Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 18 tahun IV Rabu, 27 Januari 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Inflasi Masih Terkendali
OP Beras Digelar
Pembebasan Tanah Seksi I
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan optimismenya bahwa inflasi selama Januari 2010 terkendali, namun kenaikan harga beras memang perlu diwaspadai.“Kita lihat pergerakan harga...hal. 1
WAKIL Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi mengatakan, pemerintah melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras yang semakin meningkat di beberapa daerah. “Kita akan melakukan...hal. 2
PEMERINTAH melalui Ditjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum menjanjikan menyelesaikan pembebasan tanah seksi I tol Pejagan-Pemalang dalam waktu tiga bulan kedepan. “Saya sudah...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
845 Jaksa Ditindak
Suluh Indonesia/ant
NASABAH - Seorang nasabah Bank Century Z. Siput (kanan) meluapkan kemarahannya kepada pimpinan Pansus Angket Century di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Mereka mendesak agar Robert Tantular mengembalikan uang tabungan produk Antaboga.
SURABAYA - Kejakgung menindak sedikitnya 845 orang jaksa dan pegawai bagian tata usaha (TU) di lingkungan kejaksaan yang melakukan pelanggaran selama 100 hari masa bakti Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. ‘’Selama 100 hari kinerja KIB ini, Bidang Pengawasan Kejakgung telah menerima 1.338 pengaduan. Dari jumlah itu yang sudah berhasil kami tindak sebanyak 845 orang jaksa dan pegawai TU,” kata Jaksa Agung Hendarman Supandji di Surabaya, kemarin. Dari 845 orang yang melakukan berbagai jenis pelanggaran, tiga orang jaksa diberhentikan dengan hormat dan dua lainnya diberhentikan secara tidak terhormat serta empat orang jaksa berhenti karena mengundurkan diri. ‘’Sampai saat ini kami masih memproses pemberhentian 12 jaksa,” katanya. Untuk menghindari penyalahgunaan wewenang jaksa, pihaknya melakukan berbagai terobosan, di antaranya Jamintel membentuk tim pengawasan atas perkara yang ditangani jaksa. ‘’Tim pengawasan itu akan langsung bekerja, begitu pimpinan kejaksaan mengeluarkan SPDP atas suatu perkara,’’ katanya. (ant)
Kebijakan yang Salah
Tidak Dapat Dipidana JAKARTA - Guru Besar Ilmu Hukum FHUI Hikmahanto Juwana berpendapat, kesalahan dalam pengambilan kebijakan atau keputusan tidak dapat dipidana. ‘’Bila kebijakan serta keputusan dianggap salah dan pelakunya dapat dipidana, maka ini berarti kesalahan dari pengambil kebijakan serta keputusan merupakan suatu perbuatan jahat. Ini tentu tidak benar. Pada prinsipnya, kesalahan dalam pengambilan kebijakan atau keputusan tidak dapat dipidana,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut dia, dalam ilmu hukum, bila berbicara tentang kebijakan, keputusan berikut para pelakunya maka akan masuk dalam ranah hukum administrasi negara.
Hukum administrasi negara, lanjutnya, harus dibedakan dengan hukum pidana yang mengatur sanksi atas perbuatan jahat. ‘’Dalam hukum administrasi negara tidak dikenal sanksi pidana,” katanya. Sanksi yang dikenal dalam hukum administrasi negara, lanjut Hikmahanto, antara lain teguran baik lisan maupun tertulis, penurunan pangkat, demosi dan pembebasan dari jabatan, bahkan diberhentikan dengan tidak hormat. Namun demikian, katanya, terhadap prinsip umum bahwa kebijakan serta keputusan yang salah tidak dapat dikenakan sanksi pidana, terdapat setidaknya tiga pengecualian. Pengecualian pertama, katanya, kebijakan serta keputu-
san dari pejabat yang bermotifkan melakukan kejahatan internasional atau dalam konteks Indonesia diistilahkan sebagai pelanggaran HAM berat. Pengecualian kedua, meski suatu anomali, kesalahan dalam pengambil kebijakan serta keputusan yang secara tegas ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. Sedangkan pengecualian ketiga, kata Hikmahanto, adalah kebijakan serta keputusan yang bersifat koruptif atau pengambil kebijakan dalam mengambil kebijakan serta keputusan bermotifkan kejahatan. ‘’Di sini yang dianggap sebagai perbuatan jahat bukanlah kebijakannya, melainkan niat jahatdari pengambil kebijakan itu,’’ katanya. (son)
Sulit dan Alot
Rumuskan Kesimpulan Pansus JAKARTA - Anggota Panitia Angket Kasus Bank Century Agun Gunanjar Sudarsa mengatakan, mereka masih sulit membuat kesimpulan sementara karena dukungan data belum lengkap serta ada saksi yang memberikan keterangan dengan mengatakan tidak tahu. ‘’Dengan keterbatasan informasi tersebut Panitia Angket masih sulit untuk membuat kesimpulan sementara pada rapat konsultasi internal Panitia Angket,’’ katanya di Jakarta, kemarin. Dia mengatakan, pada rapat konsultasi internal Panitia Angket hanya melakukan evaluasi terhadap saksi yang telah dimintai keterangan saja. Dari evaluasi tersebut, kata dia, kemungkinan anggota Panitia Angket akan membuat evaluasi sejumlah keterangan yang sudah lengkap dan belum lengkap serta kemungkinan untuk mengkonfrontir saksi yang memberikan keterangan berbeda untuk pertanyaan yang sama. ‘’Menurut saya perlu melakukan konfrontir dengan menghadirkan beberapa saksi kunci dalam
satu forum, untuk mempertegas suatu yang belum jelas,” kata Agun. Anggota Fraksi Partai Golkar ini mencontohkan, soal status dana Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), ada yang menyebut uang negara, ada yang menyebut bukan uang negara, dan bahkan ada yang mengatakan tidak tahu apakah uang negara atau bukan. Demikian juga soal status Bank Century yang kesulitan likuiditas apakah berdampak sistemik atau tidak, menurut dia, saksi-saksi juga memberikan jawaban berbeda. Agun Gunanjar berpendapat, Bank Century gagal bukan karena krisis finansial global, tapi salah pengelolaan dari pemiliknya. Ia berpendapat, Bank Century tidak berdampak sistemik, sehingga tidak perlu diselamatkan. ‘’Jika Bank Century tidak diselamatkan, dana kompensasi yang dikeluarkan pemerintah hanya untuk nasabah yang memiliki rekening maksimal Rp2 miliar sesuai UU LPS,” katanya. (har)
Baru Menjabat Kekayaan Melonjak JAKARTA - Meski baru menjabat menteri dalam KIB II, harta kekayaan Meneg Perumahan Rakyat Suharso Manoarfa sudah meningkat drastis. Kenaikannya mencapai Rp 10 miliar. Padahal, terakhir kali melaporkan kekayaan per 2 Juli 2007, kekayaannya hanya Rp 3,55 miliar. Tetapi per 22 November 2009, hartanya menjadi Rp 13,3 miliar. Peningkatan kekayaan Suharso ini disampaikannya di gedung KPK Jakarta, kemarin. Tidak hanya Suharso, dalam kesempatan itu Mendiknas M Nuh serta dua mantan menteri KIB Jilid I yakni Widodo AS dan Jusman Sjafii Djamal, juga ikut membeberkan hartanya sesuai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan kepada KPK. Suharso menyebutkan alasan peningkatan sangat tinggi atas kekayaannya itu, berasal dari logam mulia, seperti emas, permata dan lainlain. Lonjakannya mencapai Rp 8,018 miliar. Selain itu, kenaikan harta juga terjadi pada harta tidak bergeraknya. Jika 2007 total nilai aset tidak bergeraknya sebesar Rp 1,5 milyar, di penghujung 2009 harta tidak bergeraknya meningkat Rp 4,3 miliar. Namun, diakuinya, untuk
logam mulia yang dimilikinya belum pernah dilaporkan dalam LHKPN sebelumnya. ‘’Sudah ingin dilaporkan pada 2002 dan 2004, tetapi tidak saya dimasukkan. Baru sekarang saya masukkan dalam LHKPN,’’ katanya. Sementara kekayaan Mendiknas M Nuh juga bertambah Rp 1,5 miliar dan 7.900 dolar AS. Jumlah ini meningkat sekitar 500 persen dari jumlah sebelumnya, saat menjabat Menkominfo dalam KIB Jilid I. Pada 2007, harta kekayaan M Nuh hanya Rp 312,5 juta dan 6.000 dolar AS. Tetapi per 18 November 2009, hartanya melonjak menjadi Rp 1,87 miliar dan 13.900 dolar AS. Harta Presiden
Wakil Ketua KPK M Jasin mengatakan, Presiden SBY dan Wapres Boediono juga segera mengumumkan harta kekayaannya. Dalam hal ini, pihak Istana Negara sudah berkordinasi dengan KPK. ‘’Sekarang masih disusun protokoler masingmasing,” kata dia. Saat ditanya kapan pengumuman tersebut, Jasin hanya menyatakan hal itu akan diumumkan setelah mendapat kepastian. Tetapi pengumumannya di Istana Negara atau di kediaman masingmasing itu. (har)
Kasus Century Tenggelamkan Program 100 Hari TRANSPARENCY International Indonesia (TII) menyatakan, Program 100 Hari Pertama Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II, tenggelam dengan kasus bailout atau dana talangan Bank Century, terutama setelah bekerjanya Pansus Angket di DPR. Menurut Sekjen Tranparency International Indonesia (TII) Teten Masduki, Program 100 Hari Pertama Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II, tenggelam dengan kasus bailout (dana talangan) Bank Century. ‘’Program 100 hari kerja,
tenggelam oleh kasus Century dan kasus konflik KPK dan Polri yang dikenal dengan konflik Cicak dan Buaya,” katanya di Jakarta, kemarin. Bahkan, kata dia, penyelenggaraan National Summit tenggelam pada hari yang sama
Mabes Polri melakukan penahanan terhadap Bibit dan Chandra serta masalah mafia hukum. Hal ini, disebabkan oleh lambannya respons pemerintah untuk menyelesaikan sejumlah kasus tersebut. ‘’Serta diakibatkan oleh pemberantasan korupsi yang secara eksplisit tidak dijadikan sebagai pilihan utama dari 15 program unggulan 100 hari pertama kinerja KIB II,” katanya. Semestinya, Teten menambahkan program 100 hari pertama itu, dapat menunjukkan
program anti korupsi yang hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat untuk mendapatkan dukungan. ‘’Harusnya menjadi pengungkit terhadap program pemberantasan korupsi dalam lima tahun mendatang,” katanya. Ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah dalam pemberantasan korupsi baik korupsi dalam pembuatan kebijakan dan implementasi kebijakan, selain cenderung melemah. ‘’Juga memperlihatkan kontroversi dan disorientasi disana
sini, yang kesemua itu memunculkan kekhawatiran umum tentang masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia,” katanya. Kendati demikian, TII berharap adanya perubahan prioritas di dalam pemerintah untuk menjadikan pemberantasan korupsi sebagai isu sentral dan bagian dari pemulihan politik, ekonomi, hukum dan birokrasi secara umum. ‘’Harapan itu barangkali tidak akan datang dengan sendirinya,’’ kata Teten Masduki. (nas)
K ta
2
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2010
Malu Penjara Jadi Hotel Mewah
Kakanwil DKI Mundur
Suluh Indonesia/ade
PIALA DUNIA UTK SBY - Aktivis Greenpeace melakukan aksi dengan mempersembahkan Piala Dunia Penghancuran Hutan kepada pengunjukrasa yang menggunakan topeng Presiden SBY saat berunjuk rasa di gedung Jakarta Convention Center, Selasa (26/1) kemarin. Penyerahan piala dunia ini sebagai pengingat bahwa Indonesia adalah negara dengan laju deforestasi tercepat di seluruh dunia.
Gerakan “28 Januari” Diminta Tertib JAKARTA - Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Pol Edward Aritonang mengimbau para pengunjuk rasa pada 28 Januari 2010 melakukan aksinya secara tertib dan menjalankan aturannya. “Polri menyikapinya dengan imbauan kepada para pengunjuk rasa agar mematuhi ketentuan UndangUndang,” kata Edward di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Edward mengatakan setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapatnya di muka umum sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Kadivhumas Polri juga menuturkan masyarakat perlu menginformasikan kepada kepolisian apabila akan menggelar aksi unjuk rasa agar aparat
dapat memberikan pengamanan dan menjaga kelompok pengunjuk rasa. “Hal itu untuk mengantisipasi penyusupan dari kelompok yang ingin memanfaatkan situasi,” ujarnya. Jenderal bintang dua itu menyatakan masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum, namun tidak boleh mengabaikan atau mengganggu hak asasi manusia masyarakat yang lainnya. Polri juga sudah menjalin kerja sama dengan pihak terkait seperti Tentara Nasional Indonesia, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi lainnya untuk pengamanan obyek vital. (ant)
Kejagung Tak Punya Prestasi JAKARTA - Transparency International Indonesia (TII) menyatakan Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak memiliki prestasi yang signifikan dalam program 100 Hari Kerja Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II. “Kinerja Kejagung dalam 100 hari kerja tidak ada yang signifikan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) TII, Teten Masduki, di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan dalam 100 hari kerja itu, Kejagung tidak mampu membawa kasus yang mega koruptor, melainkan hanya menangani kasus-kasus kecil saja dan tidak ada yang menyeret koruptor besar. Terlebih lagi, kata dia, kasus Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Thailand yang sebenarnya posisi kasusnya sangat sederhana, justru diusulkan oleh penyidiknya untuk dihentikan penyidikannya.
“Kasus sederhana saja akan di SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan),” katanya. Karena itu, ia mengharapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengevaluasi kinerja Jaksa Agung, Hendarman Supandji. “Presiden tidak bisa mendiamkan begitu saja jaksa agung,” katanya. Sebelumnya, Kejagung berhasil menuntaskan 13 kasus korupsi sesuai target program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II minus kasus pengemplang dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) BDNI, Syamsul Nursalim. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Marwan Effendy, di Jakarta, Jumat (22/1), menyatakan, 13 kasus yang menjadi prioritas sudah selesai semua. (ant)
JAKARTA - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) DKI Jakarta, Asdjuddin Rana mengundurkan diri dari jabatannya akibat kasus fasilitas tahanan dan narapidana di Rumah Tahanan Negara, Pondok Bambu, Jakarta Timur. “Kakanwil sudah mengundurkan diri dari jabatan,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Sam L. Tobing di sela peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-60 di Jakarta, kemarin. Pendunduran diri itu terkait temuan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum di rumah tahanan Pondok Bambu. Satgas menemukan sejumlah fasilitas mewah yang diduga digunakan oleh narapidana kasus suap, Artalyta Suryani dan narapidana kasus narkoba Aling. Dalam kasus itu, kementerian sudah menonaktifkan Kepala Rutan Pondok Bambu, Sarju Wibowo dan memindahkan Artalyta dan Aling ke lembaga pemasyarakatan wanita Tangerang. Sam L. Tobing mengatakan, pengunduran diri Asdjuddin adalah rangkaian dari proses investigasi Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM. Dalam kasus itu, Kemen-
terian Hukum dan HAM juga mengganti pejabat pada Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM. Menurut Sam, Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM telah memeriksa 25 orang yang terdiri atas pejabat, pegawai, dan narapidana. Berdasar investigasi itu, Inspektorat Jenderal merekomendasikan untuk menurunkan pangkat dan menunda pemberian gaji berkala kepada pejabat pada satuan pengamanan dan pejabat pada subseksi pengelolaan Rumah Tahanan Pondok Bambu. Namun, Sam L. Tobing tidak bersedia menyebut secara jelas nama para pejabat tersebut. Inspektorat Jenderal juga merekomendasikan hukuman serupa kepada mantan kepala Rumah Tahanan Pondok Bambu, Suharman yang kini menjadi Kepala rumah tahanan Kebon Waru, Bandung. Sam L. Tobing juga menegaskan, sejumlah pejabat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan akan dimutasi. “Sampai sekarang kami masih melakukan kajian terhadap pejabat yang mungkin akan dimutasi,” katanya tanpa menyebut identitas pejabat yang dimaksud. (ant)
Mafia Australia Bobol ATM JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, penjahat jaringan internasional diduga mengendalikan kasus pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) yang terjadi di Jakarta. “Kami telah meminta bantuan interpol untuk menangkap tersangka yang berada di Australia dan Kanada,” kata Boy di Jakarta, kemarin. Namun Polda Metro Jaya tidak menyebutkan identitas warga negara asing yang mengendalikan jaringan itu. Dalam aksinya, jaringan internasional itu bekerja sama dengan para tersangka yang berada di dalam negeri. Jaringan dalam negeri berperan mencuri data-data ATM
dengan menggunakan alat bernama skimmer sedangkan jaringan luar negeri berperan membaca data yang berada dalam skimmer. Dari data yang terbaca itu, baik jaringan dalam negeri maupun luar negeri membuat ATM palsu dengan menggunakan data-data yang telah dicuri. Kartu ATM itu dapat dipakai untuk transaksi baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kasus ini terungkap ketika Polda Metro Jaya menerima laporan bahwa ada sekitar 500 rekening nasabah Bank Centra Asia (BCA) dibobol dengan kerugian sekitar Rp700 juta pada akhir Agustus 2009. Dengan bekerja sama dengan pihak BCA, polisi dapat mengungkap kasus ini setelah
mencurigai seseorang yang bertransaksi di salah satu ATM di Pademangan, Jakarta Utara. Orang yang dicurigai itu mengendarai sepeda motor Nopol B 64XXX SAG. Dari pemilik sepeda motor itu, polisi dapat menangkap sembilan tersangka. Salah satu tersangka bernama AR berperan memasang alat skimmer di mesin ATM untuk membaca data-data kartu ATM. Data-data yang dicuri lalu dikirim ke Kanada dan Australia untuk dibaca. Menurut Boy, tersangka AR hanya memasang di skimmer di satu mesin ATM saja . “Kami masih mempelajari apa kasus ini terkait dengan kasus yang sama di Bali atau yang lainnya,” ujarnya. (ant)
Sekolah Unggulan MH Thamrin
Minta Rp 6 M Digelontor Rp 48,4 M JAKARTA - Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Syukri Bey menyatakan kesalahan kode rekening untuk pembangunan laboratorium sekolah unggulan MH Thamrin, Jakarta Timur, telah diperbaiki sehingga dapat dilanjutkan sesuai rencana. “Kita sudah perbaiki dan dalam APBD yang telah disahkan sudah berubah,” katanya di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, terdapat kesalahan alokasi anggaran pada kode rekening pos pembangunan laboratorium bahasa sekolah unggulan MH Thamrin yang dianggarkan sebesar Rp48,4 miliar padahal pengajuannya hanya Rp6 miliar. Syukri menjelaskan bahwa persetujuan anggaran Rp48,4 miliar diberikan untuk enam pos anggaran di sekolah terse-
but, bukan hanya untuk pembangunan satu laboratorium. Namun dalam pengisian kode rekening oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bersangkutan, terjadi kekurangan sehingga hanya diisikan untuk satu laboratorium yakni laboratorium bahasa. Seharusnya, anggaran sebesar itu dipecah untuk pembangunan laboratorium bahasa sebesar Rp6,3 miliar, laboratorium biologi Rp7,69 miliar, laboratorium fisika/geologi/ geodesi Rp10,42 miliar, laboratorium kimia Rp6,3 miliar, alat praktek sekolah Rp12,29 miliar dan alat peraga pendidikan Rp3,19 miliar. Menurut Sukri, kesalahan terjadi saat RAPBD diserahkan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk diisi rin-
cian kegiatan dengan kode rekeningnya. “Yang mengisi kode rekening, nomenklatur kegiatan semua yang mengisi datanya adalah SKPD masingmasing. Ini pengisiannya memang harus hati-hati,” kata Syukri. Di tahap itulah, anggaran yang harusnya untuk enam pos pengeluaran ditulis dibawah satu pos anggaran saja yakni laboratorium bahasa sehingga menimbulkan kecurigaan adanya usaha melakukan penggelembungan (mark up). “Tapi sudah kita perintahkan untuk diperbaiki dan sekarang dalam APBD yang telah ditetapkan sudah sesuai pos anggarannya,” kata Syukri. Ia menyebut perubahan diizinkan karena masih berada dalam batas waktu perbaikan sebelum 29 Januari. (ant)
Modus Pembobolan
Pelaku Ngumpet di Boks ATM
JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) yang dilakukan tersangka dengan cara masuk ke dalam mesin ATM di kawasan Mangga Dua, Jakarta Barat. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin, mengatakan, pembobolan dengan cara konvensional itu terjadi pada November 2009 namun baru terungkap akhir pekan lalu. “Salah satu tersangka bersembunyi di dalam mesin ATM agar dapat mengambil kartu ATM yang sedang dipakai untuk bertransaksi,” katanya. Tersangka masuk ke dalam mesin ATM dengan cara merusak bagian belakang mesin. Saat ada kartu ATM masuk ke dalam mesin, katanya, tersangka mengambil kartu itu dari dalam. Tersangka ini tidak beker-
ja sendirian tapi melibatkan kawan-kawannnya sejumlah lima orang. Saat satu tersangka masuk ke dalam mesin, kelima kawannya berpura-pura mengantri di depan ATM dengan tujuan mencuri nomor rahasia (PIN) ATM. Setelah ATM dan PIN diperoleh, kawanan ini segera melakukan transaksi di ATM yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan kasus pembobolan dana lewat ATM oleh seseorang bernama RY di kawasan Mangga Dua yang mengaku rugi Rp1 juta. Dari analisa rekaman kamera pengintai, polisi dapat menangkap lima tersangka yakni FJ, R, MB, D dan EW. “Sayangnya, orang yang masuk ke dalam mesin ATM itu belum tertangkap hingga kini. Yang tertangkap adalah orangorang yang mengintip nomor PIN ATM,” katanya. (ant)
Kondisi Lembaga Pemasyarakatan Tak Layak
Jadi Inspirasi Napi untuk Lakukan Kejahatan Lebih Besar Pakar hukum Universitas Sumatra Utara (USU) Dr Mahmud Mulyadi berpendapat tidak ada jaminan para narapidana jera setelah mereka menjalani masa hukuman di penjara apabila melihat kondisi sebagian besar lembaga pemasyarakatan (LP) di Indonesia yang sudah tidak layak lagi. Mengapa LP dinilai sebagai ’sekolah’ kejahatan kelas kakap? “Berdasarkan data dan faktafakta kondisi LP yang ada, sulit mengharapkan pelaku pidana dapat dikoreksi dan menjadi jera setelah mereka menjalani pidananya,” ujarnya saat menjadi pembicara dalam satu diskusi tentang “Wajah Lembaga Pemasyarakatan Indonesia: Sudah Layakkah” di Jakarta, kemarin. Menurut Mulyadi, interaksi diantara narapidana di LP bisa memberikan peluang untuk saling bertukar informasi dan berbagi pengalaman diantara narapidana.
Melalui tukar menukar informasi itu lah seorang pelaku pemula dalam melakukan tindak pidana bisa menjadi terinspirasi untuk melakukan kejahatan yang lebih besar lagi setelah mereka keluar nantinya. Dengan demikian, ia menambahkan, LP justru bisa berpotensi sebagai sekolah kriminal dengan adanya gejala gejala terjadinya residivis. Lebih lanjut dikemukakannya bahwa LP sebagai tempat untuk membina narapidana pada kenyataannya juga sangat rentan terhadap terjadinya berbagai tin-
dak pidana seperti penganiayaan, pemerasan, peredaran narkoba serta gangguan keamanan dan ketertiban lainnya. Mulyadi menjelaskan, kondisi LP yang tidak layak sebagai tempat membina narapidana itu diantaranya karena LP sudah tidak mampu lagi menampung jumlah napi yang ditempatkan disana. Dicontohkannya kapasitas LP kelas II Bogor yang hanya berkapasitas 500 orang dihuni oleh 1151 napi, LP Cipinang yang berkapasitas 1450 orang diisi oleh 3700 napi, LP
Serang yang berkapasitas 500 orang diisi 969 napi dan LP Kelas I Tanjung Gusta Medan yang seharusnya diisi 820 orang tetapi dijejali oleh 1346 napi. Hal senada juga dikemukakan Plt Kepala Rutan Pondok Bambu Catur Budi Fatayatin. Menurut dia, ada ketidakse-
imbangan antara penambahan kapasitas hunian rutan dengan peningkatan isinya. “Ruang terbuka ditengah-tengah blok hunian yang seharusnya digunakan untuk kepentingan bersama seperti olah raga, hiburan dan lain sebagainya digunakan untuk menjemur pa-
kaian karena tidak adanya sarana untuk itu,” ujarnya. Selain masalah over kapasitas, Catur menambahkan, kuantitas dan kualitas sumber daya di setiap LP juga belum memadai sehingga beban kerja terlalu banyak dan tidak sebanding dengan jumlah warga binaan yang akan dilayani. Diakuinya pula bahwa minimnya sarana, prasarana dan anggaran yang tersedia telah membuka celah bagi pungutanpungutan liar maupun prilaku yang diskriminatif terghadap para penghuni rutan. Terkait dengan sejumlah persoalan yang melingkupi LP-LP di Indonesia, Mahmud Mulyadi menyarankan perlu adanya individualisasi pembinaan napi serta mempermudah pemberian hak-hak napi seperti pembe-
basan bersyarat atau cuti menjelang bebas, apabila telah sampai masanya. Selain itu, Mahmud juga menyarankan penerapan sanksi pidana kerja sosial dan pidana pengawasan sebagai pengganti pidana penjara jangka pendek. (ant)
PENGUMUMAN PT.Karya Eka Energi Persada, (untuk selanjutnya disebut “ Perseroan”),akan menyelenggarakan RUPSLB pada tgl. 01-03-2010, dengan agenda persetujuan pengalihan 600 saham dari Ir. Rudy Priya Kuswandhana, Khusnawan Wahyudi.ST & Haryoto kepada Rahuna Nachia & Ilyas, Bagi pihak yang berkepentingan dapat memperoleh rancangan pengambilalihan saham tersebut sejak tgl pengumuman ini sampai dengan RUPSLB diselenggarakan, Kreditur dapat mengajukan keberatan kepada perseroan dalam jangka waktu 14 hari terhitung sejak tgl hari ini. Demikian Pengumuman ini disampaikan guna memenuhi ketentuan Pasal.127 (8) UU No. 40/2007
Jakarta 27 Januari 2010 PT. KARYA EKA ENERGI PERSADA DIREKSI U.003187-Peng
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2010
3
Pelantikan Panwas Pilkada
Menuai Protes
Suluh Indonesia /ant
HARTA KEKAYAAN - Mendiknas Mohammad Nuh dan Menegpera Suharso Monoarfa serta mantan menteri Kaibnet Indonesia Bersatu I memberi keterangan tentang laporan harta kekayaan penyelenggara negara di Gedung KPK Jakarta, kemarin.
Wapres Diduga Terlibat
Polri Hentikan Kasus Century JAKARTA - Kesaksian baru terungkap dari keterangan mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dalam penjelasan tertulis yang diberikan kepada Pansus Hak Angket Kasus Bank Century DPR. Dalam penjelasnnya Susno mengungkapkan penyelidikan kasus Bank Century sempat dihentikan kepolisian karena keterlibatan Wapres Boediono di dalam kasus tersebut. Penjelasan setebal 12 halaman tersebut dibeberkan anggota Pansus Bank Century Andi Rahmat di Gedung MPR/ DPR Jakarta, kemarin. Setidaknya, ada tujuh kasus yang diungkap Susno yang
disebut-sebut sebagai testimoni Susno yang dibuat pada 27 November 2009 dan diberi judul Bhayangkara Sejati, Setia dan Loyal itu. Namun, dari sejumlah kasus yang dibeberkan Susno, terdapat tiga kasus besar di poin IV yang menjadi penekanan testimoninya yaitu pertama, kasus terorisme. Kedua, kasus dua pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, dan ketiga, kasus Bank Century. Pada kasus Bank Century, Susno mengkategorikannya menjadi tiga bagian yaitu kasus murni perbankan, kasus non perbankan, dan kasus
dugaan korupsi bailout. Pada kasus dugaan korupsi bailout, Susno memberikan catatan bahwa Bareskrim tidak memprioritaskan penyidikan kasus penyertaan dana LPS sebesar Rp 6,7 triliun atau bailout Bank Century karena pertimbangan bahwa ada di antara anggota KSSK saat itu yang sedang mengikuti pemilu wakil presiden, kemudian menang hingga menunggu persiapan pelantikan. ‘’Para pelakunya dapat diduga melakukan tindak pidana korupsi,” demikian salah kutipan testimoni Susno tersebut. Dari dugaan tindak pidana itu, yang dapat dijadikan ter-
Di Bandara Soekarno-Hatta
Terminal TKI Segera Ditutup JAKARTA - DPR dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyepakati akan menutup Terminal 4 Bandara Soekarno Hatta atau terminal khusus pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Penutupan dilakukan karena terminal ini kerap menimbulkan permasalahan mulai dari proses penukaran mata uang, percaloan, hingga kendaraan pengantar TKI. Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan hingga saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Kementerian terkait seperti Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Kementerian Negara BUMN untuk menyosialisasikan kepulangan TKI melalui terminal penumpang umum. ‘’Terutama dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk urusan keimigrasian, khususnya mengisi kartu embarkasi bagi TKI,” kata
Muhaimin di Gedung MPR/ DPR Jakarta, kemarin. Muhaimin menjelaskan, pada awal Februari mendatang pihaknya akan mempersiapkan semua komponen yang diperlukan untuk mendukung uji coba penggunaan terminal pen-
Muhaimin Iskandar
umpang umum di Bandara Soekarno Hatta bagi TKI dari luar negeri. ‘’Uji coba tahap awal akan diperuntukkan bagi TKI yang kembali dari bekerja
di Hongkong dan Taiwan, karena mereka kami nilai paling siap untuk mandiri kembali ke daerah asal setelah bekerja di luar negeri,” ujarnya. Anggota Komisi IX Chusnunia mengatakan, persoalan di terminal khusus TKI sudah menjadi lingkaran setan karena mulai dari proses penukaran uang hingga kepulangan TKI ke daerah masing-masing, permasalahan tersebut tidak pernah teratasi. ‘’Jika memang pengelola terminal 4 ini tidak serius sebaiknya diganti saja. Tapi, kalau memang tidak bisa menyelesaikan persoalan, sebaiknya ditutup saja,” ujarnya. Namun, anggota Komisi IX Okky Asokawati meminta langkah menutup terminal khusus TKI tidak pelu buru-buru, karena jika hal ini dilakukan, pemerintah harus memikirkan keselamatan TKI yang akan pulang ke daerah masing-masing. (har)
sangka adalah para pembuat kebijakan yang berwenang memutus pengucuran dana. Namun, kalau itu langsung disidik akan terjadi kehebohan, walaupun sebenarnya untuk membuktikan adanya korupsi dalam kasus penyertaan modal dari LPS senilai Rp 6,7 triliun ke Bank Century tidak terlalu sulit. Sosok Boediono dinilai menjadi pertimbangan utama penghentian kasus ini. ‘’Jadi, pada intinya adalah sebenarnya pihak Bareskrim sudah berniat menyidik internal, tapi karena dikhawatirkan ada ekses ke cawapres,’’ kata Susno. (nas/har)
JAKARTA - Protes terhadap keputusan Badan Pengawas Pemilu yang melantik pengawas Pilkada 2010 terus terjadi karena Bawaslu dinilai mengabaikan calon yang telah diajukan sejumlah KPU di daerah. Protes diajukan oleh KPU Sumbawa yang diwakili oleh anggotanya Sudirman, ketika ditemui di Gedung KPU Pusat, di sela-sela pertemuan dengan anggota KPU I Gusti Putu Artha di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, KPU Sumbawa telah melakukan seleksi terhadap calon panwas, namun Bawaslu tidak melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon tersebut dan justru langsung melantik tiga orang panwas yang sebelumnya pernah menjadi panwas pada pemilu 2009. Padahal, katanya, KPU telah mengumumkan nama calon panwas yang lolos seleksi pada 16 November, sementara surat
edaran antara KPU dan Bawaslu baru ditandatangani pada 9 Desember 2009. Dengan demikian, seharusnya Bawaslu melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon. ‘’Dari tiga panwas dari Sumbawa yang telah dilantik Bawaslu, satu diantaranya tidak lolos tes tertulis dan yang satu lagi tidak mendaftar,” katanya. Lebih lanjut ia mengatakan, kasus serupa juga terjadi di Sumbawa Barat, yakni dua dari tiga panwas lama yang dilantik diketahui tidak memenuhi syarat umur karena mereka berumur di bawah 35 tahun. ‘’Maka dari itu kami tidak mengakui panwas yang telah dilantik Bawaslu,” katanya. Sudirman mengatakan, alasan yang digunakan Bawaslu untuk tidak menerima calon panwas yang telah diajukan adalah, calon tidak memenuhi syarat kesehatan, padahal, katanya, para calon telah melaku-
kan tes kesehatan, hanya saja rekam medis mereka tidak dilampirkan. ‘’Ada rumah sakit yang menolak untuk memberikan rekam medis. Tapi mereka telah melakukan pemeriksaan kesehatan,” katanya. Sebelumnya, permasalahan yang sama juga dikeluhkan oleh KPU Sulut dan Luwu Timur (Sulsel). Mereka mempertanyakan penolakan Bawaslu terhadap sejumlah nama calon panitia pengawas pemilu yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Anggota KPU Luwu Timur Muhammad Nur mengatakan enam nama calon panwas Luwu Timur yang telah diseleksi oleh KPU ditolak oleh Bawaslu dengan alasan tidak memenuhi persyaratan kesehatan. Padahal, kata Nur, keenam calon panwas tersebut telah memenuhi persyaratan kesehatan sebagaimana disyaratkan dan ketentuan yang berlaku. (ant)
Dewan Syura PKB :
Biarkan Islah Berjalan Alamiah JAKARTA - Sekretaris Dewan Syura PKB Andi Muawiyah Ramly menyatakan, islah atau rekonsiliasi sebaiknya terjadi secara alamiah, bukan direkayasa, apalagi dipaksakan. ‘’Biarlah islah terjadi secara alamiah dari semua tingkatan. Artinya, kawan-kawan yang memang berniat kembali membesarkan PKB silakan saja,” katanya saat peletakan batu pertama Gedung PBNU II di Jakarta, kemarin. Menurut Andi, hingga saat ini pintu PKB tetap terbuka bagi para kader yang telah berada di luar atau telah bergabung dengan partai lain untuk kembali. ‘’Kalau islah di-
paksakan, misalnya dengan menggelar muktamar luar biasa (MLB), jangan-jangan justru melahirkan konflik baru, selain menafikan dua MLB sebelumnya yakni di Parung dan Ancol,” katanya. Terkait usul agar PBNU dan dua deklarator PKB yang kini masih hidup yakni KH Muchit Muzadi dan KH Mustofa Bisri (Gus Mus) menjadi mediator islah, Andi menyambut baik. ‘’Tapi titik berangkatnya tentu dari MLB Ancol karena legitimasinya ada di situ. Menteri dan anggota DPR dari PKB yang ada saat ini juga dari MLB Ancol,” katanya. Wacana islah PKB kembali
muncul ke permukaan setelah perolehan suara partai itu melorot tajam pada Pemilu 2009, dibanding perolehan pada pemilu sebelumnya. Rapat Konsultasi Nasional Dewan Syura PKB lalu pun menilai perlunya islah agar partai itu tidak semakin terpuruk pada pemilu mendatang. Muktamar NU ke-32 yang akan digelar di Makassar pada 22-27 Maret 2010 juga merencanakan untuk membahas kembali hubungan NU dengan PKB karena konflik internal PKB dinilai mengancam keutuhan warga NU yang merupakan pendukung terbesar partai itu. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2010
4
Anggota DPRD
K ilas Bantuan PNPM BADAN Keswadayaan Masyarakat (BKM) Mandiri Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok menerima bantuan berupa alat-alat kesehatan, renovasi rumah tidak layak huni dan betonisasi jalan lingkungan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Program PNPM Mandiri merupakan program kerja sama antara pemerintah pusat dengan seluruh pemerintah daerah termasuk Kota Depok yang diharapkan dapat membantu dan meringankan permasalahan di bidang sosial dan kesejahteraan masyarakat, kata Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, di Depok, kemarin. Pada kesempatan tersebut wali kota juga mengucapkan selamat kepada BKM Mandiri yang terpilih sebagai BKM berdaya bersama tiga BKM lainnya yang ada di Kota Depok sehingga mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan program PNPM Mandiri. Dalam program PNPM Mandiri tahun ini, jenis bantuan yang disalurkan yaitu bantuan berupa alat-alat kesehatan yang terdiri dari alat fogging, obat fogging, timbangan bayi, timbangan bodi scan, cek gula darah, stateskop, tensi meter, stature meter, kursi lipat, meja dan tempat tidur periksa klinik. Untuk bantuan renovasi rumah tak layak huni diberikan kepada Sarifah (RT 6/8), Ismail (RT 5/3), Nimah (RT 5/2) dan Deni Sugiono (RT. 10/8). Sementara bantuan betonisasi jalan lingkungan yaitu untuk Jl. H. Icang yang berlokasi di RT. 1,8,9 RW. 1 dan 2, Jl. Bhakti meliputi RT. 8/8, RT. 6/1 dan RT. 5/6 serta Jl. Gotong Royong dan Jl. Swadaya di RT. 5/10. (ant)
Todongkan Pistol ke Pelayan BEKASI - Seorang anggota dewan yang berinisial ND dari fraksi PDI-P DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga telah bersikap arogan dengan menodongkan pistol kepada pelayan sebuah rumah makan akibat pesanannya lama diantar. “Saya sedang melayani pembeli, tibatiba ada suara marah-marah di ruang makan dan ketika didatangi, rekan saya Iwan (27), terlihat pucat usai ditodongi pistol,” kata Ari (25), pelayan RM Iboe Kuliner, kemarin. Peristiwa penodongan terjadi pada Senin (25/1), sekitar pukul 20:00 WIB di Rumah
Makan Iboe Kuliner, Jalan Raya Cikunir nomor 1, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Selatan. Sejumlah karyawan di lokasi tersebut membenarkan adanya peristiwa penodongan tersebut. Menurut kesaksian Ari, pelaku saat itu marah akibat pesanan ikan gurame bakarnya dirasa lama disajikan oleh pelayan. “Saat itu pelaku datang berombongan dengan rekannya, hingga ruang makan penuh. Katakata yang sempat saya dengar dari mulut pelaku saat marah adalah, diam-diam semuanya diam, sambil menodongkan pis-
tol yang masih tertutup sarung ke tubuh Iwan,” kata Ari sambil mencontohkan kejadian. Kesan anggota legislatif yang melekat pada diri pelaku, kata dia, terlihat dari dandannya menggunakan jas hitam, dan mobil mewah. Selain itu logat pembicaraan dan sikap yang ditujukan pelaku bersama rekannya mirip dengan anggota dewan. Hal senada juga dikatakan Lamput Simangunsung (28), karyawan lainnya. “Benar bahwa tadi malam terjadi keributan. Teman saya Iwan ditodong pistol oleh salah saorang tamu dan setelah itu ia diba-
Polsek Jatiasih
JPU Tak Siap
Sidang Pasha Ditunda BOGOR - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak siap menjatuhkan tuntutan kepada terdakwa kasus dugaan penganiayaan Sigit Purnomo Said alias Pasha, manjelis hakim pun menunda persidangan selama satu minggu. “Kami belum siap saja, semua perlu pertimbangan yang matang dan karena kami tim maka ini harus dibicarakan,” ujar JPU Supinah di Bogor, kemarin. Sidang mengagendakan pembacaan tuntutan JPU di pengadilan negeri Bogor, dipimpin majelis Hakim dengan hakim ketua Wedhayati, dan dua hakim anggota Ekova rahayu avianti, Djoni Wintanto. Pada Sidang yang berlangsung beberapa menit tersebut, saat majelis hakim mempersilahkan tim JPU untuk membacakan tuntutannya, Supinah mewakili JPU mengatakan pihaknya belum siap untuk. “Silahkan JPU untuk membacakan tuntutannya,” ujar Wedhayati kepada JPU. Setelah mendapatkan izin menyampaikan tuntutannya, Supinah mewakili tim JPU menjawab tidak siap. “Kami belum siap membacakan tuntutan, kami minta sidang ditunda selama satu minggu,” ujarnya Mendengar pernyataan JPU, majelis hakim pun mengetok palu dan menyatakan sidang ditunda, namun sebelum menutut sidang majelis hakim meyakinkan tim JPU apakah waktu seminggu sudah cukup. “Cukup hakim ketua,”
jawab Supinah. Sidang yang dihadiri Pasha dan kuasa hukumnya, Michail Pardede dan hadiri ibunya Okie, Sri Mulyani. “Saya siapa saja, tidak ada masalah, buktinya saya hadir dipersidangan ini,” ujar Pasha menanggapi datar penundaan penuntutan atas dirinya. Sementara itu ibunda Okie Agustina, merasa kecewa dengan sikap JPU. “Capek kalau harus ikut sidang terus, kenapa tidak bisa menjatuhkan hukuman. Kalau begini terus jadi bosen,” ucapnya sambil berlalu. Supinah membatah ketidaksiapan menjatuhkan tuntutan lantaran dia seorang Pasha. “Bukan karena Pasha, dimata hukum semua sama tidak ada pembedaan. Semua karena tim JPU belum siap, harus dimusyawarahkan dulu dengan tim,” ujarnya. Ia mengatakan waktu satu minggu yang diberikan sudah cukup, dan minggu depan JPU sudah siap untuk menjatuhkan tuntutan. Saat ini Pasha dikenai pasal 351 Penganiayaan, 335 atas perbuatan tidak menyenangkan. Sidang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB sempat molor beberapa menit namun tidak menganggu pelaksanaan sidang. Pasha yang mengenakan baju kemeja putih terlihat tenang mengikuti persidangan. (ant)
ma Nuryadi Darmawan seorang anggota komisi D DPRD Kota Bekasi,” katanya. Hingga kini, pihaknya tengah mempersiapkan surat pengajuan izin pemeriksaan terhadap pelaku kepada Gubernur Jawa Barat. “Sebab sesuai ketentuan, pemeriksaan anggota dewan harus ada persetujuan kepala daerah. Kita belum berani memeriksa bila belum ada izin dari Gubernur,” ujarnya. Imam pun belum mengetahui apakah pistol yang dipergunakan pelaku merupakan pistol yang berizin atau tidak. “Kami masih mendalami peristiwa itu sampai sekarang,” katanya. (ant)
Polisi Usut Perampokan Emas
Gelar Sidak Pengamanan ATM BEKASI - Kepolisian Sektor (Polsek) Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Selasa, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di wilayah setempat. “Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka memberikan pengamanan terhadap nasabah bank dari ancaman pembobolan ATM yang saat ini kian marak di tanah air,” kata Kapolsek Jatiasih, AKP Ahmad Kusdinar kemarin. Sidak yang berlangsung di lokasi ATM milik Bank BCA, Mandiri, dan BNI, di sepanjang jalan Pekayon-Jatiasih, Kelurahan Jatirasa, Kacamatan Jatiasih diikuti oleh sekitar 10 anggota polisi. Kegiatan tersebut juga mendapat tanggapan postif dari sejumlah pihak manajemen bank. Selain melakukan pemeriksaan terhadap mesin ATM, polisi juga memberikan sosialisasi terhadap modus kejahatan pelaku pembobol mesin ATM kepada para nasabah yang tengah melakukan penarikan uang. “Kami melakukan pemeriksaan terhadap mesin ATM dengan melihat apakah ada mesin duplikat yang biasanya menempel pada lubang kartu ATM. Serta memeriksa kemungkinan adanya pemasangan kamera milik pelaku di sekitar mesin,” katanya. Mesin duplikat kartu ATM, biasanya dipasang pelaku di bagian lubang kartu dengan menggunakan double tip, fungsinya untuk menduplikat nomor kartu dan sejumlah sandi rahasia pada bagian panel hitam kartu. “Sementara kamera, berfungsi untuk mengintip password kartu. Sehingga bila dua hal itu berhasil didapat pelaku, maka besar kemungkinan uang nasabah di ATM mudah dibobol dan dicuri,” katanya. Dikatakan Kusdinar, pihaknya juga mengawasi sejumlah lokasi ATM yang rawan tidak pencurian seperti di kawasan Komsen, dan sekitar persimpangan Pasar Rebo. “Dua lokasi ini termasuk wilayah perlintasan yang banyak digunakan pendatang dari luar daerah karena berdekatan dengan jalan tol,” katanya. Kendati demikian, sejak dirinya menjabat sebagai Kapolsek pada tahun 2008, belum pernah mendapati adanya laporan kejahatan pembobolan ATM. “Namun, kita tetap meningkatkan pengamanan,” ujarnya. Sementara itu, Ade Marpaung (37), nasabah Bank BCA Bekasi, mengaku masih khawatir terhadap tindak kejahatan tersebut. “Pelaku pembobol mesin ATM termasuk pintar dan menyiasati kejahatannya dengan modus yang beragam. Bisa melalui layanan internet dan melumpuhkan korbannya secara langsung di lokasi,” katanya. Ade berharap aparat kepolisian dapat menyiagakan anggotanya secara langsung di setiap lokasi ATM. “Minimal satu ATM dijaga satu aparat polisi agar nasabah tenang saat bertransaksi. Sementara upaya dari manajemen bank saya rasa sudah cukup maksimal,” katanya. (ant)
wa sejumlah orang ke kantor Polsek,” katanya. Menurut Lamput, pelaku diduga marah karena beberapa rekannya yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang sudah mendapat pesanan makanan terlebih dahulu. “Selain itu, pelaku juga sempat mendapat teguran tukang parkir akibat kendaraannya melebihi batas parkir,” katanya. Kapolrestro Bekasi, Kombes Imam Sugianto, mengaku tengah memeriksa lima orang saksi dan korban terkait peristiwa itu. “Iwan mengaku menjadi korban penodongan pistol oleh pelaku berna-
Suluh Indonesia/ant
DEMO KAJARI - Mahasiswa Bogor melakukan aksi teatrikal yang menceritakan mantan anggota dewan yang ditahan dalam keadaan sakit di Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Jabar, kemarin.
Pemerintah Dinilai Gagal Jalani Program 100 Hari BOGOR - Sekitar 100 mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa, menggelar aksi damai menjelang 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam aksi damai tersebut para mahasiswa berjalan kaki dari Istana Bogor menuju Tugu Kujang dan menggelar orasi hingga pukul 15.00 WIB sambil memberikan selebaran kepada pengguna jalan. Koordinator aksi, Eka Badrit Taman mengatakan, pemerintah dinilai telah gagal dalam melak-
sanakan program 100 harinya karena dari sejak awal kepemimpinan SBY-Budiono telah diwarnai berbagai macam konflik. Program 100 hari pemerintahan SBY-Budiono di bidang ekonomi, pangan, supremasi hukum, kesehatan dan sosial kemasyarakatan juga dinilai belum terlihat hasilnya. “Program 100 hari pemerintahan SBY gagal, mereka hanya disibukkan dengan konflik yang saat ini sedang terjadi,” katanya. Mahasiswa juga menuntut pemerintah menegakkan supremasi hukum. “Kami menuntut pemerintah tegas dalam penegakan supremasi hukum, mem-
berantas korupsi dan mendesak KPK menuntut tuntas skandal Bank Century. Sehingga program 100 hari pemerintah dapat terlaksana,” ujarnya. Aksi damai mahasiswa tersebut berlangsung dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Aksi sempat membuat macet jalan Pajajaran tempat mahasiswa menggelar orasi. Selain berorasi mereka juga membawa spanduk yang bertuliskan tuntutan mereka kepada pemerintahan SBY-Budiono, seperti peningkatan supremasi hukum, dan infrastruktur penopang produksi pertanian pangan. (ant)
Tiga Anggota DPRD Bogor
Ditetapkan Tahanan Kota BOGOR - Tiga anggota DPRD Kota Bogor yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi APBD ditetapkan sebagai tahanan kota. “Tiga terdakwa anggota dewan yang masih menjabat, statusnya kita naikkan menjadi tahanan kota, sementara 20 terdakwa APBD Gate yang sebelumnya ditahan kini diubah menjadi tahanan kota,” kata Humas PN Bogor, Djoni Witanto, di Bogor, kemarin. Ketiga anggota dewan yang dikenai tahanan kota itu adalah Gatut Susanta, Yayuk Mahyadin, dan Taufik H Kusnun. Penentapan dilakukan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Bogor, pada persidangan Senin kemarin. Sebelumnya tiga anggota dewan tersebut tidak memiliki status penahanan oleh Kejari, dengan alasan masih menjabat dan untuk menetatapkan status memerlukan izin dari kepala daerah setempat.
Pada persidangan tersebut, dengan agenda mendengar jawaban eksepsi, majelis hakim menetapkan status tahanan kota terhadap tiga anggota DPRD Kota Bogor tersebut. Dengan penetatpan ini, ketiga anggota dewan tersebut tidak dapat melakukan perjalan keluar kota sebelum mendapatkan izin dari Pengadilan Negeri Bogor. “Sebagai tahanan kota, mereka tidak bisa keluar dari kota Bogor, jika mereka ingin melakukan perjalanan dinas harus mengajukan izin dan kita akan pertimbangkan sebelum memberikan izin tersebut,” ujar Djoni. Perubahan status penahanan tiga terdakwa anggota dewan aktif dan 20 terdakwa lainnya yang statusnya dari tahanan rutan menjadi tahanan kota disampaikan oleh Majelis Hakim PN Kota Bogor, Gusrizal, SH. Menurut Djoni, pengambilan keputusan oleh majelis hakin didasari adanya diskriminasi
hukum dan faktor penahanan para terdakwa tidak bisa didasarkan alasan yang berkaitan dengan pembuktian pokok perkara. Diskriminasi yang dimaksud adalah, dalam penetapan status penahanan yang dilakukan pihak kejari. Ada diskriminatif, dari 37 terdakwa, 13 orang ditetapkan sebagai tahanan kota karena telah mengembalikan uang negara sebesar 80 persen. Sebanyak 21 orang ditetapkan sebagai tahanan rutan karena tak cukup mengembalikan uang negara sebesar 80 persen, dan tiga orang tidak ditetapkan karena masih menjabat sebagai anggota DPRD. “Berdasarkan alasan tersebut, maka majelis hakim memutuskan mengubah status tahanan 20 terdakwa menjadi tahanan kota, dan tiga terdakwa yang tidak ditahan statusnya menjadi tahanan kota,” ujarnya. (ant)
CIKARANG - Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kabupaten, Jawa Barat, masih mengusut peristiwa perampokan perhiasan emas senilai Rp 700 juta dan uang tunai Rp 20 juta dari toko emas Kings di Pasar Pamor, Desa Wanasari, Cibitung, kemarin. Kapolrestro Bekasi Kabupaten, Kombes Herry Wibowo kemarin mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan di tempat kejadian perkara (TKP) diketahui pelaku berjumlah delapan orang dengan membawa senjata tajam berhasil membawa kabur periasan emas seberat tujuh kilogram sekitar pukul 11:00 WIB. “Kawanan perampok tersebut tergolong profesional dan sudah berpengalaman. Saya menduga sebelumnya mereka juga sudah melakukan pengintaian sebelum menjalankan aksinya,” katanya. Menurut Herry, para pelaku berhasil lolos menggunakan kendaraan sepeda motor. Dua diantaranya memegang senjata api, dan sempat menodongkan senjatanya ke arah warga, hingga semua yang melihat kejadian itu merasa ketakutan dan tidak berani melakukan upaya perlawanan. Para pelaku diduga pernah melakukan aksi yang sama di luar wilayah Bekasi. “Dugaan kuat tersebut karena pelaku tidak takut melakukan aksinya tanpa penutup kepala. Dan masyarakat sekitar sini tidak ada satu pun yang mengenali wajah pelaku,” katanya.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap menyelidikan dan pengembangan Polisi. “Kami sudah memperoleh keterangan dari enam karyawan di toko tersebut terkait kronologis kejadian, sementara pemiliknya, dan beberapa saksi yang melihat kejadian dalam waktu dekat akan dipanggil untuk dimintai keterangan,” katanya. Salah satu saksi, Sugianto (38), pedagang yang memiliki toko disebelah TKP mengaku sempat mendapat todongan senjata api milik pelaku. “Pas kejadian saya diminta pelaku untuk diam dan tiarap di lantai,” katanya. Menurut dia, dua pelaku yang membawa senjata mengancam keenam karyawan Lim Sun Poh, sedangkan empat pelaku lainnya dengan cepat menggasak perhiasan emas yang dipajang di etalase toko. Dua pelaku lainnya berjaga-jaga di depan toko. Selain menggasak tujuh kilogram emas, kata dia pelaku juga memaksa karyawan toko tersebut membuka brankas berisi uang tunai Rp 20 juta. Pelaku juga sempat mengeluarkan beberapa kali tembakan ke udara. “Yang saya dengar suara tembakannya lebih dari sepuluh kali, setelah mereka menggasak emas dan uang yang dimasukkan ke tas mereka. Kemudian dengan berboncengan sepeda motor mereka kabur dengan menembakkan senjatanya ke udara,” katanya. (ant)
DPRD Usulkan
Pembangunan Bendungan Karet Cabang Bungin CIKARANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengusulkan pembangunan Bendungan Karet di Kecamatan Cabang Bungin guna menghambat masuknya rembesan air laut ke sejumlah areal persawahan setempat. Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bekasi, Warja Miharja kemarin mengatakan, rencana pembangunan Bendungan Karet sepanjang 60 meter itu telah diusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi sejak September 2009 berdasarkan aspirasi dari para petani di wilayah Cabangbungin. “Fungsi bendungannya untuk menahan air asin dari laut agar tidak masuk ke areal sawah melalui aliran Sungai Ciherang. Sebelumnya para petani sering mengeluh hasil panennya gagal akibat situasi itu,” katanya. Keberadaan Bendungan Karet, akan membantu pengairan petani dari delapan desa. Yakni, Desa Huripjaya, Pantai Hurip, Sukawangi, Sukatenang, Pantai Harapanjaya, Jayasakti, Lenggahsari, dan Jayabakti.
“Masing-masing berada di Kecamatan Babelan, Muaragembong, dan Cabangbungin. Total luas lahan sekitar empat ribu hektare,” katanya. Realisasi bendungan tersebut diyakini mampu meningkatkan hasil pertanian. “Minimal dalam satu tahun petani bisa dua kali panen, sebab bendungan akan membuat lahan yang tandus menjadi subur setelah mendapat pasokan air yang ideal,” katanya. Secara terpisah, Bupati Bekasi, H Sa’duddin menyambut baik wacana tersebut. “Usulan itu sudah lama sampai ke saya. Saat ini hanya tinggal menunggu anggaran DPR Pusat senilai Rp 12 miliar yang berasal dari Anggaran Biaya Tambahan (ABT) pada bulan Februari mendatang,” katanya. Dikatakan Sa’duddin, proses pembangunan bendungan itu diperkirakan segera dimulai pada awal Maret 2010. “Saya harap bendungan itu nantinya dapat sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama, khususnya bagi petani di masing-masing wilayah,” katanya. (ant)
Impeachmnet Terhadap Presiden Mustahil Dilakukan PENGAMAT politik FISIP Universitas Indonesia (UI), Maswandi Rauf mengatakan, Panitia Khusus (pansus) Century DPR RI tidak akan melakukan pemakzulan terhadap wakil Presiden Boediono. Pasalnya, para anggota pansus dipastikan akan menjadikan proses investigasi dan introgasi melalui hak angket untuk kepentingan politiknya. “Apalagi keputusan untuk mengimpeachment tersebut harus melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang sebagian besar dikuasai partai politik (Parpol) koalisi pro pemerintah,” ungkapnya saat acara Diskudi
Publik Terbuka ‘Impeachment Boediono, Mungkinkah?’ di FISIP UI, Depok, kemarin. Maswandi menuturkan, sulitnya pemakzulan tersebut dikarenakan sistem konstitusi di Indonesia yang hanya memungkinkan presiden dan atau wakil
presiden diimpeachment jika terbukti melanggar hukum berat. “Ditambah lagi, dalam sistem pemerintahan kita yang presidensil, DPR tidak bisa mengajukan mosi tidak percaya kepada pemerintahan,” ungkapnya. Serupa yang dikatakan Refly Harun, selaku pengamat tata negara yang mengungkapkan, sulitnya proses pemakzulan dikarenakan panjangnya proses yang harus dilalui. Jika ditemukan pelanggaran dalam kasus Century tidak langsung diikuti
dengan langkah pemakzulan. “Paripurna DPR lah yang memutuskan apakah ada pelanggaran atau tidak. Jika diterima diajukan proses lagi, untuk hak menyatakan pendapat, bahwa mereka bersalah, ini harus disetujui oleh ¾ anggota Dewan. Setelah itu, DPR mengajukan hak inisiatif untuk mengadakan rapat paripurna MPR,” paparnya. Sementara itu, aktivis Indoneisan Corruption Watch (ICW), Ibrahim Fahmi Badoh mengungkapkan, terdapat kejang-
galan dalam proses bailout century. Setidaknya terdapat 23 transaksi yang dilakukan selama 8 bulan. “22 diantaranya dibayarkan secara tuna,” imbuhnya. Dia mengungkapkan, salah satu contoh transaksi yang tidak wajar adalah transaksi yang dicairkan salah seorang tukang ojek pada saat kampanye. “Buktinya ada tukang ojeg yang mencairkan dana ratusan miliar. Bahkan ada sopir taksi yang mencairkan dana hingga Rp 1 triliun,” pungkasnya. (rin)
pini
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2010
F OKUS Pilkada dan Konflik Elite Politik UARA rakyat adalah suara Tuhan. Adagium itu selalu terdengar ketika kita berbicara demokrasi, terlebih lagi pemilu kepada daerah (pilkada). Namun ungkapan itu sudah ditinggalkan. Sebab suara rakyat sudah bisa dibeli. Demikian pula tokoh yang terpilih bukan lagi kehendak rakyat, tetapi hasil kompromi para elite politik di Jakarta. Sehingga apa yang dipilih oleh rakyat adalah hasil dari kompromi politik atau sering disebut pemaksaan politik. Dari fenomena yang ada tersebut, menjadikan predikat demokrasi hanya sebagai wacana atau ‘’menghibur’’ rakyatnya bahwa kita hidup di negara demokrasi. Padahal secara substantif demokrasi berlandaskan pada asas persamaan (equality) dan kebebasan (liberty). Nilai asasasas ini sifatnya ajeg dan universal, seperti hak berbicara, menyatakan pendapat, serta berserikat dan berkumpul. Dari hal tersebut dapat ditarik benang merah bahwa demokratisasi berarti menolak otoritarianisme dan mendorong egalitarianisme. Namun yang terjadi dalam pilkada di Indonesia, tampaknya hal itu masih perlu direnungkan. Kebebasan untuk menentukan pendapat, hanya sebatas kebebasan. Namun hasil akhirnya sangat tergantung pada kepentingan elite politik yang ada di pusat. Sebab tidak ajarang, apa yang menjadi aspirasi di daerah, berbeda dengan apa yang diputuskan di pusat. Perbedaan keputusan dan aspirasi ini sering diembel-embeli dengan menyelematkan kepentingan yang lebih luas. Alasan ini sering mendapat sorotan para pengamat. Mereka menilai kepentingan yang lebih luas itu, identik pada kepentingan sang pengambil keputusan baik yang sifatnya jangka pendek maupun jangka panjang. Perbedaan kepentingan inilah yang kini muncul di daerah. Elite yang ada di bawah selalu mengumandangkan apirasi arus bawahlah yang diperjuangkan. Sementara elite di pusat juga menyatakan, bahwa apa yang diputuskan adalah demi kepentingan partai ke depan. Dari dua hal itu dapat disimpulkan bahwa kepentingan partai dan kepentingan arus bawah sering berbeda. Kepentingan partai lebih kepada kepentingan para elite politiknya, sementara kepentingan arus bawah lebih kepada penyerapan aspirasi di akar rumput. Kalau perbedaan itu terus dipelihara, maka selamanya tidak akan muncul simbiosis mutualisme. Jadi antara kepentingan elite pusat dan daerah dapat diibaratkan garis yang sejajar, selamanya tidak akan pernah bertemu. Lalu bagaimana dengan kaitan pemilu kepala daerah yang akan dilaksanakan 4 Mei mendatang? Adakah pusat memaksakan kepentinganya untuk diperjuangkan di daerah? Pertanyaan inilah yang akhir-akhir ini makin deras disuarakan. Sebab di tengah maraknya gelombang demokrasi yang dirasakan di Indonesia, terasa aneh pimpinan Parpol di nasional masih mendominasi keputusan politik termasuk dalam pilkada. Pusat masih sangat menentukan siapa yang cocok ditunjuk maju dalam pencalonan kepala daerah. Pusat tidak sebatas memberi restu terhadap calon yang diusulkan daerah, tetapi mempunyai kewenangan menentukan nama diluar yang diusulkan. Sungguh hal ini bertolak belakang dengan semangat pemberdayaan daerah menentukan calon pemimpinnya. Seperti gonjang-ganjing di tubuh DPC PDIP Tabanan akibat restu DPP yang berbeda dengan selera lokal. Hal itu akhirnya menimbulkan kekhawatiran terjadinya degradasi nilai-nilai demokrasi substantif. Demikian juga di Bangli dan Badung. Walaupun tidak sevulgar yang ada di Tabanan, di dua kabupaten tersebut juga terjadi friksi antara kader partai. Salah satu contohnya adalah, hengkangnya kader untuk mendukung calon partai lain dalam Pilkada di Badung. Ini mencerminkan bahwa pemberdayaan aspirasi di daerah mesti mendapat wadah yang baik di pusat, sehingga tidak menibulkan fonflik internal. ***
S
Bang D
el
845 orang jaksa dan pegawai tata usaha ditindak
Jaksa senior bebas ...
5
Menjelang 100 Hari Pertama Kerja Kabinet Yudhoyono PRESIDEN Perancis Nicolas Sarkozy, Presiden AS Barrack Obama dan para pemimpin sejumlah negara lain mendapat sorotan luas atas kinerja pemerintahan mereka pada 100 hari pertama, tak terkecuali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk masa pemerintahannya yang kedua. Penerapan angka 100 itu bukanlah merujuk pada sihir, tahayul, atau apapun yang di luar nalar. Seperti dikutip dari artikel Kenneth T Walsh dalam usnews.com, penggunaan besaran waktu itu mewakili semangat pemerintahan yang baru dan masih dalam aura kemenangan pascapemilu untuk mengidentifikasi masalah dan mengambil langkah menyelesaikannya. Pers, masyarakat, kalangan lembaga swadaya masyarakat dan juga oposisi (bila menganut sistem parlementer) menggunakan waktu 100 hari pertama masa pemerintahan untuk menilai bagaimana pemerintah yang baru tersebut mengambil langkah dan kebijakan yang mencerminkan bagaimana karakter pemerintah dalam mengambil keputusan lima tahun ke depan. Sejarawan asal Universitas Cambridge Anthony Badger mengatakan pola 100 hari kerja pertama diawali pada saat Franklin Delano Roosevelt menjadi Presiden AS 1933. FDR, demikian orang pertama dalam klan Roosevelt yang menjadi presiden itu disapa, meyakinkan bangsanya untuk lepas dari masamasa depresi dengan mengambil sejumlah kebijakan cepat dalam 100 hari pertamanya. Hal itu dilakukan karena saat itu banyak orang tidak yakin Amerika Serikat akan mampu keluar dari kemelut ekonomi yang berlarut-larut itu. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyadari pentingnya langkah pemerintah dalam 100 hari pertama masa kerja, karena itu kemudian menetapkan 45 program dengan 15 diantaranya merupakan program utama. Seiring perjalanan pemerintahan menjelang 100 hari pertama pada 28 Januari 2010, ada kalangan yang mengkritik pemerintah karena program yang telah ditetapkan itu dinilai tidak terpenuhi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua pihak tidak salah dalam mengartikan program 100 hari kerja pemerintah dengan menggunakan sebagai tolak ukur untuk menilai kinerja pemerintah selama lima tahun mendatang. Kepala Negara mengatakan penilaian bahwa dalam 100 hari pemerintah dapat langsung mensejahterakan rakyatnya merupakan hal yang tidak tepat. Presiden Yudhoyono mengatakan tidak pernah ada pernyataan atau janji, baik dari dirinya, Boediono maupun anggota kabinet lainnya bahwa
Oleh : Panca Hari Prabowo* dalam 100 hari pertama kerja pemerintah, kesejahteraan masyarakat akan langsung tercapai. Program 100 hari pertama sebagai landasan untuk bekerja lebih baik lagi dalam lima tahun mendatang. Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan evaluasi program 100 hari pertama kabinet Indonesia Bersatu II tidak selalu berujung pada “reshuffle” (perombakan kabinet) karena hingga saat ini tidak ada sinyal Presiden untuk melakukan hal tersebut. Ia mengatakan proses evaluasi yang dilakukan dalam rapat kabinet yang berlangsung Kamis (14/1) merupakan evaluasi yang biasa dilakukan untuk mengetahui pencapaian program hingga hari ke-75. Tidak ada yang belum dicapai. Memang ada yang harus ditunggu sampai batas akhir 28 Januari. Nanti baru terlihat total pencapaian seperti apa dari masing-masing departemen. Baru bisa terlihat seperti itu. Sekarang kan belum masih ada yang belum tercapai. Yang dilaporkan dalam rapat kabinet kemarin seperti itu memuaskan. Sampai sekarang belum ada arahan dari Presiden untuk mengganti. Ditegaskannya, yang utama dari evaluasi program 100 hari adalah pencapaian dari target-target yang telah ditetapkan. Dari rapat kabinet yang membahas evaluasi program 100 hari itu, Julian mengatakan para Menteri Koordinator dari bidang Polhukam, Perekonomian dan Kesra memaparkan pencapaian target hingga hari ke-75. Pasca-100 hari pertama Pengamat politik yang juga dosen Universitas Indonesia Andrinov Chaniago mengatakan pasca-100 hari pertama kerja pemerintah, setidaknya ada tiga hal yang harus diperhatikan Presiden Yudhoyono agar pemerintahannya berjalan secara efektif dan mencapai tujuan lima tahun ke depan.
Yang pertama mengelola sumber daya manusia, kemudian mengelola organisasi dan ketiga mengelola keuangan secara efektif karena keterbatasan anggaran. Dia mengatakan, pengelolaan sumber daya manusia sangat penting karena saat ini kualitas dan integritas sumber daya manusia dalam berbagai sektor pemerintahan masih dinilai rendah, termasuk di lembaga penegak hukum. Bila ini tidak dibenahi maka sulit bila kita berharap tujuan-tujuan pembangunan tercapai. Sementara untuk pengelolaan organisasi, Andrinov menyoroti kebijakan Presiden yang cenderung menambah struktur pemerintahan antara lain melalui komposisi kementerian yang mencapai 34 kementerian, lebih banyak dibandingkan masa Abdurrahman Wahid dan Megawati. Ia mengatakan, Presiden Yudhoyono dituntut untuk mampu mengefektifkan kabinetnya dan mengelola sehingga tidak terjadi tumpang tindih fungsi kerja. Birokrasi ditata karena banyak yang tumpang tindih dalam program urusannya,” kata Andrinov. Sementara untuk pengelolaan anggaran, Andrinov mengatakan,dengan keuangan terbatas maka alokasi harus efektif. Ia juga mengingatkan Presiden Yudhoy-
ono dan Wapres Boediono untuk terus memberikan perhatian pada reformasi birokrasi karena hal itu dinilai sebagai salah satu kunci keberhasilan kerja kabinet. Padahal itu fondasi pembangunan untuk pelayanan publik dan itu sepertinya dilupakan. Kenapa yang masuk kok malah pemberantasan terorisme, padahal tidak ada isu aktual atau urgent, itu sudah terbentuk sejak lama. Tolak ukur keberhasilan program 100 hari pertama kabinet Indonesia Bersatu II diinterpretasi oleh berbagai pihak secara berbeda. Pro kontra tentu ada dan salah satunya adalah rencana aksi demonstrasi 28 Januari di Jakarta. Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan keberhasilan program 100 hari kerja kabinet Indonesia Bersatu II hendaknya dilihat secara proporsional dan realistis sesuai yang ditargetkan pemerintah. Sekarang kalau program 100 hari, (ada pihak-red) kecewa, karena tidak bisa menurunkan harga gula, kan tidak bisa disederhanakan seperti itu. Karena pengertian program 100 hari adalah capaian yang memang bisa dicapai dalam 100 hari. Rinciannya ada, tiap departemen ada. Ia menjelaskan ukuran keberhasilan program kerja 100 hari pemerintahan hendaknya didasari parameter yang realistis, sehingga bila ada pihak yang menilai pemerintah gagal menyelesaikan semua masalah dalam 100 hari adalah tidak tepat. Bukan 100 hari lalu harga beras langsung murah. Bukan di situ letaknya. Itu adalah langkah menunju kerja lima tahun. Mantan Panglima TNI itu mencontohkan seperti target pengurangan waktu pengurusan perijinan, itu merupakan target 100 hari karena memang menjadi dasar untuk pembangunan lima tahun mendatang. Sementara itu terkait adanya rencana aksi demonstrasi pada 28 Januari, Djoko mengatakan, pemerintah sudah memberikan jaminan koridor penyampaian pendapat dan hendaknya bisa ditaati. Seratus hari pertama kerja pemerintah bukanlah akhir dari sesuatu namun akhir dari sebuah awal. Kelemahan atau kesalahan yang terjadi pada 100 hari pertama bisa saja diperbaiki, namun akan lebih mudah bila diawali tanpa adanya kesalahan, itulah mengapa 100 hari pertama disebut masa transisi oleh Michael Watkins, seorang ahli dan penulis tentang manajemen. *Penulis berdomisili di Jakarta
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Jalan Rusak di Cinere Raya LEBIH kurang sebulan terakhir, kemacetan yang terjadi di Jalan Cinere Raya, Kota Depok, tepatnya dari arah perempatan eks bioskop Dynasty hingga Mal Cinere dan sebaliknya, kian kerap terjadi. Ekor kemacetan pun kian panjang, yang membuat warga Cinere dan sekitarnya harus mengeluarkan biaya serta waktu tambahan dalam perjalanan. Jika sebelumnya kemacetan terjadi karena sempitnya badan jalan, padatnya kendaraan yang melintas (terutama pada jam-jam sibuk), lokasi terminal bayangan Metro Mini Jurusan Blok M-Cinere dan adanya pembangunan sebuah pusat perbelanjaan baru di bekas bioskop Dynasty, maka sejak sebulan terakhir, penyebab kemacetan bertambah akibat jalan yang mengalami kerusakan. Jalan yang semula cukup mulus, kini kondisinya sudah cukup parah. Banyak terdapat lubang di kedua sisi jalan, yang membuat kendaraan terpaksa mengurangi
kecepatan, hingga membuat arus lalu lintas kian padat. Penyebab kerusakan, selain daya dukung jalan yang menurut saya kurang kuat, juga karena adanya pipa yang kemungkinan mengalami kebocoran (di ruas jalan ke arah Mal Cinere, setelah eks bioskop Dynasty), hingga membuat kondisi jalan selalu basah dan tergenang. Keadaan kian parah dengan dimulainya lagi kegiatan penggalian untuk proyek kabel serat optik yang terjadi di Jalan Bukit Cinere (yang terletak di seberang eks bioskop Dynasty), yang memakan sepertiga badan jalan. Kami mohon kepada pihak berwenang agar segera membenahi kondisi ini, agar kami, warga yang biasa melintas di daerah itu untuk menuju ke tempat kerja, dapat kembali merasakan suasana nyaman dalam berkendara. Terima kasih. Aliffa Cinere, Depok
Kenapa Harus Motor? PEMBERLAKUAN sepeda motor untuk melaju di jalur kiri sejauh ini belum berjalan efektif. Langkah Polda Metro Jaya ini terkesan hanya memindahkan kemacetan di lajur sempit. Kemacetan pada pagi sekarang makin parah karena perturan itu tidak dibarengi dengan aturan lainnya. Mestinya, kalau sepeda motor dilarang lewat jalur cepat, mobil juga dilarang dong lewat jalur lambat. Selain itu, angkutan umum mestinya juga dilarang berhenti disembarang tempat. Karena meski berhenti 1-2 menit sudah menimbulkan kemacetan. Belum lagi kalau ojek-ojek mangkal sembarangan, yang terkadang memakan hampir separuh jalan. Kalau ingin Jakarta tertib, semua harus ditertibkan. Jangan cuma motor aja yang diatur-atur. Diakui, pengendara motor memang banyak yang tidak tertib. Banyak yang saling serobot tan-
pa memperdulikan pengendarapengendara lainnya. Perilaku bikers model begini memang harus ditendak tegas. Tetapi bukan berarti semua bikers seperti itu. Banyak juga yang masih tertib lalulintas. Antar pengendara memang harus saling menghormati. Repotnya justru perilaku kendaraan umum yang sering semaunya sendiri mencari-cari penumpang di tikungan, tidak berhenti di halte dan seenaknya saja menurunkan penumpang secara mendadak. Angkutan umum tentu tidak kebal hokum, mereka perlu pula ditindak tegas. Saya menduga banyak dari supir-supir itu yang tidak memiliki hak untuk mengemudi. Jadi, jangan cuma motor saja yang diatur-atur. Semua mestinya diperlakukan secara sama dan tegas itu, yang penting. Erik Dewanto Sunter, Jakarta Utara
Pengalaman Unik di ATM PEMBERITAAN mengenai pembobolan kartu ATM nasabah sejumlah bank tenyata berdampak cukup serius dan ‘unik.’ Beberapa rekan saya, entah serius atau sekadar bercanda, menyatakan akan segera mengosongkan rekeningnya setelah gajinya ditransfer. Ia kawatir uangnya tibatiba amblas, seperti yang dialami puluhan nasabah bank korban pembobolan kartu ATM Saya punya pengalaman menarik saat hendak bertransaksi di salah satu ATM di kawan Pamulang, Tangsel. Saya melihat seorang perempuan paruh baya panik lantaran beberapa kali transasksinya ditolak. Saya tidak tahu persis apakah ia mau melakkukan penarikan tunai, transfer, atau pembayaran. Sambil mencoba kembali bertransaksi, perempuan itu bertanya pada saya, ‘’ATM ini aman nggak ya?”’ Saya lihat perempuan itu cemas dan tegang. Dengan tenang saya menjawab, ‘’ Menurut saya aman kok .. bu.”
Saya yakin ATM tersebut aman karena saya tidak melihat tanda tanda yang mencurigakan baik di ‘mulut’ mesin ATM mapun di ruangan/ biliknya. Pengamatan secara selintas yang saya lakukan menunjukkan tak ada kamera ‘mini’ yang digunakan untuk mengintai nomor PIN pengguna ATM. Selain itu ‘mulut’ mesin ATM juga bersih, tidak mencurigakan. Setelah mendengar jawaban saya, perempuan itu tampak tenang. Entah kebetulan atau tidak, selanjutnya transaksinya berjalan lancar. Saya berfikir, mungkin perempuan itu di awal transasksi merasa tegang dan kawatir sehingga ia salah memencet tombol dan menyebabkan transaksinya gagal. Nyatanya, ketika saya mendapat giliran bertansaksi lancar-lancar saja tuh, tak ada masalah masalah dengan mesin ATM-nya. Barudin Ciputat
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2010
Foto Bareng Trofi Piala Dunia
Peminat Membludak JAKARTA - Panitia “FIFA World Cup Trophy Tour by Coca Cola” hanya memberikan kesempatan bagi 10.000 pengunjung yang dapat berfoto bareng dengan trofi Piala Dunia yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), kemarin. Humas Coca cola, Arif Mujahidin mengatakan, memang tidak semua pengunjung yang mendapat kesempatan berfoto bareng trofi asli Piala Dunia ini. “Panitia membatasinya hanya untuk 10 ribu pengunjung saja. Kuota ini menurut Arif sama untuk tiap negara yang dilalui ‘FIFA World Cup Trophy Tour by Coca Cola’,” katanya. Ia mengatakan, untuk pengunjung lainnya hanya boleh melihat saja, namun tidak boleh berfoto. Aturan ini sama dengan negara-negara lainnya. Bagi pengunjung yang hendak foto bareng harus mengantre di depan pintu masuk Assembly Hall yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Dalam ruangan, mereka dapat mengikuti games atau berfoto di bola raksasa
atau Jabulani raksasa maupun Zakumi, maskot Piala Dunia 2010. Ada lima stan yaitu “Indonesian Football, South African Football, Stadium, 3D Movie dan Trofi Piala Piala dunia”. Trofi Piala Dunia ini telah dan akan menempuh perjalanan keliling dunia menjelang putaran final Piala Dunia 2010. Sejauh ini, lebih dari 200.000 pecinta sepak bola di benua Afrika dan di sejumlah negara Asia telah menyaksikan rangkaian kegiatan terkait kunjungan Trofi dan mendapat kesempatan langka untuk berfoto bersama Trofi Piala Dunia tersebut. “FIFA World Cup Trophy Tour by Coca-Cola “ ini singgah di Indonesia sejak Minggu lalu sebagai bagian dari kunjungannya ke 83 negara. Rombongan trofi FIFA ini bersama Menegpora diterima Presiden SBY di Istana Kepresidenan. Trofi memulai perjalanannya dari Kantor Pusat FIFA sejak 21 September 2009 dan terus berkeliling ke pelosok dunia sebelum akhirnya akan tiba di Afrika
Selatan tanggal 4 Mei 2010. Tur trofi Piala Dunia ini menempuh jarak 134.017 km atau tiga kali keliling bumi. Jakarta merupakan kota keempat di Asia yang mendapatkan kesempatan langka ini. Sebelumnya, trofi ini mengunjungi Calcutta, India, Ho Chi Minh City, Vietnam, dan Bangkok, Thailand. Setelah Indonesia, trofi akan berlanjut ke Malaysia. Trofi Piala Dunia hanya diberikan bagi negara pemenang kejuaraan piala dunia. Tinggi trofi ini adalah 36,8 cm (14,5 inci) dan berat 6,175 gr (13,61 gram) serta terbuat dari emas 18 karat. Negara pemenang akan menyimpan trofi otentik tersebut sampai kejuaraan dunia berikutnya berlangsung, lalu sebagai gantinya akan memperoleh trofi berlapis emas. Bagian bawah trofi terdiri dari dua lapis logam malachite (copper carbonate), sementara pada sisi bawah trofi terukir tahun dan nama negara pemenang Piala Dunia FIFA sejak tahun 1974. (ant)
Presiden Minta Makasar Kembalikan Kejayaan PSM MAKASSAR - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono meminta Makassar untuk mengembalikan kejayaan Persatuan Sepak Bola Makassar (PSM) di Makassar. “Galakkan kembali sepakbola, PSM dulu jago sekali mari dikembalikan kejayaannya,” ujar presiden kemarin saat melakukan telekonferensi video dengan Gubernur Sulawesi Selatan dan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Perhatian presiden pada klub sepakbola kebanggaan Makassar tersebut mengejutkan Walikota Makassar.
Menanggapi perhatian tersebut, Ilham kembali menegaskan, kalau klub sepakbola ini bukan hanya milik Makassar tapi juga milik bersama. Dengan demikian kejayaan tim ini tergantung kepada semua pihak, bukan hanya pemerintah kota, pemain, manajemen PSM tapi masyarakat pada umumnya. Ia menyayangkan perilaku penonton yang masih bangga jika dapat menyaksikan pertandingan secara gratis padahal pemerintah kota sudah memberikan subsidi karcis kepada penonton senilai Rp
4.800 pertiketnya. Belum lagi tersingkirnya PSM di papan degradasi kompetisi Liga Super karena banyaknya pemain lokal yang belum mempunyai jam terbang dan pengalaman bermain. Untuk itu, pihaknya memberikan wewenangkepada manajer tim dan pelatih untuk mengembangkan bakat para pemain muda. Penyebab keterpurukan PSM diantaranya karena tidak meratanya kemampuan individu serta tidak adanya kekompakan pemain asing dengan pemain lokal. (ant)
Syamsir Bermimpi ke Piala Dunia JAKARTA - Tidak hanya Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, salah satu pemain timnas U-19 Indonesia, Syamsir Alam juga bermimpi ingin tampil di Piala Dunia. Bahkan pemain yang baru berusia 17 tahun itu mengajak semua elemen masyarakat Indonesia berjuang agar timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia. Syamsir bersama empat rekannya di timnas U-19, kemarin di JHCC Senayan mendapat kesempatan melihat sekaligus berfoto dengan trofi Piala Dunia dalam acara World Cup Trophy Tour by Coca Cola. “Saya senang dan bangga bisa foto dan melihat trofi Piala Dunia karena ini adalah kali pertama melihat. Namun saya lebih bangga dan bahagia lagi jika saya difoto bersama timnas Indonesia mengangkat trofi Piala Dunia,” kata Syamsir. Sebagai anak bangsa yang dilahirkan dengan talenta pemain sepakbola, Syamsir mengaku impian ingin tampil di Piala Dunia jangan diartikan pepesan kosong. Syamsir memprediksi bahwa delapan tahun dari sekarang adalah saat yang tepat untuk mewujudkan impian itu. “Saya berani targetkan Piala Dunia
masuk Piala Dunia,” tambah pemain yang berposisi penyerang itu.
Syamsir Alam
2018 nanti, timnas kita harus lolos,” ujar pemain yang juga punya obsesi bermain di Liga Eropa itu. Namun Syamsir tak mau berkomentar banyak ketika ditanya soal keinginan PSSI mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. “Saya kira itu urusan petinggi PSSI dan pemerintah. Saya tak mau mikirin itu. Yang penting saya bisa bawa Indonesia
Profesional Syamsir juga mengaku tak berminat main di Liga Indonesia karena bisa saja mengancam karirnya. Ia berharap bisa mengembangkan karir sepakbolanya di Inggris atau Spanyol. Tekadnya itu bukan karena tidak nasionalis melainkan sepakbola di Indonesia sudah tidak sehat. Di kalangan pemain tak menjunjung sportifitas. Bahkan ada pemain yang tulang rusuknya patah. Syamsir yang sedang mengikuti program training camp di Uruguay dan akan kembali ke sana Februari nanti, mengatakan dirinya sedang diincar oleh beberapa klub di Inggris dan Spanyol. “Saya memang diincar beberapa klub di Inggris dan Spanyol namun saya belum bisa bilang. Ya mudah-mudahan hal itu bisa terlaksana. Kalau tidak di Liga Inggris, ya di Liga Spanyol karena atmosfir sepakbola di sana sangat profesional,”tambah pemain yang mengidolakan bintang Liga Italia, Alexander Pato ini. (oli)
Hadapi Persija Sabtu Mendatang
Persijap Targetkan Curi Angka SEMARANG - Persijap Jepara berharap bisa mencuri angka saat menghadapi tuan rumah Persija Jakarta Pusat pada laga terakhir putaran pertama Kompetisi Sepak Bola Liga Super, Sabtu mendatang. Wakil Sekretaris Tim Persijap Jepara, Nurjamil, ketika dihubungi dari Semarang, Selasa, mengatakan, dengan tambahan angka ini timnya tetap bisa bertengger pada papan tengah pada putaran pertama ini. “Kita sudah dapat nilai penuh atau menang saat menjamu Persela dan bidikan terakhir adalah saat melawan tuan rumah Persija mendatang,” katanya. Menurut dia, sebenarnya pertandingan melawan tim Macan Kemayoran itu dilangsungkan 3 November 2010 tetapi saat itu tidak ada izin dari petugas kepolisian sehingga dijadwal ulang oleh PT Liga
Indonesia (LI), Sabtu (30/1). “Saya dengar kabar kalau pertandingan mendatang dimainkan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta,” katanya. Persija memainkan pertandingan terakhir ketika menjamu Persisam Samarinda di Stadion GBK Jakarta, Minggu lalu, dan menang 1-0 atas lawannya, sedangkan Persijap juga menang 3-1 atas Persela Lamongan. Selama putaran pertama ini, pertandingan yang dijalani Persijap Jepara dijadwal ulang oleh LI sudah dua kali. Yang pertama adalah saat melawan tuan rumah PSM Makassar beberapa waktu lalu dan kedua melawan Persija mendatang. Sampai kini Persijap masih bertengger pada urutan ke-11 dari 18 tim klasemen sementara Liga Super dengan nilai 21. Nilai ini hanya terpaut satu angka
dengan Persija yang berada diurutan ke-12 dengan nilai 20, hanya saja Persija baru memainkan 14 kali pertandingan sedangkan Persijap sudah 16 kali main. Yang jelas, kata dia, saat melawan Persija, timnya bisa tampil dengan kekuatan penuh karena tidak ada pemain yang cedera maupun terkena akumulasi kartu kuning. Usai putaran menyelesaikan pertandingan pada putaran pertama mendatang, kata dia, manajemen dan jajaran pelatih akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pemain sehingga pada putaran kedua bisa lebih baik lagi. Sebelumnya, Manajer tim Persijap, Edy Sudjatmiko mengatakan, timnya menargetkan tetap bertahan pada Liga Super musim kompetisi mendatang. (ant)
6
Persib Gulung Persik 6-1 BANDUNG - Persib “Maung Bandung” berpesta gol pada laga pamungkas putaran pertama Liga Super dengan menggasak Persik Kediri 6-1 (2-0) pada Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, kemarin. Pesta gol Persib dibuka striker Christian Gonzales menit ke-32 memanfaatkan kemelut di depan gawang Persik yang dikawal Herman. Sekaligus merupakan gol keenam Gonzales untuk Persib musim ini. Gol “Maung Bandung” lainnya dicetak striker asal Brasil, Hilton Moriera menit ke-42, si “Suster Ngesot” Nova Aryanto menit ke-52 babak serta gol spektakuler Suchao Nuthnum dari tembakan sudut menit ke-64 dan Budi Sudarsono menit 76 dan 90. Persik memperkecil kekalahan lewat gol gelandang Amarildo menit ke-56 babak kedua. Kemenangan telak 6-1 Persib itu merupakan kemenangan terbesar Maung Bandung di musim ini. Dengan kemenangan terse-
but, Persib tetap bertahan di papan atas dengan nilai 27 hasil delapan kali bertanding, tiga seri dan enam kali kalah. Hasil tersebut masih dibawah perolehan Hilton Moriera di akhir putaran pertama Liga Super 2008-2009 yang mencetak 32 point. Salah satu penyebabnya musim ini Persib banyak gagal menuai target kemenangan di partai tandang. Sementara pertandingan yang disaksikan sekitar 25.000 bobotoh Bandung itu dipimpin wasit Yandri dari Jakarta. Pertandingan berlangsung dalam tempo cepat. Kemenangan telak lawan Persebaya, 4-2 (2-1) beberapa waktu lalu memberikan kepercayaan diri bagi Hilton Moriera dkk. Persik merupakan tim Jatim kedua yang terkapar di Bandung dengan skor yang telak. Selain itu, kemenangan di partai penutup putaran pertama sekaligus kado bagi “perpisahan” gelandang Suchao Nuthnum dan kiper Shintawechai Kosin Hathairattanakol yang akan meninggalkan Persib. Kedua pemain Thai-
land itu hanya berlaga pada putaran pertama dengan status pemain pinjaman. Di akhir pertandingan, secara khusus Kosin dan Suchao yang menjadi bintang tim “Maung Bandung” melakukan selebrasi dan salam perpisahan kepada bobotoh Bandung. Suasana suka cita berbaur dengan keharuan karena “Maung Bandung” harus kehilangan dua pemain yang memberi ruh pada permainan tim. Kosin maupun Suchao sendiri tampil fight dan mengesankan dengan memberikan beberapa “assist” bagi duet Gonzales dan Hilton. Suchao memberikan “kado istimewa” bagi bobotoh melalui gol yang dicetaknya langsung dari tembakan sudut menit ke-64. Gol tersebut merupakan gol keempat pemain bernomor punggung 15 itu untuk Persib pada musim ini Sementara itu Persik harus kehilangan gelandang Suswanto pada menit ke-19. Pemain itu ditandu ke luar lapangan dan dilarikan ke rumah sakit setelah bertabrakan dengan Christian Rene.
Hampir sepanjang pertandingan, Persik berada dalam tekanan tim asuhan Jaya Hartono yang juga mantan pelatih tim “Macan Putih” itu. Unggul 0-2 pada babak pertama, tak menyurutkan serangan Maung Bandung yang kembali membobol gawang “Macan Putih” melalui Nova Aryanto saat pertandingan baru berlangsung tujuh menit. Hujan deras yang turun sejak pertengahan babak kedua mempengaruhi tempo permainan. Persik mencoba menekan dengan bola-bola panjang ke arah Saktiawan Sinaga dan Patricio Morales. Namun kawalan ketat Rene dan Maman membuat ruang gerak duet maut Persik itu terbatas. Sebaliknya, Persib yang memasukan Budi Sudarsono menggantikan Hilton makin beringas, Budi yang mantan striker Persik dan Sriwijaya FC itu menjawab kepercayaan pelatih Jaya Hartono sekaligus menggenapkan kemenangan Persib menjadi 6-1. Hingga pluit panjang dibunyikan kedudukan 1-6 untuk tuan rumah Maung Bandung. (ant)
Kejurnas Bulutangkis
Simon Menang Cepat, Sony “Rubber Set” SURABAYA - Pebulu tangkis Pelatnas Simon Santoso meraih kemenangan cepat, sementara Sony Dwi Kuncoro dipaksa bermain “rubber set” pada laga pertama Yonex Sunrise Kejurnas 2009 di GOR Sudirman Surabaya, kemarin malam. Unggulan teratas asal DKI Jakarta Simon Santoso hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menyudahi perlawanan Yordan Zico (Sulawesi Tengah) dengan skor 21-6, 217 dan melaju ke babak ketiga. Kualitas permainan Simon
Santoso yang jauh di atas lawannya, membuatnya tidak banyak menguras tenaga untuk merebut angka. Peraih medali emas SEA Games 2009 di Laos itu, selanjutnya ditantang pemain tuan rumah Michael Agusthio Vimala yang mengalahkan unggulan ke-9 Pandu Dewantoro (Jawa Tengah) 21-13, 8-21, 21-18. Sedangkan Sony Dwi Kuncoro yang menempati “seeded” kedua, tampil lamban dan kehilangan set pertama, sebelum akhirnya menang “rubber
set” 22-24, 21-8, 21-11 atas Ary Trisnanto (DKI Jakarta). Sony langsung tertinggal 17 di set awal, sebelum menyamakan skor 10-10 dan kembali tertinggal 11-14. Sony tetap tampil tenang saat tertinggal 19-20 dan berhasil memaksakan “deuce”. Smes keras Ary Trisnanto kembali memaksa Sony kehilangan angka dan pukulan pemain DKI Jakarta yang bergulir melewati bibir net ke arah bidang lapangan Sony, menyudahi permainan di set pertama dengan 24-22.
Cedera ringan pada engkel kaki kanannya yang dialami menjelang kejuaraan ini, menjadi salah satu penyebab lambannya permainan pemain peringkat tujuh dunia ini. Sepanjang set kedua dan ketiga, Sony tidak banyak menekan dan berusaha memainkan tempo. Sementara lawannya terus melancarkan smes dan sering mati sendiri. Pada babak ketiga hari ini, Sony akan ditantang pemain Jateng, Nugroho Andi Saputra (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2010
7
Australia Terbuka
Zheng Jie ke Semifinal MELBOURNE - Petenis China Zheng Jie maju ke semi final turnamen tenis untuk kedua kalinya setelah mengalahkan pemain dari Rusia Maria Kirilenko 6-1 6-3 pada perempat final tenis Australia Terbuka, kemarin. Zheng, yang menjadi pertenis “wildcard” pertama yang maju ke semi final turnamen grand slam pada Wimbledon 2008, selanjutnya akan bertemu dengan mantan petenis nomor satu dunia dan tujuh kali juara grand slam Justine Henin, untuk berebut tempat di babak final. Henin, yang bermain untuk kedua kalinya setelah mengalami cedera selama 18 bulan dan ia pun petenis “wild card” ke Australia Terbuka, mengalahkan Nadia Petrova 7-6 75 pada laga perempat final pertama di Rod Laver Arena. Kirilienko, yang paha kirinya dibalut sebelum pertandingan dimulai, merasakan nyeri pada pinggang kanannya pada set pertama dan meminta istirahat untuk mendapat perawatan pada pergantian set, juga mendapat perawatan beberapa kali pada set kedua. Putra Di bagan putra, petenis Kroasia Marin Cilic untuk pertama kali dalam karirnya lolos ke semifinal grand slam setelah pada pertandingan perempat-final Australia Terbuka mengalahkan Andy Roddick 7-6 6-3 3-6 2-6 6-3 di Melbourne, kemarin. Roddick harus mengatasi masalah pada bahunya sejak set pertama. Meskipun hingga set selanjutnya masih memperlukan perawatan medis di lapangan, namun petenis AS unggulan tujuh itu masih bisa mengimbangi lawannya sebelum kalah di set kelima. Prestasi terbaik Cilic sebelumnya adalah perempat-final
AS Terbuka tahun lalu. Unggulan ke-14 itu pada semifinal akan menghadapi pemenang antara juara bertahan Rafael Nadal dan unggulan lima Andy Murray dari Inggris. “Pertandingan tadi tidak mudah. Saya mengalaminya sepanjang pekan ini,” kata Cilic yang pada dua pertandingan sebelumnya juga harus main lima set. “Saya hanya perlu tambahan kekuatan di set terakhir. Tidak mudah saat ia mulai bangkit. Servis saya kurang bagus dan ia banyak menekan saya, dan saya sempat tidak tahu apa yang harus dilakukan. Roddick, 27, mengatakan menyesali cedera yang muncul saat bertanding. Ia mengaku merasa bahu kanannya seperti “mati” dan ada rasa sakit pada tangannya saat perawatan. Cilic merebut set pertama melalui tie-break dan dapat memanfaatkan kondisi Roddick di set kedua. Namun Roddick dapat bangkit di set ketiga dan memimpin 3-0 ketika Cilic, yang mengalahkan Juan Martin Del Potro di putaran empat, tampak anjlok sehingga petenis AS itu menang 6-3. Roddick kembali langsung melesat di set keempat bahkan memimpin 5-0. Cilic sempat mematahkan servis lawannya untuk merebut dua game namun kemudian tertahan sehingga Roddick dapat menutup set ini 6-2. Pada set kelima, giliran Cilic yang memegang kendali permainan dan memimpin 5-2 ketika kekuatan Roddick berkurang. Sebuah pukulan “backhand” Roddick yang melebar memberikan Cilic angka kemenangan. Petenis Kroasia itu pun berlutut merayakan kemenanganya setelah bertandingan selama tiga jam 50 menit. (ant)
Rooney Tak Ingin Pindah Klub MANCHESTER - Striker Manchester United, Wayne Rooney mengaku bangga diminati oleh banyak klub. Namun ia tak tertarik untuk meninggalkan Old Trafford. Ia ingin terus membela United dan mengukir sejarah untuk klub Liga Utama Inggris itu. Bomber Inggris itu telah mencetak 19 gol di liga musim ini. Empat gol diantaranya diciptakan ketika Setan Merah menghancurkan Hull 4-0 Sabtu lalu. Kontribusinya membawa United kembali ke puncak klasemen menggusur Arsenal. Produktivitas Rooney sekaligus membantu United menutup hilangnya mesin gol Cristiano Ronaldo yang hijrah ke Real Madrid seharga 80 juta pound di awal musim. Madrid kini juga dikabarkan ingin memboyong Rooney ke Santiago Bernabeu, begitu pun dengan Barcelona. Laporan ini segera dibantah oleh Rooney dengan mengatakan ia bahagia di United. “Selalu ada spekulasi dan ketika tim-tim besar lain membicarakan tentang kita, itu menyenangkan. Namun seperti yang saya katakan berulangkali sebelumnya, saya pemain United dan saya sangat senang disini,” tegas pemain 24 tahun itu. “Saya berharap bisa me-
menangkan gelar lagi tahun ini. Kami memenangkan liga selama tiga tahun terakhir dan tak seorang pun yang pernah memenangkannya empat kali beruntun. Kami ingin menciptakan sejarah,” tambahnya. Rooney menjelaskan, perebutan gelar juara tahun ini jauh lebih ketat dibanding tahuntahun sebelumnya. Bagi penggemar, hal ini mungkin menghadirkan kompetisi yang lebih menarik, namun bagi United, mereka hanya ingin berada di puncak klasemen hingga sisa musim berakhir tanpa tergusur oleh klub lain. Mantan striker Inggris, Alan Shearer menilai Rooney menjadi faktor utama keberhasilan United terus bersaing dalam perburuan gelar saat ini. “Mereka tidak akan berada dalam posisi dimana mereka sekarang tanpa Rooney. Ia memberikan dorongan pada mereka, itulah yang biasa dilakuakn pemain hebat,” puji Shearer. Shearer juga yakin Rooney akan berperan vital untuk mewujudkan harapan Inggris memenangkan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. “Sepenting dirinya untuk United, ia juga penting untuk Inggris. Saya kira tak seorang pun akan melupakan hal itu,” tegas mantan pelatih Newcastle United itu. (adn/afp)
Suluh Indonesia/ap
GEMBIRA - Petenis China, Zheng Jie, mengekspresikan kegembiraanya setelah menundukkan petenis Rusia, Maria Kirilenko, pada babak perempat final, Australia Terbuka, di Melbourne, Australia, kemarin.
Paila Afrika
Mesir Gilas Kamerun BENGUELA - Berkat dua gol dari kapten Ahmed Hassan, Mesir mengalahkan Kamerun 3-1 lewat perpanjangan waktu pada babak perempatfinal Piala Afrika, kemarin. The Pharaoh akan bertemu Aljazair yang mengalahkan mereka di playoff Piala Dunia 2010 pada babak semifinal nanti. Dengan kemenangan ini, Mesir memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 17 pertandingan di turnamen ini. Mereka juga melanjutkan superioritas atas Indomitable Lions yang kini berjalan selama lima tahun. Asisten pelatih Mesir, Shawki Gharib memuji kerja keras
Kamerun yang mampu menyulitkan timnya. Di sisi lain ia juga membela kinerja wasit asal Afrika Selatan, Jerome Damon. “Kamerun tim hebat dan mereka sangat menekan kami. Kami sendiri bermain sangat baik dan mengetahui apa yang perlu kami lakukan untuk memenangkan partai ini,” ujar Gharib. “Bagaimana pun satu pertandingan adalah duel selama 90 menit dan tidak ada pertandingan tanpa kesalahan, namun secara keseluruhan wasit adil bagi kedua tim,” imbuhnya. Kapten Kamerun, Samuel Eto’o tak sepakat dengan pendapat Gharib. “Wasit sedi-
kit mendukung Mesir karena mereka tidak layak memenangkan pertandingan ini. Akan tetapi saya tidak ingin menyalahkan wasit karena ini Afrika dan kami masih harus banyak belajar,” jelas Eto’o seraya menambahkan bahwa pelatih Paul Le Guen teramat marah sampai memilih meninggalkan sesi konferensi pers usai pertandingan. Kamerun yang kehilangan bek Aurelien Chedjou karena dikartu merah pada menit ke-112 akibat melanggar Mohamed Nagy, membuka skor di menit ke-26 melalui bunuh diri Hassan. Pemain yang membukukan
rekor 170 penampilan bersama timnas itu tak sengaja menyundul sepak pojok Achille Emana. Hassan bangkit dari sosok pecundang menjadi pahlawan pada menit ke-37 dengan melesakkan gol lewat tendangan dari jarak 35 meter. Bola lebih dulu memantul di depan kiper Carlos Kameni sebelum bersarang di gawang untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Kesalahan dalam melakukan umpan oleh bek Kamerun, Geremi Njitap pada menit ke-2 perpanjangan waktu membuka kesempatan bagi pemain pengganti Mohamed ‘Gedo’ Nagy untuk menambah keunggulan
Mesir. Sang juara bertahan meningkatkan keunggulan mereka pada menit ke-95 ketika tendangan bebas dari Hassan dianggap dibelokkan melewati bagian dalam gawang oleh Kameni. Tayang ulang televisi menunjukkan bola belum melewati garis. Hassan yang menjadi penentu kemenangan ini tak ingin dikacaukan oleh kontroversi tersebut. “Saya sangat bahagia karena kami menang hari ini. Kami bermain sangat bagus dan saya senang bisa mencetak dua gol, begitu juga dengan rekor 170 penampilan,” urai Hassan. (adn/afp)
Carlos Tevez (kiri) dan Gary Neville (kanan).
Manchester United Vs Manchester City
Duel Terpanas Pekan Ini LONDON - Selalu ada hal yang mampu memanaskan tensi sebuah pertandingan terlebih yang mempertemukan rival sekota. Itu juga dialami Manchester United dan Manchester City. Insiden perselisihan antara Carlos Tevez dengan Gary Neville pada pertemuan pertama lalu makin meningkatkan atmosfer laga kedua babak semifinal Piala Liga Inggris yang bakal digelar di Old Trafford, Kamis dini hari nanti. Tevez yang hengkang dari United di akhir musim lalu, mencetak dua gol pada pertemuan pertama yang membawa The Citizens menang 2-1 di Eastlands. Saat melakukan selebrasi, bintang Argentina itu menunjukkan gerakan yang meminta Neville tutup mulut. Aksi provokatif itu dibalas oleh Neville dengan mengacungkan jari tengahnya. Wayne Rooney
Dari kejadian inilah muncul perang kata-kata di media. Tevez menyebut Neville sebagai penjilat dan si dungu dalam wawancara dengan stasin radio Argentina. Ejekannya itu berkaitan dengan pernyataan Neville yang mendukung keputusan pelatih United, Sir Alex Ferguson yang tak memberinya perpanjangan kontrak musim panas lalu. Pimpinan eksekutif City makin memanaskan suasana dengan mengatakan mereka akan menjadi klub terbesar di dunia bila menempati wilayah yang sama seperti United. Sementara Ferguson belakangan menyebutkan Tevez seharusnya dikeluarkan pada pertandingan pertama minggu lalu karena melanggar Wes Brown. Tambahan jumlah petugas keamanan akan dikerahkan untuk mengawasi jalannya pertandingan nanti agar
keributan kecil seperti pekan lalu tak kembali terulang. Ketika itu beberapa suporter ditangkap sebelum laga di City of Manchester tersebut digelar. Bagi United sendiri, ini menjadi kesempatan sempurna untuk melanjutkan dominasi mereka atas City. Mereka sekaligus berpeluang mengakhiri mimpi rivalnya itu dalam meraih gelar turnamen besar sejak 1976. Bila lolos ke final Setan Merah bakal menghadapi Aston Villa di Wembley. United sedang diliputi kepercayaan diri tinggi setelah mampu naik ke puncak klasemen Liga Utama Inggris dengan mengalahkan Hull City 4-0 Sabtu lalu. Kehadiran striker Wayne Rooney juga diyakini akan kembali berpengaruh karena ia terlihat sangat sulit dihentikan saat ini. “Saya yakin akan ada atmosfer yang fantastis melawan City dan saya senang bisa terlibat. Semoga kami da-
pat meraih kemenangan,” ujar pemain sayap asal Portugal, Nani di situs resmi United, Selasa kemarin. “Semua orang sangat gembira. Menyenangkan bisa kembali berada di puncak klasemen dan itu memberikan setiap pemain kepercayaan diri tinggi. Kami bermain dengan baik, mencetak banyak gol dan merasa senang,” imbuhnya. Menanjaknya performa Rooney bakal menjadi perhatian utama bagi pelatih City, Roberto Mancini. Bomber Inggris itu memborong keempat gol United ke gawang Hull. Namun The Red Devils juga patut mewaspadai Tevez, sekalipun lini pertahanan mereka kembali diperkuat Rio Ferdinand. Mantan pemain West Ham itu hampir pasti akan mendapat sambutan tidak ramah dari suporter United di Old Trafford sebagai buntut perselisihannya dengan Neville. (adn/rtr)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 27 Januari 2010
8
Gubernur Atut Dinilai Gagal SERANG - Puluhan mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa kembali berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Banten di Serang, Selasa, mengkritisi kepemimpinan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam “Untirta Movement Comunity (UMC)” itu menilai, selama sembilan tahun Banten menjadi provinsi setelah berpisah dari Jawa Barat, belum menunjukkan hasil yang maksimal dalam berbagai pembangunan, baik infrastrukur maupun kesejahteraan masyarakat. “Banten Selatan Suluh Indonesia/ant
SEKOLAH AMBRUK - Seorang warga menyaksikan atap gedung SDN 2 Trajeng, Gadingrejo, Pasuruan, Jawa Timur, yang atapnya baru saja ambruk, kemarin. Unit gedung yang digunakan untuk ruang kelas 1 atapnya ambruk, padahal gedung tersebut baru direhab dengan menggunakan DAK tahun 2008.
ATM di Jateng Juga Dibobol TEGAL - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo menyatakan, hingga kini baru tiga nasabah bank yang melaporkan kebobolan uang yang disimpan dalam anjungan tunai mandiri (ATM) di wilayah hukumnya. “Sejak mencuatnya kasus pembobolan ATM, ada dua nasabah bank yang melaporkan kasus itu ke Poltabes Semarang dan seorang lagi ke Polres Semarang selatan,” kata Kapolda Jateng, Alex Bambang Riatmojo di Tegal, Selasa. Menurut dia, saldo ketiga nasabah yang dibobol di ATM itu berkurang relatif kecil, yaitu seki-
tar Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta. Namun, dengan adanya laporan tiga nasabah bank itu, kapolda mengatakan, masih terus melakukan penyelidikan dan mengintensifkan pengamanan di sekitar lokasi ATM. “Untuk mengantisipasi adanya kasus pembobolan ATM di wilayah hukum Polda Jateng, kami bekerja sama dengan pihak bank akan menempatkan petugas baik berpakaian dinas atau preman di sekitar ATM, terutama di daerah rawan kejahatan,” katanya. Terkait dengan diresmikannya jalan tol Kanci-Pejagan oleh Presiden SBY, kapolda
mengatakan, pembangunan jalan tol tersebut sebagai upaya mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas jalan di pertigaan Pejagan, terutama saat terjadi peningkatan arus kendaraan. Selama ini, katanya, arus lalu lintas kendaraan yang melintas jalan di pertigaan Pejagaan itu cukup padat sehingga perlu adanya jalur bebas hambatan. “Selain itu, pembangunan jalan tol tersebut juga bisa mempermudah kendaraan yang hendak ke selatan atau Purwokerto tidak perlu ke Brebes atau ke Tegal lagi karena begitu keluar tol langsung ke selatan melalui Ketanggungan,” katanya. (ant)
Penghuni Asrama TNI Diultimatum PADANG - Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Sumbar, Kol.Inf.Mulyono menyatakan para pensiunan prajurit TNI diminta untuk segera mengosongkan Asrama TNI. Masih banyak prajurit aktif yang belum memiliki rumah, kata Danrem 032/Wirabraja Sumbar, Krol.Inf.Mulyono, usai upacara memperingati hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Korem 032/Wirabraja, di Padang. Menurutnya, pengosongan ini Asrama TNI-AD yang diisi oleh para pensiunan prajurit TNI merupakan perintah dari Panglima TNIAD. “Pengosongan Asrama TNI-AD yang masih ditempati para pensiunan tidak saja terjadi di Sumatera Barat, bahkan juga dilakukan seluruh Indonesia,” ungkapnya. Dia menambahkan, jangan
menganggap pihaknya melakukan menggusur para pesiunan prajurit TNI tetapi penertiban bagi mereka yang masih menempati Asrama TNI. “Kami hanya diperintahkan oleh Panglima TNI-AD untuk segera mengosongkan Asrama yang masih di tempati para prajurit TNI yang telah memasuki masa pensiunan. Dia mengakui para prajurit yang telah pensiun masih ada yang tinggal di Asrama TNI bahkan mereka yang memiliki rumah di luar Asrama TNI. “Sementara itu prajurit TNI yang aktif banyak yang tinggal di luar Asrama, apalagi pascagempa yang terjadi pada 30 September 2009 rumah Dinas (Asrama) yang banyak hancur mereka terpaksa untuk pindah bahkan mengontrak,” katanya. Berdasarkan data yang ada
di Korem 032/Wirabraja, dari 15 asrama TNI AD di Kota Padang, jumlah keluarga yang menghuni asrama tersebut mencapai 800 kepala keluarga (KK). Rumah Dinas (Asrama, red) TNI AD adalah untuk prajurit organik. “Jadi, tidak boleh ada orang lain yang menempati rumah dinas TNI. Tapi yang terjadi, justru sebagian besar rumah dinas TNI ditempati oleh para pensiunan,” tegasnya. Menurutnya, ada sebagian dari para pensiunan TNI yang secara sadar menyerahkan rumah Dinas (Asrama, red) pada pihak Korem 032/Wirabraja. “Namun masih ada pensiunan TNI yang menolak untuk meninggalkan rumah Dinas dengan alasan belum memiliki rumah selain di Asrama”, ucapnya. (ant)
Turis Asing Keluhkan Listrik Byar-Pet TURIS asing dan warga masyarakat mengeluh dengan terjadinya kembali pemadaman listrik bergilir di Bali, padahal PLN sejak 8 Januari lalu menyatakan tak akan ada lagi pemadaman. “Saya tidak merasa nyaman kalau penerangan kayak begini. Di negara kami kalau ada pemadaman listrik pasti ada pengumuman lewat media massa, tidak seperti ini yang tiba-tiba mati,” kata James Martine, wisatawan asal Australia di Denpasar, Selasa. Ia yang sudah sering berlibur ke Pulau Dewata ini menyatakan bahwa pasokan listrik di Bali tidak bisa dijamin keberlangsungannya. Dikatakan, semestinya PLN dan pemerintah harus melakukan koordinasi jika akan ada pemadaman listrik. Sehingga pengumanan akan bisa disebarluaskan jauh-jauh hari dan masyarakat sudah bersiap untuk mengantisipasi dengan penerangan lain. “Kalau sudah ada pengumanan pemadaman listrik, warga kan bisa bersiapsiap mengganti penerangan lain,
seperti menyediakan lampu petromaks atau lilin,” ucapnya. Sementara Ketut Geriya juga mengaku kecewa dengan kondisi ini karena sejak tanggal 8 Januari 2010, PLN nyatakan tidak ada lagi pemadaman listrik, namun ternyata pada Senin malam (25/1) padam lagi. Warga Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar ini mengatakan, semestinya PLN harus mengantisipasi agar tidak ada pemadaman listrik tersebut. Apalagi PLN telah mengumumkan lewat media massa, bahwa jaringan listrik di PLTG Gilimanuk sudah normal kembali setelah masa pemeliharaan sejak pertengahan Oktober 2009 atau sekitar empat bulan lamanya. “Ini sungguh memalukan Bali, yang nota bene sebagai daerah pariwisata, pasokan listriknya masih ‘byar-pet’ alias hidup mati,” ucapnya.
Sementara Humas PT PLN Distribusi Bali Agung Mastika saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan pemadaman listrik pada daerah tertentu, karena terjadi gangguan lagi di pembangkit listrik yang ada di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana dan di Pemaron, Buleleng. “Kami terpaksa melakukan pemadaman listrik, karena ada gangguan kerusakan pada pembangkit listrik di Gilimanuk maupun di Pemaron,” katanya. Ia mengatakan, pihaknya belum bisa menentukan sampai kapan listrik ini bisa normal kembali, karena di PLTG tersebut terjadi tergangguan cukup serius. “Kami berupaya memperbaiki dulu, namun kami belum bisa menentukan kapan pasokan listrik ini akan normal kembali,” ucapnya. Saat ini beban puncak listrik di Bali mencapai 493 megawatt, sedangkan daya pasoknya hanya 562 megawatt yang disuplai dari pembangkit lokal di Bali maupun dari sistem Jawa-Bali. (ant)
jauh tertinggal dengan Banten Utara. Ini menunjukkan kegagalan pemerintah Provinsi Banten saat ini,” kata kordinator pengunjuk rasa Hendra Seftiansah. Selain itu, para pengunjuk rasa juga menilai kegagalan pemerintah Provinsi Banten terlihat dari masih banyaknya masyarakat miskin, gizi buruk, sekolah ambruk dan jalan-jalan yang rusak. Menurut Hendra, APBD Banten setiap tahun terus meningkat, namun kesejahteraan masyarakat masih jauh tertinggal, hal ini dikarenakan adanya cengkraman korupsi yang dilakukan rezim pemerintah di Banten saat ini bersama kroni-
kroninya. “Banten harus bebas dari cengkraman rezim korupsi dan bebaskan Banten dari premanisme dan dinasti politik,” kata Hendra. Dalam aksinya, para mahasiswa membawa poster dan photo terkait kegagalan pembangunan di Banten, seperti balita gizi buruk, sekolah ambruk dan jalan-jalan rusak. Selain itu, para mahasiswa juga melakukan aksi teaterikal, salah satu di antara mereka menggunakan topeng bergambar Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah kemudian merebut semua atribut pengunjuk rasa dan membakarnya. Tidak hanya itu, dalam aksi
unjuk rasa yang dijaga ketat puluhan polisi tersebut, para pengunjuk rasa membakar ban bekas di jalan raya hingga sempat memacetkan arus lalu-lintas. Usai membakar ban bekas, akhirnya para pengunjuk rasa membubarkan diri karena gagal bertemu dengan Gubernur Banten. Aksi yang sama pada (21/1) juga dilakukan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Untirta yang mendesak Gubernur Banten merealisasikan visi misi pemerintahan Provinsi Banten dan janji-janjinya saat kampanye untuk membangun Banten dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ant)
Susrama Dituntut Hukuman Mati JAKARTA - I Nyoman Susrama (47), terdakwa kasus pembunuhan wartawan Radar Bali AA Narendra Prabangsa (43) dituntut hukuman mati oleh jaksa dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa. “Kami berkesimpulan bahwa perbuatan terdakwa seperti yang kami dakwakan, semuanya sudah terpenuhi. Oleh karena itu, majelis hakim kami mohon dapat menjatuhkan pidana mati,” kata Jaksa Nyoman
Sucitrawan, SH di hadapan majelis hakim yang diketuai Djumain, SH. Menurut jaksa, hal yang memberatkan terdakwa Susrama karena perbuatan yang dilakukannya tidak manusiawi. “Terdakwa juga selama menjalani persidangan memberi keterangan berbelit dan tidak menyesali perbuatannya,” ujar Sucitrawan dalam sidang yang dipadati pengunjung itu. Hukuman mati, katanya, juga pantas diberikan kepada suami Hening Puspita, anggo-
ta DPRD Bali itu, karena di persidangan tidak satupun terlihat ada hal-hal yang meringankan Susrama. Sebelum mengajukan tuntutan, jaksa mengurai dakwaan setebal 140 halaman yang dialamatkan kepada Susrama dengan jeratan primer pasal 340 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1, subsider pasal 338 jo pasal 55 ayat 1 ke 1. Sedangkan dakwaan lebih subsider, Susrama dijerat pasal 353 ayat 3 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Dari keterangan para saksi
yang dihadapkan ke depan persidangan, lanjut jaksa, baik dari aspek analisa fakta maupun analisa yuridis, semuanya saling bersesuaian seperti yang didakwakan. “Keterangan saksi merupakan alat bukti yang sah,” katanya. Demikian juga keterangan terdakwa Susrama dan sejumlah terdakwa lain yang disidangkan terpisah, seperti yang tercatat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) polisi, semuanya juga terungkap saling bersesuaian. (ant)