Skip to main content

Edisi 20 Mei 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Rabu, 20 Mei 2015

No. 95 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

Perkara Budi Gunawan Dihentikan JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dna Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol.Viktor Edison Simanjuntak mengatakan berkas perkara Komjen Pol.Budi Gunawan tidak layak naik ke penyidikan. Hal ini dikatakan Viktor berdasarkan hasil gelar perkara internal yang dilakukan pihaknyadengan mengundang ahli hukum pidana dan pencucian uang. ‘’Gelar perkara kan tidak sah penyidikanya,” kata Viktor di Jakarta, kemarin. Karena dinilai tidak layak, Polri mengaku tak bisa menaikan berkas perkara Wakapolri tersebut ke tingkat penyidikan, dan untuk sementara menghentikan kegiatan penyelidikan atas berkas perkara yang pernah disidik KPK dan kemudian dilimpahkan ke pihak Kejagung itu. ‘’Ya sementara ini tidak ada (penyelidikan kas BG-red), apakah perlu digelar lagi nanti atau dilihat lagi, tapi sementara ini tinggal mengumpulkan berkas-berkas saja,” imbuh Viktor. Kendati mengatakan tak menyelidiki lagi perkara Budi Gunawan, jenderal bintang satu tersebut membantah pihaknya menghentikan ber-

kas perkara Budi Gunawan. ‘’Kalau sudah dinyatakan tidak sah, jadi yang mau di investigasi apa ?,”tanya Viktor. Menanggapi adanya kabar dihentikan perkara Budi

Budi Gunawan

Gunawan, pimpinan KPK pasrah dan mengaku enggan mencampuri lagi perkara kasus Budi Gunawan karena sebelumnya telah dilimpahkan ke Kejagung. ‘’Setelah putusan praperadilan, KPK sudah korsup (koordinasi supervisi) kasus BG kepada kejaksaan, dan sekarang sejak ditangani kejaksaan dan Polri, KPK tidak akan mencampuri lagi dan menjadi otoritas

penuh dari Polri terhadap penanganan kasus tersebut,” kata Plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adjie. Hal senada juga dikatakan Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi SP ‘’Itu (kasus BG) sudah diserahkan ke kejaksaan. (KPK) tidak akan ikut campur lagi karena sudah diserahkan ke kejaksaan,” tukas Johan. Menurut Johan,dalam perkara Budi Gunawan sebenarnya KPK mempunyai bukti permulaan yang cukup dalam menetapkan mantan Kalemdikpol tersebut sebagai tersangka. Namun, karena putusan praperadilan yang dipimpin hakim tunggal Sarpin Rizaldi menyatakan KPK tidak berwenang menyidik perkara BG karena BG bukan penyelenggara negara, KPK menerima konsekuensi putusan praperadilan yang memenangkan Budi Gunawan tersebut. (Jadi) bukan karena tidak ada alat bukti,putusan hakim Sarpin kan begitu, setelah itu kita serahkan ke kejaksaan. Lalu gelar perkara, kewenangan kejaksaan diserahkan ke Mabes Pori, kita gak ikut campur lagi,” pungkasnya. (wnd)

Walikota Bengkulu

Dinyatakan Buron BENGKULU - Kajari Kota Bengkulu, Wito menjanjikan hadiah berupa batu akik khas Bengkulu “Red Rafflesia” bagi siapa saja yang menemukan keberadaan tersangka dugaan korupsi dana bantuan sosial yakni Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan. ‘’Kami sampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia, siapa saja yang menemukan tersangka, informasikan kepada kantor kejaksaan negeri atau kantor kepolisian setempat, nanti kami akan memberikan batu akik Red Rafflesia reward bagi yang bisa memberikan informasi dimana tersangka,” katanya di Bengkulu, Selasa. Kajari mengungkapkan, pihaknya yakin akan menemukan keberadaan Wali Kota Bengkulu yang saat ini diketahui tidak berada di wilayah hukum Kejari Bengkulu. Helmi Hasan mengabarkan dirinya sakit dan sedang pemulihan rawat jalan di RS Abdi Waluyo, tetapi setelah ditelusuri, tidak mendapatkan informasi bahwa tersangka menjadi pasien rumah sakit tersebut. Wali kota sudah lima kali dipanggil oleh penyidik untuk menjalani pemeriksaan, usai ditetapkan sebagai tersangka kasus bansos 2012-2013. Namun tersangka tidak pernah hadir sekali pun menjalani pemeriksaan, penyidik kejari akhirnya menyambangi kediaman wali kota baik di balai kota maupun di rumah pribadi, dan tidak menemukan keberadaan tersangka. ‘’Kalau ada yang menemukan, bisa langsung hubungi kontak telepon Kejaksaan Negeri Bengkulu dengan nomor 0736-21071, seluruh rakyat Indonesia yang mengetahui keberadaan tersangka HH mohon segera memberikan informasi,” kata dia. Pihaknya meyakini, selama Helmi Hasan masih menapakkan kaki di bumi, pihaknya akan segera menemukan keberadaan tersangka, dan Kajari Bengkulu sudah menandatangani surat pencarian. (ant)

Suluh Indonesia/ant

UJIAN PAKET A - Badrun (52) mengerjakan soal IPS saat mengikuti ujian paket A setara SD di SMPN 13 Mataram, NTB, kemarin. Sebanyak 44 orang peserta mulai umur 12 tahun hingga 52 tahun mengikuti ujian paket A setara SD di sekolah tersebut dan sebagian besar peserta beralasan tidak tamat SD karena tidak memiliki biaya untuk melanjutkan sekolah.

SBY Dituding Tak Berani Bubarkan Petral PEMERINTAHAN Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat gebrakan dengan membubarkan Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) dan anak usahanya yang berpusat di Singapura dan berperan dalam impor minyak Indonesia.

Suluh Indonesia/ant

GELAR PERKARA NARKOBA - Kapolres Lampung Selatan AKBP Hengki (kiri) bersama anggotanya menunjukan paket ganja 200 kilogram hasil sitaan saat gelar perkara kejahatan narkoba di Mapolres Lampung Selatan, Kalianda, kemarin.

Meski diketahui bermasalah, namun di masa lalu Petral tetap beroperasi hingga akhirnya dibubarkan. Menteri ESDM Sudirman Said menuding sulitnya pembubaran Petral selama ini karena selalu selalu mentok di meja presiden terdahulu. Pernyataan Sudirman tersebutpun menyulut emosi mantan Presiden Susilo Bambang

Yudhoyono yang merasa sebagai tertuduh dan telah difitnah. Menanggapi marahnya SBY, Sudirman menegaskan tidak ada keputusan besar, penting yang tidak melibatkan pimpinan tertinggi negara, begitupun ketika dirinya memutuskan pembubaran Petral. ‘’Mengenai situasi pengelolaan migas di masa lalu, saya yakin para pengelola, pemerintah, dan juga

berbagai stakeholder tahu persis situasinya,” katanya di Kantor Presiden Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, ketika dirinya mengumumkan pembubaran Petral sebenarnya hanya menjalankan mandat untuk terus menata berbagai aspek pengelolaan manajemen sumber daya manusia. Dan menjadi kewajiban dirinya untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat pada setiap langkah-langkah penataan. ‘’Jadi itu kira-kira tanggapan saya dan mohon tidak diperpanjang karena yang kita lakukan semata-mata menata hal-hal yang sudah lama waktunya,” tegasnya.

Sebelumnya, SBY merasa difitnah yang menyatakan bahwa pemberantasan mafia migas selalu berhenti di meja presiden terdahulu. SBY pun meminta klarifikasi Sudirman tentang apa yang dimaksud, karena justru ia pun ingin penyimpangan apapun diberantas. SBY mengatakan tidak pernah ada yang mengusulkan agar Petral dibubarkan. ‘’Saya ulangi, tidak ada. Kalau ada, pasti sudah saya tanggapi secara serius. Tudingan ini saya pandang sudah termasuk fitnah dan pencemaran nama baik. Saya masih menunggu klarifikasi dari yang bersangkutan,” tegas Yudhoyono. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 20 Mei 2015

2

Untuk PHL Kelurahan

DKI Kucurkan Dana Rp 3 Miliar JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,1-3 miliar kepada para lurah se-DKI untuk merekrut Pekerja Harian Lepas (PHL) atau tenaga kerja kontrak pada tahun ini. Anggaran itu dilokasikan untuk membayar gaji para PHL sebesar Rp2,7 juta setiap bulan, biaya asuransi kesehatan dan tenaga kerja, belanja bahanbahan material bangunan beserta satu unit mobil pikap sebagai kendaraan operasional. Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Bambang Sugiyono mengatakan, perekrutan tenaga kerja kontrak atau PHL pada tahun ini telah didasari payung hukum Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Penanganan Prasarana dan Saranan Umum (PSSU) di kelurahan. “Jadi memang benar, itu sudah ada Pergub-nya tentang PPSU di kelurahan. Di situ sudah jelas bahwa kelurahan akan merekrut tenaga kerja kontrak,” katanya di Balaikota Jakarta, kemarin.

Mantan Walikota Jakarta Utara ini menyampaikan, jumlah tenaga kerja kontrak yang akan direkrut di masing-masing kelurahan bervariasi antara 4070 orang, tergantung dari luasan wilayah dan jumlah penduduknya. Kelurahan yang luasan wilayahnya kecil dan berpenduduk sedikit, diberikan 40 orang tenaga kerja kontrak. ‘’Kalau luas wilayah arealnya besar dan banyak penduduknya, bisa 70 orang,” ujarnya. Dikatakan Bambang, dalam perekrutan ini, para lurah diberikan kewenangan dan otoritas penuh untuk memilih sendiri tenaga kerja kontrak yang nantinya akan dipekerjakan di kantor kelurahan mereka. Para Tenaga kerja kontrak yang direkrut tersebut harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain berusia 18-58 tahun, berpendidikan maksimal Sekolah Dasar (SD) dan harus ber-KTP DKI. ‘’Persyaratan lainnya, tenaga kerja kontrak itu tidak boleh menjabat atau sedang menduduki jabatan

Kilas Enam Rudin Dikosongkan MABES Polri berencana akan mengosongkan enam rumah dinas milik Polri yang berlokasi di Jalan Cipinang Baru Bunder, Jakarta Timur. Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri Kombes Latif, di Jakarta, kemarin mengatakan, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, kami akan menertibkan dam mengosongkan aset-aset berupa tanah dan bangunan milik Polri. Pasalnya kebutuhan perumahan dinas bagi anggota Polri aktif di seluruh Tanah Air baru terpenuhi 14 persen. Dasarnya keterbatasan akomodasi Polri masih jauh dari harapan. Kecukupan rumah baru 14 persen. Menurut Kombes Latif, di seluruh Tanah Air, masih banyak rumah dinas yang ditempati oleh penghuni yang sudah tidak berhak. Padahal menurut Latif, penghuni yang sudah pensiun seharusnya wajib mengembalikan rumah dinas yang ditempatinya ke Mabes Polri. Menurut perwira menengah itu, Surat Perintah Kapolri terkait penertiban aset milik Polri. (kmb)

Ketua RT, RW dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK). Mereka digaji Rp2,7 juta tiap bulan, sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP). Kemudian mereka juga dapat peralatan dan seragam khusus warna orange. Itu semua anggarannya ada di kelurahan, termasuk buat beli bahan bangunan seperti semen dan mobil pikap buat operasional,” ucapnya. Lebih lanjut Bambang mengutarakan, selain gaji, para tenaga kerja kontrak yang direkrut juga akan mendapat fasilitas asuransi kesehatan dan tenaga kerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Setiap harinya, para tenaga kerja kontrak tersebut bekerja dua shift yang dimulai dari pukul 07.00 - 15.00 WIB dan pukul 15:00-23:00. Ia menambahkan, tiap satu atau tiga bulan, kinerja tenaga kerja kontrak tersebut akan dievaluasi para lurah setempat. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

UJIAN PAKET A - Sejumlah peserta bersiap mengikuti ujian paket A atau setara SD di SDN Gondangdia 1 Pagi, Jakarta, kemarin. Sebanyak 1.786 peserta yang berasal dari 11 penyelenggara paket A di DKI Jakarta mengikuti ujian kesetaraan setara SD.

Ahok :

PNS Nyolong Duit Dipecat JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melantik 649 pejabat eselon III dan eselon IV di Balaikota, Jakarta, kemarin. Di hadapan ratusan pejabat tersebut, Basuki mengatakan saat ini tidak ada zona aman bagi pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Mereka harus menunjukkan kinerja yang baik agar tetap bisa berada di posisinya. ‘’Tidak ada zona aman di DKI sekarang. Setiap saat bapak dan ibu bisa dicopot jika tidak berkinerja baik,” tegas Basuki. Pelantikan ratusan pejabat kali ini dilakukan karena belum

optimalnya pelayanan kepada masyarakat dan mental birokrasi yang belum juga baik. Kendati demikian, Basuki menilai pelayanan masyarakat saat ini sudah berubah cukup banyak dibandingkan beberapa tahun lalu. Namun terkait dengan mental birokrat, menurutnya, masih ada yang perlu diperbaiki. ‘’Masih ada birokrat yang menerima suap, malas bekerja, ataupun korupsi dengan alasan gaji tidak cukup. Makanya sekarang kita naikkan gaji PNS di DKI ini,” ujarnya. Ditegaskan Ahok, sapaan akrabnya, jika masih ada PNS

yang kedapatan menerima suap atau korupsi akan langsung dipecat. Bukan hanya dari jabatannya, tapi juga dari statusnya sebagai PNS. Hal itu sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 tahun 2010. ‘’Kalau sudah nyolong duit langsung pecat sebagai PNS, ada dasarnya kok di PP Nomor 3 tahun 2010. Saya lebih memilih pecat PNS sebanyak mungkin karena tidak efektif PNS banyak. Saya juga tidak mau menerima PNS baru, buang uang saja,” tegasnya. Ahok berharap pelantikan ratusan pejabat ini bisa menunjukkan perubahan. (kmb)

49 UPS Disegel BARESKRIM Polri menyegel sebanyak 49 unit “uninterruptible power supply” (UPS) dari 49 sekolah di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan paket UPS dalam APBD-P DKI Jakarta tahun anggaran 2014. “Kegiatan tersebut dilakukan kemarin di 24 SMA di Jakpus dan 25 SMA di Jakbar,” kata Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigjen Ahmad Wiyagus di Mabes Polri, Jakarta, Selasa. Sementara Kepala Subdirektorat V Tipidkor Bareskrim Polri Kombes M. Ikram mengatakan meski dilakukan penyegelan, puluhan unit UPS tersebut tetap berada di sekolah untuk dititipkan sementara. “Dititip dan dirawat di sekolah masing-masing. Sekolah juga tetap boleh memakainya,” katanya. Penyidik Mabes Polri telah menetapkan status tersangka terhadap Alex Usman dan Zaenal Soleman dalam kasus dugaan korupsi UPS tersebut. (kmb)

114 Bangunan Ditertibkan PEMKOT Administrasi Jakarta Barat berencana menertibkan 114 bangunan liar yang berlokasi di bantaran anak Kali Ciliwung di Kelurahan Pinangsia, Taman Sari. Sosialisasi penertiban sudah dilakukan sejak awal tahun ini. “ Setelah ditertibkan, kami pasangi sheet pile. Setelah itu baru dilakukan normalisasi kali”. Sekretaris Kota Jakarta Barat, Muhammad Zen menuturkan, penertiban direncanakan digelar akhir bulan ini. Pasalnya, sebagian warga meminta agar penertiban dilaksanakan setelah anak-anak mereka selesai mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat SD hingga SMA. “Setelah ditertibkan, kami pasangi sheet pile. Setelah itu baru dilakukan normalisasi kali,” kata Zen, Selasa (19/5). Zen mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah rusunawa sebagai tempat relokasi. Rusunawa tersebut antara lain Rusunawa Komarudin, Rusunawa Pulo Gebang, Rusunawa Daan Mogot dan Rusunawa Marunda. (kmb)

Penyerobot Lahan PEMPROV DKI Jakarta pekan lalu telah resmi melaporkan kasus penyerobotan lahan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Jakarta Barat. Diharapkan kasus ini memperoleh titik terang dan warga bersedia mengembalikan lahan yang bukan miliknya. Dardjamuni, Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, kemarin mengatakan, minggu lalu kami sudah laporankan masalah ini ke polisi, karena sebelumnya kami sudah lakukan koordinasi dengan warga tapi tidak direspon. Lahan yang diserobot warga diketahui memiliki luas 5.222 meter persegi di Jalan Haji Kelik, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Darjamuni menuturkan, kisruh lahan ini bermula dari proyek pelebaran jalan yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum pada 2014 lalu. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

INDONESIA SEGAR - Seorang instruktur mengawasi siswa SMPN 273 Jakarta Pusat yang menjalani tes body anthropometry disela pelatihan dasar gaya hidup sehat dan bugar melalui gerakan Indonesia Segar (sehat dan bugar) yang diprakarsai Coca Cola di Jakarta, kemarin.

Djarot Nilai

Kesadaran Ikuti KB Menurun KESADARAN masyarakat untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB) akhir-akhir ini terus mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari makin banyaknya keluarga di Jakarta yang memiliki anak lebih dari dua orang. Djarot Saiful Hidajat, Wakil Gubernur DKI Jakarta, saat membuka Rakerda Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Keluarga Berencana (BPMPKB) Provinsi DKI Jakarta di Gedung PKK Melati, Kelurahan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kemarin mengatakan, mulai melemah kesadaran masyarakat mengikuti program KB. Mereka sudah biasa memiliki anak lebih dari dua orang. Sekarang itu bukan berlomba secara

kuantitas, tetapi bagaimana bisa menjadikan anak-anak yang berkualitas. Djarot mengharapkan program KB di ibu kota ditingkatkan, karena berhubungan dengan kualitas hidup keluarga yang meningkat serta bisa mengurangi angka kemiskinan. Djarot mengatakan, apabila sebuah keluarga memiliki anak yang banyak, tanpa adanya daya secara ekonomi justru akan membentuk kemiskinan baru di masyarakat. ‘’Salah satu

faktor kemiskinan di Jakarta adalah kurangnya etos kerja dari warga. Kalau anak banyak, berarti harus lebih keras lagi kerjanya,” ucap Djarot. Untuk itu, dalam rakerda kali ini, Djarot meminta kepada BPMPKB bisa menemukan akar masalah dari warga Jakarta. “Rakerda penting, untuk kita berpikir memberdayakan masyarakat, ibu, anak dan suami. Kalau tepat menyusun dan menyerang akar persoalan masyarakat, saya yakin tingkat kemiskinan, kekerasan pada anak, perempuan, istri dan suami akan turun,” paparnya. Kepala BPMPKB DKI, Dien Emmawati menambahkan, rakerda kali ini akan mengevaluasi seluruh kegiatan. (kmb)

Car Free Day

Diperluas Hingga Kota Tua JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memperluas penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day hingga ke kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat. ‘’Kalau selama ini ‘car free day’ hanya diterapkan di ruas Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, sekarang kita berencana perluas sampai ke Kota Tua,” kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin. Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok itu, car free day merupakan kegiatan yang positif untuk masyarakat, sehingga akan lebih baik apabila kawasan pemberlakuannya lebih diperluas lagi. ‘’Intinya, selama kegiatan itu menguntungkan dan membawa dampak yang positif untuk masyarakat, saya kira ada baiknya kalau area car free day itu diperluas. Jadi tidak hanya berpusat di tengah kota,” ujar Ahok. Selain dapat dimanfaatkan untuk berolah raga, dia menuturkan kegiatan car free day juga bertujuan untuk mendorong agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum. ‘’Karena kawasan Kota Tua dilewati oleh bus tingkat pariwisata yang juga merupakan angkutan umum, maka kita mau perluas penyelenggaraan kegiatan car free day sampai ke kawasan tersebut,” tutur Ahok. Meskipun demikian, dia pun mengungkapkan pihaknya akan terus berupaya menambah jumlah armada bus, sehingga akses masyarakat untuk menikmati car free day di kawasan Kota Tua semakin mudah. ‘’Sesegera mungkin kita akan mulai penerapan car free day di Kota Tua. Akan tetapi, kita mau tambah dulu jumlah busnya. Yang pasti, kita ingin supaya masyarakat menggunakan transportasi umum,” ungkap Ahok. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 20 Mei 2015

3

Terkait Sosialisasi Pilkada

KPU Undang Golkar Agung JAKARTA - KPU mengundang DPP Partai Golkar untuk mengikuti sosialisasi penggunaan aplikasi pencalonan pemilihan kepala daerah 2015. ‘’Kami bersyukur mendapatkan surat KPU yang ditandatangani Ketua KPU Husni Kamil Manik. Surat undangan ini menandakan KPU tetap mengakui SK Menkumham atas kepemimpinan Agung Laksono, karena kita sudah banding atas putusan PTUN,” kata Ketua DPP Golkar Leo Nababan di Jakarta, kemarin. Dalam surat KPU itu, KPU tidak menyebut nama Ketua Umum DPP Partai Golkar, KPU hanya menyampaikan surat kepada Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Politik.

Acara sosialisasi tata cara penggunaan aplikasi pencalonan pilkada dijadwalkan berlangsung Kamis 21 Mei 2015 di Hotel Novotel, Jakarta. KPU mengharapkan ada tiga perwakilan partai politik yang dapat menghadiri acara sosialisasi tersebut. Menurut Leo, hanya kubunya yang menerima surat undangan dari KPU itu, karena kubunya adalah pengurus Golkar yang masih sah hingga saat ini dan menempati Kantor DPP Partai Golkar di kawasan Slipi, Jakbar. Sementara itu, DPP Partai Golkar pimpinan Agung Laksono menyelenggarakan Rapimnas pasca-Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengeluarkan

putusan mengabulkan gugatan Aburizal Bakrie atas SK Menkumham. ‘’Memang Rapimnas sudah dirancang seminggu lalu untuk persiapan dalam menghadapi pelaksanaan penjaringan pilkada di 270 kabupaten- kota dan provinsi,” kata Agung. Agung mengatakan, meskipun putusan PTUN mengabulkan gugatan Aburizal Bakrie, pihaknya bersama Menkumham Yasonna Laoly secara bersamasama sudah mengajukan banding atas putusan itu, dan akta banding sudah ada, sehingga, menurut dia, tidak serta merta putusan PTUN berlaku. Saat ini persiapan penyelenggaraan Rapimnas II Golkar sedang dilakukan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SOSIALISASI PILKADA - Ketua KPU Husni Kamil Manik (tengah) bersama Komisioner KPU Ida Budhiati (kiri), Arief Budiman (kanan) saat menggelar siaran pers menyikapi sosialisasi pilkada serentak di Gedung KPU Jakarta, kemarin. KPU menyatakan, masih ada 16 dari 269 daerah yang bakal menggelar pilkada serentak gelombang pertama.

Kemenpan

Konflik Golkar

Masih Akan Panjang JAKARTA - Peneliti senior Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai konflik Partai Golkar masih akan panjang meskipun sudah ada putusan pengadilan tata usaha negara (PTUN) yang mengabulkan gugatan kepengurusan hasil Munas Bali yang dipimpin Aburizal Bakrie. ‘’Putusan PTUN belum menghentikan perseteruan dua kubu. Pasalnya, pihak Menkumham

masih berpeluang mengajukan banding,” kata Karyono Wibowo di Jakarta, kemarin. Karyono menilai sengketa antara kubu Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie dan Munas Ancol pimpinan Agung Laksono masih bisa memanjang bila ternyata ditemukan ada kejanggalan dalam putusan PTUN. ‘’Bila dalam putusan PTUN ditemukan ada kejanggalan dan penyalah-

gunaan wewenang oleh hakim, kemudian pihak tergugat yang kalah melaporkan ke Komisi Yudisial atau Ombudsman, maka sengketa Partai Golkar akan semakin memanjang,” tuturnya. Karyono mengatakan bila Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tidak mencabut surat keputusan yang mengesahkan kepengurusan hasil Munas

Ancol, maka harapan kemenangan kubu ARB akan tertunda. Menurut Karyono, Kemenkumham bisa menunda pencabutan surat keputusan tersebut dengan alasan menunggu hasil putusan banding, adanya temuan penyalahgunaan hakim atau bahkan mengabaikan putusan PTUN. ‘’Karena itu, kubu ARB jangan terlalu percaya diri dulu dalam

menanggapi putusan PTUN yang mengabulkan gugatannya,” ujarnya. Bila skenario yang terjadi adalah Kemenkumham tidak langsung mencabut surat keputusan yang digugat dan dikabulkan PTUN, maka kemungkinan yang bisa mengikuti pemilihan kepala daerah adalah kepengurusan Partai Golkar hasil Munas Ancol. (ant)

Suluh Indonesia/ade

MOU KPK-DPD - Ketua DPD Irman Gusman (kiri) bersalaman dengan Plt Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki (kanan) usai penandatanganan nota kesepahaman antar kedua lembaga tersebut di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, kemarin. MoU tersebut berisi mengenai kerja sama dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Konflik Golkar

Menunggu Tangan Dingin Jusuf Kalla PENGAMAT hukum tata negara IAIN Ambon DR Ismael Rumadhan memandang Jusuf Kalla (JK) sebenarnya merupakan “tokoh kunci” yang bisa menyelesaikan secara islah kisruh internal Partai Golkar. Menurut Ismet, JK kapasitasnya jelas, baik sebagai mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar maupun Wapres sehingga bisa memfasilitasi islah kisruh internal partai politik (Parpol) berlambang beringin tersebut. Ismael mengemukakan, JK sebenarnya bisa mengarahkan barisan Partai Golkar kubu Agung Laksono yang melaksanakan Munas Ancol untuk mengganjal Aburizal Bakrie. ‘’Kemampuan JK dari berbagai aspek merupakan modal baginya untuk mengatur kubu Agung Laksono agar islah dengan kelompok Partai Golkar Aburizal Bakrie,” ujarnya. Peranan dan kemampuan JK juga bisa mengatasi “ulah’ Menkumham Yasonna Laoly

ham merupakan “permainan” agar Aburizal Bakrie taat kepada pemerintah sebenarnya telah dipatuhi. Pilkada langsung itu sebenarnya bagian dari Aburizal dan Parpol lainnya “taat” keyang sejak awal kisruh internal pada kemauan pemerintah. Partai Golkar Sayangnya, cenderung kisruh di Partai menunjukkan Golkar harus adanya “perdiselesaikan di mainan” PTUN dan maberkepentinjelis hakim telah gan. ‘’Rasanbenar dalam ya internal memutuskan Partai Golkar sengketa interjuga memahanal Parpol mi peranan tersebut. ‘’Mamaupun kejelis Hakim mampuan JK PTUN memus e b a g a i tuskan Golkar tokoh kunci dipimpin Aburmenyelesaiizal yang kan kisruh inmenang karena Jusuf Kalla ternal Partai kubu Agung Golkar secara islah,” tegas Is- Laksono saat Munas Ancol mael. sebagian besar peserta adalah Dia mengakui, sejak awal para wakil ketua, adanya mamencermati “ulah” Menkum- nipulasi tanda tangan dan

menghadirkan saksi kunci sehingga Mankumham harus patuh terhadap keputusan tersebut,” katanya. Sebelumnya, Majelis Hakim PTUN Jakarta, Senin, mengabulkan sebagian gugatan Golkar kubu Aburizal Bakrie atas SK Menkumham yang mengesahkan kepengurusan Golkar hasil Munas Jakarta di bawah kepemimpinan Agung Laksono. Pengadilan memutuskan mengabulkan gugatan Penggugat (kubu Aburizal Bakrie) untuk sebagian, dan menyatakan batal Surat Keputusan Menkumham,” kata Ketua Majelis Hakim PTUN Teguh Satya Bhakti dalam sidang pembacaan putusan gugatan SK Menkumham atas kepengurusan Golkar di PTUN, Jakarta. Majelis Hakim PTUN yang mengadili perkara Golkar, dengan Hakim Ketua Teguh Satya Bhakti, serta dua hakim anggota yakni Subur, dan Tri Cahya Indra Permana. (ant)

Luncurkan Aplikasi Antikorupsi KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) kembali meluncurkan tiga aplikasi antikorupsi dalam rangka mewujudkan birokrasi yang berintegritas, akuntabel, efisien dan bebas dari praktik (KKN). Tiga aplikasi tersebut yaitu Whistleblowing System (WBS), Sistem Informasi Pelaporan Harta Kekayaan ASN (Siharka) dan Sistem Pelaporan Gratifikasi “Online” (Silaga). ‘’Kita harus menjadi pelopor berbagai kegiatan untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, efisien dan mampu memberikan pelayanan yang baik,” kata Sekretaris Kementerian PANRB, Dwi Wahyu Atmaji setelah acara peluncuran aplikasi tersebut di ruang serbaguna Kemenpan-RB Jakarta, kemarin. Atmaji mengatakan aplikasi WBS sebenarnya sudah ada sekjak beberapa tahun yang lalu, namun karena ada kendala teknis maka baru bisa digunakan saat ini. Sehingga, menurutnya, peluncuran yang ada sekarang merupakan relaunching dari sistem yang sudah ada sebelumnya. ‘’Untuk Siharka dan Silaga, akan memudahkan ASN untuk dapat melaporkan gratifikasi yang diterimanya, sehingga tidak perlu datang ke KPK,” ujarnya. Dua sistem ini juga sudah ditegaskan dalam kebijakan yang dibuat yaitu Peraturan Menteri PANRB Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Kementerian PANRB, dan Surat Edaran (SE) No. 1/ 2015 tentang Kewajiban

Dwi Wahyu Atmaji Penyampaian Laporan Harta Kekayaan ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah. Untuk mengakselerasi upaya ¿ upaya pencegahan pemberantasan korupsi, penyusunan format pelaporan sudah disederhanakan oleh Kemenpan-RB, seperti LHKPN di KPK, dan bisa dilakukan secara online. ‘’Aplikasi ini diharapkan bisa menjadi rujukan dan dimanfaatkan secara nasional,” ucapnya. Sementara itu, Inspektur Kemenpan-RB Devi Anantha mengatakan, pihaknya siap melakukan coaching clinic terhadap 3 aplikasi ini. Selain itu, pihaknya juga sedang mencoba melakukan audit secara reguler sehingga bisa menjadikan KemenpanRB bebas dari praktik KKN. ‘’Tiga aplikasi ini adalah hanya alat, selain itu, kami juga membutuhkan hal lainnya yang dipegang setiap individu di kementerian sehingga berpengaruh terhadap perbaikan sistem di Kemenpan-RB,” kata Devi. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 20 Mei 2015

4

30 PNS Bogor

Kilas

Terjaring Razia

Pos Ormas Dibakar DIDUGA buntut dari pengeroyokan anggota ormas yang tewas beberapa waktu yang lalu, Dua pos milik Forum Betawi Rempug (FBR) dirusak dan dibakar oleh kelompok orang yang tidak dikenal. Pelaku pembakaran kini dalam pengejaran pihak kepolisian. Ketua Korwil FBR Kota Tangerang, Solihin menjelaskan Kedua pos yang dibakar yakni Pos Macan Ceper di Jalan Suryadarma, Kecamatan Neglasari dan Pos Tanah Merah Gardu 0351 di Gg Karyawan IV RT 01/ 02 Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah. “Pos Binaan Bakormas di Kecamatan Neglasari dibakar sekira pukul 2 malam. Warga yang melihat ada kebakaran di pos langsung memadamkannya. Sedangkan pelaku yang berjumlah lebih dari dua orang langsung melarikan diri,” Ujar Solihin. Agus menambahkan pembakaran di pos FBR Tanah Merah Gardu 0351 yang berlokasi di Kecamatan Karang Tengah. terjadi sekitar pukul 03.30 dini hari. (ram)

Angkot Tabrak Tiang Listrik SEBUAH angkot mengalami kecelakaan dengan menabrak tiang listrik di Jl KH Ahmad Dahlan, Ciputat kota Tangerang Selatan (Tangsel). Akibat benturan dari mobil angkot B 1270 VTX itu membuat tiang listrik rubuh dan memacetkan jalanan tersebut. Saksi mata, Suhardi, yang juga bekerja sebagai satpam Bank BNI“Tiang listrik itu roboh setelah dihantam angkot D.01 yang melaju dengan kecepatan tinggi, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00. Lebih lanjut Suhardi mengatakan, setelah menabrak tiang listrik hingga roboh, tidak diketemukan sopir angkot tersebut. “Sopir angkot itu hilang kendali karena kecepatan tinggi, lalu menabrak tiang listrik tersebut, dan saat kejadian pengemudi melarikan diri”, imbuhnya. Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan ini dan adanya korban atau tidak. (nov)

Bahan Bakar Ampas Buah BERBAGAI eksperimen dilakukan pemerintah, memanfaatkan limbah yang tidak berguna untuk dijadikan bahan bakar, seperti eksperimen Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKPP) Kota Tangerang tengah bereksperimen mengolah limbah buah dijadikan bahan bakar. Sugihharto Achmad Bagdja Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang, mengatakan mereka kini tengah mencoba mengolah ampas buah untuk dijadikan bensin, atau bio etanol. Menurut Sugiharto, sekarang ini masih proses percobaan terus. Baru layak dijadikan bio etanol untuk bahan bakar kalau kadar alkoholnya sudah mencapai 99 persen. Sugihharto menambahkan, Pembuatan bio etanol memerlukan beberapa tahap, seperti fermentasi dan penyulingan. Pembuatannya sendiri dilakukan di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Tangerang. (ram)

Suluh Indonesia/ant

TEMUAN BERAS SINTETIS - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Pemerintah Kota Bekasi, TNI dan Kepolisian meninjau salah satu agen beras di Pasar Tanah Merah Mutiara Gading Timur, Mustika Jaya, Bekasi, kemarin. Peninjauan tersebut dilakukan untuk keperluan pengambilan sample yang diduga beras bercampur bahan sintetis jenis sentra ramos.

CIBINONG - Sebanyak 30 PNS Pemkab Bogor terjaring razia Gerakan Disiplin Daerah (GDD). ‘’Ada 30 PNS yang terjaring razia kegiatan GDD kali ini, kebanyakan dari Dinkes dan Disdik,” kata Kabid Bina Riksa Satpol PP Kabupaten Bogor Agust Ridho di Cibinong, kemarin. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), bersama tim gabungan terus melakukan kegiatan Gerakan Disiplin Daerah (GDD). Pada Selasa (19/5), 20 anggota tim gabungan dari Satpol PP, BKPP, dan Polres Bogor melakukan kegiatan GDD di Sukahati, Pasar dan Ramayana Cibinong. Agus Ridho mengatakan 30 PNS yang terjaring razia GDD karena keluar tanpa izin dari dinasnya masing-masing. ‘’Saya bersyukur selama razia GDD dilaksanakan di Pemkab Bogor, Sudah ada penurunan pelanggaran ketertiban yang dilakukan para PNS Pemkab Bogor,” Katanya. Kegiatan razia GDD sudah dilakukan kedua kali. seoga razia berikutnya tidak ada PNS PEmkab Bogor yang melakukan pelanggaran disipilin saat jam kerja. ‘’Dengan angka penurunan PNS yang terjaring berarti kesadaran PNS untuk tertib administrasi meningkat,” katanya. Di lapangan memang banyak PNS Pemkab Bogor yang terjaring razia GDD tetapi mereka sudah membawa surat dinas. (ant)

Disprindag Bekasi

Temukan Beras Sintetis BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi melakukan uji laboratorium terhadap temuan beras yang diduga diproduksi menggunakan bahan baku sintetis di wilayah setempat. ‘’Sampel beras kita peroleh dari salah satu kios di Pasar Mutiara Gading, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi, Herbert Panjaitan, di Bekasi, kemarin. Menurut dia, sampel beras

tersebut akan diuji di salah satu laboratorium selama tiga hari mulai Selasa (19/5). “Beras itu akan kita uji di laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Bulog Jakarta,” katanya. Menurutnya, sampel itu diperoleh dari seorang pedagang beras bernama Sembiring yang kini masih berstatus sebagai saksi di kepolisian setempat. “Hasil uji laboratorium ini yang akan membuktikan apakah benar beras itu berbahan baku sintetis atau asli be-

ras,” katanya. Dikatakan Hebert, beras tersebut tidak dapat dibedakan secara kasat mata karena dari fisiknya mirip dengan beras asli. ‘’Pedagang memperoleh beras itu dari kawasan Karawang,” katanya. Menurut dia, hasil uji sampel tersebut akan dilaporkan ke kepolisian sebagai bahan pertimbangan atas pengusutan dugaan kasus itu. ‘’Kalau terbukti beras palsu akan kita (Disperindag) buat laporannya ke polisi,” katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak resah dengan kabar tersebut dan tetap teliti dalam membeli beras. “Kita tunggu hasil uji laboratorium seperti apa hasilnya,” katanya. Sementara itu, Kepolisian Sektor Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, menutup sebuah kios penjualan beras yang diduga dibuat berbahan baku sintetis, Selasa, di Pasar Mutiara Gading, Kecamatan Mustikajaya. ‘’Dari kios itu, kita juga mengamankan seor-

ang penjualnya bernama Sembiring beserta empat orang karyawannya untuk diperiksa sebagai saksi,” kata Kapolsek Bantargebang, Kompol Gatot Suyanto, di Bekasi. Menurut dia, temuan beras tersebut bermula dari laporan seorang warga dan sejumlah kabar yang ditayangkan melalui media sosial Facebook dan Instagram. ‘’Penutupan kios ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang merasa dirugikan dengan peredaran beras tersebut,” katanya. (ant)

Depok Lelang Untuk Dua Jabatan DEPOK - Rencana Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail untuk melelang dua jabatan strategis seperti Sekda dan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) mendapat pertentangan dari anggota Dewan. Sebab menurut anggota Komisi A DPRD Kota Depok Nurhasyim dan A. Rachmin Sihaan, pada jabatan kali ini kedua jabatan yang dilelang sangat strategis dan bisa berdampak pada kelangsungan pembangunan di Kota

Depok. ‘’Kedua jabatan tersebut tidak tepat untuk di lelang karena sangat strategis dalam pembangunan, Selain itu lelang jabatan prosesnya sangat lama,” kata Nurhasyim di Depok, kemarin. Terlebih untuk kepala Dinas Bimasda seharusnya tak perlu dilakukan lelang, sebab dikhawatirkan akan memperlambat rencana pembangunan yang saat ini sudah berjalan dan harus tertunda untuk menunggu kebijakan Kadis

yang baru. ‘’Sekarang proses lelang proyek yang sebelumnya, sempat tertunda. Pilih saja langsung orang yang mengerti dengan bidang Bimasda,” kata dia. Dengan demikian, Nurhasyim menilai selain tak efektif, proses lelang juga akan memakan waktu berminggu-minggu yang diperkirakan hinngga awal Juli 2015. ‘’Akan memakan waktu, apalagi nanti kalau nggak ada yang daftar atau tak memenuhi kriteria. Sedangkan

pembangunan yang sudah direncanakan harus menunggu lebih lama,” tegasnya. Hal senada juga disampaikan A. Rachmin Siahaan. Ia khawatir lelang jabatan tersebut tak berjalan efektif dan meminta Ketua DPRD mengambil sikap untuk meminta walikota tidak melakukan lelang jabatan. Pasalnya, Rachmin menilai lelang jabatan hanya menghambat proses pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya. (jif)

SKTT Tak Punya

Pemkot Depok Ancam Usir Pendatang DEPOK - Melalui Perda No.02 tahun 2014 Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menegaskan bahwa penduduk pendatang yang menetap sementara di wilayahnya tak mengurus Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT). Siap - siap bakal terkena denda sebesar Rp100 ribu dan di pulangkan ke tempat asalnya. Kadis Dukcapil Kota De-

pok, Misbahul Munir mengatakan SKTT tersebut dapat diurus di kelurahan setempat, di wilayah mereka menetap dan dapat diperoleh secara gratis. ‘’Kepengurusan SKTT itu sudah kami limpahkan ke kelurahan, jadi pembuatannya di tiap kelurahan bukan di kami,” ujarnya. Munir menjelaskan berdasarkan Perda tersebut bagi

penduduk yang tinggal di Depok lebih dari 6 bulan dan tidak memiliki KTP Depok akan dikenakan denda dan dapat dikembalikan ke kota asal. ‘’Jadi intinya bahwa jika ada yang tinggal sementara atau yang tidak resmi membawa surat pindah dari dinas kota asal, pada dasarnya harus membuat SKTT,” jelasnya. Selanjutnya, setelah SKTT

yang hanya berlaku selama enam bulan habis, khusus bagi mahasiswa atau pelajar dapat memperpanjang SKTT seterusnya hingga selesai menjalani pendidikan. Sementara jika bukan berstatus pelajar, setelah lewat masa berlaku, mereka harus memilih untuk pindah ke Depok dengan membawa surat pindah atau pergi. (jif)

Suluh Indonesia/ant

PEMUSNAHAN MIRAS - Alat berat yang dikendarai Kapolda Jabar Irjen Pol Mochammad Iriawan menghancurkan tumpukan miras saat pemusnahan miras di Polres Bogor, Cibinong, kemarin.

BNN Memberikan

Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Di Lingkungan Kerja

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

INDONESIA sudah masuk tahap darurat narkoba. Semakin gencar dicari maka pengungkapan terhadap penyalahgunaan narkoba semakin banyak terungkap. Kasus pasutri di Cibubur yang menelantarkan kelima orang anaknya adalah salah satunya. Hal itulah yang disampaikan Deputi Pencegahan BNN, Antar MT. Sianturi saat membuka kegiatan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Pekerja Tahap IV bertempat di Ruang Symphony Gedung MTH Square, Senin, 18 Mei 2015. Menurut Antar, masyarakat ataupun lingkungan tempat kerja juga bisa berperan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Pemasangan spanduk, baliho, standing banner, dsb di

tempat kerja yang mengusung tema penyelamatan terhadap pengguna narkoba melalui rehabilitasi merupakan salah satu contoh yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan bagi karyawan dan keluarganya. Diah Setia Utami, Deputi Rehabilitasi BNN selaku narasumber menyebutkan bahwa pola penyalahgunaan narkoba saat ini bukan hanya milik orang yang “beruang” saja, pengedarnyapun semakin kreatif dan inovatif (dikemas sebagai permen atapun kue brownies). Jadi siapapun bisa menjadi korbannya, baik itu akademisi, hakim, polisi, bahkan anak-anak sekalipun, tak ada jaminan bahwa pribadi dan keluarganya pasti akan terbebas dari narkoba. Ujar Diah. Diah menambahkan, pencanangan gerakan rehabilitasi 100.000 penyalahguna narkoba merupakan langkah tepat

dalam menanggulangi prevalensi pengguna narkoba yang sudah mencapai 4 juta jiwa (data Puslitkes UI dan BNN, 2014), yang 943.000 orang diantaranya merupakan pecandu. Program tersebut dimaksudkan untuk mendorong pengguna narkoba dan keluarganya untuk lapor diri ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan mendorong aparat penegak hukum berorientasi pada penghukuman rehabilitasi dalam memproses pengguna narkoba. Namun menurut Diah, masyarakat cenderung tidak peduli terhadap permasalahan narkoba karena masyarakat tidak pernah terlibat ataupun melihat langsung dampak dari penyalahgunaan narkoba bagi korban ataupun keluarganya. Masyarakat menganggap penyalahguna narkoba merupakan tindakan kriminal yang

harus dipenjarakan agar memberikan efek jera. Sedangkan bagi keluarganya, enggan lapor karena takut ditangkap ataupun malu karena dianggap sebagai aib. Bahkan tak jarang korban penyalahguna “berobat” ketika sudah dalam kondisi parah. Selain rencana kerja yang mendukung upaya P4GN, Diah juga menghimbau agar para pimpinan perusahaan sekiranya mendapati karyawan yang positif di lingkungan tempat kerjanya, jangan langsung dipecat ataupun dipenjara. Dorong karyawan tersebut dan keluarganya untuk lapor diri ke IPWL. Lapor diri ke IPWL tidak akan dipidana. Akan lebih baik jika penyalahguna narkoba diberikan hak rehabilitasinya agar segera pulih dari ketergantungannya bukan malah di penjara, karena di penjara bisa saja malah bertemu

dengan komunitas narkoba : pengguna, pengedar, bandar atau bahkan pabriknya. Menurut Paulina G. Padmohoedojo, Tim Asistensi BNN, penyusunan rencana kerja program pencegahan berbasis tempat kerja sangat diperlukan mengingat bahwa penyalahguna narkoba terbanyak di kelompok kerja, yaitu mencapai 50,34 %. Selain itu program pencegahan di lingkungan kerja juga dapat meningkatkan produktivitas kerja, membaiknya keselamatan pekerja, meningkatnya motivasi pekerja dan coorporate image perusahaan. Jadi mulailah membuat rencana kerja program P4GN di tempat kerja masing-masing, karena hal itu akan berdampak positif tidak hanya bagi perusahaan tapi juga sebagai wujud kepedulian pada kondisi Indonesia yang sudah darurat narkoba. Tutupnya.***


pini

Suluh Indonesia, Rabu 20 Mei 2015

F OKUS ‘Pesta’ yang Menyimpang dari Tujuan Pendidikan ESTA kelulusan ujian nasional siswa sekolah menengah atas, kiranya harus mendapatkan perhatian lebih serius sekarang. Tidak saja oleh para guru tetapi juga orangtua dan aparat keamanan. Kita khawatir karena perkembangan ini sudah makin membahayakan dan jauh menyimpang dari tujuan pendidikan. Dalam beberapa berita yang dimuat media massa, anak-anak itu tidak sekadar corat-coret baju saja tetapi juga melakukan tindakan pesta miras. Bahkan, bisa saja ada pesta lain yang tidak terungkap ke publik, pesta narkoba dan seks misalnya. Disebutkan juga bahwa pesta miras yang dilakukan oleh beberapa siswa tersebut, tidak hanya dilakukan oleh mereka yang dinyatakan lulus ujian nasional, tetapi juga adik-adik kelasnya. Sungguh ini jauh dari tujuan pendidikan yang menginginkan menghasilkan manusia berbudi mulia. Pesta miras itu merupakan langkah awal yang dapat mengarah kepada pesta narkoba. Tidaklah layak siswa seperti ini bisa dikatakan sebagai orang yang berbudi. Apalagi jika memang kemudian ada yang melakukan pesta narkoba. Banyak analis yang menyebutkan bahwa aksi corat-coret dan berkonvoi ke jalan itu merupakan ungkapan pelepasan emosi akibat ketegangan yang mereka rasakan saat menjelang dan mengikuti ujian nasional. Menghadapi anak-anak sekolah seperti ini memang memerlukan kerja dan pemikiran yang keras. Di samping dari sisi umur memang berada dalam pancaroba, mereka juga menghadapi tantangan zaman yang jauh berbeda. Akan tetapi disiplin haruslah mendapat porsi paling penting dalam hal ini. Dan disiplin itu dapat dilakukan melalui olah keterampilan. Tugas kita semua, orangtua dan guru-guru sekolah, haruslah menemukan bakat keterampilan yang dimiliki oleh siswa tersebut, lalu menempa bakat tersebut melalui disiplin. Tentu saja sebagai remaja, faktor kedisiplinan ini diartikan tidak mengekang mereka terlalu ketat yang membuat mereka tidak berani mengeluarkan unek-unek dan pendapat mereka. Kita lihat, mereka yang berhasil berprestasi dengan baik dan sukses dalam kehidupan adalah orang yang mampu mengenali bakat keterampilannya lebih awal. Atlet, pengusaha dan ilmuwan yang sukses tidak lain dari penemuan lebih awal dari bakatnya itu. Melalui arahan dan disiplin untuk mengembangkan bakatnya itulah kemudian kesuksesan dapat diraih. Penemuan bakat dan keterampilan ini akan sangat mendukung siswa untuk menentukan langkahnya ke jenjang studi lebih lanjut. Apakah mereka meneruskan ke jenjang pendidikan kesarjanaan, ke jenjang diploma atau cukup kursus saja. Nampaknya kita harus mempunyai tekad bersama untuk menghentikan aksi-aksi yang membahayakan dari para siswa tersebut. Coratcoret mungkin masih bisa ditolerir sepanjang dilakukan di sekolah saja. Mungkin lebih sopan kalau memakai spidol. Akan tetapi kalau sampai ada konvoi di jalan dan pesta minuman keras tersebut, segera harus ditindak. Pihak kepolisian telah melakukan langkah positif dengan menangkapi siswa yang berkonvoi. Jika ada yang kedapatan melakukan pesta miras, seharusnya mereka ditahan dan diberikan pengarahan lagi. Apalagi misalnya ada pesta narkoba, siswa tersebut harus segera dihukum. Inilah cara mengembalikan fitrah pendidikan kita sebagai upaya menciptakan masyarakat yang berbudi. ***

P

Bang D

el

Perkara Komjen Pol.Budi Gunawan tidak layak naik ke penyidikan.

Memang itu yang diinginkan ...

5

Kemacetan Kreativitas Di Balik Corat-coret Seragam dan Konvoi BEBERAPA waktu yang lewat, pengumuman kelulusan ujian nasional siswa Sekolah Menengah Atas telah dilakukan. Seperti juga yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, anak-anak ini menumpahkan ekspresi gembira kelulusannya itu dengan mencorat-coret baju seragam sekolah. Selanjutnya, mereka secera bergerombol memasuki kota dan jalan-jalan umum dengan berkendaraan sambil berteriak-teriak dan memainkan gas sepeda motor. Bahkan tercatat ada yang melakukan pesta miras untuk merayakan kelulusannya. Fenomena corat-coret baju ini sesungguhnya telah ada sejak dekade delapan puluhan, meskipun pada waktu itu masih menggunakan spidol dibandingkan dengan cat semprot seperti yang digunakan anak-anak sekarang. Ada hal mengkhawatirkan ketika melihat para siswa melakukan hal seperti itu. Bahwa corat-coret ini telah menjadi tradisi sampai lebih dari tiga dekade, dengan tidak ada varian perubahan berarti untuk merayakan kelulusannya, mencerminkan tindakan dan sikap yang stagnan. Padahal dalam khazanah hubungan masyarakat, sikap stagnan tersebut bukan merupakan hasil pemikiran dialektis. Ini menandakan bahwa anakanak SMA masih bersifat meniru, kurang punya kemandirian dan kurang mempunyai inspirasi positif untuk merayakan kelulusan tersebut. Padahal justru lulusan SMA ini menghadapi jembatan yang sangat besar dan lebar di depannya dalam menentukan masa depan mereka. Kesadaran inilah yang kurang mereka miliki dan secara jujur harus dikatakan, merugikan bagi masa depan mereka. Memang pilihan merayakan kelulusan dengan corat-coret itu, secara seremonial mempunyai kenangan, dan bahkan kenangan baju pun bisa ditinggal sampai bertahun-tahun. Akan tetapi, sebagai warga terdidik yang menghadapi tantangan begitu besar terhadap masa depan, corat-coret ini (apalagi diisi dengan konvoi ramai-ramai di jalanan), bukan merupakan pilihan tepat. Itu hanya peniruan masa lalu yang tercipta sebelum internet muncul sebagai media sosial seperti sekarang. Terlalu ketinggalan kalau anak-anak masih memakai tradisi corat-coret, padahal perkembangan internet dan segala gawai yang ada sekarang sudah jauh meninggalkan tradisi dekade delapan puluhan. Mengapa misalnya tidak melakukan pilihan mendaki gunung sebagai cara merayakan kelulusan? Bukankah mendaki itu banyak filosofinya,

Oleh I Nyoman Sadia Sebagai warga terdidik yang menghadapi tantangan begitu besar terhadap masa depan, corat-coret ini (apalagi diisi dengan konvoi ramai-ramai di jalanan), bukan merupakan pilihan tepat. Itu hanya peniruan masa lalu yang tercipta sebelum internet muncul sebagai media sosial seperti sekarang.

semisal mengetahui kebesaran alam, menyiasati langkah kaki agar mencapai puncak, memelihara kesehatan tubuh agar selalu kuat menempuh perjalanan, sabar untuk mencapai tujuan, sampai upaya mengatur napas agar tetap kuat sampai di puncak. Harus Diperjuangkan Untuk mengubah perilaku itu, memang harus diperjuangkan secara terus-menerus. Pilihan sekolah untuk melaksanakan pengumuman melalui internet, sesung-

guhnya merupakan cara bagus karena paling tidak mampu menekan siswa agar tidak datang bergerombol ke sekolah. Kemudian melakukan pengumuman melalui SMS juga merupakan pilihan alternatif yang bagus yang bertujuan menekan sikap siswa demikian. Akan tetapi pendekatan kepada tokoh mungkin masih belum ada yang melakukannya. Bagaimanapun, sebuah gerakan massa, pasti ada tokoh yang menggerakkan. Dan tokoh inilah yang harus “ditangani”. Upaya-upaya penanganan tokoh ini dapat dilakukan melalui edukasi jangka panjang. Tokoh di sekolah (khususnya siswa), secara umum ada dua, yaitu mereka yang paling pintar dan mereka yang paling berandal. Dua pihak inilah yang harus mendapatkan perhatian khusus. Sekolah mesti melakukan pendekatan, tidak saja kepada mereka teta-

pi juga kepada orang dekat tokoh tersebut, terutama tokoh yang berandal. Sosialisasi, pendekatan psikologis yang berkesinambungan, menjelaskan efek buruk dari konvoi, diharapkan mampu memberikan penyadaran kepada para siswa. Jika kelompok orang yang paling pintar ikut-ikutan turun coratcoret dan kemudian melakukan konvoi di jalan ramai, ini akan memberikan motivasi kepada anakanak yang lain. Apabila tokoh berandalan mendapatkan kesempatan untuk melakukan yang sama, para pengekor mereka juga akan ikut-ikutan corat-coret dan konvoi. Aksi ikut-ikutan corat-coret baju dan konvoi di jalanan, kemungkinan mempunyai korelasi besar terhadap pemilihan progam studi atau fakultas di perguruan tinggi. Sekali lagi ini sangat berbahaya. Jembatan yang mereka lalui dari SMA menuju perguruan tinggi itu, harus betul-betul berupa kemandirian, kepercayaan diri, dan tidak boleh ikuit-ikutan dalam memilih program studi di perguruan tinggi. Saat ini ada kecenderungan pemilihan program studi tersebut dilakukan atas saran dan ikutan teman-tamannya atau malah sama sekali tidak mempunyai cita-cita dan pengetahuan tentang perguruan tinggi. Padahal pemilihan program studi, jurusan atau fakultas di perguruan tinggi ini menjadi kunci utama kepada para siswa untuk menempuh masa depannya nanti. Dan, pemilihan tersebut harus disesuaikan dengan bakat, hobi, minat, dan kemampuan diri. Unsur terakhir inilah yang paling penting, yang kalau ditambah dengan kemandirian dan kepercayaan diri yang matang, membuat masa depan para siswa tersebut sudah dapat digenggam sejak awal semester di perguruan tinggi. Kelemahan siswa sekarang, justru terletak pada hal ini sehingga harus benar-benar diperbaiki. Sebab, kalau mereka gagal di perguruan tinggi, bukan sekadar yang bersangkutan yang rugi tetapi juga keluarga dan negara. Kegagalan di perguruan tinggi itu bisa berupa drop out atau pasrah dengan program studi sehingga kuliah sekadar lulus saja. Tidak akan mungkin sarjana dapat menggunakan keilmuannya dengan baik apabila kuliah hanya ditandai dengan sekadar lulus saja. Dunia kerja sekarang benar-benar memerlukan orang yang menguasai bidangnya. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Aksi Begal Harus Segera Dibasmi SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya

yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anakanak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMP- SMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar

Selamatkan Generasi Muda Indonesia dari Kebodohan PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang

sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel

Kesenjangan Dibiarkan Berlarut PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 20 Mei 2015

6

Kantongi SK Menteri

Tim Transisi Mulai Bekerja

Suluh Indonesia/ist

LAPORKAN KONI DKI - Alex Asmasoebrata (kanan) berencana melaporkan KONI DKI Jaya ke KPK dan Gubernur terkait dugaan penggelapan uang kas senile Rp42 miliar.

Dilaporkan ke KPK dan Gubernur

Turnamen Pramusim ISL

Terancam Batal JAKARTA - Rencana PT Liga Indonesia (PT LI) menghelatkan Turnamen Pramusim ISL terancam batal digelar, setelah pihak Kemenpora menegaskan persyaratan sesuai keinginan tim transisi. Menpora Imam Nahrawi, menegaskan, pihaknya akan menyerahkan semua keputusan pada tim transisi untuk memantau perhelatan tersebut. “Silahkan saja, tapi harus berada di bawah supervisi Tim Transisi, jika tidak melalui Tim Transisi tidak dapat,” ucap Imam kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, even yang akan diputar mulai 26 Mei dengan pembagian 3 grup dan diikuti 18 klub yang berasal dari kompetisi ISL ini, akan tetap mengulirkan kompetisi dengan proses perizinan yang seperti biasa. Sekretaris Korporasi PT LI, Tigorshalom Boboy mengaku, program yang dibentuk PT LI tak ada kaitannya dengan Tim Transisi bentukan Kemenpora. Karena PT LI berada di bawah PSSI, dan dipertegas dengan kepemilikan saham dari PT LI oleh PSSI sebanyak 1 persen dengan sistem golden share, sementara 99 persennya milik 18 klub ISL. “Kami berada di bawah PSSI. Jadi tidak akan kami koordinasi dengan Tim Transisi. Lagi pula kegiatan kami tidak ada kaitannya dengan Tim Transisi,” kata Tigor. (pts)

airkan karena kosong. Kami menduga ada perampokan berjamaah. Ketika dicairkan oleh Radja Sapta Raja Ervian. Ternyata uangnya tinggal jutaan, ini tentunya berdampak ke cabor, dan kesulitan untuk menggelar Pelatda menghadapi PON 2016,” papar Alex kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Alex menduga, seharusnya dana tersebut bisa cair, karena seharusnya kas di KONI DKI Jaya ada sekitar Rp42 Miliar, di kepengurusan sebelumnya. Bahkan dirinya menduga beberapa kepengurusan KONI DKI Jaya, seperti Plt Ketum Eddie Widodo, Gede Sarjana, Eman, Sukoyo dan termasuk

ti mereka yang akan merumuskan. Dan siapkan juru bicara dan masing-masing sudah concern kepada tugas pokoknya,” papar Imam. Tim transisi saat ini hanya berjumlah 13 orang seperti yang tertera dalam SK, setelah Velix Wanggai, Ridwan Kamil, dan Darmian Nasution mundur. Mereka akan bekerja selama lima bulan ke depan untuk mempersiapkan semua kompetisi di Indonesia. “Kami akan bekerja selama lima bulan dan bisa diperpanjang. SK hari ini sudah kita terima, dan semua kegiatan yang bersifat profesional khususnya di PSSI sejogjanya berkoordinasi dengan kami untuk diproses lebih jauh,” papar Ketua Tim transisi, Bibit Samad. Rencananya ada pembagian tugas untuk membuat perencanaan mengenai apa yang akan dilakukan ke depan. “Kami akan membuka pendaftaran turnamen kemerdekaan dari klubklub. Pesertanya dari semua klub yang ada di Indonesia dan juga bisa dari klub-klub luar negeri, namun secara detailnya masih kami matangkan lagi. Kami masih menunggu Menteri mengenai dana untuk penyelenggaraan Piala kemerdekaan,” tambahnya. (pts)

Generasi Bulutangkis Indonesia

Pengurus KONI DKI

JAKARTA - Tak kunjung turunnya dana persiapan pelatihan daerah (Pelatda) untuk PON 2016 mendatang, kepengurusan KONI DKI Jaya dilaporkan ke KPK dan Gubernur, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) karena diduga menggelapkan dana kas sekitar Rp42 Miliar. Langkah tersebut dilakukan mantan Sekertaris Umum, KONI DKI Jaya, Alex Asmasoebrata, yang juga menjabat sebagai Ketua Pordasi, setelah menunggu pencairan dana dari cek yang telah diberikan oleh Ketua Umum KONI DKI Jaya, Radja Sapta Ervian yang tidak kunjung turun. “Setelah kita melakukan cek dan ricek uang tidak bisa dic-

JAKARTA - Tim transisi akhirnya mulai bekerja mempersiapkan semua kebutuhan untuk mempersiapkan kompetisi sepak bola di Indonesia, termasuk Piala Kemerdekaan untuk menggantikan kompetisi yang diselenggarakan PSSI. Dalam rapat kedua tim transisi yang dihadiri Menpora Imam Nahrawi menegaskan, pihaknya telah memberikan arahan untuk melakukan semua program yang ada. “Kami rapat bersama tim transisi, dan memberi pengarahan untuk melanjutkan program-program yang telah disepakati sebelumnya yang mengacu kepada blue print yang sudah kami susun,” kata Imam kepada wartawan usai menghadiri rapat di Kantor Kemenpora Jakarta, kemarin. Imam pun memastikan, tim transisi sudah mulai bekerja dengan disertakanya Surat Keputusan (SK) Menteri yang sudah ditandatangani, sehingga semua langkah bisa direalisasikan di lapangan. “Saya sudah tandatangani SK Tim Transisi, sehingga fix mulai hari ini sudah mulai bisa bekerja. Setelah ini terkait apa dan bagaimana yang harus mereka lakukan, termasuk fokus kepada kompetisi nan-

mantan Ketua Umum Winny Erwindia terlibat permasalahan tersebut. “Jadi sangat jelaskan permasalahan ini, dan kami akan bersama-sama ke KPK untuk melaporkan dugaan penggelapan dana ini. Karena ini merusak citra Ketum yang baru Radja Sapta Ervian. Dan saya sudah sms Pak Ahok, dan Pak Ahok sudah merespon laporannya,” tegas Alex. Seperti diketahui kendala dana tersebut, maka tiap cabor tidak bisa melakukan persiapan dan Pelatda untuk PON 2016 nanti, termasuk pendanaan untuk fasilitas administrasi tiap cabor. “Tentu kami sayangkan, karena KONI DKI Jaya meng-

inginkan adanya prestasi, namun kondisinya ada permasalahan besar, dan berimbas pada persiapan atlet,” tambah Alex. Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Ketua Umum Perpani, Didi O Affandi, yang menilai permasalahan ini mencederai persiapan dan perjuangan para atlet untuk meraih prestrasi yang maksimal, bahkan konsentrasi Pelatda. “Selama ini kami merasa kesulitan untuk mengajukan bantuan dana pada kepengurusan lama. Kami minta agar tindakan itu diganjar sanksi berat. Selama ini kami menggunakan dana talangan untuk menggelar Pelatda dan mengikuti kejuaraan di Surabaya,” tutur Didi. (pts)

Masih Perlu Waktu JAKARTA - Gagal di Piala Sudirman beberapa waktu lalu, dinilai mantan pebuliutangkis dunia, asal Indonesia, Taufik Hidayat bukan hal yang mengejutkan, karena saat ini regenerasi baru atlet sedang tahap pematangan. Indonesia kalah 1-3 atas China di babak semifinal Piala Sudirman beberapa waktu lalu, dan PB PBSI menurunkan beberapa muka baru. Menurut Taufik Hidayat, hal tersebut tak mengejutkan, apalagi untuk mengalahkan China di semifinal Piala Sudirman lalu. “Saya tidak terkejut Indonesia kalah di Piala Sudirman, karena China lawan yang solid, dan jika dilihat kita dapat drawing-

nya lawan China, jika bukan, tentu masih ada peluang,” kata Taufik kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Namun Taufik menilai, dari kekalahan tersebut, ada kebanggaan, yaitu prestasi melahirkan regenerasi baru di bulutangkis Indonesia. Setelah sekian lama, khususnya regenerasi di sektor tunggal putra, kini ada nama Jonatan Christie dan Firman Abdul Kholik yang dinilainya bisa bersaing di level tinggi dalam 2-3 tahun ke depan. “Walau kalah, kita bisa lihat sisi lainnya. Masih ada tunggal putra. Meski itu perlu proses dan mudah-mudahan bisa lebih bagus lagi untuk ke depannya, dan ada beberapa nama yang baru tampil dan menampilkan kualitas, namun

ini prosesnya masih lama,” papar Taufik. Bahkan dirinya memprediksi, jika PB PBSI serius memperhatikan regenerasi baru di bulutangkis, Indonesia bisa berprestasi pada Asian Games 2018 mendatang. “PB PBSI harus memperhatikan secara serius regenerasi ini, karena tahapannya untuk meraih prestasi masih panjang, bisa pada Asian Games nanti. Khusus kehadiran Firman dan Jonatan, proses mereka masih panjang, tidak pada SEA Games atau Olimpiade 2016. Ranking mereka juga masih jauh banget. Untuk itu butuh proses, lihat saja dua tiga tahun nanti,” tambah Taufik. (pts)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 20 Mei 2015

7

Napoli Jaga Peluang

Liga Champions

Suluh Indonesia/ap

KARTU MERAH - Gelandang Chelsea Cesc Fabregas dikenai kartu merah olehwasit pada fase akhir babak pertama karena menendang bola ke kepala Chris Brunt saat permainan sedang dihentikan.

Fabr egas Ter kena bre erk tu Mer ah Kar artu Merah WEST BROMWICH Chelsea menelan kekalahan pertama mereka dari 19 pertandingan ketika sang juara Liga Utama Inggris takluk 03 di markas West Bromwich Albion, menyusul diusirnya Cesc Fabregas pada Senin (Selasa WIB). Saido Berahino membawa tuan rumah unggul di The Hawthorns, sebelum gelandang Chelsea Fabregas diusir keluar lapangan pada fase akhir babak pertama karena menendang bola ke kepala Chris Brunt saat permainan sedang dihentikan. West Brom memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan penalti Berahino pada fase awal babak kedua, sebelum Brunt mengemas gol ketiga ketika pasukan Jose Mourinho merasakan kekalahan pertamanya di liga sejak Tahun Baru.

Meski gelar liga telah diamanankan dua pekan silam, Chelsea tetap menurunkan tim yang kuat di mana penyerang Spanyol Thiago Costa kembali dari cedera setelah memohon untuk dimainkan kepada Mourinho menurut sang pelatih. Dengan kedua tim yang hanya mempertaruhkan harga diri, terdapat atmosfer keceriaan di The Hawthorns ketika para pemain tuan rumah berbaris membuat guard of honour bagi sang juara. Tuan rumah nyaris memecah kebuntuan ketika Callum McManaman, yang jarang dimainkan sebagai pemain inti oleh West Brom, melihat tembakannya memanfaatkan operan Craig Dawson berubah arah karena mengenai pemain lawan dan kemudian melebar. Dan West Brom memimpin

LONDON - Penyerang Liverpool Raheem Sterling siap mengguncang klub Liga Utama Inggris itu dengan mengatakan ia ingin hengkang pada bursa transfer, menurut sejumlah laporan pada Senin. Sterling dan agennya Aidy Ward tak menyepakati negosiasi kontrak pada awal musim ini, meski pelatih Liverpool Brendan Rodgers menyebut itu sebagai tawaran fantastis. Dilaporkan tawaran itu akan membuat pemain 20 tahun itu mendapat gaji sekitar 100 ribu pound per pekan dan, sebagai respon atas berbagai kritik terhadap sikapnya yang membuat frustrasi para penggemar Liverpool, sang pemain terbelit permasalahan perihal hubungan masyarakat di mana ia menepis dirinya merupakan pengeruk uang. Namun Liverpool tak mampu meyakinkan aset berharga

mereka itu untuk menandatangani kesepakatan baru, dan BBC serta Daily Express mengatakan Sterling dan agennya telah minta untuk bertemu Rodgers dan ketua eksekutif Si Merah Ian Ayre, kemungkinan pada Jumat, untuk mengadakan pembicaraan di mana dirinya meminta agar dijual. Sterling diyakini ingin bermain di Liga Champions dan Liverpool akan absen dari kompetisi elit Eropa itu pada musim depan, setelah mereka hanya menghuni peringkat kelima, terpaut tujuh angka dari tim peringkat keempat Manchester United, menjelang pertandingan-pertandingan putaran terakhir. Manchester City disebut-sebut tertarik merekrut Sterling, di mana Real Madrid, Arsenal, dan Chelsea juga dilaporkan memantau situasi ini dengan ketertarikan. Liverpool diduga bertekad

pada menit kesembilan ketika penyerang Inggris U-21 Berahino mengakhiri puasa gol sembilan pertandingannya dengan melepaskan bola melengkung di tepi kotak penalti menyusul operan Joleon Lescott. Sebagai responnya, pemain Chelsea Nemanja Matic melepaskan tembakan jarak jauh yang melebar, namun WBA berpeluang memperbesar keunggulan ketika pergerakan Dawson membuat dirinya dapat melewati pertahanan tim tamu sebelum ia melihat tembakannya melebar. Chelsea segera balas menekan melalui Eden Hazard yang melihat tembakannya berubah arah karena mengenai pemain tuan rumah, setelah Diego Costa melakukan pergerakan bagus. Namun pertikaian tanpa bola antara Costa dan Gareth

McAuley pada menit ke-29 memicu terjadinya perkelahian yang buruk antara para pemain dari kedua kubu. Ketika wasit Mike Jones akan memberi kartu kuning kepada Costa, Fabregas entah mengapa menendang bola ke bagian belakang kepala Brunt, yang memicu perselisihan dengan sang pemain West Brom dan kemudian pemain Spanyol itu mendapat kartu merah. Fabregas kini berpeluang absen pada dua pertandingan pertama musim depan jika ia mendapat skors tiga pertandingan. Chelsea semestinya dapat menyamakan kedudukan meski terjadi kontroversi ketika tendangan bebas Filipe Luiz dapat digagalkan Boaz Myhill. Namun West Brom selanjutnya kembali menekan ketika operan James Morisson tertuju pada Brunt,

yang sepakan mendatarnya dapat digagalkan kiper Chelsea Thibaut Courtois. West Brom memulai babak kedua dengan cara positif dan mendapat penalti pada menit ke-47 ketika John Terry menjatuhkan Berahino di kotak terlarang, meski kapten Chelsea itu lolos dari kartu merah. Pemain 21 tahun itu sendiri yang bertindak sebagai eksekutor dengan melepaskan sepakan mendatar dan keras, yang tidak dapat diantisipasi Courtois untuk menjadi gol ke-20nya dari semua kompetisi musim ini. Brunt mengirim tendangan sudut pendek kepada Craig Gardner yang mengembalikan bola kepada pemain Irlandia Utara itu, dan diteruskan dengan tembakan kaki kiri yang masuk ke sisi tiang dekat Courtois. (ant)

MILAN - Dua gol dari pemain internasional Belgia Dries Mertens membantu Napoli meraih kemenangan tidak meyakinkan 3-2 atas Cesena yang telah terdegradasi, namun membuat mereka mendekat tiga angka dengan Lazio dan tetap berpeluang mengikuti Liga Champions pada Senin (Selasa WIB). Napoli secara mengejutkan tertinggal terlebih dahulu pada menit ke-15 ketika pemain Prancis Gregoire Defrel menaklukkan kiper Mariano Andujar untuk mencetak satu dari dua golnya di San Paulo. Namun tuan rumah membalas dengan cemerlang, Mertens menyamakan kedudukan dari jarak dekat menyusul kekacauan di lini pertahanan dan Manolo Gabbiadini membawa tuan rumah memimpin dua menit kemudian. Bagaimanapun, serangan-serangan Napoli tidak diimbangi dengan pertahanan dan pada detik-detik akhir babak pertama, Defrel tidak terkawal untuk mencetak gol keduanya setelah mendapat umpan tarik dari sayap kanan, melalui sepakan yang melewati sela-sela kaki Mertens dan tidak dapat diantisipasi keseluruhan pertahanan Napoli. Tuan rumah memperbaiki permainan setelah turun minum dan semestinya dapat kembali unggul namun sepakan Mertens melebar ke tiang jauh Federico Agliardi. Tidak lama kemudian Mertens menebus kesalahannya, membuka jalan di sektor kiri, bergerak memotong dan memainkan operan satu-dua dengan Jose Callejon untuk menaklukkan Agliardi, serta mencetak gol penentu kemenangan. Hasil ini membuat Napoli tetap berpeluang mengikuti Liga Champions di mana Lazio hanya unggul tiga angka atas mereka di peringkat ketiga — yang akan memberi mereka tiket kualifikasi bagi kompetisi klub elit Eropa itu. Dengan dua pertandingan tersisa musim ini, Napoli akan berharap Roma — yang unggul satu angka atas Lazio — akan membantu mereka dengan mengalahkan rival sekotanya itu Senin mendatang. Bagaimanapun sebelum itu, Napoli akan perlu bekerja keras saat melakukan perjalanan menghadapi tim juara Juventus Sabtu ini, di mana kekalahan akan membuat Lazio hanya memerlukan hasil imbang dari pertandingan derby mereka untuk mengamankan peringkat ketiga. (ant)

Pemain Timberwolves

Jadi Rookie Terbaik NBA LOS ANGELES - Andrew Wiggins dari Minnesota Timberwolves terpilih sebagai pemain Rookie Terbaik (Rookie of the Year) NBA, demikian diumumkan liga itu, Senin (18/5). Wiggins, pemain pertama asal Kanada yang memperoleh penghargaan itu, merupakan satusatunya pemain yang mendapat suara mutlak dalam pemilihan bagi tim rookie NBA oleh 130 penulis dan penyiar olahraga dari Amerika dan Kanada. Wiggins, pemain pilihan pertama pada draft pick tahun 2014, memainkan sebanyak 82 pertandingan bagi Timberwolves, dengan rata-rata mencetak 16,9 angka yang tertinggi bagi seorang rookie. Pemain lain yang bergabung dengan Wiggins di tim pertama adalah Nikola Mirotic (Chicago Bulls), Nerlens Noel (Philadelphia 76ers), Elfrid Payton (Orlando Magic) dan Jordan Clarkson (Los Angeles Lakers). (ant)

Sterling Dilaporkan Minta Dijual mempertahankan sang pemain muda, yang kontraknya akan habis pada 2017, dan para pemilik yang berbasis di AS Fenway Sports Group akan mengenakan label harga sekitar 50 juta pound sebelum mereka akan mempertimbangkan untuk menjualnya. Pengumuman mengejutkan Sterling ini merupakan hantaman lain bagi Rodgers, yang kesulitan untuk mencari pengganti Luis Suarez menyusul kepergian penyerang Uruguay itu ke Barcelona pada tahun lalu. Rodgers juga masih berhadapan dengan cedera-cedera berkelanjutan penyerang Inggris Daniel Sturridge, serta harus merencanakan musim baru tanpa kapten Steven Gerrard, yang akan mengakhiri 17 tahun kerja samanya dengan Liverpool ketika ia bergabung dengan LA Galaxy pada akhir musim. (ant)

BOGOR

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 20 Mei 2015

8

Atasi Kekeringan

Bojonegoro Buat Sumur Bor BOJONEGORO - BPBD Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur berencana membuat sumur bor dengan memanfaatkan data survei “geolistrik” di daerah yang rawan kekeringan untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga di musim kemarau. ‘’BPBD sudah menyiapkan sebuah mesin pembuat sumur bor untuk memperoleh air bersih di daerah rawan kekeringan di musim kemarau,” jelas Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, di Bojonegoro, kemarin. Ia menjelaskan mesin pembuat sumur bor itu yang akan dimanfaatkan untuk membuat sumur bor berkedalaman seki-

tar 50 meter di daerah yang rawan kekeringan dengan memanfaatkan hasil survei “geolistrik”. Sesuai hasil survei geolistrik itu, menurut dia, bisa diketahui koordinat yang tepat lokasi yang akan dilakukan pengeboran untuk memperoleh sumber air di daerah yang rawan kekeringan. ‘’Dari survei geolistrik ini bisa diketahui titik daerah yang memiliki potensi sumber air. Yang jelas untuk membuat sebuah sumur bor dengan kedalaman sekitar 50 meter hanya butuh waktu singkat,” paparnya. Oleh karena itu, menurut dia, pembuatan sumur bor akan

dilakukan berpindah-pindah di daerah yang rawan kekeringan, dengan catatan untuk pompa penyedot air dan jaringan pipa disediakan desa atau kecamatan. Sesuai data di pemkab, daerah setempat yang rawan kekeringan di musim kemarau yaitu di 52 desa yang tersebar di 17 kecamatan, antara lain, di Kecamatan Gondang, Sugihwaras, Ngraho, Kedewan, Ngasem dan kecamatan lainnya. Hanya saja, lanjut dia, survei geolisrik yang dilakukan belum mencakup seluruh desa yang rawan mengalami kekeringan. (ant)

Pemprov Sultra :

5 PNS Dipecat Saat Harkitnas KENDARI - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr Lukman Abunawas, mengatakan lima orang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup pemerintah Sultra akan dikenai sanksi pemecatan pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). ‘’Pembacaan surat keputusan pemecatan bagi aparatur sipil negara lingkup Pemprov itu akan dibacakan pada saat upacara memperingati hari Kebangkitan Nasional yang dipimpin Gubernur Sultra Nur Alam pada 20 Mei 2015,” katanya di Kendari, kemarin. Menurut Sekda, sanksi pe-

mecatan bagi lima PNS itu karena yang bersangkutan telah banyak melakukan pelanggaran sebagai aparatur negara seperti tidak pernah lagi masuk kantor selama dua bulan hingga setahun lebih. ‘’Ada 23 PNS yang mendapat sanksi, namun hanya lima yang dipecat yakni empat orang dipecat dengan tidak hormat dan satu orang dipecat dengan hormat. PNS lainnya, delapan orang diberi sanksi dengan penurunan pangkat satu tingkat dan sisanya berupa penundaan kenaikan pangkat mulai satu tahun hingga ada tiga

tahun,” katanya. Mantan Bupati Konawe itu mengatakan, sanksi yang diberikan kepada PNS itu itu sudah sesuai dengan prosedur dan Undang-Undang maupun peraturan pemerintah tentang disiplin pegawai sipil negara. ‘’Jadi pemberian sanksi pemecatan maupun sanksi ringan bagi setiap PNS itu sudah sesuai dengan aturan,” ujar. Pada tahun 2014, Gubernur Sultra juga memecat enam orang PNS dan belasan lainnya diberi sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

MINIM SARANA - Seorang wisatawan (kiri) menikmati panorama Danau Gunung Tujuh sebagai danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara menggunakan perahu tradisional sewaan warga setempat di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Kerinci, Jambi, kemarin. Provinsi Jambi masih kesulitan dalam mengelola dan membangun sarana penunjang wisata yang memadai di sejumlah obyek wisata tersebut.

HIV/AIDS di Wamena

Capai 5.100 Kasus WAMENA - Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Jayawijaya mencatat angka prevalensi kasus HIV/AIDS di Wamena, Kabupaten Jayawijaya hingga kini mencapai 5.100 kasus. Ketua harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jayawijaya, Gad Piramid Tabuni, di Wamena, Selasa, mengatakan kasus HIV/ AIDS di Jayawijaya berkem-

bang cukup signifikan dan data itu terungkap dari semua lini layanan yang ada. Semua lini yang dimaksud, antara lain Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Puskesmas, Posyandu, dan sebagainya. ‘’Kita terus kejar pencegahan dan penanggulangan kasus HIV/AIDS di Jayawijaya,” ucap dia. Menurut dia, Dinas Kese-

hatan setempat sudah melakukan identifikasi atas data itu untuk menekan angka prevalensi itu. Gad yang kini menjabat asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya itu mengaku menjamurnya media seks daring (online) itu menyulitkan KPA Jayawijaya untuk mendeteksi makin menjamurnya kasus itu di Wamena. ‘’Kita lihat yang ada di

depan mata kita seperti anakanak jalanan, pekerja seks jalanan, kemudian pekerja seks di warung-warung, itu kita tangani,” ujarnya. Namun, katanya, kasus yang tak terlihat lewat media daring itu mengajak semua pihak bergandengan tangan melakukan pencegahan dan penanggulangan terhadap penyakit mematikan itu. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Suluh Indonesia/ant

PEMUSNAHAN NARKOBA - Kapolda Jatim Irjen Pol. Anas Yusuf (kedua kanan) berdampingan dengan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini membawa barang bukti narkoba jenis sabu-sabu (Metamphetamine) yang akan dimusnahkan di Mapolrestabes Surabaya, kemarin.

DPRD NTB Setujui

Penghapusan Barang Daerah MATARAM - DPRD NTB menyetujui penghapusan barang milik daerah terhadap objek lahan yang diajukan pemerintah provinsi untuk dihibahkan kepada pemerintah kabupaten/kota di daerah itu. Persetujuan penghapusan barang milik daerah itu, diambil dalam sidang paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua TGH Mahaly Fikri dan dihadiri Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin, bertempat di gedung DPRD NTB. ‘’Setelah melalui dialog yang cukup panjang, sidang paripurna DPRD NTB menyetujui penghapusan barang aset milik daerah untuk

dihibahkan kepada kabupaten/ kota,” kata Mahaly Fikri didampingi pimpinan sidang lainnya Ketua DPRD NTB H Umar Said, dan Wakil Ketua DPRD Mori Hanafi. Beberapa aset itu, sebut Mahaly, diantaranya penghapusan tanah seluas 305 meter persegi milik H Lalu Kuncir Jalaludin yang tercatat dalam daftar barang milik daerah pemerintah provinsi. Selanjutnya, tukar menukar tanah milik Pemkab Sumbawa dengan tanah milik pemerintah provinsi menjadi milik pemerintah kabupaten Sumbawa, yakni atas tanah seluas 2.696

meter persegi di Jalan Cenderawasih Sumbawa besar menjadi milik pemerintah kabupaten Sumbawa. Sedangkan, tanah milik pemerintah kabupaten Sumbawa seluas 2.821 meter persegi di Jalan Sermu Sumbawa Besar menjadi milik pemerintah provinsi. Kemudian, hibah lahan atau tanah milik pemerintah provinsi yang berlokasi di Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang sesuai bukti kepemilikan sertifikat No 2 tanggal 5 Januari 1985 seluas 5.176 meter persegi yang ditempati SMPN 6. (ant)

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 20 Mei 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu