Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 29 tahun IV Kamis, 11 Februari 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Ekspor Tekan Pertumbuhan
SPP Bank BUMN Tertunda
Meneg KUKM Ajukan Tambahan
BADAN Pusat Statistik, mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2009 tercatat 4,5 persen, turun dibanding 2008 yang mencapai 6,1 persen. “Berdasarkan hasil kompilasi BPS bahwa...hal. 1
DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman D Hadad mengatakan secara aturan permintaan pemerintah menunda penerapan aturan single present policy (SPP) terhadap bank BUMN dimungkinkan....hal. 2
MENTERI Negara Koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, mengatakan akan mengajukan tambahan anggaran Rp 1,7 triliun untuk meningkatkan kualitas produk dan kemampuan SDM KUMKM dalam...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Kurir Noordin M Top
Mulai Diadili JAKARTA - Terdakwa Amir Abdillah alias Jali alias Awan alias Fery alias Ahmad Feri Rhamdani terancam hukuman mati. Ia didakwa terlibat kasus rencana pengeboman terhadap kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas Indah, Bogor, Jabar. Terdakwa berperan sebagai kurir pengantar bahan peledak sekaligus sopir dari gembong teroris Noordin M Top dalam memantau situasi sebelum melakukan aksi pengeboman yang urung dilaksanakan itu. Demikian dakwaan yang disampaikan JPU Totok Bambang dalam di PN Jakarta Selatan, kemarin. Pemantauan situasi ini, lanjut dia, dilakukan satu bulan sebelum pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada 17 Juli 2009 lalu. “Bersama Saefudin Zuhri dan Noordin M Top, terdakwa Amir Abdillah berputar-putar di sekitar daerah Cikeas. Hal ini dilakukan mereka pada 28 Juni 2008,” ungkap jaksa. Selain perannya itu, tambah Totok Bambang, terdakwa juga merupakan orang yang mengontrak rumah di Perumahan Puri Nusapala Blok D Nomor 12 Jati Asih, Bekasi, Jabar. Rumah ini digunakan untuk melakukan pesiapan sekaligus perakitan bom bagi kediaman SBY. Dipilihnya target Presiden SBY, karena menyetujui hukuman mati teroris. (nas)
Suluh Indonesia/sep
BERGOYANG - Salah seorang nasabah Bank Century Sri Gayatri bergoyang saat berlangsung rapat Pansus di Gedung DPR/ MPR Jakarta, kemarin. Pansus juga mendengarkan keterangan Direksi Bank Mutiara dan Lembaga Penjamin Simpanan.
Pansus Minta Bank Mutiara
Ganti Uang Nasabah Century JAKARTA - Sejumlah anggota Panitia Angket Kasus Bank Century meminta manajemen Bank Mutiara (manajemen baru Bank Century) bertanggung jawab mengganti dana nasabah yang belum terbayarkan. Anggota Panitia Angket Kasus Bank Century Fachry Hamzah di Gedung DPR, Jakarta, kemarin mengatakan, masih banyak nasabah yang dananya belum diganti hingga saat ini. ‘’Nasabah yang belum dananya dibayarkan hingga saat ini adalah korban penipuan. Orang ditipu melalui Bank Centuru kok dibiarkan. Tolong selesaikan, manajemen Bank Mutiara tanggung jawablah,” kata anggota Fraksi PKS ini.
Dikatakannya, persoalan nasabah bukan persoalan besar jika Bank Mutiara bertanggung jawab melaksanakan putusan pengadilan untuk membayar dana nasabah. Anggota Panitia Angket dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman juga menyatakan keheranannya kepada manajemen Bank Mutiara yang tidak melaksanakan putusan pengadilan yakni membayar dana nasabah. ‘’Ada putusan pengadilan yang memerintahkan bayar tapi tidak dilaksanakan. Nanti kita klarifikasi apa masalahnya,” kata Benny. Ketua Komisi III DPR ini menambahkan, Komisi III akan mengambil alih penyelesaian dan mediasi nasabah dengan
manejemen Bank Mutiara. Menurut dia, Komisi III juga akan mengawal pelaksanaan putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) terhadap nasabah Bank Century. ‘’Putusan BPSK memenangkan gugatan nasabah Bank Century,” katanya. Nasabah Bank Century yang hadir pada rapat Panitia Angket menuntut agar penggantian dana mereka yang mengikuti produk reksadana Antaboga yang menjadi salah satu produk Bank Century. Nasabah juga meminta Bank Mutiara yakni manajemen baru Bank Century untuk melaksanakan putusan BPSK yang memenangkan nasabah Bank Century. (son)
Jangan Coba-coba Ancam Saya JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan tidak pernah mengancam orang lain, tapi juga tidak takut terhadap ancaman. ‘’Jangan coba-coba ancam saya. Jangankan diancam soal pajak, diancam akan ditembak matipun saya tidak takut,” kata Aburizal Bakrie, di Gedung DPR/MPR di Jakarta, kemarin. Hal itu dikatakan Aburizal Bakrie menjawab pertanyaan wartawan soal ancaman terhadap dirinya sebagai pengemplang pajak. Aburizal datang ke Gedung DPR RI guna memimpin rapat Aburizal kordinasi anggota Fraksi Partai Golkar DPR menyikapi persoalan kasus Bank Century. Ditegaskan Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie, tidak ada hubungannya antara pajak dengan Partai Golkar. ‘’Pajak adalah urusan pe-
rusahaan, sedangkan Partai Golkar adalah urusan organisasi, tidak ada hubungan sama sekali,” kata komisaris kelompok usaha Bakrie ini. Ical meminta kepada pihak tertentu untuk tidak mengaitkan antara pajak dan keputusan sementara Partai Golkar terhadap kasus Bank Century. Ditegaskan, sikap resmi Partai Golkar sudah jelas dan sudah disampaikan pada penyampaian pandangan awal fraksi-fraksi pada rapat pleno Panitia Angket Kasus Bank Century DPR, beberapa hari lalu. Dalam pandangan awal fraksi tersebut, Fraksi Partai Golkar Bakrie mengungkapkan fakta apa adanya yang ditemukan oleh panitia angket yaitu adanya unsur pidana. Ia mengingatkan, pihak lain hendaknya berterima kasih jika diingatkan, bukannya malah mengancam. (har)
Pansus Telusuri
Rekening Misterius JAKARTA - Panitia Angket Kasus Bank Century DPR RI memfokuskan pendalaman pengusutan terhadap 11 profil nasabah Bank Century yang misterius. ‘’Kami mencurigai 11 pemilik rekening yang misterius di Bank Century karena melakukan transaksi yang sangat intensif dan transaksi dalam jumlah sangat besar,” katanya di Gedung DPR di Jakarta, kemarin. Dikatakannya, kecurigaan lainnya karena 11 pemilik rekening itu terkesan disembunyikan oleh manajemen Bank Century, karena tidak dilaporkan dalam rekap nasabah, baik ke BI maupun ke Bareskrim Polri. Pemilik 11 rekening misterius tersebut, kata dia, adalah perorangan, antara lain, berinisial JH, DS dan MT serta badan hukum, yakni PT AJP. ‘’Kami meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transkasi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri lebih dalam profil nasabah pemilik 11 rekening tersebut,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan ini. Panitia angket masih menunggu hasil penelurusan BPK dalam beberapa hari ini sebelum membuat kesimpulan akhir fraksi-fraksi pada pekan depan.
Anggota Panitia Angket Kasus Bank Century dari Fraksi PKS Andi Rahmat menambahkan, transaksi dari 11 pemilik rekening tersebut sangat intensif bisa mencapai puluhan kali dalam waktu satu bulan serta transaksinya dalam jumlah sangat besar mencapai Rp1,9 triliun. ‘’Ini jumlah yang sangat besar tapi tidak terdeteksi BI dan Polri karena tidak dilaporkan oleh Bank Century,” katanya. Dikatakannya, panitia angket meminta pada BPK untuk segera meneseluri profilnya dan memberikan data tersebut secepatnya, agar panitia angket bisa membuat konstruksi kasus Bank Century makin detil. Sebelumnya, Ketua BPK Hadi Purnomo ketika melakukan rapat konsultasi dengan Panitia Angket Kasus Bank Century di Gedung DPR, Jakarta mengatakan, permintaan panitia angket terhadap 11 nama pemilik rekening yang disebut misterius akan menjadi masukan untuk ditindaklanjuti. ‘’Ada atau tidak 11 nama pemilik rekening yang disebutkan, lihat saja nanti pada saat panitia angket melakukan penyalinan data,” katanya. Pansus menjadwalkan melakukan penyalinan datadata yang dibutuhkan. (har)
Reshuffle Bukan Hak Partai Demokrat Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan kewenangan reshuffle menteri di kabinet adalah hak prerogatif Presiden dan bukan hak Partai Demokrat. Menurut Ical, begitu panggilan pengusaha ini biasa disapa, kalau Presiden melakukan hal terburuk yakni mereshuffle menteri dari Partai Golkar, Partai Golkar siap menerimanya. Aburizal datang ke Gedung DPR RI guna memimpin rapat koordinasi anggota pimpinan DPP Partai Golkar, pimpinan Fraksi Partai Golkar DPR, serta
menteri dan gubernur dari Partai Golkar guna membahas penyikapan Partai Golkar terhadap sejumlah persoalan, termasuk kasus Bank Century. Dikatakan Aburizal, menteri-menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II dari Partai Golkar siap menerima kemungkinan terburuk tersebut kalau Presiden melakukannya.
Partai Golkar memiliki tiga menteri di KIB II yakni Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Perindustrian MS Hidayat, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad. Dalam kesempatan tersebut, Agung Laksono mengatakan, kalau menteri siap diangkat oleh Presiden berarti juga siap diturunkan. Fadel Muhammad dan MS Hidayat mengamini pernyataan Agung Laksono. Dikatakan Aburizal, Partai Golkar berkoalisi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk bersama-sama
melaksanakan pemerintahan yang bersih selama lima tahun ke depan. Sedangkan terhadap Partai Demokrat, katanya, posisinya Partai Golkar sama-sama sebagai anggota koalisi partaipartai yang berkoalisi dengan Presiden. ‘’Hendaknya Partai Demokrat tidak mewacanakan usulan ‘reshuffle’ menteri karena posisinya sama-sama anggota koalisi,” katanya. Dalam kasus Bank Century, katanya, Partai Golkar berusaha mengingatkan agar bisa bersikap lebih baik.
Sikap Partai Golkar dalam kasus Bank Century, kata dia, sudah jelas dan sudah disampaikan Fraksi Partai Golkar. Dalam sikap tersebut, Partai Golkar menemukan pelanggaran hukum berupa indikasi pidana umum dan pidana perbankan serta indikasi korupsi dan pencucian uang. Sebelumnya, Sekjen DPP Partai Demokrat Amir Syamsuddin mengatakan pimpinan Partai Demokrat mengusulkan untuk mereshuffle menteri dari partai anggota koalisi yang dinilai sudah tidak sejalan. (son)
K ta
Suluh Indonesia, Kamis 11 Februari 2010
2
Orangtua Nova Harus Introspeksi
Suluh Indonesia/ant
BANJIR KIRIMAN - Anak-anak bermain air saat banjir kiriman merendam kawasan Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, kemarin. Banjir yang disebabkan curah hujan tinggi di kawasan Bogor itu merendam sejumlah kawasan di bantaran Sungai Ciliwung.
Antasari Hadapi Vonis Tuntutan Mati JAKARTA - Pengamat hukum sekaligus Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Hendardi mengatakan sebaiknya majelis hakim tidak mengakomodir permintaan jaksa penuntut umum (JPU) terkait tuntutan hukuman mati terhadap Antasari Azhar. “Seyogyanya majelis hakim tidak mengakomodir dalam vonisnya Antasari Azhar pada sidang besok,” kata Hendardi melalui siaran persnya di Jakarta, Rabu malam. Hendardi menyatakan, Antasari sama dengan masyarakat lainnya memiliki hak hidup yang tergolong tidak dapat ditunda pemenuhannya dan terjamin pada konstitusi Republik Indonesia. Bahkan sejumlah negara maju menolak hukuman mati sesuai Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Perserikatan
Antasari Azhar
Bangsa-Bangsa (PBB), serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005 sebagai ratifikasi Konvensi Hak Sipil dan Politik PBB. “Penolakan (hukuman mati) itu karena alasan kemanusiaan,” ujar Hendardi. Hendardi mengharapkan hakim dapat memutuskan vonis yang adil bagi mantan Ketua Ko-
Kepada Aktivis Bendera
Polda Tak Jemput Paksa JAKARTA - Polda Metro Jaya belum merencanakan menjemput paksa dua aktifis lsm Bendera, Mustra Bona Ventura dan Ferdi Simaun yang diduga melakukan pencemaran nama baik, fitnah dan penghinaan terhadap sejumlah pejabat negara dan tokoh masyarakat. “Rencana jemput paksa belum ada, penyidik akan mengambil langkah terbaik,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta Selatan, kemarin. Boy menyatakan penyidik masih mempertimbangkan untuk penjemputan paksa terhadap dua aktifis Bendera itu agar proses penyidikan berjalan baik dan demi penegakan hukum. Kabid Humas Polda Metro Jaya mengimbau Mustar dan Ferdi agar menghargai proses hukum yang berlaku karena penyidik menetapkan tersangka terhadap keduanya sesuai proses azas praduga tidak bersalah. Penyidik menetapkan status tersangka terhadap Mus-
PENGUMUMAN
Untuk memenuhi ketentuan Pasal 127 ayat (2) Undang-undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Direksi G R A N D G AT E WAY I N V E S T M E N T S LIMITED, berkedudukan di Road Town, Tortola, British Virgin Islands (GGIL) mengumumkan bahwa GGIL akan mengambil alih sebagian besar saham PT CAKRAWALA PERSADA GEMILANG secara langsung. Jakarta, 11 Februari 2010
Direksi GGIL
U.003225-Peng
Boy Rafli Amar
tar dan Ferdi berdasarkan bukti permulaan yang cukup sesuai fakta, ujar Boy. Sebelumnya, sejumlah pejabat negara, yakni Hatta Radjasa (Menteri Perekonomian), Djoko Suyanto (Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan), Andi Mallarangeng (Menteri Pemuda dan Olahraga) melaporkan kedua aktifis Bendera itu kepada Polda Metro Jaya. Selain itu, turut melaporkan hal yang sama, Rizal Mallarangeng (politikus), Choel Mallarangeng (politikus) dan Edie Baskoro (pengurus Partai Demokrat), serta Hartati Murdaya (pengusaha). (ant)
PENGUMUMAN
Untuk memenuhi ketentuan Pasal 127 ayat (2) Undang-undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Direksi G R A N D G AT E WAY I N V E S T M E N T S LIMITED, berkedudukan di Road Town, Tortola, British Virgin Islands (GGIL) mengumumkan bahwa GGIL akan mengambil alih sebagian besar saham PT CEMPAKA ANDALAN KHARISMA secara langsung. Jakarta, 11 Februari 2010
Direksi GGIL
U.003225-Peng2
misi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan pertimbangan prinsip “independent of judiciary”. Pada Kamis (11/2), majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akan memutuskan hukuman perkara terhadap Antasari Azhar terkait tuduhan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasru-
din Zulkarnaen. Sebelumnya, jaksa menuntut Antasari dengan hukuman mati karena terdakwa terbukti secara meyakinkan terlibat dan merencanakan pembunuhan terhadap Nasrudin. Selain itu, jaksa juga menuntut hukuman mati terhadap Wiliardi Wizar (mantan Kepala Polres Metro Jakarta Selatan) dan Sigid Haryo Wibisono (pengusaha media), serta hukuman penjara 15 tahun kepada Jerry Hermawan Lo (pengusaha) dalam perkara yang sama dengan Antasari. Sementara itu, Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan jaksa penuntut umum (JPU) menuntut terdakwa kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen, berdasarkan fakta persidangan. “JPU itu melakukan penuntutan ber-
dasarkan fakta persidangan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Didiek Darmanto, di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, JPU menuntut hukuman mati terhadap Antasari Azhar (mantan Ketua KPK), Kombes Pol Wiliardi Wizard (mantan Kapolres Jaksel) dan Sigid Haryo Wibisono (pengusaha) terkait dugaan pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen. Rencananya pembacaan vonis terhadap ketiganya akan dilakukan pada Kamis (11/2) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Soal adanya laporan Sigid Haryo Wibisono tentang hukuman mati oleh JPU, ia menyatakan kinerja JPU selama ini sudah maksimal. “Jaksa itu tidak melihat dari keterangan saksi saja, tetapi juga ada alat bukti lainnya,” katanya. (ant/her)
Tan Kian Nikmati Dana Asabri JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan pengusaha properti kenamaan Tan Kian dan kawan-kawan terbukti telah menikmati dana prajurit (PT Asabri) senilai Rp410 miliar. “Sesuai Pasal 1278 KUH Perdata, Tan Kian (bersama Henry Leo dan Mayjen Purn Subarda Midjaja) telah bekerjasama dalam mengelola dana PT Asabri,” kata Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Edwin Pamimpin Situmorang, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya dilaporkan, Kejagung sudah menerima Surat Kuasa Khusus (SKK) dari Menteri Pertahanan (Menhan) untuk menggugat perdata terhadap Tan Kian, Henry Leo (pengusaha properti)
dan Mayjen Purn Subarda Midjaja (mantan Dirut PT Asabri). Untuk Tan Kian, Kejagung sudah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena bersangkutan sudah mengembalikan uang 13 juta Dollar AS dalam kasus PT Asabri Jilid II. Sedangkan untuk kasus Asabri Jilid I, dengan terdakwa Henry Leo (pengusaha) dan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Asabri, Mayjen Purn Subarda Midjaja, justru dinyatakan bersalah dan sudah divonis masing-masing enam tahun dan empat tahun. Jamdatun menyatakan menhan sudah memberikan SKK untuk melakukan gugatan perdata terhadap ketiganya termasuk kepada ketiga badan hukum milik mereka, yakni, PT Wibawa Murni Abadi,
PT Pertama Birama Sakti, dan PT Cakrawala Karya Buana. “Gugatan perdata itu terkait ganti rugi atas keuntungan yang hilang dari PT Asabri, bunga (dari dana Asabri) menurut hukum, dan pidana uang pengganti yang belum diselesaikan seluruhnya,” katanya. Ganti rugi atas keuntungan yang hilang itu, kata dia, jika seandai uang tersebut digunakan secara benar atau tidak dikorupsi maka nilainya mencapai Rp225,10 miliar atau lima persen dari uang yang digunakan sebesar Rp410 miliar. Kemudian, kata dia, bunga menurut hukum dari uang PT Asabri adalah enam persen dari Rp410 miliar, yakni, sebesar Rp270,60 miliar. (ant)
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengatakan orang tua MNT alias Nov (14) harus introspeksi diri terkait dengan anaknya yang masih dibawah umur menjadi korban dibawa kabur seseorang. “Orang tua Nov harus sadar, kejadian ini bukan sepenuhnya kesalahan anaknya,” kata Arist saat dikonfirmasi melalui telepon selular di Jakarta, kemarin. Pernyataan Arist itu terkait dengan kasus membawa kabur anak dibawah umum yang diduga dilakukan oleh tersangka FI (18) dengan korban berinisial Nov selama tiga hari dua malam tanpa izin dari orang tuanya. Bahkan penyidik Polda Metro Jaya menduga kuat korban Nov dan tersangka FI sudah melakukan hubungan badan berdasarkan pengakuan korban, serta hasil visum dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Arist menuturkan orang tua korban juga harus mampu memulihkan kembali kejiwaan korban yang terguncang melalui pendekatan berupa perhatian dan mengawasi aktifitas Nov. Arist juga menjelaskan orang tua Nov harus memindahkan tempat siswa kelas II Sekolah Menengah Pertama itu menimba ilmu guna mengurangi tekanan terhadap korban dari teman sekolahnya maupun pihak manapun. “Karena tidak ada jaminan dari pihak sekolah yang lama, jika korban tidak akan mendapatkan hinaan atau tekanan lainnya,” ujarnya seraya menambahkan sekolah baru yang akan menjadi tempat belajar Nov harus menerima dan tidak menyudutkan korban. Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar menyatakan pihak penyidik hanya memberikan masukan kepada orang tua agar lebih memperhatikan anak gadis yang menjelang remaja itu. “Mungkin mengawasi saat berkomunikasi melalui jejaring sosial,” kata Boy. (ant)
Pasar Batu Akik Rawabening
Jakarta Timur Terbakar
ilustrasi
JAKARTA - Pasar Batu Akik Rawabening, tempat jual beli beli batu berharga di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu pagi, terbakar dan pemadam kebakaran telah menurunkan hingga 17 unit mobil untuk menangani kobaran api. “Kejadiannya sekitar pukul 05.00 WIB,” kata petugas Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya Aiptu Sugeng di Jakarta, kemarin. Aiptu Sugeng memaparkan, api yang berkobar di lokasi Pasar Batu Akik mulai dilihat warga setelah ibadah shalat subuh. Warga segera melaporkan peristiwa tersebut kepada
petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur. Menurut petugas pemadam Jaktim, Komar, pihaknya telah menurunkan hingga sebanyak 17 unit mobil untuk memadamkan api. Namun, ujar dia, hingga Rabu pagi petugas masih berada di lokasi untuk berupaya mengatasi api yang berkobar. Sedangkan untuk penyebab kebakaran dan jumlah kerugian juga masih belum bisa ditentukan secara pasti oleh petugas. Selain itu, masih belum diketahui ada tidaknya korban yang terluka akibat peristiwa tersebut. (ant)
Polda Metro Selidiki
Prostitusi Internet JAKARTA - Anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan praktik prostitusi melalui jasa media internet (online). “Kami masih selidiki terus kasus itu,” kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Agus Sutisna di Jakarta Selatan, kemarin. Namun Direrskrimsus itu belum bisa menjelaskan sejauhmana proses penyelidikan sudah berlangsung karena penyidik masih mendalami kasusnya. Pernyataan Agus itu terkait dengan informasi polisi yang sudah mengantongi sejumlah laman (situs)
yang diduga melalukan praktik prostitusi secara online melalui media jaringan dunia maya. Informasi beredar polisi menemukan pembuatan laman jejaring sosial yang melakukan praktek prostitusi dengan cara membuat situs sendiri dan menampilkan sejumlah foto wanita lengkap dengan profilnya yang bertarif hingga puluhan juta rupiah. Pelanggan bisa bertransaksi atau menyewa wanita yang ditampilkan pada situs atau laman jejaring sosial tanpa nama itu, namun harus mendaftarkan diri (register) terlebih dahulu dengan tarif mulai dari Rp1 juta hingga puluhan juta. (ant)
Arswendo Atmowiloto Menyesal Lukai Umat Islam BUDAYAWAN Arswendo Atmowiloto mengaku menyesal pernah melakukan perbuatan yang dinilai melukai umat Islam dengan membuat sebuah “pooling” atau survey kontroversial di tabloid Monitor yang pernah dipimpinnya di masa lalu. “Saya menyesal karena saat itu membuat umat Islam terluka,” kata Arswendo dalam
PENGUMUMAN Untuk memenuhi ketentuan Pasal 127 ayat (2) Undang-undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Direksi NOBEL LAND INTERNATIONAL LIMITED, berkedudukan di Road Town, Tortola, British Virgin Islands (NLIL) mengumumkan bahwa NLIL akan mengambil alih sebagian besar saham PT WIRA USAHA ADIPERDANA secara langsung. Jakarta, 11 Februari 2010
Direksi NLIL
U.003225-Peng3
sidang uji materi UU Penodaan Agama No 1/PNPS/1965 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, Rabu. Arswendo mengemukakan hal itu ketika ditanya apakah terdapat rasa penyesalan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan yang hadir dalam persidangan tersebut sebagai pihak terkait. Sedangkan Arswendo dihadirkan oleh pihak pemohon uji materi sebagai salah seorang
korban yang pernah dijerat hukum karena terkait dengan pasal-pasal tentang penodaan agama. Perbuatan yang dinilai melukai umat Islam adalah saat tabloid Monitor pada 15 Oktober 1990 mengumumkan hasil survey mengenai siapa tokoh yang paling diidolakan oleh masyarakat Indonesia. Arswendo mengakui, metodologi yang dipakainya kurang kuat karena hanya mengandalkan kepada kartu pos dari para pembaca Monitor sehingga setiap warga dapat mengirimkan pendapat mereka masing-masing. “Bahkan ada pembaca yang menulis istrinya sendiri sebagai tokoh yang
diidolakannya,” katanya. Monitor saat itu, ujar dia, menerima hingga sebanyak 33.963 kartu pos dan terdapat sejumlah 667 nama yang diajukan para pembaca. Hasil dari survey itu adalah menempatkan antara lain Presiden kala itu, Soeharto, di urutan pertama, sedangkan Nabi Muhammad berada di urutan kesebelas. Hasil tersebut memicu kontroversi dan sejumlah aksi sehingga Arswendo dijerat dengan pasal-pasal KUHP terkait penodaan agama dan divonis dengan hukuman lima tahun penjara. Sedangkan pada saat banding di Pengadilan Tinggi dan
Mahkamah Agung, Arswendo akhirnya dijatuhi hukuman 4 tahun 6 bulan penjara. Ia menegaskan, sama sekali tidak ada niat untuk menodai atau menistakan agama tertentu terkait dengan survey tersebut. Arswendo pada saat itu bahkan telah meminta maaf baik melalui media cetak dan media elektronik dan Monitor juga telah menuliskan permintaan maaf yang memenuhi halaman pertama dari tabloid tersebut. Untuk saat ini, ia hanya ingin agar setidaknya terdapat penjelasan tentang perbuatan apa saja yang dapat dikategorikan sebagai penodaan agama agar hal yang menimpanya tak terulang di masa mendatang. (ant)
Metr
politan
Suluh Indonesia, Kamis 11 Februari 2010
3
Koruptor Dilarang
Ikut Pilkada
Suluh Indonesia/sep
MENDAGRI - Mendagri Gamawan Fauzi didampingi ketua KPU A Hafidz Anshari dan anggota KPU Andi Nurpati Djalal saat menjawab pertanyaan anggota Dewan mengenai mekanisme dan pelaksanaan Pilkada saat raker dengan Komisi II DPR RI di Jakarta, kemarin.
RI-AS Tingkatkan Kerja Sama Militer JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan AS akan meningkatkan kerja sama militer termasuk memperbaharui kerja sama yang pernah terhenti beberapa waktu yang lalu. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro usai mendampingi Presiden Yudhoyono menerima Panglima Komando Pasifik Amerika Serikat Laksamana Robert S Williard di Kantor Presiden Jakarta, Rabu mengatakan sejumlah kerja sama yang dimulai dibuka kembali termasuk kerja sama latihan dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI-AD. ‘’Nanti akan ada beberapa hal yang dulu sempat ditunda seperti kerja sama militer misalkan terkait Kopassus,
mereka memberikan sinyal bahwa hubungan akan diperbaiki,” tegas Purnomo. Menurut Menhan, Laksamana Williard melakukan kunjungan perkenalan ke Indonesia terkait penempatan dirinya sebagai Panglima Komando Pasifik sejak empat bulan lalu. Williard dalam posisi itu harus berkoordinasi dengan 38 negara dalam menjelankan tugasnya. ‘’Mereka kemarin baru dari latihan di Thailand. Kemudian mampir ke Indonesia, courtesy call disini, ke Panglima TNI (Jenderal Djoko Santoso, red), ke saya kemudian ke Menko Polhukam dan pagi ini ke Presiden,” kata Purnomo. Sementara itu dalam keterangan pers usai bertemu Pre-
siden Yudhoyono, Williard mengatakan pertemuan dengan Kepala Negara berlangsung dalam suasana yang baik dan konstruktif. ‘’Saya baru empat bulan (sebagai Panglima-red), ini pertama kali saya ke Indonesia dalam posisi ini. saya berdiskusi tentang hubungan militer kedua negara,” katanya. Ia menambahkan terkait pengamanan Selat Malaka, pihaknya siap membantu negara-negara yang berada di sekitar selat yang strategis itu. ‘’Selat Malaka strategis, jadi adanya ancaman terhadap terorisme dan ancaman lain harus diwaspadai, kami menyambut baik bila ada kerja sama dengan negara disekitarnya,” paparnya.
Tiga Menteri Umumkan Kekayaan JAKARTA - Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Salsiah Alisjahbana, Menteri Kesehatan Endang Rahayu, dan Menteri Perhubungan Freddy Numberi melaporkan dan mengumumkan kekayaan mereka di gedung Komisi Pemberantasaan Korupsi (KPK) di Jakarta, kemarin. Berdasarkan data resmi KPK, Armida memiliki kekayaan paling banyak. Harta kekayaannya tercatat berjumlah Rp 6,6 miliar dan 28.194 dolar AS pada 22 November 2009. Jumlah itu lebih banyak pada perhitungan tanggal 16 Juli 2007, yaitu sebesar Rp 4,85 miliar dan 11.530 dolar AS. Komponen kekayaan yang mengalami kenaikan paling signifikan adalah komponen giro dan setara kas lainnya. Komponen kekayaan ini tercatat sebanyak Rp 2,83 miliar dan 11.530 dolar AS pada 16 Juli 2007, yang kemudian me-
ningkat menjadi Rp 4,13 miliar dan 28.194 dolar AS pada 22 November 2009. Menurut Armida, peningkatan itu akibat penambahan jumlah tabungan. “Itu gabungan
Armida Salsiah Alisjahbana
tabungan saya dan suami. Kami tidak ada investasi lain selain tabungan,” katanya. Sementara itu, harta kekayaan Endang Rahayu juga bertambah. Dalam kurun waktu dua tahun, harta Endang meningkat dari Rp 2,83 miliar dan 21.639 dolar AS menjadi Rp 4,03
miliar dan 44.359 dolar AS. Sedangkan harta kekayaan Freddy Numberi justru berkurang. Pada 2 Oktober 2007, total kekayaan Freddy adalah Rp 4,18 miliar dan 85.713 dolar AS. Jumlah itu berkurang menjadi Rp4,05 miliar dan 77.674 dolar AS pada 16 November 2009. Laporan harta kekayaan diatur dalam pasal 5 UU nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Aturan itu menyatakan, setiap penyelenggara negara wajib melaporkan dan mengumumkan harta kekayaannya sebelum dan sesudah menjabat, serta membarui laporan itu setiap dua tahun. KPK diberi kewenangan melalui Undang-undang untuk memeriksa dan meneliti laporan harta kekayaan dalam format Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). (nas)
Keyakinan Tak Boleh Diintervensi JAKARTA - Sekretaris Komisi Hubungan Antar Agama Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Romo Benny Susetyo mengatakan, negara tidak boleh mengintervensi keyakinan agama, karena hal tersebut dinilai inkonstitusional. ‘’Kebebasan seseorang untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing tidak dapat diintervensi oleh negara,” katanya dalam sidang uji materi UU Penodaan Agama No 1/ PNPS/1965 di Gedung MK di
Jakarta, kemarin. Benny juga memaparkan, negara tidak boleh membatasi agama dan keyakinan apa pun, karena hak kebebasan beragama merupakan hak asasi yang tidak dapat dibatasi. Menurut dia, agama merupakan persoalan masing-masing individu sehingga peran negara hanya sebatas memfasilitasi agar setiap warga negara dapat beribadah sesuai dengan agama dan keyakinannya. Ia mempertanyakan mengenai otoritas yang paling
berhak menetapkan suatu keyakinan sebagai aliran yang menyimpang atau sesat, apakah tokoh agama ataukah lembaga pemerintahan. Benny menegaskan, sejumlah pasal yang terdapat dalam UU Penodaan Agama merupakan bentuk diskriminasi yang tidak sesuai dengan kebebasan beragama. ‘’UU itu tidak sesuai dengan kebebasan beragama dan cenderung dipakai sebagai alat mengkriminalisasikan aliran yang menyimpang,” katanya. (son)
Sementara itu staf khusus presiden bidang luar negeri Dino Patti Djalal mengatakan kedatangan Laksamana Williard bersifat kunjungan kehormatan. ‘’Dalam pertemuan tadi, Presiden gembira progress (kemajuan, red) hubungan militer Indonesia dan AS. Dan berharap dapat terus ditingkatkan, hubungan bilateral berjalan sangat baik akan menjadi komprehensif partnership. Itu inti dari courtesy call,” tegas Dino. Presiden Yudhoyono menerima Williard didampingi Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yusgiantoro. (har)
JAKARTA - PBNU memprihatinkan banyaknya orang yang bermasalah korupsi berniat maju dalam pemilihan kepala daerah, dan organisasi massa itu berharap pihak-pihak terkait, terutama KPU dan KPK mencegah hal itu. ‘’KPU, KPK, dan pihak-pihak terkait harus tegas. Seseorang yang telah menjadi tersangka tidak layak mencalonkan diri,” kata Manajer Program Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) PBNU Syaiful Bahri Anshori di Jakarta, kemarin. Syaiful mengatakan, jika negara ini benar-benar serius dalam menangani masalah korupsi, maka komitmen bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa harus ditegakkan dengan tindakan hukum yang luar biasa pula, sebagaimana termaktub dalam konsideran UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. ‘’Di sini, pemerintah, terutama presiden, harus tegas pula. Pejabat publik yang telah
menjadi tersangka jangan diberi wewenang terlalu luas, termasuk mencalonkan lagi,” kata Syaiful yang juga Wakil Sekretaris Jenderal PBNU itu. Menurut dia, persyaratan yang mengharuskan adanya izin dari presiden untuk memeriksa kepala daerah yang bermasalah di satu sisi justru sering dimanfaatkan sebagai perlindungan oleh mereka yang bermasalah. Presiden, lanjutnya, justru harus mendorong agar proses hukum para kepala daerah yang bermasalah korupsi, terutama yang telah berstatus tersangka, menjadi prioritas. Penegak hukum pun jangan terkesan mengulur-ulur waktu. ‘’Tersangka yang belum ditahan, tahan segera, bahkan kalau sudah dianggap cukup bukti segera limpahkan ke pengadilan. Sekali lagi, ini kalau kita benar-benar punya komitmen bahwa korupsi merupakan extraordinary crime,” katanya. Menurutnya, akan sangat
fatal jika kepala daerah yang berstatus tersangka tindak pidana korupsi tetap diberi keleluasaan untuk mencalonkan diri lagi dalam Pilkada, terlebih jika KPK berpura-pura tidak tahu karena khawatir akan dianggap politis jika melakukan tindakan, sebagaimana dinyatakan Wakil Ketua KPK Bibid Samad Rianto saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI beberapa waktu lalu. ‘’Kalau KPK berfikir seperti itu, salah besar, karena itu justru memberi kebebasan pada tersangka untuk bertameng politik, lebih-lebih jika mereka berhasil menang kembali. Seharusnya KPK berfikir sebaliknya, tahan para tersangka itu atau segera limpahkan ke pengadilan,’’ katanya. Sementara terhadap para calon yang belum berstatus tersangka atau telah menjalani hukuman terkait perkara korupsi, menurut Syaiful, menjadi tugas KPU untuk mencegah mereka mengikuti pilkada. (ant)
Pilkada Tak Akan Ditunda JAKARTA - Mendagri Gamawan Fauzi menegaskan, Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2010 tidak akan ditunda hanya karena persoalan pembentukan Panitia Pengawas (Panwas). ‘’Ini hanya soal Panwas di 46 daerah (yang bermasalah), sementara persiapan pilkada sudah sedemikian jauh. Kalau kemudian dibatalkan, akan timbul masalah yang lebih besar,” katanya dalam raker dengan Komisi II DPR dan rapat dengar pendapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jakarta, kemarin. Menurut Mendagri, sekitar 214 daerah atau 87,7 persen
dari 244 daerah yang menyelenggarakan pilkada di 2010 sudah siap untuk melangsungkan pemilihan. Jika seluruh pilkada ini ditunda hanya karena masalah Panwas di 46 daerah, maka akan ada banyak daerah yang kecewa. ‘’Penundaan itu akan sangat riskan. Persiapan sudah sedemikian jauh, anggaran sudah masuk, pengorganisasian sudah dibentuk, daftar pemilih sementara sudah masuk dan panitia sudah bekerja,” katanya. Untuk itu, dia berharap agar permasalahan Panwas di 46 daerah ini segera diselesaikan. KPU dan Bawaslu diminta duduk bersama dan membahasnya. ‘’Sebenarnya ini seder-
hana sekali, ini hanya perbedaan persepsi saja karena masing-masing bertahan sehingga jadi masalah,” ujar Gamawan. Sementara itu, sejumlah anggota Komisi II mengusulkan agar pilkada ditunda karena penyelenggara terbukti tidak siap. Arif Wibowo dari F-PDIP mengatakan, pilkada sebaiknya ditunda, bukan hanya karena persoalan Panwas tetapi juga karena ketidaksiapan penyelenggara pemilu. Hal senada juga disampaikan Gamari Sutrisno dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia mengatakan jika KPU dan Bawaslu terus ribut karena panwas maka pilkada sebaiknya ditunda. (har)
Megap litan
Suluh Indonesia, Kamis 11 Februari 2010
4
K ilas Bantuan Korban Kebakaran WARGA Desa Kadudampit Kecamatan Saketi, Sanusi yang rumahnya terbakar akibat konsleting listrik mendapat bantuan uang tunai Rp 1,5 juta dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pandeglang Siti Erna Nurhayati. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Erna kepada bapak lima anak itu kemarin. Sementara Sanusi, mengaku terharu dengan kedatangan istri Bupati Pandeglang Erwan Kurutbi itu, apalagi memberikan bantuan. Usai mengunjungi dan membantu korban kebakaran, Ketua Tim Penggerak PKK Pandeglang itu, langsung mendatangi lokasi tanah longsor di dekat Pasar Saketi, tempat yang biasanya dijadikan lokal penjualan buah-buahan. Tanah longsor akibat hujan deras selama dua hari mengguyur daerah itu beberapa hari lalu itu, menimpa sebuah rumah yang berada di bawahnya. Erna pun memberikan bantuan uang tunai Rp1,5 juta bagi korban longsor tersebut. Erna Nurhayati kemudian melanjutkan perjalananya mengunjungi keluarga korban sambaran petir di Desa Mandalasari Kecamata Saketi dan memberikan bantuan uang tunai Rp 500 ribu pada ahli warisnya. Perjalanan Erna Nurhayati diakhir dengan mengunjungi keluarga Parno yang juga berada di Kecamatan Saketi. Parno merupakan warga miskin yang tidak memiliki tempat tinggal. Sehari-hari dia dan keluarganya menempati kandang kerbau miliki Asyikin. Parno merupakan gembala kerbau tersebut. Setelah melihat kondisi Parno dan bercakap-cakap sebentar, Erna pun memberikan bantuan uang tunai Rp 1 juta bagi warga miskin itu. (ant)
Lelang Proyek APBD
Kantor ULP Dijaga Ketat Suluh Indonesia/ant
BOGOR – Proses lelang terhadap sejumlah proyek yang didanai oleh anggaran APBD Kabupaten Bogor tahun 2010 yang dilaksanakan di kantor Unit Layanan Pelelangan (ULP), cibinong, Kab. Bogor, kemarin mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Hal ini terpaksa dilakukan untuk mengantisipasi kericuhan dalam lelang tersebut. “Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi kami sebelumnya telah menerima informasi akan adanya ganguan dari pihak-pihak yang berusaha mengacaukan proses lelang hari ini,” kata Kapolres Bogor, AKBP. Tomex Kurniawan, kemarin. Dari informasi yang didapat, keributan yang terjadi di kantor ULP beberapa waktu lalu dipicu adanya beberapa oknumoknum yang mencoba menghalangi pihak luar (pengusaha dari luar Bogor) yang memasukkan penawaran terhadap sejumlah proyek APBD di Pemda Kab.Bogor. Menurut Kapolres Bogor, pihaknya juga telah menerima laporan adanya bodyguard (preman) bayaran yang dikirim pihakpihak tertentu untuk menghambat proses lelang. “Karena adanya laporan seperti itu yang dikhawatirkan bisa menganggu ketertiban, maka polisi disiagakan di kantor ULP,” tegasnya. Kepala ULP Kab. Bogor, Edi Wardhani secara tegas membatah, lelang proyek Pemkab Bogor sudah dikondisikan dan adanya pembatasan pengusaha dari luar yang tidak boleh ikut lelang. “Nggak ada pembatasan seperti itu. Peserta lelang bebas, siapa saja boleh mendaftar,” kilahnya. Lantas saat disinggung adanya penjagaan kantor ULP oleh aparat kepolisian yang begitu ketat, Edi hanya berdalih hal itu dilakukan agar proses lelang berjalan lancar dan tidak terjadi ganguan. “Itu langkah antisipasi agar proses pelaksanaan lelang berjalan lancar dan aman,” tegasnya. (bas)
Dua Pimpinan Ormas Betawi
Sepakat Damai DEPOK - Pimpinan Forum Betawi Rembug (FBR) dan Forum Kerukukan Anak Betawi (Forkabi) akhirnya duduk bersama dan sepakat menyudahi konflik yang terjadi beberapa waktu lalu. Di hadapan Walikota Depok dan jajaran muspida Kota Depok, kedua pimpinan tersebut sepakat untuk berdamai. Di luar ruangan, sejumlah massa pendukung ormas tersebut ikut mendampingi pemimpin mereka. Ketua Umum Forkabi, Husen Sani menilai, konflik yang terjadi beberapa waktu lalu itu sebagai riak kecil. Pada dasarnya, antara FBR dan Forkabi adalah bersaudara. “Kalaupun ada ribut-ribut kecil itu biasa. Apalagi masalah mainan seperti ini,” ujar Husen ditemui usai mediasi di Gedung Balaikota Depok, kemarin. Mengenai pemicu konflik yang diduga karena perebutan lahan parkir, Husen justru memilih menyalahkan pemerintah. “Seharusnya pemerintah menjalankan tugasnya menyiapkan lapangan pekerjaan yang dapat diserap semua masyarakat termasuk anggota kedua ormas tersebut,” ungkapnya. Sementara itu, Direktur LBH FBR, Harry Ibrahim membeberkan, adanya konflik kemarin ditengarai dipicu pihak lain. Maksud dan tujuannya, kata Harry, untuk memecah belah kedua ormas tersebut. “Apalagi terkait makin dekatnya pelaksanaan pilkada kota Depok. Bisa jadi ini ulah provokator, banyak kepentingan orang yang ingin memecah belah masyarakat betawi,” bebernya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Depok, Kompol Ade Rahmat mengatakan, pihaknya tetap melakukan proses hukum terkait penganiayaan dan perusakan saat bentrok Jumat (5/2) lalu. Mengenai penangguhan penahanan, pihaknya mempersilahkan FBR mengajukannya. Hingga saat ini empat orang tersangka masih ditahan di Polres Depok. “Kita belum terima penangguhan penahanan, hingga kini masih on the track, empat tersangka tetap diproses,” kata Ade. (rin)
Sidang Kasus Penghinaan di Facebook Ditunda BOGOR - Sidang kasus penghinaan melalui situs jejaring sosial Facebook dengan terdakwa Nurarafah alias Farah (18) ditunda karena majelis hakim belum siap menjatuhkan vonis. “Sidang ditunda karena berkasnya masih saya pelajari dan ini menyangkut masa depan seorang anak, saya belum siap untuk menjatuhkan vonis,” ujar hakim tunggal Ekova Rahayu Avianti, di Pengadilan Negeri Bogor, kemarin. Sidang dengan agenda pembacaan vonis tersebut berlangsung kurang dari 30 menit di ruang sidang Pamoyanan, dihadiri JPU Yusi D Diana dan Farah yang ditemani pacarnya Ujang. Farah menanggapi santai penundaan sidang yang merupakan penundaan untuk ketiga kalinya tersebut. “Mau bagaimana lagi, saya ikuti saja,” ucap dara berkulit putih tersebut. Farah dilaporkan oleh Felly Fandini Julistin Karnories (18) karena telah menghina dirinya melalui Facebook. Farah dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusi D Diana pada sidang yang digelar di PN Bogor, lima bulan penjara dengan masa percobaan selama 10 bulan. Jaksa dalam tuntutannya tidak menggunakan undang-undang (UU) ITE, tapi hanya memakai Pasal 310 dan 311 KUHP yakni pencemaran nama baik dan fitnah. Sesuai kesepakatan sidang pembacaan vonis akan digelar Selasa (19/2) pagi di PN Bogor. (ant)
SIDAK JELANG IMLEK - Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Propinsi Banten memeriksa makanan, di Pasar Modern, Tangerang Selatan, Banten, kemarin. Menjelang Imlek 2561, BPOM Banten menyidak beberapa pasar di Tangerang dan menemukan sejumlah produk tak berizin seperti susu, permen, dan makanan ringan.
Banjir Bandang Terjang Bogor
Dua Tewas, Ratusan Rumah Hancur BOGOR – Hujan deras yang terjadi di Bogor mengakibatkan banjir dan longsor. Musibah itu mengakibatkan dua orang tewas dan ratusan rumah hancur setelah diterjang banjir bandang akibat jebolnya tangul kali Cipancar pada Selasa malam lalu. Dari informasi, puluhan rumah warga di Kampung Karang Tengah, Desa/Kec. Babakan Madang, Kabupaten Bogor mendadak porak poranda setelah daerah
tersebut diterjang banjir bandang setinggi tiga meter akibat jebolnya tanggul kali Cipancar sekitar pukul 20.30 WIB. “Pada saat hujan deras kami mendengar ada suara gemuruh seperti suara kereta api. Tiba-tiba sudah datang air bah setinggi tiga meter dan kangsung mengahantam rumah kami,” kata Sopiah (46), salah satu warga. Sopiah dan ratusan korban banjir lainnya mengaku masih bingung dan tak tahu harus ting-
gal di mana karena rumah mereka telah hancur diterjang banjir. “Alhamdulillah Pak, kami semua warga di sini selamat. Tapi sekarang kami gak tau harus bagaimana, rumah kami hancur,” imbuh Mamad (64), warga lainnya. Ratusan korban banjir di Kampung Karang Tengah yang sebagian masih mengungsi di rumah-rumah tetangga mereka yang selamat dari musibah banjir mengaku hanya pasrah dan berharap uluran dari semua pi-
Napi Kabur Didor Polisi BOGOR - Jajaran anggota reskrim Polresta Bogor berhasil menangkap narapidana yang lari dari lembaga pemasyarakatan Pondok Rajeg pada Sabtu (26/12) tahun 2009 lalu. “Pelaku bernama Ahmad Yani (27) alias Ook bin Tomy, berhasil kita tangkap, Selasa malam di tempat pelariannya,” ujar Kasatreskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah, kemarin pagi. Selain menangkap pelaku, polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas karena mencoba lari dari kejaran petugas. “Kita terpaksa memberikan tembakan untuk melupuhkan dan memberikan efek jera kepala pelaku di betis
sebelah kiri karena mencoba lari dari kejaran petugas,” katanya. Pelaku ditangkap di Kampung Bojong Tengah, RT 01 RW 02 Kelurahan Bantar Sari, Kecamatan Ranca Bungur Kabupaten Bogor. Ahmad Yani satu dari dua narapidana lapas Pondok Rajeg yang kabur dengan modus operandi menggergaji dua jeruji besi dan menjebol tembok lapas. Saat ini Polresta Bogor masih memburu pelaku yang satunya bernama C Ali. “Untuk sementara waktu Ahmad Yani masih kita periksa, dan saat ini kita masih memburu satu pelaku lainnya,” ungkap Irwansyah. Ahmad Yani merupakan narapidana tiga
tahun enam bulan di lapas Pondok Rajeg. Pelaku juga residivis tiga kali kabur dari lapas Tanggerang dengan vonis satu tahun enam bulan, lapas Paledang dengan vonis dua tahun lima bulan dan lapas Pondok Rajeg. “Pelaku ini residivis sudah tiga kali kabur dari lapas yang berbeda,” ucapnya. Saat ini pihak Polresta Bogor masih mengembangkan kasus kaburnya napi yang tercatat sudah tiga kali melakukan pelarian dari lapas berbeda. Pelaku merupakan narapidana Pondok Rajeg yang kabur dengan cara menggergaji jerji besi dan menjebol tembok lapas pada 26 Desember 2009 lalu. (ant)
Penculik Nova Dijerat UU PA SERANG - FI (17) tersangka kasus membawa kabur gadis di bawah umur berinisial MNT alias Nova (14) terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara karena melanggar Pasal 81 Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 332 KUHP tentang penculikan wanita di bawah umur. Kasubdit Publikasi Humas Polda Banten, Kompol Sugita mengatakan, tersangka bersama barang bukti berupa dua unit Hp serta berkas penyidikan dari Polda Metro Jaya sudah dilimpahkan ke Polda Banten pada Selasa malam. “Saat ini tersangka ditahan di Polda Banten untuk penyidikan lebih lanjut karena
Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di wilayah hukum Polda Banten,” kata Sugita. Tersangka dianggap melakukan tindak pidana melarikan perempuan yang belum dewasa dan melanggar Pasal 332 KUHP dan/atau tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. TKPnya di Kampung Darung, Desa Cijeruk, RT 11/ 4, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang pada 7 Februari 2010 sekitar pukul 17.00 WIB. “Hari ini tim penyidik dari Polda Banten sudah ke lokasi,” katanya. Menurut Sugita, ter-
sangka tinggal bersama ayahnya di Tangerang. Sedangkan lokasi TKPnya yang di Serang merupakan rumah ibunya yang sudah bercerai dengan ayahnya. Tersangka membawa Nov yang dikenalnya lewat jejaring sosial facebok ke rumah ibunya pada 7 Februari 2010 sekitar pukul 17.00 WIB, setelah keduanya bertemu di Terminal Cimone, Tangerang. Kemudian pelaku dilaporkan Heri Kristiono yang merupakan orangtua korban. Dalam laporan tersebut, tersangka diduga telah melarikan anak perempuan yang belum dewasa kemudian diduga telah terjadi hubungan badan. (ant)
hak khususnya dari Pemda Kab.Bogor. Sementara sebagin warga lainnya tampak mulai membersihkan rumah dan barang-barang mereka yang selamat dari terjangan banjir. Sementara itu di wilayah lain, tepatnya di Kampung Sukahati, Kelurahan Sukahati, Kec.Cibinong, Kab.Bogor pada waktu yang hampir bersamaan (Selasa malam-Red) turap tebing setinggi 8 meter longsor dan menimbun sebuah
bedeng (gubug) semi permanent yang ada di bawahnya. Dalam peristiwa tersebut dua orang penghuni bedang bernama Udin (33) dan Dirja (40), tewas tertimbun longsor. Jenazah kedua korban setelah berhasil dievakuasi langsung dibawa petugas ke RSUD Cibinong. Menurut informasi pihak keluarga, kedua jenazah rencananya akan langsung dibawa ke Cirebon , Jawa Barat daerah asal kedua korban. (bas)
Perda Tower Bersama Diberlakukan Tahun Ini DEPOK - Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Depok, Diah Irwanto mengatakan, pihaknya masih terus menggodok peraturan daerah (perda) tentang pengaturan tower bersama bagi seluruh operator telepon seluler di Kota Depok. Pasalnya, saat ini Base Transceiver Station (BTS) sudah menjamur dan diibaratkan seperti ‘hutan BTS’. “Sedang disusun perdanya. Pemberlakuannya belum pasti kapan. Yang jelas tahun ini akan diperdakan,” kata Diah, kemarin. Sebelum perda diberlakukan, pemilik tower seluler terpaksa harus dihentikan sementara izinnya. Penghentian tersebut sudah terjadi sejak Juli 2009 lalu. “Juli 2009 sudah mulai ditsop untuk izin tower BTS baru karena menunggu Perda tentang tower bersama,” ujarnya tergesa-gesa sambil menuju kendaraan dinasnya. Pernyataan tersebut dibenarkan Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarkim) Kota Depok, Rendra Pristoto. Pemberlakukan tower bersama tersebut akan mengurangi jumlah tiang tower BTS di Depok. Nantinya, di setiap kecamatan memiliki satu tiang tower bersama sehingga tidak ada lagi gedung atau ban-
gunan yang ditumpangi tiang seluler. “Jumlahnya sudah pasti akan berkurang. Mengenai boleh atau tidaknya izin tower di suatu wilayah itu tergantung kepada tinggi rendahnya penerima dan penangkap signal operator tersebut,” kata Rendra. Satu BTS bersama minimal diperuntukkan bagi tiga operator. “Sehingga tidak akan seperti sekarang ini. Satu operator satu tiang,” tandasnya. Pihaknya bersama Dinas Komunikasi dan Informasi (diskominfo) Kota Depok telah memiliki peta tata ruang mengenai tower bersama. “Seperti siteplane tentang tower bersama,” imbuhnya. Regulasi menara bersama dibuat mengacu pada Peraturan Menkominfo No. 2/ 2008 tentang menara bersama. Pada awal 2008, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) mengeluarkan regulasi tentang Menara Bersama yang tertuang dalam Peraturan Menkominfo No 2/2008. Aturan itu juga melarang investor asing untuk berbisnis dalam penyediaan menara telekomunikasi. “Faktanya di Kota Depok sangat dinamis, hampir semua vendor sepertinya ingin membangun tower di Kota ini,” kata Rendra. (rin)
Petani Desak Normalisasi Saluran Muara Pandayakan PETANI di Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mendesak pemerintah setempat melakukan normalisasi saluran sekunder Muara Pandayakan yang mengalami pendangkalan dan penyempitan. Dampaknya, aliran air untuk sawah petani menjadi tersendat khususnya di Desa Sukakarsa yang berada paling akhir dari aliran Muara Pandayakan, ujar Kepala Desa Sukalaksana, Tamin kemarin. Saluran sekunder sepanjang dua kilometer tersebut sudah bertahun-tahun belum dinormalisasi sehingga aliran air menjadi sedikit. Bahkan di sebagian bahu saluran sudah
banyak ditumbuhi tanaman hingga menyebabkan penyempitan arus air. “Saluran ini merupakan andalan petani Desa Sukalaksana untuk mengairi sawahnya, sehingga bila terus
dibiarkan seperti ini akan mengganggu suplai air bagi kebutuhan padi,” katanya. Hal senada dikatakan Kepala Desa Sukakarsa, H. Arba. “Saluran Sekunder Kali Ciranggon Desa Sukakarsa BKN 9-13 juga sangat dangkal hal ini terlihat dari pasokan air yang makin berkurang bagi kebutuhan pertanian di wilayah kami seluas 500 hektare,” katanya. Alasannya, posisi Desa Sukakarsa berada di bagian hilir, sehingga sebagian air sudah
terlebih dahulu diserap lahan pertanian di sejumlah kawasan yang berlokasi lebih tinggi. “Kami hanya mendapat air sisa saja. Sehingga air untuk kebutuhan sawah di sini sangat sulit meski di musim hujan seperti sekarang,” katanya. Arba berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi secepatnya tanggap menyikapi keluhan masyarakat untuk menormalisasi saluran sekunder Kali Ciranggon agar petani tidak kesulitan air pada
saat musim kemarau tiba. “Jangan sampai hasil pertanian kami gagal hanya gara-gara saluran air dangkal,” katanya. Secara terpisah, Wakil Bupati Bekasi Darip Mulyana mengatakan segera menyikapi permintaan itu dengan mengalokasikan anggaran normalisasi saluran melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT). “Pada tahun ini belum ada anggarannya, jadi akan kami masukkan dalam anggaran tambahan,” katanya. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Kamis 11 Februari 2010
F OKUS Selalu Tak Punya Solusi NI sebuah gejala umum, setiap digelar perhelatan politik seperti pemilihan kepala daerah (pilkada) selalu saja muncul fenomena yang sangat seragam. Dari para simpatisan muncul banjir dukungan, sementara di sisi lain, para kandidatnya muncul banjir janji. Marilah kita ambil contoh Pilwali Kota Denpasar serta Pilkada Kabupaten Badung. Di dua daerah ini, setumpuk persoalan klasik kaum urban mengemuka. Sebut misalnya soal pencegahan banjir saat musim penghujan serta parahnya kondisi transportasi umum. Dua hal ini benar-benar membuat masyarakat frustrasi serta bertanya-tanya, mengapa pemerintah selalu tidak punya solusi untuk mengatasi hal ini? Buruburu memberi solusi, kalau kita jeli serta sedikit cermat, setiap kampanye para kandidat hampir tidak pernah menyodorkan program kerja bagaimana mengatasi kedua masalah ini. Benar-benar menyedihkan. Misalnya saja banjir, karena saat ini sering turun hujan. Jika air yang turun dari langit menguyur kedua daerah ini, jangan kata pakai hitungan jam-jaman, dalam hitungan menit pun di beberapa tempat muncul banyak genangan. Kubangan air ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan dan tentu saja membuat jalur lalu lintas sangat tersendat. Semestinya, ketika hajatan politik ini tiba, para kandidat mau membuka pikiran serta hatinya untuk memberikan solusi cerdas dalam mengatasi ini. Jangan hanya memerikan janji-janji manis seperti meningkatkan bantuan dana untuk ini-itu yang tentu saja tidak memerlukan pemikiran yang hebat-hebat amat. Tetapi kalau membentuk sebuah sistem, tentu ini perlu pemikiran matang serta kajian dari berbagai sisi. Ini yang seringkali dilupakan para kandidat serta pejabat. Ke depannya, para kandidat serta pejabat lebih mengedepankan sesuatu yang sifatnya kreatif inovatif. Jangan hanya mengandalkan kebijakan monoton, statis serta tidak ada variasi serta terobosan pragmatis yang bisa menghasilkan suatu input yang berguna bagi masyarakat. Dana yang begitu besar jangan hanya digunakan untuk kepentingan-kepentingan rutinitas tahunan tanpa ada kebijakan inovatif untuk menghasilkan output yang lebih besar. Banjir adalah salah satu contoh. Kecil memang, namun seperti sifat air yang kalau kecil menjadi teman sedangkan kalau besar menjadi lawan, persoalan menangani banjir ini pun sebenarnya persoalan ‘kecil’ yang berdampak besar. Ini baru banjir, belum lagi masalah sistem transportasi yang sangat rumit yang tidak hanya memerlukan pemikiran cerdas para pengambil kebijakan tetapi juga memerlukan keberanian untuk tidak populer karena tentu saja akan sangat mengorbankan kepentingan banyak orang. Bisa jadi, kepentingan banyak orang tersebut berasal dari para pendukung yang dulunya ikut sibut memberikan banjir dukungan politik. Mumpung musim pilkada serentak segera tiba, para pemilih tidak hanya di Denpasar serta Badung tetapi juga di Karangasem, Tabanan serta Negara agar berpikir lebih cerdas dalam menentukan arah politiknya. Memilih para kandidat tidak hanya berdasarkan seberapa besar dukungan realnya di masyarakat tetapi juga bagaimana kemampuan intelektualnya dalam merespons setiap masalah yang muncul di masyarakat. Kalau hanya mengandalkan dukuangan real di masyarakat, masalahnya hal ini terlalu majemuk variabelnya. Yang sangat jelas adalah bagaimana kondisi simbiosis mutualisme dibangun yang lebih didasarkan kepada kepentingan-kepentingan yang sangat pragmatis. Cobalah mencari figur pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga punya daya kreasi serta inovasi yang kuat. Apalagi kemudian ditambah dukungan yang besar, maka calon pemimpin seperti ini sangat layak untuk dipilih. Yang patut dicatat dengan tinta tebal dalam proses pemilihan kepala daerah kali ini adalah, hendaknya para kandidat tidak banjir janji gombal akibat terlalu percaya diri dengan banjir dukungan, tetapi benarbenar punya strategi jitu serta kemauan yang besar untuk mengatasi banjir yang selalu rajin menyambangi Denpasar serta Badung tiap musim penghujan tiba. ***
I
Bang D
el
Jangan coba-coba ancam saya
Siapa takut ...
5
Sekolah Alam Alternatif Pendidikan KEGAGALAN sistem pendidikan di Indonesia merangsang tumbuhnya sekolah-sekolah alternatif yang diyakini memiliki mutu pendidikan lebih baik dari sekolah biasa. Salah satu sekolah alternatif yang kini banyak diminati ialah sekolah alam. Konseptor sekolah alam, Ir Lendo Novo menjelaskan sekolah alam yang ia pelopori merupakan suatu reaksi dari kegagalan pendidikan di Indonesia. Mutu pendidikan Indonesia masih jauh dari negara-negara lain, bahkan masih di bawah Vietnam. Ini berarti ada yang salah dengan sistem pendidikan di negara ini.. Lebih dari 1.000 sekolah alam kini telah tumbuh di Indonesia. Di kawasan Jakarta Bogor Depok Tanggerang Bekasi (Jabodetabek) saja kini telah berdiri lebih dari 50 sekolah. Sekolah alam merupakan sekolah yang mengedepankan pembentukan akhlak dan mental siswa dengan konsep mendekatkan diri pada alam. Metode pembelajaran yang diterapkan sekolah alam juga berbeda dengan sekolah pada umumnya. Ketua Litbang Sekolah Alam Indonesia Ciganjur, Novi Hardian mengatakan, pihaknya berusaha menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membuat anakanak senang dan merasa bahwa belajar adalah suatu kebutuhan dan kesenangan, bukan sesuatu yang membosankan dan harus dipaksakan. Hampir seluruh sekolah alam yang ada memiliki konsep utama yaitu upaya memaksimalkan potensi anak untuk tumbuh menjadi manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, berwawasan ilmu pengetahuan dan siap menjadi pemimpin. Metode pengajaran sekolah alam juga membuat bersekolah lebih menyenangkan dan anak tidak merasa terpenjara. Sekolah alam juga mendorong anak untuk aktif dan kreatif dan bukan semata-mata mendapatkan materi yang diberikan oleh guru. Di Sekolah Alam Indonesia, Ciganjur misalnya, proses belajar lebih banyak dilakukan melalui diskusi dan permainan. “Ilmu tidak hanya dijejali oleh guru, tetapi anak juga aktif bereksplorasi. Ini melatih keberanian mengungkapkan pendapat,” jelas Novi. Hal serupa juga dilakukan oleh Sekolah Alam Depok di Sawangan, Depok. Sekolah yang memiliki jenjang pendidikan Pre-School, TK dan SD itu, juga mendorong siswanya untuk aktif menemukan sendiri jawaban atas berbagai hal melalui buku-buku di perpustakaan dan
Oleh : Resi Fahma & Teguh Priyanto* sumber-sumber lain. Menurut Pendiri Sekolah Alam Depok Edi F. Rizal Darma, lahirnya sekolah alam karena ingin menciptakan hubungan belajar yang tanpa sekat antara guru dan murid. Sekolah alam pada umumnya menggunakan konsep tematik. Setiap tema dibahas dari berbagai sisi akhlak, seni, bahasa, kepemimpinan, dan ilmu pengetahuan. Tiap tingkatan memiliki sejumlah tema pembahasan yang berbeda-beda. Selain memiliki metode dan visi yang berbeda dari sekolah pada umumnya, sesuai dengan namanya sekolah alam, suasana yang disuguhkan pun membuat siswa dekat dengan alam. Rimbunnya pepohonan, lahan untuk berkebun, bahkan sejumlah hewan ternak seperti angsa dan bebek menjadi bagian dari suasana alami yang ada di sekolah alam. Ruang kelas berupa bangunan semen dan bersekat-sekat tidak ada di sekolah alam, yang ada hanyalah saung-saung belajar yang terbuat dari kayu berukuran 5 x 5 meter dan beratap rumbia. Menurut Edi, saung sebagai tempat belajar selain dapat lebih dekat dengan alam, juga sebagai ciri khas bangsa Indonesia. Selain itu, pembuatan saung juga lebih murah dibanding dengan membangun ruangan beton yang berpendingin udara. Lendo Novo menjelaskan konsep sekolah alam dengan saung memang cocok untuk Indonesia, yang beriklim tropis. Namun, proses belajar siswa tidak hanya dilakukan di saung, melainkan juga di kebun atau belajar keluar, dengan mengunjungi sejumlah tempat yang terkait dengan tema pembelajaran. Anak-anak belajar fisika, biologi, matematika dan mata pelajaran lainnya langsung dengan mempraktekannya dari alam. Dengan menggunakan sistem learning by doing penyerapan materi oleh siswa bisa mencapai 90 persen. Hal senada juga diungkapkan
Novi. Menurut dia, dengan berhubungan dekat dengan alam, siswa akan lebih bijak karena semakin menghargai alam dan mendekatkan diri dengan Sang Pencipta. Diharapkan lulusan sekolah kami dapat menjadi anak yang ramah terhadap lingkungan dan tidak ada lagi yang menebang pohon sembarangan,” jelas Novi. Pelajaran di sekolah alam juga padat dengan materi keagamaan. Di Sekolah Alam Depok, pada pagi hari dan sebelum pulang sekolah, siswa melakukan tahfidz yaitu melancarkan hafalan Alquran mengaji. Menurut Edi, berbagai keunggulan itulah yang menyebabkan banyak orang tua yang mempercayakan anak mereka bersekolah di sekolah alam. Fasilitas yang lengkap seperti perpustakaan dan arena bermain “out bound” seperti “flying fox” dan jembatan keseimbangan merupakan keunggulan lain yang sangat diminati para siswa. Salah satu murid Sekolah Alam Depok, Aulia Dita Pritaningtias mengatakan senang bersekolah di sekolah alam karena gurunya pintar dan baik. Biaya Sekolah Mutu pendidikan yang baik memang tidak murah. Hal ini terlihat dari biaya sekolah alam yang dapat dikatakan relatif mahal. Di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur misalnya, untuk tingkat pre-school dikenakan biaya per bulan sebesar Rp 470 ribu dan SD Rp 520 ribu per bulan, sedangkan untuk sekolah lanjutan Rp 570 ribu. Sebelum masuk pun, orang tua harus membayar uang pangkal sebesar Rp7.500.000. Namun, biaya yang mahal ini sebanding dengan mutu pendidikan yang diperoleh siswa di sekolah. “Biaya sekolahnya memang relatif mahal, namun bagi orang tua yang memahami mutu pendidikan, biaya tidak menjadi masalah,” jelas Novi. Biaya Sekolah Alam Depok pun tak jauh berbeda. Setiap bulannya orang tua harus mem-
bayar SPP minimal Rp350 ribu dan “Biaya Jihad Harta” sebesar Rp 1.750.000 per tahun. Sekolah ini juga masih memungut biaya Sit In/Trial Class, uang KBM, asuransi, seragam, dan orientasi orang tua yang jumlahnya mencapai jutaan rupiah. Menurut Edi, biaya sekolah ini dibutuhkan selain untuk meningkatkan sarana belajar, juga diperuntukkan bagi pelatihan-pelatihan untuk guru. Kualitas guru, kata Lendo Novo, merupakan salah satu keunggulan sekolah alam. Pemerintah selama ini hanya terfokus pada wujud fisik pendidikan, seperti bangunan, bukan pada kualitas guru. Hal inilah yang ingin kami hapuskan di sekolah alam. Peminat membludak Meskipun biaya sekolah alam relatif mahal, peminat sekolah alam justru semakin meningkat dari tahun ke tahun. Banyaknya peminat sekolah alam ini tercermin antrian orang tua yang ingin mengambil formulir di Sekolah Alam Indonesia Ciganjur. Antrian orang tua tersebut terjadi pada Jumat 5 Februari 2010 hingga pagi hari. Mereka rela menginap untuk mendapatkan formulir pada Sabtu pagi. Sekolah itu memang membatasi kuota siswa untuk penerimaan tahun ini sebanyak 45 siswa. Menurut salah satu orang tua murid Siti Nurdiyati, sekolah ini memberikan banyak pelajaran dan pengalaman sekaligus mencetak siswa yang berakhlak, disiplin dan mandiri. Namun, dibalik segala kelebihan yang dimiliki, keberadaan sekolah alam ternyata belum sepenuhnya “direstui” oleh Departemen Pendidikan Nasional. Sejumlah sekolah alam seperti Sekolah Alam Indonesia Ciganjur terpaksa menginduk ke SD dan SMP lainnya untuk mengikuti ujian nasional. Menurut Lendo Novo, sulitnya memperoleh izin dari Depdiknas disebabkan adanya persyaratan harus adanya bangunan kelas, meja dan kursi. Seharusnya, pemerintah mengapresiasi segala bentuk pendidikan yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan Indonesia dan menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki mentalitas yang tangguh. *Penulis berdomisili di Jakarta
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Uji Emisi Tak Bergaung GENCARNYA kampanye tentang upaya untuk meningkatkan kuliatas udara di ibukota, yang diimplementasikan pada kebijakan mewajibkan setiap kendaraan (pada tahap awal khusus kedaraan roda empat) menjalani uji emisi yang digelar Pemerintah DKI Jakarta sejak akhir tahun lalu, tampaknya mulai kehilangan gaungnya. Jika di tahap awal pelaksanaan Desember 2009 atau Januari lalu, banyak pemilik mobil yang me-nyambut kampanye itu dengan membawa kendaraannya ke bengkel untuk menjalani uji emisi, hingga membuat banyak bengkel kebanjiran pelanggan, maka di pekan-pekan ini, keadaan itu tak terlihat lagi. Animo masyarakat pemilik kendaraan roda empat untuk memiliki stiker uji emisi (sebagai tanda memenuhi baku mutu emisi), tampaknya sudah menurun. Di jalanan kondisi ini dapat terlihat dengan belum banyaknya kendaraan yang tak memiliki stiker uji
emisi, karena kendaraan mereka memang belum menjalani uji emisi. Boleh jadi kondisi itu disebabkan oleh tidak adanya sanksi tegas dari pihak Pemda DKI untuk ‘memaksa pengguna kendaraan mematuhi aturan itu.Buktinya, masih banyak pusat perbelanjaan (yang di awal program ini dilaksa-nakan dikabarkan bakal menolak kendaraan yang tak dilengkapi stiker uji emisi) yang mau mene-rima kendaraan yang tak dilengkapi stiker berbentuk bulat itu. Jika kondisi ini tak diperbaiki, maka boleh jadi, kewajiban bagi kendaraan roda dua untuk menjalani uji emisi yang bakal dilaksanakan tahun ini, juga bakal menemui kegagalan. Artinya, jika kondisi ini yang terjadi, maka cita-cita untuk melihat udara Jakarta menjadi lebih bersih, hanya akan menjadi sebatas impian saja. Fauzi, Cibinong-Depok
Prihatin Pejabat Negara hingga Presiden BANYAK peristiwa memprihatinkan di negeri ini. Tetapi dari banyak peristiwa itu, para pejabat kerap hanya mengeluh sambil menyatakan ”Saya prihatin.” Entah, apa maksudnya. Prihatin atau kecewa. Yang terpopuler adalah pernyataan Presiden SBY yang prihatin atas ulah demonstran yang membawa kerbau. SBY juga sering melontarkan kata-kata prihatin dalam menanggapi banyak kasus atau peristiwa di negeri ini. Prihatin memang berbeda dengan priatin (Jawa, red). Prihatin bisa berarti sikap tidak suka atau kecewa. Memprihatinkan bisa diartikan mengecewakan. Namun, sikap prihatin saja tidaklah cukup. Perlu ada niat, usaha, political will, gerakan untuk mengatasi peristiwa yang memprihatinkan. Beberapa hari lalu ada peristiwa memprihatinkan. Ribuan guru memalsukan tanda tangan pejabat hanya karena ingin naik pangkat. Guru sekarang sudah tidak miskin lagi. Terutama guru PNS. Pemerintah sudah mengguyur mereka dengan kenaikan
gaji, tunjangan. Sayangnya, justru pengabdian guru itu dilakukan dengan melakukan pemalsuan tanda tangan dan bukan bekerja lebih baik lagi, memperbaiki kualitas diri dan seterusnya. Para pejabat legislatif mengaku prihatin atas peristiwa ini dan hanya berhenti sampai di sini. Tidak ada tindakan nyata bagaimana mengatasinya. Begitu juga dengan sikap Presiden yang mengaku prihatin atas berbagai hal tetapi tidak anyak melakukan usaha untuk mencegah, memperbaiki, mengatasinya. Saat anggota Pansus ribut dan saling memaki,
Presiden juga mengaku prihatin. Seharusnya tidak perlu prihatin. Cukup datangi Pansus dan memberi kesaksian di sana agar banyak informasi tersingkap atas skandal Century. Tentu bukan pejabat dan presiden saja yang sering mengaku prihatin. Banyak dari kita juga ikut-ikutan mengatakannya tanpa berbuat apa-apa. Kita, yang mampu, tak seharusnya prihatin melihat beragam kenaifan, amoralitas, kemiskinan, pemalsuan, dan seterusnya. Yang harus kita, yang mampu (finansial, pikiran, waktu, tenaga, dll), adalah mengatasinya, mengubahnya. Perkara usaha itu berhasil atau tidak berhasil bukan urusan kita. Untuk apa statemen “saya prihatin.” “Ini memprihatinkan. “ Bagi saya, itu tidak penting. Sekali lagi untuk apa statemen itu? Sederhananya, kalau ada duri di jalan, ambillah dan buanglah
ke tempat sampah. Bukan teriak “saya prihatin, masih ada orang buang duri di jalan.” Kalau ada rakyat mati kelaparan, bukan teriak “saya prihatin, kok ada rakyat mati kelaparan, tetapi segera mandikan dan kuburkan, bantu keluarganya dan cegah rakyat lainnya agar jangan sampai mati kelaparan.” Kalau ada guru memalsukan tanda tangan, segera diusut, diberi sanksi, diumumkan ke publik, dinasihati agar tak memalsu lagi, dan mencegah guru lainnya agar tidak melakukan perbuatan yang sama, menyarankan pemerintah membenahi sistem pengangkatan, dan seterusnya. Seberapa besar usaha kita itu tidak penting. Yang terpenting adalah seberapa cepat kita tergerak membantu dan menolongnya. Arifin, Kebun Jeruk
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 11 Februari 2010
6
Tim Thomas Berlatih Bersama JAKARTA - Tim putra yang akhir bulan ini akan mengikuti kualifikasi Piala Thomas mulai berlatih bersama, kemarin, setelah Markis Kido, Hendra Setiawan dan Alvent Yulianto mulai bergabung. “Senang bisa kembali berlatih di Pelatnas,” ujar Kido yang langsung bergabung dengan pemain-pemain ganda tim Thomas di Pelatnas Cipayung. Kido/Hendra yang sejak mengundurkan diri dari Pelatnas dilatih oleh Chafid Yusuf itu tidak pernah berlatih lagi di Cipayung sejak kembali dari Laos untuk memperkuat kontingen Indonesia di SEA Games akhir tahun ini. Menurut pelatih ganda putra Pelatnas, Sigit Pamungkas, kualitas permainan Kido/Hendra dalam latihan pertama tersebut tidak sebaik biasanya. “Saya melihat kualitas permainannya agak berkurang, sering tampak ragu-ragu, tetapi mungkin karena mereka memakai perlengkapan baru dengan sponsor yang berbeda,” kata Sigit. Sejak keluar dari Pelatnas, Kido/Hendra dikontrak perusahaan perlengkapan bulu tangkis lokal Flypower. Kido juga mengaku masih berusaha menyesuaikan diri dengan perlengkapan barunya itu. “Agak berbeda, tetapi lama-lama juga akan terbiasa,” kata juara
Olimpiade Beijing tersebut. Mengenai Alvent yang akan berpasangan dengan Mohammad Ahsan, Sigit mengatakan, permainan pasangan tersebut bagus, bahkan ia menilai permainan Alvent —yang bersama Hendra Aprida Gunawan saat ini berperingkat enam dunia— lebih bagus dari Rian Sukmawan dan Yonatan Suryatama yang juga memperkuat tim Thomas. Tujuh hari terakhir menjelang keberangkatan pada 18 Februari, tim ganda putra akan berlatih bersama secara terusmenerus dengan penekanan pada kekuatan permainan dan peningkatan percaya diri di lapangan. Selain tiga pemain ganda tersebut, pada bagian tunggal, juara Olimpiade Athena, Taufik Hidayat juga tampak berlatih tanding bersama pemain tunggal putra. Tim Thomas Indonesia menjadi unggulan teratas dalam kualifikasi yang akan berlangsung di Nakhonratchasima, Thailand, 22-28 Februari, diikuti Jepang, India dan Taiwan. Kualifikasi Piala Thomas zona Asia diikuti 13 negara dengan tiga tim terbaik lolos ke putaran final di Kuala Lumpur Malaysia pada 9-16 Mei, dengan tim keempat akan diadu peringkatnya dengan tim dari Eropa. (ant)
PSSI Prihatin Atas Tewasnya Suporter JAKARTA - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengaku prihatin dan kecewa atas meninggalnya seorang suporter Persik Kediri saat melihat pertandingan tim tuan rumah melawan Persib Bandung dalam laga Liga Super i Stadion Brawijaya Kediri, Selasa lalu.. “Kami jelas prihatin dengan kondisi ini. Panpel (panitia pelaksana - red) harus bertanggung jawab atas kasus ini,” katanya saat dikonfirmasi di kantor PSSI di Jakarta, kemarin. Saat pertandingan Persik Kediri melawan Persib Bandung, seorang suporter tim tuan rumah yang diketahui bernama Supar (31), warga Desa Bangsongan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, tewas terinjak-injak oleh suporter lainnya setelah sebelumnya jatuh dari tribun. Menurut dia, dengan terjadinya insiden tersebut pihak yang paling bertanggung jawab adalah Panpel. Untuk itu pihaknya mengimbau pihak terkait untuk segera menyelesaikan kasus ini. “Panpel seharusnya mengambil langkah-langkah alter-
natif agar peristiwa itu tidak terjadi. Semuanya sudah tahu jika pertandingan itu akan dihadiri ribuan suporter fanatiknya,” katanya menambahkan. Ia menambahkan, dengan banyaknya suporter yang menonton pertandingan seharusnya panpel menyiapkan fasilitas pendukung kelancaran pertandingan seperti menyiapkan layar monitor serta memperketat pengamaman. “Kejadian ini tidak akan terjadi jika semuanya telat siap untuk menggelar pertandingan besar,” katanya dengan tegas. Stadion Brawijaya Kediri dimana pertandingan digelar dipenuhi oleh ribuan suporter yang lebih dikenal dengan sebut Persikmania. Selain memenuhi tribun, penonton juga meluber hingga ketepi lapangan. Pertandingan antara Persik Kediri melawan Persib Bandung dimenangkan tim lawan dengan skor 1-3. Gol kemenangan Persib diciptakan oleh Hilton Moreira menit 22 dan menit 81 serta Christian Gonzales menit 56. Satu-satunya gol Persik diciptakan Amarildo Souza di menit 57. (ant)
Suluh Indonesia/ant
LATIHAN - Bintang Bulutangkis Indonesia, Tauifik Hidayat, kemarin ambil bagian dalam latihan bersama Tim Piala Thomas di Pelatnas Bulutangkis Cipayung, Jakarta Timur. Latihan bersama sebagai persiapan sebelum tim Merah Putih turun di babak kualifikasi Piala Thomas di Thailand, 2-28 Februari mendatang.
Sriwijaya Bekuk Persebaya 2-0 SURABAYA - Sriwijaya FC sukses meraih angka penuh setelah membekuk tuan rumah Persebaya 2-0 (1-0), pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Rabu sore. Dua gol “Laskar Wong Kito” masing-masing dicetak Ambrizal pada menit ke-37 dan gelandang serang Zah Rahan di “injury time” babak kedua. Kekalahan di awal putaran kedua kompetisi merupakan yang ketiga dialami Persebaya di kandang sendiri sepanjang musim ini, setelah dipermalukan Persipura Jayapura dan Persik Kediri beberapa waktu sebelumnya. Persisam Menang Pada pertandingan lain di Samarinda, Persisam Putra Samarinda berhasil menundukkan tamunya PSPS Pekanbaru 2-0. Gol pertama Persisam tercipta di menit ke-41 melalui tendangan Achmad Sembiring. Ronald Fagundes memperbesar keunggulan Persisam 2-0 lewat tendangan penalti di menit ke-
62. Di menit-menit awal babak pertama, kesebelasan Persisam langsung menekan pertahanan PSPS. Namun, sebuah serangan balik PSPS di menit kelima nyaris menjebol gawang Persisam. Namun, tendangan keras M. Isnani dari luar kotak pealti itu masih melenceng di sudut kiri gawang yang dijaga Wawan Hendrawan. Bermain dihadapan ribuan pendukungnya yang memadati Stadion Segiri Aamarinda, anak asuh Aji Santoso terus menggempur benteng pertahanan PSPS. Ronald Fagundes nyaris menjebol gawang PSPS di menit ke-17, namun tendangannya masih jatuh dalam pelukan Fance Haryanto. Serangan demi serangan terus dibangun Hamka Hamzah dkk. Persisam kembali memiliki peluang di menit ke-21, namun Pipat Tongkaya yang sudah berhadapan dengan penjaga gawang PSPS tidak mampu memaksimalkan peluang emas tersebut sehingga skor tetap imbang 0-0.
Achmad Sembiring memecah kebuntuan di menit ke41. Setelah berhasil merebut bola umpan dari pemain belakang PSPS Banaken Bossoken, Achmad langsung melesatkan tendangan ke gawang dan bola tidak berhasil ditepis Fance Haryato sehingga skor berubah 1-0 untuk Persisam. “Kami mengakui, gol pertama itu merupakan kesalahan pemain belakang sehingga dengan muda Achmad Sembiring berhasil mencetak gol karena penjaga gawan kami tidak siap,” kata pelatih PSPS Pekanbaru, Abdul Rahman Gurning kepada wartawan, usai pertandingan. Persiba Imbang Sementara tuan rumah Persiba Balikpapan ditahan imbang 1-1 lawan Persema Malang. Pada babak pertama, permainan kedua tim terlihat saling memperkuat pertahanannya. Hingga babak pertama berakhir skor untuk kedua tim imbang 0-0. Selanjutnya pada babak kedua, Persiba dan Persema mulai saling memberikan se-
rangan ke pertahanan lawan untuk mencetak gol. Pada menit ke-55, Persema memperoleh angka terdahulu lewat tendangan pemainnya M. Kamri menggetarkan gawang Persiba yang dijaga kiper I Made Wirawan. M. Kamri pemain asal Tanah Grogot, Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil membobol gawang Persiba setelah memperoleh bola blunder dari pemain asingnya asal Australia, Robby Gaspar. Tertinggal 0-1, membuat pemain tim Persiba bekerja keras untuk memperoleh angka kemenangan. Menit ke-88, Persiba berhasil menyamakan kedudukan dengan membobol gawang Persema yang dijaga kiper I Komang Putra. Gol ini diciptakan pemain asing asal Kroasia, Mijo Dadic yang juga kapten tim Persiba. Mijo Dadic berhasil membobol pertahanan “Laskar Ken Arok” ini setelah memperoleh umpan dari pemain A’Ang Suparna dan skor kedua tim imbang 1-1 hingga babak kedua berakhir. Pada pertandingan antara
Persiba dan Persema, wasit yang memimpin pertandingan Yandri asal Jakarta mengeluarkan tiga kartu kuning kepada tiga pemain Persema yakni Munhar, Suroso dan Park Chul Hyung. Pelatih Persema Subangkit seusai pertandingan mengatakan bahwa pemain tim tuan rumah sangat baik dengan menerapkan sistem 4-4-3 dan ini merupakan pertemuan kedua kalinya antara Persiba dengan Persema. “Saya menilai beberapa mantan pemain tim Persiba seperti M. Kamri, Bima Sakti dan Robby Gaspar bermain lepas dan sangat profesional meskipun pernah main di tim tuan rumah,” ujar Subangkit. Menanggapi hasil imbang 1-1, pelatih Persiba Hariyadi mengatakan para pemain Persema rata-rata memiliki postur tinggi maka disarankan agar tidak bermain bola tinggi. “Namun para pemain kita masih saja bermain dengan bola-bola lambung yang mudah diraih oleh pemain Persema,” kata Hariyadi. (ant)
Persis Ditahan Imbang PPSM Sakti Bermain Imbang 1-1 SOLO - Persis Solo dalam menjamu tamunya PPSM Sakti Magelang tidak berhasil memenuhi ambisinya meraih poin penuh dan hanya mampu bermain imbang 1-1 pada pertandingan sepakbola kompetisi Liga Divisi Utama PSSI di Stadion Manahan Solo, kemarin. Gol Persis dicetak melalui tendangan penalti pemain nomor punggul 77, Nova Zaenal, pada menit ke 24, sekaligus merubah kedudukan 1-0 untuk Persis. Anak-anak Persis asuhan pelatih Isman Jasulmei setelah berhasil menyarangkan bola kegawang PPSM Sakti yang
dijaga Agus Murod Alfarizi, terus melakukan serangan, tetapi selalu kandas di pemain barisan belakang yang dijaga Raymond Nsangue, Gani Pulhehe, M.Ansori dan saeful Imron. Untuk sementara itu gol balasan PPSM Sakti dicetak oleh Riski Novriansyah pada menit ke-52 dan sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-1. Pelatih PPSM Sakti Yusak Sutanto mengatakan dengan hasil seri 1-1 ini memang sudah bagus dan memang permainan anak-anak Persis sudah mengalami perubahan yang lumayan serta kerjasama tim dari bawah sudah mulai tampak,
dan organisasi pemain di lapangan sekarang ini sudah meningkat. Untuk main babak pertama anak-anak PPSM Sakti diakui banyak kesalahan dan setelah babak kedua mereka bermain baik dan bisa menyamakan kedudukan, kata Yusak Sutanto. Pelatih Persis Isman Jasulmei mengatakan untuk permainan anak-anak memang sudah ada peningkatan, tetapi juga masih terus melakukan berbenah diri untuk mengejar poin agar tidak terkena degradasi. “Untuk eksperimen kami memang belum membuahkan hasil
MSC Mencari Juara Sejati
Suluh Indonesia/net
Nurdin Halid
JAKARTA - Sejak digulirkan tahun 2002, Milo School Competition (MSC), kejuaraan bulutangkis antar pelajar SD dan SLTP yang tahun ini sudah memasuki pelaksanaan yang ke-9 akan ditekankan pada upaya mencari juara sejati. Prinsipnya, MSC kali ini mencetak pemain berprestasi bukan hanya di lapangan pertandingan juga dalam kehidupan sehari-harinya. Sekjen Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB.PBSI), Yacob Rusdianto mengatakan hal itu seusai membuka secara resmi MSC 2010 di GOR Asia Afrika Senayan Jakarta, kemarin.
Menurut Yacob, PBSI sangat terbantu dengan adanya MSC ini mengingat pembinaan olahraga prestasi termasuk bulutangkis harus diawali dari usia dinia. Oleh karenanya, PBSI akan melakukan kerjasama dengan Depdiknas agar bulutangkis menjadi salah satu materi kurikulum di sekolah-sekolah. MSC kini sudah digelar di 20 kota di Indonesia dengan melibatkan 20 ribu pelajar. Tercatat ada beberapa pemain alumni MSC sudah menjadi pemain pelatnas Cipayung seperti Tommy Sugiarto (juara 2003), Febby Angguni (juara 2004) dan Rahmad Ali Assidiqi
(juara 2008). Rahmad sendiri kemudian menjadi juara pelajar Asean 2009 di Yogyakarta. Untuk tahun ini MSC berlangsung di empat kota yakni Jakarta, Makassar, Yogyakarta dan Medan. Putaran pertama mulai berlangsung kemarin hingga 14 Pebruari mendatang di GOR Asia Afrika Senayan Jakarta kemudian berlanjut ke Makassar, Yogyakarta dan Medan. Putaran final kembali ke Jakarta, 28-30 April. Dan sejak tahun 2006, MSC memperebutkan Piala Taufik Hidayat. Nama Taufik Hidayat diambil karena prestasinya bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda. (oli)
maksimal dan ini masih perlu terus melakukan pembenahan. dengan sisa waktu yang ada ini kam akan terus berlatih untuk menghadapi PSIS Semarang, Minggu (14/2) di Stadion Manahan Solo,” katanya. Menyinggung mengenai kemasukan gawang Persis yang dijaga Johan Setiawan, Isman Jasulmei mengatakan semestinya tidak terjadi kalau pemain belakang mau saling komunikasi. “Ya saya mohon maaf kepada penggemar dan pecinta sepak bola di Solo termasuk dari Pasoepati, yang saat ini Persis belum mampu meraih poin
penuh dalam pertandingan kandagnya,” katanya. Pertandingan antara kedua kesebelasan tersebut yang disaksikan sekitar 10.000 orang penonton itu dipimpin wasitKusni dari Samarinda. Wasit tersebut sempat mengeluarkan lima kartu kuning yangitu diberikan tiga kepada pemain Persis yaitu Andrian Wijaya, Eko Budi Santoso dan Nova Zaenal, dan dua kepada pemain PPSM Sakti yaitu Supr Andriyanto dan Nicolas Djone. Kusni sampai meniup peluit panjang tanda usai pertandingan kedudukan tetap tidak berubah 1-1. (ant)
Timnas Futsal Uji Coba Lawan Thailand JAKARTA - Timnas futsal Indonesia kemrin bertolak ke Bangkok, Thailand, untuk melakukan uji tanding melawan timnas muda Thailand. Uji tanding ini merupakan bagian dari persiapan timnas jelang tampil di ajang kualifikasi futsal Asia zona ASEAN yang akan berlangsung di Jakarta pada 20-25 Februari. Pelatih Timnas futsal Indonesia Robby Hartono mengatakan, uji tanding ini untuk mematangkan pola yang sudah dibentuk. Selain timnas muda Thailand, tim asuhan Robby ini
akan menjajal klub lokal Port Authority. Rombongan timnas ini berkekuatan 15 pemain. Timnas Futsal Indonesia dengan manajer Darius Sinathrya ini menargetkan lolos ke putaran final Kejuaraan Asia 2010 pada 23-30 Mei di Tashkent, Uzbekistan. Di babak kualifikasi zone ASEAN ini, Indonesia akan masuk grup A bersama Australia dan Myanmar. Sementara di grup B bercokol Malaysia, Vietnam, Filipina dan Kamboja. Hanya tiga tim yang lolos dari zone ASEAN. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Kamis 11 Februari 2010
7
Reja Akan Melatih Lazio ZAGREB - Edoardo “Edy” Reja yang baru-baru ini melatih klub divisi utama Kroasia Hajduk Split, Selasa waktu setempat, memastikan bahwa dirinya akan menjadi pelatih Lazio menggantikan Davide Ballardini. “Saya sempat mempertimbangkan tentang itu dalam waktu yang lama, tapi akhirnya saya harus mengatakan ya kepada presiden Lazio dan saya akan ke Roma,” kata Reja. “Ketika mereka memanggil saya dari Italia beberapa bulan lalu, saya menolak tawaran itu, saya belum berfikir tentang mereka, namun, Lazio merupakan sebuah tantangan penting,” tambah pelatih berusia 64 tahun itu. “Untuk sampai pada keputusan ini cukup berat bagi saya...tapi ketika anda mendengar Lazio yang memanggil anda maka itu akan sulit untuk menolak,” katanya. “Saya memutuskan menerima tantangan ini,” kata Reja yang mengambil alih tugas pelatih di Hajduk Split Agustus lalu setelah dipecat dari Napoli
musim lalu. Media lokal melaporkan bahwa klub Kroasia itu sedikitnya akan menerima 150.000 euro, dan Reja akan dibayar 1,5 juta euro setahun oleh Lazio. Tim asuhan Ballardini itu merosot ke zona degradasi pada Minggu setelah kalah 0-1 di kandang dari Catania dan presiden Claudio Lotito dilaporkan memutuskan untuk mengambil pelatih baru itu. Sementara ini belum ada pejabat Lazio yang mau memberi konfirmasi tentang itu, namun Ballardini telah mengatakan tentang pemecatan dirinya. Lazio terpaksa berlatih di lapangan tertutup pada Selasa siang setelah sekitar 300 hingga 400 pendukung melakukan protes dengan melompati pagar dan masuk ke komplek latihan. Lebih 1000 pendukung melakukan protes di luar lapangan latihan dan beberapa dari mereka bentrok dengan polisi, dan akhirnya lima orang ditangkan dan tiga orang mengalami cedera. (ant)
Fabregas Ingin Bergabung ke Barca MADRID - Bintang pemain tengah sekaligus kapten Arsenal Cesc Fabregas menyatakan telah mencapai kesepakatan secara lisan dengan klub juara Liga Champion Barcelona untuk kembali ke klub tersebut musim depan, demikian dilaporkan radio Cadena Ser pada Selasa waktu setempat. “Ada persetujuan antara Barca dan Cesc Fabregas meskipun itu hanya secara lisan,” demikian laporan stasiun radio Spanyol tersebut tanpa menyebutkan sumbernya. “Dari beberapa pertemuan yang telah berlangsung dan menyusul pertemuan ini, Cesc mengatakan bahwa Barca adalah klub yang dia inginkan untuk musim depan,” tambahnya. Namun klub juara Spanyol itu belum memastikan apakah mereka menerima atau menolak laporan tersebut. Fabregas, pemain internasional Spanyol yang kini berusia 22 tahun, adalah pencetak gol terbanyak dengan 14 gol dalam seluruh kompetisi musim ini dan dia berada di bawah kontrak Arsenal hingga 2014. Namun masa depannya sekali lagi menjadi spekulasi
musim ini dan media terus menerus melaporkan bahwa pemain itu akan kembali ke klub liga utama Spanyol. Beberapa laporan mengatakan Fabregas akan pindah ke Real Madrid atau klub yang dia tinggalkan pada September 2003 Barcelona. Sementara itu Arsenal diketahui akan mempertahankan aset berharga yang mereka miliki seperti pemain itu. Daily Mirror Inggris melaporkan pada Selasa, klub London tersebut telah melayangkan surat kepada para pejabat Nou Camp yang berisi peringatan agar mereka tidak terlalu cepat mempublikasi keinginan mereka untuk mengontrak pemain. Fabregas yang punya andil membawa tim Spanyol menjuarai Euro 2008, baru-baru ini menyangkal telah membuat pernyataan ingin pindah dari liga utama Inggris. “Saya memakai kepala dingin, saya sangat bahagia di Arsenal dan di Inggris dimana di negara ini masih banyak yang bisa saya lakukan,” katanya kepada harian olahraga Spanyol Marca pada Desember lalu. (ant)
Cesc Fabregas
Penggemar Marah
Pemain Lazio Tidak Bisa Berlatih ROMA - Para pemain Lazio Selasa tidak dapat melakukan latihan di luar setelah ratusan penggemarnya melakukan aksi protes di lapangan tempat pelatihan mereka menyusul terpuruknya klub Italia itu ke posisi ketiga dari bawah dalam klasemen Liga Utama Italia. Sebanyak tiga penggemar mereka cedera dan lima ditangkap saat terjadinya aksi unjuk rasa itu, demikian dilaporkan media massa setempat. Para pemain Lazio memilih untuk tetap tinggal di dalam stadion tempat merek berlatih
di tengah kekhawatiran para penggemanr mereka tersebut akan berusaha menyerbu masuk ke sejumlah lapangan lain tempat pelatihan. Pada Senin, salah seorang penggemar fanatiknya, Gabriele Paolini, menanggalkan bajunya dan melompat air mancur Trevi di Roma untuk memprotes kemunduran klub itu. Klub Roma tersebut yang tengah dilanda kesulitan keuangan, juara liga Italia tahun 2000, sudah lama mengalami musim yang suram. (ant)
Suluh Indonesia/ap
BEREBUT BOLA - Pemain Manchester City, Patrick Vieira (tengah) berebut bola dengan pemain Bolton Wanderer, Tamir Cohen, dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris, di Manchester, Inggris, Selasa waktu setempat.
Kalahkan Bolton
Man City Dekati Empat Besar LONDON - Manchester City mendekati posisi empat besar klasemen sementara Liga Utama Inggris namun masih jauh dari materi untuk mengikuti kompetisi Liga Champions, setelah Selasa waktu setempat menang 2-0 di kandang sendiri ketika menjamu Bolton Wanderers. City tampil mengesankan
ketika berhadapan dengan tamu yang terancam degradasi dan meraih angka pertama mereka melalui tendangan Carlos Tevez serta dari Emmanuel Adebayor ketika pertandingan sudah berlangsung 73 menit. Kemenangan itu membuat City kini mengantungi 44 poin dan berada di urutan kelima,
berada di bawah Liverpool karena selisih gol dengan cadangan satu pertandiangan lagi dan di bawah mereka teradapat Tottenham Hotspur (43). Pada pertandingan lain, Fulham mengalahkan Burnley 3-0, klub papan bawah Portsmouth membuat angka sama menjadi 1-1 pada menit akhir, ketika di
kandang sendiri menjamu Sunderland yang diwarnai dengan turunnya tiga kartu merah sementara Wigan Athletic seri 1-1 lawan Stoke City. Masih ada enam pertandingan lagi yang akan berlangsung Rabu, di antaranya Arsenal lawan Liverpool, sedangkan Manchester United dan pimpin-
an klasemen Chelsea beraksi melawan Aston Villa dan Everton pada laga tandang. City, yang kalah dalam tiga laga terakhir mereka, berjuang keras memperagakan permainan terbaik di Eastlands sedangkan pemain yang baru dikontrak Adam Johnson bermain bagus di depan pendukungnya. (ant)
Dikalahkan Jones 17 Tahun Lalu
Hopkins Ingin Balas Dendam NEW YORK - Bernard Hopkins ingin balas dendam setelah dikalahkan dengan angka oleh lawannya Roy Jones Jr 17 tahun lalu, dan waktu pertemuan mereka sudah semakin dekat. Hopkins (45) dengan rekor 50-5-1 termasuk 32 menang KO, menyebut pertandingan mereka itu bersifat historis, pribadi dan penting. Ia mengucapkan kata-katanya itu dalam debat kedua petinju tersebut kemarin, menjelang pertandiangan tidak memperebutkan gelar yang diadakan di Las Vegas pada 3 April mendatang. “Bagi saya, pertandingan nanti secara personal dan sejarah merupakan arena balas dendam atas kekalahan saya. Saya kira ini merupakan bab terakhir dari permainan tinju Roy,” kata Hopkins. Kedua petinju itu baru bertemu kembali setelah sebelumnya bertarung dalam perebutan gelar kelas menengah IBF pada 22 Mei 1993. Jones (41) dengan rekor tanding 54-6 di antaranya 40 menang KO, mengingatkan Hopkins sebagai petinju “keras kepala”. “Satu hal yang pasti, dan ini merupakan kenyataan dan fakta yang belum berubah, saya tetap dapat mengalahkannya,” kata Jones. “Saya tidak pernah menjadi besar kepala dan tidak akan pernah. Pernyataan saya amat sederhana, ia tidak menang pada pertemuan pertama kami dan kini juga tidak akan pernah menang,” katanya.
Bernard Hopkins (kiri)dan Roy Jones Jr (kanan)
Sudah lama tidak ada spekulasi tentang tanding ulang kedua petinju itu dan kekalahan KO Jones pada ronde pertama atas petinju Australia
Danny Green Desember lalu membuat pernyataannya itu dikhawatirkan kebenarannya. Tergantung pada banyaknya penonton melalui televisi
kabel, kedua petinju itu dijanjikan mendapat bayaran antara enam sampai 10 juta dolar, kata Richard Schaefer, promotor Golden Boy Enterprises.
Kedua petinju itu bobotnya 79 kilogram saat ini tetapi berat badan untuk pertandingan mereka masih belum diputuskan. (ant)
Cavs Perpanjang Kemenangan Beruntun OHIO - LeBron James mencetak 32 poin untuk memimpin Cleveland Cavaliers meraih kemenangannya yang ke-12 secara beruntun dalam pertandingan NBA kemarin, setelah menang 104-97 atas New Jersey Nets yang semakin terpuruk. Kemenangan tersebut memberi Cavaliers kemenangan
beruntun terpanjang di NBA pada musim ini, berdampingan dengan rekor menang-kalah terbaik NBA yakni 42-11. Nets, yang mencatat rekor menang-kalah terburuk di liga itu, 4-47, harus bermain tanpa diperkuat point guard Devin Harris, yang absen berlaga dan harus duduk di bangku cadangan karena mengalami ce-
dera pada bahu kirinya. Courtney Lee memimpin Nets dengan 24 poin. James melesakkan 13-dari21 tembakan dari lapangan ditambah dengan 11 assist dan tiga rebound. Jawad Willams mencetak angka tertinggi dalam karirnya yakni 17 poin sementara Anderson Varejao menambahkan
dengan 15 poin bagi Cavaliers, tetapi pelatih Cavs Mike Brown mengatakan timnya itu tidak diperintahkan untuk bermain bertahan. “Saya tidak berpikir untuk bermain bertahan seperti yang biasa kami lakukan,” ujar pelatih Cavs Mike Brown. “Ini adalah sesuatu, mudahmudahan, kami dapat men-
gubahnya di pertandingan mendatang, terutama dalam pertandingan melawan Orlando dalam waktu dekat ini,” katanya. Cleveland akan menjamu Orlando pada Kamis dalam suatu pertemuan ulang pertandingan final Wilayah Timur pada musim lalu, dimana Magic memenangkan enam pertandingan. (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Kamis 11 Februari 2010
8
Polresta Pasuruan Ringkus
Tersangka Pembobol ATM
Suluh Indonesia/ant
DEMO PEDAGANG - Pendemo dari Forum Warga Kota Padang dan pedagang K5 Pasar Raya terkait pembangunan kios/los darurat pasca gempa yang dibangun Pemko Padang, menahan semprotan air saat berdemo di depan rumah kediaman Walikota Padang, Sumbar, kemarin. Unjuk rasa berakhir bentrok dengan Polisi anti huru-hara Polda Sumbar saat pendemo melemparkan batok kelapa ke arah polisi yang dianggap menghalangi mereka saat hendak menerobos rumah kediaman wako.
Nama Kajati Dicatut
Untuk Teror Pejabat AMBON - Nama Kajati Maluku, Poltak Manulang dan Wakajati setempat, Herman Koedoeboen “dicatut” untuk meneror sejumlah pejabat di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku. Asisten Tata Pemerintahan Setda Maluku, Pieter Norimarna, di Ambon, Rabu, mengatakan, dia dihubungi, baik melalui pesan singkat (sms) maupun telepon dari orang tidak kenal (otk) yang mengaku kajati dan wakajati pada 8 Februari 2010. “Saya pertama dihubungi melalui sms dari telepon seluler(hp) no 0813213990 dengan pesan dari Manulang (Kajati) bahwa segera mengontak karena sedang ditunggu di
kantor,” ujarnya. Selanjutnya OTK mengontak dari nomor 081274188486 yang mengaku Wakajati, Herman Koedoeboen. “Saya sempat berbicara dengan otk tersebut selama beberapa menit hanya untuk menghabiskan pulsanya karena telah memastikan bahwa itu bukan modulasi suara Wakajati,” katanya. Inti pembicaraan itu mengarahkan untuk mengatur pengadaan enam unit kapal penangkap ikan saat Pieter Norimarna memangku jabatan Sekda Maluku Tenggara Barat (MTB) yang sebenarnya bersangkutan tidak terkait dugaan tindak pidana korupsi. “Saya bingung kok ada orang yang
berani mencatut nama Kajati dan Wakajati Maluku untuk tindak kejahatan tersebut sehingga telah dilaporkan kepada kedua pejabat baru bertugas di Maluku dua pekan terakhir ini,” ujar Norimarna. Dia mengimbau para pejabat di Maluku agar tidak terpancing dengan teror otk melalui sms maupun hp karena tujuannya hanya untuk “memeras”. “Kalau kita tidak bersalah maupun terkait dugaan tindak pidana kasus korupsi jangan terpengaruh karena berdasarkan pengalaman beberapa orang akhirnya tertipu karena terlanjut mentransfer uang melalui rekening diberikan oknum tersebut,” kata Norimarna. (ant)
23 KK Lokasi
Rawan Longsor Tolak Direlokasi PEKALONGAN - Sebanyak 23 kepala keluarga (KK) di lokasi rawan longsor Dusun Gunung Telu, Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah menolak direlokasi ke daerah yang lebih aman. Kepala Desa Kutorojo, Dulajat di Pekalongan, Rabu, mengatakan, pihak desa sudah menyarankan kepada warga yang berada di lokasi rawan bencana agar mau dipindah tetapi mereka menolak dengan alasan bahwa tempat tinggalnya merupakan tanah warisan nenek moyangnya. “Kami sudah menyediakan tempat relokasi yang aman untuk 150 KK atau sekitar 104 rumah tangga tetapi mereka menolak dipindah ke
lokasi lain,” katanya. Ia mengatakan, untuk masalah relokasi, pihak desa hanya bisa memfasilitasi dan keputusan sepenuhnya akan diserahkan pada warga dusun setempat. “Jika memang ada warga yang mau pindah, kami akan memfasilitasinya sepenuhnya. Namun, kami pun tidak bisa memaksakan mereka untuk pindah ke lokasi yang lebih aman,” katanya. Duripah, seorang warga setempat mengatakan, menolak dipindah ke lokasi lain meskipun bangunan rumahnya berada di bawah tebing. “Kami memang tidak merasa takut adanya ancaman tanah longsor karena sudah puluhan tahun warga hidup di lingkungan
seperti ini. Kami percaya tidak akan terjadi bencana tanah longsor di dusun Gunung Telu,” katanya. Kasi Kesbanglinmas Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Kesbangpolimas) Kabupaten Pekalongan, Agus Arifin mengatakan, semua warga di Dusun Gunung Telu, terutama yang berada di lokasi rawan longsor diharapkan untuk mengungsi karena hingga kini curah hujan masih cukup tinggi. “Sebaiknya mereka mengungsi dulu ke tempat yang lebih aman dan bisa pindah jika sudah tidak hujan lagi. Namun akan lebih baik lagi jika mereka mau dipindahkan ke lokasi yang aman,” katanya. (ant)
14 Pelajar Madrasah Dipecat Akibat Berbuat Mesum SEBANYAK 14 pelajar Madrasah Tsanawiah (MTs) Model Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) dipecat akibat berbuat mesum di dalam kelas. “Saya menerima laporan pemberhentian itu beberapa waktu lalu,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Harimurti, kemarin. Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda itu mengaku, mendukung kebijakan pihak sekolah yang memberhentikan 14 pelajar yang dinilai telah melanggar aturan sekolah. “Saya mendukung kebijakan sekolah, sebab ini akan menjadi pembelajaran bagi pelajar lainnya. Diberhentikan bukan berarti anak itu putus sekolah, tetapi hanya diangkat dari lingkungan sekolah itu,” katanya. “Kami akan mencari solusi agar mereka tetap bisa sekolah, termasuk membantu mencari sekolah yang akan menerima mereka,” kata Harimurti. Terkait dengan perbuatan mesum yang dilakukan ke-14 pelajar MTsN Model Samarinda itu, Harimurti tidak bersedia memberi penjelasan lebih rinci. “Pada laporan itu hanya disebutkan mereka diberhentikan akibat melanggar aturan,” ujar
Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda itu. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, terbongkarnya kasus itu bermula dari laporan yang diterima guru yang menyebut adanya perbuatan mesum yang dilakukan sejumlah pelajar MTsN Model di Samarinda itu. Pada minggu pertama dan kedua Februari 2010, MTsN Samarinda itu kemudian membentuk tim khusus untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut. Tim kemudian memantau dengan cara meninggalkan ruang kelas dan melarang pelajar keluar dari ruangan. Hasilnya, mereka menemukan 14 pelajar, delapan di antaranya pelajar putri serta tujuh pelajar putra mulai kelas I hingga kelas III melakukan perbuatan tak senonoh di dalam kelas. “Mereka kedapatan melakukan perbuatan mesum di dalam kelas pada jam istrahat atau di belakang gedung sekolah. Bahkan ada yang melakukannya di hadapan pelajar lannya,” ujar
seorang pelajar Kelas III MTsN Model Samarinda, Sidiq Irjali. Pelajar MTsN Model Samarinda lainnya, Hariyadi, mengaku malu dengan kejadian tersebut. “Kami sudah lama mendengar informasi itu, bahkan di sekolah isu tersebut sudah menyebar. Selain melakukan perbuatan tak senonoh seperti berpeluk-pelukan di dalam kelas dan di areal sekolah, di antara mereka yang dikeluarkan itu juga sering merokok,” kata Hariyadi. Sementara, pihak MTsN Model Samarinda mengakui telah memecat 14 pelajar akibat melanggar aturan sekolah. “Mereka dikeluarkan akibat melanggar aturan sekolah. Keputusan itu diambil berdasarkan berbagai pertimbangan dan melalui mekanisme lewat rapat dewan guru yang kami gelar pada 21 Januari 2010 lalu,” kata Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTsN Model Samarinda, Irfan Anshori Masdar, tanpa merinci jenis pelanggaran dimaksud. Namun, Irfan Anshori Masdar tidak menampik jika ke-14 pelajar tersebut dikeluarkan juga akibat adanya perbuatan mesum. (ant)
PASURUAN - Polresta Pasuruan, Jawa Timur, meringkus tiga tersangka pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) milik Bank Mandiri Pasuruan. Kapolresta Pasuruan, AKBP Syahardiantono, Rabu, menjelaskan, ketiga tersangka masing-masing, Yusfianto (30), dan Yanto (30), keduanya beralamat di Jl. Tanjung Raya Gang H. Said, Pontianak Kalimantan Barat, dan Usmar (34), warga Desa/ Kecamatan Pelelawan, Jambi. Ketiga tersangka indekos di Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Dijelaskan, ketiga tersangka dalam menjalankan aksinya menggunakan modus yang pernah dilakukan para tersangka di Tanjung Priok Jakarta, dan Pontianak, yakni dengan cara menyelipkan batang korek dalam mulut ATM sehingga kartu ATM menjadi macet. Usaha pembobolan ATM di Pasuruan dilakukan Minggu (31/1) sekitar pukul 01.00 WIB. Sebelumnya pada Sabtu (30/ 1), sekitar pukul 23.00 WIB, seorang nasabah, Totok Rudiarto bermaksud mengambil uang di ATM. Namun saat memasukkan kartu ATM mendadak macet. Yang aneh di sebelah kiri tombol terdapat stiker berupa petunjuk yang berbu-
nyi, bilamana kartu anda macet hubungi call center kami dengan nomor 02152999999 atau 081228722488. Sehingga Totok mulai curiga, sebab call center Bank Mandiri telah diketahuinya, yakni 14000. Akhirnya Totok menghubungi Polsek Purworejo, tapi tetap menghubungi nomor telepon yang tertulis pada stiker. Totok kemudian berpura-pura melapor ATM-nya macet dan memberikan nomor PIN-nya. Sedangkan petugas yang mendapat laporan langsung bergerak menunggu kedatangan pelaku. Sekitar satu jam kemudian orang yang ditunggu datang. Terlihat ada dua orang menghampiri ATM Bank Mandiri. Yusfianto langsung masuk ke ruang ATM, sedangkan Yanto menunggu tetap di atas sepeda motor. Begitu Yusfianto keluar dari ATM, petugas mendekatinya dan Yusfianto sendiri berupaya menghilangkan jejak dengan membuang barang bukti berupa gergaji. Tanpa membuang waktu petugas langsung menangkap keduanya. Saat diinterogasi petugas, Yufianto dan Yanto mengakui telah sering membobol ATM Bank Mandiri bersama dua orang temannya yang lain, yakni Usmar dan Agus. (ant)
Ribuan Anak Terlantar TEMANGGUNG - Sekitar 3.000 anak yang tersebar di 20 kecamatan di Temanggung terlantar, kata Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Temanggung, Sutar Widiharso, kemarin. “Sejak tahun 1985 telah ditangani anak-anak terlantar dengan mengirimkan ke panti petirahan anak Satria Baturaden, Purwokerto bagi anak usia di bawah 12 tahun dan ke Magelang untuk anak usia 13-17 tahun,” katanya. Menurut dia, setiap kecamatan ditemukan rata-rata 100an anak terlantar usia kurang dari 12 tahun atau sekitar 2.000
orang di 20 kecamatan diTemanggung. Jumlah itu masih ditambah sekitar 50 anak usia 13-17 tahun atau sekitar 1.000 orang. Jumlah itulah yang terpantau Dinas Sosial berdasarkan pendataan dari perangkat desa, namun kemungkinan jumlah anak terlantar di wilayah Temanggung lebih besar dari angka tersebut, karena terkadang perangkat desa tidak memberikan data yang sebenarnya. “Untuk halhal yang dianggap negatif seperti anak terlantar, pelacur, dan pengemis, kadang datanya tidak sesuai yang sebenarnya,” katanya.
Menurut dia, setiap tahun Dinas Sosial Temanggung mengirim 100 anak usia di bawah 12 tahun ke Purwokerto dan sekitar 50 anak usia 13-17 tahun dikirim ke Magelang. Akibat kekurangan dana tahun ini, katanya, pihaknya hanya mengirimkan 50 anak usia kurang dari 12 tahun ke Purwokerto untuk dididik selama sebulan, setelah itu dikembalikan ke walinya. Selain itu, katanya, pihaknya mengirimkan 30 anak usia 13-17 tahun ke Magelang selama setahun untuk diberi pelatihan keterampilan kerja. Ia mengatakan dana dari APBD kabupaten tahun 2009 untuk
penanganan anak terlantar Rp50 juta, sedangkan pada 2010 turun menjadi Rp 15 juta. Selain itu juga mendapat dana dari APBD provinsi sebanyak Rp9,6 juta. “Dana tersebut kami kelola untuk menangani anak-anak terlantar yang tidak dikirimkan ke Magelang atau ke Purwokerto,” katanya. Ia menambahkan penanganan terhadap anak terlantar di Temanggung belum maksimal karena minimnya dana. “Dana penanganan anak terlantar terys berkurang, namun jumlah anak terlantar terus meningkat setiap tahunnya,” katanya. (ant)