Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Kamis, 4 Juni 2015
No. 105 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
Sepp Blatter Mundur ZURICH - Sepp Blatter mengundurkan diri sebagai presiden FIFA pada Selasa, empat hari setelah terpilih kembali untuk masa jabatan kelima. Pria 79 tahun tersebut, mengumumkan keputusan itu pada konferensi pers di Zurich, enam hari setelah FBI menggrebek hotel di Zurich dan menahan tujuh pejabat FIFA. Ia terpilih kembali setelah satu-satunya rivalnya, Pangeran Ali bin Al Hussein asal Jordania, mengundurkan diri setelah mendapatkan 73 suara berbanding 133 suara milik Blatter pada putaran pertama pemungutan suara. ‘’Saya telah benar-benar mempertimbangkan dan berpikir mengenai jabatan presiden ini dalam 40 tahun terakhir dalam hidup saya,” kata Blatter, berbicara dalam bahasa Prancis,
Suluh Indonesia/ant
PILKADA SERENTAK - Sejumlah masyarakat melakukan sosialisasi Pilkada serentak di kawasan Lapangan Puputan Badung, Kota Denpasar, Bali, kemarin. Pilkada serentak digelar 9 Desember 2015.
PNS Malas
Akhiri Praperadilan
Pensiun Dini
MA Harus Terbitkan Perma JAKARTA - Hakim Agung Gayus Lumbuun berharap ada sikap resmi berbentuk peraturan Mahkamah Agung (Perma) yang merupakan hasil rapat pleno lengkap seluruh hakim agung di MA terkait gejolak praperadilan yang masih berlangsung hingga kini. ‘’Saya mengharapkan Perma ya agar bisa berlaku untuk Gayus Lumbuun orang-orang di luar MA. Kalau Surat Edaran MA (SEMA) kan untuk internal hakim- hakim di MA saja,” tutur Gayus Lumbuun usai menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk “Mendorong Penguatan Sistem Perekrutan Hakim yang Berkualitas dan Berintegritas” di Aula Universitas Al-Azhar, Jakarta, kemarin. Menurut dia, gejolak praperadilan yang terjadi di masyarakat belakangan ini dilatarbelakangi oleh adanya pro kontra dalam hal apakah praperadilan harus tetap mengacu pada KUHAP atau boleh menyimpang dari KUHAP, seperti yang dipraktikkan oleh hakim Sarpin Rizaldi dalam memutus praperadilan Komjen Polisi Budi Gunawan, Februari lalu. ‘’Persoalannya hakim-hakim di bawah (MA) itu sedang pro kontra sekarang. Buktinya dengan berbedanya putusan hakim satu dengan lainnya dalam beberapa perkara praperadilan di PN Jaksel,” tutur Gayus. Untuk itu, ia selaku hakim agung beranggapan bahwa MA sebagai pucuk pimpinan peradilan, harus segera mengambil sikap resmi untuk mengatasi gejolak tersebut. Dia menyebutkan tiga sikap yang dapat diambil sebagai putusan resmi MA diantaranya mengatur bahwa terobosan yang dibuat hakim Sarpin yang saat ini diikuti oleh beberapa hakim lain memang dibolehkan. Kedua, putusan praperadilan yang paling tepat masih harus mengacu pada KUHAP sebagaimana selama ini mengingat proses revisi KUHAP yang sampai sekarang belum final. (ant)
pada konferensi pers yang tertunda selama 45 menit. Tahun-tahun itu terkait erat dengan FIFA dan keindahan olahraga sepak bola. Saya menghargai dan mencintai FIFA lebih dari apapun dan hanya ingin melakukan yang terbaik untuk sepak bola dan FIFA serta lembaga kami. ‘’Saya memutuskan untuk maju untuk kembali dipilih karena saya yakin itu adalah pilihan terbaik untuk sepak bola. Tantangan yang dihadapi FIFA belum berakhir. Meskipun, anggotaanggota FIFA memberi saya mandat baru, mandat ini tampaknya tidak didukung oleh semua orang di dunia,’’ katanya. Ini mengapa dirinya meminta Kongres Luar Biasa untuk diadakan sesegera mungkin untuk pemilihan presiden baru untuk periode mendatang. (ant)
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan anjuran pensiun dini bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang malas bekerja. ‘’Pensiun dini bagi PNS malas bisa dipertimbangkan, bisa dikaji, untuk penyegaran. Dari pada dia malas
menjadi beban pemerintah, kalau tidak mau kerja lebih baik ada penyegaran sumber daya manusia handal,” kata Yuddy di Jakarta, kemarin. Meskipun demikian Yuddy menekankan pemerintah tidak bisa serta-merta memberhentikan atau meminta PNS untuk pensiun dini, karena ada persyaratan dan proses yang tidak mudah. ‘’Dalam keten-
tuannya PNS bisa diberhentikan kalau tersangkut tindak pidana, karena keinginan sendiri, serta karena tindakan indisipliner yang masif,” katanya. Yuddy mengatakan, pensiun dini juga dapat diambil oleh PNS muda yang berprestasi, yang ingin berkarir di bidang lain di luar pemerintahan. Dia mencontohkan, apabila ada seorang PNS yang karir-
nya cepat meningkat dan sudah sampai tahap tinggi, maka PNS itu boleh saja pensiun dini, karena sudah mengabdikan diri di instansinya. ‘’Nanti mudah-mudahan bisa diatur dalam aturannya mengenai pensiun dini, khusus PNS berprestasi misalnya syaratnya harus sudah 20 tahun di instansinya,” kata dia. Yuddy menjamin, PNS yang
ketahuan berijazah palsu tidak akan dipecat, melainkan hanya diturunkan kepangkatannya saja. ‘’PNS berijazah palsu tidak dipecat, karena dia sudah melewati masa panjang pengabdian di instansinya. Hanya diturunkan pangkatannya,” terang Yuddy. Yuddy memandang penggunaan ijazah palsu hanya dongkrak pangkat. (ant)
Suluh Indonesia/ade
DEMO TOLAK PEMBANGUNAN PLTU - Warga Kabupaten Batang melakukan aksi happening art saat berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Dalam aksinya mereka menolak rencana pemerintah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah pesisir Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa tengah yang dinilai akan menimbulkan kerusakan lingkungan dan iklim, proyek itu juga mengancam bagi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
Pimpinan Lembaga Anti Rasuah Diminati
Suluh Indonesia/ant
SINDIKAT NARKOTIKA - Kapolda Metro Jaya Unggung Cahyono (tengah) bersama Kapolres Jakbar Rudy Heriyanto Adi Nugroho (kedua kiri), dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Muhammad Iqbal (kanan) ketika menunjukkan tersangka dan barang bukti narkoba jenis sabu 28 Kg di Mapolres Jakarta, kemarin.
JAKARTA - Meskipun banyak diterpa kriminalisi di tiap periode kepemimpinan, namun tak menyurukan niat masya-rakat untuk mendaftar sebagai calon pimpinan KPK. Menurut juru bicara panitia seleksi Betti S. Alisjahbana, meskipun pendaftaran baru akan dibuka dua hari lagi, namun ada beberap pihak yang sudah menyatakan kesiapanya untuk mendaftar sebagai calon pimpinan lembaga anti rasuah untuk menggantikan posisi Taufiqurachman Ruqi Cs. .‘’Sudah,sudah ada.Banyak (ingin daftar),”kata Betti di Jakarta, kemarin. Namun, kendati menyatakan banyak yang akan mendaftar,ia enggan mengungkapan detail berapa ban-
yak dan siapa saja pihak yang sudah menyatakan niatknya mendaftar,pasalnya menurutnya jika diungkapkan akan melanggar kode etik. ‘’Gak oleh lah saya kasih tau nanti saya menyalahi kode etik dan sebetulnya sebelum masuk betul ga bisa sampaikan karena bisa saja mereka berubah pikiran,”jelasnya. Yang pasti, untuk menjaring animo masyarakat untuk lebih banyak mendaftar pihaknya akan lebih pro aktif lagi menyosialisasikanya kepada publik ‘’Iya kita akan proaktif untuk mengidentifikasi kandidat yang baik dan dorong mereka untuk mendaftar,” katanya. Dalam rangka mencari sosok pimpinan yang menjadi kebutuhan lembaga KPK, pihak
pansel pun telah melakukan serangkaian pertemuan diantaranya dengan panitia seleksi sebelumnya dan sejumlah pimpinan KPK sekarang .‘’Kalau dengan pansel lama bahas
proses-proses sebelumnya. Lalu hal-hal apa yang harus diperhatikan. Mana yang harus diperbaiki. Jadi lebih ke arah memperkaya wawasan kita,’’ tegasnya. (wnd)
K ta
Suluh Indonesia, Kamis 4 Juni 2015
2
Kilas Sambungan Listrik Liar RATUSAN titik sambungan listrik liar di sepanjang kolong Tol Wiyoto Wiyono ditertibkan petugas. Petugas terpaksa menertibkan sambungan listrik liar tersebut, karena tidak hanya merugikan negara, tapi juga berpotensi menyebabkan kebakaran. Penertiban melibatkan 100 personel gabungan TNI, Polri, PLN dan Satpol PP. Dalam kegiatan itu, petugas menyisir kolong Tol Wiyoto Wiyono, sepanjang 2 kilometer mulai dari wilayah Kelurahan Sungai Bambu, Warakas dan Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok. Tidak kurang dari 200 sambungan liar teridentifikasi dan akan diputus hingga sore nanti. Kasatgas Pol PP Kecamatan Tanjung Priok, Siti Mulyati mengatakan, sepanjang Tol Wiyoto Wiyono selama ini dimanfaatkan sejumlah warga untuk berusaha. Seperti cucian mobil, warung dan posko. (kmb)
9 Kios Dibongkar NORMALISASI saluran air terus digalakkan Pemkot Administrasi Jakarta Pusat. Normalisasi dilakukan untuk meminimalisir munculnya genangan maupun banjir. Kali ini, normalisasi saluran air dilakukan di Jl Arteri Palmerah, Kelurahan Gelora, Tanah Abang. Sebanyak sembilan kios yang berdiri di atas saluran air dibongkar dalam penertiban yang melibatkan 20 personel Satpol PP Tanah Abang. Pembongkoran dilakukan menggunakan alat manual seperti linggis dan palu. Kasatgas Satpol PP Tanah Abang, Madju Siburian mengatakan, bangunan yang dibongkar dulunya sempat digunakan sebagai tempat karang taruna. Namun saat ini tempat tersebut berubah menjadi kios-kios yang dijadikan warung makan, kios rokok dan lain sebagainya. Menurut Madju, pembongkaran berlangsung kondusif. Ada sembilan bangunan yang dibongkar karena berdiri di atas trotoar dan saluran air. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
PELUNCURAN PGNTREPENEUR - Division Head CSR PT. Perusahaan Gas Negara Tbk Enik Indriastuti (tengah) bersama Direktur Komersial PT. Gagas Energi Indonesia Achmad Rifai (kiri) menyaksikan penjelasan pengajar mekanik kepada sopir Bajaj yang mengikuti pelatihan mekanik usai melaunching program PGNtrepeneur di Jakarta, kemarin. PGN Memberikan pelatihan mekanik kepada komunitas sopir bajaj gas yang merupakan program PGN di bidang CSR yang menjadi inisiatif perseroan dalam memperdayakan masyarakat.
BNN Sita Sabu 2.176 Gram BADAN Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan Ditjen Bea Cukai (DJBC) menggagalkan penyelundupan sekitar 2.176 gram sabu-sabu pada operasi gabungan yang dilakukan di perairan Teluk Jakarta dan pelabuhan-pelabuhan sekitar Jakarta. BNN menyebutkan operasi gabungan bersandi Camar Hiu tersebut berlangsung sejak tanggal 25 - 31 Mei 2015. Operasi tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama antara BNN dengan Kementerian Keuangan, dimana sebelumnya telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala BNN dengan Menteri Keuangan pada 16 April 2015. Operasi Camar Hiu yang dilakukan dengan menggunakan tiga kapal patroli DJBC mengungkap penyelundupan narkoba dengan modus disembunyikan di dalam peralatan elektronik berupa perlengkapan CCTV yang dibungkus menggunakan alumunium foil dan plastik bening. (kmb)
Pemprov DKI Jakarta
Bangun Vila Lansia JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berencana akan membangun panti jompo berbentuk vila bagi para warga lanjut Usia (lansia) yang sebelumnya tinggal di rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Hunian bagi para lansia yang disebut werda house tersebut rencananya akan dibangun di
atas lahan seluas sekitar 90 hektar di wilayah Ciangir, Banten. Masterplan pembangunan vila lansia itu sendiri ditargetkan selesai tahun ini dan bakal dikerjakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta. ‘’Masterplannya kita berharap tahun ini bisa kelar,” kata Ika Lestari Adji, Kepala Dinas Pe-
rumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, kemarin. Ika mengungkapkan, pembangunan werda house ini sesuai arahan dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang meminta agar para lansia di ibu kota dipindahkan dari rusunawa ke tempat lebih layak berbentuk seperti vila atau cottages. ‘’Luas-
nya kurang lebih 90 hektar, tapi tidak hanya untuk itu (werda house). Nanti di-mix, ada yang buat bangunan sosial dan ekonominya juga,” ungkapnya. Mantan Kepala Suku Dinas (Kasudin) Sosial Jakarta Utara ini menambahkan, pembangunan vila bagi para lansia tersebut akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
(APBD) melalui dana Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) BUMD DKI. ‘’Anggarannya dari APBD yang di PMP-kan. Tapi sementara ini belum dibahas sampai di sana, masih masterplan,” tandasnya. Untuk diketahui, selama ini lansia tgerkesan tidak terurus lantaran anak-anaknya sibuk dengan urusannya. (kmb)
Polri Hibah Tanah
Ahok Janji Siapkan Kompensasi JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku siap memberikan kompensasi yang diminta oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai ganti dari hibah lahan seluas 1,2 hektare untuk pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). ‘’Soal kompensasi kami tidak masalah, memang harus diganti ya untuk bangun. Ma-
kanya kita mau kasih lebih banyak daripada yang diminta supaya nampung orang lebih banyak,” ujar Basuki, usai penandatanganan perjanjian hibah lahan untuk MRT, di Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol), Jl Ciputat Raya, Kebayoran Lama, Jaksel, kemarin. Kompensasi yang diminta diantaranya yakni, pembangunan asrama sebanyak 60 pintu, pembangunan jembatan
sepanjang 40x8 meter, pembangunan waduk seluas 2.500 meter persegi, serta renovasi kantin. Dikatakan Basuki, kompensasi yang diminta akan segera dibangun, setelah proses pencatatan aset selesai dilakukan. ‘’Untuk waduk saya kira tunggu bongkarnya. Segera sih, 2.000 meter mah gampang, kirim alat langsung jalan,” tandasnya. Untuk diketahui, proyek
MRT yang rencannya rampung akhir 2020 itu selama ini menghadapi kendala pembebasan lahan. Beberapa lahan yang selama ini bermasalah terutama adanya tuntutan ganti rugi yang tinggi dari pemilik lahan dapat diselesaikan dengan baik. Saat ini pembangunan MRT baru mencapai sekitar 30 persen. (kmb)
Kali Anak Ciliwung Akan Direfungsi JAKARTA - Ratusan warga dan petugas gabungan hari ini melakukan refungsi Kali Anak Ciliwung dengan membongkar bangunan milik warga RW 01, 04 dan RW 08 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, yang selama ini berdiri di bantaran kali. Kegiatan ini melibatkan 500 warga dibantu 450 personel Satpol PP, Sudin Kebersihan Jakarta Utara, TNI dan Polri. Setidaknya ada 714 bangunan sepanjang 1,5 kilometer di bantaran Kali Anak Ciliwung lama yang jadi sasaran kegiatan refungsi tersebut. Asisten Pemerintahan Jakarta Utara, Rusdiyanto mengatakan, dari seluruh bangunan yang terdampak revitalisasi, sebanyak 386 di antaranya dibongkar habis. Sedangkan sisanya bervariasi antara 1-5 meter dibongkar dari bantaran. ‘’Jadi warga sudah menyadari bangunan rumah mereka berdiri di atas bantaran yang merupakan lahan negara. Petugas kita hanya membantu warga kerja bakti membongkar rumahnya,” ujar Rusdi di Jakarta, kemarin. Diakui Rusdi, hingga kini pihak Pemkot Jakarta Utara tidak mengeluarkan Surat Perintah Bongkar (SPB). Sebab, tanpa ditertibkan warga sudah rela melakukan pembongkaran rumahnya sendiri. Selanjutnya, terhadap para pemilik bangunan yang sudah ber-KTP DKI Jakarta, akan direlokasi ke
Rusunawa Marunda. Hingga saat ini, sudah sebanyak 200 kepala keluarga (KK) mendaftar untuk direlokasi. Pemerintah juga akan memfasilitas warga memindahkan sekolah anaknya ke sekolah yang dekat dengan Rusunawa Marunda.
Tahapan pembongkaran rumah tersebut direncanakan selesai sebelum pertengahan Juni nanti. Selain itu, secara paralel sudah dilakukan normalisasi untuk mengangkat lumpur yang memenuhi kali. “Kita masih memverifikasi
permohonan warga. Setelah valid baru akan dilakukan pengundian unit rusun,” jelasnya. Ina (35) warga bantaran mengaku bersyukur tempat tinggalnya direlokasi. Ia yang mengaku sudah 15 tahun tinggal di bantaran kili. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
PENERTIBAN PARKIR LIAR - Petugas Dinas Perhubungan mengempeskan ban motor yang parkir liar di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, kemarin. Penertiban itu dilakukan karena maraknya parkir liar kendaraan bermotor yang kerap menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.
Terminal Rawamangun
Segera Dikelola Pihak Swasta PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan lelang terhadap proyek pengelolaan Terminal Bus Rawamangun yang terletak di Jakarta Timur kepada pihak swasta.
Suluh Indonesia/ant
PROYEK MRT- Sejumlah pekerja berbaris rapi menuju lokasi proyek Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, kemarin. Proyek pendukung pengadaan transportasi massal tersebut sedang dikebut pengerjaannya agar masalah kemacetan ibukota sedikit berkurang.
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin mengatakan, karena terminal bus ini kan masih bermasalah, jadi harus dibongkar dan dibangun ulang. Untuk itu, pihaknya minta swasta yang mengerjakannya. Menurut Basuki atau Ahok, terkait lelang untuk proses pembongkaran terminal bus tersebut saat ini sedang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BP-
KAD) DKI Jakarta. ‘’Sekarang kita sedang mempersiapkan proses lelangnya, baik untuk pembongkaran maupun pengelolaannya nanti. Dengan begitu, Terminal Bus Rawamangun akan menjadi terminal pertama yang dikelola swasta,” ujar Basuki. Mantan bupati Belitung Timur itu mengharapkan melalui pihak swasta, maka pengelolaan terminal bus tersebut semakin baik, bahkan sekaligus menambah pemasukan daerah. ‘’Rencana pengelolaan terminal oleh swasta ini
sebetulnya sudah dilakukan sejak lama. Kita berharap ke depannya potensi pemasukan dari terminal ini dapat dioptimalkan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI,” tutur Ahok. Lebih lanjut, dia mengungkapkan selama ini masih banyak potensi pemasukan, khususnya dari terminal-terminal yang tersebar di wilayah ibu kota yang belum dikelola secara modern dan profesional. ‘’Akibatnya, banyak sekali terjadi kebocoran dalam penerimaan retribusi. Untuk meminimalisasi celah kebocoran tersebut, maka kita berpikir untuk menyerahkan pengelolaannya kepada pihak swasta,” ungkap Basuki. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Kamis 4 Juni 2015
3
Kunci Nawacita
Ada Dalam Birokrasi sulit mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kemajuan nasional. Yuddy menekankan, atas dasar tujuan tersebut, maka fokus pemerintahan Jokowi dalam konteks reformasi birokrasi adalah perubahan pola pikir aparatur negara, dimana saat ini bukanlah eranya birokrat priyayi yang senang dilayani, melainkan era birokrat pelayan rakyat. ‘’Sekarang bukan era birokrat priyayi, tapi birokrat pelayan rakyat, turun ke bawah melihat anak buahnya bekerja, dan bersama masyarakat mencoba mencari solusi atas permasalahan yang terjadi. Birokrat pelayaan rakyat ini otomatis akan mengetahui kondisi yang dihadapi organisasinya,” kata dia.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi menekankan kunci kesuksesan program nawacita pemerintahan Jokowi terletak pada birokrasi yakni sumber daya aparatur pemerintahan.
Suluh Indonesia/ant
KEMENDAGRI SERAHKAN DP4 - Ketua KPU Husni Kamil Manik (kedua kiri) bersama Sekjen Kemendagri Yuswandi A. Tumenggung (kedua kanan), Komisioner Bawaslu Endang Wihdatiningtyas (kiri) dan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman (kanan) berfoto bersama usai penyerahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) Pilkada Serentak 2015 di Kemendagri, Jakarta, kemarin.
KPU : Tak Ada Penundaan Pilkada JAKARTA - Ketua KPU Husni Kamil Manik menyatakan tidak ada daerah yang pelaksanaan pemilihan kepala daerahnya ditunda ke 2017 karena semua daerah telah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah dengan KPU provinsi, kabupaten dan kota. ‘’NPHD sudah semua, yang dengan KPU di daerah. Terakhir yang sudah ditandatangani itu Kabupaten Sumba Barat, tadi pukul 13.00 waktu setempat. Maka dari itu, untuk persoalan NPHD ini
sudah tuntas semua,” kata Husni di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, terakhir KPU mencatat 11 daerah yang belum menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk pilkada serentak 2015. Ke-11 daerah tersebut adalah Kabupaten Rembang, Kota Surakarta, Kabupaten Blora, Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang dan Kabupaten Grobogan. Kemudian ada Kota Baru, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten
Mamuju, Kabupaten Mamuju Tengah dan Kabupaten Buton Utara. KPU mengultimatum Kementerian Dalam Negeri untuk segera memerintahkan para kepala daerah guna menerbitkan NPHD dana pilkada hingga 3 Juni. Selain daerah yang belum menandatangani NPHD, KPU juga menemukan banyak daerah yang sudah memiliki NPHD namun belum mencairkan dana pilkada. Terkait akan hal itu, KPU pun mengumpulkan ketua KPU dari se-
luruh provinsi di Jakarta untuk mengkoordinasikan mengenai kepastian pencairan anggaran untuk pilkada. ‘’Hari ini kami menggelar rapim dengan KPU seluruh provinsi di Imam Bonjol (Gedung KPU Pusat) untuk mengetahui berapa daerah yang sudah cair anggarannya dan berapa yang belum,” kata Komisioner Hadar Nafis Gumay ditemui secara terpisah. Sebelumnya, Wapres Jusuf Kalla meminta pemda untuk segera mencairkan dana pilkada. (ant)
Yuddy dalam pidato pembukaan acara Jambore Reformasi Birokrasi, di Jakarta, kemarin sepakat apapun visimisi nawacita, faktor kuncinya adalah birokrasi. Jika birokrasi berbelit, tidak berjalan, jauh dari harapan masyarakat, nawacita hanya akan menjadi dokumen, sulit diwujudkan. Yuddy menyampaikan sebagai seLPNS Dievaluasi buah faktor kunci keYuddy menyebutberhasilan program kan, evaluasi pada pemerintah, maka Lembaga Pemerintah harus dipastikan seNon Struktural luruh aparatur pemer(LPNS) yang dibenYuddy Chrisnandi intahan baik pegawai tuk tidak melalui unnegeri sipil, anggota dang-undang akan Polri serta TNI memiliki visi-misi, cara rampung tahun 2015. ‘’Kami dapat inpandang, dan cara berperilaku yang struksi presiden untuk lembaga yang baru, layaknya yang diwacanakan dibentuk pemerintah, lembaga non dalam revolusi mental. ‘’Aparatur pe- struktural, yang tidak melalui UU, semerintah adalah lokomotif. Mereka mua tahapan tahun ini selesai,” kata harus betul-betul memiliki satu visi- Yuddy. misi, persepsi dan draft langkah yang Lembaga yang akan dievaluasi sama dalam melaksanakan tugas- tersebut adalah lembaga yang tidak nya,” jelasnya. dibentuk berdasarkan UU, namun Menurut dia, apabila aparatur pe- dengan dasar yang diambil dari Permerintah sudah memiliki karakter aturan Presiden (Perpres), Keputusan baik, dapat dipercaya, jujur, amanah Presiden (Keppres) atau Inpres yang dan berintegritas, maka tidak akan dipandang kurang efisien. (ant)
Revisi UU PIlkada
Pembicaraan Paling Sulit JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menilai rencana revisi UndangUndang Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pilkada merupakan pembicaraan paling sulit yang harus dilakukan DPR RI dengan Presiden Joko Widodo. ‘’Ini kan pemerintah sangat tidak setuju (usulan revisi UU Pilkada), dan ini merupakan pembicaraan yang paling sulit sekali dengan Pak Jokowi,” kata Agus di Gedung Nusantara III, Jakarta, kemarin. Dia mengakui DPR RI akan kesulitan untuk mengakomodir keinginan Komisi II DPR, yang menginginkan agar UU Pilkada direvisi. Agus mengaku dalam revisi tersebut, masih ada fraksi di DPR RI yang tidak sepakat,
seperti partai-partai yang tergabung pada Koalisi Indonesia Hebat (KIH). ‘’Sebenarnya revisi UU Pilkada adalah usulan Komisi II DPR RI dan harus diproses di intern Komisi II DPR RI dan rencana revisi itu harus sepakat akan dilaksanakan atau tidak,” ujarnya. Dia menginginkan perbedaan pandangan tersebut bisa cepat selesai di Komisi II, karena pimpinan DPR ingin mengetahui apakah usulan revisi tersebut. Menurut dia Pimpinan DPR RI hanya membacakan saja usulan revisi tersebut lalu kemudian masuk ke Badan Musyawarah DPR RI. ‘’Jadi usulan revisi ini belum menjadi usulan dewan, tapi hanya usulan anggota-anggota dewan,” ujarnya.
Sebelumnya Ketua Komisi II DPR RI Rambe Kamarul Zaman mengatakan 26 anggota Komisi II telah menandatangani usulan usulan revisi Undang-Undang nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada. ‘’Sebanyak 26 orang anggota Komisi II DPR RI dari enam fraksi menandatangani usulan revisi UU Pilkada,” kata Rambe. Hal itu dikatakan usai menyerahkan usulan revisi UU Pilkada kepada Ketua DPR RI Setya Novanto. Rambe menjelaskan enam fraksi yang mendukung revisi itu seperti F-PPP, F-Golkar, FGerindra, F-PAN, F-PKS, dan F-Demokrat. Menurut dia jumlah dukungan itu bisa saja bertambah atau bahkan ada yang menarik dukungan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
RAPAT KERJA MENTERI DESA - Menteri Desa, PDT dan Trasmigrasi Marwan Ja'far (kelima kanan) menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi II di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Rapat kerja tersebut membahas tentang rancangan anggaran Kementerian/ Lembaga Tahun Anggaran 2016 dan posisi mitra pendamping kementerian desa.
Islah
Akankah Berakhir Konflik Golkar KOMISI Pemilihan Umum menegaskan islah partai bertikai untuk kepentingan pemilihan kepala daerah, harus berkaitan dengan kepengurusan baru yang disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Komisioner Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Rabu, mengatakan hal itu sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Pilkada. ‘’Kalau di peraturan kami (KPU), harus ada putusan inkracht atau mereka bisa memilih jalan lain yaitu kesepakatan damai atau sering disebut islah, tapi islah itu pun harus tentang kepengurusan sebagai obyek yang disengketakan,” kata Hadar di Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan jika partai politik sedang bertikai terkait dualisme kepengurusan, maka obyek islahnya haruslah membentuk satu kepengurusan baru yang disepakati bersama
dan kemudian didaftarkan ke Kemenkumham. ‘’Peraturan kami begitu, (kepengurusan) islah dan harus didaftarkan ke Kemenkumham. Kalau mereka sudah ada kesepakatan damai, satu kepengurusan, yang tentu tidak diributkan lagi, maka harus dibawa ke Kemenkumham untuk diterbitkan SKnya,” kata Hadar. Sementara itu, terkait konflik dan upaya islah Partai Golongan Karya, Ketua Umum versi Munas Bali Aburizal Bakrie mengatakan upaya damai dengan kubu Agung Laksono dilakukan untuk kepentingan pendaftaran calon kepala daerah saja. Sedangkan upaya hukum
Hadar Nafis Gumay terkait SK kepengurusan Partai tetap berjalan, yang artinya belum ada kesepakatan terkait satu kepengurusan baru hasil islah. ‘’Nanti itu belakangan, yang penting daftarkan saja. Kalau sudah daftar dan sebagainya baru keputusannya di tangan DPP,” kata Aburizal. Dia mengatakan hal yang
paling penting untuk tahapan pilkada saat ini adalah penjaringan calon kepala daerah, termasuk upaya agar Partai Golkar dapat ikut serta dalam pilkada serentak gelombang pertama. Saat ini, lanjutnya, beberapa bakal calon kepala daerah sudah boleh mendaftar ke kantor DPD Partai Golkar di daerah. Namun konflik dualisme tersebut membingungkan para bakal calon terkait syarat pencalonan yang harus ditandatangani ketua umum dan sekjen DPP Partai Golkar. ‘’Ini sementara kesepakatan untuk pilkada. Setelah itu ada proses hukum jalan terus,” ujar Aburizal. Untuk diketahui, sejauh ini islah masih bersifat hanya karena ingin menghadapi pilkada serentak dan memungkinkan mengajukan calon kepala daerah. Namun kenyataannya, masing-masing pihak mengklaim sebagai ketua umum yang sah Partai Golkar yang sah. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Kamis 4 Juni 2015
4
Dinilai Arogan
Oknum Anggota Polisi Dikecam DEPOK-Aksi anarkis oknum polisi terhadap wartawan kembali terjadi, kali menimpa seorang wartawan dari media online nasional, Zahrul Darmawan. Kejadian tersebut bermula saat oknum polisi berdalih tersangka pembunuhan masih di bawah umur dan mengusir wartawan tersebut yang hendak meliput. Namun, dengan sikap arogan seorang anggota dari Polres Kota Depok itu mendorong paksa hingga hampir terlempar keluar dari ruang penyidik, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. Tak sekedar mendorong, Iya juga sempat menarik jaket yang dikenakannya. Namun, sangat di sayangkan oknum polisi yang belum diketahui namanya tersebut tak meminta maaf sedikitpun dan langsung membanting pintu ruang penyidik. ‘’Ini masih di bawah umur, sana ke luar,” kata oknum polisi tersebut dengan nada keras. Insiden ini terjadi ketika wartwan tersebut tengah berupaya melakukan tugas jurnalistik dengan meliput rekonstruksi kasus pembunuhan Noviasari (35), istri juragan
matrial di Bojonggede yang tewas akibat dianiaya F, remaja berusia 14 tahun. Meski, belum sempat melaksanakan tugas jurnalistiknya, Zahrul terlanjur mendapat perlakuan kasar oknum polisi tersebut. Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok Iptu Elly Padiansari, meminta maaf atas kejadian tersebut. “Saya minta maaf, nanti akan saya sampaikan ke anggota saya. Tadi pak Wakapolres juga sudah menghubungi saya,” ucapnya kepada media. Sementara Wakapolresta Depok Ajun Komisaris Besar Polisi, Irwan Anwar menyesalkan perlakuan kasar salah satu anggotanya tersebut. Irwan pun meminta maaf atas ketidaknyamanan itu. ‘’Seharusnya tak masalah diliput, karena ini bukan kasus pencabulan. Yang saya tahu, tidak bisa itu jika kasusnya pencabulan. Karena aib keluarga korban maupun tersangka. Tapi, kasus ini pembunuhan seharusnya tidak masalah, untuk itu saya memohon maaf atas kejadian ini,” ungkap Irwan. (jif)
Suluh Indonesia/ant
BANTUAN UNTUK RUMAH SINGGAH - Presiden Direktur PT Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk. (WOM Finance) Djaja Suryanto Sutandar (kedua kanan), didampingi Business Unit Head Jatase (Jakarta, Tangerang, Serang) Antonius Lijadi, secara simbolis menyerahkan bantuan saat kunjungan ke Rumah Singgah Keluarga Anak Langit di Tangerang, kemarin. Pada kunjungan itu dilaksanakan pula kelas inspirasi yang diikuti lebih dari 50 orang anak yang bertujuan untuk menambah motivasi dan semangat untuk belajar dan meraih cita-cita.
Kilas
Anjal Bogor
Capai 287 Orang BOGOR - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Bogor, Jawa Barat, mencatat jumlah anak jalanan yang menjadi pengemis dan pengamen di kota tersebut mencapai 287 anak. ‘’Dari 287 orang itu, 187 anak jalan berasal dari wilayah Bogor yang kita data di kelurahan yang menjadi kantongkantong kemiskinan, sisanya berasal dari luar Bogor,” kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Bogor, Annas Rasmana, di Bogor, kemarin.
Annas mengatakan, jumlah anak jalanan yang terdata diperoleh dari hasil operasi penjaringan. Juga dari razia yang dilakukan pihaknya dan juga anggota Satpol PP di sejumlah titik yang menjadi tempat mangkal anak-anak jalanan tersebut seperti Tugu Kujang, Ekalokasari, Warung Jambu, Sholis Iskandar, lampu merah Terminal Baranangsiang dan simpang Lodaya. Menurut Annas, jumlah anak jalanan tersebut bisa lebih dari yang terdata karena keberadaannya yang datang dan
pergi, terutama saat Ramadhan dan menjelang Lebaran akan bertambah. ‘’Ada yang menetap ada juga yang musiman, muncul saat bulan puasa atau jelang lebaran,” katanya. Ia mengatakan, penanganan anak jalanan oleh Pemerintah Kota Bogor dilakukan dengan melaksanakan penertiban. Mereka yang terjaring operasi didata, diberikan pendampingan dan pembinaan agar tidak lagi turun ke jalan. ‘’Persoalannya kita belum memiliki rumah singgah untuk anak-anak jalanan ini, sehingga pembinaan
dan pendampingan yang diberikan tidak bisa secara total,” katanya. Dikatakannya, Dinsosnakertrans memiliki program “goes to shcool” bagi anakanak jalanan yang masih usia sekolah, sedangkan yang sudah remaja diberikan pelatihan keterampilan seperti pembuatan telur asin, budi daya jamur dan menjahit. “Memang tidak semua anak jalanan dapat kita tampung untuk diberikan pendampingan dan pelatihan. Kita melibatkan komunitas untuk memberikan
Napi Otak Edarkan Ganja
pendampingan kepada anakanak jalan ini,” katanya. Annas mengatakan, Dinsosnakertrans menjalin kerja sama dengan sejumlah komunitas di Kota Bogor untuk membantu penanganan masalah anak jalanan, dengan mengurangi jumlahnya dan menumbuhkan kesadaran untuk tetap bersekolah. Komunitas Peduli Pendidikan Anak Jalanan (KOPPAJA) di bawah naungan Yayasan Pendidikan Anak Jalanan, salah satu komunitas yang menjadi mitra Pemkot Bogor. (bas)
Gelar Operasi Yustisi OPERASI Yustisi Kependudukan (OYK) yang dilakukan aparat gabungan di Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, kemarin. Tak hanya warga yang tak memiliki identitas, petugas juga meringkus pengendara sepeda motor, yang terbukti menggunakan zat narkotika dan obat-obatan terlarang. Salah seorang saksi mengatakan, hasilnya kedua orang tersebut positif menggunakan ganja. Kedua pemuda tersebut mengaku sebagai mahasiswa Universitas Pamulang. Keduanya nampak malu, ketika hasil tes urine yang dilakukan petugas Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Tangsel menunjukan positif. Tak cukup sampai disitu. Petugas BNK Kota Tangsel juga menghentikan laju kendaraan sepeda motor Honda Vario warna merah hitam bernopol B 6438 WGO. Penampilan pengendara berjenis kelamin perempuan itu mengundang kecurigaan petugas,da setelah dites dinyatakan positif. (nov)
Depicta
Depok Adakan Lomba Animasi Lingkungan DEPOK - Pemkot Depok melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Depicta (Depok Information and Communication Technology Award). Kegiatan yang telah ketiga kalinya digelar ini. Diskominfo mengadakan lomba animasi dengan tema lingkungan dan infrastruktur yang ditujukan untuk kategori pelajar tingkat SMP, SMA dan SMK, serta kategori umum. ‘’Dalam lomba ini, animasi yang dibuat harus berdurasi maksimal tiga menit, karya harus original dan paling lambat dikirim tanggal 10 Juni 2015,” ujar Kepala Bidang Informasi Publik Diskominfo Kota Depok, Herry Gumelar di Depok, kemarin. Herry mengatakan bahwa lomba ini bertujuan untuk memunculkan kreatifitas masyarakat Depok dalam bentuk teknologi informasi komunikasi. Hal itu juga sejalan dengan program Kota Depok yang ingin menjadikan Kota Belimbing ini menjadi Cyber City, di mana setiap warga diharapkan memiliki kemampuan lebih dalam bidang teknologi informasi. ‘’Penjuriannya nanti dari Pemkot, yang dalam hal ini Diskominfo dan Badan Lingkungan Hidup (BLH), akademisi dan Komunitas Cyber Depok,” ujar mantan Kepala Bidang Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok ini. Sementara itu, Kepala Seksi Kemitraan Diskominfo Kota Depok, Anwar Nasihin mengatakan pada Jum’at 12 Juni 2015 nanti, akan ada kegiatan seminar tentang teknologi informasi di Balai Kota Depok. Seminar menghadirkan Onno W. Purbo yang merupakan pakar teknologi informasi dengan tema “Building Smart and Creative City”. Ada juga Ariawan Munaf selaku ketua Badan Ekonomi Kreatif Nasional dengan tema “Pengembangan Industri Kreatif Teknologi Informasi di Depok. (jif)
APARAT Polsek Bojong Gede, Kabupaten Bogor menangkap seorang sopir angkot berinisial FP (41), karena menjadi pengedar dan bandar narkoba jenis ganja. Diduga kuat FP dikendalikan seorang napi di salah satu Lapas untuk menjalankan bisnis haram tersebut. FP dengan mudah diringkus petugas yang berpura-pura hendak membeli daun haram itu di sebuah perumahan di kawasan Tajurhalang, Bogor. Kapolsek Bojong Gede, Kompol Ganet Sukoco mengatakan, FP sangat lihai dalam menutupi bisnis haramnya itu karena sehari-hari dia bekerja sebagai sopir angkot Kapolsek mengatakan. “FP ini sulit untuk dipancing keluar, memerlukan waktu beberapa minggu hingga akhirnya kita dapat bertransaksi dengan tersangka. Menurut Kapolsek, FP ternyata dikendalikan salah seorang napi yang kini mendekam di Lapas Paledang, Bogor. Pengakuan tersangka, pria tamatan SMA ini baru menjalani jual beli ganja. (jif)
Atap Balaikota Bogor Ambruk
Suluh Indonesia/ant
PENGERJAAN TOL BECAKAYU - Pekerja menyelesaikan pembangunan tiang pancang Jalan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) di Bekasi, kemarin. Proyek Becakayu sejauh ini baru mencapai 15 persen dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2017.
Berijazah Palsu
AKIBAT hujan deras yang mengguyur wilayah Depok pada Selasa malam, sebuah atap tribun Gedung Dibaleka I roboh beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Menurut Kasubag Rumah Tangga, Sandi dan Telekomunikasi, Deriko Widodo mengatakan kejadian itu disinyalir karena saluran air tersumbat oleh sampah. Menurut Deriko, kejadian terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. diprediksi akibat hujan deras dan saluran air yang tersumbat. Namun, saat ini kami sedang upayakan pembenahan. Ia menambahkan, gedung yang dibangun tahun 2005-2006 ini memiliki kanopi teras depan cukup besar dengan Lebar sekitar 4 meter dan panjangnya sekitar 3 meter dan berbahan baja. Meski diklaimnya pihaknya rutin melakukan pengecekkan dan perawatan. Namun disayangkan, sampah yang masuk ke dalam saluran pipa atap, luput dari pengawasan, dan ini yang harus menjadi perhatian. (jif)
Menuntut Kejujuran Pegawai Negeri Sipil
WALI KOTA Tangerang Arief R Wismansyah meminta kepada pegawai di lingkup Pemkot Tangerang yang menggunakan ijazah palsu agar segera mengaku sebelum ditemukan dan diberikan sanksi tegas.
KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA
SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan
Arief mengatakan, jika diantara pegawai ada yang menggunakan ijazah palsu, cepetcepet ngaku sebelum mereka ditangkap. Ia telah meminta Inspektorat dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) untuk menelusuri ijazah palsu di lingkup Pemkot Tangerang. Pernyataan wali kota terkait dikeluarkannya edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) terhadap sanksi bagi PNS yang memiliki ijazah palsu. ‘’Apabila ada PNS yang berijazah palsu, Saya sudah perintahkan inspektorat dan BKPP untuk menindak tegas,” kata wali kota Tangerang Ia mengatakan tidak akan
segan untuk menindak tegas bila dalam hasil pemeriksaan ditemukan oknum PNS menggunakan ijazah palsu. ‘’Sesuai dengan surat edaran Menpan No. 03/2015, bahwa setiap PNS yang terbukti memiliki ijazah palsu akan langsung dicopot jabatannya (bila pejabat) dan diturunkan dari golongannya,” tegas Wali kota. Untuk itu wali kota menyampaikan harapan kepada seluruh jajarannya agar tidak menggunakan ijazah palsu bila hanya untuk mengejar jabatan atau golongan. Bahkan kepada PNS yang terlanjur menggunakan ijazah palsu agar segera menyerahkan diri ke Inspektorat ataupun BKPP agar bisa segera diambil tindakan. (ant)
Sekretaris Inspektorat Mulyani menyatakan pihaknya saat ini tengah membahas terkait mekanisme pengecekan ijazah terhadap seluruh pegawai di lingkungan pemerintah Kota Tangerang. Hal ini dikarenakan dengan jumlah pegawai Kota Tangerang yang diperkirakan mencapai 10.165 pegawai. Inspektorat sedikit mengalami kesulitan bila harus dicek satu persatu. “Prosedur pengecekannya agak sulit dilakukan, karena berkas yang ada di BKPP itu bentuknya fotokopi, paling nanti kita akan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait seperti DIKTI,” katanya. Seperti yang diketahui belum lama ini Menpan Yuddy
Suluh Indonesia/ant
ATRIBUT SUNDA - Pedagang memotret calon pembeli yang menggunakan Totopong, salah satu ikatan kepala tradisi sunda di Kota Bogor, kemarin.
pini
Suluh Indonesia, Kamis 4 Juni 2015
F OKUS Bertekad Menjadi Negara Maju ESUNGGUHNYA kalau mau jujur, “penyakit” bangsa ini sudah kita temukan yang membuat negara selalu lambat atau gagal untuk berkembang, yaitu cara pembenahan pendidikan. Akhirakhir ini muncul lagi kegelisahan tentang maraknya ijazah palsu atau tugas akhir palsu. Fenomena ini bukanlah sesuatu yang baru karena telah ada sejak dekade delapan puluhan. Selama tiga dasawarsa pembenahan kualitas pendidikan kita gagal, selama itulah kita disalip oleh bangsa-bangsa lain. Negara-negara yang maju sekarang, dalam arti mampu bersaing dalam dunia internasional, entah bidang ekonomi, budaya, teknologi maupun kedokteran adalah mereka yang telah berhasil menanamkan disiplin-disiplin pendidikannya sejak dasawarsa delapan puluhan. Itulah kiranya yang masih selalu dalam kegagalan Indonesia sekarang. Kita lihat misalnya berbagai pembenahan yang coba dilakukan, mulai dari adanya ujian nasional, metode menyaring calon mahasiswa sampai dengan aturan absen baru, semuanya tidak mampu menghasilkan kualitas pendidikan yang diharapkan. Ketika Presiden Joko Widodo terpilih, banyak yang mengharapkan agar kualitas pendidikan kita diperbaiki. Sudah ada upaya untuk itu, misalnya dengan memisahkan kementerian pendidikan dengan riset. Tetapi kita harus menunggu hasilnya sampai dengan akhir jabatannya nanti. Sebab, pendidikan tidak dapat dibenahi secara cepat, apalagi instan. Kecenderungan kita di Indonesia sekarang adalah membikin sesuatu yang cepat dan instan. Kita harapkan hal ini tidak dilakukan di lembaga pendidikan, karena keinstanan tersebut tidak sesuai dengan dasar pendidikan, yaitu berproses dan gradual. Ada yang perlu kita ungkapkan bahwa pilihan pendidikan di Indonesia kiranya masih belum disadari benar oleh anak-anak sekolah kita, terutama sekolah menengah. Dalam satu survei yang dilakukan, ada temuan bahwa anak-anak Sekolah Menengah Atas masih banyak yang tidak dapat mengungkapkan apa yang dicita-citakan. Bahkan tidak ada yang tahu bakat dan kesukaannya sendiri. Sebagai siswa yang segera melanjutkan ke perguruan tinggi atau lembaga pendidikan lanjutan, fenomena ini sangat berbahaya. Padahal di Sekolah Menengah Atas-lah mereka harus tahu apa yang menjadi cita-cita dan bakat apa yang dikuasai. Perguruan tinggi, terutama yang levelnya pendidikan S-1, sudah menjurus pada tingkat cita-cita, pada apa yang disukai dan menjadi basis keterampilan mereka. Jika ini sudah dilakukan siswa, jumlah kelambatan kuliah dan jumlah mereka yang drop out akan dapat ditekan. Yang paling penting sebenarnya mampu menghindari pengangguran. Pemahaman akan bakat dan cita-cita itu menjadi akar dari persoalan pengangguran. Tamatan sarjana sesungguhnya merupakan sumber daya yang sudah siap bekerja dan siap mengkreasi pekerjaan. Jika ada sarjana yang sampai menganggur, ini merupakan paradoks pendidikan kita. Bukan saja kegagalan pendidikan tinggi akan tetapi proses pendidikan dari dasar yang keliru, yang tidak mampu menggali bakatbakat yang ada pada anak didik. Karena itu, pembenahan pendidikan kita harus benar-benar terkonsentrasi. Adanya pemalsuan ijazah sampai pembuatan tuga akhir yang dilakukan oleh pihak lain (bukan oleh peserta didik), merupakan pelanggaran norma paling dasar dari pendidikan. Semua pihak harus melakukan perbaikan ini, apalagi berlangsung lebih dari satu dekade. Di zaman modern, tingkat pendidikan merupakan salah satu indikator dari kemajuan negara. Dari sini akan dilihat bagaimana praksis yang dapat dilakukan oleh para sarjana tersebut. Tanpa itu, kita tidak akan pernah bergerak dari negara yang selalu dikatakan berkembang. ***
S
Bang D
el
PNS yang malas bekerja akan jalani pensiun dini
Kurangi beban anggaran ...
5
Paradoks Kemajuan Pendidikan di Indonesia MARAKNYA ijazah palsu, munculnya biro jasa pembuatan skripsi, tesis sampai disertasi, kembali muncul ke publik akhir-akhir ini. Padahal gejala-gejala seperti ini telah ada sejak dekade delapan puluhan. Banyak yang mengatakan bahwa untuk membuat tugas akhir kuliah itu, bisa dilakukan lebih cepat dengan membayar jutaan rupiah. Untuk tugas akhir S-3, bayarannya sampai belasan juta. Ijazah palsu, kemunculannya paling banyak terjadi awal-awal reformasi ketika para politisi “baru sadar” pentingnya sebuah bukti tamat belajar untuk masuk ke dunia politik formal: menjadi anggota legislatif. Dalam konteks sosiologi, fenomena di atas boleh dikatakan sebagai paradoks kemajuan, khususnya di Indonesia. Katakanlah semua isu tentang segala kepalsuan ijazah, sekolah, sampai dengan pembuatan tugas akhir itu benar. Peradaban modern jelas diukur dengan indikatorindikator kuantitatif yang dasarnya dapat dimulai dari konteks yang bersifat kualitatif. Ijazah merupakan salah satu indikator kuantitatif yang dapat dihitung dan dilihat keberadaannya. Mereka yang telah menamatkan pendidikan mulai dari tingkat dasar, menengah sampai dengan doktor, mempunyai surat tanda tamat yang jumlahnya paling tidak enam, yaitu ijazah Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, ijazah sarjana, master sampai dengan doktor. Inilah runtutan jenjang pendidikan sampai yang paling tinggi. Mereka yang memiliki enam tanda tamat belajar itu, secara teoretik, dipandang telah berilmu tinggi, sujana dan mampu membuat kebijakan dan kebijaksanaan dalam menyikapi kehidupan sosial. Akan tetapi, penilaian yang ada dalam pencapaian ijazah (yang bisa dilihat dari transkrip nilainya), tidak melulu bersifat kuantitatif, akan tetapi juga kualitatif. Dalam arti, nilai yang tercantum di dalam transkrip didapatkan juga berdasarkan atas pertimbangan, perenungan dan pengamatan sang penilai (guru atau dosen) berdasarkan perilaku dan kualitas pelajar atau mahasiswa bersangkutan. Itulah yang kemudian menjelma menjadi nilai A, B, C dan seterusnya. Mereka yang mendapat nilai A dipandang sangat bagus menguasai hal tertentu di bidangnya berdasarkan pengamatan sang penilai.
Oleh I Nyoman Sulatri
Perpaduan antara pencapaian kuantitatif (yang dilihat berdasar kepemilikan ijazah) dan pencapaian kualitatif (yang dilihat berdasarkan nilai pada ijazah atau transkrip nilai), itulah yang dipakai ukuran untuk melihat berkualitas atau tidaknya manusia di zaman modern ini. Filosofinya, makin banyak manusia yang hidup di dunia, makin sulit memilih mereka yang berkualitas baik. Karena itulah kemudian kepemilikan ijazah dipakai sebagai patokan di zaman modern. Peradaban ini menekankan kejujuran, kerja keras, kemauan dan kemampuan berpikir sebagai pokok dasar untuk menentukan kualifikasi tersebut. Ijazah itu didapatkan dengan dasar kejujuran, kerja keras, kemauan dan kemampuan berpikir. Inilah modernisasi. Bisa dimengerti kemudian, ijazah itu penting karena modernisasi melahirkan segala yang disebut dengan kemajuan dan perkembangan sosial. Gagal Memaknai Modernisasi Perkembangan teknologi, politik, manajemen, sampai dengan apa pun yang berkembang dewasa ini, bersumber dari orang-orang yang
mau bekerja keras, jujur dan mengembangkan pikirannya. Namun, seperti yang telah diuraikan di dalam teori-teori sosiologi, modernisasi selalu mempunyai sisi negatif, yang bersumber dari kegagalan manusia memaknai modernisasi dan kemajuan tersebut. Salah satu contoh kemajuan paling fatal di zaman paling mutakhir ini adalah penggunaan gawai (gadget). Gadget seperti telepon seluler, internet atau laptop merupakan produk kemajuan luar biasa dari hasil berpikir secara jujur oleh penemunya. Akan tetapi penggunaan gadget tersebut tidak selalu positif. Teroris menggunakan kemajuan itu untuk menyebar ketakutan dengan mengunggah pemenggalan kepala atau bom bunuh diri. Anak-anak memakai kemajuan teknologi tersebut untuk mengunggah jawaban ujian palsu, memfoto kecepatan speedometer sampai tingkat membahayakan. Atau banyak anggota masyarakat yang memakainya untuk bergosip atau menyebar keburukan orang. Banyak lagi yang dapat ditemukan tentang paradoks kemajuan ini. Yang paling konyol adalah memakai ponsel saat mengendarai ken-
daraan. Pemalsuan ijazah, pendidikan palsu, pemesanan tugas akhir, merupakan derita paling mendasar dari paradoks tersebut. Semua yang disebutkan pada kalimat sebelumnya ini merupakan dasar dan sumber dari sebuah kemajuan dan modernisasi. Sebagian besar kemajuan itu dapat dicapai melalui proses belajar yang menghasilkan bukti berupa ijazah. Dan pembuatan skripsi, tesis, sampai doktor sesungguhnya merupakan proses menuangkan pemikiran, dan proses yang melatih nalar untuk mengembangkan dan menemukan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. Apabila hal dasar ini kemudian dilanggar, tidak ada yang dapat dikatakan sebagai sebuah kemajuan. Mereka yang melakukan pemalsuan itu merupakan penghancur peradaban dan penyebar kemunduran masyarakat. Pemalsuan disertasi, sebagai produk pengetahuan paling tinggi upaya kemajuan masyarakat, merupakan tindakan yang sangat melanggar norma. Sebab, disertasi tidak hanya mencoba menguji teori yang sudah ada, tetapi juga membenarkannya, menyanggah teori yang ada kemudian memperbaiki dan mengembangkannya, juga mencoba mencari alternatif terbaru dari sebuah fenomena (entah sosial maupun eksakta). Halhal inilah yang harus dikerjakan sendiri oleh penulis disertasi, didiskusikan dengan pembimbing serta dicari padanannya dengan teori-teori yang sudah ada. Apabila tidak dilakukan sendiri, tidak mungkin akan menghasilkan pembaruan yang dapat disumbangkan kepada masyarakat. Jauh lebih positif manfaat disertasi yang mungkin kualitasnya jelek dibanding dengan disertasi bernilai baik tetapi dibuatkan orang lain. Jika aparat di Indonesia membiarkan praktik-praktik kepalsuan seperti ini, tidak usah berkhayal apabila masa depan Indonesia itu buram. Itu pasti akan terjadi. Makin banyak contoh negatif yang didapatkan dari masyarakat dan segala peraturan yang dibuat untuk pendidikan akan percuma. Jadi, cepat-cepatlah ditangani proses pemalsuan ijazah sampai dengan pemalsuan tugas akhir tersebut. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Keadilan Sosial Semakin Absurd SEBAGAI warga ibukota saya merasa nasib rakyat bawah semakin diinjak-injak. Nampaknya masih banyak hal yang perlu direvisi dari berbagai kebijakan yang menyentuh tentang kesejahteraan rakyat, terutama kelas bawah. Pemerintah tak boleh lepas tangan begitu saja mengenai nasib rakyat yang berada di bawah garis kemiskinan. Banyak hal yang saya anggap kurang tepat dalam mengatasi kemiskinan seperti penggusuran pedagang kaki lima yang bersifat kasar dan kurang bijak. Selama ini sering terjadi pemungutan liar yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bermoral. Langkah-langkah untuk menghindari hal ini seharusnya lebih ditegakkan agar rakyat kelas bawah bisa berusaha mencari makan dengan tenang tanpa
ada perasaan resah atau tertindas. Mengapa bangsa ini masih gemar menjajah bangsa sendiri. Setelah sekian lama dijajah bangsa lain bahkan sampai ratusan tahun, kenapa tak sadar-sadar bahwa penjajahan yang dialami bangsa ini sudah cukup lama membodohkan pola pikir kita. Sudah tak ada waktu lagi memperdebatkan siapa yang harus bertanggung jawab atas kemiskinan yang merongrong bangsa kita. Rakyat telah jatuh bangun menghadapi berbagai gejolak negeri, namun semangatnya tetap kuat dan hidup dengan penuh ketabahan. Tapi tetap saja semua butuh uluran tangan pemerintah sebagai penguasa yang mengatur negara. Romla Jatinegara, Jakarta
Jakarta Sangat Minim Area Hijau PENDUDUK di jakarta yang semakin padat. Setiap tahun nya di jakarta semakin bertambah banyak dan padat setiap oarang menginginkan mendapatkan pekerjaan di jakarta karena menurut mereka lebih baik tinggal dijakarta atau pun di daerah nya masing-masing setiap habis lebaran pasti penduduk di jakarta semakin padat karena mereka terhasut oleh orang yang pulang kampung . Tanah lapang di Jakarta hampir tak ada yang tersisa. Semua telah dibangun untuk proyek perumahan. Sangat sedih mengalami hal ini sebagai masyarakat betawi. Seharusnya Pemda bisa menjadi wakil suara orang-orang betawi yang ingin punya lapangan bola, lahan berkebun atau Pertanian, lahan hijau atau hutan kota. Sekarang Jakarta telah “hancur’’ menjadi lau-
tan rumah dan sangat minim lapangan terbuka untuk bemain. Polusi yang sudah melanda Jakarta dan menjadikan Jakarta berada di peringkat yang hampir menyamai meksiko di urutan teratas harus di cegah dengan berbagai cara yang secepat mungkin. Saya rasa itu semua menjadi tugas yang masih bisa dilakukan dan Jakarta akan berhasil melewati keterpurukannya. Sudahlah,.. pemerintah jangan terus mengeruk keuntungan yang hanya sesaat, ingatlah anak cucu kita agar mereka masih bisa menghirup udara segar di Jakarta dan bermain bola di lapangan terbuka tidak di jalanan gang rumah yang sempit. Renita Kemanggisan, Jakarta Barat
Daerah Rawan Harus Jadi Fokus Pengamanan DAERAH Cengkareng memang terkenal dengan rawan akan aksi kejahatan dan peredaran narkoba. Jika anda seorang diri melintasi daerah itu yang melewati pasar ikan kearah kamal dadap maka anda akan dihadang oleh tebaran benda tajam berupa pisau cutter yang siap merobek ban kendaraan anda. Disaat itu anda akan melihat ada beberapa tukang tambal ban yang bersuku tertentu dengan tato dan tindikan yang sangat menyeramkan bergerombol sambil bernyanyi dengan gitar bolong dengan logat daerah pulau seberang. Para tukang tambal ban yang biasanya dalam keadaan seperti mabuk itulah yang menjadi andalan untuk membantu anda
memperbaiki dan membongkar ban motor anda. Saya masih ragu apakah Pak Jokowi mengerti daerah ini. Andai dia rasakan sendiri naik sepeda motor malammalam dan ban motornya terkena ranjau pisau cutter langsung tak berdaya walaupun bannya tubles. Memahami kota Jakarta tidak seperti kota lain. Walau saya yakin masih ada daerah yang lebih rawan dari cengkareng. Tapi ya ini hanya sekedar cerita dan tak perlu direspon secara serius oleh para pejabat negara karena saya tahu tak akan direspon. Pemda DKI silahkan sibuk dengan urusan lain. Terimakasih Saman Cengkareng, Jakarta Bara
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 4 Juni 2015
6
Blatter Mundur
Kebangkitan Sepak Bola Indonesia JAKARTA - Menpora Imam Nahrawi menilai, mundurnya Presiden FIFA, Sepp Blatter yang baru terpilih, dapat menjadi momentum untuk melakukan reformasi besar-besaran terhadap sepakbola Indonesia. “FIFA sebagai organisasi memiliki kelemahan secara akuntalibilitas dan transparasi terkait masalah korupsi yang bertahun-tahun terjadi, korupsi di FIFA dikarenakan tidak ada lembaga yang mengawasi. Reformasi yang saat ini digulirkan FIFA sekarang ini berasal dari tekanan pihak luar (intervensi-red). Jadi mundurnya Sepp Blatter dikarenakan hilangnya mandat dari semua pihak sepakbola seperti tim, pemain hingga suporter,” kata
Imam kepada wartawan di Kantor Kemenpora Jakarta, kemarin. Untuk itulah Imam berharap langkah yang dilakukan oleh Blatter ini bisa menjadi moment berharga agar PSSI juga sudah sepatutnya melakukan hal yang sama, sehingga reformasi sepak bola di Indonesia bisa meningkat. “Jika PSSI mau mereformasi diri, mau membenahi diri, menjalankan keputusan pengadilan bahwa mereka harus transparan dalam hal keuangan. Maka semua ada ditangan PSSI,” paparnya. Ia menegaskan, pihaknya akan bersikap tegas agar perubahan serta reformasi sepak bola Indones berjalan baik, khususnya dengan meny-
ertakan pihak ketiga sebagai operator kompetisi, yang menitik beratkan pada kerja tim transisi. “Beberapa bulan ke depan akan ada perubahan besar-besaran restrukturisasi di Indonesia untuk sepakbola Indonesia. Statuta FIFA bukan panduan sempura yang harus ditakuti, bangsa indonesia tidak boleh takut, Pemerintah Indonesia akan melakukan pembenahan Terlihat bantuan FIFA dalam bentuk program dan uang rawan disalahgunakan, oleh karena itu butuh transparasi termasuk di dalam tubuh PSSI. Ini momentum sangat baik agar terjadi reformasi besar-besaran di tubuh FIFA dan sepakbola Indonesia,” tegasnya. (pts)
Sanksi FIFA Pelajaran Buat PSSI
Suluh Indonesia/ap
KISRUH SEPAKBOLA NASIONAL - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan keterangan pers seputar hukuman terhadap PSSI oleh FIFA di Jakarta, kemarin. Pada keterangannya Menpora akan mencari solusi jalan keluar terbaik agar kisruh sepakbola nasional segera berakhir.
JAYAPURA - Pengamat sepak bola asal Papua yang juga pemilik sekolah sepak bola Embun Syklop (Emsyk) Uni Papua berpendapat sanksi FIFA kepada PSSI sebagai pelajaran untuk pembenahan internal sepak bola Tanah Air. “Dengan adanya suspend dari FIFA, mudah-mudahan akan memberikan pelajaran berharga buat PSSI untuk ke depan agar lebih peduli lagi dalam melakukan pembinaan dan pembenahan,” kata Beny Pepuho, pemilik klub
BOPI Verifikasi
Peserta Turnamen Tim Transisi JAKARTA - Tim Transisi mulai merencanakan persiapan perhelatan turnamen sebelum puasa datang, salah satunya dengan kembali merangkul BOPI untuk melakukan verifikasi klub. “Sebelum puasa akan ada Turnamen Piala Kemerdekaan, kemudian setelah Lebaran akan digulirkan Turnamen Piala Panglima TNI yang dilanjutkan dengan pelaksanaan kompetisi. Semoga ini menjawab ekspekstasi pemain dan pelatih yang mendambakan akan adanya pertandingan di Indonesia,” ucap salah satu anggota Tim Transisi, Zuhairi
Renang Indah
Sumbang Medali Pertama
JAKARTA - Tim renang indah Indonesia menyumbang medali perunggu sebagai medali pertama bagi kontingen Indonesia setelah meraih posisi ketiga dalam nomor tim free routine perlombaan renang indah SEA Games 2015 yang digelar di OCBC Aquatic Centre Singapura, semalam. “Hasil sesuai target,” kata Manajer Tim Renang Indah Indonesia Jessica Resna dalam pesan singkat yang diterima Antara di Jakarta. Tim renang indah Indonesia yang terdiri dari Andriani Shintya Ardhana, Sabihisma Arsyi, Anisa Feritrianti, Amara Cinthia Gebby, Livia Lukito, Adela Amanda Nirmala, Tri Eka Sandiri, dan Claudia Megawati Suyanto meraih poin total 70,0333. Perolehan poin tim renang indah Indonesia itu berada di bawah tim renang indah Singapura (76,5000) dan tim renang indah Malaysia (74,1667). Sebelumnya, pada perlombaan penyisihan renang indah nomor duet free routine dua perenang Indonesia Anisa Feritrianti dan Claudia Megawati Suyanto meraih posisi keempat dengan poin total 70,3000. Perolehan hasil sementara duet perenang indah Indonesia itu berada di bawah duet perenang indah Malaysia (76,3333), duet perenang indah Singapura 1 (75,2333), dan duet perenang indah Singapura 2 (72,7333). (ant)
Misrawi kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Untuk itulah Zuhairi mengaku, sudah melakukan komunikasi dengan klub-klub anggota PSSI, mulai dari kasta profesional (ISL), Divisi Utama, sampai amatir yang terkumpul di Liga Nusantara, dan belum memastikan jumlah peserta yang akan ikut turnamen. “Nanti mereka akan diverifikasi dulu oleh BOPI, jika kualified ya boleh ikut. Kami tawarkan keterbukaan dalam pengelolaan kompetisi maupun turnamen selain kami bantu mencari sponsor untuk biayai klub,”
paparnya. Tentunya dengan rencana ini, membuat klub dipastikan bingung untuk menentukan pilihan, karena PSSI juga akan menggulirkan turnamen setelah Lebaran. Dengan tajuk Piala Indonesia, dan federasi sepak bola Indonesia itu akan menghubungi klub untuk mensosialisasikan rencana ini. “Tentu waktunya hampir bersamaan, Piala Indonesia akan dilaksanakan usai Lebaran. Kami juga gulirkan pertandingan melibatkan usia muda. Kompetisi youth league ini akan melibatkan asosiasi provinsi (as-
prov) PSSI untuk usia di bawah 13, 14, dan 15 tahun,” jelas Zuhairi. Menanggapi hal ini, Kepala Divisi Hukum Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) Jannes Silitonga mengaku senang, karena turnamen ini menjawab harapan yang menyuarakan keinginan pemain ingin segera ada pertandingan. “Secepatnya kami akan melakukan MoU dengan operator pertandingan. Kami memang harus cepat bekerja karena inilah yang ditunggu-tunggu para pelaku sepak bola,” tambahnya. (pts)
dan SSB Emsyk Uni Papua di Jayapura, Rabu malam. Menurut dia, sanksi FIFA kepada PSSI terkait pembinaan usia dini tidak berdampak signifikan karena selama 10 tahun terakhir induk sepak bola itu kurang perhatian. “Contoh kasus, dulu sebelum 2005 ada kompetisi U15 namanya Medco, U18 namanya Suratin, tapi sekarang sejak 2005 jarang dilakukan atau boleh dibilang nihil. Kalaupun ada hanya U12 itu pun oleh Danone/ Aqua untuk kompetisi tingkat na-
sional,” katanya. Sementara kompetisi di tingkat daerah lebih parah lagi, karena yang diperhatikan hanya Divisi I, II dan III sementara Usia 12, 15, 18 dan 21 seperti mati suri. “Makanya jangan heran pemain Timnas U19 juara AFF tidak ada anakanak Papua, justru Kemenpora lewat Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) yang rutin memutar kompetisi, contoh Kejurnas pelajar, Kejurnas PPLP, Liga Pendidikan Indonesia,” katanya. (ant)
Menpora Minta
Timnas U-23 Tetap Semangat JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi minta punggawa timnas sepak bola U-23 tetap bersemangat meski dalam laga perdana takluk 2-4 dari Myanmar di Stadion Jalan Besar Singapura Selasa malam (2/ 6). “Saya melihat usaha mereka sudah maksimal dan luar biasa. Memang permainan Myanmar mungkin di atas kita tetapi ini bukan sesuatu yang harus disesali,” kata Imam saat ditemui di Kantor Kemenpora,
Jakarta, kemarin. Menpora menyatakan, kekalahan tersebut bisa menjadi momentum timnas U-23 untuk bangkit meraih kemenangan sehingga bisa memperbaiki posisi di grup. “Saya akan mendorong anak-anak untuk terus bersemangat karena masih ada pertandingan selanjutnya untuk bisa dimenangkan,” kata Menpora. Dalam pertandingan tesebut, empat gol kemenangan Myanmar dicetak oleh Si Thu Aung
(2 gol), Shine Tura, dan Lwin Kyaw Zin. Sedangkan sepasang gol untuk Garuda Muda dicetak oleh Abduh Lestaluhu dan Ahamad Nufiandani. Kekalahan ini membuat Indonesia menghuni posisi juru kunci Grup A sedangkan Myanmar bercokol di puncak klasemen dan unggul agresivitas gol atas tuan rumah Singapura yang menang 1-0 atas Filipina. Pada laga selanjutnya, Evan Dimas dan kawan-kawan akan melawan Kamboja pada Sabtu (6/6). (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 4 Juni 2015
7
Serena Williams
Hadapi Bacsinszky di Semifinal PARIS - Unggulan teratas Serena Williams menghadapi pertandingan semifinal melawan Timea Bacsinszky pada turnamen Prancis Terbuka setelah mengalahkan unggulan ke-17 asal Italia Sara Errani 6-1, 6-3 di Paris, Rabu. Williams, yang sedang mengincar gelar ketiganya di Roland Garros dan gelar Grand Slam yang ke-20, akan menghadapi Bacsinszky setelah petenis unggulan ke-23 asal Swiss itu mengalahkan petenis bukan unggulan asal Belgia Alison Van Uytvanck 6-4, 7-5 pada perempat final. Petenis Amerika Serikat Williams sudah kehilangan set pertama dalam setiap pertandingan dari tiga pertandingan terakhirnya di Paris. Tapi pada pertandingan kali ini, dia memulai dengan kemenangan setelah dengan cepat mencuri angka servis lawan untuk unggul 2-0 di Lapangan Philippe Chatrier. Errani, posisi kedua di Roland Garros pada 2012 dan dikalahkan Williams pada semifinal setahun kemudian, membalas mencuri angka dari servis lawan, tapi sekali lagi dia tidak dapat menghasilkan angka dari servisnya sendiri dan teringgal 1-3. Williams kemudian lolos dari sebuah break point pada game berikutnya dengan sebuah pukulan forehand menyilang. Dengan Errani kesulitan menghadapi kekuatan lawannya, Williams kembali mencuri angka servis sebelum menghasilkan angka dari servisnya untuk memenangi set pertama dalam waktu 27 menit. Set kedua berjalan lebih ketat dengan angka diraih dari masing-masing servis sebelum Williams mencuri angka pada game ketujuh untuk unggul 4-3. Dia kemudian melaju untuk meraih kemenangan pada match point keempatnya pada game kesembilan yang berlangsung lama saat pertandingan berakhir dalam waktu satu jam lima menit. (ant)
Diego Costa
Bertahan di Chelsea SYDNEY - Penyerang Diego Costa menepis laporan media yang mengatakan dirinya tak gembira di Chelsea, setelah membantu sang juara Inggris untuk menang 1-0 pada pertandingan tur melawan Sydney FC pada Selasa. “Saya tidak memiliki alasan untuk meninggalkan tempat ini. Saya mencintainya, para penggemar mencintai saya, dan saya ingin bertahan,” kata pemain internasional Spanyol ini kepada stasiun televisi produksi Chelsea. Sebelumnya, surat kabar Inggris The Sun mengatakan mantan pemain Atletico Madrid itu mengalami homesick dan berniat kembali ke Spanyol. Costa yang lahir di Brazil baru menghabiskan semusim di Stamford Bridge, namun ia telah memenangi Liga Utama Inggris, mencetak 20 gol, dan menjuarai Piala Liga. “Benar-benar bagus untuk masuk pada musim pertama dan memenangi dua hal,” ucapnya. “Itu benar-benar penting bagi saya dan tahun depan saya akan siap untuk kembali dan mudah-mudahan memenangi sejumlah trofi lainnya.” Sang penyerang, yang bermain pada sebagian besar babak pertama melawan Sydney, akan terbang kembali ke London dengan segenap anggota tim pada Rabu pagi. Pelatih Chelsea Jose Mourinho menyebut Costa, yang didatangkan dengan transfer senilai 32 juta pound pada tahun lalu, “menikmati setiap menit di Stamford Brigde.” “Ia merupakan pria yang bertanggung jawab untuk semua kebaikan yang kami miliki di ruang ganti. Ia begitu gembira, ia begitu jenaka,” tambah pria asal Portugal itu. Costa terpilih sebagai pemain terbaik meski digantikan sebelum turun minum pada pertandingan persahabatan melawan Sydney, yang menarik lebih dari 83.000 penggemar ke Stadion Olympic. Ia menjadi pencetak gol terbanyak peringkat ketiga di Liga Utama Inggris musim lalu, di bawah penyerang Manchester City Sergio Aguero (26) dan penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane (21). (ant)
Suluh Indonesia/ap
AJUKAN DIRI - Pangeran Ali bin Al Hussein akan mengajukan diri pada pemilihan presiden yang baru untuk badan sepak bola dunia setelah Sepp Blatter mengumumkan dirinya mengundurkan diri dari FIFA
Pangeran Ali Akan Maju
Dalam Pemilihan Presiden FIFA Baru AMMAN - Pangeran Ali bin Al Hussein asal Jordania akan mengajukan diri pada pemilihan presiden yang baru untuk badan sepak bola dunia setelah Sepp Blatter mengumumkan dirinya mengundurkan diri dari FIFA, kata seorang pejabat sepak bola senior Jordania kepada AFP. Pangeran Ali menemui kegagalan dalam upayanya menyingkirkan Blatter, veteran Swiss itu memenangi masa jabatan kelimanya pada pemungutan suara yang dilakukan Jumat, namun kemudian pada Selasa mengumumkan dirinya mengundurkan diri di tengah skandal korupsi yang semakin berkembang. “Untuk pemili-
han-pemilihan yang baru, Pangeran Ali telah siap,” kata Sala Sabra, wakil presiden federasi sepak bola Jordania yang dipimpin oleh Pangeran Ali, kepada AFP. Sabra menambahkan sang Pangeran juga siap untuk menduduki jabatan presiden secepatnya jika mereka memintanya. Asosiasi Sepak Bola (FA) Yordania sedang memulai menempuh penyelidikan hukum untuk mengupayakan kandidat calon presiden FIFA Pangeran Ali bin Al Hussein bisa menggantikan Sepp Blatter tanpa perlu dilakukan pemilihan untuk kedua kalinya, demikian dikatakan FA tersebut pada Selasa
waktu setempat. Blatter secara mengejutkan mengumumkan bahwa dirinya mundur sebagai presiden FIFA pada Selasa, hanya empat hari setelah dirinya terpilih kembali sebagai presiden FIFA untuk yang kelima kalinya. Sebelumnya Pangeran Yordania itu tetap bertarung bersaing melawan Blatter namun dia mundur setelah mendapatkan 73 suara yang kalah dari Blatter dengan 133 suara pada pemilihan putaran pertama pada Jumat lalu. Wakil ketua FA Yordania Salah Sabra mengatakan kepada kantor berita Yordania Petra bahwa organisasinya sedang menyelidiki apakah dia
bisa mendapatkan posisi sebagai ketua FIFA menyusul mundurnya Blatter. “Kami mulai menempuh penyelidikan hukum untuk mendapatkan peluang agar Pangeran Ali bisa menjadi presiden FIFA berdasarkan fakta bahwa Blatter telah mundur dari ajang pencalonan, yang dilangsungkan Jumat lalu, dan mendapatkan pengesahan menjadi presiden,” kata Sabra. “Kasus korupsi di FIFA memang tidak dijatuhkan kepada Blatter, namun bisa memastikan kebenaran visi Pangeran Ali, bahwa dibutuhkan pemberantasan korupsi sebagai upaya memperbaiki sepak bola dunia,” tambahnya. “Pange-
ran Ali selama kampanye pencalonan presiden mengatakan ada banyak terjadi korupsi di FIFA yang harus diperangi, dan ini menjadi kenyataan setelah Blatter mundur,” katanya. Pangeran Ali kemudian mundur dari pemilihan, namun mengatakan dirinya akan ikut tampil pada pemilihan suara kedua jika dia didukung oleh asosiasi yang lain. “Saya harus bicara dengan asosiasi nasional yang lain dan melihat bagaimana mereka merasakan tentang ini, saya pikir ini merupakan pukulan awal, dan tentunya, jika mereka menginginkan saya untuk melakukan itu, saya akan melakukan itu dengan pasti,” katanya. (ant)
Sponsor Desak FIFA
Kembalikan Kepercayaan Setelah Blatter Mundur WASHINGTON - Sponsor-sponsor utama sepakbola global mendesak FIFA secepatnya bertindak mendapatkan kembali kepercayaan publik, setelah presiden badan sepakbola dunia Sepp Blatter mengundurkan diri di bawah awan korupsi. Coca-Cola menyebut keputusan Blatter “sebuah langkah positif untuk kebaikan olahraga, sepak bola dan penggemarnya.” “Harapan kami tetap bahwa FIFA akan terus bertindak dengan cepat mengambil tindakan konkret untuk sepenuhnya mengatasi semua masalah yang telah muncul dan memenangkan kembali kepercayaan dari semua orang yang menyukai olahraga sepak bola,” kelompok minuman ringan mengatakan dalam sebuah pernyataan. Raksasa kartu kredit Visa, yang pekan lalu memperingatkan kemungkinan pihaknya akan menarik diri sebagai sponsor jika skandal FIFA
berlanjut, mengatakan pengunduran diri Blatter, hanya beberapa hari setelah ia terpilih kembali sebagai presiden FIFA, adalah “langkah pertama yang signifikan menuju pembangunan kembali kepercayaan publik.” “Tetapi lebih banyak pekerjaan di depan,” tambah perusahaan. “Kami ulangi, namun demikian, bahwa itu adalah harapan kami bahwa FIFA akan mengambil langkah-langkah cepat dan langsung mengatasi masalah dalam organisasi untuk cepat membangun kembali budaya dengan praktik etika yang kuat yang akan mengembalikan reputasi permainan untuk penggemar di seluruh dunia.” Coke dan Visa di antara beberapa bisnis global yang membayar diperkirakan masing-masing 30 juta dolar AS per tahun untuk menjadi mitra resmi FIFA, memberi mereka hak untuk mempromosikan produk mereka di pertandingan sepak bola
dan acara lainnya di seluruh dunia. Beberapa dari mereka telah mengeritik FIFA selama dua tahun terakhir atas laporan salah urus dan suap yang mengelilingi organisasi, mengkhawatirkan bahwa skandal akan menodai merek mereka sendiri oleh asosiasi. Para mitra resmi FIFA lainnya adalah perusahaan perlengkapan olahraga Adidas, konglomerat energi Rusia Gazprom serta pembuat mobil Hyundai dan Kia. Selain itu, McDonald dan Budweiser telah membayar dengan berlimpah-limpah untuk mensponsori Piala Dunia berikutnya di Rusia. Adidas, raksasa barang-barang olahraga dengan salah satu asosiasi komersial terpanjang bersama FIFA, mengatakan pada Selasa menyambut “komitmen organisasi untuk berubah”. “Adidas Group berkomitmen penuh untuk menciptakan budaya yang mengangkat
standar-standar etika dan kepatuhan tertinggi,” katanya. “Berita hari ini menandai langkah dalam arah yang benar di jalan FIFA untuk menegakkan dan mengikuti standarstandar kepatuhan transparansi dalam segala sesuatu yang mereka lakukan.” Dalam sebuah pernyataan McDonald menyesali bahwa dugaan korupsi dalam FIFA “telah membayangi permainan dan merampas olahraga, pemain dan penggemar.” “Sepakbola memiliki kemampuan unik untuk membawa dunia bersama-sama sementara berdampak positif bagi masyarakat dan negara-negara,” katanya. “Kami berharap bahwa perubahan yang dilaksanakan dalam FIFA akan menjadi langkah besar pertama dalam reformasi organisasi secara positif dan mendapatkan kembali kepercayaan dari penggemar di seluruh dunia.” (ant)
BOGOR Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(021) 5357602
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Kamis 4 Juni 2015
8
Di Yogyakarta
Buta Aksara 47.776 Orang YOGYAKARTA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta optimistis daerah ini bebas buta aksara pada 2015. ‘’Kami optimistis tahun ini DIY sudah bebas dari tuna aksara, meski pemerintah pusat baru menargetkan bebas secara nasional pada 2017,” kata Kepala Bidang Pendidikan Non Formal, Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Didikpora) DIY Mulyati Yuni Pratiwi di Yogyakarta, kemarin. Menurut dia, bebas buta aksara ditargetkan tercapai sekurang-kurangnya 95 persen dari seluruh jumlah penduduk.
Sementara hingga saat ini tingkat bebas buta aksara telah mencapai 93 persen. ‘’Target 95 persen, memang melampaui target nasional yang menargetkan mencapai 73 persen pada 2015,” kata dia. Menurut Yuni, hingga 2013 jumlah warga produktif yakni berkisar 35-50 tahun yang masuk daftar tuna aksara masih 66.076 orang, dan pada 2014 telah kembali berkurang menjadi 47.776 orang. Mereka antara lain tersebar di daerah-daerah pelosok di perdesaan di Kabupaten Gunung Kidul dan Kulon Progo, Bantul. Sementara untuk Kota
Yogyakarta hampir 100 persen bebas buta aksara. Sementara itu untuk mengurangi jumlah tuna aksara, menurut dia, Disdikpora DIY tetap mengintensifkan program pendidikan keaksaraan dasar (PKD) yang ada di setiap Kabupaten. ‘’Dalam PKD kami tetap menekankan pengajaran mengenai calistung (membaca, menulis, berhitung),” katanya. Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapkan program keaksaraan usaha mandiri (KUM) yang akan menyediakan Rp4.600.000 untuk tiap kelompok. (ant)
Bantul Janji
Bentuk Tim Data Gakin BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, segera membentuk tim yang bertugas untuk melakukan pendataan keluarga miskin di daerah ini guna memperbarui data kemiskinan tersebut. ‘’Iya, rencana semua data kemiskinan akan diperbarui, untuk pendataan ke lapangan memang belum dilakukan, karena saat ini masih dalam proses pembentukan tim,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bantul, Suarman di Bantul, kemarin. Menurut dia, pendataan untuk pembaruan data keluarga miskin dilakukan bukan karena data yang lama banyak per-
masalahan, namun karena menyesuaikan dengan perkembangan. Sebab data gakin terakhir masih mengacu pada pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) 2011. Ia mengatakan data kemiskinan yang sudah diperbarui nantinya akan digunakan sebagai acuan bantuan pemerintah, misalnya program simpanan keluarga sejahtera (PSKS) yang disalurkan melalui masing-masing Kantor Pos setempat. ‘’Yang diperbarui ya semua data kemiskinan termasuk kaitannya dengan bantuan PSKS, kalau data induknya sudah selesai, yang lain kan bisa menyesuai-
kan,” kata Suarman. Ia mengatakan secara pasti pihaknya belum dapat memastikan tim terbentuk dan mulai dan mulai melakukan pendataan keluarga miskin di wilayah Bantul, namun diupayakan secepatnya agar peyaluran bantuan pemerintah selanjutnya lebih tepat sasaran. ‘’Kami harapkan pada JuniJuli nanti tim sudah terbentuk dan mulai pendataan ke lapangan, secara teknis tim akan melakukan pencocokan data gakin yang ada di statistik (BPS) dengan kondisi riil di masing-masing daerah,” katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
INVESTASI HEWAN TERNAK - Seorang peternak mengembala kambing jenis Gibas di lahan persawahan bekas tanaman padi di Sidoarjo, kemarin. Warga yang tinggal di perdesaan yang sebagaian besar berprofesi sebagai petani lebih memilih untuk menginvestasikan uangnya dalam bentuk hewan ternak seperti kambing atau sapi, karena investasi hewan ternak dapat dijual sewaktu-waktu.
Tabrakan Maut di Karo
Empat Orang Tewas KARO - Tabrakan maut terjadi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Kecelakaan yang melibatkan mobil boks pengangkut pestisida dan minibus itu mengakibatkan empat orang tewas. Kecelakaan maut itu terjadi tidak jauh dari kawasan Hotel Mikie Holiday Berastagi, kemarin sekitar pukul 13.30 WIB. Diduga, kecelakaan disebabkan mobil boks dari arah Medan menuju Tanah Karo melaju kencang dan akan menyalip, namun menabrak minibus dari
arah berlawanan. Akibatnya, tiga orang penumpang dan seorang sopir di dalam mobil minibus BK 1826 AM tewas terbakar. Sementara satu orang lainnya selamat dan segera dibawa warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan medis. Sedangkan sopir mobil boks BK 8991 CO, melarikan diri dari TKP sebelum api menghanguskan kedua kendaraan yang bertabrakan. Keterangan yang diperoleh
dari Kapolsek Berastagi AKP Agustinus Sitepu, kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. Dugaan sementara, kecelakaan disebabkan kelalaian pengemudi. ‘’Mobil boks dari arah Medan diperkirakan mencoba mendahului kendaraan di depannya. Sementara mobil minibus datang dari arah berlawanan,” ujarnya. Pascabenturan keras, empat penumpang minibus dalam kondisi terjepit. Satu orang lainnya berhasil dikeluarkan. ‘’Usai
bertabrakan, ada percikan api. Itulah yang diduga kuat sebagai pemicu api yang membakar kedua kendaraan. Api yang menyala dengan cepat membuat proses penyelamatan oleh warga sekitar dan pengendara yang berhenti tidak dapat dilakukan,” papar Kapolsek. Keempat korban meninggal adalah Kamaria Br Ginting (37), Marsel (5), Naika Br Bukit (1), dan pengemudi bernama Rudi. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Suluh Indonesia/ant
OPERASI PATUH CANDI - Petugas memeriksa surat kendaraan saat Operasi Candi 2015 di Jalan Raya Karanganyar, Tegal, kemarin. Operasi Patuh Candi 2015 yang berlangsung dari 27 Mei - 9 Juni tersebut digelar untuk meningkatkan ketertiban dan kepatuhan berlalu lintas jelang Ramadan mendatang.
PETI di Riau
Enam Penambang Diringkus PEKANBARU - Kepolisian Resort Kuantan Singigi, Provinsi Riau, berhasil meringkus enam pelaku penambangan emas ilegal yang beroperasi di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik. Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada Antara di Pekanbaru, mengatakan keenam pelaku ditangkap. ‘’Keenamnya tertangkap tangan saat melakukan penambangan emas secara ilegal,” katanya. Ia menjelaskan keenam pelaku yang berinisial BI (42), ST (40), KN (36), SO (42), SI (35) tersebut beroperasi di areal pe-
rusahaan sawit PT TBS. Dari tangan para pelaku petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti seperti mesin dompeng dan sejumlah alat penambangan lainnya. Guntur menjelaskan saat ini para pelaku diamankan ke Mapolres Kuantan Singingi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Guntur menjelaskan bahwa kegiatan penambangan emas di wilayah tersebut berlangsung cukup lama dan telah mengakibatkan kerusakan ekosistem. Menurutnya kepolisian telah melakukan berbagai up-
aya untuk menghentikan kegiatan penambangan tersebut, namun dikarenakan pengawasan yang masih minim serta dengan alasan desakan ekonomi membuat mereka selalu kembali menambang. Terlebih lagi sebagian besar penambang didominasi oleh pendatang asal luar daerah. “Penduduk lokal selalu menolak karena mereka sadar penambangan ter s e b u t m e r u s a k e k o sistem, tetapi sebagian besar penambang tersebut adalah pendatang,” jelasnya. (ant)
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629