Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Selasa, 22 September 2015
No. 171 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
Gayus Berulah
Bebas Keluar Penjara JAKARTA - Pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia,melalui Dirjen Pemasyarakatan I Wayan Kusmiantha Dusak mengakui kebenaran foto mirip terpidana kasus korupsi, pidana perpajakan ,serta pencucian uang, Gayus Halomoan Partahanan Tambunan tengah makan berdua dengan seorang wanita di sebuah Restoran di bilangan Jakarta Utara. Selain mengakui kebenaran foto yang awalnya ramai di perbincangkan media sosial, Wayan juga mengakui aparaturnya melanggar prosedur, karena mengikuti permintaan seorang warga binaan untuk makan di luar tempat yang tidak diperbolehkan. ‘’Tim internal Kakanwil Bandung melaporkan bahwa Gayus keluar 9 September untuk sidang di Pengadilan Agama Jakarta utara. Terus kemudian untuk
makan betul juga,sudah kita periksa petugasnya (petugas sipir akui makan-makan di restoran-red),” kata Wayan di Jakarta, kemarin. Atas pelanggaran yang dilakukan aparaturnya,tim internal Kemenkumham menurutnya, sudah memeriksa dua aparatur sipir Lapas Sukamiskin Bandung yang ikut mengantar Gayus menghadiri sidang gugatan cerai, yang dilayangkan istrinya, Milana Aggraini. Kendati demikian, pihaknya belum bisa menghukum dua aparaturnya tersebut, karena harus menunggu hasil BAP keduanya. ‘’Sementara belum ada hukuman (bagi sipir), harus ada berita acara dulu, itu nanti diusulkan (ke Kakanwil setempat), mengapa dia (antar Gayus ke Restoran), Gayus kasih duit gak,” terangnya. (wnd)
Eksepsi SDA Ditolak JAKARTA - Majelis hakim pengadilan Tipikor Jakarta menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh mantan Menteri Agama Suryadharma Ali dan pengacaranya dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Agama sepanjang 2010-2014. ‘’Mengadili, menyatakan eksepsi atau keberatan dari terdakwa Suryadharma Ali dan penasihat hukum terdakwa tidak dapat diterima. Ke dua menyatakan surat dakwaan Penuntut Umum KPK atas nama terdakwa Suryadharma Ali adalah sah. Memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksan pokok perkara,” kata ketua majelis hakim Aswijon saat membacakan putusan sela di pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Sebelumnya, 7 September lalu SDA
sudah mengajukan nota keberatan yang antara lain menyatakan bahwa ia sama sekali tidak melakukan tindakan melawan hukum yang dapat merugikan keuangan negara maupun menggunakan uang negara untuk keuntungan pribadinya. SDA dalam eksepsinya beralasan bawa kerugian negara yang didakwakan KPK kepada dirinya yaitu sekitar Rp53,9 miliar hanya kebohongan belaka. Terkait penghitungan kerugian negara tersebut, majelis hakim menilai bahwa penghitungan kerugian negara yang dilakukan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan. Apalagi menurut hakim KPK dapat berkoordinasi dengan BPK dan BPKP dan instansi lain dalam rangka pembuktian Tindak Pidana Korupsi. (wnd)
Suluh Indonesia/ade
DITOLAK - Terdakwa mantan Menag Suryadharma Ali saat sidang putusan sela oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin. Majelis Hakim menolak eksepsi atau nota keberatan SDA.
Presiden Jokowi :
Pemimpin Harus Miliki Idiologi Suluh Indonesia/ant
KASUS FOTO GAYUS - Seorang wartawan memerlihatkan foto terpidana pajak Gayus Halomoan Tambunan yang beredar di media sosial di Bandung, kemarin. Gayus diketahui sedang makan dengan dua orang perempuan di sebuah restoran di luar penjara.
Gayus Diisolasi JAKARTA - Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang saat ini menjadi narapidana di lembaga pemasyarakatan Sukamiskin Bandung Gayus Tambunan akan diisolasi bila terbukti melanggar aturan karena bepergian di luar izin. ‘’Kalau memang terbukti kita isolasi. Itu namanya menyalahgunakan kepercayaan yang kita berikan,” kata Dirjen Pemasyarakatan I Wayan Dusak di Jakarta, kemarin.
Pada hari ini beredar foto Gayus Tambunan di media sosial Facebook dalam akun Baskoro Endrawan. Dalam foto tersebut, tampak Gayus duduk di restoran dan berpose dengan dua orang perempuan yang wajahnya sengaja dikaburkan. Gayus tampak memakai kaos biru, celana jeans dan topi biru. Satu telepon genggam juga terlihat di atas meja di hadapannya. ‘’Tadi kita sudah tanya Pak Menteri, usul isolasi saja, yang terkait
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan seorang pemimpin harus memiliki ideologi yang menjadi pegangan dalam setiap pengambilan kebijakannya. ‘’Pemimpin baik di tingkat kota, kabupaten, gubernur dan di tingkat nasional harus punya ideologinya, tanpa itu kita tidak akan punya arah dan panduan,” kata Presiden saat membuka rapat kerja nasional Partai Nasdem yang juga merupakan pembekalan bagi para calon kepala daerah yang diusung partai terse-
but di Jakarta, kemarin. Presiden mengatakan, ideologi yang dianut di Indonesia adalah Pancasila, namun untuk mengejawantahkannya, masing-masing pemimpin memiliki caranya sendiri. ‘’Ideologi kita sama Pancasila tapi penerapannya berbeda, ada yang lewat gerakan perubahan restorasi, ada cara yang lain, saya sebagai seorang Presiden harus mempunyai Ideologi jelas yaitu, berdaulat berdikari dan berkepribadian,” tegasnya. Dalam kesempatan itu Presiden memasarkan potensi dan
kondisi yang dimiliki oleh Indonesia saat. ‘’Kita butuh kebersamaan. Yang paling penting ke depan menumbuhkan nilai-nilai saling menghormati dan kesantunan kita dan tata krama kita,” kata Presiden. Sementara itu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan pola pandang partainya melalui perubahan dan restorasi, sejalan dengan revolusi mental yang dijalankan Presiden Joko Widodo. Oleh karena itu ia mengatakan Partai Nasdem terus mendukung upaya yang dilakukan pemerintah dan program pe-
merintah. Sebelumnya, Partai NasDem akan menggelar Rakrenas di JCC Senayan pada 21-22 September 2015 untuk konsolidasi pemenangan Pilkadaserentak pada 9 Desember 2015. ‘’Pelaksanaan rakernas ini merupakan ujung perjalanan dari dilaksanakannya Rakerwil yang dilaksanakan di seluruh wilayah yang berakhir pada 16 September 2015. Rakerwil ini sudah dilaksanakan di seluruh provinsi, kecuali Riau,’’ kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem, Enggartiasto Lukita. (ant)
pelanggaran aturan itu dikenakan sanksi sesuai aturan. Misalnya enggak boleh register F, kalau register F itu berarti tahun depan tak boleh dapat remisi. Tapi kita belum tahu sejauh mana pelanggarannya,” tambah Dusak. Menurut Dusak, ia sudah mengirim tim untuk memeriksa petugas yang mengawal Gayus. ‘’Kita tadi kirim tim untuk memeriksa mereka,’’ katanya. (wnd)
ICW Sebut
Ada Korupsi Rp 30 Triliun JAKARTA - Lembaga Indonesia Corruption Watch (ICW) memaparkan bahwa nilai kerugian negara akibat kasus tindak pidana korupsi senilai hampir Rp30 triliun belum ditangani dengan baik. ‘’Masih ada
kasus korupsi senilai Rp29,2 triliun yang seharusnya masuk penyidikan tapi belum ditindaklanjuti,” kata peneliti Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah di Jakarta, kemarin. Perhitungan tersebut diper-
oleh dari data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan BPKP yang menyebutkan terdapat total 3.514 kasus tipikor dengan total kerugian negara Rp59,8 triliun. Akan tetapi total kerugian negara yang telah disidik oleh aparat penegak hukum pada periode 2010 hingga semester 1 2015 baru mencapai Rp30,6 triliun. ‘’Ya dari angka-angka itu bisa dilihat bahwa ada selisih atau defisit kerugian negara hampir Rp30 triliun yang belum ditangani lebih lanjut,” tuturnya. Terkait dengan data dari BPK, ia pun tidak menampik bahwa kinerja penyidikan kasus tindak pidana korupsi pada awal tahun 2015 belum maksimal. ‘’Selain tren korupsi, kinerja penyidikan kasus korupsi oleh aparat penegak hukum di semester satu tahun memang belum maksimal,” ujar Wana. Dia menjelaskan, hal tersebut ditunjukan dengan masih banyaknya temuan BPK yang memiliki unsur pidana, namun belum mendapat penindakan oleh aparat penegak hukum. Berdasarkan data yang diolah ICW, BPK menemukan adanya 442 temuan tindak pidana korupsi senilai Rp43,8 triliun, dengan 227 di antaranya telah dilaporkan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HARI PERDAMAIAN - Ketua MPR Zulkifli Hasan (keempat kiri) bersama Ketua Tim Pengarah Siaga Bumi Din Syamsuddin (keempat kanan), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (ketiga kiri) dan sejumlah tokoh agama menghadiri peringatan Hari Perdamaian Internasional di Taman Perdamaian, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.
KPU Janji
Transparan Soal Data Pemilu JAKARTA - KPU menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) tentang keterbukaan akses dan digitalisasi data dalam rangka sosialisasi dan pendidikan pemilih. ‘’Semua kalangan terlibat dalam pemilu, sehingga keterbukaan informasi publik penting terutama untuk optimalisasi peng-
awasan publik,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik usai penandatanganan MoU di Jakarta, kemarin. Dirinya berharap kesepakatan tersebut dapat membuat proses penyelenggaraan pemilu di Indonesia mengalami peningkatan kualitas melalui keterbukaan data dan informasi dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat melalui data terbuka. Data yang dimaksud ada-
lah data yang mencakup informasi yang didokumentasikan KPU dan telah dinyatakan terbuka untuk masya-rakat. Direktur Perludem Titi Anggraini mengapresiasi penandatanganan MoU tersebut, dengan menekankan pada pentingnya aspek keterbukaan dan transparansi penyelenggara pemilu. ‘’Keterbukaan dan transparansi KPU akan diikuti kontrol dan partisipasi publik,” ujar Titi. Selain itu, KPU juga
menandatangani MoU dengan MNC Media terkait pemanfaatan sumber daya dalam hal sosialisasi dan penyampaian informasi seputar penyelenggaraan pilkada. Husni berharap MNC Media dapat menjalankan tugasnya dengan baik untuk mendokumentasikan pilkada agar Indonesia tidak kekurangan dokumen visual mengenai pemilihan umum. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Selasa 22 September 2015
2
Kilas Pencurian Minimarket PETUGAS Polda Metro Jaya meringkus sindikat pencurian spesialis minimarket yang beroperasi di wilayah Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti di Jakarta, kemarin menyebutkan kelompok pertama pimpinan Suhada alias Ada bersama Ibrahim alias Baim dan Jefri Haardiansyah alias Obet, serta seorang tersangka lainnya Diki masih buron. Kelompok itu, menurut Krishna pernah merampok salah satu minimarket di Jalan KH Abdullah Syafei Jakarta Selatan sekitar September 2015. Krishna menuturkan kelompok Ada beraksi untuk membeli heroin karena seluruh pelaku merupakan pecandu narkoba. Bahkan salah satu tersangka bernama Obet mengidap penyakit HIV/AIDS karena ketergantungan narkoba. (kmb)
Pemilihan RT Rusun PEMBENTUKAN rukun tetangga (RT) di Rumah Susun (Rusun) Jatinegara Barat per wilayah telah dilakukan. Rencananya, hari ini akan digelar pemilihan Ketua RT di rusun tersebut. Lurah Kampung Melayu, Setiyawan mengatakan, pembentukan secara wilayah sudah, tinggal pemilihan ketua dan pengurusnya. Saya sudah informasikan ke pihak panitia dan pengelola Rusun Jatinegara Barat terkait diadakannya pemilihan pengurus RT dan RW. Dikatakan Setiyawan, pemilihan pengurus RT dan RW ini perlu secepatnya dilakukan untuk mempermudah koordinasi dengan warga rusun soal pelaksanaan kegiatan atau program, pendataan identitas kependudukan, dan aktivitas pendukung lainnya. Pihaknya maunya biar cepat, kita bentuk wadahnya sehingga memudahkan kegiatan lainnya, termasuk soal pendataan warga dan lain sebagainya. (kmb)
Pedagang Hewan Ditertibkan PENERTIBAN pedagang hewan kurban di Jl KH Mas Mansyur, Tanah Abang akhirnya ditunda dan menunggu hasil rapat evaluasi lebih lanjut yang dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat. Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, rencana penertiban sendiri belum akan dilakukan sampai ada hasil evaluasi. Sebelumnya, penertiban pedagang hewan kurban di Tanah Abang ricuh. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat Yadi Rusmayadi sempat menjadi sasaran amuk massa yang marah karena lapak mereka akan ditertibkan. Pedagang yang datang bersenjatakan batu, kaca dan bambu berusaha memprovokasi petugas. Petugas sendiri terpaksa ditarik mundur agar tidak ada korban seperti penertiban pada tahun sebelumnya. Tahun lalu, penertiban pedagangan hewan kurban di Tanah Abang sempat ricuh, karena mereka menolak ditertibkan. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
AKSI SOLIDARITAS MELAWAN ASAP - Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Melawan Asap melakukan aksi unjuk rasa solidaritas melawan asap di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, kemarin. Dalam aksi tersebut mereka meminta kepada pemerintah dan penegak hukum untuk mencabut izin usaha perusahaan yang terbukti dengan sengaja melakukan pembakaran hutan.
Salahi Aturan
41 Penghuni Rusun Marunda Ditindak PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar penertiban di Rumah Susun (Rusun) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (19/9) lalu. ‘’Totalnya ada 41 unit yang kita tindak, 27 unit kita segel dan 14 unit kita gem-
Suluh Indonesia/ant
JEMBATAN PENYEBERANGAN SEMENTARA - Warga melintas di jembatan penyeberangan sementara antara kampung Pulo dan Bukit Duri di Jakarta, Senin (21/9). Tidak adanya fasilitas penyeberangan di daerah tersebut membuat warga menjadikan getek sebagai tempat penyeberangan sementara.
Djarot Minta
MRT Rampung Tepat Waktu JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) tepat waktu dan dapat beroperasi tahun 2018 mendatang. Saat ini, proyek tersebut sudah memasuki tahap pengeboran bawah tanah. ‘’Kami bersyukur ini semua sesuai rencana. On schedule karena saya sampaikan ke Pak Dono target kami 2018,” kata Djarot, di Jakarta, kemarin. Djarot berharap, agar pem-
bebasan lahan bisa segera diselesaikan. Karena hal itu merupakan salah satu kendala yang dihadapi dalam pembangunan MRT. Jika tidak ada kesepakatan antara warga dengan Pemprov DKI Jakarta, maka pembebasan lahan akan dititipkan ke pengadilan atau konsinyasi. ‘’Kita harus memotivasi untuk eksekusi pembebasan lahan yang belum rampung, karena ada beberapa yang belum, kecil sekali. Saya sudah panggil asisten pembangunan dipe-
takan agar dieksekusi,” ucapnya. Menurut Djarot, hal tersebut diatur dalam undang-undang. Dimana semua kekayaan bumi, tanah, dan air dikuasai oleh negara. Terlebih pembangunan MRT adalah untuk kepentingan masyarakat pada umumnya. ‘’Semua kekayaan bumi, tanah, dan air dikuasai negara dipergunakan untuk rakyat. Sertifikat hak milik itu tetap diperlukan negara,’’ katanya. (k mb)
Di Jakut
105 Kegiatan Sudah Lelang JAKARTA - Sebanyak 109 kegiatan diketahui telah rampung dilelang di Unit Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (UPPBJ) Jakarta Utara. Sedangkan 210 kegiatan lainnya masih dalam proses lelang. Kepala UPPBJ Jakarta Utara, Muhammad Chamdan mengatakan, proses lelang ini memang mengalami keterlambatan. Alasannya bukan hanya karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 terlambat disahkan, tapi juga kurangnya inisiatif SKPD memulai pelelangan. ‘’Dari seluruh
kegiatan lelang, tercatat ada 36 paket yang lelangnya dibatalkan atau tidak dilanjutkan,” kata Chamdan. Alasan dominan kegiatan lelang dibatalkan adalah, tidak adanya perusahaan yang mengajukan Surat Penawaran Harga (SPH) atau tidak ada oerusahaan yang lolos seleksi sebagai peserta lelang. Menurut Chamdan, di setiap proses pengadaan lelang barang dan jasa, pihaknya harus melakukan kajian secara mendetail mulai dari Sistem†Informasi Rencana
Umum Pengadaan (SIRUP), Rencana Umum Pengadaan (RUP)†hingga Rencana Proses Pengadaan (RPP) untuk melihat kelengkapan persyaratan atas usulan kegiatan yang diajukan. ‘’Kami juga pertimbangkan proses waktu pengerjaan sesuai intruksi Pak Gubernur. Khususnya pekerjaan fisik yang baru direncanakan,” papar Chamdan. Sebelumnya, serapan anggaran Pemprov DKI Jakarta masih sangat minim, akibat pejabat khawatir melanggar hukum. (kmb)
bok,’’ Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Ika Lestari Aji. Ika mengatakan, penertiban di Rusun Marunda digelar beberapa hari lalu dengan melibatkan sekitar 100 orang personel gabungan. ‘’Personel yang diterjunkan 100 orang.
Gabungan dari Satpol PP, Polsek Cilincing, Wali Kota dan Dinas Dukcapil,” kata Ika di Jakarta, kemarin. Dikatakan Ika, penertiban difokuskan di Klaster B Rusun Marunda. Hasilnya, sebanyak 27 unit hunian disegel dan 14 unit hunian digembok lantaran
sang penghuni tidak dapat menunjukan Surat Perjanjian (SP) sesuai dengan KTP. ‘’Totalnya ada 41 unit yang kita tindak. 27 unit kita segel dan 14 unit kita gembok,” ungkapnya. Ditambahkan Ika, sesuai intruksi dari Gubernur DKI Jakar-
ta para penghuni rusun milik DKI yang belum mengantongi SP dan KTP sesuai domisili rusun harus diusir. ‘’Ini sesuai arahan Pak Gubernur. Yang berhak menempati unit rusun harus yang memiki SP dan KTP sesuai domisili rusun,” tandasnya. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Selasa 22 September 2015
3
MPR Pesan
Lawan Kekuatan Asing JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Mahyudin ingin berbagai pihak yang berjiwa nasionalis guna melawan kekuatan asing yang menyebarkan paham-paham dari luar negeri yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. ‘’Saatnya kita menentang dan melawan kekuatan asing yang hendak menghancurkan Indonesia,” kata Mahyudin dalam rilis Humas MPR RI yang diterima di Jakarta, kemarin. Menurut dia, salah satu kekuatan asing yang selayaknya untuk dilawan karena bertentangan dengan Pancasila antara lain adalah IMF dan paham liberalisasi. Politisi Partai Golkar itu juga berpendapat bahwa Indonesia bisa dikalahkan Belanda pada
masa penjajahan karena masyarakat Indonesia tidak berpegang kepada Pancasila. ‘’Sehingga mereka menjadi lebih mudah diadu domba,” kata Mahyudin. Ia juga meyakini bahwa kondisi itu sama seperti zaman Sriwijaya dan Majapahit yang keduanya merupakan kerajaan besar namun dinilai Mahyudin hancur karena tidak memiliki persatuan. Mahyudin juga mengemukakan, Pancasila sudah ada sejak lama dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya diambil dari nilai luhur bangsa sehingga sampai kapanpun, Pancasila akan selalu sesuai bagi Indonesia. Sebelumnya, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan dampak globalisasi yang ada di Re-
publik Indonesia jangan sampai meminggirkan Pancasila yang merupakan nilai-nilai universal yang telah digali oleh para pendiri bangsa ini. ‘’Pancasila yang digunakan sebagai dasar dan falsafah bangsa, digali dari bumi Indonesia, tetapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya berlaku secara universal,” kata Zukifli. Menurut dia, kebenaran dan nilai universalitas Pancasila bisa dibuktikan namun sayangnya bangsa Indonesia sendiri malah mulai melupakan atau meminggirkan Pancasila dan lebih menuruti globalisasi. Ia menjelaskan globalisasi menerpa Indonesia berbarengan dengan masuknya demokratisasi awal reformasi. (ant)
Suluh Indonesia/ant
MOU KPU - KOMNAS HAM - Ketua KPU Husni Kamil (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komnas HAM Nur Kholis (kiri) saat MoU tentang perlindungan dan pemenuhan HAM di Jakarta, kemarin. MoU dimaksudkan sebagai pedoman dalam melakukan komunikasi, koordinasi, dan kerjasama terkait perlindungan dan pemenuhan HAM.
ICW Sebut
Lembaga Kajian Usulkan
Kinerja KPK Turun JAKARTA - Lembaga Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai saat ini terjadi penurunan kinerja pemberantasan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Di semester 1 2015 terjadi penurunan kinerja KPK, penyebabnya karena adanya serangan yang sangat gencar di periode tersebut,” ujar peneliti dari Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah di Jakarta, kemarin.
Dia menyebutkan, serangan tersebut antara lain berupa kriminalisasi terhadap pimpinan dan penyidik, praperadilan, teror, serta adanya wacana revisi UU KPK. Serangan tersebut, telah merubah konstelasi, psikologi, dan motovasi seluruh jajaran KPK sehingga berdampak terhadap kemampuan penyidikan lembaga antikorupsi tersebut. Berdasarkan penjelasan
yang ia berikan, penurunan kinerja KPK juga turut mempengaruhi angka kerugian negara akibat tindak pidana korupsi yang berhasil diselamatkan. ‘’Penurunan itu terjadi karena kinerja KPK yang menurun. KPK berkontribusi besar dalam penyelamatan kerugian negara karena korupsi, mencapai 30 persen,” kata Wana. Dia menjelaskan, dalam periode 2014-2015 rata-rata kasus
korupsi yang disidik KPK mencapai 15 kasus dengan total kerugian negara sekitar Rp1,5 triliun, sedangkan pada semester 1 2015 hanya menyidik 10 kasus dan nilai kerugian dan suap hanya Rp106,4 miliar. Dengan besarnya kontribusi yang diberikan KPK terhadap pemberantasan tipikor di Indonesia, maka hal tersebut juga berdampak pada indikator kinerja penyidikan korupsi na-
sional. Sehubungan dengan hal tersebut, penurunan kinerja juga diperparah dengan kecilnya dukungan terhadap KPK dari kalangan pemerintah, termasuk presiden pun dinilai kurang memberikan motivasi yang kuat. Dukungan berupa perlindungan politik bagi KPK dari presiden atau kelompok politik yang ada juga dinilai belum memadai. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
RAPAT KABINET TERBATAS - Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso (kiri) memberi hormat kepada Jaksa Agung Prasetyo (kanan) disaksikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kedua kanan) dan Kepala BIN Sutiyoso (kedua kiri) sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, kemarin. Rapat tersebut membahas soal optimalisasi Bakamla, BNN dan BNPT.
Mengembalikan
Fungsi Tiga Organisasi Keamanan MENTERI Kordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut B Pandjaitan menegaskan sedang menata kembali tiga badan keamanan nasional agar dapat berjalan lebih efektif. Pernyataan Luhut diutarakan usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, Senin, yang menegaskan bahwa diperlukan langkah-langkah konkret dan nyata untuk penguatan kelembagaan tiga badan. Tiga badan dimaksud ialah Badan Keamanan Laut (Bakamla), Badan Nasional Narkotika (BNN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), untuk bisa menjalankan fungsinya secara optimal. ‘’Menyangkut masalah organisasi BNPT, BNN dan Bakamla, ketiga organisasi ini sedang kita tata kembali sehingga dapat berjalan lebih efektif,” ujar Luhut. Luhut menyatakan bahwa Presiden meminta agar peran
BNPT dapat lebih ditegaskan lagi agar tidak tumpang tindih. Presiden juga meminta agar program deradikalisasi dapat berjalan secara terpadu dengan program lainnya. Untuk BNN, Luhut menyatakan bahwa ada wacana untuk memindahkan penjara khusus kasus narkoba, sehingga tidak disatukan dengan tahanan lainnya. Selain itu kasus narkoba ini akan ditangani oleh Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan. ‘’BNN akan bertindak lebih luas, tapi banyak pada penanganan pengedarpengedarnya bukan penggunanya. Sedangkan penanganan penggunanya akan diberikan ke Kemsos dan Kemkes,” ujar Luhut. Sedangkan untuk Bakamla,
Luhut B Pandjaitan Luhut mengharapkan agar badan tersebut dapat menjalankan perannya sebagai “Coast Guard”. ‘’Bakamla akan dipertajam fungsinya dan undang-undang kelautan akan diperbaiki dapat memaninkan perannya sebagai coast guard tidak tumpang tindih dengan TNI AL,” ujar Luhut. Untuk itu pihaknya akan melakukan kajian sampai Undang-undang seperti undang-
undang pelayaran yang timpang tindih dengan kelautan dan tentu saja berkaitan dengan parlemen. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan untuk mengoptimalkan fungsi tiga badan keamanan nasional dalam menghadapi tantangan yang ada. Dalam rapat terbatas, Presiden Jokowi membeberkan tantangan yang sedang dihadapi Indonesia seperti terorisme, keamanan di bidang sumber daya laut dan perikanan akibat ilegal fishing (pencurian ikan) dan darurat narkoba. ‘’Dalam menghadapi tantangan-tantangan itu, BNN, Bakamla, dan juga BNPT sangat strategis dalam mewujudkan kepentingan nasional kita, terutama di bidang keamanan, di bidang laut dan keselamatan laut, bidang perang terhadap narkoba, serta pencegahan dan penanggulangan ancaman terorisme,” ujar Presiden dalam kesempatan itu. (har)
MPR Tingkatkan Fungsi dan Kewenangannya LEMBAGA Pengkajian MPR RI mengusulkan agar MPR RI ditingkatkan fungsi dan kewenangannya menjadi lembaga negara dengan fungsi tertinggi di antara lembagalembaga negara. Menurut Jafar, pasca amandemen konstitusi, saat ini tidak ada lagi lembaga tertinggi negara. Namun, dalam hubungan ketatanegaraan di antara lembaga negara perlu ada lembaga negara yang memiliki fungsi mengelola koordinasi,” kata Ketua Lembaga Pengkajian MPR RI, Mohammad Jafar Hafsah pada diskusi “MPR RI Rumah Kebangsaan: Mengawal Kedaulatan NKRI” di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, kemarin. Menurut Jafar Hafsah, kajian yang sedang dilakukan Lembaga Pengkajian MPR RI merumuskan sejumlah hal dalam konteks sistem ketatanegaraan, antara lain, mengusulkan meningkatkan fungsi MPR RI menjadi fungsi tertinggi di antara lembaga negara serta menghidupkan kembali semacam garis-garis besar haluan negara (GBHN). Dalam fungsi tertinggi itu, kata dia, MPR RI menetapkan GBHN yang menjadi acuan arah pembangunan nasional. ‘’Rumusan tersebut yang menjadi usulan Lembaga Pengkajian kepada MPR RI,” katanya. Jafar menjelaskan, pascareformasi dan pasca amandemen UUD 1945, maka tidak ada lagi lembaga tertinggi negara serta GBHN dihapuskan. Arah pembangunan In-
Mohammad Jafar Hafsah donesia saat ini, kata dia, didasarkan pada visi dan misi Presiden terpilih yang mengacu pada Rancana Pembangunan Jangka Menengah serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJM-RPJP). ‘’Jika Presiden memiliki misi tertentu, maka arah pembangunan sulit tercapai,” katanya. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini menilai, dengan berbagai pertimbangan Lembaga Pengakajian merumuskan dan mengusulkan agar MPR RI dapat ditingkatkan fungsinya antara lain menetapkan dan mengawal arah pembangunan nasional. Fungsi lainnya yang dijalankan MPR RI saat ini, menurut dia, adalah melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI yakni, Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. ‘’Melalui sosialisasi Empat Pilar ini, MPR menyosialisasikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,’’ katanya. (har)
Megap litan
Suluh Indonesia, Selasa 22 September 2015
4
Kilas Mahasiswa Pesta Narkoba SEBANYAK 18 mahasiswa dari salah satu kampus ternama di Jakarta ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor. Para mahasiswa tersebut diduga telah melakukan pesta sex dan narkoba, di sebuah vila yang meraka sewa di kawasan Cikopo, Desa Cisarua Puncak, Kabupaten Bogor pada akhir pekan kemarin. Informasi yang didapat, belasan mahasiswa dari Jakarta itu datang dan menginap di Vila Cikopo sejak Jum’at malam. Dedi, salah seorang warga setempat, kemarin mengatakan, meraka datang dan menyewa vila itu untuk kegitan latihan teater dan pentas musik. Dedi sendiri mengaku tidak tahu menahu, kalau ternyata di lokasi vila itu para mahasiswa tersebut melakukan kegitan lainnya, selain pesta narkoba. (bas)
Gerakan Pungut Sampah BERAWAL dari keprihatinan akan kondisi pasar yang kotor dan dipenuhi sampah, sekelompok anak muda yang tergabung dalam Himpunan Orang Muda Peduli Sampah (Hompimpah) memprakarsai Gerakan Peduli Lingkungan (GPS) dengan mengumpulkan sampah di pasar tradisional Kota Tangerang. Ketua Hompimpah Romi Abidin mengatakan minimnya kepedulian pedagang dan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan pasar membuat mereka mengagas GPS ini. Harapannya sederhana, agar masyarakat tahu bagaimana cara memperlakukan sampah dengan benar. Artinya, buanglah sampah di tempatnya. Romi juga menambahkan GPS akan di adakan satu bulan sekali dan di tempat yang berbeda-beda. (ram)
Suluh Indonesia/ant
TUTUP PENAMBANGAN LIAR - Petugas berusaha memadamkan sisa api bangunan yang dibakar warga saat operasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kampung Ciguha, Gunung Pongkor, Nanggung, Bogor, kemarin. Dalam operasi penertiban tersebut tim gabungan TNI-Polri bersama aparat terkait menutup sebanyak 117 lubang ilegal di area tambang milik PT Aneka Tambang serta menertibkan bangunan penambang liar untuk mencegah sekaligus menertibkan para penambang liar melakukan aksi pencurian emas milik negara.
Kasus Pembunuhan
Polisi Depok Tahan Dua Pelajar DEPOK - Setelah mengetahui identitas pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan dan pembacokan hingga berujung tewasnya Reza Dewantara, siswa SMK Negeri 2 Depok. Tim buru sergap (Buser) Polsek Pancoran Mas, Kota Depok akhirnya segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan dua orang yang masih berstatus pelajar. Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas, Iptu Untung mengaku keduanya ditangkap di
rumah paman pelaku di kawasan Kompleks Pertanian, Citayam, Depok. Kepada polisi, kedua pelaku secara bersama-sama menganiaya Reza. Satu pelaku memegang korban, sedangkan pelaku yang satu lagi membacok korban dengan clurit. Bahkan, kini clurit yang diamankan pelaku sudah diamankan sebagai barang bukti. Namun, pihaknya mengaku karena para pelaku masih tergolong pelajar maka kasusnya dilimpahkan ke Unit Per-
lindungan Perempuan dan Anak. ‘’Kini penanganan kasusnya beserta pelaku dan barang bukti sudah dilimpahkan ke Polresta Depok,” kata Untung. Sedangkan di Mapolresta Depok, kedua pelaku, RZ (19) dan MED (17) berkilah bahwa barang bukti clurit yang digunakannya untuk menikam Reza bukanlah miliknya, melainkan milik korban yang saat itu terjatuh setelah mereka mengejarnya karena diejek dari atas sepeda motor. ‘’Dari pen-
gakuan tersangka RZ, celurit yang di gunakan justru milik korban yang jatuh,’’ ungkap Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono. Polisi juga memastikan, sekolah kedua pelaku dengan korban memang sejak lama bermusuhan dan kerap dendam untuk saling betikai. Untuk itu kedua pelaku dikenakan pasal 170 KUHP 338 tentang penganiayaan bersama-bersama hingga terbunuh korban dan dikenakan ancaman 15 tahun penjara. (jif)
Legislator Tangerang Desak
Siswa Jalani Tes Urine TANGERANG - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Ahmad Ghozali mendesak agar dilakukan tes urine terhadap siswa untuk memutus “mata rantai” penggunaan dan peredaran narkoba di daerah itu. ‘’Jangan hanya gertak saja, maka cepat lakukan tes itu agar tidak semakin luas,” katanya di Tangerang, kemarin. Ahmad mengatakan tes urine harus direalisasikan oleh dinas pendidikan bersama kepala sekolah dengan menggandeng BNN. Menurut dia, bila dilakukan segera tes urine, maka akan ketahuan siapa penguna di kalangan siswa dan bila perlu ada upaya untuk merehabilitasi. Ketua DPRD Kabupaten
Tangerang Mad Romli mengatakan tes urine menjadi salah satu syarat dalam penerimaan siswa baru demi mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Romli menambahkan tes urine merupakan ‘pagar’ dan dapat diterapkan mulai sekarang dan seterusnya tanpa perlu pemberitahuan kepada siswa. Pihaknya prihatin dengan kondisi siswa di wilayah ini karena di antara mereka ada yang telah menjadi kurir narkoba. Masalah itu sehubungan aparat Polresta Tangerang, menciduk By (18) seorang siswa SMK yang sedang melakukan transaksi narkoba jenis sabu di Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa. Kasat Narkoba Polresta
Tangerang Kompol Agus Hermanto mengatakan pihaknya menangkap pelaku karena adanya laporan warga setempat. Polisi menemukan satu paket sabu dengan berat 0,23 gram siap edar disimpan dalam topi yang sudah dirancang khusus. Pelaku mengaku sudah dua kali menjual sabu atas suruhan As (35) dengan imbalan sebesar Rp20.000 untuk satu paket. Terkait dengan kasus itu, Dinas Pendidikan Pemkab Tangerang berencana untuk melakukan tes urine terhadap siswa tapi hingga kini belum ada realisasinya. Narkoba selalu menimbulkan dampak buruk dan merusak moral bagi pemakainya. (ant)
Bawaslu Banten Diminta Usut
Pelanggaran Pampanye Petahana TANGERANG - Bawaslu Banten diminta untuk memeriksa ulang laporan warga Tangerang Selatan terkait dugaan politik uang oleh tim kampanye petahana dan pelanggaran kampanye yang dilakukan pasangan Airin - Benyamin dalam Pilkada. ‘’Kita sudah datangi Bawaslu pekan lalu untuk melakukan pemeriksaan ul-
ang terkait laporan kami mengenai pelanggaran kampanye petahana serta politik uang tim suksesnya dan diterima serta akan di tindak lanjuti. Sebab, laporan kami di Panwaslu dianggap tidak memenuhi unsur,” kata Benu Novit Naeng di Tangsel, kemarin. Dijelaskannya, pada hari ini dirinya akan di BAP oleh Ba-
waslu kaitan laporan yang telah disampaikannya kepada Panwaslu Tangsel. Sebab, keputusan Panwaslu yang menyatakan lima laporannya cacat secara prosedural dan hukum tidak dapat diterima. Dirinya pun merasa dicurangi dan dirugikan atas produk putusan Panwaslu
Tangerang Selatan. Ia menduga bila Panwaslu tidak menindak lanjuti laporannya secara cermat, teliti dan profesional seperti di atur dalam Perbawaslu No 2 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pelaporan dan penanganan pelanggaran pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah. (ant)
DPRD Tangerang
Upayakan Revisi Perda Retribusi Suluh Indonesia/ant
KAMPUNG PEMULUNG - Tiga orang anak saat bermain di Kampung Pemulung, Rawa Kucing, Neglasari, Tangerang, kemarin. Ratusan anak yang tinggal di kampung tersebut rentan dengan penyakit pernafasan karena lokasi sangat berdekatan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Rawa Kucing.
TANGERANG - DPRD Kabupaten Tangerang, Banten, mengupayakan untuk melakukan revisi terhadap Peraturan Daerah (Perda) No. 5 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha agar pemasukan ke kas daerah maksimal. ‘’Kami sudah membentuk Pansus untuk revisi Perda tersebut dan telah melakukan studi banding ke Pemkot Surabaya, Jawa Timur,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Dedi Sutardi di Tangerang, kemarin. Dedi mengatakan belakangan ini pihak terkait kesulitan untuk menagih retribusi karena banyak faktor yang dihadapi diantaranya terkendala Perda. Dalam Perda tersebut meliputi laboratorium Badan Lingkun-
gan Hidup Daerah (BLHD), alat berat, jasa sewa tempat usaha atau pasar, kekayaan daerah. Selain itu Perda tersebut menyangkut retribusi tempat pelelangan ikan (TPI), parkir daerah khusus, sampah, rumah potong hewan dan pelayanan kepelabuhan. Dedi menambahkan seperti contoh di Kota Surabaya bahwa retribusi laboratorim BLHD relatif tinggi dan nantinya dapat diterapkan di Kabupaten Tangerang. Padahal sekitar 1.600 pabrik skala besar dan kecil yang beroperasi di wilayah ini, tapi tidak memanfaatkan laboratorium BLDH setempat yang sudah ada. (ant)
Pemkot Bogor Ingatkan
Pentingnya Sosialisasi Program Transportasi
WAKIL Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengingatkan pentingnya sosialisasi dalam setiap kebijakan dan langkah baru berkaitan dengan transportasi yang akan diterapkan kepada masyarakat maupun pemangku kepentingan.
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
Usmar, usai memimpin apel peringatan Hari Perhubungan, di Plaza Balai Kota, Bogor, kemarin mengatakan, seperti yang disampaikan Menteri Perhubungan, sosialisasi ini merupakan kunci untuk memberi pemahaman dan memperoleh dukungan masyarakat. Usmar mengatakan, DLLAJ harus mampu untuk mesosialisasikan setiap peraturan maupun langkah baru kebijakan transportasi yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bogor. Dikatakannya, Pemerintah Kota Bogor memiliki sejumlah program penataan transportasi yang terangkum dalam BTOP (Bogor Transportation) yang telah dipaparkan dalam Bogor Summit Transportation beberapa waktu lalu. ‘’B-TOP
ini terdiri dari beberapa program dan kebijakan transportasi yang akan dijalankan oleh Kota Bogor dalam lima tahun ini,” katanya. Beberapa program penataan transportasi tersebut adalah merger dan rerouting angkot. Selain menata ulang trayek angkot juga dilakukan merger sejumlah angkot yang memiliki rute yang sama. Program lainnya, sistem satu arah di seputar Kebun Raya dan Istana Bogor. Optimalisasi operasional Bus Trans Pakuan dengan mengkonversi angkot menjadi armada bus. ‘’Untuk konversi angkot menjadi bus, masih disiapkan. Kita lakukan bertahap pembenahan PDJT, penambahan armada bus, dan
halte,” katanya. Usmar menambahkan, DLLAJ diharapkan mampu mensosialisasikan seluruh program, aturan dan kebijakan berkaitan dengan perhubungan yang telah dirancang oleh Pemkot Bogor sehingga penataan transportasi dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apel peringatan Hari Perhubungan tingkat Kota Bogor diikuti ratusan peserta terdiri dari anggota DLLAJ, supir angkutan kota, dan pegawai Pemda Kota Bogor. Dalam apel tersebut juga diberikan penghargaan kepada siswa berprestasi yang mengikuti perlombaan terkait transportasi, serta supir angkot yang memiliki kecakapan yang baik. (ant)
Suluh Indonesia/ant
MENGENAL LINGKUNGAN - Sejumlah anak dari Taman Pendidikan Bacaan di Kampung Pemulung saat belajar pengenalan lingkungan secara langsung di TPA Kucing, Neglasari, Tangerang.
pini
Suluh Indonesia, Selasa 22 September 2015
F OKUS Pemerintah Mesti Hati-hati Beri Izin Buka Hutan ABUT asap yang menimpa wilayah Sumatera dan Kalimantan akhirnya memasuki wilayah hukum. Sejauh ini penyidik telah menetapkan 140 tersangka pembakaran, yang juga melibatkan petinggi perusahaan. Kita sungguh terperanjat dengan jumlah angka yang muncul dan fenomena yang terjadi. Paling tidak, kita telah ketahui bahwa kebakaran itu ada potensi kesengajaan. Atau indikasi ke arah ini telah ada. Kita tidak bisa bayangkan, di negara yang berlandaskan Pancasila ada pihak yang tega melakukan pembakaran demi keuntungan pribadi atau kelompok. Atau jangan-jangan perusahan itu milik asing yang kemudian merayu-rayu kita untuk membakar hutan. Apa pun alasannya, pembakaran yang disengaja tidak boleh dilakukan. Asap yang mengganggu negara lain, merusak citra negara. Yang lebih membahayakan lagi adalah hilangnya fauna dan flora di sana dan merusak tubuh manusia. Jelas penduduk akan sakit apabila menghisap asap. Faktor lain yang harus dilihat adalah jumlah tersangka yang telah ditetapkan. Kita dikejutkan dengan jumlah tersangka yang mencapai ratusan. Bahkan kemungkinan besar jumlah yang senyatanya jauh lebih tinggi dari itu, mengingat orang-orang yang melakukan tindakan kejahatan mudah menyembunyikan diri dan lihai berkelit. Ratusan jumlah yang ditetapkan sebagai tersangka, mengindikasikan beberapa hal. Yang pertama adalah percontohan atau pemolaan tindakan. Ini berarti pihakpihak tersebut telah pernah melakukan tindakan demikian sehingga mengulangi lagi tindakannya. Kedua, adalah jangka waktu. Mungkin karena terlalu lama pola ini dibiarkan oleh pemerintah, tanpa mendapat hukuman, maka dianggap sebagai hal yang biasa. Akibatnya dicontoh oleh perusahaan atau pihak-pihak lainnya. Kini pemerintah telah melakukan tindakan berupa penentapan tersangka. Jelas ini langkah positif. Tetapi ini tidak boleh hanya dilakukan semata-mata akibat adanya tekanan pihak lain, tetapi karena kesadaran sendiri bahwa tindakan pembakaran hutan itu merupakan pelanggaran. Selama ini ada kecurigaan pemerintah bertindak karena malu dengan negara lain. Bukan ini yang kita inginkan. Jelas jika asap hasil kebakaran hutan itu mengganggu negara lain, kita malu. Tetapi lebih utama lagi bahwa tindakan itu muncul karena merupakan pelanggaran. Karena pelanggaran itulah kemudian memunculkan masalah di negara lain dan sampai membuat penduduk sakit. Antara pembakar hutan dengan pelaku korupsi, mempunyai karakter yang sama, yaitu sama-sama menggunakan cara pintas untuk mendapatkan keuntungan. Pembakar hutan itu mempunyai tujuan lain, mungkin saja membuka perkebunan. Tetapi cara membersihkan hutan demikian sangat tidak bisa dibenarkan. Korutor juga demikian, mencari keuntungan dengan cara pintas. Kalau kedua tindakan ini dibiarkan atau lolos dari tindakan negara, keduanya akan menjadi inspirasi negatif bagi anak-cucu. Padahal tugas generasi sekarang adalah memberi inspirasi positif kepada anak-cucu kita kelak. Kita harapkan, setelah bertahun-tahun fenomena kebakaran hutan ini berlangsung, tahun depan tidak akan terjadi lagi. Hukuman yang dijalankan oleh pemerintah, akan mampu memberikan efek jera kepada mereka sehingga hutan dapat kembali tumbuh dengan normal. Pemerintah juga harus membuat perujinan yang ketat kepada para pengusaha yang hendak membuka hutan untuk perkebunan. Tidak boleh lagi ada perusahaan yang membuka perkebunan dengan cara-cara pintas tersebut. Mereka mesti memberikan inspirasi positif kepada generasi baru. ***
K
Bang D
el
Narapidana Gayus Tambunan akan diisolasi karena keluar penjara Ada uang semua lancar ...
5
Potensi Kegagalan Diplomasi akibat Kebakaran Hutan Indonesia ASAP mungkin juga menjadi potensi kekuatan nasional Indonesia, kalau dipandag dalam konteks “persoalan” dengan negara-negara tetangga. Tetapi asap lebih banyak memperlihatkan citra dan kondisi buruk dari Indonesia. Misalnya asap mengganggu aktivitas negara lain. Di Singapura, malah balapan F1 hampir dibatalkan karena alasan adanya asap. Tetapi jelas Indonesia tidak ingin melakukan hal itu karena seperti yang diutarakan oleh pembukaan Undang-Undang Dasar, negara Indonesia ingin memajukan persahabatan dengan negara-negara lain.
Di saat musim kemarau, Indonesia selalu mempunyai persoalan dengan terbakarnya hutan, terutama yang ada di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Kebakaran ini demikian terpola sehingga sangat mencurigakan berbagai pihak. Munculnya asap dengan pola yang tetap tersebut mengindikasikan bahwa peristiwa ini berasal dari pembakaran hutan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang memegang konsesi tersebut. Sebagian pemikiraan tersebut benar dan sebagian juga sudah dihukum pelakunya karena terbukti melakukan pelanggaran pembakaran itu. Tindakan pembakaran dilakukan untuk membuka lahan baru, mungkin untuk mengembangkan kelapa sawit. Dari konteks sosiologis, adanya fenomena sosial berulang, seperti munculnya asap itu, dapat dikatakan sebagai sebuah tindakan yang disengaja dan telah dipikirkan. Pola-pola sosial, sebagian besar dilakukan oleh tindakan manusia yang terencana. Tanpa adanya perencanaan tidak akan mungkin ada peristiwa yang terpola. Sama seperti perilaku teroris, yang selalu berpola dalam teknik penyerangan maupun sasarannya. Mereka mempunyai tujuan dan perencanaan untuk itu. Maka, ketika ada asap yang demikian berskala besar dan sampai mempengaruhi negara lain, pasti mempunyai tujuan dan perencanaan. Pemerintah, untuk menghukum dan memberantasnya mesti melihat pada tujuan dan perencanaan tersebut. Meski mungkin tujuannya memberikan kontribusi pada kemajuan negara, akan tetapi apabila direncanakan dengan cara-cara yang mampu merugikan diri sendiri, manusia dan pihak-pihak lain, maka pemerintah harus melakukan tindakan hukum. Bagaimanapun, tindakan yang merugikan diri sendiri, orang lain dan kemanusiaan, merupakan sebuah pelanggaran. Tujuan untuk mengembangkan usaha kelapa sawit, jelas mempunyai manfaat bagi negara. Namun, jika mencapai hal itu dengan cara membakar lahan, ini adalah pelanggaran.
Oleh GPB Suka Arjawa*
Secara sosial, pelaku pembakaran hutan itu juga merefleksikan sikap yang terlalu menggampangkan masalah. Pembakaran hutan merupakan cara pintas menekan biaya demi menanam kelapa sawit. Padahal, ada cara lain yang dapat dilakukan agar lebih etis yang tidak merugikan pihak lain. Misalnya dengan mengerahkan mesin. Secara mikro, banyak juga terlihat anggota masyarakat yang menggampangkan masalah untuk mencari solusi. Di Bali misalnya, jika ingin melakukan ritual agama, secara mudah mereka menjual tanah.
Kebakaran atau pembakaran hutan ini mesti diselidiki demi mendapatkan solusi terbaik di masa depan. Titik beratnya adalah pada perencanaan untuk membebaskan lahan atau pembukaan lahan tersebut. Perencanaan yang sengaja dengan membakar lahan, merupakan tindakan yang merugikan bagi kemanusiaan. Seorang penulis surat pembaca di sebuah harian nasional mengungkapkan bahwa kabut asap yang terjadi di Riau, sudah berlangsung berulang dan bertahun-tahun. Ini memberikan akibat-akibat yang buruk bagi kemanusiaan karena banyak orang yang terkena sakit saluran pernafasan. Inilah kerugian sosial yang harus ditangani oleh pemerintah. Dalam konteks luas lahan yang terbakar, tidak bisa lain, hanya pemerintah yang mampu melakukan peringatan dan penanganan terhadap persoalan kebakaran tersebut. Ribuan kilometer persegi luas lahan yang terbakar hanya dapat diatasi oleh pemerintah. Ganggu Negara Lain Disamping merugikan kemanusiaan, kebakaran hutan ini mem-
berikan gangguan kepada negaranegara lain. Ini menjadi masalah bagi Indonesia karena membuat pencitraan kepada negara jatuh. Tidak ada manfaat positif apabila kemudian negara lain merasa keberatan dengan peristiwa tersebut. Diplomasi Indonesia bisa gagal, bukan hanya dengan negara-negara tetangga, tetapi juga negara lain karena ini menyangkut persoalan lingkungan dan globalisasi. Padahal diplomasi saat ini menjadi alat mutakhir untuk melobi negara lain guna menggolkan tujuan-tujuan nasional. Secara nasional cukup banyak yang mesti dirundingkan Indonesia dengan negara lain. Misalnya, meningkatkan harga rupiah memerlukan kesediaan negara lain menerima ekspor negara dan rupiah juga akan mampu meningkat nilainya kalau daya beli masyarakat bertambah. Daya beli bertambah apabila pengangguran berkurang. Ini memerlukan investasi. Untuk diplomasi inilah kunjungan Presiden Joko Widodo ke luar negeri. Akan tetapi, jika kemudian Indonesia mengganggu negara lain dengan asap, nilai diplomasi
itu pasti akan melemah. Pembakaran lingkungan sampai asapnya mengganggu negara lain, mempunyai nilai rendah dalam diplomasi internasional zaman sekarang. Di zaman globalisasi, isu pelestarian lingkungan mendapatkan perhatian yang tinggi. Secara fakta, meningkatnya suhu bumi disebabkan oleh adanya gangguan dari asap di bumi yang berasal dari industri maupun hasil kebakaran alami lainnya. Upaya yang dilakukan untuk menekan peningkatan asap ini tidak lain dari menekan pemanasan yang disebabkan oleh fosil dan asap buatan manusia. Itulah yang mendorong ilmuwan dan ahli berlombalomba menemukan cara baru untuk mengganti bahan bakar berfosil. Misalnya menemukan tenaga penggerak pesawat terbang dengan matahari, mobil surya, pembangit dari air dan angin, sampai dengan mobil hibryd. Dengan demikian, jika kemudian ada pihakpihak di Indonesia yang sengaja membakar hutan semata-mata demi keuntungan mereka, alangkah rendahnya moral dan perilaku pihak seperti ini. Negara harus bertindak. Jika negara tidak bertindak, maka Indonesia pasti dikecam oleh negara-negara lain. Secara sosial, pelaku pembakaran hutan itu juga merefleksikan sikap yang terlalu menggampangkan masalah. Pembakaran hutan merupakan cara pintas menekan biaya demi menanam kelapa sawit. Padahal, ada cara lain yang dapat dilakukan agar lebih etis yang tidak merugikan pihak lain. Misalnya dengan mengerahkan mesin. Secara mikro, banyak juga terlihat anggota masyarakat yang menggampangkan masalah untuk mencari solusi. Di Bali misalnya, jika ingin melakukan ritual agama, secara mudah mereka menjual tanah. Padahal, ritual itu sangat bisa disederhanakan. Mereka mestinya belajar memahami makna ritual itu agar tidak memakan banyak biaya. Ini sama-sama merupakan cara menerobos masalah tanpa mau memikirkan cara lain yang lebih menguntungkan dan memberikan contoh kepada generasi baru. Negara tidak boleh tinggal diam. Dalam hal kebakaran yang ada di Sumatra, daripada membikin malu negara, daripada memberi inspirasi buruk kepada generasi baru, maka jika ditemukan kesengajaan dalam kebakaran tersebut, pelakunya harus dihukum. *Penulis, staf pengajar FISIP Universitas Udayana
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih
menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta
Acara Televisi Semakin Jelas Pada Perbuatan Amoral SAYA sebagai masyarakat Indonesia sangat kecewa dengan acara televisi yang ada terutama acara yang ‘ga jelas’ mempertontonkan apa. Apakah hal yang lucu atau sekedar pamer paha dan lekuk tubuh wanita selama jam jam pagi atau sore yang menurut saya tak layak disiarkan. Acara pagi yang sering dipertontonkan adalah lelucon yang menurut saya adalah pembodohan masal. Ditonton oleh penonton palsu yang diberi imbalan uang alias joki penonton dalam suatu acara yang sampah dan tak mendidik anak bangsa untuk menjadi lebih cerdas lebih kritis atau lebih berakhlak. Tapi acara tersebut hanyalah sampah yang menampilkan artis nikahan yang pamer kemewahan dan bahkan artis
‘beranak’ pun sampai sedemikian detil sampai ke detik-detik keluarnya sang bayi. Bagi saya ini acara sampah yng dipertontonkan oleh stasiun televisi yang tak mengerti tentang bangsa Indonesia yang mayoritas miskin dari segi ekonomi dan intelektual. Sebenarnya mau kemana kita jika acara televisi sedemikian sampahnya. Saya sudah sulit membayangkan negeri ini. Bangsa ini sedemikian kasihannya sehingga mungkin kelak akan semakin rusak atau ada orang yang benar-benar menjadi pemimpin yang mampu merubah kebiadaban ini. Abdurrahman Kalideres-Jakarta Barat
Kesejahteraan yang Merata Harus Terwujud PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis
dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 22 September 2015
6
Menpora Masih
Sulit Pilih Ketua Satlak Prima BANDUNG - Walau tim penguji sudah membuat pendataan dari 7 calon Ketua Satlak Prima, namun Menpora Imam Nahrawi masih sulit untuk memutuskannya siapa yang layak memimpin organisasi tersebut. Sejauh ini, tim penguji yang terdiri dari Tono Suratman (Ketua Umum KONI Pusat), Gatot Dewa Broto, Djoko Pekik Irianto (Deputi IV Kemenpora), Inugroho, Tunas Dwi, Francis Wanandi, Abdul
Syukur dan Bambang Rus Effendi telah mendata dan membuat penilaian dari beberapa tes yang telah dilakukan sejak 3 minggu lalu. Nantinya dari hasil data tersebut akan diserahkan kepada Menpora, sebagai pihak yang mempunyai putusan akhir dari calon yang ada. Namun bagi Menpora Imam Nahrawi, dalam penutupan Indonesia Forum Pemuda Kawasan Asia Tenggara, Asia Timur dan Amerika
Latin Youth Conferenc (IFYC) di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat mengaku pihaknya masih membutuhkan waktu, agar bisa memilih Ketua Satlak Prima yang tepat. “Saya akan umumkan dalam waktu dekat ini, secepatnya mungkin, nantinya masyarakat akan bisa mengetahuinya,” kata Imam di Bandung, Jawa Barat, kemarin. Menurut Imam, pihaknya tidak ingin terburu-buru, karena dalam
memilih dirinya ingin mengetahui secara tepat sosok calon dari segi program yang akan digunakan untuk mempersiapkan atlet Indonesia nantinya. “Kita selektif, serta hatihati, harus mengetahhui sejarah pribadinya, kinerja kerjanya, punya terobosan besar untuk prestasi,” papar Imam. Ketujuh calon tersebut adalah Suwarno (Ketua Satlak Prima), Lukman Niode (mantan atlet renang),
Richard Sam Bera (mantan atlet renang), Anton Subowo (Sekjen PBSI), Mulyana (Mantan Kabid Binpres KONI Pusat) dan Sidiq Algadri (Sekjen PB PJSI). “Kita harus tahu secara jelas programnya, apakah biasa saja, atau ada yang lebih baik, jadi tunggu saja,” urai Imam. Sementara itu, terkait perhelatan IFYC, yang diikuti 400 pemuda dalam rangka memperkuat hubungan antarkawasan Asia Timur-
Amerika Latin ini, Imam berharap kedepan semakin meningkatkan jiwa wirausaha para pemuda, khususnya pemuda Indonesia. “Dengan program ini, maka pemuda Indonesia bisa saling meningkatkan kerja sama antara kawasan Asia Timur dan Amerika Latin, dalam bidang lingkungan hidup, kewirausahaan, pembangunan sosial, dan pemberdayaan pemuda,” tambahnya. (pts)
Empat Petenis Indonesia
Ke Babak Utama ITF Womens SOLO - Empat petenis putri Indonesia berhasil lolos kualifikasi setelah mengalahkan lawannya untuk maju ke babak utama turnamen tenis “ITF Womens Circuit So Good Wali Kota Surakarta 2015” di lapangan Tenis Manahan Solo, Jawa Tengah, Senin. Empat petenis Indonesia yang berhasil maju ke babak utama yakni Ima Nindi, Kanika Vaidya, Hernanda Melia Cholis, dan Monica Putri Kusuma Wardani. Petenis putri Indonesia Ima Nindi berhasil lolos ke babak utama setelah menyingkirkan petenis tuan rumah lainnya, Angela Stefani Nangin dengan angka 6-1 6-1, sedangkan Kanika Vaidya mengalahkan pete-
nis asal Indonesia lainnya Ayu Maharani (6-0 6-0). Petenis Indonesia lainnya yang lolos Hernanda Melia Cholis setelah menyingkirkan petenis asal Singapura Sarah Pang dengan (6-3 6-1), sedangkan Monica Putri Kusuma Wardani menang atas petenis tuan rumah lainnya Vicky Irman dengan skor (6-4 6-1). Petenis Indonesia lainnya, Fadona Titalyana Kusumawati gagal lolos ke babak utama setelah dikalahkan petenis asal Taiwan Hsin Yuan Shin dengan skor (6-4 61), petenis tuan rumah lainnya yang gagal Kintan Pratiwi setelah dikalahkan petenis Taiwan, Yu Ting Hsien (6-3 dan 6-1). Dua petenis In-
donesia lainnya yakni Putri Sanjungan Insani dan Oxi Gravitas Putra juga gagal setelah masing-masing dikalahkan petenis Taiwan Sing Le Fan Chiang (6-1 6-2), En Pei Huang (6-2 6-2). Empat petenis Indonesia yang lolos ke babak utama akan mengikuti jejak petenis andalan tuan rumah lainnya yakni Beatrice Gumulya yang menempati unggulan keempat pada turnamen itu, Vita Taher, Arum Damarsari, Jessy Rompies, Karsita N, Deria Nur Halisa (mantan juara nasional junior), dan Lavinia Tananta. Lavinia Tananta merupakan petenis asal Semarang yang pada turnamen sebelumnya di Solo,
menjadi runner up, setelah dikalahkan petenis asal Tiongkok. “Saya memang bukan pemain unggulan pada turnamen ITF Womens Circuit di Solo ini. Karena, saya dalam setahun terakhir ini tidak pernak ikut pertandingan ke luar negeri. Saya hanya mengikuti turnamen di dalam negera saja sehingga rangking dunia tidak ada,” ujar Lanivia. Menurut dia, pada turnamen ITF Womens Circuit So Good Wali Kota Surakarta 2015 tersebut lawan memang dinaggap berat semuanya. Namun, Lavinia akan berupaya menampilkan permainan terbaik agar petenis Indonesia menjadi juaranya. (ant)
Menpora Berharap
Pemuda Sarjana Kembangkan Potensi Desa CIMAHI- Menpora Imam Nahrawi berharap pemuda Indonesia yang telah meraih gelar sarjana untuk mengembangkan potensi desa, sehingga bisa mempercepat pembangunan desa. “Kami berharap kepada seluruh peserta untuk mengais potensi yang ada di desa dan menjadi pelopor di masyarakat untuk berwirausaha. Pemuda sarjana mampu mengubah pola pikir untuk berwirausaha dibanding untuk bekerja sebagai pegawai negeri sipil ataupun karyawan swasta,” kata Menpora Imam Nahrawi saat membuka pembekalan Program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan (PSP3) di Pusat Pendidikan Pembekalan Angkutan TNI AD di Cimahi, Jawa Barat, kemarin. Menpora menegaskan, Kemenpora selama ini menjadikan PSP3 sebagai program unggulan untuk mewujudkan pemuda mandiri berbasis potensi. Program dengan tujuan utama mewujudkan kemandirian pemuda ini, telah memasuki angkatan ke-25. Untuk PSP3 2015, lanjut Menpora, mengalami beberapa perubahan. Di antaranya durasi penempatan menjadi satu tahun atau
lebih cepat dibanding program serupa pada tahun-tahun sebelumnya yaitu dua tahun. “Percepatan penempatan itu karena kami ingin segera melihat percepatan pembangunan desa selain masih banyak sarjana yang juga ingin mengikuti program ini,” tutur Imam. Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Sakhyan Asmara mengatakan, peserta pemuda sarjana angkatan 25 berjumlah 970 orang yang terdiri dari 593 peserta putra dan 377 peserta putri. “Program PSP3 2015 diikuti 14.297 pemuda sarjana dari seluruh Indonesia dengan 994 orang yang lolos tes dan hanya 970 orang yang mengikuti pembekalan di Pusdikbekang TNI AD di Cimahi,” kata Sakhyan didampingi Asdep Kepeloporan Pemuda, Wisler Manalu dan Kabid Pendampingan pada Asdep Kepeloporan Pemuda yang juga merangkap Ketua Pelaksana PSP3, Sofwan. Sakhyan mengatakan program PSP3 punya dua manfaat yaitu melahirkan sarjana yang punya kemandirian untuk mengaktualisasikan potensi keilmuan mereka serta membantu mempercepat pergerakan pembangunan di pedesaan. (pts)
Kemenpora
Siapkan Turnamen Berikutnya CIMAHI - Jelang berakhirnya perhelatan Piala Presiden, pihak pemerintah melalui Kemenpora mulai memikirkan program turnamen lainnya untuk membantu bergeraknya sepak bola Indonesia. Langkah ini dilakukan Kemenpora, karena mendapat tugas dari Presiden RI, Joko Widodo untuk terus menghidupkan sepak bola Indonesia yang berhenti sejak pembekuan PSSI. Menurut Menpora Imam Nahrawi, saat membuka Pembekalan 1000 Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP3), yang dilakukaan di Pusdikbekang TNI AD, Cimahi, Jawa Barat, mengaku telah menyiapkan program sepak bola ke depan. “Kita sudah persiapkan roda sepak bola kedepan usai perhelatan Piala Kemerdekaan dan Piala Presiden, tunggu saja,” kata Imam di Cimahi, Jawa Barat, kemarin. Imam menggambarkan, nantinya turnamen tersebut akan ada hubungannya dengan hari-hari besar nasional, seperti 5 Oktober Hari TNI, 28 Oktober Hari Sumpah Pemuda, serta 10 November hari pahlawan. “Jadi sudah kita persiapkan, apalagi sudah banyak pihak-pihak swasta yang ingin menjadi operator untuk menghelatkan sebuah turnamen, dan sepak bola akan jalan terus,” tegasnya. Seperti diketahui, Piala Presiden sudah memasuki babak perempat final, dan diyakini berdasarkan rekomendasi Kemenpora, sedangkan Piala Kemerdekaan sudah merampukan perhelatannya, walau mendapat kritik dari masyarakat luas, karena kurang profesional dari segi perhelatan. “Wajar jika tim transisi banyak dikritik, apalagi tim ini dibangun dari, ini proses, yang pasti tim ini menuju perbaikan sepak bola kedepan,” jelas Imam. Sementara itu terkait perhelatan PSP3, Imam mengaku program ini menjadi modal pemban-
gunan kedepannya bagi kepemudaan di Indonesia. “Program ini prioritas berkelanjutan dalam
rangka pembangunan kepemudaan sesuai Undang-undang, yang tujuyannya mewu-
judkan pemuda mandiri berbasis potensi, membantu percepatan pedesaan,” tambahnya. (pts)
Suluh Indonesia/ant
LOLOS BABAK UTAMA - Monica Putri Kusuma Wardani menjadi salah satu dari empat petenis Indonesia yang lolos babak utama ITF Womens di Solo,kemarin.
400 Pemuda
Tetapkan Deklarasi IFYC BANDUNG - Sekitar 400 pemuda berkumpul pada Public Conference Indonesia FEALAC Youth Conference (IFYC) untuk memperkuat hubungan antarkawasan Asia Timur - Amerika Latin. Dari 400 pemuda, 300 diantaranya adalah pemuda asal Indonesia, 100 pemuda lainnya berasal dari 30 negara.
Tercatat dalam pertemuan tersebut mengeluarkan deklarasi Pemuda-Pemudi FEALAC sebagai hasil konkret dari IFYC 2015, untuk meningkatkan peran mereka dalam kerja sama antara kawasan Asia Timur dan Amerika Latin di FEALAC. “Perhelatan ini berjalan sukses, kedepan para pemuda Indonesia ini akan menjadi negosiator
dan komunikasi kedepan,” ucap Menpora Imam Nahrawi kepada wartawan di Bandung, kemarin. Dalam deklarasi disebutkan komitmen untuk memperkuat kerja sama antarpemuda antara lain dalam bidang lingkungan hidup, kewirausahaan, pembangunan sosial, dan pemberdayaan pemuda. (pts)
lahraga
7
Suluh Indonesia, Selasa 22 September 2015
Federer Bantu
Swiss Kalahkan Belanda LONDON - Roger Federer membawa Swiss menang dalam playoff Piala Davis Grup Dunia melawan Belanda, setelah tanpa kesulitan pemain Swiss itu mengalahkan Thiemo de Bakker dengan 6-3, 6-2, 6-4 pada Minggu waktu setempat. Juara 17 kali grand slam itu bangkit setelah mengalamai kekalahan di nomor ganda berpasangan dengan Marco Chiudenelli pada Sabtu, dan sekarang memberi Swiss keunggulan 3-1 dan memastikan tempat mereka di Grup Dunia. Pada pertandingan pembukaan Piala Davis Maret lalu, Swiss dikalahkan oleh Belgia ketika Federer dan Stan Wawrinka tidak ikut bertanding untuk Swiss. Namun Federer memutuskan akan absen di Piala Davis tahun depan. “Ide saya tidak pernah bisa memenangi itu dua kali, menang sekali saja dan itu saya lakukan di depan penonton yang banyak, dan menjadi moment bagus bagi kami semua,” kata Federer dalam laman Piala Davis (www.daviscup.com). “Saya melihat pertandingan ini dalam isolasi, tahun depan adalah tahun olimpiade, musim panas akan sangat panjang dan banyak pertandingan, itu semua sebuah pertanyaan prioritas, saya tidak bisa bermain di semuanya dan tentu jika saya bermaian di Piala Davis lainnya harus membuang lainnya,” tambahnya. Pada pertandingan playoff lainnya, Ceko mengalahkan India di New Delhi 3-1, dan AS menang atas Uzbekistan 3-1. (ant)
Suluh Indonesia/ap
GOL DEBUT - Striker anyar Manchester United Anthony Martial melakukan selebrasi usai membuat gol debutnya saat melawan Liverpool pada pertandingan Liga Primer Inggris, beberapa waktu lalu. Pelatih MU, Louis Van Gaal mengaku sedang berjuang menghadapi ekspektasi yang berkembang kepada Anthony Martial setelah striker itu mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan pertamanya dengan Manchester United.
Menteri Olahraga Prancis Kecam
Kerusuhan di Liga Prancis PARIS - Menteri olahraga Prancis Thierry Braillard mengecam kekerasan yang tidak dapat diterima yang menodai pertandingan Liga Prancis pada akhir pekan antara Marseille dan Lyon, yang terjadi hanya beberapa bulan menjelang Piala Eropa 2016 di mana negara itu bertindak sebagai tuan rumah. “Kita hanya terpaut enam bulan dari ajang luar biasa yakni pengorganisasian Kejuaraan Sepak Bola Eropa dan saya benar-benar meminta semua orang untuk menilai apa yang terjadi,” kata Braillard kepada radio Prancis RTL. Kembalinya pemain Lyon Mathieu Valbuena untuk menghadapi bekas klubnya telah membuat atmosfer memanas. Lyon unggul 1-0 melalui penalti Alexandre Lacazette pada babak pertama ketika permainan harus dihentikan akibat beberapa benda, termasuk botol-botol dan gelas-gelas, dilemparkan dari tribun penonton. Permainan kemudian kembali dimulai setelah dihentikan selama 20 menit dan berakhir dengan skor imbang 2-2. “Hal ini tidak dapat diter-
Suluh Indonesia/ap
KECAM KEKERASAN - Menteri olahraga Prancis Thierry Braillard mengecam kekerasan yang menodai pertandingan Liga Prancis pada akhir pekan antara Marseille dan Lyon.
ima dan saya pikir kita benarbenar perlu untuk memiliki kendali yang lebih ketat,” kata Braillard. “Marseille adalah kota sepak bola. Publik Marseille dikenal sebagai masyarakat yang hebat. Saya pikir terdapat pendekatanpendekatan keamanan yang harus dihormati dan kita tidak dapat melihat gelas-gelas seperti itu lagi di tribun.” “Ke mana kita akan beranjak? Bayangkan botol itu mengenai seorang pemain! Apa situasi yang akan kita hadapi hari ini? Hal itu tidak dapat diterima dan saya pikir kita benar-benar perlu mengetatkan kontrol.”
Pertemuan darurat dilakukan oleh presiden Liga Sepak Bola Profesional Prancis (LFP) Frederic Thiriez di markas besar organisasi itu pada Senin untuk menilai situasi terkini. Kerusuhan di Marseille bukan insiden terpisah, di mana pertandingan Liga Prancis pada Sabtu antara Bastia dan Nice di Korsika juga ternoda, sedangkan penggemar Paris Saint Germain menimbulkan masalah di jalan-jalan di Reims setelah pertandingan yang berakhir imbang 1-1. Piala Eropa 2016 akan diselenggarakan di Prancis dari 10 Juni sampai 10 Juli. (ant)
Van Gaal Berjuang
Hada pi Sensasi Hadapi tial Mar Martial SOUTHAMPTON - Louis Van Gaal mengaku sedang berjuang menghadapi ekspektasi yang berkembang kepada Anthony Martial setelah striker itu mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan pertamanya dengan Manchester United. Martial membuat gol debutnya saat bertanding melawan Liverpool dengan kemenangan 3-2 di Southampton yang menempatkan MU pada posisi kedua peringkat Liga Utama Inggris. Martial pindah dari Monako ke Old Trafford dengan nilai kontrak 36 juta pound sterling (senilai 49,6 juta euro). Meskipun banyak yang meragukan nilai kontraknya, Martial tak ingin membuang waktu untuk menanggapi hal itu. “Anthony Martial spesial karena kami membayar mahal untuknya. Banyak orang berpikir dia adalah bintang besar tapi dia pemuda berusia 19 tahun. Dalam tiga pertandin-
gan ia sudah menunjukkan banyak hal,” ujar Van Gaal. “Saya sangat senang dengan penampilannya tapi kami harus tetap rendah hati,” ia melanjutkan. Van Gaal juga mengakui, pemain muda tersebut membutuhkan waktu untuk membiasakan diri di lingkungan barunya. “Dia tidak bisa berbicara bahasa Inggris. Untuk bisa bicara dengannya saya menggunakan bahasa Prancis dibantu oleh Marouane Fellaini dan Morgan Schneiderlin. Ini sangat sulit tapi dia ingin belajar bahasa Inggris, ini hanya soal waktu tapi saat bahasa Inggrisnya sudah cukup baik dia akan bisa menjawab pertanyaan,” kata Van Gaal. “Pertama-tama dia harus beradaptasi dengan budaya Inggris, dan ia berhasil melakukannya dengan tiga gol yang dicetaknya dalam tiga pertandingan berturut-turut,”
Van Gaal melanjutkan. Bos MU itu mengaku senang Martial bisa bermain dalam tiga pertandingan mengingat bakat besar yang dimilikinya dan kemampuannya beradaptasi dengan sistem permainan yang diterapkan MU. “Dia berhasil mencetak gol, itulah yang harus dilakukan seorang striker. Kualitas dan bakatnya masih bisa ditingkatkan, tapi kemampuan terbesarnya adalah mencetak gol di bawah tekanan,” kata Van Gaal. Martial mencetak dua gol setelah Graziano Pelle menjadikan posisi Southampton memimpin, namun gol ketiga dari Juan Matta memastikan kemenangan MU. Sebuah kesalahan dari Maya Yoshida mengakibatkan Martial mendapatkan gol keduanya. Hal tersebut membuat Manajer Southampton, Ronald Koeman melancarkan komentar pedas. “Tidak bermaksud
mengkritik Maya secara umum, tapi saya selalu membenci pemain yang menendang bola ke belakang kiper, seharusnya dia bermain di lapangan depan,” ujarnya. “Ada beberapa momen dalam pertandingan dimana kamu bisa menekan mereka. Kami melihat kelemahan Manchester United hari ini, yaitu pada pertahanan mereka,” Koeman menambahkan. Namun Van Gaal memperhatikan isu bahwa MU cacat di pertahanan belakang. “Sudahkah kamu melihat rata-rata gol termasuk musim lalu? Semua media menulis bahwa pertahanan kami sangat buruk tapi pada akhirnya kami menempati peringkat ketiga Liga Utama Inggris,” tuturnya. “Sangat luar biasa dia mengatakan hal itu,” ujar Van Gaal menanggapi komentar Koeman bahwa MU menunjukkan kelemahan pertahanan mereka. (ant)
Keylor Navas
Ingin Perpanjang Rekor Clean Sheet BARCELONA - Beberapa pekan silam kiper Real Madrid Keylor Navas kelihatannya akan hengkang, namun kini ia memiliki rekor lima kali clean sheet (tidak kemasukan sama sekali dalam satu pertandingan) sejak awal musim, yang akan dicobanya untuk diperpanjang saat melawan Athletic Bilbao di Liga Spanyol pada Rabu (23/9). Navas telah memperlihatkan ketenangan dan ketangkasan sejak kepindahannya ke Manchester United gagal terwujud pada akhir bursa transfer, dan dengan cepat ia memukau publik Santiago Bernabeu. Pemain internasional Kosta Rika itu, yang dilaporkan masuk dalam kesepakatan un-
JAKARTA
tuk mendatangkan David De Gea ke Real namun transfer itu gagal terwujud karena tidak dapat didaftarkan tepat waktu, sampai saat ini belum kemasukan di empat pertandingan Liga Spanyol serta satu pertandingan Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk Selasa silam. Ia telah tampil lebih baik dari start awal musim sebelumnya yang pernah ditorehkan kiper Real, ketika Miguel Angel mencatatkan empat clean sheet pada awal musim 1975/ 1976. Terdapat pula empat clean sheet pada awal musim 1957/1958 ketika dua kiper yakni Rogelio Dominguez dan Juanito Alonso dipakai. “Ini merupakan malam yang sulit bagi saya pada akhir bursa
transfer, namun sekarang itu adalah masa lalu,” kata Navas kepada para pewarta. “Sekarang saya memikirkan saat ini dan pelatih (Rafa Benitez) mempercayai saya. Saya memiliki peluang untuk bertahan dan saya akan memberikan kemampuan terbaik saya. Saya sangat bersyukur kepada para penggemar Real untuk dukungan mereka, yang bukan hal mudah untuk diterima.” Sebagian besar perhatian tertuju pada pertandingan Sabtu silam melawan Granada, di mana Cristiano Ronaldo dapat mencetak dua gol yang akan membuat dirinya menyamai rekor 323 gol Raul dalam balutan kaus Real, namun itu
adalah penampilan di bawah standar. Pertandingan itu ditentukan tandukan Karim Benzema, dan Navas melakukan sejumlah penyelamatan penting. Real akan menghadapi Bilbao dengan tekad kembali ke dalam bentuk serangan terbaiknya, yang membuat mereka mencetak 15 gol dalam tiga pertandingan terakhir. Mereka hanya kehilangan angka maksimal pada pertandingan pembukaan musim ini dengan bermain imbang melawan Sporting Gijon, namun mereka masih tertinggal dari Barcelona yang memiliki rekor 100 persen di liga, yang akan menghadapi Celta Vigo pada Rabu. (ant)
Suluh Indonesia/ap
RAIH KEPERCAYAAN PELATIH - Kiper Keylor Navas kini mendapat kepercayaan dari pelatih Rafa Benitez usai meraih clean sheet dalam lima kali penampilan bersama Real Madrid.
DEPOK
KINI...
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Selasa 22 September 2015
8
Petani Lebak Minta
Bantuan Pertanian Merata LEBAK - Petani yang tergabung dalam “Serikat Petani Indonesia (SPI)” Kabupaten Lebak, Banten meminta bantuan pertanian yang digulirkan pemerintah pusat merata dan tidak pilih kasih guna meningkatkan pendapatan ekonomi serta kesejahteraan. ‘’Kami menilai selama ini bantuan pertanian tidak adil dan tidak merata,” kata Nuriyah, seorang anggota SPI Kabupaten Lebak saat menyampaikan aspirasinya kepada Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, kemarin. Selama ini, petani yang ter-
gabung SPI belum mendapat bantuan pertanian dari Pemerintah Pusat, berupa sarana produksi (sapras), seperti benih gabah, pestisida dan pupuk. Selain itu juga peralatan alat-alat pertanian (asintan) dan bantuan penguatan modal usaha. Mereka petani yang mendapat bantuan itu hanya kelompok tani saja, sedangkan SPI tidak menerima bantuan tersebut. ‘’Kami minta Dinas Pertanian setempat jika ada bantuan dari Pemerintah Pusat maka SPI dilibatkan karena sama-
sama petani,” katanya. Menurut dia, bantuan pertanian tersebut juga terkadang tidak tepat sasaran serta lemahnya pengawasan. Selain itu juga penyaluran tidak menyentuh petani, sehingga kehidupan petani hingga kini terpuruk. ‘’Kami berharap ke depan semua petani menerima bantuan jika ada program dari Kementerian Pertanian,” katanya. Ketua SPI Kabupaten Lebak Abay mengatakan tidak mengetahui proses mendapatkan bantuan. (ant)
Pemda Kampar Terapkan
Pola Asuh Anak Miskin PEKANBARU - Pemerintah Kabupaten Kampar Provinsi Riau menerapkan pola asuh atau bapak angkat untuk membantu anak dari keluarga tidak mampu agar tetap dapat bersekolah, dan bila mungkin hingga ke jenjang perguruan tinggi. ‘’Pola asuh harus diterapkan terhadap anak, khususnya anak yang tak sanggup untuk membiayai pendidikannya. Pola itu sangat berguna karena akan sangat menetukan masa depan anak tersebut,” kata Bupati Kampar Jefry Noer di Kampar, kemarin. Jefry mengatakan itu dalam sambutannya di Pondok Pe-
santren (Ponpes) Ibnu Al Mubarok Palas Pekabaru. ‘’Ini adalah investasi yang luar biasa bagi kita untuk di akhirat,” kata Jefry. Jefry mengatakan, bahwa hidup nikmat itu adalah hidup yang berguna bagi orang lain, tidak bosan-bosan membawa dirinya dan staf mencari ‘tiket’ ke surga. Pahala itu, demikian Jefry, kadang-kadang dapatnya mudah, namun kadangkadang dapatnya susah. ‘’Ini kita jadikan tiket untuk menuju ke surga, itupun kalau diterima,” katanya lagi. Jefry mengatakan, dengan
menerapkan pola asuh bagi anak-anak kurang mampu, maka akan sangat menentukan pertumbuhan anak ke depannya. Pola asuh, menurut dia, merupakan pola interaksi antara orang tua dan anak. Lebih jelasnya, yaitu bagaimana sikap atau perilaku orang tua saat berinteraksi dengan anak. ‘’Insya Allah mereka akan diasuh sampai ke perguruan tinggi. Ini menjadi tabungan amal di dunia dan akhirat bagi orang tua asuh melalui gerakan membantu di sektor pendidikan,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
SEKOLAH PEDALAMAN - Sejumlah siswa sekolah dasar berangkat ke sekolah menaiki mobil angkut dan motor di Jayengan, Banyuwangi, kemarin. Sulitnya transportasi mengharuskan pelajar menggunakan kendaraan yang ada meskipun harus menyabung nyawa.
Polda NTB Usut
Dugaan Penjualan Pulau MATARAM - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat akan mengusut kasus dugaan penjualan sebuah pulau kecil di wilayah Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, yang populer dengan nama Gili Poh. Kapolda NTB Brigjen Pol. Umar Septono kepada wartawan di Mataram, kemarinmengatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki kebenarannya di
lapangan. ‘’Kami akan mengomunikasikannya dengan pihak pemerintah daerah,” kata Umar Septono saat dimintai keterangannya terkait harapan Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede yang menginginkan pihak kepolisian menyelidiki kebenaran informasi itu. Diinformasikan bahwa penjualnya berinisial AT. Dalam
situs jual beli “online” disebutkan bahwa pulau kecil tersebut memiliki luas 17.965 meter persegi, dijual lengkap dengan sertifikat hak milik (SHM) dengan harga sebesar Rp50 miliar. Terkait dengan dugaan penjualan pulau kecil yang mulai menjadi salah satu target para wisatawan yang datang ke Pulau Lombok itu, Umar Septono mengaku bahwa dirinya belum
mendapat laporan ataupun informasinya. Namun, menurut Umar, pemda pastinya mengetahui persoalan penjualan pulau kecil yang dipasarkan melalui sebuah situs jual beli “online” itu. ‘’Belum ada laporannya. Kendati demikian, kami mencoba bangun komunikasi dengan pihak terkait, terutama dengan pemda,’’ katanya. (ant)
RSUD Kendari Layani Pasien HIV/AIDS KENDARI - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, Sultra mulai melayani perawatan pasien yang terindikasi HIV/AIDS. ‘’Ini sebagai bentuk respon kami terhadap permintaan Dinas Kesehatan Provinsi Sultra agar RSUD Kendari bisa menjadi tempat pelayanan atau rujukan
pasien HIV/AIDS sebagai upaya perluasan layanan pasian HIV/AIDS di kota ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kendari Maryam Rufiah di Kendari, kemarin. Ia mengatakan, perluasan jaringan kerja sama itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pada penderita HIV/
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Di Kotim
Kebakaran Lahan 2.000 Hektar ran lahan seluas 452 hektare lebih. Dari 452 hektare lahan yang terbakar tersebut sedikitnya ada 138 titik api dan semuanya berada di wilayak kabupaten Kotim. Enda mengungkapkan, dari 2.000 lahan yang terbakar sebagian besar adalah milik masyarakat dan ada juga yang milik perusahaan perkebunan sawit. Satgas penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan yang dibentuk Kodim 1015 Sampit dan instansi terkait lainnya sampai saat ini terus melakukan pemadaman kebakaran lahan. Menurut Enda, secara
umum jumlah titik api di wilayah Kabupaten Kotim saat ini sudah mulai berkurang dibandingkan dengan hari sebelumnya, namun untuk asap dampak dari kebakaran lahan itu masih pekat. Titik api yang saat ini masih menyala dan tidak dapat dipadamkan oleh tim Satgas karena jaraknya terlalu jauh sehingga sulit dijangkau, hal itu dikarenakan terbatasnya peralatan yang dimiliki Satgas. Selain terbatasnya peralatan, sulitnya mendapatkan air di lapangan juga menjadi kendala Satgas. (ant)
Warga Kudus
Alami Kesulitan Air Bersih KUDUS - Warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami kesulitan air bersih menyusul debit air sumur warga mulai mengering pada musim kemarau seperti sekarang. Budi, salah satu warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, kemarin mengakui, sumurnya mulai mengering sejak dua bulan lalu menyusul musim kemarau panjang. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dia mengaku, masih bisa mendapatkan air bersih dari sumur yang ada di kompleks masjid. Hanya saja, kata dia, untuk mendapatkannya harus bergi-
liran karena banyak pula warga yang mengambil air bersih menyusul mulai mengeringnya sumur mereka. Adanya bantuan air bersih dari PT Djarum Kudus, dia mengaku, bersyukur, terlebih dipenuhi setiap hari. Nur, warga lainnya mengakui hal yang sama bahwa sejak dua bulan terakhir debit air sumurnya mulai berkurang. ‘’Pada pagi hari masih bisa dipakai, namun siang harinya berubah menjadi keruh sehingga tidak bisa dipakai untuk memasak,” ujarnya. Sekretaris Desa Kedungdowo Armunanto mengungkapkan, warganya yang
mengalami kesulitan air bersih mencapai ratusan keluarga dari 3.600 keluarga yang ada di Desa Kedungdowo. Warga yang mengalami kesulitan air bersih, yakni tersebar di rukun warga (RW) I dan RW II. Untuk RW I, lanjut dia, tersebar di rukun tetangga (RT) 1 hingga 9 dengan jumlah keluarga mencapai 400 keluarga. Sementara di RW 2, kata dia, tersebar di empat RT, namun mereka masih tertolong dengan dua sumur pantek bantuan gubernur. Untuk warga yang jaraknya dipenuhi oleh perusahaan swasta. (ant)
mah sakit menggunakan fasilitas BPJS. ‘’Karena kalau langsung dibawa ke RSUP Bahteramas, tidak berlaku BPJS-nya jika tidak ada rujukan dari RSUD Kendari. Sehingga kedepan pasien HIV tidak harus langsung ke RSUP Bahteramas,” kata Maryam. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/ant
SITUS BATUAN LOBANG SEWU - Warga melintasi Situs Batuan Lobang Sewu di Desa Erorejo, Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, kemarin. Lobang Sewu menjadi destinasi wisata favorit di Wonosobo untuk menikmati eksotisme kombinasi batuan kapur dan suasana perairan Waduk Wadaslintang.
SAMPIT - Sedikitnya 2.000 hektare lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng hangus terbakar selama JuliAngustus 2015. ‘’Sebagian besas lahan yang terbakar tersebut adalah lahan gambut yang berupa semak belukar,” kata Dandim 1015 Sampit yang juga Komandan Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan kebakaran hutan dan lahan Kabupaten Kotim Ltkol Inf Enda Mura Hararap di Sampit, kemarin. Menurut Enda, sejak Kotim ditetapkan tanggap darurat kebakaran hutan, lahan dan kabut asap, tim Satgas yang dibentuk Kodim 1015 Sampit telah berhasil memadamkan kebaka-
AIDS agar bisa dirawat dengan baik mengingat jumlah penderitanya di Kota Kendari terus meningkat. Maryam mengaku, Dinkes Sultra sudah melatih lima Puskesmas di Kendari dan pihak rumah sakit agar pasien yang ada di Kota Kendari bisa terjaring dari puskesmas ke ru-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629