Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Pengemban Pengamal Pancasila
Selasa, 5 Mei 2015
No. 85 tahun IX
8 Polisi Aniaya Warga Meulaboh MEULABOH - Delapan orang oknum polisi melakukan tindak kekerasan secara bersama terhadap Jinanda Agustian (23) warga Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. ‘’Kalaupun anak saya ada salah jangan dihakimi di depan umum seperti itu, apalagi oleh polisi masih menggunakan seragam dinas. Tadi sudah saya bawa ke rumah sakit dijahit kepalanya karena sobek keluar darah,” kata paman korban Fatani di Meulaboh, kemarin. Keluarga korban belum mengetahui penyebab keponakannya tersebut dianiaya di depan umum karena sekelompok pria berseragam polisi tersebut tiba-tiba langsung melakukan pemukulan tanpa adu mulut atau perdebatan. Fatani yang juga Keuchik (Kades)
Ujong Kalak ini menyatakan, saat terjadinya pemukulan tersebut tidak ada warga yang berani melerai, setelah korban jatuh dan mengeluarkan darah barulah warga datang berkerumun mengambil dan membawa korban. ‘’Saya laporkan kepada Polsek Johan Pahlawan, kita bukan meminta untuk dilajutkan proses hukum tapi kita meminta untuk diberikan keadilan dan diberikan arahan oleh pihak berwajib,” jelasnya. Sementara itu Kapolres Aceh Barat AKBP Faisal Rifai mengakui adanya insiden tersebut akan tetapi semua yang dilakukan anggotanya tidak atas perintah institusi, pemukulan terhadap seorang warga itu merupakan sebuah pelangaran. ‘’Benar itu anggota kita. Tetap anggota polisi yang salah,’’ katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ade
DIPERIKSA - Anggota DPR Jazuli Juwaini memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dana haji di Gedung KPK Jakarta, kemarin.
Wapres Benarkan Reshuffle Kabinet
Suluh Indonesia/ant
DAFTARKAN PRAPERADILAN - Kuasa hukum penyidik KPK Novel Baswedan, Muji Kartika Rahayu (kanan) dan M. Isnur (kiri) memperlihatkan berkas gugatan praperadilan sebelum diserahkan ke Panitera Muda Pidana Hadi Sukma di Gedung PN Jaksel, kemarin.
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla membenarkan ada rencana perombakan susunan Kabinet Kerja, karena diperlukan peningkatkan kerja dalam pemerintahan. ‘’Ya tentu dalam waktu ke depan ini, karena banyak perlu peningkatan kinerja tentu dibutuhkan orang-orang yang sesuai dengan kemampuannya,” kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, kemarin. Wapres enggan merinci lebih lanjut kriteria menteri
yang akan digeser maupun dicopot jabatannya dari Kabinet Kerja. Dia juga belum memastikan waktu pelaksanaan perombakan tersebut. ‘’Belum kita bicarakan, waktunya juga belum. Tentu pada waktunya apabila dipandang perlu. Belum ada pembicaraan (lebih lanjut),” katanya. Sebelumnya, Wapres mengatakan perlu dilakukan evaluasi terhadap para menteri di Kabinet Kerja dan memandang perlu dilakukan perombakan jika kebutuhan mendesak. ‘’Ya menteri-menteri itu tentu di-
evaluasi. Reshuffle atau tidak itu tergantung pada kebutuhan dan masalah Pemerintah, bukan tergantung pada survei,” jelasnya. Sementara itu, pengamat sosiologi politik dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Rudy Harold mengatakan Presiden Joko Widodo perlu melakukan “reshuffle” kabinet, untuk menata kembali kinerja pemerintahan yang dinilai tidak optimal. ‘’Melihat masa kerja kabinet enam bulan ini, hanya ada beberapa menteri saja yang
aktif dan berperan serta dalam menjalankan tugas dan program diberikan Presiden Jokowi, sementara yang lain terkesan jalan sendiri,” kata Rudy. Salah satu menteri dengan kinerja cukup bagus dan perlu dipertahankan presiden yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Putjiastuti, karena selama menjabat sudah melihat memperlihatkan perubahan-peruhan yang lebih baik dibanding kementerian lainnya,” ujarnya. (ant)
Dana Desa Akan Dikorupsi JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis menengarai dana desa berpotensi dikorupsi serta menjadi gula-gula desa pada pemilihan kepala desa dan pemilihan kepala daerah. ‘’Sesuai amanah UU Desa, pemerintah sudah memberikan dana desa secara bertahap ke desa-desa di seluruh Indonesia, masih ada kelemahan dalam aturan birokrasi maupun perencanaan pembangunan di desa,” kata Margarito Kamis pada diskusi “Dialog Pilar Negara: Realisasi Dana
Desa” di Gedung MPR/DPR/ DPD RI Jakarta, kemarin. Margarito melihat kelemahan tersebut, belum adanya pengawasan terhadap penggunaan dana desa, perencanaan pembangunan di desa masih lemah, serta pelaporan penggunaan dana desa oleh kepala desa dan perangkat desa juga masih lemah. Dia meragukan kepala desa dan perangkat desa, tidak dapat membuat laporan penggunaan dana desa, seperti laporan keuangan yang dibuat oleh kementerian dan lembaga sesuai format yang
sudah ditetapkan pemerintah. Selain itu, Margarito juga melihat dana desa berpotensi menjadi gula-gula desa, yakni dapat menjadi alat politik bagi kepala desa maupun kepala daerah yang tampil lagi pada pemilihan kepala desa dan pemilihan kepala daerah untuk memperpanjang masa jabatannya. ‘’Adanya dana desa, secara sosio kultural juga dapat merusak kearifan lokal dan nilai-nilai sosial lainnya yang ada di desa, seperti tradisi gotong-royong tanpa pamrih,’’ katanya. (ant)
Mendagri :
Pilkada Serentak Lebih Mahal JAKARTA - Mendagri Tjahjo Kumolo mengungkapkan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan 9 Desember 2015 masih lebih mahal dibandingkan dengan pelaksanaannya tidak serentak seperti sebelumnya. ‘’Biaya Pilkada serentak ini lebih mahal dibanding tidak serentak, dengan menghabiskan anggaran sekitar hampir Rp 7 triliun untuk 269 daerah,” kata Tjahjo di sela-sela acara Rakor Pilkada 2015 di Gedung Balai Kartini, Jakarta, kemarin. Dia mengatakan, dalam
Pilkada serentak tahun ini, aspek efektivitas terpenuhi namun dari sisi efisiensi belum tercapai dikarenakan tingginya biaya. Namun perihal inefisiensi itu dapat dimengerti karena beberapa daerah yang dijadwalkan menggelar pesta rakyat tingkat daerah tersebut minim akses. ‘’KPU menganggarkan biaya cukup tinggi terutama untuk sejumlah daerah yang secara geografis tergolong sulit akses seperti papua, maluku, maluku utara yang membutuhkan anggaran lebih untuk
distribusi,” ujarnya. Ketika ditanya mengapa pemerintah memilih untuk menggelar Pilkada serentak, padahal biaya yang harus dikeluarkan lebih tinggi dibanding terpisah, Tjahjo mengatakan, tujuannya membuat siklus pemerintahan secara nasional dan daerah bisa berjalan dengan baik dan teratur. ‘’Ini untuk efektivitas. Kalau pelantikan presiden dimulai tanggal 20 Oktober maka akan sangat baik Pilkada berakhir atau pergantiannya di bulan-bulan Oktober,” kata Tjahjo. Selain itu, Mendagri juga menambahkan ada juga pertimbangan penyusunan APBD dan pelaksanaan program, lalu persiapan pertanggungjawaban bulan November hingga Desember yang dalam lima tahun belakangan ini tingkat pusat sampai daerah sama. ‘’Kalau sekarang ini kan enggak, masih terpotong-potong. Maka tahun 2027 Pilkada akan serentak secara nasional. Seharusnya nanti tambah efisien, karena Pilkada prov, kabupaten/kota bersamaan,” ujar Tjahjo. (har)
Suluh Indonesia/ant
TIM NUSANTARA SEHAT - Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan salah satu anggota Tim Nusantara Sehat Angkatan I saat acara pelepasan di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Kemenkes mengirim 143 anggota Tim Nusantara Sehat gelombang pertama ke 120 puskesmas di daerah terpencil dan perbatasan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat yang jauh dari jangkauan fasilitas kesehatan.
KIS Diabaikan
RS Swasta Terancam Ditutup KLATEN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan rumah sakit swasta yang tidak mau menerima dan melayani masyarakat pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) maka izinnya akan dicabut. Jokowi bahkan menegaskan akan “memaksa” seluruh rumah sakit (RS) swasta di Indonesia untuk menerima dan melayani KIS. ‘’Ini memang belum semua rumah sakit hanya
yang negeri, tapi belum semua rumah sakit swasta bisa terima ini. Semua (nanti) akan saya paksa harus mau terima ini (KIS),” kata Presiden Jokowi di SD Temuwangi 2, Dusun Temuwangi, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, kemarin. Pada kesempatan itu, Presiden membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Kepada perwakilan
masyarakat di Dusun Temuwangi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ia mengatakan, percuma jika menjadi Presiden tapi tidak tegas. ‘’Ini tak pekso kalau tidak mau, izin saya cabut. Dadi Presiden ora kendel. Nggih mboten?” Kata Presiden. Ia berkomunikasi dengan masyarakat setelah menyerahkan kartu-kartu itu kepada perwakilan bahkan sempat berinteraksi dengan para siswa penerima KIP.
Presiden pada kesempatan itu ingin memastikan jangan sampai ada masyarakat yang sakit tapi tidak mendapatkan akses kesehatan. Namun Presiden menegaskan penggunaan kartu harus berjenjang yakni terlebih dahulu ke Puskesmas kemudian jika sakitnya parah dirujuk ke rumah sakit. ‘’Jadi urutan harus jelas sakitnya flu jangan ke rumah sakit, ke Puskesmas dulu,’’ pesan Jokowi. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Selasa 5 Mei 2015
2
SKPD Diminta
Segera Kirim Berkas Lelang JAKARTA - Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI Jakarta hingga kini baru menerima 351 berkas lelang. Padahal, secara keseluruhan ada 5.000 lebih paket kegiatan yang harus dilelang tahun ini. Untuk itu, para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta segera mengirimkan berkas lelang agar bisa segera diproses. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengatakan, keterlambatan APBD 2015 tidak boleh dijadikan alasan SKPD untuk terlambat menyerahkan berkas lelang. Seharusnya berkas lelang telah disiapkan sejak Januari lalu. Sehingga setelah APBD cair prosesnya bisa langsung dijalankan. ‘’Bisa administrasi mendahului, administrasi lelang boleh diajukan dulu nih ke badan lelang ditam-
bahkan kontrak ini bisa dijalankan setelah anggaran tercantum di APBD. Dari 5.000 yang akan dilelang baru 351 yang ajukan sampai hari ini,” ujar Heru, di Balaikota DKI Jakarta, kemarin. Dikatakan Heru, pihaknya akan melihat SKPD mana yang malas. Hal itu akan menjadi bahan evaluasi untuk diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. “Nah nanti dilihat SKPD mana yang malas, dia tidak boleh seperti itu. Dia kalau mau lelang ajukan saja dari bulan Januari,” ucapnya. Diakui Heru, Basuki juga telah mencatat beberapa pejabat yang terlihat malas, khususnya yang berada di eselon III. ‘’Ada banyak yang akan distafkan di eselon III. Tadi Pak Gubernur sudah mencatat beberapa pejabat yang malas,” tandasnya. (kmb)
Kilas Suluh Indonesia/ant
WASPADA MUSIM PANCAROBA - Pengendara sepeda motor menerobos hujan yang mengguyur kawasan Jalan Balikpapan di Jakarta, kemarin. Menurut data BMKG, saat ini telah berlangsung masa peralihan musim atau pancaroba dari musim hujan ke musim panas dimana kondisi tersebut memicu cuaca yang tak menentu, seperti cuaca panas di pagi hari dan hujan deras disertai angin kencang di sore hari.
Kasus UPS Sekolah
Bakal Ada Tersangka Baru
JAKARTA - Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso mengatakan bahwa jumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan 25 paket “uninterruptible power supply” (UPS) dalam APBD-P DKI Jakarta tahun anggaran 2014, akan bertambah. ‘’Kita mau meningkat kepada tersangka baru,” kata Waseso di Jakarta, kemarin. Meski demikian, pihaknya
enggan menyebut nama siapa yang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus ini. ‘’Nanti ya, saya tidak tahu persis, tapi bisa lebih dari satu (tersangka),” katanya. Dalam mengungkap kasus UPS, Bareskrim bakal memeriksa beberapa pegawai Pemprov DKI Jakarta sebagai saksi. ‘’Saya akan koordinasi dengan (Gubernur) Ahok terkait pemeriksaan saksi karyawan Pem-
prov DKI,” katanya. Penyidik Mabes Polri telah menetapkan status tersangka terhadap Alex Usman dan Zaenal Soleman dalam kasus dugaan korupsi UPS tersebut. Saat ini, Alex menjabat sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Selatan, sebelumnya sebagai mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendid-
ikan Menengah Jakarta Barat. Sementara itu, Zaenal adalah mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta. Sementara, penyidik telah menahan tersangka Alex di rutan Bareskrim. Alex akan ditahan selama 20 hari sejak Jumat (1/5) guna kepentingan
penyidikan. Ketika itu Alex dibawa penyidik dari RS Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ke Bareskrim untuk ditahan. Penjemputan paksa tersebut dilakukan setelah Alex mangkir dalam tiga kali panggilan pemeriksaan. Sejumlah anggota DPR DKI Jakarta turut diperiksa terkait dengan kasus UPS sekolah ini. (kmb)
Kasus UPS Sekolah
DKI-Polri Lakukan Koordinasi
Suluh Indonesia/ant
LULUNG DIPERIKSA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung (tengah) menjawab pertanyaan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, kemarin.
JAKARTA - Kab areskrim Mabes Polri, Komjen Pol. Budi Waseso mendatangi kantor Balaikota DKI Jakarta, guna berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait penanganan kasus pengadaan alat uninterruptible power supply (UPS) tahun anggaran 2014. ‘’Saya berkoordinasi dengan Pak Ahok untuk pemeriksaan saksi yang berkaitan dengan PNS DKI, apakah dilakukan di kantor Pemprov agar tidak menganggu pekerjaan mereka,” kata Budi yang datang ke Balaikota dengan menaiki sedan hitam bernomor polisi B 1138 PD di Jakarta, kemarin. Menurutnya, kasus korupsi pengadaan UPS terus berkembang dan masih dimungkinkan adanya tersangka baru setelah tim penyidik mengevaluasi alat bukti dan keterangan saksi. ‘’Sudah berkem-
bang ke kemungkinan tersangka baru,” tuturnya. Namun, Budi enggan menyebutkan berapa orang yang akan ditetapkan jadi tersangka baru. ‘’Ada banyaklah,” katanya. Budi mengungkapkan, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan untuk meminta kesaksian dari Ahok juga nantinya. ‘’Pak Gubernur juga kita akan mintai keterangan, karena beliau kan penanggung jawab di pemerintahan. Nanti kita koreksikan kembali dengan Pak Gubernur, karena penyidik yang nanti menjadwalkan waktunya,” ungkapnya. Sementara itu, Basuki menyambut baik langkah koordinasi Bareskrim Mabes Polri dengan Pemprov DKI dalam mengusut kasus pengadaan UPS tahun 2014. (kmb)
Pencuri Lukisan Rp 9,9 Miliar PETUGAS Polda Metro Jaya memburu pelaku pencurian lukisan bertemakan “Self Portrait and His Pipe” karya Affandi seharga Rp9,9 miliar milik mantan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional periode 1971-1973, Widjojo Nitisastro. Kepala Unit I Subdirektorat Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Imran Gultom di Jakarta Senin. Imran mengatakan menantu Widjojo Nitisastro, Emil Sundoro melaporkan tindak pidana pencurian lukisan itu ke Polda Metro Jaya pada 7 Mei 2014. Imran menjelaskan awalnya Widjojo membeli lukisan Affandi saat masih dalam bentuk abstrak pada 1973. Selanjutnya, Widjojo yang juga mantan Menteri Koordinator Ekonomi Keuangan dan Industri itu mengambil lukisan setelah selesai dikerjakan Affandi pada 1974. Widjojo menyerahkan lukisan itu kepada putrinya, Wijaya Laksmi Kusumaningsih setelah ayahnya meninggal dunia pada 9 Maret 2012. (kmb)
Lulung Kembali Diperiksa WAKIL Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung kembali diperiksa penyidik Bareskrim Polri terkait pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan 25 paket ”uninterruptible power supply” (UPS). “Saya dimintai keterangan, sebagai saksi. Saya siap bekerja sama dengan polisi,” kata Lulung, di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Sementara Kepala Subdirektorat V Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes M. Ikram membenarkan bahwa pemeriksaan Lulung tersebut merupakan lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya terkait kesaksian bagi tersangka kasus UPS, Alex Usman. “Ini pemeriksaan lanjutan, kesaksian untuk tersangka Alex Usman,” kata Ikram. Lulung dan sejumlah kuasa hukumnya tiba di Mabes Polri pukul 10.00 WIB. Sebelumnya penyidik telah menahan tersangka Alex di rutan Bareskrim. (kmb)
APTB Tak Masuk Jakarta LANTARAN belum adanya kesepakatan besaran pembayaran tarif rupiah per kilometer dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, armada Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB) dilarang masuk ke dalam kota Jakarta. Armada itu hanya diperbolehkan beroperasi†sampai halte bus yang berada di dekat daerah perbatasan antara Jakarta dan daerah mitra. Jika nekat masuk Jakarta,†bus tersebut akan dikenakan sanksi pencabutan izin trayek. “ Kami sudah menerima surat pernyataan bahwa APTB hanya beroperasi hingga daerah pembatasan. Saat ini kita sedang kaji teknisnya agar bisa segera diberlakukan”. Kabid Angkutan Darat Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Emmanuel Kristanto mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya akan membatasi armada APTB masuk ke dalam kota Jakarta. Bus tersebut nantinya hanya diperbolehkan beroperasi sampai halte bus di dekat daerah perbatasan antara ibu kota dengan kota-kota pengangga. (kmb)
DKI Siapkan Program
Pengentasan Ketimpangan Ekonomi PEMPROV DKI Jakarta terus berupaya menekan angka ketimpangan ekonomi di ibu kota. Sejumlah program dibuat guna membantu meningkatkan kesejahteraan warga ibu kota khususnya bagi kalangan kondisi ekonomi lemah. Kondisi ketimpangan ekonomi terlihat jelas dari hasil survei yang menyatakan sekitar 40 persen anak berusia 15 - 16 tahun tidak dapat bersekolah karena kondisi tidak mampu. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta telah diintruksikan untuk
menyempurnakan data siswa tidak mampu yang menerima dana bantuan program Kartu Jakarta Pintar (KJP). ‘’Saya juga katakan tidak bisa guru atau orang punya gaji UMP anaknya tidak boleh daftar KJP. Contoh, kerja jadi petugas kebersihan taman kita, mereka Rp 2,7 juta. Masuk akal
tidak kalau dia punya 2-3 anak sekolah SMP dan SMA? Kita yang pro aktif, disisir semua. Harus diurusin KJP-nya. Ini yang mau saya tekankan,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota Jakarta, kemarin. Pemprov, lanjut Basuki, DKI juga menyiapkan program penataan, pembinaan dan pemberian modal usaha bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Ibukota. ‘’Boleh tidak trotoar besar dan taman kasih ke mereka (PKL) ? Boleh. Karena bagaimanapun juga di Jakarta kalau mau menaikkan usaha, yang paling susah tempatnya. Jadi
kami yang harus menyediakan, baru ketimpangan ini hilang. Kami bukan anti-orang kaya, tapi kami harus membuat lapang tandingnya rata. Itu yang mau dilakukan,” katanya. Basuki mengungkapkan, pihaknya juga menyiapkan berbagai program membantu meningkatkan tarif hidup buruh di ibu kota mulai dari transportasi, pendidikan, hingga kesehatan. Berbagai program tersebut akan dimulai pada bulan Juni ini dengan melakukan integrasi busbus sedang ke jalur Transjakarta, mendorong peningkatan fasilitas di puskesmas-puskesmas, serta KJP. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
KERJASAMA - Sekda DKI Jakarta Saefullah (ketiga kanan), Kadis Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Subejo (kedua kanan), Kasubagharr Yanma Mabes Polri AKBP I Made Martiana (kanan) saling bertukar naskah kerja sama penanggulangan kebakaran di Jakarta, kemarin.
Metr politan
Suluh Indonesia, Selasa 5 Mei 2015
3
Pemerintah Tunda
Cairkan Dana Desa JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Edy mengatakan Pemerintah menunda pencairan dana desa guna memperbaiki aturan perundangan yang melandasinya sehingga tidak terjadi kesenjangan. ‘’Saat ini masih ada desa-desa yang protes karena adanya kesenjangan nilai dana desa. Ada desa yang menerima Rp100 juta tapi ada desa lainnya yang menerima mencapai Rp500 juta,” kata Lukman Edy pada diskusi “Dialog Pilar Negara: Realisasi Dana Desa” di Gedung MPR/
DPR/DPD Jakarta, kemarin. Menurut Lukman Edy, pencairan dana desa itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 60 tahun 2014 tentang Dana Desa, karena itu pemerintah akan merevisi aturan tersebut guna mengurangi kesenjangan. Dalam PP No 60 tahun 2014 tersebut, menurut Lukman, mengatur perihal laporan pertanggungjawaban dana desa dilaporkan secara berjenjang dari pemerintahan desa ke pemerintahan kecamatan, ke pemerintahan kabupaten, hingga ke pemerintah pusat. (har)
F-Nasdem Nilai
PKPU Seusai UU
Suluh Indonesia/ant
RAKOR PILKADA SERENTAK - Menko Polhukam Tedjo Edhi Purdijanto (kanan) berbincang dengan Mendagri Tjahjo Kumolo (tengah) dan Menkumham Yasonna Laoly (kiri) ketika menghadiri pembukaan Rapat Kerja Persiapan Pilkada Serentak 2015 yang diselenggarakan oleh Kemendagri di Balai Kartini, Jakarta, kemarin. Rakor yang diikuti Gubernur, Bupati/Walikota, Ketua DPRD tingkat I dan II seluruh Indonesia itu membahas kesiapan regulasi pelaksanaan pilkada serentak.
PPP-Golkar Berpotensi
Tak Ikut Pilkada Serentak JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengungkapkan Partai Golkar dan PPP berpotensi absen dari Pilkada serentak tahun ini bila masih terjadi konflik di internalnya. ‘’Aturannya memang demikian. Undang-Undang mengatakan tidak bisa mengikuti Pilkada apabila masih terjadi perselisihan inter-
nal dalam partai,” kata Tedjo selepas acara Rapat Koordinasi Pilkada di Balai Kartini, Jakarta, kemarin. Menurut Tedjo, bila Golkar dan PPP tak segera menyelesaikan konflik internal berupa dualisme kepengurusan, maka sudah menjadi konsekuensi yang harus diterima bagi keduanya untuk tidak bisa ikut serta dalam Pilkada. ‘’Itu kan ke-
mauan mereka sendiri. Tidak ada parpol yang mempunyai dua ketua. Harus satu ketua,” kata Tedjo. Tedjo juga mengatakan bahwa KPU, Bawaslu, serta kementerian hukum terkait akan terus memantau kisruh dualisme di Golkar dan PPP dan berharap masalah itu bisa diselesaikan dengan islah agar konfliknya cepat selesai. ‘’Masih
ada Parpol yang sedang mengalami masalah internal, kita harap masalahnya bisa selesai dengan islah karena kita tidak ingin ada yang tidak ikut pemilu, kita ingin semuanya ikut,” ujar Tedjo. Ia menambahkan konflik internal di dalam tubuh partai politik tersebut harus segera diselesaikan karena dikhawatirkan akan menimbulkan kericu-
han di kalangan bawah. Kendati tidak ingin terjadi kericuhan di tingkat bawah, namun Tedjo mengatakan pihaknya telah siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. ‘’Situasi terburuk itu harus kita prediksi namun jangan sampai terjadi. Kalaupun terjadi ya tentunya kita tidak boleh lengah terkait kericuhan di daerah,” ujarnya. (ant)
JAKARTA - Fraksi Partai Nasdem di DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie menilai Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Pencalonan Kepala Daerah sudah sesuai dengan Undang-Undang Partai Politik. ‘’Persoalan ini sesuai UU Parpol bahwa sengketa partai diselesaikan di Mahkamah Partai atau apabila mahkamah tidak bisa maka melalui pengadilan umum,” kata Syarif di Gedung Nusantara III, Jakarta, kemarin. Dia mengatakan putusan pengadilan belum tentu sengketa partai selesai, karena sesuai UU Parpol harus melalui Mahkamah Partai. Menurut dia tiap keputusan harus menggunakan legal formal yang sesuai dengan UU, sehingga apa yang direkomendasikan KPU melalui PKPU sesuai realita UU. ‘’Bagi yang bersengketa diharapkan diselesaikan
Syarif Abdullah Alkadrie
secara internal dengan duduk bersama di satu meja,” ujarnya. Dia mengatakan apabila ada partai yang bersengketa maka harus diselesaikan melalui internal partai, dan jangan sampai muncul wacana untuk mengubah UU Pilkada karena banyak pekerjaan negara yang harus diselesaikan. Syarif berharappilkada serentak sukses. (ant)
Reformasi Kepolisian
Butuh Evaluasi Yang Baik JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengungkapkan reformasi kepolisian demi mengurangi ketegangan antara KPK dan Polri, membutuhkan evaluasi yang baik serta mendalam. ‘’Ini nanti. Jangan diburu-buru demikian, kita akan evaluasi dengan sebaiknya sehingga kisruh KPK dengan Polri ini tidak berlanjut,” kata Tedjo seusai acara Rapat Koordinasi Pilkada di Gedung Balai Kartini, Jakarta Selatan, kemarin. Tedjo juga mengatakan jika reformasi Polri tersebut dengan cara merevisi Undang-Undang Kepolisian memungkinkan, na-
mun dirinya mengatakan hal tersebut juga harus dipelajari dengan tepat dan baik agar tidak terus terjadi perbaikan dalam UU Kepolisian tersebut. ‘’Itu ada nanti, revisi UU Kepolisian tapi kita harus pelajari dengan tepat dan sebaiknya agar tidak terjadi setiap saat revisi UU kepolisian. Jadi kita harus dudukan persoalan ini secara tepat dan benar,” ujarnya. Tedjo juga menyebutkan dalam rangka penyelesaian ketegangan antara KPK dan Polri tersebut, dirinya menyampaikan rencana pertemuan dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk mencari formulasi menyelesaikan ketegangan.
‘’Siang ini Kompolnas meminta ketemu dengan saya untuk bisa rapatkan bagaimana menyelesaikan masalah ini,” kata Tedjo. Selain sebagai Menko Polhukam, Tedjo juga menjadi Ketua Kompolnas. Ia tidak menyebut lokasi dan inti pembicaraan yang akan ia sampaikan terkait ketegangan antara KPK-Polri. ‘’Itu nanti, saya tidak pada posisi pribadi, tapi kita institusi akan bicarakan,” ucapnya. Wacana untuk mereformasi Kepolisian santer diwacanakan setelah beberapa hari lalu, seorang penyidik KPK, Novel Baswedan, ditangkap Bareskrim Polri. (ant)
Suluh Indonesia/ade
KONFLIK GOLKAR - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung (kiri) bersama para tokoh dan Senior Partai Golkar mengusulkan digelarnya munaslub Partai Golkar untuk mengakhiri dualisme kepengurusa saat memberikan keterangan di di Jakarta Selatan, kemarin.
Sistem Presidensial
Memungkinkan Presiden Intervensi Polri DIREKTUR Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin mengatakan sistem presidensial yang dianut Indonesia memungkinkan kepada Presiden untuk melakukan intervensi kepada Polri. Menurut Said Salahudin, karena Polri berada di bawah Presiden dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan wewenang kepolisian disampaikan Kapolri kepada Presiden. Menurut Said, tugas menjaga keamanan dan penegakan hukum merupakan turunan dari fungsi eksekutif yang dilaksanakan kepolisian dalam rangka menjalankan kekuasaan pemerintahan yang dipimpin Presiden. Karena itu, seperti hal menteri, secara praktik Kapolri sesungguhnya menjalankan kekuasaan pemerintahan yang dipimpin Presiden. Hal itu merupakan konsekuensi dari sistem
presidensial. ‘’Dalam sistem presidensial berlaku prinsip eksekutif tunggal, yaitu sistem yang menekankan bahwa tanggung jawab penyelenggaraan pemerintahan ada di tangan Presiden,” tuturnya. Said mengatakan prinsip eksekutif tunggal dalam sistem presidensial ditekankan Alexander Hamilton dan James Iredell saat menyusun konstitusi Amerika Serikat, salah satu negara yang menganut sistem tersebut. Jauh sebelum konstitusi Amerika Serikat ada, prinsip eksekutif tunggal bahkan sudah dipraktikan oleh Khalifah Umar bin Khattab saat me-
Said Salahudin nolak menterinya mengirimkan gandum untuk rakyatnya yang kelaparan. Menurut Umar, itu merupakan tanggung jawab pribadinya selaku kepala negara. ‘’Di Indonesia, para pendiri negara secara eksplisit menegaskan prinsip eksekutif tunggal dengan menentukan bahwa dalam pemerintahan negara, kekuasaan dan tanggung jawab adalah di tangan Pres-
iden,” katanya. Karena itu, jelas bahwa tugas menjaga keamanan dan penegakan hukum yang dilaksanakan Polri merupakan turunan dari fungsi eksekutif dalam rangka menjalankan kekuasaan pemerintahan yang tanggung jawabnya berada di tangan Presiden. Sebagai penanggung jawab akhir fungsi penyelenggaraan keamanan dan penegakan hukum, Presiden boleh melakukan intervensi ke dalam institusi Polri sebagai bagian dari perintah eksekutif. Presiden Jokowi memberikan tiga perintah kepada pimpinan Polri terkait penangkapan penyidik senior KPK Novel Baswedan, yaitu supaya Novel tidak ditahan dan proses hukum dilakukan secara transparan. Perintah terakhir adalah kepada Wakapolri Budi Gunawan agar mengakhiri kontroversi. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Selasa 5 Mei 2015
4
Di Depok
Sulitnya Mencari Lahan Terbuka Hijau
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kota Depok mengaku kesulitan untuk menyediakan ruang terbuka hijau di wilayahnya.
Suluh Indonesia/ant
KALIGRAFI JEPANG - Seniman membuat kaligrafi Jepang, menuliskan huruf Katana atau Shodo dengan media gelas di Hokben, Kota Bogor, kemarin.
Menurut Kepala Bidang Pemanfaatan Ruang Distarkim Depok, Nani Zara, hal itu terjadi lantaran laju pembangunan yang terjadi di Depok kian pesat. Nani mengakui kewajiban kota memang diamanatkan oleh undang-undang, yakni menyediakan 20 persen ruang terbuka hijau publik dan 10 persen privat. Dengan demikian pihaknya menargetkan untuk
menyediakan RTH seluas 4.000 hektare sejak 2012 sampai 2032. Adapun luas wilayah Kota Depok sebesar 20.029 hektare. RTH publik hingga sekarang baru terealisasi seluas 1.804 hektare atau sekitar 50 persen dari target. RTH privat juga sekitar 50 persen. “Yang privat baru seluas 1.255 hektare. RTH privat ini yang sulit dicapai, dengan melihat pembangunan saat ini,” jelas Nani.
Namun, terkait sisanya hingga kini Pemkot belum memiliki lompatan besar dalam rencana untuk mencapai target RTH yang ada. ‘’Harus ada lompatan dan langkah yang besar, dari kebijakan hingga penganggaran,” ungkap Nani. Nani menambahkan, peraturan Wali Kota Depok telah dibuat agar target itu bisa tercapai. Salah satu poin peraturan tersebut mengatur bahwa setiap pengembang harus memenuhi syarat membuat RTH 120 meter persegi untuk setiap kaveling perumahan. Diketahui, aturan RTH juga telah ada di peraturan daerah
(Perda) tentang IMB nomor 13 tahun 2013. Sementara, Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi menilai, kinerja pemerintah masih belum maksimal dalam mengejar target RTH yang telah diagendakan. Dalam pemberian izin pengembangan permukiman di Depok, Pemerintah harusnya mempunyai ketegasan. Ia berpendapat, hal itu bisa terjadi lantaran di wilayah Depok menjamur kawasan town house yang tak berizin, Pemkot juga dinilai kecolongan terkait aturan penyediaan RTH yang dilakukan pengembang permukiman. “Sebab, target RTH
privat ini sulit untuk dicapai. Investor sudah banyak yang datang. Dengan demikian, perlu adanya ketegasan dan pengawasan pada setiap pembangunan,” katanya. Untuk diketahui, makin tingginya harga lahan serta makin cepatnya proses urbanisasi, menyebabkan lahan yang tersedia untuk kawasan terbuka hijau sulit ditemukan. Sehingga ketentuan bahwa lahan terbuka hijau harus tersedia di kota-kota besar cenderung tidak terpenuhi sesuai dengan prosesntase yang dibutuhkan bagi sebuah kota. (jif)
Proyek Terminal Terpadu Depok
DPRD Merasa Dibohongi DEPOK - Melonjaknya nilai investasi pemugaran terminal terpadu di Jalan Raya Margonda Depok membuat DPRD Depok bertanya-tanya. Pasalnya, anggota dewan mengaku hanya sejak awal kesepakatan antara Pemkot Depok dengan PT Andyka Investa selaku pengembang, hanya bernilai Rp 300 miliar. Namun, sesuai penjelasan PT Andyka Investa, pada akhir tahun 2014 lalu, telah dibuat kesepakatan baru dengan total investasinya membengkak menjadi Rp.1 triliun tanpa sepengetahuan pihak Dewan. Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi yang dengan keras mengecam hal itu mengatakan, jika memang dibuat tanpa sepenge-
tahuan DPRD tentunya langkah yang diambil Pemkot Depok tidak bisa dibenarkan dan tidak sepatutnya terjadi. Sebab, revitalisasi terminal merupakan Fasilitas Sosial (fasos) dan Fasilitas Umum (fasum) yang bisa berdampak besar bagi masyarakat Depok serta perkembangan Kota Depok ke depannya. ‘’Lahan itu milik pemerintah untuk kepentingan warga, Jadi seharusnya ada pembicaraan dan konsultasi dulu dengan kami di dewan sebelum kesepakatan baru dibuat,” ungkapnya. Menurut Babai, semestinya terdapat pemberitahuan ke DPRD Depok jika Pemkot Depok dan PT Andyka Investa memiliki perjanjian baru. Sejak awal, pihak DPRD Depok han-
Kilas
ya mengetahui bahwa kontrak kerjasama antara keduanya mengenai revitalisasi terminal Depok, terjadi 2011 lalu dengan sistem bangun guna serah (BGS). ‘’Kalau benar adanya kontrak kesepakatan baru yang ditandatangani pada akhir 2014, itu diluar sepengetahuan DPRD. Kami di DPRD sama sekali tidak pernah diberitahu,” kata Babai Suhaimi kepada wartawan di Depok, kemarin. Diketahui, dari penjelasan Direktur PT Andyka Investa, Soemarsono Hadi. Dalam kesepakatan baru masih terdapat sistem bangun guna serah dengan jangka waktu 30 tahun. Nantinya, terminal akan dibangun terintegrasi dengan Stasiun KA Depok serta dilengkapi pusat bisnis komersil. (jif)
Suluh Indonesia/ant
SINDIKAT NARKOTIKA - Terdakwa kasus sindikat narkotika Uzoma Elele Alpha (kanan) didampingi penerjemahnya menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di PN Depok, kemarin. WN Nigeria itu ditangkap di Apartemen Margonda Residence atas kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 4.075,9 gram dan ganja kering seberat 301,1 gram pada akhir 2014.
Setahun Dibangun
Menag Tinjau UN Tsanawiyah Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, Senin (4/5) meninjau pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di kawasan Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dalam kunjungannya tersebut, Menag memberikan motivasi kepada siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dalam melaksanakan UN. “Kunjungan saya ke MTsN 2 ini, untuk memberikan motivasi kepada peserta UN,” ungkapnya kemarin. Dalam kunjungan tersebut Menag melihat langsung suasana dan peserta UN dengan cara manual. Dalam kesempatan itu, Menag menilai pelaksanaan UN di Tsanawiyah Tangsel sudah berjalan baik, dan catatan baik bagi Kemenag. “Sejauh ini pelaksanaan UN di Tsanawiyah berjalan dengan lancara, mudah-mudahan hingga hari terakhir nanti tidak ada kendala yang berarti,” imbuhnya. Untuk diketahui, di Tsanawiyah ini tercatat jumlah peserta UN sebanyak 326 orang. (nov)
Di Perbatasan
Plafon Sekolah Nyaris Ambruk TANGSEL - Potret buram kembali mencoreng dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Salah satu bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rawa Buntu III di Kecamatan Serpong, mengalami kerusakan parah. Plafon yang terbuat dari gypsum di lima ruang kelas di lantai dua gedung, terlihat sudah jebol. Ironisnya, pembangunan sekolah cukup mewah ini baru saja rampung dikerjakan set-
ahun yang lalu, dengan biaya mencapai Rp9 miliar. ”Kita khawatir bila tetap digunakan, bisa membahayakan keselamatan anak-anak didik,” ungkap Kepala Sekolah SDN Rawa Buntu III, Surono kemarin. Lebih lanjut Surono mengatakan, akibat kondisi gedung sekolah yang memprihatinkan itu, para siswa kini harus kembali menempati bangunan lama. Surono juga mengaku, bila
Suara Airin Lemah
pihaknya sudah melayangkan surat permohonan perbaikan atas kondisi gedung sekolah baru tersebut kepada dinas terkait. Namun sayangnya, hingga kini permohonan mereka belum juga direspon. Faktanya, hingga kini, belum ada perbaikan dari pihak dinas terkait. Sementara itu Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie berjanji akan segera melakukan pengecekan ke SDN Rawa Buntu III tersebut. (nov)
Pembuang Bayi APARAT Polresta Tangerang, Banten, mengejar pelaku pembuang bayi yang jasadnya ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan di tengah sawah di Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri. “Kami sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian dan memohon bantuan aparat Desa Pekayon,” kata Kapolsek Mauk Ajun Komisaris Polisi (AKP) Endang Suhendar di Tangerang, Senin. Pernyataan itu terkait warga Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri menemukan mayat berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi sudah membusuk dan perut dalam kondisi gembung, Minggu (3/4). Bahkan kondisi bayi dipenuhi lalat dan warga sekitar yang menemukan kemudian melaporkan ke RT, serta diteruskan kepada aparat kepolisian setempat. Beberapa saat setelah laporan itu, polisi mendatangi tempat kejadian perkara dan membawa jasad mayat tersebut ke RSUD Tangerang untuk diautopsi. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PERPUSTAKAAN - Seorang mahasiswa mencari buku untuk keperluan skripsi di Gedung Perpustakaan Umum Kota Depok, di Balaikota Depok, kemarin. Menurut Kepala Seksi Perpustakaan Umum Kota Depok Ima Halimah, perpustakaan tersebut masih kekurangan buku karena jumlah judul buku yang minim.
PAD Kota Tangerang Rp 3 Triliun TANGERANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memberikan apresiasi terkait
keberhasilan Pemkot Tangerang yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
(PAD) sampai Rp3 triliun. Pada tahun 2014, Pendapatan Asli Daerah ditargetkan sebesar Rp2,98 triliun dan dapat terealisasi sebesar Rp3,02 triliun atau naik 1,30 persen. Sumarti, anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan di Tangerang, Senin, menyampaikan penghargaan kepada wali kota atas keberhasilannya dalam meningkatkan pendapatan daerah tahun anggaran 2014 Dengan adanya peningkatan PAD tersebut, Sumarti berharap program pembangunan dapat semakin terealisasikan sesuai dengan tujuan dan harapan. ‘’Kedepankan selalu pel-
ayanan publik dan sempurnakan yang belum maksimal. Terus bekerja dan bekerja untuk kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat,” katanya yang juga Ketua Pansus LKPj. Apresiasi lainnya pun diberikan kepada Pemkot Tangerang atas penyelenggaraan pemerintah yang bersih, transparan dan akuntable, namun demikian DPRD juga memberikan beberapa rekomendasi untuk mengoptimalkan program kerja pemerintah. Sumarti menambahkan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bersih, transparan dan akuntable harus selalu dikedepankan. (ant)
TANGSEL - Seiring infrastruktur yang kurang tergarap maksimal, suara untuk calon incumbent Airin Rachmy Diany di daerah perbatasan di kota Tangerang Selatan (Tangsel) diprediksi bakal lemah. “Airin diprediksi masih terkuat. Namun dia hanya unggul di daerah yang dirasakan kemodernan Tangsel dan infrastruktur yang bagus, seperti di daerah Serpong, Serpong Utara, dan Ciputat. Dia juga harus memperhatikan di daerah perbatasan,” ungkap pengamat dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ciputat, Reza Zulkifli di Tangsel, kemarin. Lebih lanjut Reza Zulkifli mengatakan, jika diperhatikan di daerah perbatasan Kota Tangsel dengan wilayah lain seperti Jakarta dan Kabupaten Tangerang, seperti Pamulang dan Setu terhitung rendah. Sebab, di kedua daerah tersebut, infrastruktur yang dirasakan masyarakatnya masih rendah. ‘’Disana terpantau keluhan masyarakatnya sangat besar. Pasalnya, APBD segitu besarnya, namun infrastruktur tak dikerahkan kepada masyarakat di daerah tersebut,” imbuh pria yang juga tergabung dalam Forum Indonesia Bebas Koruptor (Inbek) Korwil Tangsel.
Airin Rachmy Diany
Hal ini lah yang bisa dimanfaatkan oleh pesaing Balon Walikota Tangsel lain. Misalnya saja oleh wajah-wajah baru yang turut meramaikan persaingan Pilkada tahun ini. Seperti tiga nama baru Ivan Adjie, Herry Gagarin, Arsid, dan juga Abi Mus. ‘’Kalau nama Ivan Adjie dan Herry Gagarin ini dua sosok baru dan muda. Memiliki semangat dan juga patut diperhitungkan suaranya di Tangsel,” katanya. Sementara nama Abi Mus tak asing lagi di dunia santri dan juga pesantren di Kota Tangsel, sebabnya, Abi Mus merupakan Ketua persatuan pesantren di Kota Tangsel. ‘’Jika benar-benar bisa dijaga, ini bisa jadi lumbung suara. Sementara nama Arsid, dia tidak punya catatan hitam sama sekali, dan pada Pilkada lima tahun lalu suara dia balapan juga dengan Airin,” tutupnya. (nov)
Tangerang Bangun
Perpustakaan Tiap Kecamatan TANGERANG - Aparat Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, merencanakan membangun perpustakaan tiap kecamatan menggunakan dana dari APBD 2015. ‘’Salah satu tujuannya adalah untuk mencerdaskan warga karena selama ini mereka harus mencari buku ke toko di pusat perbelanjaan,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, kemarin. Ahmed mengatakan keberadaan perpustakaan di tiap kecamatan dianggap mendesak karena juga dapat
membuka wawasan bagi warga. Meski selama ini Pemkab Tangerang telah memiliki perpustakaan keliling tapi jumlahnya dianggap masih kurang. Perpustakaan keliling itu bergilir pada 29 kecamatan namun dalam waktu terbatas dan hanya pada saat jam kantor. Namun perpustakaan keliling itu menggunakan kendaraan bus yang sudah dirancang secara khusus dan diisi aneka buku. Biasanya perpustakaan keliling berada di sekitar pasar setempat dan lokasi keramaian dan bagi warga di tempat lain
tidak dapat menikmati. Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Syarifullah mendesak pemerintah setempat membangun perpustakaan tiap kecamatan. ‘’Ini merupakan salah satu program unggulan daerah untuk mencerdaskan warga terutama yang berada di desa,” katanya. Hal itu, katanya, karena unit perpusatakaan keliling jumlahnya terbatas sehingga sulit mendatangi lokasi yang jauh dari pemukiman warga. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Selasa 5 Mei 2015
F OKUS Mempersiapkan Politisi Bersih ARTAI politik dalam kehidupan demokrasi negara menjadi core penting untuk menghubungkan negara dengan rakyat. Dalam kerangka hubungan itulah diperlukan seorang politisi yang menjadi agen penghubung tersebut. Dia adalah anggota partai yang kemudian menjadi anggota parlemen. Tidak mungkinlah negara mampu mengurus rakyat secara langsung karena aparatur (penggerak) negara itu amat kecil dibandingkan dengan jumlah rakyat. Bahkan negara yang berpenduduk belasan ribu pun, masih terlalu besar bagi negara untuk mengaturnya. Itulah yang membuat posisi partai sangat penting. Urusan negara dengan rakyat memerlukan berbagai dimensi, yakni kekuasaan, kekuatan, strategi, sampai juga pengaruh. Dengan kekuasaan negara mempunyai wewenang untuk mengatur rakyat. Itu dapat dilakukan dengan undang-undang. Dengan angkatan bersenjata, negara memiliki kekuatan untuk mengatur rakyat. Melalui strategi, sebuah kebijakan akan diatur prioritasnya, dan untuk ini negara memerlukan ahli. Dan dengan pengaruhnya negara mampu memilih kebijakan yang pantas. Yang terakhir ini memerlukan seorang pemimpin. Politisi yang menjadi anggota perlemen tersebut, tidak lain menjadi sebuah ‘’jembatan’’ agar kekuatan, pengaruh, strategi, dan kekuasaan tersebut mampu berjalan dengan baik. Ia akan memberikan penjelasan kepada rakyat mengenai manfaat dari berbagai unsur yang disebutkan itu, dan juga memberikan nasihat dan masukan bagi negara untuk memanfaatkannya kepada rakyat. Akan tetapi menjalankan peran sebagai politisi ini cukup sulit dan memerlukan pemikiran kritis. Karena itulah kemudian diperlukan partai politik untuk menampung para politisi yang benar-benar mampu menjalankan tugas sebagai “jembatan” yang berat tersebut. Tugas berat jelas mempunyai imbalan yang besar pula, yakni gaji yang mencukupi termasuk juga memiliki sebagian dari kekuasaan, kekuatan dan pengaruh tersebut, yang bagi politisi arah kecenderungannya ke rakyat. Fakta inilah yang membuat banyak yang membuat orang tertarik menjadi politisi anggota partai. Walaupun sering disembunyikan dengan kalimat-kalimat halus seperti ‘’mengabdi kepada masyarakat’’ atau sebagai ‘’panggilan jiwa’’, akan tetapi di antara kalimat itu terselip tujuannya adalah untuk mendapatkan gaji, pengaruh, kekuatan dan kekuasaan tersebut. Pada titik inilah akan muncul berbagai kontroversi politisi tersebut. Ada yang memang benar-benar bertujuan demi memperjuangkan masyarakat tetapi ada juga yang mencari hal lain, seperti kekayaan dan pengaruh itu. Yang terakhir inilah sering disebut orang siluman, atau politisi bunglon. Dalam tataran sosial disebut juga dengan politisi pragmatis. Harus kita akui, dengan melihat berbagai konflik yang terjadi pada partai politik, sampai dengan perpecahan yang dihadapinya, kita dapat menduga bahwa banyak ada politisi seperti itu di Indonesia sekarang. Politisi siluman atau bunglon seperti ini seharusnya sudah dapat diprediksi oleh para pejabat partai, apabila dilihat dari latar belakang keanggotaannya. Kecenderungan politisi seperti itu bisa dilihat dari tingkah laku administrasi yang dibawa. Misalnya apabila ijazah yang dibawanya ternyata palsu, status pendidikannya tidak jelas, sampai sering kali gonta-ganti partai dengan alasan yang tidak jelas. Para pejabat partai juga sebaiknya hatihati dengan mereka yang tiba-tiba muncul menawarkan dana menjelang kampanye. Orang seperti ini secara mudah dapat diduga ingin “membeli” kedudukan dan kekuasaan yang ada di dalam partai politik. Mari kita mulai sejak sekarang menyaring dengan hati-hati anggota partai agar tidak merugikan masyarakat. Melalui partai politiklah para politisi kita akan dapat memperbaiki dirinya untuk menjadi insan yang lebih baik. Tidak keliru apabila partai politik membuat acara pendidikan politik bagi kader-kadernya agar menghasilkan kader yang lebih membumi, bukan politisi bunglon. ***
P
Bang D
el
Wapres Jusuf Kalla membenarkan ada rencana resuffle Kabinet Kerja
Baru sebatas rencana ...
5
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Tinggi ADANYA ratifikasi beberapa perjanjian dan komitmen global (AFTA, WTO, GATTS) oleh pemerintah negara RI, maka dunia makin mencair dalam berhubungan dan berinteraksi. Roadmap atau peta pengembangan mobilitas bebas tenaga kerja profesional antarnegara ASEAN telah dibentangkan. Perkembangan roadmap tersebut dimulai tahun 2008 dengan melakukan harmonisasi berbagai peraturan dan sistem untuk memperkuat institusi pengembang SDM. Pada tahun 2010 mulailah disepakati Mutual Recognition Agreement (MRA) untuk berbagai pekerjaan dan profesi. Selain alasan tuntutan paradigma baru pendidikan global tersebut, secara internal, kualitas pendidikan di Indonesia, terutama pendidikan tinggi memiliki disparitas sangat tinggi. Antara lulusan S-1 program studi satu dengan yang lain tidak memiliki kesetaraan kualifikasi, bahkan pada lulusan dari program studi yang sama. Tidak juga dapat dibedakan antara lulusan pendidikan jenis akademik, dengan vokasi dan profesi. Carut-marut kualifikasi pendidikan ini membuat akuntabilitas akademik lembaga pendidikan tinggi makin turun. Menyikapi hal ini maka pemerintah secara konsisten melakukan perubahan pada sistem pendidikan, utamanya pendidikan tinggi di Indonesia. Tahun 1994 melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 056/U/1994, Kurikulum Perguruan Tinggi mengutamakan ketercapaian penguasaan iptek, oleh karenanya disebut sebagai Kurikulum Berbasis Isi. Pada model kurikulum ini, ditetapkan mata kuliah wajib nasional pada program studi yang ada. Kemudian pada tahun 2000, atas amanah UNESCO melalui konsep the four pillars of education, yaitu learning to know, learning to do, learning to be dan learning to live together (Dellors, 1998), Indonesia merekonstruksi konsep kurikulumnya dari berbasis isi ke Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Kurikulum era tahun 2000 dan 2002 ini mengutamakan pencapaian kompetensi, sebagai wujud usaha untuk mendekatkan pendidikan pada kondisi pasar kerja dan industri. Implementasi KBK memerlukan penetapan kompetensi utama oleh kesepakatan bersama antara kalangan perguruan tinggi, masyarakat profesi, dan pengguna lulusan. Sedangkan kompetensi pendukung dan kompetensi lain, ditetapkan oleh perguruan tinggi sendiri.
Oleh Prof. I Nyoman Sucipta*
Selanjutnya pemerintah mengeluarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi khususnya mengenai Kurikulum, dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), memberi dorongan dan dukungan untuk mengembangkan sebuah ukuran kualifikasi lulusan pendidikan di Indonesia agar menghasilkan SDM berkualitas dan mampu bersaing di tingkat global, yang menuntut adanya pengakuan atas capaian pembelajaran yang telah disetarakan secara internasional. Alasan Penting Pergeseran wacana penamaan kurikulum pendidikan tinggi dari KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) ke penamaan Kurikulum Pendidikan Tinggi (K-Dikti) memiliki beberapa alasan yang penting untuk dicatat: a) Penamaan KBK tidak sepenuhnya didasari oleh ketetapan peraturan, sehingga masih memungkinkan untuk
terus berkembang. b) KBK mendasarkan pengembangannya pada kesepakatan penyusunan kompetensi lulusan oleh perwakilan penyelenggara program studi yang akan disusun kurikulumnya. Kesepakatan ini umumnya tidak sepenuhnya merujuk pada parameter ukur yang pasti, sehingga memungkinkan pengembangan kurikulum menyepakati kompetensi lulusan yang kedalaman atau level capaiannya berbeda dengan pengembang kurikulum lainnya. Walaupun pada program studi yang sama pada jenjang yang sama pula. c) Ketiadaan parameter ukur dalam sistem KBK menjadikan sulit untuk menilai apakah program studi jenjang pendidikan yang satu lebih tinggi atau lebih rendah dari yang lain. d) Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) memberikan parameter ukur berupa jenjang kualifikasi dari jenjang 1 terendah sampai jenjang 9 tertinggi. Setiap jenjang KKNI bersepadan dengan level Capaian Pembelajaran (CP) program studi pada jenjang ter-
tentu, yang kesepadannya untuk pendidikan tinggi adalah level 3 untuk D1, level 4 untuk D2, level 5 untuk D3, level 6 untuk D-4/S-1, level 7 untuk profesi (setelah sarjana), level 8 untuk S-2, dan level 9 untuk S-3. e) CP pada setiap level KKNI diuraikan dalam diskripsi sikap dan tata nilai, kemampuan, pengetahuan, tanggung jawab dan hak dengan pernyataan yang ringkas yang disebut dengan deskriptor generik. Masing-masing descriptor mengindikasikan kedalaman dan level dari CP sesuai dengan jenjang program studi. f) KDikti sebagai bentuk pengembangan dari KBK menggunakan level kualifikasi KKNI sebagai pengukur CP sebagai bahan penyusun kurikulum suatu program studi. g) Perbedaan utama K-Dikti dengan KBK dengan demikian adalah pada kepastian dari jenjang program studi karena CP yang diperoleh memiliki ukuran yang pasti. Akuntabilitas Akuntabilitas penyusunan KDikti dapat dipertanggungjawabkan dengan adanya KKNI sebagai tolok ukur dalam penyusunan Capaian Pembelajaran (CP). Secara khusus kewajiban menyusun CP yang menggunakan tolok ukur jenjang KKNI dinyatakan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi pada pasal 10 ayat 4: setiap program studi wajib menyusun deskripsi capaian pembela jaran minimal mengacu pada KKNI bidang pendidikan tinggi sesuai dengan jenjang. Bahkan pada ayat yang sama juga dinyatakan: setiap program studi wajib menyusun kurikulum, melaksanakan, dan mengevaluasi pelaksanaan kurikulum mengacu pada KKNI bidang pendidikan tinggi. Jelas bahwa semua perguruan tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan program studi harus mengembangkan kurikulum dan menyusun CP dengan menggunakan KKNI sebagai tolok ukurnya. Apabila unsur-unsur pada CP tersebut dijadikan bahan utama dalam penyusunan kurikulum pada program studi, maka lulusannya akan dapat mengonstruksi dirinya menjadi pribadi yang utuh dan unggul dengan karakter yang kuat dan bersih. *Penulis, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Lubang Jalanan Hiasi Jakarta SAYA sangat perihatin melihat keadaan Jakarta. Disamping sangat macet dan keadaan masyarakatnya yang tak sadar akan keselamatan dalam berkendara. Peraturan yang ada hanya menjadi pelengkap saja dan ditaati saat ada aparat kepolisoan yang sedang berjaga. Disaat tak ada polisi maka keadaan kembali runyam. Sudah hampir mendekati satu dekade ini keadaan Jakarta masih saja belum membaik. Keadaan jalanannya yang masih sering mengagetkan dengan kemunculan lubang-lubang yang membahayakan. Saya harap Pak Gubernur yang baru bisa membenahi keadaan ini. Keadaan yang mencerminkan bahayanya jalanan Jakarta adalah ada disekitar fly over tanjakan
Tomang. Bagi pengendara sepeda motor lobang itu cukup memberikan sedikit rasa guncangan yang menggetarkan dan oleng. Dijalan depan Citraland atau mall Ciputra arah indosiar juga banyak gundukan tambalan jalan yang ngga jelas dan lubangnya pun cukup bikin motor cepet rusak. Bahkan di jalan S Parman pun masih belum mulus. Jalananya masih dihiasi gundukan bekas dempulan ala kerja asal-asalan yang bikin pengendara harus waspada. Sebenarnya masih ada banyak yang harus dikoreksi dari kinerja Pemda baik di lapangan ataupun secara data terperinci namun kita masih menunggu perubahan yang lebih baik. Romla Jatinegara, Jakarta
Jakarta Sangat Minim Area Hijau PENDUDUK di jakarta yang semakin padat. Setiap tahun nya di jakarta semakin bertambah banyak dan padat setiap oarang menginginkan mendapatkan pekerjaan di jakarta karena menurut mereka lebih baik tinggal dijakarta atau pun di daerah nya masing-masing setiap habis lebaran pasti penduduk di jakarta semakin padat karena mereka terhasut oleh orang yang pulang kampung . Tanah lapang di Jakarta hampir tak ada yang tersisa. Semua telah dibangun untuk proyek perumahan. Sangat sedih mengalami hal ini sebagai masyarakat betawi. Seharusnya Pemda bisa menjadi wakil suara orang-orang betawi yang ingin punya lapangan bola, lahan berkebun atau Pertanian, lahan hijau atau hutan kota. Sekarang Jakarta telah “hancur’’ menjadi lau-
tan rumah dan sangat minim lapangan terbuka untuk bemain. Polusi yang sudah melanda Jakarta dan menjadikan Jakarta berada di peringkat yang hampir menyamai meksiko di urutan teratas harus di cegah dengan berbagai cara yang secepat mungkin. Saya rasa itu semua menjadi tugas yang masih bisa dilakukan dan Jakarta akan berhasil melewati keterpurukannya. Sudahlah,.. pemerintah jangan terus mengeruk keuntungan yang hanya sesaat, ingatlah anak cucu kita agar mereka masih bisa menghirup udara segar di Jakarta dan bermain bola di lapangan terbuka tidak di jalanan gang rumah yang sempit. Renita Kemanggisan, Jakarta Barat
Daerah Taman Palem, Cengkareng Rawan Ranjau Paku DAERAH Cengkareng memang terkenal dengan rawan akan aksi kejahatan dan peredaran narkoba. Jika anda seorang diri melintasi daerah itu yang melewati pasar ikan kearah kamal dadap maka anda akan dihadang oleh tebaran benda tajam berupa pisau cutter yang siap merobek ban kendaraan anda. Disaat itu anda akan melihat ada beberapa tukang tambal ban yang bersuku tertentu dengan tato dan tindikan yang sangat menyeramkan bergerombol sambil bernyanyi dengan gitar bolong dengan logat daerah pulau seberang. Para tukang tambal ban yang biasanya dalam keadaan seperti mabuk itulah yang menjadi andalan untuk membantu anda
memperbaiki dan membongkar ban motor anda. Saya masih ragu apakah Pak Jokowi mengerti daerah ini. Andai dia rasakan sendiri naik sepeda motor malammalam dan ban motornya terkena ranjau pisau cutter langsung tak berdaya walaupun bannya tubles. Memahami kota Jakarta tidak seperti kota lain. Walau saya yakin masih ada daerah yang lebih rawan dari cengkareng. Tapi ya ini hanya sekedar cerita dan tak perlu direspon secara serius oleh para pejabat negara karena saya tahu tak akan direspon. Pemda DKI silahkan sibuk dengan urusan lain. Terimakasih Saman Cengkareng, Jakarta Bara
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 5 Mei 2015
6
FORMI Maksimalkan
Dana TAFISA Games
Suluh Indonesia/ist
CABOR UNGGULAN - Ketua KOI, Rita Subowo menyatakan, KOI langsung mempersiapkan diri menentukan cabang olahraga unggulan yang berpeluang meraih medali usai mendapatkan Keputusan Presiden (Keppres) Asian Games (AG) 2018.
Cabor Unggulan AG 2018 Subowo usai pertemuan dengan Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora Jakarta, kemarin. Rita mengaku, penentuan cabor tersebut sengaja ditetapkan, mengingat pihak Kemenpora menginginkan adanya peningkatan prestasi kontingen Indonesia di AG 2018, yang juga sebagai tuan rumah. “Jadi tujuannya ini untuk memperbaiki rangking Indonesia pada AG sebelumnya, apalagi Indonesia sebagai tuan rumah,” papar Rita. Keppres AG 2018 baru ditandatangani Presiden Jokowi pada 29 April lalu, set-
elah sekian lama dinanti semua pihak, mengingat Keppres tersebut sebagai langkah awal persiapan AG 2018 disemua sektor. Untuk itulah, demi meraih prestasi, nantinya KOI akan berkomunikasi dengan Satlak Prima melihat cabang olahraga yang diunggulkan. “Kita sedang jajaki dan kerja sama dengan satlak prima untuk fokus dan melihat cabang olahraga yang diunggulkan dan dapat medali, sehingga nantinya Menpora bisa lakukan workshop untuk siapkan atlet,” jelas Rita. Namun langkah nyata yang akanb dilakukan KOI adalah
dengan melakukan kerja sama bersama negara lain agar ada pelatihan atlet Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan di AG nanti. “Dengan sisa waktu, kami akan persiapkan pembinaan atlet, dan perlu dilakukan latihan intensif, termasuk latihan ke luar negeri, salah satunya ke China dan negara lainya, sama halnya seperti SEA Games,” tambahnya. Namun sebelum itu, Rita berharap pada 21 Mei nanti, Menpora Imam Nahrawi bisa iktu serta hadir di Teheran, Iran untuk menyampaikan progres report kepada IOC. (pts)
Timnas Wanita Gagal Lolos ke Semi Final JAKARTA - Tim nasional sepak bola wanita gagal melangkah ke babak semi final setelah menelan dua kekalahan berturut-turut di pertandingan fase grup dalam AFF Women Championship di Ho Chi Minh City, Vietnam pada Jumat (1/5) dan Minggu (3/5). Indonesia yang berada di grup A terbenam di tabel tanpa meraih satu pun poin di bawah Laos, Thailand, dan Australia U20. Indonesia dipastikan tidak dapat melanjutkan laga ke semi final atas dua kekalahan yang dialami. Pada laga perdana Indonesia menelan kekalahan 0-2 dari Laos pada Jumat (1/5). Di pertandingan kedua, anak-anak asuh Rully Nere dipaksa tunduk dengan skor 10-1 saat melawan Thailand. Pelatih timnas wanita Rully Nere mengatakan bahwa timnya kalah kelas dengan tim Thailand. “Mereka adalah tim bagus dan masuk lima besar Asia. Selain itu Thailand juga ikut Piala Dunia wanita di Kanada,” ujar Rully seperti dikutip dari tim media PSSI. Sedangkan para pemain Timnas Indonesia baru terbentuk kurang dari satu bulan sebelum keberangkatan ke Vietnam. Kendati demikian, Rully tetap memberi apresiasi kepada anak asuhnya. “Kita tetap apresiasi permainan anak-anak, meski persiapan mepet sekitar tiga minggu, mampu mencetak satu gol ke gawang tim yang ikut Piala Dunia Wanita,” kata Rully. Pertandingan selanjutnya Indonesia akan melawan tim Australia U-20 pada Selasa (5/ 5). Rully berharap Indonesia bisa meraih poin dalam laga terakhir meski tidak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya. Sedangkan tim Australia U-20 sudah dipastikan me-
lenggang ke babak semi final lantaran telah mengantongi enam poin dari kemenangan
melawan Thailand dan Laos. Sementara Thailand dan Laos akan bertanding untuk menen-
persiapan perhelatan, dengan memanfaatkan Festival Olahraga Rekreasi Nasional yang akan diselenggarakan di Bali pada 9-11 Oktober mendatang. “Walau dana persiapan TAFISA Games lebih kecil dibandingkan Asian Games (AG) 2018, kami akan memaksimalkan kondisi yang ada, termasuk memanfaatkan Festival Olahraga Rekreasi Nasional nanti, sebagai persiapan para atlet Indonesia. Dan kita fokuskan dalam Rapat Kerja saat ini,” papar Hayono. Menanggapi hal ini, Prof Faisal Abdullah, perwakilan Kemenpora yang membuka Rapat Kerja Nasional FORMI, mengaku pihaknya berharap FORMI tetap fokus mempersiapkan perhelatan TAFISA Games, dan mampu mengandeng pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk membantu menghelatkannya. “Kita antisipasi minimnya dana, dan meminta agar FORMI merancang program kegiatannya ke Menpora untuk dibiayai. Dan bekerja sama dengan pemerintah DKI untuk membantu perbaikan venue di Jakarta,” ucap Faisal. (pts)
Borneo FC
KOI Persiapkan
JAKARTA - Usai mendapatkan Keputusan Presiden (Keppres) Asian Games (AG) 2018, KOI langsung mempersiapkan diri untuk menentukan cabang olahraga unggulan yang berpeluang meraih medali. Langkah ini dilakukan KOI usai bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi sebagai persiapan meraih prestasi di AG yang tinggal 3 tahun kedepan. “Tadi kami sudah berkomunikasi, dan Menpora Imam Nahrawi meminta agar kita fokus pada cabang olahraga dan nomor yang benar-benar meraih medali,” ucap Ketua KOI, Rita
JAKARTA - Pihak Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) mengaku akan memaksimalkan dana sekitar Rp450 miliar yang diberikan pemerintah untuk mensukseskan perhelatan TAFISA World Games 2016 mendatang. Dana tersebut nantinya akan memfasilitasi sekitar 110 negara yang ikut serta dalam perhelatan yang akan menampilkan berbagai kebudayaan, seni dan olahraga tradisional yang ada di Indonesia. “Kita terima bantuan pemerintah, tapi dukungan itu bukan sebagai fokus utama, dan hanya penambah semangat, kita fokus pada program agar kaum muda tetap bekerja semaksimal mungkin untuk sukses perhelatan TAFISA Games,” ucap Ketua Umum FORMI, Hayono Isman dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional FORMI di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui FORMI berkewajiban menghelatkan The 6th TAFISA pada 6-12 Oktober 2016. Bahkan dalam Rapat kerja tersebut, FORMI akan fokus membahas persiapan TAFISA Games, termasuk
tukan siapa yang akan melaju ke semi final karena sama-sama mengantongi tiga poin. (ant)
Ingin Kompetisi Bergulir JAKARTA - Keputusan PSSI menghentikan kompetisi musim 2015 tampaknya tak diindahkan salah satu klub peserta, Pusamania Borneo FC, dan ingin kompetisi tetap berjalan, sekalipun tanpa organisasi sepak bola Indonesia. Menurut CEO Pusamania Borneo FC, Aidil Fitri, permasalahan antara Menpora, PSSI dan PT Liga Indonesia (PT LI) menyebabkan klub yang menjadi korban, bahkan merugi setelah diputuskannya penghentian kompetisi musim 2015. “Awalnya kita mengira force majeure ini hanya satu bulan, namun ternyata sampai selesai musim 2015, bahkan sampai detik ini belum ada pembicaraan penghentian kompetisi tersebut kepada kami. Jadi dari semua masalah dan keputusan yang ditetapkan adalah klub,” ucap Aidil usai bertemu staf khusus Menpora di Jakarta, kemarin. Akibat keputusan penghentian kompetisi oleh PSSI,
Borneo FC merugi hingga Rp15 miliar dari bulan Januari-Mei. Untuk itulah Aidil mengaku dalam pertemuan dengan Staf Khusus Menpora itu minta kompetisi digulir. Namun Menpora harus melihat secara teliti putusan pembekuannya, dan tidak secara menyeluruh, karena menyangkut perangkat pertandingan. “Jika ingin dibekukan PSSI silahkan, tapi jangan perangkat pertandingan. Dan Menpora bisa menjelaskan dalam butir pembekuan tersebut, karena jika tetap seperti ini, sepak bola akan hancur. Karena selain Borneo FC, beberapa klub juga ingin kompetisi tetap bergulir, termasuk PSM Makassar,” tutur Aidil. Seperti diketahui, pada 2 Mei lalu, usai rapat anggota exco, PSSI menetapkan untuk menghentikan seluruh kompetisi di level teratas hingga terbawah. Langkah ini dilakukan karena Menpora tidak kunjung mencabut pembekuan terhadap PSSI dan menarik surat edaran kepada Kepolisian untuk melarang izin ker-
amaian. “Kami akan rapat bersama seluruh klub pada 6 Mei mendatang dengan PT LI untuk membicarakan kedepannya, karena akibat penghentian ini, klub merugi, dan siapa yang bayar gaji pemain, operasional klub, untuk itulah harus ada kejelasan dan tanggung jawab, apa Menpora, PT LI atau PSSI,” tegas Aidil. Ke depan dirinya berharap baik Menpora Imam Nahrawi, Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti mau mengakhiri permasalahan ini dan mencari solusi kedepan sepak bola Indonesia. “Baik Menpora dan Ketua Umum PSSI mau duduk satu meja, jangan masing tetap pada pendiriannya. Karena jika Menpora selenggarakan kompetisi melalui tim transisi dan selenggarakan kompetisi, maka perangkat pertandingan tidak jelas. Tujuan Menpora hanya ingin sepak bola ini bersih dan klubklub mendapatkan haknya,” tambahnya. (pts)
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 5 Mei 2015
7
Lewandowski
Dapat Bermain Saat Lawan Barca BERLIN - Pemain Bayern Munich Robert Lewandowski berlatih dengan menggunakan masker pelindung pada Senin dan dapat menghadapi Barcelona di semifinal Liga Champions pada Selasa(Rabu WIB), meski ia mengalami patah tulang pipi, menurut rekan setimnya Jerome Boateng. “Ia bergerak dengan baik dan membuat impresi yang bagus, kelihatannya ia bugar untuk bermain,” kata bek Bayern Boateng kepada para pewarta di Munich setelah berlatih dengan Lewandowski. “Ia tidak memiliki kekhawatiran apapun, ia sangat berani dan ia akan terbiasa mengenakan masker.” Lewandowski (26), pencetak gol terbanyak untuk juara Jerman itu dengan 23 gol, absen saat Bayern kalah 0-2 dari Bayer Leverkusen di ajang liga pada Sabtu untuk berusaha memulihkan diri untuk pertandingan semifinal pertama di Camp Nou. Sang penyerang mengalami patah tulang hidung dan tulang pipi, dan menderita gegar otak akibat berbenturan dengan kiper Mitchell Langerak saat Bayern kalah dari Borussia Dortmund di semifinal Piala Jerman Selasa silam. Bayern telah mengatakan mereka akan memberikan keputusan kepada Lewandowski apakah dirinya akan bermain atau tidak, namun pemain internasional Polandia itu memasang gambar dirinya yang menggunakan masker pada Minggu, dengan tulisan “Siap untuk tantangan selanjutnya” dalam bahasa Polandia di akun media sosial. (ant)
Benzema
Tak Masuk Tim Madrid Lawan Juventus
MADRID - Penyerang internasional Prancis Karim Benzema tidak ikut berangkat bersama para pemain lainnya di tim Real Madrid untuk pertandingan pertama semifinal Liga Champions melawan tuan rumah Juventus. Benzema kembali menjalani latihan pada Minggu setelah absen dalam lima pertandingan karena masalah pada lututnya, tapi dia dianggap belum cukup bugar untuk masuk ke dalam tim 20 pemain Carlo Ancelotti itu. Gareth Bale dimasukan ke dalam tim setelah sudah kembali lagi bermain setelah masalah pada betisnya pada 30 menit terakhir kemenangan 3-2 mereka atas Servilla pada Sabtu lalu. Pemain asal Wales itu diperkirakan akan bersaing dengan pemain pinjaman Manchester United yang sedang tampil bagus Javier Hernandez untuk memperebutkan tempat di tim inti. (ant)
Suluh Indonesia/ap
REBUT JUARA - Pemain Chelsea Eden Hazard (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Crystal Palace dalam lanjutan Liga Utama Inggris di Stamford Bridge kemarin. Tambahan tiga poin membawa Chelsea meraih gelar juara iga Utama Inggris musim ini dengan selisih 13 angka dengan peringkat kedua Manchester City.
Chelsea Menangi Gelar
Saat City Incar Liga Champions LONDON - Chelsea memenangi gelar Liga Utama Inggris pada Minggu, ketika mantan juara Manchester City memperkuat upaya mereka untuk lolos langsung ke Liga Champions musim depan. Eden Hazard mencetak gol semata wayang pada pertandingan ketika Chelsea menang 1-0 atas Crystal Palace di depan penggemar mereka sendiri di Stamford Bridge, untuk membuat Si Biru tak dapat dikejar lagi di puncak klasemen dengan tiga pertandingan tersisa. Menjelang turun minum, eksekusi penalti Hazard dapat ditahan kiper Palace Julian
Speroni, namun bintang Belgia itu mampu menyundul bola pantul untuk menjadi gol. “Semua gelar merupakan konsekuensi kerja keras dan alasan untuk bergembira dan merasa bangga,” kata pelatih Si Biru Jose Mourinho, yang kini telah memenangi tiga gelar bersama Chelsea, setelah sebelumnya meraih kesuksesan pada 2005 dan 2006 pada masa kerja pertamanya. Saat tim peringkat kedua City memulai pertandingan di London, dengan melawat ke markas Tottenham Hotspur, mereka tahu mereka telah digulingkan sebagai juara. Bagaim-
anapun, pasukan Manuel Pellegrini masih mencari sesuatu yang lebih dari sekedar kebanggaan untuk dimainkan, di mana dari empat klub teratas pada akhir musim lolos ke Liga Champions, hanya tiga tim teratas yang lolos langsung ke turnamen itu, sedangkan tim peringkat keempat harus memainkan putaran kualifikasi. City memulai hari dengan koleksi angka yang sama dengan tim peringkat ketiga Arsenal, dan unggul dua angka dari Manchester United, yang kekalahan mengejutkan 0-1 nya dari West Bromwich Albion menghidupkan peluang tim per-
ingkat kelima Liverpool untuk berkompetisi di Liga Champions. Sergio Aguero mengukuhkan posisinya sebagai pencetak gol terbanyak Liga Utama Inggris musim ini, dengan mencetak satu-satunya gol ketika City menang 1-0 di White Hart Lane. Gol ke-22 Aguero pada musim ini tercipta sebelum menit ke-30, setelah pekerjaan bagus dari David Silva, ia menuntaskan serangan balik cepat dengan tembakan ke sudut atas gawang. Kiper Inggris Joe Hart mempertahankan keunggulan City dengan sejumlah penyelamatan bagus, ketika Spurs bertahan di per-
ingkat keenam. “Sergio selalu dapat mencetak gol untuk kami, kami memberikan bola kepadanya dan kemudian kami bertahan demi hidup kami,” kata Hart kepada Sky Sports. Kemenangan City membuat mereka terpaut 13 angka di belakang Chelsea, dengan maksimal sembilan angka yang dapat direbut pasukan Pellegrini dalam tiga pertandingan liga tersisa. Sementara itu Arsenal akan memulai pertandingan tandang di markas Hull pada Senin dengan tertinggal 16 angka dari Chelsea, dengan hanya 15 angka lagi yang dapat diraih pasukan Arsene Wenger. (ant)
Wizards Kejutkan
Unggulan Pertama Hawks
Suluh Indonesia/ap
SHOOTING – Guard Washington Wizards John Wall (2) melakukan shooting dan melewati hadangan pemain Atlanta Hawks, Al Horford (kiri) dan Kyle Korver pada pertandingan pertama putaran kedua playoff NBA Wilayah Timur.
SERPONG
ATLANTA - Washington Wizards mengatasi kekhawatiran cedera Bradley Beal dan John Wall untuk mengejutkan unggulan pertama Atlanta Hawks pada pertandingan pertama putaran kedua playoff NBA pada Minggu (Senin WIB). Beal bertarung dengan masalah pada pergelangan kaki kanannya untuk mencetak 28 angka dan Wall mengesampingkan cedera pergelangan tangan kirinya untuk menambah 18 angka, saat Wizards menundukkan Hawks 104-98, dalam pertandingan di Wilayah Timur yang memperebutkan tim terbaik dari tujuh pertandingan. Wall juga melakukan 13 assist dan tiga block bagi Wizards, yang sudah beristirahat sepekan, setelah menyisihkan Toronto Raptors hanya dalam empat pertandingan pada putaran pertama. Sementara itu, Hawks membutuhkan enam pertandingan untuk menyingkirkan Brooklyn, mengalahkan mereka dengan kemenangan 111-87 pada Jumat malam (Sabtu WIB). Tertinggal 81-83, Wizards mencetak delapan angka pertama pada kuarter keempat. Beal mencetak empat angka sebe-
lum jatuh ke kaki pemain Atlanta Al Horford dan pergelangan kakinya terkilir. Dia pergi ke ruang ganti tapi kembali lagi setelah mendapatkan perawatan. Pergelangan tangan kiri Wall terkilir pada akhir paruh pertama ketika terjatuh di bawah ring. Tiga angka dari Kyle Korver dan “layup” dari Jeff Teague membuat Hawks memperkecil jarak 90-91 pada kuarter keempat, tapi Wizards merespon dengan mencatat angka 7-1, yang membuat kedudukan menjadi 98-91 saat pertandingan tersisa 3:17. Sekali lagi Atlanta mempertipis jarak dengan permainan tiga angka dan sebuah “dunk” Paul Millsap yang membuat kedudukan 96-98. Tapi Otto Porter dan Marcin Gortat keduanya mencetak angka bagi Wizards saat Korver gagal dalam sebuah upaya tembakan tiga angka dan Washington memenangi pertandingan. Tak ada kejutan dalam pertandingan putaran kedua di Wilayah Barat, saat unggulan pertama Warriors mengalahkan Memphis Grizzlies 101-86 dalam pertandingan pertama seri playoff mereka. Stephen Curry mencetak 22 angka dengan tujuh assist
dan empat steal bagi Warriors, yang tidak pernah kalah di depan penonton mereka sendiri sejak Januari lalu. Warriors belum bermain lagi sejak menyapu bersih empat pertandingan pada putaran pertama atas New Orleans Pelicans akhir pekan lalu. Sebuah tembakan tiga angka dari pemain Grizzlies Courtney Lee membuat tim tamu unggul saat pertandingan berlangsung 21 detik, tapi hanya saat itulah Golden State tertinggal dari lawannya, sementara sisanya selalu unggul. Grizzlies bermain tanpa guard Mike Conley, yang sedang memulihkan diri dari retak tulang wajahnya. Dia ikut pergi bersama tim dan menyaksikan dari bangku pemain dan mata kirinya masih bengkak dari cedera yang dia alami pada pertandingan ketiga melawan Portland. Warriors sempat unggul hingga 16 angka pada paruh pertama, saat mereka menjaringkan 24 dari 39 tembakannya dari lapangan. Mereka unggul sembilan angka saat turun minum dan meningkatkan keunggulannya hingga 16 angka pada awal kuarter ketiga. (ant)
BOGOR
PASANG IKLAN GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Selasa 5 Mei 2015
8
Petani Tobasa Mengeluh
Ribuan Bibit Ikan Mati BALIGE - Kelompok Tani Rapmahita Desa Pardomuan, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, mengeluhkan pemberian bibit ikan mas dari Dinas Pertanian Peternakan Perikanan setempat, karena dalam satu minggu semua ikan mati. ‘’Sebanyak 17.000 bibit ikan mas yang disalurkan Dinas Pertanian itu, tidak mampu hidup bertahan lama, karena dalam waktu satu minggu semuanya langsung mati dan mengapung,” ungkap anggota Kelompok Tani Rapmahita, Patar Gurning di Ajibata, Sumatera Utara, kemarin. Ia menerangkan, tidak satu ekor pun bibit ikan mas yang tersisa dari 17.000 bibit bantu-
an yang diterima oleh kelompoknya, karena bibit yang disalurkan itu diduga masih terlalu muda. Selain itu, faktor iklim juga kemungkinan bisa berpengaruh besar, karena bibit ikan tersebut didatangkan dari daerah Kerasaan, Kabupaten Simalungun, sehingga diperkirakan tidak mampu bertahan serta menyesuaikan kondisi iklim yang berbeda dari daerah asalnya. Menurutnya, matinya bibit ikan kemungkinan besar akibat perbedaan iklim, karena sebulan sebelumnya mereka membeli bibit ikan dari Siantar sebanyak 1.200 ekor, sampai sekarang masih bertahan hidup. ‘’Di samping itu, bibit
yang kami terima tergolong masih berukuran kecil, hanya sekitar tiga hingga empat sentimeter, sehingga diperkirakan tidak mampu bertahan untuk hidup lebih lama dalam kondisi iklim yang berbeda,” jelas Patar. Menanggapi penyaluran bibit ikan yang mati tersebut, anggota DPRD Tobasa, Pagartua Siahaan mengatakan, agar hal dimaksud menjadi pelajaran berharga bagi Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan setempat. Menurut Patar Gurningnya, kondisi seperti itu terjadi, mungkin akibat kurangnya penyuluhan dari dinas terkait. (ant)
Polisi Tanjung Perak
Sita Puluhan Burung Kakak Tua SURABAYA - Aparat Polres Tanjung Perak Surabaya berhasil mengungkap kasus dugaan penyelundupan burung kakatua yang dimasukkan ke dalam botol mineral di sebuah kapal di Pelabuhan Tanjung Perak. ‘’Kami menerima informasi ada penyelundupan satwa dilindungi. Ternyata benar, kami amankan seseorang membawa kakatua di KM Tidar saat sandar di dermaga,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Aldy Sulaiman di Surabaya, kemarin. Ia menjelaskan, ada 22 ekor burung kakatua Jambul Kuning dan seekor Bayan Hijau yang
disita, sedangkan seorang yang turut diamankan dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Terbongkarnya kasus ini, kata dia, usai menerima informasi dan mencurigai seorang penumpang yang turun kapal sehingga dilakukan penggeledahan dan mendapati seekor kakatua Jambul Kuning dan seekor Bayan Hijau. ‘’Dua satwa itu kami temukan di dalam kardus milik seorang penumpang KM Tidar jurusan PapuaMakassar-Surabaya-Jakarta,” katanya didampingi Kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar.
Merasa curiga, polisi naik ke kapal dan menggeledah sejumlah ruangan, yang ternyata tepat di dek tiga ditemukan 21 ekor Kakatua Jambul Kuning dipisah menjadi dua bagian. ‘’Burung-burung dilindungi itu dimasukkan dalam botol-botol bekas air mineral. Total yang kami amankan ada 22 ekor Kakatua dan seekor Bayan Hijau,” tukasnya. Seorang penumpang berinisial MY (37), warga asal Mojokerto, kini diinterogasi petugas dan harus menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. (ant)
Suluh Indonesia/ant
JARING ANGKAT IKAN - Warga menarik jaring angkat (anco) ketika menangkap ikan di tengah danau wilayah Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, kemarin. Warga yang berprofesi sebagai petani di sekitar danau itu menangkap ikan untuk menambah pendapatan keluarga.
Pasar Klewer
Terjual Rp 530 Juta SOLO - Bekas bangunan Pasar Klewer Solo laku terjual Rp530 juta melalui lelang terbuka, naik Rp7 juta dari batas limit lelang sebesar Rp523 juta untuk penghapusan aset pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah itu. ‘’Sebanyak 67 peserta mengikuti lelang penghapusan aset. Namun empat peserta dinyatakan gugur lantaran tak lolos persyaratan administrasi,” kata Kepala Dinas Pengelolaan
Pasar (DPP) Pemkot Surakarta, Subagiyo di Solo, kemarin. Pasar Klewer Solo yang merupakan pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah hangus terbakar pada 27 Desember 2014. Subagiyo mengatakan salah satu persyaratan mengikti lelang peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan Rp500 juta sebelum mengikuti lelang. Selain itu uang jaminan pembongkaran Rp100 juta
bagi pemenang lelang. Ia mengatakan peserta lelang tidak hanya dari Solo, tapi juga dari Jakarta, Surabaya, Semarang dan daerah lain. Subagiyo menjelaskan mekanisme lelang dilakukan terbuka. Peserta mengajukan penawaran nilai lelang bangunan Pasar Klewer. Dari hasil penawaran, diperoleh nilai tertinggi Rp530 juta. Nilai tersebut naik tipis dari limit penawaran Rp523
juta. Selanjutnya, pemenang lelang segera membongkar bekas bangunan Pasar Klewer itu. ‘’Untuk pembongkaran diberi waktu hanya sampai 15 Juni 2015, dengan uang jaminan pembongkaran Rp100 juta,” katanya. Ia mengatakan saat ini, DPP akan memulai lelang pembangunan kembali Pasar Klewer. Sesuai rencana pada awal Juni 2015. (ant)
Dua Oknum Jaksa Memeras BANJARMASIN - Dua oknum Jaksa yang KejariKandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, menjalani pemeriksaan terkait dugaan melakukan pemerasaan terhadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kabupaten setempat. ‘’Dua oknum Jaksa itu terus kami lakukan pemerik-
saan terkait kebenaran dari dugaan pemerasaan itu,” ucap Kasi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel, Erwan Suwarna di Banjarmasin, kemarin. Ia mengatakan untuk kedua oknum tersebut diketahui berinisial W dan F keduanya merupakan Jaksa aktif di Ke-
jaksaan Negeri Kandangan. Untuk Jaksa W memiliki jabatan Sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus di KejariKandangan sedang F merupakan Jaksa Fungsional. ‘’Kedua oknum W dan F saat ini sudah ditarik ke Kejaksaan Tinggi Kalsel untuk menjalani pemeriksaan dan agar lebih memudahkan melakukan
pengawasan terhadap kedua oknum tersebut,” tuturnya. Erwan juga mengatakan pemeriksaan terhadap W dan F itu langsung dilakukan oleh Bidang Pengawasan Kejati Kalsel. Selain memeriksa dua oknum tersebut, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah SKPD. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM Suluh Indonesia/ant
SEKOLAH MARITIM - Sejumlah anak Suku Bajo berangkat menuju Sekolah Maritim Bajo yang terletak di Desa Bajo Mekar, Konawe, Sultra, kemarin. Sekolah maritim yang dibuat secara swadaya oleh warga.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Sekolah di Moromor Ditutup
Warga Demo Pemkab Masuji MESUJI - Sekitar 1.000-an warga yang terdiri dari anakanak dan orang tua murid yang berasal dari Moromoro Register 45 di Kabupaten Mesuji, Lampung melakukan aksi demo ke kantor Pemerintah Kabupaten Mesuji, kemarin. Aksi demonstrasi ini digelar untuk mendesak pemerintah memberikan izin sekolah kelas jauh seperti yang selama ini telah berjalan di Moromoro selama belasan tahun. Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Pemkab Mesuji menolak memberikan izin kelas jauh kepada SDN Morodewe seperti yang sebel-
umnya sudah berjalan. Nurhamid, guru asal SD Morodewe mengatakan bahwa aksi ini terpaksa dilakukan setelah berbagai tahapan audiensi dan lobi yang dilakukan namun tak kunjung menghasilkan keputusan. ‘’Sebagai guru, saya tak bisa lagi menahan keinginan orang tua murid, dan bahkan anak-anak sendiri, untuk melakukan protes terhadap kebijakan pemerintah tersebut,” ujarnya. Muhamad Anif, salah seorang warga menegaskan bahwa aksi ini dilakukan setelah berbulan-bulan warga menuggu kebijakan Pemkab
Mesuji. ‘’Kalau kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke sekolah induk yang jaraknya lebih dari 10 km, hal tersebut akan sangat memberatkan anak-anak kami,” ujarnya lagi. Peserta aksi mendesak pemerintah untuk menjalankan amanat konstitusi yakni memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anakanak Moromoro. ‘’Jangan lupa konstitusi kita menyatakan bahwa setiap warga negara berhak atas pendidikan, dan menjadi kewajiban pemerintah untuk memfasilitasinya,’’ kata dia. (ant)
Di Sukabumi
Ratusan Ruang Kelas Rusak SUKABUMI - Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat 560 ruang kelas di seluruh daerah itu rusak, baik kategori rusak sedang maupun berat. ‘’Mencapai 560 lokal, mayoritas bangunan tingkat sekolah dasar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Maman Abdurahman, ketika dikonfirmasi, di Sukabumi, kemarin. Menurutnya, penyebab rusak ruang kelas tersebut seperti bangunan sudah lama tidak direnovasi, terkena bencana dan lain-lain. Namun, jika dibandingkan dengan 2006, jumlah ruang kelas yang rusak
mencapai ribuan yakni sekitar tiga sampai empat ribu lokal. Berbagai upaya dan bantuan dari Pemprov Jabar dan pemerintah pusat, akhirnya secara bertahap ruang kelas yang rusak tersebut bisa diperbaiki maupun dibangun ulang. Pada 2014 jumlah ruang kelas yang rusak masih berada di angka 700-an lokal, dan pada tahun ini ditargetkan seluruh ruangan bisa diperbaiki. ‘’Dalam perbaikan ruang kelas yang rusak tersebut masih ada kendala yakni di sisi anggaran, karena biaya yang dikeluarkan melalui APBD Kabupaten Sukabumi tidak mencukupi. Maka
dari itu kami akan mengandalkan dana bantuan melalui dana alokasi khusus (DAK), bantuan APBD-P dan APBN,” tambahnya. Maman mengatakan, pada tahun ini minimalnya 3/ 4 dari 560 ruang kelas yang rusak tersebut bisa diperbaiki sehingga lebih layak lagi untuk digunakan. Sisanya akan diperbaiki pada tahun berikutnya, sehingga secara bertahap, sekolah yang rusak tersebut dibangun atau diperbaiki. Pihaknya juga khawatir dengan kondisi bangunan kelas yang rusak. (ant)
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629