Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Pengemban Pengamal Pancasila
Selasa, 20 Oktober 2015
No. 189 tahun IX
Tujuh Pendaki Tewas Terbakar MAGETAN - Jumlah pendaki tewas akibat kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, jalur pendakian Cemoro Sewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, menjadi tujuh orang. ‘’Sementara ini jumlah korban tewas mencapai tujuh orang pendaki. Mereka kebanyakan berasal dari Ngawi,” ujar Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora di Magetan, kemarin. Menurut dia, selain tujuh pendaki tewas, terdapat ada dua korban lagi yang mengalami luka bakar serius dan kondisinya kritis. Keduaya adalah Eko Nurhadi (45) dan Novi Dwi (14). Keduanya merupakan warga Ngawi. ‘’Korban luka Eko dirujuk ke RSUD dr Soedono Madiun. Sedangkan Novi dibawa ke RSUD dr Moewardi, Solo Jawa Tengah,” ucapnya.
Sedangkan korban tewas hingga Senin dini hari, satu per satu sebagian sudah dievakuasi untuk dibawa ke RSUD dr Sayidiman Magetan guna proses identifikasi. Ia menjelaskan, diduga kuat para korban terjebak kobaran api yang berasal dari kebakaran hutan di lereng dan puncak Gunung Lawu, tepatnya di antara pos 3 dan pos 4 jalur pendakian Cemoro Sewu. Hingga Senin dini hari, petugas gabungan tim SAR dari Perhutani KPH Lawu Ds, BPBD Magetan, Kodim Magetan, Polres Magetan, dan relawan Anak Gunung Lawu (AGL), terus melakukan pencarian. Petugas mempresiksi masih ada korban yang terjebak dan belum ditemukan. Petugas akan menyisir area tersebut untuk mencari korban lain. (ant)
Suluh Indonesia/ade
VONIS FUAD AMIN - Terdakwa mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Khusus Tipiokor, di Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.
PAN Resmi
Ajukan Nama Calon Menteri
Suluh Indonesia/ant
DIVONIS BERSALAH - Tiga anggota Polres Lumajang terperiksa Aipda Sigit Pramono (kanan), Aipda Sigit Pramono (kedua kanan) dan AKP Sudarminto (ketiga kanan) memasuki ruang sidang disiplin terbuka di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, kemarin. Sidang dengan agenda pembacaan vonis atas dugaan keterlibatan dalam tambang pasir ilegal di Lumajang.
Pendekatan Baru Bela Negara JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan konsep bela negara saat ini harus memiliki paradigma dan pendekatan yang baru dan tidak diartikan sebagai wajib militer. ‘’Bela negara itu jangan diartikan kayak yang dulu wajib militer, tidak,” kata Presiden di Jakarta, kemarin. Kepala Negara mengatakan pendekatan pemahaman bela negara saat ini yaitu bagaimana meng-
ubah pola pikir dari semula berpandangan pesimis menjadi optimistis. ‘’Selain untuk menumbuhkan rasa percaya diri, optimisme, gotong royong, nasionalisme, juga ini menyangkut nantinya yang paling penting adalah mengubah pola pikir kita,” tegas Presiden. Ditambahkan kepala negara,”jangan sampai ada pesimisme, kemudian kita harus melihat ke depan, tidak dengan rasa pesimis, bela
negara arahnya ke sana.” Presiden mengatakan, bela negara juga diharapkan dapat mengembangkan rasa percaya diri, kedisiplinan dan juga nasionalisme serta patriotisme. ‘’Jadi jangan sampai, misalnya, kayak sepak bola, ini kan harusnya mempersatukan malah berantem, malah kebalik-balik, seperti ini yang harus ikut bela negara,” kata Presiden. (ant)
JAKARTA - Sinyal akan terjadi reshuffle kabinet tahap kedua terungkap dengan adanya usulan nama kader Partai Amanat Nasional (PAN) untuk masuk kabinet pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. PAN sendiri secara diamdiam telah menyodorkan nama-nama kadernya untuk menduduki kursi menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla. Pengajuan nama-nama tersebut atas permintaan dari Presiden Joko Widodo. Wakil Ketua Umum PAN Totok Daryanto mengakui,
dari informasi yang didengarnya PAN telah mengajukan nama-nama untuk dicalonkan sebagai menteri Kabinet Kerja apbila Presiden Joko Widodo kembali melakukan reshuffle kabinetnya. ‘’Sekarang tinggal kewenangan presiden (memilih),” kata Totok di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Totok juga menegaskan, bahwa pengajuan itu bukan inisiatif dari PAN tetapi atas permintaan dari istana. “Itu atas permintaan,” kata Totok yang juga anggota DPR dari Fraksi PAN ini. Senada, anggota DPR dari Fraksi PAN Muslim Ayub me-
negaskan pengajuan namanama menteri dari Pan merupakan permintaan dari Presiden Jokowi. “Karena diminta itulah kami Usulkan beberapa nama, tidak mungkin kita Usulkan tanpa diminta,” kata Muslim Ayub. Saat diminta menyebutkan siapa saja lima nama kader PAN yang diajukan kepada Presiden Jokowi, ia mengaku belum mengetahuinya. “Belum tahu pastinya,” kata anggota Komisi III DPR ini. Beredar isu lima nama elit PAN yang diajukan. Empat di antaranya merupakan Wakil Ketua PAN yaitu Didik Rach-
bini, Asman Abnur, Taufik Kurniawan, Hanafi Rais, sedangkan satu lagi Eddy Soeparno merupakan Sekjen DPP PAN. Sebelumnya berhembus isu akan terjadi reshuffle kabinet bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang jatuh 20 Oktober. Bahkan kader dan anggota fraksi PDIP di DPR untuk tidak meninggalkan Jakarta pada periode 19 - 30 Oktober. PDIP sendiri menyebutkan, instruksi agar anggota fraksi tidak meninggalkan ibukota, karena beberapa agenda di parlemen yang harus dikawal anggota fraksi. (har)
Wapres Sebut
Jaksa Agung Tak Korupsi JAKARTA - Wapres Jusuf Kalla yakin Jaksa Agung HM Prasetyo tidak terlibat dalam dugaan kasus korupsi terkait dana bantuan sosial di Provinsi Sumut. ‘’Saya yakin dia tidak (terlibat). Tadi dia (Prasetyo) ke
sini (pertemuan) biasa saja, melaporkan ada kejadian berapa korupsi, berapa kejahatan. Biasa saja, tidak ada sembunyisembunyi,” kata Kalla di Kantor Wapres Jakarta, kemarin. Wapres percaya kredibilitas
Prasetyo dapat dipertanggungjawabkan tanpa melibatkan konflik kepentingan dalam penindakannya. ‘’Saya pernah sampaikan bahwa orang yang pertama disebut dalam kasus kejaksaan itu justru orang (Partai) Nasdem, tidak perlu saya sebut namanya, adalah pimpinan daerah dan Nasdem,” katanya. Sebelumnya, Jaksa Agung Prasetyo menemui Jusuf Kalla di Kantor Wapres. Usai pertemuan, Prasetyo meninggalkan Kantor Wapres melalui pintu belakang guna menghindari para jurnalis. Nama Prasetyo sempat disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi dana bansos yang menyeret Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, istrinya Evy Susanti dan mantan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella sebagai tersangka. Kasus ini bermula ketika terjadi masalah pembagian tugas antara Gatot Pujo Nugroho dengan Wagub Sumut, yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Nasdem Sumut Teuku Erry Nuradi, sehingga ada proses islah yang dilakukan di kantor DPP Nasdem Gondangdia Jakarta pada Mei 2015. Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. (har)
Suluh Indonesia/ant
GERAKAN AYO KERJA - Presiden Joko Widodo menuliskan kalimat "Ayo Kerja !!" di atas papan tulis di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Presiden Joko Widodo menyatakan hanya melalui kerja bangsa Indonesia akan bisa membangun jiwa dan sekaligus membangun raganya untuk kejayaan Indonesia Raya dan dapat berdiri kokoh untuk selama-lamanya serta mampu mewujudkan semua cita-cita mulia.
Produktivitas Kunci Pembangunan JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan dengan cara mendorong produktivitas, baik kerja maupun pola pikir yang positif. ‘’Membangun rasa optimisme, membangun sebuah harapan bahwa ke depan itu lebih baik. Kita ini bisa menjadi tidak percaya diri karena sering saya lihat masih banyak sekali senang saling menjelekkan, saling menghujat, saling melecehkan, saling
mencari hal-hal yang tidak baik, ini yang menjadikan rasa pesimisme,” kata Presiden di Jakarta, kemarin. Jokowi mengatakan hal itu, dalam wawancara khusus dengan Antara, RRI, dan TVRI terkait satu tahun pemerintahah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Merdeka Jakarta. Dalam satu tahun terakhir, kata Presiden, pemerintah fokus kerja memperkuat fundamen sektor-sektor kehidupan bangsa dengan sasaran
bidang pangan serta infrastruktur. Selain memperkuat sarana fisik seperti infrastruktur, Presiden juga memandang hal yang harus dilakukan memperkuat cara pandang dan sikap optimistis. ‘’Rasa optimisme itu selalu harus ada, baik kita dalam tim, kabinet di pemerintahan, juga di masyarakat harus ditumbuhkan rasa optimisme, rasa percaya diri bahwa kita ini bangsa besar, dengan potensi dan kekuatan yang besar hanya manajemen negara ini, sebuah manajemen yang sangat tidak mudah, 17.000 pulau
bayangkan,” kata Presiden. Ia mengemukakan tentang transformasi ekonomi yang harus dilaksanakan meskipun hal tersebut terkadang tidak mudah. ‘’Kita itu harus (memiliki pandangan, red.) yang produktif termasuk transformasi ekonomi dari konsumsi, yang dulunya bertumpu pada konsumsi kita akan reform. Dari konsumsi ke produksi, dari konsumsi ke investasi, dari konsumsi ke industri, tetapi sekali lagi ke depan memang yang tersulit,’’ katanya. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Selasa 20 Oktober 2015
2
Polda Metro
Bekuk Sekjen The Jakmania
JAKARTA - Aparat gabungan Polda Metro Jaya menangkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) “The Jakmania” FEB (37) karena diduga menyebarkan informasi yang berisi memprovokasi. ‘’Pelaku ditangkap di Pos Gang Mushalla daerah Kebayoran Lama Jakarta Selatan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti di Jakarta, kemarin. Krishna mengatakan pelaku mengaku sebagai jurnalis salah satu majalah dan berita “online” atau daring Ibu Kota. Krishna menjelaskan FEB menyebarkan berita yang berisi memprovokasi dengan cara “memposting” melalui media sosial (twitter). Krishna mengungkapkan FEB memposting informasi provokasi itu melalui akun miliknya yakni “febri@bung_febri” pada 11
Oktober 2015. ‘’Pelaku memposting kalau menganggap final Piala Presiden di GBK tidak ada apa-apa, mungkin anda bisa menyusul kawan anda rangga#tolakpersibmaindijakarta,” ujar Krishna. Dari hasil penelusuran ketikan itu, menurut Krishna ditemukan komunikasi antara pelaku dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Kemayoran The Jakmania berinisial DO yang membenarkan penyerbuan suporter Persija (The Jakmania) di kemayoran Jakarta Pusat terhadap pendukung Persib Bandung (Bobotoh). Akibat perbuatan itu, FEB dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 160 KUHP tentang provokasi. Dari tangan pelaku, polisi juga menyita telepon selular, komputer jinjing, akun twitter,
facebook dan surat elektronik atasnama pelaku dan buku catatan. Krishna menyatakan polisi masih memburu seorang pelaku lainnya yang masih buron terkait dengan informasi provokasi tersebut. Krishna juga menegaskan tidak ada pendukung Persib (Viking atau Bobotoh) yang meninggal dunia seperti informasi yang beredar. Sementara itu, Polres Jaksel memulangkan sebanyak 244 remaja yang sebelumnya diamankan karena diduga akan melakukan provokasi saat laga final Piala Presiden 2015 di SUGBK. Namun sebelumnya mereka harus lebih dulu membuat surat pernyataan. ‘’Mereka harus membuat pernyataan terlebih dahulu dan dijemput orangtua atau penanggungjawabnya,’’ katanya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
DIPULANGKAN - Ratusan remaja menunggu jemputan dari keluarga seusai diberi pembinaan oleh petugas Kepolisian di Polres Jakarta Selatan, Jakarta, kemarin. Polisi Resor Metro Jakarta Selatan mengembalikan 244 remaja simpatisan The Jakmania kepada orang tua masing-masing usai diamankan karena menghadang pendukung klub sepak bola Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kilas
Jelang Musim Hujan
Setahun Jokowi-Kalla JAJARAN Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) siap mengamankan aksi demontrasi setahun pemerintahan Joko WidodoJusuf Kalla (Jokowi-JK), hari ini. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Tito Karnavian di Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya akan lakukan pengamanan karena ada informasi aksi unjukrasa. Tito mengaku mendapatkan informasi rencana aksi demontrasi dari berbagai elemen masyarakat menghadapi setahun pemerintahan Jokowi-JK. Tito menuturkan kelompok masyarakat itu akan menyampaikan pendapat di muka umum sebagai masukan terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Tito menyatakan kekuatan personil pengamanan akan disesuaikan dengan jumlah massa pendemo. Sementara itu, Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martuani Sormin menyebutkan jumlah pendemo yang akan berunjuk rasa sekitar 1.000 orang. (kmb)
DKI Kurangi Air Waduk JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempersiapkan waduk-waduk sebagai tempat menampung air hujan sebanyak-banyaknya dengan mengurangi air di musim kemarau. ‘’Untuk menghadapi musim hujan ini kita memasang atau menyetel air pada posisi yang terendah, sehingga begitu hujan mulai, air langsung ke waduk,” kata Kepala Dinas Tata Air DKI Tri Djoko Sri Margianto di Jakarta, kemarin. Tri mengatakan jumlah air di waduk-waduk Jakarta pada
musim kemarau ini memang lebih sedikit, kendati tetap mendapat aliran air dari wilayah di sekelilingnya. Kendati demikian, Tri mengatakan instansinya tetap memompa air yang ada di waduk untuk tetap menjaga di titik terendah guna menampung air saat musim hujan tiba. Penggunaan pompa tersebut, kata dia, termasuk sebagai pemeliharaan sistem pompa air di sejumlah waduk dan sungai di DKI untuk mencegah adanya kemacetan pada pompa di musim hujan. ‘’Itulah, seperti
sekarang kita tiap saat mengadakan tes (pemompaan), kita ada rutin,” kata Tri. Pemprov DKI juga melakukan antisipasi banjir dengan mengeruk dasar sungai dan waduk yang berada di wilayah Jakarta. Pengerukan dasar sungai tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan dan akan terus dilakukan hingga Maret 2016. ‘’Kita sedang lakukan pengerukan di sungai-sungai, baik oleh kementerian, dari dinas, maupun suku dinas. Jadi secara kontinyu, jadi terus saja sampai Maret (2016) nanti. Walaupun musim hujan, kita terus (laksanakan),” kata Tri. (kmb)
39 Suporter Diproses PENYIDIK Polda Metro Jaya akan memproses hukum 39 suporter yang diduga membawa senjata tajam dan melakukan aksi anarkis selama persiapan maupun usai laga final Piala Presiden antara Persib melawan Sriwijaya FC. Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen pol. Tito Karnavian, 39 orang yang ditahan selama tiga hari operasi karena membawa senjata tajam, molotov dan narkoba. Petugas Polda Metro Jaya bersama jajaran polres mengamankan sekitar 1.270 orang yang diduga pendukung tim sepak bola. Pihak kepolisian telah mengembalikan para pendukung tim sepak bola yang mayoritas berusia di bawah umur itu kepada orang tua mereka. Dengan membuat surat pernyataan, para remaja itu dikembalikan kepada orang tua. Pihaknya juga meminta orang tua datang menjemput dan menandatangani surat pernyataan. (kmb)
14 PKL Ditertibkan BELASAN lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Pasar Minggu Raya, Jakarta Selatan, ditertibkan Satpol PP Kecamatan Pasar Minggu. Meskipun sudah ada larangan, masih banyak PKL yang menggelar dagangannya di pinggir jalan dan trotoar. Kepala Satgas Pol PP Kecamatan Pasar Minggu, Patar Marulitua mengatakan, hari ini pihaknya berhasil menertibkan 14 lapak PKL. Pedagang sudah melanggar Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum. Sudah bukan waktunya lagi sosialisasi, karena itu sudah lama dilakukan. Pedagang harusnya sudah tahu, makanya langsung diangkut saja. Menurut Patar, sebenarnya untuk PKL terutama pedagang sayuran sudah diberikan toleransi waktu berdagang. Sejak malam, hingga pagi maksimal pukul 06.00. Tapi masih banyak yang bandel. Ini menyebabkan kemacetan, dan sudah mengganggu masyarakat. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
PENGERUKAN SAMPAH SUNGAI CIDENG - Eskavator melakukan pengerukan sampah di Sungai Cideng, Tanah Abang, Jakarta, kemarin. pengerukan ini dilakukan untuk mengantisipasi datangnya musim hujan agar tidak terjadi banjir.
375 Warga Direkrut Jadi Balakar Jakbar JAKARTA - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat telah siap menugaskan sebanyak 375 warga yang telah dilatih menjadi sebagai Barisan Relawan Pemadam Kebakaran (Balakar). Rencananya mereka akan efektif bekerja bulan Oktober. ‘’Awalnya kami telah merekrut sebanyak 575 warga untuk menjadi anggota Balakar. Namun mengingat anggaran yang tersedia saat ini, kami baru akan mempiketkan sebanyak 375 warga menjadi anggota Balakar,” kata Setyasih, Kepala Seksi Pencegahan, Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, kemarin. Setyasih mengatakan, ratusan anggota Balakar yang siap dipiketkan ini akan bertugas di delapan wilayah kecamatan, serta tidak menerima upah setiap bulannya. ‘’Kami telah menyampaikan bahwa warga yang direkrut sebagai personel Balakar hanya mendapatkan penyediaan makanan dan minum yang disediakan di pos pemadam dan seragam alat pelindung diri (APD),” ujar Setyasih. Setyasih mengungkapkan, personel Balakar yang akan bertugas di delapan sektor (kecamatan) tidak berada di garis terdepan, melainkan membantu petugas pemadam kebakaran. ‘’Personel Balakar bertugas mencari sumber air, membantu jalan mobil pemadam saat hendak memasuki lokasi serta menenangkan warga saat terjadi kebakaran, “ jelas Setyasih. Setyasih menambahkan, Balakar merupakan perpanjangan tangan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI, dalam hal upaya sosialisasi pencegahan kebakaran. ‘’Balakar juga berperan mensosialisasikan kepada warga di sekitar tempat tinggalnya seputar pencegahan kebakaran. Jadi semacam petugas penyuluhan,” tandas Setyasih. Untuk diketahui, tingkat bencana kebakaran selama musim kemarau ini tergolong tinggi, dan realitas tersebut membutuhkan tenaga yang tidak sedikit dalam upaya menanggulangi bencana kebakaran. (kmb)
Wagub Ingin “Jakarta Robofest”
Digelar Skala Nasional WAKIL Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku menginginkan penyelenggaraan kegiatan Jakarta Robofest dapat ditingkatkan menjadi skala nasional. Djarot saat membuka kegiatan Jakarta Robofest 2015 di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, kemarin mengatakan, kegiatan ini banyak membawa dampak yang positif. Oleh karena itu, saya ingin supaya kegiatan ini tidak hanya dibuat dalam skala Provinsi DKI Jakarta saja, tetapi juga menjadi skala nasional. Jakarta Robofest digelar
oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta mulai 19 hingga 21 Oktober 2015. Menurut Wagub, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sehingga ada baiknya jika kedepannya dapat diselenggarakan dalam skala nasional. ‘’Kegiatan ini merupakan awalan yang baik untuk menunjukkan kema-
juan iptek kita. Saya pun meminta agar Dinas Pendidikan memperluas penyelenggaraan kegiatan ini. Sehingga, kita bisa tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia sudah hebat dalam iptek,” ujar Djarot. Disisi lain, mantan Wali Kota Blitar itu pun memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan Jakarta Robofest 2015 karena sebagian peserta merupakan siswa-siswi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). ‘’Melalui kegiatan tersebut, artinya siswa-siswi pemegang KJP diberikan akses untuk semakin berkembang
dan meningkatkan kualitasnya di dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek),” tutur Djarot. Dia menyebutkan dari total keseluruhan 330 peserta lomba dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), sebanyak 115 peserta atau 50 persen merupakan siswa pemegang KJP. Dengan demikian, sasaran pokok KJP dapat terwujud apabila para siswa pemegang KJP itu betul-betul bisa memanfaatkan KJP dengan baik,’’ katanya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
ATURAN REKLAME - Pekerja memasang papan iklan Light Emitting Diode (LED) di Kawasan Senayan, Jakarta, kemarin. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan rancangan peraturan gubernur tentang pemasangan reklame tahun 2015, nantinya papan iklan di Jakarta akan menggunakan papan iklan LED.
Metr politan
Suluh Indonesia, Selasa 20 Oktober 2015
3
Bela Negara
Belum Menjadi Kewajiban JAKARTA - Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto mengemukakan konsep bela negara yang dicanangkan oleh Kementerian Pertahanan belum menjadi sebuah kewajiban, namun baru sebatas hak yang harus difasilitasi negara mengingat masih ada aturan yang perlu dilengkapi. ‘’Kemhan baru bisa fasilitisasi soal hak warga negara akan bela negara. Kemhan belum bisa menjadi hal tersebut sebagai kewajiban,” kata Andi dalam diskusi bertema ‘Konsep Bela Negara dan Sistem Pertahanan Indonesia’ di Jakarta, kemarin. Keberadaan bela negara baru sebatas hak karena UU dan regu-
lasi yang ada belum menjelaskan secara detail dan lengkap soal bela negara. Bela negara hanya perintah umum dalam UUD 1945 dan UU TNI. ‘’Jika mau dijadikan kewajiban bagi semua warga negara, maka harus disusun dulu sejumlah aturan pendukungnya. Pemerintah dan DPR harus duduk bersama menyelesaikan sejumlah aturan,” kata dia. Misalnya aturan soal latihan dasar militer, UU Komponen Cadangan atau UU Komponen Pendukung. Apakah bela negara itu masuk dalam komponen cadangan atau komponen pendukung atau lainnya. “Itu harus penuhi dulu syarat-syaratnya,”
ujarnya. Pengamat militer dari Universitas Indonesia (UI) ini mengakui bahwa bela negara memang penting dan merupakan pilar bangsa ini mengingat hal itu sudah ada sejak berdiri bangsa ini. Namun, kata dia, yang ada masih sebatas warga negara punya hak untuk bela negara. Konsep yang belum masuk adalah kewajiban dari setiap warga negara. ‘’Sebagai hak warga negara, pemerintah wajib memfasilitasi. Pemerintah harus membuka ruang agar haknya digunakan. Itu yang dilakukan Kemhan sekarang. Tidak bisa dipaksakan,’’ katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PELUNCURAN INDEKS DESA MEMBANGUN (IDM) - Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwan Jafar berbicara pada peluncuran Indeks Desa Membangun di kantor Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, kemarin.
Kader PDIP Diminta
Cermati Dinamika Politik JAKARTA - Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan partainya meminta kadernya mencermati perkembangan dan dinamika politik nasional menjelang satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. ‘’Setahu saya, surat pimpinan Fraksi PDIP di DPR yang ditujukan kepada seluruh anggota untuk tidak keluar kota hingga tanggal 31 Oktober 2015 dalam rangka mencermati perkembangan
politik nasional,” katanya di Jakarta, kemarin. Basarah mengatakan, PDIP sebagai partai politik yang berada dalam pemerintahan, bertanggung jawab atas berbagai kemungkinan situasi dan kondisi politik yang berkembang menjelang setahun pemerintahan. Selain itu, menurut dia, seluruh anggota F-PDIP diminta fokus mencermati rapat pembahasan RAPBN 2016 agar sesuai dengai semangat Trisakti
dan Nawacita pemerintahan Jokowi-JK. ‘’Masing-masing anggota Kelompok Fraksi diminta mengadakan rapat secara khusus membahas dan mencermati berbagai usulan dalam postur RAPBN,” ujarnya. Langkah pencermatan itu, menurut dia, bertujuan agar APBN 2016 benar-benar sesuai dan bermanfaat untuk penyelamatan ekonomi nasional yang sedang mengalami krisis. Selain itu Basarah mengata-
kan, instruksi itu sebagai bentuk pembinaan disiplin, ketaatan dan tanggung jawab kader yang bertugas di F-PDIP dalam rangka menyukseskan agenda strategis partai. ‘’Terutama dalam menjaga dan menyukseskan janji-janji pemerintahan Jokowi-JK kepada rakyat pada Pilpres 2014,” katanya. Sebelumnya beredar surat Fraksi PDIP nomor 179/F-PDIP/ DPR-RI/X/2015 berisikan tiga instruksi pimpinan F-PDIP.
Pertama, meminta seluruh anggota F-PDIP “stand by” di Jakarta dari 19-30 Oktober 2015, kedua menjadwal ulang rencana kunjungan kerja yang sudah teragenda pada waktu tersebut. Ketiga, meminta seluruh anggota F-PDIP tetap berkoordinasi dengan pimpinan Poksi atau Fraksi. Surat itu tertanggal 9 Oktober 2015 dan ditandatangani Ketua F-PDIP Olly Dondokambey. (har)
Konsolidasi Dinilai
Sangat Buruk JAKARTA - Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) menilai konsolidasi pemerintah dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla masih buruk. ‘’Ada upaya menjauhkan antara RI 1 (Presiden) dan RI 2 (Wakil Presiden). Pada tingkat kebijakan seperti terlihat ada pertentangan antar-Presiden dan Wakil Presiden,” kata Ketua Forum Pemred Suryopratomo di Jakarta, kemarin. Menurut dia, kebijakan perombakan kabinet
jilid pertama justru tidak menghasilkan sebuah tim yang solid. ‘’Bahkan pertentanagn di tingkat kabinet sendiri dan berlanjut sampai sekarang,” ujarnya. Untuk itu, pihaknya kembali menyerukan agar kabinet dalam pemerintahan berkeja sama dan solid guna mengatasi persolan perekonomian yang terus memburuk. Ia mengatakan, untuk membangun negara dibutuhkan sebuah kinerja tim yang kompak yang bersama-sama dapat mewujudkan cita-cita. (ant)
Golkar Wacanakan
Gelar Munaslub
Suluh Indonesia/ant
BAHAS ANGGARAN - Menhan Ryamizard Ryacudu (kedua kanan) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kanan), Sekjen Kemenhan Letjen TNI Ediwan Prabowo (ketiga kanan), Menkeu Bambang Brodjonegoro (kiri), Menteri BPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil (kedua kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Rapat kerja tersebut membahas evaluasi pelaksanaan Minimum Essential Force (MEF) Tahap I (anggaran) dan rencana MEF tahap II (anggaran) serta perencanaan pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista).
Setahun Pemerintahan Jokowi-Kalla
Keterbukaan Informasi Belum terbuka KETUA Komisi Informasi Pusat (KIP) Abdulhamid Dipopramono mengatakan, keterbukan informasi selama setahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla masih terabaikan. “Baik dari ukuran kuantitatif maupun kualitatif, dalam menjalankan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, pemerintah belum mencapai target dan bahkan visi, misi, dan program aksi saat berkampanye tahun 2014,” katanya di Jakarta, kemarin. Meski Pemerintah sudah mengarusutamakan keterbukaan informasi dalam kebijakan formalnya yakni yang tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2020, namun dalam praktiknya keterbukaan informasi publik masih tak terkonsolidasi dan tak tecermin dalam penetapan kebi-
jakan. Misalnya soal harga BBM yang sering menyulut emosi publik saat akan dinaikkan dan diturunkan, tidak pernah disertai dasar hitungan yang jelas dan tanpa proses sebelumnya yang cukup waktu lalu diumumkan ke publik. “Akibatnya polemik berkepanjangan selalu menyertai. Padahal menurut UU hal semacam ini harus diketahui oleh publik,” kata dia. Persoalan ini letaknya bukan di Presiden, tetapi di Pertamina yang masih sering mengeluh rugi dan sulit untuk diajak lentur oleh Presiden untuk penetapan kebijakan. Selain itu, pengelolaan in-
Abdulhamid Dipopramono
formasi bencana kebakaran dan asap juga kurang baik. Bencana yang menurut UU harus ditangani dan diumumkan informasinya secara sertamerta ini, tidak dikelola profesional oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Lingkungan dan Kehutanan. Hingga kini informasi tentang penyebab kebakaran, luasan bencana dan dampaknya, berapa korban terdampak, apa langkah untuk menanganinya,
bagaimana evakuasi dan prosedurnya, bagaimana mengatasinya, sejauh mana hukuman diterapkan bagi yang menyebabkan bencana, dan seterusnya, tak pernah disampaikan secarah jernih dan lengkap kepada publik. Begitu juga informasi tentang konflik sosial yang terjadi di Tolikara Papua dan Singkil Aceh, tak dikelola dengan baik oleh kementerian terkait, akibatnya simpang siur informasi terjadi dan menyisakan tanya di masyarakat. Informasi semacam ini bukan semata kewajiban Kementerian Kominfo, tetapi kewajiban kementerian terkait keamanan, sosial, dan agama. “Tiadanya informasi akurat yang resmi disampaikan ke publik bisa menyebabkan konflik menjalar, meluas dan tidak tuntas, yang artinya akan menyisakan dendam di kalangan masyarakat sehingga berpotensi meletus lagi di masa mendatang,” kata dia. (ant)
JAKARTA - Tim Penjaringan Pilkada bersama (Tim 10) Partai Golkar yang terdiri atas dua kubu partai beringin, membuka wacana penyelenggaraan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) guna menyatukan kembali Partai Golkar. Menurut Ketua Tim 10 Partai Golkar Yorrys Raweyai, Munaslub dapat menyatukan anasir-anasir perpecahan dan mengembalikan tatanan Partai Golkar. ‘’Munaslub Partai Golkar adalah langkah bersama yang hendak menghapus masa lalu yang suram demi masa depan Partai Golkar yang lebih baik di masa depan,” kata Yorrys di Jakarta, kemarin. Yorrys mengatakan munaslub memang memiliki nomenklatur tersendiri dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar. Namun jika melihat situasi internal kepartaian yang
Yorrys Raweyai sedang berada dalam situasi tidak menentu berdasarkan kenyataan dewasa ini, bukan tidak mungkin jalur tersebut menjadi pilihan logis dan rasional. ‘’Dapat dimaklumi jika langkah tersebut tentu saja akan menuai pertentangan dari berbagai pihak, khususnya kedua belah kubu yang selama ini berseteru. Namun dengan berbagai upaya sosialisasi persamaan visi dan misi, kiranya munaslub bukanlah wacana yang tabu,” ujar Yorrys. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Selasa 20 Oktober 2015
4
Kilas Dua Pengedar Togel Diciduk APARAT Polresta Tangerang, Banten, menciduk dua pelaku pengedar judi toto gelap (togel) masing-masing Haerudin (50) dan Salim (19) dari adanya laporan warga setempat. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema di Tangerang, kemarin mengatakan, kedua pelaku sudah merupakan target operasi penangkapan petugas Polsek Rajeg. Irman mengatakan kedua pelaku itu masih keluarga yakni paman dan keponakan warga Kampung Bolang RT 01/01, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg. Dia mengatakan ketika ditangkap Haerudin sempat mengelak, tapi saat ditunjukkan beberapa barang bukti dan saksi akhirnya mengakui. Sedangkan peredaran judi jenis togel belakangan marak di kawasan Pantai Utara Kabupaten Tangerang termasuk di Kecamatan Rajeg. Namun mayoritas pembeli kupon tersebut adalah petani dan tukang ojek. (ant)
Rumah Mendadak Roboh DIDUGA lantaran struktur bangunan tak layak, rumah Titin (44), Warga Rt04/01, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel roboh. Beruntung, Titin dan ketiga anaknya tak tertimpa runtuhan bangunan rumah. Titin mengatakan, tidak ada angin tidak ada hujan kok tiba-tiba roboh. Untung saya masih bisa menyelamatkan diri. Titin mengatakan, setelah ditinggal suami belasan tahun silam, Titin bersama tiga anaknya tinggal di rumah tersebut dengan kondisi ekonomi pas-pasan. Melihat rumahnya roboh, Titin pasrah. Tak ada yang bisa diperbuat Titin untuk merenovasi rumahnya kembali. Sekarang tinggal di rumah adik. Belum tahu sampai kapan. Mau minta tolong ke pemerintah dirinya juga bingung gimana caranya. Lurah Serpong, Abdul Hani mengatakan pihaknya langsung meninjau lokasi rumah Titin usai menerima laporan rumahnya roboh. (nov)
Suluh Indonesia/ant
SUNGAI TERCEMAR - Warga menjala ikan di sungai yang bercampur busa di sungai di Bekasi, kemarin. Akibat sungai yang tercemar, banyak warga tidak dapat mengkonsumsi air untuk kebutuhan sehari-hari.
Penataan Jalan Margonda
Habiskan Anggaran Rp 16,5 Miliar DEPOK-Untuk mengebut program Depok Cyber City Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengaku turut mengebut pekerjaan penataan di kiri dan kanan Jalan Raya Margonda, Depok dengan nilai proyek menghabiskan anggaran hampir Rp16,5 miliar. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok, Manto mengatakan pemasangan perangkat utility box dan sarana prasarana pendukung program Cyber City,
dikejar selagi musim kemarau panjang. “Penataan masih dikerjakan hampir 70 persen tinggal 30 persen lagi, drainase selesai tinggal finishing, mumpung tidak sering hujan kami kejar,” tegasnya. Selain itu, Manto menambahkan proyek drainase yang dikerjakan yakni sepanjang 2,3 kilometer juga dikerjakan sebagai salah satu penanggulangan banjir. Sebab dibeberapa titik seringkali terjadi genangan jika hujan deras. “Penataan
Margonda berupa pembuatan pedestrian, drainase karena sering terjadi genangan, dan pemasangan utility box. Anggarannya dari APBD Depok,” jelasnya. Sementara itu, salah satunya Hotel The Margo juga diminta untuk membongkar ulang pedestrian atau trotoar bagi pejalan kaki sebagai salah satu syarat hotel tersebut mendapatkan Sertifikat Layak Fungsi (SLF). Setelah pedestrian dibangun
mengikuti aturan, Manto menegaskan hotel tersebut dapat segera dioperasionalkan. “Pedestrian, kita minta pihak hotel sesuai dengan usulan kita mereka sudah bongkar lagi, untuk pedestrian 2,3 meter, sebelumnya kurang dari 1 meter. Pejalan kaki kan kalau ada mobil lewat atau turun kan susah, buat pejalan kaki dengan mobil terlalu dekat. Nanti terkait dengan Amdal ada revisi. Setelah itu enggak ada masalah,” ungkap Manto. (jif)
Walikota Tangerang Minta
PGRI Atasi Masalah Kota TANGERANG - Walikota Tangerang, Banten, Arief R. Wismansyah meminta PGRI sebagai organisasi profesi guru membantu pemerintah dalam mengatasi masalah kota. ‘’Guru harus bisa menjadi bagian dari solusi perkembangan kota salah satunya beradaptasi dengan kemajuan teknologi tanpa mengecilkan pentingnya pendidikan budi pekerti anak didiknya,” kata Arief di Tangerang, kemarin. Arief juga mengingatkan terkait diterapkannya Ma-syarakat Ekonomi Asean (MEA) yang membuka peluang bagi seluruh produk luar negeri untuk bersaing dengan produk lokal Indonesia.
Tidak hanya itu, dari sisi lapangan kerja pun masyarakat juga harus siap bersaing dengan tenaga asing. Oleh karenanya guru sebagai tenaga pendidik harus bisa menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya berkualitas namun juga berkarakter. ‘’Tahun depan kita menjadi bagian dari Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), mau enggak mau kita harus siap,” katanya. Oleh karena itu, Kota Tangerang sangat konsen terhadap pendidikan masyarakat. Pemkot telah mempunyai program Tangerang Cerdas yang tidak hanya berhubungan dengan beasiswa namun juga men-
jadikan Kota Tangerang yang cerdas memiliki daya saing dan kompetensi tinggi. ‘’Zaman sudah berubah, kalau dulu murid nilainya rendah diomelin sama orang tuanya, sekarang kalau ada siswa yang nilainya jelek guru yang ditegur orang tua siswa,” ujarnya. Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin menambahkan, Pemkot Tangerang mengapresiasi peran PGRI dalam memajukan Kota Tangerang. Maka itu, sebagai bentuk apresiasi, insentif guru naikkan. ‘’Belum lagi anggaran pendidikan yang mencapai Rp 1,2 triliun dan itu di luar anggaran pembangunan fisik sekolah,” katanya. (ant)
Sopir Angkot Diklaim Berseragam DEPOK - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok terus melakukan razia terhadap sopir angkutan umum yang tidak menggunakan seragam. Razia tersebut dilakukan hampir setiap minggu dengan daerah sasaran berbeda-beda. “Razia kami titik beratkan kepada sopir angkot yang tidak memakai seragam. Kami sering laku-
kan itu. Alhasil, kini telah 80 persen sopir angkot mengenakan seragam,” ujar Ari Siswanto, Koordinator Lapangan Dishub Depok melalui anggotanya, Amanda RF, kemarin. Ia menambahkan, penindakkan dilakukan terhadap sopir yang terbukti tidak mengenakan seragam. Mereka diberikan peringatan baik secara lisan
maupun tulisan agar memakai seragam yang ia miliki. Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa dalam melakukan razia pihaknya tidak hanya memeriksa surat-surat kendaraan saja melainkan kartu pengenal, tempat sampah dan kaca film yang tidak memenuhi standar. ‘’Bahkan, kami juga telah memasang rambu-rambu peringatan atau
spanduk di ruas jalan. Spanduk itu bertuliskan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang aturan sopir angkot diwajibkan mengenakan seragam dan bisa menunjukkan identitas diri,” paparnya. Pihaknya juga mengimbau kepada sopir angkot agar mengikuti aturan dan peraturan yang berlaku. (jif)
Pencairan Dana Desa Hadapi Masalah
Suluh Indonesia/ant
PELATIHAN - Seorang instruktur Rifat Drive Labs memberikan pelatihan bagaimana cara berkendara yang aman kepada calon pengemudi Go Jek di kawasan Lap Terbang Pondok Cabe, Tangsel, kemarin.
TANGERANG - Aparat Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Pemerintahan Desa (BPM-PPD) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengakui pencairan dana desa tahap kedua mengalami kendala. ‘’Perangkat desa harus menyerahkan nomor rekening bendahara dan berkas admistrasi pencairan tahap pertama,” kata Kepala Bidang Keuangan dan Aset Desa BPM-PPD Pemkab Tangerang Cucu Abdurosyied di Tangerang, kemarin. Cucu mengatakan akibat pencairan terkendala maka dikhawatirkan dapat menganggu pembangunan tingkat desa. Dia mengatakan proses verikasi yang mengalami kendala karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi masing-masing perangkat desa.
Pencairan dana desa dilakukan pada tiga tahap, namun mayoritas desa penerima di Kabupaten Tangerang sudah menerima tahap satu. Sebagai contoh kendala itu terjadi di antaranya di Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok dan Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk. Padahal, dana desa tersebut untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di desa terutama pembangunan bidang instrastruktur. Saat ini dana desa itu masih tertahan di pemerintah pusat, padahal Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Djakfar sudah menegaskan agar pencairan dana desa dipercepat. (ant)
KPUD Depok
Anggarkan Perbaikan APK Puluhan Jutaan
KOMISI Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok mengaku tengah melakukan pemeliharaan Alat Peraga Kampanye (APK) pekan depan. Tak tangung-tanggung total anggaran yang disediakan mencapai puluhan juta Rupiah.
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
Komisioner KPUD Depok, Nana Shorbana, mengatakan bahwa dalam perbaikan APK pihaknya telah menyiapkan biaya pemeliharan sebesar Rp45,1 juta. Perbaikan APK meliputi rusak, sobek, dan copot. “Untuk biaya pemeliharaan, kami sudah menyiapkan di revisi anggaran. Perbaikan hanya untuk yang rusak. sedang untuk mengganti APK yang hilang tidak,” katanya kepada wartawan, kemarin. Pihak KPUD menjelaskan, anggaran yang disediakan terdiri dari pemiliharan spanduk kedua pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok sebesar Rp10 juta, pemeliharaan baliho sebesar Rp6,5 juta, dan pemeliharaan umbulumbul sebesar Rp28,6 juta.
“Jatuhnya biaya untuk satu spanduk Rp40 ribu, satu umbul-umbul Rp65 ribu. Totalnya sekitar Rp45,1 juta,” katanya. Diketahui, KPUD Depok menyediakan APK untuk masing-masing pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok terdiri dari lima buah baliho, 20 umbul-umbul, dan dua spanduk. Menurutnya, pemeliharan bakal dilakukan pekan ini atau setelah revisi anggaran disahkan. Sementara itu, terkait penggandaan tinta yang digunakan saat pilkada di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 11 kecamatan nantinya akan menerima masing-masing dua botol tinta. Sedangkan anggarannya Rp25 ribu per botol tinta. “Bulan November kami men-
gusahakan semua logistik tersedia. Di 11 Kecamatan total sebanyak 3.235 TPS, masing-masing akan mendapatkan dua botol tinta,” pungkasnya. Selain itu, dirinya juga memastikan tinta yang digunakan halal dan aman untuk tubuh. Sebab, Komisiner KPUD Kota Depok, Nana Shorbana, mengatakan bahwa spesifikasi tinta pemilihan kepala daerah diatur dalam Surat Keputusan KPU/KPTS/KPU tahun 2015 tentang Jenis Satuan Kebutuhan dan Spesifikasi Teknis Perlengkapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur/Bupati dan Wakil Bupati/Walikota dan Wakil Walikota. ‘’Seluruh logistik dan perlengkapan pemungutan suara sudah siap,’’ katanya. (jif)
Suluh Indonesia/ant
SATWA ENDEMIK - Sejumlah ekor Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) menggelayuti pohon dikawasan hutan mangrove Muara Gembong, Bekasi, kemarin.
pini F OKUS Berantas Korupsi dengan Berbagai Cara ALAM perkembangan sosial kemasyarakatan, upaya untuk mengubah karekter, norma, etika sampai dengan moral, sering berhasil apabila dilakukan melalui cara-cara seni. Bukan berarti cara lainnya tidak mampu, akan tetapi seni selalu melekat dalam keseharian manusia. Itulah sebabnya, ketika di masa lalu pemerintah menginginkan membatasi angka kelahiran, diciptakanlah lagu tentang keluarga berencana. Secara sederhana, lagu itu memberikan pesan kepada masyarakat bahwa dengan merencanakan keluarga maka keluarga sehat, kuat dan cerdas akan dapat dibentuk. Secara fisik, banyak patung keluarga dengan dua anak didirikan di berbagai tempat di Indonesia. Kita tahu, keluarga berencana di Indoensia dinyatakan berhasil. Malah, sejak tahun 70-an, Indonesia dipandang mampu menekan pertumbuhan sebanyak 100 juta penduduk. Tentu kita bisa melihat bahwa dengan adanya lagu seperti itu, sambil bersenandung anggota masyarakat akan disadarkan secara langsung tentang apa makna pesan yang ada di dalam lirik lagu itu. Senandung merupakan hal yang melekat pada diri manusia sehingga secara refleks akan mampu memberikan penyadaran. Itulah maknanya ketika lagu-lagu perjuangan Indonesia di masa revolusi 1945 mampu menggugah semangat kebangsaan. Tidak lain karena keberhasilan lirik dan nadanya yang benar-benar memberikan semangat. Bahkan lirik lagu Indonesia Raya sampai sekarang menjadi bahan perenungan dan “legitimasi” untuk memajukan negara. Misalnya, dipandang haruslah terlebih dulu membangun jiwa agar raga rakyat Indonesia dapat membangun negara yang lebih kuat dan sejahtera. Di perempatan jalan, kita juga dengar lagu imbauan untuk tertib berlalu lintas, manakala pengendara berhenti menunggu lampu hijau. Karena itulah, manakala korupsi sudah sulit memberantasnya, kiranya ada cara lain untuk memberikan pesan kepada masyarakat, yaitu melalui unsur seni dan terutama lagu-lagu yang merakyat. Mungkin diperlukan hal yang lebih serius, dalam arti menciptakan lagu yang bukan sekadar jingle. Para seniman dan pencipta lagu sebaiknya secara sukarela menciptakan lagu yang memang bertemakan pemberantasan korupsi, dimana lagu itu mempunyai selera populer, entah keroncong, dangdut, jazz, pop, rock sampai country. Mungkin lagu-lagu yang bertemakan korupsi seperti ini telah muncul pada dekade sebelumnya. Akan tetapi generasi baru sekarang memerlukan gaya lagu populer yang berebeda. Di sinilah tanggung jawab pencipta lagu untuk selalu memutakhirkan genre lagu-lagu yang menyuarakan tentang pemberantasan korupsi. Perlu kita pikirkan pendapat bahwa korupsi telah membudaya. Kiranya itu ada unsur benarnya. Mungkin yang lebih tepat dikatakan sudah menjadi kebiasaan. Jika kata budaya itu mengandung makna penghalusan sikap dan berbudi, korupsi bukanlah sifat dan perlakuan yang halus dan berbudi. Karena itu kata kebiasaan lebih tepat untuk melihat fenomena korupsi. Karena kebiasaan itu sudah melekat dan mewabah, maka justru diperlukan cara paling efektif untuk mengubahnya melalui generasi baru. Maka, menciptakan lagu anak-anak yang bertemakan bebas korupsi dan melarang korupsi merupakan pemikiran yang perlu dicoba. Seharusnya pencipta lagu anak-anak ini mempunyai tanggung jawab moral untuk mengubah sikap generasi mendatang karena melalui lagu inilah anak-anak akan merekam bagaimana sikap moral yang baik itu. Mereka akan mampu bertindak sesuai dengan pesanpesan yang ada di dalam lagu tersebut. Mari kita memakai segala cara untuk memberantas korupsi di tengah berbagai cara yang dilakukan korutor untuk menghindar dari jeratan hukum. ***
D
Bang D
el
Wapres Jusuf Kalla sebut Jaksa Agung HM Prasetyo tidak terlibat korupsi bansos Sumut
Bagian dari bela negara ...
Suluh Indonesia, Selasa 20 Oktober 2015
5
Semangat Restorasi dan Korupsi SEMANGAT Restorasi dan Perubahan Indonesia merupakan jargon Partai Nasdem. Partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan ini menampilkan suatu jargon politik yang dapat diartikan “adanya suatu perubahan ke arah Indonesia yang lebih baik”. Apa yang dikatakan sebagai “Perubahan dan Restorasi Indonesia” ke arah lebih baik oleh partai tersebut terpukul oleh perilakuperilaku kader partainya.
Hal tersebut dapat dilihat dari ditangkapnya pengacara kondang O.C Kaligis yang merupakan dewan pertimbangan partai, disamping yang terbaru ditangkapnya Sekretaris Jenderal partai Rio Capella. Rio Capella ditangkap karena adanya suap kepada dirinya perihal penanganan kasus bansos. Apa yang selama ini didengungkan sebagai semangat perubahan dan restorasi Indonesia hanyalah pepesan kosong. Suatu kalimat yang tidak memiliki makna secara menyuruh dalam arti pelaksanaannya. Jargon tersebut hanyalah kumpulan kata-kata yang tak memiliki landasan nilai yang menjadi keharusan bagi kader-kadernya untuk dilaksanakan. Tidak salah yang disebutkan bahwan jargonjargon partai hanya “permen” atau pemanis dari visi dan misi suatu partai. Jargon “semangat restorasi dan perubahan” tidak pernah dihayati dan diamalkan oleh para kadernya sehingga terjadilah perbuatan amoral. Apabila kata restorasi atau perubahan tersebut dikaitkan dengan penegakan hukum di Indonesia, dapat diartikan adanya suatu penegakan hukum yang lebih baik ke depannya. Korupsi yang menjadi penyakit bersama telah menjadi momok bagi kita. Dengan adanya perubahan penegakan hukum menjadi lebih baik diharapkan penyakit korupsi teramputasi dengan sendirinya. Namun, apa yang diharapkan sebagai suatu perubahan dalam penegakan hukum tidaklah nyata. Bahkan semangat restorasi itu memiliki arti baru sebagai “semangat perubahan untuk lebih banyak meraup keuntungan”. Korupsi yang merupakan penyakit sistematik dan kultural memang tidak bisa dimusnahkan selama bumi diciptakan. Hal ini dikarenakan korupsi bagian dari manusia itu sendiri. Korupsi terlahir sebenarnya dari sifat manusia yang berkuasa, haus kekuasaan, tidak pernah terpuaskan, materialistis, konsumtif, serta sikap acuh pada masyarakat. Sifat-sifat inilah yang mendorong korupsi menjadi tumbuh subur dalam diri manusia. Disamping adanya kesempatan dan kedudukan yang mendukung untuk terlaksananya suatu korupsi. Mengapa korupsi tumbuh sub-
Oleh I Made Agus Mahendra Iswara, SH.,MH*
Semangat restorasi dalam penegakan hukum, haruslah menjadi prioritas, bukan hanya retorika saja, kita tidak boleh kompromi dan bersiasat, kita harus mengedepankan kejujuran. Itu kata Surya Paloh, pendiri Partai Nasdem. Apa yang dikatakan tersebut dimaksudkan untuk menjadi trigger mechanism atau cambuk semangat kepada bangsa kita dalam hal penegakan hukum. Harus ada tindakan nyata yang jelas dari aparat dalam menindak koruptor tanpa pandang bulu.
ur di Indonesia, karena kita tidak secara tegas meyakinkan dalam hati kita bahwa korupsi itu salah. Pendidikan yang kita peroleh sekarang hanya menjabarkan korupsi adalah salah tanpa pernah mengkaji lebih dalam apa korupsi itu, mengapa bisa berkembang sesistematis seperti sekarang. Disamping melihat kultur kita yang paternalistik (asal bapak senang), apabila kita melihat ke belakang mengenai sejarah kerajaan, pemberian upeti dan kolusi dianggap sebagai kewajaran. Pemberian upeti dianggap bahwa masyarakat menyetor apa yang merupakan milik raja-raja. Hal itu menimbulkan suatu kewajaran bahwa kita sudah dikasi sesuatu maka kita harus memberi sesuatu kepada yang memberi kita makan. Apabila hal itu dilaksanakan dalam konteks orang tua dan anak adalah benar sedangkan untuk konteks pemerintah dan rakyat adalah salah.
Korupsi di Indonesia berkembang menjadi suatu monster bersama dipengaruhi oleh faktor masyarakat itu sendiri (kultur) dan juga dari regulasi yang belum mampu menangkal apa yang disebut sebagai korupsi. Ke depan perlu kita membuat suatu master plan pendidikan yang mengharamkan korupsi. Hal itu harus ditanamkan sejak dini kepada penerus bangsa kita baik melalui edukasi secara formal dalam pendidikan sekolah ataupun dalam aplikasi dalam bermasyarakat. Selain itu perlunya regulasi-regulasi hukum yang anti korupsi serta menaikkan level penghukuman bagi koruptor sehingga menghasilkan efek jera kepada pelaku maupun masyarakat secara luas. Paradigma Baru Sebagaimana dihayati dari makna restorasi dan pembaruan maka perlu adanya paradigma baru dalam berkehidupan masyarakat khususnya dalam hal penegakan hukum. Dengan adanya semangat pembaruan atau restorasi maka perlu adanya penegakan hukum yang lebih baik dari sebelumnya. Perlu penegakan hukum yang objektif tanpa pandang bulu serta perlu adanya mindset aparat penegak hukum yang berorientasi pada pembaruan yakni penegakan hukum yang tidak koruptif. Perlunya revolusi mental oleh penegak hukum baik dalam pembentukan atu-
ran maupun penegakan hukum. Revolusi mental dalam hal pembentukan aturan yakni adanya pembentukan aturan hukum yang tidak memuat kepentingan-kepentingan pihak-pihak tertentu, serta membentuk suatu regulasi hukum yang benar-benar pro rakyat dan tidak koruptif. Dalam penegakan hukum, perlu adanya prioritas penanganan perkara korupsi disamping perkara-perkara lainnya. Semangat restorasi dalam penegakan hukum, haruslah menjadi pri-
oritas, bukan hanya retorika saja, kita tidak boleh kompromi dan bersiasat, kita harus mengedepankan kejujuran. Itu kata Surya Paloh, pendiri Partai Nasdem. Apa yang dikatakan tersebut dimaksudkan untuk menjadi trigger mechanism atau cambuk semangat kepada bangsa kita dalam hal penegakan hukum. Harus ada tindakan nyata yang jelas dari aparat dalam menindak koruptor tanpa pandang bulu. Penegakan hukum jangan hanya dijadikan retorika-retorika yang tidak penting atau pencitraan saja. Tetapi jadikanlah suatu hal yang nyata dan nampak bagi kita semua. Semangat restorasi dan perubahan haruslah berubah ke arah yang positif dalam hal penegakan hukum. Jangan sampai restorasi dan perubahan diartikan sebagai “perubahan penegakan hukum yang berorientasi kepentingan dan koruptif” perlu adanya pemaknaan arti bahwa “perlunya restorasi dan perubahan dalam hal penegakan hukum yang lebih prima dan kokoh dalam penegakannya”. Mari bersama kita berantas korupsi dengan mengartikan sebenarnya kata “restorasi” tersebut sebagai perubahan untuk Indonesia lebih hebat, jaya dan bersih dari korupsi. *Penulis, calon Jaksa di Kejaksaan Negeri Larantuka NTT
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih
menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta
Acara Televisi Semakin Jelas Pada Perbuatan Amoral SAYA sebagai masyarakat Indonesia sangat kecewa dengan acara televisi yang ada terutama acara yang ‘ga jelas’ mempertontonkan apa. Apakah hal yang lucu atau sekedar pamer paha dan lekuk tubuh wanita selama jam jam pagi atau sore yang menurut saya tak layak disiarkan. Acara pagi yang sering dipertontonkan adalah lelucon yang menurut saya adalah pembodohan masal. Ditonton oleh penonton palsu yang diberi imbalan uang alias joki penonton dalam suatu acara yang sampah dan tak mendidik anak bangsa untuk menjadi lebih cerdas lebih kritis atau lebih berakhlak. Tapi acara tersebut hanyalah sampah yang menampilkan artis nikahan yang pamer kemewahan dan bahkan artis
‘beranak’ pun sampai sedemikian detil sampai ke detik-detik keluarnya sang bayi. Bagi saya ini acara sampah yng dipertontonkan oleh stasiun televisi yang tak mengerti tentang bangsa Indonesia yang mayoritas miskin dari segi ekonomi dan intelektual. Sebenarnya mau kemana kita jika acara televisi sedemikian sampahnya. Saya sudah sulit membayangkan negeri ini. Bangsa ini sedemikian kasihannya sehingga mungkin kelak akan semakin rusak atau ada orang yang benar-benar menjadi pemimpin yang mampu merubah kebiadaban ini. Abdurrahman Kalideres-Jakarta Barat
Menanti Janji Pemerintah Tentang Pemerataan Kesejahteraan PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis
dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 20 Oktober 2015
6
Temui KOI
Tim Koordinasi Ajukan Tiga Permintaan
Suluh Indonesia/ant
LIPATGANDAKAN HADIAH - Presiden Joko Widodo (kedua kanan), Menpora Imam Nahrawi (kedua kiri), serta Pemain Terbaik dan Pencetak Gol Terbanyak turnamen sepakbola Piala Presiden 2015 dari Persib Bandung Zulham Zamrun (kiri) menghadiri acara Silahturahim dengan peserta Turnamen Sepakbola Piala Presiden Tahun 2015 di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Jokowi berharap hadiah pada Piala Presiden 2016 dilipatgandakan sehingga mendorong perkembangan sepak bola di Indonesia yang lebih baik.
Presiden Lipatgandakan
Hadiah Piala Presiden 2016 JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap hadiah pada Piala Presiden 2016 dilipatgandakan sehingga mendorong perkembangan sepak bola di Indonesia yang lebih baik. “Saya harapkan hadiah Piala Presiden 2016 agar hadiahnya dilipatgandakan,” kata Presiden Jokowi dalam silaturahim dengan peserta Piala Presiden 2015 di Istana Negara Jakarta, Senin. Presiden menyebutkan penyelenggaraan Piala Presiden 2015 sudah mendapat kepercayaan dari masyarakat sehingga mudah mencari sponsor. “Saya berharap tidak han-
Gagal Juara
Sriwijaya Dipertahankan JAKARTA - Walau gagal meraih juara di Piala Presiden usai dikalahkan Persib 0-2, skuad Sriwijaya FC tidak akan dibubarkan dan tetap akan dipertahankan untuk mengikuti turnamen selanjutnya. “Kami akan tetap menjaga tim kami. Begitu ada turnamen langsung siap. Kami yakin pemerintah akan buat turnamen-turnamen yang akan datang,” ujar Chairman Sriwijaya FC Muddai Madang di Jakarta, kemarin. Menurut Muddai, kedepan perhelatan atau turnamen seperti Piala Presiden tidak berhenti, dan pemerintah diharapkan memikirkan sepak bola karena bisa menjadi hiburan masyarakat. “Ini hiburan yang harus digelar, bagaimana caranya pemerintah membuat atau mengadakan turnamen. Kita lihat, kalau ada sepak bola, emosi masyarakat bisa terkendali,” ungkapnya. Seperti diketahui, ada wacana kedepannya, Kemenpora melalui Tim Transisi akan menggulirkan turnamen Piala Panglima TNI dalam waktu dekat, serta Piala Pahlawan, namun hingga kini Kemenpora belum juga memberi penjelasan siapa peserta yang akan diajak menjalani turnamen, apakah klub ISL, Divisi Utama atau bahkan gabungan antara ISL dengan tim kasta kedua liga sepak bola Tanah Air. “Tentu akan dilihat pesertanya siapa untuk turnamen Panglima TNI. Kami pilih-pilih. Tapi kami ingin partisipasi terus,” terang Muddai. Muddai mengaku optimis para pemain masih setia kepada klub, apalagi mereka selalu diguyur bonus setiap kali memenangi laga di turnamen Piala Presiden. (pts)
ya piala ini yang dapat nama, tapi juga piala-piala lain sehingga sepak bola nasional berkembang,” katanya. Dalam kesempatan itu Presiden juga mengatakan akan menyelesaikan urusan keanggotaan Indonesia di FIFA. “Dengan FIFA juga akan kita urus, kemarin malam saya kira perwakilan FIFA juga menonton pertandingan final itu,” katanya. Presiden menyatakan senang sekali bisa bertemu dengan seluruh pemain, pengurus klub dan juga Panitia Piala Presiden 2015. “Saya sampaikan selamat kepada juara I Persib Bandung , pelatihnya Kang Ja-
jang Nurjaman, Zulham Zamrun pemain terbaik,” katanya. Menurut Presiden, industri sepak bola Indonesia dapat berkembang baik kalau dikelola dengan baik, dana tidak lari ke kantong-kantong pribadi tapi ke klub-klub bola. Menurut dia, kecintaan masyarakat terhadap sepak bola nasional sangat besar. “Inilah kesempatan, peluang di depan kita, memang pengelolaan industri sepak bola harus betul-betul profesional, fair play, manajemen baik, misal ada pemain gaplok wasit langsung denda,” katanya. Ia menyebutkan kalau lihat permainan bagus seperti di fi-
nal Minggu malam, masak Indonesia rangking 171. “Geleng-geleng kita, kita di bawah negara kecil padahal kita negara besar, pemain-pemain sangat potensial,” katanya. Presiden juga menyebutkan pengelolaan dana di Piala Presiden juga akan diaudit. “Saya ingin hadiah untuk Persib Rp3 miliar, Sriwijaya FC Rp2 miliar dan hadiah untuk pemain terbaik Rp300 juta diaudit karena ternyata diterima tidak sebesar itu,” katanya. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Menpora Imam Nahrowi dan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2015 Maruarar Sirait. (ant)
JAKARTA - Sebanyak tiga permintaan diajukan yang diajukan tim koordinasi kepada kepengurusan KOI dan Komite Eksekutif untuk segera diselesaikan, karena meresahkan para anggota. Dipimpin Ketua tim koordinasi, Dodi Iswandi, para perwakilan 39 anggota KOI tersebut bertemu langsung dengan Plt Sekjen KOI, Hifni Hasan, Ahmed Solihin anggota Komite Executive (KE) dan Ade Lukman Komisi Sport For All di Kantor KOI, Jakarta untuk menyampaikan 3 permintaan. Pertama terkait adanya surat KOI tertanggal 12 Oktober yang memberikan peringatan keras kepada 8 anggota, kedua terkait pelegalan 9 anggota baru yang segera disahkan, dan ketiga terkait keberadaan PP Pordasi yang segera dipulihkan haknya. “Putusan surat 12 Oktober tidak tepat diberikan kepada 8 anggota, karena tanpa alasan yang jelas, sedangkan terkait 9 anggota baru, selaknya mereka sudah diterima karena sudah dibahas pada pertemuan di Bogor, dan untuk Pordasi, sewajarnya KOI legowo, karena pu-
tusan itu berasal dari CAS,” tegas Dodi dalam pertemuan di Jakarta, kemarin. Dodi menilai sudah sewajarnya KE bisa berkomunikasi dan mengambil keputusan secara bijaksana, sehingga tidak semakin menambah permasalahan yang sudah ada. “Tentunya tiga permintaan ini bisa segera dibahas dalam KE sehingga bisa mendapatkan hasil yang positif untuk keberlangsungan kepengursan KOI kedepannya,” Dodi. Menanggapi pertemuan ini, Ahmed mengaku segera melakukan komunikasi dan membahasnya dalam rapat untuk menanggapi 3 permintaan tim koordinasi. “Kami menerima surat permintaan ini, dan akan kita proses dalam rapat KE secepatnya, semoga dengan pertemuan dan dialog ini, kedepan tentunya menjadi titik terang,” papar Ahmed. Seperti diketahui tim koordinasi sudah menyiapkan tim penjaringan untuk menyeleksi calon ketua umum dan kepengurusan lainnya di Kongres KOI 31 Oktober mendatang. (pts)
Komdis Hukum
Supardijono Seumur Hidup JAKARTA - Mantan manajer PSS Sleman, Supardjiono akhirnya mendapat hukuman berat dari PSSI berupa larangan beraktivitas seumur hidup dalam sepak bola di lingkungan PSSI. Putusan tersebut dikeluarkan usai melalui Sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI di Jakarta yang dihadiri langsung Ketua Komdis PSSI Ahmad Yulianto. Dalam putusannya, Komdis menilai Supardjiono terlibat dalam kasus sepak bola gajah yang dipertontonkan PSS Sleman dan PSIS Semarang pada babak delapan besar Kompetisi Divisi Utama, 26 Oktober 2014. Berdasarkan data yang dihimpun Komdis, Supardjiono telah berperilaku buruk karena memerintahkan para pemain melakukan sepak bola gajah, dan tindakan tersebut telah mencederai sportivitas dalam sepak bola. Sebelum menjatuhkan vonis, Komdis terlebih dulu me-
mintai keterangan sejumlah saksi, antara lain empat mantan pemain PSS seperti Hermawan Putra Jati, Satrio Aji, Ridwan Awaludin dan Moniega Bagus. Para pemain tersebut telah berterus terang bahwa perilaku buruk di lapangan terpaksa dilakukan untuk memenuhi perintah Supardjiono. Empat pemain itu sudah divonis ketika Komdis PSSI dipimpin Hinca Pandjaitan. Hermawan dihukum seumur hidup plus denda Rp100 juta, Satrio Aji, Moniega Bagus dan Ridwan Awaludin dihukum lima tahun plus denda Rp50 juta. Anehnya, Supardjiono yang saat itu disidang Komdis pimpinan Hinca malah terbebas dari sanksi. Padahal, manajer PSIS kala itu, Wahyu “Liluk” Winarto divonis seumur hidup dan denda Rp200 juta. Komdis era PSSI pimpinan La Nyalla Mattalitti kembali membuka kasus sepak bola gajah lantaran adanya ketidakadilan terhadap vonis kepada pemain dan ofisial tim. Selain Supar-
djiono, Sidang Komdis juga memvonis tiga orang lain, yakni mantan pelatih Persipur Purwodadi Gunawan, mantan pelatih Persegres Gresik Agus Yuwono dan Bambang Suryo (BS), seseorang yang mengungkap match fixing di sepak bola Indonesia. Ketiganya dianggap membuat gaduh setelah mengeluarkan pernyataan di media terkait adanya penyuapan dan pengaturan skor di sepak bola Tanah Air. Hasil Sidang Komdis, Gunawan dan Bambang Suryo dihukum seumur hidup, sedangkan Agus Yuwono divonis lima tahun tak boleh beraktivitas dalam sepak bola. “BS dan Gunawan yang katanya mau membantu PSSI mengungkap judi dan rantai match fixing, tapi ternyata berbohong dan sampai sekarang tidak membantu. Sedangkan Agus Yuwono sudah dipanggil, tapi sampai sekarang juga tidak datang,” jelasnya. (pts)
lahraga
7
Suluh Indonesia, Selasa 20 Oktober 2015
Celta Vigo
Berbagi Posisi Puncak Klasemen MADRID - Celta Vigo kini menyamai koleksi nilai Real Madrid dan Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol berkat gol penentu kemenangan yang dibukukan Nolito pada menit terakhir, ketika mereka menang 2-1 di markas Villarreal kemarin. Atletico Madrid kini terpaut dua angka dengan para pemuncak klasemen ketika Antoine Griezmann dan Yannick Ferreira Carasco membawa mereka meraih kemenangan kontroversial atas Real Sociedad. Villarreal memulai akhir pekan sebagai pemuncak klasemen, namun dua kekalahan beruntun membuat mereka tergelincir ke posisi kelima. Real Madrid tetap berada di pucuk klasemen berkat keunggulan selisih gol dan akan melawat ke markas Celta pada Sabtu depan pada pertarungan antara sesama tim pemuncak klasemen. Villarreal tampil lebih baik pada fase awal pertandingan, namun mereka mendapat hantaman empat menit sebelum turun minum ketika Fabian Orellana melepaskan tendangan melengkung yang berbuah gol dari luar kotak penalti. Tim tamu berpeluang memperbesar keunggulan menjelang turun minum ketika sepakan cungkil Pablo Hernandez melambung di atas mistar gawang dan upaya Nolito membentur tiang gawang. Villarreal kemudian harus
tampil dengan sepuluh pemain pada awal babak kedua, ketika bek internasional Pantai Gading Eric Bailly mendapatkan kartu kuning kedua. Namun, meski Celta mendominasi penguasaan bola, tuan rumah justru mampu menyamakan kedudukan melalui sepakan Denis Suarez yang terdefleksi 23 menit sebelum pertandingan usai. Pasukan Marcelino tidak dapat mempertahankan satu angka, ketika pemain internasional Spanyol Nolito mencatatkan gol keenamnya di musim ini dengan memanfaatkan bola pantul setelah upaya Orellana membentur mistar gawang. Pada pertandingan yang dimainkan setelahnya, Atletico menambahkan tekanan terhadap mantan pelatih Manchester United David Moyes ketika Real Sociedad tetap berada di atas zona degradasi hanya berkat keunggulan selisih gol, dengan hanya raihan satu kemenangan dari delapan pertandingan pembukaan musim ini. “Saya katakan kepada para pemain bahwa pada akhirnya upaya mereka layak mendapatkan hal lebih,” kata Moyes. “Mereka layak mendapat sedikit keberuntungan, yang tidak mereka dapatkan.” Griezmann dengan brilian berlari melewati barisan pertahanan tim Basque pada menit kesembilan sebelum mengarah-
Fiorentina
Kokoh di Puncak Klasemen
MILAN - Fiorentina kokoh di puncak klasemen Liga Italia setelah Inter Milan menyia-nyiakan peluang untuk merebutnya setelah bermain imbang tanpa gol dengan tamunya Juventus pada Minggu. Fiorentina disebut-sebut sebagai salah satu kandidat tim yang mampu finis di posisi atas musim ini, berkat serangkaian penampilan meyakinkan di bawah asuhan pelatih baru Paulo Sousa, termasuk saat mereka menang besar 4-1 atas Inter tiga pekan silam. Namun La Viola menelan kekalahan keduanya musim ini pada Minggu ketika Lorenzo Insigne dan Gonzalo Higuain mengemas gol keenam mereka di liga musim ini musim ini untuk mengamankan kemenangan 2-1 di Stadion San Paolo, di mana Nikola Kalinic sempat menyamakan kedudukan dua menit sebelum Higuain membukukan gol penentu kemenangan pada menit ke-75. Rasa sakit akibat kekalahan itu tidak terlalu pahit dengan fakta bahwa Fiorentina akan tetap memuncaki klasemen, setelah Inter gagal mengalahkan Juventus di Derby d’Italia. Total 79.154 penonton menyaksikan secara langsung pertandingan sengit ini untuk ke-165 kalinya di markas Inter, yang menghasilkan pendapatan tiket terbanyak sepanjang masa yakni 3.740.051 euro. Namun meski mendominasi permainan pada babak pertama yang diwarnai sepakan Marcelo Brozovic yang mengenai tiang gawang, pasukan Roberto Mancini menyelesaikan tugas untuk menaklukkan Juve di San Siro untuk perta-
ma kalinya sejak 2010, ketika Jose Mourinho memimpin “Tim Biru-Hitam” meraih treble yakni menjuarai Liga Italia, Piala Italia, dan Liga Champions. Pada akhirnya, Mancini hanya dapat mengeluhkan sedikit hal, khususnya melihat tiang gawang menyelamatkan Inter dari sepakan Sami Khedira pada babak pertama. “Ini merupakan pertandingan berat, sulit untuk kedua tim. Tidak mudah untuk menciptakan peluang-peluang dan tidak banyak pada akhirnya,” kata Mancini. “Ini merupakan pertandingan penting karena kemenangan akan dapat mengumpulkan kembali apa yang telah kami capai sejauh ini di musim ini, dan mendorong Juve dari persaingan.” “Namun kami harus puas dengan hasil imbang. Ini adalah hasil yang adil,” Inter tetap menghuni peringkat kedua di belakang Roma dengan 17 angka, di mana Napoli, Sassuolo, dan Lazio terpaut dua angka di belakangnya. Juventus kini mengumpulkan sembilan angka dari delapan pertandingan dan terpaut sembilan angka dari Fiorentina. Tiga hari sebelum menjamu Borussia Moenchengladbach, sambil bertekad mendulang kemenangan ketiganya di fase grup Liga Champions, pelatih Juve Massimiliano Allegri puas dengan penampilan yang ia yakini telah mengingatkan rival-rival Juve bahwa perjuangan mereka belum selesai. “Saya tidak tahu apakah kami akan memenangi gelar liga pada musim ini, namun kami akan memperjuangkannya,” kata Allegri. (ant)
kan bola melewati Geronimo Rulli untuk membuka gol ke gawang bekas klubnya. Pertandingan yang berlangsung hangat sepanjang 80 menit diikuti dengan tuan rumah tidak mampu mengatasi pertahanan tim tamu ketika Atletico dipaksa bertahan, namun suasana memanas pada fase akhir permainan ketika Diego Reyes diusir keluar lapangan karena berlebihan saat memprotes wasit Ignacio Iglesias Villanueva. Villanueva kemudian menolak memberi penalti kepada tuan rumah pada masa tambahan waktu ketika Jose Maria Gimenez terlihat menjatuhkan Jonathas. Untuk menambah penderitaan tim tuan rumah, Atletico merangsek naik dan Fernando Torres menyodorkan bola kepada Carrasco untuk mencetak gol perdananya untuk klub. “Gimenez menjatuhkan dirinya sendiri ke tanah melalui aksi heroik dan menyentuh bola,” kata pelatih Atletico Diego Simeone. “Wasit melihat ia menyentuh bola dan bukan pemain.” Jonathas kemudian mendapatkan dua kartu kuning dalam rentang waktu yang singkat, ketika ia kehilangan kesabarannya terhadap para ofisial, untuk membuat Royes harus kehilangan dua pemain pentingnya menjelang pertandingan krusial akhir pekan mendatang di markas Levante. (ant)
Suluh Indonesia/ap
GOL KEMENANGAN - Striker Celta Vigo, Nolito melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Villareal pada lanjutan kompetisi La Liga Spanyol di markas Villarreal kemarin. Gol ini merupakan gol kemenangan bagi Celta Vigo yang mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-1.
Marseille Kembali Gagal Raih Kemenangan PARIS - Olympique Marseille tetap berada di dekat dasar klasemen Liga Prancis setelah ditahan imbang 1-1 oleh tamunya Lorient pada Minggu, sedangkan Bordeaux dan Montpellier bermain imbang tanpa gol, dan Hatem Ben Arfa menginspirasi Nice untuk menang 4-1 di Stade Rennes. Marseille membuka keunggulan melalui penalti Michy Batshuayi pada menit ke-21, namun Benjamin Moukandjo mampu menaklukkan kiper Steve Mandanda untuk menyamakan kedudukan 16 menit kemudian. Marseille tertahan di posisi ke-16 dengan sembilan angka dari sepuluh pertandingan.
Lorient menghuni peringkat kesembilan dengan 15 angka. Start tidak maksimal Bordeaux musim ini berlanjut dengan hasil imbang 0-0 melawan tamunya Montpellier pada pertandingan yang didedikasikan untuk almarhum kiper tuan rumah Dominique Dropsy yang meninggal dunia pada usia 63 tahun 7 Oktober silam. Nice mengamankan kemenangan di markas Rennes dengan Ben Arfa yang berperan di balik gol-gol mereka. Marseille dicemooh para penonton setelah ditahan oleh Lorient ketika start buruk juara sembilan kali itu berlanjut. Michele membawa Marseille memimpin
namun penalti Batshuayi menyamakan kedudukan pada menit ke-37 di Stade Velodrome. Marseille telah gagal memenangi enam pertandingan terakhirnya di semua kompetisi dan hanya unggul lima angka dari zona degradasi, terpaut 17 angka dari pemuncak klasemen liga Paris Saint Germain. “Kami berada dalam situasi darurat,” kata bek asal Kamerun. Nicolas Nkoulou. “Kami memerlukan tiga angka, tentu saja kami kecewa.” Pada pertandingan berkualitas rendah, Bordeaux hanya mampu melepaskan tiga tembakan ke gawang Montpellier, yang hanya mencatatkan satu
tembakan ke gawang. Hasil imbang 0-0 membuat pasukan Willy Sagnol menghuni posisi ke-14, sedangkan Montpellier berada di posisi ke-18, unggul satu angka dari zona degradasi, setelah menghindari kekalahan untuk ketiga kalinya musim ini. Nice, tim yang paling banyak mencetak gol di liga, mengalahkan Rennes untuk mencatatkan kemenangan beruntun keempat mereka. Mereka membuka keunggulan pada menit ke-14 melalui Mathieu Bodmer, sebelum Ben Arfa meneruskan laju penampilan bagusnya dengan mencetak gol sensasional pada menit ke-53.
Mendapat bola panjang dari Jean Seri, Ben Arfa menggiring bola ke arah gawang dan mengatasi hadangan Sylvain Armand dengan berganti kecepatan sebelum mencetak gol dari luar kotak penalti. Mahamane Traore mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-75 sebelum Said Benrahma menambahi gol keempat dari luar kotak penalti lima menit kemudian. Kamil Grosicki mencetak satu gol balasan untuk Rennes. Kemenangan ini membawa Nice menghuni peringkat kelima dengan koleksi 17 angka di atas Rennes, yang turun ke peringkat ketujuh dengan tertinggal satu angka. (ant)
Jason Day
Ambil Alih Posisi Pegolf Nomor Satu Dunia
LONDON - Jason Day mengambil alih posisi sebagai pegolf nomor satu dunia dari Jordan Spieth di daftar peringkat golf yang diumumkan, kemarin. Pegolf Australia yang memenangi gelar turnamen utama pertamanya di PGA Championship pada Agustus lalu itu, merebut posisi puncak untuk kedua kalinya selama karirnya. Dia sempat mengungguli Spieth pada 21 September lalu, namun sepekan kemudian pegolf AS Spieth memenangi Tur Championship untuk kembali merebut posisi puncak. Para pegolf yang ikut tampil pekanb lalu memastikan bahwa Day akan menggeser Spieth dengan mengumpulkan 12,42 angka melawan 12,40. Sementara itu mantan pegolf nomor satu dunia Rory McIlroy tetap berada di urutan ketiga dalam daftar peringkat dengan angka rata-rata 10,92. Spieth memenangi turnamen Maters dan AS Terbuka tahun ini sebelum berada di posisi keempat di Inggris Terbuka dan kedua di belakang Day di PGA Championship. Sedangkan Day memenangi enam turnamen selama tahun ini, termasuk empat kemenangan di dari enam babak permulaan PGA Championship. (ant)
JAKARTA
Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, Properti & Peluang Emas Ukuran 2 x 50 mmk
BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000 Hub :
021-5357602
KINI...
Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(0251) 8401018 (021) 5357602
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Selasa 20 Oktober 2015
8
Enam Pendaki Tewas
Korban Berhasil Teridentifikasi MAGETAN - Enam dari tujuh pendaki tewas akibat kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, jalur pendakian Cemoro Sewu Kabupaten Magetan berhasil teridentifikasi oleh petugas. ‘’Sejauh ini, petugas berhasil mengidentifikasi enam dari tujuh korban tewas. Saat ini semua jasad korban sudah terevakuasi dan berada di kamar jenazah RSUD dr Sayidiman Magetan,” ujar Koordinator Basarnas Pos SAR Trenggalek, Supriono, di posko induk Operasi SAR musibah pendaki Gunung Lawu, Cemoro Sewu Kecamatan
Plaosan Magetan, kemarin. Keenam korban teridentifikasi tersebut adalah Rita Septi Nurika (21) warga Paron, Ngawi; Nanang Setya Utma (16) warga Beran, Ngawi; Sumarwan warga Beran, Ngawi (ayah Nanang Setya Utama); Joko Prayitno (31) warga Kebun Jeruk, Jakarta; Kartini (28) warga Jakarta; dan Awang yang belum diketahui asalnya. Sedangkan satu korban tewas masih belum dapat diidentifikasi karena kondisi jasad yang hangus dan tidak ditemukan kartu identitas. Supriono juga melurus-
kan, selain tujuh korban tewas, juga terdapat dua korban kritis akibat luka bakar pada insiden tersebut. Kedua korban kritis tersebut adalah Eko Nurhadi (45) warga Karangjati, Ngawi yang dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya, dan Novi Dwi (14) warga Beran, Ngawi yang dirujuk ke Solo. ‘’Sebelumnya sempat disebutkan ada tiga korban kritis. Nah, satu dari tiga korban kritis tersebut akhirnya meninggal, sehingga diakumulasikan ke jumlah korban tewas yang menjadi tujuh orang,” ucapnya. (ant)
Sejumlah Warga Kulon Progo
Tolak Pembangunan Bandara YOGYAKARTA - Sejumlah warga Kabupaten Kulon Progo yang tergabung dalam Wahana Tritunggal melakukan aksi mogok makan di halaman Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin, menuntut dihentikannya rencana pembangunan bandara baru di Kabupaten itu. Juru bicara aksi mogok makam, Santos Muhammad di sela aksi itu mengatakan, aksi mogok makan akan dilakukan selama 15 hari oleh sekitar 10 orang dengan menginap di halaman DPRD DIY terhitung mulai Senin (19/10) hingga 2 November 2015. ‘’Meski aksi ini
dinilai belum sesuai dengan prosedur perundang-undangan kami akan tetap melakukan aksi mogok makan mulai hari ini,” kata dia. Ia mengatakan, aksi itu terpaksa dilakukan karena berbagai aksi yang dilakukan sebelumnya belum mampu menghentikan keinginan Pemda DIY melangsungkan pembangunan bandara internasional di Kulon Progo. Dalam aksi itu pula, menurut Santos, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X diharapkan segera mencabut Surat Keputusan (SK) Nomor 68/Kep.2015 Tentang Izin Penetapan Loka-
si (IPL) Pembangunan Bandara. ‘’Kami juga menolak Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW) Kabupaten Kulon Progo,” kata dia. Pencabutan IPL Bandara tersebut, menurut dia, seharusnya dapat dilakukan Gubernur DIY setelah warga WTT Kulon Progo memenangkan sidang di PTUN mengenai pembatalan IPL Gubernur tersebut pada 23 Juni. Namun ia menyayangkan, Pemda DIY justru balik mengajukan kasasi pada 19 Agustus 2015 yang akhirnya dikabulkan MA. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HASIL PANEN PULAU JAWA - Buruh tani memanen padi di Ngawi, Jawa Timur, kemarin. Kementrian Pertanian mencatat 392.000 hektare sawah di Pulau Jawa telah dipanen pada bulan September lalu dan mampu menghasilkan beras sebanyak 1,12 juta ton.
Gubernur Gorontalo
Divonis 8 Bulan GORONTALO - Majelis Hakim PN Kota Gorontalo menjatuhkan vonis delapan bulan penjara kepada Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam kasus fitnah atas Komjen Pol Budi Waseso, kemarin. Vonis tersebut sesuai dengan tuntutan JPU yang menjeratnya dengan Pasal 317 ayat
(1)dan (2) subsider Pasal 311 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 316 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Usai mendengarkan putusan hakim Johnicol Richard Frans Sine tersebut, Rusli meninggalkan ruang persidangan tanpa memberikan penjelasan
perihal kasusnya. Kuasa Hukum terdakwa, Herson Abas, menyatakan keberatan atas vonis tersebut dan menyatakan akan segara banding. ‘’Vonis ini tidak adil. Upaya banding akan kami lakukan,” tegasnya. Sebelumnya, Budi Waseso yang pernah menjabat Kapol-
da Gorontalo melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baiknya ke Polda Gorontalo pada tahun 2013, sedangkan Rusli ditetapkan sebagai tersangka pada 17 Februari 2015. Buwas melapor setelah mengetahui gubernur mengadukan kinerjanya kepada Menkopolhukam. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Suluh Indonesia/ant
PRODUKSI BATA - Perajin mengangkut batu bata yang telah dijemur dengan cara digendong untuk selanjutnya dibakar di Mranggen, Kabupaten Demak, kemarin. Perajin batu bata menaikan jumlah produksi batu bata dari 600 buah per hari (saat musim hujan) menjadi 1.000 buah per hari karena panas yang merata sepanjang hari selama lima bulan terakhir saat musim kemarau.
Tiga Polisi Terima
Putusan Kasus Lumajang SURABAYA - Sebanyak tiga oknum kepolisian dari Polres Lumajang dan jajarannya langsung menerima putusan dalam Sidang Disiplin Anggota Polri terkait dengan kasus tambang pasir ilegal Lumajang di ruang rapat Biro SDM Mapolda Jatim. ‘’Siap, terima,” kata Kasubagdalops Polres Lumajang AKP Sudarminto yang juga mantan Kapolsek Pasirian saat sidang disiplin yang dipimpin Wakapolres Lumajang Kompol Iswahab selaku Ankum (atasan yang berhak menghukum) itu. Dalam persidangan yang
hanya berlangsung 15 menit dengan agenda pembacaan putusan untuk AKP Sudarminto, Ipda Samsul Hadi (Kanit Reskrim Polsek Pasirian) dan Aipda Sigit Pramono (Babinkamtibmas Polsek Pasirian) itu, ketiganya menyampaikan jawaban sama. Hanya saja, AKP Sudarminto sempat meminta waktu untuk berkonsultasi dengan pendampingnya dari Bidang Hukum Polres Lumajang, namun jawaban akhirnya sama, yakni menerima putusan yang sebenarnya sama dengan tuntutan oleh Provost dalam sidang sebe-
lumnya itu. ‘’Ketiganya terbukti melakukan pelanggaran berupa pungutan tidak sah untuk kepentingan pribadi, karena itu hukumannya adalah teguran tertulis, mutasi secara demosi (mutasi ke luar dari wilayah semula), dan penempatan khusus (sel tahanan) selama 21 hari,” kata Kompol Iswahab. Meski ketiganya menerima putusan itu, pimpinan sidang merujuk Pasal 30 PPRI 2/2003 untuk memberi kesempatan terperiksa mengajukan keberatan tertulis hingga 14 hari ke depan. (ant)
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629