Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Kamis, 11 Juni 2015
No. 110 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
Ilham Arief Jadi Tersangka Lagi JAKARTA - KPK kembali mengeluarkan sprindik baru terhadap mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin atas kasus dugaan korupsi kerjasama kelola dana transfer untuk kelola PDAM Makassar tahun 2006-2012. Dengan dikeluarkanya sprindik baru tersebut, mantan orang nomor satu di Kota Makassar tersebut kembali berstatus sebagai tersangka, meskipun sebelumnya memenangkan gugatan praperadilan atas penetapan dirinya sebagai tersangka. ‘’Langkah KPK atas putusan praperadilan gugatan IAS (Ilham Arief Sirajuddin). Dari hasil rapat pimpinan diskusi dengan biro hukum dan tim penindakan jaksa dan penyidik. Diputuskan perlawanan yang dilakukan terhadap IAS yaitu menerbitkan sprindik yang baru,”
kata Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi SP di Jakarta, kemarin. Sebelum menerbitkan sprindik, KPK menurutnya, terlebih dahulu melaksanakan putusan hakim praperadilan Yuninstyas Upiek Kartikawati yang menyatakan penyidikan KPK tidak sah dengan cara menarik sprindik tersebut. Selain itu KPK juga melakukan pengembalian terkait barang bukti yang disangkakan terhadap Ilham. ‘’Sebelum (penerbitan sprindik) itu dilakukan yang menyebut sprindik tidak sah. Sprindik dicabut. Ada hal-hal yag dikembalikan, termasuk dokumen yang disita atas putusan praperdilan IAS. Namun, karena KPK telah mengeluarkan sprindik baru maka pihak penyidik yang tengah mengembalikan barang bukti dugaan korupsi IAS,’’ kata Johan. (wnd)
Suluh Indonesia/ade
ANTIKORUPSI - Komunitas Suporter Olahraga Antikorupsi menunjukan Laporan BPK saat akan melaporkan KONI ke KPK di Kuningan Jakarta, kemarin.
MUI :
Pemimpin Boleh Tidak Ditaati
Suluh Indonesia/ant
SIRAMAN SELVI ANANDA - Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ibu Iriana Joko Widodo (kanan) menggendong Gibran Rakabuming Raka (tiga kanan) saat prosesi siraman di Solo, Jawa Tengah, kemarin. Pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda akan berlangsung di Graha Saba Buana, Solo, hari ini.
TEGAL - Forum Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemimpin yang tidak boleh ditaati apabila melegalkan sesuatu yang dilarang agama dan atau melarang sesuatu yang diperintahkan agama. ‘’Pada dasarnya, jabatan merupakan amanah yang pasti dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah,” kata Ketua Tim Perumus Komisi A Muh Zaitun Rasmin di Tegal, kemarin. Fatwa itu sendiri telah disepakati oleh para ulama MUI dari berbagai ormas Islam. Poin tentang pemimpin yang tidak boleh ditaati itu diharapkan dapat menjadi panduan masyarakat yang mengalami keraguan dalam beragama.
Sementara itu, Zaitun mengatakan seorang pemimpin dituntut untuk menaati janjinya saat kampanye. Apabila pemimpin tersebut ingkar maka dia masuk dalam kategori berdosa dan tidak boleh dipilih kembali di periode pemilihan berikutnya. MUI, kata dia, akan terus memberikan taushiyah bagi pemimpin yang mengingkari janji dan sumpahnya. Wakil Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin mengatakan fatwa tersebut merupakan salah satu poin dari pembahasan tentang hukum kedudukan pemimpin yang tidak menepati janjinya. Secara umum, kata Ma’ruf, Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia
tingkat nasional V di Tegal itu membahas tiga bagian besar fatwa yaitu soal kebangsaan, fikih kontemporer dan perundang-undangan. Sejumlah fatwa yang telah disepakati para ulama akan dipublikasikan kepada masya-rakat dan sejumlah pemangku kepentingan. ‘’Fatwa ini akan kita edukasikan dan publikasikan kepada khalayak umum. MUI juga memiliki struktur organisasi sampai kecamatan yang bisa menjadi sarana publikasi dan edukasi termasuk lewat laman dan televisi MUI, ke ormas-ormas juga, media massa, pertemuan-pertemuan, pengajian-pengajian,” kata Ma’ruf. (ant)
Golkar Alami Krisis Kepercayaan ? WAKIL Ketua Umum DPP Golkar versi Munas Ancol Priyo Budi Santoso menilai akan terjadi krisis kepercayaan jika partai berlambang pohon beringin itu gagal untuk ikut serta dalam Pemilihan Kepala Daerah Desember mendatang. Priyo di Jakarta, kemarin mengatakan, akan terjadi demoralisasi dalam tubuh Golkar di mana tidak akan percaya lagi sama pemimpinnya jika Golkar tidak ikut Pilkada. Oleh karenanya dengan adanya usulan untuk islah parsial, dia meminta semua kader Golkar untuk menghormati kesepakatan yang dibuat kedua kubu dengan mediasi
Wapres Jusuf Kala. ‘’Kesepakatan bersama JK harus diapresiasi tinggi, karenanya saya serukan agar semua pihak untuk hormati ini. Sebab kalau Golkar tidak ikut pilkada ini setengah kiamat bagi kita,” katanya. Priyo melanjutkan peristiwa penyerangan kantor Golkar beberapa orang yang bersenjata, dini hari
adalah untuk menggagalkan pertemuan kedua pihak dalam pekan depan. ‘’Peristiwa kemarin cegah islah. Mungkin ada pihak eksternal, mungkin juga internal yang tidak setuju agar kita bersama, tapi kita tidak boleh menyerah. Peristiwa kemarin tuntut kita agar kerja sama lebih baik ke depan, bukan pilkada saja,” ujarnya. Sekalipun demikian, Priyo tetap menyerahkan semua proses hukum atas perselisihan kedua kubu. Namun, kata dia, islah adalah momen bersama dan jangan diganggu. ‘’Meskipun proses berjalan, biar hukum yang menentukan. Embrio is-
lah jangan diganggu. Ini untuk kita semua,” ucap pendiri Pridem ini. Sementara itu, dalam pertemuan tim penjaring dari dua kubu yaitu Munas Ancol dan Bali, kata dia, akan dibicarakan kesepakatan mengenai pilkada dan menentukan langkah pemilihan calon kepala daerah seperti apa. ‘’Pertemuan untuk mendekatkan pikiran yang belum tersambung, penentuan menggunakan survei apa, dan lainnya agar ada kesamaan,” katanya. Sejauh ini, KPU belum bisa bersikap atas sikap dua kubu golkar yang belum melakukan islah secara permanen. (ant)
Dinamika Praperadilan
Menunggu Sikap Tegas Mahkamah Agung JAKARTA - MA dinilai ikut mengacaukan sistem hukum di Indonesia karena tidak responsif menindaklanjuti berbagai putusan praperadilan yang putusanya dinilai bertentangan dengan ketentuan perundangundangan.Menurut pegiat hukum dari Indonesia Legal Rountable Erwin Natosmal Oemar,seharusnya sebagi lembaga penegak hukum tertinggi, MA berkewajiban mengembalikan marwah hukum agar sesuai dengan koridornya. ‘’Aku meyakini ada masalah besar di MA,bahwa MA ikut terlibat dalam kekacauan itu sendiri,argumentasi apa, pertama jika MA mengatakan tidak ada masalah dengan putusan
praperadilan,gunanya MA untuk menjagaa kesatuan hukum apa ? reformasi MA salah satunya menjaga hukum. Masalah (praperadilan) ini kan ada ketidakpastian hukum, seharusnya MA tidak boleh beragumentasi (tidak ikut campur-red), ini kewenangan MA,’ kata Erwin di Jakarta, kemarin. Dengan adanya putusan tersebut, MA menurutnya, harus dikecam keras, karena sebelumnya berdasarkan penelitian ILR, MA pernah menerima kasasi atas putusan praperadilan. ‘’Temuan ILR MA pernah menerima kasus praperadilan, yang diterima kasasinya oleh MA. Itu sebenarnya banyak preseden yang sama. Pertan-
yaanya kenapa untuk KPK tidak dilakukan,dari dua argementasi itu, MA ikut terlibat dalam kekecauan hukum ini.,” cetusnya. Dengan adanya keputusan
MA tutup mata atas dinamika putusan praperadilan yang banyak bertentangan dengan UU, menurut Erwin, Komisi Yudisial perlu melakukan teguran kepada hakim. (wnd)
Suluh Indonesia/ant
UJI MATERI UU KPK - Pemohon uji materi UU KPK yang juga Wakil Ketua KPK non Aktif Bambang Widjojanto (kanan) berbincang dengan kuasa hukumnya saat akan mengikuti sidang Uji Materi UU KPK di Mahkamah Konstitusi Jakarta, kemarin.
K ta
Suluh Indonesia, Kamis 11 Juni 2015
2
Djarot :
Pergub TKD Dievaluasi masukkan dalam penyempurnaan,” jelas mantan Wali Kota Blitar ini. Ia mengungkapkan, sebelum pergub tentang TKD dipresentasikan kepada Gubernur DKI, Basuki T Purnama akan disempurnakan terlebih dahulu Kesepakatan mengevaluasi Pergub termasuk sistemnya. ‘’Pergubnya sudah lama yang mengatur seputar pemberian ada tuh, kita sekadar menyempurnakan. TKD bagi seluruh pegawai negeri sipil Kalau rancangan tuh belum ada,” (PNS) diambil setelah Wakil Gubernur ungkapnya. Ia menambahkan, DKI Jakarta, Djarot revisi Pergub dilakuka Saiful Hidayat menguntuk menghilangkan gelar pertemuan denkesenjangan TKD gan Kepala Badan PNS. Kepegawaian Daerah Sebelumnya, Pem(BKD) DKI, Agus prov DKI Jakarta menSuradika. ‘’Ini evalugawasi penilaian TKD asi menyeluruh Perdinamis bagi PNS. gub yang lama. TerTKD dinamis diukur masuk penyempurberdasarkan poin dan naan dengan sistem target kerja pegawai. Informasi Teknologi Kepala Badan Pen(IT). Sudah berjalan. gelola Keuangan dan Sebelum diperAset Daerah (BPgunakan ya kita semKAD) DKI, Heru Budi purnakan Pergub No. Hartono, meminta pe207/2014,” kata Wakil jabat maupun pegawai Gubernur DKI Jakaruntuk tidak merekata, Djarot Saiful Hiyasa besaran tunjandayat di Balaikota Djarot Saiful Hidayat gan yang diperoleh Jakarta, kemarin. dan memanipulasi peIa mengatakan, salah satu poin revisi yang akan direvi- kerjaan yang dilakukan. Pihaknya, kata Heru, akan memberisi yakni penghapusan TKD bagi PNS yang bertugas di Dinas Pelayanan Pa- kan sanksi tegas kepada pejabat yang jak (DPP) DKI Jakarta. ‘’PNS DPP DKI memanipulasi perhitungan besaran TKD tidak dapat TKD, karena sudah ada in- dinamis pegawai di lingkungannya. sentif agar tidak dobel. Jadi itu yang kita (kmb)
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengevaluasi Peraturan Gubernur (Pergub) No. 207 tahun 2014 tentang tunjangan kinerja daerah (TKD).
Suluh Indonesia/ant
PEMUSNAHAN MIRAS - Petugas mengoperasikan alat berat untuk menghancurkan botol minuman keras (miras) di Mapolres Jaksel, kemarin. Pemusnahan lebih dari 8.000 botol miras hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) selama 2015 yang dilakukan Polres Jakarta Selatan tersebut guna menekan peredaran miras khususnya menjelang bulan Ramadan.
Buru Pemilik Mobil Mewah Bodong
DKI Gandeng Polda Metro Jaya JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan tinggal diam menghadapi ulah sejumlah pemilik mobil mewah bodong alias tidak memiliki surat kepemilikan kendaraan secara resmi. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya akan mengusut dan memburu warga ibu kota yang memiliki mobil mewah bodong yang pernah terjaring operasi lalu lintas kepolisian. ‘’Akan terus kami usut, mulai dari tempat pembelian, sumber dana, dan pemeriksaan surat-suratnya hingga kepemilikan
aslinya,” kata Djarot di Balaikota, kemarin. Mantan Walikota Blitar ini menduga, sejumlah warga kelas atas ini sengaja tidak mendaftarkan mobil mewah miliknya untuk mendapatkan surat izin resmi sehingga terhindar dari kewajiban membayar pajak kendaraan mewah ke kas daerah. ‘’Ini menunjukkan bahwa bangsa kita ini banyak yang masih tidak tertib. Mobil apapun mulai dari yang jelek sampai yang mewah butuh surat dan harus bayar pajak,” paparnya. Menurut Djarot, Pemprov DKI akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk
menahan semua mobil mewah bodong yang berkeliaran di jalanan ibu kota. ‘’Kita baru bebaskan kalau pemiliknya melengkapi surat - surat dan membayar pajak barang mewah,” tuturnya. Djarot mengaku razia kendaraan mewah di lapangan tidak sulit mengingat jumlah mobil mewah yang berseliweran jalan Ibukota terbatas. ‘’Saya pikir tidak ada 100 ribu jumlahnya? Saya rasa nggak, kelas kelas ferari, lamborghini, saya gak yakin kalau segitu ada. Itu kan mobil terbatas,’’ katanya. (kmb)
Kilas Tangani Banjir
Miras Dimusnahkan
Jaktim Siapkan Rp 149 Miliar
PERANG terhadap minuman keras (miras) makin gencar digelar Pemkot Administrasi Jaksel dan aparat kepolisian. Hasilnya, selama enam bulan, sebanyak 10.000 botol miras berhasil diamankan. Wakapolres Jaksel AKBP Surawan mengatakan, sebanyak 10.00 botol miras kami musnahkan. Ini merupakan bagian operasi penyakit masyarakat, terutama menjelang Ramadan. Pemusnahan dilakukan di halaman Markas Polres Metro Jakarta Selatan dengan disaksikan Wakil Walikota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi beserta perwakilan dari sejumlah kecamatan. Paling banyak diamankan dari Pesanggrahan, sekitar 5.000 botol miras. Penjual yang diamankan dilakukan pembinaan dan juga dikenakan pidana. Tri Kurniadi menambahkan, selain merazia miras, pihaknya juga mewaspadai aksi tawuran dan balapan liar. Surawan menambahkan, pihaknya akan bekerjasama dengan semua pihak termasuk menggandeng tokoh masyarakat. (kmb)
51 Bangunan Dibongkar PEMPROV DKI Jakarta mulai membenahi area Terminal Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, yang akan dialihfungsikan menjadi stasiun Mass Rapid Transit (MRT). Sebanyak 51 bangunan yang ada di kawasan terminal, ditertibkan petugas gabungan. Ke-51 bangunan tersebut umumnya digunakan sebagai warung, kios tiket dan parkir liar. Penertiban yang melibatkan 250 personel ini berlangsung kondusif. Dhani Sukma, Camat Cilandak mengatakan, pihaknya sudah memberikan peringatan sebanyak tiga kali agar mereka membongkar sendiri bangunannya, namun tidak diindahkan. Menurut Dhani, seluruh aktivitas terminal sudah dipindahkan ke Pondok Pinang, namun ternyata masih banyak yang nekat bertahan. Kepala Satgaspol PP Kecamatan Cilandak, Hotman Silaen menambahkan, selain petugas gabungan, penertiban kali ini juga mengerahkan satu unit alat berat. Ia mengatakan, bangunan yang dibongkar kebanyakan semi permanen yang dibangun tak beraturan. (kmb)
Warga Terima Bansos MENYAMBUT hari ulang tahun ke-69 Polisi Militer TNI AD, sebanyak 350 warga Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, mendapatkan bantuan sosial berupa layanan kesehatan dan sembako gratis, kemarin. Komandan POM AD, Mayjen TNI Unggul Kawistoro Yudoyono mengatakan, kegiatan bakti sosial ini rutin digelar setiap tahun. Terutama saat perayaan institusi yang dipimpinnya saat ini. Unggul mengatakan, laokasi dipilih di sekoilah agar kelak anak atau siswa setelah mereka berhasil akan tergerak untuk berbagi kepada warga yang kurang mampu. Walikota Administrasi Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, bantuan sosial dari POM AD ini sangat baik. Sebab selain membantu warga kurang mampu juga mendukung program pemda dalam pelayanan kesehatan gratis. Terlebih warga juga masih diberikan sembako gratis.Ia juga berharap baksos ini mendorong siswa siswi untuk termotivasi dalam amal kebajikan. Sehingga kelak saat dewasa dan sudah bekerja, rajin beramal dan membantu sesamanya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
MENOLAK PINDAH - Warga mencuci pakaian pada pemukiman bantaran Kali Ciliwung di Kampung Pulo, Jakarta, kemarin. Meskipun Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan Rusun Jatinegara Barat sebagai lokasi relokasi tapi sebagian besar warga Kampung Pulo menolak untuk pindah karena mereka masih menuntut pembayaran ganti rugi.
Beli Bus Transjakarta Solar
Ahok Usul Ubah Perda JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, berencana membeli bus Transjakarta berbahan bakar solar. Namun agar bus tersebut bisa mengaspal di ruas jalan ibu kota, Ahok akan mengusulkan perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara ke DPRD DKI. Sebab dalam pasal 20 ayat 1 perda tersebut disebutkan, angkutan umum dan kendaraan operasional Pemprov DKI wajib menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG) sebagai upaya pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor. Dalam perubahan perda yang diajukan nanti, bahan bakar yang bisa digunakan adalah yang ramah lingkungan. Sehingga tidak hanya berpatokan pada BBG saja. ‘’Perda juga mau kita ubah bukan cuma bicara gas, tapi yang ramah lingkungan. Sekarang semua mobil Pemprov DKI juga pakai solar,” ujar Basuki, di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, kemarin. Basuki mengatakan sebelum
JAKARTA - Sudin Tata Air Jakarta Timur menyiapkan anggaran sebesar Rp 149 miliar untuk penanggulangan banjir maupun genangan di wilayah tersebut. Tahun ini, tercatat 38 paket pekerjaan mulai dari pemasangan turap, sheet pile, uditch dan pengurasan kali tengah dalam proses lelang. Diharapkan, Agutsus mendatang seluruh paket tersebut sudah bisa dikerjakan. ‘’Seluruh proyek pekerjaan ditarget rampung pada akhir Oktober. Dari 38 paket ini masing-masing memiliki anggaran berbeda, sesuai dengan bobot pekerjaannya, ada yang Rp 2 miliar hinga 7 miliar,” ujar Ahmad Yazied Bustomi di Jakarta, kemarin. Volume terbesar adalah untuk proyek pembuatan sodetan di Jl Rawa Domba, Duren Sawit, sepanjang 800 meter. Proyek ini menelan biaya Rp 7,6 miliar. Namun yang menjadi target utama dalam program 2015 ini adalah normalisasi Kali Jati Kramat, Pondok Kelapa, Duren Sawit, sepanjang 600 meter di sisi kiri dan kanannya. Sementara, pekerjaan yang menggunakan dana swa kelola mencapai 178 lokasi. Dari jumlah ini, 78 titik sudah rampung dikerjakan dan 100 lainnya masih dalam proses pengerjaan. Pekerjaan yang menggunakan dana tak terprediksi itu di antaranya adalah pemasangan Kali Cipinang di RW 06 dan 07 Kelurahan Makasar sepanjang satu kilometer yang pengerjaannya sudah dilakukan sejak Februari lalu. (kmb)
Perda diubah, bus Transjakarta yang busa Transjakarta terbakar karean berbahan bakar solar akan dioperasi- gas sangat sensitif terhadap panas. kan pada malam hari. Kendati demiki- (kmb) an, Basuki menerapkan standar yang tinggi untuk bus berbahan bakar solar ini. ‘’Sementara kita bisa operasikan malam hari. Kan ada Euro 3 dan Euro 4,” kata Basuki. Dikatakan Basuki, bus akan dibeli dalam jumlah banyak. Dia mengaku tidak masalah jika nantinya justru kelebihan bus. Karena ke depan semua koridor Transjakarta akan beroperasi selama 24 jam. ‘’Kita enggak masalah kelebihan bus kok, karena kita mau jalanin 24 jam. Biar nanti semua bus terintegrasi untuk masuk semua wilayah ada bus. Itu konsepnya,” tandasnya. Sebelumnya, armada Transjakarta menggunakan bahan bakar gas. Namun Suluh Indonesia/ant upaya untuk mengurangi PENERTIBAN PKL LEBAK BULUS - Petugas Satpol PP mengangkut sejumlah barang milik Pedagang gas buang ini menimbulkan Kaki Lima (PKL) saat melakukan penertiban di kawasan Terminal Lebak Bulus, Jakarta, kemarin. Pemresiko, karewna sering kali bongkaran tersebut dilakukan untuk kelancaran pembangunan stasiun Mass Rapid Transit (MRT).
Metr politan
Suluh Indonesia, Kamis 11 Juni 2015
3
Power Sharing
BIN Dipimpin Sutiyoso JAKARTA - Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos menilai pemilihan Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tidak lebih dari sekadar bagi-bagi kursi jabatan oleh Presiden Joko Widodo kepada para pendukungnya. ‘’Pemilihan Sutiyoso juga menunjukkan kebingungan Jokowi untuk menentukan siapa orang yang tepat dan yang paling penting loyal dan tidak berbahaya baginya,” kata Bonar Tigor Naipospos di Jakarta, kemarin. Bonar mengatakan intelijen ibarat telinga dan mata bagi pemerintahan. Karena itu, pemilihan Sutiyoso sebagai Kepala BIN
menimbulkan pertanyaan, apakah tidak ada figur lain yang lebih muda dan memiliki kapasitas. Menurut Bonar, Sutiyoso memang memiliki latarbelakang militer dan mungkin ada pengalaman intelijen. Namun, dia berpendapat Presiden Jokowi akan membuat tradisi baru bila memilih figur sipil yang memiliki pengetahuan tentang keamanan dan pertahanan sebagai Kepala BIN. Terkait posisi Sutiyoso yang masih menjabat sebagai Ketua Umum PKP Indonesia, Bonar mengatakan yang bersangkutan seharusnya mundur dari jabatan di partai politik. ‘’Pemilihan Sutiyoso juga menjadi tradisi baru,
pertama kalinya seorang ketua umum partai yang tidak memiliki satu kursi pun di DPR diangkat menjadi pejabat pemerintahan,” tuturnya. Terkait isu pelanggaran HAM yang dikaitkan kepada Sutiyoso, Bonar mengatakan Sutiyoso bila menjadi Kepala BIN harus membuktikan dapat bekerja sama dengan Komnas HAM bahwa dirinya tidak terlibat dalam pelanggaran hak sipil dan politik. ‘’Dia juga harus terbuka pada kasus lainnya seperti saat menjelang pergantian kekuasaan Soeharto, mengingat posisinya pada waktu itu sebagai Pangdam Jaya,” ucapnya. (har)
Suluh Indonesia/ant
DIALOG PUBLIK PRIDEM - Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Priyo Budi Santoso (tengah) berbincangbincang dengah Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir (kiri) dan Ahli Tata Negara Imran Putra Sidin (kanan) saat menggelar dialog publik perdana di Priyo Budi Santoso Democracy (PRIDEM), Jakarta, kemarin.
Dukung Pemerintah
DPR-Bawaslu
Tak Harus Dari Kabinet JAKARTA - Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Sutrisno Bachir mengatakan mendukung pemerintahan tidak harus dari dalam kabinet, tetapi bisa juga dilakukan dari luar pemerintahan. ‘’PAN itu resminya kan di KMP dan tidak mendukung Jokowi, tapi saya sudah bicara dengan Ketum dan menegaskan bahwa posisi
PAN mendukung Jokowi-JK untuk lima tahun ke depan, tetapi istilah mendukung tak mesti berada di dalam kebinet, dukungan ini bisa dilakukan dengan berada di luar pemerintahan,” kata Bachir dalam diskusi ‘Mencegah Kemiskinan di Tengah Kemakmuran’ di Jakarta, kemarin. Terkait dengan termasuk intensnya dia menemui Pres-
iden Joko Widodo di Istana, Bachir mengatakan dirinya hanya menemui sebagai sahabat dan untuk membicarakan persoalan kebangsaan dan tidak ada kaitannya dengan peluang kader PAN masuk ke dalam Kabinet Kerja. ‘’Oh, enggak, saya datang atas kemauan pribadi, bukan atas nama PAN dan sebagai sahabat saja dengan Pak Jokowi,” kata Bachir.
Ketika ditanya bagaimana jika Presiden Joko Widodo berniat untuk menunjuk kader PAN sebagai menteri di Kabinet Kerja, Bachir mengatakan hal tersebut keputusannya sepenuhnya berada dalam keputusan partai. ‘’Sepenuhnya hal tersebut berada di tangan partai terutama Ketua Umum Zulkifli Hasan,” katanya. Meski demikian, kata Bachir,
jika ada kader PAN yang ditunjuk menjadi menteri maka hal itu atas kemauan pribadi bukan karena dorongan partai dan kader tersebut harus melepaskan jabatannya dalam tubuh partai. ‘’Kalau bicara mengenai PAN masuk kabinet, itu harus dari suara Ketum. Tapi, bukan sebagai perwakilan PAN, namun dari kader itu pribadi,’’ katanya. (ant)
Bahas Pengawasan JAKARTA - Komisi II DPR RI bersama Badan Pengawas Pemilu mengadakan Rapat Dengar Pendapat untuk membahas enam Peraturan Bawaslu. ‘’Ada enam peraturan (Bawaslu) yang akan kita bahas,” kata Saan di gedung DPR RI, Jakarta, kemarin. Dia mengatakan dalam membuat peraturan soal sengketa Pilkada, Bawaslu tidak boleh melampaui UU No. 8 tahun 2015 tentang Pilkada. Saan menjelaskan direncanakan ada enam Peraturan Bawaslu, na-
mun baru empat yang selesai, karena itu perlu dikonsultasikan terkait Peraturan Bawaslu tersebut. ‘’Ini kan perturan yang mengatur secara teknis tentang peran Bawaslu, itu yang akan dikonsultasikan,” ujarnya. Ia mempertanyakan anggaran yang diambil dari Naskah Hibah karena dalam UU, dana Pilkada dibiayai APBD dibantu APBN. Menurut dia apabila bentuknya hibah maka dikhawatirkan pascapilkada, mereka nantinya tersangkut hukum. (ant)
Soal Dana Dapil
Harus Ada Aturan
Suluh Indonesia/ant
PSK MAROKO - Plt Dirjen Imigrasi Kabul Priyono (kiri) didampingi Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian Mirza Iskandar (tengah) dan Kasubdit Penyidikan Keimigrasian Bambang Catur Sari Wangi (kanan) menunjukan gambar diduga PSK asal Maroko saat menggelar jumpa pers di Jakarta, kemarin. Dalam keterangannya pihak Imigrasi berhasil mengamankan sejumlah diduga PSK asal Maroko di Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Pembangunan Politik
Sejalan Dengan Pembangunan Ekonomi POLITIKUS Golkar versi Agung Laksono Priyo Budi Santoso mengatakan perkembangan politik Indonesia yang masif dan terbaik di antara negara ASEAN, harus dibarengi dengan pembangunan di bidang ekonomi yang sekarang sepertinya berjalan lambat. Priyo dalam acara diskusi Mencegah Kemiskinan di Tengah Kemakmuran, di kantor Priyo Budi Santoso for Democracy (Pridem), Jakarta, kemarin mengatakan, pembangunan politik dan demokrasi yang kian pesat itu harus bersama dengan pembangunan bidang ekonomi, namun sekarang kondisinya tidak demikian, sehingga, kondisi ekonomi di awal pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla semakin mencemaskan. Hal tersebut, kata Priyo, terlihat dari harga kebutuhan pokok yang terus naik, sementara nilai tukar dolar terus melambung tinggi. Sehingga,
lanjut Priyo, presiden harus menggunakan kekuasaannya dalam memperbaiki kondisi ekonomi yang semakin buruk. ‘’Demokrasi dan politik kita hampir menyerupai Yunani kuno dan tidak ada satu negara pun yang mampu menyaingi, oleh karenanya Presiden Jokowi harus menggunakan ‘political will’-nya untuk menyelamatkan Indonesia dari tanda-tanda kebangkrutan ekonomi. Jika tidak, ada kemungkinan pemerintahan ini tidak akan berjalan sampai lima tahun kedepan,” katanya. Priyo mengatakan dirinya tidak termasuk orang yang menghendaki itu. Lebih lanjut,
Priyo Budi Santoso Priyo mengatakan 2015 ini Indonesia harus menghadapi pasar bebas ASEAN secara terbuka, sehingga dibutuhkan kesiapan dan keinginan yang kuat dari pemerintah untuk mengamankan kepentingan bangsa. ‘’Kalau kita tidak siap, kita akan tergilas. Inflasi kita
10 persen itu angka tertinggi di ASEAN,” ujarnya. Priyo menilai masih banyak waktu bagi pasangan Jokowi dan JK untuk menyelamatkan kondisi ekonomi bangsa, salah satunya bisa dengan mengganti menteri-menteri yang kurang kredibel di bidang ekonomi. ‘’Reshuffle kabinet bisa menjadi sebuah kebutuhan dan jalan keluar juga bagi Jokowi untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia,” katanya. Priyo juga berpandangan penyelamatan ekonomi harus dilakukan langsung oleh Jokowi dan JK dengan cara mereka harus melebur menjadi dwi tunggal untuk memperbaiki ekonomi. ‘’Jadi jangan kebijakan strategis bagi bangsa malah hanya diketahui oleh satu saja jika tidak presiden ya wapres, harus keduanya karena mereka dipilih rakyat berdua dan ada komunikasi lebih baik ke depannya,” kata Priyo. (ant)
JAKARTA - Peneliti Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam mendesak, DPR terlebih dahulu memperjelas pengaturan mengenai transparansi dan akuntabilitas sebelum mengajukan dana aspirasi. ‘’Sebelum mengajukan dana aspirasi, DPR harusnya terlebih dahulu memperjelas pengaturan mengenai transparansi dan akuntabilitas dana aspirasi ini,” katanya di Jakarta, kemarin. Sebelumnya DPR melalui Badan Anggaran telah mengajukan dana aspirasi dalam RAPBN 2016 sebesar Rp 20 miliar per anggota atau Rp 11,20 triliun untuk 560 anggota. Menurut Roy Salam apabila tidak ada pengaturan mengenai transparansi dan akuntabilitas dana aspirasi ini bisa tidak tercapai sasaran. Roy menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada pengaturan yang detil mengenai skema opera-
Roy Salam sional pelaksanaan dan pertanggungjawabannya. Menurut Roy , dana aspirasi ini memunculkan benturan kewenangan dalam pelaksanaan pengelolaan APBN antara pemerintah dengan DPR. ‘’Dana aspirasi ini berpotensi menjadi sarana bancakan anggaran oleh anggota DPR dan sarat dengan kepentingan politis anggota sehingga berpotensi mengabaikan prinsip performance budgeting,’’ jelasnya. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Kamis 11 Juni 2015
4
Sulit Mendapat Sertifikat Pangan
Dinkes Depok Adakan Pelatihan SP-PIRT BANYAKNYA keluhan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Depok untuk memperoleh Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SP-PIRT) dari Dinas Kesehatan (Dinkes).
Suluh Indonesia/ant
BENTROKAN - Satpol PP mencabut papan nama saat melakukan penertiban bangunan liar di Jalan Pejuang, Bekasi, kemarin.
Pihak Dinkes Kota Depok mengaku tengah melatih secara khusus sebanyak 30 UMKM dari 11 kecamatan seKota Depok untuk mengurus SP-PIRT tersebut. Sekretaris Dinas Kesehatan, Ani Rubiani, menjelaskan setiap industri rumah tangga pangan dianjurkan untuk memiliki SP-
PIRT berdasarkan surat keputusan kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI nomor K.00.05.5.1640 tanggal 30 April 2003. Pengeluaran sertifikat tersebut merupakan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. “Untuk mengakomodir UMKM yang mempunyai
bisnis di bidang industri rumah tangga pangan di Kota Depok, kami mengadakan pelatihan tersebut agar mereka bisa melakukan pengurusannya langsung ke Dinkes,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Ani Rubiani di Depok, kemarin. Lebih lanjut, Iya mengatakan materi yang diberikan kepada para pelaku industri pangan terdiri dari keamanan pengguna bahan baku pangan dan perlakuan makanan yang dikelola dengan tata laksana yang baik. “Materi penting
berhubungan dengan penggunaan zat-zat berbahaya dalam makanan.” Ujarnya. Terkait zat berbahaya tersebut, Dinkes menerangkan, penambahan zat kimia yaitu berhubungan dengan bahan tambahan yang tidak boleh dicampurkan ke makanan, seperti pewarna yang tak semestinya dan bahan pengawet. Selain itu, para pelaku UMKM bidang makanan juga perlu mewaspadai bahaya fisika dan biologi dari pengolahan makanan yang dilakukan, seperti harus cermat agar ketika pros-
es produksi tidak terpapar pecahan kaca, helai rambut, kuman, virus, dan jamur. “Itulah mengapa saat proses produksi berlangsung diharapkan pembuatnya mengenakan topi, celemek, dan sarung tangan, agar bisa mengurangi kontaminasi dari zatzat yang tidak semestinya,” katanya lagi. Pihaknya memastikan Pengurusan SP-PIRT diberikan gratis oleh Dinkes. Namun, para pelaku usaha telah melengkapi persyaratan yang telah ditentukan. (jif)
Pilkades Cijeruk
Panitia Disebut Membangkang TANGERANG - Pemkab Tangerang menganggap panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Desa Cijeruk, Kecamatan Mekarbaru membangkang karena sudah diputuskan ditunda dalam rapat pleno tapi masih tetap digelar. ‘’Kami khawatir kepala desa terpilih nantinya tidak mendapatkan SK dari bupati,” kata Kabid Pemerintahan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Pemerintahan Desa (BPM-PPD) Pemkab Tangerang Imam Hidayat di Tangerang, kemarin. Imam mengatakan panitia lokal sudah melakukan kesalahan karena Pilkades di Cijeruk ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan. Pilkades serentak yang ren-
cananya digelar 14 Juni 2015 itu diikuti sebanyak 362 calon untuk merebut kursi sebanyak 78 desa tersebar di 29 kecamatan. Dia mengatakan khusus di Desa Cijeruk, Kecamatan Mekarbaru, untuk sementara ditangguhkan karena panitia lokal mengundurkan diri akibat menentukan hanya dua calon padahal diperkenankan maksimal lima calon kades. Sedangkan Pilkades berpatokan pada Perbup No.79 Tahun 2014 dan Keputusan Bupati Tangerang No.140/ Kep131-HUK/2015 tentang Penetapan Pelaksanaan Pilkades Serentak. Namun Pemkab Tangerang mengeluarkan dana sebesar Rp10,49 miliar yang berasal dari APBD 2015 untuk membiayai
Pilkades. Dia mengatakan penyebab lain dari penundaan itu karena salah satu calon bernama Sanan dinyatakan sakit jiwa oleh panitia lokal maka akhirnya digugurkan. Padahal, katanya, penetapan seseorang itu sakit jiwa bukan pendapat panitia melainkan atas pemeriksaan medis oleh instansi terkait di RSUD Tangerang. ‘’Petugas RSUD Tangerang sudah mengeluarkan surat bahwa Sanan itu sehat, maka berhak mencalonkan kepala desa, bukan digugurkan oleh panitia,” katanya. Sementara itu, Ketua Panitia lokal Pilkades Cijeruk, Masud mengatakan pihaknya telah terlanjut mencetak surat suara. (ant)
Suluh Indonesia/ant
AMANKAN TERSANGKA NARKOBA - Polisi menghadirkan tersangka beserta barang bukti narkoba saat rilis tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Mapolres Bogor, Cibinong, kemarin. Selama sepekan bulan Mei hingga Juni 2015, Polres Bogor mengamankan 17 orang tersangka pengedar dan pengguna dengan barang bukti 1,3 gram ganja dan 35,88 gram sabu-sabu.
Listrik Masuk Desa
Kilas Buruh Garmen Dibekuk PEREDARAN narkoba nampaknya sudah menyentuh semua lini. Tak pandang bulu. Seorang buruh perusahaan garmen pun diringkus jajaran petugas Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) karena kedapatan mengedarkan narkotika jenis sabu dan ganja. Eko Budi Purwanto (32) diringkus di rumah kontrakannya di Jalan Depsos 3, Gg.H Mabrur, RT 011/09, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bachtiar Alponso, kemarin mengatakan, penangkapan kami lakukan merujuk laporan warga, yang resah dengan aktivitas pelaku mengedarkan narkoba di wilayah hukum Pondok Aren. Bachtiar mengatakan, dari kediaman pelaku, polisi menyita barang bukti berupa paket ganja seberat dua kilogram, empat paket sedang sabu, satu buah timbangan sabu, dan satu buah bong. Sejauh ini, kata Kapolsek, pelaku mengaku bila semua barang tersebut merupakan titipan dari temannya yang bernama Erwin. (nov)
Terkendala Pembelian Kabel TANGERANG - Masih banyaknya rumah warga yang belum teraliri listrik membuat Pemkab Tangerang menargetkan sebanyak 1.500 rumah warga miskin teraliri listrik pada tahun 2015 ini. Target itu merupakan bagian dari program pemasangan listrik masuk desa di Kabupaten Tangerang. Kabid Energi dan Sumber Daya Mineral Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Tangerang Ujang Sudiarto mengatakan
program ini terkendala pembelian kabel dari PT PLN per paket Rp 420 ribu di antaranya berisi kabel, travometer serta peralatan penunjang lainnya. Akan tetapi kabel yang dibeli itu panjangnya hanya 15 meter, sedangkan jarang rumah warga dengan tiang lebih dari 30 meter. ‘’Saat ini program itu tetap berjalan, tapi masih ada kendala berupa pembelian kabel,” ujar Sudiarto. Sudiarto menambahkan Disperindag telah menjalani
program listrik masuk desa sejak beberapa waktu yang lalu. Program ini merupakan program unggulan Pemkab Tangerang agar rumah warga miskin dapat terang pada malam hari dengan adanya penerangan listrik. Pemkab Tangerang telah menganggarkan pemasangan listrik ini melalui APBD. Ini dilakukan agar masyarakat miskin tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pemasangan listrik ke rumah-rumah mereka. (ram)
Warem Dibakar Warga KESAL karena tempat berjualan dijadikan praktek prostitusi terselubung, warga membakar warung remang-remang (warem) di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Selain itu bangunan ini tidak memiliki izin dari pemerintah setempat. Camat Teluknaga Supriyadi mengatakan peringatan bagi pemilik bangunan untuk membongkar warung sudah sering dilakukan. Pihaknya juga telah melayangkan surat untuk ketiga kalinya agar pemilik membongkar bangunan itu karena tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Supriyadi mengatakan, warga sudah resah terhadap keberadaan warung itu, sering sebagai tempat maksiat. Warung remang-remang yang berdiri diatas lahan PT Perhutani dan berada di bibir pantai serta bentaran sungai dibangun dengan semi permanen sebanyak 36 rumah. Supriyadi menambahkan pada tahun 2010 warga juga pernah membakar bangunan serupa yang dianggap meresahkan. (ram)
Suluh Indonesia/ant
LAPAK PKL DIBONGKAR - Sejumlah petugas Satpol PP Kota Bogor membongkar lapak pedagang kaki lima (PKL) di Bogor, kemarin. Pembongkaran puluhan lapak tersebut selain melanggar Perda Kota Bogor No. 13/2005 tentang penataan PKL juga untuk mengembalikan fungsi jalan dan trotoar bagi pejalan kaki.
Warga Siap Berperkara tan Pamulang, Kota Tangsel, nampaknya harus berhadapan dengan PN Tangerang. Pasalnya mereka masih kekeuh me-
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
nolak ganti rugi yang diberikan oleh pemerintah setempat. ‘’Ada 13 sertifikat objek lahan yang kita serahkan kepada pengadilan (Pengadilan Negeri Tangerang),” ungkap Kepala Bagian Pertanahan Sekretariat Daerah Tangsel, Heru Agus Santoso di Tangsel, kemarin. Heru mengatakan, warga yang keukeuh tak ingin melepas harga sesuai nilai patokan tim apreisal lantaran menganggap obyek yang digusur merupakan lokasi niaga. Pemilik lahan tetap bertahan di angka sekitar Rp25 juta-Rp30 juta per meter. ‘’Karena tetap menolak ya uang penggantiannya kita serahkan ke pengadilan,” imbuhnya. (nov)
Lempari Balai Kota Dengan Tomat BOGOR - Ratusan massa organisasi masyarakat yang dalam Forum Ormas Bersatu melempari Balai Kota Bogor dengan tomat dalam aksi unjuk rasa terkait intervensi lelang proyek, kemarin. Aksi pelemparan tomat olah massa sebagai bentuk pelampiasan kekecewaan massa terhadap sikap Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, yang dinilai telah menyalahi wewenang. Ormas mendesak wakil wali kota untuk mundur dari jabatan karena telah melakukan pelanggaran dengan mengintervensi proses pelelangan proyek pembangunan. ‘’Kami gabungan sejumlah ormas di Kota Bogor mendesak wakil wali kota untuk mundur dari jabatannya,” kata Koordinator Forum Ormas Bersatu, Beninu Argoebie. Ia mengatakan, unjuk rasa ini dipicu oleh penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh wakil wali kota, yang dinilai pamer kekuasaan dengan mengintervensi lelang proyek di ULP. ‘’Kami akan laporkan ini kepada Kejaksaan, dan meminta kepolisian untuk menindak pelanggaran wewenang ini,” katanya. Menurut Beninu, dalam Per-
aturan Presiden Nomor 70 Tahun 2013 tentang peraturan LKPP bahwa proses lelang tidak boleh diintervensi. ‘’Jangan oleh wali kota, kenapa wakil yang melakukan intervensi. Proyek lelang ini kan suda ditunjuk panitianya,” kata dia. Ia mengatakan, semua lelang yang sudah dimenangkan dan sedang proses dipanggil balik wakil wali kota untuk menandatangani pakta integritas. ‘’Ormas mengawal lelang ini untuk masyarakat, karena sudah ada kejadian banyak pemenang lelang yang kabur. Ini merugikan masyarakat, karena di dalam lelang itu ada proyek untuk tempat pendidikan,” ujarnya. Ketua Forum Jasa Konstruksi, Dedi Sukmana menjelaskan, intervensi yang dilakukan oleh wakil wali kota dalam proyek lelang sebagai tindakan pidana umum. Tidak hanya pada lelang tertentu, beberapa catatan intervensi yang dilakukan wakil wali kota seperti pembebasan lahan Jambu Dua, menggunakan rumah dinas sebagai tempat usaha. ‘’Ini tindakan pidana umum, pihak berwajib harus menindak Usmar Hariman karena sudah menyalahi aturan,” katanya. (ant)
Tak Ingin Ada Korban
Tolak Ganti Rugi
TANGSEL - Belasan warga yang terkena gusuran megaproyek pembangunan jalan lintas atas (flyover) di Kecama-
Massa Ormas
Anggota Dishub Depok Dilatih Beladiri DEPOK - Terkait kasus penusukan anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Riswanto (37) oleh orang tak dikenal. Pihak Dishub merasa perlu menambah pembembekalan pengamanan terhadap para anggotanya. Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Gandara Budiana mengungkapkan pembekalan tersebut berupa meningkatkan kualitas bela diri oara anggota yang bertugas dilapangan. ‘’Kami akan meningkatkan kualitas dan kemampuan bela diri untuk anggota. Ini sematamata untuk jaga diri bukan
untuk pamer,” ujar Gandara di Depok kemarin. Ia menambahkan, selain ilmu bela diri, juga akan membekali peralatan penunjang bagi anggotanya seperti tongkat. ‘’Maksimal tongkat, senjata api enggak lah,” paparnya. Ia mengatakan, pihaknya juga akan membekali kemampuan komunikasi yang baik dengan pengguna jalan dan di setiap titik rawan kemacetan pihaknya akan menyiagakan empat orang petugas. ‘’Kami juga mengimbau kepada anggota agar meningkatkan kesabaran, meskipun di jalan itu panas dan sering turun hujan. Namun, pelayanan yang terbaik harus
tetap diberikan kepada masyarakat khususnya pengguna jalan,” jelasnya. Tak hanya itu, Gandara juga meminta kepada masyarakat dan pengguna jalan agar menghargai kinerja dari petugas Dishub. Terkait kasus penusukan anggotanya, ia menjelaskan hingga saat ini kasusnya masih di dalami pihak polisi. ‘’Belum ada perkembangan terkait kasus itu, karena masih didalami polisi. Kami berharap dapat terungkap. Saat ini kondisi korban sudah membaik kesehatannya,” terangnya. Pihaknya juga telah melakukan pengecekan CCTV yang terpasang di dekat tempat ke-
jadian perkara (TKP) untuk mencari pelaku. Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Depok, Nasrun ZA, mengatakan pihaknya sudah mengecek CCTV di lokasi. Namun, disanyangkan kamera CCTV yang terpasang terhalang pepohonan, sehingga wujud pelaku tak terlihat jelas dalam rekaman. ‘’Kami sudah lihat di CCTV, tapi sayang sekali rekaman tersebut terhalang oleh pepohonan, jadi pelaku tidak terlihat,” ungkapnya. Riswanto (37) ditusuk orang tak dikenal di kawasan Simpang Sengon, Pitara, Pancoran Mas. (jif)
pini
Suluh Indonesia, Kamis 11 Juni 2015
F OKUS Daya Pikat Pilkada USIM pemilihan kepala daerah (pilkada) sebentar lagi tiba. Semua pihak pun sudah mulai berancang-ancang, sudah mulai pasang kuda-kuda untuk menghadapi perhelatan politik ini. Segala taktik serta strategi disiapkan untuk tampil sebagai pemenang. Dan bahkan, beberapa peserta yang walaupun kini terbelit masalah internal pun buru-buru menyatakan damai, mengibarkan bendera putih untuk rujuk rukun hanya biar bisa ikut pilkada. Luar biasa. Pilkada ini memang luar biasa. Tidak hanya dari sisi jumlah uang yang akan dihamburkan untuk membiayainya, namun juga daya pikat magis pilkada ini sangatlah luar biasa. Kini sudah pasti, partai politik peserta pilkada akan saling mengelus jagoan masing-masing. Siapa yang akan diusung dengan berbagai kriteria, dan tentu saja apakah jagoan itu punya nilai jual atau tidak. Jangan lupa pula, apakah sang bakal kandidat itu juga punya ‘’nilai beli’’ atau tidak. Sebab, sudah jamak, tidak ada makan siang gratis. Tidak ada kendaraan yang gratis. Semua ada sewanya. Jadi, berani berapa? Ini kedengarannya sangat sarkastis. Atau mungkin juga yang membaca akan protes, geram atau apa pun ekspresinya. Boleh setuju, boleh tidak. Namun kalau dikembalikan kepada fakta di lapangan, apalagi dikembalikan kepada hati nurani, semua ini benar. Kalau tidak benar, bagaimana argumentasinya? Kalaupun banyak pihak dengan berbusabusa mengatakan tidak ada politik uang, tidak ada permainan uang, tidak ada permaianan kasar dan sebagainya dan sebagainya, siapa yang percaya? Kita kembali kepada nilai magis pilkada ini, memang luar biasa. Sangat hebat. Semua terpikat. Namun, apakah rakyat juga terpikat? Bisa ya, bisa juga tidak. Bisa ya karena kita harus akui masyarakat kita mudah sekali lupa dan menganggap itu sudah berlalu. Masa lalu adalah masa lalu. Mari kita bangun kembali hal-hal baru ke depannya. Membangun hal baru dengan orang yang lama dan jelas-jelas berkhianat terhadap visi-misinya saat pemilihan? Ini sering terjadi. Sebagian masyarakat kita sangat pemaaf, dan seringkali terperosok ke lubang yang sama. Berulang-ulang. Berkali-kali. Kalau yang tidak, barangkali juga belajar dari pengalaman lalu. Ketika hampir semua janji tidak ditepati dan juga kebanyakan isapan jempol semata maka tentu ada pemikiran-pemikiran baru ke depannya manakala proses pilkada ini muncul lagi. Segala bentuk evaluasi bisa jadi muncul dan sangat kuat. Bisa jadi unsur penolakan akan menggelembung. Bisa dimaklumi karena ini merupakan kristalisasi dari sikap skeptis serta apriori yang tak kunjung dapat obatnya. Sang pemimpin tidak mampu menemukan formulasi jitu dalam setiap kebijakan publiknya yang dia gembar-gemborkan pada pemilihan lalu. Tidak ada implementasi yang mendasar. Yang ada hanya pencitraan serta tabungan sosial serta politik untuk perhelatan pilkada berikutnya. Sebagian orang mengatakan betapa pentingnya pilkada itu. Mungkin karena didesain serentak untuk efisiensi. Benarkan efisien? Penting serta efisien untuk siapa? Ini yang belum terjawab. Setidaknya sampai saat ini. Toh tidak ada yang peduli dengan kondisi rakyat yang masih berada dalam kerak kemiskinan. Tidak peduli dengan kesenjangan ekonomi yang makin tajam. Tidak ada perbaikan pada kondisi bangsa kita yang sudah terjebak dalam sistem kapitalistik, yang tampaknya hanya dinikmati oleh kaum elite. ***
M
Bang D
el
MUI sebutkan bahwa pemimpin boleh tidak ditaati
Tak perlu contoh ..
5
Dilema Dana Pilkada DEMOKRASI di Indonesia sangat mahal dan sangat kebarat-baratan. Bahkan disebutkan demokrasi di Indonesia lebih Barat daripada negara Barat, dan bertentangan dengan Pancasila. Sebuah tuduhan yang sangat fundamental. Hal itu disebabkan pada saat ketatanegaraan kita disusun pascareformasi, penyusunnya didominasi oleh ahli-ahli politik. Bukan ahli-ahli hukum.
Oleh Wayan Windia*
Toh politisi kita sama sekali tidak bereaksi. Mereka tetap bergeming (diam). Mungkin karena mereka sudah merasa nyaman dengan kondisi sospol seperti ini. Mereka dapat menentukan segalanya di DPR. Termasuk menentukan anggaran untuk dirinya sendiri. Oleh karenanya, tidak mengherankan kalau banyak sekali elite politik (kepala daerah) dan anggota DPR/DPRD yang perjalanan kariernya berujung di penjara. Karena mereka tidak tahan terhadap godaan uang yang membanjir di Senayan. Seorang anggota parlemen mengatakan bahwa DPR memutuskan pengelolaan dana ribuan triliun. “Kalau kita kalah melawan godaan, maka akibatnya akan fatal. Apalagi para konstituen selalu saja menggerogoti pundi-pundi kita,” katanya. Hal itu menandakan bahwa jeratan korupsi di Indonesia sudah melekat dan melilit di seluruh komunitas. Atau mungkin dapat disebutkan bahwa korupsi di Indonesia sudah membudaya. Hal itu disebabkan memang sistem politik kita sudah jauh bertentangan dengan jati diri bangsa. Di samping itu, juga sangat bertentangan dengan dasar negara Pancasila. Sementara itu, parta-partai sama sekali tidak hirau. Partai hanya haus pada kekuasaan semata, dan mata politiknya yang berwarna “hijau”. Kita yakin bahwa pendiri bangsa ini dulu sudah sangat bijak memandang situasi global, dan juga memandang kondisi geopolitik bangsa Indonesia. Kalau kita tetap masih berani melawan arus aliran “darah” jati diri bangsa, maka akibatnya pasti akan sangat fatal. Bisa saja terjadi disintegrasi. Dana Pilkada Akhir-akhir ini, telah diwacanakan sistem pilkada serentak. Sementara itu, dana pilkada harus disediakan oleh pemda setempat. Pelan tetapi pasti, kericuhan politik sudah mulai terasa. Banyak pemda yang tidak mampu menyediakan dana pilkada yang sedemikian besar. Pihak Mendagri sudah berkali-kali meminta agar pihak pemda segera mengalokasikan dana politik itu. Namun pihak pemda (yang miskin) tetap saja tidak mau memenuhi permintaan tersebut. Terakhir, muncul wacana bahwa pihak lembaga pengawas pemilu sama sekali belum menerima dana hibah untuk pilkada tersebut. Kalau demikian halnya, di mana dana untuk pilkada tidak ada, apakah pilkada dapat dilaksanakan? Situasi ini persis seperti anekdot yang sangat populer di
Kenapa kita sudah dininabobokan oleh sistem politik yang tidak sesuai dengan Pancasila? Tampaknya karena elite politik kita sudah merasa kenyang dengan kondisi seperti ini. Para calo politik, para surveyor politik, para preman politik, para LSM politik, dan lain-lain sudah merasa kenyang dengan sistem politik ini. Merekalah yang sering teriakteriak. Sementara itu tidak ada yang hirau, dan tidak peduli dengan kondisi rakyat yang masih berada dalam kerak kemiskinan. Tidak peduli dengan kesenjangan ekonomi yang makin tajam. Bangsa kita sudah terjebak dalam sistem kapitalistik, yang tampaknya dinikmati sepenuhnya oleh kaum elite.
kalangan elite bahwa “biarlah miskin, asalkan bisa sombong”. Tampaknya Indonesia sekarang ini dalam kondisi seperti itu. Masih miskin, tetapi sudah berlagak sombong. Dalam suatu seminar PWI di
Riau, saya mengusulkan agar sistem politik di Indonesia dirombak total. Kalau mau ikut Barat, maka ikuti saja mekanisme konsep politik Barat, dengan sepenuhnya. Siapa saja partai yang mampu memenangkan pileg, maka merekalah
yang memegang komando eksekutif. Dengan demikian akan didapatkan pemerintahan yang kuat. Tidak akan ada politik “dagangsapi”. Jangan seperti pemerintahan Jokowi sekarang ini. Dia selalu berusaha diobok-obok oleh KMP (Koalisi Merah Putih) atau bahkan oleh KIH (Koalisi Indonesia Hebat). Sebaliknya, kalau tidak mau ikut konsep politik Barat (secara penuh), maka segeralah kembali ke sistem ala Indonesia, dengan UUD 1945-nya yang asli. Jangan setengah-setengah seperti sekarang ini, yang justru membikin heboh politik, dan pimpinan yang korup. Percuma saja melakukan pemilu dan pilkada dengan biaya supermahal, namun tetap saja menghasilkan pimpinan-pimpinan yang korup. Lalu kapan kita bisa membangun untuk kesejahteraan rakyat? Tidak mungkin rakyat Indonesia bisa sejahtera, kalau dana yang dimiliki negara, sebagian besar “dirampok” untuk kepentingan politik. Namun usul saya itu dibantah oleh ahli politik dari LIPI. Dia mengatakan bahwa untuk pelaksanaan demokrasi, tidak perlu menghitung biaya. Berapa pun biayanya harus dibayar. “Demokrasi harus dilaksanakan dengan dana at all cost,” katanya. Saya kira pemikiran ahli dari LIPI itu benar, kalau kondisi bangsa sudah baik. Artinya, kalau income per capita penduduk sudah 6.00 dolar AS (sekarang masih 4.500 dolar AS), pendidikan penduduk rata-rata sudah SLTA (sekarang rata-rata masih SD), dan pengangguran penduduk maksimal 5% (sekarang sekitar 15%). Tampaknya kondisi bangsa saat ini masih jauh dari persyaratan tersebut. Tetapi kenapa kita sudah dininabobokan oleh sistem politik yang tidak sesuai dengan Pancasila? Tampaknya karena elite politik kita sudah merasa kenyang dengan kondisi seperti ini. Para calo politik, para surveyor politik, para preman politik, para LSM politik, dan lain-lain sudah merasa kenyang dengan sistem politik ini. Merekalah yang sering teriak-teriak. Sementara itu tidak ada yang hirau, dan tidak peduli dengan kondisi rakyat yang masih berada dalam kerak kemiskinan. Tidak peduli dengan kesenjangan ekonomi yang makin tajam (indeks gini ratio sudah mencapai 0,42, sedangkan standarnya hanya bisa 0,36). Bangsa kita sudah terjebak dalam sistem kapitalistik, yang tampaknya dinikmati sepenuhnya oleh kaum elite. Kalau sekarang banyak kerusuhan, konflik, dan lain-lain, hal itu mungkin disebabkan kesenjangan ekonomi kita yang sudah demikian lebar. Tetapi mana ada elite politik kita yang hirau? *Penulis, Ketua Pusat Penelitian Subak, Universitas Udayana
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Keadilan Sosial Semakin Absurd SEBAGAI warga ibukota saya merasa nasib rakyat bawah semakin diinjak-injak. Nampaknya masih banyak hal yang perlu direvisi dari berbagai kebijakan yang menyentuh tentang kesejahteraan rakyat, terutama kelas bawah. Pemerintah tak boleh lepas tangan begitu saja mengenai nasib rakyat yang berada di bawah garis kemiskinan. Banyak hal yang saya anggap kurang tepat dalam mengatasi kemiskinan seperti penggusuran pedagang kaki lima yang bersifat kasar dan kurang bijak. Selama ini sering terjadi pemungutan liar yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bermoral. Langkah-langkah untuk menghindari hal ini seharusnya lebih ditegakkan agar rakyat kelas bawah bisa berusaha mencari makan dengan tenang tanpa
ada perasaan resah atau tertindas. Mengapa bangsa ini masih gemar menjajah bangsa sendiri. Setelah sekian lama dijajah bangsa lain bahkan sampai ratusan tahun, kenapa tak sadar-sadar bahwa penjajahan yang dialami bangsa ini sudah cukup lama membodohkan pola pikir kita. Sudah tak ada waktu lagi memperdebatkan siapa yang harus bertanggung jawab atas kemiskinan yang merongrong bangsa kita. Rakyat telah jatuh bangun menghadapi berbagai gejolak negeri, namun semangatnya tetap kuat dan hidup dengan penuh ketabahan. Tapi tetap saja semua butuh uluran tangan pemerintah sebagai penguasa yang mengatur negara. Romla Jatinegara, Jakarta
Jakarta Sangat Minim Area Hijau PENDUDUK di jakarta yang semakin padat. Setiap tahun nya di jakarta semakin bertambah banyak dan padat setiap oarang menginginkan mendapatkan pekerjaan di jakarta karena menurut mereka lebih baik tinggal dijakarta atau pun di daerah nya masing-masing setiap habis lebaran pasti penduduk di jakarta semakin padat karena mereka terhasut oleh orang yang pulang kampung . Tanah lapang di Jakarta hampir tak ada yang tersisa. Semua telah dibangun untuk proyek perumahan. Sangat sedih mengalami hal ini sebagai masyarakat betawi. Seharusnya Pemda bisa menjadi wakil suara orang-orang betawi yang ingin punya lapangan bola, lahan berkebun atau Pertanian, lahan hijau atau hutan kota. Sekarang Jakarta telah “hancur’’ menjadi lau-
tan rumah dan sangat minim lapangan terbuka untuk bemain. Polusi yang sudah melanda Jakarta dan menjadikan Jakarta berada di peringkat yang hampir menyamai meksiko di urutan teratas harus di cegah dengan berbagai cara yang secepat mungkin. Saya rasa itu semua menjadi tugas yang masih bisa dilakukan dan Jakarta akan berhasil melewati keterpurukannya. Sudahlah,.. pemerintah jangan terus mengeruk keuntungan yang hanya sesaat, ingatlah anak cucu kita agar mereka masih bisa menghirup udara segar di Jakarta dan bermain bola di lapangan terbuka tidak di jalanan gang rumah yang sempit. Renita Kemanggisan, Jakarta Barat
Daerah Rawan Harus Jadi Fokus Pengamanan DAERAH Cengkareng memang terkenal dengan rawan akan aksi kejahatan dan peredaran narkoba. Jika anda seorang diri melintasi daerah itu yang melewati pasar ikan kearah kamal dadap maka anda akan dihadang oleh tebaran benda tajam berupa pisau cutter yang siap merobek ban kendaraan anda. Disaat itu anda akan melihat ada beberapa tukang tambal ban yang bersuku tertentu dengan tato dan tindikan yang sangat menyeramkan bergerombol sambil bernyanyi dengan gitar bolong dengan logat daerah pulau seberang. Para tukang tambal ban yang biasanya dalam keadaan seperti mabuk itulah yang menjadi andalan untuk membantu anda
memperbaiki dan membongkar ban motor anda. Saya masih ragu apakah Pak Jokowi mengerti daerah ini. Andai dia rasakan sendiri naik sepeda motor malammalam dan ban motornya terkena ranjau pisau cutter langsung tak berdaya walaupun bannya tubles. Memahami kota Jakarta tidak seperti kota lain. Walau saya yakin masih ada daerah yang lebih rawan dari cengkareng. Tapi ya ini hanya sekedar cerita dan tak perlu direspon secara serius oleh para pejabat negara karena saya tahu tak akan direspon. Pemda DKI silahkan sibuk dengan urusan lain. Terimakasih Saman Cengkareng, Jakarta Bara
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 11 Juni 2015
6
Kontingen Indonesia Dapat Tambahan Lima Emas JAKARTA - Kontingen Indonesia mendapatkan tambahan lima medali emas dari tiga cabang olahraga yaitu atletik, tinju dan pencak silat pada hari kelima kejuaraan dua tahunan, SEA Games 2015 di Singapura, kemarin. Tambahan emas dari cabang atletik dipersembahkan oleh Agus Prayogo pada nomor 10 ribu meter. Bagi atlet kelahiran Bogor Jawa Barat, emas yang diraih sangat istimewa karena mampu mengambil apa yang terlepas pada SEA Games 2013 di Myanmar. Bagi pria yang berprofesi sebagai anggota TNI itu, emas di Singapura merupakan emas yang keempat yang diraih pada kejuaraan dua tahunan tersebut. Sebelumnya, Agus Prayogo menjadi yang terbaik pada SEA Games 2009 di Laos dan
2011 di Palembang. Satu emas dari atletik dipersembahkan oleh Maria Londa dari nomor lompat jauh. Prestasi atlet asal Bali di SEA Games 2015 ternyata mampu memecahkan rekor nasional yaitu 6,70 meter. Rekor sebelumnya 6,55 yang dicetak Maria pada Asian Games 2014 Incheon. “Atletik adalah cabang olahraga terukur. Jadi semuanya bisa terlihat. Kalau masalah target kita di seputaran situ saja. Antara enam sampai tujuh,” kata Sekjen PB PASI Tigor Tanjung saat ditemui di Stadion Nasional Singapura. Tak hanya atletik, tinju dan pencak silat juga menyumbangkan emas bagi Indonesia. Untuk emas tinju dipersembahkan oleh Kornelis Kwangu Langu dari kelas 46-49 kg. Pada final di Hall 2 Singapore
Expo, Kornelis mengalahkan petinju asal Filipina, Rogen Ladon. “Saya sempat kuwalahan di awal, namun akhirnya saya bisa bangkit dan meraih emas. Medali ini saya persembahkan bagi masyarakat Indonesia, keluarga dan teman-teman yang mendukung selama ini,” kata Kornelis usai mempersembahkan medali. Emas dari kelas 46-49 kg merupakan yang pertama bagi cabang olahraga tinju. Hasil tersebut telah sesuai dengan target yang diberikan oleh Satlak Prima. Tinju juga mempersembahkan perak dari Christina Marwan Jembay setelah di final kalah dari petinju Thailand, Tassamalee Thongjan pada kelas 57 kg. Cabang olahraga pencak silat ternyata tidak semulus yang diharapkan.
Pada hari pertama pelaksanaannya, cabang beladiri asli Indonesia ini hanya mempersembahkan satu emas dari kelas beregu putri setelah mengumpulkan 466 poin. Atlet yang turun adalah Ni Kadek Ratna Dewi, Ida Ayu Putu Chandra dan Luh Putu Eka Pratiwi. Satu emas lagi dipersembahkan oleh pasangan Hendy dan Yolla Primadona Jampil yang turun pada nomor seni Ganda. Pasangan Indonesia mampu membukukan 575 poin. Sedangkan perak direbut oleh pasangan Vietnam setelah mengumpulkan 574 poin. Perunggu direbut oleh Singapura dengan 567 poin. Hasil ini tidak diikuti oleh Sugianto yang turun pada nomor tunggal putra. Salah satu andalan Indonesia harus menyerahkan prestasi terting-
gi kejuaraan dua tahunan ini meski memiliki poin yang sama dengan atlet Vietnam, Quang Trung Hoang dengan 464 poin. Tim softball putra Indonesia yang cukup perkasa di babak awal ternyata belum mampu berbuat banyak setelah pada partai puncak kalah dari kalah dari Filipina dengan skor 4-6. Hasil ini membuat tim Indonesia harus puas mendapatkan medali perak. Begitu juga dengan bowling. Setelah gagal pada hari pertama, tim bowling Indonesia akhirnya mampu mempersembahkan medali perak dari nomor dobel putra lewat Ryan Lalisang dan Billy Islam. Untuk medali emas direbut pasangan tuan rumah Singapura. Dengan tambahan empat ini membuat posisi Indonesia terus
mendapatkan tekanan dari Filipina. Bahkan, posisi Indonesia sempat disalib karena Filipina banyak mendapatkan medali emas dari cabang olahraga tinju dan atletik. Saat ini, Indonesia masih tertahan di posisi lima dalam pengumpulan medali dengan 22 emas, 28 perak dan 42 perunggu. Sedangkan Filipina menguntit di belakang dengan 21 emas 23 perak dan 36 perunggu. Jika tidak waspada, kemungkinan Indonesia bakal disalib Filipina. Sementara itu, tuan rumah Singapura masih kokoh di puncak klasemen sementara dalam pengumpulan medali. Negeri Singa itu mampu membukukan 60 emas 51 perak dan 64 perunggu. Disusul oleh Vietnam dengan 48 emas 23 perak dan 44 perunggu. (ant)
Masyrakat
Ingin Mafia Sepak Bola Dibongkar
Suluh Indonesia/ant
RAIH EMAS - Atlet Lompat Jauh Indonesia Maria Londa menggigit medali emas nomor Lompat Jauh Sea Games ke-28 ketika upacara penganugerahan di National Stadium, Singapura, kemarin. Maria Londa memperoleh medali emas setelah mampu melakukan lompatan sejauh 6,7 meter.
Tim Transisi
Klaim Dapatkan Operator Kompetisi dahulu ingin menggulirkan turnamen, sebelum ada tim transisi. “Jadi sebenarnya kami yang berinisiatif, sebagai promotor ingin membuat se-
Zuhairi Misrawi
JAKARTA - Pihak tim transisi mengklaim sudah mendapatkan operator untuk menyelenggarakan tiga turnamen yang sudah dipersiapkan dalam waktu dekat. Tim transisi mengaku sudah ada tiga promotor yang siap menggulirkan turnamen, yaitu Mahaka Sports, Footballicious, dan PT DBL Indonesia. Nantinya para promotor tersebut akan memutar salah satu dari tiga turnamen yang direncanakan, yaitu Piala Presiden, Piala Kemerdekaan dan Piala Panglima TNI. Menurut Ketua Pokja Komunikasi tim transisi, Zuhairi Misrawi, sejauh ini yang sudah mencapai kesepakatan dari tiga operator baru Mahaka Sports yang akan menjadi operator di turnamen Piala Presiden. “Jadi promotor sudah ada. Untuk Piala Presiden nanti yang pegang Mahaka Sports,” kata Zuhairi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/6). Tapi dirinya menjelaskan kesepakatan tersebut tinggal menunggu adanya MoU yang kemungkinan berlangsung pada 11 Juni mendatang. Barulah setelah itu tim transisi akan mengumumkan jadwal dan peserta turnamen-turnamen tersebut. “Kami tengah menunggu kepastiannya,” kata dia. Tapi pihak CEO Mahaka Sports, Hasani Abdulgani secara terpisah mengaku belum mau membeberkan rencana tersebut, karena memang sudah merencanakan sejak
buah turnamen untuk mengisi kekosongan dan sudah membicarakan dengan beberapa klub dan mereka mendukung,” kata Hasani. Sedangkan pihak
PT DBL Indonesia mengaku sejauh ini belum sekalipun diajak bicara untuk menjadi operator turnamen yang direncanakan tim transisi. (pts)
JAKARTA - Hasil survei dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menunjukkan masyarakat menginginkan adanya pembongkaran isu mafia sepak bola sebelum membenahi federasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, setelahnya. “Setelah PSSI dibekukan Menpora, dan Indonesia dihukum FIFA, masyarakat menginginkan supaya dugaan mafia sepak bola di Tanah Air segera dibongkar. Setelah itu, barulah kepengurusan federasi yang baru dibentuk,” kata juru bicara KedaiKOPI Hendri Satrio dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, kemarin. Lembaga yang kerap menggelar beberapa survei tentang kepuasan masyarakat terhadap kinerja lembaga negara tersebut mengungkapkan, sebanyak 377 suara (51,29 persen) dari total 735 res p o n d e n menginginkan dugaan adanya mafia sepak bola dapat segera
dibongkar. Polling yang dilakukan pada periode 2-7 Juni 2015 lewat situs “online” atau daring tersebut, juga mengungkapkan keinginan masyarakat yang mengehendaki kepengurusan PSSI diisi oleh orang-orang baru. “Suara terbanyak kedua, 246 suara (33,47 persen), adalah pengunjung situs yang menginginkan kepengurusan baru dibentuk dengan orang-orang baru di dalamnya,” ungkap Hendri. Sedangkan sisa suara lainnya, 70 suara (10,34 persen), berharap urusan sepak bola dikembalikan kepada PSSI dengan pengurusnya yang lama. Sisanya, 36 suara (4,9 persen), memilih untuk tidak memusingkan perihal kepengurusan organisasi sepak bola, asalkan timnas Indonesia bisa meraih prestasi. Menurut Hendri saat ini publik menginginkan tindakan nyata dalam membongkar dugaan adanya pengaturan skor serta suap. “Selama ini isu
mafia sepak bola, ‘match fixing’, selalu disebut-sebut sebagai biang kehancuran sepak bola Indonesia, tapi siapa pelaku-pelakunya, siapa-siapa yang terlibat, belum pernah terungkap,” tukas Hendri. Komunitas Suporter Antikorupsi (Korupssi) melaporkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tuduhan telah melakukan korupsi dana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. “Kami dari komunitas suporter antikorupsi, maksud kedatangan kami ke KPK untuk mengadukan kasus korupsi dalam PSSI pada periode 2010-2013. Ada anggaran dari Menpora yang dikucurkan ke PSSI yang sampai sekarang belum ada laporan pertanggungjawabannya,” kata Koordinator Korupssi Parto Pangaribuan di gedung KPK Jakarta, Senin (8/6). Parto mengatakan dugaan kerugian negara akibat korupsi itu hingga Rp20 miliar. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 11 Juni 2015
7
James dan Dellavedova
Pimpin Cavs Taklukkan Warriors
Suluh Indonesia/ap
DIKAWAL KETAT – Forward Cleveland Cavaliers LeBron James (23) saat melakukan shooting dan melepaskan diri dari kawalan ketat forward Golden State Warriors David Lee (10) pada Game ke-3 final NBA di Cleveland, kemarin.
hargaan Pemain Terbaik NBA pada final kelimanya secara beruntun, memiliki 123 angka, angka terbanyak yang pernah ditorehkan seorang pemain sepanjang tiga pertandingan final NBA. “Saya tidak tahu apakah saya dapat terus menghasilkan angka-angka seperti ini, namun saya akan tetap melakukan apapun yang diperlukan tim,” kata James. Warriors, yang tidak pernah memimpin, memiliki rekor tujuh kemenangan terbaik NBA pada musim ini setelah tertinggal 15 angka atau lebih, namun kali ini hal tersebut tidak berhasil dilakukannya. Tembakan tiga angka Curry membawa Golden State mengejar 88-82, namun Dellavedova dan James masingmasing menambahi dua lemparan bebas. David Lee memasukkan bola ketika Curry gagal, namun Curry menambahi lemparan tiga angka untuk mengangkat Golden State dengan keunggulan 92-88 dengan 27 detik waktu permainan tersisa. James menindak lanjuti dengan dua lemparan bebas lagi, namun Curry kembali melesakkan lemparan tiga angka untuk mengubah skor menjadi 94-91. James merespon dengan dua lemparan bebas lagi dan Cavaliers sukses mengunci kemenangan. Curry hanya menorehkan dua angka sampai akhir kuarter ketiga namun mencetak
unggul 87-80 dengan waktu tersisa 1:40. James memasukkan lemparan tiga angka dengan 0,9 detik waktu tersisa pada kuarter kedua untuk membawa Cavaliers unggul 44-37 saat turun minum. Pertahananan padat Claveland membuat tim tersubur di NBA itu menorehkan catatan angka terendah pada babak pertama sepanjang musim ini. Wariors hanya memasukkan 15 dari 44 tembakan di babak pertama, para pemain inti mereka hanya memasukkan enam dari 27 lemparan. James hanya melepaskan enam dari 17 tembakan pada babak pertama, namun memimpin perolehan angka dengan 13 angka, sedangkan Pemain Terbaik NBA 2015 Steph Curry hanya memasukkan satu dari enam lemparan tiga angka, dan ditaklukkan oleh lima pemain Cleveland pada babak pertama. Cavaliers, yang kehilangan forwardnya Kevin Love karena cedera bahu kiri pada putaran pembukaan playoff dan guard Kyrie Irving pada pertandingan pembukaan putaran final karena cedera lutut, mendapat masalah cedera lain ketika guard Iman Shumpert mengalami cedera bahu kiri saat berduel dengan Draymond Green. Namun ia kembali dan total bermain selama 32 menit. (ant)
17 angka pada kuarter keempat setelah kurang bersinar sepanjang malam. Dellavedova mendapatkan sepuluh dari 20 angkanya pada kuarter ketiga dan permainan kunci lemparan tiga angka. Dellavedova mencetak delapan angka saat Cleveland melaju 105 untuk unggul 56-46, dan segera setelah Cavaliers mencetak 12 angka beruntun untuk selisih terbesar mereka 68-48, James memulai laju dengan lemparan tiga angka dan lompatan sambil memutar badan dan menyamai total angkanya pada babak pertama dengan 13 angka di tiap-tiap kuarter. Namun Curry akhirnya menemukan sentuhan tembakan dan lemparan tiga angkanya, ketika Klay Thompson dan Andre Iguodala memicu laju 25-9 bagi Warriors yang memangkas keunggulan Cleveland menjadi 77-73 dengan sisa waktu 7 menit 24 detik. Curry melesakkan tembakan tiga angka yang membawa Golden State unggul 81-80 dengan sisa waktu 2 menit 45 detik untuk dimainkan setelah tertinggal 20 angka, namun Dellavedova menjawabnya dengan permainan tiga angka, berupaya melepaskan tembakan sambil tersandung dan kemudian dilanggar oleh Curry, dan James menindak lanjuti dengan memasukkan lemparan tiga angka untuk membuat Cleveland
Cedera Pergelangan Kaki
Kroasia dan Italia
Jadi Bencana Buat Ribery
Bertanding di Stadion Kosong ZAGREB - Kroasia dan Italia akan bertanding tanpa kehadiran penonton pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 yang dimainkan Jumat, setelah negara Balkan itu mendapat hukuman akibat para penggemarnya kerap melakukan aksi-aksi kekerasan. Pada pertandingan yang semestinya dapat membuat penonton memenuhi stadion di Split, laga antara dua tim teratas di klasemen Grup H ini dianggap menjadi anti klimaks oleh pelatih tim tuan rumah Niko Kovac. “Ini tragis bagi sepak bola kami dan orang-orang, bahwa tidak seorang penggemar pun akan diizinkan masuk stadion,” kata Kovac kepada situs Asosiasi Sepak Bola Kroasia (www.hns-cff.hr). “Di bawah situasi-situasi yang ada, saya akan gembira dengan hasil imbang, khususnya dengan memandang fakta bahwa kami akan kehilangan (gelandang) Luka Modric yang cedera dan bek (Vedran) Corluka yang terkena skors.” Kroasia mendapat hukuman menyelenggarakan satu pertandingan tanpa kehadiran penonton setelah lagu-lagu rasis dinyanyikan para penggemar mereka, ketika menang 5-1 atas Norwegia pada Maret, serta akibat insiden-insiden yang mereka sebabkan saat bermain imbang 1-1 dengan Italia di Milan November silam. Pertandingan di Stadion San Siro itu dua kali dihentikan setelah para penggemar Kroasia melemparkan suar ke dalam lapangan. Kovac kemungkinan menggunakan formasi 4-4-2 dengan menduetkan penyerang Leicester
CLEVELAND - LeBron James mencetak 40 angka dan Matthew Dellavedova menambahi 20 angka untuk memimpin Cleveland mengalahkan Golden State 96-91 pada Selasa (Rabu WIB), dan membuat Cavaliers sudah melewati separuh jalan untuk memenangi final NBA. Cleveland unggul 21 pada rangkaian best of seven, yang dilanjutkan dengan game keempat pada Kamis di Cleveland. Secara statistik, 84 persen tim yang memenangi game ketiga setelah memenangi dua pertandingan pertama final NBA akan menjadi juara. Cavaliers, yang memenangi 27 dari 29 pertandingan kandang mereka, mengincar mahkota pertama bagi Cleveland di semua cabang olahraga sejak pada 1964 klub NFL Browns meraihnya, puasa gelar terlama di AS, sedangkan Warriors mengincar gelar pertama mereka sejak 1975. James, yang menambahi 12 rebound dan delapan assist, unggul sebanyak 20 angka atas Cavaliers pada kuarter ketiga, namun Stephen Curry, yang menyelesaikan pertandingan dengan 27 angka, memimpin rangkaian reli yang membuat Warriors hanya tertinggal satu angka, namun Cavaliers berhasil kembali menjauh berkat sumbangan angka dari James dan Dellavedova. James, peraih empat Peng-
City Andrej Kramaric dengan Mario Mandzukic di depan, sedangkan absennya Modric membuat pemain Barcelona Ivan Rakitic menjalankan peran yang lebih bebas di lapangan tengah. Pelatih Italia Antonio Conte menghadapi pemilihan pemain yang membuat sakit kepala, di mana kiper Gianluigi Buffon dan gelandang Marco Verratti diragukan dapat tampil. Buffon diganggu cedera siku kiri yang didapatnya saat bermain melawan Barcelona di final Liga Champions, sedangkan Verratti mendapat cedera pada betis kirinya saat menjalani latihan. “Kroasia memiliki tim yang sangat bagus dan mereka membuktikannya di San Siro, namun kami harus lolos,” kata Conte kepada situs federasi sepak bola Italia (www.figc.it). “Kami mempersiapkan formasi yang berbeda (dibanding formasi kesukaan 35-2), kami perlu memainkan sistem yang sesuai dengan para pemain (yang ada).” Kelelahan setelah menjalani musim kompetisi yang panjang bersama klub juga dapat menjadi faktor bagi kedua tim, namun bek Dynamo Kiev asal Kroasia Domagoj Vida yakin tim tuan rumah dapat mengambil langkah besar menuju putaran final di Prancis tahun depan. “Kelelahan dikesampingkan untuk pertandingan besar seperti ini, ini merupakan ‘derby’ grup dan kami percaya diri sebagai kami telah memiliki perjalanan yang bagus sejauh ini,” kata Vida. Kroasia memuncaki grup dengan 13 angka dari lima pertandingan, diikuti oleh Italia dengan 11 angka. (ant)
BERLIN - Pemain sayap Bayern Munich Franck Ribery menggambarkan cedera pergelangan kaki yang membuatnya absen dari sepak bola sejak Maret sebagai bencana atas perjuangannya untuk terus bugar. Mantan pemain internasional Prancis berusia 32 tahun itu sudah tidak bermain sejak Bayern menaklukkan Shakhtar Donetsk di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada 11 Maret dan ia merasa putus asa untuk kembali bugar lagi saat pelatihan pra-musim awal Juli. “Cedera ini semakin mencemaskan saya, itu bencana,” katanya kepada harian Jerman Bild. “Saya memiliki segalanya dan hanya bisa satu mimpi dalam hidup, tapi saya tidak bebas. Saya berpikir tentang sepak bola saat itu. Saya hanya ingin menjalani! Saya ingin bermain! Saya harus mampu berlatih untuk menjadi bahagia. “ Ribery mengatakan cedera adalah
secara signifikan lebih baik dan berharap untuk dapat segera bermain lagi. “Saya harus fit untuk 1 Juli. Apakah saya akan mengelola itu, saya tidak tahu, tapi saya akan mencoba segalanya untuk mewujudkannya,” tambahnya. Dia mengistirahatkan dirinya untuk berlibur ke Ibiza dan Paris, dengan didampingi fisioterapi, dalam upaya untuk menghiburnya, tapi dia mengatakan cedera itu menghantui pikirannya sepanjang waktu. “Saya pikir itu akan membantu, tapi saya tidak punya saat menyenangkan pada hari libur,” katanya, setelah Bayern memenangkan gelar juara Liga Jerman (Bundesliga) dan tersingkir dari semifinal Liga Champions tanpa dirinya. “Saya tidak bisa melakukan apa yang ingin saya lakukan, seperti jet ski atau berperahu. Itu omong kosong. “ Ribery berjanji hadir kembali sama kuat seperti sebelum cedera
melandanya dan meremehkan rumor bahwa Bayern mengincar calon penggantinya. “Itu bukan masalah
bagi saya. Jika saya 100 persen fit, maka siapa saja yang ingin tempat saya bisa datang, “katanya. (ant)
McCLaren Diperkirakan
Gantikan Carver di Newcastle LONDON - Mantan pelatih kepala timnas Inggris Steve McClaren menjadi favorit untuk ditunjuk sebagai pelatih baru Newcastle United, setelah klub itu mengkonfirmasi pada Rabu bahwa pelatih sementara John Carver dan asistennya Steve Stone telah meninggalkan klub. McClaren (54), yang merupakan pelatih klub rival Newcastle, Middlesbrough, dari 2001-2006, sebelum mengambil alih pekerjaan sebagai pelatih timnas, diperkirakan akan dikonfirmasi untuk mengisi peran itu pada Rabu malam, demikian menurut media lokal. Seandainya McClaren mengisi peran itu, ia menghadapi tugas besar membangun ulang tim yang
nyaris terdegradasi dari Liga Utama Inggris pada musim lalu, setelah penampilan yang sangat buruk di paruh musim kedua. Carver mendapat tugas mengarsiteki tim pada pergantian tahun menyusul kepindahan Alan Pardew ke Crystal Palace, namun tim hanya mampu mencatatkan tiga kemenangan di bawah asuhannya. Meski menjaga Newcastle tetap berkompetisi di strata tertinggi, hubungan panjang Carver dengan klub berakhir pada Rabu. “Setelah diskusi-diskusi dengan John, disepakati bersama bahwa demi kepentingan semua pihak agar klub dapat melangkah maju, dan agar pelatih kepala yang baru dapat membangun tim kepelatihannya sendiri, kami akan
berpisah,” kata direktur pelaksana Lee Charnley dalam pernyataannya. “Ia merupakan sosok dengan karakter dan martabat hebat dan akan selalu disambut hangat di Newcastle United. Kami mendoakan ia meraih kesuksesan di masa yang akan datang,” tambahnya. “Merupakan suatu kehormatan untuk menjadi pelatih kepala di klub sepak bola yang hebat ini,” kata Carver. “Para penggemar dan region ini layak mendapatkan tim yang sukses, dan baik saya maupun para staf pendukung saya bekerja sangat keras dengan tim yang tersedia bagi kami.” Stone, mantan pemain internasional Inggris, telah menjadi pelatih di klub itu sejak 2010. (ant)
BOGOR
KINI...
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Kamis 11 Juni 2015
8
Terlibat Korupsi dan Narkoba
Anggota DPRD Ditahan GORONTALO - Korupsi dan narkoba telah menyeret empat anggota legislatif di DPRD Gorontalo serta DPRD Kota Gorontalo ke penjara. Aleks Hasan salah seorang aktivis, di Kota Gorontalo, Rabu, mengatakan, pihaknya merasa prihatin dengan kejadian terakhir Juni ini, sebab empat anggota legislatif yang saat ini sedang ditahan merupakan figur yang mewakili masyarakat Kota Gorontalo. Baru beberapa bulan setelah dilantik, dua anggota DPRD Provinsi Gorontalo masingmasing Totok Bahtiar (kasus korupsi) dan Lisna Alamri
(narkoba) telah berurusan dengan aparat penegak hukum dan imbasnya saat ini sedang ditahan di LP Gorontalo. Dan, khususnya untuk bulan Juni 2015 ini, kembali dua orang anggota dewan masingmasing Hais Nusi dari DPRD Kota Gorontalo tersangdung kasus narkoba dan Feryyanto Mayulu anggota DPRD Provinsi Gorontalo tersangkut korupsi menyusul rekannya menjadi tahanan aparat penegak hukum. Menurut Aleks, tindakan yang dilakukan anggota legislatif tersebut, telah mencoreng nama baik korps mereka di mata
rakyat dan ini akan menjadi barometer bagi public ketika akan memilih wakilnya nanti. ‘’Dengan kejadian ini, tentunya rakyat akan lebih selektif dalam menentukan pilihannya terhadap calon yang akan duduk di dewan nanti,” kata Aleks. Sebelumnya, Wakil Ketua DPP Golkar, Fadel Muhamad, mengatakan, sebagai pengurus dan mantan Gubernur Gorontalo, dirinya merasa prihatin dengan kejadian empat anggota legislatif yang saat ini ditahan karena tersandung kasus korupsi dan narkoba. (ant)
Polisi Bongkar
KUR Fiktif Bank Jatim Suluh Indonesia/ant
SURABAYA - Penyidik Subdit II/Perbankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur membongkar lagi kasus Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif di Bank Jatim Cabang Malang. ‘’Kami tidak tahu, kenapa kasus KUR fiktif Bank Jatim Cabang Jombang (19/5) terulang di Malang (10/6), karena setahu kami bahwa semua perbankan itu menganut prinsip kehatihatian,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf di Surabaya, kemarin. Didampingi Kabid Humas Polda Jatim AKBP RP Argo Yuwono dan sejumlah penyidik Subdit II/Perbankan Di-
treskrimsus Polda Jatim, ia menjelaskan KUR fiktif di Bank Jatim Cabang Malang itu bermodus pengajuan kredit pegawai menggunakan non-PNS yang dibuat seolah-olah PNS. ‘’Tentu, pengakuan PNS oleh mereka yang bukan PNS itu dilakukan dengan memalsukan dokumen mulai KTP, SK, NPWP, dan sebagainya. Pelakunya ada 10 orang, tapi dua orang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka,” katanya. Kedua tersangka adalah WU (Bendahara Kecamatan Kedungkandang) dan FD (Pegawai DKP Kota Malang). “Penetapan tersangka itu didasarkan hasil pemeriksaan 30
orang, baik manajemen bank maupun sipil,” katanya. Dalam kasus itu, polisi menyita barang bukti berupa 126 berkas kredit multiguna Bank Jatim Cabang Malang, 12 berkas kredit multiguna Bank Jatim Cabang Malang yang sudah lunas, dan 92 surat pengangkatan PNS dan SK kenaikan pangkat. ‘’Barang bukti yang disita dari tersangka FD berupa seperangkat komputer yang melekat pada berkas perkara pemalsuan surat di Bank Saudara Cabang Malang. Perkaranya sudah dilimpahkan ke JPU,’’ katanya. (ant)
DITEMUKAN TEWAS - Petugas kepolisian berada di lokasi ditemukannya jenazah Angeline (8) di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, kemarin. Angeline yang dilaporkan hilang sejak 16 Mei 2015 ditemukan dalam kondisi tewas dikubur di belakang rumahnya dengan sejumlah luka di tubuh.
Dikatakan Menghilang
Angeline Dibunuh DENPASAR - Polda Bali bersama tim evakuasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Denpasar, menemukan jasad Angeline (8) yang tewas dikubur di halaman belakang rumahnya, tengah memeluk boneka. ‘’Ada boneka di dalam jenazah dan ada kain yang membungkus jenazah,” kata Kepala Polda Bali Irjen Pol. Ronny Sompie di Denpasar, kemarin.
Dia menjelaskan bahwa bocah malang itu dikubur pada tanah yang tidak terlalu dalam yakni kurang dari dua meter. Jasad korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan memeluk boneka berbentuk wanita Korea dan dibungkus selimut atau “bed cover”. Polisi sebelum menemukan jasad korban, telah menggali dua tanah yang berada di hala-
man belakang rumahnya di Jalan Sedap Malam Denpasar. Hingga akhirnya pada galian ketiga kalinya, polisi mendapati tubuh mungil Angeline dalam kondisi tertelungkup. Aktivis perlindungan anak dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Siti Sapurah yang turut meninjau penemuan jasad Angeline menduga korban dibunuh sebe-
lum dikubur. ‘’Di leher korban itu ada bekas jeratan yang diduga dari tali gorden,” ucapnya. Siti yang sejak awal telah menduga Angeline dibunuh, bukan diculik atau menghilang itu, bahkan menduga bahwa keluarga dekat terlibat dalam pembunuhan itu. Jasad Angeline telah dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar untuk diautopsi. (ant)
Ibu Angkat Angeline Diamankan DENPASAR - Polda Bali mengamankan ibu angkat Angeline, Margaret untuk diperiksa lebih lanjut terkait penemuan bocah malang itu yang tewas dikubur. ‘’Margaret kami bawa ke Polresta Denpasar,” kata Kapolda Bali Irjen Pol. Ronny Sompie ditemui di rumah korban
di Denpasar, kemarin. Namun jenderal dengan bintang dua itu belum menetapkan status ibu angkat korban apakah menjadi saksi atau tersangka. Dia menduga orang-orang dekat korban terlibat dalam peristiwa tragis yang menim-
Suluh Indonesia/ant
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Bunuh Suami
Divonis Penjara 12 Tahun Selain itu, dalam berkas terpisah eksekutor pembunuhan, Urbanus Yoh dan Yohanes Sairo Kodu, juga dihukum 12 Tahun penjara karena melangar Pasal 340 KUHP jo pasal 55 KUHP Ayat 1 Ke-1 tentang pembunuhan. Ketiga terdakwa dituntut hukuman yang sama masingmasing selama 15 tahun penjara oleh JPU dalam sidang sebelumnya. Hal yang meringankan hukuman terdakwa karena menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum. Kemudian, yang memberatkan hukuman terdakwa karena
dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, dan merencanakan pembunuhan tersebut. Dalam sidang tersebut, baik JPU maupun Penasehat Hukum terdakwa, Nyoman Wisnu menyatakan pikirpikir terhadap vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap terdakwa. Dalam dakwaan disebutkan bahwa korban, Robert Kevin Ellis dibunuh di Vila Emerald di Jalan Karang Sari Nomor 5, Sanur, Denpasar Selatan, pada 19 Oktober 2014, Pukul 19.00 Wita. (ant)
Kejati Jateng
Periksa Walikota Semarang SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi diperiksa Kejati Jateng terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan kolam retensi tahun 2014. ‘’Diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi,” kata Kajati Jateng Hartadi di Semarang, kemarin. Menurut dia, Hendrar diperiksa untuk sejumlah tersangka yang sudah ditetapkan. Pada panggilan pertama ini, lanjut dia, Hendrar langsung memenuhi panggilan tersebut. Disinggung mengenai kemungkinan menaikkan status dari saksi menjadi tersangka, Hartadi meminta jangan berandaiandai. ‘’Jangan mengandai-
ngandai, ini diperiksa sebagai saksi,” ucapnya. Hendrar diperiksa selama sekitar sembilan jam dalam kasus dugaan korupsi pembangunan kolam retensi tahun 2014. Hendrar yang datang sekitar pukul 08.30 WIB baru. Dia selesai diperiksa sekitar pukul 17.30 WIB. Usai diperiksa, politikus PDIP itu dicecar sekitar 32 pertanyaan. ‘’Ada sekitar 32 pertanyaan. Sudah, ya, lapar, nih,” katanya singkat. Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jateng Eko Suwarni menegaskan bahwa wali kota diperiksa dalam kapasitas sebagai sak-
si. ‘’Beliau ini kooperatif, bantu penyidikan agar cepat,” katanya. Namun, Eko tidak menjelaskan materi apa saja yang ditanyakan kepada Hendrar saat pemeriksaan. ‘’Itu kewenangan penyidik,” tambahnya. Ia juga belum bisa memastikan apakah Hendrar akan diperiksa kembali untuk perkara ini atau tidak. Sebelumnya, Kejati menetapkan Kadis Pengelolaan SDAdan Energi SDM Kota Semarang Nugroho Joko Purwanto sebagai tersangka korupsi pembangunan kolam retensi. (ant)
gkatnya Ivone dan Kristin. Ronny berhati-hati memberikan keterangan kepada wartawan dan belum bisa menyimpulkan peran Margaret dalam pembunuhan sadis itu. ‘’Kami belum tahu siapa yang menjadi penyebab Angeline tewas,’’ ucapnya. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
KASUS KORUPSI - Petugas kepolisian menunjukan barang bukti ratusan berkas saat gelar perkara dugaan tindak pidana korupsi dan pencucuian uang di Mapolda Jatim, Surabaya, kemarin. Polisi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini yaitu WU dan FD.
DENPASAR - Majelis Hakim PN Denpasar, menghukum Julaikah Noor Aini yang membunuh suaminya warga negara Inggris dengan paspor Australia, Robert Kevin Ellis (60), selama 12 tahun penjara. Ketua Majelis Hakim Gede Ginarsa, di PN Denpasar, kemarinmenjerat istri korban, Julaikah Noor Aini dengan Pasal 340 KUHP jo pasal 55 KUHP Ayat 1 ke-1 dan ke-2 tentang pembunuhan. ‘’Terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana terhadap suaminya yang adalah seorang warga negara Inggris,” ujar Ginarsa.
pa bocah cantik itu sehingga polisi perlu mendalami keterangan mereka. ‘’Semua yang ada di rumah, orang yang berkaitan dengan Angeline akan diperiksa,” katanya. Orang-orang dekat tersebut di antaranya ibu angkat korban, Margaret dan dua saudari an-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629