Skip to main content

Green Corner in Wooden Grid : A Community Center for Sports and Gathering

Page 1

GREEN CORNER IN WOODEN GRID A COMMUNITY CENTER FOR SPORTS & GATHERING

FARAH EARLENE ARETA || 501321120 || DPA 2 (J)


REVIEW 1 - SITE & PRESEDEN -

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 1

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


SITE LOCATION LEGENDA Site terletak di posisi yang sangat strategis, yaitu di pusat perumahan, dan dikelilingi oleh tempat-tempat yang sering dikunjungi warga

War

ga

D

Rum

ah

B

B

Gedung Serbaguna

Gazebo / Pos Kamling

A

C SIT

Rum

ah W arga

LOKASI

E

E

F

Perum Wilis Indah 2 Blok i Raya, Pojok, Kec. Mojoroto, Kota Kediri

LUAS AREA

NAMA : FARAH EARLENE ARETA : 5013211020

C

D

Masjid

Lahan Kosong

E

KONDISI EKSISTING

F

Merupakan bangunan gedung serbaguna yang sering digunakan sebagai lokasi pertemuan warga. Lapangan

38 m x 20 m = 760 m

NRP

A

JUDUL TUGAS

: REVIEW 1

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS

Rumah Makan


SITE ANALYSIS

ANALISIS ASPEK ALAM

ANALISIS SENSORIS TERKAIT VIEW Karena letak bangunan yang berada di sudut jalan, maka rencana desain community center akan mempertimbangkan dua sisi sebagai fasad bangunannya, yaitu pada arah Selatan dan Barat

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

TERKAIT KEBISINGAN Suara yang paling memengaruhi site adalah suara dari masjid dan suara serangga dari lahan kosong di bagian belakang site. Suara serangga bisa digunakan sebagai faktor pendukung tema bangunan nantinya, yaitu dengan mengusung konsep alami.

TERKAIT VEGETASI Karena vegetasi di sekitar site kurang rapi, maka desain pada site akan memerhatikan peletakan vegetasi yang lebih tertata sehingga memberikan kesan sejuk pada bangunan dan area sekitarnya.

TERKAIT ORIENTASI MATAHARI DAN ARAH ANGIN Supaya site terbayangi pada sore hari, maka bagian barat site akan diberikan vegetasi pepohonan sebagai penghalang sinar matahari sore. Untuk bagian timur dirasa tidak masalah karena site sudah terbayangi oleh bangunan masjid di sampingnya. Bagian belakang site nantinya bisa diberi bukaan lebih karena langsung menghadap ke arah angin, sehingga nantinya sirkulasi udara akan terasa lebih leluasa.

JUDUL TUGAS

: REVIEW 1

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


SITE ANALYSIS LEGENDA

LEGENDA Area Lahan

Kabel listrik

Sirkulasi Pejalan Kaki

Saluran drainase

Sirkulasi Kendaraan

Tiang listrik

Lahan Parkir Lampu jalan

ANALISIS UTILITAS

ANALISIS SIRKULASI

TERKAIT TIANG LISTRIK DAN LAMPU JALAN Tiang listrik dan lampu jalan dirasa tidak mengganggu kondisi site. Sisi site pada bagian barat yang tidak ada tiang listrik dan lampu jalan membuatnya bisa dimanfaatkan lebih maksimal dalam hal estetika fasad.

TERKAIT SIRKULASI KENDARAAN Sirkulasi kendaraan lebih didominasi pada jalan di bagian depan site (Barat ke Timur) dibandingkan bagian samping site (Utara ke Selatan) yang luas jalannya lebih sempit. Hal ini akan dijadikan pertimbangan dalam meletakkan pintu masuk ke bangunan nantinya, yaitu akan menghadap ke jalan yang lebih sering dilalui kendaraan.

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 1

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


STUDI PRESEDEN ASPEK : GEOMETRI & GRID Grid terbentuk dari repetisi/pengulangan bentuk dasar geometri. Pada preseden, bentuk repetisi ini kebanyakan di dapat dari penduplikasian (multiplication) dan kombinasi (combination) pada bidang persegi. Grid juga dapat menggambarkan pola tertentu yang memberikan kesan "seimbang" pada geometri bangunan.

Persegi panjang 1/4 lingkaran

ANALISIS SITE PLAN Integrated Community Center in Hindu-paraRohingya Refugee Camp

Grid 3 kotak

Bentuk penyederhanaan gambar site plan

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

Bangunan terdiri dari tiga bagian yang masing-masing memiliki bentuk geometri dasar berupa persegi panjang

JUDUL TUGAS

Bentuk geometri pembagian ruang

: REVIEW 1

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS

Gambaran bentuk geometri dengan pemberian grid


ASPEK : HUBUNGAN ASPEK GEOMETRI DENGAN ASPEK PRESEDEN LAINNYA Integrated Community Center in Hindu-paraRohingya Refugee Camp

GEOMETRY - MASSING

BAGIAN A

Geometri sangat erat hubungannya dengan massa bangunan. Massa bangunan sendiri terbentuk dari bentuk-bentuk dasar geometri yang diberi volume Geometri pembagian ruangan. Warna merah menunjukkan letak bagian utama bangunan (community hall)

B C

A

Pemberian volume pada bentuk geometri dasar bangunan. Menunjukkan bagaimana massa bangunan bagian A terbentuk

Breakdown massa dari tiap-tiap ruangan. Terlihat bagaimana community hall memiliki porsi volume paling besar sebagai ruang utama dan pusat aktivitas

Rasio persegi panjang termasuk jenis persegi panjang 1/4 lingkaran

Bagian B hanya terdiri dari satu bentuk volume balok, sesuai dengan fungsi ruangan yang digunakan sebagai ruang pertemuan sehingga memerlukan space yang luas

Pemberian volume pada bentuk geometri dasar bangunan. Menunjukkan bagaimana massa bangunan bagian C terbentuk

Breakdown massa dari tiap-tiap ruangan. Terlihat bahwa ruangan pada bagian C terdiri dari tiga ruang yang memiliki bentuk dasar 0 7dan volume identik

BAGIAN B

B Bentuk dasar geometri pada bagian B berupa persegi panjang dan hanya terdiri dari satu ruangan B

B A

A C

C

Bentuk geometri dasar dari bangunan

: 5013211020

C

BAGIAN C

A

Massa bangunan terbentuk dari geometri dasar bangunan yang diberi volume

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

B

Bentuk geometri pembagian ruang pada bagian C yang digunakan sebagai wash room

JUDUL TUGAS

: REVIEW 1

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


ASPEK : HUBUNGAN ASPEK GEOMETRI DENGAN ASPEK PRESEDEN LAINNYA Integrated Community Center in Hindu-paraRohingya Refugee Camp

GEOMETRYCONFIGURATION PATTERNS Pola konfigurasi merupakan salah satu ide formatif untuk mendeskripsikan bagaimana keterhubungan posisi dari bagian-bagian dalam bangunan. Pola dari konfigurasi ini memiliki potensi untuk bagaimana dimanfaatkan sebagai pembentuk ruang dan pengatur bagaimana bentuk dari ruang tersebut. Pusat aktivitas dan sirkulasi juga berada pada bagian ini, dimana untuk sirkulasi, ruangan ini langsung terhubung ke ruangan-ruangan lain di sekitarnya dan juga memiliki entrace yang bisa langsung diakses dari luar bangunan

CENTRAL CONFIGURATION

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

Integrated Community Center ini memiliki konfigurasi central (terpusat) baik untuk fungsi dan sirkulasinya Pola konfigurasi ini ditandai dengan peletakan ruang yang paling penting pada bangunan di posisi central

Pola konfigurasi berhubungan langsung dengan geometri penyusun ruangan tersebut. Terlihat untuk bangunan bagian A ini memiliki bentuk geometri persegi panjang yang paling luas pada community hallnya dibandingkan pada ruang-ruang lainnya. Disisi lain, persegi panjang dengan ukuran paling besar tersebut juga diletakkan di tengah bangunan sehingga menjadi pusat dari sebuah bangunan.

JUDUL TUGAS

: REVIEW 1

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


CONTOH PEMBERIAN BENTUK RANCANGAN GEOMETRI BANGUNAN PADA TAPAK

KAITAN ASPEK-ASPEK DARI PRESEDEN DENGAN KONDISI TAPAK

BENTUK 1

KONDISI EXISTING TAPAK SAAT INI

Area Tapak

Pada kondisi existing tapak saat ini, terdapat 3 bangunan yang berdiri. Bangunan utama (gedung serbaguna), serta 2 bangunan memanjang di samping bangunan yang digunakan sebagai pos kamling dan tempat bersantai warga.

Bangunan existing memiliki geometri dasar berupa tiga buah persegi panjang

Analisis grid pada kondisi bangunan existing

Terlihat bagaimana perancang sebelumnya sudah menerapkan aspek grid dalam memberikan bentuk bangunan

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

KONDISI EXISTING TAPAK SAAT INI (TANPA BANGUNAN)

Grid pada tapak digunakan sebagai garis bantu dalam pemberian rancangan geometri

Area Tapak

Bentuk area tapak BENTUK 2

Area tapak yang dipakai berbentuk persegi panjang 1/6 lingkaran

Bidang persegi panjang sangat mudah untuk diberikan grid

Grid akan sangat membantu dalam membuat ide formatif dengan geometri, terutama geometri persegi panjang.

JUDUL TUGAS

Membagi bangunan menjadi 3 bagian dengan fungsi yang berbeda-beda Lahan di bagian tengah bangunan bisa memberikan sirkulasi pergerakan yang lebih leluasa dan mewadahi aktivitas warga Lebih maksimal memanfaatkan view selatan dan barat sebagai fasad bangunan karena letaknya yang di pojok jalan.

: REVIEW 1

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS

Bangunan dibagi menjadi dua bagian dengan bentuk dasar geometri persegi panjang Dua bagian bangunan bisa untuk membagi fungsi bangunan (A untuk bangunan utama, B untuk ruang semipublik) BENTUK 3

Hanya terdiri dari satu bangunan utama. Geometri lebih terfokus pada pembagian ruangan di dalam bangunan Lahan kosong berwarna hijau dan biru bisa digunakan sebagai taman dan lahan parkir Menjawab permasalahan lahan parkir dan lahan hijau yang kurang rapi pada kondisi existing


REVIEW 2 - BUILDING CONCEPT -

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


ARSITEKTUR TROPIS Arsitektur tropis adalah sebuah konsep atau produk bangunan arsitektur yang mampu beradaptasi dengan iklim tropis, dimana iklim tropis mempunyai karakteristik yang cukup kompleks dalam penanganan desainnya. Beberapa aspek yang akan diterapkan pada bangunan community center yang akan dirancang :

PENCAHAYAAN ALAMI

ALIRAN UDARA

Bangunan tropis memanfaatkan cahaya matahari dalam pencahayaan alami pada bangunan. Matahari yang menyinari sepanjang tahun memberikan suatu peluang untuk bagaimana ia bisa dimanfaatkan sebagai penghemat energi listrik dengan mengurangi ketergantungan terhadap lampu.

Aliran atau sirkulasi udara pada bangunan tropis umumnya menggunakan cross ventilation, yaitu metode sirkulasi yang memanfaatkan dua jalur bukaan dengan posisi saling berhadapan dalan satu ruangan.

Oleh karena itu, bangunan akan didesain dengan banyak bukaan sebagai jalur masuknya cahaya matahari.

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

Perbedaan tekanan pada dua sisi bangunan akan menciptakan perputaran udara keluar masuk.

ATAP MIRING

VEGETASI

Atap pada bangunan tropis di desain memiliki sudut kemiringan dengan fungsi 1. Mengalirkan air hujan langsung ke tanah tanpa menggenang di atas bangunan. 2. Daun-daun dari vegetasi di sekitar bangunan langsung jatuh ke tanah tanpa menyumbat talang. 3. Memberi ruang kosong di bagian bawah atap untuk meredam panas dari radiasi matahari Selain itu, atap juga dilengkapi tritisan atau atap tambahan sebagai perpanjangan dari atap di bagian atas bangunan.

JUDUL TUGAS

Elemen vegetasi menjadi tema utama bangunan yang mendukung konsep arsitektur tropis. Vegetasi memiliki fungsi: 1. Meredam teriknya matahari 2. Memberikan kenyamanan termal dengan mengurangi hawa panas dalam bangunan

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


WAWANCARA Aktivitas apa saja yang dilakukan di balai warga?

rutin

NARASUMBER 1

NARASUMBER 2

WANITA, 40 TAHUN IBU RUMAH TANGGA

WANITA, 20 TAHUN MAHASISWA

Kegiatan rutin klub senam ibu-ibu, pertemuan atau rapat warga, dan juga badminton di aula balai.

Rapat Karang Taruna, terkadang juga ada pertemuan yang dilakukan warga untuk membahas masalah lingkungan sekitar, dan juga kegiatan rutin klub olahraga warga sekitar.

Selain acara rutin, apakah ada acara tertentu yang dilakukan?

Ada, terkadang aula difungsikan untuk menggelar resepsi pernikahan dan lomba agustusan.

Ada, misalnya kegiatan keagamaan seperti pengajian untuk memperingati Maulid Nabi.

Siapa saja yang menggunakan balai?

Semua warga kelurahan.

Yang paling sering menggunakan adalah anggota klub yang memang memiliki jadwal pertemuan rutin di balai.

Fasilitas apa yang secara personal anda inginkan di balai warga?

Toilet yang representatif, ruang aula yang nyaman dan lapang, serta tampilan fasad balai yang lebih modern.

Toilet yang bersih dan jika balai merupakan ruangan tertutup, disediakan tempat merokok agar tidak merusak kenyamanan.

Kira-kira balai warga (terutama aula) nantinya dapat memuat berapa orang?

Sekitar 100 orang

Sekitar 50 orang

biasanya

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


CONCEPT

Konsep di dapat setelah melakukan wawancara dan observasi site.

GATHERING & PLAYING

MINI SPORTS COURT

Tidak melupakan esensi umum Community Center,

Karena diperlukan space untuk berolahraga bagi

bangunan di desain sebagai tempat berkumpul

warga sekitar, maka pada community center yang

warga

akan dibuat, main hall nya bisa difungsikan sebagai

sekitar

dan

bisa

dimanfaatkan

untuk

berbagai kegiatan yang melibatkan orang banyak

"mini

seperti tasyakuran, rapat rutin, acara 17 agustus,

tempat untuk berolahraga. Sehingga, diperlukan

dan lain sebagainya.

space paling luas untuk area main hall nya.

SEMI OPEN- SPACE

CLUB ACTIVITIES

Menghadirkan konsep Semi Open Space, dimana

Community Center nantinya selain

bangunan tidak dibatasi dengan dinding tertutup,

dirancang untuk tempat

dan masih menyatu dengan ruang terbuka.

berkumpul, juga dirancang untuk

sports

court"

yang

bisa

dipakai

sebagai

dapat menampung aktivitas klub atau aktivitas kelompok warga sekitar, terutama klub olahraga.

14

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


TABEL KEBUTUHAN RUANG & STANDAR RUANGAN

AKTIVITAS

FASILITAS

LUAS

KET.

Aula / main hall

Olahraga bersama, Aktivitas klub, Lomba 17 Agustus, Pertemuan (Tasyakuran, Pengajian, dsb.), Aktivitas sehari-hari (nongkrong, dsb)

Open Space dengan sirkulasi luas, sejuk, dan tempat duduk untuk bersantai

262 m2

Sudah memenuhi standar luas minimal balai (180 m2)

Tambahan Free Space

Menonton pertandingan, bersantai, melakukan aktivitas yang terpisah dari main hall

Space berupa upper floor yang mengelilingi aula

207 m2, lebar kurang lebih 4 m

Standar lebar lorong 1,4 - 1,8 m untuk 3 pejalan kaki

Storage

Tempat penyimpanan alat-alat olahraga untuk umum, barang-barang klub, dsb

Ruangan dengan pintu yang dapat dikunci,

48 m2

-

Toilet

Buang air

Toilet, tempat sampah

10 m2 (4 toilet)

Standar luas 1 bilik toilet sekitar 1,3 m2 dengan lebar minimal 80m

Halaman Depan

Parkir, sirkulasi masuk ke bangunan

Lahan kosong di luar bangunan

240 m2

-

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


HUBUNGAN ANTAR RUANG MATRIKS HUBUNGAN RUANG

BUBBLE DIAGRAM

PINTU MASUK AULA / MAIN HALL

ROOM FOR

TAMBAHAN FREE SPACE (UPPER FLOOR)

ACTIVITIES

STORAGE

CLUB MAIN HALL

TOILET

TOILET MINI SPORTS

STORAGE HALAMAN DEPAN

COURT

PARKING LOT

BERHUBUNGAN SEDIKIT BERHUBUNGAN

ENTRANCE

TIDAK BERHUBUNGAN Dari matriks hubungan ruang, terlihat bahwa main hall memiliki keterhubungan dengan banyak ruang lainnya dalam community center, membuatnya menjadi pusat sirkulasi dan kegiatan pada area bangunan.

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

PUBLIC

SERVICE

SPACE

SPACE

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


REVIEW 3 - BRAINSTORMING IDEAS -

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 3

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


DOKUMENTASI SKETSA Ide-ide yang muncul dicatat dan digambar menjadi sketsa kasar. Pada proses ini ide-ide parsial disketsakan untuk kemudian disatukan menjadi sebuah bangunan utuh. Eksplorasi bentuk juga dilakukan pada proses sketsa.

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 3

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


MAKET STUDI Pada pembuatan maket studi, dilakukan eksperimen terkait bagaimana peletakan dan sirkulasi terjadi pada variasi penempatan 3 elemen utama bangunan (main hall, storage, dan upper floor)

BENTUK 1

BENTUK 2

Entrance

Digeser

Main hall Terdapat space di bawah jembatan Jembatan di pojok site sebagai tambahan free space

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

Bangunan untuk storage dan toilet

Entrance yang sebelumnya ditengah, digeser ke tepi untuk memudahkan sirkulasi

Entrance berada di tengah dengan portal sebagai penanda

JUDUL TUGAS

Sirkulasi pun menjadi lebih terarah, yaitu memutari site.

: REVIEW 3

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


MAKET STUDI Pada pembuatan maket studi, dilakukan eksperimen terkait bagaimana peletakan dan sirkulasi terjadi pada variasi penempatan 3 elemen utama bangunan (main hall, storage, dan upper floor)

BENTUK 3

En

tra

nc

BENTUK 4

E n tr

e

Jembatan dibuat dengan 2 jalur yang memungkinkan terjadinya sirkulasi memutar dari gerbang yang berada di tengah

Main hall memiliki elevasi yang paling rendah sebagai pusat bangunan Bagian storage dan toilet akan diletakkan pada space di bagian bawah jembatan

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

ance

E x it

Sirkulasi keluarmasuk dibuat terpisah Bangunan untuk storage dan toilet

JUDUL TUGAS

: REVIEW 3

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS

Main hall memiliki elevasi yang paling rendah sebagai pusat bangunan


SIRKULASI & PROGRAM RUANG TAMBAHAN FREE SPACE Diagram sirkulasi dan program ruang di samping merupakan penggabungan dari beberapa konsep sebelumnya. Dengan peletakan

STORAGE

entrance di tepi bangunan, maka sirkulasi akan lebih terarah. Pada desain akhir, upper floor sebagai tambahan free space diletakkan mengelilingi main hall sehingga sirkulasi di atas pun juga lebih bebas.

MAIN HALL

Storage dan toilet dipisahkan dengan jalur menuju upper floor yang

STAIRS

berada di tengahnya, membuat komposisi bangunan menjadi lebih seimbang.

TOILET

ENTRANCE

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

PUBLIC

SERVICE

SPACE

SPACE

HALAMAN DEPAN

JUDUL TUGAS

: REVIEW 3

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


STUDI STRUKTUR & MATERIAL BATA

BETON

SHADING STRUCTURE

PRESEDEN STRUKTUR

MATERIAL Material bata akan digunakan sebagai material utama dinding bangunan

Beton sebagai dinding dan bahan cor untuk upper floor

PAVING BLOCK

KAYU

GENTENG

Paving block digunakan sebagai finishing lantai pada main hall dan halaman depan

Kayu dipilih sebagai material rangka atap

Genteng beton penutup atap

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

Shading structure atau struktur pembayangan dipilih sebagai "atap" bangunan supaya site tidak terkena panas matahari meskipun bersifat open space

UPPER FLOOR

sebagai

PEDESTRIAN BRIDGE

MEZZANINE

Struktur untuk upper floor diambil dari menggabungkan konsep jembatan dan mezzanine, sehingga terbentuk space di atas bangunan yang bisa digunakan sebagai sirkulasi layaknya sebuah jembatan, dan sebuah tempat untuk beraktivitas layaknya mezanine.

JUDUL TUGAS

: REVIEW 3

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


REVIEW 4 - FINAL DESIGN -

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


SITE PLAN SCALE

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


2

BL

OK

I

3

1

JA

LA

LAYOUT PLAN

N I - R AY A

SCALE

LEGENDA :

3

1. MASJID AL-MUKHLISUUN 2. LAHAN KOSONG 3. KAWASAN RUMAH WARGA

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


DENAH LANTAI 1

DENAH LANTAI 2

SKALA

SKALA

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


TAMPAK UTARA SKALA

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


TAMPAK SELATAN SKALA

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


TAMPAK BARAT SKALA

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


TAMPAK TIMUR SKALA

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


POTONGAN A-A SKALA

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


POTONGAN B-B SKALA

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


SHADING STRUCTURE KOLOM UTAMA (BETON)

HIDDEN ROOF UPPER FLOOR

STORAGE TOILET

EXPLODED AXONOMETRIC NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


STRUKTUR ATAP HIDDEN ROOF

Genteng beton Rangka kayu Tritisan

Atap memiliki sudut kemiringan Dinding Pemberian sekeliling

dinding atap

di

berfungsi

agar atap terlihat sebagai atap datar sehingga tidak menganggu bangunan

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS

geometri


PERSPEKTIF

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 4

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


RENDERING & INTERIOR

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


MAIN HALL NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

Aula utama sebagai pusat beraktivitas, dengan tema semi openspace, di desain dengan fasilitas ring basket dan juga elevasi yang berundak di sekelilingnya. Meskipun tidak menggunakan atap yang benar-benar tertutup, bangunan tetap terbayangi oleh adanya shading structure.

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


UPPER FLOOR NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

Upper floor sebagai tambahan free space. Dapat difungsikan untuk melakukan berbagai aktivitas yang terpisah dari main hall, baik aktivitas kelompok maupun individu. Main hall terlihat dengan jelas dari upper floor karena didesain berputar diatas, mengelilingi main hall.

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


SKATEBOARD ZONE NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

Terdapat fasilitas arena bermain skateboard di halaman depan

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


STORAGE NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

Tempat untuk menyimpan alat-alat olahraga yang bisa digunakan untuk umum, barang bawaan pengunjung, serta berbagai barang yang dibutuhkan community center seperti meja, kursi, dan lain sebagainya.

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


STAIRS

Tangga penghubung ground floor dan upper floor

NAMA : FARAH EARLENE ARETA NRP

: 5013211020

JUDUL TUGAS

: REVIEW 2

DOSEN PEMBIMBING : NURFAHMI MUCHLIS


FARAH EARLENE ARETA || 501321120 || DPA 2 (J)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Green Corner in Wooden Grid : A Community Center for Sports and Gathering by Farah Earlene - Issuu