiliki jiwa kepemimpinan. 2. Menumbuhkan rasa solidaritas, kepedulian sosial, dan jiwa korsa. 3. Membentuk pribadi yang tangguh. Adapun visi dan misi yang kami buat diharapkan agar menjadi dasar dari kami untuk menjalankan program kerja kami.
40
Kami membuat kegiatan pengembangan karakter bukan hanya untuk menjadi penerus yang memiliki jiwa kepemimpinan dan kemampuan berorganisasi yang baik, melainkan juga ingin menanamkan niainilai yang di butuhkan untuk menjadi seorang geologist. Hanya ada satu program kerja yang dijalankan oleh departemen, yaitu “Diagenesa ( Design a Generation to be Strong and Smart),� diagenesa merupakan program pengembangan karakter yang bertujuan umtuk melatih softskill, sifat kemimpinan, kemampuan mengorganisir serta penanaman nilainilai yang dibutuhkan menjadi seorang geologist. Diagenesa terdapat 3 tahapan dimana setiap tehapan memiliki tujuan yang berbeda-beda, adapun sebagai berikut: I. Diagenesa tahap I dengan tujuan untuk melatih kepemimpinan serta penanaman dasar-dasar untuk menjadi seorang geoogist yang tanguh dan cerdas, pada tahapan ini memiliki 7 modul yang dimana setiap minggunya di evaluasi, yaitu: 1. Modul 1: Solidaritas 2. Modul 2: Etika 3. Modul 3: kepedulian sosial 4. Modul 4: jiwa kepemimpinan 5. Modul 5: disiplin 6. Modul Fisik dan Mental 7. Modul Integrasi Pada modul jiwa kepemimpinan yang menjadi penutup tahap 1 kami megnadakan workshop yang maengundang mantan ketua BEM UI 2014-2015 Saiful Mujab untuk membagiakan pengalamannya. II. Diagenesa tahap 2 memiliki tujuan untuk melatih kemampuan berorganisasi. Pada tahap 2 ini peserta ( angkatan 2017) penerus tongkat estafet HMTG Mahandraga di bagi menjadi sepuluh kelompok dengan 4 bidang yang berbeda yaitu:
1. Diagenesa education grup dimana group ini harus membuat minimal 1 kegiatan yang berhubungan dengan dunia pendikan. 2. Diagenesa community service group kelompok ini harus membuat minimal 1 kegiatan pengabdian masyarakat. 3. Diagenesa profesional program group diamana kelopmpok ini harus membuat kegiatan di bidang keprofesian. 4. Diagenesa research group dimana kelompok ini harus melakukan penelitian mengenai geologi dan peneletian tersebut membuahkan sebuah produk. Semua kelompok tersebut diberi waktu 3 bulan untuk melakukan perencanaan hinnga pelaksanaan yang dibimbing oleh angakatan 2016 dimulai pada 23 april hingga 28 juli 2018. setelah itu mereka melakukan laporan pertagungjawaban pada 10 agustus. Dalam tahap 2 ini kami melakukan pra tahap 2 yang dilakukan selama 3 pertemuan dalam 3 pekan diamana pertemuan pertama dilakukan DDD ( Diagenesa Debates Day) diamana peserta diabagi 5 kelas, disetiap kelas dia bagi 2 kelompok debate lalu kami beri kasus untuk diperdebatkan selama 20 menit. Ini bertujuan agar seorang geologist dapat mempertahankan opini kita serta berbicara dan mengungkapkan pendapatnya. Setalah itu HMTG Mahandraga berkolaborasi dengan World Wide Fund of Nature (WWF) dan melakukan forum group discusion berasama WWF mengenai permasalahan lingkungan serta upaya konservasi dunia. Terakhir, workshop mengenai pembuatan proposal guna persiapan mereka menghadapi tahap 2. III. Diagenesa tahap 3 adalah pelantikan dan penyambutan angkatan 2016 terhadap angkatan 2017 yang akan menjadi anggota HMTG mahandraga yang sudah lulus dari program kerja Diagenesa.
41
Semua rangkaian ini dilakukan oleh peserta selama 7 bulan, yang ditutup pada 18 Agustus 2018. Pentingnya seluruh kegiatan ini, ialah guna membuat 2017 siap didunia perkuliahan dan keorganisasian mahasiswa serta persiapan menjadi seorang geologist di masa depan nanti. Pengembangan Karakter adalah sebuah wadah pencarian bibit-bibit pemimpin, wadah pengembangan diri, wadah untuk menemukan jati diri. Kami Depertemen Pengembangan Kareakter berharap kegiatan ini dapat mebuat generasi selanjutnya dapat membawa HMTG Mahandraga ke arah yang lebih baik lagi. Inilah kaderisasi jaman now bukan hanya dengan kekerasan melainkan dengan ketegasan dan bimbingan penuh untuk generasi organisasi itu sendiri yaitu HMTG Mahandraga Universitas Pertamina
42
Foto Oleh: Fikri Mustabidin
TEMPAT GEOWISATA DI INDONESIA
Penulis : Kaina R & Grifit Andar
Kekayaan alam Indonesia yang sangat beragam ternyata juga menyingkap cerita dibalik wujudnya yang sekarang bisa kita lihat kasat mata. Sembari liburan, kita bisa menambah pengetahuan lewat cerita bagaimana bumi menampakkan suatu keindahannya.
Geowisata Geopark Ciletuh Geowisata Geopark Ciletuh merupakan geowisata yang baru saja diresmikan menjadi geopark internasional pada Februari 2018 lalu. Geowisata ini terletak di Sukabumi, Jawa Barat. Kawasan Ciletuh memiliki keragaman geologi yang unik dan umurnya paling tua di Jawa Barat. Kawasan ini merupakan hasil dari tumbukan dua lempeng, yaitu Lempeng Eurasia yang berkomposisi granit, dan Lempeng Indo-Australia yang berkomposisi basal. Subduksi ini menghasilkan palung yang dalam, tempat dimana batuan sedimen laut dalam, batuan metamorfik, dan batuan beku basa hingga ultra basa terendapkan. Terdapat beberapa objek di geopark ini yang wajib untuk dikunjungi salah satunya adalah Panenjoan. “Panenjoan” berasal dari bahasa sunda yang berarti tempat meninjau. Kawasan ini terdapat struktur geologi berupa sesar normal yang menghasilkan sebuah longsoran besar berbentuk tapal kuda yang terjadi di umur Miosen Awal. Batuan utama penyusunnya merupakan bagian dari Formasi Jampang Anggota Cikarang berupa batuan sedimen berupa breksi polimik, dan batupasir graywacke berbutir kasar sampai halus. Selain Panenjoan, terdapat beberapa geosite yang sangat menarik yaitu Curug Awang, Curug Tengah, Curug Puncakmanik, Curug Sodong, Ngelay, dan Cikaret, Curug Cikanteh, Pantai Palangpang, Curug Cimarinjung, dan Puncak Darma.
44
Geowisata Gunung Sewu Geowisata Gunung Sewu terletak di Kabupaten Gunungkidul (D.I. Yogyakarta), Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah), dan Kabupaten Pacitan (Jawa Timur). Geowisata ini merupakan kawasan karst terluas di Asia Tenggara. Di kawasan Gunung Sewu banyak sekali gua-gua yang dapat dikunjungi. Selain gua, bentang alam Gunung Sewu juga memberikan pemandangan pantai yang sangat indah. Geopark internasional Gunung Sewu memiliki 33 geosite yang terdistribusi dalam 3 geoarea, yaitu Gunung Kidul sebanyak 13 geosite, Wonogiri sebanyak 7 geosite, dan Pacitan sebanyak 13 geosite. Banyak hal yang dapat dilakukan sangat mengunjungi geowisata gunung sewu, mulai dari cave tubing, surfing dan caving. Gunung Sewu merupakan hasil dari proses geologi yang sangat kompleks. Batuan dasar yang tersingkap di kawasan ini adalah batuan vulkanik Formasi Semilir dan Formasi Nglanggran yang berumur Tersier Awal. Batuan termuda adalah endapan Kuarter aluvial dan endapan vulkanik Gunung Merapi. Salah satu objek yang harus dikunjungi pada Geowisata Gunung Sewu adalah Goa Jomblang. Goa ini merupakan goa vertikal yang memiliki kedalaman sekitar 80 meter ke bawah dan memiliki salah satu daya tarik wisata, yaitu fenomena “ray of light”. Selain mengunjungi goa, kita juga dapat menikmati pantai yang sangat indah yaitu Pantai Klayar di Pacitan. Di pantai ini, terdapat fenomena “Seruling Samudera”. Fenomena ini terjadi ketika air laut masuk ke dalam celah batuan kemudian air tersemburkan ke atas seperti air mancur.
45
Geowisata Karangsambung Nama Karangsambung memang sudah tidak asing lagi oleh para geosaintis. Karangsambung menjadi tempat penelitian bebatuan yang sangat terkenal di Indonesia. Karangsambung berada di kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Geowisata Karangsambung menyimpan batuan yang berumur sekitar 117 juta tahun lalu. Berbagai macam jenis batuan ada di Karangsambung, mulai batuan yang berasal dari kontinen hingga samudera. Karangsambung merupakan hasil dari tumbukan dua lempeng. Terdapat batuan yang sangat menarik pada geowisata ini, yaitu sekis mika. Batuan ini merupakan batuan metamorďŹ k sangat indah yang apabila terkena sinar matahari akan mengkilap seperti kaca.
46
Geopark Batur, Bali Selain pantainya yang terkenal di dunia, Bali juga punya kawasan pegunungan yang tidak kalah menarik. Kawasan Geopark Batur, Provinsi Bali ini terdiri dari kaldera, danau, dan Gunung Batur itu sendiri yang berjenis strato-volcano. Jika kita ihat dari citra satelit, terdapat dua kaldera yang ada di dalam kawasan ini. Kaldera di sisi terluar lebih dulu terbentuk daripada sisi yang di dalam. Danau yang berada di dalam kaldera yang masih produk dari erupsi memiliki panjang 7,5 km dan lebar 2,5 km serta luas 16 km2 dan keliling kurang lebih 22 km. Kita juga data melihat fenomena geologi lainnya seperti fumarole, mata air panas, serta endapan hasil erupsi seperti pyroclastic ow, tephra, dan lava ow yang salah satunya terdapat tumuli atau benjolan yang terbentuk saat lava sedang mengalir. Salah satu kegiatan yangpaling terkenal dilakukan pengunjung disini yaitu sunrise hiking menuju Puncak Batur di ketinggian 1715 mdpl.
Geopark Rinjani, Lombok, NTB Geopark yang baru saja diresmikan tahun 2018 oleh UNESCO bersama dengan Geopark Ciletuh, merupakan volcanic complex berumur Kuarter yang masih berada di Busur Gunung Api Sunda akibat dari subduksi lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia di selatan Indonesia. Volcanic complex tersebut mengalami erupsi dan membentuk kaldera yang sekarang terisi oleh kombinasi air meteoric dan hydrothermal dan menyisakan jejaknya sebagai Danau Segara Anak, salah satu spot favorit di Geopark Rinjani. Selain danau, pemandangan yang disajikan sangat beragam mulai dari gunung, kaldera, hutan, savannah, gua, air terjun, mata air panas hingga pantai vulkanik semuanya ada yang dibagi sebanyak 22 geosites dalam geopark yang memiliki luas 2800 km2 ini. Aktivitas hiking adalah aktivitas yang paling sering pengunjung lakukan disini, namun tidak menutup kemungkinan untuk melakukan aktivitas lainnya di geopark ini. Mulai dari santai menikmati alam hingga beraktivitas ekstrem, semuanya tidak mustahil untuk dilakukan di geopark ini.
47
KEKAR KOLOM
FOTO OLEH: ANAKTOPIK
PERAN PENTING MAHASISWA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT Penulis : Aditya R Saputra Pengertian mahasiswa menurut Knopfemacher [dalam Suwono, 1978] adalah merupakan insan-insan calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan perguruan tinggi, dididik dan di harapkan menjadi calon – calon intelektual. Sedangkan pengertian dari masyarakat adalah sejumlah besar orang yang tinggal dalam wilayah yang sama, relatif independen dan orang orang di luar wilayah itu, dan memiliki budaya yang relatif sama. (Richard T. Schaefer dan Robert P. Lamm, 1998). Lalu, apa itu pengabdian masyarakat? Pengabdian masyarakat merupakan proses pemberdayaan diri demi kepentingan masyarakat. Kerap kali terdengar atau tak ayal umum nya pengabdian masyarakat dikaitkan oleh sebuah organisasi kemahsiswaan, dikaitkan terhadap gerakan mahasiswa untuk bergerak langsung menemui masyarakat dalam melakukan sesuatu kepentingan masyarakat. Hal tersebut didasari oleh adanya Pengabdian Masyarakat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hubungan antara mahasiswa dan masyarakat? Mahasiswa atau insan berpendidikan memiliki peran dan hubungan yang erat yang dikaitkan dengan masyarakat, mereka lah pelopor serta penggerak masyarakat dari sisi yang tidak terlihat oleh pemerintahan, beberapa contoh peran mahasiswa pada masyarakat adalah: agent of change, iron stock, dan social control.
Agent of change berarti mahasiswa sepatutnya menjadi kader perubahan yang berperan dalam pembangunan fisik dan non fisik suatu bangsa menjadi lebih baik. Social control merupakan penopang dari adanya agent of change untuk mengontrol kebudayaan, masyarakat, serta individu dalam bersosial. Iron stock berarti mahasiswa seorang calon pemimpin bangsa masa depan, menggantikan generasi yang telah ada dan melanjutkan tongkat estafet pembangunan dan perubahan. Selain itu, sebagai seorang yang menimba ilmu di perguruan tinggi sudah menjadi suatu keharusan mengetahui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Secara Bahasa, kata “Tri” sendiri berasal dari bahasa Sansekerta, yang memiliki arti tiga. Sedangkan kata “Dharma” memiliki makna kewajiban. Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan hal-hal dasar yang wajib ada ketika menjalani kegiatan aktivitas akademik. Dasar dan tanggung jawab tersebut dilakukan secara terus-menerus dan dikembangkan secara beriringan. Adanya Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah wujud dari keseriusan perguruan tinggi untuk menyajikan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, Tri Dharma Perguruan Tinggi sepatutnya telah menjadi budaya dan kesadaran.
49
Tanggung jawab Tri Dharma Perguruan Tinggi itu sendiri sebenarnya diberikan kepada seluruh civitas akademik terutama dosen dan mahasiswa. Dosen sebagai pengajar, pembimbing sekaligus pendamping, sedangkan mahasiswa sebagai anak didik yang menuntut ilmu. Dua elemen ini akan terus berkaitan mengingat tak bisa disebut dosen tanpa adanya mahasiswa, begitu sebaliknya. Salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian Masyarakat, adapun peranan baik dosen maupun mahasiswa, semuanya dituntut untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian tersebut dapat berupa penyebaran ilmu ke suatu sekolah, ataupun acara warga maupun bentukbentuk tulisan di media massa. Demikian juga mahasiswa. Pengabdian inilah yang menuntut para akademisi untuk mempraktikkan ilmu-ilmu yang telah dipelajari di kampus. Sebab, ilmu tanpa dipraktikkan seperti tong konsong berbunyi nyaring. Oleh sebab itu, seorang akademisi benar-benar harus menjadi teladan bagi para akademisi lainnya terkhusus kepada masyarakat yang notabene adalah warga yang bias hidup bersama sehari-hari. Di zaman yang serba modern ini, para akademisi sangat leluasa untuk melakukan dan melaksanakan dengan sepenuh hati segala bentuk pengabdian sesuai Tri Dharma Perguruan Tingi. Bila Anda seorang akademisi di bidang media, Anda dapat turut menjadi rantai kebaikan dengan menyebarkan konten-konten yang berkualitas.
Jadi, wujud dari pengabdian masyarakat jangan hanya diartikan sempit dengan ikut turut kerja bakti di kampung halaman. Anda bisa mengeksplore keilmuan Anda dengan aksi-aksi yang banyak bermanfaat bagi orang banyak. Referensi: http://www.academicindonesia.com/tridharma-perguruan-tinggi/
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JSP V.14): Multikulturalisme Dan Pergulatan Identitas : 2010, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada)
50
STRATIME
STRATIME DITERBITKAN OLEH BIDANG MEDIA INFORMASI DAN MEDIA HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK GEOLOGI “ MAHANDRAGA : UNIVERSITAS PERTAMINA 2018 JALAN TEUKU NYAK ARIEF, SIMPRUG, GROGOL SELATAN, RT.7/RW.8, GROGOL SELATAN, KBY. LAMA KOTA JAKARTA SELATAN, DKI JAKARTA 12220