Skip to main content

Edisi 15 September 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Selasa, 15 September 2015

No. 167 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

Skandal Trump

Setnov Janji Kooperatif JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto kembali beraktifitas di DPR setelah mengikuti agenda sidang The 4th World Conference of Speakers Inter Parliamentary Union (IPU) di New York, AS. Namun kunjungan resmi DPR itu mendapat sorotan di tanah air karena ternyata disusupi pertemuannya dengan bakal calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump. Sejumlah anggota DPR pun telah melaporkan kunjungan Setya Novanto dan beberapa anggota DPR lainnya itu, ke MKD DPR. Di sisi lain, pimpinan dan anggota MKD juga bersepakat memproses persoalan ini meskipun tanpa pengaduan sekalipun. Setya Novanto mengatakan dirinya menghormati dan berjanji akan kooperatif. “Saya akan bersikap kooperatif sesuai dengan Peraturan DPR RI No.

2 Tahun 2015 tentang Tata Beracara Mahkamah Kehormatan DPR RI,” kata Novanto di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Ia mengatakan siap memberikan penjelasan dalam sidang MKD jika diminta. Dalam pembelaannya, Setnov (panggilan Setya Novanto) menegaskan pertemuannya dengan Donald Trump bukanlah merupakan pelanggaran kode etik dan ia juga menyerahkan sepenuhnya perkara tanpa pengaduan tersebut yang saat ini sedang berjalan. ‘’Saya memandang pertemuan dengan Donald Trump masih dalam batas kewajaran, bukan merupakan sebuah pelanggaran kode etik,” katanya. Wakil Ketua DPR Fadli Zon membenarkan pertemuan dengan Donald Trump digelar atas bantuan pengusaha Hary Tanoesoedibjo, bantuan untuk melancarkan komunikasi. (har)

Bakar Hutan, 107 Ditahan JAKARTA - Sebanyak 107 orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian terkait 68 kasus dugaan pembakaran hutan dan lahan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. ‘’Jumlah tersangka ada 107 orang,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divhumas Polri Kombes Suharsono, di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Menurutnya, 68 kasus dugaan pembakaran hutan dan lahan tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan. Dari jumlah kasus tersebut, Suharsono merinci yakni ada 13 kasus di Riau, 16 kasus di Sumatera Selatan, 28 kasus di Kalimantan Tengah, enam kasus di Kalimantan Barat, dan lima kasus di Jambi. Sementara ada 21 kasus di Riau yang telah dinyatakan lengkap pemberkasan-

nya atau P21. “Yang sudah dinyatakan P21 ada 21 perkara yakni kasus-kasus di Riau,” katanya. Hingga Senin pagi, kata Suharsono, tercatat ada sebanyak 1.205 titik api yang tersebar di 52 kabupaten di lima provinsi yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. ‘’Hotspot terbanyak di Sumsel,” katanya. Sementara sebanyak 3.226 personel polisi sudah diterjunkan guna membantu pemadaman api di lokasi-lokasi tersebut. Untuk diketahui, musibah kabut asap menyelimuti Pulau Sumatra, bahkan hingga ke negara tetangga. Dampaknya sangat luas, warga terkena penyakit ISPA, anak-anak sekolah dilibur, hingga terganggunya penerbangan di sejumlkah bandara di Sumatra. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KLARIFIKASI - Ketua DPR Setya Novanto didampingi Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kiri) memberikan keterangan mengenai pertemuan dengan Donald Trump di Kompleks Parlemen Jakarta, kemarin.

Ikut Pilkada Serentak

10 Legislator Belum Mundur

Suluh Indonesia/ant

AKSI TABUR GARAM - Puluhan siswa membawa baskom berisi air garam di SDN 26 Legok, Jambi, kemarin. Aksi siswa itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kawasan Sumatera dan Kalimantan yang dapat mengakibatkan penyakit serta terganggunya berbagai aktivitas masyarakat.

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengungkapkan hingga saat ini pimpinan DPR belum menerima surat pengunduran diri dari tiga kader PDIP yang merangkap jabatan sebagai anggota DPR dan menteri di Kabinet Kerja. Ketiga menteri itu adalah Puan Maharani (Menko PMK), Tjahjo Kumolo (Mendagri), dan Pramono Anung (Seskab). ‘’Belum ada surat pengunduran diri Puan dan Tjahjo. Setelah kita cek gak ada tuh,” kata Fadli Zon di Gedung DPR

Jakarta, kemarin. Fadli mengingatkan soal rangkap jabatan ini jangan dianggap remeh. Sebab, ketentuan ini merupakan amanat UU Kementerian Negara dan UU MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). ‘’MKD harusnya mengambil satu analisis penyelidikan terhadap ini. Ini masalah UU,” kata Fadli. Fadli juga mempersoalkan alasan DPP PDIP yang menyatakan belum dapat melakukan pergantian antar waktu (PAW) karena prosesnya masih berjalan. Dia menilai alasan tersebut mengada-ada, karena

toleransi waktu yang diberikan sudah cukup lama. ‘’Alasan tidak melakukan PAW adalah mengada-ada,” sebutnya. Selain PAW tiga menteri, Fadli juga mengimbau perlunya 10 anggota DPR yang diketahui mengikuti pilkada serentak mengudurkan diri sebagai anggota DPR karena mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah maupun calon wakil kepala daerah. 10 anggota DPR diketahui ikut dalam pilkada serentak 9 Desember mendatang. Sesuai aturan, mereka harus menanggalkan jabatan dari anggota

DPR. Fadli mengatakan keharusan anggota dewan yang ingin maju pilkada, merupakan amanat putusan MK, serta Peraturan KPU Nomor 12/2015, tentang Pencalonan dalam Pilkada. Pada Pasal 68 Peraturan KPU disebutkan calon kepala daerah yang berstatus anggota DPR, DPD, DPRD, TNI, Polri, dan PNS, pejabat atau pegawai BUMN/BUMD, wajib menyampaikan keputusan pejabat berwenang tentang pemberhentian kepada KPU, paling lambat 60 hari sejak ditetapkan sebagai calon. (har)

RUU KUHP Berisi Delik Korupsi

Korupsi Menjadi Tipidum JAKARTA - KPK meminta agar delik korupsi tidak masuk ke dalam RUU KUHP yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 20152019. Permintaan tersebut disampaikan semua pimpinan KPK kepada Dirjen Perundangan-undangan Widodo Eka Thahjana. ‘’Lembaga KPK sudah mengirim surat pada pemerintah dalam hal ini Kemenkumham yang diwakili Widodo dari Dirjen PP (Perundang-undangan).Ini hanya masukan, tapi nantinya akan di-

diskusikan teknisnya pada pemerintah dan stakeholder lainnya, nanti sama-sama kita bicarakan.Inti masukan dari kita adalah kita usahakan agar delik korupsi dalam UU Tipikor untuk sementara tidak masuk RUU KUHP,” pinta Plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adjie di Jakarta, kemarin. Hal ini menurut Anto, penting dilakukan. Pasalnya, jika delik korupsi tetap dimasukan ke dalam RUU KUHP, baik pemahaman secara akademik maupun praktek,akan meng-

alami perubahan basis menjadi tindak pidana umum (Tipidum). ‘’Kalau menjadi Tipidum, itu tak lagi jadi ranah kelembagaan KPK. Makanya kita minta pemerintah untuk lebih intensif dibicarakan dan didiskusikan kembali mengenai penempatan delik Tipikor dan TPPU di luar KUHP. Kita bicarakan jangan masuk dulu ke dalam UU,” imbuh Indriyanto. Selain itu, jika delik korupsi masuk ke dalam RUU KUHP, maka secara otomatis KPK tidak punya kewenangan lagi untuk menyelidiki dan menyidi perkara kasus korupsi. ‘’Kenapa muncul kekhawatiran pelemahan ? Kalau sampai delik Tipikor masuk dalam rancangan KUHP, yang terjadi adalah maka delik Tipikor tak lagi tindak pidana khusus tapi tindak pidana umum. Kalau tindak pidana umum secara doktrin maupun praktis, tindak pidana umum tak akan jadi ranah kejaksaan pidsus maupun KPK. Itu yang akan didiskusikan pemerintah dan stakeholder,” papar Anto. Nantinya menurut Anto, jika hal ini dibiarkan,maka akan memangkas dan menggangu kinerja KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia yang semakin massif. ‘’Dampaknya akan luas sekali kalau tidak diselesaikan terlebih dulu, karena ini menyangkut segala kewenangan pemeriksaan Tipikor oleh KPK, dalam proses penyelidikan, penyidikan dan penuntutan. Kalau tidak diselesaikan, proses penyelidikan juga masuk kewenangan wiretapping (penyadapan) KPK. Dampak ke situ, jadi ada reduksi kewenangan yang dimiliki KPK,’’ tegasnya. (wnd)

Suluh Indonesia/ade

DEMO BIDAN - Ratusan bidan desa Pegawai Tidak Tetap (PTT) melakukan aksi long march menuju Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Mereka menuntut pemerintah untuk mengeluarkan Kepres kenaikan para Bidan dari Pegawai Tidak Tetap (PTT) menjadi Pegawai Tetap.

Wapres Bahas

Kebijakan Paket Ekonomi JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla telah membahas pengawasan kebijakan ekonomi pemerintah bersama Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad. ‘’Mereka secara intens dan Gubernur BI sendiri memberi beberapa data-data atau info baik kondisi ekonomi dalam negeri mau-

pun yang bersifat internasional,” kata Juru Bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, ditemui di Kantor Wapres Jakarta, kemarin. Menurut Husain, Wapres telah membaca sejumlah kebijakan tersebut usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Paviliun Kencana, RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta pada 9-10 September lalu. Jubir Wapres itu mengatakan untuk implementasi pelaksanaan paket kebijakan

ekonomi pemerintah akan didiskusikan lebih lanjut dengan Presiden Joko Widodo. ‘’Pak JK selaku Wapres yang ditugaskan untuk mengawasi implementasi dari kebijakan tersebut,” jelas Husain. Dalam kesempatan tersebut, disebutkan bahwa Wapres Jusuf Kalla direncanakan tetap berangkat ke Markas PBBdi New York, AS untuk menghadiri sidang umum pada akhir September 2015. ‘’Untuk yang Amerika, Insya Allah tetap

karena tanggal 23 kan pas Lebaran Idul Adha lagi di perjalanan,” kata Husain. Sementara itu, agenda kunjungan Wapres ke Tiongkok dalam menghadiri China-ASEAN Expo pada 18-21 September rencananya dibatalkan. Husain menjelaskan, menurut agenda, tidak ada pengurangan jadwal kegiatan Wapres lainnya di dalam negeri, dan semuanya berjalan normal. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Selasa 15 September 2015

2

Kilas WNA Bobol Rekening APARAT Polda Metro Jaya mengungkap praktik pembobolan rekening bank (phishing malware) yang dilakukan dua warga Ukraina, Oleksandr Sulima dan Dmitry Gryadskiy, di Indonesia. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta, kemarin mengatakan, pelaku jaringan internasional yang memiliki rekening di sejumlah negara. Krishna mengatakan kedua tersangka melakukan aksi kejahatan melalui dunia maya dikenal dengan istilah “phishing malware”. Kejahatan tersebut, katanya, dengan modus membobol rekening atau menggelapkan transaksi para nasabah bank melalui sistem email banking. Kedua tersangka itu memiliki rekening bank pada sejumlah negara yang dijadikan penampungan uang dari hasil kejahatan tersebut. Krishna mengungkapkan tersangka membuat rekening penampung dengan menggunakan identitas palsu dan uang elektronik.(kmb)

Omprengan Ditindak TIM Satuan Tugas Tata Tertib Lalu Lintas (Satgas Tatiblantas) DKI Jakarta merazia angkutan umum plat hitam tidak resmi atau “omprengan” .Kepala Subdirektorat Pendidikan dan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Ipung Purnomo saat dikonfirmasi di Jakarta, kemarin mengatakan, petugas gabungan itu akan menertibkan angkutan umum ilegal tersebut mulai dari Jalan Prof Dr Satrio Jakarta Selatan hingga kawasan Cawang Jakarta Timur. Ipung menuturkan petugas gabungan juga akan menyasar Taksi “Uber” dan kendaraan yang parkir liar guna meningkatkan kelancaran dan keselamatan warga berlalu lintas. Petugas juga akan menertibkan lokasi yang rawan terjadi kemacetan karena angkutan umum berhenti sembarangan, lawan arus dan keberadan pedagang kaki lima. (kmb)

PKL Padati Pasar Baru KEBERADAAN ratusan pedagang kaki lima (PKL) membuat pintu masuk kawasan Pasar Baru, dari Jalan Samanhudi, Jakarta Pusat, nyaris lumpuh. Akses jalan yang sebelumnya bisa dilalui kendaraan roda empat, saat ini hanya bisa dilewati pejalan kaki saja. Berdasarkan pemantauan, ratusan lapak PKL berdiri di sepanjang pintu masuk tersebut. Hal ini diperparah dengan banyaknya kendaraan yang terparkir sembarangan di atas trotoar. Maisaroh (32) mengatakan, makin lama makin semrawut. Jumlah pedagangnya makin banyak. Kita minta instansi terkait segera menertibkan, soalnya sangat menganggu akses masuk. Terkait kondisi tersebut, Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, penataan kawasan perbelanjaan Pasar Baru masih dalam tahap pengkajian. Namun ia berjanji akan segera melakukan penertiban. (kmb)

Suluh Indonesia/ade

GAGALKAN PENYELUNDUPAN SABU - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bekerja sama dengan BNN saat menggelar barang bukti dan para tersangka penyelundupan 57,70 kg sabu senilai Rp 115 miliar di Pelabuhan Panjang, Lampung, di kantor Bea dan Cukai Jalan Jenderal Ahmad Yani, By Pass, Jakarta Timur, kemarin. Penyelundupan narkoba jaringan internasional ini memakai modus memasukkan barang tersebut ke dalam mesin motor hingga cartridge printer yang dikirim menggunakan kontainer.

KTP Tak Sesuai

Penghuni Rusun Ditindak JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan akan menindak tegas para penghuni rumah susun (rusun) di seluruh wilayah ibu kota yang identitasnya tidak sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). ‘’Kita kan sudah buat SOP (Standard Operation Procedure) untuk seluruh penghuni rusun, yaitu alamat

di KTP harus sesuai dengan alamat rusun yang ditempati. Ini harus diikuti,” kata Basuki di Balai Kota Jakarta, kemarin. Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu, untuk memperbarui data alamat di KTP tersebut, pihaknya pun telah melakukan pendataan terhadap seluruh warga yang tinggal di rusun. ‘’Pendataan penghuni

rusun dan penulisan alamat yang sesuai di dalam KTP itu harus dilakukan untuk menghindari terjadinya praktek jual beli atau sewa-menyewa rusun di kalangan warga penghuni rusun,” ujar Ahok. Oleh karena itu, dia pun memberikan instruksi kepada Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah (Pemda) DKI Jakarta supaya tidak seg-

an-segan menindak tegas penghuni rusun yang KTP-nya tidak sesuai. ‘’Kalau ada penghuni yang alamat di KTP-nya tidak sama, langsung usir saja, jangan ragu-ragu lagi. Apalagi kalau ada yang kedapatan menjual unit rusunnya, langsung lapor ke kepolisian, supaya mereka jera,” tutur Ahok. Sementara itu, sejauh ini, pada tahun 2015, dia mantan

bupati Belitung Timur itu mengaku telah mendapatkan ribuan nama penghuni rusun yang diduga melakukan praktek jual beli rusun. ‘’Ada sekitar 2.000 orang yang kita duga melakukan jual beli rusun. Tiga diantaranya sudah ditangkap. Tiga orang itu dicurigai sebagai pelaku utama praktek jual beli di Rusun,” katanya. (kmb)

Balai Kota

Harus Dilengkapi Sistem Kebakaran JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta untuk mengecek sistem kebakaran di gedung-gedung pemerintah, khususnya di Balai Kota Jakarta. Menurut Basuki, selama tiga tahun dirinya memimpin ibu kota tidak pernah dilakukan simulasi kebakaran di

Balai Kota. Jangan sampai Pemprov DKI malu, lantaran sistem kebakaran di gedunggedung pemerintahan di Jakarta tidak baik. ‘’Selama tiga tahun di sini nggak pernah ada simulasi kebakaran. jangan sampai terjadi di Balai Kota kebakaran sistem kebakarannya nggak jalan,” kata Basuki di Balai Kota, kemarin. Basuki menginstruksikan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI

untuk segera memeriksa kondisi gedung Balai Kota. ‘’Tolong diperbaiki, gedung sendiri saja nggak bisa diperhatikan. Bagaimana gedung orang lain, saya nggak tahu gedung di Balai Kota ini seperti apa,” ucapnya. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI, Subejo mengaku, akan segera melakukan pengecekan gedung Balai Kota. “Kita akan menggerak-

kan di gedung-gedung pemerintah. Nantinya tiap lantai ada orang yang berperan merespon kebakaran,” kata Subejo. Hingga saat ini, sudah ada enam gedung di Jakarta yang ditempeli stiker bangunan tidak layak standar kebakaran. Namun sebagian sudah mulai memperbaiki sistem kebakaran dan mengajukan izin pencopotan stiker. (kmb)

SKPD Diminta

Suluh Indonesia/ant

Tertibkan Lahan Stadion Taman BMW JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan instruksi kepada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI untuk melakukan penertiban di area Stadion Taman Bersih, Manusiawi, Wibawa (BMW) yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara. ‘’Saya minta kepada Wali Kota Jakarta Utara, sekaligus juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI untuk segera menertibkan bangunan-bangunan liar di lahan Taman BMW,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin. Dia juga meminta Wali Kota Jakarta Utara Rustam Efendi agar mengirimkan surat kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) supaya melakukan pemadaman listrik di pemukiman yang berdiri di atas area Taman BMW. ‘’Warga yang tinggal di pemukiman liar yang ada di lahan Taman BMW itu tidak punya Kartu Tanda Penduduk (KTP). Jadi sebaiknya ditertibkan saja. Aliran listrik yang mengalir di pemukiman liar itu juga sebaiknya diputuskan saja,” ujar Basuki. Selain itu, dia juga memberikan instruksi kepada Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta agar segera menanam pohon-pohon di area

Taman BMW setelah dilakukannya penertiban bangunan liar. ‘’Kepada Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Ratna Diah Kurniati), saya minta supaya lahan taman itu ditanami pepohonan yang

banyak, segera setelah penertiban bangunan rampung dilakukan,” tutur Basuki. Lebih lanjut, dia pun memberikan instruksi kepada Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI untuk

melakukan penertiban terhadap sejumlah kontainer yang sering kali parkir di area Taman BMW. ‘’Kepada Dishubtrans, saya minta supaya truk-truk disitu segera ditertibkan,’’ katanya. (kmb)

NORMALISASI KALI CILIWUNG - Pekerja memasang turap bantaran Kali Ciliwung dengan latar belakang perkampungan yang akan terkena normalisasi di Kampung Pulo, Jakarta, kemarin. Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemasangan turap sebagai bagian program normalisasi Ciliwung itu selesai dalam waktu tiga bulan.

LMK Kepulauan Seribu

Diminta Lestarikan Kearifan Lokal LEMBAGA Masyarakat Kelurahan (LMK) di Kepulauan Seribu diminta untuk membantu melestarikan kearifan lokal. Ini untuk menunjang kegiatan pariwisata yang saat ini banyak dilakukan di Kepulauan Seribu.

Suluh Indonesia/ant

MENGERUK KALI CILIWUNG - Beko digunakan untuk mengeruk sampah dan lumpur yang mengendap di dasar kali pada normalisasi Kali Ciliwung di Kalibata, Jakarta, kemarin. Pemda DKI Jakarta terus berupaya melakukan normalisasi kali tersebut guna mengantisipasi banjir pada musim penghujan.

Agus Setiawan, Camat Kepulauan Seribu Utara, di depan puluhan anggota Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK), kemarin mengatakan, kearifan lokal belum nampak, seperti soal seni, kehidupan dan budaya. Ini di luar keindahan alam yang sudah dimiliki oleh Pulau Seribu. Menurut Agus, pembinaan organisasi masyarakat tidak hanya persoalan kependudukan dan pembangunan wilayah. Harus juga bersinergi dengan sektor pariwisata, yang berkaitan erat dengan persoalan pendapatan secara

ekonomi. ‘’Itu tak hanya tugas pemerintah saja. Perlu peran serta dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, salah satunya lewat LMK,” tuturnya. Ia menanbahkan, pengembangan pariwisata tidak boleh meninggalkan budaya dan kearifan lokal yang ada. “Walaupun banyak kegiatan wisatawan di sini, tetapi masyarakat sekitar jangan meninggalkan budaya dan kearifan lokal dari daerahnya sendiri,” tandasnya. Alih Profesi Beralihnya profesi sebagian besar warga Kepulauan Seribu dari nelayan menjadi pemandu wisata dinilai telah menggerus

budaya serta kearifan lokal warga pesisir pulau. ‘’Kearifan lokal perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi tanpa harus digilas oleh perkembangan jaman, nah tugas Formapel nantinya untuk itu “ Kepala KLH Kepulauan Seribu, Tiur Maeda Hutapea mengatakan, turunnya pendapatan menjadi nelayan menyebabkan banyak warga beralih profesi. ‘’Itu akibat dari tidak pedulinya warga terhadap lingkungan, yang menyebabkan ekosistem makin rusak dan kehidupan laut jadi punah,” ujar Tiur. Dikatakan Tiur, perlunya mengembalikan ekosistem laut melalui pengawasan dan rehabilitasi yang terus menerus. ‘’Kearifan lokal perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi tanpa harus digilas perkembangan jaman,’’ katanya. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Selasa 15 September 2015

3

Kemendagri Tetapkan

Zona Integritas Korupsi JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri menetapkan zona integritas pencegahan korupsi pada 12 satuan kerja di lingkungan Kementerian tersebut. Penetapan zona integritas pencegahan korupsi tersebut dilakukan Mendagri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Senin, dengan disaksikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Zulkarnaen. ‘’Secara periodik kami akan melaporkan terus menerus bagaimana perkembangannya. Dan dari daftar (12 satker) ini akan kami distribusikan ke seluruh gubernur, bupati dan wali kota sampai dengan tingkat kecamatan,” kata Mendagri Tjahjo.

Penetapan zona integritas tersebut, lanjutnya, dilakukan dengan memperhatikan sejumlah syarat, yakni dianggap penting dan strategis dalam melakukan melakukan pelayanan publik, dapat mengelola sumber daya yang cukup besar dan memiliki tingkat keberhasilan reformasi birokrasi di satuan kerja tersebut. Ke-12 unit satuan kerja yang ditetapkan sebagai zona integritas pencegahan korupsi adalah sekretariat jenderal, inspektorat jenderal, Ditjen Politik dan PUM, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, Ditjen Otonomi Daerah dan Ditjen Bina Pembangunan Daerah.

Selain itu ada pula Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Ditjen Bina Keuangan Daerah, Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Penelitian dan Pengembangan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia serta IPDN. Sementara itu, Zulkarnaen berharap terbentuknya zona integritas di lingkungan Kemendagri tersebut dapat bekerja sama dengan KPK sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dapat dilakukan optimal dan bersama-sama. KPK berencana menyusun peraturan mengenai batasan pemberian hadiah. (ant)

Suluh Indonesia/ant

DELIK KORUPSI - Plt Pimpinan KPK Johan Budi (kanan) dan Indriyanto Seno Adji (kiri) bersama Dirjen Perundangundangan Kemenkum HAM Widodo Ekatjahjana (tengah) memberi keterangan usai menggelar pertemuan tertutup di gedung KPK, Jakarta, kemarin. Pertemuan membahas rencana pembatalan delik korupsi yang dimasukkan ke RUU KUHP.

Pilkada Serentak

MKD Selidiki

Tingkatkan Kualitas Demokrasi JAKARTA - Wakil Ketua MPR Oesman Sapta mengatakan, pelaksanaan pilkada serentak yang dijadwalkan digelar pada 2015 ini dapat meningkatkan kualitas demokrasi di berbagai daerah di Tanah Air. ‘’Kita berharap Pilkada serentak yang dimulai 2015 ini dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia,” katanya di Jakarta, kemarin.

Wakil Ketua MPR mengingatkan bahwa pasal 18 ayat 4 UUD NRI Tahun 1945 mengamanatkan bahwa kepala daerah dipilih secara demokratis. Selanjutnya, peraturan perundang-undangan di bawahnya telah mengatur bahwa pemilihan kepala daerah dilaksanakan secara langsung guna memperkuat dan memperkokoh kedaulatan rakyat.

Menurut dia, proses penyelenggaraan Pilkada serentak masih memerlukan pembenahan di sana-sini, sehingga diharapkan adanya catatan kritis dari berbagai pihak terkait agar dapat disampaikan kepada MPR. ‘’Pilkada serentak juga harus memperkuat NKRI sebagai bentuk negara dan tetap dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya.

Ia juga menegaskan agar pilkada serentak juga perlu menjunjung tinggi demokrasi yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Sebelumnya, Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan perlunya mewaspadai politik uang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang akan digelar

PAW Tanpa Aduan

9 Desember 2015. ‘’Yang perlu diwaspadai ‘money politic’, kejahatan luar biasa yang kita ingin tekan menjadi ‘zero’ (nol/ tidak ada),” katanya. Ia mengatakan, pilkada serentak kali ini yang menganut asas non diskriminatif, kesetaraan dan keadilan sehingga dana kampanye yang dibutuhkan tidak sebesar sebelumnya. (ant)

JAKARTA - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pihaknya bisa menyelidiki kasus penundaan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI meskipun tanpa aduan. ‘’(Masalah PAW itu bisa diselidiki) bisa ada yang melapor, bisa tanpa aduan,” kata Sufmi Dasco di gedung parlemen Jakarta, kemarin. Dia membeberkan pihaknya telah membahas ihwal penundaan PAW tiga kader PDI Perjuangan yang belakangan menjadi sorotan, yakni Puan Maharani, Tjahjo Kumolo dan Pramono Anung. Nama ketiga kader PDIP itu ditengarai masih tercatat sebagai anggota DPR RI, meskipun telah

Sufmi Dasco menjabat di dalam kabinet. Namun demikian Sufmi menolak menjelaskan detil terkait pembahasan tersebut karena MKD dilarang mengungkapkan materi perkara. ‘’Kita sudah bahas, tapi tidak bisa saja jelaskan karena masuk materi perkara,” jelasnya. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendorong MKD menyelidiki hal ini. (har)

Penyidikan Korupsi

Kinerja Menurun

Suluh Indonesia/ant

ZONA INTEGRITAS KEMENDAGRI - Mendagri Tjahjo Kumolo (kedua kiri) mengajarkan bagaimana cara mengukur cincin batu akik kepada Menpan dan RB Yuddy Chrisnandi (kedua kanan) disaksikan Komisioner KPK Zulkarnaen (kiri) dan Ketua Ombudsman Danang Girindrawardana (kanan) seusai pencanangan Zona Integritas di Kantor Kemendagri, Jakarta, kemarin. Pencanangan program tersebut merupakan upaya pencegahan korupsi melalui reformasi birokrasi.

Biaya Kampanye Pilkada

Tak Seharusnya Dibiayai Rakyat DIREKTUR Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti mendukung penuh gugatan agar dihapuskannya biaya kampanye ditanggung oleh negara dalam pemilihan kepala daerah.

Direktur Lima Ray Rangkuti di Jakarta, kemarin mengatakan, pertanyaannya adalah apa imbal balik dari pembiayaan pilkada oleh negara terhadap publik ?. Belajar dari sebelumnya, jawabannya sama sekali tidak ada. Sampai sekarang publik tidak merasakan efek positif dari pilkada. Sebelumnya dua warga negara Indonesia yakni Numan Fauzi dan Achiyanur Firmansyah mendaftarkan gugatan ke MK terkait Pasal 65 Ayat (2) tentang kampanye yang dibiayai oleh negara. Ray mendukung upaya masyarakat untuk menggugat hal tersebut. Ray mengatakan, ada tiga alasan mengapa dirinya menolak negara membiayai

pilkada. Pertama, partai politik sampai saat ini belum berubah. Supaya partai dapat uang dari rakyat, dia harus berubah dulu. ‘’Buktikan bahwa partai politik benar-benar bekerja untuk rakyat dan kita harus membayar mereka,” katanya. Kedua, partai politik saat ini tidak punya mekanisme kontrol dan tidak punya etos kerja untuk mencari dan memilih pemimpin yang bersih. Ada parpol yang justru menawarkan calon pemimpin yang korup, katanya. Ketiga, partai politik harus membuktikan dulu bahwa mereka sudah melaksanakan tugas dengan baik dan benar. Jika partai politik sudah

Ray Rangkuti menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan benar, maka berapa pun biaya pilkada akan diberikan oleh rakyat,katanya. Sementara itu, Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI), Jerry Sumampouw juga mempertanyakan soal ini bahwa apakah pembiayaan negara ini terkait langsung dengan kepentingan rakyat banyak atau tidak ?. ‘’Karena jika para kandidat kepala daerah yang terpilih nanti bekerja tidak se-

suai keinginan rakyat banyak, maka saya pikir gugatan ini ada benarnya,”katanya. Spanduk yang berisi penolakan negara membiayai kampanye calon kepada daerah pada pilkada serentak tahun 2015 bertebaran di sejumlah kawasan di Jakarta. Di depan pintu masuk Gedung DPR misalnya, terdapat beberapa spanduk dari beberapa organisasi yang intinya menolak negara menanggung dana kampanye calon kepala daerah. Spanduk dari Kaukus Perempuan Peduli Demokrat yang bertuliskan “Tolak UU Pilkada Yang Biayai Kampanye Calon Kepala Daerah Pakai APBD/APBN” terpampang jelas di pintu masuk bagian belakang Kompleks Senayan. Ada lagi spanduk dari Aliansi Masyarakat Pengawas Pemilu bertuliskan “Dana Kampanye Oleh Calon Kepala Daerah, Bukan Oleh Negara. (ant)

JAKARTA - Lembaga Indonesia Corruption Watch (ICW) memaparkan bahwa kinerja penyidikan kasus tindak pidana korupsi oleh aparat penegak hukum pada semester pertama 2015 mengalami penurunan. ‘’Sampai awal tahun ini hanya mampu menaikkan 50,6 persen dari total 2.447 kasus korupsi dari penyidikan ke penuntutan,” ujar peneliti Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah di Jakarta, kemarin. Kasus korupsi yang telah masuk tahap penyidikan pada periode 20102015 tersebut apabila dinominalkan mencapai Rp29,3 triliun, tukasnya, menambahkan. Hasil pemantauan membuktikan bahwa apar-

at hanya mampuu menaikkan 1.254 (50,6 persen) kasus dari tingkat penyidikan ke penuntutan, dengan nilai kerugian negara mencapai Rp18,3 triliun. Sedangkan sisanya, atau 1.223 kasus (49,4 persen) tidak mengalami perkembangan positif atau dengan kata lain masih dalam tahap penyidikan, dengan nilai Rp11,04 triliun. ‘’Jadi aparat penegak hukum hanya mampu menaikkan setengah dari kasus korupsi berstatus penyidikan ke penuntutan atau P21,” ujarnya, menjelaskan. Ia pun menambahkan, penurunan kinerja tersebut turut dipengaruhi berkurangnya kuantitas dan kualitas kasus tindak pidana korupsi. (wnd)


Megap litan

Suluh Indonesia, Selasa 15 September 2015

4

Kilas Galian Pasir Ditutup APARAT Satpol PP Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menutup empat lokasi galian pasir liar karena dianggap merusak lingkungan. Kepala Seksi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Pemkab Tangerang Syahdan Muchtar di Tangerang, kemarin mengatakan lokasi penambangan pasir tanpa izin tersebut berada di Kecamatan Cisauk, Cisoka, Jambe dan Kecamatan Pasar Kemis. Penutupan galian pasir itu melibatkan aparat Polresta dan Kodim Tangerang sebagai antisipasi tindakan kriminalitas. Namun saat penutupan sempat terjadi ketegangan dengan pemilik galian tapi karena ada upaya pendekatan perorangan, maka akhirnya ditutup paksa. Padahal pemilik galian itu sudah pernah diingatkan untuk menutup sendiri kegiatan, tapi diabaikan begitu saja dan terus beroperasi. (ant)

Warga Tanpa KTP PEMKAB Tangerang mengakui saat ini terdapat ribuan warga Kecamatan Pakuhaji tanpa memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), sehingga kesulitan mengurus berbagai keperluan sebagai salah satu persyaratan administrasi. Wakil Bupati Tangerang Hermansyah di Tangerang, kemarin mengatakan, warga yang belum punya e-KTP di Kecamatan Pakuhaji dominan berada di Desa Kohod selebihnya Desa Suryabahari. Menurut dia, sejumlah warga tersebut sebenarnya sudah mengurus e-KTP, tapi hingga kini belum juga selesai. Dari sekitar 10.000 warga Desa Kohod, sebanyak 60 hingga 65 persen dinyatakan belum memiliki e-KTP tersebut. Padahal mereka sudah pernah mengurus hingga dua bulan yang lalu, tapi sampai kini belum juga rampung. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PEMUSNAHAN AYAM BERFORMALIN - Petugas memperlihatkan contoh ayam yang mengandung formalin dan tiga tersangka saat pemusnahan barang bukti di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, kemarin. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Subdit Sumdaling Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya mengamankan dan memusnahkan ribuan ayam potong yang mengandung formalin serta menetapkan tiga orang tersangka pemilik rumah potong ayam.

Kekeringan Meluas

Waspada

97 Desa Krisis Air

Lolipop Mengandung Narkoba

BOGOR - Bencana kekeringan yang melanda sebagain besar wilayah Kota dan Kabupaten Bogor semakin meluas sehingga berat dirasakan warga. Demi mendapatkan air bersih untuk keperluan memasak, cuci dan madi, warga mengaku terpaksa harus menunggu dan mengatri pasaokan air bersih yang dikirim setiap hari oleh petugas PDAM dan Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Bogor. Kepala Bagian Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Budi

Aksomo mengungkapkan, sampai hari ini (Senin, 14/9) sudah ada 97 desa dari 21 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor mengalami krisis air bersih dampak musim kering yang terjadi. ‘’Setiap hari ratarata kami mengirim 1,5 juta liter menggunakan 4 unit mobil tangkai untuk memasok kebutuhan air bersih bagi warga di wilayah itu,” terangya di Bogor, kemarin. Di tempat terpisah, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, untuk mengatasi per-

soalan kekeringan yang selalu saja terjadi di wilayahnya pada saat musim kemarau seperti saat sekarang, maka Pemda Kota Bogor telah mempercepat capaian target layanan air bersih PDAM Tirta Pakuan sebelum tahun 2019. Target ini lebih cepat dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) 2015-2019, dengan akses aman air minum 100 persen pada 2019. “Ya, tahun ini cakupan pelayanan PDAM Kota Bogor sudah mencapai 79,6 persen. Jadi

hanya tinggal 20,4 persen saja untuk mencapai target 100 persen sebelum tahun 2019,” ujarnya. Untuk menujang percepatan capain target tersebut maka Pemkot Bogor saat ini telah mengusulkan angaran untuk investasi kepada DPRD sebesar Rp.525 miliar. “Dana itu bisa kita ambil dari alokasi APBD Kota Bogor sebanyak Rp.123 miliar dan sisanya bisa kita ajukan dari bantuan provinsi dan APBN,” tegasnya. (bas)

TANGSEL - Peredaran permen lolipop yang mengandung narkoba nampaknya kian meresahkan. Kondisi ini terlihat dari gencarnya BNN yang mulai menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika jenis permen lolipop. ‘’Sejumlah titik lokasi yang menjadi target pengecekan diantaranya adalah, tempat jajan sekolah, pasar kaget, warung dan beberapa tempat lain,” ungkap Kasi Pemberdayaan Masya-rakat BNN Tangsel, Sonny Gunawan di Tangsel, kemarin. Sonny mengatakan, pere-

daran zat kimia berbahaya itu sudah merambah ke wilayah Bogor. ‘’Kita juga melakukan uji lab dari sample makanan untuk mengetahui secara pasti. Setelah uji lab, kita pastikan di Tangsel belum ada peredaran permen lolipop narkoba,” imbuhnya. Sonny menambahkan, narkoba yang terkandung dalam permen lolipop berjenis lysergic acid diethylamide (LSD). Narkoba jenis ini, diakuinya bukan barang baru lantaran pernah tenar di kalangan pengguna narkoba, beberapa tahun silam. “Permen lolipop narkoba yang beredar, bi-

asanya tanpa merek dan sasarannya anak-anak. Permen narkoba ini memang bentuknya benar-benar mirip permen lolipop kebanyakan, maka itu sangat sulit membedakan dan hanya bisa dilakukan dengan uji lab,” bebernya. Masih menurut Sonny, narkoba jenis ini pun tak kalah berbahaya dibandingkan dengan narkotika jenis lain. Efek jangka panjangnya, sama dengan narkoba jenis lain, yakni dapat merusak sistem syaraf otak jika digunakan terusmenerus. (nov)

Baru Diperbaiki

Jalan Raya Pasir Jambu Rusak Parah CIBINONG - Warga Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor mengeluhkan kondisi Jalan Raya Mandor Na’im (Pasir Jambu) rusak parah. Akses jalan desa sepanjang -+ 2Km yang menghubungkan wilayah Pomad dengan Karadenan itu baru sebulan lalu diperbaiki oleh pihak kontraktor yakni CV. Cipta Laksana Jaya (CLJ). Gunawan (40), salah seorang warga setampat mengata-

kan, akibat jalan rusak di desanya itu sejumlah pengendara motor sering mengalami kecelakaan saat melintasi jalan tersebut. Bahkan warga setempat kini banyak yang mulai mengeluhkan terserang berbagai penyakit, khususnya gangguan pernafasan (inspa) akibat menghirup debu jalanan yang berterbangan saat tertiup angin atau dilintasi kendaraan. ‘’Debunya ini yang gak tahan. Terus ini kalau hujan sudah

bisa dibanyangkan, jalan ini pasti akan semakin hancur. Ini semua akibat pengerjaan yang asal-asalan, ya begini hasilnya,” sesalnya. Gunawan mengungkapkan, bahwa jalan utama di desanya itu baru sebulan lalu (JuliAgustus) selesai diperbaiki oleh pemborongnya CV. Cipta Laksana Jaya dengan nilai proyek anggran APBD Kabupaten Bogor senilai Rp1,3 miliar. Namun karena pengerjaan-

nya dilakukan secara asalasalan atau diluar ketentuan standar (bestek) jalan tersebut rusak kembali. ‘’Selaku warga di sini kami tentu sangat berharap jalan ini diperbaiki kembali. Pemdanya atau pihakpihak terkait lain turun lah ke sini dan mengecek secara langsung kondisi jalan,” harapnya. Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Bogor, Edi Wardani sejauh ini belum bisa dikonfirmasi. (bas)

Atasi Kekeringan

Tangsel Buat Sumur Deep Well

Suluh Indonesia/bas

KEKERINGAN - Ratusan hektar areal persawahan di wilayah Bogor ini telah mengering dan gagal panen akibat kemarau panjang tahun ini.

TANGSEL - Menghadapi kekeringan di musim kemarau , Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berencana membuat deep wheel atau sumur pada titik titik pemukiman yang dilanda kekeringan. “Kami telah melakukan kajian untuk mengatasi masalah kekeringan yakni dengan metode membuat deep well (sumur) pada titik-titik pemukiman yang mengalami kekeringan air bersih,” ungkap walikota Tangsel, Benyamin Davnie di Tangsel, kemarin. Lebih lanjut Benyamin mengatakan sistem deep well dapat dilaksanakan sesuai dengan karakteristik permukaan tanah sekitar. Pengeboran tanah bisa dilakukan hingga mencapai kedalaman 200 meter. Di setiap lingkungan pemukiman, kedalaman pengeboran pastinya berbeda-beda, Tentu tergantung pada ke-

butuhan. Umumnya rata-rata air tanah di pemukiman warga paling dalam hanya 30 - 40 meter. “Jadi nanti dibuat lebih dalam lagi, supaya jika masuk musim kemarau panjang, pasokan air tidak berkurang atau bahkan kering,” imbuhnya. Benyamin menambahkan telah menginstruksikan jajarannya di tingkat kecamatan untuk melakukan pendataan. Apabila di wilayahnya ditemukan ada lingkungan penduduk yang sudah mengalami kekeringan bisa melapor. Selain sumur bor, di titik kekeringan juga disediakan tempat penampungan air yang pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat sekitar. ‘’Saya sudah minta masing-masing Camat untuk memantau, dan dinas terkait sudah harus bersiap-siap mengatasi ancaman kekeringan ini,” pungkasnya. (nov)

Sebelum Membeli

Bagaimana Memilih Hewan Kurban Sehat

DINAS Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor masih banyak menemukan kasus yang terjadi pada hewan kurban yang belum dan tidak layak dijadikan hewan kurban.

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

Staf Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor, Siti Farika di Bogor, kemarin mengatakan, dari hasil pemeriksaan hewan pada Idul Adha tahun lalu ada 10 kasus yang ditemukan, kebanyakan adalah kasus hewan kurban belum cukup umur. Beranjak dari kasus tersebut, katanya, pemeriksaan hewan kurban rutin dilakukan Dinas Peternakan dan Perikanan di wilayah Kabupaten Bogor, melibatkan mahasiswa koas Fakultas Kedokteran IPB, PDHI cabang Jawa Barat, Kementerian Pertanian, dan LSM (CIVAS). Dikatakannya, dari 65 ekor hewan kurban yang diperiksa sebanyak 23 hewan belum cuk-

up umur, 16 mengalami pink eye (mata merah jambu), tujuh ekor mengalami kelesuan, enam ekor mengalai Orf, empat ekor mengalami conjungtivitas, tiga ekor stress diperjalanan, tiga ekor demam, satu ekor fraktur, dan sisanya alami diare dan monorchid. ‘’Fakta di lapangan saat ini empat dimensi jaminan dalam proses berkurban memang perlu penyempurnaan,” katanya. Ia mengatakan, dalam proses berkurban harus ada empat jaminan yakni orang berkurban harus memperhatikan hewan yang disembelih harus memenuhi syarat. Jaminan kedua yakni mustahiq atau daging yang akan dikonsumsi harus “Halalan Thoyiban” atau

dikonversi menjadi aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Jaminan ketiga yakni hewan kurban haruslah diperlakukan secara “Ihsan” atau kasih sayang, kesejahteraan hewan harus diperhatikan jangan sampai mengalami stres sebelum dikurbankan. Dan jaminan keempat yakni panitia kurban haruslah amanah, terampil dan profesional. Dikatakannya, jumlah pemotongan hewan kurban dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. ‘’Di Tahun 2014, terjadi peningkatan pemotongan pada hewan besar. Jumlahnya 25.820 ekor, terdiri dari 4.312 ekor hewan besar dan 21.508 ekor hewan kecil,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

HEWAN KURBAN - Peneliti dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB menjelaskan tentang kondisi hewan ternak yang layak untuk dijadikan hewan kurban di Sindang Barang, Bogor, kemarin.


pini

Suluh Indonesia, Selasa 15 September 2015

F OKUS Tahap Awal, Desa Perlu Pendampingan KHIR-AKHIR ini desa banyak menjadi perbincangan di Indonesia. Penyebabnya, sebagian besar dari dana 20 triliun rupiah untuk pembangunan desa itu masih belum disalurkan dengan baik. Malah ada daerah yang tidak mau menyalurkan dana itu karena takut terjerat hukum apabila salah dalam melaksanakannya. Di tengah hiruk-pikuk soal penangkapan para penyalahguna anggaran, kita merasa maklum. Akan tetapi, ada juga hal lain yang membuat penyaluran dana itu mandek, yaitu ketidakmampuan desa untuk membuat perencanaan anggaran. Terhadap yang terakhir ini, kita juga harus maklum sebab aparat desa masih belum mempunyai keahlian untuk membuat perencanaan tersebut. Kita lihat ada dua hal yang berbenturan di sini. Pemerintah, jelas melalui Undang Undang No 6 Tahun 2014 menginginkan agar pembangunan desa itu menjadi penunjang kemakmuran masyarakat. Di desalah lokus pembangunan itu karena masyarakat secara mayoritas berdomisili di desa. Indonesia mempunyai negara seperti ini. Karena itu, pandangan tentang pembangunan desa dengan memberikan bantuan keuangan kepada tujuhpuluhan ribu desa yang ada di Indonesia, memang merupakan pilihan yang baik. Meski tidak terlalu kelihatan, sesungguhnya pemerintah Orde Baru pun telah melakukan cara ini, bahkan dengan cara yang sistematis, yaitu dengan mencanangkan proyek yang namanya Pelita (Pembangunan Lima Tahun). Prioritas awal dan menengah dari pelita ini adalah membangun sektor agraris. Dengan sektor agraris, kita paham bahwa yang dimaksudkan pembangunan itu ada di sektor pedesaan. Seperti yang kita tahu, proyek ini tidak berjalan mulus karena berbagai faktor. Hal lain, masyarakat desa belum siap dengan prosedur demikian. Dengan pengalaman seperti itu, kita mencoba memakai pengalaman Orde Baru sebagai patokan, agar keinginan untuk membangun desa itu tidak gagal lagi. Pembangunan desa boleh dikatakan sebagai pilihan bagus bahkan positif, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga dunia. Mayoritas penduduk di negara-negara berkembang, ada di pedesaan. Akan tetapi banyak yang tidak memahami apabila di sekitar wilayahnya ada potensi besar untuk maju apabila mampu dikelola dengan baik. Ketidakpahaman ini membuat banyaknya muncul urbanisasi, perginya masyarakat desa ke kota mencari penghidupan. Padahal, sekali lagi apabila memang dipahami dengan baik, desa justru memberikan penghidupan yang lebih baik dibanding kota. Indonesia ada pada posisi seperti itu. Tidak terkecuali Bali. Pulau wisata ini sudah telanjur tergerus oleh kemilau semu pariwisata yang dipusatkan di kota yang membuat desa-desa menjadi “kosong’ dan berbagai potensi menjadi menganggur. Jika kita melihat kondisi desa di Bali sekarang, sangatlah meprihatinkan. Sawah menjadi kering, tegalan menjadi semak, dan sungai dibiarkan terbengkalai. Ini merupakan malapetaka. Padahal apabila sumber daya ini dikembangkan dengan baik, justru mampu memberikan kesejahteraan yang berlipat-lipat ketimbang harus berdesak-desakan ke kota atau berdesak-desakan di jalan raya mengejar kehidupan di kota. Yang penting sekarang, pemerintah sudah mempunyai minat untuk menyejahterakan itu. Sudah pula dibuat undang-undang dan peraturan pemerintahnya. Bantuan telah dialokasikan. Maka, masyarakat di desa harus mampu menyadari kelebihan potensi yang dimiliki, dan pemerintah haruslah mampu juga memberikan pendampingan kepada masyarakat desa. Pendampingan itu tidak hanya dalam memberikan nasihat membuat aturan serta model birokrasi, tetapi juga memberikan petunjuk tentang potensi-potensi yang dimiliki desa dan cara untuk memberdayakannya. ***

A

Bang D

el

PAW kader PDIP yang belum terlaksana diduga permainan politik

Namanya juga lembaga legislatif ...

5

Menggerakkan Desa agar Dinamika Ekonomi Lebih Mengalir MESKIPUN tidak diungkapkan secara panjang lebar, paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo hari Rabu (9/9/15) sepertinya juga menyentuh kehidupan pedesaan, khususnya dalam pencairan dana desa. Pemerintah merencanakan menerbitkan peraturan bersama tiga menteri, yaitu Menteri Dalam Negeri, menteri Kauangan serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Dengan surat keputusan bersama tersebut diharapkan penyaluran dana desa itu dapat berlangsung dengan lancar. Akan tetapi yang juga harus dipikirkan saat ini adalah bahwa upaya penyaluran dana desa yang tahun ini total 20,8 triliun rupiah untuk 74.093 desa di Indoensia, boleh dikatakan sebagai “cara baru” untuk kebijakan pembangunan desa tersebut. Tidak heran, di samping ketakutan oleh ancaman hukuman kalau salah langkah, juga masih mereka-reka bagaimana dan dari mana harus memperbaiki desa dengan gelontoran uang tersebut. Meski Orde Baru dengan Proyek Pelita telah mencoba melakukannya sejak tahun 1969, cara ini masih tetap membingungkan pemerintah sekarang untuk melakukan langkah seperti itu. Menggerakkan desa adalah menggerakkan kesadaran. Ini penting diperhatikan pemerintah karena sampai saat ini tekesan, desa dipandang sebagai sesuatu yang sudah “jadi”. Dan “jadi” yang dimaksudkan itu adalah sebagai desa dengan keberadaannya sebagai wilayah tradisional, dengan kehidupan seperti apa adanya sejak zaman dulu. Padahal yang dimaksudkan oleh pemerintah dan juga Undang-Undang No 6 tahun 2014 adalah upaya untuk membuat desa yang lain. Dengan latar tradisional yang dimiliki serta sumber daya yang dimiliki, desa menjadi mahkota pembangunan negara (Indonesia). Kelak, jika berhasil, pola pembangunan Indonesia yang bebasis desa itu, paling berbeda di dunia dan menjadi model bagi pembangunan kemakmuran negara-negara berkembang, bahkan dunia. Sejarah sosial di Indonesia memperlihatkan ada perbedaan antara desa dengan kota dari segala macam sisi. Misalnya demografi, geografi, perilaku, kebudayaan, tradisi, cara hidup, tingkat intelektual dan banyak lagi yang lain. Perbedaan tingkat intelektual bahkan lebih parah lagi. Di masa lalu (bahkan sampai sekarang), tidak hanya antara desa dan kota yang berbeda tetapi juga antar pulau, antar wilayah, antar propinsi. Dulu, pendidikan paling bagus

Oleh GPB Suka Arjawa* Sekali lagi, dalam hal melakukan pembangunan desa, yang penting digarap pertama adalah penekanan kesadaran, yang bertumpu pada kesadaran potensi sumber daya desa dengan potensi diri. Hal ini harus dilakukan karena sejarah berbicara terlalu lama kepada Indonesia bahwa desa bukan penopang kehidupan sosial utama. Ini pandangan keliru. Meski rakyat Indonesia banyak tinggal di desa, tetapi kota justru menjadi “aktornya”. Pendidikan ada di kota, barang-barang dijual dan dibeli ke dan dari kota, pemikir datang dari kota. Padahal, sesungguhnya sumbersumber alam itu ada di desa. Dan pemikir yang bertempat tinggal di kota itu, sesungguhnya juga asal muasalnya di desa.

ada di sekitar Jakarta, lalu menuju kota lain seperti Surabaya, Yogyakarta demikian seterusnya. Itulah yang membuat banyak orang daerah dulu pergi ke Jawa untuk sekolah, salah satu yang membuat Pulau Jawa padat. Pendampingan dan Bimbingan Munculnya teknologi internet, memang mampu mengubah cara

pandang itu saat ini. Tetapi tidak terlalu signifikan. Orang yang telah melek pengetahuan dan teknologi, sengaja memilih desa sebagai tempat bekerja. Tetapi mereka yang mengandalkan tenaga, atau mengabdikan diri sebagai pekerja, tetap pergi ke kota karena kota menjadi pusat perkantoran, ekonomi, sosial dan kebudayaan. Di sini artinya, masih banyak tersisa faktor-faktor lama yang tinggal di desa sehingga bagaimanapun memerlukan pendampingan dan bimbingan dari ahli (yang belum tentu orang kota). Dalam konteks demikian, pemerintah memandang bahwa masyarakat desa akan secara mudah mampu menerjemahkan keinginan-keinginan yang diperlukan untuk membuat pembaruan desa. Ini merupakan pandangan keliru. Pendanaan desa, seperti yang sering diungkapkan akhir-akhir ini seperti yang diinginkan oleh Undang-undang No. 6 Tahun 2014, ini justru menjadi terkendala pencairannya karena pemerintah menyaratkan hal-hal tertentu untuk mencairkannya. Syarat yang dikenakan untuk pencairan dana tersebut ternyata mirip seperti apa yang biasa dipraktikkan oleh birokrasi pemerintah yang mayoritas lokasinya di perkotaan. Jika tidak keliru, misalnya desa disyaratkan harus membuat rencana pembangunan sekian tahun, membuat rencana anggaran belanja, dan sejenisnya. Apabila ketentuan-ketentuan ini telah selesai dibuat, barulah kemudian bantuan dana itu cair dan dapat disalurkan. Ini masalah bagi desa di Indonesia karena membuat perencanaan seperti itu mengharuskan ada pelatihan serius. Mungkin beberapa desa sudah mampu melakukan, di beberapa provinsi, akan tetapi banyak juga desa yang tidak mampu melakukan itu. Jika dana kemudian tidak cair, maka upaya pembangunannya pasti akan macet juga.

Ketika Presiden Joko Widodo pada Rabu (9/9) mengeluarkan kebijakan untuk memangkas birokrasi segala macam, termasuk untuk urusan desa, ini merupakan langkah positif. Di sini ada pengakuan bahwa memang ada yang harus dibantu, yang mesti didampingi oleh pemerintah dalam konteks ingin mengembangkan desa. Pemerintah dalam regulasinya itu mengumunkan bahwa untuk mencairkan dana desa, “pemerintahan desa” harus membuat perencanaan yang mana konsep perencanaan ini telah dibuatkan oleh pemerintah sehingga desa tinggal mengutak-atik sedikit bahannya sehingga sesuai dengan kepentingan dari desa yang bersangkutan. Dengan cara begitu, maka pencairan dana dapat segera dilakukan. Intinya, sebagai sebuah langkah awal, upaya untuk membangun desa ini tetap mesti mendapatkan bantuan, bahkan dari sisi pembuatan surat-surat sekalipun. Masyarakat di desa belum terbiasa dengan hal seperti itu. Sekali lagi, dalam hal melakukan pembangunan desa, yang penting digarap pertama adalah penekanan kesadaran, yang bertumpu pada kesadaran potensi sumber daya desa dengan potensi diri. Hal ini harus dilakukan karena sejarah berbicara terlalu lama kepada Indonesia bahwa desa bukan penopang kehidupan sosial utama. Ini pandangan keliru. Meski rakyat Indonesia banyak tinggal di desa, tetapi kota justru menjadi “aktornya”. Pendidikan ada di kota, barang-barang dijual dan dibeli ke dan dari kota, pemikir datang dari kota. Padahal, sesungguhnya sumber-sumber alam itu ada di desa. Dan pemikir yang bertempat tinggal di kota itu, sesungguhnya juga asal muasalnya di desa. Penyadaran yang harus dilakukan adalah tentang hubungan antara potensi diri dengan sumber daya yang ada. Dengan sumber daya itulah dan kemudian pendanaan yang ada, desa dapat dioptimalkan dengan baik sehingga kelak, desa benar-benar menjadi pusat kemakmuran Indonesia. Nilai rupiah akan berkembang dengan baik kalau perekonomian masyarakat desa bergerak. Bagaimana mungkin rupiah dapat bergerak dengan baik kalau di desa pun perekonomian macet. *Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP, Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Tayangan Televisi Semakin Rusak Moral Bangsa KEADAAN ini sudah berlangsung sangat lama. Sebuah keadaan yang sangat mengerikan dari sebuah bangsa yang semakin jauh dari belajar dan merenungkan arti sebuah kemajuan teknologi. Televisi saat ini sudah menjadi salah satu sahabat terdekat kita yang menemani disaat santai di ruang keluarga. Televisi juga bisa kita jumpai di tempat-tempat umum yang biasanya berada di ruang tunggu seperti di rumah sakit, terminal dan bahkan sekarang sudah ada di dalam kendaraan umum. Sayangnya manusia yang mengisi layar kaca hanya membuat penonton senang semata tanpa memikirkan dampak lainnya. Seperti yang selama ini terjadi adalah anak-anak yang masih

menginjak masa pertumbuhan SD,SMP dan kaum remaja yang cenderung mencari idola tanpa bekal pemikiran yang cukup. Mereka meniru aksi konyol para penghibur yang biasa melakukan adegan yang tak layak disaksikan di depan jutaan mata penonton dari sabang sampai sampai merauke. Aksi mereka yang tak bisa saya sebutkan adalah aksi yang seharusnya hanya dimengerti oleh suami istri yang telah menikah karena mengandung gerakan terselubung yang meliarkan pikiran para remaja. Pemerintah harap segera cepat tanggap untuk mencekal semua acara televisi yang tak berguna itu. Abi Fatihah Jakarta

Acara Televisi Semakin Jelas Pada Perbuatan Amoral SAYA sebagai masyarakat Indonesia sangat kecewa dengan acara televisi yang ada terutama acara yang ‘ga jelas’ mempertontonkan apa. Apakah hal yang lucu atau sekedar pamer paha dan lekuk tubuh wanita selama jam jam pagi atau sore yang menurut saya tak layak disiarkan. Acara pagi yang sering dipertontonkan adalah lelucon yang menurut saya adalah pembodohan masal. Ditonton oleh penonton palsu yang diberi imbalan uang alias joki penonton dalam suatu acara yang sampah dan tak mendidik anak bangsa untuk menjadi lebih cerdas lebih kritis atau lebih berakhlak. Tapi acara tersebut hanyalah sampah yang menampilkan artis nikahan yang pamer kemewahan dan bahkan artis

‘beranak’ pun sampai sedemikian detil sampai ke detik-detik keluarnya sang bayi. Bagi saya ini acara sampah yng dipertontonkan oleh stasiun televisi yang tak mengerti tentang bangsa Indonesia yang mayoritas miskin dari segi ekonomi dan intelektual. Sebenarnya mau kemana kita jika acara televisi sedemikian sampahnya. Saya sudah sulit membayangkan negeri ini. Bangsa ini sedemikian kasihannya sehingga mungkin kelak akan semakin rusak atau ada orang yang benar-benar menjadi pemimpin yang mampu merubah kebiadaban ini. Abdurrahman Kalideres-Jakarta Barat

Keadilan Sosial Perlahan Akan Terwujud PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 15 September 2015

6

Cabang Non-Olimpiade Diharapkan Fokus Asian Games JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olaharaga (Kemenpora) mengharapkan cabang-cabang nonunggulan Olimpiade 2016 untuk fokus pada turnamen multi-cabang SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. “Setiap cabang olahraga tidak dapat mengukur diri sendiri layak ke Olimpiade. Kami ingin Satlak Prima memetakan secara rinci program 12 cabang olahraga menuju Olimpiade,” kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Djoko Pekik Irianti sele-

pas diskusi Penerapan Hukum Olahraga Internasional dalam Pengembangan Hukum Nasional di Jakarta, kemarin. Djoko mengatakan Satlak Prima dapat mengintervensi cabang-cabang olahraga yang tidak prospek ke Olimpiade dengan menilai kelayakan turnamen prakualifikasi yang akan diikutinya. “Kami mengharapkan ada pemetaan detail dari Satlak Prima tentang 12 cabang olahraga serta atlet-atletnya yang prospek

Olimpiade termasuk tujuan lokasi pelatihan di luar negeri dan turnamen-turnamen prakualifikasi yang diikuti,” kata Djoko. Sebanyak 12 cabang olahraga yang telah diproyeksikan Satlak Prima mampu memenuhi prestasi Olimpiade 2016 yaitu bulu tangkis, angkat besi, panahan, voli pantai, rowing, atletik, equestrian, kayak, judo, taekwondo, balap sepeda, dan renang. Meskipun Satlak Prima telah menentukan 12 cabang olahra-

ga menuju Olimpiade, Djoko mengatakan 12 cabang olahraga itu perlu penilaian lebih lanjut. “Kalau tidak prospek, belum tentu 12 cabang olaharaga. Prestasi pada turnamen multi-cabang olahraga berbeda dengan turnamen tunggal,” kata Djoko. Sebelumnya, Ketua Satlak Prima Suwarno mengatakan Olimpiade 2016 harus menjadi acuan prestasi atlet Indonesia dalam turnamen multiolahraga internasional. “Jangan men-

gacu pada SEA Games atau Asian Games karena cabang-cabang olahraga yang diselenggarakan dalam turnamen itu dipengaruhi oleh negara penyelenggara,” kata Suwarno. Demi prestasi Olimpiade, Satlak Prima juga telah mengagendakan uji coba dan pelatihan ke luar negeri bagi cabang-cabang yang memenuhi proyeksi prestasi Olimpiade. “Misalnya bulu tangkis akan punya tujuh event `try out` pada 2015 dan sembilan lainnya pada 2016.

Meskipun dalam setahun ada 40 event bulu tangkis, namun kami menekankan agar atlet-atlet memprioritaskan event-event penting saja,” kata Suwarno. Sedangkan angkat besi memiliki satu even try out dan tiga bulan training camp di Tiongkok. Tidak jauh berbeda dengan angkat besi, panahan diagendakan mengikuti dua even try out dan tiga bulan training camp di Italia atau Amerika Serikat. (ant)

UU SKN Dinilai

Belum Berjalan Maksimal JAKARTA - Ketetapan Undang-Undang (UU) no 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) dinilai belum berjalan maksimal hingga saat ini, karena belum didukung secara maksimal oleh seluruh pihak, termasuk pemerintah. Ketua Tim yang melahirkan UU SKN, Prof Drs. Toho Cholik Mutohir menilai, dukungan ini menjadi fondasi penting dalam terlaksananya UU SKN, sehingga semua program yang dipersiapkan bisa berjalan sesuai yang diharapkan, khususnya masalah pendanaan yang terus menjadi kendala.

“Adanya UU ini tidak aman hingga saat ini, dan harus diberdayakan agar bisa berjalan sistemnya, tetapi sejauh ini berjalannya sisitem selama ini tergantung pengelolanya, jika semua berjalan baik, maka semua lancar, termasuk pendanaan,” papar Toho di Jakarta, kemarin. Awalnya keberadaan UU SKN tersebut dilahirkan agar bisa menjadi pemecah kebuntuan dari terhambatnya perkembangan olahraga Indonesia dari sisi hukum. “Awalnya tujuan ini terfokus, namun harus bisa berjalan dengan komitmen masing-masing pihak menerapkannya. Maka

saat ini persoalaannya bukan UU, tapi implementasi UUnya,” papar. Keberadaan UU SKN belum bisa membantu dalam memfasilitasi dukungan pendanaan bagi berbagai aktifitas, baik untuk persiapan, pelatnas, uji coba, atau kejurnas. “Agar bisa berjalan lancar, pihak eksekutf harus memahami ayat demi ayat untuk menjalankan program, serta pendanaan,” tambahnya. Sementara itu mantan atlet bulutangkis, Icuk Sugiarto berharap, kedepan penerapan UU SKN bisa dijalankan dan dilaksanakan dengan tegas, karena sebagai payung hu-

kum. “UU ini menjadi dukungan penting bagi atlet dan mantan atlet dalam menjalankan peranannya, maka kami berharap bisa diterapkan secara tepat,” ucapnya. Sementara itu, penyelenggara diskusi, pihak Kemenpora yang diwakili Kabiro Humas, Hukum, dan Kepegawaian, Djunaedi mengaku tujuan kegiatan ini adalah sebagai penguatan gagasan pembangunan hukum olahraga sebagai hukum nasional. “Melalui pertemuan ini permasalahan, peluang, dan tantangan turunan kajian hukum olahraga dapat dipetakan dalam diskusi ini,” kata Djunaedi. (pts)

Tim Transisi Fokus KLB PSSI JAKARTA - Tim Transisi kembali mulai bekerja usai merampungkan Piala Kemerdekaan, tim bentukan Kemenpora tersebut akan mempersiapkan program Kongres Luar Biasa (KLB) dalam waktu dekat. Salah satu anggota tim transisi, Cheppy T. Wartono, mengaku KLB menjadi agenda terdekat tim transisi setelah Piala Kemerdekaan, yang tujuannya adalah mencari pemimpin PSSI yang baru agar status dibekukan segera dicabut. “Saat ini kami tengah merancang program KLB. Rencananya awal tahun 2016 sudah rampung,

dan siap digelar,” kata Cheppy. ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Namun Cheppy menjelaskan, untuk menggelar KLB, dibutuhkan inventarisasi jumlah anggota-anggota PSSI, seingga bisa memastikan total keseluruhan anggota yang ada. “Untuk itulah kami ingin inventarisasi lagi, agar bisa mengetahui jumlahnya, kami akan data dulu dan harus diverifikasi tentunya, selain itu tim transisi juga melakukan komunikasi dengan FIFA,” jelasnya. Sementara itu, terkait per-

masalahan match fee kepada sejumlah klub-klub peserta Piala Kemerdekaan yang belum terbayarkan, anggota pokja komunikasi tim transisi, Zuhairi Misrawi menjelaskan, hal ini dikarenakan dana dari sponsor belum cair. “Dari 16 klub yang tidak lolos ke babak perempatfinal sudah lunas. Sementara delapan klub yang lolos, masih ada beberapa yang belum dilunasi. Kami menunggu uang sponsor untuk melunasi match fee ini,” ucap Zuhairi secara terpisah. Dirinya pun menegaskan,

match fee tersebut akan dilunasi semuanya setelah Piala Kemerdekaan selesai dalam waktu dekat, sehingga semua peremasalahan selesai. “Semua keuangan dikelola EO, tapi yang jelas setelah Piala Kemerdekaan semua akan dibayar karena dana dari sponsor turun itu setelah kegiatan,” jelasnya. Sedangkan masalah wasit yang belum terbayar, Zuhairi mengatakan akan menyerahkan masalah tersebut kepada asosiasi wasit, karena sebelumnya sudah menyerahkan honor wasit sejak dua minggu lalu. (pts)

Kerjunas Atlet Difabel Diikuti 495 Atlet JAKARTA - Pihak Kemenpora bersama National Paralimpic Committee (NPC) segera mempersiapkan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) bagi atlet difabel di Solo, Jawa Tengah, pada 14-17 September. “Idenya itu karena melihat Kejurnas yang non-difable ada, sementara atlet-atlet yang difable belum punya. Makanya kami mencoba melaksanakan Kejurnas ini bersama, dan akan diikuti sekitar 495 atlet dari 25 provinsi,” kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto, di Jakarta, kemarin. Djoko menilai, perhelatan ini berbeda dengan Kejurnas yang umumnya, dimana Kejurnas bagi atlet difabel ini mempertandingkan lima cabang yaitu angkat berat, tenis meja, renang, atletik, dan catur. “Ini hanya kelanjutan saja, karena sebelumnya Kejurnas difabel pernah kita lakukan dengan dua cabor, namun baru kali ini dilakukan dalam format multicabang,” ucapnya. Namun perhelatan ini tidak sekadar menggelar event, karena akan juga dilakukan sebagai uji coba yang ujungnya untuk promosi dan degradasi atlet pelatnas ASEAN Paragames 2015. “Ini tahapan kami memilih atlet, walau nantinya penentuan itu sendiri baru dilakukan saat entry by name pada Oktober mendatang,” papar Djoko. Dirinya pun memastikan untuk perekrutan atlet tetap akan dilakukan pihak NPC dan Satlak Prima, dengan pertimbangan khusus lagi misalnya soal usia, nomor pertandingannya. “Lima cabang yang dipertandingkan di Kejurnas ini diharapkan bisa memperkokoh kekuatan Indonesia di ASEAN Paragames yang digelar di Singapura Desember

mendatang, apalagi cabor-cabor inilah yang dinilainya pu-

nya kans mendulang emas di Singapura nanti. Termasuk

tentunya bulutangkis juga,” tambahnya. (pts)

Suluh Indonesia/ant

BELUM MAKSIMAL - Ketua Tim yang melahirkan UU SKN, Prof Drs. Toho Cholik Mutohir menilai UU SKN belum berjalan maksimal hingga saat ini, karena belum didukung secara maksimal oleh seluruh pihak, termasuk pemerintah.


lahraga

7

Suluh Indonesia, Selasa 15 September 2015

Celta dan Eibar

Sia-Siakan Peluang Tempel Barca

MADRID - Celta Vigo dan tim kecil asal Basque Eibar menyia-nyiakan peluang untuk kembali memuncaki klasemen Liga Spanyol setelah keduanya ditahan imbang Las Palmas dan Malaga pada Minggu. Vigo, yang imbang 3-3, terlihat tampil baik untuk kembali menempel Barcelona setelah Las Palmas harus kehilangan kiper Javi Varas diusir keluar lapangan pada menit ke-11 karena menjatuhkan Iago Aspas. Fabio Oreallana mengkonversi penalti yang didapat karena pelanggaran itu sebelum Daniel Wass menambahi gol kedua untuk tuan rumah. Sergio Araujo memperkecil ketertinggalan timnya, namun Nolito membawa Celta kembali unggul dua gol setelah turun minum. Kini, meski bermain selama 80 menit dengan kekurangan satu pemain, tim Kepulauan Canary itu mampu mengamankan satu angka melalui gol-gol dari Asdrubal Hernandez dan David Simon. Sementara itu, Eibar cukup gembira dapat mengamankan satu angka dari hasil imbang 0-0 di La Rosaleda ketika mereka meneruskan start tidak terkalahkannya di musim ini. Villarreal naik ke peringkat keempat berkat kemenangan 3-1 di markas Granada berkat gol-gol dari Manu Trigueros, Cedric Bakambu, dan Samuel Garcia yang membawa mereka menang 3-1 di Granada. Athletic Bilbao mendapatkan kemenangan perdananya di liga musim ini, ketika Aritz Aduriz mencetak dua gol saat timnya menang 3-1 atas Getafe. Aduriz membawa tuan rumah memimpin pada awal pertandingan sebelum Raul Garcia mencetak gol pada debutnya untuk menggandakan keunggulan. Emiliano Velazquez memperkecil ketertinggalan timnya 21 menit sebelum pertandingan usai, namun penyelesaian tenang lain dari Aduriz membawa Athletic meninggalkan dasar klasemen menuju paruh atas klasemen. (ant)

Suluh Indonesia/ap

HASILKAN GOL – Tendangan pemain Inter Milan Fredy Guarin menghasilkan gol ke gawang AC Milan pada laga Serie A Italia kemarin. Gol semata wayang Guarin mampu membawa Inter memuncaki klasemen sementara Serie A Italia.

Guarin Bawa Inter

Puncaki Klasemen Liga Italia MILAN - Gol Fredy Guarin membawa Inter Milan unggul dua angka di puncak klasemen Liga Italia berkat kemenangan 1-0 atas AC Milan, di mana Mario Balotelli melakukan debut keduanya pada dini hari kemarin. Setelah gagal lolos ke Eropa untuk musim ini, kedua raksasa Milan ini berupaya keras memperbaiki tahun-tahun kemerosotan mereka — dan dengan penampilan mereka sekarang peluang untuk finis di papan atas semakin besar, khususnya akibat start buruk Juventus, Jika Milan merasa diteror oleh atmosfer panas di San Siro yang penuh, hal itu tidak terihat ketika mereka tampil cukup baik pada babak pertama dan menampilkan performa solid pada babak kedua. Mi-

lan menyia-nyiakan peluang bagus pada menit ketiga, Carloc Bacca menyambar bola yang gagal dibuang oleh Jeison Murillo untuk menemukan Luiz Adriano, yang kemudian melepaskan tembakan namun masih dapat dihalau Samir Handanovic. Penyerang pinjaman dari Manchester City Stevan Jovetic melepaskan sepakan melebar dari tiang gawang Diego Lopez pada sisi lain lapangan, setelah Adriano kehilangan bola dengan mudah. Pada enam ‘derby terakhir di liga, tidak ada satupun dari kedua tim yang mampu mencetak lebih dari satu gol, dan 79.154 penonton yang memenuhi stadion nyaris melihat salah satu gol ketika Inter Milan melancarkan serangan beberapa saat kemudian.

Bacca menemukan Adriano dengan operan membelah pertahanan namun mantan pemain Shakhtar itu melepaskan sepakan yang tinggi dan melebar ketika ia mendapat tekanan. Inter terlihat gugup, dan Milan nyaris memaksimalkan keadaan itu. Ketika Giacomo Bonaventura melancarkan serangan balik pada menit ke-19, operannya tertuju pada Adriano namun pemain Brazil itu diblok oleh Juan Jesus ketika ia berupaya menembakkan bola. Di sisi lain, Ivan Perisic mampu menyodorkan bola kepada Guarin di sisi kanan, namun upaya pemain Kolombia itu terdefleksi sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut. Keisuke Honda, yang bermain di belakang Bacca dan Adriano, me-

lepaskan sepakan dari tepi kotak penalti yang mampu diatasi Handanovic dengan baik. Namun Milan bernafas lega menjelang turun minum, ketika Lopez dengan refleksnya mampu menggagalkan peluang penyerang Mauro Icardi dari jarak dekat. Jovetic menghadirkan peluang pertama bagi Inter di babak kedua setelah sapuan lemah Lopez, namun upaya pemain Argentina itu dapat diblok. Milan mulai kembali membangun momentum namun pada serangan balik Inter terbukti berbahaya. Bola kiriman Perisic dari sisi kiri menimbulkan kebingungan dan Lopez menepis tandukan Guarin ke atas mistar gawang. Kiper asal Spanyol itu akhirnya

umpan silang Honda dari kanan, sedangkan di sisi lain Abete mampu memblok upaya Icardi untuk mencetak gol dari operan Davide Santon. Bagaimanapun, Balotelli memberi dampak, khususnya ketika ia mengancam sisi tiang gawang Handanovic melalui sepakan dari luar kotak penalti ketika pertandingan tinggal menyisakan 12 menit. Beberapa saat kemudian ia mendapatkan tendangan bebas akibat dilanggar Guarin dan sepakannya masih melebar. Mancini merespon dengan menggantikan Perisic dengan bek Andrea Ranocchia ketika pertandingan tinggal menyisakan lima menit, dan Inter mampu mengamankan kemenangan dari pertandingan derby ini. (ant)

Aguero

Hingis dan Mirza

Menangi Gelar Ganda Putri AS Terbuka NEW YORK - Juara Wimbledon Martina Hingis dan Sania Mirza memenangi mahkota kedua Grand Slam ganda putri secara beruntun pada Minggu, saat mereka menaklukkan pasangan Casel Dellacqua dan Yaroslava Shvedova dengan skor 6-3, 63 pada final AS Terbuka. Petenis asal India Mirza dan veteran Swiss Hingis tidak pernah kehilangan set saat mereka menjadi duet unggulan teratas pertama yang memenangi gelar ganda putri AS Terbuka sejak Cara Black dan Liezer Huber memenangi mahkota 2008. Hingis juga memenangi kategori ganda campuran bersama mitranya dari India, veteran ganda putra Leander Paes. Ini merupakan gelar ganda Gram Slam yang ke-11 sepanjang karir Hingis (34), yang memenangi empat Australia Terbuka (1997, 1998, 1999, 2002), dua Prancis Terbuka (1998, 2000), tiga di Wimbledon (1996, 1998, 2015), dan dua di New York pada 1998 dengan Jana Novotna dan pada tahun ini. Mirza (28), petenis peringkat satu dunia kategori ganda putri, sebelumnya memenangi satu-satunya gelar ganda putri Grand Slam bersama petenis ganda putri peringkat dua dunia Hingis pada Juli di All England Club. Dellacqua yang berasal dari

takluk ketika pertahanan Milan gagal melapis dengan baik, dan membuat Guarin dapat melepaskan sepakan keras untuk menaklukkan Lopez ke sudut jauh untuk gol ke15nya di Liga Italia pada penampilan ke-100nya di liga. Pelatih Milan Sinisa Mihajlovic kemudian menggantikan Bacca dengan Mario Balotelli, kedatangan mantan penyerang Inter ini memicu gelombang cemoohan yang kemudian sempat dibungkam ketika pemain pinjaman dari Liverpool ini melepaskan tendangan bebas yang mengancam tiang jauh Handanovic. Bek Alex Telles melakukan debutnya untuk Inter ketika ia menggantikan Jesus dan, beberapa saat kemudian, ia tampil baik untuk memblok

Suluh Indonesia/ap

ANGKAT TROPHI - Pasangan Martina Hingis-Sania Mirza mengangkat trophi Juasa Ganda Putri AS Terbuka 2015, Minggu (13/9). Ini gelar kedua setelah sebelumnya meraih gelar di Wimbledon.

Australia, mengincar mahkota ganda Grand Slam perdananya, namun ia hanya mampu mencatatkan enam kali menjadi runner up, termasuk pada AS Terbuka dan Australia Terbuka dan Wimbledon 2013, ditambah Prancis Terbuka 2008 dan 2015. Shvedova (28) yang berasal dari

Kazakhstan, memenangi dua mahkota ganda putri pada Wimbledon dan AS Terbuka 2010. Hingis juga merupakan runner up ganda pada tahun lalu bersama petenis Italia Flavia Pennetta, yang memenangi mahkota tunggal Grand Slam perdananya pada Sabtu setelah men-

galahkan petenis senegaranya Roberta Vinci pada final tunggal putri AS Terbuka. Mirza dan Hingis telah mencapai enam final dari 12 turnamen bersama-sama, sedangkan Dellacqua dan Shvedova hanya menembus empat final dari tujuh kali mereka dipasangkan. (ant)

Absen Hadapi Juventus MANCHESTER - Sergio Aguero akan absen pada pertandingan pembukaan Manchester City di Liga Champions saat berhadapan dengan Juventus pada Selasa karena cedera lutut, demikian diungkapkan pelatih Manuel Pellegrini pada Senin. Penyerang Argentina berusia 27 tahun itu, absen latihan pada Senin setelah lututnya tertendang Scott Dann saat City menang 1-0 di markas Crystal Palace pada Sabtu, yang membuatnya harus meninggalkan lapangan pada menit ke-24. “Sergio tidak bugar untuk besok,” kata Pellegrini pada konferensi pers pra pertandingan di City Football Academy. “Ia mendapat sepakan keras pada lututnya. Kami akan menantikan dia. Kami akan melihat pada malam ini berapa lama ia akan absen.” David Silva dan Raheem Sterling absen pada pertandingan melawan Palace karena didera masalah pergelangan kaki dan otot paha belakang, namun Pellegrini berkata bahwa kedua pe-

main itu berada dalam kondisi bugar untuk menghadapi Juventus. Ia juga berharap Fernandinho dan Samir Nasri dapat dimainkan meski kedua gelandang itu tidak berlatih bersama segenap anggota tim lainnya pada Senin. “Keduanya tengah memulihkan diri dari beberapa hal,” kata pria asal Chile itu, yang timnya disingkirkan Barcelona pada 16 besar dalam dua musim terakhir. “Mereka belum pulih 100 persen. Mereka harus bekerja di pusat kebugaran. Namun saya harap keduanya akan bugar 100 persen besok.” Kelechi Iheanacho, yang mencetak gol kemenangan pada menit ke-90 di markas Palace, tidak dapat dimainkan saat melawan Juventus, sebab penyerang Nigeria berusia 18 tahun ini tidak didaftarkan dalam tim Liga Champions oleh City. City dan Juventus, yang kalah dari Barcelona di final musim lalu, menghuni Grup D bersama Borussia Moenchengladbach dan juara Liga Europa Sevilla. (ant)

JAKARTA

KINI...

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Selasa 15 September 2015

8

Banten Pasang Listrik

100 Rumah Warga Miskin TANGERANG - Pemerintah Provinsi Banten, memasang instalasi baru dan mengalirkan listrik untuk 100 unit rumah penduduk miskin di Desa Jenggot, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang. ‘’Saat ini kondisi sekitar sudah terang pada malam hari dan warga memiliki kegiatan sendiri,” kata Kepala Desa Jenggot Pudin di Tangerang, kemarin. Pudin mengatakan di Desa Jenggot hanya beberapa rumah saja yang memiliki penerangan listrik karena mereka tidak mampu, apalagi biaya

untuk pemasangan dianggap mahal. Namun berkat adanya program desa terang dari Pemprov Banten, maka aparat Desa Jenggot mengajukan proposal kemudian ditinjau ke lokasi. Sedangkan rumah warga tidak mampu itu umumnya berada di tengah sawah dan jauh dari pemukiman lain serta dekat dengan aliran sungai setempat. Untuk memasang aliran listrik ke rumah penduduk terpaksa harus mendirikan puluhan tiang yang baru dan pembelian kabel dalam

jumlah besar. Akibat tidak memiliki tiang dan kabel itu, maka Pemprov Banten mengabulkan permintaan warga dengan pemasangan listrik secara gratis. Dia mengatakan, listrik yang dipasang ke rumah penduduk tersebut dengan daya sebesar 450 hingga 900 volt amper (VA). Menurut dia dengan adanya pemasangan listrik tersebut maka saat ini di desa itu tindak pidana berupa pencurian ternak berkurang. (ant)

Untuk Dapatkan Air

Warga Bor Tebing Merbabu MAGELANG - Warga lereng Gunung Merbabu di Dusun Ngepoh, Desa Banyusidi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau ini terpaksa melakukan pengeboran tebing untuk mendapatkan air bersih. Warga Dusun Ngepoh, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Tubar (34) di Magelang, Senin, mengatakan masyarakat bergotong-royong mencari sumber mata air dengan mengebor sebuah tebing hingga kedalaman enam puluh meter. Ia mengatakan pengeboran menggunakan alat bor yang

dibuat Budi Haryanto, warga Sanggrahan, Kecamatan Mungkid. Pengeboran dilakukan secara horisontal dan terbukti dapat menghasilkan air dengan debit tinggi. Sebanyak 250 warga Dusun Ngepoh sebelumnya mengalami kesulitan air bersih terutama saat musim kemarau, setelah bersusah payah mendapatkan sumber mata air tersebut permasalahan air bersih mereka terselesaikan. Bahkan warga di luar dusun, juga bisa ikut menikmati kelebihan air yang mereka temukan tersebut. Ia menuturkan krisis air

bersih terjadi setiap musim kemarau. Kesulitan semakin parah pascaerupsi Merapi 2010 yang mengakibatkan debit air bersih semakin berkurang. ‘’Pascaerupsi Merapi beberapa sumber mata air yang semula kami andalkan berkurang drastis. Terutama saat musim kemarau pandang terjadi, seperti sekarang ini,” katanya. Metode pengeboran secara horizontal yang ditemukan oleh Budi Haryanto terbukti sukses memompa air dengan debit satu liter per detik, tanpa menggunakan mesin pompa air. (ant)

Suluh Indonesia/ant

AKSI BLOKIR JALAN - Sejumlah petugas polisi meminta puluhan warga untuk menepi saat melakukan aksi blokir jalan di jalur Pantura, Pasuruan, kemarin. Aksi blokir jalan yang dilakukan warga dusun Gunung Bokor, desa Sumberanyar tersebut akibat pemutusan kabel jaringan listrik oleh PLN dan menuntut agar program Listrik Desa dilanjutkan.

Disdikbud Lebak Dorong Siswa

Tidak Putus Sekolah LEBAK - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebak, Banten mendorong siswa tidak putus sekolah karena pemerintah menyalurkan berbagai program bantuan, di antaranya dana operasional sekolah dan beasiswa. ‘’Kita tidak mau lagi mendengar alasan ada anak putus sekolah,” kata Kepala Dinas Unit Pelaksana Teknis

(UPT) Pendidikan Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Nursewanto saat dihubungi di Lebak, kemarin. Selama ini, pemerintah telah melakukan intervensi dengan menyalurkan berbagai program bantuan pendidikan gratis untuk mengatasi anak-anak putus sekolah. Dengan demikian, kata

dia, tidak ada lagi alasan anak putus sekolah jenjang pendidikan SD, SLTP dan SLTA. Sebab pemerintah daerah telah menerbitkan peraturan daerah (perda) nomor 2 tahun 2010 tentang wajib belajar 12 tahun. ‘’Kami minta anak-anak dari keluarga tidak mampu tidak putus sekolah karena pemerintah sudah memberikan bantuan pendidikan gratis

itu,” katanya menjelaskan. Menurut dia, pihaknya kini menjalin kerja sama dengan kepala desa dan kecamatan untuk mendukung pendidikan gratis selama 12 tahun. Selain itu juga terus menyosialisasikan kepada pengawas, tenaga pendidik, komite sekolah dan masyarakat agar anak-anak tidak putus sekolah. (ant)

NTB Siapkan Sumur Bor MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat berjanji akan segera membangunkan sumur bor untuk warga Desa Sanolo Kabupaten Bima yang kini dilanda kekurangan air bersih akibat kekeringan. Hal ini dikemukakan Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin didampingi istri Hj Syam-

siah Amin saat mengunjungi masyarakat Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, kemarin. Wagub Muhammad Amin meminta kepada Kepala BPBD Bima dan SKPD terkait untuk melakukan upaya jangka pendek, diantaranya distribusi air bersih dan pembuatan

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Akibat Debu Asap

Langit Batam Semakin Pekat Pulau-pulau penyangga yang mengelilingi pulau utama juga sudah tidak bisa terlihat lagi dari bibir Pulau Batam. Kabut asap juga menyebabkan warga menderita batuk, sesak napas dan mata perih. ‘’Mata perih sekali kalau melihat,” kata warga Kecamatan Batam Kota, Ridwan. Ia merasa kabut asap menyebabkan kerongkongan kering dan sulit untuk menelan. Hal senada dirasakan warga Kecamatan Batuampar, Anita menderita perih pada matanya akibat kabut asap. ‘’Kabut tebal sekali, sulit untuk melihat, bahkan membuat

mata perih,” kata dia. Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Badan Pengendali Dampak Lingkungan Kota Batam Dendi Purnomo justru menyatakan partikel debu berkurang, berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara yang dipasang di simpang teramai, Simpang Jam. ‘’Tadi pagi ISPU cuma 78 dan siang ini 110, nanti sore kami umumkan lagi,” kata dia. Terpisah, BMKG mendeteksi tiga titik api di Kecamatan Bintan Timur dan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. (ant)

Warga Pulau Maratua

Kesulitan Air Bersih BALIKPAPAN - Musim kemarau membuat warga Pulau Maratua, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Pulau Maratua adalah salah satu pulau terluar Indonesia, berjarak sekitar 3 jam perjalanan speedboat timur Tanjung Redeb, ibukota Kabupaten Berau. Penduduknya 3.500 jiwa dan tinggal di empat kampung terpisah di pulau seluas 350 km persegi tersebut. Selama ini Maratua terkenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari di Indonesia. Pulau ini berbentuk seperti huruf L terbalik yang kurus dan

tak beraturan, dengan bagian kaki L tersebut menghadap ke utara dan ujung pendeknya menunjuk tenggara. Ada 4 kampung di Maratua, yaitu Teluk Harapan, Payung-Payung, Teluk Alulu, dan Bohe Silian. “Saat ini kami di Teluk Alulu yang paling susah,” kata Beni, warga Teluk Alulu, kampung paling utara Maratua. Kampung ini dihuni lebih kurang 300 warga, kemarin. Beni setiap dua minggu sekali membeli air bersih ke salah satu warga Desa Tanjung Harapan. Beni membeli hingga tiga tandon masingmasing berkapasitas 1.800 liter. Harga airnys sendiri adalah

Rp50.000 per tandon. Beni bisa mengangkut tandon tersebut dengan ‘pick up’ yang berjarak 10 km atau membawanya memintas Teluk Alulu sejauh 3 km dengan perahu. “Walaupun rasanya kurang segar karena mengandung kapur, tapi inilah air bersih tawar yang kami punya di sini,” kata Beni lagi. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Berau telah membangun instalasi penyulingan air laut menjadi air tawar di Pelabuhan Maratua, lebih kurang dua per tiga perjalanan antara Teluk Harapan-Teluk Alulu. (ant)

Muslim, Kadis PU Provinsi NTB, Kadis Kehutanan NTB dan Kepala Bakorluh Provinsi NTB dan turut mendampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Provinsi NTB Fathul Gani. Untuk keperluan air minum selama ini, mereka mendapatkan air bersih dengan cara membeli Rp5000/Jeriken. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM

Suluh Indonesia/ant

BANJIR BANDANG ACEH - Warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak akibat banjir bandang di Desa Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, kemarin. Banjir bandang di dataran tinggi Gayo yang disebabkan hujan deras dan luapan sungai tersebut mengakibatkan puluhan rumah rusak dan 149 jiwa mengungsi.

BATAM - Langit Kota Batam Kepulauan Riau semakin pekat akibat debu asap kebakaran hutan pada Senin, hingga menyebabkan jarak pandang berkurang dan warga menderita batuk serta sesak napas. ‘’Yang saya rasakan hari ini adalah yang paling parah dibandingkan kemarin-kemarin. Jarak pandang berkurang sangat,” kata warga Kecamatan Sekupang, Erni. Jika sebelumnya warga bisa dengan mudah memandang pencakar langit Singapura dari Tanjungpinggir, Sekupang, maka kini tidak lagi, akibat tebalnya kabut asap yang menggelayut.

sumur bor sebagaimana permintaan masyarakat. ‘’Ini sebagai langkah antisipasi dan mengatasi kekurangan air bersih yang di alami warga akibat kekeringan,” kata Amin. Turut hadir dalam kunjungan Wagub NTB itu, diantaranya Kepala BPBD Kota Bima H Fahrunrozi, Camat Bolo

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 15 September 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu