Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Kamis, 7 Mei 2015
No. 87 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
SKK Migas Digeledah JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri membawa tiga kotak besar hasil penggeledahan di Kantor Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dini hari, kemarin. ‘’Ada lima lembar berita acara penyitaannya. Yang disita berupa dokumen terkait perjanjian kerja, addendum, nota, aliran uang dan pembayaran. Total ada tiga ‘boks’ besar,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor E. Simanjuntak di Jakarta, kemarin. Menurut dia, penggeledahan di SKK Migas dilakukan di lima divisi yakni divisi komersial, hukum, keuangan, teknologi informasi (IT) dan umum. Bareskrim Polri menggeledah kantor SKK Migas dan PT Trans Pacific Petro-
chemical Indotama (TPPI). Penggeledahan tersebut untuk mencari dokumen perjanjian kerja terkait penjualan kondensat bagian negara kepada TPPI pada kurun waktu 2009-2010. Victor menjelaskan, TPPI telah menjual kondensat milik SKK Migas, namun uang hasil penjualan tidak disetorkan ke negara. ‘’Sudah uangnya tidak diberikan (ke negara), kontraknya juga tidak diputus, malah dilanjut terus, akhirnya negara merugi terus hingga 156 juta dolar AS,” ungkapnya. Victor menambahkan, penggeledahan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari penyidikan yang telah dilakukan, yakni pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi dan petunjuk serta bukti lainnya termasuk hasil pemeriksaan BPK. (wnd)
Suluh Indonesia/ant
DATANGI KPK - Dewan Pertimbangan Presiden Hasyim Muzadi berjalan menuju gedung KPK Jakarta, kemarin. Kedatangan Hasyim Muzadi tersebut untuk membahas sinergitas antara KPK dan Polri.
Wapres Klaim
Pertumbuhan Capai 5 Persen
Suluh Indonesia/ade
MAFIA PAJAK - Sejumlah demonstran yang tergabung dalam Forum Anti Mafia Pajak Indonesia berunjuk rasa meminta KPK melakukan pemberantasan semua mafia pajak di Indonesia saat menggelar aksi di depan gedung KPK Jakarta, kemarin. Mereka mendesak KPK untuk segera menuntaskan dan mengusut keterlibatan oknum-oknum dalam kasus penggelapan pajak Bank BCA.
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan target pertumbuhan ekonomi di Indonesia harus melebihi lima persen pada kuartal kedua, yakni April hingga Juni 2015. ‘’Ya tentu harus di atas lima persen. Dengan Menteri Keuangan kita terus membahas perekonomian sekarang dan langkahlangkah ke depan,” kata Kalla di Kantor Wakil Presiden di Jakarta, kemarin. Untuk mencapai target tersebut, kata Wapres, Pemerintah akan mempercepat anggaran pembangunan. ‘’Untuk itu kita harus mempercepat dan memperlancar anggaran pembangunan. Oleh karena itu kita cek berapa anggaran pembangunan sekarang,” jelasnya. Presiden Joko Widodo menggelar rapat soal perkembangan ekonomi dengan mengundang Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Kantor Presiden Jakarta.
Agus mengatakan untuk mengendalikan tingkat inflasi di Indonesia, Pemerintah segera mengumpulkan para kepala daerah dalam rapat koordinasi nasional pada akhir Mei ini. ‘’Dan rakornas ini akan dipimpin oleh Presiden. Kenapa melakukan rakornas ini? Karena memang koordinasi ini yang ditunggu. Koordinasi kementerian-kementerian dengan pemerintah daerah untuk sama-sama kita bisa berupaya mengendalikan inflasi,” kata Agus. Menurut dia, inflasi memang harus dikendalikan karena membuat penghasilan rakyat digerogoti sehingga kenaikan harga barang dan jasa semakin memberatkan akibat nilai mata uang turun. Inflasi juga menyebabkan Indonesia kalah dalam hal daya saing dibandingkan dengan negara-negara anggota ASEAN Lima yang nilai
inflasinya sudah di bawah lima persen dalam 10 tahun terakhir. ‘’Indonesia pada 2013 tahun 2014 inflasinya 8,3 persen. Jadi kita melihat bahwa sekarang ini ada kesempatan bagi Indonesia untuk mencapai inflasi sesuai dengan target kita yaitu empat persen plus minus satu persen,” katanya. Koordinasi sangat diperlukan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah untuk mendukung penyehatan kebijakan subsidi khususnya subsidi BBM di mana subsidi untuk premium dicabut dan untuk diesel tetap diberikan subsidi. ‘’Jadi itu langkah yang baik untuk kita bisa memiliki tingkat inflasi yang rendah dan stabil ke depan dan dengan ada rakornas ini kami yakin akan ada dialog di mana Presiden bisa memberikan arahan,” jelasnya. (son/har)
Reshuffle Tanpa Desakan Politik WACANA perombakan kabinet gaungnya makin terdengar keras pada semester pertama pemerintahan jokowiJusuf Kalla. Apa alasan reshuffle ? Apabila benar dilakukan reshuffle kabinet, Presiden Jokowi diingatkan tidak serta merta mengganti kabinetnya atas dasar desakan politik, tetapi lebih pada evaluasi kinerja menteri bersangkutan. ‘’Reshuffle kabinet harus dipisahkan antara berbasis kinerja dan desakan politik. Tidak boleh mengganti menteri karena desakan eksternal. Itu harus dipisahkan dan semuanya kembali kepada leadership seorang pres-
iden,” kata Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Publik (PSHK), Ronald Rofiandri di Jakarta, kemarin. Selain tim ekonomi yang santer disebut, Ronald mengakui bidang hukum juga mendapat sorotan untuk dievaluasi seperti Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly yang dituding banyak membuat keputusan kontroversial seperti penerbitan Surat keputusan untuk
Partai Golkar dan PPP. Menurut Ronald, sebenarnya di luar konteks konflik Partai Golkar dan PPP, kinerja Menkum HAM Yasonna Laoly lebih baik, meski banyak isu-isu persoalan hukum yang bermuara ke Kementerian Hukum dan HAM. Begitu juga dengan kinerja legislasi pemerintah, yang menurut catatannya ada sekitar 20-an RUU yang menjadi prioritas tahun 2015. Secara garis besar, Ronald menilai, kinerja Menkum HAM sudah memenuhi Nawacita yang dicanangkan Presiden Jokowi. ‘’Jadi itu prestasi Menkumham yang berbasis kinerja, dan bukan karena de-
sakan politik,” katanya. Pengamat politik Lely Arriane mengakui ada desakan perombakan kabinet yang didasari muatan politis seperti yang disuarakan sejumlah politisi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP). Di saat kepentingannya terganggu dan tidak sejalan, KMP menganggapnya sebagai lawan yang perlu disingkirkan. ‘’Jadi penilaian terhadap Laoly yang dipenuhi subjektivitas politik itu tidak fair,” katanya. Di tempat terpisah, Menkum HAM Yasonna Laoly mengklaim selama ini dirinya banyak melakukan perubahan. (har)
Fuad Amin Diadili JAKARTA - Pengadilan Tipikor menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi dan pencucian yang menjerat mantan Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Fuad Amin. Berdasarkan dokumen yang diperoleh, Fuad Amin didakwa melakukan korupsi dalam bentuk penyuapan senilai Rp 18,50 miliar dan melakukan pencucian uang ratusan miliar rupiah dalam berbagai tahap dan bentuk. Dalam dokumen, Pria kelahiran Madura, 66 tahun tersebut didakwa JPU KPK dengan tiga dakwaan dalam bentuk subsidairitas. Dalam dakwaan pertama, Fuad Amin selaku Bupati Bangkalan hingga menjadi Ketua DPRD,selaku penyelenggara negara menerima uang secara bertahap yang seluruhnya berjumlah Rp 18,50 miliar dari Direktur Human Resourch Development Antonius PT Media Karya Sentosa, bersama-sama dengan Sardjono (Presdir PT MKS), Sunaryo Suhadi (Managing Director PT MKS), Achmad Harijanto (Direktur Teknik PT MKS) dan pribadi Wardojo, karena telah mengarahkan tercapainya perjanjian konsorsium dan perjanjian kerjasama antara PT MKS dan PD Sumber Daya, serta memberikan dukungan untuk PT MKS kepada Kodeco Energy. Co.Ltd,terkait permintaan penyaluran gas alam ke Gili Timur. Penyuapan tersebut terjadi saat Direksi PT MKS mengajukan permohonan untuk mendapat alokasi gas bumi di Blok Poleng Bangkalan kepada Kodeco. (wnd)
Pimpinan DPR Dukung
Perombakan Kabinet
Suluh Indonesia/ant
BAP DIKEMBALIKAN - Aspidum Kejati Sulsel, Muhammad Yusuf memberi keterangan terkait berkas perkara pemalsuan dokumen Ketua Non Aktif KPK Abraham Samad di Kejati Sulsel di Makassar, kemarin. BAP Abraham Samad dikembalikan Kejati Sulsel ke pihak Polda Sulselbar karena berkas tidak lengkap.
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendukung apabila Presiden Jokowi melakukan evaluasi dan perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja. ‘’Evaluasi tentunya harus dilakukan jika presiden menilai kinerja para menterinya tidak bisa berjalan sesuai yang diharapkan dan supaya pemerintahan bisa berjalan lebih efektif dan bermanfaat untuk terjadinya upaya perbaikan,” katanya di Jakarta, kemarin. Dia mengatakan, pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan hak prerogatif presiden. “Penilaian objektif bahwa menteri adalah pejabat yang diangkat dan diberhentikan berdasar pada hak prerogatif presiden,” katanya.
Di samping hak, presiden juga memiliki kewajiban untuk mengevaluasi kinerja para menterinya. “DPR mendukung pemerintah untuk melakukan itu agar pemerintah berjalan lebih baik termasuk jika harus me-’reshuffle’ kabinet,” katanya. Dari pengalaman dirinya maupun anggota-anggota DPR saat ini sebagai mitra pemerintah, banyak menteri karena baru di pemerintahan dan tidak berpengalaman tidak bisa cepat melakukan penyesuaian. Ketidakcepatan penyesuaian itu mungkin disebabkan oleh keterbatasan kemampuannya untuk menyesuaikan diri. ‘’Terhadap para menteri yang seperti ini ‘reshuffle’ pantas dilakukan,” katanya. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Kamis 7 Mei 2015
2
Kilas Razia Unggas UPAYA mencegah penyakit flu burung atau Avian Influenza (A1) terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat dengan menggelar razia unggas di pemukiman warga. Sekitar 100 ekor ayam dan burung dara diamankan petugas Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat beserta aparat Kecamatan Senen, saat menggelar razia di bantaran Kali Ciliwung, Jalan Jamrut, Kenari, Kecamatan Senen, kemarin. Selain itu, puluhan kandang ayam yang terbuat dari kayu dan triplek juga dibongkar petugas. KasudinKelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat, Muljadi mengatakan, penertiban ini dilakukan karena banyaknya laporan dari warga yang merasa terganggu dengan aktivitas peternakan ayam dan burung dara di lingkungan tempat tinggal mereka. (kmb)
420 Botol Miras Disita RAZIA minuman keras (miras) kembali dilakukan. Kali ini, razia dilakukan di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (6/5). 40 personel gabungan Satpol PP, TNI/Polri dikerahkan untuk menyisir Kelurahan Cilincing, Kalibaru, dan Semper Barat di Kecamatan Cilincing tersebut. Hasilnya, 420 miras berbagai merek disita petugas. “ Mirasnya kita sita. Sedangkan pedagangnya harus membuat pernyataan tidak akan menjual lagi”. Camat Cilincing, Wawan Budi Rohman mengatakan, pihaknya melakukan penyitaan terhadap botol-botol miras tersebut karena melanggar Perda No 7 tahun 2008 tentang Ketertiban Umum. “Mirasnya kita sita. Sedangkan pedagangnya harus membuat pernyataan tidak akan menjual lagi,” tegasnya, Rabu (6/5). Selain operasi rutin, kata Wawan, razia yang dilakukan juga sebagai antisipasi maraknya peredaran miras di wilayah Kecamatan Cilincing. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
PENGGEREBEKAN PABRIK KERUPUK JENGKOL - Petugas kelurahan dan aparat kepolisian menggerebek pabrik kerupuk jengkol yang diduga mengandung borax di Cengkareng, Jakbar, kemarin. Dalam penggerebekan tersebut petugas membawa barang bukti borax dan sample kerupuk jengkol untuk dibawa ke badan pengawas obat dan makanan.
Ahok Tak Keberatan
Ditemukan Mortir WARGA dan sejumlah pekerja pembangunan renovasi showroom penjualan mobil di Jl RA Kartini, Cilandak, Jakarta Selatan dikejutkan dengan penemuan sebuah mortir. Diperkirakan, mortir itu telah terkubur di dalam tanah selama 30 tahun. Kompol M Safi’i, Kapolsek Cilandak, kemarin mengatakan, ada laporan penemuan mortir oleh tukang yang sedang menggali untuk pondasi pagar. Lalu langsung kita lakukan pengecekan ke sini. Dikatakan Safi’i, dari keterangan saksi, mortir tersebut ditemukan di kedalaman sekitar satu meter. “Saat menggali dengan kedalaman sekitar satu meter tiba-tiba pacul salah satu pekerja terhambat benda keras. Saat diperjelas dan digali lebih dalam ternyata mortir,” katanya. Sekitar pukul 11.00, tim Gegana dari Polda Metro Jaya tiba di lokasi. Mereka mengamankan titik ditemukannya mortir tersebut. Dengan perlahan, tim mengidentifikasi mortir buatan tahun 1984 tersebut. (kmb)
APTB Batasi Layanan JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak keberatan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB) hanya beroperasi sampai koridor perbatasan Transjakarta. ‘’Kalau memang itu sudah menjadi pilihan mereka (para operator APTB), ya sudah, tidak apa-apa hanya beroperasi sampai per-
batasan,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta, kemarin. Sebagai kompensasi atas pembatasan layanan APTB tersebut, pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu pun memastikan pihaknya akan menambah jumlah armada bus Transjakarta. ‘’Makanya, saya bilang juga tidak apa-apa kalau APTB cuma beroperasi sampai perbatasan. Bulan Juni
2015, armada-armada bus Transjakarta yang baru pasti akan tiba di Jakarta,” ujar Ahok. Dengan demikian, mantan Bupati Belitung Timur itu menuturkan tidak akan terjadi penumpukan penumpang yang dikhawatirkan akan terjadi di halte-halte perbatasan Transjakarta. Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta akan melarang
APTB untuk menggunakan jalur khusus bus Transjakarta (busway) apabila para operatornya menolak bergabung dengan PT Transjakarta. Berdasarkan hasil rapat yang terakhir digelar pada awal April 2015 antara Dishubtrans DKI, PT Transjakarta, Organda DKI dan operator APTB, pihak Dishubtrans hanya memberikan dua opsi kepada Organda dan
operator. Opsinya, yaitu APTB dapat beroperasi seperti yang sudah dijalani selama ini dan harus mengangkut penumpang yang pindah dari busway ke APTB tanpa ada kompensasi pembayaran dari Pemprov DKI atau PT Transjakarta, namun Standar Pelayanan Minimum (SPM) APTB harus sama dengan Transjakarta. (kmb)
DKI Terapkan
UN Online Secara Bertahap PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan DKI akan meningkatkan partisipasi sekolah-sekolah di ibukota dalam penerapan Ujian Nasional (UN) dengan sistem Computer Based Test (CBT) atau UN online secara bertahap. ‘’Kami akan lebih meningkatkan partisipasi sekolah untuk mulai menerapkan sistem UN CBT secara
bertahap di tahun-tahun mendatang,” kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budhiman di Jakarta, kemarin. Menurut dia, penerapan UN CBT di tingkat SMP dan SMA masih berada dalam tahap rintisan, sehingga tidak ada paksaan bagi sekolahsekolah di Jakarta untuk menerapkan kebijakan tersebut dalam pelaksanan UN tahun ini. ‘’Pemilihan sekolah yang
menerapkan UN CBT berada di tangan Kemdikbud. Sedangkan, Dinas Pendidikan DKI hanya memfasilitasi sekolahsekolah yang siap melaksanakan UN CBT,” ujar Arie. Sebetulnya, dia menuturkan saat ini sudah cukup banyak sekolah tingkat SMP dan SMA yang sudah siap menerapkan UN online, namun masih ada sekolah-sekolah yang meragukan tingkat ke-
suksesan sistem CBT tersebut. ‘’Oleh karena itu, sebagian besar sekolah yang sudah siap itu masih menunggu hasil evaluasi pelaksanaan UN online tahun ini. Namun meskipun masih tahap rintisan, pelaksanaan UN online sudah lebih baik, efisien dan dapat meningkatkan literasi IT para siswa,” tutur Arie. (kmb)
Wagub Djarot Minta
BPAD Rawat Jantung Jakarta JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DKI merawat dengan baik “jantung” Ibu Kota, yaitu arsip-arsip penting dan bersejarah milik pemerintah. ‘’BPAD memegang ‘jantungnya’ DKI. Kalau mau Ibu Kota sehat dan kuat, harus dirawat dengan baik,” kata Djarot dalam kunjungan kerja ke BPAD di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 1, Pulogadung, Jakarta, kemarin. Dia meminta para pegawai BPAD merawat arsip-arsip dengan baik, karena semakin tua semakin ringkih pula keadaan dokumen tersebut. ‘’Merawat arsip itu seperti merawat bayi, harus hati-hati karena sangat rentan rusak,” kata dia. Menurut Djarot, seluruh harta kekayaan milik DKI Jakarta ada di dalam arsip-arsip yang disimpan oleh BPAD. ‘’Semua surat resmi dari aset-aset milik pemerintah DKI Jakarta ada di BPAD,” ujar dia. Lebih lanjut, Djarot menekankan pentingnya adanya sebuah negara ataupun pemerintahan memerhatikan arsip. ‘’Pemerintahan sebuah wilayah atau negara dapat dinilai dari kepedulian terhadap arsip. Jika penataan arsip rapi, aman dan lengkap, dapat disimpulkan negara tersebut disiplin, tertib dan makmur,” tutur Djarot.
Dalam kesempatan itu Djarot juga memuji para pegawai BPAD yang dinilainya adalah orang-orang terpilih yang memiliki kejujuran dan integritas. ‘’Anda semua memiliki tugas yang mulia, yaitu menjaga ar-
sip dan dokumen-dokumen penting bersejarah. Tanpa kejujuran dan integritas, mustahil pekerjaan itu bisa terlaksana dengan baik,” tutur dia. Sementara itu Kepala BPAD Tinia Budiati mengapresiasi ke-
datangan Wakil Gubernur DKI ke kantornya, yang merupakan kunjungan pertama pimpinan tertinggi Ibu Kota ke BPAD. ‘’Kunjungan ini memberikan semangat bagi kami,’’ kata Tinia. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
VONIS FARIS FM - Musisi Fariz Rustam Munaf alias Fariz RM berjalan menuju ruangan untuk mengikuti sidang dengan agenda pembacaan putusan (vonis) di PN Jaksel, kemarin. Dalam sidang kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika tersebut Fariz RM divonis 8 bulan penjara dikurangi masa tahanan.
Cegah Premanisme
Sudinsos Jakut Gandeng Polisi SUDIN Sosial Jakarta Utara siap bersinergi dengan jajaran kepolisian untuk mencegah premanisme.
Suluh Indonesia/ant
FLYOVER PERMATA HIJAU - Pekerja menyelesaikan pembuatan tiang jembatan layang (fly over) Permata Hijau, Jakarta, kemarin. Pembangunan jembatan yang menggunakan dana APBD DKI Jakarta 2015 sebesar Rp 131 miliar itu untuk mengurangi kemacetan dan angka kecelakaan di daerah itu.
Hal ini sebagai tindak lanjut pasca digelarnya razia preman yang berhasil mengamankan 91 preman di wilayah hukum Polres Metro Jakut. Kepala Sudin Sosial (Sudinsos) Jakarta Utara, Ucu Rahayu mengatakan, siap bersinergi dengan kepolisian agar dapat menciptakan suasana keamanan dan ketertiban di masyarakat. “Polisi minta bantu kita untuk melihat lebih jauh lagi. Preman itu bukan kategori PMKS, cuma keberadaan mereka terkadang meresahkan. Kalau preman itu nanti bisa saja kita kerjasama dengan Polres, misalnya dibantu dulu sementara untuk di panti,” ujar Ucu di Jakarta, kemarin.
Ucu Rahayu Sebelum dilakukan pembinaan, Sudin Sosial terlebih dahulu akan melakukan assessment atau penilaian untuk
menakar potensi para preman agar kemudian mudah diarahkan agar lebih baik. ‘’Mengubah sikap mental seseorang tidak mudah, apalagi kalau punya latar belakang lingkungan, tempat tinggal yang pola pikirnya seperti itu (premanisme),” kata Ucu. Ditambahkan Ucu, tingkat kemiskinan yang tinggi dan sektor-sektor pekerjaan menjadikan Jakatrta Utara rawan premanisme. ‘’Di Jakarta Utara tingkat kemiskinan atau masyarakat tidak mampunya paling tinggi se-Jakarta. Banyak sektor pekerjaan yang membuka peluang mereka untuk menjadi preman. Yang paling gampang jadi preman itu ya di Jakut,” tandasnya. Untuk diketahui, praktek premanisme terjadi di manamana dan keberadaan para preman itu telah meresahkan masyarakat. Ini terjadi bahwa dalam aksinya mereka acapkali bertindak brutal. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Kamis 7 Mei 2015
3
Kabareskrim Janji
Pecat Polisi Terima Suap JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Polisi Budi Waseso menegaskan pihaknya tidak segan-segan untuk menindak anggota polisi berinisial PN yang terlibat dalam dugaan pemerasan terhadap bandar narkoba di Bandung. ‘’Kami konsisten dan konsekuen dalam penanganan masalah ini. Kalau ada anggota saya yang melakukan pelanggaran, kami tindak. Kan kita mau polisi bersih,” kata Budi Waseso di Jakarta, kemarin. Saat ini, menurut Budi Waseso, PN sedang diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri. ‘’Sekarang diperiksa di Propam. Untuk pidananya saya akan tangani, bisa saja ancamannya pecat,”
katanya. PN yang berpangkat AKBP merupakan anggota Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri. PN diduga telah menerima suap sebesar Rp3 miliar dari seorang bandar narkoba saat bertugas. Kasus tersebut berawal dari upaya pengungkapan narkoba yang dilakukan PN bersama anak buahnya di sebuah diskotik di Bandung. Ketika hendak menangkap seorang bandar narkoba dan menyita barang bukti narkoba, bandar tersebut mencoba menyuap PN agar kasusnya dihentikan. Sang bandar pun berniat akan memberikan Rp5 miliar kepada PN dengan cara bertahap. Awalnya
PN menerima Rp3 miliar. Namun ketika bandar itu hendak memberikan Rp2 miliar sisanya, bandar itu malah melaporkan tindak pemerasan yang dilakukan PN tersebut karena kesal mengetahui kasusnya tetap diproses meski telah memberikan uang suap. Selanjutnya anggota Pengamanan Internal (Paminal) Mabes Polri langsung menangkap PN. Sementara terkait apakah PN meminta uang atau ditawari uang oleh bandar narkoba, Waseso mengatakan hal itu masih diselidiki. ‘’Namanya juga ‘legolego’(tawar-menawar,red) di lapangan bisa saja. Sampai saat ini kita belum tahu siapa menawarkan,’’ katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
HASIL KONGRES - Menkumham Yasonna H Laoly (kiri) menerima dokumen hasil keputusan Kongres IV PDIP di Bali yang diserahkan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (kedua kanan) didampingi Wasekjen Ahmad Basarah (kanan) di Kemenkumham, Jakarta, kemarin. PDIP mendaftarkan seluruh hasil keputusan Kongres terkait perubahan AD/ART Partai.
Revisi UU Parpol
Reshuffle Kabinet
Bisa Timbul Kegaduhan JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan munculnya wacana revisi terhadap Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dan UU Pemerintah Daerah bisa timbul kegaduhan politik baru. ‘’Hal itu juga menganggu konsentrasi semua pihak, khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dengan padatnya pena-
hapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang harus tepat waktu,” kata Tjahjo melalui pesan singkatnya di Jakarta, kemarin. Pada awal pembahasan Panitia Kerja Rancangan UndangUndang, kata Mendagri, pemerintah setuju dan mendukung usul Komisi II (Bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur
Negara, Agraria, dan Komisi Pemilihan Umum) DPR RI untuk adanya beberapa poin revisi yang salah satunya adalah penguatan KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setelah penerbitan dua undang-undang tersebut. Yang dimaksud Tjahjo adalah UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi Undang-Undang dan UU No.2/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah Menjadi Undang-Undang. Kedua UU itu, kata Tjahjo
yang pernah sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, pada prinsipnya pemerintah menjaga kemandirian KPU sebagai penyelenggara pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Di samping itu, harus menjaga kemandirian dan hak KPU dalam menyusun Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). (ant)
Suluh Indonesia/ant
DATANGI OMBUDSMAN - Penyidik KPK Novel Baswedan (kiri) didampingi penasihat hukum Muji Kartika Rahayu (kanan) menyerahkan laporan pengaduan soal tindakan sewenang-wenang penyidik Bareskrim Polri ke Komisioner Ombudsman di Jakarta, kemarin. Pelaporan ini menyangkut proses penangkapan, penahanan, dan penggeledahan penyidik Bareskrim Polri terhadap Novel terkait dugaan kasus penganiayaan yang mengakibatkan seseorang meninggal pada tahun 2004.
Pengaduan Novel
Ombudsman Bentuk Tim Khusus OMBUDSMAN Republik Indonesia akan membentuk tim khusus untuk menginvestigasi laporan dugaan maladministrasi dalam penangkapan, penahanan, penggeledahan dan penyitaan yang dialami penyidik KPK Novel Baswedan oleh Bareskrim Polri. Komisioner Bidang Penyelesaian Laporan Pengaduan Ombdusman Budi Santoso di Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya akan membentuk tim khusus untuk pelaporan ini, timnya hampir sama dengan tim Pak BW (Bambang Widjojanto) dan kita baru akan secepatnya untuk bertemu membicarakan dan mendiskusikan tahapannya. Hari ini Novel datang bersama dengan tim kuasa hukumnya dari Tim advokasi antikriminalisasi (TAKTIS) untuk melaporkan sembilan orang dari Bareskrim Polri dengan sembilan bentuk dugaan maladministrasi saat menyidik Novel dalam kasus dugaan penganiayaan berat hingga menghi-
langkan nyawa pencuri sarang burung walet di Bengkulu pada 2004. ‘’Kita harus percaya lah (Ombudsman). Mau percaya ke siapa lagi kalau bukan ke aparatur yang ada? Penjelasan dan lain hal akan dijelaskan kuasa hukum,” kata Novel singkat. Menurut Budi ada sejumlah hal yang dilaporkan oleh Novel dan kuasa hukumnya. ‘’Beberapa momentum yang menurut mereka Pak Novel dan timnya perlu untuk dilaporkan dan ditindaklanjuti Ombudsman adalah dalam proses penangkapan, akses bantuan hukum yang dihambat, terkait penahanan, penggeledahan, penyitaan dan terkait rekonstruksi. Saya sendiri terus terang belum bisa memastikan ti-
Budi Santoso tik-titik mana yang kita bisa masuk,” ungkap Budi. Namun ia mengaku bahwa karena tempat kejadian perkara yang terletak di Jakarta dan Bengkulu maka membutuhkan tenaga dan waktu ekstra. ‘’Apakah kita perlu ke Bengkulu akan kami bahas di dalam pembicaraan di tingkat tim. Soal waktu investigasi juga agak
susah memprediksi karena ‘locus delicti’-nya sampai ke Bengkulu. Kalau tim memutuskan ke Bengkulu juga perlu waktu tambahan,” jelas Budi. Sehingga Ombudsman belum membuat kesimpulan awal mengenai pelaporan tersebut. ‘’Kita harus memverifikasi. Ini baru dari satu pihak jadi perlu klarifikasi ke pihak terlapor sesegera mungkin, jadi kesimpulan maladministrasi dari kita belum ada,” tambah Budi. Meski ada 9 polisi yang dilaporkan termasuk Kepala Bareskrim Komjen Pol Budi Waseso dalam kasus ini, Ombudsman mengaku tidak gentar memeriksa pihak Polri. ‘’Ombudsman punya MoU dari masa Pak Timur Pradopo sampai juga dengan Pak Sutarman dan masih ada dua tahun lagi yang salah satu pasalnya mewajibkan pihak kedua (Polri) memberikan penjelasan, keterangan, dokumen dalam rangka menjelaskan kewenangan tugas dan fungsinya. (son)
Wacana Eksternal Istana DEPUTI IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Staf Kepresidenan Eko Sulistyo menegaskan reshuffle kabinet sampai saat ini masih menjadi wacana eksternal di lingkungan Istana. Menurut Eko, Reshuffle kabinet masih menjadi wacana eksternal istana. Ia mengatakan jika pun ada rencana itu Presiden memiliki orang-orang terdekat yang siap menghimpun saran dan masukan dari manapun. Eko menambahkan pihaknya sendiri akan memberikan masukan dalam kerangka titik mana yang perlu diperbaiki. ‘’Kantor Presiden tidak memberikan masukan untuk menilai kinerja menteri justru kita memberi masukan dalam kerangka misalnya titik mana ada proses koordinasi antara kementerian yang kurang baik, kita lakukan proses itu ‘the bottle necking’,” kata Eko Sulistyo. Ia menegaskan ada sejumlah prosedur yang harus diikuti untuk mengevaluasi kinerja kementerian dan lembaga. Namun untuk soal reshuffle, Eko menegaskan Presiden akan membuka mata dan telinga lebar-lebar untuk menampung masukan dari manapun. Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengisyaratkan akan ada pergantian posisi menteri, tapi tidak menjelaskan kapan waktunya. JK menyampaikan ¿ada beberapa menteri yang kinerjanya jauh dari yang diharapkan, sehingga reshuffle perlu dilakukan. Nantinya posisi itu akan diisi kandidat yang benarbenar memiliki kemampuan di bidangnya. Isu reshuffle santer
Eko Sulistyo diberitakan akan dilakukan sekitar 3 bulan mendatang atau menunggu Lebaran. Bahkan ada beberapa menteri yang diisukan diganti, antara lain Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdjianto, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel. Sementara itu, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto menilai pergantian menteri di kabinet kerja terlampau cepat jika dilakukan di masa enam bulan pemerintahan Jokowi-JK. ‘’Kalau enam bulan terlalu cepat, apalagi belum setahun. Pemerintahan kan waktunya lima tahun,” kata Wiranto. Meskipun demikian Wiranto menekankan partainya menyerahkan masalah perombakan kabinet kepada Presiden Jokowi, sebagai orang yang memiliki kewenangan dalam pergantian menteri. ‘’Perombakan itu hak presiden, beliau punya pertimbangan dan penilaian sendiri, tak perlu mencampuri,” ujarnya. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Kamis 7 Mei 2015
4
Polres Bogor
Temukan Ladang Katinon CIBINONG - Kepolisian Resor Bogor menemukan ladang tanaman Katinon atau Ghat yang ditanam tersembunyi di lahan seluas 500 meter terletak di belakang sebuah Vila Sinar Berlian Mandiri milik Hamid Al Muhdor, di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Puncak. ‘’Selama satu pekan kami melakukan penyelidikan dan pemantauan untuk mengungkap keberadaan ladang Katinon ini,” kata Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Yuni Purwanti di Bogor, kemarin. AKP Yuni mengatakan, di lokasi penemuan tersebut terdapat 600 batang Katinon yang diperkirakan sudah ditanam selama lebih dari satu
tahun. Belum diketahui siapa pemilik dari tanaman yang termasuk dalam psikotropika golongan A tersebut. ‘’Pihak yang sudah kita periksa, Iskandar penjaga vila,” katanya. Sebagai upaya tegas atas temuan ladang Katinon tersebut, petugas Polres Bogor disaksikan oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Muhammad Iriawan pada saat meninjau lokasi kemarin, langsung mengambil tindakan memunaskan ratusan batang tanaman Ghat dengan cara dicabut. ‘’Sesuai dengan instruksi Kapolda Jawa Barat, kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan menanam tanaman katinon
ini karena termasuk sebagai tanaman psikotropika, agar tidak menanamnya kembali,” kata Yuni. Kasus penemuan ladang Katinon di kawasan Puncak bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya kasus serupa pada Februari 2013 ditemukan ladang Katinon seluas 3 hektar di kawasan Cisarua, Puncak. Katinon mulai dikenal saat penggrebekan artis Raffi Ahmad oleh BNN di kediamannya dan ditemukan narkoba jenis yang sama dengan tanaman tersebut. Tanaman tersebut biasa dikonsumsi oleh turis-turis Timur Tengah yang biasa berlibur di kawasan tersebut. (ant)
Dilema Proyek Tol
Warga Bagai Tak Punya Hak
Suluh Indonesia/ant
TARGET PRODUKSI PADI BANTEN - Sejumlah buruh tani menanam benih padi di daerah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, kemarin. Petani di provinsi Banten mulai menanam benih padi jelang musim kemarau, sementara target padi di Banten saat ini mencapai 0,55 juta ton dan akan ditingkatkan menjadi 1 juta ton.
TANGSEL - Dua tahun dengan nasib digantung bukanlah waktu yang sebentar. Tidak bisa melakukan transaksi jual beli tanah hingga tidak bisa membangun rumah seakan menjadi resiko ratusan warga yang rumahnya terkena proyek tol yang mangkrak. ‘’Ya, dari Kementerian PU sudah menginstruksikan bahwa warga yang sudah didata untuk pembebasan lahan tol dilarang melakukan jual beli tanah,” ungkap Kasie Kesos Kelurahan Serua Indah, Ciputat,
Tangsel Endang Surya di Tangsel, kemarin. Endang Surya mengatakan, tidak hanya melakukan jual beli tanah, wargapun dihimbau untuk tidak membangun rumah yang sudah diukur, karena nantinya yang digunakan sebagai acuan harga adalah bangunan yang sebelumnya sudah diukur oleh Dinas Tata Kota. Endang tak menampik, jika ada beberapa warganya yang masih melakukan jual beli tanah ataupun mendirikan bangunan pasca verifika-
Anggaran Pilkada Depok
Kilas SMPN 4 Tangsel UN Online SMP Negeri 4 Kota Tangsel patut berbangga. Pasalnya, sekolah ini menjadi satu-satunya sekolah tingkat SMP di Provinsi Banten yang menggelar pelaksanaan Ujian Nasional (UN) secara online atau Computer Base Test (CBT). Hal ini tentunya tak lepas dari kesiapan dan fasilitas yang dimiliki dari sekolah ini.Kepala SMP Negeri 4 Kota Tangsel, Rita Juwita kemarin mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 90 unit komputer dengan tiga ruangan. Selain perangkat komputer, mental anak-anak pun sudah siap semua. Lebih lanjut Rita mengatakan, mata pelajaran UN yang diujikan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Pelaksanaan satu hari digelar tiga sift mulai pagi hingga sore hari. Menurut Rita, proses ujian online dapat mempermudah pengerjaan soal sehingga nilainya pun akan baik, guna melangkah ke tingkat selanjutnya.(yud)-Sukses UN berbasis CBT (Computer Based Test). Sementara itu, Hari Mulyadi S.skom, selaku Ketua Tim Proktor (Pengawas dan Pengendali Jaringan Komputer) di SMPN 4 Tangsel mengatakan, pasca lulusnya SMPN 4 dalam verifikasi penyelenggara CBT oleh Pustekkom, persiapan intensif pun mulai dikebut. (nov)
Mencapai Rp 37 Miliar DEPOK - KPU Kota Depok tengah mengajukan dana tambahan sebesar Rp 11,8 miliar dari sebelumnya Rp 37,485 miliar yang sudah disepakati, untuk pelaksanaan pemilukada Desember mendatang. KPU Depok menilai, dana yang dianggarkan sebelumnya dirasa tak cukup. Sebab, angka ini sudah naik dibanding dana Pilkada 2010 yang hanya Rp 33 miliar dan terserap hanya Rp 29 miliar. Komisioner KPU Depok Divisi Logistik, Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Nana Sobarna mengaku dana tambahan sebesar Rp11,8 mil-
iar yang diajukan itu akan dipergunakan untuk pembayaran honor sekitar Rp10 miliar dan sisanya untuk pembelanjaan barang. ‘’Salah satu yang menyerap anggaran cukup besar adalah logistik.” ujarnya di Depok, kemarin. Ia menjelaskan jika nantinya dana tambahan yang diajukan tak disetujui, maka KPU masih berupaya memanfaatkan sejumlah logistik lama, seperti kotak suara, bilik suara dan alat pencoblos bekas Pilpres 2014 yang dianggap masih layak untuk digunakan pada Pilkada 9 Desember 2015. ‘’Langkah pemanfaatan ba-rang bekas
terpaksa dilakukan agat menghemat anggaran yang masih kurang sekitar Rp 11,3 miliar. Kami juga menggunakan kembali logistik Pilpres 2014 lalu yang kondisinya masih layak pakai,” ungkapnya. Selain itu, untuk langkah efisiensi anggaran pihaknya juga berupaya agar hasil pada pilkada nanti, tak menimbulkan sengketa. Salah satunya dengan melakukan transparansi dalam pelaksanaan pilkada dan mengimbau semua pihak dan stakeholder tak melanggar aturan. ‘’Estimasi kami Rp 49,2 miliar itu, sudah termasuk dua putaran,’’ katanya. (jif)
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
Perda No. 10 tahun 2006. Namun kenyataannya, katanya, banyak sekarang ini pengusaha yang tidak mengantongi IMB tapi sudah mendirikan bangunan. Tindakan itu tentunya merupakan pelanggaran Perda dan petugas terkait dianggap lalai dalam memantau kondisi di lapangan. Bahkan keberadaan bangunan tanpa IMB dianggap kurang pengawasan dari petugas termasuk camat dan kepala desa setempat. Menurut dia, aparat di tingkat kecamatan tidak bisa berkilah bahwa adanya bangunan tanpa IMB merupakan suatu kecolongan, tapi merupakan kelalaian. ‘’Kinerja aparat yang lalai itu harus dibenahi,’’ katanya. (ant)
Kawasan Pendestrian
Suluh Indonesia/ant
KAMPUS IPC CORPORATE - Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Wagub Jabar Dedi Mizwar (kedua kanan), Ketua MPR Zulkifli Hasan (ketiga kanan) dan Ketua DPD Irman Gusman (keempat kanan), meresmikan Kampus Indonesia Port Corporation (IPC) Corporate University di Ciawi, Bogor, kemarin.
Diganti Monumen Kawasan Bebas Rokok
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
TANGERANG - Legislator Kabupaten Tangerang, Banten, menyatakan aparat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sektor restribusi harus dibenahi agar kinerjanya lebih baik dan dapat menambah pendapatan ke kas daerah. ‘’Itu bertujuan menghindari pengusaha untuk melakukan tindakan curang dan bermain dengan oknum,” kata Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang, Dahyat Tunggara, di Tangerang, kemarin. Dahyat mengatakan, sebagai contoh pengusaha yang membangun pabrik, perumahan dan gudang, maka mereka diwajibkan untuk mengantongi Izin Mendirikan Bangunan IMB sesuai
Bukan Untuk Ojek
Tugu Narkoba
ALIANSI Masyarakat Anti-Rokok (AMAR) mengusulkan Tugu Narkoba yang berada di Jalan Solis Iskandar, Kota Bogor, Jawa Barat, dibongkar dan menggantinya dengan monumen atau tugu Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
SKPD Menghasil Retribusi
Saatnya Dibenahi
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
Pabrik Timah Tanpa Izin BADAN Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan peninjauan ke lokasi pabrik peleburan timah tanpa izin di Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji. Kabid Hukum dan Informasi BLHD Pemkab Tangerang Ahmad Syah, di Tangerang, kemarin mengatakan, pihaknya memeriksa dan memantau terkait Perda No.2 tahun 2010 tentang Pengawasan dan Pengendalian Lingkungan Hidup. Ahmad mengatakan, upaya itu dilakukan karena pengusaha pabrik tersebut dianggap mengabaikan faktor lingkungan sehingga menjadi tercemar. Pernyataan itu terkait tindakan aparat Kecamatan Pakuhaji yang menutup sementara pabrik rumahan peleburan timah dan plastik karena dianggap meresahkan warga sekitar akibat terjadinya kerusakan lingkungan. Pabrik itu berada di bantaran Kali Cisadane dan sejumlah pohon di sekitar lokasi mati karena panas dari proses pembakaran timah. Pemilik pabrik rumahan itu juga tidak mengantongi izin dari instansi terkait. (ant)
si data. Untuk itu dia tidak menjamin akan adanya penggantian dengan bangunan yang baru. ‘’Kalau dulu petugas mencatat tidak ada bangunan, lalu tiba-tiba ada bangunan maka tidak dijamin diganti,” imbuhnya. Pada saatnya pembayaran nanti, sambung Endang, maka yang diganti rugi adalah pemilik yang didata pada saat verifikasi. ‘’Jadi kalaupun sudah terlanjur dijual, maka pemilik pertama akan menerima ganti rugi,’’ katanya. (nov)
Presedium AMAR Ace Sumanta, di Bogor, kemarin mengatakan, tugu Narkoba sudah lama dibiarkan terbengkalai dan tidak terawat, tidak ada artinya lagi. Daripada dibiarkan, lebih baik diganti menjadi Tugu KTR. Usulan untuk mengganti Tugu Narkoba menjadi Tugu KTR telah disampaikan oleh Ace dalam rapat teknis persiapan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2015 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan bersama Satgas KTR. Menurut Ace, kehadiran Tugu KTR sebagai perlambang perjuangan dan semangat Pemerintah Kota Bogor dalam mewujudkan kawasan tanpa rokok melalui penerbitan Perda Nomor 12 Tahun 2009 ten-
tang KTR. ‘’Tugu ini bisa menjadi monumen Kota Bogor konsen mewujudkan kawasan tanpa rokok,” katanya. Ace menilai keberadaan Tugu Narkoba saat ini sudah tidak layak lagi, selain kondisi fisiknya yang tidak terawat dan bentuknya perlu untuk direnovasi, agar terlihat lebih baru dan membawa pesan perjuangan narkoba. Ia mengatakan Tugu Narkoba yang berada di persimpangan Jalan Raya Solis Iskandar, Kedung Halang dibangun tahun 1986 oleh dua organisasi kepemudaan Kabupaten Bogor yakni KNPI dan Briganti atau Brigadir Anti Narkotik. ‘’Dulu wilayah Kedung Halang merupakan daerah administrasi Kabupaten Bogor, karena
ada pemekaran kini menjadi wilayah teritorial Kota Bogor,” katanya. Ia menyebutkan, patung Narkoba dibuat sebagai semangat perjuangan pemuda Bogor kala itu dalam memerangi narkoba. Hal ini terlukis pada patung yang memperlihatkan seorang remaja memegang obor, dan memijak jaruk suntik yang sudah patah. ‘’Obor melambangkan harapan dan semangat juang pemuda dalam memerangi narkoba yang dilihat dari jarum suntik yang patah dipijak,” katanya. Ace yang juga Ketua Forum Masyarakat dan Sejarawan Bogor, menilai Tugu Narkoba yang ada di Bogor merupakan tugu narkoba pertama yang ada di Indonesia. (ant)
BOGOR – Pemkot Bogor akhirnya bertindak tegas dengan mensweeping dan menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini kucing-kucingan melakukan aktivitas jualan di kawasan pedestrian, di Jalan Nyi Raja Permas dan Jalan Kapten Muslihat atau di sekitar stasiun Bogor. Tidak hanya PKL, para petugas dari Satpol.PP, DLLAJ dan Kepolisan setempat itu juga menertibkan sejumlah pengemudi angkot, becak dan sepeda motor (ojeg) yang selama ini mangkal di kawasan tersebut. ‘’Sebagaimana yang telah ditetapkan, bahwa kawasan pendestrian ini dibuat bukan untuk PKL, becak dan lainnya. Tapi ka-
wasan ini memang dikhusunya sebagai fasilitas umum bagi para pejalan kaki,” kata Kepala Satpol.PP Kota Bogor, Eko Hadi Prabowo, di lokasi pendestrian, kemarin. Keberadaan PKL, becak dan ojeg di wilayah tersebut jelas telah mengggu ketertiban umum, dan membuat kawasan percontohan pendestrian di Kota Bogor itu terlihat kumuh dan semrawut. “Kondisi ini makin diperparah dengan masih adanya beberapa angkot yang ngetem di kawasan ini,” sesalnya. Eko mengaku, untuk mensterilkan sekaligus menjaga kawasan pendestrian ini agar sesuai sebagai mana fungsinya maka pihaknya akan rutin melakukan patrol. (bas)
Suluh Indonesia/ant
BATU AKIK LAUT - Perajin batu akik Sofyan membentuk batu akik pesanan pembeli di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, kemarin.
pini
Suluh Indonesia, Kamis 7 Mei 2015
F OKUS Pilkada, Upaya Perbaikan Sistem Terdahulu EBAGAI negara dan bangsa yang memilih demokrasi sebagai sistem perekrutan dan pengelolaan kepemerintahan, tentu kita bangga apabila bulan Desember mendatang telah disepakati adanya pilkada serentak di Indonesia. Keputusan melaksanakan pemilihan kepala daerah secara serentak itu bagus, positif dan berguna. Dinilai demikian karena memberikan manfaat banyak bagi negara dan masyarakat. Sistem itu akan menyingkat waktu pilkada, tidak “bertebaran” di beberapa tahun, juga mengirit biaya dan harus diakui meminimalkan konflik sporadis. Artinya memperkecil kemungkinan keterhubungan konflik antarwilayah. Di zaman komunikasi yang demikian canggih sekarang, menyebar ketidakpuasan secara mudah dapat dilakukan dengan berbagai perangkat elektronik yang ada. Tentu juga adanya pilkada serentak ini merupakan koreksi terhadap pelaksanaan pilkada-pilkada sebelumnya. Dengan demikian, bisa kita katakan bahwa pilkada serentak bulan Desember nanti merupakan hasil dialektika, pilihan-pilihan yang lebih baik dibanding sebelumnya. Dan tentu saja berguna bagi negara dan bangsa. Pada konsep pelaksanaan itu, ada hasil pergulatan pikiran, hasil pertimbangan dan sebagainya yang merupakan olah otak manusia. Kita harus menghargai ini sebagai sebuah hasil akal budi. Namun, tetap kita tahu bahwa sebagai sebuah kegiatan sosial yang berdimensi politik, pilkada serentak ini merupakan yang pertama kalinya. Belum pernah di masa reformasi ada model pilkada serentak seperti itu. Mungkin akan tetap ada kelemahan. Tetapi tentu akan kita perbaiki ke depan nanti. Kita juga tahu bahwa pilkada kali ini tetap memakai sistem pemilihan langsung oleh masyarakat, tidak sistem perwakilan yang memungkinkan anggota DPRD melakukan pemilihan kepala daerah. Hasil pemikiran yang sebelumnya sempat kontroversial, haruslah kita hargai juga. Dengan konteks demikian, para politisi haruslah mampu menilai apa makna dan bagaimana pergulatan yang melatarbelakangi keputusan pilkada langsung tersebut. Politisi tidak boleh mencederai, dalam arti membikin onar dan berkonflik menyambut hasil pemikiran ini. Mengapa kita katakan demikian? Riuh rendah pengelompokan partai politik, termasuk juga adanya perpecahan di antara partai politik besar ini berpotensi membikin konflik di arena pilkada. Bukan tidak mungkin akan ada alih calon apabila dari partai yang berkonflik kalah di pengadilan, lantas calonnya ini menyeberang ke partai lain yang sudah mempunyai calon potensial. Atau mungkin juga ada yang melakukan gangguan-gangguan kepada rivalnya yang menang di pengadilan. Ini merupakan potensipotensi besar yang menghasilkan konflik dalam pilkada bulan Desember nanti. Apabila kita lihat, Desember kurang dari 7 bulan. Dari sisi politik, ini bukan waktu yang panjang untuk mempersiapkan diri. Calon yang memang benar-benar menginginkan jabatan sebagai kepala daerah, pastilah telah mempersiapkan diri sejak berbulan-bulan lalu, tentu juga dengan biaya ekonomi dan sosial yang besar. Apabila rentang waktu dan biaya tersebut diganggu, wajar kalau pihak yang telah mempersiapkan diri marah dan tidak puas. Maka, mereka-mereka yang mempunyai ambisi besar untuk maju dalam pilkada kali ini harus mempunyai jiwa besar, terutama mereka yang berasal dari partai politik yang kini sedang bersengketa. Sebaiknya, sisa waktu ini bagi calon-calon yang sudah mempersiapkan diri sebelumnya dipakai sebagai ajang memperdalam misi dan mendekatkan diri kepada calon pemilih. Sementara calon dari partai berkonflik, sisa waktu ini dapat dipakai sebagai upaya merenung dan memikirkan langkah apa yang harus dilakukan di masa depan. ***
S
Bang D
el
....Wapres Jusuf Kalla klaim pertumbuhan ekonomi lebih dari 5 persen.
...Rakyat perlu bukti bukan janji ...
5
Potensi Eskalasi Politik Sampai ke Daerah DALAM beberapa minggu ke depan, suasana (partai) politik Indonesia kemungkinan akan panas lagi. Tetapi konflik tersebut akan lebih banyak ada di lingkaran partai politik. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menentukan bahwa hanya partai yang terdaftar di Kemenkum HAM-lah yang akan dapat mengikuti pilkada bulan Desember nanti. Kalau masih ada proses hukum di partai tersebut, maka mereka yang memenangkan perkara dan berkekuatan hukum tetap, terdaftar di Kemenkum HAM yang berhak ikut pilkada. Alternatif kedua, partai-partai yang berkonflik dipersilakan islah sebelum batas pendaftaran peserta tutup pada bulan Juli mendatang. Minggu kedua atau minggu ketiga bulan Mei ini diperkirakan masalah keputusan pengadilan atas partai yang berkonflik akan selesai. Akan tetapi, setelah adanya ketentuan yang dikeluarkan oleh KPU tersebut, dua partai besar di Indonesia, Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), malah tetap “memelihara” konflik besarnya. Masing-masing pihak yang berkonflik tidak mau melakukan islah dan yakin akan kemenangannya di pengadilan. Dengan kondisi seperti ini maka salah satu pihak pasti akan ribut dan mengeluarkan berbagai penyataan yang dapat memancing kegaduhan politik lagi. Bagaimana pun posisi masing-masing kelompok, baik di Golkar maupun PPP, sama-sama kuat dan sama-sama besar. Karena posisi seperti itulah, potensi gaduhnya besar. Mengantisipasi potensi kegaduhan yang akan terjadi, maka haruslah ada beberapa langkah dilakukan. Dari sisi internal partai, masing-masing elite politik harus siap dengan kondisi yang akan terjadi. Paling utama terletak pada mental politik. Yang dimaksudkan dengan mental politik adalah kondisi psikologis para politisi menghadapi berbagai dinamika politik (kekuasaan dan kekuatan). Dinamika tersebut, di samping berbagai argumentasi logis, strategi, kiat, dan persaingan, yang paling utama adalah menerima kekalahan dan kemenangan dalam memperebutkan kekuatan, kekuasaan dan posisi. Yang terakhir inilah paling menentukan kualitas dari seorang politisi tersebut dan memengaruhi dinamika, kualitas partai poltik dan kualitas politik negara selanjutnya. Titik Akhir Dalam kasus partai yang menghadapi masalah hukum, justru inilah poin krusial yang harus dilihat oleh para politisi. Putusan hukum dengan segala prosedur yang dilaluinya, merupakan titik akhir untuk menuntaskan suatu masalah. Ketika partai politik, yang sudah tentu terdiri dari para politisi di dalamnya, memutuskan masuk ke ranah hukum, mereka pasti telah mengetahui kelemahan dan
Oleh I Wayan Sukandya
Bagaimana jika kemudian ada pemikiran untuk melakukan move, melakukan koalisi dengan partai-partai lain di daerah dalam kerangka pilkada tersebut? Kalau memang hal ini dilakukan, ada dua hal yang dapat dikemukakan. kelebihan argumentasi yang diajukan pihaknya. Terhadap kelemahan itu, mereka harus siap menerima kekalahan. Penghormatan kepada putusan hukum (pengadilan) merupakan syarat mutlak bagi seorang politisi karena di sinilah kematangan mentalnya kelihatan. Tertib politik, dan tertib sosial akan dapat dicapai apabila politisi mampu menghargai keputusan hukum. Di dalam tertib sosial dan tertib politik itulah tercipta masyarakat yang stabil dan di dalam stabilitas
sosial tersebut segala pesan-pesan politik akan dapat disampaikan dengan baik. Negara akan menikmati hasilnya. Dengan demikian, pemaparan di atas harus dipahami oleh politikuspolitikus di Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan. Melihat sepak terjang dua partai ini sejak Orde Baru, nampaknya banyak catatan politik yang masih tersimpan, baik sebagai pengalaman maupun sebagai arsip yang dapat dibuka-buka kembali untuk dipel-
ajari, misalnya, tentang bagaimana para sesepuh mereka dulu menyelesaikan konflik. Golkar sebagai organisasi politik paling besar dan telah berusia lebih dari setengah abad seharusnya dapat melakukan hal ini dengan baik. Jadi tidak perlu membikin heboh negara. Sebagai partai politik yang besar, kehebohan Partai Golkar akan ikut menghebohkan negara. Bagaimana jika kemudian ada pemikiran untuk melakukan move, melakukan koalisi dengan partaipartai lain di daerah dalam kerangka pilkada tersebut? Kalau memang hal ini dilakukan, ada dua hal yang dapat dikemukakan. Yang pertama, dari sisi karier politik. Terutama dari partai yang sedang berkonflik, elite-elite yang mencoba berkoalisi atau bergabung dengan partai lain dalam kerangka pemilihan kepala daerah, mempunyai manfaat positif apabila dikaitkan dengan karier politik mereka. Karier politik yang berhenti secara tiba-tiba karena konflik di dalam partai pengusung, memang sangat merugikan bagi politisi bersangkutan dan tidak memberikan akomodasi baik bagi bakat politik politisi bersangkutan. Apalagi misalnya jika dikaitkan dengan berbagai biaya yang telah dikeluarkan politisi tersebut, baik biaya ekonomi maupun biaya sosial. Jadi, akan bagus apabila melakukan koalisi, tentu dengan mematuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh partner koalisi. Akan tetapi, yang kedua, hal seperti ini justru akan dapat memperluas areal konflik menjadi ke daerah-daerah. Mereka yang mempunyai karier politik banyak yang juga yang berlatar ambisi buta, dan memperhitungkan (terutama) biaya ekonomi dan sosial yang dikeluarkan. Potensi koalisi itu berasal dari mereka yang kalah dari partai berkonflik. Justru yang berbahaya ada di sini karena ambisi-ambisi itu kerap datang dari mereka yang kecewa dan tidak dapat melanjutkan karier politiknya. Akibat yang muncul, calon yang telah dipersiapkan oleh partai-partai koalisi sebelumnya, bisa terdesak atau paling tidak terganggu. Keterdesakan dan ketergangguan inilah yang sangat potensial membikin konflik di daerah. Dan seperti biasa, daerah merupakan basis akar rumput yang paling kuat. Kalau basis ini sampai beradu, maka yang muncul adalah konflik horizontal. Pada tataran teoretik, konflik horizontal ini paling sulit dicegah, dampaknya mengendap dan menurun. Karena itulah, yang paling penting adalah bagaimana para politisi tersebut mampu menjaga emosi politiknya agar tetap menjamin stabilitas masyarakat. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Aksi Begal Harus Segera Dibasmi SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya
yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar
Selamatkan Generasi Muda Indonesia dari Kebodohan PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang
sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel
Kesenjangan Dibiarkan Berlarut PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis
dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 7 Mei 2015
6
Timnas Wanita Banyak dapat Pelajaran
Suluh Indonesia/ant
REKOMENDASI TIM SEMBILAN - Empat anggota Tim sembilan Kemenpora, Natalia Soebagio (kedua kanan), Imam B. Prasodjo (tengah), Gatot S. Dewa Broto (kanan) dan Oegroseno (kiri) bersama Sesmenpora Alfitra Salam (kedua kiri) memberikan keterangan pers soal Laporan Akhir Kerja Tim sembilan Kemenpora di Jakarta, Rabu (6/5). Tim sembilan Kemenpora mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada Kemenpora di antaranya Pemerintah harus mendorong PSSI membuka peluang secara objektif melalui tes kelayakan dan kepatutan pada berbagai pihak tertentu yang berpeluang memimpin PSSI.
Temukan Bukti Pengaturan Skor
Pembentukan Tim Transisi
Masih Perlu Waktu JAKARTA - Menpora Imam Nahrawi tampaknya masih berhati-hati dalam memilih serta menunjuk para anggota tim transisi untuk membantu proses jalannya kompetisi dan organisasi pengganti PSSI. “Yang pasti kami sedang mendalami satu-satu, dan harus hati-hati, karena saya tidak ingin penentuan tim transisi yang tidak dikehendaki publik,” ucap Imam kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Bahkan Imam mengaku masih membutuhkan waktu, dan perlu berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk dengan Presiden Joko Widodo. “Pengumuman tim transisi tidak bisa saat ini disampaikan, beri kesempatan kepada kami untuk mendalami, dan menyiapkan langkah-langkah taktis dan praktis selanjutnya, karena kami juga harus menerima masukan dari pihak lainnya termasuk Presiden Joko Widodo,” tuturnya. Seperti diketahui, Menpora ingin membentuk tim transisi usai putusan pembekuan PSSI pada 17 April lalu. Nantinya tim transisi bertugas untuk membantu dalam memfasilitasi proses kompetisi dan pergantian pengurus PSSI. “Saya baru saja bertemu Presiden, dan meminta tata kelola yang lebih baik di sepak bola. Apalagi nantinya tim transisi tidak hanya menjalani kompetisi, namun juga memperbaiki roda organisasi PSSI,” jelas Imam. (pts)
usai menyerahkan berkas hasil kerja kepada Kemenpora di Jakarta, kemarin. Ia menilai kendala tata kelola tersebut sangat penting, baik di dalam internal PSSI bersama klub-klub serta lainnya, dan permasalahan antar lembaga lain, seperti kepolisian, perpajakan dan lainnya. “Semua ini harus dikaji ulang, agar menghasilkan nilai-nilai transparansi yang menjadi keresahan selama ini, sehingga menimbulkan adanya permasalahan pengaturan skor, judi dan lainnya,” papar Imam. Namun kinerja tim sembilan dipertanyakan, mengingat sejak awal mulai dibentuk oleh Menpora Imam Nahrwai, tim sembilan memiliki misi khusus untuk membuktikan adanya pengaturan skor dan judi yang terjadi sepak bola Indonesia, khususnya permasalahan sep-
ak bola gajah antara PSS Sleman dan PSIS Semarang. Bahkan Ketua tim sembilan, Oegroseno mengaku pihaknya tidak bisa membuktikan permasalahan tersebut, karena fokus pada permasalahan organisasi di PSSI. “Kami fokus pada kelembagaan organisasi PSSI, dan itu sudah kami sampaikan kepada Kemenpora,” paparnya. Tercatat Tim sembilan dibentuk dengan menggunakan biaya negara sekitar Rp. 800juta. Dan menghasilkan beberapa masukan diantaranya Mendorong Kemenpora menandatangani nota kesepahaman antara Menpora dengan Kapolri, Pusat Pelaporan Dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK.), Badan Intelkam Mabes Polri, Ditjen Imigrasi serta Ditjen Pembinaan dan Penempatan
dan masuk lima besar Asia. Selain itu Thailand juga ikut Piala Dunia wanita di Kanada,” ujar Rully. Dari tiga pertandingan di Grup A, hanya Laos yang tak terlalu sulit diatasi oleh Timnas Indonesia dengan skor akhir yang tak terlalu telak 2-0. Namun Rully juga masih bangga dengan perjuangan skuat wanitanya yang masih mampu menyarangkan bola ke gawang Thailand. “Di turnamen ini saya tetap bangga kepada para pemain, selain bisa belajar lebih banyak juga bisa menambah pengalaman serta jam terbang mereka di laga internasional seperti ini. Dan yang terpenting, mereka juga bisa cetak satu gol saat lawan Thailand, sementara Laos tidak bisa dan malah kalah lebih banyak dari kami,” ujar Rully. Laos yang berada di Grup A juga gagal lolos ke semi final setelah dibantai Thailand dengan skor akhir 12-0. Sedangkan Australia dan Thailand berhak melanjutkan ke babak semi final berhadapan dengan peraih posisi pertama dan kedua Grup B yang akan bertanding terakhir hari ini. Sedangkan rombongan skuat timnas wanita akan bertolak dari Vietnam ke Tanah Air pada Kamis (7/5). (ant)
PSM Akhirnya Izinkan
Tim Sembilan belum Bisa
JAKARTA - Setelah hampir empat bulan bekerja, namun di akhir masa tugasnya, tim sembilan belum mampu membutikan dugaan pengaturan skor serta perjudian yang dilakukan PSSI, dan hanya bisa mengajukan rekomendasi perbaikan tata kelola kelembagaan. Usulan tersebut disampaikan tim sembilan kepada Kemenpora, setelah menilai kendala yang terjadi dalam permasalahan sepak bola saat ini karena PSSI tidak memiliki tata kelola organisasi yang baik. “Dalam empat bulan kita terus meneliti terkait permasalahan yang terus terjadi di sepakbola Indonesia. Tujuannya untuk mengetahui lembaga berhubungan satu sama lain. Dan kami menemukan banyak kelemahan yang harus diperbaiki,” ucap salah satu anggota tim sembilan, Imam Prasodjo
JAKARTA - Pelatih timnas wanita Rully Nere mengatakan anak-anak asuhnya sudah bermain dengan maksimal dan mendapat banyak pelajaran dalam kejuaraan AFF Women 2015 di Ho Chi Minh City, Vietnam, sejak Jumat (1/ 5) hingga Selasa (5/5). “Benar kami kalah, tetapi kalau melihat dari waktu persiapan kami yang minim hasil itu sudah maksimal.. Banyak pelajaran yang bisa diambil anakanak di pertandingan selama kompetisi,” kata Rully seperti dilansir tim media PSSI di Jakarta, Rabu. Timnas wanita menelan tiga kali kekalahan dalam tiga pertandingan melawan Laos 2-0, Thailand 10-1, dan Australia U-20 7-0 yang berada di grup A. Hasil tersebut membuat Indonesia harus pulang lebih awal dalam kejuaraan yang berlangsung hingga 10 Mei tersebut. “Kami sudah mencoba menerapkan taktik yang sudah saya sebutkan, namun lawan bermain secara tim dan organisasi sangat bagus,” ujar Rully mengomentari pertandingan melawan Australia U-20. Menurut pelatih berdarah Papua tersebut lawan Indonesia di grup A memiliki kelas yang jauh berbeda dengan Timnas Indonesia. “Thailand adalah tim bagus
Tenaga Kerja. Merekomendasikan kepada Menpora melalui BOPI untuk menunda atau tidak menerbitkan rekomendasi penyelenggaraan kompetisi ISL sampai dipenuhinya persyaratan standar pengelolaan organisasi dan standar penyelenggaraan keolahragaan. Khusus dugaan pengaturan skor, Tim Sembilan mendorong Kemenpora untuk menindaklanjuti secara objektif karena akan berdampak signifikan bagi profesionalisme pengelolaan sepakbola nasional seperti yang diatur dalam statuta FIFA. “Tim Sembilan sudah selesai tugasnya. Bahan yang diberikan Tim Sembilan ini akan kami laporan ke Komisi X, ke Presiden dan wakil Presiden serta menteri terkait dan juga FIFA,” ujar Sekretaris Menpora Alfitra Salam. (pts)
Muchlis-Agung Ke Timnas MAKASSAR - Tim PSM Makassar akhirnya memberikan izin bagi dua pemainnya yakni Muchlis Hadi Ning dan Agung Prasetyo untuk mengikuti pelatnas timnas Indonesia persiapan SEA Games 2015 di Singapura. Asisten Pelatih PSM, Assegaf Razak di Makassar, Rabu, mengatakan tim pelatih dan manajemen sebenarnya tidak memberi izin untuk kedua pemain tersebut memperkuat timnas U-23. Namun karena upaya keras tim pelatih timnas menjalin komunikasi sehingga akhirnya diizinkan. “Kemungkinan karena itu (komunikasi yang intens dilakukan tim pelatih timnas) hingga dua pemain PSM dikirim. Keduanya juga sudah meninggalkan tim pagi tadi,” jelasnya. Muchlis Hadi Ning dan Agung Prasetyo merupakan dua diantara 24 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan tahap ke keempat atau terakhir untuk ajang SEA
Games 2015, Singapura. TC timnas U-23 ini digelar di Lapangan Football Plus Arena, Bandung, Jawa Barat, mulai 7 Mei 2015. Dari 24 pemain yang dipanggil rencananya hanya 20 yang akan dibawa pelatih Aji Santoso ke SEA Games 2015, Singapura. Garuda Muda diperkirakan berangkat ke Singapura tanggal 27 atau 28 Mei mendatang Mengenai kesiapan kedua pemain, Assegaf mengakui tak ada persoalan untuk berlaga karena selama di PSM juga terus intens melakukan latihan meski kompetisi telah dihentikan. Menurut dia, tim pelatih memang tidak bisa menahan pemain yang diminta timnas U-23 untuk bergabung dalam pelatnas proyeksi SEA Games Singapura. Apalagi kompetisi juga tidak ada kepastian kapan digulirkan. “Untuk kondisi keduanya cukup bagus karena latihan terus meski kompetisi jeda. Intinya secara fisik dan kesiapan memang kedu-
anya tidak ada masalah,” katanya. Sementara itu, Muchlis Hadi mengaku bersyukur tetap diberikan izin untuk bergabung dalam persiapan timnas berlaga di SEA Games 2015. Di tim Juku Eja, Muchlis memang hanya menjadi pemain pengganti setelah beberapa nama pemain lainnya dinilai lebih berpengalaman pada awal kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau QNB League musim 20152016. Dari dua laga yang dilakoni PSM sebelum liga dihentikan, Muchlis sukses mencetak satu gol dan satu assist untuk tim Juku Eja. Sementara Agung yang juga hanya menjadi pemain cadangan. Namun, pemain usia 23 tahun tersebut selalu menjadi pilihan untuk mengganti defender lain. Bukan hanya itu, pemain ini juga sudah pulih 100 persen dari cedera yang dialaminya. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 7 Mei 2015
7
Grizzlies
Pukul Warriors Samakan Posisi WASHINGTON - Mike Conley mengungguli “NBA Most Valuable Player” Stephen Curry dan “defensive ace” Tony Allen dan sekaligus mempermalukan All-Star Klay Thompson ketika Memphis Grizzlies menundukkan unggulan pertama Golden State Warriors 97-90 pada Selasa waktu setempat. Memphis menunjukkan permainan brilian dengan bertahan di Game Two Wilayah Barat semi final series, menghambat laju Golden State menjadi 41,9 persen lemparan ke sasaran dan membuat kedudukan best-of-seven set menjadi sama kuat 1-1. Posisi sekarang menunjuk ke Memphis untuk Games Three dan Four dan Grizzlies tiba-tiba dalam posisi keberuntungan kandang. Conley mencetak delapan dari 12 lemparan mengena dalam perjalanan mencetak sebuah tim tertinggi 22 angka. (ant)
Alasan Allegri Suluh Indonesia/ap
GOL PEMBUKA - Alvaro Morata mencetak gol pembuka Juventus ke gawang mantan timnya Real Madrid pada leg pertama semi final Liga Champions di Turin, Rabu WIB. Juve meraih kemenangan 2-1 pada laga tersebut.
Leg Pertama Semi final
TURIN – Leg pertama babak semi final Liga Champions berpihak kepada Juventus. Bermain di Turin, Alvaro Morata dan Carlos Tevez masing-masing mencetak satu gol untuk kemenangan 2-1 atas Real Madrid, Rabu WIB. Morata, yang pindah dari Real ke Juventus pada musim panas silam, menyambar bola pantul dari tembakan Tevez pada menit kesembilan untuk membuat seisi Stadion Juventus bergemuruh. Tuan rumah kemasukan beberapa saat sebelum pertandingan berlangsung setengah jam melalui gol ke-76 Cristiano Ronaldo di kompetisi ini, melalui sundulan sederhana yang tidak dapat dihentikan Gianluigi Buffon. Namun raksasa Turin itu kembali memimpin ketika Tevez menaklukkan Iker Casillas dari titik penalti pada menit ke-57, setelah ia dijatuhkan di area terlarang. Meski ketinggalan satu gol, pelu-
Liga Champions entus Untuk J uv Juv uventus ang Madrid masih terbuka lebar karena memiliki modal satu gol tandang. Real akan menjamu Juventus pada 13 Mei dan hanya membutuhkan kemenangan 1-0 untuk lolos ke Berlin, lokasi babak final LIga Champions musim ini. Bagaimanapun Juve, yang terakhir kali tampil di empat besar pada 2003 ketika mereka dikalahkan AC Milan di final, akan merasa percaya diri dapat memberikan kekecewaan terhadap pemilik rekor sepuluh kali juara sekaligus juara bertahan itu. Pelatih Juve Massimiliano Allegri memilih menggunakan formasi 4-31-2 dengan Morata mengungguli pemain senegara Spanyolnya Fernando Llorente, untuk mengisi spot penyerang kedua di samping Tevez. Terbukti itu menjadi pilihan yang tepat, Juve lolos dari perangkap dan pada menit kedelapan Morata membuat seisi stadion bersorak sorai
Mayweather Buka Peluang
Tanding Ulang Lawan Pacquiao
LONDON - Floyd Mayweather membuka kesempatan bagi Manny Pacquiao untuk melakukan pertarungan ulang setelah petinju kidal asal Filipina itu pulih dari operasi bahu, demikian menurut laporan ESPN kemarin. Mayweather yang memiliki satu sisa pertarungan lagi dalam kontraknya dan sempat berniat mundur setelah pertarungan pada September, namun setelah pertarungan Sabtu itu dirinya mengatakan dirinya hanyalah seorang manusia dan kadang-kadang bertentangan dengan dirinya sendiri. “Saya ingin bertarung dengan dia dalam satu tahun setelah operasi yang dijalaninya,” kata Mayweather. Satu jam setelah pertandingan berakhir, promotor Pacquiao Bob Arum mengatakan, petinju kidal berusia 36 tahun itu terganggu oleh cedera sebelumnya di bahu kanannya. Pada Senin, scan RMI di Los Angeles memastikan bahwa petinju Filipina itu mengalami sobek rotator dan harus menjalani operasi. (ant)
SERPONG
dengan penyelesaian sederhana setelah Casillas mendorong tembakan Tevez ke jalur larinya di tiang belakang. Mengingat ia menghabiskan beberapa tahun di Santiago Bernabeu, mendapat medali pemenang dari kompetisi tahun lalu, Morata tidak merayakan gol tersebut. Ini merupakan start impian bagi tuan rumah dan selama 26 menit pertama Real kesulitan menemukan irama permainannya. Peluang terbaik tim tamu sejauh itu hanyalah tembakan dari jarak 30 meter yang dilepaskan Toni Kroos dan dapat diantisipasi Gianluigi Buffon. Bagaimanapun kelengahan kubu Juve harus dibayar mahal, James Rodriguez mampu mengirim umpan silang dengan bagus meski mendapat tekanan yang kemudian diteruskan sundulan Ronaldo yang tidak terkawal, untuk membuat bola masuk ke gawang Juventus pada menit ke-
27. Gol itu membungkam para penonton, namun Tim Putih-Hitam masih jauh dari ditaklukkan. Juve kembali memegang kendali permainan pada menit ke-30, Pirlo menghentikan serangan balik Real untuk membantu Tevez memberi peluang bagi Claudio Marchisio, untuk menguji Casillas dengan tembakan diagonal dari jarak 20 meter. Belum ada ancaman Real yang benarbenar nyata. Beberapa menit sebelum turun minum, James melihat tandukannya dari umpan Isco membentur mistar gawang. Ketika Buffon berupaya kembali kembali ke posisinya, sepakan beikutnya dari kubu Real masih melambung. Bagaimanapun, Real membayar harga dari upayanya menekan sampai ke dalam pertahanan lawan dan memadati area Juve pada situasi tendangan sudut setelah babak kedua dimulai. Ketika sepakan Marcelo dapat diji-
nakkan, Juve kemudian melancarkan serangan balik oleh Tevez dan Morata, Tevez kemudian dijatuhkan oleh Raphael Varane di kotak terlarang yang menghasilkan tendangan penalti. Tevez menjadi eksekutor penalti dan sukses menaklukkan Casillas pada menit ke-57 untuk membuat stadion kembali bergemuruh. Tuan rumah terus mengancam, yang membuat Carlo Ancelotti menarik keluar Isco digantikan Javier Hernandez dan menggunakan formasi tiga penyerang. Beberapa menit kemudian, Allegri juga melakukan perubahan taktik, bek Andrea Barzagli dimasukkan untuk menggantikan gelandang kiri Stefano Sturaro. Real akhirnya mendapatkan iramanya, namun kali ini Juve telah berganti formasi dari 3-5-2 menjadi 5-3-2 ketika diperlukan, menghentikan potensi ancaman Real pada setiap kesempatan. (ant)
Ubah Skema di Babak Kedua
TURIN - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengubah formasi tim pada pertengahan laga melawan Real Madrid, Selasa (5/5/2015). Memulai pertandingan dengan skema 43-1-2, Juventus bertransformasi menjadi 3-5-2 pada pertengahan babak kedua. Madrid menang 2-1 pada laga itu berkat gol Alvaro Morata dan Carlos Tevez. Allegri kemudian memasukkan Andrea Barzagli pada pertengahan babak kedua menggantikan Stefano Sturaro. “Malam ini kami bertahan dengan baik kala bermain dengan empat bek. Hal ini merupakan pilihan sulit karena mencadangkan Barzagli. Saya harus membuat putusan itu dan Barzagli pun tampil apik sebagai pemain pengganti,” ulas Allegri. “Ketika Leonardo Bonucci mendapatkan kartu kuning, saya mengambil risiko. Karena itulah saya menambahkan bek lain untuk menemaninya,” tutur Allegri soal alasan memasukkan Barzagli. (ant)
Bufon Antusias
Sambut Kemenangan Atas Madrid TURIN - Juventus berhasil meraih kemenangan penting di leg pertama babak semifinal Liga Champion atas Real Madrid, Rabu (6/5) dini hari WIB. Kemenangan 2-1 ini membawa Juve menginjakkan satu kaki di partai puncak. Kiper senior Juventus, Gianluigi Buffon, sangat antusias menyambut hasil akhir pertandingan. Kiper berusia 37 tahun itu sangat senang karena timnya bisa memetik kemenangan dari tim hebat seperti Madrid. “Kami bisa menang 3-1 dan Madrid bisa juga menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Yang jelas kami sangat senang dengan kemenangan ini. Yang terpenting kami mampu menunjukkan kualitas di level Eropa,” ujar Buffon. “Saya melihat pertandingan ini seperti pertarungan tinju, kami saling pukul satu sama lain. Saya berharap leg kedua pertandingan akan berlangsung seperti ini,” ucap Buffon. Buffon sadar betul Madrid memiliki kekuatan yang lebih merata dibanding Juve. Namun ia menegaskan bahwa tim kuat tidak selalu bisa menang. Buktinya bisa dilihat di laga ini, dimana Juve menang 2-1. (ant)
BOGOR
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Kamis 7 Mei 2015
8
Longsor di Pangalengan
Empat Korban Ditemukan BANDUNG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan empat orang korban longsor di Kampung Cibitung RW 15 Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, kemarin. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, kemarin menuturkan keempat korban tewas tersebut dua laki-laki yakni Iran (55), Pardi (70) serta dua perempuan masing-masing Dating (60) dan Naela (1,5). Sementara satu orang luka berat yaitu Rukman dirawat di RS Al Ihsan Bandung dan delapan orang luka ringan sudah
pulang ke rumah mereka atau kerabatnya. Diperkirakan masih ada sembilan orang masih tertimbun longsor dan sebanyak 123 orang mengungsi di balai desa dan di rumah saudaranya karena takut adanya longsor susulan. Kerugian materiil lain adalah delapan rumah tertimbun longsor dan pipa gas putus. Gejala longsor ini sesungguhnya sudah diperiksa oleh Tim Gerakan Tanah, PVMBG, Badan Geologi, pada 2 Mei 2015 atas permintaan BPBD Kabupaten Bandung. Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan kemiringan lereng terjal dan tanah pelapu-
kan breksi vulkanik cukup tebal. Terlihat retakan dan nendatan sedalam 2,5 meter, panjang 500 meter. Longsoran mengancam satu kampung yang terdiri dari 52 Kepala Keluarga (200 jiwa) dan mengancam pipa panas bumi Star Energy sepanjang 500 meter. Rekomendasi yang telah disampaikan yaitu kepada Star Energy untuk memindahkan jalur pipa karena gerakan tanah terus berlangsung dan kepada BPBD untuk melakukan evakuasi penduduk kampung mengingat curah hujan masih berlangsung. (ant)
Kabupaten Lebak
Kekurangan 800 Ruang Kelas LEBAK - Kabupaten Lebak, Provinis Banten, hingga kini masih kekurangan 800 ruang kelas sekolah sehingga berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah itu. ‘’Gimana proses pendidikan itu berkualitas jika satu ruangan saling berdesakan dan melebihi rombongan belajar,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebak Asep Komar Hidayat di Lebak, kemarin. Ia menyebutkan, saat ini Kabupaten Lebak kekurangan sekitar 800 ruangan kelas mulai dari SD, SMP, SMA, dan SMK. Pemerintah daerah terus
mengusulkan kekurangan ruang kelas baru (RKB) itu melalui anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) maupun Provinsi Banten. Sebab, katanya, jika mengandalkan anggaran pemerintah daerah tentu relatif terbatas untuk membangun RKB tersebut. Saat ini, jumlah RKB yang ada tercatat 1.701 unit dari 758 gedung SD dan lainya SMP dan SMA kekurangan 800 ruangan kelas sehingga harus direhabilitasi karena kondisinya sudah rusak. Disamping itu juga banyak sekolah-sekolah mengalami
kesulitan untuk memperluas pembangunan RKB akibat terbatasnya lahan sekolah bersangkutan. Oleh karena itu, pihaknya berharap, Kemendikbud bisa memberikan bantuan RKB melalui DAK maupun Dekon. ‘’Kami meminta Kemendikbud bisa merealisasikan bantuan tersebut guna mendorong proses percepatan pembangunan juga program Lebak Cerdas,” katanya. Ia menjelaskan, akibat kekurangan RKB, banyak sekolah yang satu ruangan diisi siswa antara 60 hingga 80 orang. (ant)
Suluh Indonesia/ant
LONGSOR - Sejumlah personil gabungan TNI, Basarnas dan polisi melakukan pencarian korban longsor di Kampung Cibitung, Desa Margamukti, Pangalengan, Kabupaten Bandung, kemarin. Pada hari kedua pencarian, korban tewas yang telah ditemukan berjumlah empat orang dan diperkirakan sebanyak 9 orang korban masih tertimbun dan belum bisa diangkat akibat minimnya alat berat di lokasi longsor.
Puluhan Polisi Sulteng Diduga
Gunakan Mobil Curian PALU - Petugas Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulteng selama beberapa bulan terakhir menyita 30 mobil tak dilengkapi dokumen resmi atau biasa dikenal “bodong” milik sejumlah anggota polisi di beberapa daerah saat melakukan razia penertiban. Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Hari Suprapto kepada wartawan di Kota Palu, kemarin mengatakan
mobil bodong itu kini telah disimpan di penyimpanan barang bukti Polda Sulawesi Tengah yang berada di Kota Palu dan di sejumlah tempat lainnya. Selama penertiban itu, petugas awalnya mengamankan sembilan mobil, dan pada razia selanjutnya di beberapa daerah turut diamankan sebanyak 16 mobil ilegal. Dan baru-baru ini, petugas menyita lima mobil oknum polisi yang bertu-
gas di Sekolah Polisi Negara (SPN) Labuan Panimba di Kabupaten Donggala. Dia mengatakan mobil berbagai jenis tersebut sebagian besar dibeli oleh oknum anggota polisi dengan harga murah dari seseorang yang hanya menyerahkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saja, tanpa dilengkapi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). ‘’Mungkin saja BPKB tersebut
masih di pegadaian atau masih berada di perusahaan pembiayaan,” ujar Hari. Menurut dia, oknum polisi tersebut bisa saja menjadi korban penipuan dari penjual mobil bodong. Namun demikian, seorang polisi seharusnya lebih waspada jika ada orang yang menawarkan menjual mobil murah. ‘’Petugas Bidang Propam masih terus melakukan penyelidikan,’’ katanya. (ant)
Tersangka Kasus Korupsi Menghilang CIANJUR - Tersangka kasus korupsi desa peradaban M anggota DPRD Cianjur, menghilang setelah menjalani pemeriksaan di Kejari Cianjur, kemarin. Informasi dihimpun, M yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana hibah untuk program desa peradaban dari pemerintah Pu-
sat dan Pemprop Jabar anggaran tahun 2012, sempat mengkir dari tiga kali pemanggilan. Namun kali ini, M memenuhi panggilan kejaksaan guna menjalani pemeriksaan sebagai tersangka untuk pertamakalinya karena sebanyak tiga kali mangkir M berdalih tengah sibuk sebagai anggota
SAMPAH PANTAI SANUR - Pekerja membersihkan sampah yang berserakan di Pantai Sanur, Bali, kemarin. Sampah yang terdampar di Pantai Sanur tersebut mencemari lingkungan pantai dan mengganggu kenyaman wisatawan.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Kapal Pandu Terbakar
Empat Orang Meninggal sebelumnya berlabuh dari Samarinda, Kalimantan Timur, dan sampai di perairan Donggala untuk mengangkut galian pasir dan batu. Di dalam kapal tersebut terdapat delapan orang yang terkepung kobaran api, lima orang di antaranya berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Kebakaran yang terjadi sejak sore itu baru padam sekitar tujuh jam setelahnya. Bahkan petugas pemadam dan tim SAR kesulitan mengevakuasi para korban karena badan kapal yang terbuat dari besi kondisinya masih panas.
Dalam kejadian itu, tiga orang tewas di dalam kapal dan satu orang meninggal dunia di rumah sakit di Kota Palu, sementara empat lainnya mengalami luka bakar serius hingga 80 persen. Korban meninggal dunia itu bernama Saprianto, Rizal Tole, Hardiansyah, dan Mansa yang jenazahnya sudah diambil keluarga masing-masing. Pada 23 Februari 2015, sebuah kapal penarik tongkang di Kabupaten Donggala juga meledak dan terbakar sehingga menewaskan satu orang pekerja. (ant)
saan yang minta namanya di samarkan. Tanpa pengawalan M pamit untuk mengganti pakaian ke rumahnya. Namun hingga sore menjelang M tidak kujung kembali, sehingga Kepala Kejari Cianjur, meminta stafnya untuk melakukan pengejaran terhadap tersangka. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/ant
PALU - Polda Sulteng masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran kapal penarik tongkang atau “tugboat” KSS5 di pelabuhan di Kabupaten Donggala yang menyebabkan empat orang tewas. Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) AKBP Hari Suprapto di Kota Palu, Rabu, mengatakan, Tim Laboratorium Forensik Polri dari Makassar dijadwalkan tiba di Donggala. ‘’Mereka akan mengambil sampel benda bekas terbakar dan segera melakukan pengujian di laboratorium,” kata Hari. Kapal penarik tongkang itu
dewan dan terakhir berdalih tengah menunaikan ibadah umroh. ‘’M sempat menjalani pemeriksaan dari pagi hingga siang di salah satu ruangan di lantai II gedung Kejari ini. Namun saat jam istirahat, M meminta izin untuk menganti pakaian pada jaksa yang memeriksanya,” kata seorang staf kejak-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629