Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 145 tahun III Rabu, 5 Agustus 2009 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Asing Kuasai BUMN
Masyarakat Makin Optimis
Ekspor Tekstil RI ke UE Turun
PEMERINTAH dan masyarakat harus mengawasi upaya asing menguasai BUMN dan kekayaan Indonesia melalui cara privatisasi dan liberalisasi antara lain dengan penempatan atau mendukung orang-orang...hal. 1
SURVEI Bank Indonesia (BI) menyatakan, pelaksanaan pemilihan presiden yang aman telah membuat konsumen makin optimistis terhadap perekonomian. Hal ini ditunjukan denganhasil survei yang...hal. 2
EKSPOR tekstil dan pakaian jadi (garmen) Indonesia ke Uni Eropa (UE) turun masing-masing sebesar 17,4 persen dan 6,54 persen pada triwulan pertama tahun ini. “Penurunan permintaan untuk tekstil...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Minta Pilpres Dua Putaran
Mega Nangis di MK
Suluh Indonesia/ant
KORBAN KRL - Petugas melakukan evakuasi jenazah asisten masinis KRL Pakuan Express KA 211, Akbar Jaelani yang merupakan korban tabrakan antara KRL Ekonomi dan KRL Pakuan Express di Kebonpedes, Kota Bogor, Jabar, kemarin.
JAKARTA - Pemandangan mengharukan terlihat dalam sidang gugatan sengketa hasil Pilpres 2009. Capres Megawati menitikkan air mata saat memberikan pernyataannya dalam sidang di MK Jakarta, kemarin. Mega memohon kepada majelis hakim konstitusi yang diketuai Mahfud MD memutus gugatannya secara adil, terkait persoalan DPT dalam Pilpres itu. ‘’Kecurangan dalam penyelenggaraan Pilpres bersifat masif, terstruktur dan sistematis. Saya adalah presiden yang mendorong terbentuknya MK, agar supaya keadilan dapat terwujud,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca. Dalam gugatannya, Mega-Pro meminta MK membatalkan SK KPU No 365/Kpts/KPU/2009 tentang penetapan hasil rekapitulasi pilpres yang dimenangkan kubu SBY-Boediono. Menurut hitungannya, Mega-Pro memperolehan 32.548.105 (35,06 %), SBY-Boediono 45.215.927 (48,70 %) dan JKWiranto 15.081.814 (16,24 %). Selain itu juga meminta pilpres ulang di 25 provinsi. Di provinsi ditemukan bukti terjadinya penggelembungan suara 28.658.634. ‘’Seharusnya pasangan calon SBY-Boediono dan Mega-Prabowo ditetapkan menjadi pasangan calon dalam putaran kedua Pilpres,” kata anggota tim advokasi Arteria Dahlan. (nas)
Mbah Surip Tutup Usia JAKARTA - Penyanyi fenomenal yang melejit lewat lagu ‘Tak Gendong’, Urip Arianto alias Mbah Surip (60) meninggal dunia kemarin sekitar pukul 10.30 WIB. Jenazah Mbah Surip, rencannya dikebumikan hari ini di Makam Kampung Artis, Teater Rendra, Citayam, Bogor. Aula Bengkel Teater Rendra berada di Kampung Rawa RT 002/05 Cipayung Jaya, Pancoran Mas Depok, Jabar. Lembaga Kesenian ini didirikan oleh almarhum bersama WS Rendra. Menurut Tarzan, sehari sebelum meninggal, almarhum sempat mengeluh sakit dan beristirahat di rumah Mamiek Prakoso (pelawak Srimulat), di Kampung Makassar, Jaktim. ‘’Mbah Surip mengeluh sakit diare dan saya lihat mukanya pucat. Lalu saya panggilkan seorang mantri. Mantri sempat terkejut karena dari mulut almarhum, sudah keluar busa. Kemudian, atas saran mantri tersebut, Mbah Surip dibawa ke Rumah Sakit Pendidikan Kesehatan TNI AD (Pus-
dikkes), Jaktim, dan meninggal dalam perjalanan. Mbah Surip hidup sederhana meski sudah meraih sukses sebagai pemusik berkat lagu bergenre humor ‘Tak Gendong’ dan ‘Bangun Tidur’. Gaya hidupnya tak banyak berubah sejak lagu ‘Tak Gendong’ laris manis menjadi nada dering pribadi (Ring Back Tone). Semua kalangan, dari anak-anak kecil, remaja, dewasa sampai orang tua menyukai lagu ini dan acap mendendangkannya. Rambutnya yang kriwil-kriwil ala Rud Gullit dan Bob Marley dan tawanya yang berderai dan selalu mengucapkan kalimat khasnya ‘ha…ha…ha…’ selalu mewarnai kehidupannya. Dengan sebuah gitar akustik, Mbah Surip yang senang melantunkan lagu-lagu reggae dan rap ini tampil menggebrak lagulagu ciptaannya yang bernada humor, satire dan kocak. Gara-gara kesuksesan lagu ‘Tak Gendong’, Mbah Surip kewalahan menerima job tampil di layar televisi swasta dan show ke daerah. Sehari, dia bisa
tampil menghibur masyarakat sampai tiga bahkan empat kali. Rencananya, kemarin malam Mbah Surip ‘manggung’ di Bali. Meski almarhum sudah bisa membeli rumah dan sebuah mobil, Mbah Surip tetap hidup sederhana dan lebih senang menumpang di rumah seniman sahabat karibnya, seperti WS Rendra dan Mamiek Prakoso. Bahkan, almarhum mengaku lebih senang naik ojek daripada mobil. Dia merasa lebih nikmat diantar motor daripada duduk manis di atas mobil. Ucapan Duka Cita
Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut berduka cita atas meninggalnya Mbah Surip. Di mata Kepala Negara, penyanyi fenomenal ini merupakan sosok yang patut diteladani. ‘’Saya ikut berbelansungkawa dan mendoakan semoga beliau diterima disisi Tuhan Yang Maha Kuasa dengan tenang, sesuai dengan amal baktinya selama hidup di dunia,’’ kata presiden. (pik/har)
Susun Kabinet Mendatang
SBY Utamakan Parpol Koalisi JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, format dalam kabinet pemerintahan mendatang dan koalisi di parlemen akan diutamakan berasal dari parpol yang menjadi koalisinya pada pilpres lalu. Meski begitu, tak menutup untuk masuknya parpol lain di luar parpol koalisinya. ‘’Bahwa koalisi yang sudah terbangun pada pemilihan presiden dan wapres lalu menjadi format utama sebenarnya menyangkut kebersamaan nanti di kabinet dan DPR RI,” kata Presiden saat jumpa pers di halaman kompleks Istana Presiden Jakarta, kemarin. Namun, menurut SBY. masih ada ruang bagi partai di luar parpol koalisinya untuk membangun kebersamaan yang lebih luas ke depan dengan catatan harus dijamin keadilannya. ‘’Dalam perjuangannya, saya berjuang bersama partaipartai tertentu yang berkoalisi yang jadi pertimbangan utama, dan andaikata ke depan ada kebersamaan yang lebih luas tentu ditata dengan kuncinya betul-betul adil. Saya terbuka terhadap pemikiran yang dapat datangkan kebaikan bagi pemerintah, rakyat dan negara. Sekali lagi, kuncinya, betul-betul adil,” katanya. Meski demikian, SBY yang didampingi Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng menolak
menjelaskan struktur dan nama-nama dalam kabinet mendatang, karena saat ini proses pilpres masih dalam persidangan di MK. ‘’Saya mendengar pandangan dari publik dan rakyat bahwa kabinet mendatang harus kabinet kerja, profesional dan bisa menjalankan tugas dengan baik. Itu cocok dengan apa yang saya pikirkan jangan sampai ada dagang sapi ataupun presiden didikte oleh parpol untuk mewadahi jagojagonya,” katanya. Menurutnya, tugas presiden dan wapres terpilih hasil keputusan KPU sampai 20 Oktober mendatang adalah mengevaluasi struktur dan kerja kabinet dalam lima tahun ini. ‘’Mana yang harus dipertajam fungsinya dari masing-masing departemen dan kementerian agar pemerintahan yang akan datang lebih efektif,” katanya. Dikatakan SBY, sistem kabinet presedensiil yang dianut sebenarnya tidak terlalu cocok dengan demokrasi multipartai yang berlaku saat ini, namun untuk menengahinya maka dalam kabinet juga dimasukkan unsur-unsur partai politik tertentu. ‘’Demikian juga ditingkat DPR juga ada semacam koalisi, meski itu tidak setajam di kabinet parlementer ada rulling party dan oposisi partai,” katanya. (har/son)
courtesy vivanews.com
Urip Arianto alias Mbah Surip
K ta
2
Suluh Indonesia, Rabu 5 Agustus 2009
KPK Sesalkan Isu Testimoni Antasari JAKARTA - Upaya menghancurkan KPK secara perlahan dan sistematis mulai tersingkap. Pasalnya, setelah kasus dugaan keterlibatan Ketua KPK nonaktif Antasari Azhar dalam kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), kini giliran pengakuan (testimoni) dari Antasari disebarluaskan kepada publik. Testimoni setebal empat halaman itu, berisi cerita Antasari. Intinya, Antasari mengakui sempat menemui tersangka kasus dugaan suap pengadaan sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) Dephut, Anggoro Widjaja di Singapura. Dirut PT Masaro itu pun mengaku kepada Antasari, telah memberikan sejumlah uang kepada dua oknum pimpinan KPK. Tudingan yang memojokan ini, dibantah langsung Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto. Menurutnya, hal itu merupakan fitnah yang dimaksudkan untuk menggembosi KPK dengan target jangka panjang menghancurkan institusi pemberantasan korupsi ini. “Itu fit-
nah terhadap kami, agar KPK rontok (hancur-red),” katanya di Jakarta, kemarin, ketika dikonfirmasi wartawan. Ditambahkan, jika pimpinan KPK benar telah menerima suap, berarti kasus dugaan korupsi itu takkan dilanjutkan pihaknya. Kenyataannya, kasus itu tetap berlanjut dan sudah masuk tahap penyidikan dengan tersangka Anggoro Widjaja. KPK, ungkapnya, takkan tinggal diam atas munculnya isu ini. “KPK telah dicemarkan nama baiknya, berarti kami akan melakukan langkah hukum atas fitnah itu,” ungkap Bibit. Bibit menegaskan, jika benar-benar Antasari yang mengeluarkan testimoni, ia bisa terancam hukuman lima tahun penjara. Hukuman ini diluar kasus pidana atas tindakan perbuatan mencemarkan nama baik KPK. Tuduhannya telah melanggar pasal 36 dan 65 UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, karena telah menemui pihak yang berperkara. (nas) Suluh Indonesia/ade
Pemprov DKI Kurangi Kepadatan Rumah Susun JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan mengurangi kepadatan rumah susun (rusun) dengan memperkecil nilai Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dari 6 menjadi 2,5 hingga 4. Penurunan nilai KLB yang merupakan angka perbandingan jumlah luas lantai seluruh bangunan terhadap luas tanah itu dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No.27/2009 tentang Pembangunan Rumah Susun Sederhana yang menghapus Pergub No.136/2007. Pakar tata kota Universitas Indonesia Gunawan Tjahjono menyebut penurunan koefisien itu merupakan langkah bijaksana karena rusun memang harus manusiawi bagi penghuninya. “Rusuna (rumah susun sederhana) mesti memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan serta kesehatan. Karena itu, bangunan rusun tidak boleh terlalu padat. Hal ini untuk memberikan ruang gerak bagi penghuni rusuna,” paparnya dalam Workshop tentang rusunawa yang digelar di Balaikota Jakarta, kemarin. Gunawan mengatakan,
pembangunan rusun juga harus memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan dimana kehadiran rusun jangan membuat kerawanan sosial makin tinggi, dan menciptakan lingkungan tidak sehat. “Daerah rusun biasanya tingkat kriminalitasnya tinggi. Selain itu, juga tidak sehat, karena sirkulasi udaranya pasti buruk,” ujarnya. Namun Pergub yang ditetapkan pada 10 Maret 2009 itu tidak berlaku surut sehingga perizinan rusun yang masih dalam proses tetap berpedoman pada Pergub No.136/2007. Hal tersebut tercantum di pasal 11 di mana ayat (b) hanya mewajibkan perizinan rusun yang baru dimohonkan yang mengacu ke aturan baru tersebut. Pergub tersebut juga mengatur persyaratan lain seperti sarana dan prasarana wajib, yakni rencana jalan paling sedikit 12 meter dan lebar badan jalan eksisting paling sedikit delapan meter. Kemudian, saluran air dengan sistem drainase yang baik, adanya jalur angkutan umum menuju lokasi serta terjangkau pelayanan jaringan utilitas kota. (ant)
DEMO MK - Sejumlah orang yang tergabung dalam Benteng Demokrasi Rakyat Merah Putih (Bendera) membentangkan spanduk bergambar capres Megawati Soekarnoputri saat berunjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, kemarin. Mereka meminta Mahkamah Konstitusi dapat memberikan kepastian terhadap polemik Pemilu yang tidak kunjung berakhir karena dapat mengadu domba masyarakat.
KPK Jebloskan
Pejabat Dephut ke Penjara JAKARTA - KPK menjebloskan pejabat Dephub Tansean Parlindungan Malau ke LP Cipinang, Jakarta, kemarin. Kasie Sarana dan Prasarana Operasional Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Dephub yang telah dinonaktifkan dari statusnya pegawai negerinya ini, ditahan setelah lebih dari dua bulan ditetapkan sebagai tersangka. Tansean adalah tersangka korupsi pengadaan 20 kapal patroli tipe RFP panjang 28,5 meter Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Dephub pada 2008 senilai Rp 300 miliar. “Yang bersangkutan kami tahan ke LP Cipinang. Selanjutnya, segera diperiksa dalam statusnya sebagai tersangka,” kata Karo Humas KPK Johan Budi SP. Tansean dijerat melanggar UU Nomor 31/1999 jo UU No-
Johan Budi
mor 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor dengan ancaman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp250 juta. Dalam kasus ini, KPK juga sudah menahan pejabat Dephub lainnya yakni Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Dephub Djoni Algamar.
Sedangkan mantan anggota DPR Bulyan Royan sudah divonis enam tahun dan denda Rp 350 juta. Sebelumnya, Juli 2007, Tansean bersama mantan Direktur KPLP Djoni Algamar melakukan pertemuan dengan Bulyan di gedung DPR untuk membicarakan rencana pengadaan kapal patroli itu. Bulyan meminta Djoni dan Tansean mengumpulkan perusahaan yang bisa diajak kerjasama bagi-bagi proyek. Sesuai arahan Bulyan, dua pejabat Dephub itu kemudian mengumpulkan para pengusaha yang bisa diajak kerja sama di Hotel Crown pada Agustus 2007. Bulyan menyampaikan rencana proyek pengadaan itu. Bulyan meminta komisi 8 persen kepada perusahaan yang bersedia menjadi rekanan Dephub. (nas)
Mbah “Tak Gendong” Surip Selama Hidup Tak Pernah Sakit MBAH Surip penyanyi “Tak Gendong”, yang mempunyai nama asli Urip Ariyanto meninggal dunia, kemarin. Cubung Warsono Putro, sahabat Mbah Surip di galeri Pasar Seni Ancol, mengatakan terkejut mendapat kabar mengenai meninggalnya Mbah Surip. “Saya terkejut, dengan kabar tersebut. Masak Mbah Surip yang dulunya tidak pernah sakit itu meninggal di rumah sakit,” kata Cubung. Sebab sejak dikenalnya 20 tahun yang lalu, Mbah Surip yang mempunyai kegemaran minum kopi dan makan ceker ayam itu, tidak pernah sakit. Seniman pelukis di Pasar Seni dan seluruh Indonesia pun berduka. Mbah Surip, sangat dekat dengan para pelukis. “Mbah Surip itu dekat dengan para pelukis. Setiap ada Jambore Nasional Seniman, Mbah Surip selalu bernyanyi di depan para pelukis,” kata Cubung yang merupakan pelukis aliran Suryalisme. Bahkan menurut Cubung, Jambore Seni Rupa Nasional ke-14 yang akan digelar Jumat (7/8) rencananya akan diisi dengan lagu Mbah Surip. Cubung mengatakan Mbah Surip sangat dikenal di kalangan 70 pelukis yang berada di Pasar Seni Ancol. “Mbah surip orangnya tidak mau terikat. Namun selalu berterus terang setiap ada yang ingin dimintanya,” kata Cubung. Awalnya Mbah Surip di Pasar Seni, bekerja di cafe
Sweet tahun 1987 yang saat ini telah tutup. “Dulunya Mbah Surip bantu-bantu di cafe Sweet. Dan bermain di Pasar Seni,” kata Cubung. Bahkan awalnya menurut Cubung, Mbah Surip itu mulai bernyanyi setelah dibelikan gitar oleh almarhum Wawan seorang pelukis di Pasar Seni yang meninggal dua tahun lalu. “Gitar yang dibawa Surip itu, dibelikan oleh Kang Wawan. Dan saya yang melukis digitarnya dengan lukisan abstrak,” ujar Cubung. Surip yang berasal dari Mojekerto itu menurut Cubung pribadinya tertutup. “Saya disini meski dekat dengan Mbah Surip, tidak tahu siapa istri dan anaknya,” katanya. Setiap kali ditanya kehidupannya, Surip selalu menghindar dengan menjawab hah.. hah...hah...ha. “Orangnya polos, dan mudah bergaul. Terkadang kalau mau meminta sesuatu tidak pernah sungkan,” kata Cubung. Surip setiap menciptakan lagu, tidak pernah disalin. Menciptakan lagu secara spontanitas. Bahkan saat menciptakan lagu tak gendong, terinspirasi dari lukisan Wawan. Kebanyakan lagu yang diciptakan Surip dari inspirasi lukisan seniman di
awalnya ketimbang para artis. Oleh karena itu Cubung dan 70 pelukis yang sudah menjadi keluarga besar Mbah Surip berduka. Mbah Surip setiap ketemu para pelukis, selalu mengucapkan I Love You Full, yang merupakan ciri khas Mbah Surip. Sementara itu Manajer Pasar Seni Ancol, Bogang, menjelaskan mengetahui meninggalnya Mbah Surip dari internet. “Saya tahu Mbah Surip meninggal, dari istri saya yang melihat internet,” kata ayah empat Suluh Indonesia/net anak tersebut. Mbah Surip Sebelumnya sekitar pukul 08.00 WIB, mbah Pasar Seni Ancol. Selain di Pasar Seni Ancol, Surip mengirim pesan singkat Mbah Surip menurut Cubung melalui ponselnya sebanyak dua sering bermain di Bulungan dan kali kepada Bogang. Namun kareTaman Ismail Marzuki (TIM). na tidak dibalas, akhirnya mbah “Dulu sebelum terkenal, Mbah Surip menelepon Bogang. Surip itu datang ke Pasar Seni “Mbah Surip telepon saya, dan Ancol dengan motor Binternya. mengatakan kalau dadanya Kalau tidak disini mungkin di sesak. Saya pun suruh mbah bulungan atau TIM,” ujarnya. Surip untuk berobat,” kata Kalau di Bulungan, Mbah Surip Bogang. Namun dirinya kaget begitu selalu bertemu dengan Anto Baret. Setiap kali ada pameran dikabarkan kalau Surip meningseni lukisan, mbah Surip selalu gal dunia. “Saya sangat berduada. Hingga Mbah Surip lebih ka, apalagi mbah Surip sudah dikenal di kalangan pelukis saya anggap sebagai keluarga.
Begitu juga dengan istri dan anak-anak saya yang dekat dengan beliau,” kata Bogang. Mbah Surip sebelumnya diketahui Bogang, adalah kelompok pemusik jalanan (KPJ), di blok M. Bahkan tahun 2005 disaat Jambore Seni Rupa Nasional ke 10, mbah Surip sempat bernyanyi selama 60 jam nonstop. “Sayang saat itu tidak dicatat rekor muri,” katanya. Saat ini sudah ada 7 album lagu, yang diciptakan serta dinyanyikan mbah Surip. “Semua master lagunya ada sama saya,” kata Bogang. Lagu yang masuk dalam album Mbah Surip diantaranya berjudul : Bangun Tidur, Tak Gendong, Gadis Sawo Matang, Ya n g . . y a n g . . y a n g . . y a n g , Enak..enak..enak..enak, Tukang Nasi Goreng, Orang Gila, Melodi Tiang Listrik, Dikejarkejar, Barang baru, tukang tidur, I love you full, Time is money, Penari Pasar, Lihat Jam, Sama Besar, Jalan Masih Panjang, Mata Kucing, Ijo royoroyo, Siti Maelan, Mimpi, Asramaku Gosong, Likuidasi, Kang Mamat, Endang, Masuk Tong Syetan dan Cinta dibawah pohon pepaya. Sepengetahuan Bogang, Mbah Surip memiliki seorang anak laki-laki. “Saya pernah dikenalkan dengan anak Mbah Surip. Namun saya tidak tahu siapa namanya,” kata Bogang. Kepada Bogang pun, masalah kehidupan rumah tangganya, Mbah Surip sangat tertutup. (ant)
Isteri Muda Tewas Setelah Dibakar JAKARTA - Euis (25), ibu muda satu anak warga Pasar Bengkok RT01/RW01, Kunciran, Cipondoh, Kota Tangerang, kemarin, akhirnya meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, akibat luka bakar parah yang dideritanya. Sebelumnya, Euis sempat dirawat beberapa hari di RSCM akibat disiram bensin dan dibakar oleh Jenni(35), istri tua suaminya, Sahroni (40). Dokter Forensik RSCM, Dr Munim Idris mengatakan, kondisi ibu satu anak itu menderita luka bakarnya yang sangat serius sehingga daya tahan tubuhnya terus menurun. “Luka bakar yang dideritanya hampir 80 persen. Walaupun dilakukan perawatan, nyawa korban tidak bisa tertolong lagi,” ujarnya. Sebelumnya diberitakan, Euis disiram bensin dan dibakar oleh Jenni, istri tua suaminya, Sahroni saat hendak mengambil anaknya, Khalil (1) yang dititipkan ke Jenni, Kamis (30/ 7) lalu. Namun Jenny tidak mau dan berusaha menghalang-halangi Euis yang akan mengambil sendiri Khalil. Perang mulut
pun meledak antara keduanya. Sahroni, sang suami, berusaha melerai keduanya. “Jenni mengultimatum saya. Dia bilang pilih mana, tinggal sama aku atau sama dia,” ujarnya. Sahroni kemudian meminta kedua istrinya itu hidup rukun dalam satu rumah. Jawaban ini membuat amarah Jenni makin memuncak. “Jenni kemudian keluar rumah. Tak lama kemudian, dia kembali dengan membawa jerigen berisi bensin. Dengan cepat, ia menyiramkan bensin itu ke tubuh Euis dan langsung membakarnya,” lanjut Sahroni. Tubuh istri muda Sahroni itu pun terbakar hingga sebagian besar badannya gosong. Warga kemudian membawa Euis ke Rumah Sakit Usaha Insani Kota Tangerang. Namun, karena luka bakarnya sangat parah, sekitar 80 persen, Euis kemudian dilarikan ke RSCM Jakarta. Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang Komisaris Besar Hamidin membenarkan peristiwa itu. “Jenni telah diamankan dan akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” ujar Hamidin. (ant)
PENGUMUMAN Memperhatikan Keputusan Badan Pengedalian Dampak Lingkungan Nomor 08 Tahun 2000 Tentang Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi dalam Proses Amdal, maka dalam rangka akan dilaksanakannya kegiayan
“PEMBANGUNAN PROYEK RUSUNAMI KALIMALANG RESIDENCE” Pemrakarsa Alamat
No. Telepon No. Facssimili Lokasi Kegiatan
Luas Lahan Rencana Penyusunan Amdal
: PT. MITRA SAFIR SEJAHTERA : Menara Eksekutif Lt. 15 Jl. MH Thamrin Kav 9 No: 16 Jakarta Pusat : 021 - 390 2209 : 021 - 390 2250 / 390 2680 : Jl. KH. Noer Ali No: 1 Kelurahan : Bintara Jaya Kecamatan: Bekasi Barat Bekasi : + 27.000 m2 : 6 Bulan
Yang diperkirakan dapat menimbulkan dampak positif dan dampak negatif. Untuk itu kami mengharapkan input dan saran dari Masyarakat sebagai bahan masukan proses tersebut diatas. Saran dan Pendapatan dapat disampaikan kepada: 1. PT. MITRA SAFIR SEJAHTERA Menara Eksekutif Lt. 15 Jl. MH Thamrin Kav. 9 No. 16 Jakarta Pusat Telp. (021) 390 2209 Fax. (021) 390 2250 / 390 2680 2. BADAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP KOTA BEKASI Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 1 Kota Bekasi Telp. (021) 8895 4118 U.002845-Peng
Lowongan Menjadi Wartawan Kami memberikan kesempatan kepada Anda yang punya talenta dan berminat di bidang jurnalistik untuk menjadi Kontributor di wilayah Jabodetabek Kirimkan lamaran Anda ke :
PO. BOX 6233 JKBKG “Paling lambat seminggu setelah pengumuman ini” G.04-Low
Menuju Istana
Suluh Indonesia, Rabu 5 Agustus 2009
3
SBY, TK dan Tangisan Mega Oleh Heru B. Arifin Dua hari belakangan ini, rakyat Indonesia disuguhi ”teatrikal” elite politik yang sungguh dramatis. Pertama, publik diberi tontonan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merangkul Taufik Kiemas usai pidato nota keuangan di gedung parlemen. Peristiwa ini menjadi berita penting dan mendapat banyak tanggapan dari pengamat politik. Tentu bukan tanpa sebab. SBY adalah presiden terpilih versi KPU. Sedangkan Taufik Kiemas (TK) adalah suami Megawati Soekarnoputri, sang capres yang divonis kalah pemilu. Latar belakang SBY dan TK yang menjadikan peristiwa peluk cium di gedung parlemen itu menjadi menarik. Sang pemenang dan sang pecundang saling bertemu dan berpelukan. Usai peristiwa itu, TK memberikan pernyataan yang jauh lebih penting disimak. TK memuji pidato Presiden SBY. Pujian dari tokoh oposisi ini mengagetkan. Ketika ditelusuri lebih jauh, TK memberikan kunci “jawabannya.” Ia mengaku sikap oposisi yang selama lima tahun dilakoni PDIP tak membuahkan hasil.” Buktinya PDIP kalah,” kata Taufik suatu hari. Ya, dalam pemilu legislatif, PDIP kalah telak oleh Demokrat. Calon presiden yang diusung PDIP juga tak laku. Dua kekalahan ini men-
dorong TK untuk mengadakan pilihan sikap politik. Salah satu opsinya adalah membangun koalisi dengan partai pemenang dan capres terpilih. Artinya, PDIP bisa saja akan dibawa masuk ke kabinet. “Insya Allah (masuk kabinet) terbuka,” celetuk TK usai pidato keuangan SBY di parlemen. Pernyataan TK ini bukan tak bersambut. Kemarin, capres terpilih SBY, memberi sinyal positif. SBY mengaku bangunan cabinet pemerintahan lima tahun juga terbuka bagi partai politik di luar parpol koalisi Demokrat. SBY perlu mengadakan jumpa pers khusus untuk “menanggapi” pernyataan TK sehari sebelumnya. “Andaikata ke depan ada kebersamaan yang lebih luas tentu ditata dengan kuncinya betul-betul adil. Saya terbuka terhadap pemikiran-pemikiran yang dapat datangkan kebaikan bagi pemerintah, rakyat dan negara,” kata SBY di Istana. Dua tokoh ini seolah saling melengkapi untuk maksud yang sama: membangun koalisi pemerintahan ke depan. Koalisi bisa dua macam, bisa di pemerintahan bisa juga di parlemen. SBY bisa mengadopsi keduanya, mendukung di pemerintahan dan di parlemen. Jika opsi koalisi itu betulbetul terbangun, PDIP akan menjadi macan ompong. Sikap oposisinya selama ini bisa ditafsirkan hanya sebatas meraih kursi jabatan. Oposisi yang diperjuangkannya telah diga-
daikan untuk satu atau dua kursi menteri. Bahkan, isunya, TK akan dipasang untuk ketua MPR ke depan. Pada saat yang sama, kemarin, Megawati menangis. Ia tak bisa menahan emosinya ketika membacakan pengantar gugatannya di Mahkamah Konstitusi. Mega menuduh kecurangan pilpres dilakukan secara masif, terencana dan sistematis. Akibatnya puluhan juta orang tak bisa menggunakan hak pilihnya. Juga terjadi pengurangan ribuan TPS. Pertanyaannya, benarkah tangisan Mega itu hanya untuk gugatannya ke MK? Apakah tangisan Mega itu sebetulnya sebagai “gugatan” manuver politik suaminya sendiri yang merapat ke kubu SBY? Bukankah SBY selama ini merupakan rival “setengah abadi” Megawati. Hanya Mega yang bisa menafsirkan arti tangisannya. Tetapi, bisa ditebak, Megawati kecewa terhadap manuver suaminya yang pagi-pagi sudah membuka opsi berkoalisi dengan kubu pemenang padahal gugatan pilpres masih disidangkan. Tangisan itu juga bisa dibaca sebagai pelampiasan ’dendam’ masa lalu Mega kepada SBY dan kekalahannya dalam pilpres lalu. Padahal estimasinya, Mega bisa memenangkan pertarungan, setidaknya dalam dua putaran. (habearifin.jak@balipost.com)
Kenaikan Gaji PNS
Belum Tentu Tingkatkan Pelayanan JAKARTA - Ketua LAN Asmawi Rewansyah mengatakan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) belum tentu akan menaikkan tingkat pelayanan publik , karena hal ini tergantung pula sikap yang berhubungan dengan mereka terutama pengusaha. “Tidak ada jaminan,” kataAsmawi di Jakarta, Selasa, di sela sarasehan 52 tahun LAN dengan tema Membangun Pemerintahan Yang Baik”, saat ditanya pengaruh rencana pemerintah menaikkan gaji PNS dan TNI/Polri sebesar lima persen dengan pelayanan publik mulai 2010.
Hal yang sama, kata Asmawi, ia katakan saat penghasilan pegawai Bea dan Cukai juga dinaikkan. “Saya katakan tidak ada jaminan (pelayanan akan baik),” katanya. Masalah pelayanan, katanya, tidak hanya tergantung dari PNS saja namun tergantung pula dari reformasi para pengusahanya. Para pengusaha diharapkan pula untuk tidak melakukan suap untuk memperlancar suatu urusan mereka. “Misalnya jika barang pengusaha tertahan di gudang harus membayar Rp2 juta juta, maka bisa saja ia memberikan
uang kepada pegawai yang menanganinya sebesar Rp1 juta agar barang tidak perlu masuk gudang,” katanya. Apalagi, katanya, jika kenaikan gaji PNS tersebut hanya sekedar menutupi inflasi. “Sehingga perlu pula reformasi pengusaha. Jangan ‘kipas-kipas’,” katanya. Asmawi mengatakan, untuk mengubah perilaku birokrat dari dilayani menjadi melayani dan mengabdi maka perlu dilakukan perubahan kurikulum pendidikan dan latihan di LAN dari semula banyak teori menjadi lebih banyak praktik. (ant)
Supremasi Fraksi
Kelemahan UU DPR/MPR JAKARTA - Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Tomi Legowo menilai RUU tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD masih menyimpan kelemahan dengan memberi peluang bagi supremasi fraksi. Saat berbicara dalam diskusi “RUU Susduk, Reformasi Kelembagaan dan Efektivitas Kinerja DPR” di ruang wartawan DPR Jakarta, Selasa, Tomi mendeteksi adanya dua kelemahan dalam UU yang baru saja disahkan DPR itu.
Menurut dia, kontrol fraksi terhadap anggotanya masih dominan dan fraksi juga menjadi penentu kuorum. “Jadi kalau jumlah fraksi yang hadir kurang dari 50 persen, maka rapat yidak akan dimulai karena tidak kourum,” ujarnya. Ditegaskannya bahwa hirarki kekuasaan seperti itu bisa menghambat peran parlemen dan fraksi pun masih bergantung kepada induknya, yakni partai-partai. Meski demikian, menurut Tomi yang juga Dosen Filsafat
Universitas Indonesia itu, ada sejumlah kemajuan dalam pembahasan RUU itu menjadi UU, yakni hilangnya kata “Susunan dan Kedudukan” yang memiliki nuansa politis dalam judul UU tersebut. “Kata susduk ini masih mengacu pola parlemen semasa rezim Suharto dulu dimana parlemen harus disusun dan bahkan kalau bisa dikontrol,” tambahnya. Tapi, Tomi menambahkan, UU tersebut seharusnya berjudul UU tentang Parlemen sehingga cukup singkat. (ant)
Suluh indonesia/ade
HADIRI SIDANG MK - Pasangan capres-cawapres Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto saat menghadiri sidang perdana gugatan perselisihan hasil pemilu presiden 2009 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, kemarin.
Wapres Serahkan Dokumen Helsinki JAKARTA -Wakil Presiden M Jusuf Kalla menyerahkan dokumen proses perundingan damai dan nota kesepahaman (MoU) Helsinki antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Hatta Radjasa. “Ada tiga dokumen, satu dipegang GAM, satu di saya, dan satu lagi saya serahkan ke Setneg, supaya disimpan dengan baik,” kata Wapres saat menyerahkan dokumen-dokumen bersejarah tersebut kepada Mensesneg Hatta Radjasa di
Kantor Wapres Jakarta, kemarin. Menurut Wapres, meski salah satu dokumen merupakan foto kopi dari yang asli namun karena sudah dilegalisir maka memiliki keabsahan yang sama dengan aslinya. “Dokumen ini saya periksa di brankas, sudah di sini (Wapres) sejak tiga tahun,” kata Wapres kepada wartawan. Menurut Wapres, tiga dokumen MoU Helsinki kini satu disimpan GAM, satu di Wapres dan satu di Mensesneg. “Supaya disimpan dengan baik
agar di belakang hari kalau ada masalah, aslinya harus bisa dibuktikan,” kata Wapres. Wapres mengatakan, tidak mau terjadi seperti sejarah Supersemar, di mana orang bertengkar hanya untuk menyatakan apakah dokumen tersebut satu halaman atau dua halaman, akibat dokumen aslinya hilang. “Ini adalah bagian dari sejarah bangsa Indonesia,” kata Wapres. Sementara Mensesneg Hatta Radjasa mengatakan, sebagai Mensesneg telah mene-
rima secara resmi dari Wapres Jusuf Kalla sebuah dokumen bersejarah. Menurut Hatta, dokumen itu adalah nota kesepahaman antara pemerintah Indonesia dengan GAM pada waktu itu di Helsinki, Finlandia. “Dokumen ini adalah merupakan dasar dari pembentukan UU Pemerintahan Aceh. Oleh sebab itu dokumen ini penting dan segera kita simpan sebagai dokumen negara dan pada saatnya nanti akan kita simpan di arsip nasional kita,” kata Hatta. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 5 Agustus 2009
4
K ilas Penangkapan Noordin Disayembarakan KEPOLISIAN Resor Metropolitan (Polresmetro) Bekasi, Jawa Barat, menggelar sayembara penangkapan pelaku teror bom Noordin M Top. Pemenangnya dijanjikan hadiah satu unit mobil. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Masguntur Laupe, di Bekasi, kemarin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan mobil buatan Jepang tahun pembuatan 2009 yang khusus akan dihadiahkan bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi akurat keberadaan Noordin dan rekannya. Menurutnya, inisiatif penangkapan pelaku oleh masyarakat sangat berpotensi terhadap keamanan pribadinya, sehingga masyarakat cukup dengan melapor saja. Hal yang sama juga dilakukan Polres Metro Bekasi Kabupaten. Pihak kepolisian setempat gencar melakukan upaya pelacakan terhadap Noordin dengan memeriksa sejumlah rumah kontrakan, Mall, dan sejumlah wilayah perbatasan melalui razia. Menurut Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, Kombes Herri Wibowo, wilayah bekasi berada dekat dengan Jakarta dan termasuk wilayah rawan tempat persembunyian Noordin dan komplotannya. Ditambahkan Herri, program sayembara ini perlu mendapat dukungan masyarakat sebagai langkah positif dalam menyukseskan kerjasama masyarakat dan polisi dalam menangani persoalan keamanan. (ant)
Istri Pilot Merpati Masih Syok TANGERANG - Emin (36) istri Qodrianova pilot pesawat Twin Otter Merpati, yang diduga mengalami musibah menabrak gunung di kawasan Amisibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jayapura, masih dalam suasana sedih menunggu kabar tim SAR. “Kondisi istri adik saya masih syok dan stres. Ia belum siap menemui siapapun kecuali disambangi tetangga, rekan dekat dan keluarga,” ujar kakak kandung Qodrianova, Dedy Sumardi ketika ditemui di rumah Qodrianova di Perumahan Citra Raya, Blok I 04 No 22, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, kemarin. Dia menjelaskan tidak hanya Emin yang kawatir, dua anak Qodrianova yakni Biyan (8) tahun dan Kaila (1,5) tahun juga mengharapkan ayahnya bisa pulang dengan selamat. “Istri dan dua anak Qodrianova baik-baik saja tetapi masih sedih dan sampai saat ini keluarga beserta rekan-rekan sesama pilot Merpati masih menanti kabar terakhir dari tim SAR,” katanya kepada ANTARA. Dia menjelaskan meski belum ada kabar terbaru, namun ada beberapa keluarganya yang sudah menuju Jayapura untuk mencari kabar tentang Qodrianova. “Selasa pagi (4/8), adik dan ibu saya menuju Jayapura untuk mengecek keberedaan Qodriyana,” katanya. Dedy mengaku, Qodrianova telah bekerja selama delapan tahun di Merpati dan kemudian ditugaskan di kawasan Timur Indonesia sebagai pilot Merpati, ini setelah Qodrianova menamatkan pendidikan penerbangan di Deraya Flying School Bandara Halim Perdanakusuma tahun 1995. “Adik saya mendapatkan beasiswa dari Merpati dan disekolahkan oleh Merpati di Deraya Flying School sampai lulus dan Ia kemudian diangkat menjadi pilot Merpati di Irian Jaya,” kata Dedy. Menurut Dedy, Qodrianova terakhir kali kontak dengan keluarga pada Minggu malam (2/8), setelah itu tidak ada lagi kabar dari Qodrianova hingga mendapatkan kabar pesawat yang dipiloti Qodrianova diduga jatuh. “Biasanya seminggu sekali adik saya berkumpul bersama istri dan dua anaknya, tetapi dalam dua minggu ini ia jarang ke Tangerang dan hanya menelpon keluarganya saja,” kata Dedy. Pesawat Twin Otter Merpati, yang diduga menabrak gunung di kawasan Amisibil, berpenumpang 12 orang dengan tiga crewsatu diantaranya pilot Qadrianova- yang hilang kontak dalam penerbangannya dari Sentani-Oksibil, Minggu kemarin. (ant)
Pemkot Tangsel
Berencana Damaikan Prita TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten berencana mempertemukan Prita Mulyasari dan pihak Rumah Sakit Omni International untuk mendamaikan antara keduanya diluar jalur hukum. “Kita akan melakukan islah antara kedua belah pihak agar tidak lagi berseteru. Dan kita sudah menawarkan kepada kedua belah pihak untuk islah,”ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Dadang S Epit di Tangerang, kemarin. Dadang yang juga sebagai mediator jalur non hukum antara Prita dan RS Omni menyatakan keinginan melakukan Islah, karena kedua belah pihak yang terlibat konflik tersebut berada di wilayah Tangsel dan hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat. “Ini merupakan inisiatif dari Walikota Tangsel HM Shaleh untuk mempertemukan kedua belah pihak, dimana kasus Prita yang sebelumnya redam kembali muncul,”ungkap Dadang. Perseteruan antara Prita dan RS Omni bisa berdampak kepada kepercayaan dan pelayanan publik terhadap kepastian hukum serta pelayanan kesehatan. Karenanya, pemerintah daerah berupaya mencari jalan penyelesaian tanpa mengabaikan proses hukum yang sedang berjalan. Sebenarnya kedua belah pihak tidak ingin kasus ini terus berlanjut, tapi karena sudah masuk ke ranah hukum akhirnya perkara ini terus berlanjut. Diakui Dadang, Walikota Tangsel telah minta dirinya menghubungi kedua pihak dan mereka mengerti dengan apa yang telah disampaikan. “Ibu Prita dan manajemen RS Omni telah saya kontak dan mereka terbuka dengan apa yang telah kita sampaikan,”tegasnya. Hasil dialog melalui sambungan telepon, tanggapan kedua pihak sangat positif dan dalam waktu dekat ini kedua belah pihak akan dipertemukan. “Jadwal pertemuan keduanya masih disusun, ini untuk melihat apa persoalannya baik dari Prita sendiri dan RS Omni tidak dirugikan dalam kasus ini. Kita berharap mekanisme islah ini bermanfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Dadang. (ant)
Suluh Indonesia/bas
HAMBAT EVAKUASI– Ribuan warga memadati lokasi tabrakan dua KRL di Kampung Bubulak, RT06/01, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, kemarin dan sempat menghambat evakuasi terhadap korban.
Diduga Langgar Sinyal
Ribuan Warga
KRL Pakuan Ekspres Tabrak KRL Ekonomi
Datangi Lokasi Tabrakan KRL
BOGOR – Diduga gara-gara melanggar persinyalan, Kereta Rangkaian Listrik (KRL) Ekonomi No.KA. 549, kemarin siang ditabrak dari arah belakang oleh KRL Pakuan Ekspres,No.KA.221, di KM.52+9/8, tepatnya di Kampung Bubulak, RT06/01, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Dalam peristiwa tersebut 63 penumpang terluka. Sementara satu korban meninggal di lokasi kejadian, yakni asisten dari masinis KRL Pakuan Exspres, Akbar Felani (48). Korban meningal maupun luka berat dan ringan, langsung dilarikan ke RS. PMI Bogor dan RS. Salak, Kota Bogor. Dari informasi di lokasi dan keterangan sejumlah korban selamat, peristiwa naas tersebut terjadi saat kedua kereta samasama berangkat dari stasiun Bogor menuju Jakarta, sekitar pukul 10.35 WIB. “Kereta ekonomi yang saya tumpangi mendadak berhenti (mogok) di tengah perjalanan antara stasi-
un Bogor menuju stasiun Cilebut, tepatnya tidak jauh dari perlintasan pintu kereta di depan kantor Polsek Bogor Tengah. Tak begitu lama tiba-tiba dari arah belakang muncul kerata Pakuan Ekspres dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak kerata Ekonomi yang kami tumpangi,” ungkap Yoga (26), salah satu korban selamat. Mendengar suara tabrakan serta jeritan dan kepanikan penumpang mengundang perhatian warga sekitar yang langsung datang memberikan pertolongan. “Korban semuanya langsung dilarikan ke RS.PMI dan RS.Salak. Sementara di dalam kerata, kami masih melihat ada tiga korban yang masih terjepit gerbong yang ringsek ini. Mereka adalah Masinis, Kondektur dan seorang Asisten Masinis KRL Pakuan Exspres ini,” kata salah satu petugas PT.KAI, yang saat itu melakukan proses evakuasi. Setelah berjuang keras akhirnya, masinis dari kerata Pakuan Ekspres diketahui ber-
nama M. Yusuf dan seorang kondekturnya berhasil dievakuasi. Kondisi keduanya terlihat kritis saat dilarikan ke rumah sakit oleh kendaraan ambulan milik RS.PMI Bogor. Kepala Stasiun Bogor, Agus Sutardiman, saat dikonfirmasi menolak memberikan keterangan. Sementara di lokasi Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi (Daops) I, Jabodetabek, I Sugeng, mengatakan, pihanya mengaku belum bisa menyampaikan secara pasti apa yang menjadi penyebab musibah tabrakan KRL Pakuan Ekspres dengan KRL Ekonomi Bogor- Jakarta itu. Hal senada juga disampaikan, Kapolwil Bogor, Kombes Pol, Agung Sabar Raharjo. dimana kata dia, polisi sejauh ini juga masih melakukan penyelidikan terkait musibah tersebut. “Kami belum tahu penyebab tabrakan ini, karena kami masih melakukan penyelidikan dan memintai ketarangan sejumlah saksi termasuk nantinya pihak stasiun Bogor,” jelasnya singkat. (bas)
Suspect Flu Babi Meninggal CIKARANG - Rifka Marifa Tuzakiah (2), warga RT13 RW 06, Kampung Kobak Baya, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, diduga akibat flu babi (AH1N1). Paman korban, Jayadi (65), mengatakan, Rizka meninggal dunia dini hari kemarin setelah menjalani perawatan selama empat hari di RSCM. “Berdasarkan sertifikat kematian yang dikeluarkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta bernomor 2837 - 0809, dan bernomor register RSCM 3122656 yang ditandatangani dokter pemeriksa Tanto Heryadi, Rifka dinyatakan meninggal akibat virus A-H1N1,” katanya. Anak bungsu pasangan Didi
(40) dan Ny. Rohani (36), kata dia, langsung dipulangkan ke rumah duka sekitar pukul 06.00 WIB dalam keadaan steril dengan ditutup rapat peti mati berwarna coklat berukuran panjang dua meter dan lebar satu meter dengan terbungkus lakban. “Berdasarkan instruksi dari RSCM, kami diminta untuk langsung menguburkan Rizka untuk menjaga penyebaran virus AH1N1. Jenazah kami kubur di pemakaman keluarga tepat di belakang rumahnya,” kata dia. Prosesi pemakaman, dilakukan kalangan keluarga dekat dan aparatur kelurahan serta Puskesmas setempat setelah jenazah dishalatkan di RSCM oleh ibu kandungnya. Ditambahkan Jayadi, kemarin ibu kandung dan Umi Kalsum (19), Nuraeni (11), kakak kandung korban, menda-
tangi RSCM untuk melakukan pemeriksaan darah terkait adanya dugaan pihak dokter setempat mereka tertular virus A-H1N1 yang diderita Rifka. Sementara itu, Kepala Desa Sukamanah, Ocun Maosul, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat terkait kejadian tersebut. “Namun, pihak Dinkes masih belum meyakini Rifka menderita H1N1 sebelum mendapatkan hasil rekam medis yang dikeluarkan secara resmi oleh RSCM,” katanya. Menurut Ocun, berdasarkan hasil diskusi pihaknya dengan ibu kandung korban, kedatangan Rifka ke RSCM untuk menjalani perawatan terkait penyakit kanker perut yang telah dideritanya sejak satu tahun lalu. (ant)
BOGOR - Peristiwa kecelakaan antara KRL Pakuan Express dan KRL Ekonomi tujuan Bogor-Jakarta di kawasan Pondokrumput, Kota Bogor, kemarin menarik perhatian warga yang ingin melihat dari dekat proses evakuasi terhadap korban. Ribuan warga sekitar mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Ratusan kendaraan roda dua maupun empat berjejer di jalan raya sekitar TKP. Marhamah (18) warga sekitar TKP, mengaku datang ke lokasi kecelakaan sekedar ingin tahu dari dekat peristiwa tersebut. “Saya ingin melihat. Saya penasaran,” katanya. Hal senada diutarakan oleh Agus, warga yang tinggal di kawasan Cimanggu. Ia datang ke TKP secara kebetulan saat melintas di lokasi terjadinya kecelakaan. “Saya melihat banyak sekali orang berkumpul. Saya menjadi ingin tahu ada apa yang terjadi,” katanya. Banyaknya warga sekitar yang menonton peristiwa ini membuat lokasi TKP menjadi padat. Bahkan sebagian warga
memaksa naik ke atas kedua KRL yang mengalami tabrakan. Selain ingin menonton, sebagian warga sekitar juga sengaja datang ke TKP untuk mengabadikan peristiwa itu, dengan cara memfoto. Sebagian warga memotret dengan menggunakan HP, sebagian lainnya dengan menggunakan kamera digital. Banyaknya warga sekitar yang menonton kecelakaan ini, membuat petugas yang melakukan evakuasi korban mengalami kesulitan. Pihak kepolisian Polresta Bogor berkali-kali meminta agar warga sekitar bubar atau menjauh dari TKP agar tidak mengganggu proses evakuasi maupun perjalanan kereta jurusan Jakarta-Bogor. Namun permintaan yang dilakukan berkali-kali itu tidak dipedulikan warga. Guna memudahkan jalannya evakuasi dan penarikan rangkaian gerbong KRL yang tabrakan, pihak kepolisian telah memasang “police line”. Lagi-lagi hal itu tidak dapat membendung animo warga sekitar untuk menonton. (ant)
Proses Evakuasi Korban Tabrakan KRL Lima Jam BOGOR - Proses evakuasi terhadap korban pada peristiwa tabrakan Kereta Rel Listrik (KRL) Pakuan Ekspres dan KRL Ekonomi tujuan Bogor berlangsung cukup lama hingga memakan waktu sekitar lima jam. Tabrakan terjadi Selasa sekitar pukul 10:25 WIB, sedangkan evakuasi jenazah baru dapat dilakukan pada pukul 15:25 WIB. Kecelakaan tabrakan KRL Bisnis Pakuan Express dan KRL Ekonomi tujuan BogorJakarta itu memakan korban jiwa Akbar Pelani (21) , asisten masinis KRL Pakuan Express yang menghembuskan napas terakhir di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 13:00 WIB. Petugas yang diterjunkan PT KA maupun tim kemanusiaan yang diturunkan Pemkot Bogor, Pemkab Bogor, PMI Bogor dan Basarnas telah
melakukan berbagai upaya untuk menolong korban. Tim medis sempat memberikan minuman air mineral dan bantuan oksigen kepada korban, namun setelah 2,5 jam proses evakuasi tak kunjung berhasil, korban akhirnya menghembuskan napas terakhir. Mukmin Maulana, petugas dari Badan SAR Nasional (BASARNAS), mengemukakan, besar kemungkinan korban tewas karena mengalami pendarahan. “Sebagian tubuh korban terjepit gerbong depan KRL yang ringsek,” katanya. Guna mengeluarkan jasad korban dari rangkaian KRL yang ringsek, pihak PT KA harus mendatangkan berbagai peralatan berat dari stasiun pusat di Jakarta. “Evakuasi ini luar biasa sulit. Karena itu kami meminta dikirimkan alat untuk membuka dan memotong baja dari Jakarta,” katanya. (ant)
Akbar Sempat Membayar Arisan Keluarga AKBAR Felani (20), warga Kampung Pitara, RT 03/07 no 20 Kelurahan Rangkapan Jaya Kecamatan Pancoran Mas Depok yang merupakan asisten masinis KRL Pakuan Ekspres 221 meninggal dunia akibat terjepit di ruang kemudi saat kereta yang dikemudinya ditabrak KRL Ekonomi 549 di Kampung Bubulak, Bogor Tengah, kemarin.
Suluh Indonesia/rin
Akbar Felani
Di kalangan keluarga, anak sulung dari tiga bersaudara ini dikenal ramah dan menjadi tulang punggung keluarga. Putra pertama pasangan Saut Idris (50) dan Marini (48) adalah anak yang bertanggung jawab. Isak tangis pun menyeruak saat mendengar Akbar menjadi korban kecelakaan KRL tersebut. Hendri (12) adik bungsu
korban terlihat terus menangis tanpa henti. Dia hanya terdiam seolah tak percaya atas musibah yang menimpa kakanya. Hendri enggan memberi komentar dan lebih memilih mengurung diri di kamarnya. Demikian halnya sikap yang ditunjukkan Deri Maulana (16), adik kedua korban. Sebelumnya, Deri sedang
sekolah di STM Nasional Grogol, Limo Depok. Mendengar kabar duka, Deri pun langsung pulang ke rumah. Setibanya di dalam, Deri langsung menangis sembari memeluk foto korban. Tak ada satu kata pun terlontar dari bibirnya selain suara isak tangis. Menurut salah satu tetangga korban, Masyitoh (42) pria lulusan STM Nasional Grogol ini, sempat membayar arisan keluarganya kepada dirinya. “Saya terakhir melihat dia Selasa (4/8). Dia membayar uang arisan keluargan-
ya kepada saya Rp 1 juta,” kata Masyitoh. Dia mengungkapkan, tak ada kejanggalan apapun dari Akbar saat itu. Masyitoh pun tak menyangka ternyata itu merupakan pertemuan terakhirnya dengan Akbar. “Ya seperti biasa saja sikapnya. Tidak ada tanda-tanda atau sikap aneh apapun,” ungkap Masyitoh. Kabar duka pertama kali diterima keluarga Akbar dari Rusdianto, Kepala Bagian Perencanaan Depo PT KAI Depok yang juga rekan kerja Akbar. Menurut Rusdianto, Akbar merupakan pekerja yang tekun
dan telaten. Dimatanya, Akbar adalah salah satu staffnya yang tidak bersikap nekoneko. “Selama menjadi staf saya dia tidak pernah mangkir. Anaknya memang rajin,” ujar Rusdianto di rumah duka. Sebelum resmi menjadi asisten masinis, Akbar sempat mengenyam pendidikan dan latihan masinis pada 2006 lalu. Usai pendidikan, Akbar harus menjalani ikatan dinas selama dua tahun, dan baru selesai April lalu. “Almarhum baru beberapa bulan lalu resmi diangkat sebagai pegawai PT KAI,” papar Rusdianto. (rin)
pini
Suluh Indonesia, Rabu 5 Agustus 2009
OKUS Mengejar yang Mahal dengan Martabat
Menghadapi Terorisme Catatan Atas Tulisan Agus Maftuh Abegebriel
I I di perguruan tinggi makin mahal. Karenanya, kuliah lebih ramah kepada golongan menengah ke atas ketimbang kepada kaum ekonomi lemah. Meskipun selalu ada statemen dari pengelola perguruan tinggi negeri (PTN) bahwa ada subsidi silang bagi orang miskin untuk bisa kuliah. Tetapi, konsep subsidi silang yang dikemukakan oleh para pengelola PTN tidak pernah jelas, sehingga sering dituding hanya untuk melegitimasi kebijakan-kebijakan mereka yang cenderung untuk akumulasi kapital saja. Perguruan tinggi (PT) belum sepenuhnya memberi ‘’rasa keadilan’’ bagi masyarakat ekonomi lemah yang memiliki potensi untuk berprestasi, karena peluang masih cenderung terukur oleh kemampuan finansial. Maka, mereka yang memiliki finansial kuatlah yang lebih berpeluang daripada yang berlatar belakang ekonomi pas-pasan atau lemah. Pemerintah pun seperti mempertegas hal itu dengan membuka keran otonomi PTN dengan alasan kekurangan dana. Hal ini ditandai dengan perubahan status menjadi BHMN (Badan Hukum Milik Negara) yang selanjutnya diubah menjadi BHP (Badan Hukum Pendidikan). Otonomi bukan hanya dengan membuka kesempatan seluas-luasnya untuk pihak swasta di dalam dan luar negeri menawarkan jasa pendidikan, tetapi juga membiarkan PTN mencari dan menghimpun dana dari masyarakat. Sekalipun begitu, perebutan kursi untuk melanjutkan pendidikan di PT selalu ramai. Bahkan tes Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) senantiasa diwarnai kasus perjokian. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk bisa kuliah di PT, terkadang dengan menghalalkan cara-cara negatif macam menggunakan ‘’jasa’’ joki. Karenanya, kasus perjokian selalu menjadi sorotan penting pada pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru. Tidak hanya praktik perjokian, praktik mencari jalan pintas juga ada. Plagiat tugas akhir yang menggejala mulai di strata satu hingga program doktor menjadi cerminan betapa seriusnya persoalan pendidikan tinggi kita. Kalau sudah begini, kita berharap semoga virus-virus semacam itu tidak mencemari output-nya sehingga berimplikasi negatif di belakang hari, sebagai penyumbang pengangguran, apabila tingkat kelulusan tidak terserap di dunia kerja. Berdasarkan survei ketenagakerjaan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran terbuka di Indonesia per Agustus 2008 mencapai 9,39 juta jiwa atau 8,39 persen dari total angkatan kerja. Mahalnya biaya kuliah akan menjadi mubazir apabila berujung pada pembengkakan angka pengangguran. Karenanya, pemerintah perlu memacu lembaga pendidikan dan tenaga pengajar untuk dapat menyiapkan kurikulum pendidikan sebagai penerapan teori ke dalam realitas, mengembangkan potensi sumber daya manusia (SDM) dan membangun kreativitas. Pemerintah perlu menciptakan iklim untuk memperluas mitra kerja PT dengan perusahaan guna menjembatani para peserta didik dalam mencari pekerjaan, dan mengembangkan teori pendidikan sebagai strategi untuk digunakan dalam berkarya. Di lain pihak, kontribusi dari peserta didik juga sangat diharapkan untuk membantu mengatasi masalah pengangguran. Peserta didik jangan hanya menggantungkan harapannya terhadap lembaga pendidikan atau kebijakan stimulus dari pemerintah saja, melainkan harus lebih produktif dalam menciptakan daya saing dan daya juang, aktif dan kreatif. Peserta didik juga harus berusaha meningkatkan kualitas dan kemampuannya, sehingga partisipasi mereka dapat berguna bagi kesejahteraan masyarakat bukan menjadi beban masyarakat dan negara dengan menjadi pengangguran. Mahalnya biaya pendidikan di PT seharusnya terbayar dengan output berkualitas yang lahir melalui proses pembelajaran yang fair, bermoral dan bermartabat. Dengan demikian akan terasa ‘’adil’’ bagi masyarakat yang kehilangan peluang merasakan pendidikan di PT akibat ketidakmampuan ekonomi. ***
S URAT A DA Sa ai an sa an, na e a a ta usat a SI as o ang
iti dan eluhan engenai ebi a an e e intah, 2 , a a ta 0 2, eda si l elo a II 5 0 atau e ail in o bisnis a a ta o asih be la u dan antu an no o tele on ang
asilitas u u atau lain o 2 al e ah Selatan, a i an oto o bisa di on i asi
Putus Regenerasi Teroris SI teror beberapa waktu lalu seakan mempertegas bahwa regenerasi terorisme di Indonesia belum tercerabut sampai ke akarnya. Saya meyakini selama gembong utama belum tertangkap, kejahatan ini akan berlanjut. Bahkan, itupun tidak menjamin. Sebab, bisa jadi jika Noordin M Top bisa ditanggap tetap ada calon penggantinya. Kelihatannya, untuk memangkas aksi terorisme tidak cukup sekedar memburu orang-orang yang terlibat. Perburuan memang harus dilakukan, setidaknya bisa memperlambat regenerasi baru terorisme. Namun sesungguhnya, yang lebih penting adalah mencari cara agar tidak lagi generasi yang mau terlibat, ini jauh lebih efektif. Harus diakui tidak sedikit orang yang mungkin sepakat dengan aksi terorisme itu. Jalan pikiran yang menyimpang ini bisa jadi a-
kibat pembelajaran yang salah. Orang-orang terdekat yang seharusnya menjadi pembimbing justru diajauhi. Peran masyarakat dalam mendidik mereka jelas tidak kecil. Ketika kita melihat ada yang ganjil dari seseorang yang sering dilakukan justru makin menjauhi dan bukan justru merangkul. Peran ulama menjadi sangat penting. Jangan sampai, mereka makin terisolasi dan otaknya diisi oleh pelajaran-pelajaran yang salah. “Ketersesatan” mereka harus bisa dihentikan jika tidak ingin, generasi potensial yang dimiliki bangsa ini justru menjadi mesin pembunuh. Dan itu tak saja menjadi tugas aparat, tetapi masyarakat yang tak kalah memiliki tanggung-jawab yang besar. Semoga, kekerasan bisa segera dihentikan. o i anah Sa eal
hsan o o
S UARA A DA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: s asi esan lalu i i e . (biaya Rp2000/SMS). ontoh a a ta ha us a i u e nu an a u enan ulan i an i
Bang D
el
Mega menitikkan air mata di MK
Air mata buaya ...
5
TEROR SME kembali mencuat. Hotel JW Martiot mengulangi nasibnya menjadi korban aksi peledakan bom bunuh diri, seperti yang pernah dialaminya pada tahun 2003. korban bertambah satu hotel lain: Ritz Carlton. Pemberitaan mengenai tindak teror tersebut segera menyisihkan berita tentang hasil pilpres. Seperti biasa setiap kali terjadi teror bom, semua pihak menyatakan mengutuk perbuatan keji tersebut. Ada dua dosa besar bagi pelaku peledakan bom. Menurut hukum Islam, pertama pelaku membunuh orang – orang yang tidak berdosa. Membunuh orang tak berdosa nilai dosanya sama dengan membunuh seluruh umat manusia di muka bumi ini. Dosa besar kedua adalah pelaku melakukan bunuh diri. Bunuh diri merupakan suatu jenis dosa besar yang sulit diampuni oleh Allah, sepanjang ajaran agama Islam itu sendiri. Saya membaca tulisan Agus Maftuh Abegebriel ( AMA ) yakni” JI dan Suicide Bombing, menggagas Idiological Survelliance” dalam hari ini, 23 Juli 2009. Saya menghargai kegiatan AMA selama ini sebagai peneliti masalah terorisme dan Ideologi gerakan transnasional. Saya beranggapan pertama – tama yang harus kita hadapi disini adalah perbuatan terorisme itu sendiri. Sebagai perbuatan yang menyebabkan orang lain dilanda ketakutan dan juga pengorbanan baik luka maupun melayangnya jiwa, terorisme disini merupakan penyebab. Namun bila terorisme sebagai cerminan reaksi keras mengapa seseorang ataupun kelompok melakukan aksi terornya, maka terorisme itu merupakan akibat, bukan sebab meskipun namanya tetap terorisme. Sepanjang yang kita ketahui terorisme menjadi marak sejak berakhirnya perang dingin antara Blok barat ( dipimpin AS dan Eropa barat ) dan blok Timur ( dipimpin Uni Soviet ). Blok barat meraih kemenangan, blok Timur Runtuh. Padahal sebenarnya pada masa yang lalu terorisme juga sudah dikenal dan hampir semua kelompok agama apapun atau kelompo sosial – potik melakukan terorisme yang dilakukan kelompok/sayap radikalnya. Itu misalnya seperti yang pernah terjadi di Irlandia Utara, kaum Yahudi radikalpun juga pernah melakukan tindakan terorisme terhadap rakyat Palestina dalam perebutan tanah ketika sebelum dan setelah berdirinya Negara Israel. Namun dalam dua dekade terakhir stigmen teroris banyak dila-
leh a udito* belkan pada kelompok Islam radikal. Semakin kuatnya cengkaraman imprealisme Barat terutama AS di sementara negara di Timur Tengah, menimbulkan reaksi yang keras dari kelompok – kelompok muslim tertentu, dan sebagian berujung pada aksi - aksi yang kemudian dikenal atau dicap sebagai terorisme. Dalam artikelnya tersebut AMA menyinggung beberapa nama tokoh pemikir seperti Al-Maududi, Sayid Qutub, Dr, Umar Abdurrahman dan dihubungkan dengan teori kedaulan Tuhan. Hal ini kuat menimbulkan kesan bahwa pemikiran tokoh – tokoh tersebut secara langsung atau tidak langsung menjadi sumber inspirasi bagi kaum Islam radikal hingga melakukan terorisme. Bila kita tidak cermat membaca artikel tersebut, akan mudah mendapatkan citra bahwa tokoh – tokoh pemikir yang disebutkan diatas menjadi cikal bakal terorisme yang dilakukan kelompok Islam radikal. Sepanjang yang saya ketahui tokoh pemikir seperti Al-Maududi dan lain – lain tidak mengajarkan jalan kekerasan, apalagi terorisme guna mewujudkan ide-idenya. Masih banyak lagi tokoh – tokoh pemikir Islam sejak berabad – abad yang lalu hingga kurun abad sekarang baik dari Timur Tengah maupun Asia Selatan yang cukup berpengaruh terhadap pembaharuan pemikiran Islam di Indonesia. Tokoh – tokoh pembaharuan pemikiran Islam seperti KH Achmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari tidak lepas dari pengaruh pemikiran sebagian pembaharuan pemikiran Islam di Timur Tengah. Sekali lagi, yang kita sorot adalah aksi terorismenya, perlu dipisahkan dari pemikiran apapun yang menjadi ide para pemikir, termasuk para pemikir pembaharuan Islam. Sebab kalau dicampur aduk, maka pikiran Islam akan tersendat, padahal menurut hadis Nabi, dalam setiap 100 tahun akan muncul para pemikir pembaharuan ( mujadid ) dalam hal penafsiran ajaran Islam yang sesuai dengan tantangan zamannya masing – masing. Men aga an asila dan KR Saya setuju pemikiran AMA
bahwa kita harus tetap menjaga Pancasila dan NKRI dari berbagai ancaman. Namun menurut hemat saya untuk menjaga kelestarian Pancasila haruslah kita lihat kondisi dan situasi yang dihadapi Pancasila itu sendiri. Pada masa yang lalu menurut para penguasa negeri ini Pancasila memang menhadapi ancaman dari dua kelompok ekstrim, yakni ekstrim kanan ( sebutan untuk kelompok ” islam radikal ” ) dan ekstrim kiri ( sebutan untuk komunis ). Pemikiran mengenai ancaman tersebut kini sudah tak relevan lagi. Kekeuatan mana sekarang yang berani hendak mengubah dasar negara, karena akan berhadapan dengan segenap komponen rakyat. Menurut hemat saya, musuh Pancasila justru ada dalam tubuh kita sendiri, manusia – manusia yang selama ini merasa dirinya paling Pancasilais. Kalau kita berprilaku korupsi, menumpuk kekayaan dengan segala cara, mengabaikan fakir miskin dan anak – anak terlantar, mendahulukan kepentingan pribadi / golongan dari pada kepentingan bangsa merupakan sikap yang secara tidak langsung menunjukkan kita sebagai anti Pancasila. Bukankan sekarang rakyat membutuhkan bukti yang nyata bagaimana sila – sila dalam Pancasila itu dilaksanakan. Menurut hemat sya, keadilan Sosial merupakan sila yang paling tertinggal perwujudannya dan rakyat mahfum akan hal itu. Maka pemikiran AMA agar pemerintah selekasnya mendirikan suatu badan pengawas ideologi ( IdeologiSurvelliance ) dan bedah hukum terhadap ideologi ( Ideological Forensic ) untuk menghadapi ideologi trans-nasional yang merupakan ” imported ideologies’, saya kira tidak akan efektif . Pemerintah akan sulit menambah berat beban – bebanya yang sudah berat sekarang in. Kita tidak mungkin, dalam dunia yang semakin terbuka ini, untuk membendung arus pemikiran dengan melalui suatu badan, apalagi mengendali pemikiran tersebut, dari manapun datangnya. Alam pemikiran manu-
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat elo a II o al e ah Selatan a a ta usat atau Kirim ke E-mail: in o isnis a a ta o 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
DEBAT
sia yang senantiasa berkembang tidak akan bisa dibendung oleh sesuatu apapun termasuk lembaga yang dibangun sebagai jeruji besi atau sejenis pengadilan, meskipun dengan menggunakan kekuasaan negara. Ingatlah pada zaman orde lama dulu, meskipun begitu besar kekuasaan Bung Karno yang ditopang kaum komunis, toh kekuatan pemikiran non komonis tidak bisa dibendung, terbukti setelah orla runtuh, dapat kita lihat betapa besarnya kekuatan anti komunis disertai pemikiran pembahatuan yang menyertai menggulung kekuasaan orla. Menurut hemat saya, yang paling baik dilakukan pemerintah dengan dukungan kita semua adalah mewujudkan secepatnya keadilan sosial bagi segenap rakyat, sebagaimana tercantum dalam sila kelima Pancasila kita. Sedangkan keutuhan NKRI, dimanakah ancaman dari kelompok Islam sekarang ? Bukankah keinginan untuk memisahkan diri dari NKRI justru berasal dari kelompok non-muslim ? Ingatlah kasus RMS dan OPM. Terorisme harus tetap dihadapan baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Kita tetap berdiri dibelakang pemerintah mengenai pencegahan dan penumpasan terorisme. Mengenai pencegahan, dapat dilakukan a.l. melalui jalur pendidikan, memberikan anak didik kita bacaan – bacaan yang sehat dan pendidikan kerukunan dalam hidup sesama umat beragama. Sedangkan pelaku teroris yang terbukti bersalah haruslah dijatuhi hukuman yang setimpal. Bila terhadap mereka ditetapkan hukuman mati, harus cepat – cepat dilaksanakan eksekusinya, tidak seperti perlakuaan terhadap para terhukum mati teroris pada waktu yang lalu dengan penundaan pelaksanaan hukuman mati sampai bertahun – tahun, yang merupakan salah satu segi kelemahan pemerintah. Dengan demikian bila eksekusi segera dilaksanakan, efek jera akan segera efektif karena kekonsistenan pemerintah dalam menegakkan hukum. Secara internasional upaya peningkatan kerjasama antar negara untuk menghadapai terorisme harus tetap ditingkatkan, salah satunya adalah dengan pertukaran data intelijen yang dapat dilakukan oleh negara – negara pihak selama ini. *Penulis, Pemerhati sosial-politik, tinggal di Depok, jabar edun e s an asila l Panjang Tulisan Maksimal
EMBA A
Gaji Berbanding Pelayanan pemerintah yang akan menaikkan gaji pokok dan pensiunan rata-rata 5 persen pada 2010 menjadi angin surga bagi para pegawai negeri sipil (PNS)/TNI/ Polri yang notabene aparatur negara memang patut diapresiasi. Tapi, disaat ketahanan fiskal itu kembang kempis, apakah hal itu menjadi pertanyaan besar. Pendapatan PNS golongan terendah akan meningkat 2,5 kali yaitu Rp 674 ribu pada 2004 menjadi Rp 721.000 pada tahun ini. Namun, tidak terlepas dari hal itu, untuk membayar gaji PNS sebanyak 4,1 juta orang, APBN harus mengeluarkan anggaran Rp 120 triliun per tahun. Alhasil, sebetulnya belanja pegawai sebagai pos pengeluaran APBN juga menjadi beban APBN. Tak kurang dari 70 persen anggaran pengeluaran APBN itu hanya untuk belanja pegawai (termasuk gaji PNS). Sisanya 30 persen untuk belanja modal dan pembangunan.
Apalagi, ditambah kenyataan, banyaknya jumlah PNS yang tidak fungsional. Gaji PNS umum minimal 2,3 juta rupiah/ bulan. PNS guru non-sertifikasi minimal tiga juta rupiah, yang tersertifikasi lima juta rupiah. Gaji PNS departemen keuangan minimal tujuh juta rupiah. PNS pegawai badan usaha milik negara (BUMN) minimal sepuluh juta rupiah per bulan. Coba bandingkan dengan upah minimum regional (UMR) buruh di banyak kota besar yang cuma 500 ribu-1,2 juta rupiah untuk wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek). Hal sama juga dialami para profesional. Bisalah ditebak, bersanding mengejar kebutuhan hidup yang mendasar saja sudah kehabisan amunisi. Lalu, bagaimana nasib tengah bulan sekaligus kualitas kerja para buruh dan sebagian kalangan profesional saat ini. Mereka juga tidak mendapat pensiun seperti yang diperoleh
para PNS. Padahal, pemerintah pun tidak menampik hal itu senantiasa membebani APBN. Lalu bila dikaitkan dengan sumbangsih para aparatur tersebut kepada negara? Tentunya hal ini juga menjadi diskursus besar. Memang tidak sedikit, diantara mereka secara tulus memberikan sumbangsihnya kepada negara. Istilah populernya, pergi pagi-pagi pulang sudah lewat malam, dengan gaji paspasan tentunya masih berlaku. Namun, tidak sedikit pula dari masyarakat yang menilai, kenaikan gaji yang diperoleh tiap tahun tidak merubah etos kerjanya yang rendah. Bila saya berkunjung ke suatu departemen/instansi pemerintah untuk suatu keperluan, ada saja pegawai yang tidak tahu apa yang mereka kerjakan. Sebab, banyak di antara mereka yang terlihat hanya membaca koran. Sementara bagi pegawai di tingkat atas, sibuk melakukan rapat. Sedangkan bagi yang ber-
hubungan langsung masyarakat terkesan lamban. Karenanya, saya sangat sependapat dengan apa yang diutarakan, Asmawi Rewansyah, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN). Dia mengatakan, kenaikan gaji pokok PNS dan TNI/Polri 5 persen tidak menjamin kualitas pelayanan publik menjadi lebih baik. Apalagi bila dikaitkan pungutan liar, belum tentu juga akan hilang. Untuk meningkatkan kinerja aparaturnya, memang bukan perkara mudah. Diperlukan sistem remunerasi. Dengan sistem itu, terdapat aturan yang jelas mengenai harga sebuah jabatan.Akan ada perbedaan pendapatan antara pegawai yang produktif dan mana yang tidak. Langkah menuju perbaikan itu memang tengah dirintis. Tapi untuk mengetahui hasilnya, sulit diharapkan ditemui pada waktu dekat ini. u ini e a o an a a
Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik e at e a a di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: in o isnis a a ta o
e i in u / e i in eda si Satria Naradha, a il e i in eda si/ enan un a a Nariana, eda tu ela sana Nikson, Gde Rahadi, eda si Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki o o , Rina Ratna e o . I lan Ujang Suheli, Si ulasi D.Swantara. la at eda si Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. e site www.bisnis-jakarta.com, e ail info@bisnis-jakarta.com. a i I lan I lan ini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, I lan u / is la Rp 15.000 per mmk, I lan a na Rp. 18.000 per mmk I lan elua a/ u a ita Rp 7.000 per mmk, d eto ial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. e a a an melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI
a ta an Suluh Indonesia
e
a a tanda
en enal dan tida
di ena
an
e inta/ ene i a sesuatu da i su
e
lahraga Chris John Vs Marquez Jadi Partai Utama
Suluh Indonesia, Rabu 5 Agustus 2009
Beatrice Kalahkan Petenis Thailand
Suluh Indonesia/net
Chris John (kiri) dan Manuel Marquez (kanan).
SEMARANG - Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John yang akan bertarung melawan Rocky Juarez merupakan salah satu partai utama pada pertarungan yang berlangsung di MGM Grand, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 19 September mendatang Asisten Manajer Herry’s Gym, Toni Priatna ketika dihubungi dari Semarang, kemarin, mengatakan, partai utama lainnya adalah pertarungan antara Juan Manuel Marquez (Meksiko) melawan Floyd Mayweather Jr (Amerika Serikat) di kelas welter. Selain dua partai utama tersebut, kata dia, yang akan bertarung pada partai tambahan adalah Zab Judah melawan Antonio Diaz juga di kelas welter. “Saya belum tahu persis partai tambahan lain, tetapi yang menarik pada pertarungan mendatang adalah tiga partai tersebut,” katanya. Ketika ditanya soal kondisi Chris John sekarang ini, dia mengatakan, terus terang dirinya kurang tahu persis karena sedang disibukkan soal sponsor untuk pertarungan tunda Chris John melawan Juarez mendatang. “Saya belum sempat melihat perkembangan Chris John saat ini karena saya sibuk mencari sponsor untuk pertarungan mendatang,” katanya. Menyinggung apakah ada negosiasi ulang dari Golden Boy Promotions (GBP) soal bayaran yang diterima Chris John, mengingat pertarungan mendatang merupakan partai tunda yang seharusnya digelar 27 Juni lalu, dia mengatakan, kalau soal ini dirinya juga tidak tahu menahu. “Terus terang saya tidak tahu soal ini. Saya hanya diberi tahu rencana pertarungan Chris John itu soal waktu pelaksanaan dan tempat pertarungannya,” katanya menegaskan. Untuk persiapan menghadapi pertarungan tunda melawan Juarez, juara dunia kelas bulu WBA, Minggu 19 juli lalu berangkat ke Australia untuk berlatih di Sasana Herry’s Gym Perth. Toni menambahkan, Chris John berlatih di Australia sekitar satu bulan hingga akhir Agustus 2009 kemudian langsung bertolak ke Amerika Serikat. Tarung ulang Chris John melawan Juarez sebenarnya digelar 27 Juni 2009 tetapi akhirnya ditunda karena ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Risa Christiani) ini mengalami gangguan pernapasan atau “oxygen toxicity syndrome” atau “oxygen intoxication”. (ant)
SOLO - Petenis Beatrice Gumulya mengalahkan petenis Thailand, Nicha Letpitaksinchai dalam dua set langsung, 6-3 dan 6-2, pada babak utama turnamen tenis internasional “Solo Women Circuit” (SWC) 2009 di Solo, kemarin. Beatrice, peringkat 865 dunia ini, tidak mengalami kesulitan dalam melawan petenis Thailand yang berperingkat 840 dunia tersebut. Meskipun kalah dalam peringkat International Tennis Federation (ITF), Beatrice terlihat mendominasi pertandingan. Pukulan-pukulan Beatrice yang keras sulit dibendung oleh Nicha yang menjadi unggulan ke-15 pada turnamen tersebut. Selain itu, kesalahan-kesalahan dalam penempatan bola yang dilakukan petenis Thailand tersebut menjadi berhasil dimanfaatkan Beatrice untuk memenangi pertandingan. “Saya tidak menyangka bisa menang dalam pertandingan ini. Nicha bermain tidak seperti biasanya, hal itu yang saya manfaatkan untuk mengalahkan dia,” kata Beatrice Gumulya. Pada babak selanjutnya, Be-
Suluh Indonesia/net
Beatrice Gumulya
petenis Vietnam, Thuy Dung Nguyen mengalahkan petenis Australia, Renee Binnie dalam
tiga set, 3-6, 6-2, dan 6-3. Petenis China, Shaozhuo Liu mengalahkan petenis Thai-
land, Satjaporn Mahajaroenkul dalam dua set langsung, 6-1 dan 6-1. (ant)
Indonesia Tambah Dua Perunggu JAKARTA - Kontingen Indonesia hanya menambah dua medali perunggu pada hari ketiga Asian Mart Arts Games (AMAG) I di Bangkok, Thailand, kemarin. Tambahan dua perunggu itu diperoleh dari cabang taekwondo masing-smasing melalui taekwondoin Basuki Nugroho yang turun di kelas middle dan taekwondoin putri, Catur Yani Riyaningsih di kelas welter. Basuki Nugroho harus puas dengan medali perunggu setelah dikalahkan M Avenido dari Filipina. Sedangkan Catur Yani Riyaningsih ditaklukkan
Suluh Indonesia/net
Rusdi Taher
Persipura, yakni skorsing tiga tahun dan denda bagi kedua pemain asingnya Rp100 juta bagi Ernest Jeremiah dan Rp150 juta bagi Alberto Goncalves. Kemudian terhadap klub Persipura yang dinilai melanggar Pasal 27 angka 6 huruf b Manual Copa Indonesia tentang klub yang mundur, dijatuhi hukuman kehilangan hak untuk ikut Copa Indoneia musim 2009/2010 dan harus mengembalikan semua match fee dan kontribusi lain, termasuk hadiah, selama mengikuti kompetisi.
atrice Gumulya akan melawan petenis Korea Selatan, Ji Young Kim yang pada pertandingan sebelumnya mengalahkan petenis Indonesia, Nadia Ravita. Sementara itu, petenis Indonesia lainnya, Jessy Rompies mengalahkan rekan senegaranya, Cynthia Melita dalam dua set langsung, 6-4 dan 6-1. Jessy Rompies yang berperingkat 519 dunia sebelumnya sudah pernah bertemu Cynthia di kejuaraan tenis Sportania Hilton di Jakarta. Pada set pertama, Jessy sempat kewalahan melawan Cynthia dan tertinggal poin. Akan tetapi, di pertengahan set pertama Jessy dapat mengimbangi Cynthia dan akhirnya unggul pada set tersebut, 6-4. Pada set kedua, Jessy lebih mendominasi pertandingan dan unggul dengan skor 6-1. Pada babak perdelapan final, Jessy akan melawan petenis Indonesia lainnya, Luthfiana Aris Budiarto yang telah mengalahkan petenis India, Harshini Reddy di pertandingan sebelumnya. Pada pertandingan lainnya,
Asian Mart Arts Games
Komding PSSI Akan Cermati Kasus Persipura JAKARTA - Komisi Banding (Komding) PSSI akan mencermati kasus Persipura Jayapura secara mendalam bilamana memori banding telah diajukan ke Sekretariat PSSI. Ketua Komisi Banding PSSI, Rusdi Taher, di Jakarta, kemarin, mengatakan, sejauh ini pihaknya masih belum menerima memori banding tersebut. “Kami belum menerima memori banding mereka secara tertulis. Kalau memang sudah diterima, tentu kami akan mencermatinya dan secepatnya akan menyidangkan,” katanya. Ditegaskannya, selaku lembaga peradilan resmi, Komisi Banding tidak harus bersifat proaktif untuk menanggapi suatu kasus yang telah diputuskan oleh lembaga lain. Karena untuk menelaah kasus harus dilakukan sesuai prosedur. “Kalau memang memori banding itu telah diterima oleh PSSI, mungkin hanya sampai tiga hari kasusnya akan kami sidangkan. Sejauh ini kami belum menerima pengajuan banding itu secara tertulis,” ujarnya. Rusdi menjabarkan, bahwa untuk pengajuan banding itu telah ditetapkan tiga syarat prosedur yang harus dipenuhi, yakni pengajuan banding sesuai dengan tenggang waktu yang disyaratkan oleh PSSI sejak keputusan Komisi Disiplin dikeluarkan. Kemudian pengajuan memori banding harus dilampiri dengan keputusan Komisi Disiplin tentang sanksi yang mereka terima, dan pengaju banding harus menyerahkan dana deposit sebesar Rp10 juta sebagai garansi. “Mengenai uang jaminan ini sesuai dengan pasal 132 peraturan pertandingan. Ini hanya sebagai jaminan agar pengaju banding melakukannya dengan sungguh-sungguh,” ujarnya. Untuk menyidangkan kasus banding, lanjutnya, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan untuk memanggil pihakpihak tertentu yang merasa menjadi korban untuk dimintai keterangan. Sebagaimana diketahui, dari kasus mogok tanding Persipura di final Copa Indonesia 2008-2009, Komisi Disiplin dalam sidang terakhirnya menjatuhkan sanksi berlapis bagi
6
Ketua Harian Persipura MR Kambu pun dijatuhi hukuman tidak boleh mengurus sepakbola selama 2 tahun dan denda uang sebesar Rp100 juta. Sedangkan wasit Purwanto yang dinilai menjadi pemicu mogok tanding hanya dikembalikan ke Komite Wasit PSSI. Atas sanksi-sanksi tersebut kubu Persipura merasa keberatan dengan poin-poin denda, dan Sekretaris Pengprov PSSI Papua, Usman Fakaubun menyatakan Persipura akan secara resmi mengajukan banding. (ant)
Shaden Thweib Yordania. Manajer Taekwondo Joseph Huangan mengatakan, atlet Indonesia kalah trik. “Lawan juga bermain negatif karena mendapat info tentang cedera Basuki. Nah, kaki yang sakit dihajar duluan. Kalau Catur dia kurang fight,” katanya. Kendati demikian, kata dia, dari cabang taekwondo ini masih ada harapan menambah medali dari Nurul Fadillah di kelas feather yang akan menghadapi atlet Kazakstan. Joseph menyatakan, Nurul memiliki kualitas cukup untuk mengalahkan lawannya sekali-
gus menambah jumlah medali kontingen Indonesia. “Minimal dapat satu medali perak lagi maka kami melampaui prestasi di Asian Games lalu. Kami sudah memiliki satu perak dan perunggu. Waktu itu, kami hanya dapat satu perunggu. Kami tentu memiliki motivasi lebih,” katanya . Dari Cabang Pencak Silat, Indonesia berpeluang menambah medali emas, setelah Pengky Simbar lolos ke final dan ditantang pesilat Vietnam pada kelas A. Pada kelas E, Puspa Indah juga akan diuji oleh pesilat Vietnam di final.
Peluang sama juga dimiliki Lutfan Budi Santoso yang mengalahkan pesaing terberat Tran Van Toan asal Vietnam dengan skor 4-1 di kelas B. Budi akan melawan pesilat asal Filiphina. Komang Wahyu Purbasari jadi pelengkap di kelas E setelah menang 5-0 atas Solomen Joemil dari Filipina dan tinggal berhadapan dengan atlet Singapura dalam perebutan medali emas. ”Target juara umum sangat mungkin diwujudkan. Kami akan berusaha. Laga terberat sudah dilewati Budi. Tadi (kemarin) mereka terlihat berhati-
hati. Tapi, Vietnam kalah sabar sehingga bisa kami manfaatkan. Budi mau menunggu sehingga teknik jatuh dan bantingan bisa efektif. Satu dua serangan bisa masuk, tapi serangan mereka bisa digagalkan dengan kaki,” ungkap Manajer Pencak Silat Ahmad Tafsil Rimsal dalam siaran pers Humas KONI Pusat. Ahmad mengakui, Vietnam tetap menjadi saingan utama Indonesia dalam perburuan status gelar juara umum. Keputusan langsung memberikan tekanan akan diperagakan di final. (oli)
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 5 Agustus 2009
7
Felipe Massa Ingin Segera Membalap SAO PAULO - Pembalap yang sedang cedera dari tim Ferrari, Felipe Massa, tiba di negaranya Brazil kemarin, setelah sembilan hari dirawat di rumah sakit di Budapest dan mengatakan ia berharap secepatnya kembali membalap di balik kokpit F1. Pembalap berusia 28 tahun itu, yang mengalami retak tulang kepala dalam kecelakaan kualifikasi Hungaria GP bulan lalu, tiba di Bandara Internasional Sao Paulo dan langsung berangkat ke salah satu rumah sakit terbaik di kota itu, dimana ia akan menjalani beberapa pemeriksaan medis mulai Selasa. Massa, yang diterbangkan menggunakan jet pribadi ke Brazil, memasuki rumah sakit dengan berjalan kaki dan dokter mengharapkan ia dapat pulih dengan segera. “Saya merasa lebih enak sekarang dan saya ingin sembuh secepat mungkin agar dapat kembali menjejakkan kakinya dalam kendaraan Ferrari,” kata Massa. Ia mengatakan ia tidak mengingat kejadian kecelakaan pada 25 Juli itu, saat pecahan kendaraan temannya dari Brazil, Rubern Barrichello dari Tim Brawn, melayang ke bagian mukanya dan kena di bagian kepala dan mata. “Mereka mengatakan kepada saya bahwa saya hilang kesadaran terkena benda melayang itu, kemudian kendaraan saya menabrak batas pengaman, kemudian saya bangun dua hari kemudian di rumah sakit. Saya tidak ingat lagi apa yang terjadi dan itulah makanya dokter menjelaskannya kepada saya,” katanya. Massa, runner-up tahun lalu, beberapa hari harus mendapat bantuan kehidupan ketika ia koma, sebelum akhirnya dipindahkan ke ruang unit pelayanan intensif Rabu lalu. Juara dunia tujuh kali dari Jerman, Michael Schumacher, yang sudah mengundurkan diri pada 2006, dirancang untuk menggantikan posisi pembalap Brazil itu di atas mobil Ferrari. Massa merasa yakin pembalap bekas kawan setimnya itu akan dapat melakukan pekerjaannya dengan baik. “Ia tahu bagaimana caranya untuk menang, ia tahu bagaimana cara mengemudi dan ia dapat melakukan hal yang hebat,” katanya,” Ia merupakan pilihan terbaik. Putusan bagus menyerahkan mobil itu kepada orang yang fantastik.” (ant) Suluh Indonesia/ap
LATIHAN PERTAMA - Pemain baru VfB Stuttgart dari Rusia, Pavel Pogrebnyak (kiri) mendengarkan instruksi pelatih kepala, Markus Babbel, saat menjalani latihan pertama di Stuttgart, Germany, kemarin. Pogrebnyak dikontrak 3 tahun.
Ribery Masuk Skuad Prancis Suluh Indonesia/net
Felipe Massa
Maria Sharapova Tumbangkan Groth LOS ANGELES - Maria Sharapova membukukan awal gemilang di Kejuaraan Los Angeles (LA Championships), Senin waktu setempat, setelah mengalahkan lawannya dari Slovakia, Jarmila Groth 6-0 6-4, pada putaran pertama kendati ia sempat kewalahan pada pertandingan set kedua yang ketat. Sharapova maju ke putaran kedua bersama unggulan ke-10 Flavia Pennetta, setelah pemain dari Italia itu menang 6-2 5-7 6-0 atas petenis Amerika, Varvara Lepchenko, sedangkan petenis Rusia Anna Chakvetadze menumbangkan unggulan ke11 Virginie Razzano dari Prancis 7-6 6-3. Sharapova masih harus berjuang menguatkan fisiknya karena cedera bahu tahun lalu. Juara Grand Slam tiga kali Sharapova tampil tidak stabil pada set kedua namun tetap menekan lawan. “Permainannya bagus karena menyerang ke berbagai bagian lapangan,” kata Sharapova, yang kalah pada perempat final turnamen Stanford Classic minggu lalu, atas Venus Williams. Pemain agresif dari Slowakia itu menjegal Sharapova 3-2 pada set kedua, tetap petenis Rusia itu tidak tinggal diam. Ia bangkit kembali mematahkan permainan lawannya dan angka menjadi sama 3-2, ketika Groth melancarkan pukulan forehand dan menyambungnya dengan tiga raihan angka sehingga kedudukan menjadi 4-3. Sharapova kemudian memenangi permainan selanjutnya, mematikan bola Groth dengan membuat “love” untuk memenangkan pertandingan lewat pukulan forehand yang menerpa garis lapangan. Sharapova selanjutnya akan bertemu dengan unggulan ketiga Victoria Azarenka pada putaran kedua. “Ia amat potensial dan selalu mendapatkan yang diinginkannya,” kata Sharapova, “Saya menyukai tantangan dari para pemain baik dunia,” katanya. Petenis dari Ceko, Lucie Safarova, mengalahkan unggulan ke-15 Kaia Kanepi dari Estonia 6-3 7-6 dan pemain dari Amerika Jill Craybas menyudahi permainan unggulan ke-16 Francesca Schiavone dari Italia 7-6 6-2. Petenis yang berasal dari Prancis, Marion Bartoli, yang mengalahkan Venus di final Stanford, Minggu, keluar dari turnamen itu karena mengalami cedera betis. (ant)
PARIS - Pelatih Prancis Raymond Domenech memasukkan Franck Ribery dalam skuadnya untuk menghadapi Faroe Islands pada kualifikasi Piala Dunia pekan depan meskipun pemain depan Bayern Munich itu sedang dalam perawatan karena cedera lutut kiri. Pekan lalu Ribery mengatakan ia tidak akan fit untuk bermain dalam pertandingan di Torshavn pada 12 Agustus itu. “Franck tidak mengatakan kepada saya bahwa ia tidak bisa main tetapi hanya mengatakan bahwa ia tidak bisa main selama 90 menit,” kata Domenech dalam keterangan pers. “ia bisa main sebentar jika perlu, saya
kira 30 menit mungkin.” Domenech tidak memasukkan pemain tengah dan kapten Patrick Vieira, yang tampil kurang meyakinkan belakangan ini. “Pat (Vieira) harus bermain pada level klub dan level and tampil kompetitif jika ia ingin bermain untuk Prancis,” kata Domenech. “Ia tahu itu.” Pemain belakang Jean-Alain Boumsong dan Gael Clichy juga tidak dimasukkan, karena kebugaran keduanya mengkhawatirkan. Dua pemain yang belum pernah masuk tim nasional, kiper Girondins Bordeaux Cedric Carrasso dan pemain tengah Toulouse Moussa Sissoko, masuk dalam skuad yang terdiri
atas 22 pemain yang diungkapkan Domenech, Senin. “Saya ingin memandang ke depan,” kata Domenech tentang pilihannya terhadap pemain berusia 19 tahun Sissoko. “Ia sangat kompetitif bersama tim di bawah 21 tahun (U-21).” Prancis berada di tempat kedua dalam Grup Tujuh dengan 10 poin dari lima pertandingan, delapan poin di bawah pemimpin klasemen Serbia, yang telah memainkan dua pertandingan lebih banyak. “Melawan Faroe Islands saya menginginkan tiga poin dan itu saja,” kata Domenech, yang timnya harus berjuang untuk lolos. (ant)
Arsenal Segera Dapatkan Kalou
Suluh Indonesia/net
Salomon Kalou
LONDON - Arsenal akan segera mendapatkan striker Salomon Kalou dari Chelsea. Media Inggris mengklaim The Gunners menawarkan 6 juta pound untuk pemain Pantai Gading itu, kemarin, sementara The Blues meminta 8 juta pound. Pelatih Arsene Wenger siap melipatgandakan pendapatan Kalou per pekan menjadi 60.000 pound dan menawarinya kontrak lima tahun. Kalou sempat mengejutkan petinggi Chelsea Februari lalu dengan menyatakan akan merasa terhormat bermain bersama Wenger. “Ia pelatih yang sangat hebat dan saya tahu setiap pemain di dunia memimpikan bermain untuknya. Saya sangat menghormatinya, ia salah satu
pelatih terbaik di dunia. Arsenal juga telah mencapai banyak hal dan melihat mereka bermain sangat indah,” papar Kalou seperti dilansir The Sun. Sepeninggal Kalou, Chelsea akan merampungkan transfer gelandang AC Milan Andrea Pirlo dengan harga 20 juta pound paling lama akhir pekan depan. Tawaran Chelsea senilai 14 juta pound plus striker Claudio Pizarro telah ditolak, tetapi Pirlo bersikeras ingin menyusul pelatih Carlo Ancelotti ke Stamford Bridge. Wenger sendiri masih tertarik untuk merekrut striker Marouane Chamakh dari Girondins Bordeaux. Namun ia enggan menaikkan tawaran dan menunggu sampai striker Maroko
itu berstatus bebas transfer. “Dalam lima bulan, bila ia tidak memperpanjang kontraknya, Chamakh akan bebas bernegosiasi dengan klub mana pun dan Bordeaux tidak akan mendapatkan apa pun,” ungkap Wenger kepada harian Prancis, L’Equipe. “Saya menyukai Chamakh, ia menyerang yang membuat saya tertarik, tetapi saya telah memiliki Theo Walcott, Nicklas Bentner, Robin Van Persie, Andriy Arshavin dan Eduardo Da Silva. Saya tak terburu-buru,” tegas Wenger. Situasinya akan berbeda bila petinggi Bordeaux rela menurunkan harga Chamakh. Selama ini pimpinan klub Liga 1 Prancis itu mematok biaya transfer 15,3 juta pound. (adn/afp)
Suluh Indonesia/net
Franck Ribery
Adrian Mutu Tolak Keputusan CAS ROMA - Striker Rumania, Adrian Mutu menganggap keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang mewajibkannya untuk membayar kompensasi 17,7 juta euro pada Chelsea tidak adil. Ia mempertimbangkan kembali menempuh jalur hukum di luar pengadilan olahraga. CAS pekan lalu menolak banding Mutu terkait dengan keputusan yang semula dijatuhkan oleh FIFA pada 2008. Kompensasi tersebut sebagai ganti rugi dari tindakannya mengkonsumsi kokain yang membuatnya dipecat oleh Chelsea lima tahun lalu. “Saya tidak bisa menahan hak saya untuk mengkritik putusan yang tampak tidak adil,” ungkap Mutu kepada kantor berita ANSA, kemarin. “Saya rasa saya harus membayar kesalahan di masa muda yang sudah jauh dari sosok saya sebagai pesepakbola saat ini,” lanjutnya. “Setelah lama berlalu, kesalahan itu tidak bisa menjadi dasar dari tuntutan untuk kerusakan yang melebihi sanksi olahraga mengingat Chelsea memutus kontrak saya secara sepihak,” imbuh bomber Fiorentina ini. Mutu menegaskan masalah ini belum selesai meskipun pengadilan olahraga tertinggi telah menjatuhkan putusan akhir. “Saya olahragawan, di luar itu saya juga warga Uni Eropa dan saya yakin keadilan olahraga harus menghormati prinsip dan kepentingan hak warganya. Jadi saya akan mengevaluasi setiap jalan untuk melindungi hak saya,” tegasnya. Chelsa memecat Mutu Oktober 2004, setahun setelah ia bergabung dari Parma. Namun pemain yang menjalani skorsing tujuh bulan karena tindakannya mengkonsumsi ini mampu membangun kembali kariernya di Juventus dan Fiorentina. (adn/rtr)
Trezeguet Tetap Bela Juve
Suluh Indonesia/net
Maria Sharapova
ROMA - Striker Prancis David Trezeguet akan tetap di Juventus karena menilai pindah ke AC Milan sama saja dengan mengkhianati klub kota Turin itu. Bulan lalu, pelatih baru Milan Leonardo mengatakan, pihaknya mempertimbangkan untuk memperkuat lini depan dengan mengajukan tawaran kepada pemain berusia 31 tahun itu yang telah bersama Juve sejak 2000.
“Penghargaan dari Milan itu penting bagi saya dalam beberapa minggu terakhir, tapi pada saat yang sama saya sadar bahwa saya terikat dengan Juventus yang telah memberi saya kesempatan sehingga menjadi seperti sekarang,” kata Trezeguet kepada La Gazetta dello Sport. “(Kepindahan) itu sama saja dengan pengkhianatan terhadap suporter dan rekan-rekan setim saya, yang pantas
dihormati,” katanya. Juventus mengatakan bahwa mereka mempertimbangkan untuk merekrut Trezeguet setelah ia sempat tersisih di bawah mantan pelatih Claudio Ranieri. Ranieri akhirnya dipecat menjelang berakhirnya musim kompetisi lalu. Meskipun demikian, mantan pemain nasional Prancis itu yakin dapat lebih berperan dalam tim asuhan boss baru Ciro Ferrara. (ant)
Suluh Indonesia/net
Adrian Mutu
Nasi nal
Suluh Indonesia/ant
LESEHAN - Puluhan siswa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan lesehan di SMKN I Robatal, Sampang, Madura, Jawa Timur, kemarin, karena sekolahnya belum mendapatkan fasilitas meubeler.
Bangkai Merpati Ditemukan JAYAPURA - Pesawat Twin Otter Merpati dengan nomor MZ 9760D, yang hilang kontak setelah 15 menit take off dari Bandara Sentani, Jayapura, Papua, hari Minggu (2/8) lalu, akhirnya berhasil ditemukan. Pesawat naas itu ditemukan di wilayah Amisibil, sekitar 3 mil dari Oksibil, Ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang. Menurut pengakuan pilot pesawat Associated Mission Aviation (AMA), Erich Douglas yang pertamakali menemukan pesawat itu sekitar pukul 06.25 WIT, badan pesawat itu terlihat masih utuh. “Saya me-
lihat dengan mata telanjang dari kejauhan, badan pesawat Merpati masih utuh. Tetapi itu harus dilihat langsung dan dibuktikan oleh Tim SAR yang nanti turun ke lokasi jatuhnya pesawat tersebut,” katanya. Pesawat naas berpenumpang 12 orang dengan tiga orang awak itu, hilang kontak dalam penerbangannya dari Sentani ke Oksibil. Meski lokasi pesawat sudah diketahui, namun tim SAR (search and rescue) belum dapat mengevakuasi pesawat berbadan kecil itu karena terkendala cuaca yang tak bersahabat.
“Evakuasi akan dilanjutkan besok (hari ini-red) pada pukul 06.00 WIT pagi,” ujar koordinator SAR Jayapura, Kolonel (Pnb) Suwandi Mihardja yang juga Komandan Pangkalan Udara Jayapura di Sentani. Dikatakan Suwandi, proses evakuasi kemungkinan dilakukan dengan menggunakan tali tanpa pesawat harus mendarat. Namun, jika memungkinkan, dilakukan lewat darat dimana pesawat beserta tim SAR diturunkan di landasan perintis terdekat dengan Abmisibil untuk selanjutnya mengevakuasi korban pesawat yang naas tersebut. (ant)
Ratusan Hektar Lahan Terbakar JAMBI – Ratusan hektar lahan gambut di Provinsi Jambi dan Kalimantan Barat terbakar. Kebakaran yang terjadi sejak dua hari lalu itu, sulit dipadamkan karena kondisi lahan yang kering akibat kemarau. Di Provinsi Jambi, kebakaran terjadi di kawasan pantai timur di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Di wilayah ini, setidaknya 150 hektar lahan gambut dipastikan terbakar. “Kebakaran itu menyebar ke sejumlah titik, yang sulit dipadamkan, kerena tingkat kedala-
man mencapai dua meter dan tidak tampak di permukaan,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, M Dadang di Jambi, kemarin. Saat ini Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat hanya bisa melokalisir atau mencegah jangan samapi kebakaran lahan gambut itu meluas hingga ke kebun dan pemukiman warga. Di Kalimantan Barat, kebakaran lahan gambut juga terjadi di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. Di wilayah
ini, lebih dari 100 hektar lahan gambut dilalap api. “Kita sudah mengirimkan tim ke lapangan untuk melakukan investigasi di lokasi lahan gambut yang terbakar guna mengetahui apakah lahan itu sengaja dibakar atau tidak,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, di Pontianak. Ia menjelaskan, lahan gambut yang terbakar itu lokasinya berada di perkebunan sawit milik PT Sintang Raya yang izinnya baru dikeluarkan tahun 2008 lalu. (ant)
Kecewa, Napi Bunuh Diri KARAWANG - Seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri, di Blok C-4 kamar 5 Lapas Warung Bambu, kemarin. Informasi yang dihimpun Antara, korban yang diketahui bernama Endang bin Ata (43) itu awalnya ditemukan oleh sesama penghuni Lapas, Sulaeman alias Buyo, ketika hendak mengambil air wudhu ke kamar mandi. Saat itu, Sulaeman melihat Endang tergantung dengan menggunakan kain sarung di Blok
C-4 kamar 5 Lapas Warung Bambu. Kepala Kesatuan Pelayanan Lapas Warungbambu, Toni Martono, mengaku heran dengan tindakan Endang. Menurutnya, korban selama ini berperilaku baik. Bahkan, korban sering menjadi imam shalat. Ia menduga, korban melakukan aksi bunuh diri dengan cara gantung diri karena kecewa. Kekecewaan itu dipicu oleh kegagalan korban memperoleh status pembebasan bersyarat. Korban ditahan di Lapas Warungbambu karena terlibat kasus penipuan dan penggelapan, dengan hukuman penjara 1,5 tahun. (ant)