Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Selasa, 26 Januari 2015
No. 18 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
Menko Polhukam Dipolisikan JAKARTA - Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) melaporkan Menko Polhukam Tedjo Edhi ke Bareskrim Polri terkait pernyataannya yang menyebut sejumlah masyarakat yang menggelar aksi dukungan untuk KPK merupakan rakyat “tidak jelas”. ‘’Kami menganggap Pak Tedjo sebagai menteri telah menghina rakyat Indonesia,” kata Ketua Fakta, Azas Tigor Nainggolan di Bareskrim Polri Jakarta, kemarin. Pihaknya mendatangi Bareskrim bersama tujuh orang lainnya yang terdiri atas advokat dan warga, yang sebelumnya menggelar demo Save KPK. Dalam kesempatan itu, mereka membawa alat bukti berupa berita-berita di media massa yang mengutip pernyataan Menko Polhukam. ‘’Kami akan laporkan
lewat Bareskrim. Kami laporkan atas pasal penghinaan yakni Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP. Tapi biar polisi yang menentukan,” ucapnya. Menurut dia, Tedjo harus segera meminta maaf dalam hal tersebut. “Sebagai menteri seharusnya dia minta maaf dan sebagai warga negara, dia harus tunduk pada hukum,” katanya. Pihaknya meminta Bareskrim segera menindaklanjuti laporannya tersebut. Seperti diberitakan sejumlah media massa, Menko Polhukam Tedjo Edhi meminta komisioner KPK agar tidak melontarkan pernyataan yang menyudutkan pihak tertentu atau menyulut emosi massa. Dia mengatakan, KPK dengan sendirinya akan didukung oleh konstitusi, bukan dukungan rakyat yang tidak jelas. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BUPATI KORUP - Mantan Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin alias Yance dikawal petugas saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Bandung, kemarin.Yance dituduh korupsi Rp 42 miliar.
Menjadi Tersangka
BW Mundur
Suluh Indonesia/ant
MENGUNDURKAN DIRI - Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto melakukan jumpa pers di kantor KPK Jakarta, kemarin. Bambang menyatakan telah menyerahkan surat pengunduran diri pada pimpinan KPK terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.
JAKARTA - Wakil Ketua KPK Bambang Widjoyanto mengajukan pengunduran diri kepada pimpinan KPK pasca ditangkap tim penyidik Bares-krim pada Jumat (23/1) kemarin. Surat pengunduran diri tersebut ditulis dan telah serahkan kepada pimpinan KPK sebagai bukti dirinya tunduk pada konstitusi meskipun secara tegas meyakini bahwa kasus direkayasa dalam rangka menghancurkan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. ‘’Pasal 32 ayat 2 UU KPK, bilamana seorang pimpinan KPK dinyatakan tersangka,
maka dia diberhentikan sementara, itu Pasal 32 ayat 2 saya tunduk pada konsitusi,UU dan kemaslahatan kepentingan publik, sebabnya saya mengajukan surat itu dengan alasan di atas kepada pimpinan KPK, biar pimpinan KPK yang akan menentukan lebih lanjut,” tegas Bambang saat menggelar konferensi pers pengunduran dirinya di Kantor KPK Jakarta, kemarin. Selain menyatakan tunduk pada konstitusi,dengan mundurnya dirinya secara ksatria, ia ingin menjadi suri tauladan kepada pimpinan lain yang
berstatus tersangka agar berani mengambil keputusan seperti dirinya,tak terkecuali dengan Komjen Pol. Budi Gunawan yang telah ditetapkan tersangka oleh KPK. ‘’Saya ingin katakan seorang pimpinan level komisioner harus tunjukkan leadership (jiwa kepimpinan), leadership penting, saya khawatir bangsa ini kehilangan kepimimpinannya. Saya ambil contoh kepemimpinan kuat dan ambil risiko atas tanggung jawab, dan itu yang hilang fundamental kepemimpinan, dan saya belajar pemimpin yang baik, tunjukkan kemam-
puan memimpin dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambil,” jelasnya. Selanjutnya,setelah pengajuan surat pengunduran diri diajukan, mantan Ketua YLBHI tersebut menyerahkan sepenuhnya nasibnya kepada para pimpinan KPK dan Presiden Joko Widodo, apakah akan menyetujui pengunduran dirinya atau justru menolaknya. Yang pasti, dengan dijadikannya tersangka oleh Bares-krim Polri atas tuduhan menyuruh orang memberikan keterangan palsu dirinya akan berkonsentrasi menghadapi perkara hukum tersebut. (wnd)
Jokowi Belum Bersikap JAKARTA - Presiden Joko Widodo belum menentukan sikap atas pengunduran diri sementara Bambang Widjojanto sebagai Wakil Ketua KPK karena sampai saat ini Istana belum menerima surat pengunduran diri maupun pemberitahuan dari KPK maupun Polri. Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Komplek Istana Jakarta, kemarinmengatakan soal mundur sementara Bambang Widjojanto (BW) sebagai Wakil Ketua KPK, sampai saat ini belum ada surat yang masuk
baik dari Polri maupun KPK. ‘’Belum ada, baik dari Mabes Polri tentang status tersangka, maupun pimpinan KPK tentang permintaan mundur BW, belum sampai ke kami,” katanya. Oleh karena itu, menurut dia, Presiden belum akan menentukan sikap atas kejadian itu. Sebelumnya, Bambang Widjojanto menyerahkan kepada pimpinan KPK lainnya untuk mengambil keputusan terkait pengunduran diri sementara yang diajukannya.
Ia mengajukan surat pengunduran diri sementara setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemberian kesaksian palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat. ‘’Biar pimpinan KPK yang akan menentukan lebih lanjut, jadi saya mengajukan surat itu kepada pimpinan KPK, biar pimpinan KPK yang akan menentukan itu,” kata Bambang. Menurut dia, sesuai dengan UU KPK, seorang pimpinan KPK harus diberhentikan sementara jika ditetapkan sebagai tersangka. (son/ant)
Kasus Budi Gunawan
Perwira Polisi Tak Kooperatif JAKARTA - Meskipun tengah diliputi konflik, KPK tetap bekerja professional melakukan proses penyidikan perkara-perkara kasus dugaan korupsi yang ditanganinya,tak terkecuali dengan perkara kasus dugaan korupsi dalam bentuk penyuapan atas nama Komjen Pol. Budi Gunawan. Dalam proses penyidikan kasus ini,penyidik akan memeriksa beberapa saksi-saksi dari unsur pihak kepolisian, diantaranya Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri
Brigjen Pol. Drs. Herry Prastowo, dan Dosen Utama STIK Lemdikpol Kombes Pol. Ibnu Isticha. Namun, keduanya kembali tak memenuhi panggilan penyidik dengan dalih bermacam-macam. ‘’Brigjen Pol. Herry Prastowo mengirimkan surat memberitahukan sedang menjalankan tugas operasi, Kombes Pol. Drs Ibnu Isticha, informasi yang disampaikan bahwa saksi sedang mendampingi mahasiwa S3,” kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di
Jakarta, kemarin. Dengan ketidakhadiran mereka, maka sesuai hukum acara, keduanya akan dipanggil ulang oleh tim penyidik KPK. Namun ketika ditanya kapan keduanya akan dipanggil, Priharsa mengaku belum mengetahui secara pasti kapan perwira tinggi dan dan perwira menengah korps bhayangkara tersebut akan dipanggil ulang. Sebelumnya, terkait mangkirnya para saksi-saksi dari unsur kepolisian, KPK menegaskan akan memanggil ulang dan akan menembuskan panggilan tersebut kepada Menkopohukam Tedjo Edhie P,dan Presiden Joko Widodo. Sebelumya, Wakapolri sekaligus Plt. Kapolri Komjen Pol. Badrodin Haiti mengaku berjanji kepada Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja bahwa pihaknya akan menjunjung proses penegakan hukum yang dilakukan KPK dengan cara memerintahkan para koleganya yang menjadi saksi perkara Budi Gunawan tersebut untuk bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa. (wnd).
Suluh Indonesia/ant
UJI MATERI UU POLRI - Guru Besar Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UGM Denny Indrayana (kedua kanan) memperlihatkan surat gugatan Uji Materi UU Polri dan TNI didampingi tim kuasa hukumnya Heru Widodo (kiri), Defrizal Djamaris (kedua kiri) dan Yanwar Malaming (kanan) saat mendatangi loket Penerimaan Perkara Konstitusi di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, kemarin.
Bambang Widjojanto :
Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Dibungkam WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak akan berhenti meski dirinya dan KPK dikriminalisasi. ‘’Mudah-mudahan kasus ini bisa segera diselesaikan dan pemberantasan korupsi tidak bisa dibungkam. Tidak bisa ditaklukkan hanya dengan cara-cara mengkriminalisasi, karena saya yakin kasus ini diada-adakan namun saya melakukan
kewajiban penegak hukum yang dinyatakan sebagai seseorang tersangka,” kata Bambang di KPK Jakarta, kemarin. Bambang mengakui sudah mengajukan surat permohonan pengunduran diri kepada pimpinan KPK karena berstatus tersangka dugaan menyuruh saksi memberikan keterangan palsu dalam sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010. Kasus tersebut ditangani Bareskrim Mabes Polri. Status tersangka itu berdasarkan pelaporan politisi
PDIP Sugianto Sabran pada 19 Januari 2015 selaku calon bupati Kotawaringin Barat yang bersengketa di MK pada 2010. ‘’Kalau selama ini yang hadir target (kriminalisasinya) KPK. Ini bukan pelemahan, tapi penghancuran KPK yang sistematik sekali. Siapa pelakunya pasti akan dikejar, tapi kalau pola-pola seperti ini dilanjutkan ini bukan hanya pelemahan tapi penghancuran,” tegas Bambang. Pelemahan sistematik tersebut termasuk pelaporan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Pra-
ja oleh PT Desy Timber terkait kasus perampasan saham di perusahaan tersebut ketika Adnan Pandu Praja menjadi kuasa hukum perusahaan yang bergerak dalam bidang hak pengelolaan hutan (HPH) tersebut pada 2006. ‘’Itu sistematik termasuk pelaporan atas Pak Pandu. Kalau saya harus jadi korban agar proses pemberantasan korupsi kuat, saya ikhlas, saya yakin pemberantasan korupsi tidak lemah tapi terus berjalan,” ungkap Bambang. (wnd)
K ta
Suluh Indonesia, Selasa 27 Januari 2015
2
PKL DKI Jakarta
Akan Disiapkan 15.000 Kios JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui PD Pasar Jaya telah menyiapkan sebanyak 15.000 kios untuk digunakan sebagai tempat relokasi para pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di tempat-tempat yang dilarang. ‘’Para PKL yang berjualan di lokasi-lokasi yang dilarang itu mau ditertibkan. Kita masih punya 15.000 kios kosong yang bisa digunakan sebagai tempat relokasi,” kata Kepala Humas PD Pasar Jaya Agus Lamun di Jakarta, kemarin. Menurut dia, dengan dipindahkannya para PKL ke kios-kios tersebut, maka kondisi wilayah ibukota akan semakin rapi, tertib dan tertata, karena tidak ada lagi PKL yang berjualan di sembarang tempat. ‘’Untuk lokasi-lokasinya, nanti akan kita inventarisir lagi. Kita usahakan juga supaya tempat relokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi awal PKL tersebut berjualan,” ujar Agus.
Suluh Indonesia/ant
KORBAN PENGGUSURAN - Warga Kenari, Senen yang menjadi korban penggusuran besama anak mereka menangis ketika melakukan aksi unjuk rasa di depan Balaikota Jakarta, kemarin. Mereka menuntut Pemprov DKI Jakarta untuk memperjelas nasib warga korban penggusuran serta pendidikan anak-anak mereka.
Lebih lanjut, dia mengatakan untuk merealisasikan rencana tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta. Sementara itu, Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta Joko Kundaryo mengaku telah mendapatkan penjelasan mengenai rencana relokasi para PKL dari PD Pasar Jaya. ‘’Kita sudah dapat pemaparan dari PD Pasar Jaya. Kios-kios kosong itu tersebar di 153 pasar di Jakarta. Kita langsung berkoordinasi dengan para Kepala Suku Dinas (Kasudin) KUMKMP di lima wilayah,” tutur Joko. Dia mengaku telah memberikan instruksi kepada Sudin KUMKMP untuk melakukan pendataan terlebih dahulu di setiap wilayah sebelum dipindahkan ke puluhan ribu kios kosong yang sudah disediakan oleh PD Pasar Jaya itu. (kmb)
Kilas 2.043 Preman Digaruk
Banjir di Jakut
Ahok Duga Ada Sabotase JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menduga ada sabotase terkait penyebab banjir di Jakarta Utara, Jumat (23/1) lalu. Terlebih, belakangan diketahui banjir di wilayah itu disebabkan oleh jebolnya tanggul Kali Sunter. ‘’Ini mirip-mirip sabotase, mereka beralasan tanggul tersebut dijebol bertujuan sebagai jalan masuk peralatan berat untuk mengeruk lumpur
di dasar sungai. Logika ya, kontraktornya mau mengeruk sungai saat situasi lagi hujan. Masuk akal nggak ?,” ujar Basuki di Balaikota DKI Jakarta, kemarin. Padahal, menurut Basuki, penjebolan tanggul tersebut, seharusnya tidak dilakukan mengingat Jakarta saat ini tengah memasuki musim penghujan. ‘’Memangnya tanggul tidak pakai semen? Semen
mana bisa kering cepat, ini musim hujan. Ini keterlaluan. Kan, lebih baik tidak usah dikeruk dong,” tuturnya. Basuki mengaku, pihaknya tidak memiliki bukti terkait penjebolan tanggul yang sengaja dilakukan oleh pihak kontraktor. Namun, penjebolan tanggul secara sengaja ini pun pernah terjadi tahun lalu saat sebanyak 13 sungai di ibu kota dikeruk. ‘’Makanya saya mau
suruh laporin polisi saja,” ungkapnya. Menurut Basuki, seharusnya tidak ada kontraktor yang berani menjebol tanggul secara sengaja tanpa minta izin. Kontraktor harus mengajukan izin kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). ‘’Ini sudah tahu kita setengah mati mau memperkuat tanggul, tahun ini mau diperkuat, malah dijebolin gara-gara alasan mau
ngeruk sungai,” katanya. Basuki menambahkan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Menteri PU dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadi Mulyono. ‘’Saya sudah SMS ke Pak Menteri sama perusahaannya (yang ngeruk juga),” tandasnya. Sebelumnya, jebolnya tanggul menyebabkan genangan banjir. (kmb)
Pemprov DKI Minta
Tiang Monorel Segera Dibongkar
Suluh Indonesia/ant
ABAIKAN KESELAMATAN - Sejumlah warga mengabaikan keselamatannya dengan duduk di bagian depan dan atas truk kontainer yang melintas di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta, kemarin. Selain dapat mencelakakan diri sendiri prilaku tersebut juga dapat mencelakakan pengguna jalan lainnya.
JAKARTA - Setelah memutus kontrak kerjasama dengan PT Jakarta Monorail (JM), Pemprov DKI meminta agar tiangtiang monorel yang mangkrak untuk segera dibongkar. Pasalnya, keberadaan tiang-tiang tersebut dinilai mengganggu keindahan kota. Sekda DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, setelah mengirim surat pemutusan kerjasama dengan PT JM, pihaknya meminta agar tiang monorel yang mangkrak segera dibongkar. Terlebih, tiang itu dibangun tanpa menggunakan dana dari APBD maupun APBN. Sehingga jika dibongkar tidak akan menimbulkan kerugian negara. ‘’Karena ini bukan uang APBD atau APBN, ini kan PT JM bekerjasama dengan PT Adhi Karya. Pemprov DKI Jakarta minta juga untuk segera bongkar,” ujarnya di Balaikota DKI Jakar-
ta, kemarin. Dikatakan Saefullah, keberadaan tiang-tiang yang mangkrak itu juga tidak bermanfaat. ‘’Tidak ada manfaatnya untuk kota. Karena tidak ada kemajuan kita tidak dapat melanjutkan,” katanya. Seperti diketahui, pembangunan proyek monorel d ibu kota mangkrak sejak tahun 2007. Sebanyak 90 tiang sudah berdiri di sepanjang Jl HR Rasuna Said dan Jl Asia Afrika. Semula Pemprov DKI Jakarta akan membayar tiang-tiang tersebut. Namun lantaran perbedaan harga yang sangat jauh, akhirnya pembayaran pun batal dilakukan. Hingga saat ini Ortus Holding, pemegang saham mayoritas PT JM dan PT Adhi Karya masih terlibat dalam sengketa harga ganti rugi tiang pancang tersebut. PT Adhi Karya meminta Ortus melunasi. (kmb)
POLDA Metro Jaya bersama jajaran polres dan polsek “menggaruk” 2.403 orang diduga preman selama sepekan dalam Operasi Cempaka 2015. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Martinus Sitompul di Jakarta, kemarin mengatakan, Operasi Cempaka menitikberatkan terhadap oknum preman yang meresahkan masyarakat di wilayah Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang. Petugas kepolisian mencatat 1.883 orang yang mendapatkan pembinaan dan 160 orang yang diproses secara hukum terkait dugaan tindak pidana. Martinus menyatakan preman yang diproses secara hukum karena membawa senjata tajam, kunci “T”, narkoba, minuman keras, praktik judi dan pelaku penganiayaan. Petugas kepolisian menyasar beberapa lokasi yang dianggap rawan terjadi tindak kejahatan jalanan seperti perempatan, terminal dan stasiun. (kmb)
PKL Ditertibkan DINILAI keberadaannya telah mengganggu fungsi jalan dan saluran air, Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Hidup Baru, Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan, Jakut, kemarin ditertibkan petugas gabungan. Untuk menertibkan sekitar 490 lapak PKL yang berjejer sepanjang satu kilometer di jalan itu, pihak Kecamatan Pademangan mengerahkan 400 petugas gabungan yang terdiri atas Satpol PP, TNI, Polri, Sudin Kebersihan dan Sudin Perhubungan.Camat Pademangan, Yusuf Madjid menjelaskan, lokasi PKL yang berada di RW 02, 04 dan RW 05 Kelurahan Pademangan Barat itu sebelumnya dibawah pembinaan Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara sebagai JU 41. Tetapi sejak tahun lalu, JU 41 sudah resmi dihapus dan PKL tidak lagi diperbolehkan berjualan. (kmb)
Moge Bodong Dirazia APARAT Polda Metro Jaya akan merazia sepeda motor gede (moge) yang digunakan di jalanan tanpa kelengkapan surat atau “bodong”. Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono di Jakarta, kemarin mengatakan, dasar aturan penegakan hukum terhadap motor gede yang beroperasi tanpa kelengkapan surat sesuai Telegram Rahasia (TR) Kepala Korps Lalulintas Polri sejak Desember 2014. Instruksi penertiban moge itu tertuang dalam Telegram Rahasia (TR) Nomor ST/2561/XII/2014 tertanggal 29 Desember 2014. Tindakan penegakan hukum terhadap pengendara moge berupa kelengkapan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) palsu. Penegakan hukum terhadap pengendara motor yang melanggar aturan lalulintas dan penindakan sepeda motor hasil kejahatan. Apabila ditemukan pidana umum, maka akan dilakukan penindakan. (kmb)
Djarot Pastikan
Pendapatan Ditentukan Kinerja MULAI tahun 2015, pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta akan mendapatkan Tunjangan Kinerja Dinamis (TKD) yang disesuaikan dengan kinerja. Dengan sistem baru ini, nantinya gaji untuk pejabat eselon II sebesar Rp 75 jutaRp 80 juta, eselon III Rp 45 juta-Rp 50 juta, camat Rp 45 juta, dan lurah Rp 33 juta. Bahkan, PNS yang tidak melakukan apa pun, yang tugasnya tak jelas, akan mendapatkan gaji Rp 9 juta. Sedangkan yang kerjanya lebih jelas, punya prestasi bagus, bisa
sampai Rp 13 juta. Untuk honorer, teknis pajak, pengadaan barang, bisa mencapai Rp 25 juta. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, tingginya besaran gaji yang diberikan kepada para PNS Pemprov DKI untuk menekan tindak korupsi. PNS pun diminta meningkatkan kinerjanya yang dinilai dengan
sistem poin. Semakin banyak poin yang terkumpul, maka PNS tersebut akan semakin besar pula menerima penghasilannya. ‘’Lurah bisa mendapatkan sampai Rp 30 juta. Tapi apakah semua lurah dapat Rp 30 juta? Belum tentu. Karena kan itu ada di TKD. Evaluasi per minggu, per hari. Sistem poin berdasarkan harian. Misalnya hari Senin saya berangkat ke kantor, jam sekian. Dengan digaji tinggi seperti itu berarti kan kinerja mereka supaya mereka tidak korupsi. Supaya mereka tidak pungli,” ujar Djarot, di Gedung BKPM, Jakarta Selatan, kemarin.
Dikatakan Djarot, dengan sistem poin ini, diharapkan bisa meningkatkan kinerja PNS. “Ingat gaji besar tergantung kinerja mereka. Kalau kinerjanya buruk, gajinya juga buruk,” katanya. Jika kinerja PNS tidak sesuai dengan penilaian, sambung Djarot, maka mereka terancam dicopot dari jabatannya. Sistem ini sekaligus memacu para PNS saling berkompetisi dalam melayani masyarakat. ‘’Ancamannya bisa disetop nanti. Ini banyak ngantri yang bagus-bagus. Biar kompetisinya sehat, objektif, bukan karena kedekatan,” ucapnya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
NORMALISASI KALI APURAN - Pelajar menyeberangi jembatan kayu di bantaran Kali Apuran yang terkena proyek jalan inspeksi dan normalisasi, Jakarta, kemarin. Pembangunan jalan inspeksi dan normalisasi Kali Apuran itu dilaksanakan sepanjang 2,8 km di Kelurahan Kedaung Kaliangke.
Metr politan
Suluh Indonesia, Selasa 26 Januari 2015
3
Effendi Simbolon :
Kecewa Politik JAKARTA - Politisi PDIP Effendi MS Simbolon menyatakan kekece-waannya secara politik atas struktur kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tidak banyak mengakomodasi landasan politik PDIP selaku partai pemenang pemilu. ‘’Secara politik saya kecewa. Ini kan kabinetnya PDIP, maka seharusnya ‘platform’ PDIP dong yang diimplementasikan, bukan ‘platform’ yang tidak tahu dari mana asalnya,” ujar Effendi dalam diskusi publik Univer-
sitas Paramadina bertajuk Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Jokowi-JK, di Jakarta, kemarin. Effendi mengatakan Jokowi seharusnya juga mengakomodasi politisi PDIP di jajaran kabinetnya. Setidaknya, kata dia, jangan memberikan jabatan kepada pembisik-pembisik yang belum teruji rekam jejaknya, hanya memanfaatkan kesempatan. ‘’Kalau kader partai kan terukur, ada pendidikan politiknya,” tegas dia. Effendi menyebut saat ini menteri dari PDIP tidak memperoleh tempat yang strategis. (har)
Anggota Legislatif
Terjerat Narkoba Suluh Indonesia/ant
KUNJUNGI KPK - Anggota Wantimpres Hasyim Muzadi keluar dari kantor KPK, Jakarta Selatan, kemarin. Kedatangan Hasyim untuk membahas masalah Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang sebelumnya telah menyerahkan surat pengunduran diri terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.
PDIP Ingatkan DPD
Tak Amandemen Konstitusi JAKARTA - Ketua Fraksi PDIP MPR RI Ahmad Basarah mengingatkan agar DPD RI tidak mengusulkan amandemen kelima UUD NRI 1945 atau konstitusi pada saat ini karena faktor konstelasi politik nasional yang belum memungkinkan. ‘’UUD 1945 adalah dasar negara Republik Indonesia dan merupakan induk dari semua aturan perundangan di Indonesia. Dalam hirarki aturan perundangan, UUD NRI 1945 men-
empati posisi tertinggi,” kata Ahmad Basarah pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Badan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan (BPKK) DPD RI dengan pimpinan fraksi-fraksi di MPR RI, di Gedung MPR/ DEPR/DPD Jakarta, kemarin. RDPU tersebut dipimpin oleh Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI, Bambang Sadono dan dihadiri ketua-ketua fraksi di MPR RI yakni Ahmad Basa-
rah (FPDIP), Lukman Edy (FPKB), Bachtiar Aly (FNasDem), dan Muhammad Farid Al Fauzi (FHanura), serta sejumlah anggota DPD RI. Menurut Basarah, UUD 1945 merupakan konstitusi negara sehingga jika dilakukan amandemen harus dalam suasana yang mendesak serta seluruh elemen bangsa memiliki satu sikap dan pandangan yang sama. Anggota Komisi I DPR RI
ini mencontohkan, UUD 1945 lahir pada saat Indonesia baru merdeka, di mana saat itu situasinya mendesak dan seluruh eleman bangsa memiliki sikap yang sama dalam membangun bangsa Indonesia. Kemudian, pada ketika dilakukan amandemen UUD 1945, pada awal reformasi tahun 1999, situasinya mendesak dan seluruh elemen bangsa memiliki pandangan yang sama ingin mengubah rezim dari orde baru
ke reformasi. ‘’Namun, situasi saat ini berbeda dengan situasi tahun 1945 maupun tahun 1999,” katanya. Menurut Basarah, konstelasi politik nasional saat terjadi fragmentasi kekuatan politik serta antar lembaga negara juga saling sandera, sehingga jika dilakukan amandemen kelima UUD 1945 pada saat ini, dikhawatirkan justru akan lebih banyak mudhoratnya, daripada kebaikannya. (ant)
JAKARTA - Kabag Humas BNN Kombes Pol Sumirat Dwiyanto mengatakan peredaran narkotika di Indonesia sudah menyergap seluruh profesi, termasuk anggota DPR hingga kejaksaan. ‘’Kenapa narkotika ini sudah dianggap darurat, karena semua profesi di Indonesia bisa dianggap sudah terkena narkotika,” katanya di Jakarta, kemarin Sumirat mengatakan, berbagai profesi di pemerintahan dan penegak hukum juga terjerat oleh narkotika. ‘’Di kejaksaan, hakim, anggota DPRD, kepolisian, sipir, wartawan, bahkan juga ada termasuk tokoh agama,” kata dia. Ia mengungkapkan, sejumlah profesi tersebut terjerat dalam hal menggunakan dan juga mengedarkan narkotika. “Beberapa ada yang makai, ada yang jual,” ucap dia.
Sumirat Dwiyanto Sumirat tak menampik anggota kepolisian dan sipir penjara ada juga yang tak hanya menggunakan narkotika, namun juga mengedarkannya pada orang lain. ‘’Polisi ada yang makai, ada yang jual. Termasuk sipir, dan itu sudah ada yang tertangkap,” papar dia. Ia menjelaskan, sejumlah sipir yang terjerat narkotika tersebut menjadi salah satu alasan beredarnya obat-obatan terlarang tersebut di lembaga pemasyarakatan. (ant)
Uji Publik Calon Kepala Daerah
Memperpanjang Tahapan Pilkada JAKARTA - Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan partainya berpandangan agar uji publik melalui DPRD bagi para calon kepala daerah dihapus karena hanya akan memperpanjang tahapan penyelenggaraan pemilu kepala daerah. ‘’Fraksi PG berpandangan uji publik (melalui DPRD) harus dihapus karena memperpanjang tahapan penyelenggaraan Pilkada dan sekadar untuk memperoleh sertifikat telah mengikuti uji publik,” kata Bambang Soesatyo saat menyampaikan hasil pertemuan Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR dengan pimpinan daerah dari Partai Golkar se-
Indonesia di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, DPP PG melakukan pertemuan dengan pimpinan daerah dari Partai Golkar dari seluruh Indonesia. Dalam pertemuan tersebut secara khusus dibahas Perppu No.1 dan No. 2 Tahun 2014 yang telah disetujui menjadi UU. Menurut FPG, tambah, Bambang jika ada uji publik sebaiknya diserahkan kepada parpol untuk melakukan uji publik terhadap para calon tersebut. ‘’Melalui Komisi II DPR RI, FPG meminta agar KPU menghentikan tahapan penyelenggaraan Pilkada hingga revisi UU tentang Penetapan Perppu No.1 dan No.2 Tahun 2014
selesai dibahas,” kata Bambang. Sementara terkait calon, FPG berpendapat calon harus diajukan berpasangan, dan perlunya pembagian tugas yang tegas antara kepala daerah dengan wakilnya dalam UU. FPG juga menyoroti mekanisme penyelesaian sengketa. FPG mengusulkan sebaiknya penyelesaian sengketa dilakukan di Mahkamah Agung, jika penyelesaian sengketa di MK dikhawatirkan akan memakan waktu lebih lama. FPG juga mengingatkan pentingnya aturan yang jelas mengenai PNS agar tidak terjadi politisasi birokrasi. (har)
Suluh Indonesia/ant
PELANGGARAN HAM - Ketua Komisi Nasional HAM (Komnas HAM) Hafid Abbas (kedua kanan) menerima berkas laporan dari Koalisi Masyarakt Sipil Anti Korupsi yang diwakili koordinator KontraS Haris Azhar di Kantor Komnas HAM, Jakarta, kemarin. Koalisi Masyarakt Sipil Anti Korupsi mendesak Komnas HAM segera melakukan penyelidikan terhadap kasus Bambang Widjojanto.
Untuk Akhiri Konflik
Mempertanyakan Peran Wantimpres POLITIKUS PDIP Effendi Simbolon mempertanyakan peran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada pemerintahan Jokowi-JK dalam merekomendasikan solusi atas persoalan KPK dan Polri yang belakangan terjadi.
Effendi dalam diskusi publik Universitas Pramadina bertajuk Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Jokowi-JK di Jakarta, kemarin mengatakan, ketika Presiden ingin menyelesaikan masalah KPK dan Polri yang dipanggil Wantimpres dong. Artinya ‘ring’ dalam dong dimanfaatkan, tetapi ini malah dipanggil orang di luar sistem (tim independen). Menurut Effendi, seharusnya Presiden Jokowi mengajak bicara orang-orang yang ada di dalam sistem pemerintahannya sendiri. Jika Presiden meminta bantuan orang-
orang di luar sistem untuk menjaring rekomendasi, posisi Wantimpres hanya menjadi stempel. ‘’Wantimpres jangan hanya menjadi stempel. Oleh karena itu, tempatkan orangorang yang punya kapabilitas sesuai dengan bidangnya. Jangan ambivalen, paradoks, ketika alami suatu masalah, perangkat kepresidenan jadi tidak berdaya,” ujar dia. Effendi juga mengkritisi posisi Sekretaris Kabinet Jokowi Andi Widjajanto yang dinilai masih kemarin sore. Ia menilai Andi Widjajanto memiliki level prematur, dan
Effendi Simbolon berupaya mengatur Presiden yang juga prematur. ‘’Yang atur anak kecil, yang diatur (presiden) prematur, inkubatur jadinya,” seloroh Effendi. Menurut Effendi, langkah Jokowi membentuk tim independen justru memperkeruh karut-marut politik dan menu-
runkan kepercayaan publik. ‘’Ngapain’ panggil orang-orang untuk selesaikan persoalan internal negara, ini bikin karut-marut, akhirnya kepercayaan rakyat rendah. Saya sebagai ‘outsourcing’ partai menganggap kok begini mengelola negara,” kata dia. Effendi mengingatkan kalau tidak segera dilakukan evaluasi, bukan tidak mungkin 100 hari ke depan akan ada presiden baru. ‘’Harus evaluasi, apalagi JK saya lihat pasif. Bisa saja 100 hari berikutnya kita sudah bicara tentang presiden baru karena teman-teman di seberang lautan sana bukan berarti diam saja, mereka sedang menunggu memonitor,” ujar dia. Ia menilai bisa kembali terjadi peristiwa yang dulu pernah melengserkan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) karena politikus KMP tidak akan tahan tanpa kekuasaan. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Selasa 27 Januari 2015
4
Inovasi Teknologi :
Mahasiswa Ciptakan Plastik Daur Ulang
MAHASISWA Teknologi Hasil Hutan Institut Pertanian Bogor (THH-IPB), berhasil menciptakan inovasi produk plastik (PC) daur ulang sampah yang diklaim ramah lingkungan, mudah dibuat dan bernilai ekonomi tinggi. Nur Arif Rohman, mahasiswa IPB, sang inovator plastik ramah lingkuan di Bogor, kemarin mengatakan, plastik polietilena ini kita daur ulang (re-recycled) kemudian dicampur sedemikian rupa dengan bahan baku lain dari limbah lignoselusa seperti limbah serbuk gergaji, jerami, srabut ke-
lapa atau kertas koran dan lainnya. Hasilnya menjadi sebuah inovasi produk plastic masa ramah lingkungan. Arif menjelaskan, bahwa limbah plastik yang digunakan dalam produk PC karyaya tersebut adalah plastik polietilena dan polipropilena. Sedangkan limbah lignoselulosa
yang digunakan berasal dari limbah sabut kelapa, serbuk gergaji, jerami, limbah batang sawit yang selama terbuang sia sia. ‘’Kita tau bahwa berbagai masalah bermunculan akibat limbah plastik berbahan dasar polietilena yang diproduksi selama ini. Sebab plastik tersebut sangat sulit terurai di dalam tanah. Bayangkan, untuk mengurai plastic itu perlu waktu selama 100 tahun,” katanya. Untuk itu dengan inovasi dalam karya kreatif PC ini diharapkan dapat menggantikan polybag berbahan dasar plastik polietilena yang selama ini
digunakan masyarakat. ‘’Manfaat langsung dari inovasi ini yakni selain menciptakan produk PC baru dalam dunia perplastikan, produk ini juga dapat menekan penggunaan plastik polietilena di masyarakat,” jelasnya. Mengapa produk PC tersebut diklaim ramah lingkungan, hal itu dikarenakan produk PC karya Nur Arif tersebut memiliki komposisi limbah lignoselulosanya (alami) jauh lebih banyak sehingga dalam waktu kurang dari dua tahun PC tersebut akan hancur terurai dalam tanah. “Mudah mudahan PC ini
nanantinya dapat menggantikan polybag plastik yang selama ini digunakan masyarakat,” harapnya. Arif menjelaskan, produk ini nantinya akan dikembangkan dalam bentuk pot dengan berbagai variasi. Kegiatan penelitian para mahsiswa IPB ini didanai oleh DIKTI sebagai ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). ‘’Saya pribadi ingin mendapatkan hak paten dan mampu bekerjasama dengan industri besar agar polybag komposit ini dapat diproduksi dan digunakan secara massal di masyarakat. (bas)
Suluh Indonesia/ant
PERLUASAN TRAYEK - Petugas Dinas Perhubungan Kota Depok memasang rambu perluasan trayek angkutan kota (angkot) D.02 di Depok, kemarin.
Di Depok
Ban yak Istri Bany Gug at Cer ai Guga Cerai
Suluh Indonesia/ant
SITA SISIK TRENGGILING - Petugas menunjukkan sisik trenggiling yang disita Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Cibinong, Bogor, kemarin. BKSDA wilayah 1 Bogor berhasil membongkar penyelundupan 263,78 Kg sisik Trenggiling di kantor Pos cabang Cibinong yang rencananya akan dikirim dari Bogor ke Hongkong.
DEPOK - Pengadilan Tinggi Agama, Depok menyatakan angka kasus perceraian di Depok meningkat setiap tahunnya. Diketahui, kasus perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama ini beragam, mulai dari faktor ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga perselingkuhan. ‘’Kasus perceraian yang diterima oleh Pengadilan Agama dari tahun ke tahun semakin meningkat.” Ujar Sekretaris Pengadilan Agama Kota Depok, Entoh Abdul Fatah di Depok, kemarin. Tercatat pada tahun 2012 pengajuan perceraian sebanyak 2.763, pada tahun 2013 bertambah lagi sebanyak 2.950 kasus dan pada 2014 lalu bertambah kembali sebanyak 2.997 kasus. Iya juga mengaku hal yang mempri-
Layani Perizinan
Kilas Ciptakan Penjernih Air TIGA siswa SMAN Bogor menciptakan instalasi penjernih air untuk solusi masyarakat di lokasi banjir. Fuad, salah seorang siswa mengatakan, alat sederhana kami harapkan bisa menginspirasi pemegang kebijakan dan teknokrat yang kompeten supaya bisa membantu korban banjir untuk memperoleh air bersih. Instalasi penjernih air itu dibuat siswa kelas XII SMAN Bogor, Fuad, Robbi dan Indah itu terdiri dari satu tangki, dua pipa filtrasi dan tangki pengaduk. Menurut Indah, alat ini terjadi empat tahap proses penjernihan air, pertama coagulasi atau pengentalan air. Kemudian flokulasi yaitu satu proses kimia yang digunakan untuk menghilangkan bahan cemaran. Sedagkan proses ketiga sedimentasi yaitu pengendapan material dalam air serta keempat filtrasi yaitu proses pemisahan melalui dua saluran pipa untuk memisahkan endapan dan air bersih. (ant)
Pemkot Siapkan Mobil Keliling TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang, akan menyediakan mobil keliling untuk mengurus berbagai kegiatan yang berkaitan dengan perizinan yang beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu. Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Karsidi di Tangerang, kemarin mengatakan mobil keliling untuk pelayanan perizinan itu akan dioperasikan pada akhir pekan yakni Sabtu dan Minggu. ‘’Jadi, warga
yang sibuk pada hari kerja bisa tetap bisa mengurus perizinan di akhir pekan karena telah disediakan fasilitasnya,” ujarnya. Rencana pengoperasian mobil keliling tersebut akan dilaksanakan di tiga wilayah Kota Tangerang yakni Timur, Tengah dan Barat. Pengadaan mobil keliling tersebut pun telah diajukan dan diharapkan bisa terealisasi dalam waktu dekat ini. Kemudian, untuk kemudahan lainnya yakni bila nantinya
Legalisasi perizinan pun tak perlu dengan tanda tangan dirinya tetapi cukup melalui Sekretaris maupun Kepala Bidang terkait. ‘’Tujuannya untuk mempercepat saja sehingga pelayanan tidak lambat. Maka itu, kita sedang coba rencanakan akan hal itu,” ujarnya. Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) menargetkan pendapatan dari retribusi perizinan mencapai Rp60,2 miliar. (ant)
Puluhan Warem Dibongkar PULUHAN warung remang-remang (warem) yang menyediakan perempuan nakal di kawasan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, kemarin akhirnya berhasil ditertibkan. Ratusan aparat keamanan dilengkapi alat berat memporak-porandakan bangunan warem dan wanita penghibur di kawasan tersebut. Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie saat memimpin apel penertiban menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan para camat dan lurah untuk bekerjasama dengan warga memberikan informasi pembangunan yang ada di wilayahnya. Ke depan dan seterusnya tidak boleh lagi ada bangunan yang diperuntukan usaha (warem jablay) seperti ini. Karena mencederai motto Tangsel yang cerdas, modern dan religius. Warga juga mendukung penertiban tersebut. (nov)
Suluh Indonesia/nov
WARUNG REMANG - Sejumlah warga menggelar aksi dan mendurkung penertiban sejumlah warung remang-remang di Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, kemarin.
Pemilik Lahan Gaplek
Dapat Ganti Rugi Rp 7 Juta TANGSEL - Tujuh juta rupiah akhirnya menjadi harga pemecah rekor di kota Tangsel sebagai ganti rugi tertinggi
sepanjang proses sejarah pembebasan lahan harga di wilayah tersebut. Ya, Tim penaksir harga tanah (appraisal) akhirnya
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
menilai harga tanah yang berada di sekitar kawasan Simpang Gaplek, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel nilainya paling mahal. ‘’Bahkan di kawasan Serpong tidak semahal di kawasan Pamulang,” ungkap Kepala Tim Pengadaan Tanah Flyover Gaplek, Ismunandar di Tangerang, kemarin. Ismunandar mengatakan, untuk pembangunan jalur kendaraan lintas atas atau flyover di Simpang Gaplek, saat ini telah memasuki separuh jalan. Kalkulasi itu mengacu pada tahapan pembayaran ganti untung yang telah disalurkan. ‘’Kami targetkan tahun ini sudah kelar 100 persen dibayarkan,’’ katanya. (nov)
hatinkan yakni sebagian besar para pelapor pada kasus kasus perceraian yang telah masuk ke Pengadilan Agama, Depok untuk tahun 2014 adalah kaum wanita dengan laporan perceraian sebanyak 2.097 kasus. Menurut Abdul, pihaknya telah berupaya untuk meminimalisasi terjadinya laporan perceraian yang masuk dengan cara memberikan pengarahan terhadap penggugat kasus perceraian untuk membatalkan niatnya. Tetapi banyak pengggugat yang lebih memilih cerai daripada rujuk kembali. Dari 3.020 kasus yang ditangani oleh pihaknya, hanya 32 kasus yang mau kembali rujuk dan membatalkan perceraiannya. Sementara itu, dari kalangan aparatur pemerintah dari data
Pengadilan agama Kota Depok mencatat pada tahun 2009 angka perceraian mencapai 2.403 kasus. Sedang yang diselesaikan 1.819 kasus, sisa 584 kasus dilanjutkan tahun 2010. Rinciannya, cerai gugat di tahun 2009 mencapai angka 923 kasus, sedangkan cerai talak 400 kasus. ‘’Sebagai antisipasi tingkat perceraian, kami mengadakan pelatihan bagi calon pengantin,” ujarnya. Selain itu, perceraian juga banyak terjadi pada guruguru yang dipicu gugatan cerai dari istri. ‘’Memang data guru-guru yang melakukan gugatan cerai tidak secara sepesifik kami pegang. Tapi, kenyataan di lapangan menyebutkan begitu, cukup banyak juga para guru melakukan gugatan cerai,” ungkapnya. (jif)
Korban Begal Motor
Identitas Korban Teridentifikasi DEPOK - Terkait identitas korban perampasan sepeda motor (Begal) dengan pembunuhan di Jalan Margonda Raya, Depok, tepatnya depan Kampus Bina Sarana Informatika (BSI), Minggu (25/1) lalu sekira pukul 03.30. Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Subandi mengatakan bahwa pihaknya berhasil mengidentifikasi korban begal motor yang diketahui merupakan warga Citayam, Depok, bernama Abdul Rahman (26). Dia juga menjelaskan dari keterangan olah TKP dan keterangan saksi diketahui saat itu Abdul Rahman tengah mengendarai sepeda motor seorang diri, dari arah Lenteng Agung menuju rumahnya di Citayam melalui Jalan Margonda. Ketika melaju kencang tiba-tiba korban diikuti oleh sekelompok pengendara motor lain, yang berjumlah 4 orang dengan menggunakan 3 motor, tidak jauh dari jembatan layang kampus Universitas Indonesia (UI), hingga akhirnya dipepet dan terjadi perampasan paksa. Polisi juga menjelaskan korban yang merupakan karyawan swasta itu tewas mengenaskan dengan 3 luka tusukan di punggung dan di pinggang kanannya. Sedangkan motor korban yang berhasil digasak para pelaku berjenis bebek sport, Suzuki Satria. ‘’Awalnya, Abdul Rahman tengah melaju kencang dari arah Lenteng Agung menuju Jalan Margonda. Setelah diincar para pelaku akhirnya dipepet dan salah seorang pelaku lainnya, menusuk pinggang dan punggung korban dengan pisau, hingga kritis,”jelas Subandi. Selanjutnya, setelah terkapar pelaku membawa kabur motor Satria milik korban. Saat itu katanya korban masih bernyawa dan sempat dilarikan warga ke RS Bunda di Jalan Margonda namun, tak tertolong. “Di RS Bunda korban yang sudah kritis sudah tak tertolong hingga akhirnya tewas. Selanjutnya kami bawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta untuk divisum,” ujarnya. Diketahui, dalam dua bulan terakhir sudah banyak sekali korban pencurian yang disertai pembunuhan di wilayah hukum Polresta Depok. (jif)
KTR Bogor Belum Efektif BOGOR - Aliansi Masyarakat Anti Rokok (AMAR) menilai penerapan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 12 Tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok belum optimal dengan masih adanya pelanggaran yang dilakukan masyarakat maupun pejabat pemerintah. ‘’Memang lima tahun penerapan Perda KTR di masyarakat hasilnya belum optimal. Bagaimana bisa optimal kalau pejabat pemerintahannya saja juga masih melanggar,” kata Ketua AMAR Ace Sumanta, di Bogor, kemarin. Menurutnya perlu strategi baru dalam melakukan evaluasi dan memonitorpen-
erapan Perda KTR di Kota Bogor agar lebih optimal. ‘’Salah satunya yang ingin kita kejar adalah penerapan sanksi denda yang besarannya dikembalikan sesuai aturan Perda yakni Rp1.000.000 untuk lembaga dan Rp5.000.000 untuk badan,” katanya. Selain itu, lanjut dia, sanksi Tipiring tidak lagi hanya menyasar personal saja tetapi juga pimpinan lembaga maupun badan yang melakukan pelanggaran Perda KTR. Selama empat tahun melakukan Tipiring Perda KTR, Satgas menyasar masyarakat yang melakukan pelanggaran dan dikenai denda Rp25.000 per orang, padahal dalam aturannya denda
perorangan Rp100.000. ‘’Sementara pengelola atau pimpinan lembaga dan badannya hanya diberikan teguran saja. Alhasil tidak ada pengawasan internal, maka dari itu tahun ini kalau ada yang kedapatan merokok yang diberi sanksi kepala badan dan lembaganya,” katanya. Menurut Ace penerapan Perda KTR menemui tantangan cukup sulit karena disiplin masyarakat yang masih kurang, terlebih lagi, penerapan Perda KTR di kantor-kantor pemerintahan masih lemah. Hal ini diakui oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang melayangkan laporan pada layanan Pengaduan Online tertanggal 14 Januari 2015.
Ia melaporkan masih adanya pegawai pemerintah kota yang merokok di ruang kerja. ‘’Tolong ditindaklanjuti, masih ada pegawai di lingkungan pemerintah kota yang merokok di ruang kerja,” kata Bima. Selain itu melalui media twitter Wali Kota Bogor juga menerima banyak laporan dan pengaduan masyarakat yang menyampaikan pelanggaran KTR di pusat perbelanjaan, mal dan juga kantor kelurahan. Ace menilai upaya mendisiplinkan pegawai pemerintahan untuk menerapkan Perda KTR menjadi kunci utama, agar dapat diikuti oleh masyarakatnya. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Selasa 27 Januari 2015
F OKUS Perlu “Intervensi” Presiden dan DPR EGADUHAN politik di Tanah Air belum dapat diperkirakan kapan akan berakhir. Banyak harapan ditumpahkan kepada Presiden Jokowi agar lewat kewenangannya dapat meredamnya. Namun, sebagian kalangan menilai, pernyataan Presiden baik yang disampaikan di Istana Bogor maupun yang disampaikan Minggu (25/1) malam, masih mengambang. Salah satu substansi persoalan yang tampak di atas permukaan sekarang ini adalah penetapan tersangka terhadap Budi Gunawan oleh KPK dan terhadap Bambang Widjojanto oleh Polri. Itulah sebabnya di Istana Bogor pernyataan Presiden Jokowi terfokus pada persoalan tersebut. Presiden meminta institusi Polri dan KPK memastikan bahwa proses hukum yang ada harus objektif dan sesuai dengan aturan undangundang yang ada. Institusi Polri dan KPK tidak terjadi gesekan dalam menjalankan tugas masing-masing. Minggu (25/1) malam pernyataan Presiden tetap terfokus pada persoalan tersebut. “Proses hukum yang terjadi dengan personel KPK atau Polri harus dibuat terang-benderang, transparan. Dan, agar proses hukum dapat berjalan dengan baik, jangan ada intervensi dari siapa pun”. Presiden menegaskan, ia akan mengawasi dan mengawal pengusutan kasus Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan kasus Komjen. Budi Gunawan. Sementara itu opini yang berkembang di masyarakat melebar, juga mempermasalahkan proses penetapan tersangka personel Polri dan KPK tersebut yang diasumsikan mengandung kejanggalan. Justru polemik tentang hal itu di masyarakat cukup dominan mewarnai kegaduhan politik sekarang ini. Muncul beragam asumsi tentang motivasi dan latar belakang di balik penetapan tersangka kedua personel tadi, menurut estimasi dan kepentingan politik masing-masing. Pernyataan pejabat yang membingungkan, tuntutan yang terkesan berlebihan, dan solusi yang tidak rasional, yang lazim muncul dalam polemik dalam suhu emosi tinggi itu justru melahirkan polemik baru. Maka, kian gaduhlah kondisi politik di Tanah Air. Seyogianya proses hukum terang-benderang. Polri maupun KPK bekerja independen tanpa tekanan. Gerakan penguatan dan penyelamatan seyogianya ditujukan kepada semua institusi hukum, termasuk Polri, bukan hanya KPK. Lewat proses hukum yang terang-benderang silakan KPK maupun Polri tetap memburu (bukan mencari-cari) oknum pelaku kejahatan dan pelanggar hukum serta memprosesnya, tanpa menimbulkan kecurigaan adanya kriminalisasi, rekayasa dan balas dendam. Memang, pantas mengundang kecurigaan jika upaya penegakan hukum dilakukan terburu-buru, kontroversial, pada momentum yang tidak mendukung, saat kondisi politik sedang gaduh. Prioritaskan proses hukum tersangka Budi Gunawan dan Bambang Widjojanto sampai akhirnya mendapatkan keputusan hukum yang berkekuatan tetap yang objektif dan adil. Tetapi, proses peradilan terhadap kedua tersangka tersebut tidak dapat ditebak kapan rampungnya. Itulah sebabnya Presiden Jokowi tidak terpaku mengawasi dan mengawal proses peradilan Budi Gunawan dan Bambang Widjojanto. Presiden dan DPR harus berperan bersama-sama menjembatani dan meluruskan beragam asumsi dan tuntutan publik yang berkembang, yang selama ini mewarnai secara kental kegaduhan politik. Lakukan pendekatan dan ambil langkah bersama, sampaikan kepada masyarakat secara jujur dan terbuka. Terhadap proses hukum, Presiden dan DPR tidak melakukan intervensi. Tetapi, terhadap persoalan di luar proses hukum tersebut, intervensi harus diberi makna sebagai upaya menetapkan cara yang patut digunakan memecahkan masalah demi peredaman konflik dan perbaikan secara komprehensif. ***
K
Bang D
el
Bambang Widjojanto mengatakan,
pemberantasan korupsi tidak bisa dibungkam
Meski tangan diborgol ...
5
Berharap Presiden Konsisten di Pusaran Inkonsistensi PERSETERUAN antar instansi penegak hukum, Polri dan KPK kian memanas. Sesungguhnya kita sangat berharap calon Kapolri yang menjadi sorotan publik dan menjadi sumber kisruh itu berjiwa besar mengundurkan diri untuk tujuan bangsa yang lebih besar. Tidak berarti mengesampingkan hak politiknya atau hak sebagai warga negara, namun nampaknya dalam sengkarut ini cara itulah yang dirasa paling sedikit risikonya. Baik untuk diri sendiri, Presiden, KPK, maupun DPR tak ada yang mesti menanggung malu jika calon Kapolri Budi Gunawan menarik diri dari pencalonan dan memberi kesempatan bagi calon lain yang bisa diterima oleh semua pihak.
Namun harapan itu tak terjadi bahkan justru akan menjadi semakin rumit ketika langsung melakukan perlawanan dengan menggugat KPK di pengadilan. Carut marut saat ini tak lepas dari pusaran inkonsitensi yang tercipta saat ini, terutama nampak terlihat dari prilaku DPR dan partai PDIP sebagai pendukung utama Jokowi. DPR yang membuat Undang-undang KPK secara logika semestinya tak perlu diragukan lagi dukungannya terhadap eksistensi KPK. Tugas dan kewenangan KPK sebagai lembaga ad-hoc pasti sudah dipahami betul oleh DPR dan karena itu tak ada alasan bagi DPR untuk tidak mendukung KPK. Secara moral mestinya setiap anggota DPR memegang teguh amanat yang tersurat dalam Undang-undang itu sehingga apa yang dikehendaki rakyat melalui KPK begitulah mestinya juga wakil-wakil rakyat di DPR. Namun yang terlihat antara keinginan rakyat dengan wakil-wakilnya di DPR sering tidak sinkron. Suatu contoh dari beberapa kali terjadi gaduh menyangkut penangkapan pejabat tinggi oleh KPK, rakyat selalu konsisten berada di belakangnya dengan teriakan lantang mendukung. Sebaliknya beberapa anggota Dewan justru ada yang pernah terang-terangan menyatakan untuk membubarkan KPK. Begitu pula dalam kasus calon Kapolri, dari awal rakyat sudah manyatakan ketidaksetujuannya setelah mengetahui calon tersebut dalam posisi tersangka, tetapi Dewan justru abai terhadap langkah hukum KPK bahkan langsung menyetujui dengan aklamasi. Jadi dapat dikatakan dukungan DPR secara lembaga kepada KPK belum tampak secara total dan baru bersifat individual saja. Kondisi inilah yang paling menonjol di era Reformasi ini sehingga kita pantas galau bahwa kejadian demi kejadian dengan model yang sama pasti terus berulang. Kondisi lebih parah kita amati terjadi di partai pendukung utama Jokowi, PDI-P. Partai yang dikomandani Megawati Soekarnoputri ini seakan mulai lupa dengan historisnya bahwa KPK itu lahir ketika ketua umumnya (Megawati)
Oleh I Ketut Suparta
Kian hari posisi Jokowi akan semakin sulit, kondisi bangsa kian rumit dan membuat dada publik kian miris. Jokowi berada di sentral masalah karena dia harus di posisi yang seimbang di antara 3 pihak yang berseteru yaitu Polri, KPK dan PDI-P. Dengan Polri Jokowi wajib menjaga soliditas, dengan PDI-P wajib mempertahankan loyalitas sebagai kader partai dan dengan KPK wajib menjaga komitmen. menjadi Presiden. Pasti telah disadari bahwa antara PDI-P dan figur Jokowi saling menguntungkan, hal yang sangat penting bagi prospek partai untuk jangka panjang. Meskipun PDI-P berada di balik kesuksesan Jokowi memenangkan kontestasi Pilpres, jangan dilupakan pula andil Jokowi tak dapat diabaikan dalam menarik simpati publik hingga PDI-P kembali berada di puncak kejayaan dalam Pileg lalu. Oleh karenanya PDI-P sangat berkepentingan untuk menjauhkan Presiden Jokowi dari hal-hal yang bisa melemahkan posisinya, baik
sebagai kepala pemerintahan maupun kepala negara, termasuk dalam memelihara sikapnya terhadap KPK. Menyulitkan Presiden Namun yang muncul akhir-akhir ini justru terlihat langkah partai yang kian menyulitkan Presiden Jokowi dalam menjalankan komitmennya memberantas korupsi dan gerakan revolusi mentalnya. Serangan elite PDI-P terhadap ketua KPK Abraham Samad, begitupun penangkapan wakil ketua KPK Bambang Widjojanto yang sangat
tidak etis dan tidak logis yang menyebabkan bercampur aduknya masalah politik dan hukum. Hal ini kian kencang menciptakan kesan memojokkan dan melemahkan KPK. Publik beranggapan trik itu hanya menjadi bumerang saja bagi partai dan amat kontraproduktif. Karena, kita tahu hal itu bukan menyelesaikan sengkarut yang sedang mencuat tetapi bahkan menambah masalah baru. Publik kini membaca telah terjadi pergeseran pasca ditetapkannya calon Kapolri yang diusungnya sebagai tersangka oleh KPK. Mestinya PDI-P saat ini telah membaca situasi dimana rakyat, utamanya relawan yang dulunya mati-matian memperjuangkan kesuksesan Jokowi, telah menunjukkan ketidaksetujuannya dalam kasus calon Kapolri. Hal ini hendaknya menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian serius dari PDI-P agar investasi politik dalam kontestasi yang lalu tetap terjaga soliditasnya. Kurang tepat mengantisipasi kondisi ini bisa dimanfaatkan pihak lain sehingga investasi politik yang lalu akan sia-sia. Kian hari posisi Jokowi akan semakin sulit, kondisi bangsa kian rumit dan membuat dada publik kian miris. Jokowi berada di sentral masalah karena dia harus di posisi yang seimbang di antara 3 pihak yang berseteru yaitu Polri, KPK dan PDI-P. Dengan Polri Jokowi wajib menjaga soliditas, dengan PDI-P wajib mempertahankan loyalitas sebagai kader partai dan dengan KPK wajib menjaga komitmen. Dalam kondisi gaduh saat ini seyogianya Presiden Jokowi segera mengambil langkah untuk menetralisir keadaan agar jangan berkembang menjadi lebih liar. Yang pasti publik selalu berharap Jokowi tetap konsisten dengan komitmennya untuk selalu mendukung KPK, sekalipun partai pendukung utamanya mulai tampak inkonsisten, begitu pula DPR. Untuk itu Jokowi harus tetap kokoh terhadap program revolusi mentalnya karena apa yang terjadi saat ini adalah gambaran nyata yang tak bisa lepas dari masalah dekadensi moral. Secepatnya Presiden harus turun tangan, tentunya dengan meningkatkan komunikasi politik khususnya dengan DPR, KPK, dan paling penting dengan partai pendukungnya yaitu PDI-P. Jika komunikasi politik itu efektif tentu Jokowi dengan mudah bisa berkoordinasi dengan Polri yang ada di bawahnya, untuk segera mengakhiri saling serang antar penegak hukum. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Jalanan Berlubang Masih Hiasi Jakarta SAYA sangat perihatin melihat keadaan Jakarta. Disamping sangat macet dan keadaan masyarakatnya yang tak sadar akan keselamatan dalam berkendara. Peraturan yang ada hanya menjadi pelengkap saja dan ditaati saat ada aparat kepolisoan yang sedang berjaga. Disaat tak ada polisi maka keadaan kembali runyam. Sudah hampir mendekati satu dekade ini keadaan Jakarta masih saja belum membaik. Keadaan jalanannya yang masih sering mengagetkan dengan kemunculan lubang-lubang yang membahayakan. Saya harap Pak Gubernur yang baru bisa membenahi keadaan ini. Keadaan yang mencerminkan bahayanya jalanan Jakarta adalah ada disekitar fly over tanjakan
Tomang. Bagi pengendara sepeda motor lobang itu cukup memberikan sedikit rasa guncangan yang menggetarkan dan oleng. Dijalan depan Citraland atau mall Ciputra arah indosiar juga banyak gundukan tambalan jalan yang ngga jelas dan lubangnya pun cukup bikin motor cepet rusak. Bahkan di jalan S Parman pun masih belum mulus. Jalananya masih dihiasi gundukan bekas dempulan ala kerja asal-asalan yang bikin pengendara harus waspada. Sebenarnya masih ada banyak yang harus dikoreksi dari kinerja Pemda baik di lapangan ataupun secara data terperinci namun kita masih menunggu perubahan yang lebih baik. Romla Jatinegara, Jakarta
Keresahan di Dalam Bus Kota KEBERADAAN para pengamen mengundang rasa kasihan dan miris. Melihat mereka yang rata-rata adalah para anak muda dalam usia yang produktif dan seharusnya bersekolah, kuliah, atau bekerja pada profesi yang lebih layak. mereka harus berkejar-kejaran dengan petugas dan hidup menghadapi tantangan kekerasan di Jalanan. Seiring dengan kerasnya penertiban yang ingin diterapkan Pemda DKI untuk memberantas para pengemis, pengasong, atau pengamen Jalanan. Pemaksaan dengan gaya ala mereka yang seperti preman meminta uang kepada para penumpang membuat rasa takut penumpang bus. Bahkan modus gerombolan or-
ang yang tanpa mengamen tapi langsung meminta uang para penumpang dengan mengaku sebagai mantan narapidana hampir seperti rampok sangat membuat masyarakat penguna jasa bus kota semakin depresi. Hanya karena tak mengangkat tangan saat tak memberi mereka uang sudah bisa menjadi alasan mereka untuk berlaku anarkis. Saya sangat mengharapkan kota Jakarta tak lagi rawan. Di tempat apapun yang sifatnya umum saya harap pemerintah menjamin dan melindungi keselamatan warganya. Semoga saja ada tindakan tegas solusi masalah ini. Rutth Oktavia Kali Bata, Jakarta Selatan
Bantu Pengusaha Pribumi PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya.
Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Pentingnya peran pemerintah dalam memberi peluang baik dalam wujud usaha (modal) ataupun lapangan pekerjaan bagi rakyat yang sudah terlanjur terjebak dalam dimensi pola hidup negara industrialis dan materialistis. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 27 Januari 2015
6
Rabu, Tim Sembilan kembali Undang PSSI
Suluh Indoenesia/ant
PEMBANGUNAN VENUE BARU - Wakil President Dewan Olympic Council of Asia (OCA) Mr Wei Jizhong (dua kanan) didampingi Ketua KOI Rita Subowo saat kunjungan awal komplek Jakabaring Sport Center, Palembang. Perwakilan OCA ingin ada pembangunan baru untuk venue renang, berkuda dan veldrome.
Demi Prestasi
Usai Kunjungi Venue
OCA Har apkan Hara u Pembangunan Bar Baru
JAKARTA - Jelang penetapan lokasi cabang olahraga saat Asian Games (AG) 2018 nanti, perwakilan Olympic Council of Asia (OCA) menilai masih ada beberapa venue baru yang perlus dibangun. Hal tersebut dikatakan para perwakilan OCA, saat melakukan kunjungan di Kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), dimana terdapat sebanyak 15 perwakilan OCA melakukan peninjauan ke beberapa venue, seperti ruang VIP GBK, Tennis Indoor, Renang, Lapangan Tenis dan
PBVSI Minta
Tambahan Kuota PON 2016 MAKASSAR - Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) meminta tambahan kuota cabang bola voli indoor pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016. Sekretaris Umum PBVSI Sulsel, Hamka Sanusi di Makassar, Senin, mengatakan kuota PON 2016 voli indoor saat ini sebanyak 10 kuota yang diperebutkan pada empat wilayah pra-PON yakni Wilayah Jawa (3 kuota), Wilayah Sumatera (2 kuota), Wilayah Kalimantan-Sulawesi (3 kuota) dan Wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI) dengan dua kuota PON. “PB PBVSI dalam rakernas di Padepokan Voli Sentul Bogor memang berharap ada penambahan kuota menjadi 12. Jika disetujui PB PON maka wilayah Sumatera dan Kawasan Timur Indonesia juga memperebutkan masingmasing tiga tiket PON,” jelasnya. Mengenai keinginan PB PBVSI untuk menambah kuota atau tiket PON 2016, pihaknya mengaku tidak mempersoalkan. Apalagi hal itu sudah menjadi kesepakatan dalam rakernas yang dilaksanakan 22-23 Januari 2015 tersebut. Begitupun dengan keputusan pembagian wilayah pra-PON menjadi empat, kata dia, juga diharapkan memberikan pengaruh positif bagi peluang Sulsel berlaga di ajang olahraga terbesar seIndonesia tersebut. (ant)
Istora. Selain itu juga sudah melihat beberapa venue di Bumi Serpong Damai dan Kemayoran. “Perwakilan ini meninjau venue, infrastrukur dan melihat persiapan kita, apalagi 3 bulan lalu mereka sudah mengunjungi juga, ini hanya finalisasi laporan yang diterima oleh mereka sebelumnya,” ucap Ketua Umum KOI, Rita Subowo saat mendampingi para delegasi OCA di Jakarta, kemarin. Dalam kunjungannya, perwakilan OCA ingin agar ada pembangunan baru
untuk venue renang, berkuda dan veldrome. Sesuai dengan peraturan yang ditentukan. “Tiga venue itu harus dibangun, selain itu hanya perlu perbaikan. Untuk martial arts akan dilakukan di Kemayoran. Kemudian ke BSD, itu basket, voli, baseball, yang tim sport akan ada di sana. Untuk atlet village juga akan dibangun di Kemayoran. Besok laporannya akan diserahkan. Masih ada yang harus dibangun seperti velodrome dan kolam renang. Banyak yang belum sesuai, seperti di
JAKARTA - Setelah gagal bertemu pada pertemuan pertama, Tim Sembilan dari Kemenpora kembali mengundang PSSI pada Rabu, 28 Januari nanti di Kantor Kemenpora. Kepastian tersebut disampaikan Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot Dewa Broto, yang juga salah satu tim sembilan. Dirinya mengaku sudah mengirim surat untuk pertemuan kepada pengurus PSSI. “Kami sudah kirim undangan untuk pertemuan pada Rabu, 28 Januari nanti kepada PSSI untuk pertemuan di kantor Kemenpora. Undangan tersebut sudah saya tanda tangani surat tersebut,” kata Gatot di Jakarta, kemarin. Rencananya dalam pertemuan tersebut, kata Gatot pihaknya akan membicarakan beberapa hal penting, khususnya terkait tim Ad Hoc PSSI. “Rencananya pertemuan tersebut sebagai bentuk komunikasi secara umum, dan membicarakan terkait persepsi Kemenpora terhadap tim Ad Hoc, karena memang kami hormati, apalagi tim tersebut bisa bersineregis, sehingga apapun yang ditemukan sama dengan tim 9. Bahkan kami harapkan tim tersebut bisa berkomunikasi dengan tim 9,” tuturnya. Seperti diketahui pada 22 Januari lalu Tim Sembilan dan PSSI dijadwalkan melakukan pertemuan, namun gagal terjadi karena adanya permasalahan miskomunikasi di internal Kemenpora. Menanggapi hal ini, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin mengatakan bahwa PSSI siap bertemu dan diundang lagi, jika hanya diundang oleh Menpora Imam Nahrawi dan bukan tim sembilan. “Kuncinya di Pak Menteri (Imam Nahrawired). Jadi kalaupun ada undangan lagi, kami inginnya diundang oleh Menpora bukan Tim Sembilan,” tambahnya. (pts)
sini (lapangan tenis Senayan) dan stadion utama juga masih perlu direnovasi,” jelas Rita. Menanggapi hal ini, Ketua Komisi Sports for All KOI, Ade Lukman, mengaku akan ada evaluasi berkala u n t u k m e n g a wasi proses persiapan Indonesia menyambut pesta olahraga negara-negara Asia tersebut. “Nantinya kita lakukan evaluasi setiap enam bulan. Dalam evaluasi itu kami akan melakukan perbaikan-perbaikan dari evaluasi yang sudah dilakukan,” kata Ade. (pts)
Menpora Ingin OIA Motivasi Kontingen Indonesia JAKARTA - Untuk memacu prestasi atlet Indonesia dalam perhelatan multievent, Menpora berharap para mantan atlet berprestasi Indonesia di ajang internasional yang tergabung dalam Indonesia Olympic Asosiation (OIA) mau menjadi motivator bagi atlet junior. Hal tersebut dikatakan Menpora, Imam Nahrawi ketika bertemu dengan sejumlah mantan atlet OIA di Kantor Menpora, diantaranya Taufik Hidayat (bulutangkis), Anton Suseno (tenis meja), Lukman Niode (renang), dan Krisna Bayu (Judo). “Kami ingin para mantan atlet berprestasi ini menawarkan dirinya sebagai motivator terhadap atlet junior, mengingat saat ini berbagai kendala masih dihadapi. Walau pada akhirnya saya bermimpi atlet Indonesia nantin-
ya sebanyak mungkin bisa tampil di Olimpiade. Oleh karena itu, saya berharap bantuan dari para mantan atlet seperti kalian untuk menjadi motivator para atlet junior,” ujar Imam kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Dirinya menilai kendala itu tidak hanya datang dari persiapan atlet tapi juga kendala dari luar, salah satunya terkait perhelatan SEA Games di Singapura nanti, dimana berbagai cara dilakukan tuan rumah, khususnya menghilangkan beberapa cabor unggulan Indonesia. “Untuk SEA Games 2015, kita jalanin saja, karena waktunya mepet. Sebaiknya kita memfokuskan diri pada Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Indonesia,” tuturnya. Menanggapi hal ini, Anton Suseno menilai Singapura memanfaatkan kondisi tuan rumah
semaksimal mungkin, termasuk memilih cabor yang akan dipertandingkan. “Untuk SEA Games 2015 di Singapura, tuan rumah ingin menjadi juara umum dengan menghalalkan segala cara, misalnya membuat berbagai peraturan di semua cabang olahraga yang hanya menguntungkan mereka,” kata Anton. Dirinya menjelaskan, untuk cabang tenis meja, Singapura membuat peraturan yang memungkinkan 7 medali emas diraih mereka melaui pemain naturalisasi asal Cina. “Jika Indonesia memiliki tim negosiasi yang handal, mustahil Singapura bisa mengatur seperti itu. Karena kalau Indonesia bisa merangkul negara lain, Singapura tidak bisa berbuat sewenang-wenang. Tapi pada kenyataannya, Indonesia kalah dalam hal negosiasi,” tambahnya. (pts)
lahraga
7
Suluh Indonesia, Selasa 27 Januari 2015
Korsel Melaju
Ke Final Piala Asia SYDNEY - Korea Selatan (Korsel) maju satu langkah lebih dekat untuk mengakhiri kutukan Piala Asia mereka yang telah berusia 55 tahun, ketika mereka mencetak gol pada tiap-tiap babak untuk menang 2-0 atas Irak pada Senin, dan akan memainkan final melawan Australia atau Uni Emirat Arab. Lee Jeong Hyeop membawa “Para Pejuang Taeguk” memimpin melalui tandukannya pada menit ke-20, dan bek Kim Young Gwon mencetak gol kedua timnya lima menit setelah turun minum ketika Korsel mencapai final untuk pertama kalinya sejak 1988. Irak, yang mungkin terkuras secara emosional dan fisik saat meraih kemenangan dramatis di perempat final atas Iran pekan lalu, bermain dengan hasrat besar namun tak mampu menjadi tim pertama yang menaklukkan pertahanan Korsel dalam lima pertandingan di Australia. Korsel terlihat lebih berpeluang mencetak gol pada fase awal pertandingan, di mana Son Heung Min, pahlawan dua gol Korsel pada perempat final saat melawan Uzbekistan, memaksa Jalal Hasan melakukan penyelamatan dengan sepakan jarak jauhnya. Semenit kemudian dan Korsel memecah kebuntuan. Kim Jin Su melepaskan tendangan bebas melengkung ke dalam kotak penalti dan Lee melompat melampaui pertahanan Irak untuk menanduk bola menuju ke gawang. Kubu pendukung Korsel lebih ramai namun Irak memberi harapan kepada pendukungnya saat sebelum turun minum, ketika gebrakan pemain sayap Amjed Kalaf memaksa Kim Jin Heyon mendorong bola yang mengancam gawangnya. Kiper Korsel itu nyaris membuat Irak menyamakan kedudukan ketika ia berlari meninggalkan posnya tiga menit setelah turun minum, namun dua menit berselang keunggulan timnya dapat digandakan. Bola memantul di sekitar area penalti dari tendangan sudut Son, sebelum Lee Jeong Hyeop menguasai bola dengan dadanya untuk menyodorkannya kepada Kim Young Gwon, yang menyepaknya dari tepi kotak penalti tanpa dapat dihentikan Hassan. Irak berupaya menyerang namun peluang-peluang bagus masih sulit mereka peroleh, di mana Hassan kembali harus menyelamatkan gawangnya dari upaya kapten Korsel Ki Sung Yueng dan Son dalam rentang waktu satu menit. (ant)
Valencia Duduki
Peringkat Keempat MADRID - Valencia menggeser Sevilla untuk menduduki peringkat keempat di Liga Spanyol dengan kemenangan 3-1 atas tim Andalusia itu, pada pertandingan yang diwarnai kontroversi dan tiga penalti pada Minggu (Senin WIB). Tuan rumah unggul 2-0 melalui gol pembuka Dani Parejo dari titik penalti, sebelum menambahi sentuhan penyelesaian pada serangan balik. Bagaimanapun, Parejo kemudian beruntung lolos dari kartu kuning kedua ketika ia melanggar Diogo Figueras di dalam kotak terlarang, dan Carlos Bacca memperkecil ketertinggalan Sevilla dari titik penalti. Pemain Kolombia itu tak dapat mengulangi trik itu beberapa saat kemudian terhadap spesialis penalti Diego Alves, ketika kiper Brazil itu bergerak ke arah kirinya untuk menghentikan penalti ketiga pada malam itu dan Javi Fuego melengkapi kesalahannya dengan gol ketiga Valencia setelah turun minum. Kemenangan ini membuat Valencia unggul dua angka atas Sevilla di peringkat ketujuh, meski sang juara Eropa itu masih memiliki wastu pertandingan yang belum dimainkan. Valencia telah menjadikan start cepat sebagai kebiasaan di bawah Nuno Espirito Santo pada musim ini, dan mereka semestinya dapat unggul pada menit keempat ketika Rodrigo gagal meneruskan umpan silang Alvaro Negredo ke gawang yang tidak terkawal. Negredo terlibat ketika tuan rumah membuka gol pada menit ke-18, ketika ia terlihat melanggar Figueras sebelum dijatuhkan sang pemain bertahan, namun Parejo tidak memberi peluang kepada tim tamu ketika ia mengecoh Beto dari titik penalti. Sevilla semestinya tidak mengeluh mengenai gol kedua Valencia ketika pertahanan mereka terbuka oleh bola Enzo Perez, dan Parejo dengan tenang menguasai bola sebelum melesakkannya ke sudut jauh. (ant)
Suluh Indonesia/ant
RAYAKAN GOL – Pemain Juventus Paul Pogba merayakan gol yang ia cetak ke gawang Chievo Verona pada lanjutan Liga Serie A Italia di Juventus stadium, Turin, kemarin.
Juv e Kini Ung gul uve Unggul Tujuh Angka di Puncak MILAN - Juventus yang mendapat inspirasi dari Paul Pogba memperbesar peluang mereka untuk meraih gelar Liga Italia untuk keempat kalinya secara beruntun setelah membuka selisih tujuh angka atas pesaing utamanya AS Roma kemarin. Pogba mencetak gol keempatnya dari jumlah pertandingan yang sama untuk menginspirasi Juventus menang 2-0 atas Chievo. Roma kemudian melawat ke markas Fiorentina sambil berniat mengakhiri laju imbang sebanyak dua pertandingan secara beruntun, namun mereka harus merasakan hasil imbang untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah mantan penyerang Fiorentina Adem
Ljajic menyamakan gol pembuka Mario Gomez tidak lama setelah babak kedua bergulir. Juventus yang dilatih Massimiliano Allegri harus beterima kasih kepada Pogba yang mengakhiri pencarian mereka akan gol pembuka pada pertandingan yang berlangsung menghibur di Turin, di mana Chievo yang gigih mampu menjaga skor tetap imbang sampai pemain asal Prancis itu memecah kebuntuan pada menit ke-60. Kiper Chievo Albano Bizzarri akhirnya dapat ditaklukkan melalui sentuhan ajaib Pogba, di mana bintang Prancis itu menguasai operan pendek Carlos Tevez dan menggulirkan bola di sela-sela
kaki seorang pemain Chievo sebelum melepaskan tembakan dengan kaki kirinya yang gagal diantisipasi sang kiper di tiang dekatnya. Itu merupakan gol keempat Pogba dari jumlah pertandingan yang sama, setelah ia sebelumnya juga mencetak satu gol saat Juventus menang 6-1 atas Verona pada putaran 16 besar Piala Italia pekan lalu. Tiga belas menit kemudian, Bizzarri mampu menahan sepakan voli Pogba di dalam kotak penalti, namun Stephan Lichsteiner mampu menguasai bola pantul dan mencetak gol untuk memastikan raihan tiga angka bagi sang juara bertahan. Kemenangan ke-15 Juventus pada musim ini membuat
mereka mengumpulkan 49 angka, unggul tujuh angka atas Roma dan 15 angka atas tim peringkat ketiga Lazio, yang menundukkan AC Milan dengan skor 3-1 pada Minggu sore. Pelatih Juve Allegri menegaskan bahwa gelar liga untuk keempat kalinya secara beruntun masih jauh untuk dapat digenggam, namun ia memuji ketenangan timnya. “Masih ada banyak pertandingan yang harus dimainkan sebelum kita dapat berbicara mengenai gelar,” kata Allegri kepada Radio Rai. Di tengah sejumlah pemain yang cedera, pelatih Roma Rudi Garcia dipaksa memainkan penyerang Alessio Florenzi di posisi bek kanan keti-
ka timnya ingin memelihara harapan untuk meraih ‘scudetto’ untuk pertama kalinya sejak 2001. Namun Tim Ungu tampil bagus sejak awal dan pasukan Vincenzo Montella mampu unggul pada menit ke19, ketika Gomez meneruskan operan David Pizzarro untuk mengecoh kiper Morgan De Sanctis. Fiorentina semestinya menambahi keunggulan mereka pada babak pertama yang berlangsung berat sebelah, dan baru mampu menebus kegagalan-kegagalan mereka beberapa menit setelah babak kedua dimulai ketika Ljajic menuntaskan pekerjaan bagus Juan Iturbe untuk menaklukkan Ciprian Tatarusanu. (ant)
Arsenal Melaju di Piala FA
Suluh Indonesia/ap
CETAK GOL - Pemain Arsenal Mesut Ozil (kanan) mengalahkan pemain Brighton Lewis Dunk saat mencetak gol pada babak keempat Piala FA Inggris di Amex Stadium, Brighton, kemarin. Arsenal menang 3-2 pada laga tersebut.
JAKARTA
LONDON - Juara bertahan Arsenal dipaksa berkeringat oleh klub Championship Brighton and Hove Albion sebelum kemudian menang 3-2 pada putaran keempat Piala FA yang dimainkan pada Minggu, untuk memastikan mereka tidak terperosok ke dalam kejutan tidak menyenangkan lainnya. Sehari setelah Chelsea dan Manchester City disingkirkan oleh Bradford City dan Middlesbrough, Arsenal mengatasi perlawanan Brighton melalui gol-gol dari Theo Walcott, Mesut Ozil, dan Tomas Rosicky untuk membantu mereka meraih kemenangan. West Ham harus berterima kasih kepada pemain pengganti Diafra Sakho yang mengamankan kemenangan mereka atas tim League One Bristol City, di mana pemain inter-
nasional Senegal itu menanduk umpan silang Andy Carroll menjadi gol pada menit ke-81 untuk mengirim ‘The Hammers’ ke putaran kelima. Aston Villa, yang berharap Piala FA akan menyediakan rasa lega dari kesulitan-kesulitan mereka di Liga Utama Inggris, juga mengamankan tempat mereka di putaran selanjutnya berkat kemenangan 2-1 atas pemuncak klasemen Championship Bournemouth. Carles Gil, yang didatangkan dari Valencia pada awal bulan ini, mencetak gol mengejutkan untuk membawa Villa memimpin pada menit ke-51 sebelum Andreas Weimann menambahi gol kedua. Callum Wilson mencetak gol hiburan untuk Bournemouth, namun Villa mampu mencegah tim Championship itu dari me-
mainkan pertandingan ulang. Para penggemar Arsenal akan dimaafkan seandainya mereka memiliki perasaan waswas saat berkunjung ke pesisir selatan, setelah menyaksikan rival-rival Liga Utama Inggrisnya Chelsea dan Manchester City tersingkir pada putaran keempat. Namun kegelisahan mereka dapat ditenangkan saat pertandingan baru berlangsung 89 detik ketika Walcott mengendalikan umpan silang Calum Chambers, dan melepaskan tembakan melewati David Stockdale untuk mencatatkan gol pertamanya dalam rentang waktu lebih dari setahun setelah absen lama karena masalah pada pergelangan kakinya. Arsenal terus menggempur pertahanan Brighton dan pemain yang pada tahun lalu
membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia Ozil, yang untuk pertama kalinya sejak Oktober dimainkan sebagai pemain inti, menggandakan keunggulan Asenal ketika ia mendapatkan operan dari Rosicky dan menggulirkan bola masuk ke gawang. Brighton memperkecil ketertinggalan ketika Chris O’Grady sukses mengatasi hadangan dari Mathieu Flamini dan tetap tenang untuk kemudian menaklukkan Wojciech Szczesny. Rosicky merestorasi keunggulan dua gol Arsenal melalui sepakan voli dari tepi kotak penalti, namun penyerang Brighton Sam Baldock membuat fase akhir pertandingan berlangsung menegangkan bagi sang juara bertahan ketika ia mampu mencungkil bola untuk melewati Szczesny. (ant)
BOGOR
G.46-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Selasa 27 Januari 2015
8
Longsor di Temanggung Lima Rumah
Lima Rumah Terkena Dampak TEMANGGUNG - Sebanyak lima rumah warga di Dusun Mandang, Desa Sucen, Kabupaten Temanggung terdampak longsor akibat hujan cukup lama yang turun di kawasan setempat. ‘’Tiga di antara lima rumah itu, mengalami kerusakan di bagian belakang, sedangkan lainnya rusak di bagian tembok samping,” kata Kepala Desa Sucen, Kecamatan Gemawang, Tohari di Temanggung, kemarin. Ia mengatakan longsor terjadi pada Minggu (25/1) sekitar pukul 15.00 WIB di lima titik, dua titik menutup jalan desa dan tiga titik lainnya berimbas
pada rumah warga. Ia mengatakan di antara lima titik longsor tersebut terdapat satu titik yang paling parah yakni tebing setinggi 15 meter dengan lebar sekitar tujuh meter berimbas pada rumah Lutuk Wahyudi, Sulisno, dan Repan, sedangkan dua titik lain berimbas pada rumah Mujari dan Sumargi. Ia mengatakan rumah Wahyudi, Sulisno, dan Sumargi mengalami rusak pada bagian dapur, yakni tembok jebol terkena longsor. ‘’Sebagian korban longsor mengungsi di rumah tetangga untuk mengantisipasi long-
sor susulan,” katanya. BPBD Kabupaten Temanggung telah mengirimkan bantuan logistik bagi para korban longsor. Seorang korban, Sulisno, mengatakan sebelum longsor, terjadi hujan deras sejak siang hari. ‘’Longsor terjadi tiga kali, yakni pertama sekitar pukul 15.00 WIB namun relatif kecil, satu jam kemudian terjadi longsor lagi, dan sekitar pukul 23.00 WIB kembali terjadi longsor susulan,” katanya. Ia mengatakan longsor ketiga yang terjadi pada tengah malam. (ant)
Untuk proyek Siring
52 Rumah Warga Dibongkar Suluh Indonesia/ant
BANJARMASIN- Sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Sungai Baru dan Pekapuran Laut Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, iklas rumahnya dibongkar untuk pembangunan proyek siring di wilayah tersebut. Kepala Bagian Humas Pemkot Banjarmasin Kurnadiansyah di Banjarmasin, kemarinmembenarkan warga di dua kelurahan rumah penduduk ditertibkan untuk pembangunan kota. ‘’Puluhan warga tersebut tidak menentang pembangunan kota malah bersedia membantu dan melakukan syukuran,” katanya. Warga Kampung Sungai
Baru dan Pekapuran Laut yang dikenal dengan sebutan “Kampung Ketupat” Kecamatan Banjarmasin Tengah melakukan syukuran dan mengundang Wakil Wali Kota untuk beramah tamah. Warga mengundang pihak pemerintah ini adalah yang pertama kalinya terjadi, dimana korban penertiban dengan sukarela membongkar rumah mereka yang sudah lama mereka tempati.Pihak Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Bagian Tata Pemerintahan telah melakukan ganti rugi kepada warga untuk mengganti bangunan rumah mereka, yang besarannya bervariasi.
Mengutip keterangan Ahmad Kusasi ketua panitia pelaksana kegiatan, disebutkan sebanyak 45 kepala keluarga di kelurahan Sungai Baru yang rumahnya ditertibkan adalah RT 2,3,4,5,6 yang sebagian besar adalah pedagang ketupat. Selain itu pula ada yang berjualan makanan dan warung kelontong. ‘’Lokasi pinggir sungai ini akan ditata menjadi lebih baik dan akan disiring sehingga warga sekitar dapat memanfaatkan halaman mereka sebagai tempat untuk berjualan akan tetapi diharapkan warga juga tetap menjaga kebersihannya,’’ katanya. (ant)
DBD MANADO - Sejumlah anak dirawat di luar ruangan akibat membludaknya pasien demam berdarah di Rumah Sakit Kandow, Manado, kemarin. Data rumah sakit menyebutkan pada bulan januari pasien demam berdarah telah mencapai 94 anak tiga diantaranya meninggal dunia.
DBD di Sumenep
Renggut Tiga Nyawa SUMENEP - Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) yang meninggal dunia di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Januari 2015, bertambah. ‘’Sesuai laporan yang masuk pada hari ini, sudah ada 298 kasus DBD dan tiga penderitanya meninggal dunia,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep dr Fatoni di Sumenep, kemarin.
Pada Rabu (21/1), jumlah warga Sumenep yang positif menderita DBD sebanyak 168 orang, dan dua di antaranya meninggal dunia. ‘’Kasus DBD di Sumenep sudah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Salah satu penyebabnya adalah jumlah sementara kasus DBD yang terjadi pada Januari ini sudah lebih dari tiga kali lipat diband-
ing jumlah kasus DBD pada Januari pada tahun sebelumnya,” ujarnya. Ia menjelaskan sesuai laporan yang diterimanya, kasus DBD di Sumenep tersebar di 78 desa di 22 kecamatan. ‘’Hingga hari ini, lima kecamatan yang tidak ditemukan kasus DBD adalah Masalembu, Sapeken, Nong Gunong, Gayam, dan Raas, semuanya di wilayah ke-
camatan,” ucapnya. Fatoni juga mengemukakan, sejak beberapa waktu lalu, pihaknya telah meminta seluruh pimpinan puskesmas lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus DBD. ‘’Kalau ada temuan maupun laporan tentang dugaan kasus DBD, kami minta mereka langsung turun ke bawah untuk mengeceknya,’’ katanya. (ant)
DBD Mewabah di Kota Palembang PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengeluarkan peringatan waspada terhadap penyakit deman berdarah dengue kepada seluruh rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat. Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas
Suluh Indonesia/ant
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
BPBD NTT Lakukan
Tanggap Darurat Bencana Banjir Tenggara Timur bisa segera melakukan sejumlah intervensi tanggap darurat yang dibutukan masyarakat, yang menderita sebagai akibat dari bencana yang terjadi. Thadeus mengatakan, bencana yang terjadi saat ini, adalah banjir, dan bencana korban tumbang pohon sebagai akibat dari hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda hampir sebagian wilayah provinsi seribu pulau ini. Dari laporan Dinas Pekerjaan Umum NTT, telah terjadi kerusakan sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di
sejumlah titik wilayah daerah ini. ‘’Untuk kondisi ini petugas BPBD dan Dinas PU sedang melakukan uji petik lapangan untuk segera diintervensi,” katanya. Dia mengatakan, dari semua data dan laporan resmi, hingga kini baru ada penambahan laporan kembencaan resmi dari tiga kabupaten masing-masing Kabupaten Kupang, Flores Timur dan Kota Kupang. Untuk tiga daerah tersebut, rata-rata mengalami korban bencana dan sejumlah kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan. (ant)
erapkan deteksi dini terhadap penyakit DBD, terutama kepada pasien yang datang dengan suhu tubuh tinggi,” kata dia. Ia mengemukakan pasien yang mendatangi pusat kesehatan dengan suhu tubuh di atas normal patut dicurigai mengidap DBD, apalagi yang
tidak didahului gejala batuk dan flu. ‘’Bisa jadi pasien tersebut terkena DBD dan harus diberikan penanganan khusus,” kata dia. Ia menjelaskan penyakit DBD ditandai dengan suhu tubuh yang bergerak naik secara tiba-tiba. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
AMANKAN GANJA - Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo (tengah) bersama Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta (kiri) dan Walikota Medan Dzulmi Eldin (kanan) memperlihatkan barang bukti 4,25 ton ganja saat paparan kasus penangkapan di Mapolresta Medan, kemarin.
KUPANG - BPBD NTT kini tengah melakukan koordinasi dengan sejumlah daerah dan instansi untuk kepentingan intervensi tanggap darurat akibat bencana banjir yang terjadi dalam dua hari terakhir. ‘’Dengan kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur kita sedang minta laporan data korban bencana, termasuk juga dengan Dinas Pekerjaan Umum terkait sejumlah infrastruktur yang hancur akibat banjir,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTT Tini Thadeus di Kupang, kemarin. Dia mengatakan, koordinasi itu dimaksud agar BDPB Nusa
Kesehatan Kota Palembang Afrimelda di Palembang, kemarin mengatakan jumlah penderita DBD sudah tergolong tinggi karena mencapai 24 orang dari lima orang yang terdata beberapa pekan lalu. ‘’Surat edaran sudah dikirimkan ke seluruh puskesmas agar men-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629