"ugracena"
Edisi No. 2 Agustus 2014
sional a N r a n i Sem hema : T n a g n e D enegakan P u r a B f i t “Perspek indak Pidana Hukum T di Bali” Korupsi ukum Fakultas H rmadewa s Wa Universita
Perjuangan Awal Kemerdekaan Indonesia (1945 – 1949)
Menwa Sebagai Cadangan Nasional (CADNAS)
Laki-laki dan Wanita di Mata Menwa Kami Sama BPR Kanti
(Bank Perkereditan Rakyat Sukawati Pancakanti) Jl. Batuyang, Batubulan, Gianyar - Bali
H.KI AGENG. S DEWANTARA Adalah pakarnya Alternative yang sanggup mengobati penyakit di atas dengan menggunakan Ramuan Herbal. Ki Ageng.S. Dewantara sanggup menyembuhkan HIV/AIDS dalam kurun waktu 3 bulan saja. dan sudah terbukti hasilnya Positif ke hasilnya Negative berdasarkan keterangan laboratorium.
LAPORAN UTAMA
asional Seminar N ema : h Dengan T Penegakan tif Baru “Perspek indak Pidana Hukum T di Bali” Korupsi ukum Fakultas H rmadewa s Wa Universita
Dr. Simon Nahak,S.H, M.H. selaku Narasumber mewakili Akademik mengatakan bahwa Perbuatan Pidana Korupsi, secara global dan representatif dikaji dari perspektif substansi materi Tindak Pidana Korupsi maka terdapat bentuk dan jenis perbuatan tindak pidana korupsi yang pada tataran jenis kesalahan sukar diterapkan dalam tataran sistem pemidanaan.
2
Commando News
No. 2 Agustus, 2014
TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PERSPEKTIF AKADEMIK ECARA aplikatif menimbulkan konflik ECAR norma atau kekaburan norma bahkan kekosongan norma terhadap formulasi Tindak Pidana Korupsi mengacu dan hendaknya harus sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku sebagai hukum positifnya (UU RI No. 31/1999 yang telah diperbaharui dengan UU RI No. 20/2001). Dan Pengertian Korupsi : Istilah korupsi berasal dari satu kata dalam bahasa Latin: corruptio atau corruptus, corruptio berasal dari kata corrumpere = busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok, dari bahasa latin inilah turun ke banyak bahasa Eropa seperti Inggris yaitu corruption, corrupt; Perancis yaitu corruption dan Belanda corruptie, korruptie. UU No. 31 Tahun 1999, korupsi adalah: “Setiap orang yang dikategorikan melawan hukum, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan maupun kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.” Pasal 2 UU No. 20 Tahun 2001, korupsi adalah: “Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian Negara…” Bentuk dan Jenis Perbuatan Pidana Korupsi di Indonesia yaitu : Perbuatan pidana termasuk perbuatan tindak pidana korupsi yang menjadi perhatian adalah perbuatan-perbuatan yang bersifat melawan hukum saja, perbuatan-perbuatan inilah yang dilarang dan diancam dengan pidana. Langemeyer mengatakan untuk melarang perbuatan yang tidak bersifat melawan hukum, yang tidak dapat dipandang keliru, itu tidak masuk akal. Sekarang soalnya ialah : apakah ukuran keliru atau tidaknya suatu perbuatan ? Mengenai hal ini ada dua pendapat. Yang pertama ialah apabila perbuatan telah mencocoki larangan undang-undang, maka disitu ada kekeliruan. Pendirian demikian dinamakan pendirian yang formal. Sebaliknya ada yang berpendapat
S
Penerbit CV. Kreasi Komando Nusantara Alamat redaksi : Jl. Merdeka No. 8B. Renon, Denpasar - Bali Telp/HP : 0361. 7111425 Mobile : 081 8558 293 E-mail : commandomagazine@yahoo.com
bahwa belum tentu kalau semua perbuatan yang mencocoki larangan undang-undang bersifat melawan hukum. Bagi mereka ini yang dinamakan hukum bukanlah undang-undang saja, disamping undang-undang (hukum yang tertulis) ada pula hukum yang tidak tertulis, yaitu norma-norma atau kenyataankenyataan yang berlaku dalam masyarakat. Pendirian yang demikian dinamakan pendirian yang materiil. Tanggung Jawab Pidana Terhadap Kesalahan Pelaku Tindak Pidana Korupsi di Indonesia yaitu : Pengertian pertanggungjawaban dalam hukum pidana menurut pendapat Moeljatno; apakah dalam melakukan perbuatan ini dia mempunyai kesalahan? Sebab asas dalam pertanggungjawaban dalam hukum pidana ialah tidak dapat dipidana jika tidak ada kesalahan (geen straf zonder schuld; actus non facit reum nisi mens sir rea). Pelaku tindak pidana korupsi adalah “setiap orang” yang dimaksud setiap orang adalah orang perorangan dan badan hukum sehingga tanggung jawab pidana terhadap pelaku tindak pidana korupsi adalah orang perorangan dan badan hukum sebagai subyek hukum. Dalam hukum pidana sulit untuk diartikan schuld itu, karena pengertian schuld (kesalahan) dapat dipandang menjadi schuld in social ethische zin (kesalahan dalam arti sosial etis), artinya hubungan jiwa antara seseorang yang melakukan perbuatan itu yang dapat dipertanggungjawabkan kesalahannya. Pendapat Van Hamel : jiwa yang sehat yang dapat dipertanggungjawabkan itu harus mempunyai syarat – syarat: dapat memahami perbuatannya dan akibat dari perbuatan itu, menginsafkan dan mengerti bahwa perbuatannya itu dilarang oleh masyarakat, bebas menentukan kehendak. Pendapat Simon : syarat – syarat jiwa yang sehat yaitu ; a) bahwa ia menginsafi perbuatan itu dilarang; b) ia dapat tentukan
perbuatanya. Sistem Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi di Indonesia Muladi menulis bahwa: “Pemidanaan berasal dari kata “pidana” yang sering diartikan pula sebagai “hukuman”, sehingga pemidanaan dapat pula diartikan sebagai penghukuman. Hukuman seringkali diartikan sebagai penderitaan yang diberikan kepada seseorang yang telah melanggar suatu aturan dan menimbulkan derita atau nestapa. Sanksi hukum pidana janganlah digunakan untuk memidana perbuatan yang tidak merugikan/ membahayakan namun khusus perumusan sanksi hukum pidana dalam bidang yang terkait dengan Korupsi bersifat ultimum remedium secara tegas penggunaannya harus diperhatikan dari aspek ekonomi dan financial untuk memajukan kesejahteraan terhadap korban pidana di bidang Korupsi. Formulasi Tindak Pidana Korupsi dalam Politik Hukum Pidana untuk menjerat para pelaku Tindak Pidana Korupsi, maka perlu digabungkan rumusan dalam satu frasa rumusan antara UU Tindak Pidana Korupsi, UU Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana dibidang Perpajakan. Cn-mar
Penasehat : Drs. I Gusti Ngurah Harta,M.Fil, Made Sukawan Adika, ST, MT Tim Pengarah : Made Arya Amitaba,SE.,MM, Drs. Made Dharma Putra,MTP, Stanley Momongan,SE. Penanggung Jawab : Dr. Simon Nahak,S.H, M.H., Bagus Ngurah Rai, SH.,MM Pemimpin Perusahaan : I Wayan swastika,SE,MSi Pemimpin Redaksi : Marthinus Kilimandu,S.IP Redaktur Pelaksana : I Made Hartaka, S.Fil.H, Nyoman alit suharta Sekretaris Redaksi : I Wayan Suarmaya, Ni Luh Putu Nopi Warningsih Keuangan : Dwi Fitriani Redaksi : Alit, Wayan Suarmaya, Yudho, Habibudin, Samuel, Swardana Lay Out : Agus Ryan, Maman Surahman Manager Marketing : Dian Wijayanti, Nasia U. Hasanah Fotografer : Gung De Distribusi : Komandan Satuan Menwa di Lingkungan Komando Menwa Ugracena Bali
No. 2 Agustus, us, ss,, 2 2014 01 0 14
3
Commando News Comman
asional Seminar N ema : h Dengan T Penegakan tif Baru “Perspek indak Pidana Hukum T di Bali” Korupsi ukum Fakultas H rmadewa s Wa Universita
LAPORAN UTAMA
PERSFEKTIF BARU PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH KPK DALAM rangka Seminar Nasional Na Dengan Thema : “Perspektif Baru Penegakan Hukum Penega Tindak Pidana Korupsi di Bali” yang yan dilaksanakan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa Warm dalam rangka Ulang Tahun Yayasan Ya Korpri Bali ke – 30, Dies Natalis Ke – N 30 dan Lustrum ke VI Universitas U Warmadewa, sebagai sebaga Narasumber Nur Chusniah,SH,M.Hum, Chusniah,SH,M. mengatakan bahwa korupsi dapat terjadi jika ada ad monopoli kekuasaan yang dipegang d oleh seseorang yang ya memiliki kemerdekaan bertindak atau bert wewenang yang berlebihan, tanpa b ada pertanggungjawaban yang jelas. pertanggungja s. Transparency International : Korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik per politikus politisi maupun pegawai negeri, yang secara mau tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan publik yang dipercayakan menyalahgunakan kekuasaan ke kepada mereka. KPK Di Bidang Terobosan2 Yang Dilakukan D Penindakan lanjut Magister Magis Hukum Universitas Gadjah pengenaan hukuman Mada yaitu : Mengefektifkan Mengefektif Memiskinkan koruptor tambahan (Pasal 18 UU Tipikor), T dengan TPPU dan Penuntutan dengan melapis dakwaan TPK T TPK (termasuk Parpol) terhadap Korporasi sebagai pelaku p Korupsi Partai Politik KPK yaitu : Pelayanan Upaya Pencegahan Pencega Pendaftaran dan dan Pendidikan Masyarakat, M LHKPN, Gratifikasi, Koordinasi dan Pemeriksaan LH Pencegahan. Supervisi Penc Penguatan Aparat Penegak Hukum dan Penguata Penuntut Umum KPK Birokrat ujar Jaksa J
(2007 s/d 2011) mengatakan bahwa KPK menyasar perbaikan SDM di lembaga penegak hukum dan perb pemerintahan dimulai dari proses seleksi yang pe berintegritas, akuntabel dan transparan. Dengan b proses seleksi yang berintegritas diharapkan p aparat penegak hukum dan birokrat yang terpilih adalah orang-orang yang memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi dan pada Tahun 2013, KPK telah mengkaji proses seleksi Praja IPDN yang dilakukan di seluruh daerah dan pada ttahun 2014, KPK dan POLRI bekerja sama melakukan perbaikan proses seleksi Taruna/i m Akpol Ak Langkah KPK di masa mendatang dalam memerangi korupsi meme Dalam Rencana Strategis (Renstra) KPK 2011Da terdapat lima wilayah konsentrasi (focus area) 2015, terda pemberantasan korupsi oleh KPK sambung Kabag. Litigasi dan Bantuan Hukum Biro Hukum KPK yaitu : Penangangan Grand Corruption., Perbaikan sektor strategis terkait kepentingan nasional ( national interest)., Pembangunan pondasi SIN (Sistem Integritas Nasional)., Penguatan sistem politik berintegritas dan masyarakat (CSO) berintegritas., Persiapan fraud control. Penguatan sistem politik berintegritas dan masyarakat (CSO) berintegritas adalah : 1. Terbangunnya sistem politik yang berintegritas. 2. Membangun masyarakat berintegritas yakni : Memahami apa yang dimaksud integritas, Bersikap menolak politik uang.., Well-informed terhadap rekam jejak politisi., Memilih politisi yang mempunyai visi, misi, dan program yang jelas dan dapat diimplementasikan., Memilih politisi yang memiliki ideologi yang sesuai dengan kecenderungan pemilih (masyarakat). Untuk mengakhiri materi seminar Nasional mantan Kejari Jogjakarta ini mengatakan bahwa ada 4 Pilar Penegakan Hukum yaitu : Sistem Hukum, Peraturan Hukum, Aparat Penegak Hukum dan Masyarakat. Dan kalau mau berubah harus mulai dari diri sendiri imbuh Nur Chusniah. Cn-mar
Dilereng Bukit Amed Karangasem - Berkat bantuan Ibu Ni Wayan Suryani staf Dinkes Karangasem di sela waktu senggangnya mengantar kami di sebuah gubuk di lereng bukit Amed tepatnya di tempat I Nengah Karmini begitu Bu Susun sapaan akrabnya, walaupun sudah 2 tahun terbaring lemah di tempat tidur seadanya tapi ketika Commando mengajaknya berbincang bincang sempat kaget karena dari suaranya tidak seperti orang yang sedang mederita sakit dengan alasan ibu 2 anak putra dan putri ini tidak ingin dikasihani dan keinginannya untuk sehat seperti sedia kala demi anak anaknya, saya ingin sembuh makanya segala macam cara sudah dilakukan baik medis maupun alternative sampai sampai anak pertamanya dipusingkan dengan hutang dan akhirnya pasrah selama setahun ucap karmini. Mengenai pengobatan secara medis sudah dilakukan dengan Cuma Cuma alias gratis tetapi yang menjadi beban adalah ketika kerumah sakit biayanya (ongkos angkutan) sangat tidak sedikit jadi harapan untuk sembuh semakin jauh ujarnya, tidak hanya merasakan sakit dan berbaring tidak berdaya tetapi ada kekuatiran ketika Ujan dan angin menerjang dimana tempat tinggal nya sudah memprihatinkan alias Bocor dan reot tapi berkat semangat keluarga ini dalam menjalani kehidupan yang sangat memperhatinkan mereka tidak menunjukkan rasa minder dalam
kehidupan bermasyarakat, terbukti melalui anak pertama Nengah Karmini ini yang profesi sebagai buruh dengan menganjalkan gaji harian yang jauh dari cukup untuk kelangsungan kehidupan mereka tapi smangat Kadek Aprianta yang berumur 18 tahun ini hanyalah lulusan SD (Sekolah Dasar) masih terus berjuang untuk menopang Keluarga (Ibu dan adiknya). Disatu sisi juga perjuangan gadis kecil Ni Komang Juliantini yang duduk di bangku Sekolah Dasar kelas VI ini sangat telaten mengurus Bundanya segala keperluan Karmini disanggupi Koming (panggilan akrabnya) mulai dari memasak, mencuci, mencari air di sumur yang jaraknya cukup jauh dengan kedalaman kurang lebih 25 meter dan menarik air dari kedalaman itu seorang gadis kecil harus mampu mendapatkan air dan selanjutnyan harus memperhatikan kebersihan Bundanya dan sangat luar biasa perjuangan Koming kecil dan terlihat di raut wajahnya ada tanda lelah dan letih…. Dan keluarga ini yakin bahwa Tuhan tidak akan pernah mencobai umatnya melebihi kemampuan mereka inilah yang membuat mereka tetap mensyukuri akan apa yang Tuhan sudah berikan pada mereka, “Tuhan Tolong Mereka dan buatlah mereka sebagai saksi hidup di kehidupan ini”. Dan Tuhan menjawab Rintihan keluarga ini melalui tangan-tangan Tuhan dan dengan ringan langkah dari
Yayasan Puspadi yang di Komandoi I Nengah Latra, Ibu Janice Mandjika dari Jans Tour dengan armadanya untuk tibakan Kami di Lokasi yang sekaligus sebagai Pengawas Yayasan Puspadi Bali, Ibu Ni Wayan Supartini,Amd. Keb. dari praktisi Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kab. Karangasem sebagai Wakil Kepala Ruangan 2 Melati dan pada tgl. 22 Agustus 2014 nanti di Lantik sebagai Presiden Rotari Club of Tirta Gangga, Wilayah Karangasem tapi juga banyak aktifitas diluar sana dimana sebagai Owner Tamtam Mart, Owner Tamtam Copy Centre, Owner Apotik Nugraha I dan 2 juga ikut serta, Ibu Ni Wayan Suryani staf Dinkes Karangasem sebagai Relawan yang setia mendampingi rombongan peduli kasih ini, semua bukan karena aktifitas Institusi tapi ini murni perjalanan kemanusiaan untuk berbagi kasih dengan sesama lebih khusus pada keluarga I Nengah Karmini di Br. Dinas Babakan, Desa Purwakerti Kec. Abang ini, pengecekan kesehatan dilakukan demi penanganan lebih lanjut dan ini sakitnya sangat serius serta perlu keseriusan juga dalam penangannya tutur Ibu Pani panggilan akrap Ni Wayan Supartini,Amd.Keb sembari kami harus berkemas meninggalkan lokasi karena matahari sudah condong di ufuk Barat… semoga masih ada Pani..Pani, Yani… Yani… Latra…Latra..Janice..Janice yang lain yang ikut peduli. CN-mar
KIPRAH
4
Commando News
No. 2 Agustus, 2014
Perjuangan Awal Kemerdekaan Indonesia (1945 – 1949) Proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 adalah buah perjuangan yang telah dilakukan para pendiri bangsa. Kemenangan yang diraih bukanlah milik satu golongan saja, tetapi merupakan kemenangan dan kemerdekaan segenap elemen bangsa. ARA pendiri bangsa saat itu sudah berani mengambil resiko perjuangan yang akan mereka terima. Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, bukan berarti perjuangan telah selesai. Akan tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Indonesia akan mengalami fase perjuangan selanjutnya yakni upaya perebutan kekuasan dan pengakuan kedaulatan dari negara lain. Indonesia yang sudah memproklamirkan kemerdekaannya tidak serta merta bebas dari belenggu penjajah Jepang saat itu. Belum lagi masuknya kekuatan asing lain yang masuk ke wilayah Indonesia. Masa perjuangan awal kemerdekaan Indonesia setelah proklamasi diwarnai dengan berbagai pertempuran dan bentrokan antara
Jepang, namun melakukan perlawanan kepada siapapun yang menghalanghalangi kemerdekaan Indonesia.
pemuda-pemuda Indonesia melawan aparat kekuasaan Jepang. Tujuannya adalah untuk merebut kekuasaan dan memperoleh senjata. Di berbagai daerah terjadi pertempuran. Pergolakan yang terjadi terus meletus tidak hanya di pusat kekuasaan (Jakarta), tetapi terus melebar dan meluas di berbagai daerah lannya yang tidak hanya melawan penjajah
presiden. Pada intinya, pemerintah tidak mempermasalahkan pelaksaan acar tersebut. Akan tetapi yang ditakutkan adalah respon penjajah Jepang saat itu. Jika acar tersebut dilakukan, pemerintah mengkhawatirkan akan terjadinya bentrokan antara aparat Jepang dengan massa aksi. Untuk mengantisipasi masalah tersebut, pemerintah
P
Rapat Raksasa di Lapangan Ikada Para pemuda yang dipelopori oleh Komite van Aksi Menteng 31 merencanakan pengerahan massa yang untuk pertama kali mempertemukan pemimpin RI (setelah proklamasi) dengan rakyatnya. Pertemuan itu dimaksudkan untuk membuktikan dukungan rakyat terhadap pemimpinnya serta sebagai upaya awal pengakuan kedaulatan dan harga diri Indonesia sebagai bangsa yang merdeka. Cara yang dilakukan pemuda itu adalah dengan mempersiapkan pengerahan massa dan menyampaikan rencana tersebut kepada
mengadakan sidang kabinet yang diadakan di kediaman presiden pada 19 September. Rapat itu berlangsung hingga dinihari dan dilanjutkan lagi pagi harinya di Lapangan Banteng Barat. Pembicaraan tersebut juga dihadiri oleh para pemimpin pemuda.[3] Para pemuda bersikeras agar acara tersebut tetap diadakan karena massa sudah berbondong-bondong menghadiri Lapangan Ikada untuk mendengarkan pidato dari pemimpinnya. Situasi tegang terjadi saat itu karena penjagaan ketat dari aparat bersenjata Jepang. Selain itu, massa aksi banyak yang membawa senjata tajam. Acara tetap dilakukan dengan pidato Bung Karno. Dalam pidatonya, Bung Karno meminta kepercayaan dan dukungan rakyat kepada Pemerintah. Ia mengharapkan rakyat dapat mematuhi perintah dan disiplin. Setelah acara selesai, massa diperintahkan untuk membubarkan diri dengan tenaang. Perintah itu akhirnya ditaati oelh massa yang meninggalkan rapat raksasa dengan tertib tanpa kerusuhan. Walaupun pidato Bung Karno berlangsung sangat singkat, namun berhasil mempertemukan Pemerintah Republik Indonesia dengan rakyatnya. Rapat raksasa 19 September 1945 adalah momen pertama yang menunjukkan kewibawaan Pemerintah Republik Indonesia terhadap rakyatnya. Perebutan kekuasaan di beberapa daerah Semangat revolusioner kemerdekaan bukan hanya terjadi di Jakarta yang notabene adalah pusat kekusaan Republik Indonesia. Di berbagai daerah juga terjadi hal demikian. Perebutan kekuasaan di beberapa daerah bahkan terjadi bentrokan fisik dan konfrontasi senjata. Di Yogyakarta terjadi aksi pemohokan pegawai perusahaan-perusahaan yang dikuasai oleh Jepang. Perebutan kekuasaan secara serentak dimulai pada tanggal 26 September 1945 sejak pukul 10 pagi. Massa memaksa orang-orang Jepang untuk menyerahkan semua kantor perusahaan mereka kepada Indonesia. Sehari setelah itu, pada tanggal 27 September 1945, Komite Nasional Indonesia Daerah Yogyakarta mengumumkan bahwa kekuasaan di daerah itu telah berada di tangan Republik Indonesia. Di Bandung, dilakukan upaya merebut pangkalan Udara Andir dan pabrik senjata bekas ACW (Artillerie Constructie Winkel). Upaya tersebut berlangsung hingga kedatangan pasukan Serikat di Bandung pada tanggal 17 Oktober 1945. Di Banda Aceh, para pemuda dan tokoh masyarakat membentuk Angkatan Pemuda Indonesia (API) pada tanggal 6 Oktober 1945. Namun pada tanggal 12 Oktober 1945, Jepang memanggil para pemimpin gerakan itu untuk dan menyatakan bahwa walaupun Jepang telah kalah, semua kegiatan pendirian
organisasi dan perkumpulan harus meminta izin kepada Jepang. Bila hal itu tidak dilakukan maka perkumpulan itu akan dibubarkan. Hal itu memicu pertentangan dari para pemuda dan masyaraat. Akhirnya perlawanan mereka meluas dengan dilakukannya perebutan kantor-kantor Jepang dan pelucutan senjata militer Jepang. Secara umum, perlawanan terjadi di berbagai daerah lainnya seperti di Bali, Sumatera Selatan, Gorontalo, Kalimantan, Sulawesi Utara, dll. semua perlawanan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk melakukan perebutan kekuasaan Indonesia terhadap pemerintah kolonial. Rakyat Indonesia telah lama merindukan kemerdekaan dari segala bentuk penindasan dan penderitaan. Dan sudah saatnya mereka mendapatkan hak kemerdekaan yang telah mereka idamidamkan. Pertempuran Surabaya Surabaya sebelum perang memang sudah menyimpan kerawanan konflik yang besar. Di kota ini banyak berdiri Laskar rakyat dan BKR[7] yang sangat bersemangat dalam rangka kemerdekaan Indonesia dan usaha untuk mempertahankannya. Ketegangan di Surabaya semakin meningkat dengan pendaratan Sekutu yang mempunyai agenda untuk mempertahankan status quo. Dengan adanya tentara Sekutu maka perang adalah suatu hal yang tidak terelakan. Berawal dari tewasnya Brigjen Mallaby yang mengakibatkan Mayjen Mansergh mengeluarkan ultimatum kepada rakyat Surabaya yang menyatakan agar rakyat Surabaya datang ketempat yang telah ditentukan selambat-lambatnya tanggal 9 November 1945 pukul 18.00 dengan membawa bendera putih dan senjata. Apabila tidak dipenuhi maka pasukan Inggris akan menggunakan kekuasaan angkatan laut, udara, dan darat. Apa yang diperhitungkan oleh pihak TKR betul-betul terjadi pada tanggal 10 November 1945 pagi hari sekali, pesawatpesawat tempur Sekutu melayang-layang di udara kota Surabaya. Suara-suara ledakan terdengar keras sekali di bagian utara kota Surabaya. Sudah dapat dipastikan bahwa tentara Sekutu benarbenar memenuhi bunyi ultimatumnya dengan mengerahkan segenap angkatan perangnya untuk menghancurkan Surabaya. Tembakan-tembakan dari darat, laut, maupun udara menggempur kota tiada henti-hentinya. Namun rakyat, TKR, dan seluruh badan perjuangan bersenjata telah bersatu padu untuk mempertahankan kota Surabaya dari gempuran balasan tentara Inggris. Maka pecahlah perang antara pasukan TKR bersama laskar rakyat melawan pasukan Inggris. Perang ini lebih dikenal dengan “Perang 10 November 1945�.
No. 2 Agustus, 2014
5
Commando News
Pasukan TKR menerapkan stategi yang telah direncanakan, yaitu mempertahankan kota Surabaya dengan tidak memberikan kesempatan pasukan Inggris untuk menguasai tiap-tiap jalan atau pun gedung-gedung. Hampir setiap sudut kota Surabaya telah dipertahankan oleh pasukan TKR dengan mati-matian. Sebetulnya taktik yang direncanakan dalam melawan pasukan Inggris dengan melaksanakan perang kota telah dilakukan dengan sempurna oleh pasukan TKR dan laskar rakyat Surabaya. Tetapi ada yang diluar perhitungan, jumlah pasukan Inggris berlipat ganda dan jauh lebih besar daripada ketika dikomandoi oleh Brigjen Mallaby, bahkan taktiknya berubah sama sekali. Dulu sewaktu Mallaby sebagai komandannya, pemusatan-pemusatan pasukan Inggris lebih banyak terlihat, karena mereka berangapan bahwa kekuatan TKR dan laskar rakyat sangat kecil. Perhitungan yang meleset itu menimbulkan dampak kehancuran bagi pasukan Inggris. Mereka terpotongpotong dan berada jauh dari logistiknya. Berbeda dengan strategi yang dilaksanakan oleh Mansergh, yang mungkin telah mempelajari kekuatan dan kelemahan pasukan dan laskar rakyat, maka di samping menambah pasukan tempurnya yang berlipat ganda, ia juga lebih mengutamakan gerakan serentak secara total yang dibantu oleh segenap angkatan perangnya dan kemudian menjepit serta terus menggiring pasukan TKR ke arah luar kota agar tujuan utamanya menguasai kota Surabaya secara menyeluruh berhasil. Rupanya pasukan TKR dan laskar rakyat masih menggunakan pola pertempuran lama, yaitu tetap bertujuan mengepung dan mengisolir, kemudian memutuskan hubungan dengan pasukan indukya kemudian baru menghancurkannya. Tetapi semua gerakan pasukan TKR dan laskar rakyat itu selalu tidak berhasil dan bahkan menimbulkan korban yang sangat besar. hal itu disebabkan karena gerakan pasukan Inggris selalu berlapis-lapis susunannya dan majunya selalu dibarengi oleh kekuatan lapis baja yang dibantu pula oleh serangan pesawat udaranya.
Melihat perkembangan pasukan TKR dan laskar rakyat yang sangat memprihatinkan, dan jumlah korban yang semakin besar, maka satu-satunya jalan yang harus ditempuh oleh mayjen Jonosewojo selaku komandan Divisi Surabaya, ialah segera memerintahkan seluruh pasukannya untuk segera mengundurkan diri ke daerah pinggiran kota Surabaya. Kecuali itu strategi untuk mengepung seluruh pasukan Inggris diubah, tidak lagi mengepung pemusatanpemusatan pasukan Inggris lagi karena kekuatan mereka berlapi-lapis jumlahnya, karena itu dilakukan strategi yang kedua, yaitu mengepung kota Surabaya dengan
melakukan perang gerilya sebagai lanjutan dari strategi perang kota yang boleh dikatakan gagal total. Untuk mengadakan hubungan dan koordinasi antar pasukan yang banyak terpukul oleh gerakan pasukan Inggris sangatlah tidak mudah. Banyak kesulitan yang dialami, karena untuk mencari induk pasukan yang sudah berpisah dengan anak pasukannya kadang-kadang memerlukan waktu lama dan terpaksa harus menerobos jepitan-jepitan yang telah dilakukan oleh pasukan Inggris. Akhirnya setelah pasukan TKR dan laskar pemuda Surabaya bertempur melawan pasukan Inggris yang ternyata didalamnya ikut pula pasuka NICA yang telah dilatih di Amerika Serikat, yang memakan waktu lebih dari tiga minggu, berhasil mengadakan konsolidasi kembali dan mempertahankan kota Surabaya dari pinggiran kota saja. Dengan datangnya pasukan dari utara maka kekuatan Batalion Bambang Joewono, Batalion Darmosoegondo, Batalion Sawunggaling, Batalion Moh. Isa Edris dan laskar rakyat yang ditugaskan
I Gusti Ngurah Gd. Budhita,SE.MM.
Mengabdi Untuk Kemanusiaan
untuk menahan laju pasukan Inggris dengan batas Sungai Sepanjang dan Sungai Wonokromo akhirnya menjadi semakin kuat. Setelah pasukan TKR mengadakan pertempuran tanpa henti untuk memertahankan kota Surabaya selama lebih dari tiga minggu, akhirnya terpaksa harus mundur dari dalam kota belum menurun, tetapi posisi berbalik menjadi pihak yang selalu diserang oleh Sekutu. Pertempuran-pertempuran di pinggiran kota pun makin hebat dan meluas hinga akhirnya perang yang bersifat frontal menjadi perang gerilya.
Pertempuran Ambarawa Pertempuran yang terjadi antar pasukan TKR dan pemuda melawan pasukan Inggris ini berlangsung sejak tanggal 20 November 1945 sampai 15 Desember 1945. Pertempuran ini dipicu oleh pelangaran kesepakatan pihak tentara serikat dalam perjanjian dengan pihak TKR. Peristiwa itu berawal saat pasukan serikat yang masuk ke wilayah RI diperkenankan mengurus para tawanan perang. Namun yang dilakukanya justru mempersenjatai para tawanan perang tersebut. Setelah itu terjadi berbagai insiden yang terus meluas. Pada tangal 20 November 1945 di Ambarawa meletus pertempuran antara (di bawah pimpinan Mayor Sumarto) melawan pasuka serikat. Pihak serikat memperkuat pasukan mereka dengan mendatangkan personil ke Ambarawa. Pertempuran dalam kota terjadi pada tanggal 22 November 1945. Bantuan pasukan juga berdatangan ke lokasi pertempuran anatar lain batalyon 10 Divisi III, Batalyon 8, dll. Strategi yang dilakukan pasukan TKR berhasil mengepung musuh. Namun musuh melakukan sebuah strategi
SUKA tantangan adalah modal utama untuk memimpin Pos Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar atau Kepala UPTB BPBD Kota Denpasar sebut saja I Gusti Ngurah Gd. Budhita,SE. MM. yang kadang dalam kondisi tertentu Kota Denpasar sulit untuk tidur nyenyak dan kadang bunyi telpon genggam (HP) suka sigap takutnya ada laporan anggota untuk siap terjun lapangan ungkap Alumnus magister Universitas Udayana ini. Bermarkas di Pos Juanda Renon sangat memahami apa tugas dan fungsi petugas BPBD ini yang walaupun Budhita belum setahun bermarkas disana karena itu tanggung jawab siap saja dalam suasana apapun walaupun sampai diri hari berada di lokasi dalam tugas dan tanggung jawab.
KIPRAH
melambung yang mengancam kedudukan pasukan TKR. Semua elemen berdatangan seperti batalyon dari Yogyakarta, batalyon Polisis Istimewa, dll. mereka dapat menahan musuh sampai ke desa Jambu. Di desa Jambu mereka membentuk suatu komando yang disebut Markas Pimpinan Pertempuran. Sejak saat itu medan Ambarawa dibagi menjadi empat sector dan koordinasi semua elemen berjalan sesuai koordinasi sehingga pasukan Indonesia semakin kuat. Kekuatan yang ikut bertempur saat itu terdiri dari 19 batalyon TKR dan beberapa batalyon badan perjuangan. Lama kelamaan kedudukan musuh semakin terjepit. Dan akhirnya pada tanggal 15 Desember 1945, musuh mulai meninggalkan kota Ambarawa. Penutup Proklamasi adalah puncak perjuangan yang dilakukan oleh para pendiri bangsa. Pada hakikatnya, proklamasi adalah symbol terlepasnya segala belengu penjajahan yang telah lama dirasakan. Akan tetapi, setelah proklamasi bukan berarti Indonesia lepas dari segala permasalahan. Perjuangan awal kemerdekaan setelah proklamasi justru menjadi batu ujian sejauh mana perjuangan dan kesadaran berbangsa dari setiap rakyat. Ujian yang diterima Indonesia begitu besar. Rakyat dengan militansinya terus menerus melakukan perlawanan terhadap penjajahan. Perebutan kekuasan yang berakibat pada meletusnya berbagai pertempuran menjadi gambaran bahwa rintangan yang dihadapi Indonesia menjadi bangsa yang berdaulat begitu berat. *** SUMBER : ahmadfathulbari DAFTAR PUSTAKA Hanafi, A.M. Menteng 31 Membangun Jembatan Dua Angkatan. Jakarta: Sinar Harapan, 1997. Kahin, George McTurnan. Nasinalisme dan Revolusi di Indonesia. Jakarta: Sinar Harapan, 1995. Notosusanto dkk. Nugroho. Sejarah Nasional Indonesia Jilid VI. Jakarta: Balai Pustaka, 1993. Reid, Anthony J.S. Revolusi Nasional Indonesia. Jakarta: Sinar Harapan, 1996. Sundhaussen, Ulf. Politik Militer Indonesia (1945—1967).. Jakarta: LP3ES, 1986.
Kesigapan itu terbukti ketika ada pelaporan masuk dan melakukan penindakan dalam rentang waktu di bawah 15 menit sudah berada dilokasi bencana lanjut suami Ni Gusti Putu Putri Sari itu tandasnya siap siaga selalu dalam menjalan kan tugas tapi juga harus adanya responsive dari masyarakat untuk kerjasamanya dalam kami mmenjalankan tugas tuturnya. Dalam rutinitas tugas dan pekerjaan yang begitu padat ternyata bisa menyalurkan Hobi di luar Jam Kantor dan sebagai Wakil Komandan Combat (Komunitas AirSoftGun) dan tidak sekedar Hobi tapi pernah meraih Juara 3 Eksebisi AirSoft di Malang pada akhir tahun 2013 lalu dan Juara 3 juga baru baru ini dalam ajang Eksebisi Kapolres Kota Denpasar dan Hobi lainnya yang
mungkin bagi orang lain adalah mustahil yaitu Bersepeda dan sapa sangka lewat Sepeda Gusti Ngurah sudah menjajal Pulau Nusa Cendana Nusa Tenggara Timur dan dalam Komunitas LELASAN BERSERI (Lelaki Santai Bersepeda setiap hari) dari tahun 2007, ternyata sudah mempunyai agenda tahunan yang sudah terjadual seperti contoh di setiap bulan agustus melakukan tour ke luar kota Denpasar dan tepat tgl 17 agustus melalukan upacara bendera ternyata tepat jam 10.00 Wita, Nasionalis juga kumpulan lelaki santai ini dan alumnus SLUA 1 Saraswati ini juga dengan Komunitas Bersepedanya di Bulan Nopember dalam rangka ulang tahun Puputan Margarana melakukan touring ke Margarana dengan target 1.000. peserta ungkapnya. ***
COVER STORY
6
Commando News
No. 2 Agustus, 2014
Laki-laki dan Wanita di Mata Menwa Kami Sama ARI pada Ragu ragu Lebih Baik Pulang, itu u yang sampai saat ini saya tidak pernah lupakan dan sempat berpikir apa maksut tulisan itu yang terpampang di Rindam IX Udayana yang biasa disebu Dodik Kediri Tabanan dan disana terdapat lapangan Hitam dan lapangan Hijau dan bisa di bayangkan makna dari kedua lapangan in ungkap Susiyani Widiyawati mengenang masa pendidikan n Latihan Dasar Militer yang didapatnya dapatnya sebagai Resimen Mahasiswa Satuan C-906 Cura Windraya Raksaka Universitas Pendidikan Nasional Denpasar (Undiknas) ini. Hal yang sangat berkesan di Menwa adalah ketika diberi kesempatan menjadi Pemimpin dan banyak romantika didalamnya tutur Komandan Satuan C-906 Undiknas ini yang mana kita di pacu untuk lebih tau dari pada yang lain serta harus siap dengan segala problema yang yang terjadi di Satuan belum lagi di tambah dengan tugas kuliah yang kalau di hitung hitung capek
D
Telepon Penting di Bali POLISI : 110 Polda Bali : 0361 227711 Polres Badung : 0361 829949 Polsek Kota Denpasar : 0361 224456 Polsek Kuta : 0361 751598 Polsek Kuta Utara : 0361 8445401 Polsek Bualu : 0361 772110 Polsek Mengwi : 0361 411270 Polsek Abiansemal : 0361 813972 Polsek Petang : 0361 813975 Polsek Ubud : 0361 975316 Polres Gianyar : 0361 943110 Polres Jembrana : 0365 110 Polres Karangasem : 0363 21220 Polres Klungkung : 0366 21115 Polres Tabanan : 0361 811210 Polres Bangli : 0366 91116 Poltabes Denpasar : 0361 424346 Polsek Sanur : 0361 288597 AMBULANCE : 118 PEMADAM KEBAKARAN : 113 BADAN SAR BALI : 0361 751115; 115 BADAN PENYELAMAT PANTAI (Kuta) : 0361 755660
PERUSAHAN DAERAH AIR MINUM Pelayanan Gangguan : 0361 240749; 0362 21140 Informasi Tagihan Rekening : 0361 20274 PELAYANAN TELKOM Pengaduan gangguan : 147 Pelayanan & Telemarketing : 147 Info Billing/Rekening : 109; 147 Penerangan Lokal : 147 Penerangan Interlokal : 106 Hubungan Interlokal : 100 Hubungan Internasional : 107 Informasi Waktu/Jam : 103
Ayam Goreng Kremes
juga rasanya tapi karena sudah di ras tanamkan jiwa smanagat pantang tanam menyerah akhirnya semuanya itu me bisa bi terlewatkan dengan sempurna. Siapa bilang Wanita lemah dalam memimpin.? Kalo Di d menwa Laki laki dan Wanita sama saja dan solidaritasnya sangan tinggi lewat slogan Jiwa Korsa (Jiwa Kebersamaan) siapa yang lebih dulu tau harus s memberikan informasi kepada m yang lain serta siapa yang lemat ya harus adanya support dari rekan har yang lainnya yang akhirnya apapun yang kita kit kerjakan pasti bisa tuntas Ucap Susi, Kami juga tidak bisa berjalan dan menyelesaikan tugas dan tanggung jawab di Menwa tanpa dukungan dari berbagai elemen khususnya kami sangat mengharapkan dukungan dan tuntunan dari Senior serta Alumni karena Beliau beliau lebih duluan mengenyammenwa dan berpengalaman, kami sangat membutuhkan ayomannya dan terlebih khus juga kepada pihak Perguruan Tinggi dengan harapan agar segala sesuatunya kami dipermudah dalam pembinaan menwa itu sendiri di Kampus tutup Gadis kelahiran Jember ini. CN-mar
“Cak Iwan”
Bumbu Kuning Suroboyo
PROMO PAKET HEMAT
Paket Hemat Cuma Rp. 10.000. Ayam Goreng/ Ayam Bakar, Kremes rempah Pedas, Sayur Urap + Plecing, Tempe Goreng, Sambel Teri
PAKET Harga, Mulai Rp. 10.000.PAKET HOT dengan Rempah Pedas
MENERIMA Pesanan Nasi Kotak Untuk Acara : Ulang Tahun Acara Kantor Event, Dll
PELAYANAN GANGGUAN & INFORMASI REKENING PLN : 123 RSUP SANGLAH : 0361 227911 IMIGRASI : 0361 227828
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Bali : 0361 286209, 286208 Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali : 0361 223010 KOMISI PENANGGULANGAN AIDS (KPA) DAERAH BALI : 0361 228723 ; 163 TOURIST INFORMATION CENTRE : 166
Alamat : Jl. Raya Puputan Renon Telp. 085 792 857 284
No. 2 Agustus, 2014
7
Commando News
UGRACENA
ACARA KEMAH KERJA DI TUGU PAHLAWAN TANAH ARON KARANGASEM
Serangkaian HUT Resimen Mahasiswa Ugracena Bali Ke-50 Kegiatan kemah kerja ini yang terselengara pada 19-20 Juli 2014 merupakan kegiatan yang ke-21 dari 50 Kegiatan yang dicanangkan oleh Komando Resimen Mahasiswa Ugracena Bali , kali ini Satuan C-906 Cura Windraya Undiknas Berkesempatan untuk menjadi Tuan Rumah sekaligus Satgas.
Karangasem - Dalam Rangkaian Hari Ulang Tahun Resimen Mahasiswa Ugracena Bali ke-50 , juga akan dibuatkan bendera merah putih sepanjang 50 yard. Acara pembukaan kemah kerja di tugu pahlawan Tanah Aron dibuka oleh Komandan Kodim 1623 Karangasem yang diwakili oleh Mayor Inf I Dewa Ketut Darmada Kasdim 1623/ Karangasem Acara Kemah kerja terselengara berkat dukungan, Kodim 1623 Karangasem, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Bali yang berkesempatan memberikan Bantuan kepada 75 Siswa SD N 5 Bhuana Giri yang kurang mampu , Koramil Bebandem, Pemuda Panca Marga kabupaten Karangasem, Persatuan wartawan Indonesia Bali yang memberikan kenang kenangan untuk para undangan dan narasumber, Monumen Perjuangan Bangsal , IARMI Bali, Radio Perjuangan Kebangsaan , Camat Bebandem , Kapolsek
Bebandem , Perbekel Desa Budakeling, Kepala Dusun Tanah Aron, Perbekel Desa Bhuana Giri, Kepala Sekolah Kepala Sekolah SD N 5 Bhuana Giri Adapun sambutan – sambutan yaitu yang pertama sambutan dari komandan C-906 Cura Windraya Raksaka. Yang kedua sambutan dari Ketua Umum PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia)Provinsi Bali beliau memberikan bantuan berupa tas dan alat tulis kepada 75 siswa SD N 5 Bhuana Giri yang disaksikan langsung oleh Bapak Kasdim 1623 Karangasem. Yang ketiga sambutan dari Komandan Resimen Mahasiswa Ugracena Bali beliau menyampaikan tujuan kegiatan perenungan di tugu pahlawan tanah aron merupakan serangkaian kegiatan hari ulang tahun Resimen Mahasiswa Ugracena Bali ke-50. Beliau juga menyampaikan semua kegiatan yang pernah diselenggarakan oleh para resimen mahasiswa. Berikutnya sambutan dari Inf I Dewa Ketut Darmada
Kasdim 1623/ Karangasem sekaligus membuka Acara Perenungan di tugu pahlawan tanah aron karangasem. Dilanjutkan dengan acara penghormatan serta peletakan karangan bunga kepada para pahlawan yang dipimpin oleh Kasdim 1623 Karangasem didampingi oleh Komandan Resimen Mahasiswa Ugracena Bali. Adik Adik Pramuka dari SD N 5 Bhuana Giri juga mempersembahkan Atraksi pramuka dari adik-adik gugus 4. Acara dilanjutkan dengan Dialog Kebangsan dengan narasumber Bpk I Gusti Lanang Rai, yang membahas berkaitan dengan perjuangan I Gusti Ngurah Rai di Tanah Aron Karangasem Acara Juga dimeriahkan dengan acara Perenungan dimalam harinya serta adanya acara Api Ungun, acara juga dikemas sedemikian berkesan untuk para peserta. Acara api unggun dipimpin oleh Kasmewa Ugracena bali. ***
Napak Tilas Pemuda Juang Indonesia Bersatu (PJIB) III 2014 NILAI perjuangan sebagai Bangsa yyang sudah merdeka tentunya nilai nilai patriotic tidak akan pernah pudar dan itu p yyang terjadi dan bentuk yang di tinjolkan melalui karya anak Bangsa yang kreatif m iini dinyatakan melalui Napak Tilas Pemuda Juang Indonesia Bersatu P ((PJIB) III 2014 dan Dialog Kebangsaan yyang dilaksanakan pa tangal 15 Agustus
Rumah Sakit Angkatan Darat Jl Sudirman, Denpasar Tlp 0361 228003 RS Dharma Yadnya Jl WR Supratman Tohpati, Denpasar Tlp 0361 224729 RS Puri Raharja Jl WR Supratman, Denpasar Tlp 0361 237437 RSUP Sanglah Denpasar Jl Kesehatan Selatan 1 Sanglah Tlp 0361 227911 RS Saidharma Jl Tukad Unda 1 Renon, Denpasar Tlp 0361 227220 RS Wangaya Jl Kartini, Denpasar
Tlp 0361 222141 RS Bhakti Rahayu Jl Gatot Subroto, Denpasar Tlp 0361 430245 RSUD Kapal Jl Raya Kapal, Badung Tlp 0361 427218 RS. Dharma Usada Jl Sudirman 50, Denpasar Tlp. 0361 227560 RSU Manuaba Jl HOS Cokroaminoto 28 Denpasar Tlp 0361 226393 RSJ Bina Atma Jl HOS Cokro Aminoto, Ubung, Denpasar Tlp. 0361 225744
2014 dan secara rutin dilaksanakan pada setiap tahunnya. Tentunya Progran kerja ini sudah tertuang dalam aturan yang berlaku sesuai dengan Koordinasi yang telah dilaksanakan Komando Resimen Mahasiswa Ugracena Bali Dengan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARMI) Bali, DHD Angkatan 45, PWI Bali, KNPI Bali, Management Monumen Perjuangan Bangsal, Management Radio Perjuangan Kebangsaan. Ditargetkan Peserta Napak Tilas saat Dansatgas Dewa Putu Agus Darmawan saat ditemui di Markas Merdeka optimis 150 Tim/peserta Baik
itu dari tingkat Pelajar, Mahasiswa, LSM, PNS, Swasta, ABRI dan Polri sebagai Partisipan akan turut ambil Bagian memperebutkan Piala Bergilir PJIB yang Tahun Lalu Piala Bergilir di Boyong olem Team dari SMA N 1 Abiansemal di Blakiuh. Badung – Bali tuturnya.CN-007
RS Surya Husada Jl Pulau Serangan 1, Denpasar Tlp 0361 233786
RS Graha Husada Jl HOS Cokroaminoto, Denpasar Tlp 0361 426492
RS Prima Medika Jl Serangan, Denpasar Tlp 0361 236225
Klinik SOS Gatot Kaca Jl Gatot Kaca, Denpasar Tlp 223555
RS Kasih Ibu Jl Teuku Umar, Denpasar Tlp 0361 223036 RS Puri Bunda Jl Gatot Subroto, Denpasar
PMI Badung Jl Imam Bonjol, Denpasar Tlp 0361 236305
Bali Internasional Medical Center (BIMC) Jl Simpang Dewa Ruci Kuta, Badung Tlp.0361 761263 Merdeka Medical Center (MMC) Jl Merdeka Renon, Denpasar Tlp 0361 233790
Nama-Nama Rumah Sakit di Bali
Klini Perawatan Gigi Darurat Jl Dr Indra Guizot Jl Patimura Denpasar Tlp 0361 222445 Klinik Rahayu Jl Uluwatu II Jimbaran, Kuta Selatan Tlp 0361 780299 Klinik SOS Jln Uluwatu, Kuta Selatan, Badung Tlp 0361 703377
UGRACENA
8
Commando News
No. 2 Agustus, 2014
Acara Perenungan di Tugu Monument Makam Pahlawan Penglipuran Acara perenungan memperingati hut menwa ugracena bali yang ke 50 tahun, serangkaian ulang tahun ugracena bali akan mengadakan 50 macam kegiatan sepanjang perayaan ulang tahun.
ALAH satunya adalah baksos di tugu makam pahlawan penglipuran,kegiatan ini diawali dengan persiapan oleh satgas dari satuan B-923 widya yudha IHDN Denpasar mengadakan rapat dan kordinasi dengan instansi terkait. Baksos merupakan kegiatan ke 20 dari dari 50 kegiatan yang dilaksanakan serangkaian hut menwa yang jatuh pada tanggal 29 september 2014 mendatang. Mengawali seluruh kegiatan di tugu makam pahlawan penglipuran dalam rangka memperingati hut menwa ke 50 tahun. upacara pembukaan dilaksanakan pada 13 juli 2014. Dalam upacara pembukaan ini hadir pula kasdim, kapolsek sebagai perwakilan kapolres, komandan menwa ugracena bali, kepala staf beserta staf menwa ugracena bali, ketua PPM, ketua PSMTI, kepala kantor lurah kubu, jegeg bagus kabupaten bangle, putra dan putri pramuka bangli, serta seluruh komandn satuan beserta anggota. Upacara pembukaan ini dibuka oleh I Nengah Sudiarta selaku kapolsek perwakilan dari kapolres. Setelah upacara pembukaan dilanjutkan dengan acara tabor bunga, untuk menghormati jasa para pahlawan di tugu
S
makam pahlawan penglipuran dilaksanakan apel dan tabur bunga oleh seluruh undangan dan peserta. Apel dan tabur bunga tepat di depan tugu utama, diikuti dengan hidmat oleh seluruh peserta. Penghormatan sebagai tanda menghormati jasa para pahlawan dilakukan dengan bangga oleh seluruh peserta yang dipimpin oleh kapolsek dan diikuti oleh seluruh peserta apel dan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di depan tugu pahlawan. Setelah selesai peletakan karangan bunga dilanjutkan dengan tabor bunga di seluruh makam pahlawan sekitar. Yang dipimpin oleh komandan menwa ugracena Bali dan diikuti oleh seluruh undangan yang ada. Setelah acara tabor bunga dilanjutkan dengan Penyerahan kenang-kenangan kepada instansi terkait oleh komandan menwa ugracena bali di tugu makam pahlawan penglipuran. Kenang-kenangan berupa pin hut 50 tahun menwa ugracena bali diserahkan kepada kapolsek bangle yaitu bapak I Nengah Sudiarta, dan dilanjutkan dengan Dandim yang diwakili oleh kasdim 1626 bangli, ketua PSMTI Bali, ketua PPM, kelian penglipuran, dan kepala sekolah dasar setempat. Kigiatan baksos di penglipuran bangli diikuti oleh beberapa instansi terkait
Koperasi Serba Usaha
Dharma Siddha BH. No : 66/BH XXVII – 9/XII/2009 Tgl. : 28 Desember 2009
yang salah satunya yaitu PSMTI yang menyumbangkan alat tulis kepada 103 siswa di penglipuran bangle. Kegiatan tersebut guna meningkatkan niat belajar siswa yang kurang mampu agar nantinya berguna untuk nusa dan bangsa. Penyerahan kenangkenangan berupa alat tulis direspon sangat baik oleh kepala sekolah dasar setempat dan mendapat apresiasi dari seluruh orang tua siswa. Setelah diadakan upacara pembukaan baksos di tugu pahlawan penglipuran bangle dilanjutkan dengan acara dialog kebangsaan. Pengenalan monument makam pehlawan penglipuran oleh peteran setempat melalui dialog kebangsaan yang dimoderatorioleh komandan satuan B-923 Widya Yudha yaitu Putu Agus Ade Grantika. Dialog tersebut membahas tentang sejarah monument makam pahlawan penglipuran dan sejarah perjuangan para pahlawan yang telah gugur di medan perang. Dialog kebangsaan diikuti oleh seluruh resimen mahasiswa ugracena Bali serta seluruh staf dan kepala staf menwa ugracena dan didampingi oleh komandan menwa ugracena bali. Malam perenungan di tugu makam pahlawan penglipuran ditandai dengan pelaksanaan penyalaan api suci. Kegiatan yang dipimpin oleh komandan menwa ugracena bali, diawali dengan penyerahan api suci kepada irup. Selanjutnya selanjutnya srikandi menwa satuan B-923 Widya Yudha IHDN Denpasar mengucapkan panca dharma satya sebagai tanda penyalaan api unggu. Kegiatan dilanjutkan dengan malam perenungan yang dipimpin langsung oleh komandan menwa ugracena Bali. Kegiatan terakhir dalam rangkaian kegiatan di tugu makam pahlawan penglipuran yaitu kegiatan penanaman pohon sebagai wujud rasa cinta terhadap lingkungan dan menambah hijau di lingkungan tugu makam pahlawan. Seluruh satgas melakukan pembersihan setelah melaksanakan penanaman pohon. ***
Padepokan
Sandhi Murti
Menerima Pembayaran PLN, PDAM, Telkom, FIF, Pulsa PLN, DLL
Menerima Jasa
Antar Jemput Anak Sekolah, Pelatihan Security & Pengamanan, Pemasanagan Penangkal Petir, Instalasi Pipa, DLL
Kantor : Jl. Merdeka No. 8B Renon, Denpasar – Bali Mobile : 081 855 8293
Drs. I Gusti Ngurah Harta,M.Fil Jl. Tukad Citarum P No. 2 Denapasar – Bali
No. 2 Agustus, 2014
9
Commando News
UGRACENA
Komando Menwa Ugracena Bali Satuan D-903/ Pasung Grigis UNHI Denpasar
Kunjungi Anak Asuhan Komunitas Anak Alam di Desa Subaya, Kintamani M
“Aku ingin jadi dokter..” “Aku ingin jadi guru..” begitulah teriakan anak-anak asuhan Komunitas Anak Alam yang ada di Desa Subaya, Kintamani ketika ditanya mengenai pekerjaan impian mereka di masa depan. Tangantangan mungil itu berlomba untuk mengacungkan tangan demi diberi kesempatan untuk mengutarakan cita-cita mereka sendiri. Hal tersebut seakan memperlihatkan bahwa mereka pun memiliki impian yang ingin mereka gapai, sama seperti anak-anak lainnya.
INGGU (6/7) Komando Resimen Mahasiswa Ugracena Bali Satuan D-903/ Pasung Grigis Universitas Hindu Indonesia Denpasar menyelenggarakan suatu kegiatan Bakti Sosial yang bernama “Coin For School”. Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka program kerja pengabdian kepada masyarakat dari Komando Resimen Mahasiswa Ugracena Bali Satuan D-903/ Pasung Grigis Universitas Hindu Indonesia Denpasar dan sekaligus dalam rangka Hut Komando Resimen Mahasiswa Ugracena Bali yang ke-50 tahun. Kegiatan ini sangatlah bermakna dan mengeseankan bagi Komando Resimen Mahasiswa (Menwa) Ugracena Bali satuan D-903/ Pasung Grigis Universitas Hindu Indonesia (UNHI). Betapa tidak, dari hari sabtu hingga minggu kemarin kita telah berbagi pengetahuan dan canda tawa secara langsung dengan anak-anak asuhan Komunitas Anak Alam yang dikordinatori oleh Pande Putu Setiawan. Dalam gerakan “Coin for School” yang kami selenggarakan sumbangannya berasal dari lingkungan kampus UNHI, Instansi terkait dan Komando Menwa Ugraҫena Se-Bali serta dari Pembina UKM MENWA yaitu Drs. I Putu Sarjana, M.Si kami telah berhasil mengumpulkan uang baik itu uang receh maupun uang tunai, baju bekas, majalah bekas, alat tulis-menulis, buku, dan lainnya dari tanggal 26 Juni 2014 hingga 5 Juli 2014 kemarin. Sumbangan dari teman-teman tersebut akhirnya dibawa langsung menuju Desa Subaya, Kintamani pada hari sabtu (5/7). Walaupun medan ke Desa Subaya sangat berat karena jalan yang curam dan terjal serta dikelilingi oleh jurang dan kabut di sekitar jalan menuju tempat tersebut, namun tidak sedikitpun mengurangi niat mereka untuk datang mengunjungi Komunitas Anak Alam. Saking beratnya medan menuju Desa Subaya, sampai-sampai dua motor yang kami kendarai remnya blong. “Ketika kami sampai di desa Subaya tepatnya pada sabtu sore menjelang malam hari, kami harus berjuang melawan medan yang cukup sulit ditambah dengan suasana yang mulai gelap. Dua motor dari rekan kami mengalami rem blong sehingga kami harus lebih berhati-hati dalam melanjutkan perjalanan. Memang perjalanan yang cukup ekstrim namun semua itu terbayar dengan pemandangan yang sangat indah di sekeliling jalan menuju desa Subaya. Lelah dan capek yang kami rasakan juga tidak terasa lagi setelah sampai di tempat Komunitas Anak Alam tersebut. Sung-
guh pengalaman yang luar biasa,” ujar Ida Bagus Dedy Suryawijaya selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Menwa UNHI. Mereka sangat senang melihat kedatangan kami di Desa mereka. Hari sudah malam komunitas anak alam pun berkumpul di ruang kelas. Dan kami pun dari MENWA UNHI juga ikut bergabung di kelas tersebut bersama dengan anak-anak Undiksha yang sedang melaksanakan KKN di Sekolah Dasar Negeri Subaya tersebut. Kami pun diberikan waktu untuk memperkenalkan diri kepada anak – anak di Desa Subaya tersebut. Setelah itu, salah satu dari rekan kami memberikan pengajaran kepada mereka dan siapa yang bisa menjawab akan diberikan hadiah. Anak – anak tersebut sangat senang dan gembira, sebenarnya mereka semua adalah anakanak yang pintar dan mempunyai bakat tersendiri. Anak-anak asuhan Komonitas Anak Alam tersebut menggali ilmu di sebuah sekolah yang sudah mengalami banyak kerusakan dan hanya ada 6 Guru yang mengajar di sekolah tersebut termasuk Kepala Sekolah. Bahkan untuk ruangan belajar tidak tersedia kursi dan meja seperti sekolah pada umumnya. Anak-anak tersebut kebanyakan berasal dari desa Subaya itu sendiri dan tempat mereka tinggal pun jauh dari sekolah hingga 30 menit perjalanan untuk mencapai sekolah itu. Mereka terpaksa harus putus sekolah karena keterbatasan biaya. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang telah bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Hanya saja karena sistem pengajaran disana yang kurang serta guru yang ada di sekolah tersebut tidaklah banyak. Tapi semangat mereka untuk belajar sangatlah tinggi. Hari sudah malam, komunitas anak alam pun kembali pulang kerumah mereka masing-masing. Kami dari MENWA UNHI dan anak – anak KKN Undiksha serta dengan pendri komunitas anak alam yaitu Pande Putu Setiawan melaksanakan kegiatan api unggun dan disana
kami berbagi tentang sedikit pengalaman dari diri kami pribadi. Tengah malam pun tiba dan kami semua kembali beristirahat. Minggu, 6 Juli 2014 dilaksanakan olahraga pagi bersama komunitas anak alam, anggota Menwa UNHI serta anak-anak Undiksha yang sedang KKN. Selanjutnya acara pembukaan dilaksanakan pukul 08.30 wita yang dibuka oleh Bapak Pembina UKM Menwa yaitu Drs. I Putu Sarjana, M.Si dan sambutan dari Bapak Kepala Desa Subaya. Serta selanjutnya serah terima sumbangan berupa uang koin maupun uang tunai yang diserahkan kepada komunitas anak alam yang di implementasikan untuk anak – anak yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang tingkat SMP. Alat-alat tulis, majalah bekas, buku bekas, pakaian bekas, sembako dan lain sebagainya kepada Bapak Kepala Desa Subaya. Sumbangan tersebut merupakan kumpulan dari seluruh organisasi yang berada di lingkungan kampus UNHI Denpasar, beberapa Perguruan Tinggi di Bali dan dari Pembina UKM Menwa tentunya, bapak Drs. I Putu Sarjana, M.Si yang memberikan sumbangan berupa sembako. Selain itu, diserahkan pula cenderamata oleh bapak Drs. I Putu Sarjana, M.Si kepada Bapak Kepala Desa Subaya dan pendiri Komunitas Anak Alam yaitu Pande Putu Setiawan. Bukan hanya berupa materi saja, namun sumbangan yang diberikan anggota Menwa UNHI Denpasar juga berupa ilmu pengetahuan dasar seputar membaca, menulis, berhitung dan menggambar serta diselingi pula dengan tanya jawab, kuis dan pembagian hadiah. Untuk mengimbangi kegiatan belajar mengajar, maka anggota Menwa UNHI Denpasar juga telah menyiapkan lomba lari kelereng dan lomba memasukkan paku dalam botol agar anak-anak dapat terhibur serta tidak jenuh dengan terus belajar di dalam kelas. Pembagian sembako juga ditujukan kepada warga lansia yang memiliki keterbatasan ekonomi yang diserahkan langsung oleh Bapak Pembina UKM Menwa yaitu Drs. I Putu Sarjana, M.Si didampingi oleh Bapak Kepala Desa Subaya dan pendiri Komunitas Anak Alam yaitu Pande Putu Setiawan serta anggota Menwa UNHI Denpasar. Kegiatan bakti sosial ini diakhiri dengan acara penutupan dan salam perpisahan dari anggota Menwa UNHI kepada anak-anak Desa Subaya serta acara menyanyi bersama dengan anak-anak Undiksha yang sedang melaksanakan KKN. ***
FIGUR
10
Commando News
No. 2 Agustus, 2014
Made Arya Amitaba,SE,MM.
Menwa Sebagai Cadangan Nasional (CADNAS) INGIN menjadi Mahasiswa Plus” itulah ungkapan sederhana keluar dari mulut Direktur Utama BPR Kanti (PT. BPR Sukawati Pancakanti), untuk mengawali obroran kami dan itu terbukti dengan apa yang ia raih saat ini dan Hasil nyata membawa Bank Perkreditan Rakyat ini meraih harapan di usia BPR Kanti yang ke 25 Tahun tentunya dengan bermodalkan jiwa militan dengan disiplin yang keras dan itu semua didapatkannya di Menwa aku Made Arya Amitaba,SE,MM. Bicara tentang Menwa (Resimen Mahasiswa) sangat menarik untuk di jadikan topik sebuah perjuangan karena smangat patriotismenya yang sangat membanggakan diri pribadi dan keluarga yang di implementasikan pada kehidupan bermasyarakat akan begitu indah kalau kita menjalaninya dengan sungguh – sungguh tanpa harus memikirkan untung ruginya karena nanti akan dengan sendirinya terbentuk sembari mengajak kami untuk berkeliling di sepuran Lokasi Kantor BPR Kanti yang baru saja melakukan upacara peresmian kantor yang begitu megah dan elegan setelah dilakukannya renofasi. Memang saat ini Menwa dilemma dengan adanya perubahan SKB Mentri dimana jati diri Menwa itu sendiri seolah-olah kehilangan sandaran tapi dengan kayakinan penuh dengan smanagat juang yang sudah terpatri Komando Baret Ungu harus tetap jaya. Dan suami dari Kadek Ary Pramayanty,SH ini berpesan kepada adik adik Junior supaya jangan
“
patah smangat jadikanlah Organisasi ini sebagai pembekalan diri untuk meraih masa depan yang baik dan jangan stengah stengah mengikuti Menwa yang artinya setelah mendapatkan ilmu di Diklatsarmil (Pendidikan Latihan Dasar Militer) jadikanlan itu sebagai bekal yang tidak pernah dilupakan sampai akhir hayat serta sebagai pengimbang dalam melanjutkan ilmu di bangku kuliah demi mencapai kesuksesan, bagi rekan rekan Alumni Arya berpesan supaya berbagi ilmu dengan Junior tentunya yang positif sebagai acuan bagi Menwa aktif dalam perjalanan Menwa kedepan yang lebih baik yang sebagaimana yang terus didengungkan bahwa Resimen Mahasiswa adalah Mahasiswa terlatih sebagai Cadangan Nasional ketika Negara ini ada dalam keadaan yang tidak kondusif tutur Alumni Satuan C-906 Undiknas Denpasar..CN-mar
Kiprah Sosok
Drs. I Gusti Ngurah Harta,M.Fil I MENWA (Resimen Mahasiswa) sangat positif terlebih pembinaannya ungkap Drs. I Gusti Ngurah Harta,M.Fil tuturnya pada awak media ini, yang jelas terlebih ketika di jaman tahun 80 an menwa betul betul mempunyai andil di kampus dan di masyarakat rakat masyarakat dan tidak salah kalau Menwa di juluki mahasiswa Plus dan macan Kampus yang tentunya pergerakan di Kampus tidak semena mena serta tetap pada koridor dan aturan main yang jelas di kampus juga kita aktif di unit kegiatan kemahasiswaan lain jadi tetap saja kita sebagai mahasiswa seperti yang lainnya namun Menwa memiliki ki nilai lebih dan di setiap kegiatan iatan Kampus oleh pihak perguruan tinggi kita selalu di libatkan tapi saat ini kurang tau juga karena kalau dilihat dari perubahan yang terjadi lebih khusus karena berubahnya SKB 3 menteri, tapi harapan kita sebagai alumni pendidikan menwa jangan juga terlalu lembek atau dikurangim terlalu banyak porsi pembinaan fisiknya dan disitulah sebenarnya Menwa mempunyai nilai lebih dan ketika adikadik menwa sudah memakai Baret ungu mereka akan tau apa sebuah makna Baret Ungu itu sesungguhnya, itu sebuah h harapan Pendiri Padepokan Sandhi Murti yang sudah mendunia ini. Harapan terbesar adalah bahwa
D
Menwa jangan sampai Hilang tentunya pihak Perguruan Tinggi harus berperanan penting disini agar pembinaan Menwa terus berkesinambungan ujar suami L. Sugati ini. Ayah dari 2 putra (I Gusti Agung Senopati Kepakisan) dan Putri (I Gusti Agung Tulus Ayu Kepakisan) ini selaku Guru Besar & Sebagai pendiri Perguruan Bela Diri Sandhi Murti lagi persiapan ke Peru yang ibu kotanya Lima ini dalam langka kunjungan Lim rutin dibeberapa Negara yang ru ssudah ada “Sandhi Murti” Perguruan Beladiri & Kebatinan perjalanan menghabiskan waktu disana 2 minggu itu berakhir tanggal 19 Agustus 2014, lanjut Tu Rah sapaan akrab para Muridnya bahwa perjalanan itu bagian dari kunjungan ke k Negara - Negara lain seperti, Belanda, se Amerika, Iran, Belgia, Ame Rusia dan Bulgaria Rus sebagian besar Angse gotanya adalah Angg gota Militer, Canada g yang anggotanya y kebanyakan kaum penegak Hukum atau Advokad, dan Jumlah anggota Sandhi Murti di luar Negeri sudah ribuan Anggota tandasnya dengan t harapan anggota h Baret Ungu bisa B menyesuaikan sambil me bersalaman tanda habers naik mobil menuju rus n Bandara Banda Internasional Ngurah Ray R menuju PERU. CN-mar CN
Kantor Notaris
Ni Komang Putri Rahayu,SH.,M.,Kn.
Jl. Merdeka No. 10 Denpasar- Bali Telp./Fax : 0361. 262604 Mobile : 081 337 912 347
No. 2 Agustus, 2014
11
Commando News
KEGIATAN
MENWA Yang Sudah TerUji Nyalinya Denpasar - I Made Gde Partha Kesuma S, mengatakan Pembentukan mental Patriotik itu ada m di d Menwa dan Menwa harus Tetap Eksis sebagai komponen Cadangan Nasional Bangsa (Komcadnas) k ujar u Alumnus STPDN ini, karena pembentukan karakter sangat penting serta itu hanya ada di Resimen k Mahasiswa, kenapa ada di menwa.? Karena Menwa M sebagai Masiswa memiliki nilai tambah dengan adanya s Pendidikan Dasar Militer secara berkelanjutan aka nada P dilingkungan Kampus secara sistematis makanya kalau d jadi ja Menwa jangan hanya gagah gagahan tapi tunjukan bahwa kita ini mahasiswa terlatih yang mempunyai pengetahuan yang lebih seruan Alumni Pasca Sarja Universitas Gadjah Mada. Kecintaannya pada Menwa terlihat diselasela kesibukannya sebagai Widyaiswara pada Badan Diklat Provinsi Bali siap hadirpada pertemuan pertemuah Menwa dan Alumni. Dengan berbekal ilmu olah prajurit kita tersalur dalam sebuah Komunitas AirSoftGun dengan wadah Combat Club selaku Komandan Combat dan cerita tentang Combat Beliau sangat serius menyikapinya yang walaupun adalah sebagai Club penyaluran Hobi tapi penanganannya sangat professional. Combat sendiri di bawah Perbakin Gianyar Combat berdiri Tahun 2010 dan munculnya karena Hobi dan
penyaluran bakat lanjut suami Ni Nengah Karyaningsih ini. Dimanapada Tahun 2012 secara legalitas dan di Rekomendasikan Perbakin Gianyar dan pada saat yang bersamaan diadakannya Kejuaraan Eksebisi di Gianyar sebagai ajang berkumpulnya para pencinta AirSoftGun di Bali. Di tahun 2012 itu juga Resmi bermarkas di denpasar karena keanggotaan dari Combat sendiri semakin banyak dan anggota yang tergabung ada 37 anggota dan beridentitas Club. Di Combat sendiri AirSoftGun dengan sebutan Unit dan bukan sebutan senjata karena ini kebijakan Club dan lanjut Partha bahwa penggunaan Unit juga ketempat latihan tidak diperbolehkan berada di badan atau tergantung di sabuk yang artinya Unit dalam kondisi terlepas magazinenya dan berada di dalam Kotak atau tempat Unit, jadi betul betul aman dalam penggunaannya dan bukan untuk petantang petenteng imbuhnya dan ini penggunaannya secara professional. Dengan harapan anggota menwa yang memiliki hobi yang sama bisa juga bergabung karena di ke anggotaan ini dari berbagai elemen ada yang wiraswasta, PNS, Mahasiswa dan Pelajar dan tempat latihan pun sangat aman serta tertutup dan kegiatan diluar ruangan ada juga dengan sebutan SKIRMISH yaitu Simulasi Tempur AirSoftGun dan disini adanya adu nyali tapi karena Menwa sudah terlatih jadi ini bukan hal baru lagi tutup Partha. ***
Resimen Mahasiswa (Menwa) Kebanggaan Ku Denpasar - Made Hartaka, Bekisah tentang Resimen Mahasiswa (Menwa) bahwa Mahasiswa harus memiliki bukan hanya hard skill tapi juga soft skill dan dengan mengikuti Resimen Mahasiswa seorang mahasiswa dapat melengkapi soft skill yang dimiliki. Kepala Staf Resimen Mahasiswa Ugracena Bali periode Th. 2014 s/d 2018 ini mengatakan Menwa harus mampu memberikan kontribusi positif secara nyata di masyarakat dan berbaur dalam aktifitas social kemasyarakatan dan Menwa sendiri mempunyai beragam Jenis kegiatan yang sehingga mengurangi tingkat kejenuhan anggota karena berbagai aktifitas fisik maupun non fisik yang monoton. Harapan terhadap Pimpinan Perguruan tinggi/ Rektor dan jajarannya dalam pembinaan di Kampus kata Hartaka itu sangat
Kantor Hukum/Law Office
DR. Simon Nahak,SH, MH & Associates Advokad, Penasehat Hukum & Mediator
Jl. Kenyeri No. 15A Denpasar – Bali Telp. 0361. 8557337 Mobile : 0813 385 9188
menentukan dan Perhatian jelas amat dibutuhkan bagi seluruh mahasiswa dan bagi Menwa itu sendiri perhatian secara materiil maupun moril sangat dibutuhkan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Secara koordinasi tidak ada kendala akan tetapi kendala yang terjadi ketika ada kegiatan yang begitu padat sehingga sulit untuk mengkondisikan personil yang ada, saya berharap agar seluruh anggota bisa berkarya dimulai dari diri sendiri setelah bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri niscaya selanjutnya akan lebih mudah mengapresiasikan diri dimasyarakat Lanjut alumnus IHDN Denpasar ini sembari berpesankepada anggota Menwa Ugracena Bali. Kebanggaan menjadi seorang menwa yang saya dapatkan ialah segala karya, usaha, masalah dan hasil yang diperoleh membuat saya menjadi lebih bijak dalam menghadapi tantangan yang terjadi dalam kehidupan ini dengan harapan Alumni serta senior dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan menwa yang dilaksanakan, potensi besar yang dimiliki alumni Menwa di Bali semestinya dapat memberikan sumbangsih yang besar pula bagi perkembangan Menwa di Bali tutup I Made Hartaka, S.Fil.H�. Cn-Mt
LAW OFFICE
Budi Arsawan, SH & Partners (BAP) Corporate, Litigation Practice & LegalServices
Jl. Merdeka No. 10 Denpasar – Bali Telp. 0361. 869 1234. Mobile : 0812 390 1234
BISNIS
12
Commando News PRAKATA
No. 2 Agustus, 2014
KETENTUAN DALAM
ARISAN DHARMA SIDDHA MULTI CARE Om Swastyastu, 1. Peserta telah terdaftar dan mengisi formulir dengan lengkap. Dewasa ini dengan semakin berkembang dan berfariasinya model investasi serta program simpanan dalam lembaga keuangan saat ini seperti : Simpanan Harian, Simpanan Bulanan, deposito, dan berbagai bentuk serta tawaran keunggulan serta keuntungan yang disajikan diberbagai tingkat kalangan masyarakat.
KSU “DHARMA SIDDHA”
Tak lepas dari hal tersebut kini Koperasi Dharma Siddha dengan mengadopsi local genius menciptakan serta membentuk format formula kekinian dal menabung bulanan dikemas dan dikultus dengan sebutan “Arisan Dharma Siddha Multi Care”, dimana arisan ini diundi setiap bulannya sampai 100 kali pengundian. Dengan Rp. 50.000.- total uang yang diterima sebesar Rp. 5.000.000.- (Lima Juta Rupiah) itu yang kami sebut Top Play dan peserta yang bersangkutan dinyatakan berhenti serta tidakmembayar kewajiban arisan berikutnya lagi.
BH No : 66/BH/XXVII.9/XII/2009 Tanggal : 29 Desember 2009
Jl. Merdeka No. 8B, Sumerta Kelod, Denpasar – Bali Telp. 0361. 8730764, 7452454, Fax : 0361. 234222
KOPERASI IARMI DHARMA SIDDHA
Namun bagi peserta yang tidak beruntung/belum mendapatkan top play maka uang sebesar masing-masing Rp. 5.000.000.- dikembalikan oleh pihak Koperasi ditambah hadiah undian dari sponsor.
Mengelola :
*Unit Simpan Pinjam KSU – DS *Unit Pertokoan Dengan Konsinyasi * Unit Usaha Jasa : - Samsat - Antar Jemput anak Sekolah - Pembayaran Rekening Listrik - Telpon dan Air - Instalasi Penangkal Petir Dan Kelistrikan
Akhirnya dengan kegiatan arisan Dharma Siddha ini diharapkan dapat terjalin kata berbagi rasa menciptakan peluang usaha untuk kesejahteraan bersama.
2. Peserta menyetor uang sebesar Rp. 50.000.- setia nama atau kelipatannya dan mendapatkan kartu arisan dan nomor undian sebelum acara di mulai pada penarikan periode bersangkutan. 3. Dalam pengundian arisan bila salah satu nama dari peserta keluar maka penerima arisan total sebesar Rp. 5.000.000.- dan peserta tersebut dinyatakan Top Play Arisan otomatis peserta tersebut tida klagimembayar atau kepesertaannya berakhir. 4. Bila peserta mundur atau berhenti ditengah jalan menjadi anggota maka berkewajiban mencari penggantinya dan uang arisan yang telah disetor dikembalikan 75%. 5. Kemudian dari Koperasi semua peserta arisan dapat menikmati layanan jasa koperasi berupa membayarkan rekening listrik, air dan telepon serta antar jemput anak sekolah. 6. Untuk menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan arisan DSMC (Dharma Siddha Multi Care) ini bila mana perlu di tambahkan aturan tambahan seperlunya. 7. Untuk Informasi lebih lanjut hubungi Koperasi Dharma Siddha. Jl. Merdeka No. 8B Renon Denpasar. Telp. 0361. 8730764, 081 855 8293.
Om, Santi, Santi, Santi, Om.
Program Unggulan Tahun Ini :
UNIT PROGRAM ARISAN USAHA &
KSU Dharma Siddha Ketua,
PROGRAM ARISAN @RP. 50.000.-
Mungkin kami bukan yang terbaik tapi kami yakin ada yang menarik disini..!!
(Wayan Swastika,SE. M.Si)
SPONSOR – SPONSOR
CV. MULIA
Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia
Penyalur dan pelatihan pembantu rumah tangga Izin Denpasar Kep. 587/1622/III.2/Disnaker Jl. Trengguli I No.19 Tembau, Denpasar – Bali Telp/Fax : 0361. 463968 P.O. Box. 2828 E-mail : dpdknpibali@yahoo.com
cnk
Kantor Pusat : Jl. Halmahera No.1 Denpasar Telp. HP : 0361. 7973334, 081 8055 48 999
KONVEKSI
223
CATUR NIRMALA KERTI
Jual dan terima pesanan Baju Kaos
Profesional Property & Kontraktor
Jl. Achmad Yani No. 223
DUNIA BUAH Pertokoan Udayana
Biro Jasa Samsat
WIADNYANA Telp. 087 861 668 177
KOPEM IARMI Unit Jasa Simpan Pinjam Jl. Merdeka No. 8B Sumerta Kelod, Denpasar - Bali
No. 2 Agustus, 2014
13
Commando News
Buku harianku Awan awan menghitam……….. Langit runtuhkan bumi…. Saat aku benar benar tau… Kenyataan yang amat menyakitkan…………. Mengapa kalian semua nangis….. Padahal aku tersenyum….. Aku mohon usap air mata kalian Aku tak ingin ada kesedihan karna aku…. Burung sampai ke nada pilu.. Angin terbang kan semua rasa sedih ini….. Tuhan…. Terserah padamu aku … Hanya bisa ikut mau mu Tuhan….. Aku hanya minta satu permintaan…. Catat semua cerita ku selama aku hidup… Di buku harianku… Oleh : Mitha siti chintya dewi SMP PGRI 2
AKU Tersenyumlah di saat ku … Ad di sampingmu.. Tertawalah di saat ku.. Membuat mu tersenyum…. Sebutlah nama ku… Di saat km merindukanku… Peluklah tubuh ini…. Jika km menyayangi ku… Menangislah… Jika aku pergi jauh dan tak kembali… Kenanglah aku di hati mu… Jika km mencintai ku….. Oleh : Mitha siti chintya dewi SMP PGRI 2
Arti sebuah Jurnalistik T
Jurnalistik adalah suatu kegiatan dimana kegiatan tersebut memicu dalam sebuah pembuatan karya sastra (puisi , pantun, cerita pendek, dan lain lain), berita dan lain lain selain itu jurnalistik terkadang bertugas membuat atau menampilkan informasi informasi baik dan benar.
ERKADANG menurut sebagian orang, Jurnalistik itu kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengalaman , pengetahuan dan wawasan seseorang dalam ilmu pengetahuan, karya sastra ,teknologi , dan meningkatkan kreatifitas, keaktifan maupun inovasi seseorang. Jurnalistik juga memiliki arti lain yaitu merupakan seni dan ketrampilan mencari, mengumpulkan, mengolah, menyusun dan menyajikan berita tentang peristiwa yang terjadi sehari-hari dalam rangka memenuhi kebutuhan nurani khalayak sehingga terjadi perubahan sikap, sifat, pendapat dan perilaku khalayak sesuai kehendak jurnalisnya. Majalah dinding biasa nya digunakan sebagai tempat di mana seorang jurnalis menampilkan dan meletakkan informasi, tetapi majalah dinding terkadang terdapat di sekolah sekolah maupun kampus tetapi seorang jurnalis yang sudah ahli atau seperti wartawan,presenter berita, biasa nya menampilkan informasi di koran,radio maupun TV , sebagian siswa yang terdapat di beberapa sekolah yang mengikuti ekstrakulikuler jurnalistik terkadang menampilkan informasi di saat perayaan atau peringatan tertentu, seperti sejarah sesuatu,perayaan nya gimana?, asal usul sesuatu, ramalan bintang,berita,opini dan lain lain, merekan akan membuat kreasi majalah dinding yang menarik, entah berbentuk kartun,pohon,buku dan lain lain tujuan itu untuk meningkatkan kreatifitas,inovasi dan minat baca seseorang,namun ada juga sekolah yang meletakkan papan untuk menaruh informasi tersebut. Untuk menjadi seorang jurnalisme, dalam kehidupan sehari-harinya selalu berhubungan dengan warga sekolah dan dipenuhi dengan banyak karya-karya yang bisa dipublikasikan dengan bentuk sebuah berita atau informasi yang bermanfaat untuk
dikabarkan kepada semua warga sekolah. Menjadi seorang jurnalis harus kreatif, memiliki rasa keingintahuan terhadap sesuatu hal yang menarik,yang baru dan bisa dijadikan sebagai informasi yang menarik. Jurnalis juga layak mempunyai rasa keraguan karena sepatutnya menjadi hal yang sangat penting bagi jurnalis.Berita-berita atau informasi yang dipublikasikan oleh para jurnalis harus benar-banar nyata dan menarik pula agar banyak yang tertarik dengan berita tersebut. Dalam berita-berita itu, tidak hanya menarik, tapi seorang jurnalis harus mampu dan bisa menggunakan bahasa yang bisa dimengerti oleh publik. Bahasa adalah kapasitas khusus yang ada pada manusia untuk memperoleh dan menggunakan sistem komunikasi yang kompleks, dan sebuah bahasa adalah contoh dari sebuah sistem komunikasi yang kompleks,tulisan jurnalistik berbahan baku fakta, sehingga jurnalis tak perlu menulis berita dengan bahasa yang muluk-muluk atau mendayu-dayu seperti pada cerita fiksi/karya sastra. Bahasa jurnalistik merupakan bahasa komunikasi massa sebagai tampak dalam harian-harian surat kabar dan majalah. Bahasa yang di gunakan seorang jurnalistik harus memiliki sifat-sifat khas yaitu singkat, padat, sederhana, lugas, menarik, lancar dan jelas. Oleh : Mitha siti chintya dewi
HUT Kemerdekaan RI
ke-69 (17 Agustus 2014) Kantor Notaris Ni Komang Putri Rahayu,SH.,M.,Kn. Jl. Merdeka No. 10 Denpasar- Bali Telp./Fax : 0361. 262604 Mobile : 081 337 912 347 Toko Putra Ugracena Menjual Perlengkapan : TNI/POLRI, Menwa, Pramuka, PMR, Hansip, Satpam, Partai, Pecalang, Baju Olah Raga, Pakaian Sekolah, Tas, Sepatu,Dll Jl. Merdeka No. 8B Renon DenpasarBali. Telp. 0361. 229999
SENI
LAW OFFICE Budi Arsawan,SH & Partners (BAP) Corporate, Litigation Practice & LegalServices Jl. Merdeka No. 10 Denpasar – Bali Telp. 0361. 869 1234. Mobile : 0812 390 1234
BPR Kanti (Bank Perkereditan Rakyat Sukawati Pancakanti) Made Arya Amitaba Direktur Utama Mobile : 0813-3811-2345
Keluarga Besar Eduardus Manek
“Padepokan Sari Murti” Gusti Ngurah Harta
Keluarga Besar Made Sukawan Adika
HEALTH
14
Commando News
No. 2 Agustus, 2014
Enam Jenis Sakit Kepala yang Tidak Boleh Diabaikan Oleh Bill Phillips dan Editor Men’s Health T.E. Holt, M.D., seorang dokter di University of North Carolina School of Medicine, menulis tentang penyakit paling umum di dunia: sakit kepala. Hampir semua manusia pernah mengalami sakit kepala dalam hidupnya. Ada beberapa jenis sakit kepala yang paling sering ditemui: Sakit kepala tegang : Ini merupakan sakit kepala yang paling umum terjadi, dengan rasa nyeri menyerang bagian atas kepala Anda. Sakit kepala jenis ini sering kali diakibatkan oleh stres dan kurang tidur, umumnya tidak menghambat aktivitas, biasanya hilang dalam waktu semalam dan dapat dengan mudah diobati menggunakan ibuprofen, asetaminofen, atau aspirin. Sakit kepala sebelah atau migraine : Migrain cenderung menyerang salah satu sisi kepala, dan dapat berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari. Sakit kepala jenis ini biasanya ditandai dengan sensitivitas terhadap suara dan cahaya. Saat migrain menyerang, Anda dapat mengatasinya dengan obat jenis ibuprofen atau aspirin, dan asetaminofen. Sakit kepala kluster : Sakit kepala yang satu ini merupakan sakit kepala hebat yang menyerang di balik salah satu mata, dan mencapai puncaknya setelah satu jam, setelah itu menghilang,
namun sehari atau beberapa hari kemudian kembali menyerang. Hal ini berlangsung selama beberapa pekan, dan kemudian terhenti selama beberapa bulan. Banyak obat sakit kepala kluster, termasuk beberapa obat migrain. Menurut Dr. Holt, kabar baik mengenai sakit kepala di atas adalah penyakit tersebut sama sekali tidak berbahaya. Tapi tidak semua sakit kepala merupakan sakit kepala ringan. Berikut adalah enam pertanda jika sakit kepala Anda ternyata serius dan berpotensi mematikan. 1. Sakit kepala seperti sambaran petir : Jika sakit kepala menyerang Anda dan rasanya seperti ditusuk-tusuk, kemudian berubah menjadi sakit kepala terburuk yang pernah Anda alami, segera ke rumah sakit. Efek dari sakit kepala jenis itu memang tidak lama, tapi hampir semuanya bisa berkibat fatal dengan sangat cepat, di antaranya aneurisma, stroke dan meningitis, kata Dr. Holt.
2. Sakit kepala karena berolahraga : Jika sakit kepala muncul dengan cepat dan rasanya luar biasa sakit setelah mengerahkan tenaga fisik, segeralah pergi ke dokter. Mungkin efeknya tidak berbahanya, ujar Dr. Holt. Tapi itu bisa memicu terjadinya pendarahan subarachnoid. 3. Sakit kepala yang merambat ke leher Anda : Sakit kepala ringan hanya terasa di kepala Anda, ujar Dr. Holt. Sakit kepala yang merambat ke mana-mana bisa berarti meningitis dan pendarahan. Jadi segera telepon layanan darurat, khususnya jika sakit kepala Anda disertai demam, infeksi, ruam gatal, dan membuat Anda kesulitan berpikir. 4. Sakit kepala yang tak habis-habis : Sakit kepala yang datang dan pergi selama berhari-hari - dengan demam ringan, gangguan penglihatan dan nyeri pada salah satu pelipis Anda - seringkali merupakan gejala dari peradangan pembuluh darah, dan bisa mengakibatkan kebutaan jika tidak segera diobati. Segera temui dokter Anda, saran Dr. Holt. 5. Sakit kepala yang menular :
Seluruh anggota keluarga Anda berada di rumah pada suatu sore. Semakin lama, Anda tiba-tiba mengalami sakit kepala yang semakin memburuk. Jika lambat laun anggota keluarga Anda juga mengalami sakit kepala serupa, segera pindahkan semua orang ke luar ruangan. Kemungkinan ada kerusakan dalam perangkat rumah yang mengeluarkan karbon monoksida. Jika Anda sudah berada di luar rumah, hubungi pemadam kebakaran untuk mencari sumber masalah. Sakit kepala Anda pasti akan hilang dalam waktu beberapa jam. 6. Sakit kepala saat Anda bangun tidur : Anda harus memperhatikan jika sakit kepala Anda semakin memburuk selama beberapa pekan ke depan, ucap Dr. Holt, atau jika sakit kepala semacam itu terjadi setiap Anda bangun pagi. Itu merupakan pola klasik untuk sakit kepala yang perlahanlahan semakin memburuk. Jika ini terjadi, memang tidak perlu buru-buru pergi ke Unit Gawat Darurat, tapi Anda setidaknya harus segera periksa ke dokter dan minta jadwal untuk MRI (Magnetic Resonance Imaging). (ab/mr/nh)
HIV SEMBUH Dalam Waktu 3 Bulan Suatu terobosan baru, Pengobatan yang sanggup mengobati penyakit-penyakit mematikan Seperti :
* HIV / AIDS * KANGKER
* STROKE * DIABETES, dan JANTUNG
H.KI AGENG. S DEWANTARA Adalah pakarnya Alternative yang sanggup mengobati penyakit di atas dengan menggunakan Ramuan Herbal. Ki Ageng.S. Dewantara sanggup menyembuhkan HIV/AIDS dalam kurun waktu 3 bulan saja.dan sudah terbukti hasilnya Positif ke hasilnya Negative berdasarkan keterangan laboratorium. J Jika anda mengalami keluhan penyakit ini, Silahkan Datang & Berkonsultasi di Alamat : Jl Tukad Palet No. 11A, Panjer- Denpasar d Atau Anda bisa Hubungi di Nomor : 0361-8833945, 5581153, Hp 081388777362 A
Jan’s Tours & Travel Service ltd
Jl. Nusa Indah No. 11 Denpasar – Bali Telp. 62 361 234930 (hunting) E-mail : janstours@janstours.com Web : http//www.janstours.com
No. 2 Agustus, 2014
Commando News
Inilah Pengantin Termuda di Dunia, Usianya Baru 9 Tahun HELEN: Saya senang Saneie memilih saya dan keluarga juga mendukung. Saneie Masilela (9 tahun) menjadi pengantin termuda di dunia ketika menikah untuk kali kedua dengan perempuan berusia 62 tahun. Dengan menggunakan tuksedo berwarna perak, Saneie yang bermuka bayi memegang tangan Helen Shabangu (62 tahun), saat mengucapkan janji pernikahan di hadapan 100 orang tamu. Tahun lalu, mereka berdua sebenarnya sudah menikah. Saneie yang masih duduk di bangku sekolah dasar mengatakan, dia melakukan itu agar pernikahannya resmi. Namun, sejumlah warga di desa Ximhungwe, Mpumalanga di Afrika Selatan menggambarkan pernikahan itu sebagai sesuatu yang memalukan. Pesta pernikahan itu dilakukan di hadapan suami Helen yaitu Alfred Shabangu (66 tahun). “Anak-anak saya dan juga saya senang karena kami tidak masalah dia menikah dengan bocah itu dan saya tidak peduli apa kata orang,” ujar Alfred. Keluarga dari dua pengantin itu mengatakan, pesta pernikahan itu merupakan
ritual setelah Saneie diperintahkan leluhurnya pada tahun lalu untuk menikah. Orang tua Saneie mengeluarkan biaya 1.000 poundsterling untuk menggelar pesta pernikahan. Namun, Saneie mengatakan, dia ingin mengikuti tradisi di Afrika Selatan dan bersikeras untuk melakukan pesta kedua untuk membuat pernikahan mereka resmi. Helen mengatakan, dia berharap Saneie bisa memiliki pernikahan yang normal dengan perempuan seusianya ketika dia sudah beranjak dewasa. “Saya mengatakan kepada ibu saya bahwa saya ingin menikah karena saya menginginkannya. Saya bahagia bisa menikahi Helen, saya akan tetap sekolah dan belajar keras. Ketika dewasa nanti, saya akan menikahi perempuan seusia saya. Saya pilih Helen karena saya mencintai dia. Walau pun kami tidak akan tinggal bersama setiap saat,” kata Saneie. Helen juga senang bisa menikah lagi dengan Saneie. “Saya senang dia memilih saya dan keluarga saya juga memberikan dukungan dan paham bahwa ini adalah bagian untuk membuat leluhur senang,” ujarnya. Net (Mirror)
Sabina Dikritik Karena Terlalu Cantik untuk Jadi Atlet EVOLI cantik asal Kazakhstan, Sabina Altynbekova, dikritik karena dianggap terlalu cantik untuk menjadi seorang atlet. Bahkan pelatihnya sendiri, Nurlan Sadikov, mengatakan kecantikan Sabina telah merusak fokus pertandingan. Sabina menjadi sensasi dunia maya dalam dua pekan terakhir. Pevoli 17 tahun itu kali pertama tertangkap kamera saat tampil di Asian Women Volleyball U-19 Championship 2014, Taiwan, 16-24 Juli Champion 2014 lalu. la Namun, kecantikan Sabina tiN dak selalu memberikan hal positif. Seperti dilansir Daily Mail, paras Se cantik atlet kelahiran 5 November ca 1996 itu justru membuat timnya 1 terganggu. Pelatih Nurlan Sadikov mengatakan timnya sulit berkonsentrasi karena kecantikan Sabina. “Sulit untuk bekerja di bawah kondisi seperti ini. Para penonton bersikap layaknya hanya ada satu pemain di atas lapangan pada turnamen ini,” ujar Sadikov kepada Tengrin News. N Suratkabar ternama Kazakhstan, sta Vesti, juga mengkritik Sabina. “Para “Par penonton hanya memandanginya dangin sepanjang pertandingan, dan tidak menganggap penting jalannya turnamen,” tulis Vesti. Sabina sendiri berharap semua perhatian yang didapatnya melalui media sosial, tidak menganggu kariernya sebagai atlet voli. “Awalnya saya merasa tersanjung, tapi ini mulai terlalu berlebihan. Saya hanya ingin konsentrasi bermain voli, dan bisa terkenal karena menjadi atlet, bukan yang lain,” ucap Sabina. Cn-vivanews.com
P
15
RAGAM
Made Arya Amitaba Direktur Utama Mobile : 0813-3811-2345 Web : http//www.bprkanti.com
BPR Kanti (Bank Perkereditan Rakyat Sukawati Pancakanti) Jl. Batuyang, Batubulan, Gianyar - Bali
Jl. Terompong No 24 Tanjung Bungkak, Denpasar Bali Phone: 0361 244450, Fax: 0361 244450 Email: info@warmadewa.ac.id Prof. Dr. I Made Sukarsa, SE, MS. Rektor Universitas Warmadewa
Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si.
Ketua Yayasan Kesejahteraan KORPRI Provinsi Bali