Skip to main content

Edisi 16 September 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Pengemban Pengamal Pancasila

Rabu, 16 September 2015

No. 168 tahun IX

WN Malaysia Dihukum Mati PEKANBARU - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau, menjatuhkan vonis mati kepada seorang warga negara Malayisa Ng Hai Kwan terdakwa penyelundup 46,5 kilogram sabu. ‘’Majelis hakim memutuskan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, Menjatuhkan vonis mati,” kata Ketua Majelis Hakim, Amin Ismanto, saat membacakan putusan, kemarin. Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa terbukti melawan pemerintah dalam upaya pemberantasan narkotika karena berupaya menyelundupkan 46,5 kilogram sabu melalui pelabuhan rakyat di Dumai. Vonis mati yang ditetapkan oleh majelis hakim tersebut sesuai dengan tuntutan JPU Zainal Effendi yang menjerat

terdakwa dengan Pasal 113 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan tuntutan mati pada pekan lalu. Didalam pasal itu disebutkan bahwa terdakwa bersalah melawan hukum dalam kaiatannya memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan narkotika dan percobaan atau pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika atau precursor narkotika. Pada saat pembacaan vonis, Ng Hai Kwan alias Jimmy alias Ati (50) yang diketahui sulit memahami bahasa Indonesia hanya diam tanpa ekspresi. Selanjutnya, majelis hakim meminta kuasa hukum terdakwa untuk berkomunikasi dengan terdakwa dan hasilnya terdakwa akan melakukan banding. (ant)

Suluh Indonesia/ant

GELAR PERKARA - Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto berbicara kepada sejumlah korban kriminalisasi aparat penegak hukum saat diskusi di Surabaya, kemarin.

Mulai Tahun Depan

K2 Diangkat

Suluh Indonesia/ade

DEMO GURU - Ribuan guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) berunjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, kemarin. Para guru honorer yang datang dari berbagai daerah di Tanah Air itu meminta kepada Pemerintah untuk mengangkat status mereka dari honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS)

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan pengangkatan tenaga honorer kategori 2 (K2) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dimulai tahun 2016. ‘’Karena tahun 2015 ada moratorium pengangkatan CPNS, maka pengangkatan K2 dimulai 2016 secara bertahap paling lama hingga 2019, tapi kita usahakan dipercepat,” ujar Yuddy seusai melakukan rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, di gedung parlemen, Jakarta, kemarin. Pada rapat tersebut, Menteri Yuddy menyatakan menyetujui mengangkat 440.000 tenaga honorer K2 sebagai PNS secara bertahap dan dengan sejumlah catatan. Dia mengatakan pengangkatan 440.000 tenaga honorer K2 itu diestimasi akan meningkatkan biaya gaji senilai Rp34 triliun per tahun. ‘’Tapi itu baru perhitungan kasar. Kalau diasumsikan 440.000 itu diangkat seluruhnya tanpa evaluasi, maka satu

orang dengan gaji Rp2 juta dan tunjangan, maka totalnya sekitar itu,” jelas dia. Meskipun demikian, Yuddy meyakini setelah dilakukan proses evaluasi, jumlah tenaga honorer K2 yang diangkat menjadi PNS bakal berkurang. ‘’Mungkin ada yang sudah

Yuddy Chrisnandi

meninggal dunia, mungkin ada yang sudah tidak bekerja, mungkin ada yang tidak memenuhi persyaratan,” jelas dia. Yuddy mengatakan secara garis besar Presiden Jokowi telah mengetahui persoalan tenaga honorer K2. Namun ha-

sil rapat dengan Komisi II baru akan disampaikan ketika presiden tiba di tanah air dari lawatan ke luar negeri. Sementara itu, demonstrasi ribuan guru dan karyawanan honorer yang berlangsung sejak Selasa pagi di depan Gedung DPR/MPR berakhir dengan haru ketika pemerintah memutuskan semua tenaga honorer akan diangkat menjadi PNS secara bertahap dari 2016-2019. Ketua Umum PB PGRI Sulistyo naik ke mobil komando dan berbicara di depan ribuan tenaga honorer di depan Gedung DPR/MPR Jakarta, sekitar pukul 18.30 WIB. ‘’Semua tenaga honorer akan diangkat secara bertahap mulai 2016 sampai 2019,” katanya. Pengumuman yang ditunggu-tunggu oleh ribuan tenaga honorer itu disambut dengan tangis haru. Sebagian dari mereka yang Muslim langsung melakukan sujud syukur, sebagian yang lain saling berpelukan dan menangis haru. Mereka bahkan bertepuk tangan dan bersorak sebelum membubarkan diri. (ant/son)

KUHP, Perlukah Segera Direvisi ? JAKARTA - DPR masih menunggu sikap tegas pemerintah atas protes yang diajukan KPK yang meminta agar delik korupsi dikeluarkan dalam rumusan pasalpasal draf revisi UU KUHP yang sudah diajukan pemerintah. Apabila pemerintah berkehendak mencabut pasal-pasal korupsi dalam draf tersebut, DPR akan mendukungnya. ‘’Jadi, DPR RI akan mempertanyakan dulu kepada pemerintah mengapa berkehendak kodifikasi total? Karena itu, kita akan mendengar filosofi, background, alasan pemerintah mengajukan kod-

ifikasi total dalam UU KUHP ini,” kata anggota Komisi III DPR Arsul Sani dalam diskusi Forum Legislasi bertema ‘Revisi UU KUHP’ di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Apabila pemerintah sepakat menarik pasal-pasal korupsi itu, maka pembahasan UU KUHP dilakukan dengan kodifikasi parsial, sehingga pembahasannya nanti tinggal membongkar bab dan pasal mana yang perlu dibahas atau tidak. Sejauh ini. dalam draf yang dikirimkan pemerintah, kejahatan-kejahatan khusus seperti tindak pidana korupsi (tipikor), terorisme, pelanggaran HAM

berat, narkotika, pencucuian uang (TPPU), perdagangan manusia (traficking), yang semula diatur oleh UU tersendiri, akan dijadikan satu (kodifikasi total) dalam UU KUHP. Tak heran, revisi UU KUHP menjadi tambun karena terdiri dari 768 pasal yang dibagi dalam dua buku. ‘’Saya sendiri mendukung kodifikasi parsial, fraksi-fraksi sendiri kini sedang menyusun DIM. Komisi III DPR pun akan mengundang masyarakat untuk memberi masukan,” ujarnya. Arsul mengaku dapat memahami kekhawatiran KPK, apabila pembahasan revisi KUHP dilakukan

dengan kodifikasi total karena akan mengambil porsi tindak pidana khusus korupsi yang selama ini diatur dalam UU KPK. Tetapi, menurutnya bukan KPK saja yang tentunya akan dilemahkan, tetapi Kejaksan Agung dan Kepolisian yang juga memiliki kewenangan melakukan penanganan atas korupsi juga dapat dilemahkan. ‘’Kepolisian, Kejagung, dan MA juga dapat dilemahkan. Khususnya dalam melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan, karena penguatannya akan diatur dalam aturan peralihan,’’ kata Asrul. (har)

Kader Jadi Menteri

PDIP Siapkan Tiga Anggota PAW JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat PDIP telah menyiapkan tiga nama sebagai anggota DPR pengganti antarwaktu (PAW) dari kadernya yang saat ini telah menduduki jabatan menteri di kabinet. Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, kemarin mengatakan, meskipun belum dilakukan pelantikan anggota DPR PAW, tapi tidak ada rangkap jabatan. Menurut dia, ketiga kader PDI Perjuangan itu yakni Puan Maharani, Tjahjo Kumolo, dan Pramono Anung sudah mundur sebagai anggota DPR, sehingga tidak ada rangkap jabatan. Saat ini, Puan Maharani

menjadi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Tjahjo Kumolo menjadi Mendagri, dan Pramono Anung menjadi Seskab. Hasto menambahkan, pada rapat pimpinan di DPP PDIP, hal tersebut sudah dibahas dan tidak ada rangkap jabatan. ‘’Setelah Mas Tjahjo, Mbak Puan, dan Mas Pram jadi menteri dan mundur dari keanggotaan di DPR, maka tidak ada lagi fasilitas dari negara yang diterima,” katanya. Ia menjelaskan, DPP PDIP sudah menyiapkan pengganti Tjahjo Kumolo yakni Tuti N Rosdiono dan pengganti Puan Maharani adalah Darmawan Prasodjo.

Kemudian untuk mengganti Pramono Anung, menurut dia, DPP PDIP dengan berbagai pertimbangan strategis memilih Eva Kusuma Sundari. ‘’Meskipun suara terbanyak

kedua setelah Mas Pramono, bukan Eva Kusuma Sundari, tapi dengan mempertimbangkan kepentingan partai maka diputuskan penggantinya adalah Eva,” katanya. (har)

Suluh Indonesia/ant

SAR BAGUNA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kiri) berbincang dengan Kepala Basarnas Marma TNI F. Henry Bambang Soelistyo saat pembukaan Pelatihan Pencarian dan Pertolongan (SAR) bagi relawan Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDIP di Jakarta, kemarin.


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 16 September 2015

2

Ahok Sebut

2.500 PNS Didemosi JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku telah menurunkan jabatan atau melakukan demosi terhadap sebanyak 2.500 PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. ‘’Ada 2.500 pegawai yang sudah didemosi atau diturunkan dari jabatannya. Selain itu, ada juga sebanyak 120 PNS yang dipecat,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin. Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu, pemecatan atau penurunan jabatan tersebut dilakukan dengan berbagi alasan, di antaranya terbukti menerima suap dan jarang masuk kerja. ‘’Saya tidak akan tolerir lagi. Kalau ada PNS yang ketahuan menerima suap, bahkan walaupun hanya dalam jumlah kecil, misalnya Rp1.500.000, langsung kita pecat, bukan lagi diturunkan jabatannya,” ujar Basuki.

Selain pemecatan dan penurunan jabatan, dia menuturkan saat ini juga terdapat sebanyak 30 PNS yang berada dalam proses pemecatan. Dia pun mengatakan bahwa pemecatan PNS itu sudah sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). ‘’Waktu saya masih menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi II, saya terlibat dalam pembuatan UU tersebut, dan disitu dimasukkan juga pasal mengenai pemecatan PNS. Inilah substansi dari UU ASN,” tutur Basuki. Awalnya, dia mengungkapkan pemecatan PNS masih sulit untuk dilakukan karena pihaknya belum menemukan payung hukum yang tepat. Namun, setelah dikaji lebih mendalam, pemecatan itu langsung dapat dilaksanakan. ‘’PNS yang sudah dipecat itu terdiri dari berbagai macam jabatan. Ada yang di tingkat staf, di tingkat pejabat, bah-

Kilas

kan ada juga yang di tingkat kepala suku dinas (kasudin). Kita tidak segan-segan,” ungkap Basuki. Semula, Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun belum memecat PNS karena belum menemukan payung hukumnya. Namun setelah mengkaji lebih dalam UU ASN, pihaknya langsung memproses pemecatan. ‘’Dulu Pak Lasro ngeles, nggak bisa pecat, sulit. Saya bilang saya ini yang membuat undang-undang ASN,” ucapnya. Salah satu PNS yang dipecat, tambah Basuki, adalah kepala suku dinas. Namun, dirinya tidak menyebutkan secara rinci jabatannya. Semua PNS tersebut dipecat selama kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. ‘’Yang dipecat pejabat ada, staf ada. Sampai tingkat kasudin kita pecat. Kasudin loh,” ungkapnya. (kmb)

Suluh Indonesia/ade

TOLAK REKLAMASI - Masyarakat yang tergabung dalam Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi (ForBali) berunjuk rasa di depan kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta Pusat, kemarin. Mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan revitalisasi berbasis reklamasi wilayah Teluk Benoa dan menuntut pembatalan Perpres Nomor 51 tahun 2014 yang menjadi dasar hukum reklamasi Teluk Benoa, Bali.

Seluruh Kelurahan

Pengusaha Tewas Terjatuh PENYIDIK Polda Metro Jaya memastikan pengusaha properti Inne Saad tewas karena terjatuh dari lantai 13 Apartemen Essence Brawijaya Jakarta Selatan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Krishna Murti di Jakarta, kemarin mengatakan, korban tewas bukan karena bunuh diri atau dibunuh. Krishna mengungkapkan polisi menganalisa kamera tersembunyi yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Kemudian penyidik mencocokkan dengan kesaksian teman korban yang terakhir kali bertemu dengan Inne sebelum terjatuh. Awalnya beredar alumni UI itu terjatuh dari lantai 15 balkon unit kamar apartemen milik temannya. Namun, polisi mempelajari kamera tersembunyi yang disinkronkan dengan keterangan saksi menunjukkan korban terjatuh dari lantai 13. Menurut Krishna, awalnya korban bertengkar dengan temannya di unit lantai 15 apartemen itu. (kmb)

Wajib Buat Perpustakaan JAKARTA - Setiap wilayah kelurahan di DKI Jakarta akan diwajibkan memiliki perpustakaan. Dengan adanya fasilitas tersebut, bisa mendorong minat baca bagi warga ibukota. Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DKI Jakarta, Tinia Budiati mengatakan, masing-masing kelurahan memiliki kewajiban membantu terbentuknya perpustakaan. Saat ini Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota (KPAK) di lima wilayah kota dan satu kabupaten telah koordinasi dengan kelurahan. Bahkan pada pekan lalu 267 lurah se DKI dikumpulkan di kantor

BPKAD DKI untuk sosialisasi mengenai perpustakaan kelurahan. ‘’Lurah punya kewajiban membantu mendorong terbentuknya perpustakaan masyarakat. Minimal harus membangun perpustakaan di kantor kelurahannya masing-masing,” ujar Tinia di Jakarta, kemarin. Menurut Tinia, memang ada beberapa kelurahan yang sudah memiliki perpustakaan. Namun tidak diketahui secara persis standar perpustakaan yang sudah dibuat. Untuk pola perpustakaan yang ada di kelurahan, lanjut Tinia, akan dibuat pola baru. Yang dahulu seluruh buku diserahkan

dan diletakan di kantor kelurahan, kini tidak lagi. “Sistem paket pinjam dari kantor BPAD dan KPAK setempat selama 3 bulan. Jika seluruh buku sudah dibaca maka buku lama bisa ditukar dengan yang baru,” tuturnya. Dan pihak BPAD DKI akan melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi perpustakaan yang ada di tingkat kelurahan. ‘’Kami juga akan kirim petugas untuk memonitor ke setiap kelurahan di DKI. Bahkan tahun 2016 kita siapkan pekerja harian lepas (PHL) di kelurahan. Satu PHL bisa melayani dan bertanggungjawab atas 2-3 perpustakaan kelurahan,” tandas Tinia. (kmb)

Sejumlah Rumah Terbakar KEBAKARAN telah terjadi pada pukul 00.45 wib di Jalan Asem II, Gang Teratai, Cipete, Jakarta Selatan. Menurut akun twitter resmi TMC Polda Metro Jaya, ambulan PMI Jakarta Selatan telah siaga di tempat kejadian. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran telah diterjunkan ke lokasi guna memadamkan api. Saat ini, hingga berita diturunkan, masih dalam penanganan petugas Damkar untuk memadamkan api. Belum diketahui penyebab kejadian kebakaran serta jumlah kerugian. Begitu juga dengan korban kebakaran juga belum diketahui. Laporan resmi data dan kronologis kebakaran masih menunggu setelah proses penyelidikan petugas. Namun, menurut laporan sejumlah warga sekitar melalui media sosial dengan menautkan di akun resmi TMC Polda Metro Jaya, api mulai berhasil dikendalikan olah petugas kebakaran. (kmb)

116 PKL Direlokasi SUKU Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Jakarta Selatan berencana merelokasi 116 pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Pasar Minggu ke dalam lokasi pasar binaan (lokbin). Kasudin KUKMP Jakarta Selatan, Indro Martono mengatakan,pihaknya akan membenahi lokasi pasar binaan dan menata ulang kembali para PKL. Indro mengatakan, pihaknya akan membenahi benahi dan akan tata ulang kembali. Jadi PKL yang di jalanan akan direlokasi. Menurut Indro, nantinya di samping kiri dan kanan pasar lokbin akan dibuat pagar agar pemulung tidak bisa masuk. Untuk relokasi, sambungnya, yang akan menempati pasar lokbin adalah pedagang kelapa dan pisang. Ia menambahkan, pihaknya akan mendata ulang para pedagang yang akan menempati pasar itu. Relokasi ini dimaksudkan agar mereka mendapatkan tempat yang lebih layak. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

PEMADAMAN API - Warga dibantu petugas pemadam kebakaran mencoba memadamkan api menggunakan karung basah saat mengikuti pelatihan memadamkan kebakaran di Rusun Jatinegara Barat, Jaktim, kemarin. Pelatihan kepada warga rusun untuk memberi pemahaman mengenai penanganan kebakaran di rusun.

Ahok :

Wisma Atlet Dijadikan Rusun JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana mengubah peruntukan wisma atlet di Kemayoran menjadi rumah susun (rusun) usai dilaksanakannya Asian Games 2018 mendatang. Dia pun menyebutkan rencana perubahan peruntukan wisma atlet menjadi rusun itu telah mendapatkanersetujuan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Hal tesebut tercantum didalam surat izin yang dikeluarkan oleh Sekretariat Negara (Setneg). ‘’Waktu kami mendapatkan tanah dari Setneg, Presiden sudah mencantumkan di dalam surat itu bahwa peruntukan lahan tersebut bukan untuk komersial, tetapi sebagai rusun,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin. Menurut dia, untuk saat ini, lahan tersebut akan difokuskan untuk pembangunan wisma atlet. Namun setelah selesai perhelatan Asian Games di Jakarta pada 2018 mendatang, wisma atlet akan diperuntukkan sebagai rusun warga kelas menengah. ‘’Untuk pembangunan rusun itu nantinya akan kita serahkan kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Bangunannya pun nanti tidak akan kalah dengan apartemen kelas atas di Jakarta,” ujar Basuki. Dia menuturkan berdasarkan peraturan International Olympic Committee, tuan rumah Asian Games harus menyediakan tempat tinggal yang mampu menampung hingga sekitar 14.000 atlet. ‘’Artinya, konsepnya itu kan sama seperti rusun. Jadi, sebelum benar-benar digunakan sebagai rusun, terlebih dahulu lahan di Kemayoran itu akan dipakai untuk pembangunan wisma atlet,” tuturnya. Kedepannya, dia mengungkapkan rusun yang diperuntukkan bagi warga kelas menengah tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, diantaranya furniture, pendingin ruangan serta aliran gas. ‘’Kalau sudah resmi dijadikan untuk rusun, nantinya warga kelas menengah bisa tinggal disitu, namun harus membayar tarif sekitar Rp100.000 hingga Rp150.000 per hari. Kira-kira begitu konsep rusunnya,” ungkap Basuki. Untuk diketahui, relokasi warga di pemukiman kumuh memerlukan tempat yang layak, dan solusinya adalah pembangunan rusun baru. (kmb)

Ahok Dukung Gerakan

“Saya Perempuan Antikorupsi” GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendukung penuh program gerakan “Saya Perempuan Anti-Korupsi” yang dicetuskan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Basuki dalam seminar bertajuk “Kekuatan Perempuan, Inspirasi Perubahan” yang digelar oleh KPK bekerja sama dengan Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ) di Balai Kota DKI Jakarta. ‘’Ini adalah gerakan yang bagus. Lagi pula, program tersebut juga sejalan dengan misi per-

baikan birokrasi yang sedang gencar kita lakukan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI,” kata Basuki di Balai Kota Jakarta, kemarin. Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu, melalui seminar dan workshop dari program tersebut, diharapkan perempuan, terutama dalam lingkup keluarga, dapat mengajarkan anak-anaknya

untuk tidak melakukan tindak korupsi sejak kecil. ‘’Saya berharap anak-anak diajarkan mana hal yang baik dan mana yang buruk, sehingga mereka peka dan sensitif. Lebih jauh, kita berharap Jakarta bisa menjadi seperti sebuah etalase yang mempertontonkan transformasi birokrasi yang bersih dari korupsi,” ujar Ahok. Sementara itu, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) KPK Sujanarko menuturkan gerakan “Saya Perempuan Anti Korupsi” memandang peran perempuan sangat penting dalam

pencegahan korupsi, baik sebagai ibu, istri maupun anggota masyarakat. ‘’Perempuan memiliki kekuatan luar biasa dan peran yang mulia di dalam masyarakat, terutama keluarga. Oleh karena itu, sebagai figur sentral dalam keluarga, perempuan harus mampu membentengi dirinya dan keluarganya dari tindak korupsi,” tutur Sujanarko. Penyelenggaraan seminar tersebut merupakan kegiatan awal yang kemudian akan dilanjutkan dengan tiga hari pelatihan untuk pelatih atau Training for Trainers. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

RAZIA TAXI UBER - Petugas Dishubmelintas di depan mobil sitaan yang merupakan taksi Uber dan Grab Car di Terminal Barang Pulogebang, Jakarta, kemarin. Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta menyita dan mengamankan 30 mobil penumpang kelas menengah ini.


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 16 September 2015

3

KUHP Diusulkan

Revisi Kodifikasi Parsial JAKARTA - Pakar Hukum Pidana dari Universitas Pajajaran Bandung Prof Dr Romli Atmasasmita mengusulkan agar revisi Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) dilakukan dengan menerapkan kodifikasi parsial. ‘’Dengan menerapkan kodifikasi parsial maka dalam RUU KUHP hanya mengatur aturan tindak pidana yang umum saja, sedangkan aturan tindak pidana yang khusus dikembalikan ke aturan perundangan khusus,” kata Romli pada diskusi “Forum Legislasi” RUU KUHP” di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, kemarin. Menurut Romli, DPR dan Pemerintah yang akan membahas revisi UU KUHP memiliki komit-

man yang sama untuk menerapkan kodifikasi parsial. Mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM ini menjelaskan, mencermati KUHP yang menjadi landasan dalam penegakan hukum di Indonesia sudah tertinggal jauh dibandingkan dengan perkembangan persoalahn hukum saat ini. Revisi UU KUHP, menurut dia, agar landasan hukum menjadi lebih relevan terhadap perkembangan hukum saat ini. Namun, dalam revisi UU KUHP perlu diterapkan kodifikasi yakni kodifikasi parsial dan bukan kodifikasi total. ‘’Dengan menerapkan kodifikasi parsial, sehingga jika ada revisi suatu UU

dalam ranah hukum, maka UU lainnya tetap dapat berjalan,” katanya. Menurut dia, kalau dalam revisi UU KUHP menerapkan kodifikasi total, jika nantinya ada perubahan maka undangundang induknya gampang diubah-ubah. Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani, mengatakan, revisi KUHP merupakan usul inisiatif Pemerintah yang draft RUU sudah disampaikan kepada DPR RI. Menurut dia, dalam draft RUU KUHP ada sebanyak 768 pasal, yang dibagi menjadi dua buku yakni buku pertama sebanyak 218 pasal serta buku kedua sebanyak 550 pasal. (ant)

Suluh Indonesia/ant

MENTERI KELAUTAN - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjalan menuju ruang rapat sebelum Rapat Kerja dengan Komisi IV di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Raker tersebut membahas usulan program yang akan didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) serta membahas rencana kerja dan anggaran tahun 2016 Kementerian Kelautan dan Perikanan.

PAN Masuk Kabinet

Berpotensi Bikin Gaduh JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Jayabaya Igor Dirgantara menilai dimasukannya kader Partai Amanat Nasional (PAN) di dalam Kabinet Kerja berpotensi menimbulkan kegaduhan politik. ‘’Bisa saja PAN mendapat posisi di Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN atau bahkan Kemenpora. Karena itu, sangat mungkin reshuf-

fle jilid kedua (jika terjadi) menjadi kegaduhan politik babak kedua,” kata Igor dihubungi dari Jakarta, kemarin. Menurut Igor, kegaduhan mungkin terjadi jika ada penolakan dari parpol pengusung pemerintah. Pengurangan jatah kursi menteri yang berasal dari kader parpol pengusung pemerintah lebih berpotensi menimbulkan kegaduhan ketimbang pengurangan kursi men-

teri dari kalangan profesional. Untuk meminimalisir kegaduhan, Igor menyarankan agar PAN diberikan posisi jabatan baru yang memang masih kosong, seperti di Komite Ekonomi Industri Nasional, atau lembaga ekonomi lainnya. Selain itu PAN juga bisa diakomodir mendapatkan kursi menteri melalui pergeseran. ‘’Jika misalnya PAN diberikan posisi di Kementerian Kopera-

si dan UKM yang saat ini dijabat kader PDIP, maka Kementerian BUMN bisa jadi diberikan kepada kader PDIP, yang otomatis Menteri BUMN saat ini juga akan digeser untuk ditempatkan di posisi yang lain atau tidak sama sekali,” paparnya. Pergeseran tersebut, ujarnya, mirip pergeseran silang antara Komjen Pol Budi Waseso dan Komjen Pol Anang Iskandar atas jabatan Ka-

bareskim dan Kepala BNN. Opsi lainnya, kader PAN diberikan posisi strategis sebagai Dirut BUMN tertentu, dan duta besar, atau PAN tidak mendapat jatah menteri sama sekali, tetapi memiliki peluang menyandingkan kader terbaiknya nanti sebagai Cawapres mendampingi petahana Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 yang akan datang. (ant)

Suluh Indonesia/ant

RDP KPK DAN KEPALA BNN - Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (kanan) berjabat tangan dengan Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi (kiri) sebelum menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. RDP tersebut membahas rencana kerja dan anggaran tahun 2016 pada lembaga BNN dan KPK.

SKB Tiga Menteri

Saatnya Percepat Pencairan Dana Desa PEMERINTAH telah mengesahkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri dalam rangka mempercepat penyaluran dana desa yang sesuai dengan aturan Undang-Undang Desa. Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, kemarin mengatakan, selama ini ada perbedaan-perbedaan aturan, karena itu semua aturan itu dijadikan satu dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri. Menurut Jusuf Kalla, SKB itu sudah ditandatangani oleh ketiga menteri yaitu Menteri Desa, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan, tetapi ditandatangani secara terpisah karena pada hari ini sejumlah menteri tersebut juga ada acara di DPR. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengemukakan, SKB diperlukan antara lain sebagai upaya percepatan dan memangkas birokrasi yang berbelit-belit karena penggunaan anggaran

desa itu adalah untuk masyarakat desa itu sendiri. ‘’Beberapa proses yang dilakukan Kemendagri dan Kemenkeu dan Kemendes dibuat seringkas dan seminim mungkin. Misalnya dana bisa masuk ke kas desa kalo ada perencanaan pembangunan desa itu sendiri,” katanya. Mendagri juga mengungkapkan, arahan Wapres adalah penggunaan anggaran desa lebih baik diarahkan menyangkut infrastruktur yang bersifat padat karya. Sebagaimana diberitakan, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar meminta kepala daerah untuk segera mencairkan dana desa. ‘’Jika persyaratan sudah terpenuhi, segera cairkan dana desa. Jan-

Jusuf Kalla gan sampai kepala daerah menyimpan dana tersebut di bank,” ujar Marwan. Mendes mendapat informasi banyak bank yang memberikan penawaran menggiurkan kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk menyimpan dana desa yang belum disalurkan ke bank dengan berbagai

imbalan. Sebelumnya, Komisi II DPR RI mengusulkan pemerintah membuat surat keputusan bersama tiga menteri untuk menyederhanakan prosedur pencairan dana desa sehingga dapat terserap optimal sebagai anggaran percepatan pembangunan infrastruktur desa. ‘’Dana desa diamanahkan melalui UU No 6 tahun 2014 tentang Desa yang besarannnya sekitar Rp700 juta hingga Rp1,2 miliar per desa per tahun,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Edy. Menurut Lukman Edy, anggaran desa dalam APBN 2015 dianggarkan sebesar Rp20 triliun dan dana tersebut saat ini sekitar 80 persen berada di kas daerah yakni di pemerintahan kabupaten serta 20 persen sudah berada di rekening desa. Sementara itu, aparat desa sudah menjalani pelatihan untuk pemanfaatan dana desa agar tidak diselewengkan. (ant)

PKS Dorong

Terwujudnya Politik Biaya Rendah PRESIDEN PKS Sohibul Iman mengatakan partainya mendorong terwujudnya politik biaya rendah, salah satunya dengan mewujudkan sistem proporsional tertutup. Usai penutupan Musyawarah Nasional ke-IV PKS di Jakarta, kemarin, Sohibul mengatakan, PKS mendorong segala upaya untuk membuat politik berbiaya tinggi menjadi berbiaya rendah. Hal itu dikatakannya Dia mengatakan dalam mewujudkan politik biaya rendah, partainya mengusulkan perubahan sistem politik dari proporsional terbuka menjadi proporsional tertutup. Menurut dia, perubahan itu juga harus disertai dengan sistem pengkaderan yang baik di internal partai karena proporsional tertutup yang membuat keputusannya adalah parpol. ‘’Kalau pengkaderannya tidak baik maka bisa terjadi penyalahgunaan, orang bisa menjadi nomor satu bukan karena yang terbaik namun karena dekat dengan ketua umum partai,” ujarnya. Sohibul menjelaskan, sistem proporsional tertutup harus beriringan dengan penguatan pengkaderan partai. Menurut dia, apabila kedua hal itu tidak bisa dijalankan beriringan maka yang terjadi adalah memindahkan masalah. ‘’Kalau di proporsional terbuka, masalahnya pertarungan antar anggota namun ketika dipindah ke proporsional tertutup tanpa kaderisasi yang baik maka ada orang

Sohibul Iman pragmatis bergelayutan di ketua umum partai,” katanya. Dia berjanji akan membicarakan usulan partainya itu ke Koalisi Merah Putih (KMP) sehingga semuanya bisa menerima usulan partai tersebut. Selain itu Sohibul menjelaskan beberapa pandangan partainya terkait kondisi bangsa dalam bidang politik, yang merupakan hasil Munas Ke-IV PKS. Pertama, menurut dia, PKS siap untuk selalu menjadi oposisi loyal karena bagi partainya, di luar atau di dalam pemerintahan adalah sama-sama mulia. ‘’Keberadaan KMP dan KIH tetap diperlukan sebagai proses check and balances,” katanya. Kedua, dia menjelaskan, PKS mendorong segala upaya mendukung konsolidasi demokrasi. Menurut dia hal itu bisa dilakukan apabila elemenelemen demokrasi bisa menjalankan fungsinya masingmasing. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 16 September 2015

4

Kota Bogor

Kembali Gelar Bursa Hewan Kurban

BURSA Hewan Kurban yang ke-16 kalinya kembali digelar oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, diikuti belasan peternak dan penjual.

Suluh Indonesia/ant

SIDANG KORUPSI ALKES - Walikota Tangsel Airin Rahmi Diani bersaksi dalam kasus korupsi pengadaan alkes (alat kesehatan) untuk terdakwa Dadang Priyatna di Pengadilan Tipikor Serang, kemarin.

Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, saat membuka Bursa Hewan Kurban ke-16 di Halaman Kantor Puslitbangnak, Jalan Padjajaran, Kota Bogor, kemarin mengatakan, bursa Hewan Kurban ini telah digagas 16 tahun yang lalu. Bertujuan untuk bagaimana sentralisasi hewan kurban, agar lebih mudah diawasi. Belasan penjual dan peternak ini akan mengikuti Bursa Hewan Kurban selama sepekan

lebih dimulai dari 14 sampai 24 September atau hingga hari pelaksanaan kurban. Ratusan ekor hewan ternak tersedia seperti domba dan sapi yang terjamin kualitas serta kesehatan dan kehalalannya. Usmar mengharapkan, Bursa Hewan Kurban ini konsisten dilaksanakan setiap tahunnya setiap Idul Adha dan dapat diperluas hingga bisa menampung para penjual dan peternak yang masih berjualan di

pinggir jalan. ‘’Ini tugas Dinas Pertanian untuk melakukan sosialisasi agar ke depan tidak ada lagi yang berjualan di trotoar. Semua kita sentralkan, agar terpusat mudah mengontrol dan mengawasi, sehingga hewan kurban yang sampai ke masyarakat memenuhi standar aman, sehat, utuh dan halal,” kata Usmar. Menurut Usmar, sosialisasi yang dilakukan Dinas Pertanian telah berhasil merelokasi lahan penjualan hewan kurban yang tadinya lebih banyak di pinggir jalan, kini telah bergeser dengan memanfaatkan lahan kosong sehingga menjadi lebih terkontrol. Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor, Azrin Syamsudin

mengatakan, stok hewan kurban di Kota Bogor tahun ini mencapai 9.500 ekor terdiri dari sapi dan domba/kambing. Pasokan ini dipasok dari sejumlah peternak yang ada di wilayah Bogor, Cianjur, Sukabumi, Jawa Barat maupun Pulau Jawa. “Tahun ini stok hewan kurban meningkat dari tahun sebelumnya sekitar 5 sampai 10 persen, angkanya mencapai 9.500 ekor,” kata Azrin. Terkait harga, lanjut Azrin, tahun ini juga mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, misalnya harga jual sapi yang tadinya Rp45 ribu per kilo gram, kini naik berkisar antara Rp50 ribu sampai Rp60 ribu kg per ekor sapi.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Bogor, Wina mengatakan, kenaikan harga hewan kurban saat ini dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan hewan ternak lokal. ‘’Namun, kenaikan ini tidak mengurangi niat masyarakat untuk beribadah kurban. Karena seberapa pun harganya, masyarakat tetap berkurban karena ini bagian dari ibadah,” katanya. Kepala Puslitbangnak Kementerian Pertanian, Bess Tiesnamurti mengatakan Bursa Hewan Kurban juga bertujuan mendorong agar para penyembelih hewan kurban dapat mengetahui tata cara pemotongan dan penanganan daging kurban. (ant)

Di Kota Depok

Angka Buta Aksara Tinggi DEPOK - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menyatakan, bahwa beberapa lokasi di wilayah Kota Depok masih terindikasikan buta aksara. Hal ini terjadi dikarenakan masih banyak warga yang putus sekolah yang diketahui rata rata yang mengalami hal tersebut lebih banyak warga pendatang dari berbagai kota yang tinggal di Kota Depok. Menurut data yang dimiliki Disdik Kota Depok, tahun 2014 jumlah penyandang buta aksara mencapai 551 orang, Sedang di pertengahan tahun 2015, jumlah tersebut bertambah semakin tinggi menjadi 576 orang yang tersebar di sebelas Kecamatan yang ada di wilayah kota Depok. Kepala Bidang PNFI Disdik

Kota Depok, Dadang Supriatna mengatakan, saat ini para penyandang buta aksara tersebar di sebelas Kecamatan yang diantaranya yang banyak di Kota Depok terdapat di Kecamatan Bojongsari, Cipayung, Tapos dan Kecamatan Sawangan. ‘’Di wilayah itu banyak pendatang dari kota lain yang perekonomian serta profesinya tidak menentu, ada yang jadi pedagang, pembantu,” ungkapnya di Lapangan balaikota Depok, kemarin. Dari penjelasannya, buta aksara yang saat ini masih terdapat di wilayah kota Depok lebih banyak diderita oleh para pendatang dari kota lain yang dimana diketahui masih berstatus lemah ekonomi. Selain

Kilas

itu, Dia juga menjelaskan kebanyakan mereka juga tak memiliki pekerjaan dan tempat tinggal yang tetap. ‘’Untuk warga asli Depok hanya beberapa persennya saja. Namun yang banyak ini ya dari warga pendatang,” tuturnya. Dengan demikian, pihaknya juga telah melakukan salah satu program untuk mengentaskan buta aksara yang masih ada di wilayah kota Depok dengan membuka pelatihan dan pembelajaran untuk warga yang buta aksara yang sudah dilakukannya sejak tahun 2014 lalu. Di tiap tahunnya, ada sekitar 500 orang penyandang buta aksata yang ditempatkan di beberapa tempat pembelajaran yang ditunjuk oleh pemerintah. (jif)

Suluh Indonesia/ant

LAPORAN KECURANGAN - Ketua Panwaskada Tangsel M. Taufik MZ (kanan) bersama anggota divisi pengawas M.Acep (kiri) menunjukan laporan masyarakat terhadap dugaan pelanggaran tahapan Pilkada di Kantor Panwaskada Tangsel, Serpong, kemarin. Dalam keterangannya panwaskada menyatakan bahwa pasangan nomor urut 3 pasangan Airin Rachmi Diany - Benyamin Davnie paling banyak dilaporkan melakukan pelanggaran.

Jadi Saksi Kasus Alkes

Airin Dituding Terima THR

Razia Atribut Militer SATUAN Denpom III/I Bogor bersama Propam Polres Bogor Kota menggelar razia gabungan penyalahgunaan atribut TNI/Polri yang kerap dipasang atau digunakan masyarakat sipil untuk berbagai tujuan dan alasan, di Jalan Raya Padjajaran, Kota Bogor, kemarin. Dalam razia ini petugas berhasil mencopot dan menyita ratusan atribut berbau militer, seperti stiker, baju/kaos, topi dan simbol-simbol lainnya milik anggota TNI/Polri yang terpsang pada sepeda motor maupun mobil milik warga sipil. Heru (52), salah satu warga mengaku, tidak tahu kalau stiker TNI yang terpasang pada bagian kaca depan mobilnya itu dilarang. Tanpa banyak perdebatan, petugas langsung melepas stiker Kopasus di mobil Heru dan para pemilik motor atau mobil lainnya yang saat itu terjaring razia. (bas)

TANGSEL - Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, membantah telah menerima uang Rp50 juta dari Dinkes Tangsel, seperti yang ditudingkan Mantan Kadinkes Tangsel, Dadang M Epid, saat menjadi saksi persidangan dalam kasus dugaan korupsi Alkes Tangsel Rp23 miliar. Kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Airin mengaku bahwa keterangan yang disampaikan saksi Dadang bohong

dan tidak sesuai dengan fakta. ‘’Tidak ada, tidak benar menerima uang tersebut,” ungkapnya di Tangsel, kemarin. Airin kembali menegaskan kepada majelis hakim, bahwa dirinya tidak pernah menerima uang Tunjangan Hari Raya dari Dinkes Tangsel. Ia hanya menjelaskan bahwa hal tersebut tidak pernah diketahui olehnya. ‘’Tidak ada, memang tidak ada dan tidak benar. Saya tidak

mengetahui,” imbuhnya. Untuk diketahui, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diani disebut-sebut oleh Mantan Kadis Kesehatan, Dadang M Epid, telah mendapatkan fee dalam bentuk Tunjangan Hari Raya. Selain Airin, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, turut disebut kecipratan dana sebesar Rp30 juta. Kemudian Sekda Tangsel Dudung Erawan Direja disebut menerima. (nov)

RPH Disegel DIDUGA menggunakan formalin pada ayam potong, tujuh rumah potong ayam di Kota Tangerang di segel oleh satpolpp Tangerang. Ketujuh rumah potong ayam ini di duga telah lama menggunakan formalin pada ayam potong mereka dan menjualnya ke pasar-pasar tradisional. Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan Kota Tangerang Syaiful Rochman mengatakan, Penyegelan ini sebagai tindak lanjut dari penggerebekan Polda Metro Jaya yang mendapati ayam potong ditempat tersebut menggunakan formalin. Tidak hanya itu para pemilik rumah potong ayam telah melanggar Perda No. 6/2011 tentang Ketertiban Umum dan Perwal 53/2011 Tentang Izin. Karena melanggar perda tempat usaha mereka ditutup. Sedangkan pemilik rumah potong ayam dilakukan penahanan oleh kepolisian dan statusnya tersangka. (ram)

Suluh Indonesia/ant

RUMAH POTONG DISEGEL - Petugas Satpol PP kota Tangerang menyegel salah satu rumah potong ayam yang diduga diberi formalin, di Tanah Tinggi, Tangerang, kemarin. Sekitar tujuh rumah potong ayam disegel karena diduga menggunakan formalin.

Pantau Arus Kendaraan

30 CCTV Awasi Warga Tangsel TANGSEL - Sedikitnya 30 perangkat kamera pengintai atau CCTV rencananya akan disebar disejumlah ruas jalan di

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang menjadi akses utama masyarakat. Bukan hanya sebagai alat pemantau arus

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

barang dan orang saja, melainkan bisa dijadikan sebagai bukti untuk mengungkap tindak kejahatan. “Arus orang dan barang akan terpantau dengan kamera CCTV. Fungsinya, mirip yang diterapkan TMC (Traffic Management Center) Polda Metro Jaya,” ungkap wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, kemarin. Lebih lanjut Benyamin mengatakan, ada empat ruas jalan yang rencananya akan dipasangi perangkat CCTV. Keempatnya antara lain, di Kecamatan Ciputat, Pondok Aren, Pamulang dan Serpong. Nantinya, lanjut Benyamin, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Infor-

matika (Dishubkominfo) yang akan memegang ruang kendali. Rencananya, pada 2016 nanti ruang kendali itu akan dibangun di daerah Cilenggang, Serpong. “CCTV ini penting dan sejalan dengan tema besar Kota Tangsel, yakni menjadi Smart City yang memanfaatkan beragam teknologi di dalamnya,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Kota Tangsel Sukanta mengaku tengah merencanakan program CCTV tersebut. Targetnya, pemasangan CCTV ini akan dilakukan pada tahun anggaran 2016 nanti. “Untuk anggarannya belum dapat dipastikan, karena masih perencanaan,” jawabnya. (nov)

Satu Tahun Berjalan

Perda KTR Belum Berjalan Efektif DEPOK - Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 3 tahun 2014, terkait Kawasan Tanpa Rokok KTR yang dikeluarkan 7 Mei 2014 lalu, banyak yang menilai tak memiliki taring. Sebab, meski segala bentuk sosialisasi dan papan larangan tak merokok telah di pasang, banyak warga Depok yang tak peduli. Menggapi hal itu, Kepala Bidang Penegak Peraturan Satuan Polisi Pamong Prajat (Kabid Gaktur Satpol PP), Yamrin Madina mengatakan terkait ketegasan aturan yang sudah ada mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana membentuk Tim Pengawas (Timwas) KTR tingkat kota dan kecamatan mulai Oktober mendatang.“Sosialisasi sudah sering dilakukan ke tiap kelurahan. Saat ini kami mau meningkat ke penertiban larangan KTR, karena aturannya sudah jelas.” Ungkapnya. Yamrin juga menjelaskan, tugas Timwas KTR nantinya membina di tujuh KTR yang tertuang dalam Perda, di antaranya tempat umum, tempat

ibadah, sarana pendidikan, tempat kerja, tempat pelayanan kesehatan, arena kegiatan anak, dan angkutan umum. Timwas KTR juga melakukan pengawasan dengan langkahlangkah, seperti memotret, melihat, dan menegakkan KTR kepada pelaku merokok sembarangan. “Kalau ada orang yang merokok dan berjualan, tim akan mengingatkan, memberitahukan, mengusir, dan memerintahkannya meninggalkan KTR,” jelas Yamrin. Pihaknya, dari tujuh KTR ada dua yang masih diperbolehkan, yakni perkantoran dan tempat umum. Namun, pemimpin atau pemilik kawasan tersebut harus menyediakan area merokok di udara terbuka, terlepas dari gedung utama, dan jauh dari lalu lalang orang. “Untuk sekolah dan tempat kesehatan, jaraknya harus 300 meter dari pagar terluar. sekelilingnya tidak boleh ada yang merokok. Ini kami coba tertibkan melalui sosialisasi dan Timwas KTR nanti,” ungkapnya. (jif)

Palsukan Izin Swalayan

Sekdes Gaga Dipecat TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, memecat Adang selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Gaga, Kecamatan Balaraja, yang diduga memalsukan administrasi pertanahan dan surat untuk melengkapi perizinan swalayan mini. ‘’Untuk sementara kami tempatkan Adang sebagai staf di kantor kecamatan,” kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pemkab Tangerang Yani Sutisna di Tangerang, kemarin. Yani mengatakan Adang masih dalam pemeriksaan petugas inspektorat dan

Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Pemerintahan Desa (BPMPPD). Pernyataan tersebut terkait tindakan Adang dipecat diduga menerbitkan surat keterangan domisili usaha (SKDU) untuk mendirikan swalayan mini. Bahkan Adang juga dianggap telah melakukan pemalsuan tanda tangan kades setempat tentang surat jual beli tanah. Demikian pula tindakan Adang, sering melebihi tugas dan kewenangan kades sehingga dalam pelaksanaan administrasi sering berbenturan dengan atasan. Sedangkan masalah terse-

but disorot berbagai pihak termasuk DPRD setempat tentang adanya swalayan mini yang beroperasi tanpa izin. Dia mengatakan pihaknya masih menunggu laporan tertulis dari inspektorat dan BPM-PPD karena Adang merupakan PNS. Pencopotan jabatan Adang, katanya, diharapkan melalui mekanisme dan Kades memberikan rekomendasi kepada Camat Balaraja atas kinerja bawahan. Sejauh ini, Pemkab masih meneliti dua swalayan mini diduga tanpa izin. Namun dua swalayan mini itu elapa Dua. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 16 September 2015

F OKUS Lenyapkan Rabies dari Masyarakat ITA sangat mengkhawatirkan terjangkitnya penyakit rabies di Bali sampai bertahun-tahun. Mungkin telah lebih dari lima tahun penyakit ini “berkeliaran” di tengah masyarakat. Sangat menakutkan karena penyakit ini tidak tersembuhkan kalau sudah berkembang dan lambat penanganannya. Penyakit degeneratif, seperti kanker bahkan AIDS malah kini telah mampu ditekan oleh umat manusia. Akan tetapi rabies belum ada obat yang mampu menghadangnya kecuali harus ditangani dengan cepat. Dengan keadaan itu, kita bertambah khawatir lagi karena persediaan vaksin penghambatnya yaitu VAR sering tidak ada persediaannya. Ini menjadi masalah besar, bukan saja bagi masyarakat di Bali tetapi juga bagi kehidupan. Ironis sekali, daerah pariwisata terjangkit rabies. Ini masalah besar yang harus segera diselesaikan. Kita pahami pemerintah kesulitan mengendalikan ini. Akan tetapi, bukan berarti tidak bisa. Secara sosial, anjing sebagai penyebar penyakit ini telah terbiasa dilepasliarkan di Bali. Ini sudah menjadi kebiasaan sosial dan menjadi tradisi di Bali. Masyarakat memandang anjing sebagai penjaga keamanan, yang dalam praktiknya mampu menakuti orang bahkan menyerang mereka yang tidak dikenal. Jika ada orang tidak dikenal memasuki pekarangan, maka anjinglah yang dipakai sebagai penghadang. Mungkin pandangan ini dulu dapat difungsikan. Namun dengan perkembangan zaman sekarang, seperti munculnya teknologi kamera tersembunyi, bel pintu, bahkan telepon genggam, mengandalkan anjing sebagai penjaga rumah mungkin kurang cocok. Anjing jelas bisa dipakai sebagai binatang piaraan dan kesayangan. Karena itu sebaiknya dikerangkeng saja, tidak dilepasliarkan. Pemerintah sangat sulit mengubah cara pandang masyarakat. Akan tetapi, sulit bukan berarti tidak bisa. Kesulitan itu didasari oleh adanya cara pandang yang keliru dan tidak mau berubah, maka untuk mengatasinya adalah dengan memberikan penjelasan dan contoh bahayanya. Artinya harus ada sosialisasi berkelanjutan dari pemerintah. Jelas perlu biaya untuk melakukan kegiatan ini. Mestinya ada kebijakan atau keputusan yang memberikan pendanaan lebih besar kepada daerah, guna melakukan pemberantasan ini. Ini masalah jiwa, dan eksistensi kehidupan. Jadi tidak boleh main-main dengan hal ini. Harus juga dikaitkan dengan dasar kehidupan perekonomian yang menggerakkan Pulau Bali, yaitu pariwisata. Tetapi, harus kita tekankan, kehidupan jauh lebih utama. Sudah cukup banyak korban rabies yang tidak tertolong jiwanya. Banyak di antara mereka berusia produktif. Penyebaran rabies di Bali bisa cepat karena jarak antardaerah di pulau ini sangat dekat dan relatif mudah terjangkau oleh hewan yang liar secara beranting. Konon sekarang kucing dan babi telah pula mulai terjangkit. Kita khawatir dengan hal ini karena lagi-lagi kucing itu sebagian besar liar dan bergerak ke mana-mana. Babi merupakan hewan yang dapat dikonsumsi dan dipelihara oleh sebagian besar masyarakat Bali. Lebih menakutkan lagi, diberitakan bahwa hewan peliharaan di rumah pun, seperti anjing dan kucing dapat juga terjangkit rabies. Banyak pemelihara anjing di rumah yang suka memamerkan anjing peliharaannya ke ruang publik, tetapi tidak tahu apakah hewan itu terkena rabies atau tidak. Ini memerlukan langkah lebih lanjut. Ada indikasi obat suntik yang diberikan ke hewan (vaksin) sudah mulai tidak mempan lagi untuk menjaga anjing dari sebaran rabies. Di sini perlu ada penelitian lebih lanjut. Namun, yang paling penting harus kita lakukan adalah bagaimana penyakit ini dapat dihilangkan secepatnya dari Bali, dari seluruh Indonesia. Masyarakat ingin hidup nyaman dan tidak takut dalam beraktivitas sosial. ***

K

Bang D

el

PDIP siapkan tiga kadernya untuk anggota Pergantian Antar Waktu (PAW)

Lebih cepat lebih baik ...

5

Daerah Pariwisata, Kok Terjangkit Rabies TERASA sangat padaroks ketika Bali bertahun-tahun masih bergulat dengan penyakit rabies. Bahkan penyakit ini telah mewabah karena menyebar ke berbagai daerah di Bali, termasuk pegunungan. Lebih menyakitkan lagi mendengarnya adalah manakala VAR (vaksin anti-rabies) yang mampu mengebalkan tubuh terhadap penyakit ini, sulit ditemukan. Padahal risiko dari rabies ini adalah meninggal dunia, hal paling akhir yang dihadapi manusia. Manusia mesti mempertahankan kehidupannya karena agama mengingatkan itu. Jika abai terhadap kehidupan itu jutaan ritual menjadi percuma saja. Manusia seolah tidak mengindahkan nasihat agama karena seolah membiarkan rabies bergentayangan mengintai nyawa. Hal yang memalukan lagi adalah bahwa penyakit itu menyebar di pulau yang demikian mengagungkan pariwisata sebagai lahan kehidupan, yang diperebutkan bukan saja oleh mereka yang telah berabad-abad di Bali tetapi juga oleh jutaan lainnya yang mengadu peruntungannya sebagai bagian dari Indonesia. Maka, sangat penting melihat penyebaran penyakit ini dari konteks Bali sebagai pulau industri pariwisata. Sebagai sebuah industri, pariwisata merupakan kegiatan yang ingin mewujudkan kenikmatan (kenyamanan) ke dalam diri manusia. Jadi industri pariwisata adalah pleasure goals. Mereka yang datang benar-benar ingin membebaskan diri dari segala tekanan pada kehidupan, dari segala rutinitas yang menekan. Karena mempunyai tujuan seperti itu, maka jelas daerah tujuan wisatanya mesti memberikan hal-hal yang mampu menghilangkan tekanan tersebut. Bali, seperti sejarahnya sejak seorang pelancong asing memperkenalkan postcard wanita setengah telanjang ke Eropa awal abad ke-20, dipandang mampu memberikan hal itu. Suasana alam dan budayanya memberikan kesegaran kepada bangsa Eropa yang pada awal abad ke-20 terkena Perang Dunia I bahkan juga Perang Dunia II paruh ketiga abad ke-20. Maka, ketika melihat budaya asli dan murni dari masyarakat Bali dengan alamnya yang sejuk, mereka mampu menghilangkan kepenatan kerja dan ketegangan perang dunia di dunia Barat. Mungkin itu pula yang mendorong banyak seniman Barat yang menetap di Bali dan kemudian berkontribusi kepada jejak kesenian di Bali. Hingga saat ini, Bali masih dipandang menyimpan keunikan-keunikan tersebut, meskipun seolaholah dipaksakan dan direkayasa melalui berbagai bidang. Akan tetapi, dalam ukuran Indonesia, Bali yang paling dapat diharapkan. Puluhan ribu turis yang datang ke Bali dan ribuan hotel serta jutaan

Oleh I Nyoman Ruandita Hingga saat ini, Bali masih dipandang menyimpan keunikan-keunikan tersebut, meskipun seolah-olah dipaksakan dan direkayasa melalui berbagai bidang. Akan tetapi, dalam ukuran Indonesia, Bali yang paling dapat diharapkan. Puluhan ribu turis yang datang ke Bali dan ribuan hotel serta jutaan warga yang mengandalkan pariwisata sebagai lahan hidup, membuktikan hal itu. Akan tetapi, ketika penyakit rabies kemudian merebak di Bali, timbul pertanyaan, apakah hal demikian tidak memengaruhi potensi pariwisata di Bali? Jawaban sementaranya pasti memengaruhi. Tetapi seberapa jauh dan seberapa lama merambatnya pengaruh itu? Dalam hal informasi, penyakit rabies di Bali ini sudah sampai di mancanegara dan banyak turis yang tahu soal itu.

warga yang mengandalkan pariwisata sebagai lahan hidup, membuktikan hal itu. Akan tetapi, ketika penyakit rabies kemudian merebak di Bali, timbul pertanyaan, apakah hal demikian tidak memengaruhi potensi pariwisata di Bali? Jawaban sementaranya pasti memengaruhi. Tetapi seberapa jauh dan seberapa lama merambatnya pengaruh itu? Dalam hal informasi, penyakit rabies di Bali ini sudah sampai di mancanegara dan banyak turis yang tahu soal itu. Keharusan Mutlak Keterbukaan informasi dan mudahnya informasi masuk melalui media sosial, membuat informasi ini sampai ke bebagai negara. Beberapa catatan mengatakan bahwa banyak orang asing yang sudah enggan datang ke Bali. Malah konon ada yang bersumpah tidak akan datang ke Bali.

Dengan demikian, di Bali ada keharusan yang mutlak untuk menghapuskan rabies. Pertama, untuk menyelamatkan kehidupan. Berapa pun minimalnya jumlah korban rabies (meninggal), meskipun satu, ini adalah pengingkaran terhadap kehidupan. Dan itu menodai pesan-pesan keagamaan. Di Bali begitu banyaknya pesan kehidupan, pesan-pesan upaya menyelamatkan kehidupan, pesanpesan kesejahteraan, yang disimbolkan di dalam ritual keagamaan, seharusnya mampu memberi inspirasi untuk memperkuat kehidupan tersebut. Ini bukan saja kepada manusia, tetapi juga makhluk lain, mulai dari tumbuh-tumbuhan sampai dengan hewan. Bukan saja tumbuhan yang dipelihara sampai dengan ternak, tetapi juga tumbuhan liar dan hewan liar. Ini merupakan pesan simbolis bagaimana kehidupan itu mesti dipelihara, dirawat dan dipertahankan sebisa mu-

ngkin. Dalam konteks diniawi, begitu hebatnya perkembangan ilmu pengetahuan tentang obat-obatan membuktikan bagaimana dunia berjuang luar biasa untuk mempertahankan kehidupan tersebut. Di Bali, simbol-simbol itu luar biasa banyak. Maka, rabies harus bisa dicegah dan diberantas. Alasan kedua, sifatnya adalah duniawi. Pariwisata Bali memerlukan keamanan dan kenyamanan. Industri pariwisata merupakan industri yang mengutamakan kenyamanan tersebut. Tujuannya agar mereka lebih menikmati kehidupan dan mensyukuri kehidupan tersebut. Rabies adalah ancaman kenyamanan, bahkan pelenyap kenyamanan. Turis asing dan dalam negeri, tidak akan mungkin mampu menikmati kenyamanan apabila di sekitarnya ada penyakit yang mematikan. Penyakit ini memberikan efek berganda, bukan saja secara horizontal kepada sesama palancong dari berbagai negara tetapi juga secara vertikal kepada keturunan mereka. Begitu cerita itu terdengar, bukan saja penjelasan tentang penyakit itu akan melekat, tetapi juga cerita tentang Bali yang terkena wabah rabies tersebut melekat kepada keturunan mereka. Ketiga, membungkam cerita rekayasa sosial terhadap penjangkitan rabies ini. Ada beberapa cerita menyesatkan yang menyebutkan bahwa penyakit rabies di Bali merupakan rekayasa untuk menghancurkan pariwisata. Tetapi apakah itu secara tega dilakukan oleh oknum-oknum tertentu? Padahal pariwisata ini memberikan sumber kehidupan bagi jutaan warga, tidak saja dari Bali tetapi juga dari daerah lain di Indonesia. Cerita ngawur seperti ini harus dibungkam oleh pemerintah daerah sebagai bukti bahwa cerita tersebut tidak ada benarnya dan sebagai bukti pemerintah mampu bekerja keras. Keempat, secara politik sosial, demi memberikan bukti kepada pemerintah daerah untuk mampu membetuk perubahan sosial yang positif. Dalam arti mampu melakukan pengendalian sosial. Rabies tersebar melalui anjing liar. Meski sekarang sudah mulai terjangkit pada anjing rumahan, sebagian besar disebarkan melalui anjing yang berkeliaran. Anjing yang berkeliaran ini merupakan “produk” dari tradisi dan ketidaksadaran sosial terhadap pemeliharaan anjing itu. Maka, satu solusinya adalah dengan menyadarkan masyarakat untuk memelihara anjingnya di rumah agar terkendali. Keberhasilan ini akan memperlihatkan kemampuan pemerintah untuk melakukan perubahan (pengendalian) sosial. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih

menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta

Acara Televisi Semakin Jelas Pada Perbuatan Amoral SAYA sebagai masyarakat Indonesia sangat kecewa dengan acara televisi yang ada terutama acara yang ‘ga jelas’ mempertontonkan apa. Apakah hal yang lucu atau sekedar pamer paha dan lekuk tubuh wanita selama jam jam pagi atau sore yang menurut saya tak layak disiarkan. Acara pagi yang sering dipertontonkan adalah lelucon yang menurut saya adalah pembodohan masal. Ditonton oleh penonton palsu yang diberi imbalan uang alias joki penonton dalam suatu acara yang sampah dan tak mendidik anak bangsa untuk menjadi lebih cerdas lebih kritis atau lebih berakhlak. Tapi acara tersebut hanyalah sampah yang menampilkan artis nikahan yang pamer kemewahan dan bahkan artis

‘beranak’ pun sampai sedemikian detil sampai ke detik-detik keluarnya sang bayi. Bagi saya ini acara sampah yng dipertontonkan oleh stasiun televisi yang tak mengerti tentang bangsa Indonesia yang mayoritas miskin dari segi ekonomi dan intelektual. Sebenarnya mau kemana kita jika acara televisi sedemikian sampahnya. Saya sudah sulit membayangkan negeri ini. Bangsa ini sedemikian kasihannya sehingga mungkin kelak akan semakin rusak atau ada orang yang benar-benar menjadi pemimpin yang mampu merubah kebiadaban ini. Abdurrahman Kalideres-Jakarta Barat

Kesejahteraan yang Merata Harus Terwujud PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 16 September 2015

6

Bridge

Bidik Lima Emas AG 2018

Suluh Indonesia/ant

TENTANG KLB - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI tetap bersikukuh mendukung induk organisasi sepak bola Indonesia tersebut, dan menentang diselenggarakannya Kongres Luar Biasa (KLB), meski PSSI masih dibekukan Menpora.

Tolak KLB

Asprov Tetap Dukung PSSI JAKARTA - Walau pembekuan PSSI oleh Menpora masih berlangsung, namun pihak Asosiasi Provinsi (Asprov) tetap bersikukuh mendukung induk organisasi sepak bola Indonesia tersebut, dan menentang diselenggarakannya Kongres Luar Biasa (KLB). Dukungan itu ditegaskan para perwakilan Asprov usai melakukan rapat bersama yang dihadiri 31 daerah, tanpa perwakilan Kalimantan Barat, Sumatera Barat, dan Sulawesi Tenggara karena terkendala

Papua Diminta

Siapkan Rancangan Induk PON

JAYAPURA - Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Alfitra Salamm meminta panitia inti pengurus besar PON 2020 Papua untuk segera menyiapkan rancangan induk pelaksanaan kegiatan olahraga nasional di wilayahnya. “Rencana atau rancangan induk ini harus disiapan dalam waktu beberapa bulan, bahkan syukur jika bisa menjadi peraturan daerah (perda),” katanya di Jayapura, Selasa. Rancangan induk itu nantinya juga menjadi solusi terbaik atas persoalan anggaran dalam pembangunan fasilitas dan infrastruktur PON 2020 di Papua. “Pelaksanaan PON di Papua membutuhkan kompleks baru sehingga membutuhkan juga anggaran yang sangat besar,” ujarnya. Dia mengimbau Pemerintah Provinsi Papua bersama panitia inti pengurus besar PON 2020 untuk menggunakan infrastruktur berkelanjutan dalam membangun fasilitas olahraganya. “Infrastruktur berkelanjutan ini bertujuan agar pasca-PON 2020, fasilitas olahraga tersebut tidak terbengkalai,” katanya. Pemprov Papua harus belajar dari provinsi-provinsi lain yang telah menyelenggarakan PON, jangan sampai kejadian yang sama terulang lagi di “Bumi Cenderawasih” itu. “Kami sangat mengapresiasi Papua karena masih empat tahun lagi penyelenggaraan PON di wilayahnya, namun tahun ini sudah melantik panitia inti pengurus besar PON 2020,” ujarnya. (ant)

transportasi. Menurut Sekertaris Asprov NTT, Lambertus, Asprov masih memiliki wewenang didaerah, dan tetap mendukung keberadaan PSSI dan menolak wacana KLB yang ingin diselenggarakan pihak diluar organisasi ini, kami akan tetap menjaga gerakan, dan tetap solid,” ucap Lambertus kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui wacana KLB diuraikan oleh tim transisi sebagai kepanjangan Menpora Imam Nahrawi untuk mem-

perbaiki tata kelola sepak bola yang dianggap tidak berjalan baik, dan akan meminta Asprov untuk mendukung langkah penyelenggaraan KLB. “KLB bukan jalan keluar untuki tata kelola kedepannya, apalagi selama ini roadmap yang disapkan Menpora untuk memperbaiki tata kelola sepak bola tidak akan bisa berjalan lancar, karena belum teruji,” tegas Sekertaris Umum Asprov Papua, Rocky Bebena. Tercatat walau PSSI dibekukan Kemenpora, namun ke-

beradaan Asprov sendiri masih diakui oleh Kemenpora secara langsung melalui surat surat edaran Kemenpora yang menegaskan bahwa Asprov tetap bisa menjalankan tugasnya. “Dengan adanya surat dari Kemenpora ini, kami menegaskan bahwa kami tetap mendukung pada PSSI, dan tetap mengakui kepengurusan saat ini. Ditambah pihak KONI pun masih mengakui bahwa federasi sepak bola saat ini adalah PSSI, jadi kami tetap solid,” tegas Indra Armendaris, Ketua Asprov Jambi. (pts)

JAKARTA - Menghadapi Asian Games (AG) 2018 nanti, cabang bridge langsung mempersiapkan program-program pembinaan atlet dan persiapan untuk bisa merebut target lima emas. Tercatat berbagai persiapan sudah dilakukan, seperti menggelar Kejurnas yang sekaligus Pra PON di Batam 7-12 Sptember 2015, yang akan ditujukan mencari kemampuan atlet di daerah. “Peserta yang tampil dalam Kejurnas di Batam jumlahnya cukup padat mencapai 59 tim. Hal itu yang membuat persaingan cukup ketat dalam mengejar tiket menuju PON XIX di Jabar tahun 2016,” ucap Koordinator cabang akurasi Arif Hidayat, di Jakarta, kemarin. Untuk peserta yang tampil di Kejurnas tersebut, tidak dibatasi, bahkan atlet nasional yang sudah berpengalaman di kejuaraan bridge dunia seperti Hengky Lasut, Lusye Bojoh, Joice Tueje dan Suci Amalia boleh mengikuti. Bagi Arif, langkah ini dilakukan, sehingga melalui persaingan ini, diharapkan menghasilkan prestasi puncak dan bisa menghasilkan atlet yang layak diajukan ke Satlak Prima. “Keikutsertaan bridge di AG ini merupakan momentum bagi atlet nasional untuk menyuguhkan medali emas seoptimal mungkin, apalagi tercatat ada 11 medali emas yang akan diperebutkan dalam multi event empat tahunan Asia,” ucap Arif. Untuk itulah dirinya optimis, jika para atlet melakukan latihan intensif, maka tidak menutup kemungkinan atlet bridge nasional mampu menyuguhkan lima medali emas bagi kontingen Indonesia. “Target ini dinilai kejuaraan dunia yang diikuti atlet nasional, serta perhelatan Asia lawan paling berat dalam cabang bridge datang dari atlet daratan China, maka dari itu kita fokus memberikan pelatihan intensif selama dua tahun kedepan,” tambahnya. (pts)

Nasib ISL

Tergantung Putusan Akhir PTUN JAKARTA - PSSI memastikan kompetisi ISL tak akan berjalan dalam waktu dekat ini, bahkan memerlukan waktu lama, karena masih menunggu putusan akhir inkrah Pengadilan Tinggi Tata Urusan Negara (PTUN). Hal ini dilakukan, karena pihak Kepolisian belum bisa memberikan izin pertandingan yang diselenggarakan PSSI tanpa adanya putusan akhir PTUN yang memenangkan PSSI. “Kami tidak akan menyelenggarakan kompetisi ISL dalam waktu dekat ini, karena itulah yang diinginkan oleh Presiden RI, Joko Widodo,” tegas Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti di Kantor PSSI Jakarta, kemarin. La Nyalla mengaku, keputusan ini merupakan langkah yang tepat untuk bisa dilakukan, karena jika dipaksa berjalan tetap harus mendapat-

La Nyalla Mattalitti

kan rekomendasi, dan itu tidak mungkin. “Pemerintah maunya berjalannya kompetisi tanpa PSSI, dan itu tidak mungkin bisa dilakukan,” paparnya. Seperti diketahui, kompetisi ISL diwacanakan PT Liga Indonesia digulir Oktober mendatang, setelah sekian lama tertunda. Namun dengan adanya putusan PSSI ini, dipastikan perhelatan ISL tak bisa dise-

lenggarakan dalam waktu dekat, mengingat propses hukum menuju putusan akhir PTUN membutuhkan waktu panjang, setelah pihak Menpora tetap melakukan banding usai kalah dalam putusan sidang pertama. “Jalan satusatunya menyelenggarakan ISL adalah dengan menunggu hasil akhir PTUN, sehingga persiapan kompetisi benar-benar pasti,” kata La Nyalla. Dirinya pun menegaskan, walau PSSI dibekukan, namun Asprov tetap bisa menyelenggarakan Liga Nusantara dan perhelatan Pra PON karena diakui Kemenpora. “Liga Nusantara tetap terselenggara yang dilakukan Asprov, tidak masalah PSSI dibekukan, termasuk juga Pra PON harus dilakukan Asprov, dan tidak bisa dilakukan tim transisi,” tambahnya. (pts)


lahraga

7

Suluh Indonesia, Rabu 16 September 2015

Barcelona Mulai Pertahankan Gelar ROMA - Suporter AS Roma harus bersiap menerima keunggulan Barcelona dalam Liga Champions, mengingat tim favorit mereka penuh keraguan dan pelatih Rudi Garcia pun tampak tidak optimis. Roma menempati peringkat kedua Serie A selama dua musim terakhir, namun tetap ada kesenjangan nyata antara klub tersebut dengan klub-klub top Eropa, meskipun Roma sendiri telah diperkuat dengan kehadiran Edin Dzeko dan Mohamed Salah. Kehadiran Barcelona ke Stadion Olimpico, Rabu mendatang, untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions mereka, hanya berselang satu tahun setelah Roma menderita kekalahan 7-1 saat melawan Bayern Munich dalam kompetisi yang sama. Klub yang dijuluki Bavarians itu memporakporandakan pertahanan Roma saat mereka mencetak lima gol dalam setengah jam awal babak pertama. Roma kemudian menempati posisi ketiga dalam grup setelah unggul satu poin dalam dua pertandingan melawan Manchester City, setelah mereka tekor melawan Juventus dengan tiga kekalahan dalam empat pertemuan terakhir dua klub tersebut. Melihat hasil tersebut, Garcia telah memutuskan dirinya akan senang menempati posisi kedua grup, bersama dengan pesaing tetap Liga Champions

yakni Bayer Leverkusen dan Bate Borisov. “Target dalam Liga Champions adalah lolos penyisihan grup dan menuju putaran 16 besar. Di belakang Barcelona, ini merupakan grup terbuka,” ujar Garcia dalam sesi wawancara dengan radio Monte Carlo, minggu lalu. “Semua orang yakin mereka akan mendapat 18 poin, sehingga menyiratkan enam diantaranya didapatkan dari kami. Tapi kadang keajaiban terjadi dalam sepak bola,” kata Garcia yang tampak menunjukkan sedikit optimisme. Mengaku tidak takut kalah, dia meyakinkan bahwa timnya akan mengerahkan seluruh upaya untuk meraih setiap peluang. Pertandingan tersebut membawa pelatih Barcelona, Luis Enrique, kembali ke klub tempatnya menjalani musim mengesankan selama 2011-2012, saat Roma sedang mengalami transisi. Pertemuan terakhir kedua klub tersebut terjadi 13 tahun lalu dalam penyisihan grup babak kedua, dimana posisi mereka imbang 1-1 di Barcelona dan Roma menang 3-0 dengan Luis Enrique di sisi Barcelona. Secara luar biasa, hanya ada satu pemain yang bertahan dari pertandinganpertandingan tersebut yaitu pengatur pertandingan Roma, Francesco Totti, yang akan berusia 39 tahun akhir bulan ini. (ant)

Suluh Indonesia/ap

KESEMPATAN BANGKIT - Kapten tim Chelsea, John Terry (tengah) bersama rekan-rekannya usai pertandingan Liga beberapa waktu lalu. Chelsea memiliki kesempatan emas untuk mengembalikan kepercayaan dirinya dalam pertandingan pembuka Grup G Liga Champions melawan Maccabi Tel Aviv, Rabu mendatang.

Chelsea Miliki Kesempatan

Bangkit dari Keterpurukan LONDON - Chelsea memiliki kesempatan emas untuk mengembalikan kepercayaan dirinya dalam pertandingan pembuka Grup G Liga Champions melawan Maccabi Tel Aviv, Rabu mendatang. Klub juara Liga Utama Inggris itu merosot ke kekalahan keempat mereka dalam enam pertandingan, setelah mereka takluk 3-1 dari Everton pada pertandingan Sabtu (12/9). Manajer Jose Mourinho menyatakan dirinya tidak berada dalam kondisi tertekan setelah pertandin-

gan tersebut, namun media melaporkan dia mengumpat kepada manajer Everton, Roberto Martinez karena dibuat menunggu dalam konferensi pers usai pertandingan. Sebelumnya, Mourinho mengakui hasil pertandingan itu merupakan yang terburuk sepanjang karirnya, namun ia tetap menegaskan bahwa dirinya akan memimpin Chelsea keluar dari keterpurukan. Pria Portugis itu juga diketahui memiliki skandal dengan doktor klub tersebut, Eva Carneiro dan sempat

bertengkar dengan musuh lamanya, Arsene Wenger setelah Arsenal mengalahkan Chelsea dalam Community Shield di Wembley, Inggris. Chelsea akan berhadapan dengan klub Israel peraih dua gelar juara itu pada Rabu setelah sebelumnya kehilangan dua pertandingan terakhir mereka. Klub asal London itu akan kembali tampil tanpa keeper mereka yang sedang cedera, Thibaut Courtois, yang tampil memuaskan ketika Chelsea memenangi juara Liga Premier Inggis musim lalu. Maccabi

Maradona

“Namun saya bukan pencuri. Blatter melakukan banyak hal yang merusak sepak bola dan dengan Platini, itu merupakan lelucon. Mereka berpura-pura terpisah, satu orang di FIFA dan yang satunya di UEFA, sedangkan pada faktanya mereka selalu berdampingan,” kata Maradona. “Jika kita menginginkan FIFA yang transparan, kita tidak dapat memberi suara untuk Platini yang begitu dekat dengan Blatter, yang mengajarinya cara untuk mencuri,”

Utama Inggris pada musim lalu, memiliki dua tahun mantra untuk Chelsea. Dia tampil 53 kali sebagai gelandang, bermain di lini yang sama dengan John Terry saat keduanya masih muda. Sementara itu, Ben Haim juga memiliki tugas yang sama di lini tersebut, dengan 23 kali penampilan melawan “the Blues”. Meskipun Chelsea jauh lebih berpengalaman dan seharusnya menang atas Maccabi, gelandang Maccabi, Gal Alberman mengatakan timya

tidak akan jauh-jauh ke London hanya untuk menaikkan poin mereka. “Kami sangat menyadari perbedaan level kami dengan Chelsea, tapi kami tidak pergi ke sana untuk menyerah. Kami akan mengerahkan segala upaya untuk mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya kepada reporter setelah Maccabi imbang 1-1 dengan Hapoel Kiryat Shmona pada Sabtu (12/ 9). Selain Chelsea melawan Maccabi, Dynamo Kiev dan Porto juga akan bertemu dalam pertandingan lain Grup G.. (ant)

Bayern Yakin

Ledek Platini dan Blatter

ROMA - Mantan bintang Argentina Diego Maradona kemarin meledek Presiden FIFA Sepp Blatter dan sejawatnya di UEFA Michel Platini, yang akan mencalonkan diri untuk menggantikan pria Swiss itu sebagai kepala organisasi sepak bola dunia, sebagai dua entitas yang sama. “Saya berada di luar semua itu karena seseorang berkata Blatter menutup semua pintu terhadap saya,” kata Maradona kepada stasiun televisi Naples PiuEnne.

kembali mengikuti Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 20042005, setelah melalui babak kualifikasi dengan ucapan terima kasih kepada striker Eran Zahavi yang berhasil mencetak 12 gol sepanjang musim ini. Meskipun Chelsea dan Maccabi belum pernah bertemu sebelumnya, pelatih baru Slavisa Jokanovic dan bek Tal Ben Haim sangat mengetahui segala hal terkait klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu. Jokanovic yang menjadi manajer saat Watford dipromosikan ke Liga

Cedera Ribery Pulih Tahun Ini

tambah pria yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 itu seperti dikutip oleh harian olahraga Corriere dello Sport. Maradona (54) menambahi bahwa ia memiliki kesepakatan dengan Pangeran Ali dari Yordania, kandidat lain untuk menjadi presiden FIFA pada 26 Februari. “Jika ia memenangi pemilihan, saya akan berada di sampingnya sebagai wakil presiden,” tambah mantan bintang Napoli dan Barcelona ini. (ant)

BERLIN - Pemain sayap Bayern Munich Franck Ribery akan kembali beraksi tahun ini setelah sepenuhnya pulih dari cedera pergelangan kaki yang menderanya, Chief Executive klub Karl-Heinz Rummenigge mengatakan kemarin. Pemain internasional Prancis itu telah absen sejak Maret setelah cedera dalam pertandingan Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk dengan perkiraan pemulihan awal hanya beberapa hari. Setelah berlalu enam bulan dan Bayern masih belum bisa memberikan tanggal kembalinya Ribery, yang telah mengaku frustrasi dengan kemajuan pemulihan yang berjalan lambat. “Sekarang pertengahan September dan saya berpikir ini menjadi kasus, bahwa selama 2015 akan menjadi berputar-putar lagi,” kata Rummenigge kepada wartawan. “Yang terpenting adalah mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Saya tidak pesimis dan saya pikir dalam waktu yang tidak terlalu lama ia akan kembali. Itu tentu saja tidak berarti minggu ini atau minggu depan,” kata Rummenigge. “Tapi dia akan kembali. Saya sepenuhnya meyakini dan itu adalah hal yang utama.” Pemain berusia 32 tahun itu telah absen dalam sejumlah pertandingan kemenangan liga pada akhir

musim mereka serta seluruh persiapan pra-musim saat ia masih berjuang dengan cedera. Pemain yang baru saja didatangkan Douglas Costa dan tampil luar biasa untuk posisi alami Ribery, membuat setiap peluang untuk kembali ke lineup awal menjadi lebih mustahil.

Bayern juga memiliki pemain sayap Arjen Robben yang cedera, meraih poin sama Borussia Dortmund di puncak Bundesliga dengan 12 poin dan memulai penyisihan grup Liga Champions mereka dengan pertandingan di kandang Olympiakos Piraeus pada Rabu (16/9). (ant)

JAKARTA

KINI...

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 16 September 2015

8

SMA di Lebak

Gratiskan Siswa Miskin LEBAK - Sejumlah sekolah menengah atas Kabupaten Lebak, Banten, menggratiskan ratusan siswa dari keluarga miskin guna mendukung pendidikan selama 12 tahun. ‘’Kami membebaskan biaya pendidikan gratis bagi siswa miskin sebanyak 219 orang,” kata Kepala SMA Negeri 3 Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Ucu Murtilena di Lebak, kemarin. Selama ini, pihaknya terus menyosialisasikan pendidikan gratis bagi siswa dari keluarga kuran mampu. Saat ini tidak ada alasan lagi bagi siswa miskin

tak sekolah karena pemerintah telah menyalurkan program bantuan operasional sekolah (BOS). Pembebasan biaya pendidikan tersebut untuk meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan menengah di daerah itu, yang saat ini rata-rata masih di bawah nasional. Selain itu juga mendukung Peraturan Daerah No.2 Tahun 2010 tentang Pendidikan Wajib Belajar 12 Tahun. ‘’Kami yakin dengan BOS itu semua siswa di sini hingga lulus dan

dapat mendongkrak pencapaian APK,” katanya. Kepala SMAN 1 Cibadak Lebak Tuti Tuarsih juga mengatakan pihaknya menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa miskin baik pembayaran sumbangan partisipasi pendidikan (SPP), praktik ujian, sampai dana sumbangan pendidikan (DSP). Sebab siswa miskin sudah dibantu melalui pemerintah daerah dengan program bantuan operasional daerah (Bosda) bagi siswa miskin. (ant)

Di Tabalog

25 Koperasi Alami Masti Suri TANJUNG - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Birhasani mengatakan saat ini 25 koperasi mati suri. ‘’Dari 94 koperasi yang ada di Bumi Saraba Kawa ini, 25 koperasi dalam kondisi mati suri,” kata Birhasani di Tanjung, kemarin. Pada peringatan Hari Koperasi ke-63 di Kecamatan Haruai dimana perkembangan koperasi di Tabalong terjadi peningkatan menyusul terbentuknya tujuh koperasi baru. ‘’Secara kuantitas jumlah koperasi di Tabalong memang bertambah

namun dari segi kualitasnya ternyata sebanyak 25 koperasi tidak aktif dan tidak pernah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan,” jelas Birhasani. Kondisi ini tentunya mendorong jajaran Disperindagkop dan UKM Kabupaten Tabalong untuk melakukan diagnosa terhadap koperasi yang mati suri termasuk koperasi aktif yan tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Menurut Birhasani, kemajuan koperasi sangat ditentukan oleh tiga pilar penyangga yaitu pengawas, pengurus dan anggota, jika salah satunya

tidak menjalankan tugas dan fungsinya maka koperasi akan mati. ‘’Melaksanakan Rapat Anggota Tahunan menjadi salah satu tolak ukut yang penting dalam menentukan sehat tidaknya suatu koperasi termasuk mengangkat kepercataan anggota terhadap koperasi,” jelas Birhasani. Data Disperindagkop dan UKM setempat dari 94 koperasi, sebanyak 33 koperasi sangat aktif, 36 aktif dan 25 koperasi mati suri. Tahun ini hanya 33 koperasi yang melaksanakan RAT. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SITU GEDE MENGERING - Perahu terdampar ditengah Situ Gede yang kering akibat kemarau panjang, Tasikmalaya, kemarin. Akibat situ yang kering itu banyak irigasi tidak teraliri air, sehingga ratusan hektare sawah di Kota Tasikmalaya tidak mendapatkan pasokan air yang biasa didapat dari Situ Gede.

Di Maluku

Gakin 328.410 Orang AMBON - Jumlah penduduk miskin di Maluku yang pengeluaran per bulannya di bawah garis kemiskinan pada Maret 2015 tercatat sebanyak 328.410 orang atau 19,51 persen. ‘’Kalau kita bandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2014 yang jumlahnya mencapai 316.110 orang atau 19,13 persen berarti dalam satu tahun ini tingkat kemiskinan di Maluku

naik sebanyak 0,38 poin, atau bertambah sebanyak 12.300 orang,” kata Kepala BPS Provinsi Maluku Diah Utami di Ambon, kemarin. Selama periode Maret 2015 penduduk miskin di daerah perdesaan bertambah 10.360 orang, sedangkan di perkotaan bertambah sebanyak 1.940 orang. ‘’Presentase penduduk miskin di daerah perde-

saan masih cukup tinggi yaitu sebesar 26,90 persen dibandingkan dengan daerah perkotaan mencapai 7,91 persen,” ujarnya. Peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan, menurut Diah, jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan).

Pada Maret 2015, sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan Maluku sebesar 76,76 persen. Dia mengemukakan, pada periode Maret 2014 sampai dengan periode Maret 2015, indeks kedalaman kemiskinan (P1) dan indeks keparahan kemiskinan (P2) menunjukan kecendrungan terus menurun. (ant)

228 PNS Kota Jambi di Tes Urine JAMBI - Sebanyak 228 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kota Jambi di tes urine secara mendadak untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai agar bersih dari narkoba. ‘’Tes urine kita lakukan secara maraton rutin dan bersifat mendadak, ini dilakukan untuk meningkatkan

kedisplinan PNS sesuai dengan PP No 53,” kata Sekretaris Daerah Kota Jambi, Daru Pratomo di Jambi, kemarin. Daru mengatakan, tes urine kali ini dilakukan terhadap pegawai di instansi Badan Perencenaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Sekretariat Daerah (Setda) dan Dinas Pendidi-

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Cegah Pembakaran Lahan

TNI Tingkatkan Patroli bakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan perbuatan yang disengaja. ‘’Tidak ada kebakaran faktor alam atau terbakar. 99 persen itu disengaja,” ujarnya. Untuk itu dengan kedatangan sebanyak 1.250 prajurit TNI dari Paskhas, Kostrad, dan TNI AU itu nantinya selain difokuskan untuk memonitor lahan yang pernah terbakar juga melakukan patroli bersama dengan petugas kepolisian. ‘’Kita akan diberikan kewenangan prajurit untuk menangkap pelaku yang diduga melakukan pembakaran untuk kemudian diserahkan ke yang berwenang,”

jelasnya. Menurut Nurendi yang juga merupakan ketua Tim Satuan Tugas Karhutla Riau saat ini tidak terdapat titik panas maupun titik api di daerah tersebut sejak beberapa pekan terakhir. Ia mengatakan Ribuan prajurit TNI tersebut dikerahkan ke Riau pasca-ditetapkannya darurat pencemaran udara di Bumi Lancang Kuning oleh Pelaksana Tugas Gubernur Riau. Nurendi mengaku bersyukur dengan kedatangan ribuan prajurit yang didatangkan hingga Rabu mendatang itu. (ant)

ISPA Jangkiti

20.147 Warga Sumsel PALEMBANG - Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Sumsel Mulyono, mengatakan kasus infeksi saluran pernapasan akut akibat kabut asap yang terjadi di daerah itu hingga saat ini tercatat sebanyak 20.147 kasus. ‘’Kalau kasus infeksi saluran pernapasan akut (ispa) yang berhubungan dengan kabut asap itu yakni pada Agustus dan September 2015,” kata Mulyono di Palembang, kemarin. Menurut dia, pada Agustus itu terdapat 12.477 kasus dan September 2015 sebanyak 7.670 kasus ispa akibat kabut asap. Ia mengatakan, kasus ispa itu terbanyak di Kota Pale-

mbang, karena merupakan kota besar dengan jumlah penduduk yang lebih banyak dan juga sering mendapatkan asap kiriman dari kabupaten/kota lainnya bersebelahan dengan ibukota provinsi tersebut. Akan tetapi, hal ini masih wajar dan sesuai dengan kondisi Kota Palembang, katanya. Ia menyatakan, pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan terhadap ispa dengan membagikan dan mendistribusikan masker. ‘’Pendistribusian masker ini telah dilakukan sebanyak 100 ribu unit sejak 26 Agustus dan akan segera didrop kembali sebanyak 100 ribu masker lagi,”

ujarnya. Ia menuturkan, untuk pendistribusian masker itu dengan melibatkan SKPD terkait seperti BPBD, BLH, Dinas Kehutanan dan Dinas perkebunan. Selain itu, lanjutnya, juga ke Pramuka saka bhakti, LSM, mahasiswa dan dinas kesehatan kabupaten/ kota di Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir. Pembagian masker ini dilakukan di beberapa tempat seperti perempatan jalan, simpang Charitas, Polda, Simpang DPRD dan Jakabaring, kemudian pasar, sekolah dan terminal. (ant)

urine tersebut langsung disampaikan ke Walikota Jambi dan kalau ada yang terbukti dan hasilnya positif akan langsung ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya menjelaskan. BKD berencana akan melakukan tes urine kepada seluruh pegawai. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM

Suluh Indonesia/ant

ABRASI PANTAI KUTA - Wisatawan berada di dekat bibir pantai yang mengalami abrasi di Pantai Kuta, Kab. Badung, kemarin. Abrasi yang terjadi akibat terjangan ombak tersebut terus menggerus ratusan meter kawasan bibir pantai Kuta yang jika tidak segera ditangani dapat menganggu kenyamanan wisatawan.

PEKANBARU - Komandan Resort Militer 031/WB Brigjen Nurendi mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli dengan datangnya ribuan prajurit TNI dari Jakarta pada Selasa guna mencegah terjadinya kembali kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut. ‘’Kita akan kirim prajurit ke daerah yang berpotensi terjadinya kembali kebakaran lahan. Keberadaan mereka tentunya untuk melakukan pemadaman serta mencegah terjadinya kebakaran dengan cara meningkatkan patroli,” katanya di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, kemarin. Ia menjelaskan bahwa ke-

kan. ‘’Hari ini kita melakukan tes urine pegawai Bappeda sebanyak 112 dan 36 pegawai Setda serta 80 pegawai Dinas Pendidikan,” katanya. Ia menjelaskan, nantinya semua pegawai disemua instansi di Kota Jambi akan di tes urine, namun jadwalnya masih dirahasiakan. ‘’Hasil dari tes

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 16 September 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu