Skip to main content

Edisi 21 Januari 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 14 tahun IV Kamis, 21 Januari 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Pemantuaan Dini ACFTA

Waspadai Utang dalam Valas

IPO KS Disesuaikan

KEMENTERIAN Keuangan menyiapkan langkah-langkah penerapan aplikasi sistem pemantauan dini (early warning system) atas impor produk tertentu untuk mengantisipasi perjanjian perdagangan...hal. 1

PENGAMAT ekonomi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Latif Adam mengatakan, pemerintah harus berhati-hati untuk mencari utang dalam valuta asing, baik melalui surat berharga maupun...hal. 2

KEMENTERIAN BUMN memperkirakan penjualan saham perdana (IPO) PT Krakatau Steel (KS) bisa terlaksana pada semester II 2010, setelah melihat dampak dari pelaksanaan perjanjian perdagangan...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

KPK Tahan Kakanwil Pajak

Suluh Indonesia/sep

SAKSI - Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji memberikan keterangan saat menjadi saksi Pansus Hak Angket Century, yang berlangsung di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

JAKARTA - KPK menahan mantan Kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Bandung Satu, Edi Setiadi dalam kasus penerimaan hadiah terkait pemeriksaan pajak Bank Jabar. Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin mengatakan, Edi yang kini menjabat Kakanwil Pajak Sulsel, Sulbar, Sultra itu diduga menerima imbalan senilai Rp 2,55 miliar atas pengurangan jumlah pajak kurang bayar Bank Jabar tahun buku 2002. PT Bank Jabar diduga memanipulasi pembayaran kekurangan pajak dengan menyetor dana lebih rendah daripada semestinya. Pejabat Bank Jabar juga diduga memberikan sejumlah ‘kompensasi kepada tim pemeriksa pajak. Keterlibatan Edi terkuak dalam persidangan dengan terdakwa mantan Dirut Bank Jabar, Umar Sjarifuddin di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi. Dalam persidangan terungkap tim pemeriksa pajak telah menurunkan jumlah kewajiban pajak kurang bayar menjadi Rp 7,27 miliar dari jumlah seharusnya Rp 51,80 miliar. Tim itu bertugas atas perintah Edi Setiadi sebagai Kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Bandung Satu. Tim itu terdiri atas Roy Yuliandri (ketua), Dedy Suwardi (pengawas) dan Muhammad Yazid (anggota). (nas)

Aliran Dana Century

Tidak Masuk Parpol JAKARTA - Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duadji mengatakan, penangkapan terhadap pemilik saham pengendali Bank Century, Robert Tantular yang dilakukan bukan berasal dari laporan Bank Indonesia. Dalam kesaksiannya di Rapat Pansus Hak Angket Kasus Bank Century, kemarin, Susno menegaskan perintah penangkapan diterimanya dari Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang sebelumnya diperintah oleh Wapres Jusuf Kalla. Susno menjelaskan, penangkapan Robert dilakukan pada 25 November 2008, kurang dari dua jam seperti yang diperintah Jusuf Kalla. ‘’Pesan Kapolri, seperti perin-

tah Wakil Presiden saat itu Pak Jusuf Kalla, jangan sampai mereka lari karena keluarga Robert Tantular sudah lari ke luar negeri. Saat itu, Robert masih di Jakarta. Tapi, beberapa nomor alat komunikasinya terpantau sudah di Singapura,” papar Susno. Jawaban Susno tersebut menguatkan kesaksian Jusuf Kalla yang mengaku memerintahkan Kapolri untuk menangkap Robert. Di sisi lain, jawaban tersebut mengoreksi klarifikasi mantan Gubernur BI Boediono atas pernyataan Jusuf Kalla. Dalam klarifikasinya, Boediono mengaku Jusuf Kalla memang memerintahkan penangkapan Robert Tantular, namun BI sudah lebih dahulu melapor kepada polisi untuk

mencegah Robert ke luar negeri. ‘’Laporan BI dilakukan setelah dua hari Robert Tantular ditangkap. Bukan lapor dulu lalu ditangkap, tapi ditangkap dulu baru lapor. Ini termasuk model A dan ini tidak elok,” kritik Susno. Laporan BI itu dikategorikan laporan model A yaitu hanya untuk kelengkapan berkas saja. ‘’Jadi tanpa adanya laporan BI itupun, kami sudah bisa memproses,” imbuhnya. Susno juga menguatkan kesaksian Jusuf Kalla tentang dasar pertimbangan menangkap Robert atas dugaan kejahatan perbankan. Dia menjelaskan, saat akan menangkap, pihaknya membentuk dua tim, dimana satu tim diantaranya menangkap Rober. (har)

SBY Ingatkan Etika Demokrasi JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan sejumlah etika dalam demokrasi yang harus mencerminkan pemuliaan terhadap kehormatan, harga diri, dan martabat. Dalam pidatonya pada acara pengukuhan pimpinan kolektif majelis nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Jakarta, kemarin, Presiden Yudhoyono mengatakan, demokrasi jangan hanya sebagai tujuan, namun juga harus diterapkan bersama dengan nilai-nilai dan etika. ‘’Ini berarti bahwa demokrasi sesungguhnya bukan hanya berkaitan dengan peristiwa unjuk rasa, silang pendapat dan voting (pemungutan suara-red), namun juga pada cara penyampaian yang patut, pantas, proporsional, dan pada tempatnya,” tuturnya. Demokrasi, lanjut dia, pada akhirnya juga harus membawa manfaat bagi kepentingan masyarakat luas demi mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Bangsa Indonesia, kata presiden, sesungguhnya adalah bangsa besar karena mampu men-

jaga tradisi yang baik, yaitu semangat saling menghormati perbedaan dalam semua aspek. ‘’Marilah kita jaga dan pelihara tradisi luhur dari bangsa ini, seraya melakukan transformasi besar, untuk kemajuan kehidupan bangsa secara berkelanjutan,” ujarnya. Kepala Negara menyampaikan harapan agar Indonesia pada masa depan dapat menghayati demokrasi dalam pengertian utuh, yaitu demokrasi sebagai cara, sebagai tujuan, dan demokrasi sebagai nilai-nilai. ‘’Kita hendaknya tidak hanya menonjolkan aspek pertama, yaitu demokrasi sebagai cara, namun juga menerapkannya dalam prinsip keselarasan dengan aspek kedua dan ketiganya, yaitu demokrasi sebagai tujuan dan demokrasi sebagai nilai-nilai dan etika,” tuturnya. Presiden menyatakan rasa syukurnya karena Indonesia telah mengalami transisi demokrasi dalam satu dasawarsa terakhir sehingga kebebasan berpendapat dan berekspresi di depan publik dapat leluasa dilakukan. (son)

Kejahatan Tantular Sudah Direncanakan JAKARTA - Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duadji meyakini kejahatan perbankan yang dilakukan pemilik Bank Century, Robert Tantular (RT), sudah direncanakan sejak lama dan upaya menangkap Robert dilakukan sebelum adanya laporan BI . Saat menjawab pertanyaan Wakil Ketua Panitia Angket Mahfudz Sidiq tentang kapan Susno mengetahui adanya kejahatan para pemegang saham Bank Century, Susno mengaku, informasi tentang hal itu sudah lama diketahui. ‘’Sudah cukup lama. Saat menjadi Kabareskrim Oktober 2008, saya sudah dapat informasi itu (tentang kejahatan pemegang saham Century),” ujarnya. Tapi, ia melanjutkan, semua itu sifatnya masih sekedar informasi saja dan tidak ada laporan resmi ke Bareskrim sehingga tidak bisa dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Lebih lanjut dikemukakannya bahwa Robert Tantular juga telah melakukan banyak penipuan dengan membentuk ratusan perusahaan fiktif. Setelah Polri melakukan penyelidikan, ternyata diantara PT-PT fiktif tersebut ada perusahaan milik orang lain

yang diklaim Robert sebagai perusahaan miliknya. ‘’Ada beberapa PT yang dicantumkan oleh RT dan pemiliknya marah besar setelah mengetahui PT mereka dicatut namanya. Kejahatan ini tampaknya sudah direncanakan,” ujar Susno. Mengenai penangkapan Robert Tantular, Susno menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan sebelum adanya laporan dari Bank Indonesia dan laporan resmi baru diserahkan ke Polri setelah dilakukannya penangkapan tersebut. ‘’Jadi bukan lapor dulu baru ditangkap. Tapi ditangkap dulu baru lapor,” katanya. Laporan BI itu juga hanya bersifat sebagai pelengkap berita acara saja. Dengan demikian, untuk pengungkapan kasus pidana RT itu dengan ada atau tidak adanya laporan BI itu, kasus akan tetap diselidiki di Bareskrim Polri. BI baru menyerahkan dokumen-dokumen. Mengenai pencairan dana Budi Sampurna di rekening Bank Century senilai 18 juta dolar AS, Susno menegaskan, dirinya tidak pernah terlibat dalam pencarian dana Century, karena tugasnya hanya melakukan penyelidikan terkait pencarian dana saja. (har)

Pemakzulan Presiden Sulit Terwujud WAKIL Ketua MPR Lukman Hakim Saefuddin menyatakan, kemungkinan pemakzulan (impeachment) terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait kasus Bank Century sangat kecil. ‘’Itu bagai mimpi di siang bolong. Kemungkinannya sangat kecil,” kata Lukman dalam diskusi di Rumah Perubahan, Jakarta, kemarin Dikatakannya, pemakzulan hanya bisa terjadi jika DPR menyatakan hak angket dilanjutkan hak menyatakan pendapat yang kemudian hasilnya

diserahkan ke Mahkamah Konstitusi untuk diputuskan. Sementara hak menyatakan pendapat bisa dilakukan jika diikuti tiga perempat dari 650 anggota DPR atau 420 anggota. Menurut Lukman, secara kalkulasi politik hal itu tidak mungkin terjadi karena seperempat lebih, tepatnya 148,

anggota DPR berasal dari Fraksi Partai Demokrat (FPD). Artinya, syarat tiga perempat tidak akan terpenuhi. ‘’Kecuali ada sesuatu yang luar biasa yang membuat Partai Demokrat berpikir lain,” katanya. Pakar Hukum Tata Negara Irman Putrasidin menyatakan, konstitusi memberikan ruang terhadap pemakzulan namun disertai persyaratan yang ditentukan yakni pelanggaran hukum berupa pengkhianatan kepada negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya, atau perbuatan ter-

cela maupun tidak lagi memenuhi syarat. Soal pemakzulan dikaitkan dengan kasus Century, Irman mengatakan, hal itu tergantung apakah ada bukti yang mengarah kepada keterlibatan presiden. ‘’Kalau nanti DPR menemukan dua alat bukti yang mengarah ke presiden, maka DPR punya hak untuk menyatakan pendapat,” katanya. Sementara itu pakar Hukum Tata Negara Margarito menilai hasil akhir Panitia Angket kasu Bank Century sendiri sulit ditebak mengingat hingga saat ini

Panitia Angket belum punya konstruksi kokoh dalam kerangka hukum terkait kasus Century. ‘’Masih sulit memastikan akhir Panitia Angket,” kata mantan anggota Tim Seleksi Hakim Mahkamah Konstitusi itu. Sementara Keua Pansus Century Idrus Marham mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyusunan terkait dengan singkronisasi data. Ia mengatakan, sinkronisasi dilakukan dalam rangka menyiapkan bahan pertimbangan sebagai kesimpulan. (son)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 21 Januari 2010

2

DinsosSweeping PSK

Suluh Indonesia/ant

PERAWATAN KERETA - Kondisi Depo Perawatan Kereta Mangga Dua yang tergenang banjir di Jakarta, kemarin. PT KAI mengintensifkan perawatan rangkaian kereta api secara berkala khususnya saat kondisi banjir seperti saat ini.

Aneh, Razia Diumumkan JAKARTA - Aneh jadwal razia anak jalanan diumumkan instansi terkait. Pengumuman itu bisa saja tidak akan mendapatkan hasil karena anak jalanan bisa saja tidak ‘beroperasi.’ Dinas Sosial DKI Jakarta bekerja sama dengan Polda Metro Jaya akan menggelar razia serentak bagi anak jalanan (anjal) untuk melakukan penertiban dan pendataan. “Besok (hari ini, red) akan digelar serentak diseluruh wilayah, bekerja sama dengan kepolisian,” kata Kepala Dinas Sosial DKI Budiharjo di Jakarta, kemarin. Tujuan razia disebut Budiharjo selain melakukan penertiban dan pendataan, juga untuk mencegah kemungkinan terjadinya kejahatan seksual terhadap anjal. Hal itu terkait dengan kejahatan yang dilakukan oleh Baekuni atau “Babe” di Jakarta Timur beberapa waktu lalu yang menyodomi, membunuh dan memutilasi anak jalanan dalam “perlindungannya”. Razia terhadap seluruh anak jalanan yang akan digelar itu termasuk untuk mencari kemungkinan adanya korban lain dari kejahatan serupa. “Tim yang akan diturunkan ini komprehensif. Selama ini Dinsos hanya bekerja dengan Satpol PP. Dengan adanya polisi dalam tim, akan dilihat mungkin ada” babe “lain diluar sana,” kata Budiharjo.

Jika ada korban dari anjal, akan ada perlakuan khusus karena penelitian menyatakan korban sodomi seringkali tumbuh menjadi pelaku. “Akan ada perlakuan khusus bagi korban kejahatan seksual, dimasukkan panti dan diberikan pelatihan dan konseling,” katanya. Sekitar 500 personil gabungan dari satuan petugas (satgas) Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polres wilayah akan turun dalam razia tersebut. Anjal yang terjaring kemudian akan dimasukkan ke Panti Sosial Kedoya, Jakarta Barat untuk dilakukan pembinaan. Budiharjo mengatakan optimis bisa mencapai target Jakarta bebas anjal pada 2011 dengan dilakukannya kerja sama dengan kepolisian tersebut. “Kalau kepolisian konsisten dalam hal penindakan kejahatan dan penegakan disiplin lalu lintas maka saya optimis 2010 ini Jakarta bebas anjal. Tidak perlu menunggu sampai 2011,” ujarnya. Dinas Sosial DKI mendata ada sekitar 4.023 anjal yang berkeliaran di 52 titik diseluruh Jakarta antara lain di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cilandak, Tomang dan Perempatan Coca Cola, Jakarta Pusat. (ant)

YLBHI Sesalkan

Tuntutan Mati Antasari

Antasari Azhar

JAKARTA - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyesalkan tuntutan hukuman mati terhadap Antasari Azhar dan Wiliardi Wizard, terdakwa kasus dugaan pembunuhan terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen. “Tuntutan hukuman mati ini kembali menjadi lonceng peringatan persoalan hak asasi manusia, di mana penerapan hukuman mati merupakan pelanggaran terhadap hak sipil yang fundamental,” kata Ketua Badan Pengurus YLBHI Patra M Zen di Jakarta, kemarin. YLBHI secara tegas menolak segala bentuk penerapan hukuman mati di Indonesia karena melanggar hak asasi manusia dan konstitusi. “Kon-

stitusi republik ini, UUD 1945, secara tegas menyatakan hak untuk hidup adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun,” kata Patra. Selain itu, lanjutnya, sejak 2005 Indonesia sudah meratifikasi Konvenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik yang juga secara tegas menjamin setiap manusia berhak atas hak untuk hidup yang melekat pada dirinya. “Hak ini wajib dilindungi oleh hukum. Tidak seorang pun dapat dirampas hak hidupnya secara sewenang-wenang,” katanya. Di level internasional, kata Patra, PBB telah beberapa kali mengeluarkan seruan moratorium atau penghentian hukuman mati terhadap negara-negara yang masih menerapkannya. Dikatakannya, hukuman mati selama ini terbukti tidak mempunyai landasan empirik dan ilmiah yang valid untuk membuat jera pelaku kejahatan atau membuat efek preventif bagi para calon pelaku. “Oleh karenanya, penerapan hukuman mati tidak lagi mempunyai landasan yang kuat, selain hanya sebagai pembalasan atas kejahatan yang dilakukan,” katanya. (ant)

JAKARTA - Dinas Sosial DKI Jakarta memberi pembinaan khusus terhadap pekerja seks komersial (PSK) yang terjangkit penyakit mematikan HIV/AIDS untuk meredam penyebaran virus tersebut. “Sebelum dimasukkan ke panti, akan kami lakukan pemeriksaan. Jika dinyatakan positif HIV/AIDS kita berikan penanganan khusus dengan menyerahkannya ke Komisi Penanggulangan AIDS,” kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Budiharjo di Jakarta, kemarin. Kelompok PSK mendapat perhatian khusus karena diperkirakan 10-15 persen dari sekitar 9.000 PSK yang terdata di Jakarta diduga mengidap HIV/AIDS. Oleh karena itu, Dinas Sosial kini mengadakan kerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS dan Dinas Kesehatan untuk menangani hal tersebut. Sebelumnya, PSK yang terjaring razia rutin langsung dikirim ke panti-panti yang dimiliki Dinsos untuk mendapatkan pembinaan dan diberi latihan keterampilan seperti keterampilan pekerjaan di salon. Namun khusus untuk PSK yang mengidap HIV/AIDS akan diberi penyuluhan tambahan tentang pengobatan dan pencegahan penyebaran. Sementara itu, Kabid Pro-

mosi dan Pencegahan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS DKI John Alu Bwaman mengatakan penyuluhan terhadap penderita HIV/AIDS itu akan dilakukan dalam tiga tahap yakni prakonseling, pemeriksaan dan paska pemeriksaan. Sistem ini dilakukan mengingat virus ini belum dapat disembuhkan sehingga pembinaan harus dilakukan secara berkesinambungan. “Pembinaan (bagi PSK) ini penting, karena dari seluruh lokasi yang menjadi kantung praktik prostitusi sekitar 10 hingga 15 persen pekerja seks diantaranya telah terindikasi mengidap virus ini,” katanya. Sementara itu, bagi PSK yang dinyatakan bersih dari penyakit tersebut akan langsung dilakukan pembinaan di Panti Sosial Kedoya, Jakarat Barat. “Saat ini ada 90 PSK yang tengah dilakukan pembinaan di Kedoya. Ini dibawah kapasitas panti yakni hingga 210 orang,” kata Budiharjo. Namun panti ini hanya menerima PSK yang memiliki identitas DKI, sedangkan untuk yang berasal dari luar Jakarta akan langsung dipulangkan ke daerah asalnya. Di panti tersebut, dilakukan pembinaan selama enam bulan dengan harapan agar para PSK tersebut dapat menggunakan keterampilan itu setelah keluar dari panti dan tidak kembali ke dunia prostitusi. (ant)

Tangani Banjir

DKI Gandeng Kopassus JAKARTA - Pemprov DKI menjalin kerja sama dengan Kopassus TNI Angkatan Darat dalam penanganan banjir di Jakarta. Kerja sama itu dimulai dengan apel serah terima hibah peralatan penanggulangan bencana alam dari Pemprov DKI ke Kopassus di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, kemarin. “Mereka selaku menjadi mitra yang berada di garis depan. Penyerahan perlengkapan penanggulangan banjir ini merupakan bentuk apresiasi untuk Kopassus,” kata Gubernur DKI Fauzi Bowo yang menjadi Inspektur Upacara dalam apel tersebut. Perlengkapan yang diserah-

kan Pemprov DKI adalah 10 unit motor tempel, dua unit perahu karet, delapan buah pompa manual, 50 pelampung, 36 dayung, serta seperangkat alat keselamatan kerja seperti tali karmantel, single rop, carabiner, tali tubuh, dan sarung tangan kulit. Komandan Jenderal Kopassus Mayjen Lodewijk Paulus mengatakan, peralatan hibah itu dibutuhkan karena Kopassus hanya memiliki peralatan perang. “Kami belum memiliki peralatan untuk operasi penyelamatan seperti untuk banjir,” ujar Lodewijk. Peralatan-peralatan itu akan digunakan maksimal untuk operasi penyelamatan bencana di Jakarta. Kedepannya, menurut

Fauzi Bowo

Lodewijk, Kopassus akan lebih aktif melakukan operasi penyelamatan bencana dan peralatanperalatan telah mulai dipersiapkan untuk hal itu. “Undang-un-

Herman Sarens

Alami Gangguan Jantung JAKARTA - Manajer Pelayanan Medis RS Mitra Kemayoran dr Susi Widyastuti mengungkapkan, Brigjen (purn) TNI Herman Sarens Sudiro mengalami gangguan jantung dan ginjal. “Herman Sarens Sudiro kemarin malam dilarikan ke RS Mitra Kemayoran lantaran tekanan darahnya naik drastis dan setelah menjalani pemeriksaan lanjutan ternyata yang bersangkutan mengalami gangguan jantung dan ginjal,” katanya di Jakarta, kemarin. Mantan petinggi TNI yang tengah menghadapi perkara hukum tersebut dirawat di RS Mitra Kemayoran dan ditangani tim dokter yang terdiri dari ahli syaraf, jantung, dan ginjal. “Kondisinya masih sadar, cuma harus istirahat di atas tempat tidur,” ujarnya. Susi menjelaskan, Herman dibawa dari Mabes TNI di Cilangkap menuju RS Mitra Kemayoran Selasa (19/1) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Dia pun langsung mendapatkan perawatan medis. “Memang harus dirawat. Dia datang dengan te-

Herman Sarens Sudiro

kanan darah 200-an,” ujarnya. Herman berstatus buronan Oditur Militer Tinggi (Odmilti) II Jakarta karena tersangkut penyalahgunaan wewenang dalam kasus jual beli tanah di Warung Buncit Raya No 301, Jakarta Selatan. Semasa aktif di TNI, tanah seluas 29.085 meter persegi yang dikuasai Herman adalah milik Departemen Pertahanan Keamanan/ABRI dari hasil pengadaan dan hibah pada

tahun 1970. Pada awal Januari hingga Maret 2009, Pengadilan Militer Tinggi (Dilmilti) II Jakarta mulai menjadwalkan persidangan untuk Herman. Namun yang besangkutan tidak pernah hadir, dan kerap hilang tanpa keterangan resmi. Akhirnya Herman dijemput paksa dari rumah milik anaknya di Taman Telaga Golf Vermont Parkland Virginia Lagoon, BSD City, pada 18 Januari 2010. (ant)

dang No.34 dalam operasi militer selain perang kita disebutkan menanggulangi bencana. UU itulah rujukan kita,” katanya. Salah satunya adalah menyiapkan prototipe kendaraan untuk penanggulangan bencana yang dapat mengatasi medan-medan ekstrem seperti banjir atau kebakaran. “Termasuk bagaimana bisa masuk ke pelosok dan kesiapan personel. Dalam latihan kita sudah diarahkan ke sana, jadi soal personel, peralatan, sedikit demi sedikit kita persiapkan,” paparnya. Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Harianto Badjoeri mengatakan telah menyiagakan

8.000 personil di sejumlah titik rawan banjir Jakarta. Personil yang akan bersiaga 24 jam penuh di posko-posko hingga tingkat kelurahan itu telah dilatih khusus mengenai keterampilan “search and rescue” (SAR). “Kami optimis, penanganan banjir tahun ini jauh lebih baik,” kata Harianto. Tim penanggulangan bencana terus melakukan pemantauan ketinggian sungai di seluruh Jakarta agar bisa melakukan antisipasi lebih cepat dan tepat dan agar warga yang berada di lokasi rawan banjir dapat memperoleh informasi lebih awal untuk menekan terjadinya korban. (ant)

11 Jaksa Diusulkan Dipecat JAKARTA - Sebanyak 11 jaksa diusulkan untuk dipecat oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung (Kejagung) karena dianggap melanggar kode etik. “Terdapat 11 jaksa yang dideposisikan untuk dipecat,” kata Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Hamzah Tadja di Jakarta, kemarin. Jamwas menyatakan, ke11 jaksa yang diusulkan untuk dipecat itu terkait kasus yang ditangani pengawasan sejak 2005 sampai 2009. Untuk 2009 sebanyak tujuh jaksa dan sisanya empat jaksa untuk kasus pada 2005 sampai 2008. “Mereka akan dibawa ke Majelis Kehormatan Jaksa (MKJ) untuk melakukan pembelaan,” katanya. Kebanyakan kasus 11 jaksa yang diusulkan dipecat itu terkait tindak pemerasan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penyuapan. “Kita harapkan pada 2010, penanganan kasus jaksa bermasalah itu sudah selesai,” katanya.

Sebelumnya, Komisi Kejaksaan (Komjak) menyerahkan data jaksa nakal yang diindikasikan terlibat dalam praktik mafia hukum sesuai laporan masyarakat sepanjang 2006-2009 ke Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum. “Kami juga menyerahkan laporan dari masyarakat yang berindikasikan adanya mafia hukum, termasuk jaksa nakal sepanjang 2006-2009,” kata Ketua Komisi Kejaksaan Amir Hasan Kataren, usai menerima kunjungan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, di Jakarta, Rabu (13/1). Amir Hasan menambahkan, laporan masyarakat yang diserahkan kepada satgas itu diharapkan dapat mendukung upaya satgas dalam memberantas praktik mafia hukum di tanah air. “Laporan pengaduan masyarakat untuk ditelaah dan diteliti satgas yang berindikasikan ada unsur-unsur mafia hukum,” katanya. (ant)

Materi UU Kelistrikan Sama Seperti 2004 KETUA Umum Serikat Pekerja PT PLN, Ahmad Daryoko, mengatakan, uji materi Undang-Undang Ketenagalistrikan Nomor 30 Tahun 2009 adalah sama halnya seperti uji materi terhadap UU Ketenagalistrikan N0 20/2002 pada tahun 2004.

Ahmad Daryoko

“Kita sudah pernah melakukan “judicial review” (uji materi) pada UU yang mirip, yaitu UU Ketenagalistrikan Nomor 20/2002 pada 2004,” kata Ahmad di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, kemarin. Ia memaparkan, hasil yang didapat dari uji materi pada tahun 2004 adalah pembatalan

UU Nomor 30/2002. Hal tersebut mengakibatkan MK pada 2004 memerintahkan pemerintah untuk memberlakukan kembali UU Ketenagalistrikan No 15/1985 yang sebelumnya dicabut. Alasan MK pada 2004 adalah karena UU Ketenagalistrikan No 20/2002 tidak sesuai dengan Pasal 33 ayat (2) UUD

1945 yang berbunyi, “Cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara”. Pada tahun 2009, Ahmad Daryoko mengajukan uji materi terhadap UU Ketenagalistrikan No 30/2009 dengan argumen yang sama. “Kami kembali menggunakan Pasal 33 ayat (2) UUD 1945 sebagai norma alat uji dari UU No 30/2009,” kata Ahmad. Menurut dia, pemberlakuan UU No 30/2009 membatasi kekuasaan negara dalam pemilikan perusahaan listrik karena listrik bisa dikuasai oleh per-

orangan atau badan swasta. Hal tersebut, ujar Ahmad, bertentangan dengan amanat konstitusi seperti yang dijabarkan dalam Pasal 33 ayat (2) UUD 1945. Selain itu, ia menilai materi UU No 30/2009 memiliki semangat dan jiwa mekanisme kompetisi pasar yang liberalis. Ahmad menegaskan, materi muatan UU No 30/2009 secara esensi dan isinya sama dan sebangun atau merupakan “reinkarnasi” dari UU Nomor 20/2002 yang telah dibatalkan oleh MK melalui Putusan Momor 001-002-022/PUU-I/2003 tanggal 15 Desember 2004. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 21 Januari 2010

3

Logistik Pemilu

Minta Dihapus

Suluh Indonesia/ade

DEMO - Sejumlah demonstran yang tergabung dalam Komite Aksi Pemuda Antikorupsi berunjuk rasa di depan Istana Wapres, Jakarta, kemarin. Mereka menuntut kasus skandal Bank Century segera diusut tuntas dan menahan para pelaku yang terlibat dalam skandal tersebut.

Pelaku Tindak Pidana Narkoba huruf (i) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal itu menjelaskan penyidik BNN berwenang melakukan penyadapan yang terkait dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba setelah terdapat bukti awal yang cukup. Lebih lanjut, teknis penyadapan itu diatur pada Pasal 77 ayat (1, 2 dan 3) menjelaskan penyidik bisa melakukan penyadapan paling lama tiga bulan terhitung sejak surat penyadapan diterima dan harus mengantongi izin tertulis dari ketua pengadilan,

serta dapat diperpanjang satu kali untuk jangka waktu yang sama. Namun sesuai Pasal 78 ayat 1, penyidik bisa melakukan penyadapan tanpa izin tertulis dari ketua pengadilan jika dalam keadaan mendesak dan wajib meminta izin selama 1 X 24 jam mengenai penyadapan. Arnowo menyatakan kewenangan penyadapan itu merupakan langkah untuk kemudahan penyidik BNN mengungkap atau mengembangkan kasus tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Selain itu, BNN juga memi-

Satgas Mafia Hukum

Harus Memberikan Solusi SEMARANG - Mantan Ketua MA Bagir Manan mengatakan, Satgas Mafia Hukum yang dibentuk jangan hanya menemukan pelanggaran-pelanggaran. ‘’Satgas merupakan badan ‘ad hoc’ yang dibentuk untuk mengatasi persoalan yang dianggap ada,” katanya di Semarang, kemarin. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dibentuk untuk menjaga agar penegakan hukum berjalan baik, termasuk untuk memberantas praktek perilaku yang menyimpang, merusak rasa keadilan, dan mengganggu penegakan hukum. ‘’Beberapa waktu lalu, Satgas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa lembaga pemasyarakatan (LP) menemukan berbagai pelanggaran yang terjadi,” katanya. Menurut dia, pemeriksaan secara on the spot (turun langsung ke lapangan) yang dilaku-

kan Satgas memang dapat memberikan semacam shock therapy yang menimbulkan efek jera. ‘’Dari hasil kerja atau temuan Satgas tersebut seharusnya segera dilakukan follow up (tindak lanjut) untuk

Bagir Manan

menyelesaikan permasalahan yang terjadi,” kata mantan Rektor Universitas Islam Bandung (Unisba) tersebut. Akan tetapi, kata dia, sebaiknya hasil temuan Satgas

tidak hanya terkait pelanggaran yang terjadi, namun harus mampu menemukan realitas atau kenyataan yang tengah dihadapi di lapangan. Ia mencontohkan, apabila saat Satgas melakukan sidak ternyata menemukan pelanggaran, misalnya ada suatu LP yang memiliki kapasitas hanya untuk 500 orang, namun LP tersebut dihuni oleh sekitar 1.500 orang. ‘’Hal itu merupakan suatu bentuk pelanggaran karena melebihi kapasitas yang ditentukan, namun kenyataan tersebut juga mencerminkan ketidakmampuan negara untuk memberikan fasilitas yang memadai,” katanya. Oleh karena itu, kata dia, upaya penyelesaian terhadap permasalahan tersebut tidak cukup hanya dengan menindak pihak yang melanggar, namun harus dilakukan secara sistemik dan menyeluruh. (ant)

suara, KPU telah memerintahkan KPU di daerah untuk menyimpan tiga macam suara yakni surat suara yang benar dalam pemberian tanda pilihan, surat suara yang salah dalam pemberian tanda pilihan, dan surat yang belum dipakai. Masing-masing tiga lembar surat suara itu untuk setiap daerah pemilihan pada pemilu DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota, serta pemilu presiden dan wapres. Surat tersebut akan disimpan sebagai arsip pemilu 2009. Boradi mengatakan, surat suara yang tidak terpakai akan dilelang karena masih memiliki nilai jual. Hasil penjualan kertas sisa akan disetor ke kas negara. ‘’Mereka yang beli nanti uangnya langsung setor ke kas negara. Jadi tidak digunakan untuk kegiatan KPU, tapi langsung disetor ke kas negara,” katanya. Selain surat suara, beberapa jenis formulir juga disimpan

sebagai arsip sampai dengan pemilu yang akan datang. Sementara sisa logistik lainnya dapat dihapuskan dengan mengikuti tata cara seperti yang telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 75 Tahun 2009 tentang penghapusan perlengkapan pemungutan suara dan penghitungan suara serta dukungan perlengkapan lainnya sebagai barang milik negara di KPU. Berkenaan dengan pembiayaan proses penghapusan logistik, diambil dari hasil optimalisasi anggaran 076 dengan terlebih dahulu melakukan revisi DIPA bagian anggaran 076 ke Kanwil setempat. Sementara untuk, logistik lainnya seperti kota dan bilik suara masih tetap disimpan untuk dipergunakan pada pemilu kepala daerah maupun pemilu yang akan datang. Namun, kata Boradi tidak semua KPU di daerah memiliki gudang untuk menyimpan kotak suara. (ant)

Tiga Bandara Rawan

BNN Berwenang Sadap

JAKARTA - Kepala Bagian Hukum dan Perencanaan Badan Narkotika Nasional (BNN), Arnowo mengatakan penyidik BNN berwenang untuk menyadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba. ‘’Kewenangan penyadapan itu setelah penyidik mendapatkan bukti awal yang cukup,” kata Arnowo saat Rakor BNN dengan Media dalam Upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Jakarta, kemarin. Arnowo menuturkan kewenangan penyadapan penyidik BNN berdasarkan Pasal 75

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan persetujuan pada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk menghapus sisa perlengkapan pemungutan suara atau logistik Pemilu 2009. Wakil Kepala Biro Logistik KPU Boradi di Jakarta, kemarin mengatakan, KPU telah melayangkan surat permintaan persetujuan tersebut dan saat ini pihaknya masih menunggu surat balasan. ‘’Kita mengajukan retensi, rekomendasi penghapusan ke Arsip Nasional, karena kalau formulir atau surat suara yang telah digunakan akan masuk sebagai dokumen negara,” katanya. Ia menjelaskan, ada beberapa dokumen yang tetap harus disimpan sebagai dokumen negara seperi Daftar Calon Tetap (DCT). DCT tersebut akan digunakan jika ada penggantian antar waktu di kemudian hari. Sedangkan untuk surat

liki wewenang untuk melimpahkan langsung berkas tindak pidana narkoba, tersangka, barang bukti termasuk harta kekayaan kepada kejaksaan dan selanjutnya diserahkan ke pengadilan untuk proses peradilan. Bahkan anggota BNN juga berhak memerintahkan bank atau lembaga keuangan lainnya untuk memblokir rekening yang diduga hasil penyalahgunaan dan peredaran gelap bahan baku (prekursor) dan narkotika. Upaya ini dilakukan untuk mencegah lebih awal tindak pidana narkoba. (ant)

Penyelundupan Narkoba TANGERANG - Tiga bandara dan satu pelabuhan memiliki tingkat kerawanan yang tinggi dibandingkan lokasi serupa terhadap penyelundupan narkotika melalui udara dan laut, sehingga perlu prioritas utama untuk menanganinya, agar program Zero Toleransi Narkoba terwujud. Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Tangerang, kemarin mengatakan, tiga bandara itu yakni Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Ngurah Rai, Denpasar, Bali dan Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau serta Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. ‘’Para petugas pada tiga ban-

dara itu dan aparat Pelabuhan Laut Tanjung Priok agar terus menerus memantau peredaran narkoba karena tingkat kerawanannya lebih tinggi,” katanya. Kapolri mengatakan masalah itu ketika Peluncuran Program Zero Toleransi Narkoba di terminal II D kedatangan luar negeri Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten. Ia meminta aparat di bandara dan pelabuhan laut lainnya juga harus siaga dalam memberantas narkoba dan diharapkan tahun 2015 target peredaran mencapai nol persen. Acara tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan

dari rangkaian Program Aksi Reskrim Polri oleh Direktorat IV Narkoba dalam mendukung program kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II. Program itu pada hakekatnya merupakan strategi untuk memutus alur dan peredaran narkoba melalui interdiksi atau pencegahan awal terutama di bandara maupun pelabuhan laut melalui kerja sama antar instansi terkait dengan memadukan sinergi fungsi dan kewenangan. Kapolri mengharapkan penanganan kasus narkoba dapat dilakukan secara lebih optimal dan tidak ada lagi narkoba yang lolos. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 21 Januari 2010

4

K ilas Mobil Klinik Tanaman IPB meluncurkan Mobil Klinik Tanaman Terpadu yang akan memberikan layanan kepada petani terkait dengan masalah tanaman, tanah, hama dan penyakit. Mobil Klinik seharga Rp 900 juta per unit tersebut merupakan hibah kompetisi dari Program Revitalisasi Pendidikan Tinggi Pertanian Ditjen Dikti, kata Dekan Fakultas Pertanian, Prof Didi Sopandi saat peluncuran mobil klinik tersebut di Kampus IPB, Bogor, Jawa Barat, kemarin. Mobil klinik tersebut juga memberikan layanan konsultasi arsitektur lanskap di sentra pertanian dan daerah mitra kerja IPB. Peluncuran Mobil Klinik Tanaman Terpadu tersebut dilakukan oleh Rektor IPB Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto, yang dihadiri Direktur Akademik, Ditjen Dikti, Kementerian Pendidikan Nasional Dr Illah Sailah. Mobil klinik tersebut direncanakan mulai beroperasi pada Februari 2010 dan pada tahap awal baru akan melayani petani di Bogor, terutama di desa-desa sekitar kampus IPB. Ketua tim pengadaan Mobil Klinik Tanaman Terpadu Dr Suwardi mengatakan, mobil klinik tersebut dilengkapi dengan berbagai peralatan laboratorium untuk pengujian cepat tanah dan tanaman, diagnosa hama dan penyakit, kadar kemanisan buah, serta beberapa benih unggul tanaman hasil penelitian IPB. (ant)

Terkait Boulevard

Izin 83 PKL Diputus BOGOR - Pemerintah Kota Bogor menghentikan izin 83 pedagang kaki lima (PKL) yang terdapat di sepanjang Jalan Pajajaran karena jalan itu akan ditambah fasilitas boulevard (pendestrian dilengkapi taman). “Kita sudah menghentikan izin 83 PKL yang berdiri di tiga zona di kawasan tersebut,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi Kota Bogor Edgar Suratman kepada Antara, di Bogor, kemarin. Ia menyebutkan pembangunan boulevard sesi I yakni dari mulai terminal Baranangsiang-Jalan Pajajaran- Ekalokasari-Pertigaan Bina Marga akan menggusur tiga zona PKL itu. “Sejak akhir 2009, izin mereka sudah tidak kita perpanjang lagi, jadi mulai pembangunan jalur hijau ini mereka sudah tidak memiliki izin untuk menempati kawasan tersebut,” jelasnya. Di Kota Bogor terdapat 18 zonanisasi PKL yang memiliki izin dari pemerintah kota dengan jumlah keseluruhan 434 PKL. Mereka antara lain berusaha bidang tanaman hias, makanan ringan dan jajanan tradisonal. Pemindahan PKL itu dilakukan tanpa relokasi, karena sudah tertera dalam surat izin PKL yang menyebutkan jika sewaktu-waktu pemerintah membutuhkan maka para PKL ini harus siap pindah. “Di surat izin tersebut dicantumkan boleh berjualan sampai batas waktu ditentukan dan jika pemerintah membutuhkan mereka harus siap pindah,” ujarnya. Boulevard ini mulai dibangun pertengahan tahun 2010 dengan anggaran sesi I sebesar Rp 500 juta dan panjang boulevard sesi I kurang lebih 12 km. Sementara untuk sesi II yakni mulai Terminal Baranangsiang sampai Warung Jambu akan mulai dibangun 2011. Rencana mengubah Jalan Pajajaran menjadi jalan boulevard adalah untuk memberikan rasa nyaman bagi pejalan kaki dengan harapan keberadaan boulevard itu bisa merangsang wisatawan datang ke Bogor. (ant)

Mantan Pimpinan BRI

Divonis Tiga Tahun SERANG - Mantan pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Serang Chubaidi beserta Account Officer A Muclis divonis tiga tahun penjara, denda Rp5 miliar oleh majelis hakim dalam sidang perkara tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Serang, kemarin. Ketua Majelis Hakim PN Serang Syamsi didampingi dua anggotanya Agung Rahardjo dan Rama J Purba mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan barang bukti selama persidangan serta pengakuan terdakwa, dinyatakan bersalah. Terdakwa melanggar pasal 49 ayat (2) huruf b Undang Undang No 10/1998 tentang Perbankan, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, juncto Pasal 64 ayat (1) seperti dalam dakwaan subsider yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rusy Rosadi. Dalam amar putusan yang dibacakan ketua majelis hakim, keduanya secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana yakni memberikan pinjaman kepada 11 nasabah tanpa terlebih dahulu melalui prosedur yang berlaku di BRI. “Oleh karenanya, majelis hakim memutuskan terdakwa dihukum tiga tahun penjara, denda Rp 5 miliar subsider kurungan tiga bulan dan diharuskan membayar uang perkara sebesar lima ribu rupiah,” kata Syamsi. Putusan itu, setahun lebih ringan dari tuntutan JPU, yang menuntut keduanya dengan empat tahun penjara dan denda Rp 5 miliar. Alasan hakim meringankan kedua terdakwa, karena keduanya sudah belasan tahun mengabdi ke Bank BRI, selain itu umur mereka sudah tua dan memasuki usia pensiun serta masih mempunyai keluarga yang harus ditanggung. Kedua terdakwa dinyatakan bersalah telah melakukan tindak pidana tak melaksanakan standar operasional (SOP) untuk mencairkan dana kepada 11 peminjam kredit senilai Rp12 miliar. Terdakwa tak mengecek kebenaran tanah yang diagunkan peminjam, serta harga tanah berdasarkan NJOP tidak sesuai dengan yang tertera dalam pengajuan kredit. (ant)

16 Anjal Bekasi

Dipastikan Bebas Sodomi BEKASI - Aparat Polres Metro Kota Bekasi memastikan 16 anak jalanan (anjal) usia dibawah 13 tahun yang ditangkap saat razia Senin (18/1) dipastikan bebas dari perbuatan sodomi. Hal itu setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh tim dinas kodekteran kesehatan Polres setempat. “Hasilnya masih nihil, tapi kita akan terus melanjutkan razia terhadap anak jalanan lainnya,” kata Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Pol Imam Soegiarto, usai acara pencanangan sekolah hijau di SMU Islam Panglima Besar Sudirman, kemarin. Razia yang dilakukan aparat Polres Metro Kota Bekasi dan Polsek dimaksudkan untuk mencari anak jalanan yang pernah menjadi korban dari Babeh atau Baekuni yang mengaku telah membunuh delapan anak jalanan dan enam diantaranya dimutilasi. Anak jalanan yang ditangkap saat razia itu diperiksa oleh tim medis bagian tubuh tertentu untuk memastikan ada tidaknya sodomi itu. Mereka juga ditanya apakah mengenal Babeh atau bahkan pernah berinteraksi dengannya. “Ke-16 anak jalanan tersebut tidak ada yang mengenal Babeh. Setelah diperiksa mereka akhirnya diserahkan ke aparat Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan,” ujarnya. Disinggung ada anak jalanan perempuan yang mengenal Babeh, ia mengatakan, perempuan bukan jadi sasaran Babeh. “Kita ingin melihat proses hukumnya. Apakah di Kota Bekasi ada anak laki-laki yang ikut jadi korban,” ujarnya. Kegiatan razia menurut Kapolres akan terus dilakukan untuk mencari korban sodomi Babeh di Kota Bekasi, sekaligus membersihkan daerah itu dari anak jalanan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PEMUSNAHAN NARKOBA - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono dan Dirjen Perhubungan Laut Dephub Sunaryo menyiram barang bukti narkoba jenis heroin, sabu-sabu dan ekstasi senilai Rp 5 Miliar yang dimusnahkan di Terminal Internasional Bandara Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin.

Tiga Angkot Jadi Korban Tawuran BOGOR –Tawuran antarpelajar kembali terjadi. Kemarin puluhan siswa dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yakni SMK YZA dengan SMK Darul Qur’an, Cisarua, Puncak Bogor terlibat baku serang. Dalam peristiwa tersebut lima pelajar mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit Cisarua dan Ciawi. Tak hanya itu tiga unit kendaraan angkutan kota (angkot) trayek Cisarua-Ciawi yang kebetulan ngetem di depan SMK Darul Qur’an juga hancur akibat kebrutalan para pelajar itu. Diduga akasi tawuran ini di-

picu rasa dendam antar pelajar yang sebelumnya juga pernah terlibat aksi tawuran. Dari informasi yang diperoleh, tawuran itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Tanpa sebab yang jelas tiba-tiba puluhan pelajar dari SMK YZA menyerang kelompok pelajar SMK Darul Qur’an yang saat itu berada di depan sekolah meraka yakni di Kampung Tugu Utara, Desa/Kec.Cisarua Puncak, Bogor. “Meraka datang dari Bogor dengan menggunakan angkot dan sebagian numpang truk. Tanpa kami tau apa penyebabnya tiba-tiba meraka

menyerang para pelajar Darul Qur’an dengan menggunakan berbagai senjata tajam. Tapi dari informasi beberapa siswa di sini katanya ini semua buntut dari tawuran beberapa waktu lalu di Ciawi,” kata Pardi (34), warga setempat. Dalam hitungan menit kedua kelompok pelajar itu telah terlibat dalam aksi saling serang mengunakan berbagai senjata yang telah mereka siapkan. Hujan batu dan kayu di lokasi tidak bisa dihindari. Akibatnya tiga unit angkot yang saat itu masih ngetem di depan sekolah tersebut hancur terke-

Warga Blokir Jalan Kali Sabi TANGERANG - Warga Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, melakukan aksi memblokir jalan Kali Sabi menuju Kawasan Industri Manis karena ahli waris pemilik tanah belum mendapatkan ganti rugi atas penggunakan lahan. Pemantauan ANTARA, Rabu, puluhan warga Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, yang mengaku ahli waris Marsaud bin Marhaen menutup jalan tersebut dengan tumpukan karung berisi tanah, kayu

dan ban bekas, serta pohon pisang sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Ahli waris pemilik lahan meminta agar mereka memperoleh ganti rugi karena sejak pembebasan lahan untuk jalan itu tidak mendapatkan uang. Sedangkan areal pemblokiran tersebut dilakukan pada dua tempat yakni sebelah timur dan dekat pintu masuk Kawasan Industri Manis. Akibat pemblokiran jalan itu menyebabkan belasan kendaraan berat yang mengangkut produk industri tertah-

an di depan pintu masuk jalan Raya Serang dan arus lalu lintas menjadi macet. Sementara itu, Kapolsek Jatiuwung AKP Iman mengatakan, pihaknya menjadi fasilitator untuk menyelesaikan sengketa kedua belah pihak agar tercapai kata sepakat dan warga bersedia membuka kembali jalan yang ditutup itu. Imam menambahkan, pihaknya hanya mengamankan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan karena pengguna jalan tidak merasakan nyaman karena lalu lintas macet. (ant)

Warga Minta Penampungan TKI Ditutup DEPOK - Warga Cimpaeun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menutup penampungan calon TKI PT Rastanura Rayani Saputra pasca ditemukannya dua jasad rangka bayi di halaman depan. Ujang, warga RT 001 RW 002 Kampung Cimpaeun, Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos menyatakan tidak ingin lingkungan tempat tinggalnya menjadi buah bibir akibat ulah warga di luar Kampung Cimpaeun. “Apalagi tempat tersebut dijadikan tempat aborsi. Kami menginginkan tempat itu ditutup. Jangan sampai warga yang melakukannya,” kata Ujang ditemui di lokasi sekitar penampungan, kemarin. Sementara itu, hingga kini Polres Metro Depok masih terus megungkap dugaan kasus aborsi yang dilakukan Elsafitri Handayani (32) TKI kini telah berada di Taiwan. Bahkan, Elsa terancam dikembalikan ke Indonesia. Polres Depok tengah berupaya memanggil Elsa melalui Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Sebelum berangkat,

Elsa diduga melakukan aborsi kandungannya dan dikubur di halaman depan penampungan. Selain Elsa, polisi juga akan memanggil Waras, suaminya yang telah berangkat lebih dulu ke Taiwan melalui PJTKI PT Rastanura Rayani Saputra. Kasat reskrim Polres Depok, kompol Ade Rahmat Idnal mengatakan, pemanggilan dimaksudkan agar kasus ini segera terungkap. Saat ini pihaknya telah melayangkan surat ke BNP2TKI. “Isi surat tersebut adalah permohonan agar Elsa dipulangkan ke Indonesia,” katanya. Pemanggilan Elsa dan Waras, lantaran dari keterangan beberapa saksi menyebutkan Elsa keguguran pada 18 Desember 2009. Namun, selang dua minggu kemudian wanita asal Majalengka, Jawa Barat ini langsung berangkat ke Taiwan sebagai TKW. “Dari keterangan Elsa kemudian dikonfrontir dari keterangan para saksi maka kesimpulan baru didapat. Jadi kami belum dapat memastikan Elsa melakukan aborsi,” imbuh Kasat Reskrim. (rin)

na lemparan batu dan kayu. “Akisi tawuran itu baru berhasil dibubarkan setalah petugas dari Polsek Cisarua datang dan berhasil menangkap para pelajar yang terlibat dalam aksi tawuran,” ungkapnya. Kaplsek Cisarua, AKP. Hadi Santoso mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan motif dari aksi tawuran antar pelajar tersebut. Bahkan sebanyak 26 pelajar dari SMK YZA telah diamankan untuk diproses lebih lanjut. “Meraka terpaksa kami tahan karena membuat keonaran dan terbukti meru-

sak tiga unit angkot di lokasi,” tegas kapolsek. Kapolsek juga mengaku, pihaknya selain menahan 26 pelajar dari SMK YZA yang terlibat aksi penyerangan terhadap siswa SMK Darul Qur’an, Cisarua saat ini pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti (BB) berupa gir,rantai,kopel,batu dan kayu dari tangan para pelajar YZA. “Kita juga akan memanggil para orang tua meraka bersama guru dan kepala sekolah dari kedua belah pihak untuk menyelasikan permasalahan ini,” pungkas Hadi. (bas)

Badrul Kamal Berharap

Ada Koalisi Besar DEPOK - Badrul Kamal mengatakan akan melamar ke semua partai untuk mengusung dirinya maju sebagai calon walikota periode 2011-2015. Peryataan tersebut dilontarkan Badrul usai menghadiri undangan verifikasi calon walikota dari pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Kota Depok di Jalan Margonda, Depok. “Insya allah saya daftar dan melamar semua partai,” ungkapnya kepada wartawan, kemarin. Kedatangan Badrul ke kantor DPC PDIP Kota Depok kemarin mengingatkan agar menyingkirkan ego eksistensi untuk mencapai tujuan bersama. Jangan sampai pengalaman pilkada 2004, terulang kembali. Dia bercerita, akibat ego eksistensi pada masa lalu, apa yang menjadi harapan bersama terpaksa hilang. “Pengalaman seperti ini jangan terulang kembali. Untuk itu kita harus mengorbankan ego eksistensi untuk mencapau tujuan bersama,” ujarnya mengingatkan. Saat ditanya siapa calon pasangan yang akan mendampinginya, mantan walikota Depok periode 1999-2004 ini belum mau mengungkapkan. Namun, dia menyebutkan beberapa kriteria calon pasangannya nanti. “Dia harus memiliki komitmen untuk membangun Depok dan memiliki jaringan yang luas. Mengenai siapa dia,

saya belum bisa menjawab,” aku Badrul sambil tersenyum. Sementara itu, Ketua DPC PDIP Depok, Hendrik Tangke Allo menjelaskan alasan pihaknya mengusung Badrul Kamal sebagai walikota Depok mendatang. Menurut Hendrik, Barul memiliki sejarah yang baik dalam membangun Depok. Selain itu, aspirasi dari masyarakat juga menginginkan Badrul sebagai walikota. “Kami sepakat mengusung Badrul Kamal. Dalam dua hari ke depan DPC akan mengeluarkan surat rekomendasi ke DPP. Keputusan ada di DPP atas rekomendasi DPC,” kata Hendrik. Untuk wakil yang akan mendampingi Badrul, PDIP Depok telah mengantongi tiga nama kadernya, yaitu Siswanto, Mat Arif dan Ali Fahmi. Namun, tidak menutup kemungkinan nama lain di luar kader PDIP sendiri. Ada nama lain juga seperti Hasbullah, Supriyanto, Abdul Halim serta Wakil Walikota saat ini Yuyun Wira Saputra. Namun, Yuyun kata Hendrik belum secara resmi melamar. “Siapapun kandidatnya yang penting memiliki rasa nasionalisme dan berprinsip ekonomi kerakyatan,” beber Hendrik. Dia berharap ada suatu koalisi besar nantinya untuk mendukung Badrul Kamal. Hingga kini, sudah ada koalisi 45+. “Koalisi 45+ yaitu PDIP, PKB, Gerindra plus PDS,” pungkasnya. (rin)

Wagra Diimbau Tak Beri Sedekah Pengemis DINAS Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Bogor mengimbau warga kota tidak memberikan sedekah kepada gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan (anjal). Asal warga tak memberi uang kepada pengemis dan anak-anak jalanan ini, mereka mungkin tak akan mau turun ke jalan lagi. Demikian menurut Kepala Seksi Pelatihan Sosial Hemi M Rahayu di Bogor, kemarin. Hemi yang didampingi Tarmizi Kepala Rehabilitasi Sosial, menyebutkan, banyaknya jumlah gepeng dan anjal di Kota Bogor dikarenakan masih belum adanya aturan yang tegas tentang mereka. “Selain itu, kebiasaan warga kota memberi kepada mereka membuat mereka senang turun ke jalan dan meminta-minta,” katanya. Anjal dan gepeng di Kota Bogor merupakan masalah sosial yang tidak serta merta dapat diselesaikan satu pihak. “Perlu ada kerja sama antar instansi terkait termasuk juga masyarakat. Kita sudah melakukan tugas dengan menertibkan dan membina mereka, Satpol PP juga sudah ikut

mengamankan. Tapi memang dasar hati mereka yang senang turun ke jalan karena mendapat perlakuan yang baik dari masyarakat,” katanya. Menurut dia, upaya lain untuk mengentaskan persoalan sosial ini adalah dengan diberlakukannya Perda Nomor 8 Tahun 2006 tentang Ketertiban Sosial. Kondisi saat ini, keberadaan anjal dan gepeng mulai meresahkan masyarakat karena jumlahnya yang semakin banyak. Karena itu, Hemi mengimbau masyarakat tidak lagi memberi sedekah atau sumbangan apapun kepada mereka. “Ini sangat berpengaruh, jika mereka sulit dapatkan uang otomatis mereka tidak akan turun ke jalan. Ma-

kanya masyarakat juga harus tegas dan kalau ingin bersedekah ada Badan Amil Zakat,

manfaatkan itu saja,” ujarnya. Selama Januari Dinsosnakertrans telah mengamankan 99

orang yang terdiri dari 47 anak jalanan, 48 gepeng dan sisanya empat orang gila. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Kamis 21 Januari 2010

F OKUS Beri Porsi Peran Signifikan kepada Rakyat ALAM setiap ide atau wacana tentang pengembangan sesuatu, apakah itu di bidang ekonomi, budaya, sosial, politik dan sebagainya hampir selalu terminologi ‘’kerakyatan’’ ditempelkan agar ide atau wacana itu tampak selalu populis dan tentu saja muaranya, katanya, untuk pepentingan rakyat dengan memberikan porsi peran yang cukup signifikan. Apakah itu benar? Dalam konteks pembangunan pariwisata kerakyatan, sebenarnya sama saja. Pelabelan kerakyatan ini lebih mengacu pada sebuah ide, sebuah upaya jastifikasi bahwa rakyat memang dipentingkan dalam konsep tersebut. Sangat menarik lontaran tegas Gubernur Bali I Made Mangku Pastika saat menerima Tim Pertanian Universitas Udayana di kantornya Selasa (19/1) lalu. ‘’Apa pun akan saya lakukan, kalau dibenarkan untuk membela kepentingan petani Bali. Apakah harus mengeluarkan peraturan gubernur, SK gubernur dan bahkan kalau perlu perda,’’ tandas mantan Kapolda Bali ini. Hal ini terkait bagaimana membela petani Bali sehingga produk-produknya bisa diterima pasar, walaupun dengan sedikit ‘’pemaksaan’’ dengan dasar legalitas. Kedengarannya memang sangat melawan arus di tengah tren pasar bebas sekarang, namun jangan lupa, di negara yang paling vokal menyuarakan soal pasar bebas pun mereka ini sangat protektif terhadap petani serta potensi ‘’tradisional’’ lainnya di negara mereka. Sehingga sangat umum di Jepang, AS atau negara maju lainnya, pekerjaan petani masih mendapat tempat karena pemerintah melindungi mereka. Mereka hanya bertani, sedangkan soal lain, pupuk, bibit serta pemasaran, pemerintah yang mengurus. Itu sebabnya, ketika petani di Jepang melancarkan aksi demo maka dampak yang ditimbulkannya bisa sangat sistemik. Lain halnya kalau petani kita yang berbuat serupa. Mereka bisa mati kelaparan karena tidak ada yang peduli. Analogi ini barangkali dipakai untuk konsep pariwisata kerakyatan. Masalahnya sekarang, di tengah serbuan para pemodal besar dan bahkan asing, kita secara jelas melihat bagaimana pariwisata kerakyatan yang menjadi cikal bakal pembangunan pariwisata seperti saat ini lama-kelamaan sudah kabur dan bahkan mungkin hilang. Kita bisa melihat dengan sangat jelas bagaimana alur uang yang masuk ke Bali lewat sektor pariwisata sangat sedikit yang mampir ke kantong-kantong rakyat kecil. Gebyar pariwisata kita saat ini memang sangat dominan dinikmati kaum elite pemodal besar. Sebuah pertanyaan mungkin bisa kita lontarkan secara objektif, yakni apakah konsep pariwisata kerakyatan mengacu pada keterlibatan rakyat di dalam industri pariwisata secara langsung atau tidak langsung. Ini menjadi sangat penting karena ini menyangkut soal mindset serta pola pikir dari rakyat sendiri dan terutama para pengambil kebijakan. Artinya bahwa rakyat memang secara tidak langsung terlibat atau bekerja di sektor pariwisata seperti contoh sebagai pegawai hotel, pramuwisata, pegawai money changer dan sebagainya. Dia bisa saja menjadi petani, pegawai swasta lainnya, perajin, pedagang di pasar dan sebagainya. Namun, apa yang dia hasilkan atau bagaimana sikapnya yang kondusif terhadap pembangunan pariwisata tersebut berdampak positif terhadap pariwisata itu sendiri. Seperti citra serta kondisi yang sangat kondusif serta produk yang dia hasilkan bisa diserap pasar pariwisata. Kalau model tidak langsung maka peraturan pemerintah, peraturan daerah, peraturan gubernur atau produk hukum apa pun memang sangat perlu dikeluarkan untuk ‘’memaksa’’ agar produk rakyat itu bisa diserap pasar. Dengan demikian, rakyat tidak perlu harus menjadi pegawai hotel, hotel tidak perlu dibangun di mana-mana atau para pejabat tidak perlu menyulap kawasan hijau, suci dan sebagainya semata-mata untuk membangun fasilitas hotel serta fasilitas pariwisata lainnya dengan alasan untuk menggelembungkan PAD. ***

D

Bang D

el

Kejahatan Tantular sudah diketahaui sejak lama

Kesempatan bagi-bagi ...

5

Membaca Peluang Pengembangan Pariwisata Kerakyatan PANDANGAN pengelola kepariwisataan Bali bahwa wisatawan yang berkunjung ke daerah ini mesti disambut dengan penyediaan akomodasi berupa hotel besar nan megah lengkap dengan standar kualitas layanan mewah, tampaknya harus segera ditinjau ulang. Vacantiebeurs atau pekan promosi pariwisata dunia yang berlangsung di Kota Utrecht, Belanda, 12 -17 Januari 2010 menyodorkan fakta berbeda soal motivasi wisatawan dunia bertandang ke Bali. Wisatawan ingin datang berinteraksi dengan masyarakat lokal alias bukan kemewahan yang dikejar, tetapi keunikan Bali. Peluang pengembangan pariwisata berbasis kerakyatan pun terbaca dalam ajang tersebut. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menyebut keterlibatan Indonesia pada ajang ini dengan target menggaet kunjungan satu juta wisatawan Eropa ke Indonesia, dan 200 ribu orang di antaranya asal Belanda. Indonesia pun mengusung tema ‘’Moluccas Culture’’ atau serba Maluku untuk menarik perhatian orang Belanda yang dikenal lebih familiar dengan khazanah budaya Maluku, mengingat warga Indonesia yang menetap di Belanda terbanyak asal Maluku. Kendati demikian, Bali tetaplah magnet utama bagi wisatawan Eropa untuk berkunjung ke Indonesia. Terbukti, pengunjung stan Indonesia umumnya sangat antusias bertanya tentang Bali, bahkan di beberapa biro perjalanan dan maskapai penerbangan Eropa yang menawarkan paket wisata ke kawasan Asia Tenggara memajang ikon budaya atau memutar film pendek tentang Bali. Pengelolaan kepariwisataan Bali saat ini memang berkiblat pada manajemen pariwisata yang dikembangkan di Spanyol seperti di Kota Barcelona di mana aktivitas pariwisata identik dengan pembangunan hotel mewah bintang lima. Kawasan Nusa Dua pun disulap sebagai kawasan hotel elite. Pemilihan model pengembangan pariwisata ini tentu berdampak kurang menguntungkan bagi masyarakat Bali yakni keberhasilan pembangunan pariwisata juga diikuti economic leakage yang sangat tinggi. Economic leakage atau pendapatan dari aktivitas kepariwisataan yang tidak bisa dinikmati masyarakat lokal karena pendapatan itu disetorkan ke daerah lain atau ke luar negeri. Kondisi ini terjadi karena pembangunan hotel mewah cenderung menggunakan modal luar negeri, hotel berbintang umumnya memiliki jaringan internasional. Kondisi ini memicu banyaknya impor bahan makanan, mebel, juga pekerja asing bekerja untuk menjamin hotel mampu memberikan layanan kenyamanan dan kemewahan sesuai standar yang berlaku di negara asal wisatawan. Menguapnya pendapatan pariwisata juga dapat terjadi dengan adanya maskapai penerbangan asing yang beroperasi untuk keperluan wisata tersebut (Andrew Holden,

Oleh : I Made Sarjana*

2008). Kasus Bali, tentu economic leakage terjadi dan menguntungkan pemodal Jakarta dan luar negeri. Jika dicermati lebih jauh, motivasi wisatawan asing datang ke Bali ternyata tidak melulu datang untuk mengejar kemewahan seperti yang biasa mereka nikmati di tempat asalnya. Mereka umumnya ingin mendapatkan pengalaman berbeda dari kegiatan rutin sehari-hari, dan kondisi ini belum sepenuhnya ditangkap kalangan pelaku pariwisata Bali. Faktanya, pada Juli tahun 2007 saat penelitian tentang subak selama tujuh hari di Desa Jatiluih, Tabanan penulis bertemu satu rombongan wisatawan Prancis yang melakukan petualangan selama 14 hari di Bali ternyata dipandu orang yang memiliki kewarganegaraan sama. Karenanya, pengakuan calon wisatawan bahwa dia ingin ke Bali untuk menikmati alam dan kebudayaan Bali bukan kemewahan kamar hotel dapat dijadikan pemantik semangat bagi pelaku dan pemegang kebijakan kepariwisataan Bali untuk membangun pariwisata yang berbasis kerakyatan yakni pariwi-

sata pedesaan (rural tourism) dan pariwisata pertanian (agrotourism). Aliza Fleischer (2002) memaparkan pariwisata pedesaan dan pertanian memiliki ciri sama yakni memanfaatkan situasi alam pedesaan, termasuk aktivitas pertanian sebagai atraksi wisata. Baik pariwisata pedesaan maupun pertanian juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi rakyat kecil (petani) untuk terlibat langsung dalam aktivitas pariwisata. Pengembangan pariwisata pedesaan dan pertanian di beberapa negara Eropa seperti Inggris dan Jerman, menunjukkan petani setempat mampu meningkatkan pendapatan keluarga karena pariwisata menjadi sumber pendapatan alternatif. Isu Lingkungan Isu lingkungan bahwa saatnya semua umat manusia menyelamatkan bumi dari pemanasan global juga menjadi faktor pendorong pengembangan pariwisata pedesaan dan pertanian. Banyak calon wisatawan melakukan kunjungan ke daerah tujuan wisata

selain untuk melepas kepenatan dari pekerjaan rutin, juga berharap bisa berpartisipasi nyata dalam upaya pengurangan emisi gas CO2. Jadi pengalaman berwisata seperti terlibat langsung mengerjakan pekerjaan petani khususnya menanam pohon akan makin diminati. Bercermin pada tingginya minat wisatawan menjelajahi wilayah Bali, seperti rombongan wisatawan dari Prancis yang penulis temui di Jatiluih. Rombongan wisata itu mengaku membeli paket perjalanan wisata selama 14 hari keliling beberapa titik di wilayah Bali. Hari pertama, rombongan itu datang di kawasan Ubud beristirahat semalam, keesokan harinya dari pagi sampai siang jalan-jalan di kawasan Ubud, sorenya diantar dengan bus ke Jatiluih. Mereka menikmati indahnya suasana alam pedesaan pada malam dan siang hari, karena paginya wisatawan bisa memilih paket jalanjalan di pematang sawah atau melakukan petualangan alam yang lebih berat yakni jalan kaki melintasi hutan kaki Bukit Batukaru, menuju Desa Wangaya Gede. Paket wisata ini seterusnya ke arah barat menuju kawasan Lovina, Buleleng, dan balik ke timur singgah di Dusun Mungsengan Catur (Kintamani), selanjutnya ke timur Batur, Besakih, Candidasa. Paket perjalanan wisata semacam itu dapat dipadukan dengan kegiatan menanam pohon akan menjadi dayak tarik tersendiri bagi wisatawan. Paket wisata semacam ini perlu diciptakan lebih banyak karena memiliki fungsi ganda di samping sebagai upaya pengembangan pariwisata berbasis kerakyatan, juga sebagai upaya diversifikasi paket wisata di Bali melengkapi paket wisata tradisional yang sudah mapan. Tantangan menciptakan paket wisata semacam ini tentu bukan di permodalan atau kualitas sumber daya manusia yang kurang memadai, tetapi adakah pelaku wisata lokal yang mau menjadi perintis. Pelaku pariwisata Bali umumnya lebih suka bekerja pada pihak lain dan hampir tidak ada yang tergerak untuk merintis hal-hal baru. Pariwisata yang pada intinya memodifikasi ruang dan waktu untuk ditawarkan sebagai paket wisata memang membutuhkan kerja keras dan kreativitas. Di samping itu dukungan pemerintah juga sangat dibutuhkan untuk pengembangan pariwisata kerakyatan. *Penulis, dosen Fakultas Pertanian Unud, kini mahasiswa M.Sc. Program Leisure, Tourism, and Environment Wageningen University dan Research (WUR) Belanda

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Trayek Angkot S-16 SEBAGAI warga yang tinggal di sebuah perumahan yang berlokasi di Kelurahan Grogol, Limo-Depok, awalnya kami merasa tertolong keberadaan angkutan kota (angkot) jurusan Depok-Pondok Labu dengan jurusan Depok-Pondok Labu. Namun sayangnya, angkot berwarna merah yang sangat kami andalkan untuk menuju terminal Depok, kini justru tak bisa diandalkan lagi. Saat ini, sudah jarang –atau bahkan sudah tak ada lagi- angkot S-16 yang menjalani rutenya hingga tujuan akhirnya di terminal Depok. Seluruh angkot kini hanya membawa penumpangnya hingga setengah perjalanan, alias hanya sampai ke pertigaan Jalan Pramuka dan Jalan Raya Sawangan. Dari sana, angkot kemudian berbalik arah dan para penumpang dipersilahkan menaiki angkot 110 (Cinere-Depok) atau D 03 (ParungDepok) jika ingin melanjutkan per-

jalanan ke terminal Depok. Sikap para pengemudi angkot S16 itu tentu membuat para penumpang dongkol. Pasalnya, para penumpang terpaksa harus mengeluarkan ongkos tambahan, karena harus menaiki angkot dengan trayek lainnya jika ingin menuju ke terminal. Bagi pengguna jalan lain, ulah para pengemudi angkot S-16 itu juga ternyata merugikan. Pasalnya, mereka kemudian menggunakan pertigaan Jalan Raya Sawangan dan Jalan Pramuka sebagai ‘terminal’ dan tempat ngetem mereka. Alhasil, kondisi pertigaan itu yang di hari biasa kerap macet, menjadi kian macet. Agar kondisi itu tak berlarut dan masyarakat tak terus dirugikan, mohon kepada Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Depok untuk menertibkan kondisi itu segera. Yoyok Grogol, Limo-Depok

Ingin Merdeka dari Kemiskinan BANGSA Indonesia sudah memasuki usia kemerdekaan ke-64. Usia yang terbilang tua untuk ukuran manusia, tetapi tidak terlalu tua untuk sebuah Negara. Masih banyak yang harus dibenahi agar jalan menuju kesejahteraan bisa terwujud. Kita memasuki tahun ini dengan begitu berat. Krisis global yang menerpa dunia memaksa bangsa Indonesia bekerja keras, mengupayakan agar pertumbuhan tetap terjadi. Tak sedikit korban krisis ini yang berujung pemutusan hubungan kerja. Sementara, jutaan lainnya menunggu lapangan kerja baru. Belum lagi gangguan keamanan yang dilakukan oleh para teroris dengan aksi ledakannya di dua hotel Marriot dan Ritz-Carlton beberapa waktu lalu. Meski saat ini perburuan terus dilakukan dan telah membuahkan hasil bukan berarti masalah selesai. Citra buruk terhadap Indonesia yang selama ini susah payah

dibangun kembali terkoyak. Keamanan akan berhungan langsung dengan arus investasi yang aman dibutuhkan bangsa ini. Kita berharap aksi teroris itu tidak berimbas terlalu lama terharap ekonomi dan kembali meningkatkan kepercayaan masyarakat internasional terhadap Indonesia. Sudah lama rakyat mendambakan kehidupan yang lebih baik, pendapatan yang cukup untuk minimal hidup secara normal. Bisa membiayai anak-anak sekolah dan terjangkaunya biaya layanan kesehatan dan juga pendidikan. Saat ini rakyat dihadapkan pada kenyataan bahwa harga-harga kebutuhan juga merangkak naik. Seperti harga beras yang melonjak begitu fantastis. Lantas kapan kita bisa merdeka dari kemiskinan? Soemitro Pondok Melati, Bekasi

Semoga Tak Ada Huru-Hara BEBERAPA pengamat sebagian mengatakan prospek ekonomi Indonesia ke depan makin baik. Rupiah katanya akan menguat, dan diharapkan inflasi bisa dikendalikan. Begitu juga harapannya terhadap suku bunga perbankan yang sudah beberapa bulan turun setelah didesak-desak. Namun, yang menjadi persoalan itukan angka-angka makro yang baik kalangan masyarkat bawah tak dimengerti. Bahasa mereka sangat sederhana bagaimana dapat memperoleh pekerjaan dengan mudah dan bahan makanan bisa dijangkau dengan kantong mereka yang terbatas itu. Benarkah inflasi memang bisa dikendalikan. Bukankah ada ancaman harga BBM naik lagi, kalau harga dunia memang naik. Pemerintah harus menjamin berbagai harga yang dikendalikan

pemerintah bisa dijaga. Termasuk dengan elpiji dan harga listrik apakah bisa dijamin bisa dinikmati dengan harganya seperti saat ini. Kalau itu memang bisa dijawab, tentu kita tak khawatir soal harga-harga, tetapi kalau tidak tentu saja ini tetap menjadi momok yang harus saja menggandul. Masyarakat juga berharap tak ada lagi huru hara politik seputar apapun itu. Karena itu, rasa keadilan masyarkat, utamanya yang menyangkut urusan hokum bisa dihindari. Ini menyakut rasa keadilan. JIka ini saja terusik, saya takut energi kita terbuang, dan hanya terus saja terpusat untuk mengurusi masalah yang sebetulnya ditimbulkan oleh pemerintah sendiri. Suprayogi Utan Kayu, Jaktim

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 21 Januari 2010

6

Empat Laga Sisa

Persija Targetkan Menang

Suluh Indonesia/ant

PERSIJA MENANGI DERBI - Pesepakbola Persitara Jakarta Utara Price Kabir Bello berebut bola dengan pesepakbola Persija Jakarta Leonard Tupamahu dalam pertandingan lanjutan Liga Super di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, kemarin. Persija menang 3-0.

Persipura Gilas Persijap 1-0 MAKASSAR - Persipura Jayapura meraih poin penuh setelah mengalahkan Persijap Jepara 1-0 dalam lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) di Standion Andi Matalatta Mattoangin Makassar, kemarin. Gol tunggal kemenangan Persipura lahir pada menit 49 dari sundulan Ricardo Salampesy memanfaatkan tendangan bebas Eduard Ivakdalam dari suduk kiri gawang Persijap yang dijaga Danang Wihatmoko. Ricardo yang berdiri bebas didepan gawang tanpa pengawalan ketat dengan mudah menanduk bola kesisi kiri gawang Danang mengubah skor 1-0. Wasit Jumadi Effendy yang memimpin pertandingan memberikan tendangan bebas kepada Persipura setelah Ian Luis Kabes

dijatuhkan pemain belakang Persijap diluar kotak f inalti. Pertandingan babak pertama berjalan lamban dan hampir tidak ada peluang berbahaya yang mengancam gawang Persipura maupun Persijap. Setelah kebobolan di awal babak kedua, Persijap langsung bangkit menekan pertahanan Persipura yang menghasilkan tendangan bebas luar kotak finalti saat penyerang Persijap Pablo Francis dilanggar Bio Paulin. Namun tendangan bebas Francis melambuang jauh diatas mistar gawang Persipura yang di jaga Jendry Pitoy. Demikian pula sundulan Sergio Yunior di menit 67 masih melambung tipis disudut kanan atas, mistar gawang Jendry. Peluag emas Persijap lahir dua menit kemudian, saat Francis tinggal berhadapan dengan

Jendry setelah berhasil melewati dua pemain belakang Persipura. Namun sontekan kaki kanannya melebar tipis di kanan gawang Persipura. Sementara Persipura juga menciptakan peluang pada menit 76 lewat tendangan spekulasi Yustinus Pae, namun melambung diatas mistar gawang Persijap. Pelatih Persipura Jacksen F Tiago baru memasukkan Boaz T Salossa pada menit 81 menggantikan Yustinus. Dalam jumpa pers setelah pertandingan, Jacksen mengatakan kemenangan tersebut adalah berkat kerja keras pemain. Persipura saat jedah babak pertama mengganti kostum kebesaran dari merah/hitam menjadi kostum putih. Persipura memutuskan mengganti kostum sebab pada babak pertama kedua tim sering

Lapangan Tergenang

Laga Persebaya-Persema Tertunda SURABAYA - Pertandingan babak kedua antara tuan rumah Persebaya melawan Persema Malang, kemarin petang, tertunda hampir dua jam dan tidak bisa dilanjutkan, karena lapangan Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya tergenang air. Hujan deras yang turun sejak sebelum pertandingan dimulai, membuat sejumlah sudut lapangan tergenang air dan tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan. Sesuai aturan yang tercantum dalam Manual Liga Indonesia, wasit menunda melanjutkan laga selama 30 menit pertama untuk memastikan kondisi lapangan. Setelah 30 menit pertama

tidak terjadi perubahan, wasit memberi toleransi waktu selama 30 menit kedua. Namun, hujan belum reda dan kondisi lapangan tetap tergenang. Ratusan suporter sempat turun ke lapangan untuk membersihkan genangan air dengan menggunakan papan reklame, namun upaya itu tidak membuahkan hasil. Kondisi lapangan yang lebih rendah, membuat genangan air sulit dikuras. Apalagi, genangan air di pinggir dan luar stadion juga lumayan tinggi. Dari hasil inspeksi yang dilakukan wasit, pengawas pertandingan dan perwakilan kedua tim, diputuskan pertandingan tidak bisa diteruskan

dan laga babak kedua dilanjutkan pada pagi ini. “Sesuai Manual Liga, pertandingan tunda dilaksanakan Kamis pagi pukul 08.00 WIB, dengan perangkat pertandingan dan pemain yang sama,” kata Pengawas Pertandingan Fathoni usai pertemuan dengan perwakilan kedua tim. Seluruh pemain dan ofisial Persema langsung meninggalkan stadion dan kembali ke penginapan. Demikian juga pemain Persebaya kembali ke mesnya yang terletak di belakang stadion. Hingga babak pertama berakhir, tuan rumah Persebaya masih bermain imbang tanpa gol dengan Persema. (ant)

Pelatih Persitara

Kami Kalah Mental JAKARTA - Asisten pelatih Persitara Jakarta Utara Dody Sahetapy mengatakan, kekalahan timnya dari Persija karena anak asuhnya kalah mental bertanding. “Harus diakui kami kalah mental. Pemain Persija bermain cukup bagus di semua lini,” katanya usai pertandingan di Gelora Bung Karno Jakarta, kemarin. Persitara pada pertandingan derby ibukota harus mengakui keunggulan Persija dengan skor yang cukup telak 0-3. Ketiga gol Persija dicetak oleh TA Musyafry pada menit 8, 28 dan 72. Menurut dia, dengan kekalahan ini pihaknya meminta maaf kepada seluruh pendukungnya terutama The North

Dody Sahetapy

Jak dan masyarakat Jakarta Utara. “Kami telah kalah dari awal, apalagi terjadi gol cepat. Kondisi ini membuat koordinasi semua lini tidak berjalan dengan baik,” katanya menambahkan.

Ia menambahkan, sebetulnya sebelum pertandingan resmi pihaknya telah menyiapkan tim dengan baik. Namun demikian kondisi di lapangan berbeda dengan yang direncanakan. Sementara itu pelatih Persija Maman Suryaman mengaku senang dengan hasil yang diraih oleh anak asuhnya. “Skema pertandingan berjalan sesuai rencana. Kerjasama semua lini cukup bagus sehingga mampu memenangkan pertandingan,” katanya saat dikonfirmasi. Menurut dia, dengan memenangkan derby ibukota ini diharapkan mampu memotivasi pemain pada lanjutan Liga Super 2009/2010. (ant)

salah mengoperkan bola disebabkan kostum yang samasama merah. Sementara pelatih Persijap Junaidy, tidak kecewa dengan kekalahan tersebut dan sudah puas dengan penampilan pemainnya.

“Penampilan kami sudah bagus dan menciptakan beberapa peluang dimenit akhir. Namun Persipura adalah tim yang bagus, saya hanya mengucapkan selamat kepada mereka. Kami tidak pernah mencari kambing hitam,” ucapnya. (ant)

JAKARTA - Kesebelasan Persija Jakarta menargetkan sapu bersih kemenangan pada empat pertandingan sisa Liga Super putaran pertama. Tim Macan Kemayoran ini masih mempunyai kesempatan untuk memenangkan empat pertandingan kadang yang rencananya digelar di Gelora Bung Karno Jakarta yaitu melawan Persisam, Bontang FC, Persik dan Persijap. “Kami harus memaksimalkan pertandingan kandang. Yang jelas harus mampu menyapu bersih,” kata pelatih Persija Maman Suryaman di Jakarta, kemarin. Menurut Maman, guna menyapu bersih laga kandang, timnya terus berusaha memaksimalkan pemain yang ada, selain juga menyiapkan beberapa skema pertandingan. “Skema pertandingan selalu berubah tergantung lawan yang dihadapi dan kami telah menerapkan dalam latihan,” katanya menambahkan. Selama ini Persija identik dengan skema 4-4-2 dan 4-33, namun saat menjamu Persitara pelatih merubah skema menjadi 3-4-3 dan hasilnya mampu menang dengan skor 3-0. “Skema saat menjamu Persitara jelas berbeda dengan skema yang akan digunakan saat menjamu Persisam,” katanya menegaskan. Persija Jakarta pada klasemen ISL 2009/2010 saat ini berada pada posisi 14 dari 13 kali pertandingan. Dengan menyapu bersih laga sisa diharapkan mampu membawa Persija ke papan atas klasemen. Pindah “Home Base” Sementara Persipura kembali menjadikan Stadion Mandala Jayapura untuk menggelar partai kandang atau “home base” pada putaran kedua kompetisi liga

super Indonesia yang akan digelar Februari nanti. Ketua Umum Persipura, MR Kambu di Makassar, kemarin, menyebutkan renovasi Stadion Mandala sudah hampir selesai dan sudah bisa digunakan untuk menggelar partai perdana putaran kedua liga super. “Renovasi Stadion Mandala sudah rampung, sisa tribun VIP yang sedang diselesaikan, tetapi sudah bisa digunakan. Saya rasa pada putaran kedua home base kami sudah disana,” ujarnya saat menyaksikan partai Persipura melawan Persijap di Stadion Andi Matalatta Mattoangin. Kambu yang juga Walikota Jayapura mengemukakan, setelah melakoni dua partai tandang melawan Pelita Jaya dan Persitara, tim “mutiara hitam” julukan Persipura akan terbang langsung ke Papua. Menurut dia, kepastian “home base” Persipura kembali di Stadion Mandala sisa menunggu persetujuan dari PSSI. “Yang jelas ‘home base’ prioritas utama kita pada putaran kedua adalah Stadion Mandala. Jika PSSI belum menyetujui maka Makassar dan Malang akan menjadi alternatif,” ucapnya. Dia juga menyampaikan penghargaan kepada masyarakat Sulsel yang telah memberikan dukungan kepada Persipura selama menjadikan Makassar sebagai “home base” selama putaran pertama. Persipura pada putaran kedua masih melakukan penambahan pemain, khususnya dua pemain Asia seperti yang diregulasikan PSSI bagi semua tim peserta liga super. Pelatih Persipura Jacksen F Tiago menyebutkan, sudah ada tiga pemain Korea Selatan yang siap mengikuti seleksi di tim yang menjadi juara pada super liga sebelumnya. (ant)

Komisi X DPR Akan Bentuk Panja SEAG JAKARTA - Komisi X DPR RI akan membentuk panitia kerja (Panja) guna mendampingi Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora) menyusun usulan anggaran persiapan dan pelaksanaan SEA Games 2011 di Indonesia. Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa pada rapat kerja dengan Menegpora Andi A Mallarangeng pada 14 Januari 2010 lalu, ia mengusulkan anggaran untuk persiapan dan pelaksanaan SEA Games 2011 sebesar Rp1,575 triliun. “Panja yang akan dibentuk Komisi X untuk membantu Menegpora menyusun alokasi anggaran dan rencana pelaksanaan SEA Games agar lebih

efisien,” kata Ferdiansyah. Dikatakannya, kalau usulan anggaran tersebut masih bisa diefisienkan misalnya menjadi Rp1,2 triliun itu lebih baik. Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar ini mencontohkan, pada rapat kerja antara Menegpora dengan Komisi X DPR pada 14 Januari lalu itu, Menegpora mengusulkan anggaran persiapan dan pelaksanaan SEA Games 2011 di empat provinsi sebanyak Rp1,575 triliun. Keempat provinsi yang diusulkan tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan. Menurut Ferdiansyah, penyelenggaraan SEA Games di empat provinsi itu kurang efisien dari sisi waktu, transpor-

tasi, dan koordinasi. Ia mengusulkan, lokasi pelaksanaan SEA Games hanya di satu atau dua provinsi saja, misalnya di DKI Jakarta saja atau di DKI Jakarta dan Jawa Barat. Untuk lokasi penyelenggaraan di luar DKI Jakarta, menurut dia, hendaknya juga persiapannya tidak hanya stadion dan tempat pertandingan cabang olahraganya, juga kesiapan daerah tersebut secara keseluruhan seperti kapasitas kamar hotel berbintang, jadwal penerbangan di bandara, serta kondisi jalan raya. “Kalau kondisi kesiapan secara keseluhan di daerah tersebut kurang siap sebaiknya dipertimbangkan kembali,” katanya. Ferdiansyah juga mengusulkan, dalam pembahasan usulan

anggaran persiapan dan pelaksanaan SEA Games 2011, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga selalu melibatkan mitranya yakni KONI, KOI, dan PAL. Menurut dia, ketiga lembaga ini hendaknhya terus dilibatkan secara konsisten antara lain untuk menyusun asumsi perolehan medali serta penghitungan unit anggarannya per cabang olahraga menjadi lebih jalas. “Panja sebaiknya segera dibentuk agar bisa bekerja mendampingi tim anggaran dari Kemenegpora,” katanya. Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi juara umum pada pelaksanaan SEA Games 2011 di Indonesia. (ant)

Tommy Hadapi Petinju Thailand di Bali DENPASAR - Tommy Seran, pemegang sabuk juara nasional KTI kelas terbang 51 kilogram, siap menghadapi petinju Thailand, Liempectch Sor Veorapol dalam pertarungan 12 ronde di GOR Lila Buana, Denpasar, Bali, Rabu malam. Petinju asal Belu, NTT, yang berlatih di sasana Rokatenda, Sidoarjo itu, bertarung memperebutkan sabuk kelas terbang 49 kilogram versi WBO Asia Pasifik, kata Ida Bagus Marhaen selaku promotor lokal di Denpasar, Rabu. Tommy Seran yang terakhir naik ring tinju mengalahkan Yanus Maura asal Papua, 28 November 2009, diperkirakan baru bertarung pukul 22.00 -

23.00, karena akan didahului tujuh partai tambahan. Menurut Gus Marhaen, panggilan akrab Ida Bagus Marhaen, pihaknya bersama promotor Temuzin Rambing (TR Promotion) dan Damianus Wera, pemilik sasana Rokatenda, menggelar pertandingan tersebut dengan mendapat dukungan dari Wakapolri Letjen Polisi Yusuf Manggabarani. Ia nekat bersedia menggelar pertandingan tersebut yang mengerahkan ribuan penonton undangan di GOR berkapasitas lebh dari 3.000 orang itu demi membantu mengangkat olah raga tinju di Tanah Air, khususnya Bali.

“Pertandingan tinju dengan mengundang lawan dari luar negeri ini di Bali merupakan yang pertama. Kita sesekali perlu ‘menggairahkan’ Pulau Dewata melalui penyelenggaraan pertandingan tinju,” kata pria yang dikenal akrab dengan berbagai kalangan di Bali maupun Jakarta ini. Gus Marhaen berharap Tommy Seran yang sudah 14 kali tampil di ring profesional, akan mampu mengalahkan sang juara, Liempectch Sor Veorapol, sehingga dapat meraih kesempatan naik ke ranking 15 dunia WBO. “Ini kesempatan bagi Tommy Seran untuk menunjukkan kemampuannya. Dukungan

masyarakat Bali kita harapkan menambah semangat untuk dapat meraih kemenangan,” ucapnya. Petinju yang sempat dijadwalkan turut menyemarakkan pertandingan tersebut yakni La Amir Laila vs Elly Rai kelas bulu junior 55,3 kilogram, Robert Kopa Palue vs Ansori Anhar (bulu 57 kg), Rasmanudin vs Hofifi Arjad (bulu junior 55,3 kg), Piliphus Rangga vs John Pintor (bulu 57,1 kg), Gun Tinular vs Gaspar Ampolo (bantam 53,5 kg), Erwin Palue vs Muhamad Asmuni (bantam junior 52,2 kg), dan Bayu Palue vs Yanto (terbang junior 49 kg). (ant)

Gol Alam Shah Mantapkan Arema di Puncak LAMONGAN - Gol tunggal Noh Alam Shah ke gawang Persik Kediri pada pertandingan di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu, makin memantapkan posisi Arema Malang di puncak klasemen sementara Liga Super Indonesia. Penyerang Timnas Singapura itu membobol gawang Persik yang dikawal Herman Batak pada menit ke-71 dan menjadi golnya yang ketujuh sepanjang musim ini. Tambahan tiga angka membuat “Singo Edan” masih belum tergeser dari posisi puncak klasemen dengan koleksi 33 angka, unggul enam angka dari peringkat kedua Persiba Balikpapan. Dari 15 pertandingan yang sudah dijalani, Arema membukukan 10 kemenangan, tiga kali seri dan dua kali kalah. Dengan menyisakan dua pertandingan hingga paruh musim, posisi tim asuhan Robert Albert di puncak klasemen hampir dipastikan aman.

Selain itu, kemenangan ini juga mematahkan rekor tidak pernah menang Arema dari Persik dalam empat pertemuan selama dua tahun terakhir di kompetisi resmi. “Kami kecolongan dengan gol Noh Alam Shah, meskipun sebenarnya kami juga punya sejumlah peluang mencetak gol,” kata pelatih Persik Gusnul Yakin usai pertandingan. Lapangan Stadion Surajaya Lamongan yang licin akibat guyuran hujan, membuat kedua tim kesulitan mengembangkan permainan dengan maksimal. Persik yang bertindak sebagai tuan rumah pada laga tersebut, terpaksa harus menjamu Arema Malang di luar Kediri, setelah tidak mendapat izin dari kepolisian setempat. Pertandingan bukan hukuman di luar kandang ini membuat kubu Persik merasa dirugikan, karena tidak mendapat dukungan maksimal dari suporter. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 21 Januari 2010

7

Ghana Tantang Angola di Perempatfinal LUANDA - Ghana lolos ke babak perempatfinal Piala Afrika dengan mengalahkan Burkina Faso 1-0, kemarin. Finalis Piala Dunia 2010 dan mantan juara empat kali itu akan menghadapi tuan rumah Angola untuk memperebutkan tiket ke semifinal Minggu nanti. Pertandingan ini memang wajib dimenangkan oleh Ghana setelah mereka kalah 1-3 dari Pantai Gading di laga pembukanya. Dan Andre Ayew, putra dari salah satu pemain paling berprestasi di Afrika, Abedi ‘Pele’ Ayew memastikan mereka merebut tiga poin lewat gol krusialnya di babak pertama. Ghana finis sebagai runner-up Grup B di belakang pemuncak klasemen dan finalis Piala Dunia lainnya, Pantai Gading. “Ini pertandingan yang sangat penting untuk tim kami, secara psikologis ini berat. Ini pertandingan yang kompetitif, Burkina Faso bermain lebih ofensif daripada ketika mereka melawan Pantai Gading. Mereka mampu mencetak gol, terutama dari bola mati,” ujar pelatih Ghana, Milovan Rajevac. “Pertandingan sulit karena kondisi cuaca dan lapangan jauh dari sempurna. Pada babak kedua mereka lebih menyerang sehingga memberikan kami kesempatan untuk menyerang balik, namun kami kurang konsentrasi dalam penyelesaian kami,” papar Rajevac. Menyangkut duel delapan besar dengan tuan rumah Angola, Rajevac ingin belajar dari hasil pertemuan mereka sebelumnya. “Kami memainkan pertandingan persahabatan melawan Angola dua bulan lalu (imbang 0-0), kami mengenal mereka dengan baik,” tandas arsitek asal Serbia itu. Burkina Faso sebenarnya hanya perlu bermain imbang untuk lolos setelah berhasil memperoleh satu poin lewat permainan defensif kala melawan Pantai Gading. Namun pada pertandingan kemarin mereka tiba-tiba beralih dari pola defensif ke taktik ofensif. Pelatih Paulo Duarte memiliki alasan tersendiri untuk perubahan strateginya itu. “Kami lebih menyerang daripada di pertandingan pembuka kami melawan Pantai Gading karena siapa pun yang bermain untuk imbang akan kalah. Ghana memiliki pemain yang bagus. Kami mencoba kembali bermain seperti biasanya setelah mereka mencetak gol, namun begitu kami berkurang menjadi sepuluh orang, segalanya menjadi sulit,” tutur Duarte. Ghana menderita kerugian besar menjelang laga ini karena gelandang Chelsea Michael Essien mundur akibat cedera lutut kanan yang diderita selama berlatih Minggu lalu. Ia hanya dapat menyaksikan rekan-rekannya meraih kemenangan dari tribun. Burkina Faso tampil lebih baik di awal babak pertama, sampai Ghana menciptakan gol pembuka di menit ke-30. Bek Bayer Leverkusen, Hans Adu Sarpei gagal menghalau umpan sempurna dari sisi sayap kanan dan Ayew dengan cerdik memanfaatkannya lewat sundulan kepala untuk mengoyak gawang kiper, Daouda Diakite. Sarpei menerima kartu kuning beberapa saat kemudian akibat melakukan pelanggaran terhadap Jonathan Pitroipa. Ia menjadi pemain Burkina Faso keempat yang diberikan hukuman kartu itu oleh wasit Eddy Maillet. Tiga lainnya yaitu Mamadou Tall, Pitriopa dan Mady Panandetiguiri. Ghana mengendalikan jalannya pertandingan babak kedua dan superioritas mereka makin terlihat begitu Burkina Faso kehilangan salah satu pemainnya. Bek Mamadou Tall dikeluarkan oleh Maillett lantaran melanggar Asamoah Gyan. Draman hampir menggandakan keunggulan Ghana di sisa waktu 15 menit, namun tembakannya hanya mengenai sisi samping gawang. (adn/afp)

Redknapp Tertarik Boyong Nistelrooy LONDON - Pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp tertarik merekrut striker Ruud van Nistelrooy dari Real Madrid. Ia ingin memboyong pemain Belanda itu kembali ke Liga Utama Inggris dengan status pinjaman. Mantan pemain Manchester United itu kesulitan untuk menembus tim inti Madrid. Minimnya jatah tampil tersebut membuat peluangnya membela timnas Belanda di final Piala Dunia 2010 terancam pupus. Pindah ke Spurs sepertinya akan memberinya kesempatan bermain lebih banyak. Namun untuk bisa benar-benar bergabung, ia terlebih dulu harus menunggu striker Roman Pavlyuchenko pindah dari White Hart Lane. Bomber Rusia itu diminati oleh Galatasary dan telah menyatakan tertarik bergabung ke klub Turki tersebut. “Ini menarik, namun tergantung pada seperti apa kesepakatannya. Pimpinan yang akan mengatasi masalah itu, namun ia memang pemain yang menarik. Ia fantastis di Inggris dan pencetak gol yang hebat,” puji Redknapp, kemarin. “Bila ia bersedia itu akan menarik. Bukan hal mustahil, asalkan kesepakatannya tepat kami akan berminat,” imbuh Redknapp yang tengah mempersiapkan pasukannya menghadapi Liverpool. Mengenai Pavlyuchenko, Redknapp membenarkan anak asuhnya itu bakal segera hengkang. “Pav ingin pindah. Ia luar biasa dalam sesi latihan pagi ini. Ia hanya akan pindah bila ada seseorang yang bergabung dan tawarannya bagus, bila tidak itu tidak akan muRuud van Nistelrooy ngkin,” lanjut Rednapp. Upaya Pavlyuchenko pindah menemui kendala setelah Spartak Moscow menolak menggelontorkan dana 15 juta pound yang diminta Spurs. Sementara itu Zenit St Petersburg menolak merekrutnya dengan proses pinjaman. Redknapp di sisi lain membantah mendekati kiper Manchester United, Ben Foster. “Menyangkut Foster, saya tidak pernah mengajukan tawaran. Ben kiper yang mumpuni, namun saya mencari pemain cadangan. Foster dan David James ingin tampil di Piala Dunia, bukan duduk di cadangan sebagai kiper nomor dua,” tandas mantan pelatih Portsmouth ini. (adn/afp)

Suluh Indonesia/ap

BEREBUT BOLA - Bintang Manchester City, Carlos Tevez (kanan) berebut bola dengan pemain Manchester United, Wayne Rooney, dalam laga pertama semifinal Piala Liga di Satdion City of Manchester, Manchester, Inggris, kemarin.

Tevez Permalukan MU MANCHESTER - Ambisi Carlos Tevez untuk balas dendam pada Manchester United (MU) terwujud, kemarin. Penyerang Manchester City itu mencetak dua gol untuk mempermalukan The Red Devils 21 pada laga pertama babak semifinal Piala Liga Inggris di City of Manchester. Gol pertama Tevez tercipta dari titik penalti pada menit ke42 sebagai balasan atas gol pembuka yang dicetak oleh Ryan Giggs di menit ke-17. Tevez memastikan City menatap laga kedua di Old Trafford dengan lebih percaya diri dengan menambahkan gol berikutnya pada menit ke-65.

Pertemuan dua klub yang sama-sama berasal dari Manchester ini memang benarbenar berlangsung panas. Bukan hanya karena kualitas permainan, namun juga akibat insiden-insiden yang terjadi. Mulai dari bek United, Patrive Evra yang terkena lemparan geretan rokok pada babak kedua, sampai aksi saling lempar diantara pendukung kedua tim. Tevez juga memicu kontroversi. Usai mencetak gol, ia menunjukkan gerakan yang meminta mantan rekan setimnya Gary Neville yang duduk di bangku cadangan United untuk tutup mulut. Kapten Setan Merah itu pun terpancing dan

tertangkap kamera merespons dengan gerakan yang menyiratkan amarah. Tevez kini telah mencetak total 13 gol dalam 11 pertandingan terakhirnya bersama The Citizens. Ia seolah memberi bukti bahwa United salah melepaskannya. Namun berbeda dengan Neville, pelatih United, Sir Alex Ferguson justru tidak mudah terpancing. Ia tidak menyesal dengan keputusannya mendepak mantan pemain West Ham itu. “Hal itu memang biasa terjadi. Ada beberapa pemain yang meninggalkan klub dan mencetak gol melawan kami. Itu bukan masalah. Saya senang dengan pemain yang kami miliki.

Dengan bantuan penggemar segalanya akan baik-baik saja. Yang terpenting adalah kami bermain seperti apa yang kami tampilkan hari ini,” kilah Fergie. Fergie merasa dirugikan dengan hadiah penalti yang didapatkan City padahal Rafael melanggar Craig Bellamy di luar kotak penalti. “Saya tidak perlu membicarakan penalti. Semua orang dapat melihatnya sendiri. Keputusan yang merugikan hari ini mungkin akan menguntungkan kami lain kali,” jelas pelatih Skotlandia itu. Arsitek City, Roberto Mancini antusias setelah melakoni derby Manchester pertamanya sejak menggantikan Mark Hugh-

es. Namun ia tidak mau gegabah mengenai peluang timnya lolos ke final. “Ini memang bukan keuntungan besar, namun tetap sebuah keuntungan. Apakah kami favorit? Saya kira kami memiliki peluang 51 persen,” tegas mantan pelatih Inter Milan ini. Gelandang Gareth Barry mengatakan Tevez akan kembali membuat perbedaan pada pertemuan kedua di Old Trafford. “Seluruh pembicaraan sebelum pertandingan menyangkut dirinya dan ia telah menunjukkan dirinya dengan penampilan hebat di lapangan. Ia layak memperoleh golnya atas usaha yang dilakukannya,” puji Barry. (adn/afp)

Eto’o Pacu Semangat Kamerun LUBANGO - Samuel Eto’o mencoba membangkitkan semangat bertarung dari rekanrekannya untuk bisa meloloskan Kamerun ke perempatfinal Piala Afrika. Indomitable Lions bakal menghadapi Tunisia di Stadion Tundavala pada pertandingan terakhirnya di Grup D, dini hari nanti. Kemenangan atas Carthage Eagles bagi mantan juara empat kali itu akan meloloskan mereka ke delapan besar. Imbang sebenarnya sudah cukup, namun itu tergantung dari hasil yang didapatkan pimpinan klasemen Gabon dengan Zambia pada laga lainnya di Stadion Ombaka. Sebaliknya kekalahan akan membuat Kamerun yang merupakan salah satu tim favorit juara tersingkir dini. Eto’o mengharapkan rekanrekannya untuk belajar dari keberhasilan mengejar ketertinggalan ketika mengalahkan Zambia 3-2 Minggu lalu. Kemenangan tersebut telah membangkitkan kebanggaan mantan pemain terbaik Afrika tiga kali dan bintang Inter Milan itu dalam membela timnas. “Saya sangat bangga menjadi warga Kamerun malam itu, menjadi bagian dari sebuah tim yang menampilkan karakter dan dapat memanfaatkan kesempatan dalam situasi tersulit,” ujar kapten Lions ini, kemarin.

“Itu pertandingan yang sangat sulit untuk kami karena Zambia bermain begitu bagus dan mempermalukan kami di pertengahan babak kedua, tetapi kami berjuang karena sadar akan dampak dari tidak mengamankan poin maksimal.” Eto’o yang menggantikan bek legendaris Rigobert Song sebagai kapten sejak pelatih Prancis, Paul Le Guen mulai menjabat Agustus lalu, memainkan peranan penting dalam kemenangan itu dengan mencetak gol kedua lewat penyelesaian apik yang menjadi ciri khasnya. Pemain yang pernah membantu Kamerun juara pada 2000 dan 2002 serta menjadi top skorer sepanjang masa Piala Afrika dengan 17 gol ini, pantas kembali menjadi tumpuan saat melawan Tunisia. Apalagi rival mereka itu dituntut wajib menang untuk lolos dari penyisihan grup. Kedua negara ini telah bentrok tiga kali selama 53 tahun gelaran Piala Afrika. Hasil 1-1 pada pertemuan pertama 1982 silam, diikuti oleh kemenangan Kamerun pada semifinal 2000 dan perempatfinal 2008. Kemenangan pertama 10 tahun lalu diraih dengan keunggulan 3-0 di Nigeria. Dua tahun berikutnya Kamerun menang 3-2 melalui perpanjangan waktu di Ghana. Pertemuan terakhir yang ditentukan oleh gol

Stephane Mbia itu menjadi salah satu partai yang paling berkesan di turnamen ini. Andai Kamerun lolos ke perempatfinal, tak ada yang membantah bila Eto’o dan kawankawan berpeluang melangkah ke babak selanjutnya meskipun Pantai Gading yang paling difavoritkan saat ini. Kamerun bahkan diyakini dapat mengejar perolehan gelar juara enam kali Mesir menjadi berselisih satu tropi saja. Di sisi lain, bek sekaligus kapten Tunisa, Karim Haggui menyadari timnya menghadapi tugas yang teramat berat. Terlebih setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, pelatih karteker Fauozi Benzarti lebih percaya pada pemain-pemain muda. “Kami memiliki tim muda di Angola yang selalu berkembang di setiap laga. Peluang disia-siakan sewaktu imbang dengan Zambia dan Gabon karena tidak adanya pengalaman,” urai satu-satunya pemain yang tersisa dari skuad yang juara pada 2004 itu. “Namun persaingan dari grup ini jauh dari berakhir. Kami masih harus menghadapi Kamerun dan kemenangan akan meloloskan kami ke fase sistem gugur,” imbuh pemain veteran berusia 25 tahun tersebut. (adn/afp)

Australia Terbuka

Kuznetsova Melaju ke Babak Tiga MELBOURNE - Juara Prancis Terbuka Svetlana Kuznetsova melaju ke babak ketiga Australia Terbuka melalui kemenangan atas rekan senegaranya dari Rusia Anestasia Pavlyuchenkova, kemarin. Kuznetsova kehilangan game pertama saat ia melakukan servis, namun selanjutnya ia dapat melesat dan memenangi pertandingan dalam waktu satu jam sembilan menit. Kuznetsova memasuki Melbourne Park dengan kekhawatiran soal penampilannya setelah tersisih pada babak awal turnamen Sydney International pekan lalu, satu-satunya turna-

men pemanasan yang diikutnya menjelang grand slam Australia Terbuka ini. Namun ia menunjukkan kelasnya di turnamen ini dengan dua kemenangan straigtset, termasuk saat mengalahkan Anastasio Rodionova dari Australia di babak pertama. “Saya hanya perlu motivasi tambahan saat saya main di turnamen grand slam,” kata Kuznetsova setelah menyingkirkan Pavlyuchenkova, juara junior Australia Terbuka dua kali. “Tidak masalah seberapa buruk permainan anda. Begitu memasuki grand slam dan me-

nyukainya, turnamen ini menjadi spesial, inilah turnamen yang saya inginkan,” katanya. Kuznetsova sempat mengkhawatirkan saat servis pertama yang beberapa kali gagal di set pertama. “Persentasenya sangat rendah, 40 persen. Menurut saya itu tidak cukup,” katanya. Pada babak ketiga ia akan menghadapi pemenang antara petenis Prancis Aravane Rezai dan petenis Jerman Angelique Kerber. Ia pada babak itu ia lolos, maka kemungkinan akan ada tantangan berat dari Kim Clijsters. (ant)

Manny Pacquiao

Pacquiao Lupakan Mayweather DALLAS - Juara dunia kelas welter Manny Pacquiao melupakan masalah batalnya pertarungan dengan Floyd Mayweather dan secara resmi mengumumkan rencana mempertahankan gelar WBO-nya melawan Joshua Clottey, kemarin. Pacquiao, petinju Filipina yang telah menjuarai tujuh kelas yang berbeda, akan menghadapi mantan juara dunia asal Ghana tersebut pada 13 Maret di Cowboys Stadium, arena baru senilai 1,2 miliar dolar AS yang menjadi markas tim NFL di Dallas itu. Pertarungan PacquaioMayweahter yang semula dianggap bakal menjadi laga termahal di dunia, dibatalkan karena tidak tercapai kesepakatan soal prosedur tes doping. Dalam acara yang dimeriahkan oleh para mantan juara dunia tinju, mantan juara Cowboys Super Bowl dan para pemandu sorak, Pacquaio dan Clottey naik ke panggung di tengah stadion itu untuk mengumumkan pertarungan yang dipromosikan dengan sebutan “The Event” itu. “Luar biasa. Saya merasa sep-

erti seorang pemain sepak bola,” kata Pacquaio setelah memasuki stadion melalui sebuah lorong diiringi para pemandu sorak. “Pertarungan nanti akan menarik. Clottey, ia petinju yang bagus, dan ia lebih besar dari saya. Saya harus mempersiapkan diri untuk pertarungan ini dan berlatih keras,” katanya. Sementara itu Clottey menambahkan bahwa pertarungan nanti akan berlangsung sangat keras. “Saya suka Manny Pacquaio. Ia salah satu petinju favorit saya. “Ia petinju yang cepat dapat membalas. Jika kita memukulnya, dia akan balas memukul kita. Saya tahu siapa yang akan saya hadapi,” kata Clottey. Pacquaio, 31, memenangi 11 pertarungannya dalam empat tahun terakhir yang mengantarnya meraih gelar juara di empat kelas, dan mencatat rekor 50-3-2. Clottey,32, memiliki rekor 35-3. Petinju Ghana itu kehilangan gelar kelas welter WBO dalam pertarungan 12 ronde melawan Miguel Angel Cotto, yang kemudian harus menyerahkan gelarnya ke Pacquiao. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 21 Januari 2010

8

Longsor, Lima Tertimbun WONOSOBO - Pencarian terhadap korban yang tertimbun tanah longsor di Dusun Wonoaji, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, dihentikan pada Rabu petang sekitar pukul 17.30 WIB karena kondisi gelap. Kepala Bagian Humas Kabupaten Wonosobo Agus Purnomo di Wonosobo mengatakan, dari perkiraan lima korban yang tertimbun tanah longsor hingga pencarian dihentikan telah ditemukan dua korban dengan kondisi sudah meninggal, yakni Zainudin alias Warno (54) dan Tusamin (44). “Pencarian korban yang tertimbun tanah longsor terpaksa dihentikan karena kondisinya tidak memungkinkan akibat gelap dan pencarian akan dilanjutkan Kamis pagi,” katanya. Ia mengatakan, tiga korban yang diduga masih tertimbun tanah longsor yaitu Samsu Romadon, Wagisah, dan Mustadi. Menurut Agus, satu dari tiga korban yang dibawa ke

Rumah Sakit Umum Wonosobo yakni Muhroni (65) meninggal dunia, sedangkan dua korban lain, yakni Saodah (35) yang patah tulang paha dan Siti Fatiyatun (3) luka di bagian kepala, dan kini masih dirawat secara intensif di RS tersebut. Selain itu, katanya, ada sembilan korban luka-luka yang dirawat di Puskesmas I Kejajar. Ia mengatakan, bencana tanah longsor yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut mengakibatkan sembilan rumah rusak, empat di antaranya rata dengan tanah dan lima lainnya rusak berat. Untuk mengantisipasi longsor susulan, warga sekitar rumah yang tertimbun dievakuasi ke tempat yang lebih aman, antara lain ke tetangga, keluarga, dan Balai Desa Tieng. (ant)

Mabes Kirim Tim JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirimkan satu tim untuk menyelidiki kasus uang rekening nasabah yang hilang pada empat bank besar di Denpasar, Bali. “Tim reserse Ekonomi Direktorat II Mabes Polri sudah turun ke Denpasar tadi pagi,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Inspektur Jenderal Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu. Edward menuturkan, tim Direktorat II Ekonomi itu akan membantu tim dari Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Denpasar mengusut kasus kehilangan dana nasabah pada bank nasional tersebut. Kadiv Humas menyatakan, kepolisian akan mengusut penyebab hilangnya dana rekening nasabah, apakah kebobolan, kesalahan sistem atau ada kerja sama yang melibat-

kan orang internal bank. Jenderal bintang dua itu menjelaskan, berdasarkan laporan yang masuk, kasus kehilangan dana rekening nasabah terjadi pada Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri dan Bank Permata.“Ada laporan dari 16 nasabah dengan kerugian antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta perorang,” ujar Edward. Terkait jaminan bank terhadap kasus kehilangan dana nasabah, Edward menjelaskan, pihak bank akan memberikan penjelasan tersendiri termasuk proses kejadian dan bagaimana tanggung jawab kepada nasabahnya. Polri akan berkoordinasi dengan salah satu perwakilan dari bank terkait kasus ini agar tidak muncul keresahan, namun pihak bank justru berkoordinasi dengan pengawas BI. (ant)

Suluh Indonesia/ant

GERBANG DAMAI - Sejumlah warga melakukan ritual memanah babi sebagai tanda berdamai yang juga menandai berakhirnya permusuhan antar kelompok di Kwamki Lama, Timika, Kabupaten Mimika, Papua, kemarin. Dengan adanya prosesi itu warga dari kedua kelompok sudah dapat saling membaur dan saling melintas tanpa adanya dendam.

ATM BCA-BNI Dibobol, Nasabah Cemas DENPASAR - Sejumlah nasabah bank yang memegang kartu ATM menjadi was-was dan khawatir terkait kasus lenyapnya sejumlah uang milik nasabah di beberapa bank di Bali belakangan ini. “Hilangnya uang milik sejumlah nasabah yang dibobol melalui ATM, telah membuat kami cukup khawatir. Masalahnya, kejadian itu muncul pada sejumlah bank di Bali,” kata Supadmi Suparmono (40), nasabah bank di Denpasar, Bali, Rabu. Perempuan yang bekerja di salah satu hotel di kawasan Kuta itu, mengaku bahwa munculnya kejadian tersebut telah membuat dirinya menjadi ragu

Angin Kencang, SDN Roboh CIAMIS - Sebagian bangunan SDN 2 Pusakasari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, roboh akibat diterpa angin kencang disertai hujan deras yang mengguyur daerah tersebut pada Selasa (19/1). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB itu tidak menelan korban jiwa karena di sekolah itu sedang tidak ada aktivitas belajar mengajar, kata Kepala SDN 2 Pusakasari Nunung Nuraeni (51) kepada wartawan, Rabu. Ia mengatakan peristiwa sekolah roboh diketahui dari warga setempat. “Untung saja bukan saat jam sekolah, jadi anak-anak tidak ada yang tertimpa bangunan,” katanya. Menurut dia, robohnya tiga lokal yang ditempati kelas 1, 2 dan 3 di disebabkan bangu-

nannya sudah cukup tua serta tidak layak huni sehingga sudah seharusnya diperbaiki. Ia menjelaskan sekolah tersebut belum diperbaiki, namun hanya mendapatkan perawatan poles dinding sedangkan di dalam ruangan masih dalam keadaan keropos. “Sejak 1975 belum ada rehab, hanya mendapatkan perbaikan dipoles dari luar saja, namun dalamnya tetap keropos,” katanya. Sebelumnya pihak sekolah merasa khawatir karena 50 siswanya harus menempati tiga ruangan yang tidak layak huni itu. Namun karena tidak ada ruangan lain, pihak sekolah terpaksa menggunakan tiga ruangan tersebut untuk kegiatan belajar mengajar, sambil menunggu bantuan perbaikan sekolah. “Tidak ada tempat lain lagi, se-

hingga terpaksa menempati ruangan yang hampir roboh itu, sedangkan jika disatukan dengan kelas lain khawatir belajarnya tidak konsentrasi,” katanya. Hujan deras dan angin kencang merusak empat unit rumah di Jalan Sabutung Baru, Kelurahan Camba Berua, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Rabu. “Saat itu hujan cukup deras dan angin dari laut sangat kencang, apalagi kami tinggal tidak jauh dari laut,” kata Amir salah seorang korban saat ditemui di lokasi kejadian. Ia mengatakan, awalnya angin yang berhembus itu berputar-putar di udara kemudian menerjang sebagian rumah dan merusak empat rumah tersebut. Keempat rumah tersebut masing-masing milik Abdul Latief, H Ismail, H Syafaruddin dan Daeng Mani. (ant)

Pembobolan ATM

Warga AS Ikut Jadi Korban NASABAH yang menjadi korban pembobolan uang melalui ATM pada sejumlah bank di Bali, jumlahnya terus bertambah berkisar 15 - 20 orang, termasuk warga asal Amerika Serikat dan Rusia. “Jika sebelumnya 13 orang, kini yang datang melapor kepada jajaran kami sudah berkisar 15 sampai 20 korban,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar di Kuta, Kabupaten Badung, Rabu. Dikatakan, para korban yang datang melapor itu adalah mereka yang selama ini menjadi nasabah atau pemegang ATM pada Bank BCA, Permata dan Bank BNI. Menyinggung asal korban yang melapor, lanjut dia, tidak hanya dari penduduk lokal, tetapi juga warga negara asing antara lain dari Amerika Serikat dan Rusia. Kombes Sugianyar menjelaskan, laporan sebanyak itu diterima petugas secara terpisah, antara lain di Polsek Kuta, Poltabes Denpasar dan Direktorat Reskrim Polda Bali. “Karena tempat melapornya beda-beda, kami belum dapat sebutkan jumlahnya yang pasti. Perhitungan sementara baru pada kisaran 15-20, atau bertambah dari kemarin yang berjumlah 13 orang,” kata Sugianyar usai kegiatan sosialisasi UU

No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Mengenai total uang yang berhasil dibobol dari nasabah sejumlah itu, Sugianyar belum dapat memastikannya, hanya saja ia mengatakan bahwa jumlahnya bervariasi. “Jumlahnya bervariasi, ada yang lima juta hingga puluhan juta rupiah,” jelasnya. Terkait dengan kejadian tersebut, lanjut dia, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan tim “cyber crime” untuk melakukan penyelidikan, termasuk juga dengan pihak-pihak bank yang menjadi korban. Sugianyar menceritakan, modus operandi kejahatan semacam ini, sesungguhnya pernah terjadi dua tahun silam di luar negeri. Modusnya, pelaku memasang sebuah alat yang bisa mengcopy data di kartu ATM, termasuk nomor PIN ketika nasabah melakukan transaksi. “Kemungkinan-kemungkinan seperti itu, bisa saja terjadi di sini, terutama di ATMATM yang pengamanannya kurang, seperti tidak dilengkapi CCTV,” ujarnya menambahkan.

Untuk itu, Kabid Humas mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak panik, namun perlu sesegera mungkin mengecek saldo rekening serta mengganti nomor PIN kartu ATM secara reguler. Selain itu, bagi nasabah yang kerap memanfaatkan transaksi lewat internet banking, kata dia, perlu selalu berhatihati, terutama dalam pengetikan alamat web bank. “Ini untuk menghindari para ‘hacker’ yang membuat situs atau tampilan menyerupai bank,” ucapnya. Sementara Kepala Operasional BCA Hassanudin Denpasar, Paulus Mudjiangtoro, ketika ditemui secara terpisah mengatakan, kasus pembobolan uang melalui ATM yang kejadiannya hampir secara bersamaan di beberapa bank, merupakan kasus pertama yang muncul di Bali. Paulus mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BCA pusat terkait masalah tersebut. “Masalahnya, penanganan kasus ini menjadi wewenang pusat,” katanya. Menurut dia, untuk korban dari para nasabah, pihaknya sudah mengganti seluruh nilai uang yang dilaporkan hilang. (ant)

menaruh uang di bank. “Dulu orang sering mengatakan, jangan menyimpan uang di bawah bantal, tidak aman. Namun kini ternyata, nyimpen uang di bank pun, sama saja,” kata perempuan asal Surabaya ini. Supadmi, yang dikuatkan beberapa teman sekerjanya, sangat berharap pihak bank segera dapat membuat sistem atau perangkat yang canggih, yang dapat mengamankan keberadaan uang nasabah di bank. Selain itu, ia juga berharap munculnya kasus pembobolan uang nasabah melalui ATM yang kini muncul di Bali, dapat diungkap tuntas oleh pihak kepolisian. “Kami harap kasus

itu dapat diungkap petugas, sehingga kekhawatiran dari para nasabah tidak berdampak pada kepercayaan terhadap bank jadi menurun,” ujarnya. Surya (28), nasabah bank yang lain, mengatakan, meski dirinya tidak menaruh atau memegang kartu ATM di beberapa bank yang menjadi korban aksi kejahatan, dirinya mengaku terkejut dengan munculnya kejadian itu. “Meski saya tidak menggunakan kartu ATM dari bank yang menjadi korban pembobolan, tetap saja saya khawatir dan takut kalau kejadian tersebut merambah ke bank yang saya pakai sekarang,” ucapnya tanpa menyebut nama

bank yang dimaksud. Surya berharap seluruh bank dapat menjamin keamanan uang nasabahnya, sehingga masyarakat, terlebih kaum pegawai kecil, tidak menjadi korban berikutnya. “Dalam kasus seperti ini pihak bank seharusnya dapat menjamin dan mengganti uang nasabah yang hilang, karena kesalahan atau keteledoran bukan berada pada pihak pemegang ATM,” ujar pria yang seorang PNS itu. Sementara di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar mengatakan, dari laporan yang masuk ke jajarannya, diketahui bahwa nasabah yang menjadi

korban pembobolan berjumlah 15 hingga 20 orang. Korban sebanyak itu tercatat sebagai nasabah pada tiga bank, yakni Bank BCA, Permata dan BNI, dengan jumlah kerugian yang mencapai ratusan juta rupiah. Kepada para nasabah, Sugianyar mengharapkan tidak mudah panik, melainkan secepat mungkin dapat mengecek saldo, bahkan bila perlu mengganti nomor PIN dari ATM yang selama ini dipegang. “Mengganti nomor PIN secara reguler kami rasa sangat penting untuk memberikan keamanan kepada para nasabah atas uangnya yang tersimpan di bank,” ujarnya. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 21 Januari 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu