Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Selasa, 1 September 2015
No. 157 tahun IX
Pengemban Pengamal Pancasila
Capim KPK Korupsi
Namanya Batal Dirilis JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Victor E Simanjuntak batal menyampaikan nama capim KPK yang disebut-sebut menjadi tersangka oleh pihak Bareskrim Polri. ‘’Jadi ini harus diluruskan, mengumumkan tersangka itu tidak boleh. Itu melanggar hukum. Jadi sampai kapanpun nggak akan pernah saya umumkan nama tersangka,” kata Victor di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Pasalnya menurutnya, kasus capim tersebut sangat sensitif. Padahal sebelumnya pihaknya berjanji akan merilis nama capim tersangka pada Senin. ‘’Saya janji hari Senin sore saya rilis,” kata Victor. Namun Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti kemudian menegur Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso lantaran telah mengatakan ada capim KPK
yang ditetapkan sebagai tersangka kepada media massa. Menurut Kapolri, hasil rekam jejak para capim termasuk temuan capim tersangka seharusnya tidak menjadi konsumsi publik, melainkan hanya untuk internal Pansel KPK saja sebagai penilaian. Kabareskrim Komjen Pol. Budi Waseso mengatakan ada salah seorang capim KPK yang menjadi tersangka karena terlibat suatu kasus. Capim tersebut diketahui merupakan salah seorang dari 19 nama capim yang lolos seleksi capim KPK tahap tiga. Ke-19 nama Capim KPK yang lolos tahap ketiga tersebut, selanjutnya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo sebelum diserahkan kepada DPR untuk menjalani Fit and Profer Test dan menentukan lima pimpinan KPK definitif. (ant)
Jero Wacik Siap Diadili JAKARTA - KPK telah merampungkan berkas perkara penyidikan perkara kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Menteri ESDM Jero Wacik. ‘’Hari ini saya menandatangani pelimpahan perkara saya ke pengadilan. jadi istilah hukumnya P21, sudah selesai. saya terus terang merasa lega dan bersyukur bahwa perkara saya sudah sampai dilimpahkan,’’ kata Wacik di Gedung KPK Jakarta, kemarin. Dengan lengkapnya berkas tersebut, maka tak lama lagi, dirinya akan menghadapi persidangan atas dua kasus dugaan korupsi yang melilitnya. Kepada awak media, sebelum meninggalkan kantor lembaga anti rasuah tersebut, Wacik berharap agar proses persidanganya berjalan singkat. Selain itu,
ia juga berharap agar dirinya dihukum ringan, pasalnya dirinya merasa selalu kooperatif dalam menjalani proses hukum yang menjeratnya. ‘’Saya mohon saya bermohon kepada Tuhan mudah-mudahan proses saya cepat pengadilannya dan diberikan hukuman seringan-ringannya. Kemudian kepada saudara, teman-teman, keluarga, termasuk yang di Bali, mohon doa restunya kepada saya agar saya dihukum seringan-ringannya,” pintanya. Kendati mengaku akan kooperatif, namun ketika disinggung perihal dugaan pemerasan yang disangkakan terhadapanya Jero enggan banyak berkomentar dan meminta awak media menunggu kebenaran dirinya melakukan korupsi atau tidak di meja hijau. ‘’Ya pokoknya tunggu saja di pengadilan,” cetusnya. (wnd)
Suluh Indonesia/ant
LENGKAP - Tersangka korupsi dan pemerasan di Kemenbudpar dan Kementerian ESDM Jero Wacik (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di KPK Jakarta, kemarin.
Wapres Minta
Polisi Pahami Penyebab Konflik
Suluh Indonesia/ant
BERTEMU KAPOLRI - MenkoMaritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kanan) berjabat tangan dengan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti sebelum menggelar pertemuan di Jakarta, kemarin. Pertemuan itu membahas sejumlah isu sektor riil dan ekonomi di bawah kewenangan Menko Maritim.
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla dihadapan para staf dan pimpinan tinggi Polri meminta agar polisi untuk memahami penyebab konflik. ‘’Karena polisi beda dengan tentara, polisi itu melindungi masyarakat, melayani tentu begini harus memahaminya sehingga kita memahami kenapa konflik itu terjadi,” kata Wapres dalam arahannya Kepada Peserta Sespimti Polri Tahun 2015 di Istana Wakil Presiden Jakarta, kemarin. Indonesia, menurut Wapres, masih lebih aman jika dibandingkan negara lain yang masih terjadi kon-
flik seperti Filipina, Thailand, Myanmar hingga kawasan di Timur Tengah. Dalam berbagai kesempatan Wapres mengatakan, kenapa konflik tidak selesai dan berkelanjutan. Secara umum Wapres mengatakan selama 70 tahun Indonesia merdeka, terjadi 15 kali konflik besar yang menimbulkan korban jiwa lebih dari 1.000 orang. Mulai dari pemberontakan Madiun, RMS, DI/TII, Permesta, Poso, Aceh, Papua, Maluku, Timor Timur dan lainnya. Dari 15 konflik itu 10 diantaranya karena ketidakadilan. Pemberontakan Madiun itu
disebabkan ideologi komunis, RMS masih bersifat separatis. Setelah itu Permesta DI/TII. Selebihnya ketidakadilan, kenapa mereka kaya, kemajuan tidak banyak dicapai. Sama dengan Aceh, Poso, Ambon ada ketidakadilan politik, sosial, ekonomi, tambah Wapres. ‘’Inilah tugas kita. Artinya apabila ingin menghindari konflik berarti menjaga keadilan bangsa ini, sehingga kita memahami kenapa konflik itu terjadi,” ujar Wapres. Menurut Wapres banyak orang mengira konflik itu karena agama, namun sebenarnya bukan karena agama tapi lebih kepada ketidakadilan.
Seperti di Aceh, yang dianggap daerah istimewa dan memiliki kekayaan alam tapi tidak diperhatikan. Begitu juga dengan Poso karena tidak ada keadilan politik. ‘’Tapi kenapa timbul agama di belakang itu, karena apabila diikutkan agama orang gampang terlibat dan itu lama selesainya. Kenapa konflik yang tidak ikut agama itu cepat selesai,” katanya. Untuk itu, Wapres mengatakan perlu adanya harmonisasi kehidupan beragama agar konflik tidak terjadi dan berkelanjutan. Gesekan antar TNI dan Polri sering terjadi karena dipicu hal sepele. (ant)
KPK Janji
Tangkap Paslon Politik Uang JAKARTA - KPK tak segan menangkap tangan pasangan calon yang melakukan politik uang dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2015. ‘’KPK sekarang siaga memantau penyelenggaraan Pilkada ini. Kami bersama Bawaslu dan KPU ingin menciptakan Pilkada serentak 2015 sebagai Pilkada yang berintegritas,” kata Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Adnan Pandu Praja, di Gedung KPK Jakarta, kemarin. Untuk memuluskan Pilkada
yang berintegritas itu, KPK meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan jika ada pasangan calon (paslon) yang terbukti melakukan politik uang, terutama di masa kampanye seperti saat ini. ‘’Kami harap masyarakat melaporkannya secara akurat. Selain itu, kami juga buat ‘vcd’ mengenai apa yang kami bahas saat ini dan dibagikan ke para pemangku kepentingan di daerah agar mengerti Pilkada yang berintegritas,” kata dia. Selama ini, dia mengakui
KPK belum menangkap pasangan calon yang terbukti melakukan politik uang. Melalui kesiapsiagaan ini pun ia berharap pasangan calon,partai politik, dan penyelenggara pemilu tak ada yang berani main-main. ‘’Target akhirnya, kepala daerah yang terpilih nanti enggak ada yang tertangkap kami. Pilkada serentak punya posisi strategis menentukan wajah daerah yang akan datang bisa maju atau tidak, bisa melawan korupsi atau tidak. Pilkada adalah kuncinya,” ucapnya. Sementara itu, Komisioner Bawaslu, Daniel Zuhron menuturkan dengan adanya Program Pilkada Berintegritas yang diluncurkan KPK bersama Bawaslu dan KPU menegaskan kalau semakin banyak pihak yang mengontrol keberlangsungan Pilkada serentak ini. ‘’Pilkada tidak lepas dari kontrol. Soal pemilunya iya, soal tindak pidana korupsinya juga iya,” kata Daniel. Data KPK menyebutkan ada 61 kasus korupsi yang menjerat kepala daerah, baik ditingkat provinsi atau kabupaten atau kota. Oleh sebab itu, masya-rakat harus memilih dengan integritas agar terpilih juga orang yang berintegrits sebagai pemimpin. Peringatan ini dimaksudkan agar dalam perjalanan pemerintahan nantinya tidak terganggu akibat kepala daerah terpilih terjerat kasus pidana atau kasus korupsi. Perhelatan Pilkada akan diselenggarakan secara serentak di 269 daerah, yakni sembilan pemilihan gubernur dan 260 pemilihan bupati atau wali kota. (ant)
Suluh Indonesia/ade
PENGGENANGAN JATI GEDE - Sejumlah demonstran dari Serikat Front Perjuangan Rakyat berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta kemarin. Dalam aksinya mereka mendesak pemerintah untuk menunda penggenangan waduk Jatigede hingga masyarakat yang terkena dampak dapatkan ganti rugi serta menolak pemindahan warga yang dilakukan secara paksa.
Capim KPK Tersangka
Presiden Tak Akan Intervensi JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan melakukan intervensi dalam proses hukum yang dihadapi salah seorang calon pimpinan KPK. Presiden sepenuhnya menyerahkan proses capim KPK bersangkutan kepada aparat kepolisian. ‘’Kami tidak ingin intervensi dalam proses hukum kepada siapapun, dan itu adalah ranah
hukum, saya sampai hari ini tidak tahu (siapa yang jadi tersangka, red). Saya yakin Bapak Presiden dalam persoalan-persoalan itu tidak ingin ikut campur, karena itu urusan penegakan hokum,” katanya di Jakarta, kemarin. Pramono mengajak publik menunggu pengumuman dari Bareskrim perihal nama capim yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu. Rencananya, hari ini Presiden Jokowi dijadwalkan akan me-
nerima pansel capim KPK yang disebut-sebut akan menyerahkan delapan nama yang dinyatakan lolos dalam seleksi Pansel. Delapan nama tersebut disaring dari 19 capim yang mengikuti seleksi wawancara beberapa hari lalu. ‘’Mengenai nama-nama tentunya akan dibuka secara resmi besok, dan seperti komitmen kami berulang kali, pemerintah dalam hal ini Presiden dan juga jajaran menteri sama sekali tidak ingin melakukan intervensi dan
menunggu secara langsung secara final mengenai namanama tersebut,” tegasnya. Karena itu, kalau ada yang berspekulasi sudah ada nama-nama yang beredar, Seskab menegaskan belum ada. Nama yang resmi, menurut dia baru besok diterima oleh Presiden Jokowi. Tetapi yang jelas, catatan rekam jejak capim KPK yang diberikan oleh pansel KPK itu berasal dari berbagai sumber. (har)
K ta
Suluh Indonesia, Selasa 1 September 2015
2
Kilas PKL JIC Ditertibkan PEMPROV DKI Jakarta berencana melakukan penertiban terhadap PKL yang banyak berjualan di kawasan Jakarta Islamic Center (JIC), Koja, JakUT. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin mengatakan, karena rencananya, JIC itu mau dijadikan sebagai salah satu kawasan wisata di Jakarta. Makanya, semua PKL harus ditata ulang. Menurut dia, setelah ditertibkan, rencananya, di kawasan JIC akan dibangun pusat jajanan kuliner seperti yang ada di kawasan wisata Monas, yaitu Lenggang Jakarta. Kalau sudah jadi tempat wisata, akan lebih baik kalau tempat jajannya juga ditata rapi. Sehingga, para pengunjung bisa berwisata sambil menikmati kuliner dengan nyaman. Terkait rencana tersebut, dia pun mengaku telah memberikan instruksi secara langsung kepada Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI untuk menertibkan PKL. (kmb)
Mustahik Terima Bantuan BADAN Amil, Zakat, Infak dan Sedekah (Bazis) Jakarta Pusat kembali menyalurkan bantuan untuk ribuan mustahik. Total dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang disalurkan mencapai Rp 736.750.000. Bantuan tersebut diberikan kepada 560 anak yatim masing-masing sebesar Rp 500 ribu, 580 kaum dhuafa Rp 600 ribu, 40 guru honorer Rp 750 ribu, 100 guru TPA/TPKA Rp 750 ribu dan 5 guru mengaji Rp 750 ribu. Mangara Pardede, Wali Kota Jakarta Pusat di Masjid Al-Fauz di Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunaikan ZIS, sehingga ZIS Jakarta Pusat dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Mangara juga mengapresiasi camat dan lurah yang telah berusaha mengumpulkan ZIS dari masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan agar dimanfaatkan sebaik mungkin. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
ERETAN KALI ANGKE - Sejumlah warga dan kendaraan milik mereka menaiki perahu eretan untuk menyeberangi Kali Angke di Kapuk, Jakarta Barat, kemarin. Masyarakat di kawasan tersebut masih mengandalkan jasa penyeberangan perahu eretan karena dapat mempersingkat waktu dan jarak tempuh dari wilayah Kapuk, Jakarta Barat menuju Muara Angke, Jakarta Utara dan sebaliknya dengan tarif Rp2.000 sekali penyeberangan.
Terlibat Pungli
12 Jukir Dipecat
Dua Manula Tewas AKIBAT terlalu banyak menghirup kepulan asap kebakaran, pasangan suami istri, Cristiyono (61) dan Martha Yuliani (59), ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Bukit Duri Barat, Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, kemarin. Informasi yang dikumpulkan, diduga lupa mematikan kompor saat menghangatkan sayur, kediaman Cristiyono-Martha, sekitar pukul 00.30, dilalap si jago merah. Saat api mulai membakar rumah, keduanya diketahui sudah terlelap. Ani (39), salah satu saksi mengatakan, warga kemudian meminta bantuan pemadam kebakaran. Menurut Ani, setelah api berhasil dipadamkan, warga dan petugas pemadam menemukan dua korban sudah terbujur kaku. Keduanya diduga kuat meninggal dunia setelah menghirup asap tebal, karena tidak ditemukan tanda-tanda terbakar di tubuh korban. (kmb)
JAKARTA - Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta telah memberhentikan 12 petugas parkir yang terlibat pungutan liar (pungli). Mereka yang dipecat diketahui bertugas di tiga lokasi parkir on street di Jalan Sabang (Jakarta Pusat), Jalan Boulevard Kelapa Gading (Jakarta Utara) dan Jalan Falatehan (Jakarta
Selatan). ‘’Di Jalan Sabang itu sudah dipecat ada empat orang, Jalan Boulevard Kelapa Gading sekitar enam dan Jalan Falatehan dua orang,” kata Sunardi Sinaga, Kepala UP Perparkiran Dishubtrans DKI Jakarta, kemarin. Sunardi menyampaikan, saat ini para operator Terminal Parkir Elektronik (TPE) di tiga lokasi parkir tepi jalan, telah
membuat standar operasional prosedur (SOP) bagi para juru parkir. Di dalam SOP tersebut dijelaskan, para jukir yang kedapatan melakukan pungli di lapangan akan langsung dipecat. ‘’Jadi sekarang operator bikin SOP. Yang ketangkap terima duit, dipecat. Para jukir yang tidak†bekerja tapi terima gaji bulanan juga dipecat,” tegas Sunardi.
Menurut Sunardi, para jukir TPE yang telah digaji sebesar Upah Minimum Provinsi (UMP), seharusnya dapat mengarahkan masyarakat untuk membayar parkir di mesin parkir elektronik. Selain itu, mereka juga ditugaskan mengecek pengendara yang tidak membayar parkir agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari transaksi parkir tinggi. ‘’Kalau pendapatan parkir tinggi,
nanti gaji mereka (jukir, red) bisa kita kasih dua kali UMP. Nah ini kan pendapatan parkir kita masih rendah, belum sesuai†harapan, makanya masih digaji satu kali UMP,” tandasnya. Sementara itu, Terminal Parkir Elektronik (TPE) on street atau parkir tepi jalan di sejumlah titik di Jakarta telah membuahkan hasil. (kmb)
Kantor Kecamatan
Layani Bayar Pajak Kendaraan JAKARTA - Untuk meningkatkan pelayanan kepada warga, Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta akan membuka pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di kantor kecamatan di ibukota mulai 1 September 2105. Untuk tahap awal, pelayanan tersebut akan dilakukan di lima kantor kecamatan. Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Agus
Bambang Setiowidodo mengatakan, untuk tahap awal, pelayanan akan dilakukan di lima kantor kecamatan yakni, Kecamatan Kemayoran (Jakarta Pusat), Kecamatan Penjaringan (Jakarta Utara), Kecamatan Kebon Jeruk (Jakarta Barat), Kecamatan Pasar Minggu (Jakarta Selatan), dan Kecamatan Pulogadung (Jakarta Timur). ‘’Untuk selanjutnya secara bertahap kami berencana membuka pelayanan di seluruh
kantor Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Kecamatan di seluruh wilayah DKI Jakarta,” ujar Agus usai mengikuti Rapim di Balai Kota Jakarta, kemarin. Dikatakan Agus, nantinya pelayanan yang akan diberikan yakni, pengesahan STNK dan pembayaran PKB khusus untuk orang pribadi yang memiliki masa jatuh tempo satu tahun. ‘’Untuk wajib pajak badan atau perusahaan atau wajib pajak yang memiliki masa
jatuh tempo lebih dari satu tahun tetap dilaksanakan di Kantor Samsat Induk,” katanya. Kabid Perencanaan dan Pembangunan, DPP DKI, Edi Sumantri menambahkan, terkait pelayanan itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar memanfaatkan ruangan yang tersedia dan fasilitas tertentu yang ada di kecamatan. (kmb)
Parkir on Street
Upaya Dongkrak Pendapatan Pajak JAKARTA - Terminal Parkir Elektronik (TPE) on street atau parkir tepi jalan di sejumlah titik di Jakarta telah membuahkan hasil. Bukan hanya dapat mengurangi kemacetan, namun penerapan TPE juga berhasil menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta. Kepala Unit Pengelola Tekhnis (UPT) Perpakiran, Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI, Sunardi Sinaga mengatakan, pemasukan PAD dari transaksi perparkiran TPE sangat signifikan. Seperti di Jalan Agus Salim, transaksi parkir per hari meningkat dari semula Rp 500 ribu menjadi Rp 12 juta setelah diterapkannya TPE. ‘’Terus di Jalan Boulevard Kelapa Gading dari Rp 4,7 juta per hari, saat ini transaksi parkir di atas Rp 40 juta. Kemudian di Jalan Falatehan, dulu Rp 280 ribu sekarang Rp 6-7 juta perhari,” ujarnya di JAkarta, kemarin. Menurut Sunardi, dari 12.281 Satuan Ruang Parkir (SRP) on street se-DKI pendapatan parkir di 2014 hanya sekitar Rp 7,8 miliar per tahun. Diperkirakan jika seluruh SRP diterapkan TPE, PAD dari parkir on street DKI bisa menembus Rp 300 miliar per tahun. ‘’Kalau kita pasang TPE di 12.281 SRP itu, setahun mesti-
nya ada transaksi parkir Rp 300 miliar. Anggap saja di 12.281 SRP, kendaraan parkir 14 jam dikali Rp 5 ribu kemudian dikali 365 hari,” katanya. Untuk mewujudkan itu, Sunardi mengaku, tengah beru-
saha agar TPE dapat diterapkan di 12.281 SRP on street yang ada di Jakarta. Salah satunya, dengan melakukan lelang investasi untuk mencari operator TPE yang terbaik di Badan Pengelola Keuangan
dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta. ‘’Sekarang lagi berproses di BPKAD. Nanti siapa operator pemenang itulah yang bakal kita pakai untuk koordinasi lebih teknis,” tuturnya. (kmb)
Suluh Indonesia/ant
PEMBONGKARAN STADION - Pekerja membongkar Stadion Lebak Bulus untuk pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Stadion Lebak Bulus, Jaksel, kemarin. Stadion Lebak Bulus dibongkar untuk mempercepat proses pembangunan depo MRT.
Gubernur Minta
Kepulauan Seribu Kembangkan Budidaya Ikan GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu agar lebih menggalakkan dan mengembangkan budidaya ikan.
Suluh Indonesia/ant
RENCANA PEMBONGKARAN BUKIT DURI - Warga mencuci pakaian di depan rumah mereka di kawasan Bukti Duri, Jakarta, kemarin. Setelah membongkar kawasan Kampung Pulo, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana membongkar kawasan Bukit Duri.
Menurut Ahok, sebaiknya budidaya ikan di Kepulauan Seribu lebih dikembangkan lagi. Saya yakin budi daya ikan di Kepulauan Seribu pasti akan berhasil. Ia mengaku, sudah instruksikan Bupati Budi Utomo untuk menindaklanjutinya. Menurut pria yang lebih akrab disapa Ahok seharihari itu, apabila budi daya ikan di wilayah Kepulauan Seribu lebih dikembangkan lagi, maka perekonomian warga setempat juga akan ikut meningkat. ‘’Kalau kita
cermati lagi, sebetulnya potensi perikanan di Kepulauan Seribu itu sangat besar. Jadi, kalau lebih digalakkan dan dikembangkan, pasti akan meningkatkan perekonomian warga yang ada disana,” ujar Ahok. Meskipun demikian, dia menuturkan budi daya ikan tersebut bukan berarti bagi-bagi kavling kepada para nelayan. Karena, sambung dia, jika kavling usaha budi daya itu dibagibagikan, dikhawatirkan akan dijual oleh nelayan. ‘’Budi daya ini bukan bagi-bagi kavling, karena takutnya nanti malah di-
jual kembali oleh nelayan. Makanya, konsep yang akan diterapkan nanti adalah konsep bagi hasil,” tutur Ahok. Lebih lanjut, dia mengungkapkan konsep yang ditawarkan adalah bagi hasil antara Pemprov DKI Jakarta dengan nelayan dan dengan besaran pembagian 80 persen untuk nelayan dan 20 persen untuk Pemprov DKI. ‘’Akan tetapi, yang 80 persen untuk nelayan itu masih akan kita bagi-bagi lagi, misalnya 20 persen untuk bibit, 20 persen untuk yang kerja, 20 persen untuk keluarga dan 20 persen sisanya untuk asuransi,” ungkap Ahok. Untuk diketahui, selain potensi wisata, Kepulauan Seribu menyimpan potensi perikanan. (kmb)
Metr politan
Suluh Indonesia, Selasa 1 September 2015
3
Revolusi Mental
Bukan Proyek Kementrian Tertentu MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi menegaskan program revolusi mental bukan merupakan sebuah proyek yang didominasi kementerian tertentu di Kabinet Kerja.
mpetisi global yang kuat. Pengamat politik Yudi Latief yang hadir dalam seminar Strategi dan Implementasi Revolusi Mental Aparatur Sipil Negara (ASN) mengimbau agar kata revolusi dalam revolusi mental tidak dilihat sebagai perubahan secara cepat dalam konteks skala waktu. Menurut Yudi, makna kata revolusi dalam revolusi mental dapat dipandang sebagai kecepatan dalam memulai proses perubahan. ‘’Jadi dalam revolusi mental itu yang segera adalah proses memulai perubahannya, sedangkan perubahannya itu sendiri membutuhkan waktu. Mengubah mental orang itu membutuhkan waktu,” terang Yudi.
Menteri Yuddy kala membuka seminar Strategi dan Implementasi Revolusi Mental Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta, kemarin mengatakan, program revolusi mental bukan proyek kementerian tertentu. Ini SDM Aparatur merupakan semangat kita Sebelumnya, Yuddy bersama yang harus digChrisnandi mengatakan erakan seluruh instansi revolusi mental penting ditdan yang utama adalah erapkan untuk mengembalimelakukan perubahan tata kan ruh aparatur negara. kelola pemerintahan men‘’Revolusi mental akan jadi bersih dan baik serta mengembalikan ruh aparadilakukan orang-orang tur negara, sehingga tidak Yuddy Chrisnandi berintegritas. ada yang percuma dalam Yuddy menyampaikan pembangunan,” katanya. kritik masyarakat terhadap birokrasi selama ini Yuddy menyampaikan saat ini pemerintah harus menjadi salah satu landasan dalam im- tengah melakukan perbaikan penataan SDM plementasi revolusi mental khususnya di aparatur pada dua aspek, yaitu aspek promosi dalam birokrasi dan tata kelola pemerintahan jabatan dan rekrutmen. ke depan. ‘’Diharapkan seluruh aktivitas peSejalan dengan kebijakan tersebut, pendidmerintah khususnya pelayanan publik menja- ikan seperti yang dilaksanakan di Sespim Polri di semakin baik,” kata dia. ini dipandangnya sebagai kawah candradimuDia mengingatkan tujuan revolusi mental ka. Dia mengatakan setelah lulus dari sekolah yakni menciptakan karakter bangsa yang kuat, tersebut, seluruh peserta semestinya mampu memiliki kemandirian, kekuatan, berdaya sa- merevitalisasi cara pandang dan niat baik, sering serta kompetensi tinggi menghadapi ko- ta nilai-nilai kepemimpinan. (ant)
Suluh Indonesia/ant
RAPAT KERJA PANSUS RUU MEREK - Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Pansus RUU Merek Desy Ratnasari (kiri) seusai mendengarkan pandangan Fraksi PAN terkait RUU Merek di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Rapat tersebut membahas pandangan fraksi-fraksi dan pengesahan jadwal acara serta mekanisme kerja pembahasan RUU tentang Merek.
Program Pilkada Berintegritas JAKARTA - KPK meluncurkan program Pilkda Berintegritas 2015 guna menghadirkan pilkada yang jujur, adil dan transparan. Menurut Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Adnan Pandu Praja, Senin, kegiatan ini penting sebab penyelenggaraan pilkada rentan tersangkut politik uang. ‘’KPK berupaya membantu menghadirkan penyelenggaraan pilkada yang bersih dan jujur
melalui Program Pilkada Berintegritas,” kata Adnan di Gedung KPK Jakarta, kemarin. Setelah peluncuran, KPK akan mengadakan serangkaian kegitan sosialisasi di sembilan provinisi dan dua kabupaten atau kota antara lain Sumbar, Jambi, Bengkulu, Kepri, Kalteng, Kalsel, Kaltara, Sulut, Sulteng, Kota Surabaya dan Kabupaten Bandung. KPK akan berkoordinasi dengan KPUD, Bawaslu daerah setempat, tokoh dan organ-
isasi masyarakat setempat. Kegiatan sosialisasi akan menyentuh seluruh elemen, baik penyelenggara, pengawas maupun pemilih. Antara lain, Pembentukan Calon Kepala Daerah Berintegritas, Sosialisasi Publik Pilkada Berintegrits serta Sosialisasi Partai Politik Berintegritas. Data KPK menyebutkan ada 62 kasus korupsi yang menjerat kepala daerah, baik di tingkat provinsi atau kabupaten/kota. ‘’Karenanya, masyarakat
harus memilih dengan integritas agar terpilih juga orang yang berintegritas sebagai pemimpin,” kata Adnan. Rangkaian kegiatan ini, kata Adnan bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh faktor terkait Pilkada akan mampu menjujung tinggi nilai-nilai integritas demi terwujudnya seluruh pilkada yang berintegritas. Sehingga mampu menghadirkan kepala daerah yang jujur, amanah. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Selasa 1 September 2015
F OKUS Menekan Kekhawatiran akan Penyimpangan Pembangunan EMBANGUNAN nasional mempunyai akar pada pembangunan daerah. Pemikiran ini seharusnya menjadi daya ikat bagi para elite politik dan pembuat kebijakan di pusat. Bagi negara-negara pluralis seperti halnya Indonesia, pemikiran seperti itu sangat menguntungkan. Pembangunan yang dilaksanakan di daerah sangat bagus apabila dikaitkan dengan potensi budaya serta kekayaan yang ada di daerah bersangkutan. Tentu saja masih berhubungan dengan kebijakan pusat, misalnya dengan memadukan konsepnya untuk pembangunan ekonomi. Prinsip pembangunan pusat di mana pun sama, yaitu memberdayakan warga negara. Membangun sesuai dengan pluralitas itu akan mampu memberdayakan ekonomi warga sesuai dengan tempat tinggalnya. Karena itulah, pilkada yang dilaksanakan serentak pada bulan Desember 2015 ini mempunyai arti penting. Bukan karena ingin memegang kekuasaan atau menarik gerbong partai ke jajaran politik, tetapi memberikan kesempatan kepada calon untuk memahami daerahnya. Dengan demikian, pemahaman akan potensi dan kelebihan daerah harus menjadi patokan utama bagi para kandidat kepala daerah untuk diaduargumentasikan. Pengetahuan ini menjadi pokok dan bahan utama untuk kampanye, lalu masing-masing kandidat mempunyai strategi tersendiri demi mewujudkan pembangunan itu berdasarkan potensi yang ada di daerah. Sekali lagi, tujuannya tidak lain memberdayakan masyarakat daerah demi tujuan nasional. Kata kuncinya terletak pada memberdayakan masyarakat. Apabila diperluas lagi pemahamannya, pemberdayaan masyarakat itu mencakup pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai oleh masyarakat setempat. Dengan keterampilan itulah mereka berkarya, bekerja dan ditopang oleh kepintaran ilmu pengetahuannya. Adanya masalah dengan pasangan tunggal untuk maju pilkada, seharusnya tidak menjadi diskusi yang melebar ke mana-mana. Soal ini dapat ditekan dengan cara berpikir idealis tentang wilayah pluralitas itu. Mungkin akibat politik yang dihadapi oleh para kandidat yang tidak mendapatkan calon itu, terletak pada kesediaannya untuk mundur dua tahun sebelum dilanjutkan lagi pada tahun 2017. Popularitas dan sumber daya politiknya diperkirakan menurun. Tetapi jika dipakai pikiran positif, bagi kandidat yang terpaksa mengundur waktu tandingnya itu, dapat dipakai sebagai upaya memahami secara lebih dalam lagi potensi-potensi daerah yang dimiliki. Dua tahun merupakan waktu yang cukup untuk mengunjungi pelosok daerah, menyapa masyarakat dan kemudian mempelajari wilayah, untuk kemudian menyusun strategi kampanye dengan dasar pengetahuan blusukan. Bagi kandidat lain yang juga bersiap untuk maju, waktu dua tahun ini juga sangat berharga untuk mempersiapkan diri. Jadi, sesungguhnya biarkan saja waktunya berjalan normal tanpa ada ribut-ribut. Banyaknya muncul keributan itu, semakin memperlihatkan adanya kekhawatiran bagi partai politik. Kekhawatiran paling beralasan adalah ketika ada pejabat sementara yang memegang posisi pimpinan selama waktu dua tahun tersebut. Namun, apabila dilihat dari pemahaman pluralitas seperti yang diungkapkan di atas, pejabat baru ini harus tunduk dengan potensi daerahnya untuk melaksanakan pembangunan. Jika ini telah dilakukan, maka kesinambungan pembangunan akan dapat dipelihara dengan baik tanpa harus mengumbar kekhawatiran yang berlebihan. Demokrasi dan pengetahuan politik yang dimiliki masyarakat akan hilang percuma kalau isinya hanya ribut soal kekhawatiran tersebut. Kita berharap banyak kepada para calon pemimpin daerah agar memahami apa yang menjadi tujuan-tujuan idealnya manakala memutuskan menjadi calon pemimpin. Jika tidak sadar akan hal itu, lebih baik mengundurkan diri sejak awal daripada membikin kekacauan di kemudian hari. ***
P
Bang D
el
Polisi batal rilis nama capim KPK yang jadi tersangka korupsi
Sulit dipercaya ...
5
Politik Jangan Seperti Dinamika Pasar PEMIKIRAN paling menarik menjelang pilkada serentak tahun 2015 ini adalah bagaimana “konsolidasi” yang dilakukan oleh penjabat pimpinan di daerah yang harus ditunda sampai 2017. Seperti yang sudah dititahkan oleh undang-undang, bahwa daerah yang hanya mempunyai satu pasangan calon, tidak boleh melanjutkan pilkada dan ditunda sampai 2017. Produk legislatif memang undang-undang. Akan tetapi apabila kemudian produk tersebut justru memancing persoalan di masyarakat, maka yang perlu dimatangkan adalah orang-orang legislatif itu. Salah satu yang membikin khawatir masyarakat dari produk undang-undang ini adalah ketidaknyambungan kebijakan jika kemudian penjabat plt. memegang kekuasaan sampai dua tahun sebelum dipilih pejabat yang baru dan legitimate. Yang dikhawatirkan misalnya, terancamnya Wali Kota Surabaya Trii Rismaharini tidak bisa lagi menjabat sebagai pimpinan di kota buaya tersebut. Ini karena hanya satu pasangan saja yang mencalonkan diri. Kekhawatiran ini boleh-boleh saja terjadi dan demikian juga dengan apa yang mungkin terjadi di kota-kota lain, termasuk Denpasar, Bali. Meski tetap diberikan kesempatan untuk melakukan pembukaan pendaftaran ulang, belum tentu juga akan mampu memberikan solusi. Politik yang amburadul dengan produk hukum yang juga kurang adaptif dengan situasi, membuat demokrasi yang berlangsung di Indonesia mirip dengan pasar loak. Di pasar loak, harga barang bekas bisa terangkat naik, tergantung dari pintar tidaknya sang pedagang merayu pembeli dengan memanfaatkan kompetitor yang ada. Sebaliknya, barang yang berkualitas baik bisa terkunci rapat, tidak laku karena kompetitor suka mendiskreditkan barang bersangkutan. Tukang loak juga pintar berbusa-busa bicara, apa pun yang dipasarkan. Jangan lupa, barang-barang yang terjual di pasar loak ada juga kemungkinannya barang curian. Mirip seperti politisi yang tercuri oleh kekuatan-kekuatan partai tertentu dan kemudian ‘’dipasarkan’’ dengan kekuatan bicara dari para pembual. Lebih parah lagi politisi seperti ini mau-maunya dicuri dan menjadi politisi boneka. Mesti Dipertimbangkan Perihal kekhawatiran tentang tertundanya pembangunan sebagai akibat dari dikendalikannya pembangunan oleh penjabat kepala daerah plt, terdapat dua hal yang mesti dipertimbangkan. Yang pertama adalah aspek keberlanjutan pembangunan itu. Sisi keberlanjutan ini secara umum, seharusnya telah ada di dalam perencanaan yang dilakukan oleh pemimpin sebelumnya. Setiap daer-
Oleh Putu Gde Suandita
ah pasti mempunyai rencana prioritas dalam membangun daerah. Sebuah lembaga saja mempunyai perencanaan, apalagi kemudian lembaga kabupaten atau daerah tingkat II. Karena itu, mengacu pada rencana ini, tidak seharusnya kekhawatiran akan kegagalan tersebut terlalu menjadi perhatian, tidak perlu dilebih-lebihkan. Penjabat baru yang berfungsi transisi, mempunyai kewajiban untuk menjaga pembangunan dan kesinambungan pembangunan yang sudah ada. Alat kontrol yang ada di pemerintahan, seperti kepala dinas mestinya mampu memberikan petunjuk dan penjelasan tentang prioritas yang telah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya. Penyimpangan dari arah perencanaan yang sudah ada sebelumnya, pasti akan merepotkan. Dilihat dari titik ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan apabila sebuah daerah tingkat II harus dikendalikan oleh penjabat sementara. Perencanaan memberikan arah sekaligus metode untuk menjalankan pembangunan ke depan. Jadi, visi dan misi yang digembar-gemborkan oleh calon kepala daerah lima tahun sebelumnya itu, sesungguhnya dapat pula berfungsi di sini, dipakai sebagai patokan pembangunan oleh kepala dinas dan dipakai sebagai metode di masa-masa transisi seperti apa yang terjadi di bebarapa wilayah sekarang ini.
Maka, yang harus dipikirkan ke depan, terutama apabila undang-undang tentang pilkada ini tidak berubah, adalah dengan bersandar kepada kepala dinas yang secara riil menjalankan kebijakan pembangunan di daerah. Mereka harus orang yang benarbenar profesional, mencintai wilayah yang dipimpin, idealis dan tentu saja tidak mata duitan
Persoalan kedua, sekaligus menjadi tantangan bagi setiap daerah yang mengalami hal seperti ini, adalah politik. Di sini politik dipandang sebagai alat perjuangan untuk mencapai tujuan. Kelemahan dari praktik politik di Indonesia bahwa sangat jarangnya kepala daerah yang berasal dari kalangan independen. Sebagian besar dari pimpinan daerah itu (bupati, wali kota maupun gubernur) berasal dari partai politik. Pada sisi lain, partai politik di Indonesia kekurangan biaya sehingga
memungkinkan bagi mereka untuk melakukan manuver dari kesempatan politik yang ada. Pada titik ini, “kekosongan” calon untuk pilkada itu, akan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pengunduran waktu dua tahun pemilihan kepala daerah, dapat dimanfaatkan sebagai batu loncatan untuk mencapai tujuan-tujuan oleh partai politik tertentu. Untuk “kekosongan” di daerah tingkat II, gubernurlah yang akan menunjuk pejabat sementara untuk memimpin daerah tingkat II itu. Ada potensi bagi partai politik yang menjadi kendaraan gubernur itu untuk menempatkan orang-orangnya demi tujuan-tujuan politik tertentu. Dan tujuan politik itu beragam, mulai dari kepentingan partai, ekonomi partai, sampai ke hal-hal yang berkaitan dengan pribadi. Jika ini terjadi, pada akhirnya sangat berbahaya dan kemudian melahirkan praktik politik seperti pasar loak. Dua tahun merupakan waktu yang cukup panjang untuk, misalnya, membangun sebuah proyek besar yang keuntungannya dapat “dibagi-bagi”. Waktu dua tahun juga cukup untuk melakukan pembinaan kepada publik untuk memilih calon pemimpin sesuai dengan apa yang diinginkan oleh partai. Waktu dua tahun juga cukup bagi kekuatan politik untuk menghilangkan reputasi pemimpin sebelumnya sekaligus membangun reputasi baru bagi pemimpin yang dikehendaki partai politik. Maka, yang harus dipikirkan ke depan, terutama apabila undangundang tentang pilkada ini tidak berubah, adalah dengan bersandar kepada kepala dinas yang secara riil menjalankan kebijakan pembangunan di daerah. Mereka harus orang yang benar-benar profesional, mencintai wilayah yang dipimpin, idealis dan tentu saja tidak mata duitan. Idealis dalam hal ini bermakna mempunyai keberanian menentang dan beradu argumentasi dengan pimpinan, termasuk dengan sekretaris daerah. Untuk itulah diperlukan sebuah mekanisme khusus merekrut dan memilih para kepala dinas serta sekretaris daerah. Memberikan tim khusus untuk memilih pejabat-pejabat ini jauh lebih menguntungkan dibanding dengan merekrut berdasarkan kedekatan pribadi. Kedekatan pribadi memiliki kelemahan dasar, di samping tidak berkualitas juga akan mudah dilemparkan apabila terjadi pergantian kepemimpinan di daerah bersangkutan. Apabila para kepala dinas ini sudah menguasai lapangan, maka tidak perlu khawatir pembangunan itu akan tersendat bahkan berbeda arah, apabila pimpinan itu dijabat oleh pejabat pelaksana tugas maupun pejabat yang baru. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Keresahan di Dalam Bus Kota KEBERADAAN para pengamen mengundang rasa kasihan dan miris. Melihat mereka yang rata-rata adalah para anak muda dalam usia yang produktif dan seharusnya bersekolah, kuliah, atau bekerja pada profesi yang lebih layak. mereka harus berkejar-kejaran dengan petugas dan hidup menghadapi tantangan kekerasan di Jalanan. Seiring dengan kerasnya penertiban yang ingin diterapkan Pemda DKI untuk memberantas para pengemis, pengasong, atau pengamen Jalanan. Pemaksaan dengan gaya ala mereka yang seperti preman meminta uang kepada para penumpang membuat rasa takut penumpang bus. Bahkan modus gerombolan or-
ang yang tanpa mengamen tapi langsung meminta uang para penumpang dengan mengaku sebagai mantan narapidana hampir seperti rampok sangat membuat masyarakat penguna jasa bus kota semakin depresi. Hanya karena tak mengangkat tangan saat tak memberi mereka uang sudah bisa menjadi alasan mereka untuk berlaku anarkis. Saya sangat mengharapkan kota Jakarta tak lagi rawan. Di tempat apapun yang sifatnya umum saya harap pemerintah menjamin dan melindungi keselamatan warganya. Semoga saja ada tindakan tegas solusi masalah ini. Rutth Oktavia Kali Bata, Jakarta Selatan
Jangan Terpengaruh Jebakan Kapitalis PRIHATIN menyaksikan anakanak remaja yang masih duduk dibangku SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa dengan gaya hidup yang rusak. Semua itu terjadi karena bangsa Indonesia masih belum mampu untuk menghadapi serbuan ideologi dari pihak ‘asing’. Patokan kesuksesan menjadi sangat sesat dan sempit. Akhlak yang benar dan lurus bukan lagi menjadi tujuan para remaja dan bukan lagi menjadi hal penting yang harus diraih dalam kehidupan remaja saat ini. Sangat kasihan sekali mereka yang sudah menjadi orangtua hanya dapat mengikuti kemauan anaknya agar bisa dianggap tidak ketinggalan zaman. Semua ini adalah salah satu akibat ilmu yang
sangat kurang dalam memahami perubahan zaman. Sehingga serbuan negara-negara adidaya dalam hal pemikiran telah menggusur moral bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi sangat materialistis. Sesuai keinginan negara adidaya dan sekutunya yang menyebarkan paham pemikiran yang sesat itu. Negara ini menjadi semakin miskin bukan hanya karena persoalan dalam negeri yang tak kunjung sembuh namun juga ‘cekokan asing’ yang terus menerus menjejeli para gerasi muda kita agar menjadi ‘bodoh’ dalam menyikapi semua isu dunia yang ada. Alimin Idris Lenteng Agung, Jak-Sel
Kesenjangan Sosial Merusak Kerukunan Bangsa PEMERINTAH harus terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran. Jika dibiarkan meningkat dan tidak cepat ditanggulangi secara sistematis dan terprogram bisa membahayakan, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial dan keamanan yang berakibat bisa terpengaruhnya pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri memiliki peran strategis dalam menyumbang kinerja ekspor. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki banyak para sarjana yang lulus tetapi sulit mendapat kesempatan kerja sesuai bidangnya. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan keterkaitan sektor industri relatif lebih dinamis
dibanding sektor lain. Dan pada akhirnya, sektor industri mampu menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas dibandingkan sektor lainnya. Jadi, persoalan kemiskinan dan pengangguran akan berlanjut, jika tidak terjadi perubahan pola pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebenarnya, peningkatan jumlah pengangguran yang terus terjadi di Indonesia ini, diduga akibat program penanganan yang bersifat sementara. Akibat penanganan yang sementara dan program yang terkesan monoton itu membuat jumlah pengangguran sulit bisa ditekan. Alamsyah K Kampung Melayu, Jakarta Timur
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki (Koordinator), M. Ibrahim, Depok : Rajif Nugroho, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 1 September 2015
6
Jabar Raih
Juara Umum Kejurnas Renang Terbuka
Suluh Indonesia/ant
PIALA PRESIDEN - Pesepak bola PSM Makassar Syamsul Haeruddin (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Gresik United Fitra Ridwan saat pertandingan penyisihan grup D Piala Presiden di Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin. Tuan rumah PSM Makassar menang atas Gresik United dengan skor 3-0 (1-0).
Piala Presiden
Beri Nafas Sepak Bola Indonesia JAKARTA - Ajang Piala Presiden ternyata membawa angin segar bagi sepak bola Indonesia, setelah lama tidak terlaksana akibat pembekuan PSSI oleh Menpora Imam Nahrawi. CEO Bali United, Yabes Tanuri, menilai dengan kualitas yang disajikan perhelatan Piala Presiden, dapat memberikan angin segar yang selama ini belum dirasakan. Ajang ini juga dinilai memberi nafas bagi sepak bola Indonesia. “Dengan adanya Piala Presiden, tentu kami senang sekali, apalagi setelah berhenti lama perhelatan sepak bola, dan ten-
PT LI
Masih Sulit Gelar ISL JAKARTA - Usaha PT Liga Indonesia (PT LI) menggelar kompetisi ISL pada Oktober mendatang kembali terhadang oleh kebijakan perizinan kepolisian. Rencananya pelaksanaan kompetisi ISL 2015/2016 mulai bergulir pada pekan ketiga Oktober 2015, dan telah melakukan beberapa tahapan pada fase persiapan. Untuk itulah, setelah melalui tahapan, PT LI menggelar pertemuan dengan seluruh klub peserta ISL. Dalam pertemuan tersebut PT LI memberikan penjelasan update informasi terkait kepastian kompetisi pada akhir Agustus 2015 yang menyangkut izin pertandingan dari kepolisian. “Proses permohonan perizinan telah disampaikan, namun hingga 30 Agustus 2015, izin dari kepolisian belum kami dapatkan. Proses masih terus berlangsung, menjalin koordinasi dan berinteraksi dengan semua pihak hingga izin pertandingan didapatkan,” ujar CEO PT LI, Joko Driyono di Jakarta, kemarin. Atas permasalahan inilah, membuat rencana jadwal kickoff ISL 2015/2016 tidak bisa dilakukan tepat waktu, dan PT LI harus membuat tahapan perencanaan baru menuju kick-off. Joko menjelaskan, untuk menghindari potensi kerugian di sisi klub serta memperhatikan aspek persiapan teknis, maka jadwal kick-off baru, efektif 6 sampai 8 minggu setelah kepastian perizinan pertandingan diperoleh. “Kita berharap pergeseran ini tidak berlangsung lama. Sehingga kick-off masih bisa kita laksanakan tahun ini atau selambat-lambatnya Januari 2016,” jelasnya. (pts)
tunya masyarakat menyambut baik, khususnya Bali, yang menjadi tuan rumah,” kata Yabes ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Piala Presiden dihelatkan dengan sistem home turnamen yang dibagi 4 grup, yaitu Bandung, Malang, Makassar dan Bali yang menjadi tuan rumah. “Perhelatan Piala Presiden sudah dimulai dengan baik, dan semoga diakhiri dengan baik, sehingga perhelatan ini bisa kembali dihelatkan tahun berikutnya,” tutur Yabes. Selama pembekuan PSSI, tercatat baru ada dua kompeti-
si yang diselenggarakan, yaitu Piala Kemerdekaan yang digagas Tim Transisi, dan Piala Presiden yang digagas Mahaka. Namun dari keduanya, terlihat ada dua perebedaan yang mencolok, dari sisi penyelenggaraan. Dimana Piala Presiden terlihat lebih baik dibandingkan Piala Kemerdekaan. “Kami hanya sebagai tuan rumah penyelenggara, tapi secara penuh itu sudah diatur oleh pihak Mahaka sebagai pengagas,” jelas Yabes. Bali United sendiri berada satu grup bersama Persita Tangerang, Mitra Kukar dan Per-
sija. Pada laga pertama, Bali United menang 3-0 atas Persija, sedangkan Persita bermain imbang dengan Mitra Kukar. Hasil ini mencatatkan Bali United memimpin sementara grup. Laga berikutnya akan dilakukan tanggal 3 September, dimana Bali United akan menghadapi Mitra Kukar, sedangkan Persija akan menghadapi Persita. “Tentu kemenangan pertama membuat kami senang, apalagi lawan yang dihadapi Persija, ditambah Presiden, jadi keberhasilan kami ada dua sisi, yaitu keberhasilan penyelenggaraan dan kemenangan ini,” tegas Yabes. (pts)
AMBON - Provinsi Jawa Barat meraih juara umum pada kejuaraan renang perairan Open swimming Teluk Ambon, Maluku, 2015. Kejurnas renang diikuti 49 peserta dari tujuh provinsi di Indonesia yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Maluku dengan tiga nomor pertandingan yakni 3.000 meter, 5.000 meter, 10.000 meter, serta dua tingkatan lomba yakni kelas open dan kejurnas. Provinsi Jawa Barat (Jabar) meraih empat medali emas , empat perak, DKI Jakarta berada di posisi kedua meraih satu medali perak, dan dua perunggu, dan posisi ke tiga ditempati provinsi riau dengan satu medali perak. Jawa Barat meraih empat medali emas untuk nomor 10.000 meter dan 5.000 meter putra dan putri, dan medali perak untuk nomor 10.000 meter dan 5.000 meter putra dan putri. Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustaf Latuheru menyatakan, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan ini pengurus besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) yang telah memberikan kepercayaan bagi kota Ambon sebagai tuan rumah kegiatan. “Kegiatan ini memang baru pertama digelar di Ambon, kami berupaya even ini menjadi agenda tetap pemerintah yang akan di gelar
di teluk Ambon,” katanya. Dikatakannya, kota Ambon sementara dipersiapkan menjadi kota destinasi wisata nasional karena memiliki kegitu banyak kekayaan alam, dengan digelarnya kejurnas renang diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Ambon. Pihaknya berharap, para peserta sekembalinya ke daerah asal dapat menjadi duta kota Ambon, untuk menyampaikan kondisi kota Ambon yang sebenarnya yang dilihat selama berada di kota ini. “Saya berharap para peserta dapat menjadi duta kota Ambon untuk menyampaikan keindahan dan damainya kota ini, sehingga ketika kembali ke kota masing-masing dapat mengabarkan kepada sanak saudaranya kalau ambon memang kota yang pantas untuk di kunjungi,” tandasnya. Menurut Anthony, pihaknya berharap ditahun mendatang kegiatan tersebut akan ditingkatkan bukan saja berskala nasional tetapi kegiatan internasional yang berpusat di kawasan teluk Ambon yang merupakan ikon pariwisata kota. “Penyelengaraan kegiatan bertaraf internasional di Ambon, secara langsung akan memberikan dampak bagi pariwisata Maluku dan khususnya kota Ambon untuk lebih banyak dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara,” tandasnya. (ant)
Liem Swie King Rindukan
Kejayaan Bulu Tangkis KUDUS - Liem Swie King, legenda bulu tangkis Indonesia, menyatakan kesediaannya untuk dilibatkan dalam pencarian bibit pebulu tangkis karena merindukan kejayaan bulu tangkis nasional, khususnya di tunggal putra. “Saat ini, saya ingin sekali ikut berpartisipasi untuk mengembalikan kejayaan bulu tangkis seperti dahulu,” ujarnya ditemui usai jumpa pers di aula PB Djarum Kudus, Senin. Sebetulnya, kata dia, program pelatihan yang diberikan para pelatih saat ini cukup bagus. Akan tetapi, dia menilai, semangat para atletnya masih perlu ditingkatkan dan jangan mudah puas. Pada eranya dahulu, kata dia, porsi latihan yang dijalaninya justru ditambah, meskipun dari pelatih sudah diberikan porsi latihan yang cukup. “Artinya, setelah diberikan porsi latihan oleh pelatih,
saya juga menambah porsi latihan sendiri karena memang bertekad ingin meraih prestasi,” ujarnya. Semangat berjuang seperti itu, lanjut dia, perlu juga dimiliki oleh para generasi atlet bulu tangkis. Apalagi, kata dia, untuk menjadi juara juga harus timbul dari semangat atlet yang ditunjukkan mulai dari porsi latihannya serta memiliki sikap yang tidak mudah menyerah. “Perlu diketahui, bahwa semangat para atlet bulu tangkis di negara lain, saat ini justru semakin meningkat,” ujarnya. Ia menyatakan bersedia turun ke dunia bulu tangkis salah satu alasannya karena ingin menjadi bagian dalam mencetak generasi berprestasi di tingkat internasional. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppi Rosimin membenarkan adanya pelibatan legenda bulu tangkis Tanah Air, Liem Swie King. “Dia mulai dilibatkan dalam audisi
Djarum yang sudah berlangsung di delapan kota dan yang kesembilan diselenggarakan di Kudus,” ujarnya. Dengan pelibatannya itu, dia berharap, bisa mencari bibit unggul yang nantinya bisa berprestasi seperti halnya pelatihnya pada eranya dulu. Ia mengakui, semangat juang para atlet bulu tangkis Tanah Air memang perlu ditingkatkan lagi. Apalagi, lanjut dia, fisik pemain dari luar negeri kini mulai meningkat, mengingat ditunjang dengan kebiasaan masyarakat luar negeri bersedia berjalan kaki dalam jarak jauh sekalipun. Hal demikian, tentu berbeda dengan atlet di Tanah Air yang malas berjalan kaki untuk menempuh jarak tertentu dan lebih memilih menggunakan kendaraan umum maupun pribadi. “Kebiasaan berjalan kaki tentunya juga akan menunjang kekuatan fisiknya,” ujarnya. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Selasa 1 September 2015
7
Ribery
Diragukan Perkuat Bayern
Suluh Indonesia/ap
SELEBRASI - Pemain AS Roma Miralem Pjanic melakukan selebrasi usai menjebol gawang Juventus pada laga kedua Liga Serie A Italia di Roma kemarin. Roma memberikan kekalahan beruntun kedua bagi Juventus di dua laga perdananya.
BERLIN - Mantan pemain internasional Jerman dan kapten Bayern Munich Stefan Effenberg meragukan pemain sayap veteran Prancis Franck Ribery dapat kembali ke kebugaran terbaiknya dari cedera pergelangan kaki yang membuatnya menepi sejak Maret. “Jika ia kembali dan mampu 100 persen bugar, maka Bayern akan memerlukannya,” kata pengamat Sky Effenberg perihal Ribery (32). “Saya berharap dari lubuk hati saya, bahwa ia akan kembali, namun saya meragukannya.” Ribery menyebut cedera pada pergelangan kaki kanannya, yang masih menyakitkan, sebagai bencana di mana belum ada jadwal bagi dia untuk kembali meski menjalani perawatan secara konstan. (ant)
Roma
Berikan Kekalahan Kedua Beruntun Bagi Juve ROMA - Juara Italia Juventus kalah pada dua pertandingan liga perdananya musim ini untuk pertama kalinya setelah mereka ditaklukkan dan harus kehilangan salah seorang pemain saat takluk 1-2 di markas AS Roma Senin WIB. Belum pernah terjadi sejak Bologna pada 1941 di mana pemegang gelar mulai mempertahankan mahkota mereka dengan kekalahan beruntun dan Juve, yang kalah 0-1 dari tamunya Udinese pada pekan lalu setelah secara keseluruhan hanya kalah tiga pertandingan pada musim lalu, sebelumnya tidak pernah memulai musim dengan seburuk ini. Mereka tak dapat mengeluh men-
genai kekalahan Minggu, ketika runner up musim lalu mencetak gol melalui Miralem Pjanic dan Edin Dzeko, sebelum Paulo Dybala mencetak satu gol balasan untuk Juventus yang mengakhiri pertandingan dengan sepuluh pemain setelah Patrice Evra diusir keluar lapangan. Roma tampil lebih baik sepanjang pertandingan, dan mereka tidak beruntung karena gagal memimpin saat turun minum setelah upaya Pjanic membentur tiang gawang. Akurasi pemain Bosnia itu lebih baik pada menit ke-60, ketika ia melepaskan tendangan bebas melengkung untuk membuka keunggulan timnya. Juventus kemudian harus kehi-
langan bek Evra yang mendapatkan kartu kuning kedua, sebelum pemain asal Bosnia lainnya Dzeko, yang baru tiba dengan status pemain pinjaman selama semusim dari Manchester City, melompat tinggi untuk menanduk gol kedua. Dybala memperkecil ketertinggalan timnya tiga menit sebelum pertandingan usai untuk membuat fase akhir pertandingan berlangsung sengit namun Juve, yang sebelumnya harus kehilangan kiper cadangan Rubinho karena mendapat kartu merah akibat protesnya meski masih menghuni bangku pemain cadangan, tidak mampu menyamakan kedudukan dan tetap belum memiliki angka. “Saya
tidak cemas mengenai nol angka kami di liga, itu adalah sesuatu yang dapat terjadi di sepak bola,” kata pelatih Juve Massimiliano Allegri. “Ya, kami perlu mengejarnya, namun kami memiliki waktu dan kualitas untuk melakukannya. Kami perlu tetap tenang, berkepala dingin, dan memperbaiki apa yang tidak sesuai bagi kami.” Juventus, yang kehilangan sejumlah pemain kunci karena cedera, akan bersyukur dapat istirahat selama sepekan karena adanya pertandingan-pertandingan internasional pekan depan. “Ketika kami kembali, kami akan memiliki Claudio Marchisio, dan Sami Khedira tidak
Martinez Sumbang Gol tahun, menang 1-0 atas Malaga pada Sabtu dan menjadi satu dari empat tim dengan nilai maksimal empat angka, bersama dengan Atletico, Celta Vigo, dan tim kejutan Eibar. Celta menang 3-0 atas Rayo Vallecano pada Sabtu, sedangkan Eibar mengalahkan rival Basquenya, Athletic Bilbao, dengan skor 2-0 pada Minggu petang. Eibar terdegradasi pada musim lalu, namun berhak kembali berkompetisi di strata tertinggi Spanyol setelah Elche diturunkan ke divisi bawah karena pajak-pajak yang tidak terbayarkan. Real Madrid memperbaiki start mereka musim ini setelah bermain imbang 0-0 di markas tim promosi Sporting Gijong pada akhir pekan pembukaan, ketika mereka menghancurkan juara divisi kedua musim lalu Real Betis di Bernabeu pada Sabtu, dan mengoleksi empat angka untuk menghuni peringkat kelima. Di Sanchez Pizjuan di Sevilla,
gelandang Spanyol Koke mencetak gol setelah Antoine Griezmann melakukan pergerakan bagus pada menit ke-35. Fernando Llorente, yang melakukan debutnya setelah bergabung dengan Sevilla dari Juventus pada pekan ini, nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-65 namun tembakannya masih melebar. Harapan Sevilla untuk dapat mengamankan satu angka sirna 12 menit sebelum pertandingan usai, ketika sepakan jarak jauh Gabi berubah arah karena mengenai seorang pemain dan mengecoh kiper Beto untuk masuk ke dalam gawang. Penyerang Kolombia Martinez, yang didatangkan dari FC Porto pada bulan lalu, menyumbang satu gol pada menit ke-85, sebelum upaya serupa dari Griezmann membentur tiang gawang pada masa tambahan waktu. (ant)
“Para pelatih dan pemain datang dan pergi, namun mentalitasnya selalu sama. Saya yakin mereka akan bersaing di jalan yang benar sepanjang musim dan kami perlu melakukan hal yang sama.” Ketika Juve sama sekali belum mendulang angka dan Roma memiliki empat angka, Chievo Verona memulai musim dengan sangat bagus, menghancurkan Lazio dengan skor 4-0 untuk membuat mereka meraih dua kemenangan dari dua pertandingan, dan telah mencetak tujuh gol. Torino, Inter Milan, Sassuolo, dan Palermo juga memiliki enam angka setelah meraih kemenangan-kemenangan pada pekan kedua. (ant)
Swansea Akhiri
Saat Atletico Kalahkan Sevilla MADRID - Penyerang Atletico Madrid Jackson Martinez mengemas gol perdananya untuk klub itu, ketika ia masuk sebagai pemain pengganti dan melepaskan sepakan melengkung untuk mengunci kemenangan 3-0 di markas Sevilla di Liga Spanyol pada Minggu. Atletico, juara 2014, dan Sevilla, juara Liga Europa musim lalu, merupakan kandidat untuk bersaing dengan Barcelona dan Real Madrid untuk memperebutkan gelar juara. Kontras dengan mereka, Valencia, yang juga diharapkan dapat bersaing di papan atas pada musim ini setelah diambil alih miliarder Singapura Peter Lim pada tahun lalu, hanya dapat bermain imbang 1-1 dengan tamunya Deportivo La Coruna, hasil imbang kedua mereka dari dua pertandingan. Juara Spanyol dan Eropa Barca, yang mengejar gelar Liga Spanyol keenam dalam delapan
akan lama lagi untuk kembali pulih,” kata Allegri. “(Alvaro) Morata akan berada dalam bentuk permainan yang lebih tajam, sedangkan (Juan) Cuadrado, (Mario) Mandzukic, dan Dybala akan lebih padu dengan cara kerja kami.” Gelandang Roma Daniele De Rossi juga tidak mau menghapus peluang Juventus sebagai salah satu kandidat juara. “Bahkan ketika mereka tampil dengan sepuluh pemain, mereka masih menemukan cara untuk kembali ke pertandingan yang terlihat mematikan dan terkubur. Saya percaya Juventus akan berjuang untuk posisi puncak sepanjang musim,” ucapnya kepada situs Roma.
Start Tak Terkalahkan MU LONDON - Swansea City bangkit dari ketertinggalan untuk mengakhiri start tak terkalahkan Manchester United di musim Liga Utama Inggris, melalui kemenangan impresif 2-1 di Stadion Liberty kemarin. Setelah pertandingan babak pertama yang berlangsung menghibur namun tidak menghasilkan gol, Juan Mata meneruskan umpan silang Luke Shaw ke bagian atas gawang lawan pada menit ke-48 sebelum Swansea mengambil alih kendali permainan. Andre Ayew menyamakan kedudukan melalui tandukannya 13 menit kemudian, sebelum Bafetimbi Gomis mempertahankan penampilan bagusnya dengan tembakan mendatar lima menit kemudian, ketika tim Wales itu mencatatkan kemenangan 2-1 beruntunnya di liga atas United. “Ini merupakan pertandingan yang sangat sulit,” kata kapten Swansea Ashley Williams kepada Sky Sports. Swansea meraih dua kemenan-
Suluh Indonesia/ap
RAIH KEMENANGAN - Striker Swansea Bafetimbi Gomis mengangkat tangannya usai membawa timnya meraih kemenangan atas Manchester United pada lanjutan Liga Utama Inggris di Stadion Liberty kemarin. Pada laga tersebut, Swansea meraih kemenangan 2-1 atas tamunya.
gan di ajang Liga Utama Inggris atas United pada musim lalu, dan mengawali musim dengan belum terkalahkan, termasuk saat menahan Chelsea pada pertandingan pembukaan.
Manchester City memuncaki klasemen menjelang jeda internasional dengan 12 angka dari empat pertandingan, unggul tiga angka dari Crystal Palace. (ant)
JAKARTA Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung
Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771
KINI...
Pasang Iklan Baris
CEPAT LAKU Hanya
(0251) 8401018 (021) 5357602
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
BISA DIAKSES MELALUI www.bisnisjakarta.com
PASANG IKLAN Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771 G.47-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Selasa 1 September 2015
8
MUI Lebak Dukung
Koruptor Dihukum Mati LEBAK - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Banten mendukung pelaku koruptor dijatuhi hukuman mati karena masuk kategori kejahatan luar biasa. ‘’Kami sangat setuju rekomendasi MUI Pusat bahwa pelaku koruptor itu pantas dihukum mati,” kata Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Lebak KH Baijuri di Lebak, kemarin. Pelaku koruptor adalah perbuatan yang memperkaya diri dengan cara mudah untuk mengejar kekayaan materi. Kehidupan pelaku koruptor bermewah-mewahan dan layak dijatuhkan hukuman mati.
Sebab korupsi bisa menimbulkan kesengsaraan masyarakat juga merugikan keuangan negara. Karena itu, perbuatan korupsi masuk kategori kejahatan luar biasa dan disamakan dengan kejahatan narkoba. ‘’Kami sangat setuju jika pelaku-pelaku koruptor itu disamakan dengan kejahatan narkoba yang menjalani eksekusi mati,” katanya menjelaskan. Menurut dia, kejahatan koruptor di Tanah Air sudah menggurita, bahkan pelakunya mulai kepala daerah, legislatif,pejabat negara, hing-
ga pengurus partai politik. Saat ini, korupsi belum bisa dituntaskan secara penegakan hukum maupun pendekatan spiritual. Karena itu, pihaknya berharap penegakan hukum lebih serius tanpa pandang bulu agar mereka pelaku-pelaku koruptor tidak menjadikan “tren” atau budaya. Sebab pelaku koruptor merupakan sebuah penyakit sosial di masyarakat yang terjadi karena dorongan nafsu syahwat untuk memiliki kekayaan melimpah dengan cara merampas hak hidup warga. (ant)
BNN Banten :
153 PNS Dinsos Jalani Tes Urin SERANG - BNN Banten melakukan tes urine 153 pegawai Dinsos Banten, dari junmlah 170 orang pegawai yang ada di dinas tersebut. Pemeriksaan urine pegawai Dinsos Banten dilakukan di Kantor Dinas Sosial Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Serang. ‘’Dari 170 orang pegawai dinas sosial, ada 153 orang yang hadir hari ini mengikuti tes urine. Ada 17 orang pegawai yang kebetulan ada dinas luar,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nandy Mulya. Nandy mengatakan, tes
urine pegawai Dinsos Banten dilakukan dalam upaya mencegah penggunaan narkotika dan obat-obat terlarang di kalangan pegawai Dinsos. Tes urine juga dilakukan berkaitan dengan adanya salah seorang PNS Dinsos Banten yang menggunakan narkoba pada pekan sebelumnya. Menurutnya, jika hasil dari tes urine tersebut ditemukan ada pegawai Dinsos yang positif menggunakan narkoba, maka untuk proses tindaklanjutnya diserahkan kepada BNN untuk direhabilitasi. Sedangkan sanksi administratif terkait dengan disiplin kepegawaian
dan lainnya diserahkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang bertanggung jawab terhadap kepegawaian di Pemprov Banten. ‘’Kegiatan ini memang kami sudah rencanakan sejak awal. Bahkan tidak hanya pegawai di lingkungan Dinsos Banten, tetapi termasuk para pendamping dari program Dinsos seperti pendamping dan TKSK,” kata Nandy. Sementara itu Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Banten Agus Mulyana mengatakan, berdasartkan hasil tes urine tersebut, hasilnya negatif narkoba. (ant)
Suluh Indonesia/ant
SEKOLAH AMBRUK - Siswa SDN 3 Panyutran mengikuti upacara bendera di depan bangunan kelas yang ambruk di Dusun Pananggapan, Kecamatan Padaherang, Pangandaran, kemarin. Sejak tahun 1982 gedung sekolah tersebut baru sekali direnovasi yaitu pada tahun 2003 sehingga empat ruang kelas ambruk akibat bangunan sudah tua.
Tagihan PJU Banjarmasin
Capai Rp 24 Miliar BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin, melalui Dinas Bina Marga setempat menganggarkan untuk utang tagihan listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) pada APBDP. Menurut Kadis Bina Marga Kota Banjarmasin Gusti Ridwan Sofyan saat berada di gedung dewan, Senin, anggaran sebesar itu untuk pembayaran tagihan utang PJU kepada PLN
tersebut dari PJU tanpa meterisasi atau P33, yakni, dari Mei 2014 hingga Agustus 2015 ini. ‘’Pembahasan anggaran untuk pembayaran tagihan PJU P33 ini seja ini sejatinya sudah disetujui dewan, tinggal diketok saja lagi untuk pengesahannya pada rapat paripurna dewan hari ini (31/8),” ujarnya. Diungkapkan dia, Pemkot serius untuk menyelesaikan
permasalahan utang PJU P33 ini segeranya, sehingga perhitungan biaya beban tagihan PJU tanpa meterisasi di daerah ini akan lebih terdata dan trasfaran kedepannya atau tanpa melewati perkiraan lagi. ‘’Kalau dulukan sistem perkiraan yang dilakukan pihak PLN terhadap PJU daerah kita yang tanpa meterisasi ini, hingga perkiraan sangat membengkak
yang membuat Pemkot keberatan membayarnya,” terangnya. Saat ini, kata dia, pihak Pemkot bersama PLN sudah melakukan survai dan perhitungan dengan benar-benar titik PJU tanpa meterisasi atau P33 ini dan sudah disahkan segala titiknya yang benar itu, dan hasilnya tidak sebanyak sebelumnya, yakni, sampai 33 ribu titik. (ant)
Gubernur : Benahi RSUD Kupang KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya meminta Direktur RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang yang baru, dr Dominikus Minggu Mere untuk membenahi rumah sakit rujukan milik pemerintah provinsi itu. ‘’Saya minta, semua komponen yang ada di RSUD Johannes Kupang men-
ingkatkan pelayanan dan memberikan dedikasi yang baik untuk melayani orang sakit. Orang sakit itu harus dibuat menjadi sehat bukan malah semakin sakit,” kata Lebu Raya di Kupang, kemarin. Dia mengemukakan hal itu ketika melantik dr Dominggus Minggu Mere sebagai Direk-
WARGA MASIH BERTAHAN - Siswa SD Cipaku yang nantinya akan terendam air Waduk Jatigede bersiap mengikuti kelas di Desa Cipaku, Sumedang, kemarin. Meskipun proyek penggenangan Waduk Jatigede sudah dilakukan, namun aktifitas siswa SD Cipaku, yang terletak di desa kedua yang akan terendam, masih tetap berlangsung.
SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Waduk Jatigede Diairi
Sebagian Warga Tak Mau Pindah desa, 15 kecamatan yang menjadi warga terdampak dari pembangunan Waduk Jatigede pantas diapresiasi. ‘’Berkat mereka, akhirnya waduk yang pembangunannya awalnya sudah dimulai sejak tahun 1963 ini, akhirnya hari ini bisa dilakukan proses pengisian awal,” kata Heryawan. Oleh karena itu, kata dia, Pemprov Jabar akan terus mengawal dan membangun koordinasi dengan Pemkab Sumedang terhadap warga terdampak pembangunan Waduk Jatigede yang jumlahnya mencapai 10.500 kepala keluarga. Sebelumnya, Menteri Pe-
kerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) M Basuki Hadimuldjono meresmikan Pengisian Awal (initial impounding) di Waduk Jatigede, Sumedang. Peresmian pengisian awal waduk terbesar kedua di Indonesia dilakukan dengan menekan tombol sirine bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Sejumlah pejabat nasional dan hadir di acara tersebut seperti Wakil Sumedang Eka Setiawan, Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung Trisasongko Widianto, Komisi V DPR RI. (ant)
Warga Banyumas
Alami Kesulitan Air Bersih BANYUMAS - Warga Desa Karangbawang, Kabupaten Banyumas, Jateng, kesulitan air bersih karena sejumlah mata air yang biasa mereka gunakan telah mengering akibat kemarau panjang. ‘’Biasanya, kami memanfaatkan mata air di perkebunan yang disalurkan ke rumah-rumah namun sekarang sudah mengering sejak satu bulan terakhir,” kata salah seorang warga, Supangat di Desa Karangbawang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, kemarin. Menurut dia, di Desa Karangbawang sebenarnya ada beberapa mata air namun sekarang sudah mengering.
Ia mengatakan bahwa warga juga sempat membuat “belik” atau sumur di sungai namun sekarang sudah tidak keluar airnya. ‘’Kami terpaksa mencari air bersih ke desadesa lain yang masih ada sumber airnya karena di Kecamatan Ajibarang sudah ada tujuh desa yang kekeringan, yakni Karangbawang, Darmakradenan, Sawangan, Kracak, Jingkang, Tipar, dan Kalibenda,” katanya. Ia mengharapkan jaringan perusahaan daerah air minum (PDAM) dan pembangunan bak penampungan air seperti yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Banyumas dapat
terealisasi sehingga masyarakat tidak kesulitan memperoleh pasokan air bersih. Dalam kesempatan terpisah, Kepala BPBD Banyumas Prasetyo Budi Widodo mengatakan bahwa hingga saat ini tercatat 22 desa di Kabupaten Banyumas yang terdampak kekeringan dan lebih dari 2.000 keluarga di 10 desa yang mengalami krisis air bersih. Menurut dia, pihaknya sudah menyiapkan instalasi pengolahan air baku menjadi air bersih siap pakai guna mengantisipasi kemungkinan meluasnya daerah rawan kekeringan. (ant)
pan cepat sembuh. ‘’Segera layani mereka, jangan tanya soal biaya. Biaya itu nanti diatur kemudian tetapi layani mereka dulu karena mereka datang dengan harapan cepat sembuh. Jangan permasalahkan bahkan mengutamakan masalah biaya dan melupakan pelayanan,” katanya. (ant)
SPIRITUAL BUNDA NORMA DAYAK KAL-TIM
Suluh Indonesia/ant
SUMEDANG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan warga terdampak pembangunan Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang, pantas disebut sebagai pahlawan dan pejuang pembangunan. ‘’Masyarakat atau warga Jatigede bukan masyarakat terdampak tapi mereka itu adalah para pejuang dan pahlawan pembangunan nasional kita,” kata Ahmad Heryawan saat memberikan sambutan pada acara Pengisian Awal Waduk Jatigede, di Kabupaten Sumedang, kemarin. Ia menuturkan, jasa dan pengorbanan masyarakat di 26
tur RSUD Prof Dr WZ Jonannes Kupang menggantikan dr Alfons Ana Paku yang mengalami sakit selama beberapa tahun terakhir ini. Gubernur mengingatkan Domi Mere, agar orang yang datang ke rumah sakit harus dilayani dengan cepat, karena mereka datang dengan hara-
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.154, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629