Skip to main content

Edisi 29 Juni 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Senin, 29 Juni 2015

No. 122 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

Margriet Pembunuh Angeline DENPASAR - Polda Bali menetapkan Margriet Megawe sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Engeline berdasarkan bukti permulaan yang dinilai cukup oleh tim penyidik. ‘’Tim penyidik telah menetapkan Nyonya MM (Margriet Megawe) sebagai tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup,” kata Kepala Polda Bali, Irjen Pol. Ronny Sompie dalam sebuah wawancara di salah satu stasiun televisi swasta, kemarin. Namun mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu enggan membeberkan bukti yang mendukung penyidik menetapkan wanita berusia 60 tahun itu sebagai tersangka kasus pembunuhan. ‘’Karena kita bukan di sidang pengadilan, saya tidak akan mendiskusikannya,” ucapnya. Bukti permulaan itu, lanjut dia, di-

dapatkan berdasarkan keterangan ahli forensik dari RSUP Sanglah Denpasar dan keterangan dari Tim Laboratorium Forensik baik Cabang Denpasar dan Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri yang sebelumnya melakukan olah di tempat kejadian perkara di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Denpasar Sebelumnya, Polres Kota Denpasar menetapkan satu tersangka pembunuhan Engeline yakni Agus, yang sebelumnya bekerja sebagai pekerja rumah tangga di kediaman Margriet. Berdasarkan keterangan terakhir tersangka Agus menggunakan alat tes kebohongan, pria asal Sumba Timur, NTT, itu menyatakan bahwa dirinya tidak melakukan pembunuhan namun dilakukan oleh Margriet. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SEKOLAH - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri memberikan sambutan saat pembukaan sekolah calon kepala daerah PDIP di kantor DPP PDIP di Jakarta, kemarin.

Mega : Buang Kepentingan Pragmatis

Suluh Indonesia/ant

PETANI JUAL BONGKAHAN TANAH - Sejumlah pekerja mengangkut bongkahan tanah yang mengering di lahan sawah Desa Sisngaraja, Indramayu, Jabar, kemarin. Petani yang sawahnya mengering akibat tidak mendapat pasokan air irigasi tersebut menjual bongkahan tanah dengan harga Rp 100.000/truk.

JAKARTA - PDIP membuka sekolah partai untuk menyiapkan calon kepala daerah. Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan banyak calon kepala daerah yang maju dalam pilkada atas dasar kekuasaan semata untuk memperjuangkan kepentingan pribadinya, yang akhirnya terjerat masalah hukum. ‘’Sebagai ketua umum yang paling senior di republik ini sehingga saya telah mengalami asam dan garam. Kepedihan saya kalau anakanak saya jadi pimpinan, di eksekutif mempunyai masalah hukum. Dalam pengarahan saya membuka sekolah partai ini, saya tegaskan jangan hal-hal seperti itu berada dalam benak saudarasaudara,” kata Mega saat

membuka Sekolah Partai di Jakarta, kemarin. Mega mengingatkan, PDIP akan selektif dalam merekomendasikan seseorang untuk diusung sebagai calon kepala daerah. Hal ini penting agar calon kepala daerah yang diusung partainya tidak memiliki pikiran pragmatis, yang hanya berjuang untuk kepentingannya pribadinya saja. Semua syarat sekecil apapun harus dipenuhi, sebab dari pengalamannya ada juga calon kepala daerah tidak hafal lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Apabila itu masih terjadi maka Megawati menganggap sama saja tidak tahu makna dan tujuan bangsa Indonesia ke depan. ‘’Akhirnya karena hanya berpikir praktis sehingga pragmatis. Jadi kepala daerah cuma ambisi kekuasan dan ke-

pentingan pribadi. Kalau disini ada niat itu dibuang saja atau keluar dari sini,” tegasnya. Untuk menghadapi pilkada, menurutnya tiap partai memiliki persiapan masing-masing. PDIP sendiri telah merancang beberapa persiapan, baik internal maupun eksternal. ‘’Internal itu fit and proper test dan psikotes. Setelah itu mendapat rekomendasi untuk pelatihan yang berguna. Sedangkan eksternal kita lakukan survei secara umum dan tertutup. Kita mencoba mempertajam situasi lapangan,” imbuhnya. Semua persyaratan yang dipenuhi oleh calon kepala daerah termasuk kepribadian di bidang budaya. ‘’Bangkitkan budaya daerah itu, seperti bahasa daerah. Ada yang bilang mereka merasa prihatin,’’ kata Megawati. (har)

Saatnya Penguatan Demokrasi Kita PENGAMAT politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten Leo Agustino menilai PDIPmenyelenggarakan Sekolah Partai bagi calon kepala daerah yang maju di Pilkada serentak Desember 2015 merupakan langkah strategis memelopori penguatan demokrasi. Leo menilai, penyelenggaraan sekolah bagi calon kepala daerah oleh PDIP merupakan langkah maju bagi partai itu sendiri sekaligus langkah maju bagi penguatan demokrasi di Indonesia. Sebab, lanjut dia, pilkada serentak sebenarnya bukan hanya bertujuan ingin mendidik masyarakat

menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga perwujudan keinginan rakyat akan hadirnya kepala daerah yang mengerti rakyatnya dan mendamba partai yang cerdas pula. Sebagai partai kader, PDIP sudah sepatutnya mempersiapkan kader terbaiknya untuk bersaing dalam pemilihan kepala daerah.

Dalam ‘gelombang kedua’ pilkada langsung ini, profil figur merupakan hal utama dalam menentukan pilihan pemilih. Pemilih akan mudah ‘jatuh hati’ pada calon kepala yang punya jejak rekam positif. ‘’Kita sebagai pemilih, tidak mau lagi memilih calon kepala daerah yang bisanya hanya menggelontorkan uang untuk membeli suara, tapi secara administrasi publik ia tidak bisa apaapa,” ujar Leo. Menurut dia, sudah sewajarnya rakyat menginginkan calon kepala daerah yang mampu mendengar keinginan dan kebutuhan publik, mampu berkomunikasi secara efek-

tif dengan legislatif, mengerti mengembangkan organisasi publik di daerah, hingga cerdas dalam mengelola keuangan publik di wilayah administrasinya. ‘’Untuk mendapatkan kepala daerah seperti itu sudah sepantasnya partai politik mendidik kader-kader terbaiknya, atau simpatisan mereka yang dianggap terbaik untuk berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah secara langsung,” tambahnya. Sebelumnya, diberitakan DPP PDIP secara resmi telah membuka sekolah partai untuk calon kepala daerah yang akan mengikuti pilkada angkatan pertama. (ant)

Reshuffle Kabinet

PDIP Sarankan Rekrut Kader KMP JAKARTA - Presiden Joko Widodo diingatkan penguatan dukungan pemerintah dari parlemen sangat dibutuhkan untuk membuat pemerintahan yang kuat. Oleh karena itu, wacana reshuffle atau perombakan kabinet, saat ini dinilai sebagai sebuah kebutuhan pemerintah dengan mempertimbangkan untuk mengambil menteri-menteri yang mewakili kekuatan politik Koalisi Merah Putih (KMP). ‘’Kalau Pak Jokowi ingin reshuffle kabinet, maka kebutuhan dukungan politik di parlemen menurut hemat kami adalah suatu kebutuhan,” kata Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Basarah di Kantor PDIP, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, fakta politik yang ada sekarang ini adalah selama sekitar delapan bulan pemerintahan Jokowi-JK, proses pemerintahan yang dijalankan stagnan. Salah satu penyumbang terbesar dari stagnasi pemerintahan itu adalah faktor politik. Yaitu pasca Pilpres terjadi turbulensi politik, dimana partai-partai yang membangun kekuatan di luar pemerintah melalui KMP masih merasa Pilpres belum selesai, sehingga pertarungannya kini berlanjut di parlemen. Sayangnya, sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja memiliki kapasitas yang tidak memadai. Visi dan misi besar Jokowi tidak mampu diterjemahkan

dan dilaksanakan secara oleh sejumlah menteri. Sehingga pemerintahan yang dijalankan selama ini dianggap belum berhasil menjalankan visi dan misi presiden. ‘’Maka muncul

gagasan reshuffle kabinet sebagai kebutuhan,” terangnya. PDIP sebagai partai utama pendukung pemerintah merasa bertanggungjawab terhadap kegagalan ini. (har)

Suluh Indonesia/ant

KALAH BERSAING - Penjahit tradisionil menyelesaikan proses jahitan disaksikan seorang bocah di Pasar 17 Agustus, Pamekasan, kemarin. Menurut pengakuan sang penjahit, omzetnya selama bulan ramadan tidak berubah, karena warga sepertinya lebih memilih pakaian jadi untuk kebutuhan lebaran.


K ta

Suluh Indonesia, Senin 29 Juni 2015

2

Ahok Larang

PNS Mudik Pakai Mobil Dinas JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melarang seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menggunakan mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran. ‘’Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, bahwa kendaraan dinas, apapun jenisnya, sama sekali tidak boleh digunakan oleh PNS untuk keperluan mudik Lebaran,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta, kemarin. Sebaliknya, pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu mengimbau kepada seluruh pegawai agar mudik ke kampung halamannya masingmasing dengan menggunakan transportasi umum. ‘’Jadi, semua pegawai yang mau mudik harus menggunakan angkutan umum, diantaranya bus, kere-

ta api, pesawat terbang, atau boleh juga kalau mau menyewa kendaraan sendiri, yang penting jangan pakai mobil dinas,” ujar Ahok. Mantan anggota DPR RI Komisi II itu menuturkan mobil dinas memang tidak boleh digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk mudik, karena hanya dapat digunakan untuk bekerja dan melayani kebutuhan masyarakat. ‘’Apalagi, seluruh biaya perawatan dan operasional mobil dinas itu menggunakanAPBD DKI. Artinya, mobil itu hanya boleh digunakan untuk dinas atau bekerja,” tutur Ahok. Dia mengungkapkan apabila nantinya diketahui ada PNS yang menggunakan mobil dinas untuk mudik, maka sanksi tegas akan diberikan secara langsung. (kmb)

Kilas 7.923 Bus Angkutan Lebaran Suluh Indonesia/ant

SISA KEBAKARAN - Seorang warga melihat sisa kebakaran di salah satu gedung Komnas Perlindungan Anak (PA), Jakarta, kemarin. Kebakaran tersebut membakar empat ruangan diantaranya ruang Sekjen Komnas PA, ruang penyimpanan data dan dua ruangan untuk para pekerja yang menginap.

Ahok Ingatkan

PNS Tak Terima Parsel JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengingatkan seluruh pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI agar tidak menerima parsel dalam rangka Idul Fitri atau Lebaran. ‘’Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, sekali lagi saya ingatkan, tidak boleh ada pejabat maupun pegawai yang menerima parsel

Lebaran. Saya minta anjuran ini ditaati,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin. Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu, imbauan untuk tidak menerima parsel saat Lebaran maupun hari raya lainnya sesuai dengan anjuran dari Komisi KPK. ‘’Penerimaan parsel itu dikhawatirkan akan menimbulkan efek gratifikasi terhadap pejabat atau pegawai yang ber-

sangkutan. Oleh karena itu, jangan ada yang menerima parsel Lebaran,” ujar Ahok. Lebih lanjut, mantan bupati Belitung Timur itu mengungkapkan larangan menerima parsel atau hadiah tersebut berlaku untuk seluruh PNS agar tidak menerima pemberian dari kolega mana pun. ‘’Apabila nanti diketahui ada pejabat ataupun pegawai yang menerima parsel Lebaran dari siapa

pun, saya minta agar hal tersebut segera dilaporkan kepada lembaga terkait,” ungkap Ahok. KPK telah mengeluarkan imbauan yang melarang PNS dan penyelenggara negara untuk menerima parsel atau hadiah dari pihak mana pun. PNS juga dilarang meminta parsel, hadiah atau fasilitas lain dari pihak swasta, termasuk meminta tunjangan hari raya (THR) dari perusahaan rekanan.

Selain itu, KPK juga melarang penggunaan aset- aset negara untuk kepentingan pribadi, seperti penggunaan mobil dinas untuk mudik. Apabila diketahui ada gratifikasi, maka masing-masing instansi diminta untuk melaporkan pemberian hadiah, parsel, THR atau fasilitas lain tersebut selambat-lambatnya 30 hari. (kmb)

Pemudik Lebaran

Diprediksi 4,2 Juta Jiwa

Suluh Indonesia/ant

KEMACETAN AKIBAT PKL - Kemacetan lalu lintas menghiasi kawasan Tanah Abang, Jakarta, kemarin. Kawasan Tanah Abang makin marak oleh pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang trotoar menjelang Lebaran dan mengakibatkan terhambatnya arus lalu lintas.

JAKARTA - Jumlah pemudik asal Jakarta tahun ini diperkirakan mencapai 4.220.315 jiwa. Jumlah ini meningkat 12 persen dibanding tahun lalu yang hanya 3.778.761 jiwa. ‘’Kami perkirakan jumlah pemudik tahun ini meningkat 12 persen,” kata M Akbar, Kadis Perhubungan DKI Jakarta, kemarin. Dirinya merinci, prediksi penumpang mulai H-7 lebaran, untuk angkutan umum jumlahnya 2.652.941 orang. Jumlah tersebut terdiri dari penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sebanyak 409.967 orang, penumpang mudik gratis sebanyak 118.678 orang, penumpang kereta api sebanyak 556.114 orang, dan penumpang kapal laut sebanyak 32.824. Sementara jumlah penumpang paling banyak yakni melalui udara mencapai 1.535.328 orang. Sedangkan untuk jumlah pemudik yang menggunakan

kendaraan pribadi jumlahnya diperkirakan mencapai 1.567.374 orang. Tahun lalu, jumlahnya hanya sebanyak 1.341.727 orang. Untuk pemudik yang naik motor jumlahnya diperkirakan 509.712 orang. Sementara yang naik mobil mencapai 1.057.662 orang. Dikatakan Akbar, untuk menunjang angkutan bagi pemudik pihaknya telah menambah jumlah AKAP yang tersebar di 12 terminal. Tahun ini, setidaknya tersedia sebanyak 8.318 bus yang bisa digunakan untuk mudik. ‘’Jumlah bus yang disediakan juga bertambah dari tahun lalu yang hanya sebanyak 8.283 busa,” ujarnya. Menurut Akbar, selain bus reguler pihaknya juga bekerjasama dengan perusahaan otobus. Bus reguler AKAP yang tersedia di DKI mencapai 2.389 bus dan luar DKI sebanyak 5.454 unit. (kmb)

DISHUBTRANS DKI Jakarta menyiapkan 7.923 bus reguler untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Selain itu, Dishubtrans DKI juga menyiapkan sekitar 490 bus bantuan terdiri dari 275 bus pariwisata dan 215 bus kota. Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Emmanuel Kristanto mengatakan, dari hasil rapat koordinasi bersama dengan operator bus dan instansi terkait, kesiapan sarana angkutan Lebaran pada tahun ini telah mencapai 100 persen. Menurut dia, pihaknya sudah rapat dengan DPD Organda, Ditjen Perhubungan Darat, dan internal Dishubtrans seperti UPT Terminal, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor†(PKB), serta Kepala Suku Dishubtrans di lima wilayah. Dikatakan Emmanuel, dari hasil rapat koordinasi itu, jumlah angkutan Lebaran yang disiapkan tahun ini berjumlah 7.923 unit dengan rincian 2.469 bus AKAP DKI dan 5.454 unit bus AKAP Non DKI. “5.454 bus AKAP Non DKI disediakan Ditjendat. (kmb)

Komnas PA Terbakar BELUM juga padam api yang membakar gudang barang bekas di Ujung Menteng, Cakung, kebakaran kembali terjadi di kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) di RT 02/08, Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dugaan sementara, api pertama kali berasal dari rumah dinas pegawai Kementerian Sosial yang ada di belakang kantor Komnas PA. Caca (52), penjaga kantor Komnas PA menuturkan, saat kejadian pukul 20.30, ia tengah makan. Mendadak ia dikejutkan suara ledakan hebat dari belakang kantor yang disusul api dari atap kantor. Dalam sekejap api sudah membesar hingga ke kamar tidur pegawai. Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan, saat kejadian ia tengah di rumah. Mendapat kabar kantornya terbakar, ia pun langsung mengecek. Menurutnya, bagian yang terbakar ada empat ruangan. Yakni gudang, ruang kerja Sekjen dan dua kamar pegawai. Sedangkan ruang perkantoran tempat penyimpanan arsip, tidak sampai terbakar. (kmb)

Makanan Berbahaya GUBERNUR DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) hari ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pusat penjualan makanan untuk berbuka puasa di Bendungan Hilir (Benhil) Jakarta Pusat. Dari sidak itu, diketahui 10 persen makanan mengandung zat berbahaya yang bisa mengakibatkan kanker. Zat berbahaya ditemukan pada makanan yang dijual seperti mi, asinan, kerupuk, cendol, dan kolang-kaling. “Sekitar 10 persen makanan di sini mengandung zat berbahaya. Formalin dan boraks terkandung di dalam makanan seperti mi, asinan, cendol, kolang-kaling. Selain itu juga ada pewarna tekstil yang bisa memicu kanker dan menyerang hati,” kata Dewi Prawitasari, Kepala BPOM DKI di Pasar Benhil Jakarta Pusat, Sabtu (27/6). Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta, kepada Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) untuk segera menarik makanan berbahaya tersebut. (kmb)

LKB Ingin Budaya Betawi

Jadi Unsur Utama Pariwisata Jakarta LEMBAGA Kebudayaan Betawi (LKB) sebagai unsur Badan Musyawarah (Bamus) Betawi merupakan lembaga pendamping resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Oleh sebab itu, LKB ingin budaya Betawi dijadikan unsur utama dalam setiap kegiatan pariwisata di ibu kota. ‘’Selain lembaga verifikasi semua sanggar Betawi, LKB juga meminta kepada Pemprov DKI agar budaya Betawi dijadikan unsur utama dalam setiap kegiatan pariwisata Jakarta,” kata Ketua LKB

Tatang Hidayat, Jumat (26/6). Selain itu, kata Tatang, pengetahuan budaya Betawi juga harus dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah SD hingga SMA. Hal itu dibahas dalam rapat kerja Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD tentang Raperda Kepariwisataan Budaya Betawi. ‘’Selain itu, dalam Perda Bu-

daya Betawi nanti, seni budaya Betawi harus masuk dalam pelajaran ekstrakurikuler,” harap tokoh pemuda Ansor DKI ini. Sementara itu, Ketua Balegda DPPD DKI M Taufik mengatakan pihaknya sangat terbuka menerima semua masukan berkaitan dengan Raperda Budaya Betawi. Termasuk dari seniman Betawi, tokoh Betawi, pengelola hotel atau pariwisata. ‘’Agar setelah jadi Perda tidak ada lagi protes akibat tidak terakomodirnya keinginan warga Betawi. Kami siap menerima semua masukan demi kebaikan Perda ini,” tandas Ketua DPD Partai Gerindra DKI ini,

didampingi Wakil Ketua Balegda, Merry Hotma dari Fraksi PDIP. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Purba Hutapea menegaskan pihaknya sangat peduli dalam pembahasan Raperda ini menjadi Perda nantinya. ‘’Bukti keseriusan itu antara lain, untuk tahun ini saja Kementerian Pariwisata RI akan mengalokasikan anggaran Rp 100 miliar dalam mempromosikan wisata Jakarta termasuk budaya Betawi. Bentuknya, membuat promosi digital di seluruh Jakarta soal budaya Betawi,’’ Purba Hutapea. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

SILAHTURAHMI - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian (kiri) berbincang dengan Ketua PWNU DKI Jakarta Tubagus Robby Budiansyah (tengah) didampingi Wakil Katib PWNU DKI Jakarta Ahmad Muzakir Zain saat bersilaturtahmi dengan warga di Jakarta Utara, kemarin.


Metr politan

Suluh Indonesia, Senin 29 Juni 2015

3

Hasyim Muzadi :

Tolak Dana Aspirasi PENGASUH Pondok Pesantren Al-Hikam Depok dan Malang KHA Hasyim Muzadi berpendapat usulan dana aspirasi sebesar Rp20 miliar untuk setiap anggota DPR per tahun harus ditolak karena melampaui kewajaran. Menurut Muzadi, dana aspirasi seperti itu harus ditolak. Ini merupakan kezaliman karena melampaui kewajaran. Ia mengemukakan hal tersebut kontroversi dana aspirasi yang diusulkan DPR, namun tidak termasuk Fraksi PDIP, Hanura, dan Nasional Demokrat yang memberikan penolakan usulan itu. Dana aspirasi tersebut besarannya mencapai Rp20 miliar per anggota DPR per tahun. Total dana yang dibutuhkan per tahun menjadi Rp11,2 triliun untuk 560 anggota DPR. DPR memasukkan dana aspirasi itu ke dalam RanHasyim cangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016. Para anggota DPR berdalih anggaran tersebut sangat diperlukan untuk membangun daerah pemilihan mereka masing-masing. Menurut KHA Hasyim Muzadi yang juga Rais Syuriah PBNU itu, para anggota legislatif sudah mendapatkan gaji, bahkan masih harus dikoreksi apakah mereka sudah menjalankan amanat rakyat dengan baik atau belum agar gajinya halal. ‘’Lalu bagaimana mungkin mereka meminta lagi dana aspirasi yang jumlahnya melampaui kewajaran, sehingga harus dipertanyakan aspirasi mana lagi yang mereka maksudkan itu,” katanya. Ia mengemukakan usulan dana aspirasi

itu secara moral sangat tidak pantas pada saat rakyat masih banyak yang mengalami “paceklik” dan kurang makan, sementara dana tersebut berasal dari rakyat yang miskin tersebut. ‘’Sah secara undang-undang, belum tentu sah secara moral atau sah dari tinjauan agama,” kata mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu. KHA Hasyim Muzadi lebih lanjut mengajak para anggota DPR untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya demi kepentingan rakyat tanpa berpikir harus mendapatkan imbalan lebih, apalagi yang di luar kewajaran. Sementara itu, sejumlah petinggi partai politik menilai ada atau tidaknya dana bantuan parpol tidak akan memengaruhi kesiapan mereka untuk mengikuti pemilihan umum legislatif atau pemilu kepala daerah ke depan. ‘’Kita biasa saja, kami sudah tahu kalau tidak mungkin pemerintah memberi dana parpol dalam jumlah besar, jadi tidak akan ada pengaruhnya,” kata Ketua Umum DPP Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Muzadi Bakrie. Hal tersebut dikatakan Aburizal setelah menghadiri acara buka puasa bersama di rumah dinas Wakil Ketua MPR yang berasal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid. Sementara itu, tuan rumah yang juga merupakan Pimpinan MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan seharusnya usulan dana partai tidak harus ditingkatkan yang terpenting adalah membuat regulasi agar berpolitik itu tidak harus berbiaya tinggi. ‘’Kemarin kan Mendagri yang mengusulkan sendiri bahkan mau dinaikan 10 kali lipat. Menurut saya buat aturan untuk mengajukan perubahan undangundang agar dicapai cara berpolitik yang murah, pemilu dan pilkada,” kata Hidayat. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SEKOLAH CALON KEPALA DAERAH - Gubernur Jateng yang juga kader PDIP Ganjar Pranowo (kedua kanan) bersama para calon kepala daerah mengikuti pembukaan sekolah calon kepala daerah PDIP di Jakarta, kemarin. Sekolah calon kepala daerah angkatan pertama yang diikuti 137 peserta itu guna membekali para calon mengenai pengetahuan dan strategi untuk memenangkan pemilukada.

Ray Rangkuti Nilai

Menteri Parpol Tidak Maksimal JAKARTA - Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai para menteri yang berasal dari partai politik terlihat bekerja dengan agenda sendiri tidak mengikuti arahan Presiden Joko Widodo sehingga tidak maksimal. ‘’Para menteri dari partai politik bekerja dengan agenda sendiri-sendiri. Mereka tidak tunduk pada agenda kerja dan arahan Presiden

atau pada Nawacita. Ini sangat berbahaya,’’ katanya di Jakarta, kemarin. Menurut Ray para menteri dari partai politik kerap membawa agenda sendiri dan kelompok, yang mengakibatkan kinerja Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla anjlok. Hal ini berbeda dengan menteri non partai politik atau profesional, yang bekerja atas dasar agenda Nawacita atau arahan Presiden Joko Widodo

dan Jusuf Kalla. Pernyataan Ray Rangkuti ini disampaikan terkait pernyataan politisi PKB Daniel Johan yang menilai kinerja menteri dari kalangan profesional saat ini buruk. Menurut Ray, kalau dilihat secara keseluruhan, kompetensi dan kualitas menteri Kabinet Kerja ini sama. Menteri dari parpol dan profesional memiliki kecakapan yang kompetensi yang sama. Namun, tambah Ray yang

membedakan mereka adalah agenda kerja yang dibawa dan diterapkan. Para menteri dari partai politik, kata Ray, kerap membawa agenda sendiri dan partai serta kelompoknya. Sementara menteri nonparpol atau dari kalangan profesional, kata pakar politik itu, bekerja atas dasar arahan, agenda dan program Nawacita Joko Widodo. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Senin 29 Juni 2015

4

Niat Raup Keuntungan Berlipat

Penyuntik Gas 12 Kg Diciduk Petugas

Suluh Indonesia/ant

MAYAT DALAM TONG AIR - Kapolres Metropolitan Tangerang Kota Agus Pranoto (kiri) didampingi Kasatreskrim AKBP Sutarmo (kanan) menunjukan foto mayat yang ditemukan didalam tong air di kawasan Pinang, Tangerang Kota, kemarin. Mayat dengan ciri tato dipunggung itu belum diketahui identitasnya dan Polisi menghimbau bagi masyarakat kehilangan keluarga dengan ciri diatas dapat menghubungi Polres Tangerang Kota.

DEPOK - Seorang mantan karyawan Pertamina, Erwin Kurnia (35) terpaksa harus berusan dengan aparat Reskrim Polresta Depok akibat melakukan aksi kecurangan dengan mengurangi isi tabung gas elpiji ukuran 12 Kg di Sub Agen Gas Kurnia Tebu Gas, Jalan KH. M.Usman, Kukusan, Beji, Kota Depok. Kapolresta Depok, AKBP Dwiyono mengaku penangkapan dilakukan setelah polisi mendapat laporan banyak warga yang merasa ditipu setelah membeli tabung gas elpiji di tempat karena lebih cepat habis. Pihak kepolisian juga menjelaskan modus operandi pelaku dengan cara setiap tabung gas elpiji 12 Kg dikurangi 1 Kg. Gas yang dikurangi diisi ke tabung gas 12 dengan cara menyuntikan. Setelah itu diberi tutup segel dan plastik bertuliskan PT. Bangun Reka Sakti Mandiri. “Pelaku ditangkap saat mengurangi isi gas elpiji 12 Kg kemudian menyuntikannya ke tabung gas 12 Kg yang lain ” kata Kapolresta Depok, kepada wartawan beberapa waktu lalu (26/6). Sedangkan dari pengakuan Erwin, aksi kecurangan itu sudah dilakukannya sejak dua tahun terakhir dengan keuntungan Rp 2,9 juta per hari. Dia juga mempekerjakan 15 karyawan

Penduduk Kabupaten Bogor

200.000 Orang Pecandu Narkotika BOGOR - Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bogor, Nugraha Setia Budi menyatakan 200.000 jiwa penduduk Kabupaten Bogor terdeteksi positif menggunakan narkotika. ‘’Jumlah pengguna narkotika di Kabupaten Bogor ada 200.000 jiwa dan berada di peringkat ke-2 di Provinsi Jawa Barat,” kata Nugraha di Cibinong, kemarin. Ia mengatakan, peringkat pertama jumlah pengguna

narkoba di Jawa Barat adalah Kota Bandung. Saat ini jumlah pengguna narkotika Jawa Barat merupakan yang tertinggi di Indonesia. ‘’Dari total 33.905.400 jiwa penduduk, ada 2,34 persen atau sebanyak 792.206 jiwa terdeteksi positif menggunakan narkotika di wilayah Jawa Barat,” katanya. Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Badan Nakotika Nasional (BNN) Bogor men-

canangkan program pemuda anti narkotika. ‘’HAN di BNNK Bogor dilaksanakan dengan deklarasi pemuda anti narkotika,” katanya. Ia mengatakan, untuk mencegah dan memberantas peredaran narkotika dan rehabilitasi pengguna narkotika. BNNK Bogor perlu mendapatkan dukungan dari legislatif, eksekutif dan pemuda karena pengguna narkotika mayoritas usia produktif dari 13 tahun

hingga 50 tahun di Kabupaten Bogor. ‘’Semoga dengan program ini, angka pengguna narkotika di wilayah Kabupaten Bogor bisa berkurang dengan dukungan semua pihak,” katanya. Ia menyatakan, Lapas Gunung Sindur yang ada di Jalan Pengayoman, Komplek Perumahan Kementerian Hukum dan HAM RI Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, akan dijadikan tempat

penahanan khusus para bandar narkoba yang tertangkap BNNK Bogor dan Polres Bogor. ‘’Itu sudah sesuai kesepakatan Badan Narkotika Nasional dan Polri,” katanya. Nugraha menjelaskan, kini Lapas Kelas III Gunung Sindur Kabupaten Bogor yang berkapasitas 180 orang. Pengamanannya akan dilakukan berlapis, yakni melibatkan petugas Kemenkumham, Polri dan BNN. (ant)

Polisi Musnahkan

8.000 Potong Tahu Berformalin DEPOK - Kepolisan Resort Depok akhirnya memusnahkan sekitar 8.000 potong tahu berformalin di halaman Mapolresta Depok, Sabtu (27/6) lalu. Tahu berbahaya yang terdiri dari 5.700 buah tahu ukuran kecil dan 2.240 tahu besar merupaka hasil sitaan tim Reserse Narkoba Polresta Depok, dari pelaku berinisial AR (49). ‘’Tahu ini dimusnahkan tapi tersangkanya tetap kita tahan untuk proses lebih lanjut,” kata Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Vivick Tjangkung dihadapan perwakilan PN Depok, KejariDepok serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Menurutnya sindikat pengedar tahu berformalin yang ditangkap di wilayah Depok, jugs kerap menjual makanan yang terbuat dari kedelai tersebut ke Jakarta

dan Bogor, karena setiap harinya dia mampu memproduksi sebanyak tiga kuintal tahu. ‘’Jangkauan pelaku cukup luas, setiap harinya saja pelaku dapat memproduksi tahu sebanyak 7.000 tahu berformalin. Keuntungan yang diraih bisa mencapai Rp15 juta,” kata Kasat. Saat itu, AR kedapatan tengah membawa satu truk tahu berformalin ketika hendak dikirim ke Pasar Cisalak, Cimanggis, Depok. Dalam satu mobil bak terbuka terdapat 7.940 tahu yang siap dijual. ‘’Pelaku sudah memproduksi tahu berformalin sejak tahun 2010.,” ujar Kapolresta Depok AKBP Dwiyono. Menurut pengakuan tersangka, Ia melakukan perendaman tahu menggunakan air formalin selama delapan jam agar tahu tahan lama. (jif)

dan Dua karyawan diantaranya bertugas untuk menyedot dan mengisi ulang ke tabung lain. Dirinya juga mengaku mendapat keahlian tersebut saat dulu bekerja di Pertamina. Begitu berhenti bekerja Erwin mencoba membuka usaha agen gas. Namun dengan aksi yang tak terpuji. “Dengan begitu keuntungannya lebih banyak. Akhirnya saya coba mengurangi isi kemudian memindahkan ke tabung lain dengan menyuntikannya,”kata dia. Di tempat pelaku, petugas menyita barang bukti berupa 290 tabung gas elpiji 12 kg yang sudah dikurangi isinya. Sedang 5 tabung gas yang masih penuh serta peralatan kerja lainnya juga luput disita petugas sebagai barang bukti. Sementara itu, menanggapi aksi kecurangan tersebut, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok, Martinho, berjanji pihaknya bakal lebih mengawasi pendistribusian gas. Terlebih elpiji ukuran 3 kg yang bersubsidi yang pelakunya bisa melanggar hukum pidana. “Jika pelaku mengurangi gas bersubsidi lalu dijual dengan harga non subsidi, maka melanggar hukum,” kata Martin. (jif)

Kilas Wanita Dibunuh WARGA Jalan Kemiri Raya, RT 03/011, Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel digegerkan dengan penemuan mayat gadis belia bernama Citra Khairiyah Ikhlas (20) di rumah kontrakannya. Citra diduga merupakan korban pembunuhan sadis. Pasalnya, saat ditemukan jasad korban dalam kondisi telanjang di kamar mandi, wajah lebam dan leher terdapat luka sayatan. salah seorang petugas di Mapolsek Pamulang mengatakan, korban telanjang dengan posisi tubuh miring di kamar mandi. Di TKP petugas menemukan barang bukti berupa tulisan terkait mayat tersebut. Menurut informasi, Citra memiliki anak satu. Martin (32), kaka sepupu korban mengatakan, keluarga semua kaget ketika dikasih info Citra meninggal di kontrakan. Menurutnya, Citra kesehariannya dipandang keluarga sebagai sosok wanita baik. (nov)

Jangan Tolak Zakat Beras MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel menginstruksikan kepada seluruh amil yang tergabung dalam Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di wilayah sekitar untuk tidak menolak zakat fitrah berupa beras pera. Kendati demikian harus diperhatikan bahwa yang berzakat beras pera memang berasal dari warga dengan perekonomian kurang. Ketua Bidang Hukum dan Fatwa MUI Kota Tangsel, KH Hasan Mustofi kemarin mengatakan, mungkin kalau yang di sini makannya beras yang Rp 9 ribu, bisa lebih. Tapi yang di pojok sana yang tinggal di bawah pohon pisang sana hanya bisa beli beras pera. Hasan Mustofi mengatakan, untuk menunaikan ibadah rukun Islam keempat ini setiap jiwa wajib menyetorkan zakat fitrah berbentuk beras sebanyak 2,5 liter. Sementara nilai uang, pemerintah telah menetapkan harga beras berkisar di angka Rp9 ribu per liter. (nov)

Bandar Judi Ditangkap

Suluh Indonesia/ant

ABRASI PESISIR PANTAI - Nelayan melintas di depan bongkahan bangunan rumah yang porak poranda akibat abrasi di Pantai Bhakti, Muara Gembong, Bekasi, kemarin. Menurut warga sekitar abrasi di pesisir pantai tersebut mencapai 20 meter dari bibir pantai.

APARAT Polresta Tangerang menangkap Dh (26) seorang bandar judi daring (dalam jaringan) atau “online” yang sedang beraksi pada sebuah warung internet (warnet) di Kecamatan Curug. Kapolresta Tangerang AKBP Irman Sugema di Tangerang, kemarin mengatakan, pihaknya telah mengintai sejak lama pelaku itu berkat adanya informasi dari warga. Irman mengatakan penangkapan Dh setelah melalui pengembangan sebelumnya dari upaya petugas menciduk Hen (26) yang juga bandar judi daring. Petugas mengamankan kolkulator untuk merekap data, telepon selular, buku, komputer jinjing serta uang tunai Rp120 ribu sebagai barang bukti. Keberadaan Dh sudah diincar sejak lama dan ketika berada di warnet di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, maka polisi menyergap. Namun, tidak ada perlawanan dari pelaku meski sempat mengelak ketika dikonfirmasi sebagai bandar judi daring. (ant)

Kekeringan di Bogor

Dipicu Berkurangnya Air Irigasi Jatiluhur

KEKERINGAN yang melanda Kabupaten Bogor, Jawa Barat, saat ini membuat air irigasi Waduk Jatiluhur berkurang dan tidak bisa mengairi lahan pertanian di Jonggol.

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Teknologi dan Peredaran Hasil XV Wilayah Jonggol Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor, Priyono di Jonggol, kemarin mengatakan, air irigasi Waduk Jatiluhur merupakan sumber air lahan pertanian di Jonggol sudah tidak bisa digunakan petani. Ia mengatakan, musim kemarau sejak awal bulan Juni 2015 hingga kini terus melanda kabupaten Bogor. Sehingga menye-babkan beberapa daerah di Kabupaten Bogor mulai keku-rangan air untuk pengairan lahan pertanian. ‘’Kekeringan sudah mulai melanda Kabupaten Bogor wilayah Timur sampai wilayah

Barat, terutama di wilayah Central komoditas padi seperti Kecamatan Cariu, Tanjungsari, Jonggol dan Sukamakmur,” katanya. Ia mengatakan, saat ini kekeringan juga sudah melanda di Kecamatan Tenjo dan Parungpanjang. ‘’Jika kekeringan ini tidak segera ditangani maka akan berdampak pada gagal panen atau puso di Kabupaten Bogor,” katanya. Menurut data pertanaman padi di UPT wilayah Jonggol yang terancam bencana kekeringan ada di Desa Sukagalih Kecamatan Jonggol seluas 135 hektare. Jika dalam waktu dua minggu lahan pertanaman padi tidak mendapatkan sumber air maka akan timbul anca-

man puso seluas 73 hektare khusus di Jonggol dan belum termasuk daerah lainnya. Ia mengatakan, beberapa solusi telah dilakukan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor dibantu TNI dari Danramil setempat. ‘’Mereka melakukan pemompaan air dari sumber air yang masih tersisa untuk mengairi lahan persawahan dengan mendatangkan pompa air dari petani,” katanya. Ia berharap upaya yang dilakukan mampu mengatasi masalah kekeringan dan mampu mencegah terjadinya gagal panen atau puso di wilayah “Central” padi. ‘’Meskipun hanya sebagai alternatif solusi sementara,’’ kata dia. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KEBUTUHAN - Warga memanggul drigen berisi air bersih di Desa Pantai Bhakti, Muara Gembong, Bekasi, kemarin.Kekeringan telah menyebabkan warga harus membeli air.


pini

Suluh Indonesia, Senin 29 Juni 2015

5

Dana Aspirasi DPR:

F OKUS Mempertanyakan Hubungan Fungsional Parlemen dan Rakyat UBUNGAN antara anggota parlemen dengan rakyat boleh kita katakan berbentuk fungsional. Artinya anggota parlemen memfungsikan dirinya untuk memperjuangkan segala kepentingan yang ada pada masyarakat. Karena anggota parlemen merupakan perwakilan, maka jelas mereka menyuarakan rakyat yang jumlahnya jamak dan majemuk. Dengan demikian, idealisme fungsional tersebut memperjuangkan persoalan yang mayoritas, atau dalam keadaan mendesak. Mayoritas artinya mewakili persoalan paling banyak dari seluruh yang ada di masyarakat tersebut, misalnya tentang kemiskinan. Sedangkan yang sifatnya mendesak dapat berbentuk bencana alam. Fungsi wakil rakyat adalah menyuarakan dan mengargumentasikan segala persoalan itu di parlemen, agar mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah dalam bentuk kebijakan. Cara ini akan berguna jangka panjang. Sebuah keputusan yang dituangkan dalam peraturan pencegahana kemiskinan misalnya, jelas mempunyai arah jangka panjang sehingga pencegahannya juga dalam jangka panjang. Munculnya kontroversi dana aspirasi yang jumlahnya 20 miliar dari anggota DPR itu, kiranya patut kita renungkan dalam konteks hubungan fungsional tersebut. Memang benar apabila jumlah uang ini akan memberikan kesempatan bagi anggota DPR untuk memberikan bantuan kepada masyarakat guna menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Namun, dimungkinkan juga hubungan fungsional tersebut tidak mau nyambung secara benar. Siapa pun yang kelak membawa atau mencairkan dana aspirasi tersebut, kemungkinan pembelokannya bisa saja terjadi. Misalnya, tertuju kepada para pembantu kampanye dari anggota parlemen tersebut untuk meraih suara pada pemilihan umum yang lalu. Apabila ini terjadi, puluhan miliar itu akan dapat musnah dengan cepat tanpa dapat dimanfaatkan dengan baik. Seiring dengan hal tersebut, penggunaannya juga tidak dapat menyentuh secara maksimal, apalagi dalam kebijakan. Uang bantuan yang diberikan oleh anggota DPR ini dimungkinkan sampainya secara parsial, hanya pada orang-orang tertentu saja. Benar seperti berbagai pendapat bahwa pemberian dana ini dapat menyimpang dari peran anggota DPR. Secara normatif, peran anggota parlemen adalah membuat perundang-undangan bersama dengan pemerintah. Undang-undang tersebut berasal dari fenomena sosial yang ada di masyarakat, terutama masyarakat yang menjadi konstituen dari anggota parlemen itu. Tentu saja perdebatan pembuatan perundangan tidak hanya menyangkut konstituennya saja, tetapi juga perdebatan yang sifatnya menyangkut kepentingan negara. Jadi, anggota parlemen membentuk undang-undang bersama pemerintah yang bersumber dari keadaan yang ada di masyarakat. Apabila kemudian anggota DPR memperdebatkan masalah bantuan keuangan yang sering disebut dengan dana aspirasi, kelihatannya kurang mengenai sasaran fungsional. Dari hal itulah kemudian ada yang menyebutkan bahwa dana puluhan miliar itu bisa jadi digunakan untuk mengembalikan segala dana yang keluar dulu untuk biaya kampanye keberhasilannya menjadi anggota DPR. Tentu saja apabila hal ini benar, kita sayangkan. Dapat dikatakan kekeliruan dan menjadi preseden buruk di masa depan, apabila uang memegang peranan paling besar untuk menjadi anggota parlemen. Keterwakilan antara anggota parlemen dengan rakyat menjadi bertumpu pada hubungan material, yang dalam hal ini adalah uang. Janjijanji gombal akan bisa dipercaya oleh rakyat apabila kemudian mendapat iming-iming dengan uang. Padahal, kepentingan masyarakat di arus bawah tidak melulu didasarkan pada uang tetapi lebih banyak pada kebijakan jangka panjang. ***

H

Bang D

el

PDIP sarankan reshuffle kabinet perlu rekrut menteri dari KMP

Damai itu indah ...

Demokrasi Indonesia Salah Arah DANA aspirasi yang disetujui DPR menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia sudah salah arah. Dana itu akan digunakan oleh anggota DPR untuk melanggengkan kekuasaan dan status quo semata. Rakyat yang masih lugu dan polos akan menganggap bahwa dana yang dibawa oleh anggota DPR berasal dari kantong sendiri. Padahal uang itu adalah uang rakyat. Di akar -rumput akan terjadi kong kalikong, siapa kawan-siapa lawan, terjadi fraksinasi, friksi-konflik, dan dalam jangka panjang pendidikan politik kita akan macet. Dengan demikian demokrasi di Indonesia menjadi semakin pragmatis. Rakyat mengarah pada pola pikir konsumeristis. Demokrasi akhirnya berjalan hanya karena dorongan material, bukan karena dorongan ideal. Mengapa ini terjadi? Karena pada awal reformasi kita semuanya terlalu bereforia. Bandulan politik yang dibuat terlalu ekstrem dan berubah 180 derajat. Demokrasi yang berlandaskan sila ke-4 dari Pancasila dan UUD 1945 (yang asli) diubah total. Mungkin hal itu baik kalau rakyat sudah siap. Ternyata inilah hasilnya saat ini. DPR yang seharusnya berfungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, ikut-ikutan berfungsi eksekusi. Hal itu terjadi karena DPR dibuat terlalu kuat, sehingga tidak jelas, apakah Indonesia menganut sistem presidensial atau parlementer. Permainan politik yang dibuat oleh DPR, tampaknya hanya untuk memperkuat posisinya semata, dan memperkuat posisi golongan/partainya. Lalu DPR mampu berbuat terlalu jauh masuk ke ranah eksekutif. Sistem dana aspirasi DPR adalah sebuah contoh yang menunjukkan bahwa demokrasi kita sudah salah arah. Seharusnya anggota DPR menyerap aspirasi di lapangan lalu memperjuangkannya dalam berbagai rapat fraksi dan komisi. Kalau gagal, maka hal itu menunjukkan bahwa mereka tidak kuat dalam memperjuangkan aspirasi rakyatnya. Dana aspirasi menunjukkan anggota parlemen yang malas, yang maunya hanya “menang nyongkok” dan menang instan. Bagaimana posisi Presiden Jokowi? Presiden Jokowi yang ingin mengembalikan arwah UUD 1945 (yang asli) tampaknya mendapatkan tantangan hebat. Ia tampaknya sudah mulai kehilangan idealisme. Ia secara perlahan tampak bersikap pragmatis dengan mengakui realitas politik yang berkembang di DPR dan DPD. Pembangunan kantor DPD pada setiap propinsi yang menelan biaya sekitar 21 miliar, munculnya kembali niat DPR untuk mendapatkan dana aspirasi sebesar 21 miliar, muncul-

Oleh Wayan Windia*

Kalau Jokowi ditinggalkan oleh PDI-P, maka Jokowi belum tentu diterima oleh KMP. Dengan demikian Jokowi akan berjalan bagaikan layang-layang yang talinya putus. Tampaknya, bola politik berupa dana aspirasi yang diembuskan oleh KMP dan mendapatkan dukungan maha kuat dari Abrizal Bakrie, hanyalah sebuah test-case untuk Jokowi.

Jokowi hanya dijadikan mainan politik. Tapi Jokowi-JK adalah orang yang cerdas/ cerdik. Mereka pasti mampu mengendalikan permainan politik ini.

nya kembali niatan untuk mengubah UU KPK, dan lain-lain adalah pernik-pernik yang berusaha untuk memanfaatkan bara politik Jokowi yang mulai semakin terpojokkan. Tetapi saya masih yakin bahwa Jokowi masih punya kesadaran untuk menegakkan aura nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Hal itu dibuktikan dengan adanya konsep Nawacita, Tri Sakti, dan lain-lain. Namun ia tidak bisa sendirian dalam pertarungan elite politik di Indonesia. Tampaknya Wapres Jusuf Kalla juga sudah mulai “angin-anginan”, dengan pernyataanpernyataannya akhir-akhir ini. Khususnya berkait dengan kesetujuannya untuk mengubah UU KPK. Namun Presiden Jokowi masih kelihatan kokoh. Harusnya JK segaris dengan Jokowi. Peluru Politik Tambahan Dengan adanya pernyataan bahwa PDI-P menolak dana aspirasi yang diembuskan DPR, tampaknya Jokowi dan juga JK menda-

pat peluru politik tambahan. Seharusnya Jokowi-JK mendengarkan pesan politik dari Megawati yang menolak dana aspirasi DPR. Kalau tidak, maka hubungannya dengan Megawati akan semakin renggang. Kalau Jokowi ditinggalkan oleh PDI-P, maka Jokowi belum tentu diterima oleh KMP. Dengan demikian Jokowi akan berjalan bagaikan layang-layang yang talinya putus. Tampaknya, bola politik berupa dana aspirasi yang diembuskan oleh KMP dan mendapatkan dukungan maha kuat dari Abrizal Bakrie, hanyalah sebuah test-case untuk Jokowi. Jokowi hanya dijadikan mainan politik. Tapi Jokowi-JK adalah orang yang cerdas/cerdik. Mereka pasti mampu mengendalikan permainan politik ini. Pernyataan Jokowi bahwa ia menolak perubahan UU KPK menunjukkan, bahwa ia memang memiliki mental politik yang teguh. Namun sampai di mana ia mampu sendirian bertahan menghadapi cobaan gelombang politik yang

semakin ‘nakal’? Substansi politik yang sudah ditolak pada era SBY, kini dibangkitkan lagi oleh kalangan politisi di DPR. Dalam hal ini politisi Partai Demokrat (PD) tidak mau unjuk gigi lebih awal. Mereka hanya menunggu. Kalau Jokowi menolak dana aspirasi, maka PD tidak kehilangan apaapa. Tapi kalau Jokowi menerima arus dana aspirasi, maka Jokowi akan kehilangan image. Hal ini akan sangat menguntungkan PD dalam pemilu 2019 yang akan datang. Namun ada baiknya Jokowi mengikuti langkah SBY. Tolak dana aspirasi dan tolak perubahan UU KPK. Hal ini akan lebih aman. Apalagi Jokowi sudah mendapat dukungan dari Megawati. Saat ini masyarakat sedang membanding-bandingkan antara Mega-SBY- dan Jokowi. Perbincangan politik ini sangat intensif bergema di kampus-kampus. Kalau Jokowi melawan arus aura kampus tentang dana aspirasi, dan tentang perubahan perubahan UU KPK, maka posisinya tidak akan aman dalam Pilpres 2019. Pesan nilai yang ada dalam bahasan di atas menunjukkan bahwa, kalau kita menyeleweng dari Pancasila dan UUD 1945 (yang asli), maka risikonya akan sangat fatal bagi bangsa ini. DPR akan selalu mempermainkan Presiden, kalau kekuatan politik Presiden tidak sekuat DPR. Hal ini semua akan membahayakan pembangunan nasional, dan bahkan akan membahayakan eksistensi bangsa. Bung Karno dan Pak Harto adalah dua Presiden yang secara kukuh (sesuai caranya) untuk mempertahankan dan mengimplementasikan Pancasila dan UUD 1945 (yang asli). Mereka adalah dua Presiden yang lahir dari haribaan perang dan revolusi kemerdekaan. Oleh karenanya selalu kokoh mempertahankn eksistensi Tri Pusaka Bangsa (TPB), yakni NKRI, Pancasila, dan UUD 1945 (yang asli). Namun generasi yang lahir pasca perang dan revolusi kemerdekaan sudah mulai berwajah kebaratbaratan. Nilai Barat belum tentu cocok dengan alam politik di Indonesia, yang berkembang atas dasar perang dan revolusi kemerdekaan. Marilah kita kembali ke jati diri bangsa kita, yakni Tri Pusaka Bangsa. Hanya dengan kembali ke TPB, maka arah demokrasi Indonesia akan dibangun di atas dasar jati dirinya sendiri. *Penulis, Ketua Pusat Penelitian Subak Univ.Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Aksi Begal Harus Segera Dibasmi SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya

yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar

Selamatkan Generasi Muda Indonesia dari Kebodohan PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang

sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel

Kesenjangan Dibiarkan Berlarut PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 29 Juni 2015

6

Tim Junior Indonesia

Kalahkan Turkmenistan

Suluh Indonesia/ist

PIALA KEMERDEKAAN - Salah satu anggota Tim Transisi, Cheppy Wartono mengatakan, sekitar 22 klub sudah mengembalikan formulir lengkap sebagai tanda keikutsertaan di Piala Kemerdekaan.

22 Klub siap

Berpartisipasi di Piala Kemerdekaan JAKARTA - Walau sudah ditegaskan PSSI terkait undangan peserta, namun tim transisi tetap menghiraukan dan terus mempersiapkan Piala Kemerdekaan mulai 24 Juli nanti. “Dari sekian klub yang dikirimi undangan, sekitar 22 klub sudah kembalikan formulir lengkap sebagai tanda keikutsertaan berpartisipasi di Piala Kemerdekaan. Mereka selanjutnya kami cek dan pastikan keikutsertaannya untuk kemudian ditindaklanjuti dengan verifikasi dari BOPI,” salah satu anggota Tim Transisi, Cheppy Wartono ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Cheppy mengaku, tim tran-

PB PON XIX/2016

Undang Kontingen

BANDUNG - Panitia Besar PON XIX/2016 akan menggelar pertemuan dengan 34 provinsi peserta untuk membahas berbagai persiapan PON XIX/2016. “Rencananya akan digelar rapat chief de mission dari seluruh peserta PON XIX/ 2016 pada akhir Juli 2015. Pertemuan ini akan membahas banyak hal penyelenggaraan PON 2016,” kata Ketua I Bidang Sarana Prasarana PB PON XIX/ 2016 Ahmad Hadadi di Bandung, kemarin. Menurut dia, beberapa waktu lalu PB PON XIX/2016 telah melakukan pembahasan terkait technical delegate untuk menetapkan cabang olahraga dan tempat pertandingan. Hasilnya akan dituangkan dalam technical hand book yang akan segera dicetak untuk selanjutnya menjadi pegangan setiap peserta. “Technical hand booknya sudah disusun, karena tempat pertandingan sudah selesai dibahas. Ada beberapa perubahan memang, namun sebagian besar masih tetap sesuai yang kita ajukan terdahulu,” kata Hadadi. Pertemuan tersebut akan dilakukan di Bandung dan membahas poin-poin yang lebih teknis. “Pada intinya untuk venue pertandingan kami sudah siap, tinggal kita menyiapkan alternatif bagi upacara pembukaan dan penutupan PON XIX/2016,” kata Hadadi. Adanya penyidikan Mabes Polri terhadap stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA) membuat Jabar harus mempersiapkan alternatif untuk mengantisipasi bila stadion itu tak bisa digunakan untuk upacara pembukaan dan penutupan PON. (ant)

sisi hanya membantu klub mendapatkan pertandingan, karena selama ini klub membutuhkannya, setelah PSSI menghentikan kompetisi segala level per 2 Mei lalu. Pertandingan ini dipercaya membantu menghidupkan klub karena dalam even ini akan ada match fee yang bisa dibawa pulang oleh pemain. “Jangan ditakut-takuti mereka. Kasihan. Lagipula tidak ada dasar PSSI mengancam. Jujur kami gak anggap PSSI hasil KLB PSSI 18 April di Surabaya karena gak ada legal standingnya, tidak terdaftar di Depkumham, dan tidak diakui Pemerintah. Pe-

merintah hanya akui PSSI era Pak Djohar (periode 20112015) sesuai SK pembekuan Menpora untuk PSSI per 17 April lalu,” papar Cheppy. Dirinya menjelaskan, tak ada alasan bagi klub takut dengan ancaman PSSI, setelah memberikan peringatan kepada para anggotanya dari Divisi Utama yang hendak ikut meramaikan turnamen milik Pemerintah. “Beda jika nanti mereka tereliminasi gara-gara verifikasi BOPI. Jika klub mundur karena ancaman PSSI, ya ironi. Kami akan lihat kelengkapan dokumen dan rapat Rabu untuk pastikan jumlah pesertanya. BOPI kami libatkan un-

tuk menilai aspek legalitas seperti akte pendirian, NPWP, keuangan meliputi kepastian tidak ada tunggakan gaji pemain musim sebelumnya, kemudian mau tanda tangan pakta integritas,” jelasnya. Sementara itu, Sekretaris BOPI, Heru Nugroho mengaku pihaknya tengah menunggu koordinasi dengan tim transisi dalam persiapkan Piala Kemerdekaan. “Kami belum diajak koordinasi terkait pelaksanaan, mungkin pekan depan (pekan ini, red) BOPI baru dilibatkan. Tapi yang saya dengar, sudah banyak klub yang menyatakan keikutsertaannya di turnamen ini,” ujarnya. (pts)

JAKARTA - Tim bulu tangkis junior Indonesia sukses mengalahkan tim Turkmenistan 5-0 pada pertandingan pertama putaran penyisihan grup D Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2015 yang digelar di Bangkok Thailand, Minggu. “Sesuai prediksi, kami dapat menang mudah dari Turkmenistan. Para atlet belum menemukan kesulitan,” kata Manajer Tim Indonesia dalam Kejuaraan Junior Asia Umar Djaidi seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang diterima Antara di Jakarta, kemarin. Pasangan ganda campuran junior Indonesia Beno Drjata/ Yulfira Barkah menyumbang kemenangan pertama dengan skor 21-2, 21-2 atas Klychkova Alina/ Atliyev Kemal. Firman Abdul Kholik yang turun pada partai tunggal putra dengan mudah mengalahkan Apov Nurmuhammet dengan skor 21-3, 21-3. Pada partai tunggal putri, Gregoria Mariska pun menyelesaikan pertandingan dengan ringan menghadapi Sarkisyan Yana dengan skor 21-1 dan 21-1. Pasangan Fachriza Abimanyu/Muham-

mad Reza Pahlevi yang turu pada partai ganda putra kembali menambah kedudukan bagi tim junior Indonesia dengan mengalahkan Atliyev Kemal/Apov Nurmuhammet 21-2 dan 21-1. Terakhir, pasangan ganda putri junior Indonesia Jauza Fadhila Sugiarto/Apriani Rahayu melengkapi kemenangan penuh Indonesia setelah meraih skor 21-2, 21-1 atas Klychkova Alina/Sarkisyan Yana. Tim junior Indonesia kembali bertanding dalam putaran penyisihan grup D melawan tim Filipina pada pukul 17.00 WIB. “Kami optimistis menang melawan tim Filipina, tapi kami akan tetap waspada. Penampilan tim Filipina lebih bagus dari Turkmenistan,” kata Umar. Pada Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia, tim Indonesia berada dalam grup D bersama tim India, tim Filipina, dan tim Turkmenistan. Tim junior Indonesia pada Kejuaraan Junior Asia 2015 terdiri dari atlet-atlet pemusatan pelatihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia dan atlet-atlet pilihan dari sejumlah klub bulu tangkis di Indonesia. (ant)

KONI

Segera Lantik PSSI La Nyalla JAKARTA - KONI Pusat mengaku tak akan terpengaruh pada kondisi persepakbolaan Indonesia serta SK Pembekuan oleh Menpora, dan akan segera melantik kepengurusan PSSI yang baru di bawah Ketua Umum La Nyalla Mattalitti. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman yang mengaku bahwa pihaknya akan segera mempersiapkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan PSSI yang diketuai La Nyalla Mattalitti, sebagai syarat pelantikan setiap cabor. “Sebelum pelantikan harus keluar SK terlebih dulu. SK-nya itu dari KONI. Nanti baru lanjut ke pelantikan,” ucap Tono kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Namun Tono menegaskan, belum keluarnya SK tersebut bukan karena kendala konflik PSSI dan Menpora, melainkan tengah dalam proses, mengingat KONI sebelumnya tengah di sibukkan SEA Games. “Permasalahan konflik itu

La Nyalla

tidak ada alasan, masalahnya hanya waktu saja. Kita akan segera mempersiapkan dalam waktu dekat sehingga segera dilantik,” tegasnya. Seperti diketahui sejak resmi memimpin PSSI pada 17 April lalu, kepengurusan PSSI tersebut langsung dibekukan Menpora melalui SK pada hari yang sama. Bagi KONI hal ini bukan menjadi kendala, dan berharap permasalahan segera berakhir. “* Kita kan bisa melihat kalau misalnya bisa diislahkan lebih baik. Tapi data mereka baru masuk beberapa minggu lalu,

karena ada beberapa usulan yang perlu direposisi lagi. Kita sih maunya cepat-cepat ya,” jelasnya. Sementara itu, Seken PSSI, Azwan Karim berharap KONI segera melantik, dan tidak memperdulikan SK dari Menpora. “Kalau kita sih tinggal tunggu waktunya Pak Tono saja. Sekarang kan Pak Tono masih sibuk dengan evaluasi SEA Games. Kalau misalnya urusan beliau sudah selesai ya kita paling pelantikan di kantor PSSI atau tempat lain,” harapnya. (pts)


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 29 Juni 2015

7

Ronaldo Merasa

Bahagia di Real Madrid

MADRID - Pemain Terbaik Dunia Cristiano Ronaldo buka suara setelah beberapa bulan bungkam dengan membantah laporan-laporan media dirinya tak bahagia di Real Madrid dan tengah mempertimbangkan untuk hengkang. Penyerang Portugal itu nyaris tidak pernah memberi pernyataan kepada publik sejak ia berkata kepada para pewarta setelah timnya dikalahkan Schalke di Liga Champions pada Maret, bahwa dirinya tidak akan berbicara kepada media sampai akhir musim. Meski Ronaldo mencatatkan banyak gol, Real mengakhiri musim tanpa raihan satu trofi pun dan pelatih Carlo Ancelotti dipecat serta Rafael Benitez ditunjuk sebagai arsitek tim yang baru. Mantan pemain Manchester United itu sempat menyuarakan dukungannya terhadap Ancelotti sebelum pria Italia itu dipecat dan terjadinya penunjukan Benitez, memicu spekulasi bahwa Ronaldo bersitegang dengan klub dan presidennya Florentino Perez. “Saya tentu saja akan suka jika laporan-laporan yang keliru itu berhenti dan meninggalkan sedikit kedamaian,” kata Ronaldo yang sedang berlibur di Miami. “Laporan-laporan bahwa saya menimbulkan konflik antara diri saya sendiri dan Real Madrid benar-benar keliru,” demikian kata pemain 30 tahun itu seperti dikutip oleh surat kabar olahraga Portugal A Bola pada Sabtu. “Saya sangat bahagia berada di klub terbaik di dunia dan sangat fokus dan percaya diri akan datangnya musim baru dengan penuh kesuksesan.” (ant)

Suluh Indonesia/ap

RAYAKAN KEMENANGAN - Derlis Gonzalez (kiri) bersama rekan-rekannya merayakan kemenangan Paraguay yang melaju ke semi final Piala Amerika usai menyisihkan Brazil di Perempat final, Minggu WIB.

Kutukan Adu Penalti Brazil Berlanjut CONCEPTION - Kutukan adu penalti Brazil berlanjut pada Sabtu (Minggu WIB) ketika Paraguay menyingkirkan mereka dari Piala Amerika untuk mengulangi keberhasilan mereka yang mengejutkan juara dunia lima kali itu pada 2011. Penyerang Derlis Gonzalez menjadi pahlawan bagi Paraguay, ketika ia melesakkan penalti pada babak kedua untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sebelum kemudian memasukkan sepakan penalti penentuan untuk mengunci kemenangan 4-3 di adu penalti. Hal ini menandai kekalahan pahit lainnya bagi Brazil, yang disingkirkan Paraguay di fase yang sama di ko-

mpetisi ini empat tahun silam, ketika mereka juga kalah adu penalti. Harapan Brazil untuk dapat membalas dendam atas kekalahan adu penalti itu menguap, ketika kegagalan pemain Everton Ribeiro dan Douglas Costa memberi keuntungan bagi Paraguay. Kapten Paraguay Roque Santa Cruz membawa timnya mengalami momen-momen menegangkan ketika ia menyia-nyiakan peluang untuk mengunci kemenangan melalui sepakan penalti keempat timnya, ketika sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang. Namun Gonzalez (21), yang mencetak gol penalti pada menit ke-72 untuk menyamakan kedudukan,

tak melakukan kesalahan melalui tendangan penalti kelima timnya. “Untuk melihat rekan-rekan setim saya dengan air mata di mata mereka, Anda tidak dapat memberi label harga pada hal itu,” kata Gonzalez. Paraguay akan melawan Argentina di babak semifinal pada Selasa, pertandingan ulang dari pertemuan mereka di putaran pertama yang berakhir imbang 2-2. Ini merupakan akhir yang memilukan di turnamen itu bagi Brazil, yang tiba di Chile dengan tekad besar menebus tersingkirnya mereka pada Piala Dunia tahun lalu, ketika mereka dihancurkan Jerman 1-7 di semifinal.

Pelatih Brazil Dunga menegaskan, hal ini akan memberi keuntungan bagi tim ketika mereka mempersiapkan diri untuk Piala Dunia 2018. “Ini merupakan pengalaman persiapan yang bagus,” kata Dunga. “Kami akan suka untuk menang namun ini adalah pelajaran hebat, belajar untuk tujuan tertinggi pertandingan ketika kami bersiap bagi Piala Dunia 2018.” Brazil terlihat berada di jalur untuk mendapatkan satu tempat di empat besar setelah mendominasi babak pertama, dan membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui Robinho. Suatu skema serangan balik berakhir dengan bola dikirim ke Dani Alves di

Sky Dilaporkan

merupakan salah satu dari calon pembeli yang berhubungan dengan CVC. Surat kabar itu mengatakan Sky dan Liberty Global, perusahaan televisi berbayar yang dibentuk oleh miliarder AS John Malone, yang merupakan potensi rekan penyiaran untuk mengajukan tawaran bagi Formula 1, telah mengadakan pembicaraan-pembicaraan informal dengan CVC. Taipan busana Kanada Lawrence Stroll, yang membantu pembangunan merek Tommy Hilfiger dan Michael Kors, juga dikait-kaitkan dengan upaya penawaran. CVC memiliki 35,5 persen saham di Formula 1 namun mereka mengendalikan olahraga ini karena berrbagi saham dengan sejumlah pemegang suara istimewa. Perusahaan ekuitas swasta raksasa itu pertama kali masuk ke dalam olahraga ini pada 2006, membayar 1,2 miliar pound kepada grup para pemegang saham, termasuk ketua eksekutif F1 Bernie Ecclestone — yang tetap menjadi sosok kunci di olahraga ini — dan beberapa bank JP Morgan, Lehmann Brothers,

nya pada menit ke-70 ketika umpan silang menuju area Brazil berakhir dengan penalti. Dua bek Brazil Thiago Silva dan Dani Alves melompat untuk bola yang sama, dan ketika Silva terlihat melakukan handball, wasit Cunha menunjuk titik putih. Gonzalez, penyerang FC Basel, memperlihatkan ketenangannya untuk kemudian mengeksekusi penalti tanpa dapat dihalau Jefferson. Dengan Brazil yang tidak mampu kembali mencetak gol, pertandingan diteruskan melalui adu penalti, dan Gonzalez kembali mampu menepikan rasa gugupnya untuk membawa runner up 2011 itu menuju empat besar. (ant)

Ferrer

Ambil Alih Formula 1 LONDON - Perusahaan penyiaran yang berbasis di Britania Raya Sky mempertimbangkan untuk mengajukan dana 4,5 miliar pound untuk membeli saham di Formula 1, yang berpotensi menghambat rencana konsorsium yang didukung kubu Qatar untuk menguasai olahraga itu, demikian dilaporkan Sunday Times. Pada Rabu, Financial Times melaporkan bahwa pemilik klub NFL Miami Dolphins akan bergabung dengan kubu Qatar dalam mengajukan tawaran untuk mengambil alih Formula 1. Salah satu tokoh penting di dunia olahraga Stephen Ross dan perusahaan RSE Venturenya, yang didukung oleh Qatar Sports Investments, awalnya berharap dapat membeli 35,5 persen perusahaan induk yang dimiliki oleh perusahaan ekuitas swasta yang bermarkas di London CVC Capital dan pada akhirnya membeli saham sisanya, demikian dilaporkan oleh surat kabar itu. Bagaimanapun, Sunday Times mengutip “sumber-sumber” dari City of London yang mengatakan bahwa tim RES-Qatar hanya

sisi kanan, yang mengirimkan umpan silang sempurna dan Robinho mampu menyelesaikan peluang melalui penyelesaian jarak dekat untuk menjadi gol internasional ke-28nya. Meski mengalami kesulitan pada babak pertama, Paraguay memberi ancaman setelah turun minum, dan setelah itu pertahanan Brazil harus bekerja keras. Gonzalez memaksa Jefferson melakukan penyelamatan di tiang dekat melalui tendangan bebasnya pada menit ke-50, dan kiper Brazil itu kembali mendapat tekanan pada menit ke-61, menepis tandukan Paulo Da Silva. Tekanan Paraguay menuai hasil-

Mundur dari Wimbledon

dan Bayerische Landesbank. Formula 1 dipandang sebagai salah satu olahraga dengan nilai komersial tertinggi di dunia penyiaran global. Sunday Times mengatakan perusahan-perusahaan televisi berbayar membayar jumlah yang lebih besar untuk mengamankan hak-hak siar olahraga, dalam usahanya untuk mencegah para pelanggannya berpaling ke rival-rival dalam jaringan (online)nya seperti Netflix. Sky menyebut Formula 1 memiliki peran penting yang semakin meningkat dalam siaran olahraga, khususnya di Britania Raya di mana perusahaan penyiaran rival telah mengendurkan genggaman terhadap Liga Utama Inggris dan sepak bola Eropa. Bagaimanapun, para ketua tim Grand Prix telah memperingatkan bahwa olahraga ini semakin dekat terhadap krisis, ketika jumlah penonton yang menyaksikan langsung di sirkuit semakin merosot dan kejatuhan angka-angka penonton yang menyaksikan melalui televisi, di mana balap semakin didominasi oleh sejumlah pebalap tertentu. (ant)

LONDON - Petenis Spanyol David Ferrer mengundurkan diri dari Wimbledon pada malam menjelang turnamen itu karena cedera siku, demikian disampaikan pihak All England Club dalam pernyataannya, kemarin. “Sayangnya saya tidak akan dapat bermain di Wimbledon karena cedera pada siku saya,” kata petenis 33 tahun itu, yang telah bermain pada 50 Grand Slam secara berturut-turut sejak Australia Terbuka 2003, melalui akun Twitternya. “Ini merupakan saatnya untuk memulihkan diri secepat mungkin.” Ferrer, yang merupakan unggulan kedelapan, awalnya diagendakan bertemu petenis Britania Raya James Ward pada putaran pertama, namun ia sekarang akan digantikan petenis “lucky loser” dari kualifikasi Luca Vanni asal Italia. Sebagai unggulan, awalnya Ferrer diperkirakan akan bertemu sesama petenis Spanyol Rafa Nadal pada perempat final, fase yang ia capai sebanyak dua kali di karirnya di turnamen lapangan rumput. (ant)

BOGOR

KINI...

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

8

Suluh Indonesia, Senin 29 Juni 2015

Anggota DPRD Muratara

Gunakan Ijazah Palsu MUSIRAWAS - Kepolisian Resor Musirawas, Sumsel menyerahkan berkas tersangka ES anggota DPRD Musirawas Utara ke Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, setelah dinyatakan lengkap. ‘’Nerkas dugaan penggunaan ijazah palsu itu sudah diproses sejak beberapa waktu lalu, namun setelah dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik, maka langsung diserahkan ke Kejari guna diproses lebih lanjut, kata Kapolres Musirawas AKBP Nurhadi Handayani, kemarin. Ia menjelaskan oknum politisi Partai Hanura yang didampingi kuasa hukumnya Ferry Fy diterima langsung oleh Jaksa JPU Supriansyah. Tersangka dan barang bukti (BB) sudah dilimpahkan ke Jaksa hari Kamis itu. Mengenai ditahan atau tidak adalah kewenangan penyidik kejaksaan. Sebelumnya penyidik Polres sempat tunda penyerahan berkas ES tersebut ke kejaksaan karena masih menunggu peny-

erahan dari Ketua DPRD Musirawas Utara Efriyansyah. Penyidik saat itu sudah mengirimkan berkas dinyatakan lengkap (P21) ke Ketua DPRD Musirawas Utara selama sepekan dan baru direalisasikan awal pekan ini. ‘’Surat penyerahan itu tidak mungkin kita tahan lama-lama takut waktunya habis dan dokumen-dokumen yang harus dilengkapi tidak cukup, tersangka bisa bebas,” tandasnya. Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau Ptris Yusran melalui Kasi Pidana Umum Oktafiansyah membenarkan telah menerima pelimpahan berkas termasuk tersangka dan barang bukti dari Polres Musirawas. Sementara ini terangka ditetapkan dikenakan jenis tahanan kota. Bukan tidak ditahan karena penyidik berkeyakinan bahwa tersangka tidak akan melarikan diri dan tidak bakal menghilangkan barang bukti serta tidak akan mengulangi perbuatannya.

Pertimbangan lain tersangka merupakan anggota DPRD Musirawas Utara yang masih menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. ‘’Kami masih menyusun rencana dakwaan sebelum berkas perkara tersangka dilimpahkan ke PN Lubuklinggau,” jelasnya. Tersangka ES akan dikenakan pasal 69 ayat 1 UU nomor 20 Tahun 2004 tentang sistem Pendidikan Nasional dengan Pasal 263 tentang menggunakan surat palsu seolaholah benar. Hal itu diperkuat pasal 266 ayat 2 tentang memberikan keterangan tidak benar dalam akta otentik dengan ancaman selama lima tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta. Tersangka ES merupakan anggota DPRD Musirawas Utara dari Partai Hanura yang menjadi tersangka penggunaan ijazah palsu. Ia tidak sendirian terjerat kasus serupa tapi ada juga anggota lainnya samasama kader Partai Hanura. (ant)

Kasus Penembakan Dogiyai

Keluarga Tolak Visum Jenazah JAYAPURA - Keluarga dari korban penembakan almarhum Yoseni Agapa menolak tim gabungan yang terdiri dari anggota Reskrim dan Intel Polres Nabire, Polsek Kamu, Brimob BKO Dogiyai dan tim medis dari Puskesmas Monamani dalam upaya melakukan visum atau autopsi. Kepala bidang (Kabid) hubungan masyarakat (Humas) Polda Papua, Kombes Pol Patrige, di Kota Jayapura, Minggu mengatakan upaya yang dilakukan oleh tim gabungan itu pada Sabtu

(27/6) sekitar pukul 11.00 WIT. ‘’Tim itu dipimpin oleh Kapolsek Kamu AKP Eduard Hetarua di dampingi oleh Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Nabire Ipda Julkifli Sinaga dan dokter Saipur dari Puskesmas Monamani,” tuturnya. Ia menjelaskan bahwa sekitar pukul 11.40 WIT, tim gabungan tiba di Kampung Ugapuga dan bertemu dengan keluarga besar Agapa dan menyampaikan maksud kedatangan untuk melakukan visum atau autopsi terhadap luka yang dialami oleh korban Yoseni Agapa. ‘’Maksud kedatangan tim awalnya

telah disetujui oleh keluarga besar Agapa, namun setelah ada provokasi dari beberapa orang masyarakat sehingga terjadi perdebatan antara Kapolsek Kamu dengan keluarga besar Agapa yang berbuntut penolakan terhadap kehadiran tim gabungan,” ungkapnya. Guna menghindari terjadi gesekan antara masyarakat dengan tim gabungan, kata Patrige, maka Kaposlek Kamu memutuskan untuk tim kembali ke TKP dengan membawa saksi korban bernama Melianus Mote. (ant)

Suluh Indonesia/ant

DESA TERTUTUP ABU VULKANIK - Pengendara melintas di jalan yang tertutup abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung, di Desa Namanteran, Karo, Sumut, kemarin. Erupsi Sinabung menyebabkan sedikitnya 10.723 warga mengungsi dan sejumlah desa tertutup abu vulkanik.

Di Ambon

HIV/AIDS Naik Signifikan AKTIVIS peduli HIV/AIDS Rosa Pentury mengatakan peningkatan angka kasus penyebaran HIV/AIDS di Kota Ambon terbilang cukup signifikan, hal ini terlihat dari banyaknya Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang baru ditemukan selama enam bulan terakhir. Menurut Rosa, kalau dihitung peningkatannya cukup signifikan kalau dihitung berdasarkan luas wilayah dan jumlah penduduk, banyak pengidap tidak terdata dan mendapatkan pendampingan karena mereka belum secara terbuka melaporkan kondisinya ke rumah sakit maupun lembaga-lembaga terkait. Rosa yang juga Direktur

Yayasan Pelangi Maluku (YPM) mengatakan sedikitnya ada 112 ODHA yang baru ditemukan pihaknya selama enam bulan terakhir ini, kebanyakan dari mereka ditemukan setelah berada di rumah sakit setempat. Jumlah itu, kata dia, menambah total jumlah ODHA dampingan mereka menjadi 700 orang, setengah dari total ODHA yang telah terdata di Dinas Kesehatan Kota Ambon, yak-

ni 1.400 orang. ‘’Umur ODHA yang kami dampingi bervariasi, ada anak-anak juga, tapi terbanyak berada pada usia produktif yang rata-rata terjadi hampir di seluruh Indonesia, umur 24 hingga 49 tahun,” katanya. Selain ada kenaikan kasus HIV/AIDS, selama enam bulan terakhir ini juga terjadi penurunan jumlah ODHA, sedikitnya ada 35 ODHA dampingan mereka yang meninggal dunia, penyebabnya bermacammacam, mulai dari gagal menjalani terapi retroviral hingga terserang penyakit lainnya. ‘’Yang perlu diingat dari ODHA adalah selain tetap rutin menjalani terapi, mereka juga harus menjaga kesehatan agar tidak terserang penyakit lainnya

karena kondisi mereka sangat rentan, terutama ODHA baru, daya tahan tubuhnya tidak sebaik orang-orang lainnya,” kata Rosa. Terkait dengan bagaimana upaya para ODHA untuk mendapatkan obat antiretroviral virus (ARV), kata dia, masih menjadi kendala besar, karena beberapa kali layanan VCT/ CST (Voluntary Conceling Test/Care, Support and Treatment) di Klinik Pombo Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Haulussy beberapa kali kehabisan stok obat-obatan tersebut. ‘’Masalahnya berada pada pencatatan, itu menjadi kewanangan Dinas Kesehatan yang dalam hal ini bertugas untuk menangani pasien,’’ katanya. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Suluh Indonesia/ant

BANTUAN AIR BERSIH - Warga antre mendapatkan air bersih di Desa Wonorejo, Kecamatan Bareng, Jombang, kemarin. BPBD Jombang menyalurkan air bersih dua kali dalam seminggu di desa setempat yang sejak satu bulan lalu mengalami krisis air bersih, sehingga warga terpaksa membeli air.

Bunda Norma

Di Gunung Rinjani

Tujuh Dusun Alami Kesulitan Air Bersih MATARAM - Sebanyak 4.000 jiwa lebih warga yang mendiami tujuh dusun di bawah kaki Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, mengalami kesulitan air bersih menyusul kekeringan yang melanda daerah itu. Hal ini terungkap saat ratusan warga Dusun Batu Jompang Desa Sesait Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, menerima kehadiran reses Anggota DPRD NTB dari Fraksi PAN M Hadi Sulton. ‘’Kesulitan air bersih ini kami sudah alami setiap tahun musim kemarau. Tetapi perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terhadap masalah ini

tidak pernah ada,” ujar pengurus air bersih, Dusun Batu Jompang Desa Sesait, Rosiadin. Menurut dia, jika musim kemarau tiba warga yang ada di tujuh dusun, yakni Dusun Lekok Are, Pansor Tengak, Pansor Bat, Sangiang, Aur Kuning, Kebaloan (Desa Sesait) dan Dusun Kelanjuan Desa Gumantar Kecamatan Kayangan hanya bergantung pada satu mata air yang berada di Dusun Sekeper Desa Santong. ‘’Jangankan untuk mengairi areal sawah dan ladang pertanian, untuk kebutuhan makan, minum dan mandi saja kita susah. Apa lagi untuk memenuhi kebutuhan lainnya,” keluhnya. Diakuinya, warga di tujuh

dusun tersebut sebenarnya sudah berusaha untuk bisa mengaliri air menggunakan pipa-pipa dari mata air Dusun Sekeper yang berada di atas dusun mereka secara swadaya, namun karena terbatasnya anggaran mengingat rata-rata warga di tujuh dusun hanya bermata pencarian sebagai petani, hingga kini keinginan untuk mengaliri air hingga merata di tujuh dusun tersebut belum bisa terwujud. ‘’Kami pernah mengusulkan ke kabupaten untuk menyediakan pipa, tetapi tidak pernah ditanggapi pemerintah,” sesalnya. Ia menambahkan, pipa-pipa itu diperlukan untuk mengaliri air menuju penampungan. (ant)

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629 C.006070-Adv2


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 29 Juni 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu