Skip to main content

Edisi 11 Januari 2018 | Suara NTB

Page 1

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000 Online :http://www.suarantb.com E-mail: suarantbnews@gmail.com

SUARA NTB

KAMIS, 11 JANUARI 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

16 HALAMAN NOMOR 251 TAHUN KE 13

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

Bendungan Pengalih Diserahterimakan

Presiden Jokowi Direncanakan Resmikan Bendungan Tanju Dompu (Suara NTB) Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meresmikan dan melakukan acara pengisian awal (impounding) Bendungan Tanju di akhir Januari dan April 2018 untuk Bendungan Mila. Dengan kapasitas tampung hingga 18,4 juta meter kubik untuk Bendungan Tanju akan mengairi area irigasi baru seluas 2.350 ha dan meningkatkan intensitas tanam pada DI Rababaka seluas 1.689 ha dari Bendungan Mila berkapasitas 6,1 juta meter kubik.

Kepala BWS NT 1, Ir Asdin Julaidy, M.Sc pada acara peninjauan bendungan pengalih di Saneo bersama Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin dan TP4D Kejati NTB, Rabu (10/1) kemarin, mengungkapkan, impounding Bendungan Tanju rencana Menteri PUPR akan dilakukan oleh Presiden Jokowi sekaligus meresmikan sistem irigasi Rababaka kompleks (SIRK) di akhir Januari 2018 dan April 2018 Bendungan Mila akan bisa diselesaikan. Bersambung ke hal 15

Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin bersama Kepala BWS NT 1, Ir Asdin Julaidy, M.Sc, dan Ketua TP4D Kejati NTB, Sucipto, SH, MH bersama timnya masing – masing di lokasi bendungan pengalih di Saneo, Kamis (10/1) kemarin.

Pemprov Bantah Mutasi Kepala SMA/SMK Bermuatan Politis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) itu bermuatan politis lantaran bersamaan dengan Pilkada NTB 2018. “Itu tak ada hubungannya (dengan Pilkada). Karena kita tetap mengacu kepada aturan dimana tadi itu. Bersambung ke hal 15

(Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Setahun pascaperalihan kewenangan pendidikan jenjang SMA/SMK dan SLB, Pemprov NTB melakukan mutasi ratusan kepala sekolah (Kepsek) pada 10 kabupaten/kota di NTB. Pemprov NTB membantah mutasi Kepala SMA/SMK Negeri di bawah

KETERANGAN - Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Ahyar Mori didampingi para ketua partai pengusung saat memberikan keterangan pers.

KETERANGAN - Bakal Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memberikan keterangan pers didampingi Bakal Calon Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan pimpinan partai pengusung.

Daftar ke KPU

TO K O H Antisipasi Uang Palsu BANK Indonesia terus memantau pergerakan politik, apalagi tahun 2018 memasuki tahun paling penting Pilkada. Ketersediaan uang mulai diantisipasi. Demikian disampaikan, Pimpinan Bank Indonesia (BI) NTB, Prijono di Mataram, Rabu (10/1). Tahun politik diyakini akan dapat mendongkrak berbagai sektor ekonomi. Tingkat kebutuhan orang akan mengalami kenaikan, tentunya akan berdampak langsung terhadap kebutuhan uang. Baik tunai maupun non tunai. Meski begitu, tidak disebut(Suara NTB/dok) kan pasti berapa besaran uang Prijono yang disiapkan BI untuk memasok kebutuhan uang di masingmasing perbankan. ‘’Secara detail belum, tapi kita lakukan antisipasi. Jangan sampai pas masyarakat sedang butuh uang, kemudian kita tidak mampu siapkan, bagaimana itu,’’ kata Prijono. Bersambung ke hal 15

Zul-Rohmi Penerus Ikhtiar TGB, Ahyar-Mori Siap Menang Mataram (Suara NTB) – Dua pasangan bakal calon (balon) Gubernur NTB-Wakil Gubernur NTB, Dr.H.Zulkieflimansyah-Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) dan H.Ahyar AbduhMori Hanafi (AMAN), Rabu (10/1) kemarin mendaftar di KPU. Pasangan Zul-Rohmi dalam orasi politiknya, siap meneruskan ikhtiar Gubernur NTB Dr.TGH.M.Zainul Majdi (TGB). Sementara pasangan Ahyar-Mori siap memenangi Pilkada NTB. Diantar ribuan pendukungnya, pasangan Zul-Rohmi yang diusung koalisi Partai Demokrat dan PKS tiba di Kantor KPU NTB sekitar pukul 16.30 Wita. Setelah melalui pemeriksaan, KPU kemudian mengumumkan pendaftaran pasangan Zul-

Rohmi resmi diterima sebagai bakal calon peserta Pilkada NTB 2018. ‘’Setelah melakukan penelitian, maka pasangan Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah yang diusung oleh Partai Demokrat dan PKS, dapat diterima pendaftaran-

para tuan guru se-Lobar, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Hadir pula para petinggi lima parpol pengusung,dari Golkar, PAN, PKS, Nasdem dan PPP. Puluhan ribu pendukung dan simpatisan ini pun mengantar paket petahana ini mendaftar ke KPU. Kesederhanaan pun ditunjukkan petahana yang dikenal jamak-jamak ini, didampingi pasangannya Hj. Sumiatun Paslon Fauzan-Sumiatun diantar memilih berjalan kaki ke Kantor KPU. Bersambung ke hal 16 massa mendaftar ke KPU. Giri Menang (Suara NTB) Massa pendukung dan simpatisan pasangan bakal calon Bupati-Wakil Bupati Lombok Barat (Lobar), H Fauzan Khalid- Hj. Sumiatun (Zaitun) membanjiri lapangan Mareje Gerung. Zaitun memilih deklrasi dengan melaksanakan istigosah dan doa bersama menghadirkan

Manajemen Belum Kuat

(Suara NTB/dok)

dalam 10 tahun kepemimpinannya, ternyata mampu membuktikan dirinya dengan membawa perubahan yang cukup besar di semua lini pembangunan. TGB membuktikan diri sebagai anak muda, dalam waktu 10 tahun, mampu menghadirkan kebanggaan bagi daerah dan juga negara. ‘’Dan saat ini kembali datang satu-satunya kesempatan buat masyarakat NTB, untuk mendorong anak muda terbaiknya kembali jadi pemimpin NTB,’’ katanya. Bersambung ke hal 15

Lautan Massa Pendukung dan Simpatisan Antar Zaitun Mendaftar ke KPU

KO M E N TTAA R DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB mengakui kontraktor lokal masih kalah saing dengan kontraktor luar daerah. Akibatnya, banyak proyek-proyek besar yang dikerjakan oleh kontraktor atau pengusaha besar dari luar daerah. Agar dapat mengerjakan proyekproyek besar, Dinas PUPR mendorong kontraktor lokal melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) dengan kontraktor luar. Kontraktor lokal harus mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan global. ‘’Ini baru persaingan dalam negeri, belum persaingan dengan luar negeri sudah seperti ini. Bersambung ke hal 15 Wedha Magma Ardhi

nya,’’ ucap Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, yang langsung disambut teriakan takbir dari ribuan pendukung pasangan Zul-Rohmi. Usai diterima KPU, Zul-Rohmi yang didampingi Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri dan Ketua

DPW PKS, Abdul Hadi, menyampaikan orasi politiknya. Dalam pidato politiknya, Dr. Zul mengawalinya dengan memutar arah jarum jam. Kilas balik bagaimana proses perjuangan Gubernur NTB dua periode, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, ketika maju pada Pilkada NTB tahun 2008 silam. TGB sapaan akrab Gubernur NTB, mencatatkan diri sebagai gubernur termuda di Indonesia. TGB, dengan usia yang cukup muda untuk menjadi seorang Gubernur NTB ketika itu,

Mendaftar ke KPU

Diantar Ribuan Pendukung, Farin-Muammar Didoakan Menangi Pilkada Lobar Giri Menang (Suara NTB) Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat (Lobar), Nauvar F. Farinduan MBA- TGH. Muammar Arafat resmi mendaftar di KPU Lobar, Rabu (10/1) kemarin. Duet dengan sebutan F-One atau Farin-KTM ini menjadi pasangan pertama yang mendaftar. Sebelum mendaftar ke KPU, pasangan dari tokoh muda ini menggelar deklarasi. ‘’Lautan’’ massa membanjiri deklarasi putra mantan Bupati Lobar, H Zaini Arony dan putra dari TGH. Mustiadi Abhar yang juga pimpinan Ponpes Darul Falah Pagutan tersebut. Para tuan guru yang hadirpun mendoakan balon Bupati-Wakil Bupati Lobar ini memenangi Pilkada Lobar 2018. Massa FOne yang membawa berbagai atribut telah

berkumpul sejak pagi. Meskipun hujan deras mengguyur, tak menyurutkan semangat ribuan pendukung dan simpatisan F-One. Sambil dihibur musik pelita arapan, massa fanatik Farin-KTM tetap setia menunggu deklarasi pasangan yang digadang- gadang menjadi lawan kuat petahana tersebut. Terlihat para tuan guru, tokoh agama lintas agama, tokoh masyarakat dan para tokoh muda turut hadir. Petinggi tiga parpol pengusung baik dari Gerindra, Hanura dan PKPI, tampak hadir. Tampak hadir anggota DPR RI dari Gerindra, H.Willgo Zainar. Kemudian Ketua DPC Lobar H. Muhammadun. Bersambung ke hal 3 Paslon Farin-Muamar saat deklarasi dan mendaftar ke KPU kemarin.


SUARA NTB Kamis, 11 Januari 2018

Belum Bisa Atasi Kemacetan KEMACETAN yang terjadi di kelurahan Gomong memang tidak bisa dihindari, terutama di daerah yang berdekatan dengan sarana pendidikan. Seperti yang diungkapkan lurah Gomong, Lalu Husni Badrin, bahwa kemacetan parah biasanya terjadi terutama saat pulang sekolah. “Kemacetan biasanya mulai dari depan SMK 2 Mataram sampai di lampu merah Airlangga,” terangnya saat ditemui di ruangannya, Rabu (10/1). Ia menjelaskan kemacetan ini bertambah terutama jika ada pengalihan arus sep(Suara NTB/uul) erti hari ini.”Makanya macetLalu Husni Badrin nya cukup panjang karena berbarengan dengan waktu pulang anak sekolah,” kata Husni. Kemacetan ini, imbuhnya, sebenarnya di waktu yang lain tidak terjadi seperti saat pulang kerja atau berangkat sekolah. “Cuma saat pulang sekolah ini, arus kendaraan lebih banyak menuju ke arah selatan, jadinya macet,” jelas Husni. Pihak polisi sendiri, tambahnya, tidak ada yang pernah terjun langsung untuk menertibkan arus lalu lalu-lintas tersebut. “Mungkin mereka sudah punya bagian masing-masing, jadinya hanya mengatur saat berangkat sekolah saja,” katanya. Dirinya dulu sempat bersurat agar ada pihak kepolisian yang mengatur lalu lintas agar tertib. “Tapi belum direspons, mungkin kekurangan personel,” kata Husni. Pembuatan lampu lalu lintas di perempatan jalan Pemuda itu juga, imbuhnya, jaraknya terlalu dekat dengan lampu lalu lintas yang ada di Airlangga. “Jaraknya kurang dari 1 km, jadinya tidak efektif,” jelasnya. Sedangkan untuk pelebaran jalan, kata Husni, tidak memungkinkan karena padat oleh pemukiman penduduk dan tempat usaha warga. “Itu wewenang dari Dinas PU, dan juga kemacetannya hanya terjadi di satu waktu saja,” terangnya. (uul)

SUARA MATARAM

Halaman 2

Kapal Perang 42 Negara akan Berlabuh di Ampenan Mataram (Suara NTB) Kapal perang dari 42 negara akan berlabuh di eks Pelabuhan Ampenan. Diparkirnya kapal dengan peralatan perang super canggih itu, dalam rangka Naval Exercise Komodo 2018, di mana Kota Mataram jadi salah satu kabupaten/kota yang menjadi daerah persinggahan angkatan militer tersebut. Kehadiran mereka dalam rangka latihan bersama penanggulangan terorisme dan penanganan bencana seluruh dunia. “Target awalnya 35 negara. Sekarang yang sudah terdaftar 42 negara,” kata Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana usai menggelar pertemuan dengan Danlanal Mataram Kolonel Marinir Djentayju Suprihandoko, S.H, Asisten II Wartan, Kadis Pariwisata NTB, Lalu Moh. Faozal serta jajaran pimpinan SKPD lainnya, Rabu (10/1). Ibukota Provinsi NTB ini

nantinya jadi pusat kegiatan. Selain, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara jadi titik lokasi kegiatan. Wawali menambahkan, selain menampilkan menyadarkan kapal perang di eks Pelabuhan Ampenan. Juga, ada parade budaya, lomba lari dan sepeda sampai. Secara keseluruhan kegiatan tersebut difokuskan di eks Pelabuhan Ampenan. “Ini akan menarik jadi hiburan dan tidak biasa melihat kapal asing. Tetapi lego jangkar di Lembar, sebagian di parkir di Pelabuhan

Ampenan,” tambahnya. Sebagai tuan rumah, Pemkot Mataram akan melakukan penataan sejumlah kawasan. Seperti monumen tank tempur dan lain sebagainya. Namun demikian, ini masih dikomunikasikan seperti apa bentuknya. Kehadiran kapal militer 42 negara tersebut kata Wawali, setidaknya memberikan manfaat bagi pemerintah. Terutama promosi pariwisata khususnya Kota Mataram. Sebab, ada kebanggaan tersendiri karena jadi bagian dari safari tersebut. Dampa-

(Suara NTB/cem)

DISINGGAHI KAPAL PERANG – Seorang warga tengah asyik memancing di dekat aksesoris kapal laut di eks pelabuhan Ampenan, Rabu (10/1). Kapal perang dari 42 negara rencananya akan berlabuh di pelabuhan ini dalam rangka Naval Exercise Komodo 2018. knya lainnya, tingkat okuvansi hotel meningkat. Informasi dari Danlanal sebut Wawali, sejumlah hotel sudah mem-

persiapkan diri menerima kunjungan tersebut. “Tentu ini hiburan masyarakat,” demikian ujar Mohan. (cem)

OPD Jangan Melempem SEIRING pesatnya perkembangan zaman, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Mataram dituntut berinovasi. Untuk dapat melahirkan inovasi, dipandang perlu adanya transparansi. Untuk itu, DPRD Kota Mataram menginisiasi pembentukan Raperda sistem inovasi daerah. OPD, kata dia, harus membuktikan diri benar-benar transparan. ‘’Bagaimana bisa transparan, tentu ada inovasi-inovasi,’’ kata Wakil Ketua Pansus Raperda sistem inovasi daerah, Lalu Suriadi, SE., (Suara NTB/fit) kepada Suara NTB di ruang Lalu Suriadi kerjanya kemarin. Ia mencontohkan e-government atau e-budgetting bertujuan bagaimana membuat program yang baik. Untuk itu, Suriadi menyerukan kepada OPD agar tidak melempem OPD justru dituntut untuk menyusun program perencanaan yang baik. Harapannya nanti bagaimana visi dan misi Kota Mataram bisa tercapai. Karena, hal itu dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Kota Mataram yang lebih baik. Sehingga, Mataram mampu menurunkan angka kemiskinan dan juga pengangguran. ‘’Karena ini wilayah kecil, penduduknya masih sedikit, sehingga pembangunan bisa maju,’’ ujarnya. Oleh karena itu, lanjut anggota Dewan dari Dapil Selaparang ini, manakala OPD tidak memiliki inovasi, maka pembangunan di Mataram akan stagnan. Raperda sistem inovasi daerah ini diharapkan menjadi payung hukum dalam melahirkan inovasi. ‘’Supaya, OPD tidak menunggu komando saja. Tapi dengan perda ini OPD ini bisa berinovasi,’’ katanya. Raperda ini, menurut Suriadi, sejalan dengan gagasan Bappeda Kota Mataram yang beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa Pemkot Mataram menargetkan satu inovasi dari tiap OPD per tahun. ‘’Kita sambut apa yang pernah direncanakan oleh Bappeda Kota Mataram,’’ imbuhnya. Dewan melihat, interval waktu antara publish mengenai inovasi daerah dengan realisasi cukup jauh. ‘’Makanya sekarang kita buatkan payung hukumnya,’’ demikian politisi PAN ini. Selama ini, aku Suriadi, bukannya tidak ada inovasi yang dilahirkan oleh OPD. Kalaupun ada, inovasi itu dinilai tidak sesuai dengan dinamika pembangunan yang ada. Sehingga dengan lahirnya Perda ini nantinya menjadi kekuatan bagi OPD untuk berinovasi. Berbicara sistem inovasi daerah, tentu berkaitan erat dengan SDM. Suriadi berpandangan Kota Mataram mempunyai SDM yang cukup berkompeten mendukung lahirnya inovasi daerah. Sebab, manakala ada OPD yang tidak berinovasi, ia yakin OPD terkait akan tertinggal. (fit)

(Suara NTB/cem)

MASSA PENGANTAR – Massa pengantar balon gubernur dan balon Wagub NTB, H. Ahyar Abduh – H. Mori Hanafi dari berbagai komunitas, Rabu (10/1). Berita selengkapnya di halaman 8.

Wagub Resmikan Kampung Wisata Halal Kangkong Mataram (Suara NTB) – Wakil Gebernur NTB H. Muh. Amin, SH.,M.Si telah meresmikan Kampung Wisata Halal Kangkong yang ada di Kota Mataram. Kampung wisata halal ini tepatnya berada Lingkungan Karang Jangkong, Kelurahan Cakra Barat, Kecamatan Cakranegara. Ini merupakan salah satu destinasi wisata yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. terdapat berbagai jenis kuliner yang dijual oleh masyarakat sekitar. Bukan itu saja, terdapat banyak kerajinan dan kesenian yang bisa ditemukan apabila berkunjung ke kampung wisata ini. “Ini merupakan potensi yang baik untuk kembangkan destinasi wisata. Kita punya banyak destinasi wisata yang bisa dimaksimalkan, salah satunya kampung wisata halal Kangkong yang menyajikan banyak hal untuk wisatawan,” kata Wagub, di Mataram, Rabu (10/1). Ia mengatakan bahwa ini merupakan salah satu terobosan yang baik dan bisa menjadi percontohan bagi kampung lainnya. Ini bisa menjadikan kampung atau desa wisata semakin maju dan semakin diminati oleh wisatawan. Sebab tidak sedikit dari

(Suara NTB/lin)

KULINER - Wagub NTB, h. Muh Amin mencicipi aneka kuliner khas Lombok yang disediakan di berbagai stan yang ada di Kampung Wisata Halal Kangkong, Rabu (10/1). wisatawan yang merasa nian yang bernuansa islami. senang saat berada di kam- Selain itu, kudapan atau kuliner yang disajikan juga sangat pung atau desa wisata. “Dengan ini saya nyatakan dijamin kehalalannya. Ini bahwa Kampung Wisata menjadikan kampung ini seHalal Kangkong diresmikan bagai destinasi yang memdengan harapan banyak perkuat wisata halal NTB. “Ini sangat kreatif, kita sewisatawan yang datang dan menikmati aneka kuliner, ker- laku pemerintah tentunya sanajinan dan kesenian yang ada gat mendukung rencana masyarakat untuk menjadidi sini,” ujar Wagub. Di kampung ini akan di- kan kampungnya sebagai deslakukan berbagai kegiatan tinasi wisata. Semoga ini dayang berkaitan dengan wisa- pat meningkatkan perekonota halal. Misalnya dengan mian masyarakat, khususnya menggelar atraksi atau kese- Lingkungan Karang Jan1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 gkong,” harapnya. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Dalam peresmian itu bany1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 ak stan kuliner khas Lombok. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Masing-masing menyajikan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 menu yang berbeda. Ada jajan1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 an Keludan, Ontal Antil, Banget, 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 sate pusut, bebetok dan banyak 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 lainnya. Aneka kudapan khas 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Lombok ini bisa didapatkan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 apabila wisatawan berkunjung 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 ke kampung wisata yang ada di 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 tengah Kota Mataram ini. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 “Masakannya enak-enak 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 dan saya jamin bahwa seMataram (Suara NTB) etalase NTB diharapkan jalankan tugas dengan meningkatkan kemampuan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 muanya halal. Mari para Penurunan total fertility akan menjadi pemacu seman- sepenuh hati dan bertang- teknologi informasi. Sebab, 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 wisatawan agar berkunjung rate atau rata - rata kelahi- gat penyuluh KB. gung jawab.”Saya minta sistem pelaporan kegiatan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 ke Kampung Wisata Halal ran di Provinsi NTB di 2017 melalui e visum mengpara penyuluh KB untuk “Sejak 1 Januari 2018 se1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Kangkong,” ajaknya. (lin) dari 2,8 menjadi 2,4 tidak luruh penyuluh KB telah resmi menjiwai dan menyenangi haruskan penyuluh untuk 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 terlepas dari pola kemi- menjadi pegawai pusat yang pekerjaannya dalam mem- paham teknologi informasi. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 traan dibangun selama ini. ditempatkan dan didaya- berikan advokasi dan KIE “Dengan e - visum laporan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Kepala Perwakilan gunakan di daerah. Dengan kepada masyarakat sasa- kegiatan PKB di dareah 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Badan Kependudukan dan pemberlakuan ini, PKB kini ran,” tegasnya. langsung terpantau di pusat 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Keluarga Berencana (BKK- memiliki dua bapak yakni di Hal mendasar menjadi (secara Online) dan guna 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 BN) NTB, DR Makripudin, Provinsi (BKKBN Perwakilan) catatan kata dia, yakni rasio menyelaraskan laporan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 M.Si dalam kunjungan dan Kabupaten/Kota,” kata wilayah binaan PKB yang be- kegiatan PKB setiap harin1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Mataram (Suara NTB) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 pembinaan Penyuluh KB ke Makripudin dalam rilis diter- lum ideal. Ia mempersilakan ya,” imbuhnya. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pengendalian Pen- ima Suara NTB, Rabu (10/1). pegawai yang berminat unDi samping itu, ia mem1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Penataan Ruang akan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 duduk dan Keluarga Berinta agar PKB membuat tuk menjadi Penyuluh KB Ditambahkan, dalam 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 mengecek indikasi pelanggaran encana Kota Mataram rencana kerja harian dan melalui PAI (Pindah Antar menjalankan tugas pokok 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 roi jalan pembangunan lahan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 mengatakan, kekompakan dan fungsinya, PKB di- Instansi). Dengan demikian jadwal kegiatan secara 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 parkir milik salah satu unvierpenyuluh KB yang bermitra harapkan tetap berkoordi- rasio wilayah binaan dapat manual. Di mana, dalam 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 sitas swasta di Jalan Pendidi1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 dengan para tokoh di melaksanakan tugasnya tersebar secara merata dan nasi serta tunduk dan 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 kan. Meski mengantongi izin wilayah masing - masing patuh pada ketentuan yang ketimpangan beban Penyuluh PKB diminta untuk turut 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 mendirikan bangunan (IMB), menjadi kunci keberhasilan membubuhkan cap lingkunKB kerja tidak akan terjadi berlaku di wilayah kerja. 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 lokasinya berdekatan dengan program pemerintah di Makripuddin juga berharap, lagi. “Karena ratio PKB saat gan pada laporan manual 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 jalan raya jadi pertimbangan. bidang keluarga berencana. hariannya. Hal ini lanjut ini di Kota Mataram 1 (satu) perubahan status memiliki 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 “Saya sudah cek ke sana. Tern1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Mataram sebagai Sutrisno, untuk lebih memorang Penyuluh KB membina tantangan berbeda sehingga 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 yata mepet sekali dengan jalan. Ibukota Provinsi NTB, perkuat peran OPD teknis 2 -3 Kelurahan,’’ katanya. harus diimbangi dengan pe1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Nanti kita cek roi jalannya,” kata 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 menjadi tolok ukur dari ke- rubahan etos kerja. Kepala Dinas PPKB Kota dalam melakukan pembi1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Kadis PUPR, Ir. H. Mahmuddin berhasilan program KB. Dia meminta PKB sung- Mataram, Sutrisno, mengin- naan dan pengawasan ter1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Tura, Rabu (10/1). Proses penga1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 Sebab, Mataram menjadi guh - sungguh dalam men- gatkan penyuluh KB untuk hadap PKB. (cem) 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 1234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678 juan izin bangunan tersebut se-

Bangun Kemitraan

Dinilai sebagai Kunci Keberhasilan KKBPK di Mataram

Reklame Nunggak Pajak Segera Dipotong Mataram (Suara NTB) Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman rupanya tak akan memberikan toleransi bagi pengusaha advertising atau reklame yang menunggak pajak. Batas waktu pembayaran pajak reklame 22 Desember lalu, tak digubris. Dalam waktu dekat ini, reklame milik pengusaha advertising akan dipotong. Kadis Perkim, H.M. Kemal Islam, Rabu (10/1) mengatakan, tunggakan pajak akan segera dilakukan koordinasi dengan Badan Keuangan Daerah. Sebelum itu, pihaknya akan memperbaiki sistem di internal karena ada pemindahan kewenangan penanganan reklame sesuai Perda baru. Awalnya, ditangani oleh bidang kawasan pemukiman. Sekarang dipindah ke ruang terbuka hijau. Pemindahan ini karena di dalam Perda masuk dalam kategori ornamen kota. “Kalau kemarin lebih pada pemanfaatan lahan. Perda baru ini jadi ornamen kota,” kata Kemal. Secara pasti data penunggak pajak reklame belum diketahui. Sebab, yang melakukan penagihan dan peneguran menjadi kewenangan BKD. Pihaknya tinggal menerima data apakah sudah diberikan surat teguran 1,2 dan 3. Jika sampai teguran ketiga tidak ada pengajuan permohonan izin, maka akan dilaksanakan eksekusi atau pemotongan. “Saya sudah menyiap-

kan anggaran Rp 100 juta untuk langkah penertiban. Itu dulu ketersediaan anggaran kita,” ucapnya. Langkah penertiban empat OPD terlibat. Badan Keuangan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Satpol PP dan Perkim. Masing - masing memiliki kewenangan, sehingga jelas langkah diambil. Termasuk perintah pemotongan itu berdasarkan data perizinan diperoleh dari DPMPTSP. Ketua Asosiasi Advertising Mataram, Firadz mempersilakan pemerintah mengambil sikap tegas terhadap pengusaha reklame yang menunggak pajak. Secara kelembagaan, ia sudah memberitahukan ke anggota sesuai kesepakatan dengan BKD bahwa batas pembayaran pajak hingga 22 Desember. Selebihnya, ada beberapa belum bayar harus siap dengan konsekuensinya. Firadz menjelaskan, terkadang ada kesalahan persepsi masalah reklame notabene dilimpahkan hanya ke asosiasi. Padahal, pemain reklame kebanyakan dari luar Mataram yang tidak tergabung ke asosiasi. Ia pernah menemui perusahaan nasional akhir tahun memiliki tunggakan Rp 250 juta - 300 juta. “Kalau sudah di luar Mataram bukan kewenangan asosiasi. Kami tidak bisa memantau ada beberapa pengusaha luar yang berusaha disini,” ujarnya. (cem)

Pemkot Periksa Indikasi Pelanggaran Pembangunan Lahan Parkir Kampus Swasta jak zaman Dinas Tatakota dan Pengawasan Bangunan. Selanjutnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Agustus 2017 mengeluarkan izin mendirikan bangunan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan bagian perizinan. Artinya, ada proses memungkinkan telah sesuai, tidak menjadi masalah. Berbeda halnya, jika izin tidak ada maka akan dikeluarkan Surat Perintah Pemberhentian Pelaksanaan Bangunan (SP3B). “Kalau sudah sesuai, tidak

jadi masalah,” ucapnya. Kadis PUPR menegaskan, idealnya bangunan belum mengantongi izin tidak boleh memulai pembangunan. Apalagi jika ada indikasi tidak sesuai atau melanggar aturan. Sempat ada tarik ulur pemberian sanksi. Pihak yayasa mengklaim telah mengurus izin, sehingga diberikan toleransi. Kedepan, ia berharap pengusaha maupun perguruan tinggi agar mengurus izin terlebih dahulu baru kemudian melaksanakan proses pembangunan. (cem)


SUARA NTB

Kamis, 11 Januari 2018

Halaman 3

Titik Awal Pendidikan di NTB Jadi Lebih Baik

Pemprov NTB Lantik 153 Kepala SMA/SMK dan SLB

(Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) melantik 153 Kepala SMA/SMK dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri se-NTB pada Rabu (10/1) di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur. Pelantikan itu hasil dari promosi guru menjadi kepala sekolah dan mutasi di jabatan kepala sekolah. Pelantikan kepala sekolah ini diharapkan menjadi titik awal agar pendidikan di NTB menjadi lebih baik. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji Kepala SMA/SMK dan SLB Provinsi NTB itu dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M.Sc, Ph.D. Dirangkaikan juga dengan penandatanganan dokumen pelantikan dan pakta integritas oleh seluruh kepala sekolah.

Dalam pelantikan itu juga disampaikan 65 orang kepala sekolah yang dijadikan guru biasa. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Drs. H. Muh. Suruji, menyampaikan, pelantikan diikuti oleh 153 kepala sekolah. Dengan rincian, guru yang promosi menjadi kepala sekolah sebanyak 94 orang. Dan kepala sekolah yang hanya mutasi tempat tugas sebanyak 59 orang. “Bagi kepala sekolah yang tidak disebutkan atau tidak dilantik saat ini, berarti posisinya tidak diganti,” katanya. Suruji menegaskan, seluruh kepala sekolah yang dilantik tidak ada yang masa jabatannya melebihi dua periode atau delapan tahun. Kecuali tiga SLB yang gurunya di SLB itu pun masih belum ada. Dari 65 kepala sekolah yang dijadikan guru biasa, dirincikan 15 orang memiliki prestasi rendah, dua orang mengundurkan diri, dua orang pensiun, dan sisanya memiliki masa jabatan sebagai kepala sekolah melebihi delapan tahun. “Yang masa jabatan delapan tahun lebih, tidak ada satupun yang tersisa,” tegas Suruji. Suruji berharap dengan pelantikan ini menjadi titik awal agar pendidikan di NTB

Sekda NTB, H. Rosiady H. Sayuti

menjadi semakin baik. Karena dengan pelantikan itu, tidak ada kepala sekolah yang diibaratkan menjabat seumur hidup. “Kita berharap gairah teman-teman di sekolah menjadi semakin meningkat, dan semangat untuk kompetisi sehat itu semakin terbangun,” harapnya. Sementara itu, Sekda NTB, H. Rosiady H. Sayuti, dalam sambutannya mengatakan, menurut ahli pendidikan, kepala sekolah memiliki posisi sangat strategis untuk mengantarkan peningkatan derajat sebuah bangsa. “Tidak sekadar mengantarkan anak didik menjalani proses bersekolah di tempat itu,” katanya. Ia menyimpulkan, tidak mungkin sebuah negara maju, jika pendidikan tidak maju. Bahkan kesejahteraan pun bergantung dari seberapa berkualitas lembaga pendidikan. “Itulah yang saya maksudkan bahwa orang yang paling bertanggungj a w a b pada

(Suara NTB/ron)

Pengambilan sumpah jabatan kepala SMA/SMK dan SLB di NTB oleh Sekda NTB, H. Rosiady H. Sayuti kualitas pendidikan, ujungnya berada pada perubahan pendidikan adalah bapak dan ibu kepala sekolah,” ujar Sekda. Menurutnya, seberapa pun hebat seorang guru, kalau kepala sekolah tidak memberikan kesempatan berkreasi. Maka guru tidak akan bisa mengaktualisasikan kapasitasnya. Sementara itu, terkait den-

Kepala Dinas Dikbud NTB, H. Muh. Suruji

gan adanya kepala sekolah yang menjadi guru biasa, Sekda mengatakan itu adalah hal biasa. Ia mengajak agar tidak menjadikannya sebagai sesuatu yang berlebihan. Terlebih lagi, tugas utama adalah sebagai seorang guru. “Kita ingin rotasi, penyegaran seperti ini berlangsung alami. Jangan sampai menjadi kepala

sekolah abadi,” kata Sekda. Penandatangan dokumen pelantikan dilakukan oleh Perwakilan Kepala SMA, Sekda NTB, H. Rosiady H. Sayuti, Kepala Dinas Dikbud NTB, H. Muh. Suruji, dan Kepala Bidang Mutasi BKD NTB, Wahibulah. Dihadiri juga oleh Asisten I Setda NTB, Dr. Agus Patria, SH., M.H. Pelantikan itu dihadiri oleh

seluruh pejabat di lingkup Dinas Dikbud NTB. Termasuk Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Layanan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus-Pendidikan Layanan Khusus (Dikmen dan PKPLK) di setiap daerah di NTB. Juga dihadiri oleh sejumlah keluarga dari kepala sekolah yang dilantik. (ron/*)

(Suara NTB/ron)

(Suara NTB/ron)

Penandatanganan naskah pelantikan oleh Kepala Dinas Dikbud NTB, H. Muh. Suruji

Penandatanganan naskah pelantikan oleh perwakilan kepala sekolah

(Suara NTB/ron)

(Suara NTB/ron)

Penandatanganan pakta integritas oleh perwakilan Kepala Sekolah

Penandatanganan naskah pelantikan oleh Sekda NTB, H. Rosiady H. Sayuti

Diantar Ribuan Pendukung, Farin-Muammar Didoakan Menangi Pilkada Lobar Dari Hal. 1 Hadir pula Ketua Umum Hanura wilayah Bali Nusra, I Kadek Aribawa, Sekjen DPD Hanura NTB, H, Suharto, Ketua DPC Hanura Khairul Anwar dan lainnya. Gemuruh suara pendukung pun pecah dengan yel-yel,

“Farin-KTM menang, FarinKTM menang,”. Didampingi masing-masing istri dan ibunda tercinta Hj. Nanik S. Zaini Arony, Farin-KTM dengan senyum khasnya, menyambut para pendukungnya. Deklarasi diawali dengan doa dipimpin oleh TGH M. Yusuf asal Sesela Gunungsari, dilan-

jutkan dengan pembacaan SK oleh masing-masing Ketua DPC parpol pendukung di hadapan massa yang hadir. Setelah deklarasi, Farin-KTM pun diantar massa menuju KPU untuk mendaftar Pasangan Farin-KTM diterima Ketua KPU Lobar, Suhaimi Syamsuri bersama komisioner lainnya. Jumlah massa yang boleh masuk ke KPU pun dibatasi, hanya 250 orang. Sehingga massa pendukungpun menunggu di luar Kantor KPU. ‘’Setelah kita melakukan verifikasi dan pleno berkas syarat pencalonan Farin-KTM (F-One), kami nyatakan telah memenu-

hi syarat, kami berikan tanda terima kepada Farin-KTM,’’kata Ketua KPU disambut riuh pendukung Farin-KTM yang mengucapkan rasa syukur. Usai proses penyerahan tanda terima pendaftaran, dilanjutkan sesi wawancara di media center Pilkada Lobar yang disiapkan oleh KPU. Dihadapan wartawan, Nauvar F Farinduan menyampaikan terimakasih kepada segenap pendukung dan simpatisan yang turut hadir pada deklarasi dan mengantar mendaftar ke KPU. Termasuk para tuan guru, toma lintas agama yang turut hadir. Ia bersama TGH Muammar Arafat siap se-

bagai paslon muda telah akan menorehkan sejarah sebagai satu-satunya paslon pertama mendaftar di KPU. ‘’Kami siap sebagai pasangan yang dianggap muda, hari ini (kemarin) kami telah menorehkan sejarah bahwa kami satu-satunya pasangan yang pertama mendaftar dan secara sah bisa bertarung di Pilkada Lobar,’’kata Farin disambut riuh pendukungnya. Ia berharap kepada para pendukung dan simpatisan untuk jangan sampai tergoda rayuan politik uang, tergoda rayuan dan janji aspal (asli atau palsu). Tergoda permainan politik buruk lainnya. Ia menyeru-

kan, jika ada politik uang agar diambil saja uangnya namun jangan pilih orangnya. Ia juga berharap kepada KPU agar menyelenggarakan Pilkada secara terbuka, jujur, adil. Farin-KTM jelasnya, akan bertarung secara terbuka dan memenangkan pertarungan di Pilkada Lobar. Farin juga meminta Panwaslu benar-benar mengawasi proses Pilkada Lobar agar dapat berjalan secara jurdil. Terkait kondisi Lobar jelasnya sudah sangat baik namun masih menyisakan banyak PR, masih banyak anak yang putus sekolah, banyak warga yang butuh pelay-

anan kesehatan. Di samping, masih banyak masyarakat jauh dari akses pasar dengan harga yang masih tinggi. Karena itu Lobar, butuh pemimpin baru dan Farin -KTM jelasnya sebagai harapan baru masyarakat Lobar. Bacawabup, TGH Muammar Arafat menyampaikan permohonan maaf terhadap pendukung dan simpatisan serta tuan guru karena belum sempat pamit ketika deklarasi. Sebab harus segera mendaftar ke KPU. Menurutnya, ini adalah gambaran kemenangan Farin-KTM di tengah begitu banyaknya orang menggodanya. (her/*)

Farin-Muammar menyapa massa pendukung dan simpatisan

Nauvar F Farinduan dan TGH Muammar didampingi istri dan ibunda tercinta Nanik S Zaini Arony.

Farin-Muammar resmi menjadi paslon setelah mendaftar di KPU

Massa pendukung Farin-Muammar saat deklarasi kemarin

Farin-Muammar bersamaparpol pendukung


SUARA PULAU LOMBOK

SUARA NTB Kamis, 11 Januari 2018

Fokus Non Fisik DINAS Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus melakukan terobosan dalam peningkatan prestasi dan menggarap potensi atlet dan pemuda. Untuk itu, pada tahun 2018 ini Dispora Lotim lebih fokus pada proses kegiatan-kegiatan non fisik. Tahun ini anggaran yang didapat Dispora Lotim sebesar Rp 2,8 miliar untuk non fisik, sementara untuk fisik sebesar Rp 450 juta dari besaran anggaran Rp 3,2 miliar. ‘’Anggaran sebesar Rp 450 juta tersebut untuk penembokan Lapangan Umum Pringgabaya yang sumber (Suara NTB/yon) anggarannya berasal dari M. Zaini APBD induk. Anggaran ini tak seberapa, sehingga nanti kita harapkan ada dari APBD P,” jelas Kepala DisporaLotim Drs. M. Zaini, Rabu (10/1). Zaini mengambarkan rincian anggaran tahun 2017 sebesar Rp 1 miliar, sementara untuk anggaran tahun 2018 sebesar Rp 3,2 miliar. Melihat jumlah ini, Zaini mengaku sebagai suatu hal yang sangat membanggakan, karena Dispora bisa mengakomodir tiga program besar, seperti olahraga, pemuda dan kepramukaan. Di mana, anggaran fisik pada tahun 2017 sebesar Rp 9 miliar, sudah selesai dilaksanakan, seperti pembangunan gedung juang, pemuda dan mahasiswa dan penembokan GOR Selaparang Selong. “Saat ini mengakomodir kebutuhan pemuda dan olahraga, mulai pelaksanaan event olahraga baik tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional. Termasuk, memastikan semua program kepemudaan itu tidak ada yang tertinggal, termasuk program kewirausahaan pemuda,” tambahnya. (yon)

Tim Pemenangan Suhaili -Amin Terbentuk di KLU Tanjung (Suara NTB) Tim pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, H. M. Suhaili FT - H. Moh. Amin, SH., di Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah terbentuk di KLU. Dalam rapat di Lesehan Sasak Narmada, Rabu (10/1), hadir sejumlah tokoh politik Lombok Utara dari kalangan pengurus partai pengusung dari Golkar, Nasdem dan PKB, anggota DPRD KLU, hingga tokoh masyarakat. Tim Pemenangan pada rapat kemarin pada dasarnya melakukan konsolidasi tim dari pelindung dan penasehat. Pada posisi ini sejumlah tokoh berpengaruh tampil seperti mantan Bupati KLU, H. Djohan Sjamsu, H. Djekat Demung (Wakil Ketua DPRD KLU), TGH. Jahrul Hakim (Pemenang), TGH. Sukarman (Santong), dan TGH Muhtar (Pemenang), dan Johni. Sementara pada Tim Inti Pemenangan, sebagai Ketua Tim ditunjuk mantan Ketua DPRD KLU sekaligus Politisi Golkar, Mariadi, S.Ag. Ia akan dibantu oleh 3 wakil ketua berturut-turut, Datu Rahdin Jayawangsa (Ketua DPC Nasdem), Ali Syahbana (Ketua DPC PKB), M. Sayudin (mantan Kacab Bank NTB Tanjung), dan Sahti, S.Pd. M.Pd., (mantan ASN - Camat Bayan). Pada posisi sekretaris tim pemenangan ditunjuk, Suliarna, dengan 2 orang Wakil Sekretaris Gede Lilarsa (Golkar) dan Adam Malik (PKB). Selaku Bendahara ditunjuk Suman Jayadi (Golkar) didampingi, Nur Rahmawati dan Kamah Yudiarto. Pada Bidang Kampanye dan Sosialisasi, diisi oleh seluruh politisi yang duduk di keanggotaan DPRD KLU antara lain, M. Ikhwanudin (Koordinator, Golkar), Debi Ariawan (Golkar), Raden Nyakradi (Golkar), Raden Sugeti (Nasdem) dan Drs. Sengrajib (Nasdem) dan Datu Oleh. Pada bidang pencitraan dan media massa, ditunjuk Datu Danu Putrawinata dengan dibantu beberapa orang. Pada bidang hukum, hingga pengamanan suara juga seluruhnya sudah terisi. “Acuan penyusunan tim ini sesuai dengan instruksi dan juklak tim pemenangan provinsi. Setelah terbentuk tim kabupaten, selanjutnya tim akan menyebar pembentukannya di tingkat kecamatan, desa hingga ke dusun,” ungkap Ketua Tim, Mariadi, S.Ag. Menurut dia, Tim Pemenangan Kabupaten memiliki persiapan hingga 5 bulan ke depan sampai dengan 27 Juni 2018. Walaupun masih lama, tetapi tim akan bekerja maksimal untuk memenangkan Suhaili - Amin di KLU. “Kita tidak ingin termakan pepatah, orang yang naik panggung tanpa persiapan maka dia akan turun panggung tanpa kehormatan,” tegasnya. Mariadi mengatakan keberadaan tim memiliki komposisi keterwakilan tim di masing-masing kecamatan. Diharapkan tim di tingkat kecamatan, desa dan dusun nanti akan terbentuk lebih solid hingga perolehan suara maksimal. Pembentukan tim koalisi selanjutnya diarahkan di tingkat kecamatan di mana kabupaten harus sudah menerima pembentukan tim paling lambat pada 13 Januari depan untuk selanjutnya dilaporkan ke provinsi. Pembentukan tim kecamatan sebanyak 7 orang dan selanjutnya di desa dibentuk dan didukung oleh relawan. Pembentukan tim kecamatan dan desa dipercepat agar konsep pembentukan tim tidak terpeleset sebab tokohtokoh berpengaruh di bawah direkrut lebih dulu oleh partai koalisi calon lawan. Dalam membentuk percepatan Tim Kecamatan, Tim Kabupaten langsung menunjuk Koordinator Tim Kecamatan dari unsur politisi partai sekaligus anggota DPRD. Pada konteks perolehan suara Suhalili - Amin, Tim Pemenangan KLU mengacu pada perolehan suara legislatif yang diraih 3 Partai yakni Golkar (4 kursi), PKB dan Nasdem dengan masing-masing-masing 2 kursi. Pada Pileg lalu, Golkar meraih perolehan suara terbanyak meskipun dari jumlah kursi masih di bawah Demokrat (5 kursi). Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Tim, Datu Rahdin Jayawangsa, menekankan pentingnya kesolidan tim, hingga mendesain detail kecil kebutuhan tim dalam setiap tahapan Pilkada, dari saksi hingga atribut kampanye. Anggota Tim Kampanye dan sosialisasi, Drs. Sengrajib, menyambut positif tim yang terbentuk. Hanya saja, ia menekankan bahwa tim saat ini agar berkaca pada Pilkada sebelumnya dengan tidak meninggalkan lubang kelemahan sekecil apapun. Setiap masukan sekecil apapun dari tim di bawah harus didengar dan diperbaiki. “Pilkada sebelumnya tampaknya kurang solid, maka harus diperkuat sampai di tingkat grass root (akar rumput),” tegasnya. Di akhir pertemuan, seluruh tim pemenangan SuhailiAmin terlihat antusias dan semangat. Mereka optimis akan meraih suara maksimal dengan target kemenangan untuk paslon Suhaili - Amin. (ari)

(Suara NTB/ist)

ARAHAN - Ketua Tim Pemenangan Suhaili – Amin di KLU, memberi arahan dalam rapat yang digelar di Lesehan Sasak Narmada, Rabu (10/1).

Halaman 4

Bukit Sembalun Longsor, Satu Korban Meninggal Selong (Suara NTB) Nasib naas menimpa Amaq Riki, warga asal Dusun Jorong Desa Sembalun Bumbung Kecamatan Sembalun. Nyawanya melayang setelah tertimbun material longsor dari salah satu bukit di wilayah Sembalun, Rabu (10/1). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 Wita. Kejadian naas itu terjadi bertempat di jalan raya Pusuk Sembalun tepatnya kurang lebih 500 meter dari lokasi wisata Pusuk Sembalun. Musibah yang menimpa korban ketika ia bersama dua orang rekannya sedang perjalanan pulang dari Pasar Bertais Mataram menuju Sembalun dengan menggunakan kendaraan roda 4 jenis Avanza Nopol B 1977 LD. Namun sekira pukul 05.00 wita dini hari, korban bersama rekannya di TKP berhenti untuk mengecek lokasi jalan yang saat itu sudah tertimbun longsor apakah jalan tersebut masih dapat dilewati oleh kendaraan atau tidak. Namun, beberapa saat setelah korban bersama kedua rekannya turun dari kendaraan yang ditumpanginya, tiba-tiba terjadi longsor susulan dari arah belakang korban yang mengakibatkan korban tidak bisa menyelamatkan diri dari material longsor. Sementara kedua rekan korban yang lain selamat. Terkait musibah itu, masyarakat yang mendapat informasi langsung bergegas menuju TKP. Selain untuk menyaksikan langsung benca-

na longsor yang merenggung satu korban jiwa, secara swadaya masyarakat juga membantu untuk dilakukannya proses evakuasi. Sehingga sekitar pukul 06.30 wita korban sudah dapat dievakuasi oleh masyarakat yang berada di TKP dengan menggunakan alat seadanya, selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Sembalun. Kapolres Lotim, AKBP. M. Eka Fathurrahman, SIK, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati, terutama dalam melakukan perjalanan, sementara kondisi cuaca yang saat ini kian tidak menentu. Menurut kapolres, sekitar pukul 07.45 wita kendaraan korban berhasil dievakuasi dari timbunan material longsor menggunakan alat berat yang berada di TKP. Namun sekitar pukul 08.24 wita untuk sementara jalur Sembalun menuju Suela ditutup untuk umum, sampai dengan pengerjaan timbunan longsor selesai menggunakan alat berat. Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Urusan Logistik pada BPBD Lotim, Lalu Rusnan, saat dikonfirmasi

(Suara NTB/ist)

EVAKUASI - Proses evakuasi salah satu korban meninggal akibat tertimbun material longsor di wilayah Pusuk Sembalun, Rabu (10/1). mengaku sedang berada di lokasi longsor dan melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat berat. Termasuk melakukan evakuasi terhadap mobil yang digunakan oleh korban bersama rekannya. Dalam proses evakuasi itu, arus lalu lintas di kawasan Pusuk Sembalun ditutup sementara. Dijelaskan Rusnan,

penyebab dari longsor tersebut di mana saat pengerjaan talut. Tanah di perbukitan itu yang sebelumnya dipenuhi rerumputan dikeruk untuk kemudian dilakukan pentalutan, bukit yang dikeruk terlihat tanah labilnya atau tidak ada yang melapisi berupa rumput yang menahan arus air. Adapun proyek yang dikerjakan memi-

liki ketinggian sekitar tiga sampai empat meter tergantung dengan lokasi pengerjaannya. Sementara proyek yang masih dalam tahap pengerjaan tersebut sudah sampai mendekati kawasan pusuk. “Sempat terjadi hujan deras, sehingga menyebabkan tanah yang sudah gundul itu terkikis,” jelasnya. (yon)

Berakhir 2017, Enam Dokter Kominfo dan Panwaslu Awasi Kampanye Desa Belum Perpanjang Kontrak Tanjung (Suara NTB) Sebanyak 6 dokter desa selesai masa kontraknya hingga 31 Desember 2017 lalu. Kontrak mereka pun menjadi prioritas untuk diperpanjang, yang mana saat ini sedang dalam proses. Ke enam dokter desa yang habis masa kontraknya antara lain, 2 orang di Puskesmas Nipah untuk Desa Gili Indah dan Desa Malaka, 2 orang di Pukesmas Pemenang untuk Desa Pemenang Barat dan Pemenang Timur, 1 orang di Pukesmas Tanjung untuk Desa Sigar Penjalin dan 1 orang lagi di Pukesmas Gangga untuk Desa Samik Bangkol. “Saran kita supaya yang bersangkutan memperpanjang karena ada yang sudah bekerja 1 tahun dan 2 tahun. Sesuai DPA kita, kontrak dokter desa diperpanjang tiap tahun, soal lamanya tak terhingga,” ungkap Kepala Dikes Lombok Utara, H. Khaerul Anwar, melalui Sekretaris Dikes, H. Syamsul Bahri di ruang kerjanya, Rabu (10/1). Hingga bulan Januari 2018, jumlah dokter desa yang dikontrak sebanyak 21 orang. Tahun 2018 ini, akan ditambah 4 orang dokter lagi, sehingga akumulasi jumlah dokter desa sebanyak 25 orang. Tambahan 4 orang tenaga itu sedang diusahakan oleh Dikes melalui kerjasama dengan lembaga Perguruan Tinggi maupun dukungan dokter in-

sentif utusan Kementerian Kesehatan. Setidaknya sudah dipastikan 1 orang dokter tambahan yakni dokter insentif di mana yang bersangkutan adalah putra daerah - Lombok Utara. Sejak bergulirnya program 1 dokter 1 desa, KLU sudah memperoleh tenaga 13 orang dokter desa dari program intensif Kemenkes. Mengenai pemenuhan jumlah tenaga 33 orang dokter di 33 desa, Syamsul mengungkap akan terisi seluruhnya paling lambat pada 2019 mendatang. Potensi terisi seluruhnya bisa saja diusulkan pada APBD Perubahan 2018 namun bergantung dari kemampuan keuangan daerah. Selain penambahan dokter desa, Dikes juga akan mengusulkan tambahan 7 orang dokter puskesmas untuk memenuhi standar akreditasi puskesmas dan standar baku kementerian. Antara lain sebarannya, 2 orang di Puskesmas Bayan untuk mendukung 4 orang dokter yang sudah ada, 1 orang di Puksesmas Kayangan untuk mendukung 3 orang dokter, 1 orang di Puskesmas Santong untuk menambah 1 orang yang sudah ada. Sementara di Puskesmaa Gangga, 3 orang dokter yang sudah ada akan ditambah 1 orang dokter, serta Puskesmas Nipah dengan 2 orang dokter akan ditambah 1 orang. Di Puskesmas lainnya, jumlah dokter puskesmas

sudah dianggap cukup seperti Puskesmas Tanjung dan Puskesmas Pemenang masing-masing dengan 5 orang dan 2 orang dokter. “Sudah ada aturan khusus mengenai standar jumlah dokter, rasionya dihitung dari jumlah penduduk. Kalau WHO menggunakan perbandingan 1:10.000 penduduk, pemerintah Indonesia menggunakan 1:5000. Sedangkan untuk Puskesmas Trawangan baru akan kita isi di 2019, di sana bisa 2 orang untuk.mendukung 3 Gili,” paparnya. Sekdis melanjutkan bahwa dari 7 orang tambahan dokter Puskesmas, sudah diperoleh 6 orang yang siap. Tambahan satu orang lagi akan diupayakan terisi dalam waktu dekat. Perihal potensi tambahan puskesmas, menurut Syamsul belum mendesak dilakukan. Berdasarkan rasio jumlah penduduk, 9 Puskesmas di KLU (termasuk Puskesmas Trawangan yang belum beroperasi) sudah dianggap cukup. Hanya saja dari segi topografi wilayah, masih dimungkinkan tambahan 1 puskesmas lagi di wilayan Kayangan dan Bayan. Sebab jarak tempuh masyarakat yang berada di Desa Selengen, Salut, Mumbul Sari, dan Akar-Akar cukup jauh untuk mengakses Puskesmas Kayangan dan Puskesmas Bayan. (ari)

Warga Akar-Akar Gelar Pesona Budaya Ritual Adat Tanjung (Suara NTB) Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan cukup terkenal di Indonesia hingga ke mancanegara. Alasannya, komunitas yang tinggal di desa itu masih tetap memegang dan mempraktikkan kegiatan adat-istiadat dan nilai-nilai budaya yang tetap dijunjung tinggi. Seperti yang digelar Rabu (10/1), warga Desa Akar-Akar menggelar Pesona Budaya Ritual Adat Empas Menanga Mual. Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., Wakil Bupati Sarifudin, SH., MH. Pada kesempatan ini bupati mengingatkan masyarakat tetap memegang teguh prinsip mempolong dan merenten, sehingga setiap permasalahan baik adat ataupun tidak akan dapat diselesaikan dengan baik. “Saya juga sangat mengapresiasi agenda tahunan yang terus kita lakukan ini, tentunya kita akan dapat bersukur kepada Allah atas rahmat yang diberikan khususnya kepada masyarakat Akar-Akar dan Lombok Utara pada umumnya,” harapnya. Bupati juga berharap semua warga di KLU memelihara adat dan budaya lokal yang dimiliki, sehingga selain dapat dinikmati oleh anak cucu kita, juga akan dapat menjadi tujuan wisata menarik bagi wisatawan mancanegara dan juga wisatawan lokal. Kaitannya dengan acara ini, ujarnya, pihaknya pada tahun lalu telah melepas kurang lebih 5.000 ekor ikan ke sungai ini, maka pada tahun ini ikan yang akan dilepas menjadi berjumlah10.000 ekor. Dengan harapan ke depannya akan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. ‘’Oleh sebab itu mari kita jaga dan kita pelihara apa yang telah kita pertahankan ini, sehingga dapat terus,’’ ujarnya. (ari)

(Suara NTB/ist)

HADIRI - Bupati KLU H. Najmul Akhyar dan Wakil Bupati Sarifudin menghadiri acara Pesona Budaya Ritual Adat Empas Menanga Mual di Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan, Rabu (10/1).

Hitam di Medsos

Selong (Suara NTB) Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 sudah dimulai, semua pasangan bakal calon baik gubernur, bupati/walikota mulai mendaftar diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terkait dengan nuansa politik inipun, tidak menutup kemungkinan pasangan calon maupun tim sukses beraneka cara untuk sosialisasi. Salah satunya melewati media sosial (medsos). Menurut Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Lotim, H. Ridatul Yasa S, pihaknya mengambil bagian untuk melakukan pengawasan. Pasalnya, media sosial dianggap paling efektif dan dinilai sangat strategis dalam melakukan sosialisasi, sehingga semua tim sukses mencoba untuk memanfaatkan oleh sejumlah bakal pasangan calon. Untuk itu, sesuai dengan aturan yang berlaku, setiap kandidat dan tim sukses calon bupati/ walikota maupun gubernur, wajib untuk mendaftarkan setiap akunnya di KPU. Kemudian yang didaftarkan itulah yang akan kita monitor oleh Kominfo Lotim supaya jangan sampai nantinya opini-opini yang terbangun oleh semua kandidat maupun tim sukses menjadi bumerang bagi kandidat maupun masyarakat itu sendiri. “Jangan sampai tim sukses ini menghalalkan segala macam cara untuk memberikan pemahamanan kepada masya-

(Suara NTB/yon)

Ridatul Yasa S rakat tanpa memperdulikan etika. Inilah yang akan kita pantau. Hanya saja, kita dari Diskominfo tidak bisa memutus konten-konten yang menyangkut hal tersebut, serta infrastruktur untuk memantau masih terbatas,” akunya. Sementara, Ketua Panwaslu Lotim, Retno Sirnopati, menegaskan kampanye di medsos akan turut diawasi. Untuk itu, sesuai aturan setiap akun yang berpihak kepada salah satu pasangan calon dan membuat suatu konten yang bertujuan untuk memenangkan pasangan tersebut, maka wajib untuk didaftarkan di KPU. Namun, pengawasan terhadap akunakun yang melakukan kampanye di medsos akan diawasi ketika sudah dilakukan penetapan pasangan calon menjadi peserta pilkada oleh KPU. (yon)

Lokasi Pembangunan BUMDes Mart Diklaim Warga Tanjung (Suara NTB) Lokasi pembangunan gedung BUMDes Mart Desa Anyar di Dusun Plaba Sari Kecamatan Bayan, dipersoalkan oknum warga setempat. Warga mengklaim lahan yang menjadi lokasi yang digunakan Pemdes Anyar merupakan lahan miliknya. Informasi yang dihimpun media di KLU, Rabu (10/1) menyebutkan, lokasi BUMDes Mart Anyar saat ini menempati lahan eks Kantor Desa Anyar. Saat kantor desa dipindahkan, maka lokasi itu selanjutnya dibangun BUMDes milik desa hingga saat ini ditentukan sebagao lokasi BUMDes Mart. Anggota DPRD KLU, Raden Nyakradi, mengungkapkan pada konflik warga dan Pemdes sempat masuk ke ranah hukum. Oknum warga, H.W., mengklaim lahan yang dulunya merupakan lahan komunal milik masyarakat adat. “Informasi yang saya peroleh, pelaksanaan pembangunan BUMDes Mart dilakukan pada malam hari, sehingga memunculkan beragam kesan. Oleh oknum warga, klaim lahan ini dilaporkan ke Kepolisian (Polsek Bayan) tetapi ditolak karena kasusnya bukan pidana melainkan

perdata,” ungkap Nyakradi. Menyikapi persoalan itu, konsultan pelaksana BUMDes Mart, Husni, via telepon membenarkan klaim warga itu. Lokasi pembangunan BUMDes Mart terletak berdampingan dengan Kantor Camat Bayan. “Warga tetap ngotot tidak mau menyerah, tetapi Kapolsek menyarankan agar persoalan ini dilaporkan ke Pengadilan dengan catatan jangan menghambat program,” katanya. Husni mengaku tidak mengetahui apakah H.W. akan melanjutkan laporannya atau tidak. Namun demikian, hingga hari ini pelaksanaan BUMDes Mart Anyar tetap berlanjut dan tidak terhambat. Dari Rp 300 juta yang disiapkan Pemda KLU, sebagian anggaran mengarah ke fisik dan sebagiannya lagi untuk memenuhi prasarana pendukung. Terpisah, Kades Anyar, Ritanom, yang dikonfirmasi wartawan mengakui dilaporkannya Pemdes ke Polsek atas dugaan penggeregahan (memasuki dan memanfaatkan lahan orang lain). Dibenarkannya laporan warga ditolak oleh kepolisian, karena kasusnya bukan pidana. (ari)


SUARA NTB Kamis, 11 Januari 2018

SUARA PULAU LOMBOK

Halaman 5

(Suara NTB/her)

MENDAFTAR - Pasangan calon Bupati dan Wabup Lobar Nauvar Farinduan – TGH. Muammar Arafat, Izzul Islam - TGH. Khudari Ibrahim dan H. Fauzan Khalid dan Sumiatun saat mendaftar ke KPU Lobar, Rabu (10/1).

Hasan Terpental, Tiga Paslon Bertarung di Pilkada Lobar Giri Menang (Suara NTB) Tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati dipastikan bertarung di pilkada Lombok Barat (Lobar) yang dihelat tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Pasalnya, dari empat pasang bakal calon yang mengemuka hanya tiga bakal paslon yang resmi diterima mendaftar dan diberikan tanda terima oleh KPU untuk selanjutnya ikut pemeriksaan kesehatan sebagai syarat paslon. Tiga paslon tersebut, Nauvar F Farinduan-TGH. Muammar Arafat (Farin-KTM), H. M. Izzul Islam-TGH. Khudari Ibrahim (Zul – Khair) dan terakhir H. Fauzan Khalid-Hj. Sumiatun. Sementara pasangan TGH. Hasanain Juaini dan H. Sulhan Muchlis (Hasan) gagal ikut pencalonan, karena SK DPP PKB untuk maju di Pilkada Lobar gagal didapatkan. DPP PKB justru mendukung pasangan Zul – Khair maju di Pilkada Lobar. Farin-KTM, paslon pertama mendaftar ke KPU sekitar pukul 11.00 Wita, duet ini didaftarkan oleh Gerindra, Hanura dan PKPI. Sebelum mendaftar di KPU FarinKTM lebih dulu melakukan deklarasi di Ujung Landasan dihadiri massa pendukung dan simpatisan. Pada deklarasi ini, dibacakan SK masing-masing parpol. Setelah itu,

barulah duet ini mendaftar ke KPU diiringi massa pendukung mengendarai kendaraan. Farin bersama KTM ke KPU menggunakan kendaraan. Di KPU, duet ini sudah ditunggu oleh Ketua KPU Lobar, Suhaimi Syamsuri dan komisioner. Lalu proses pendaftaran oleh tiga parpol pun dilaksanakan, sekitar 2 jam waktu yang diperlukan KPU untuk verifikasi dan pleno sebelum memutuskan duet ini memenuhi syarat dan diberikan tanda terima. Ia berharap kepada KPU agar menyelenggarakan pilkada secara terbuka, jujur, adil. Farin-KTM, jelasnya, akan bertarung secara terbuka dan memenangkan pertarungan di pilkada. Farin juga meminta Panwaslu benar-benar mengawasi proses Pilkada Lobar agar dapat berjalan secara jurdil. Terkait kondisi Lobar,

jelasnya, sudah sangat baik, namun masih menyisakan banyak PR, masih banyak anak yang putus sekolah, banyak warga yang butuh pelayanan kesehatan. Di samping, masih banyak masyarakat jauh dari akses pasar dengan harga yang masih tinggi. Karena itu Lobar, butuh pemimpin baru dan Farin –KTM, jelasnya sebagai harapan baru masyarakat Lobar. Satu jam kemudian, paslon Zul-Khair pun tiba di KPU untuk mendaftarkan diri. Proses pendaftaran sama dengan duet Farin-KTM, waktu yang diperlukan untuk proses ini selama 2 jam lebih. Barulah, KPU memberikan tanda terima yang menandakan ZulKhair telah memenuhi syarat pencalonan baik dukungan parpol, keabsahan dan lainlain. Dalam keterangan persnya, Izzul Islam menyampai-

kan ia dan pasangannya siap bertarung di Pilkada. Untuk maju di Pilkada ini, ia mengadopsi semangat nasional religius untuk membangun Lobar ke depan. Sementara itu, TGH Khudari Ibrahim memastikan SK dari PKB sah dan tidak ada matahari kembar (SK dobel) dari DPP. “Kader partai solid mendukung keputusan parpol,” kata TGH. Khudari. Sekitar pukul 16.00 Wita, massa pendukung dan simpatisan Fauzan-Sumiatun telah berkumpul di Lapangan Mareje Gerung. Sebelum mendaftarkan diri di KPU, Zaitun melakukan istigosah dan doa bersama seluruh pendukungnya. Hadir pada kesempatan itu, semua petinggi lima parpol pendukung, para tuan guru, tokoh lintas agama, pedande, pendeta dan tokoh masyarakat baik yang tua dan muda. Usai istigosah dan doa bersama, paslon Zaitun diantar oleh puluhan ribu massa pendukung konvoi (long march) mulai dari Lapangan Mereje hingga kantor KPU. Namun karena KPU membatasi jum-

lah pendukung yang masuk sebanyak 250 orang, sehingga massa pendukung Zaitun pun memilih menunggu di luar kantor KPU. Setiba di kantor KPU, duet Zaitun dan parpol pendukung disambut hangat oleh Ketua KPU. Setelah proses verifikasi pengurus partai dan jumlah kursi dukungan, dilanjutkan dengan penyerahan berkas pendaftaran. Barulah KPU melakukan verifikasi dan pleno dengan memakan waktu 2 jam. Setelah proses verifikasi dan pleno, KPU menyatakan berkas pendaftaran Zaitun memenuhi syarat. Dalam kesempatan itu, H Fauzan Khalid menyatakan Zaitun resmi mendaftar dan ikut pilkada dengan didukung 5 parpol total 22 kursi. “Dan KPU menyatakan memenuhi syarat dan bisa bertarung di pilkada nanti,”imbuhnya. Terkait apakah ada keinginan nambah parpol, pihaknya tentu ada harapan, namun tergantung parpol. Terkait kekompakan lima parpol, Fauzan sangat yakin sebab sejak awal hubungan yang dibangun den-

gan 5 parpol menjalin silaturahmi dan persaudaraan dan pertemanan, sehingga sejak awal kompak. Hal ini sesuai makna Sopoq Angen yang memiliki makna jauh lebih mendalam. Ketua KPU Lobar, H. Suhaimi Syamsuri menyatakan dari 45 kursi di DPRD 40 kursi sudah mendukung tiga paslon terdistribusi ke FarinKTM sebanyak 9 kursi, ZulKhair 9 kursi dan Zaitun 22. Sehingga tersisa dua parpol dengan jumlah 5 kursi yang belum mengusung dan tidak dapat mengusung, karena tidak memenuhi syarat minimal 9 kursi. Meski demikian pihaknya tetap membuka pendaftaran sampai terakhir pukul 24.00. Jika nanti duet HasanainSulhan tetap datang ke KPU, pihaknya tetap menerima sebagai tamu unsur parpol. Namun tidak bisa menerima jika bakal paslon ini mendaftar. Terkait dinamika dukungan PKB sudah selesai dengan Zul-Khair, tidak ada lagi polemik terkait arah dukungan. Sebab parpol yang sudah mendaftar tidak bisa

lagi menarik dukungan. Sementara itu, H. Sulhan Muchlis yang dikonfirmasi terkait kepastian dirinya maju dengan TGH. Hasanain, menyatakan keputusan DPP sudah mendukung paslon ZulKhair, sehingga ia pun batal maju. “Kita hormati keputusan partai, artinya finalnya kami (TGH Hasanain-Sulhan) batal maju, karena sudah tidak didukung partai. Kami hormati keputusan parpol,” kata Sulhan dengan dewasa. Ditanya dukungan DPP ke paket Zul – Khair, menurutnya banyak faktor yang dilihat oleh DPP PKB. Dalam hal ini, kompetisi dirinya dengan TGH Khudari Ibrahim sudah selesai dengan keluarnya keputusan DPP. Selaku kader, dirinya harus memperjuangkan perintah dan keputusan DPP. Adapun kemarin kompetisi lobi di partai dianggapnya proses pengkaderan di partai. Tidak perlu, katanya, merasa kalah, karena harus seperti itu kader partai. “Kami bangga di dalam parpol itu ada kaderkader yang diminati oleh tokoh-tokoh lain menjadi partnernya,”imbuhnya. (her)

Tak Mencapai Target

Devisa Setara APBD KONTRIBUSI para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terhadap devisa nasional tidak diragukan lagi dengan tercatat sebagai salah satu penyumbang devisa tertinggi nasional. Bahkan di NTB, sumbangan devisa TKI Loteng merupakan yang tertinggi kedua setelah Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Loteng, H. Masrun, S.H., kepada Suara NTB, Rabu (10/1). Itu artinya, kontribusi para TKI terhadap daerah sangat (Suara NTB/dok) besar. Di mana para TKI H. Masrun sudah mampu menarik uang dari luar negeri untuk dibawa ke daerah dalam jumlah yang cukup besar. Jumlah ini, ujarnya, setara dengan alokasi anggaran daerah yang digunakan untuk membangun daerah selama tahun ini. “Dengan masuknya uang para TKI tersebut, maka uang beredar di daerah semakin banyak. Dan, peredaran uang juga memainkan peran yang tidak kecil dalam upaya mendorong peningkatan perekonomian daerah,” imbuhnya. Sayangnya, kata dia, meski kontribusi para TKI begitu besar terhadap negara, perhatian terhadap nasib para TKI masih sangat minim. Contoh kecil, untuk menunjang pelayanan bagi para TKI saja anggarannya masih minim, bahkan sampai harus dipotong. “Kita berharap ke depan, perhatian yang diberikan kepada para TKI bisa lebih besar lagi. Sesuai dengan kontribusi yang telah mereka berikan kepada daerah,” ujarnya. Pemerintah daerah, ujarnya, tetap berupaya maksimal memberikan pelayanan yang terbaik bagi para TKI. Misalnya dengan menyiapkan Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP)-Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (P2TKI), sehingga para TKI bisa memperoleh layanan yang mudah dan cepat. Selain bisa menekan kasus TKI ilegal, pemerintah daerah juga bisa melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap para TKI sekaligus meminimalisir kasus-kasus penipuan yang kerap dialami para TKI di daerah ini, baik itu saat masih berada di daerah, maupun setelah bekerja di luar negeri. (kir)

Tinggi, Angka Kematian Ibu Sejumlah Program Melahirkan di Loteng di RPJMD Bakal Direvisi

Praya (Suara NTB) Sejumlah program yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) direncanakan bakal direvisi oleh pemerintah daerah setempat. Revisi dilakukan, karena tak kunjung tercapainya target program. Bahkan, sampai akhir tahun 2017 lalu, programprogram yang tersebar di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tak menunjukkan perkembangan yang berarti. “Jadi ada beberapa program di RPJMD Loteng yang kemungkinan bakal direvisi target capainya,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng, Drs. H. L. Herdan, M.Si., kepada Suara NTB, usai rapat evaluasi awal tahun di Kantor Bupati Loteng, Rabu (10/1). Bahkan, lanjut Herdan, tidak hanya akan direvisi ada kemungkinan juga programprogram yang bakal dihapus dari program di RPJMD, di antaranya, program peningkatan produksi kakao, kelapa serta jambu mete. “Program ini dulunya program pusat yang kemudian dijadikan program daerah. Namun sejak beberapa tahun terakhir tidak menunjukkan progress yang berarti,” ujarnya.

Selain itu, ada juga program peningkatan produksi garam beryodium target di RPJMD sekitar 1.400 ton. Tapi yang terealisasi hingga tahun lalu baru sekitar 900 ton saja. Itu artinya, masih ada selisih target sekitar 500 ton dan baru bisa memenuhi target yang ada. Ia menjelaskan, tak kunjung tercapainya target di beberapa program disebabkan banyak faktor. Yang paling umum, karena kurang tertariknya masyarakat di daerah ini untuk mengembangkan kakao, jambu mete sampai garam. Masyarakat menilai, pengembangan komoditi ini kurang memiliki prospek untuk jadikan bidang usaha. Bahkan sekarang, banyak petani garam di Loteng yang sudah beralih pekerjaan. Lahan-lahan garam yang dulu cukup produktif sekarang sudah banyak yang dialih fungsikan dan tidak lagi dijadikan area produksi garam. Namun sebelum sampai kepada kebijakan revisi, tambahnya, harus ada kajian lebih mendalam lagi dengan melihat potensi serta peluang yang ada. Termasuk kendalakendala yang dihadapi. ‘’Dari sanalah kemudian pemerintah daerah bisa mengambil kebijakan,’’ ujarnya. (kir)

Tim Penyelesaian Sengketa Pilkades Masih Kaji Keberatan Calon Selong (Suara NTB) Tim sengketa penyelesaian pilkades di Lombok Timur (Lotim) masih melakukan kajian terhadap seluruh item keberatan para calon kades pascadilaksanakannya pilkades serentak 13 Desember 2017 lalu. Dari 15 keberatan yang masuk, terdapat 12 keberatan yang memenuhi syarat dan layak untuk ditindaklanjuti. Menurut Ketua Tim Sengketa Penyelesaian Pilkades, A.Haris Ridwan AR, SH, MH, hingga saat ini tim sengketa masih bekerja dengan mempelajari semua item keberatan dari masing-masing calon. Karena jika dilihat dari gugatan cukup banyak, dari 15 yang

mengajukan yang dapat diproses sekitar 12 keberatan. Dalam penanganannya oleh tim sengketa penyelesaian pilkades ini, semua pihak sudah dipanggil termasuk dari pelapor sendiri, untuk mencari penjelasan, substansi pelaporan dan pokok keberatan. “Proses pemanggilan sudah selesai kita lakukan, saat ini kita sedang mengkaji semua keberatan-keberatan yang diajukan,”terangnya, Rabu (10/1). Dalam penyelesaian sengketa pilkades ini, Haris menegaskan tim sengketa melihat betul keberatan yang diajukan oleh para calon apakah keberatan itu dapat mempengaruhi suara dan lainnya. Apabila keberatan itu

tidak berdampak terhadap selisih suara, maka tentunya keberatan yang diajukan tidak dapat ditindaklanjuti. “Kewenangan tim sebatas pencoblosan dan penghitungan yang dapat mempengaruhi suara,” tambahnya. Adapun dalam penyelesaian sengketa pilkades ini, Haris menegaskan tim penyelesaian sengketa tidak memberikan keputusan, akan tetapi dari hasil keterangan dan laporan yang diberikan itulah yang dikaji. Kemudian dari kajian itu tim penyelesaian sengketa pilkades selanjutnya memberikan rekomendasi kepada bupati. Keberatan yang diajukan oleh para calon kades itu berpeluang untuk diajukan rekomen-

dasinya yang rencananya akan disampaikan pada tanggal 16 Januari 2018 ke bupati. Karena tim penyelesaian pilkades bekerja selama 30 hari sejak laporan itu masuk. “Hari Senin insya Allah sudah masuk ke meja bupati semua rekomendasi itu. Sehingga pada tanggal 20 Januari sudah ada keputusan dari bupati,” jelasnya. Ditegaskannya, setelah tim sengketa mengeluar hasil kajian dan disampaikan ke bupati dalam bentuk rekomendasi dan keputusan sudah dikeluarkan oleh bupati. Maka para calon yang tidak terima dengan keputusan itu, bisa menyampaikan keberatannya dengan menempuh jalur hukum. (yon)

Praya (Suara NTB) Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) masih kesulitan untuk bisa menekan angka kematian ibu melahirkan. Terbukti, kasus kematian ibu melahirkan di daerah ini tercatat masih cukup tinggi. Selama tahun 2017, ada dua kasus kematian ibu melahirkan setiap bulannya. “Untuk kasus kematian ibu melahirkan, memang masih merah, karena angkanya masih cukup tinggi dengan jumlah kasus kematian ibu melahirkan di tahun 2017 lalu, tercatat sebanyak 24 kasus,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng, Drs. H.L. Herdan, M.Si., usai rapat evaluasi awal tahun di kantor Bupati Loteng, Rabu (10/1). Hal inilah yang menjadikan program pengentasan kasus kematian ibu melahirkan masih menjadi perhatian khusus oleh pemerin-

tah daerah. Karena kalau melihat dari target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Loteng, kasus kematian ibu melahirkan di tahun 2017 masih jauh di atas target yang ada, yakni 15 kasus. Artinya, masih butuh kerja ekstra keras lagi bagi pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dikes) bisa menekan kasus kematian ibu melahirkan supaya bisa mendekati atau bahkan melewati target yang ada di RPJMD Loteng. Ia mengatakan, pemerintah daerah sudah berupaya maksimal menekan angka kematian ibu melahirkan melalui berbagai program, seperti peningkatan kualitas fasilitas penunjang kesehatan sampai sumber daya manusia (SDM) pendukung. Namun, tambahnya, itu saja tidak cukup. Kesadaran masyarakat akan arti penting hidup sehat serta pola penanganan ibu hamil di tingkat ke-

luarga juga perlu diperbaiki. Apalagi faktor-faktor ini memainkan peran dalam upaya menekan angka kematian ibu melahirkan. “Contoh yang paling sederhana, kesadaran ibu hamil untuk melakukan pengecek rutin kehamilan secara berkala. Masyarakat terkadang lalai. Padahal untuk memeriksa kehamilan masyarakat tidak butuh biaya. Tinggal datang ke fasilitas kesehatan terdekat. Obat-obatan juga sudah disiapkan,’’ terangnya. Padahal kalau saja ibu hamil rutin memeriksakan kehamilannya secara berkala, maka potensi munculnya persoalan bisa diantisipasi sejak dini, sehingga tahu kondisi dan perkembangan janin. “Pola inilah yang perlu dibangun. Dan, untuk itu butuh kesadaran masyarakat,” ujarnya. (kir)

Seleksi Direksi PT. LTB Berpeluang Diulang Praya (Suara NTB) Proses seleksi calon Direksi Perusahaan Daerah (Perusda) PT. Lombok Tengah Bersatu bisa saja diulang. Jika memang dari calon direksi yang sudah diusulkan untuk ditetapkan, tidak ada yang disetujui oleh kepala daerah selaku pemilik perusahaan. “Aturan membolehkan seleksi calon pimpinan perusahaan daerah diulang. Berdasarkan penetapan dari kepala daerah. Tapi kalau kemudian kepala daerah menganggp tidak perlu ada seleksi ulang, dan memilih untuk menetapkan calon yang sudah ada, maka proses penetapan direksi PT. LTB tetap berlanjut,’’ ujar Kabag Administrasi Perekonomian Setda Loteng, Ihsan, S.Hut., menanggapi desakan dari kalangan DPRD Loteng agar seleksi calon direksi PT. LTB diulang, kepada Suara NTB, Rabu (10/1). Kepala daerah, ujarnya, dalam hal ini memiliki kewenangan mutlak untuk menetapkan siapa yang ditunjuk sebagai pimpinan perusahaan daerah. Tapi dengan catatan, harus asal proses seleksi terlebih dahulu. Dalam melaku-

(Suara NTB/dok)

Ihsan kan seleksi kepala daerah bisa menunjuk tim independen atau pansel untuk menyeleksi ada calon pimpinan perusda, termasuk direksi PT. LTB dalam hal ini. Untuk PT. LTB, tambahnya, proses seleksi sudah selesai dilaksanakan dan sudah menghasilkan tiga nama calon direksi. Nama-nama tersebut, tambahnya, sudah disampaikan ke Bupati Loteng dan tinggal menunggu penetapan dari bupati. “Tapi kalau dari tiga nama calon yang diusulkan tersebut tidak ada yang dis-

etujui, barulah seleksi ulang bisa digelar. Jadi tidak sertaserta seleksi diulang begitu saja,” terangnya. Pihaknya memastikan untuk proses seleksi calon direksi PT. LTB sudah sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Menurutnya, kalau kepala daerah tetap menggunakan hasil seleksi yang sudah ada, maka kepala daerah tinggal menetapkan jabatan direktur utama (dirut) saja. Soal jabatan yang lain, seperti untuk posisi direktur pemasaran dan yang lain, itu diserahkan kepada dirut yang sudah ditunjuk. Karena pastinya, dirut-lah yang tahu dan paham dengan siapa dia bisa bekerja. Soal keinginan kalangan DPRD Loteng untuk terlibat dalam proses seleksi calon direksi PT. LTB, sulit untuk dilaksanakan, karena tidak ada aturan yang mengharuskan hal itu. Menurutnya, anggota dewan bisa dilibatkan dalam proses seleksi, namun bukan dalam kapasitas sebagai anggota dewan, tapi sebagai tokoh masyarakat. ‘’Itupun kalau disetujui oleh kepala daerah,’’ tambahnya. (kir)


SUARA NTB Kamis, 11 Januari 2018

Puncak Musim Hujan Belum Tiba Sumbawa Besar (Suara NTB) Saat ini, musim hujan di Sumbawa berlangsung normal dengan intensitas rendah. Namun, belum melewati masa puncak musim hujan yang berpotensi terjadinya cuaca ekstrem, sekitar akhir Januari hingga awal Februari. Sebagaimana disampaikan Kepala BMKG Sumbawa, Endriyono S.P, saat ditemui Suara NTB, Rabu (10/1) ke(Suara NTB/arn) marin. Dibandingkan dengan Endriyono tahun lalu, curah hujan saat ini relatif normal. Sebab tidak dibarengi Lanina ataupun Elnino. Kalau Lanina musim hujan lebih panjang seedangkan elnino sebaliknya lebih pendek. “Kenapa (hujan) tidak intens setiap hari, karena dilihat dari pengaruh angin muson itu yang biasanya membawa hujan dari barat laut samudra Hindia masuk Indonesia tidaklah intens. Suplai uap air ke Indonesia lemah. Makanya secara global hujan tidak merata. Hujan lebih dipengaruhi faktor lokal masing masing wilayah,” jelasnya. Di Sumbawa rata rata musim hujan berlangsung hingga Maret. Masuk april transisi ke musim kemarau. Meksi sekarang terlihat normmal, tetapi puncak musim hujan baru akan terjadi akhir Januari hingga awal Februari. Yang berpotensi terjadinya cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang tinggi. “Dari pengalaman statistik dalam 30 tahun terakhir di Sumbawa, puncak musim hujan di Sumbawa biasanya akhir Januari hingga awal Februari,”pungkasnya. (arn)

SUARA PULAU SUMBAWA

Halaman 6

Bupati Sumbawa Evaluasi Perjalanan Dinas Pejabat Sumbawa Besar (Suara NTB) Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, BSc. melakukan evaluasi terhadap perjalanan dinas seluruh pejabat pada semua perangkat daerah. Baik perjalanan dinas luar daerah maupun dalam daerah. Tindakan ini dilakukan untuk menjadi bahan pengambilan kebijakan bupati di tahun anggaran 2018. Melalui Kabag Humas, M. Lutfi Makki, Rabu (10/1), Bupati berharap perjalanan dinas seluruh aparat Pemkab Sumbawa benar benar efektif dan

produktif. Tidak apa apa aparat pemerintah menghabiskan perjalanan dinas, yang penting tujuannya jelas dan hasilnya membawa mamfaat yang sebe-

sar besarnya bagi masyarakat Sumbawa. “Gebrakan ini dilakukan Bupati, merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan

Sumbawa Hebat dan Bermartabat,” terangnya. Oleh karena itu, Bupati minta kepada seluruh aparat, agar laporan hasil perjalanan dinas dibuat dengan sebenar benarnya, sesuai dengan tugas yang dilaksanakan. Bupati tidak ingin perjalanan dinas oleh aparat pemerintah menjadi perjalanan yang sia sia. Apalagi sampai ada ket-

ahuan perjalanan dinas fiktif, pasti Bupati akan memberikan tindakan tegas. Menyikapi hal ini, Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi, minta kepada semua Kepala Perangkat Daerah agar segera menyampaikan realisasi perjalanan dinasnya selama tahun 2017 untuk menjadi bahan evaluasi oleh Bupati Sumbawa. (arn)

4.420 Pelamar Perebutkan 816 Lowongan di Mac Mahon Taliwang (Suara NTB) Sekitar 4.420 orang pelamar kerja dari jalur umum dan waiting list dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes tahap selanjutnya di perekrutan tenaga kerja PT MacMahon Indonesia. Jumlah ini tentu melebihi sisa kouta karyawan yang dibutuhkan perusahaan afiliasi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) tersebut, yakni sekitar 816 orang yang akan diterima nantinya. Jumlah yang lulus ini juga akan langsung dipublikasikan di website dinas terkait (Disnakertran KSB). “Jumlah yang kita nyatakan lulus ini jauh lebih rendah dari total pelamar yang sudah mengajukan lamaran yakni sekitar 6.864 orang. Itu artinya, sekitar 2.444 orang pelamar yang dinyatakan tidak lulus tes seleksi administrasi yang dilakukan oleh tim bersama rekrutmen tenaga kerja (TBRTK) PT MacMahon Indonesia hasil rapat pleno 8 Januari kemarin,” ungkap Kepala dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) KSB kepada Suara NTB melakui Kabid Lattas Penta, Taufik Hikmawan M. Si, Rabu (10/1). Dikatakannya, rincian para pelamar yang dinyatakan lulus tes ini yakni, untuk kategori skill yakni sekitar 520 dari total pelamar sekitar 899 orang. Sementara untuk pelamar yang dinyatakan lulus semi skill dan non skil sejumlah 3.661 dari total pelamar 5.726 orang. Sedangkan para waiting list tercatat berjumlah 239 orang. Terhadap para pelamar yang memiliki skil, akan dilakukan tes wawancara dan dan tes lapangan. Namun bagi para pelamar yang tidak memiliki skil (non skill) akan dilakukan tes tulis terlebih dahulu. Tes tulis ini juga akan melibatkan lembaga professional yakni Engineering Career Center (ECC) Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Sehingga dipastikan hasil tes ini, tidak bisa direkayasa dan keputusan lulus atau tidaknya tidak bisa diganggu gugat. “Hasil tes ini tidak bisa direkayasa karena karena kita melibatkan ahlinya untuk menguji para calon tenaga kerja ini. Untuk itu siapkan diri dengan baik,” tukasnya. (ils)

Finalisasi Desain Tapak Gili Balu’Temui Titik Terang Taliwang (Suara NTB) Finalisasi penyelesaian dokumen desain tapak Gili Balu’ akhirnya menemui titik terang. Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi NTB yang memiliki kewenangan mengesahkannya telah menyetujui dokumen yang dibuat oleh tim penyusun. “Tanggal 3 Januari lalu kita rapat evaluasi terkahir bersama di provinsi. Di pertemuan itu ketemu ruhnya, kesepakatan antara Dishut NTB, tim peny(Suara NTB/ils) usun dan Pemda kita (KSB) dan Anugerah perusahaan kita capai bersama,” terang kepala bidang Ekonomi, Bappeda Litbang KSB, Mars Anugerahinsyah, S.Hut kepada Suara NTB, Rabu (10/1). Ia mengatakan, atas kesepekatan seluruh pihak itu satu lagi tahapan yang akan ditempuh sebelum finalisasi desain tapak Gili Balu’ akhirnya disahkan oleh Dishut NTB. Tahapan terakhir itu berupa pelaksanaan publik hearing kepada masyarakat kecamatan Poto Tano di mana gugusan pulau Gili Balu’ berada. “Rencananya pekan ini kita buat kegiatan publik hearing itu. Nanti kita tempatkan di desa Poto Tano. Baru setelah itu kepala Dishut NTB meneken dokumen desain tapaknya,” paparnya. Mars mengungkapkan, selama ini kendala yang dihadapi untuk perecepatan penerbitan Izin Usaha Pengelolaan Jasa Lingkungan (IUPJL) Gili Balu’ oleh gubernur karena belum adanya dokumen desain tapak tersebut. Karenanya dengan pengesahan dokumen desain tapak nanti, maka IUPJL Gili Balu’ untuk pemanfaatan pengembangan pariwisata akan segera terealisasi. “Tinggal dokumen itu saja sebenarnya yang ditunggu gubernur. Tapi kan kita usahakan setahun terakhir ternyata butuh waktu juga,” ujarnya. Ia memastikan, setelah terbitnya IUPJL Gili Balu’ maka pengelolaan gugusan 8 pulau di kecamatan Poto Tano itu akan segera berjalan kembali. PT Eco Solution Lombok (ESL) dan PT Nusantara Oriental Permai (NOP) yang memiliki hak pengelolaan atas pulau-pulau di sana, dapat memulai kembali kegiatan perencanaan dan penataan pengembangannya. “Kalau tidak ada halangan sekitar bulan Maret IUPJL-nya sudah terbit. Nah kalau sudah ada itu, kami persilakan perusahaan memulai lagi kegiatannya di lapangan,” sebutnya. Ditanya mengenai keberadaan pulau Kalong dalam gugusan Gili Balu’. Mars mengatakan terbitnya surat terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengembalikan posisi pulau tersebut sesuai SK Gubernur ke wilayah KSB, maka pengelolaan pulau tersebut dapat juga dimulai oleh PT ESL selaku pengembang. “Ya saya kira itu sudah jelas. Jadi kita akan minta perusahaan juga mulai melakukan perencanaan atas pulau itu,” cetusnya. Ia mengaku, selama ini terkait pulau Kalong, Pemda KSB meminta kepada PT ESL agar sementara waktu tidak melakukan kegiatan di sana. Mengingat status pulau Kalong yang belum memiliki kepastian hukum secara adminsitratif antara kabupaten Sumbawa dengan KSB. “Pak bupati dulu sangat mewanti-wanti jangan dulu untuk menghormati semua pihak. Tapi kalau sekarang saya kira sudah bisa dengan hadirnya surat penegasan Kemendagri itu,” pungkasnya. (bug)

(Suara NTB/bug)

IPAL – Warga melintas di depan bangunan fasilitas IPAL yang dikerjakan Satker PSPLP NTB di desa Sapugara Bree.

Pemdes Pertanyakan Kelanjutan Proyek IPAL Sapugara Bree Taliwang (Suara NTB) Pemerintah Desa (Pemdes) Sapugara Bree, kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mempertanyakan kelanjutan proyek pembangunan fasilitas instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) yang ada di wilayahnya. Pasalnya, proyek yang dikerjakan Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PSPLP) NTB tersebut hingga kini belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. “Setahu kami itu proyek pusat yang dikerjakan oleh Satker PSPLP NTB. Persoalannya kemudian, sekarang pengerjaannya sudah tidak ada lagi, tapi fasilitasnya belum bisa masyarakat kami manfaatkan,” cetus Kepala Desa (Kades) Sapugara Bree, Andi Subandi, S.Pd kepada Suara NTB, Rabu (10/1). Ia menjelaskan, sebelum proyek IPAL berbentuk fasilitas pengelolaan air limbah masyarakat secara terpadu itu, Satker PSPLP sempat berkoordinasi dengan Pemdes Sapugara Bree. Dalam koordinasi itu, Satker menyampaikan jika program tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2017. Fasilitas itu nantinya akan menjadi pusat mengelolaan air

limbah bekas cucian warga agar kembali steril dan dapat dimanfaatkan kembali dalam bentuk air bersih. Atas penejasan Satker, masyarakat kemudian setuju dan proyek itu mulai dijalankan sekitar bulan Oktober 2017. Namun, dalam perjalanannya, hingga tutup tahun 2017 hasil dari program itu belum dapat dimanfaatkan warga. Menurut Andi, masyarakatnya saat ini terus mempertanyakannya. Sementara pihak Satker PSPLP NTB belum kembali memberikan konfirmasi lebih lanjut kepada Pemdes, apakah pengerjaan program tersebut telah tuntas dan butuh kegiatan lanjutan sebelum bisa digunakan oleh masyarakat. “Kami sudah hubungi pihak Satker tapi belum ada tanggapan. Maksud kami, kalau memang belum bisa digunakan karena fasilitasnya belum lengkap tolong turun jelaskan ke masyarakat. Dan kalau sudah bisa digunakan kapan waktunya,” ujarnya. Andi mengungkapkan, untuk membangun fasilitas IPAL tersebut, Pemdes Sapugara Bree turut andil di dalamnya. Lahan seluas sekitar 1,5 are dihibahkan untuk lokasi pembangunannya.

Harapannya program tersebut sukses dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Sapugara Bree. “Kalau seperti ini kan. Kita jadi sia-sia menghibahkan lokasinya karena tidak juga bisa digunakan oleh kemaslahan masyarakat kami,” sesalnya. Selain hibah lahan, fasilitas jalan pemukiman juga turut dibongkar untuk pembangunan IPAL tersebut. Sejauh ini jalan itu pun belum dilakukan perbaikan apakah menjadi tanggung jawab pihak satker atau diserahkan ke Pemdes. “Jalan kami juga dibongkar. Nah tidak ada konfirmasi juga dari Satker apakah mereka akan memperbaikinya atau bagaimana,” tegasnya. Ia pun berharap, Satker PSPLP NTB segera memberikan informasi terkait program IPAL yang dibangun di desanya tersebut. Terutama kepada masyarakat desa yang terus mempertanyakan kapan fasilitas itu bisa mulai dimanfaatkan. “Harapan kami seperti di awal. Mereka datang memberikan sosialisasi ke masyarakat. Nah kalau memang masih ada tambahan pekerjaan sampaikan ke kami, saya yakin masyarakat bisa mengerti,” imbuhnya. (bug)

Pembangunan Smelter

Ratusan KK akan Terkena Dampak Peledakan Taliwang (Suara NTB) Sekitar 173 kepala keluarga (kk) yang tersebar di tiga RT yakni RT 08 dan 09 Desa Benete dan RT 13 Desa Mantun diprediksi akan terkena dampak dari program peledakan (blasting) di lokasi pembangunan Smelter di tahun 2018. Proses blasting yang akan dilakukan PT Amman Mineral Industri (AMIN) ini diperkirakan akan mulai dilakukan pertengahan tahun 2018, karena proses izin lingkungan serta izin analisis dampak lingkungan (Amdal) hingga saat ini belum dikantongi oleh perusahaan. “Terhadap tiga RT dengan total jumlah jiwa sekitar 800 ini, sudah kita lakukan sosialisasi untuk meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan nantinya. Bahkan masyarakat sekitar juga sudah faham terkait dengan apa yang harus dilakukan ketika proses blasting ini dilaksanakan oleh perusahaan,” ujar Camat Maluk Anugerah kepada Suara NTB, Rabu (3/1) kemarin. Dikatakannya, proses blasting ini akan dilakukan di 28 titik dalam waktu satu kali satu minggu yakni hari Sabtu. Sementara ketika proses ini dilakukan, masyarakat di tiga RT nantinya akan dikumpulkan di halaman kantor camat setempat bahkan semua kebutuhan masyarakat yang dievakuasi juga akan dipenuhi oleh perusahaan. Durasi blasting ini sekitar lima detik dengan daya ledak hingga radius 500 meter untuk infrastruktur. Proses ini (blasting) juga akan dikawal secara khusus oleh lima tim yang saat ini sudah diberikan Surat Keputusan (SK) camat setempat. Tim ini yakni, tim sosialisasi, evakuasi, infrastruktur, tim rekayasa lalu lintas dan tim kesehatan. Sementara saat ini tim yang sudah bekerja yakni tim infrastruktur dan tim kesehatan yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan baik sebelum maupun sesudah blasting ini terjadi. “Kita sudah ambil langkah antisipasi terkait blasting ini, mudah-mudahan bisa berjalan lancar dan aman,” ungkapnya. (ils)

Tingkatkan Pelayanan

Disdukcapil Sumbawa Kerjasama dengan Klinik Surya Medika Sumbawa Besar (Suara NTB) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumbawa melakukan penandatangan kerjasama dengan Klinik Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa, Rabu (10/1) kemarin. Upaya ini dilakukan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Kepala Disdukcapil Sumbawa, Ir. H. Zulqifli membenarkan adanya penandatanganan kerjasama tersebut. kerjasama ini merupakan yang pertama dilakukan pihaknya dengan swasta. Sebagai bentuk peningkatan pelayanan untuk bisa memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat. Dimana poin pokoknya bahwa Disdukcapil akan memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada pasien di klinik setempat. Bagi pasien yang melahirkan, bisa langsung mendapat administrasi kependudukan. Begitupu-

la pihak klinik bisa memberikan pelayanan lebih dengan adanya hal ini. “Kerjasama ini saling menguntungkan. Kami (Disdukcapil) semakin memperluas spektrum pelayanan. Kemudian lebih mempercepat memenuhi pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Sementara bagi klinik Surya Medika juga bisa memberikan pelayanan plus dalam meningkatkan daya saing pelayanan,” ujarnya. Dijelaskannya, sesuai dengan arahan Bupati saat upacara pertama di tahun 2018, bahwa diharapkan kepada OPD untuk bekerja secara kolaboratif atau lintas sektor. Sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan lebih efektif dan efisien. Selain adanya harapan dari Bupati, pihaknya juga akan terus melakukan evaluasisecara berkala untuk bisa meningkatkan pelayanan dari sebelumnya. (ind)

(Suara NTB/ist)

KERJASAMA - Penandatanganan kerjasama antara Disdukcapil dengan Klinik Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa, Rabu (10/1).


SUARA NTB

Kamis, 11 Januari 2018

Halaman 7

Bakal Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama istri dan Bakal Calon Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama suami, diantar ribuan pendukung yang berbaris tertib, saat mendaftar ke KPU NTB.

Zul-Rohmi Pemimpin Muda Penerus Ikhtiar TGB Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) yang diusung Partai Demokrat dan PKS mendaftar ke KPU bersama ribuan pendukungnya. KPU NTB mengumumkan, pendaftaran pasangan Zul-Rohmi resmi diterima sebagai bakal calon peserta Pilkada NTB 2018. “SETELAH melakukan penelitian, maka pasangan Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah, yang diusung oleh Partai Demokrat dan PKS, dapat diterima pendaftarannya,” ucap Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, yang langsung disambut teriakan takbir ribuan pendukung pasangan Zul-Rohmi. Sesi pendaftaran ini dimulai sekitar pukul 16:30 Wita, dan selesai sampai pukul 18:00 Wita. Usai diterima KPU, ZulRohmi yang didampingi Ketua DPD Partai Demokrat, TGH. Mahalli Fikri dan Ketua DPW PKS, H. Abdul Hadi, SE, MM, memberikan orasi politik di hadapan ribuan pendukung yang mengantarkannya mendaftar ke KPU. Dalam pidato politiknya, Dr. Zul mengawalinya dengan memutar arah jarum jam, yakni kilas balik bagaimana perjuangan Gubernur NTB dua periode, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, ketika maju pada Pilkada NTB tahun 2008 silam.

TGB, sapaan akrabnya, mencatatkan diri sebagai gubernur termuda di Indonesia. TGB, dengan usia yang cukup muda untuk menjadi seorang Gubernur NTB ketika itu, dalam 10 tahun kepemimpinannya, ternyata mampu memberikan pembuktian. Ia berhasil membawa perubahan yang cukup besar di semua lini pembangunan. Kepiawaian TGB dalam memimpin NTB 10 tahun terakhirnya, telah melahirkan lompatan pembangunan yang cukup jauh. Telah mengangkat citra dan martabat NTB di mata nasional dan internasional. “Saya ingat dulu ketika sama-sama di DPR RI, TGB minta izin untuk balik melakukan pembenahan di NTB. Dengan perjuangan yang tidak mudah, TGB bisa jadi gubernur. TGB membuktikan seorang anak muda , dalam waktu 10 tahun, mampu hadirkan kebanggaan bagi daerah dan juga negara. Dan saat ini kembali datang satu-satunya kesempatan buat masyarakat NTB, untuk mendorong anak muda

terbaiknya kembali jadi pemimpin NTB,” tuturnya. TGB, ungkap Dr. Zul, telah menjadi inspirasi tidak saja bagi masyarakat NTB. Tetapi TGB juga menjadi inspirasi untuk Indonesia dan bahkan dunia. Maka tidak heran kemudian, di penghujung masa jabatannya, TGB kemudian diberikan penghargaan oleh masyarakat Indonesia, berupa kesempatan untuk naik kelas menjadi pemimpin nasional pada pemilu 2019 mendatang. “Mudah-mudahan TGB bisa kita wujudkan jadi pemimpin nasional. Tahun 2019, akan kita dorong, tapi sebelum itu, syarat yang paling penting adalah menangkan Zul-Rohmi. Sehingga dengan demikian, kita akan bikin sejarah baru, bukan saja hanya untuk NTB, tapi juga buat negeri ini,” ucapnya. Pasangan Zul-Rohmi merupakan satu-satunya kolaborasi pasangan yang merepresentasikan pemimpin muda penerus ikhtiar TGB. Tampilnya ZulRohmi juga akan membuktikan bahwa orang muda mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya dan daerahnya. Sehingga tidak salah, jika pasangan Zul-Rohmi ini akan kembali menciptakan sejarah pembangunan yang lebih baik untuk NTB, karena dipimpin oleh orang-orang muda. “Kita akan tunjukkan pada dunia, agar dunia tahu, walaupun provinsi kita kecil,tapi kita memiliki mimpi besar.

(Suara NTB/ndi)

Bakal Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memberikan keterangan pers didampingi Bakal Calon Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri dan Sekjen DPD Partai Demokrat NTB, H. Zainul Aidi serta Ketua DPW PKS NTB, H. Abdul Hadi, SE, MM. Suatu saat, Hizib, bukan hanya didengungkan di Lombok Timur saja, tapi juga di New York (US),” katanya. “Saya bersama Rohmi, akan membuktikan, bahwa anak muda, siapapun dia kalau dia punya kelebihan dan prestasi, maka semua punya kesempatan yang sama. Tidak mesti harus punya uang untuk bisa jadi Gubernur,” ujarnya di hadapan lautan massa pendukungnya.

Pada kesempatan itu, politisi PKS itu, juga menyampaikan pada kompetitor politiknya untuk bertarung secara ksatria, dengan tidak menggunakan cara-cara tidak baik. “Sampaikan kepada lawan politik kita, bahwa Pilkada ini bukan untuk perang, bukan tempat menunjukan kekuatan, mengasah golok. Tapi tempat kita berikhtiar untuk mengabdi pada masyarakat

NTB,” tutupnya. Sementara itu, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menyerukan bahwa dirinya menjadi satu-satunya kaum perempuan yang tampil bertarung di Pilkada NTB 2018. Dengan kata lain, Zul-Rohmi adalah satu-satunya duet yang memiliki unsur representasi kaum perempuan NTB. Untuk itu, ia mengajak kaum perempuan NTB, untuk turut membangun daerah ini,

dengan memberikan kepercayaan pada pemimpin perempuan. “Perempuan harus turut aktif membangun daerah ini. Jangan lupa dari rahim perempuan akan lahir pemimpin NTB. Maka dari itu, para perempuan NTB dari ujung Ampenan, sampai ujung Sape, Bima, saya hadir di sini untuk kalian,” serunya. (ndi/*)

(Suara NTB/ndi)

(Suara NTB/ndi)

Bakal Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah berpose dengan para ulama/tuan guru yang turut mengantarkan pasangan Zul-Rohmi mendaftar ke KPU NTB.

Ketua KPU NTB, L. Aksar Ansori, berpose bersama Bakal Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah usai menerima pendaftaran pasangan Zul-Rohmi secara resmi di KPU NTB, Rabu (10/1).

(Suara NTB/ndi) (Suara NTB/ndi)

Ribuan pendukung berbaris dengan tertib, mengantarkan pasangan Zul-Rohmi mendaftar ke KPU NTB.

Bakal Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi Bakal Calon Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, berorasi di hadapan ribuan pendukung yang mengantarnya mendaftar ke KPU NTB, Rabu (10/1).


SUARA NTB

Kamis, 11 Januari 2018

Halaman 8

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Ahyar - Mori resmi mendaftar ke KPU sebagai peserta Pilkada NTB 2018.

Daftar ke KPU

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ (Suara NTB/ndi)

Diusung Tujuh Partai, Ahyar-Mori Optimis Menangkan Pilkada ntarkan pasangan AMAN ke KPU. Masing-masing yakni, Ketua DPW PPP NTB, Hj. Wartiah dan Sekretaris, M. Akri. Ketua DPD Partai Gerindra, Ridwan Hidayat dan Sekretaris, M. Sakdudin. Ketua DPW PAN, H. Muazim Akbar dan Sekretaris, Hasbullah Muis. Ketua DPD PDI-P, H. Rachmat Hidayat dan Sekretaris H. Husni Jibril. Ketua DPD Hanura, Mudahan Hazdie dan Sekretaris Suharto. Kecuali PBB dan PKPI yang tidak dihadiri langsung oleh Ketua dan Sekretarisnya. Setelah melalui proses pemeriksaan dan penelitian kelengkapan berkas pendaftaran yang memakan waktu sekitar 30 menit. KPU kemudian mengumumkan berkas pendaftaran pasangan AMAN dinyatakan lengkap dan dapat diterima. “Pendaftaran pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Ahyar Abduh-Mori Hanafi, dinyatakan dapat kami terima, dengan dukungan total 32 kursi atau 49,32 persen dari jumlah kursi di DPRD,” ucap Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, yang

langsung disambut takbir oleh para pendukung pasangan AMAN. Dalam keterangan persnya, usai pendaftaran telah dinyatakan diterima oleh KPU, bakal calon Gubernur NTB, TGH. Ahyar Abduh, menyampaikan rasa syukurnya atas telah diterimanya berkas pendaftarannya sebagai bakal calon peserta Pilkada NTB 2018 bersama pasangan wakilnya, Mori Hanafi. Pada kesempatan itu, Ahyar menunjukkan dirinya bahwa pasangan AMAN, di atas kertas sudah berada di atas angin dari pasangan bakal calon lainnya. Bagaimana tidak, dengan dukungan tujuh partai politik, yang memiliki total 32 kursi di DPRD NTB, Ahyar telah menguasai hampir setengah dari total 65 jumlah kursi di DPRD NTB. “Kami didukung oleh tujuh partai, dengan total 49,32 persen lebih jumlah kursi di DPRD. Kami sampaikan terima kasih pada semua pihak, partai pendukung dan juga KPU, Bawaslu dan kepolisian yang sudah ikut serta dalam melancarkan proses pendafta-

ran ini. Sehingga seluruh berkas pendaftaran dapat diterima,” ujarnya. “Inilah enam partai pendukung kami, yang telah memberikan amanah pada kami untuk berikhtiar membangun NTB,” sambung Ahyar yang didampingi langsung oleh para Ketua DPD partai koalisi pengusungnya. Pada kesempatan itu, Ahyar juga menyinggung dukungan Partai Golkar yang akhirnya tidak berpihak kepada dirinya. Namun ia menegaskan dirinya sangat berbesar hati meskipun pada akhirnya tidak didukung oleh partai yang sudah membesarkan namanya itu. Selain itu, Ahyar juga menyampaikan visi dan misi pembangunan yang akan dilakukannya jika ditakdirkan untuk memimpin NTB bersama Mori Hanafi untuk lima tahun ke depan. Ahyar menyebutkan empat isu strategis pembangunan yang akan menjadi fokus pembangunannya. “Kami hadir untuk menjawab isu pembangunan yang aktual saat ini, yang juga harus dijawab seperti, tenaga kerja dan serapan tenaga kerja, serta angka kemiskinan,” ujarnya.

Ahyar menyebutkan prioritas pembangunan yang akan dilakukannya jika dipercaya sebagai Gubernur NTB ke depan, yakni bagimana melaksanakan pembangunan itu agar dapat menurunkan kemiskinan, mampu menyerap tenaga kerja, menjaga pembangunan berkelanjutan, berwawasan lingkungan dan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat serta kesejahteraan masyarakat NTB. “Empat landasan itulah yang akan menjadi dasar kami dalam melakukan perencanaan pembangunan NTB untuk semua,” tutupnya. Ditempat yang sama, Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat, menyampaikan pasangan AMAN di atas kertas sudah dekat dengan kemenangan. Pasalnya dengan dukungan dari tujuh partai politik, ia meyakini jika mesin politik dari partai pengusung ini maksimalkan digerakkan, maka kemenangan pasangan AMAN sudah dalam genggaman. “Kita mendominasi di dewan, saya kira dengan jumlah dukungan partai ini, cukup efektif untuk mengantar-

kan pasangan AMAN untuk menjemput kemenangan. Kita sudah merasa yakin dengan kemenangan,” ujarnya penuh optimis. Namun demikian, ia menyadari bahwa dengan dukung dari partai politik yang sangat besar, selain menjadi kekuatan, tapi juga bisa menjadi kelemahan, jika tidak organisasir dengan baik. Untuk itu, Partai Gerindra sebagai pengusung utama pasangan AMAN akan memastikan semua mesin politik partai pengusung akan bergerak habis-habisan. “Jadi saya sedikit pun tidak ada keraguan akan ada miskomunikasi, karena enam partai ini adalah partai besar, yang diketuai oleh tokoh-tokoh NTB. Saya kira semua partai pengusung, punya kearifan, kerjasama yang baik untuk bersinergi. Insya Allah semuanya dalam ikatan koalisi yang solid,” jelasnya. “Target kita menang, baik di Lotim dan Loteng, kita akan menang, itu cukup kencang Loteng juga mesin politk partai sudah lama bekerja. Diatas kertas kita sudah menang,” pungkasnya. (ndi/*)

(Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur H. Ahyar Abduh - Mori Hanafi, (AMAN) resmi mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada serentak NTB 2018 ke KPU NTB, pada hari terakhir, Rabu (10/1) siang kemarin. Dengan berjalan kaki dari Lapangan Umum Mataram, bersama iringiringan belasan ribu massa pendukungnya, pasangan AMAN, sampai ke KPU tepat pada pukul 14:30 Wita. Pasangan AMAN, tercatat sebagai bakal calon peserta pilkada NTB 2018 dengan jumlah dukungan partai politik paling besar. Tidak tanggung-tanggung, tujuh partai politik tergabung dalam gerbong koalisi pengusung pasangan AMAN, yang terdiri dari enam partai politik yang memiliki total 32 kursi atau 49,30 persen kursi di Perlemen yakni Partai Gerindra, PPP, PAN, PDIP, Hanura dan PBB, serta satu partai politik non perlemen yakni PKPI. Para pengurus partai peserta koalisi pun langsung ikut hadir menga-

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Ahyar-Mori saat menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU didampingi oleh istri masing-masing dan juga para Ketua dan Sekretaris partai pengusung.

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Ahyar - Mori didampingi para Ketua Partai Pengusung saat memberikan keterangan pers.

Pendukung perempuan berebut swafoto dengan bakal calon Gubernur, TGH. Ahyar Abduh di sela-sela proses pendaftaran di KPU.

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Ahyar - Mori bersama anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, H. Willgo Zainar dan Ketua Fraksi PDI-P DPRD NTB, Ruslan Turmuzi.

Bakal Calon Gubernur NTB, TGH. Ahyar Abduh bersama para politisi perempuan PDI-P

(Suara NTB/ndi)

(Suara NTB/ndi)

(Suara NTB/ndi)

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Ahyar Mori diarak oleh belasan ribu pendukungnya saat mendaftar ke KPU.

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Ahyar – Mori diantar oleh belasan ribu pendukungnya saat mendaftar ke KPU.


SUARA NTB

Kamis, 11 Januari 2018

Halaman 9

Suasana Deklarasi pasangan calon Harum dihadiri ribuan jemaah Harum

PASANGAN bakal calon Bupati H. Haerul Warisin dengan H. Machsun Ridwainy atau disingkat Harum Rabu (10/1) kemarin resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur. Ribuan sahabat Harum turut mengawal prosesi pendaftaran bakal calon yang mendapatkan tiket dari tiga partai besar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebelum diantarkan ke Kantor KPU, dilakukan deklarasi di depan Taman Rinjani Selong. Tiga pimpinan Partai di Lotim secara resmi pada prosesi tersebut menyer-

ahkan mandat kepada pasangan Harum dan siap memperjuangkan kemenangannya. Kata H. Haerul Warisin yang lebih akrab disapa H. Iron, ketiga mesin partai yang mengusungnya aktif dan tidak merebet. Ibarat mesin kendaraan, mesin Gerindra, PAN dan PKS merupakan mesin yang sangat bagus. Tidak saja kendaraan yang dipegang, tapi beserta dengan seluruh penumpang dan kernetnya siap memperjuangkan kemenangan mengharumkan Lotim. Dihadapan seluruh sahabat Harum, H. Iron tidak menyangka bisa dikawal banyak massa. Padahal perkiraannya hanya ratusan orang. Tapi massa

Pasangan Harum menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua KPU Lotim

menyemut ke Kantor KPU tidak bisa dihalangi. “Petani mau kontraktor, mau paket lebaran,” demikian teriak H. Iron yang disambut riuh tepuk tangan dari para sahabat Harum yang hadir. Pada prosesi penyerahan SK, langsung dilakukan oleh Ketua Gerindra Lotim, Syawaludin, Ketua DPD PKS Lotim, Murnan dan Ketua DPC PAN Lotim, H. Ridwan Bajri. Usai acara deklarasi, pasangan Harum ini kemudian dikawal menuju Kantor KPU. Setibanya di kantor KPU disambut Ketua KPU Muhammad Saleh didampingi para komisioner bersamaan itu juga hadir lengkap Ketua Panwaslu

dan komisioner lainnya. Prosesi pendaftaran berjalan lancar dengan diterimanya semua berkas pendaftaran yang diserahkan langsung pasangan calon. Ketua KPU menjelaskan kemudian beberapa ketentuan teknis mengenai prosesi pemeriksaan berkas yang dilanjutkan dengan penyerahan surat rekomendasi pemeriksaan kesehatan yang nantinya dibawa pasangan Harum ke Rumah Sakit Umum Daerah NTB di Mataram. Selanjutnya, di hadapan para awak media H. Iron menjelaskan, sebelumnya terpilih bersama Bupati Ali Bin Dachlan dari jalur inde-

Ketua KPU Lotim, Muhammad Saleh menyerahkan surat rekomendasi pemeriksaan kesehatan kepada pasangan Harum

penden. Namun kali ini maju kembali melalui jalur partai. Alasannya memilih partai, karena pada waktu menjadi calon independen dulu, dirasa kurang maksimal dalam membangun koordinasi dengan para pejabat tinggi di pusat untuk merebut program. Maju melalui kendaraan tiga partai besar ke depan diyakini akan bisa membagun kemitraan yang baik bersama para penentu kebijakan. Kemitraan dengan pejabat politik diyakininya bisa lebih bagus. Seperti ke Menteri-menteri yang ada di Jakarta yang diketahui merupakan para pejabat politik dari partai. Memilih partai pun katan-

ya tidaklah sembarangan. Tidak mau menggunakan terlalu banyak partai. Cukup tiga partai saja yang militan. Fakta sejarah telah membuktikan dua kali Pilkada dengan kandidat yang memiliki dukungan partai yang banyak tidak memberikan jaminan bisa tampil sebagai pemenang Pilkada. Tidak diinginkan partai yang dipakai hanya kendaraannya saja. Sedangkan penumpangnya entah ke mana. Harum katanya sangat selektif memilih partai beserta isinya. Bicara soal kelanjutan estafet kepemimpinan dari Bupati H. M. Ali Bin Dachlan, kata H. Iron hanya dirinya yang memahami konsep pembangunan

Pasangan Harum saat menggelar Jumpa Pers didampingi para pimpinan partai politik, PKS, Gerindra dan PAN

seperti yang telah dilakukan Bupati Ali BD. Harum tinggal melanjutkan. “Kan tinggal kita lanjutkan. Karena bersama saya Pak Ali BD, kalau yang lain kan pasti terputus untuk berusaha lanjutkan pembangunan Lotim yang lebih baik,” demikian H. Iron. H. Mahsun Ridwainy, diketahui merupakan kader Partai Bulan Bintang (PBB). PBB katanya telah meninggalkannya. Ketika induknya tersebut meninggalkannya, maka ia pun sudah siap meninggalkan induknya tersebut. Bersama dengan pasangannya H. Haerul Warisin, semua partai Islam yang mendukungnya siap mewujudkan kemenangan. (rus/*)

Sahabat Harum mengawal prosesi pendaftaran ke KPU Lotim.

”Isyarat Langit” Antarkan Pendaftaran Fiddin RABU (10/1) kemarin, ribuan pendukung pasangan H. M. Syamsul Luthfi dan H. Najamuddin Moestafa atau disebut Fiddin menyemut di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur. Meski hujan mengguyur Selong sedari pagi, namun tak menyurutkan semangat massa pendukung untuk turut mengantarkan kesuksesan pasangan Fiddin untuk ikhtiar menjemput kemenangan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lotim periode 2018-2023. Fiddin tiba di Kantor KPU Lotim sekitar pukul 10.00 Wita. Didampingi keluarga dan pimpinan partai pengusung. Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Terlihat juga turut mendampingi bakal Calon Wakil Gubernur, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, kakak kandung H. M. Syamsul Luthfi. Hadir pula Ketua DPRD Lotim, H. M. Khaerul Rizal, Ketua DPC PKB Abrorni Luthfi, politisi PKB yang juga anggota DPRD NTB, H. Makmun. Sebelum mendatangi Kantor KPU Lotim, pasangan Fiddin menyempatkan diri berziarah ke Makam Pahlawan Nasional, Maulana Syeikh Zainuddin Abdul Madjid yang ada di Abror, komplek Pondok Pesantren Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan Pancor. Prosesi pendaftaran ini berjalan lancar. Ketua KPU Muhammad Saleh bersama empat komisioner lainnya menerima rombongan Fiddin langsung di Aula KPU. Usai serah terima berkas-berkas pendaftaran dan Ketua KPU menyerahkan surat

rekomendasi pemeriksaan kesehatan, pasangan Fiddin diberikan kesempatan memberikan keterangan pers. Dalam keterangan Persnya, H. M. Syamsul Luthfi menegaskan, pasangan Fiddin siap Ikhtiar memajukan Kabupaten Lotim menuju daerah yang lebih maju ke depan. Pesta demokrasi tanggal 27 Juni 2018 mendatang siap diikuti. Kabupaten Lotim, kata kakak Kandung Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Lotim ini mengatakan, Kabupaten Lotim adalah kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar se NTB. Menurut Mantan Ketua DPRD Lotim ini, permasalahan utama Lotim adalah masih tingginya angka kemiskinan. Masih ada sisa 18,46 persen dari 1,3 juta jiwa penduduk. Kondisi ini yang mendorong pasangan Fiddin bertekad untuk menurunkan angka kemiskinan. “Ini yang menjadi prioritas,” paparnya. Fakta di Lotim bagian Selatan, saat ini disebut masih banyak yang menjerit karena krisis air bersih. Saat kemarau datang, tidak ada air untuk mandi. Keberadaan Bendungan Pandanduri belum mampu sepenuhnya mengatasi masalah krisis air bersih yang ada di Lotim bagian Selatan. Semua Bupati pada periode sebelumnya dalam pandangan Luthfi punya jasa besar. Pasangan Fiddin siap melanjutkan progam pemimpin sebelumnya. “Kita lanjutkan yang sudah baik dan perbaiki yang kurang dan kita siap menjemput

H. M. Syamsul Luthfi menyerahkan berkas persyaratan pencalonan kepada Ketua KPU Lotim Muhammad Saleh

takdir,” ungkapnya. Ditanya bagaimana strateginya mengentaskan kemiskinan? Luthfi menegaskan dari Rp 2,5 triliun APBD Lotim, komposisinya 48 persen untuk belanja publik. Masih lebih banyak untuk belanja rutin. Hal inilah yang dianggap menjadi PR terberat. Akan dilakukan upaya untuk menyeimbangkan komposisi anggaran tersebut. Selain fisik, non fisik menjadi hal yang sangat penting. Program pemberdayaan ekonomi adalah salah satu solusi yang siap dihadirkan pasangan Fiddin saat menjadi Bupati dan Wakil Bupati. Persentase kemiskinan yang saat ini masih di atas rata-rata Provinsi harus bisa diminimalisir. Pasalnya, akibat kemiskinan inilah yang masih membuat kondisi indeks pembangunan manusia (IPM) Lotim masih berada di barisan bawah dari seluruh kabupaten/kota se NTB. “Dalam membangun, kita harus gunakan skema partisipasi tripel, swasta, pemerintah dan masyarakat. Dipersiapkan, lima program prioritas Fiddin. Yakni mewujudkan pemekaran Kabupaten Lombok Selatan, Gerakan Daerah Antisipasi Putus Sekolah (Garda-Ampuh), Sun Rise of Lombok dalam bidang pariwisata, Kader Siaga, sebuah program yang dipersiapkan untuk mengawal pemberdayaan masyarakat desa. Diprogramkan ada sarjana jadi kader siaga di desa. Kelompok Pemuda Mandiri (KPM) untuk pengembangan ekonomi pemuda. Menggerakkan ekonomi masyarakat

dan terus meningkatkan upaya pemberdayaan masyarakat dan kurangi pengangguran. Wakil Luthfi, H. Najamuddin Moestafa menambahkan, Kabupaten Lotim ke depan butuh pemimpin cerdas. Pemimpin yang faham fenomena Lotim. Seperti masalah kemiskinan, pengangguran, income perkapita masyarakat.

H. M. Syamsul Luthi menerima Surat rekomendasi pemeriksaan kesehatan dari Ketua KPU Muhammad Saleh

Pasangan Fiddin Menjawab masalah kemiski- rakat. “Pakat Fiddin, solusi nan, katanya ada pada pelak- membuat Lotim menjadi lebih sanaan APBD. Ditegaskan, baik,” imbuhnya. Ketua PKB, Abrorni Luthfi harus dibuat APBD produktif. Aturan mainnya, harus ada mengatakan, pihaknya siap dan RKPD yang jelas. Renstra yang sangat serius untuk memenangjelas. “Ketika kami ditakdirkan, kan pasangan Fiddin. Seluruh paket Fiddin solusi kesejahter- Jamaah dan jamiyah Nahdlataan masyarakat. Mengacu pada ul Ulama siap ikut menangkan RPJMD, tata ruang, APBD Fiddin. “Kami akan tunjukkan harus sirami semua masya- keseriusan,” janjinya.

Jumpa Pers didampingi politisi dari Partai Demokrat dan PKB

Kedatangan ribuan massa di tengah guyuran hujan dianggap memang sebuah isyarat dari langit yang menjadi pertanda hadirnya kemenangan untuk pasangan Fiddin. Prosesi pendaftaran dengan pengawalan ribuan jemaah ini terbilang juga paling dahsyat dibandingkan prosesi pendaftaran calon lain. (rus/*)

Ribuan jemaah mengantarkan kemenangan meski diguyur hujan tetap bersemangat memberikan dukungan.


SUARA NTB Kamis, 11 Januari 2018

PENDIDIKAN

Halaman 10

Tidak Masalah PELANTIKAN dan pengambilan sumpah janji kepala sekolah baru, jenjang SMA/ SMK, yang dilakukan Pemprov NTB melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB menimbulkan beragam perasaan. Ada yang sedih, karena harus digeser menjadi guru,ada juga yang senang karena rotasi justru mendekatkannya dari tempat tinggal Seperti yang dirasakan Abdul Khalik, S.Pd., mantan Kepala SMAN 8 Mataram ini digeser menjadi Kepala SMAN 2 Gerung, Lombok Barat. Bagi Abdul Khalik, pergeseran tempat kerja ini sangat menguntungkannya. Dia menilai, letak sekolah baru yang akan dia pimpin terletak tidak jauh dari tempat tinggalnya yaitu (Suara NTB/dys) Kediri. “Berarti ini dekat rumah Abdul Khalik kalau di Gerung,” ungkapnya. Sebelumya, Abdul Khalik harus menempuh jarak cukup jauh setiap pagi saat hendak berangkat ke sekolah. Namun kini, dia tidak membutuhkan waktu terlalu lama karena jarak antara Kediri dengan Gerung tidak terlalu jauh. Dirinya pun bersyukur karena Dikbud NTB menempatkannya di SMAN 2 Gerung. Meski kata dia, dirinya tidak mengetahui persis lokasi sekolah. “Sekolahnya bagaimana besar ataukecil,” ujar Khalik usai dilantik. Meski demikian,dituturkan Ketua MKKS SMA Kota Mataram ini bahwa pada dasarnya sebagai aparatur sipil negara,di mana pun ditempatkan mengabdi tidak jadi masalah. Hal itu sebagai bentuk pengabdian pada negara. “Di mana-mana ditempatkan tidak jadi masalah sebenarnya,” katanya. Abdul Khalik mengaku akan berdaptasi dengan tempat baru, terlebih menjelang pelaksanaan ujian nasional nanti. (dys)

Kurang Jam Mengajar

Dana Sertifikasi Guru Tidak Dibayar Giri Menang (Suara NTB) Realisasi angaran tahun 2017 mencapai 95 persen lebih, terdapat sisa anggaran atau Silpa Lombok Barat (Lobar) mencapai Rp 9 miliar. Dana silpa ini tidak murni dari transfer, namun ada dari sertifikasi guru 3 miliar lebih. ‘’Dana sertifikasi ini tidak bisa digunakan, sehingga harus dikembalikan ke kas daerah. Di samping itu, silpa berasal dari rasionalisasi dan penghematan SKPD selama tahun lalu,’’ ujar Kabid Keuangan pada BPKAD Lobar, Adnan, Rabu (10/1). Menurutnya, sertifikasi tidak bisa dibayarkan, kare(Suara NTB/dok) na kendala jumlah jam Adnan mengajar. Guru-guru tidak bisa mengklaim dana sertifikasi jika tak memenuhi jam mengajar, harus 24 jam per pekan. Guru yang cuti ikut haji, melahirkan tidak bisa dibayarkan, sebab kurang jam mengajarnya. Termasuk libur sekolahpun berdampak pada jam mengajar guru atau ada guru yang sakit. Sertifikasi yang tak dibayarkan, jelasnya, di bulan bersangkutan pada triwulan terakhir tahun lalu. Selain sertifikasi jelasnya, Silpa ini juga berasal dari ada sisa DAK non fisik, namun jumlahnya tidak besar. Di samping adanya penghematan belanja SkPD. Sebab tahun lalu perjalanan dinas dibatasi, sisa tender bersumber dari DAU juga mempengaruhi silpa. “Termasuk juga denda proyek di dalam silpa ini,” jelasnya. Namun denda ini juga tidak terlalu besar jumlahnya. Silpa ini, jelasnya, dipergunakan pada APBD-P, karena APBD murni sudah diketok, arah penggunaan sertifikasi diarahkan ke pembayaran sertifikasi, begitu pula DAK non fisik, kecuali hasil rasionalisasi boleh diarahkan untuk program yang lain. Tahun lalu APBD Lobar mencapai Rp 1,5 triliun lebih. Dana APBD ini terus mengalami peningkatan tiap tahun, sebagian besar APBD Lobar bergantung dari transfer dana pusat yang mencapai ratusan miliar. (her)

Sekolah Tidak Boleh Lakukan Pungutan untuk UNBK Mataram (Suara NTB) SMP sederajat yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau UN Kertas Pensil (UNKP) diimbau tidak melakukan pungutan kepada siswa. Alasannya, biaya UNBK dan UNKP sudah dibiayai oleh dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Selain itu, sekolah juga dilarang melakukan pungutan. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Mataram, H. Lalu Suwarno, mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melakukan agenda per(Suara NTB/dok) temuan. Dari pertemuan itu H. Lalu Suwarno disepakati tidak boleh kepala sekolah menggalang dana dari siswa. “Kita gratiskan, sudah ada kesepahaman dari MKKS, tidak ada menggalang dana untuk UNBK dan UNKP, karena mereka sudah dibiayai dari dan BOS,” jelasnya. Hal ini sudah sering disampaikannya. Menurut Kepala SMPN 2 Mataram ini, sudah ada kesepahaman di antara kepala sekolah, terkait dengan beberapa kegiatan yang didanai BOS, tidak boleh menggalang dan apapun dari siswa. Apalagi di tahun 2017 lalu, ada salah satu kepala SMP di Kota Mataram yang terjerat kasus hukum, karena melakukan pungutan untuk persiapan UNBK. Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Drs. H. Lalu Mohammad Sidik, M.MPd., juga menegaskan tidak boleh ada pungutan kepada siswa. “Kemarin sudah menyampaikan imbauan kepada temanteman (kepala sekolah), kalau memang ndak mampu jangan dipaksakan UNBK supaya tidak ada masalah,” katanya. Ia bersyukur dari 22 sekolah di Mataram yang akan melaksanakan UNBK tidak ada yang melakukan pungutan kepada orang tua siswa. “Kita sudah sampaikan ke teman-teman, tidak ada yang meminta ke orang tua siswa,” pungkasnya. (ron)

(Suara NTB/ron)

LANTIK - Sekda NTB H. Rosiady H. Sayuti melantik Kepala SMA/SMK/SLB se NTB di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Rabu (10/1).

Kejutan Mutasi Dikbud

Banyak Kepsek Favorit Digeser Jadi Guru Biasa Mataram (Suara NTB) Banyak kejutan terjadi pada momentum pelantikan dan pengambilan sumpah janji kepala sekolah (kepsek) baru, jenjang SMA/SMK,Rabu (10/1/2018). Sejumlah kepsek yang sebelumnya memimpin sekolah favorit di Kota Mataram harus menerima kenyataan digeser dari posisi “empuk” yang selama ini mereka duduki bertahun-tahun. Salah satunya Drs. H. Lalu Fatwir Uzali yang kini resmi berstatus mantan Kepala SMAN 1 Mataram (Smansa). Fatwir Uzali digeser menjadi guru biasa di SMAN 3 Mataram. Sedang posisinya diganti H. Muhammad Jauhari yang sebelumnya menjabat Kepala SMAN 3 Mataram. Selain Fatwir Uzali, nama beken lainnya yang digeser adalah Kepala SMKN 5 Mataram, Tri Budi Ananto menjadi guru biasa di SMKN 1 Mataram. Banyak yang kaget dengan keputusan Dikbud NTB memutasi L. Fatwir Uzali hanya menjadi guru biasa. Padahal Fatwir

yang digeser sangat berprestasi. Sebagai contoh Tri Budi Ananto, telah banyak berprestasi membawa SMKN 5 Mataram sebagai corong sekolah dengan corak yang khas bagi Kota Mataram. Tidak hanya itu, SMKN 5 Mataram telah mampu membranding diri menjadi sekolah yang mampu memproduksi batik Sasambo. Tentu saja,semua itu adalah prestasi yang layak dan patut dihargai semua pihak. Meski demikian, H. Ali Rahim meminta semua pihak menerima hasil mutasi sebagai kebijakan pemerintah dengan

Uzali dinilai telah berhasil membawa SMAN 1 Mataram menjadi sekolah unggulan di Kota Mataram. “Iya cukup kaget,” kata Cahyo,salah seorang pengawas sekolah Kota Mataram. Menurutnya, dengan segudang prestasi yang telah dicapai Fatwir Uzali, paling tidak sebagai bentuk penghormatan harusnya dimutasi menjadi seorang pengawas,bukan menjadi guru biasa. Ketua PGRI NTB H. Ali Rahimjuga mengaku kaget dengan hasil mutasi Dikbud NTB. Ia menilai beberapa nama mantan kepala sekolah

catatan harus terus dikawal. “Kita kawal apa yang telah dilakukan provinsi Kami dari PGRI sebagai mitra mereka, jika nantinya ada kritik dari anggota, nah ini kita harus klafirikasi, jangan sampai ada persoalan di tengah jalan. Itu menjadi catatan kita,” jelasnya. Di samping itu, ia juga meminta agar jangan sampai mereka yang dilantik digiring opini mendukung salah satu kandidat. Termasuk jika nanti ada komitmen tertentu, maka tugas semua pihak untuk mengawalnya. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Dikbud NTB Drs. H. Muh. Suruji, menjelaskan, mutasi dilakukan atas dasar profesionalitas dan dilakukan sangat objektif. Bahkan kata dia, mereka yang dilantik sebagai kepala sekolah telah mengantongi sertifikat sebagai kepala sekolah.

Adapun pertimbangan lain mutasi, kata dia, dikarenakan masa jabatan beberapa kepala sekolah telah berjalan dua periode, sehingga harus diregenerasi. “Saya ini kan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bukan kepala dinas isu, oleh karena itu mereka itu sudah bersertifikat, sudah punya sertifkat, yang sudah lebih dari dua periode tidak ada satupun yang tersisa,” tegasnya. Kecuali ada tiga kepala SLB yang tidak diganti karena belum ada penggantinya yaitu Kepala SLB Praya, SLB Taliwang dan SLB Kota Bima. Ketiga kepala SLB itu dipertahankan mengingat khusus SLB masih sangat kekurangan tenaga guru. “Karena gurunya saja tidak ada kalau ada yangmau ganti besok kita ganti, karena memang ini agak khusus,” jelasnya. (dys)

SMPN 17 Mataram Fokus Persiapan UN Mutasi Guru akan Mataram (Suara NTB) Memasuki awal tahun 2018, SMPN 17 Mataram fokus pada persiapan Ujian Nasional (UN). Pada minggu ini mulai dilaksanakan kembali pengayaan. Juga direncanakan akan ada uji coba UN. Diharapkan ada peningkatan nilai UN, sehingga siswa bisa meraih SMA/SMK yang diinginkan. Hal itu disampaikan Kepala SMPN 17 Mataram, Woody Heksana, S.Pd., dikonfirmasi Rabu (10/ 1). Ia mengatakan pihaknya tetap fokus pada persiapan UN. Nantinya SMPN 17 Mataram akan melaksanakan UN Kertas Pensil (UNKP). “Persiapan pengayaan untuk anakanak, mulai oktober sudah mulai pengayaan, di minggu ini sudah mulai pengayaan lagi,” katanya. Pengayaan itu dikhususkan untuk empat mata ujian yang akan diujikan pada UNKP SMP. Antara

(Suara NTB/dok)

Woody Heksana lain, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Ada sebanyak 148 siswa kelas IX SMPN 17 Mataram yang akan melaksanakan UN. Pihaknya berharap pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar. Juga agar siswa mampu meraih nilai yang lebih baik. Terutama dengan nilai yang tinggi itu agar siswa bisa diterima di SMA/ SMK Negeri yang diinginkan. “Kita harapkan pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar, juga ada peningkatan nilai UN,” harapnya. Bagi siswa kelas VII dan kelas VII, pihaknya fokus pada peningkatan bidang akademik dan non akademik. Peningkatan proses pembelajaran di sekolah dilakukannya. Woody juga menekankan SMPN 17 Mataram meningkatkan ekstrakurikuler (ekskul) sebagai upaya menyalurkan minat dan bakat siswa. “Kelas VII dan VIII kita fokus pada bidang akademik dan non akademik,” katanya. (ron)

UPTD Layanan Dikmen dan PK-PLK Koordinasi dengan Kepsek Baru Mataram (Suara NTB) Mutasi yang terjadi di jabatan kepala SMA/SMK dan SLB pada Rabu (10/1) membuat UPTD Layanan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus-Pendidikan Layanan Khusus (Dikmen dan PKPLK) melakukan koordinasi kepada kepala sekolah (kepsek) baru. Kepala UPTD Layanan Dikmen dan PK-PLK Lombok Barat (Lobar)Mataram, Abdurrosyidin R., ditemui di Mataram, Rabu (10/1) mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan kepsek yang promosi. Disebutkannya, ada sekitar 36 posisi kepala sekolah yang dimutasi di lingkup Lobar-Mataram. “Khususnya menyampaikan hal teknis, berkaitan dengan kegiatan di sekolah dalam waktu dekat ini yang mereka (kepala sekolah) harus tangani secara langsung,” katanya. Berbagai kegiatan itu antara

(Suara NTB/ron)

Abdurrosyidin R

lain persiapan ujian nasional. Terlebih lagi di SMA/SMK harus melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Selain itu, kepala sekolah yang baru juga harus memastikan proses pembelajaran di semester genap tahun ajaran 2017/2018 ini harus berjalan lebih optimal lagi. “Semester genap ini baru berjalan satu pekan,” ujar Rosyidin. Selain itu, akan dilakukan penguatan kepada kepala sekolah yang baru berkaitan dengan sejumlah hal teknis dan administratif. Rosyidin berharap, pengisian kepala sekolah sudah melalui proses panjang. Diharapkan figur kepala sekolah yanga dilantik mampu mengemban amanah. “Figur ini bisa mengakselerasi program, baik program pemerintah daerah dan pemerintah pusat yang terus menerus kita diminta untuk ditingkatkan,” kata Rosyidin. (ron)

Dilakukan Secara Bertahap

Mataram (Suara NTB) Mutasi guru yang awalnya direncanakan secara serentak, akhirnya diputuskan dilakukan secara bertahap. Hal ini terjadi karena adanya formasi guru CPNS untuk NTB. Jika dilakukan mutasi secara serentak, dikhawatirkan akan mengacaukan formasi CPNS itu. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Dikbud NTB, Drs. H. Muh. Suruji, ditemui di Mataram, Rabu (10/1). Awalnya diskenariokan akan dimutasi sebanyak 1.260 guru secara bersamaan. “Guru itu akhirnya dimutasi bertahap. Mulai besok sudah bisa mutasi tapi tidak serentak,” ungkapnya. Suruji menjelaskan, hasil dari klarifikasi pihaknya ke BKD, di NTB akan mendapatkan formasi CPNS. Dari formasi itu, sebagian besar merupakan guru. Dengan mutasi bertahap, bertujuan agar tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu. Sementara itu terkait dengan perekrutan guru honorer juga dipastikan ditunda. Direncanakan perekrutan akan dilakukan setelah adanya kepastian formasi CPNS. “Tunggu formasi CPNS dulu, biarkan pasti dulu,” katanya. Sebelumnya, Suruji mengatakan mutasi guru dilakukan agar terjadi pemerataan jumlah guru di NTB masih dalam proses. Pemerataan pendidikan menjadi salah satu agenda penting yang harus dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi NTB. Meski akan ada rencana mutasi, Suruji menegaskan akan menghindari rotasi antar kabupaten/kota. Karena ketika mutasi yang menyangkut jarak yang jauh akan menimbulkan dampak yang tidak baik. “Karena itu menyangkut jarak yang bisa menimbulkan ekses. Tapi kalau terpaksa, bisa saja misalnya antara Mataram dan Gunung Sari, secara kewilayahan lintas kabupaten/kota, tapi secara geografis tidak jauh,” katanya sebelumnya. (ron)


SUARA NTB Kamis, 11 Januari 2018

SUARA PULAU SUMBAWA

Halaman 11

Diusung Tiga Par tai, Manufer Deklarasi dan Daftar ke KPU Kota Bima (Suara NTB) Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin SE dan Hj. Fera Amelia SE (Manufer), menggelar deklarasi sekaligus mendaftarkan diri ke KPU setempat, Rabu (10/1). Pasangan Manufer diusung tiga parpol untuk mengikuti Pilkada Kota Bima 2018. Sebelum mendaftar, pasangan ini menggelar deklarasi secara terbuka di Lapangan Serasuba Kota Bima, sekitar pukul 14.00 wita. Deklarasi tersebut dihadiri para Ketua Parpol pengusung, PKS, Demokrat dan PDI Perjuangan, partai pendukung, yakni PERINDO, PIS dan Garuda, hingga ribuan ribu massa pen-

dukung dan simpatisan yang mengenakan atribut, kuning, biru, putih dan merah. Deklarasi pasangan yang dikenal dengan sebutan Manufer ini juga dirangkaikan pembacaan ikrar hingga penyerahan Surat Keputusan (SK) partai yang pengusung. Dan disambut pekikan takbir dari ribuan massa simpatisan dan pendukung. Pada kesempatan itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bima, M. Qurais H. Abidin, menegaskan siap mendukung pasangan tersebut hingga menang. Sembari mengajak warga Kota Bima menyambut Pilkada dengan gembira dan menjaga stablitas keamanan agar tetap kondusif. “Mari kita sambut pilkada ini dengan gembira,” ajak Qurais

yang juga Walikota Bima. Usai acara deklarasi, pasangan Manufer menuju kantor KPU Kota Bima untuk mendaftar secara resmi, diantar ribuan massa pendukung dan simpatisan. Juru Bicara partai Koalisi pengusung, Anwar Arman SE, mengaku, pasangan Manufer didukung tiga parpol yang mengantongi tujuh kursi di DPRD Kota Bima. PKS dua kursi, Demokrat dua kursi dan PDI Perjuangan tiga kursi. “Syarat minimal lima kursi untuk mengusung satu pasangan sudah tercukupi. Bahkan lebih dua kursi,” ujarnya. Anwar yang juga Anggota DPRD Kota Bima dari PKS ini juga menegaskan, deklarasi sekaligus pendaftaran pasan-

Kemeriahan deklarasi Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin SE dan Hj. Fera Amelia SE, (Manufer), di lapangan Serasuba, Rabu (10/1).

Pasangan Manufer mendaftar di KPU Kota Bima, Rabu (10/1).

gan balon tersebut menjawab pengklaiman pihak-pihak ter-

salah satu kandidat. “Hari ini kami menjawabnya. Jadi

Hari Terakhir, Dua Bakal Paslon Mendaftar Kota Bima (Suara NTB) – Masa pendaftaran Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Tahun 2018, pada Rabu (10/1) memasuki hari terakhir. Pada hari terakhir, ada dua bakal pasangan calon yang mendaftar. Pendaftar pertama adalah duet Subhan dan Wahyudin. Pasangan melalui jalur perseorangan atau independen ini mendaftar sekitar pukul 10.00 Wita diantar ratusan massa pendukung dan simpatisan. Subhan mengaku telah resmi mendaftar untuk menjadi kontestan Pilkada Kota Bima melalui jalur perseorangan. Meski ada satu syarat yang kurang. “Syarat yang belum diserahkan yakni perbaikan jumlah syarat dukungan,” katanya, di Kantor KPU setempat. Karena menurutnya, syarat dukungan yang diserahkan beberapa waktu lalu hanya mencapai 8 ribu lebih, sehingga memiliki kekurangan sekitar 2 ribu untuk memenuhi syarat dukungan 10 ribu lebih sesuai dengan ketentuan. “Jika dua kali lipat ada sekitar 4 ribu lebih jumlah dukungan yang kurang. Namun kekurangan ini akan kita serahkan pada 18 hingga 20 Januari mendatang sesuai dengan tahapan,” katanya. Sementara Ketua KPU Kota Bima, Bukhari S.Sos mengatakan, pada hari terakhir pembukaan pendaftaran baru ada satu pasan-

(Suara NTB/uki)

MENDAFTAR - Pasangan jalur perseorangan yang mendaftar di KPU Kota Bima, Rabu (10/1), Subhan (kanan) dan Wahyudin (kiri). gan calon yang mendaftar. Yakni pasangan yang melalui jalur independen. “Berkasnya sudah kita terima tapi dengan syarat dan harus dilengkapi atau diperbaiki 18 hingga 20 Januari nanti,” katanya. Selain pasangan SubhanWahyudin yang merupakan bakal paslon perseorangan, satu bakal pasangan calon jalur parpol juga telah mendaftar. Mereka adalah pasangan H. A. Rahman H. Abidin,

SE dan Hj. Fera Amelia, SE alias Manuver. Pasangan Manuver mendaftar setelah terlebih dulu menggelar deklarasi besar-besaran di lapangan Serasuba. Untuk diketahui, sejak membuka pendaftaran mulai 8 hingga 10 Januari ini, tercatat KPU Kota Bima sudah menerima lima pasangan yang mendaftar. Tiga pasangan jalur independen dan dua melalui jalur parpol. (uki)

(Suara NTB/uki)

Ratusan Motor Berknalpot Bising Ditertibkan sekolah dan kalangan remaja,” katanya Rabu (10/1). Caka mengaku, penertiban motor pretel tersebut menindaklanjuti keluhan para warga langsung, kepada Kapolda NTB, Brigjen Pol. Drs. Firly M.Si, saat melakukan kunjungan kerja ke Polres beberapa waktu lalu. “Warga mengeluhkan maraknya motor racing mengganggu yang terutama saat jam ibadah dan jam istirahat,” katanya. Apalagi lanjutnya, suara bising knalpot tersebut juga merupakan salahsatu penyebab terjadinya ketegangan antar desa di wilayah hukum Polres setempat, beberapa waktu lalu. Warga yang saat itu melaksan-

akan ibadah menjadi terganggu karena suara knalpot bising yang digunakan oleh pemuda yang melintas. “Tapi ketegangan itu tidak meluas karena cepat diredakan sehingga tidak berkelanjutan,” ujarnya. Menurutnya penertiban tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada warga, khususnya kepada para pemuda. Supaya menjaga kenyamanan dan keamanan dalam berkendara bersama dengan tidak menggunakan knalpot bising. “Diharapkan setelah penertiban ini, penggunaan knalpot bising bisa berkurang. Warga bisa nyaman dan tenang dalam beribadah dan istirahat,” pungkasnya. (uki)

Pilkades Tahun 2018 di KSB Diprediksi Alot Taliwang (Suara NTB) Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2018 yang akan diikuti 19 desa di Kabupaten Sumbawa Barat diprediksi berlangsung alot. Hal tersebut terjadi karena ada aturan terbaru yang membolehkan para calon Kepala Desa (Kades) berasal dari luar desa untuk ikut berpartisipasi pada persaingan tersebut. Hal ini juga bisa menjadi celah timbulnya gesekan antara para pendukung kades dari luar desa dan desa sebagai pelaksana. “Potensi rawan konflik pada Pilkades tahun 2018 sangat memungkinkan bisa terjadi. Selain karena adanya aturan baru terkait Pilkades ini, masa jabatan kades juga semakin dipangkas dari 5 tahun menjadi 3 tahun saja. Masalah inilah yang akan menjadi atensi kita, sehingga pelaksanaan Pilkades bisa berjalan sukses tanpa gangguan,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat

tidak ada borong-borong partai,” pungkasnya. (uki)

Pemkab Bima Tetap Laksanakan Mutasi dan Rotasi Bima (Suara NTB) Lantaran tidak termasuk sebagai penyelenggara Pilkada serentak 2018, Pemerintah Kabupaten Bima (Pemkab) akan tetap menggelar mutasi dan rotasi karena kebutuhan organisasi. “Pelaksanaan mutasi dan rotasi sesuai hasil rapat terbatas yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs. H. M. Taufik HAK, M.Si, Selasa, (9/1),” kata Kasubag Informasi Humas dan Protokol Kabupaten Bima, Ruslan S. Sos, Rabu (10/1). Menurutnya dalam Rakor tersebut, dibahas berkaitan dengan UU nomor 10 Tahun 2016, sebagaimana diubah atas UU Nomor 1 Tahun 2015, penetapan peraturan pengganti UU Nomor 1 Yahun 2014 tentang Pemili-

han Gubernur, Bupati dan Walikota. Bahwa, lanjutnya, kepala daerah dilarang melakukan pergantian pejabat enam bulan sebelum penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari menteri. “Menyikapi aturan ini ditafsirkan hanya berlaku bagi pejabat negara pertahana yang akan mengikuti pilkada dan bagi daerah yang akan menyelenggarakan pilkada secara langsung,” katanya. Diakuinya, ketentuan tersebut tidak dapat diberlakukan pada Kabupaten Bima. Mengingat Kabupaten Bima dalam kurun waktu enam bulan kedepan tidak sedang atau akan melaksanakan pilkada.

“Dalam ketentuan itu tidak dapat dikaitkan dengan Bupati Bima. Selain itu Bupati juga bukan sebagai salah satu calon petahana yang akan mengikuti pilkada,” ujarnya. Ruslan menambahkan, mutasi tersebut tetap akan dilaksanakan karena banyak kekosongan jabatan terutama di level eselon II dan merupakan kebutuhan organisasi baik ditinjau dari aspek hukum, anggaran dan kinerja Pemerintahan. “Lebih-lebih, penunjukkan Pelaksana Tugas (PLT) sudah lebih dari satu tahun. Disamping itu, pejabat eselon II sudah dilakukan Pansel dan sudah ada persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk dilantik,” pungkasnya. (uki)

Residivis Curanmor Diringkus

TERTIBKAN MOTOR - Aparat Sat Lantas Polres Bima menertibkan motor yang menggunakan knalpot racing, di salahsatu wilayah hukum Polres setempat.

Bima (Suara NTB) Ratusan kendaraan roda dua (motor) beragam merk yang menggunakan knalpot bising atau racing diamankan di Maporles Bima, Rabu (10/1). Ratusan motor itu hasil penyitaan selama dua pekan terakhir di wilayah hukum Polres setempat. Kasat Lantas Polres Bima, Iptu Putu Gede Caka S.IK, mengaku ratusan motor racing tersebut terjaring dalam razia dan operasi penertiban. Mulai 25 Desember 2017 lalu hingga 10 Januari 2018. “Setidaknya ada 150 yang diamankan selama dua minggu. Ratusan motor ini kebanyakan dikendarai oleh pelajar yang masih ber-

tentu yang mengklaim parpol di Kota Bima telah diborong

dan Desa (DMPD) KSB kepada Suara NTB melalui Kabid Pemdes, Syaifullah S. Stp, Rabu (10/1). Dikatakannya, pelaksanaan Pilkades di 19 desa tersebut, ratarata masa jabatannya akan berakhir pada bulan Februari dan paling lama berakhir di bulan Oktober. Sehingga tahapan pelaksanaan Pilkades akan mulai dilakukan pada bulan Februari mendatang. Sementara itu, terkait aturan yang baru dalam Pilkades ini, pihak terkait akan segera mengubah Peraturan Bupati (Perbub) sebelumnya. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu landasan untuk melaksanakan Pilkadaes itu sendiri. Selain itu, pihak terkait juga akan melakukan sosialisasi kepada para camat untuk memberikan informasi terkait aturan dalam pilkades yang ada saat ini. “Kita segera akan mengubah Perbub Pilkades sebelumnya kita juga akan segera melakukan sosialisasi kepada para

camat terkait mekanisme tahapan pelaksanaan Pilkades yang baru,” ungkapnya. Dia menambahkan, selain masalah ini, pihaknya juga memiliki kendala yakni dengan masih minimnya anggaran yang diberikan oleh TAPD. Hal ini tentu sangat disayangkan, karena hakikatnya Pilkades ini merupakan pekerjaan yang besar dan anggaran yang dibutuhkan juga besar. Tetapi di tahun 2018, TAPD hanya menyetujui anggaran Pilkades ini sekitar Rp 1 miliar jauh lebih rendah dari usulan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2,5 miliar. Karena minimnya anggaran ini, diprediksikan tidak akan bisa maksimal selama anggaran untuk Pilkades tidak bisa direalisasikan dengan baik. “Kita menemui hambatan untuk pelaksanaan Pilkades tahun 2018, tetapi meskipun demikian kita tetap akan berupaya maksimal supaya pilkades ini bisa berjalan lancar dan sukses,” tandasnya. (ils)

Dompu (Suara NTB) Residivis Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Al (20) diringkus Tim Opsnal Setreskrim Polres Dompu di rumahnya, Rabu (10/ 1) pagi. Petani asal Dusun Rasa Bou Desa Taa Kecamatan Kempo ini ditangkap bersama empat penadah motor curiannya. Kasubag Humas Polres Dompu, Iptu Suhatta, SH., mengungkapkan penangkapan Al buah tindak lanjut laporan Mutar (32) yang mengaku kehilangan sepeda motor di rumahnya Selasa (8/1) malam. “SPM itu diparkir di bawah kolong rumah dalam keadaan mesin mati dan setir terkunci. Saat hendak ke ladang paginya ia tidak menemukan motor-

nya kemudian langsung dilaporkan,” kata dia kepada Suara NTB dikonfirmasi di ruang kerjanya. Atas laporan masyarakat ini, tim langsung mendatangi TKP untuk proses penyelidikan. Hingga didapati informasi bahwa AL merupakan dalang di balik pencurian tersebut. Meski sempat bersembunyi, Al akhirnya berhasil ditangkap tanpa memberi perlawana apa-apa. “Setelah masuk daftar pencarian orang Al akhirnya berhasil kita tangkap pagi tadi,” ujarnya. Berdasarkan pengakuan tersangka, aksi curanmor tersebut sudah beberapa kali dilakukan di TKP yang berbeda, diantaranya Desa Kesi, Tolo Kalo, Soro dan terakhir

Desa Taa. Terlebih AL juga tercatat sebagai tahanan Polsek Kota karena kasus serupa yang kabur dengan cara membobol plafon ruang tahanan 2014 lalu. “Untuk diketahui pelaku ini merupakan residivis, tahanan Polsek Kota yang sempat melarikan diri 2014 lalu,” ujarnya. Tak hanya Al, polisi juga berhasil meringkus tiga penadah motor curian AL, mereka My, Sh, Mn dan Fi. Dari tangan kelima orang ini polisi berhasil menyita barang bukti satu unit SPM jenis honda Supra Fit. “Para tersangka sekarang sudah kita tahan, dan informasinya pelaku menjual kendaraan tersebut ke penadah senilai Rp 1 juta,” pungkasnya. (jun)


SUARA NTB

Kamis, 11 Januari 2018

Halaman 12

Investasi di Destinasi Wisata

Pemda Harus Yakinkan Investor

(Suara NTB/why)

SABU – Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Yus Fadillah menunjukkan barang bukti sabu senilai Rp 3 miliar yang dibawa TKI di Bandara LIA, Rabu (10/1).

TKI Selundupkan Sabu Malaysia ke Lombok Mataram (Suara NTB) – Jaringan narkoba lintas negara memanfaatkan TKI untuk memasok sabu ke Indonesia, termasuk ke NTB. Tetapi barang haram itu langsung dijegal saat melalui pemeriksaan bandara Lombok International Airport (LIA). Tersangka penyelundup MN (45) warga Waru, Pamekasan, Jawa Timur dipergoki membawa sabu dari Malaysia seberat 1.415 gram. tersangka menggunakan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK306 rute Kuala Lumpur-Lombok. DirekturReserseNarkobaPoldaNTB,KombesPolYusFadillah,Rabu (10/1) menjelaskan, sabu dimaksud akan diserahkan kepada seseorang yang teridentifikasi berdomisili di Jakarta. “Dia ini ada jaringan luar negeri. Barang berasal dari luar negeri, dikirim dari Malaysia melalui tersangka yang bekerja sebagai TKI di sana,” ujarnya didampingi Kabid Humas, AKBP Tri Budi Pangastuti. Dari penyelidikan sementara, tersangka berperan sebagai kurir. Sebelum kepulangannya ke Indonesia, 22 Desember 2017 lalu, tersangka sempat diajak jalan-jalan bersama koleganya sesama TKI asal Madura. Tersangka pun dibelikan tiket pulang lengkap dengan koper yang berisi sabu tersebut. “Alasannya mau pulang ke Madura. Tapi disuruh orang tersebut ke Lombok,” kata Yus. Dia menerangkan, barang koper tersebut akan diambil seseorang tetapi tak kunjung datang. Sementara tersangka MN sudah keduluan ditangkap petugas bandara dan Bea Cukai. Sabu seberat 1.415 gram tersebut senilai total Rp 3 miliar. “Kita masih pendalaman jaringan pengirimnya dan penerimanya di sini,” kata Yus. Dari hasil tes urine, tersangka teridentifikasi negatif narkoba. Sementara Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, Muhammad Hadi Iswantoro menjelaskan, sabu yang dibawa tersangka kedapatan saat diperiksa di mesin X-Ray terminal kedatangan luar negeri LIA. (why)

Jaksa Kantongi Nama Tersangka Pungli Prona Desa Pringgabaya Utara Mataram (Suara NTB) – Dugaan pungli Prona Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, bergulir ke penetapan tersangka. Kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan, sebab jaksa sudah menemukan indikasi pidana korupsi. “Kalau tersangkanya ya sebenarnya sudah diketahui. Tapi menunggu hasil penyidikannya yang membuktikan ke siapa yang harus bertanggung jawab,” kata Kepala Kejari Lotim, Tri Cahyo Hananto, kemarin. Dia menjelaskan, di awal tahun 2018 ini pihaknya sudah mengagendakan pemeriksaan saksi dan penyitaan bukti terkait kasus tersebut. Kasus tersebut naik ke tahap penyidikan pada September 2017 lalu setelah dilaporkan dan mulai diselidiki pada Agustus 2017. Jaksa penyidik sudah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menjerat tersangka. Sejumlah warga sudah dimintai keterangan mengenai pungli dalam pengurusan sertifikat Prona yang diperoleh desa pada tahun 2015, berikut juga sejumlah kuitansi pembayaran kebutuhan mengurus sertifikat. (why)

HILANG HILANG BPKB R4 KIJANG SUPER KF 70 DR1684AC NOKA/NOSIN : MHF11KF7000008396/7K-0135180 AN. FENDI WIJAYA HLG DSKTR JL RAYA GERUNG

Mataram (Suara NTB) – Investasi infrastruktur diperlukan untuk melengkapi berbagai kebutuhan wisatawan. Namun, investor banyak yang menunda untuk menanamkan modalnya karena berbenturan dengan akses. Kini akses ke berbagai destinasi sudah semakin baik, Pemda masing-masing daerah diharapkan bisa lebih berusaha lagi untuk meyakinkan para calon investor. “Kita memang sangat memerlukan investasi untuk menunjang kemajuan wisata kita. Sekarang bagaimana caranya agar Pemda masingmasing daerah itu lebih berusaha lagi untuk meyakinkan agar investor ini mau menanamkan modalnya,” kata Wakil Gubernur NTB H.M.

Amin, SH.,M.Si, di Mataram, Rabu (10/1). Ia mengatakan bahwa beberapa destinasi wisata memang sudah diperbaiki aksesnya. Misalnya di Sumbawa yang memiliki banyak destinasi wisata. Di mana sebagian dari destinasi itu sudah dilengkapi dengan fasilitas

destinasi dan akses jalan yang memadai. “Pemerintah Provinsi sifatnya hanya mendukung. Pemda masing-masing daerah perlu membuat regulasi agar investor ini tidak ragu menanamkan modalnya. Selain itu, mereka (investor) harus diyakinkan bahwa des-

tinasi itu akan banyak dikunjungi oleh wisatawan apabila mereka bersedia menanamkan modal,” ujarnya. Investasi memang sangat diperlukan, terutama di Pulau Sumbawa. Saat ini hotel dan restoran di Pulau Sumbawa masih terbilang minim. Bukan saja sedikit, namun kelasnya juga belum bisa memenuhi keinginan wisatawan. Sebab kelas-kelas dari hotel dan restoran tentu saja akan sangat berpengaruh pada pelayanan yang akan diberikan. “Kita harus berikan pelayanan yang terbaik kepada

wisatawan. Kalau wisatawan tertarik untuk datang, saya rasa ini akan menjadi pertimbangan investor untuk menanamkan modalnya. Intinya kita perbaiki semuanya dan kita undang investor untuk tanamkan modalnya,” ujarnya. Di sisi lain, investasi ini sangatlah penting untuk menambah minat wisatawan agar berkunjung. Sebab jika sudah ada hotel dan restoran serta pengelolaan destinasi yang profesional dan memadai, maka akan menjadi salah satu pertimbangan bagi wisatawan untuk berkunjung. (lin)

Kawanan Rampok Bersenpi Rakitan Ditangkap Mataram (Suara NTB) – Polda NTB menggerebek persembunyian perampok bersenjata api di Batujangkih, Praya Barat, Lombok Tengah, Rabu (10/1). Tiga anggota komplotan dapat ditangkap. Sementara target utama melarikan diri. Dalam penggerebekan yang dipimpin Kanit Jatanras, AKP Elyas Ericson dan Kanit Resmob, Iptu Akmal Novian Reza tersebut, tiga pelaku yang berhasil diamankan antara lain, IA (50), MI (35), dan AA (45), mereka warga Peperek, Motong Sapah, Praya Barat, Lombok Tengah. Penggerebekan berlangsung sejak pukul 09.30 Wita sampai 14.00 Wita. “Tiga orang ini yang berteriak agar dua pelaku utama kabur,” kata Elyas ditemui di Mapolda NTB, usai penangkapan. Dua orang itu tersebut kabur melalui hutan di belakang perkampungan. Walaupun sudah diberi tiga kali tembakan peringatan, mereka tetap tidak mengindahkan. Tim kemudian kehilangan jejak. Meski demikian, sejumlah barang bukti berhasil diamankan. Di antaranya, tiga pucuk senpi rakitan laras pendek lengkap dengan amunisinya, empat parang, dua laptop, TV

RUPA-RUPA JAMINKAN BPKB anda diatas tahun 2000, Pick up 2005 bisa hub : Wayan Pardha 082146884888(Telkomsel), 085606884888(indosat), 081903884888 XL (WA), Langsung Proses. DIJUAL TOKO ATAU KIOS UKURAN 8 X 4 M DI KOMPLEKS PERTOKOAN LONCENG MAS BERTAIS BERMINAT HUB. 081907815224 LORE SPA : Refresing Body, Mind and Spirit, melayani Lore Essential energy, Javanese Signature, Lore Aromatherapy (Relaxation), Boreh Treatment (healing), Head, Neck & Shoulder Massage, Relaxing Foot Massage, HERB & Spice Scrub, Harmony Healing package, Aura Package, Royal Javanese Ritual almt: jl. Selaparang no. 37 mataram HP. 081907294126

Barat, Lombok Tengah sebanyak lima kasus sepanjang MeiNovember 2017. Rinciannya, di wilayah Batu Ampun, Mangkung, Praya Barat, Lombok Tengah para pelaku mencuri motor Honda Beat DR 6283 TN di rumah mertua salah satu pelaku.

LOWONGAN (Suara NTB/why)

DIAMANKAN - Tiga pelaku rampok ditangkap dan diamankan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, Rabu (10/1). LCD, mesin pompa air, uang ringgit Malaysia. Mesin penyerut kayu, mesin penghalus kayu, mesin bor, mesin grinda, senter, alat cungkit, palu, obeng, kain songket, seragam Polri, koper, serta ransel. “Para pelaku ini komplotan spesialis curas atau perampokan. Sering beraksi menggunakan senpi rakitan,” jelas Elyas.

RUPA-RUPA DIJUAL OPER KREDIT TATA SUPER ACE TH2016 TURBO DIESEL PANJANG BAK 260CM HUB. BU ELI 085333587700 PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177 Allea Galeri, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain Songket dan menerima Jahit Busana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah,Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti. DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127

Sejumlah catatan kejahatan mereka, yaitu di wilayah Praya

LOWONGAN DIBUTUHKAN MARKETING HOTEL & RESTO ,HRD,WAIER,ADMIN GUDANG MIN.2TH BEKERJA CV. EMAIL KE reservasi@centralsenggigi.com HUB. 081907401442/0817588298 DIBUTUHKAN Karyawati skaligus mengelola salon&spa yg brpnglman.Alamat Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas.Fas lain mnyewakan pkaian adat. Berminat Hub : 081907004335 AMYRALD SALON membutuhkan karyawan yang professional/berpengalaman, disiplin, bertanggung jawab, pekerja keras & mau ditarget. gaji 1-2jt/bln.Hp 085239056182/jl. swasembada 11 c, kekalik jaya. DIBUTUHKANSEGERATERAPIS SALON, SUDAH BERPENGALAMAN DIBIDANG SALON KECANTIKAN DAN TREATMENT, BELUM MENIKAH, UNTUK DITEMPATKAN DI INA PARISKA SALON CAB. MATARAM, LAMARAN DIKIRIM KE INA PARISKA SALON, JL. MAJAPAHITNO. 31B-CMATARAM AMYRALD SALON & SPA,mlyani prwtan khusus wjah,rmbt &bdan.Promo smoothing 100300rb,Facial whitening+ozone+totok aura (2jam)125rb, mngtasi kulit brjrwat,flek &mncrhkan kulit,make-up wisuda 150rb,lulur+massage+sauna 85rb, jl.swasembada 11c, kekalik jaya, hub.085239056182 (lidya)

DIBUTUHKAN MARKETING HOTEL & RESTO ,HRD,WAITER,ADMIN GUDANG MIN.2TH BEKERJA CV. EMAIL KE reservasi@centralsenggigi.com HUB. 081907401442/0817588298 MEVITHA SALON & SPA mmbutuhkn karyawati yg brpngalaman,jujur,disiplin, diutamakan yg blum menikah.Alamat : Jl.Kesra Raya No.17 Perumnas, Tanjung Karang Permai,HP 081907004335 DICARI PEGAWAI PEREMPUAN UNTUK JUALAN ROTI Min. 20 TH, TINGGI Min. 155 cm, DISIPLIN, RAJIN, ULET, BERMINAT LANGSUNG KE ALAMAT JL. RA KARTINI NO. 10 DEPAN PASAR CEMARE DIBUTUHKAN SEGERA PEMBANTURUMAHTANGGA(PRT) DIUTAMAKAN YANG BELUM MENIKAH , MAU TINGGAL DI DALAM, GAJI+THR. HUBUNGI BPK ADI (081917109080) DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUKMENJAHITSEGALAJENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTNKOREM,BLOK ANO.1,HUB.MOH.GHAZALI,HP : 081 917 267 007 Perusahaan Farmacy membutuhkn: Salesman TO/Kanvas dgn syrt:Pria max 30th,pendidikan min.SMA, pnglman min.1thn, mnguasai area lombok(TO), P.Sumbawa (Kanvas),mmliki sim C(TO), Krm lmran: PT.Lenko Surya Perkasa,Jl.Ry Sandik No.19, 081915726592. DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2

Di Emboan, Mangkung, Praya Barat, Lombok Tengah, kompolotan sebanyak sembilan orang masuk ke rumah korban. Pelaku menodongkan parang lalu menganiaya dan menguras isi rumah. Di Dusun Jangkih Jawe, Mangkung, Praya Barat, Lombok Tengah, empat pelaku mendobrak rumah korban dan menodong korban dengan senpi rakitan serta parang. Korban dipukul dan diancam akan dibunuh. (why)

SALON SALONMUSLIMAH SYAFIRA Melayani Face Treatmen: Facial Madu, Facial Buah Alami, Facial Detok, Facial Collagen, Facial Oxigen, Facial Bady Shop, Facial Diamon+Oxigen, Facial Beauty Zen + Alat Infra Red DLL. Jl. Pendidikan no. 11 mataram Al Beauty Salon & Spa, promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hnya 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing (fc strika wajah+akupuntur prut)hanya 175rb,smoothingspafreemskerrmbtstlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain, Hp: 081907050543

RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus make-up & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ankank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.JawaNo.1,Rembiga-Mtr,087855311441(Hj.NinikRidwan) Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809 AYSHA SALON AND BODY TREATMENT, mlyani: prwatan rmbt&kulit, opening trial facial treatment by eternal beauty,mngatasi: wjah kriput,mnghlngkn bkas jrwat mncrahkan wjah,mnghlngkn flek, alamat : jl. dr. soetomo ,kr. baru, mtr, hp : 087800106674/082147428836 Rcsm Youfo MTR salon Spa Muslimah, Prm Lbra:gratis cutting hair u/rbondng & smoothing.Prwtan Spa,facial,Creambath,Galvanic Spa.Facial Free Massage tgn&kaki mlai dr 65rb.Jl Kertanegara Btn Palm Indah I,Blkang Apotek Panjitilar. FB&IG:Youfo Mataram. WA: 087765893848 LKP YUNI SALON Promo Krsus Kilat Unt Smua Prgrm Bljr Hy 1 Bln Anda Siap Bekerja dan Buka Usha Salon. Berminat Hub. YUNI SALON. Jl. Dr. Sutomo No. 18 Krg Bru Mtrm. Hp: 087865155031/ 081236448081

Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Atanasius Rony Fernandez, Linggauni, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Jamaludin, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.

SUARA NTB

Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.


SUARA NTB

Kamis, 11 Januari 2018

Halaman 13

RUKO - VILA - KOST

500.000

Rp. 995 Jt


Kamis, 11 Januari 2018

SUARA NTB

Halaman 14


SUARA NTB

Kamis, 11 Januari 2018

Presiden Jokowi Direncanakan Resmikan Bendungan Tanju Dari Hal. 1 ‘’Kalau bisa (pengisian awal air di bendungan) Januari, berarti bendungan kedua selama beliau menjabat sebagai Presiden,’’ kata Asdin. Bendung fidel atau bendungan pengalih untuk sistem irigasi Rababaka Kompleks yang sudah rampung dibangun PT Nindya Karya selaku kontraktor dan sudah diserahterimakan tahap awal Desember 2017 lalu, menurut Asdin, berfungsi untuk mengisi air ke Bendungan Tanju dan Bendungan Mila. Ke dua bendungan ini akan berfungsi di musim kemarau. Namun kontrak pekerjaannya berbeda – beda. ‘’Alhamdulillah untuk tahap pertama dengan dana Rp 348 miliar. Kami sudah selesaikan dan Insya Allah sekarang kami sedang proses untuk tahap kedua,’’ jelasnya. Untuk tahap kedua, dikatakan Asdin, dilakukan untuk kegiatan saluran dan 1 terowongan yang belum diselesaikan yang masuk diprogram kedua. ‘’Saluran ini panjangnya 18 KM sampai ke Tanju, lebarnya 2,75 M,’’ ungkapnya. Tapi pada program pertama juga terdapat 2 terowongan yaitu sepanjang 650 meter dan 1,8 KM dengan lebar terowongan 3 M dengan sirkulasi udara yang bagus. Asdin juga mengungkapkan suka duka membangun SIRK di Kabupaten Dompu yang banyak hambatan sosialnya. Semua masalah sosial sudah diselesaikan, terutama pembebasan lahan warga sudah dibayarkan dan didukung pemerintah daerah (Pemda). “Mudah – mudahan kedepan tidak ada hambatan berarti,” harapnya. Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin pada kesempatan

yang sama, menyampaikan pengalamannya dalam pengurusan izin pinjam pake kawasan hutan untuk mega proyek Rababaka Kompleks yang membutuhkan waktu hingga 6 tahun lamanya. Karena proses itu dimulainya sejak awal dirinya menjabat sebagai Bupati Dompu di periode pertama tahun 2010 dan baru rampung 4 bulan setelah menjabat bupati periode kedua. ‘’Tapi tantangan itu bisa kita lewati, bisa kita selesaikan dan sekarang bisa mulai membayangkan hasil dan manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Dompu. Masalah sosial yang sering terjadi dalam pembangunan proyek ini, memang secara sosial orang di sekitar lokasi proyek tidak mengambil manfaat secara langsung. Tapi orang yang jarak 30 – 40 km dari sini yang mengambil manfaatnya. Sama dengan yang di Tanju, tidak bisa memanfaatkannya. Karena area pertaniannya lebih tinggi, sehingga memicu protes. Kadang hal seperti ini yang menimbulkan protes,’’ ujar H Bambang. Ia pun mengungkapkan, membangun mega proyek bendungan dibayangkan hanya terjadi di era penjajahan. Tapi saat ini justru bisadilakukandaniniterlihathasilnya dari mega proyek Rababaka Kompleks. Apalagi sampai membuat terowongan untuk memindahkan air dari sumber sungai Rababaka ke sungai Mila dan Tanju. “Insya Allah dengan kebersamaan ini, kualitas pekerjaan akan bisa menjadi kebanggaan kita selama – lamanya,” harapnya dengan keterlibatan TP4D sejak awal proses pembangunan mega proyek ini. Bupati yang dikenal sebagai profesor jagung ini juga mengungkapkan, dengan dibangunnya mega proyek Rababaka ko-

mpleks menjadikan para pihak yang terlibat sebagai pahlawan pangan bagi Dompu, NTB dan bahkan bagi Indonesia. Sebelum didukung Bendungan Rababaka kompleks, gerakan menanam jagung di Dompu berhasil mendorong Presiden Joko Widodo menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung dari Dompu dan menghentikan impor jagung. ‘’Dengan bendungan ini, di Manggelewa yang dulunya menanam jagung sekali setahun, mungkin akan bisa 3 kali setahun untuk beberapa tahun ke depan. Artinya, kontribusi kita untuk Indonesia makin besar,’’ katanya. Begitu juga dengan perusahaan pabrik pakan ternak yang hendak dibangun di Dompu tidak akan ragu lagi setelah adanya dukungan air bersih dari keberadaan SIRK. “Sekarang sudah ada dam Tanju, ada dam Mila. Insya Allah suplai airnya akan semakin bagus,’’ ungkapnya. Tidak hanya itu, proyek SIRK juga akan mengubah image Dompu daerah kering. Karena air akan tersedia sepanjang tahun dan kedepan penggunaan teknologi tepat guna yang akan dipikirkan untuk memaksimalkan potensi yang ada. ‘’Saya membayangkan warga bisa memasang mesin di sepanjang jalan dan dipasang sprinker jadi hujan buatan. Jadi orang – orang itu bisa nanam jagung 2 kali setahun,” harapnya. Mega proyek Rababaka komplek ini sejak awal sudah didampingi TP4D dari Kejati NTB yang selalu intens mengawasi pelaksanaan proyek. Bahkan secara rutin turun ke lapangan untuk mengantisipasi adanya masalah sebagai bentuk pencegahan. Terlebih mega proyek Rababaka Kompleks ini merupakan salah satu proyek strategis na-

sional di NTB. ‘’Kita selalu ingatkan. Kita cerewet. Agar jangan sampai main – main, karena proyek ini proyek strategis nasional. Sehingga pelaksanaannya aman dan lancar,” kata Ketua TP4D Kejati NTB, Sucipto, SH, MH, yang didampingi Wakil Ketua TP4D Kejari NTB, Eri Ariansyah Harahap, SH, MH, Sekretaris TP4D Kejati NTB, Eli Rahmawati, SH, MH bersama tim lainnya di lokasi bendungan pembagi. Mega proyek Rababaka kompleks sendiri dilaksanakan untuk mengalihkan potensi air yang selama ini terbuang ke laut hingga 40 juta meter kubik per tahun sisa pemanfaatan daerah irigasi (DI) Rababaka eksisting seluas 1.689 ha. Sementara di sebelah kanan sungai Rababaka terdapat sungai Tanju dan sungai Mila yang memiliki aliran kecil, namun areal irigasi relatif luas areal lebih dari 2.350 ha dan kerap kekurangan air pada musim kemarau. Untuk mengatasi itu, Kementerian PUPR melalui BWS NT 1 melakukan pengelolaan ketiga sungai tersebut dalam satu sistem yakni Sistem Irigasi Rababaka Kompleks (SIRK). Sistem ini untuk menangkap dan mengalirkan air dari sungai Rababaka sebesar 3,2 meter kubik per detik dengan membagi kapasitas air melalui saluran interbasin ke sungai Mila untuk mengisi tampungan bendungan Mila sebesar 1,3 meter kubik per detik dan sebagiannya dialirkan ke sungai Tanju sebesar 1,9 meter kubik per detik yang ditampung di Bendungan Tanju. Kapasitas tampung Bendungan Tanju hingga 18,4 juta meter kubik yang akan mengairi area irigasi baru seluas 2.350 hektar dan sumber air baku 50 liter per detik untuk sekitar 4.000 ribu sambungan rumah (SR). Bendungan Mila berkapasitas 6,1 juta meter kubik yang akan dimanfaatkan untuk meningkatkan intensitas tanam khususnya musim tanam III pada DI Rababaka seluas 1.689 hektar. Di samping bendungan, juga dibangun bendung pengalih, saluran interbasin sepanjang 17 KM dan bangunan pembagi aliran air ke masing-masing bendungan. Terdapat 2 terowongan yang dibangun yakni terowongan I berada sebelum bendungan Mila sepanjang 650 M. Terowongan II dibangun sebelum Bendungan Tanju sepanjang 1,7 KM dengan diameter keduanya 3 M. Untuk terowongan I saat ini sudah berhasil tembus namun untuk perkuatan dindingnya dengan pembetonan yang akan dilakukan pada 2018 ini bersamaan dengan konstruksi terowongan II. (ula/*)

Pemprov Bantah Mutasi Kepala SMA/SMK Bermuatan Politis Dari Hal. 1 SK mereka harus kita perbaharui dengan SK Gubernur. Itu saja,” kata Sekda NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M. Sc, Ph.D dikonfirmasi usai melantik dan mengambil sumpah jabatan 153 Kepala SMA/SMK dan SLB Negeri se – NTB di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur, Rabu (10/1) siang. Sekda menjelaskan, pelantikan seratusan Kepsek ini seharusnya sudah dilakukan

tahun lalu. Ia mengatakan pelantikan Kepsek ini memang terlambat. Mutasi Kepsek ini dilakukan lantaran banyak yang sudah lewat dari dua periode atau delapan tahun. Selain itu, banyak Kepsek yang sudah pensiun. “Saya kira itu saja alasannya,” katanya. Selain itu, mutasi Kepsek ini dilakukan setelah melalui evaluasi yang dilakukan Dinas Dikbud. Dasri hasil evaluasi, ternyata ada 65 Kepsek yang harus dikembalikan ke jabatan fung-

sional sebagai guru biasa. Sebagian besar, Kepsek yang diganti karena masa jabatannya sudah lewat dua periode. Kemudian ada beberapa Kepsek yang kinerjanya di bawah standar berdasarkan hasil evaluasi. “Ada juga yang begitu (kinerja di bawah standar), tapi sedikit. Ada juga karena laporan masyarakat, tapi sedikit. Tapi sebagian besar karena sudah lebih dari dua periode menjadi kepala SMA/SMK,” tandasnya. Kepala Dinas Dikbud NTB,

Drs. H. Muh. Suruji yang dikonfirmasi terpisah mengatakan boleh saja orang beranggapan bahwa mutasi yang dilakukan bermuatan politis. Pasalnya, kata Suruji, tidak boleh melarang orang beranggapan seperti itu. Suruji mengatakan mutasi Kepsek itu jangan dikait-kaitkan dengan politik. Setelah mutasi Kepsek ini, Dinas Dikbud akan segera melakukan mutasi guru. Namun, ia mengatakan mutasi guru ini tak akan dilakukan sekaligus kepada 1.260 guru SMA/SMK dan SLB yang ada di NTB. Pasalnya, pemerintah akan membuka formasi CPNS. Jika mutasi guru dilakukan sekaligus dalam waktu segera maka rekrutmen CPNS juga harus segera dilakukan. (nas)

Zul-Rohmi Penerus Ikhtiar TGB, Ahyar-Mori Siap Menang Dari Hal. 1 TGB, ungkap Dr. Zul telah menjadi inspirasi tidak saja bagi masyarakat NTB. Tetapi TGB juga menjadi inspirasi untuk Indonesia dan bahkan dunia. ‘’Mudah-mudahan TGB bisa kita wujudkan jadi pemimpin nasional. Tahun 2019, akan kita dorong. Tapi sebelum itu, syarat yang paling penting adalah menangkan Zul-Rohmi. Sehingga dengan demikian, kita akan buat sejarah baru. Bukan saja hanya untuk NTB, tapi juga untuk negeri ini,’’ ajak Dr.Zul. Pasangan Zul-Rohmi merupakan satu-satunya kolaborasi pasangan yang merepresentasikan pemimpin muda penerus ihtiar TGB. Tampilnya Zul-Rohmi juga akan membuktikan bahwa anak muda mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya dan daerahnya.

Pada kesempatan itu, politisi PKS ini juga menyampaikan pada kompetitor politiknya untuk bertarung secara ksatria, dengan tidak menggunakan cara-cara tidak baik. ‘’Sampaikan kepada lawan politik kita bahwa Pilkada ini bukan untuk perang. Bukan tempat menunjukkan kekuatan. Tapi tempat kita berikhtiar untuk mengabdi pada masyarakat NTB,’’ tutupnya. Sementara itu, Hj.Sitti Rohmi Djalilah, menyerukan bahwa dirinya menjadi satu-satunya dari kaum perempuan yang tapil bertarung di Pikada NTB 2018. Untuk itu, ia mengajak kaum perempuan NTB, untuk turut membangun daerah ini, dengan memberikan kepercayaan pada pemimpin perempuan. Siap menangi Pilkada Sementara itu, pasangan balon Gubernur-Wakil Guber-

nur NTB, H. Ahyar Abduh - Mori Hanafi, resmi mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada serentak NTB 2018 ke KPU NTB, kemarin. Dengan berjalan kaki dari Lapangan Umum Mataram, bersama iring-iringan belasan ribu pendukungnya, pasangan AMAN, tiba di Kantor KPU NTB sekitar pukul 14.30 Wita. Pasangan AMAN, tercatat sebagai pasangan balon peserta Pilkada NTB 2018 dengan jumlah dukungan partai politik paling besar. Tidak tanggungtanggung, tujuh partai politik tergabung dalam gerbong koalisi pengusung pasangan AMAN. Dari enam partai politik itu, Partai Gerindra, PPP, PAN, PDIP, Hanura dan PBB, serta satu partai politik non perlemen yakni PKPI. Para pengurus partai peserta koalisi ikut hadir mengantarkan

Manajemen Belum Kuat Dari Hal. 1 Tentunya, perlu ditingkatkan kemampuan, memang itu berat. Di dalam rangka mendorong kemampuan kontraktor lokal ada jenjang yang harus dilalui. Mungkin dengan kebijakan KSO (Kerja Sama Operasional). Jadi ada kerja sama, bermitra dengan kontraktor luar,” kata Kepala Dinas PUPR NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M. TP dikonfirmasi Suara NTB, Rabu (10/1) siang. Ardhi mengatakan, sejak proses tender, kontraktor lokal dan luar daerah melakukan kerjasama. Selain melalui skema KSO, menurut Ardhi, ada juga melalui sub kontrak. “Ini yang harus kita dorong kontraktor besar itu sub kontrak dengan kontraktor lokal. Tapi sub kontrak ini ketentuannya pada pekerjaan minor. Tidak boleh pekerjaan major,” terangnya. Jika kontraktor lokal ingin punya porsi yang lebih besar maka harus melakukan kerjas-

ama operasi. Menurutnya, skema ini sudah banyak dilakukan di NTB. Seperti pengerjaan proyek Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dalam proyek itu dilakukan KSO antara kontraktor besar yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan kontraktor lokal. Sementara itu, untuk proyek-proyek non lelang atau Penunjukan Langsung (PL), Ardhi memastikan 100 persen dikerjakan kontraktor lokal. Proyek-proyek PL yang ada di Dinas PUPR maupun Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) dengan nilai di bawah Rp 200 juta dipastikan dikerjakan oleh kontraktor lokal. “Kalau yang paket-paket PL ndak mungkin kontraktor luar masuk. Seratus persen kontraktor lokal. Untuk kelas-kelas proyek kecil, kontraktor lokal sudah banyak dapat kontrak. Itu dari aspek pemerataan,’’ katanya.

Selain itu, untuk mendorong kontraktor lokal supaya lebih cepat mengikuti perkembangan dibutuhkan kebijakan afirmatif. Pasalnya, untuk pengerjaan proyek-proyek bernilai besar masih dihadapkan dengan ketentuan umum dari pemerintah pusat mengenai kinerja kontraktor yang dapat mengikuti tender. Dalam kebijakan afirmatif tersebut juga tidak boleh bertentangan dengan ketentuan yang lebih tinggi. Sehingga perlu duduk bersama antara Pemprov, lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dan Asosiasi jasa konstruksi untuk melakukan urun rembug. Persoalan paling berat yang dihadapi kontraktor lokal di NTB adalah keberadaan tenaga teknis tetap. Manajemen kontraktor lokal di NTB masih belum kuat. Artinya, meskipun kontraktor lokal dapat atau tidak dapat proyek, mereka tetap punya pegawai tetap yang digaji tiap bulan. (nas)

Antisipasi Uang Palsu Dari Hal. 1 Memasuki tahun politik, ekonomi mikro dianalisa akan bergerak. ‘’Lebih banyak sisi positifnya terhadap perekonomiannya,’’ kata Prijono. Kegiatan-kegiatan diskusi akan meningkat, konsolidasi, rapatrapat, situasinya akan berbeda dari biasanya. Meski begitu, sejauh apa pengaruhnya, menurut Prijono, masih terlalu dini untuk menghitungnya. Yang jelas, kegiatan-kegiatan tersebut tak sedikit membutuhkan logistik. ‘’Namanya spanduk, suvenir-suvenir kampanye dan segala macamnya, akan men-

dorong sektor perdagangan,’’ ujarnya. Pemantauannya aktivitas politik ini telah dilakukan sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Tetapi sejauh ini, belum terlihat adanya pergerakan arus uang keluar dari Bank Indonesia. Semuanya masih dalam tataran normal untuk saat ini. ‘’Tapi kalau memang dibutuhkan banyak, kita siapkan. Selama itu untuk hal-hal yang positif,’’ ujar orang nomor satu Bank Indonesia NTB ini. Di tahun politik ini juga, secara tidak langsung muncul kekhawatiran Bank Indonesia, atas peredaran uang palsu. Antisipasi dilakukan den-

gan mengedukasi kelompokkelompok masyarakat, sosialisasi tentang ciri-ciri keaslian uang. Prijono juga mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan transaksi tunai tidak berlebihan. Apalagi transaksi dengan uang cash pada malam hari sangat berisiko penyusupan uang palsu. Karena itu, ia menyarankan agar transaksi dalam jumlah besar, dapat dilakukan dengan sistem non tunai. Lebih mudah, praktis dan lebih aman. ‘’Kalau transaksinya besar, lewat e-banking saja. Itu jauh lebih aman,’’ pesan Prijono. (bul)

pasangan AMAN ke KPU. Masing-masing yakni, Ketua DPW PPP NTB, Hj. Wartiah dan Sekretaris, M. Akri. Ketua DPD Partai Gerindra, Ridwan Hidayat dan Sekretaris, M. Sakdudin. Ketua DPW PAN, H. Muazim Akbar dan Sekretaris, Hasbullah Muis. Ketua DPD PDI-P, H. Rachmat Hidayat. Ketua DPD Hanura, Mudahan Hazdie. ‘’Pendaftaran pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Ahyar Abduh-Mori Hanafi, dinyatakan dapat kami terima, dengan dukungan total 32 kursi atau 49,32 persen dari jumlah kursi di DPRD,’’ ucap Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, yang langsung disambut takbir oleh para pendukung pasangan AMAN. Dalam keterangan persnya, bakal calon Gubernur NTB, TGH. Ahyar Abduh, menunjukkan dirinya bahwa pasangan AMAN, di atas kertas sudah berada di atas angin dari pasangan bakal calon lainnya. ‘’Inilah enam partai pendukung kami, yang telah memberikan amanah pada kami untuk berikhtiar membangun NTB,’’ ujar Ahyar. Selain itu, Ahyar juga menyampaikan visi dan misi pembangunan yang akan dilakukannya jika ditakdirkan untuk memimpin NTB bersama Mori Hanafi untuk lima tahun ke depan. (ndi)

Halaman 15

TNI Polri Kompak Jaga Keamanan Pilkada Serentak 2018 Mataram (Suara NTB) Provinsi NTB akan menyambut pesta demokrasi. Selain Pilgub, juga pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat dan Lombok Timur serta Walikota dan Wakil Walikota Bima untuk periode 2018-2023 mendatang. TNI dan Polri pun kompak menjaga kamtibmas. Korem 162/WB beserta jajaran kompak bersama Polda NTB dan jajarannya bersinergi untuk mensukseskan pesta domokrasi tahun 2018 ini. Danrem 162/WB Kol. Inf H. Farid Makruf, M.A., disela-sela kesibukannya menyampaikan, satuan yang berada di bawah komandonya siap bersinergi bersama Polda NTB dan jajarannya untuk mensukseskan pesta demokrasi pada Juni mendatang. “Kami akan terus menjaga kekompakan dan sinergitas TNI Polri,” ungkapnya. Kekompakan yang dimaksud Danrem, dengan melakukan berbagai kegiatan dari hal kecil seperti apel bersama, baik di Koramil ataupun di Polsek. Berbagi informasi tentang kondisi terkini terhadap sembilan komponen strategis yang ada di wilayah binaan

masing-masing, memberikan solusi kepada masyarakat terkait permasalahan yang sedang dihadapi. Ditambahkannya, sinergitas TNI Polri tidak hanya saat ini namun jauh sebelumnya sudah terjalin dan terbina. Mulai ditingkat pimpinan hingga ke kami ditingkat bawah. “Hal ini dilakukan semata-mata untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, secara mutlak dari berbagai macam tindakan yang dapat merusak dan mengganggu keutuhan dan kedaulatan NKRI”, paparnya. Ia berharap masyarakat NTB yang masih suka membuat hal-hal yang kurang pantas, seperti melanggar aturan hukum maupun perkelahian, hingga perkelahian kampung di beberapa desa agar segera dihentikan. “Mari kita bersatu padu menjaga keamanan lingkungan dengan mengefektifkan kembali ronda malam ataupun patroli bersama anggota kami para Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang ada di desa sehingga terjalin komunikasi yang harmonis baik sesama teman maupun dengan aparat”, pungkasnya. (ars/*)

(Suara NTB/penrem)

KOMPAK - Kekompakan pasukan TNI dan Polri saat menjaga keamanan di sebuah kesempatan.


BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598

Kamis, 11 Januari 2018

suarantb.com

@suarantbcom

@suarantbcom

http://facebook.com/suarantbdotcom

http://twitter.com/suarantbcom

http://instagram.com/suarantbcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257

Lautan Massa Pendukung dan Simpatisan Antar Zaitun Mendaftar ke KPU Dari Hal. 1 Meski jarak lumayan jauh, namun tak menyurutkan semangat dan militansi massa pendukung mengantarkan paket ini ke KPU. Fauzan yang didampingi sang istri Hj. Haeratun dan pasangannya Hj. Sumiatun ditemani sang suami yang juga tokoh Sekotong, H.L. Daryadi berjalan beriringan dengan massa pendukungnya. Di sepanjang jalan, mereka disambut para pendukung yang sudah setia menunggu sejak siang hari. Mengawali

istigosah, diadakan zikir dan solawat serta doa bersama yang dipimpin para tuan guru. Dilanjutkan dengan penyerahan SK dukungan dari lima parpol pendukung yakni Golkar, PAN, Nasdem, PPP dan PKS. Ketua Tim Pemenangan TGH. Muharrar Mahfudz menyampaikan sambutan dihadapan massa pendukung, para petinggi lima parpol pendukung. Pengasuh Ponpes Nurul Hakim ini menyatakan paket Zaitun ini pilihan tepat bagi masyarakat Lobar karena di-

nilai bisa bekerja, jujur, tidak membuat jarak dengan warga dan jamak-jamak. Ke dua, duet ini pas karena bakal Cabup didampingi bakal Cawabup yang berasal dari tokoh legislatif yang paham dengan dunia pemerintahan (birokrasi). ‘’Zaitun pilihan pas bagi masyarakat Lobar,”jelas TGH Muharrar. Ia mengajak segenap masyarakat Lobar memilih Zaitun pada Pilkada serentak 2018. Usai pidato TGH Muharrar, giliran H Fauzan Khalid dan Hj. Sumiatun menyampaikan sambutan. Dalam kesepatan itu, Fauzan menyatakan Hj. Sumiatun merupakan sosok yang serasi baginya. Ia menyampaikan terimakasih atas kehadiran mas-

sa pendukungnya dan relawan dengan berbagai ragam macam nama relawan. Menurutnya luar biasa dukungan relawan ini menjadi motivasi untuk memenangkan Pilkada Lobar. Sebelum menyampaikan sambutan lebih jauh, calon yang dikenal jamak-jamak memperkenalkan salam paket Zaitun “Mantap” yang merupakan singkatan visi misinya ke depan. Menurut Ketua Kahmi Lobar ini, potensi Lobar sangat besar dengan luas yang begitu luar biasa. Penduduknya mencapai 700 ribu lebih dengan potensi alam yang luar biasa. Masyarakat Lobar pun sangat menghargai perbedaan. Menurutnya, hal prinsip yang diperlukan oleh pemimpin seperti dis-

ampaikan oleh TGH. Muharrar Mahfudz. Apa yang disampaikan menurutnya hal prinsip. Ia sedikit mengupas visi dan misi di hadapan massa pendukungnya,yang pasti jelasnya rangkuman visi misinya terangkum dalam amanah, sejahtera dan berprestasi (Mantap). Amanah kata Fauzan, merupakan sifat Rasulullah SAW dan wajib dimiliki oleh siapapun sebab memiliki nilai universal. Visi ini kata Fauzan yang pertama dijalankan oleh paket Zaitun dengan berbagai program, selanjutnya visi sejahtera dan berpetasi. Harapannya kepada segenap massa pendukung yang hadir sebelum ke KPU, ia meminta agar mendoakan dan perjuangan serta dukung pa-

Pasangan Zaitun resmi mendaftar di KPU

Pasangan Zaitun yang diantar lautan massa ke KPU

Ribuan Bibit Lobster Disita di Jalur ”Bypass” Tertentu (Tipirter) mendapat informasi mobil membawa bibit Lobster melalui Jalan Raya Bypass Kuripan. Mobil Ertiga warna putih nomor polisi DR 1453 SB dibuntuti. Di dalamnya ada empat orang. Petugas melakukanpencegatan. “Dari dalam mobil ditemukan jumlah benih lobster sekitar 1.900 ekor yang ditempatkan ke dalam 19 kantong plastik,” kata Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda NTB, AKBP Darsono Setyo Adjie, SIK dalam keterangan persnya, Rabu (10/1).

Setiba di Kantor KPU, duet Zaitun dan parpol pendukung disambut hangat oleh Ketua KPU. Setelah proses verifikasi pengurus partai dan jumlah kursi dukungan, dilanjutkan dengan penyerahan berkas pendaftaran. Barulah KPU melakukan verifikasi dan pleno dengan memakan waktu 2 jam. Setelah proses verifikasi dan pleno, KPU menyatakan berkas pendaftaran Zaitun memenuhi syarat. “Dan KPU menyatakan memenuhi syarat dan bisa bertarung di Pilkada nanti,”imbuhnya. (her/*)

Pasangan Zaitun saat sambutan di hadapan massa saat deklrasi di lapangan Mareje Gerung

Deklrasi Zaitun digelar istigosah dihadiri massa pendukung dan para tuan guru, tokoh lintas agama dan pimpinan parpol pendukung

Mataram (Suara NTB) Subdit IV Ditreskrimsus Polda NTB bersama Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kelas II Mataram berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan bibit Lobster di jalur bypass Desa Kuripan Kecamatan Kediri Lombok Barat Selasa (9/ 1) lalu. Empat orang diamankan berikut dua mobil yang dipakai menyelundupkan bibit lobster. Kronologi penangkapan, sekitar pukul 16.30 Wita, tim penyidik Subdit IV Tindak Pidana

ket Zaitun. ‘’Doakan, perjuangkan dan dukung, Insy Allah kita menang yakinlah menang. Percayalah kita akan menang dengan persentase luar biasa. Itu bukan karena kami berdua namun berkat doa dan dukungan tuan guru, para tokoh lintas agama serta masyarakat Lobar,’’imbuhnya. Kenapa Zaitun jalan kaki ke KPU? Karena ingin memberikan contoh bahwa antara pemimpin dengan masyarakat tidak ada bedanya. Itulah yang ingin dicontohkan dan teladankan ke seluruh masyarakat .

Rincian barang bukti, lobster jenis pasir sekitar 1.700 ekor dan jenis mutiara sekitar 200 ekor. Identitas pelaku yang diamankan, Mus alias Keping (35), asal Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat. Mus diketahui sebagai nelayan. Ser alias Lip (30) asal Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, yang berprofesi sebagai petani. Pelaku ketiga, H.Ikr, asal Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat, pekerjaan sebagai sopir. Pelaku keempat, Suh (25) asal Desa Mangkung, Kecamatan Praya

Barat, pekerjaan sebagai petani. Di TKP kedua, diamankan tiga orang pelaku penyelundupan benih lobster dengan menggunakan mobil Datsun Go Panca warna putih Nomor Polisi DR 1147 AY. Dari dalam mobil ditemukan benih lobster dalam kardus besar isi 3.772 ekor lobster. Bibit ditempatkan di dalam 22 kantong plastik. Barang bukti lainnya dalam kardus kecil isi sekitar 2.250 ekor yang ditempatkan ke dalam 10 kantong plastik. “Jumlah keseluruhan benih lobster sebanyak 6.022 ekor,”

sebut Darsono. Identitas pelaku, Kar (30), asal Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Loteng pekerjaan swasta. Pelaku kedua, Nas (39) asal Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, loteng, pekerjaan sebagai honorer. Pelaku ketiga, Nur (34) Asal Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Hasil pemeriksaan sementara, dua kelompok ini dipastikan masih dalam satu jaringan. Bibit lobster ini rencananya akan diselundupkan ke Denpasar Bali melalui jalur pengiriman ekspedisi. “Cara ini termasuk modus baru. Karena selama ini kan dari bandarasajapengirimannya.Mungkin banyak yang gagal makanya beralih ke jalur darat,’’ terang Darsono. Adapun nilai kerugian dari penangkapan 8.000 bibit lobster ini mencapai Rp 660 juta. Mengenai kemungkinan lobster tersebut nantinya akan dikirim ke luar negeri. Darsono mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku. Bibit lobster ini hanya akan dikirim ke Bali dan berpeluang dikirim ke luar negeri. Sementara itu, Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kelas II Mataram, Muhlin mengatakan, terkait pengungkapan 8.000 bibit lobster itu atas kerjasama pihaknya dengan Polda NTB yang sudah terjalin selama ini. (ars)

Massa pendukung Zaitun yang memenuhi lapangan mareje Gerung


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 11 Januari 2018 | Suara NTB by e-Paper KMB - Issuu