Skip to main content

Edisi 09 Juli 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Pengemban Pengamal Pancasila

Kamis, 9 Juli 2015

No. 130 tahun IX

RI Masuk Dalam

Perangkap Negara Gagal JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan semua elemen bangsa mengenai perlunya mengantisipasi adanya perangkap konspirasi untuk melemahkan negara. Menurutnya, saat ini Indonesia masuk dalam jaringan atau perangkap konspirasi negara yang sedang dile-mahkan. Oleh karena itu, dia mengaku khawatir Indonesia menjadi salah satu target untuk dijadikan negara gagal. ‘’Negara gagal itu sudah jadi wabah sekarang dan lebih banyak dalam daftar negara yang gagal daripada yang sukses. Kita nampaknya masuk dalam perangkap negara yang mau digagalkan,” kata Fahri Hamzah di Jakarta, kemarin. Politisi PKS ini meyakini, dalam teori perang gaya baru, aspek keamanan tidak lagi menjadi objek yang harus dimainkan untuk menguasai kekuatan sebuah negara, tetapi jus-

tru aspek ekonomi. Dulu, menurutnya, pola perangnya sederhana, yaitu barat dan timur. Namun sekarang perang itu antara blok kekuatan baru dan blok kekuatan lama. Sepertinya, dalam penilaian Fahri, ada kelompok tertentu berusaha menciptakan tata kelola dan konfigurasi dunia baru. ‘’Kalau dikatakan teori ini tidak benar bahwa tidak ada yang menukangi, tapi kenyataannya pelemahan negara ini terus terjadi dimanamana,” terangnya. Saat ini, Indonesia dihadapkan pada situasi yang bisa membawa pada situasi krisis. Beberapa indikasi yang menjadi penyebabnya antara lain tidak adanya kepastian hukum akibat dari para penegak hukum yang ada saling melemahkan dan bukan saling mendukung seperti seharusnya. Ironisnya, hal ini dianggap biasa. (har)

Bupati Morotai Ditahan JAKARTA - Tim Penyidik KPK melakukan upaya jemput paksa terhadap Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua.Rusli dijemput disebuah Hotel Mewah di Jaksel tanpa melakukan perlawanan. Menurut Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, upaya hukum tersebut dilakukan karena yang bersangkutan tidak menghadiri panggilan pemeriksaan penyidik KPK selama dua kali berturut-turut,sehingga pada panggilan ketiga ini, penyidik memanggilnya disertai upaya hukum penjemputan paksa. ‘’Tadi penyidik melakukan penjemputan pada tersangka RS (Rusli Sibua). Dijemput untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka. Kenapa dijemput, karena dua panggilan ter-

akhir yang bersangkutan tidak hadir, dengan memberikan keterangan memang, tapi oleh penyidik dianggap bahawa alasan tersebut tidak layak dan patut,” kata Priharsa Nugraha di Jakarta, kemarin. Berdasarkan pengamatan di lapangan, Rusli datang dengan mengenakan baju jeans warna biru sekitar pukul 13.30 WIB di Lobi Gedung KPK, dengan diapit tiga orang penyidik KPK. Kedatangan Rusli ini, sempat luput dari perhatian awak media yang sehari-hari meliput di lembaga anti rasuah ini. Pasalnya sehari sebelumnya,salah satu pimpinan KPK Indriyanto Seno Adji, masih memberi kesempatan kepada orang nomor satu di Kabupaten Pulau Morotai tersebut untuk mematuhi proses hukum yang melilitnya. (wnd)

Suluh Indonesia/ade

ISTRI BUPATI EMPAT - Suzana Budi Antoni istri Bupati Empat Lawang Budi Antoni al Jufri menjelani pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Gedung KPK Jakarta, kemarin.

Ikuti Pilkada

Legislator Harus Mundur Suluh Indonesia/ant

PELANTIKAN PANGLIMA - Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla berjabat tangan dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kiri) usai pelantikannya di Istana Merdeka Jakarta, kemarin. Gatot Nurmantyo menggantikan Jenderal TNI Moeldoko yang memasuki masa pensiun.

Kerusakan Jalan Dipelihara JAKARTA - Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD Habib Ali Alwi menyesalkan masih adanya persepsi oknum di pemerintahan yang menyamakan bahwa sebuah proyek sama dengan pemasukan. Oleh karena itu, kerusakan merupakan sesuatu yang harus dipelihara. Karena adanya persepsi yang demikian itu, maka menurutnya pemliharaan infrastruktur jalan hanya dili-

hat sebagai proyek tahunan. ‘’Kalau nggak ada proyek, maka nggak ada pemasukan. Jadi memang harus “dipelihara” kerusakan jalan,” kata Habib Ali Alwi dalam diskusi bertema “Kesiapan Transportasi Jelang Arus Mudik” di Gedung DPD Jakarta, kemarin. Dari sejumlah rapat kerja yang digelar bersama DPR RI, menurutnya pemerintah menyatakan saat ini lebih dalam menghadapi persiapa lebaran, terutama dengan rampungnya

JAKARTA - MK memutuskan ketentuan yang mengharuskan legislator untuk mundur dari jabatannya sejak ditetapkan oleh KPU atau KIP sebagai calon Kepala Daerah. Hal ini diputuskan oleh Mahkamah yang mengabulkan sebagian permohonan dari uji materi dari UndangUndang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada. Pemohon mengajukan uji materi dalam UU Nomor 8 Tahun 2015 Pasal 7 huruf r dan Pasal 7 huruf s.

Pasal 7 huruf s UU Pilkada 2015 tersebut dinyatakan oleh Mahkamah telah berlaku diskriminatif, karena tidak mengharuskan anggota DPR, DPD dan DPRD yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah untuk berhenti dari jabatannya, melainkan cukup hanya memberitahukan pencalonannya kepada pimpinan masingmasing. ‘’Terdapat potensi bahwa hak konstitusional Pemohon akan dirugikan dan kerugian dimaksud, menurut penalaran yang wajar dapat dipastikan akan terjadi,” kata

Hakim Konstitusi. Pemohon dalam uji materi ketentuan a quo adalah Adnan Purichta Ichsan yang merupakan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Pemohon menganggap hak konstitusionalnya dirugikan atau setidaknya berpotensi dilanggar dengan berlakunya norma pasal dalam UU 8 Tahun 2015 yang diuji pada perkara tersebut. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria mengaku kecewa dengan keputusan MK mengabulkan

sebagian permohonan uji materi dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah. Dia mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan ke pemimpin MK agar memahami maksud dan tujuan dari pasal dalam UU tersebut terkait dengan tidak diperkenankannya politik dinasti. ‘’Politik semacam ini sangat tidak tepat, karena tidak memberikan kemajuan yang signifikan bagi daerah, yang ada justru hanya memperkaya sekelompok orang,” kata Riza. (son/har)

pembangunan jalan tol Cipali (Cikopo-Palimanan) sepanjang 116 Km yang menghubungkan Jabar, Jateng, Yogyakarta dan Jatim. Meski menyambut baik, namun Habib Ali menyarankan sebaiknya angkutan umum kereta api dijadikan moda utama transportasi atau prioritas dalam menangani kegiatan mudik lebaran sebab kereta api memiliki tingkat keamanan lebih tinggi. (har)

Perpres Antikriminalisasi

Bukan Untuk Lindungi Pejabat JAKARTA - Pihak Istana melalui Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki menegaskan Perpres Antikriminalisasi pejabat bidang infrastruktur bukan untuk memberikan

perlindungan bagi pejabatpejabat tertentu. ‘’Jadi ada Perpres dan Inpres yang sedang disiapkan oleh Menko Bidang Perekonomian untuk memperpendek proses per-

izinan, khususnya pembangunan infrastruktur. Sehingga nanti pembangunan infrastruktur jadi lebih cepat. Saya kira ini model di banyak negara dilakukan,” kata Teten di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, ia menegaskan tidak ada klausul yang menyangkut soal perlindungan terhadap pejabat tertentu. Menurut dia, aturan itu semata untuk mempercepat proses pembangunan. ‘’Ya sekarang kan serapan anggaran untuk pembangunan infrastruktur rendah, kalau seperti ini pembangunan akan terhenti. Sementara kita sekarang dengan semangat Presiden untuk melakukan perubahan di banyak hal memang perlu percepatan pembangunan, regulasi yang sekarang itu terlalu panjang, tumpang tindih, ini coba disederhanakan,” katanya. Ia menambahkan Perpres itu pertama kali diusulkan oleh Kemenko Bidang Perekonomian sehingga cenderung tidak ada urusan atau kaitannya dengan hukum. Teten mengatakan ada sekitar Rp5.000 triliun anggaran untuk pembangunan infrastruktur sehingga perlu proses perizinan yang sederhana. (ant)

Suluh Indonesia/ant

UJIAN PENULISAN MAKALAH CALON PIMPINAN KPK - Politisi PPP Ahmad Yani (kiri) mengikuti ujian Seleksi calon pimpinan KPK 2015-2019 di Pusdiklat Setneg, Jakarta, kemarin. Sebanyak 194 orang pendaftar mengikuti tes Penulisan Makalah Tentang diri dan Kompetensi untuk menjadi pimpinan KPK periode 2015-2019.

Terlalu Sering Reses

Kinerja Legislasi Minim JAKARTA - Minimnya kerja legislasi DPR dalam menghasilkan Undang-Undang salah satu penyebab utamanya karena terlalu seringnya masa reses bagi anggota DPR. Pimpinan DPR mengakui karena banyaknya alokasi waktu bagi DPR melakukan kegiatan di luar sidang itu menyebabkan kerja legislasi dewan menjadi keteter, sehingga muncul usulan mengurangi masa reses anggota

DPR. ‘’Setelah kita laksanakan memang banyak hal-hal yang dilaksanakan di dalam reses, sehingga rapat Bamus antara pimpinan DPR dan seluruh pimpinan fraksi bahwa masa reses ini sebaiknya dikurangi untuk mengejar Undang-Undang yang banyak sekali belum bisa tertangani secara lengkap,” kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Namun, Agus mengaku

masa reses anggota DPR telah diatur dalam UU MD3, sehingga hal itu sudah menjadi kewajiban tugas anggota DPR yang harus dijalani. ‘’Ini kan amanat UU MD3 yang menyebutkan masa reses anggota DPR menjadi 5 kali dari yang tadinya 4 kali, dan baru kami laksanakan dalam periode sekarang ini. Dalam reses juga banyak hal yang dilakukan terkait penyerapan aspirasi, sehingga reses wajib dilakukan seluruh anggota,” tepisnya.

Lantara adanya amanat UU MD3 itulah, masa reses DPR tidak bisa diganggu gugat. Namun, kata Agus pimpinan DPR telah berinisiatif yaitu dengan cara memotong waktu masa reses dari sebulan menjadi 3 pekan untuk satu kali masa reses. ‘’Kalau mau diubah periodenya, ya harus revisi UU MD3. Kami sudah membahas di Bamus dan sepakat masa reses ini baiknya dikurangi,” imbuhnya. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 9 Juli 2015

2

Kilas Pejabat DKI Diperiksa PENYIDIK Polda Metro Jaya memeriksa Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Tri Joko sebagai saksi terkait dugaan korupsi pembebasan lahan proyek normalisasi Sungai Pesanggrahan senilai Rp32,8 miliar. “Kami periksa sejak pukul 10.00 WIB,” kata Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Ajie Indra Dwiatma saat dihubungi di Jakarta, Rabu. Penyidik mengagendakan pemeriksaan mantan Bupati Kepulauan Seribu itu pada, kemarin, namun Tri tidak memenuhi panggilan karena ada agenda lain. Ajie menuturkan Tri menjalani pemeriksaan sebagai Ketua Panitia Pembebasan Tanah (P2T) proyek normalisasi Sungai Pesanggrahan pada akhir 2013. Tim P2T tersebut terdiri dari kecamatan, kelurahan dan Dinas Pertanahan. (kmb)

Beroperasi Saat Idul Fitri PT TRANSPORTASI Jakarta akan tetap mengoperasikan seluruh armada bus Transjakarta pada Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah.“Semua armada akan tetap beroperasi, dan ini akan menjadi pertama kali bagi kami untuk tetap mengoperasikan armada bus Transjakarta saat Hari Raya Idul Fitri,” kata Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih di Jakarta, Rabu. Meskipun demikian, pria yang lebih akrab disapa Kosasih itu mengatakan saat Hari Raya Idul Fitri, transportasi masal tersebut baru akan mulai beroperasi pada siang hari, atau setelah para petugas menunaikan shalat Ied. Kosasih mengatakan,p elayanan bus Transjakarta tetap kami berikan untuk mengantisipasi adanya warga yang tidak pulang kampung saat Lebaran, namun tetap ingin melakukan kunjungan silaturahmi ke rumah sanak saudara. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

FLY OVER CILEDUG-TENDEAN - Pengendara melintasi proyek pembangunan jembatan layang (fly over) di Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta Selatan, kemarin. Jalan layang tersebut dibangun untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut terutama pada pagi dan sore hari.

Polisi Buru Teroris TIM khusus Polda Metro Jaya memburu peneror penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Komisaris Polisi Apip Julian. Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian di Jakarta Selasa. Tito mengatakan pihaknya telah memanggil ketua timsus tersebut untuk menyampaikan perkembangan informasi terkait penyelidikan teror tersebut. Tito mengaku telah menginstruksikan pimpinan polres dan polsek untuk menempatkan anggota selama 24 jam di daerah rawan, serta mengamankan di lokasi tersebut. “Kemudian sampai kapan? sampai kita eveluasi ancaman tidak ada lagi,” ujar mantan Kapolda Papua itu. Tito berharap korban Kompol Apip juga memberikan informasi kepada penyidik kepolisian guna mengungkap pelaku teror. Tito mengungkapkan proses penyelidikan masih berlangsung dengan menggali informasi dari Kompol Apip berkaitan kemungkinan persoalan pribadi, pekerjaan atau kasus yang potensial menimbulkan ancaman. (kmb)

Jarah Rumah Wartawan

Perampok Ditembak Mati JAKARTA - Anggota Polres Metro Jakarta Pusat (Polrestro Jakpus) menembak mati perampok Eki alias Eko (33) yang membobol rumah wartawan Harian Umum “INDOPOS” Indra Bonaparte. ‘’Petugas mengambil tindakan tegas karena tersangka melawan saat akan ditangkap,” kata Kepala Polrestro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi

Hendro Pandowo di Jakarta, kemarin. Polisi menembak tersangka Eki di dekat pom bensin Jalan Abdul Muis Gambir Jakarta Pusat pada Sabtu (4/7) lalu. Hendro mengungkapkan perampok pimpinan Eki itu telah beraksi puluhan kali menyasar rumah kosong yang ditinggalkan penghuni. Terakhir kelompok Eki yang

terdiri dari tersangka Irvan, Mustari dan Roki Kelana tersebut merampok rumah wartawan Indra Bonaparte di kawasan Cempaka Putih Jakarta Pusat pada 17 Januari 2015 lalu. Hendro menuturkan Eki termasuk daftar pencarian orang (DPO) usai membobol rumah Indra tersebut. Namun, petugas menangkap tersangka Irvan yang men-

gaku beraksi bersama Mustari dan Roki Kelana di bawah pimpinan Eki. Berdasarkan pengakuan Irvan, polisi meringkus Mustari dan Roki Kelana di sekitar Tanjung Priok Jakarta Utara. Sementara itu, Eki melarikan diri ke kampungnya di Sulawesi Selatan usai menggondol perhiasan milik Indra. Setelah beberapa bulan, poli-

si memantau Eki diketahui berada di kawasan Jalan Abdul Muis Jakarta Pusat. Selanjutnya, empat anggota Tim Resmob Polres Metro Jakarta Pusat mendatangi lokasi keberadaan tersangka Eki. Saat akan ditangkap, Eki mencabut dan berusaha menghujamkan pisau ke tubuh salah satu anggota Resmob. (kmb)

Pemerintah Pusat Diminta

Batasi Usia Kendaraan JAKARTA - Program penanggulangan kemacetan di ibu kota jadi prioritas Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI. Namun, itu tidak bisa dilakukan sendiri, karena regulasi masih menjadi kewenangan pemerintah pusat. ‘’Harus ada keberanian untuk menekan laju pertumbuhan kendaraan. Itu kewenangannya ada di pemerintah pusat,” kata Andriyansyah, Kadishubtrans DKI

di Balaikota Jakarta, kemarin. Menurut Andriyansyah, luas wilayah di DKI selama ini†tidak bertambah signifikan atau tidak seimbang dengan pertumbuhan kendaraan. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat pemerintah daerah sulit mengentaskan kemacetan. ‘’Luas wilayah Jakarta segitu-gitu saja. Sedangkan jumlah kendaraan terus bertambah,” ujarnya. Andriyansyah mengata-

kan, solusi yang bisa diambil pemerintah pusat untuk membantu mengatasi kemacetan di DKI Jakarta yakni dengan mengeluarkan kebijakan mengenai pembatasan usia kendaraan. ‘’ Di sini, kendaraan yang sudah berusia 20-30 tahun masih saja jalan. Begitu jalan, mogok di tengah di jalan dan bikin macet,” terangnya. Ia melanjutkan, persoalan kemacetan di Jakarta juga disebabkan banyaknya parkir liar di pusat-pusat keramaian sep-

erti di kawasan Tanah Abang dan Roxy Mas, Jakarta Pusat. Keberadaan lokasi parkir liar tersebut tidak cukup ditindak dengan menertibkan kendaraan, tapi harus juga dibarengi dengan penindakan kepada para juru parkir. ‘’Makanya kita mau buat peraturan yang lebih efektif untuk mempidanakan jukir-jukir liar. Karena kalau cuma pasang CCTV tapi tidak ditindak buat apa,” tegasnya. (kmb)

Pemudik DKI Jakarta Capai 6,5 Juta JAKARTA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta memperkirakan arus mudik di Jakarta dalam rangka perayaan Idul Fitri tahun ini akan mengalami peningkatan. ‘’Pada musim Lebaran tahun ini, perhitungan arus mudik di Jakarta diproyeksikan akan meningkat sekitar tiga persen jika dibandingkan dengan arus mudik tahun lalu,” kata KadisDukcapil Edison Sianturi di Jakarta, kemarin. Berdasarkan data dari Dinas Dukcapil, menurut dia, jumlah arus mudik di Jakarta pada musim Lebaran 2014 lalu sebanyak 3.616.744 jiwa. Dengan adanya proyeksi kenaikan tiga persen, maka diperkirakan jumlahnya mencapai 3.763.392 jiwa. ‘’Akan tetapi, proyeksi tersebut belum termasuk dengan jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, angkutan roda tiga dan pengguna jalan tol atau kendaraan pribadi karena kesulitan penghitungan,” ujar Edison. Lebih lanjut, dia menuturkan apabila seluruh moda angkutan Lebaran tersebut ikut diperhitungkan, maka diperkirakan jumlah warga yang mudik melalui Jakarta bisa mencapai kurang lebih 6.500.000 jiwa. ‘’Jumlah sekitar 6,5 juta jiwa itu didapat dengan penghitungan perkiraan arus mudik sebany-

ak 3.763.392 jiwa ditambah dengan pemudik yang memakai sepeda motor, kendaraan roda tiga dan kendaraan pribadi melalui jalan tol,” tutur Edison. Sementara itu, dia mengungkapkan monitoring arus mudik dan arus balik akan di-

lakukan mulai dari H-9 hingga H+7 Lebaran. Sedangkan, khusus untuk monitoring jumlah penduduk saat arus balik akan dilakukan hingga H+14 mendatang. Monitoring arus mudik dan arus balik tersebut dilakukan di

beberapa lokasi, antara lain Posko Tingkat Nasional Kementerian Perhubungan RI, terminal bus dan terminal bantuan, stasiun kereta api, pelabuhan laut dan udara serta tempat-tempat keberangkatan mudik bersama. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

PEMERIKSAAN KEUANGAN - Kepala Biro Humas dan Kerjasama Internasional BPK R. Yudi Ramdan Budiman memberikan klarifikasi atas Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2014 di Gedung BPK Jakarta, kemarin.

Jumlah Pengemis di Jakarta

Menurun Selama Ramadan GENCARNYA penertiban dan sosialisasi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta agar tidak memberikan sedekah kepada pengemis di jalanan membuahkan hasil.

Suluh Indonesia/ant

PERSIAPAN ARUS MUDIK - Sejumlah calon penumpang menunggu di Terminal Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, kemarin. Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok diperkirakan akan dipadati sebanyak 30.704 penumpang pada arus mudik Lebaran 2015 atau meningkat rata-rata lima persen.

Buktinya, jumlah pengemis yang terjaring selama bulan Ramadan ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu. “ Biasanya memang dua minggu terakhir Ramadan agak meningkat. Bisa jadi sebanyak 82 orang bahkan mencapai 100 orang. Data tersebut menunjukkkan terjadi penurunan di atas 50 persen” Berdasarkan data Dinsos DKI Jakarta, jumlah pengemis yang terjaring selama Ramadan 2014 sebanyak 284 orang. Sementara memasuki minggu ketiga Ramadan tahun ini, jumlah pengemis yang terjaring hanya seban-

yak 41 orang. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta Chaidir mengatakan, hingga pekan kedua Ramadan, jumlah pengemis yang berhasil ditertibkan sebanyak 41 orang. Dia memperkirakan hingga akhir Ramadan nanti, kemungkinan pengemis yang masuk Jakarta jumlahnya mencapai 82 orang. “Biasanya memang dua minggu terakhir Ramadan agak meningkat. Bisa jadi sebanyak 82 orang bahkan mencapai 100 orang. Data tersebut menunjukkan terjadi penurunan di atas 50 persen,” ujar Chaidir, melalui siaran pers yang diterima beritajakarta.com, Selasa (7/7). Penurunan jumlah pengemis

yang terkena penjangkauan di ibu kota merupakan dampak dari upaya yang dilakukan oleh Dinsos DKI Jakarta secara terus-menerus. “Kami gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan memberi sedekah di jalan, baik melalui media elektronik, cetak, maupun media sosial. Alhasil, masyarakat mulai sadar untuk tidak memberi sedekah kepada pengemis di jalan,” katanya Selain itu, kata Chaidir, pihaknya juga menggelar penjangkauan dan monitoring dengan intensitas yang cukup tinggi. Penjangkauan digelar pada siang dan malam hari ke sejumlah titik rawan pengemis di Jakarta. “Kami juga menambah penjagaan terhadap titik-titik rawan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dari tahun lalu sebanyak 25 titik menjadi 32 titik pada 2015,” ungkapnya. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 9 Juli 2015

3

Dana Parpol

Upaya Perbaikan Partai Akar masalah berikutnya adalah konglomerasi parpol dan tidak adanya sumber pendanaan stabil seperti badan usaha partai sehingga hanya mengandalkan sumber pendanaan dari kader. Selain itu, Donal juga berpendapat bahwa wacana peningkatan bantuan parpol ditentang oleh sejumlah partai karena akan menggerus dominasi individu tertentu di parpol. ‘’Karena mereka ingin menjadi pemain tunggal, dan pendanaan mengurangi dominasi tunggal,” ucapnya. Pengamat politik yang juga Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 20042007 Ramlan Surbakti berpendapat bahwa negara tetap harus turun tangan untuk mengatur dana publik Fariz tersebut dengan sejumlah aturan, seperti misalnya partai tidak boleh memasang iklan di luar pembiayaan negara. ‘’Dana publik bisa dititipi pesan-pesan, seperti kuota perempuan di kepengurusan partai politik harus 30 persen misalnya, ini akan sekaligus mengatasi masalah tersebut,” kata pengajar Fisip Unair Surabaya tersebut. (ant)

KOORDINATOR Bidang Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz berpendapat bahwa peningkatan dana partai politik harus mampu menjadi pintu masuk bagi perbaikan parpol terutama terkait tata kelola dan transparansi keuangan. “Kalau kita berpikir mengenai bagaimana memperbaiki parpol, berikan insentif yang besar pada partai,” katanya dalam acara diskusi bertajuk “Subsidi Negara dan Dana Politik” di Jakarta, Selasa. Menurut Donal, ada beberapa akar masalah di partai politik yang perlu diperbaiki, antara lain parpol saat ini belum punya perhatian untuk perbaikan tata kelola keuangan dan sulitnya mencari Donal sumber pendanaan yang legal. Konsekuensi logis dari hal tersebut adalah ketika partai tidak dapat hidup dengan pendanaan sendiri maka mereka kemudian mencari dana instan, seperti hasil korupsi anggota partai yang menjadi pejabat. ‘’Sehingga fungsi representasi publik diletakkan pada prioritas kesekian,” katanya.

Suluh Indonesia/ant

KESIAPAN TRANSPORTASI MUDIK - Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD Habib Ali Alwi (kiri), Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia Ellen SW Tangkudung (tengah) dan Pengamat Transportasi Yayat Supriatna (kanan) menjadi pembicara dalam Dialog Kenegaraan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Diskusi tersebut membahas mengenai kesiapan transportasi jelang mudik Idul Fitri 1436 H.

Konflik Golkar Tak Berujung JAKARTA - Juru bicara Poros Muda Partai Golkar Andi Sinulingga mengatakan konflik Golkar semakin tidak terukur di mana ujungnya, karena islah yang diupayakan tidak bisa terealisasi. ‘’Konflik Golkar tidak terukur ujungnya, karena islah yang dilakukan kedua belah pihak jelas tidak akan bisa terealisasi, karenanya pilkada serentak ke depan sudah bisa dipastikan sangat merugikan partai ini,” kata Andi di Jakarta, kemarin. Dia mengatakan kader-kader

Golkar di daerah yang hendak mengikuti pilkada terpaksa melalui partai lain atau menempuh jalur independen. Akibatnya, menurut dia, konflik berkepanjangan ini juga akan merugikan Partai Golkar menghadapi Pemilu 2019. Poros Muda Golkar mendesak dilakukan Munas Bersama sesegera mungkin untuk mengakhiri konflik. Keinginan para pihak yang bersengketa untuk menyelesaikan konflik melalui jalur hukum,

kata Andi, jelas bukan merupakan hal yang positif bagi Golkar itu sendiri. Munas bersama yang dimaksud oleh poros muda Golkar adalah, munas yang melibatkan peserta dari DPD Provinsi dan kabupaten/ kota di kedua kubu, baik kubu Aburizal Bakrie maupun Agung Laksono di tambah ormas Golkar, baik ormas yang mendirikan maupun ormas yang didirikan oleh Golkar termasuk juga organisasi sayap partai. ‘’Keinginan baik un-

tuk menyelamatkan partai ada di tangan Aburizal dan Agung Laksono, apakah sungguh-sungguh hendak menyelesaikan konflik partai dengan bijaksana atau sebaliknya,” kata dia. Poros muda meminta kedua belah pihak untuk ikhlas menyelenggarakan munas bersama tersebut. Kedua belah pihak, dinilai bisa memberikan mandat kepada ormas Partai Golkar, atau kepada masingmasing juru runding islah dari kedua kubu. (ant)

Dana Parpol

Harus Kuatkan Lembaga JAKARTA - Pengamat politik yang juga Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2004-2007 Ramlan Surbakti menyatakan wacana peningkatan dana partai politik seandainya terealisasi harus mampu menciptakan penguatan lembaga partai sebagai organisasi politik. ‘’Peningkatan dana publik mampu memotong orang yang punya uang untuk mengelola partai, sekaligus juga menyiapkan calon pemimpin atau kaderisasi,” kata Ramlan dalam acara diskusi “Subsidi Negara dan Dana Politik” di Jakarta, kemarin. Ramlan berpendapat bahwa rekruitmen partai politik dewasa ini sering dilakukan tanpa kaderisasi, Suluh Indonesia/ant

KTA ELEKTRONIK KAPOLRI - Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti (kanan) menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Elektronik Kepolisian yang diserahkan Direktur Distribution Bank Mandiri Sentot A. Sentausa (kiri) di Jakarta, kemarin. KTA Elektronik yang didistribusikan sejak 2014 kepada anggota Polri tersebut berfungsi sebagai kartu identitas utama dan alat transaksi perbankan.

Perlu Antisipasi

Akan Konspirasi Pelemahan Negara WAKIL Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengingatkan semua elemen bangsa mengenai perlunya mengantisipasi adanya perangkap konspirasi untuk melemahkan negara. Fahri Hamzah kepada pers di Jakarta, kemarin menyatakan yakin bahwa saat ini Indonesia masuk dalam jaringan atau perangkap konspirasi negara yang sedang dilemahkan. Karena itu, dia khawatir Indonesia menjadi salah satu target untuk dijadikan negara gagal. “Negara gagal itu sudah jadi wabah sekarang dan lebih banyak dalam daftar negara yang gagal daripada yang sukses. Kita nampaknya masuk dalam perangkap negara yang mau digagalkan. Ini perang gaya baru yang tidak lagi memainkan aspek keamanan tapi justru aspek ekonomi,” kata

Wakil Sekjen PKS ini. Dulu, menurut Fahri, pola perangnya sederhana, yaitu barat dan timur. Namun sekarang perang itu antara blok kekuatan baru dan blok kekuatan lama. ‘’Kalau dikatakan teori ini tidak benar bahwa tidak ada yang menukangi, tapi kenyataannya pelemahan negara ini terus terjadi dimanamana,” katanya. Seperti ada kelompok tertentu berusaha menciptakan tata kelola dan konfigurasi dunia baru. Dia mengatakan, saat ini Indonesia dihadapkan pada situasi kritis yang bisa membawa pada situasi krisis. Hal ini karena tidak adanya

Fahri Hamzah kepastian hukum akibat dari para penegak hukum yang ada saling melemahkan dan bukan saling mendukung seperti seharusnya. Ironisnya, menurut Fahri, hal ini dianggap biasa saja. ‘’Seperti penegak hukum berkelahi, menang-menangan, kok dianggap itu biasa saja,” katanya.

Bangsa ini, kata Fahri, tidak serius membaca apa yang sebetulnya terjadi dibalik kisruh ini. Orang yang menjadi korban dianggap lumrah. ‘’Apalagi bangsa ini tidak memiliki pemikir sistem, makanya kemudian yang terjadi kita membiarkan ketika aparat hukum saling melemahkan dan bukan malah saling menguatkan seperti seharusnya,” katanya. Dia pun mencontohkan bentuk saling menjatuhkan antarlembaga penegak hukum. ‘’Hal seperti ini adalah sebuah bencana bagi kepastian hukum. Jika mau melihat akar dalam setiap krisis adalah munculnya keti-dakpastian,” katanya. Yang paling cepat menangkap signal itu adalah bidang ekonomi. ‘’Makanya jangan heran kalau saat ini realisasi APBN rendah, penerimaan pajak turun, permintaan barang rendah,” katanya. (ant)

melainkan dilakukan untuk langsung menjadi nominasi untuk calon pemimpin. Dia berpendapat pula bahwa peningkatan dana politik merupakan keharusan, namun jangan sampai mendominasi total anggaran partai politik serta jelas dalam penggunaannya. ‘’Kalau semua pengeluaran partai dari negara, partai tersebut menjadi tidak bisa mengakomodasi masyarakat,” ucap Ramlan. Menurut dia, negara tetap harus turun tangan untuk mengatur dana publik tersebut dengan sejumlah aturan, seperti misalnya partai tidak boleh memasang iklan di luar pembiayaan negara. ‘’Dana publik bisa dititipi pesan-pesan, seperti kuota perempuan di kepengurusan partai politik harus 30 pers-

en misalnya, ini akan sekaligus mengatasi masalah tersebut,” kata pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tersebut. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa dirinya tidak akan lagi membahas usulan kenaikan dana bantuan pemerintah bagi partai politik dengan DPR dan Menteri Keuangan. Pertimbangan tersebut diambil lantaran banyak anggota DPR dan partai politik yang menolak usulan penambahan dana bantuan bagi parpol. Namun, Tjahjo mengisyaratkan bahwa kenaikan dana partai politik tidak berhenti namun menunggu perbaikan ekonomi nasional terlebih dahulu. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 9 Juli 2015

4

Kilas PNS Dilarang Terima Parsel PNS Kota Tangsel dan honorer dilarang keras menerima bingkisan atau parcel menjelang lebaran. Kebijakan ini sesuai dengan arahan Komisi Pemberantasan Korupsi. pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Tangsel, Muhammad, kemarin mengatakan, secara aturan dilarang, jadi tidak boleh ada satu PNS pun yang menerima parsel atau bingkisan lebaran. Muhammad mengatakan, meski sudah ada larangan, pihaknya tak berencana menerbitkan surat edaran. Ia hanya mengingatkan pada sumpah pengangkatan aparatur negara untuk tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun dari pihak luar. Sebab dikhawatirkan akan mempengaruhi kebijakan ataupun keputusan yang akan dibuat. Jadi lebih baik tidak menerima apalagi meminta bingkisan tersebut. (nov)

Layanan Samsat Bogor JUMLAH pengunjung Samsat, Kota Bogor terus mengalami peningkatan selama Ramadhan hingga 11 hari menjelang Lebaran Idul Fitri 1436 Hijirah. Kepala Unit Registrasi dan Administrasi (Regiden) Samsat Kota Bogor Iptu Dwi Sumanto mengatakan meningkatnya jumlah wajib pajak yang datang membayarkan pajaknya karena banyak yang membayar lebih awal. Sumanto mengatakan, sebenarnya jumlah wajib pajak setiap bulannya itu sama saja, hanya karena ini mau lebaran yang bayar lebih awal cenderung meningkat. Ia mengatakan, wajib pajak yang membayar pajak lebih awal karena tidak ingin ribet mengurus pajak kendaraan setelah atau sebelum libur lebaran. Mereka juga menghindari jatuh tempo saat mudik lebaran. (bas)

Suluh Indonesia/ant

DEMO PEDAGANG - Puluhan pedagang Pasar Cisalak membentangkan spanduk dan poster protes saat berunjuk rasa di depan Balaikota Depok, kemarin. Dalam aksinya para pedagang meminta pembangunan kembali Pasar Cisalak pasca kebakaran dilakukan dua tahap serta menolak relokasi pedagang karena lokasi yang dijanjikan dinilai tidak strategis.

Polisi Depok

Polres Bogor

Bongkar Sindikat Penjual Tanah Fiktif

Uji Kelayakan Angkutan Mudik

DEPOK - Polresta Depok, mengamankan enam pelaku penipuan jual beli tanah milik orang lain. Dengan memalsukan surat-surat tanah, para pelaku berhasil menipu korbannya hingga ratusan juta. Kapolresta Depok, Komisaris Besar Polisi Dwiyono, menuturkan modus yang digunakan para pelaku adalah dengan cara memasang iklan. Setelah korban dan pelaku melakukan komunikasi, pelaku mengajak korban untuk

mengecek lokasi dan bertemu dengan si pemilik tanah. ‘’Di lokasi ada pelaku kedua yang seolah-olah menjadi pemilik tanah. Singkat cerita, mereka sepakat untuk melakukan transaksi jual beli,” tuturnya di Depok, kemarin. Saat ini, keenam pelaku telah diamankan. S alias HM (44) berperan sebagai pemilik tanah, SPR alias BRK (41) berperan sebagai pemasang iklan di media, EMP alias MFD (45) berperan sebagai penyewa rumah

untuk transaksi jual beli, CCP alias KBL berperan sebagai pemilik tanah, ED alias KRSM (46) berperan sebagai si penggarap tanah, dan ACP alias RT (40) berperan sebagai ketua RT. ‘’Korban adalah CJ (68), warga Pejaten yang ingin melakukan jual beli tanah senilai Rp852.585.000 di kawasan Bojongsari, Depok,” jelasnya. Dwiyono menambahkan kasus ini masih terus dalam pengembangan Polresta Depok. Pasalnya, masih ada ter-

sangka lainnya yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus penipuan jual beli tanah. Selain mengamankan tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti berupa 4 buku akta jual beli palsu, 8 lembar kuitansi, dan sejumlah uang. Enam tersangka dijerat dengan pasal 378 Jo pasal 55 ayat (1) dan pasal 263 KUHP pidana. “Kasus ini masih terus kami telusuri dan kembangkan,” pungkasnya. (jif)

BOGOR - Polres Bogor bersama Dinas Lalu Lintas Jalan Raya Kabupaten Bogor melakukan uji kelayakan jalan kendaraan bermotor dan tes urine sopir angkutan Lebaran 2015 di Terminal Cibinong. ‘’Uji kelayakan kendaraan ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan saat mudik lebaran di jalan raya,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Bramastyo di Terminal Cibinong, Bogor, kemarin. Ia mengatakan, selain menguji kendaraan, sopir angkutan Lebaran juga dilakukan tes urine agar terhindar dari penggunaan narkoba saat berkendaraan. ‘’Ada sekitar 63 armada dan

plus sopirnya yang dilakukan uji kelayakan dan tes urine di terminal Cibinong didukung oleh Satnarkoba Polres Bogor,” katanya. Ia mengatakan, pemeriksaan akan dilakukan pada semua terminal pusat kedatangan dan keberangkatan pemudik di Kabupaten Bogor. Dengan tujuan untuk menjaga agar kendaraan umum yang akan digunakan dalam mudik Lebaran sesuai dengan kapasitas dan kelayakan dalam beroperasi. ‘’Saat uji kelayakan dilakukan telah ditemukan beberapa kendaran angkutan tidak layak jalan karena ban rusak, tidak ada lampu, kaca spion dan lainnya,” katanya. Ia memastikan semua kenda-

ran Lebaran berasal dari terminal di Kabupaten Bogor wajib lulus uji kendaran dan sopir lulus tes urine. Kalau tidak lulus uji maka kendaran dan sopir tidak boleh membawa penumpang. ‘’Untuk mendukung program Operasi Ketupat 2015, jajaran unit Lantas Polres Bogor mengelar berbagai kegiatan guna melancarkan arus mudik lebaran,” katanya. Ia mengatakan sudah memasang spanduk-spanduk berupa himbauan kepada pengendaraan agar tertib lalu lintas saat di jalan raya. ‘’Besok, 20 pos pam sudah aktif beroperasi untuk mengamankan arus lalu lintas mudik lebaran,” katanya. (bas)

Cegah Kenaikan Harga

Depok Tambah Kuota Elpiji DEPOK - Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kota Depok mengaku telah menambah stok elpiji tiga kilogram, sebanyak 300 ribu tabung, jelang perayaan Idul Fitri 1436 Hijriyah. Dengan begitu, Hiswana menjamin hingga lebaran nanti harga gas elpiji tiga kilogram akan stabil. “Harga masih tetap tidak ada kenaikan, karena stoknya cukup, jumlah sitambah guna memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir Juli ini.” Ungkap M. Athar Susanto, Ketua Hiswana Migas Kota Depok, kemarin. Namun pihaknya mengatakan jumlah penambahan tabung tersebut ambil dari jumlah fakultatif. Sedangkan untuk alokasi regular tetap di jumlah 1,4 juta tabung. ‘’Diharapkan SPBE dan pangkalan tetap buka, tidak ada hari libur untuk memenuhi ke-

butuhan masyarakat,” ujarnya. Ia melanjutkan, meski diperkairakan akan terjadi masa libur para karyawan. Namun, pada penetapan pangkalan dan agen harus tetap siaga melayani penyalurannya. Selain pangkalan siaga, Hiswana juga menghimbau agar masyarakat bisa membeli gas elpiji tiga kilogram di SPBU maupun minimarket. Dikatakannya, beberapa minimarket seperti Indomaret yang menjual gas elpiji berukuran tiga kilogram diklaimnya sudah menjadi outlet untuk distribusi elpiji. ‘’Elpiji tiga kilo juga tersedia di SPBU maupun minimarket terdekat. Mereka menjadi pangkalan dengan harga ecer Rp16 ribu,” jelasnya. Ia mengatakan, ada sekitar 40 SPBU di Kota Depok yang menjual gas elpiji tiga kilogram. (jif)

Airin Diusung Golkar Secara Aklamasi

Suluh Indonesia/ant

PENYITAAN DOKUMEN - Pemilik PT. Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi (tengah) menandatangani surat penggeledahan oleh tim penyidik dari Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Agung terkait mobil listrik di pabrik perakitan mobil listrik PT. Sarimas Ahmadi Pratam Depok, kemarin.

TANGSEL - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat II Partai Golkar Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah sepakat secara aklamasi untuk kembali mengusung Airin Rachmi Diany sebagai bakal calon walikota. Hal ini diputuskan saat rapat konsolidasi internal. “Kita yakin menang, karena memiliki fig-

ur yang terbaik di Tangsel,” ungkap Tim pemenangan Partai Golkar, Muhamad Ramlie, kemarin. Sementara itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Banten, Fachrozi, mengungkapkan sistem dan mekanisme penjaringan kader untuk diusung sebagai kandidat bakal calon walikota sudah selesai. “Di

Rapimdasus sudah jelas mengusungnya. Semua sudah sepakat dan mufakat untuk mengusung Ibu Airin,” imbuhnya. Menurutnya, pada perhelatan pesta demokrasi tahun ini di Banten akan digelar di tiga daerah kabupaten/kota. Yakni di Kota Tangsel, Kota Cilegon dan Kabupaten Serang. Fachrozi menegaskan, se-

tiap daerah pemilihan Partai Golkar telah bulat untuk memajukan kader-kader terbaiknya menuju kursi orang nomor satu. “Dengan demikian, kita perkirakan akan menang. Ibu Airin sebagai kader terbaik, tidak ada alasan lagi yang bisa menghalangi,” pungkasnya. (nov)

Prof Nasaruddin:

Terorisme Jalan Pintas Yang Salah

MANTAN Wakil Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar menyatakan bahwa terorisme merupakan jalan pintas yang salah bagi pemburu surga.“Kalau mau masuk surga, buat apa harus melakukan aksi bom bunuh diri seperti di Bali dan Hotel JW Marriot?” kata Nasaruddin di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa.

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

“Kalau mau mendapat bidadari tidak seharusnya mengorbankan dan menghilangkan nyawa orang lain. Islam tidak mengenal kekerasan, apalagi menghilangkan nyawa orang lain dengan tindakan yang sadis,” tandas dia. Menurut Nasaruddin, jalan pintas yang notabene justru melanggar hukum itu dilakukan karena pelaku terorisme tidak pernah membaca deretan panjang hadits-hadits dengan cermat dan tidak membaca ayatayat Al Quran secara mendalam. “Jika mereka paham betapa murahnya Allah SWT dalam mengampuni dosa hamba-hamba-Nya, saya yakin mereka tidak akan melakukan jalan pintas yang dimurkai oleh Allah SWT,” ujar dia.

Untuk itu, Nasaruddin mengajak seluruh pihak yang selama ini sudah termakan oleh propaganda dan ajakan sesat paham radikalisme dan terorisme untuk segera bertobat dan kembali pada ajaran Islam yang benar sesuai Al Quran dan Hadits. Apalagi saat ini umat muslim di seluruh dunia tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Usman Saud Nasution juga melontarkan ajakan yang sama. Di bulan suci Ramadan ini, Saud mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kepada orang-orang yang masih terjebak paham radikalisme dan terorisme untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar.

“Marilah kita saling introspeksi dan mengecek serta memperkuat iman kita sesuai ajaran yang benar. Marilah kita ciptakan perdamaian dan kedamaian dengan memperkuat iman dan Islam kita serta menjauhi ajaran-ajaran menyimpang seperti radikalisme dan terorisme,” kata Saud. Jenderal polisi berbintang tiga ini juga menyatakan sangat sedih dan malu mendengar ada kabar anggota polisi dari Jambi yang terkena bujuk rayu dan propaganda dari Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). “Jelas kami sedih ada anggota kepolisian yang sudah berangkat ke Iraq dan Suriah dan terbunuh di sana. Itu sangat memalukan kita dan tidak boleh terjadi lagi,” kata dia. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PEMBANGUNAN - Beberapa pekerja tengah berada di proyek pembangunan terminal 3 ultimate bandar udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, kemarin.


pini

Suluh Indonesia, Kamis 9 Juli 2015

F OKUS Menghargai Warisan Budaya Dunia ENETAPAN beberapa kawasan yang dianggap bersejarah di Bali oleh UNESCO sejatinya membuka ruang optimis bagi rakyat Bali. Betapa tidak, deru pembangunan pariwisata yang tidak pernah henti menimbulkan kekhawatiran yang amat sangat. Tidak ada kawasan yang benar-benar steril. Kawasan pantai, sungai, danau bahkan kawasan suci tidak mampu lagi menahan laju investor. Sungai, danau, laut, sawah dan sebagainya, takluk sudah. Tidak ada yang tersisa. Peraturan, dari tingkat bawah sampai atas, seakan tidak punya gigi lagi alias hanya macan kertas. Ketika kemudian UNESCO datang dengan label world heritage untuk Jatiluwih, subak dan kawasan daerah aliran Sungai Petanu, sungguh ada harapan bahwa kawasan ini akan benar-benar aman. Tetapi ternyata tidak juga. Kita lihat sendiri, ancaman justru tidak berkurang. Malah lebih meningkat. Contohnya, Jatiluwih. Ketika penghargaan itu diberikan maka sudah muncul wacana, ‘’saya atau kami akan mendapat apa’’. Hal ini makin runyam manakala pemerintah tidak tegas dan terkesan memakai standar ganda dalam kebijakannya. Di satu sisi melestarikan, di sisi lain ‘’mempersilakan’’ investor merambah kawasan yang dilestarikan. Harus diakui bahwa pemerintah sudah memberikan berbagai bantuan kepada subak, termasuk subak WBD. Namun diperlukan tindakan yang lebih strategis, agar subak WBD itu bisa berkelanjutan dan abadi. Standar ganda dalam kebijakan soal mengawal WBD misalnya tercermin pada adanya keinginan untuk membuat hotel di kawasan WBD Jatiluwih. Hal ini akan membuat kawasan Jatiluwih makin amburadul. Yang diuntungkan hanya kaum kapitalis semata, dan kepentingan bisnis makin menjadijadi. Yang perlu dilakukan adalah menyejahterakan petani, salah satunya dengan membangun rumah yang layak bagi para petani dan penduduk di kawasan WBD. Kemudian penduduk dididik agar rumahnya bisa dikembangkan sebagai home-stay, sebagaimana yang dilakukan di beberapa kawasan wisata lainnya, seperti Kuta dan Ubud. Tidak hanya Jatiluwih. Masa depan subak dan DAS (daerah aliran sungai) Petanu pun takkan luput dari ‘’jarahan’’ tangan tak bertanggung jawab. Siapa yang mampu menahan hal ini semua? Masyarakat Jatiluwih memerlukan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), agar ada kepastian hukum tentang apa-apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di kawasan itu. Dalam RDTR perlu diadopsi ketentuan-ketentuan UNESCO tentang kawasan WBD tersebut. Ada lima hal pokok sesuai ketentuan UNESCO yang harus dicatat sebagai kawasan WBD. Pertama, subak dan petani harus sejahtera, kedua, masyarakat harus mendapatkan jasa ekosistem, ketiga, dikembangkan pariwisata yang terarah/terkendali, keempat, pemeliharaan budaya fisik, dan kelima, pembangunan infrastruktur dan fasilitas. Sudahkah Pemda Tabanan menyejahterakan petani di kawasan subak WBD Jatiluwih? Kalau belum, tentu harus ada upaya-upaya ke arah itu. Perlu dibuat program-program agar kehidupan petani lebih sejahtera dan pertanian lebih makmur di kawasan tersebut. Tentu saja pemerintah, dengan regulasi yang diterbitkan akan mampu menata dan memanfaatkan secara baik dan benar. Ini secara internal menunjukkan kualitas pemimpin dan secara eksternal bagaimana kita menunjukkan kepada dunia bagaimana kita peduli terhadap warisan budaya dunia. Itu hanyalah contoh kecil yang punya dampak besar. Dan secara holistik pun banyak hal yang bisa dijadikan contoh. Banyak tempat yang masih amburadul. Ini berbahaya bagi Bali yang sudah berjalan di rel pariwisata. Mengapa bisa begini tentu pemerintah yang paling tahu jawabannya. Dan semestinya tahu juga bagaimana solusinya. Kita tunggu.

P

Bang D

el

Kinerja legislasi minim akibat terlalu sering reses

Sedikit kerja banyak libur ...

5

Kawasan Jatiluwih Makin Amburadul BERKUNJUNG ke kawasan Jatiluwih, terkesan kawasan itu sekarang sudah makin amburadul. Amburadul dalam pola pikir pengembangan, sosial-kelembagaan, dan artefak (wujud fisik/kebendaannya). Hal itu mungkin terjadi karena Pemda Tabanan sekadar membentuk Badan Pengelola Daerah Tujuan Wisata (BP-DTW) Jatiluwih. Jadi, Pemda Tabanan hanya mencomot segi keuntungan dari kawasan itu sebagai kawasan WBD. Sementara itu, sepertinya tidak mau tahu tentang pelestarian kawasan itu sebagai kawasan WBD (Warisan Budaya Dunia).

Pemda Tabanan hanya terpaku pada pandangannya untuk mendapatkan fee dari wisatawan yang berkunjung. Hal ini tercermin dari pernyataan Bupati Tabanan, yang pernah dikutip pers. “Setelah kawasan Jatiluwih mendapatkan pengakuan dari UNESCO, lalu kita dapat apa?” katanya. Harus diakui bahwa UNESCO sudah memberikan citra bagi kawasan itu, sehingga wisatawan yang berkunjung menjadi berlipat. Citra bangsa juga terangkat. Dengan demikian fee yang masuk ke kas Pemda Tabanan juga makin berlipat. Sementara itu, pemerintahlah yang dahulu “mengemis” kepada UNESCO agar kawasan itu diakui sebagai WBD. Kawasan WBD Jatiluwih memerlukan pelestarian dan keberlanjutan, serta harus ditata sesuai dengan kriteria UNESCO tentang WBD. Bagaimana kriteria UNESCO tersebut, salah satunya yang penting sudah pernah saya surati Ibu Bupati Tabanan. Kalau hal ini dapat dilaksanakan oleh Pemda Tabanan, maka kawasan itu akan memberikan PAD yang melimpah, dan berkelanjutan di masa depan. Sebagaimana halnya kawasan Angkor Wat di Kamboja. Dapat kita catat bahwa sejak kawasan Catur Angga Batukaru (termasuk Subak Jatiluwih) ditetapkan oleh UNESCO sebagai WBD, maka dalam sekejap wisatawan yang berkunjung ke kawasab itu sudah berlipat-lipat. Harus diakui bahwa pemerintah sudah memberikan berbagai bantuan kepada subak, termasuk subak WBD (14 buah subak di Tabanan dan tiga subak di Gianyar). Namun diperlukan tindakan yang lebih strategis, agar subak WBD itu bisa berkelanjutan dan abadi. Masyarakat Jatiluwih memerlukan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), agar ada kepastian hukum tentang apa-apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di kawasan itu. Dalam RDTR perlu diadopsi ketentuan-ketentuan UNESCO tentang kawasan WBD tersebut.

Oleh: Wayan Windia

Tempat Parkir Sejak kedatangan tim monev WBD dari ICOMOS (konsultan UNESCO), beberapa bulan lalu, sudah ada kehendak untuk membangun tempat parkir di kawasan itu dengan mengorbankan sawah yang ada di sana. Kalau hal ini diizinkan, maka akan menjadi start awal kawasan itu makin amburadul. Kanibalisasi sawah akan makin menjadi-jadi. Menurut saya tidak perlu ada kawasan parkir persis di dekat kawasan sawah Subak Jatiluwih. Kalau saja lembaga yang dibentuk oleh Pemda Tabanan, bukan BP-DTW Jatiluwih, tetapi Badan Pengelola Warisan Budaya Dunia (BP-WBD) Jatiluwih, pasti pola pikir yang dikembangkan dalam masalah itu akan berbeda. Bukan hanya berpikir jangka pendek, tetapi berjangka panjang, demi pelestarian subak WBD. Untuk pelestarian kawasan budaya, kiranya tidak perlu wisatawan terlalu dimanjakan. Tidak perlu mereka harus parkir

persis di tepi sawah. Kendaraan wisatawan bisa diarahkan untuk diparkir di kawasan pedesaan. Biarkan wisatawan berjalan kaki sebentar untuk menuju kawasan subak yang ingin mereka nikmati. Dengan demikian, kawasan pedesaan Jatiluwih bisa juga berkembang dan masyarakat bisa menikmati kunjungan wisatawan yang berlipat tersebut. Kemudian dalam jangka panjang perlu dipikirkan untuk membuat kawasan parkir di kawasan yang lebih jauh di bagian timur dan barat. Kemudian sediakan/sewakan kendaraan angkut (pp) untuk menuju ke kawasan WBD dan juga untuk kembali. Sehingga di kawasan itu tempat parkir bisa juga hidup dan berkembang. Hal seperti ini sudah dikembangkan di kawasan Kuta. Kenapa tidak dicoba di kawasan Jatiluwih? Asalkan sosialisasi dan uji cobanya dilaksanakan dengan baik, maka hal ini akan dapat dilakukan. Sebab, Jatiluwih sekarang

sudah menjadi trade-mark. Oleh karenanya kawasan ini patut dijaga dan dikendalikan peruntukannya. Sementara itu keinginan untuk membuat hotel di kawasan itu patut pula dicegah. Karena pembangunan hotel ini akan membuat kawasan Jatiluwih makin amburadul. Mungkin yang diuntungkan hanya kaum kapitalis semata, dan kepentingan bisnis makin menjadijadi. Kalau betul akan menyejahterakan petani, maka lakukan up-grading terhadap rumah petani dan penduduk di kawasan itu. Kemudian penduduk dididik agar rumahnya mampu berkembang sebagai home-stay. Patut dicatat bahwa kita ada janji kepada UNESCO tatkala kita mengusulkan kawasan ini sebagai kawasan WBD. Pokok janji kita ada lima hal. (i) Subak dan petani harus sejahtera, (ii) Masyarakat harus mendapatkan jasa ekosistem, (iii) Dikembangkan pariwisata yang terarah/terkendali, (iv) Pemeliharaan terhadap Budaya Fisik, dan (v) Pembangunan infrastruktur dan fasilitas. Pertanyaan yang paling hakiki adalah, apakah petani di kawasan subak WBD sudah sejahtera? Harus ada usaha untuk itu. Misalnya perlu ada Simantri (sistem pertanian terintegrasi) yang bersifat khusus untuk kawasan tersebut. Adapun tema dari pengakuan UNESCO dalam WBD di Bali adalah ‘’Bali Cultural Landscape of Bali Province : Subak ad Manifestation of Tri Hita Karana Pholosophy’’. Jadi, kunci pengakuannya adalah pada sistem subak, yang diakui memiliki nilai-nilai budaya yang luar biasa (outstanding cultural values), yakni filsafat Tri Hita Karana (THK). Kalau berbagai kebijakan yang dilakukan pemda justru meminggirkan subak dan tidak melestarikan WBD, maka perlu ada imbauan agar dilakukan ‘’boikot’’ wisatawan untuk tidak mengunjungi kawasan WBD tersebut. Penulis, Ketua Pusat Penelitian Subak Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Jangan Lengah, Terhadap DBD MEMASUKI musim hujan seperti ini berbagai penyakit harus diwaspadai. Seperti demam berdarah dengue (DBD) yang pada masa pancaroba seperti ini memang patut terus di waspadai. Yang sering dilupakan oleh masyarakat adalah memasuki musim hujan maka DBD akan lenyap sendirinya, karena ada anggapan DBD hanya berbiak saat pancaroba. Pemikiran seperti ini jelas salah dan memang harus diluruskan Padahal, di masa-masa seperti ini jusru keganasan nyamuk pembawa virus makin menjadijadi. Kelengahan masyarakat inilah yang sering membuat kasus DBD meningkat begitu drastis. Kita sering mengabaikan moto pemberantasan nyamuk pembawa DBD, yakni mengubur, menutup dan memberihkan kolam atau wadah yang berpotensi menyadi sarang berkembangnya nyamuk. Di tengah biaya kesehatan yang

mahal, sangat berisiko jika kita tak mengindahkan pentingnya kebersihan. Kita prihatin sebab, korban DBD sering kali justru dari kalangan yang tak mampu dimana lingkungan rumahnya mungkin sangat kotor dan menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk secara subur. Sementara jentik atau bibit nyamuk tidak diberantas. Maka, cara paling efektif adalah dengan memutus rantai hidup nyamuk-nyamuk keji ini. Hanya dengan begitu keluarga kita bisa diselamatkan. Persoalannya adalah hanya sebagian dari kita yang menyadari. Padahal, kecerobohan dan kemalasan beberapa orang saja bisa membawa petaka bagi yang lain. Maka, perlu tindakan tegas nampaknya bagi mereka yang melalaikan kesehatan dan kebersihan lingkungan. Rianai W Ciracas, Jaktim

Rakyat Kecil Jangan Dibebani Terus SEBAGAI warga ibukota saya merasa nasib rakyat bawah semakin diinjak-injak. Nampaknya masih banyak hal yang perlu direvisi dari berbagai kebijakan yang menyentuh tentang kesejahteraan rakyat, terutama kelas bawah. Pemerintah tak boleh lepas tangan begitu saja mengenai nasib rakyat yang berada di bawah garis kemiskinan. Banyak hal yang saya anggap kurang tepat dalam mengatasi kemiskinan seperti penggusuran pedagang kaki lima yang bersifat kasar dan kurang bijak. Selama ini sering terjadi pemungutan liar yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bermoral. Langkah-langkah untuk menghindari hal ini seharusnya lebih ditegakkan agar rakyat kelas bawah bisa berusaha mencari makan dengan tenang tanpa ada perasaan resah atau

tertindas. Mengapa bangsa ini masih gemar menjajah bangsa sendiri. Setelah sekian lama dijajah bangsa lain bahkan sampai ratusan tahun, kenapa tak sadarsadar bahwa penjajahan yang dialami bangsa ini sudah cukup lama membodohkan pola pikir kita. Sudah tak ada waktu lagi memperdebatkan siapa yang harus bertanggung jawab atas kemiskinan yang merongrong bangsa kita. Rakyat telah jatuh bangun menghadapi berbagai gejolak negeri, namun semangatnya tetap kuat dan hidup dengan penuh ketabahan. Tapi tetap saja semua butuh uluran tangan pemerintah sebagai penguasa yang mengatur negara. Romla Jatinegara, Jakarta

Mengharapkan adanya Halaman PENDUDUK di jakarta yang semakin padat. Setiap tahun nya di jakarta semakin bertambah banyak dan padat setiap oarang menginginkan mendapatkan pekerjaan di jakarta karena menurut mereka lebih baik tinggal dijakarta atau pun di daerah nya masing-masing setiap habis lebaran pasti penduduk di jakarta semakin padat karena mereka terhasut oleh orang yang pulang kampung . Tanah lapang di Jakarta hampir tak ada yang tersisa. Semua telah dibangun untuk proyek perumahan. Sangat sedih mengalami hal ini sebagai masyarakat betawi. Seharusnya Pemda bisa menjadi wakil suara orangorang betawi yang ingin punya lapangan bola, lahan berkebun atau Pertanian,lahan hijau atau hutan kota. Sekarang Jakarta telah “hancur’’ menjadi lautan rumah dan sangat minim lapangan terbuka untuk bemain. Na-

mun lapangan yang ada seperti Monas, Senayan misalnya menjadi tempat yang sangat diharapkan semakin bertambah tempat olahraga seperti ini. Polusi yang sudah melanda Jakarta dan menjadikan Jakarta berada di peringkat yang hampir menyamai meksiko di urutan teratas harus di cegah dengan berbagai cara yang segera. Saya rasa itu semua menjadi tugas yang bsa dilakukan dan Jakarta akan berhasil melewati keterpurukannya. Sudahlah,.. pemerintah jangan terus mengeruk keuntungan yang hanya sesaat, ingtlah anak cucu kita agar mereka masih bisa menghirup udara segar di Jakarta dan bermain bola di lapangan terbuka tidak di jalanan gang rumah. Renita Kemanggisan, Jakarta Barat

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 9 Juli 2015

6

PSSI Berhentikan

Djohar Arifin dengan Tidak Hormat

Djohar Arifin Husin

JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia memberhentikan dengan tidak hormat Anggota Kehormatan PSSI Djohar Arifin Husin melalui sidang komite etik yang digelar di kantor PSSI di Jakar-

ta, kemarin. “Menjatuhkan hukuman kepada Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin atas pelanggaran Kode Etik PSSI berupa memberhentikan dengan tidak hormat dari kepengurusan PSSI sebagai Anggota Kehormatan

Periode 2015-2019,” kata Anggota Komite Etik PSSI Haryo Yuniarto dalam jumpa pers selepas sidang yang dihadiri lima anggota komite etik itu. Sidang yang digelar selama dua jam itu juga menjatuhkan

hukuman kepada Djohar Arifin berupa larangan beraktivitas dalam kegiatan yang terkait cabang olahraga sepak bola di lingkungan PSSI, AFC, dan FIFA seumur hidup terhitung sejak 8 Juli 2015. “Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin dengan sah dan meyakinkan bersalah melakukan pelanggaran kode etik PSSI. Salinan keputusan ini disampaikan kepada Dewan Kehormatan PSSI, Komite Eksekutif PSSI, Djohar Arifin dan arsip,” kata Haryo. Ketua Komite Etik PSSI TM Nurlif mengatakan sidang yang dimulai pada pukul 14.00 WIB itu mengharapkan kehadiran Djohar Arifin yang juga Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 untuk meminta konfirmasi terkait kehadiran Djohar dalam pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pada 23 Juni. “Namun, kami telah menunggu hingga pukul 14.30 dan kami tidak mendapat kabar tetang kepastian kehadiran yang bersangkutan. Kami kemudian mengambil kesepakatan untuk tetap menggelar sidang komite etik untuk melanjutkan apa yang sudah kami

Satukan KONI-KOI

Presiden Diminta Keluarkan PP JAKARTA - Permasalahan KONI-KOI yang terus berlanjut, karena kewenangan kedua lembaga itu dinilai masih tumpang tindih hingga menyebabkan prestasi Indonesia terpuruk di ajang SEA Games 2015 Singapura. Berdasarkan UU SKN nomor 3 tahun 2005, ditegaskan bahwa tugas KONI adalah membina olahraga prestasi dan menyelenggarakan event olahraga dalam negeri. Sedangkan KOI sebagai penyelenggara event olahraga di luar negeri. Untuk itulah, agar semua kembali pada tugas pokoknya masing-masing, Kuasa Hukum KONI Pusat Yusril Ihza Mahendra, menilai pengelolaan olahraga melalui pembagian kewenangan KONI dan KOI bisa menimbulkan banyak kerugian. KOI yang diberi kewenangan selaku

BOPI

Ragukan Izin PIS JAKARTA - Jelang dihelatkannya turnamen Piala Indonesia Satu (PIS), BOPI mempertanyakan penyelenggara otorisasi yang digenggam pihak promotor, Mahaka Sports & Entertainment. Menurut Sekjen BOPI Heru Nugroho, pihak promotor lebih menyatu pada otoritas PSSI dan bukan ke Tim Transisi yang diberikan mandat Kemenpora, untuk menggantikan peran PSSI usai dibekukan sehari sebelum KLB melalui SK Pembekuan bernomor 01307. “Ya masalahlah kalau itu terjadi (Mahaka kantongi otorisasi PSSI bukan dari Tim Transisired) karena PSSI sudah dibekukan,” kata Heru kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, Mahaka memang melangkah menyiapkan turnamen ini dengan berkonsultasi dengan PSSI, termasuk perubahan nama turnamen. Heru menjelaskan, pihak promotor turnamen Piala Indonesia Satu memang telah bersedia mencari solusi terkait perangkat pertandingan, namun sampai sejauh ini BOPI belum mendapatkan kabar terbaru, bahkan Mahaka sendiri baru akan menjadwalkan pertemuan dengan BOPI di atas 15 Juli. “Jika rekomendasi keluar, belum tentu juga semua klub bisa ikut, tergantung kelengkapan dokumen saat verifikasi nanti,” tuturnya. BOPI sudah menyiapkan beberapa aspek yang harus dilengkapi para klub, dua di antaranya adalah aspek legalitas dan finansial yang terfokus pada masalah tunggakan gaji. (pts)

penyelanggara event olahraga internasional, ternyata pada praktik di lapangan tidak hanya sekadar menjadi pelaksana keikutsertaan Indonesia di ajang internasional. Tapi KOI juga mengambil tindakan yang sebenarnya termasuk kewenangan pembinaan KONI. “KOI melakukan perombakan-perombakan terhadap kepengurusan, komposisi atlet dan pelatih cabang olahraga nasional yang akan ikut event internasional. Padahal tugas KOI hanya sebatas pelaksana di ajang internasional,” ujar Yusril di kantor hukum Ihza & Ihza Law Firm, Kasablanca Office Tower, Jakarta, kemarin. Dirinya menilai salah satu cara untuk menyatukan KONI dan KOI adalah meminta Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP)

atau Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk menyatukan kembali kedua lembaga tersebut. Langkah ini merupakan cara terakhir setelah upaya peninjauan kembali tentang UU SKN di Mahkamah Konstitusi ditolak. “PP perlu diterbitkan karena jika menunggu revisi UU SKN butuh waktu paling cepat tiga tahun. Sedangkan untuk PP itu dua minggu bisa selesai sehingga jadi jelas kewenangan masing-masing,” tutur Yusril. Sejauh ini, pihaknya sudah melayangkan surat kepada Presiden Jokowi untuk menerbitkan PP terkait penyatuan KONI dan KOI, bahkan surat itu juga ditembuskan kepada Menko PMK, Kemenkumham, Setneg dan Kemenpora. “Sampai saat ini belum ada tanggapan. Dari-

pada tumpang tindih, lebih baik dikembalikan seperti dulu, KONI dan KOI disatukan,” jelasnya. Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Pembinaan Hukum KONI Pusat, Amir Karyatin mengatakan, pihaknya sudah berusaha menjalin komunikasi dengan KOI untuk membentuk tim kecil, namun sejauh ini belum membuahkan hasil. “Ketua KOI, Rita Subowo selalu bilang bersedia digabung dengan KONI. Tapi tidak ada hasilnya. Saya sudah mencatat Bu Rita bilang seperti itu sebanyak tiga kali. Tapi ternyata hanya lip service. Karena rencananya, tim kecil itu akan mengurus Kongres bareng agar KONI dan KOI bisa disatukan,” ucap Amir. (pts)

sampaikan pada sidang sebelumnya,” kata Nurlif. Selain menetapkan hukuman, Nurlin menambahkan sidang lanjutan dari sidang pada 2 Juli itu juga menginventarisasi dugaan pelanggaran kode etik oleh Djohar Arifin. “Selanjutnya, kami akan menyampaikan hasil sidang ini kepada Ketua Umum PSSI, Sekretaris Jenderal PSSI, dan ekspo PSSI untuk ditindaklanjuti sebagaimana dalam rapat atau sidang mereka berikutnya,” kata Nurlif. Sebelumnya, PSSI menilai Djohar telah melanggar ketentuan umum Pasal 3 ayat 1, Pasal 6, Pasal 7, dan Pasal 9 Kode Etik PSSI karena telah menghadiri pertemuan dengan Menpora sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 dan tanpa restu dari Ketua Umum PSSI periode 2015-2019 La Nyalla Mattalitti. Pada 1 Juli, Djohar Arifin telah menyatakan pengunduran diri dari dewan kehormatan PSSI hasil Kongres Luar Biasa 2015 yang terhitung sejak 24 Juni dan telah disampaikan kepada Sekretariat PSSI. (ant)

Peserta Piala Kemerdekaan

Lampaui Target

JAKARTA - Jumlah peserta turnamen Piala Kemerdekaan yang digagas oleh Tim Transisi bentukan Kemenpora melampaui target yang ditetapkan setelah jumlah tim yang mendaftar mencapai 27 klub. “Target kami 24 klub, tapi hingga saat ini yang mengajukan dirimenjadi peserta mencapai 27 klub. Makanya verifikasi akan segera dilakukan dengan melibatkan BOPI,” kata anggota Pokja Komunikasi Tim Transisi, Zuhaeri Misrawi, di Kantor Kemenpora Jakarta, kemarin. Menurut dia, ada beberapa klub Divisi Utama yang mengajukan diri mengikuti turnamen yang digulirkan 1 Agustus itu, di antaranya PSS Sleman. Selain itu juga klub perwakilan dari Purwodadi Jawa Tengah. Dengan adanya penambahan peserta ini juga berdampak pada penambahan grup dari tiga menjadi empat. Masing-masing grup akan dihuni enam tim dan sistem pertandingannya adalah home turnamen. “Proses terus berjalan. Kami juga akan komunikasi dengan BOPI terkait dengan verifikasi. Yang jelas salah satu aspek yang harus diverifikasi adalah legalitas klub dan telah sesuai dengan ketentuan BOPI,” katanya. Zuhaeri Misrawi menjelaskan dengan adanya proses verifikasi maka pihaknya belum bisa mengurangi jumlah klub yang akan turun di Piala Kemerdekaan. Proses verifikasi dari BOPI akan menentukan lolos tidaknya sebuah klub. “Jika klub yang mendaftarkan dulu tidak lolos maka akan digantikan klub yang menjadi cadangan. Yang jelas semuanya akan kelihatan setelah verifikasi,” katanya. Khusus untuk pertemuan dengan BOPI, Zuhaeri menegaskan akan dilakukan Jumat (10/7). Pihaknya berharap semua klub segera melengkapi berkas agar proses verifikasi dan penerbitan izin kegiatan dari BOPI bisa segera dikeluarkan. Sementara itu terkait dengan promotor atau EO pihaknya belum bisa menjelaskan dengan detail. Hanya saja Tim Transisi sudah melakukan komunikasi dengan dua EO yang diharapkan bisa menggelar turnamen Piala Kemerdekaan. “EO akan diputuskan setelah verifikasi BOPI. Bisa saja menggunakan dua EO. Jika satu EO mampu ya akan menggunakan satu saja,” katanya menegaskan. (ant)

Menpora Tak Patuh Hukum,

Presiden Diminta Bertindak JAKARTA - Tak patuhnya Menpora Imam Nahrawi terhadap putusan sela yang ditetapkan Pengadilan Tinggi Usaha Negara (PTUN) atas gugatan PSSI, dianggap mencoreng hukum yang ada di Indonesia, dan Presiden harus bertindak. Hal tersebut ditegaskan Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, yang menilai langkah PSSI sudah tepat dengan mengambil jalur hukum di PTUN, dan sebaliknya Menpora selayaknya mematuhi ketentuan hukum yang ada, walau pun itu bersifat sela. “Apapun putusan pengadilan, harus diikuti, entah itu putusan sela, inkrah atau lainnya, karena semua punya kekuatan hukum yang sama, tidak ada alasan,” ucap Yusril kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Sebagai seorang yang telah berpengalaman di bidang hukum, Yusril menjelaskan, dengan putusan sela dari

PTUN, maka secara otomatis SK Pembekuan yang dikeluarkan Menpora untuk PSSI tidak berlaku dan tidak sah, dan organisasi PSSI tetap bisa melakukan aktivitasnya secara normal. “Presiden harus bertanggung jawab, karena Menteri hanya pembantunya, disini Presiden harus punya visi penegakan hukum. Maka kondisi ini tidak sehat bagi penegakan hukum, dan sudah selayaknya dipatuhi,” tegas Yusril. Seperti diketahui, Menpora tetap saja tidak menghiraukan putusan sela PTUN, dan tetap tidak mengakui PSSI, bahkan melalui tim transisi telah mengumumkan untuk menghelatkan Piala Kemerdekaan pada Agustus mendatang. Yusril menyayangkan permasalahan ini yang tidak berkesudahan, bahkan korban semakin banyak, baik pemain, pelatih, offisial, perangkat pertandingan, PSSI dan masyarakat banyak. “Jadi

heran apa kepentingan Menpora dengan kondisi ini, terlebih lagi tindakan ini menimbulkan banyak kerugian,” paparnya. Untuk itulah Yusril menyarankan kepada pihak-pihak yang dirugikan agar bersatu, dan bersama-sama menggugat Menpora kepengadilan, sehingga hukum di Indonesia berjalan secara benar. “Dampaknya yang dihasilkan dari sikap Menpora ini luas. Maka saya sarankan bagi pihak yang dirugikan untuk bersamasama menggugat Menpora ke pengadilan, baik pelatih, pemain, klub, offisial, PSSI, perangkat pertandingan dan lainnya. Semua berhak atas kerugian yang ditimbulkan ini. Dan tidak perlu tunggu putusan akhir PTUN, semakin banyak gugatan semakin bagus bagi penegakan hukum Indonesia, sehingga pemerintah dan Presiden akan melihat kondisi ini dengan luas,” tambahnya. (pts)


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 9 Juli 2015

7

Budapest Ajukan Jadi

Tuan Rumah Olimpiade 2024

Suluh Indonesia/ap

BUDAPEST - Budapest akan mengusulkan menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas dan Paralympic Games 2024, demikian presiden Komite Olimpiade Hungaria yang juga Walikota Budapest mengumumkan lewat surat bersama kepada presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC). Hungaria, negara Eropa tengah berpendukuk 10 juta jiwa itu selama ini belum pernah menjadi tuan rumah Olimpiade, dan Budapest akan bersaing dengan Roma, Boston, Hamburg dan Paris. “Kami secara resmi mengumumkan bahwa secara keputusan mutlak dari sidang umum di Budapest bersama Komite Olimpiade Hungaria, dan didukung sidang nasional Hungaria dan pemerintah Hungaria, Budapest mengajukan menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas XXXIII dan Paralympic Games 2024,” isi surat tertanggal 7 Juli itu. Hungaria yakin berpeluang memenangi persaingan menjadi tuan rumah Olimpiade menyusul negara Eropa tengah itu belum pernah menjadi tuan rumah. Pada Olimpiade musim panas dan dingin lalu telah meraih 168 medali emas, 148 perak dan 170 perunggu, dan cabang andalan mereka adalah renang, anggar dan polo air. Budapest juga akan menjadi tuan rumah Kejuaraan dunia akuatik 2017 setelah kota Guadalajara, Meksiko menarik diri jadi tuan rumah karena masalah keuangan. (ant)

SELEBRASI - Serena Williams melakukan selebrasi usai mengalahkan Victoria Azarenka dengan skor 3-6, 6-2, 6-3 di babak perempat final Wimbeldon pada Selasa (Rabu WIB).

Serena Bertemu Sharapova

Di Semifinal Wimbledon LONDON - Serena Williams lolos dari ancaman awal untuk mengamankan tiket semifinal Wimbledon melawan rival lamanya Maria Sharapova, ketika petenis peringkat satu dunia itu bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan Victoria Azarenka dengan skor 3-6, 6-2, 6-3 pada Selasa (Rabu WIB). Williams berada di ambang bahaya tersingkir di perempat final setelah mengawali pertandingan di Lapangan Tengah dengan kurang meyakinkan, namun juara Wimbledon lima kali itu mampu membalikkan situasi untuk menaklukkan unggulan ke-23 Azarenka dalam waktu dua jam tiga menit, dengan melepaskan 43 pukulan kemenangan dan 14 ace. Petenis AS berusia 33 tahun itu, yang bertekad memenangi gelar Grand Slam keempatnya secara beruntun dan yang ke-21 secara ke-

seluruhan, akan menghadapi petenis peringkat empat dunia Sharapova pada Kamis, sambil menggenggam rekor kemenangan 17-2 sepanjang sejarah pertemuan mereka. Serena memenangi keempat pertemuan di semifinal dengan Sharapova dan mengalahkan petenis Rusia itu pada pertemuan mereka sebelumnya di 16 besar Wimbledon pada 2010. “Itu merupakan naik-turun. Namun entah bagaimana, saya tetap bertahan. Saya tidak tahu bagaimana caranya,” kata Serena, yang kalah dari Sharapova yang masih remaja pada final Wimbledon 2004. “Maria bermain dengan benar-benar bagus. Saya melihat pertandingannya hari ini. Ia merupakan pejuang dan selalu bagus untuk melihat dia tampil baik.” Setelah reuni keluarga yang janggal di putaran sebelumnya ketika ia mengalahkan saudara kandungnya

Venus, Serena kembali ke penampilan berenerginya ketika ia mengalahkan juara Australia Terbuka sebanyak dua kali Azarenka, yang sekarang telah kalah 17 kali dari 20 pertemuan mereka. Kegigihan Serena untuk bangkit memperpanjang rekor laju kemenangannya di Grand Slam menjadi 26 pertandingan, dan rekor 2015nya menjadi 37-1. Meski tampil kurang konsisten, Williams, yang telah memenangi sembilan dari 11 penampilannya di perempat final Wimbledon, tetap berada di jalur untuk merengkuh empat gelar utama dalam setahun, dan juga masih memburu koleksi gelar Grand Slam kategori putri sejak Steffi Graf melakukannya pada 1988. Ia akan difavoritkan untuk mencapai final Wimbledon kedelapannya berkat dominasinya atas Sharapova, yang akan memerlukan semua trik

untuk menaklukkan petenis AS itu untuk pertama kalinya dalam 11 tahun. Juara Grand Slam lima kali Sharapova dipaksa bekerja keras saat dirinya menang 6-3, 6-7 (3/7), 62 atas Coco Vandeweghe di putaran delapan besar. Ia memerlukan dua jam 45 menit sebelum akhirnya mengalahkan petenis non unggulan Vandeweghe untuk mencapai semifinal Wimbledon kelimanya, dan pertama kalinya sejak 2011. Namun petenis 28 tahun itu dituding melakukan tindakan tidak sportif oleh Vandeweghe, yang tidak senang ketika Sharapova bergerak saat petenis AS itu sedang melakukan serve. “Ia (wasit) mengatakan dirinya tidak percaya ia melakukan gerakan itu. Saya sangat tidak setuju. Sampai akhir set kedua, saya berkata jika ia memiliki masalah untuk

Tottenham Rekrut Bek Atletico LONDON - Tottenham Hotspur telah merekrut bek Atletico Madrid Toby Alderweireld dengan kontrak berdurasi lima tahun, demikian diumumkan klub Liga Utama Inggris itu pada Rabu. Pemain 26 tahun itu menghabiskan musim lalu dengan dipinjamkan ke Southampton, melakukan 26 penampilan di Liga Utama Inggris dan telah dikaitkaitkan oleh media untuk pindah permanen ke St Mary’s. Namun pemain internasional Belgia itu akan bergabung dengan rekan senegaranya Jan Vertonghen, Moussa Dembele, dan Nacer Chadli di Shite Hart Lane setelah bergabung ke Spurs dengan biaya yang dilaporkan media Britania berjumlah sekitar 11,5 juta pound. “Saya sangat bangga untuk menjadi pemain Tottenham. Saya gembira untuk berada di sini dan berharap dapat memiliki waktu yang indah dengan tim ini,” demikian akun Twitter klub mengutip pernyataan sang pemain. (ant)

Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, Properti & Peluang Emas Ukuran 2 x 50 mmk

KINI...

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000

Hub :

Hubungi

(10 Baris - 10x Tayang)

(0251) 8401018 (021) 5357602

GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771

BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com

final Grand Slam, dan yang ketiga di Wimbledon. “Ini tidak bisa lebih baik lagi. Saya hanya gembira saya dapat bertahan pada pertandingan itu. Itu sangat ketat,” kata Radwanska. Muguruza menaklukkan unggulan ke-15 asal Swiss Timea Bacsinzky dengan skor 7-5, 6-3 untuk menjadi petenis putri Spanyol pertama yang menembus semifinal Wimbledon sejak Arantxa Sanchez-Vicario melakukannya pada 1997. Petenis 21 tahun itu, yang lahir di Venezuela namun tumbuh sebagai bintang tenis di Barcelona, belum pernah menembus semifinal Grand Slam. “Ini mengagumkan. Ini merupakan pertandingan yang sangat berat dan saya sangat gembira. Ini merupakan pertandingan final yang sangat ketat, maka kini yang ada hanya kelegaan,” kata Muguruza. (ant)

Atletico Tetap Bersemangat

Meski Ditinggal Sejumlah Pemain MADRID - Atletico Madrid diharapkan tetap kompetitif pada musim depan meski ditinggal pengatur permainan Arda Turan dan penyerang Mario Mandzukic, berkat kedatangan pemain-pemain baru seperti Jackson Martinez dan Luciano Vietto, kata kapten Gabi pada Rabu. Pelatih Atletico Diego Simeone kembali menghadapi tugas membangun ulang tim setelah kapten Turki Arda bergabung dengan juara Spanyol dan Eropa Barcelona, dan pemain internasional Kroasia Mandzukic pindah ke juara Italia Juventus. Penyerang Martinez, yang merupakan pemain internasional Kolombia, didatangkan dari FC Porto, sedangkan penyerang Argentina Vietto meninggalkan Villarreal untuk kembali menjadi anak asuh Simeone, yang memberinya debut profesional di Racing Club

BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000

021-5357602

berbicara dengan Maria, jika terlalu takut untuk melakukannya, saya tidak memiliki masalah untuk berbicara kepada dia,” kata Vandeweghe. “Apa yang saya rasakan dari pergerakan dia di antara serve saya bukan, menurut saya, sportifitas. Saya berusaha bermain sejujur mungkin.” Namun Sharapova menegaskan dirinya tidak melakukan hal di luar kewajaran. “Itu adalah itu. Apa yang ia katakan, saya tidak akan mendebat kata-katanya,” ucapnya. Semifinal lain akan mempertemukan runner up Wimbledon 2012 Agnieszka Radwanska melawan unggulan ke-20 Garbine Muguruza. Radwanska, unggulan ke-13 asal Polandia, menaklukkan unggulan ke-21 asal AS Madison Keys dengan skor 7-6 (7/3), 3-6, 6-3 di Lapangan Satu. Petenis 26 tahun itu akan melakukan penampilan keempatnya di semi-

sebagai pemain usia 17 tahun. Setelah kesuksesan pada 2013/2014, ketika mereka menjuarai Liga Spanyol untuk pertama kalinya dalam rentang waktu 18 tahun dan mencapai final Liga Champions, Atletico tampil cukup baik pada musim 2014/2015 meski ditinggal pencetak gol terbanyak Diego Costa dan kiper Thibaut Courtois, serta sejumlah pemain lain. Mereka finis di peringkat ketiga di Liga Spanyol dan menembus delapan besar kompetisi klub elit Eropa, di mana mereka kalah agregat 01 dari Real Madrid, yang mengalahkan mereka di final 2014. “Klub dan tim selalu memiliki kekuatan dan kemampuan untuk menemukan kembali diri mereka sendiri, musim demi musim,” kata Gabi ketika pada pemain kembali berlatih setelah menjalani libur musim panas. “Memamg benar bahwa pemain-pemain penting pergi namun mereka yang datang

juga tampil sangat baik, dan kami berharap dapat bersaing pada tahun ini sebagaimana yang kami lakukan,” tambah gelandang itu. Gabi mengatakan kembalinya pengatur permainan Oliver Torres dari masa peminjaman di Porto, juga merupakan alasan untuk optimis. Pemain 20 tahun itu disebut-sebut sebagai salah satu gelandang serang paling berbakat di generasinya, dan dapat memberikan percikan kreatifitas Atletico yang akan hilang dengan hengkangnya Arda. “Ia (Torres) merupakan pemain yang sangat penting untuk klub,” kata Gabi. “Ia telah berkembang sebagai pemain. Tahun lalu merupakan langkah tepat bagi dia untuk pergi agar bisa mendapatkan waktu bermain, dan musim ini ia akan menjadi kunci bagi kami.” Liga Spanyol akan dimulai pada akhir pekan 22/23 Agustus, di mana jadwal pertandingan akan diundi pada Selasa. (ant)

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 9 Juli 2015

8

Imigrasi Ngurah Rai

Deportasi Buronan Interpol DENPASAR - Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali, mendeportasi seorang warga negara Tiongkok yang menjadi buronan Interpol negara itu karena diduga melakukan tindak pidana kejahatan ekonomi di negeri tirai bambu tersebut. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali, I Gusti Kompiang Adnyana di Bandara I Gusti Ngurah Rai, di Kuta, Kabupaten Badung, kemarin menjelaskan bahwa WN Tiongkok yang dideportasi tersebut bernama Huang Yiping yang masuk ke Bali bersa-

ma dua orang buronan lainnya. ‘’Ketiga buronan itu masuk ke Bali pada 27 Juni 2015 untuk berwisata,” katanya. Sedangkan dua buronan lain yakni Yang Xiaoyan dengan nomor paspor G-48715624 berjenis kelamin perempuan dan Chen Sunliang dengan nomor paspor G-26441980 berjenis kelamin laki-laki masih diburu aparat. Dia menjelaskan bahwa Huang masuk ke Pulau Dewata pada 27 Juni 2015 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan fasilitas bebas visa.

Ia ditangkap Imigrasi saat tengah melakukan pelaporan pada gerai maskapai Hong Kong Airlines dengan nomor penerbangan HX-706 pada 6 Juli 2015 sekitar pukul 18.10 WITA. Penangkapan itu diawali dengan adanya permintaan dari Pemerintah Tiongkok yang saat ini tengah melakukan investigasi terhadap kasus tindak pidana kejahatan ekonomi di negara itu. Ketiga pelaku kemudian melarikan diri ke AS pada Mei 2014 sebelum akhirnya kabur ke Bali. (ant)

Kriminal di Banyumas

Terancam Tembak di Tempat PURWOKERTO - Kepala Kepolisian Resor Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Murbani Budi Pitono menginstruksikan anggotanya menembak di tempat para pelaku kejahatan sesuai prosedur. ‘’Tembak di tempat pelaku kejahatan itu harus sesuai prosedur,” kata Kapolres dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Keamanan Operasi Ketupat Candi 2015 di Markas Polres Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, kemarin. Terkait hal itu, dia mengatakan bahwa pihaknya selama Operasi Ketupat Candi 2015 yang dilaksanakan mulai 9 Juli

akan menyiagakan penembak jitu (sniper) di sejumlah ruas jalan utama yang dinilai rawan kejahatan jalanan, baik jalur selatan Jateng maupuh jalur tengah Jateng khususnya ruas Ajibarang-Cilongok. Selain itu, kata dia, Satuan Lalu Lintas Polres Banyumas akan memasang kamera pengintai (closed circuit television/ CCTV) di sembilan titik persimpangan jalan yang sering dipadati arus kendaraan. ‘’Kami siap melaksanakan pengamanan arus mudik maupun arus balik lebaran,” katanya. Sementara itu, Kepala Bagian Operasi Polres Banyumas

Komisaris Polisi Suranto mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2015, Polres Banyumas menyiapkan 16 pos pengamanan (pospam), lima subpospam, dan dua pos pelayanan. Selain itu, kata dia, jumlah personel yang diterjunkan untuk pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2015 di wilayah hukum Polres Banyumas sebanyak 973 orang yang terdiri atas anggota Polres Banyumas, Satuan Brimob, Bawah Kendali Operasi (BKO) Mabes Polri. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KESULITAN AIR BERSIH - Sejumlah warga mengambil air dari sebuah sendang di Lelea, Indramayu, kemarin. Sebagian warga di daerah tersebut terpaksa menggunakan air dari sendang untuk keperluan memasak, mandi dan mencuci karena tidak mengalirnya air dari PDAM setempat.

Terlibat Skandal Seks

Praja IPDN Dipecat PEKANBARU - Direktur Institut Pemerintahan Dalam Negeri Riau, Rizka Utama, membantah adanya kasus pemerkosaan di sekolah tersebut, melainkan terjadi kasus skandal seks melibatkan enam praja yang kini sudah dikeluarkan dengan tidak hormat. ‘’Jadi bukan kasus pemerkosaan, tapi kasus asusila,” kata Rizka Utama kepada wartawan di Pekan-

baru, kemarin. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkap adanya kasus pemerkosaan yang melibatkan praja di IPDN Rohil. Menurut Rizka, telah terjadi salah informasi terkait kejadian sebenarnya kepada Mendagri. ‘’Akan segera saya berikan klarifikasi,” ujar Rizka. Ia menjelaskan, praja yang

terlibat skandal seks adalah dua praja wanita yang berinisial W dan R. Mereka diduga melakukan perbuatan asusila terhadap empat praja laki-laki. ‘’Dua wanita merupakan praja yang baru pindah dari Jatinangor, mereka masih tingkat II dan teman satu kamar. Mereka itu memang sering berbuat begitu waktu masih di Jatinangor. Kita heran mengapa bisa lulus, praja sep-

erti itu,” katanya. Ia mengatakan kedua praja wanita itu berasal dari Jawa Barat. Keenam praja tersebut sudah dikeluarkan, namun ia tidak merinci empat praja lakilaki yang terlibat. Menurut dia, kasus tersebut sudah terjadi sejak awal tahun 2015. Kasus itu terungkap setelah dokter dan pihak rektorat curiga. (ant)

KA Angkut Baja Anjlok di Serang SERANG - Kereta Api pengangkut pipa baja dari Pelabuhan Cigading, Cilegon, menuju Cepu, Semarang, anjlok di KM 114 Lopang Gede, Serang. Kepala Stasiun Kota Serang Ahmad mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.09 WIB. Kereta barang dengan nomor KA 2537 tersebut

membawa 20 gerbong dengan isi pipa baja masing-masing 9 pipa berukuran besar. ‘’Penyebabnya belum diketahui karena masih dalam proses evakuasi. Beberapa jam lagi bisa beres,” kata Ahmad. Kereta tersebut tergelincir di rel yang memotong jalan menuju Pasar Induk Rau, Kota

KETERTIBAN TERMINAL - Polisi menggiring sejumlah orang untuk diperiksa lebih lanjut saat razia ketertiban terminal menjelang Lebaran di Terminal Ubung, Denpasar, kemarin. Polisi menangkap tujuh pria yang diduga melakukan praktik calo tiket bus di terminal terbesar di Denpasar tersebut.

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Arus Mudik Pelabuhan Sampit

Terkendala Alur Sungai pendangkalan, yakni di muara sungai tepatnya teluk Serambut dan di perairan Samuda, seberang pos Angkatan Laut (AL). Akibat kendala tersebut penumpang sering menunggu lama di pelabuhan Sampit karena kapal telambat merapat di pelabuhan Sampit. Dua titik pendangkalan pada alur sungai Mentaya sebetulnya telah dilakukan pengerukan, namun pada saat air sungai surut masih rawan kandas. Menurut Fadlian, pada dua titik rawan kandas yang telah dilakukan pengerukan pada 2012 lalu tersebut masih perlu

dilakukan perawatan. Demi keamanan dan kelancaran kapal saat menuju maupun meninggalkan pelabuhan Sampit maka kapal tersebut harus dipandu, sebab apabila tidak maka akan terjebak kandas. ‘’Kami akan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pemudik, baik itu selama berada dalam terminal tunggu pelabuhan maupun berangkat, bahkan kami akan selalu memberikan perlindungan dan keamanan serta mengantarkan mereka hingga ke pelabuhan tujuan,’’ katanya. (ant)

lokasi tim evakuasi dan perbaikan bantalan rel sedang melakukan upaya evakuasi dua gerbong yang tergelincir tersebut. Gerbong kereta yang keluar jalur rel tersebut yakni gerbong satu dan gerbong lima. Kejadian tersebut juga menjadi perhatian warga sekitar dan tontonan. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM

Suluh Indonesia/ant

SAMPIT - Arus mudik lebaran 2015 melalui pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng terkendala pasang surut dan pendangkalan alur sungai Mentaya. ‘’Kedatangan kapal terkadang tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan karena kapal harus menunggu air sungai pasang,” kata Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kotim, Fadlian Noor di Sampit, kemarin. Selain harus menunggu air sungai pasang, pada alur sungai Mentaya ada dua titik rawan kandas yang mengalami

Serang, Banten. Akibat peristiwa tersebut, akses kendaraan dan lalu lintas orang menuju Pasar Induk Rau terputus. ‘’Akibat kejadian ini dua pemberangkatan kereta api, yakni Kereta Krakatau dan Patas tujuan Jakarta dibatalkan,” kata Ahmad. Sementara itu, pantauan di

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 09 Juli 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu