Skip to main content

Edisi 03 Juni 2015 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Rabu, 3 Juni 2015

No. 104 tahun IX

Pengemban Pengamal Pancasila

KPK Ajukan

17 Kriteria Pimpinan JAKARTA - KPK sudah mengajukan 17 kriteria kepada panitia seleksi (pansel) pimpinan mengenai syarat komisioner ideal. ‘’Kami memberikan kajian KPK terkait pimpinan yang ideal bagaimana, itu kajian sejak 2014 yang lalu dan sudah kami berikan ke pansel, ada 17 kriteria,” kata pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Pertemuan tersebut dilangsungkan di Sekretariat Negara antara anggota Pansel Pimpinan KPK dan Sekjen KPK Himawan Adinegoro ditemani dengan Direktur Penelitian dan Pengembangan KPK Roni Dwi Su-

santo. ‘’Salah satu kriterianya, pimpinan KPK harus punya kemampuan manajerial yang mumpuni, tidak sekedar paham hukum saja. Ia harus sudah selesai dengan urusan pribadinya. Integritas salah satunya,” ungkap Johan. Kriteria tersebut menurut Johan terdiri atas butir-butir primer dan sekunder. ‘’Begini, syarat primer itu integritas. Kedua, punya kemampuan managerial, kemudian kemampuan di bidang hukum. (Kajian) ini salah satu salah satu sumbangsih KPK, paling tidak yang dikaji KPK bisa menjadi salah satu acuan pansel untuk memilih pimpinan KPK,” tambah Johan.

Terkait risiko menjadi korban kriminalisasi seperti yang terjadi pada pimpinan KPK jilid II dan jilid III, menurut Johan seharusnya kekhawatiran itu tidak perlu ada. ‘’Kriminalisasi itu tidak ada, tapi menurut saya seharusnya memang pansel menerima clearance dari Polri, Kejaksaan, KPK, dan PPATK agar sewaktu-waktu nanti saat pimpinan KPK menjabat, di tengah jalan dia tak diganggu,” jelas Johan. Kepastian secara tertulis bahwa calon pimpinan KPK tersebut bersih dari masalah hukum menurut Johan perlu ditandatangani tiga lembaga hukum itu. (wnd)

Buwas Siap Lapor JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Pol. Budi Waseso yang biasa disapa Buwas memastikan akan melaporkan kekayaannya pada KPK. Budi mengatakan, Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) adalah kewajiban bagi pejabat negara. ‘’Oh iya dong, itu kan kewajiban, ya kalau sudah selesai pasti dilaporkan. Tetapi kawan-kawan (media) jangan dibalik-balik, mohon maaf, karena ada pesanan sponsor,

hal itu lalu dibalik-balik, jangan,” ujar Budi saat ditemui usai peresmian Prakarsa Anak Bhayangkari di Graha Purna Wira Jakarta, kemarin. Pelaporan kekayaan adalah amanat UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Pemerintahan yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Untuk itu, setiap pejabat sebelum, selama, maupun sesudah menduduki jabatan tertentu wajib melaporkan harta kekayaannya.

Budi membantah tudingan bahwa ia menolak melaporkan kekayaannya. Menurut Budi, pernyataannya perihal LHKPN telah disalahartikan dengan sengaja oleh beberapa pihak, untuk menjatuhkan dirinya secara pribadi dan Polri secara institusi. Meskipun demikian, Budi belum memutuskan kapan akan melaporkan harta kekayaannya tersebut kepada KPK. (kmb)

PPP Djan Faridz Tolak Islah JAKARTA - PPP versi Muktamar Jakarta pimpinan Djan Faridz masih enggan untuk melakukan islah dengan kubu Romahurmuzy yang terpilih melalui Kongres di Surabaya. ‘’Saya ini bersengketa dengan Kemenkumham bukan dengan oknum yang mengaku-ngaku sebagai pengurus sah tersebut. Maka jika mau islah kami dengan Menkumham, bukan dengan pengurus palsu di Surabaya itu,” kata Djan yang ditemui di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I PPP di Menteng, Jakarta, kemarin. Hal tersebut diungkapkan Djan saat menanggapi surat ajakan islah yang dilayangkan oleh kubu Romi hari Senin tanggal 1 Juni 2015. Djan juga mengatakan dirinya tidak mengenal Romahurmuzy dan tidak mengakui bahwa yang bersangkutan adalah kader partai yang lahir pada zaman Orde Baru tersebut. ‘’Ajakan islah itu gini saja sekarang, saya tidak kenal Romi, siapa dia itu. Dia hanya oknum yang menamakan dirinya PPP dan menggunakan nama PPP secara tidak sah jadi buat apa ditanggapi,” ujar Djan. Kendati demikian Djan tidak memungkiri, pengesahan oleh Menkumhqm memang asli, namun dia memandang ada permasalahan dalam Muktamar Surabaya dan menganggapnya palsu. ‘’Surat Menkumham itu asli, namun Muktamar Surabaya palsu. Hal tersebut telah dibuktikan oleh hasil di Mahkamah Partai PPP yang mengatakan kami ini kepengurusan yang sah dan keputusan itu juga punya dasar yaitu UU Partai Politik. Dasar Muktamar Surabaya apa,” katanya. Atas kecurigaan pelanggaran oleh kubu Romahurmuzy tersebut, Djan mengancam akan melaporkan Romi pada Bareskrim Mabes Polri. “Saya akan laporkan Romi ke Bareskrim karena melakukan pelanggaran,” kata Djan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PERARAKAN WAISAK - Sejumlah Bhiksu mengikuti perarakan dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur saat perarakan Waisak 2559 BE/2015 di Mungkid, Magelang, kemarin. Perarakan yang diikuti sejumlah Bhiksu dan ribuan umat Budha itu merupakan rangkaian perayaan Tri Hari Suci Waisak 2559 BE/2015

Saatnya Orang Tua Awasi Anak Belajar PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) meminta para orang tua agar mengawasi belajar anak-anaknya untuk menghadapi masa depan dengan persaingan yang lebih ketat.

Suluh Indonesia/ant

KARTU PINTAR - Presiden Joko Widodo saat menyerahkan Kartu Indosenia Pintar (KIP) secara langsung kepada warga di Lapangan Bendogerit, Blitar, kemarin.Selain kartu KIP, Jokowi juga menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Jokowi ketika membagikan kartu sakti di Desa Borobudur Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, kemarin mengatakan, persaingan semakin berat anakanak harus disiapkan untuk menghadapi itu, jangan malah lihat sinetron. Mohon bapak-bapak dan ibu-ibu agar anaknya diawasi. Jokowi meminta agar jam belajar anak-anak di rumah paling

tidak tiga jam sehari. ‘’Agar jam belajarnya ditambah jangan sejam, paling tidak tiga jam,” katanya dalam acara yang juga dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menkes Nila Moeloek dan Mensesneg Pratikno. Presiden a meminta agar warga pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak langsung berobat ke rumah sakit. ‘’Kalau batuk-batuk

saja jangan ke rumah sakit,ke puskesmas dulu, kalau berat baru ke RS, tidak bayar,” katanya. Jokowi minta agar warga melaporkan kalau dilayani tidak baik bisa dilaporkan ke oleh puskesmas atau rumah sakit. ‘’Laporkan ke menkes, kalau belum baik ke Presiden. Itu juga bayar yang bayar pemerintah,” kata Jokowi. Ia menyebutkan anggaran untuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2015 mencapai Rp20 triliun, KIS sebesar Rp19 triliun, dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Rp9,9 triliun. Dana tersebut bersumber dari pengalihan subsidi BBM. Sementara itu Menkes Nila

Moeloek menyebutkan penerima kartu sakti tersebut merupakan masyarakat kurang mampu dari sebagian besar kalangan buruh tani dan pedagang sektor informal. Rincian penerima kartu sakti di Desa Borobudur terdiri dari KK sebanyak 279 kepala keluarga, KIP sebanyak 386 anak sekolah, KIS sebanyak 1.156 orang dan kartu untuk penyandanga disabilitas demgan kecacatan berat sebanyak 50 orang. Berbagai kartu yang diberikan untuk masyarakat Indonesia itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 3 Juni 2015

2

PKL Tanah Abang Ditertibkan JAKARTA - Menjelang bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menerjunkan ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) ke kawasan Pasar Tanah Abang. Pengerahan personel tersebut dilakukan untuk mensterilkan kawasan pusat grosir terbesar di Asia Tenggara itu dari pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar yang mengganggu arus lalu lintas. Kasatpol PP DKI, Kukuh Hadi Santoso mengaku sejak kemarin sudah menerjunkan 100 personel ke kawasan Pasar Tanah. Para personel penegak Perda itu ditugaskan untuk menindak tegas para PKL liar yang menduduki trotoar dan bahu jalan sehingga menyebabkan kemacetan. ‘’Dari kemarin, saya sudah kerahkan 100 personel menjaga kawasan itu dari PKL liar,” katanya di Jakarta, ke-

marin. Kukuh menerangkan, 100 personel tersebut akan ditugaskan menggelar penertiban selama tiga kali dalam sepekan. Barang dagangan para PKL yang tertangkap tangan di lokasi langsung disita dan dibawa ke gudang penyimpanan barang milik Pemprov DKI Jakarta di Cakung, Jakarta Timur. ‘’Jadi jelang puasa ini, kami akan razia tiga kali dalam seminggu di kawasan itu,” tegasnya. Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pengendalian dan Oper asional (Dalops) Dishub DKI, Enrico juga mengaku siap menertibkan angkutan umum dan kendaraan bongkar muat di Pasar Tanah Abang yang selama ini menjadi biang keladi kemacetan. ‘’Kami sudah siap untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di lokasi dari angkot ngetem dan mobil bongkar muat,” tegasnya. (kmb)

Kilas Suluh Indonesia/ant

PRJ SEPI PENGUNJUNG - Pengunjung memasuki pintu gerbang acara festival Pesta Rakyat Jakarta (PRJ) 2015 di kawasan Senayan, Jakarta, kemarin. Sepinya pengunjung pada acara tersebut membuat sejumlah peserta bazzar meninggalkan stand mereka karena takut merugi.

Pemprov DKI Janji

TKD Kepsek Disesuaikan

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan menyesuaikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) Kepala Sekolah (Kespek) di ibu kota. Kebijakan ini agar tidak ada ketimpangan cukup jauh antara TKD Kepsek dan Kepala Tata Usaha (TU). Terlebih, Kepsek merupakan jabatan fungsional yang diberikan tugas tambahan selain mengajar sebagai

guru. “ Kebanyakan dari mereka aspirasinya ingin sistem penggajiannya tidak sama” ‘’’’Memang terjadi ketimpangan jauh karena Kepsek kan bagaimana pun bukan jabatan struktural. Jadi mereka kalah di tunjangannya. Karena Kepsek itu†guru yang diberi tugas tambahan, jadi jabatannya tetap fungsional,” kata Saefullah, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI

Jakarta di Balaikota, kemarin. Terkait dengan persoalan ini, Saefullah mengaku telah merumuskan kembali TKD para Kepsek agar nilainya tidak terlalu jauh dengan tunjangan yang didapat para Kepala TU di sekolah. Walau demikian, TKD Kepala TU tetap lebih tinggi dari Kepsek karena mereka memiliki jabatan struktural seperti Eselon IVB.

“Kepala TU itu dulu Eselon V, sekarang sudah tidak dikenal. Sehingga itu yang membuat tunjangan mereka lebih besar,” sambungnya. Saefullah menambahkan, saat ini Pemprov DKI juga tengah merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) No 207 Tahun 2014 tentang Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang di dalamnya mengatur jabatan

fungsional para guru, dokter spesialis dan tunjangan petugas Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI. ‘’Kebanyakan dari mereka aspirasinya ingin sistem penggajiannya tidak sama. Akhirnya kita akomodir. Jadi ada tiga yang direvisi dari Pergub 207, yaitu petugas DPP, guru dan dokter spesialis,” tandasnya. (kmb)

Inspektorat Minta

SKPD Benahi Absen Sidik Jari

Suluh Indonesia/ant

RAZIA PKL MONAS - Sejumlah petugas Satpol PP membawa barang milik pedagang kaki lima yang ditinggalan ketika razia oleh petugas gabungan di Kawasan Monas Jakarta, kemarin. Razia yang dilakukan secara berkala itu untuk mengantisipasi PKL yang nekat menggelar dagangan di Kawasan Monas.

JAKARTA - Dugaan adanya pegawai negeri sipil (PNS) yang mengakali sistem absensi sidik jari (finger print) mendapat sorotan dari Inspektorat DKI. Untuk membenahi sistem absensi sidik jari tersebut, Inspektorat DKI akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Kehumasan (Diskominfomas), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan SKPD lainnya. ‘’Kita mau evaluasi. Saya akan panggil BKD dan Diskominfomas untuk koordinasi,” ujar Lasro Marbun, Kepala Inspektorat DKI JAkarta, kemarin. Lasro mengatakan, sistem absensi sidik jari ini pada prinsipnya dibuat untuk membangun budaya kerja yang lebih di lingkungan DKI. Namun, ada sejumlah pegawai yang cerdas di bidang informasi teknologi sehingga dapat mengutak-atik sistem absen

sidik jari di SKPD. ‘’Sebenarnya kita mau membangun budaya kerja. Tapi sistem IT itu kan juga bisa dimainkan pegawai yang cerdas,” jelasnya. Atas dasar itu, Lasro mengimbau kepada para PNS DKI agar tidak mengakali sistem absensi sidik jari hanya untuk menjaga besaran TKD karena terlambat ke kantor atau tidak masuk kerja. ‘’Kalau tidak masuk harusnya memahami dong dan bersedia tunjangannya dipotong. Ini yang kita mau bangun,” ujarnya. Mantan Kadis Pendidikan DKI ini menjelaskan, TKD PNS DKI bisa dipotong melalui absensi, tingkah laku, dan kinerja harian mereka. Namun, dari hasil Sidak, masih ada sejumlah SKPD yang†belum menerapkan absensi pegawai dengan sistem online. (kmb)

Delapan PSK Digaruk RATUSAN miras berbagai merek dan delapan pekerja seks komersial (PSK) berhasil diamankan aparat gabungan saat menggelar razia di kolong jembatan Cilincing dan Rawa Malang, Kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara, kemarin. Petugas Dinas Sosial, Satpol PP Jakarta Utara, TNI, serta Polsek Cilincing menyisir 39 warung remang-remang yang kerap dijadikan tempat mangkal PSK di wilayah tersebut. Hasilnya, 8 PSK dan ratusan miras berbagai jenis dan merek diamankan petugas. Selain mengamankan ratusan miras dan PSK, petugas gabungan juga memutus 30 sambungan listrik liar dan menyita 10 meteran listrik ilegal. Iyan Sophian Hadi, Kasatgas Pol PP Jakarta Utara mengatakan, pihaknya rutin melakukan razia. Hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta. Ia mengatakan, pihaknya akan memanggil pemilik warung yang digunakan untuk transaksi prostitusi. Sementara PSK yang terjaring dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Kedoya, Jakbar. (kmb)

Ditemukan Mayat Wanita SESOSOK mayat wanita ditemukan mengambang di Kalibaru, RT 09/01 Bulak Rante, Kampung Tengah, Kramatjati, Jaktim, kemarin. Mayat tanpa identitas itu diduga korban pembunuhan karena ditemukan luka di sejumlah bagian tubuhnya. Bahkan kepalanya robek dan masih mengeluarkan darah segar. Informasi yang berhasil diperoleh, jasad korban pertama kali dtemukan oleh Ferdiansyah (40), seorang tukang ojek sekitar pukul 07.00. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana panjang warna cokelat dan bra. Ferdiansyah mengatakan, saat itu ia tengah melintas di atas jembatan menggunakan sepeda motor. Saat matanya menoleh ke Kalibaru, ia terkejut karena melihat mayat tersebut tengah mengambang terbawa arus. Ia pun langsung berhenti dan memberitahukannya kepada warga lain. Menurut Ferdiansyah, kepala korban masih terus mengeluarkan darah. Sepertinya ini korban pembunuhan, soalnya lukanya banyak sekali. (kmb)

752 Kendaraan Ditindak PENERTIBAN gabungan terhadap parkir liar di kawasan Roxy dan Tanah Abang, Senin (1/6), berhasil menindak 752 unit kendaraan. Sebanyak 718 sepeda motor dan 30 mobil dicabut pentil, sementara empat mobil lainnya terkena sanksi derek. Penertiban melibatkan 150 personel dari Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi, Satpol PP, TNI dan Polri. Ratusan kendaraan yang parkir di kolong flyover Roxy langsung ditindak. Hal serupa juga dilakukan petugas di kawasan Tanah Abang. Henry Perez Sitorus, Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat, kemarin mengatakan, penertiban ini akan terus kami lakukan sampai betul-betul tidak ada lokasi parkir liar. Henry mengakui, penertiban parkir liar memang belum menimbulkan efek jera bagi para pengguna kendaraan bermotor. Namun, hal itu tidak mengurangi semangatnya untuk menertibkan parkir liar di sejumlah titik rawan. (kmb)

Wapres Instruksikan

DKI Bangun Rusun di Kalibaru Wakil Presiden Jusuf Kalla menginstruksikan Gubernur DKI Jakarta untuk membangun rumah susun di kawasan Pelabuhan Peti Kemas Kalibaru, Jakarta Utara. Wapres Kalla di kawasan Pelabuhan, Senin, mengatakan hal tersebut dimaksudkan untuk membenahi lingkungan sekitar Pelabuhan Kalibaru. “Kalau kita lihat hari ini, ada ketidakseimbangan antara pemukiman yang sangat kumuh dan penduduk. Saya sudah bicara dengan Gubernur Ahok (Basuki Tjahaja Purna-

ma), itu harus ditata dengan baik, mulai dengan harus bangun rumah susun di situ,” kata Wapres Kalla, usai meninjau secara mendadak proses pembangunan Pelabuhan. Menurut Wapres, kawasan di sekitar Pelabuhan yang diproyeksikan terbesar di kawasan Asia Tenggara itu harus diperbaiki.

Perbaikan tersebut antara lain melalui pembangunan tempat tinggal layak, lapangan pekerjaan di sekitar pelabuhan dan relokasi, jika dianggap memungkinkan. “Perlu kehidupan yang baik, sehat dan murah untuk penduduk dan ini harus selesai bersamaan (dengan pembangunan Pelabuhan). Pelabuhan kan perlu tenaga kerja, bisa untuk perbaikan kapal, pengangkutan, supir, penjual warteg atau restoran. Kalau pun ada relokasi itu paling jauh ke Kemayoran,” jelasnya. Wapres mengapresiasi progres pembangunan yang lebih

cepat dari targetnya. “Baru kali ini pembangunan pelabuhan tahap pertamanya lebih cepat dari ‘schedule’. Mudah-mudahan Juli tahap pertamanya, yang 800 meter persegi, sudah selesai semuanya,” kata Wapres. Pelabuhan Peti Kemas Kalibaru direncanakan dibangun di atas laut seluas 32 hektare dengan muatan 20 kali lipat lebih besar dari Pelabuhan Tanjung Priuk. Nantinya, Pelabuhan Kalibaru diproyeksikan menjadi pelabuhan terbesar di kawasan Asia Tenggara. (kmb)

Suluh Indonesia/ant

FASILITAS RUSUNAWA - Anak-anak bermain sepeda di Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Muara Baru, Jakarta, kemarin. Pemprov DKI Jakarta berencana akan menambah fasilitas Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) guna memberikan tempat yang layak bagi anak-anak untuk bermain.


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 3 Juni 2015

3

UU Desa

Masih Butuh Penyesuaian JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI Diah Pitaloka mengatakan Undang Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa saat ini masih butuh tahap penyesuaian. ‘’Hal itu disebabkan belum adanya struktur pemerintahan hingga ke tingkat bawah dimana dalam Undang Undang Desa, yang awalnya hanya objek berubah menjadi subjek pembangunan,” katanya di Jakarta, kemarin. Dia menilai pemerintah butuh fasilitator desa karena masingmasing memiliki dinamika yang berbeda misalnya di Bali yaitu ada desa adat dan desa administrasi. Hal itu, menurut dia, akan ada dinamika yang dihadapi dalam implementasi dana desa.

‘’Adanya perubahan dari objek menjadi subjek, perangkat desa harus menyiapkan diri yaitu perencanaan harus matang, apalagi pemerintah akan mengucurkan dana miliaran langsung ke desa,” ujarnya. Menurut Diah, hal itu membuat kepala desa bingung karena terdapat perubahan sistem yang rentan apabila mereka membuat kesalahan. Namun di sisi lain, ujar dia, ada ekspektasi besar dari masyarakat terkait besarnya dana desa yang akan diterima. ‘’Selain itu ada tumpang tindih antara Undang Undang Desa dan peraturan daerah terkait pungutan yang dilakukan pihak desa,” katanya. Politisi PDI-P itu mengatakan

para kepala desa masih merasa bingung karena sesuai Undang Undang Desa diperbolehkan namun peraturan daerah tidak memperbolehkan. Dia juga menyebutkan kebingungan Kepada Desa lainnya terkait pengelolaan aset Desa, yang sejak lama disiapkan pemerintah untuk membiayai aparat desa. ‘’Aset desa ini berupa tanah dan sering disebut tanah bengkok,” ujarnya. Dia mencontohkan ada kasus yang tanah desanya digunakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) namun ganti ruginya belum dibayar. Selain itu ujar Diah ada kasus yang tanah desanya sudah beralih kepemilikannya. (ant)

Suluh Indonesia/ade

DJAN FARIDZ DATANGI KPK - Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz usai meminta izin untuk menjenguk tersangka kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan haji tahun 2012-2013 mantan Menteri Agama Suryadharma Ali di rumah tahanan KPK di Jakarta, kemarin.

Kinerja Menteri

Mega Ingatkan

Kader Tak Oportunitis JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan agar kader PDI Perjuangan tidak oportunis tapi memiliki ideologi dan dedikasi kepada partai. ‘’Kepada anda semua yang menyatakan diri menjadi kader partai, saya mohon janganlah kalian jadi kader oportunis,” kata Megawati saat berpidato pada peresmian gedung baru DPP PDIP di Jalan Diponegoro,

Jakarta, kemarin. Menurut Megawati, jika para kader dan masyarakat ingin bergabung ke PDI Perjuangan dipersilakan tapi diharapkan memiliki visi, sikap, dan ideologi. ‘’Kalau mau bergabung ke PDI Perjuangan silakan, saya terima. Namun, hendaknya semua hal yang sudah saya sampaikan dicamkan dalam diri masing-masing,” katanya.

Menurut Mega, PDI Perjuangan terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung menjadi kader partai tapi harus memperhatikan aturan dan persyaratan yang berlaku. Presiden kelima Republik Indonesia ini berharap, PDI Perjuangan dapat menjadi partai modern seperti partai politik di AS. ‘’Sepanjang Amerika ada, maka dua partai di sana tetap ada sampai hari ini. Saya

harapkan PDI Perjuangan juga akan terus ada,” katanya. Megawati menyadari tidak selamanya akan menjadi ketua umum PDI Perjuangan, tapi partainya harus terus ada. ‘’Suatu saat saya tidak lagi menjadi ketua umum. Saya harapkan para ketua umum mendatang, memiliki dedikasi seperti yang saya lakukan saat ini,” katanya. Mega menegaskan bahwa

hal tersebut perlu disampaikan kepada para kader terutama kader yang belum mengetahui makna di balik pembangunan gedung baru itu. Untuk diketahui, di tempat tersebut awalnya merupakan Kantor DPP PDI dan ketika terjadi aksi penyerangan pada era ode baru, gedung tersebut rusak dan ditelantarkan. (ant)

Suluh Indonesia/ade

MEGAWATI RESMIKAN GEDUNG DPP PDIP - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri didampingi Menko PMK Puan Maharani (2knanan), Mendagri Tjahjo Kumolo (kanan) dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kiri) saat meresmikan gedung baru DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta, kemarin. Kantor megah PDIP yang baru senilai Rp 42,6 miliar itu merupakan dana patungan para kader.

Hendri Satrio :

Pancasila Lebih Tinggi Dari Nawacita PENGAMAT komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan pemerintah seharusnya memosisikan Pancasila yang merupakan dasar dan landasan bangsa, lebih tinggi dari sekadar program Nawacita atau sembilan cita-cita. Menurut Hendri, Pancasila, seharusnya disikapi sebagai kekuatan yang lebih tinggi dari nawacita yang sering digembar-gemborkan itu, karena memang seharusnya seperti itu. Pancasila adalah dasar negara, ingat itu. Lima poin yang tertuang dalam Pancasila tersebut, lanjut Hendri, seharusnya dijadikan landasan dalam menjalankan program pemerintahan sekarang ini yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dalam melaksanakan program Nawacita-nya. ‘’Lima sila tersebut dimulai dari poin pertama sampai kelima seharusnya jadi dasar dalam menjalankan pemerintahan melalui program Nawacita tersebut,” ujarnya.

Dalam sila pertama, ‘Ketuhanan yang Maha Esa’, kata Hendri, seharusnya bisa diimplementasikan oleh negara dengan mengupayakan perlindungan bagi agama dan umatnya secara sebaik-baiknya. Sila kedua Hendri ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’, seharusnya bisa dilakukan pemerintah dengan memperbaiki kualitas hukum, pendidikan dan hal lain-

nya yang bisa membangun moralitas bangsa sehingga tercipta keadilan dari masyarakat selain yang datangnya dari masyarakat. Tidak kalah penting, kata Hendri, adalah sila ketiga ‘Persatuan Indonesia’, yang sebenarnya cocok dengan Nawacita untuk melaksanakan pembangunan Indonesia dari kawasan pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa. Keempat, lanjut Hendri, sila yang isinya ‘Kerakyatan yang Dipimpin Satrio oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan’, ini seharusnya bisa dimaknai agar keterwakilan masyarakat oleh badan legis-

latif seperti MPR, DPR, DPRD dan DPD bekerja untuk rakyat secara maksimal. ‘’Sila keempat ini harusnya dimaknai dengan bagaimana caranya para legislator sebagai perwakilan rakyat bekerja untuk rakyat. Ini penting, karena dari survei saya kemarin, kepuasan publik, utamanya fungsi menyalurkan aspirasi ini di bawah 50 persen bahkan kurang dari 70 persen, jadi memang sila keempat ini jadi pekerjaan rumah bagi mereka,” katanya. Sila kelima ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’, kata Hendri, juga krusial dan harus menjadi titik tolak dalam menentukan kebijakan pembangunan Indonesia sampai masa depan, dengan mengutamakan hajat hidup orang banyak seperti kebijakan harga BBM, jaminan kepemilikan tanah bagi masyarakat secara adil, juga memproteksi kepentingan bangsa dari kekuatan asing untuk mewujudkan kemajuan secara merata. (ant)

Harus Dinilai Secara Objektif ANGGOTA Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno mengatakan penilaian terhadap kinerja menteri kabinet harus dilakukan secara obyektif dan fair. Hendrawan Supratikno, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, kemarin menilai kinerja menteri harus dilihat dari program kerjanya mulai dari perencanaan hingga implementasinya. Hendrawan Supratikno mengatakan hal itu menanggapi wacana “reshuffle” kabinet terutama terhadap menteri dari tim ekonomi. Menurut Hendrawan, kelemahan kabinet yang dapat dicermati publik adalah para menteri bekerja dengan visi yang belum satu, indikasinya pernyataan di antara para menteri saling berlawanan. Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, koordinasi di antara menteri juga masih lemah, misalnya dalam upaya menjaga daya beli masyarakat menyusul kenaikan harga yang tarifnya ditentukan oleh pemerintah, seperti tarif kereta, harga elpiji, premium, dan sebelumnya harga beras naik. Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhammad Misbakhun mengatakan, penilaian terhadap menteri kabinet seharus dilihat dari kinerjanya, bukan dari latar belakangnya parpol atau profesional. Menurut dia, menteri yang kerjanya baik harus diapresiasi tanpa melihat latar belakang parpol atau profesional. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini melihat, menteri di tim ekonomi tidak semuanya memiliki kinerja kurang baik. Miskbakhun melihat,

Hendrawan Supratikno Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro memiliki kinerja baik. Ia menjelaskan, APBN Perubahan 2015 disampaikan Pemerintah melalui Menteri Keuangan pada Januari 2015, dimana pertentangan antara dua kekuatan di DPR yakni Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) masih panas. Namun, usulan APBN Perubahan yang disampaikan Pemerintah melalui Menteri Keuangan dapat berjalan lancar. ‘’Bahkan, pembahasannya berjalan sangat lancar, hanya satu bulan,” katanya. Anggota Komisi XI DPR RI, Jhoni G Plate mengatakan, Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro memiliki sejumlah program antara lain, menggagas RUU Jaringan Pengaman Sistem Keuangan (JPSK). Selain itu, kata dia, ada target ratio pembangunan dan indeks pembangunan manusia pada APBN Perubahan 2015 yang diusulkan oleh Menteri Keuangan. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 3 Juni 2015

4

Kilas Mayat Bayi Terkubur SESOSOK mayat bayi perempuan Selasa (2/5) menggemparkan warga di Kampung Priyang, RT 05/ 02, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel. Mayat bayi tersebut ditemukan terkubur di sebuah rumah kosong di kampung tersebut. Saksi mata, Ridwan (48) kemarin mengatakan, awalnya mengira itu boneka. Namun, setelah didekati ternyata itu kaki bayi. Posisinya terkubur dan kaki di atas. Ridwan mengatakan, sebelumnya warga setempat yang tengah membersihkan reruntuhan bangunan pada rumah kosong milik saudaranya, Acom. Saat tengah sibuk bekerja, Ridwan mendapati ada bagian kaki di antara reruntuhan bangunan. Temuan itu pun selanjutnya dilaporkan ke Polsek Serpong. Sementara Petugas Polsek Serpong, Iptu Sudarpo mengatakan petugas tengah mendalami kasus penemuan bayi itu. (nov)

Waspada Makanan Berbahaya MAKANAN tak layak konsumsi marak terjadi di kota Tangsel. Kondisi ini menyusul tingginya daya beli masyarakat yang kian meningkat terlebih menjelang bulan ramadhan. Kepala Disperindag Kota Tangsel, Muhamad, kemarin mengatakan, sebenarnya kalau tiap minggu sudah rutin kita lakukan. Namun kali ini lebih intens lagi, lantaran jelang bulan puasa. Muhammad mengatakan, kondisi tersebut harus dapat diantisipasi dan terminimalisir, melalui tim monitoring yang melibatkan sejumlah satuan kerja perangkat daerah. Antara lain, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta melibatkan aparat TNI/Polri. Menurut dia, masyarakat harus selektif saat beli produk makanan. Seperti cincau, tahu formalin, kerupuk asinan, dan lain sebagainya rawan pakai zat kimia. (nov)

Suluh Indonesia/ant

OPERASI PATUH JAYA - Polisi lalu lintas Polresta Bekasi Kota adu jotos dengan salah seorang pengendara motor karena menolak untuk ditilang saat operasi kelengkapan kendaraan di kawasan Jalan Ahmad Yani, Bekasi, kemarin. Operasi tersebut dilakukan dalam rangka " Operasi Patuh Jaya 2015" sebagai upaya menekan pelanggaran lalu lintas diwilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi yang dilaksanakan pada 29 Mei 2015 hingga 9 Juni 2015 mendatang .

Pemkot Bekasi Temukan

11 Perjalanan Dinas Fiktif BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menemukan sedikitnya 11 perjalanan dinas diduga fiktif yang dikelola oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat pada 2014. ‘’Sebanyak empat agenda perjalanan fiktif ini sudah terungkap, sementara tujuh agenda serupa lainnya masih dalam pendalaman kami,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, kemarin. Dia mengatakan temuan ka-

sus itu kali pertama disampaikan BPK kepada Pemkot Bekasi melalui surat resmi. Dalam surat laporan itu disebutkan angka kerugian pemerintah dari agenda perjalanan fiktif itu, mencapai total Rp237 juta. Namun, dana sebesar Rp129 juta di antaranya telah dikembalikan oleh Sekretariat DPRD Kota Bekasi kepada kas Pemkot Bekasi. ‘’Dana yang dikembalikan itu berasal dari empat perjalanan dinas yang

sudah terungkap lebih dulu oleh BPK,” katanya. Rahmat mengatakan pelanggaran pengelolaan keuangan itu dianggap sebagai salah satu catatan BPK yang dapat berimplikasi pada kegagalan pihaknya memperoleh penilaian pengelolaan keuangan daerah berpredikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). ‘’Temuan perjalanan fiktif ini akan mengganggu kinerja pengelolaan keuangan daerah di 43

satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ingin mendapatkan WTP,” katanya. Rahmat sudah meminta jajaran Inspektorat Kota Bekasi untuk membentuk tim khusus penyelidikan kasus itu. ‘’Saya minta kasus ini segera diselesaikan dalam waktu sesingkatsingkatnya,” katanya. Inspektorat berusaha menggali keterangan untuk mengetahui motif dari penggunaan anggaran itu. (ant)

BPMK Depok Jamin

Saksi Prostitusi Dilindungi DEPOK - Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) Kota Depok menjamin dan berusaha agar korban NF (16) yang masih di bawah umur tak terjerat kasus hukum. Namun, jika kondisinya harus terjerat hukum, pihaknya dan P2TP2A berupaya memberikan pendampingan untuk anak tersebut hingga kasusnya selesai. ‘’Melihat dari Undang-Undang, si korban ini tidak akan terjerat hukum, justru mucikari dan ibu tirinya yang sudah masuk ke Polres,” jelas Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan BPMK Kota Depok Epi Yanti di Depok, kemarin. Pihaknya juga berusaha

Bongkar Bangunan Tidak Berizin

Pemkab Bogor Sidak Pasar ran. Bukan hanya memantau beras platik, jenis pakan lainnya seperti mie, kiki, daging sapi, daging ayam dan lainnya juga menjadi perhatian Pemkab Bogor. Sementara itu, Kasi Perlindungan Konsumen Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bogor, Djaya Sanirin mengatakan, untuk menjamin keamanan pangan, pihaknya akan melakukan razia pasar bersama beberapa pihak. ‘’Kami bersama BPOM, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Bogor akan merazia seluruh makanan dan minuman yang diperkirakan mengandung zat kimia berbahaya di pasar seluruh Kabupaten Bogor,” katanya. Ia mengatakan sejumlah makanan yang akan menjadi sasaran sidak adalah beras, tahu, ikan asin, mie, roti yang diduga mengandung zat pewarna non makanan, formalin, boraks, Hydrogen piroxida dan tawas. Ia mengatakan rencananya, sidak berlangsung sebanyak tiga kali hingga Idul Fitri di pasar Kabupaten Bogor. (bas)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan

kembali ke rumahnya bersama ibu kandungnya, sedang mencari tahu keberadaan dari ayah kandung korban. Namun, apakah terlibat juga dengan kasus ini pihaknya tengah menelusuri hal tersebut. Sebelumnya kepolisian Kota Depok mengamankan empat perempuan yang diduga mucikari dan pelaku seks komersial di kawasan Sukmajaya Depok. Prostitusi terselubung yang berada di pemukiman padat penduduk itu digerebek Satreskrim Polresta Depok karena melibatkan anak di bawah umur dan diketahui bahwa korban dijual oleh ibu tirinya. (jif)

Satpol PP Bogor

Jelang Ramadhan

BOGOR - Jelang Ramadhan Pemerintah Kabupaten Bogor, akan melakukan razia pasar tradisional untuk menjamin keamanan pangan yang dikonsumsi masyara-kat. ‘’Tim Sidak pasar Pemkab Bogor siap menjaga keamanan pangan dan kestabilan harga jual di Kabupaten Bogor,” kata Bupati Bogor, Nurhayanti di Cibinong, kemarin. Bupati Bogor, menyatakan tidak ada beras plastik yang masuk di Kabupaten bogor. Sebelum ada hasil labolatorium yang dikeluarkan oleh penelitinya. ‘’Temuan beras yang diduga plastik beberapa waktu lalu hasil ujinya masih ada di labolatorium,” katanya. Ia mengatakan kondisi beras di seluruh pasar Kabupaten Bogor masih aman di konsumsi oleh masyarakat. Untuk harga beras masih stabil di Kabupaten Bogor. ‘’Insya Allah, beras di Kabupaten Bogor masih aman dari beras plastik,” katanya. Ia mengatakan akan terus menggerakkan tim untuk memantau semua bahan pokok yang beredar di pasa-

pendampingan terhadap korban prostitusi yang terjadi di Sukmajaya beberapa waktu lalu. Epi juga mengatakan saat ini korban sudah merasa dapat mengendalikan psikologisnya, sehingga pendampingan psikologis sudah tak diberikan lagi. Dengan demikian, jika sewaktu-waktu korban membutuhkan pendampingan psikologis maka, pihaknya akan memberikan psikolog untuknya melalui P2TP2A. “Pendampingan kami lakukan sejak kasus tersebut terjadi, saat korban dibawa ke Polres dan saat melakukan visum di Rumah Sakit Kramat Jati, kami terus mendampinginya,” ujar Epi, belum lama ini. Kini korban yang sudah

Suluh Indonesia/ant

RAZIA PREMAN JELANG RAMADAN - Puluhan preman yang terjaring razia dikumpulkan di Polresta Bekasi, kemarin. Razia preman tersebut dilakukan untuk mengatisipasi tindak kejahatan di pusat keramaian menjelang bulan Ramadan.

BOGOR - Satpol PP Kota Bogor, Jawa Barat, membongkar sebuah bangunan yang tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) di Jalan Sholis Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal. ‘’Ini peringatan yang ketiga kalinya. Pemilik bangunan tidak juga melengkapi izin mendirikan bangunan maka penertiban kita dilakukan,” kata Kepala Satpol PP Kota Bogor, Eko Prabowo di Bogor, kemarin. Eko menyebutkan, pihaknya telah menegur pemilik rumah dengan memberikan surat peringatan sebanyak tiga kali. Penyegelan juga telah dilakukan sebagai langkah terakhir sebagai upaya penertiban. Ia mengatakan, pihaknya juga sudah memberikan batas waktu kepada pemilik rumah untuk menyelesaikan administrasi perizinan bangunannya. Tetapi pemilik bangunan tidak memiliki itikad baik untuk mengurus izinnya. ‘’Pembongkaran ini bagian dari pelaksanaan amanat peraturan daerah tentang izin bangunan,” kata Eko. Sebanyak 40 personel Satpol PP diturunkan untuk melakukan pembongkaran dengan menggunakan alat berat. Tidak terjadi perlawanan, pemilik bangunan pasrah saat petugas menertibkan rumahnya. ‘’Kami sudah melakukan pengecekan di Wasbangkim dan bangunan ini memang tidak memiliki IMB,” katanya. Eko menambahkan, pihaknya telah mengantongi sejumlah data bangunan yang melanggar izin. Penertiban akan dilakukan bertahap secara intensif selama tahun ini. Tidak hanya bangunan, Satpol PP juga menyasar tower maupun minimarket yang tidak mengantongi perizinan. (bas)

Selain Sampah

Aliran Sungai Ciliwung Dikotori Limbah Tahu

D BADAN Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok melakukan investigasi terhadap keruh dan berbau aliran sungai Ciliwung yang melintasi wilayah Depok. Hasilnya, BLH menduga tak sehatnya kandungan air diakibatkan oleh adanya pembuangan limbah industri puluhan pabrik tahu yang beroperasi di sepanjang bantaran sungai. Kepala Sub Bidang Pengawasan Air san Udara, BLH kota Depok, Yukiman Ibrahim mengatakan pembuangan limbah ke aliran sungai Ciliwung yang dilakukan puluhan pabrik tahu, menjadi faktor menurunnya ekosistem lingkungan. Sebab, banyaknya limbah industri yang dibuang ke sungai Ciliwung berdampak langsung

pada kematian sebagian binatang atau hewan yang berada di sungai itu. “Saat ini, limbah itu membuat ekosistemnya terganggu. Jika dilihat banyak sekali ikan yang mati hanyut terbawa aliran sungai akibat limbah industri,” jelasnya di Depok, kemarin. Tak hanya gangguan ekosistem lingkungan, pihaknya

juga memperkirakan akibat pencemaran tersebut akan muncul beberapa penyakit baru. Sehingga bisa membahayakan kesehatan masyarakat sekitar. ‘’Kalau terus dibiarkan dan tak ditangani, maka akan berdampak kepada timbulnya rangkaian permasalahan baru bagi warga Depok, khususnya yang dekat dengan bantaran kali Ciliwung,” ungkapnya. Menurut informasi yang didapat BLH, pelaku pembuang limbah tersebut membuang limbah bekas industrinya dilakukan pada dini hari sehingga hal ini tidak terpantau petugas. Ditambah tak tersedianya kolom pengolahan limbah

sendiri memaksa para pelaku industri tahu untuk membuang limbahnya ke aliran sungai. Sementara, untuk mengantisipasi dalam waktu dekat ini, Yukiman bakal melakukan rencana pembangunan instalasi pengolahan limbah di Depok dan memanggil para pengrajin tahu guna memberikan materi cara mengelola sampah industri yang benar. para pengusaha akan diberikan materi mengenai limbah tersebut. Kami akan segera membangun tempat pengelolaan limbah. Tapi Kalau masih membandel, kami bersama Dinas Perindustrian akan mencabut izin usahanya,” ungkap Yukiman. Nantinya, biaya untuk mem-

bangun tempat pengolahan limbah industri dilakukan secara bertahap dan patungan, dengan melibatkan para pengusaha tahu dan BLH Depok. Dengan begitu, hasil limbah yang dihasilkan oleh puluhan pabrik tahu itu bisa dikelola dengan baik tanpa harus merusak ekosistem lingkungan serta tak membebani pihak manapun. Di lain pihak, Ketua Komunitas Ciliwung Depok, Taufik DS menyatakan, telah siap untuk membantu BLH dalam mengawasi aliran sungai Ciliwung Depok. ‘’Kami mendukung langkah langkah BLH dalam memerangi sampah dan limbah yang mencemari aliran sungai Ciliwung.” jelasnya. (jif)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 3 Juni 2015

F OKUS Pancasila untuk Kemajuan, Kemakmuran dan Ketenteraman Negara ADA tataran studi, baik di sekolah maupun di kampus, Pancasila disebutkan sebagai landasan idiil dan cara pandang hidup bangsa Indonesia. Sebutan ini telah ditanamkan sejak sekolah dasar sehingga predikat yang disemaikan kepada Pancasila tersebut, sudah dihafal oleh generasi baru. Cara penanaman ini tentulah sangat baik, dan sesungguhnya menjadi modal sosial bagi generasi muda untuk bukan saja memahami keberadaan bangsa Indonesia, tetapi juga tentang persatuannya. Indonesia merupakan negara multiragam yang bisa jadi satu-satunya di dunia berkarakter demikian, sehingga menjadi hal yang unik dalam tataran kenegaraan. Keberhasilan mempersatukan berbagai bangsa dalam satu negara ini merupakan prestasi sekaligus kebanggaan kita. Sejauh ini persatuan tersebut dapat dipelihara, dan semua muaranya adalah Pancasila. Kalau kita lihat lebih dalam, ada pekerjaan yang dapat kita maksimalkan lagi. Dalam hal landasan idiil dan cara pandang hidup tersebut, dapat digali lebih dalam lagi pemahaman, makna dan pengertiannya untuk terus disosialisasikan kepada generasi muda melalui pendidikan, formal dan informal. Masyarakat tidak seluruhnya memahami apa arti idiil tersebut. Itulah yang perlu kita jelaskan lebih lanjut lagi bahwa yang dimaksudkan idiil (ideal) itu adalah hal yang paling cocok dipakai patokan kehidupan sosial di seluruh masyarakat Indonesia. Dengan itulah kita akan mendapatkan cita-cita masyarakat adil makmur, menghindari konflik, saling bekerja sama serta menggali berbagai potensi yang ada di Indonesia yang melimpah ruah ini. Tentu dengan manfaatmanfaat bersama. Dari titik itulah kemudian kita pandang Pancasila sebagai cara pandang hidup. Di dalam sila-silanya, seluruh perwakilan budaya Indonesia itu terintisarikan sehingga menjadi representasi dari bangsa yang membentuk negara Indonesia ini. Maka, demi lebih mendalami hal itu, kita mempunyai warisan bagus dari upaya pemasyarakatan Pancasila ini, yaitu butir-butir Pancasila sebanyak 36 butir. Orde Baru telah melakukan pemasyarakatan pada masanya, tetapi dengan metode yang mengandung unsur politis. Misalnya mengaitkan dengan kepentingan kekuasaan dan kelanggengan kekuasaan. Sebagai sebuah karya positif, tentu kita manfaatkan kelebihannya dan metode politisnya kita hilangkan, sehingga tujuan menyosialisasikan itu menjadi lebih sempurna. Apabila dilihat secara jujur, inilah yang kurang kita perhatikan kini, di zaman reformasi pembaruan yang mengedepankan demokrasi. Butir-butir Pancasila itu kini seolah hilang ditelan bumi. Tidak dibahas secara lebih mendalam lagi, tidak diupayakan didiskusikan bahkan didialektikakan melalui diskusi di sekolah atau kampus. Bahkan mahasiswa calon sarjana jarang yang mengambil judul skripsi dari butirbutir Pancasila. Padahal, dari setiap butir tersebut bisa dikembangkan ratusan skripsi, bahkan lebih, dari berbagai budaya di Indonesia. Demikian juga dari setiap butir tersebut dapat dihasilkan ratusan tesis dan disertasi. Tidak lupa juga persoalan-persoalan studi bisnis dikaitkan dengan butiran Pancasila. Berbagai jurusan di perguruan tinggi yang kini mulai bertumbuhan di Indonesia, menjadi potensi sangat besar untuk melakukan kajian-kajian tersebut. Dengan cara seperti itulah kita akan mendapatkan pengayaan-pengayaan baru yang dapat dikembangkan lagi oleh generasi berikut. Kita sudah mempunyai warisan yang begitu luhur dari pendahulu bangsa Indonesia. Kita tidak boleh meninggalkannya karena ia merupakan modal sosial untuk kemajuan, kemakmuran dan ketenteraman negara. ***

P

Bang D

el

Ketua Umum PPP Djan Faridz menilai, pengurus hasil Kongres Surabaya palsu

Barang palsu memang digemari ...

5

Pancasila 1 Juni, Pijakan Revolusi Mental WACANA revolusi mental selalu terucap pada kelompok masyarakat di era pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla sekarang ini. Satu semester pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, dalam persepsi publik, belum menunjukkan proses perubahan yang signifikan menuju revolusi mental yang menjadi isu utama program Joko Widodo-Jusuf Kalla. Awan tebal meliputi rasa pisimisme publik, jika dibanding optimisme masyarakat sebelum dilantiknya Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI. Akan tetapi publik perlu juga menyadari perubahan mental yang revolusioner tidak bisa dinilai dalam waktu satu semester, bahkan dalam kurun waktu lima tahun pemerintahan, belum tentu bisa tercapai. Perubahan mental merupakan perubahan mendasar yang harus dilakukan, dari individu, keluarga, k o m u n i t a s masyarakat, dan negara. Istilah mental sendiri berasal dari bahasa Prancis, mens, yang artinya jiwa atau roh. Perubahan mental yang revolusioner merupakan perubahan yang dijiwai dengan mengubah cara berpikir (mindset). Revolusi mental akan terdikotomi pada era globalisasi yang mengarah pada neoliberalisme. Revolusi tidak selalu berdampak positif pada apa yang diharapkan rakyat. Revolusi Prancis mengarah pada perubahan mental yang materialistis, di mana materi menjadi berhala yang dituhankan. Revolusi Rusia mengarah pada kapitalisme negara (state capitalism) negara menentukan segalanya, dari yang privat sampai yang umum. Revolusi Indonesia yang mencapai Proklamasi 1945, sejatinya sudah terbangun dasarnya dalam menuntun kehidupan kenegaraan yang diciptakan oleh pendiri Republik Indonesia. Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara. Pancasila sebagai ideologi negara sudah terbukti menjaga keutuhan NKRI, karena Pancasila diambil dari nilai-nilai dan akar budaya bangsa. Gagasan Pancasila disampaikan oleh Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 dalam Sidang BPUPKI. Dalam pidatonya Soekarno menyampaikan nilai-nilai dasar sebuah bangsa dan negara yang berdaulat yang dirumuskan dalam 5 (lima) sila yang dapat diwujudkan: 1) Kebangsaan, 2) Interna-

Oleh I Nyoman Mardika

Semangat dari Pancasila 1 Juni adalah keberagaman dalam sebuah negara. Negara bukan untuk sekelompok orang atau golongan, tetapi negara adalah satu untuk semua, semua untuk satu. Artinya negara persatuan yang berBhinneka Tunggal Ika. Ideologi Pancasila yang disampaikan pada tanggal 1 Juni 1945, selayaknya menjadi pijakan menuju revolusi mental.

sionalisme atau Kemanusiaan, 3) Mufakat/Demokrasi, 4) Kesejahteraan, 5) Ketuhanan Yang Maha Esa. Dari 5 (lima) sila menjadi Tri Sila: Ketuhanan Yang Maha Esa, Sosio Nasionalisme, Sosio Demokrasi. Tri Sila diperas menjadi Eka Sila yaitu Gotong Royong. Pemikiran Soekarno tentang Pancasila bukan sebuah kontemplasi pemikiran, atau suatu pemikiran yang imajinatif belaka dari seorang Soekarno, tetapi gagasan pemikiran dari sebuah perenungan panjang, dari berdirinya sebuah bangsa dan negara untuk menuju negara mer-

deka dan berdaulat. Pancasila sebagai ideologi negara menuju negara yang paripurna. Keberagaman Dalam Negara Semangat dari Pancasila 1 Juni adalah keberagaman dalam sebuah negara. Negara bukan untuk sekelompok orang atau golongan, tetapi negara adalah satu untuk semua, semua untuk satu. Artinya negara persatuan yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Ideologi Pancasila yang disampaikan pada tanggal 1 Juni 1945, selayaknya menjadi pijakan menuju revolusi

mental. Revolusi kita belum selesai, kata Soekarno, marwah revolusi kita adalah berpihak pada kaum yang lemah. Artinya tidak ada penindasan manusia atas manusia, penegakan hukum yang berkeadilan, demokrasi politik Indonesia, ekonomi yang sosialis. Revolusi mental yang tidak dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila akan terpental menghadapi neoliberalisme yang sudah merasuk pada sebagian b e s a r masyarakat Indonesia saat ini. Kepentingan modal mengelilingi penguasa negara, melalui para mafia yang diduga berkolaborasi dengan oknum pejabat negara dan pemerintahan. Mafia migas yang selalu memaksa n e g a r a mengikuti harga pasar dunia, mafia hukum yang menjadikan hukum abai terhadap rasa keadilan masyarakat, juga muncul mafia pangan, di mana harga sembilan kebutuhan pokok diatur oleh para mafia yang memiliki modal, karena negara menyerahkan pada harga pasar, dan rakyat kecil menjadi korban. Kaum pemilik modal sudah mulai menguasai alam beserta isinya. Bersyukur kita, para pendiri Republik sudah menyediakan benteng dalam menghadapi liberalisasi pasar yaitu UUD 1945 Pasal 33 ayat 3 berbunyi, “Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara, dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat”, sehingga peraturan perundangundangan yang bertentangan dengan Pasal 33 UUD 1945, bisa dinyatakan batal demi hukum. Pemerintahan Joko WidodoJusuf Kalla dihadapkan pada gerakan neoliberalisme. Wacana revolusi mental tidak akan berdaya dan bermakna dalam menghadapi gerakan neoliberalisme, jika tidak berpijak pada nilai-nilai Pancasila yang dilahirkan pada tanggal 1 Juni 1945. Mental penyelenggara negara harus direvolusi terlebih dulu, baru kemudian merevolusi mental rakyatnya, karena tradisi masyarakat Indonesia adalah patron client, artinya bergantung pada pemimpinnya. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Aksi Begal Harus Segera Dibasmi SUDAH dua puluh tahun lebih saya sebagai warga Ibukota Jakarta merasakan semakin hari Jakarta semakin tidak aman. Sepertinya aksi kejahatan semakin nyata dilingkungan kita warga Jakarta. Para pemimpin sibuk memperbaiki citranya sementara rakyat terus menjadi penonton yang dibodoh-bodohi oleh berita yang bersifat pengalihan dari suatu kenyataan. Rakyat ingin hidup aman dan makmur sesuai dengan amanat UUD 1945 dan cita-cita proklamator tercinta. Di negeri ini kejahatan ada dimana-mana. Di gedung-gedung para aparat pemerintahan sampai di gang-gang becek yang sempit. Semua itu terjadi karena Ummat Islam yang masih menjadi mayoritas dijauhkan dari agamanya, dijauhkan dari ajaran-ajarannya

yang benar, dan disusupi oleh berbagai aliran baru seperti JIL yang menyesatkan. Semua berdampak pada berbagai macam persoalan sosial. Diantaranya adalah sex bebas, Hamil diluar nikah, Aborsi, Penggunaan Narkoba, Miras, aksi begal, Geng motor dan banyak hal yang rusak semua itu dilakukan oleh anak-anak remaja atau lebih tepatnya ABG (Anak Baru Gede) sekitar usia SMPSMA. Semua ini menjadi beban pikiran kita yang sudah bisa melihat kebenaran. Orang-orang yang sudah menjadi dewasa marilah kita bimbing orang-orang terdekat kita agar bisa memahami tentang jalan hidup yang benar. Saul Arkani Tanjung Duren, Jak-Bar

Selamatkan Generasi Muda Indonesia dari Kebodohan PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang

sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel

Kesenjangan Dibiarkan Berlarut PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis

dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 3 Juni 2015

6

Timnas U-23

Dipermalukan Myanmar JAKARTA - Tim nasional Indonesia U-23 dipermalukan Myanmar saat mengawali laga SEA Games 2015 di Singapura. Garuda Muda takluk 2-4 dan membuat langkah ke babak berikutnya terasa berat. Dalam pertandingan di Stadion Jalan Besar, Singapura, semalam, gol pembuka diciptakan pada menit 21 atas nama Thura Shine. Berawal dari tusukan Kaung Sat Naing dari sisi sayap kiri, Shine bisa melepaskan satu sepakan terarah dari dalam koyak penalti timnas U-23. Myanmar menambah gol 17 menit kemudian, berawal dari satu sepakan bebas dari sisi kanan lapangan timnas U-23, Muhammad Natshir gagal mengantisipasi bola dengan sempurna. Si Thu Aung bisa menyerobot bola dengan sun-

dulan kedua hingga berbuah gol kedua untuk Myanmar. Di menit 45, timnas U-23 mampu mendapatkan peluang. Tapi, sepakan dari Adam Alis masih bisa diblok oleh pemain belakang Myanmar. Di masa injury time, timnas U-23 bisa memperkecil ketertinggalan. Gol itu dilesakkan oleh Muhammad Abduh Lestaluhu. Dia menciptakannya lewat satu sepakan kaki kiri dari sisi kanan kotak penalti Myanmar. Hansamu Yama melakukan blunder di menit 55. Kesalahan itu berujung pada gol ketiga Myanmar yang dicetak oleh Thu Aung. Dengan mudah pemain nomor pungung 5 itu menceploskan bola ke gawang yang dikawal oleh Natshir. Myanmar menambah gol di menit 66 lewat Kyaw Zin Lwin.

Prosesnya berasal dari sebuah tendangan bebas, yang dibuang dengan kurang sempurna oleh barisan pertahanan timnas U-23. Zin Lwin yang berdiri bebas bisa mencetak gol. Timnas U-23 pun sementara ketinggalan 1-4. Ahmad Noviandani membawa timnas U-23 memperkecil kedudukan di menit 70. Dia menjebol gawang Myanmar dengan sepakan jarak dekat . Di menit 88, timnas U-23 mendapatkan peluang. Sial, sepakan Adam Alis masih melayang jauh dari atas mistar. Dengan hasil ini timnas U-23 ada di posisi lima Grup A SEA Games 2015, karena belum mampu mengumpulkan poin. Sementara itu, Myanmar ada di posisi pertama dengan raihan tiga angka. (ant)

Suluh Indonesia/ap

GOL PENGHIBUR - Pesepak bola Indonesia Muhammad Abduh Lestaluhu (kedua kiri) berlutut saat berhasil membobol gawang tim kesebelasan Myanmar dalam pertandingan putaran I Sepak Bola Sea Games ke-28 di Stadion Jalan Besar, Singapura, kemarin. Ini merupakan gol penghibur karena Indonesia dipaksa menyerah 2-4 dari Myanmar.

Kemenpora Berharap Persoalan

Kelembagaan Tak Korbankan Atlet

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga berharap persoalan kelembagaan pengurus pusat atau pengurus besar cabang olahraga tidak lagi mengorbankan atlet-atlet yang turun dalam kompetisi internasional, termasuk Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) 2015. “Menurut saya, persoalan yang terjadi pada tenis meja menjadi pembelajaran bagi kita semua. Kami ingin semua berjalan sesuai regulasi yang ada sehingga tidak muncul persoalan sebelum bertanding,” kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi

Olahraga Djoko Pekik Irianto di sela-sela pelepasan 11 cabang olahraga untuk SEA Games 2015 di Jakarta, kemarin. Djoko Pekik mengatakan mental para atlet yang akan mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional harus dijaga, apalagi jika atlet-atlet itu berpotenis meraih medali. “Persoalan pada cabang tenis meja itu adalah dampak persoalan kelembagaan. Semestinya persoalan kelembagaan tidak mengorbankan atlet. Jangan sampai ada pemboikotan dari satu pihak sehingga semua atletnya tidak diberangkatkan,” katanya. Atlet-atlet potensial, lanjut

Djoko Pekik, ADALAH mereka yang mempunyai peluang untuk menyabet medali pada nomor-nomor pertandingan cabang olahraga dalam kompetisi internasional yang perlu dipastikan keberangkatannya. “Harapan kami, persoalan itu tidak terjadi pada cabang lain. Pada cabang olahraga berkuda, kami berharap dapat meraih posisi kedua,” katanya. Sebelumnya, atlet tenis meja Yon Mardiono tidak dapat mewakili tim tenis meja Indonesia pada nomor tunggal putra SEA Games 2015 menyusul persoalan dualisme kepengurusan Pengu-

rus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) pimpinan Marzuki Alie dan PTMSI pimpinan Oegroseno. Yon Mardiono yang merupakan atlet tenis meja di bawah kepengurusan Marzuki Alie tidak terakreditasi oleh panitia SEA Games 2015 Singapura meskipun telah menjalani pemusatan pelatihan nasional sejak Januari 2015. yang merupakan atlet tenis meja di bawah kepengurPosisi Yon Mardiono kemudian digantikan oleh Gilang Ramadan Ramadhan yang merupakan atlet tenis meja di bawah kepengurusan Oegroseno. (ant)

Manajemen Persegres Minta

Format Kepastian Kompetisi Kemenpora

GRESIK - Manajemen Persegres Gresik United (GU) minta kepastian format kompetisi yang akan digulirkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebab sebagian besar klub masih menunggu kejelasan adanya kabar kompetisi tersebut. “Saat ini kami masih belum tahu gambaran kompetisinya seperti apa, dan sebagian besar klub juga masih menunggu,” ucap Sekretaris Persegres GU Hendri Febry di Gresik, Jawa Timur, kemarin. Beberapa hal yang menjadi pertanyaan sebagian besar klub adalah bagaimana persiapan perangkat pertandingan yang akan menjalankan kompetisi tersebut. “Salah satu yang kami pertanyakan bagaimana persiapan perangkat pertandingan termasuk soal wasit, apakah Kemenpora punya wasit, dan siapa saja yang ikut kompetisinya,” katanya.

PP PCI Fokus

Kembangkan CricketLewat Sekolah JAKARTA - Untuk terus memasyarakatkan cabang olahraga cricket, pihak Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI) akan merangkul sekolahsekolah. Cara ini dilakukan, setelah melihat langkah yang dilakukan Pemprov dan Pemkab PCI Badung, Bali, dengan melakukan terobosan pembinaan dan pembibitan prestasi atlet melalui jalur sekolah mulai tingkat SD, SMP dan SMA yang diwujudkan dalam Porsenijar (Pekan Olahraga dan Seni Pelajar) di Kabupaten Badung, Bali April lalu. “Tentu contoh seperti itu patut diikuti daerah lain yang kini sudah memiliki Pemprov PCI di 17 Provinsi. Bila pemasalan dan pembibitan atlet cricket sudah digelar mulai tingkat sekolah, baik SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, maka akan lahir atlet-atlet nasional yang berprestasi nantinya,” ucap Sekjen PP PCI, Arsyad Achmadin kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/6). Dirinya menilai pembinaan dan pembibitan atlet di setiap Provinsi hendaknya harus diterapkan dengan menggelar kejuaraan, sehingga para murid berminat menekuni olahraga cricket langsung mengetahui permainan tersebut. “Pada perhelatan di Bali beberapa waktu lalu langsung mempertandingkan di empat nomor yaitu super 6, super 8, T20 dan traditional,” ujarnya. (pts)

Sebab, selama ini seluruh perangkat pertandingan termasuk tim pengawas adalah milik PSSI, dan legalitas perangkat juga diakui federasi sepak bola dunia (FIFA). “Saat ini, Indonesia sudah disanksi FIFA, jadi pasti kompetisinya tidak diakui dan tidak dibolehkan ikut kompetisi internasional,” ucapnya. Sementara itu, Manajemen Persegres saat ini masih meliburkan seluruh pemainnya, yakni sejak 3 Mei 2015, dan rencana mulai berkumpul pada September 2015 untuk persiapan kompetisi tahun depan. Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi berjanji segera menggulirkan kembali semua kompetisi sepak bola di Tanah Air. Selain itu, Kemenpora juga mengklaim bertanggung jawab atas dijatuhkannya sanksi oleh FIFA kepada PSSI dengan melakukan sejumlah langkah strategis. (ant)

Ajang Piala AFF Terancam Batal di Indonesia JAKARTA - Status Indonesia menggelar sejumlah turnamen internasional terancam gagal digelar, setelah lahir sanksi dari FIFA untuk PSSI, hingga waktu yang tidak ditentukan, tergantung pencabutan SK Pembekuan. Sejauh ini, Indonesia mendapatkan amanah menjadi tuan rumah untuk tiga turnamen Piala AFF, yaitu U-16 yang akan digelar di Solo, 27 Juli-7 Agustus, kemudian Piala AFF U-19 di Sidoarjo pada 22 Agustus-4 September dan Piala AFF Futsal, 8-18 Oktober 2015. Selain itu, Indonesia juga terancam batal menggelar laga kualifikasi Piala Dunia 2018, masing-masing bertandang lawan Taiwan, 11 Juni dan menjamu Irak di Jakarta, 16 Juni. Sekjen PSSI Azwan Karim menyatakan, pihaknya menyerahkan masalah ini kepada AFC. PSSI hanya berharap sanksi dari FIFA

segera dicabut agar status tuan rumah tetap dipertahankan. “PSSI akan berkomunikasi Menpora Imam Nahrawi supaya SK Pembekuan PSSI segera ditarik. Apalagi, berdasarkan putusan sela yang dikeluarkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), SK Menpora dianggap tidak berlaku. Jadi peluang menjadi tuan rumah masih ada sejauh ini,” ucap Azwan kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Rencananya, bentuk komunikasi yang akan dilakukan dengan Menpora berbeda dengan cara-cara sebelumnya, yaitu dengan menghadirkan perwakilan FIFA dan AFC, sehingga Menpora bersedia duduk bersama ketika utusan dari FIFA dan AFC datang ke Tanah Air. “Kami akan mengundang FIFA dan AFC datang ke sini. Kami ingin mereka membantu agar sanksi Indonesia bisa segera dicabut,” ucapnya. Sementara itu, timnas senior yang dijadwalkan men-

jalani training center (TC) untuk persiapan Kwalifikasi Piala Dunia 2018 dibatalkan, walau sebelumnya pelatih kepala skuad Garuda, Pieter Huistra sudah mengumumkan 25 pemain untuk melakoni TC pada awal bulan ini. “Sepertinya training center tidak bisa dihelat. Padahal sudah ada ada 25 orang pemain yang sudah saya siapkan untuk menjalani latihan. Lantaran situasi seperti ini, saya hanya bisa katakan maaf kepada semua pemain,” ujar Huistra. Dirinya berharap kisruh sepak bola Indonesia segera berakhir dan sanksi FIFA bisa dicabut. “Tentunya saya harapkan hal ini tidak berlarut-larut terjadi, kasihan para pemain sepak bola Indonesia saat ini. Yang saya tahu dari pemberitaan media, mereka ada yang bermain sepak bola di kampung-kampung,” tambahnya. (pts)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 3 Juni 2015

7

Kejaksaan Periksa

Mantan Ketua Sepak Bola Brazil RIO DE JANEIRO - Kejaksaan Brazil telah melakukan pemeriksaan terhadap Ricardo Teixeira, mantan ketua konfederasi sepak bola negara tersebut (CBF) atas dugaan berbagai kasus seperti pencucian uang dan penipuan, kata pejabat berwenang, Senin (Selasa WIB). “Investigasi dilakukan secara diam-diam antara 2009 dan 2012, kata Marcelo del Negri, jurubicara pemerintah federal Brazil. Polisi federal menemukan bahwa antara tahun tersebut Teixeira yang memimpin CBF selama 23 tahun, memindahkan dana sebesar 464 juta reais (147,3 juta dolar AS) melalui rekeningnya. Jumlah tersebut dinilai tidak wajar, tulis majalah beritaa Epoca yang mendapat data dari sumber kepolisian. Teixeira, 67, meletakkan jabatannya di CBF pada 2012, di tengah-tengah tuduhan korupsi. Penyelidikan polisi itu sendiri sudah rampung pada Januari lalu dan telah cukup untuk mempidanakan Teixeira. Kini tergantung kejaksaan apakah akan menindaklanjuti laporan polisi atau tidak. Pada 2009 hingga 2012 Teixeira juga menjabat sebagai ketua panitia Piala Dunia 2014. Laporan polisi bocor ke media di tengah-tengah berita skandal FIFA dimana tujuh pejabat penting badan sepak bola dunia itu ditangkap, termasuk pengganti Teixeira di CBF Jose Maria Marin. (ant)

Safarova Melenggang

Ke Semifinal Prancis Terbuka Suluh Indonesia/ap

DIDUGA TERLIBAT KORUPSI - Laporan New York Times menyebutkan Sekjen FIFA Jerome Valcke, orang kepercayaan ketua FIFA Sepp Blatter, telah menyetujui pembayaran ke sebuah rekening yang dikendalikan Warner. Karena itulah, Jerome Valcke diduga terlibat kasus korupsi yang melanda FIFA.

Sekjen FIFA

Diduga Terlibat Suap Afsel

dok

PARIS - Lucie Safarova dan pukulan forehand kerasnya terbukti menjadi senjata potensial pada Prancis Terbuka pada Selasa, ketika petenis Ceko itu membuka jalannya ke semifinal dengan kemenangan 7-6 (3), 6-3 atas Garbine Muguruza asal Spanyol. Sehari setelah menyingkirkan juara 2014 Maria Sharapova, unggulan ke-13 itu tampil gemilang di Lapangan Suzanne Lenglen, dan melepaskan pukulan-pukulan groundstroke sulit dihalau lawannya untuk mencapai empat besar di Paris untuk pertama kalinya. Pukulan kemenangan berupa backhand menyilang dari Sharapova mengakhiri set pertama, dan ia memastikan kemenangan melalui pukulan backhand ke dekat garis lapangan. Safarova, yang berupaya menjadi petenis kidal pertama yang meraih kesuksesan di turnamen lapangan tanah liat utama sejak Monica Seles pada 1992, akan menghadapi juara 2008 Ana Ivanovic untuk memperebutkan tempat di final Sabtu. Mantan juara Ana Ivanovic tampil brilian dan agresif saat ia menaklukkan unggulan ketujuh asal Ukraina Elina Svitolina dengan skor 6-3, 6-2 pada Selasa untuk melaju ke semifinal Prancis Terbuka. Petenis Serbia itu, yang mengangkat Piala Suzanne Lenglen pada 2008, mengatasi kondisi berangin untuk menyiapkan pertemuan dengan Garbine Muguruza asal Spanyol atau Lucie Safarova dari Ceko. Ivanovic mengendalikan permainan sejak awal dan tidak pernah membiarkan lawannya yang merupakan unggulan ke-19 itu menampilkan permainan terbaiknya di Lapangan Philippe Chatrier. Ia mengakhiri pertandingan yang berlangsung berat sebelah ini dengan match point ketiganya, melalui pukulan forehand. (ant)

ZURICH - FIFA mengakui pernah memproses pembayaran sebesar 10 juta dolar dari Afrika Selatan kepada seorang oknum pejabat badan sepak bola dunia itu. Diduga Sekjen FIFA Jerome Valcke ikut terlibat dalam kasus tersebut, namun buru-buru dibantah. FIFA mengatakan, seorang mantan ketua komisi keuangan yang tahun lalu telah meninggal dunia, Julio Grondona asal Argentina, menguasakan pembayaran itu kepada Jack Warner. Warner, satu dari 14 orang yang menjadi tersangka korupsi di AS terkait uang suap senilai 150 juta dolar, saat itu adalah wakil Grondona di komisi keuangan FIFA. Pemerintah Afsel minta FIFA menahan uang yang din-

iatkan untuk panitia Piala Dunia 2010 dan mengirimnya untuk sebuah proyek pengembangan di Karibia yang dijalankan Warner, demikian pernyataan FIFA. Menurut jaksa AS, uang 10 juta dolar tersebut adalah uang suap yang dijanjikan untuk Warner dan dan wakilnya, Chuck Blazer, untuk memastikan Afsel jadi tuan rumah. Pihak Afsel sendiri membantah tuduhan itu. Pernyataan FIFA tersebut sebagai respon atas laporan New York Times bahwa Valcke, orang kepercayaan ketua FIFA Sepp Blatter, telah menyetujui pembayaran ke sebuah rekening yang dikendalikan Warner, yang waktu itu adalah juga ketua Konfederasi Sepak

Bola Amerika Utara, Tengah dan Karibia (CONCACAF). Di pihak lain, Sekretaris Jenderal CONCACAF Enrique Sanz dan dua ofisial sepak bola dari Afrika diskors sementara oleh komite etik FIFA, ketika kejatuhan badan sepak bola dunia itu berlanjut dari penangkapan-penangkapan pekan lalu sebelum kongres tahunan dan pemilihan presiden badan tersebut. Sanz diskors menyusul pemeriksaan yang dilakukan komite etik FIFA dan juga jaksa AS, sedangkan ofisial Asosiasi Sepak Bola Kongo (FECAFOOT) Jean Guy Blaise Mayolas dan Badji Mombo Wantete juga diskors. Presiden CONCACAF Jeffrey Webb dan rekannya Cos-

tas Takkas merupakan sebagian dari tujuh ofisial sepak bola yang ditangkap di Zurich pada Rabu, dua hari sebelum Kongres tahunan FIFA. Mereka ditahan dan akan diekstradisi ke AS dengan dakwaan korupsi. Total, otoritas AS mengatakan, sembilan ofisial dan lima eksekutif media dan promosi olahraga didakwa dengan berbagai kasus yang melibatkan penyuapan bernilai lebih dari 150 juta dolar dalam rentang waktu 24 tahun. Mereka mengatakan penyelidikan mereka mengekspos skema pencucian uang yang rumit, jutaan dolar dalam pemasukan-pemasukan tidak kena pajak, dan puluhan juta akun-akun luar negeri yang dimiliki oleh para ofisial FIFA.

Pada perkembangan lain, anggota dewan FA Heather Rabbats mengatakan dirinya mengundurkan diri dari satuan tugas FIFA melawan rasisme dan diskriminasi dengan dampak yang berlaku secepatnya. “Seperti banyak hal di permainan, saya mendapati bahwa tidak dapat diterima di mana begitu sedikit hal yang telah dilakukan untuk mereformasi FIFA,” kata Rabbatts dalam pernyataannya. “Sudah jelas bahwa terpilihnya kembali presiden Blatter merupakan tantangan terhadap FIFA dan meneruskan perusakan reputasi badan sepak bola dunia, yang terus membayangbayangi dan merongrong semua pekerjaan arena anti rasisme dan di atasnya.” (ant)

Hamburg Pertahankan Rekor Bundesliga BERLIN - Hamburg SV kembali mempertahankan posisi mereka di Bundesliga setelah mengalahkan tim strata kedua Karlsruhe dengan skor 2-1 - dan agregat 3-2 - setelah momen drama luar biasa pada pertandingan leg kedua playoff mereka yang dimainkan pada Senin. Juara Jerman tiga kali itu, satu-satunya klub yang tidak pernah terdegradasi sejak dibentuknya Bundesliga pada 1963, tertinggal 0-1 dan tidak mampu membalas selama 90 menit pada pertandingan di Karlsruhe, sampai pemain internasional Chile Marcelo Diaz mencetak gol melalui tendangan bebas di menit terakhir untuk membuat pertandingan harus diteruskan ke masa pertambahan waktu. Kemudian, dengan adu penalti membayangi di mana waktu hanya menyisakan empat menit, Nicolai Mueller mencetak gol untuk tim tamu, yang memastikan Karlsruhe akan perlu mencetak dua gol untuk

mendapatkan promosi. Akhirnya kiper Hamburg Rene Adler mengunci kemenangan dengan menggagalkan eksekusi penalti Rouwen Hennings, yang diberikan karena terjadi handball, dua menit menjelang masa tambahan waktu usai. Drama itu memastikan sang mantan juara Eropa mempertahankan status membanggakan mereka dengan menjadi satu-satunya klub Bundesliga yang tidak pernah terdegradasi setelah 52 tahun di kompetisi strata teratas, ketika mereka lolos dari ancaman degradasi untuk tahun kedua secara beruntun setelah kembali menjalani musim yang buruk. “Tidak seorang pun menyerah,” papar Mueller, sambil merayakan kemenangan. “Kami melakukannya. Kami masih berada di Bundesliga. Kami memikul banyak beban sepanjang musim dan rasanya hebat untuk melepaskan semuanya dalam beberapa detik sekarang.”

Adler tersenyum, “Saya merasa seperti berusia tiga tahun pada malam. Apa yang kami lakukan dalam enam pekan terakhir merupakan sesuatu yang mengagumkan. Kemenangan dalam semangat tim.” Reinhold Yabo membawa mereka ke ambang degradasi melalui sepakan voli yang membuat Karlsruhe memimpin pada menit ke-78. Hamburg, yang menghuni peringkat ke16 dari 18 tim peserta Bundesliga dalam dua musim terakhir, juga perlu memainkan playoff pada musim lalu untuk dapat bertahan di kompetisi teratas, namun mereka mempertahankan statusnya berkat hasil imbang 11 di markas Gurether Fuerth di pertandingan kedua setelah bermain imbang tanpa gol di pertandingan pertama di Hamburg. Paderborn dan Freiburg terdegradasi ke divisi kedua pada musim di pekan lalu, sedangkan Ingolstadt dan Darmstadt 98 mengamankan promosi ke Bundesliga. (ant)

Suluh Indonesia/ap

CETAK GOL - Para pemain Hamburg SV usai mencetak gol ke gawang Karlsruhe pada pertandingan leg kedua playoff. Hamburg SV kembali mempertahankan posisi mereka di Bundesliga setelah mengalahkan tim strata kedua Karlsruhe dengan skor 2-1 dengan agregat 3-2.

BOGOR

PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 3 Juni 2015

8

HIV/AIDS di Jember

Jangkiti 1.800 Orang

Suluh Indonesia/ant

PERAYAAN WAISAK - Sejumlah bikhu melakukan ritual pindapatta dalam perayaan Waisak 2559 Buddhist Era (BE) di Vihara Dhammadipa Arama, Batu, kemarin. Dalam perayaan Waisak tersebut diadakan penggalangan dana bagi pengungsi etnis Rohingya asal Myanmar.

Terlibat Narkoba

Sipir Lapas Banceuy Dipecat BANDUNG - Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia Kementerian Hukum dan HAM Mualimin Abdi, mewakili Menkumham Yasonna H Laoly memecat petugas lembaga pemasyarakatan (LP) Banceuy Dedi Romady karena kedapatan terlibat peredaran narkoba. ‘’Tadi langsung oleh Dirjen HAM, Pak Mualimin, mengganti baju PDL (Pakaian Dinas Lapangan) dengan batik terhadap saudara DR (Dedi Romady) dengan demikian DR secara resmi kena hubungan disiplin tingkat berat, pemberhentian tidak atas permintaan sendiri,” kata Kepala Divisi Humas Dikretorat Jenderal Pe-

masyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham Akbar Hadi di Jakarta, kemarin. Menkumham sebelumnya melakukan sidak di Lapas Banceuy, Bandung bersama dengan petugas gabungan dari BNNP Jabar, Polrestabes Bandung, Polda Jabar dan Kanwil Kemenkum HAM Jabar. ‘’DR kedapatan membawa sekitar 1 kilogram sabu saat penangkapan di Atrium Senen dan selanjutnya ditemukan 15 paket kecil sabu beserta 778 inex di kediamannya di kompleks Lapas Banceuy,” tambah Akbar. Mualimin mencopot seragam PDL dan baret Dedi berwar-

na biru muda dan menggantinya dengan kemeja batik. Sebelumnya, Dedi selaku staf tingkat 1 golongan B menandangatangi SK pemecatan dirinya dengan Nomor MHH 511 KP 003 Tahun 2015 tentang Hukuman Disiplin yang ditandatangani langsung oleh Menkum HAM Yasonna Laoly. Pencopotan tersebut dilaksanakan pada upacara “Gerakan Ayo Kerja, Kami PASTI” yang merupakan singkatan dari Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovasi dan dilangsungkan serentak di seluruh Indonesia. (ant)

JEMBER - Klinik VCT RSD dr Soebandi Jember gencar melakukan program pencegahan penularan HIV ibu hamil kepada bayi atau janin yang dikandung pasien positif HIV/ AIDS. ‘’Petugas Klinik VCT merawat enam ibu hamil yang menjadi orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) dan kami berusaha agar bayi mereka tidak tertular HIV,” kata Koordinator Klinik VCT RSD dr Soebandi Jember, dr Justina Evy Tyaswati, di Jember, kemarin. Menurut dia, pihak rumah sakit sukses melakukan pence-

gahan penularan HIV dari ibu hamil kepada bayinya sebanyak delapan pasien pada tahun lalu, sehingga angka balita positif HIV dapat ditekan. ‘’Delapan bayi dari ibu yang positif HIV/AIDS sudah diperiksa dan mereka dinyatakan negatif, setelah kedelapan ibu hamil tersebut menjalani sejumlah program intensif dari Klinik VCT,” tuturnya. Ia menjelaskan pencegahan penularan HIV tersebut dapat dilakukan dengan memberikan obat anti virus yang biasa disebut dengan ARV kepada sang

BENGKULU - Setelah dua bulan lebih tidak masuk kerja, Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan kembali berdinas Senin ini, dan langsung menggelar rapat koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah Pemerintah Kota Bengkulu. ‘’Semua sudah jelas, waktu itu dalam keadaan sakit dan itu sudah dilaporkan serta disampaikan, surat dokter ada, bukti medis juga ada,” kata Helmi, di

Bengkulu, kemarin. Usai hari ulang tahun ke296 Kota Bengkulu yang dirayakan pada 17 Maret 2015, Wali Kota Helmi tidak lagi terlihat berdinas, dan diketahui sedang berada di luar daerah. Helmi Hasan dikabarkan sedang dalam keadaan sakit, sehingga harus dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta. Karena itu, dia tidak bisa melakukan aktivitas seperti bi-

inggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSAM Bukittinggi. Sedangkan dua orang anak Kamil, yakni Torikul (11) dan Adinda (9) mengalami luka pada tangan serta kaki yang saat ini masih dirawat di RS Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi. “Seluruh penumpang mobil merupakan satu keluarga. Mereka berasal dari Pekanbaru, Riau, hendak menuju Kota Pariaman dan melintasi jalan layang Aur Kuning, Bukittinggi,” katanya. (ant)

Polda Terus Dalami

PNS Kepri Terlibat Trafficking BATAM - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau terus dalami kasus perdagangan manusia yang dilakukan oleh tersangka NB (57) yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pos dan Telekomiunikasi Pemrpov Kepri. ‘’Tersangkanya masih diperiksa. Kami ingin mendalaminya untuk mencari pihak yang terlibat,” kata Dirsersekrim Umum Polda Kepri Kombes Pol Cahyono Wibowo di Batam, kemarin. NB ditangkap pada 27 Mei 2015 setelah diduga ingin mempekerjakan NN (16) dan FT (34) ke Malaysia dengan dokumen yang dibuat di

Batam serta diduga dipalsukan. ‘’Awalnya pihak Pemprov menyatakan akan memberikan bantuan hukum. Namun sampai saat ini tidak ada pengacara dari provinsi yang datang. Kami yang menyiapkan pengacara untuk mendampinginya,” kata dia. Tersangka, kata dia, dikenakan pasal tentang perdagangan manusia dengan ancaman hingga 15 tahun penjara. Sementara korban akan dipulangkan ke kampung halaman. Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri AKBP Edi Santoso sebelumnya mengatakan, selain

menangkap pelaku juga mengamankan tiket pesawat, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), akta lahir atas nama NN yang diduga dipalsukan dan telepon genggam pelaku. ‘’Korban baru saja tiba di Batam. Namun semua dokumen seperti KTP dibuat di Batam (KTP Batam). Ini menunjukkan bahwa semua dokumen dipalsukan,” kata Edi. Dari pengakuan korban, kata dia, jika korban tidak bersedia berangkat ke Malaysia akan dikenakan denda sebesar Rp15 juta per orang. (ant)

asa di kantor wali kota. Setelah dua bulan lebih di luar kota, Helmi kembali ke Bengkulu pada Sabtu (30/5) sore, dan baru bisa melakukan aktivitas kembali di ruang kerjanya pada Senin ini. Kepala Bagian Humas Kota Bengkulu Salahudin Yahya mengungkapkan, rapat koordinasi yang digelar hari ini terkait keadaan pemerintahan kota dan anggaran. ‘’Ya, selama ini selu-

ruh kegiatan dan anggaran oleh SKPD dilaporkan ke sekretaris daerah. Dan hari ini wali kota ingin tahu langsung dari SKPD, apakah yang dilaporkan sekda kepada dirinya sama atau tidak,” katanya. Sebelumnya, anak Zulkifli Hasan ini dinyatakan buron setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi yang tengah disidik kejaksaan Tinggi Bengkulu. (ant)

SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Tewaskan Tiga Orang kang sebuah truk fuso B 9285 S dikemudikan oleh Ade Zulfita (33). Pengemudi mobil merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tinggal di jalan Garuda Ujung, Tangkerang Tengah, Marpoyan, Pekanbaru. ‘’Truk Fuso tersebut sedang mogok akibat kehabisan bahan bakar minyak, ditabrak dari belakang oleh pengemudi Daihatsu Terios,” katanya. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mobil Terios, ST. M. Kamil dan istrinya Yusmanidar (44) serta satu orang anaknya Hafiz (2) men-

mematikan virus yang ada dalam darah bayi,” katanya. Justina mengatakan bayi yang dilahirkan dari ibu ODHA diharuskan meminum obat ARV secara rutin hanya selama enam minggu, setelah itu pemberian obat anti virus dapat dihentikan. Data di Klinik VCT RSD dr Soebandi Jember tercatat jumlah penderita HIV/AIDS hingga akhir Mei 2015 sebanyak 1.800 orang yang didominasi ibu rumah tangga, kemudian kaum homoseksual, PSK dan pengguna narkoba. (ant)

Wali Kota Bengkulu Kembali Berdinas

Tabrakan di Bukittinggi

BUKITTINGGI - Kecelakaan maut terjadi di Jalan layang By Pass Aur Kuning, Bukittinggi, Sumatera Barat, pada Selasa dini hari, yang menewaskan sepasang suami istri dan satu orang anak. Kepala Unit (Kanit) Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) Polres Bukittinggi Iptu Nofrizal Can di Bukittinggi, Selasa, mengatakan kecelakaan terjadi ketika mobil Daihatsu Terios BM 1065 QB yang dikemudikan oleh ST. M.Kamil (44) datang dari arah Simpang Bypass BMW 2000 menuju arah Simpang Taluak, menabrak bagian bela-

ibu. ‘’Jika ibu hamil itu sudah mengetahui positif terinfeksi virus HIV/IADS, harus minum obat ARV selama enam bulan secara terus menerus pada saat hamil,” ucap Justina. Apabila ibu hamil itu meminum obat anti virus yang diberikan dengan kepatuhan tinggi, ia bisa melahirkan bayinya secara normal tanpa melalui proses operasi sesar. ‘’Bayi yang dilahirkan juga harus segera diberi obat ARV sesaat setelah dilahirkan atau selambat-lambatnya dalam waktu 2x24 jam. Hal tersebut dilakukan untuk

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 03 Juni 2015 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu