VISI VISI ON ON B E Y O N D
D R E A M S "
0 2 0 2
" G O
R E B M E S E D
ISSUE NO 1 | VOLUME 1
H a n s M o s e s 1 8 0 5 5 2 1 0 3 7
CONT ENTS 03
06
EXISTING CONDITION
Pemilihan material yang baik dan benar sehingga menghasilkan suatu desain ruangan yang baik
Keadaan bangunan asli sebelum mengalami perubahan desain
04
PREMILINARY DESIGN Pemikiran dan pemilihan desain ruangan cafe secara teliti dan peenuh perhitungan
05
SETTING MATERIAL
07
FINAL RESULT Hasil akhir dimana desain telah dirender 3D dan menerapkan kaedah estetika
SETTING FURNITURE Pemilihan dan pendesainan furniture untuj mendukung konsep dan setting cafe
VISI ON PAGE 2 • VISION
EXISTING CONDITION 7 3 0 1 2 5 5 0 8 1
JIWAN COFFEE & THINGS
PAGE 3 • VISION
S N A H S E S O M
Saat memasuki ruang utama, kita disambut dengan cashier dan tempat memesan makanan dan minuman. Dalam ruang tersebut jika dibahas dari segi pencahaan, ruangan memiliki pencahayaan yang mencukupi. Ruangan menggunakan lampu gantung dengan pencahyaan tidak langsung, hal ini bertujuan memberikan kesan cozy dan hangat dalam ruangan. Namun dari segi pengamat, pencahayaan dalam ruangan dapat ditingkatkan dikarenakan penerapan warna lampu yang memberikan kesan hangat seringkali tidak mencukupi kebutuhan cahaya dalam ruangan jika tidak diatur dengan baik. Saat kita menggeserkan pandangan kita ke sebelah kiri Cashier, dapat kita temukan tempat pelanggan dapat duduk sambil menikmati makanan dan kopi. Area ini memiliki pencahyaan yang baik dikarenakan bukaan jendela yang memberikan pencahayaan yang baik. Bagian lainnya yang dapat dikomentari adalah pemilihan furniture yang baik. Pemilihan warna furniture yang menciptakan color block sehingga menghasilkan kombinasi warna yang seimbang dan menarik. Furniture dengan tekstur yang empuk dan lembut dikombinasikan dengan tembok bata acian dan bata tanpa acian menciptakan kesan industrial modern yang baik dan menarik. Lantai ubin yang mengkilap dan memiliki tekstur licin merupakan pemilihan yang baik, hal ini dikarenakan sifatnya yang mudah dibersihkan dikarenakan area kafe tersebut yang kecil, memungkinkan tumpahnya minum dan makanan.
Ruang kedua dalam bangunan terhubung oleh pintu yang terletak tepat di depan Cashier. Dalam ruang ini, civitas yang menggunakan ruangan ini pada umumnya adalah perokok dikarenakan konsepnya yang terbuka. Ruang ini menerapkan gaya interior yang sama yaitu penggunaan furnitur yang memiliki warna pastel yang berlawanan dengan tembok sehingga mencipkatan color block, hal ini menciptakan suasana yang baru dan segar. Penggunaan ubin orange menciptakan suasana indonesia klasik seperti bangunan di tahun 80 – 90 an namun terlihat modern dengan pilihan furnitur dan desain. Hal yang menjadi kekurangan dalam ruangan ini adalah peletakan furnitur yang kurang teratur, salah satu contohnya adalah kursi merah seperti pada gambar disamping, kursi dan meja diletakkan seolah olah menghadang jalan masuk kedalam ruangan, hal lainnya adalah pencahayaan buatan yang kurang untuk menciptakan suasana yang nyaman, tidak seperti ruangan sebelumnya.
R E D N A X E L A
bangunan Jiwan Coffee & Things yang terletak di Jl. Raya Kalimanggis No.52, RT.002/RW.006, Jatikarya, Kec. Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat,17435. Penerapan konsep dari tempat kopi ini memakai konsep cozy yang dipadukan dengan modern industrial, dimana ruangan kecil dimanfaatkan sedemikian rupa sehingga mendapatkan efisiensi ruang namun tidak memberikan kesan sesak. Dari tampak depan, bangunan menggunakan batu alam sebagai tembok serta hiasan bangunan, serta kayu yang disusun vertikal yang berfungsi sebagai sunbreaker sehingga ruang dalam tetap sejuk. Jalan setapak menuju bangunan menggunakan kayu untuk memberikan kesan menyambut bagi para tamu. Desain ini memberikan kesan bangunan yang modern dan timeless dimana desain memadukan elemen alam dan modern.
-
DESAIN MENERAPKAN KONSEP COZY DIPADUKAN DENGAN MODERN INDUSTRIAL
7 3 0 1 2 5 5 0 8 1
PREMILINARY DESIGN PEMAHA MAN DESAIN
PAGE 4 • VISION
S E S O M
Bisa kita lihat bagaimana bangunan tersebut sebelum mengalami perubahan. Desain bangunan sudah menggunakan konsep desain industrial vintage dimana desain industrial yang diterapkan terdapat pada lapisan tembok dan pemilihan bahan, sementara desain vintage dapat kita temukan pada pemilihan furbiture serta penyusunan funiture ruangan.Setelah kita melihat desain awal dari bagunan, kita bisa mulai masuk pada setting global ruangan. Setting global pada umumnya adalah bentuk dan desain furniture dimana furniture berfungsi membentuk ruangan dan suasana dari ruangan tersebut. Bisa kita lihat bentuk dari furniture tersebut terdapat pada gambar dibawah ini. Peti yang didesain ulang menjadi meja dapat menambah kesan vintage serta furniture tersebut dapat berfungsi sebagai lemari serta meja. lampu gantung yang dipasang rendah dapat diterapkan pada desain ruangan sehingga dapat menciptakan desain vitange pada ruangan.Pada penerapannya pada desain. Furniture disusun pada pojok dan pinggiran ruangan, Hal ini bertujuan untuk menjadikan ruangan lebih efisien digunakan serta memberikan konsep vintage pada interior desain ruangan.
Pada gambar diatas, bisa kita lihat bagaiamana pemilihan furniture pada re-design ruangan pada bangunan kafe. Pada pemilihan furniture, dipilih furniture bergaya jadul dan vintage sehingga menghasilkan vibe yang sesuai. Judebox dan pemutar piringan hitam memberikan 70-80’s vibe yang berusaha dicapai oleh desainer. Sofa desain minimalis namun vintage yang bergaya scandanivia yang biasa kita jumpai pada furniture IKEA menjadi pilihan yang baik dalam pemilihan furniture. Lampu kamar yang dapat ditempatkan pada pojok ruangan dapat menambah kesan vintage modern pada ruangan. Peti yang didesain ulang menjadi meja dapat menambah kesan vintage serta furniture tersebut dapat berfungsi sebagai lemari serta meja. lampu gantung yang dipasang rendah dapat diterapkan pada desain ruangan sehingga dapat menciptakan desain vitange pada ruangan.Pada penerapannya pada desain. Furniture disusun pada pojok dan pinggiran ruangan, Hal ini bertujuan untuk menjadikan ruangan lebih efisien digunakan serta memberikan konsep vintage pada interior desain ruangan. Penerapan konsep dan furniture tersebut dapat dilihat dari sketsa konsep ruangan dibawah ini.
R E D N A X E L A
Penerapan konsep desain akan dipakai adalah desain modern vintage dimana bangunan menggunakan konsep vintage namun menggunakan bahan bangunan terkini serta penerapan bangunan yang digunakan sebagai tempat umum menentut ruangan untuk memiliki ketertarikan serta daya tahan terhadap massa yang bergerak secara terus menerus, berbeda dengan konsep bangunan vintage lainnya yang memiliki ketahanan yang lemah dan mudah rusak. Pertama kita akan melihat desain ruangan yang akan dipakai serta dimensi dari ruangan tersebut.
S N A H
-
PERPADUAN GAYA KLASIK DENGAN BAHAN DAN PENERAPAN YANG MODERN
SETTING FURNITURE
-
7 3 0 1 2 5 5 0 8 1
PEMILIH AN FURNIT URE
Lampu yang dipilih pada ruangan adalah lampu biasa yang ditempelkan pada plafond untuk memberikan pencahayaan utama pada ruangan, sementara lampu gantung diletakkan pada bagian tertentu pada ruangan seperti pada kasir dan area duduk, hal ini bertujuan untuk memberikan nuansa hangat bagi pengunjung dikarenakan lampu gantung yang dipasang dengan bohlam berwarna orange hangat. Stool atau kursi tanpa sandaran diletakkan pada area duduk dekat dengan meja kasir, hal ini bertujuan untuk memberikan seating area bagi para pelanggan yang ingin membeli makanan atau minuman pada kafe dan tidak ingin berlama-lama, agar mereka tidak kelelahan menunggu, diberilah stool. Untuk menambah suasana vintage pada area tersebut, diberikan furniture kuno seperti lampu lentera kuno dan tanaman hias yang diletakkan pada floating shelf yang bertujuan menghemat tempat dan memberikan gaya dan kesan kuno pada bangunan.
PAGE 5 • VISION
R E D N A X E L A
Untuk memberikan desain bangunan kuno, dipilihlah furniture yang mewakilkan Jaman 70s-80s yang eksentrik namun tetap elegan. Pemilihan funiture utama adalah meja kayu yang terbuat dari jati sehingga furniture terkesan bold namun elegan, dilengkapi dengan meja peti yang memberikan kesan Coolness dan eksentrik. Untuk tempat duduk, dipilih kursi yang berwarna pastel namun dengan warna mencolok seperti breeze blue untuk memberikan kesan menyejukkan pada ruangan. Lampu ruangan yang dipilih adalah lampu dengan gaya kuno yang memiliki penutup lampu pada atasnya. Untuk hiasan, cafe ini ingin memberikan nuansa vintage namun dengan sentuhan musik, oleh karena itu, area kafe diberi memoribilia musik seperti judebox dan pemutar piringan hitam.
S E S O M
S N A H
PEMILIHAN FURNITURE YANG BAIK DAPAT MENGHASILKAN SUASANA TEPAT
SETTING MATERIAL 7 3 0 1 2 5 5 0 8 1
PEMILIHAN BAHAN MENARIK
S N A H
-
BAHAN BANGUNAN YANG TEPAT DAPAT MENGHASILKAN SUASANA YANG MENDUKUNG KONSEP DESAIN
BDari gambar diatas, ditunjukkan pemilihan material yang terdapat pada ruangan kafe tersebut. Untuk dapat mencapai gaya vintage, pemilihan material menggunakan bahan materi yang berwarna pastel dan netral. Hal ini dilakukan karena banyaknya furniture yang diterapkan dalam ruangan ini sehingga jika pemilihan warna ruangan menggunakan warna mencolok, hal ini akan membuat ruang terasa sesak dan penuh, sehingga tidak terciptanya keselarasan dalam bangunan. Pemilihan materi adalah sebagai berikut :
WALNUT
BATA MERAH Bata merah diterapkan pada sisi lebar ruangan, hal ini bertujuan memberikan ilusi bahwa ruangan menjadi lebih panjang. Bata merah diterapkan dengan tujuan memberikan kesan “Rough� pada ruangan seolah-olah ruangan tersebut sudah berdiri sejak lama, namun pada kenyataanya tidak. Bata merah juga memberikan kontras warna yang menarik pada ruangan sehingga menghasilkan suasana yang menarik dan fun.
Pada frame jendela, diterapkan bahan kayu walnut yang memiliki warna coklat gelap. Hal ini bertujuan memberikan color block pada suasana ruangan, sehingga ruangan menjadi lebih dimanis dan menarik. Harga kayu walnut yang mahal membuat penerapakan bahan ini sebatas pada satu jendela saja.Pada penerapan materi ini, bahan yang diterapkan berfungsi untuk memberikan kenyaman baik visual maupun fisik pada pengunjung dan civitasnya. Bahan yang dipilih haruslah aman dan tidak memiliki efek berbahaya pada manusia, serta aman dan ramah pada lingkungan.
CAT PASTEL DAN GYPSUM Pada dinding bangunan, diterapkan cat berwarna pastel cerah serta diberi pattern yang menggunakan gypsum. Hal ini bertujuan untuk memberikan gaya victorian yang sering dijumpi pada bangunan vintage namun menggunakan bahan yang modern seperti cat ramah lingkungan dan tidak beracun.
VINYL FLOORING Untuk memberikan gaya vintage pada bangunan, lantai dapat diterapkan parkit yang berwarna pastel, namun parkit sendiri memiliki harga yang mahal dan susah untuk dirawat, serta susah dipasang. Vynil merupakan solusi dari parkit, dimana bahan ini mudah dirawat dan tahan lama, harga lebih murah dan mudah dipasang pada lantai.
GYPSUM Gypsum diterapkan pada plafond bangunan. hal ini dikarenakan gypsum tahan lama dan mudah dibentuk. Plafond pada bangunan gaya vintage memiliki gypsum yang unik, dimana plafond diberi hiasan seperti pattern bunga yang diterapkan pada ujung sudut plafond.
PAGE 6 • VISION
R E D N A X E L A
S E S O M
Setting material yang diterapkan mengikuti tema yang dipilih yaitu modern vintage, dimana desain dari ruangan berusaha menciptakan ruangan yang bergaya klasik dan tua sehingga menghasilkan vintage vibes dan rasa hangat namun menggunakan bahan modern serta teknologi modern dimana hal tersebut bertujuan untuk menghemat biaya serta ramah terhadap lingkungan.
R E D N A X E L A
S E S O M
S N A H
-
7 3 0 1 2 5 5 0 8 1
FINAL RESULT
PAGE 7 • VISION
pemilihan furniture pada re-design ruangan pada bangunan kafe. Pada pemilihan furniture, dipilih furniture bergaya jadul dan vintage sehingga menghasilkan vibe yang sesuai. Judebox dan pemutar piringan hitam memberikan 70-80’s vibe yang berusaha dicapai oleh desainer. Sofa desain minimalis namun vintage yang bergaya scandanivia yang biasa kita jumpai pada furniture IKEA menjadi pilihan yang baik dalam pemilihan furniture. Lampu kamar yang dapat ditempatkan pada pojok ruangan dapat menambah kesan vintage modern pada ruangan. Peti yang didesain ulang menjadi meja dapat menambah kesan vintage serta furniture tersebut dapat berfungsi sebagai lemari serta meja. lampu gantung yang dipasang rendah dapat diterapkan pada desain ruangan sehingga dapat menciptakan desain vitange pada ruangan.Pada penerapannya pada desain. Furniture disusun pada pojok dan pinggiran ruangan, Hal ini bertujuan untuk menjadikan ruangan lebih efisien digunakan serta memberikan konsep vintage pada interior desain ruangan.
S N A H
Penerapan konsep desain akan dipakai adalah desain modern vintage dimana bangunan menggunakan konsep vintage namun menggunakan bahan bangunan terkini serta penerapan bangunan yang digunakan sebagai tempat umum menentut ruangan untuk memiliki ketertarikan serta daya tahan terhadap massa yang bergerak secara terus menerus, berbeda dengan konsep bangunan vintage lainnya yang memiliki ketahanan yang lemah dan mudah rusak. Pertama kita akan melihat desain ruangan yang akan dipakai serta dimensi dari ruangan tersebut.
S E S O M
PERPADUAN GAYA KLASIK DENGAN BAHAN DAN PENERAPAN YANG MODERN
ELEMEN ATAS Elemen atas ruangan kafe ini menggunakan plafond dengan finishing white wash namun berbeda dengan desain sebelumnya, plafond dirancang ulang sehingga memiliki elevasi yang lebih tinggi sehingga ruangan terlihat lebih luas dan lega. Elemen atas lainnya adalah penggunaan lampu gantung yang berwarna orange. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesan hangat pada pengunjung. ELEMEN SAMPING Pada elemen samping bangunan , penerapan konsep modern vintage adalah pada finishing dan penerapan fungsi. Finishing yang digunakan adalah wallpaper dengan warna cream dan putih sehingga memberikan kesan warna ceramic, serta pada bagian dinding lainnya, diterapkan warna dinding hijau mint dengan gypsum yang dibentuk seperti frame, hal ini berutujuan untuk memberikan kesan vintage lewat gaya finishing dinding, namun juga hal ini digunakan agar dinding menjadi lebih awet dan tidak adanya debu yang keluar dari dinding bangunan yang tidak diterapkan acian. ELEMEN BAWAH Pada elemen bawah, bangunan dilengkapi dengan vinyl yang mirip dengan parkit namun tidak terbuat dari kayu. Hal ini diterapkan karena vinyl lebih awet dari kayu, mudah dibersihkan, tidak mudah rusak, penerapannya lebih mudah dan tidak makan waktu, harga lebih murah dan lebih ringan.
R E D N A X E L A
MODERN VINTAGE
7 3 0 1 2 5 5 0 8 1
JIWAN JIWAN COFFE COFFE & & THINGS THINGS
EGAYOV • 5 EGAP
WE TRAVEL NOT TO ESCAPE LIFE. BUT FOR LIFE NOT TO ESCAPE US.