Skip to main content

Edisi 12 Februari 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 30 tahun IV Jumat, 12 Februari 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Insentif Fiskal Disiapkan

Kepatuhan Daerah Naik

Terapkan Lelang Elektronik

PEMERINTAH menyiapkan sejumlah insentif fiskal yang akan mendorong pergerakan ekonomi sektor riil selama 2010. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers di Gedung Djuanda Kementerian...hal. 1

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kepatuhan daerah dalam menyerahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010 meningkat. “Ketaatan daerah...hal. 2

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum akan menerapkan lelang elektronik pada tahun 2010 untuk seluruh paket pekerjaan yang jumlahnya mencapai 10.469 paket pekerjaan. “Lelang elektronik meski sifatnya...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Trigana Air

Mendarat Darurat

Suluh Indonesia/ade

VONIS - Terdakwa kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, Antasari Azhar berdiskusi dengan tim penasehat hukumnya setelah divonis 18 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Jakarta Selatan, kemarin.

SAMARINDA - Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Trigana Air jenis ATR 42-300 dengan nomor lambung PK YRP mendarat darurat pada sebuah sawah di Km41 sekitar Jalan Balikpapan-Samarinda (Kaltim), yakni Kampung Bone sekitar pukul 11.45 Wita diduga akibat kerusakan mesin. Dilaporkan, pesawat tersebut dikemudikan Nursolihin dengan co-pilot Ahmad Maulana membawa 46 penumpang serta lima orang awak. Semua penumpang dan awak pesawat selamat meskipun beberapa di antaranya mengalami luka serius, termasuk seorang patah tulang. Kasi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Bandara Temindung Samarinda, Roesmanto mengatakan, pesawat tersebut membawa penumpang dari Kota Tanjung Selor (Kabupaten Bulungan) menuju ke Kota Samarinda namun karena diduga mengalami gangguan mesin, pesawat akhirnya mendarat di lahan persawahan, sebelum pesawat itu menjangkau Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan. Pesawat berangkat dari Berau sekitar pukul 09.25 Wita dan mengalami hilang kontak sekitar pukul 11.35 Wita, dan kemudian pesawat diketahui jatuh sekitar pukul 11.45 Wita. Kondisi roda pesawat Trigana Air tertanam di rawa-rawa dan lantai pesawat jebol, sehingga lumpur menggenangi kabin pesawat. (ant)

Divonis 18 Tahun Penjara

Antasari Pastikan Banding JAKARTA - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar divonis hukuman 18 tahun penjara, karena dinyatakan secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah, terlibat dalam kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Putusan ini disampaikan majelis hakim diketuai Herry Suwantoro di PN Jakarta Selatan, kemarin. Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyebutkan, terdakwa Antasari terbukti bersalah, karena turut serta dan mengajurkan dalam rencana pembunuhan terhadap korban Nasrudin. Vonis itu didasari pertimbangan yang meringankan bahwa Antasari dianggap

berjasa kepada negara dalam hal pemberantasan korupsi, bersikap sopan dan belum pernah dihukum. Sikap ini berlawanan dengan JPU Cyrus Sinaga yang sebelumnya menuntut hukuman mati. Sementara penasihat hukum Antasari, Juniver Girsang menyesalkan sikap majelis hakim, karena dianggap tidak memaparkan pertimbangan hukum sesuai fakta persidangan. Majelis pun tidak mau membuka siapa yang pihak yang terlibat sesungguhnya dalam kasus yang penuh konspirasi itu. Sejak awal, kata Juniver, kasus pembunuhan Nasrudin ini sudah sarat dengan unsur rekayasa. Seharusnya, majelis

hakim menjawab mengapa ada rekayasa dan siapa pihak yang merekayasa kasus ini. ‘’Kami sangat kaget, karena majelis hakim memutuskan vonis seperti dalam BAP. Padahal, banyak saksi yang mencabut dan BAP itu. Selain mengajukan banding, kami meminta eksaminasi dari masyarakat dan para akademisi, agar fakta-fakta yang sesungguhnya dari kasus ini terbuka dan terungkap dengan jelas,” jelas Juniver. Sebelumnya, tiga terdakwa lainnya yakni Sigid Haryo Wibisono divonis 15 tahun penjara, Kombes Pol Williardi Wizard 12 tahun penjara dan Jerry Hermawan Lo lima tahun penjara. (nas/son)

SBY Bertemu Petinggi Golkar JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengungkapkan, pascapernyataan keras Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengundang dan mengadakan pertemuan dengan beberapa petinggi Golkar pada hari Rabu (10/2) malam. ‘’Memang, semalam ada pertemuan antara Yudhoyono dengan beberapa petinggi Golkar termasuk saya. Tapi, mengenai siapa dan apa saja yang kami bahas, itu masih rahasia,” katanya di Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, Priyo mengaku heran dengan pernyataan Presiden Yudhoyono secara tiba-tiba di Istana Negara, yang menyinggung kasus pajak seringkali terjadi kolusi antara pengusaha dan politikus. Namun, Priyo berpendapat bahwa pernyataan Presiden Yudhoyono itu tidak ditujukan dan menyerang Aburizal Bakrie. ‘’Golkar tidak merasa pernyataan itu tidak ditu-

jukan untuk menjawab statement keras Pak Ical sebelumnya. Kami tetap berprasangka baik bahwa maksud Presiden untuk kepentingan umum,” kata Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar ini. Ketua DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, apa yang dikemukakan Yudhoyono mengenai kasus pajak dan kolusi antara pengusaha dan politikus merupakan salah satu bentuk peringatan kepada Golkar. ‘’Pernyataan Yudhoyono mungkin semacam peringatan. Tapi, Ical kan sudah tegas tidak mau diancam-ancam,” kata Lukman. Dia mengatakan, peringatan Yudhoyono itu sangat mungkin ditujukan kepada Golkar mengingat pernyataan Aburizal atas kasus Century yang sangat keras dan sikap Golkar dalam koalisi juga berbeda secara prinsipil dengan Demokrat. ‘’Hal ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan perceraian,” imbuhnya. (har)

Panda dan Emir Moeis

Terseret Kasus Suap JAKARTA - Amir Karyatin, pengacara Dudhie Makmun Murod yang menjadi tersangka suap dan telah ditahan KPK, karena diduga terkait dengan pemilihan Deputi Gubernur Senior BI pada 2004 mengatakan seorang berinisial PN terlibat dalam kasus itu. ‘’Pak Dudhie itu diperintah oleh PN untuk mengambil uang di rumah makan Bebek Bali,” kata Amir setelah mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, kemarin. Menurut Amir, Dudhie kemudian menemui seseorang di rumah makan itu dan menerima sejumlah amplop berisi cek yang sudah disiapkan sebelumnya. ‘’Kemudian amplop-amplop itu dibawa ke ruang kerja EM,” kata Amir. Di ruang kerja EM, amplop berisi cek itu dibagikan kepada sejumlah orang. ‘’Saya tidak ingat siapa saja,” kata Amir mengutip keterangan kliennya. Amir juga tidak bersedia menyebut identitas PN dan EM secara lengkap. Dia juga mengaku tidak ingat orang yang memberikan cek kepada Dudhie di rumah makan

Bebek Bali. Amir hanya menjelaskan, pertemuan itu dilaksanakan setelah uji kepatutan dan kelayakan Miranda Goeltom sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI. Menurut Amir, semua pihak yang menerima cek harus menjalani proses hukum. ‘’Harusnya semua yang menerima, mendapatkan konsekuensi hukum yang sama,” kata Amir. Menanggapi hal itu, Juru Bicara KPK Johan Budi menegaskan, KPK terus menelusuri kasus itu, termasuk mencari pihak lain yang diduga terlibat. Ketika ditanya apakah akan ada tersangka baru, Johan mengatakan, ‘’kemungkinan penetapan tersangka lain itu ada,’’ katanya. Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan empat tersangka. Mereka adalah Dudhie Makmun Murod dan Endin A.J. Soefihara yang pada saat kejadian menjabat sebagai anggota Komisi IX DPR serta mantan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang juga pernah menjadi anggota DPR, Udju Djuhaeri. (nas)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 12 Februari 2010

2

Akhir Perjalanan Antasari Azhar BEBERAPA tahun terakhir ini, Antasari Azhar begitu besar menarik perhatian masyarakat. Mulai dari sepak terjangnya saat menjabat Ketua KPK hingga sangkaan keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Siapa sejatinya dia? Berikut sekelumit perjalanan hidup dari sosok yang kontroversial itu. Antasari Azhar lahir di Pangkal Pinang, Bangka pada 18 Maret 1953. Ia merupakan anak ke-4 dari 15 bersaudara, anak dari pasangan H. Azhar Hamid SH dan Hj. Asnani. Ayahnya adalah pegawai karir di lingkungan kantor pajak. Dari pekerjaannya inilah karirnya menanjak dan membawanya menjadi kepala kantor pajak di Bangka Belitung. Masa kecil Antasari lebih banyak dihabiskan di pulau penghasil timah itu. Pendidikan SD-nya pun ia tamatkan di sana pada 1965. Kemudian, melanjutkan pendidikan SMP dan SMA di Jakarta hingga lulus 1971. Lalu, masuk jurusan Tata Negara Fakultas Hukum (FH) Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dan menamatkannya pada 1981. Di kampus itu, Antasari dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Ia pun sempat menjadi Ketua Senat Mahasiswa dan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa. Lulus kuliah, ia kembali ke Jakarta. Awalnya, Antasari bercita-cita menjadi diplomat. Tetapi perjalanan hidupnya berkata lain. Sebelum bergabung dalam korps kejaksaan, Antasari sempat bekerja di BPHN Departemen Kehakiman (1981-1985). Keinginannya menjadi seorang diplomat pun akhirnya berganti menekuni profesinya sebagai jaksa yang untuk pertama kali bertugas di Kejari Jakarta Pusat (19851989). Pelan-pelan karirnya meningkat. Setelah bertugas di

sejumlah daerah tercatat sebagai jaksa fungsional di Kejari Tanjung Pinang, Riau (19891992), Kasie Penyidikan Pidsus Kejati Lampung (1992-1994) dan Kasie Pidsus Kejari Jakarta Barat (1994-1996). Antasari mulai merasakan posisi puncak dengan menjadi Kajari Baturaja, Sumsel (1997-1999). Dari sana, Antasari masuk ke lingkungan Kejaksaan Agung dengan posisi sebagai Kasubdit Penyidikan Pidana Khusus pada Jampidsus (1999-2000). Lalu, menjabat Kabid Hubungan Media dan Masyarakat (Humedmas) Kejakgung (2000). Selanjutnya, dipercaya menjadi Kajari Jakarta Selatan (2000-2002). Sebenarnya, yang membuat namanya pertama kali dikenal luas publik dan mulai menuai kontroversi, ketika menjabat posisi ini. Saat itu, Antasari gagal mengeksekusi Tommy Soeharto, begitu putusan MA turun. Kejadian tersebut memunculkan kesan di masyarakat bahwa Antasari sengaja mengulur-ulur waktu eksekusi dan membiar Tommy lolos. Meski demikian, bintangnya makin tetap bersinar. Ia pun diangkat menjadi Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati DKI Jakarta. Lalu menjabat Wakajati Riau. Kemudian, ia ditarik lagi ke Kejakgung untuk menempati jabatan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum). Selanjutnya Antasari diangkat sebagai Kajati Sulawesi Tenggara (2003-2004) dan Kajati Sumatera Barat (2004-2005). Di kedua jabatan terakhir ini, tindakan kontroversial kembali

Suluh Indonesia/ade

GARUK KEPALA - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Menggaruk kepala usai divonis 18 tahun penjara oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan kemarin, Antasari dinyatakan secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap direktur PT.Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnain

diperlihatkannya. Sebagai Kajati Sulawesi Tenggara, ia tidak berani menahan beberapa anggota DPRD yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana ABPD. Begitu pula saat menjabat Kajati Sumatera Barat, Antasari kembali enggan mengeksekusi puluhan anggota DPRD setempat. Padahal, putusan kasasi MA sudah keluar dan menyatakan para anggota DPRD itu bersalah dan harus dipenjara. Prestasi buruk ini yang membuat karirnya mer-

edup. Ia pun sempat diparkir lebih dari dua tahun sebagai Direktur Penuntutan pada Jampidum Kejakgung. Ternyata, jabatan terakhir ini bukan akhir dari perjalanan karir Antasari. Bersama sejumlah rekannya sesame eselon dua kejaksaan, ia mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK. Akhirnya ia pun terpilih sebagai ketua KPK untuk periode 2007-2012. Tetapi terpilihnya dia, juga tak lepas dari kontroversi. Dalam pemilihan tahap per-

tama, suaranya di bawah Chandra M Hamzah. Namun, pada tahap kedua, justru berbalik unggul jauh dari Chandra yang harus rela mengisi posisi sebagai wakil ketua KPK bersama Bibit Samad Riyanto, M Jasin dan Haryono Umar. Diduga antara Antasari dan sebuah fraksi DPR itu melakukan kesepatan (deal) ‘pengamanan’ dari target KPK kelak. Ternyata, kiprahnya sebagai Ketua KPK langsung membetot perhatian masyarakat, setelah

institusinya membuat gebrakan di antaranya menangkap Jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani dalam kaitan penyuapan kasus BLBI Syamsul Nursalim. Kemudian juga penangkapan Al Amin Nur Nasution dalam kasus persetujuan pelepasan kawasan hutan lindung di Sumatera Selatan. Terkahir penetapan besar Presiden SBY, Aulia Pohan sebagai tersangka kasus korupsi pengucuran dana YPPI Rp 100 miliar. Menyusul kasus besar ter-

akhir inilah, karir Antasari sebagai abdi hukum harus terhenti. Ia pun dicopot sebagai ketua KPK. Pencopotannya ini sangat ironis. Tudingannya pun sangat kontroversial yakni diduga terlibat kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Dari sini, bintangnya mulai meredup. Padahal, ia benar-benar tengah berada di puncak karirnya sebagai aparat penegak hukum. (nasrudin)

Jalan Berliku Menuju Bui 14 MARET 2009: Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen tewas ditembak orang tak dikenal, usai bermail golf di Padang Golf Modernland, Tangerang, Banten. Nasrudin ditembak dua kali. Dua timah panas mengenai pelipis kirinya dan kepalanya.

5 DESEMBER 2007: Antasari terpilih sebagai ketua KPK dalam voting tahap kedua yang dilakukan Komisi III DPR. Dia mengantongi 41 suara. Sedangkan saingan terdekatnya, Chandra M Hamzah hanya mengantongi 8 suara. Padahal dalam voting tahap pertama, Chandra memperoleh 44 suara, sementara Antasari 37 suara. Pimpinan KPK lainnya yang terpilih adalah Bibit Samad Rianto, Haryono Umar, dan M Yasin.

8 OKTOBER 2009: Antasari Azhar didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Direktur PT PRB Nasruddin Zulkarnaen dan diancam melanggar pasal 55 ayat 1 ke-1 jo pasal 55 ayat 1 kedua jo pasal 340 KUHP. Dengan status hukum ini, posisi Antasari sebagai Ketua KPK diberhentikan secara permanen melalui Keppres. 19 JANUARI 2010: Terdakwa Antasari Azhar dituntut hukuman mati. JPU Cyrus Sinaga meyakinkan majelis hakim bahwa Antasari terbukti bersalah dalam perkara pembunuhan tersebut. Tidak ada pertimbangan yang meringankan bagi Antasari.

3 JANUARI 2008: Antasari membuat gebrakan pertamanya dengan mengumumkan mantan Kapolri Jenderal Pol. (Purn) Rusdihardjo sebagai tersangka kasus korupsi pungutan liar pengurusan dokumen keimigrasian di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. 3 MARET 2008: KPK menangkap jaksa Urip Tri Gunawan sekaligus menyita uang 660 ribu dolar AS (setara Rp 6 miliar) dari tangangnya, menyusul dihentikannya penyelidikan kasus dugaan korupsi BLBI yang diterima BDNI milik Syamsul Nursalim. Beberapa jam kemudian KPK juga menangkap Artalyta Suryani alias Ayin yang dikenal sebagai orang dekat Syamsul Nursalim. 29 OKTOBER 2008: KPK menetapkan mantan Deputi Gubernur BI Aulia Pohan sebagai tersangka kasus aliran dana Rp 100 miliar. Selain itu, ditetapkan pula tiga kolega Aulia Pohan di BI yakni Maman H Somantri, Aslim Tadjudin dan Bunbunan EJ Hutapea.

4 MEI 2009: Antasari diperiksa Polda Metro Jaya. Selanjutnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono secara resmi mengumumkan status tersangka sekaligus menahanan Antasari Azhar atas tudingan terlibat kasus pembunuhan Nasrudin.

1 MEI 2009: Kejaksaan Agung (Kejagung) mengumumkan status tersangka terhadap Ketua KPK Antasari Azhar. Hal ini didasari surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari kepolisian. Penetapan status disampaikan bersamaan dengan permohonan pencegahan keluar negeri bagi tersangka Antasari yang diajukan Mabes Polri kepada Kejakgung untuk diteruskan ke Ditjen Imigrasi, Depkumham. Menyusul status ini, pimpinan KPK langsung menggelar rapat dan menetapkan penonaktifan terhadap Antasari sebagai ketua KPK.

11 FEBRUARI 2010: Terdakwa Antasari divonis 18 tahun penjara. Majelis hakim PN Jakarta Selatan yang diketuai Herry Suwantoro menyatakan Antasari terbukti secara sah dan meyakinkan turut serta mengajurkan dalam perencanaan pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnaen. (nas) Suluh Indonesia/ade/ist

Kejaksaan Agung Banding, Polri Klaim Tak Rekayasa JAKARTA - Jaksa Agung Handarman Supandji memastikan akan mengajukan banding atas keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memvonis Antasari Azhar, Williardi Wizar dan Sigid Haryo Wibisono lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Kalau di bawah tuntutan jaksa tolak ukurnya, kita pasti banding,” tegas Hendarman di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (11/2) kemarin. Hendarman mengatakan pihaknya akan menggunakan

waktu tujuh hari yang diberikan majelis hakim untuk mempelajari putusan PN Jaksel tersebut. Vonis tiga terdakwa kasus pembunuhan mantan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen dinilai jauh lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntut ketiganya hukuman mati. “Kalau tuntutannya seperti itu dan putusannya jauh, pasti biasanya banding,” imbuhnya. Meski divonis lebih ringan, Hendarman mengatakan hal terpenting bagi Kejaksaan ad-

alah bahwa hakim memutuskan memang terjadi perbuatan tindak pidana dan terdakwa diputuskan bersalah atas perbuatan tindak pidana tersebut. “Bukan masalah buktinya lemah. Yang penting bahwa perbuatan itu ada dan dinyatakan bersalah. Hanya, itu putusan dengan tuntutan beda,” kata Hendarman. Kepastian banding Kejagung dikuatkan Kapuspenkum Kejagung Didiek Darmanto. “Jaksa tidak sepakat dengan putusan. Jaksa maunya sama

dengan putusan, sementara ini tidak sama. Apalagi kan hukumannya bukan penjara maksimal,” kata Didiek. Didiek mengatakan, waktu tujuh hari yang diberikan Kejaksaan akan dimanfaatkan untuk mengkaji dan merumuskan langkah selanjutnya. Dalam hal ini, Kejagung menghargai upaya JPU yang berkeyakinan bahwa ketiga terdakwa layak dihukum mati. Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mempersilahkan Kejaksaan Agung untuk

mengajukan banding sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kalau ada yang nggak puas silahkan banding,” kata Patrialis. Di sisi lain, Patrialis mengatakan, vonis hakim tersebut paling tidak telah menjawab kekhawatiran para terdakwa tentang tuntutan hukuman mati yang diberikan JPU. Sementara itu, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, Polri terbukti tidak merekayasa dalam menyidik

kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnain. “Vonis hakim telah benar sehingga tidak ada rekayasa,” kata Ito.(har/nas)

PENGUMUMAN Untuk memenuhi ketentuan Pasal 127 ayat (2) Undang-undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Direksi FAITH MOUNT INVESTMENTS LIMITED berkedudukan di Road Town, Tortola, British Virgin Islands (FMIL) mengumumkan bahwa FMIL akan mengambil alih sebagian besar saham PT PUTRA SINAR PERMAJA secara langsung, dari pemegang saham. Jakarta, 11 Februari 2010

Direksi FMIL

U.003231-Peng

PENGUMUMAN

Direksi PT. NURAITI TJERMIN. Dengan ini mengumumkan rencana pengembilalihan seluruh saham 100% dalam PT. NURAITI TJERMIN, berkedudukan di Kosambi Kabupaten Tangerang. Kepada pihak-pihak yang berkepentingan dapat mengajukan keberatan atau pihak yang memiliki piutang terhadap Perseroan atau terhadap pihak lain dimana Perseroan memiliki kewajiban dapat memberitahukannya secara tertulis kepada Direksi melalui kantor Notaris DRS. WIJANTO SUWONGSO, SH, Jln. Cideng Timur 75.B, Jakarta Pusat, dan selambatlambatnya dalam tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari sejak Pengumuman ini. Demikian Pengumuman ini guna memenuhi ketentuan dalam Pasal 127 Ayat 2 UU No. 40 Tahun 2007 Tentang PT. ttd DIREKSI

U.003229-Peng


Metr

politan

Suluh Indonesia, Jumat 12 Februari 2010

3

Presiden Minta

Jaga Stabilitas

Suluh Indonesia/sep

GOLKAR - Ketua F-PG DPR Setya Novanto (kiri) didampingi anggota F-PG Tantowi Yahya berdialog dengan salah seorang pendonor pada saat berlangsung acara Donor Darah dalam rangka peringatan HUT ke-42 F-PG DPR RI di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

KPU-Bawaslu Janji

Segera Selesaikan Masalah Panwas JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memastikan dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan persiapan pelaksanaan pemilu kepala daerah (Pilkada) lebih cepat dari batas waktu yang ditetapkan Komisi II DPR yakni satu minggu. Anggota KPU I Gusti Putu Artha, di Jakarta, kemarin mengatakan, untuk persoalan pembentukan panitia pengawas (panwas) pilkada, KPU dan Bawaslu telah sepakat meninjau ulang. ‘’Kami yakin bisa menuntaskannya lebih cepat. Saat ini kita sudah mulai membahas pembentukan pan-

was di 46 daerah yang dipermasalahkan,” katanya diselasela pertemuan antara anggota KPU, Bawaslu, dan Dirjen Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kementerian Dalam Negeri Tanri Bali Lamo. Selain soal pembentukan panwas, permasalahan lainnya berkaitan dengan daftar pemilih. Sebelumnya Bawaslu melansir temuan panwas di sekitar 50 kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan pilkada. Panwas menemukan adanya pemilih ganda dalam daftar pemilih (DPT) di sejumlah kabupaten/kota diantaranya adalah Kebumen 201 pemilih ganda, Semarang 4.139, Rem-

bang 709, Kendal 548, dan Denpasar 1.200 pemilih ganda. Selain itu, Panwas juga mencatat terdapat 788 orang yang tidak memiliki hak pilih yang tercatat dalam DPT Kabupaten Rembang, 44 orang di Kebumen, dan 35 di Asahan. Anggota Bawaslu Agustiani Tio mengatakan, temuan itu telah disampaikan pada KPU setempat dan diharapkan segera ditindaklanjuti. Sementara berkaitan dengan persoalan anggaran, Dirjen Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanri Bali Lamo menuturkan lebih dari 90 persen dari 244 daerah yang menyelenggarakan pilkada di

Dinamika Politik

Diharap Tidak Hambat Kerja JAKARTA - Presiden Susilo Bambang meminta para menteri, kepala daerah dan pejabat negara terus bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing dan tidak terpengaruh terhadap dinamika politik dalam negeri saat ini. ‘’Mengahdapi dinamika poltik, Presiden memerintahkan agar para menteri dan kepala lembaga tetap melaksanakan tugas sesuai dengan apa yang telah direncanakan dan kinerja yang disepakati,” kata Menko Polhukam Djoko Suyanto usai rapat kabinet bidang di Kantor Presiden Jakarta, kemarin Djoko menambahkan pemerintah tetap memberikan ruang bagi perkembangan dinamika politik dan tidak akan membatasi. Ia mengatakan Kepala Negara menegaskan walaupun dinamika politik terus berkembang akhir-akhir ini namun para menteri dan pejabat negara jangan terganggu hal tersebut

dan tetap melaksanakan tugas sesuai program yang telah ditetapkan sepanjang 2010.

Susilo Bambang Yudhoyono

‘’Dinamika politik ruang ada tapi konsentrasi menteri tetap laksanakan tugas,” paparnya. Sebelumnya saat membuka rapat kabinet Presiden mengatakan stabilitas politik, hukum, dan keamanan dalam negeri

yang selama ini cukup baik memberi kontribusi terhadap indikator ekonomi yang positif sehingga diharapkan keadaan itu tersebut tetap terjaga. ‘’Ketika momentum perekonomian global tengah terjadi dan kita bisa lulus ujian yang berat, diharapkan pertumbuhan bisa tujuh persen,’’ katanya. Terhadap arah ini, kata dia, iklim tanah air harus kondusif, pembangunan infrastruktur harus berhasil dan reformasi birokrasi harus berhasil. ‘’Hukum yang legal harus bisa kita pelihara termasuk langkah penegakan hukum pemberantasan korupsi, kebijakan yang kondusif bagi dunia usaha termasuk sinergi pembangunan pusat dan daerah,” tegasnya. Rapat kabinet yang diikuti Fauzi Bowo, Bibit Waluyo, dan Hamengkubuwono X membahas berbagai masalah termasuk rencana kunjungan Presiden Barrack Obama. (har)

2010, telah siap anggarannya. ‘’Anggaran sudah 98,8 persen tuntas,” katanya. Ia juga menyatakan optimistis, semua permasalahan berkaitan pilkada dapat segera diselesaikan. ‘’Tentu optimis dapat diselesaikan dalam seminggu, bahkan bisa lebih cepat,” katanya. Untuk memastikan kesiapan daerah melangsungkan pilkada, Kemdagri, KPU, dan Bawaslu telah membentuk tim khusus. Rencananya, tim ini akan meninjau kesiapan pilkada di Papua. Sebelumnya, DPR minta agar masalah Panwas segera diseleikan. (son)

JAKARTA - Stabilitas politik, hukum, dan keamanan dalam negeri yang selama ini cukup baik memberi kontribusi terhadap indikator ekonomi yang positif sehingga diharapkan keadaan itu tersebut tetap terjaga. ‘’Ketika momentum perekonomian global tengah terjadi dan kita bisa lulus ujian yang berat, diharapkan pertumbuhan bisa tujuh persen pada 2014,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan pengantar dalam rapat kabinet bidang politik, hukum dan keamanan yang berlangsung di Kantor Presiden Jakarta, kemarin. Terhadap arah ini, kata dia, iklim tanah air harus kondusif, pembangunan infrastruktur harus berhasil dan reformasi birokrasi harus berhasil. ‘’Hukum yang legal harus bisa kita pelihara termasuk langkah penegakan hukum pemberantasan korupsi, kebijakan yang kondusif bagi dunia usaha ter-

masuk sinergi pembangunan pusat dan daerah,” tegasnya. Presiden mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2009 tercatat 4,5 persen. Meski sesuai dengan perkiraan sejumlah kalangan namun hasil itu patut disyukuri di tengah kondisi perekonomian global saat ini. ‘’Alhamdulillah angka terakhir 4,5 persen dan di samping konsumsi dalam negeri bisa menopang, juga dana stimulus Rp 76 triliun itu cukup efektif untuk melakukan kegiatan pencegahan krisis dan meningkatkan angka pertumbuhan,” kata Presiden. Ia menambahkan, iklim ini harus dijaga setiap saat agar sektor riil bisa terus bergerak. ‘’Bila saya garis bawahi iklim dalam negeri kita, saya tidak ingin momentum yang ada dan peluang yang kita miliki, tidak kita daya gunakan dengan baik,” kata Presiden. Hal lain yang disampaikan Presiden dalam kesempatan itu

adalah bagaimana para Gubernur, Bupati, dan Walikota sudah bekerja sesuai dengan target untuk membangun daerahnya masing-masing. ‘’Kebetulan kita yang tinggal di Jakarta, keseharian kita diwarnai isu ibukota, tapi jangan tidak jernih melihat sesuatunya, tugas yang kita emban menyeluruh, itu penting agar kita tetap lurus pada arah (pembangunan dan program-red) yang kita tuju,” kata Presiden. Hadir dalam rapat yaitu Menko Kesra Agung Laksono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mendagri Gamawan Fauzi, Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menkumham Patrialis Akbar, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Kepala BIN Sutanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam dan Menpora Andi Mallarangeng. (har)

Jangan Timbulkan Instabilitas JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie berharap rekomendasi Pansus atau Panitia Angket Kasus Bank Century jangan sampai menimbulkan instabilitas politik, kerawanan di bidang keamanan, serta mengganggu pertumbuhan ekonomi. ‘’Kita harapkan rekomendasi dari Panitia Angket Bank Century mempertimbangkan agar kondisi ekonomi dan politik nasional tetap stabil,” katanya pada acara Pengucapan Sumpah Anggota DPR Pengganti Antar Waktu di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Marzuki mengatakan, pemerintah Indonesia saat ini sedang memacu pertumbuhan ekonomi pascakrisis finansial dan terus menggalakkan pe-

ningkatan rasa cinta terhadap tanah air. Menurut dia, rekomendasi yang akan dihasilkan Panitia Angket Kasus Bank Century jangan sampai mengganggu pertumbuhan ekonomi, mengganggu rasa persatuan dan kesatuan bangsa, serta instabilitas politik. Perbedaan pendapat di antara anggota fraksi-fraksi di Panitia Angket, kata dia, hendaknya diniatkan tidak hanya untuk berbeda pendapat, tapi disikapi untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. ‘’Perspektif kepentingan masyarakat banyak, hendaknya melandasi pengambilan sikap politik,” kata mantan Sekjen DPP Partai Demokrat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Marzuki juga menyinggung soal aksi unjuk rasa yang dilakukan berbagai kelompok masyarakat dalam menyikapi persoalan politik yang berkembang akhir-akhir ini. Dalam era demokrasi, kata dia, menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa tidak dilarang tapi hendaknya dilakukan dengan cara-cara yang santun sesuai dengan ciri budaya bangsa Indonesia. Ia juga mengimbau, agar tokoh masyarakat dan pemuka agama bisa berperan lebih aktif untuk mengingatkan elemen masyarakat untuk melakukan aksi unjuk rasa secara santun sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika berdemokrasi. (son)


Megap litan K ilas Tuan Rumah Festival PROVINSI Banten akan menjadi tuan rumah Festival Internasional Pemuda dan Olah Raga Bahari (FIPOB) ke-5 tahun 2010. Deputi III Bidang Kewirausahaan Pemuda dan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Sudrajat Rasyid, mengatakan, Banten akan menjadi tuan rumah festival pemuda dan olahraga bidang kebaharian sekitar Oktober 2010. Ada beberapa kegiatan monumental yang akan diselenggarakan yakni promosi seni dan budaya, nabeuh lisung atau menabuh lesung, promosi karya seni batik Banten, panjat pinang pantai, dan triathlon ala Banten yang akan menjadi brand Banten ke masyarakat internasional. Dalam ajang tersebut ada beberapa cabang olahraga populer yang akan dipertandingkan, di antaranya paralayang, voli pantai, perahu naga, triathlon, jetski, renang alam antarpulau. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten Iin Mansyur mengatakan penyelenggaraan FIPOB ke5 di Banten akan diselenggarakan bertepatan dengan HUT Banten yang ke-10 sekitar Oktober. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di seluruh wilayah Pantai Banten mulai Pantai Merak Cilegon hingga Pantai Sawarna di Kabupaten Lebak dengan melibatkan seluruh masyarakat di sekitar pantai. (ant)

Suluh Indonesia, Jumat 12 Februari 2010

ATM BCA Digasak Maling BOGOR – Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Central Asia (BCA) yang terletak di depan Rumah Sakit Merry, Cileungsi, Kab.Bogor, kemarin pagi raib digondol kawanan rampok yang mengunakan topeng. Dalam aksinya, kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang itu mengondol mesin ATM yang diperkirakan berisi uang

tunai sebesar Rp 200 juta. Kasus ini sudah ditangani aparat kepolisian Polres Bogor. Dari keterangan sejumlah saksi, aksi itu diperkirakan terjadi pada pukul 03.00 WIB. Kejadian ini pertama kali diketahui H. Tarmidi, salah satu petugas yang dipercaya pihak bank untuk memegang kunci gerai ATM sekitar pukul 06.00 WIB. “Saya baru tahu kalau mesin ATM itu

telah hilang pagi harinya pada saat saya membuka pintu runagan mesin ATM itu,” kata Tarmidi, saat dimintai keterangannya oleh polisi. Takut disalahkan saksi langsung melaporkan apa yang ia lihat kepada pihak kepolisian setempat yang kemudian diteruskan kepada pihak bank bersangkutan. “Mereka (rampokRed) rupanya dengan leluasa

Walikota Bogor

BOGOR – Walikota Bogor, H. Diani Budiarto, kemarin menerima piala Citra Abdi Negara dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Istana Negara Jakarta . Selain Walikota Bogor, penghargaan serupa juga diterima 41 bupati dan walikota lainnya di Indonesia. Para kepala daerah yang menerima piala Citra Abdi Negara dari Presiden SBY itu karena mereka dinilai berhasil dalam melaksanakan tugas dan komitmennya dalam mengimplementasikan pelayanan public di daerah masing-masing. Penghargaan Citra Abdi Negara dari peresiden itu sendiri diberikan setiap dua tahun sekali sejak tahun 2006 dan dilakukan sebagai upaya untuk membina aparatur negara dalam mendorong terjadinya reformasi birokrasi di daerah. Para bupati dan walikota yang mendapatkan penghargaan ini diseleksi melalui tiga tahap, yaitu usulan dari tingkat provinsi, penilaian oleh tim yang terdiri dari LSM,media, perguruan tinggi, dan pemerintah, dan yang terakhir ditentukan oleh tim pengarah yang dipimpin langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kemudian disampaikan kepada presiden. (bas)

Suluh Indonesia/ant

UNGGULAN LAPAS - Seorang petugas dan anak didik Lembaga Pemasyarakatan (Andikpas) memperagakan keterampilan membatik, saat pencanangan program unggulan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, di Lapas Anak Pria, Tangerang, Banten, Rabu kemarin.

Pengeroyok JJ Rizal

Diancam Pasal Berlapis DEPOK - Korban penganiayaan tiga anggota kepolisian Polsek Beji, Kota Depok, JJ Rizal (35) kemarin mendatangi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Depok mengendarai sepeda kayuh. Kedatangan Direktur Pemberitaan Komunitas Bambu itu ke PN Depok untuk mengikuti sidang perdana kasus penganiayaan dirinya oleh tiga oknum kepolisian Polsek Beji yakni Briptu Antoni, Bripka Supratman, dan Bripda M Syarir. Ketiganya, didakwa dengan pasal berlapis, pasal 170 ayat (1) KUHP tentang pengeroyokan, subsider pasal 351 ayat (1) rentang penganiayaan, dan pasal 55 KUHP melakukan tindak pidana bersama-sama. Demikian kata JPU Immanuel Ahmad. Ketiga terdakwa diduga kuat telah menganiaya dan mengeroyok JJ Rizal di pelataran Depok Town Square (Detos) 5 Desember 2009 lalu. Dalam peristiwa tersebut, terdakwa Antoni disebut telah memukul dan menendang JJ Rizal. “Antoni memukul JJ Rizal sebanyak 2 kali, ke arah muka dan satu kali menendang Rizal. Sebelumnya Antoni menodongkan pistol yang masih dalam sarung ke arah Rizal,” Immauel. Sementara itu terdakwa Supratman, diduga telah memelintir, memukul, dan menendang Rizal. Sementara terdakwa M Syahrir memukul pipi Rizal, saat mengintrogasinya di tempat kejadian

PSK Bogor

Dikirim Ke Panti Sosial Jaktim

BELASAN pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring pada penertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, Rabu (10/2) lalu akan dikirim ke panti sosial di Jakarta Timur. “Setelah diamankan, mereka kita data dan selanjutnya akan dikirim ke panti sosial di Jakarta Timur untuk dibina,” ujar kepada Satpol PP Kota Bogor Bambang Budianto, di Bogor, kemarin. Bambang mengatakan para PSK yang akan dikirim ke panti sosial akan dilakukan pembinaan agar tidak kembali lagi turun ke jalan. “Karena di Bogor belum ada panti sosial maka kita mengirimkan ke panti sosial di Jakarta Selatan, untuk menjalani pembinaan,” terangnya. Penangkapan belasan PSK tersebut dilakukan karena mereka telah melanggar ketertiban umum. “Mereka yang berhasil diamankan petugas kebanyakan wajah baru. Hanya beberapa orang saja yang mengaku sudah beberapa kali tertangkap satpol PP saat diperiksa kemarin,” kata Bambang. Penertiban dilakukan pada Rabu (10/2) lalu sekitar pukul 10.00 WIB. Sebanyak 50 per-

tugas Satpol PP menyisir pelosok-pelosok kota Bogor yang menjadi lokasi mangkal para PSK, seperti di kawasan Pasar Anyar Bogor, Stasiun Kereta Api Bogor, Kebun Raya Bogor dan Pasar Ciawi. Penyisiran terhadap PSK dimulai dikawasan Pasar Anyar, Bogor Tengah, Kota Bogor. Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengangkut seorang perempuan yang diduga PSK, saat tengah menemani sekitar tiga orang pria hidung belang. Selanjutnya, petugas melanjutkan penyisiran ke sekitar Stasiun kereta api Bogor dan sekitar LP Paledang, yang disinyalir menjadi tempat mangkal para PSK. Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas Satpol PP

Kapolwil Bogor, Kombes Pol. Ungggung Cahyono saat dikonfirmasi mengatakan, peristiwa itu bukan kali pertamanya. “Pada saat kejadian pertama, Kapolsek Cileungsi saat itu sudah minta pengelola ruko maupun pihak bank yang membuka gerai ATM itu menyediakan tenaga keamanan. Tapi sayangnya imbauan itu tidak direspon,” sesalnya. (bas)

Perbaiki Tanggul

Bangun Pangkalan Militer di Bogor

Terima Piala Citra Abdi Bhakti Negara

dapat melakukan aksinya karena ruko itu memang tidak dijaga petugas keamanan,” sesalnya. Dari informasi lainnya, pada dini hari itu memang ada beberapa warga yang sempat melihat dua orang turun dari sebuah mobil kijang mendatangi lokasi ATM. Namun sayangnya warga tak mengenali dua orang itu karena wajah mereka tertutup kain dan topi.

Pemkot Terhalang Dana

PBB

BOGOR - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dalam waktu dekat akan membangun sebuah pangkalan dan diklat (pendidikan dan latihan) militer di atas lahan seluas 200 hektare di kawasan Kabupaten Bogor, tepatnya di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. “Lahan yang akan digunakan untuk membangun diklat dan pangkalan militer PBB di Desa Hambalang itu merupakan tanah eks perkebunan bersertifikat Hak Guna Usaha ( HGU) milik Probosutejo,” kata Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin, di Cibinong, kemarin. Proyek pangkalan militer PBB itu bakal dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan memiliki akses jalan sendiri menuju Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta. Proyeknya sendiri rencananya akan dimulai pada pertengahan Maret mendatang. “Saya sendiri sudah bertemu utusan dari PBB yang akan memulai rencana membangun fasilitas pendidikan dan pelatihan militer PBB di daerah Hambalang, Kabupaten Bogor. Tentara PBB yang telah mengikuti Diklat dan pelatihan militer di Hamba;ang itu nantinya akan dikirim untuk ke Afrika dan kawasan Asia,” ungkap Bupati Bogor. Dengan adanya sebuah pangkalan militer PBB di Hambalang itu tentunya akan mampu membuka dinamika positif di tengah masyakarat Kab.Bogor. “Saya sudah minta Kepala Badan Perijinan Terpadu (BPT) Kabupaten Bogor menangkap peluang positif dari keberadaan pangkalan PBB di Desa Hambalang itu. Salah satu peluang positif dan sangat memungkinkan yakni dengan mendatangkan investor ke daerah Hambalang untuk membangun fasilitas Hotel Berbintang Lima maupun sarana penunjang lainnya. Sebab kawasan itu kedepan akan banyak dikunjungi tamutamu asing,” ujar Rachmat Yasin. (bas)

4

dengan beberapa PSK yang berusaha melarikan diri. Berbagai cara dilakukan para PSK untuk menghindari tangkapan petugas. Selain bersembunyi didalam bangunan kosong dan WC Umum, beberapa PSK juga nekad bersembunyi di kolong jembatan dan dibalik bebatuan besar yang berada disungai disekitar Kebun Raya Bogor. Selanjutnya, petugas menyisir kawasan Kebun Raya Bogor dan sekitar Tugu Kujang Bogor, yang ternyata sudah sejak lama dijadikan lokasi mangkal para PSK. Di lokasi tersebut, juga sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dengan para PSK. Bahkan, beberapa petugas terpaksa turun ke kolong jembatan di Kebun Raya Bogor, untuk mengejar para PSK yang bersembunyi di kolong jembatan yang nampak gelap dan dipenuhi ilalang. Kemudian, petugas mengakhiri operasi mereka setelah menyisiri lokasi mangkal para PSK yang berlokasi di sekitar Pasar Ciawi, Bogor. (ant)

perkara (TKP). “Berdasarkan visum dari RS Mitra Keluarga Depok, JJ Rizal mengalami luka memar di bibir atas dan bawah hidung yang diduga disebabkan pukulan benda tumpul,” kata dia. Dalam sidang tersebut, tim pengacara tak mengajukan eksepsi. Sebaliknya, mereka

menyampaikan permohonan penangguhan penahanan kepada majelis hakim. Sidang perdana kasus tersebut dilanjutkan dengan memeriksa tiga saksi yang dihadirkan JPU, masing-masing JJ Rizal, anggota sekuriti Detos, Wahyudin Hadi, dan anggota Polsek Beji, Briptu Sardianto. (rin)

DEPOK - Rencana perbaikan tanggul Kali Angke yang jebol Selasa (9/2) lalu dipastikan tersendat lantaran terbentur anggaran. Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengatakan, anggaran perbaikan tanggul tak dapat diambil dari biaya tak terduga dengan alasan perbaikan tersebut harus diajukan melalui proyek. “Kami belum tahu dari mana dana rehabilitasinya. Sampai sekarang anggaran itu masih dalam proses,” kata Wakil Walikota Depok, Yuyun Wira Saputra saat mengunjungi lokasi tanggul di Kelurahan Curug, Kecamatan Sawangan, Depok, kemarin. Pemkot Depok saat ini masih mengusahakan perbaikan sementara tanggul dengan menggunakan batangan bambu. Hal tersebut dilakukan guna mencegah terputusnya akses jalur warga yang melintas. “Ini sebatas menjaga mobilitas warga sekitar saja,” cetusnya. Putusnya tanggul sepanjang 15 meter itu menghalangi perumahan warga dengan lokasi pemakaman umum. Ke depan, Pemkot Depok memastikan segera memberikan bantuan bagi korban bencana itu. “Mungkin dengan penggan-

tian padi dan ikan yang rusak dilanda air kiriman itu,” ujar Yuyun menjamin. Hingga saat ini pihaknya sudah minta camat untuk inventarisir kerugian materi warga sekitar. “Namun belum diketahui persis berapa nilai kerugian tersebut,” imbuh Yuyun. Upaya perbaikan tanggul, difokuskan di wilayah perbatasan Bogor-Depok. Pembangunan tanggul tersebut harus dibuat sangat kuat guna mencegah hal seperti ini. Sejak awal, kata Yuyun, tanggul tersebut dibuat belum permanen. “Nantinya kondisinya harus ekstra kuat,” tegas Yuyun. Menanggapi hal tersebut, Kabid Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga Kota Depok, Wijanarko akan mengupayakan perbaikan tersebut tidak akan lama. Tanggul tersebut pernah jebol beberapa waktu lalu. “Tanggul permanen ini diperbaikin 2008 lalu. Sekarang sudah jebol lagi,” ungkapnya. Menurut pengakuan Heri, salah satu warga, tanggul sudah berulang kali jebol. “Setidaknya sejak 1990 sudah 5 kali jebol,” beber Heri. Sedangkan warga sekitar sudah dua kali memperbaikinya pada 2007-2009. . (rin)


pini F OKUS Mengendalikan Diri dalam Bermain Politik ASUS Bank Century akhirnya membuat politik Indonesia amburadul saat ini. Rumor tentang akan adanya perombakan kabinet membuat situasi politik agak meningkat. Ini tentu tidak baik untuk masyarakat. Sebab, hal itu mengesankan tidak ada kenyamanan politik di Indonesia. Padahal masyarakat sesungguhnya telah rindu dengan situasi kenyamanan politik. Apa yang dimaksud dengan kenyamanan politik? Kita ingin mengatakan bahwa hal itu terkait dengan tidak adanya aksi saling balas, caci maki dan ancaman. baik di dalam sistem maupun personel politik di negara kita. Tetapi, itulah yang kita sayangkan terjadi akhir-akhir ini. Rumor tentang perombakan kabinet tersebut konon merupakan embusan dari Partai Demokrat yang merasa partai-partai koalisi tidak mendukung sikapnya tentang kasus Bank Century. Di dalam iklim keterbukaan seperti sekarang, sedikit saja kasus politik itu menegang, pasti telah terungkap di media massa dan kemudian tersebar dengan luas di masyarakat. Kita sangat kasihan masyarakat. Di saat munculnya berbagai ancaman itu, putusan pengadilan terhadap Antasari Azhar juga sedang berlangsung. Bisa kita bayangkan, bagaimana tegangnya dan bagaimana penasarannya masyarakat dengan kasus seperti ini. Soal saling ancam tersebut, Partai Golkar telah ngotot tidak akan mau berubah sikap. Kita memahami apa arti dari pernyataan partai yang berkuasa di zaman Orde Baru tersebut. Dengan adanya pernyataan Golkar tersebut tentu saja ketegangan menjadi makin meningkat. Bagaimana manuver-manuver politik yang akan terjadi? Yang cukup kita prihatinkan, konon Presiden menyebut-nyebut tentang bagaimana ketertiban kita membayar pajak. Dalam situasi politik seperti ini, secara mudah kemudian ditafsirkan oleh masyarakat bahwa pernyataan itu ditujukan kepada perusahaan-perusahaan yang dipegang oleh Aburizal Bakrie. Banyak yang menyebut-nyebut bahwa perusahaan tersebut cukup banyak menunggak pajak. Maka, makin komplitlah suasana ketegangan politik di Indonesia. Memang suasana demikian layak dalam khazanah politik. Tetapi jika kita lihat ke belakang, kasus KPK dengan pihak kepolisian telah menjadikan masyarakat seolah-olah jadi bulan-bulanan dengan fenomena ketegangan politik. Begitu selesai masalah ini, muncul lagi kasus Bank Century. Suasana tersebut benar-benar membuat tidak nyaman. Malah yang kini ditakutkan oleh masyarakat, apabila kasus Bank Century tersebut kelak benar-benar menyalahkan pihak pemerintah, juga Boediono dan Sri Mulyani, masyarakat menduga-duga akan terjadi apa di Indonesia. Akankah terjadi pemakzulan terhadap kekuasaan presiden atau wakil presiden? Lalu bagaimana stabilitas politik dan bagaimana juga stabilitas harga-harga? Soal pemakzulan mungkin masih jauh. Maka, semasih bisa disiasati dengan lobi-lobi politik, kita sarankan agar para elite politik kita mempunyai daya jangkau yang lebih luas. Jangan hanya memandang kekuasaan tersebut sebagai kekuatan belaka, tetapi lihatlah sebagai sebuah kepuasan dalam melayani masyarakat. Dengan cara seperti itu suasana ketegangan politik lebih bisa dikendalikan dan masyarakat akan lebih mampu menata emosinya. Ibarat mesin kendaraan, suhu politik di Indonesia inii terus-terusan panas. Kita khawatir nanti mesin politik tersebut tidak terkendali dan akhirnya menjadi chaos. Ini yang tidak kita inginkan. Kita berharap para politisi kita sadar dengan hal seperti itu. Harapan ini bukan sekadar pemanis kata, tetapi memang kondisi itulah yang kita inginkan. Tiada guna berhasil berkuasa tetapi rakyat yang menjadi tanggung jawab politisi justru terabaikan. ***

K

Bang D

el

SBY bertemu dengan beberapa petinggi Golkar

Cuma silaturahmi ...

Suluh Indonesia, Jumat 12 Februari 2010

5

Iklim Penanaman Modal Asing Tahun 2010 BENARKAH iklim investasi di Indonesia makin kondusif? Pernyataan ini patut ditanggapi secara realistis dan wajar ataupun profesional tidak hanya oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat tapi juga oleh BKPMD maupun kedutaan/perwakilan RI di luar negeri. Ini lantaran secara realistis tantangan, peluang dan persaingan makin tajam untuk mampu mewujudkan masuknya penanaman modal asing (PMA). Tantangan yang senantiasa harus dihadapi Indonesia, termasuk pasca-100 hari kinerja awal Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), adalah mutu lembaga ekonomi yang memfasilitasi perubahan cepat dan secara luas menyebarkan maslahat budaya produktivitas. Masih cukup banyak masalah dalam perjanjian perjanjian dengan negara lain dihadapi baik secara bilateral, sebut, JIEPA (Japan Indonesia Economic Partnership Agreement) yang usulan oleh pihak Jepang sejak 2003, namun baru ditandatangani 20 Agustus 2007 dan diratifikasi pada Juli 2008 untuk implementasinya. Selain itu, perjanjian pasar bebas negara perhimpunan Asia Tenggara dangan China (ASEAN China Free Trade Agreement/ACFTA) efektif mulai 1 Januari 2010, yang proses sampai disepakatinya perjanjian sudah sejak 2001. Dengan melibatkan para pengusaha secara riil dengan matangnya rencana dan program, termasuk pemuktahiran sarana hubungan masyarakat (public relation), perlu kerja tim (team work) dan jaringan kerja (networking) digarap dalam arti dengan berbagai jalan pintas waktu dari awal sampai hari penentuan penerapannya memerlukan serangkaian kejelasan informasi, seperti tax holidays yang jelas (ada atau tidak), pengurusan izin, dan pendayagunaan teknologi informasi, terutama fasilitas Internet. Dengan pengamatan yang tumbuh di Asia Timur, maka semua pihak harusnya perlu pemahaman bahwa sejak awal 1990an telah muncul paradigma bahwa industrialisasi berorientasi ekspor merupakan strategi yang lebih baik dan bukan ekspor bahan baku dan bukan substitusi impor. Memang strategi orientasi ekspor oleh pendekar ekonom dan pembuat kebijakan ekonomi pembangunan awalnya dianggap tidaklah masuk akal (unthinkable). Tahapan dan jenis kebijakan industrialisasi yang diperkenalkan klasifikasinya sebagai berikut : Pertama, substitusi impor tahap pertama (Import Substitution 1/ IS 1), dengan memproduksi barang konsumsi; menerapkan aturan proteksi untuk mengembangkan industri yang tengah tumbuh. Ked-

Oleh : Bob Widyahartono* ua, substitusi impor tahap kedua (Import substitution 2/ IS2), dengan memproduksi barang berharga dan menjadi acuan konsumen, Ketiga, orientasi ekspor tahap pertama (Export Orientation 1/ EO1), dengan memproduksi barang berorientasi padat karya untuk kepentingan perusahaan penghasil barang skala ringan. Keempat, orientasi ekspor tahap kedua (Export Orientation 2/ EO 2) sekaligus orientasi ekspor yang kompleks (Export Orientation 2 Complex/ EO2- complex), dengan memproduksi barang bermuatan teknologi/modal/industri berbasis pengetahuan intensif, mengembangkan industri jasa - terutama finansial, dan restrukturisasi teknologi yang berjalan. Keempat hal tersebut secara terinci dicatat Edward K.Y. Chen (1988) dalam “The economics and Non Economics of Asia’s Four Little Dragons”, di University of Hongkong, kemudian ia memantapkannya pada 1997 dalam “The Asia Model of Economic Development: Policy Implication for the 21st Century “Institute of Developing Economies’ Tokyo, Japan. Salah satu wanti-wantinya Chen adalah mengenai perdagangan international, dan khususnya pergerakan faktor (factor movements) yang tergantung pada apa yang disebutnya piranti keras dan piranti lunak berkaitan isu internasional. Sisi piranti keras, termasuk infrastruktur transportasi dan komunikasi yang diperlukan untuk koordinasi kegiatan produksi maupun perdagangan. Bagi Indonesia wanti-wanti Chen agaknya tidaklah mungkin diwujudkan dengan melakukan “lompatan tanpa mengalami pertumbuhan berkesinambungan”. Oleh karena itu, Indonesia perlu mengadopsi serangkaian kebijakan yang tepat sebagai kondisi/syarat yang penting bagi keberhasilan proses pembangunan ekonomi. Kondisi yang pernting adalah suatu kerangka kerja institusional yang mendorong berbagai kebijakan tersebut dengan menyadari sejumlah faktor institusional, seperti budaya, terutama budaya politik. Selain itu, berbagai kalangan di negeri ini perlu menelaah Keterkaitan antara perdagangan dan in-

vestasi dalam tingkatan ekonomi mikro (microeconomic level) secara cermat dalam menarik investor dalam arti dampak penciptaan perdagangan yang digerakkan oleh adanya investasi. Sifat dan bentuk jaringan kerja antar-perusahaan yang merupakan muara dari investasi makin berkembang: awal mulanya “parent-subsidiary” secara vertikal yang merupakan sifat dan bentuk diminati. Kemudian dalam perkembangan dengan pengalaman yang saling mendukung menjadi tidak terlalu bersifat menjadi inter-affliliate dengan otonomi yang makin besar oleh perusahaan perusahaan tergolong subsidiaries. Di pihak Pemerintah, BKPM dan instansi terkait dan daerah yang mendukung BKPM perlu terus berupaya meningkatkan langkah stratetgis mengembangkan investasi dengan Undang Undang Penanaman Modal yang baru berlaku. Sebagai negara hukum, maka perangkat aturan yang tertuang dalam bentuk undang undang menjadi prasyarat mutlak. Dalam dunia investasi kepastian hukum yang tidak mudah ditafsirkan oleh pejabat secara sepihak harus menjadi acuan. Beberapa negara tetangga layaknya Malaysia, Thailand dan Vietnam sangat gencar menarik calon investor, antara lain secara tegas memberi insentif pajak, efisiensi waktu pengurusan izin tinggal manajemen dari negara asal investor menjadi nilai plus yang menarik bagi para investor. Secara umum peluang investasi untuk penanam modal asing di Indonesia sangat banyak. Namun, tidak berarti semua bidang bisa dimasuki investor asing. Ada beberapa bidang usaha yang masih tertutup bagi mereka. Pertimbangannya, pemerintah bermaksud melindungi pelaku logal untuk bidang bidang tertentu. Setiap investor yang berminat memasukkan dananya perlu memahami rambu-rambu. Jadi masih adanya DNI (Daftar Negatif Investasi) yang dapat diperoleh di BKPM. Sumber daya alam di Indonesia masih merupakan daya tarik tersendiri dibandingkan negaranegara sesama ASEAN dalam po-

sisi sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Padahal, penyelenggara negara semestinya dapat menarik manfaat dari kesiapan peningkatan mutu infrastruktur, manusia, pengetahuan, dan fisik. Namun, dewasa ini kesiapan itu masih belum memenuhi kebutuhan akan mutu profesionalisme dan good public governance dalam pelayanan investasi dengan memegang teguh peraturan yang tertuang dalam Undang-Undang Penanaman Modal. Mobilitas modal dan teknologi secara dramatis menguubah cara berbagai negara memasuki alur sistem produksi global. Bagi negara berkembang maupun maju perubahan perubahan demikian membawa risiko maupun peluang. Bagi Indonesia sebagai negara berkembang terbuka peluang untuk berperan serta dalam produksi regional dan internasional dengan meningkatkan kesempatan kerja dan daya beli masyarakat. Tapi, resikopun dapat muncul dari kelemahan kebijakan dan arah gejala ekonomi kawasan regional. Lingkungan pasaran terus melaju memacu inovasi, spesialisasi dan diferensiasi produk. Di sini dibutuhkan lingkungan baru dalam arti fleksibilitas kebijakan ekonomi atas dasar sama-sama menang (win-win) yang wajar. Siapkah pihak bea cukai dengan single window pelayanan terutama profesionalisme pejabat di daerah dalam tugas dan tanggung jawab menjadi peran kelancaran di pabean? Investasi diharapkan tidak menjadi sarana tersembunyi yang dipergunakan pelaku perdagangan untuk memperkuat hak hak istimewa dan aset/kekayaan yang telah diterima oleh pihak investor. Karena itu, perlu kecermatan dalam negosiasi implementasinya terutama di daerah potensial seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang tengah direncanakan realisasinya oleh Indonesia di berbagai daerah. Di satu sisi keahlian para perunding kepentingan Indonesia dengan dukungan tim ahli dalam merumuskan perjanjian berikut syaratnya kompetensi profesional para eselon menengah (middle management) di Pusat maupun perwakilan (kedutaan) dan daerah sebagai praktik yang berproses merupakan tantangan tersendiri dalam mewujudkan one stop service di negeri ini. Ini pula tantangan riilnya. *Bob Widyahartono M.A adalah pengamat ekonomi Asia Timur; lektor kepala di Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanegara (FE Untar) di Jakarta.

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Jangan Buang Energi BERBULAN sudah rakyat disuguhi berita politik yang mulai menjenuhkan. Meski terasa penting, rasanya ada urusan perut yang harus disegerakan penanganannya. Kasus Century begitu gencar pendapatkan perhatian publik. Politik memang terlalu asik untuk dilewatkan. Apalagi kini teve berlomba menayangkan siaran langsungnya. Komentar tanpa edita langsung diterima rakyat. Kita terpaksa harus mengikuti kasus perkembangan ini secara ditel. Sekali lagi perlu memang, tetapi apakah energi bangsa ini harus tersita hanya untuk sebuah kasus. Bukankah banyak sekali, bahkan mungkin ribuan yang perlu penanganan serius. Century memang menjadi celah penting untuk menguji sejauh mana kebenaran bisa diungkap. Sejauhmana politisi itu

melakukan posisi tawarnya. Semoga saja ini bukan semacam genit-genit politik untuk tujuan tertentu. Karena itu, kita memaksa agar para wakil rakyat itu bisa berse-gera menyelesaikan dan membuka tabir di balik kasus Century ini. Secara gamblang dan gunakan hati nurani untuk mengungkap tabir. Tanpa muatan dibaliknya. Kinerja pemerintah harus segera dipulihkan agar bisa mengejar ketertinggalan. Kalau memang ditemukan pelanggaran segera ditentukan hukumannya. Kalau secara politik gunakannlah dengan elok agar tidak menimbulkan instabilitas. Dan yang penting kalau secara hukum ditemukan pidana juga harus dituntaskan, agar pemerintah ini tidak memiliki beban dalam memikul kerja lima tahun ke depan yang sung-

guh sangat berat. Energi ini harus bisa digunakan sebaikbaiknya mencapai hal-hal positif dan lebih penting lagi nyata

manfaatnya bagi rakyat. Yulida Hamfudz Kranji, Bekasi

Pemberitaan Korban Kekerasan Seksual MENGIKUTI pemberitaan korban kekerasan seksual, Nova, di televisi saya menjadi ‘ngeri.’ Menurut saya, Nova yang sudah menjadi korban, kembali menjadi ‘korban’ pemberitaan televisi. Pepatah lama mengatakan sudah jatuh tertimpa tangga pula. Ia tampak berupaya menyembunyikan wajahnya ketika para juru kamera memburunya di kantor polisi. Seumpama wajah siswi SMP itu berhasil tertangkap kamera, apakah stasiun TV akan akan menayangkannya mentah-mentah, tanpa

menge’blur’nya? Pemberitaan yang rinci soal hasil visum bahwa Nova sudah tak perawan lagi, menurut saya, sangat merugikan korban. Meski namanya sudah dismarkan, orang – orang dekatnya, teman sekolahnya, tetanganya, gurunya, tentu tahu siapa yang dimaksud dengan Nova. Saya kawatir pemberitaan yang detail seperti itu akan menjadikan Nova ‘takut’ dan malu ketika harus kembali kelingkungan sekolah dan lingkungan pergaulan. Bisa saja Nova merasa dirinya sudah ‘tercemar’ atau

‘hina’, meski munngkin lingkunganaya tak mengganggapnya demikian. Mudah-mudahan Nova tegar. Kalau ia tak berani atau malu kembali ke lingkunganya termasuk lingkungan sekolah, menurut saya, Nova telah menjadi korban pemberitaan, utamanya pemberitaan televisi. Menurut saya Nova adalah korban. Televisi seharusnya bisa memberitakan kasus yang dialami Nova

dengan tetap berupaya ‘melindunginya’ karena ia korban yang perlu ‘dibantu’ dan ‘dilindungi’. Kita lihat saja ke depan, apakah pemberitaan tentang kasus anak korban kekersasan seksual berpihak ke korban atau malah menelanjanginya habishabisan. Hariyadi Pamulang

Pengalihan Arus di Jatibaru SAYA salut dengan gebrakan aparat yang melakukan pengalihan arus di Jalan Jatibaru. Pengalihan arus yang dimulai sejak 4 Februari lalu itu, belakangan terbukti bisa mengurai kemacetan yang sering terjadi di jalur menuju Tanah Abang. Kondisi ini terlihat siang hari kemarin dan hari-hari sebelumnya. Jalur menuju Tanah Abang yang se-

belumnya terlihat macet oleh barisan kendaraan pribadi, sepeda motor maupun angkutan kota, sudah tak terlihat lagi. Semoga saja, kondisi ini bisa berlangsung lama dan kemacetan di daerah tersebut tak terulang lagi. Semoga.. Agus Diparna Kampung Bali, Jakarta

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 12 Februari 2010

6

Undian Piala Thomas Tidak Mengkhawatirkan JAKARTA - Manajer tim Piala Thomas, Yacob Rusdianto setelah melihat hasil pengundian pertandingan kualifikasi Piala Thomas zona Asia mengatakan, undian tersebut tidak mengkhawatirkan dan yakin tim putra bisa lolos kualifikasi. “Tadinya kami khawatir kalau berada dalam satu grup dengan Korea dan hanya juara grup saja yang maju ke babak berikutnya peluang kita agak berat,” kata Yacob yang ditemui di sela-sela simposium “Mengembalikan Kejayaan Bulu Tangkis Indonesia” di Jakarta, Kamis. “Dengan pengundian seperti itu, kami tidak khawatir dengan tim putra, apalagi setelah babak pertama masih akan disilang dengan grup lain,” katanya. Hasil pengundian yang dilakukan di Bangkok, Thailand, kemarin, Indonesia yang menjadi unggulan pertama dalam kualifikasi Piala Thomas zona Asia menempati Grup A bersama Vietnam dan Singapura. Sepuluh negara peserta lainnya terbagi dalam tiga grup dengan unggulan kedua, Jepang berada di Grup D bersama Korea dan Laos. Dari masing-masing grup akan diambil dua tim terbaik

untuk maju ke perempat final dengan cara juara Grup A dipertemukan dengan runner-up Grup B dan sebaliknya juara Grup B bertemu runner-up Grup A, begitu pula dengan Grup C dan D. Empat tim yang menang maju ke semifinal dengan juara dan runner-up langsung lolos ke putaran final di Malaysia dan semifinalis yang kalah diadu untuk menentukan tim ketiga yang maju ke putaran final. Sementara itu Kasub Bid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata menegaskan bahwa tim Indonesia harus terus meraih kemenangan agar perjalanan selanjutnya tidak ditentukan oleh tim lain. “Kita tidak boleh kalah agar tidak ditentukan oleh negara lain. Saya yakin tim bisa menjadi juara grup maupun meraih kemenangan saat pertandingan silang,” katanya. Grup B kualifikasi Piala Thomas dihuni tim Taiwan, Hong Kong dan Filipina, sedangkan dalam Grup C terdapat India, Thailand, Srilanka dan Kamboja. Korea dan Thailand Sementara itu, tim Piala Uber Indonesia harus bersaing de-

ngan Korea dan Thailand untuk dapat lolos kualifikasi dan maju ke putaran final di Malaysia 9-16 Mei. “Kita harus bersaing dengan Korea, Thailand dan Singapura, tetapi dari peta kekuatan yang paling berat adalah Korea dan Thailand,” ujar Kasub Bid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata di Jakarta, Kamis. “Singapura dan Srilanka di atas kertas kita masih bisa mengatasi,” tambah Christian. Tim Uber Indonesia yang menjadi unggulan ketiga berada dalam satu grup bersama unggulan pertama Korea untuk kualifikasi Asia yang akan digelar di Thailand, 22-28 Februari. Sepuluh negara peserta kualifikasi Piala Uber Asia dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing terdiri atas lima negara. Dua tim teratas dari setiap grup maju ke babak berikutnya untuk disilang juara grup melawan runner-up grup lainnya. dengan demikian, jika ingin lolos ke putaran final tim Indonesia minimal harus menjadi runner-up grup. Tim yang kalah di semifinal diadu untuk menentukan tim ketiga yang lolos ke putaran final di Malaysia. (ant)

Menjamu Persiwa

Persela Ingin Balas Kekalahan LAMONGAN - Tuan rumah Persela Lamongan bertekad bangkit dan membalas kekalahan dari Persiwa Wamena, pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, hari ini. Pada pertandingan putaran pertama di Wamena beberapa waktu lalu, Persela harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 0-5 dan sekaligus menjadi kekalahan terbesar “Laskar Joko Tingkir” musim ini. “Kami harus bangkit dan mengakhiri hasil buruk sebelumnya. Anak-anak tidak boleh lagi kehilangan poin di kandang sendiri,” kata pelatih Persela Widodo Cahyono Putro di Lamongan, kemarin. Sebelumnya, Persela juga gagal meraih angka pada laga awal putaran kedua, Selasa lalu, saat dipermalukan juara bertahan Persipura Jayapura dengan skor 1-3. Kekalahan itu merupakan yang kelima ber-

untun dialami Fabiano dan kawan-kawan. Sementara Persiwa datang ke Lamongan juga dengan kondisi terluka setelah dihajar tuan rumah Persijap Jepara 1-4. Hasil kurang bagus ini juga diperburuk dengan dipecatnya Direktur Teknis Persiwa Joko Susilo oleh manajemen tim pada pekan lalu. “Anak-anak tidak boleh lengah dan harus tetap mewaspadai kebangkitan Persiwa. Apalagi saat main di Jepara, mereka tidak diperkuat beberapa pemain pilarnya,” ujar Widodo. Pemain Persiwa asal Liberia, Eric Weeks Lewis yang telah membukukan 11 gol sepanjang musim ini, tidak dimainkan pelatih Zaenal Abidin dan kemungkinan akan diturunkan saat menghadapi Persela. Widodo dipastikan belum bisa menurunkan dua pemain asing barunya, Ham Hyeong Kyu (Korsel) dan Tomoaki Komorida (Jepang) yang masih

terganjal masalah administrasi. Penyerang asal Argentina, Franco Hitta yang mencetak gol pada debut perdananya melawan Persipura, diragukan dalam kondisi fit setelah mengalami cedera paha pada laga sebelumnya. “Saya akan lihat kondisinya hingga Jumat (hari ini –red) pagi, kalau kondisi Hitta cukup fit, akan saya mainkan. Begitu juga pemain lainnya, karena saya hanya akan menurunkan pemain yang kondisinya benar-benar siap,” tambah Widodo. Sementara itu, pelatih Persiwa Zaenal Abidin mengatakan anak asuhnya sudah melupakan kekalahan dari Persijap dan bertekad meraih angka di Lamongan. “Persela tim yang bagus dan solid, meskipun mereka baru saja dikalahkan Persipura. Kami akan berjuang mendapatkan angka, minimal seri,” katanya. (ant)

Ketat Persaingan di Motoprix JAKARTA - Kejuaraan balap motor nasional Motoprix yang tahun ini berlangsung lima seri dipastikan bakal diwarnai persaingan ketat. Indikasinya sudah terlihat dengan tampilnya semua pembalap papan atas Indonesia pada seri pembuka yang berlangsung besok sampai Minggu lusa di Sirkuit Delta Mas Cikarang, Bekasi, Jabar. Ketatnya persaingan itu juga diakui Jayadi Racing Team (JRT) yang kini menurunkan dua pembalap muda berbakat, Oki Ristan dan Tommy Salim. Dalam jumpa wartawan di Jakarta, kemarin, kedua pembalap itu diyakini mampu memanaskan persaingan di mo-

toprix. ‘’Meski masih berusia muda, Oki dan Tommy menjadi andalan tim kami untuk bersaing di Motoprix 2010 ini. Persiapan JRT kali ini sudah lebih dari cukup apalagi mendapat dukungan dari ATPM Honda,” kata pemilik JRT, Ahmad Jayadi. Di bawah nahkoda pembalap kawakan itu, baik Oki maupun Tommy Salim yakin bisa tampil maksimal sekaligus memberikan prestasi membanggakan bagi JRT. Kolaborasi Jayadi Racing Team dengan Honda Denso dan NHK ini diharapkan bisa menjadi tim yang solid sehingga mampu menjadi yang terbaik di motoprix. “Musim ini akan menjadi

tantangan baru bagi kami untuk bisa meraih prestasi maksimal di dua kejuaraan yang kami ikuti yaitu juara Honda Racing Championship (HRC/ OMR Honda) dan Motoprix,” tambah Ahmad Jayadi. JRT tak hanya mematok target juara di HRC dan motoprix juga akan ikut menjadi wildcard kejuaraan Asian GP di Sirkuit Sentul. Oki Ristan sendiri mengaku siap bertarung dengan motor barunya. “Saya bangga kembali memperkuat Jayadi Racing Team. Saya berjanji untuk bisa menjadi yang terbaik tentunya dengan bimbingan Ahmad Jayadi,”aku Oki yang kini telah menyandang status pembalap seeded itu. (oli)

Kualifikasi Futsal Asia Tetap di Jakarta JAKARTA - Kualifikasi penyisihan kejuaraan futsal Asia 2010 zona ASEAN tetap akan digelar di Jakarta pada 20-25 Februari mendatang. “Tidak ada rencana untuk memindahkan penyisihan zona ASEAN Kejuaraan Futsal Asia ini ke Yogyakarta,” kata Ketua Panitia Pelaksana Kualifikasi zona ASEAN Kejuaraan Futsal Asia 2010 Ferry Paulus di Jakarta, kemarin. Ia menegaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Direksi Pengelola Gelora Bung Karno terkait adanya penyesuaian teknis lapangan pertandingan. Pertarungan babak kualifikasi Asia Tenggara untuk menen-

tukan tiga tiket terakhir ke putaran-final Kejuaraan Futsal Asia ini dipastikan digelar di Gedung Tenis Tertutup Gelora Bung Karno Jakarta. Sebelumnya sempat terdengar kabar bahwa babak kualifikasi ini dilaksanakan di Yogyakarta, karena lokasi pertandingan bagian dari gedung tenis tertutup itu tidak sesuai dengan regulasi pertandingan. Ferry mengatakan, masalah itu akhirnya bisa diselesaikan atas kebijakan Direksi Pengelola Gelora Bung Karno yang bersedia menyelaraskan kondisi gedung dengan spesifikasi lapangan pertandingan, yang seluas 38 x 18 meter. Salah satu bagian dari ge-

dung yang dinilai bisa menjadi “pengganggu” akan dibongkar. “Kami sudah beberapa kali bertemu dengan pihak GBK untuk mencari solusi dari kendala itu. Kami bersyukur mereka sangat memahami masalah yang kami hadapi,” katanya. Babak Kualifikasi ini akan diikuti tujuh tim peserta yang dibagi dalam dua grup. Tim tuan rumah Indonesia di babak kualifikasi ini akan bergabung di grup A bersama Australia dan Myanmar, sementara Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Filipina bercokol di grup B. Tiga tim dari zona ASEAN akan tampil di putaran final yang digelar 23-30 Mei mendatang di Tashkent, Uzbekistan. (oli/ant)

Suluh Indonesia/ap

DIKERUBUTI - Pemain Everton, Louis Saha (tengah) dikerubuiti rekan-rekan setimnya setelah ia mencetak gol ke gawang Chelsea pada pertandingan lanjutan Liga Inggris, di Goodison Park, Liverpool, Inggris, kemarin. Beritanya di halaman 7.

Hadapi Persijap

Persipura Berusaha Curi Angka SEMARANG - Persipura Jayapura berusaha mencuri angka saat menghadapi tuan rumah Persijap pada laga lanjutan Kompetisi Sepak Bola Liga Super di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, hari ini. Pelatih Persipura Jayapura, Jcksen F Tiago kepada wartawan usai mencoba lapangan di Stadion GBK Jepara, kemarin, mengatakan, timnya berusaha mencuri angka baik itu seri atau menang dari tuan rumah. “Kami merasa yakin bisa mencuri angka dari tuan rumah baik itu satu angka (seri) atau tiga angka (menang),” katanya menegaskan. Tetapi, kata dia, pemainnya diharapkan tetap bekerja keras karena tim asuhan pelatih Ju-

naidi juga memiliki pemain yang bagus seperti Pablo Francis, Phaytoon Tiabma, Noorhadi, dan Doni Siregar. “Mereka pemain yang perlu diwaspadai tetapi kami tidak akan melakukan penjagaan khusus terhadap mereka, hanya pemain yang dekat dengan mereka harus memantau pergerakannya,” katanya. Ia menambahkan, semua pemain siap diturunkan termasuk pemain baru asal Korea, Kim Jung Kyuk. “Kalau soal pemain sudah tidak ada masalah,” katanya. Ketika ditanya pada putaran pertama yang dimainkan di Stadion Andi Mattalata, Makassar, Sulsel, dengan kemenangan tipis 1-0 atas Persijap, dia

mengatakan, tentunya pertandingan besok berbeda dengan saat main di Makassar. “Pertandingan melawan Persijap besok akan berbeda dibandingkan pada pertandingan di putaran pertama seperti saat timnya mengalahkan tuan rumah Persela Lamongan (3-1),” katanya. Sementara itu Pelatih Persijap Jepara, Junaidi mengatakan, timnya tetap merasa optimistis bisa mengalahkan Boas Salossa dan kawan-kawan meskipun beberapa pemainnya kemungkinan absen. Ia menyebutkan, pemainnya Ferly La’ala dan Sergio Junior kemungkinan tidak dimainkan karena baru saja gabung dengan tim serta cedera otot.

“Susunan pemain lawan Persipura tidak akan jauh berbeda dengan materi pemain yang diturunkan saat melawan Persiwa. Kami juga berharap strikernya, Noorhadi bisa menunjukkan kemampuannya seperti saat melawan Persiwa,” katanya. Saat melawan Persiwa Wamena di Jepara, Selasa (9/2), Persijap berhasil menang 4-1 dan tiga gol di antaranya dicetak striker yang akrab dipanggil “Emen” tersebut. Pada saat lawan Persipura, Noorhadi kemungkinan diduetkan dengan Pablo Francis mengingat mantan pemain tim SEA Games 2009, Johan Juhansyah ditarik ke belakang sebagai gelandang. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 12 Februari 2010

7

Tekuk Liverpool 1-0

Arsenal ke Jalur Juara LONDON - Pelatih Arsene Wenger yakin Arsenal telah kembali ke jalur juara setelah berhasil mengurangi selisih dengan pimpinan Chelsea menjadi enam poin. Ini seiring sukses The Gunners menekuk Liverpool 1-0 di Stadion Emirates, kemarin. Banyak pihak yang mencoret Arsenal dari perebutan gelar setelah dipecundangi Chelsea 0-2 di Stamford Bridge Senin lalu. Sebelumnya Arsenal juga dikalahkan oleh Manchester United. Namun kemarin mereka memberikan respons positif lewat gol tunggal yang dicetak Abou Diaby menit ke-72. Arsenal memang belum beranjak dari posisi ketiga, tetapi

memiliki keuntungan dari jadwal pertandingan yang lebih mudah dibanding Chelsea dan United. Dari 12 laga tersisa, klub London utara ini hanya akan menghadapi dua lawan dari peringkat tujuh teratas, yaitu Manchester City dan Tottenham Hotspur. “Tak seorang pun menyadari bahwa bertanding dengan United, Chelsea dan Liverpool secara berturut-turut, berat secara fisik dan mental, terutama setelah mendapatkan dua hasil mengecewakan. Kemenangan ini menunjukkan tim ini solid,” ungkap Wenger. “Kami yakin dengan peluang kami. Anda dapat melihat Chelsea kalah lagi, United membuang poin. Jadi ini terbu-

ka bagi setiap orang. Saya tidak melihat adanya alasan secara matematis kenapa kami tidak boleh yakin. Penting bagi kami untuk fokus pada partai berikutnya daripada membicarakan gelar,” lanjut Wenger. Kegembiraan Wenger terganggu oleh cedera yang menimpa Andrey Arshavin dan Samir Nasri. Arshavin bermasalah dengan hamstring, sementara Nasri luka pada kepalanya. Keduanya diperkirakan tidak perlu istirahat panjang. Di pihak lawan, Liverpool tak hanya kehilangan rekor tak terkalahkan di tujuh laga, namun juga mendapat tekanan hebat dari peringkat kelima Manchester City. Posisi mereka

di urutan keempat terancam digusur karena The Citizens kini mengemas jumlah poin sama dan masih memiliki sisa dua pertandingan lebih banyak. Pelatih Rafael Benitez yang kecewa karena tidak mendapat hadiah penalti saat Cesc Fabregas melanggar Steven Gerrard, mencoba menghibur pemainnya. Dengan yakin ia menyatakan The Reds sanggup bersaing hingga penutup musim. “Ketika kalah setelah lama tak terkalahkan, kami pastinya kecewa. Jadi sekarang lebih baik memikirkan masa depan, tentang pertandingan kami berikutnya. Perburuan untuk posisi ketiga akan berlangsung sampai akhir,” tegas Benitez. (adn/afp)

Ferguson Tak Keluhkan Keputusan Wasit

Suluh Indonesa/ap

LOMPAT - Pemain Arsenal, Alex Song (atas) melompati pemain Liverpool, Emiliano Insua, dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris, di stadion Emirates, London, Inggris, kemarin.

Balotelli Selamatkan Inter ROMA - Juara bertahan Inter Milan hanya merebut satu poin kala bertandang ke markas Parma dalam duel Seri A Liga Italia, kemarin. Nerazzurri bahkan nyaris kalah bila striker Mario Balotelli tidak mencetak gol di babak kedua untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Inter membuang kesempatan untuk memimpin 11 poin atas peringkat kedua AS Roma. Namun dengan keunggulan sembilan poin di sisa 15 pertandingan musim ini, klub asuhan pelatih Jose Mourinho ini masih difavoritkan untuk memenangkan gelar Seri A kelimanya secara beruntun. Parma yang promosi dari Seri B musim lalu naik satu tangga ke posisi 12. Pada pertandingan yang seharusnya digelar bulan lalu namun ditunda akibat badai salju ini, Goran Pandev langasung mengancam gawang tim tuan rumah di menit-menit awal. Tembakan kerasnya mampu dimentahkan oleh kiper Antonio Mirante. Inter memang unggul penguasaan bola di babak pertama, sayangnya mereka tidak mampu memanfaatkan dominasi tersebut menjadi gol. Malah mereka mendapatkan masalah dari kecepatan serangan balik penyerang Parma asal Prancis, Jonathan Biabiany. Mirante menjaga skor tetap imbang tanpa gol di babak pertama dengan memblok tendangan setengah voli dari Diego Milito. Penyerang Argentina itu

meneruskan umpan matang dari Thiago Motta. Parma lebih menggebrak di babak kedua dan usaha mereka membuahkan hasil di menit ke-54. Kiper Inter, Julio Cesar bereaksi dengan baik dalam mengantipasi sundulan Cristian Zaccardo, namun ia tak berdaya menghalau tembakan Valeri Bojinov yang menyambut bola rebound. Mourinho merespons dengan menurunkan Balotelli sebagai pengganti Motta. Penyerang muda yang pekan lalu berselisih dengan Mourinho itu

segera membayar kepercayaan sang bos dengan menyamakan kedudukan menit ke-59 atau hanya dua menit setelah meninggalkan bangku cadangan. Tembakannya menerima umpan Lucio bersarang di pojok atas gawang Parma. Harapan Parma meraih kemenangan langsung buyar di menit ke-72 ketika Francesco Valiani menerima kartu kuning kedua karena melanggar Lucio. Pemain pinjaman dari Inter, Luis Jimenez juga membuang peluang mencetak gol di injury time. (adn/afp)

Suluh Indonesia/net

Mario Balotelli

Chelsea Nyaris Tergusur LIVERPOOL - Perburuan gelar Liga Utama Inggris semakin ketat. Chelsea kini hanya memimpin satu poin di puncak klasemen setelah kalah 1-2 dari Everton, kemarin. The Blues beruntung tak tergusur dari posisi teratas kerena peringkat kedua Manchester United hanya bermain 1-1 dengan Aston Villa. Kapten John Terry menjadi biang kekalahan Chelsea di Goodison Park. Ia bertanggung jawab atas kedua gol yang diciptakan oleh Louis Saha. Untuk pertama kali sejak skandal perselingkuhannya dengan mantan pacar Wayne Bridge menjadi konsumsi publik, Terry benar-benar tampil di luar kebiasaannya. Kesalahan pertama Terry terjadi di menit ke-33 ketika ia gagal mengawal Saha sehingga pemain Prancis itu dapat mencetak gol penyeimbang. Saha menggagalkan gol pembuka Si Buru yang dibuat oleh rekan senegaranya, pemain sayap Florent Malouda menit ke-17.

Everton memperoleh hadiah penalti dari wasit Alan Wiley di akhir babak pertama menyusul pelanggaran yang dilakukan Ricardo Carvalho terhadap Landon Donovan di kotak terlarang. Sayang eksekusi buruk Saha mampu diselamatkan kiper Chelsea, Petr Cech. Saha menebus kesalahannya tersebut dengan menciptakan gol kemenangan menit ke-75. Kali ini Terry kembali melakukan kesalahan karena gagal memotong umpan panjang Leighton Baines. Saha segera menyambut bola dan melepaskan tembakan di bawah jangkauan Cech untuk memberikan kemenangan ke-300 bagi pelatih David Moyes di liga. Bagi Chelsea, ini merupakan kekalahan mereka yang keempat di liga. Posisi The Blues kian rawan disalip United. Namun asisten pelatih Ray Wilkins menegaskan kepada anak asuhnya untuk tidak panik. Ia yakin Terry dan kawan-kawan dapat bangkit dari keterpurukan. “Liga Utama sangat me-

narik. Kami akan senang bisa melaju dengan keunggulan sepuluh poin, akan tetapi itu tidak akan pernah terjadi. Kami masih memimpin dan sangat senang dengan semua hal yang telah berjalan. Kami masih terlibat di tiga kompetisi besar,” urai Wilkins. Wilkins juga mengumumkan Terry akan memperoleh libur khusus kala Chelsea menghadapi Cardiff di putaran kelima Piala FA Sabtu besok. Izin itu diberikan langsung oleh pelatih Carlo Ancelotti agar Terry dapat menenangkan diri dan memulihkan penampilannya. Sementara Moyes memberikan pujian tinggi pada pahlawan timnya, Saha. Penyerang yang baru saja menandatangani kontrak dua tahun itu total memborong 15 gol musim ini. “Ia seharusnya mencetak empat gol, bukan dua. Mengejar ketertinggalan dan bangkit, saya tidak tahu apakah ada banyak tim yang mampu melakukan hal itu melawan Chelsea,” tegas Moyes. (adn/afp)

BIRMINGHAM - Sir Alex Ferguson memperbaiki reputasinya sebagai pelatih yang kerap berselisih dengan wasit. Hal itu ditunjukkannya dengan tidak melancarkan protes walaupun Nani diganjar kartu merah pada hasil imbang 1-1 dengan Aston Villa, kemarin. United tiba di Villa Park dengan ambisi balas dendam atas kekalahan yang diderita di Old Trafford Desember tahun lalu. Namun The Red Devils kembali dibuat malu oleh gol pembuka Carlos Cuellar menit ke-19, sebelum United diuntungkan oleh bunuh diri James Colins empat menit berikutnya. United harus bertanding dengan sepuluh orang sejak menit ke-29 bertanding lantaran Nani dikeluarkan oleh wasit Peter Walton. Ia dianggap melakukan tindakan berbahaya dengan menekel Stiliyan Petrov menggunakan kedua kakinya. Pemain Portugal ini bakal terkena skorsing tiga pertandi-

ngan, termasuk final Piala Liga Carling dengan Villa di Wembley bulan ini. Ferguson yang awal musim ini dijatuhi skorsing dua pertandingan karena memprotes kebugaran wasit Alan Wiley, kali ini bersikap berbeda. Ia tak sedikit pun mempermasalahkan keputusan Walton. “Itu memang kartu merah. Nani menggunakan dua kaki dan ia memang tidak boleh melakukan itu,” jelas Ferguson. Di mata Fergie, walaupun kehilangan Nani, United seharusnya dapat memenangkan pertandingan ini dan menyalip Chelsea di puncak klasemen. “Bahkan dengan sepuluh orang kami seharusnya memenangkan laga. Kami tim yang lebih baik dan mencoba mendapatkan hasil,” imbuh pelatih Skotlandia ini. Kegagalan memetik tiga poin diperburuk dengan cedera yang menimpa pemain sayap Ryan Giggs. Ia harus diganti-

Suluh Indonesia/net

Sir Alex Ferguson

kan oleh Dimitar Berbatov pada babak kedua setelah bertabrakan dengan Steve Sid-

well. Giggs perlu dironsen untuk mengetahui seberapa serius masalahnya dan memastikan apakah ia bisa bertanding melawan AC Milan di babak 16 besar Liga Champions Rabu depan atau tidak. Pelatih Villa, Martin O’Neill menyesalkan kegagalan timnya mengalahkan United. Namun ia menegaskan hasil ini tidak serta merta menjadi cerminan final Piala Liga. “Situasinya akan berbeda, lingkungannya juga berbeda. Ketika tiba waktunya, kami harus memasuki pertandingan dengan penuh percaya diri,” tandasnya. Hasil ini menempatkan The Villains di posisi ketujuh dengan selisih dua poin dari posisi empat besar. Hasil ini sekaligus menguntungkan Manchester City yang kini berada di posisi kelima dengan jumlah poin sama seperti peringkat keempat Liverpool dan memiliki surplus sisa dua pertandingan. (adn/afp)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 12 Februari 2010

8

Sumbar Ajukan Pemintaan Bantuan Gempa Rp8,4 Triliun

Suluh Indonesia/ant

MENDARAT DARURAT - Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Trigana Air jenis ATR 42-300 dengan nomor lambung YRP mendarat darurat pada sebuah sawah di km 41 sekitar Jalan Balikpapan-Samarinda (Kaltim), kemarin. Kejadian tersebut diduga akibat kerusakan mesin, sementara 46 penumpang serta lima orang awak pesawat termasuk pilot selamat, hanya beberapa di antaranya mengalami luka serius, termasuk patah tulang.

Suasana Haru Warnai Kedatangan Penumpang Trigana Air SUASANA haru terlihat mewarnai kedatangan 19 penumpang Trigana Air yang dievakuasi di Bandara Temindung Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis sore. Pesawat Trigana Air berpenumpang 46 orang dan lima kru jenis ATR 42 seri 300 nomer penerbangan TGN 171, mendarat darurat di Kampung Bone, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara sekitar pukul 11. 39 wita. Pesawat itu berangkat dari Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau dan dijadwalkan mendarat di Bandara Temindung sekitar pukul 11.29 Wita. Namun, saat akan mendarat, pilot mengabarkan bahwa salah satu mesin rusak sehingga dia menghubungi Bandara Sepinggan untuk mendarat di sana sekitar pukul 11.44 Wita. Menggunakan sebuah bus, para penumpang yang tiba di Bandara Temindung sekitar pukul 16.35 wita, langsung disambut isak tangis keluarga yang sudah menunggu sejak Kamis siang. “Kami sangat senang melihat mereka selamat,” ungkap salah seorang keluarga penumpang ditemui di Bandara Temindung, Kamis petang. Beberapa penumpang masih terlihat mengenakan pakaian yang berlumuran lumpur. “Saya belum sempat membersihkan

diri sebab setelah kejadian itu kami langsung dibawa ke Samarinda,” ungkap seorang penumpang Trigana Air, Rudi. Saat pendaratan darurat berlangsung lanjut penumpang dari Kabupaten Berau itu, lumpur langsung menyembur ke pesawat. “Karena bagian perut pesawat bocor, lumpur langsung menyembur ke dalam pesawat dan membuat seluruh penumpang terkena lumpur,” ungkap Rudi. Sebelum melakukan pendaratan darurat kata warga Samarinda itu, pesawat sempat berputarputar di atas Bandara Temindung Samarinda. “Saya heran sebab pesawat sempat berputar di atas Bandara Temindung namun kami akhirya tahu kalau salah satu mesin pesawat mati sehingga pendaratan akan dialihkan ke Bandara Sepinggan, Balikpapan,” katanya. “Tapi, saya kembali kaget saat melihat pesawat sudah dekat dengan tanah, tetapi bukan di areal bandara dan tiba-tiba pramugari mengumumkan ‘emergency landing (pendaratan darurat) dan meminta semua penumpang menunduk di

bangku,” kata Rudi. Walaupun mengalami insiden seperti itu, namun Rudi mengaku tidak kapok naik pesawat lagi. “Kami salud atas keberanian dan kepandaian pilot sebab jika memaksakan mendarat di Bandara Temindung Samarinda, mungkin akibatnya bisa lebih fatal lagi,” ungkap penumpang Trigana Air itu. Kecemasan masih terlihat tergambar di wajah penumpang lainnya, Polina. Bersama, Intapanus, suaminya dan Rahayu, anaknya yang baru berusia dua tahun, Polina duduk di deretan bangku keda dari belakang pesawat yang mengalami musibah itu. “Awalnya, kami tidak merasa khawatir, namun setelah terjadi guncanan akibat pendaratan darurat itu, saya terus berdoa agar kami bisa selamat,” ungkap penumpang Trigana Air asal Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan itu. Ketika pesawat mengalami guncangan hebat, Polina mengaku berupaya mendekap anaknya agar tidak terbentur. “Guncangan keras itu berlangsung sekitar lima menit dan disusul semburan lumpur masuk ke pesawat. Seluruh badan anak saya juga penuh lumpur namun hal itu tidak masalah yang pentng kami selamat,” ujar Polina yang mengaku merasa trauma atas peristiwa itu. (ant)

PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mengajukan permintaan bantuan Rp8,4 triliun kepada pemerintah pusat untuk membiayai rehabilitasi dan rekonstruksi sarana prasarana serta rumah masyarakat yang roboh atau rusak akibat gempa 7,9 SR pada 30 September 2009. “Permintaan itu kita sampaikan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Departemen Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),” kata Sekretaris Daerah Pemprov Sumbar, Firdaus K, di Padang, Kamis, saat peletakan batu pertama pembangunan kembali gedung SDN 07 Gurung Laweh, yang rusak berat akibat gempa. Ia menyebutkan, dana bantuan tersebut hingga kini masih dalam pembahasan anggaran antara pemerintah dengan DPR-RI. Firdaus menjelaskan, Rp2,5 triliun dari total permintaan Rp8,4 triliun akan digunakan untuk membantu masyarakat membangun kembali rumahnya yang rusak akibat gempa diikuti tanah longsor di Sumbar. Bagi warga yang rumahnya rusak berat akan dibantu Rp15 juta, rusak se-

dang dibantu Rp10 juta. Dana untuk bantuan tersebut akan berasal dari bantuan pemerintah pusat, katanya. Sedangkan warga yang rumahnya rusak ringan dibantu Rp1 juta dari dana bersumber pada APBD Kabupaten/Kota tempat korban berdomisili, tambahnya. Ia menyebutkan, total rumah warga yang rusak akibat gempa dan tanah longsor itu mencapai 200.000 unit, sedangkan total kerugian materiil dalam musibah ini mencapai Rp21,5 triliun. Sebelumnya berdasarkan data Sarkorlak Penanggulangan Bencana Sumbar, total kerugian materiil akibat gempa diikuti tanah longsor di Sumbar ditaksir mencapai Rp21,58 triliun. Kerugian terbesar dialami akibat kerusakan perumahan milik masyarakat yang mencapai 74 persen dari total Rp21,58 triliun.Kerugian tersebut berdasarkan hasil verifikasi final yang menyebutkan sebanyak 249.833 unit rumah milik masyarakat rusak akibat gempa dan tanah longsor. Kategori kerusakan terdiri dari 114.797 unit rusak berat atau roboh rata dengan tanah, 67.198 unit rusak sedang dan 67.838 unit rusak ringan. (ant)

Keluarga Nasruddin

Tidak Terima Vonis Hakim MAKASSAR - Keluarga Nasruddin Zulkarnaen tidak menerima vonis hukuman 18 tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim. “Vonis hukuman 18 tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim itu tidak sepadan dengan nyawa keponakan saya,” kata paman korban, Andi Nurdin usai menonton siaran langsung sidang vonis hukuman terpidana Antasari Azhar, melalui televisi di Makassar, kemarin. Menurutnya, kasus pembunuhan terhadap Nasrudin yang diotaki oleh Antasari bersama rekan-rekannya sangat kejam karena pembunuhan itu

dilakukan dengan cara menembak mati keponakannya. Karena itu, dirinya bersama kerabatnya yang lain akan berembuk dan membahas langkah-langkah hukum yang akan diambilnya kembali. “Setelah pembacaan vonis itu, kita akan berembuk dulu karena vonis hukum sangat ringan, apalagi kalau ia menjalani masa hukuman itu dipastikan masa hukumannya akan dikurangi tiap tahunnya,” keluhnya. Sementara itu, Ibu Nasrudin Zulkarnaen, Andi Muliati (68) usai mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit selama hampir dua jam karena tidak

kuat melihat tayangan langsung pada televisi swasta. Muliati lebih memilih mengurung diri di dalam kamarnya di BTN Tabaria Blok A3 No 12 Jalan Daeng Tata, Kecamatan Tamalate Makassar saat pembacaan vonis oleh Majelis Hakim yang dilakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Bahkan usai dibacakan vonis hukuman itu, ibu Nasrudin mengaku bahwa tidak ada keadilan lagi di negeri ini. “Kalau hakim tidak memenuhi tuntutan jaksa, maka masih ada hukum karma yang menanti para terdakwa karena saya yakin dia itu beragama dan

mempercayai adanya peradilan tuhan,” katanya dengan mata yang berkaca-kaca. Sebelumnya, Nasrudin ditembak pada bagian kepalanya pada Sabtu siang, (14/3) 2009, di kawasan Padang Golf Modernland, Tangerang Selatan, setelah bermain golf. Ia meninggal sehari kemudian di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta. Jaksa mendakwa pembunuhan didasari masalah asmara Antasari dengan Rani Juliani, istri siri korban. Penembakan dilakukan oleh lima orang pelaku lapangan. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 12 Februari 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu