APA ITU ANALISIS Analisis Regresi REGRESI ?
adalah metode yang digunakan untuk mengukur pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Persamaan regresi mengekspresikan hubungan linier antara variabel terikat yang diberi simbol Y dan satu atau beberapa variabel bebas yang diberi simbol X.
Layanan Konsultasi FNI : 0857-5538-7029
APA PERBEDAAN ONE-WAY ANOVA VS INDEPENDENT Pada One-Way ANOVA T-TEST? lebih sering digunakan untuk membandingkan 3 atau lebih grup, sedangkan pada
independent t-Test
digunakan jika kita hanya ingin membandingkan 2 grup sampel saja.
Layanan Konsultasi FNI : 0857-5538-7029
APA SAJA ASUMSI PADA UJI 1. Variabel dependent INDEPENDENT TTEST ? 2. Variabel independent harus berskala ratio atau interval. Contoh : tinggi badan, berat badan harus terdiri dari dua kategori, dengan kata lain grup yang kita punya hanya terbagi menjadi 2 grup saja. Contoh: Grup merokok dengan tidak merokok. 3. Grup sampel harus saling bebas baik antar grup maupun dalam grup sendiri artinya tidak ada responden atau amatan yang berulang. 4. Tidak memuat data pencilan yang signifikan 5. Data menyebar mengikuti sebaran
normal/distribusi normal
6. Populasi/sampel mempunyai ragam yang homogen (homogenitas)
Layanan Konsultasi FNI : 0857-5538-7029
APA ITU UJI INDEPENDENT T-TEST ? Uji beda rata-rata dengan sample saling bebas
(independent Sample
T-Test) adalah uji statistik
parametrik untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan mean dua kelompok data yang independen atau tidak terkait.
Layanan Konsultasi : 0857-5538-7029
APA ITU ANALISIS KORELASI Analisis korelasi ?
adalah metode statistik yang digunakan untuk mengetahui dan mengukur bagaimana hubungan antara 2 variabel. Contohnya, seorang pemimpin perusahaan kerap kali menggunakan korelasi untuk mengetahui apakah terdapat hubungan
yang kuat antara kenaikan gaji pegawai dengan jumlah pendapatan perusahaan.
Layanan Konsultasi : 0857-5538-7029
BAGAIMANA INTERPRETASI KOEFISIEN Besaran nilai koefisien KORELASI korelasi berkisar antara ? -1 hingga 1. 1. 2. 3. 4. 5.
00 – 0.19 = korelasi antar variabel sangat lemah 20 – 0.39 = korelasi antar variabel lemah 40 – 0.59 = korelasi antar variabel cukup kuat 60 – 0.79 = korelasi antar variabel kuat 80 – 1.00 = korelasi antar variabel sangat kuat
Layanan Konsultasi : 0857-5538-7029
BAGAIMANA INTERPRETASI KORELASI PEARSON DALAM SPSS ? Usia dan berat badan memiliki korelasi yang sangat kuat dengan nilai 0,90. Nilai pvalue antara usia dan berat badan adalah 0,000. Bila kita menggunakan nilai alpha sebesar 5 persen, Artinya, p-value < 0,05. Artinya H0 ditolak. Bisa disimpulkan bahwa
korelasi antara usia dan berat badan signifikan.
Layanan Konsultasi : 0857-5538-7029
APA ITU KORELASI SPEARMAN ? Korelasi spearman merupakan metode pengukuran korelasi yang digunakan bila data yang digunakan bersifat ordinal atau ranking.
Layanan Konsultasi : 0857-5538-7029
BAGAIMANA INTERPRETASI KORELASI SPEARMAN DI SPSS ?
Nilai biologi dan sosiologi memiliki korelasi yang sangat lemah dengan nilai -0.146. Nilai p-value antara usia dan berat badan adalah 0.668. Bila kita menggunakan nilai alpha sebesar 5 persen, artinya, p-value > 0.05. Artinya H0 diterima. Bisa disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan
korelasi yang signifikan antara nilai biologi dan nilai sejarah.
Layanan Konsultasi : 0857-5538-7029