Skip to main content

Edisi 15 April 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Rabu, 15 April 2015

No. 72 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

JW Tidak Kooperatif JAKARTA - KPK menilai mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)Jero Wacik tak kooperatif menjalani proses penyidikan terkait dua kasus dugaan korupsi yang melilitnya. Ihwal adanya penilaian tersebut berdasarkan ketidakhadairan Wacik ketika dipanggil penyidik KPK untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka. ‘’’Jero Wacik di (perkara dugaan korupsi) Kemenbudapar tidak koperatif. Di (perkara dugaan korupsi) ESDM juga tidak, penyidik bisa melihat ini sebagai tidak kooperatif,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Jakarta, kemarin. Dengan ketidakkooperatifan politikus Partai Demokrat tersebut untuk diperiksa, maka pihak tim penyidik KPK beren-

cana akan menjemput paksa pria kelahiran Singaraja, Baliini. ‘’Jadi bisa dipanggil paksa berdasarkan subjektifitas penyidik,’’ tegas Priharsa. Untuk diketahui, dalam perkara kasus yang melilitnya, mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut setidaknya sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan penyidik KPK untuk diperiksa terkait dua kasus yang membelitnya. Dalam tiga panggilan tersebut. Penyidik memanggil dua kali Wacik untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi saat menjabat Menbudpar periode 2008-2011, sementara satu panggilan lainnya, untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan saat menjabat Menteri ESDM. (wnd)

Pewangi Ruang

Dianggarkan Rp 2,3 Miliar

Suluh Indonesia/ant

PRESIDEN TINJAU PELAKSANAAN UN - Presiden Joko Widodo (kiri) memberikan pengarahan kepada para peserta Ujian Nasional (UN) di SMA N 2 Jakarta, Jakarta, kemarin. Presiden Joko Widodo meninjau secara langsung pelaksanaan UN di sekolah tersebut.

JAKARTA - Anggaran pengharum ruangan Gedung DPR yang besarannya mencapai Rp 2,3 miliar lebih pada 2015 diminta diaudit. Langkah ini untuk menghindari adanya penyimpangan anggaran oleh oknum tertentu, tetapi lembaga DPR yang menjadi korbannya. ‘’Saya kira harus diaudit, ruangan saya juga pakai pewangi yang biasa-biasa saja, toiletnya yang digunakan ramai-ramai oleh anggota juga tetap gak nyaman, gak wangi bahkan bocor,” kata Ketua IX DPR Dede Yusuf di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Saat ini, Setjen DPR telah membuat Rencana Umum Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2015. Namun, sejumlah pengadaan barang dan jasa mendapat sorotan karena disinyalir mengada-ada. Salah satu pengadaan barang dan jasa di Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi terlihat

adanya alokasi anggaran yang cukup menarik perhatian, karena pengadaan pewangi atau pengharum ruangan dianggarkan sebesar Rp 2,302.280.000. Namun, tidak dijelaskan dengan rinci bentuk dan jumlah pengharum ruangan yang akan digunakan. Total anggaran di biro ini mencapai Rp 80.487.774.600. Dede menilai anggaran Rp 2,3 miliar untuk pengadaan pewangi ruangan cukup pantas dipertanyakan dan dikaji. Apa benar anggaran setahun untuk pewangi ruangan mencapai angka sebesar itu. ‘’Paling yang di gunakan untuk pewangi ruangan yang sekali semprot itu, harganya Rp40 ribuan per kaleng bisa dipakai sebulan. Katakannylah habis 2 kaleng, habis-hasbisnya masih kurang Rp100 ribu per bulan. Jadi kalau dari hitung-hitungan saya angka Rp2,2 miliar itu sangat besar,” katanya.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menolak menanggapi besarnya anggaran DPR untuk pengadaan pengharum ruangan. Menurut Fahri, urusan itu tidak ada sangkut pautnya dengan anggota atau pimpinan. ‘’Ada kesalahan cara memandang. Anggota DPR itu tidak ada hubungannya dengan belanja, maintenance gedung, itu bukan konsen anggota,” katanya. Fahri menegaskan, anggota dan pimpinan bukan sebagai kuasa pengguna anggaran. Ia berkilah anggaran untuk pengharum ruangan termasuk pemeliharaan rusa merupakan ranah Setjen DPR RI. ‘’Masa saya ngurus makan rusa terus pengharum ruangan, tidak ada urusannya sama kita. Anda kalau tanya biaya helikopter dan biaya pengamanan presiden, ya pusing dong presiden tidak bisa ngurusin negara kalau gitu,” ujarnya. (har)

Berakhirnya Anomali Praperadilan KPK mengharapkan tidak ada lagi anomali dalam proses praperadilan, seperti putusan praperadilan yang diadjukan Komjen Pol. Budi Gunawan. Wakil Ketua KPK Zulkarnain di gedung KPK Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya berharap tidak terjadi anomali proses praperadilan. KPK sudah memenangkan tiga perkara praperadilan yaitu pertama gugatan yang diajukan mantan Menag Suryadharma Ali dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji di Kementerian Agama 2012-2013. Kedua oleh mantan Ketua

Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2013 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Ketiga oleh mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina Suroso Atmomartyo dalam kasus dugaan pemberian suap proyek bensin tetraethyl lead (TEL) yang terkait

dengan PT Pertamina pada 20042005 atau yang lazim disebut korupsi Innospec. Namun KPK kalah dalam praperadilan Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) Komisaris Jenderal Pol Budi Gunawan (BG) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait transaksi-transaksi mencurigakan kepada Mabes Polri. ‘’Kalau bukan domain praperadilan ya tidak usah diajukan, kalau keberatannya nanti diajukan di pidana pokok,” tambah Zulkarnain. Namun KPK menurut Zulkarnain tidak akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dalam perkara Budi

Gunawan. ‘’Kan sudah ‘inkracht’ artinya kasasi sudah ditolak,” ungkap Zulkarnain. KPK masih menghadapi dua praperadilan lagi yaitu yang diajukan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemerasan pada sejumlah kegiatan di Kementerian ESDM terkait jabatannya periode 2011-2013. Kedua adalah praperadilan yang diajukan Siti Tarwiyah selaku saksi kasus dugaan kasus korupsi dengan tersangka mantan Bupati Bangkalan. (ant)

Praperadilan Ditolak JAKARTA - Satu persatu langkah hukum para tersangka kasus korupsi yang menggugat KPK atas penetapan tersangkanya digugurkan Hakim.Setelah menolak gugatan praperadilan yang dilayangkan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali dan menggugurkan gugatan praperadilan yang diajukan mantan Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bhatoegana, Hakim tunggal PN Jaksel, kembali menolak gugatan praperadilan yang diajukan Suroso Atmo Martoyo, mantan Direktur Pengolahan PT.Pertamina 2004-2008 yang ditetapkan tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi penerimaan suap dari Direktur PT.Sugih Interjaya terkait proyek pengadaan Tethra Ethyl Lead (TEL) di PT.Pertamina tahun 2004-2005. Dalam amar putusanya hakim tunggal Riyadi Sunindyo,hakim yang mengadili gugatan Suroso,menetapkan mengabulkan eksepsi (nota keberatan) pihak termohon KPK dan menolak seluruh gugatan permohonan yang dilayangkan tersangka Suroso,diantaranya perihal penetapan tersangka dan penahanan yang dinilai tidak sah. ‘’Menyatakan penetapan tersangka dan tidaknya penyidikan bukan kompetensi praperadilan. Menyatakan penetapan tersangka dan tidak sahnya penyidian tidak dpat diteirma.Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” terang Hakim tunggal Riyadi Sunindyo saat membacakan amar putusan di PN Jaksel. (wnd)

Kasus Budi Gunawan

KPK Harus Terlibat

Suluh Indonesia/ant

NENEK PESERTA UN - Seorang peserta Ujian Nasional Paket C berumur 61 tahun, Romdoniah (tengah) mengerjakan soal mata pelajaran Sosiologi di SMPN 2 Depok, kemarin. Nenek 4 anak dan 8 cucu pemilik sekolah PAUD Aulia di Serua, Bojong Sari berencana untuk kuliah.

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Benny K Harman menilai KPK harus hadir dalam gelar perkara yang dilakukan Polri terkait kasus yang dituduhkan kepada Komjen Pol. Budi Gunawan. ‘’Penetapan tersangka terhadap Pak Budi Gunawan oleh KPK bukan lembaga lain, sehingga harus dipertanggungjawabkan secara hukum oleh KPK,” kata Benny di Gedung Nusantara II Jakarta, kemarin. Dia mengatakan apabila KPK gagal mempertanggungjawabkan proses dan alasan penetapan tersangka terhadap BG maka ada konsekuensi yuridis bagi pimpinan KPK maupun keberlanjutan institusi tersebut.

Menurut Benny karena putusan KPK membawa konsekuensi politik seperti dukungan publik maka masyarakat berkepentingan agar proses dan mekanisme penetapan tersangka terhadap BG harus diaudit. ‘’Proses dan mekanisme penetapan tersangka BG oleh KPK harus diaudit, diperiksa secara transparan, akuntabel dengan menjauhi motif politik,” ujarnya. Politisi Partai Demokrat itu menilai KPK merupakan lembaga yang memiliki kewenangan luar biasa sehingga dituntut harus berhati-hati. Dia mengatakan UU memberi kewenangan penuh kepada KPK dengan pengawasan tinggi dan akuntabilitas tinggi. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 15 April 2015

2

Polres Jaksel

Ciduk Dua WNA Pembobol ATM JAKARTA - Aparat Polres Metro Jakarta Selatan (Polrestro Jaksel) menciduk dua Warga Negara Asing (WNA) asal Bulgaria NMP (44) dan KRS (44) yang diduga sebagai pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik salah satu bank pemerintah. ‘’Tersangka menjalankan modus menarik uang tunai melalui ATM menggunakan kartu palsu,” kata Kepala Polrestro Jakarta Selatan Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat di Jakarta, kemarin. Kedua tersangka menarik uang tunai menggunakan kartu kosong melalui ATM di Jalan Kemang Raya Nomor 15 Jakarta Selatan Jumat (10/4). Wahyu menjelaskan pelaku menggunakan “skimmer” untuk mengambil data nasabah yang dipindahkan melalui kartu kosong. Pengungkapan aksi kejahatan itu berawal saat petugas

keamanan Chaerudin curiga terhadap keberadaan kedua tersangka. Petugas keamanan itu menegur pelaku namun berupaya melarikan diri dan menyebar uang tunai. Wahyu menduga aksi pelaku yang menebar uang sebagai upaya untuk mengalihkan massa yang mengejar tersangka. Dari tangan kedua pelaku, penyidik kepolisian menyita barang bukti berupa uang tunai Rp75.597.000, Rp2.149.000, Rp9.100.00, telepon selular “Samsung”, komputer jinjing (laptop), kabel data, dompet, 146 lembar kartu ATM palsu, skimmer jenis TASR 206, lakban dan gunting. Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Audie Latuheru menambahkan skimmer berfungsi sejenis alat penyimpan data seperti “card reader”. (kmb)

Kilas Suluh Indonesia/ant

PENYELESAIAN APBD DKI - Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (tengah) serta Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi (kanan) usai memaparkan hasil pertemuan membahas APBD DKI di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Presiden memastikan kisruh APBD DKI 2015 antara Pemprov dan DPRD selesai, karena Kemendagri telah menetapkan pagu anggaran APBD DKI 2015 sebesar Rp 69,286 triliun, sehingga dapat disahkan dan digunakan pada 20 April mendatang.

Presiden Putuskan

PDIP Tak Gunakan HMP JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi ke Istana Negara Jakarta, kemarin. Pertemuan yang berlangsung sekitar 90 menit itu menyepakati tiga poin penting. Salah satunya, Presiden meminta Fraksi PDIP tidak melanjutkan upaya pemakzulan terhadap Gubernur DKI yang se-

dang digulirkan oleh DPRD DKI. ‘’Pak Presiden putuskan fraksi PDIP tidak mungkin ikut membuat Hak Menyatakan Pendapat,” ujar Basuki di Balaikota Jakarta, kemarin. Permintaan Jokowi, kata Basuki, disampaikan langsung kepada Prasetio dalam kapasitas sebagai seorang teman, bukan sebagai seorang Presiden kepada ketua DPRD DKI. Selain soal HMP, lanjut Ba-

suki, Jokowi juga menyinggung terkait APBD DKI tahun 2015. ‘’Kami diminta segera mengeksekusi dan melaksanakan ribuan program kerja begitu proses administrasi untuk pencairan anggaran tuntas,” ungkapnya. Ia mengungkapkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengesahkan APBD DKI 2015 sebesar Rp 69,28 triliun dan diperkirakan

dapat dipergunakan pada akhir April mendatang. ‘’Pak Jokowi juga menginginkan tidak ada SILPA (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran). Kami harus segera lakukan eksekusi setelah anggaran turun nanti,” ungkapnya. Basuki menambahkan, Presiden juga meminta Pemprov DKI untuk melaksanakan EMusrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan)

tiap daerah secara sempurna. Eksekutif dan legislatif ditugasi ikut serta dari awal pembahasan. ‘’Presiden juga berharap E-Musrenbang kalau di ikuti semua dengan baik. Sehingga EBudgeting 2016 akan sempurna. Betul-betul dari awal pokoknya. Saya juga bicara nanti soal multiyears (tahun jamak),” ungkapnya. (kmb)

DKI Jakarta

Pangkas Anggaran Rp 3 Triliun

Suluh Indonesia/ant

PABRIK NARKOBA JAKARTA - Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso (kelima kanan) memberi keterangan saat pengungkapan kasus pabrik karkoba pimpinan terpidana mati kasus penyalah gunaan narkotika Freddy Budiman di Sebuah Ruko di kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, kemarin.

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyepakati nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2015 senilai Rp 69,28 triliun. Jumlah tersebut meleset dari asumsi semula Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang menargetkan APBD DKI tahun 2015 mencapai Rp 72,9 triliun sesuai dengan pagu anggaran tahun 2014. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah mengatakan, ada sejumlah mata anggaran dan program yang terpaksa dipangkas akibat berkurangnya nilai APBD DKI tahun 2015 dari asumsi semula. Ia menuturkan, pengurangan anggaran dalam APBD DKI Jakarta tahun 2015 ini akan disisir dari program sosialisasi yang ada di masingmasing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hing-

ga jumlahnya mencapai Rp 3 triliun. ‘’Iya pasti kita kurangi sampai Rp 3 triliun, nggak bingung kok,” ujarnya, di Balaikota Jakarta, kemarin. Mantan Walikota Jakarta Pusat itu menjelaskan, program yang dipangkas di antaranya sosialisasi dan pembelian lahan yang dialokasikan sebesar Rp 7 triliun. ‘’Ada beberapa anggaran yang kita kurangi seperti program sosialisasi dan pembelian tanah. Itu pembelian tanah kemarin sudah dialokasikan sekitar Rp 7 triliun, sekarang dikurangi Rp 1 triliun jadi Rp 6 triliun,” katanya. Selain itu, kata Saefullah, pemangkasan anggaran juga dilakukan di belanja pegawai yang dialokasikan Rp 19 triliun untuk gaji dan tunjangan. Setelah dihitung, nilai anggaran belanja pegawai akan dipangkas menjadi Rp 18,5 triliun atau dikurangi sekitar Rp 500 miliar. (kmb)

Pabrik Kosmetika Digrebek BALAI Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta menggrebek pabrik kosmetika ilegal di sebuah ruko di Blok JJ No 43, Perumahan Duta Harapan Indah, Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara, kemarin. Dari hasil penggrebekan ini, petugas BBPOM berhasil mengamankan 29 dus sabun dari tujuh jenis merek yang sudah selesai diproduksi. Pemilik pabrik berinisial WK (40), bakal dijerat dengan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Pabrik ini, kata Dewi Prawitasari, Kepala BBPOM DKI Jakarta, telah diintai setelah memperoleh informasi dari masyarakat,” kata . Dewi mengungkapkan, pabrik kosmetika ilegal ini diketahui telah memproduksi sabun kecantikan sejak satu tahun silam. Ada sembilan jenis sabun yang diproduksi menggunakan zat pewarna berbahaya. Pihaknya akan memeriksa dahulu kandungan pewarnanya di labotarium. Kalau memang tidak sesuai yang diperbolehkan aturan kesehatan sanksinya bisa lebih berat. (kmb)

Pria ODMK Diamankan SEORANG pria diamankan petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat, tepatnya di depan Hotel Cempaka Sari, kemarin. Selain membahayakan, pria yang diketahui menderita penyakit kejiwaan atau orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) juga membawa senjata tajam. Untuk mengamankan pria yang belakangan diketahui bernama Sutrisno tersebut melibatkan petugas gabungan dari Satpol PP dan TNI/Polri. Achmad, salah satu petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudin Sosial Jakarta Pusat mengatakan, pihaknya menerima laporan dari petugas Sudin Sosial yang ada di Kecamatan Kemayoran dan langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penjangkauan. Selain itu, pihaknya juga berhasil menjaring tiga orang joki three in one dan satu orang PMKS. (kmb)

Pengelola Haji Umroh Fiktif IDA ROSIDA bersama 46 orang lainnya mengadukan lembaga pengelola ibadah haji dan umroh fiktif Yayasan Assa’adah ke Kementerian Agama karena laporan mereka untuk yayasan tersebut sebagai terlapor ke Polresta Bekasi pada 2014 belum kunjung ditindaklanjuti. Kuasa hukum Ida Rosida, Ikhsan Abdullah di Kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya menyampaikan pengaduan ini agar ada penindakan yang cepat mengingat laporan kami ke polisi belum kunjung ditindak. Jangan sampai kejadian serupa terjadi lagi dan memakan korban lainnya. Ikhsan mengatakan pengaduan ke Kemenag merupakan salah satu upaya mengingatkan setiap pemangku kepentingan agar lebih cepat dalam menindak lembaga haji dan umroh fiktif yang menipu jamaahnya. Para korban Yayasan Assa’adah sendiri telah melaporkan lembaga tersebut ke kepolisian dengan nomor laporan LP/702/K/ IV/2014/SPKT/Resta Bks Kota. Namun sejauh ini belum direspon. (kmb)

SKPD Diberi Kewenangan

Tentukan Anggaran Prioritas PEMPROV DKI Jakarta terus melakukan terobosan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Berbagai terobosan seperti e-budgeting, e-purchasing, ecatalog, hingga e-musrenbang diterapkan Pemprov DKI. Bahkan mulai tahun depan, alokasi pagu anggaran akan ditentukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing, sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, dalam APBD 2016

mendatang, pihaknya tidak akan lagi menetapkan pagu anggaran untuk SKPD. Tujuannya agar memberikan keleluasaan bagi para SKPD untuk menentukan kegiatan yang akan dijalankan selama satu tahun anggaran. ‘’Pada proses rencana pembangunan tahun 2016, kami tegaskan bahwa tidak ada lagi sistem penentuan alokasi pagu anggaran (dari atas) untuk SKPD. Tidak

ada lagi pagu bagi kelurahan, kecamatan, badan, dinas, maupun UPT dan sudin. Anggaran betul-betul ditentukan pada kebutuhan riil,” katanya di Balaikota DKI Jakarta, kemarin. Kendati demikian, ditegaskan Djarot, meski telah diberi kebebasan, masing-masing SKPD diminta untuk tetap taat pada asas prioritas. Di mana usulan harus berdasarkan asas kepatutan, kewajaran dan bisa dipertanggungjawabkan. Serta harus sepenuhnya digunakan untuk mendukung visi misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2017. Dengan cara seperti ini, lanjut Djarot, maka bisa

dipastikan APBD DKI Jakarta digunakan untuk kepentingan masyarakat. “Maka kami bisa memastikan bahwa setiap dana dari masyarakat, kami kembalikan betul agar bisa dinikmati oleh seluruh warga Jakarta,” jelas mantan Walikota Blitar itu. Sementara itu, Kepala Badan Perencanan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Tuty Kusumawati mengatakan, jika nantinya pagu yang diajukan melebihi anggaran, maka akan ada skala prioritas. Sehingga nantinya kegiatan yang diajukan akan didata kembali berdasarkan dari prioritas utama. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

TAMAN BARU DKI - Warga berolahraga di Taman Pedongkelan, Cengkareng, Jakarta Barat, kemarin. Pemprov DKI Jakarta berencana membangun 29 taman baru seluas 10 hektar yang menelan anggaran sebesar Rp. 56,6 miliar pada tahun 2015.


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 15 April 2015

3

Dualisme Kepemimpinan Partai

Ancam Keikutsertaan Pilkada kebijakan untuk menjadikan keputusan Kemenkumham sebagai pedoman, karena UndangUndang Parpol yang menyatakan seperti demikian. ‘’UU Parpol sediri yang katakan bahwa pergantian kepengurusan didaftarkan pada Kemenkumham. Dan jika keputusan Kemenkumham jadi objek sengketa di lembaga peradilan Anggota KPU Pusat Ida Budiarti maka KPU tidak bisa mengabaikan di Jakarta, kemarin mengatakan, bisa keputusan lembaga hukum tersebut,” disebut begitu jika kisruh internal ujarnya. Kemungkinan tidak ikut sertanya dalam tubuh partai tidak terselesaiParpol dalam Pilkada kan saat pendaftaran itu akan dialami dua peserta Pilkada. partai yaitu Golkar dan Kendati demikian PPP karena ada dualIda menjelaskan hal isme kepemimpinan di tersebut ada dalam dalamnya. Golkar terrancangan peraturan bagi antara kubu Abu KPU yang menyeRizal Bakrie dan butkan partai yang Agung Laksono, seada dualisme kepedangkan dualisme PPP mimpinan tidak bisa membagi faksi Djan mendaftar untuk Faridz dan Romahurmengikuti tahapan muziy. pemilu. ‘’Ya ada Sementara itu, Didalam rancangan rektur Eksekutif Perperaturan dan itu kumpulan untuk Pemisudah kami sampaiIda Budiarti lu dan Demokrasi Titi kan secara lisan Anggraini di Jakarta, dalam rapat Panitia Selasa, mengatakan pilkada tidak daKerja Komisi II,” katanya. Lebih lanjut dia mengatakan hal pat dilaksanakan maksimal jika daertersebut ada kemungkinan berubah ah belum menganggarkan dana. jika ada kesepakatan di antara dua ‘’Sampai saat ini, masih banyak daerpihak yang bersengketa. ‘’Dua pihak ah yang belum siap dengan anggaitu tidak bisa mendaftar kecuali ada ran untuk pilkada. Padahal, sesuai dengan draf Peraturan KPU, tahapan islah di antara keduanya,” ujarnya. Dia menambahkan KPU memiliki pilkada itu dimulai hari ini. (ant)

PEMILIHAN Umum (KPU) mengungkapkan kisruh yang terjadi dalam tubuh partai politik sehingga melahirkan dualisme kepemimpinan akan mengancam keikutsertaan partai tersebut dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak akhir 2015 ini.

Suluh Indonesia/ant

BAHAS KAPOLRI - Menkopolhukam yang juga Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Tedjo Edhy Purdijatno (tengah) mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Rapat tersebut membahas pencalonan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Kapolri.

Presiden Tak Bisa Disebut Petugas Partai JAKARTA - Pengamat politik dari Charta Politica, Yuniarto Wijaya menyatakan sebutan petugas partai — jika memang ditujukan kepada Presiden — adalah tidak tepat karena bertabrakan dengan sistem presidensial. ‘’Istilah petugas partai tidak tepat karena bertabrakan dengan sistem presidensial,” kata Yuniarto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin. Menurut dia, ketika kader partai terpilih menjadi presiden

baik sebagai kepala negara maupun pemerintahan maka yang bersangkutan menjadi milik semua golongan di negeri ini. ‘’Itu artinya presiden harus lepas dari partai, tidak bisa disebut sebagai petugas partai lagi,” katanya. Ia mempersilahkan semua kader partai disebut sebagai petugas partai, namun ketika sudah jadi presiden, aturan yang diberlakukan harus di bawah ketentuan UU. ‘’Presiden merupakan pilihan rakyat, bukan pilihan partai lagi,” kata Yuniarto usai bincang poli-

tik sambil makan siang dengan sejumlah pengamat politik lain. Menurut dia, Presiden tidak perlu memberi tanggapan kepada PDIP yang penting keputusankeputusan yang diambil independen dan tidak diintervensi partai politik. ‘’Presiden ada di atas semua golongan, partai politik bisa saja mengkritisi kebijakan pemerintah melalui jalur parlemen,” katanya. Menurut Yuniarto, Jokowi merupakan presiden yang tidak menjadi ketua partai politik. “Ini meru-

pakan hal positif yang bisa diteruskan di masa mendatang,” katanya. Menurut dia, kondisi itu bukan berarti ada deparpolisasi atau peran parpol dikebiri karena partai dapat berperan lebih besar di parlemen. Sebelumnya, dalam pidato politiknya pada Kongres PDIP di Bali, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader yang tidak ingin menjadi petugas partai sebaiknya keluar dari PDIP. (ant)

Pemerintah-Partai Pendukung

Harus Bentuk Model Komunikasi JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah mengatakan, pemerintah dan partai pendukung perlu membentuk model komunikasi yang efektif agar tidak terjadi kesimpangsiuran koordinasi. ‘’Mungkin model seperti sekretariat gabungan saat SBY dulu. Ya, harus ada seperti itu karena perlu koordinasi lebih efektif agar tidak terjadi kesimpangsiuran koordinasi,” katanya di Gedung Nusantara II Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan, selama ini belum terbentuk satu model koordinasi dan komunikasi yang efektif antara partai pengusung dan pemerintah. Menurut dia, untuk menindaklanjuti kebutuhan itu maka perlu dilakukan satu upaya untuk menyepakati model

komunikasi dan koordinasi yang efektif. ‘’Tindak lanjutnya bisa dalam bentuk setgab atau nama lain,” ujarnya. Basarah membantah selama ini ada kendala komunikasi antara pemerintah dan partai pengusung di parlemen. Hal yang terjadi sekarang ini, lanjutnya, karena belum ada format baku yang disepakati kedua belah pihak. Dia mengatakan, intensitas pertemuan, model komunikasi dan materi pembicaraan akan disepakati dalam setgab atau bentuk lain. ‘’Mengenai intensitas pertemuan, model komunikasi, dan materi pembicaraan akan disepakati dalam bentuk yang disebut Karding (Sekjen PKB) sebagai setgab,” katanya. Selain itu, Basarah menegaskan, di Kongres PDIP disepakati

perlu ada satu mekanisme koordinasi dan komunikasi yang efektif antara PDIP, partai pengusung, dan pemerintah. Sebelumnya Partai Kebangkitan Bangsa setuju dibentuk sekretariat bersama yang merepresentasikan pihak pemerintah dan partai pendukung pemerintah agar komunikasi kedua belah pihak bisa berjalan dengan baik dan efektif. ‘’Kami menilai perlu dibentuk semacam sekretariat bersama yang merepresentasikan dua belah pihak (pemerintah dan partai pengusung) yang tugasnya mengatur pertemuan rutin,” kata Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding. Dia menjelaskan, tugas sekber tersebut selain mengatur pertemuan rutin, sekaligus mengomunikasikan kebijakan yang akan diambil Presiden. (ant)

Suluh Indonesia/ant

BAHAS PERIKANAN - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) berdiskusi dengan KSAL Laksmana TNI Ade Supandi (kanan) saat rapat terbatas membahas sektor perikanan di Kantor Kepresidenan, Jakarta, kemarin. Sebelumnya nelayan Jateng dan sekitarnya mengeluhkan kebijakan Menteri Susi yang melarang menggunakan cantrang (alat untuk menangkap ikan tanpa pemberat).

Mendikbud :

30 Daerah Miliki Indeks Integritas Tinggi MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan hanya 30 kabupaten yang memiliki indeks integritas yang tinggi selama beberapa tahun terakhir. Mendikbud saat mendampingi Presiden Joko Widodo di SMAN 2 Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya melakukan simulasi dengan data beberapa tahun terakhir. Hasilnya hanya ada 30 kabupaten/kota yang memiliki indeks integritas tinggi. Kriteria indeks integritas yang tinggi adalah tingkat kecurangan kurang dari lima persen. ‘’Contoh daerah yang memiliki indeks integritas tinggi adalah Jakarta,” kata Anies. Anies mengharapkan UN 2015 dapat berlangsung dengan jujur. Disinggung mengenai formulasi indeks integritas, Anies mengatakan akan mengumumkan setelah pelaksanaan UN.

‘’Kalau diumumkan sekarang, maka akan banyak yang mensiasatinya,’’ katanya. Kepala Pusat Pendidikan Kemdikbud, Nizam, mengatakan daerah yang memiliki tingkat integritas tinggi di Tanah Air adalah Bantul. ‘’Bantul itu tertinggi di Tanah Air. Rata-rata daerah di Yogyakarta diatas 97 atau tingkat kecurangan tiga persen,” jelas Nizam. Beberapa hal yang menyebabkan sedikitnya kecurangan karena tidak adanya target raihan UN oleh kepala daerah. Target menjadi pribadi menjadi tidak baik. Target akan menjadi baik jika melalui pros-

Anies Baswedan es dan tidak melalui jalan pintas. ‘’Proses kerja keras, akan menghasilkan hasil yang lestari,” cetus Nizam. Presiden Joko Widodo menjelaskan UN tidak lagi penentu kelulusan. Hal itu mengurangi tekanan dan risiko. ‘’Indeks integritas penting. Sekolah diukur integritasnya apa, mana

yang jujur mana tidak. Ada mesinnya yang ngecek,” terang Presiden Jokowi. Semasa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo, Presiden Jokowi juga tidak menargetkan raihan nilai UN. ‘’Kita harus memerangi kebocoran dan kecurangan dalam UN,” tegas Presiden Jokowi. UN berbasis kertas diselenggarakan pada 13 April hingga 15 April. Sementara UN berbasis komputer diselenggarakan 13 April hingga 16 April, 20 April dan 21 April. Berbeda dengan tahun sebelumnya, UN tidak lagi menentukan kelulusan melainkan hanya berfungsi sebagai pemetaan dan pertimbangan masuk perguruan tinggi. Tahun ini, juga pertama kalinya diujicobakan UN berbasis komputer atau “Computer Based Test”. Ia berharap tahun-tahun mendatang akan lebih banyak lagi sekolah menyelenggarakan UN CBT ini. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 15 April 2015

4

Cegah Korupsi di Daerah

KPK Launching Korsupgah di Bogor KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan program Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) Tahun 2015 tingkat nasional di kantor Balaikota Bogor, kemarin.

Suluh Indonesia/ant

PENERTIBAN BANGLI - Petugas mengangkut kayu sisa bangunan liar saat dilakukan penertiban oleh Satpol PP Kota Depok di kawasan Jalan Pipa Gas, Kemirimuka, Beji, Depok, kemarin.

Pada acara ini juga juga dilakukan penandatanganan Komitmen Pencegahan Terintegrasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan KPK. ‘’Dua acara tersebut sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi, sesuai dengan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002, tentang

Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta berdasarkan SK Walikota Bogor Nomor : 356/457-Inspektorat,” kata Kepala Bagian Humas Sekertariat Pemda Kota Bogor, Encep, di Balaikota Bogor, kemarin. Menurut Encep, dipilihnya Kota Bogor oleh KPK RI

sebagai tempat pelaksanaan launching Korsupgah Tingkat Nasional ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi warga Bogor. “Ya, karena pada hari yang sama besok pagi seluruh BPKP Perwakilan di seluruh propinsi akan mendapat pengarahan sekaligus memulai tugas dari KPK terkait koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi tahun 2015,” ujarnya. Sesuai jadwal acara, kegiatan tersebut akan dihadiri

langsung oleh Wakil Ketua KPK Zulkarnain, Menteri Dalam Negeri, Ketua Ombudsman RI, APEKSI, APKASI dan Kepala BPKP RI. “Sedangkan untuk kegiatan penandatanganan komitmen pencegahan terintegrasi merupakan tindak lanjut dari permintaan Pemerintah Kota Bogor kepada KPK untuk menjadi mitra dalam program pencegahan KKN seperti yang sudah dilakukan oleh Bandung dan Surabaya. Di tingkat Jawa Barat, Kota

Bogor bersama Kabupaten Sumedang menjadi kota yang ditunjuk oleh KPK untuk menjadi obyek kegiatan Korsupgah 2015,” terangnya. Selain itu, lanjutnya, pada acara ini juga akan ada diskusi panel tentang ‘Transparansi pengelolaan APBD untuk pemerintahan daerah yang bersih dan bebas KKN’. “Sebagai pembicara dalam diskusi penel ini yakni Menteri Dalam Negeri, Ketua ORI dan Kepala BPKP dan Pimpinan KPK,” jelasnya. (bas)

Pedagang Pitt Tangerang

Tolak Kenaikan Sewa Lapak TANGERANG - Tidak terima harga sewa lapak naik sebesar 10 persen puluhan pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi (PITT) Tangerang melakukan aksi demonstrasi di depan kantor pengelola pasar. Kenaikan tarif sewa ini pun sudah berlangsung per 1 April 2015. Perwakilan pedagang, Siswanto mengatakan, pihaknya keberatan atas kenaikan tarif sewa lapak, sarana dan prasana sebesar 10 persen yang diberlakukan oleh pengelola. Menurutnya kenaikan 10 persen itu belum ada kesepakatan antara pedagang dengan PT Selaras Griya Adigunatama. ‘’10 persen itu sangat tinggi bagi kami, ditambah lagi ongkos transportasi yang naik karena kenaikan harga BBM. Sedangkan daya beli masyarakat saat ini terlihat menurun,” kata Siswanto.

Siswanto mengungkapkan, sebelumnya memang sudah ada empat kali pertemuan. Dalam pertemuan itu, dia hadir sebanyak dua kali dan mengajukan penawaran sebesar 5 persen. Tetapi pengelola tidak menghiraukan penawaran dari para pedagang. ‘’Kalau dilihat Pasar Induk Tanah Tinggi, sewa lapaknya tertinggi dibanding Pasar yang ada di Jabodetabek. Tahun lalu kita sudah terima naik 15 persen, sekarang naik lagi 10 persen. Kalau begini bisa-bisa keuntungan habis untuk sewa lapak saja,” ujarnya. Sayangnya dari pihak pengelola tidak menghiraukan upaya mediasi para pedagang. Bahkan pihak pengelola menegaskan, apabila tidak sanggup membayar tarif sewa lapak diminta keluar dari pasar. ‘’Kita punya anak istri di rumah yang

perlu dikasih makan dan disekolahin. Tapi kami para pedagang dianggap sepele. Seharusnya pasar bisa melindungi dan membangun hubungan yang baik. Selama ini kita pedagang nurut saja, tapi jangan diperlakukan sewenangwenang,” ungkapnya. Manajemen Pasar Induk Tanah Tinggi (PITT) Pandu Wibowo menjelaskan, pihaknya sudah menyebarkan surat pemberitahuan untuk sosialisasi tarif sewa lapak yang baru. Sebelum disosialisasikan dirinya mengaku sudah melakukan pertemuan empat kali pada bulan Februari-Maret. Dari angka kenaikan 15 persen disepakati kenaikan 10 persen. Kebijakan itu berlaku per 1 April 2015. ‘’Mereka yang demo hanya minoritas saja, toh sudah 70 persen pedagang membayar,’’ katanya. (ram)

Suluh Indonesia/ant

PENYAMBUTAN SATGAS PAMTAS - Walikota Bogor Bima Arya (tengah) bersama Dandim 0606/Kota Bogor Rahmat Santoso (kiri) dan Komandan Yonif 315/Garuda Muhammad Albar (kanan) mengikuti penyambutan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RIMalaysia di Lapangan Yonif 315/Garuda, jalan Gunung Batu, Kota Bogor, Jabar, kemarin.

Lapas Anak Tangerang :

Kilas Sita Bumbu Kedaluwarsa POLRESTA Bekasi Kota menyita 1,7 ton bumbu makanan yang dipasarkan dalam keadaan kedaluwarsa oleh produsen. Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Rudi Setiawan di Bekasi, kemarin mengatakan, pihaknya menyita tepung keju kedaluwarsa seberat 900 Kg, bumbu tabur goreng 800 Kg, satu dus Island rasa sambal balado, satu plastik bumbu kuah, satu kantong ekomie. Semuanya kedaluwarsa. Menurut dia, seluruh temuan itu disita pihaknya langsung dari rumah produksi di Kampung Rawabugel, RT02 RW03, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Produsen bumbu makanan itu merupakan pemilik rumah produksi bernama Caswati yang kini berstatus sebagai tersangka dalam kasus itu. Menurut dia, tersangka merekrut dua orang pegawainya yakni Hasan dan Wawan yang bertugas mencampur bahan dengan komposisi tertentu. Komposisi itu terdiri atas gula pasir, tepung bawang dan bumbu tabur goreng. (ant)

37 Binaan Ikuti Ujian Paket C TANGERANG - Pada Ujian Nasional (Unas) tahun ini Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Kota Tangerang menggelar ujian Paket C. Peserta yang mengikuti Paket C sebanyak 37 peserta dengan berbagai kasus. Ketua Pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Istimewa, Sutari mengatakan, 37 peserta bukan sepenuhnya berasal dari lapas terkait. Namun ada tiga orang berasal dari lapas dewasa dan 17 dari PKBM Bina Mitra.

Menurutnya, 20 peserta ujian merupakan usia pelajar sesuai dengan jenjangnya. Lanjut Sutari, persiapan pelaksanaan Unas sudah disiapkan dari jauh-jauh hari. Tidak jauh berbeda dengan sekolah pada umumnya, pihkanya sudah memfasilitasi peserta dengan pembekalan pendalaman materi, hingga uji coba soal. ‘’Kami sudah mempersiapkan peserta dengan bimbingan belajar lebih intensif menghadapi Unas kali ini,” ujarnya. Saat ditanya mengenai kasus yang

menimpa peserta Unas, Sutari tidak menjelaskan secara detail. Sementara, Kepala Seksi Bidang Kesetaraan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Gumilar menuturkan, sebanyak 1.582 peserta yang mengikuti ujian paket C yang tersebar di 27 PKBM dan 7 Pondok Pesantren termasuk di dalam lapas. Menurut Gumilar, paket C akan disejajarkan dengan jenjang SMA. Untuk soal tidak jauh berbeda dengan mata pelajaran yang diajarkan. (ram)

Pengemudi Maut Ikuti UN PENGEMUDI maut Rizky Adhitya Dinata (18), pelajar SMA Al-Azhar BSD, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel akhirnya diperbolehkan kembali ke sekolah. Siswa yang telah merenggut nyawa nenek dan cucu di jalan raya serpong inipun juga mengikuti Ujian Nasional sebagaimana siswa lain. Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMA Al-Azhar BSD, Suyitno kemarin mengatakan, Suyitno mengatakan, pasca insiden kecelakaan pelajar yang bermukim di kawasan Alam Sutera, Kecamatan Serpong Utara tersebut, tak pernah muncul di sekolah. Menurut Suyitno, selama proses penyelidikan terhadap Rizky berlangsung, Kepala Sekolah SMA Al-Azhar turut mendampingi peserta didiknya. Oleh karena itu, ia tak mengetahui secara detail perihal proses hukum yang kasusnya telah ditangani pihak Mapolresta Tangerang itu. (nov)

Suluh Indonesia/ant

PENERTIBAN PKL BOGOR -Sejumlah anggota Satpol PP Kota Bogor menyita minuman keras yang dijual pedagang kaki lima (PKL) saat penertiban di jalan Pengadilan, Kota Bogor, kemarin. Sebanyak 87 lapak PKL yang berjualan di atas trotoar di sepanjang jalan tersebut dibongkar.

PKL Jalan Pengadilan

Manfaatkan Bahu Jalan BOGOR - Satpol PP Kota Bogor akhirnya membongkar paksa puluhan lapak pedagang

kaki lima (PKL), di Jalan Pengadilan, Kota Bogor, kemarin. Kepala Satpol PP Kota

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

Bogor, Eko H. Prabowo mengatakan, penertiban lapak PKL di Jalan Pengadilan ini merupakan kegitan rutin lanjutan dalam program penataan dan penertiban PKL yang dilakukan Pemda Kota Bogor. ‘’Di lokasi ini ada sekitar 87 lapak PKL yang berada di atas trotoar, bahkan sebagian menggunakan bahu jalan. Kami jauh hari lalu sudah mengeluarkan surat pemberitahuan sekaligus imbauan agar lapak-lapak tersebut dibongkar,” tegasnya. Eko menjelaskan, penertiban dan pembongkaran puluhan lapak PKL ini mengacu pada Perda Kota Bogor Nomor 8 Tahun 2008. (bas)

Di Depok

2.185 Orang Ikut Ujian Paket C DEPOK - Sebanyak 2.185 peserta mengikuti ujian paket C di SDIT Al Muhajirin dan SMP Negeri 2 Depok yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Depok. Jumlah ini, naik dibanding tahun lalu sebanyak 1.683 peserta. Para peserta itu merupakan kelompok belajar dari 31 PKBM dan kelompok belajar di 11 UPT di Kota Depok. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Herry Pansila mengatakan peningkatan peserta paket C ini merupakan hal yang positif, ini merupakan cerminan bahwa warga Depok sudah mulai menyadari betapa pentingnya pendidikan dalam kehidupan. Selain itu, bertambahnya peserta ini juga merupakan hasil kerja keras Pemkot dalam menjaring warga yang belum memiliki ijasah untuk daftar Paket A, B dan C. ‘’Sejak tahun kemarin, kami sudah melakukan penjaringan warga putus sekolah untuk daftar kejar Paket dengan membuka stand pendaftaran di terminal dan tempat umum lainnya,” ujar Herry.

Untuk tahun ini, peserta tertua telah berusia 61 tahun sementara yang paling muda berusia 15 tahun. Peserta tertua peserta Ujian Paket C tersebut yakni Romdoniah yang merupakan perempuan kelahiran 1954 dan menjabat sebagai Sekretaris PKK di Kelurahan Serua, Depok. Romdoniah mengatakan bahwa hal yang memotivasinya untuk ikut ujian Paket C karena di dua Paud miliknya, rata-rata pengajarnya merupakan sarjana. Selain itu Romdoniah juga bercita-cita untuk melanjutkan kuliah dengan mengambil jurusan Agama. ‘’Di Paud Yayasan milik saya rata-rata pengajarnya sarjana, malu dong kalau pemiliknya justru hanya lulusan SMP,” ujarnya. Ibu empat anak ini mengatakan bahwa persiapannya untuk mengikuti ujian sudah matang karena proses belajarnya dilakukan dua kali. Proses belajar rutin dilakukan di SD Bojongsari 2 kemudian mendapatkan pendalaman pelajaran lagi yang di Paud miliknya. (jif)

Pemkot Depok

Bongkar Puluhan Bangunan Ilegal DEPOK-Tak kurang dari 65 bangunan liar semi permanen terpaksa diratakan dengan tanah oleh aparat gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok bersama Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), karena berdiri diatas lahan Pemkot Depok. Selain itu, pembongkaran yang juga dilakukan di sepanjang jalur pipa gas Beji, Depok tersebut petugas menerjunkan tiga alat berat, serta 250 personil gabungan. Sementara bangunan yang dibongkar kebanyakan berupa

tempat usaha, seperti warung nasi, salon, bengkel, dan beberapa rumah. Menurut Kepala Satpol PP Depok Nina Suzana, pembongkaran yang dilakukan pihaknya telah sesuai dengan prosedur. Sebab setelah dilayangkannya surat peringatan yang ketiga, Para pemilik bangunan liar di Beji tak kunjung membongkarnya. Sehingga mereka hanya bisa pasrah saat Satpol PP Depok melakukan aksi pembongkaran. ‘’Kami sudah berikan surat peringatan hingga ketiga kalinya, pemilik bangunan juga warga penda-

tang dan tidak ber-KTP Depok. Semua bangunan liar tidak berizin. Tentu ada tiga kali surat peringatan, maka ujungnya pembongkaran,” katanya di Depok, kemarin. Nina menambahkan, penertiban yang dilakukan mulai dari muka Jalan Margonda hingga kedalam Ketapang, merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dalam menata kota Depok agar lebih bersih, indah, dan nyaman. “Ini program Pemkot Depok hijau, Depok bersih, bukan hanya menjelang Adipura saja,” tegasnya. Nina menjelaskan bahwa

setelah pembongkaran, maka tugas pokok dan fungsi (tupoksi) selanjutnya diserahkan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Rencananya lokasi tersebut akan dibuat taman untuk menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Depok. ‘’Kembalikan ke RTH fungsi awal, mungkin DKP dan Pertamina mau bikin program jadikan taman,” jelasnya. Tak hanya bangunan ilegal, di lokasi juga terdapat TPS ilegal yang selalu menebar aroma tidak sedap dan mengganggu warga. (jif)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 15 April 2015

F OKUS Melanjutkan Upaya Pemberantasan Korupsi ORUPSI selalu menjadi pembicaraan kita, bahkan sejak zaman Orde Baru. Malah, sebelumnya juga sudah dilakukan langkah-langkah pemberantasan hanya karena belum demikian majunya ilmu komunikasi dan media massa, pencatatannya menjadi kurang. Pada masa Orde Baru, hal ini diungkapkan dengan kalimat pungutan liar (pungli). Hal ini tidak saja dilakukan oleh oknum-oknum petugas keamanan yang suka menarik uang di jalanan, tetapi juga oknum aparat pemerintah. Uang sogokan, suap dan sejenisnya bahkan masuk menuju ranah olahraga sepak bola. Oknum yang tidak menghormati kesehatan masyarakat bahkan berani-beraninya mempermainkan harga obat, sesuatu yang mungkin juga kita temui sekarang. Dengan konteks itulah kita mengatakan bahwa korupsi tersebut ada di segala bidang, dan menjadi tugas kitalah untuk memberantasnya. Jadi, sesungguhnya tidak cukup hanya mengandalkan lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saja. Ketika kita mengatakan bahwa tindakan penyimpangan tersebut ada di segala bidang, maka tantangannya justru paling besar di sini karena bidang yang dimaksudkan itu luas. Korupsi kita lihat dari cara orang mempermainkan kualitas barang. Pada sebuah bangunan, misalnya, orang dapat saja memasang barang kelas dua sebagai pelengkapnya, bukan seperti yang telah diusulkan dalam proposal. Demikian juga dengan perekrutan pegawai. Hanya keluarga dan kerabatnya saja yang diloloskan. Begitu juga korupsi waktu yang sangat sering kita jumpai di masyarakat. Dalam proses bernegara, ada yang menyebutkan bahwa korupsi merupakan penyakit dari negara sedang berkembang atau negara yang baru merdeka. Mungkin hal ini benar karena transisi masyarakatnya memberikan keadaan di mana para elite yang lebih mengetahui proses pembangunan. Pada proses itulah terjadi aliran dana dan uang yang hanya diketahui oleh elite-elite negara tersebut. Maka sangat berpotensilah kemudian elite-elite tersebut menjadi pelaku utama korupsi. Sepanjang yang kita lihat sekarang, apa yang terjadi di Indonesia, korupsi dilakukan oleh orang-orang yang duduk di kalangan atas. Oknum itulah yang lebih banyak dipermasalahkan dan kemudian dihujat oleh masyarakat. Dengan fenomena demikian boleh kita katakan bahwa korupsi cenderung terjadi di negara-negara berkembang. Dari sudut pandang inilah kemudian kita memandang bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut sangat penting kedudukannya di Indonesia. Ia menjadi simbol, sekaligus penggerak dari pemberantasan korupsi tersebut. Masyarakat Indonesia, dengan melihat begitu beragamnya korupsi di Indonesia, harus mempunyai keyakinan bahwa lembaga ini penting. Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi peluru yang berbasiskan masyarakat untuk memberantas pelanggaran-pelanggaran tersebut. Jadi, berbagai komentar yang memihak KPK saat mendapatkan masalah ketika menangani kasus Budi Gunawan, kita pandang sebagai seuatu yang wajar. Bahkan dari situ kita melihat seluruh lapisan masyarakat mendukung keberadaan lembaga tersebut. Jelas kita mempunyai pikiran positif ketika beberapa pejabat teras Indonesia kembali diproses kasusnya dan sepanjang yang terlihat, tidak menghadapi hambatan berarti saat ini. Mudah-mudahan demikian seterusnya agar ke depan benar-benar sangat minimal tindakan-tindakan penyimpangan tersebut. Tentu juga kita menghargai mereka yang bersedia bekerja sama dengan KPK, yang intinya memberikan dukungan kepada perjuangan masyarakat yang sudah dilakukan sejak zaman Orde Baru. Mari kita dukung lembaga ini untuk menegakkan nilai-nilai kejujuran di Indonesia. ***

K

Bang D

el

DPR anggarkan

untuk pembelian pewangi ruangan

Menguatkan Peran KPK dengan Dukungan Masyarakat PERKEMBANGAN menarik terjadi di lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah Suryadarma Ali ditahan beberapa waktu lalu. Kemudian, mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik juga hadir di KPK diperiksa sebagai saksi untuk mantan Sekjen ESDM Waryono Karno. Setidaknya ini merupakan langkah baru bagi lembaga itu setelah sempat “goyah” menangani kasus Budi Gunawan yang menghebohkan tersebut. Masyarakat jelas juga ikut bersemangat dengan langkah yang terjadi karena korupsi bukan saja telah membudaya akan tetapi memerlukan energi yang benar-benar kuat untuk memberantasnya. Energi ini memerlukan motor yang besar dalam bentuk kelembagaan karena di sanalah legitimasi hukum dan juga sosial untuk memberantasnya. Dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, persoalannya dapat dipecah-pecah karena pengertian korupsi itu menyangkut banyak penafsiran di masyarakat. Dari sisi normatif yang menyangkut hukum dan norma-norma di masyarakat, yang dimaksudkan dengan korupsi adalah penyimpangan menyangkut penyalahgunaan wewenang, baik dalam konteks uang, waktu, tempat, benda, objek dan subjek. Seseorang yang mendapatkan keuntungan secara tidak wajar adalah korupsi. Demikian juga yang menggelapkan uang atas nama orang lain. Memberikan uang sogokan juga merupakan korupsi, seperti juga memakai bahan yang tidak sesuai patokan untuk membangun. Demikian seterusnya. Meski hukum membatasai pengertiannya, masyarakat menganggap semua penyimpangan itu sebagai korupsi. Akan tetapi dalam praktik masyarakat juga muncul kontradiksi. Seluruh penyimpangan yang disebutkan di atas, dianggap sebagai sesuatu yang wajar (apalagi dalam skala yang dipandang lebih kecil), karena fenomena tersebut sudah berlangsung lama dan meluas. Bayangkan misalnya, uang kembalian dengan permen di swalayan, sempat dianggap sebagai kewajaran sebelum kemudian muncul kesadaran sosial baru bahwa itu pelanggaran. Keberangkatan bus yang lambat dari jadwal, juga dianggap wajar. Padahal semuanya itu merupakan bagian dari korupsi waktu yang tidak boleh dibiarkan. Dianggap Wajar Pada konteks kelompok masyarakat tertentu yang suka memperkaya diri secara berlebihan, korupsi dan penggelapan malah dianggap sebagai sebuah kewajaran. Konon ada orang-orang yang menjadi calo pegawai negeri (termasuk pegawai kontrak) yang menjadi kaya raya dengan memu-

sebesar Rp 2,3 miliar

Biar disiplin ikut sidang ...

5

Oleh I Nyoman Rida Irawan Sumber daya memberikan gambaran pada dua hal. Yang pertama tentang kuantitas yang diperlihatkan. Sumber daya, mulai dari pegawai, penyidik sampai dengan pejabat yang mengendalikan lembaga tersebut, memberi informasi kepada masyarakat bahwa diperlukan orang-orang yang tangguh untuk duduk di lembaga ini. Kalaupun kemudian orang-orang tangguh seperti ini mendapat gangguan besar dan “berhasil” dibuat terpojok, hal itu memberikan gambaran bahwa perjuangan untuk memberantas korupsi memang luar biasa berat. ngut uang tidak sah tersebut ratusan juta untuk satu orang. Demikian juga dengan orang-orang yang suka mempermainkan harga tanah (apalagi di Bali). Mereka memandang praktik ini sebagai sebuah kebiasaan yang banyak dilakukan oleh pihak lain di luar dirinya. Pemungutan tidak sah atau pungutan liar yang terjadi itu sebagai sebuah objektivasi masyarakat yang kemudian diinternalisasi lagi, dipandang sebagai sebuah kebiasaan karena menjadi praktik umum. Ini pula yang terjadi pada pungutan-pungutan yang dilakukan oleh oknum kepolisian pada kendaraan lalu lintas di jalan raya. Sekali lagi, padahal itu adalah ciptaan (konstruksi) manusia yang bertitik tolak dari sebuah penyimpangan. Realitas itulah yang kini memerlukan langkah berat untuk memberantasnya. Di negara yang masyarakatnya memandang hal itu sebagai sebuah kebiasaan dan bahkan kewajaran, memerlukan

kerja keras untuk memberantasnya. Harus diakui bahwa masyarakat Indonesia cenderung mengatakan hal ini sebagai sebuah kebiasaan dan membudaya. Akan tetapi di zaman transformasi peran sekarang, sebagian elite sosial memerlukan sebuah keadaan yang baru untuk memajukan kesejahteraan warga demi kemajuan negara. Yang terakhir ini adalah kelompok idealis masyarakat yang berpikiran lebih maju, terdidik dan berhasil melalui cara-cara yang normatif. Motor Penggerak Pencegahan korupsi dipandang sebagai alat untuk membangkitkan negara dari ketertinggalan dunia. Pada konteks itulah pentingnya sebuah lembaga sebagai sebuah motor penggerak pemberantasan korupsi. Sebagai motor dan penggerak, ia tidak boleh diam dan harus selalu bergerak untuk memberikan bukti kepada masyarakat bahwa tujuan pembentukan lembaga itu memang selalu diupayakan

dicapai bagaimanapun tantangan menghadang. Perkembangan pemberantasan korupsi, apalagi yang berskala besar, akan berbanding lurus dengan kegiatan dan dinamika dari lembaganya, KPK. Lembaga mempunyai strategi, sumber daya, dan dasar hukum untuk melaksanakan tugas pemberantasan tersebut. Dalam melaksanakan tugas, strategi ini memberikan sumbangan penting kepada masyarakat untuk membantu memberikan info kepada lembaga untuk melaksanakan tugasnya. Misalnya, kalaupun KPK dibolehkan untuk melakukan penyadapan, informasi awal soal lokasi pasti memerlukan bantuan masyarakat (kecuali alat komunikasi berteknologi tinggi telah dipakai). Staretgi tersebut juga akan memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa korupsi merupakan kejahatan yang besar sehingga harus dihindari. Meski strategi juga merangsang pelaku untuk bertindak lebih lihai, akan tetapi jelas akan memberikan tingkat kesulitan yang lebih tinggi sehingga diharapkan strategi ini mampu juga menekan tindakan korupsi. Sumber daya memberikan gambaran pada dua hal. Yang pertama tentang kuantitas yang diperlihatkan. Sumber daya, mulai dari pegawai, penyidik sampai dengan pejabat yang mengendalikan lembaga tersebut, memberi informasi kepada masyarakat bahwa diperlukan orang-orang yang tangguh untuk duduk di lembaga ini. Kalaupun kemudian orang-orang tangguh seperti ini mendapat gangguan besar dan “berhasil” dibuat terpojok, hal itu memberikan gambaran bahwa perjuangan untuk memberantas korupsi memang luar biasa berat. Di sinilah pembenaran dari rakyat untuk berpihak kepada KPK, bukan sekadar memberi acungan jempol, tetapi langsung memberi semangat membantu mereka untuk menyelenggarakan tugasnya. Kedua, persoalan kualitas. Seperti yang telah diutarakan, bahwa menjadi penegak hukum di bidang korupsi bukan saja memerlukan orang terdidik tetapi juga berintegritas tinggi, bersemangat dan memerlukan pengorbanan. Jadi, masyarakat harus memberi hormat dan apresiasi besar kepada sumber daya yang dimiliki KPK. Hal ini sangat penting terutama di saat lembaga tersebut sedang berada pada titik tantangan yang besar seperti saat menangani kasus Budi Gunawan beberapa waktu lalu. Dengan demikian, kembali menguatnya peran KPK sekarang, merupakan sebuah harapan kemenangan dan kontinuitas upaya pemberantasan korupsi. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Jalanan Berlubang Masih Hiasi Jakarta SAYA sangat perihatin melihat keadaan Jakarta. Disamping sangat macet dan keadaan masyarakatnya yang tak sadar akan keselamatan dalam berkendara. Peraturan yang ada hanya menjadi pelengkap saja dan ditaati saat ada aparat kepolisoan yang sedang berjaga. Disaat tak ada polisi maka keadaan kembali runyam. Sudah hampir mendekati satu dekade ini keadaan Jakarta masih saja belum membaik. Keadaan jalanannya yang masih sering mengagetkan dengan kemunculan lubang-lubang yang membahayakan. Saya harap Pak Gubernur yang baru bisa membenahi keadaan ini. Keadaan yang mencerminkan bahayanya jalanan Jakarta adalah ada disekitar fly over tanjakan

Tomang. Bagi pengendara sepeda motor lobang itu cukup memberikan sedikit rasa guncangan yang menggetarkan dan oleng. Dijalan depan Citraland atau mall Ciputra arah indosiar juga banyak gundukan tambalan jalan yang ngga jelas dan lubangnya pun cukup bikin motor cepet rusak. Bahkan di jalan S Parman pun masih belum mulus. Jalananya masih dihiasi gundukan bekas dempulan ala kerja asal-asalan yang bikin pengendara harus waspada. Sebenarnya masih ada banyak yang harus dikoreksi dari kinerja Pemda baik di lapangan ataupun secara data terperinci namun kita masih menunggu perubahan yang lebih baik. Romla Jatinegara, Jakarta

Keresahan di Dalam Bus Kota KEBERADAAN para pengamen mengundang rasa kasihan dan miris. Melihat mereka yang rata-rata adalah para anak muda dalam usia yang produktif dan seharusnya bersekolah, kuliah, atau bekerja pada profesi yang lebih layak. mereka harus berkejar-kejaran dengan petugas dan hidup menghadapi tantangan kekerasan di Jalanan. Seiring dengan kerasnya penertiban yang ingin diterapkan Pemda DKI untuk memberantas para pengemis, pengasong, atau pengamen Jalanan. Pemaksaan dengan gaya ala mereka yang seperti preman meminta uang kepada para penumpang membuat rasa takut penumpang bus. Bahkan modus gerombolan or-

ang yang tanpa mengamen tapi langsung meminta uang para penumpang dengan mengaku sebagai mantan narapidana hampir seperti rampok sangat membuat masyarakat penguna jasa bus kota semakin depresi. Hanya karena tak mengangkat tangan saat tak memberi mereka uang sudah bisa menjadi alasan mereka untuk berlaku anarkis. Saya sangat mengharapkan kota Jakarta tak lagi rawan. Di tempat apapun yang sifatnya umum saya harap pemerintah menjamin dan melindungi keselamatan warganya. Semoga saja ada tindakan tegas solusi masalah ini. Rutth Oktavia Kali Bata, Jakarta Selatan

Bantu Pengusaha Pribumi PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya.

Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Pentingnya peran pemerintah dalam memberi peluang baik dalam wujud usaha (modal) ataupun lapangan pekerjaan bagi rakyat yang sudah terlanjur terjebak dalam dimensi pola hidup negara industrialis dan materialistis. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 15 April 2015

6

Pelatih Persipura Nilai Timnya Kurang Beruntung JAYAPURA - Maziya Sports and Recreation asal Maladewa berhasil meuwujudkan targetnya untuk mencuri poin di Stadion Mandala Jayapura, setelah pada Selasa sore, mampu memaksa Persipura Jayapura bermain imbang tanpa gol di lanjutan babak frup AFC Cup 2015. Pada awal babak pertama, Maziya terlebih dahulu menciptakan peluang melalui sundulan penyerangnya Pablo Rodriguez Aracil yang memanfaatkan tendangan bebas Samdhoh dari sebelah kiri pertahanan Persipura, beruntung bola masih melambung diatas mistar gawang yang dijaga Dede Sulaiman. Tak lama berselang, giliran Persipura yang menciptakan peluang melalui kaki Boaz Solossa yang menyambut bola liar didaerah kotak pinalti lawan, hanya tendangannya mudah dijinakkan kiper lawan. Hingga pertengahan babak pertama, tempo permainan relatif pelan dengan penguasaan bola didominasi oleh Persipura.

Baru pada menit ke 38, pemain anyar Persipura Zulham Zamrun menciptakan peluang emas setelah ia berhasil mengecoh dua pemain belakang Maziya, naas usahanya yang tinggal berhadapan dengan kiper masih jauh menemui sasaran. Sampai peluit panjang tanda babak pertama berakhir ditiupkan wasit asal Thailand Sivakron Pu Udom, tidak ada gol yang tercipta dari kedua belah pihak. Memasuki babak kedua Persipura langsung mengambil inisiatif serangan, hasilnya pada menit ke 50 Boaz Solossa yang berdiri bebas menyambut umpan silang Robertino tidak berhasil menyempurnakan tendangannya dan bola pun melambung jauh dari mistar gawang. Setelah itu, berturut-turut Nelson alom, Zulham Zamrun, Boas Solossa dan Gerald Pangkali bergantian melepas tembakkan yang semuanya belum berhasil menemui sasaran. Baru mada menit ke 61 Boaz Solossa yang melepaskan tendangan keras mendatar dengan

kaki kanannya dapat mengirimkan bola ke sudut kanan bawah gawang Maziya yang dijaga Imran. Namun, sang kiper masih berhasil menepis bola, bola muntah yang disambut Ruben Sanadi pun kembali bisa dihalau sang kiper sehingga usaha mereka hanya menghasilkan tendangan sudut. Mencoba menambah daya gedor, Persipura memasukkan Ferinando Pahabol pada menit ke 65 untuk menggantikan Nelson Alom. Hasilnya, dua kali berturut-turut Ferinando Pahabol dapat melepaskan tembakkan dari luar kotak pinalti yang dapat menemui sasaran, hanya kiper Mayiza masih terlalu tangguh menjaga gawangnya. Maziya yang di sisa pertandingan menumpuk pemainnya di areal pertahanannya sendiri, sukses membendung seluruh usaha pemain Persipura hingga empat menit masa tambahan waktu berakhir, tidak ada satu gol pun yang tercipta dari kedua kubu. Pelatih Kepala Maziya Ali

Keterlibatan Pemerintah

Jangan Terus Dianggap Intervensi JAKARTA - Mantan anggota Komite Normalisasi PSSI, FX Hadi Rudiyatmo menegaskan keterlibatan pemerintah dalam hal ini Kemenpora dalam menyelesaikan polemik persepakbolaan nasional jangan terus dianggap sebuah intervensi. “PSSI dibelakangnya ada huruf I-nya (Indonesia). Jika pemerintah tidak boleh dilibatkan yang I-nya dihilangkan saja. Jadi PSS, bisakan?,” kata FX Hadi Rudiyatmo pada Diskusi Interaktif “Menakar Calon Ketua Umum PSSI Yang Kapabel” di Jakarta, kemarin. Menurut dia, PSSI bisa saja tunduk pada statuta FIFA, namun juga harus diakui jika sepak bola itu membawa nama bangsa. Untuk itu, sah-sah saja jika pemerintah terlibat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. “Mestinya negara ikut terlibat boleh. Tetapi, tidak semata-mata dikatakan inter-

vensi. Kita jangan mau diadu oleh FIFA,” katanya menambahkan. Sebelumnya, Menpora Imam Nahrawi mendapatkan surat dari FIFA terkait dengan pelaksanaan kompetisi Indonesia Super League (ISL). Hal ini terjadi karena Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tidak merekomendasikan tim Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya turun pada kompetisi tertinggi di Tanah Air. Dalam surat per 10 April yang ditandatangani Sekjen FIFA Jerome Valcke, federasi sepak bola dunia itu mengancam akan memberikan sanksi karena ada keterlibatan pihak ketiga dalam menentukan jumlah peserta kompetisi. “Statuta FIFA memang harus dijunjung tinggi. Tapi kita juga harus sadar jika kita berada di negara yang berdaulat. Negara intervensi ya sah-sah saja. Tapi in-

tervensinya tidak menentang statuta,” kata pria yang juga Walikota Surakarta itu. Pria yang juga penasehat tim Persis Solo itu bahkan menanggapi dengan dingin terkait ancaman sanksi dari FIFA. Pihaknya menilai pemberian sanksi belum tentu mampu membawa perbaikan bagi persepakbolaan nasional. “Kemenpora lebih baik membekukan kepengurusan PSSI saat ini dan selanjutnya menata ulang dari awal,” kata pria yang juga politisi dari PDIP itu. Kritisnya sikap FX Hadi Rudiyatmo terhadap kondisi persepakbolaan nasional sudah berjalan lama. Bahkan pihaknya menyayangkan langkah PSSI dan PT Liga Indonesia selalu operator ISL menghentikan kompetisi di Tanah Air karena akan berdampak pada banyak hal termasuk kompetisi Divisi Utama. (ant)

Suzain usai pertandingan mengatakan, hasil 0-0 yang diraih sesuai dengan target yang ingin dicapai pihaknya untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur AFC Cup 2015.”Ini pertandingan yang sulit dan seluruh pemain bekerja keras selama pertandingan. Saya sangat puas dengan hasil seri ini,” ujarnya. Sementara itu, pelatih Kepala Persipura Osvaldo Lessa menilai anak asuhnya sudah bermain bagus selama 90 menit pertandingan, hanya saja ada faktor lain yang membuat timnya harus puas menerima hasil tersebut. “Pemain bermain bagus dan banyak peluang yang tercipta, hanya tidak ada satu bola pun yang mau masuk. Kami hanya kurang beruntung,” ucapnya. Dengan hasil ini, untuk sementara persipura tetap kokoh di puncak klasemen Grup E AFC Cup dengan poin 10 dari empat pertandingan, sedangkan Maziya masih terpaku di urutan ketiga dengan empat poin. (ant)

Suluh Indonesia/ant

LEWATI HADANGAN LAWAN - Pesepak bola Persipura Jayapura Zulham Zamrun (kiri) berusaha melewati hadangan dari pesepak bola Maziya Samdhooh (kedua kiri) dalam lanjutan kompetisi AFC Cup 2015 Grub E di Stadion Mandala Jayapura, Papua, kemarin. Dalam pertandingan bersebut kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Hentikan Kompetisi

Menpora Harus Tanggung Jawab JAKARTA - Berhentinya QNB League (ISL-red) akibat larangan BOPI dan Menpora tanpa ada jalan keluar, dinilai telah salah serta merusak kompetisi sepak bola Indonesia. Menpora Imam Nahrawi pun dinilai harus melakukan berbagai langkah tegas dan adil, dalam memutuskan permasalahan sepak bola di Indonesia, khsusunya kasus Arema dan Persebaya. Menurut Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo yang hadir

dalam seminar bertema Menakar Ketua Umum PSSI yang Kapabel, mengaku, sudah selayaknya Menpora sebagai pemimpin mau melayani dan melihat permasalahan secara jeli. “Jika ingin berhentikan kompetisi silahkan tapi harus ada solusi, bahkan jika Arema dan Persebaya salah, maka sudah seharusnya dibantu, dan dicarikan jalan keluar,” ucap Hadi dalam seminar di Jakarta, kemarin. “Harus dilihat yang bermasalah itu adalah perusahaan bukan klubnya, maka

klub tidak salah dan harus tetap mendapat izin bertanding,” ucap Hadi yang mantan Wakil Ketua Komite Normalisasi. Jika kompetisi ditunda, jenjang kompetisi seperti Divisoi Utama juga bisa berdampak buruk bagi tingkatan kompetisi sepak bola Indonesia. “Menpora harus mau mendengarkan rakyat atas masalah ini, jangan tertutup, bahkan tidak menutup kemungkinan Menpora bisa diganti akibat kendala ini, kita bisa ajukan ke Presiden dan buat petisi untuk per-

gantian ini,” tambahnya. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu banyak pemberitaan pergantian Menpora akibat permasalahan ini, bagi Imam Nahrawi mengaku, tidak khawatir dan fokus pada bekerja. “Kita ini berada di negara demokrasi, dan memungkinkan siapapun bicara, judi silahkan saja, saya tidak pikirkan resuffle oleh Presiden, saya fokus bekerja sesuai ketentuan UU, tapi masyarakat nantinya bisa menilai,” ucap Imam secara terpisah. (pts)

Rangkul Indonesia

Menpora Suriname Fokus Tingkatkan Atlet JAKARTA - Untuk meningkatkan prestasi cabang olahraga masa mendatang, pemerinah Suriname akan merangkul Indonesia dalam kerja sama di beberapa cabang olahraga dan kepemudaan. Kesepakatan ini dilakukan dalam MoU antara Menpora Suriname, Ismanto Adna dan Menpora Indonesia, Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora. Dalam kesepakatan itu nantinya akan dilakukan pertukaran pelatih dan informasi cabang olahraga unggulan kedua negara, selain itu juga akan membahas kerja sama kepemudaan. “Kerja sama ini tidak hanya untuk menjalin komunikasi kedua bangsa, tapi juga ranah olahraga, kami akan mengirim para atlet dan pertukaran ilmu,” ucap Menpora Imam Nahrawi kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Dalam kerja sama ini, Indonesia sepakat fokus memberikan pelatihan dan pertukaran alet pada cabor bulutangkis, pencak silat, dan cabor lainnya. Sedangkan Suriname memberikan dukungan pada cabang olahraga atletik, renang dan lainnya. “Saya bangga bisa tiba di tanah kelahiran leluhur, dan sangat bangga bisa menjalin kerja sama dalam bidang olahraga dan kepemudaan,” ucap Ismanto Adna. Menpora Suriname juga mengunjungi Stadion Utama Gelora Bung Karno, dan sekolah atlet di Ragunan. “Stadion Gelora Bung Karno sangat menakjubkan, kami ingin memiliki stadion seperti ini, karena kami masih perlu penambahan stadion baru, dan Indonesia menjadi acuan kami untuk persiapan olahraga,” tambahnya. (pts)

Terancam FIFA

Menpora Kirim Tim

JAKARTA - Kemenpora akhirnya angkat bicara terkait surat FIFA, dan akan menyiapkan tim untuk berkomunikasi secara langsung dengan petinggi organisasi sepak bola dunia tersebut. Upaya ini dilakukan, agar Indonesia terhindari dari sanksi. Menurut Menpora Imam Nahrawi, pihaknya akan segera membentuk tim untuk bertemu FIFA, dan bisa menjelaskan semua permasalahan yang ada. “Kita akan bentuk tim mewakili pemerintah untuk menjelaskan dan menjaga hubungan baik, sehingga bisa menjelaskan kepada FIFA,” ucap Imam kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, FIFA mengirim surat kepada Menpora yang ditanda tangani Sekretaris Jendral Jerome Valcke pada 10 April. Surat tersebut menegaskan keberatan dengan tindakan BOPI dan Kemenpora, serta juga menyebutkan jika semua anggota FIFA harus mengelola urusan secara independen dan tanpa pengaruh pihak ketiga, khususnya terkait masalah larangan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya. Bahkan, Valcke juga mencantumkan jika permintaan tersebut tidak dipenuhi, kemungkinan besar PSSI bisa terkena sanksi. “Saya tidak tahu apakah surat kami sebelumnya dibaca FIFA sehingga ada surat 10 April lalu. Untuk itulah kami harus bisa menjelaskan secara detail kepada FIFA,” tuturnya. Namun langkah Menpora mengirim tim menemui FIFA akan terkendala, karena FIFA hanya akan menemui anggotanya, dan bukan pemerintah. (pts)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 15 April 2015

7

LiverpoolHidupkan

Asa ke Liga Champion

Suluh Indonesia/ap

ABSEN -Bayern akan tampil tanpa diperkuat Arjen Robben, Franck Ribery dan Bastian Schweinsteiger, saat bertandang ke Porto untuk memainkan pertandingan leg pertama babak delapan besar Liga Champions pada Rabu waktu setempat atau Kamis WIB.

Hadapi Porto

Kenya

Bayern Tetap Pede Tanpa Pemain Kunci BERLIN - Bayern Munich boleh jadi kehilangan beberapa pemain kunci mereka saat bertandang ke Porto untuk memainkan pertandingan leg pertama babak delapan besar Liga Champions pada Rabu waktu setempat atau Kamis WIB, namun tim Jerman itu tetap percaya diri karena mereka merasa cukup kuat untuk mempertahankan tugas penting mereka. Pada pertandingan nanti, Bayern akan tampil tanpa diperkuat Arjen Robben, Franck Ribery dan Bastian Schweinsteiger, namun mereka sadar bahwa musim mereka

tidak akan sukses tanpa bisa melangkah lebih lanjut di Liga Champions. Bayern tiba di kota Portugal itu lebih awal pada Senin untuk pertandingan Rabu ketika pelatih Pep Guardiola ingin lebih fokus perihal pemain cedera. Pada final 1987, Porto sempat mengalahkan Bayern di final ketika waktu itu bernama European Cup — mereka hanya menang sekali dalam lima pertandingan melawan Bayern. Namun satu hal yang penting bagi tim Jerman itu adalah kembali ke Munich untuk pertandingan balasan dan kemudian lolos, seperti yang

mereka lakukan pada dua pertemuan sebelumnya melawan Porto di perempatfinal. “Kami tahu ini tidak akan mudah bertanding di Porto, kami difavoritkan tapi kami tidak mempedulikan itu,” tambahnya. Juara lima kali Bayern sedang mengincar sukses keempat semifinal, namun juga akan tampil tanpa bek David Alaba dan Medhi Benatia. Namun pelatih Guardiola masih memiliki bek tengah Jerome Boateng, yang sempat istirahat saat timnya menang 3-0 atas Eintrracht Frankfurt pada Sabtu, yang akan kembali ke lapangan.

LIVERPOOL - Liverpool menghidupkan harapan bisa berkiprah di Liga Champion musim depan setelah menang 2-0 atas Newcastle United yang bermain dengan 10 pemain, pada laga liga utama Inggris, Senin waktu setempat. Gol Liverpool masing-masing dicetak oleh Raheem Sterling dan Joe Allen, dan sekaligus memperpendek jarak dengan Manchester City yang menempati posisi keempat klasemen dengan terpaut empat angka dengan masih menyisakan enam pertandingan. Dalam pertandingan itu Sterling mencetak gol pada menit kesembilan untuk memberi start sempurna bagi Liverpool, menyusul kekalahan mereka sebelumnya dari Manchester United dan Arsenal. Sementara itu Allen menambah gol bagi Liverpool pada menit ke-70 dan memastikan kemenangan Liverpool ketika Newcastle yang harus kehilangan satu pemainnya Moussa Sissoko yang diusir keluar lapangan karena akumulasi kartu kuning, didera kekalahan langsung kelima di liga. Dengan hasil kemenangan itu kini Liverpool mengumpulkan 57 angka dari 32 pertandingan, satu angka lebih unggul dari Southampton yang menduduki urutan keenam klasemen, dan mendekati City yang kalah 2-4 di Manchester United pada pertandingan Minggu, sedangkan dengan kekalahan itu Newcastle harus tetap berada di urutan ke-13 dengan 35 angka. “Manchester City mungkin bisa membuka pintu jika mampu menjaga kemenangan kami dan kami akan melihat apa yang akan terjadi dan saya yakin akan ada kejutan,” kata pelatih Liverpool Brendan Rodgers. (ant)

Sedangkan Porto yang sedang mengincar sukses semifinal pertama mereka sejak memenangi tropi itu pada 2004, juga sedang menikmati kegairahan mereka setelah mengalahkan Rio Ave 3-1 pada Sabtu. Pemain sayap Ricardo Quaresma kembali menjadi target setelah dia sukses mencetak tiga gol dalam dua pertandingan. “Tim telah melakukan beberapa hal dengan baik dan mereka bermain cukup cantik, secara keseluruhan,” kata pelatih Porto Julen Lopetegui yang juga mantan rekan satu tim Guardiola di Barcelona dan timnas Spanyol. (ant)

Hukum Dua Agen Atlet Terkait Doping NAIROBI - Atletik Kenya mengatakan pada Senin waktu setempat, mereka menghukum dua agen asing selama enam bulan dengan tidak memperbolehkan mengelola para atlet, setelah sebuah investigasi menuduh agen tersebut mempraktekkan doping terhadap para pelari. Terhukum Rosa & Associati yang dijalankan Gabriele Rosa dari Italia, dan Volare Sports yang ditangani oleh Gerard van de Veen dari Belanda, merupakan agen yang menangani beberapa atlet top Kenya. “AK memutuskan menghukum dua agen itu selama hasil investigasi selesai dan setelah itu kami akan memutuskan

apakah mereka boleh kembali bekerja atau tidak,” kata presidenf AK Isaiah Kiplagat. “Hukuman ini....akan berlangsung selama enam bulan,” katanya. “Ada banyak laporan yang berkaitan dengan doping di Kenya, dan itu banyak melibatkan orang, agen, dokter dan farmasi, kami tahu tentang intrik dan kritik ini, dan kami ingin kesepakatan itu,” tambahnya. Namun Van de Veen dan para pejabat di Rosa & Associati tidak mau berkomentar tentang masalah itu. Kenya mengangkat para agen asing itu untuk menangani para atlet agar terjauh dari narkoba, namun pemerintah Kenya menuduh mere-

ka justru tidak mengindahkan masalah itu. Rita Jeptoo, tiga kali pemenang marathon Boston dan dua kali pemenang lomba Chicago, tahun lalu gagal tes doping, atlet Kenya itu akhirnya dihukum larangan bertanding selama dua tahun, dia ditangani oleh agen Rosa & Associati. Kiplagat mengatakan para atlet Kenya akan bekerja dengan badan atletik internasional, IAAF dan akan bertemu dengan para promotor Diamond League untuk menyepakati tentang bagaimana cara menangani atlet yang ditangani oleh dua agent tersebut, untuk memastikan tidak kehilangan kompetisi. (ant)

PSG Tantang Barcelona Tanpa Ibra PARIS - Paris St Germain akan menghadapi tantangan berat dalam laga pertama perempat final Liga Champions melawan Barcelona Rabu (15/4), tanpa striker Zlatan Ibrahimovic dan beberapa pemain kunci. Pertandingan di Parc des Princes nanti juga merupakan kesempatan bagi PSG untuk melangkah lebih jauh di turnamen antarklub paling bergengsi di Eropa ini. Pada dua musim sebelumnya PSG kandas di perempat final karena kalah produktivitas gol tandang, termasuk dari Barcelona tahun 2013. Mereka juga mengincar semifinal pertama dalam 20 tahun meski kini dalam kondisi yang berat. Di Liga Prancis PSG masih memimpin klasemen dengan keunggulan satu poin penuh. Akhir pekan lalu klub Kota Paruis itu juga meraih Piala Liga setelah menaklukkan Bastia 4-0. Ibrahimovic mencetak dua gol pada pertandingan itu. Sebelumnya pemain asal Swedia tersebut membuat trigol sast PSG menang 4-1 atas Saint-Etienne

SERPONG

pada semifina Piala Prancis. Namun dalam menjamu Barcelona nanti, Ibrahimovic tidak dapat tampil karena hukuman kartu merah saat pertandingan 16 besar Liga Champions melawan Chelsea bulan lalu. Ibrahimovic juga akan memulai masa skorsing empat pertandingan domestik karena menghina ofisial lapangan, sehingga PSG harus terbiasa tampil tanpa pemain yang musim ini telah mencetak 28 gol tersebut. “Ia tampil bagus, sangat bagus,” kata pelatih Laurent Blanc mengenai penampilan Ibra di final Piala Liga. “Target dia sekarang adalah bisa tampil pada pertandingan perempat final kedua melawan Barcelona. Ia punya cukup waktu untuk istirahat,” katanya. Blanc juga akan kehilangan Marco Verratti karena hukuman kartu, sementara David Luiz dan Thiago Motta masih cedera. Meskipun demikian, absennya Ibrahimovic bukan sesuatu yang terlalu mengkhawatirkan, karena saat ia cedera saat pertandingan fase grup

September tahun lalu PSG dapat mengalahkan Barcelona 3-2. Sementara ini Barcelona sudah delapan kali berturut-turut mencapai perempat final Liga Champions. Kecuali Dani Alves yang absen karena hukuman kartu, pemain-pemain Barca dalam kondisi bugar. Pasukan Luis Enrique kini di puncak klasemen Liga Spanyol, namun mereka perlu berbenah lagi setelah ditahan imbang Sevilla 2-2 Sabtu lalu. Neymar mencetak gol pada pertandingan itu, tapi ia tidak menyembunyikan rasa kecewanya ketika ia diganti. Pemain Brazil itu tentunya sangat ingin ditampilkan melawan PSG, apalagi ia juga mencetak gol saat pertemuan antarkedua klub itu di fase grup. “Kami harus menghindari kesalahan dan tidak kebobolan” kata pemain Barca asal Brazil lainnya, Adriano. “Mereka (PSG) punya banya pemain berkualitas hanya perlu sedikit kesempatan untuk mencetak gol. Mereka sangat berbahaya terutama di babak kedua,” katanya. (ant)

BOGOR

PASANG IKLAN GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 15 April 2015

8

BC Bali Gagalkan

Penyelundupan Narkotika KUTA - Petugas Bea Cukai Ngurah Rai menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja dan kokain melalui pos dikirim dari New York, AS, yang disimpan di dalam paket berisi lampu. ‘’Penggagalan itu berawal dari informasi Tim Anjing Pelacak Narkotika yang mengendus barang kiriman mencurigakan itu,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Bali, Budi Harjanto di Kuta, Kabupaten Badung, kemarin. Menurut dia, untuk memastikan kecurigaan itu, petugas kemudian memeriksa paket lampu bertuliskan “brinkman q-

bean max million” itu dengan menggunakan mesin pemindai atau x-ray. Petugas kemudian memeriksa kembali paket yang diterima pada 8 April 2015 di Kantor Pos Renon Denpasar tersebut dan ditemukan tiga plastik kemasan bening yang berisi potongan tanaman berwarna hijau kecokelatan. Selain itu petugas juga menemukan dua plastik bening berisi bubuk berwarna putih yang diduga sedoaan narkotika. Setelah melalui pengujian menggunakan ‘narcotic test’, potongan tanaman itu adalah

ganja seberat 57 gram dan bubuk putih itu merupakan sediaan narkotika jenis kokain dengan berat 7,2 gram. Saat ini, kata Budi, paket kiriman dengan nomor EK560790857-US dengan nama penerima berinisial KS yang merupakan warga negara asing di Jimbaran, Bali, itu masih didalami polisi. Bea Cukai Bandara Ngurah Rai juga menggagalkan dua paket kiriman melalui pos lainnya yakni pada 10 Januari 2015 dengan tersangka Hans Havenaar dari Belanda. (ant)

Pengidap HIV/AIDS Tomohon

Bertambah Menjadi Lima Orang TOMOHON - Pengidap “human immunodeficiency virus/acquired immuno deficiency syndrore” (HIV/AIDS) di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara bertambah lima orang sejak Januari hingga Maret 2015. ‘’Ini menjadi tanda awas bagi semua warga kota karena terus terjadi peningkatan kasus. Sebagaimana data Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Tomohon bahwa hingga Desember 2014 teridentifikasi 101 warga pengidap penyakit ini,” kata Sekretaris KPA dr Mieke Rumambi MPH di Tomohon, kemarin. Rumambi dalam sosialisasi

pengetahuan komprehensif HiV/AIDS pemuda gereja wilayah Kakaskasen mengatakan, 106 pengidap tersebut terdistribusi di Kecamatan Tomohon Utara sebanyak 20 orang, Tomohon Tengah 21 orang, Tomohon Timur enam orang, Tomohon Barat 12 orang, Tomohon Selatan 14 kasus, sementara tidak diketahui asalnya ada 23 kasus. Menurut dia, yang menjadi sumber utama penyebaran penyakit ini adalah perilaku seks bebas serta penggunaan jarum suntik yang tidak memperhatikan terjadinya risiko penularan.

Karena itu agar tidak terjadi penularan, dia menyarankan pemuda gereja tidak sampai melakukan hubungan seks sebelum waktunya, setia kepada pasangan, serta menghindari narkoba. ‘’Pembinaan secara mental dan kerohanian dari sisi keagamaan dan keluarga dapat membantu para pemuda agar tidak terjerumus dalam perilaku seks bebas dan penggunaan narkotika,” ajaknya. KPA Kota Tomohon, kata dia, intensif memaksimalkan komunikasi, informasi dan edukasi pada warga. (ant)

Suluh Indonesia/ant

UPACARA PETIK LAUT PAMEKASAN - Sejumlah nelayan menggotong rakit pohon pisang berisi sesaji yang akan dilarung dalam upacara petik laut, di Desa Branta Tinggi, Tlanakan, Pamekasan, Jatim, kemarin.

Carok di Sampang

Satu Orang Tewas SAMPANG - Carok atau perkelahian dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit kembali terjadi di Madura, kemarin, dan menyebabkan satu orang meninggal. Kali ini carok terjadi di Desa Sokobanah Daja, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. ‘’Peristiwanya terjadi sekitar pukul 18.15 WIB tadi, dan kini korban tewas telah dirujuk ke Puskesmas Sokobanah,” kata Kasat Reskrim Polres Sam-

pang AKP Hari Siswo. Ia menjelaskan, korban carok yang meninggal dunia itu bernama Asari (58) warga Dusun Pongkarep, Desa Sokabanah Daja, Kecamatan Sokobanah. ‘’Kami belum bisa memastikan apa yang menjadi motif pembunuhan ini, tapi kabar yang berkembang di masyarakat karena asmara,” kata Hari Siswo. Hasil penyelidikan sementara yang dilakukan polisi

menyebutkan, kejadian bermula ketika korban sedang nonton televisi di rumah istri mudanya yang bernama Mastiah (38). Saat itu, tiba-tiba seorang warga bernama Safik (40) yakni warga Dusun Lebak, Desa Sokobanah Daja, datang ke rumah itu. Safik merupakan mantan suami Mastiah. Keduanya telah bercerai setahun lalu. ‘’Si Safik ini, masuk ke rumah Mastiah yang saat itu ada suami si Asari

ini, melalui pintu samping,” tutur Kasat Reskrim. Setelah itu, katanya, Safik langsung mengarah celurit yang ia bawa ke tubuh Asari. Asari berupaya menghindar sembari mengambil senjata miliknya, sehingga duel antara Asara dan Safik terjadi. Namun, naas, Asari akhirnya terkena sabetan senjata tajam Safik, hingga akhirnya korban roboh bersimbah darah. (ant)

Kapak Sentani Dijadikan Batu Akik JAYAPURA - Kapak batu, sebagai salah satu benda budaya yaitu alat tukar dan mas kawin asal Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, terancam punah karena dijadikan batu akik oleh warga setempat. ‘’Demam batu akik yang melanda Kabupaten Jayapura dan sekitarnya telah

menggerakan perekonomian warga, juga telah meningkatkan nilai batu lokal,” kata staf peneliti dari Balai Arkeologi Jayapura, Hari Suroto di Jayapura, Papua, kemarin. Namun hal itu juga mengkhawatirkan, kata Suroto, karena kapak batu yang merupakan benda cagar bu-

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Tabrak Siswi

Pengendara Harley Tersangka Negeri 1 Banjarsari, Ciamis. Imas diduga tewas di lokasi kejadian, bahkan pengendara motor gede juga mengalami luka hingga harus mendapatkan perawatan medis. Tersangka, kata Joko, sudah menjalani proses hukum lebih lanjut dan dijerat undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas. ‘’Kita sudah proses, pengemudi itu lepas kendali saat mengendarai kendaraannya,” katanya. Ia menjelaskan, penetapan tersangka itu karena kendaraannya melaju terlalu kencang dan mengambil lajur kanan. ‘’Kesalahannya disitu, jadi,

jika mau nambah kecepatan, jalur didepannya seharusnya kosong,” kata Joko. Selanjutnya, kata Joko, tersangka dijerat Pasal 310 ayat 3 dan 4 yang menyebabkan orang luka berat dan meninggal dunia dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. ‘’Tersangka akan diancam dengan hukuman tujuh tahun penjara,” katanya. Peristiwa itu terjadi saat konvoi sepeda motor Harley Davidson dari Bandung menuju objek wisata Pangandaran untuk menghadiri sebuah acara. (ant)

sentra-sentra penjualan batu akik yang ada di Jayapura. ‘’Hal ini jika dibiarkan terus menerus, maka dikhawatirkan kapak batu akan punah,” katanya. Menurut Suroto, kapak batu merupakan peninggalan nenek moyang yang banyak dimiliki oleh orang Sentani. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM

Suluh Indonesia/ant

TOLAK PUNGUT PAJAK - Perangkat desa membawa tumpukan berkas PBB sebelum diserahkan di Kantor Kecamatan Kebonsari, Madiun, kemarin. Mereka memprotes ditariknya tanah bengkok dari para perangkat desa dan akan diganti penghasilan tetap berupa uang.

BANDUNG - Polda Jabar menetapkan seorang pengendara motor gede Harley Davidson sebagai tersangka karena menjadi penyebab tewasnya siswi SMA dari insiden kecelakaan lalu lintas di Ciamis. ‘’Pengendara Harley yang terlibat tabrakan di Ciamis sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol. Joko Rudi di Bandung, kemarin. Ia mengatakan, tersangka yakni inisial SS (51) warga Jakarta yang kendaraannya mengalami tabrakan dengan sepeda motor bebek dikendarai Imas Pujasari siswi SMA

daya itu belakangan ini dipotong kecil-kecil lalu dijual sebagai bahan untuk membuat batu akik. ‘’Pemotongan kapak batu menjadi batu akik marak terjadi di Sentani,” katanya. Penjualan batu akik dari potongan kapak batu itu dapat terlihat di Jalan masuk kearah Bandara Sentani maupun di

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 15 April 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu