Sebuah perjalanan awal, Portfolio Volume 01
Ini adalah sebuah
PERJALANAN
tanpa henti seseorang yang bernama,
Muhammad Taufik
Ini adalah sebuah
PERJALANAN
tanpa henti seseorang yang bernama,
Muhammad Taufik
Melalui sebuah portfolio ini, seseorang yang bernama Muhammad Taufik mencoba mengabadikan beberapa karya terpilihnya sebagai cerita dalam perjalanannya yang tanpa kenal henti. Semoga dapat dinikmati. Terima kasih.
Curriculum Vitae
Halo! Perkenalkan nama saya
MUHAMMAD TAUFIK Personal Information Address Place, date of birth Sex Phone Email
Jl. Kejaksaan No.2 Kec. Tawang Kel. Tawangsari, Kota Tasikmalaya, 46112. Tasikmalaya, 26 Sept ‘99 Male 0851 5921 5335 himuhammadtaufik @gmail.com
Education Background 2012 - 2015 SMP Terpadu Riyadlul Ulum Wadda’wah Kota Tasikmalaya 2015 - 2018 SMAN 1 Kota Tasikmalaya
linkedin.com/in/hiooopik
2018 - 2022 Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan Department of Architecture | 3.72
Technical Skills
Basic Intermediate Advance
Sketchup AutoCAD Archicad Lumion Enscape Microsoft Office Adobe Photoshop Adobe Illustrator DaVinci Resolve
Hobbies Watching movies Motorcycling Cycling Playing piano
Saya baru saja menyelesaikan studi sarjana Arsitektur di Universitas Islam Indonesia. Saya menyukai hal yang baru yang dapat membuat saya berkembang dan antusias terhadap segala hal yang berhubungan dengan desain, seperti architecture, dan graphic design, sehingga banyak sekali sayembara dan perlombaan yang diikuti pada saat saya menjalani perkuliahan. Portfolio ini saya susun melalui beberapa project yang saya pilih yang terbagi menjadi beberapa bagian yang menggambarkan perjalanan saya. Saya berharap dapat memulai perjalanan saya untuk mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran baru sebagai seorang arsitek kedepannya.
Photography Videography Sketching Writing
instagram.com/hiooopik/ https://issuu.com/himuhammadtaufik
Experience 2016 - 2017 Head of Field Section Technology & Comm. Student Council (OSIS), SMAN 1 Tasikmalaya
2021 Asissistant Lecturer of Tectonic & Craftmanship Department of Architecture, FTSP, UII
2019 Member of Opening & Closing Division Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur 35
2021 Presenter of International Colloquium Sakapari 7 Department of Architecture, FTSP, UII Yogyakarta
2019 Creative Director of Exhibition & Talkshow Impossible Architecture | SupersemArch 2019 Taman Budaya, Yogyakarta, Indonesia 2019 Head of Organizing Committee FKA 2019 Forum Komunikasi Arsitektur 2019 Department of Architecture, FTSP, UII 2019 - 2020 Founder & Creative Director START Project Clothing Company Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia 2020 International Talented Student Ambassadors Virtual Mobility University of Economics & Law Vietnam National University Ho Chi Minh City 2020 Presenter & Exhibitor of “Dalam Layar Arsitektur” Universitas Pelita Harapan
2021 Writer at Kolektif Agora Urban Space Writing Publisher on Medium Platform 2021 Videographer at Marcomm FTSP Marketing & Communications Universitas Islam Indonesia 2021 Head of Steering Committe FKA 2021 Forum Komunikasi Arsitektur 2021 Department of Architecture, FTSP, UII 2022 Presenter & Exhibitor of “SUPERSEMARCH 2022” Department of Architecture, FTSP, UII 2022 Presenter at “KOMPILASI 5” Himpunan Mahasiswa Arsitektur “mimar” Department of Architecture, FTSP, UII
Awards & Achievements 2020 1st Winner | Sayembara Arsitektur Archevent UNS The Abandoned: Rediscovering The Soul of Space Universitas Sebelas Maret Surakarta
2021 2nd Winner | Sayembara Arsitektur UKDW & GRC Villa Kilau Pesona Pertiwi Universitas Kristen Duta Wacana & GRC Board
2020 1st Winner | Competition MIMAR Photography New Normal Architectural Photography Department of Architecture, FTSP, UII
2021 3rd Winner | Architectural Blue Ribbon Awards VI ABRA VI | Category Architectural Design Studio 2 Department of Architecture, FTSP, UII
2020 3rd Winner | Competition MIMAR Photography New Normal Architectural Videography Department of Architecture, FTSP, UII
2021 1st Winner | Architectural Blue Ribbon Awards VII ABRA VII | Category Architectural Design Studio 3 Department of Architecture, FTSP, UII
2020 1st Winner | CreatiFest Designer Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan, UII
2022 Top 8 Architectural Blue Ribbon Awards VIII ABRA VIII Category Final Architectural Design Studio Department of Architecture, FTSP, UII
Content Architectural Design Project
MANJILI
BARBARA
DE HOGOE
Memorial Space & Post Traumatic Healing Center
Cottage
Museum, Exhibition Center & Urban Space
Nominee (on going) Architectural Blue Ribbon Awards VIII Final Architectural Design Studio Individual Project
2nd Winner Tropical Villa Competition UKDW | GRC Villa and Sharing Place Group Project
1st Winner Archevent Competition UNS Abandoned Building | Adaptive Reuse Group Project
Built Design Project
TITIK KOFFIE Mini Cafetaria Commission Project Design Only IndividualProject
THE SOEDIRMAN
THE WINANGUN
MANDALA
Rental Office & Cultural Space
Riverfront, Cultural Center & Farming Space
Vacation House
1st Winner Architectural Blue Ribbon Awards VII High Rise Rental Office GBCI Individual Project
3rd Winner Architectural Blue Ribbon Awards VI Building and Urban Planning Group Project
Architectural Design Studio 3 Vacation House and Sharing Place Individual Project
Others
GRAPHIC DESIGN Visualization & Illustration Design Commission Project IndividualProject
Manjili
MANJILI MEMORIAL SPACE & POST DISASTER TRAUMATIC HEALING CENTER Studio Akhir Desain Arsitektur | Final Project
Kategori:
Lokasi:
Pantai Talise, Palu, Sulawesi Tengah
Status:
Nominee (on going) Architectural Blue Ribbon Awards (ABRA) VIII Final Architecture Design Studio
Individu
Tahun:
2022
Indonesia terletak pada pertemuan lempeng tektonik aktif, sehingga menjadikan sebagian wilayahnya rawan terhadap bencana alam. Dampak bencana alam tidak hanya menimpa fisik dan material, tetapi juga menimpa kesehatan mental dan psikologis kejiwaan sosial korban. Bencana alam & kesehatan mental dapat berkaitan erat, karena pengalaman ini berdampak besar terhadap kehidupan seseorang termasuk kesehatan mental para korban yang menghadapi kehilangan. Menurut BNPB & Kemenkes telah tercatat data sejumlah: Architectural Presentation Board
3092 665 14116 8.426.609 Book
bencana yang terjadi di Indonesia selama tahun 2021
Korban jiwa meninggal dunia
Korban Luka dan menderita
Masyarakat terdampak dan mengungsi
Sehingga data tersebut membuktikan bahwa bencana alam tak hanya menimbulkan kerugian fisik belaka, tetapi juga membawakan dampak kerugian psikologis pasca bencana yang perlu untuk mendapatkan perhatian khusus oleh kita.
Konsep & Fungsi Bangunan Dari berbagai permasalahan diatas, maka perancangan menggabungkan 2 fungsi, yaitu Ruang Memorial & Community Center. Hal ini bertujuan untuk membantu para korban selamat dari bencana yang mengalami trauma akibat dari bencana tersebut sekaligus meningkatkan perekonomian dari kawasan setempat yang telah hilang dan kian menurun karena dampak kehancuran alam dari bencana tsunami. Untuk itu, pendekatan yang diambil akan mengacu pada penerapan Healing Architecture sebagai perancangan ruang yang dapat memulihkan psikologis kejiwaan korban dengan melakukan pengalaman ruang yang erat hubungannya dengan antropometri & antropomorpi manusia untuk menciptakan lingkungan penyembuhan yang memengaruhi perilaku fisik dan psikologis korban untuk menemukan tempat yang membantu menjalani kehidupannya kembali. Sehingga rancangan ini diberi nama “Manjili” yang berasal dari bahasa Kaili, yang memiliki arti “kembali
Kesehatan Banyaknya masyarakat terdampak bencana mengalami trauma pasca bencana yang belum mendapatkan perhatian apa-apa, sehingga diterapkan konsep Healing Architecture sebagai pendekatan yang diterapkan pada rancangan.
Sejarah Lokasi merupakan pantai yang keindahannya tersapu oleh tsunami, hingga mengakibatkan turunnya perekonomian setempat, maka rancangan ruang memorial dibuat untuk meningkatkan tanpa melupakan bencana alam yang telah terjadi pada saat itu.
Intensitas Site
K
S
%
20
.
LT
% 70
2
H
D
LB
K
K
IN
M
A
M
B
D
K
semua yang hidup akan kembali, untuk menjalani hidupnya, kembali
Latar Belakang
Lokasi Makro & Mikro
15.000m2
Menurut BNPB, Palu merupakan salah satu kota di Sulawesi Tengah yang seringkali rawan dilanda gempa bumi dan tsunami. Hal itu disebabkan karena daerah tersebut dilalui jalur sesar Palu Koro. Pemilihan lokasi makro ini juga didasari dari Kota Palu yang terkenal dengan pemandangan pantainya yang indah, salah satunya adalah Pantai Talise. Namun dikarenakan terjadinya becana tsunami pada tahun 2018 tersebut, Pantai Talise menjadi hancur dan perekonomian pada area tersebut pula menjadi menurun, dimulai dari hilangnya mata pencaharian, hilangnya harta benda, korban jiwa, hingga masyarakat yang terdampak trauma.
2015 2018 2021
Behaviour Masyarakat Sekitar
Pengunjung Masyarakat Sekitar Berjualan Makanan
Pengunjung Wisatawan Luar Kota Orang Dewasa & Anak-Anak
Pengunjung Masyarakat Sekitar Healing Therapy
Pengunjung Masyarakat Sekitar Berjualan Kerajinan Tangan
Pada tahun 2020, Pantai Talise di Kota Palu ini mulai dibenahi dengan diberinya “breakwater”, atau yang biasa disebut dengan pemecah ombah dengan cara menyerap sebagain energi gelombang dengan tumpukan batu disekitarnya agar tidak terjadi abrasi yang dapat menggerus garis pantai. Sehingga saat ini, banyak sekali orang yang berdatangan dengan seorang diri atau bersama pasangan hanya untuk sekedar berkontemplasi yang dipercaya sebagai sarana healing dengan melihat air laut dan pemandangannya, bermain air, berjualan makanan, hingga kerajinan tangan.
1
6
2
7
Ma Massa T ssa er Ru api C an om gM m em un or ity ial Ce
3
8
Ma Massa T ssa er Ru api C an om gM m em un or ity ial Ce
9
Ma Massa T s e Pa sa R rap r u i Sir king angCom ku A las rea Memmun iS or ity ek ial Ce un nt de er rP en gu nju ng
4 5
Sir
ku
las
iP
en
gu
nju
ng
10 Transformasi Site
Ma Massa T ssa er Ru api C an om gM m em un or ity ial Ce
nt
er
nt
er
nt
er
Exploded Aksonometri
Ruang Memorial | Ruang Konsultasi & Terapi | Ruang Lobby & Mini Cafe | Ruang Workshop & Pameran
Aksonometri Massa Bangunan M
01 R ASS U A
AN BA G NG ME U MO NA RI N AL
M
M
02 L ASS O A
MOBBY BA RI RU NGU AL A NG NA N ME -
04 G ASS AL A B
RA BA PI N DA GU N NA KO N NS UL
TA
01 02 04
M
03 T ASS E A
03
SI
PA ER AN ME I,W GU RA OR NA N KS N HO P
&
Siteplan
Potongan
Tampak Keseluruhan Bangunan
Potongan Ruang Memorial
01
02
03
04
05
06
RUANG MEMORIAL FASE 1 “UNKNOWN SPACE” Area ini merupakan area fase penceritaan pertama pada ruang memorial, pada area ini pengunjung akan diarahkan menuju lorong dengan lebar 3 meter dan memiliki dinding batu yang tinggi pada area sekitarnya. Pada lorong ini pengunjung akan merasakan kecilnya manusia dihadapan tingginya dinding dan tanpa informasi apapun, sehingga lorong ini diberi nama lorong ketidaktahuan (Unknown Space). RUANG MEMORIAL FASE 2 “SPACE OF FEAR” Setelah berjalan pada fase 1, selanjutnya pengunjung diarahkan menuju fase 2, pada area ini lorong dibuat semakin mengecil dengan atap pendek dan nuansa gelap pada area interiornya, pada area ini pula terdapat air yang mengalir jatuh menuju area sirkulasi dengan diiringi suara percikan air pada area kaki ditambah dengan informasi tentang timeline tsunami terjadi. Lorong ini mengartikan tsunami dengan tanda air yang mulai surut, sehingga lorong ini diberi nama lorong ketakutan (Space of Fear) RUANG MEMORIAL FASE 3 “SHAPE OF WATER SPACE” Setelah melewati lorong ketakutan (Space of Fear), maka pengunjung akan memasuki area dengan atap yang sedikit demi sedikit semakin menjulang tinggi keatas, para pengunjung akan merasakan tingginya atap tersebut sehinga merasakan bagaimana ombak tsunami pada saat itu terjadi dengan tambahan suara derasan ombak pada area dalam, sehingga ruang ini dinamakan shape of water space, yang mengartikan bentuk ombak tsunami pada tahun 2018. RUANG MEMORIAL FASE 4 “ROOM OF SADNESS” Setelah pengunjung merasakan tingginya ombak, maka para pengunjung akan mulai memasuki ruang yang luas dengan dikelilingi gambar tentang infomasi tsunami tersebut sekaligus dengan nama para korban dari tsunami pada saat itu. Area atap dirancang dengan material tempered glass yang diberi permukaan air pada atasnya, sehingga bayang-bayang dari air tersebut akan memasuki ruang dan para pengunjung akan merasakan seperti sedang berada dalam air. Ruang ini disebut ruang kesedihan, karena terdapat nama-nama korban beserta dengan ilutrasi gambar pada saat tsunami tersebut terjadi.
RUANG MEMORIAL FASE 5 “SPACE OF HOPE” Setelah merasakan ruang yang luas dalam naungan beratapkan kaca, maka selanjutnya para pengunjung akan keluar melalui tanjakan demi sedikit keluar ruang sehingga pada berada pada area outdoor. Pada area ini pengunjung akan merasakan luasnya lautan diiringi dengan naiknya sirkulasi secara bertahap. Area ini diberi nama “Space of Hope” atau dapat disebut dengan ruang harapan, karena pengunjung setelah melewati berbagai fase-fase sebelumnya yang memiliki ambience sempit dan takut, akan merasakan kelegan untuk menjalani hidup kembali. RUANG MEMORIAL FASE 6 “SPACE FOR CONTEMPLATION” Fase 6 ini merupakan tahapan terakhir dari rangkaian penceritaan ruang memorial yang memiliki arti mengikhlaskan semua yang telah terjadi dengan view lautan dan gunung maka para pengunjung dapat berkontemplasi berdiam diri sambil menikmati bentang alam yang sangat terbuka, meciptakan ruang yang khidmat & penuh dengan penerimaan akan rasa yang lalu, untuk merubahnya menjadi sebuah harapan dan menjalani ke hidupan di masa akan datang.
3D Denah Tiap Masa
Barbara
BARBARA TROPICAL COTTAGE & SHARING PLACE Tropical Villa Kilau Pesona Pertiwi
Kategori:
Lokasi:
Tanjung Jaya, Banten
Status:
2nd Winner Sayembara Arsitektur Villa Kilau Pesona Pertiwi UKDW & GRC
Kelompok Muhammad Taufik Rafif Sa Falah Shafira Satya N.
Tahun: 2021
Tanjung Lesung merupakan kawasan strategis pariwisata nasional yang memiliki topografi berupa pantai dan perbukitan tropis. Kawasan ini dekat dengan kawasan Tua Banten, Budaya Baduy dan Debus, Taman Nasional Ujung Kulon, dan Gunung anak Krakatau. Budaya Baduy dan ba banyaknya perkampungan yang bersahaja dan sederhana menjadi karakter masyarakat sehingga cocok untuk diangkat sebagai konsep cottage
Architectural Presentation Board
Gairah untuk mengembara dan membaur antara manusia dengan semesta, membawa kembali manusia dari hiruk pikuk perkotaan untuk merasakan habitat asalnya yang asri dan harmoni. Wisatawan dapat menjelajahi pengalaman diantara tiga alam yang berbeda yakni pantai, tebing, dan bukit. Melakukan BarBaRa dengan bernaung dan bertinggal sementara di cottage modular yang mempersaksikan bentang alam perbukitan dan pantai dilengkapi dengan Salted water infinity pool, pertunjukan budaya, Bebakaran gampling. Sebagai tempat bernaung dalam waktu yang lama sekaligus mencicipi serbuk baru budaya setempat dan alam sekitar. Wisatawan dapat mengakses villa dengan memesan secara online lalu pengguna akan di jemput oleh shuttle transportation.
Respon Desain Recycle Materials
Biophilic Design
Green Design
Transformasi Site
Vegetasi
Sharing Place | Crustacea Cottage Deluxe | Nautilus Cottage VIP| Penyu Cottage VVIP
Massing Transformations
Sharing Place | Crustacea Cottage Deluxe | Nautilus Cottage VIP| Penyu Cottage VVIP
Exploded Axonometric
Sections
Pespective Situation
Tampak Depan
Bamboo Petung Steel Joint
Concrete Column
GRC Timberplank (8x100x2440) Bamboo Petung Steel Framework
GRC Timberplank
Sliced of Bamboo Scrap Steel Framwork Bamboo Petung
GRC Superfloor GRC Superdeck Steel Framework Concrete Beam Concrete Column
De Hogoe
DE HOGOE MUSEUM, EXHIBITION CENTER & URBAN SPACE Adaptive Reuse for Abandoned Building
Kategori:
Lokasi:
Hotel Togoe, Yogyakarta
Status:
1st Winner Sayembara Arsitektur Archevent UNS - Abandoned Building
Kelompok Muhammad Taufik Yoga Azizstra A. Fidzin Arsli M.
Tahun:
2020
Hotel Toegoe adalah hotel yang dibangun pada awal abad ke-20 di Jalan Pangeran Mangkubumi Nomor 2, Yogyakarta, yang tepatnya berada di sebelah timur Stasiun Yogyakarta. Hotel Toegoe telah menjadi saksi bisu perjuangan Indonesia untuk mencapai kedaulatan negara. Pada tahun 19 1949, Hotel Togoe dipilih sebagai venue konferensi inter Indonesia pertama dalam rangka melakukan persiapan Konferensi Meja Bundar (KMB) yang akandilaksanakan pada tahun yang sama di Den Haag, Belanda. Namun sayang, kini bangunan tersebut hanya terbengkalai begitu saja.
Architectural Presentation Board
Konsep revitalisasi Hotel Toegoe didesain dengan basis lingkungan hijau. Hal ini merupakan bentuk distraksi dari stigma negatif terhadap citra hotel bagi masyarakat kota Jogja yang mengartikan bahwa hotel adalah “sumber bencana”. Konsep ini juga merupakan respon dari minimnya ruang te terbuka hijau di Kota Jogja serta isu kesehatan berupa pandemi virus COVID-19. Rancangan ini juga mengaplikasikan konsep tersebut dengan disediakannya ruang terbuka hijau dengan dipenuhi pepohonan kayu putih, bambu, serta tumbuhan-tumbuhan lainnya yang bersifat aromatherapy, sekaligus jogging track yang mengelilingi hutan tersebut yang diambil dari garis sumbu menuju alun-alun di DIY.
Transformasi Massa
Konsep
Environment
History
Culture
Non-cultural heritage buildings in existing conditions which result in the cutting of 2 parts of the building in the cultural heritage building area.
Non-cultural heritage buildings are removed because they are considered disturbing the image of cultural heritage buildings.
adding new buildings by adjusting the style of the old buildings, but with different materials.
Mural corner
Health
Bamboo Tree
Ketapang Tree
Eucalyptus Tree
Perancangan revitalisasi Hotel Toegoe juga menempatkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Sistem ini mengambil air limbah hotel di sekitar kawasan ya yang kemudian diolah menjadi air bersih untuk didistribusikan ke kawasan padat di sisi timur tapak sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh ma masyarakat.
West Elevation nts
Section A-A’ nts
Section B-B’ nts
South Elevation nts
Street View
Street View
Street View
Amphiteather
Mural Corner
Mini Cafe
Museum
Art Space
Exhibition Center
Soedirman Tower
SOEDIRMAN TOWER RENTAL OFFICE & CREATIVE CULTURAL SPACE High Rise Building with GBCI
Kategori:
Lokasi:
Jalan Sudirman, Jakarta Selatan
Status:
1st Winner Architectural Blue Ribbon Awards (ABRA) VII Architectural Desain Studio 3
Individu
Tahun:
2022
Architectural Presentation Board
Design Report Book
Jalan Sudirman merupakan kawasan di Kota Jakarta yang sangat dekat dengan Central Bussiness District. Pada daerah tersebut pula memiliki beberapa isu permasalahan lingkungan, seperti isu non-arsitektural bahkan arsitektural. Sehingga tujuan dari perancangan ini yaitu me menyediakan kantor sewa sekaligus ruang kreatif dan budaya bagi para masyarakat dan khususnya untuk para generasi muda agar mengenal budaya lebih dalam, dengan keseluruhan konsep ramah lingkungan (Green Building) dengan asas keberlanjutan (Sustainability). SOEDIRMAN Tower memiliki luasan lahan 3.000m2 dengan total luas bangunan 12.000,79 m2 yang terbagi menjadi 6 macam sesuai TOR, yaitu Publik, Annex, Rental Office, Management & Support, MEE, dan Sirkulasi serta parkir.
EDGE
FIRE
RVS
RESIST
GBCI
78% 100% 100% 93,9% 51,1%
Transformasi Site
1
Site memiliki ukuran luasan 3.000m2 dengan jenis tanah tidak berkontur di area perkotaan.
2
Area terbangun diposisikan jauh dari sempadan jalan dikarenakan terdapat aturan jalan sempadan sejauh 8m dari ruas jalan.
3
Kemudian dibuat perkerasan pavingblock dan grassblock untuk sirkulasi kendaraan bermotor dengan lebar jalan 5m - 6m.
4
Perancangan memiliki strategi untuk membuat orang-orang mengurangi alat transportasi dengan kendaraan pribadi, maka dari itu dibuatlah area bike track untuk memenuhi tolok ukur GBCI.
5
Untuk memenuhi RTH sebesar 30% (sesuai peraturan daerah) maka dibuatlah beberapa area resapan air yang dipermukaannya ditanami rumput agar terlihat lebih segar dan memiliki pengikat air pada permukaan tanah.
6
Dikarenakan terbatasnya luas lahan, maka dibuatlah area semi basement yang pada bagian belakang sirkulasi dibuat terbuka, sekaligus Untuk mengurangi gersangnya perkotaan, serta meminimalisir panas, maka diperlukan vegetasi dengan orientasi tertentu pada area site. te
Transformasi Massa
1 Area terbangun diposisikan jauh dari sempadan jalan d i k a r e n a k a n terdapat aturan jalan sempadan sejauh 8m dari ruas jalan.
2 Posisi Annex dan tower ditempatkan terpisah untuk penyebaran pada lahan yang terbatas lebih maksimal, Hal itu juga merespon dari segi lansekap yang akan lebih beragam.
3
4
Massa dipotong untuk mengurangi radiasi langsung dari matahari, juga untuk merespon pergerakan angin. Pemotongan massa juga mengambil respon untuk memanfaatkan view pada area Barat Laut dan utara menuju Stadium Gelora Bung Karno.
5 Kemudian untuk membuat office menjadi lebih terukur kelembaban dan kerindangannya maka ditambahkan vegetasi pada area luar untuk area alfresco sekaligus sebagai shading cahaya yang masuk pada beberapa area.
ROOFTOP SMALL 3 LARGE 2 MEDIUM 1 METING POINT
SMALL 1 LARGE 2 MEDIUM 3 METING POINT
SMALL 0 LARGE 2 MEDIUM 3 METING POINT
SMALL 3 LARGE 1 MEDIUM 3 METING POINT
SMALL 4 LARGE 1 MEDIUM 4 METING POINT
SMALL 2 LARGE 1 MEDIUM 5 METING POINT
SMALL 4 LARGE 2 MEDIUM 3 METING POINT
SMALL 3 LARGE 1 MEDIUM 5 METING POINT
SMALL 3 LARGE 1 MEDIUM 5 METING POINT
SMALL 3 LARGE 2 MEDIUM 5 METING POINT
SMALL 3 LARGE 2 MEDIUM 5 MEETING POINT
SMALL 3 LARGE 3 MEETING POINT
SMALL 5 LARGE 1 MEDIUM 2 METING POINT
SMALL 2 MEDIUM 1 MEETING ROOM COWORKING SPACE
CAFETARIA COWORKING SPACE
16 15 14 13 12 11 10 09 08 07 06 05 04 03 02
LOBBY ATRIUM LOUNGE EXHIBITION COMMUNITY
GF & 1 BASEMENT
TAMPAK DETAIL OFFICE
LIGHTSHELF TECHNO REFLECTOR DAYLIGHT
DETAIL FASAD HORIZONTAL LIGHTSHELD
ENTRANCE DROP OFF AREA
WAITING SPACE & COMMUNAL AREA
CAFETARIA & COWORKING SPACE SEMI OUTDOOR
PEDESTRIAN SIRKULASI BUS
MINI ATRIUM
ENTRANCE ANNEX MODERN AMPHITHEATER
COMMUNITY CULTURAL AREA ANNEX
LOBBY & LOUNGE
The Winangun
THE WINANGUN RIVERFRONT, CULTURAL CENTER & FARMING SPACE Urban Planning and Building
Kategori:
Lokasi:
Sitiwinangun, Cirebon, Jawa Barat
Status:
3rd Winner Architectural Blue Ribbon Awards (ABRA) VI Architectural Desain Studio 2
Kelompok Muhammad Taufik Haura Khansa Izdihar M. Rizki Ramadhan
Tahun:
2021
Architectural Presentation Board
Design Report Book
Dahulu, hubungan antara manusia dengan alam (ekologi) terjalin sangat erat. Namun, seiring berkembangnya zaman, banyak hal yang berubah. Teknologi berkembang, ada yang dimanfaatkan dengan baik, ada pula yang tidak. Para pemuda desa pergi ke kota kota besar untuk me mencari pekerjaan, hingga akhirnya SDM tidak terolah dan tidak termanfaatkan dengan baik. Sungai tercemar oleh limbah pabrik dari teknologi, pohon ditebang secara ilegal, hutan gundul, dan akhirnya ekologi menjadi renggang. Alangkah indahnya jika hal tersebut tidak terjadi di masa kini, apakah itu mungkin? Apakah alam dan teknologi dapat berjalan seiringan?
Konsep Rancangan Riverfront
Potensi Kawasan
Sitiwinangun dikenal dengan sentra industri kreatifnya sebagai desa gerabah. Menjadi sentra gerabah tertua di Jawa Barat dan sejak 2015 sehingga proses produksi gerabah menjadi identitas tersendiri bagi masyarakat Sitiwinangun sebagai warisan tradisi dari nenek moyang yang menarik. Dalam mengembangkan Sitiwinangun, dapat memanfaatkan potensi alam yang sudah dimiliki, yaitu Gerabah & Sungai Jamblang yang berada pada pinggiran Desa.
Eksplorasi Canopy Walk & Bike Track
Mandala
MANDALA VACATION HOUSE & SHARING PLACE Vacation House
Lokasi:
Tebing Breksi, Yogyakarta
Status:
Desain Studio 3
Kategori: Individu
Tahun:
2019
Vacation House merupakan hunian komersial untuk para wisatawan yang berkunjung pada kawasan wisata daerah tersebut. Lokasi berada di lahan berkontur curam dengan jenis tanah breksi. Area tersebut pun merupakan persawahan kering dengan lokasi yang jauh dengan pe penduduk setempat, tetapi pada ketinggian yang tinggi menjadi salah satu view terbaik pada site yang dapat memperlihatkan Yogyakarta dari perspektif seekor burung.
Architectural Presentation Board
Design Report Book
MANDALA Vacation house mengusung konsep take and gift terhadap alam sekitarnya, sehingga rancangan akan menjadi perubah paradigma gersang menjadi segar pada area sekitar site. MANDALA Vacation house dibagi menjadi 2 ruang yang membuat aktivitas berbeda pa pada area dalamnya, yaitu ruang active place, dan inactive place. Dengan tagline “Rasakan Luar di Kedalaman Ruang” maka rancangan vacation house dibuat selaras dengan respon alam sekitar site dikarenakan penghuni dari vacation house akan merasakan nuasan berada di alam be bebas namun tetap berada dalam naungan sebuah ruang.
Karakteristik Pegiat Tanaman Dengan analisis aktivitas yang lebih dominan pada ruang luar, maka desain Vacation House Mandala ini dibuat dengan gagasan konsep “Merasakan Luar di Kedalaman Ruang” dengan kebutuhan ruang penyesuaian aktivitas pengguna seperti diatas.
Transformasi Gubahan Massa
Gubahan massa dari desain ini berbentuk bulatan yang terinspirasi dari mahkota bunga yang terdapat pada area site, akhirnya MANDALA Vacation house ini berika nama MANDALA yang berarti bulat dalam bahasa sansakerta
Denah Hunian
Denah Gathering Place
Denah Hunian & Gathering Place
Denah Setiap Unit
Siteplan Rancangan
Denah Hunian & Gathering Place
Detail Lansekap
Siteplan & Perspektif Lansekap
Exploded Aksonometri
Tampak Bangunan
Titik Koffie
TITIK KOFFIE MINI CAFETARIA
Lokasi:
Tasikmalaya, Jawa Barat
Status:
Built Project
Kategori:
Design Only
Tahun:
2022
Titik Koffie merupakan sebuah mini cafe untuk berdiskusi dalam lingkup kecil, desain dirancang dalam keterbatasan ruang dan lahan dengan konsep memanfatkan sebaik mungkin ruang yang ada dan tersedia.
Graphic Design
GRAPHIC DESIGN VISUALISASI & ILUSTRASI DESIGN Tahun:
2018 - 2022
Instagram Graphic Design
Status:
Commission Project
Perjalanan yang telah saya lalui bukanlah hanya dalam lingkup arsitektural saja, tetapi juga dalam lingkup visual dan desain, karena menurut saya kedua hal tersebut saling beririsan. Sehingga disela-sela kegiatan perkuliahan saya selalu membuat beberapa karya yang menarik untuk diri se sendiri ataupun untuk orang lain. Saya seringkali diminta untuk membuat poster, layouter buku, dan juga desain lainnya yang dibuat menjadi kenyataan. Berikut merupakan beberapa karya terpilih yang saya dokumentasikan dalam instagram @mtapstudio
Saya siap untuk melajutkan
PERJALANAN selanjutnya!
Muhammad Taufik @hiooopik +62851 5921 5335 himuhammadtaufik@gmail.com