16
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Para penerima penghargaan Perempuan Inspiratif Tokoh 2019 dan Tokoh Pemberdayaan Perempuan
Suasana “Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI” di Wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha
Tari Margapati persembahan SMKN 5 Denpasar
Ketua TP PKK Provinsi Bali menyerahkan penghargaan untuk Agus Mertayasa
Siswa TK Alit Kirana menyambut kehadiran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI
Terima Kasih kepada:
Ny. Putri Suastini Koster membacakan puisi “Sumpah Kumbakarna”
1. Pemerintah Provinsi Bali 2. TP PKK Provinsi Bali 3. Bintang Mira Bali Batikku 4. Viva Cosmetic 5. WH Shoes & Bag Bali 6. Pod Coklat 7. ASBEST (Asosiasi, Bordir, Endek dan Songket) Denpasar 8. Odenant 9. DNI Skin Centre 10. Beachwalk Shopping Center 11. Bara Silver 12. Rumah Boneka Creative Bali
13. Bali Sekar 14. Fiori (Care and Beauty Lingerie) 15. Gaya Warna 16. Candra Collection 17. Sri Sumahardani Academy 18. Izatta Wedding, Decorator & Event Organizer 19. Kopi ABC 20. Sido Muncul 21. Aston Denpasar 22. Faber Castel 23. True Bali Experience 24. Kelompok Media Bali Post
redaksi@cybertokoh.com, iklan@cybertokoh.com
cybertokoh
@cybertokoh
@cybertokoh
www.cybertokoh.com
2
ESPRESSO DAMAI 8 GORO-GORO
“Mana lebih dahulu, ayam atau telurnya, Bli?” Sugi yang sedang meyePutu Wijaya lesaikan makalahnya tertegun. Ia menoleh istrinya, heran. “Sejak kapan kita memelihara ayam?” “Bukan soal itu! Ini teka-teki!” “Untuk apa?” “Mau tahu saja, jawaban Bli, apa” “Untuk apa menjawab teka-teki. Apa pun jawabannya pasti salah. Teka-teki kan selalu begitu! Karena
esensi tek-teki adalah menjebak, penebaknya harus salah! Ya, tidak?!” “Memang. Tapi jawaban Bli, apa?” “Untuk apa?” “Mau tahu saja! Kok ngotot, sih!” Sugi ketawa. “Bli yang ngotot atau kamu, Ami?” “Sama-sama!” “Yang duluan? “ “Bli!” “Yang duluan ngotot kan kamu?!” “Bli!” Sugi ketawa. “Kalau begitu antara telur dan ayam yang duluan tergantung yang
nanya. Teka-teki siapa itu?” “Bapakku.” “O, ya? Pasti datangnya dari Ibu!” “Mungkin.” “Pasti! Heran juga Bli, beliaubeliau sudah pada sepuh kok masih suka main teka-teki? Apa itu....?” Tiba-tiba Sugi tertegun. Ami jadi curiga. “Kenapa Bli?” “Kenapa Bli jadi terpikir. Mana duluan antara isu ‘gerilya politik’ dan ‘politikus yang sudah bergerilya?” “Apa bedanya?” “Gerilya politik berarti ini semua hanya akibat dari isu yang dilem-
par dengan gencar, sehingga masyarakat terteror dan akhirnya terdorong, terkecoh, kejeblos melakukan gerilya politik, yang meresahkan msyarakat dengan menyebarkan kebohongan, hoax yang pada hakekatnya mendukung sikap oposisi merongrong penguasa. Politikusnya malah duduk goyang kaki di belakang meja tok. Rakyat yang babak belur cakar-cakaran saling curiga-mencurigai! Ember! Cepat kasih tahu Bapak dan Ibu, supaya cepat minggir, jangan mau tergerus hoax!” Ami bingung. “Jangan over acting, Bli!”
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019 “Ini serius, Ami! Bli, kan lagi nulis paper tentang Gerilya Politik, diminta kawan Bli yang anggota DPR itu! Cepat bertindak, selamatkan Bapak!!” Malam hari, meskipun hujan lebat, Ami terpaksa meluncur menemui Amat. Kebetulan Amat lagi ke rumah Pak Made. Tapi Ami justru lebih senang, karena yakin tek-teki itu berasal dari ibunya, jadi harus dipulangkan ke sumbernya. Bu Amat terkejut melihat Ami basah kuyup. “ Ada apa, Ami? Kadek sakit?” “Bapak, tolong dikasih tahu, jangan menebak lagi. Menurut makalah Bli Sugi, sudah jelas, telornya lebih dahulu! Jangan dibahas lagi, nanti bisa digerilya- gerilya politikkan!”
GURUNYA PARA MILENIAL (2)
Prima Damayanti, S.Pd.
Kini, di era milenial tentu saja cara ini tidak lagi bisa digunakan mengingat, bahkan jauh sebelum guru menyampaikan ilmu di dalam buku paket tersebut, pengetahuan peserta didik bisa saja telah melampaui hal tersebut akibat rajinnya mereka berkawan dengan teknologi internet. Ceramah monoton justru memperlemah pola pembelajaran di mana biasanya para peserta didik cepat bosan dan membuat mereka kerap keluar masuk kelas dengan ragam alasan. Sebab itu, guru masa kini
bacaan wanita dan keluarga
Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998
dituntut untuk juga mengikuti perkembangan teknologi dan tahu menggunakan serta memanfaatkan teknologi selayak generasi milenial. Untuk mencapai target dan tujuan pembelajaran, guru pun mesti menjadi guru milenial yang canggih bagi peserta didiknya. Berkembangnya teknologi kini membuat peran guru juga bergeser. Ia harus bisa menjadi fasilitator di dalam kelas, bukan semata berdiri untuk didengarkan. Guru harus mampu menyampaikan materi secara umum, lalu peserta didik yang akan menggali lebih dalam lagi dengan difasilitasi oleh guru. Oleh sebab itu, sebagai fasilitator, guru harus memiliki pengetahuan yang lebih banyak agar dapat menfasilitasi bagaimana peserta didik dapat mencari tambahan informasi yang dimaksud. Peran guru untuk bicara di depan kelas, harus semakin dikurangi dan guru tidak harus menjelaskan materi peserta didikan dengan sangat detail, untuk merangsang peserta didik banyak pertanyaan di kepalanya dengan mengganti peran
tersebut. Dimana peserta didik dibimbing untuk mencari sendiri detail materinya melalui tugas kelompok atau tugas mandiri. Kemudahan dengan adanya beberapa website belajar online saat ini, guru bahkan bisa membuat kelas virtual dengan memberi tugas dan peserta didik pun dapat mengerjakan tugasnya secara online. Memang jika dilihat cara mengajar tempo dulu dan masa sekarang yang berbeda, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ketika guru menjadi satu-satunya penyedia ilmu, akan secara langsung terjalin ikatan bathin yang lebih kuat dengan peserta didik sehingga dapat melakukan transfer pembelajaran sikap jadi lebih optimal. Namun kelemahannya adalah peserta didik tidak bisa mengembangkan potensinya dengan maksimal. Pergeseran era manual ke digital mau tidak mau membuat guru harus mengikuti perkembangan untuk bisa menjadi guru modern berpresfektif milenial. Apalagi kini banyak fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah maupun swasta yang bisa dimanfaatkan oleh guru sekarang, seperti kegiatan-kegiatan pelatihan online untuk guru sudah ada.
Kegiatan-kegiatan virtualnya ini akan mampu membuat guru menjadi pengajar milenial tanpa harus ketinggalan zaman. Dengan mengikuti kegiatan virtual ini, guru bisa melakukan latihan dalam penysunan materi ajar virtual, pengembangan penilain online, membuat bahan peserta didikan digital, dan lainnya. Tidak hanya menyoal pesatnya perkembangan dan kemajuan teknologi, tantangan dunia pendidikan saat ini juga ada pada guru itu sendiri. Di mana guru tidak boleh hanya merasa puas dan cukup dengan apa yang sudah dilakukan dengan cara lama (manual tradisional) melainkan harus menerima kemajuan ini sebagai sebuah tantangan. Karena mengajar cara lama dengan penguasaan teknologi yang seadanya bisa dikatakan tidak lagi bisa diterapkan sepenuhnya saat ini. Cara lama yang membuat para peserta didik tidak lagi antusias menerima peserta didikan di dalam kelas. Guru harus mau peduli membuka diri terhadap kemajuan teknologi untuk bisa mengembangkan
15
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
dirinya. Sebab jika tidak, maka akan tertinggal jauh. Menyikapi hal ini, di dalam kelas guru harus mulai bisa menggunakan model belajar yang berbeda, termasuk menggunakan kelas virtual. Memberikan tugas-tugas online pada peserta didik menjadi salah satu cara menyikapi apa yang kini paling dekat dengan peserta didik dan sesekali membiarkan peserta didik belajar di luar kelas untuk membuat video semacam vlog dari peserta didik. Aktivitas ini terbilang sangat digemari oleh peserta didik di masa sekarang. Jadi, tidak ada yang sulit sesungguhnya dalam hal ini. Hanya soal kemauan untuk berubah dan mengikuti serta perlu masuk pada perkembangan yang berjalan dengan pesat tersebut. Guru dan peserta didik harus sama-sama milenial, sehingga proses pembelajaran menjadi seimbang. Prima Damayanti, S.Pd. Guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Bolo Kab. Bima
KATA HATI: Rubrik ini khusus untuk menuangkan ide/pemikiran/gagasan dalam bentuk tulisan. Tema terkait wanita dan keluarga serta tidak mengandung unsur SARA. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter. Lampirkan juga foto close up (bukan pasfoto). Cantumkan nama lengkap, profesi, nomor hp, dan alamat email. Naskah dikirim ke redaksi@cybertokoh.com, redaksitokoh@yahoo.com.
Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: Gde Palgunadi. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Staf Redaksi/Iklan Denpasar: IG.A. Sri Ardhini. Buleleng: Wiwin Meliana. Jakarta: Diana Runtu. NTB: Naniek Dwi Surahmi. Desain Grafis: I Made Ary S upratman. Manajer Sirkulasi dan Iklan: I Ketut Budiarta, Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama, Hariyono, Ayu Wika Yuliani. Sekretariat: Ayu Agustini, Putu Agus Mariantara. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan Palmerah Barat 21 G Jakarta Pusat 10270–Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram–Telepon (0370) 639543– Faksimile (0370) 628257. Surat Elektronik: info@cybertokoh.com, redaksi@cybertokoh.com, iklan@cybertokoh.com. Bank: BRI Cabang Gajah Mada Denpasar. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 0017-01-001010-30-6. Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.
Ny. Surya Adnyani Mahayastra
Raih “Best Women in Professional”
Ny. Ida Ayu Ketut Surya Adnyani Mahayastra meraih penghargaan “Best Inspiring & Creativity Women Award”. Ia berhasil terpilih dalam kategori ‘Best Women in Professional’ dalam ajang ‘Indonesia Winner Golden Award Excellence 2019’, di Hotel Aston Priority Simatupang, Jakarta, Jumat (22/11).
P
enghargaan ini merupakan apresiasi dan pengakuan bergengsi bagi pribadi yang sukses. Juga, terhadap lembaga berprestasi di Indonesia yang telah sukses pula berperan dalam pembangunan Indonesia, serta meningkatkan kualitas lembaganya sehingga menjadi lebih unggul. Fridiansyah dari organisasi Pusat Prestasi Indonesia sebagai penyelenggara ajang ini mengatakan, penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kepada anak bangsa atas prestasi kreatif dan inovatif di berbagai bidang kehidupan. Melalui pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi pribadi maupun lembaga untuk berinovasi lebih baik lagi.
Selain itu juga untuk membangun jiwa kompetitif yang sehat guna berkontribusi dalam pengembangan SDM dan membangun keunggulan bangsa dan negara. “Kami berharap apa yang diraih ini, tidak saja menjadi satu kebanggaan pribadi, namun lebih dari itu, yakni mampu menginspirasi pihak lain untuk dapat melakukan berbagai hal positif dalam mendukung program pembangunan pemerintah di berbagai bidang,” ujar Fridiansyah. Ny. Surya Adnyani Mahayastra saat dihubungi via telepon mengaku terkejut karena tidak menyangka mendapat penghargaan, apalagi tingkat nasional. Dengan tim survei atau penilai yang independen dan telah melakukan penilaian secara
diam-diam. “Saya benar-benar tidak mengetahui tentang hal ini. Ini, merupakan anugerah luar biasa bagi dedikasi saya sebagai istri bupati dan sebagai ketua beberapa organisasi. Penghargaan ini menjadi cambuk
bagi saya untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujar Ny. Surya Adnyani Mahayastra. KREATIF DAN INSPIRATIF Istri Bupati Gianyar ini selain sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, juga merupakan Bunda PAUD Gianyar, Ketua K3S Gianyar, dan Ketua YKI Cabang Gianyar hingga Ketua Dekranasda yang memayungi industri kreatif di Kab. Gianyar. Ny. Surya Adnyani Mahayastra melalui berbagai inovasinya berhasil membawa setiap organisasi yang dipimpinnya meraih sejumlah pencapaian dan penghargaan. Baik di tingkat Provinsi Bali maupun di tingkat nasional. Bahkan, Dekranasda Gianyar di bawah kepemimpinan ibu tiga anak, yang juga dikenal kreatif dan inspiratif ini sukses pula mendapat apresiasi tingkat internasional, diantaranya dengan ditetapkannya Kabupaten Gianyar sebagai World Craft City
atau Kota Kerajinan Dunia oleh Dewan Kerajinan Dunia (World Craft Council) pada 22 April 2019. Tidak berhenti pada berbagai pencapaian tersebut, Ny. Surya Adnyani Mahayastra juga terus memberdayakan para perempuan di Gianyar. Misalnya para ibu rumah tangga, diberikan berbagai bentuk pelatihan sehingga mereka memiliki life skill di bidangnya masing-masing guna meningkatkan penghasilan keluarga. “Terima kasih dan bersyukur atas pencapaian positif ini. Semuanya tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini bekerja bersamasama saya. Semoga pencapaian kali ini yakni berupa “Penganugerahan Best Creative & Inspirative Woman Award – Indonesia Winner Award Ecellence 2019” menjadi penyemangat kami untuk terus bekerja demi pembangunan masyarakat Gianyar,” ungkapnya. --ard
14
SUDUT PANDANG
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Suasana wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha, Sabtu (30/11) meriah. Lebih dari 300 undangan ikut memeriahkan acara “Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI” Bintang Puspayoga. Acara dirangkaikan dengan talkshow Kesehatan Keluarga, penyerahan penghargaan Anak Berbakat dan Berprestasi, Perempuan Inspiratif Tokoh 2019, dan Tokoh Pemberdayaan Perempuan.
“K
esehatan merupakan modal utama dalam kehidupan. Kesehatan tidak saja menyangkut soal fisik tetapi kesehatan juga berkaitan dengan keluarga, ekonomi dan gaya hidu,” ungkap dr. Kadek Dian Lestari, M.Biomed.,Sp.PD., saat menjadi narasumber talkshow. Di sesi ini, dr. Dian berbicara terkait cara menjaga kesehatan dalam keluarga. Dirinya mengatakan saat ini pemerintah mengambil peran strategis dalam mewujudkan kesehatan di masyarakat. Masyarakat yang sehat akan melahirkan generasi berkualitas untuk kemajuan suatu bangsa. Melalui Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) pola hidup sehat terus digalakkan di tengah-tengah masyarakat. “ Melalui Germas masyarakat akan terus diedukasi untuk mewujudkan kesehatan dari dalam baik dalam diri sendiri maupun keluarga,” ungkapnya. Lebih lanjut, dr. Dian menambahkan ada tujuh hal yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan kesehatan di masyarakat. Pertama harus ada aktivitas fisik setiap hari pada masing-masing individu minimal 30 menit dalam sehari. Porsi makan dan buah juga harus diperhatikan. Menurutnya setiap hari secara ideal seseorang mengonsumsi 3-4 porsi makan dan 2-3 porsi buah. “Hindari merokok, hindari alkohol, pemeriksaaan fisik berkala bagi orang yang usianya di atas 30 tahun karena pertumbuhan dan metabolisme tubuh sudah berkurang,” ungkapnya dalam talkshow yang dipandu Jemiwi Jero. Sementara itu, Dr. dr IGN Darma,Sp. KK yang merupakan pemilik dari DNI Skin Centre berbicara tentang kesehatan kulit. Cuaca panas dan aktivitas di luar ruangan membuat kulit sering terpapar sinar matahari. Jika tidak dirawat maka seseorang akan kehilangan kelembaban dan kesehatan kulitnya. Untuk dapat memberikan perawatan yang tepat maka seseorang harus menge-
tahui dan memahami kondisi dan tipe kulit yang dimiliki. Ketua HIPMI Provinsi Bali ini juga menambahkan setiap orang memiliki tipe kulit yang berbeda. “Kenali dulu jenis kulit yang dimiliki sehingga dapat memberikan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit untuk hasil yang maksimal,” ungkapnya Secara jelas dr. Darma mengatakan tipe kulit kering akan terlihat lebih tipis dan mudah terkelupas, mudah berkerut dan untuk jenis kulit ini harus berhati hati memilih kosmetik agar tidak iritasi. Tipe kulit berminyak secara langsung bisa dilihat dari produksi minyak yang berlebih dan berpori. Untuk jenis kulit ini juga dihimbau berhati hati memilih make up agar tidak memunculkan jerawat, namun satu kelebihan bahwa pemilik kulit jenis ini akan terlihat awet muda. Tipe kulit yang ketiga adalah tipe kulit normal yang biasanya terlihat halus dan tidak berpori. “Biasanya setiap orang menginginkan tipe kulit yang ini,” ungkapnya. Jika telah memahami dan mengenal jenis dan tipe kulit maka jenis perawatan juga perlu dipahami. Untuk pembersih ada toner, cleanser dan sabun rutin digunakan setelah make up dan beraktivitas. Toner tidak dianjurkan untuk kulit kering. Sementara Tabir surya atau sun block penggunan dapat dilakukan 30 menit sebelum terkena sinar matahari dan bertahan selama 4 jam. Kandungan SPF tinggi pada sunblock baik untuk kulit berminyak. Penggunaan pelembab juga harus diperhatikan, sebaiknya tidak digunakan untuk kulit berminyak agar tidak memicu komedo tetapi sangat dianjurkan kepada pemilik kulit kering. perawatan yang sering salah dalam penggunaan adalah krim malam. “Krim malam untuk mengangkat kulit mati sedangkan menggosok muka dengan pembersih itu untuk membersihkan kulit dari kotoran,” jelasnya. Acara Temu Menteri PPPA juga dimeriahkan dengan penampilan tari Sekar
Penyerahan penghargaan untuk Anak Berbakat dan Berprestasi oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali
Suasana Talkshow Kesehatan di “Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI”
Jempiring dan tari Margapati dari SMKN 5 Denpasar. Selain itu, ada pembacaan puisi dari Ny. Putri Koster berjudul “Sumpah Kumbakarna”. Bu Koster sebagai Ketua TP PKK Provinsi Bali juga berkesempatan me-
nyerahkan penghargaan Anak Berbakat dan Berprestasi untuk Kadek Angling Kenaka Baswara Wijaya, SD Saraswati 3 Denpasar, juara I siswa Ajeg Bali; I Putu Galih Adi Manggala SD Saraswati 5 Denpasar juara 2 siswa Ajeg Bali; Ni Luh Ma-
sawitri SMK PGRI 3 Denpasar, juara tolak peluru olimpiade para disabilitas Bali dan nasional; Komang Yastra Pratyaksa, SMP PGRI 6 Denpasar difabel juara magender wayang dan merindik; dan Agus Mertayasa, pelukis difabel. (Wiwin Meliana)
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
SOSIALITA
3
Perempuan Inspiratif Tokoh 2019 Cok Istri Mirah, S.E., M.A.P.
Berawal dari dunia akunting, kiprah perempuan ini melejit berkat usaha Pratiwi Tekstil. Ia pun memperkenalkan sistem penjualan yang berbeda dari toko lainnya. Ada peran koordinator yang selalu siap membantu para member. Sistem yang dipakai di Odenant ini mampu memberdayakan kaum perempuan khususnya untuk mencari penghasilan tambahan melalui penjualan tekstil. Dampak positif kegiatannya secara tidak langsung membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran serta membentuk wirausaha kecil, yang bisa berbisnis tanpa modal dan tanpa risiko. Acara “Gebyar Odenant” pun selalu dinanti para member untuk mendapatkan suntikan semangat dari sang perintis. Dalam berbisnis, ia selalu mengingatkan tentang kejujuran dan etika. Ia juga mendirikan Koperasi Simpan Pinjam Bali Satya Madani (BSM). Tujuannya, menjadikan koperasi sebagai wadah kesejahteraan dengan mengutamakan inovasi dan pembelajaran. Visi KSP BSM menjadikan anggotanya sejahtera beretika dan penuh rasa kasih sayang.
Adolfina Grace Tangkudung
Kiprahnya di dunia senam tak bisa dipandang sebelah mata. Berawal dari Sanggar Senam Lala Studio yang berdiri 20 Agustus 1992, kemudian menjadi Lembaga Kursus dan Pelatihan Instruktur Senam Lala Studio. Lala Studio sudah menghasilan lebih dari 600 instruktur senam yang tersebar di seluruh wilayah di Bali. Sedangkan dirinya telah tercatat sebagai juri senam poco-poco tingkat nasional. Dan, pada tahun 2018, tim Bali berhasil dibawanya meraih juara senam poco-poco tingkat nasional dan memboyong Piala Ibu Negara. Pengisi rubrik “Bugar” di Bali Post ini, ingin terus menggalakan olahraga khususnya senam di Bali. Dengan senam kebugaran, masyarakat akan memiliki tubuh yang sehat sehingga bisa terus beraktivitas. Istimewanya, disela-sela kesibukannya, ia menyempatkan diri kuliah S2 Fisiologi Olahraga dan telah pula meluncurkan buku “Senam Kebugaran Seksual.
Ni Wayan Ria Mariani (Rhea Cempaka)
Di kalangan UKM dan pecinta fashion, perempuan ini dikenal memiliki rancangan kebaya yang khas berbahan tenun ikat lokal. Kiprahnya ini, sebagai upayanya untuk ikut melestarikan warisan leluhur. Ia mengutamakan desain berbahan tradisional bernuansa modern. Di tengah kesibukan mengelola butik Cempaka, ia juga didaulat sebagai Ketua Asosiasi Bordir, Endek, dan Songket (Asbest) Kota Denpasar. Bersama anggota Asbest lainnya , ia selalu menyerukan”Save Our Local Product” Hal ini terlihat pula pada karya-karyanya di bidang fashion tyang idak hanya dikenal di Bali dan jakarta, tapi juga di ajang fashion internasional. Selain itu, ia juga kerap diminta membagi ilmunya dengan membina wirausaha pemula serta sebagai narasumber pelatihan menjahit untuk penggiat UKM di Kota Denpasar. Ini juga menjadi bagian sumbangsihnya untuk memajukan para perajin lokal sekaligus memberdayakan para penggiat fashion.
I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha
Perempuan ini dikenal sangat aktif berorganisasi. Ketika berorganisasi, ia bisa menampung aspirasi, meng-update informasi hingga menguatkan jiwa kepemimpinannya. Ia menjadi perempuan pertama yang menjabat Ketua HIPMI Bali. Kiprahnya berlanjut sebagai Ketua BPD Putri (Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia) Bali. Aktivitas di dunia rekreasi tak bisa dilepaskan dari usaha wisata True Bali Experience dan Bali Horse Riding yang dikelola bersama keluarganya. Ia juga mengelola usaha Pod Chocolate Factory sejak 2013 bersama sang suami. Ia meyakini peluang pariwisata di Bali khususnya tetap terbuka karena potensi yang ada. Karena itu sinergi antara masyarakat dan pengelola wisata menjadi modal untuk pengembangan tempat rekreasi. Selain aktivitas di bidang pariwisata, alumnus Manajemen Perhotelan di International College of Hotel Management (ICHM), Adelaide, Australia dan anggota Board Director IABC (Indonesian Australian Business Consul) ini juga tercatat sebagai anggota DPRD Badung di Komisi II.
Ni Wayan Ayu Yuliani (Ayu Saraswati) Ia termasuk seniman multitalenta. Penyanyi lagu pop Bali ini juga seorang dalang dan MC. Di kalangan pecinta musik pop Bali, ia dikenal memiliki banyak penggemar. Lagu-lagunya antara lain “Ngancan Demen”, “Mekita Mati”, Siwa Ratri”, “Astungkara Ada Jalan”. Tampil maksimal dalam segala kegiatan merupakan kunci sukses baginya. Apapun yang dikerjakan harus tuntas. Khusus untuk seni pedalangan, ia mendapat banyak filosofi. Baginya wayang itu merupakan bayangan dari kehidupan. Orang pun bisa mereka-reka apa yang bisa terjadi dalam kehidupan ini. Ia pun mendapat pelajaran, dalang adalah orang yang luar biasa. Dalang ibarat sutradara yang mengatur lakon dari awal sampai akhir. Selain seniman, perempuan aktif ini juga Operational Manager Krisna Holding Company. Ia juga menjadi manajer untuk Krisna Oleh-oleh Bali Sunset Road dan Krisna Oleh-oleh Bali Nusa Indah.
4 Acara Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi ajang bagi Menteri PPPA untuk menyampaikan strategi kementerian yang dipimpinnya. “Kami mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara,” ujar Bintang Puspayoga.
WOMAN ON TOP
METROPOLITAN
13
Kekuatan untuk Jalankan Tugas
Bintang Puspayoga
PPPA,” ujarnya. Menteri Bintang Puspayoga juga menjelaskan program kementeriannya adalah Peningkatan Pemberdayaan Perempuan dalam Kewirausahaan, Peningkatan Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Penurunan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Penurunan Pekerja Anak, dan Pencegahan Perkawinan Anak “Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, akan tergambar pada konsep Ketahanan Keluarga; Telah dikembangkan konsep Ketahanan Keluarga, yaitu
kemampuan keluarga untuk menangkal atau melindungi diri dari berbagai permasalahan atau ancaman kehidupan baik yang datang dari dalam keluarga itu sendiri maupun dari luar keluarga seperti lingkungan, komunitas, masyarakat, maupun negara,” jelasnya. Kegiatan pembangunan yang ditujukan kepada keluarga bersifat lintas sektor, Pembangunan Keluarga sebagai strategi mempercepat pencapaian kualitas hidup manusia, sampai saat ini belum ditetapkan koordinator penanggungjawabnya. “Strategi Pembanguan PPPA antara lain Menguatkan Kualitas Keluarga dan meningkatkan perannya utamanya dalam upaya pencegahan kekerasan (termasuk perkawinan anak dan pekerja anak); Menguatkan Pelaksanaan Strategi PUG dan PUHA Melalui Peningkatan Kapasitas SDM; Menguatkan Sinergi dan Jejaring antar Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, Lembaga Masyarakat,
Ilustrasi kemacetan di Jakarta
dari dalam ke luar. Hal ini dapat berarti bahwa sebenarnya keteladanan bukan hanya apa yang dilakukan kepada para pelanggan, namun jika Anda seorang pemimpin, apa yang telah Anda lakukan dan katakan kepada anggota tim Anda. Banyak pemimpin meminta orang-orang untuk mengubah cara berfikir, cara bertindak, dan juga cara memandang masa depan. Cara terbaik yang dilakukan adalah dengan cara mencontohkan perilaku yang baru untuk dilihat dan diikuti oleh semua orang. Dan hal ini termasuk layanan. Jadi membuat perubahan dalam layanan dimulai dari pemimpinnya. Selain dari dalam keluar, untuk menciptakan teladan dalam layanan, hal kedua yang
dilakukan adalah menjadi teladan di setiap level. Menjadi seorang teladan layanan bukan hanya untuk pimpinan tertinggi dan anggota pemimpin lainnya saja. Namun diartikan di sini menjadi teladan bagi diri sendiri. Ketika seorang pelaku layanan menjadi teladan untuk dirinya sendiri, adalah sesuatu yang terjadi ketika setiap orang akan melihat apa yang akan dilakukannya, membaca apa yang dituliskan, atau mendengar apa yang dikatakan dalam setiap situasi, baik layanan kepada internal ataupun eksternal. Contoh teladan di semua level, akan terlihat ketika seorang pelaku layanan dalam nada suara berbicara dengan rekanan/vendor. Bagaimana mereka menanggapi pelanggan dalam situasi yang sulit. Menyusun kata-kata/pesan tertulis baik untuk bawahan, atasan, sejawat, apalagi ketika kita tidak sepakat dengan suatu hal. Menjadi teladan juga dapat
foto istimewa
Penataan transportasi juga lalu lintas terus dilakukan di Jakarta, kota yang terkenal sangat macet. Salah satu cara yang tak lama lagi akan diterapan guna mengatasi kemacetan lalu lintas adalah pemberlakukan ERP (Electronic Road Pricing) atau jalan berbayar di sejumlah jalan yang kini berlaku ‘genap-ganjil’.
B
Dunia Usaha, dan Media; Menguatkan Kampanye Publik dan Gerakan Masif yang Melibatkan Banyak Pihak untuk Promposi Kebijakan PP PA; serta Pengembangan Model-Model yang Relevan untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan banyak bersinergi dengan pemerintah daerah dan BUMN dalam mendukung pemberdayaan ekonomi kaum perempuan. Menteri pun sudah berkeliling daerah untuk mendengar masukan-masukan dari berbagai komponen masyarakat. (Ngurah Budi)
“Langkah Awal menuju Zero Complain “#5 (Keteladanan Layanan)
Salam Senyum Judul tulisan saya yang berseri (langkah awal menuju zero complain), sudah sampai pada tahap ke 5. Dan, ini membuat semakin jelas dan gamblang bahwa layanan yang baik memerlukan sebuah proses. Tentu proses ini harus dilakukan agar terwujud layanan yang benar-benar diinginkan oleh para pelanggan kita. Seri yang kelima ini akan saya lanjutkan dengan bagaimana ‘keteladanan layanan’ akan dapat membuat tim layanan lebih mudah melakukan layanan yang baik karena adanya contoh nyata yang dilakukan. Baik oleh para pemimpinnya, ataupun diri sendiri. Menciptakan teladan dalam layanan, yang pertama adalah
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Bintang Puspayoga
I
a memaparkan data 20,87% keterwakilan perempuan di legislatif anggota DPR hasil Pemilu 2019. Persentase perempuan sebagai pengambil keputusan di eksekutif masih rendah. Jumlah menteri perempuan menurun dalam kabinet 2019-2024 (dari 21% ke 13,15%). Keterwakilan perempuan di daerah 2018, Gubernur 3% ; Wakil Gubernur 9% ; Bupati/Walikota 9% ; Wakil Bupati/Walikota 7% ; Perempuan pejabat struktural 33,17% Presentase perempuan kepala desa 5% dari 71.447 Kades. “Adanya acara Temu Menteri di Bali ini menjadi kekuatan baru bagi saya untuk menjalankan tugas. Saya mengharapkan doa dan dukungan nyata untuk merealisasikan tugas-tugas kementerian
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
diperlihatkan dalam setiap tindakan, keahlian, perilaku, yang bukan hanya ketika ada orang mengamati. Namun apa yang telah kita lakukan sewaktu tidak ada siapapun yang dapat melihat kita. Inilah yang namanya teladan untuk diri sendiri. Untuk meningkatkan layanan publik, berprofesi sebagai Konsultan, Public Speaker, trainer, dan fasilitator, hal ini sudah sering saya bagikan ke beberapa pemerintah daerah. Salah satunya adalah ketika diundang oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar. Dalam tahun ini sudah ketiga kalinya saya berbicara dan menyampaikan hal terbaik untuk layanan di Pemkab Gianyar. Dan saya sangat mengapresiasi karena hal ini dilakukan dari pucuk pimpinan tertinggi di Kabupaten Gianyar, yaitu Bupati, dan seluruh jajaran pejabat yang dilakukan secara bertahap. Apapun hasilnya, inilah
salah satu usaha terbaik untuk mendapatkan hasil yang terbaik khususnya dalam layanan. Sudahkah para pelaku layanan di perusahaan/instansi Anda memahami dan melakukan hal tersebut di atas? Materi ini juga terdapat dalam pelatihan dengan Sri Sumahardani Academy dengan judul ‘Serve with Love’ atau buku saya dengan judul ‘Service A La Carte’, serta materi-materi pelatihan yang lainnya, seperti ‘Good Communication for Good Perfomance,’ ‘Great Personality,’ ‘Upgrade Your Selling Skill’ dan dua belas materi lainnya. Ingin mengetahui, memahami dan mengaplikasikan layanan ini di perusahaan /instansi Bapak/Ibu? Silakan hubungi kami, dan kami siap untuk membantu.
erbagai cara telah dilakukan dilakukan evaluasi, hasilnya masih jauh Pemda DKI Jakarta bersama dari harapan, diputuskan memperluas Direktorat Lalu Lintas Polda area cakupan sistem genap-ganjil. Kalau Metro Jaya guna mengatasi tadinya hanya 9 ruas jalan, kemudian permasalahan kemacetan lalu lintas di bertambah 16 jalan, totalnya menjadi Jakarta. Mulai dari pembangunan jalan, 25 ruas jalan. Waktu berakhirnya pun direkayasa perpanjang lalu linhingga putas, penakul 21.00 taan dan WIB. penambaAwalhan angkun y a , tan umum, dengan dll. Namun sistem ini sejauh ini menunjukhasilnya kan hasil belum semenggembagaimana birakan. yang diTe r j a d i foto istimewa Ilustrasi - ERP di Jakarta harapkan. penurunan Jalan-jalan di Jakarta tetap saja macet volume kendaraan. Kecepatan kendaparah, khususnya saat pergi dan pulang raan pun meningkat menjadi 31 km/jam. kantor. “Kita berharap dengan diberlakukannya Berdasarkan data, kerugian akibat ke- ERP kecepatan kendaraan bisa mencapai macetan lalu lintas sekitar Rp 100 triliun kisaran 50 km/jam,” ujar Syafrin Liputo, setiap tahun. Jika tidak diatasi dalam lima Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta. tahun ke depan maka kerugian mencapai Sejauh ini, kata Syafrin, belum ditenRp 500 triliun. Nilai kerugian itu sama tukan jalan-jalan mana saja yang akan dengan anggaran membangun Jakarta terkena ERP. Meskipun maksud dari ERP atau anggaran membangun Ibukota baru. adalah menggantikan ‘genap-ganjil’ tapi Jadi betapa pentingnya untuk mengatasi katanya, belum tentu ERP diberlakukan masalah ini. di semua jalan tersebut. “Sekarang seSalah satu penyebab kemacetan dang dalam pembahasan,” ungkapnya. adalah pertumbuhan kendaraan yang BEDA ERP DAN TOL tinggi. Padahal berdasarkan data jumlah Meski sama-sama berbayar, namun orang yang naik angkutan umum terus penerapan ERP berbeda dengan jalan mengalami peningkatan dari waktu ke tol baiks secara fisik maupun sistemnya. waktu. Meskipun sejauh ini belum Misalnya saja, tidak seperti jalan tol, germencapai target yang diharapkan yakni bang ERP tidak memiliki pintu. Artinya, 60% dari masyarakat beralih ke angku- semua kendaraan tetap bisa melintas. tan umum. Namun, bagi kendaraan yang tidak meSaat ini untuk mengatasi kemacetan miliki OBU (On Board Unit) atau berlalu lintas Jakarta menerapkan sistem OBU tapi saldo kurang, pemiliknya akan genap-ganjil yang berlaku di sejumlah dikirimi surat tilang plus denda. jalan pada jam-jam tertentu. Ketika Gate ERP memiliki 3 alat deteksi
Jalan Berbayar Segera Diterapkan di Jakarta
yaitu; VDC Passage (sensor untuk mendeteksi jenis kendaraan), VR sensor (kamera yang bisa mengambil gambar plat nomor kendaraan kalau melanggar aturan atau sisi pengawasan), dan yang terakhir adalah Transceivers (penerima data dari OBU). Tiga mesin itu untuk satu set pendeteksi ERP. Nantinya, setiap pemilik mobil harus membeli alat OBU untuk dipasang di mobilnya. Di dalam OBU ini akan dipasang chip yang berisi saldo tertentu. Saldo uang itu akan dipotong setiap kendaraan itu melintas di area ERP. Soal berapa biaya melintas kawasan ERP, menurut Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono, seharusnya tarifnya
foto istimewa
Kepala BPTJ Bambang Prihartono
Harusnya, tarif tol pun nantinya berlaku progresif karena kalau tidak, orang akan pindah ke jalan tol. “Jadi nanti harus ada
Gerbang ERP
berada di bawah jalan tol. ERP berlaku tarif progresif. Jadi ketika jalan macet maka tarifnya pun menjadi naik. “Soal tarif belum ditetapkan. Namun seharusnya tidak semahal jalan tol karena jalan tol investasinya besar sedang ERP tidak terlalu besar. Namun rencananya tarif akan progresif. Ketika situasi macet, tarif akan naik,” jelasnya.
foto istimewa
sinergi dengan Badan Pengatur Jalan Tol,” ujar Bambang. Dijelaskannya, ketika perluasan genap-ganjil diberlakukan, berhasil menurunkan kemacetan 30-40%, sedang polusi turun 28%. Pihaknya berharap ERP pun demikian. Untuk pembangunan ERP, BPTJ, katanya, bekerja di ruas jalan nasional,
Salam 3SP Salam Senyum Sang Penyihir Sri Sumahardani IG : sri_sumahardani Srisumahardani 3sp@gmail.com foto istimewa
foto istimewa
Potret kemacetan di pusat kota jakarta
Penampakan ERP di Jakarta
foto istimewa
sedang Pemda bekerja di ruas jalan provinsi atau kabupaten/kota. “Rencananya kita menetapkan 3 ring. Ring 1 adalah sekitar Jl Sudirman-Thamrin. Ring ke-2 di kawasan perluasan genapganjil dan ring 3 di jalan-jalan nasional di perbatasan,” tambahnya. Tahun 2020 mendatang, diharapkan ERP sudah bisa diterapkan setidaknya di jalan-jalan perbatasan seperti Jl Kalimalang, Margonda di Depok, Jawa Barat, dan Jl Daan Mogot. “Yang pasti di jalanjalan yang ada angkutan umumnya. Agar menarik bagi masyarakat maka angkutan umum akan diberi subsidi sehingga tarifnya menjadi lebih murah,” katanya. Soegeng Poernomo, Ketua Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia berharap, sebelum memberlakukan ERP hendaknya dilakukan sosialisasi dengan gencar agar masyarakat memahami kebijakan ini. Karena mengubah mindset masyarakat tidak lah mudah. Setidaknya membutuhkan waktu 6 bulan untuk sosialisasi. “Sosialisasi sangat penting. Antara lain untuk mempersiapkan mindset masyarakat. Misalnya, tentang kapan diberlakukan, bagaimana, dll. Setelah itu dijelaskan juga apa yang diperoleh masyarakat dengan diberlakukannya kebijakan ini. Bagi mereka yang sudah berkorban memarkir mobilnya (tidak membawa mobil), manfaat apa yang diperoleh mereka. Pelayanan apa yang didapat mereka selama di jalan. Penjelasan-penjelasan ini sangat diperlukan. Dengan begitu mereka (para pengguna mobil) akan dengan senang hati meninggalkan mobilnya di rumah,” papar Soegeng. (Diana Runtu)
ERP di Jakarta
foto istimewa
12
BUMI GORA
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Informasi harus Sampai ke Masyarakat
Pada malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik, Komisi Informasi Provinsi NTB, yang berlangsung di Mataram beberapa waktu lalu, Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB mendapat penghargaan tertinggi dari Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB. Penghargaan yang diterima oleh Biro Humas dan Protokol dinobatkan sebagai Badan Publik (BP) dengan Predikat Informatif tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang diterima oleh Kepala Biro Humas Protokol, Najamuddin Amy, S.Sos, MM. Selain Humas dan Protokol, Wagub NTB juga memberikan penghargaan dengan predikat yang sama kepada Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dan Bappeda NTB. Kota Mataram serta Kabupaten Lombok Barat juga dinobatkan sebagai kota/kabupaten juga dengan predikat Informatif. Wagub NTB mengapresi asi badan publik yang berhasil mendapatkan penganugerahan keterbukaan informasi publik ini. Ia menilai bahwa keterbukaan informasi publik, bukan hanya menjadi kewajiban tapi juga kebutuhan. “Keterbukaan informasi ini, juga merupakan kebutuhan kita. Kita harus pandai dalam mengkomunikasikan informasi, sehingga informasi itu dapat sampai dan diterima dengan baik oleh masyarakat,” ungkapnya. Rohmi juga mengingatkan bahwa, saat ini teknologi begitu mendominasi, sehingga dituntut agar lebih informatif lagi dari waktu ke waktu.
“Saat ini, kita dihadapkan oleh dua pilihan, yakni mensetrap atau yang disetrap. Kalau kita mau menguasai, mengintervensi, maka mari kita memanfaatkan teknologi ini, agar kita tidak tergerus oleh teknologi dan keterbukaan,” tutup Wagub seraya mengajak seluruh Badan Publik untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi masing-masing. Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol saat mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. Menurutnya penghargaan yabg diterima ini semua tidak lepas dari kerjasama semua pihak, terutama di jajaran Humas dan Protokol, termasuk masyarakat yang selalu mendapat informasi yang disebarkan oleh Humas Protokol. “Karena Gubernurnya terbuka, maka Humasnya harus memastikan
1994 untuk membantu pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta menciptakan pekerjaan yang layak. Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi N T B , D r. H. Iswandi, M. Si yang mewakili Gubernur NTB saat menerima penghargaan, mengatakan bahwa NTB menerima peng-
Suasana kawasan Car Free Day di Renon tak hanya dimanfaatkan untuk berolahraga. Banyak event yang bisa dilaksanakan di kawasan ini. Salah satunya sosialisasi dan edukasi literasi keuangan untuk anak, Fun-ancial Day, Minggu (24/11).
K
diri mengikuti style terbukanya Gubernur,” jelasnya. Najam mengatakan begitu banyaknya keluhan, masukan bahkan kritikan yang disampaikan oleh masyarakat, baik langsung maupun melalui media sosial, media cetak dan elektronik,
maka Humas harus mengikuti alur dan langkah-langkah maju tersbut. “Kita punya instrumen dan ketentuan UU Nomor 14 tahun 2008, implementasinya harus betulbetul dilaksanakan oleh badan publik. Biro humas dan Protokol
itu adalah salah satu badan publik,” ungkapnya. Selain itu untuk menuju Badan Publik Informatif, pihaknya telah melengkapi dan memenuhi persayaratan sesuai ketentuan UU tersebut. Apalagi tahun-tahun sebelumnya, Biro Humas dan Protokol hanya memperoleh predikat menuju informatif bahkan tidak informatif. “Dalam setahun ini, betul-betul, kami di Humas itu bekerja sangat keras, supaya websitenya juga jalan, seluruh media sosialnya juga jalan, kemudian komunikasi langsungnya juga jalan. Termasuk juga koordinasi, kerjasama, dukungan dan partisipasi dari teman-teman media massa,” katanya. (Naniek I. Taufan)
Perluas Lapangan Kerja Ciptakan Kesejahteraan Untuk kesekian kalinya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali menorehkan prestasi di skala nasional. Kali ini Anugerah Paramakarya Tahun 2019 diterima langsung dari Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, di Jakarta, minggu lalu. Penganugerahan Paramakarya merupakan anugerah khusus yang diberikan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi kepada Pemerintah Daerah dengan dasar penilaian adalah keberhasilannya dalam memberi dukungan dan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah. Program itu merupakan bantuan teknis global yang dikembangkan oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO) sejak tahun
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
dukungan dan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah serta perusahaan y a n g b e rhasil meningkatkan produktivitasnya. “Alhamdulillah, NTB menerima penghargaan ini dari Wakil Pres-
hargaan Anugerah Paramakarya 2019 karena dinilai telah mampu berkontribusi dalam memberikan
iden,” ujar Iswandi. Dalam sambutannya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menutur-
kan anugerah bagi pelaku usaha ini telah menjadi salah satu tolok ukur bagi peningkatan kualitas usaha di Indonesia. “Saya menyampaikan selamat kepada penerima penghargaan Paramakarya 2019,” ujar Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya mengharapkan pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas di wilayah masing-masing. Sebab keberhasilan birokrasi mempermudah dunia usaha memperluas lapangan kerja akan menciptakan efek berlanjut bagi kesejahteraan. “Penerima penghargaan Paramakarya ini sudah seharusnya menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam hal peningkatan produktivitas,” katanya. (Naniek I. Taufan)
egiatan program pembelajaran berbasis teknologi ini diharapkan dapat memfasilitasi orangtua dalam mengenalkan konsep dasar keuangan kepada anak. Selain itu, bisa membangun budaya pengelolaan uang yang bijak sejak dini di rumah. Inovasi pendidikan yang dirancang untuk anak-anak usia sekolah dasar ini dapat diakses secara daring di www.anakcerdas.prestasijunior.org melalui komputer dan laptop. Ada tiga segmen yang diperkenalkan, Our Selves, Our Community, dan Our City. Melalui edutech ini, anak-anak belajar membuat pilihan pribadi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan, menyadari pentingnya menabung serta berbagi kepada komunitas sekitar, memahami seseorang harus bekerja atau berbisnis untuk memperoleh uang dan mengelolanya dengan bijak, serta memahami peran pajak dan institusi keuangan untuk menggerakkan ekonomi dalam kota. “Dalam edutech ini, saya belajar tentang penggunaan uang tunai, kartu debit, dan kartu kredit,” ujar Indira, siswa SD 14 Padangsambian. Bersama sang ibu, Wayan Purwanti, mereka juga belajar sambil bermain tentang cara menabung, pajak, dan tata kota. Dalam sosialiasi ini, ternyata banyak anak yang sudah diajarkan menabung sejak dini. Salah satunya Dek Gus, siswa SD 4 Pemecutan yang bermain didampingi Arum, ibunya. “Kami belajar merangkai kata,
BUNDA ANANDA
5
Kenalkan Literasi Keuangan untuk Anak
bahasa Indonesia dan matematika. Intinya uang harus dihemat. Kalau uang bekal sisa saya tabung. Uang kertas simpan di dompet, uang logam masuk celengan,” ujarnya bersemangat.
GENERASI CERDAS FINANSIAL Co-Founder and Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia Robert Gardiner mengatakan pemberian uang saku oleh orangtua kerap kali tidak disertai tuntutan kepada anak untuk mengelola uang yang dimiliki. “Edutech Anak Cerdas yang dapat dimainkan dengan mudah dapat menjadi opsi bagi orangtua untuk menanamkan nilai-nilai finasial bagi anak. Pendekatan teknologi digital yang interaktif, aman, dan menyenangkan membuat pembelajaran pengelolaan uang yang komprehensif menjadi efektif dan mudah dipahami oleh anak-anak,” jelasnya. Sementara itu Head of Corporate Sustainability Bank HSBC Indonesia Nuni Sutyoko menambahkan, dengan akses tanpa batas pihaknya ingin manfaat edutech Anak Cerdas menjangkau lebih banyak anak Indonesia. “Ini merupakan komitmen dan kontribusi kami untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan. Kami yakin literasi keuangan adalah salah satu keterampilan masa depan yang perlu dipupuk sejak dini agar anak-anak menjadi generasi cerdas finansial. Selain itu, mereka akan mampu membuat keputusan keuangan yang tepat saat dewasa nanti,” ungkapnya. (Ngurah Budi)
Anak dan orangtua bermain edutech Anak Cerdas
Mendongeng Lima Menit SI BELANG DAN JRO DUKUH Hutan Sukawana sangat tenang dan khidmat. Seorang pertapa bernama Jro Dukuh berbulan-bulan lamanya duduk terpekur di bawah sebuah pohon rindang. Angin yang berdesir halus membuat pertapa itu Made Taro merasa bahagia hidup menyatu dengan pepohonan. Suatu siang, anjing peliharaannya bernama Si Belang berlari mendekatinya. Matanya mendelik, ekornya surut dan napasnya ngosngosan. “Guk guk, guk! Tolong Tuan! Macan tutul itu datang lagi. Ia mengancam akan memangsa hamba.” “Tenang Belang! Kau kusulap menjadi hewan yang dapat mengalahkannya. Swir, swir, swir….!” Ajaib! Si Belang seketika menjadi macan tutul yang sangat garang. Macan tutul yang semula mengancam si Belang, sangat takut melihat macan tutul jadi-jadian itu, lalu lari terbirit-birit meninggalkan tempat. Si Belang sangat senang. Ekornya kilang-kilung, lalu kembali ke pondok. Lanjut cerita, seminggu kemudian, Macan tutul yang bernama Si Belang itu meninggalkan pondok, berlari mendekati Jro Dukuh. “Guk, guk, guk! Tolong Tuan! Seekor harimau memasuki pondok kita. Ia mengancam akan memangsa hamba!” “Tenang Belang!” Jawab Jro Dukuh sambil mengelus-elus kepala macan tutul jadi-jadian itu. “Swir, swir, swir….! Jadilah kamu harimau yang garang!” Ajaib! Tiba-tiba di samping Jro Dukuh berdiri seekor harimau. Ia amat garang lalu mengejar harimau yang tak diundang. Berhari-hari, berminggu-minggu, keadaan hutan Sukawana tenang dan khidmat kembali. Harimau jadi-jadian itu sangat setia menjaga pondok Jro Dukuh. Pertapa itu pun merasa aman tenteram. Ia terus duduk terpekur di bawah pohon rindang serta
menikmati desiran angin halus. “Guk, guk, guk! Guk, guk, guk!” Ada apa lagi? Harimau mantan anjing Si Belang itu tiba-tiba meninggalkan pondok dan mendekati Jro Dukuh. “Tolong Tuan! Seekor singa masuk ke pondok dan mengancam akan memangsa hamba!” Jro Dukuh mengelus-elus kepala dan tubuh harimau jadi-jadian itu dengan kasih sayang. “Kau pasti dapat mengalahkan singa penjahat itu!” Swir, swir, swir….! Ajaib! Sekarang yang berdiri di sebelah Jro Dukuh bukan harimau jadi-jadian, tetapi seekor singa yang garang. Ia mengaum sekeras-kerasnya dan mengangkat tinggi-tinggi bulu kuduknya, lalu secepat kilat memburu singa yang mengancamnya. Bukan main beraninya singa mantan anjing Si Belang itu. Dialah hewan yang paling ditakuti di hutan Sukawana. Dialah penguasa tunggal wilayah hutan lebat itu. Berminggu-minggu, berbulan-bulan, tak seekor hewan pun yang berani mengusik hutan itu. Demikian pula manusia. Tak seorang pemburu pun yang berani memasuki hutan yang luas dan lebat itu. Entah apa yang mengusik hati Si Belang, ah, Si Singa Garang itu. Ia mengaum sekeras-kerasnya dan mengangkat bulu kuduk setinggi-tingginya. Lalu seketika melompat dan berlari menuju tempat Jro Dukuh duduk terpekur. “Hai, Jro Dukuh!” Demikian aumnya. “Sekarang tiba waktunya engkau menebus utang. Serahkanlah nyawamu untuk membalas jasa dan kesetiaanku!” Jro Dukuh yang berilmu tinggi itu sudah memperhitungkan apa yang akan terjadi. Dia mengangkat dan membuka tangan kanannya. “Swir, swir, swir….!” ucapnya. “Engkau melupakan asal-usulmu. Maka kembalilah engkau kepada bentukmu semula!” Sekarang yang berdiri di depan Jro Dukuh adalah seekor anjing bernama Si Belang. Sambil menangis ia menyembah berkali-kali. kilang-kilung = tegak, bergoyang kiri-kanan
DARA
6
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Berharap Raih Emas
Senang dan bangga, sudah pasti dirasakan Kyandra Kaelani Susanto, remaja cilik yang menjadi atlet termuda dalam kontingen SEA Games Indonesia 2019. Di usianya yang masih belia, 10 tahun, ia berkesempatan membela ‘merah-putih’ di ajang multievent SEA Games yang berlangsung di Manila, Filipina, 30 November hingga 11 Desember 2019.
K
Kyandra kaelani
foto instagram
ORANGTUA MENDUKUNG Kecintaan gadis kelahiran 5 Maret 2009 ini pada skateboard muncul setahun lalu kala ia kerap melihat adik laki-lakinya bermain skateboard. Ia pun tertarik dan ikut belajar teknik-teknik bermain skateboard. Untuk melengkapi serta memperkaya wawasan, Kyandra juga rajin nonton youtube, melihat para skater dunia beraksi. “Awalnya melihat adik yang rajin berlatih skateboard, akhirnya tertarik dan ikut belajar. Semakin lama menekuni permainan ini, rasanya makin seru, jadi saya seriusi betul,” ujarnya. Dirinya yang keranjingan ber-
Kontingen SEA Games indonesia 2019
latih skateboard ternyata mendapat dukungan penuh dari orangtuanya. ‘Mereka (orangtua) mengizinkan asalkan aku tidak lupa belajar,” tambah peraih juara pertama U-15 Disporyata Depok 2019, ini. Hal itu dibenarkan oleh ibunya, Laksmita yang kerap menemaninya berlatih. Menurut Laksmita, olahraga yang ditekuni anaknya adalah olahraga positif sekalipun memang termasuk dalam golongan olahraga ekstrem. Sebagai orangtua, mereka mendukung kiprah Kyandra, apalagi anaknya sangat hobi sekali pada olahraga itu. Dan hasilnya pun jelas. Kyandra beberapa kali berhasil meraih prestasi dalam kompetisi skateboard. “Kami sebagai orangtua mendukung penuh, karena ini kan kegiatan positif. Apalagi anaknya sangat suka sekali. Malah dia pernah bilang bahwa dirinya ingin berkarier sebagai atlet skateboard profesional. Ya kami mendukung saja selagi apa yang diinginkannya adalah suatu yang positif,” kata Laksmita yang mengaku sangat bangga akhirnya anaknya bisa terpilih bergabung
foto istimewa
dalam Kontingan SEA Games Indonesia. Ia sendiri rencananya juga akan berangkat ke Filipina untuk menyaksikan penampilan anaknya. Terkait sekolah, menurut Laksmita, semuanya berjalan baik, dalam artian pihak sekolah SD Dharma Karya Universitas Terbuka ikut mendukung kiprah Kyandra dengan memberi izin untuk tidak masuk sekolah karena harus mengikuti rangkaian seleknas juga SEA Games. “Peluang emas Indonesia setidaknya di dua nomor yakni street dan park. Semoga hasilnya sesuai harapan,” ujar Charles, pelatih timnas skateboard. Ia menambahkan, sekalipun memiliki peluang yang baik, namun atlet Indonesia harus tetap waspada khususnya pada tim tuan rumah yang cukup tangguh, juga skater asal Thailand. “Filipina sangat ambisi juara. Apalagi mereka telah menaturalisasi skater-skater dari Amerika. Ini yang harus kita waspadai,” tambahnya Charles yang menyebut tetap optimis karena anak asuh yang dibawanya pun memiliki prestasi internasional. (Diana Runtu)
11
Kabupaten Buleleng memiliki garis pantai terpanjang di Bali. Berbagai potensi laut dimiliki dan menjadi objek wisata bawah laut yang diminati oleh wisatawan mancanegara. Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga dan melindungi terumbu karang dari kerusakan.
B
elum lama ini, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meresmikan Pusat Riset dan Rehabilitasi Terumbu Karang Yayasan Bumi Hijau Indah di PLTU Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati PAS Bersama Konsul Jendral China di Denpasar, Mr. Gou Hao Dong, Presiden Direktur PT General Energy Bali (GEB), Chen Zheng, dan Direktur PT GEB Mrs. Irnawanti Sutanto. Pusat Riset dan Rehabilitasi terumbu karang merupakan langkah nyata kepedulian PT
GEB Celukan Bawang terhadap lingkungan utamanya biota laut. Hal ini juga sebagai upaya menepis anggapan masyarakat bahwa kehadirian PLTU dengan menggunkan batu bara merusak lingkungan. “Kalau ini berhasil, berarti ada pengakuan bahwa Factory tidak mengganggu lingkungan. Tapi kalau tidak berhasil, berarti Factory membuat dampak lingkungan yang kurang baik, ini suatu pembuktian” ujar Bupati PAS. Rehabilitasi terumbu karang di Kabupaten Buleleng telah banyak dilakukan, mulai dari Tejakula, Bondalem,
Bupati resmikan Pusat Riset dan Rehabilitasi Terumbu Karang
Pemuteran dan yang terbaru berada di Desa Tukad Mungga, tetapi lanjut PAS hal yang paling penting dalam menyelamatkan terumbu karang tergantung pada para nelayan. Di saat para nelayan menjaring ikan banyank terumbu karang yang terkena jaring ikan tersebut sehingga menyebabkan kerusakan. Dirinya berharap kepada para nelayan agar lebih berhati-hati dalam melepas jala sehingga tidak merusak terumbu karang. Lanjut Bupati PAS, apabila rehabilitasi terumbu karang yang dilakukan oleh PT GEB ini berhasil dirinya akan membicarakan lebih lanjut bersama PT GEB terkait sampai areal
mana bisa dipergunakan untuk diving sehingga nantinya tidak menggangu areal pabrik. “Diupayakan oleh PT. GEB tidak hanya membangun Pusat Riset dan Rehabilitasi saja, tapi jauh diujung sana bisa membuat rumpon untuk nelayan tetap bisa mencari ikan” pungkasnya. Sementara itu, Direktur PT GEB Mrs. Irnawanti Sutanto, menjelaskan bahwa keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang selama ini tidak berpengaruh buruk terhadap lingkungan bawah laut dan pusat riset ini nantinya menjadi salah satu upaya untuk membuktikan bahwa keberadaan PLTU ti-
dak merusak terumbu karang. “Seperti himbauan Pak Bupati kami harus mengajak penduduk sekitar sini untuk turut menjaga terumbu karang,” jelasnya. Dirinya mengakui pada tahun 2015 PT GEB pernah melakukan observasi terhadap terumbukarang dan memperoleh hasil yang cukup baik, tetapi pada tahun 2018 kembali dilakukan observasi dan mendapatkan hasil yang sangat baik. “Mulai Maret 2018 kami sudah menanam terumbu karang disekitar sini, bukan cuma menanam, tetapi sekarang ini juga ditemukan ada 89 varietas baru yang belum ada namanya” pungkasnya. (Wiwin Meliana)
Dua Formasi Jabatan untuk Disabilitas Lowong
foto instagram
Kyandra
BULELENG
Jaga Kelestarian Terumbu Karang
Kyandra Kaelani Susanto
berhasil mendulang banyak prestasi di berbagai lomba. Di antaranya adalah juara 1 U-15 Amplitude Skate&Rock Festival di Bali 2019 dan juara 1 Girl Class Indonesia Open X-sport Championship 2019. Bakatnya yang menonjol serta ketekunannya, membuat ia terpilih masuk dalam seleknas tim SEA Games. Saat seleksi akhir, dia terpilih memperkuat timnas skateboard putri, menyisihkan para seniornya. “Kami memilfoto instagram ih Kyandra bukan Saat berlatih di jepang asal comot saja tapi yandra akan turun di l a k u k a n t i m melalui seleksi yang cabang skateboard un- skateboard Indoketat. Dia telah melalui tuk dua nomor yakni nesia untuk berlaga foto instagram tahapan-tahapan seleksi Kyandra kaelani street dan game of stake. di pesta olahraga Asia nasional dan hasilnya bagus. “Senang dan bangga. Tapi juga deg-deg Tenggara itu telah cukup Saya akui, meski usianya masih an menghadapi pertandingan nanti. baik. Mereka bukan saja telah Lawan-lawannya jago-jago,” ungkap berlatih intensif di dalam negeri tapi muda tapi dia memiliki bakat yang badara tomboy ini sambil tersenyum. juga di luar negeri. Salah satunya di gus,” ungkap Jo Jaya Charles Kusuma, Ini pertandingan internasionalnya Jepang, negara yang bukan saja me- Kepala Pelatih Timnas Skateboard yang pertama. “Saya bertekad bermain miliki atlet-atlet skateboard terbaik di Indonesia. Menurut Charles, Kyandra memisebaik mungkin dan mempersembah- Asia tapi juga skatepark terbaik yakni kan hasil terbaik untuk Indonesia,” ujar Higashi Shizuoka. Di skatepark itulah liki peluang yang bagus untuk meraih medali, meskipun harus diakui lawansiswi kelas 5 SD ini, disela-sela acara timnas Indonesia sempat berlatih. pengukuhan kontingan Indonesia oleh Kyandra sendiri sebenarnya belum lawannya nanti, seperti tuan rumah FiliMenpora di Hall Basket Gelora Bung lama menekuni olahraga ekstrem ini. pina, tergolong cukup berat. “Tapi saya Karno, Senayan, Jakarta (27/11). Baru satu tahun. Meski begitu, dalam optimis Kyandra pasti akan melakukan Ia mengaku persiapan yang di- perjalanan satu tahun itu ia telah yang terbaik,” ucapnya. Keoptimisan yang sama juga diucap Kyandra, meski diakui dirinya akan mendapat lawan-lawan tangguh. “Iya nanti saya akan mendapat lawan skater yang tangguh. Mereka punya banyak pengalaman serta tekniknya pun bagus. Tapi saya akan tampil sebaik mungkin. Nggak mau terbebani. Saya ingin dapat medali,” ujar anak kedua dari tiga bersaudara itu.
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Wisandika
Menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil nampaknya masih menjadi impian banyak orang. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam mengikuti perekrutan CPNS tahun 2019. Sampai hari terakhir pendaftaran yang resmi ditutup pada Selasa (26/11) lalu, tercatat sebanyak 7.422 orang pelamar. Hal tersebut diungkap oleh Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, I Nyoman Wisandika di ruang kerjanya, Rabu (27/11). Ia menambahkan rincian data pendaftar CPNS terdiri atas tenaga pendidik 4.228 orang, kesehatan 1.488 orang, dan teknis 1.706 orang. Pada perekrutan CPNS kali ini, kabupaten Buleleng
dijatah 358 formasi dengan rincian tenaga pendidik 198 orang, tenaga kesehatan 99 orang, dan tenaga teknis sebanyak 61 orang. “Setelah nanti kami sampaikan hasil seleksi administrasi yang waktunya masih tentatif, kami akan berikan waktu tiga hari sebagai masa sanggah untuk memberikan konfirmasi jika ada yang tidak puas dengan hasil seleksi administrasi tersebut,” jelasnya. Lebih lanjut, Wisandika mengatakan tahun ini, ada tiga formasi yang tahun sebelumnya kosong saat ini telah mendapatkan pelamar. Tiga formasi tersebut dari tenaga kesehatan yaitu Radiologi, Anastesi dan Saraf. Masing-masing formasi dijatah 1 orang sementara calon pelamar
di masing-masing formasi 2 orang. Tentu dengan terisinya formasi ini dapat mengatasi kekurangan dokter di Buleleng. Dari ratusan formasi yang ditawarkan, ada dua formasi jabatan yang masing lowong masing-masing analis sertifikasi industri pangan dan pengawas harga pangan, yang notabenenya khusus bagi penyandang disabilitas Sesuai Peraturan Menteri PANRB (Permenpan) Nomor 23 Tahun 2019, formasi yang disediakan khusus bagi penyandang disabilitas harus sebanyak dua persen dari total jumlah formasi yang diusulkan. Di Buleleng ada tujuh formasi yang dibuka bagi disabilitas, diantaranya Penelaah Dampak Lingkungan,
Pengelola Bantuan Sosial dan Hibah, Pengelola Sistem dan Jaringan, Penyusun Rencana Kelembagaan Pasar Hasil Perikanan, Jabatan Analis Sertifikasi Industri Pangan, Serta Pengawas Harga Pangan. “Lima formasi di atas selain untuk disabilitas juga dibuka untuk pelamar umum sehingga mereka akan bersaing nantinya untuk memperebutkan formasi itu,” jelasnya. Wisandika menyebutkan, syarat khusus bagi pelamar disabilitas harus bisa melihat. Sementara untuk IPK, umur maupun spesifikasi pendidikan semuanya sama dengan pelamar pada umumnya. Demikian saat tes CAT, soalnya dipastikan sama dengan pelamar yang lain. (Wiwin Meliana)
10
STYLE
Semburat Indah Semboja
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Desainnya ready to wear futuristic classic. Bahannya full tenun endek bermotif jepun. Itulah koleksi “Semboja“ persembahan dari ‘Wastra Bali’ di panggung “Bali Fashion Trend 2020”, di Inaya Putri Bali, Nusa Dua belum lama ini.
M
enurut sang desainer, Angga Sari, karyanya ini terinspirasi dari bunga Kamboja atau Jepun dengan warnanya yang indah dan aromanya yang khas. Selanjutnya, untuk memunculkan kesan mewah dan elegan, dipercantik kilauan batu permata dan swarosky. Deretan koleksi ‘Wastra Bali’ ini sangat cocok dikenakan ke acara cocktail ataupun evening party. Sedangkan warna dasar abu-abu yang dipadukan dengan kuning dan merah, berhasil melambangkan keceriaan ditengah bertumbuhnya generasi milenial. Pada persembahnnya yang berbahan tenun ikat lokal ini, Angga Sari sekaligus menorehkan pesan untuk generasi muda. Ia berharap agar mereka tetap menjaga dan mempromosikan warisan budaya luhur yang istimewa bernama endek ini. (Sri Ardhini)
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019 Menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan terutama masalah sampah plastik memang tidak bisa dilakukan secara instan. Perlu diberikan pemahaman-pemahaman agar kesadaran itu dapat mendarah daging di setiap individu. Edukasi menjadi salah satu langkah awal untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang dampak buruk dari permasalahan lingkungan.
E
dukasi Sadar Lingkungan (E-darling) merupakan salah satu upaya memberikan pemahaman dan pelatihan kepada masyarakat untuk sadar akan dampak sampah plastik dan upaya mengatasinya. Kali ini E-darling di Kabupaten Buleleng melibatkan mahasiswa mancanegara dalam upaya menciptakan kesadaran dan partisipasi masyarakat, baik itu masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Buleleng dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini terlihat pada pelaksanaan Pasar Pangan Lokal yang diikuti oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) dan para pengerajin di Buleleng, serangkaian dengan Apel Krida dan senam sehat BPJS Kesehatan, bertempat di Lapangan Ngurah Rai, Taman Kota Singaraja,pekan lalu.
EDUKASI
7
E-Darling Libatkan Mahasiswa Mancanegara Para mahasiswa dari Windesheim University turut berpartisipasi dalam penjualan berbagai macam barang hasil olahan sampah, dan ikut menerapkan E-darling kepada masyarakat. Ditemui usai pelaksanaan pasar pangan lokal, ketua Bank Sampah Kalibukbuk Bersih (Kaliber) yang juga menjadi salah satu anggota Forum Komunitas Peduli Lingkungan di Kabupaten Buleleng, I Ketut Budiasa menjelaskan antusias masyarakat Buleleng untuk membeli produk hasil olahan dari sampah yang dihasilkan oleh komunitas tersebut sangat tinggi. Berbagai jenis sampah telah dihasilkan menjadi barang yang bermanfaat, salah satunya terbuat dari aluminium foil yang memiliki nilai ekonomis yang rendah, dapat diolah menjadi tempat pensil, gantungan kunci, dompet dan sebagainya. “Jenis sampah yang lain juga seperti kertas, koran, botol berbahan kaca
dan kaleng bekas juga sudah kita manfaatkan,” jelasnya. Melalui program E-darling ini, lanjut Budiasa sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi dapat diolah kembali. Untuk di Kabupaten Buleleng, dengan adanya Bank Sampah, terkait dengan pengolahan sampah tidak akan ada masalah lagi dan dalam hal ini masyarakat dapat membantu dalam memilah sampah di lingkungannya masing-masing. Program lain yang diterapkan yakni pembuatan kerajinan dengan bahan bekas atau recycle yang melibatkan anak-anak difabel setiap Hari Jumat bekerja sama dengan beberapa yayasan, kemudian Hari Sabtu diadakan bimbingan belajar gratis untuk anak-anak SD, cukup dengan membawa sampah anorganik saja. “Dan program terbaru kami yaitu tiap hari minggu kita ada Sanggar Tari Kaliber yang mengadakan les tari gratis juga, dengan nama tarian
Mahasiswa Asing ikut menjaga stand Bank sampah kaliber
tari tukar sampah,” tambahnya. Sementara itu, ditemui di lokasi yang sama, salah satu mahasiswa Windesheim University, Lorenzo Pareira asal Belanda mengungkapkan hal yang memotivasi dirinya untuk ikut peduli dengan lingkungan di Bali adalah adanya masalah sampah plastik yang memerlukan perhatian lebih untuk mengata-
sinya, dan program E-darling ini merupakan hal yang tepat untuk diterapkan. Sebelumnya ia telah mendapatkan pembelajaran gratis tentang penanggulangan sampah plastik di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar tiap Hari Rabu. “Selain itu juga saya dapat belajar bahasa Inggris secara gratis di daerah Lovina,” pungkasnya. (Wiwin Meliana)
Berkreasi Menggambar ”My Super Hero”
Faber-Castell kembali mengajak anak muda Indonesia untuk berkreasi dalam goresan warna melalui lomba gambar
“My Super Hero”. Untuk Bali, lomba diadakan Minggu (24/11) di kampus ISI Denpasar. Pemilihan tema “My Super
Hero” diharapkan menghadirkan sosok-sosok super hero baru di Indonesia. “Karakter fiksi tersebut harus memiliki karakter kuat dan nantinya memiliki nilai komersil untuk diangkat ke pentas berikutnya,” ujar Fransiska Remila, Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia. Lomba yang dimulai Oktober 2019 ini terbagi menjadi dua kategori, SMP dan SMA. Pemenang masing-masing kota yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya,
Bali, Makasar, Samarinda, Medan, dan Palembang nantinya akan dikompetisikan lagi di tingkat nasional. Seluruh peserta lomba ini menggunakan produk Goldfaber Aqua Faber-Castell. Kriterianya didasarkan ide dan kreativitas, teknik menggambar, kesinambungan antara objek dan konsep, serta keunikan karakter. Ucky Ayuningtyas, Sales Supervisor Faber-Castell Bali Nusra mengatakan lomba di Bali dikuti 200 peserta. Dari
hasil lomba, juara I tingkat SMP diraih I Putu Gading Bagus Maesha (Agni), juara II B.P. Steven Octaviano (Mighly Lion), dan juara III Ni Komang Sri Mahyoni Ariasih (Sea Angel, Dewi Anti Pencermaran Laut). Juara I tingkat SMA diraih M. Rafli Ramadhani (Miss Ciampelas), juara II I Putu Budiana (Penyelamat Bumi), dan juara III I Putu Adi Wira Palguna (The Doctor). Para pemenang mendapatkan hadiah uang tunai, produk, serta suvenir dari sponsor. (Ngurah Budi)
LIFE STYLE
8
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Bergaya dengan Tas Branded Sewaan Zaman sekarang apa-apa serba mudah. Bagi para wanita misalnya, mau bergaya dengan tas branded, namun keuangan terbatas maka ada solusi yang ditawarkan, membeli tas seken atau menyewa. Silakan pilih.
J
ika membeli tas seken, meski akan fashion. Biayanya relatif terjanguang yang dikeluarkan tidak kau kisaran ratusan ribu rupiah hingga sebanyak jika membeli tas jutaan tergantung tas yang akan disewa baru, namun tetap saja, kita dan lamanya waktu menyewa. harus merogoh kocek cuMencari tempat penyekup dalam. Karena kita waan pun mudah. Sisemua tahu betapa lakan buka medsos, mahalnya harga entah itu instatas branded gram, facebook asli, bisa puatau lainnya, luhan bahketik saja kan ratusan penyewaan juta rupiah, tas brandmalah ada ed, maka juga yang akan bermiliaran. munculan Harga akun-akun seken pun menawartidak mukan jasa rah-murah penyewaan amat, apalagi tas mewah. kalau tas itu Ta p i s e kondisinya mab a i k n y a b e rsih bagus sekali, hati-hati. Jangan atau limited edition. sampai niatnya mefoto dok dini Nah, bagi yang nyewa tas branded asli Dini Indra merasa sayang mengeluarmalah dapat barang ‘KWkan uang sebanyak itu hanya untuk KW’ yang bisa membuat kita jadi bahan sebuah tas, pilihan lainnya adalah me- tertawaan orang. Maka jika berniat nyewa. Dengan begitu kita tak perlu menyewa, pilihlah tempat penyewaan merogoh kocek dalam-dalam hanya yang kreadibel, setidaknya sudah untuk bisa menenteng tas mewah di acara-acara penting. Tas keluaran rumah mode Chanel, Louis Vuitton, Hermes, Celine, dll, tersedia di tempat penyewaan tas. Produk ori alias asli. Konon, sejumlah sosialita dan artis, kerap juga menyewa tas mewah. Mereka biasanya bosan dengan tas koleksinya dan ingin gonta-ganti supaya terkesan memiliki banyak koleksi tas mewah. Fenomena adanya artis yang suka menyewa tas branded sempat disindir aktor komedi Aming di instagramnya beberapa waktu lalu. Namun Aming tidak menyebut siapa artis dan sosialita Jakarta yang gemar menyewa tas mewah tapi mengaku sebagai koleksinya. Sekarang ini boleh dibilang bisnis mendapat review para konsumennya. penyewaan tas branded sedang tum“Jika ingin membeli entah itu asli buh subur seiring semakin ‘meleknya’ atau seken, memang harus super kalangan wanita kelas menengah atas hati-hati apalagi kalau kita tidak tahu
Foto koleksi tas butterflyrepublic
membedakan mana yang asli dan abalabal. Karena, jangan salah lho, sekarang ini tas ‘KW-KW’ kelas super bisa mirip dengan aslinya,” ujar seorang pengusaha tas. Menyewa pun begitu. Meski uang yang dikeluarkan tidak sebanyak membeli baru atau seken, namun tetap saja ada biaya yang kita keluarkan untuk menyewa. “Jangan sampai kita jadi tertawaan orang karena tas yang kita pakai ternyata ‘abal-abal’,” ujarnya. “Yang terbaik adalah lihat review-nya , atau mencari referensi tempat penyewaan tas original. Ada banyak kok,” tambahnya. Soal berapa harga sewa, itu relatif. Masing-masing tempat penyewaan punya kebijakan tersendiri, namun yang pasti tergantung dari harga tas koleksi penyewaan tersebut. Peraturannya pun macam-macam. Ada yang hanya perlu fotocopy KTP dan KK, tapi ada juga yang mengharuskan konsumen jadi member dahulu sebelum menyewa tas-tas koleksi mereka. Butterfly Republic, misalnya, tempat penyewaan tas branded yang didirikan oleh Dini Indra, sosialita yang sejak lama bergelut di bidang jual-beli tas branded, menetapkan sistem member pada konsumennya. Tarifnya tidak berdasarkan brand tertentu melainkan berdasarkan harga tas tersebut. “Karena kan sebuah brand mengeluarkan
KULINER
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Kunyit untuk Detoksifikasi Kunyit atau curcuma merupakan golongan tanaman rimpang atau jahe-jahean yang populer di Asia Tenggara. Kunyit sering digunakan sebagai bumbu makanan, rempah ataupun sebagai bahan herbal untuk kesehatan. Begitu disampaikan Nikki Indrawati (Plant Bassed dan Konsultan Nutrisi Berbasis Holistik). Kandungan utama rimpang kunyit adalah kurkuminoid dan minyak atsiri. Kedua senyawa utama inilah yang mempunyai peranan sebagai antioksidan, antitumor dan antikanker. Kurkuminoid dilaporkan merupakan antioksidan yang
kuat dan memiliki daya antioksidan 8 kali lebih kuat dibandingkan vitamin E. Senyawa ini juga memiliki sifat sitotoksik yang dapat menghambat proliferasi sel-sel kanker sehingga memungkinkan untuk digunakan sebagai antiradang dalam terapi pengobatan kanker dan tumor. Kunyit juga meningkatkan kekebalan tubuh karena adanya lipopolysaccharide yang merupakan zat antibakteri, antivirus dan antijamur yang merangsang sistem kekebalan tubuh manusia. Selain dari segi kesehatan, kunyit juga banyak manfaatnya untuk kecantikan. Mulai dari mem-
Jus Antiinflamasi Ajeng Bag Beauties
“Setelah tidak menjadi member, dua tas mereka yang ditaruh di tempat kami, akan dikembalikan,” ungkap wanita kelahiran Malang 1979 ini. Tempat penyewaan lain yang juga bisa menjadi pilihan adalah bagbeauties. Menurut Ajeng, Manajer Bagbeauties, syarat menyewa tas branded di tempatnya tidaklah ribet. Cukup dengan mengirim KTP/KK, kemudian setelah disurvei hasilnya ‘Ok’ maka tas-tas yang dipilih bisa digunakan. Harga sewanya beragam tergantung
foto istimewa
Sekarang ini makin banyak wanita ‘melek’ fashion dan tas branded sepertinya menjadi buruan. “Tapi tidak semua yang menyewa tas itu karena tidak punya. Ada juga yang sudah punya koleksi tas branded namun dia merasa bosan, dan ingin model lain. Hanya saja kalau harus membeli dirasakan ‘berat’ karena punya berbagai keperluan. Nah mereka akhirnya pilih menyewa,” ucap Ajeng yang juga memasarkan penyewaan tasnya lewat instagram. Dulu, cerita Ajeng soal latar be-
9
perlambat proses penuaan, meremajakan sel, mencerahkan kulit hingga menjaga kelembaban kulit serta wajah. Dan yang paling digemari saat ini adalah manfaat kunyit untuk membantu proses detoksifikasi dalam tubuh. Chef Nikki memilih menghadirkan cara mengolah kunyit untuk detoks. Yakni, sebagai minuman herbal yang membantu membersihkan racun tubuh dan makanan detoks berdasarkan konsep ayurveda. Minuman ini juga sangat baik untuk mengembalikan kesehatan pencernaan kita. (Sri Ardhini)
Bubur Detoks Kitchari
Bahan-bahan: 1 cup beras coklat, rendam semalam ¾ cup lentil, rendam semalam 1 buah tomat, buang bijinya dan iris memanjang 1 buah bawang bombay ukuran sedang, potong dadu 1 ruas jahe, iris korek api 3 buah bawang putih, iris tipis
Bahan-bahan: 500 ml air kelapa muda 1 ruas kunyit 1 buah perasan air jeruk nipis ¼ sendok teh lada hitam ¼ sendok teh garam
Nikki Indrawati
2 sere, digeprak 1 sendok teh garam ½ sendok teh merica hitam bubuk ½ sendok teh biji mustard ½ sendok teh biji jintan 5 sendok makan minyak kelapa 1.5 liter air
Cara membuat: Masukkan beras coklat, lentil dan sere ke dalam panci berisi air lalu didihkan hingga menjadi bubur Panaskan minyak kelapa, lalu tumis biji mustard dan biji jintan hingga harum. Setelah itu tambahkan irisan tomat, bawang bombay dan jahe. Dan masak hingga layu. Campurkan tumisan ke dalam bubur lalu koreksi rasa dengan menambahkan garam dan merica. Sebagai toping, bisa ditambahkan berbagai macam tumisan sayuran sesuai selera. Hidangkan selagi hangat.
Cara membuat: Campurkan semua bahan ke dalam blender hingga merata. Sajikan dingin
Cita Rasa Salam hangat dari Aston Denpasar Hotel & Convention Center. Berikut ini kami sajikan resep Pepes Cumi Nasi Ketela dan Roll Cheese and Bacon Sandwich. Selamat mencoba.
PEPES CUMI NASI KETELA Koleksi butterflyrepublic tas dengan harga bervariasi. Karena itu kategorinya berdasarkan harga,” jelas Dini. Misalnya, kategori harga tas Rp 10-20 juta harga sewa perbulannya berkisar di Rp 500 ribu. Kategori Rp 20-40 juta harga sewanya Rp 1 juta per bulan, sedang kategori Rp 4060 jutaan harga sewanya Rp 2 juta per-bulan. Persyaratan lainnya, kata Dini, konsumen yang mau menjadi member harus membawa dua tas senilai tas yang akan disewanya. “Dua tas itu ditaruh pada kami, setelah itu mereka bebas memilih tas-tas koleksi kami yang ingin dipakai,” jelas wanita cantik ini. Menariknya, dalam setahun para konsumen mendapat kesempatan gonta-ganti tas mewah selama 24 kali dalam setahun. Nah bagi para wanita yang aktif berkegiatan, rasanya tawaran gonta-ganti tas mewah 24 kali dalam setahun, cukup menggoda.
dari harga tas tersebut. “Misalnya harga tas Rp 10-50 juta maka kisaran harga sewanya sekitar Rp 300-500 ribu per minggu,” ucap Ajeng. Menariknya, jika menyewa di tempat Ajeng, ada keuntungan lain. Misalnya saja, setelah dikembalikan ternyata tas tersebut agak lecet atau tergores, pihaknya tidak menjatuhkan denda pada si penyewa. “Kalau sekadar kotor, ya nggak apa-apa, karena kita bisa bersihkan sendiri. Atau pas dikembalikan ada lecet atau sedikit goresan, tidak masalah. Biasanya setelah disewa, kami mengirim tas-tas itu ke spa tas. Keluar dari spa, tas-tas itu akan kinclong kembali. Jadi kami tidak mendenda customernya,” jelas Ajeng. BERAWAL DARI BANYAK KOLEKSI Menurutnya, bisnis penyewaan tas mewah, memiliki pasar menjanjikan.
lakang lahirnya penyewaan tas ‘bagbeauties’, bosnya memiliki banyak koleksi tas. “Teman-teman bos aku suka dengan keleksi tas bos yang menurut mereka lucu-lucu. Kemudian teman-temannya mulai meminjam. Dari sana lah muncul ide, kenapa nggak diseriusi jadi bisnis penyewaan tas saja. Itu lah awalnya,” ungkap Ajeng seraya menyebut, awalnya promosi dilakukan dari mulut-ke mulut di lingkungan terdekat yang akhirnya semakin berkembang luas. “Biasanya kalau customer baru, selain fotocopy KTP, kita juga mengantarkan langsung barang sewaan ke rumahnya yang sesuai alamat KTP. Setelah menyewa pun, kami mengpick up barangnya ke rumah konsumen. Ini merupakan salah satu cara juga untuk keamanan. Jadi kita tahu lokasi rumah yang bersangkutan,” ujar Ajeng seraya menambahkan, sejauh ini bisnisnya berjalan lancar. (Diana Runtu)
Chef Komang Aryana
ROLL CHEESE AND BACON SANDWICH Bahan-Bahan: 4 pcs : Roti tawar 4 pcs : Keju lembar (Dipotong memanjang) 4 lembar : Beef bacon Saus pedas secukupnya Mayonaise secukupnya Margarin secukupnya Keju untuk taburan (Parmesan, keju cheddar, origano, bubuk cabe) Cara Membuat: Pipihkan roti tawar, kemudian isi dengan beef bacon, keju, mayonaise, dan saus pedas. Gulung dan olesi dengan margarin, kemudian lumuri dengan keju parut. Oven dengan suhu 210 derajat celsius selama 10 menit. Hidangkan selagi panas.
Bahan-Bahan: 14 gr : Cumi sotong 2 siung : Bawang putih 2 siung : Bawang merah 10 gr : Cabe merah besar 5 gr : Jahe 5 gr : Laos 5 gr : Kunyit 5 gr : Cabe rawit 5 gr : Ketumbar
1 pcs 1 pcs 1 pcs 100 gr 2 pcs 10 gr 10 gr 100 gr
: Tomat merah : Tomat hijau : Belimbing wuluh : Kangkung : Peyek kacang : Sambal matah : Sambal embe/ bawang : Nasi ketela
Cara Memasak Pepes Cumi: Bersihkan cumi bagian dalamnya saja dan hilangkan matanya. Ulek halus bawang merah, bawang putih, cabe besar, jahe, laos, kunyit, cabe rawit, dan ketumbar. Tumis bumbu, ulek hingga matang dan harum, kemudian tambahkan garam dan merica. Potong badan cumi setebal 1 cm (seukuran cincin) Campurkan bumbu dengan cumi, tomat, belimbing, dan juga kemangi. Siapkan daun pisang kemudian tata cumi seperti keadaan utuh, kemudian balur dengan sisa bahan yang ada kemu dian bentuk seperti pepes. Kukus pepes cumi selama 20 menit kemudian panggang sekitar 5 menit. Pepes cumi siap dihidangkan dengan kaki cumi menjulur keluar. Cara Memasak Nasi Ketela: Siapkan ½ kg nasi putih dan 100 gr ubi madu dipotong dadu kecil, kemudian masak seperti nasi biasa dan tambah kan1 sdt garam. Nasi Ketela siap dihidangkan dengan Tumis kangkung.
LIFE STYLE
8
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Bergaya dengan Tas Branded Sewaan Zaman sekarang apa-apa serba mudah. Bagi para wanita misalnya, mau bergaya dengan tas branded, namun keuangan terbatas maka ada solusi yang ditawarkan, membeli tas seken atau menyewa. Silakan pilih.
J
ika membeli tas seken, meski akan fashion. Biayanya relatif terjanguang yang dikeluarkan tidak kau kisaran ratusan ribu rupiah hingga sebanyak jika membeli tas jutaan tergantung tas yang akan disewa baru, namun tetap saja, kita dan lamanya waktu menyewa. harus merogoh kocek cuMencari tempat penyekup dalam. Karena kita waan pun mudah. Sisemua tahu betapa lakan buka medsos, mahalnya harga entah itu instatas branded gram, facebook asli, bisa puatau lainnya, luhan bahketik saja kan ratusan penyewaan juta rupiah, tas brandmalah ada ed, maka juga yang akan bermiliaran. munculan Harga akun-akun seken pun menawartidak mukan jasa rah-murah penyewaan amat, apalagi tas mewah. kalau tas itu Ta p i s e kondisinya mab a i k n y a b e rsih bagus sekali, hati-hati. Jangan atau limited edition. sampai niatnya mefoto dok dini Nah, bagi yang nyewa tas branded asli Dini Indra merasa sayang mengeluarmalah dapat barang ‘KWkan uang sebanyak itu hanya untuk KW’ yang bisa membuat kita jadi bahan sebuah tas, pilihan lainnya adalah me- tertawaan orang. Maka jika berniat nyewa. Dengan begitu kita tak perlu menyewa, pilihlah tempat penyewaan merogoh kocek dalam-dalam hanya yang kreadibel, setidaknya sudah untuk bisa menenteng tas mewah di acara-acara penting. Tas keluaran rumah mode Chanel, Louis Vuitton, Hermes, Celine, dll, tersedia di tempat penyewaan tas. Produk ori alias asli. Konon, sejumlah sosialita dan artis, kerap juga menyewa tas mewah. Mereka biasanya bosan dengan tas koleksinya dan ingin gonta-ganti supaya terkesan memiliki banyak koleksi tas mewah. Fenomena adanya artis yang suka menyewa tas branded sempat disindir aktor komedi Aming di instagramnya beberapa waktu lalu. Namun Aming tidak menyebut siapa artis dan sosialita Jakarta yang gemar menyewa tas mewah tapi mengaku sebagai koleksinya. Sekarang ini boleh dibilang bisnis mendapat review para konsumennya. penyewaan tas branded sedang tum“Jika ingin membeli entah itu asli buh subur seiring semakin ‘meleknya’ atau seken, memang harus super kalangan wanita kelas menengah atas hati-hati apalagi kalau kita tidak tahu
Foto koleksi tas butterflyrepublic
membedakan mana yang asli dan abalabal. Karena, jangan salah lho, sekarang ini tas ‘KW-KW’ kelas super bisa mirip dengan aslinya,” ujar seorang pengusaha tas. Menyewa pun begitu. Meski uang yang dikeluarkan tidak sebanyak membeli baru atau seken, namun tetap saja ada biaya yang kita keluarkan untuk menyewa. “Jangan sampai kita jadi tertawaan orang karena tas yang kita pakai ternyata ‘abal-abal’,” ujarnya. “Yang terbaik adalah lihat review-nya , atau mencari referensi tempat penyewaan tas original. Ada banyak kok,” tambahnya. Soal berapa harga sewa, itu relatif. Masing-masing tempat penyewaan punya kebijakan tersendiri, namun yang pasti tergantung dari harga tas koleksi penyewaan tersebut. Peraturannya pun macam-macam. Ada yang hanya perlu fotocopy KTP dan KK, tapi ada juga yang mengharuskan konsumen jadi member dahulu sebelum menyewa tas-tas koleksi mereka. Butterfly Republic, misalnya, tempat penyewaan tas branded yang didirikan oleh Dini Indra, sosialita yang sejak lama bergelut di bidang jual-beli tas branded, menetapkan sistem member pada konsumennya. Tarifnya tidak berdasarkan brand tertentu melainkan berdasarkan harga tas tersebut. “Karena kan sebuah brand mengeluarkan
KULINER
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Kunyit untuk Detoksifikasi Kunyit atau curcuma merupakan golongan tanaman rimpang atau jahe-jahean yang populer di Asia Tenggara. Kunyit sering digunakan sebagai bumbu makanan, rempah ataupun sebagai bahan herbal untuk kesehatan. Begitu disampaikan Nikki Indrawati (Plant Bassed dan Konsultan Nutrisi Berbasis Holistik). Kandungan utama rimpang kunyit adalah kurkuminoid dan minyak atsiri. Kedua senyawa utama inilah yang mempunyai peranan sebagai antioksidan, antitumor dan antikanker. Kurkuminoid dilaporkan merupakan antioksidan yang
kuat dan memiliki daya antioksidan 8 kali lebih kuat dibandingkan vitamin E. Senyawa ini juga memiliki sifat sitotoksik yang dapat menghambat proliferasi sel-sel kanker sehingga memungkinkan untuk digunakan sebagai antiradang dalam terapi pengobatan kanker dan tumor. Kunyit juga meningkatkan kekebalan tubuh karena adanya lipopolysaccharide yang merupakan zat antibakteri, antivirus dan antijamur yang merangsang sistem kekebalan tubuh manusia. Selain dari segi kesehatan, kunyit juga banyak manfaatnya untuk kecantikan. Mulai dari mem-
Jus Antiinflamasi Ajeng Bag Beauties
“Setelah tidak menjadi member, dua tas mereka yang ditaruh di tempat kami, akan dikembalikan,” ungkap wanita kelahiran Malang 1979 ini. Tempat penyewaan lain yang juga bisa menjadi pilihan adalah bagbeauties. Menurut Ajeng, Manajer Bagbeauties, syarat menyewa tas branded di tempatnya tidaklah ribet. Cukup dengan mengirim KTP/KK, kemudian setelah disurvei hasilnya ‘Ok’ maka tas-tas yang dipilih bisa digunakan. Harga sewanya beragam tergantung
foto istimewa
Sekarang ini makin banyak wanita ‘melek’ fashion dan tas branded sepertinya menjadi buruan. “Tapi tidak semua yang menyewa tas itu karena tidak punya. Ada juga yang sudah punya koleksi tas branded namun dia merasa bosan, dan ingin model lain. Hanya saja kalau harus membeli dirasakan ‘berat’ karena punya berbagai keperluan. Nah mereka akhirnya pilih menyewa,” ucap Ajeng yang juga memasarkan penyewaan tasnya lewat instagram. Dulu, cerita Ajeng soal latar be-
9
perlambat proses penuaan, meremajakan sel, mencerahkan kulit hingga menjaga kelembaban kulit serta wajah. Dan yang paling digemari saat ini adalah manfaat kunyit untuk membantu proses detoksifikasi dalam tubuh. Chef Nikki memilih menghadirkan cara mengolah kunyit untuk detoks. Yakni, sebagai minuman herbal yang membantu membersihkan racun tubuh dan makanan detoks berdasarkan konsep ayurveda. Minuman ini juga sangat baik untuk mengembalikan kesehatan pencernaan kita. (Sri Ardhini)
Bubur Detoks Kitchari
Bahan-bahan: 1 cup beras coklat, rendam semalam ¾ cup lentil, rendam semalam 1 buah tomat, buang bijinya dan iris memanjang 1 buah bawang bombay ukuran sedang, potong dadu 1 ruas jahe, iris korek api 3 buah bawang putih, iris tipis
Bahan-bahan: 500 ml air kelapa muda 1 ruas kunyit 1 buah perasan air jeruk nipis ¼ sendok teh lada hitam ¼ sendok teh garam
Nikki Indrawati
2 sere, digeprak 1 sendok teh garam ½ sendok teh merica hitam bubuk ½ sendok teh biji mustard ½ sendok teh biji jintan 5 sendok makan minyak kelapa 1.5 liter air
Cara membuat: Masukkan beras coklat, lentil dan sere ke dalam panci berisi air lalu didihkan hingga menjadi bubur Panaskan minyak kelapa, lalu tumis biji mustard dan biji jintan hingga harum. Setelah itu tambahkan irisan tomat, bawang bombay dan jahe. Dan masak hingga layu. Campurkan tumisan ke dalam bubur lalu koreksi rasa dengan menambahkan garam dan merica. Sebagai toping, bisa ditambahkan berbagai macam tumisan sayuran sesuai selera. Hidangkan selagi hangat.
Cara membuat: Campurkan semua bahan ke dalam blender hingga merata. Sajikan dingin
Cita Rasa Salam hangat dari Aston Denpasar Hotel & Convention Center. Berikut ini kami sajikan resep Pepes Cumi Nasi Ketela dan Roll Cheese and Bacon Sandwich. Selamat mencoba.
PEPES CUMI NASI KETELA Koleksi butterflyrepublic tas dengan harga bervariasi. Karena itu kategorinya berdasarkan harga,” jelas Dini. Misalnya, kategori harga tas Rp 10-20 juta harga sewa perbulannya berkisar di Rp 500 ribu. Kategori Rp 20-40 juta harga sewanya Rp 1 juta per bulan, sedang kategori Rp 4060 jutaan harga sewanya Rp 2 juta per-bulan. Persyaratan lainnya, kata Dini, konsumen yang mau menjadi member harus membawa dua tas senilai tas yang akan disewanya. “Dua tas itu ditaruh pada kami, setelah itu mereka bebas memilih tas-tas koleksi kami yang ingin dipakai,” jelas wanita cantik ini. Menariknya, dalam setahun para konsumen mendapat kesempatan gonta-ganti tas mewah selama 24 kali dalam setahun. Nah bagi para wanita yang aktif berkegiatan, rasanya tawaran gonta-ganti tas mewah 24 kali dalam setahun, cukup menggoda.
dari harga tas tersebut. “Misalnya harga tas Rp 10-50 juta maka kisaran harga sewanya sekitar Rp 300-500 ribu per minggu,” ucap Ajeng. Menariknya, jika menyewa di tempat Ajeng, ada keuntungan lain. Misalnya saja, setelah dikembalikan ternyata tas tersebut agak lecet atau tergores, pihaknya tidak menjatuhkan denda pada si penyewa. “Kalau sekadar kotor, ya nggak apa-apa, karena kita bisa bersihkan sendiri. Atau pas dikembalikan ada lecet atau sedikit goresan, tidak masalah. Biasanya setelah disewa, kami mengirim tas-tas itu ke spa tas. Keluar dari spa, tas-tas itu akan kinclong kembali. Jadi kami tidak mendenda customernya,” jelas Ajeng. BERAWAL DARI BANYAK KOLEKSI Menurutnya, bisnis penyewaan tas mewah, memiliki pasar menjanjikan.
lakang lahirnya penyewaan tas ‘bagbeauties’, bosnya memiliki banyak koleksi tas. “Teman-teman bos aku suka dengan keleksi tas bos yang menurut mereka lucu-lucu. Kemudian teman-temannya mulai meminjam. Dari sana lah muncul ide, kenapa nggak diseriusi jadi bisnis penyewaan tas saja. Itu lah awalnya,” ungkap Ajeng seraya menyebut, awalnya promosi dilakukan dari mulut-ke mulut di lingkungan terdekat yang akhirnya semakin berkembang luas. “Biasanya kalau customer baru, selain fotocopy KTP, kita juga mengantarkan langsung barang sewaan ke rumahnya yang sesuai alamat KTP. Setelah menyewa pun, kami mengpick up barangnya ke rumah konsumen. Ini merupakan salah satu cara juga untuk keamanan. Jadi kita tahu lokasi rumah yang bersangkutan,” ujar Ajeng seraya menambahkan, sejauh ini bisnisnya berjalan lancar. (Diana Runtu)
Chef Komang Aryana
ROLL CHEESE AND BACON SANDWICH Bahan-Bahan: 4 pcs : Roti tawar 4 pcs : Keju lembar (Dipotong memanjang) 4 lembar : Beef bacon Saus pedas secukupnya Mayonaise secukupnya Margarin secukupnya Keju untuk taburan (Parmesan, keju cheddar, origano, bubuk cabe) Cara Membuat: Pipihkan roti tawar, kemudian isi dengan beef bacon, keju, mayonaise, dan saus pedas. Gulung dan olesi dengan margarin, kemudian lumuri dengan keju parut. Oven dengan suhu 210 derajat celsius selama 10 menit. Hidangkan selagi panas.
Bahan-Bahan: 14 gr : Cumi sotong 2 siung : Bawang putih 2 siung : Bawang merah 10 gr : Cabe merah besar 5 gr : Jahe 5 gr : Laos 5 gr : Kunyit 5 gr : Cabe rawit 5 gr : Ketumbar
1 pcs 1 pcs 1 pcs 100 gr 2 pcs 10 gr 10 gr 100 gr
: Tomat merah : Tomat hijau : Belimbing wuluh : Kangkung : Peyek kacang : Sambal matah : Sambal embe/ bawang : Nasi ketela
Cara Memasak Pepes Cumi: Bersihkan cumi bagian dalamnya saja dan hilangkan matanya. Ulek halus bawang merah, bawang putih, cabe besar, jahe, laos, kunyit, cabe rawit, dan ketumbar. Tumis bumbu, ulek hingga matang dan harum, kemudian tambahkan garam dan merica. Potong badan cumi setebal 1 cm (seukuran cincin) Campurkan bumbu dengan cumi, tomat, belimbing, dan juga kemangi. Siapkan daun pisang kemudian tata cumi seperti keadaan utuh, kemudian balur dengan sisa bahan yang ada kemu dian bentuk seperti pepes. Kukus pepes cumi selama 20 menit kemudian panggang sekitar 5 menit. Pepes cumi siap dihidangkan dengan kaki cumi menjulur keluar. Cara Memasak Nasi Ketela: Siapkan ½ kg nasi putih dan 100 gr ubi madu dipotong dadu kecil, kemudian masak seperti nasi biasa dan tambah kan1 sdt garam. Nasi Ketela siap dihidangkan dengan Tumis kangkung.
10
STYLE
Semburat Indah Semboja
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Desainnya ready to wear futuristic classic. Bahannya full tenun endek bermotif jepun. Itulah koleksi “Semboja“ persembahan dari ‘Wastra Bali’ di panggung “Bali Fashion Trend 2020”, di Inaya Putri Bali, Nusa Dua belum lama ini.
M
enurut sang desainer, Angga Sari, karyanya ini terinspirasi dari bunga Kamboja atau Jepun dengan warnanya yang indah dan aromanya yang khas. Selanjutnya, untuk memunculkan kesan mewah dan elegan, dipercantik kilauan batu permata dan swarosky. Deretan koleksi ‘Wastra Bali’ ini sangat cocok dikenakan ke acara cocktail ataupun evening party. Sedangkan warna dasar abu-abu yang dipadukan dengan kuning dan merah, berhasil melambangkan keceriaan ditengah bertumbuhnya generasi milenial. Pada persembahnnya yang berbahan tenun ikat lokal ini, Angga Sari sekaligus menorehkan pesan untuk generasi muda. Ia berharap agar mereka tetap menjaga dan mempromosikan warisan budaya luhur yang istimewa bernama endek ini. (Sri Ardhini)
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019 Menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan terutama masalah sampah plastik memang tidak bisa dilakukan secara instan. Perlu diberikan pemahaman-pemahaman agar kesadaran itu dapat mendarah daging di setiap individu. Edukasi menjadi salah satu langkah awal untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang dampak buruk dari permasalahan lingkungan.
E
dukasi Sadar Lingkungan (E-darling) merupakan salah satu upaya memberikan pemahaman dan pelatihan kepada masyarakat untuk sadar akan dampak sampah plastik dan upaya mengatasinya. Kali ini E-darling di Kabupaten Buleleng melibatkan mahasiswa mancanegara dalam upaya menciptakan kesadaran dan partisipasi masyarakat, baik itu masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Buleleng dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini terlihat pada pelaksanaan Pasar Pangan Lokal yang diikuti oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) dan para pengerajin di Buleleng, serangkaian dengan Apel Krida dan senam sehat BPJS Kesehatan, bertempat di Lapangan Ngurah Rai, Taman Kota Singaraja,pekan lalu.
EDUKASI
7
E-Darling Libatkan Mahasiswa Mancanegara Para mahasiswa dari Windesheim University turut berpartisipasi dalam penjualan berbagai macam barang hasil olahan sampah, dan ikut menerapkan E-darling kepada masyarakat. Ditemui usai pelaksanaan pasar pangan lokal, ketua Bank Sampah Kalibukbuk Bersih (Kaliber) yang juga menjadi salah satu anggota Forum Komunitas Peduli Lingkungan di Kabupaten Buleleng, I Ketut Budiasa menjelaskan antusias masyarakat Buleleng untuk membeli produk hasil olahan dari sampah yang dihasilkan oleh komunitas tersebut sangat tinggi. Berbagai jenis sampah telah dihasilkan menjadi barang yang bermanfaat, salah satunya terbuat dari aluminium foil yang memiliki nilai ekonomis yang rendah, dapat diolah menjadi tempat pensil, gantungan kunci, dompet dan sebagainya. “Jenis sampah yang lain juga seperti kertas, koran, botol berbahan kaca
dan kaleng bekas juga sudah kita manfaatkan,” jelasnya. Melalui program E-darling ini, lanjut Budiasa sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi dapat diolah kembali. Untuk di Kabupaten Buleleng, dengan adanya Bank Sampah, terkait dengan pengolahan sampah tidak akan ada masalah lagi dan dalam hal ini masyarakat dapat membantu dalam memilah sampah di lingkungannya masing-masing. Program lain yang diterapkan yakni pembuatan kerajinan dengan bahan bekas atau recycle yang melibatkan anak-anak difabel setiap Hari Jumat bekerja sama dengan beberapa yayasan, kemudian Hari Sabtu diadakan bimbingan belajar gratis untuk anak-anak SD, cukup dengan membawa sampah anorganik saja. “Dan program terbaru kami yaitu tiap hari minggu kita ada Sanggar Tari Kaliber yang mengadakan les tari gratis juga, dengan nama tarian
Mahasiswa Asing ikut menjaga stand Bank sampah kaliber
tari tukar sampah,” tambahnya. Sementara itu, ditemui di lokasi yang sama, salah satu mahasiswa Windesheim University, Lorenzo Pareira asal Belanda mengungkapkan hal yang memotivasi dirinya untuk ikut peduli dengan lingkungan di Bali adalah adanya masalah sampah plastik yang memerlukan perhatian lebih untuk mengata-
sinya, dan program E-darling ini merupakan hal yang tepat untuk diterapkan. Sebelumnya ia telah mendapatkan pembelajaran gratis tentang penanggulangan sampah plastik di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar tiap Hari Rabu. “Selain itu juga saya dapat belajar bahasa Inggris secara gratis di daerah Lovina,” pungkasnya. (Wiwin Meliana)
Berkreasi Menggambar ”My Super Hero”
Faber-Castell kembali mengajak anak muda Indonesia untuk berkreasi dalam goresan warna melalui lomba gambar
“My Super Hero”. Untuk Bali, lomba diadakan Minggu (24/11) di kampus ISI Denpasar. Pemilihan tema “My Super
Hero” diharapkan menghadirkan sosok-sosok super hero baru di Indonesia. “Karakter fiksi tersebut harus memiliki karakter kuat dan nantinya memiliki nilai komersil untuk diangkat ke pentas berikutnya,” ujar Fransiska Remila, Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia. Lomba yang dimulai Oktober 2019 ini terbagi menjadi dua kategori, SMP dan SMA. Pemenang masing-masing kota yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya,
Bali, Makasar, Samarinda, Medan, dan Palembang nantinya akan dikompetisikan lagi di tingkat nasional. Seluruh peserta lomba ini menggunakan produk Goldfaber Aqua Faber-Castell. Kriterianya didasarkan ide dan kreativitas, teknik menggambar, kesinambungan antara objek dan konsep, serta keunikan karakter. Ucky Ayuningtyas, Sales Supervisor Faber-Castell Bali Nusra mengatakan lomba di Bali dikuti 200 peserta. Dari
hasil lomba, juara I tingkat SMP diraih I Putu Gading Bagus Maesha (Agni), juara II B.P. Steven Octaviano (Mighly Lion), dan juara III Ni Komang Sri Mahyoni Ariasih (Sea Angel, Dewi Anti Pencermaran Laut). Juara I tingkat SMA diraih M. Rafli Ramadhani (Miss Ciampelas), juara II I Putu Budiana (Penyelamat Bumi), dan juara III I Putu Adi Wira Palguna (The Doctor). Para pemenang mendapatkan hadiah uang tunai, produk, serta suvenir dari sponsor. (Ngurah Budi)
DARA
6
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Berharap Raih Emas
Senang dan bangga, sudah pasti dirasakan Kyandra Kaelani Susanto, remaja cilik yang menjadi atlet termuda dalam kontingen SEA Games Indonesia 2019. Di usianya yang masih belia, 10 tahun, ia berkesempatan membela ‘merah-putih’ di ajang multievent SEA Games yang berlangsung di Manila, Filipina, 30 November hingga 11 Desember 2019.
K
Kyandra kaelani
foto instagram
ORANGTUA MENDUKUNG Kecintaan gadis kelahiran 5 Maret 2009 ini pada skateboard muncul setahun lalu kala ia kerap melihat adik laki-lakinya bermain skateboard. Ia pun tertarik dan ikut belajar teknik-teknik bermain skateboard. Untuk melengkapi serta memperkaya wawasan, Kyandra juga rajin nonton youtube, melihat para skater dunia beraksi. “Awalnya melihat adik yang rajin berlatih skateboard, akhirnya tertarik dan ikut belajar. Semakin lama menekuni permainan ini, rasanya makin seru, jadi saya seriusi betul,” ujarnya. Dirinya yang keranjingan ber-
Kontingen SEA Games indonesia 2019
latih skateboard ternyata mendapat dukungan penuh dari orangtuanya. ‘Mereka (orangtua) mengizinkan asalkan aku tidak lupa belajar,” tambah peraih juara pertama U-15 Disporyata Depok 2019, ini. Hal itu dibenarkan oleh ibunya, Laksmita yang kerap menemaninya berlatih. Menurut Laksmita, olahraga yang ditekuni anaknya adalah olahraga positif sekalipun memang termasuk dalam golongan olahraga ekstrem. Sebagai orangtua, mereka mendukung kiprah Kyandra, apalagi anaknya sangat hobi sekali pada olahraga itu. Dan hasilnya pun jelas. Kyandra beberapa kali berhasil meraih prestasi dalam kompetisi skateboard. “Kami sebagai orangtua mendukung penuh, karena ini kan kegiatan positif. Apalagi anaknya sangat suka sekali. Malah dia pernah bilang bahwa dirinya ingin berkarier sebagai atlet skateboard profesional. Ya kami mendukung saja selagi apa yang diinginkannya adalah suatu yang positif,” kata Laksmita yang mengaku sangat bangga akhirnya anaknya bisa terpilih bergabung
foto istimewa
dalam Kontingan SEA Games Indonesia. Ia sendiri rencananya juga akan berangkat ke Filipina untuk menyaksikan penampilan anaknya. Terkait sekolah, menurut Laksmita, semuanya berjalan baik, dalam artian pihak sekolah SD Dharma Karya Universitas Terbuka ikut mendukung kiprah Kyandra dengan memberi izin untuk tidak masuk sekolah karena harus mengikuti rangkaian seleknas juga SEA Games. “Peluang emas Indonesia setidaknya di dua nomor yakni street dan park. Semoga hasilnya sesuai harapan,” ujar Charles, pelatih timnas skateboard. Ia menambahkan, sekalipun memiliki peluang yang baik, namun atlet Indonesia harus tetap waspada khususnya pada tim tuan rumah yang cukup tangguh, juga skater asal Thailand. “Filipina sangat ambisi juara. Apalagi mereka telah menaturalisasi skater-skater dari Amerika. Ini yang harus kita waspadai,” tambahnya Charles yang menyebut tetap optimis karena anak asuh yang dibawanya pun memiliki prestasi internasional. (Diana Runtu)
11
Kabupaten Buleleng memiliki garis pantai terpanjang di Bali. Berbagai potensi laut dimiliki dan menjadi objek wisata bawah laut yang diminati oleh wisatawan mancanegara. Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga dan melindungi terumbu karang dari kerusakan.
B
elum lama ini, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meresmikan Pusat Riset dan Rehabilitasi Terumbu Karang Yayasan Bumi Hijau Indah di PLTU Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati PAS Bersama Konsul Jendral China di Denpasar, Mr. Gou Hao Dong, Presiden Direktur PT General Energy Bali (GEB), Chen Zheng, dan Direktur PT GEB Mrs. Irnawanti Sutanto. Pusat Riset dan Rehabilitasi terumbu karang merupakan langkah nyata kepedulian PT
GEB Celukan Bawang terhadap lingkungan utamanya biota laut. Hal ini juga sebagai upaya menepis anggapan masyarakat bahwa kehadirian PLTU dengan menggunkan batu bara merusak lingkungan. “Kalau ini berhasil, berarti ada pengakuan bahwa Factory tidak mengganggu lingkungan. Tapi kalau tidak berhasil, berarti Factory membuat dampak lingkungan yang kurang baik, ini suatu pembuktian” ujar Bupati PAS. Rehabilitasi terumbu karang di Kabupaten Buleleng telah banyak dilakukan, mulai dari Tejakula, Bondalem,
Bupati resmikan Pusat Riset dan Rehabilitasi Terumbu Karang
Pemuteran dan yang terbaru berada di Desa Tukad Mungga, tetapi lanjut PAS hal yang paling penting dalam menyelamatkan terumbu karang tergantung pada para nelayan. Di saat para nelayan menjaring ikan banyank terumbu karang yang terkena jaring ikan tersebut sehingga menyebabkan kerusakan. Dirinya berharap kepada para nelayan agar lebih berhati-hati dalam melepas jala sehingga tidak merusak terumbu karang. Lanjut Bupati PAS, apabila rehabilitasi terumbu karang yang dilakukan oleh PT GEB ini berhasil dirinya akan membicarakan lebih lanjut bersama PT GEB terkait sampai areal
mana bisa dipergunakan untuk diving sehingga nantinya tidak menggangu areal pabrik. “Diupayakan oleh PT. GEB tidak hanya membangun Pusat Riset dan Rehabilitasi saja, tapi jauh diujung sana bisa membuat rumpon untuk nelayan tetap bisa mencari ikan” pungkasnya. Sementara itu, Direktur PT GEB Mrs. Irnawanti Sutanto, menjelaskan bahwa keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang selama ini tidak berpengaruh buruk terhadap lingkungan bawah laut dan pusat riset ini nantinya menjadi salah satu upaya untuk membuktikan bahwa keberadaan PLTU ti-
dak merusak terumbu karang. “Seperti himbauan Pak Bupati kami harus mengajak penduduk sekitar sini untuk turut menjaga terumbu karang,” jelasnya. Dirinya mengakui pada tahun 2015 PT GEB pernah melakukan observasi terhadap terumbukarang dan memperoleh hasil yang cukup baik, tetapi pada tahun 2018 kembali dilakukan observasi dan mendapatkan hasil yang sangat baik. “Mulai Maret 2018 kami sudah menanam terumbu karang disekitar sini, bukan cuma menanam, tetapi sekarang ini juga ditemukan ada 89 varietas baru yang belum ada namanya” pungkasnya. (Wiwin Meliana)
Dua Formasi Jabatan untuk Disabilitas Lowong
foto instagram
Kyandra
BULELENG
Jaga Kelestarian Terumbu Karang
Kyandra Kaelani Susanto
berhasil mendulang banyak prestasi di berbagai lomba. Di antaranya adalah juara 1 U-15 Amplitude Skate&Rock Festival di Bali 2019 dan juara 1 Girl Class Indonesia Open X-sport Championship 2019. Bakatnya yang menonjol serta ketekunannya, membuat ia terpilih masuk dalam seleknas tim SEA Games. Saat seleksi akhir, dia terpilih memperkuat timnas skateboard putri, menyisihkan para seniornya. “Kami memilfoto instagram ih Kyandra bukan Saat berlatih di jepang asal comot saja tapi yandra akan turun di l a k u k a n t i m melalui seleksi yang cabang skateboard un- skateboard Indoketat. Dia telah melalui tuk dua nomor yakni nesia untuk berlaga foto instagram tahapan-tahapan seleksi Kyandra kaelani street dan game of stake. di pesta olahraga Asia nasional dan hasilnya bagus. “Senang dan bangga. Tapi juga deg-deg Tenggara itu telah cukup Saya akui, meski usianya masih an menghadapi pertandingan nanti. baik. Mereka bukan saja telah Lawan-lawannya jago-jago,” ungkap berlatih intensif di dalam negeri tapi muda tapi dia memiliki bakat yang badara tomboy ini sambil tersenyum. juga di luar negeri. Salah satunya di gus,” ungkap Jo Jaya Charles Kusuma, Ini pertandingan internasionalnya Jepang, negara yang bukan saja me- Kepala Pelatih Timnas Skateboard yang pertama. “Saya bertekad bermain miliki atlet-atlet skateboard terbaik di Indonesia. Menurut Charles, Kyandra memisebaik mungkin dan mempersembah- Asia tapi juga skatepark terbaik yakni kan hasil terbaik untuk Indonesia,” ujar Higashi Shizuoka. Di skatepark itulah liki peluang yang bagus untuk meraih medali, meskipun harus diakui lawansiswi kelas 5 SD ini, disela-sela acara timnas Indonesia sempat berlatih. pengukuhan kontingan Indonesia oleh Kyandra sendiri sebenarnya belum lawannya nanti, seperti tuan rumah FiliMenpora di Hall Basket Gelora Bung lama menekuni olahraga ekstrem ini. pina, tergolong cukup berat. “Tapi saya Karno, Senayan, Jakarta (27/11). Baru satu tahun. Meski begitu, dalam optimis Kyandra pasti akan melakukan Ia mengaku persiapan yang di- perjalanan satu tahun itu ia telah yang terbaik,” ucapnya. Keoptimisan yang sama juga diucap Kyandra, meski diakui dirinya akan mendapat lawan-lawan tangguh. “Iya nanti saya akan mendapat lawan skater yang tangguh. Mereka punya banyak pengalaman serta tekniknya pun bagus. Tapi saya akan tampil sebaik mungkin. Nggak mau terbebani. Saya ingin dapat medali,” ujar anak kedua dari tiga bersaudara itu.
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Wisandika
Menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil nampaknya masih menjadi impian banyak orang. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam mengikuti perekrutan CPNS tahun 2019. Sampai hari terakhir pendaftaran yang resmi ditutup pada Selasa (26/11) lalu, tercatat sebanyak 7.422 orang pelamar. Hal tersebut diungkap oleh Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, I Nyoman Wisandika di ruang kerjanya, Rabu (27/11). Ia menambahkan rincian data pendaftar CPNS terdiri atas tenaga pendidik 4.228 orang, kesehatan 1.488 orang, dan teknis 1.706 orang. Pada perekrutan CPNS kali ini, kabupaten Buleleng
dijatah 358 formasi dengan rincian tenaga pendidik 198 orang, tenaga kesehatan 99 orang, dan tenaga teknis sebanyak 61 orang. “Setelah nanti kami sampaikan hasil seleksi administrasi yang waktunya masih tentatif, kami akan berikan waktu tiga hari sebagai masa sanggah untuk memberikan konfirmasi jika ada yang tidak puas dengan hasil seleksi administrasi tersebut,” jelasnya. Lebih lanjut, Wisandika mengatakan tahun ini, ada tiga formasi yang tahun sebelumnya kosong saat ini telah mendapatkan pelamar. Tiga formasi tersebut dari tenaga kesehatan yaitu Radiologi, Anastesi dan Saraf. Masing-masing formasi dijatah 1 orang sementara calon pelamar
di masing-masing formasi 2 orang. Tentu dengan terisinya formasi ini dapat mengatasi kekurangan dokter di Buleleng. Dari ratusan formasi yang ditawarkan, ada dua formasi jabatan yang masing lowong masing-masing analis sertifikasi industri pangan dan pengawas harga pangan, yang notabenenya khusus bagi penyandang disabilitas Sesuai Peraturan Menteri PANRB (Permenpan) Nomor 23 Tahun 2019, formasi yang disediakan khusus bagi penyandang disabilitas harus sebanyak dua persen dari total jumlah formasi yang diusulkan. Di Buleleng ada tujuh formasi yang dibuka bagi disabilitas, diantaranya Penelaah Dampak Lingkungan,
Pengelola Bantuan Sosial dan Hibah, Pengelola Sistem dan Jaringan, Penyusun Rencana Kelembagaan Pasar Hasil Perikanan, Jabatan Analis Sertifikasi Industri Pangan, Serta Pengawas Harga Pangan. “Lima formasi di atas selain untuk disabilitas juga dibuka untuk pelamar umum sehingga mereka akan bersaing nantinya untuk memperebutkan formasi itu,” jelasnya. Wisandika menyebutkan, syarat khusus bagi pelamar disabilitas harus bisa melihat. Sementara untuk IPK, umur maupun spesifikasi pendidikan semuanya sama dengan pelamar pada umumnya. Demikian saat tes CAT, soalnya dipastikan sama dengan pelamar yang lain. (Wiwin Meliana)
12
BUMI GORA
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Informasi harus Sampai ke Masyarakat
Pada malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik, Komisi Informasi Provinsi NTB, yang berlangsung di Mataram beberapa waktu lalu, Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB mendapat penghargaan tertinggi dari Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB. Penghargaan yang diterima oleh Biro Humas dan Protokol dinobatkan sebagai Badan Publik (BP) dengan Predikat Informatif tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang diterima oleh Kepala Biro Humas Protokol, Najamuddin Amy, S.Sos, MM. Selain Humas dan Protokol, Wagub NTB juga memberikan penghargaan dengan predikat yang sama kepada Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dan Bappeda NTB. Kota Mataram serta Kabupaten Lombok Barat juga dinobatkan sebagai kota/kabupaten juga dengan predikat Informatif. Wagub NTB mengapresi asi badan publik yang berhasil mendapatkan penganugerahan keterbukaan informasi publik ini. Ia menilai bahwa keterbukaan informasi publik, bukan hanya menjadi kewajiban tapi juga kebutuhan. “Keterbukaan informasi ini, juga merupakan kebutuhan kita. Kita harus pandai dalam mengkomunikasikan informasi, sehingga informasi itu dapat sampai dan diterima dengan baik oleh masyarakat,” ungkapnya. Rohmi juga mengingatkan bahwa, saat ini teknologi begitu mendominasi, sehingga dituntut agar lebih informatif lagi dari waktu ke waktu.
“Saat ini, kita dihadapkan oleh dua pilihan, yakni mensetrap atau yang disetrap. Kalau kita mau menguasai, mengintervensi, maka mari kita memanfaatkan teknologi ini, agar kita tidak tergerus oleh teknologi dan keterbukaan,” tutup Wagub seraya mengajak seluruh Badan Publik untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi masing-masing. Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol saat mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. Menurutnya penghargaan yabg diterima ini semua tidak lepas dari kerjasama semua pihak, terutama di jajaran Humas dan Protokol, termasuk masyarakat yang selalu mendapat informasi yang disebarkan oleh Humas Protokol. “Karena Gubernurnya terbuka, maka Humasnya harus memastikan
1994 untuk membantu pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta menciptakan pekerjaan yang layak. Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi N T B , D r. H. Iswandi, M. Si yang mewakili Gubernur NTB saat menerima penghargaan, mengatakan bahwa NTB menerima peng-
Suasana kawasan Car Free Day di Renon tak hanya dimanfaatkan untuk berolahraga. Banyak event yang bisa dilaksanakan di kawasan ini. Salah satunya sosialisasi dan edukasi literasi keuangan untuk anak, Fun-ancial Day, Minggu (24/11).
K
diri mengikuti style terbukanya Gubernur,” jelasnya. Najam mengatakan begitu banyaknya keluhan, masukan bahkan kritikan yang disampaikan oleh masyarakat, baik langsung maupun melalui media sosial, media cetak dan elektronik,
maka Humas harus mengikuti alur dan langkah-langkah maju tersbut. “Kita punya instrumen dan ketentuan UU Nomor 14 tahun 2008, implementasinya harus betulbetul dilaksanakan oleh badan publik. Biro humas dan Protokol
itu adalah salah satu badan publik,” ungkapnya. Selain itu untuk menuju Badan Publik Informatif, pihaknya telah melengkapi dan memenuhi persayaratan sesuai ketentuan UU tersebut. Apalagi tahun-tahun sebelumnya, Biro Humas dan Protokol hanya memperoleh predikat menuju informatif bahkan tidak informatif. “Dalam setahun ini, betul-betul, kami di Humas itu bekerja sangat keras, supaya websitenya juga jalan, seluruh media sosialnya juga jalan, kemudian komunikasi langsungnya juga jalan. Termasuk juga koordinasi, kerjasama, dukungan dan partisipasi dari teman-teman media massa,” katanya. (Naniek I. Taufan)
Perluas Lapangan Kerja Ciptakan Kesejahteraan Untuk kesekian kalinya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali menorehkan prestasi di skala nasional. Kali ini Anugerah Paramakarya Tahun 2019 diterima langsung dari Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, di Jakarta, minggu lalu. Penganugerahan Paramakarya merupakan anugerah khusus yang diberikan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi kepada Pemerintah Daerah dengan dasar penilaian adalah keberhasilannya dalam memberi dukungan dan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah. Program itu merupakan bantuan teknis global yang dikembangkan oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO) sejak tahun
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
dukungan dan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah serta perusahaan y a n g b e rhasil meningkatkan produktivitasnya. “Alhamdulillah, NTB menerima penghargaan ini dari Wakil Pres-
hargaan Anugerah Paramakarya 2019 karena dinilai telah mampu berkontribusi dalam memberikan
iden,” ujar Iswandi. Dalam sambutannya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menutur-
kan anugerah bagi pelaku usaha ini telah menjadi salah satu tolok ukur bagi peningkatan kualitas usaha di Indonesia. “Saya menyampaikan selamat kepada penerima penghargaan Paramakarya 2019,” ujar Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya mengharapkan pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas di wilayah masing-masing. Sebab keberhasilan birokrasi mempermudah dunia usaha memperluas lapangan kerja akan menciptakan efek berlanjut bagi kesejahteraan. “Penerima penghargaan Paramakarya ini sudah seharusnya menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam hal peningkatan produktivitas,” katanya. (Naniek I. Taufan)
egiatan program pembelajaran berbasis teknologi ini diharapkan dapat memfasilitasi orangtua dalam mengenalkan konsep dasar keuangan kepada anak. Selain itu, bisa membangun budaya pengelolaan uang yang bijak sejak dini di rumah. Inovasi pendidikan yang dirancang untuk anak-anak usia sekolah dasar ini dapat diakses secara daring di www.anakcerdas.prestasijunior.org melalui komputer dan laptop. Ada tiga segmen yang diperkenalkan, Our Selves, Our Community, dan Our City. Melalui edutech ini, anak-anak belajar membuat pilihan pribadi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan, menyadari pentingnya menabung serta berbagi kepada komunitas sekitar, memahami seseorang harus bekerja atau berbisnis untuk memperoleh uang dan mengelolanya dengan bijak, serta memahami peran pajak dan institusi keuangan untuk menggerakkan ekonomi dalam kota. “Dalam edutech ini, saya belajar tentang penggunaan uang tunai, kartu debit, dan kartu kredit,” ujar Indira, siswa SD 14 Padangsambian. Bersama sang ibu, Wayan Purwanti, mereka juga belajar sambil bermain tentang cara menabung, pajak, dan tata kota. Dalam sosialiasi ini, ternyata banyak anak yang sudah diajarkan menabung sejak dini. Salah satunya Dek Gus, siswa SD 4 Pemecutan yang bermain didampingi Arum, ibunya. “Kami belajar merangkai kata,
BUNDA ANANDA
5
Kenalkan Literasi Keuangan untuk Anak
bahasa Indonesia dan matematika. Intinya uang harus dihemat. Kalau uang bekal sisa saya tabung. Uang kertas simpan di dompet, uang logam masuk celengan,” ujarnya bersemangat.
GENERASI CERDAS FINANSIAL Co-Founder and Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia Robert Gardiner mengatakan pemberian uang saku oleh orangtua kerap kali tidak disertai tuntutan kepada anak untuk mengelola uang yang dimiliki. “Edutech Anak Cerdas yang dapat dimainkan dengan mudah dapat menjadi opsi bagi orangtua untuk menanamkan nilai-nilai finasial bagi anak. Pendekatan teknologi digital yang interaktif, aman, dan menyenangkan membuat pembelajaran pengelolaan uang yang komprehensif menjadi efektif dan mudah dipahami oleh anak-anak,” jelasnya. Sementara itu Head of Corporate Sustainability Bank HSBC Indonesia Nuni Sutyoko menambahkan, dengan akses tanpa batas pihaknya ingin manfaat edutech Anak Cerdas menjangkau lebih banyak anak Indonesia. “Ini merupakan komitmen dan kontribusi kami untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan. Kami yakin literasi keuangan adalah salah satu keterampilan masa depan yang perlu dipupuk sejak dini agar anak-anak menjadi generasi cerdas finansial. Selain itu, mereka akan mampu membuat keputusan keuangan yang tepat saat dewasa nanti,” ungkapnya. (Ngurah Budi)
Anak dan orangtua bermain edutech Anak Cerdas
Mendongeng Lima Menit SI BELANG DAN JRO DUKUH Hutan Sukawana sangat tenang dan khidmat. Seorang pertapa bernama Jro Dukuh berbulan-bulan lamanya duduk terpekur di bawah sebuah pohon rindang. Angin yang berdesir halus membuat pertapa itu Made Taro merasa bahagia hidup menyatu dengan pepohonan. Suatu siang, anjing peliharaannya bernama Si Belang berlari mendekatinya. Matanya mendelik, ekornya surut dan napasnya ngosngosan. “Guk guk, guk! Tolong Tuan! Macan tutul itu datang lagi. Ia mengancam akan memangsa hamba.” “Tenang Belang! Kau kusulap menjadi hewan yang dapat mengalahkannya. Swir, swir, swir….!” Ajaib! Si Belang seketika menjadi macan tutul yang sangat garang. Macan tutul yang semula mengancam si Belang, sangat takut melihat macan tutul jadi-jadian itu, lalu lari terbirit-birit meninggalkan tempat. Si Belang sangat senang. Ekornya kilang-kilung, lalu kembali ke pondok. Lanjut cerita, seminggu kemudian, Macan tutul yang bernama Si Belang itu meninggalkan pondok, berlari mendekati Jro Dukuh. “Guk, guk, guk! Tolong Tuan! Seekor harimau memasuki pondok kita. Ia mengancam akan memangsa hamba!” “Tenang Belang!” Jawab Jro Dukuh sambil mengelus-elus kepala macan tutul jadi-jadian itu. “Swir, swir, swir….! Jadilah kamu harimau yang garang!” Ajaib! Tiba-tiba di samping Jro Dukuh berdiri seekor harimau. Ia amat garang lalu mengejar harimau yang tak diundang. Berhari-hari, berminggu-minggu, keadaan hutan Sukawana tenang dan khidmat kembali. Harimau jadi-jadian itu sangat setia menjaga pondok Jro Dukuh. Pertapa itu pun merasa aman tenteram. Ia terus duduk terpekur di bawah pohon rindang serta
menikmati desiran angin halus. “Guk, guk, guk! Guk, guk, guk!” Ada apa lagi? Harimau mantan anjing Si Belang itu tiba-tiba meninggalkan pondok dan mendekati Jro Dukuh. “Tolong Tuan! Seekor singa masuk ke pondok dan mengancam akan memangsa hamba!” Jro Dukuh mengelus-elus kepala dan tubuh harimau jadi-jadian itu dengan kasih sayang. “Kau pasti dapat mengalahkan singa penjahat itu!” Swir, swir, swir….! Ajaib! Sekarang yang berdiri di sebelah Jro Dukuh bukan harimau jadi-jadian, tetapi seekor singa yang garang. Ia mengaum sekeras-kerasnya dan mengangkat tinggi-tinggi bulu kuduknya, lalu secepat kilat memburu singa yang mengancamnya. Bukan main beraninya singa mantan anjing Si Belang itu. Dialah hewan yang paling ditakuti di hutan Sukawana. Dialah penguasa tunggal wilayah hutan lebat itu. Berminggu-minggu, berbulan-bulan, tak seekor hewan pun yang berani mengusik hutan itu. Demikian pula manusia. Tak seorang pemburu pun yang berani memasuki hutan yang luas dan lebat itu. Entah apa yang mengusik hati Si Belang, ah, Si Singa Garang itu. Ia mengaum sekeras-kerasnya dan mengangkat bulu kuduk setinggi-tingginya. Lalu seketika melompat dan berlari menuju tempat Jro Dukuh duduk terpekur. “Hai, Jro Dukuh!” Demikian aumnya. “Sekarang tiba waktunya engkau menebus utang. Serahkanlah nyawamu untuk membalas jasa dan kesetiaanku!” Jro Dukuh yang berilmu tinggi itu sudah memperhitungkan apa yang akan terjadi. Dia mengangkat dan membuka tangan kanannya. “Swir, swir, swir….!” ucapnya. “Engkau melupakan asal-usulmu. Maka kembalilah engkau kepada bentukmu semula!” Sekarang yang berdiri di depan Jro Dukuh adalah seekor anjing bernama Si Belang. Sambil menangis ia menyembah berkali-kali. kilang-kilung = tegak, bergoyang kiri-kanan
4 Acara Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi ajang bagi Menteri PPPA untuk menyampaikan strategi kementerian yang dipimpinnya. “Kami mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara,” ujar Bintang Puspayoga.
WOMAN ON TOP
METROPOLITAN
13
Kekuatan untuk Jalankan Tugas
Bintang Puspayoga
PPPA,” ujarnya. Menteri Bintang Puspayoga juga menjelaskan program kementeriannya adalah Peningkatan Pemberdayaan Perempuan dalam Kewirausahaan, Peningkatan Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Penurunan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Penurunan Pekerja Anak, dan Pencegahan Perkawinan Anak “Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, akan tergambar pada konsep Ketahanan Keluarga; Telah dikembangkan konsep Ketahanan Keluarga, yaitu
kemampuan keluarga untuk menangkal atau melindungi diri dari berbagai permasalahan atau ancaman kehidupan baik yang datang dari dalam keluarga itu sendiri maupun dari luar keluarga seperti lingkungan, komunitas, masyarakat, maupun negara,” jelasnya. Kegiatan pembangunan yang ditujukan kepada keluarga bersifat lintas sektor, Pembangunan Keluarga sebagai strategi mempercepat pencapaian kualitas hidup manusia, sampai saat ini belum ditetapkan koordinator penanggungjawabnya. “Strategi Pembanguan PPPA antara lain Menguatkan Kualitas Keluarga dan meningkatkan perannya utamanya dalam upaya pencegahan kekerasan (termasuk perkawinan anak dan pekerja anak); Menguatkan Pelaksanaan Strategi PUG dan PUHA Melalui Peningkatan Kapasitas SDM; Menguatkan Sinergi dan Jejaring antar Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, Lembaga Masyarakat,
Ilustrasi kemacetan di Jakarta
dari dalam ke luar. Hal ini dapat berarti bahwa sebenarnya keteladanan bukan hanya apa yang dilakukan kepada para pelanggan, namun jika Anda seorang pemimpin, apa yang telah Anda lakukan dan katakan kepada anggota tim Anda. Banyak pemimpin meminta orang-orang untuk mengubah cara berfikir, cara bertindak, dan juga cara memandang masa depan. Cara terbaik yang dilakukan adalah dengan cara mencontohkan perilaku yang baru untuk dilihat dan diikuti oleh semua orang. Dan hal ini termasuk layanan. Jadi membuat perubahan dalam layanan dimulai dari pemimpinnya. Selain dari dalam keluar, untuk menciptakan teladan dalam layanan, hal kedua yang
dilakukan adalah menjadi teladan di setiap level. Menjadi seorang teladan layanan bukan hanya untuk pimpinan tertinggi dan anggota pemimpin lainnya saja. Namun diartikan di sini menjadi teladan bagi diri sendiri. Ketika seorang pelaku layanan menjadi teladan untuk dirinya sendiri, adalah sesuatu yang terjadi ketika setiap orang akan melihat apa yang akan dilakukannya, membaca apa yang dituliskan, atau mendengar apa yang dikatakan dalam setiap situasi, baik layanan kepada internal ataupun eksternal. Contoh teladan di semua level, akan terlihat ketika seorang pelaku layanan dalam nada suara berbicara dengan rekanan/vendor. Bagaimana mereka menanggapi pelanggan dalam situasi yang sulit. Menyusun kata-kata/pesan tertulis baik untuk bawahan, atasan, sejawat, apalagi ketika kita tidak sepakat dengan suatu hal. Menjadi teladan juga dapat
foto istimewa
Penataan transportasi juga lalu lintas terus dilakukan di Jakarta, kota yang terkenal sangat macet. Salah satu cara yang tak lama lagi akan diterapan guna mengatasi kemacetan lalu lintas adalah pemberlakukan ERP (Electronic Road Pricing) atau jalan berbayar di sejumlah jalan yang kini berlaku ‘genap-ganjil’.
B
Dunia Usaha, dan Media; Menguatkan Kampanye Publik dan Gerakan Masif yang Melibatkan Banyak Pihak untuk Promposi Kebijakan PP PA; serta Pengembangan Model-Model yang Relevan untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan banyak bersinergi dengan pemerintah daerah dan BUMN dalam mendukung pemberdayaan ekonomi kaum perempuan. Menteri pun sudah berkeliling daerah untuk mendengar masukan-masukan dari berbagai komponen masyarakat. (Ngurah Budi)
“Langkah Awal menuju Zero Complain “#5 (Keteladanan Layanan)
Salam Senyum Judul tulisan saya yang berseri (langkah awal menuju zero complain), sudah sampai pada tahap ke 5. Dan, ini membuat semakin jelas dan gamblang bahwa layanan yang baik memerlukan sebuah proses. Tentu proses ini harus dilakukan agar terwujud layanan yang benar-benar diinginkan oleh para pelanggan kita. Seri yang kelima ini akan saya lanjutkan dengan bagaimana ‘keteladanan layanan’ akan dapat membuat tim layanan lebih mudah melakukan layanan yang baik karena adanya contoh nyata yang dilakukan. Baik oleh para pemimpinnya, ataupun diri sendiri. Menciptakan teladan dalam layanan, yang pertama adalah
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Bintang Puspayoga
I
a memaparkan data 20,87% keterwakilan perempuan di legislatif anggota DPR hasil Pemilu 2019. Persentase perempuan sebagai pengambil keputusan di eksekutif masih rendah. Jumlah menteri perempuan menurun dalam kabinet 2019-2024 (dari 21% ke 13,15%). Keterwakilan perempuan di daerah 2018, Gubernur 3% ; Wakil Gubernur 9% ; Bupati/Walikota 9% ; Wakil Bupati/Walikota 7% ; Perempuan pejabat struktural 33,17% Presentase perempuan kepala desa 5% dari 71.447 Kades. “Adanya acara Temu Menteri di Bali ini menjadi kekuatan baru bagi saya untuk menjalankan tugas. Saya mengharapkan doa dan dukungan nyata untuk merealisasikan tugas-tugas kementerian
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
diperlihatkan dalam setiap tindakan, keahlian, perilaku, yang bukan hanya ketika ada orang mengamati. Namun apa yang telah kita lakukan sewaktu tidak ada siapapun yang dapat melihat kita. Inilah yang namanya teladan untuk diri sendiri. Untuk meningkatkan layanan publik, berprofesi sebagai Konsultan, Public Speaker, trainer, dan fasilitator, hal ini sudah sering saya bagikan ke beberapa pemerintah daerah. Salah satunya adalah ketika diundang oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar. Dalam tahun ini sudah ketiga kalinya saya berbicara dan menyampaikan hal terbaik untuk layanan di Pemkab Gianyar. Dan saya sangat mengapresiasi karena hal ini dilakukan dari pucuk pimpinan tertinggi di Kabupaten Gianyar, yaitu Bupati, dan seluruh jajaran pejabat yang dilakukan secara bertahap. Apapun hasilnya, inilah
salah satu usaha terbaik untuk mendapatkan hasil yang terbaik khususnya dalam layanan. Sudahkah para pelaku layanan di perusahaan/instansi Anda memahami dan melakukan hal tersebut di atas? Materi ini juga terdapat dalam pelatihan dengan Sri Sumahardani Academy dengan judul ‘Serve with Love’ atau buku saya dengan judul ‘Service A La Carte’, serta materi-materi pelatihan yang lainnya, seperti ‘Good Communication for Good Perfomance,’ ‘Great Personality,’ ‘Upgrade Your Selling Skill’ dan dua belas materi lainnya. Ingin mengetahui, memahami dan mengaplikasikan layanan ini di perusahaan /instansi Bapak/Ibu? Silakan hubungi kami, dan kami siap untuk membantu.
erbagai cara telah dilakukan dilakukan evaluasi, hasilnya masih jauh Pemda DKI Jakarta bersama dari harapan, diputuskan memperluas Direktorat Lalu Lintas Polda area cakupan sistem genap-ganjil. Kalau Metro Jaya guna mengatasi tadinya hanya 9 ruas jalan, kemudian permasalahan kemacetan lalu lintas di bertambah 16 jalan, totalnya menjadi Jakarta. Mulai dari pembangunan jalan, 25 ruas jalan. Waktu berakhirnya pun direkayasa perpanjang lalu linhingga putas, penakul 21.00 taan dan WIB. penambaAwalhan angkun y a , tan umum, dengan dll. Namun sistem ini sejauh ini menunjukhasilnya kan hasil belum semenggembagaimana birakan. yang diTe r j a d i foto istimewa Ilustrasi - ERP di Jakarta harapkan. penurunan Jalan-jalan di Jakarta tetap saja macet volume kendaraan. Kecepatan kendaparah, khususnya saat pergi dan pulang raan pun meningkat menjadi 31 km/jam. kantor. “Kita berharap dengan diberlakukannya Berdasarkan data, kerugian akibat ke- ERP kecepatan kendaraan bisa mencapai macetan lalu lintas sekitar Rp 100 triliun kisaran 50 km/jam,” ujar Syafrin Liputo, setiap tahun. Jika tidak diatasi dalam lima Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta. tahun ke depan maka kerugian mencapai Sejauh ini, kata Syafrin, belum ditenRp 500 triliun. Nilai kerugian itu sama tukan jalan-jalan mana saja yang akan dengan anggaran membangun Jakarta terkena ERP. Meskipun maksud dari ERP atau anggaran membangun Ibukota baru. adalah menggantikan ‘genap-ganjil’ tapi Jadi betapa pentingnya untuk mengatasi katanya, belum tentu ERP diberlakukan masalah ini. di semua jalan tersebut. “Sekarang seSalah satu penyebab kemacetan dang dalam pembahasan,” ungkapnya. adalah pertumbuhan kendaraan yang BEDA ERP DAN TOL tinggi. Padahal berdasarkan data jumlah Meski sama-sama berbayar, namun orang yang naik angkutan umum terus penerapan ERP berbeda dengan jalan mengalami peningkatan dari waktu ke tol baiks secara fisik maupun sistemnya. waktu. Meskipun sejauh ini belum Misalnya saja, tidak seperti jalan tol, germencapai target yang diharapkan yakni bang ERP tidak memiliki pintu. Artinya, 60% dari masyarakat beralih ke angku- semua kendaraan tetap bisa melintas. tan umum. Namun, bagi kendaraan yang tidak meSaat ini untuk mengatasi kemacetan miliki OBU (On Board Unit) atau berlalu lintas Jakarta menerapkan sistem OBU tapi saldo kurang, pemiliknya akan genap-ganjil yang berlaku di sejumlah dikirimi surat tilang plus denda. jalan pada jam-jam tertentu. Ketika Gate ERP memiliki 3 alat deteksi
Jalan Berbayar Segera Diterapkan di Jakarta
yaitu; VDC Passage (sensor untuk mendeteksi jenis kendaraan), VR sensor (kamera yang bisa mengambil gambar plat nomor kendaraan kalau melanggar aturan atau sisi pengawasan), dan yang terakhir adalah Transceivers (penerima data dari OBU). Tiga mesin itu untuk satu set pendeteksi ERP. Nantinya, setiap pemilik mobil harus membeli alat OBU untuk dipasang di mobilnya. Di dalam OBU ini akan dipasang chip yang berisi saldo tertentu. Saldo uang itu akan dipotong setiap kendaraan itu melintas di area ERP. Soal berapa biaya melintas kawasan ERP, menurut Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono, seharusnya tarifnya
foto istimewa
Kepala BPTJ Bambang Prihartono
Harusnya, tarif tol pun nantinya berlaku progresif karena kalau tidak, orang akan pindah ke jalan tol. “Jadi nanti harus ada
Gerbang ERP
berada di bawah jalan tol. ERP berlaku tarif progresif. Jadi ketika jalan macet maka tarifnya pun menjadi naik. “Soal tarif belum ditetapkan. Namun seharusnya tidak semahal jalan tol karena jalan tol investasinya besar sedang ERP tidak terlalu besar. Namun rencananya tarif akan progresif. Ketika situasi macet, tarif akan naik,” jelasnya.
foto istimewa
sinergi dengan Badan Pengatur Jalan Tol,” ujar Bambang. Dijelaskannya, ketika perluasan genap-ganjil diberlakukan, berhasil menurunkan kemacetan 30-40%, sedang polusi turun 28%. Pihaknya berharap ERP pun demikian. Untuk pembangunan ERP, BPTJ, katanya, bekerja di ruas jalan nasional,
Salam 3SP Salam Senyum Sang Penyihir Sri Sumahardani IG : sri_sumahardani Srisumahardani 3sp@gmail.com foto istimewa
foto istimewa
Potret kemacetan di pusat kota jakarta
Penampakan ERP di Jakarta
foto istimewa
sedang Pemda bekerja di ruas jalan provinsi atau kabupaten/kota. “Rencananya kita menetapkan 3 ring. Ring 1 adalah sekitar Jl Sudirman-Thamrin. Ring ke-2 di kawasan perluasan genapganjil dan ring 3 di jalan-jalan nasional di perbatasan,” tambahnya. Tahun 2020 mendatang, diharapkan ERP sudah bisa diterapkan setidaknya di jalan-jalan perbatasan seperti Jl Kalimalang, Margonda di Depok, Jawa Barat, dan Jl Daan Mogot. “Yang pasti di jalanjalan yang ada angkutan umumnya. Agar menarik bagi masyarakat maka angkutan umum akan diberi subsidi sehingga tarifnya menjadi lebih murah,” katanya. Soegeng Poernomo, Ketua Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia berharap, sebelum memberlakukan ERP hendaknya dilakukan sosialisasi dengan gencar agar masyarakat memahami kebijakan ini. Karena mengubah mindset masyarakat tidak lah mudah. Setidaknya membutuhkan waktu 6 bulan untuk sosialisasi. “Sosialisasi sangat penting. Antara lain untuk mempersiapkan mindset masyarakat. Misalnya, tentang kapan diberlakukan, bagaimana, dll. Setelah itu dijelaskan juga apa yang diperoleh masyarakat dengan diberlakukannya kebijakan ini. Bagi mereka yang sudah berkorban memarkir mobilnya (tidak membawa mobil), manfaat apa yang diperoleh mereka. Pelayanan apa yang didapat mereka selama di jalan. Penjelasan-penjelasan ini sangat diperlukan. Dengan begitu mereka (para pengguna mobil) akan dengan senang hati meninggalkan mobilnya di rumah,” papar Soegeng. (Diana Runtu)
ERP di Jakarta
foto istimewa
14
SUDUT PANDANG
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Suasana wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha, Sabtu (30/11) meriah. Lebih dari 300 undangan ikut memeriahkan acara “Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI” Bintang Puspayoga. Acara dirangkaikan dengan talkshow Kesehatan Keluarga, penyerahan penghargaan Anak Berbakat dan Berprestasi, Perempuan Inspiratif Tokoh 2019, dan Tokoh Pemberdayaan Perempuan.
“K
esehatan merupakan modal utama dalam kehidupan. Kesehatan tidak saja menyangkut soal fisik tetapi kesehatan juga berkaitan dengan keluarga, ekonomi dan gaya hidu,” ungkap dr. Kadek Dian Lestari, M.Biomed.,Sp.PD., saat menjadi narasumber talkshow. Di sesi ini, dr. Dian berbicara terkait cara menjaga kesehatan dalam keluarga. Dirinya mengatakan saat ini pemerintah mengambil peran strategis dalam mewujudkan kesehatan di masyarakat. Masyarakat yang sehat akan melahirkan generasi berkualitas untuk kemajuan suatu bangsa. Melalui Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) pola hidup sehat terus digalakkan di tengah-tengah masyarakat. “ Melalui Germas masyarakat akan terus diedukasi untuk mewujudkan kesehatan dari dalam baik dalam diri sendiri maupun keluarga,” ungkapnya. Lebih lanjut, dr. Dian menambahkan ada tujuh hal yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan kesehatan di masyarakat. Pertama harus ada aktivitas fisik setiap hari pada masing-masing individu minimal 30 menit dalam sehari. Porsi makan dan buah juga harus diperhatikan. Menurutnya setiap hari secara ideal seseorang mengonsumsi 3-4 porsi makan dan 2-3 porsi buah. “Hindari merokok, hindari alkohol, pemeriksaaan fisik berkala bagi orang yang usianya di atas 30 tahun karena pertumbuhan dan metabolisme tubuh sudah berkurang,” ungkapnya dalam talkshow yang dipandu Jemiwi Jero. Sementara itu, Dr. dr IGN Darma,Sp. KK yang merupakan pemilik dari DNI Skin Centre berbicara tentang kesehatan kulit. Cuaca panas dan aktivitas di luar ruangan membuat kulit sering terpapar sinar matahari. Jika tidak dirawat maka seseorang akan kehilangan kelembaban dan kesehatan kulitnya. Untuk dapat memberikan perawatan yang tepat maka seseorang harus menge-
tahui dan memahami kondisi dan tipe kulit yang dimiliki. Ketua HIPMI Provinsi Bali ini juga menambahkan setiap orang memiliki tipe kulit yang berbeda. “Kenali dulu jenis kulit yang dimiliki sehingga dapat memberikan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit untuk hasil yang maksimal,” ungkapnya Secara jelas dr. Darma mengatakan tipe kulit kering akan terlihat lebih tipis dan mudah terkelupas, mudah berkerut dan untuk jenis kulit ini harus berhati hati memilih kosmetik agar tidak iritasi. Tipe kulit berminyak secara langsung bisa dilihat dari produksi minyak yang berlebih dan berpori. Untuk jenis kulit ini juga dihimbau berhati hati memilih make up agar tidak memunculkan jerawat, namun satu kelebihan bahwa pemilik kulit jenis ini akan terlihat awet muda. Tipe kulit yang ketiga adalah tipe kulit normal yang biasanya terlihat halus dan tidak berpori. “Biasanya setiap orang menginginkan tipe kulit yang ini,” ungkapnya. Jika telah memahami dan mengenal jenis dan tipe kulit maka jenis perawatan juga perlu dipahami. Untuk pembersih ada toner, cleanser dan sabun rutin digunakan setelah make up dan beraktivitas. Toner tidak dianjurkan untuk kulit kering. Sementara Tabir surya atau sun block penggunan dapat dilakukan 30 menit sebelum terkena sinar matahari dan bertahan selama 4 jam. Kandungan SPF tinggi pada sunblock baik untuk kulit berminyak. Penggunaan pelembab juga harus diperhatikan, sebaiknya tidak digunakan untuk kulit berminyak agar tidak memicu komedo tetapi sangat dianjurkan kepada pemilik kulit kering. perawatan yang sering salah dalam penggunaan adalah krim malam. “Krim malam untuk mengangkat kulit mati sedangkan menggosok muka dengan pembersih itu untuk membersihkan kulit dari kotoran,” jelasnya. Acara Temu Menteri PPPA juga dimeriahkan dengan penampilan tari Sekar
Penyerahan penghargaan untuk Anak Berbakat dan Berprestasi oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali
Suasana Talkshow Kesehatan di “Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI”
Jempiring dan tari Margapati dari SMKN 5 Denpasar. Selain itu, ada pembacaan puisi dari Ny. Putri Koster berjudul “Sumpah Kumbakarna”. Bu Koster sebagai Ketua TP PKK Provinsi Bali juga berkesempatan me-
nyerahkan penghargaan Anak Berbakat dan Berprestasi untuk Kadek Angling Kenaka Baswara Wijaya, SD Saraswati 3 Denpasar, juara I siswa Ajeg Bali; I Putu Galih Adi Manggala SD Saraswati 5 Denpasar juara 2 siswa Ajeg Bali; Ni Luh Ma-
sawitri SMK PGRI 3 Denpasar, juara tolak peluru olimpiade para disabilitas Bali dan nasional; Komang Yastra Pratyaksa, SMP PGRI 6 Denpasar difabel juara magender wayang dan merindik; dan Agus Mertayasa, pelukis difabel. (Wiwin Meliana)
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
SOSIALITA
3
Perempuan Inspiratif Tokoh 2019 Cok Istri Mirah, S.E., M.A.P.
Berawal dari dunia akunting, kiprah perempuan ini melejit berkat usaha Pratiwi Tekstil. Ia pun memperkenalkan sistem penjualan yang berbeda dari toko lainnya. Ada peran koordinator yang selalu siap membantu para member. Sistem yang dipakai di Odenant ini mampu memberdayakan kaum perempuan khususnya untuk mencari penghasilan tambahan melalui penjualan tekstil. Dampak positif kegiatannya secara tidak langsung membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran serta membentuk wirausaha kecil, yang bisa berbisnis tanpa modal dan tanpa risiko. Acara “Gebyar Odenant” pun selalu dinanti para member untuk mendapatkan suntikan semangat dari sang perintis. Dalam berbisnis, ia selalu mengingatkan tentang kejujuran dan etika. Ia juga mendirikan Koperasi Simpan Pinjam Bali Satya Madani (BSM). Tujuannya, menjadikan koperasi sebagai wadah kesejahteraan dengan mengutamakan inovasi dan pembelajaran. Visi KSP BSM menjadikan anggotanya sejahtera beretika dan penuh rasa kasih sayang.
Adolfina Grace Tangkudung
Kiprahnya di dunia senam tak bisa dipandang sebelah mata. Berawal dari Sanggar Senam Lala Studio yang berdiri 20 Agustus 1992, kemudian menjadi Lembaga Kursus dan Pelatihan Instruktur Senam Lala Studio. Lala Studio sudah menghasilan lebih dari 600 instruktur senam yang tersebar di seluruh wilayah di Bali. Sedangkan dirinya telah tercatat sebagai juri senam poco-poco tingkat nasional. Dan, pada tahun 2018, tim Bali berhasil dibawanya meraih juara senam poco-poco tingkat nasional dan memboyong Piala Ibu Negara. Pengisi rubrik “Bugar” di Bali Post ini, ingin terus menggalakan olahraga khususnya senam di Bali. Dengan senam kebugaran, masyarakat akan memiliki tubuh yang sehat sehingga bisa terus beraktivitas. Istimewanya, disela-sela kesibukannya, ia menyempatkan diri kuliah S2 Fisiologi Olahraga dan telah pula meluncurkan buku “Senam Kebugaran Seksual.
Ni Wayan Ria Mariani (Rhea Cempaka)
Di kalangan UKM dan pecinta fashion, perempuan ini dikenal memiliki rancangan kebaya yang khas berbahan tenun ikat lokal. Kiprahnya ini, sebagai upayanya untuk ikut melestarikan warisan leluhur. Ia mengutamakan desain berbahan tradisional bernuansa modern. Di tengah kesibukan mengelola butik Cempaka, ia juga didaulat sebagai Ketua Asosiasi Bordir, Endek, dan Songket (Asbest) Kota Denpasar. Bersama anggota Asbest lainnya , ia selalu menyerukan”Save Our Local Product” Hal ini terlihat pula pada karya-karyanya di bidang fashion tyang idak hanya dikenal di Bali dan jakarta, tapi juga di ajang fashion internasional. Selain itu, ia juga kerap diminta membagi ilmunya dengan membina wirausaha pemula serta sebagai narasumber pelatihan menjahit untuk penggiat UKM di Kota Denpasar. Ini juga menjadi bagian sumbangsihnya untuk memajukan para perajin lokal sekaligus memberdayakan para penggiat fashion.
I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha
Perempuan ini dikenal sangat aktif berorganisasi. Ketika berorganisasi, ia bisa menampung aspirasi, meng-update informasi hingga menguatkan jiwa kepemimpinannya. Ia menjadi perempuan pertama yang menjabat Ketua HIPMI Bali. Kiprahnya berlanjut sebagai Ketua BPD Putri (Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia) Bali. Aktivitas di dunia rekreasi tak bisa dilepaskan dari usaha wisata True Bali Experience dan Bali Horse Riding yang dikelola bersama keluarganya. Ia juga mengelola usaha Pod Chocolate Factory sejak 2013 bersama sang suami. Ia meyakini peluang pariwisata di Bali khususnya tetap terbuka karena potensi yang ada. Karena itu sinergi antara masyarakat dan pengelola wisata menjadi modal untuk pengembangan tempat rekreasi. Selain aktivitas di bidang pariwisata, alumnus Manajemen Perhotelan di International College of Hotel Management (ICHM), Adelaide, Australia dan anggota Board Director IABC (Indonesian Australian Business Consul) ini juga tercatat sebagai anggota DPRD Badung di Komisi II.
Ni Wayan Ayu Yuliani (Ayu Saraswati) Ia termasuk seniman multitalenta. Penyanyi lagu pop Bali ini juga seorang dalang dan MC. Di kalangan pecinta musik pop Bali, ia dikenal memiliki banyak penggemar. Lagu-lagunya antara lain “Ngancan Demen”, “Mekita Mati”, Siwa Ratri”, “Astungkara Ada Jalan”. Tampil maksimal dalam segala kegiatan merupakan kunci sukses baginya. Apapun yang dikerjakan harus tuntas. Khusus untuk seni pedalangan, ia mendapat banyak filosofi. Baginya wayang itu merupakan bayangan dari kehidupan. Orang pun bisa mereka-reka apa yang bisa terjadi dalam kehidupan ini. Ia pun mendapat pelajaran, dalang adalah orang yang luar biasa. Dalang ibarat sutradara yang mengatur lakon dari awal sampai akhir. Selain seniman, perempuan aktif ini juga Operational Manager Krisna Holding Company. Ia juga menjadi manajer untuk Krisna Oleh-oleh Bali Sunset Road dan Krisna Oleh-oleh Bali Nusa Indah.
2
ESPRESSO DAMAI 8 GORO-GORO
“Mana lebih dahulu, ayam atau telurnya, Bli?” Sugi yang sedang meyePutu Wijaya lesaikan makalahnya tertegun. Ia menoleh istrinya, heran. “Sejak kapan kita memelihara ayam?” “Bukan soal itu! Ini teka-teki!” “Untuk apa?” “Mau tahu saja, jawaban Bli, apa” “Untuk apa menjawab teka-teki. Apa pun jawabannya pasti salah. Teka-teki kan selalu begitu! Karena
esensi tek-teki adalah menjebak, penebaknya harus salah! Ya, tidak?!” “Memang. Tapi jawaban Bli, apa?” “Untuk apa?” “Mau tahu saja! Kok ngotot, sih!” Sugi ketawa. “Bli yang ngotot atau kamu, Ami?” “Sama-sama!” “Yang duluan? “ “Bli!” “Yang duluan ngotot kan kamu?!” “Bli!” Sugi ketawa. “Kalau begitu antara telur dan ayam yang duluan tergantung yang
nanya. Teka-teki siapa itu?” “Bapakku.” “O, ya? Pasti datangnya dari Ibu!” “Mungkin.” “Pasti! Heran juga Bli, beliaubeliau sudah pada sepuh kok masih suka main teka-teki? Apa itu....?” Tiba-tiba Sugi tertegun. Ami jadi curiga. “Kenapa Bli?” “Kenapa Bli jadi terpikir. Mana duluan antara isu ‘gerilya politik’ dan ‘politikus yang sudah bergerilya?” “Apa bedanya?” “Gerilya politik berarti ini semua hanya akibat dari isu yang dilem-
par dengan gencar, sehingga masyarakat terteror dan akhirnya terdorong, terkecoh, kejeblos melakukan gerilya politik, yang meresahkan msyarakat dengan menyebarkan kebohongan, hoax yang pada hakekatnya mendukung sikap oposisi merongrong penguasa. Politikusnya malah duduk goyang kaki di belakang meja tok. Rakyat yang babak belur cakar-cakaran saling curiga-mencurigai! Ember! Cepat kasih tahu Bapak dan Ibu, supaya cepat minggir, jangan mau tergerus hoax!” Ami bingung. “Jangan over acting, Bli!”
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019 “Ini serius, Ami! Bli, kan lagi nulis paper tentang Gerilya Politik, diminta kawan Bli yang anggota DPR itu! Cepat bertindak, selamatkan Bapak!!” Malam hari, meskipun hujan lebat, Ami terpaksa meluncur menemui Amat. Kebetulan Amat lagi ke rumah Pak Made. Tapi Ami justru lebih senang, karena yakin tek-teki itu berasal dari ibunya, jadi harus dipulangkan ke sumbernya. Bu Amat terkejut melihat Ami basah kuyup. “ Ada apa, Ami? Kadek sakit?” “Bapak, tolong dikasih tahu, jangan menebak lagi. Menurut makalah Bli Sugi, sudah jelas, telornya lebih dahulu! Jangan dibahas lagi, nanti bisa digerilya- gerilya politikkan!”
GURUNYA PARA MILENIAL (2)
Prima Damayanti, S.Pd.
Kini, di era milenial tentu saja cara ini tidak lagi bisa digunakan mengingat, bahkan jauh sebelum guru menyampaikan ilmu di dalam buku paket tersebut, pengetahuan peserta didik bisa saja telah melampaui hal tersebut akibat rajinnya mereka berkawan dengan teknologi internet. Ceramah monoton justru memperlemah pola pembelajaran di mana biasanya para peserta didik cepat bosan dan membuat mereka kerap keluar masuk kelas dengan ragam alasan. Sebab itu, guru masa kini
bacaan wanita dan keluarga
Penerbit PT Tarukan Media Dharma Terbit sejak 9 November 1998
dituntut untuk juga mengikuti perkembangan teknologi dan tahu menggunakan serta memanfaatkan teknologi selayak generasi milenial. Untuk mencapai target dan tujuan pembelajaran, guru pun mesti menjadi guru milenial yang canggih bagi peserta didiknya. Berkembangnya teknologi kini membuat peran guru juga bergeser. Ia harus bisa menjadi fasilitator di dalam kelas, bukan semata berdiri untuk didengarkan. Guru harus mampu menyampaikan materi secara umum, lalu peserta didik yang akan menggali lebih dalam lagi dengan difasilitasi oleh guru. Oleh sebab itu, sebagai fasilitator, guru harus memiliki pengetahuan yang lebih banyak agar dapat menfasilitasi bagaimana peserta didik dapat mencari tambahan informasi yang dimaksud. Peran guru untuk bicara di depan kelas, harus semakin dikurangi dan guru tidak harus menjelaskan materi peserta didikan dengan sangat detail, untuk merangsang peserta didik banyak pertanyaan di kepalanya dengan mengganti peran
tersebut. Dimana peserta didik dibimbing untuk mencari sendiri detail materinya melalui tugas kelompok atau tugas mandiri. Kemudahan dengan adanya beberapa website belajar online saat ini, guru bahkan bisa membuat kelas virtual dengan memberi tugas dan peserta didik pun dapat mengerjakan tugasnya secara online. Memang jika dilihat cara mengajar tempo dulu dan masa sekarang yang berbeda, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ketika guru menjadi satu-satunya penyedia ilmu, akan secara langsung terjalin ikatan bathin yang lebih kuat dengan peserta didik sehingga dapat melakukan transfer pembelajaran sikap jadi lebih optimal. Namun kelemahannya adalah peserta didik tidak bisa mengembangkan potensinya dengan maksimal. Pergeseran era manual ke digital mau tidak mau membuat guru harus mengikuti perkembangan untuk bisa menjadi guru modern berpresfektif milenial. Apalagi kini banyak fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah maupun swasta yang bisa dimanfaatkan oleh guru sekarang, seperti kegiatan-kegiatan pelatihan online untuk guru sudah ada.
Kegiatan-kegiatan virtualnya ini akan mampu membuat guru menjadi pengajar milenial tanpa harus ketinggalan zaman. Dengan mengikuti kegiatan virtual ini, guru bisa melakukan latihan dalam penysunan materi ajar virtual, pengembangan penilain online, membuat bahan peserta didikan digital, dan lainnya. Tidak hanya menyoal pesatnya perkembangan dan kemajuan teknologi, tantangan dunia pendidikan saat ini juga ada pada guru itu sendiri. Di mana guru tidak boleh hanya merasa puas dan cukup dengan apa yang sudah dilakukan dengan cara lama (manual tradisional) melainkan harus menerima kemajuan ini sebagai sebuah tantangan. Karena mengajar cara lama dengan penguasaan teknologi yang seadanya bisa dikatakan tidak lagi bisa diterapkan sepenuhnya saat ini. Cara lama yang membuat para peserta didik tidak lagi antusias menerima peserta didikan di dalam kelas. Guru harus mau peduli membuka diri terhadap kemajuan teknologi untuk bisa mengembangkan
15
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
dirinya. Sebab jika tidak, maka akan tertinggal jauh. Menyikapi hal ini, di dalam kelas guru harus mulai bisa menggunakan model belajar yang berbeda, termasuk menggunakan kelas virtual. Memberikan tugas-tugas online pada peserta didik menjadi salah satu cara menyikapi apa yang kini paling dekat dengan peserta didik dan sesekali membiarkan peserta didik belajar di luar kelas untuk membuat video semacam vlog dari peserta didik. Aktivitas ini terbilang sangat digemari oleh peserta didik di masa sekarang. Jadi, tidak ada yang sulit sesungguhnya dalam hal ini. Hanya soal kemauan untuk berubah dan mengikuti serta perlu masuk pada perkembangan yang berjalan dengan pesat tersebut. Guru dan peserta didik harus sama-sama milenial, sehingga proses pembelajaran menjadi seimbang. Prima Damayanti, S.Pd. Guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Bolo Kab. Bima
KATA HATI: Rubrik ini khusus untuk menuangkan ide/pemikiran/gagasan dalam bentuk tulisan. Tema terkait wanita dan keluarga serta tidak mengandung unsur SARA. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter. Lampirkan juga foto close up (bukan pasfoto). Cantumkan nama lengkap, profesi, nomor hp, dan alamat email. Naskah dikirim ke redaksi@cybertokoh.com, redaksitokoh@yahoo.com.
Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: Gde Palgunadi. Redaktur Pelaksana: Ngurah Budi. Staf Redaksi/Iklan Denpasar: IG.A. Sri Ardhini. Buleleng: Wiwin Meliana. Jakarta: Diana Runtu. NTB: Naniek Dwi Surahmi. Desain Grafis: I Made Ary S upratman. Manajer Sirkulasi dan Iklan: I Ketut Budiarta, Sirkulasi: Kadek Sepi Purnama, Hariyono, Ayu Wika Yuliani. Sekretariat: Ayu Agustini, Putu Agus Mariantara. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Redaksi/Iklan Denpasar: Gedung Pers Bali K. Nadha, Lantai III, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar 80117–Telepon (0361) 425373, 7402414, 416676–Faksimile (0361) 425373. Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi Jakarta: Jalan Palmerah Barat 21 G Jakarta Pusat 10270–Telepon (021) 5357603 - Faksimile (021) 5357605. NTB: Jalan Bangau No.15 Cakranegara, Mataram–Telepon (0370) 639543– Faksimile (0370) 628257. Surat Elektronik: info@cybertokoh.com, redaksi@cybertokoh.com, iklan@cybertokoh.com. Bank: BRI Cabang Gajah Mada Denpasar. Nomor Rekening: PT Tarukan Media Dharma: 0017-01-001010-30-6. Percetakan: BP Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.
Ny. Surya Adnyani Mahayastra
Raih “Best Women in Professional”
Ny. Ida Ayu Ketut Surya Adnyani Mahayastra meraih penghargaan “Best Inspiring & Creativity Women Award”. Ia berhasil terpilih dalam kategori ‘Best Women in Professional’ dalam ajang ‘Indonesia Winner Golden Award Excellence 2019’, di Hotel Aston Priority Simatupang, Jakarta, Jumat (22/11).
P
enghargaan ini merupakan apresiasi dan pengakuan bergengsi bagi pribadi yang sukses. Juga, terhadap lembaga berprestasi di Indonesia yang telah sukses pula berperan dalam pembangunan Indonesia, serta meningkatkan kualitas lembaganya sehingga menjadi lebih unggul. Fridiansyah dari organisasi Pusat Prestasi Indonesia sebagai penyelenggara ajang ini mengatakan, penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kepada anak bangsa atas prestasi kreatif dan inovatif di berbagai bidang kehidupan. Melalui pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi pribadi maupun lembaga untuk berinovasi lebih baik lagi.
Selain itu juga untuk membangun jiwa kompetitif yang sehat guna berkontribusi dalam pengembangan SDM dan membangun keunggulan bangsa dan negara. “Kami berharap apa yang diraih ini, tidak saja menjadi satu kebanggaan pribadi, namun lebih dari itu, yakni mampu menginspirasi pihak lain untuk dapat melakukan berbagai hal positif dalam mendukung program pembangunan pemerintah di berbagai bidang,” ujar Fridiansyah. Ny. Surya Adnyani Mahayastra saat dihubungi via telepon mengaku terkejut karena tidak menyangka mendapat penghargaan, apalagi tingkat nasional. Dengan tim survei atau penilai yang independen dan telah melakukan penilaian secara
diam-diam. “Saya benar-benar tidak mengetahui tentang hal ini. Ini, merupakan anugerah luar biasa bagi dedikasi saya sebagai istri bupati dan sebagai ketua beberapa organisasi. Penghargaan ini menjadi cambuk
bagi saya untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujar Ny. Surya Adnyani Mahayastra. KREATIF DAN INSPIRATIF Istri Bupati Gianyar ini selain sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, juga merupakan Bunda PAUD Gianyar, Ketua K3S Gianyar, dan Ketua YKI Cabang Gianyar hingga Ketua Dekranasda yang memayungi industri kreatif di Kab. Gianyar. Ny. Surya Adnyani Mahayastra melalui berbagai inovasinya berhasil membawa setiap organisasi yang dipimpinnya meraih sejumlah pencapaian dan penghargaan. Baik di tingkat Provinsi Bali maupun di tingkat nasional. Bahkan, Dekranasda Gianyar di bawah kepemimpinan ibu tiga anak, yang juga dikenal kreatif dan inspiratif ini sukses pula mendapat apresiasi tingkat internasional, diantaranya dengan ditetapkannya Kabupaten Gianyar sebagai World Craft City
atau Kota Kerajinan Dunia oleh Dewan Kerajinan Dunia (World Craft Council) pada 22 April 2019. Tidak berhenti pada berbagai pencapaian tersebut, Ny. Surya Adnyani Mahayastra juga terus memberdayakan para perempuan di Gianyar. Misalnya para ibu rumah tangga, diberikan berbagai bentuk pelatihan sehingga mereka memiliki life skill di bidangnya masing-masing guna meningkatkan penghasilan keluarga. “Terima kasih dan bersyukur atas pencapaian positif ini. Semuanya tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini bekerja bersamasama saya. Semoga pencapaian kali ini yakni berupa “Penganugerahan Best Creative & Inspirative Woman Award – Indonesia Winner Award Ecellence 2019” menjadi penyemangat kami untuk terus bekerja demi pembangunan masyarakat Gianyar,” ungkapnya. --ard
16
EDISI 1059/ 2 - 8 DESEMBER 2019
Para penerima penghargaan Perempuan Inspiratif Tokoh 2019 dan Tokoh Pemberdayaan Perempuan
Suasana “Temu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI” di Wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha
Tari Margapati persembahan SMKN 5 Denpasar
Ketua TP PKK Provinsi Bali menyerahkan penghargaan untuk Agus Mertayasa
Siswa TK Alit Kirana menyambut kehadiran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI
Terima Kasih kepada:
Ny. Putri Suastini Koster membacakan puisi “Sumpah Kumbakarna”
1. Pemerintah Provinsi Bali 2. TP PKK Provinsi Bali 3. Bintang Mira Bali Batikku 4. Viva Cosmetic 5. WH Shoes & Bag Bali 6. Pod Coklat 7. ASBEST (Asosiasi, Bordir, Endek dan Songket) Denpasar 8. Odenant 9. DNI Skin Centre 10. Beachwalk Shopping Center 11. Bara Silver 12. Rumah Boneka Creative Bali
13. Bali Sekar 14. Fiori (Care and Beauty Lingerie) 15. Gaya Warna 16. Candra Collection 17. Sri Sumahardani Academy 18. Izatta Wedding, Decorator & Event Organizer 19. Kopi ABC 20. Sido Muncul 21. Aston Denpasar 22. Faber Castel 23. True Bali Experience 24. Kelompok Media Bali Post
redaksi@cybertokoh.com, iklan@cybertokoh.com
cybertokoh
@cybertokoh
@cybertokoh
www.cybertokoh.com