Skip to main content

Edisi Kamis 12 September 2019 | Suara NTB

Page 1

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000

SUARA NTB

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

Pengemban Pengamal Pancasila

16 HALAMAN NOMOR 152 TAHUN KE 15 Online :http://www.suarantb.com E-mail: suarantbnews@gmail.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901

Niken Zulkieflimansyah Raih Penghargaan Pembina Dekranasda Terbaik Nasional

Jakarta (Suara NTB) Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE.M.Sc, meraih penghargaan sebagai Pembina Dekranasda Terbaik Tahun 2019. Penghargaan ini diberikan Ketua Dekranas kepada istri Gubernur NTB,

Dr.H.Zulkieflimansyah, SE.M.Sc, karena dipandang mampu bekerjasama dengan baik dengan kabupaten/kota se NTB. Penghargaan yang diberikan ini, tidak saja karena Ketua TP PKK NTB ini dipandang mampu bekerjasama dengan

baik dengan kabupaten/ kota se NTB. Juga karena Ketua Dekranasda NTB mampu mengembangkan produk unggulan NTB yang berbasis budaya dan kekayaan lokal. Nilai lainnya, produk-produk lokal ini, mampu berdaya saing di kancah nasional maupun

mancanegara. ‘’Alhamdulillah. Penghargaan ini diraih atas kerjasama kami Dekranasda Provinsi NTB dan Dekranasda 10 kabupaten/kota di NTB. Saya dedikasikan juga untuk para perajin di NTB atas karya-karyanya yang sangat baik dan

berkualitas. Semoga dengan ini (penghargaan ini) semakin membuat kita semangat untuk berkarya dan semakin kreatif serta semakin percaya diri untuk berdaya saing di pasar global,’’ ujar Niken, usai penyerahan penghargaan . Bersambung ke hal 15

(Suara NTB/ist)

Pengadaan Bibit Padi Diselidiki Polisi Mataram (Suara NTB) – Polda NTB menyiapkan penyelidikan terkait pengadaan bibit padi inbrida untuk lahan kering senilai Rp15,92 miliar. Persoalan ini, sebelumnya dilaporkan atas dugaan penyimpangan. Pengadaan bibit padi yang juga disebut gogo ini digelontorkan Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB tahun 2019. ‘’Laporan yang masuk kita verifikasi dulu,’’ ujar Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol Syamsuddin Baharudin dikonfirmasi Selasa (10/9). Bersambung ke hal 15

TERBAIK NASIONAL - Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menerima penghargaan dari Ketua Umum Dekranas, Hj. Mufidah Jusuf Kalla saat pembukaan pameran Kriyanusa Dekranas 2019 bertempat di Balai Kartini Jakarta, Rabu (11/9). Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati foto bersama dengan Ketua Umum Dekranas, Hj. Mufidah Jusuf Kalla dan peraih penghargaan lainnya (foto kanan).

Lombok-Sumbawa Jadi Destinasi Wisata Super Prioritas Nasional Jakarta (Suara NTB) Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Pariwisata, menetapkan Lombok-Sumbawa sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas nasional yang diistilahkan dengan 10 Bali Baru. Dari 10 destinasi prioritas nasional ini, diturunkan kembali menjadi lima destinasi yang disebut sebagai Destinasi Super Prioritas. ‘’Salah satu destinasi wisata Super Prioritas Nasional itu adalah KEK Mandalika Resort di Pantai Seger, Kuta Lombok Tengah,’’ Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, usai memaparkan potensi pariwisata NTB di hadapan ratusan

peserta Rakornas Pariwisata ke-III tahun 2019 Rabu, (11/9) di Ballroom Swiss Hotel PIK Avenue Jakarta. Dikatakan Wagub, destinasi ini nantinya akan digunakan sebagai lokasi perhelatan balap motor paling bergengsi di dunia, yakni

event MotoGP 2021. Dalam menyambut dan menyukseskan event akbar bertaraf internasional yang menghadirkan jutaan tamu dan wisatawan itu, Wagub Umi Rohmi mengungkapkan pihaknya bersama seluruh stakeholder terkait terus bergerak menyelesaikan dan melengkapi berbagai infrastruktur serta fasilitas penunjang yang diperlukan. ‘’Salah satu infrastruktur yang saat ini terus dikerjakan adalah penyelesaian pembangun sirkuit dan infrastruktur pendukung yang

dilengkapi teknologi pemantauan dan pengamanan berteknologi tinggi,’’ jelasnya. Infrastruktur lainnya kata Wagub, adalah penambahan kapasitas Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, penyediaan infrastruktur ICT, penyediaan sarana dan kesiapsiagaan mitigasi bencana. Kemudian manajemen galian C dan standar galian. Pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja terampil, peningkatan kualitas akomodasi, atraksi dan pelayanan wisata serta manajemen transportasi. Bersambung ke hal 15

TO K O H

H. Ridwan Syah

PERSERIKATAN Bangsa Bangsa (PBB) melalui United Nations Development Programme (UNDP) turun tangan ikut membantu rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa NTB. Mereka akan memperbaiki dan membangun fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang rusak akibat gempa yang belum mendapat penanganan dari pemerintah. ‘’Selain dana APBN dan APBD, ada juga rencana UNDP akan juga membantu. Kita mau rekap dulu. Bersambung ke hal 15

KO M E N TTAA R

(Suara NTB/nas)

Nama Pansel Belum Final

H. Fathurrahman

PEMBENTUKAN Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekretaris Daerah (Sekda) NTB terus berproses. Nama-nama anggota Pansel JPT Mandya masih belum final. Pemprov NTB sudah bersurat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk permintaan satu nama pejabat eselon I yang akan dijadikan Pansel JPT Mandya Sekda NTB. Sementara itu, masa jabatan Bersambung ke hal 15

(Suara NTB/ist)

TERIMA- Deputi Bidang Pengembangan Industri dan kelembagaan Kemenpar, Ni Wayan Giri Adnyani, memberikan cinderamatan kepada Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, usai memaparkan potensi pariwisata NTB di hadapan ratusan peserta Rakornas Pariwisata ke-III tahun 2019 Rabu, (11/9) kemarin di Jakarta.

TP4D Tegur Kontraktor Proyek Dermaga Gili Trawangan Mataram (Suara NTB) Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) NTB memberi peringatan kepada pelaksana proyek Dermaga Gili Trawangan. Teguran itu lantaran proyek di Gili Trawangan Desa Gili Indah

Kecamatan Pemenang KLU itu hingga kini belum menunjukkan kemajuan. Temuan itu setelah TP4D turun melakukan cek fisik, Rabu (11/9) kemarin. Mereka memberikan catatan dalam pengerjaan proyek rehabilitasi Dermaga Gili Trawangan

yang hancur akibat gempa tahun lalu itu. Proyek diketahui dikerjakan PT. Hari Jadi Sukses, dengan nilai kontrak Rp 16,836 miliar, sesuai ketentuan dimulai sejak 15 Juli 2019 dengan masa tenggat 170 hari. Bersambung ke hal 15

(Suara NTB/ist)

CINDERAMATA - Gubernur NTB, H.Zulkieflimansyah, menerima cinderamata seusai penandatanganan LoI antara Pemprov NTB dan DPIM

Pemprov NTB dan DPIM Tandatangani LoI Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB menandatangani Letter of Intent (LoI) sebagai penanda awal perjanjian kerjasama dengan Dewan Perdagangan Islam Malaysia (DPIM), Rabu (11/ 9). Berlangsung di Ruang Rapat Umum Kantor Gubernur NTB, kegiatan tersebut menunjukkan komitmen bersama kedua belah pihak untuk bekerjasama di enam bidang yang berbeda. Bersambung ke hal 15

(Suara NTB/ars)

(Suara NTB/dok)

PBB Turun Tangan

DERMAGA UTAMA - Kondisi dermaga yang hancur akibat gempa. Dermaga utama ini sedang dalam proses pengerjaan dan pengawasan TP4D.


SUARA NTB Kamis, 12 September 2019

SUARA MATARAM

Halaman 2

Pemkot Kesulitan Atasi Limbah Lumpur Tinja Utamakan Infrastruktur KELURAHAN Cakranegara Selatan Baru, sampai pertengahan bulan September 2019 ini sudah mencapai 100 persen penggunaan dana kelurahan sebesar Rp370 juta. Seluruh dana itu digunakan memperbaiki seluruh infrastruktur di semua lingkungannya. Lurah Cakranegara Selatan Baru, Saptono menyampaikan, semua dana kelurahan tersebut digunakannya membangun drainase, rabat jalan, penembokan, dan merevitalisasi selokan di setiap lingkungan Kelurahannya. “Kalau fisiknya kami sudah seratus persen. Pada musyawarah kelurahan (muskel), kami menggunakan anggaran kelurahan yang Rp370 juta itu ke fisik doang. Untuk pemberdayaannya, kami akan lakukan ke depan pada tahun 2020 mendatang ini,” cetus Saptono yang ditemui Suara NTB, Rabu (11/9). Saptono menyebutkan, untuk pencairan dana kelurahan itu, kelurahan Cakranegara Selatan Baru menggunakan strategi LS (belanja langsung) yang dilakukan untuk membiayai belanja yang tidak dapat dibiayai oleh uang persediaan (UP) dalam menganggarkan dana kelurahan tersebut. “Jadi artinya kalau LS itu kerja dulu seratus persen baru pencairan dananya,” katanya. Untuk pelaporan nanti lanjut Saptono, sedang dalam tahap proses. “Karena kami pakai sistem LS. Sedang dalam tahap pelaporan anggaran pencairan untuk pelaporannya. Uang yang Rp370 juta itu memang untuk pengerjaan fisik semua,” tambahnya. “Kami sedang memperbaiki infrastruktur yang ada di wilayah kelurahan seperti saluran, seperti rabat jalan, kita perbaiki. Alhamdulillah tidak ada gejolak di lapangan dalam tahap pembuatan itu. Saat ini hampir rampung,” lanjutnya. Saptono mengatakan, pengerjaan insfrastruktur di setiap wilayah kelurahan, ada dana bantuan dari BKM (badan keswadayaan masyarakat) yang digelontorkan Rp1 miliar. “Kami juga terbantukan oleh dana itu. Apa yang belum dikerjkan, kami juga dibantu oleh dana itu,” tambahnya. Dalam mengakomodir untuk tahap II tahun 2020 mendatang, kelurahan sedang berusaha mengakomodir. “Apa-apa yang akan dianggarkan tahun 2020 nanti, tentunya kita susun dalam RKA (rencana kerja dan anggaran). Kami sedang mengumpulkan kaling-kaling, RT, tokoh masyarakat, dan pemuda untuk melakukan muskel, apa sih yang akan kita perbuat nanti,” jelasnya. Pada tahun anggaran 2020 nanti lanjut Saptono, setelah melakukan perbaikan fisik, lurah Cakranegara Selatan Baru ini pun menegaskan akan mempresentasekan anggaran dana kelurahan terbagi atas 75 persen pemberdayaan dan 25 persen fisik. “Insha Allah kita kerjakan semua.. Karena kondisi di Cakaranegara Selatan Baru, hampir semua fisik usai dikerjakan,” tutup Saptono. (viq) Saptono (Suara NTB/viq)

Benahi Dokumentasi PBB BAKAL calon anggota Komisi II DPRD Kota Mataram, M. Luhur Pribadi, SH., meminta Pemkot Mataram melalui BKD (badan Keuangan Daerah) membenahi dokumentasi pembayaran pajak yang masuk ke kas daerah. Ini menyusul kritik dari masyarakat yang oleh BKD dikatakan menunggak pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Seperti diketahui sejumlah wajib pajak memprotes munculnya klaim tunggakan pajak yang tiba-tiba muncul ketika mereka melakukan pembayaran PBB tahun 2019 ini. Bahkan tunggakan yang diklaim BKD itu terjadi pada tahun 2011. Sehingga, ketika meminta bukti pembayaran dari masyarakat, tentu tidak bisa ditunjukkan. ‘’Ini harus kita benahi. Artinya dokumentasi yang dilakukan BKD ini kan harus kita periksa sesungguhnya seperti apa,’’ katanya menjawab Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Rabu (11/9) kemarin. Menurut Luhur, kalaupun memang terjadi tunggakan pajak di masyarakat, data yang ada di BKD tentu harus diperbarui setiap tahun. ‘’Mana yang sudah bayar, mana yang belum bayar,’’ cetusnya. Seharusnya, lanjut dia, hal-hal penting seperti ini terdokumentasi dengan baik. ‘’Kalau sampai ini terjadi, ini yang perlu kita ketahui, problemnya ada di mana sesungguhnya. Apakah ada kekeliruan menginput data. Bisa saja itu terjadi. Nanti kita akan coba komunikasikan dengan BKD,’’ ujarnya. Politisi PAN ini menegaskan bahwa tertib dokumentasi ini harus ada pada pemerintah. Karena bagaimanapun pemerintah diberikan kekuasaan yang luas oleh Negara. Mulai dari sarana, prasarana hingga aparatur. ‘’Rakyat memberi mandat untuk mendata itu dengan sebaik-baiknya setertib-tertibnya. Karena tugas pemerintah di situ menertibkan kepentingan publik,’’ ungkapnya. Anggota Dewan dari daerah pemilihan Mataram ini meminta Pemkot Mataram transparan dalam pengelolaan PBB. ‘’Kalau misalnya ada kekeliruan seperti ini, pemerintah juga harus tampilkan. Pada penagihan tahun lalu, tunggakan tidak tampil, kok tahun ini tunggakan itu muncul,’’ sesalnya. Karena kebiasaan masyarakat, sambung Luruh, setelah melakukan pembayaran PBB, kitir atau bukti bayar akan langsung dibuang. ‘’Jangankan masyarakat awam, saya saja kalau saya sudah bayar, saya anggap sudah selesai, saya buang. Dan pemerintah menginput pajak yang sudah kita bayarkan,’’ katanya. Oleh karena itu, Luruh meminta BKD menampil berapa sesungguhnya data NJOP (nilai jual objek pajak) yang diklaim m a s i h menunggak pajak. (fit)

M. Luhur Pribadi (Suara NTB/fit)

Mataram (Suara NTB) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram masih kesulitan mengatasi limbah lumpur tinja yang dibuang ke bantaran sungai di Mataram. Hal ini menjadi salah satu sebab aliran sungai tercemar. Masalahnya, jumlah armada pelayanan sedot lumpur tinja di DLH terbatas. Kepala DLH Kota Mataram, Irwan Rahadi, Rabu (11/9) menuturkan, untuk limbah lumpur tinja, nantinya DLH akan olah di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Kebon Kongok. Dengan mengajak pihak swasta, Irwan akan mengoptimalkan pengelolaan limbah lumpur tinja agar tidak lagi dibuang ke sungai di Kota Mataram. “Untuk limbah lumpur tinja, jangkauan pelayanan kita selama ini masih terbatas. Kita me-

mantau adanya usaha-usaha swasta yang ikut di dalam melakukan penyedotan lumpur tinja warga Kota Mataram,” kata Irwan. Kendaraan DLH yang menyedot lumpur tinja sangat minim. “Saat ini kan, baru dua kendaraan pelayanan untuk penyedotan limbah tinja tersebut,” jelasnya. Pada rapat minggu lalu, semua jajaran Pemkot sedang menyiapkan rencana aksi untuk tahun 2020 terkait dengan pen-

anganan limbah dan penanganan sampah di Kota Mataram. “Mereka yang di Sweta banyak yang membuang limbah hasil penyedotan itu di sungai. Sungai-sungai kita banyak tercemar khususnya untuk bakteri e-colinya,” tegasnya. “Nah, kita sudah mengumpulkan pihak swasta. Ada 24 yang melaksanakan usaha itu dan akan kita minta difasilitasi sementara. Prosedurnya, limbah lumpur tinja yang disedot di ru-

mah tangga itu seharusnya masuk ke instalasi dalam pengelohan limbah terpadu yang ada di Kebon Kongok,” kata Irwan. Intinya, dari upaya tersebut, Irwan pun akan mengajak pihak swasta yang mau bekerjasama dengan DLH dalam mengatasi limbah lumpur tinja tersebut. “Jadi di kota Mataram itu punya IPLT (instalasi pengolahan lumpur tinja), tempatnya itu di Kebon Kongok. Selama ini yang swasta ini tidak pernah masuk ke sana, bagaimana nanti mereka-mereka (swasta, red) ini kita mediasi,” jelasnya. Ke depan, DLH akan menyiapkan tangki penampungan untuk limbah lumpur tinja tersebut.

Untuk swasta yang mau bekerjasama, lanjut Irwan, dipersilakan mengurus izin untuk menyedot. Selama pihak swasta mau bekerjasama, DLH akan menampung semua swasta yang ingin bekerjasama. “Silakan saja, kita juga akan gratiskan itu, untuk menjaga pencemaran sungai juga,” tegasnya. Ada pun untuk penganggaran mobil penyedot limbah lumpur tinja, DLH sedang dalam tahap proses pengadaan. ‘’Kita akan diberikan oleh Dinas PU, alat penyedot lumpur tinja yang selama ini tidak digunakan. Itu akan diberikan ke kita untuk memaksimalkan pelayanan ke masyarakat,” tutupnya. (viq)

Distan Pantau Titik Kekeringan di Mataram

(Suara NTB/viq)

SAMPAH - Tumpukan sampah di salah satu sudut Kelurahan Babakan, tepatnya di Jalan Candi Roro Jonggrang. Masyarakat kembali membuang sampah di TPS liar ini yang sebetulnya sudah ditutup. Munculnya tumpukan sampah ini diklaim karena minimnya peran satgas kebersihan untuk melakukan patroli.

Warga Tak Hiraukan Larangan Buang Sampah Mataram (Suara NTB) Persoalan sampah di Kota Mataram seakan tidak ada habisnya. Dalam sekejap, lahan-lahan kosong di Kota Mataram sudah berubah menjadi TPS (Tempat Pembuangan sampah). Seperti yang terjadi di Kelurahan Babakan. Ironisnya, meski TPS liar itu sudah ditutup dengan menempatkan plang larangan membuang sampah, nyatanya banyak sampah berserakan di sana. Tepat di bawah plang larangan membuang sampah tersebut. Sejak tahun 2018, lokasi tersebut masih saja digunakan warga membuang sampah. TPS liar di Jalan Candi Rorojonggrang Babakan berada di antara dua kelurahan. Yakni Kelurahan Babakan dan Kelurahan Cakrangera Selatan Baru. Dua kelurahan ini kesulitan mengatasi masyarakat yang membuang sampah sembarangan di sana. Lurah Cakranegara Selatan Baru, Saptono mengatakan, tumpukan sampah tersebut sudah menimbulkan bau busuk juga membuat kesan kumuh. “Ini, kami tetap mencari solusi permasalahan sampah di situ. Kami bersama kepala Puskesmas sering berkoordinasi masalah sampah ini. Kami pernah ronda di situ. Jadi kami koordinasi bersama DLH (Dinas Lingkungan Hidup) juga. Artinya kami sampai ronda di sana untuk menjaga agar warga tidak membuang sampah di jalan itu,” akunya. Menurut Saptono, kesadaran masyarakat masih jauh dari harapan. Katanya, inti dari masalah tersebut, kesadaran dan kepedulian masyarakat. Masyarakat yang membuang sampah di TPS ilegal itu diklaim akibat penutupan 3 TPS di sebelah Barat Kantor Lurah Babakan, Pasar Getap, dan TPS Seganteng. Persoalan sampah di Kota Mataram dinilai masih terken-

dala proses pembuangan sampah. Lurah Babakan, Abdul Rauf menyampaikan, sampai saat ini kerap menegur masyarakat yang membuang sampah di TPS ilegal tersebut. Saat ini kelurahan Babakan membutuhkan TPS resmi, sehingga masyarakatnya tidak lagi membuang sampah di TPS ilegal tersebut. Dia mengklaim, warganya tidak pernah membuang sampah di sana. Kepala Dinas LH Kota Mataram, Irwan Rahadi menuturkan, munculnya sampah di TPS ilegal di Jalan Candi Rorojonggrang karena kesadaran masyarakat masih sangat lemah. “Saya sudah beberapa kali melakukan penutupan. Cuma masyarakat di sana yang masih nakal sudah diatur tetap saja melanggar,” kata Irwan. DLH, kata dia, sudah sering sekali mensosialasikan masalah sampah. “Kondisi di TPS ilegal tersebut, masyarakat tidak menunjukkan tanggungjawab sebagai warga yang baik. Sekarang saya sedang memediasi. Saya hanya minta izin pewadahan di sana. Sementara kita belum bisa mengendalikan kondisi ini. Saya masih percaya sama pak Lurah terkait masalah ini,” katanya. Irwan akan melobi ke pemilik lahan TPS ilegal tersebut agar membuatkan wadah sementara sebagai TPS di sana. Di tempat terpisah, anggota dewan dari Dapil Sandubaya, Herman, AMd., menyarankan supaya satgas yang ada agar dimaksimalkan untuk melakukan patroli pada jam-jam tertentu. Hal ini, katanya, sudah dibawa ke forum rapat di kelurahan. Hanya saja, belum ada tindaklanjut konkret sampai saat ini. Dengan memaksimalkan peran Satgas, dia yakin persoalan sampah yang dibuang ke TPS liar itu akan dapat teratasi. (viq/fit)

DPPKB Beri Pelayanan KB Gratis di Rusunawa Montong Are Mataram (Suara NTB) Dalam rangka menyukseskan Hari Kontrasepsi Dunia, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Mataram memberikan pelayanan KB gratis bagi warga di rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Montong Are, Kelurahan Mandalika. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPPKB Kota Mataram, Dra. Hj. Baiq Evi Ganevia mengatakan, pelayanan KB gratis ini sebagai upaya pemenuhan permintaan masyarakat untuk menggunakan alat kontrasepsi. Upaya ini juga untuk memperluas cakupan pelayanan menggunakan mobil pelayanan keliling. Selain menyasar warga di pinggiran, juga pihaknya memfokuskan pelayanan bagi warga yang tinggal di Rusunawa Montong Are, Kelurahan Mandalika. “Tingginya permintaan masyarakat untuk pemasangan alat kontrasepsi tidak terlepas dari sosialisasi yang secara terus menerus dilakukan DPPKB melalui para penyuluh KB bersama kader KB,” kata Evi. Program pelayanan KB gratis sebagai ikhtiar memasyarakatkan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Sejauh ini, program ini

(Suara NTB/cem)

PENGARAHAN - Sekretaris DPPKB, H. Turmuji memberikan pengarahan bagi peserta KB baru saat memberikan pelayanan KB gratis di Rusunawa Montong Are, Kelurahan Mandalika, Rabu (11/9). mendapat respon yang baik dari masyarakat. Karena, masyarakat merasakan secara langsung program pengaturan kelahiran tersebut. Disebutkan Evi yang juga Asisten III Setda Kota Mataram, pelayanan KB menggunakan mobil keliling sebanyak 16 akseptor yang merupakan peserta KB baru menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang berupa implant dan IUD. Dan, 15 akseptor menggunakan KB sederhana menggunakan pil dan suntikan. “Alhamdulillah, pelay-

anan KB gratis mendapat respon baik dari masyarakat,” tandasnya. Selain memberikan pelayanan KB gratis, pihaknya juga tetap memberikan konseling, informasi dan edukasi kepada pasangan usia subur terhadap penting pengaturan yang sehat. Kegiatan semacam ini terus dilakukan yang sasarannya di fokuskan pada keluarga-keluarga prasejahtera, sehingga mempercepat peningkatakan kualitas sumberdaya manusia di Kota Mataram. (cem/*)

Mataram (Suara NTB) Dinas Pertanian memantau titik rawan ancaman kekeringan di Kota Mataram. Ancaman ini dapat diantisipasi. Selain program sumur bor, petani langsung menanam jagung usai panen padi. Fokus monitoring disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Ir. H. Mutawalli ditemui, Rabu (11/9) yakni Rembiga. Pengamatan di lapangan tidak terjadi ancaman kekeringan. Petani menyiasati dengan menanam jagung usai panen padi. “Ndak ada kekeringan. Petani langsung tanam jagung. Ini sudah tepat,” katanya. Pihaknya juga memantau program bantuan sumur bor diterima oleh kelompok petani. Sumur bor ini sebagai alternatif bila lahan pertanian kekurangan air atau memasuki musim kering. Pantauannya, sumur bor berfungsi dengan baik. Hanya saja, petani tidak berani menaruh mesin karena dikhawatirkan hilang. Monitoring lainya pembangunan pondok pertemuan di Kelurahan Jempong, Kecamatan Sekarbela. Pondok pertemuan adalah program Dinas Pertanian disalurkan ke kelompok tani. Secara progres kata Mu-

tawalli, mencapai 80 persen. “Ada juga pondok pertemuan tadi kami lakukan monitoring,” terangnya. Program sumur bor kata Mutawalli, sangat dibutuhkan oleh petani karena saat ini rentan tidak turun hujan. Jika tidak disiasati, lahan pertanian rawan gagal panen. Di satu sisi, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian memberikan kewajiban ke kabupaten/kota, untuk menambah luas areal tanam. Kota Mataram mendapat jatah 400 hektar areal tanam. Sementara, baru terpenuhi sekitar 160 hektar. Dinas Pertanian harus mencari titik – titik yang bisa ditanami padi. Tetapi, petani tidak bisa dipaksakan untuk menanam padi. Jika dipaksakan dan gagal panen, maka pihaknya harus bertanggungjawab. “Ndak bisa kita paksakan petani,”cetusnya. Dia bersyukur pascapanen padi, petani menanam jagung. Pemenuhan areal tanaman jagung di Kota Mataram melebihi target dari 45 hektar telah mencapai 100 hektar lebih. Cara ini memenuhi tuntutan dari pemerintah pusat untuk menambah areal tanaman padi. (cem/*)

(Suara NTB/ist)

PANTAU KEKERINGAN - Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, H. Mutawalli didampingi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian, Hj. Elya Hadiana memantau titik rawan kekeringan di Kelurahan Rembiga, Rabu (11/9).

Walikota Pertimbangkan Izin untuk Bayu Mataram (Suara NTB) Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh masih mempertimbangkan memberikan izin kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Bayu Pancapati untuk pindah ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Walikota mendukung perpindahan sepanjang demi karir. “Selama itu demi kebaikan saya dukung. Tapi sekarang ini masih pertimbangkan,” kata Walikota ditemui, Rabu (11/9). Di satu sisi, perpindahan Bayu telah direspon oleh Kemendagri dibuktikan dengan surat kesanggupan menerima yang dikirim tanggal 2 September pekan kemarin. Di mana pun sebenarnya ditempatkan, baik di lingkup Pemkot Mataram maupun Kemendagri sama – sama bekerja sebagai abdi negara. Dan, memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sejauh ini, Bayu masih dibutuhkan di Kota Mataram. Selain sebagai pejabat eselon II, juga Kasat yang memiliki sertifikasi sebagai penyidik usai pendidikan di Badan Reserse Kriminal (Reserse) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. “Kalau ditanya rela. Saya rela. Mana pernah saya tidak rela,” ucap Ahyar. Setelah mendengar informasi perpindahannya ke Jakarta belum ada keputusan

untuk melepas. Bisa saja nantinya menunggu akhir tahun. Karena, Bayu sebagai pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) harus menyelesaikan program maupun melaporkan penggunaan anggaran di tahun 2019. Rencana perpindahan Bayu akan menambah daftar jabatan eselon II kosong setelah tiga posisi, yakni Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, lowong. Jabatan lowong akan dilelang secara terbuka. “Iya, kita pansel. Siapa yang memenuhi syarat silahkan daftar,” jawab Ahyar. Bayu dikonfirmasi sebelumnya, membenarkan rencana perpindahannya ke Kemendagri. Kemendagri telah mengeluarkan surat persetujuan untuk menerimanya bekerja. Persoalan ditempatkan di posisi apa dinilai tidak jadi soal. Yang jelas, di hari pertama berdinas akan menjadi staf di kementerian. Setelah itu, empat atau enam bulan dipastikan akan digeser di posisi tertentu melihat telah menduduki eselon II. “Pastilah jadi staf dulu. Ndak mungkin langsung saya ambil posisi orang. Ini etika birokrasi,” demikian kata dia. (cem)

(Suara NTB/cem)

LOBI - Kasat Pol PP Kota Mataram, Bayu Pancapati melobi Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh untuk bisa mendapat rekomendasi pindah ke Kemendagri, Rabu (11/9) di aula pendopo Kantor Walikota Mataram.


SUARA NTB Kamis, 12 September 2019

EKONOMI DAN BISNIS

Halaman 3

Jalin Kerjasama

Bulog NTB - PT. GNE Fasilitasi BUMDes Jadi Agen Penyedia Sembako Mataram (Suara NTB) – Perum Bulog Divisi Regional NTB dan PT. Gerbang NTB Emas menjalin kerjasama bisnis. BUMN dan BUMD ini menjalin kerjasama strategis memfasilitasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pusat penyedia kebutuhan pokok. Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Kepala Perum Bulog Divisi Regional NTB, Supriyanto, Direktur Utama PT. GNE, Samsul Hadi. Disaksikan langsung Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah dan Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, H. Wirajaya Kusuma dan OPD terkait. Penandatangan kerjasama ini terkait Bulog sebagai pemasok sejumlah kebutuhan pokok kepada BUMDes. PT. GNE bertindak sebagai pengendali

(kontrol) pemasaran melalui sebuah sistem berbasis online. Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah menyambut baik terobosan kerjasama ini. Menurut gubernur, ini langkah yang sangat baik BUMN dan BUMD NTB ini. Bagaimanapun, BUMN dan BUMD ini adalah pelaku utama dalam ekonomi. “Tugas kami memfasiltasi, membantu kalau ada kesulitankesulitan. Saya yakin kalau program ini jalan. Banyak implikasi positif bagi ekonomi NTB. Kalau ada hal-hal yang kurang baik di GNE, Pemprov NTB yang akan pro aktif menyelesaikannya,” demikian gubernur. Kepala Bulog NTB, Supriyanto menjelaskan, sesuai dengan tupoksi Bulog, salah satunya menjaga ketahanan pangan. Ada tiga pilar yang

harus dijaga Bulog. Pilar ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi. Ketersediaan, Bulog melalui kegiatan hulunya sudah melakukan pengadaan gabah/beras dan kebutuhan pokok lainnya. Keterjangkauan, dalam rangka bagaimana Bulog melakukan stabilisasi harga di tingkat konsumen, salah satu caranya melalu Rumah Pangan Kita (RPK), dan saat ini kerjasama dengan jaringan PT. GNE, ke BUMDes BUMDes. Dan menjaga stabilitas adalah agar kebutuhan tersedia di pasar sehingga harga kebutuhan pokok tak fluktuatif. Kerjasama dengan PT. GNE murni bisnis. Bukan penugasan. Sehingga dipastikan ada margin yang didapat BUMDes. Kerjasama ini menurutnya sangat strategis. Kare-

na GNE menyiapkan sistemnya untuk mendeteksi penjualan dan kebutuhan stok. “Dengan sistem yang menghubungkan BUMDes dengan GNE, juga terhubung di Bulog. Kami bisa mengetahui mana desa-desa yang stoknya kurang dan segera kita distribusikan tanpa harus menunggu permintaan. Model kerjasama ini bisa jadi pertama di Indonesia. Harapannya kerjasama ini berhasil untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan utamanya. Bulog NTB dengan ketersediaan stok gabah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelas Supriyanto. Sementara Samsul Hadi memastikan, sistem jaringan pasar sudah dinyatakan siap. Tinggal eksekusi. Pemerintah daerah di masing-masing

kabupaten/kota akan disosialisasikan. Targetnya, seluruh BUMDes di NTB akan menjadi mitra kerjasama bisnis ini. Syaratnya, BUMDes, hanya punya tempat, SDM. Tinggal di training, langsung menjadi agen. Tak perlu gudang yang luas. Yang terpenting memiliki perangkat untuk menjalankan sistem yang dikontrol oleh GNE. Didampingi Sultan Mohammad, Adviser PT. GNE, target jaringan adalah 1.137 BUMDes di NTB. Dalam jangka panjang, tidak saja kebutuhan pokok, kebutuhan-kebutuhan yang ada di ritel modern juga akan dipasok ke BUMDes. Sehingga masyarakat tak perlu lagi berbelanja jauh untuk kebutuhannya. Tinggal mendatangi BUMDes. Keuntungannya, ketersedi-

(Suara NTB/bul)

KERJASAMA - Dari kanan ke kiri, H. Wirajaya Kusuma, Supriyanto, gubernur, dan Samsul Hadi saat penandatanganan Perjanjian Kerjasama kemarin. an kebutuhan masyarakat lebih dekat, memberi keuntungan bisnis kepada BUMDes. “Dalam mewujudkan NTB Gemilang itu,

kita diberikan tanggung jawab untuk mewujudkan kemandirian dan sejahtera,” demikian Samsul Hadi. (bul/*)

Bulog akan Bangun MRMP Pertama di Indonesia Mataram (Suara NTB) Kepala Divisi Regional Perum Bulog Divre NTB, Supriyanto memastikan investasi di Pulau Sumbawa berjalan sesuai jadwal. Targetnya, akhir tahun ini pembangunan fisik dapat dilakukan. Perum Bulog tahun 2019 ini akan membangun pusat industrialisasi perberasan, Modern Rice Milling Plant (MRMP) pertama di Indonesia. (Suara NTB/bul)

TURUNAN MUTIARA - Turunan mutiara NTB di Galery Ragendamop milik Muharar.

Kerajinan Mutiara NTB akan Wakili Indonesia pada Pameran Internasional di Hongkong Mataram (Suara NTB) Kementerian Perindustrian mewakilkan enam hasil kerajinan mutiara di Indonesia, salah satunya kerajinan mutiara NTB mengikuti pameran internasional di Hongkong, 18-22 September 2019. Kementerian Perindustrian mengutus Regendamop, bersama lima perajin mutiara lainnya di Indonesia, P3GAI, Yani Silver, Vite Jewelerry, Dian Silver dan Prato pada pameran pada Hongkong Jewellery & Gem Fair. Pameran ini akan diikuti perajin-perajin mutiara dari berbagai negara. Di temui di galerinya di Sekarbela Kota Mataram, Rabu (11/9) kemarin, Owner Ragendamop, Muharar terlihat tengah mempersiapkan berbagai produk turunan mutiara yang akan dipamerkan di pameran internasional dalam waktu dekat ini. Produk turunan hasil kerajinan mutiara diantaranya, kalung mutiara, gelang mutiara, anting mutiara, cincin mutiara, bros mutiara, dan sejenisnya. Termasuk mutiara

gelondongan. Seluruhnya mutiara asli laut selatan (south sea pearl) dari perairan NTB. Mutiara adalah ikon NTB, menurut Muharar, kualifikasinya sangat bersaing dipamerkan pada pameran skala internasional. Pameran internasional adalah salah satu fasilitas untuk mempromosikan mutiara NTB ke pasar internasional. Dengan situasi yang terjadi saat ini, tidak bisa lagi menunggu. Harus jemput bola untuk mengembalikan pasar. Pada gempa tahun lalu, dampaknya penjualan mutiara dan turunannya anjlok hingga 80 persen. Perlahan-lahan pulih, hingga saat ini 30 persen pasar belum pulih. “Tidak bisa berdiam diri. Produk kita harus dipamerkan langsung. Jualan dengan online juga tak terlalu signifikan,” kata Muharar. Menjadi perwakilan NTB, Indonesia pada pameran internasional di Hongkong. Harapannya penjualan mutiara NTB dan turunannya menggeliat kembali. Pasar domestik sementara ini belum cukup

kuat diandalkan. Pasar internasional juga demikian, sebab pariwisata NTB juga belum pulih. Dengan pameran internasional, menurut Muharar akan terbuka lagi jaringan pasar yang lebih luas. “Sementara ini penjualan masih lesu. Asal bisa bertahan. Karena itu perlu jemput bola melalui kegiatan-kegiatan pameran,” demikian Muharar. Mutiara NTB tak diragukan kualitas dan kelasnya. Hanya perlu diperkuat dengan Identifikasi Geografis (IG) yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Dalam setahun terakhir, para pelaku usaha mutiara, dari pembudidaya, perajin telah mengajukan penerbitan sertifikat IG ke Kemenkumham. Didukung Pemprov NTB melalui OPD-OPD terkait. Jika sertifikat IG ini diterbitkan. Mutiara NTB memiliki standar pengakuan internasional terkait riwayatnya. Menurut Muharar, dengan IG tersebut harga mutiara NTB dan turunannya akan terdongkrak. Ada nilai tambahnya. (bul)

Nilai investasinya mencapai Rp136 miliar. MRMP ini rencananya akan dibangun di 16 titik di Indonesia. Untuk tahun 2019 mulai dibangun hanya dua unit di Indonesia. Salah satunya di komplek Unit Bisnis Pengelolahan Gabah Beras (UBPGB) Untir Malang, Desa Lape, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa. Dan di Jember, Jawa Timur. “Tetap jalan, on progres, sedang diproses untuk pengadaan barang dan jasa, sekarang sudah kita lelang konsultan,” jelas Supriyanto. Jika progresnya lancar, pembangunan fisik dilakukan enam bulan. Pertengahan tahun 2020 pusat industrialisasi perberasan ini telah beroperasi. Bulog melihat peluang sangat besar bagi tersedianya bahan baku(gabah/beras) yang dihasilkan di NTB, utamanya di Pulau Sumbawa. Karena itulah, Perum Bulog memilih investasinya di provinsi ini untuk awal investasi. Memanfaatkan lahan seluas 4 hektar. Proses hilirisasi dilakukan secara terintegrasi di tempat

Garuda Indonesia Luncurkan Aplikasi ”Tauberes” Jakarta (Suara NTB) – Maskapai nasional Garuda Indonesia melalui lini usaha layanan logistik kargo udara PT Garuda Tauberes Indonesia (GTI) meluncurkan terobosan terbaru aplikasi digital “tauberes” yang merupakan aplikasi digital pertama di Indonesia yang menghubungkan layanan kargo udara dengan agen pengiriman barang kepada masyarakat (end customers). Adapun aplikasi Tauberes merupakan platform e-commerce yang menyediakan jasa pemesanan logistik, baik itu untuk kurir, air cargo gateway dan payment yang dikembangkan oleh PT Garuda Tauberes Indonesia (GTI). Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia, Mohammad Iqbal mengatakan bahwa hadirnya aplikasi “tauberes” ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Garuda Indonesia Group dalam menyediakan inovasi layanan digital yang dapat menjawab kebutuhan pengguna jasa dalam memenuhi kebutuhan pengiriman barang secara cepat, tepat, dan efisien serta adaptif terhadap perkembangan teknologi Informasi”. “Perkembangan pesat industri ecommerce di Indonesia saat ini menjadikan sektor layanan logistik memiliki peran penting dalam menjembatani market e-commerce dengan masyarakat. Mengusung konsep smart logistic services, hadirnya aplikasi “tauberes” karya anak negeri ini kami harapkan dapat menjadi pilihan tersendiri bagi masyarakat yang membutuhkan layanan pengiriman barang secara online dengan basis layanan kargo udara yang terpercaya mulai dari akurasi waktu pengiriman, keamanan paket, hingga tarif yang kompetitif”. Sementara itu, Direktur Utama PT Garuda Tauberes Indonesia (GTI), Albert Burhan mengatakan bahwa Tauberes merupakan aplikasi yang didesain sebagai one-stop logistic solution yang akan memiliki tiga fitur

(Suara NTB/ist)

TAUBERES - Garuda Indonesia meluncurkan aplikasi “Tauberes”. Ini merupakan aplikasi digital pengiriman barang berbasis layanan “Smart Logistic Services”. utama, yaitu Kirim Paket, Kargo hanya akan dapat menghubungkan penggemar kuliner nusantara dengan Udara, dan Belanja Online. “Dengan dilengkapi fitur tracking penyedia makanan favorit di berbagai antar pulau yang terkoneksi dengan daerah dengan jaminan pengiriman masistem layanan penerbangan (maska- kanan maksimal dalam 8 jam. Namun pai), platform “tauberes” ini akan me- juga akan menghubungkan langsung nemudahkan para pengguna jasa untuk layan dengan pasar domestik dan ekspor memonitor pergerakan paket kiriman serta menunjang jaringan distribusi seksecara real time. Berbeda dengan aplika- tor UMKM nasional,’’ lanjut Albert. “Pada tahapan pengembangan selansi lainnya, melalui aplikasi ini nantinya paket juga akan dapat dimonitor pada jutnya, aplikasi “tauberes” ini diharapsaat di airport dan di pesawat sehingga kan tidak hanya akan memberikan kepengiriman barang akan dapat dimon- mudahanuntukberbelanjaproduke-comitor secara keseluruhan,” terang Albert. merce namun juga menjadi solusi “one Melalui aplikasi “tauberes” terse- stopshopping” bagi pengguna jasa melabut, para pengguna jasa dapat memi- lui fitur “market place”, dengan perlih penyedia jasa pengiriman barang angkat sistem smart logistic yang mengyang telah bekerjasama dengan “taub- hadirkan berbagai pilihan layanan jasa eres”. Saat ini J&T Express, Lion Par- logistik yang dapat mempermudah cel, Aero Express, SAP dan Si Cepat pengguna jasa untuk memonitor prostelah menjadi partner, dan akan di- es pengiriman barang melalui smartikuti oleh partner2 yang lain, dengan phone dan perangkat tablet kapan saja pilihan metode pembayaran melalui dan dimana saja,’’ tutup Albert. Adapun saat ini aplikasi “tauberes” LinkAja maupun pembayaran tunai. Lebih lanjut Albert menambahkan telah tersedia di seluruh platform mobile bahwa pihaknya saat ini terus device. Dapat digunakan baik IOS maumengembangkan dan menyempurna- punandroid,denganmengklik“tauberes.in “. Tauberes merupakan aplikasi berbasis kan aplikasi “tauberes” tersebut. “Saat ini kami tengah mengembang- Progressive Web Application (PWA). Sehkan fitur “market place” sebagai salah ingga dapat memberikan keleluasan lebsatu pilar utama pada aplikasi “taub- ihpenggunanyadalammenggunakanaperes” ini. Kedepannya aplikasi ini tidak likasi tersebut di mobile device. (*)

ini. Nantinya, gabah-gabah yang dipasok oleh kelompok-kelompok tani tidak lagi ke luar dalam bentuk beras gelondongan. Melainkan telah dalam bentuk beras sachetan sampai kemasan tertinggi. Siap untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, bahkan hingga impor. “Beras yang ke luar dari MRMP ini nantinya macammacam. Tergantung pasar mintanya apa. Beras model premium, medium, patahan 5 persen, patahan 10 persen ada. Kemasannya juga akan lebih variatif,” jelas Supriyanto usai melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT. GNE, Rabu (11/9) kemarin. MRMP di Sumbawa ini menggunakan teknologi Jerman (Bu-

hler) dan merupakan teknologi Eropa pertama di Indonesia dalam hal penggilingan padi yang dapat memproses padi sebanyak 300 ton sehari. Selain MRMP ini, investasi lainnya Perum Bulog di NTB adalah industrialisasi untuk meningkatkan kemampuan serapan dan pengolahan beras lokal dengan membangun mesin Rice to Rice (RTR) di komplek pergudangan Boli Desa Bolo Kecamatan Madapanggal Kabupaten Bima. Lalu di Dompu, kemudian di komplek pergudangan Sikur, Desa Sikur Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Lalu meningkatkan nilai tambah hasil panen jagung melalui teknologi pengeringan modern dengan pembangunan Drying Centre

(Suara NTB/bul)

Supriyanto dan SILO Jagung di Desa Lanci Jaya Kecamatan Teka Sire KabupatenDompu.“DiDompujugajalan. Bersamaan,” terang Supriyanto. Diketahui,secarakeseluruhan,rencana investasi ini akan beroperasi serempak pada 2020. Total investasiBulogdiNTBRp249miliar.1lokasi MRMP Rp136 miliar, RTR Rp57 miliar, CDC Rp56 miliar. (bul)


SUARA NTB Kamis, 12 September 2019

SUARA PULAU LOMBOK

Halaman 4

25.828 Rumah Belum Dapat Anggaran Aplikator Bermasalah akan Dijemput DANREM 162/Wira Bhakti, Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., menegaskan aparat TNI akan mengawal penuh proses percepatan rehab rekon Rumah Tahan Gempa (RTG) di Kabupaten Lombok Utara. Selain ditandai dengan diturunkannya Tim Zeni sebanyak 400 orang khusus KLU, pihaknya juga akan mengawal para aplikator bermasalah. “Nanti kita jemput dia,” tegas Rizal saat ditanya sikap TNI terhadap para aplikator yang kabur membawa uang pokmas, Rabu (11/9). Usai rapat monitoring dan evaluasi (Monev) percepatan RTG di Aula Setda KLU, Danrem mengungkapkan terdapat beberapa aplikator yang disebutkan bermasalah. Salah satu yang jadi acuan adalah, laporan Polres Lombok Utara ke Polda NTB, di mana salah satunya menyebutkan PT. MP. Untuk diketahui, PT. MP dalam hal ini tidak kabur sebagaimana oknum aplikator lain. Namun pengerjaan RTG yang dilakukan MP diduga tidak sesuai standar RTG. Sehingga atas masalah ini, MP yang menangani sejumlah Pokmas di Dusun Telok Kodeq, Desa Malaka, menjadi atensi Kepolisian setelah dilaporkan oleh LSM KLU dan warga. Berbeda dengan aplikator yang menangani dua Pokmas di Sira Barat, aplikator memilih meninggalkan pokmas setelah mencairkan uang pokmas dalam jumlah besar. Rizal mengimbau, agar Pengurus Pokmas bersikap transparan dalam pengelolaan anggaran. Termasuk dalam menentukan aplikator, pokmas disarankan berpedoman pada kesepakatan bersama melalui musyawarah. “Rapat tadi ada beberapa yang dibahas, pertama pertanggungjawaban anggaran. Anggaran yang sudah diterima wajib dilaporkan secara rinci, dan administrasinya juga lengkap,” katanya. Danrem menyebut PPK di Kabupaten yang bekerja mempertanggungjawabkan anggaran, agar menyiapkan siapkan data pertangungjawaban karena ada unsur pengawasan dari BPK, BPKP dan Inspektorat. Selain itu dibahas pula kaitan dengan progres RTG di lapangan. Kendala-kendala lapangan dicarikan solusi tepat sehingga tidak menghambat. “(Kendala) kelangkaan semen sudah dibicarakan pusat, kita sampaikan laporan ke Jakarta. Untuk KLU, nanti semennya turun di Pelabuhan Carik (Bayan) bukan di Lembar (Gerung, Lobar), sehingga cost murah dan harga juga tidak membebani warga,” tandasnya. Ahmad Rizal Ramdhani (ari) (Suara NTB/ari)

Literasi Digital Masih Lemah Selong (Suara NTB) Pemerintah masih terus meningkatkan infrastruktur jaringan internat guna mempermudah masyarakat mengakses informasi secara digital. Akan tetapi di satu sisi, masih banyak masyarakat utamanya di daerah-daerah yang belum siap menerima. Literasi digital masyarakat masih lemah, akibatnya masih banyak terjadi penyalahgunaan internet. Demikian dijelaskan Kepala Sub Bidang Pemberdayaan Komunitas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Bambang Trisantoso di sela seminar Pandu Digital di Kantor Bupati Lotim, Rabu (11/9). Menurutnya, internet berkecepatan tinggi harus dibarengi dengan membaiknya tingkat literasi masyarakat. Dikhawatirkan, jika yang hadir sudah cepat namun tidak mampu dibendung oleh masyarakat, maka akan menjadi masalah. Diketahui, derasnya arus informasi di era digital memang membuka ruang yang sangat bagi ilmu pengetahuan. Akan tetapi, banyak muncul informasi hoax atau berita yang tak jelas sumbernya. Untuk itu, dilatihnya para Pandu Digital diharapkan bisa mengarahkan masyarakat dapat menggunaan internet ini secara lebih bermanfaat. Salah satu bentuk menghadang konten negatif yaitu dengan gerakan literasi digital. Yaitu, sebuah upaya agar publik memiliki kemampuan menganalisa dan mengevaluasi informasi digital melalui teknologi dan alat komunikasi. Menurutnya, sosialisasi gerakan literasi ini penting kepada masyarakat untuk penggunaan internet yang positif. Era digital saat ini sudah banyak dimanfaatkan sebagai media transaksi perdagangan. Banyak bisnis-bisnis yang digerakkan pemasarannya lewat jejaring internet. Para pelaku-pelaku usaha kecil dan mikro, bahkan nelayan dan petani juga sudah banyak menggunakan media internet untuk berjualan secara digital. Dihadirkannya Pandu Digital ada di setiap daerah diharapkan bisa melakukan pendampingan terhadap kegiatan-kegiatan pemanfaatan internet secara lebih bermanfaat tersebut. Lotim diketahui cukup banyak yang berminat menjadi Pandu Digital. Terlihat pada seminar kemarin, banyak siswa setingkat SMA sederajat dan mahasiswa di Lotim menjadi peserta yang sudah mendaftarkan dirinya secara online. “Di Lotim ini ada sekitar 200 orang, dari jumlah ini nanti akan terseleksi secara sistem, siapa yang lulus menjadi Pandu Digital,” demikian ucapnya. (rus)

Digagalkan, Pengiriman TKI Diduga Ilegal Selong (Suara NTB) Tim gabungan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Timur (Lotim) bersama Polres Lotim menangkap terduga pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Pasalnya, tim berhasil mencegat pemberangkatan TKI secara ilegal ke Timur Tengah yakni Uni Emirat Arab di wilayah Sikur saat korban hendak dibawa ke Mataram. Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan dari pihak tertentu terkait adanya pengiriman TKW Uni Emirat Arab secara ilegal. Sementara saat dilakukan penangkapan, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku dan dua perempuan yang menjadi korban. Hingga Rabu (11/9) siang kemarin, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Lotim. “Memang benar kita mengamankan satu orang terduga pelaku TPPO. Yang bersangkutan kita amankan di wilayah Sikur saat menuju ke Mataram dengan membawa dua orang perempuan yang diduga korban,” terang Wakapolres Lotim, Kompol. Bayu Eko Panduwinoto,SIK. Bayu mengaku belum mengetahui persis identitas dan modus dari terduga pelaku. Namun ia membenarkan indikasi pemberangkatan TKW ke Uni Emirat Arab secara ilegal. Termasuk pihak perusahaan yang melakukan pemberangkatan belum diketahui. Pastinya, kata dia, pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif. Diketahui, untuk pengiriman TKI ke Timur Tengah saat ini belum diizinkan pasca dilakukan pelarangan atau moratorium beberapa waktu lalu, sehingga pengiriman pekerja migran ke Timur Tengah merupakan Bayu Eko Panduwinoto tindakan ilegal. (yon)

BNPB ”Warning” KLU dan Loteng Tanjung (Suara NTB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI turun ke Kabupaten Lombok Utara, Rabu (11/9). BNPB menggelar rapat evaluasi dan monitoring kepada daerah-daerah terdampak gempa di NTB. Pada kesempatan itu, turut hadir Danrem 162/Wira Bhakti, Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos,SH. M.Han, Perwakilan Polda NTB, BPBD NTB serta Kalak BPBD Kabupaten/Kota. Poin monev BPNB kemarin menyorot beberapa hal. Antara lain, menyangkut pertanggungjawaban anggaran, progres penanganan Rehab Rekon (RR) Rumah Tahan Gempa (RTG) serta pengawalan kondisi faktual lapangan. Kepala Biro Keuangan BNPB, Tavip Joko Prahoro, usai rapat monev di Aula Setda KLU, menyampaikan data definitif untuk KLU dan Lombok Tengah belum “clear”. BPBD kedua kabupaten masih sebatas membacakan saja. Khusus untuk KLU, masih akan diekspose dulu di BPKP untuk selanjutnya disampaikan definitifnya ke BNPB melalui BPBD NTB. “Angka definitifnya belum ada. Yang sudah ada Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Barat dan Lombok Timur. Sedangkan Kota Mataram, dana RR dianggap cukup, hanya masalahnya pada persoalan izin penggunaan anggaran karena terdapat perubahan status (katagori) terdampak. Sehingga sampai sekarang kabupaten yang belum tersedia angka definitif

adalah Lombok Utara dan Lombok Tengah,” papar Tavip. Menyinggung jumlah korban gempa yang belum memiliki rekening dan realisasi yang minim, Tavip menegaskan data warga harus divalidasi oleh Tim Kabupaten. Berdasarkan validasi itu diusulkan ke pusat untuk diverifikasi oleh Inspektorat BNPB RI dan dilanjutkan dengan pengajuan anggaran ke Kementerian Keuangan. Anggaran yang disiapkan untuk warga korban gempa di NTB, kata dia, masih mengacu pada anggaran APBN murni 2019. Sebelum batas akhir penggunaan APBN murni berakhir, KLU dan Loteng diminta untuk mendefinisikan data jumlah rumah korban gempa secara keseluruhan. “(Deadline validasi) sebetulnya secepatnya, ‘kan batas akhir revisi Oktober. Kalau berlarut-larut terus, nanti ngak keburu (selesai). Jadi semakin cepat semakin bagus, kalau sampai terlambat, (warga) tidak terdaftar,” cetusnya. Ia melanjutkan, jika sampai batas waktu validasi bulan Oktober tidak rampung maka dana

Investor Tawarkan Pemkab Lotim Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Selong (Suara NTB) Pemkab Lombok Timur (Lotim) ditawarkan untuk melakukan pengolahan sampah dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Teknologi ini ditawarkan oleh salah satu investor yakni PT. Dimensi Barumnas Perdana asal Pekan Baru. Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/9), Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Lotim, Ir. H. Marhaban, mengakui sudah menerima surat penawaran dari PT. Dimensi Barumas Perdana yang ingin memperkenalkan teknologi untuk PLTSa tersebut. Dalam surat itu, kata Marhaban, pihan investor memakai proses plasma. Semua sampah domestik dapat dimusnahkan tanpa menghasilkan emisi dan menyisakan buangan yang dapat mengganggu lingkungan. Menurut pengakuan pihak

perusahaan, teknologi yang diciptakan tersebut sudah mendapat persetujuan registrasi sebagai teknologi ramah lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. “Ini yang masih kami coba gali dulu kemungkinan realisasi dari keinginan investor untuk investasi berupa menyalurkan listrik yang dihasilkan dari PLTSa ini,” kata mantan Kepala Dinas PUPR Lotim ini. Sementara, kata Marhaban, persoalan sampah menjadi suatu hal yang harus diperhatikan lebih serius. Sementara dalam penanganannya, DLHK Lotim masih kekurangan armada dan personel untuk mengcover 21 kecamatan di Lotim. Untuk itu, ia mengajak keterlibatan desa dan semua stakeholder untuk berpartisipasi bersama-sama mencintai lingkungan dengan melakukan pembersihan terhadap saluran irigasi minimal satu minggu satu kali. Apabila itu secara rutin dilakukan, maka dipastikan tidak ada lagi ditemukan penyumbatanpenyumbatan pada saluran irigasi yang menyebabkan terjadinya banjir. “Kita berharap pemerintah desa juga berpartisipasi. Minimal satu seminggu sekali gotong royong membersihkan lingkungan di tingkat desa,” ujarnya. Sementara untuk keberadaan TPA Ijobalit akan dievaluasi terutama program menjadikan sampah sebagai kompos apakah berlanjut sampai sekarang atau tidak. Marhaban menjelaskan, banyak faktor yang harus dibenahi dalam pengelolaan sampah ini. (yon) H. Marhaban

(Suara NTB/yon)

123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 Selong (Suara NTB) meriksaan lebih transparan 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 Kasus Kematian Zainal terhadap empat polisi lalu lin123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 Abidin (29) asal Dusun Tun- tas dari Satlantas Polres 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 jang Selatan Desa Paokmo- Lotim yang masih menjalani 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 tong Kecamatan Masbagik proses pemeriksaan oleh Pro123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 yang diduga akibat dianiaya pam Polda NTB. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 aparat kepolisian terus ber“Yang jelas anggota masih 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 lanjut. Proses hukum ter- menjalani pemeriksaan. Didu123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 hadap empat anggota yang ga ada empat anggota. Namun 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 diduga terlibat adu fisik den- pemeriksaan beserta saksi123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 gan pelaku masih menjalani saksi, sehingga lebih dari sepu123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 pemeriksaan di Polda NTB. luh. Termasuk terhadap saksi 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 Sementara saksi kunci atas kunci itu,” jelasnya. 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 kasus ini, Ilham yang sebelDari Polres Lotim, kata 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 umnya dikabarkan menghiBayu, tetap akan memberikan 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 lang sejauh ini masih bera- bantuan hukum terhadap ang123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 da di rumahnya. gotanya. Namun apabila ter123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 Demikian disampaikan bukti bersalah akan ditindak 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 Wakapolres Lotim, Kompol. secara hukum sebagaimana 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 Bayu Eko Panduwinoto,SIK hasil pemeriksaan dan inves123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 didampingi Kapolres Lotim, tigasi tim dari Polda NTB. “Po123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 AKBP. Ida Bagus Made sisi empat anggota Polres 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 Winarta,SIK, kepada war- Lotim masih di Polda. Untuk 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 tawan, Rabu (11/9). saksi kunci, setelah kami 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 Ia menegaskan, persoalan menyelidiki yang bersangku123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 ini diambil alih tim investi- tan ada di rumahnya. Sama 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 gasi Polda NTB, sehingga leb- sekali tidak menghilang,” 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 ih independen dan hasil pe- ujarnya. (yon) 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212

Proses Hukum Tetap Jalan

(Suara NTB/ari)

KETERANGAN - Kepala Biro Keuangan BNPB, Tavip Joko Prahoro bersama Kepala Pelaksana BPBD kabupaten/kota di NTB memberikan penjelasan mengenai kondisi terkini pembangunan RTG bagi warga korban gempa di KLU, Rabu (11/9). rehab rekon warga yang belum terdaftar akan dibebankan kepada APBD Kabupaten/Kota. Tidak hanya BNPB, BPBD NTB sebelumnya juga sudah mengingatkan hal serupa. BNPB ikut merespons rendahnya realisasi RTG KLU yang sekitar 8,17 persen (medio Agustus 2019). Terhadap kondisi itu, BNPB meminta Kabupaten dan warga KLU bersinergi memanfaatkan 800 tenaga anggota TNI yang diturunkan ke daerah terdampak

gempa. Masyarakat pun disarankan tidak hanya berpikir satu jenis rumah kayu (Rika), karena kendala kekurangan material dikhawatirkan akan mempengaruhi percepatan pelaksanaan lapangan. Untuk diketahui, dalam jumpa pers BPBD KLU lalu, tercatat jumlah rumah warga korban gempa KLU yang terdata sebanyak 75.681. Sedangkan warga by NIK by KK yang sudah teralokasi anggarannya (data BPBD NTB) sejumlah

49.853 KK. Artinya masih ada rumah warga sejumlah 25.828 yang belum memperoleh kepastian anggaran. (Catatan, belum dikurangi dengan anomali temuan BPBD NTB sejumlah 7.403 KK). Perihal kecukupan dana APBN untuk korban gempa, Kabiro Keuangan mengklaim pihaknya sebatas menyampaikan fakta dan kondisi lapangan. Keputusan alokasi anggaran adanya di Kementerian Keuangan. (ari)

Manfaatkan Sampah Jadi Pernak-Pernik, Dinas LH Gandeng Desainer Tanjung (Suara NTB) Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DLHPKP) Kabupaten Lombok Utara (KLU) masih mencari cara bijak untuk mengelola sampah agar bisa optimal. Setelah membentuk UPTD persampahan dan membentuk KSM Pengelola sampah, Dinas juga berencana mendatangkan desainer internasional yang akan mengubah sampah menjadi kerajinan. Hal itu diutarakan Kepala Dinas LHPKP KLU, H. Rusdi, ST. MM., Rabu (11/9). Pengelolaan sampah di wilayah KLU, akan dioptimalkan dengan berbagai cara. Meski tergolong pekerjaan berat, namun dengan upaya yang sudah direncanakan, sampah diperkirakan akan bisa tertangani. Rusdi menjelaskan, penanganan sampah antara organik dan anorganik akan berbeda. Sampai anorganik seperti plastik, botol, dan sebagainya, akan diolah menjadi kerajinan. Nantinya kerajinan ini akan dijadikan produk cinderamata yang bisa diberikan kepada pengunjung wisatawan sebagai substitusi tiket masuk area wisata. Sebagai wujud perencanaan matang, Dinas LH akan berkoordinasi dengan Disbudpar, BPKAD dan syahbandar, agar tiket tidak hanya dicetak dalam bentuk kertas berporporasi. Melainkan di dalamnya inklud dengan kerajinan. Pengunjung objek wisata akan menjadi pasar tersendiri bagi kerajinan yang selama ini masih kekurangan minat. Diharapkan dengan kehadiran setiap wisatawan yang datang ke tiga Gili atau objek wisata lain, akan mendapatkan kerajinan selain tiket. Namun masih ada “PR” yang harus diselesaikan, yakni seberapa besar harga kompensasi dari kerajinan yang dibuat masyarakat, sehingga harga tiket tidak melonjak dan nominal PAD ke daerah juga tetap (sesuai Perda 5 tahun 2010, red). “Kerajinan yang ditawarkan jelas akan menarik, misalnya kita buat dalam bentuk jam dinding. Karena dari 1 unit jam dinding, bisa menampung sampah sampai 2 kg,” jelasnya. Sedangkan pada sampah organik, Dinas LH sudah membuat plan untuk bekerjasama den-

(Suara NTB/ari)

BUDIDAYA - Masyarakat di KLU mulai mencoba budidaya cacing dengan media sampah. cara ini dilakukan agar masyarakat semakin peduli pada sampah dan kebersihan lingkungan. gan pecinta lingkungan, Raja Cacing dan Bio Meru. NGO yang sudah bisa menghasilkan uang dari budidaya cacing dengan instrumen sampah organik ini, akan dilibatkan mengembangkan cacing di kelompok-kelompok masyarakat KLU. “Untuk MoU ini kita tidak repot, mereka yang peduli lingkungan lebih apreciate. Kita juga sedang penjajakan dengan travel agent, agar pengelolaan sampah bisa menjadi paket wisata. Jadi ke depan, segmen wisata tidak hanya view alam tetapi dilengkapi dengan edukasi lingkungan,” jelasnya seraya menambahkan pemanfaatan TPA Jugil akan menjadi paket Wisata Edukasi yang ditawarkan. (ari)

Rehab Gedung Induk Perpustakaan Daerah Mulai Dikerjakan Selong (Suara NTB) Pelaksanaan rehabilitasi gedung induk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mulai dikerjakan. Perbaikan gedung fisik ini menelan anggaran sebesar Rp1.090.000.000 bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Perpustakaan Nasional dari DIPA Rp1.180.000.000. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Lotim, H. Marwan, Rabu (11/9), menjelaskan, dalam perbaikan ini akan dilaksanakan berupa pembangunan atap, penambahan ruang di lantai I dan II. Dan penambangan ruangan di ruang bidang perpustakaan. Rehab total yang dilakukan mengikuti tren gedung saat ini dan mempertimbangkan nilai artistik dengan masa waktu pengerjaan dari tanggal 20 Agustus sampai 25 Desember 2019. Rehab ini sangat penting, karena ke depan dilakukan penambahan fasilitas di ruang layanan seperti penambahan komputer yang saat ini berjumlah 6 unit, direncanakan ditambah menjadi 15 unit sampai

(Suara NTB/yon)

DIPERBAIKI - Inilah gedung induk berlantai II Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Lotim. Gedung ini yang dikerjakan perbaikannya untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat yang datang berkunjung. 20 unit. “Jadi ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya. Dalam desain bahwa struktur utama pada gedung induk perpustakaan yang hanya dilakukan perbaikan total pada bagian atap gedung. Penataan dan perubahan akan dilakukan pada lobi, masing-masing bidang di lantai I dan perlua-

san di ruang layanan di lantai II. Bagian atap akan lebih disederhanakan untuk memudahkan dilakukannya perawatan. “Semua berkas sudah tuntas dan dimasukkan ke ULP. Kita tinggal menunggu kontraktor pemenang lelang untuk mengerjakan rehab gedung perpustakaan ini,” terangnya. (yon/*)


SUARA NTB Kamis, 12 September 2019

SUARA PULAU LOMBOK

Halaman 5

Jadi Temuan Berulang BPK

Kerugian Negara Akibat Perjalanan Dinas Giri Menang (Suara NTB) – Kerugian negara yang ditimbulkan dari perjalanan dinas sekretariat dan anggota DPRD Lombok Barat (Lobar) menjadi temuan berulang BPK RI Perwakilan NTB. Tahun 2018 lalu ada Rp 820 juta lebih temuan kerugian negara di dewan yang paling besar dari perjalanan dinas. Pihak pemda melalui Majelis TPTGR pun sudah melakukan upaya penagihan paksa melalui sidang. Namun dari para wakil rakyat ini, masih ada saja yang bandel hadiri sidang tersebut. Plt Inspektorat Lobar M. Ilham mengatakan pihak Majelis TPTGR sudah melakukan sidang kedua kalinya Senin (9/ 9) lalu. Sidang ini sebagai lanjutan untuk memanggil para mantan DPRD dan anggota DPRD yang tidak hadir pada sidang sebelumnya (pekan

lalu). Di samping itu dilakukan pemanggilan terhadap beberapa ASN yang menunggak kerugian negara. Dari penunggak kerugian yang disidang jelas dia,ada yang datang membawa bukti pelunasan sebanyak dua orang. “Tapi ada satu orang man-

tan anggota DPRD tidak datang, tidak ada alasan yang disampaikan ke kami kenapa bersangkutan tidak hadir,” ungkapnya, Rabu (11/9). Lebih jauh dijelaskan, penunggak kerugian dari pihak ASN sebanyak delapan orang ditambah lagi lima or-

ang yang tidak datang pada sidang pertama, terdiri dari empat mantan anggota DPRD dan satu kepala OPD. Kepala OPD ini, jelas dia, tidak datang karena sudah melunasi pengembalian. Dari delapan ASN ini kata dia dua orang sudah melunasi, ditambah satu orang, namun belum membawa bukti penulasan. Para ASN ini kata dia tersebar di Dikbud, Satpol PP, Disperindag dan LH serta Distan. Para ASN ini membawa kesanggupannya untuk membayar kerugian negara. “Bagi yang belum mengembalikan,

kami kasih waktu sampai tanggal 3 Oktober mendatang untuk mengembalikan, jadi kita kasih waktu tiga minggu,” ujarnya. Lebih jauh dikatakan, persoalan kerugian akibat perjalanan dinas DPRD menjadi temuan berulang BPK sejak beberapa tahun terakhir. Langkah mencegah persoalan ini kembali terjadi, pihak Inspektorat mengingatkan sekretariat mulai dari Plt dan para Kabag agar mereka betul-betul mengelola anggaran perjalanan dinas dengan profesional. Sesuai dengan ketentuan perbup yang ada, kalau ketentuan ke

(Suara NTB/her)

M. Ilham

Warga Miskin Keluhkan Mahalnya Biaya Berobat

Tak Ingin Ada Dualisme KOMITE Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Barat (Lobar) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pemilihan ketua periode lima tahun ke depan. Musda ini akan diadakan tanggal 14-15 September. Dalam musda kali ini, KNPI Lobar melakukan upaya-upaya pendekatan dengan pengurus KNPI baik di Kabupaten dan provinsi agar tidak ada lagi terjadi dualisme kepemimpinan. Dalam mempersiapkan Musda ini, pengurus KNPI pun bertemu bupati dan Ketua DPRD Sementara untuk menyampaikan rencana musda. “Musda KNPI Lobar kami rencanakan tanggal 14-15 September. Itu perlu kami minta support semua pihak, termasuk pejabat di daerah. Karena kami sudah koordinasi bagaimana caranya agar tidak terjadi dualisme lagi,” jelas Ketua KNPI Lobar Zain Darmat di Kantor Bupati Lobar, Rabu (11/9). Pihak KNPI sudah mempersiapkan pelaksanaan musda ini, termasuk dengan berkoordinasi dengan para pejabat dalam hal ini Bupati dan Ketua sementara. Pihaknya juga berkoordinasi dan komunikasi dengan pengurus KNPI di kecamatan, kabupaten hingga provinsi untuk mengupayakan agar tidak lagi terjadi dualisme kepemimpinan di KNPI. Pihaknya sudah komunikasi dengan Ketua KNPI NTB, Hamdan Kasim untuk menyampaikan hal tersebut. Ia berharap agar tidak terjadi dualisme, hal ini kata dia tergantung dari pengurus di provinsi. Ia sangat berharap pada musda ke 14 KNPI Lobar ini semua pihak bisa hadir, termasuk semua OKP untuk menyatakan diri sama-sama tidak ada dualisme. Sebab kata dia dualisme tersebut tidak ada gunanya. (her) Zain Darmat

luar daerah maksimal 3 hari, maka harus dipatuhi. Kalau ke luar daerah perlu menunjukkan bukti, seperti hotel, tiket pesawat dan boarding pass serta bukti daerah tujuan ditandatangani serta ada hasil. “Ini harus dipatuhi betul,”tegas dia. Pihaknya berharap agar sekretariat membantu anggota DPRD dan mengingatkan para anggota batasanbatasan yang boleh dan tidak boleh. Menyoal adanya dugaan nama anggota DPRD dicatut untuk keperluan perjalanan dinas, pihaknya mengaku tidak tahu soal ini. (her)

(Suara NTB/ist)

SERAHKAN - GM. PT. AP I LIA, Nugroho Jati, selaku perwakilan kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Loteng dan Dandim 1620/ Loteng, atas kerjasama dalam penanganan insiden heli jatuh, Juli lalu.

Tim AEC LIA Raih Penghargaan ’’Quick Response’’ Praya (Suara NTB) PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA) meraih penghargaan Quick Response dari kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV atas keberhasilannya merespon secara cepat musibah kecelakaan helikopter BELL 206L – 4 PKCDV, Juli lalu. Adanya tindakan cepat itu bisa meminimalisir potensi jatuhnya korban dalam peristiwa tersebut. Penghargaan diserahkan General Manager (GM) PT. AP I LIA selaku perwakilan kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV kepada tim Airport Emergency Committee AEC), di kantor PT. AP I LIA, Rabu (11/9).

(Suara NTB//her)

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap respons cepat tim AEC dalam penanggulangan evakuasi kecelakaan helikopter BELL 206L – 4 PK-CDV pada beberapa waktu lalu,” sebut GM PT. AP I LIA Nugroho Jati. Menurutnya kejadian serupa ke depan tentu tidak diharapkan sampai terjadi lagi. Namun demikian, kalaupun ada kejadian serupa di masa yang akan datang, pengalaman pada penanganan kecelakaan heli jatuh yang baru lalu hendak bisa menjadi pelajaran berharga dan bisa lebih baik lagi. Sebelumnya pada Minggu (14/7) lalu, helikopter tipe Bell-2064 dengan nomor registrasi PKCDV yang ditumpangi tiga warga negara asing (WNA) jatuh tengah persawahan di Desa Kawo Kecamatan

Pujut Loteng, dekat Lombok International Airport (LIA). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Seluruh penumpang dinyatakan selamat. Penumpang dilarikan ke RSUD Praya, lantaran mengalami luka-luka. Ketiganya penumpang WNA itu adalah Lukamarie, warga negara Jerman, Nicholas Alexander asal Inggris serta Donoso Lillo asal Chile. Adapun pilot helikopter tujuan Labuan Bajo – Lombok tersebut Capt. Kustiyadi juga dalam kondisi selamat. Insiden kecelakaan helikopter yang dioperasikan PT. Carpediem tersebut berlangsung sekitar pukul 14.20 wita. Sebelum jatuh, pilot sempat meminta izin kepada Air Traffic Control (ATC) LIA untuk mendarat di apron LIA. Namun belum sempat mendarat helikopter tersebut sudah terjatuh di tengah persawahan yang berjarak sekitar 500 meter dari run way LIA. Dugaan sementara heli naas tersebut jatuh karena mati mesin. (kir)

Giri Menang (Suara NTB) – Masih banyak di antara warga tak mampu alias miskin di Lombok Barat (Lobar) yang tak terdaftar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Mereka mengeluhkan biaya berobat yang sangat tinggi. Beban warga miskin ini semakin berat, menyusul bantuan dari pemda berupa Jaminan kesehatan persalinan dan bansos habis. Kondisi ini mendapatkan sorotan dari pimpinan sementara DPRD Lobar. Wakil Ketua DPRD Sementara, Hj. Nurul Adha mengatakan pihaknya mendapatkan keluhan dan masukan dari warga miskin yang tak punya BPJS harus menanggung biaya berobat sangat mahal. Padahal kata dia, dari penjelasan pihak OPD terkait bahwa hampir 70-80 persen warga Lobar terdaftar PBI BPJS. Bahkan jumlah ini melampaui warga miskin di Lobar. “Tapi kok masih banyak warga yang belum ter-cover BPJS, ada dana APBD yang disiapkan untuk meng-cover warga ini tapi itu tidak cukup,” ungkapnya, Rabu (11/9). Selain itu, ujarnya, di tengah kondisi ini justru koordinasi antara OPD terkait seperti Dinas sosial, Dinas Kesehatan dan rumah sakit justru kurang bagus koordinasi dalam penanganan pelayanan warga miskin ini. Seharusnya OPD ini memperkuat pendampingan dan advokasi terhadap warga miskin yang ketika sakit mereka tak punya BPJS. Ia belum melihat ada respons dan kerja cepat dari OPD. Apalagi kata dia ada kades yang mengeluh enam bulan BPJS bisa aktif. Di sini ia melihat ada keterlambatan pelayanan di OPD. Padahal ini, menyangkut pelayanan dasar kemanusiaan. Sehingga akhirnya, warga yang sakit justru tambah sakit karena

harus dibebani biaya sangat tinggi. “Inikan orang sakit jadi tambah sakit dia,”kata dia. Seperti kasus yang ditanganinya, ada warga miskin asal Kediri yang ditangani di Rumah Sakit Gerung. Warga ini menjalani operasi besar dan dirawat di ICU. Ia datang menjenguk warga ini ke rumah sakit, karena keluarganya datang mengeluh sambil menangis ke rumahnya. Karena mereka tak punya BPJS, sehingga harus diberatkan biaya belasan juta hingga puluhan juta rupiah. Menurut dia, persoalan pelayanan warga sakit ini, terutama menyangkut BPJS dan biaya dari pemda bisa diatasi kalau alurnya administrasi dipotong. Seharusnya pihak OPD dan rumah sakit memiliki sistem pelayanan lebih cepat. Di samping itu, kata dia, aggaran yang dialokasikan memadai. Ia masih mencari celah agar bagaimana dana daerah dari anggaran acress atau tak terduga bisa dialokasikan untuk penanganan pelayanan warga miskin ini. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Sosial, Hj. Made Ambaryati mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah percepatan untuk pengusulan warga yang perlu butuh bantuan. Tim turun setiap pekan untuk memperbaiki data sebab banyak penerima PBI yang dinonaktifkan memiliki KTP dan NIK lama. Menurut dia, untuk masuk BDT ini harus diadakan musdes dan muskel dulu. Sebab kalau mau megusulkan warga memperoleh bantuan harus masuk BDT. Namun persoalannya tidak semua desa yang perhatian dengan persoalan ini, giliran ada masalah seperti ini baru ribut. Ia pun siap diundang oleh DPRD menyampaikan langkah-langkah yang dilakukan. Ia juga berharap agar DPRD juga ikut membantu dinas meminta desa dan warga lebih aktif. (her)

Dikbud Siapkan Rp 7 Miliar untuk Bangun Kades Mengeluh Tak Dilibatkan 4 Sekolah Rusak Akibat Gempa Penambang Gunung Prabu Diduga Eksodus ke Sekotong

(Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Dikbud) Lombok Barat (Lobar) menyiapkan anggaran sekitar Rp 7 miliar untuk pembangunan empat sekolah yang rusak akibat gempa. Anggaran itu rencananya akan dipergunakan untuk 2020 mendatang. Empat sekolah itu SDN 1 Taman Sari, SDN 3 Gerimaks, SDN 1 Selat dan SMPN 2 Gunungsari. Kepala Dinas Dikbud Lobar, M. Hendrayadi mengaku Pemkab Lobar memilih untuk menganggarkan pembangunan sekolah itu yang awalnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Mengingat sekolah itu rusak akibat bencana gempa bumi. Namun hingga kini pemerintah pusat belum menetapkan anggaranya. “ P e merintah pu-

M. Hendrayadi

(Suara NTB/ist)

Anak - anak SDN 2 Gerimaks Narmada masih belajar di tenda. sat dari Dinas PU itu berjanji tahun 2019 ini. Cuma sampai dengan hari ini, kami belum dapat jawab pasti tentang hal itu,” ungkap Hendra yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, kemarin. Untuk itu, pihaknya lebih memilih mengambil langkah antisipasi dengan menganggarkannya melalui APBD. Ia menjelaskan, untuk SDN 1 Selat dan SDN 3 Gerimaks membutuhkan masingmasing sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunanya. Sedangkan SDN 1 Taman Sari membutuhkan anggaran minimal sekitar Rp 2,5 miliar. Hanya saja itu di luar lahannya. Sama halnya dengan SMPN 2 Gunungsari yang akan dibangunkan sekolah baru, pascaeksekusi lahan oleh pengadilan. Dan

seluruh penganggaran pembangunan sekolah itu sudah masuk dalam rencana kerja (Renja) Dikbud Lobar untuk 2020. “Itukamisudahbersuratkepengelolaan aset untuk disiapkan anggaran pembebasan lahannya,” bebernya. Terkait dengan SMPN 2 Gunungsari, pihak wali siswa meminta kepada dinas memindahkan sekolah sementara yang kini berada di SMPN 4 Gunungsari. Wali siswa meminta agar pindah di lokasi bekas Puskesmas Penimbung. Menanggapi kabar itu, Hendra mengaku sudah mendapatkan informasinya. Menurutnya, permintaan itu dikarenakan masalah jam belajar dari para siswa. Sebab di sekolah sementara para siswa mulai beraktivitas belajar siang hari dan selesai sore hari. “Cuma karena masalah jam belajar, kalau masuk siang itu jam 2 sampai 6 sore itu sangat sempit waktunya. Karena itu mereka akan dipindah di eks puskesmas,” ungkapnya. Ia mengaku jika proses pemindahan sekolah itu sudah berjalan. Bahkan pihaknya mengunakan bangunan bekas sekolah sementara. “Tinggal penambahan lahan saja di beberapa sekolah itu, itu kalau disepakati,” pungkasnya. (her /*)

MENGANTISIPASI datangnya penambang liar yang sebelumnya beroperasi di tempat lain ke Sekotong disikapi Tim Satgas Pemda Lobar. Tim Satgas menutup akses para penambang pindah ke Sekotong. Selain itu, para kepala desa di wilayah Sekotong mengeluh lantaran tak dilibatkan dalam proses upaya penertiban tambang ilegal oleh Tim Satgas yang dibentuk Pemda bersama aparat keamanan. “Saya kurang tahu soal itu, belum ada informasi,” tegas Kepala Desa Pelangan Zainul Hafiz pada Suara NTB usai rapat di pemda membahas masalah upaya penertiban tambang ilegal di wilayah Sekotong, Rabu (11/9). Pihaknya mengaku sejauh ini belum ada pemberitahuan ke desa tentang keberadaan tim satgas tersebut, sehingga para kades pun mempertanyakan sejuah mana pelibatan para kades. Tim Satgas yang turun melakukan penyegelan pun belum ada pemberitahuan ke desa. Padahal seharusnya desa diberitahukan. “Belum ada komunikasi sama sekali, karena tidak dilibatkan,” ujar dia. Termasuk ia juga tidak tahu perihal adanya rencana PT Indotan Lombok Barat Bangkit (ILBB) akan melakukan produksi diawali dengan penelitian di desanya. “Saya tidak tahu juga itu, kalau ada rencana buka jalan, kemudian bangun gudang oleh perusahaan karena memang kami ndak pernah dikasih tahu,” jelas dia.

(Suara NTB/her)

Zainul Hafiz

Diakuinya, banyak warganya masih menjadi penambang liar. Kalau tambang ilegal ditutup, lantas apa solusi bagi warganya tersebut. Pihaknya pun mempertanyakan ke pemda apa solusi yang akan dilakukan untuk mengalihkan pencaharian mereka. Namun sejauh ini belum ada solusi yang jelas dari pemda. Pihak desa hanya diminta melakukan sosialisasi dan pendataan para penambang asli Sekotong. Sementara Kades Sekotong Tengah L. Sarappudin mempertanyakan langkah pemda setelah menyegel tong dan gelondong di desanya. Namun jawaban tim sendiri belum ada tindaklanjut. “Ini kami pertanyakan, apa tindak lanjut setelah disegel. Tapi belum ada kebijakan apa-apa,” jelas dia. Hal senada disampaikan Kades Buwun Mas Rochidi. Hingga sekarang ini, belum ada solusi dari pemda terkait mata pencaharian. Karena dengan ditutupnya tambang ini mata pencaharian mereka akan hilang, maka pihak desa mendesak pemda melakukan pemberdayaan pada tenggat waktu hingga produksi tahun 2021 mendatang. “Langkah awal kami diminta pendataan dulu berapa sebenarnya penambang,”jelas dia. Menanggapi keluhan para kades ini, Asisten II Setda Lobar, Hj. Lale Prayatni mengatakan, dalam upaya penertiban illegal mining atau peti ini ada tiga tahapan yang ditangani oleh tiga tim Sub Satgas. Tahapan

pertama dilakukan sosialisasi dan kemitraan. Tim Satgas ini, sudah turun termasuk dari tim provinsi. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 13 Agustus sampai dengan 13 September. Namun karena satgas ini baru dibentuk di Lobar tanggal 27 Agustus, sehingga tim bekerja sampai dengan 27 September. “Sebulan satagas sosialisasi dan kemitraan ini bekerja, maka kami masuk ke tahap II (pengawasan peredaran mercury dan sianida serta BBM,” jelas dia. Tim ini bekerja hingga 28 Oktober mendatang. Begitu juga untuk tim penegakan hukum, nantinya mulai bekerja tanggal 30 Oktober sampai 30 Februari 2020. Saat ini pihaknya perlu melakukan pencegahan masuknya penambang dari luar ke Sekotong. Sebab informasi dari para kades, penambang dari luar Sekotong justru pindah ke Sekotong. “Kita dapat informasi kalau penambang prabu itu pindah ke sekotong. Justru ini kami minta agar pro aktif dilaporkan,” jelas dia. Menyoal keluhan kades terkait perluya mencari mata pencaharian bagi para penambang, pihaknya pemda sudah mempersiapkan langkah tersebut, bahkan tim Universitas Indonesia dan Bank Dunia sudah turun melakukan penelitian pekerjaan apa yang cocok bagi penambang. Menyangkut keluhan soal tak dilibatkannya para kades? Menurut dia pihaknya sudah meminta Camat Sekotong untuk mensosialisasikan kepada para kades. (her)

(Suara NTB/her)

L. Sarappudin

(Suara NTB/her)

Rochidi


SUARA NTB Kamis, 12 September 2019

Banyak Anggota Dimutasi, Satgas Saber Pungli Melempem Taliwang (Suara NTB) – Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pugutan Liar (Pungli) mengaku belum optimal melakukan pencegahan tindak pidana pungli di Sumbawa Barat. Hal ini terjadi karena beberapa anggota tim banyak yang bergeser (di mutasi) dan juga adanya Kejaksaan negeri di KSB yang belum masuk kedalam tim. Kendati demikian, pihaknya tetap mengawasi secara inten untuk menekan terjadi hal- hal yang tidak diinginkan. Apalagi untuk saat ini pihaknya tengah mengatensi adanya indikasi Pungli di Balai Karantina Poto Tano. “Memang untuk bulan ini kita belum ada kegiatan sosialisasi tim saber pungli di KSB. Hal tersebut terjadi karena banyak anggota tim yang bergeser ke dinas lain dan juga adanya tambahan personil baru dari Kejaksaan negeri. Bahkan jika kita hitung sudah ada dua bulan tidak ada kegiatan yang dilakukan oleh tim yang sudah dibentuk. Kendati demikian, kita tetap mengawasi praktek pungli di masyarakat bahkan saat ini kami tengah mendalami kasus dugaan pungli di Balai Karantina,” ungkap Kasatgas Saber Pungli Polres KSB Kompol Teuku Ardiansyah SH kepada Suara NTB, Rabu (11/9). Dikatakannya, selain kegiatan dalam bentuk sosialisasi yang belum maksimal, penanganan kasus Pungli yang sudah dilaporkan kepada Inspektorat juga masih belum ditindak lanjuti. Hal tersebut terjadi karena satgas masih kekurangan tim penanganan terhadap tindak pidana Pungli yang dilaporkan. Meskipun demikian, pihak terkait tetap akan memantau potensi pungli yang sekiranya akan terjadi di masyarakat. Terutama di sektor yang dianggap rawan terjadi pungli sebut saja di sektor pendidikan, jembatan timbang dan perizinan. Tetapi dalam beberapa minggu kedepan pihak terkait akan kembali melakukan rapat kordinasi dengan tim lainnya. Sehingga jadwal pelaksanaan sosialisasi yang telah ditetapkan bisa dilaksanakan dengan baik. Selain itu, kasus-kasus dugaan pungli yang saat ini ditangani Inspektorat juga akan terus digenjot supaya dipercepat penyelesaiannya dan kasus yang baru juga bisa ditangani dengan cepat. “Kalau kita hitung sudah dua bulan kita tidak ada aktifitas untuk sosialisasi dan penanganan kasus yang sudah ditangani. Tetapi dalam waktu dekat kami juga akan mengagendakan rapat lanjutan untuk kita maksimalkan tim yang sudah terbentuk selama ini,” tandasnya. (ils)

Persoalan Tanah Hambat Operasional Puskesmas Sebotok Sumbawa Besar (Suara NTB) Puskesmas Sebotok, Pulau Moyo, Kecamatan Labuhan Badas, hingga kini belum dioperasionalkan. Pemanfaatannya masih terkendala lantaran adanya warga yang mengklaim lahan Puskesmas setempat. “Belum dioperasionalkan sampai sekarang, karena ada pengklaiman tanah oleh warga. Warga mengklaim bahwa lahan miliknya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa, H. Didi Darsani, A.Pt yang dikonfirmasi Rabu (11/9). Dijelaskannya, yang (Suara NTB/ist) mengklaim lahan ada H. Didi Darsani satu orang warga. Pihaknya tidak mengetahui secara pasti luas lahan yang diklaim. Meskipun menurut yang bersangkutan ada dokumen, namun pihaknya sudah mempunyai sertifikat lahan tempat dibanggunnya Puskesmas. Di mana lahan tersebut merupakan hibah dari desa. “Satu orang yang mengklaim lahan. Saya gak tahu persis, karena dia juga gak punya data-data. Dokumen menurut dia, tetapi kan kita punya sertifikat. Lahan tersebut dihibahkan oleh desa,” terangnya. Pihaknya tidak menginginkan adanya benturan-benturan yang terjadi di lapangan dengan dioperasionalkannya Puskesmas. Sehingga terkait klaim lahan yang terjadi sudah dikoordinasikan dengan Polres Sumbawa untuk dijembatani. “Belum kita operasionalkan, kita tidak mau ada benturanbenturan di lapangan saja. Lebih baik kita serahkan ke pihak kepolisian. Di Polres kita sudah laporkan untuk menjembatani. Mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti,” harapnya. Menurutnya, persyaratan operasional Puskesmas Sebotok sudah tidak ada permasalahan. Karena semua peralatan sudah di-drop ke lokasi. Tenaga medis juga sudah disiapkan, tinggal menyusul tenaga dokter. “Persyaratan lain tidak ada masalah, tinggal itu saja. Peralatan sudah didrop ke Puskesmas. Tenaga medis juga kita sudah siap. Mengenai dokter umum dan dokter gigi kita belum . Paling tidak ada yang menunggu, menjaga dan melakukan pelayanan dasar saja dulu. Walaupun kita sudah menyiapkan biaya untuk dokter. Mudah-mudahan ada yang bisa kita tempatkan di sana,” tandasnya. (ind)

SUARA PULAU SUMBAWA

Halaman 6

Suara Dispussip Sumbawa

Dispussip Sumbawa Nilai Pengelolaan Arsip OPD

(Suara NTB/ist)

Irin Wahyu Indarni Sumbawa Besar (Suara NTB) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Sumbawa tengah melakukan penilaian dalam rangka lomba pengelolaan arsip terbaik bagi OPD. Dari perlombaan ini diharapkan pengelolaan arsip di OPD jauh lebih baik dan meningkat dari sebelumnya. Kepala Dispussip Kabupaten Sumbawa, Ir. Irin Wahyu Indarni didampingi Kabid

Pembinaan Sumber Daya Kearsipan, Salman, S.Sos menyampaikan lomba pengelolaan arsip ini adalah kelanjutan dari lomba yang diadakan sebelumnya. Pelaksanaan kali ini merupakan tahun ketiga dengan harapan kualitas pengelolaan arsip terutama di OPD jauh lebih bagus dan meningkat dari sebelumnya. Menurutnya, tujuan pelaksanaan lomba ini semata-mata untuk menegakkan UndangUndang Nomor 43 tahun 2009 tentang kearsipan. Kemudian Perda kabupaten Sumbawa Nomor 14 tahun 2018. “Manfaat yang ingin diperoleh dari kegiatan ini adalah semata-mata ingin mengukur sejauh mana OPD itu sudah menegakkan aturan yang sudah kami distribusikan beberapa waktu lalu. Selain aturan itu, juga beberapa kali kami juga melakukan penilaian sehingga kualitas tata kelola arsip di OPD itu semakin meningkat dari tahun sebelumnya,” ujarnya, Selasa (10/9). Pihaknya ingin membangkitkan apresiasi masyarakat Sumbawa terutama ASN supaya memiliki kepedulian terhadap arsip. Sehingga ASN

memiliki tanggung jawab yang kuat untuk mempertahankan, memelihara, dan melestarikan bagian dari dokumen yang merupakan jati diri. Sekaligus bentuk dari pertanggung jawaban pelaksanaan pembangunan di pemerintahan Kabupaten Sumbawa. “Kalau juara bukan tujuan utama. Tujuan kita sesungguhnya ingin membangun semangat kolektif dari teman-teman pengelola arsip yang ada tersebar di seluruh OPD,” terangnya. Tentunya, kata Irin, upaya ini haruslah mendapat respon kuat dari pimpinan OPD. Terutama mensuport pengelola arsip dengan pengadaan sarana dan prasarana. Sebab pengelola arsip ini tidak akan bisa bekerja dengan baik dan benar tanpa ditunjang dengan fasilitas dan sarpras yang ada. “Kami tidak berharap terlalu banyak, untuk memaksimalkan sarpras paling tidak mereka punya itikad yang baik untuk memulai untuk mengadakan fasilitas satu saja dulu. Sehingga arsip ini bisa terselamatkan, dilestarikan untuk kepentingan pelaksanaan pembangunan yang ada di daerah kita,” tukasnya. Adapun penilaian pengelolaan

(Suara NTB/ist)

PENILAI - Tim Penilai tengah mengunjungi salah satu kantor OPD di Sumbawa. Penilaian pengelolaan kearsipan ini dimulai pada Senin hingga Jumat mendatang. kearsipan, lanjutnya, dimulai pada Senin hingga Jumat mendatang. Tim juri yang dilibatkan dua orang arsiparis dari provinsi. Penilaiannya, para juri akan mendatangi OPD mewawancarai pengelola arsip atau kepala dan sekretaris OPD. Kemudian meneliti dokumen arsip yang sudah dilakukan. Karena sebelumnya pihaknya sudah melakukan pembekalan terhadap pengelola arsip. Termasuk juga memberikan kisi-kisi terhadap pointer yang akan dinilai oleh juri. Kedepannya, pengelolaan yang baik dan benar sesuai ketentuan dapat terus dilakukan oleh OPD. Mengin-

gat hal ini bukan kepentingan sesaat, tetapi kepentingan jangka panjang. Pihaknya juga berharap kedepannya, setiap OPD memiliki arsiparis minimal satu orang. Mengingat pentingnya arsiparis dalam melakukan pengelolaan kearsipan. Selain itu, para arsiparis di OPD dapat di berikan SK supaya dapat memberikan semangat untuk giat melaksanakan pekerjaannya. “Kita juga berharap fungsional arsiparis ada di Sumbawa. Kita ingin mensosialisasikan bahwa pentingnya arsiparis pada setiap OPD,” pungkasnya. (arn/*)

Segera Diparipurnakan, Rafiq Pimpin DPRD Sumbawa Sumbawa Besar (Suara NTB) Keempat calon Pimpinan DPRD Sumbawa, A. Rafiq dari PDIP (Ketua), M. Ansori dari Partai Gerindra (Wakil Ketua), Syamsul Fikri M.Si dari Partai Demokrat (Wakil Ketua) dan Nanang Nasiruddin S.AP dari PKS (Wakil Ketua), telah mengantongi SK dari partainya masing masing. A. Rafiq dari PDIP, akan menjadi Ketua DPRD Sumbawa. Ia akan ditetapkan pada Paripurna yang digelar dalam waktu dekat. Ketua Sementara DPRD Sumbawa, A. Rafiq, yang dikonfirmasi Suara NTB, Rabu (11/ 9) kemarin, menyatakan, telah menerima SK dari DPP PDIP, yang mmberikan mandat kepada dirinya menjadi Ketua DPRD Sumbawa lima tahun kedepan. “Kami (PDIP) akan menyerahkan SK ini kead Skretaris DPRD Sumbawa pada Senin mendatang. Sesuai jadwal yang telah disepakati, dilanjutkan dengan Paripurna usulan pimpinan definitif dan paripurna tata tertib dewan,” jelasnya.

Yang jelas, paripurna akan digelar sebelum masa orientasi 45 anggota DPRD Sumbawa pada 17 September. Mengingat SK dari partai masing masing untuk usulan nama empat pimpinan DPRD Sumbawa telah rampung. Calon Wakil Ketua DPRD Sumbawa dari KPS, Nanang Nasiruddin yang ditemui Suara NTB, juga mengaku telah mengantongi SK dari DPW PKS dan telah diserahkan ke Sekwan. Tinggal menunggu paripurna penetapan dan pelantikan

pimpinan definitif. Ketua Bidang Pembinaan DPC PKS Sumbawa ini pun menyampaikan terima kasih atas amanat dan kepercayaan yang diberikan PKS terhadap dirinya yang ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbawa. Lima tahun kedepan, Nanang akan memaksimalkan fungsi dan tugasnya sebagai pimpinan DPRD Sumbawa. Membangun kemitraan yang lebih baik dengan eksekutif. Serta akan memperjuangkas aspirasi masyarakat yang diwakilinya. “Kita

(Suara NTB/ist)

(Suara NTB/ist)

A. Rafiq

Nanang Nasiruddin

akan berupaya membanguan hubungan kemitraan yang lebih

baik,”tukas politisi kelahiran 5 Maret 1973 ini. (arn)

Lahan Pertanian di KSB Terus Menyusut Taliwang (Suara NTB) Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan (Distanbunnak) Kabupaten Sumbawa Barat, mencatat sedikitnya 150 hektar lahan pertanian yang terdesak pembangunan infrastruktur di wilayah setempat. Jumlah ini diprediksi terus meningkat setiap tahunnya. Bulan ini saja (September) luas lahannya bertambah menjadi 10 hektar jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya yang hanya mencapai angka 140 hektar saja. Sementara penyumbang terbesar angka penyusutan lahan berada di Kecamatan Taliwang sekitar 50 persen. “ M e mang untuk luas lahan pertanian yang terdesak pembangunan semakin bertambah di KSB. Jika sebelumnya di Bulan Agustus kita temui sekitar 140 hektar lahan yang menyusut kini menjadi 150 hektar di Bulan September. Jumlah itupun kita prediksi akan terus bertambah di tahunt a h u n berikutnya, karena pola pembangunan infras-

truktur jalan dan rumah-rumah masyarakat semakin dekat ke area pertanian,” ungkap Kepala Dinas Tanbunnak KSB melalui Kabid Pertanian Tanaman Pangan, Syaiful Ulum SP, kepada Suara NTB, Rabu (11/9). Dikatakannya, akibat kondisi tersebut sekitar puluhan ton gabah tidak bisa dihasilkan setiap tahunnya. Hanya saja dari jumlah lahan yang terus menyusut ini, pihaknya berdalih tidak akan berdampak signifikan terhadap hasil produksi pertanian. Hal tersebut terjadi karena, masih banyak lahan cadangan yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Bahkan saat ini tercatat sekitar 2000 hektar lahan yang belum bisa dikelola dengan baik, karena kekurangan pasokan air. Jika kondisi lahan pertaniannya terus menyusut, maka pihaknya akan mengupayakan agar sarana yang dibutuhkan bisa segera dilengkapi. Sehingga kedepan, tidak ada lagi masalah dengan hasil produksi pertanian. Salah satunya yakni dengan menambah jaringan irigasi baik itu embung dengan skala kecil maupun jaringan irigasi dari bendungan yang ada. Upaya itu sengaja dilakukan untuk memaksimalkan potensi lahan yang masih belum bisa digunakan. Bahkan mulai tahun 2019, pihaknya akan membangun embung skala kecil di beberapa lokasi yang akan dijadikan sawah baru. “Memang luas lahan pertanian kita terus menyusut setiap tahunnya. Hanya saja masih belum terlalu berdampak signifikan terhadap jumlah produksi gabah yang ada saat ini,” pungkasnya. Ia menyebutkan, luas lahan pertanian sejak tahun 2015 ada sekitar 11.961 hektar

(Suara NTB/ist)

BERALIH FUNGSI - Lahan pertanian di KSB yang beralih fungsi menjadi rumah dan jalan. Hal ini menimbulkan ancaman bagi produktivitas komoditas padi di KSB. setelah dilakukan evaluasi di tahun 2019 terjadi penyusutan menjadi 11.811 hektar untuk lahan sawah. Target Produktivitas Kepala Distanbunnak KSB, Suhadi kepada wartawan mengutarakan, meski banyak yang gagal panen, namun produktivitas komoditas padi di KSB masih terjaga. “Kalau bicara di sisi target produktivitas kondisi gagal panen tahun ini alhamdulillah ya tidak ada pengaruhnya,” kata Kepala Distanbunnak KSB, Suhadi kepada wartawan. Ia menjelaskan, data tingkat produktivitas tanan padi petani tahun ini masih berada di angka 6,5 ton per hektar. Jumlah itu masih lebih tinggi dari target yang telah ditetapkan, di mana rerata tingkat produktivitas areal pertanian padi di KSB dipa-

tok pada angka 6,1 ton per hektar. “Jadi hitungannya produktivitas hasil kita masih cukup tinggi di poin 0,4 ton. Masih di atas target,” urainya. Suhadi mengakui, musim kemarau sebagai penyebab utama gagal panen tahun ini cenderung lebih tinggi intensitasnya. Karena itu tingkat kegagalan juga cenderung meluas di beberapa blok wilayah pertanian masyarakat. Namun pihaknya sejak awal sudah menyiapkan antisipasi sehingga tetap bisa mempertahankan produktivitas hasil panen petani. “Ada yang gagal panen. Tapi itu sudah kita bisa prediksi dan umumnya memang di blok-blok pertanian yang sudah jadi langganan kekeringan kalau kemarau tiba,” timpalnya. Ia menyatakan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan

stategi mendukung petani pasca terjadinya gagal panen. Salah satu langkahnya adalah mendorong petani mengikuti asuransi pertanian. Hal ini untuk memastikan kelanjutan aktivitas tanam petani pasca terdampak gagal panen. “Ini kita sudah siapkan programnya. Insyaallah tahun depan akan ada subsidi penuh premi asuransi bagi petani disipakan pemerintah,” tukasnya. Subisidi premi asuransi pertanian secara penuh itu, diuraikan Suhadi sebagai bentuk stimulan sehingga petani tertarik mengikutinya. Sebab keberadaan asuransi itu dapat membantu petani jika mengalami gagal panen. “Asuransi ini manfaatnya besar. Dia menanggung hampir seluruh bentuk penyebab gagal panen,” imbuhnya. (ils/bug)

Bupati Sumbawa Terima Hibah BMN dari Kementerian PUPR Sumbawa Besar (Suara NTB) Bupati Sumbawa melalui SekretarisDaerahKabupatenSumbawaDrs. H. Hasan Basri, MM, menerima hibah BMN (Barang Milik Negara) berupa satu unit alat berat (excavator) senilai Rp. 1.689.458.818. Dalam acara Penandatanganan Naskah dan Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik NegaradariDirektoratCiptaKaryaKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada Pemerintah Daerah/Penerima Hibah. Sebagaimana disampaikan Kabag Humas Protokol Setda Sumba-

wa, H. Tajuddin S.H, Rabu (11/9) kemari, serah terima tersebut dilakukan Selasa lalu di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sekretaris Dirjen Cipta Karya, Doddy Krisnandin seperti disampaikan, H. Tajuddin, sejak dikeluarkan Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2007 tentang Tim Penertiban Barang Milik Negara, hampir seluruh Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah memusatkan perhatian dan potensinya untuk membenahi dan menertibkan tata kelola barang milik daerah di bawah koordinasi kuasa penggu-

na barang masing-masing. “Kita sadari bahwa pembenahan dan penertiban tata kelola barang negara berkorelasi positif bagi kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah yang meraih opini dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dengan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas laporan keuangan,” ucapnya. Alat berat yang telah digunakan sejak tahun 2016, dalam rangka mendukung operasional persampahan di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Raberas Kelurahan Seketeng tersebut, diserahkan berdasarkan naskah

perjanjian hibah Nomor 352.1/BA/ DC/2065 dan Nomor 029/778/BPKAD/2019 tanggal 10 September 2019. Dan akan dilakukan pencatatan dalam KIB (Kartu Inventaris Barang) Kabupaten Sumbawa dan menjadi barang milik daerah. Kegiatan tersebut diikuti oleh 67 pemerintah daerah di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Utara. Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu dari 8 pemerintah kabupaten/kota di Provinsi NTB yang menerima hibah. (arn)


SUARA NTB Kamis, 12 September 2019

Pembakar Lahan Jagung akan Ditindak Dompu (Suara NTB) – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Toffo Pajo Madapangga Rompu Waworada (TPMRW), memastikan menindak tegas setiap aktivitas pembakaran lahan. Baik di dalam maupun luar kawasan hutan. Bahkan, penindakan tersebut akan tetap diambil meski alasannya membersihkan lahan untuk menyambut musim tanam jagung. Kepala KPH TPMRW, Syaiful kepada Suara NTB, Rabu (11/9) menegaskan, tak ada lagi ruang bagi petani jagung di Dompu untuk bebas membersihkan lahan jagung mereka dengan cara membakar. “Kita pastikan setiap pembakaran meski di atas lahan jagung tetap ditindak,” kata dia. Sebagai bagian dari Satgas Gabungan Karhutla, KPH tak akan tinggal diam melihat titik-titik api di dalam maupun luar kawasan hutan. Karena hal tersebut bisa berpotensi meluas di tengah kemarau panjang yang disertai angin kencang saat ini. Kalaupun alasannya untuk pembersihan lahan jangung, menurut dia, tidak semestinya dengan cara membakar. Masih ada pola-pola lain yang bisa diterapkan petani. Salah satunya membiarkan begitu saja serasah jagung, ranting atau dedauanan membusuk sebagai bahan organik untuk kesuburan tanah. “Bukan berarti tidak dibakar tidak bisa menanam jagung. Bisa ditanam justru sisa panen itu bisa jadi bahan organik yang nantinya menyuburkan tanah,” jelasnya. Mengingat pembersihan lahan dengan cara membakar sudah menjadi kebiasaan warga secara turun temurun. Dirasa wajar ketika penindakan yang gencar dilakukan saat ini menuai kontra. Meski demikian, lanjut Syaiful, hal tersebut tidak lantas menyurutkan langkah penindakannya bersama Satgas Karhutla di wilayah Toffo Pajo Madapangga Rompu Waworada. Disinggung upaya pengendalian kebakaran hutan yang dilakukannya di Kecamatan Pajo, Selasa (10/9) malam kemarin. Disampaikannya, kobaran api yang telah menghanguskan kawasan hutan seluas 1 hektare lebih tersebut sudah berhasil dipadamkan. Hanya saja sumber api belum berhasil teridentifikasi. “Apakah itu sengaja dibakar atau pengaruh alam kita belum bisa mengidentifikasinya. Tetapi apinya sudah bisa langsung kita padam mala itu juga,” pungkasnya. (jun)

SUARA PULAU SUMBAWA

Kapolres Jamin Keamanan Warga Papua di Bima

Bima (Suara NTB) – Kapolres Bima, AKBP Bagus S. Wibowo, S.IK, meminta dan mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bima untuk bersama menjaga kebersamaan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Hal itu menyikapi gejolak yang terjadi di Papua belum lama ini. Bagus menegaskan memberikan jaminan keamanan kepada warga Papua yang berada dan menjalankan aktivitas di wilayah hukum Polres setempat. “Terkait keberadaan warga Papua di Bima, Kami pastikan akan memberikan jaminan keamanan sepenuhnya,” kata Bagus, Rabu (11/9). Menurutnya, Papua adalah bagian batang dari tubuh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka kata dia, harus diperlakukan

sama dan mendapat perlakuan yang sama dengan warga NKRI lainnya. Bagus meyakini masyarakat Kabupaten Bima akan tetap membuka tangan yang seluasluasnya untuk menyambut warga Papua yang menjalankan aktivitas di daerah setempat. “Kami doakan kondisi di wilayah Papua tetap kondusif dan aman terkendali. Indonesia adalah Papua dan Papua adalah Indonesia,” katanya. Hal yang sama disampaikan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE. Bupati menyerukan agar seluruh

masyarakat Kabupaten Bima tetap menjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI. “Terkait dengan isu Papua saya harap masyarakat Kabupaten Bima tidak terpancing dan terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” katanya. Ia juga menghimbau masyarakat Kabupaten Bima agar selalu arif dan bijaksana dalam menyikapi setiap persoalan bangsa dan kemasyarakatan dengan berpijak pada peraturan dan landasan hukum yang berlaku. “Tetap saling menghormati

KSB Minta Dukungan Dua Kementerian Taliwang (Suara NTB) Dalam rangka mengembangkan potensi wisata Danau Lebo Taliwang, pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggandeng berbagai pihak. Tak tanggung-tanggung dua kementerian pun diajak turut membenahi danau yang terbentang di dua kecamatan itu. Dua kementerian yang diajak Pemda KSB itu yakni Kementerian Kehuatanan dan Lingkungan Hidup (LHK) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR). Dan sebagai tanda dukungan dua kementerian tersebut, Rabu (11/9) kemarin, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) NTB mewakili Kementerian LHK dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara 1 mewakili Kementerian PUPR turun lapangan meninjau persiapan Pemda KSB di Danau Lebo. Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin, ST usai turun lapangan mendampingi pihak Balai KSDA dan BWS menjelaskan, permintaan daya dukung kepada kedua kementerian itu dalam rangka percepatan pengembangan potensi wisata danau Lebo yang kini tengah giat dilaksanakan daerah. Kehadian kedua kementerian itu penting mengingat danau Lebo kewenangan pengelolaannya berada di tangan pusat dalam hal ini Kementerian LHK. “Lebo kan masuk kawasan konservasi. Jadi apa-apa yang kita lakukan di sana atau di sekitarnya harus dapat izin kementerian LHK,” katanya kepada wartawan. Baik Balai KSDA maupun BWS selaku perwakilan dua kementerian, diungkap Wabup, secara umum telah menyatakan dukungannya atas langkah Pemda KSB mengembangkan potensi wisata danau Lebo. “Alhamdulillah ya mereka support kita. KSDA lewat izinnya dan BWS nanti dukung kita dengan fasilitas penunjangnya,” timpalnya. Menurutnya, untuk mengembangkan potensi danau Lebo di seluruh sektornya Pemda KSB tidak bisa berjalan sendiri. Karena itu bicara soal pengembangan pariwisatanya, sejak sebulan terakhir tercetus ide tersebut pemerintah menggandeng berbagai pihak. Salah satu yang kini yang memberikan dukungan adalah kalangan masyarakat KSB yang memiliki konsen memajukan pariwisata daerah. “Alhamdulillah adanya teman-teman seperi pak Malik Salim yang mendorong ide ini (membangkitkan wisata Lebo) akhirnya kita bisa jalan pelan-pelan,” ungkapnya. Sementara ini upaya yang telah dijalankan Pemda KSB dalam menata danau Lebo, sejak sebulan terakhir beberapa areal genangan sudah dilakukan pembersihan. Disebutkan Wabup, Balai KSDA NTB mendukung upaya yang telah dilaksanakan itu dan pada tahap selanjutnya beberapa program akan coba diturunkan ke daerah dalam bentuk kegiatan konservasi danau. “Sekarang saja sebenarnya sudah ada beberapa fasilitas yang di tempatkan oleh KSDA di danau Lebo. Nah nanti akan ditambah lagi pastinya supaya danau kita itu semakin indah,” ujarnya. Wabup pun menambahkan, apa yang dilakukan pemerintah dalam menggali potensi danau Lebo masih terbilang awal dan ke depan masih perlu banyak dibenahi. Karena itu diperlukan daya dukung berbagai pihak terutama masyarakat KSB secara umum. “Kita harus bergerak bersama kalau ingin (danau) Lebo kita menjadi indah lagi dan menjadi tujuan wisata andalan daerah pada akhirnya,” imbuhnya. (bug)

(Suara NTB/ist)

MENINJAU DANAU - Bupati KSB, H. W. Musyafirin dan Wabup KSB, Fud Syaifuddin bersama perwakilan Balai KSDA NTB dan BWS Nusa Tenggara 1 saat meninjau danau Lebo, Rabu (11/9).

(Suara NTB/Dok)

(Suara NTB/Dok)

Indah Dhamayanti Putri

Bagus S. Wibowo

dan menghargai keberagaman sesuai dengan nilai luhur

Pancasila sebagai dasar NKRI,” pungkasnya. (uki)

Pagar Pembatas untuk Tekan Pembuangan Sampah ke Sungai

(Suara NTB/ula)

MTQ - Bupati Dompu, H. Bambang M. Yasin saat pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Dompu ke XXVIII di lapangan Kandai Dua, Selasa (10/9).

MTQ Kabupaten Dompu Ke XXVIII

Kembangkan Danau Lebo

Halaman 7

Hadirkan Nuansa Berbeda dan Dorong Ekonomi Kreatif Tumbuh Dompu (Suara NTB) Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin secara resmi membuka pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten ke XXVIII tahun 2019 di lapangan Kandai Dua Dompu. Pelaksanaan MTQ ini menghadirkan nuansa berbeda dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya, mulai dari tata laksana kegiatan hingga desain arena MTQ. Pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Dompu yang berlangsung, Selasa (10/9/2019) malam ini diawali dengan pembacaan Yasin secara bersama – sama di arena MTQ oleh tamu undangan yang didominasi berseragam putih – putih. Qari’ internasional, H Darwin Hasibuan, S.Pd.I dihadirkan khusus oleh panitia dan menjadi pembaca al quran saat acara pembukaan MTQ. Kegiatan ini seperti menjadi tempat pengajian bersama, karena setelah dibuka secara resmi oleh Bupati dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustaz Islamuddin dari Kota Bima, sehingga nuasa keagamaan cukup kental terasa. Sehari sebelum acara pembukaan, Senin (9/9/2019), panitia juga menggelar pawai taaruf yang melibatkan masyarakat umum dengan titik kumpul di arena pembukaan MTQ dengan mengambil titik star dari lapangan Simpasai dari arah timur dan gedung serbaguna Montabaru dari arah barat. Setibanya diarena MTQ dilanjutkan dengan pen-

gukuhan dewan hakam. Bupati Dompu, Drs H. Bambang M. Yasin dalam sambutannya pada acara pembukaan MTQ menyampaikan harapannya agar Kabupaten Dompu semakin disejahterakan dalam lingungan Allah SWT. MTQ ke XXVIII ini merupakan salah satu cara untuk terus mengembangkan syiar – syiar Islam di bumi Ngahi Rawi Pahu. “Semoga Allah hadirkan hati dan jiwa kita untuk terus menerus mengikuti kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah,” harapnya. Mushabakah Tilawatil Quran (MTQ) diharapkan menjadi syiar agama yang dapat mencerahkan kehidupan sosial kemasyarakatan. Karenanya, para orang tua diharapkan mengajak anak – anaknya menghadiri kegiatan MTQ dan mendengarkan bacaan al Quran agar kembali pada nilai keagamaan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. “Kita semua tahu, Kandai Dua adalah kiblat bagi syiar agama Islam di Dompu. Kita semua tau orang – orang Kandai Dua adalah tempatnya qari’ dan qariah terbaik di Kabupaten Dompu. Pada malam hari ini, bukan tampa alasan MTQ dilaksanakan di Kandai dua. Kita berharap syiar – syiar agama akan kembali cerah, bergerak memasuki rumah – rumah kita yang sekarang jarang didengar bacaaan ayat suci al

quran, karena telah tergantikan oleh handphon,” katanya. Ia pun menegaskan, anak merupakan tanggungjawab semua pihak, utamanya pada orang tua. Anak sebagai generasi muda memerlukan perhatian dan sentuhan. Pergeseran di tengah kehidupan sosial telah menjadi sesuatu yang lain. “Penggunaan HP dan teknologi dan sebagainya, penyalahgunaan obat, narkoba dan sebagainya sekarang telah menjadi cerita kita sehari – hari,” ungkapnya. “Mari kita sama – sama bahu membahu memperbaiki keadaan ini supaya jauh lebih baik,” tambahnya. Tahun 2020 mendatang, Kabupaten Dompu akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat provinsi NTB. Ia berharap kegiatan MTQ ini akan terus dijalankan sebagai media untuk berlatih menyiapkan diri bagi qari dan qariah. H. Bambang juga menyampaikan, tahun 2019 ini Kabupaten Dompu telah keluar dari daerah tertinggal di Indonesia dan melangkah kedepan menjadi kabupaten yang maju. “Ini adalah hasil perjuagan kita, agar kita semakin mandiri dengan dukungan infrastruktur, sarana prasarana oleh pemerintah. Mengajak seluruh komponen masyarakat kabupaten Dompu, mari kita syukuri kenyataan ini sebagai bagian dari ungkapan rasa syukur kita kepada Allah,” terangnya. (ula/*)

14 Hari Operasi Patuh, 1.031 Pengendara Ditindak Kota Bima (Suara NTB) – Satuan Lalu lintas (Sat Lantas) Polres Bima Kota menggelar operasi patuh gatarin yang dimulai pada 29 Agustus hingga 11 September 2019 di beberapa titik wilayah hukum Polres setempat. Kasat Lantas Polres Bima Kota, Iptu Risol Ardian Eka Kurniawan, S.T.K, Rabu (11/9), mengatakan dalam operasi selama 14 hari itu, sedikitnya menindak 1.031 pengendara kendaraan yang melanggar lalu lintas. “Operasi Patuh Gatarin tahun 2019 yang dilakukan hari terakhir ini, jumlah pengendara kendaraan ada 1.031 yang telah ditindak,” katanya. Kata dia, ribuan yang ditindak tersebut di beberapa wilayah operasi. Sedangkan penindakan dilakukan dengan cara penilangan. Ada pula dengan menegur terhadap pengedara yang melalukan pelanggaran. “Penindakan tilang langsung dan berupa teguran,” ujarnya. Menurutnya ribuan pelanggar yang ditindak tersebut masih didominasi oleh pengendara motor. Total mencapai 997 pelanggar. Kemudian

(Suara NTB/Uki)

PATUH GATARIN - Suasana Operasi Patuh Gatarin hari terakhir yang digelar oleh Sat Lantas Polres Bima Kota, Rabu (11/9). pengendara mobil barang 27 pelanggar dan 7 pengendara mobil penumpang. “Sementara Barang Bukti yang disita saat operasi ini ada berupa SIM 337 lembar dan STNK 413 lembar,” ujarnya. Risol mengaku operasi patuh gatarin yang digelar serentak secara nasional tersebut, bertujuan untuk meningkatkan ketertiban serta kepatuhan masyarakat dalam berkendara. “Ini juga sebagai upaya meminimalisir ter-

jadinya Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas),” katanya. Meski operasi telah berakhir, Ia menghimbau para pengendara untuk terus mentaati dan mematuhi peraturan ramburambu lalu lintas. Menggunakan helm berstandar dan melengkapi surat-surat kendaraan. “Dan yang paling utama memahami dan mengikuti peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama untuk semua pengguna jalan,” pungkasnya. (uki)

Dompu (Suara NTB) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Dompu, menyadari aktivitas pembuangan sampah sembarangan ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Silo sulit ditekan. Padahal, upaya pencegahan oleh DLHK baik dengan pemasangan papan larangan maupun penyediaan kontainer khusus sudah dilakukan. Rendahnya kesadaran pedagang ditambah dualisme pengelolaan Pasar Induk tersebut jadi kendala utamanya selama ini. Demikian diungkapkan Kadisperindag Dompu, Hj. Sri Suzana kepada wartawan di kantornya, Rabu (11/9). Ia menegaskan, karena persoalan sampah Sungai Silo yang dihasilkan ratusan pedagang Pasar Induk tersebut sulit ditekan beberapa tahun terakhir. Disperindag kemudian memutuskan untuk membangun pagar pembatasnya. Sehingga pedagang tidak lagi bisa seenaknya membuang sampah langsung ke wilayah sungai. “Kita sudah mengambil langkah membuat pagar pembatas sehingga pedagang itu tidak bisa seenaknya membuang sampah langsung ke sungai. Sekarang sedang dikerjakan,” ungkapnya. Lambannya penanganan sampah selama ini mengingat adanya dualisme pengelolaan,

yakni antara Bappenda dan Disperindag. Untuk Disperindag sendiri, lanjut dia, hanya berwenang memenuhi sarana prasarana pendukung. Sementara yang lain termasuk masalah kebersihan menjadi tanggung jawab Bappenda. Karenanya sulit mengintervensi petugas kebersihan yang telah mereka ditunjuk. Atas persoalan itu kemudian pihaknya mengadu ke Bupati dan meminta pengelolaan Pasar Induk hanya satu pintu, yakni berada di bawah pengelolaan Disperindag. “Jadi tidak ada lagi dualisme seperti sekarang ini, semuanya dikelola Disperindag,” ujarnya. Diakui sampah yang kini berserakan dibantaran Sungai Silo tidak saja mengundang bau menyengat, tetapi telah membuat warga sekitar mudah terjangkit penyakit berbasis lingkungan. Untuk itu, pembangunan pagar tertutup yang dalam proses pengerjaan diharap bisa mengalihkan prilaku pedagang. Di mana sampahsampah yang dihasilkan dibuang langsung ke kontainer sampah yang telah disediakan DLHK. “Karena sudah tidak bisa lagi dibuang ke sungai kita harap pedagang bisa memanfaatkan kontainer itu,” pungkasnya. (jun)

(Suara NTB/Ist)

RAKOR - Pertemuan dan koordinasi Tim Sekretariat Wakil Presiden, World Bank dengan Pemerintah Kabupaten Bima, membahas percepatan dan pencegahan stunting di Kabupaten Bima, di ruang rapat kantor Bupati Bima, belum lama ini.

Wantimpres Bahas Stunting dengan Pemkab Bima Bima (Suara NTB) – Tim Sekretariat Wakil Presiden dan World Bank melakukan kunjungan di Kabupaten Bima untuk membahas percepatan dan pencegahan stunting di Kabupaten Bima, di ruang rapat kantor Bupati Bima, belum lama ini. Tim Sekretariat Wakil Presiden dipimpin oleh Drs. H. Edi Suryana, MM. Sementara World Bank dipimpin dr. Elvina Karyadi, Ph.D melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer M.Pd, bersama OPD teknis terkait Kabupaten Bima. Dahlan mengatakan, penanganan dan pencegahan stunting diperlukan intervensi dan tindakan nyata program Pemerintah, baik dari pusat sampai daerah dalam penanganan stunting. “Dalam pertemuan ini difokuskan untuk mengetahui kemajuan dan perkembangan penanganan stunting di Kabupaten Bima. Akselerasi program dan kebijakan terkait penanganan stunting,” katanya. Sementara Sekretariat Wakil Presiden RI, Drs. H. Edi Suryana, MM, mengatakan Pemerintah sudah dan akan terus melakukan percepatan penanganan stunting sebagai program nasional. “Meskipun angka stunting menunjukkan

adanya prevalensi penurunan, akan tetapi hingga saat ini angka stunting masih di atas 30 persen,” ujarnya. Dalam penanganan stunting lanjutnya, Pemerintah telah menyusun Strategi Nasional Pencegahan Stunting tahun 2019-2024 yang akan menjadi acuan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota hingga tingkat Pemerintah Desa. Selain itu, dalam penanganan dan pencegahan stunting akan melibatkan 23 Kementerian dan Lembaga Pemerintah. Namun belum menunjukkan sinergitas dan selaras. “Untuk kepentingan percepatan penanganan inilah sehingga langsung dikoordinasikan langsung oleh Sekretariat Wakil Presiden melalui pola pendampingan langsung hingga tingkat desa,” ujarnya. Selain berkoordinasi, rencananya tim tersebut akan melakukan kunjungan lapangan, Seperti di Kecamatan Sape, Bolo dan Madapangga dengan sasaran kunjungan Puskesmas dan Posyandu. Dari kunjungan lapangan yang akan didampingi Bappeda dan Litbang itu, Tim ingin melihat hasil yang telah dicapai, seperti perubahan perilaku dan tingkat capaian percepatan penanganan stunting secara langsung di wilayah Kabupaten Bima. (uki)


SUARA NTB Kamis, 12 September 2019

POLHUKAM

Halaman 8

Pilkada KLU

Djohan dan Najmul Berebut Dukungan PDIP

Mataram (Suara NTB) DPC PDI-P Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah secara serentak sejak tanggal 2 September lalu dan akan ditutup tanggal 21 September. Sampai sejauh ini, diketahui baru ada dua orang kandidat yang sudah mengambil formulir pendaftaran partai Banteng Moncong putih itu. Kedua figur kandidat bakal calon kepala daerah KLU yang sudah mengambil formulir pendaftaran tersebut adalah mantan Bupati, Djohan Syamsu yang akan kembali maju bertarung pada Pilkada serentak 2020 mendatang. Kemudian kedua yakni Kandidat balon petahana, Najmul Ahyar. “PDI-P KLU sudah membuka pendaftaran bakal calon, jadi siapa saja kader daerah terbaik yang berniat

untuk tampil maju, bisa mendaftar untuk menggunakan PDI-P sebagai kendaraan politik di Pilkada 2020. Untuk sementara ini baru dua orang yang sudah ambil formulir yakni pak Djohan Sjamsu dan Najmul Akhyar,” ujar wakil ketua dewan kehormatan DPD PDI-P NTB, Raden Nuna Abriadi, saat dikonfirmasi, Rabu (11/9). Melihat masih minimnya figur yang mendaftar, Raden Nuna pun mengundang se-

Rohman Farly Rancang Konsep Pembangunan Mataram Berbasis Zonasi Mataram (Suara NTB) Pesatnya pertumbuhan penduduk dan gelombang urban ke perkotaan menjadi tantangan tersendiri untuk perencanaan dan pembangunan tata ruang perkotaan. Karena itu, jika tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa menjadi faktor penghambat kemajuan dan juga sekaligus memicu peningkatan angka kemiskinan perkotaan di Mataram. “Fenomena ini terjadi di semua kota besar. Ini juga bisa saja terjadi di Kota Mataram. Di mana pertumbuhan penduduk dan tingkat urbanisasi tinggi, sementara ketersediaan lapangan kerja dan kesempatan kerja sulit diraih,” papar, H. Rohman Farly, Rabu (11/9) kemarin. Pria kelahiran Rembiga yang saat ini menjabat Sekda Kabupaten Lombok Timur itu mengungkapkan, menangkap fenomena lazim pertumbuhan kota ini, perlu strategi perencanaan dan pembangunan rata ruang yang mengakomodir dan mengantisipasi potensi permasalahan. Salah satu yang ditawarkannya adalah konsep pembangunan tata ruang dan pembangunan kawasan berbasis potensi zonasi. “Konsepnya terlihat sederhana, ya mirip One Village One Produk, di beberapa Desa unggulan nasional. Apa salahnya jika dalam hal tertentu Kota belajar dari desa?,” cetusnya. Kota Mataram, papar H. Rohman Farly yang akrab disapa HRF ini, dengam enam kecamatan yang masing-masing punya potensi dan permasalahannya sendiri-sendiri. Tentu hal ini yang perlu dicermati dalam hal perencanaan pembangunan ke depan. Ia mencontohkan, pendekatan pembangunan untuk kawasan di lingkar pesisir, tentu jauh berbeda dengan kawasan di pusat perniagaan, juga sebaliknya. Pembangunan berbasis potensi zonasi tersebut menurutnya, akan memudahkan fokus pengembangan potensi yang ada di setiap zonasi kawasan itu sendiri. “Misalnya di pesisir masyarakat membutuhkan program yang berkaitan dengan kelautan dan perikanan, kemudian yang punya potensi wisata juga bisa didukung dengan kepariwisataan. Sehingga setiap kawasan disentuh sesuai dengan apa yang benar-benar dibutuhkan. Stakeholders terkait dengan potensi kawasan juga bisa disinergikan dengan baik, terintegrasi pada akhirnya,” tambah Rohman Farly. HRF menambahkan, dengan pola demikian diharapkan akan tumbuh peluang lapangan kerja di setiap zonasi yang tumbuh dari potensi lokal mereka sendiri. Selain itu, dalam jangka menengah dan panjang, hal ini akan membantu meminimalisir terjadinya salah sasaran program pembangunan. “Sehingga apa yang difasilitasi pemerintah itu tidak mubazir karena salah sasaran, dan bisa lebih fokus kepada pengembangan potensi yang ada di kawasan,” imbuhnya. Pembangunan berbasis potensi zonasi, menurut HRF juga akan memudahkan pelaksanaan konsep penataan wilayah pada akhirnya. Penyediaan fasilitas umum, ruang terbuka hijau dan juga pusat-pusat industri UMKM bisa lebih ditata dan dimaksimalkan. Di kawasan pendidikan dan perkantoran tentu akan berbeda dengan kawasan perniagaan, pusat transportasi seperti terminal, dan lain sebagainya. “Ke depan, ini juga akan menjadi ikon yang baik untuk Mataram. Jadi pengunjung domestik atau wisatawan luar yang datang bisa punya banyak pilihan,” H. Rohman Farly pungkasnya. (ndi/*) (Suara NTB/ist)

Kasus ABBM Poltekkes Mataram

Polda NTB-KPK Koordinasi Temuan Kerugian Negara Mataram (Suara NTB) Inspektorat Jenderal Kemenkes RI menemukan indikasi kerugian negara dalam proyek pengadaan Alat Bantu Belajar Mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2017. Polda NTB menyelidiki anggaran pengadaan senilai Rp16 miliar tersebut. Penyidik menunggu respons KPK yang juga mengulik kasus itu. Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Syarif Hidayat menjelaskan bahwa pihaknya meminta hasil audit Itjen Kemenkes RI atas proyek pengadaan tersebut. Namun, hasil auditnya sudah lebih dulu diserahkan ke KPK. “Ada pengaduan ke Dumas KPK. Jadinya Itjen (Kemenkes) serahkan ke sana. Kalau nanti KPK menyerahkan ke kita, nanti kita tindak lanjuti,” ucapnya dikonfirmasi Rabu (11/9) kemarin. Syarif mengatakan sudah menyusun draf permohonan kepada KPK perihal hasil audit tersebut. Audit itu memuat temuan dugaan penyimpangan. “Tapi belum dimunculkan kerugian negaranya berapa,” ucapnya. Penyidik, sambung dia, sedang mengumpulkan bukti dan meminta keterangan saksi terkait pengadaan ABBM. Awalnya, pagu anggarannya sebesar Rp27 miliar. Tetapi karena ada defisit anggaran, maka pagunya dipangkas sehingga khusus untuk pengadaan ABBM Poltekkes Mataram menjadi Rp16 miliar. “Sudah ada beberapa yang kita klarifikasi. Penyedia barang, LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jaksa) sudah, koordinasi dengan BPKP sudah, Itjen Kemenkes sudah. Tinggal kita ke KPK,” papar Syarif. Menurutnya, bukti kerugian negara itu akan melengkapi penyelidikan sejauh ini. Penyidik sudah mengantongi alat bukti yang cukup untuk melanutkan kasus tersebut. KPK menangani kasus serupa di Poltekkes Banda Aceh dan Poltekkes Tasikmalaya. “Saya yakni KPK akan kooperatif, akan kerjasama. Kalau memang dimunculkan kerugian negaranya, nanti kita akan naikkan ke sidik,” pungkas Syarif. (why)

mua putra dan putri daerah KLU yang terbaik, yang berencana bakal tampil bertarung di Pilkada KLU 2020 untuk mendaftarkan diri ke PDI-P, sebagai kendaraan politiknya. Dengan modal tiga kursi di DPRD KLU, PDIP memiliki mesin politik yang solid untuk mengantarkan kandidat yang akan diusung menjadi pemenang dalam Pilkada KLU. “Kalau Pak Sekda kabar terakhir yang saya dengar be-

liau akan maju lewat independen. Tidak menggunakan jalur politik. Tapi ini masih ada waktu sampai pendaftaran kita tutup, jadi kita tunggu siapa yang mau mendaftar, boleh siapa saja putra daerah KLU yang terbaik,” katanya. Anggota DPRD Provinsi NTB dari dapil II, Lobar-KLU tersebut menyampaikan bahwa terkait isu dirinya yang akan maju untuk diusung PDIP, baik sebagai bakal calon Bupati maupun Bakal calon Wakil Bupati. Raden Nuna menegaskan bahwa dirinya untuk saat ini lebih memilih untuk tidak ikut tampil maju bertarung. Keputusanya itu telah diambil berdasarkan perhitungan politik yang sangat kompleks.

Dikonfirmasi terkait kedekatannya dengan Djohan Sjamsu, apakah itu dalam rangka untuk menjajaki peluang menjadi pasangan di Pilkada KLU 2020? Raden Nuna menjawab bahwa kedekatan dan pertemuannya dengan Dohan Sjamsu dalam beberapa kesempatan, hanya pertemuan biasa. Tidak ada agenda khusus. Apalagi yang sampai membahas bakal maju berpasangan di Pilkada KLU. “Kalau saya, terserah orang mempersepsikannya seperti apa, yang jelas saya hargai niat baik masyarakat KLU. Tapi sekali lagi saya punya hitung-hitungan sendiri, tidak gegabah ujuk-ujuk mau maju,” pungkasnya. (ndi)

(Suara NTB/ist)

AMBIL FORMULIR - Salah satu tim bakal calon kepala daerah KLU, sedang mengambil formulir pendaftaran bakal calon di PDI-P, beberapa waktu lalu.

Diduga Gelapkan Mobil, Amri Diringkus Polisi Mataram (Suara NTB) Jurus Amri (39) beli gadai mobil membuatnya masuk penjara. Pria ini datang seolah punya modal. Padahal, dia membeli dengan titip gadai. Korbannya, Tanmalaka Motor rugi mobil dan juga rugi uang. Kapolres Mataram AKBP H Saiful Alam menyebutkan tersangka Amri awal-

nya membuat korbannya percaya karena berhasil menyelesaikan satu transaksi jual beli mobil. “Tersangka ini titip uang muka. Kemudian hari dia titip bawa mobil untuk melunasi sisa uang muka itu,” ujarnya Rabu (11/9). Tersangka Amri awal mulanya nego-

siasi membeli mobil bekas Toyota Avanza bernopol T 1828 TY dengan korban Susanto yang mengelola Tanmalaka Motor. Amri setor uang muka Rp5 juta. Janjinya akan dilunasi dua minggu kemudian. “Mobil dijual korban seharga Rp167 juta,” beber Kapolres. Amri memenuhi janjinya datang dua

(Suara NTB/why)

PENGGELAPAN - Kapolres Mataram H Saiful Alam menunjukkan bukti mobil diduga hasil penggelapan dengan tersangka Amri.

Kadis Dikbud NTB Masuk Bursa Pilkada Loteng Mataram (Suara NTB) Nama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, H. Rusman dikabarkan masuk dalam bursa pencalonan salah satu partai besar untuk Pilkada serentak Lombok Tengah 2020. Nama Rusman digadang-gadang sebagi figur yang akan dijadikan bakal calon Wakil Bupati oleh parpol tersebut. Rusman yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, Rabu (11/9) kemarin menyambut baik jika namanya masuk dalam bursa pencalonan salah satu partai untuk dicalonkan di Pilkada Loteng. Ia pun mengucapkan rasa syukur jika namanya digadang-gadang untuk dicalonkan oleh partai. “Ekspektasi masyarakat Loteng cukup luar biasa untuk membangun Loteng. Dengan potensi yang dimiliki, Loteng harus memiliki kepada daerah yang punya visi misi dan inovasi. Oleh karena itu, jika ada nama Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan masuk dalam bursa pencalonan, terimakasih banyak untuk hal itu,” katanya saat dikonfirmasi disela-sela rapat paripurna DPRD Provinsi NTB. Namun demikian, ia menegaskan bahwa sejauh ini, dirinya belum ada rencana untuk ikut tampil di Pilkada Loteng 2020. Karena ia menyadari bahwa belum memiliki kesiapan untuk ikut tampil bertarung. “Tapi saya tegaskan, belum ada sedikit pun nawaitu untuk itu. Karena saya merasa belum ada kemampuan, baik secara intelektual

maupun material,” tegasnya. Meskipun Rusman tak pernah merencanakan dirinya dari jauh-jauh hari akan ikut maju dalam kontestasi Pilkada Loteng tersebut. Akan jika partai datang melamar dirinya agar bersedia untuk dicalonkan, karena dinilai memiliki potensi yang besar baik secara kualitas untuk memimpin Loteng, maupun potensi secara politik untuk berhasil memenangkan pertarungan Pilkada. Pria kelahiran Lombok Tengah tersebut, memberikan jawaban yang diplomatis. “Kalau ada parpol yang datang melamar, saya tidak ingin mendahului, bahwa saya selalu menghibahkandiriuntukpembangunandan kemajuan. Maka jika saya diperlukan oleh masyarakat saya siap, tapi secara pribadi untuk saat ini belum ada niat,” katanya. Ketika ditanya lebih jauh, apakah sampai sejauh ini pernah ada tokohtokoh politik atau partai yang sudah menjalin komunikasi politik dengan dir i n y a dalam rangka penjajakan untuk maju dipilkada Loteng. Rusman menjawab bahwa beH. lum pernah ada

yang langsung bicara spesifik terkait persiapan Pilkada. “Belum ada tokoh yang komunikasi, saya juga tidak akan mencoba membangun komunikasi, biarkan takdir yang menuntun jalan hidup kita,” katanya. Namun demikian, terlepas dari wacana pencalonannya itu, sebagai putra daerah Loteng, ia berharap penuh partai politik bisa menjaring bakal calon kepala daerah yang berkualitas untuk ditawarkan kepada masyarakat pada pilkada serentak 2020. Dengan harapan, Pilkada Loteng bisa melahirkan pemimpin yang berkualitas, untuk mendorong percepatan kemajuan di Loteng. “Sebagai orang Loteng saya berharap Loteng itu maju cepat karena potensi yang dimiliki sangat luar biasa. Mudah-mudahan parpol bisa menjaring figur yang berkualitas, dan punya visi misi,” kata Rusman yang bakal pensiun tiga tahun lagi. (ndi)

Rusman (Suara NTB/dok)

Mantan Kasi Intelkam Beri Kesaksian di Sidang Suap Penghentian Kasus Imigrasi Mataram (Suara NTB) Nego-nego suap penghentian kasus imigrasi WNA Australia Geoffrey William Bower dan WNA Singapura Manikam Katheerasan menyeruak dari pemeriksaan Yusriansyah Fajrin. Sogokan uang besar pemilik PT Wisata Bahagia Indonesia (WBI) membuat mantan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie luluh. Yusriansyah, mantan Kasi Intelkam Kantor Imigrasi Kelas I Mataram bersaksi untuk terdakwa Liliana Hidayat, Direktur PT WBI dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Mataram, Rabu (11/9) kemarin. Kurniadie juga bersaksi setelahnya. Berkat Rp1,2 miliar ke Imigrasi Mataram, Manikam dan Geoffrey yang juga petinggi PT WBI bisa pulang ke negaranya masing-masing. Meninggalkan Liliana menghuni sel penjara. Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho dan I Wayan Riana membeberkan rangkaian proses negosiasi harga penghentian kasus antara Kurniadie, Yusri, dan Liliana. Dari tawaran awal Rp350 juta sampai akhir-

nya sepakat di angka Rp1,2 miliar. Kurniadie tahu permintaan Liliana soal deportasi. “Nanti kalau sudah lengkap penyidikan jangan dilanjutkan. Kalau sudah lengkap administrasi, dipulangkan saja,” kata Yusri menirukan ucapan Kurniadie usai dia mengoper uang suap dari Liliana. Kejadian itu pada Jumat (24/5) pagi. Padahal, kata Yusri, kasus Manikam dan Geoffrey sudah naik ke tahap penyidikan. Yusri sendiri yang memimpin gelar perkara dua hari sebelumnya. Yusri menjembatani Liliana yang makin gencar minta kasus itu dihentikan pascanaik penyidikan.

Awal informasi dugaan penyalahgunaan izin tinggal itu mencuat, Kurniadie langsung memerintahkan Yusri membuka penyelidikan. pada 6 Mei, Kurniadie makin geram karena Yusri belum juga mendapat bukti dugaan pidana imigrasi Manikam dan Geoffrey. Akhirnya, Yusri punya bukti kuat. Hasil koordinasi dengan Kasi Pidum Kejari Mataram juga membuat Yusri makin yakin kasus naik ke penyidikan. Yusri lalu melapor hasil itu ke Kurniadie. “Pak Kurniadie bilang bagus. Biar tambah kuat (unsur pidana) dia minta saya minta keterangan saksi ahli,” sebutnya. (why)

(Suara NTB/why)

SAKSI - Mantan Kasi Inteldakim Imigrasi Mataram Yusriansyah Fajrin memberi kesaksian untuk terdakwa Liliana, Direktur PT WBI diduga pemberi suap Rp1,2 miliar, Rabu (11/9).

minggu setelah penyerahan uang muka. Bukannya membawa uang, tetapi Toyota Hilux. Maksudnya menyerahkan mobil bernopol DR 8434 KJ itu sebagai pelunasan. “Korban tidak mau karena maunya kontan saja. Pelaku ini akhirnya punya akal untuk menukar tambah Hilux itu dengan mobil korban yang lain,” ungkap Alam. Rinciannya, Amri minta tukar tambah Hilux tersebut dengan Datsun Go EA 1321 HZ. Harga Hilux lebih mahal sehingga korban diminta tambah Rp24 juta. Korban setuju dengan memberi uang muka Rp10 juta. Susanto mau menyerahkan sisanya ketika Amri menyerahkan BPKB Hilux tersebut. Janji membawa BPKB tidak kunjung ditepati. Begitu juga dengan pembayaran sisa pembelian Avanza yang pertama itu. “Ternyata mobil Avanza korban ditukar dengan mobil Hilux yang ditukar tambah itu. Sementara Datsun Go korban sudah digadaikan lagi ke orang lain,” papar Alam. Amri mengaku perbuatannya usai ditangkap di rumah di Suralaga, Lombok Timur. Amri mendapat uang tunai Rp40 juta dari tukar tambah Avanza Hilux. Sementara Datsun Go digadai seharga Rp37 juta. Tersangka, kata Kapolres, dijerat dengan sangkaan pasal 372 dan atau 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan. “Ancaman pidananya paling lama empat tahun penjara,” tutup Alam. (why)

DPRD NTB Usulkan Setiap Anggota Punya Satu Staf Ahli Mataram (Suara NTB) Dalam rangka menunjang kinerja anggota wakil rakyat DPRD Provinsi NTB periode 2019-2024, mereka mengusulkan untuk memilliki satu orang staf ahli bagi masing-maisng anggota. Staf ahli tersebut nantinya akan membantu anggota Dewan untuk lebih produktif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Pengusulan untuk mengangkat staf ahli anggota dewan tersebut bakal dibahas dalam pembahasan perubahan peraturan Tata Tertib (Tatib) DPRD Provinsi NTB. Pengangkatan staf ahli tersebut merupakan salah satu pokok pembahasan yang baru dan dinilai cukup urgen dalam pembahasan penyusunan tatib tersebut. “Kita akan coba bahas nanti usulan teman-teman anggota itu. Sebetulnya memang kalau melihat intensitas kerja dan melihat latar belakang temanteman anggota Dewan, ya saya kira sangat wajar kalau satu orang anggota itu punya satu orang staf ahli,” ujar Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tatib, Mori Hanapi, saat dikonfirmasi usai rapat paripurna, pembentukan pansus tatib, Rabu (11/9). Staf ahli anggota Dewan tersebut nanti akan membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas kinerja anggota. Para staf ahli tersebut nantinya bakal memberikan anggota masukan dari hasil kajian dan telahaan atas berbagai bidang tupoksinya. Sehingga ketika anggota tersebut menyoroti satu aspek persoalan menyangkut tugas dan fungsinya, anggota memiliki Informasi dan bahan yang lengkap dan utuh. “Staf ahli ini nantinya akan membantu memberikan masukan kajian dan telaah kepada anggota tersebut. Kadang-kadang kalau turun lapangan, anggota itu kurang waktunya untuk menelaah beberapa persoalan. Nah staf ahli inilah yang akan bantu,” jelasnya. “Dengan adanya staf ahli ini juga, bisa meminimalisir kekeliruan informasi. Sehingga setiap anggota dalam mengeluarkan statement itu berbobot,” sambungnya. Dijelaskan Mori, keinginan masing-masing anggota untuk memiliki satu orang staf ahli, dinilainya tidak berlebihan. Pasalnya jika merujuk pada anggota DPR RI, masing-masing anggota diberikan tujuh orang staf ahli, oleh karena itu kenapa tidak untuk anggota Dewan Provinsi juga memiliki masing-masing satu orang staf ahli. “Saya kira wajar satu anggota punya satu staf ahli. Anggota DPR RI punya tujuh orang staf ahli, kalau DPRD Provinsi punya satu ya sangat wajar dan daerah-daerah lain juga saya yakin mengusulkan hal yang sama,” katanya. Dari sisi penganggaran, untuk membiayai honor staf ahli 65 anggota DPRD Provinsi NTB tersebut, Mori Hanafi menilai keuangan daerah masih sangat memungkinkan. Karena honor untuk staf ahli tersebut juga dinilai tidak terlalu besar. Selama ini, yang memiliki staf ahli hanya Alat Kelengkapan Dewan (AKD) seperti komisi-komisi, Pimpinan Dewan, Badanbadan dan fraksi-fraksi. “Kalau dari sisi anggaran, ya sangat memungkinkan. Apalagi dari sisi honor tidak terlalu besar juga. Nah untuk soal nomeklaturnya, itu apa saja bisa, bisa staf ahli atau staf khusus,” terang politisi Gerindra tersebut. Namun demikian, soal pengangkatan satu orang staf ahli untuk masing-masing anggota tersebut, finalnya ada di tangan Mendagri, ketika hasil pembahasan tatib tersebut disampaikan ke Mendagri untuk dievaluasi. “Meskipun sangat memungkinkan untuk mengangkat staf ahli, tapi tentunya tidak serta merta kalau keinginan kita itu disetujui oleh mendagri, nanti akan ditelaah dan dievaluasi,” pungkasnya. (ndi)


SUARA NTB

Kamis, 12 September 2019

Halaman 9

Kerjasama Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Lombok Tengah dengan Harian Suara NTB

Unsur Pimpinan dan Fraksi di DPRD Loteng Terbentuk Praya (Suara NTB) Sejumlah kelengkapan di DPRD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang baru telah selesai dibentuk. DPRD Loteng kini tinggal menuntaskan beberapa agenda lagi, sebelumnya seluruh alat kelengkapan dinyatakan lengkap. Terakhir, DPRD Loteng sudah menyelesaikan pembentukan fraksi-fraksi serta penunjukkan unsur pimpinan. Untuk jumlah fraksi sama dengan jumlah fraksi pada periode 2014-2019 lalu. Dimana ada 9 fraksi yang dibentuk. Dengan komposisi tujuh fraksi utuh serta dua fraksi gabungan. Yakni Fraksi Partai Gerindra, Fraksi

Partai Golkar, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dan Fraksi Partai Demokrat serta Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB) Kemudian dua fraksi gabungan lainnya yakni Fraksi Amanat Nurani Berkarya yang merupakan gabungan tiga partai sekaligus. Yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hanura serta Partai Berkarya. Satu fraksi lagi yakni Fraksi Nasdem Perjuangan yang merupakan gabungan antara Partai Nasdem serta PDI Perjuangan. “Untuk pembentukan fraksi yang pertama kita selesaikan,” tegas Ketua sementara DPRD Loteng M. Tauhid, S.IP. Sesuai

Unsur Pimpinan DPRD Loteng 1. Ketua 2. Wakil Ketua I 3. Wakil Ketua II 4. Wakil Ketua III

: M. Tauhid, S.IP (Partai Gerindra) : H.L. Ahmad Rumiawan, S.Sos (Partai Golkar) : H.L. Sarjana, S.H (Partai Kebangkitan Bangsa) : H.M. Mayuki, S.Ag (Partai Persatuan Pembangunan)

1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012 Fraksi-Fraksi 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012

Fraksi Partai Gerindra Ketua : H. Muhdan Rum, S.Pdi Wakil Ketua : Muhalip Sekretaris : L. Ramdan, S.Ag Angggota : 1. M. Tauhid, S.IP 2. Lalu Muhibban 3. Rusman 4. Muhamad Nasib, SP Fraksi Partai Golkar Ketua : H. L. Ahmad Rumiawan, S.Sos. Wakil Ketua : Lalu Muhammad Akhyar, S.H Sekretaris : H.L. Sarbini Angggota : 1. H.L. Kelan, SPd 2. Lalu Erlan, S.H 3. Syarifudin, S.Ag 4. Lalu Muhammad Iqbal, S.Kom Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ketua : H. Ahkam, S.IP Wakil Ketua : Dra. Nurul Adha HMZ Sekretaris : Tarip Angggota : 1. M. Tauhid, S.IP 2. Lalu Muhibban 3. Rusman 4. Muhamad Nasib, SP

Gerindra, PKB dan PPP sudah jauh hari sebelumnya. “Usulan unsur pimpinan sudah lengkap. Tinggal kita tindaklanjuti dengan menyampaikan ke Gubernur NTB untuk diterbitkan SK pengangkatan pimpinan DPRD Loteng yang baru,” tegas Sekretaris DPRD Loteng, R. Mulyatno Junaidi, Selasa (10/9) kemarin. Dengan telah dibentuknya fraksi-fraksi serta unsur pimpinan DPRD Loteng yang baru, pihaknya kini tinggal menunggu pengesahan tata tertib (tatib) DPRD Loteng yang baru. Baru kemudian dibentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang baru. “Untuk tatib DPRD Loteng, saat ini tengah dibahas oleh Pansus dan ditargetkan selesai pada 19 September mendatang,” tambahnya. (kir/*)

mekanisme, pembentukan fraksi tersebut dilakukan pada rapat paripurna DPRD Loteng. Setelah fraksi-fraksi terbentuk, DPRD Loteng juga sudah menerima usulan unsur pimpinan dari partai politik yang menduduki empat besar perolehan kursi di DPRD Loteng. Masingmasing Ketua DPRD Loteng diisi oleh M. Tauhid, S.IP., dari Partai Gerindra, Wakil Ketua I, H.L. Ahmad Rumiawan, S.Sos., dari Partai Golkar, Wakil Ketua II, H.L. Sarjana dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta H.M.Mayuki, S.Ag., dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Partai Golkar menjadi partai politik yang paling terakhir mengusulkan nama unsur pimpinan di DPRD Loteng. Kalau Partai

Fraksi Persatuan Pembangunan (PPP) Ketua : Lalu Sunting Mentas Wakil Ketua : Sukatmi Sekretaris : Lalu Moh. Syarif Hidayatullah Angggota : 1. Lalu Nursai 2. Muslihin, S.H 3. H.M. Mayuki S.Ag

Rapat paripurna pembentukan fraksi-fraksi di DPRD Loteng

Fraksi Partai Demokrat Ketua : Ahmad Ziadi, S.IP Wakil Ketua : Andi Mardan Sekretaris : Roman Adji Kurniawan Angggota : 1. M. Eka Harya Putra 2. Jumrah, S.H 3. Adi Bagus Karya Putra Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Ketua : H. Ahmad Supli, S.H Wakil Ketua : Ahmat Rifai, S.Pdi Sekretaris : Mahrup Angggota : 1. Sri Retnowati, S.Sos 2. H. Muhamad Bintang 3. H. M.Sidik Maulana Fraksi Partai Bulan Bintang Ketua Wakil Ketua Sekretaris Angggota

: H.L. Arif Rahman Hakim, S.E : Zulfan Azhari, S.Ag : Didik Ariesta, S.Ag.S.Pdi : Legewarman, S.IP

Fraksi Amanat Nurani Berkarya

Fraksi Nadsem Perjuangan

Ketua Wakil Ketua Sekretaris Angggota

Ketua Wakil Ketua Sekretaris Angggota

: H. Ikhwan Sutrisno, S.Pd : Yasir Amrillah, S.Pdi : TGH. Sunaryawan, S.Pdi : Lalu Firmansyah

: H.Lalu Arabiah : Majrun, S.Pd : Suhaimi, S.H : Tohri, S.Pdi

Ketua sementara DPRD Loteng, M.Tauhid, S.IP., dari fraksi Partai Gerindra memimpin rapat paripurna pembentukan fraksi-fraksi di DPRD Loteng.

1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Praya (Suara NTB) tausyiah kepada jemaah yang kan pembangunan di daerah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Event tahunan Rahman hadir. Usai tausiyah dan doa ber- ini. “Kegiatan ini sangat positif 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Rahim Daya (R2D) yang dige- sama, kegiatan R2D kemudian dan harus terus digaungkan,” 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 lar Pemerintah Kabupaten dituntut dengan kegiatan shal- timpal Muhyidin. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Ditempat yang sama, BuLombok Tengah (Loteng), Se- awat bersama dipimpin Hadd1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 pati Loteng, H.M. Suhaili FT., lasa (10/9) kemarin, berlang- ad Alwi. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 sung semarak. Event yang Pada kesempatan itu, Mu- semangat digelarnya R2D 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 didaulat sebagai hari berba- hyidin mengaku menyambut tidak lain dan tidak bukan un1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 gi dan kasih sayang tersebut baik kegiatan R2D yang dilak- tuk memupuk rasa kepedulian 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 diharapan bisa menjadi me- sanakan oleh Pemkab Loteng di tengah masyarakat di daer1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 mupuk rasa persaudaraan tersebut. Menurutnya kegia- ah ini. Bahwa rasa kasih say1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 antara masyarakat didaer- tan tersebut sangat positif dan ang itu harusnya disalurkan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 ah ini. Sekaligus memupuk patut ditiru oleh daerah-daer- dengan cara-cara yang baik dan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 kepedulian serta kepekaan ah lainnya. Bahkan pihaknya Islami. Karena dengan bisa 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 sosial terhadap sesama. berharap kegiatan R2D terse- bisa menumbuhkan rasa ke1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Khususnya kepada warga but ke depan bisa diadopsi bersamaan sebagai bagian dari 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 masyarakat yang kurang oleh MUI. Untuk kemudian masyarakat di daerah ini. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Suhaili pun mengaku, seberuntung serta anak yatim. bisa dijadikan event nasional. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Pada kegiatan yang di“Nanti kegiatan ini coba mangat kebersamaan dan ke1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 pusatkan di Halaman akan kita usulkan ke MUI pu- pekaan sosial tersebut sudah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Masjid Agung Loteng terse- sat. Supaya bisa dijadikan mulai tumbuh di tengah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 but, Pemkab Loteng mem- event nasional. Karena konsep masyarakat. Terbukti kegiatan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 bagikan santunan bagi sangat baik,” tegasnya. Menu- R2D sudah mulai dilaksana1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 ribuan anak yatim, fakir rutnya, gaung R2D ke depan kan di tingkat bawah. Mulai di 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 miskin serta orang tua jom- perlu terus diperluaskan. Se- tataran keluarga. Termasuk di 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 po. Seluruh pejabat dan hingga bukan hanya menjadi sekolah-sekolah dan madrasah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Aparatur Sipil Negara event pemerintah saja. Tetapi kegiatan R2D juga sudah dijadi1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 (ASN) hadir. Sekaligus yang lebih penting, bagaima- kan agenda tetap. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 “Harapan kita semangat menggelar zikir dan doa na kemudian semangat R2D 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 bersamaan demi kema- tersebut bisa tertanam dihati yang diusung dalam R2D bisa 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 terus menjalan di tengah juan dan keamanan Loteng. masyarakat di daerah ini. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Ketua Dewan Pengurus Dengan begitu kepekaan dan masyarakat di daerah. Sehing1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 Majelis Ulama Indonesia kepedulian sosial bakal tumbuh ga pada akhirnya nanti bisa 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 (MUI) Pusat Bidang Hubun- di tengah masyarakat. Kalau tumbuh rasa persatuan dan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 gan Luar Negeri, KH. Muhy- begitu, akan lahir semangat ke- kesatuan ditengah-tengah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 iddin Junaidi, LC., berkesem- bersamaan. Dan, itu bisa men- masyarakat di daerah ini,” 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 patan hadir pada acara terse- jadi modal berharga bagi Loteng timpal mantan Ketua DPRD 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 but. sekaligus memberikan khususnya dalam menjalan- NTB ini. (kir/*) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345

Kerjasama Bagian Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah dengan Harian Suara NTB Rahman Rahim Day

Wahana Memupuk Kepedulian dan Kepekaan Sosial


SUARA NTB Kamis, 12 September 2019

PENDIDIKAN

Halaman 10

Sarana Minim

UIN Mataram Antisipasi Radikalisme

(Suara NTB/dys)

PEMBINAAN pada mahasiswa baru terus digalakkan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Kampus berlabel kampus putih ini tidak ingin ada mahasiswanya terpapar radikalisme. Demikian disampaikan Wakil Rektor I UIN Mataram Prof. H. Masnun Tahir, Rabu (11/9). Menurutnya radikalisme tidak boleh ditolerir. Hal demikian karena sangat berbahaya. Untuk itu, katanya, rektor selalu mengingatkan bahaya radikalisme setiap saat. “Jadi untuk jangka pendek rektor sering tegaskan tidak bisa tolerir radikalisme. Berper-

H. Masnun Tahir ilaku radikal tidak boleh,” katanya. Adapun pembinaan terhadap mahasiswa baru yaitu dengan memberikan sejumlah materi. Mulai dari materi Islam moderat, dan cinta NKRI. Sedangkan untuk mencegah dosen dari radikalisme pihaknya mulai dengan rekrutmen yang sangat hati-hati. “Rekrutmen dosen juga ada pembinaan, memberikan warning pemahaman Islam yang toleran menghargai perbedaan dan berorientasi pada cinta NKRI,” jelasnya. Di samping pembinaan dan memperbaiki pola rekrutmen dosen, aspek kurikulum juga diarahkan pada membuminya nilai Islam yang terbuka. “Kemudian kurikulum kita integrasi keilmuan satu dengan yang lain. Mengirim dosen ke berbagai forum diskusi bagian dari upaya mencegah radikalisme di kampus,” sambungnya. Hal ini sebagai langkah antisipasi agar jangan sampai warga kampus terpapar radikal, sehingga ke depan diharapkan lahir sosok mahasiswa yang cinta terhadap tanah air. “Kemenag jelas dan sudah mengantisipasi karena ini sudah jadi isu lokal tapi juga nasional,” imbuhnya. Lebih jauh dikatakan Masnun bahwa kampus dan semua elemen tidak boleh membiarkan adanya perkembangan paham radikal di tengah mahasiswa. “Jangan terjadi pembiaran pikiran radikal agar bahwa jangan sampai UIN itu terpapar. Ambil peran signifikan semua elemen. Mahasiswa berikan kontribusi karena mereka banyak yang bersentuhan dengan mahasiswa mereka. LP2M juga telah memberikan porsi untuk pengembangan kampus dan fakultas sehingga ultimate goal-nya ialah mewujudkan Islam rahmatan lil alamin,” ujar Masnun. (dys)

12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 POSE BERSAMA - Direktur Politeknik MFH pose 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 bersama dengan perwakilan sejumlah kampus asing 12345678901234567890123456789012 usai wisuda mahasiswa Politeknik MFH, Sabtu (7/9). 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Mataram (Suara NTB) 12345678901234567890123456789012 Politeknik Medica Farma Husada (MFH) Mataram 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 terus meningkatkan mutu dengan ekspansi keluar 12345678901234567890123456789012 negeri. Kampus yang dipimpin Syamsuriansyah, S.Pd., 12345678901234567890123456789012 M.M.Kes., ini menjalin kerjasama dengan perguruan 12345678901234567890123456789012 tinggi di tiga negara. 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Tidak hanya itu Politeknik MFH juga menjadi ini12345678901234567890123456789012 siator kerjasama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) In12345678901234567890123456789012 donesia dengan kampus asing luar neger iasal Malay12345678901234567890123456789012 sia, Filipina, dan Thailand. Penandatanganan kerjas12345678901234567890123456789012 ama itu berlangsung saat wisuda mahasiswa Po12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 liteknik MFH di Hotel Aruna Senggigi, Sabtu(7/9). 12345678901234567890123456789012 Kerjasama itu ditandatangani 12 perwakilan PTS 12345678901234567890123456789012 di Indonesia dengan Prof. Dr. Muhd. Nazil bin Saleh 12345678901234567890123456789012 (Picoms International; University College), Prof Dr Jose 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Jurel M, Nuevo (Our Lady of Fatima University), dan 12345678901234567890123456789012 Bernard Umbay Ebuen RMT, MSMT, MAed (Excecu12345678901234567890123456789012 tive Advisor AASMT). 12345678901234567890123456789012 Pada wisuda kali ini Politeknik MFH juga mem12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 berikan apresiasi kepada salah satu dosen asing, 12345678901234567890123456789012 yakni Prof. Dr. Mohd Nazil Bin Saleh untuk menjadi 12345678901234567890123456789012 dosen di Politeknik ini. Mohd Nazil Bin Saleh di12345678901234567890123456789012 angkat sebagai dosen asing Politeknik MFH, karena 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 telah banyak membantu dan memberikan fasilitas 12345678901234567890123456789012 kepada mahasiswa D III TLM dalam kegiatan In12345678901234567890123456789012 boun Mobility selama 2 Minggu di University Se12345678901234567890123456789012 langor Malaysia dan memberikan masukan-masu12345678901234567890123456789012 kan untuk kemajuan Politeknik MFH serta telah 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 banyak memberikan kuliah-kuliah umum kepada 12345678901234567890123456789012 mahasiswa khususnya mahasiswa D III Teknologi 12345678901234567890123456789012 Laboratorium Medik setiap bulannya. ‘’Sehingga 12345678901234567890123456789012 kami tidak salah memberikan apresiasi ini kepadan12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 ya dan ke depannya sedang diupayakan untuk pe12345678901234567890123456789012 nambahan lagi dua dosen asing untuk menjadi dos12345678901234567890123456789012 en di Politeknik MFH,” ujar Direktur Politeknik MFH 12345678901234567890123456789012 ini dalam sambutannya. 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Selain itu, ujarnya, Politeknik MFH ini menjadi 12345678901234567890123456789012 sekretariat Internasional Collaboration. Kaitannya 12345678901234567890123456789012 dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, 12345678901234567890123456789012 pengembangan paedagogik, dan semua bidang keil12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 muan yang dibutuhkan PTS dalam Negeri. “Kami 12345678901234567890123456789012 akan terus berbenah demi meningkatkan kualitas 12345678901234567890123456789012 pendidikan, terutama kualitas dosen. Karena itu 12345678901234567890123456789012 kami menghadirkan dosen-dosen asing supaya para 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 alumni yang dilahirkan nantinya punya daya saing 12345678901234567890123456789012 kelas internasional,” terangnya. 12345678901234567890123456789012 Kerjasama yang dilakukan oleh Politeknik MFH 12345678901234567890123456789012 dengan Picoms International University College dan 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 Our Lady of Fatima University akan ditindaklanjuti 12345678901234567890123456789012 dengan kegiatan perkuliahan selama 1 (satu) semes12345678901234567890123456789012 ter oleh mahasiswa Politeknik MFH di institusi Ma12345678901234567890123456789012 laysia dan Filipina tersebut. Hal ini untuk memberi12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 kan peluang kerja bagi alumni Politeknik MFH ke 12345678901234567890123456789012 depan. Selain dalam hal perkuliahan atau “Study Ex12345678901234567890123456789012 change”, mahasiswa Politeknik MFH juga disuguh12345678901234567890123456789012 kan dengan kesempatan mendapatkan “Job Opportu12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 nity” di wilayah ASEAN setelah menyelesaikan Study 12345678901234567890123456789012 Exchange yang mereka ikuti. Hal ini juga yang mem12345678901234567890123456789012 buat Executive Advisor Bernard Umbay Ebuen, meng12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 hadiri prosesi wisuda yang diselenggarakan oleh Po12345678901234567890123456789012 liteknik MFH, Sabtu (7/9) lalu. (r) 12345678901234567890123456789012 12345678901234567890123456789012 (Suara NTB/ist)

Politeknik Medica Farma Husada Mataram Resmi Angkat Dosen Asing

Banyak SMP Negeri Kesulitan Laksanakan UNBK

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah SMP negeri di Kota Mataram masih kesulitan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2020. Kendala terbesar karena minimnya sarana penunjang UNBK. Jika tidak ada solusi, dikhawatirkan target Dinas Pendidikan Kota Mataram agar semua SMP negeri melaksanakan UNBK sulit tercapai. Kepala SMPN 11 Mataram, Hj. Zohriah, S.Pd., M.H., pada Rabu (11/9) mengatakan, pihaknya berupaya agar tahun 2020 nanti bisa melaksanakan UNBK. Namun masih terkendala kurangnya sarana. SMPN 11 Mataram mendapatkan bantuan 20 unit komputer dan server dari pemerintah pusat, tapi dibutuhkan setidaknya 55 komputer untuk mencukupi kebutuhan minimal. Siswa kelas IX di SMPN 11 Mataram berjumlah 163 orang. Oleh karena itu, Zohriah mencoba cara lain agar bisa melaksanakan UNBK, yaitu akan bekerja sama dengan

SMAN 2 Mataram dengan cara menumpang di sekolah tersebut. Karena jika meminjam laptop di siswa, menurutnya tidak bisa dilakukan mengingat latar belakang ekonomi kebanyakan siswa di SMPN 11 Mataram tidak begitu baik. “Kami akan usahakan, kami akan coba kerja sama dengan SMAN 2 Mataram, kita berusaha semoga bisa. Kalau andalkan pinjam laptop siswa, tidak bisa, karena kebanyakan anakanak kurang mampu, beda dengan sekolah lain,” katanya. Meski demikian pihaknya tetap mempersiapkan siswa secara akademik untuk UNBK.

direncanakan pada bulan Oktober nanti akan dimulai pelaksanaan pengayaan. “Harapan kita nilainya bagus, UNBK lancar, mudah-mudahan bisa dapat menumpang komputer. Harapan kita, semua kepala sekolah SMP negeri di Mataram ingin UNBK, tapi kendala fasilitas masih jauh memadai,” ujarnya. Dihubungi terpisah, Kepala SMPN 9 Mataram, Imam Purwanto, S. Pd., juga mengakui tidak mudah bagi sekolah yang kekurangan sarana penunjang untuk melaksanakan UNBK tahun 2020 nanti. Pihaknya menyambut baik rencana dari Disdik Kota Mataram tapi ke-

siapan perangkat masih belum memadai. Saat ini SMPN 9 Mataram memiliki satu laboratorium, saat ini juga sedang menunggu adanya bantuan. Namun jika dihitung baru sekitar 38 komputer yang tersedia. “Itu tidak mungkin memenuhi, akan dapat bantuan 8 set, jadi baru ada 38. Sementara siswa kelas IX sebanyak 240-an. Masih kurang perangkat laptop, kalau server insya Allah bisa. Kalau meminjam, di satu kelas yang punua laptop satu-dua siswa. Anak-anak berlatar belakang ekonomi menengah ke bawah. Terkait rencana UNBK, masih agak gelap,” ujarnya. Imam yang juga Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Mataram mengatakan lebih banyak SMP negeri di Mataram yang justru belum

melaksanakan UNBK. “Tidak mudah melaksanakan, harus intens dari dinas juga untuk mengupayakan,” pungkasnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Drs. H. Lalu Fatwir Uzali, S.Pd., M.Pd., mengatakan, pihaknya akan mencoba berkolaborasi dengan SMA/SMK untuk memenuhi kebutuhan UNBK. Sementara itu, nantinya untuk laptop, pihak sekolah akan mengusahakan untuk mengumpulkan atau membeli. Selain itu juga nanti bekerjasama dengan siswa atau orang tua siswa untuk meminjamkan laptop mereka selama pelaksanaan UNBK. Menurutnya, infrastruktur pendukung UNBK seperti komputer atau laptop tidak harus dibeli sekolah. SMP di Kota Mataram bisa meminjam ke SMA dan SMK. (ron)

Raih Akreditasi Tingkat Paripurna

RS Pendidikan Unram Tingkatkan Pelayanan

(Suara NTB/ron)

FOTO BERSAMA - Ketua STIKES Yarsi Mataram, H. Zulkahfi (tengah) berfoto bersama dengan lulusan STIKES Yarsi Mataram yang akan berangkat belajar ke Jepang, yaitu Septiana Wahyuning Prabawati (paling kanan), dan Bayu Pratama Putra.

Tiga Lulusan STIKES Yarsi Lolos Belajar ke Jepang Mataram (Suara NTB) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yarsi Mataram terus berupaya melakukan pemberdayaan kepada mahasiswa dan alumni. Salah satunya mengupayakan bisa belajar atau bekerja di luar negeri. Kali ini ada tiga orang lulusan STIKES Yarsi Mataram yang lolos belajar ke Jepang. Tiga orang lulusan itu yaitu Septiana Wahyuning Prabawati dari Prodi S1 Keperawatan dan Bayu Pratama Putra dari Prodi S1 Keperawatan, keduanya baru saja diyudisium pada Selasa (10/9). Satu lagi Ni Made Ayu Sulastri dari Prodi S1 Keperawatan lulusan tahun 2018. Ketua STIKES Yarsi Mataram, H. Zulkahfi, S.Kep.,NS.,M.Kes., mengatakan ketiganya sudah dilepas oleh perwakilan Bupati Lombok Barat pada pekan lalu. STIKES Yarsi menjalin kerja sama dengan Japan Association of Career Course and Employment Support (JACCES). Sementara JACCES kerjasama juga LPKS Bali Tosha Lombok Kochi untuk pelatihan bahasa Jepang dan bertanggung jawab dari

awal sampai dengan proses program internship itu berakhir. Septiana Wahyuning Prabawati menjelaskan, nantinya selama satu bulan awal mereka akan belajar bahasa Jepang dan budaya Jepang. Setelah itu akan melakukan internship di rumah sakit di Jepang. “Enam jam untuk internship, sisanya belajar bahasa Jepang,” katanya. Septiana mengaku senang dengan adanya kesempatan bagus yang difasilitasi oleh pihak kampus STIKES Yarsi. Terlebih lagi bisa ke luar negari dan belajar budaya. Tidak hanya itu, nantinya akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan mencari kerja atau untuk kembali bekerja ke Jepang. “Ini kesempatan yang bagus, jarang-jarang bisa ke luar negeri. Lebih ke visi dan misi ke depan untuk balik ke sana lagi gampang,” katanya. Sementara itu, Bayu Pratama Putra mengatakan, belajar ke Jepang merupakan kesempatan yang disediakan kampus untuk ia bisa menggapai citaciata. “Kenapa kita tidak manfaatkan kesempatan sangat bagus, selain itu kita dapat ilmu, kita dapat nilai budayanya, kita

dapat meningkatkan kompetensi dari dunia luar tidak hanya di daerah sendiri, jadi pengalaman berharga,” katanya. Ketua STIKES Yarsi Mataram, H. Zulkahfi mengatakan, STIKES Yarsi terus membangun kerja sama dengan berbagai instansi negeri dan swasta. “Agar alumni bisa diserap di instansi pelayanan kesehatan, termasuk menyiapkan kerja sama dengan luar negeri,” katanya. Menurutnya, pilihan untuk mencari peluang kerja ke luar negeri saat ini merupakan pilihan yang tepat. Karena lahan pekerjaan di dalam negeri terbatas dengan banyaknya pesaing dari berbagai lembaga kesehatan. “Karena itu peluang ke luar negeri juga disiapkan,” katanya. STIKES Yarsi sendiri memiliki sejumlah alumni yang berhasil bekerja di luar negeri. Zulkahfi mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas dan kemampuan para alumni agar bisa bersaing. Oleh karena itu, sarana dan prasarana sudah dipersiapkan. Termasuk laboratorium bahasa, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. (ron)

Berani Tunda Nikah Selama Studi

UNU NTB Siapkan Beasiswa Pendidikan Mataram (Suara NTB) Inovasi dalam bidang pendidikan terus dilakukan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB. Tahun ini UNU NTB kembali memberikan peluang beasiswa pendidikan bagi calon mahasiswa baru. Syaratnya ialah mereka harus berkomitmen untuk tidak menikah selama menempuh studi atau selama empat tahun. “Syaratnya tidak nikah empat tahun dan sungguh sungguh belajar,” kata Rektor UNU NTB Baiq Mulianah, Rabu (11/9). Menurutnya, apa yang dilakukan bagian dari upaya membantu pemerintah meningkatkan angka partisipasi ke jenjang pendidikan tinggi. Di samping mendukung agar tidak terjadi pernikahan dini. “Ini bagian dari usaha pendewasaan usia perkawinan. Kita siapkan mereka jadi orang tua yang baik,” katanya. Lebih jauh dikatakan bahwa dengan cara ini UNU ingin hadir memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. “Maka salah satu caranya ialah ka-

(Suara NTB/dys)

Baiq Mulianah lau bisa kita saling bantu memberikan beasiswa atas dasar APK perguruan tinggi masih rendah,” sambungnya. Selama ini ada anggapan biaya kuliah sangat mahal, sehingga banyak yang lebih memilih menikah setelah lulus sekolah. “Kenapa mereka tidak kuliah karena faktor ekonomi. Image masyarakat kuliah itu mahal. Padahal yang

paling utama adalah semangat belajar semangat menuntut ilmu. Pasti nanti pasti dibukakan jalan,” imbuhnya. Pemberian beasiswa ini diharapkan mampu memberi jalan bagi mereka yang tidak mampu tapi punya semangat belajar tinggi. Diakui secara masif dua tahun terakhir, UNU banyak memberikan beasiswa pendidikan. Ini sebagai komitmen pengembangan pendidikan. Adanya beasiswa ini juga diharapkan jangan sampai anak bangsa ini tidak menikmati haknya untuk cerdas. Karena salah satu amanah undang undang ialah mencerdaskan kehidupan bangsa. “Dan semoga berbuah kesejahteraan. Beasiswa hingga selesai. Tahun ini UNU menerima sekitar 500 mahasiswa baru. Beasiswa NU sangat banyak entah dari mana baik dari ikhtiar perorangan. Kita menyadari bahwa salah satu cara mengubah masyarakat ialah mindset-nya harus diubah melalui pendidikan,” kata Mulianah. (dys)

Mataram (Suara NTB) Rumah Sakit Pendidikan Universitas Mataram (Unram) meraih Akreditasi Tingkat Paripurna Rating Bintang Lima. Meski tergolong masih belia, Rumah Sakit Unram ingin terus menunjukkan yang terbaik dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Terbukti, dengan Rumah Sakit Unram ini meraih akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). ”Kami bersyukur, RS Unram bisa hingga capaian ini. Semoga menjadi rumah sakit terbaik dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat,” kata Rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni belum lama ini. Ia berharap Rumah Sakit Unram ini akan terus meningkatkan berbagai layanannya, sehingga dapat menjadi pusat layanan kesehatan bagi masyarakat. Sebab rumah sakit ini tidak hanya untuk kegiatan pendidikan dan penelitian, namun juga memberikan layanan pada masyarakat langsung. ”Semoga ini bisa menjadi pembuka jalan berkembangnya rumah sakit ini,” terangnya. Husni pun mendorong semua yang ada di rumah sakit, bisa terus memberikan pelayanan prima

kepada masyarakat, sehingga masyarakat akan memilih dan merujuk untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit ini. Kuncinya berikan layanan prima maksimal, masyarakat yang akan tetapkan pilihan. “Tingkatkan terus layanan terbaik untuk masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Unram dr. Ahmad Taufik mengatakan Rumah Sakit Unram terus berbenah memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Untuk mendukung pelayanan yang prima, Rumah Sakit dengan tipe C ini menyediakan 117 tenaga medis dan 75 tenaga non medis. ”Dari 39 dokter yang dimiliki Rumah Sakit Unram, 30 di antaranya adalah dokter spesialis,” tambahnya. Rumah Sakit Unram memiliki dua buah gedung dengan enam lantai. Ini merupakan Rumah sakit Pendidikan yang dirancang dengan 300 tempat tidur. Sedangkan untuk rawat jalan, Rumah Sakit Unram memiliki enam belas klinik spesialis dengan dokter spesialis terlengkap di NTB. “Semoga rumah sakit bisa terus berbuat maksimal untuk masyarakat,” tandasnya. (dys)

Diperlukan Pengembangan PAUD Holistik Integratif di Daerah Mataram (Suara NTB) – Pengembangan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (HI) diperlukan untuk diterapkan. Hal itu penting untuk mengundang keterlibatan instansi lain untuk mengembangkan PAUD. Terlebih lagi usia PAUD merupakan usia emas bagi anak-anak. Hal itu disampaikan Kepala Balai Pengembangan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Nusa Tenggara Barat (BPPAUD dan Dikmas NTB), Drs. Suka, M.Pd. Menurutnya, perlu didorong lembaga menerapkan PAUD HI. Di PAUD HI ada layanan pendidikan, kesehatan, gizi dan nutrisi, juga perlindungan dan pengasuhan anak. “Namun saat iniini belum bisa seperti harapan kita,” katanya. Dengan didorongnya lembaga menerapkan PAUD HI, bisa mengundang keterlibatan instansi lain seperti dinas kesehatan, BKKBN, dan lainnya. “Itu perlu karena PAUD itu merupakan tempat usia emas anak-anak yang harus kita siapkan untuk generasi berikutnya, tidak hanya tanggung jawab dinas pendidikan dan kami, ada layanan kesehatan. Jika ada sinergi tadi insya Allah akan bagus,” kata Suka. Di samping itu, BP-PAUD dan Dikmas NTB memiliki memiliki tugas untuk melaksanakan pengembangan program dan mutu pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat. Pelaksanaan pengembangan program PAUD dan Dikmas diselenggarakan melalui pengembangan model untuk memecahkan masalah di bidang PAUD dan Dikmas. NTB sudah pada tahap model yang diterapkan oleh satuan pendidikan atau masyarakat dengan kegiatan awal seminar hasil pengembangan. “Peserta dari lembaga memilih model-model kami yang akan diterapkan. Pascaseminar diadakan Orientasi Teknis (Ortek) bagi lembaga pengguna model oleh tim pengembang

(Suara NTB/dok)

Suka model, sehingga model bisa diterapkan di lembaga,” katanya. BP-PAUD dan Dikmas NTB tahun ini mengembangkan model “Pendidikan Kesetaraan Bagi Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum”. Pengembangan model ini disusun dan dirancang secara sistematis dengan mengedepankan karakteristik peserta didik guna memberikan layanan pembelajaran yang optimal bagi Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Proses pembelajaran ini diharapkan mampu memberikan dampak yang positif serta membangun nilai-nilai dan budaya belajar pada diri peserta didik. Selain itu, BPPAUD dan Dikmas NTB tahun ini mengembangkan model “Pendidikan Keaksaraan Dasar Literasi Mitigasi Bencana”. Model ini merupakan pengembangan pendidikan keaksaraan dasar yang menekankan peningkatan kemampuan membaca, menulis, berhitung, dan berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia melalui literasi mitigasi bencana. Pendidikan Keaksaraan adalah layanan pendidikan bagi warga masyarakat buta aksara latin agar memiliki kemampuan membaca, menulis, berhitung, berbahasa Indonesia, dan menganalisa sehingga memberikan peluang untuk aktualisasi potensi diri. Pendidikan keaksaraan terbagi menjadi dua jenjang yaitu pendidikan keaksaraan dasar dan pendidikan keaksaraan lanjutan. (ron)


Kamis, 12 September 2019

SUARA NTB

Halaman 11

Porkemi NTB Resmi Dibentuk Mataram (Suara NTB) Olahraga beladiri kempo kini memiliki dua induk organisasi di NTB. Selain Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) NTB. Kini juga lahir perkumpulan Persatuan Olahraga Kempo Indonesia (Porkemi). Ketua Porkemi NTB, Muhammad Aminullah kepada Suara NTB di Mataram, belum lama ini mengatakan Porkemi Nasional akan didaftarkan menjadi anggota KONI Pusat sebagai salah satu pengurus besar (PB) atau wadah pembinaan olahraga kempo nasional. Sementara keberadaan Porkemi di NTB sendiri bukan untuk membuat polemik, namun bagaimana untuk sama-sama membangun pembinaan olahraga kempo yang berkarakter. Diakuinya kepengurusan Porkemi di Pusat sudah dibentuk sejak beberapa waktu lalu dan telah diproklamasikan atau dideklarasikan di Jakarta, Sabtu 10 November 2018. Sementara Porkemi NTB dipimpin oleh Muhammad Aminullah yang merupakan mantan Ketua Harian Perkemi NTB. Sebagai pimpinan organisasi olahraga kempo, Aminullah sudah bersilaturahmi dengan KONI NTB, Ia bersama beberapa rekan sesama pengurus Porkemi NTB sudah menghadap ketua KONI NTB untuk mensosialisasikan bahwa Porkemi sudah didaftarkan ke Kemenkumham dan mendapat pengesahan sebagai organisasi resmi. Sehingga, Porkemi NTB sudah bisa menjakankan program kerja, mulai dari pembinaan atlet hingga menggelar kejuaraan. “Kita akan membuat Porkemi sebagai cabang olahraga yang berkarakter. Kami juga akan membuat kejuaraan tingkat regional di NTB. Karena kepengurusan Porkemi sudah dibentuk disejumlah kabupaten/kota di NTB,” jelasnya. Aminullah tak menampik bila para pengurus Porkemi NTB sendiri dan pusat merupakan jebokan Perkemi (Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia). Namun, mereka semua sudah mengundurkan diri sesuai aturan. “Yang Perkemi biar jalan sendiri, kami dari Porkemi juga jalan sesuai AD/ART. Kami tidak mau berpolemik untuk masalah ini,” ungkapnya. Lanjutnya, terkait dengan lahirnya Porkemi di NTB pihaknya akan terus membina hubungan dengan pihak luar, mulai dari KONI NTB hingga asosiasi kejuaraan kempo di daerah “Porkemi pusat sedang memperjuangkan olahraga kempo (Porkemi) dapat dipertandingkan di SEA Games,” jelasnya. Saat ini di NTB sendiri sudah terbentuk kurang lebih 7 Pencab Porkemi di kabupaten/kota, kecuali KLU, Lotim dan Sumbawa belum terbentuk Pengcab Porkemi. Tahun depan, pihaknya menarget terbentuk di semua Pengcab Porkemi di 10 kabupaten/kota di NTB.(fan)

Pemangkasan 10 Cabor di PON Belum Final Mataram (Suara NTB) Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto kembali menegaskan bahwa wacana pemangkasan 10 cabang olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua 2020 belum final. Sejumlah cabor diminta agar tetap serius mempersiapkan atlet menghadapi Pra-PON 2019. “Pengurangan 10 cabor yang dipertandingkan di PON belum final, karena sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari KONI Pusat,” ucap Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto kepada Suara NTB di Sekretariat KONI NTB, Rabu (11/9). Pernyataan ini dilontarkan oleh Andy untuk menanggapi informasi yang berkembang di sejumlah media belakangan ini. Menurut Andy Informasi pemangkasan 10 cabor yang dipertandingkan di PON XX Papua 2020 baru disampaikan oleh pihak Kemenpora, belum ada informasi dari KONI Pusat. Andy mengimbau seluruh pelaku dan pembina olahraga di NTB agar tidak mengembangkan lagi informasi tersebut. Pasalnya Informasi tersebut dapat mengganggu persiapan sepuluh cabor yang tengah mempersiapkan atlet menghadapi ajang multi event olahraga nasional atau PON. Menurut Andy, bila terjadi pengurangan cabor yang dipertandingkan di PON, maka pihak KONI Pusat akan mengundang semua KONI provinsi se Indonesia untuk membahas secara serius terkait 10 cabor yang diberitakan tidak dipertandingkan di PON XX/2020. Sementara hingga kemarin KONI Pusat kata Andy belum membahas terkait wacana pengurangan 10 cabor PON. “Kalau memang ada pengurangan 10 cabor yang dipertandingkan di PON, tentu KONI Pusat akan mengadakan rapat dengan KONI provinsi se-Indonesia membahas pengurangan cabor yang dipertandingkan di PON,” tegasnya. Ditambahkan Andy, rencana Menpora, Imam Nahrawi mengurangi jumlah cabor yang dipertandingkan di PON/2020 tidak mudah. Pasalnya akan mendapat protes keras dari 10 cabor yang tidak dipertandingkan itu. Selain itu KONI Pusat belum tentu menyetujui wacana tersebut dikarenakan 47 cabor yang dipertandingkan sudah melakukan persiapan atlet mengikuti Pra-PON. “Kalau tuan rumah Papua tidak siap mempertandingkan 10 cabor itu, kita akan usulkan 10 cabor itu dipertandingkan di luar Papua,” jelasnya. (fan)

(Suara NTB/ind)

OPGAB - Hasil Opgab yang diamankan di Kantor Satpol PP Sumbawa.

Satpol PP Amankan Miras dan Warga Tanpa Identitas Sumbawa Besar (Suara NTB) Tim Operasi gabungan (Opgab) yang dipimpin Satpol PP menyisir sejumlah kos-kosan dan home stay di seputaran Kota Sumbawa hingga Kecamatan Labuhan Badas, Rabu (11/9). Dari Opgab yang dilakukan, puluhan botol minuman keras (miras) berbagai jenis berhasil diamankan. Termasuk warga tanpa identitas serta pasangan tanpa hubungan nikah. Kasat Pol PP Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si kepada wartawan menyebutkan, tim Opgab melakukan operasi di empat lokasi berbeda. Lokasi pertama di sebuah kos-

kosan di perumahan BTN Olat Rarang, tim mengamankan 6 botol Bir Bintang, 0,5 liter Brem, 9 botol plastik arak ukuran 600 Ml dan 8 jeriken kosong bekas miras.

Terhadap pemilik dimintai keterangan oleh penyidik. Bergeser ke lokasi kedua di sebuah kos belakang salah satu hotel di Kecamatan Labuhan Badas, tim Opgab

mengamankan 63 botol plastik Brem ukuran 600 ml. Kemudian diamankan dua orang yang setelah dilakukan tes urine dinyatakan positif narkoba. Kedua orang tersebut selanjutnya diserahkan ke BNN setempat untuk ditangani lebih lanjut. Sedangkan di lokasi ketiga, di salah satu Home Stay di Kelurahan Brang Biji, tim mengamankan sepasang kekasih berada dalam satu

kamar. Adapun di lokasi keempat, di kos-kosan kelurahan setempat, ditemukan beberapa orang pekerja room karaoke. Satu diantaranya tanpa identitas dan telah diserahkan ke Disdukcapil setempat. Pihaknya akan terus melakukan operasi ini kedepannya. Guna meminimalisir penyakit masyarakat yang dapat mengganggu keamanan ketertiban. (ind)

ISSI NTB Dorong Disbudpar Genjot Penyelesaian Rippda Dua KSP Bagus Raih Emas di SEA Games Mataram (Suara NTB) Atlet balap sepeda BMX asal NTB, I Gusti Bagus Saputra akan kembali mewakili tim balap sepeda BMX Indonesia di SEA Games Manila, Filipina akhir November 2019. Pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) NTB akan mendorong atlet asal Kota Mataram itu dapat kembali menyumbangkan medali emas di ajang multi event olahraga tingkat Asia Tenggara itu. Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) NTB, Husnul Fauzi yang diwawancara Suara NTB di Kantor Gubernur NTB belum lama ini mengatakan bahwa pengurus olahraga balap sepeda NTB akan mendukung penuh persiapan Bagus mewakili Indonesia di event internasional. “Kita (ISSI) NTB akan mendukung Bagus untuk mewakili Indonesia di kejuaraan internasional. Kita ingin Bagus bisa menyumbang medali emas di SEA Games,” ucapnya. Husnul menjelaskan bahwa saat ini Bagus tengah mengikuti Pelatnas persiapan mewakili Indonesia di event internasional. Bahkan saat ini Bagus tengah dipersiapkan untuk mengejar tiket Olimpiade di Tokyo tahun 2020. Namun untuk mengejar tiket Olimpiade di Tokyo Jepang tahun 2020, Bagus dipersiapkan untuk mengikuti sejumlah event internasional. “Bagus akan mengikuti beberapa event internasional tahun ini untuk mengejar poin, supaya bisa lolos Olimpiade,” jelasnya. Lanjutnya, salah satu event internasional yang akan diikuti Bagus tahun 2019 ini adalah SEA Games di Manila, Filipina akhir November 2019. Husnul sendiri optimis bagus akan mampu menyumbangkan medali emas di SEA Games 2019. Pasalnya atlet peraih medali perak Asean Games 2018 itu merupakan atlet peraih medali emas di SEA Games 2019. “Saya optimis Bagus akan mampu menyumbangkan medali emas untuk tim balap sepeda BMX Indonesia. Dan kami akan selalu mendukung Bagus mengikuti event internasional,” tuturnya. Hingga berita ini ditulis, I Gusti Bagus Saputra yang dikonfirmasi via ponselnya belum bisa dihubungi. Informasi Bagus tengah mengikuti Pelatnas menghadapi SEA Games 2019 dan Olimpiade tahun 2020. (fan)

(Suara NTB/fan)

Husnul Fauzi

Dompu (Suara NTB) Dari banyak destinasi wisata yang berada di Kabupaten Dompu. Lakey dan Gunung Tambora masuk Kawasan Strategis Pariwisata (KSP). Hanya saja, keberadaannya belum didukung Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (Rippda), sehingga sulit mengharapkan intervensi pemerintah pusat untuk pengembangannya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat, H. Khairul Insan kepada Suara NTB menjelaskan, Rippda sangat dibutuhkan dalam pengembangan dua wilayah KSP tersebut karena akan menjadi rujukan pemerintah pusat ketika ingin menggelontorkan anggaran pengembangannya. “Makanya sekarang ini kita desak Rippda ini

bisa menjadi Perda,” ungkapnya. Rencana induk pembangunan pariwisata daerah tersebut sebetulnya sudah mulai digodok dua tahun terakhir. Namun, karena terus dilakukan penyempurnaan agar semua potensi yang ada terdata prosesnya pun memakan waktu yang cukup lama. Walaupun demikian, lanjut dia, mengingat prosesnya kini tinggal menunggu pembahasan anggota DPRD diharap tahun ini bisa rampung dalam bentuk Perda. Sehingga 2020 mendatang langkah pengembangan bisa mulai dilakukan, apakah dengan mengupayakan bantuan anggaran pemerintah maupun secara mandiri. “Namanya kita keterbatasan anggaran ini juga bisa nantinya menentukan mana

yang diprioritaskan sesuai rancangan itu,” jelasnya. Disamping kendala Rippda, ungkap Khairul Insan, lambannya pengembangan pariwisata di wilayah ini juga dipicu karakter masyarakatnya yang kurang mendukung. Dalam artian partisipasi mereka dalam membangun atau ikut menjaga fasilitasfasilitas yang dikembangkan masih sangat kurang. Kondisi tersebut jauh berbeda jika dibading daerah lain, di mana warganya mau bahu membahu mengembangkan potensi pariwisata karena manyadari akan menjadi sumber mata pencaharian mereka nantinya. “Kalau kita contoh saja di Sarae Nduha kita bikin papan indentitas belum apa-apa saja sudah dirusak,” keluhnya. (jun)


SUARA NTB

Kamis, 12 September 2019

Halaman 12

Lapak Pedagang di Terminal Mandalika Diduga Rawan Transaksi PSK Mataram (Suara NTB) Praktik prostitusi tak mengenal lokasi. Lapak pedagang yang berada di Terminal Mandalika, Bertais, diduga dijadikan tempat transaksi pekerja seks komersial (PSK). Pelakunya disinyalir pemain lama. Camat Sandubaya, Saharuddin membenarkan hal tersebut. Dia telah membuktikan keluhan masyarakat terhadap dugaan prostitusi terselubung itu dengan cara menyamar sebagai pelanggan. Dari pengakuan para pedagang lapak

HILANG

dijadikan tempat transaksi. Eksekusinya disinyalir dibawa ke penginapan terdekat. “Saya pura - pura ngopi ke sana. Ternyata benar ada praktik itu,” tutur Sahar dikonfirmasi, Rabu (11/9). Aktivitas pedagang tentu

melanggar aturan. Mereka memfungsikan lapak di luar ketentuan. Sahar melihat pelaku merupakan pemain lama yang sebelumnya telah terjaring razia oleh petugas. Persoalan demikian dikhawatirkan memberi efek ke lainnya, sehingga menimbulkan permasalahan baru. Dikatakan, kasus ini akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perdagangan Kota Mataram, untuk ditertibkan. “Ndak hanya di situ saja. Yang samping kantor kita tertibkan sama FKDM,” tandasnya.

Lurah Bertais, Lalu Mukhsan juga membenarkan hal itu. Pengakuanya, pelakunya adalah pemain lama yang kambuh lagi. Menindaklanjuti keluhan warga, ia masih mencari waktu untuk membongkar lapak - lapak tersebut agar tidak dijadikan lokasi esek - esek. Tentunya perlu back up dari Dinas Perdagangan, Asosiasi Pedagang Kaki Lima, Satpol PP dan Dinas Sosial. “Jangan sampai dibongkar malah warga ngamuk,” pungkasnya. Zaman Penjabat Walikota Mataram, Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si., dijanjikan

dibangun lapak, tapi tak terealisasi sampai saat ini. Mukhsan mengharapkan, Dinas Perdagangan membangun lapak dengan konsep terbuka, agar tidak dijadikan lokasi prostitusi oleh pedagang. Dikonfirmasi terpisah, Kasat Pol PP Kota Mataram, Bayu Pancapati meminta camat dan lurah segera menindak atau menertibkan dugaan praktik esek - esek tersebut. Sebagai aparat penegak Perda akan siap mem-back up. “Kalau memang benar, tertibkan dong. Nanti kita back up,” katanya. (cem)

HILANG STNK R4 DAIHATSU DR1230MZ NOKA/NOSIN : 081427/ 9081427 AN. NOVANTIO ARIEF MAHENDRAWAN HILANG DISEKITAR JL. UDAYANA MATARAM

RUPA-RUPA URUS LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PPN, PASPORT, SIUP, NPWP HUB. 082146461910

DIJUAL TANAH

Lesehan Taman Bangket,promo dr tgl 17maret-17april (disc 15% utk semua menu) datang ke lesehan kami JL.Saleh Sungkar 77xx Bintaro,Info pemesanan hubungi : 081917937773/081907815697

DJL TANAH LS -/+ 18,75 ARE HARGA SELURUHNYA RP.4,250M LOKASI JL. GAJAH MADA JEMPONG BARU MATARAM (SUDAH ADA PLANG) Hub HP. 081917996008

DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127

DI JUAL TANAH DI KAWASAN DI ATAS HOTEL BUKIT SENGGIGI LUAS 25 ARE HUB.08123821617 TP

DIJUAL RUMAH DI BTN LINGKAR PRATAMA BLOK Y NO. 5 BERMINAT SEGERA HUBUNGI: 087865991696

RUPA-RUPA PT.KEUANGAN MENGELUARKAN DANA CEPAT 1 HARI CAIR(BUNGA 0,5%)BPKB MOBIL/SEGALA JENIS MOBIL (TRUK/TRONTON,MINI BUS,PIC UP,DLL)PROSES MUDAH,CEPAT,DAN BISA TAKE OVER/PINDAH BANK, HUB (085100026010)(081999290387)(081239956609) KAMORRY BOUTIQUE & MAKE OVER, hrga mulai dr 70rb,Dis10% Tas&Dompet,MakeUp Wisuda 175RB,blnja datas 300RB free makeup,mjual&myewakan kebaya,buka setiap hari pukul 10.00-21.00,jl.swadaya No.15 Kekalik(Samping electra diamond store)/081916887677 DUJUAL REVO ABSOLUT CW’09 WARNA HITAM/MERAH DR HP7JT 0818543688 TP DIJUAL RUMAH FULL FURNITURE LOKASI STRATEGIS, 3 KAMAR TIDUR, 2 KAMAR MANDI,3 AC, DAN GARASI MOBIL, HARGA 590 JT NEGO DIKIT.JL .WARU BLOK.UB NO.15 BTN LINGKAR PRATAMA MATARAM.HUB:081349684919 JAMINKAN BPKB anda diatas tahun 2000, Pick up 2005 bisa hub : Wayan Pardha 082146884888(Telkomsel), 085606884888(indosat), 081903884888 XL (WA), Langsung Proses. PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177

q

ALLEA GALERI, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain Songket dan menerima Jahit Busana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc

AGATAR PIZZA, Kami dr Agatar Pizza mengeluarkan Produk pizza yg berkualitas dunia dengan harga yg terjangkau dan kami membuka dan melayani Pemesanan Pizza Via Delivery,Lokasi :Kekeri,Kec.Gunung Sari.WA:081338661783/TLP :087765900233 DIJUAL RUMAH : DJL.RMH PERMATA KOTA,RUKO 2 LT JL.HASANUDDIN ,RUKO 3 LT JL.PEJANGGIK DAN TANAH TAMAN SEJAHTERA HUB. 081917462883 TP DIJUAL TANAH LOK.KR PULE SEKARBELA MTR L T . 3 3 5 M 2 HUB:087755533273 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln Ramadhan:Dis pulhan jt,Dp Ringan, Grts Kaca film,Grts js service smpai 4th/50rb km,Ayo buruan, info&pmesanan hub segera Hery Toyota,081907921999085238359008,beli Toyota ingat hery,Melayani dgn pasti DIJUAL OPER KREDIT TATA SUPER ACE TH2016 TURBO DIESEL PANJANG BAK 260CM HUB. BU ELI 085333587700 DIJUAL TOKO ATAU KIOS UKURAN 8 X 4 M DI KOMPLEKS PERTOKOAN LONCENG MAS BERTAIS BERMINAT HUB. 081907815224

LOWONGAN MEVITHA SALON & SPA mmbutuhkn karyawati yg brpngalaman,jujur,disiplin, diutamakan yg blum menikah.Alamat : Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas, Tanjung Karang Permai,HP 081907004335 DICARI PEGAWAI PEREMPUAN UNTUK JUALAN ROTI Min. 20 TH, TINGGI Min. 155 cm, DISIPLIN, RAJIN, ULET, BERMINAT LANGSUNG KE ALAMAT JL. RA KARTINI NO. 10 DEPAN PASAR CEMARE DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUKMENJAHITSEGALAJENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTNKOREM,BLOK ANO.1,HUB.MOH.GHAZALI,HP : 081 917 267 007 DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2

RUPA-RUPA MEMBANTU LAPORAN PAJAK SPT TAHUNAN, PKP, NPWP, SIUP, PASPORT HUB. 081338344155 Toyota Lombok,dptkn program khusus bln mret dis puluhan jt Rpiah, Free angsuran12x,grts kaca film,Grts jasa service smpai 4th/50rb km,ayo buruan,info pmsanan :081907921999 (HERY),Beli Toyota Ingat Hery,mlyani dgn pasti. DJL TNH KEBUN L.174 LOK.DS.PENGONONG LINGSAR H.30JT/A HUB.082147897778 KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah, Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti.

SALON RAA MUSLIMAH.Salon Spa Muslimah hadir lg di Mtrm, kami cab. Baru dr Youfo Mtrm Jl.Panjitilar.Memberikan Pelayanan terbaik u/ wanita muslimah d Lombok.Terdiri dr Ptong Rmbut,Creambth,Facial,Massage,Spa, dll. Nyaman &aman terjaga, jl.Gili Asahan, perum Griya Udayana N0.3. Hub: 087765893848 TYGIA SALON.Treatment Galvanic Spa (setrika wajah): Mengencangkan Kulit, Mengurangi Kriput, flek, Komedo, Mencrhkan Kulit, Mengangkat Klopak Mata, Mulai 100Rb150Rb, Menerima Treatment ke Rmh Anda Min.2org, Jl.Lalu Mesir, Gg.Sowela No.1 Abian Tubuh, WA:081339123452

SALON DE’gustin hair art salon and barbershop, menerima prwtan rmbut&kulit, potong rambut mulai harga 20rb, perawatn rmbut dan kulit terbaik dgn hrga trjangkau,Jl.Ismail Marzuki No.3 Hp (081237564121) SALONMUSLIMAH SYAFIRA Melayani Face Treatmen: Facial Madu, Facial Buah Alami, Facial Detok, Facial Collagen, Facial Oxigen, Facial Bady Shop, Facial Diamon+Oxigen, Facial Beauty Zen + Alat Infra Red DLL. Jl. Pendidikan no. 11 mataram Al Beauty Salon & Spa, promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hnya 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing (fc strika wajah+akupuntur prut)hanya 175rb,smoothing spa free msker rmbt stlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain, Hp: 081907050543 RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus make-up & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ankank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.Jawa No.1,Rembiga-Mtr,087855311441(Hj.Ninik Ridwan) Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809

Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Atanasius Rony Fernandez, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), I Nengah Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.

SUARA NTB

Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.


SUARA NTB

Kamis, 12 September 2019

RUKO - VILA - KOST

DIJUAL Dijual Cepat Rumah Type 40, LT 1,69 Are. Lokasi Strategis Jl. RM Panji Anom Graha Garden Estate C1 (Belakang SMA 4 Mataram), Harga 600 jt (nego). Hubungi : 081907113033

500.000

Halaman 13


SUARA NTB Kamis, 12 September 2019

Tuntaskan Masalah Aset OPTIMALISASI pemanfaatan aset daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) tidak seperti dibayangkan. Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota banyak memiliki aset yang menganggur dan tidak memberikan kontribusi apa-apa bagi daerah. Namun, banyak juga aset daerah yang berada di tempat strategis dan dikelola oleh pihak ketiga justru PAD yang diperoleh masih sangat minim. Sementara aset yang dikelola pihak ketiga ini masa kontraknya hingga puluhan tahun dan pembaruan kontrak sulit dilakukan. Pengalaman pemerintah daerah, baik provinsi dan kabupaten/ kota dalam mendapatkan calon investor yang bersedia mengelola aset beberapa waktu lalu harus dijadikan pelajaran. Jangan hanya karena janji manis investor yang bersedia mengembangkan aset dan memberikan kontribusi besar buat daerah justru ‘’menjerumuskan’’ pemerintah daerah sendiri. Dalam arti, ketika pemerintah daerah sudah deal atau menandatangani nota kesepahaman dengan pihak ketiga, aset yang diserahterimakan untuk dikelola itu justru ditelantarkan dan pembaruan kontrak sulit dilakukan. Kasus-kasus seperti ini banyak terjadi di aset milik daerah di era pemerintahan sebelumnya. Di mana, aset daerah yang berada di tempat strategis ‘’tersandera’’ oleh ulah investor yang tidak mau membangun. Investor selalu mencari alasan pembenar atau alibialibi yang menyatakan aset tersebut sulit dikembangkan, karena ada hal tertentu yang belum diselesaikan. Padahal, jika pemerintah tegas dan mau merevisi perjanjian yang sudah disepakati bersama, maka hal seperti ini tidak akan terjadi. Tidak heran, jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia Perwakilan NTB memberikan atensi khusus pada aset bermasalah. Turunnya KPK dalam menangani masalah aset bermasalah ini setidaknya menjadikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang menangani masalah aset, termasuk upaya memanfaatkan aset dengan pihak ketiga lebih serius lagi menangani masalah aset. Sebagai contoh, aset milik Pemprov NTB dengan status wanprestasi (ingkar janji). Ada eks rumah dinas DPRD NTB, aset lahan di Jalan Langko Mataram, aset di seberang SPBU Pajang Kota Mataram , lahan eks Balai Laboratorium Kesehatan di Jalan Bung Karno Mataram dan lahan seluas 40 hektare. Aset-aset yang ditengarai bermasalah ini, seperti disampaikan Korwil V KPK Dzakiyul Fikri menjadi atensi KPK setelah mendapat masukan dari Inspektorat dan sejumlah OPD di Provinsi NTB terkait aset di sejumlah titik bermasalah. Turunnya KPK menangani masalah aset ini paling tidak menjadi dasar agar pengelolaan aset yang nilainya tidak sedikit ini tidak dipermainkan oleh oknum-oknum yang sengaja menarik keuntungan dari pengelolaan aset dengan pihak ketiga. Harus kita akui, selama ini dalam pengelolaan aset antara pemerintah dan pihak ketiga, banyak broker atau makelar yang mencoba bermain. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya aset milik pemerintah, baik di provinsi dan kabupaten/kota yang sudah ada penandatanganan naskah kerjasama, justru ditelantarkan. Investor yang menjanjikan membangun aset milik pemerintah, terutama di lokasi-lokasi yang strategis, justru lari dan tidak melanjutkan rencana pengembangan aset tersebut. Untuk itu, adanya keterlibatan aparat penegak hukum, mulai dari KPK, Kejaksaan Tinggi, BPKP dan Inspektorat diharapkan mampu memberikan solusi dalam menangani masalah aset yang selama ini masih sulit dituntaskan. Kita juga berharap dalam proses kerjasama pengelolaan aset dengan pihak ketiga betulbetul transparan, khususnya saat beauty contest. Paling tidak, investor yang dimenangkan adalah yang memiliki modal dan bonafide bukan makelar yang berkedok investor. Begitu juga terhadap permasalahan aset yang terjadi selama ini harus segera dituntaskan, sehingga tidak ada lagi aset daerah atau negara yang bermasalah saat dikerjasamakan dengan pihak ketiga. (*)

OPINI

Halaman 14

Pengembangan Listrik Energi Terbarukan di NTB E B A G I A N wilayah Pulau Jawa beberapa waktu lalu mengalami pemadaman listrik massal dan lama tepatnya pada Minggu (4/8). Publik bereaksi keras lantaran tidak bisa beraktivitas seharian. Berhentinya pasokan listrik ini membuat layanan publik terganggu. Fenomena seperti ini sebenarnya sudah sering terjadi di luar Jawa termasuk NTB. Dunia kelistrikan nasional masih terus mengalami sengkarut pengelolaan. Mulai dari kerugian, korupsi, kerusakan, layanan minimalis, dan lainnya. Tantangan kelistrikan ke depan semakin berat. Ketersediaan bahan baku energi semakin terbatas, sedangkan permintaan terus melonjak. Solusi dan komitmen telah ditetapkan pemerintah yaitu penyediaan pembangkir listrik bersumber energi baru dan terbarukan (EBT). Permasalahan Kelistrikan Tragedi pemadaman listrik yang lama diungkapkan PLN karena terjadi black out atau gangguan di sejumlah transmisi. Gangguan sisi transmisi terjadi di Ungaran dan Pemalang 50 kV serta transmisi SUTET 500 kV. Sedangkan lamanya penanganan disebabkan adanya titik panas saat pendistribusian listrik ke Jakarta dan sekitarnya. Gangguan terdapat pada satu transmisi di arah Cibinong ke Gandul. Energi listrik mempunyai peranan vital dan strategis. Vital terkait hajat hidup orang banyak dan stategis karena menunjang pembangunan nasional. Konsekuensinya, listrik mesti diwujudkan secara andal, aman dan ramah lingkungan. Andal dengan jaminan kontinuitas, serta aman terhadap manusia dan lingkungan. Permasalahan ketenagalistrikan banyak sekali, antara lain ambivalensi regulasi, keterbatasan dana, BPP yang lebih tinggi daripada harga jual, ketidakpastian pasokan sumber energi primer (BBM, gas, batubara), dominasi penggunaan BBM sebagai sumber energi primer, pertumbuhan demand yang lebih tinggi dibanding supply, tantangan geografis, permasalahan pemanfaatan dan lain-lain. Proyeksi kebutuhan listrik pada tahun 2019 mencapai 59.863 MW. Di sisi lain, pemerintah mencanang-

Oleh: Ribut Lupiyanto Deputi Direktur Center for Public Capacity Acceleration (C-PubliCA) kan proyek 35.000 MW. Jika proyek tersebut terealisasi, maka akan terpasang 88.585 MW. Kondisi nantinya akan ada sekitar 40 persen kapasitas listrik yang menganggur, Data PLN (2017) menyebutkan bahwa saat ini pelanggan listrik terbagi 34 golongan. Antara lain terdiri dari rumah tangga ada tujuh golongan, bisnis tujuh golongan, golongan sosial sebanyak tujuh golongan, golongan industri tujuh golongan, dan publik ada enam golongan. Jumlah total pelanggan listrik sampai Agustus 2017 mencapai 66 juta pelanggan. Angka ini meningkat dari 50 juta pada tahun 2012. PT PLN (Persero) mencatatkan laba bersih pada kuartal I-2019 sebesar Rp 4,2 triliun. Sedangkan, pada periode yang sama tahun lalu perusahaan rugi Rp 6,49 triliun. Laba bersih ini ditopang oleh pertumbuhan penjualan, peningkatan kinerja operasi dan keuangan, serta efisiensi. Upaya Pengembangan Upaya PLN masih belum mampu menyelesaikan masalah listrik. Banyak wilayah yang bahkan masih belum tersentuh listrik. Wilayah yang sudah terpasang jaringan juga tidak sedikit yang mesti setiap hari merasakan pemadaman bergilir. Kondisi faktual kelistrikan ini membutuhkan upaya yang cepat dan solutif. Energi terbarukan menjadi solusi yang harus segera direalisasikan. Pemerintah telah berkomitmen dalam Paris Agreement Lewat Capaian Target EBT (energi baru terbarukan) 2025. Komitmen komposisi EBT untuk bauran energi tahun 2025 sebesar 23%, akan dipenuhi melalui PLTA 10,4%, dan PLTP dan EBT lainnya sebesar 12,6%. Untuk memenuhi tercapainya Bauran Energi 23% sesuai dengan kebijakan energi nasional di tahun 2025, Pemerintah telah menerbitkan beberapa kebijakan antara lain: Permen ESDM Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Lalu, Permen ESDM Nomor 49 Tahun 2018 tentang Penggunaan Sistem Pembangkit Tenaga Surya Atap

RADIO

Oleh Konsumen PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), serta Kepmen ESDM No. 39 K/20/MEM/2019 tentang Pengesahan RUPTL PLN 2019-2028. Melalui RUPTL 2019-2028 PT PLN (Persero), Kementerian ESDM telah menginstruksikan PLN agar terus mendorong pengembangan energi terbarukan. Dalam RUPTL terbaru ini, target penambahan pembangkit listrik dari energi terbarukan hingga 2028 adalah 16.765 MW. Sebanyak 36 pembangkit energi baru terbarukan berkapasitas total 837 MW rencananya akan beroperasi komersial atau commercial operation date (COD) tahun 2019 ini. Pembangkit tersebut terdiri dari 28 proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas total 726 MW, 1 pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) berkapasitas 72 MW, 5 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas total 35 MW, serta 1 pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBG) dan 1 pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBM) berkapasitas masing-masing 0,8 MW dan 3,5 MW. Wanhar (2019) mengemukakan bahwa peluang Pengembangan EBT di Indonesia masih terbuka lebar. Beberapa kondisi yang memperlihatkan peluang tersebut antara lain: pertama, rasio elektrifikasi di daerah Timur Indonesia masih bisa ditingkatkan. Kedua, harga solar panel yang akan semakin kompetitif. Ketiga, pembangunan PLTB skala kecil yang cocok untuk daerah kepulauan. Keempat, feedstock (untuk biomass/biogas) masih melimpah di beberapa daerah. Kelima, keterlibatan masyarakat dalam penyediaan feedstock Keenam, penerapan teknologi mesin diesel dengan bahan bakar nabati (BBN). Pengembangan EBT juga menghadapi beberapa tantangan. Seperti BPP di beberapa wilayah Indonesia yang sudah relatif rendah, sehingga harga keekonomian pembangkit EBT umumnya di atas BPP. Beberapa daerah memiliki install capacity yang kecil sehingga pembangkit EBT intermittent (PLTS dan PLTB) hanya mendapatkan porsi/ kuota MW yang kecil. PLN mesti menyisihkan angga-

rannya guna pengembangan energi alternatif untuk listrik. Dalam skala nasional, PLN mesti ikut mendukung dan mengupayakan terwujudnya pembangkit tenaga nuklir yang terus mengalami polemik. Energi alternatif ramah lingkungan juga mesti banyak diciptakan terutama di wilayah potensial dan yang sudah terjangkau instalasi listrik PLN. Sumber energi tersebut misalnya mikrohidro, angin, gelombang, bioetanol, panas matahari, panas bumi dan lainnya. Kompleksitas permasalahan mesti diurai secara sistematis dan berkelanjutan. Kebutuhan listrik ke depan mesti dijamin dengan pengembangan listrik berbasis EBT yang masif. Satu tantangan terbesar yang sudah lama diimpikan namun belum terealisasikan adalah pengembangan listrik bertenaga nuklir yang berskala besar, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

POJOK Lombok-Sumbawa jadi destinasi wisata Super Prioritas Nasional

Yang paling penting mensejahterakan rakyat

*** Warga tak hiraukan larangan buang sampah

Tantangan berat NTB Zero Waste

***


RAGAM

SUARA NTB Kamis, 12 September 2019

Lombok-Sumbawa Jadi Destinasi Wisata Super Prioritas Nasional Dari Hal. 1 ‘’Sirkuit Mandalika memiliki panjang lintasan 4,32 Km dengan 93,2 ribu kursi serta area terbuka untuk 138,7 ribu penonton,’’ paparnya. Sementara itu, bypass yang akan dibangun dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid sampai ke Mandalika sepanjang 17 Km yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2020. ‘’Pelabuhan Gili Mas Sekotong juga telah siap beroperasi mulai awal tahun 2020,’’kata Umi Rohmi. Selain Mandalika, Wagub juga memaparkan tentang dua cagar biosfer dunia yang dimiliki NTB yaitu Rinjani dan Samota. ‘’Ditetapkannya Rinjani dan Samota (Saleh, Moyo, Tambora) sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO, maka menjadi keharusan bagi kami di NTB untuk sungguhsungguh memperhatikan lingkungan,’’ tegasnya. Di NTB, lanjut Wagub, menjadikan kebersihan itu sebagai program prioritas melalui pro-

gram NTB Zero Waste. ‘’Program Zero Waste ini kami betul-betul masifkan di NTB. Karena kami sadar betul bahwa penanganan sampah ini menjadi sangat krusial dan sangat penting dalam membangun Lombok dan Sumbawa,’’ tegasnya. Desa-desa di NTB lanjut Rohmi, Didorong untuk membentuk bank sampah. Terlebih, di 100 desa wisata prioritas yang telah ditentukan. ‘’Desa wisata yang kami bangun di NTB dibagi kedalam enam kategori yaitu 9 desa wisata ekraf (ekonomi kreatif), 14 desa wisata budaya, 24 desa wisata alam, 18 desa wisata agro, dan 34 desa wisata bahari,’’ paparnya. Rakornas Pariwisata keIII tahun 2019 yang berlangsung dari 10-11 September 2019 ini mengangkat tema ‘’Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas’’. Hadir membuka Rakornas adalah Menteri Pariwisata RI, Arif Yahya. (nas)

Pengadaan Bibit Padi Diselidiki Polisi Dari Hal. 1 Sebelumnya, persoalan ini dilaporkan Front Pemuda Peduli Keadilan (FPPK) Pulau Sumbawa. Ketua FPPK Pulau Sumbawa Abdul Hatab melaporkan dugaan permainan dalam pengadaan proyek tersebut. Bibit disebar untuk areal tanam seluas 65.000 hektare. Anggaran bersumber dari Kementerian Pertanian RI tahun 2019. Total bibitnya 1,62 juta Kg. Surat pesanan diteken Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada 8 Mei 2019 untuk pesanan sebanyak 187.000 Kg. Per Kg, dihargai Rp9.200. Total pesanan untuk lahan di Kabupaten Lombok Timur ini senilai Rp1,83 miliar ditambah ongkos kirim. Hatab menyebut masih ada 1,43 juta Kg lagi sisanya yang harus dibeli melalui e-purchasing. Dalam hal sisa kekurangan pengadaan, dia menduga indikasi penunjukan langsung (PL). “Barang e-catalog itu harus e-purchasing. Tetapi ini kami menduga pengadaan untuk Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok ditunjuk langsung,” ujar Hatab. Hatab mengutip ketentuan pasal 38 ayat 2 UU RI No 16/ 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah yang intinya mengatur e-purchasing dilaksanakan untuk barang/pekerjaan konstruksi/ jasa lainnya yang sudah tercantum dalam katalog elektronik. ‘’Kami mendesak Polda NTB untuk mengusut ini karena menyeret-nyeret nama kepala daerah. Pengadaan ini kami duga menyalahi prosedur,’’ duganya. PPK proyek bibit padi pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB Lalu Syamsul Alam mengatakan bahwa bibit tersebut dibeli menggunakan mekanisme ekatalog. ‘’(Pengadaan) langsung klik di aplikasi e-catalog. Metode pengadaan e-purchasing dan penunjukan langsung melalui ULP,” ungkapnya menjawab Suara NTB. Dia merinci benih padi inbrida lahan kering diperuntukkan bagi 65.000 hektare dengan volume total 1.625.000

Kg. Pagu anggarannya sebesar Rp15,925 miliar. Sebarannya meliputi Kabupaten Bima seluas 15.000 hektare dengan volume 375.000 Kg senilai Rp3,675 miliar. Dompu 10.000 hektare, volume 250.000 Kg, Rp2,45 miliar. Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Sumbawa Barat masing-masing 5.000 hektare, 125.000 Kg, Rp1,225 miliar. Kemudian, Lombok Timur 7.500 hektare, 187.500 Kg. Rp1,83 miliar untuk Sumbawa 15.000 hektar, 375.000 kg, Rp3,675 miliar. Lombok Utara 2.500 hektare, 62.500 Kg, Rp612,5 juta. Sudah Sesuai Mekanisme Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Ir. H. Husnul Fauzi, M. Si yang dikonfirmasi, Rabu (11/9) menjelaskan, terkait dengan pengadaan padi gogo senilai Rp15 miliar lebih. Bahwa ada bagian-bagian yang menggunakan ecatalog , ada juga yang tidak menggunakan e – catalog. Yang tidak menggunakan e – catalog akan menggunakan menggunakan pembanding dari beberapa penyedia. Ketika di ULP prosesnya tidak tersedia stok padi gogo yang ada di e-catalog, maka boleh tidak menggunakan e-catalog. Tidak menyalahi prosedur karena tetap melalui proses yang sudah ada. Ada PPK, prosedurnya juga telah melalui ULP. ‘’KPA hanya membuat instrumen-instrumen sebelum bekerja. Di PPK juga prosesnya sudah prosedural dan sesuai ketentuan,’’ jelas Husnul Fauzi. Jika ada pihak-pihak yang mempertanyakan hal itu, pihaknya mempersilakan. ‘’Ada yang bilang penunjukan dan sebagainya, silakan. Kan ada tata kelola sesuai dengan aturan. Siapapun boleh mempertanyakan apapun. Tapi kita mendudukan proporsinya pada tataran yang ada. Tapi tetap saja dan bisa saja yang disampaikan tidak benar. Silakan saja,’’ katanya.(why/bul)

PBB Turun Tangan Dari Hal. 1 Apalagi Tahir Foundation juga mau masuk membantu. Ketika mereka masuk kita sudah memiliki data,’’ kata Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M. Sc, M.TP dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Rabu (11/9). Untuk bantuan yang diusulkan ke UNDP sekitar Rp200 miliar. Namun, Ridwan belum mengetahui berapa yang akan UNDP realisasikan dari usulan tersebut. Namun, UNDP dan lembaga swasta yang ingin membantu rehab dan rekon pascabencana gempa bumi NTB diarahkan untuk memperbaiki fasos dan fasum. Menurutnya, masih banyak fasos dan fasum yang perlu diperbaiki karena rusak akibat gempa. Seperti fasilitas kesehatan seperti Posyandu, Polindes, madrasah, pondok pesantren dan sekolah. ‘’Kita punya dokumen rencana aksi rehab rekon. Dalam dokumen rencana aksi rehab rekon itu yang menjadi komitmen pemerintah pusat, tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota. Kita lihat, karena itu sudah jadi dokumen. Kita akan cek satu-satu,’’ katanya. Dalam rapat penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa NTB, akhir tahun lalu, kebutuhan anggaran pemulihan NTB mencapai Rp10,19 triliun. Pada waktu itu, disebut-

kan nilai kerusakan akibat gempa mencapai Rp12,4 triliun dan kerugian sebesar Rp2,49 triliun. Untuk sektor perumahan, nilai kerusakan mencapai Rp 9,2 triliun dengan kerugian sebesar Rp 1,52 triliun. Dalam rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perumahan, kata Ridwan membutuhkan anggaran sebesar Rp7,04 triliun. Kedua, sektor infrastruktur dengan nilai kerusakan Rp 110,32 miliar dan kerugian sebesar Rp432,79 miliar. Kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor infrastruktur sebesar Rp266,87 miliar.Ketiga, sektor sosial nilai kerusakan mencapai Rp2,21 triliun dan kerugian sebesar Rp 189,59 mliar. Kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor ini mencapai Rp 1,99 triliun. Keempat, sektor ekonomi produktif nilai kerusakan sebesar Rp585,18 miliar dengan jumlah kerugian Rp603,68 miliar. Sementara kebutuhan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi sektor ini diperkirakan sebesar Rp683,68 miliar. Terakhir, lintas sektor dengan nilai kerusakan Rp578,91 miliar dan kerugian Rp 131,34 miliar. Kebutuhan anggaran untuk pemulihan sektor ini sekitar Rp 683,69 miliar. (nas)

Halaman 15

Warna Komunikasi Hadirkan Warna Baru di Tahun 2019 Mataram (Suara NTB) Warna Komunikasi merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan dalam memperingati hari jadi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram. Warna Komunikasi baru saja berlangsung pada JumatSabtu, 6-7 September 2019. Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini Warna Komunikasi 2019 melalui Commfeast 2019 mengangkat tema “Mangan-Manto-Music”. Maksud dari konsep tersebut adalah gambaran besar tentang seluruh rangkaian kegiatan dari Warna Komunikasi 2019, yaitu Mangan (Food Festival), Manto (Screening Film Pendek), Music (Music Concert). Selain itu warna komunikasi juga menggelar kampanye Zero Waste dengan tagline “Less Plastic Is Fantastic”. Kampanye ini dipilih untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya untuk menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik. Se-

lain itu kampanye ini juga dilakukan untuk mendukung Program Pemerintah Provinsi NTB yang mencanangkan Provinsi NTB menjadi “Zero Waste Province”. Pada Jumat (6/9), rangkain dari kegiatan Commfeast 2019 diselenggarakan yaitu Screening Moviement di Gedung Theatre Indoor Taman Budaya Provinsi NTB. Peserta yang hadir dalam Screening Moviement tersebut berjumlah 250 orang termasuk tamu undangan. “Kami mengadakan kegiatan ini dengan harapan dapat memberikan edukasi, memperluas jaringan serta memberikan hiburan untuk masyarakat NTB” ujar Ibnu, Ketua Panitia Warna Komunikasi 2019. Dengan menghadirkan Lulu Ratna, Aditya Ahmad, Ming Muslimin serta Tim Kurator profesional yang menjadi penyeleksi, Moviement diharapakan dapat melahirkan filmfilm berkualitas. Selain Screening Moviement ada di

Gedung Theatre Indoor Taman Budaya NTB, di bagian outdoor tepatnya di Halaman Sebelah Barat Taman Budaya juga terdapat Food Festival dan dimeriahkan penampilan yang tidak kalah menarik yang menjadi pelengkap Festival Commfeast 2019 pada hari itu. Di hari pertama masyarakat gratis untuk memasuki Area Festival Commfeast 2019. Pada Sabtu (7/9) merupakan rangkaian kegiatan terakhir sekaligus malam puncak dari seluruh rangkaian Commfeast 2019 yaitu Music Concert di halaman sebelah barat Taman Budaya NTB. “Senar Senja” merupakan Bintang Tamu dari Warna Komunikasi 2019. Sebelum memasuki Area Festival sekaligus meonton bintang utama nya, masyarakat diwajibkan menyuguhkan tiket yang mereka punya yang mereka dapatkan dari pembelian Presale 1 seharga Rp20.000 dan Presale 2 seharga Rp25.000. Untuk masyarakat yang belum mempunyai

tiket bisa langsung membeli Tiket OTS seharga Rp40.000. Selain itu tamu undangan seperti halnya sponsor yang sudah bekerja sama dengan Warna Komunikasi 2019 juga bisa memasuki Area Festival dengan menunjukkan undangan yang ia miliki sebagai tanda bukti bahwa ia adalah tamu undangan atau sponsor serta tamu undangan spesial yaitu Para Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Unram. Malam Puncak Warna Komunikasi 2019 cukup mengesankan dengan kehadiran food tenant dari Tahu Gila, Minumo, Geprek Samsi, Komunal, Summer Breeze, Chick Maliso, The Toast, Good Taste Coffe, Meow Meow Thai Tea, Axsa Foodserta penampilan penampilan yang tidak kalah menarik dari Pamela Paganini, Zaen (Stand Up Comedy Lombok), Senbud Band Unram, Teater Putih Unram, Laswir, (itho, siska, ulfi, ervin) solo perfomance, Paduan Suara Lombok Chorale, Bank Sampah, Sampah Punya Siapa.(*)

Percepat Benahi Aset Daerah, KPK Surati Kepala Daerah di NTB Mataram (Suara NTB) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemprov dan Pemda kabupaten/ kota segera membenahi pengelolaan aset daerah atau barang milik daerah (BMD). KPK menyurati Gubernur dan Bupati/Walikota dengan surat No. B/7163/KSP.00/10-16/08/ 2019 perihal Percepatan Pembenahan Pengelolaan BMD. Surat lembaga antirasuah tersebut tertanggal 26 Agustus 2019 yang ditandatangani Deputi Bidang Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan. Dalam suratnya, menekankan enam poin terkait pembenahan aset daerah. KPK meminta laporan perkembangan pembenahan pengelolaan aset disampaikan secara berkala ke KPK melalui Korwil masing-masing. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) NTB, Drs. H. Zainul Islam, MM mengatakan sekarang KPK masuk ke semua lini, termasuk dalam pengelolaan aset daerah.

Menurutnya, kehadiran KPK sangat positif untuk mempercepat proses pembenahan aset daerah. “Sekarang aset itu diawasi olek KPK juga. Kalau kita sekarang, (KPK) itu yang masih kuat. Lembaga yang bisa mempercepat proses pembenahan aset,” kata Zainul dikonfirmasi di Mataram, kemarin. Apabila ada pengelolaan aset yang bermasalah, kata Zainul, Pemda diminta menyurati dan membicarakannya dengan pihak ketiga yang mengelola aset daerah. Jika surat Pemda tidak direspons, maka KPK yang akan turun tangan. “Kalau masih ada, kita disuruh surati dan nanti dia tarik langsung,” imbuhnya. Enam poin surat KPK yang ditujukan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota. Pertama, penyelesaian pengalihan BMD yang diikuti dengan serah terima personil, pendanaan, sarana dan prasarana serta dokumen P3D sebagai akibat pembagian urusan pemerintahan antara pemerin-

tah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sebagaimana UU No. 23 Tahun 2014. Kedua, penyelesaian masalah BMD antar pemerintah daerah sebagai akibat pemekaran wilayah daerah dan atau karena hal lainnya. Ketiga, penyelesaian permasalahan BMD dengan instansi vertikal, BUMN, BUMD, swasta dan instansi lainnya. Keempat, penyelesaian permasalahan BMD pemerintah daerah yang dikuasai oleh pihak lain atau pihak-pihak yang tidak berhak antara lain mantan pegawai/pejabat pemerintah daerah/anggota DPRD dan masyarakat lainnya. Kelima, percepatan pelaksanaan sertifikasi atas BMD berupa tanah milik/dikuasai pemerintah daerah. Dan keenam, melakukan pengaman BMD baik secara fisik, legalitas maupun administrasinya. Terkait dengan pengelolaan aset milik daerah, Pemprov sedang melakukan evaluasi kerja sama dengan pihak ketiga. Terutama mereka yang sudah lama memegang izin pengelo-

Pemprov NTB dan DPIM Tandatangani LoI Dari Hal. 1 Ke enam bidang tersebut antara lain bidang pertanian dan perkebunan tentang pengembangan komoditas coklat, jagung, dan gula aren. Bidang kesehatan tentang penelitian dan bisnis farmasi. Bidang peternakan dan kesehatan hewan tentang pengembangan budidaya ternak sapi di Kabupaten Sumbawa. Selain itu ada juga bidang perdagangan tentang pengelolaan produk-produk hasil usaha kecil dan menengah. Bidang lingkungan hidup dan kehutanan tentang pengembangan kawasan hutan sebagai destinasi wisata serta pembuatan mesin pengolah sampah. Bidang perindustrian tentang pembangunan pabrik industri kanal dan spandex serta pembangunan mesin pengolah sampah. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membawahi bidangbidang kerja sama agar memaksimalkan kunjungan DPIM tersebut. ‘’Semoga kehadiran teman-teman kita dari Malaysia ini benar-benar dimanfaatkan untuk bersilaturahmi,’’ ujar gubernur yang akrab disapa Dr. Zul tersebut di hadapan seluruh perwakilan DPIM dan pimpinan OPD yang hadir. ‘’Kalau bahasa bisnisnya itu profit and money it’s just like

oxygen. We need it for life but it’s not a purpose of life (keuntungan dan uang itu seperti oksigen. Kita membutuhkannya untuk hidup, tapi bukan menjadi tujuan hidup0,’’ ujarnya. Menurut Dr. Zul, penandatanganan LoI tersebut merupakan upaya awal untuk saling mengenal potensi masingmasing. Dr. Zul sendiri menegaskan bahwa dirinya akan membantu dengan maksimal proses investasi yang ditawarkan DPIM. Selain itu, secara khusus disampaikan pula bahwa NTB memiliki potensi alam yang cukup besar untuk dieksplorasi oleh dunia bisnis. “Kemarin saya mengunjungi Lombok Barat. Ternyata Kita punya lebih banyak gili yang lebih indah dari Gili Trawangan,” ujar gubernur. Selain itu, mengingat DPIM merupakan organisasi yang menaungi banyak perusahaan besar di Malaysia, maka kemungkinan kerjasama di banyak bidang juga terbuka lebar. Dengan begitu diharapkan intensitas penerbangan langsung dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke Malaysia ikut bertambah sehingga memunculkan hubungan yang lebih erat. “Misi kita sangat besar. Bukan hanya misi perdagangan dan bisnis. Tapi mudahmudahan kita saling berbagi persamaan,’’ harap Dr. Zul. Menanggapi hal tersebut Presiden DPIM, Tuan Hj.

Mohammad Sahar Mat Din, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh jajaran Pemprov NTB, khususnya Gubernur NTB. Hal itu disampaikan Sahar sebagai pujian terhadap integritas Pemprov NTB dalam memfasilitasi kunjungan mereka sebagai bentuk komitmen untuk menjalin kerja sama. ‘’Kami berterimakasih kepada Bapak Gubernur dan pimpinan lainnya. Banyak hasil dari pembicaraan dan diskusi yang kita laksanakan beberapa hari ini,’’ ujar Sahar. Selain itu, diterangkan pula bahwa perusahaan-perusahaan yang mengirim perwakilannya ke NTB di bawah bendera DPIM adalah investor-investor dari perusahaan yang mempunyai komitmen tinggi. “Semoga kerjasama ini dapat berjalan dengan lancar,’’ harapnya. Sebelumnya, beberapa perwakilan perusahaan besar Malaysia yang tergabung dalam DPIM mengunjungi NTB sejak 8 September lalu. Kunjungan tersebut ditujukan untuk mengelaborasi kemungkinan kerjasama dalam 23 bidang yang dinaungi OPD lingkup Pemprov NTB. Pada hari pertama kunjungan, telah dilakukan diskusi mendalam serta kunjungan lapangan yang melahirkan LoI untuk kerjasama dalam beberapa bidang seperti pariwisata, lingkungan hidup, perdangangan, industri, dan kesehatan. (bay)

Niken Zulkieflimansyah Raih Penghargaan Pembina Dekranasda Terbaik Nasional Dari Hal. 1 Penghargaan ini sangat membanggakan. Karena Niken mendapatkannya di tahun pertama sebagai Ketua Dekranasda NTB. Selain NTB, penghargaan serupa juga diraih Ketua Dekranasda Bali, Jawa Timur, NTT dan DKI Jakarta. Penghargaan langsung diserahkan oleh Ketua Umum Dekranas, Hj. Mufidah Jusuf Kalla saat pembukaan pameran

Kriyanusa Dekranas 2019 bertempat di Balai Kartini Jakarta, Rabu (11/9). Hadir juga dalam acara tersebut Ibu Iriana Joko Widodo berserta istri para menteri kabinet kerja. Selain penghargaan diterima Ketua Umum Dekranasda, NTB juga meraih empat penghargaan lainnya. Empat penghargaan itu untuk kriya binaan Dekranasda NTB sebagai karya kriya unggulan. Karya tersebut antara lain adalah tas ransel wanita kat-

egori serat alam karya desainer Amrul Hadi dari Ermina. Kemudian untuk kategori material asli alami lain NTB mampu meraih tiga penghargaan melalui produk mutiara. Yakni, piring kue (motif daun) daun kates dari Lamops Craft Works karya desainer Efdalius Ruswandi. Dua lainnya diborong Riana Melia dari Lombok NTB Pearls dengan karyanya Bros Daun Kates dan Bros Liontin Pipa Daun Anggur. (r)

TP4D Tegur Kontraktor Proyek Dermaga Gili Trawangan Dari Hal. 1 Juru bicara Kejati NTB, Dedi Irawan, SH.,MH yang terlibat dalam tim menyebut, progres pekerjaan lamban dan terdapat deviasi 0,18 persen. Pantauan lapangan oleh tim, secara fisik baru berupa pembetonan bagian pinggir dermaga. Sementara bantalan di atas laut belum disentuh. Masih berupa tiang pancang sisa kerusakan akibat gempa sebelumnya. ‘’Ini menjadi atensi TP4D, karena banyak temuan. Jika menurut perencanaan, progres seharusnya sudah mencapai 19 persen sejak tanggal 15

Juli 2019,’’ kata Dedi Irawan. Dari keterangan diperoleh tim saat cek fisik, kendala yang dihadapi rekanan terkait keterlambatan pengiriman material. ‘’Sebab materialnya didatangkan dari Surabaya,’’ ujarnya. Alasannya karena kebutuhan material tidak terpenuhi dari NTB sehingga didatangkan dari Surabaya. Itu pun, katanya, memerlukan waktu beberapa hari sampai di Gili Trawangan. Atas temuan temuan itu, TP4D mengeluarkan rekomendasi. Diantaranya, penyedia segera mengejar deviasi minus

dan kelengkapan peralatan termasuk kebutuhan material. Mengingat lokasi itu adalah tempat wisata padat wisatawan asing, pelaksana juga diminta mengutamakan keamanan. ‘’Baik itu safety untuk wisatawan maupun pekerjanya,’’ ujar Dedi. Agar tidak terjadi penyimpangan, pihaknya mengingatkan dalam mengejar deviasi tidak mengabaikan mutu dan kualitas pekerjaan. Sebab itu akan jadi temuan berikutnya. ‘’Catatannya adalah tertib administrasi. Jangan sampai terjadi penyimpangan,’’ tegasnya. (ars)

laan tetapi tak kunjung merealisasikan investasinya. Selain itu, Pemprov juga sedang melakukan negosiasi untuk perubahan nilai royalti terhadap beberapa aset milik daerah. Zainul menyebut seperti kerja sama pemanfaatan aset Pasar Seni Senggigi dan Lapangan Golf Golong Narmada Lombok Barat. Terhadap kedua aset tersebut, Zainul mengatakan dilakukan addendum kerja sama. Dimana nilai royaltinya akan disesuaikan dengan kondisi saat ini. “Untuk aset Golong dan

Pasar Seni Senggigi kita akan addendum. Tinggal kita ajukan untuk kesepakatan untuk penyesuaian royalti saja. Karena perjanjian itu masih mengikat kepada kita,” katanya. Zainul mengatakan sudah ada hasil hitung-hitungan perubahan besaran nilai royalti atas kerja sama pemanfaatan dua aset tersebut. Namun, ia tak menyebutkan angka pastinya. Tetapi yang jelas, sesuai hasil hitung-hitungan, terjadi kenaikan royalti yang cukup signifikan. (nas)

Jabatan Berakhir, Dewan Tinggalkan Utang Rp 2,3 Miliar Mataram (Suara NTB) Berakhirnya masa jabatan anggota DPRD NTB masih menyisakan piutang kerugian negara. Totalnya mencapai Rp 2,3 miliar, dipicu temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang terus berulang sejak 1999 hingga 2019. Item temuan terkait dana SPPD fiktif, biaya rapat dan pertemuan diduga bermasalah. Penyelesaian tunggakan kerugian negara itu tidak ada progres signifikan meski Jaksa Pengacara Negara (JPN) pada Kejati NTB rutin melakukan penagihan. Namun setoran ke kas daerah hingga berakhirnya masa jabatan DPRD NTB 3 September 2019 lalu hanya Rp64,3 juta. Ditambah setoran tunggakan kerugian pihak ketiga Rp15 juta. ‘’Utang kerugian negara masih banyak. Totalnya Rp2,3 miliar. Baru puluhan juta yang dibayar, itu pun cicil,’’ kata juru bicara Kejati NTB, Dedi Irawan, SH sesuai informasi dari JPN pada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Mansur, SH, Rabu (11/9). Dalam catatannya, ada 31 anggota DPRD yang menunggak kerugian negara, dengan masa jabatan berbeda beda. Mulai dari periode tahun 1999 – 2004, periode 2004 – 2009, berlanjut periode 2009 – 2014. ‘’Termasuk anggota dewan periode 2014 – 2019 yang baru berakhir masa jabatannya ada yang menunggak,’’ ungkap Dedi Irawan. Dia belum tahu persis, apakah politisi yang menunggak itu kembali terpilih atau tidak untuk periode 2019 – 2024. “Tapi yang jelas, mereka tetap menyisakan tunggakan yang wajib diselesaikan,” tegasnya. Sampai kapan pun, JPN akan terus melakukan penagihan meski mereka sudah purna tugas. Proses ini dilakukan sejak BPK merekomendasikan ke Pemprov NTB agar menyelesaikan temuan tersebut. Kini tanggung jawab penagihan itu pindah kepada pihaknya setelah menerima Surat Kuasa Khusus (SKK) dari Gubernur NTB. ‘’Selama SKK itu berlaku, kami akan terus melakukan penagihan. Walau pun sudah tidak anggota dewan lagi, piutang itu melekat, karena menjadi tanggung jawab personal,’’ ujarnya. (ars)

Nama Pansel Belum Final Dari Hal. 1 Penjabat Sekda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M. Si akan berakhir 13 September 2019, sesuai Perpres No. 3 Tahun 2018. ‘’Nama pejabat dari Kemendagri yang akan jadi Pansel sedang berproses di Kemendagri. Mudah-mudahan pekan depan sudah ada jawaban dari Kemendagri. Baru kita melangkah ke proses selanjutnya,’’ kata Kepala BKD NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Rabu (11/9) siang. Ia menyebutkan, Pansel Sekda NTB yang dibentuk sebanyak lima orang. Satu orang dari unsur Kemendagri dan empat orang pakar atau akademisi. Namun, Fathurrahman masih enggan membeberkan nama-nama pakar yang akan menjadi Pansel. Karena saat ini masih belum final dan sedang berproses. Setelah keluar nama pejabat dari Kemendagri yang akan menjadi Pansel Sekda NTB, Fathurrahman mengatakan pihaknya akan langsung konsultasikan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Setelah mendapat rekomendasi KASN, barulah akan dibuka pendaftaran calon Sekda NTB. ‘’Mudah-mudahan bisa paralel konsultasi dengan KASN. Setelah ada ini (nama pejabat dari Kemendagri) langsung kita ke KASN. Nanti akan dikonsultasikan nama-nama anggota Pansel tersebut,’’ terangnya. Nantinya KASN akan menilai nama-nama anggota Pansel yang diajukan Pemprov NTB. KASN akan melihat daftar riwayat hidup masing-masing anggota Pansel dan bidang keilmuannya.

Terkait dengan masa jabatan Penjabat Sekda NTB,Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si yang akan berakhir karena sudah genap tiga bulan. Fathurrahman mengatakan tentunya sudah ada langkah dari Kemendagri. Sesuai Perpres No. 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah Pasal 5 ayat 3 bahwa masa jabatan Penjabat Sekda paling lama 3 (tiga) bulan dalam hal terjadi kekosongan sekretaris daerah. ‘’Artinya, sesuai dengan aturan Kemendagri punya kewenangan untuk itu. Artinya, memperpanjang juga tidak ada persoalan. Tergantung dari Kemendagri,’’ kata Fathurraman. Apakah ada usulan dari gubernur terkait nama-nama Penjabat Sekda? Fathurrahman mengatakan secara formal memang tidak diatur. Kewenangan penunjukan Penjabat Sekda setelah tiga bulan terlampaui, berada di Kemendagri. “Setelah terlampaui tiga bulan, Sekda definitif belum dihasilkan maka kewenangan menunjuk lagi Penjabat Sekda ada di Kemendagri,” jelasnya. Fathurrahman menjelaskan sesuai dengan Perpres No. 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah. Bahwa memang dalam satu pasal di Perpres tersebut mengatakan masa jabatan Penjabat Sekda paling lama tiga bulan jika terjadi kekosongan Sekda. Jika dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan terjadinya kekosongan sekretaris daerah terlampaui dan sekretaris daerah definitif belum ditetapkan. Perpres ini menyebutkan, menteri menunjuk penjabat sekretaris daerah provinsi yang memenuhi persyaratan. (nas)


BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598

Kamis, 12 September 2019

suarantb.com

@suarantbcom

@suarantbcom

http://facebook.com/suarantbdotcom

http://twitter.com/suarantbcom

http://instagram.com/suarantbcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

Ratusan Pejabat Lotim Dinonjobkan Selong (Suara NTB) Ratusan pejabat di Lombok Timur (Lotim) pada era kepemimpinan Bupati H. M. Sukiman Azmy dan H. Rumaksi Sjamsuddin dinonjobkan. Adanya protes dari sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan rencana akan diadukan ke Komite ASN (KASN) atas kebijakan tersebut menjadi urusan personal. Ketua Korpri Lotim, Andika Istujaya kepada Suara NTB, Rabu (11/9) mengatakan, kebijakan kepala daerah tersebut tidak dapat diintervensi oleh Korpri. ‘’Itu hak prerogatif kepala daerah,’’ kata mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim yang juga tidak memiliki jabatan saat ini. Diterangkan, akibat terjadinya perombakan birokrasi di lingkup Pemkab Lotim ini, kepengurusan Korpri hingga di tingkat bawah terjadi perubahan. Korpri saat ini mencoba melengkapi kepengurusan di tingkat kecamatan. Seraya menampung aspirasi dan keluhankeluhan dari seluruh anggota.

Aspirasi anggota sebut Andika beragam bentuknya. Intinya adalah soal tingkat kesejahteraan para anggota. Ditegaskan kembali, aspirasi yang ditampung di luar persoalan jabatan. Terkait adanya rencana ASN akan mengadu ke KASN itu sampai saat ini kata Andika belum ada laporan kepadanya. “Saya belum tahu itu,” ucap Andika yang termasuk dalam daftar pejabat nonjob dan kini ditempatkan di Dinas Pariwisata (Dispar) Lotim ini. Dituturkan, rencana mengadu ke KASN ini memang sempat dibahas di internal Korpri. Korpri adalah organisasi resmi yang harus ada bentuk formalnya dalam pem-

bahasan masalah tersebut. Ketua Korpri ini mengaku tidak mengetahui juga detail jumlah pejabat yang nonjob tersebut. Kabar yang menyebut jumlahnya mencapai 300 orang lebih katanya tidak ia ketahui secara detail. “Tidak kita sampai ke sana, coba nanti kita konfirmasi,” ucapnya. Ditambahkan, urusan jabatan tidak menjadi kewenangan Korpri untuk ikut protes. Berbeda jika ada yang secara person ASN. Bicara jabatan adalah penghargaan. Jika pimpinan menganggap ASN itu mampu, maka ditempatkan. Kepangkatan memang menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan jabatan.

Kendati demikian, kepangkatan dari ASN tidaklah menjadi satu-satunya alasan seorang ASN bisa ditempatkan menduduki jabatan. “Ada kalau tidak salah sekitar 16 sampai 20 item yang dilihat pimpinan, salah satunya kepangkatan itu,” demikian Andika. Disayangkan Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Lotim, Murnan, S.Pd menyayangkan dinonjobkannya pejabat yang dinilai memiliki kinerja yang cukup baik dan profesional dalam bekerja. Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, dari kalangan DPRD Lotim berharap tidak ada pejabat nonjob selama masih bisa bekerja secara profesional dan secara aturan para pejabat tersebut masih memiliki hak seperti PNS lainnya. Kepala daerah diharapkan

mempertimbangkan jasajasa pejabat tersebut dalam mengabdikan diri dan tentu sesuai kemampuan profesionalismenya masing-masing. “Kalau ratusan pejabat itu harus menuntut haknya dengan mengadu ke KASN. Saya kira itu adalah hak konstitusi. Intinya Pemda harus membuat suasana kondusif sesuai visi misi bupati,” ujarnya kepada Suara NTB, Rabu (11/9). “Semestinya para pejabat kita diberikan kesempatan untuk menunjukkan kinerja dan loyalitasnya kepada pimpinan. Tidak harus mereka dibebaskan dari jabatan, masuk tapi tidak memiliki tanggung jawab yang harus dikerjakan. Ini harus dipertimbangkan dan dievaluasi lagi oleh kepala daerah,” harapnya. Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Relokasi PKL Cakranegara Berdampak pada Pendapatan Pedagang Mataram (Suara NTB) Revitalisasi Pasar Cakranegara diduga menyebabkan pendapatan 50 pedagang kaki lima (PKL) menurun. Hal itu dikarenakan tidak ada lokasi strategis untuk para PKL kembali menggelar dagangannya. Ditemui Suara NTB, Rabu(11/9), Sarkasi (60), seorang pedagang menuturkan, hasil berdagang selama 10 hari terakhir kian menurun selama proses pengerjaan revitalisasi pasar. Pria asal Babakan Mataram yang jual peralatan masak, sepeti kompor, sumbu kompor, dan panci ini mengatakan, selama sepuluh hari terakhir pendapatannya berkurang. “Sekarang agak sepi pembeli, tidak kayak sebelumnya. Sepuluh hari pindah ke samping selatan pasar kadang-kadang pembeli tidak ada datang,” kata Sarkasi, yang mengaku pendapatannya berkurang, dari Rp150 ribu per hari menjadi Rp50 ribu - Rp80 ribu. “Pendapatan saya berkurang,

karena kan, pemindahan PKL itu ada yang ke atas (lantai dua) pasar dan ke sebelah Selatan. Saya tidak pindah ke atas karena sempit,” katanya. Kepala Pasar Cakranegara, I Nengah Sukardi menyampaikan, selama revitalisasi, kebanyakan para PKL tidak berjualan karena kondisi pasar masih semrawut akibat banyaknya material. “Dari 50 PKL yang direlokasi, ada dua pedagang memang yang masih berjualan. Selama pengerjaan ini, PKL kita tidak memiliki lokasi kan untuk berjualan, jadi terpaksa tidak berjualan,” terangnya. Nengah berharap, selama proses revitalasi, tidak ada kendala yang membuat proses pengerjaan revitalisasi pasar mandek. “Pengerjaannya semoga berjalan lancar, tidak ada kendala,” katanya. “Kalau kita sudah upayakan untuk pindah. Karena lokasi ini kan sempit. Dari 50 pedagang ini dipindah, hanya satu pedagang yang bertahan berada di tangga pasar. Niatnya nanti, revitalisasi

(Suara NTB/viq)

DIREVITALISASI – Pasar Cakranegara yang sedang direvitalisasi. Para pedagang terpaksa direlokasi, menyebabkan para pedagang mengeluh karena keuntungan berkurang. ini kita akan buat model los. Biar lebih rapi dan tidak kumuh,” tambahnya. Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, H. Amran. M. Amin, S.Sos menyampaikan,

target dari pengerjaan revitalisasi KBC dan pasar Cakra selama tiga bulan sampai Desember 2019 mendatang. “Semoga cepat selesai dan tidak ada gejolak,” tegas Amran. (viq)

Pemkot akan Tambah Dana Kelurahan Mataram (Suara NTB) Pemkot Mataram akan menambah alokasi anggaran sebesar Rp69 miliar lebih untuk dana kelurahan. Kelurahan membutuhkan keleluasaan untuk merencanakan program. Penambahan anggaran dana kelurahan disampaikan Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh sebagai komitmen pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 untuk mengalokasikan anggaran 5 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Mataram sekitar Rp1,5 triliun di tahun 2020. Peningkatan dana kelurahan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di kelurahan. “SDM tinggi tidak bisa tanpa ada dukungan penganggaran. Tahun 2020 saya komitmen

menambah dana kelurahan 5 persen dari APBD Kota Mataram,” kata Walikota, Rabu (11/ 9). Perhitungan 5 persen dari total APBD Rp 1,5 triliun. Diperkirakan tambahan anggaran kelurahan Rp1,3 miliar. Alokasi ini di luar dana alokasi umum dari pemerintah pusat Rp370 juta. Dan, belanja rutin Rp80 juta. Kebijakan ini tidak terlepas dari komitmen sekaligus hak prerogatif pejabat pembina kepegawaian memberikan tambahan dana. Walikota berpesan lurah menjaga amanah tersebut. Kedepan, kelurahan diharapkan menjadi ujung tombak pembangunan. Direktur Evaluasi Perkembangan Desa Kementerian Dalam Negeri, Dr. Eko Prastianto Purnomo Putra mengapresiasi komitmen Walikota

Selamatkan Korban Kejahatan Anak Selong (Suara NTB) Kasus ayah tiri yang menghamili anak tirinya di Ijobalit Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menjadi atensi serius pemerintah daerah Kabupaten Lotim. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menyebut, tindakan seksual terhadap anak ini termasuk kejahatan dan diminta aparat kepolisian mengusut tuntas. Anak yang menjadi korban kejahatan itu sendiri akan coba diselamatkan. Kepala DP3AKB melalui Kepala Seksi Perlindungan Anak dan Berkebutuhan Khusus, H. M. Ali dan Kasi Perlindungan Anak, H. M. Husnul Hadi kepada Suara NTB Rabu (11/9) mengatakan, anak korban kejahatan seperti di Ijobalit ini akan dikomunikasikan dulu dengan pihak keluarga untuk diselamatkan. Seperti pada kasus-kasus serupa sebelumnya, anak yang hamil akibat tindak kejahatan ini dibawa ke panti sosial Paramitha di Mataram. Pasalnya, tidak boleh dinikahkan apalagi yang melakukan kejahatan tersebut adalah ayah tirinya. Nantinya, setelah melahirkan kembali dikomunikasikan kembali. Jelasnya, status anak masuk kategori anak negara. Dipelihara di Panti Asuhan sampai besar dan ada orang yang mengadopsi. Terlebih korban kejahatan ini adalah anakanak yang masih sekolah, pendidikannya pun tidak boleh dikorbankan. Setelah melahirkan nantinya, diperesilakan untuk melanjutkan studinya. “Intinya juga harus ada kesepakatan dengan keluarga, jangan sampai terganggu psikologis anak,” terangnya. Dituturkan, beberapa kasus serupa yang ditangani DP3AKB melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) kasus di Desa Gereneng. Anak bawah umur juga hamil di luar nikah juga oleh ayah tiri. Kasus ini korban sendiri yang dibawa ke panti asuhan, sedangkan anak yang dilahirkan kini dipelihara oleh keluarga. (rus)

Mataram, H. Ahyar Abduh melaksanakan PP 17 Tahun 2020 pendampingan atau mengalokasikan tambahan dana kelurahan. “Tidak semua kepala daerah walaupun sudah ada PP 17 Tahun 2020 memiliki komitmen sama,” tandasnya. Ke depan, kelurahan diharapkan dapat jadi ujung tombak pembangunan perkotaan. Keberhasilan program pemerintah kota, kabupaten maupun provinsi tidak terlepas dari kemajuan di desa maupun kelurahan. Lurah Rembiga, Sunardi berterima kasih karena Pemkot Mataram menambah anggaran kelurahan. Namun demikian, perlu diberikan keleluasaan bagi kelurahan untuk merencanakan program. Tidak seperti tahun ini, kelurahan dibatasi untuk melaksanakan program. “Harapan kita ada keleluasaan

kami melaksanakan program. Tidak seperti sekarang ini,” tandasnya. Pelaksanaan dana kelurahan tahun ini, anggaran Rp370 juta difokuskan untuk pemberdayaan dan peningkatan sarana dan prasarana. Artinya, masih banyak program lain yang perlu dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Seperti kita mau bangun gapura tidak diperbolehkan,” demikian kata dia. (cem)

(BKPSDM) Lotim, H. M. Isa, enggan menjelaskan terkait tidak diberikannya jabatan terhadap ratusan pejabat setingkat eselon II, III dan IV di Kabupaten Lotim. Menurutnya, persoalan itu tidak perlu diper-

soalkan seperti pada masa kepimpinan bupati sebelumnya sejumlah pejabat nonjob tidak ada yang keberatan. “Dulu di masa pak Ali BD, kita juga nonjob. Tapi kami tidak persoalkan itu,” ujarnya. (rus/yon)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook