Skip to main content

Edisi 16 Maret 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Senin, 16 Maret 2015

No. 51 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

Dua Pesawat Jupiter Jatuh KUALA LUMPUR - Dua pesawat Jupiter Aerobatic Tim TNI Angkatan Udara jatuh ketika berlatih menjelang Pameran Internasional Maritim dan Udara (LIMA ’15) di Pusat Pameran Antarabangsa Mahsuri, Langkawi, Malaysia, kemarin. Salah satu pesawat tersebut jatuh menimpa rumah penduduk di Kampung Gelam, Kedawang, dan mengakibatkan dua penghuni rumah cedera ringan dan dilarikan ke Rumah Sakit Langkawi, demikian dilaporkan portal Berita Harian. Sementara pilot dan ko-pilot kedua pesawat dinyatakan selamat. Keempat korban ditemukan pasukan penyelamat setelah mendarat dengan payung terjun masing-masing dan dibawa ke Hospital Langkawi untuk dirawat.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat ketika enam pesawat KT-1B pasukan aerobatik itu sedang melintasi ruang udara MIEC, sebelum sayap dua pesawat bertabrakan sehingga terhempas. Semenmtara itu, TNI-AUakan mengusut penyebab kecelakaan dua pesawat tersebut. ‘’Kami akan mengirim tim khusus yang menyelidiki kasus kecelakaan pesawat. Kami akan kirim secepatnya,” kata Kadispen TNI AU Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto. Ia mengatakan, peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Minggu siang saat Jupiter Aerobatic Team (JAT) melakukan atraksi ketika gladi bersih. ‘’Empat orang pilot berhasil selamat karena bisa keluar dengan kursi pelontar,” kata Hadi. (ant)

Kecewa Tak Dapat Laporan

Jokowi Cek Harga Beras BOGOR - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyatakan kekecewaannya tidak mendapatkan laporan harga raskin (beras miskin) di pasar dari sejumlah pejabat bawahannya dalam rapat terbatas di Istana Bogor. ‘’Kemarin saya cek sendiri melalui orang saya, dan hasilnya akan disampaikan. Ini terbalik, seharusnya saya mendapat laporan,” ujar Presiden Joko

Widodo di depan sejumlah menteri dan kepala instansi terkait saat rapat di Istana Bogor, kemarin. Jokowi mengatakan bahwa setelah hasil operasi pasar dan pengelontoran raskin yang dilakukan kira-kira tiga minggu yang lalu, hingga saat ini belum ada laporan harga di pasar kepada dirinya. ‘’Biasanya saya yang mendapatkan laporan, tapi kali ini saya yang akan

melaporkan hasilnya,” ujar Jokowi. Berdasarkan hasil pemeriksaan pasar yang dilakukan baru-baru ini harga beras di Pasar Cipinang untuk jenis IR3 yang tadinya Rp7.800 dan mengalami kenaikan harga hingga Rp 9.300 per kiligramnya, sekarang menjadi Rp7.900. Sedangkan untuk beras jenis IR2 yang sebelumnya seharga Rp7.300 dan mengalami

kenaikan hingga Rp 10.300 sekarang menjadi Rp 8.300 per kilogram. Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri yaitu Menko Perekonomian, Mensesneg, Menteri BUMN, Menteri ESDM, Menteri Pertanian, Kepala Bulog, Seskab, Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri PU dan Menteri Perdagangan (Mendag).

Agenda rapat terbatas tersebut dilakukan untuk membahas antisipasi fluktuasi Rupiah terhadap dolar AS dan kebijakan dalam rangka menetukan harga beras. Untuk diketahui, sejak awal Maret ini harga beras melonjak tajam, dan janji pemerintah untuk menurunkan harga beras belum terbukti. Begitu pula rupiah terpuruk hingga Rp 13.500/dolar. (ant)

Obral Remisi

Yasonna Dikecam JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mewacanakan akan tetap memberikan remisi dan pembebasan bersyarat kepada terpidana kasus korupsi sesuai perundangundangan yang berlaku. Menanggapi rencana tersebut,sejumlah pegiat anti korupsi pun langsung mengecam keras kebijakan yang akan dilakukan Menteri Kabinet Kerja Era Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla tersebut. ‘’Ini makin menggenapi dan membenarkan indikasi rezim Jokowi yang secara terstruktur mengeliminasi upaya pemberantasan korupsi,’’ kata pegiat anti korupsi yang berasal dari Indonesin Legal Rountable di Jakarta, kemarin. Selain itu, jika benar Menteri yang berasal dari kader PDI-Perjuangan be-

nar-benar merevisi PP 99 Tahun 2012 Tentang Pengetatan Remisi dan Pembebasan Bersyarat bagi para terpidana kasus korupsi, maka menurut Erwin, pemerintahan Jokowi-JK dinilai sudah tidak punya otoritas moral untuk memimpin bangsa ini kedepan. ‘’Rezim ni sangat jelas tidak pro pemberantasan korupsi, namun prokoruptor,’’ katanya. Senada dengan Erwin, pegiat anti korupsi yang berasal dari Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MaPPI FH UI) Choky Risda Ramadhan mengatakan, dengan adanya rencana tersebut, maka Menkumham dinilai sebagai pihak yang tidak pro terhadap pemberantasan korupsi. ‘’Ya (tidak pro pemberantasan korupsi) kalau sampai keluarin kebijakan itu,’’ tukasnya. (wnd)

Suluh Indonesia/ant

UPACARA MELASTI - Sejumlah umat Hindu berjalan sambil membawa berbagai sesaji, saat berlangsung upacara Melasti untuk menyambut Hari Raya Nyepi, di Pantai Marina Semarang, Jateng, kemarin. Upacara Melasti yang diikuti ratusan umat Hindu itu bertujuan untuk membersihkan diri dan jiwa dari segala bentuk perbuatan buruk di masa lalu serta memohon kepada Sang Hyang Widhi agar diberikan kekuatan saat melaksanakan Hari Raya Nyepi.

Mungkinkah Swasembada Beras Tercapai ?

Suluh Indonesia/ant

EVAKUASI KORBAN - Kapal Perang milik TNI AL berhasil menyelamatkan korban kapal KM Nurah yang tenggelam di perairan sebelah utara Tanjung Tondang, Pulau Bintan, Kepulauan Riau, kemarin.

PEMERINTAH menargetkan swasembada pangan khususnya beras tahun 2017, namun berdasarkan perkembangan di lapangan, ada kemungkinan target itu terwujud lebih cepat. Informasi mengenai beras dalam beberapa pekan terakhir bertengger di halaman-halaman utama surat kabar. Kalaupun bukan “head line”, setidaknya di halaman depan. Tetapi, semua fokus kepada persoalan harga beras yang melambung. Berita baru soal pencapaian swasembada beras seolah tak dihiraukan karena lebih “menyengat” harganya daripada swasembadanya. Hal itu disebabkan beberapa kemungkinan. Pertama, janji dan wacana swasembada beras

sudah lama disampaikan pemerintah, tetapi tak pernah terealisasi sejak 1984. Kedua, harga beras lebih riil dirasakan dan masyarakat lebih

realistis ketimbang beranganangan pada isu swasembada. Dalam kaitan ini, swasembada pun masih dikritisi apakah akan berpengaruh kepada harga yang

stabil dan terjangkau. Di sisi lain, mengaitkan swasembada dengan kesejahteraan petani mutlak dilakukan, namun pengalaman menunjukkan swasembada tak banyak pengaruhnya kepada kesejateraan petani. Karena itu, isu swasembada tak terlalu menarik bagi petani. Untuk membuat swasembada sebagai isu menarik, maka perlu meyakinkan publik bahwa swasembada akan menciptakan harga stabil dan lebih terjangkau. Di samping itu, swasembada akan menyejahterakan petani melalui penetapan harga jual di tingkat petani lebih baik. Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta membutuhkan stok beras yang sangat banyak. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Senin 16 Maret 2015

2

DBD di Jaktim

Tiga Warga Meninggal jelas Iwan. Berdasarkan catatan Sudin Kesehatan Jakarta Timur, sejak Januari hingga 13 Maret ini tercatat ada 207 kasus DBD. Dari jumlah itu Kecamatan Duren Sawit menduduki peringkat tertinggi dengan 44 kasus. Menyusul kemudian Kecamatan CipaKasudin Kesehatan Jakarta Timur, yung 34 kasus. Sedangkan angka terIwan Kurniawan, mengatakan, 3 warga endah DBD adalah Kecamatan Makasar yang meninggal dunia itu positif 9 kasus dan Jatinegara 12 kasus. terserang DBD. Mereka adalah AB (10) Sebelumnya, Iwan mengatakan, sejenis kelamin laki-laki, warga Ciracas, banyak 172 kasus demam berdarah denmeninggal pada 9 Januari lalu. Kemudi- gue (DBD) ditemukan di wilayah Jakarta an, LL (4), perempuan dan J (11), laki- Timur selama Januari hingga awal Maret laki. Mereka tercatat sebagai warga Ke- 2015. Kasus terbanyak terdapat di Kecalurahan Cipayung dan matan Duren Sawit dengan meninggal pada Februari 34 kasus. lalu. ‘’Ketiganya positif Iwan Kurniawan menterkena DBD dan meninggatakan, untuk menekan gal dunia. Kami minta warpenyebaran nyamuk ga harus meningkatkan Aedes Aegepty di musim kewaspadaan, membiasapancaroba, pihaknya tekan diri dengan perilaku lah melakukan beberapa hidup bersih dan sehat,” langkah preventif, di antujar Iwan Kurniawan di aranya dengan menyoJakarta, kemarin. sialisasikan perilaku Agar kasus DBD tidak hidup bersih dan sehat mewabah, pihaknya rutin (PHBS) dan fogging menggelar pemberan(pengasapan). Dikatakan Iwan, untuk tasan sarang nyamuk mengantisipasi penyeba(PSN) setiap hari Jumat. ran DBD pihaknya telah Kemudian seluruh juru pemantau jentik (Juman- Djarot Saiful Hidayat berkoordinasi dengan dinas terkait lainnya dentik) juga dikerahkan untuk membasmi jentik nyamuk. ‘’Fogging gan melakukan penyuluhan dan sosialjuga kita lakukan serempak di daerah isasi PHBS. ‘’Misalnya dengan sosialisayang ada kasus DBD-nya. Fogging si PSN (pemberantasan sarang nyamuk), diperlukan untuk membunuh nyamuk bersih lingkungan, dll,” ujarnya. Pihaknya, kata Iwan, sudah meminta dewasa. Tapi, itu dilakukaan saat ada penderita positif. Fogging harus para dokter dan juru medis di 79 puskesdibarengi dengan PSN. Karena jentik mas kelurahan dan 10 puskesmas kecanyamuk itu tidak mati saat fogging dan matan untuk lebih pro aktif menyosialseminggu kemudian menjadi nyamuk,” isasikan hidup sehat ke warga. (kmb)

MEMASUKI musim pancaroba, ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) harus diwaspadai warga DKI Jakarta. Di Jakarta Timur sendiri sejak Januari hingga 13 Maret, tercatat sudah 3 warga meninggal dunia terserang DBD.

Suluh Indonesia/ant

MEMPERLUAS AREA BEBAS KENDARAAN - Warga beraktifitas pada hari bebas kendaraan bermotor di Jalan Suryopranoto, Jakarta, kemarin. Upaya mengurangi polusi udara akibat gas buang kendaraan bermotor dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan memperluas area bebas kendaraan bermotor.

Anggota DPRD DKI Jakarta

Belum Tentu Istri Ahok Dipanggil JAKARTA - Anggota DPRD DKI Selamat Nurdin mengungkapkan, belum tentu istri Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Veronica Tan, dipanggil untuk diperiksa oleh Panitia Angket. ‘’Mungkin jika dirasakan sudah cukup dengan pemanggilan Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta Sylviana Murni, Bu Veronica tidak akan dipanggil,” kata Nurdin yang juga Ketua Fraksi PKS itu. Nurdin juga mengatakan, kemungkinan tidak dipanggilnya Veronica, selain ingin lihat perkembangan lebih dahulu juga kare-

na tim angket yang bertujuan untuk mengumpulkan fakta pelanggaran dalam penyusunan APBD dan etika gaya pemerintahan Basukj namun tidak memaksa seseorang untuk mengaku bersalah. ‘’Karena tujuan angket itu dua hal tersebut. Tapi gak sampai maksa orang mengaku bersalah lah. Tapi misalnya ketika rapat internal dirasa kurang cukup ya bisa dipanggil yang bersangkutan,” katanya. Dari penuturan Nurdin diketahui pemanggilan Veronica Tan tersebut ditenggarai karena proyek revitalisasi kota tua yang menggunakan dana CSR dan juga melibatkan adik

Gubernur Jakarta Harry Basuki. Dari penjelasannya dalam proyek revitalisasi kawasan Kota Tua tersebut harus menggunakan APBD namun pihak swasta masih memungkinkan ikut serta. ‘’Karena CSR itu dari swasta makanya kita ingin tahu tentang mekanismenya seperti apa,” katanya. Ia mengatakan, dana CSR harus masuk dalam aset daerah dan dicatat dalam neraca daerah. Namun dia tidak mengungkapkan program CSR mana yang melibatkan istri dan adik Basuki ini. (kmb)

Kilas

BPKAD :

CSR Cair Tidak Pernah Bentuk Tunai

Kali Apuran Menyempit KONDISI Kali Apuran yang melintas di wilayah RW 10, Kelurahan Kalideres saat ini kondisinya memprihatinkan. Bagamana tidak, badan kali yang dahulunya memliki lebar sekitar tujuh meter kini hanya menyisakan satu meter saja. Penyempitan terjadi sepanjang 300 meter akibat endapan lumpur yang mengering serta dipenuhi tanaman eceng gondok. Himawan (51), warga Kompleks Merpati RT 06/10 Kelurahan Kalideres menuturkan, penyempitan kali yang melintas di wilayahnya itu sudah terjadi sejak lima tahun lalu. Selama itu pula, kata Himawan, lumpur di kali tersebut tidak pernah dikeruk oleh instansi terkait. Menanggapi hal ini, Camat Kalideres, Yunus Burhan mengaku akan menyampaikan keluhan warganya terkait kondisi Kali Apuran yang mengalami pendangkalan serta penyempitan. Sesuai hasil Musrenbang warga meminta segera dilakukan normalisasi. (kmb)

Tong Sampah Dicuri MARAKNYA aksi pencurian dan perusakan tong sampah pilah dan tong sampah animasi di sejumlah wilayah ibu kota mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Untuk mencegah aksi tersebut, Dinas Kebersihan DKI akan menerjunkan para petugasnya di lokasi-lokasi penyebaran tong sampah sehingga bisa menangkap langsung para pelakunya. Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI, Isnawa Adji, mengaku telah mengetahui banyaknya tong sampah pilah dan tong sampah animasi di ibu kota yang dirusak serta hilang dicuri orang. Bahkan tak jarang, kata Isnawa, tong sampah yang baru saja ditempatkan di wilayah kelurahan atau kecamatan, langsung hilang dicuri orang. Karena itu, kata Isnawa, pihaknya berencana menempatkan petugas kebersihan di lokasi penyebaran tong sampah selama 24 jam. Petugas kebersihan ini nantinya akan ditugaskan memata-matai†kondisi di lapangan sekaligus menangkap pelaku perusakan dan pencurian. (kmb)

RTH Perlu Diperbanyak WAKIL Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat menilai, pembangunan ibu kota selama 30-40 tahun ke belakang sangat semrawut. Kondisi demikian menyebabkan ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta pun kian terkikis. Dikatakan Djarot, Pemprov DKI terus berupaya melakukan penyadaran terutama bagi pengusaha besar untuk tidak sekadar membangun gedung, namun juga menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Djarot mengajak, Jakarta milik semua dan hanya bisa diselesaikan apabila semua bersatu padu punya persepsi yang sama betapa penting lingkungan hidup untuk generasi yang akan datang. Dikatakan Djarot, ruang terbuka hijau di Jakarta saat ini hanya tersisa 10 persen sebagai dampak pembangunan gedung tinggi dan pemukiman. Tak hanya itu, menurutnya wilayah Jakarta juga berada di tengah-tengah. Dari hulu ada Depok, Puncak dan seterusnya. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

KESEHATAN GIGI - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia memberikan penyuluhan tentang cara menyikat gigi kepada anak-anak di Jakarta, kemarin. Kegiatan itu dilakukan dalam rangka memperingati hari kesehatan gigi dan mulut dunia yang jatuh pada 20 Maret mendatang.

LKB Ingin Wujudkan

Karakter Jakarta Berbudaya JAKARTA - Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) mengemban misi utama mewujudkan karakter Jakarta yang berbudaya. Dengan demikian, warga ibu kota akan memiliki sikap toleran, moderat, dan mampu menumbuhkan rasa saling pengertian sehingga Jakarta menjadi kota yang teduh, damai, dan aman. ‘’Pendekatan budaya menjadi landasan dalam membangun Jakarta demi mewujudkan karakter Jakarta yang berbudaya, baik warganya maupun pemda. Bagaimanapun gerakan pelestarian budaya ini penting untuk membentuk karakter masyarakat Jakarta yang berbudaya. Ke depan, budaya Betawi harus menjadi tuan rumah di ibukota,” ujar Tatang Hidayat, Ketua Umum LKB, saat pelantikan pengurus LKB masa bakti 2015-2018 di Jakarta, kemarin. Sementara itu, Ahmad Syairopi, Sekretaris Umum LKB mengatakan Gubernur DKI Jakarta sudah seharusnya memperhatikan budaya Betawi. Pasalnya, bu-

JAKARTA - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi DKI mengungkapkan bantuan sosial dari perusahaan atau CSR yang diterima Jakarta tidak pernah berbentuk uang tunai. ‘’Gak ada yang tunai, dalam bentuk barang semua. Setahu saya selama ini barang,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi DKI Heru Budihartono di Balai Kota Jakarta, kemarin. Heru menjelaskan bantuan CSR tersebut adalah keinginan perusahaan untuk memberikan bantuan pada masyarakat dan biasanya langsung berupa barang yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, lanjut Heru pihaknya selalu mencatat bantuan CSR tersebut namun hanya yang melalui Pemprov. “Yang namanya CSR itu kan pemberian dari pengusaha, ada aturannya. Kalau ngasihnya melalui Pemprov kita lakukan pendataan, jika memberikan langsung ke masyarakat ya kita enggak catat,” katanya. Heru mencontohkan bantuan obat-obatan yang langsung disalurkan ke masyarakat, tidak perlu dicatat karena langsung diterima oleh warga. Namun jika CSR memberikan bantuan berupa benda seperti truk, mobil bus maka akan dilakukan pendataan. ‘’Jadi dulu ada yang bantu kasih tv, pencatatan CSR itu ada di Dinsos,’’ jelasnya. (kmb)

daya Betawi merupakan kebu- an aktif dalam menciptakan harmodayaan inti kota Jakarta. Selain itu, ni di tengah-tengah masyarakat,” sesuai dengan amanat dengan UU ungkapnya. (kmb) Nomor 29 tahun 2007 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota, Pemprov DKI memiliki kewajiban untuk pelestarian dan pengembangan budaya Betawi sebagaimana budaya nusantara lainnya. ‘’Karena negara ini dibangun atas etnis-etnis yang ada seperti wong Java, wong Celebes, wong Ambon. Jadi, kalau Betawi dihilangkan bisa bubar negara,” ujarnya. Syairopi juga mengungkapkan program prioritas diperiode ini antara lain melakukan pemberdayaan sanggar-sanggar dan komunikasi budaya lintas etnik. ‘’Diplomasi budaya jadi sarana yang Suluh Indonesia/ant PERPUSTAKAAN KELILING - Sejumlah anak membaca buku yang dipinjam dari mobil perpustakaan baik untuk mencairkan kekeliling di Pulogadung, Jakarta, kemarin. Perpustakaan keliling milik Kantor Perpustakaan dan Arsip Jakarbuntuan komunikasi polita Timur itu sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca anak. tik. Kebudayaan berper-


Metr politan

3

Pengamat Nilai

Pekat Sarankan

T-9 Dibubarkan JAKARTA - Sejumlah aktivis dan selebritas yang tergabung dalam Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia Bersatu menyarankan Presiden Joko Widodo membubarkan Tim Sembilan. Tim Sembilan jangan dipertahankan sebab tidak berpengaruh dan sampai sekarang tidak ada rekomendasi dari tim tersebut yang dilaksanakan Presiden Jokowi (Joko Widodo), kata Koordinator Aksi Pekat Indonesia Bersatu Muhammad Munif di Jakarta, kemarin. Sejumlah massa menggelar aksi mendesak Presiden Jokowi membubarkan Tim 9 di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta. Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertu-

Suluh Indonesia, Senin 16 Maret 2015

liskan “Kami mengimbau kepada Tim 9, jadilah sosok negarawan, jangan menjadi provokator bangsa”. Pendemo menganggap tim itu kerap memberikan rekomendasi tanpa kajian kepada Presiden Jokowi sehingga menimbulkan polemik. Aktivis Pekat juga menganggap tim tersebut idak memiliki dasar hukum padahal diberikan mandat untuk menyelesaikan kekisruhan antara KPK dengan Polri. Sebelumnya, banyak pihak menudig negatif atas inisiatif Presiden Jokowi membentuk tim sembilan yang terdiri dari tokoh masyarakat dari berbagai kalangan profesi, dan mereka menilai tim 9 tidak objektif. (ant)

DPR-Presiden Seimbang JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai posisi DPR dan Presiden sekarang memiliki nilai tawar seimbang atau sudah sesuai fungsi masing-masing. ‘’Saya justru menyukai keadaan seperti ini, dalam arti DPR dan Presiden Joko Widodo saling bertugas maksimal dalam menjalankan fungsi-fungsinya,” kata Hendri Satrio ketika menggelar disku-

si politik di kawasan Cikini Jakarta, kemarin. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa DPR bisa menjalankan fungsi sebagai pengawas kebijakan dari Presiden dan menggunakan hak-haknya dalam mengawal kebijakan tersebut. Sementara, Presiden juga akan berhati-hati dalam membuat kebijakan karena dampak dan prosesnya akan dikawal oleh DPR. ‘’Sebenarnya me-

mang bagus kalau dua hal tersebut berbenturan, asalkan sesuai dengan fungsi.masingmasing,” katanya. Menurutnya, sudah waktunya Presiden dan DPR tegas dalam menentukan kebijakan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. ‘’Sudah cukup kisruh politiknya, sudah saatnya membahas kesejahteraan dan proyek yang terbengkalai seperti tol laut,”

tuturnya. Ia berpendapat kisruh politik terlalu lama dan menghambat banyak proyek yang seharusnya bisa berjalan lebih cepat. Selain itu, Hendri juga mengatakan keadaan sekarang lebih baik daripada lima hingga enam bulan yang lalu ketika DPR masih terpecah anatara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP). ‘’Bisa jadi KMP dan KIH itu adalah isu

lama, namun sebaiknya itu tidak perlu terjadi lagi di DPR, agar semuanya fokus mengawal keputusan-keputusan serta kepemimpinan Presiden,” kata Hendri. Ia juga menyarankan Presiden Jokowi agar menyudahi agenda blusukan, karena sudah waktunya pemimpin menyelesaikan permasalahan yang terjadi di kalangan kabinet. (ant)

Pemerintah Tak Bisa

Intervensi Partai JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Abu Bakar mengatakan, pemerintah tidak bisa mengintervensi secara langsung permasalahan internal yang terjadi pada setiap partaipartai. ‘’Tugas pemerintah itu adalah menjadi fasilitator administrasi partai dan bukan intervensi terhadap permasalahan internal partai,” katanya dalam suatu diskusi politik di kawasan Cikini, Jakarta, kemarin. Ia juga berpendapat, suatu negara sebaiknya tidak bersikap otoriter terhadap urusan internal partai. Abu Bakar mengatakan, negara masih layak dan bisa dalam menjalankan fungsifungsinya, tanpa harus menggunakan kepentingan partai politik.

Ia juga menyesalkan begitu cepatnya pemerintah melalui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia mengintervensi partai, sedangkan sangat lamban ketika menghadapi kisruh KPK dan Polri. Komentar tersebut muncul terkait langkah Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly yang dinilai bertindak sewenang-wenang dalam mengambil keputusan terhadap kekisruhan yang terjadi di internal DPP Partai Golkar dan DPP PPP. Sebelumnya, Menkumham Yasona dituding melakukan tindakan melawan hukum atau undang-undang dan sarat kepentingan politik. (ant)

Suluh Indonesia/ant

DISKUSI BINCANG SENATOR - Mantan Penasihat KPK Abdullah Hehamahua (kiri) bersama Dosen Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang Universitas Trisakti Yenti Garnasih (tengah) dan Ketua Badan Kehormatan DPD RI A.M Fatwa (kanan) menjadi pembicara pada bincang senator di Jakarta, kemarin. Bincang Senator itu membahas prospek penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Jadikan UU Desa

Momentum Kebangkitan Perempuan AKTIVIS Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di bidang pemberdayaan masyarakat, Yayasan Satu Karsa Karya mengatakan, keberadaan UndangUndang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa harus dijadikan momentum kebangkitan kaum perempuan untuk terlibat dalam pengambilan kebijakan di masyarakat. “UU Desa mengubah paradigma dengan menjadikan desa sebagai titik pusat pembangunan. Ini harus dijadikan momentum bagi kaum perempuan untuk lebih banyak terlibat dalam proses politik dan pengambilan keputusan di tingkat desa,” ujar Direktur Yayasan Satu Karsa Karya, Kangsure Suroto di Jakarta, Sabtu. Menurut Kangsure, selama ini keterlibatan perempuan dalam mengambil kebijakan

dan mengawasi jalannya pembangunan masih rendah. Dia mencontohkan, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi D.I Yogyakarta, yang menjadi wilayah kerja yayasan tersebut, dari 144 desa yang ada di kabupaten tersebut, hanya lima diantaranya yang dipimpin oleh perempuan dan hanya lima persen perempuan yang menjadi anggota Badan Perwakilan Desa (BPD). “Ini merupakan permasala-

han yang serius. Karena, faktanya, pihak yang paling dirugikan jika kebijakan pembangunan tidak berjalan dengan semestinya adalah perempuan dan anak-anak,” ujar dia. Karena itu, dia melanjutkan, perlu adanya pelatihan-pelatihan kepada kaum perempuan terkait hal ini kebijakan politik dan pembangunan desa bisa membawa kebaikan untuk perempuan dan anak-anak. “Perempuan harus membuktikan bahwa mereka adalah pihak penting dalam memastikan Undang-Undang Desa berjalan sesuai mandat,” ujar dia. Yayasan Satu Karya Karsa sendiri telah membuat sebuah model pelatihan kepemimpinan perempuan di Kabupaten Gunungkidul, di mana pesertanya dibagi atas dua bagian, yaitu

perempuan yang sudah menjadi aparatur desa dan perempuan di luar pemerintahan desa, termasuk yang berusia muda. ‘’Semua materi yang diberikan dalam pelatihan bertujuan agar para perempuan bisa menjadi pemimpin di desa,” ujarnya. Sebagai lembaga swadaya, Yayasan Satu Karya Karsa mencari sumber dana sendiri untuk menjalankan proyek pendidikan perempuan ini dan berhasil mendapatkannya melalui hibah pemerintah Jepang. Jepang setuju memberikan hibah sebesar sekitar Rp800 juta untuk menjalankan proyek ini dan penandatangannya dilakukan di Kedutaan Besar Jepang, Jakarta, di mana pemerintah negeri Sakura diwakili Duta Besar Yasuaki Tanizaki. (ant)

Ketokohan Mega

Layak Jadi Ketua Umum

Suluh Indonesia/ant

MELAYAT - Sekjen Partai Golkar versi munas Bali Idrus Marham (tengah) menyaksikan plt sekjen PDIP Hasto (kanan) dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (kiri) berjabat tangan saat mengunjungi rumah duka Haryanto Taslam di Duren Sawit, Jakarta, kemarin. Sejumlah tokoh politik mendatangi rumah duka untuk memberikan rasa bela sungkawa.

JAKARTA - Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Bali Wayan Koster mengatakan, ketokohan Megawati Soekarnoputri layak kembali memimpin PDIP lima tahun ke depan. ‘’Ketokohan Ibu Megawati Soekarnoputri masih layak menjadi Ketua Umum DPP PDIP lima tahun ke depan. Saat ini, belum ada kader selevel beliau,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan semua kader dan pengurus dari tingkat PAC, DPC, DPD hingga DPP PDIP bertekad bulat mendukung Megawati kembali menjadi Ketua Umum PDIP periode 2015-2020. ‘’Kharisma Ibu Mega sangat kuat dalam memimpin partai berlambang banteng moncong putih dalam lingkaran tersebut,” kata Koster yang juga anggota DPR ini. Figur Megawati, lanjutnya, mampu menjadi pemersatu kader

Wayan Koster partai, sehingga PDIP tetap eksistensi sejak bergulirnya era reformasi sampai sekarang. Koster juga mengatakan, dengan ketokohan Megawati, PDIP mampu mengemban amanat rakyat dan menjadi pemenang Pemilihan Umum Legislatif 2014. ‘’Dengan kemenangan PDIP itu mampu mengantarkan kadernya

bapak Joko Widodo menjadi Presiden RI ke-7,” kata pria asal Desa Sembiran, Buleleng ini. Ia mengatakan, perjalanan PDIP cukup panjang untuk mengantarkan kadernya lebih banyak duduk di legislatif, sehingga pada awal reformasi menjadi partai oposisi dengan pemerintah. ‘’Namun setelah menjadi partai politik pemenang pada Pemilu Legislatif dan mengantarkan Bapak Jokowi menjadi Presiden RI, maka PDIP menjadi partai politik yang mendukung pemerintahan. Namun demikian para legislator dari PDIP tetap berprinsip kritis menyikapi kebijakan pemerintah jika tidak sejalan dengan harapan rakyat,” katanya. Menyinggung persiapan pelaksanaan Kongres IV PDIP yang diselenggarakan di Sanur, Bali, Koster mengatakan, panitia pusat dan daerah secara teknis sudah siap. (son)


Megap litan

Suluh Indonesia, Senin 16 Maret 2015

4

2.000 Ton Raskin Bogor

Tidak La yak Lay Konsumsi CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meminta Bulog Sub Divre Cianjur mempercepat pengiriman beras jatah untuk warga miskin yang layak dikonsumsi sebagai pengganti raskin yang dua pekan lalu dikembalikan karena kondisinya buruk. ‘’Kami minta raskin pegganti yang layak konsumsi dan cepat dikirim, karena masyarakat sudah menantikannya,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bogor, Roy E Khaerudyn di Cibinong, kemarin. Ia mengatakan pekan lalu BPMPD, Disperindag dan DPRD Kabupaten Bogor sudah melakukan sidak ke gudang beras Bulog yang ada di Kabupaten Bogor. Ternyata di sana ditemukan kondisi beras yang tidak layak untuk dikonsumsi. ‘’Dengan perjanjian yang sudah disepakti, maka kami mengembalikan beras tersebut yang sudah masuk ke Kabu-

paten Bogor karena kualitasnya sangat buruk,” katanya. Roy E Khaerudyn mengatakan saat sidak ke gudang beras Bulog Dramaga Bogor ditemukan 2.000 ton beras berkualitas tidak layak konsumsi. Sampel sudah dibawa untuk bahan protes ke pemerintah pusat kalau beras itu tidak layak dikonsumsi karena dipenuhi kutu. Menurut dia, tim selain menemukan kualitas beras buruk, juga mendapati banyak karung beras yang beratnya tidak sesuai ukuran sebenarnya. Akibatnya, masyarakat sedikit terlambat mendapatkan raskin. ‘’Tetapi biarlah, yang penting rakyat bisa mengonsumsi beras yang layak untuk manusia,” katanya. Ia menyatakan memang sudah hak masyarakat untuk bertanya, kapan raskin sampai ke mereka. Karena saat ini, harga beras di pasaran mencapai Rp8.000 per liter dengan kualitas terendah.

Namun, kata dia, jika raskin turun dengan kualitas baik maka masyarakat tidak mesti menanggung beban untuk membeli beras dengan harga tinggi. Tinggal beli raskin masyarakat bisa mengonsumsi dengan layak. ‘’Harga tertinggi eceran raskin untuk warga miskin maksimal Rp2.500 per liter,” katanya. Dikatakan, raskin sesuai pagu kebutuhan Kabupaten Bogor sudah disiapkan untuk 155.894 RTS. Harga raskin dari Bulog Rp1.600 per liter dan tidak dibenarkan dijual Rp4.000 hingga Rp6.000 per liter. Kalau ada yang menjual beras itu jauh dari harga yang sudah ditetapkan pemerintah, pelaku akan ditindak tegas. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhendi mengaku kaget saat melihat kondisi beras yang hendak disalurkan ke masyarakat tersebut di gudang beras Bulog Dramaga. (ant)

Suluh Indonesia/ant

RAZIA BECAK BEKASI - Petugas Satpol PP menjaring becak saat razia di jalan Juanda, Bekasi, Jawa Barat, kemarin. Razia dilakukan untuk mensterilkan becak dari jalan protokol Bekasi.

Tersangka Kasus Alkes

Terkait Perizinan

Kilas Minibus Berisi Miras SAAT sedang mengelar Operasi Cipta Kondisi, petugas Polsek Cipondoh menjaring sebuah minibus bermuatan ratusan botol anggur di Jalan KH Dahlan, Kelurahan Gondrong, Cipondoh, Kota Tangerang. Kapolsek Cipondoh, Kompol Maryanto mengatakan, selain mengamankan minibus bermuatan miras, pihaknya juga mengamankan sopir minibus, Ilham dan keneknya, Sentanu, guna diperiksa lebih lanjut. “Setelah diperiksa, anggur yang dibawa mengandung alkohol 15 persen dikemas dalam 22 dus. Dibawa dari Jakarta Barat untuk diedarkan di wilayah Cipondoh,” ujar Kapolsek. Sedianya, selain peredaran minuman keras dilarang oleh Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang, peredaran minuman itu juga dinilai melanggar UU kesehatan. “Untuk tiap dus berisi 12 botol anggur seharga Rp260 ribu,” ujar Kompol Maryanto. (ram)

PSB Bersih PROSES Penerimaan Siswa Baru (PSB) akan segera digelar. Tradisi “titip menitip” kembali mencuat menjadi momok bagi para orangtua/wali murid. Untuk itu Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berjanji siap menjalankan proses PSB di kota tersebut secara bersih. “Tentunya siap, apalagi pimpinan memback-up. Kebijakan ini memang bagus untuk perkembangan dunia pendidikan kita,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Mathodah kemarin. Mathodah menambahkan, orangtua/wali murid tak usah malu dengan prestasi pendidikan anak-anaknya yang kurang bagus. Sebab saat ini sudah banyak pilihan sekolah-sekolah swasta berkualitas. Jika orangtua murid tetap memaksa demi sebuah gengsi, justru sikap itu dapat menjadi bumerang. Anak-anak peserta didik dipastikan kesulitan menerima pelajaran yang diberikan. (nov)

Terancam Ditahan

Pemda Bogor Diminta Tegas CIBINONG – DPRD Kabupaten Bogor mendesak pemerintah daerah tegas dalam menangani sejumlah persoalan terkait kasus pelanggaran perizinan di wilayah Kabupaten Bogor. Bahkan, jika terbukti ada oknum dinas yang terlibat dalam mafia perizinan di Bogor, sudah seharusnya oknum tersebut dicopot dan diproses sebagaimana aturan hukumnya. ‘’Aturan hukumnya sudah jelas dan tegas. Jadi kalau memang terbukti ada oknum yang coba bermain dalam kasus itu, maka itu harus ditindak tanpa pandang bulu,” tegas anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Syamsudin, di Cibinong, kemarin. Menurut Junaidi, beberapa kasus dalam penindakan pelanggaran perizinan, pihaknya menerima laporan bahkan keluhan warga masyarakat, bahwa petugas baru menerapkan aturan hukum secara tegas kepada meraka yang lemah dan untuk kasus besar meraka terkesan masih tutup mata. ‘’Giliran lapak PKL, gubuk-gubuk reot disikat habis. Giliran hotel, mall atau bangunan lainnya yang jelas melanggar aturan masih didiamkan. Kenyataan itu harus kita akui, bahwa hukum di kita masih tajam ke bawah dan tumpul ke atasn-

ya,” sesalnya. Kemudian, lanjutnya, terkait pelangaran izin setplan dan IMB yang kemungkinan telah dilakukan pengelola Hotel Cikuda Indah, Junaidi, mengaku akan membawa kasus tersebut dalam sidang komisi yang akan dilaksanakan pada pekan ini. ‘’Kami akan turun ke lokasi. Kalau nanti terbukti ada oknum yang terlibat, kita akan panggil dinas terkait termasuk pengelola hotel itu,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan Sekrtaris Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Wahyanto. Dimana menurutnya, Satpol.PP dalam melaksanakan tugasnya Pol.PP juga harus pro aktif tidak hanya menunggu laporan dari dinas tata bangunan. “Kalau sudah jelas dan terbukti ada pelanggaran seharusnya meraka (Satpol.PP) jangan membiarkan pelangaran tersebut terus terjadi,” tandasnya. Seperti yang diberitakan, bahwa Hotel Cikuda Indah, di Jalan Raya Cikuda, Kampung Cikuda, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor terancam dibongkar paksa oleh petugas Satpol.PP Kabupaten Bogor. Pasalnya, bangunan hotel tersebut dianggap telah melanggar perizinanya (setplen) dan garis sepadan jalan. (bas)

Polres Tangerang

Sita Motor Bodong

Airin Kecewa

Program Bedah Rumah TANGSEL - Program sosial bedah rumah masyarakat kalangan ekono-mi menengah ke bawah di Kota Tangsel dikeluhkan Walikota Airin Rachmy Diany. Airin mengungkapkan bahwa program perbaikan rumah reyot menjadi layak huni jauh dari harapannya. Banyak kondisi fisik konstruksi bangunan jadi tidak sesuai dengan rencana awal. “Hasil evaluasi 2014, bangunan bedah rumah tidak puas. Bangunannya tidak sesuai dengan keinginan kita,” ungkapnya di Tangsel, kemarin. Airin mengatakan, untuk Tahun Anggaran 2014 lalu Pemkot Tangsel membuat program bedah rumah sebanyak 15 unit yang tersebar di tujuh wilayah kecamatan.

Hasilnya, saat ini sudah dinikmati masyarakat yang kurang mampu meskipun diakui Airin bangunannya tidak sesuai dengan gambar perencanaanya. Airin menegaskan pihaknya memutuskan untuk mengubah sistem dan mekanisme pelaksanaan program bedah rumah mulai tahun ini. Pemkot Tangsel hanya akan melakukan belanja barang, seperti pengadaan material dan gaji tukang bangunan. ‘’Polanya diubah, tidak dipihak-ketigakan. Nantinya, masyarakat langsung yang akan mengerjakan. Untuk desain rumah, dari kami. Jadi polanya seperti Program Nasional Pemberdayaan masyarakat (PNPM),” katanya. (nov)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

TANGSEL - Dua dari tujuh tersangka kasus korupsi pengadaan lahan dan bangunan sejumlah gedung Puskesmas di Dinkes Kota Tangsel kembali dipanggil Kejagung Republik Indonesia. Keduanya yakni DY Direktur PT Bangga Usaha Mandiri, dan HK sebagai Direktur PT Mitra Karya Rattan. Keduanya tak memenuhi panggilan aparat penyidik Korps Adhyaksa di Gedung Bundar, Jakarta, dengan alasan sakit. Ketika mega proyek pengadaan lahan dan bangunan pada sejumlah puskesmas (bukan alat kesehatan) di Kota Tangsel, DY dan HK berperan menjadi kontraktor pelaksana. Proyek itu dibiayai Pemkot Tangsel dari APBD Tahun 2011-2012. Ditanya apakah akan ada upaya jemput paksa bila kedua tersangka tetap mangkir dari panggilan penyidik, Kepala Pusat Penerangan Hukum, Tony Spontana belum bisa memastikan. “Kita lihat nanti seperti apa,” jawabnya singkat. Tony mengatakan, hingga kini institusinya masih terus melakukan proses pemeriksaan dan penyidikan. Tentunya terhadap berbagai pihak yang terbukti ikut terlibat dalam konspirasi jahat menilep uang negara. Tony juga tak menampik perihal kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka. Langkah hukum itu ditempuh jika tiga alat bukti yang dibutuhkan untuk menetapkan status tersangka dan menjerat telah dikantongi. (nov)

Suluh Indonesia/ant

HARI BEBAS KENDARAAN - Presiden Joko Widodo (tengah) bersepeda memasuki kawasan Istana Bogor pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor, kemarin.

TANGERANG - Polres Tangerang mengamankan belasan sepeda motor tanpa dilengkapi surat dalam sebuah operasi cipta kondisi sebagai antisipasi pelaku kejahatan menggunakan sepeda motor (begal). ‘’Diharapkan dalam operasi itu warga merasa aman dan nyaman dalam berkendara,” kata Kapolres Tangerang Kombes Pol Irfing Jaya di Tangerang, kemarin. Irfing mengatakan sepeda motor yang diamankan tersebut dari hasil operasi di jalan Raya Serang, di Balaraja, Curug dan Cikupa. Bahkan operasi itu juga dilakukan di lingkungan kompleks Pusat Pemerintahan Pemkab Tangerang di Kecamatan Tigaraksa. Setiap kendaraan, terutama sepeda motor yang melintas diwajibkan terhadap pengendara untuk menunjukkan surat kelengkapan kendaraan. ‘’Bila pengendara tidak dapat menunjukan STNK atau SIM maka sepeda motor tersebut terpaksa diamankan,” katanya. Namun pihaknya telah mengeluarkan ratusan surat tilang kepada pengendara terutama yang tidak memiliki SIM, helm maupun kelengkapan kendaraan lainnya. Dia mengatakan bagi pengendara yang menerobos lampu merah dan melawan arus juga dikenakan sanksi tilang. Pihaknya mengharapkan kepada pemilik sepeda motor yang diamankan tersebut dapat mengurusdengan menunjukkan surat kelengkapan kendaraan. (ant)

Hentikan BAB Sembarangan

Jadikan Depok Sebagai Kota Sehat KEBIASAAN menjadi gambaran warga Depok yang suka membuang hajat di sembarang tempat. Sosialisasi yang terus menerus dilakukan ternyata tidak membuat masyarakat khususnya di wilayah pedesaan tersadar untuk menjaga lingkungan atau sungai agar tetap bersih. Kota Depok telah memiliki berbagai macam pencanangan dan deklarasi. Sampai kini banyak deklarasi yang telah dilakukan, bahkan rencananya Pemda Kota Depok dalam waktu dekat bakal mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF), atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dalam upaya pencapaian Depok sebagai Kota Sehat. “Deklarasi ini adalah komitmen Kota Depok dalam bidang kesehatan dan lingkungan,” kata Asisten Tata Praja Kota Depok Dudi Mi’raz. Persiapan deklarasi itu kini sedang dibahas oleh Bappeda,

Dinkes, pihak Kelurahan dan Kecamatan, serta BLH. Para SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) itu membahas wilayah mana yang belum memiliki sistem stimulan sarana sanitasi dasar (sarsandas) yang baik. “Nanti tidak ada lagi masyarakat Depok yang BAB sembarangan,”kata Dudi. Deklarasi itu diharapkan dapat memperkuat budaya hidup bersih dan sehat, dan mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Selain itu, juga untuk mengubah pribadi masyarakat yang masih kurang sadar terhadap dampak buruk dari BAB sembarangan, seper-

ti pencemaran sungai, pencemaran air bersih, dan pencemaran tanah. Pemkot juga akan memfasilitasi untuk pengadaan MCK melalui Dinas Kesehatan bagi masyarakat yang belum memilikinya Meski pencanangan dan deklarasi, belum diketahui secara pasti apa dampak atau manfaatnya bagi masyarakat. Namun, sudah banyak Deklarasi disuarakan, baik oleh pemerintah maupun oleh tokoh masyarakat Kota Depok. Seperti kota cyber city, Depok kota layak anak, Depok kota ramah lansia, Depok kota pendidikan, Depok kota

bebas narkoba, Depok kota bebas rokok, Depok kota sehat dan sebagainya. Untuk diketahui, kebiasaan warga membuang hajat di sembearang tempat menjadikan lingkungan kota. Tidak hanya itu, kebiasaan membuang hajat di sungai atau kali membuat kali tercemar limbah. Upaya untuk membudayakan masyarakat agar menjaga lingkungan tetap bersih terus dilakukan, namun sejauh ini belum berhasil dan upaya untuk membudayakan hidup bersih perlu dilakukan dalam sebuah gerakan menuju kota Depok sebagai kota sehat. (jif)


pini

Suluh Indonesia, Senin 16 Maret 2015

Fenomena Begal Lintas Wilayah

F OKUS Saling Berkoordinasi Memberantas Kejahatan ITA haruslah makin bekerja keras ke depan untuk mempertahankan keamanan dan kenyamanan kehidupan sosial. Setelah merebaknya geng motor yang melanda kota-kota besar, kini peristiwa pembegalan sudah mulai marak. Memang di Jakarta sebagai peristiwa awal yang kelihatan. Akan tetapi hanya dalam waktu singkat itu telah menjalar kejadiannya di daerah lain, misalnya di Surabaya dan Bali. Kita dibuat kelimpungan dengan fenomena penyebaran ini. Ada indikasi bahwa mereka mempunyai kelompok-kelompok tertentu yang menyebar melintasi wilayah operasinya. Akan tetapi, kemungkinan juga fenomena ini sesuai dengan zaman modern yang disebarkan oleh media massa. Artinya, ketika peristiwa itu diberitakan terjadi di tempat tertentu, maka tempat lain seolah terinspirasi untuk melakukan perbuatan yang sama. Media seolah membawa pesan yang dapat dipelajari. Kita bisa saja berdebat soal penyebaran dari peristiwa buruk ini. Karena itu, diperlukan kerja keras untuk menghadapi fenomena ini. Sesungguhnya begal bukanlah peristiwa atau tindakan yang baru. Di masa lalu, begal sudah ada. Hanya cara dan wilayah operasinya berbeda. Tetapi sebagai sebuah tindakan kejahatan, begal jelas mengerikan karena tidak saja merampas barang yang berharga tetapi juga mencederai korbannya. Bahkan membunuh. Berdasarkan apa yang terjadi di Jakarta, kiranya begal sekarang mengincar tempat-tempat ramai. Perumahan penduduk juga bisa menjadi sasaran, demikian juga pasar atau mungkin terminal. Kerja keras yang kita lakukan untuk memberantas itu, jelas saja tidak semata-mata bertumpu kepada pihak kepolisian yang memang tugas pokoknya itu, tetapi semua pihak yang ada di masyarakat. Seluruh komponen masyarakat harus terlibat secara koordinatif untuk memberantas begal ini. Berbicara dalam konteks koordinasi, seharusnya mudah dilakukan sekarang. Dengan adanya teknologi komunikasi yang modern, mulai dari CCTV sampai dengan telepon seluler, sesungguhnya koordinasi ini lebih mudah dilakukan. Menginformasikan adanya peristiwa pembegalan ke rekan, melaporkan identitas dan arah pelariannya merupakan salah satu cara untuk mencegah dan menangkap pelaku utama. Jangan lupa, telepon pintar yang kini dimiliki oleh banyak orang, juga mudah untuk memotret pelaku sehingga laporan kepada pihak kepolisian menjadi makin lengkap. Di Bali, secara tradisional desa pakraman dapat membantu terciptanya ketertiban, melalui aparat pecalang yang dimiliki. Tentu hal ini juga dapat berperan untuk ikut menekan perilaku begal dan menjaga ketertiban masyarakat. Di masyarakat juga banyak ada ormas yang keberadaannya bisa dilihat dari cara mereka memperkenalkan diri. Tentu ormas ini dapat membantu masyarakat untuk menciptakan ketertiban. Organisasi yang dimiliki dengan anggota yang menyebar, akan mempunyai nilai lebih apabila digunakan untuk menciptakan keamanan di masyarakat. Pada peristiwa-peristiwa seperti inilah sesungguhnya diuji kelayakan dari ormas tersebut. Karena itulah, ke depan haruslah kita sinergikan koordinasi dari berbagai pihak untuk menjaga ketertiban sosial. Sebab, inti dari kemajuan sosial yang akan dapat dicapai harus didasari oleh ketertiban sosial tersebut. Tanpa ketertiban sosial, tidak akan mungkin dapat dilangsungkan berbagai kegiatan manusia. Kita harus bekerja keras melindungi masyarakat, terutama anak-anak kita yang masih sekolah dari tindakan-tindakan kejahatan. Tidak dapat dilupakan, kita juga harus mendidik anak-anak kita di rumah secara lebih baik, memberi perhatian agar tidak tergelincir kepada perilaku jahat seperti begal. ***

K

Bang D

el

Jokowi kecewa kepada pembantunya karena tidak mendsapat laporan harga beras

Laporan asal bapak senang ...

5

PEMBEGALAN tidak hanya terjadi di Jakarta tetapi juga sudah meluas sampai ke Surabaya dan Bali. Kurang dari sebulan, di Jakarta seorang begal dihakimi massa sampai tewas. Ini hanya merupakan rentetan dari beberapa peristiwa yang terjadi sebelumnya, yang kemudian membuat masyarakat marah. Beberapa hari yang lalu, seorang tokoh begal yang ada di Surabaya ditembak petugas kepolisian karena melawan saat hendak ditangkap. Ia ternyata mempunyai anak buah dan ahli dalam merekrut orang untuk berbuat kejahatan. Begal ini tewas setelah melawan saat berupaya ditangkap.

Tidak ketinggalan, daerah pariwisata di Bali, terutama Badung bagian selatan dan bagian tengah, sudah mulai terdeteksi adanya gejala-gejala pembegalan. Fenomena ini menandakan bahwa begal bukan sekadar fenomena lokal tetapi telah meluas melintasi kabupaten dan provinsi. Begal tidak lagi mengenal sekat laut yang memisahkan (menyatukan) satu pulau dengan pulau lain di Indonesia. Dilihat dari sisi peristiwa dan perilaku yang dilakukan, begal setidaknya boleh dikatakan memperlihatkan sikap yang lebih keras bahkan sadis apabila dibandingkan dengan kejahatan-kejahatan lain. Begal tidak akan segan-segan melukai, mencederai bahkan membunuh korban sasaran. Dan sasaran yang diincar cenderung memilih yang bernilai tinggi. Misalnya kendaraan atau yang bernilai sejenis dengan itu. Seperti juga tindakan-tindakan kejahatan lainnya, begal tidak pandang bulu terhadap struktur sosial korban. Seluruh rentang dari struktur sosial seseorang akan menjadi sasaran, baik kaya, miskin, tua, muda, laki, perempuan dan seterusnya. Sebagai sebuah fenomana sosial yang bersifat negatif-destruktif, aksi begal ini bukan merupakan hal baru. Kata begal itu sendiri sudah muncul pada dekade tujuh puluhan. Di Bali, hal ini sering dikaitkan dengan peristiwa perampokan yang terjadi di daerah yang sepi. Periode delapan puluhan, begal ini seolah menghilang, tetapi kemudian tergantikan oleh kata dan peristiwa perampokan dan pencopetan yang terjadi di daerah yang cenderung ramai. Di daerah sepi, yang muncul adalah kata dan peristiwa bajing loncat. Yang terakhir ini mengacu kepada perampok bersembunyi di pohon-pohon atau hutan yang dilintasi oleh truk bermuatan. Perampok dan pencuri ini akan melompat seperti bajing, menjarah segala yang ada di mobil truk tersebut. Kemajuan penerangan dan makin bagusnya kondisi jalan yang ada di daerah-daerah tersebut serta patroli pihak keamanan, membuat bajing loncat makin berhasil diminimalisir. Istilah perompakan tetap mengacu kepada parampok yang ada di lautan.

Oleh GPB Suka Arjawa*

Karena itulah, saat ini wilayah operasi begal berpotensi besar di daerah-daerah yang ramai, dengan prospek ekonomi tinggi serta daerah urbanisasi yang padat. Jadi, Jakarta dan sekitarnya, Surabaya dan sekitarnya, Denpasar, Badung, Gianyar dan sekitanya di Bali harus mewaspadai tindakan begal ini. Tidak bisa dikesampingkan, proses pembelajaran akan selalu membuat begal makin lihai.

Begal Sekarang Munculnya peristiwa begal sekarang ini, mungkin bisa ditinjau dari beberapa sisi sosiologi. Yang pertama adalah perubahan sosial. Begal sekarang bisa jadi muncul sebagai sebuah “kreativitas” dari fenomena begal di masa lalu yang didorong oleh faktor sosial yang mendesak. “Kreativitas” itu adalah mengubah lokus wilayahnya dari tempat yang sepi menuju tempat yang ramai. Sasaran begal adalah barang-barang yang bernilai, dan sasaran barang-barang seperti ini ada di tempat ramai dan di daerah yang telah berkembang, terutama di perkotaan. Di wilayah ini sekarang, tidak ada lagi tempat

sepi dan remang-remang. Kemajuan teknologi listrik memungkinkan daerah yang dulu sepi dan remang-remang kini telah berkembang menjadi terang, dan arus urbanisasi membuat setiap wilayah sekarang ramai. Inilah yang membuat begal sekarang mengubah lokus operasinya dibandingan dengan di masa lalu, dari tempat yang sepi menuju tempat yang ramai. Meski beroperasi di tempat yang ramai, pola kerjanya juga dilakukan dengan kelompok, dan dipastikan memakai instrumen teknologi terbaru, seperti ponsel, laptop, kamera dan sejenisnya. Inilah pembaruan begal sekarang dibanding di masa lalu yang berop-

erasi di tempat-tempat sepi, terutama malam hari. Sekarang, dengan teknologi yang sudah digenggam dengan kerja sama kelompoknya, mereka dapat beroperasi di tempat ramai dan menggunakan alat-alat komunikasi baru untuk menyiasati pelarian. Jangan dilupakan juga, mereka sudah pasti memanfaatkan efek pembangunan dan urbanisasi di kota-kota besar. Artinya, perumahan yang padat justru menguntungkan bagi para begal ini untuk melarikan diri. Dengan menggunakan teknologi informasi modern, mereka akan tahu seluk beluk melarikan diri melalui kerja sama dengan anggota kelompok. Sisi kedua, tindakan begal, dari zaman apa pun, merupakan outcome dari kepentingan ekonomi dengan kesempatan ekonomi yang terlalu sempit yang kemudian didesak oleh nilai-nilai diri dari seseorang. Artinya, ketika keinginan ekonomi tinggi, berhadapan dengan kompetisi yang sengit di bidang ekonomi itu, dan itu terjadi pada orang yang malas, maka terjadilah jalan singkat untuk mencapai kepentingan. Orang yang bercita-cita memiliki pendapatan besar tetapi malas, maka ia akan menjadi seorang yang mudah mencari jalan pintas. Begal hanyalah salah satu dari tindakan tersebut. Dari konteks ini, mereka yang beroperasi sebagai koruptor, tukang markup dana, sampai penyerobot kesempatan orang lain, bedanya hanya tipis dengan mereka yang bertindak sebagai begal. Karena itulah, saat ini wilayah operasi begal berpotensi besar di daerah-daerah yang ramai, dengan prospek ekonomi tinggi serta daerah urbanisasi yang padat. Jadi, Jakarta dan sekitarnya, Surabaya dan sekitarnya, Denpasar, Badung, Gianyar dan sekitanya di Bali harus mewaspadai tindakan begal ini. Tidak bisa dikesampingkan, proses pembelajaran akan selalu membuat begal makin lihai. Sekali pemberitaan persitiwa begal di televisi atau media massa lainnya, akan membuat pembaruan bagi “aktivisaktivis” begal untuk memperbarui cara tindaknya. Untuk menjaga agar tidak meluas, maka solusinya adalah koordinasi sosial. Pihak kepolisian, masyarakat (desa pakraman dan ormas), harus mampu mengadaptasi persoalan ini. Teknisnya mungkin dengan penjagaan lebih ketat, lebih luas, termasuk meronda daerah-daerah ramai, tidak hanya malam hari tetapi juga siang hari. *Penulis adalah staf pengajar Sosiologi di Fisip Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Aksi Begal Harus Segera Dibasmi SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya

yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar

Selamatkan Generasi Muda Indonesia dari Kebodohan PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang

sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel

Bangsa Tanpa Arah Tujuan JIKA ada negara di dunia ini yang tidak memiliki arah tujuan yang jelas pastilah Indonesia menjadi salah satu di urutan yang teratas atau masuk sepuluh besar. Bagaimana tidak, negeri ini sudah menjadi kelinci percobaan negara kapitalis selama berabad-abad. Presiden pertama RI, Ir. Soekarno adalah orang pertama yang melawan kapitalisme barat dan sekutunya dengan lantangnya namun akhirnya harus kalah dengan cara yang memilukan kita sebagai anak bangsa. Maka timbul pemikiran bahwa siapapun yang berani melawan Amerika Serikat dan sekutunya maka ia akan dihancurkan dengan berbagi cara. Sekarang kita saksikan pemimpin kita yang baru Pak Jokowi yang baik hati ini semoga bisa menjadi teladan. Karena

negara ini seperti sebuah bangunan yang terus-terusan bongkar pasang yang akhirnya tidak pernah ada wujud bangunanya sebagai bangsa dan negara. Pak Jokowi yang sedang berusaha dengan caranya yang sedemikian rupa semoga berpihak pada rakyat kelas bawah yang selalu saja menjadi target kebohongan para elite yang pandai dan berpendidikan. Semoga saja Pak Jokowi bisa menepati janjinya dan tidak mengingkari janji saat menjabat sebagai presiden sekarang ini. Rakyat Indonesai masih terus belajar semoga kelak bisa mengerti apa yang sesungguhnya sedang terjadi. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 16 Maret 2015

6

Uji Coba Tim Tinju Tak Menentu

Suluh Indonesia/ant

BLOK SMES - Pebola voli Gresik Petrokimia Yolana Betha (tengah) dan Bunga Mitasari memblok smes pemain Jakarta PGN Popsivo Ana Paula dalam pertandingan Pertamina Proliga Putaran II seri Probolinggo di GOR Mastrip, Probolinggo, Jawa Timur, kemarin. Jakarta PGN Popsivo memenangi pertandingan melawan Gresik Petrokimia 3-1 (23-25, 25-19, 25-20 dan 25-17).

BOPI

Didukung P en uh Pen enuh a Kemenpor emenpora JAKARTA - Kemenpora menegaskan, pihaknya mendukung langkah-langkah yang dilakukan BOPI untuk terus meminta seluruh dokumen kepada klub-klub peserta kompetisi ISL. “Tanpa dokumen lengkap, kompetisi ISL yang sudah dijadwal 4 April mendatang terancam tidak bisa digulirkan. Untuk itu kami tetap mendukung sepenuhnya konsistensi BOPI dalam melakukan verifikasi dan meminta seluruh klub untuk memenuhi seluruh dokumen yang diwajibkan,” ujar Deputi Bidang Kemitraan dan Harmonisasi Kemenpora Gatot Dewa Broto ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin.

Latihan Perdana

Persipura Diikuti 19 Pemain JAYAPURA - Latihan perdana Tim Persipura Jayapura di Male, Maladewa, hanya diikuti 19 dari 20 pemain yang diboyong ke Markas Maziya Fc. “Latihan hari ini hanya diikuti 19 pemain, satu pemain yaitu Lancine Kone sedang sakit,” kata juru bicara Persipura Jayapura Bento Madubun dalam rilis yang diterima Antara Jayapura, Minggu malam. Bento mengatakan latihan perdana Boaz TE Salossa dan kawankawan dilakukan di lapangan artifisial pada pukul 16.00 waktu setempat dilapangan FAM Turf Ground, Male, Maladewa. “Latihan itu dimanfaatkan oleh pelatih Oswaldo Lessa untuk memantapkan kerja sama tim dan skema serangan balik cepat,” katanya. Mengenai Lancine Kone yang sakit, Bento menyampaikan bahwa mantan pemain Sriwjaya Fc itu sedang beristirahat untuk memulihkan sakitnya. “Sementara Lancine Kone harus beristirahat karena sakit. Semoga dia cepat sembuh dan bisa bergabung bersama Boaz dan Kawan-kawan,” katanya. Sementara itu, pelatih Oswaldo Lessa mengatakan latihan perdana itu lebih difokuskan untuk persiapan melawan Maziya Fc. “Besok masih ada latihan terakhir dan saya sudah minta kepada semua pemain untuk istirahat penuh dan tetap fokus,” katanya. “Karena kami ingin mendapatkan poin di sini, jadi semua harus kerja keras lagi,” tutup Lessa. (ant)

Seperti diketahui, dari 18 klub ISL, bareu 3 klub yang dinilai BOPI memiliki kriteria A atau sudah melengkapi seluruh persayarat hingga 75 persen, dan sisanya belum secara lengkap memenuhi syarat yang ditentukan BOPI sebagai klub profesional. Ketiga klub tersebut adalah Persipura Jayapura, Persib Bandung dan Sriwijaya FC, sedangkan 15 klub lainnya, ada yang belum menyerahkan dokumen wajib seperti aspek legalitas klub, keuangan dan kontrak profesional untuk pemain serta pelatih. “Tiga klub itu hanya tinggal memenuhi beberapa dokumen lainnya

seperti kegiatan sosial. Kemenpora menyampaikan apresiasinya atas kerja keras dan upaya mereka untuk memenuhi kewajiban yang diminta BOPI,” tutur Gatot. Dirinya bahkan menilai, pemenuhan yang telah dilakukan tiga klub tersebut membuktikan, jika dilakukan dengan sungguh-sungguh, persyaratan yang diwajibkan BOPI bisa dipenuhi juga. “Fenomena tersebut harusnya mendorong 15 klub lainnya untuk segera secepatnya memenuhi kewajiban mereka,” tegasnya. Untuk itulah, Gatot sangat mendesak kepada PT Liga Indonesia untuk lebih serius

mendorong 15 klub yang belum beres tersebut. Klub-klub itu diminta sesegera mungkin memenuhi kewajibannya. “Itulah sebabnya kami memberi peringatan kembali untuk menghindari kesan, bahwa Kemenpora dan BOPI hanya mengingatkan mendadak waktunya untuk persiapan jelang kick off ISL,” ungkap Gatot. Rencananya untuk bisa segera menyelesaikan seluruh kelengkapan persyaratan, Kemenpora dan BOPI akan akan mendatangi kantor PT Liga pada 16 Maret, agar bisa meningkatkan komunikasi bagi pemenuhan kewajiban beberapa klub yang masih jauh dari harapan. (pts)

JAKARTA - Para atlet tinju pelatnas SEA Games 2015 hingga saat ini belum mendapat kepastian dari Satlak Prima terkait rencana uji coba ke Kuba. Menurut pelatih tinju SEA Games, Husni Ray pihaknya hingga kini belum ada kepastian uji coba, yang sudah direncanakan sejak 25 Februari lalu. “Saya bingung sampai sekarang tidak ada kepastian kapan tim tinju SEA Games Singapura 2015 diberangkatkan. Makanya, kami butuh ketegasan Satlak Prima jadi atau tidaknya,” ujar Husni Ray ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Menurut Husni, latih tanding yang direncanakan sangatlah penting, khususnya ke Kuba, agar menambah pengalaman para atlet, karena jika hanya uji coba di dalam negeri, pengalamannya kurang maksimal, mengingat kualitas petinju nasional masih berada di bawah atlet Pelatnas. “Jika hanya di Indonesia saja, kami mengalami kesulitan mencari petinju berkualitas untuk dijadikan sparring partner. Kalau di Kuba itu cukup banyak,” tuturnya. Kondisi inilah yang membuat para atlet tinju nasional hanya bisa menjalani pemusatan latihan di Lahat, Sumatera Selatan, walau sebelumnya sempat tertahan lebih lama di Jakarta. Dan mengakibatkan kualitas atlet bisa menurun. “Saya khawatir kondisi fisik petinju yang tadinya Vo2Max di atas 60 itu semakin jauh menurun akibat kurang disiplin selama di Jakarta. Kalau di Lahat, mereka bisa lebih disiplin karena berada jauh dari lokasi keramaian,” terangnya. Menangapi hal ini, Ketua Satlak Prima Suwarno mengutarakan, usulan program uji coba tim tinju ke Kuba sudah diverifikasi dan segera diproses. Namun, tidak berani menyebut kapan dana uji coba itu bisa diambil. “Usulan program uji coba ke Kuba itu sedang diproses Satlak Prima dan telah diteruskan ke Dewan Pelaksana untuk dibahas sebelum diajukan ke Kemenpora. Mudah-mudahan bisa cepat selesai,” kata dia. (pts)

Jakarta PGN Popsivo

Puncaki Klasemen Putri Proliga PROBOLINGGO - Tim putri Jakarta PGN Popsivo memuncaki klasemen sementara Pertamina Proliga 2015 pada putaran kedua minggu kedua, setelah menundukkan Manokwari Valeria Papua Barat dengan skor 3-1 (2514, 21-25, 21-25 dan 24-26) pada pertandingan yang berlangsung di GOR Mastrip Probolinggo, Jawa Timur, Minggu malam. Dengan kemenangan itu, Rita Kurniati dan kawankawan memperoleh angka tiga dan mengoleksi total angka 25 atau selisih satu angka dari peringkat dua yang kini diduduki Jakarta Electric PLN dengan angka 24. “Kita memang sudah memastikan lolos ke final four

atau empat besar, namun saya tekankan pada anak-anak supaya bermain bagus, meski tadi dalam pertandingan mainnya menurun,” ucap Pelatih Jakarta PGN Popsivo Muhammad Ansori usai pertandingan. Sementara itu, untuk Manokwari Valeria Papua Barat meski tidak mempunyai peluang untuk lolos ke empat besar, namun tetap memberikan perlawanan yang sengit kepada Jakarta PGN Popsivo, terbukti pada set pertama unggul dengan angka 25-14. “Saya memang meminta kepada anakanak untuk memberikan perlawanan, dan tidak menyerah meski tidak punya peluang lolos,” kata Pelatih Manokwari Valeria Papua Barat Munawar. Munawar berharap pada pu-

taran selanjutnya yang akan berlangsung di Jakarta, semangat menghadang lawan tetap ada agar tidak mudah ditaklukkan lawan. “Kita akan menghadapi Gresik Petrokimia pada pertandingan putaran selanjutnya di Jakarta, dan kita tidak akan pernah menyerah, meski tidak ada peluang,” katanya. Tim putri yang memastikan lolos ke final four masing-masing adalah Jakarta PGN Popsivo, Jakarta Electric PLN dan Jakarta Pertamina Energi. Untuk putaran kedua minggu ketiga yang akan digelar di Jakarta pekan depan, tim yang memperebutkan satu tiket untuk lolos ke empat besar adalah Jakarta BNI 46 dan Gresik Petrokimia. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Senin 16 Maret 2015

7

Gol Morata

Bawa Juventus Dekati Gelar Liga ROMA - Pemain pengganti Juventus Alvaro Morata hanya memerlukan waktu sepuluh menit dan satu tembakan luar biasa di Palermo pada Sabtu untuk membawa sang juara bertahan menang 1-0, unggul 14 angka di Liga Italia dan selangkah makin dekat dengan scudetto ke-31. Kemenangan perdana Juve di pertandingan tandang dalam rentang waktu lebih dari dua bulan membawa mereka mengkoleksi 64 angka dari 27 pertandingan, sedangkan tim peringkat kedua AS Roma, yang akan menjamu Sampdoria pada Senin, tertinggal dengan koleksi 50 angka dari 26 pertandingan. “Diperlukan kurang satu kemenangan untuk memenangi liga,” kata pelatih Juventus Massimiliano Allegri saat diwawancarai Sky Sports Italia. “Mungkin enam kemenangan lagi dan beberapa hasil imbang sudah cukup.” Pemain internasional Spanyol Morata masuk lapangan pada menit ke-60, menggantikan kompatriotnya Fernando Llorente pada pertandingan yang terlihat akan berakhir dengan skor imbang. Namun sepuluh menit kemudian, ia menerima operan panjang dari Claudio Marchisio, mengecoh bek Sinisa Andelkovic dan kemudian melepaskan tembakan kaki kiri yang tidak dapat dihentikan dari luar kotak penalti. “Ia mencetak gol menakjubkan,” kata Allegri. “Saya menyukai pertandingan-pertandiangan dengan skor 1-0. Untuk kedua kalinya secara beruntun, kami menyelesaikan pertandingan tanpa kemasukan gol sama sekali. Saya sangat senang.” Andrea Barzagli kembali ke tim inti Juventus setelah memainkan lima menit pertamanya di musim ini saat melawan Sassuolo pada Senin. Mantan bek Palermo itu, yang bermain di samping rekan-rekannya di timnas Italia Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini, terlihat berada dalam penampilan bagus setelah mengalami cedera tumit yang memaksanya absen sejak Piala Dunia musim panas silam. “Sangat penting untuk kembali memiliki Barzagli,” kata Allegri. “Kita akan melihat bagaimana kondisinya besok namun pertandingan pertama biasanya lebih mudah daripada (pertandingan) yang kedua.” (ant)

City

Dapat Hantaman Keras LONDON - Upaya Manchester City untuk mempertahankan gelar juara mereka mendapat hantaman keras pada Sabtu (Minggu WIB) ketika mereka kalah 0-1 di markas Burnley, yang memberi Chelsea kesempatan untuk membuka keunggulan delapan angka ketika mereka menjamu Southampton pada Minggu. Tim peringkat kedua City sekarang hanya meraih tiga kemenangan dari sembilan pertandingan terakhirnya di Liga Utama Inggris, dan tetap tertinggal lima angka di belakang Chelsea yang sekarang memiliki dua pertandingan yang belum dimainkan. George Boyd mencetak gol semata wayang pada menit ke-61 melalui sepakan setengah voli dari jarak 20 meter, yang bukan hanya menghantam harapan City mempertahankan gelar namun juga memperbesar peluang Burnley menghindari degradasi. Chelsea memiliki 63 angka dari 27 pertandingan, City 58 angka dari 29 pertandingan sedangkan Arsenal, yang menang 30 atas West Ham United di Emirates, tertinggal satu angka dengan 57 angka. Di sisi lain klasemen, Burnley tetap menduduki posisi tiga terbawah namun kini telah mengumpulkan 25 angka, tertinggal satu angka dari tim peringkat ke-17 Sunderland yang kalah 0-4 dari Aston Villa. Pelatih Burnley Sean Dichey berkata kepada Sky Sports, “Tekad dan hasrat kami untuk berada di Liga Utama Inggris terlihat jelas, namun kami tidak akan terbuai.” “Kami tahu jalan masih panjang, namun kemenangan ini menegaskan kembali kepercayaan diri dan keyakinan kami.” Pelatih City Manuel Pellegrini mengatakan sejumlah hal tidak berjalan dengan baik bagi timnya karena mereka tidak menang. “Itu merupakan penampilan normal dan saya tidak berpikir mereka bermain sangat buruk,” tambahnya. “Kami menciptakan lebih banyak peluang, mereka memiliki satu tembakan ke sasaran dan mendapatkan gol indah.” (ant)

Suluh Indonesia/ant

BERI UMPAN – Striker FC Barcelona Lionel Messi (dua dari kiri) memberi umpan di depan kiper Eibar Jaime Jimenez (kiri) pada lanjutan La Liga Spanyol di Ipurua stadium, Eibar kemarin. Barcelona menang 2-0 atas tuan rumah.

Barca

Pastikan Di Atas Madrid saa saatt El Clasico MADRID - Barcelona memastikan akan unggul poin atas Real Madrid di puncak klasemen Liga Spanyol ketika mereka menjamu rival abadinya pada laga Clasico pekan depan, setelah Lionel Messi mencetak dua gol saat timnya menang 2-0 atas tim kecil asal Basque, Eibar, pada Sabtu (Minggu WIB). Barca menggeser Real, yang akan menjamu Levante pada Minggu, untuk menduduki peringkat pertama pada akhir pekan silam dan menampilkan permainan dominan yang terinspirasi dari Messi untuk total mengoleksi 65 angka dengan 11 pertandingan tersisa. Dengan Xavi dan Andres Iniesta menghuni bangku pemain cadangan, Messi menjadi

kapten tim dan membawa raksasa Katalan itu unggul pada menit ke-31 di markas Eibar, Stadion Ipurua, ketika ia mengkonversi penalti setelah tangan Borja Ekiza mengenai tembakan penyerang Argentina itu. Messi mengubah skor menjadi 2-0 melalui tandukan dari tendangan sudut Ivan Rakitic saat babak kedua berlangsung sepuluh menit, gol ke-32nya di Liga Spanyol musim ini dan yang ke-43 di semua kompetisi, dua gol lebih banyak daripada yang dikoleksinya pada musim 2013/2014 saat dirinya banyak diganggu masalah cedera. Unggul dua gol atas penyerang Real Cristiano Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak Liga Spanyol musim ini, Messi setidaknya mencetak

dua gol dalam 120 pertandingan untuk klub dan negaranya, 112 untuk Barcelona dan delapan gol untuk Argentina. Sementara itu Eibar, yang tampil untuk pertama kalinya di Liga Spanyol musim ini, menolak menyerah atas lawan mereka tersebut dan penyerang Federico Piovaccari melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang pada fase akhir pertandingan. “Ini merupakan penampilan solid yang sangat bagus melawan tim yang memberi banyak masalah bagi kami,” kata pelatih Barca Luis Enrique pada konferensi pers. Ketajaman Messi belakangan ini diharapkan dapat berlanjut pada pertandingan kedua putaran 16 besar Liga

Champions, Rabu, saat mereka menjamu Manchester City, ketika Barca akan berupaya mempertahankan keunggulan 2-1 dari pertandingan pertama bulan lalu. Juara bertahan Atletico Madrid harus menyerahkan peringkat ketiga Liga Spanyol kepada Valencia, ketika mereka harus kehilangan Miranda yang diusir keluar lapangan akibat melakukan pelanggaran brutal pada babak pertama dan ditahan imbang 0-0 oleh tim papan tengah Espanyol. Tim asal Madrid itu memiliki peluang yang lebih baik di markas Espanyol, Cornella El Prat, di Barcelona, sebelum bek tengah Miranda mendapatkan kartu merah ketika ia menjatuhkan Abraham dengan tangan

ketika kedua pemain itu melompat untuk berduel memperebutkan bola. Penyerang Fernando Torres memaksa kiper Espanyol Kiko Casilla melakukan penyelamatan bagus pada menit ke-11, dan gelandang Koke melepaskan tembakan melebar semenit kemudian. Atletico, yang tidak pernah menang dalam empat pertandingan terakhirnya, mengoleksi 56 angka untuk menghuni peringkat keempat. Valencia memiliki 57 angka setelah pada Jumat menang 20 atas Deportivo La Coruna, sedangkan tim peringkat kelima Sevilla (49) dapat mendekatkan jarak menjadi empat angka dengan Atletico jika mampu mengalahkan Elche pada Minggu. (ant)

Hamilton Dominasi Balap Pembuka Musim Grand Prix Australia MELBOURNE - Lewis Hamilton mengungguli rekan setimnya Nico Rosberg untuk memberi kemenangan dominan bagi Mercedes dalam balap pembuka musim Formula Satu Grand Prix Australia, yang dihantam serangkaian pengunduran diri kemarin. Juara dunia Hamilton memimpin sejak awal sampai akhir balap, menaklukkan pemenang tahun lalu Rosberg dengan keunggulan 1,3 detik, di mana Sebastian Vettel menghuni peringkat ketiga pada debutnya bersama Ferrari. Hanya 11 mobil yang mampu menyelesaikan balap setelah serangkaian masalah mekanik dan cedera yang menimpa Valtteri Bottas, yang membuat hanya 15 mobil yang menghuni barisan start — jumlah peserta terendah untuk balap pembuka musim sejak 1963. Dan debut Max Verstappen yang memecahkan rekor sebagai pebalap termuda dengan

BOGOR

usia 17 tahun 166 hari berakhir pahit ketika mobil Toro Rossonya mengalami kegagalan “power unit” pada putaran ke-34. Di depan, Mercedes tampil mengerikan di mana Hamilton sempat unggul sebanyak 11 detik atas Vettel, mengindikasikan tahun yang berat bagi rivalitas di kubu ‘Panahpanah Perak.’ Ini merupakan kemenangan kedelapan secara beruntun bagi Mercedes, terhitung sejak Belgia pada Agustus silam, dan balap ke-20 mereka secara beruntun di mana setidaknya satu pebalap berada di podium. Hamilton (30), yang sekarang telah memenangi tujuh dari delapan balap terakhir dan mencatatkan kemenangan ke-34 dari 149 Grand Prix, meski ini merupakan kemenangan perdananya di Australia sejak 2008. “Nico begitu cepat sepanjang balap,” ucapnya mengenai rivalnya itu.

“Perihal ban, kami tidak tahu seberapa jauh mereka dapat melaju. Ketika Nico memanasinya, saya mampu bereaksi yang mana merupakan hal bagus.” Rosberg, yang kini akan memiliki banyak hal untuk direnungkan setelah pekan pembuka yang meyakinkan bagi pemilik posisi start terdepan Hamilton, menegaskan merupakan perasaan yang bagus untuk menjadi yang kedua. “Lewis melakukan pekerjaan fantastis, ia berkendara seperti seorang juara dunia sepanjang akhir pekan. Saya akan memberikan kemampuan maksimal dan berusaha mengalahkan dia sepanjang tahun,” tuturnya. Juara dunia empat kali Vettel meneriakkan Forza Ferrari! ketika merayakan kesuksesan naik podium ini pada debutnya untuk tim itu, setelah pindah dari Red Bull. Ferrari hanya finis di posisi keempat pada klase-

men konstruktor tahun lalu dan Vettel, yang mengalahkan pebalap Williams Felipe Massa untuk menghuni peringkat ketiga, tersenyum lebar ketika ia mampu mendapatkan trofinya. “Kami dapat sangat bangga. Kami memiliki mobil yang hebat, terdapat banyak pekerjaan di depan kami untuk mengalahkan orang-orang (Mercedes) ini,” tutur Vettel. “Kami ingin memastikan bahwa kehidupan tidak mudah bagi dua orang itu di sepanjang musim.” Pebalap Brazil Felipe Nasr secara kebetulan mampu finis di peringkat kelima pada debutnya di Formula 1 untuk mendongkrak kepercayaan diri tim Saubernya, yang sepanjang pekan mengalami perjuangan hukum terkait susunan pebalapnya. Namun pebalap Australia Daniel Ricciardo menekankan kesulitan Red Bull saat ini ketika ia finis di peringkat keenam. “Saya akan kembali” (ant)

Suluh Indonesia/ap

MEMIMPIN - Lewis Hamilton memimpin di depan Nico Rosberg saat memenangkan Formula One Grand Prix di Albert Park Melbourne, Australia, kemarin.

JAKARTA

PASANG IKLAN GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Senin 16 Maret 2015

8

Seorang Bocah Cianjur

Alami Gizi Buruk

Suluh Indonesia/ant

BERSIH PANTAI KUTA - Sejumlah masyarakat, pelajar dan komunitas penggemar musik bergotong royng memungut sampah saat aksi bersih Pantai Kuta, Bali, kemarin. Aksi bersih pantai tersebut digelar untuk menjaga kebersihan kawasan pantai sekaligus untuk mengampanyekan kepada pengunjung pantai untuk tetap menjaga kebersihan dan keindahan pantai ketika berwisata.

Pemkab Tabanan

CIANJUR - Kondisi bocah laki-laki penderita gizi buruk dan lumpuh layu Adim Sopian (9) warga Kampung Cihaur, Desa Gunung Sari, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jabar, semakin memprihatinkan. Pasalnya hingga saat ini anak bungsu Oma (40) itu, hanya menjalani perawatan seadanya di rumah semi permanen milik orang tuanya itu. Selain perutnya yang terus membuncit, kondisi tubuh Adim semakin lemah karena pihak keluarga tidak mampu membawa bocah laki-laki itu ke rumah sakit meskipun telah memiliki kartu sehat. ‘’Kami masih harus berpikir biaya untuk menunggui Adim selama dirawat, kami hanya bisa pasrah karena untuk diam di rumah sakit kami membutuhkan biaya,” kata Oma

di Cianjur, kemarin. Saat ini, ungkap dia, Adim hanya bisa dibawa ke Puskesmas satu kali dalam seminggu untuk melihat perkembanganya tubuhnya. Meskipun ungkap dia, sejak mengalami penyakit tersebut, kondisi tubuhnya anaknya tidak pernah mengalami perubahan karena asupan gizi yang kurang sesuai. Sehingga pihak keluarga hanya berharap mendapat keajaiban agar Adim dapat tumbuh layaknya anak-anak seusianya.”Kami hanya bisa berdoa dan meminta ada keajaiban agar anak kami bisa tumbuh normal,” katanya. Seperti diberitakan Oma Orang tua Adim Sopian, hanya bisa merawat anaknya yang menderita gizi buruk dan lumpuh layu di rumah karena ket-

Galakkan Proram Untuk Nelayan TABANAN - Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan, Bali terus menggalakkan lima program unggulan untuk nelayan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di daerah itu. ‘’Lima program unggulan tersebut secara umum sudah terus diupayana sesuai dengan renpra yang telah dicanangkan,” kata Kadis Perikanan dan Kelautan Tabanan I Made Subagia di Tabanan, kemarin. Program unggulan itu yakni pengembangan perikanan budi daya air tawar, pengem-

bangan perikanan tangkap maupun pemberdayaan masyarakat pesisir, pengolahan serta pemasaran hasil perikanan, program pelestarian sumber daya perairan, dan peningkatan sumber daya manusia. Made Subagia menegaskan secara umum program tersebut sesuai dengan indikator kinerja, sehingga hampir setiap kegiatan untuk nelayan terus dilakukan sesuai prosedur. Ia menambahkan untuk pengelolaan perikanan budi daya yang diberikan kepada nelayan tersebut, dipastikan

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Pemkab Kulon Progo

contoh adalah Pedukuhan Jetis, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai kampung rintisan Program Kampung Iklim. Selain Pedukuhan Jetis Gerbosari Samigaluh, kata Rienduari, ada beberapa pedukuhan yang sudah berupaya untuk mewujudkan kampung iklim, antara lain Pedukuhan Kembang, Margosari (Pengasih), Pedukuhan Kalibiru, Hargowilis (Kokap), dan Pedukuhaan Ngrajun, Banjarharjo (Kalibawang). ‘’Kegiatan kampung iklim dalam rangka

pengendalian kekeringan, banjir dan longsor. Di mana masyarakat melakukan panen air hujan, peresapan air, dan perlindungan dan pengelolaan mata air. Selain itu, sarana dan prasarana pengendalian banjir, rancang bangun yang adaptif, terasering dan penanaman vegetasi,” katanya. Menurut dia, kelembagaan yang mendapat dukungan pemerintah ini memiliki struktur organisasi dan aturan tertulis dan tidak tertulis, kaderisasi dilaksanakan terutama untuk pengelolaan sampah. (ant)

Di Pematang Siantar

Sejumlah Sekolah Swasta Tutup PEMATANGSIANTAR Sejumlah sekolah swasta tingkat sekolah menengah atas (SMA) umum di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, terancam tutup, karena kekurangan murid setiap tahun ajaran penerimaan siswa baru. ‘’Sebagian sudah tidak beroperasi, dan dalam kurun waktu beberapa tahun ini, beberapa SMA hanya menerima 15 sampai 20 murid,” kata tokoh pendidikan, HM Natsir Armaya Siregar, kemarin. Dengan jumlah murid sebanyak itu kata Armaya, sekolah swasta tidak akan mampu mem-

berikan honor yang layak bagi tenaga pengajar, dan berdampak pada bertambahnya jumlah guru yang menganggur. Kondisi ini menimpa SMA umum swasta yang tidak mampu bersaing dalam pelayanan manajemen maupun lebih mencerdaskan siswa melalui proses belajar mengajar sehingga tidak menjadi pilihan orang tua. Pemkot kata Armaya, juga mengabaikan Keputusan Kepmendik Nasional yang menetapkan aturan untuk satu ruang belajar (kelas) sebanyak 32 orang. ‘’Rata-rata sampai 40-

an orang, dan memunculkan penambahan ruang kelas baru, sehingga sebarannya di sekolahan tidak merata,” kata Armaya. Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) kata Armaya, sudah meminta Legislator dan Eksekutif untuk membahas permasalahan pendidikan dengan regulasi yang jelas dan tegas melalui pembuatan Perda. ‘’Seperti evaluasi dan verifikasi terhadap sekolah yang ada, permohonan mendirikan sekolah baru, penerimaan siswa baru,” sebut Armaya. (ant)

lan tahun, belum pernah dilakukan karena tidak memiliki biaya. Bahkan untuk makan sehari-hari, saat ini Oma hanya mnegandalkan belas kasihan tetangga. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Cianjur, Sapturo, saat dihubungi, mengaku prihatin dengan kondisi yang menimpa Oma dan anaknya itu. Pihaknya menilai kejadian yang menimpa salah seorang warga Cianjur itu karena kurang aktifnya aparatur pemerintahan setempat. Pihaknya mengharapkan pihak pemerintahan desa, kecamatan dan Dinkes Cianjur, segera turun kelapangan dan menindak lanjuti permasalahan tersebut. Bahkan ungkap dia, pihak dewan akan membantu segera. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM

memiliki hasil produksi yang menguntungkan untuk nelayan. ‘’Kami juga memberikan pelatihan kepada nelayan terkait teknologi perikanan, misalnya, pengolahan ikan, tehnik pengemasannya,” ujarnya. Selain itu, untuk pengembangan perikanan tangkap dan pemberdayaan masya-rakat pesisir di Kabupaten Tabanan tercatat sebanyak 62 kelompok usaha bersama nelayan mulai dari kawasan pesisir Desa Kediri hingga Selemadeg Barat, Tabanan. (ant)

Kembangkan Kampung Hijau KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus berupaya mengembangkan program kampung hijau sebagai embrio kampung iklim menyasar pedukuhan-pedukuhan. ‘’Ada beberapa pedukuhan di daerah ini yang sudah menerapkan upaya - upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan tujuan untuk mengurangi dampak perubahan iklim,” kata Kasi Pengawasan dan Pengendalian Kantor Lingkungan Hidup Kulon Progo Rienduari Widiastuti di Kulon Progo, kemarin. Ia mengatakan, salah satu

erbatasan ekonomi. Sejak lahir hingga usia 3 tahun, Oma kerap membawa anaknya ke posyandu guna mendapatkan tambahan gizi karena selama ini, dia hanya mengandalkan hidup sebagai buruh tani, sehingga tidak mampu memberikan gizi tambahan lain selain pemberian posyandu. ‘’Itupun kalau ada yang menyuruh untuk kerja dan anak saya tidak rewel, kami bisa mendapatkan uang tambahan untuk membeli susu saset di warung. Namun sejak umur tiga tahun hingga saat ini, pertumbuhan anak saya ini tidak normal seperti anak lain,” katanya. Bahkan untuk membawa anaknya ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis, hingga usia Adim sembi-

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 16 Maret 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu