Skip to main content

Majalah StruktuR edisi 16

Page 1

struktur.ub.ac.id

2

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


AGREGAT P

uji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa di Periode 2019-2020 ini telah menerbitkan majalah StruktuR yang kini telah mencapai edisi ke-16. Meskipun tidak selalu berjalan mulus, layaknya wahana labirin yang memiliki berbagai hambatan dan saat melewati semua hambatan tidak selalu sesuai dengan keinginan yang diharapkan. Begitupun kami dapat menyelesaikan hambatan dan rintangan yang ada, dari usaha staff Departemen Infokasi Divisi StruktuR Periode 2019-2020 telah berusaha semaksimal mungkin untuk pembuatan majalah ini. Berbagai dukungan dan motivasi pun sangat membantu kami. Kini, setelah kami dapat menerbitkan majalah StruktuR sangat meningkatkan eksistensi Himpunan Mahasiswa Sipil FT-UB dan jurusan tercinta Teknik Sipil Universitas Brawijaya. Walaupun terkadang dari kami pun sempat mengendur semangatnya untuk proses penerbitan majalah ini dan pengetahuan dari kami yang masih awam tentang pembuatan dan penertbitan majalah menjadi masalah dari kami. Patutlah kami berterimakasih sebesar-besarnya kepada Alumni yang sangat bersimpati akan penerbitan majalah StruktuR ini, dan kepada Bapak-Ibu Dosen juga Teman-teman Teknik Sipil UB yang telah memberi bimbingan moril dan berbagai bentuk dukungan dan motivasi. Sepatah dua patah kata ini semoga dapat menggambarkan perjuangan perjuangan dari kami untuk majalah StruktuR edisi ke-16 ini. Keringat kami demi tujuan kami pun hanya bermodalkan semangat, loyalitas tinggi, dan rasa optimis akan tercapainya tujuan kami. “Tak ada jalan yang tak berlubang” mungkin kiasan ini yang menggambarkan karya kami. Semoga karya dalam bentuk majalah yang kami berikan dapat memberikan manfaat yang cukup besar khususnya di bidang ilmu keteknik sipilan di Indonesia. Semoga edisi-edisi selanjutnya dapat lebih baik lagi demi kemajuan kita bersama. (red/GSS)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

3


SITE PLAN STRUKTUR edisi 16/Th.2020

Revolusi Industri 4.0

Liputan Utama

10

Building Information Modeling (BIM)

12

Teknologi Pembangunan di era Revolusi Industri 4.0

14

Teknologi 3D Printing dalam Dunia Konstruksi

16

18

Profil

20

Metode Percepatan Perbaikan Tanah

20

Dynamic Compaction

26

Rapid Impulse Compaction

28

Mahasiswa Berprestasi : Muhammad Rif'at Azami Muhammad Ahmes Avisiena Helvin

4

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Liputan Khusus

28 30


Kampus Sipil

32

Studi Ekskursi Mahasiswa Sipil 2019

32 34 36

Sakura Exhange Program in Science

38

Gedung Baru Teknik Sipil FT-UB CIA 2019, Upgrade Skill Ukhrawi

41

Teknologi Beton Tulangan Bambu Teknologi Sosrobahu - Pier Head Enterprise Resources Planning (ERP) Teknologi Masa Depan

Prestasi Sipil

42

PKM Rektor Cup 2019

43

Dedikasi, Universitas Hassanudin Makassar

44

NTU Bridge Competition 2019, Singapore

46

12th Asia Bricom 2019, Indonesia

48

Kiprah UB Sebgai Tuan Rumah Asian Bridge Competition 2019

50

Penilaian Universitas Brawijaya dalam Asia Bridge Competition

52 52 53 54 56

60

Pembangunan Infrastruktur di Indonesia Periode 2019 - 2020

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

5


TE R AS Halo Strackers ! Setelah menghadapi banyak rintangan ada dalam kehidupan kampus akhirnya kami membuat sebuah karya dalam bentuk majalah StruktuR, harapan kami majalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca setia StruktuR. Dan juga tidak lupa puji Syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunianya kami diberikan kekuatan untuk menyelesaikan Majalah Struktur edisi XVI. Tema yang diusung pada edisi kali ini adalah mengenai revolusi industri 4.0, perkembangan revolusi yang berlangsung dengan pesat namun Indonesia kini tengah mengalami kendala dalam menghadapi revolusi industri 4.0 salah satunya adalah sumber daya manusia yang mengambil peran penting untuk memanfaatkan teknologi yang sudah ada. Kali ini, kami menuangkan artikel yang akan menambah wawasan dasar tentang bermacam teknologi yang ada di revolusi industri 4.0 utamanya dalam dunia konstruksi.

6

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


Pelindung Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, M.T. Ketua Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya Dr. Eng. Alwafi Pujiraharjo, S.T., M.T. Penanggungjawab Ketua Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Brawijaya Dany Dwitama Wibisono Ketua Departemen INFOKASI Gibran Satria Samudra Wakil Ketua Departemen INFOKASI Laras Atikah Moudini Ketua Divisi StruktuR Angga Restu Yulianto Penanggung Jawab Penerbitan Nimas Dyah Nariswari Ramadhani Penanggung Jawab Desain Mohammad Ainur Rofik Penanggung Jawab Konten M. Ilham Khaniful Ula Anggota Mohammad Ainur Rofik Nimas Dyah Nariswari Ramadhani M. Ilham Khaniful Ula Moh. Wildan Andhra Kusuma Michael Samantiara Putra Editor Mohammad Ainur Rofik Setting dan Layout Mohammad Ainur Rofik

Tim Redaksi Struktur mengucapkan terima kasih pada pihak terkait yang ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam proses pembuatan majalah Struktur edisi XVI. Semoga adanya majalah ini mampu memperdalam wawasan para pembaca tentang dunia ketekniksipilan dan juga memberikan manfaat bagi para pembaca.

Terima Kasih Tim Redaksi StruktuR

Humas Angga Restu Yulianto e-Media struktur@ub.ac.id

Alamat Redaksi Jalan MT. Haryono No. 167, Kampus Teknik Sipil UB, Malang, Jawa Timur e-mail struktur@ub.ac.id Website struktur.ub.ac.id Diterbitkan oleh Divisi StruktuR, Departemen INFOKASI, Himpunan Mahasiswa Sipil FT-UB ISSN : 0854 -7424

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

7


Supported by : Canva.com

8

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


Di era saat ini dengan penggunaan teknologi maka peran drafter tentu sangat berkurang, jika membangun sebuah kontruksi bangunan di era saat ini sudah terhubung antara konsultan, perencana, kontraktor, supplier serta pengawas. Sehingga mulai pemesanan material, pendesainan material, pelaksanaan sampai pengawasan dapat dikontrol dengan mudah. Di masa yang akan datang akan masuk teknologi printer bangunan 3D, namun masih perlu metode pelaksanaan yang baik dan lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya harus mampu menguasai dan siap menggunakan teknologi semacam itu.

Assalamualaikum Wr. Wb. Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penerbitan majalah Struktur Edisi XVI Teknik Sipil Universitas Brawijaya yang ditulis sebagai media informasi yang menjembatani komunikasi antara akademisi di Perguruan Tinggi dengan para professional di lapangan maupun sebaliknya informasi yang berkembang di lapangan harus tersampaikan kepada para akademisi di perguruan tinggi. Majalah Struktur edisi XVI mengambil tema “Revolusi Industri 4.0 di Dunia Konstruksi Nasional” yang mana sangat bersentuhan dengan penggunaan teknologi informasi dalam dunia industri konstruksi nasional. Di zaman dulu konstruksi sangat bergantung pada draft gambar manual sehingga peran drafter sangat dibutuhkan. Jika ada perubahan sedikit maka drafter harus segera berdiskusi untuk menyeseuaikan dengan kondisi di lapangan

Sehingga peran Perguruan Tinggi dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan tentang teknologi semacam itu. Teknik Sipil Brawijaya sudah mempersiapkan dan sudah bekerja sama dengan perusahaan Tekla untuk mengadakan pelatihan software Tekla. Selain itu juga ada pelatihan software yang lain seperti Autocad, Archicad, dan SAP2000. Untuk dari segi pengajar akan diadakan pelatihan dan sertifikasi kepada dosen. Untuk saat ini yang sudah melaksanakan pelatihan dan sertifikasi dari kemenpupr yaitu Dr.Eng. Ir. Indradi W., ST., M.Eng.(Prac.) dan Ir. Bhondana Bayu B.K., ST., MT. Saya berharap dalam waktu ke depan StruktuR dapat terus berkarya dan menghasilkan bibit-bibit penulis yang berkualitas, juga menjadi harapan besar bagi saya agar StruktuR menjadi majalah besar dan memiliki inovasi-inovasi yang selalu hadir sebagai ikon yang terus membanggakan Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya. Wassalamualaikum Wr. Wb. - Dr. Eng. Ir. Alwafi Pujiraharjo, ST., MT. -

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

9


LIPUTAN UTAMA

M

ahasiswa Teknik Sipil Universitas Brawijaya Optimis Menghadapi Digitalisasi Konstruksi dalam Revolusi Industri 4.0 Perkembangan di dunia teknik sipil yang semakin pesat karena dimulai dengan cara- cara konvensional atau cara tradisional yang sedikit demi sedikit mulai ditinggalkan dan bertransformasi menjadi cara baru yang lebih efisien dan efektif. “Dalam dunia teknik sipil, sebenarnya tanpa revolusi industri pekerjaan infrastruktur tetap bisa berjalan. Tapi karena revolusi industri, pekerjaan jadi lebih mudah, efektif, dan efisien. Akan sejalan dengan pekerjaan infrastruktur dari perencanaan hingga masa pelaksanaan apabila bisa memaksimalkan revolusi industri 4.0 BIM, 3D Printing, dan sebagainya sangat membantu pekerjaan dunia teknik sipil. Tapi untuk indonesia sendiri masih banyak yang belum memaksimalkan hal tersebut. Banyak aspek yang memengaruhi seperti kualitas SDM, sarana dan prasarana software” ujar Anggoro, Mahasiswa angkatan 2016, Ketua Departemen Internal Himpunan Mahasiswa Sipil Fakultas Teknik Unversitas Brawijaya.

So u rce : htt ps : // b i n u s.a c. id /

Saat ini memasuki era digitalisasi konstruksi. Era digitalisasi konstruksi dalam teknik sipil merupakan era dimana semua pekerjaan konstruksi dalam teknik sipil akan didigitalisasi untuk mempermudah pengerjaan pada suatu pekerjaan. Untuk menuju era digitalisasi memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi sebagai hasil imbas karena adanya revolusi industri 4.0. Berikut ini ada beberapa teknologi yang ditemukan dalam revolusi industri 4.0 terhadap perkembangan dunia teknik sipil.

10

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


1. Teknologi BIM BIM atau Building Information Modeling adala h suatu konsep alur kerja dengan berbasis 3D model, dimana seluruh proses kerja bangunan dibuat dalam bentuk 3 dimensi. Tujuan penerapan BIM juga diharapkan mampu menghemat biaya proyek dan meminimalisir resiko pekerjaan serta mempermudah komunikasi antar pihak yang bersangkutan. 2. Augmented Reality Augmented Reality adalah teknologi menggabungkan dunia nyata dan dunia virtual yang dibuat oleh komputer sehingga batas antara keduanya menjadi sangat tipis yang bertujuan untuk menggambarkan hasil design mereka secara nyata kepada klien supaya tahu, mengenai spesifikasi yang secara detail mengenai desain mereka. 3. Virtual Reality Virtual Reality bisa bekerja dengan cara menempatkan seseorang di dalam model 3D dalam skala penuh, mereka dapat memahami seberapa besar ruangan itu, dengan cara yang tidak mungkin dilakukan dengan rencana 2D atau bahkan model 3D di layar komputer. Manfaat besar dari ini adalah bahwa klien sekarang dapat memberikan umpan balik yang bermanfaat berdasarkan pemahaman desain yang sebenarnya.

5. Mixed Reality Mixed Reality adalah penggabungan dari dunia nyata dan dunia virtual untuk menciptakan suatu lingkungan baru di mana objek terlihat dan berinteraksi secara fisik dan digital pada waktu yang bersamaan. Proses ini merupakan proses penggabungan yang kompleks karena mengkombinasikan model 3D, tracking, computer human interface, haptic feedback, simulasi, rendering and display techniques, dan mencampurkannya ke dalam dunia nyata. Dengan berbagai macam teknologi di bidang Teknik Sipil, mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya mempunyai permintaan dan harapan dalam Pendidikan Teknik Sipil. ”Seharusnya dari BUMN maupun swasta berkomitmen untuk menjalankan tahapan dan proyek konstruksi mengikuti zaman yaitu revolusi industri 4.0. Dan itu juga harus dibarengi dengan kualitas SDM, dari yang freshgraduate maupun yang sudah punya pengalaman kerja. Kerjasama antara pemerintah (PUPR) dan Universitas sangat dibutuhkan dalam memberikan kontribusi serta komitmennya dalam revolusi industri 4.0 khususnya di bidang teknik sipil” Anggoro mengakhiri. (red/ARY)

4. 3D Printing 3D printing memiliki kelebihan yakni mempercepat pembangunan, mengurangi kesalahan konstruksi dan lebih berkelanjutan. Alih-alih berbulan-bulan, waktu konstruksi lebih pendek menjadi beberapa minggu untuk rumah-rumah kecil Teknologi ini membantu merevolusi definisi masyarakat tentang konstruksi bangunan yang terjangkau dan akurat.

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

11


So u rce: https://w w w.con struction -prope r ty.com /

BIM

Building Information Modeling

B

uilding Information Modeling (BIM) adalah salah satu teknologi di bidang AEC (Architecture, Engineering dan Construction) yang mampu mensimulasikan seluruh informasi di dalam proyek pembangunan ke dalam model 3 dimensi. Pemanfaatan teknologi Building Information Modeling (BIM) ini sudah tidak asing lagi bagi industri AEC di dunia, termasuk di Indonesia. Selama perjalanannya, BIM telah mendapatkan respon yang positif dari masyarakat mengingat keuntungan yang ditawarkan di bidang AEC. Dengan menerapkan BIM dalam dunia konstruksi, baik bagi developer, konsultan maupun kontraktor akan mampu menghemat waktu

12

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

pengerjaan, biaya yang dikeluarkan serta tenaga kerja yang dibutuhkan. Pemahaman mengenai Building Information Modeling (BIM) sendiri perlu diluruskan terlebih dahulu, yang mana pengaplikasian BIM itu bukan hanya sekedar menggunakan perangkat lunak dalam pengerjaan suatu proyek konstruksi. Pengaplikasian BIM tersebut memang membutuhkan perangkat lunak khusus, seperti Autodesk Revit, ArchiCAD, AECOSim, dan software lainnya, namun sekedar penerapan software tersebut hanya menjabarkan kulit luar dari pengaplikasian metode BIM itu sendiri. Building Information Modeling (BIM) harus didefiniskan sebagai: sistem,


manajemen, metode atau runutan pengerjaan suatu proyek yang diterapkan berdasarkan informasi terkait dari keseluruhan aspek bangunan yang dikelola dan kemudian diproyeksikan kedalam model 3 dimensi. Dengan teknologi BIM (Building Information Modeling), satu atau beberapa model virtual gedung dibuat secara digital. Model ini mendukung seluruh fase desain, memungkinkan analisis dan kontrol yang lebih baik dari proses manual. Setelah selesai, model yang dibuat akan berisi geometri dan data akurat yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas konstruksi, pabrikasi, dan pengadaan dalam rangka merealisasikan gedung tersebut. Teknologi Building Information Modeling (BIM) sendiri sudah dikenal dari tahun 2003 di Amerika Serikat Serikat. BIM di Amerika Serikat dimulai dengan meluncurkan 9 proyek percobaan yang dilakukan oleh General Service Administration (GSA), organisasi pemerintahan utama yang mengimplementasikan BIM di sektor fasilitas umum. Kemudian di tahun 2006, GSA kembali meluncurkan 3 proyek percobaan lainnya menggunakan alat pemindai laser terhadap bangunan dan menggunakan data yang diperoleh untuk membuat model BIM as-built dari bangunan tersebut. Hasil yang diperoleh digunakan untuk merencanakan pengembangan kedepannya dari bangunan tersebut.

So urce : htt p: //fa ts um o.ws /

Namun Tidak semua model yang merepresentasikan gedung adalah BIM (Building Information Modeling, misalnya model yang hanya berisi data 3D visual tetapi tanpa atribut objek, atau yang memungkinkan perubahan dimensi pada satu tampilan tetapi tidak otomatis mencerminkan perubahan tersebut pada tampilan lannya. Kedua contoh tersebut tidak memiliki data tersebut di atas untuk mendukung konstruksi, pabrikasi, dan pengadaan. (red/MIKU)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

13


VR, AR, dan MR dalam dalam Dunia Dunia Konstruksi Konstruksi

Sou rce: pi nte rest .co m

P

ada zaman yang teknologi semakin maju ini, seakan tidak ada habisnya perkembangan yang membuat dunia takjub. Salah satunya adalah teknologi yang dapat membuat seakan kehidupan di dunia nyata dan dunia maya menjadi lebih dekat, yaitu teknologi VR, AR, dan MR. VR (Virtual Reality) adalah teknologi yang mengondisikan di mana manusia dapat seakan masuk ke dalam lingkungan dunia maya tersebut. AR (Augmented Reality) adalah teknologi yang membuat kita dapat menempatkan benda dari dunia maya ke dunia nyata. MR (Mixed Reality) adalah teknologi yang memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan benda dari dunia maya tersebut di dunia nyata.

14

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Dalam bidang konstruksi sendiri, VR digunakan untuk mengetahui wujud dari bangunan yang akan dibuat. Dengan VR memungkinkan kita untuk mengamati struktur bangunan tersebut sebelum di bangun, dan mengetesnya apakah layak dan nyaman untuk digunakan. Di dalam VR sendiri kita dapat mengatur sedemikian rupa sehingga kita seperti benar benar ada di gedung tersebut. Keuntungannya tentunya sangat banyak salah satunya adalah di bidang keamanan, karena kita dapat melihat, mengawasi, dan meninjau kelayakan suatu bangunan tanpa berada langsung di lapangan. Pada AR, yang seperti definisinya sendiri, yaitu menempatkan benda yang ada di dunia maya ke lokasi asli menggunakan


perangkat tertentu. Keuntungan dari teknologi ini salah satunya adalah dapat memvisualisasikan seberapa besar bangunan yang akan kita buat dan apakah cocok desain dari bangunan tersebut dengan lingkungan sekitar. Terakhir adalah MR pada bidang konstruksi, pada teknologi yang satu ini kita dapat menempatkan benda dari dunia maya ke dunia nyata dan kita dapat berinteraksi dengan hal tersebut. Pada dasarnya MR adalah gabungan dari VR dan AR sehingga kurang lebih dalam hal kegunaan mempunyai kemiripan. Namun, hal yang

menguntungkannya adalah efisiensi waktu yang diberikan daripada VR dan AR. Sampai saat ini, teknologi-teknologi tersebut masih mengalami perkembangan dan pembaruan agar kemampuan yang dapat dilakukannya dapat memberikan efek lebih pada bidang konstruksi maupun bidang lainnya. Perkembangan yang dibutuhkan berupa detail grafis dari gambaran yang ditampilkan sehingga menjadikan realistisitasnya lebih tinggi dan akurat. (red/MIKU)

Sou rce: h tt ps : //s m aca r.co m

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

15


3D Printing

untuk Bangun Rumah

P

ada era sekarang ini, marak sekali perkembangan teknologi yang membuat dunia takjub karena manfaatnya di berbagai bidang. Salah satu teknologi yang sangat menarik adalah 3D printer, yang pada dasarnya adalah alat yang memiliki fungsi seperti printer pada umumnya namun hasil yang dikeluarkan berupa benda 3 dimensi. Dalam perkembangannya, baru-baru ini 3D printer telah berhasil membangun sebuah rumah yang bisa dihuni layaknya rumah biasa. Apis Cor adalah pengembang pertama dari 3D printer tersebut. Cara membangun rumah tersebut adalah menggunakan 3D printer yang bias diangkut dengan truk, dengan ketinggian 3,1 meter, panjang 5 meter, dan bobot 1.814 kilogram. Dengan menggunakan mesin ini,

Apis Cor dapat membangun struktur dari bangunan tersebut dengan cara berputar dan mengeluarkan lapisan demi lapisan beton khusus yaitu geopolymer concrete. Saat mesin tersebut berputar, guna memperkuat dinding, di antara dinding tersebut diberi susunan serat kaca secara horizontal. Setelah bagian struktur dari rumah tersebut selesai, barulah sisanya atau tahap finishing dikerjakan oleh manusia. Tahap finishing tersebut antara lain adalah pengecatan dan pemasangan pintu dan jendela. Tentunya hal tersebut merupakan perkembangan yang sangat berguna yang bisa dilihat dalam bidang konstruksi saat ini. Dengan adanya 3D printer ini tentunya dapat mempermudah dan menghemat dalam kegunaannya. (red/MWAK)

Sources : https://w w w.a3dnati ves.co m / 1616

| |S TSRT UR KU TKUT RU R | |E dEids ii s 1i 61 6| T| aThauhnu n2 02 2002 0| |


Sou rce : h tt ps: //e d i t i o n.cn n .co m / | S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

17


LIPUTAN KHUSUS

18

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


INFOKASI on Site : New Yogyakarta International Airport 28 - 29 Agustus 2019

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

19


New Yogyakarta In

T

anah adalah salah satu faktor penting dalam pendirian bangunan. Kondisi tanah yang baik dapat mendukung kestabilan dan kekuatan bangunan. Selain itu kondisi tanah yang baik juga dapat memperkecil kemungkinan terjadinya bencana alam seperti likuefaksi. Likuefaksi sendiri adalah suatu fenomena di mana tanah non-kohesif kehilanganan kekuatannya yang diakibatkan oleh penambahan tekanan pori karena beban gempa bumi, sehingga berakibat pada penurunan hingga hilangnya kekuatan geser tanah tersebut. Hilangnya kekuatan geser tersebut akan mengakibatkan air tanah naik dan membuat tanah bersifat seperti cairan (liquid). Fenomena ini dapat merusak hingga menenggelamkan bangunan di atasnya dalam waktu yang sangat singkat. Berkaca pada musibah bencana alam gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah tahun lalu yang menyebabkan banyak korban jiwa dan kerugian materil, upaya meminimalisir risiko bencana tersebut akibat bencana alam sangat perlu dilakukan apalagi pada bangunan yang didirikan dekat dengan garis pantai. Proyek New Yogyakarta International Airport (NYIA) dibangun dalam rencana untuk membantu kinerja Bandar Udara Internasional Adisutjipto yang saat ini sudah dalam kondisi lack of capacity. Proyek NYIA sendiri dibangun di Kulonprogo, D.I. Yogyakarta dan berada tepat di bibir Pantai Glagah yang notabene merupakan pantai selatan pulau Jawa. Dengan kondisi ini, tentunya akan membuat NYIA tak luput dari bahaya gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi. Sehingga perlu adanya upaya

20

| NSoT. R1U5K/TTUh R. X X| VEI d/ i2s0i 1 196 | | STTaRhUu Kn T 2U0R2 0 |

mitigasi terhadap bencana alam yang dapat membahayakan keselamatan para pengunjung bandara. Salah satu upaya mitigasi yang dilakukan dalam rangka mengurangi risiko bencana ialah melakukan perbaikan tanah pada lokasi proyek yang notabene adalah tanah pasir halus dengan menerapan metode Dynamic Compaction pada sisi udara bandara dan Rapid Impulse Compaction pada sisi darat bandara.


nternational Airport

So u rces : https://w w w.m en ard-vibro.com /

Dynamic Compaction Metode Dynamic Compaction merupakan salah satu metode yang dapat menangani tanah pasir lepas kondisi jenuh air yang berpotensi likuifaksi. Metode ini memiliki keuntungan yaitu dapat meningkatkan kekuatan tanah dan mengurangi penurunan

pada tanah. Metode ini diterapkan dengan menjatuhkan beban dari ketinggian tertentu agar menghasilkan energi yang besar pada saat beban tamper permukaan tanah dan dilakukan secara berulang-ulang pada titik yang sama. Hal ini akan membuat terjadinya peningkatan pada massa jenis, kekuatan, dan fleksibilitas tanah yang juga berguna untuk mengurangi bahaya deformasi dan likuefaksi. Beban yang dijatuhkan bervariasi dari 8 hingga 35 ton dengan variasi tinggi jatuh antara 7 dan 30 meter. Tingkat pemadatan yang dicapai juga tergantung pada jarak grid antara titik-titik tumbukan dan jumlah tumbukan tiap lokasi. Kedalaman maksimum dilakukannya perlakuan pada tanah akan tergantung pada karakteristik tanah dan variabel operasional seperti tinggi jatuhan, berat jatuhan, jumlah tumbukan, dan sebagainya. Secara umum, percobaan harus dilakukan untuk menentukan variabel operasional yang optimal. Metode Dynamic Compaction digunakan oleh Tim Pembangunan Infrastruktur Bandara Baru di Kulonprogo untuk memperbaiki tanah pasiran di area runway, taxiway, dan apron untuk mencegah terjadinya likuifaksi. Penggunaan metode ini juga didukung oleh cocoknya kedalaman pemadatan yang diperlukan, kecepatan pengerjaan, dan lebih efisien terhadap biaya untuk area perbaikan yang luas. Alat yang digunakan selama proses perbaikan tanah pada metode Dynamic Compaction ini meliputi Crawler Crane dan Pounder/Tamper. Pemadatan ini dilakukan dengan beberapa fase sesuai kebutuhan untuk menyeimbangkan daerah pemadatan. (red/ARY)

| SNToR. U1K5T/UT Rh . |X XE dV iI s/ i2 01 61 9| |T aShT uRnU K2 T0 U2 R0 |

21


Metode Dynamic Compaction untuk Perbaikan Tanah pada Proyek Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA) 22

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Sou rces : h tt ps : //w w w. m en a rd -v i b ro.co m/


M

etode Dynamic Compaction di Indonesia masih belum banyak dipraktekkan dan dari Tim Pembangunan Infrastruktur Bandara Baru di Kulon Progo menggunakan metode ini untuk memperbaiki tanah pasiran di area runway, taxiway, dan apron untuk mencegah terjadinya likuifaksi. Penggunaan metode ini juga didukung oleh cocoknya kedalaman pemadatan yang diperlukan, kecepatan pengerjaan, dan harga yang relatif lebih murah. Metode Dynamic Compaction ini secara umum memiliki penjelasan yaitu saat metode ini dikenakan pada suatu geomaterial dengan bentuk butiran dan dalam keaadan tidak jenuh, dampak dari penumbuk (beban jatuh) tersebut akan segera memecah partikel menjadi keadaan yang lebih padat. Dengan dipadatkannya partikel tanah tersebut akan menyebabkan perbaikan kekuatan tanah, kepadatan tanah, dan material yang mengisi rongga kosong. Metode Dynamic Compaction ini memiliki karakteristik umum lainnya juga. Antara lain, pekerjaan perbaikan tanah yang lebih cepat, penghematan biaya pekerjaan, pekerjaan lain di atas tanah setelah pemadatan dapat disesuaikan sesuai jenis tanah, dapat diterapkan pada berbagai jenis tanah, kualitas kerja dapat dikontrol dengan hasil yang lebih baik, material untuk menutup lubang bekas penurunan dapat menggunakan material setempat. Metode perbaikan dengan metode Dynamic Compaction ini dilakukan dengan menjatuhkan beban berat dari ketinggian tertentu untuk mendapatkan energi yang besar pada saat menyentuh permukaan tanah. Dengan metode tersebut, pada tanah akan terjadi peningkatan pada massa jenis, kekuatan, dan fleksibilitas yang juga berguna untuk mengurangi bahaya deformasi dan likuifaksi. Alat yang digunakan selama proses perbaikan tanah pada metode Dynamic Compaction ini meliputi Crawler Crane dan Pounder/Tamper. Pemadatan ini dilakukan dengan beberapa fase sesuai kebutuhan untuk menyeimbangkan daerah pemadatan.

Penentuan kedalaman pengaruh pemadatan yang disesuaikn dengan berat tamper dan tinggi jatuh tamper. Digambarkan pada rumus berikut : Dimana : Dmax = Kedalaman Pengaruh Pemadatan W = Berat Tamper (ton) n = Koefisien Tanah (n), dijelaskan pada Tabel Nilai n. H = Tinggi Jatuh (m) Metode Dynamic Compaction ini dilakukan dengan cara menjatuhkan beban berat dari ketinggian tertentu yang akan mengakibatkan kepadatan partikel tanah akan menjadi semakin lebih padat. Hasil dari perbaikan tanah yang lebih padat tersebut akan berpengaruh pada massa jenis, kekuatan, dan fleksibilitas dari tanah tersebut. Manfaat dari metode Dynamic Compaction ini sangat banyak termasuk dari segi perekonomian, efektifitas, dan hasil dari perbaikan tanah tersebut.

Lanjutan...

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

23


Lanjutan... Metode Dynamic Compaction ini dilakukan dengan cara menjatuhkan beban berat dari ketinggian tertentu yang akan mengakibatkan kepadatan partikel tanah akan menjadi semakin lebih padat. Hasil dari perbaikan tanah yang lebih padat tersebut akan berpengaruh pada massa jenis, kekuatan, dan fleksibilitas dari tanah tersebut. Manfaat dari metode Dynamic Compaction ini sangat banyak termasuk dari segi perekonomian, efektifitas, dan hasil dari perbaikan tanah tersebut. Data : • Proses kalibrasi (Calibration Test) 1. Zona A : 5 Pukulan 2. Zona B : 6 Pukulan • Hasil Percobaan

• Penerimaan Pekerjaan Kriteria minimum pencapaian berdasarkan uji Standart Penetration Test (SPT) dan Cone Penetration Test (CPT/Sondir) • Konfigurasi Tamper dengan Berat Benda

24

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


Dynamic Compaction ini merupakan cara yang cukup efektif daripada cara RIC yang juga dilakukan dalam perbaikan kualitas tanah dalam kerapatan tanah. Hal yang membedakan adalah dari jarak beban yang dijatuhkan ke tanah. Pada DC, beban yang dijatuhkan lebih jauh jaraknya dari tanah jika dibandingkan dengan RIC. Kelebihan dari DC adalah waktu yang lebih cepat karena tumbukan yang terjadi akan memberikan efek yang lebih besar daripada tumbukan yang ditimbulkan oleh RIC. (red/MWAK)

So u rces : https://w w w.m en ard-vibro.com /

So u rce : https: //w w w.liputan 6.com /

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

25


Metode Rapid Impulse Compaction untuk Perbaikan Tanah di Bandara Internasional Yogyakarta 26

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Sou rce : doku m en tas i PT. PP KSO N Y I A


B

andara Internasional Yogyakarta berada di tepi pantai Kulon Progo tepatnya di Jalan Nasional Wates, Purworejo KM 11, Kulon Progo, Yogyakarta. Area bandara seluas 219.000 m2 ini dibagi menjadi area aksesibilitas, area gedung terminal, area penunjang utara, area penunjang timur, area penunjang barat dan airside. Semua area ini dibangun di wilayah yang memiliki berbagai potensi bencana alam yakni gempa bumi dan tsunami. Terlebih lagi jenis tanah yang berada di tepi pantai Kulon Progo yaitu tanah berpasir halus, sehingga menambah ancaman bencana likuifaksi. Perlu anda ketahui, likuifaksi adalah perubahan massa tanah yang kondisinya lepas kemudian bercampur air akibat guncangan gempa sehingga berubah menjadi lumpur seperti cairan dan kehilangan kekuatan. Untuk meminimalisir ancaman bencana likuifaksi maka tanah harus diperbaiki agar kekuatan tanah bertambah. Tanah pada area terminal telah melalui pengujian Standart Penetration Test atau SPT dengan hasil perlu perbaikan hingga kedalaman 6 sampai 8 meter. Metode Rapid Impulse Compaction dipilih dan digunakan untuk tanah pada area terminal dengan alasan untuk kecepatan pekerjaan, kualitas pekerjaan dan hasil pekerjaan yang maksimal. Hasil dari penggunaan ini memangkas waktu pekerjaan rencana 75 hari menjadi 54 hari dengan hasil pekerjaan antara 2000 sampai 3000 m2/hari.

Sou rce : PT. PP KSO NY I A

Cara kerja metode Rapid Impulse Compaction menggunakan alat ini yaitu kaki pemadat di atur sesuai posisi tanah yang akan di perbaiki menggunakan komputer dan GPS, setelah lokasi ditentukan hammer diangkat setinggi 1 meter dengan hidraulik kemudian dijatuhkan dan diulangi beberapa kali, posisi kaki pemadat dipindah ketika engineer sudah mendapatkan 1 dari 3 stop kriteria. (red/ARY)

Metode Rapid Impulse Compaction baru pertama kali digunakan di Indonesia pada pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta. Excavator didatangkan langsung dari Belanda dengan tipe New Holland Kobelco E485i yang memiliki spesifikasi sebagai berikut. So u rce : PT. PP KSO NYIA

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

27


MAHASISWA BERPRESTASI

" Selalu periksa, perbaiki, dan sempurnakan hal kecil sebelum tersenyum bahagia melihat kesuksesan besar. Jangan lupa sertai doa, syukur, dan sayangi orang tua "

M

uhamad Rif 'at Azami, mahasiswa Teknik Sipil FT-UB angkatan 2016 merupakan mahasiswa yang berprestasi baik dalam perlombaan maupun akademis. Perlombaan-perlombaan tersebut berhasil menaikkan nama Teknik Sipil FT-UB. Walaupun begitu, ia tetap menjalankan kewajibannya sebagai mahasiswa dalam hal akademis perkuliahan.

28

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Lomba-lomba yang pernah dimenangi olehnya adalah yang pertama KJI 2018 kategori jembatan baja. Menurutnya, lomba ini menarik karena merupakan salah satu media implementasi dari mata kuliah yang dipelajari selama berada di bangku perkuliahan. Dalam mengikuti lomba ini, dibentuk tim bernama Perwira yang terdiri dari 3 orang dimana Muhammad Rif 'at Azami sebagai leadernya. Tidak hanya itu, mereka juga dibantu penuh oleh bapak ibu dosen yang aktif dalam partisipasi lomba. Dalam lomba KJI ini, Tim Perwira mendapatkan 2 kategori juara, antara lain kategori waktu pelaksanaan tercepat dan sebagai juara 2 kategori jembatan baja. Lomba yang diikuti berikutnya adalah ABC (Asian Bridge Steel Competition) 2019 yang diadakan di Indonesia. Persiapan menghadapi ABC 2019 ini lebih mandiri dibanding KJI 2018 dikarenakan banyak hal yg telah dipelajari pada KJI 2018. Pada ABC 2019 ini, Tim Perwira berhasil mendapatkan beberapa kategori juara, antara lain best construction cost award 1st place, best aesthetic award 4th place, best total cost award 2nd place, dan best presentation award 2nd place. Ketertarikan ikut lomba Muhamad Rif 'at Azami ini mulai muncul pada saat di semester 3 bangku perkuliahan. Dari semester 3 mulai mengikuti lombalomba yang berkaitan dengan ke-teknik sipilan seperti KJI. Dengan mengikuti kompetisi yang ada, tentu dibutuhkan manajemen waktu yang baik. Menghadapi hal tersebut, Muhammad Rif 'at Azami mulai mendisiplinkan diri, sehingga antara kegiatan perkuliahan di kelas dan kompetisi tetap dapat berjalan dengan baik.


Berdasarkan pengalamannya, mengikuti lomba-lomba ini harus sebanding dengan apa yang diinginkan. Jika tujuannya ingin mengabdi pada jurusan dengan menjadi yg terbaik, maka perjuangan haruslah selaras dengan tujuan tersebut. Hal ini dikarenakan semua butuh persiapan, mulai dari pembiasaan diri hingga menekuni dan menjalani betul apa yang harus dilakukan. Selain mengikuti lomba bidang keteknik sipilan, Muhammad Rif 'at Azami juga berhasil menjadi penerima beasiswa Astra1st 2019. Muhammad

Rif 'at Azami menjadi 1 dari 2 perwakilan se kota malang dan 1 dari 45 se Jawa-Bali sebagai penerima beasiswa Astra1st 2019. Ia berhasil berjuang menghadapi lebih dari 5500 mahasiswa pendaftar lainnya se Jawa-Bali. Muhammad Rif 'at Azami juga terpilih menjadi perwakilan Teknik Sipil UB bersama 4 mahasiswa Teknik Sipil UB lainnya dalam program Sakura Exchange Program in Science 2020 yang akan dilaksanakan di University of Miyazaki, Jepang. (red/MWAK)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

29


MAHASISWA BERPRESTASI

M

uhammad Ahmes Avisiena Helvin atau kerap disapa dengan Avis merupakan Mahasiswa aktif Teknik Sipil Universitas Brawijaya angkatan 2016 yang berasal dari Sidoarjo. mahasiswa kelahiran Jember 6 juli 1998 ini memiliki hobi yang jarang sekali ada di kalangan mahasiswa Teknik Sipil Universitas Brawijaya lainnya yaitu adalah membuat komik. Hobi ini telah ia tekuni sejak semester 1 lebih tepatnya pada tahun 2016, pada awalnya hobi yang ia jalani ini tujuanya hanyalah untuk mengisi waktu luang saja, namun seiring berjalannya waktu ia semakin tertarik lebih dalam lagi untuk mengarang cerita karena menurut nya setelah melakukan beberapa survei, membuat sebuah komik memiliki potensi yang sangat besar di industri hiburan Indonesia. Pertama kali menulis komik, awalnnya ia diajak oleh teman Sekolah Dasar nya untuk menemani nya menulis komik, kemudian komik yang mereka buat tersebut mengikuti ajang lomba komik, namun tidak mendapatkan juara. perjalanan avis tidak sampai itu saja, 1 bulan kemudian ia ditawari kontrak oleh pihak Webtoon untuk menulis komik di webnya. Dalam hal penerbitan nya di Webtoon, avis dibantu oleh teman nya untuk urusan menggambar karakter yang ada di cerita nya

30

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Setelah berkarir di Webtoon cukup lama, Avis mendapatkan sebuah penawaran oleh Film production yaitu penawaran untuk mengangkat komik terlalu tampan-nya di film layar lebar ketika mengunjungi event komik di Jakarta. Reaksi pertama ketika mendapat tawaran tersebut awalnya dikira hanya sekedar omongan saja, karena setelah menerima tawaran tersebut, tidak ada kabar sama sekali dari pihak Film production selama kurang lebih 3 bulan. Dan setelah 3 bulan menunggu kepastian, akhirnya ia mendapat panggilan dari pihak Film production untuk membicarakan tentang komik terlalu tampan yang akan di angkat di film layar lebar. Pada saat sesudah film nya rilis dan ditampilkan di bioskop ia merasa sangat bersyukur serta bangga karena tidak menyangka karangan komik yang ia tulis bisa tampil di bioskop dan di tonton oleh banyak orang, dengan kejadian ini ia lebih intensif lagi dalam mengejar karir nya sebagai penulis/author. Pesan yang disampaikan oleh Avis adalah berkarirlah sesuai dengan hobimu, jika kamu bekerja dengan apa yang kamu sukai, maka kamu akan nyaman dan bahagia dalam melakukan pekerjaan tersebut. Jadilah orang yang mengejar kesenanganmu jangan pernah menjadi budak kesenangan orang lain. (red/MIKU)


So u rces : h ttps://w w w.in stagram .com

Muhammad Ahmes Avisiena Helvin S'16 (Author Terlalu Tampan)

Sources : h ttps://w w w. i n stag ram .com

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

31


KAMPUS SIPIL

Photo By : Sri Heryanto S'17

32

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


Gedung B Teknik Sipil Universitas Brawijaya

H

ai stackers!! Pada segmen ini, kita akan mengetahui lebih dalam tentang sejarah Teknik Sipil Universitas Brawijaya. Disini, apakah ada yang tahu gedung baru yang teknik sipil Universitas Brawijaya? Yap, betul yaitu Gedung B Teknik Sipil Universitas Brawijaya. Gedung baru ini dulunya merupakan Laboratorium Mekanika Tanah. Sekarang gedung tersebut sudah mengalami renovasi menjadi gedung enam lantai. Seiring bertambahnya mahasiswa di Teknik Sipil Universitas Brawijaya, maka diperlukan pula ruangan kelas sebagai fasilitas utama dalam kegiatan belajar mengajar. Jadi, tujuan utama dibangun gedung B adalah memberikan fasilitas laboratorium khususnya laboratorium kebencanaan dan juga mengoptimalkan kegunaan gedung dengan menambah ruangan kelas dan juga ruang dosen. Gedung B Teknik Sipil Universitas Brawijaya memiliki enam lantai dengan setiap lantai memiliki fungsi yang berbeda pada lantai satu di gedung ini difungsikan sebagai laboratorium kebencanaan yang bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa maupun dosen dalam proses pembelajaran. Pada lantai dua dan lantai tiga, yaitu digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar. Lantai empat rencananya akan digunakan sebagai ruang dosen. Lalu, lantai lima digunakan untuk administrasi lebih tepatnya recording, dan terakhir lantai enam sebagai ruang pertemuan dan ruang sidang. Selain itu, gedung B tepatnya di lantai 6 terdapat ruang pertemuan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pertemuan jika terjadi banyak agenda. Pembagunan proyek gedung B Teknik Sipil Universitas Brawijaya dibangun dengan dua tahap pembangunan. Tahap pertama adalah tahap struktur, yaitu tahap ini lebih difokuskan pada pembangunan konstruksi bangunan lebih tepatnya pada pembangunan pondasi

dan pembangunan kolom. Selanjutnya adalah tahap kedua yaitu tahap arsitektur, dimana pengerjaan fokus pada pembangunan finishing dan tampilan dalam bangunan seperti dinding, lantai, dan langit-langit gedung. Pada pembangunan gedung B Teknik Sipil Universitas Brawijaya dikerjakan dengan kurang lebih 250 pekerja pada tiap minggunya yang dikerjakan oleh dua perusahaan yaitu PT. SGI (Swadaya Graha Indonesia) yang difokuskan untuk tahap struktural dan PT. Lawang Pitu Dalem (LPD) yang juga difokuskan pada tahap arsitektur. Pembagunan proyek gedung ini menghabiskan rencana anggaran sekitar 11 miliar rupiah. tahap pertama yaitu tahap struktural menghabiskan kurang lebih 4,5 miliar rupiah dan tahap kedua yaitu tahap arsitektur menghabiskan sekitar 5,2 miliar rupiah, dan sisa rencana anggaran diupayakan untuk lift dan finishing akhir yang akan dikerjakan pada tahun 2020. Dengan dibangunya Gedung B Teknik Sipil Universitas Brawijaya ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa ataupun dosen dalam menunjang proses belajar dan juga menjadi simbol atau bangunan utama di Teknik Sipil Universitas Brawijaya. (red/MSP n NDNR)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

33


CIA

Civil In Idul Adha

C

IA (Civil In Idul Adha) merupakan acara yang dilaksanakan setiap tahun untuk merayakan hari raya Idul Adha. Kegiatan CIA 2019 dilaksanakan dua agenda yang berbeda namun ditempat yang sama. Agenda yang pertama dilaksanakan pada tanggal 3-4 Agustus 2019 bertempat di Dusun Kebon Kuto,Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rangkaian acara dimulai pada tanggal 3 Agustus 2019 dengan berkumpulnya para panitia dan peserta di depan gedung A Teknik Sipil Universitas Brawijaya pada pukul 07.00 untuk dilakukan pelepasan oleh Dr. Eng. Indradi Wijatmiko ST., M.Eng. (Prac) menuju ke dusun Kebonkuto. Pelaksanaan acara ini diisi dengan

34

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Kerja Bakti di pagi hari sampai siang hari lalu agenda dilanjutkan dengan mengajar TPQ di sore hari dan keesokan harinya di tanggal 4 Agustus 2019 kegiatan dilakukan sama dengan kemarin namun di akhir diselenggarakan lomba agustusan karena mendekati dengan hari kemerdekaan Indonesia dan dilanjutkan oleh penutupan dengan penyerahan . Sebelum memasuki puncak acara, pada tanggal 10 Agustus 2019 para panitia dan peserta memiliki agenda untuk takbiran bersama di Dusun Kebon Kuto, dan keesokan harinya dilanjutkan dengan puncak acara dari kegiatan Civil In Idul Adha yakni Sholat Hari Raya Idhul Adha dan pemotongan hewan kurban sebanyak 10 ekor kambing dan 3 ekor domba. Panitia dan peserta sangat antusias saling membantu untuk


memotong daging bersama-sama. Kemudian pendistribusian daging kurban dilakukan di dua dusun yaitu Dusun Kebonkuto dan Dusun Jengglong. Menurut Affan selaku Ketua Pelaksana Civil In Idul adha, sepanjang kegiatan ini berlangsung lancar sesuai harapan hanya saja di awal kegiatan ini ada kendala yang menghambat kegiatan yaitu masalah donasi namun beberapa hari sebelum kegiatan dimulai kendala tersebut telah terselesaikan dengan baik. Untuk penyelenggaraan CIA sendiri ia berharap kegiatan di tahun depan tetap istiqomah dan lebih memiliki banyak agenda yang bervariasi serta para panitia dan peserta lebih banyak yang ikut kegiatan ini. (red/NDNR)

No. 15/Th.XXVI/2019 | STRUKTUR |

35


Studi Ekskursi

S

tudi Ekskursi (SE) merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh Teknik Sipil Universitas Brawijaya dimana dalam kegiatan ini bertujuan untuk menimba ilmu ketekniksipilan secara riil di proyek. Studi Ekskursi yang diadakan tanggal 11-14 April 2019 diketuai oleh Hafidz Ohtavian Wicaksono yaitu mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2016 Universitas Brawijaya. Acara tersebut dimulai Kamis, 11 April 2019 pukul 21.00 WIB dengan sambutan oleh Dr. Eng. Ir. Alwafi Pujiraharjo, ST., MT., sebagai perwakilan dari Jurusan untuk membuka studi ekskursi. Pada Hari Jumat, 12 April 2019 pukul 09.00 WIB kegiatan di awali dengan mengunjungi proyek Jalur kereta api akses bandara Adi Soemarno dan disambut oleh I Gusti Yoga P. sebagai site manager proyek jalur kereta api akses Bandara Adi Soemarno. Di proyek tersebut beliau menjelaskan bagaimana proyek dikerjakan oleh beberapa instansi dengan pembagian ±2 km setiap instani, struktur jalur kereta api, dan pembangunan terowongan yang melewati jembatan jalan tol. Di proyek selanjutnya yaitu Bendungan Gajah Mungkur mahasiswa SE tiba pukul 15.00 WIB. disambut oleh Aulia Arifalsafi sebagai Tenaga Ahli Muda Teknik Sipil DJA 3. Beliau menjelaskan bagaimana kondisi bendungan pada saat elevasi tinggi , elevasi rendah, sedimentasi, dan mekanisme pengalihan dari bendungan Gajah Mungkur. Acara tersebut dimulai Kamis, 11 April 2019 pukul 21.00 WIB dengan sambutan oleh Dr. Eng. Ir. Alwafi Pujiraharjo, ST., MT., sebagai perwakilan dari Jurusan untuk membuka studi ekskursi. Pada Hari Jumat, 12 April 2019 pukul 09.00 WIB kegiatan di awali dengan mengunjungi

36

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

proyek Jalur kereta api akses bandara Adi Soemarno dan disambut oleh I Gusti Yoga P. sebagai site manager proyek jalur kereta api akses Bandara Adi Soemarno. Di proyek tersebut beliau menjelaskan bagaimana proyek dikerjakan oleh beberapa instansi dengan pembagian ±2 km setiap instani, struktur jalur kereta api, dan pembangunan terowongan yang melewati jembatan jalan tol. Di proyek selanjutnya yaitu Bendungan Gajah Mungkur mahasiswa SE tiba pukul 15.00 WIB. disambut oleh Aulia Arifalsafi sebagai Tenaga Ahli Muda Teknik Sipil DJA 3. Beliau menjelaskan bagaimana kondisi bendungan pada saat elevasi tinggi , elevasi rendah, sedimentasi, dan mekanisme pengalihan dari bendungan Gajah Mungkur. Di hari Sabtu, 13 April 2019 Pukul 09.00 WIB mahasiswa SE tiba di proyek 3 yaitu proyek Underpass Kulonprogo. dimana kedatangannya disambut oleh Avri sebagai Site Manager dari proyek Underpass Kulonprogo. Beliau menjelaskan bagaimana asal usul proyek, K3, dan struktur yang dibangun di Underpass Kulonprogo ini. Selepas dari proyek Underpass Kulonprogo Rombongan mengisi waktu dengan menuju pusat oleh oleh Yogyakarta yaitu Bakpia 25 dan kaos oblong. Di hari terakhir Minggu, 14 April 2019 mahasiswa SE mengunjungi monumen bersejarah yaitu Candi Prambanan pukul 09.00 WIB. melanjutkan mengunjungi proyek ke-4 yaitu proyek Double Track Madiun. Di Proyek tersebut mahasiswa SE disambut oleh Kartika Hari Purnomo sebagai Site Engineer Manager Proyek Double Track Madiun. Beliau menjelaskan bagaimana kondisi struktur jembatan yang dibangun, kondisi bagaimana pada saat arus banjir yang berdampak pada proses pembangunan, dan K3 yang di pakai. (red/MIKU)


| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

37


Sakura Exhange Program in Science

S

akura Exhange Program in Science adalah sebuah program pertukaran pelajar yang diadakan untuk memperkenalkan pengetahuan, riset, dan teknologi yang ada di Jepang kepada mahasiswa di Asia. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan hubungan baik antara Jepang dengan negara-negara yang berpartisipasi. Sakura Exhange Program in Science rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Japan Science and Technology Agency (JST). Pada tanggal 27 Januari 2020 - 2 Februari 2020, Sakura Science Exchange Program in Science diadakan di University of Miyazaki, Jepang. Pada kesempatan kali ini, Universitas Brawijaya mengirimkan delegasi yang terdiri dari 5 mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, yaitu Nuril Charisma, M. Rifat Azami, Laras Atikah M, Fat-Hanna Marami SA, dan Samara Juan T. S serta dosen pembimbing yaitu Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, ST., M. Eng. (Prac.). Sebanyak 5 mahasiswa Jurusan Perencanaan Wilayah Kota juga berpartisipasi dalam program ini yaitu Fadhilatus Shoimah, Mahisma Driya K., Indah Cahyaning S., Cut Amelinda Shafira, dan Dhara Kusuma W. Selama kurang lebih 1 minggu, program ini didampingi oleh Keisuke Murakami Sensei yang merupakan profesor dari University of Miyazaki.

38

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Pada 27 Januari 2020, seluruh peserta tiba di Haneda International Airport, Tokyo dan keesokan harinya melakukan perjalanan ke Miyazaki. Sesampainya di Kibana Campus, University of Miyazaki, peserta mengikuti kelas pertama yang membahas tentang Introduction of University of Miyazaki serta Basic Understanding of Tsunami and Waves. Pada sore harinya, peserta diajak berkeliling melihat solar concentrator yaitu suatu sistem yang digunakan untuk menyerap cahaya melalui sekumpulan acrylic lens. Sistem yang terdiri dari tower setinggi 16 meter dengan 88 unit heliostat


ini mampu memproduksi sekitar 70 kilowatt energi termal yang dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik di University of Miyazaki. Selain itu terdapat pula Zero Energy Building (ZEB) yaitu suatu gedung yang jumlah total energi yang digunakan sama dengan jumlah energi yang diproduksi oleh gedung ini selama satu tahun. Energi tersebut diperoleh dari panel surya yang terpasang pada empat sisi gedung. Pada hari ketiga, diadakan Welcome Ceremony bersama peserta dari Universitas Riau di Global Support Office. Setelah itu peserta mempelajari dan menghitung tsunami wave profile dengan menggunakan aplikasi Cadmas Surf 2D pada kelas Numerical Simulation of Tsunami. Pada hari berikutnya, peserta berkesempatan untuk melakukan Tsunami Hydraulic Experiment di laboratorium secara berkelompok. Kedua metode ini baik secara numerik maupun eksperimen dapat digunakan untuk mitigasi terhadap bencana tsunami yang tidak jarang melanda Jepang maupun Indonesia. Pada 31 Januari 2020, peserta melakukan field excursion ke Miyazaki Coastal Area dan disana terdapat tsunami tower sebagai sistem peringatan dini yang akan menyalurkan peringatan melalui warning speaker pada setiap 500 meter hingga sampai ke daerah pemukiman warga. Keseriusan mitigasi terhadap tsunami di Jepang dapat terlihat pula di setiap jalan utama maupun jalan lokal dengan adanya evacuation sign yang terdiri dari 3 bahasa. Selain itu terdapat evacuation shelter pada setiap daerah pemukiman warga dengan mempertimbangkan skenario terburuk dari tinggi dan jarak tsunami yang dapat terjadi, serta jumlah penduduk pada daerah tersebut. Untuk menutup karya wisata ini, peserta mengunjungi Aoshima Jinja Shrine, bermain kerang-kerang kecil di pantai, dan membeli oleh-oleh khas Miyazaki.

Kegiatan pada hari terakhir di University of Miyazaki dimulai dengan presentasi oleh 3 kelompok dari Universitas Brawijaya dan Universitas Riau. Peserta menjelaskan dan membandingkan hasil perhitungan numerikal serta hasil eksperimen yang telah mereka dapatkan. Tidak lupa pula memberikan kesan pesan setelah melakukan seluruh kegiatan selama beberapa hari di Miyazaki. Setelah diadakan presentasi, Keisuke Murakami Sensei memberikan sertifikat kepada peserta sebagai tanda bahwa peserta telah berhasil menyelesaikan program ini dan merupakan anggota dari Sakura Science Club. Pada sore harinya, delegasi Universitas Brawijaya melakukan perjalanan kembali ke Tokyo dan melanjutkan perjalanan ke Indonesia pada 2 Februari 2020. (red/LAM)

Photos By : M. Rifat Azami S'16 & Fat-Hanna Marami S'16

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

39


40

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Supported by : Canva.com


PRESTASI

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

41


Teknik Sipil Raih Juara 1 PKM GT-3 dalam Rektor Cup 2019 Universitas Brawijaya Wisata Jodipan)”. Melalui karya ini, mereka ingin menata dan memanfaatkan kembali lahan tandus yang berada di daerah bantaran Sungai Berantas Kampung Wisata Jodipan berdasarkan konsep The Urban Design Process. Selain itu mereka juga berencana menciptakan sebuah inovasi yaitu membuat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro untuk mengubah aliran arus Sungai Berantas menjadi sumber energi listrik sebagai alternatif energi bagi warga Kampung Warna-Warni Jodipan.

K

ontingen Teknik Sipil UB berhasil meraih Juara 1 PKM GT-3 (setara emas) dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa Baru Rektor Cup Periode 2018/2019. Kontingen Teknik Sipil ini bersaing dengan 193 tim dari 16 fakultas di Universitas Brawijaya. Tim yang berhasil mengharumkan nama Teknik Sipil Universitas Brawijaya ini terdiri dari 3 mahasiswa angkatan 2018 yang beranggotakan Audri Qinthara Arisano (tengah), Immanuel Louis Yudianto (kiri), dan Miftakhul Rusyan Junaidi (Kanan) dibawah bimbingan Dr. Eng. Alwafi Pujiraharjo, ST, MT. Kontingen Teknik Sipil UB mengusung judul “Berantas Pedro (Pemberdayaan Bantaran Sungai Berantas dan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Sebagai Sumber Energi Alternatif Di Kampung

42

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Rektor Cup merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya untuk menggali inovasi dan kreativitas dari mahasiswa baru dan pemenang dari kegiatan ini akan bertanding pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang diselenggarakan oleh Kemenristekdiki. Acara Rektor Cup ini dilangsungkan pada Sabtu, 30 Maret 2019 bertempat pada Gedung F Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya. Diharapkan karya PKM yang dicanangkan oleh mahasiswa baru dengan dukungan Dosen Pembimbing dapat diterapkan sehingga dapat memberikan dampak langsung kepada Kampung Wisata Warna-Warni Jodipan. (red/NDNR)


Universitas Brawijaya mampu Menyabet Juara 3 dalam Dedikasi 2019

D

edikasi merupakan salah salah satu perlombaan ketekniksipilan yang diselenggarakan oleh Univeristas Hasanuddin, yang terletak di kota Makassar. Perlombaan ini diadakan pada awal bulan Oktober 2019 dan dilaksanakan selama satu pekan. Kali ini, Teknik Sipil Universitas Brawijaya telah mengirimkan 3 tim untuk mengikuti rangkaian perlombaan yang ada di Makassar. Tiga tim ini bernama Tim Anandita, Tim Amera 02, Tim Banyukarsa. Tim Anandita dan Tim Banyukarsa termasuk didalam lomba kategori Karya Tulis Ilmiah, dan Tim Amera 02 termasuk dalam kategori lomba ketekniksipilan. Dalam kesempatan ini, Tim banyukarsa berhasil membawa nama Universitas Brawijaya dalam ajang lomba tersebut. Tim Banyukarsa yang beranggotakan Novita Gusamayati M. (tengah), I Putu Leo Pramana (kanan), dan Farhan Prima Chandra (kiri) berhasil mendapakan juara tiga dalam lomba Karya Tulis Ilmiah dengan pembahasan

tentang “Desain Bendungan Pengendali Banjir yang Inovatif dan Multifungsi sebagai Pelindung Wilayah Perkotaan terhadap Banjir”. Tim Banyukarsa hanya mempersiapkan lomba Dedikasi 2019 kurang dari satu bulan untuk mempersiapkan segala yang dibutuhkan untuk lomba ini mulai dari administrasi, pembuatan proposal sampai pembuatan ppt untuk presentase. Sebelum mendapatkan gelar juara tiga dalam ajang perlombaan ini banyak hal yang harus dilalui oleh Tim Banyukarsa yaitu beberapa kali konsep yang diajukan dari tim Banyukarsa masih direvisi oleh dosen terkait selain itu, revisi yang terlalu mendadak sehingga saat latihan presentasi kurang maksimal dan juga pembuatan powerpoint untuk presentasi masih banyak revisi sampai satu hari sebelum perlombaan diadakan. Lomba Dedikasi 2019 diadakan di Gedung Teknik Sipil Universitas Hasanuddin, namun untuk presentasi Dedikasi 2019 ini dilaksanakan di Kantor Pekerjaan Umum Kota Makassar. Di penghujung wawancara, I Putu Leo Pramana sebagai ketua dari Tim Banyukarsa memberikan masukan untuk para calom peserta yang akan ikut perlombaan Dedikasi tahun berikutnya dengan mempersiapkan dari jauh jauh hari terutama yang ingin mengikuti lomba karya tulis ilmiah karena terdiri atas desain dan karya tulis harus dipersiapkan desain dari karya tulis agar hasilnya lebih maksimal dan calon peserta lebih banyak berkonsultasi dengan dosen terkait dan terakhir ketua dari tim banyukarsa memiliki harapan untuk para dosen saat dalam memberikan bimbingan bimtek dari dosen untuk mahasiswa lebih detail lagi. (red/MSP)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

43


Delegasi Teknik Sipil Universitas Brawijaya pada NTU Bridge Design Competition 2019

M

ALANG – Dua mahasiswi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya berhasil menjadi delegasi dalam salah satu lomba jembatan yaitu NTU Bridge Design Competition 2019 yang dilaksanakan di Nanyang Technological University Singapura. Mereka yang memberi nama tim mereka Arundati ini berhasil menjadi finalis setelah mengikuti seleksi internal di jurusan Teknik Sipil. Bridge Design Competition (BDC) merupakan ajang kompertisi tahunan dimana mahasiswa mendesaian dan merakit sebuah jembatan kayu dengan material yang sudah disediakan yang dapat menahan beban seberat-beratnya. Kompetisi ini diikuti peserta tingkat universitas dan politeknik se-ASEAN. Tahun ini merupakan pertama kalinya Teknik Sipil Universitas Brawijaya mengirimkan delegasinya. Di dalam seleksi internal, para calon finalis yang lain harus membuat desain jembatan mereka dan kemudian dipresentasikan ke pihak jurusan. Setelah diumumkan bahwa tim Arundati lolos seleksi internal mereka segera mendaftar dan mengurus administrasi yang dibutuhkan. Departemen Amera yang membawahi kompetisi – kompetisi juga segera menyediakan alat dan bahan untuk latihan finalis. Tim Arundati beranggotakan mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2017 yaitu Dini Sofiana dan Khalda Yustica Rahmah dengan bimbingan Ari Wibowo, ST., MT., Ph.D. Dengan waktu latihan yang cukup singkat yaitu sekitar 3 minggu sebelum lomba, para finalis harus latihan dengan keras supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Setiap hari tim Arundati melakukan latihan dan melakukan pengujian dari hasil jembatan yang mereka rakit. Mereka juga mencoba beberapa model jembatan untuk mendapatkan hasil yang maksimal nantinya. Keesokan hari setelah tiba di Singapura, tim langsung mendesain dan merakit jembatan mereka sesuai dengan kasus yang diberikan panitia selama 5 jam. Pengujian

44

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


beban dan penilaian beberapa aspek (sustainability, aesthetic, economy) berlangsung pada Minggu, 10 Maret 2019, dan tim yang lolos 10 besar dan mempresentasikan jembatan garapannya di depan para juri. Jembatan yang dirakit oleh Tim Arundati UB mampu menahan beban mencapai 203.3 N. Dari perolehan tersebut mereka berhasil menempati peringkat 18 di kategori Universitas dengan perolehan poin 37.25. Sebelumnya Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya berhasil mendapat juara pada lomba KJI yang diselenggarakan 30 – 2 Desember 2018 oleh Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar. Diantaranya Tim Perwira (Cabang Jembatan Baja) berhasil meraih Juara Kategori Perakitan Tercepat, Juara 2 Cabang Jembatan Baja dan Tim Eunoia (Cabang Jembatan Busur) Juara Kategori Jembatan Terkokoh, Juara Kategori Kesesuaian Implementasi, Juara 1 Cabang Jembatan Busur. (red/ARY)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

45


12th Asia Bridge Comp Terselenggara denga

P

ada tahun ini, pertama kalinya Universitas Brawijaya sebagai tuan rumah pada ajang kompetisi jembatan tingkat internasional yakni Asia Bridge Competition di tanggal 24-26 Agustus 2019 dan pertama kali sebagai penyelenggara acara ini bisa dianggap sukses selama 3 hari penyelenggaraan. “Pertama kalinya kompetisi internasional diadakan di Teknik Sipil Universitas Brawijaya. Semua kegiatan selama berlangsungnya kompetisi berjalan dengan lancar dapat dilihat dari para dosen dan mahasiswa yang merasa terpuaskan oleh kompetisi ini.” Ungkap ketua pelaksana 12th Asia Bridge Competition Indonesia 2019 yang sering disapa dengan panggilan bapak Dr. Eng. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng (Prac.) Selama Persiapan tidak ada kendala yang terjadi dan selama penyelenggaraan acara ketua pelaksana mengungkapkan bahwa ada satu kendala yang ada yaitu masalah sarapan untuk peserta lomba maupun para dosen yang berpartisipasi namun secara keseluruhan para peserta dan dosen yang berpartisipasi merasa puas dengan berjalannya kompetisi ini. Persiapan dalam kompetisi Asia Bridge Competition sudah selama 4 tahun dan dalam penempatan kompetisi

46

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


petition Indonesia 2019 an Lancar dan Sukses Asia Bridge Competition di Universitas Brawijaya diketahui sejak dua tahun lalu yaitu sekitar tahun 2017. Tetapi, karena memang di jurusan sendiri memiliki jadwal yang sangat padat persiapan baru benar benar dilakukan dalam waktu kurang dari setahun atau lebih tepatnya sekitar 4-6 bulan yang lalu dan terbukti dengan lancarnya penyelenggaraan acara ini. Selama persiapan ada beberapa peraturan yang diubah oleh pihak panitia semua tim harus menjadi lebih inovatif pada kompetisi ini. Dan terbukti di saat kompetisi jembatan 4 tim yang kebetulan merupakan penggagas dari kompetisi Asia Bridge Competition mengalami patah atau collapse, dengan begitu dapat dilihat bahwa kompetisi ini bisa semakin menantang untuk mereka. Tapi kebanyakan dari tim yang tergabung di kompetisi ini berhasil memperhitungkan sedemikian rupa dan menghindari patahnya jembatan, ini juga merupakan kesuksesan bagi mereka. Di akhir ketua pelaksana tidak lupa berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi karena dengan adanya ajang ini bisa menjalin hubungan antar perguruan tinggi yang berpartisipasi ataupun bisa juga saling bertukar informasi satu sama lain. (red/NDNR)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

47


Kiprah Universitas Brawijaya Sebagai Tuan Rumah Asia Bridge Competition Indonesia 2019 12th Asia Bridge Competition Indonesia 2019 menjadi ajang kompetisi

perakitan jembatan bergengsi se-Asia yang di ada kan setiap tahun. Untuk pertama kalinya di Indonesia dengan Universitas Brawijaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan 12th Asia Bridge Competition Indonesia 2019. Kompetisi ini diikuti oleh 16 tim dari 6 negara yang berbeda yakni Indonesia, Vietnam, Thailand, Jepang, Mongolia, dan Taiwan yang dilaksanakan pada tanggal 2426 Agustus 2019 di Universitas Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur. 12th Asia Bridge Competition Indonesia 2019 dilaksanakan pada tiga gedung yang berbeda yakni di gedung Widyaloka, gedung G Fakultas Ilmu Komputer, dan gedung Samantha Krida. Kompetisi ini diawali pembukaan di gedung Widyaloka dengan tarian Garuda Nusantara kemudian Dr. Eng. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng (Prac.) sebagai Ketua Pelaksana 12th Asia Bridge Competition Indonesia 2019 memberi sambutan bahwa Universitas Brawijaya telah mengikuti kompetisi ini sejak 2 tahun yang lalu, tahun 2019 Universitas Brawijaya menjadi tuan rumah untuk ajang kompetisi ini, dan berterima

48

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

kasih kepada peserta yang mengikuti ajang ini karena tanpa mereka kompetisi ini tidak bisa berlangsung. Memasuki sesi presentasi desain konsep jembatan dari masing-masing tim yang dikemas menarik dengan memadukan unsur budaya ke dalam presentasi dari masing-masing tim membuat para penonton terbuka terhadap keanekaragaman budaya di masing-masing negara peserta, kemudian dilanjutkan dengan latihan perakitan jembatan semua tim di Gedung G Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya yang terbagi atas 2 sesi, yakni tim 1-8 dan tim 9-16. Di hari kedua kompetisi ini merupakan inti dari 12th Asia Bridge Competition Indonesia 2019 yakni perakitan jembatan dan pengujian jembatan dengan memberi beban untuk menghitung defleksi. Tim Tottori University merupakan yang tercepat dari 16 tim yang berpartisipasi dalam merakit jembatan dengan durasi 5 menit 59 detik kemudian Tim Universitas Brawijaya menempati urutan kedua tercepat dengan 6 menit 30 detik. Setelah perakitan jembatan selesai dilaksanakan dilanjutkan dengan exhibition dan pengambilan vote untuk penilaian keindahan jembatan


(aesthetic) National Ilan University memiiki vote terbanyak yakni 10 vote, tim mereka mengambil colourful concept atau juga trial of rainbow yang membuat memikat para pemilih untuk memilih mereka dan dilanjutkan dengan pengujian jembatan dengan memberi beban untuk melihat kesesuaian antara defleksi aktual dengan prediksi defleksi sesuai tim masing masing, setelah ketiga kegiatan ini selesai, para juri mendiskusikan hasil-hasil sebelum diumumkan pada awarding ceremony. Awarding Ceremony dilaksanakan di Gedung Samantha Krida, sebelum diumumkan para pemenang dari tujuh kategori beserta juara umum, diisi dengan pertunjukan dari tim peserta, penganugerahan pemenang keenam kategori yaitu best construction cost award, best structural cost,best total cost, best presentation, best aesthetic, dan best

prediction of deflection dengan 5 peringkat pada masing-masing kategori. Untuk overall performance peringkat satu sampai lima yakni Mongolian University of Science and Technology, School of Civil Engineering and Architecture (MUST-CEA), Gifu University , Mongolian University of Science and Technology, Can Tho University, dan King Mongkut’s University of Technology Ladkrabang. Dan, Universitas Brawijaya sendiri berhasil menyabet gelar Juara 1 Best Construction Cost, Juara 2 Best Presentation, Juara 2 Total Cost Awards, dan Juara 4 Best Aesthetic Award. Tahun depan Asia Bridge Competition 2020 akan diadakan di King Mongkut’s University dan dua tahun lagi, Asia Bridge Competition 2021 akan diadakan di Can Tho University Vietnam. (red/NDNR)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

49


Penilaian Universitas Brawijaya dalam Asia Bridge Competition

A

sia Bridge Competition memang sudah berlalu, namun setelah beberapa bulan euforia ajang ini masih belum usai. Universitas Brawijaya sebagai tuan rumah ajang kompetisi yang berskala internasional ini mampu meraih nilai mencapai 8,7 dalam nilai kepuasan dari survey pada peserta yang mengikuti ajang bergengsi ini. Universitas brawijaya sudah diumumkan menjadi tuan rumah sejak dua tahun yang lalu. Namun persiapannya sendiri baru dimulai sekitar 4 bulan sebelum ajang ini dimulai, dengan persiapan yang singkat universitas brawijaya mampu mendapatkan nilai yang dibilang sudah diatas ekspetasi. “kami hanya memperkirakan mendapatkan nilai sekitar 7-8 dari 10 poin” ujar Bapak Ketua Prodi S1 Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya atau yang biasa dipanggil Bapak Indradi. Bapak yang menjabat sebagai ketua pelaksana dalam ajang ini mengungkapkan bahwa Universitas Brawijaya sudah meningkatkan standart dalam perlombaan Asia Bridge Competition. Meski Demikian, sebelum mendapatkan nilai yang terbilang sangat puas, ternyata banyak halangan dan rintangan yang dihadapi universitas brawijaya sebagai tuan rumah. Pertama adalah masalah tempat, sebenarnya tempat yang akan dipakai adalah Gedung Samantha Krida, namun dua minggu sebelum acara dimulai tempat yang semula akan digunakan tidak bisa terpakai, Masalah tersebut akhirnya teratasi dengan panitia bergerak cepat menemukan tempat alternatif untuk dilaksanakan yaitu gedung Fakultas Ilmu Komputer (Filkom). Lalu kedua adalah masalah makanan, di pihak penginapan tidak dapat menambah atau menyediakan makanan untuk peserta luar negeri, sehingga perlu dilakukan penambahan penambahan atau improvisasi dari pihak panitia. Penilaian kepuasan dari peserta terbagi menjadi sembilan yaitu nilai arrangement schedule, merupakan agenda kegiatan yang disusun oleh tuan rumah dan mendapatkan nilai sebesar 91, nilai presentasi merupakan terdiri atas nilai mekanisme pelaksanaan peserta saat presentasi yang diisi oleh pertunjukan tari nusantara yang diadakan pada saat pembukaan dan pengujian jembatan di gedung filkom dengan mendapat nilai 82, nilai awarding memiliki dua acara yakni opening ceremony dan closing ceremony, saat opening ceremony terdapat pertujukan tarian nusantara yang dibawakan oleh mahasiswa universitas brawijaya dan juga acara closing ceremony yang diisi oleh perwakilan universitas yang berpartisipasi dengan menampilkan warna warni budaya dan keanekaragaman budaya dari masing masing peserta yang mendapat nilai sebesar 83, selanjutnya nilai tempat merupakan penilaian kualitas tempat yang digunakan untuk perlombaan yakni Gedung Widyaloka dan Gedung Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) dan

50

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


terbukti mendapatkan nilai yang baik karena tempat tersbut memiliki fasilitas yang baik dan mendapat nilai sebesar 90, Nilai Akomdasi merupkan nilai tempat penginapan yang ditinggal oleh para peserta selama kegiatan berlangsung di malang yang mendapatkan nilai sebesar 77, Nilai Makanan merupakan penilaian atas kualitas makanan yang dimakan oleh peserta dan mendapatkan nilai 81. Nilai Technical Tour merupakan penilaian peserta terhadap tempat yang dikunjungi peserta yakni Museum Angkut, Coban Rondo. Kedua wisata tersebut merupakan tempat yang sering didatangi oleh pengunjung luar kota maupun luar negeri, dan pihak panitia ingin mengenalkan sejarah tenatng coban rondo ditemukan dan juga museum angkut menjadi tempat popular yang harus dikunjungi ketika berada di malang dengan kedua objek wisata ini mampu mendapatkan nilai sebesar 87, nilai laison officer merupakan penilaian peserta terhadap pemandu yang ada ditiap universitas yang mengikuti perlombaan dan berhasil mendapatkan nilai tertinggi yaitu 93. nilai overall merupakan nilai dari keseluruhan acara tersebut yakni mendapat nilai sebesar 87. Universitas Brawijaya mampu mendapatkan nilai tinggi dengan bantuan Laison Officer atau yang disingkat menjadi LO yang memiliki sikap ramah dan cekatan sehingga memiliki kesan terdalam bagi bara peserta yang mengikuti perlombaan ini. (red/NDNR)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

51


TEKNOLOGI TEKNOLOGI BETON TULANGAN BAMBU

52

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Pemilihan bambu untuk penguatan bisa dilakukan berdasarkan faktor-faktor dan beberapa pertimbangan berikut: • Warna dan Umur – Menggunakan bambu yang memiliki warna coklat terang. Ini menunjukkan umur bambu minimal 3 tahun. • Diameter – Gunakan salah satu bambu dengan ruas yang besar dan panjang • Waktu – Cobalah untuk menghindari bambu yang dipanen pada musim panas. • Spesies – Di antara 1500 jenis bambu, yang terbaik harus diperiksa, diuji untuk memenuhi kebutuhan sebagai bahan penguat. Metode yang digunakan untuk konstruksi beton bertulang baja dapat digunakan untuk beton bertulang bambu. Ini hanya penggantian baja dengan tulangan bambu. Semua proses lain untuk konstruksi beton bertulang bambu tetap sama seperti konstruksi beton konvensional. (red/MSP)

So u rces : h tt ps : //w w w.you t ub e.co m/

S

aat ini beton bertulang masih banyak digunakan di masyarakat sebagai struktur utama bangunan, baik bangunan gedung maupun bangunan prasarana lainnya. Tulangan yang digunakan umumnya berupa tulangan baja, yang ternyata harganya pun terus melambung seiring dengan peningkatan pembuatan beton bertulang. Ketersediaan bahan dasar pembuatan baja (bijih besi) juga semakin terbatas dan tidak mungkin diupayakan peningkatan produksinya karena termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Kondisi demikian tentunya menuntut adanya alternatif material tulangan lain yang lebih murah dan dapat digunakan sebagai tulangan struktur beton bertulang. Salah satu material memungkinkan untuk dijadikan sebagai tulangan adalah material bambu, dimana bambu dapat diperoleh cukup banyak dimasyarakat, harganya relatif murah dan mempunyai kekuatan tarik yang cukup memadai. Konstruksi beton bertulang bambu mengikuti desain, proporsi campuran yang sama dan teknik konstruksi sebagaimana menggunakan baja sebagai penguat. Hanya tulangan baja yang diganti dengan tulangan bambu.Meski keberadaan bambu sudah ditemukan berabad-abad, penggunaan bambu sebagai bahan penguat merupakan inovasi di bidang konstruksi teknik sipil. Inovasi ini didasarkan pada studi Clemson yang telah dilakukan di Clemson Agricultural College. Bambu bersifat biodegradable dan terbarukan. Ia hemat energi karena berasal dari alam dan ramah lingkungan. Atas dasar sifat – sifat tersebut menjadikan bambu digunakan dalam bidang konstruksi selama berabad-abad.


TEKNOLOGI SOSROBAHU TERBARU PIER HEAD

T

eknik Sosrobahu merupakan teknik konstruksi yang digunakan terutama untuk memutar bahu lengan beton jalan layang dan ditemukan oleh Tjokorda Raka Sukawati. Dengan teknik ini, lengan jalan layang diletakkan sejajar dengan jalan di bawahnya, kemudian diputar 90° sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas jalanan di bawahnya. Teknik ini dianggap sangat membantu dalam membuat jalan layang di kota-kota besar yang jelas memiliki kendala yakni terbatasnya ruang kota yang diberikan, terutama saat pengerjaan konstruksi serta kegiatan pembangunan infrastrukturnya tidak boleh mengganggu kegiatan masyarakat kota khususnya arus lalu-lintas dan kendaraan yang tidak mungkin dihentikan hanya karena alasan pembangunan jalan. Metode kerja teknik Sosrobahu ini Pertama-tama pier head yang berdiameter So u rces : h ttps://w w w.youtube.com /

4 meter ditanam dengan lengan pier head dengan mengoperasikan pompa hidrolik hingga titik tekan 78 kg/cm². Meskipun bekisiting lengan pier head telah dilepas, pier head akan tetap mengambang di atas atap pier shaft. Lalu dengan dorongan sedikit saja lengan beton raksasa itu akan berputar 90 derajat. Saat pier shaft telah berada pada posisi sempurna, secara perlahan minyak dipompa keluar dan lengan beton merapat ke tiang dengan sendirinya. Kemudian sistem LPBH itu dimatikan sehingga perlu alat berat untuk menggesernya. Untuk menanggulangi bergesernya konstruksi, Ir. Tjokroda memancang delapan batang besi berdiameter 3,6 cm untuk memaku pier head ke pier shaft lewat lubang yang telah disiapkan. Kemudian, satu demi satu alat LPBH itu diterapkan pada konstruksi beton lengan jembatan lain. Wahh keren kan teknik sosrobahu ini? kebayangkan kalo misalnya teknik ini ga ditemukan, gimana ribetnya bikin jalan layang. Sebagai seorang engineer, teknik seperti ini harus terus dikembangkan, agar proses konstruksi dapat berjalan lebih cepat dan tidak mengganggu aktivitas lainnya. Teknik ini dianggap sangat membantu dalam membuat jalan layang di kota-kota besar yang jelas memiliki kendala yakni terbatasnya ruang kota yang diberikan, terutama saat pengerjaan konstruksi serta kegiatan pembangunan infrastrukturnya tidak boleh mengganggu kegiatan masyarakat kota khususnya arus lalu-lintas dan kendaraan yang tidak mungkin dihentikan hanya karena alasan pembangunan jalan. (red/MSP)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

53


ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) IN CIVIL ENGINEERING

H

ai strakters! ERP sendiri terdengar asing dalam telinga kita kan, nah disini kita akan mengenalkan apa itu ERP yang akan menambah pengetahuan kalian. Jadi apa itu ERP dalam general? Kepanjangan ERP sendiri adalah Enterprise Resource Planning atau dalam bahasa Indonesia sendiri adalah Perencanaan Sumber Daya Perusahaan yaitu merupakan sebuah sistem informasi untuk merencanaan sumber daya pada perusahaan yang diperlukan untuk mengambil, membuat, mengirim, dan menghitung pesanan pelanggan. Nah di dunia teknik sipil ERP sendiri juga diperlukan karena melibatkan perencanaan, pelaksanaan, pengangkutan material, pengembangan situs, dan perusahaan konstruksi teknik struktural. Perusahaan konstruksi memiliki risiko bisnis yang lebih tinggi daripada perusahaan teknik sipil. Insinyur konstruksi terlibat dalam lebih banyak transaksi terkait bisnis. Meskipun kini ada banyak perangkat lunak manajemen konstruksi yang tersedia di pasaran, namun masih sangat sedikit yang melibatkan semua aspek termasuk data lapangan yang sangat sulit untuk didigitalisasi. Padahal, jika suatu perusahaan mengaplikasikan penerapan sistem software ERP untuk industri konstruksinya, perusahaan tersebut akan dapat mengelola biaya proyek dengan mudah. ERP yang merupakan perluasan pada beberapa proses bisnis pada tahun 1990an. Penerapan ERP pada suatu perusahaan, perusahaan tersebut akan memperoleh keuntungan berupa kemudahan perencanaan produksi, proses pemesanan, manajemen persediaan, pengiriman maupun keuangan sehingga dapat mendukung pencapaian keberhasilan perusahaan dan anda bisa lebih fokus kedalam proses strategi bisnis.

54

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Sou rces : h tt ps : //w w w. pen gadaan .web. i d/

ERP dasarnya memerlukan bantuan perangkat lunak khusus yang dinamakan SAP (System Application and Product in data processing atau biasa disebut juga sebagai System Anaysis and Program Development). SAP terdiri dari sejumlah modul aplikasi yang mempunyai kemampuan mendukung semua transaksi yang perlu dilakukan suatu perusahaan dan tiap aplikasi bekerja secara berkaitan satu dengan yang lainnya. Menggunakan SAP dan ERP, suatu perusahaan dapat dengan mudah memperkirakan berapa lama suatu pasokan bahan baku akan habis dan dibutuhkan kembali, mengetahui jumlah produksi yang dapat dilakukan dengan performa perusahaan saat ini, menghitung keperluan bahan baku


yang kurang, dan berbagai hal lainnya secara real-time karena terhubung langsung dengan database perusahaan. Hal ini mungkin untuk dilakukan, karena SAP memiliki algoritma yang unik Pada masa depan kita akan menggunakan teknologi ini karena ada banyak manfaat saat menggunakan teknologi ini . Disini kita hanya membahas 4 manfaat dari banyak manfaat dengan menggunakan teknologi ERP, langsung dibawah ini.

Yah, itulah 4 manfaat dari sekian banyak manfaat ERP yang ada. Kita patut bersyukur Karena hidup di jaman yg dimana kita dipermudah dengan banyak teknologi yang mudah digunakan. Sekian pemahaman Enterprise Resource Planning mungkin terdengar asing di telinga kita tapi kita juga harus mengetahui kegunaan teknologi ini karena di masa depan mungkin kita akan menggunakan teknologi ini. (red/NDNR)

1. Mengoptimalkan Penggabungan Data Dengan menggunakan sistem ERP untuk industri konstruksi ini. Karena data akan terintegrasi dengan baik dan semua data tersimpan dengan rapi. Bahkan data dalam setiap perkembangan di lapangan langsung terupdate sehingga dapat dipantau secara langsung. 2. Analisa dan perencanaan ERP juga kita mampu menganalisa dan melakukan perencanaan dalam bidang financial. Hal ini tentu saja akan sangat membantu kita untuk menghindari pengeluaran biaya yang tidak perlu. 3. Komunikasi jadi lebih mudah Sistem ini juga untuk mempermudah kita untuk berhubungan dengan seseorang karena biasanya semua data sudah masuk ke sistem yang dapat diakses dengan mudah. 4. Pemasaran lebih mudah Dengan menggunakan ERP tim marketing bisa menunjukan setiap proses yang terjadi secara langsung kepada klien sebagai laporan Semua data-data tersebut tersimpan dengan rapi dan dapat diakses dengan mudah demi kelancaran pemasaran.

Source : www.freepik.com - photo created by rawpixel.com

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

55


Teknologi yang Diprediksi Berkembang di Masa Depan • Beton yang memiliki kemampuan Self-Healing Beton merupakan bahan konstruksi yang paling sering dijumpai dalam struktur bangunan. Alasan beton sering digunakan adalah karena keunggulannya yang memiliki kuat tekan yang tinggi dan tahan terhadap suhu yang tinggi. Akan tetapi, seperti bahan konstruksi lainnya, beton juga memiliki kelemahan yang dapat menimbulkan kerusakan pada beton. Kerusakan ini dapat ditimbulkan karena kesalahan saat perencanaan, pelaksanaan, dan karena pengaruh faktor lingkungan sekitar. Jenis kerusakan yang terjadi pada beton diantaranya adalah retak, voids, spalling, scaling, erosion, drumminess, akibat serangan kimia, dan akibat serangan fisik. Diane Gardner, peneliti dari Cardiff University, Wales, meraih penghargaan saat British Science Festival atas karyanya, yakni

beton yang mampu memperbaiki dirinya sendiri. Gardner yang berasal dari School of Engineering Cardiff University bergabung dalam kelompok peneliti yang telah berusaha mengembangkan beton yang mampu mendeteksi dan merespon kerusakan yang ada di dalam infrastrukturnya. Temuan baru ini berpotensi memberikan dampak besar pada instalasi beton di Inggris dan negara lain, mengurangi biaya perbaikan secara signifikan, serta mereduksi jumlah karbon. Dalam memperbaiki dirinya sendiri, beton ini bekerja dengan tiga cara utama. Celah-celah retakan “dikontrol” menggunakan serat yang dapat dibuat dari material plastik daur ulang, seperti botol. Setelah itu, bakteri ditempatkan pada beton dan akan “meremajakan” diri saat timbul keretakan. Saat kerusakan mulai terjadi, bakteri itu akan menanamkan “semen biologis” yang akan mengisi celah-celah ke retakan tersebut. Berikutnya, kapsul-kapsul berukuran nano dan mikro yang berisi getah atau “lem penyembuh keretakan” dilepaskan saat kerusakan atau keretakan mulai terjadi di dalam struktur beton yang bersangkutan. ( S u m b e r : ht t p s : / / w w w. c h a n n e l p o n d a s i . com/articles/self-healing-concrete-prospeksolusi-masalah-beton-masa-kini-dan-masamendatang)

• Semen dengan pengeringan 5 jam

So u rces : https://w w w.ilm ubeton .com /

56

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

Peneliti di Indonesia berhasil melakukan sebuah inovasi .Semen Indonesia Award on Innovation menghasilkan temuan inovasi yang spektakuler salah satunya adalah “semen 5 jam langsung kering”. Inovasi yang berasal dari 221


proposal tersebut akan terus meningkatkan daya saing perusahaan dan memantapkannya sebagai perusahaan semen kelas dunia. Dari sekian banyak proposal itu, salah satunya adalah produk semen yang kilat pengeringannya (Rapid Strenght Concrete). Produk ini, berguna untuk pembangunan dan perbaikan jalan yang dikejar tenggat waktu penyelesaian. Misalnya, perbaikan jalan di Pantura menjelang mudik lebaran, atau perbaikan jalan setelah rusak diterjang banjir. Laboratorium Litbang Semen Indonesia mampu membuat Rapid Strenght Concrete, dengan hanya perlu waktu 5 jam untuk mencapai kuat tekan 252 kg/cm2 dan 24 jam untuk mencapai kuat tekan 696 kg/cm2. “Artinya, jika beton normal untuk jalan memerlukan waktu 28 hari, dengan menggunakan beton dari Semen Indonesia hanya dalam 1 hari sudah mampu dilalui kendaraan berat beroda karet. Ini adalah inovasi kami yang merupakan solusi konkret atas tantangan yang dihadapi masyarakat terkait infrastruktur jalan,” ujar Dwi Soetjipto. Produk ini telah diuji oleh Laboratorium Beton dan Bahan Bangunan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Tak hanya itu. Inovasi produk yang telah dilakukan, juga menghasilkan porousconcrete atau pervirous concrete di mana beton ini mampu menyerap air yang mengalir di atasnya, lalu segera diteruskan ke tanah. Beton ini menjadi solusi untuk membantu mengatasi banjir di perkotaan. Dwi mengatakan, salah satu penyebab banjir di kota-kota besar adalah karena kekurangan lahan resapan air hujan, di mana jalan-jalan tidak mampu lagi menyerap air, karena betonnya tidak didesain untuk menyerap air. Jika air hujan dapat langsung terserap oleh jalan, maka akan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi banjir. Anak usaha perseroan, Semen Gresik, juga mempunyai produk Semen Gresik OPC yang semen siap pakainya telah menggunakan campuran rapid concrete. Produk ini bisa memenuhi kebutuhan pembangunan jalan yang membutuhkan pengeringan kilat. (sumber : http://www.semenindonesia.com)

• Robot Rayap

Sou rces : h tt ps : //w w w.an aktekn i k.co. i d/

Sejumlah ilmuwan komputer dari Harvard School of Engineering and Applied Sciences dan Wyss Institute for Biologically Inspired Engineering membuat robot yang beroperasi mirip dengan koloni rayap. Robot ini dapat dimanfaatkan untuk meringankan bencana banjir, seperti membangun dinding kantung pasir, atau sebagai robot pilihan untuk misi penjelajahan Mars di masa mendatang. Kru robot ini berbeda dengan robot manusia. Robot rayap tak mempunyai kendali bahkan untuk saling berkomunikasi satu sama lainnya. Robot yang dinamakan Termes atau rayap ini telah membangun gundukan tanah, tower, sampai piramida. Robot ini bahkan dapat membangun tangga secara mandiri, dari 2D ke 3D Layaknya koloni rayap, masing-masing robot ini dirancang sama dan menjalankan tugas secara paralel satu dengan lainnya. Untuk membuat robot koloni ini diakui tak mudah. "Di awal, normalnya, Anda memiliki cetak biru dan rencana detil bagaimana melakukan hal ini, dan tidak ada robot pemimpin di sini," kata dia. Menurut Nagpal, dalam koloni serangga keberadaan sang ratu atau raja sangat dibutuhkan untuk memberikan komando. Tanpa ratu, serangga tak bisa bekerja. Pada sistem robot saat ini cenderung tergantung

Lanjutan... | S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

57


Lanjutan... pada pengendali pusat agar robot dapat dapat berkomunikasi satu sama lain. Tantangan sistem ini yaitu jika terjadi kegagalan pengendali pusat, maka seluruh sistam akan runtuh. Tapi, peneliti membuktikan meraka mampu membuktikan tantangan itu, tanpa pusat pengendali, peneliti dapat menciptakan robot rayap. "Kami telah mengerjakan robot dalam media 2D tapi robot berfungsi pada lingkungan 3D, yang mampu membangun sesuatu. Ini tahap penting menuju penggunaan robot pada bidang tertentu ke depannya, misalnya konstruksi," kata Peneliti ilmu komputer dari Departemen Ilmu Komputer Aberystwyth University, Prof David Burns. (Sumber: https://www.viva.co.id/ arsip/481410-robot-rayap-ini-bisa-bantutanggulangi-banjir)

• Semen Bercahaya

So u rces : https://war takita.id/

Ilmuwan Jose Carlos Rubio ingin membuat satu cara menerangi jalan tol dan jalan raya pada umumnya tanpa menggunakan listrik. Dia kemudian menemukan sebuah solusi inovatif, yakni mengembangkan struktur pembentuk semen yang dia rancang untuk bersinar saat gelap. Rubio yang bekerja di Universidad Michoacana de San Nicolas de Hidalgo meneliti seluk beluk semen selama sembilan tahun. Menurutnya, masalah pertama yang dia hadapi adalah fakta bahwa semen itu tak tembus cahaya. Rubio lantas mencari

58

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

tahu lebih dalam tentang cara pembuatan semen. Proses pembuatan semen diawali dengan mencampurkan serbuk dengan air dan setelah memadat berbentuk gel, semen tersebut masuk dalam bentuk serpihan kristal. Serpihan ituv merupakan bagian dari semen yang tidak perlu. Rubio kemudian menemukan cara untuk mengubah struktur mikro semen yang membuat serpihan itu tidak muncul. Hasilnya, semen tanpa serpihan kristal itu dapat menyerap energi matahari dan memancarkan cahaya ketika malam tiba. Menurut Rubio, produk pemancar cahaya dari semen itu bisa bertahan selama 100 tahun dan bersinar selama 12 jam pada malam hari. Intensitas cahaya yang dipancarkan dapat diubah sehingga tidak menyilaukan para pengguna jalan. Pancaran cahaya yang dihasilkan berwarna biru dan hijau. Semen bercahaya itu tak hanya menghemat energi, tetapi proses pembuatannya juga ramah lingkungan. Selama pembuatan, satusatunya hal yang dikeluarkan adalah uap air. Penggunaannya menurut Rubio bisa untuk komersial. Menurut Rubio, setidaknya 4 miliar ton semen dibuat sepanjang 2015 silam dan semen bercahaya bukan hanya bisa digunakan untuk jalanan, tetapi juga gedunggedung. Teknologi semen bercahaya itu bahkan bisa digunakan dalam proses plester gedung. Saat ini, menurut data publikasi dari Investigacion y Desarrollo, penelitian Rubio ini telah mencapai tahap komersialisasi. (Sumber ;https://proper ti.kompas.com/ read/2016/05/17/082914921/Ilmuwan. Ciptakan.Semen.Bercahaya.Terangi.Jalan. Tol?page=all. Penulis: Ridwan Aji Pitoko) (red/MIKU)


Supported by : Canva.com | S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | T a h u n 2 0 2 0 | 59


Pembangunan Infrastruktur Periode 2019-2020

I

ndonesia saat ini sedang gencar gencarnya dalam pembangunan infrastruktur, karena indonesia sedang mengejar ketertinggalan dari Negara Negara lainnya. Pembangunan infrastruktur tidak lepas dari kritikan, namun dengan banyaknya infrastruktur yang ada di Indonesia perlu kita ketahui bahwa banyaknya keuntungan bagi kita yang bisa kita dapat contohnya adalah membuka pekerjaan baru, meningatkan perekonomian Negara, dan pemerataan bangunan di kota kota. Dari mulai pemerintahan, jokowi sangat mengebut dalam pembangunan infrastruktur dan telah membangun banyak infrastruktur. Lantas, pada tahun 2019- 2020, apa saja yang infrstruktur yang dibangun oleh bapak presiden, Jokowi?

• Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

So u rces : htt ps://fin an ce.detik.com /

Pembangunan rencana untuk membangun kereta api berkecepatan tinggi di Indonesia sudah diumumkan oleh pihak Pemerintah pada bulan Juli 2015. Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditargetkan selesai dibangun akhir 2020. Yang membuat Indonesia memiliki kereta cepat pertama di Asia Tenggara

60

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

dan direncanakan akan menghubungkan ibu kota negara Jakarta dengan kota Bandung di provinsi Jawa Barat, dengan jarak sejauh 150 kilometer. PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah meluncurkan kereta Argo Parahyangan Excellence perjalanan Jakarta-Bandung dan sebaliknya dengan waktu tempuh yang lebih cepat yaitu sebelumnya memiliki rata-rata 3,5 jam, sekarag menjadi 2 jam 50 menit saja. Kehadiran kereta ini rencananya akan diluncurkan pada bulan October 2019, dengan merogoh saku untuk kelas eksekutif sebesar 150 ribu dan kelas premium sebesar 110 ribu. Proyek kereta cepat juga rencananya akan dibangun lebih lanjut ke tahap berikutnya dengan menghubungkan kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya di Jawa Timur. Kereta semi cepat Jakarta-Surabaya sudah memulai survey pembangunan yang dimuali pada bulan Juni 2019 dan diharapkan selesai pada bulan October 2020 dan dimulai pembangunan. Nah, kereta semi cepat ini diharapkan akan menjadi alternatif baru moda transportasi bagi masyarakat dengan mempersingkat waktu, karena kereta semi cepat Jakarta-Surabaya akan menghemat waktu perjalanan hingga 3 jam 30 menit dari 9 jam menjadi hanya 5 jam 30 menit. Kereta semi cepat Jakarta-Surabaya akan memiliki kecepatan 160 kilometer (Km) per jam. Pada setiap perjalanannya, kereta semi cepat Jakarta-Surabaya mampu menampung 900 penumpang.


• Pembangunan MRT Jakarta

So u rces : h ttps://in dopolitika.com /

• Ruas Tol Trans Sumatera

Sou rces : h tt ps : //w w w.sai bu m i .com /

MRT Jakarta, singkatan dari Moda Raya Terpadu adalah sebuah sistem transportasi transit cepat menggunakan kereta rel listrik di Jakarta. Proses pembangunan telah dimulai pada tanggal 10 Oktober 2014 dan diresmikan pada 24 Maret 2019. MRT Jakarta sendiri rencananya memiliki jarak sejauh 110,8 km.

Jalan Tol Trans Sumatra adalah jalan tol sepanjang 2.818 km di Indonesia yang direncanakan menghubungkan kota-kota di pulau Sumatra, dari Lampung hingga Aceh. Proyek Tol Trans Sumatera masih berjalan. Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar menjadi pintu gerbang proyek tol terbesar di Pulau Sumatera.

Dengan kehadiran moda transportasi massal berbasis rel tersebut diyakini akan mampu menjadi salah satu solusi masalah kemacetan di ibukota dan juga meningkatkan masyarakat dengan menggunakan trnasportasi umumdaripada menggunakan trnsportasi pribadi. Pembangunan Mass Rapit Transit atau MRT sudh memasuki fase II bakal dilakukan mulai Maret 2019 dan bisa dibilang sedang berlangsung pembangunannya. Pembangunan fase ini terbagi menjadi IIA dan IIB. Rute MRT fase IIA adalah dari Hotel Indonesia menuju Stasiun Kota. Sementara untuk fase IIB, yaitu dari Stasiun Kota ke Ancol masih dilakukan studi terlebih dahulu agar pembangunan bisa lebih efektif. Target pembangunan proyek ini diperkirakan selesai pada tahun 2024.

Saat ini tol trans sumatera telah terbangun dan telah beroperasi sudah sepanjang 365 km. Di bulan oktober, jokowi akan meresmikan Tol Terbanggi Besar- Pematang Panggang- Kayu Agung atau Tol Terpeka. Tol Terpeka yang menghubungkan Terbanggi Besar ke Kayu Agung yang akan tembus hingga ke Palembang, tol ini merupakan jalan tol terpanjang karena sudah memiliki jarak sepanjang 187 kilometer. Pemerintah berencana menyelesaikan target pada tahun 2024.

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

61


• New Yogyakarta International Airport

So u rce : d okum en tasi PT. PP KSO NYIA

Bandar Udara Internasional Yogyakarta atau NYIA terletak Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bandar udara ini sebenarnya dibangun karena untuk membantu kinerja Bandar Udara Internasional Adisutjipto yang sudah tidak mampu lagi menampung kapasitas penumpang pesawat. Bandar udara ini berdiri di tanah seluas 600 hektar dan diperkirakan menelan biaya Rp6 triliun. Bandara ini akan memiliki terminal seluas 210.000 meter persegi dengan kapasitas 14 juta penumpang per tahun.Untuk tahap operasional terminal internasional telah mencapai 53% hingga minggu ke-30 pelaksanaan pekerjaan atau 6 Februari 2019. Saat pengoperasian terminal internasional pada April 2019 kemarin, sudah ada fasilitas sisi udara (airside) yang terdiri atas landas pacu, rapid taxiway 1, holding bay 1, paralel taxiway, exit taxiway, dan apron ditargetkan rampung 100%. Sedangkan fasilitas sisi darat (landside) yang terdiri atas gedung

62

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

terminal seluas 12 ribu meter persegi dan mampu menahan gempa maupun tsunami karena bandara ini terletak di pinggir pantai selanjutnya seperti gedung penunjang gedung PKP-PK, kargo dan EMPU, masjid, Main Power House (MPH), gedung administrasi yang ditargetkan sudah tuntas 100%. Di desember 2019, pihak pembangunberharap nanti pembangunan NYIA akan selesai 100 persen untuk pembangunan fase 1. NYIA akan punya terminal seluas 210 ribu meter persegi berkapasitas 14 juta penumpang per tahun, 9 kali lipat dari kapasitas Bandara Adisutjipto. NYIA akan menjadi bandara terbesar ketiga di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta di Banten dan Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali. Kehadiran NYIA diharapkan akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Yogyakarta.

• Jembatan palau balang II

Sou rces : h tt ps : //n ews.det i k.com /

Jembatan Palau Baling terletak di Kalimantan Timur. jembatan ini merupakan Jembatan ini akan menghubungkan Balikpapan ke ibu kota RI yang baru yang memiliki lebar 22,4 meter. Dengan mempunyai 4 jalur , Jembatan dengan tipe struktur cable stayed tersebut akan jadi jembatan dengan bentang utama terpanjang kedua di Indonesia setelah Jembatan Suramadu di Jawa Timur. Jembatan


Pulau Balang akan memiliki panjang antar pilon sepanjang 402 meter. Manfaat dari jembatan itu akan mendukung transportasi dari Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan dan pengembangan wilayah kawasan industri Kariangau. Manfaat lain adalah mengurangi kepadatan lalu lintas dalam kota Balikpapan, sesuai dengan konsep jaringan jalan antar kota yang tidak harus melalui jalan-jalan dalam kota.

seperti, Moda Raya Terpadu atau MRT, Light Rail Transit atau LRT dan Bus Rapid Transit atau BRT dan juga jalan tol. Perencanaan dalam pembangunan MRT masih belum terlihat namun sudah ada rencana yang akan dibuat oleh para pemerintah.

• Jembatan holtekamp di papua

• MRT di Ibu Kota Baru

Sou rces : h tt ps : //f i n an ce.det i k.com /

So u rces : htt ps://katadata.co.id/

Jakarta merupakan ibukota yang lama sudah memiliki angkutan umum yang sudah dibilang baik, dengan pindahnya ibu kota di Kalimantan Timur. Pastinya perlu dibangun angkutan umum bagi para penduduk maupun pekerja. Nah, MRT sendiri merupakan suatu bentuk angkutan massal yang wajib disediakan di setiap kota-kota besar. Pemerintah sudah berencana akan membangun sarana transportasi publik di ibu kota baru. Salah satunya adalah Mass Rapid Transit atau MRT. Pemerintah berencana membangun sejumlah infrastruktur transportasi di ibu kota baru. Angkutan massa yang akan dibangun dan dikembangkan

Jembatan ini terletak di ibu kota papua yakni Jayapura. Jembatan dengan bentk melengkung dan berwarna merah ini merupakan ikon dari pulau papua. Jembatan Holtekamp membentang di atas Teluk Youtefa, memiliki panjang 732 meter. Holtekamp menjadi jembatan terlebar pertama di Indonesia dengan empat lajur untuk dua jalur.Nama dari Holtekamp diambil dari nama pantai karena kebetulan dekat dengan pantai yang menawarkan keindahan. Jembatan Holtekamp diklaim bisa bertahan sampai 1.000 tahun kemudian. Dari uji ketahanan gempa, jembatan ini mampu bertahan dari guncangan berkekuatan 7,0 SR. total pembuatan jembatan holtekamp ini mencapai 1,8 Triliun. Pembangunan jembatan ini sudah dimulai pada tahun 2015 dan sudah disahkan pada bulan Juli 2019 kemarin. (red/NDNR)

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

63


Tim Redaksi StruktuR Nama : Angga Restu Yulianto Tempat, Tanggal Lahir : Pasuruan, 14 Juli 1999 E - mail : anggarestuy123@gmail.com No. Telp : 082298998796

Nama : Mohammad Ainur Rofik Tempat, Tanggal Lahir : Malang, 27 Juni 1999 E - mail : rofik.270699@gmail.com No. Telp : 08954566690

Nama : Nimas Dyah Nariswari Ramadhani Tempat, Tanggal Lahir : Surakarta, 16 Desember 1999 E - mail : nimasdyahnr221@gmail.com No. Telp. : 082220504224

Nama : M. Ilham Khaniful Ula Tempat, Tanggal Lahir : Magetan, 30 Maret 2000 E - mail : ilham.khanif30@gmail.com No. Telp : 082257701172

Nama : Michael Samantiara Putra Tempat, Tanggal Lahir : Makassar 20 Agustus 2000 E - mail : samantiaraputra23@gmail.com No. Telp : 082346154326

Nama : Moh. Wildan Andhra Kusuma Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 7 Juni 2001 E - mail : andhrawil@gmail.com No. Telp : 082148311890 64

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |

65


66

| S T R U K T U R | E d i s i 1 6 | Ta h u n 2 0 2 0 |


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah StruktuR edisi 16 by Himpunan Mahasiswa Sipil FT-UB - Issuu