Skip to main content

Edisi 05 Juni 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Jumat, 5 Juni 2015

No. 106 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

118 TKI Terancam Dieksekusi AMUNTAI - Wakil Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu MH Surya mengatakan, hingga Mei 2015 masih terdapat 118 tenaga kerja Indonesia di luar negeri yang terancam hukuman mati. ‘’Banyak yang terancam hukuman mati karena kasus narkoba, jumlahnya sekitar 50 persen dari total kasus yang ada, sedangkan yang disebabkan kasus pembunuhan 20 persen,” kata Surya di Amuntai, Kalsel, kemarin. Surya mengatakan, Kemenlu melalui Konsulat Jenderal RI (KJRI) pada Januari -Mei 2015 berhasil membebaskan sekitar 34 TKI dari ancaman hukuman mati di beberapa negara. ‘’Terakhr kasus dua orang TKI yang dihukum mati memang tidak bisa terselamatkan,”

imbuhnya. Setiap tahun, terang Surya, rata-rata Kemenlu bisa membebaskan sekitar 40 50 TKI dari hukuman mati. Namun, dari pengalaman sebelumnya, jumlah ini akan terus bertambah, sehingga pemerintah perlu mengupayakan solusi agar TKI tidak terlibat kasus hukum. Surya mengatakan, dari 118 TKI yang terancam hukuman mati, sebagian besar berada di Malaysia karena kasus narkoba sedang di Tiongkok sebanyak 16 TKI. Pihak Kemenlu, kata dia, terus berupaya melakukan kampanye penyadaran hukum ke kantong-kantong TKI di luar negeri agar lebih patuh terhadap hukum di negara mereka bekerja. ‘’Banyak TKI terancam hukuman mati karena terlibat dalam peredaran narkoba,’’ katanya. (ant)

Anggaran Pilkada Membengkak

Calon Biayai Sendiri JAKARTA - Dana kampanye pilkada serentak yang bebannya kini ditanggung KPU telah membuat kenaikan anggaran pilkada serentak mencapai 40 persen. Dalam rapat antara Komisi II DPR dengan Mendagri Tjahjo Kumolo di ruang Komisi II DPR Jakarta, kemarin, sejumlah anggota dewan meminta dipertimbangkan kembali

agar dana kampanye pilkada diserahkan kembali kepada calon kepala daerah. ‘’Usulan Komisi II dulu dibebankan ke masing-masing calon. Kemarin tujuannya supaya tidak jor-joran. Tapi jadi membebani APBD,” kata Tjahjo. Menurut Tjahjo, pemerintah masih akan mengkaji lebih dalam persoalan ini dengan melihat hasil dari pilkada

serentak tahap pertama yang akan digelar pada 9 Desember mendatang. Menurutnya ada 269 pilkada serentak yang akan digelar hari itu dan semua persyaratannya sudah terpenuhi. ‘’Kalau kemarin kan (diserahkan) masing-masing calon, tapi kan tidak adil. Tapi ternyata malah membengkakkan anggaran daerah. Karenanya kalau DPR anggap perlu ada revisi

kembali untuk pilkada serentak tahun 2027 atau setelah pileg dan pilpres 2018 ya bisa saja (direvisi),” imbuhnya. Soal kenaikan anggaran pilkada serentak sebesar 40 persen atau dari Rp 4 triliun menjadi Rp 7 triliun itu sendiri, dinilai Tjahjo masih wajar. Sebelumnya, Ketua KPU Husni Kamil Manik juga menilai kenaikan anggaran sebesar itu

sebagai hal yang wajar. Tjahjo menjelaskan untuk penyelanggaraan pilkada serentak pada 9 Desember 2015 sudah terpenuhi semua, termasuk soal anggarannya. Oleh karena itu, ia memastikan prosesnya tinggal pelaksanaan saja. ‘’Perkembangan terakhir yaitu 269 pilkada serentak sudah terpenuhi semua,’’ kata Tjahjo. (har)

Suluh Indonesia/ant

PETINGGI KMP JENGUK SURYADHARMA - Para petinggi Koalisi Merah Putih (KMP) Amien Raiz (kiri), Prabowo Subianto (tengah), Aburizal Bakrie (kedua kanan) dan Djan Faridz (kanan) meninggalkan Rutan Guntur usai menjenguk Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali di Jakarta, kemarin. Kedatangan petinggi KMP tersebut untuk memberikan dukungan moral terhadap Suryadharma yang ditahan atas kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2012-2013.

Benarkah, TNI-Polri Sudah Reformis ? PRESIDEN Joko Widodo menghargai masukan terkait upaya menjaga hasil-hasil reformasi TNI-Polri yang sudah dicapai sejak pascareformasi 1998 hingga saat ini.

Suluh Indonesia/ant

PERNIKAHAN PUTERA PRESIDEN - Sekretaris Media Center Tiara Sashita Arla menunjukkan kartu undangan pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda di Sumber, Banjarsari, Solo, kemarin.Akad nikah dan resepsi berlangsung 11 Juni mendatang.

Pengamat militer Salim Said usai memenuhi undangan makan siang di Istana Negara bersama-sama sejumlah tokoh di bidang sosial, budaya, agama mengatakan, Jokowi sangat senang dengan saran dan masukan dari para tokoh. ‘’Saya mengatakan janganlah kita yang sudah berhasil reformasi TNI kita kembali lagi ke masa lalu tanpa kita sadari,” kata Salim Said. Salim mengaku prihatin saat ini ada upaya-upaya menarik

TNI untuk melakukan tugas di luar tugas pokoknya. ‘’Saya berharap kepada bapak Presiden agar mengingatkan aparat jangan merayu-rayu tentara untuk mengerjakan kerjaan sipil, misalnya rayu-rayu untuk menjaga, mengurus stasiun, penjara, airport. Itu kan sudah ada yang bertugas,” kata Salim. Ia menambahkan, dalam perbincangan selama makan siang, juga disinggung tentang kebijakan pemerintah di Papua yang lebih mengarah pada kese-

jahteraan. ‘’Jadi kita berbicara langkah-langkah beliau di Papua yang sangat menggembirakan. Karena ternyata beliau mempunyai konsep, yang selama ini kan tidak pernah jelas apa konsep kita di Papua, Pak Jokowi punya konsep yang jelas dan sangat reasonable. Dan kita bisa berharap bahwa, karena itu reasonable, dalam waktu dekat kita semua bisa melihat hasilnya yang positif,” paparnya. Sementara itu Jaya Suprana mengatakan pada pertemuan yang berlangsung dalam suasana informal tersebut Presiden juga menjelaskan komitmennya terhadap kebijakankebijakan yang prorakyat. ‘’Makan siang ini undangan Presiden karena waktu itu saya

dalam pembicaraan pribadi dengan beliau, banyak pihakpihak yang mempertanyakan apa yang sebenarnya yang sedang terjadi di negara ini dan banyak yang mengkhawatirkan Presiden berubah haluan dari tujuan beliau membangun bangsa dan negara ini untuk kepentingan rakyat,” katanya. Menurut Salim, setelah pertemuan Paguyuban Punakawan yang tidak punya kepentingan politik, agama, ras, ekonomi, itu dapat disimpulkan bahwa kita semua bisa berbesar hati bahwa Jokowi tetap masih teguh mengabdikan dirinya memimpin bangsa negara untuk mewujudkan masyarakat adil sejahtera. Jadi rakyat tetap utama menjadi subyek pembangunan. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 5 Juni 2015

2

Pemprov DKI Jakarta

Pajak Progresif Naik Jakarta, kemarin. Ditambahkan Ahok, untuk pembayarana secara online, saat ini baru bisa melalui Bank DKI saja. Untuk itu, ke depan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan semua bank agar memudahkan masyarakat dalam membayar pajak. ‘’Nanti hampir semua bank bisa,” kata Ahok, sapaan akrab Basuki.

MULAI 1 Juni 2015, Pemprov DKI Jakarta resmi menaikan nilai pajak progresif kendaraan di ibu kota sebagaimana diatur dalam Perda No 2 tahun 2015 tentang Pajak Kendaraan Bermotor.

Suluh Indonesia/ant

ZIARAH KUBUR - Sejumlah warga berdoa di pusara kerabatnya di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, kemarin. Pada hari libur Waisak ini sejumlah umat muslim memanfaatkan waktu untuk berziarah untuk menyambut bulan suci Ramadan 1436 H.

Tak Beroperasi Dua Hari

Operator JMT Dihukum JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan memberikan sanksi terhadap operator PT Jakarta Mega Trans (JMT) karena tidak beroperasi selama dua hari. ‘’Sanksi itu berupa denda sebesar 200 kilometer per hari. Besaran uangnya sesuai dengan besaran kontrak rupiah per kilometer yang telah disepakati antara JMT dengan PT Transjakarta,” kata Dirut PT Transjakarta Antonius Kosasih di Jakarta, kemarin. Menurut dia, denda yang diberikan kepada JMT tersebut merupakan konsekuen-

si karena pelayanan kepada penumpang telah mengalami gangguan selama berlangsungnya aksi mogok yang dilakukan oleh para sopir JMT. ‘’Sanksi tersebut tetap harus kami berikan kepada JMT karena walaupun kami sudah mencoba memperbaiki pelayanan selama aksi mogok para sopir dengan merelokasi bantuan bus dari koridor lain, tetap saja layanan kami tidak maksimal,” ujar Kosasih. Selain para sopir JMT, dia menuturkan aturan dan sanksi tersebut juga diberikan kepada operator yang mengalami kegagalan saat beroperasi, baik karena adanya kerusakan ar-

mada maupun tidak terpenuhinya jumlah penyediaan armada. ‘’Karena PT Transjakarta memang memberlakukan aturan dan sanksi yang berat apabila ada operator yang mengalami kegagalan saat beroperasi. Dengan demikian, ada efek jera yang kami berikan,” tutur Kosasih. Dia mengungkapkan Pemprov DKI juga telah memberikan instruksi kepada PT Transjakarta agar menerapkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan tolak ukur yang sama terhadap seluruh layanan bus Transjakarta. (kmb)

Tak hanya itu, uji coba pembayaran pajak kendaraan bermotor menggunakan sistem online pun tengah dilakukan. Ajukan Keringanan Kebijakan ini diterSementara itu, Diapkan salah satunya nas Pelayanan Pajak untuk membatasi jum(DPP) Pajak DKI Jakarlah kendaraan bermota mencatat, hingga tor di ibu kota serta April 2015, ada 154 meningkatkan PendaWajib Pajak (WP) patan Asli Daerah yang mengajukan per(PAD) dari sektor kenmohonan keringanan daraan. pembayaran pajak di Adapun kenaikan ibu kota. nilai pajak progresif Permohonan kerinkendaraan bermotor ganan pembayaran yakni sebesar 0,5 perpajak itu mayoritas sen. Jika sebelumnya untuk PBB yang dianilai pajak progresif jukan para veteran kendaraan pertama dan purnawirawan sebesar 1,5 persen TNI, pensiunan PNS, dari nilai jual kendan warga kurang daraan, maka sesuai mampu. ‘’Mayoritas Perda No 2 Tahun Basuki Tjahaja Purnama di PBB. Prinsipnya bu2015 naik menjadi 2 kan mengajukan kepersen. Kemudian untuk kendaraan kedua dan seterusnya beratan, substansinya meminta keringamasing-masing juga naik sebesar 0,5 nan,” kata Arief Susilo, Kepala UPT Penpersen. ‘’Sudah berlaku. Sekarang juga gurangan dan Banding Pajak DPP DKI. Arief mengatakan, WP yang keberasedang uji coba pembayaran pakai emoney,” ujar Basuki Tjahaja Purnama, tan atas penetapan PBB bisa meminta Gubernur DKI Jakarta di Balaikota pengurangan sesuai Pergub. (kmb)

Kilas DKI Jakarta

Gedung Tak Aman

Subsidi Tiket Transjakarta Rp 1,7 Triliun

DINAS Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta menempelkan stiker bertuliskan “Gedung Ini Tidak Aman Kebakaran” terhadap dua gedung bertingkat yang ada di wilayah ibukota. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Subedjo di Jakarta, kemarin mengatakan, sampai dengan saat ini, ada dua gedung yang sudah kita pasangi stiker. Pemasangan stiker itu dilakukan di gedung yang tidak memenuhi prosedur keselamatan kebakaran,” kata . Menurut dia, kedua gedung bertingkat yang telah dipasangi stiker tersebut, antara lain Wisma Bumi Putera yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman serta Gedung Pelni Kemayoran yang terletak di wilayah Jakarta Pusat. Dari dua gedung itu, kata dia, hanya pemilik gedung Wisma Bumi Putera yang mengajukan permohonan pencabutan stiker, karena pihaknya telah melakukan perbaikan sistem proteksi kebakaran internal gedung. (kmb)

917 Pohon Ditebang SEBANYAK 917 pohon di sepanjang Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur terkena imbas dari proyek pembangunan tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) dan pelebaran Jl Inspeksi Kalimalang.Pohon yang ditebang jenis mahoni, trembesi, ketapang kencana, dan sapu tangan. Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Timur, Mimi Rachmawati mengatakan, lebih dari 917 pohon yang ditebang akibat terkena proyek tersebut. 717 pohon berukuran besar dan 200 lebih pohon ukuran kecil. Untuk pohon besar yang ditebang pasti akan diganti. Perbandingannya satu pohon diganti dengan 10 pohon. Sehingga kalau ada 717 pohon, maka gantinya bisa 7.017 pohon. Menurut Mimi Rachmawati, pohon pengganti ini nantinya akan ditanam di sejumlah titik di Jakarta Timur, terutama di daerah yang masih gersang. Untuk diketahui, jalan tol ini sudah lama tertunda pembangunannya, karena ganti rugi lahan yang belum disepakati. (kmb)

121 Kendaraan Dirazia SEBANYAK 121 unit kendaraan terjaring Operasi Patuh Jaya, yang digelar di Jalan Otista Raya, tepatnya di depan GOR Jakarta Timur, kemarin. Kendaraan yang terjaring terdiri darii 118 sepeda motor dan 3 mobil. Bahkan, dua unit sepeda motor terpaksa diamankan petugas karena tidak memiliki surat-surat kendaraan. Pantauan di lapangan, dua sepeda motor yang diamankan petugas masingmasing motor balap merek Yamaha. Motor berwarna biru ini tidak memiliki nomor polisi, spion, knalpot racing, posisi tempat duduk diubah. Satu sepeda motor lainnya adalah Honda Revo bernopol B 6225 UUS. Motor ini ditilang lantaran lampu utama mati. Setelah diperiksa, ternyata motor ini juga pernah ditilang setahun lalu di Jalan Ahmad Yani, Kampung Asem, Utan Kayu Selatan, Matraman. Namun pemiliknya belum juga mengurus surat tilang tersebut. Bahkan pengendaranya juga tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). Kanit Turjawali Satwil Lantas Jakarta Timur, AKP Bustanudin mengatakan, Operasi digelar serentak. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

KAMPANYEKAN OBAT - Kepala Badan Penelitian Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparingga (tengah) membagikan bunga kepada pengendara mobil ketika gerakan nasional waspada obat dan makanan Ilegal di Jakarta, kemarin.

Bupati Nilai

PNS Kepulauan Seribu Efektif JAKARTA - Bupati Kepulauan Seribu, Tri Djoko Sri Margianto mengapresiasi rencana Wakil Gubernur DKI Jakarta yang akan melakukan perampingan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab setempat. Meski begitu, Tri tetap menilai jumlah PNS di Pemkab Kepulauan Seribu masih cukup efektif dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, yang harus dievaluasi adalah kinerja PNS. ‘’Tuntutan masyarakat saat ini cukup tinggi soal kinerja dan pelayanan, karena gaji PNS saat ini sudah lebih tinggi dibanding pegawai swasta. Jadi tidak bisa santai atau malas-malasan. Nah kalau masih ada yang kerjanya santai begitu yang perlu dipensiunkan dini,” tegas Tri. Tri mengaku, selama empat bulan bertugas di Pemkab Kepulauan Seribu, ia telah melakukan sejumlah konsolidasi dan evaluasi kinerja PNS yang dibawah tanggungjawabnya. ‘’PNS memang bukan jabatan sosial, karena di-

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan public obligation service (PSO) subsidi untuk tarif Transjakarta sebesar Rp 1,7 triliun. Jumlah tersebut akan meningkat pada tahun depan menjadi RP 2 triliun. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan sengaja memberikan subsidi kepada warga ibu kota. Tujuannya agar pengendara kendaraan pribadi mau beralih ke angkutan umum. ‘’Semua bus akan kita bayar rupiah per kilometer. Makanya kita menyiapkan PSO tahun ini Rp 1,7 triliun. Dan tahun depan hampir Rp 2 triliun,” katanya di Jakarta, kemarin. Setelah mendapatkan subsidi tarif Transjakarta yang dibayarkan oleh penumpang hanya sebesar Rp 3.500. Ke depan dengan tarif tersebut tidak hanya bisa naik Transjakarta, tetapi semua kendaraan yang dikelola oleh PT Transportasi Jakarta. ‘’Tujuan subsidi nih, agar semua orang Jakarta naik bus. Cukup bayar Rp 3.500, bisa naik bus seluruh Jakarta. Tapi mesti beli tiket bus harian, mingguan, atau bulanan,” ujarnya. Rencana tersebut, lanjut Basuki, akan diterapkan setelah jumlah bus Transjakarta terpenuhi. Selain itu juga, jika semua angkutan umum sudah mau dibayar rupiah per kilometer. Hal ini juga bisa mengurangi kemacetan di ibu kota karena angkutan umum tidak perlu lagi ngetem. (kmb)

gaji pakai uang rakyat jadi harus atau mengurangi posisi atau jababekerja sebaik mungkin, bukan tan tertentu agar Pemkab lebih yang keluyuran di mal,” jelas Tri. efektif. (kmb) Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidajat menilai birokrasi di Pemkab Kepulauan Seribu terlalu gemuk dan tidak sebanding dengan luas wilayah. Alhasil, pembangunan dan pelayanan publik yang diberikan oleh aparatur di lingkungan Pemkab pun tidak efisien Selain birokrasi yang gemuk, Djarot juga menyoroti sebagian PNS yang bekerja di Pemkab Kepulauan Seribu tapi bedomisili di daratan Jakata. Sedangkan, PNS yang merupakan asli anak pulau tersebut sangat sedikit. Sebelumnya, ada Suluh Indonesia/ant wacana dari Pemprov PROGRAM PASTI KEMENKUMHAM - Dirjen HAM Kemenkumham Mualimin Abdi memberikan lencana DKI Jakarta untuk kepada perwakilan pejabat tinggi sebagai simbolisasi pencanangan Program PASTI (Profesional, Akuntabel, melakukan perampingan Sinergi, Transparan, Inovatif) di Jakarta, kemarin.


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 5 Juni 2015

3

Golkar Minta

Pemerintah Bentuk Pusat Krisis JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie meminta pemerintah membentuk pusat krisis untuk menghadapi krisis yang akan dihadapi Indonesia. ‘’Harga pangan naik sedangkan umat Islam akan menghadapi bulan Ramadhan dan lebaran. Fraksi Golkar di DPR RI harus memberikan sumbangan pemikiran untuk mengatasi hal tersebut,” katanya di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan pusat krisis itu bisa diketuai oleh orang kepercayaan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pusat krisis itu, menurut dia, bertujuan untuk mengsinkronkan

kebijakan dari pemerintah agar satu tujuan menghadapi tantangan. ‘’Pusat krisis memiliki tugas mengkoordinasikan kebijakan yang akan diambil menteri yang dipimpin Wapres, Menteri Koordinator, kepala staf untuk mengantisipasi kekhawatiran saat ini,” ujarnya. ARB mengatakan di bidang politik, keamanan, dan sosial, dirinya menginstruksikan kepada seluruh kader Golkar di DPR RI agar bekerja lebih keras melalui sumbangan pemikiran dalam tugasnya. Sumbangan itu, menurut dia, merupakan sumbangsih legislator kepada pemerintah agar tugas

pemerintahan berjalan baik. ‘’Saya instruksikan kepada seluruh kader untuk bekerja lebih keras melalui sumbangan pemikiran dalam tugas DPR RI kepada pemerintah,” ujarnya. Selain itu, menurut dia, dalam bidang sosial dan keamanan, Partai Golkar melihat telah terjadi suatu perampokan dan pencurian yang harus segera diatasi. Dia juga menilai pemerintah harus memperhatikan masalah yang dihadapi dunia sepak bola nasional yang sedang menghadapi sanksi FIFA.’’Sepak bola Indonesia menjadi hiburan masyarakat dan harus diperhatikan pemerintah,” katanya. (har)

Suluh Indonesia/ant

TAMU KEHORMATAN - Mendikbud Anies Baswedan menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu Presiden Joko Widodo dan sejumlah media massa Jerman di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Pertemuan tersebut membahas pemilihan Indonesia yang menjadi tamu kehormatan dalam ajang sastra dan kebudayaan internasional di Jerman.

Pilkada Serentak

Wapres Imbau

Golkar Buka Koalisi JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali Ade Komaruddin mengatakan partainya terbuka berkoalisi dengan pihak mana pun termasuk Koalisi Indonesia Hebat dalam kontestasi Pilkada serentak 2015. ‘’Kami terbuka dengan siapa saja termasuk KIH karena tergantung elektabilitas (kandidat calon kepala daerah),” kata Ade di

Jakarta, kemarin. Ade menjelaskan DPD I dan DPD II Golkar merupakan pihak yang mencari kecocokan koalisi dengan partai lain dalam Pilkada. Selain itu menurut dia, keputusan koalisi partainya dengan partai lain juga ditentukan bergantung hasil survei yang dilakukan menentukan pasangan calon kepala daerah. ‘’Yang

mencari kecocokan ada di daerah bukan di pusat sehingga (penetapan pasangan calon kepala daerah) tergantung survei,” ujarnya. Selain itu, Ade menegaskan pihaknya percaya dan mempercayakan proses mediasi dengan kubu Munas Jakarta yang dimediasi Jusuf Kalla. Hal itu menurut dia karena JK merupakan mantan Ketua

Umum Partai Golkar sehingga sangat mengerti kultur Golkar agar partainya bisa tetap ikut Pilkada. ‘’Pak Ical pun yakin diserahkan ke Pak JK dan Pak Agung pun sebaiknya seperti itu sehingga konflik Golkar selesai,” ujarnya. Sebelumnya PKS yang tergabung dalam KMP juga menegaskan membuka peluang untuk berkoalisi dengan parpol

Ijazah PNS Diteliti

KIH dalam Pilkada serentak. Sekjen PKS Taufik Ridho menegaskan partainya siap berkoalisi bersama partai Koalisi Indonesia Hebat dalam Pemilihan Kepala Daerah pada 9 Desember 2015, dengan melihat secara objektif kondisi perpolitikan di daerah.’’Putusan di KMP bahwa di Pilkada ini tidak seperti koalisi di pusat,’’ katanya. (ant)

JAKARTA - Wapres Jusuf Kalla mengimbau pemerintah untuk melakukan pengecekan ulang ijazah pegawai negeri sipil setelah maraknya isu penggunaan ijazah palsu. ‘’Semua orang apalagi PNS selalu bersumpah untuk menjalankan sesuai aturan yang ada, sesuai kejujuran. Kalau pakai ijazah palsu berarti kan tidak jujur,” kata Kalla ditemui di Kantor Wapres, Jakarta, kemarin. Menurut Kalla, pemerintah memiliki undangundang dan peraturan yang mengatur penyalahgunaan ijazah palsu. Wapres meminta Polri untuk memberi hukuman bagi siapa saja yang menggunakan dan memalsukan ijazah. ‘’Karena sudah ada undang-undang itu sudah aturan.

Jusuf Kalla Pokoknya perintah laksanakan sudah aturan dan buka saja siapa pakai ijazah palsu,” kata Kalla. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan akan melakukan pemeriksaan tiga modus pemalsuan ijazah diantaranya pemberian ijazah dari perguruan tinggi yang tidak berizin. (ant)

Biaya Pilkada

Perlu Standarisasi

Suluh Indonesia/ant

PAGUYUBAN PUNAKAWAN - Mantan Ketua MK Mahfud MD (tengah) bersama (dari kiri-kanan) Wartawan Senior Daud Sinjal, Budayawan Jaya Suprana, Romo Sandiawan Sumardi, Pengamat Militer Salim Said, serta Ekonom Rizal Ramli yang tergabung dalam Paguyuban Punakawan memberikan keterangan kepada wartawan usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Pertemuan dengan tokoh berbagai latar belakang itu membicarakan masalah aktual di berbagai bidang.

Mahfud :

Perlukah Rekonsolidasi Hukum Acara MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD menyatakan pemerintah harus mendorong upaya rekonsolidasi hukum acara pidana terkait sejumlah keputusan praperadilan penetapan tersangka, khususnya dalam kasus korupsi. Setelah menghadiri acara makan siang antara sejumlah tokoh dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, kemarin, ia mengatakan rekonsolidasi itu diperlukan agar tidak ada lagi keputusan yang sebetulnya bertentangan dengan perundang-undangan. ‘’Jadi, sekarang ini ada kekhawatiran luar biasa sebenarnya yaitu putusan praperadilan yang menyatakan semua tindakan pidana itu hanya bisa sidik (menyidik) dan lidik (menyelidiki) oleh Polri dan Kejaksaan,” katanya. Ia menambahkan, putusannya secara konkret menyangkut Hadi Purnomo, Budi

Gunawan, tidak apa-apa itu kewenangan hakim. Tetapi ketika memutus itu, berarti dia itu membatalkan UU yang sebenarnya hanya dua lembaga yang sah, legislative review, yaitu DPR dan pemerintah, jadi Undang-Undang diubah, kedua judicial review itu Mahkamah Konstitusi. ‘’Saya usul ke Presiden agar melakukan rekonsolidasi hukum acara pidana untuk ditata kembali diatur ditegaskan menurut UU sebenarnya apa yang dikehendaki. Apakah hukum-hukum khusus untuk hukum acara itu tidak boleh atau tidak. Menurut saya tetap harus boleh. Karena dimanapun boleh pe-

Mahfud MD nyidik sipil itu menurut bidangnya masing-masing,” katanya. Machfud meminta agar selain pemerintah, Mahkamah Agung juga melakukan hal yang serupa terkait upaya rekonsolidasi tersebut. ‘’Ya kami sampaikanlah pemerintah

harus segera melalui aparat yang ada melakukan konsolidasi di KUHAP. Yang kedua, MA tentu mengambil langkahlangkah antara sebelum konsolidasi legislatif itu selesai, jadi MA bisa buat Perma atau Sema yang membatasi tentang tidak boleh dijadikan novum atau dilakukan lagi,” katanya. Sementara itu, Jaya Suprana mengatakan pada pertemuan yang berlangsung dalam suasana informal tersebut, Presiden juga menjelaskan komitmennya terhadap kebijakankebijakan yang prorakyat. ‘’’’Makan siang ini undangan Presiden karena waktu itu saya dalam pembicaraan pribadi dengan beliau, banyak pihakpihak yang mempertanyakan apa yang sebenarnya yang sedang terjadi di negara ini dan banyak yang mengkhawatirkan Presiden berubah haluan dari tujuan beliau membangun bangsa dan negara ini untuk kepentingan rakyat,” katanya. (ant)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Riza Patria menginginkan adanya standarisasi pembiayaan Pilkada serentak untuk seluruh daerah sehingga pelaksanaannya berjalan efektif dan efisien. ‘’Kami harapkan tiap-tiap daerah dapat menindak lanjuti sehingga jangan sampai berdasarkan selera daerah,” katanya di Gedung Nusantara II, Jakarta, kemarin. Dia mengatakan jangan sampai dana pilkada hanya berdasarkan selera daerah misalnya calon kepala daerah dari petahana, umumnya dana pilkadanya besar melebihi dari dibutuhkan. Menurut dia perlu ada semangat yang sama ant-

ara pemerintahan pusat dan daerah dalam menyikapi anggaran agar masuk dalam sistem efektif, efisien dan sukses. ‘’Perlu ada semangat antara pemerintah pusat dan daerah menyikapi agar anggaran pilkada efektif, efisien, dan sukses,” ujarnya. Menurut dia dana pilkada membesar hingga 40 persen berdasarkan data Kemendagri disebabkan karena beberapa daerah memasukkan anggaran tidak penting seperti kendaraan. Dia menjelaskan berdasarkan data KPU membengkaknya dana pilkada itu disebabkan dana yang sebelumnya dibebankan pada kandidat dialihkan ke KPU. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 5 Juni 2015

4

Wali Kota

Ajak Pemuda Terlibat Dalam Pembangunan WALI KOTA Tangerang Arief R Wismansyah mengajak pemuda terlibat dalam pembangunan dan menjadi bagian dari solusi masalah kota melalui ide kreatif yang dikeluarkannya.

Suluh Indonesia/ant

BERTABUR PAYUNG - Seorang anggota Paspampres melintas dibawah pohon yang digantung dengan berbagai payung warna warni di halaman rumput Istana Bogor, Kota Bogor, kemarin.

“Masa mendatang para pemuda yang akan menjadi pemimpin di kota ini. Maka itu, kita mengajak kepada para remaja di Kota Tangerang untuk menjadi bagian dari potensi pembangunan kota ,” katanya di Tangerang, Kamis. Dikatakannya, Kota Tangerang dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sangat potensial untuk menja-

di destinasi baru investasi maupun wisata di Indonesia. Dengan lokasi Kota Tangerang yang sangat strategis, berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, telah menjadi kelebihan tersendiri bagi Kota yang berjuluk Kota Akhlakul Karimah. Kota Tangerang yang juga didukung akses transportasi yang lengkap, dua ruas tol yang

telah ada dan ditambah tiga ruas tol baru akan semakin melengkapi daya tarik bagi para investor maupun wisatawan. “Namun demikian potensi tersebut akan sia-sia jika masyarakat tidak siap untuk memaksimalkannya,” ujarnya. Ditambahkannya, saat ini Kota Tangerang memiliki konsep LIVE yakni liveable, investible, visitable dan e-city. Progam ini memungkinkan Tangerang menjadi kota yang layak huni, layak investasi, layak di kunjungi dan kota yang menggunakan teknologi informasi berbasis elektronik.

Program LIVE ini dimulai dengan membangun infrastruktur yang representatif seperti dengan mudah mengakses pendidikan, menyediakan berbagai fasilitas publik yang ada wifi gratis, seperti di tamantaman tematik, publik area sehingga memudahkan bagi pelancong untuk menjelajahi setiap sudut Kota Tangerang. “Ditambah dengan ketersediaan perangkat berbasis elektronik yang mendukung aktifitas warga yang sudah serba digital,” ujarnya. Dijelaskannya lagi, Pemkot Tangerang juga terus mendor-

ong peran aktif masyarakat dalam pembangunan Kota Tangerang, melalui program Tangerang Ayo. Tangerang Ayo bermakna ajakan kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama mewujudkan Kota yang nyaman, layak investasi, kota yang menjadi tujuan wisata dan juga kota pintar. “Tangerang Ayo yang juga berarti ajakan kepada masyarakat Kota Tangerang untuk mencintai kotanya dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak lingkungan.” pungkasnya. (ant)

Pesta Miras Oplosan

Dua Tewas Tiga Sekarat TANGERANG - Aparat Polresta Tangerang, Banten, mengusut kasus kematian dua warga Rawa Kalong, Kecamatan Pakuhaji masing-masing Suhendi (20) dan Edo (18) usai pesta minuman keras (miras) oplosan. ‘’Kami sudah meminta beberapa saksi di lokasi kejadian untuk mengungkap masalah itu,” kata Kapolsek Pakuhaji AKP Edy Kusmanto di Tangerang, kemarin. Edy mengatakan pihaknya melakukan kesulitan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara karena sudah bersih dan tidak ditemukan beberapa barang bukti seperti botol miras atau material lainnya.

Pernyataan tersebut terkait kematian Edo dan Suhendi usai pesta miras di balai pertemuan dan jembatan Rawa Kalong, Kecamatan Pakuhaji. Namun korban tidak hanya berdua pesta miras tersebut melainkan dengan Deden (20), Oman (19) dan Jefri (19) yang saat ini dirawat di RS swasta di Teluknaga. Bahkan rekan korban lainnya saat ini masih terbaring di RS Sari Asih, Kota Tangerang karena meminum miras oplosan dengan kadar alkohol melebihi 70 persen. Sedangkan miras yang mereka minum tersebut merupakan campuran anggur, bir, alkohol, minuman berenergi

dan obat nyamuk cair. Korban Suhendi dimakamkan oleh keluarga di Pakuhaji dan Edo dikuburkan di pemakaman keluarga di Rawa Kalong, Pakuhaji. Dia mengatakan ketika mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), maka ada keanehan bahwa barang bukti sudah tidak ada dan dibersihkan oleh pihak lain, hal itu yang membuat petugas kesulitan untuk mengusut. Selain itu, balai yang digunakan untuk pesta juga telah dirubuhkan dan di sekitar jembatan Rawa Kalong juga sudah bersih sehingga mengalami kendala untuk olah TKP. (ant)

Suluh Indonesia/ant

SUPIR BUS AKAP - Petugas memeriksa dan melakukan survei kesehatan kepada sejumlah supir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Poris, Tangerang, kemarin. Kementrian Kesehatan melakukan survei kesehatan rutin tahunan kepada supir bus AKAP yang bertujuan untuk memberikan perawatan kesehatan sebagai persiapan menghadapi arus mudik lebaran.

Terjerat Narkoba

Kilas Jamaah Batal Berangkat BERHARAP segera berangkat ketanah suci untuk menunaikan ibadah umroh ternyata tidak berjalan sesuai kenyataan. 140 jamaah umroh terkatung-katung di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta dikarenakan visa mereka belum diturunkan. Para jamaah ini direncanakan berangkat pada pukul 01.00 dini hari, namun hingga waktu keberangkatan yang telah direncanakan tiba, jamaah ini tak kunjung naik pesawat. Kepala Pos Polisi Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Ajun Komisaris Jajang mengatakan, setelah di telusuri ternyata visa ke 140 jamaah ini belum juga turun. Para jamaah pun langsung menyalahkan biro perjalanan yang akan memberangkatkan mereka. Para jamaah memang sempat kecewa dengan pihak travel, namun tidak sampai terjadi keributan. Jajng mengatakan, bBelum juga diberangkatkan hingga pukul 1 dini hari para jamaah akhirnya meninggalkan bandara.Mereka diinapkan di Hotel Amaris bandara sampai visa mereka keluar. (ram)

Puluhan Pecandu Direhabilitasi TANGSEL - Puluhan orang pecandu zat adiktif dan psikotropika di kota Tangsel direkomendasikan oleh Badan Narkotika Kota (BNK) Tangsel untuk menjalani proses rehabilitasi. Angka ini masih jauh dari target yang ditetapkan, yakni ratusan orang lebih dalam program 100 ribu orang skala nasional. ‘’Kalau dari kemarin kita razia sudah 45 orang plus dua jadi ada 47. Rata-rata pecandu sabu dan ganja,” ungkap Kepala Seksi Pember-

dayaan Masyarakat BKN Tangsel, Sony Gunawan di Tangsel, kemarin. Lebih lanjut Sony mengatakan, Badan Narkotika Provinsi (BNP) Banten mempunyai target, dari 100 ribu pecandu kebagian 1.700 orang pemadat. Sementara di Kota Tangsel, terang Sony, mendapat target mencapai 730 orang lebih pecandu narkoba. Menurutnya, dalam kegiatan razia yang berlangsung di Jalan Raya Siliwangi, Kecama-

tan Pamulang atau tepatnya di depan Pamulang Square, pihaknya berhasil menjaring AN (24), warga Pondok Petir, Kota Depok. Kemudian juga AB (21), seorang mahasiswa Universitas Pamulang, yang terdeteksi dari tes urine usai menggunakan zat THC (Tetra Hydro Cannabinol ) atau menghisap ganja. ‘’Khusus AN ketahuan pakai tiga dimensi. Hasilnya terbukti pakai amphetamine, benzoate dan methamphetamine,” urainya. (nov)

33 WNA Dideportasi KEDAPATAN menyalahgunakan kunjungan keindonesia, 33 Warga Negara Asing (WNA) dipulangkan ke negaranya masing-masing. Mereka diamankan karena datang ke Indonesia menggunakan visa wisata namun setelah sampai malah bekerja tanpa melapor ke Imigrasian. Ari Febrianto Kepala Sub Bagian Penindakan Kantor Imigrasi Tangerang, mengatakan pihaknya menangani 33 dari 65 WNA bermasalah. Sedangkan sisanya dipulangkan oleh Direktorat Jendral Imigrasi. Menurut Ali, WNA yang dideportasi itu datang dari berbagai macam negara seperti Jepang, Turki, India, Cina, Korea, Nigeria, Iran dan Malaysia. Tetapi mayoritas paling banyak dari Cina. Ari menambahkan ada beberapa modus yang dilakukan warga asing agar bisa bebas beraktifitas di Indonesia, khususnya di Tangerang. seperti, mereka datang ke Indonesia dengan menggunakan visa kunjungan dan visa turis tetapi setelah diindonesia mereka justru bekerja. (ram)

Suluh Indonesia/ant

WAYANG GOLEK - Calon pembeli melihat koleksi karakter wayang golek yang dijual di Jalan Djuanda, Kota Bogor, kemarin. Wayang golek yang dijual mulai dari harga Rp. 75.000 tersebut diminati oleh masyarakat perkotaan yang digunakan sebagai hiasan rumah.

Polresta Bekasi

Targetkan Dua Kasus Korupsi BEKASI - Kepala Polresta Bekasi Kota, Kombes Pol Daniel Tifaona menargetkan penanganan korupsi minimal

dua kasus di wilayah setempat setiap tahunnya. ‘’Setiap tahun harus ada, minimal dua kasus korupsi yang harus kita

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

tangani di Kota Bekasi,” katanya di Bekasi, kemarin. Menurutnya, jumlah tersebut relatif sedikit mengingat hampir 99 persen dugaan kasus korupsi berawal dari informasi. ‘’Kasus korupsi 99 persen adalah informasi yang bisa kita himpun dari berbagai sumber,” katanya. Hingga saat ini, kata dia, Polresta Bekasi Kota tengah menangani dua dugaan kasus korupsi di wilayah hukum setempat. ‘’Ada dua (kasus korupsi) yang saat ini sedang disidik,” katanya. Namun demikian Daniel mengaku enggan mengungkapkan dugaan kasus tersebut. (ant)

Pilkada Tangsel

PDIP Masih Galau Tentukan Calon TANGSEL - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sejumlah partai politik sibuk menjaring calon berkualitas dan melakukan penjajakan koalisi. Kendati demikian, PDI Perjuangan justru adem-adem saja. “Ini sudah terlihat sejak awal, bahkan PDIP terkesan tertutup dalam membangun koalisi atau parpol lain yang ingin melakukan komunikasi dengan PDIP Tangsel,” ungkap pengamat politik dari Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT) Jazuli Abdillah kemarin. Lebih lanjut Jazuli mengatakan hal ini dikarenakan PDIP terlalu disibukkan dalam penentuan kader internal yang akan maju. “Satu sisi tidak memiliki kader internal yang potensial dicalonkan, yang muncul saat ini sangat rendah potensi elektoralnya. Sehingga muncul kabar akan menurunkan kader dari pusat,” imbuhnya. Jazuli menambahkan, soal PDIP yang tertutup dalam membangun koalisi atau komunikasi politik dengan parpol lain, dikarenakan PDIP saat ini sudah kepedean (percaya diri) dengan jumlah sembilan kursi yang dimilikinya. “Jumlah

sembilan kursi saat ini juga membuat PDIP terlalu pede, sehingga berfikir hanya tinggal satu kursi lagi saja. Padahal parpol-parpol yang memiliki dua dan tiga kursi pun saat ini bisa bermanuver,” tandasnya. Kegalauan PDIP ini sambungnya juga disebabkan karena pada akhirnya tetap DPP PDIP lah yang menentukan harus berkoalisi dengan siapa. “Dan wajar juga kalau sekarang bingung akan membangun komunikasi politik, karena pengurus di tingkat bawah hanya tinggal tunggu perintah DPP saja,”katanya. Dari informasi yang dihimpun, saat ini sudah ada Koalisi Tangsel Bersatu (KTB), yakni Partai Demokrat tiga kursi, Partai Amanat Nasional tiga kursi, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dua kursi. Selain itu ada juga Koalisi Tangsel Membangun (KTM) yang diisi Partai Hanura enam kursi, Partai Gerindra tujuh kursi, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak lima kursi. Sementara Partai Golkar, meski belum menyatakan kepastian soal koalisi, namun partai berlambang pohon beringin ini sudah mengarah akan membangun koalisi dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (nov)

Disdukcapil

Beri Akta Khusus Hari Jadi Bogor BOGOR - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, Jawa Barat membuat akta kelahiran khusus untuk bayi-bayi yang lahir pada 3 Juni atau bertepatan dengan Hari Jadi Bogor -533. “Akta khusus ini kita berikan gratis kepada bayi yang lahir di tanggal 3 Juni 2015 tepat di Hari Jadi Bogor,” kata Kepala Disdukcapil, Dody Ahdiat di Bogor, Kamis. Dody mengatakan, pemberian akta kelahiran khusus ini salah satu program Disdukcapil dalam memeriahkan Hari Jadi Bogor. Selain akta khusus, juga diberikan 50

KTP elektronik khusus bagi warga dan pelajar yang tanggal kelahirannya sama. Terdapat tiga bayi yang lahir berbarengan di hari jadi bogor 3 Juni bertempat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Ummi. Salah satu bayi dari ibu Reni Puspitasari warga Jalan Durian Raya mendapat kado istimewa dari Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang memberikan nama kepada bayi yakni “Arya Millangkala”. “Akta akan diserahkan setelah menunggu data dari rumah sakit. Sedangkan, KTP sudah diberikan langsung kepada warga kemarin, beberapa diberikan khusus oleh wali

kota langsung, dan sebagian lagi diserahkan oleh masingmasing camat,” katanya. Menurut Dody, untuk membuat KTP elektronik dan akta kelahiran khusus ini, pihaknya telah melakukan pendataan jauh hari, sehingga terkumpul 50 orang warga yang tersebar di sejumlah kecamatan. Pembuatan indetitas khusus ini, membuat seluruh pegawainya bekerja lembur. “Karena percetakan dilakukan pada 3 Juni tepat pukul 00.000. Kalau sebelum jam itu, KTP belum bisa di cetak oleh sistemnya,” kata Dody. Sementara itu, salah satu warga di Kelurahan Kenca-

na, Kecamatan Tanah Sareal, sumbringah setelah menerima KTP gratis dari Pemerintah Kota Bogor. Mereka adalah pasangan suami istri Nulaila Effedi dan Sunarwidi. Penyerahan KTP gratis yang dilakukan oleh camat dan lurah setempat, menjadi kado istimewa bagi Angga Fadillah, anak pasangan suami istri tersebut. Disaat berbarengan, keluarga tersebut tengah merayakan ulang tahun anaknya yang ke-17. Sontak rumah pasangan suami istri itu mendadak ramai, saat penyerahan kado KTP dilangsungkan. (bas)


pini

Suluh Indonesia, Jumat 5 Juni 2015

F OKUS Daya Pikat Pilkada USIM pemilihan kepala daerah (pilkada) sebentar lagi tiba. Semua pihak pun sudah mulai berancang-ancang, sudah mulai pasang kuda-kuda untuk menghadapi perhelatan politik ini. Segala taktik serta strategi disiapkan untuk tampil sebagai pemenang. Dan bahkan, beberapa peserta yang walaupun kini terbelit masalah internal pun buru-buru menyatakan damai, mengibarkan bendera putih untuk rujuk rukun hanya biar bisa ikut pilkada. Luar biasa. Pilkada ini memang luar biasa. Tidak hanya dari sisi jumlah uang yang akan dihamburkan untuk membiayainya, namun juga daya pikat magis pilkada ini sangatlah luar biasa. Kini sudah pasti, partai politik peserta pilkada akan saling mengelus jagoan masing-masing. Siapa yang akan diusung dengan berbagai kriteria, dan tentu saja apakah jagoan itu punya nilai jual atau tidak. Jangan lupa pula, apakah sang bakal kandidat itu juga punya ‘’nilai beli’’ atau tidak. Sebab, sudah jamak, tidak ada makan siang gratis. Tidak ada kendaraan yang gratis. Semua ada sewanya. Jadi, berani berapa? Ini kedengarannya sangat sarkastis. Atau mungkin juga yang membaca akan protes, geram atau apa pun ekspresinya. Boleh setuju, boleh tidak. Namun kalau dikembalikan kepada fakta di lapangan, apalagi dikembalikan kepada hati nurani, semua ini benar. Kalau tidak benar, bagaimana argumentasinya? Kalaupun banyak pihak dengan berbusabusa mengatakan tidak ada politik uang, tidak ada permainan uang, tidak ada permaianan kasar dan sebagainya dan sebagainya, siapa yang percaya? Kita kembali kepada nilai magis pilkada ini, memang luar biasa. Sangat hebat. Semua terpikat. Namun, apakah rakyat juga terpikat? Bisa ya, bisa juga tidak. Bisa ya karena kita harus akui masyarakat kita mudah sekali lupa dan menganggap itu sudah berlalu. Masa lalu adalah masa lalu. Mari kita bangun kembali hal-hal baru ke depannya. Membangun hal baru dengan orang yang lama dan jelas-jelas berkhianat terhadap visi-misinya saat pemilihan? Ini sering terjadi. Sebagian masyarakat kita sangat pemaaf, dan seringkali terperosok ke lubang yang sama. Berulang-ulang. Berkali-kali. Kalau yang tidak, barangkali juga belajar dari pengalaman lalu. Ketika hampir semua janji tidak ditepati dan juga kebanyakan isapan jempol semata maka tentu ada pemikiran-pemikiran baru ke depannya manakala proses pilkada ini muncul lagi. Segala bentuk evaluasi bisa jadi muncul dan sangat kuat. Bisa jadi unsur penolakan akan menggelembung. Bisa dimaklumi karena ini merupakan kristalisasi dari sikap skeptis serta apriori yang tak kunjung dapat obatnya. Sang pemimpin tidak mampu menemukan formulasi jitu dalam setiap kebijakan publiknya yang dia gembar-gemborkan pada pemilihan lalu. Tidak ada implementasi yang mendasar. Yang ada hanya pencitraan serta tabungan sosial serta politik untuk perhelatan pilkada berikutnya. Sebagian orang mengatakan betapa pentingnya pilkada itu. Mungkin karena didesain serentak untuk efisiensi. Benarkan efisien? Penting serta efisien untuk siapa? Ini yang belum terjawab. Setidaknya sampai saat ini. Toh tidak ada yang peduli dengan kondisi rakyat yang masih berada dalam kerak kemiskinan. Tidak peduli dengan kesenjangan ekonomi yang makin tajam. Tidak ada perbaikan pada kondisi bangsa kita yang sudah terjebak dalam sistem kapitalistik, yang tampaknya hanya dinikmati oleh kaum elite. ***

M

Bang D

el

Dana kampanye Pilkada serentak diusulkan dibebankan kepada calon

Enak dicalon, tak enak di rakyat ...

5

Dilema Dana Pilkada DEMOKRASI di Indonesia sangat mahal dan sangat kebarat-baratan. Bahkan disebutkan demokrasi di Indonesia lebih Barat daripada negara Barat, dan bertentangan dengan Pancasila. Sebuah tuduhan yang sangat fundamental. Hal itu disebabkan pada saat ketatanegaraan kita disusun pascareformasi, penyusunnya didominasi oleh ahli-ahli politik. Bukan ahli-ahli hukum.

Oleh Wayan Windia*

Toh politisi kita sama sekali tidak bereaksi. Mereka tetap bergeming (diam). Mungkin karena mereka sudah merasa nyaman dengan kondisi sospol seperti ini. Mereka dapat menentukan segalanya di DPR. Termasuk menentukan anggaran untuk dirinya sendiri. Oleh karenanya, tidak mengherankan kalau banyak sekali elite politik (kepala daerah) dan anggota DPR/DPRD yang perjalanan kariernya berujung di penjara. Karena mereka tidak tahan terhadap godaan uang yang membanjir di Senayan. Seorang anggota parlemen mengatakan bahwa DPR memutuskan pengelolaan dana ribuan triliun. “Kalau kita kalah melawan godaan, maka akibatnya akan fatal. Apalagi para konstituen selalu saja menggerogoti pundi-pundi kita,” katanya. Hal itu menandakan bahwa jeratan korupsi di Indonesia sudah melekat dan melilit di seluruh komunitas. Atau mungkin dapat disebutkan bahwa korupsi di Indonesia sudah membudaya. Hal itu disebabkan memang sistem politik kita sudah jauh bertentangan dengan jati diri bangsa. Di samping itu, juga sangat bertentangan dengan dasar negara Pancasila. Sementara itu, parta-partai sama sekali tidak hirau. Partai hanya haus pada kekuasaan semata, dan mata politiknya yang berwarna “hijau”. Kita yakin bahwa pendiri bangsa ini dulu sudah sangat bijak memandang situasi global, dan juga memandang kondisi geopolitik bangsa Indonesia. Kalau kita tetap masih berani melawan arus aliran “darah” jati diri bangsa, maka akibatnya pasti akan sangat fatal. Bisa saja terjadi disintegrasi. Dana Pilkada Akhir-akhir ini, telah diwacanakan sistem pilkada serentak. Sementara itu, dana pilkada harus disediakan oleh pemda setempat. Pelan tetapi pasti, kericuhan politik sudah mulai terasa. Banyak pemda yang tidak mampu menyediakan dana pilkada yang sedemikian besar. Pihak Mendagri sudah berkali-kali meminta agar pihak pemda segera mengalokasikan dana politik itu. Namun pihak pemda (yang miskin) tetap saja tidak mau memenuhi permintaan tersebut. Terakhir, muncul wacana bahwa pihak lembaga pengawas pemilu sama sekali belum menerima dana hibah untuk pilkada tersebut. Kalau demikian halnya, di mana dana untuk pilkada tidak ada, apakah pilkada dapat dilaksanakan? Situasi ini persis seperti anekdot yang sangat populer di

Kenapa kita sudah dininabobokan oleh sistem politik yang tidak sesuai dengan Pancasila? Tampaknya karena elite politik kita sudah merasa kenyang dengan kondisi seperti ini. Para calo politik, para surveyor politik, para preman politik, para LSM politik, dan lain-lain sudah merasa kenyang dengan sistem politik ini. Merekalah yang sering teriakteriak. Sementara itu tidak ada yang hirau, dan tidak peduli dengan kondisi rakyat yang masih berada dalam kerak kemiskinan. Tidak peduli dengan kesenjangan ekonomi yang makin tajam. Bangsa kita sudah terjebak dalam sistem kapitalistik, yang tampaknya dinikmati sepenuhnya oleh kaum elite.

kalangan elite bahwa “biarlah miskin, asalkan bisa sombong”. Tampaknya Indonesia sekarang ini dalam kondisi seperti itu. Masih miskin, tetapi sudah berlagak sombong. Dalam suatu seminar PWI di

Riau, saya mengusulkan agar sistem politik di Indonesia dirombak total. Kalau mau ikut Barat, maka ikuti saja mekanisme konsep politik Barat, dengan sepenuhnya. Siapa saja partai yang mampu memenangkan pileg, maka merekalah

yang memegang komando eksekutif. Dengan demikian akan didapatkan pemerintahan yang kuat. Tidak akan ada politik “dagangsapi”. Jangan seperti pemerintahan Jokowi sekarang ini. Dia selalu berusaha diobok-obok oleh KMP (Koalisi Merah Putih) atau bahkan oleh KIH (Koalisi Indonesia Hebat). Sebaliknya, kalau tidak mau ikut konsep politik Barat (secara penuh), maka segeralah kembali ke sistem ala Indonesia, dengan UUD 1945-nya yang asli. Jangan setengah-setengah seperti sekarang ini, yang justru membikin heboh politik, dan pimpinan yang korup. Percuma saja melakukan pemilu dan pilkada dengan biaya supermahal, namun tetap saja menghasilkan pimpinan-pimpinan yang korup. Lalu kapan kita bisa membangun untuk kesejahteraan rakyat? Tidak mungkin rakyat Indonesia bisa sejahtera, kalau dana yang dimiliki negara, sebagian besar “dirampok” untuk kepentingan politik. Namun usul saya itu dibantah oleh ahli politik dari LIPI. Dia mengatakan bahwa untuk pelaksanaan demokrasi, tidak perlu menghitung biaya. Berapa pun biayanya harus dibayar. “Demokrasi harus dilaksanakan dengan dana at all cost,” katanya. Saya kira pemikiran ahli dari LIPI itu benar, kalau kondisi bangsa sudah baik. Artinya, kalau income per capita penduduk sudah 6.00 dolar AS (sekarang masih 4.500 dolar AS), pendidikan penduduk rata-rata sudah SLTA (sekarang rata-rata masih SD), dan pengangguran penduduk maksimal 5% (sekarang sekitar 15%). Tampaknya kondisi bangsa saat ini masih jauh dari persyaratan tersebut. Tetapi kenapa kita sudah dininabobokan oleh sistem politik yang tidak sesuai dengan Pancasila? Tampaknya karena elite politik kita sudah merasa kenyang dengan kondisi seperti ini. Para calo politik, para surveyor politik, para preman politik, para LSM politik, dan lain-lain sudah merasa kenyang dengan sistem politik ini. Merekalah yang sering teriak-teriak. Sementara itu tidak ada yang hirau, dan tidak peduli dengan kondisi rakyat yang masih berada dalam kerak kemiskinan. Tidak peduli dengan kesenjangan ekonomi yang makin tajam (indeks gini ratio sudah mencapai 0,42, sedangkan standarnya hanya bisa 0,36). Bangsa kita sudah terjebak dalam sistem kapitalistik, yang tampaknya dinikmati sepenuhnya oleh kaum elite. Kalau sekarang banyak kerusuhan, konflik, dan lain-lain, hal itu mungkin disebabkan kesenjangan ekonomi kita yang sudah demikian lebar. Tetapi mana ada elite politik kita yang hirau? *Penulis, Ketua Pusat Penelitian Subak, Universitas Udayana

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Masalah Lubang Jalanan Masih Belum Teratasi JALANAN berlubang tersebar di seluruh penjuru ibu kota. Tak hanya bisa merusak kendaraan, lebih dari itu dapat mengancam keselamatan pengendara. Ironisnya, dari ribuan titik lokasi jalan berlubang baru sebagian kecil yang bisa diperbaiki. Perbaikan yang dilakukan oleh pihak terkait tidaklah menambah baik keadaan tapi malah membuat jalanan jadi tidak rata bahkan menjadi bergelombang sampai ada di daerah Jakarta Barat yang cukup parah tambalannya membuat seperti polisi tidur. Setiap kendaraan terutama sepeda motor yang melintas harus memelankan kecepatannya karena rusaknya jalan. Saat malam hari, penerangan lampu

juga kurang sehingga pengendara mengandalkan lampu kendaraan untuk melintasi jalan. Begitupun di jalur bawah jembatan layang Kalibata yang juga memprihatinkan. Di sini banyak terdapat lubang seluas hampir satu meter dengan kedalaman sekitar lima sentimeter. Jalan S Parman menuju arah taman anggrek dan grogol juga sangat dikagetkan oleh beberapa keadaan jalan yang tidak rata hal ini membuat kendaraan seperti sepeda motor cukup rawan. Semoga saja ada usaha nyata yang baik dan benar dari gubernur yang baru. Semoga. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar

Hukum di Jalanan Harus Tegak SUDAH menjadi bagian dari Ibu Kota Jakarta adanya musisi jalanan atau “tukang ngamen”. Sulit menyelesaikan persoalan tentang semakin bertambahnya jumlah pengamen jalanan. Selain negara ini masih belum merata hal kesejahteraannya, pendidikan, dan kelayakan. Pengamen mungkin imbas dari merosotnya tingkat kesejahteraan yang menjadikan mereka tak punya pilihan yang menurut mereka paling tepat selain melibatkan diri di tempat-tempat ramai untuk sekedar ‘mengamen’. Seiring dengan kerasnya penertiban yang ingin diterapkan Pemda DKI untuk memberantas para pengemis, pengasong, atau pengamen Jalanan. Bahkan adanya undang-undang

yang melarang keras bahkan dengan ancaman denda bagi mereka yang memberikan uang kepada pengemis dan pengamen. Semakin hari aksi mereka di bus-bus kota mengkhawatirkan. Pemaksaan dengan gaya ala mereka yang seperti preman meminta uang kepada para penumpang membuat rasa takut penumpang bus. Bahkan modus gerombolan orang yang tanpa mengamen tapi langsung meminta uang para penumpang dengan mengaku sebagai mantan narapidana hampir seperti rampok. Hal ini sangat membahayakan masa depan kota Jakarta. Ruth Oktania Jelambar, Jakarta Barat

Keadilan Sosial Harus Diwujudkan PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 5 Juni 2015

6

130 Atlet Berjuang

Di Kejurnas Muaythai

Suluh Indonesia/ist

TUNTUT AFC - Menpora Imam Nahrawoi merangkul Persipura untuk melakukan langkah hukum terhadap keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Tuntut AFC spon,” ucap Imam kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, Persipura batal menghadapi Pahang FA di babak 16 besar Piala AFC 2015, yang sebelumnya direncanakan digelar 26 Mei, salah satu penyebab kegagalan, yakni adanya sanksi dari FIFA. Dalam surat keputusannya, FIFA menjelaskan bahwa sanksi membuat PSSI kehilangan hak sebagai anggota dan seluruh wakil Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi FIFA dan

AFC, termasuk Persipura. Tercatat laga Persipura melawan Pahang FA sebetulnya sempat punya peluang untuk dijadwal ulang setelah gagal dilaksanakan sesuai jadwal karena tiga pemain asing Pahang tidak mendapat visa masuk ke Indonesia. Dan peluang untuk dijadwal ulang, masih ada jika FIFA tidak menjatuhkan sanksi untuk sepak bola Indonesia. “Kita tuntut bersama-sama AFC. Masa Pahang menang dengan cara begitu.

Toh, semua bukan kesalahan Persipura dan Indonesia. Itu kesalahan mereka karena tak mau menyelesaikan visa. Jangan salahkan Persipura atau Indonesia,” tutupnya. Dengan sanksi FIFA ini, maka AFC juga sudah menegaskan, Indonesia tidak dapat mengikuti event seperti Kualifikasi bersama Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019, Kualifikasi Piala Asia U-16 dan U-19, serta Piala Asia U-14 Wanita, dan Piala Asia Futsal Wanita 2015. (pts)

Tim Hoki Indonesia

Terancam Sulit Berpresrtasi JAKARTA - Tim Hoki Indonesia terancam sulit meraih prestasi SEA Games Singapura, setelah 4 pemain asal Papua tidak mendapatkan perhatian dari KONI daerahnya selama masa pemusatan latihan. Keempat atlet itu adalah Yuliana Mansoben, Kristina Rumbiak, Septina Bisay, dan Ester Ampnir. Mereka kurang mendapat perhatiaan dari segi kesejahteraan atlet. “Kami merasa sebagai anak tiri, sebab KONI Papua lebih memperhatikan atlet lainya, ketimbang kami berempat, mulai dari segi uang saku kami tidak mendapatkan, hanya dijanjikan awal Desember, tapi tak ada realisasinya hingga sekarang. Sementara atlet Papua lainnya sudah cair mulai Januari lalu,” ucap Ester kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Bagi Ester, hal ini bisa mempengaruhi konsentrasi atlet selama berlaga di SEA Games, karena atlet yang ikut membela Merah-Putih di SEA Games mendapat perhatian yang lebih dari mas-

Daud Yordan

Berupaya Pertahankan Gelar SURABAYA - Petinju Indonesia Daud Yordan bertekad mempertahankan gelar kelas Ringan WBO Asia Pasifik melawan petinju asal Ghana, Maxwell Awuku di DBL Arena Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sabtu, 6 Juni 2015. “Informasinya, Maxwell Awuku merupakan lawan sepadan. Apalagi direkomendasikan Presiden WBO Dunia, Mr Leon Pebio Panoncilo Jr untuk bertemu Daud,” kata Manajer Daud Yordan, Wahju Prasetyo, kepada wartawan di Surabaya, kemarin. Pertandingan melawan Maxwell Awuku merupakan upaya kali pertama mempertahankan gelar setelah merebut gelar WBO Asia Pasifik usai mengalahkan petinju Filipina Roland Pontilas di Pontianak, Desember 2014. Jika Daud berhasil memenangkan pertandingan keduanya mendatang, dipastikan petinju asal Kalimantan Barat tersebut menempati peringkat 5 dunia, sekaligus memiliki kans menantang juara dunia WBO kelas Ringan. Maxwell Awuku merupakan petinju yang menempati ranking 2 WBO Asia Pasifik dan gayanya bermain hampir sama dengan Daud, yakni menyerang dan dibarengi pertahanan kokoh. “Daud tidak boleh menganggap remeh Maxwell yang saat ini berambisi merebut gelar WBO Afrika,” katanya. (ant)

Utama, dan Ahmad Elion. Menurut pelatih pengprov Bali, Wayan Suwite menilai perhelatan ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas atlet didaerah, agar semakin mendapat lawan tanding dan persiapan yang lebih matang. “Ini upaya membesarkan dan meningkatkan prestasi muaythai di masing2 daerah, dan menjadi pelatihan, sehingga masingmasing pengprov bisa memberikan perhatian khusus kepada altenya,” ucap Suwite. Bali menargetkan 1 emas dalam kejuaraan ini dan mengandalkan nomor junior melalui Betran, mengingat ada beberapa pesaing di nomor lainnya dari provinsi Kalimantan. “Beberapa kali ikut, kami pernah meraih Perak dan Perunggu, kali ini kita berharap bisa meraih 1 emas di nomor junior. Kami pun senang kedepannya muaythai bisa melakukan eksebisi di PON 2016, sehingga semua persiapan yang dilakukan didaerah bermanfaat jangka panjang,” paparnya. (pts)

Linda

Menpora Ajak Persipura

JAKARTA - Setelah gagal berlaga di AFC Cup karena permasalahan imigrasi, Persipura pun dirangkul Menpora Imam Nahrawoi untuk melakukan langkah hukum terhadap keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia tersebut. “Kami sudah berusaha dan saya jadi pihak tertuduh bahwa Kemenpora menghambat. Kami sudah meminta AFC menjadwalkan tanding ulang, tapi belum direspon. Saya sudah kontak duta besar agar bertemu dengan AFC, tapi belum dire-

JAKARTA - Sebanyak 130 atlet dari 27 provinsi berjuang dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang diselenggarakan Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI), untuk mempersiapkan perhelatan eksebisi PON 2016, salah satunya kontingen dari Bali. “Tentu perhelatan ini bagian konsistensi PB MI dalam meningkatkan cabor muaythai di daerah, apalagi pada PON 2016 akan dilakukan eksebisi, tentunya ini menjadi modal untuk meningkatkan kemampuan atlet daerah,” ucap Ketua Umum KONI, Tono Suratman dalam pembukaan Kejurnas di Jakarta, kemarin. Tercatat dalam Kejurnas yang diselenggarakan sejak 47 Juni di Hotel Nam tersebut mempertandingkan 5 nomor, yaitu Pra Pemula, Pemula, Kadet, Junior dan senior. Provinsi Bali sendiri menurunkan 5 atlet untuk nomor Senior, Pra Pemula dan Junior, dalam Kejurnas kali ini, diantaranya Kadek Betran Aris Yoga, Made Angga Pratama, Kadek Dedik Jaya Buana, Gede Cici

ing-masing pengprov. “Tentunya metode di Papua harus sama dengan pengprov lainnya, sehingga motivasi tetap terjaga,” paparnya. Menanggapi hal in, Manejer Hoki Indonesia, Yotam Wakum mengatakan sangat miris melihat para atletnya yang justru dianggap sebelah mata oleh KONI Papua. “Mereka bertanding atas nama bangsa. Namun kurangnya ada perhatian dari daerah asalnya, dan seharusnya Papua bangga adanya atlet yang memperkuat Timnas Hoki,” papar Yotam. Dirinya berharap kedepan permasalahan ini bisa segera diselesaikan, sehingga tidak menganggu perjuangan atlet meraih prestasi. “Kami sebenarnya tidak tahu pasti apa yang terjadi dengan KONI Papua. Kami meminta pengurus KONI Papua menjelaskan kepada kami secara trasparan, kepada kami Terutama masalah keungan,” tambahnya. (pts)

Susul Maria Ke Perempat Final JAKARTA - Di hari ketiga Indonesia Open Super Series Premier 2015, atlet Indonesia terus menunjukkan kualitasnya dengan menumbangkan beberapa atlet unggulan. Tunggal putri Indonesia, Lindaweni Fanetri berhasil mematahkan perjuangan unggulan empat, Tai Tzu Ying sekaligus menyusul Maria Febe Kusumastuti ke perempat final. Kemenangan Linda ini di luar dugaan, apalagi bisa mengalahkan Tzu Ying dengan dua set langsung. Pada set pertama Linda meraih kemenangan dengan skor 21-18, di game kedua kerja keras Linda terus dipertahankan, walau sempat tertinggal 5 poin saat skor 1318. Namun dengan perjuangan yang gigih dan dukungan penonton di Istora Senayan, Linda mampu mengejar ketinggalannya dan menyamakan kedudukang diangka 19, sebelum akhirnya meraih kemenangan dengan skor 22-20. “Ranking dia di atas saya, jadi di pertandingan

tadi saya tidak boleh kehilangan fokus. Karena kalau kehilangan fokus, raihan poin malah bisa tersusul, dan saya berusaha untuk mempercepat tempo terlebih dahulu, saya tidak boleh kalah cepat. Lawan cepat dan serangannya juga bagus,” ujar Linda kepada wartawan usai pertandingan di Jakarta, kemarin. Pada babak berikutnya Linda akan menghadapi juara dunia asal Thailand, Ratchanok Inthanon, setelah setelah

mengalahkan rekan senegaranya, Busanan Ongbumrungpan dengan 21-16 dan 21-19. “Tentu menghadapi Ratchanok saya akan diskusi dulu dengan pelatih, akan menerapkan permainan seperti apa. Saya tidak boleh cepat puas, karena setelah ini masih ada yang harus dihadapi,” tutur Linda. Pertemuan Linda dengan Ratchanok akan menjadi perjumpaan keempat kedua tunggal putri ini. Di tiga laga sebelumnya, Linda belum berhasil memenangkan satu pertandingan pun. Kemenangan Linda ini melengkapi skuad merah putih di nomor tunggal putri, dimana sebelumnya Maria Febe Kusumastuti terlebih dahulu berhasil memastikan diri untuk berlaga di perempat final, setelah menghentikan wakil Yip Pui Yin dari Hong Kong dengan 21-17 dan 21-4. Selanjutnya Febe akan menantang wakil Jepang, Yui Hashimoto dari Jepang yang menaklukan Carolina Marin di babak pertama. (pts)


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 5 Juni 2015

7

Messi

Jadi Sosok Utama Barca BARCELONA - Bintang Barcelona Lionel Messi tetap menjadi kekuatan utama di tim bertabur talenta itu yang berada di ambang mengulangi raihan treble bersejarah 2009, meski terjadi pergantian pelatih dan gaya bermain sepak bola, serta perombakan pemain. Pemain Argentina itu menyuguhkan sihir dan temuan enam tahun silam ketika Barca menjadi tim Spanyol pertama yang menjuarai Liga Champions, Liga Spanyol, dan Piala Raja pada musim yang sama. Raksasa Katalan itu telah mengantungi gelar Liga Spanyol dan Piala Raja, dan fokus mereka saat ini adalah final Liga Champions Sabtu melawan Juventus di Berlin. Messi disebut tidak dapat dihentikan oleh mantan pelatih Barca Pep Guardiola, yang tim asuhannya Bayern Munich disingkirkan oleh klub Spanyol itu di semifinal, dan perumpamaan serupa digunakan oleh tokoh-tokoh lain yang berusaha untuk membendung kejeniusan pemain Amerika Selatan itu. Setelah 2014 yang mengecewakan, ketika Messi gagal pada misinya menjuarai Piala Dunia untuk Argentina dan kerap terlihat lelah dan tidak tertarik di lapangan, ia kembali bermain dengan senyum di wajahnya. Ia membawa Barca untuk menjuarai

Piala Raja akhir pekan silam dengan mencetak gol pembuka, yang pertama dari dua golnya, yang akan tercatat sebagai salah satu gol terbaik yang pernah dibukukannya, ketika ia mengecoh empat pemain dengan pergerakan cepatnya. “Leo seperti makhluk luar angkasa,” kata rekan setimnya di Barca dan Argentina Javier Mascherano kepada para pewarta. “Kami sangat beruntung untuk dapat melihatnya dalam bentuk manusia.” Kesuksesan 2009 terbangun dari filosofi permainan Guardiola yang mengandalkan penguasaan bola, dan kemudian menjadi populer dengan sebutan ‘tiki-taka.’ Meski basis permainan operan bola mereka tetap sama, hal itu telah diadaptasi oleh pelatih saat ini Luis Enrique agar cocok dengan anggota tim terkini. Guardiola berlimpah gelandang-gelandang dengan kemampuan teknis yang kuat seperti Xavi dan Andres Iniesta yang cocok dengan permainan operan pendek. Mereka akan menggerakkan bola di sekitar area permaianan seperti permainan catur, sambil menanti saatnya mengirim operan maut. Pada masa keemasan di bawah Guardiola, Barca memenangi tiga gelar Liga Spanyol dan dua Liga Champions antara 2008 sampai 2012. (ant)

Suluh Indonesia/ap

PENGAKUAN - Mantan wakil presiden FIFA yang tersangkut skandal korupsi, Jack Warner mengaku dapat membuktikan hubungan antara badan sepak bola dunia dan pemilihan negaranya terkait hak menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010.

Chiellini Dipastikan

Absen di Final Liga Champions

MILAN - Juventus pada Kamis mencoret bek kunci Giorgio Chiellini untuk pertandingan final Liga Champions melawan Barcelona setelah ia mengalami robek otot pada sesi latihan. Chiellini harus meninggalkan latihan pada Rabu, dan

sejumlah pemindaian yang dilakukan pada Kamis mengonfirmasi berita buruk untuk sang juara Italia. “Pemindaian mengungkap robek tingkat pertama di otot soleus pada kaki kirinya, sehingga pemain bertahan itu akan absen di final Sabtu melawan Barcelona,” demiki-

an pernyataan Juventus. Itu semestinya menjadi final Liga Champions pertama bagi Chiellini dan tempatnya sekarang akan diisi oleh Andrea Barzagli, yang kembali berlatih pada Rabu setelah pulih dari cedera. Absennya Chiellini merusak harapan para penggemar untuk melihatnya berduel dengan penyerang Barcelona Luis Suarez, yang diusir keluar lapangan dan diskors empat bulan setelah menggigit bahu pemain Italia itu pada pertandingan Italia melawan Uruguay di pertandingan fase grup pada Piala Dunia tahun lalu. Saat ditanyai pada Senin apakah ia akan berjabat tangan dengan Suarez sebelum pertandingan, Chiellini membalas, “Tentu saja saya akan melakukannya!” (ant)

Warner Tuding

FIF A Ter kait FIFA erkait Pemilu Trinidad LOS ANGELES - Mantan wakil presiden FIFA yang tersangkut skandal korupsi, Jack Warner mengaku dapat membuktikan hubungan antara badan sepak bola dunia dan pemilihan negaranya terkait hak menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010. Warner, yang menghadapi kemungkinan ekstradisi ke AS setelah ia dituntut oleh otoritas-otoritas AS dengan dakwaan korupsi, menjadi salah satu figur kunci dalam drama yang berpuncak pada pengunduran diri presiden FIFA Sepp Blatter pada Selasa. Pada Rabu, Warner meng-

gunakan program siaran televisi politik pada TV6 di Trinidan and Tobago untuk mengatakan dirinya telah mengajukan berkas dokumen-dokumen yang memperlihatkan “hubungan antara FIFA, pendanaan itu dan saya, hubungan antara FIFA, pendanaan itu dan Kongres Nasional Bersatu (UNC) dan kantor pemerintah Kemitraan Masyarakat pada pemilihan umum (Trinidad and Tobago) 2010.” Situs TV6 melaporkan bahwa dalam siaran lima menit itu, Warner mengatakan berkasnya “juga sejalan dengan pengetahuan saya mengenai transaksi-tran-

saksi internasional di FIFA, termasuk presidennya Tuan Sepp Blatter dan, terakhir, masalahmasalah lain yang mencakup pemilihan perdana menteri (Trinidad and Tobago) saat ini.” Pada pemilihan umum internal UNC yang berlangsung pada Januari 2010, Warner mendukung Kamla Persad-Bissesar sebagai pemimpin UNC. Ia kemudian terpilih untuk menjadi perdana menteri perempuan pertama negeri itu, namun Warner belakangan berpisah dengan pemerintahannya dan partai itu. Warner, yang bebas dengan kewajiban setelah

penahanannya pekan lalu, merupakan satu dari 14 mantan pejabat FIFA dan eksekutif perusahaan pemasaran olahraga yang dituding oleh jaksa AS ambil bagian dalam skema pembayaran kembali 20 tahun silam, dan secara total terdapat uang suap senilai 150 juta dolar yang diterima atau diberikan. Pada alamat televisinya ia berkata dirinya mencemaskan kehidupannya, dan mengindikasikan dirinya akan berjuang menentang ekstradisi. “Saya tidak berniat membiarkan mereka merebut kemerdekaan saya,” tegasnya. (ant)

Morata Bertekad Cetak Gol untuk Juve BERLIN - Penyerang Juventus Alvaro Morata terlihat merasa bersalah setelah ia mencetak gol yang menyingkirkan bekas klubnya Real Madrid di semifinal Liga Champions, dan ia ingin berusaha menebusnya. Pemain internasional Spanyol berusia 22 tahun itu mencetak gol pada kedua pertandingan semifinal yang dimenangi Juve dengan skor agregat 3-2 atas sang juara bertahan, dan ia berharap dapat memimpin timnya meraih kemenangan atas rival abadi Real, Barcelona, pada final Liga Champions yang dimainkan pada Sabtu. Morata bergabung ke Juventus dengan biaya transfer senilai 20 juta euro pada musim panas setelah mendapati dirinya merupakan surplus terhadap kebutuhan di Real, dan ia memainkan peran penting pada perjalanan tim Italia itu menuju kemungkinan raihan treble. Ia menyarangkan delapan gol di Liga Italia ketika Juve mengamankan gelar beruntun

untuk keempat kalinya, dua gol di Piala Italia yang mereka juarai, dan sejauh ini empat gol di kompetisi elit Eropa, termasuk gol krusialnya di Santiago Bernabeu bulan lalu. Gol itu menyamakan kedudukan di semifinal, pada pertandingan kedua yang berakhir dengan skor 1-1 dan mengakhiri mimpi sang juara bertahan untuk meraih mahkota Eropanya untuk ke-11 kalinya menyusul raihan gelar kesepuluh pada 2013/ 2014, ketika Morata tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua pada final melawan Atletico Madrid di Lisbon. Pada Sabtu di Stadion Olympic Berlin, ia akan berupaya untuk menjadi pemain keempat yang meraih kesukesan di final Liga Champions pada musim kedua secara beruntun untuk klub yang berbeda, bergabung dengan Marcel Desailly, Paulo Sosa, dan Samuel Eto’o. “Saya akan berusaha untuk, juga karena apa yang

akan menjadi berarti bagi para penggemar Real,” kata Morata, yang masuk menjadi pemain junior Real pada 2008, kepada para pewarta pada Senin. “Tentu saja mencetak gol saat melawan Barcelona tidak akan semenyakitkan seperti saat mencetak gol ke gawang Madrid, namun saya perlu untuk mencetak gol sebenarnya sebelum berpikir mengenai perayaan-perayaan,” tambahnya. Selain menjadi figur kunci di Juve, Morata mulai memberi dampak untuk Spanyol menyusul kesuksesan yang diraihnya di tim junior La Roja. Ia menjadi bintang saat timnas Spanyol menjuarai Piala Eropa U-19 dan U-21, memenangi penghargaan Sepatu Emas untuk pencetak gol terbanyak di masing-masing turnamen. Ia dipuja sebagai masa depan La Roja pada Maret setelah ia mencetak gol untuk sang juara Eropa saat menang 1-0 melawan Ukraina pada

pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 di Seville. Morata melakukan debut liganya untuk Real pada Desember 2010 di bawah asuhan Jose Mourinho dan telah memenangi satu gelar Liga Spanyol, dua Piala Raja dan satu Piala Super Spanyol, serta Liga Champions. Penampilannya sejak bergabung dengan Juventus telah membuat kagum tak kurang dari kapten dan kiper Gianluigi Buffon, meski pemain yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006 itu memberi indikasi bahwa Morata masih harus mempelajari banyak hal. “Morata telah menjadi kejutan terbesar,” kata Buffon kepada UEFA.com pada Rabu. “Sekarang saya mengenal dia, saya dapat berkata bahwa jika matang di jalan yang tepat dan jika ia ingin meletakkan profesionalismenya untuk keuntungan tim dan profesi, ia dapat menjadi bintang pada beberapa tahun mendatang.” (ant)

BOGOR Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(021) 5357602

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 5 Juni 2015

8

DBD di Bali

Sebabkan 18 Orang Meninggal DENPASAR - Sebanyak 18 orang meninggal akibat penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Bali dari total jumlah 5.249 kasus pada Januari hingga April 2015. ‘’Kasus kematian akibat DBD di Bali saat ini tergolong masih tinggi, dimana kematian akibat DBD Januari hingga April 2015 dua kali lipat dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya, di Denpasar, kemarin. Ia menuturkan pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 3.970 kasus dengan angka kematian hanya 9 orang.

Kasus meninggal akibat DBD pada umumnya terjadi karena terlambat mendapatkan penanganan. Selain itu, penderita yang datang ke fasilitas kesehatan sudah dalam kondisi Dengue Syok Sindrom (DSS). Selain itu, penderita harus mendapatkan penanganan berupa istirahat yang cukup, pemberian vitamin dan obat penurun panas serta pemberian cairan yang cukup. Kemudian, masyarakat harus berperan aktif di lingkungan masing-masing untuk memutus rantai nyamuk agar tidak bekembangbiak.

‘’Pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan serentak diseluruh kabupaten/ kota atau lapisan masyarakat secara terus menerus minimal satu kali dalam seminggu,” ujar Suarjaya di selasela konferensi pers terkait dengan peringatan Asean Dangue Day (ADD). Untuk memutus perkembangbiakan nyamuk, kata dia, dapat dilakukan dengan 3M plus yakni menguras, menutup penanganan air serta memanfaatkan barang bekas. Selain itu, upaya tersebut perlu membubuhkan abate. (ant)

Pemkab Lebak

Gratiskan 6.089 Siswa Miskin LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menggratiskan sebanyak 6.089 siswa miskin jenjang SMAN/ SMKN untuk mendukung program “Lebak Pintar”. ‘’Semua siswa dari keluarga tidak mampu itu dialokasikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp3,7 miliar tahun 2015,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebak Juanda saat dihubungi di Lebak, kemarin. Pemerintah daerah menggratiskan siswa miskin itu dalam bentuk bantuan operasional sekolah daerah (Bosda). Mereka pencairan dana

bantuan itu melalui sekolah yang bersangkutan dan bukan untuk siswanya. Pada tahun ajaran 20142015, pihaknya telah menyalurkan bantuan kepada 6.089 siswa miskin yang melanjutkan pendidikan ke kelas 10 SMAN/SMKN itu. Mereka setiap siswa mendapat Bosda sebesar Rp300.000 per semester atau Rp600.000 per tahun, katanya. Bantuan bagi siswa miskin itu disalurkan melalui rekening sekolah masing-masing untuk menghindari penyelewengan dana tersebut, kata Juanda. Kriteria siswa yang berhak

dibantu adalah mereka yang benar-benar berasal dari keluarga miskin atau memiliki kartu miskin yang dikeluarkan pemerintah. ‘’Kami akan selektif untuk pemberian bantuan siswa miskin itu,” katanya. Ia mengimbau seluruh siswa miskin yang kini duduk di bangku SD/SMP dan SMA/SMK tidak ada alasan mereka putus sekolah. Pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah agar siswa lulusan SMP/MTs dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMAN/SMKN. (ant)

Suluh Indonesia/ant

NELAYAN MADURA - Nelayan menambatkan perahu usai melaut di pantai desa Padelegan, Pademawu, Pamekasan, Jatim, kemarin. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Potensi maritim Indonesia mencapai US$1.2 triliun per tahun atau ada tambahan 1.2 kali PDB pada saat ini, atau delapan kali nilai APBN 2014, namun potensi tersebut belum termanfaatkan secara maksimal.

Cuaca Buruk di Cilacap

Empat Nelayan Hilang CILACAP - Sebanyak empat nelayan asal Kelurahan Cilacap, Kabupaten Cilacap, dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan selatan Jateng. Informasi yang dihimpun dari Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI) Rescue Cilacap, Kamis, empat nelayan itu bernama Waryono (50), Wardi (25), Sentot (47), dan Sirus (60), warga Jalan Kolonel Sugiono RT 02 RW 04, Kelurahan Cilacap, Kecamatan Cilacap. ‘’Berdasarkan laporan dari Pak Dra-

jat selaku Ketua RT 02 RW 04 Kelurahan Cilacap, keempat nelayan itu berangkat melaut pada hari Rabu (3/6), pukul 03.30 WIB, dengan menggunakan perahu Amar Jaya dan pencarian ikan di seputaran perairan Cimiring, Pulau Nusakambangan, hingga Srandil, Adipala,” kata salah seorang relawan RAPI Rescue Cilacap, Suwandi. Ia mengatakan bahwa keempat nelayan itu direncanakan akan kembali ke Tempat Pele-

langan Ikan (TPI) Sentolo Kawat pada Rabu (3/6) pukul 13.00 WIB. Akan tetapi hingga pukul 00.00 WIB, kata dia, keempat nelayan itu belum tiba di TPI Sentolo Kawat sehingga kejadian itu dilaporkan ke Badan “Search and Rescue” Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap dan informasikan ke seluruh potensi SAR di Cilacap termasuk RAPI Rescue. ‘’Upaya pencarian terhadap empat nelayan itu terkendala gelombang ting-

gi sehingga tim SAR gabungan melakukan pencarian melalui jalur darat,” katanya. Dalam kesempatan terpisah, Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono mengatakan bahwa upaya pencarian terhadap empat nelayan yang dilaporkan hilang sampai Kamis siang masih nihil karena perahu mereka tidak dilengkapi alat komunikasi. Selain itu, kata dia, pihaknya juga mengalami keterbatasan peralatan. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Suluh Indonesia/ant

TRUK TERBALIK - Sebuah truk terbalik setelah mengalami kecelakaan di Jalan Semarang-Magelang, Gondoriyo, Jambu, Kabupaten Semarang, kemarin. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan yang dpicu rem blong tersebut menyebabkan satu rumah rusak parah.

Kasus Alkes Selong

Kadinkes Segera Diadili MATARAM - Kasus dugaan penyimpangan proyek pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) RSUD dr Soedjono di Selong, Kabupaten Lombok Timur, yang menjerat kepala dinas kesehatan setempat dr Utun Supria, segera diadili. Humas Pengadilan Negeri Mataram Sutarno saat ditemui wartawan, Kamis, membenarkan bahwa pihaknya pada Senin (1/6) sore, menerima pelimpahan berkas dakwaannya dari Kejaksaan Negeri Selong, Kabupaten Lombok Timur. ‘’Ada dua berkas untuk lima tersangka yang kami terima, salah satu berkasnya adalah

milik mantan Direktur RSUD dr Soedjono Selong,” katanya. Sedangkan, untuk berkas kedua adalah milik empat tersangka dari panitia pengadaan barang, antara lain Agus Trias yatmiko, I Nyoman Adi Wijaya, Akhdiyat Furqon, dan Dedi Irawan DI. Untuk berkas dakwaan milik dr Utun Supria, Kadinkes Lombok Timur itu telah teregister di Pengadilan Negeri Mataram dengan nomor pendaftaran 19/pid.sus.TPK/2015/ PN.MTR. Kemudian, untuk berkas dakwaan keempat tersangka lainnya terdaftar dengan nomor register 20/

pid.sus.TPK/2015/PN.MTR. ‘’Dua berkas untuk lima tersangka sudah teregister sejak Kamis pagi, jadi untuk jadwal sidangnya masih belum ditentukan,” ujarnya. PN Mataram telah menetapkan majelis hakim yang akan menyidangkan kasus tersebut, antara lain AA Putu Ngurah Rajendra, Wari Juniati, dan Edward Samosir. Selanjutnya, untuk JPU yang akan mengawal persidangan lima tersangka telah ditunjuk Budi Tridadi beserta empat jaksa lainnya, baik yang berasal dari Kejari Selong. (ant)

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 05 Juni 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu