Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Pengemban Pengamal Pancasila
Jumat, 21 Agustus 2015
No. 150 tahun IX
Polisi Sita Sabu 37 Kg JAKARTA - Polda Metro Jaya menyita 37 kilogram shabu asal Guangzhou, Tiongkok yang tersebar pada tiga lokasi di wilayah Bogor, Tangerang Banten dan Jakarta. ‘’Pelaku menyelundupkan narkoba menggunakan tas wanita dengan jasa ekspedisi,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Tito Karnavian di Jakarta, kemarin. Aparat Polda Metro Jaya menangkap tiga orang tersangka yakni Amelia alias Yanti, Deni Latumenen dan seorang Warga Nigeria Kanu Colin. Irjen Tito memastikan Polda Metro Jaya bersama Mabes Polri, BNN dan Ditjen Imigrasi berkoordinasi menjalankan operasi pemberantasan narkoba. Dirserse Narkotika Polda Metro Jaya Kombes Pol. Eko Daniyanto mengungkapkan pengungkapan kasus
narkoba berawal saat polisi menerima informasi transaksi narkoba di parkiran Mal CBD Cileduk Tangerang, Banten. Petugas membuntuti Amelia yang menuju Mal CBD Ciledug bertemu seorang pria Deni Latumenen menyerahkan sebungkus plastik. Polisi menangkap Deni dengan barang bukti satu kilogram shabu, sedangkan anggota lainnya membuntuti Amelia. Kemudian petugas menangkap Amelia dan menggeledah rumahnya di Perumahan Palem Ganda Asrri Blok B-6 Nomor 15 Ciledug dan mennemukan 20 Kg shabu. Berdasarkan pemeriksaan Amelia mendapatkan perintah dari Warga Malaysia untuk mengecek paket kiriman dari Guangzhou melalui ekspedisi di Rumah Toko Taman Palem Jakbar. (ant)
Suluh Indonesia/ade
SIDANG PERDANA - Komedian Betawi Mandra saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Mandra didakwa terkait kasus korupsi program Siap Siar di TVRI senilai Rp 47,8 miliar.
Baku Tembak di Poso
Satu Perwira Polisi Tewas
Suluh Indonesia/ant
KARNAVAL KEMERDEKAAN - Peserta karnaval melintas di jalan WR Supratman, Pasuruan, kemarin. Karnaval yang diikuti ratusan peserta dari berbagai SMP/MTs, SMA/MA dan masyarakat umum tersebut dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke-70 kemerdekaan RI.
PALU - Dua orang tewas dalam aksi baku tembak antara kelompok sipil bersenjata dengan polisi di Poso, Sulawesi Tengah, kemarin. Kedua korban tersebut satu dari kelompok sipil dan satu dari pihak polisi. Namun pihak polisi baru memberikan keterangan terkait tewasnya seorang dari kelompok sipil bersenjata. Jenazah yang diduga anggota teroris pimpinan Santoso tersebut bernama Bado dan jenazahnya sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk diotopsi. Kapolda Sulteng Brigjen Pol Idham Aziz mengatakan untuk memastikan bahwa jenazah adalah Bado, polisi akan mencocokkan DNA dengan keluarga korban. Bado adalah satu dari puluhan terduga teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang. Dia juga diduga terlibat dalam sejumlah aksi
kekerasan di Poso. Kapolda mengatakan selain menembak seorang terduga teroris, polisi juga mengobrakabrik “camp” persembunyian kelompok Santoso dan menyita sejumlah senjata api termasuk senjata anti tank jenis M60 dan ratusan bom aktif. Aksi baku tembak antara kelompok sipil bersenjata dengan polisi tersebut sudah berlangsung sejak 17 Agustus hingga Kamis. Idham Aziz mengatakan ada sosok Santoso alias Abu Wardah dalam baku tembak di Gunung Langka pada Rabu siang, namun orang tersebut lolos dari penangkapan. Dalam baku tembak tersebut diketahui sekitar 30 orang anak buah Santoso dilengkapi senjata penghancur tank dan ratusan bom melarikan diri. Sementara itu, dari pihak polisi satu orang perwira Polri dari kesatuan Brimob Iptu Brian Theopani Tatontos, SIk juga
tewas tertembak. Keterangan yang diperoleh Antara dari Poso, jenazah korban kini disemayamkan di Markas Kompi Brimob Kota Poso. Bendera setengah tiang tampak berkibar di markas tersebut, namun belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tewasnya perwira Polri tersebut. Sementara itu, Mabes Polri menambahkan ratusan pasukan dari satuan Brimob untuk diterjunkan ke Poso, pascabakutembak antara polisi dengan kelompok sipil bersenjata yang diduga teroris di daerah itu dalam dua hari terakhir. Sebanyak 146 pasukan dari Brimob Kelapa Dua Polri tersebut, sudah tiba di Bandara Mutiara Palu, dengan menggunakan pesawat reguler. Setibanya di Kota Palu, pasukan elite Polri tersebut langsung diberangkatkan ke Poso melalui darat. Mereka diangkut menggunakan enam bus. (ant)
KPK-Ombudsman Digabung, Mungkinkah ? JAKARTA - DPR mengusulkan KPK disatukan dengan lembaga Ombudsman. Alasannya ada kesamaan tugas dan fungsi pada kedua lembaga tersebut. Sehingga keduanya bisa saling melengkapi. ‘’Saya usulkan KPK dilebur dengan Ombudsman,” kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dalam diskusi “Menimbang Eksisteni KPK” bersama ahli sosiologi hukum Prof Dr Nurhasan Ismail yang diselenggarakan Koalisi Rakyat Indonesia di Jakarta, kemarin. Usulan tersebut merespon pernyataan Megawati yang meng-
inginkan Indonesia bisa terbebas dari korupsi sehingga tidak perlu lagi dibentuk lembaga anti korupsi. Menurut Fahri, Ombudsman boleh manggil orang atau pimpinan lembaga yang tidak menjalankan fungsi pelayanan publik secara baik. ‘’Kalau ada lembaga yang lakukan malpraktik dalam pelayanan publik bisa dipanggil Ombudsman,” terangnya. Fahri mengatakan, usul itu didasari atas dasar kedudukan KPK sebagai lembaga adhoc seperti hal nya kedudukan lembaga Ombudsman. Dengan langkah tersebut, KPK
bisa lebih banyak menjalankan fungsi dan tugas pencegahan, sedangkan penyelidikan dan penyidikan ditangani kepolisian dan kejaksaan. Dia meyakini dengan cara seperti itu, maka konflik antar lembaga penegak hukum bisa lebih banyak diminimalisir. ‘’Masalah pelayanan publik sangat penting untuk memacu perkembangan investasi. Sekarang pertumbuhan (ekonimi) rendah karena ak ada yg berani ambil keputusan,” katanya. Politisi PKS ini menyadari usulnya akan menimbulkan reaksi dari publik. ‘’Karena sekarang yang
suka kritik KPK saja dianggap publik sebagi orang yang anti korupsi,” katanya. Namun, dia menekankan sebenarnya pada awal pendiriannya Tahun 2002 lalu yang berpijak pada UU Nomor 30/2002, KPK sengaja dibentuk KPK sebagai lembaga adhoc. ‘’Pertanyaan apakah setelah 13 tahun berjalan, korupsi telah hilang ternyata tidak. Kalau tidak ada KPK, apakah pemberantasan korupsi tetap bisa dilakukan. Itu menjadi tugas dari lembaga penegak hokum permanen, Kepolisian dan Kejaksaan,” katanya. (har)
Pilkada Serentak
20 Calon Berstatus Tersangka Korupsi JAKARTA - Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Konstitusi dan Demokrasi (KoDe) Inisiatif mengungkapkan, sedikitnya 20 calon kepala dan wakil kepala daerah berstatus tersangka. ‘’Dalam penelusuran kajian kami ada 13 calon menjadi tersangka dugaan korupsi dan tujuh calon menjadi tersangka dugaan kasus pidana lainnya,” kata peneliti KoDe Inisiatif Arie Muhammad Haikal di Jakarta, kemarin. Jumlah kepala daerah yang diduga bermasalah hukum itu diperoleh KoDe Inisiatif melalui kajian survei di dunia maya dari penelusuran pemberitaan sejumlah media dan mesin pencarian.
Menurut Arie, data yang dikumpulkan sangat mungkin berubah karena perkembangan penanganan kasus oleh aparat penegak hukum atau ada kasus calon kepala daerah yang tidak terpublikasi oleh media. Dia tidak menyebutkan siapa saja nama-nama kepala daerah yang bermasalah itu. Namun dia mengatakan secara keseluruhan 20 calon kepala daerah yang terlibat masalah hukum tersebar di sejumlah daerah. Sementara itu, MK menggelar sidang pendahuluan terkait dengan pengajuan permohonan pembatalan penetapan hasil pemilihan kepala
daerah dalam UU Pilkada. Pemohon dalam perkara ini menilai, ketentuan Pasal 158 UU Pilkada terkait dengan pembatasan permohonan sengketa dengan angka selisih
tidak lebih dari dua persen, serta variasi sesuai jumlah penduduk kabupaten kota atau provinsi, dinilai pemohon berpotensi melanggar hak konstitusionalnya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
SURAT UNTUK PRESIDEN - Sejumlah siswa SD membentuk formasi 70 sambil menunjukkan amplop surat yang akan mereka kirimkan kepada Presiden Joko Widodo di halaman SDN 1 Palembang, kemarin. Kegiatan yang digagas PT Pos Indonesia itu mengajak anak Indonesia untuk menyampaikan harapannya kepada presiden dengan cara menulis surat.
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 21 Agustus 2015
2
Mandra Didakwa
Rugikan Negara Rp12 Miliar JAKARTA - Seniman Mandra didakwa merugikan keuangan negara hingga Rp12,039 miliar dari kemahalan harga film ZOID sebesar Rp1,57 miliar dan Paket Program Siar Siap FTV (Film Televisi) Komedi dan Program Siap Siar FTV dan Program Siap Siar FTV Kolosal senilai Rp10,464 miliar. ‘’Terdakwa H Mandra selaku Direktur Utama PT Viandra Production telah melakukan atau turut serta melakukan bersama-sama dengan saksi Iwan Chermawan, Irwan Hendarmin dan Yulkasmir (masing-masing penuntutan secara terpisah) perbuatan melawan hukum yang memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara hingga sebesar Rp12,039 miliar,” kata jaksa penuntut umum Arya Wibisana di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Mandra dan Iwan Chermawan juga mendapatkan keuntungan dari kerugian negara itu yaitu mendapatkan Rp1,4 miliar (untuk Mandra) dan Rp10,63 miliar (untuk Iwan Chermawan). Awalnya pada 4 Mei 2012, Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) dalam launching “Acara Baru Kemasan Baru” dan “50 Tahun Emas TVRI” melaksanakan kegiatan pengadaan Program Siap Siar berupa film kartun, video musik, sinetron dan sinema FTV. Dalam pertemuan itu juga, Iwan meminta uang kepada Mandra untuk membeli handphone (telepon selular). ‘’Kemudian terdakwa Mandra bertanya ‘buat siapa handphone tersebut?’ lalu dijawab saksi Iwan Chermawan ‘handphone tersebut untuk para petinggi TVRI,’’ katanya. (wnd)
Kilas
Suluh Indonesia/ant
BENTROK KAMPUNG PULO - Seorang warga Kampung Pulo terluka dan dibawa petugas ketika terjadi bentrok saat penertiban bangunan di kawasan tersebut di Jakarta, Kamis (20/8). Bentrokan tersebut disebabkan warga di kawasan Kampung Pulo menolak relokasi dan penggusuran dengan alasan ganti rugi yang tidak sesuai.
Relokasi Warga Kampung Pulo
Tak Ada Ganti Rugi JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tidak akan memberikan uang ganti kepada warga di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. “Tidak ada uang ganti atau uang kerohiman. Lagi pula, apa dasarnya meminta uang ganti itu, tidak ada,” kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin.
Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu, warga yang membangun hunian di kawasan Kampung Pulo selama ini sama saja dengan mendiami lahan negara. ‘’Selama ini, warga di Kampung Pulo itu sudah mendiami lahan milik negara. Oleh karena itu, kami tidak mau memberikan ganti rugi. Itu kan lahan kami, kenapa kami harus bayar,” ujar Ahok.
Dia menuturkan ganti rugi yang diberikan oleh Pemprov DKI bukan berupa uang, tapi berupa satu unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa), sehingga warga harus bersedia dipindahkan. ‘’Makanya, kami minta kepada warga supaya bersedia direlokasi. Kami ingin warga memiliki hunian atau tempat tinggal yang lebih layak, sehingga kami berikan satu unit rusunawa,” tu-
ya memang tidak ada pilihan lain lagi,” ungkap Ahok. Ahok memastikan akan terus melakukan penertiban warga di kawasan Kampung Pulo. ‘’Penertiban warga Kampung Pulo akan terus kita lakukan sampai semua warga direlokasi. Walaupun ada penolakan dari sebagian warga, penertiban itu kita lakukan terus,” kata Basuki. (kmb)
tur Ahok. Sementara itu, terkait proses relokasi warga Kampung Pulo yang dilakukan secara besar-besaran pada hari ini, mantan Bupati Belitung Timur itu berharap tidak sampai terjadi keributan besar. ‘’Karena sosialisasi mengenai rencana relokasi warga itu kan sudah kami lakukan sejak lama. Seharusnya, warga sudah tahu dan mengerti. Kalau sampai ribut,
Pimpin Jakarta
Ahok Akui Perlu Otot Kuat
Suluh Indonesia/ant
PERSIAPAN JAMAAH CALON HAJI - Sejumlah calon haji melakukan Ibadah Tawaf saat berlatih manasik di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, kemarin. Sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) memberikan bimbingan intensif kepada ratusan calon haji sebelum berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci.
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai dalam memimpin Kota Jakarta, tidak hanya dibutuhkan otak yang cerdas, tetapi juga otot yang kuat. ‘’Bahkan mungkin sebetulnya otak juga tidak perlu sampai terlalu pintar, yang penting itu otot yang kuat, karena kita punya tugas pembangunan yang banyak sekali,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin. Selain itu, menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok itu, dalam memimpin ibu kota juga harus selalu mengikuti aturan yang berlaku, sehingga segala kewajiban akan terasa semakin mudah. ‘’Yang penting lagi, kita harus selalu ikut aturan. Jangan terima suap, jangan korupsi, harus selalu jujur. Intinya, dengan ikut aturan, maka kita
mempermudah pekerjaan kita,” ujar Ahok. Lebih lanjut, dia menuturkan dalam menjalani kepemimpinannya, dia juga akan terus melakukan perombakan jabatan, sehingga terjadi regenerasi dan ide-ide baru akan terus bermunculan. ‘’Jadi, singkatnya itu adalah pecat, pecat, pecat. Kalau memang ada pejabat atau staf yang terbukti melakukan kesalahan, tidak bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat, langsung saja dicopot jabatannya,” tutur Ahok. Meskipun demikian, Ahok mengungkapkan pihaknya masih memberikan kesempatan bagi pejabat atau staf yang memang masih bersungguh-sungguh ingin bekerja. ‘’Kesempatan itu kan saya berikan melalui seleksi dan promosi jabatan terbuka atau yang lebih dikenal dengan sebutan lelang jabatan,’’ kata Ahok. (kmb)
Enam Bulan
BPTSP Keluarkan Dua Juta Perizinan BADAN Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI Jakarta telah mengeluarkan dua juta perizinan selama enam bulan terakhir.
Perbaikan layanan diwujudkan dengan program terbaru one day service yang baru diluncurkan. Dalam waktu 6 bulan sudah mampu mengeluarkan perizinan hingga 2 juta. Bayangkan jika belum ada BPTSP, berapa banyak waktu, energi, dan uang yang terbuang,” ujar Ayu Kartika Dewi, Staf Gubernur DKI Jakarta yang
bertugas di BPTSP DKI Jakarta, kemarin. M e n u r u t Ay u , d e n g a n dibentuknya BPTSP awal 2015 lalu memang cukup membawa perubahan. Meskipun begitu, dibandingkan dengan jumlah masyarakat yang ada di DKI Jakarta masih banyak yang juga belum mengetahui keun-
tungan dari BPTSP. ‘’Sudah banyak perubahan dari BPTSP ini. Tapi memang belum terlihat dipermukaan,” kata Ayu. Ayu mengatakan, adanya BPTSP juga mampu menghilangkan praktek percaloan dan pungutan liar (pungli). Karena semua perizinan berada di satu pintu dan jelas waktu pelaksanannya. ‘’Tidak ada lagi pungli, karena sudah jelas retribusinya,” ucapnya. Ke depan, tambah Ayu, target dari BPTSP adalah zero complain dan zero delay. Selain itu juga semua perizinan
bisa dilakukan melalui online. ‘’Saat ini baru ada dua perizinan saja yang online dari 518 jenis. Tapi sebagian besar untuk tracking izin sudah bisa dilihat melalui website, jadi yang datang berkurang,” tandasnya. Sementara, Kepala Bidang Pelayanan Teknis BPTSP DKI Jakarta Iwan Kurniawan mengatakan pihaknya akan mengajukan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang penyerdahanaan izin. Saat ini sedang dibuat simulasi penyederhanaan izin. “Bulan depan kita ajukan kepada Gubernur,
mudah-mudahan segera ditandatangani dan bisa segera dijalankan,” kata Iwan. Untuk diketahui, BPTPS dibentuk Gubernur DKI Jakarta dalam rangka mengurangai pungutan liar dalam proses pengurusan perizinan. Selain itu, pembentukan badan tersebut dimaksudkan agar layanan yang selama ini sering dikeluhkan warga karena terlalu lama dan memerlukan waktu panjang dapat dipersingkat. (kmb)
22 Bangli Dibongkar PULUHAN bangunan permanen di Jalan Patra Raya RT 07/02, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat dibongkar petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pembongkaran dilakukan karena bangunan-bangunan yang kebanyakan permanen itu tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Agus Trijono, Camat Kebon Jeruk, kemarin mengatakan, total sebanyak 22 bangunan permanen yang ditertibkan hari ini. Agus mengatakan, puluhan bangunan tersebut berdiri di atas lahan jalur hijau milik Pemprov DKI Jakarta. Namun, lanjut Agus, pihak Kecamatan Kebon Jeruk tetap menjalankan prosedur yang telah ditentukan sebelum melakukan pembongkaran. Dari memberikan Surat Peringatan (SP), hingga Surat Perintah Bongkar (SPB) sendiri bangunan milik mereka. (kmb)
91 WNA Ditangkap APARAT Polda Metro Jaya menangkap 91 Warga Taiwan dan Tiongkok terkait sindikat perdagangan manusia dan penipuan yang beroperasi di kawasan Ancol Jakarta Utara dan Lebak Bulus Jakarta Selatan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta, kemarin mengatakan, Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Interpol mengungkap sindikat perdagangan manusia dan penipuan terhadap sesama Warga Taiwan dan Tiongkok. Krishna mengatakan awalnya Polda Metro Jaya mendapatkan informasi dari Interpol adanya nomor telepon selular Warga Taiwan yang terlibat penipuan. Petugas Polda Metro jaya menyelidiki dan membuntuti Warga Taiwan itu selama sebulan yang diketahui melakukan aksi kejahatan di Jakarta. Aparat Polda Metro Jaya menciduk 91 orang terdiri dari 36 orang di kawasan Ancol, 55 orang di Jalan Adiyaksa Raya P26. (kmb)
Perusuh Akan Ditindak KAPOLDA Metro Jaya Irjen Pol. Tito Karnavian menyatakan akan menindak tegas perusuh anarkis saat penertiban bangunan di Kampung Pulo, Jakarta Timur. Menurut Tito, pembakaran beko kalau ada pelakunya kita tangkap karena itu aksi anarkis, akan dilakukan penegakan hukum. Tito menyesalkan peristiwa kerusuhan antara warga dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan aparat kepolisian saat penertiban bangunan rumah warga di Kampung Pulo. Tito mengimbau masyarakat tidak bertindak anarkis dan menerima tawaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghuni rumah susun sebagai pengganti rumah yang akan ditertibkan. Tito mengaku belum menerima laporan jumlah korban yang terluka dan kerusakan akibat kerusuhan di Kampung Pulo tersebut. Namun, mantan Kapolda Papua itu akan menambah pasukan jika kekurangan personel untuk mengamankan penertiban Kampung Pulo. Tito memastikan kondisi di Kampung Pulo sudah mereda dan kondusif. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Jumat 21 Agustus 2015
3
KPU Temukan
TPS Kelebihan Pemilih JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapati sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di beberapa provinsi memiliki jumlah pemilih yang melebihi jumlah maksimal 800 orang. ‘’Di Jawa Tengah ada 48 TPS yang pemilihnya lebih dari 800 orang,” kata Komisioner KPU Hadar Gumay di Jakarta, kemarin. Hadar mengatakan ada dua solusi untuk mengatasi masalah kelebihan pemilih di TPS, salah satunya adalah dengan membentuk TPS baru. Konsekuensi dari pembentukkan TPS baru adalah KPU daerah berkewajiban untuk merekrut panitia pemungutan suara baru untuk menambah sumber daya manusia.
Solusi yang lain adalah dengan melakukan distribusi pemilih ke TPS sekitarnya yang terdekat. ‘’Kami memperhatikan aspek aksesibilitas juga, jangan sampai jaraknya jauh sehingga warga tidak mau memilih,” kata Hadar. KPU, terkait Pilkada 2015, telah menyelesaikan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang berlangsung 15 Juli-19 Agustus 2015. Seminggu setelah tahapan coklit, KPU melakukan penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran untuk kemudian menghasilkan daftar pemilih sementara (DPS). ‘’Perkembangan penyusunan daftar pemilih terus KPU lakukan agar masyarakat dapat melihatnya,” ucap Hadar.
Sejauh ini, sudah ada sekitar 15 juta lebih pemilih yang terdaftar di pusat data KPU. Angka tersebut akan terus bertambah hingga pengumuman DPS pada 10 September 2015. Secara terpisah, MK menggelar sidang pendahuluan terkait dengan pengajuan permohonan pembatalan penetapan hasil Pilkada dalam UU Pilkada. Pemohon dalam perkara ini menilai bahwa ketentuan Pasal 158 UU Pilkada terkait dengan pembatasan permohonan sengketa dengan angka selisih tidak lebih dari dua persen, serta variasi sesuai jumlah penduduk kabupaten kota atau provinsi, dinilai pemohon berpotensi melanggar hak konstitusionalnya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
INDEKS NEGARA HUKUM - Direktur Eksekutif Indonesian Legal Rountable Todung Mulya Lubis (tengah) berdiskusi dengan Hakim Agung Syamsul Maarif (kedua kiri), Komisioner Komnas HAM Siti Noor Lalila (kanan), Perwakilan Tahir Foundation Azirman (kedua kanan) serta Advokat Luhut Pangaribuan (kiri) seusai peluncuran laporan Index Negara Hukum Indonesia 2014.
Nurhasan Ismail :
Pimpinan DPR Setuju
UU Pilkada Direvisi JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan setuju dilakukannya revisi terbatas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah, misalnya untuk mengatasi permasalahan adanya calon tunggal di Pilkada serentak. ‘’Dalam revisi terbatas termasuk perlu diselesaikannya mengenai calon tunggal, ketentuan konstitusi mengharuskan ada cantolan kuat dalam landasan hukum,” katan-
ya di Gedung Nusantara II, Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan revisi itu juga terkait aspek pengamanan dan keamanan pilkada yang harus diperkuat. Ketiga menurut dia, rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan terkait kesiapan Mahkamah Konstitusi dalam menangani sengketa Pilkada. ‘’Dari 269 daerah yang melaksanakan pilkada serentak, bagaimana sengketa dilakukan dalam waktu singkat.
MK pernah konsultasikan ke DPR RI terkait revisi UU MK terhadap penanganan pilkada serentak,” ujarnya. Politisi PAN itu menjelaskan karena revisi itu sifatnya tidak bisa berlaku surut ke belakang maka hanya dua opsi untuk mengatasi masalah dalam pilkada. Dia mengatakan apakah pemerintah menyelesaikannya denggan membuat Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang atau menunda pelak-
sanaan pilkada hingga 2017 di daerah yang hanya memiliki calon tunggal. ‘’Apakah diputuskan dengan Perppu dari pemerintah atau ditunda di 2017 khusus empat daerah atau di 80 daerah yang memiliki potensi munculnya calon tunggal,” katanya. Taufik tidak bisa menegaskan opsi yang paling memungkinkan diambil untuk mengatasi masalah itu, apakah melalui perppu atau ditunda. Dia
menunggu hasil rapat konsultasi antara pemerintah, Komisi II DPR RI, dan penyelenggara pemilu. ‘’Nanti ada rapat konsultasi antara pemerintah, Komisi II DPR, dan KPU, terkait bagaimana langkah terakhir dan sikap pihal terkait,” katanya. Selain itu Taufik mengatakan sudah ada pembicaraan informal dari setiap fraksi di DPR terkait calon tunggal yang pada awalnya tidak menyangka munculnya masalah. (har)
Suluh Indonesia/ant
SIDANG PARIPURNA - Pimpinan sidang Taufik Kurniawan (tengah), Setya Novanto (kiri) dan Fadli Zon (kedua kanan) menerima laporan pandangan Partai Gerindra yang diserahkan Rachel Maryam dalam Sidang Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Sidang Paripurna itu beragendakan mendengar pandangan umum fraksifraksi atas RUU tentang APBN 2016 beserta Nota Keuangannya.
APA Hasilkan Lima Resolusi
Menunggu Implementasi Resolusi INDONESIA menjadi tuan rumah dalam sidang komite bidang ekonomi dan pembangunan berkelanjutan Asian Parliament Assembly (APA), yang berakhir Kamis (20/8) kemarin. Dalam sidang yang dihadiri delegasi negara se-Asia ini, dihasilkn lima rekomendasi bidang ekonomi antar negara di Asia. Lima draf resolusi hasil pembahasan yang disepakati tesebut yaitu soal pembanguinan sumber daya energi berkelanjutan, penanganan lingkungan, pengentasan kemiskinan di kawasan Asia, Human Traficking dan Terorisme. Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon yang membuka sidang pada Rabu (19/8), sekaligus menutup sidang APA, kemarin, menjelaskan ada gagasan progresif untuk menghadapi krisis ekonomi di Asia, termasuk persiapan apabila krisis terus berkepanjangan. Beberapa gagasan ini belum dapat diadopsi misalnya, munculnya
lembaga keuangan baru di wilayah Asia, seperti yang pernah digagas yaitu Asian Monetary Fund, Asian Currently, meskipun itu baru sebatas ideide. ‘’Kita dukung perlunya protokol untuk pengamanan mengatasi krisis. Semacam IMF nya Asia lah kira-kira begitu. Ttapi, ini memang belum menuju ke sana. Ini baru sebatas gagasan. Meski ini domainnya eksekutif, tetapi DPR berupaya menginisiasinya,” kata Fadli Zon usai menutup Sidang APA di Jakarta, kemarin. Fadli mengatakan, pembentukan lembaga keuangan baru untuk wilayah Asia tersebut, merupakan pemikiran dan keinginan agar negara-negara di Asia memiliki satu kekuatan untuk menghadapi terpaan kriris. Keinginan itu bercermin
Fadli Zon dari negara-negara di eropa yang membuat kekuatan Uni Eropa, sehingga menjadikan negara-negara di benua bagian barat dunia itu menjadikan lebih kuat dalam menghadapi persoalan termasuk krisis keuangan yang dialamai negara-negara anggotanya. “Isu global financial juga menjadi topic bahasan, kami
banyak mendapat masukan dari para narasumber yang dihadirkan dalam sidang. Juga general statemen dari tiap negara,” ujarnya. Usulan ini muncul setelah adanya krisis yang menerjang perekonomian Asia. Salah satu sebabnya, adanya devaluasi mata uang Yuan. Hal ini berdampak pada ekonomi di seluruh Asia, termasuk Indonesia. Saat ini, antisipasi akibat devaluasi mata uang Yuan ini baru sekitar 3,5 persen, padahal, rencananya antisipasi dampak ekonomi ini mencapai 10 persen. Kondisi yang sudah dirasakan oleh Indonesia adalah melemahnya nilai tukar rupiah. Ia menegaskan, DPR menjadi yang terdepan dalam diplomasi parlemen se-Asia. Indonesia, kata dia, sudah menunjukkan peran yang besar di Asia. Dalam parlemen se-Asia ini, DPR akan menjadi pendukung diplomasi pemerintah dengan negara lain. (har)
Sinergikan Lembaga Penegak Hukum PAKAR sosiologi hukum dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Nurhasan Ismail mengemukakan, lembaga-lembaga penegak hukum harus bersinergi untuk mewujudkan keinginan masyarakat agar penegakan hukum dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Dalam diskusi “Menimbang Eksisteni KPK” yang diselenggarakan Koalisi Rakyat Indonesia di Jakarta, kemarin, Hasan mengatakan, sinergitas dan koordinasi (antara KPK, Kejaksaan dan Kepolisian) harus bisa diwujudkan. Dalam diskusi yang juga menghadirkan pembicara Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, praktisi hukum Fadli Nasution dan aktivis mahasiswa Poltak Oloan Harahap, Nurhasan Ismail menilai, lembaga-lembaga penegak hukum belum terkoordinasi secara baik dan belum bersinergi untuk tujuan bersama. ‘’Sampai sekarang justru ada kecenderungan mendukung yang baru, mengabaikan yang lama,” katanya. Publik juga tak mendorong lembaga baru dan lembaga lama bersinergi sehingga terwujud sinergitas lembaga-lembaga penegak hukum agar dalam menjalankan fungsi dan tugasnya bisa efisien dan efektif. Sedangkan, Fadli mengemukakan, KPK tak perlu dibubarkan, tapi beberapa fungsi dan kewenangannya dilaksanakan kepolisian dan Kejaksaan. Hal itu karena semua fungsi dan tugas KPK bisa dilakukan polisi dan Kejaksaan. ‘’KPK bisa jadi Komisi Pencegahan
Nurhasan Ismail Korupsi,” katanya. Sedangkankan Poltak mengemukakan, pembentukan KPK didasarkan pada ketidakpercayaan publik kepada polisi dan Kejaksaan dalam pemberantasan korupsi. Karena itu, polisi dan Kejaksaan harus menunjukan kemampuannya dalam pemberantasan korupsi agar publik percaya. Diskusi ini mengambil kesimpulan bahwa KPK adalah lembaga adhoc. Selama 13 tahun kinerja KPK belum mampu mengusut kasus-kasus besar. Justru kasus-kasus yang diungkap terkait sentimen politik atau kekuasaan. Diskusi juga menyimpulkan KPK harus didorong masuk atau melebur ke dalam lembaga lain, yaitu Ombudsman. Selain itu harus dilakukan revisi terhadap UU Nomor 30/2002 dan mengembalikan kepolisian sebagai penyidik tunggal. (har)
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 21 Agustus 2015
4
Kilas 486 Polisi Amankan Pilkada UNTUK pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada) kota Tangerang Selatan (Tangsel) desember mendatang, polresta setempat mengaku siap menerjunkan pengamanan 2/3 anggotanya. Sebagaimana diketahui, polres yang baru diresmikan tersebut, memiliki 486 personil dengan 70 perwira di dalamnya. Jumlah tersebut baru 90 persen dari jumlah anggota ideal yang dibutuhkan. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian kemarin mengatakan, memang ditetapkan ada 500 personil, hingga saat ini sudah terisi 486 personil. 70 diantaranya adalah perwira, sisanya anggota yang memiliki dedikasi tinggi dari Polda, Polres Jaksel, dan juga Polresta Tangerang. Kendati demikian, Tito mengaku petugas di Polresta Tangsel siap dalam pengamanan pilkada. Terbukti, dari jumlah personil tersebut sebanyak dua per tiganya siap ditugaskan untuk memelihara segala ketertiban. Namun tentu, dengan bekerjasama dengan aparat terkait. (nov)
Lomba Permainan Tradisional DINAS Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor, Jawa Barat, menyelenggarakan lomba permainan tradisional anak-anak atau “Kaulinan Urang Lembur” yang merupakan agenda tahunan guna melestarikan kebudayaan, lewat permainan yang berlangsung di Lapangan Sempur, kemarin. Kepala Disbudparekraf, Shahlan Rasyidi di Bogor, kemarin mengatakan, Kaulinan urang lembur merupakan ciri khas orang Sunda, diharapkan melalui agenda tahunan ini dapat lebih dikenal dan memasyarakat. Lomba perminan tradisional anak-anak dihadiri Wakil Wali Kota Usmar Hariman yang membuka resmi acara tahunan yang diikuti ratusan pelajar SMP se Kota Bogor. Pada kesempatan tersebut, Usmar menyampaikan keprihatinannya tentang memudarnya minat anak-anak saat ini terhadap permainan tradisional, dan lebih memilih permainan game. (ant)
Suluh Indonesia/ant
RUSUNAMI GUNUNG PUTRI - Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri) bersama Menteri Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono (ketiga kanan), Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk Bambang Triwibowo (kiri), Komisaris Utama PT PP (Persero) Tbk Djoko Murjanto (kedua kanan) dan Kadis Tata Ruang Pemkab Bogor Lita Ismu (kanan), bersama-sama memukul gendang saat meresmikan pembangunan rusunami Gunung Putri Square, Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kemarin.
Korupsi Pembangunan Flyover
Jaksa Tahan Dua Tersangka TANGERANG - Kejaksaan Negeri Tangerang, Banten, menahan dua tersangka kasus tindak pidana korupsi proyek peningkatan jalan batas kota yakni jalan layang atau “Flyover” Cibodas. Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang, Edward Kaban di Tangerang, kemarin mengatakan berkas kedua tersangka sudah dinyatakan lengkap dan siap untuk diserahkan kepada
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Serang dan di lakukan proses persidangan. Dikatakannya, Kejaksaan Negeri Tangerang sebelumnya telah menerima pelimpahan tahap dua kasus tersebut dari Polres Metro Tangerang Kota. Adapun kedua tersangka yakni Oktavianus Sitompul selaku pemborong dan Dharma Sutisna sebagai staff di Kementrian Pekerjaan Umum dan Pe-
rumahan Rakyat dan juga ketua pelaksana proyek. Keduanya ditetapkan tersangka karena turut serta melakukan tindak pidana korupsi berupa penyelewengan dana proyek pembangunan “flyover” Cibodas yang merugikan negara Rp1,2 miliar. ‘’Kedua tersangka akan ditahan di rumah tahanan Serang sambil menunggu proses persidangan di Tipikor Kejaksaan
Tinggi Banten,” ujarnya. Selanjutnya, Kejari Tangerang sedang menyiapkan kelengkapan administrasi termasuk menyiapkan Jaksa Penuntut Umum surat perintah penahanan. Mengenai ancaman bagi keduanya yakni sesuai pasal 2 ayat 1, pasak 7 ayat 1 huruf A junto pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 diatas lima tahun kurungan penjara. (ant)
Penjual Batu Akik
Aniaya Lansia Hingga Tewas TANGERANG - Kesenangan batu akik ternyata tidak selamanya membawa kesenangan. Hanya karena sang suami berhutang batu akik kepada si penjual, Yuan Noni wanita lanjut usia harus tewas di tangan penjual batu akik yang kesal karena suami tak kunjung membayar hutang membeli batu akik. IR pemuda yang sehari-hari berjualan batu akik kini harus menghabiskan harinya di balik jeruji penjara karena telah membunuh perempuan berumur 62 tahun. Korban yang akrab disapa dengan Noni tewas ber-
simbah darah akibat 3 luka tusukan di rumahnya, Jalan Danau Laut Tawar Raya, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Tangerang, Banten. Dua bulan menyelidiki kasus ini, polisi akhirnya meyimpulkan IR adalah pelaku pembunuhan wanita yang dikenal sebagai guru mengaji di sekitar tempat tinggalnya itu. Sebelum terjadinya pembunuhan, pelaku IR mendatangi rumah korban dengan tujuan menagih hutang batu akik jenis bacan seharga Rp 5 juta kepada suami korban (M Roni). Namun suami korban tidak di rumah sedang berada di Cirebon. Korban lalu menyuruh ter-
sangka menagih langsung kepada suaminya. Melihat suami korban tidak berada dirumah pelaku IR pulang dengan perasaan kesal kepada korban. Pelaku tidak langsung pulang dan mengamati situasi dan keadaan rumah dari jauh, melihat ada peluang pelaku masuk kedalam rumah melalui dapur. Berhasil masuk pelaku lantas mencari sebilah pisau dan menikam korban dengan dua kali tusukan yakni pada perut dan bagian leher. Jenazah Noni ditemukan oleh adik ipar korban Nur Syamsudin, 9 Juni 2015. (ram)
1.032 Hektar Lahan Kekeringan TANGERANG - Aparat Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pemkab Tangerang melakukan pendataan terdapat seluas 1.032 hektare lahan pertanian mengalami kekeringan akibat kemarau terutama di Kecamatan Kresek. Sekretaris Distanak Pemkab Tangerang Marawardi Nasution di Tangerang, kemarin mengatakan kekeringan berada
di Desa Talok dan Pasir Ampo dan Desa Koper serta Desa Patrasana. ‘’Tanaman padi penduduk usia lima pekan mengguning sebelum waktunya akibat kekerangan air dan tanah retak-retak,” katanya. Menurut dia, bila hujan tidak turun dalam sepekan terakhir maka akan terjadi puso dan petani gagal panen. Pihaknya menyarankan ke-
pada petani agar sebagian tanaman padi lebih awal panen atau menyabit untuk makanan ternak bagi yang belum berbuah karena dianggap lebih bermanfaat. Dia mengatakan selama ini warga mengandalkan air dari Kali Cidurian, sebagai sumber untuk mengairi petak sawah tapi saat ini kondisinya mulai kering.
Namun air Cidurian itu hanya dapat digunakan untuk menyiram tanaman karena sudah keruh dan sebagian tercemar limbah industri. Dia mengatakan meski ada suplai air dari PDAM Tirta Kerta Raharja, tapi masih belum mencukupi kebutuhan warga bagi petani yang sumurnya mengalami kekeringan. (ant)
SMK Tangsel Minim Jurusan Suluh Indonesia/ant
BANGUNAN MINIMARKET AMBRUK - Pekerja minimarket dibantu warga memindahkan puing depan bangunan minimarket yang ambruk di kawasan Jalan Raden Sanim, Beji, Depok, kemarin. Akibatnya ambruknya bangunan bagian depan tersebutmenyebabkan satu orang luka-luka.
TANGSEL - Jumlah jurusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai masih sangat minim. Sehingga masih belum dapat menampung jurusan yang dibutuhkan masyarakat saat ini. “Kita baru memiliki 5 SMK yakni SMK 1 Serpong, SMK 3 Setu, SMK 2 Pondok Aren, SMK 4 Ciputat dan SMK 5 Serpong, jumlah sekolah ini masih belum dapat menampung jurusan yang dibutuhkan masyarakat saat ini,”ungkap pengurus Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Tangsel M Akron di Tangsel, kemarin. Lebih lanjut M. Akron mengatakan, atas kebutuhan tersebut pihaknya meminta agar Pemkot Tangsel membangun SMK
Negeri baru di setiap Kecamatan yang ada di Tangsel. “SMK baru sangatlah diperlukan oleh siswa-siswa baru yang ingin masuk SMK,” imbuhnya. Akron menambahkan, dari 5 SMK Negeri yang dimiliki Tangsel hanya memiliki 22 kompetensi yang sedang dikerjakan, padahal idealnya setiap wilayah ada 122 jurusan atau kompetensi. “Kita masih kekurangan SMK dengan jurusan tataboga, akomodasi perhotelan, teknik komputer jaringan, jurusan tersebut inilah yang banyak dipakai dalam lapangan pekerjaan saat ini, namun belum dimiliki oleh Tangsel,” urainya. (nov)
Mahasiswa IPB
Ciptakan Jeket Gunung Multifungsi
LIMA mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menciptakan produk jaket gunung multifungsi yang diklaim lebih kuat, praktis dan evisien sehingga dapat membantu memudahkan para penjelajah alam atau para pendaki gunung dalam mengemas dan membawa berbagai barang keperluan saat melakukan pendakian gunung.
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
“Jaket gunung ini kami berinama Zaphanza. Zaphanza sendiri sengaja kita ambil (singkatan) dari kami berlima, yakni saya sendiri Moh Zahwa Jamaludin, M. Ikhwan Hanif, Vansa Saputra, Reza Fahmi Hidayat, Puji Laksono, Rico Juni Arto dan Megawati Simanjutak,” kata Moh Zahwa Jamaludin, di kampus IPB Dramaga Bogor, kemarin. Jamaludin menjelaskan, bahwa ide awal pembuatan jaket Zaphanza tersebut diilhami pada saat kelima mahasiswa IPB tersebut mengalami dan melihat para petualang alam lainnya yang selama ini dibuat repot oleh barang bawaan atau keprluan yang harus dibawa saat melakukan pendakian. “Tas atau rangsel berisi kebutuhan untuk pendakian gunung kerap menjadi beban
tersendiri bagi para pendaki. Untuk itu dengan jaket Zaphanza ini akan mampu meminimalisir kebutuhan tersebut,” kata mereka. Para pendaki atau penjelajah alam tidak perlu bingung saat mengemas perlengkapan dan menghitung beban yang akan ditopang oleh tubuh saat melakukan pendakian. Sebab, dengan sentuhan inovasi anak anak IPB pada jaket Zaphanza yang telah meraka didesain sedemikian rupa ternyata sudah mampu menjawab berbagai kebutuhan saat pendakian. “Jaket gunung ini tentu dapat menjadi pilihan praktis dan efisien bagi para pencinta alam juga para pendaki,” ujar Reza. Disain atau inovasi jaket gunung Zaphanza sendiri sebetulnya sangat sederhana,
yakni dengan memanfaatkan setiap sisi jaket sebagai tempat penyimpanan barang tanpa mengurangi fungsi utama jaket untuk melindungi tubuh dari udara dingin. “Di dalam jaket ini kita sudah bisa membawa tenda berkapasitas dua orang, peluit, senter, kompas plus thermometer (P3K), peralatan makan dan sarung tangan,” terangnya. Tidak hanya itu, ternyata jaket tersebut juga dapat berfungsi sebagai sleeping bag dengan konsep penutupan seluruh tubuh tanpa sesak, rain coat dengan bagian celana yang dapat dijulurkan dan merupakan bagian dari jaket. “Kita juga melengkapi jaket ini dengan scott light stripping sehingga mampu memantulan cahaya di kegelapan,” jelasnya. (bas)
Suluh Indonesia/bas
JEAKET GUNUNG - Jaket gunung Zaphanza karya dan inovasi para mahasiswa IPB. Jaket multifungsi ini diklam lebih kuat, simpel dan mampu meringkas berbagai barang kebutuhan pendakian gunung.
pini
Suluh Indonesia, Jumat 21 Agustus 2015
F OKUS Mengimplementasikan Nasionalisme Melalui Rasa Toleransi DA yang menarik soal pemberitaan di media sosial yang kemudian terangkat ke media massa beberapa hari terakhir ini. Yakni soal penghadangan konvoi motor gede alias moge oleh salah seorang warga Yogyakarta. Hal ini akhirnya menjadi gunjingan nasional. Ada satu hal yang mungkin bisa dipertanyakan. Terlepas dari substansi masalah itu sendiri. Yakni, kita terutama para penyelenggara negara, para penegak hukum, para wakil rakyat dan lainnya, seringkali suka berkilah. Suka melempar tanggung jawab, tidak kesatria dan cenderung mencari alasan pembenar dari kesalahan yang dibuat. Akhirnya hanya memunculkan rasa muak dan membuat publik sangat kehilangan respek. Suatu institusi yang tidak punya legitimssi respek dari rakyat perlu dipertanyakan kredibilitasnya. Justru ini yang dianggap angin lalu. Tidak begitu diambil pusing. Tetapi lama kelamaan akan ada titik zenith dimana ada akumulasi yang memerlukan penyaluran. Kalau itu positif tidak jadi soal, masalahnya kalau itu negatif. Mesti ada manajemen penanganan konflik yang kompleks sehingga eskalasinya tidak ke mana-mana. Selalu berlindung dari kesalahan yang dibuat dengan berbagai alasan, ini merupakan cikal bakal ketidakberdayaan law enforcement. Selalu mencari alasan pembenar dan seringkali justru menyalahkan orang lain untuk suatu kesalahan sangat jauh dari semangat nasionalisme serta patriotisme. Sudah banyak sebenarnya kasus yang bisa dijadikan cermin. Kasus moge yang menabrak aturan berlalu lintas atau merugikan kepentingan pengguna jalan lainnya, dikawal aparat pula, sepertinya hanya pengulangan saja. Bagaimana aparat secara sistematis mencari alasan pembenar dari semua tindakannya. Kita pun sudah sangat sering merasakan bagaimana penyelenggara negara ini berkilah ketika porsi tugasnya tidak ada hasilnya. Dan sangat jamak pula kalau mereka justru mencari-cari seribu alasan sebagai pembenar. Memang, buruk muka cermin dibelah. Awak tak pandai menari lantai dikatakan terjungkit. Mumpung masih suasana kemerdekaan 17 Agustus, semangat kesatria harus ditumbuhkan. Ini juga bagian dari nasionalisme. Bertanggung jawab dan berani karena benar dan bukan karena dibayar, juga bagian dari rasa kebangsaan yang tengah hangat diingatkan oleh banyak pihak belakangan ini. Kita berharap gema nasionalisme yang berkumandang di hari-hari peringatan kemerdekaan ke-70 ini bukan saja mampu menumbuhkan semangat baru dalam berkarya, tetapi juga menjadi semangat baru untuk memperbanyak rasa toleransi kita dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara. Bangsa kita memiliki kekayaan rasa toleransi yang sangat besar. Salah satunya tercermin dalam semangat gotong royong dan permufakatan untuk menjalani setiap kesulitan yang datang. Jangan sampai nilai-nilai itu pupus dan tergantikan dengan rasa individualistik, arogansi serta kian menipisnya rasa toleransi. ***
A
Bang D
el
DPR mengusulkan KPK disatukan dengan lembaga Ombudsman
Maksudnya, KPK dibubarkan ... ?
5
Merdeka secara Ekonomi dan MEA ERA interdependensi sekarang ini yang dicirikan perdagangan bebas barang dan jasa, merdeka tidak hanya bermakna menjadi bangsa yang mandiri tetapi bagaimana bangsa dan anak bangsa mampu bersaing dengan basis kompetensi yang dibutuhkan, terlebih sebentar lagi kita akan memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Ekonomi kita sudah sering diuji oleh gelombang konjungtur ekonomi turun-naik. Indonesia tidak bisa terhindar dari krisis ekonomi dan keuangan global seperti yang terjadi pada tahun 19971998 dan 2008. Inilah yang disebut sebagai globalisasi ekonomi, sebuah nilai kodrati yang harus kita terima. Menengok situasi terkini keadaan ekonomi Indonesia seperti yang terjadi dalam semester pertama tahun 2015 ini, nampaknya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Harga-harga kebutuhan pokok merangkak naik dan kesenjangan ekonomi juga dikhawatirkan naik. Dalam situasi seperti ini bahasa masyarakat awam mengatakan, kita belum merdeka, kita masih terjajah secara ekonomi. Padahal belum tentu demikian. Bisa saja hal tersebut disebabkan mentalitas kita belum merdeka. Mentalitas yang dimaksud bisa macam-macam seperti menyeruaknya budaya konsumtif, kurang kreatif dan hedonisme. Pada sisi lain, indikator ekonomi berupa mata uang rupiah juga tidak cukup kuat dan terus tertekan dan hampir menembus batas psikologis yang tidak diinginkan. Membaiknya ekonomi Amerika Serikat menjadi salah satu penyebab terjadinya pelemahan rupiah yang berimplikasi terganggunya kebutuhan biaya produksi dalam negeri. Pelemahan rupiah juga disertai oleh turunnya harga jual komoditas andalan kita di pasar internasional. Pada saat bersamaan bekerjanya anggaran pemerintah sebagai stimulus ekonomi juga belum maksimal, terbukti penyerapan anggaran yang rendah, baik APBN maupun APBD, padahal pengeluaran pemerintah dalam bentuk belanja modal dan infrastruktur memberikan sumbangan yang tidak kecil bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Harus ada terobosan untuk menangani masalah tersebut, sehingga fungsi APBN dan APBD dalam alokasi distribusi kesejahteraan dapat berjalan optimal. Tugas pemerintah adalah menghilangkan bottle neck dan memberikan kepastian hukum termasuk penyamaan persepsi di kalangan penegak hukum bahwa sesuatu itu melanggar hukum atau tidak atau
Oleh I Wayan Suartana*
Persoalan kepantasan, integritas, ideologi, visi-misi, kapabilitas sudah tidak penting bagi parpol pragmatis. Mereka hanya memandang bahwa politik untung rugi menjadi kalkulasi politik. Bagi partai, untung rugi menjadi sebuah keniscayaan. Bagitupun dengan calon kepala daerah. Mereka juga akan mengkakulasi untung rugi ketika mencalonkan diri menjadi kepala daerah di partai tersebut.
ada upaya konkret mereduksi wilayah abu-abu yang terlalu tebal. Berbasis Pengetahuan Bila pasar internasional lesu, maka memanfaatkan pasar lokal, faktor-faktor dan lokasi produksi yang luas serta bonus demografi merupakan keuntungan yang bisa dikapitalisasi. Dukungan dalam negeri pada perekonomian Indonesia akan makin kuat dan perekonomian Indonesia tidak akan mudah digoyang oleh krisis ekonomi global, manakala integrasi ekonomi dalam negeri dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan. Ide adanya tol laut merupakan sesuatu yang tepat karena negara kita adalah negara kepulauan. Kebijakan dan terobosan dalam budaya bahari sudah mulai kelihatan. Kebijakan pemerintah yang konseptual dan realistis untuk fokus ekonomi dalam negeri, terutama dengan mengintegrasikan perekonomian dalam negeri, meru-
pakan salah satu upaya sistematis untuk menjaga agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada luar negeri. Dengan integrasi semacam ini, kekayaan sumber daya alam yang ada di Indonesia dapat digunakan bersama-sama untuk kepentingan rakyat sesuai dengan perintah konstitusi kita. Liberalisasi perdagangan barang dan jasa MEA yang segera akan berlaku merupakan tantangan sekaligus peluang dengan catatan dimoderasi kesiapan berdaya saing global. Di tengah pesimisme terhadap kesiapan kita, sesungguhnya kita punya modal yang kuat untuk itu asalkan kita cerdas mengelolanya. Bonus demografi di mana penduduk Indonesia dominan pada kisaran usia produkif membutuhkan sentuhan pendidikan yang benar dan terarah. Karena itu, merdeka secara ekonomi dalam era kekinian juga bisa dimaknai sebagai sebuah perubahan paradigma dari ekonomi
yang hanya mengandalkan sumber daya alam menjadi ekonomi berbasis modal intelektual. Era ekonomi berbasis pengetahuan saat ini menjadikan modal intelektual sebagai faktor penting yang layak dipertimbangkan dalam menilai kemampuan organisasi memampukan kesejahteraan untuk dapat meraih keunggulan bersaing. Kesejahteraan, kemakmuran dan kebahagiaan akan sangat bergantung pada bagaimana kita bisa mengawal pengetahuan itu, karena pengetahuan merupakan aset yang bisa dikapitalisasi. Dalam konteks ini, perguruan tinggi mempunyai tanggung jawab yang besar. Perguruan tinggi tidak boleh kecolongan. Seperti yang dikhawatirkan dalam sebuah pernyataan skeptis “jangankan mengisi formasi pasar tenaga kerja di negara ASEAN, pasar tenaga kerja untuk dalam negeri saja secepat kilat akan diisi tenaga kerja dari negara ASEAN lainnya”. Ini tantangan kasat mata di depan mata kita. Pengaturan pengakuan kesetaraan dalam beberapa bidang profesi pun sudah disepakati bersama. Ada tiga kata kunci dalam menyiapkan diri bertarung di arena MEA yaitu kompetensi, sertifikasi dan akreditasi. Kompetensi berkaitan dengan ukuran luaran sebuah proses pembelajaran. Ranah kompetensi harus dicapai dalam derajat tinggi persaingan sesuai dengan profesi masing-masing. Persoalan maraknya ijazah palsu yang heboh beberapa bulan yang lalu merusak tahapan-tahapan yang harus dicapai dalam promosi kompetensi. Lagi-lagi ini boleh dikatakan belum merdeka secara mentalitas. Di sisi lain sertifikasi merupakan upaya penyetaraan supaya kompetensi bisa mempunyai daya banding. Perguruan tinggi mestinya menyiapkan strategi untuk sertifikasi sebelum lulusan memasuki dunia kerja. Pada akhirnya, akreditasi lembaga pemberi sertifikasi dan proses yang dilakukannya merupakan mekanisme umpan balik yang sangat penting. Komunitas profesi, akademisi dan pemangku kepentingan lainnya mempunyai kesempatan untuk memasukkan unsur-unsur yang yang menampakkan keterpaduan mulai dari masukan, proses maupun luaran. Sensitivitas terhadap sinyal pasar menjadi barometer keseriusan kita dalam mengejar ketertinggalan. *Penulis, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud, tinggal di Pecatu, Kuta Selatan
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Memusnahkan Aksi Kejahatan SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya
yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar
Geenrasi Penerus Harus Dibina PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang
sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel
Meredam Persoalan Kesenjangan Sosial PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis
dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 21 Agustus 2015
6
Liga Futsal Persatuan Indonesia
Diikuti 536 Tim Usia Muda JAKARTA - Sebanyak 536 tim usia muda akan mengikuti Liga Futsal Persatuan Indonesia, yang berasal dari 34 provinsi pada 21-23 Agustus mendatang untuk memperebutkan total hadiah sekitar Rp100 juta. Para tim ini sendiri merupakan perwakilan dari masing-masing provinsi yang sebelumnya sudah melewati babak penyisihan. Pertandingan tingkat nasional akan digelar di dua tempat berbeda. Babak penyisihan akan dilakukan pada 21-22 Agustus di Arena, Pancoran Jakarta Selatan, sedangkan Grand Final pada 23 Agustus di GOR Ciracas, Jakarta Timur. “Kompetisi ini kami selenggarakan mulai dari tingkat provinsi, dengan mempertemukan para juara, semoga melalui kompetisi ini, dapat terjaring bibit muda berbakat yang bisa mengharumkan nama bangsa di masa depan,” kata Ketua Panitia Liga Futsal, Wishnu Handoyo kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Dalam ajang yang mem-
pertandingkan kelompok umur 18 tahun ini, diharapkan bisa ikut berkontribusi membantu pengembangan pembinaan futsal di usia muda yang bermuara pada Asosiasi Futsal Indonesia (AFI). “Tentunya kami bekerja sama dengan AFI dalam Liga ini, karena para pemain yang ikut serta akan menjadi bagian penting untuk pembinaan futsal, termasuk timnas nantinya,” tuturnya Wihsnu. Sejauh ini, perhelatan ini sendiri baru yang pertama kali dilakukan di Indonesia dari segi usia dengan tingkat nasional, dan merupakan prestasi tersendiri, mengingat selama ini sangat jarang dilakukan. “Ke depan para pemain terbaik akan kita sodorkan ke AFI, dan menjadi rekomendasi untuk masuk timnas, apalagi usai masih muda, tentu ini peluang besar bagi para pemain untuk berprestasi lebih,” tutur Wishnu. Rencananya even ini akan menjadi agenda nasional, sehingga menjadi pembinaan pemain secara berkelanjutan. (pts)
Suluh Indonesia/ant
BERI KETERANGAN - Menpora Imam Nahrawi (kiri) dan Ketua PP ASSI, Mandira Isman memberi keterangan kepada media usai pelantikan di Kantor Kemenpora Jakarta, kemarin.
PP ASSI
Renovasi GBK
Siap Rangkul Rumah Cemara
Dianggarkan Rp200 M JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai menganggarkan dana untuk renovasi Gelora Bung Karno, Jakarta yang nantinya akan digunakan untuk Asian Games 2018. Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan, sesuai dengan rencana anggaran untuk renovasi komplek olahraga terbesar di Indonesia akan dimasukkan pada APBN 2016. “Tahun ini memang sudah dianggarkan, tapi hanya Rp20 miliar. Dana tersebut untuk perencanaan semua venue yang akan digunakan,” katanya usai pertemuan dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Dana yang dianggarkan pada APBN 2016 berpeluang besar akan bertambah karena
PBSI Tetap
Pantau Atlet Proyeksi Olimpiade JAKARTA - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan tetap memantau atlet-atlet yang masuk dalam proyeksi Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. “Satlak Prima meminta PBSI tetap memantau pemain yang ada di dalam maupun di luar pelatnas yang masuk dalam proyeksi Olimpiade,” ujar Kabid Binpres PBSI Rexy Mainaky di sela-sela acara pembukaan kompetisi bulu tangkis U-15 di Jakarta, kemarin. Menurut dia, ada tiga atlet di luar pelatnas yang diproyeksikan masuk dalam kualifikasi Olimpiade 2016 yaitu Maria Febe Kusumastuti, Tommy Sugiarto, dan Dionysius Hayom Rumbaka. “Satlak Prima akan memberikan daftar kepada PBSI siapa-siapa saja yang masuk. Dalam ketentuan ada peringkat 1 sampai 31. Tapi kontrol tetap di PBSI untuk setiap tiga bulan mengevaluasi prestasi dan penampilan setiap atlet,” tuturnya. Rexy pun tak menutup pintu jika para pemain tersebut, terutama Tommy dan Hayom, ingin kembali berlatih di Pelatnas Cipayung khusus untuk mempersiapkan penampilan mereka dalam Olimpiade 2016. “Di sini kita tidak melihat sebatas siapa yang pergi ke sana, tapi kita melihat bahwa siapapun yang pergi itu akan mewakili nama Indonesia. Jadi siapapun yang punya peluang besar untuk menang dalam Olimpiade ya pasti kita dukung,” ujar pebulutangkis senior yang pernah memenangkan medali emas Olimpiade 1996 bersama Ricky Subagja itu. (ant)
proses renovasi dipastikan akan membutuhkan dana besar. Hanya saja untuk tahap awal baru diajukan Rp200 miliar. “Pada rapat berikutnya bisa saja akan bertambah menjadi Rp300 miliar. Tergantung persetujuan,” kata pria yang juga menjadi juru bicara Kemenpora itu. Gatot menjelaskan, mulai diajukannya dana untuk renovasi GBK itu karena Keppres pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Keppres tersebut merupakan landasan hukum untuk melakukan persiapan termasuk penganggaran dana. Meski demikian, kata dia, proses revonasi GBK masih terkendala karena Kemenpora tidak punya wewenang atas komplek olahraga terbesar di Indonesia.
JAKARTA - Usai resmi dilantik langsung oleh Menpora Imam Narawi, Pengurus Pusat Asosiasi Street Soccer Indonesia (PP ASSI) akan langsung bergerak cepat menggalang para pemain muda, termasuk merangkul Rumah Cemara. Langkah ini menjadi bagian penting bagi PP ASSI, mengingat rumah cemara yang selama ini terus memfasilitasi perwakilan tim street soccer Homeless Indonesia ke kejuaraan dunia, melalui bimbingan yang positif. “Tentu kepengu-
rusan yang baru dilantik ini, kami akan terus merangkul, termasuk rumah cermara, sehingga kedepan semakin maksimal dalam mempersiapkan kejuaraan dunia Homeless Street Soccer kedepannya,” ucap Ketua PP ASSI, Mandira Isman kepada wartawan usai pelantikan di Kantor Kemenpora Jakarta, kemarin. Tercatat rumah cemara menjadi pembina para pemain street soccer Indonesia yang pemainnya tidak memiliki latar belakang sepak bola, dan kerap
mengalami masalah, baik mantan pecandu narkoba, maupun anak-anak yang tidak memiliki tempat tinggal. Pada tahun ini, rumah cemara kembali mempersiapkan tim street soccer yang akan menghadapi kejuaraan dunia di Belanda. “Kita akan dukung secara maksimal kehadiran rumah cemara, sehingga para pemain mendapat motivasi dan dukungan, termasuk juga dari Kemenpora. Ini menjadi sejarah bagi pengurus ASSI untuk muali berkreasi maksimal,” ucap Mandira. (pts)
Menpora Siap Bertemu PSSI
Suluh Indonesia/ist
RENOVASI GBK - Kemenpora mulai menganggarkan dana untuk renovasi Gelora Bung Karno, Jakarta yang akan digunakan untuk Asian Games 2018.
Apalagi Kemenpora telah mendapatkan peringatan dari BPKP akan tidak melakukan pembangunan. Begitu juga dengan Sekretariat Negara yang selama ini mengendalikan GBK juga dinilai oleh BPKP tidak punya
wewenang untuk melakukan renovasi. “Makanya akan ada satu lagi pertemuan yang akan melibatkan Menteri PMK. Sesuai dengan rencana pertemuan akan dilakukan awal September,” kata Gatot S Dewa Broto menegaskan. (ant)
Dengan Mediasi FIFA-AFC JAKARTA- Menpora Imam Nahrawi menegaskan bersedia berkomunikasi dan menyelesaikan permasalahan sepak bola dengan mediasi dari pihak AFC dan FIFA. Langkah ini akan dilakukan Imam saat perwakilan FIFA dan AFC mengunjungi Indonesia dan bertemu PSSI, yang diperkirakan pada Oktober mendatang. “Dalam waktu dekat FIFA dan AFC ke Indonesia, saya dengan informasi itu, tentu akan
kita maksimalkan untuk berkomunikasi,” ucap Imam kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Imam menilai, kehadiran perwakilan FIFA dan AFC tersebut akan datang untuk melakukan investigasi terkait kondisi sepak bola di Indonesia saat ini, dan moment inilah yang akan dimanfaatkan Imam untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi, termasuk keikut sertaan pemerintah. “Ini momentum untuk sampaikan kepada perwakilan FIFA
dan AFC terkait berbagai permasalahan yang melibatkan pemerintah. Kami jelaskan semaksimal mungkin, karena tujuan kami untuk memajukan sepak bola Indonesia semakin lebih baik,” jelas Imam. Untuk itulah, dirinya mengaku akan mempersiapkan semua data dan dokumen lengkap untuk memberikan informasi kepada perwakilan FIFA dan AFC nanti, termasuk saat dipertemukan dengan PSSI. (pts)
lahraga
7
Suluh Indonesia, Jumat 21 Agustus 2015
Djokovic Dan Wawrinka
Melaju di Cincinnati
Suluh Indonesia/ap
RAYAKAN KEMENANGAN - Para pemain Valencia merayakan kemenangan atas AS Monaco pada pertandingan leg pertama playoff Liga Champions. Valencia meraih kemenangan 3-1 pada laga tersebut.
CINCINNATI - Unggulan pertama Novak Djokovic sukses pada pertandingan pembukaanya di Western & Southern Open pada Rabu waktu setempat, ketika Stand Wawrinka harus membalikkan keadaan menghadapi petenis Kroasia Borna Coric dan memastikan melaju ke putaran ketiga. Djokovic menang dengan 7-5, 6-2 melawan petenis Prancis Benoit Paire untuk memastikan tempat di putaran ketiga menghadapi petenis unggulan ke-13 asal Belgia David Goffin, namun menjadi kisah lain bagi juara Prancis Terbuka Wawrinka yang harus berjuang keras sebelum menang 3-6, 7-6(3), 6-3. “Sungguh dia memainkan permainan tenis yang luar biasa,” kata Wawrinka yang akan menghadapi petenis Kroasia Ivo Karlovic pada putaran selanjutnya. “Dia masih muda, itu baru permulaan karirnya, dia bakal menjadi pemain hebat,” tambahnya. Pada pertandingan lainnya, unggulan ke-12 asal Prancis Richard Gasquet mengalahkan petenis kualifikasi asal Australia Thanasi Kokkinakis 7-6 (5), 6-2, dan petenis Afrika Selatan Kevin Anderson mengalahkan petenis AS Jack Sock 6-3, 7-6 (6). (ant)
Valencia Berada
Di J alur K embali Jalur Kembali Ke Gr up Lig a Champions Grup Liga LONDON - Gol larut Sofiane Feghouli menghapus ketegangan di Mestalla, Valencia, ketika klub Spanyol itu meraih kemenangan 31 atas AS Monaco pada pertandingan leg pertama playoff Liga Champions. Intervensi pemain Aljazair itu pada menit ke-86 membuat runner up dua kali Valencia mendapatkan posisi bagus untuk pertandingan leg kedua pekan depan saat mereka melintasi Mediterranean, ketika mereka berusaha untuk kembali ke fase grup setelah dua tahun absen. Juara Skotlandia Celtic juga terlihat akan melawat ke Malmo
dengan bekal bagus, namun gol kedua mantan pemain muda Celtic Jo Inge Berget pada menit kelima masa tambahan waktu membuat mereka berkeringat dengan kemenangan 3-2. Leigh Griffiths mencetak dua gol untuk Celtic, di mana Nir Biton juga menyumbang gol. “Merupakan hal bagus untuk mencetak dua gol. Mereka mengungguli kami pada sepuluh menit pertama dan kemudian kami sedikit tenang. Gol terakhir sangat penting, sekarang posisinya benar-benar berbeda,” kata Berget, yang bermain sebagai pemain pin-
Ketua Atletik Jerman Kritik
Penyingkiran Dewan IAAF BERLIN - Ketua Asosiasi Atletik Jerman (DLV) Clemens Prokop, mengatakan, negaranya seakan harus menanggung sikap teguh anti-doping dan pengungkapan kasus doping pada televisi Jerman menyusul ketiadaan kursi Federasi Asosiasi Atletik Internasional (IAAF) setelah 20 tahun. Prokop mengemukakan kekecewaannya karena DLV tidak mendapatkan suara dalam Dewan IAAF saat mantan juara Olimpiade Briton Sebastian Coe terpilih sebagai presiden baru IAAF. “Saya tidak tahu alasan tepatnya, tapi saya punya tiga alasan,” kata Prokop kepada televisi Jerman ZDF saat mengikuti Kejuaraan Dunia Atletik di Beijing. Prokop telah mengkampanyekan rekan satu negaranya Helmut Digel dalam Dewan IAAF tapi hanya meraih 45 suara pada putaran kedua voting. Digel telah menjadi anggota Dewan IAAF sejak 1995. “Saya tidak menawarkan suatu hadiah sebagaimana yang dilakukan kandidat lain dan saya bangga akan itu. Kedua, ada sebuah reformasi anti-doping dalam manifesto saya. Dan ketiga, peliputan doping pada media-
media Jerman dan saya bangga untuk tinggal dalam sebuah negara dengan pandangan media yang bebas,” kata Prokop. Pada awal Agustus, laporan televisi Jerman ARD dan surat kabar Inggris Sunday Times menuduh ratusan tersangka tes doping tidak ditangani dengan baik oleh IAAF. “Saya hanya tahu tentang rumor. Tapi, saya melihat beberapa kandidat liberal dengan hadiah-hadiah,” kata Prokop ketika ditanya hadiah jenis apa yang diduga telah diberikan kandidat lain. “Sejumlah delegasi juga mengatakan mereka tidak berpikir itu adalah hal besar bahwa Jerman ingin menentukan langkah-langkah etis bagi orang lain,” kata Prokop. Sebelumnya, Coe telah mengalahkan mantan juara Olimpiade asal Ukraina Sergey Bubka dengan 115 dari 92 suara untuk menggantikan posisi Lamine Diack asal Senegal sebagai Presiden IAAF. Prokop juga mempertanyakan moral dari tindakan pembersihan nama-nama atlet yang sempat terkena kasus doping untuk kembali berlaga dalam perlombaan atletik. (ant)
jaman dengan Celtic pada 2014, kepada penyiar Swedia VIasat. Klub Swiss FC Basel, yang mencapai putaran 16 besar pada musim lalu, menghadapi pertandingan leg kedua yang berat di markas Maccabi Tel Aviv, setelah tandukan Eran Zahavi menjelang pertandingan usai membuat klub Israel itu mengamankan hasil imbang 2-2. Zahavi menjadi duri bagi kubu Basel sepanjang malam setelh membuat Maccabi memimpin, sebelum Matias Delgado menyamakan kedudukan untuk tuan rumah dari eksekusi penalti.
Shakhtar Donetsk menang 1-0 di markas Rapid Vienna di mana Marlos mencetak gol sebelum turun minum dari pertandingan yang berlangsung keras, di mana kedua tim masing-masing menerima empat kartu kuning. Tim tamu mendapat tekanan berat dari tuan rumah, namun mereka justru mampu mengamankan kemenangan ketika Marlos mengecoh pengawalnya dan melepaskan tembakan yang bersarang di gawang Rapid. Gol larut lainnya, yang dicetak oleh Josip Pivaric, membawa tim Kroasia Dinamo Zagreb menang 2-
Roma Pinjam
Pemain Stuttgart Ruediger
BERLIN - Bek tengah VfB Stuttgart Antonio Ruediger bergabung dengan klub Italia Roma dalam kesepakatan pinjam selama satu tahun dengan sebuah opsi pindah permanen, kata klub, kemarin. Pemain berusia 22 tahun, yang sedang memulihkan diri setelah operasi meniscus pada lutut kanannya, lulus pemeriksaan medis di ibukota Italia awal pekan ini. “AS Roma dengan senang mengumumkan bahwa pemain belakang Jerman Antonio Ruediger bergabung dalam pinjaman semusim penuh dari Stuttgart dengan fee empat juta euro. Kesepakatan itu juga berisi opsi untuk melakukan kepindahan permanen dari musim 2016-17 dengan fee sebesar sembilan juta euro,” kata Roma dalam sebuah pernyataan. Ruediger sebelumnya bergabung dengan Stuttgart sebagai pemain muda pada 2011 dan sejauh ini dia sudah enam kali memperkuat tim nasional Jerman, setelah melakukan penampilan pertamanya tahun lalu. “Saya harus berterimakasih pada VfB atas banyak hal. Saya dulu pemain junior di sini dan menjadi pemain internasional Jerman. Selalu istimewa mengenakan kaus VfB,” kata pemain itu dalam pernyataan klub Stuttgart. (ant)
1 atas Skenderbeu yang sekarang harus bekerj keras jika mereka ingin menjadi tim Albania pertama yang bermain di fase grup kompetisi elit klub Eropa ini. Kapten Blendi Shkembi membawa tuan rumah memimpin melalui tendangan bebas, namun Dinamo mampu menyamakan kedudukan setelah turun minum melalui penyerang Aljazair El Arbi Hillel Soudani. Penonton memenuhi pertandingan Valencia melawan Monaco, dan mereka tidak perlu menunggu lama untuk merayakan gol ketika sundulan Feghouli diteruskan Rodrigo
untuk menjadi gol. Perubahan perasaan terjadi tidak lama setelah turun minum, ketika Mario Pasalic menghukum sapuan yang buruk untuk menyamakan kedudukan. Kapten Daniel Parejo meretorasi keunggulan Valencia sebelum Feghouli menyarangkan gol ketiga. “Ini adalah hasil yang bagus, satu-satunya kekecewaan adalah kami kemasukan gol,” kata gelandang Parejo. “Kami akan pergi ke Monaco untuk menang, bukan hanya untuk lolos, karena kami tidak tahu bagaimana cara bermain dengan cara lain.” (ant)
Bayern:
Tak Ada Banderol Harga untuk Mueller BERLIN - Bayern Munich mengatakan mereka tak tertarik menjual Thomas Mueller, meski terdapat laporan bahwa terdapat penawaran dari Manchester United untuk merekrut gelandang serang serba bisa itu. “Bukan Thomas yang menimbulkan kehebohan ini namun penampilanpenampilannya,” kata direktur olahraga Bayern Matthias Sammer seperti dikutip oleh majalah Sport Bild pada Rabu. “Untuk apapun yang mengikutinya tidak ada yang dapat kami lakukan. (Ketua Bayern Karl-Heinz) Rummenigge sudah tepat ketika berkata bahwa ia merupakan pemain yang tidak memiliki banderol harga.” Sport Bild mengatakan United mengajukan penawaran terhadap sang pemain, yang kontraknya di Bayern berlaku sampai 2019, pada pekan lalu. United telah mendatangkan gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger dan sang juara Jerman berjuang keras mempertahankan Mueller, yang didesain untuk menggantikan
Schweinsteiger sebagai pemimpin tim. Produk akademi Bayern, Mueller (25), yang turut membawa Jerman menjuarai Piala Dunia tahun lalu, mengunci gelar Liga Champions dengan Bayern setahun sebelumnya dan sedang mengejar gelar Liga Jerman untuk keempat kalinya secara berturut-turut pada musim ini. Ia dipromosikan sebagai pemain starter reguler ke tim pertama di bawah asuhan pelatih United saat ini Louis van Gaal, ketika pria Belanda itu melatih Bayern antara 2009 sampai 2011. (ant)
BOGOR
KINI...
Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(0251) 8401018 (021) 5357602
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Jumat 21 Agustus 2015
8
Cegah Konflik di Bali
Kodam Optimalkan Babinsa DENPASAR - Kodam IX Udayana mengoptimalkan peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai ujung tombak aparat TNI di desa untuk mencegah terjadinya konflik sosial. ‘’Babinsa harus memiliki kesiapan dan kemampuan serta selalu tanggap dan peka terhadap situasi dan konsisi yang ada di lingkungan desa binaannya,” kata Kasdam IX/ Udayana, Brigjen TNI Hadi Kusnan, dalam lokakarya penanganan konflik sosial di Denpasar, kemarin. Menurut dia, sebagai ujung tombak dalam melaksanakan pembinaan teritorial, Babinsa
bertugas untuk melakukan pembinaan geografi, pembinaan kependudukan serta melaksanakan berbagai kegiatan sosial ekonomi di tengahtengah masyarakat. Untuk itu jenderal bintang satu itu meminta Babinsa harus dapat berbaur, menyatu, dengan aparat desa dan pemerintah daerah termasuk kepolisian. Kerja sama dan koordinasi itu diperlukan antara Babinsa dengan kepala desa atau lurah, kepolisian atau Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Babinkantibmas. ‘’Selain itu juga dengan masyarakat
dan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif,” imbuhnya. Babinsa, Banbinkantibmas dan lurah atau kades, lanjut dia, merupakan tiga pilar pelaksana pemerintahan di tingkat desa yang mempunyai peran dan menjadi ujung tombak dalam menegakkan keamanan di tingkat desa. Untuk itu diperlukan pemantapan untuk mengoptimalkan peran masing-masing salah satunya melalui loka karya tersebut. Dalam loka karya itu dibahas penanganan konflik sosial di Bali. (ant)
Ular Berbisa
Resahkan Warga Lebak LEBAK - Populasi ular berbisa jenis ular tanah (Ankistrodon rhodostoma) di Kabupaten Lebak, Banten mengancam warga saat memasuki musim penghujan. ‘’Kami hari ini menangani dua korban gigitan ular dalam kondisi parah,” kata Kepala Puskesmas Cibeber Kabupaten Lebak, dr Erwan Santoso di Lebak, kemarin. Kedua korban gigitan ular berbisa itu setelah membersihkan semak belukar di ladangladang yang menjadikan sumber penghasilan ekonomi warga Kabupaten Lebak. Namun, secara tiba-tiba ular
tersebut mematok korban pada bagian kaki hingga kondisinya lemah. Beruntung, kata dia, nyawa kedua korban bisa diselamatkan setelah mendapat penanganan medis. ‘’Kami bisa menyelamatkan korban gigitan ular itu, karena mereka cepat dilarikan ke Puskesmas setempat,” katanya. Ia mengatakan, serangan gigitan ular berbisa itu biasanya muncul pada saat memasuki musim penghujan. Saat ini, sejumlah wilayah selatan Kabupaten Lebak sudah diguyur hujan dengan
kapasitas ringan. Karena itu, pihaknya meminta warga agar mewaspadai ancaman gigitan ular berbisa tersebut. Apabila, warga pergi ke ladang sebaiknya menggunakan sepatu karet atau sepati bot untuk menghindari gigitan ular berbisa. ‘’Kami terus menyosialisasikan bahaya gigitan ular berbisa agar tidak menjadikan korban,” katanya. Selama ini, kata dia, gigitan ular berbisa jenis ular tanah sangat mematikan jika tak segera ditolong. (ant)
Suluh Indonesia/ant
SAWAH PUSO - Seorang petani memanen sisa padi yang tidak terkena puso di desa Sindang, Kecamatan, Sindang, Indramayu, kemarin. Sebanyak 67 ribu hektar lahan sawah di Jawa Barat mengalami puso sehingga produksi padi diperkirakan hanya mencapai 11 juta ton gabah kering giling dari target 12 juta ton GKG.
Kekeringan di Lebak
11 Kecamatan Krisis Air LEBAK - BPBD Kabupaten Lebak hingga kini terus membantu pendistribusian air bersih kepada warga yang kesulitan air bersih akibat sumur timba, jet pump dan sumber mata air mengering. Dari pantauan lapangan di Lebak, kemarin ribuan warga di sejumlah desa di Kabupaten Lebak terpaksa mengantre untuk mendapatkan pasokan air bersih yang dipasok BPBD setempat.
Pendistribusian air bersih dilakukan sejak pagi hingga sore hari dengan menggunakan mobil tanki. Mereka warga menampung air bersih itu dengan memenuhi jerigen dan ember. Sebab saat ini masyarakat mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang itu. ‘’Kami terus membantu pendistribusian air bersih ke desadesa yang mengalami kekeringan,” kata Kepala Pelaksa-
na Harian BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi. Ia menyebutkan, saat ini masyarakat Kabupaten Lebak yang dilanda krisis air bersih tercatat 11 kecamatan antara lain Warunggunung, Cibadak, Curugbitung, Kalanganyar, Maja, Rangkasbitung, Cimarga, Kalanganyar, Cihara, Bayah, Cilograng dan Wanasalam. Masyarakat yang tinggal di daerah itu terpaksa meng-
gunakan air tidak layak untuk keperluan mandi, cuci dan kakus (MCK). Mereka menggunakan air sungai yang mengalami pendangkalan hingga airnya sudah berubah warna kehitamhitaman. Selain itu juga kolam maupun rawa-rawa serta menggali lubang di sekitar daerah aliran sungai. ‘’Kami berharap pendistribusian air bersih itu bisa meringankan beban warga,’’ katanya. (ant)
Kejagung Tahan Kadinsos Minsel JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Minahasa Selatan, JP, terkait dugaan korupsi pembangunan kawasan transmigrasi Liandok tahun anggaran 2013-2015. ‘’Yang bersangkutan ditahan di Rumah Tahanan Salemba Cabang Ke-
jaksaan Agung sejak 20 Agustus 2015 sampai 20 hari ke depan,” kata Kapuspenkum Kejagung, Tony Tribagus Spontana di Jakarta, kemarin. Kapuspenkum menambahkan dasar penahanan itu agar tersangka tidak menghilangkan barang bukti dan melarikan diri. “Serta mengulang
RUMAH LIAR - Petugas Satpol-PP membongkar rumah liar di daerah aliran sungai (DAS) Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, kemarin. Pembongkaran yang mendapat protes dari pemiliknya itu tetap dilangsungkan karena rumah liar tersebut mengganggu keindahan kawasan wisata sungai.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Awasi Dana Desa
Pemekasan Gandeng Kejari dicegah,” katanya. Mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrat itu menjelaskan ada beberapa pertimbangan dalam pelibatan dua institusi itu pada pengawasan penggunaan dana desa. Pertama, karena pencairan dana desa secara langsung ke masing-masing desa dengan pengelolaan secara langsung baru pertama kali dilakukan. ‘’Sedangkan jumlahnya kan banyak,” kata Syafii. Kedua, sebagian kepala desa dan aparat desa umumnya, banyak yang belum mengetahui tentang teknik pelaporan serta berbagai jenis ketentuan lainnya. ‘’Apabila
tidak diarahkan, kami khawatir akan banyak kepala desa dan aparat desa justru terjerumus dalam kasus pelanggaran hukum. Padahal dasarnya karena belum pahan saja,” terang Syafii. Oleh karenanya, selain melibatkan aparat penegak hukum sebagai pengawas dan pembina, Pemkab Pamekasan nantinya juga akan memberitakan pelatihan kepada masing-masing kepala desa tentang cara mengelola keuangan desa dengan baik. Di Pamekasan jumlah desa yang mendapatkan kucuran dana berupa ADD sebanyak 178 desa. (ant)
hak swasta, Direktur Utama PT Vidi Karya berinisial DJK. Kasus tersebut bermula kegiatan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Liandok 2013 yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara di pos Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/ant
PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan, Jawa Timur melibatkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) dan polisi dalam pelaksanaan pengawasan dana desa sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyimpangan di lapangan. Bupati Pamekasan, Madura, Achmad Syafii mengatakan pelibatan kedua institusi itu sebagai upaya antisipasi agar dalam pelaksanaannya nanti tidak terjadi praktik korupsi. ‘’Jadi Kejari dan Polres Pamekasan kita jadikan pengarah dan pembina, sehingga segala sesuatu yang menyangkut upaya pelanggaran hukum, apalagi upaya korupsi, bisa
perbuatan serupa,” katanya. Dalam kasus itu, Kejagung sudah menetapkan tiga tersangka, dua tersangka lainnya berinisial JCK yang menjabat Kepala Bidang Bina Program Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Minahasa Selatan. Serta satu tersangka dari pi-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629