Skip to main content

Edisi 03 Januari 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 23 tahun IV Rabu, 3 Februari 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

BI Tolak Pemisahan

Batasi Impor Produk China

Diuji Layak Operasi

BANK Indonesia (BI) mengisyaratkan menolak pemisahan fungsi pengawasan bank dari bank sentral untuk kemudian digabung kedalam lembaga tersendiri yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK)...hal. 1

PENGAMAT ekonomi, Farial Anwar meminta pemerintah agar segera membatasi masuknya produk China guna menahan laju masuknya produk China akibat perjanjian perdagangan bebas China-ASEAN (CAFTA )...hal. 2

TIM terdiri dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan melaksanakan Uji Layak Operasi (ULO) Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) seksi W1 (KebonJeruk-...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

KPK Periksa Max Moein

Suluh Indonesia/sep

PARIPURNA - Menkeu Sri Mulyani Indrawati berjabat tangan dengan Pimpinan Sidang Paripurna Priyo Budi Santoso sebelum berlangsungnya sidang mengenai tanggapan pemerintah atas materi RUU tentang pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN.

JAKARTA - KPK memeriksa mantan anggota DPR, Max Meoin dalam kasus dugaan penerimaan cek yang diduga terkait dengan pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) pada 2004. ‘’Saudara Max Moein dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Jubir KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Tim penyidik KPK memeriksa Max Moein untuk melengkapi berkas perkara mantan anggota DPR, Endin Soefihara yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu. Ketika ditanya wartawan, Max Moein tidak bersedia berkomentar panjang lebar. Dia hanya mengaku diperiksa sebagai saksi untuk berkas perkara Endin Soefihara. Kasus itu telah menjerat empat tersangka, yaitu Dudie Makmun Murod, Endin A.J. Soefihara dan Hamka Yandhu yang pada saat kejadian menjabat sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi keuangan dan perbankan. Kemudian, mantan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Udju Djuhaeri juga sudah bestatus tersangka. Dalam kasus itu, KPK juga telah memeriksa sejumlah anggota dan mantan anggota DPR, antara lain Nurdin Halid, MS. Hidayat, Achmad Hafiz Zawawi, TM. Nurlif, Baharuddin Aritonang, dan Daniel Tanjung. (nas)

Terkait Kasus Bailout Century

KPK Bidik ‘Policy Maker’ JAKARTA - KPK mulai membidik pengambil kebijakan atas pengucuran dana talangan (bailout) Bank Century senilai Rp 6,7 triliun yang akan ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut. ‘’Pasalnya, kebijakan yang dikeluarkan pejabat bersangkutan dapat dipidanakan,’’ kata Karo Humas KPK Johan Budi SP kepada pers di Jakarta, kemarin. Menurut Johan, hal itulah yang tengah difokuskan dalam penyelidikan KPK terkait kasus Bank Century itu. Tim penyelidik menduga ada sejumlah aturan yang dialnggar para pengambil kebijakan dalam memutuskan pemberian dana talangan tersebut. ‘’Pemeriksaan tengah focus pada keputusan bailout itu, apakah ada

aturan yang dilanggar atau ada proses yang melanggar hukum,” jelas Johan. Selanjutnya, tambah Johan, tim penyelidik juga ingin mengetahui, apakah kemudian dari keputusan itu membuat negara rugi atau ada kerugian negara. Penyelidikan ini akan terus berkembang, setelah dana talangan itu dikucurkan. Semua ini terkait dengan laporan PPATK yang menyebutkan adanya sejumlah rekening penerima aliran dana dari bailout itu. KPK akan meneliti siapa pemilik rekening itu, terutama statusnya apakah seorang penyelenggara negara atau bukan. Saat ditanya mengenai jadwal pemeriksaan terhadap pengambil kebijakan yakni Menkeu sekaligus merangkap Ke-

tua Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) Sri Mulyani dan mantan Gubernur BI yang juga anggota KSSK Boediono, Johan hanya menyatakan, hal itu belum ditetapkan. Namun, kalau memang dibutuhkan, keduanya akan dipanggil KPK. ‘’Jika diperlukan tentu akan kami periksa,” tandasnya. Sementara itu, mantan pemilik saham Bank Century Robert Tantular mangkir dari pemeriksaan KPK. Hingga sore hari, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tim penyelidik. Padahal, yang bersangkutan kini tengah mendekam di Rutan Salemba, Jakarta. Terhadap kemungkinan KPK belum mendapatkan izin, Johan mengaku belum mengetahuinya. (nas)

F-PDIP DPR Simpulkan

45 Pelanggaran Kasus Century JAKARTA - FPDIP DPR menyimpulkan ada 45 pelanggaran hukum pada kasus Bank Century dan merekomendasikan kepada lembaga hukum untuk segera memproses dan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab. Wakil Ketua FPDIP Gayus Lumbuun di Jakarta, kemarin mengatakan, kesimpulan 45 temuan pelanggaran hukum tersebut didasarkan sembilan temuan pada audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta pendalaman yang dilakukan Panitia Angket DPR terhadap saksi-saksi yang telah dihadirkan. ‘’Panitia Angket DPR melakukan penyelidikan sendiri untuk mendalami hasil audit investigasi BPK,” kata Gayus Lumbuun yang juga Wakil Ketua Panitia Angket Kasus bank Century DPR. Dikatakannya, dari 45 temuan pelanggaran hukum tersebut antara lain, penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) No 4 tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK), Perubahan Peraturan Bank In-

donesia (PBI) yang persyaratan kebijakan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP), pemberian FPJP kepada Bank Century, keberadaan komite komunikasi (KK), serta keputusan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang memutuskan menyelamatkan Bank Century. Anggota Panitia Angket Kasus Bank Century dari Fraksi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menambahkan, dari seluruh temuan pelanggaran tersebut Fraksi PDI menyimpulkan ada empat lembaga yang terkait dan bertanggung jawab yakni Bank Indonesia (BI), KSSK, KK, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Menurut dia, Panitia Angket di DPR hanya mendalami hasil temuan BPK yakni hal-hal yang belum terungkap. Hasil temuan FPDIP ini, katanya, segera direkomendasikan kepada lembaga hukum untuk diproses secara hukum. Anggota Panitia Angket Kasus Bank Century Maruarar Sirait mengatakan, Fraksi PDI Perjuangan tidak menyebut nama pejabat. (har)

SBY Tak Perlu Khawatir BANDUNG - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti mengatakan, dalam kasus Bank Century, SBY seharusnya tidak perlu khawatir dan berbicara ke sana ke sini sebagai orang yang dizolimi, tetapi harus giat menggalang kekuatan dari koalisinya. ‘’SBY seharusnya menggalang kekuatan dari koalisi dan melakukan pendekatan politik sehingga pemakzulan tidak terjadi,” kata Ikrar Nusa Bhakti dalam diskusi publik Pansus Century: Berhasil atau Mandul,’’ di Bandung, kemarin. Menurut dia, sikap SBY dalam menghadapi kasus Bank Century terlihat layaknya orang yang tidak tenang dibandingkan sikap tegar dalam mengelola dan menggalang kekuatan koalisi yang dibutuhkannya. Dia mengatakan, pemakzulan terhadap SBY yang diharapkan sekelompok pihak akan datang dari hasil rekomendasi Pansus Century akan sulit terwujud. Menurut Ikrar, pemakzulan itu harus berpegang pada aturan bahwa dua per tiga anggota dewan harus hadir dalam sidang paripurna dan dua per tiga yang hadir harus menyetujui tindakan tersebut. ‘’Tapi hal itu,

kan, akan sulit, karena sebagian besar anggota dewan berasal dari Partai Demokrat. Kalau DPR nggak mampu ya tidak akan tercapai,” kata Ikrar. Ikrar juga mengatakan, pemazulan baru akan terjadi bila data kasus Century ini jebol. ‘’Jebol itu maksudnya memang terbukti ada aliran dana ke Partai Demokrat. Ataupun misalnya Budiono dan Sri Mulyani terbukti melanggar konstitusi, baru bisa ada impeachment,” kata Ikrar menjelaskan. Sementara itu, pengamat politik Unpad Arry Bainus mengatakan, dirinya khawatir terhadap terjadinya banyak kompromi politik dalam kasus Century ini. ‘’Kita itu seharusnya fokus pada tujuan utama yaitu menyusuri ke mana aliran dana itu mengalir. Targetnya, kan, bukan menurunkan SBY atau Budiono,” kata Arry. Arry juga mengatakan pansus harus segera menyelesaikan data-data mereka untuk segera diserahkan pada KPK. Karena penyelesaiannya berada di tangan KPK. ‘’Mengenai kebijakan akan ada yang diadili atau tidak, itu masalah lain, yang penting kita menyelamatkan aset-aset kita. Dana 6,7 triliun itu kan uang yang tidak sedikit,” kata Arry. (ant)

Pusat dan Daerah Jangan Saling Menyalahkan KEBIASAAN saling menyalahkan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah akibat tidak berjalannya pembangunan diharapkan tidak terjadi lagi setelah keduanya bersama-sama membahas dan memahami rencana pembangunan. Hal tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka rapat kerja yang dihadiri oleh seluruh menteri dan gubernur seIndonesia di Istana Cipanas, Cianjur. ‘’Nanti setelah rumuskan bersama mari kita jalankan

bersama, dan berharap karena bahas bersama maka ada rasa memiliki, maka tidak ada saling menyalahkan pusat-daerah,” kata Presiden. Rapat kerja nasional membahas pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menen-

gah Nasional (RPJMN) 20102014 tersebut berlangsung sejak Selasa hingga Rabu mendatang. ‘’Gunakan forum ini untuk secara bersama rumuskan solusi dan opsi atas sejumlah masalah yang esensial,” tegas Yudhoyono. Presiden menjelaskan, sebenarnya apa yang dilakukan di Cipanas, merupakan satu rangkaian akhir dari proses sitemik yang dijalankan, untuk memastikan pembangunan lima tahun ada di jalur yang benar. ‘’Awalnya dulu misi, visi dan strate-

gi. Kemudian rembuk nasional, namun banyak hal sayang tertutup berita Bibit dan Chandra. Kemudian Musrenbangnas, kemudian berlangsung penyusunan RPJM 2010-2014, kemudian masuk program 100 hari dan masuk lagi apa yang akan kita lakukan ke depan,” kata Presiden Yudhoyono. Presiden Yudhoyono dalam pengantarnya mengatakan ada tiga agenda utama dalam rapat tersebut. ‘’Pertama disampaikan apa yang sudah kita capai dalam 100 hari pertama pro-

gram pembangunan kabinet,” katanya Hal yang kedua adalah, penjelaskan RPJMN 2010-2014 supaya dipahami arah tujuan, agenda dan program lima tahun mendatang. ‘’Yang penting juga, mengapa gubernur hadir dan aktif terlibat rumuskan secara bersamaan adalah pembahasan isu khusus yang selama ini kita hadapi yang boleh disebut sumber permasalahan untuk rumuskan solusi dan opsi yang kita pandang tepat,” paparnya. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 3 Februari 2010

2

Panjat Menara Teriak Amerika

Suluh Indonesia/ant

BARANG BUKTI - Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Anjan P. Putra (kanan), Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amran (kiri), menunjukkan barang bukti Narkoba dan sebuah senjata api kepada wartawan, di Jakarta, kemarin. Polda Metro Jaya Direktorat Narkoba berhasil mengungkap jaringan Internasional narkotika jenis shabu dan ectasy. Selama Januari 2010, berhasil menyita 4660,5 butir ectasy, 1, 36 Kg shabu, 86, 4 gram serbuk obat, dan sebuah pistol F N kaliber 32 dengan 6 butir peluru.

Dibekuk Tiga WNA Pengedar Narkoba JAKARTA - Anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya membekuk tiga orang warga negara asing asal Nepal dan Teheran, Iran sebagai pengedar narkoba di Indonesia. “Tersangka termasuk jaringan internasional,” kata Direktur Narkoba, Komisaris Besar Anjan P. Putra didampangi Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta Selatan, Selasa. WNA yang diciduk bernama Mohsen Abedini dan Hamidreza Taheri (Iran), sedangkan Tamang Sher Bahadur alias Muhammad Iqbal (Nepal) dengan barang bukti jenis shabu sebanyak 1.000 gram yang terbagi dua bungkus plastik. Anjan menuturkan penangkapan terhadap ketiga WNA itu di Hotel CT kamar 211 Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, sekitar pekan keempat Januari 2010. Tersangka mengaku baru pertama kali mengirim narkoba jenis shabu ke Indonesia. Namun ternyata berdasarkan paspor WNA itu sudah sejak satu tahun sering berkunjung ke Indonesia.

Penyidik masih mengembangkan keterkaitan tersangka dengan jaringan lainnya yang sering menyelundupkan narkoba dari jaringan internasional “Bulan Sabit” asal Teheran, Iran. “Tapi polisi belum pernah menangkap pelaku dari jaringan ini,” ujar Anjan. Namun Anjan menegaskan tersangka memang mendapat tugas menjadi kurir penyelundupan narkoba untuk wilayah Indonesia dan hingga saat ini belum menemukan adanya keterkaitan jaringan itu dengan orang Indonesia. Selain mengembangkan kasusnya, polisi mendapat informasi bahwa ketiga tersangka pengirim barang haram itu mendapatkan narkoba dari inisial HS yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Para tersangka terancam dikenakan Pasal 114 ayat (1) jo. Pasal 132 subsider Pasal 112 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2008 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. (ant)

Polisi Panggil

Aktivis Bendera Sebagai Tersangka JAKARTA - Polda Metro Jaya berencana memanggil dua aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Mustar Bona Ventura dan Ferdi Simaun, sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik, fitnah dan penghinaan terhadap pejabat negara dalam kasus aliran dana Bank Century. “Pemanggilannya Kamis (4/2) dengan status sebagai tersangka,” kata Kepala Bidang (Kabid) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta Selatan, kemarin. Boy mengatakan, penyidik Polda Metro Jaya sudah melayangkan surat pemanggilan kedua aktivis itu pada Senin (1/2) malam. Sebelumnya, sejumlah menteri melaporkan dua aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) Bendera yakni Mustar Bona Ventura dan Ferdi Simaun, terkait fitnah, pencemaran nama baik, dan penghinaan dalam kasus aliran dana Bank Century ke Polda Metro Jaya, 1 Desember 2009. Sejumlah pejabat negara yang melaporkan tuduhan fitnah itu yakni Hatta Radjasa (Menteri Koordinator Perekonomian), Djoko Suyanto (Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan), Andi Mallarangeng (Menteri Pemuda dan Olahraga). Selain itu, turut melaporkan hal yang sama, Rizal Mallarangeng (politisi), Choel Mallarangeng (politisi) dan

Edie Baskoro (anggota DPR RI dari Partai Demokrat), serta Hartati Murdaya (pengusaha). Kedua aktivis itu menggelar konferensi pers pada 30 November 2009, dengan memberi keterangan tentang adanya indikasi sejumlah pejabat negara yang menerima aliran dana dari Bank Century. Hatta sempat menyatakan pihaknya meminta penyidik Polda Metro Jaya memproses pelaku penghinaan itu sesuai dengan hukum yang berlaku karena sudah menyebarkan berita fitnah yang tidak mengandung kebenaran. Para pejabat negara itu melaporkan pihak terlapor dengan Pasal 310 tentang fitnah, Pasal 311 (pencemaran nama baik), dan Pasal 315 (penghinaan). Sementara itu, sebanyak dua aktivis Benteng Demokrasi Rakyat(Bendera) Mustar Bona Ventura dan Ferdi Simaun yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik tokohtokoh pendukung SBY akan mengirimkan surat protes kepada Polda Metro Jaya. “Pemanggilan ini masih prematur karena belum ada upaya hukum terhadap pengaduan terbuka kami,” ujar juru bicara tim pembela pengacara kedua tersangka, Saor Siagian, di Jakarta, kemarin. (ant)

JAKARTA - Jenazah seseorang yang sebagian tubuhnya dalam keadaan hancur ditemukan tergeletak sebelum gerbang akses keluar Pintu Tol Kodam di Jakarta Timur, Selasa pagi. Menurut informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya di Jakarta, Selasa, mayat tersebut ditemukan tepatnya di sekitar kilometer 3.600. Mayat yang ditemukan pada sekitar pukul 05.15 WIB itu diduga merupakan korban peristiwa kecelakaan tabrak lari. Sedangkan menurut keterangan petugas di lapangan, jenazah tidak dapat diketahui baik jenis kelamin maupun identitas lainnya karena kondisinya hancur pada saat ditemukan. Pada saat ini, jenazah korban tersebut telah dibawa ke ruang jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Salemba, Jakarta Pusat. Akibat peristiwa nahas itu, arus lalu lintas di ruas tol sempat mengalami kepadatan karena banyak pengemudi mobil dan angkutan umum yang melintas kerap mengurangi laju kendaraannya untuk melihat apa yang sedang terjadi di lokasi. Namun, kini petugas Patroli Jalan Raya telah berada di lokasi untuk mengatur dan memperlancar arus lalu lintas. Selain peristiwa di tol tersebut, TMC juga menginformasikan tentang seorang lelaki yang diduga karena stres nekat memanjat menara salah satu stasiun televisi swasta di Jalan Raya Joglo, Kembangan, Jakarta Barat dan berteriak “Hidup Amerika.” Lelaki yang diketahui bernama Benny itu memanjat menara sejak Senin (1/2) malam sambil membawa sejumlah barang antara lain bendera Amerika Serikat. Saat ini, Benny telah berhasil dibujuk oleh petugas untuk turun pada sekitar pukul 07.00 WIB dan kini sedang diamankan di Polsek Metro Kembangan. (ant)

Polisi Bekuk Pembobol Tabungan Melalui Internet JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya membekuk pelaku pembobolan tabungan nasabah bank swasta melalui kejahatan internet (Cyber Crime) berinisial EYN (30). “Modus operandi kejahatan internetnya melalui pesan singkat (sms) banking,” kata Kepala Satuan (Kasat) Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Winston Tommy Watuliu di Jakarta Selatan, kemarin.

Tersangka EYN mampu membobol dua rekening nasabah bank swasta, yakni AS dan WRS senilai antara Rp60 juta hingga Rp100 juta dengan cara transfer ketiga rekening penampung. Tommy mengatakan awalnya pelaku mencuri biodata termasuk identitas, tempat tanggal lahir dan alamat nasabah melalui jasa internet secara acak dan tersangka mengkonfiragurasi data itu untuk mendapatkan kode nomor rahasia atau Personal Identity Number (PIN).

Kemudian EYN mentransfer uang milik AS dan WRS ke rekening penampung milik tersangka pada 25 Januari 2009 dan 27 hingga 31 Agustus 2009 dengan total kerugian mencapai Rp100 juta. Tommy menyatakan kemungkinan besar nasabah rekening yang menjadi korban pembobolan tabungan itu menggunakan kode nomor rahasia dengan tanggal lahirnya sehingga pelaku bisa mentranfer dana tabungan. Saat ini polisi masih mengem-

bangkan kasus itu termasuk mengejar orang berinisial HH yang diduga terlibat dengan pembuatan rekening penampung untuk transfer dana tabungan dari hasil cyber crime. Selain menangkap tersangka EYN, polisi juga menyita barang bukti berupa komputer jinjing (laptop), modem, telepon selular, alat penyimpan data (flasdisk), serta berbagai dokumen berisi biodata nasabah. Penanganan kasus ini akan memasuki persiapan penyera-

han berkas tahap II melalui koordinasi dengan penuntut umum kejaksaan. Tersangka terancam dikenakan Pasal 363 Kitab Undangundang Hukum Pidana dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika dan UU RI Nomor 15 Tahun 2002 diubah UU Nomor 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman penjara lebih dari empat tahun. (ant)

Tiket KA Diintegrasikan Busway JAKARTA - Pemprov DKI akan mengintegrasikan pembelian tiket di empat stasiun kereta api dengan tiket busway Transjakarta melalui peluncuran Jak-Card yang dapat digunakan di kedua moda transportasi tersebut. “Untuk tahap awal, baru empat stasiun yang diintegrasikan karena empat stasiun itu memiliki lokasi akses berdekatan dengan halte busway,” kata Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI M. Akbar di Jakarta, kemarin. Keempat stasiun itu adalah Stasiun Gambir, Stasiun Juanda, Stasiun Dukuh Atas dan Stasiun Jakarta Kota.

Akbar menjelaskan kerjasama dengan PT Kereta Api itu untuk sementara akan dilakukan bagi empat stasiun namun jika dinilai efektif maka sistem pembayaran secara elektronik itu akan diterapkan pada seluruh jaringan moda angkutan masal di ibukota. “Kita akan bangun infrastruktur busway berdekatan dengan stasiun sehingga memudahkan akses bagi pengguna,” kata Akbar. Namun untuk tahap uji coba tersebut, kartu Jak-Card belum bisa membeli tiket kereta api langsung dengan tiket busway sehingga penumpang masih harus menggosokkan kartu untuk membeli tiket di kedua pu-

sat pemberangkatan angkutan. Kedepannya, menurut Akbar akan ada penyempurnaan sehingga pembelian kedua tiket moda transportasi itu dapat digabungkan. Kartu isi ulang Jak-Card tersebut dapat diisi hingga nilai nominal tertinggi Rp1 juta dan dapat juga digunakan untuk berbelanja disalah satu mini market dan membayar ongkos taksi tertentu. Sementara pendistribusian kartu Jak-Card akan dilakukan oleh Bank DKI. “Kartu ini bisa dibeli masyarakat di setiap halte busway. Dalam dua minggu ke depan kita baru akan mulai pasarkan,” kata Akbar. (ant)

Jangan Hapuskan

UU Penodaan Agama ORMAS Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang memperjuangkan sistem kekhalifahan berdemo di depan Gedung Mahkamah Konsitusi (MK) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, kemarin untuk menentang permintaan pencabutan UU Penodaan Agama. Juru Bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto di Jakarta, Selasa, menyebutkan, pihaknya mendesak MK agar tidak mengabulkan gugatan yang ingin menghapuskan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan atau Penodaan Agama. Menurut Ismail, bila UU 1/ 1965 tersebut dicabut, maka akan terjadi banyak sekali tindakan yang dikategorikan sebagai penghinaan terhadap berbagai agama yang diakui di Indonesia. Selain itu, pencabutan UU tersebut juga berpotensi akan menjadi pintu masuk kepada berbagai aliran sesat yang selama ini telah bermunculan di berbagai daerah. Ismail menyayangkan masih

terdapat sejumlah orang di Indonesia yang menganggap Hak Asasi Manusia (HAM) dan liberalisme sebagai nilai tertinggi. HTI sendiri melalui Tim Pembela Muslim (TPM) juga berencana memberikan sejumlah dokumen kepada MK sebagai sanggahan terhadap perkara uji materi terkait UU 1/ 1965. Dalam aksi yang berjalan tertib itu, terdapat spandukspanduk yang isinya antara lain mengkritik gagasan liberalisme agama yang telah difatwakan haram oleh Majelis Ulama Indonesia. Pertahankan Sebelumnya, Menteri Agama Suryadharma Ali di Medan, Minggu (31/1) mengatakan, Indonesia masih sangat

membutuhkan UU 1/1965 demi menjaga kehidupan beragama antar sesama pemeluk agama. “Dengan adanya UU itu, kehidupan beragama kita akan tetap terjaga dengan baik,” kata Suryadharma. Menurut dia, meski UU tersebut itu lahir jauh sebelum era reformasi, dilihat dari substansinya, UU tersebut masih sangat perlu dipertahankan. Jika UU tersebut ini digugat dan uji materi itu dikabulkan, maka Menag mengkhawatirkan hal ini menjadi awal pintu masuk serta maraknya aliran dan paham sempalan yang tidak terkendali serta kebebasan beragama yang tanpa koridor. “Jangankan tanpa UU, dengan adanya UU saja kita sepertinya kewalahan dengan adanya berbagai aliran dan faham sempalan yang muncul dari berbagai penjuru Tanah Air,” katanya. Gugatan perkara uji materi UU No 1/1965 telah dimasukkan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang meminta antara lain agar MK mencabut UU tersebut. (ant)

Suluh Indonesia/ant

LAUTAN SAMPAH IBUKOTA - Seorang pria melintasi sungai yang dipenuhi tumpukan sampah di Kali Saluran Sunter, Pademangan Timur, Jakarta Utara, kemarin.

Waspadai Hujan Angin JAKARTA - Warga Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) diimbau untuk mewaspadai potensi terjadinya hujan yang disertai angin kencang di wilayah selatan dan timur dari daerah tersebut. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Jakarta, Selasa, terdapat peringatan yang berisi imbauan untuk waspada potensi hujan sedang kadang lebat yang disertai kilat/petir yang disertai angin kencang. Hujan dengan disertai angin kencang tersebut diperkirakan berdurasi singkat terutama di wilayah selatan dan timur dari daerah Jabodetabek.

Di wilayah Jakarta, hujan diperkirakan melanda Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan malam hari. Sedangkan Jakarta Pusat hujan pada siang hari, Jakarta Utara hujan pada pagi hari, dan Jakarta Barat diperkirakan berawan sepanjang hari. Sementara itu, Bogor yang kerap disebut sebagai “kota hujan” diperkirakan akan diwarnai hujan dari pagi hingga malam hari. Untuk Tangerang diperkirakan akan hujan pada siang hari namun kembali berawan pada waktu malam harinya. Di Bekasi dan Depok diperkirakan berawan pada pagi hari, tetapi akan turun hujan pada waktu siang dan malam hari. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 3 Februari 2010

3

Honor Kepala Daerah

Melanggar Hukum JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat pemberian sejumlah honor kepada kepala daerah adalah ilegal dan melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku. ‘’Karena itu, pemberian sejumlah honor itu telah memenuhi unsur-unsur gratifikasi dan suap,” kata peneliti ICW Tama S Langkun dalam diskusi yang bertemakan Hentikkan Pemberian Upeti untuk Kepala Daerahdi di Jakarta, kemarin. Temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan adanya setoran 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke para pejabat daerah, dan enam BPD telah menyetorkan imbalan kepada kepala daerah dengan total nilai Rp 360 miliar. Imbalan itu diberikan sebagai hadiah bunga atas dana APBD Suluh Indonesia/sep

HAKIM AGUNG - Ketua Komisi III DPR Benny K Harman (tengah), bersama anggota DPR Aziz Syamsuddin (kanan) dan Fahri Hamzah (kiri) usai memberikan keterangan mengenai Fit and Proper Test calon Hakim Agung yang berlansung di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

Sebaiknya Jamkesmas

Tetap Dikelola Pemerintah JAKARTA -Mantan Menteri Kesehatan yang kini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden Siti Fadilah Supari mengatakan, Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) sebaiknya tetap dikelola oleh pemerintah. ‘’Pengelolaan tetap harus pemerintah bukan pihak ketiga karena kalau pihak ketiga akan berorientasi keuntungan,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut dia, program jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin itu sebaiknya juga tidak dikelola dengan model asuransi kesehatan. ‘’Kalau pakai asuransi, nanti

akan ada pembatasan-pembatasan,” kata Siti. Ia juga menyarankan agar setiap perubahan dalam penyelenggaraan program Jamkesmas disosialisasikan secara baik supaya masyarakat tidak gelisah dan bingung karenanya. Menurut Siti, Kementerian Kesehatan sebaiknya memperbaiki penyelenggaraan dan pengawasan program pelayanan kesehatan cuma-cuma bagi masyarakat miskin itu karena belakangan banyak yang mengeluhkannya. ‘’Kontrolnya belum bagus. Masih ada pasien Jamkesmas di Jakarta dan

daerah yang terlantar atau masih harus membeli obat sendiri,” katanya. Pemerintah mulai menjalankan program pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin, yang ketika itu dinamai Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (Askeskin), pada 2005. Siti Fadilah, yang ketika itu menjabat Menteri Kesehatan, menjalankan program tersebut bermitra dengan PT Asuransi Kesehatan (PT Askes). Program itu dilanjutkan hingga 2007 dengan sejumlah perbaikan dalam hal pendataan, distribusi kartu peserta dan masalah teknis lain.

Pengelolaan Anggaran Daerah

Dinilai Belum Optimal JAKARTA - Pengelolaan anggaran di daerah dinilai belum optimal karena tidak semua tahapan dalam pengelolaan tersebut dilaksanakan sesuai dengan prinsip pemerintahan yang baik yaitu transparan, akuntabel, partisipatif, dan memperhatikan kesetaraan gender. Hasil penelitian Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) tentang kinerja pengelolaan anggaran daerah yang dipublikasikan, di Jakarta, Selasa, menunjukkan hanya pada proses pengelolaan anggaran yakni tahap perencanaan dan pelaksanaan yang telah memenuhi prinsip pemerintahan yang baik. Sementara pada tahap pembahasan dan pertanggungjawaban, pemerintah daerah cenderung kurang optimal menjalankan prinsip tersebut. Sekretaris Jenderal FITRA Yuna Farhan mengatakan se-

suai hasil penelitian yang dilakukan di 41 kabupaten/kota, pengelolaan anggaran pemda ditinjau dari sisi transparansi telah menunjukkan kemajuan yang lebih baik, kecuali untuk tahapan pertanggungjawaban. FITRA mencatat, skor ratarata daerah untuk pengelolaan anggaran pada tahapan perencanaan anggaran yakni 73,6, tahapan pembahasan 73,5, dan tahap pelaksanaan 78,1. Sedangkan skor rata-rata transparansi pengelolaan anggaran untuk tahapan pertanggungjawaban adalah 65,8. ‘’Pemda masih cederung menutup informasi yang terkait dengan laporan pertanggungjawaban pada masyarakat,” katanya. Ditinjau dari prinsip akuntabilitas, seluruh tahap penganggaran sudah cukup baik, kecuali pada tahap pembahasan. Skor rata-rata tahap perencanaan 82, pembahasan 65,4, pelaksanaan 75,4, dan per-

tanggungjawaban 74,2. ‘’Tantangan pemda dalam mendorong akuntabilitas publik perlu dikuatkan pada tahap pembahasan karena seringkali pada tahap ini legislatif dan eksekutif gagal dalam menyediakan ruang pertanggungjawaban publik, salah satunya adalah ketepatan waktu dalam pebahasan dokumen anggaran yang sering molor,” katanya. Sesuai hasil aduit BPK 2008, katanya, mayoritas daerah yang diteliti mendapatkan opini wajar dengan pengecualian. Tetapi ada juga daerah yakni sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur yang mendapat opini tidak wajar. ‘’Secara keseluruhan, lima daerah dinilai kinerja akuntabilitasnya terburuk dalam perencanaan dan penganggaran yaitu Kota Dumai, Kabupaten Aceh Barat, Kota Banjar, Kota Semarang, dan Kabupaten Pasuruan,” katanya. (ant)

Tahun 2008, Siti Fadilah memutuskan mengubah sistem pengelolaan Askeskin dan mengganti nama program menjadi Jamkesmas. Perubahan sistem pengelolaan dilakukan karena sistem pengelolaan yang lama dinilai menghambat kelancaran pembayaran klaim pelayanan kesehatan di rumah sakit dan memicu penyimpangan penggunaan dana pelayanan. Sejak saat itu, PT Askes tidak lagi dilibatkan penuh dalam penyelenggaraan perusahaan asuransi milik pemerintah itu. (ant)

yang disimpan di setiap BPD. Tama menyebutkan kepala daerah yang menerima honor itu, melanggar sejumlah aturan, antara lain, melanggar Pasal 28 Undang-Undang (UU) Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah (Pemda) yang menyebutkan kepala daerah dan wakil kepala daerah dilarang turut serta dalam suatu perusahaan baik milik swasta maupun milik negara, daerah atau dalam yayasan bidang apapun. ‘’Kemudian melanggar Pasal 5 PP Nomor 109 tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang berbunyi bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah tidak dibenarkan menerima penghasilan dan atas fasilitas rangkap dari negara,” katanya.

Karena itu, ICW memberikan rekomendasi dalam penanganan pemberian honor senilai Rp 360,311 miliar, KPK segera mengambil tindakan untuk memprosesnya. ‘’Serta mendesak presiden untuk meningkatkan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara,” katanya. Sementara itu, pemerhati praktik keuangan negara, Leo Nugroho, menyatakan, pemerintah perlu segera melakukan sensus atas penghasilan yang sah dan tidak sah dari para penyelenggara negara dan pegawai negeri sipil (PNS) terkait honor kepada kepala daerah. ‘’Pemerintah agar menerapkan single income atas penghasilan yang dianggap sah berdasarkan sensus tersebut dalam kerangka reformasi birokrasi,” katanya. (nas)

Pansus Salin Dokumen BPK JAKARTA - Pansus Angket Century menyerahkan surat permohonan penyalinan dokumen Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan menginginkan agar permohonan tersebut segera bisa ditindaklanjuti dengan cepat. ‘’Kami berharap agar permohonan ini dapat diputuskan pengadilan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama,” kata Ketua Pansus Angket Century Idrus Marham di Jakarta, kemarin. Ia memaparkan, surat permohonan tersebut dibutuhkan antara lain agar Pansus Century dapat memperoleh dokumen Kertas Kerja Pemeriksaan yang dimiliki BPK. Selain itu, ujar dia, permohonan itu sangat penting untuk segera diluluskan agar dapat melengkapi data-data sehingga keputusan Pansus da-

pat dipertanggungjawabkan baik secara yuridis maupun akademis. Apalagi, lanjutnya, masa kerja Pansus memiliki batas waktu yang ditetapkan yaitu hanya tersisa 20 hari lagi. Menurut Idrus, pihaknya meyakini bahwa PN Jakpus akan meluluskan keinginan Pansus Angket Century untuk memperoleh izin bagi penyalinan dokumen yang dibutuhkan tersebut. Idrus mendatangi PN Jakarta Pusat didampingi oleh Wakil Ketua Pansus Gayus Lumbuun. Mereka diterima secara langsung oleh Ketua PN Jakpus, Syahrial Sidik. Sebelumnya, Ketua BPK Hadi Purnomo saat rapat konsultasi di DPR, Jumat (29/1), menegaskan, pihaknya dibatasi ketentuan Undang-undang yang melarang BPK memberi-

kan berbagai dokumen yang dimilikinya kepada pihak-pihak lain diluar penyidik. Hadi juga menuturkan, peraturan perundang-undangan dengan jelas menyebutkan bahwa sepanjang belum ada penyidikan dari pihak yang berwenang, maka BPK diwajibkan untuk merahasiakan datadata yang dimilikinya. Namun demikian, ia menambahkan, sepanjang ada payung hukum baru yang memperkenankan BPK untuk memberikan data-data terkait kasus Century sebagaimana yang diminta panitia angket, maka BPK baru bersedia melakukannya. Demikian pula halnya apabila pengadilan menyita dokumen yang sifatnya rahasia dan dimiliki BPK itu, menurut Ketua BPK, maka kewajiban untuk merahasiakan isi dokumen itu berpindah ke pengadilan. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 3 Februari 2010

4

K ilas Mahasiswa Pendaki Diperiksa BALAI Taman Nasional Gunung Salak (TNGHS) akan segera memanggil keenam mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menjadi anggota Mapala untuk diperiksa dan menjalankan sanksi publik, terkait pelanggaran mendaki gunung Salak tanpa izin. Surat pemanggilan sudah dilayangkan terhadap enam mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta kemarin. Demikian ujar Kepala Balai TNGHS, Bambang Supriyanto, kemarin. Surat pemanggilan tersebut untuk memeriksa keenam mahasiswa yang telah terbukti melakukan pelanggaran mendaki gunung Salak sacara ilegal, saat pihaknya menyatakan pendakian gunung Salak ditutup. Ia mengatakan, jika surat panggilan pertama tersebut tidak diindahkan, pihaknya akan melakukan pemanggilan kedua. Keenam mahasiswa tersebut diketaui telah melanggar Undang-undang nomor 4 Tahun 1999, pasal 50 tentang Kehutanan dengan sangsi pidana pasal 78 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, saat diketahui tersesat di gunung Salak pada Jumat (29/1) lalu. Namun pihak TNGHS tidak menjatuhkan sanksi pindana, melainkan sanksi publik, mengingat mereka masih berstatus mahasiswa. (ant)

16 Sekolah di Tangsel

Absen Ujian Nasional TANGSEL - Sebanyak 16 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, absen mengikuti ujian nasional (UN) pada Maret 2010 karena status sekolah belum terakreditasi. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Tangsel, Dedi Rafidi dihubungi Selasa mengatakan sebanyak 16 SMA dan SMK yang tidak mengikuti UN itu merupakan sekolah yang masih baru. “Selain itu, karena sekolah tersebut tidak memiliki siswa kelas III serta statusnya belum terakreditasi,” katanya. Menurut dia, mayoritas sekolah yang tidak mengikuti UN itu adalah sekolah swasta dan sebagai salah satu persyaratan UN adalah mempunyai siswa kelas III. Sedangkan 16 sekolah itu umumnya memiliki puluhan siswa yang masih duduk di kelas satu dan dua, sementara pelajar kelas tiga di sekolah itu belum ada. Dia menambahkan, di wilayah yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini terdapat sebanyak 55 SMA dan SMK. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Tangsel, Dadang Sofyan mengatakan, bila dari selasan SMA dan SMK itu memiliki pelajar kelas tiga, maka pihaknya menjamin akan mengikuti UN. Dadang menambahkan, bahwa 16 sekolah itu belum terakreditasi, namun pihaknya berharap siswa dari sekolah tersebut harus mengikuti UN di tempat lain. Dadang mengatakan, tidak ada pemisahan dalam pelaksaan UN terhadap siswa di Tangsel, bagi yang memenuhi syarat mereka harus mengikuti. Dia mengharapkan kepada siswa kelas III untuk mempersiapkan diri dengan cara belajar terbaik supaya lulus dan akhirnya mendapatkan hasil yang memuaskan. (ant)

Ratusan Depo Air Minum Diperiksa

Suluh Indonesia/ant

TUMPUKAN SAMPAH - Pengendara sepeda motor sambil menutup hidung melintas di samping tumpukan sampah di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Jalan-jalan utama di Kawasan Tangerang Selatan dipenuhi tumpukan sampah akibat tak adanya TPA sejak daerah itu dimekarkan dari Kabupaten Tangerang.

DPRD

Soroti Kenaikan Tarif PDAM BOGOR - Rencana kenaikan tarif air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan sebesar 30 hingga 40 persen mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten Bogor, agar kenaikan tidak dilakukan secara sepihak. Hal ini disampaikan Wasto, salah seorang anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bogor. Ia mengingatkan hendaknya rencana kenaikan tarif juga melibatkan masyarakat. “Seharusnya

Motor WP DEPOK - Salah seorang wajib pajak (WP) di Kantor Samsat Depok kehilangan motornya saat membayar pajak, kemarin. M.Indrajaya, warga Sukmajaya terlihat stress dan panik saat mengetahui motor matik miliknya tak ada di area parkia Samat Depok. Motor miliknya dengan nopol B 6383 SUN tibatiba raib padahal Indra memarkirnya di parkir sebelah timur belakang ruangan pelayanan pengaduan. “Motor Mio saya sudah tidak ada saat hendak pulang. Padahal saya tinggal cuma sebentar ke ruang pelayanan,” kata Indra ditemui di kantor Samsat Depok, kemarin. Dengan nada lemas Indra menuturkan, saat dirinya hendak mengurus perpanjan-

Pemkab Bekasi Gencarkan

DEPOK - Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meliala menilai, jaksa penuntut umum tak memiliki fakta lengkap yang dapat diacu dalam memberikan tuntutan hukuman mati terhadap Antasri Azhar. Atas tuntutan tersebut, Adrianus mengatakan hal tersebut adalah hal yang terlalu berani. “Sungguh itu tuntutan yang terlalu berani,” kata Adrianus kemarin. Hingga saat ini belum ada bukti langsung yang mengungkap Antasari terbukti merencakan pembunuhan terhadap Direktur PT Putra Ra-

CIKARANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat (Jabar), menggencarkan kampanye antirokok di lingkungan Pemkab. “Penegakan disiplin dilakukan berkaitan dengan kampanye antirokok. Sehingga baik pejabat maupun tamu yang terbiasa merokok wajib menggunakan ruang bebas merokok yang sudah disediakan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Drs. H. Dadang Mulyadi kemarin. Menurut Dadang, pihaknya telah menyediakan ruangan khusus perokok yang tersebar di seluruh gedung perkantoran Pemkab Bekasi. “Fungsinya untuk memberikan kenyamanan dan kesehatan pegawai lainnya,” kata Dadang. Dadang mengaku telah menegur langsung sejumlah pegawai yang kedapatan merokok di area perkantoran. “Untuk menjaga kewibawaan Pemkab Bekasi yang membuat larangan merokok harus dimulai dari kedisiplinan pegawainya, sehingga memberikan contoh yang baik kepada tamu yang berkunjung,” katanya. Ketegasan tersebut bukan merupakan tindakan arogansi, namun sebagai kepedulian pemerintah terhadap kesehatan. “Bagi pegawai yang diketahui merokok di perkantoran segera saya berikan tindakan prefentif sebelum dijatuhi sanksi tegas,” katanya. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat untuk mengawasi secara ketat tamu maupun pegawai yang merokok sembarangan. “Petugas Satpol PP saya minta untuk tidak segan-segan menegur dan meminta pecandu rokok untuk menghisapnya di ruang yang telah disediakan,” katanya. Sementara itu, Nanang Hadi (45), staf pada Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bekasi, mengaku terpaksa mencari tempat lain yang lebih nyaman untuk merokok. “Sebab, ruang bebas merokok tempatnya hanya cukup untuk empat orang saja. Sehingga biasanya, saya merokok di area kantin atau taman belakang kantor,” katanya. (ant)

“Harus ada transparansi, pihak PDAM Tirta Kahuripan harus mengajak warga sebagai pelanggan untuk membicarakan kenaikan ini. Jangan sepihak menaikkan tarif,” kata Wasto. Menurut Wasto, tidak adil bila PDAM Tirta Kahuripan yang ingin menaikkan tarif tidak melibatkan pelanggannya. Selain itu, ia juga mengatakan, seharusnya PDAM Tirta Kahuripan perlu memperhatikan daya jangkau masyarakat.

Raib di Parkiran Samsat Depok

TANGERANG - Sebanyak 117 tempat usaha depo pengisian air minum isi ulang tanpa merek di Kota Tangerang Selatan, Banten, diperiksa dinas terkait untuk menghindarkan warga dari bakteri E-coli. Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Pemkot Tangerang Selatan Fatmawati, Selasa, mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pendataan jumlah usaha depo air minum di wilayah itu. “Sampai saat ini terdapat 117 depo air minum dan diteliti supaya warga yang mengkonsumsi tidak terkena bakteri E-coli,” katanya. Petugas berencana mengambil sampel air dari tiap depo air minum tersebut yang disinyalir mengandung bakteri E-coli. Dia menambahkan, pengambilan sampel air minum yang dijual pengusaha itu dilakukan pada Februari hingga Maret 2010. Fatmawati mengatakan, bakteri E-colli dalam galon air minum akibat kurangnya penyulingan air isi ulang, dapat menyebabkan diare bagi konsumen. Dinas Kesehatan akan mengawasi lebih ketat lagi penjualan air minum isi ulang. Pengambilan sampel air minum dilakukan pada sejumlah pengusaha yang ada pada tujuh kecamatan di wilayah ini secara rutin. Setiap depo air minum, wajib memiliki sertifikat kualitas air dari Dinas Kesehatan setempat sebelum beroperasi. Sementara itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Kesehatan Pemkot Tangerang Selatan Muhada mengatakan melakukan pemeriksaan makanan siap saji terhadap 180 restoran di daerah ini. Namun pemeriksaan itu dilakukan secara rutin terhadap makanan yang dijual di 215 warung nasi, 281 jajanan pinggir jalan, 53 usaha rumahan dan 23 jasa boga. Tujuan pemeriksaan itu, adalah untuk memastikan makanan itu tidak mengandung bahan pengawet atau pewarna yang membahayakan konsumen. (ant)

Kampanye Antirokok

masyarak juga harus dilibatkan dalam pengambilan kebijakan kenaikan tarif, jangan hanya sepihak saja. Rencana kenaikan itu harus disampaikan kepada publik terlebih dahulu,” ungkapnya di Bogor, kemarin. Berdasarkan peraturan yang tertera dalam Undang-undang nomor 23 Tahun 2006 Pasal 7, disebutkan dalam proses penghitungan dan penetapan tarif harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

gan kendaraan roda empatnya kemarin, dia langsung menuju area parkir yang disediakan. Saat itu, kondisi motornya masih baru. Saat panik, Indra pun langsung dihampiri petugas parkir. Malangnya, Indra juga menyimpan jaket dan BPKB mobilnya di bagasi motor. Dia bercerita, saat baru memasuki area Jalan Merdeka, dirinya sempat ditawari jasa oleh seseorang untuk mengurus keperluannya. Namun, Indra menolaknya. “Pas saya naro jaket motor saya masih ada di parkiran. Saya kaget, selesai membayar pajak pukul 11.15 ternyata motor saya hilang bersama dengan BPKB mobil,” ujarnya lemas. Menanggapi hal tersebut, Koordinator Parkir Samsat

Depok, Jaya Mistarno mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin melakukan pengawasan keluar masuknya kendaraan. Bersama delapan orang anggotanya, Jaya selalu memeriksa setiap kendaraan yang keluar masuk. Kendati demikian, dia mengakiui masih adanya kelemahan di pihaknya hingga terjadi hal seperti ini. “Mungkin hari ini saya sedang apes. Saya minta maaf atas keteledoran ini,” akunya. Selanjutnya, dia menyatakan siap bertanggung jawab apabila wajib pajak tersebut meminta ganti rugi atas kerugian yang dialaminya. “Kalau memang harus mengganti kerugian, saya siap asalkan berdasarkan musyawarah,” pungkasnya. (rin)

Tuntutan Jaksa Terhadap Antasari Terlalu Berani jawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen beberapa waktu lalu. Jaksa, dinilai tak memilik fakta dalam bentuk apapun jika Mantan Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) ini yang memang menginstruksikan kepada pihak lain untuk membunuh Nasrudin. “Tidak ada satupun fakta langsung yang mengungkap bahwa Antasari menulis, mengucapkan, atau memberikan surat perintah atau surat apapun namanya terkait dengan perintah agar Nasruddin zulkarnaen dihabisi,” ungkapnya. Tuntutan tersebut, lebih

merupakan tindakan manuver. Hukuman maksimal yang akan diterima Antasri, ungkapnya adalah 20 tahun penjara. Namun sepenuhnya keputusan tergantung kepada majelis hakim. “Kalau dituntut hukuman mati, hakim itu terkunci, ada pakem di pengadilan, jaksa sudah maksimal, hakim tidak mungkin minimal, itu akan menggampar aparat di dalam satu kubu, paling rendah seumur hidup, ataupun 20 tahun penjara. Itupun kalau hakim mempertimbangkan tim pembela,” ujarnya. (rin)

“Tidak adil jika pelanggan yang sudah kesulitan dalam pembayaran tapi malah dinaikkan,” ujarnya. Rencana kenaikkan tarif PDAM Tirta Kahuripan disampaikan oleh Direktur Utama PDAM Tirta Kahuripan, Hadi Mulya Asmat. Tarif tersebut dinaikkan dari harga jual ratarata semula Rp 3.063/m3 menjadi Rp 4.701/m3. Kenaikan tarif disebabkan oleh beberapa faktor. Menurut

Hadi, faktor utama kenaikan adalah berdasarkan rasionalisasi perbandingan antara biaya pokok air dengan rata-rata harga jual air. “Berdasarkan perhitungan, untuk mencapai kondisi ideal, PDAM Tirta Kahuripan harus menaikkan tarif,” katanya. Selain itu, kenaikan tarif akan berjalan sinergi dengan program pengembangan layanan air minum serta penyediaan sambugan murah bagi masyarakat. (ant)

Pasha Kecewa

Sidang Ditunda Dua Kali BOGOR - Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo Said alias Pasha mengungkapkan kekecewaannya setelah jaksa penuntut umum (JPU) untuk kedua kalinya menunda persidangan dengan alasan belum siap mengajukan tuntutan. “Ya jelas sangat kecewa, udah dua kali saya menghadiri sidang hasilnya ditunda selalu. Seharusnya tim JPU sudah siap dan tidak lagi menundanya,” ujar Pasha usai persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, kemarin. Pada sidang pekan sebelumnya (26/1), tim JPU juga meminta penundaan karena belum siap dengan tuntutannya. Raut muka kecewa terlihat dari wajah bapak tiga anak tersebut. Pasha yang mengenakan jaket hitam dan kemeja putih berusaha menutupi kekecewaanya. Kuasa hukum Pasha, Micheil Pardede dan Rahayu yang mendampingi Pasha mengatakan penundaan ini telah merugikan pihaknya. “Pasha juga punya banyak kegiatan yang harus diselesaikan, penundaan ini juga membuat waktu klien kami jadi terganggu. Apalagi sudah jauh-jauh hadir hanya untuk penundaan. Kita ingin kasus ini secepatnya selesai, dan kami meminta tim JPU besok sudah benar-benar siap,” ujarnya. Sidang Pasha yang digelar di ruang sidang utama PN Bogor sebelumnya sempat ditunda dari jam 10.00 WIB menjadi jam 13.30 WIB. Sidang dipimpin majelis hakim dengan hakim ketua Wedayanti, dan

dua hakim anggota Djoni Witanto dan Agus Widodo. Sidang berlangsung beberapa menit hanya menyampaikan ketidaksiapan tim JPU yang dibacakan oleh Budi Bowono dan Vera Dona. “Kami belum bisa membacakan tuntutan karena belum siap, kami meminta sidang ditunda hingga tanggal 9 Februari,” ujar Budi di hadapan majelis hakim. Usai membacakan penyataannya, majelis hakim mempersilakan kuasa hukum Pasha menyampaikan permohonannya. “Kami sangat kecewa dengan keputusan JPU yang tidak siap membacakan tuntutan. Kami mengharapkan untuk secepatnya kasus ini diselesaikan. Dan semoga di tanggal sembilan mendatang JPU sudah benar-benar siap dan tidak ada penundaan lagi,” ujar salah seorang pengacara Pasha di ruang sidang. Sikap JPU ini juga disayangkan hakim anggota Djoni Witanto. “Ini hanya perkara 351 dan 335 kenapa harus ada dua kali penundaan. Seharusnya tim JPU sudah bisa membacakan tuntutan,” ujar Djoni. Majelis hakim mengabulkan penundaan, namun menegaskan ke pihak JPU untuk siap pada tanggal 9 untuk membacakan tuntutan. “Jika besok masih belum siap juga, PN akan mengajukan surat permohonan agar tuntutan segera dibacakan ke Kejaksaan Negeri atau ke Kejagung,” ujarnya sembari mengatakan kasus Pasha merupakan perkara ringan dan tak harus ditunda dua kali. (ant)

Bogor Tuan Rumah Konferesi Internasional Negara Muslim PEMKOT Bogor mendapat kehormatan menjadi tuan rumah konferensi internasional negara–negara Muslim dalam menghadapi isu perubahan iklim dunia. Rencananya konferensi ini digelar pada 1-2 Maret 2010 mendatang. Bahkan dalam pertemuan tersebut Kota Bogor kabarnya juga akan didaulat sebagai “ Green City ” sekaligus dijadikan contoh bagi kota-kota muslim di dunia khusnya bagi negara peserta. “Konferensi yang insa allah akan digelar di Kota Bogor ini merupakan agenda lanjutan dari deklarasi “Muslim Seven Year Action Plan for Climate Change”

(M7YAP) atau “Rencana Tujuh Tahun Aksi Muslim untuk Perubahan Iklim” yang dideklarasikan di Istambul, Turki awal Juni 2009 lalu,” kata salah satu aktivis

lingkungan dari Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), Diah R. Sulistiowati, dalam siaran persnya di Bogor, kemarin. Konferensi ini terselengara berkat kerja sama beberapa lembaga swadaya masyarakat seperti Muhammadiyah, Nahdhatul Ulama (NU), Majelis Ulama Indonesia, Yayasan KEHATI dan Conservation International (CI) Indonesia itu didukung oleh Kementerian Kehutanan, Ke-

menterian Lingkungan Hidup, Pemerintah Kota Bogor, Kementerian Agama, dan Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI). “Pesertanya ada sekitar 150 orang dari 30 negara yang dipastikan akan mengirimkan delegasinya pada acara itu,” terangnya. Dalam pertemuan nanti, juga akan dibentuk Asosiasi Masyarakat Muslim untuk Aksi Perubahan Iklim atau Muslim Association for Climate Change Action (MACCA), yang di-

harapkan akan menjadi organisasi payung yang akan memandu kegiatan dan mengimplementasikan rencana aksi tujuh tahun tersebut pada berbagai negara dan masyarakat Muslim di dunia. “Perubahan iklim sudah menjadi tantangan semua umat manusia, Oleh karena itu menjadi tanggung jawab semua orang untuk bertindak dan melakukan aksi dalam menanggulanginya, tidak terkecuali umat Islam,” pungkasnya. (bas)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 3 Februari 2010

F OKUS Mengurai Benang Kusut Lalin di Bali Selatan ODERNISASI transportasi darat di Indonesia memang mempunyai masalah. Secara teoretis, modernisasi pada bidang transportasi seharusnya menyangkut tiga hal. Pertama, pembaruan moda angkutan, yang kedua efektivitas transportasi, dan ketiga, menyangkut sarana jalan. Pada pola yang pertama, bentuknya berupa penggunaan alat angkut yang menggunakan mesin sehingga laju angkutan lebih cepat. Di sini nilai kualitas yang ditonjolkan. Sedangkan pola efektivitas melihat pada kemampuan kuantitas dari pola angkut moda tersebut. Dalam arti, seberapa besar dan seberapa banyak materi yang bisa diangkut dalam satu kali perjalanan. Sedangkan yang dimaksud sarana tentu saja kualitas dan kuantitas jalan penghubung. Pembaruan transportasi darat di Indonesia sungguh-sungguh timpang. Apalagi di kota-kota besar. Fenomena menonjol yang kita lihat adalah munculnya berbagai moda transportasi baru (kendaraan) yang tidak ditunjang oleh dua faktor yang lain, yaitu pola angkutan yang efektif dan kualitas jalan yang buruk. Kita lihat, mobil dan sepeda motor baru berseliweran di jalan raya, yang bahkan setiap bulan kecenderungannya meningkat, sementara jalan raya makin rusak dan makin sesak. Itulah fenomena yang ada di kota-kota besar di Indonesia, apalagi di Jawa, pulau yang paling padat penduduknya di Indonesia. Tidak ketinggalan apa yang ada di Bali, terutama di Bali Selatan. Akibat modernisasi yang tidak imbang di antara tiga sektor tersebut, sangat terasa bagaimana sesaknya lalu lintas di kota-kota yang mendukung pariwisata seperti Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar. Memang ada faktor lain yang memengaruhi macetnya lalu lintas, yakni pembangunan sarana pariwisata yang menumpuk di empat kota tersebut. Tetapi tetap faktor utamanya terletak pada tidak adanya keseimbangan modernisasi pada tiga faktor pendukung transportasi itu. Di Bali terlalu banyak beroperasi kendaraan baru tanpa diimbangi oleh adanya kebijakan efektivitas pengangkutan dan perbaikan jalan yang memadai. Karena itulah, kita mendukung upaya pemerintah dalam menangani kemacetan di empat kota besar di Bali Selatan, yang sering disebut dengan pola Sarbagita, yaitu pola transportasi terpadu yang menghubungkan Kota Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan. Pada empat kota inilah lalu lintas gerakan penduduk harian paling padat dan dengan demikian membuat lalu lintas juga padat. Sesungguhnya, kalau kita bandingkan dengan kota-kota besar lain di Indonesia, terutama di Jawa, Bali mempunyai keunggulan. Sebagai daerah tujuan pariwisata, jalan-jalan di Bali jauh lebih baik dan lebih mulus di banding dengan kota yang lain di Indonesia. Dengan demikian, pekerjaan yang mesti dilakukan pemerintah di Bali adalah lebih memikirkan efektivitas pengangkutan. Apa yang ada di Jakarta, yaitu adanya moda Trans-Jakarta yang terus-menerus berjalan untuk mengangkut penumpang umum, bisa dipakai contoh. Pola angkutan inilah yang harus dipakai untuk menghubungkan empat kota mulai dari Tabanan, Badung, Denpasar dan Gianyar. Seluruh kota ini telah mempunyai jalan-jalan yang terjamin mulusnya. Barangkali yang diperlukan adalah bagaimana mendisiplinkan pengangkutan ini dan yang tidak kalah penting adalah memberikan subsidi kepada pengangkutan ini. Pemerintah daerah harus bersedia turun tangan memberikan bantuan keuangan dalam bentuk subsidi agar pola tersebut bisa bertahan dan lancar. Perlu juga dipikirkan untuk memperbanyak dan memperbarui jalan alternatif. Di Jembrana, Negara, sesungguhnya telah ada model seperti ini lewat Jimbarwana Transport. Tetapi kurang efektif karena berlangsung pada malam hari, sehingga penumpang tidak mampu menggunakannya secara efektif. Kita harap dengan ada pola angkutan tunggal Sarbagita tersebut akan mampu mengurangi berbagai kemacetan yang ada di Bali Selatan. ***

M

Bang D

el

Pentingkah ‘Ritual Tiga Bulanan’ Pemerintahan? TANGGAL 28 Januari 2010 ini kemarin tepat 100 hari pertama pemerintahan (jilid II) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai presiden Indonesia. Tidak pelak lagi, berbagai komentar berhamburan tentang bagaimana prestasi SBY dalam memerintah negara. Padahal itu baru 100 hari, hanya sepersekian dari lima tahun (1.825 hari) kekuasaannya untuk memerintah. Dengan cara pandang begitu, menjadi bahan pertanyaan apakah memang model pemetaan penilaian melalui pentahapan tersebut layak untuk diterapkan di Indonesia. Model pemetaan demikian, terutama penilaian terhadap 100 hari pertama pemerintahan seorang kepala pemerintahan, sebenarnya merupakan kebiasaan dari Amerika Serikat. Komunitas sosial di negara tersebut telah biasa menilai dan memprediksi kualitas masa depan pemerintahannya berdasarkan seratus hari pertama kinerja pemerintahan. Mirip dengan upacara tiga bulanan pada bayi di Bali, dalam masa tiga bulan pertama ini (100 hari), pemerintahan yang baru dipandang telah mampu menyesuaikan diri dengan iklim politik di negaranya, budaya masyarakat, berbagai masalah yang akan dihadapi negara dan juga berbagai tingkah laku politik dari politisi setempat. Intinya adalah penyesuaian diri terhadap lingkungan. Upacara tiga bulanan bayi di Bali juga demikian. Upacara itu adalah penyesuaian diri dengan lingkungan karena dipandang fisik bayi telah memungkinkan untuk itu seperti menginjak tanah, mencukur rambut, dan anggota badannya tidak lecet jika diberi perhiasan. Jadi bukan sekadar membuat ritual (banten) dan jor-joran. Karena merupakan upaya penyesuaian diri, maka sesungguhnya paling tepat penilaian terhadap ‘’tiga bulanan’’ tersebut dilakukan kepada pemerintahan dengan personel baru. Pemerintahanan dengan personel baru dipandang kurang memahami lapangan politik yang ada di satu negara. Karena itu tiga bulan pertama itu merupakan upaya-upaya penyesuaian. Konstruktif Pada masa tiga bulanan ini, masyarakat pantas menyoroti, menilai, dan mengkritik secara konstruktif. Tetapi sama sekali tidak pantas untuk mengkritik secara destruktif, dalam arti menyalahkan dan mengklaim pemerintah telah gagal. Ibarat permainan sepak bola, ketinggalan 0-2 pada sepuluh sepuluh menit pertama, bukan tidak mungkin akan unggul 4-2 pada akhir pertandingan. Dalam hal pemerintahan, tiga bulanan terse-

F-PDIP DPR simpulkan 45 pelanggaran kasus Century

Genap aja 100 ...

5

Oleh : GPB Suka Arjawa

but hanya 100 hari pertama dari 1.825 hari pemerintahan yang harus diselesaikannya. Jadi, dalam fase tiga bulan pertama, seharusnya yang muncul adalah saran, petunjuk tentang kekeliruan, petunjuk soal prioritas dan peringatan tentang posisi lawan-lawan politiknya. Kekeliruan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono sekarang adalah ‘’lupa’’ bahwa dirinya (pemerintahaan) telah pernah memerintah sebelumnya. Memang tidak jelas siapa yang menjadi pencetus ide penilaian terhadap 100 hari pertama pemerintahannya. Meskipun demikian,

tidak ada koreksi atau upaya meluruskan atau menekan dari pemerintah SBY agar gema 100 hari pertama pemerintahannya tidak dijadikan patokan. Bagaimana pun SBY telah pernah menjalankan pemerintahan sebelumnya dan sebagian awak kabinetnya juga telah berpengalaman dalam mengelola kabinet di Indonesia. Karena itu seharusnya upayaupaya penyesuaian diri tidak terlalu perlu dilakukan (kecuali kepada menteri-menteri baru). Seharusnya pemerintahan SBY telah langsung ‘’tancap gas’’ karena telah mempunyai pengalaman sebelumnya. Atau kalaupun perlu

penyesuaian diri, tidak perlu sampai tiga bulanan tetapi cukup satu bulan tujuh hari (42 hari dalam kalender Bali). Kalaupun di Amerika Serikat tetap ada penilaian terhadap ritual tiga bulanan presiden barunya, negara tersebut didukung oleh perangkat-perangkat sosial dan hukum yang mantap. Masyarakat bisa mengkritik secara konstruktif. Jika ada yang mengkritik sambil mencaci dan menjatuhkan martabat, aparat hukum akan segera bertindak dan menghukum orang yang mengeluarkan kata-kata yang tidak senonoh di muka umum. Di Indonesia, hukum belum bisa menghajar orang yang mengatakan kata ‘’bangsat’’ di depan umum. Kalaupun media massa mengritik Presiden Obama dengan tajam, itu dilakukan dengan data dan statistik. Di Indonesia hal ini masih lemah. Jika pun Obama dikritik habis oleh lawan politiknya terhadap program seratus hari pertamanya, suara yang dikeluarkan oleh politisi ini belum tentu akan diikuti oleh konstituen yang diwakili. Di Indonesia, ditengarai suara yang dikeluarkan oleh politisi lawan itu, ikut juga diikuti oleh konstituen yang diwakili. Fenomena ini mempunyai efek bola salju karena anggota konstituen ini akan bercerita kepada pihak lain tanpa melihat data dan membaca referensi yang ada. Akibatnya, cap pemerintah atau cap presiden selalu minor. Perlu bermacam perangkat untuk mendukung penilaian terhadap program 100 hari pemerintahan suatu negara. Hukum harus kuat dan adil tanpa memihak. Politisi harus benar-benar berjuang demi rakyat bukan demi kepentingan pribadi, media massa harus netral tidak memihak masyarakat harus mampu mengkritik secara konstruktif. Yang lebih penting lagi memberikan ruang kepercayaan terhadap berbagai kebijakan politik tanpa harus mendampinginya dengan etos kecemburuan. Hanya dengan cara itu perhitungan terhadap ‘’tiga bulanan’’ dari pemerintahan akan bisa berjalan sukses dan konstruktif. Di Indonesia perangkat-perangkat pendukung ini masih belum ada. Karena itu sebaiknya tidak usah lagi ada penilaian-penilaian ‘’tiga bulanan’’ demikian. Gubernur, bupati, camat, kepala desa, apalagi kepada dusun, sebaiknya jangan ikut-ikutan meniru pola seperti ini. Salah-salah Anda nanti akan dipolitisir oleh lawan politik. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA U-Turn di Margonda BAGI warga Kota Depok kawasan Margonda merupakan kawasan sentra perekonomian dan pendidikan. Di jalanan yang membentang antara kawasan Lenteng Agung hingga pusat kota Depok ini berdiri beragam perguruan tinggi, pasar dan mal, yang membuat kota satelit ibukota ini menjadi hidup siang-malam. Namun sayangnya, tingginya aktivitas ekonomi di wilayah ini tak didukung dengan keberadaan infrastruktur (jalan) yang mendukung. Bagaimana tidak, wilayah yang sangat padat dan dilintasi banyak kendaraan— apalagi di akhir pekan itu—hanya dilayani oleh Jalan Margonda Raya, yang merupakan salah satu jalan utama di Kota Depok. Mungkin di awal pembangunannya, beban Jalan Margonda diperhitungkan tak sebesar sekarang. Namun kini dengan kian bertambahnya jumlah kendaraan ditambah kian padatnya jalan, jalan itu seakan tak mampu lagi menanggung beban.

Khawatir Serbuan China

Kemacetan yang terjadi di Jalan Margonda Raya, kian bertambah, karena di jam-jam sibuk (khususnya di akhir pekan) beberapa putaran (U-turn) yang ada di jalan itu, justru ditutup.hingga kian menyulitkan para pengguna jalan. Saya yang tinggal di kawasan Kecamatan Limo kerapkali harus menempuh waktu hingga 1,5 jam, hanya untuk menuju ke pusat perbelanjaan Margo City dari arah Jalan Dewi sartika, hanya garagara saya harus memutar di flyover di dekat gerbang Kampus Universitas Indonesia (UI), yang nota bene berjarak cukup jauh. Kami mohon kepada Pemerintah Kota Depok untuk memecahkan masalah ini, mungkin dengan cara membuat beberapa jalan alternatif, sehingga warga Depok yang akan menuju ke arah Pasar Minggu (dan sebaliknya), tak perlu harus melintasi Jalan Margonda Raya. Muhammad Limo-Depok

KITA belakangan ini disibukan oleh berita soal kekhawatiran berbagai kalangan soal perjanjian perdagangan bebas dengan China. Dikatakan bahwa akibat perjanjian itu maka industri di dalam negeri akan mengalami kebangkrutan. Dan karenanya harus dinegosiasikan ulang, demi menyelamatkan jutaan perut rakyat Indonesia yang mungkin saja terancam Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK. Pertanyaannya, mengapa desakan negosiasi itu dilakukan sekarang. Bukankah tidak mungkin sebuah perjanjian dilakukan secara mendadak. Dan, pastinya pemerintah sudah mengetahui persis konsekusi akibat dari perjanjian yang telah diteken itu. Jadi, kita mengapa harus terlalu reaktif. Mestinya sebelum perjanjian itu diteken, isu seperti ini dilontarkan sehingga ada kemungkinan pasal-pasal yang diubah. Kalau kita ingin renegosiasi apakah tidak bangsa ini justru dituduh tidak konsisten. Bangsa ini terlalu

sering reaktif dan tidak antisiptif terhadap berbagai kemungkinan yang muncul. Begitu ada suara-suara yang keras di public baru ikut-ikutan bergerak. Tentu saja ini sangat disayangkan, karena semestinya hal ini bisa dibicarakan diawal ketika draft perjnjian itu dibuat. Kini perdagangan bebas itu sudah terlanjur efektif dan rakyat dibuat gelisah saat ini, karena serbuan impor produk China sudah begitu nyata. Para industri tentu diakui akan sulit bersaing, karena Amerika saja yang begitu besar tak sanggup melawan produk-produk murah dari China. Sebaiknya kita memang tidak saja berpangku tangan mengharapkan perjanjian diubah. Yang terpenting bagaimana kita, rakyat Indonesia, bersatu memerangi impor yang gencar dengan kerja produktif dan tidak melulu tersita perhatian untuk urusan politik yang memusingkan. Sumitro Pondok Melati, Bekasi

Keselamatan Anak di Rumah Susun MENGIKUTI pemberitaan soal balita yang terjatuh dari ketinggian di rumah susun, saya jadi miris. Sebelumnya seorang bocah tewas lantaran terjatuh dari lantai tiga sebiuah ruah susun dan belakangan ada balita yang, lagilagi, jatuh dari ketinggian di sebuah rumah susun. Beruntung, untuk kasus yang terakhir sang korban tidak meninggal. Dari yang tampak di layar kaca, menurut saya korban yang masih berumur tiga tahun itu, mendapat semacam ‘keajaiban.’ Luka-luka yang dideritanya tak separah yang dibayangkan banyak orang. Bahkan boleh dibilang Ia hanya ‘luka ringan’, dan kemarin tinggal menunggu ijin dokter untuk meninggalkan rumah sakit. Balita itu saya sebut mendapat ‘keajiban’ dari Tuhan. Sebab jika melihat lokasi tempat Ia jatuh, seperti yang tampak di televisi, normalnya ia menderita luka parah. Menurut saksi mata, balita itu diketahui jatuh dan masuk

dalam got/selokan air. Bagaimana ia bisa terhindar dari benturan keras, sehingga ia hanya ‘luka ringan?’ Dua kasus bocah yang jatuh dari ketinggian di rumah susun harus menjadi pelajaran bagi para orang tua. Sebab, jika mau dicari siapa yang salah dalam kedua kasus itu, tentu orang tua atau pihak yang seharusnya mengawasi dan melindungi mereka. Bagi warga yang tinggal di rumah susun, pengawasan terhadap anak, terutama yang masih kecil, harus ekstra ketat. Sementara bagi pengelola rumah susun, dua kasus tadi sudah cukup menjadi penggugah untuk melakukan semacam evaluasi internal terkait keamanan anak. Semoga di masa mendatang tak terdengar lagi kabar tentang bocah yang ‘terjun bebas’ dari ketinggian di rumah susun. Anita Ciputat Tangsel

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 3 Februari 2010

6

Penyerang Timnas Uzbekistan Kemungkinan Bergabung SFC

Pavel Solomin

PALEMBANG - Pelatih Sriwijaya FC (SFC), Rahmad Darmawan, menyatakan kemungkinan penyerang (striker) Timnas Uzbekistan, Pavel Solomin, akan bergabung menjadi skuad “Laskar Wong Kito” dan akan diterima pada pekan depan. “Saat ini, kami sedang melakukan negosiasi dengan Pavel Solomin. Meski telah terjadi kesepakatan antara pihak Solomin dan SFC melalui agennya Abdul Salam, namun kepastian bergabung atau tidak-

Rahmad Darmawan

“Saya menghormati kesepakatan bersama SFC. Dibayar dua kali lipat pun, saya tetap akan di SFC hingga akhir musim. Mugkin setelah kontrak berakhir, baru akan berpikir untuk bertahan dan pergi,” ujar Isnan. Sedangkan Ferry Rotinsulu yang dijumpai di Sekretariat SFC, menolak untuk berkomentar. Dia yang ditunggu sejumlah wartawan media massa dan elektronik, hanya melontarkan senyum seraya pergi saat akan dikonfirmasi. Ferry diminati oleh Persib Bandung untuk menggantikan posisi kiper utama asal Thailand, Kosin Hathairattanakool yang kontraknya berakhir di putaran pertama Liga Super Indonesia musim ini. (ant)

JAKARTA - PSSI kembali mengirimkan tim nasional (Timnas) muda berkekuatan 26 pemain untuk berlatih di Uruguay. Timnas muda ini akan berada di Uruguay hingga Desember 2010 dan akan mengikuti kom-

Deni Iman asal Persikabo, namun Solichin tidak menjelaskan posisi Padli. Sedangkan seorang pemain asing asal Argentina Diego Mandieta, pernah memperkuat PSSB Bireun juga tahun 2007 juga menjalani tahapan seleksi untuk dikontrak manajemen tim berjuluk Jawara Benteng itu. Seleksi pemain tersebut dilakukan setelah Persikota tidak memperpanjang kontrak delapan pemain karena pada putaran pertama mereka tidak bermain secara maksimal. Delapan pemain yang tidak diperpanjang tersebut masingmasing Samuel Megandou, Iksan Sania, Lubis Syukur (depan), Komang Adyana (tengah), Taufik, Kamal, Teddy dan Ardi (belakang). Selama putaran pertama Per-

sikota hanya mampu mendulang 12 poin dari 10 kali bertanding bahwa hasil yang diraih dari tiga kali menang dan imbang serta empat kali tumbang. Namun seleksi pemain itu dilaksanakan agar tim berseragam kuning-biru itu tidak terpuruk pada papan bawah klasemen dan masuk pada peringkat delapan besar serta musim kompetisi 2011 sudah bertanding pada liga super. Ketika ditanya berapa pemain yang dibutuhkan setelah delapan yang dicoret, maka mantan asisten pelatih Benny Dollo itu mengatakan sembilan pemain untuk mengisi semua lini. Dalam pekan ini pemain yang menjalani tahapan seleksi sudah dapat ditentukan, sehingga mereka dapat bergabung dengan rekan lainnya. (ant)

EMB Golf Tournament Berhadiah Rp 150 Juta JAKARTA - Bekerjasama dengan Persatuan Golf Profesional Indonesia (PGPI), Emeralda Mercedes-Benz (EMB) Golf Tournament II/2010 mulai kemarin hingga besok dilangsungkan di Padang Golf Emeralda, Cimanggis, Depok, Jabar. EMB Golf Tournamen II yang berhadiah total Rp.150 juta dengan melibatkan 144 peserta itu dibagi dua kategori yakni pro dan pro-amatir (pro-am). Kategori pro berlangsung dua hari dan untuk pro-am hanya satu hari.“EMB Golf Tournamen yang kedua ini masih tetap berlangsung dua hari, kami belum bisa menyelengga-

rakan yang empat hari, mungkin tahun depan baru bisa,” kata Direktur lapangan golf Emeralda Wahyu A Harun di Cimanggis, kemarin. Sekjen Persatuan Golf Profesional Indonesia (PGPI) Agus Triyono menambahkan, dalam PGPI terdapat persyaratan untuk menentukan kategori penyelenggaraan turnamen golf pro. Jika hadiah di bawah Rp 100 juta maka turnamen berlangsung dua hari, Rp 150–Rp 200 juta turnamen digelae dua hingga tiga hari dan di atas Rp 200 juta baru boleh berlangsung empat hari. “Persyaratan itu sudah terdapat dalam aturan PGPI, jadi

untuk turnamen di Emeralda yang akan berlangsung hari ini (kemarin-red) itu hanya berlangsung dua hari saja,” tutur Agus Triyono. Dikatakannya, dengan turnamen yang hanya berlangsung dua hari itu, maka tidak akan ada sistem “cut off” sehingga dari 144 peserta itu langsung terdapat siapa yang terseleksi berdasarkan skor untuk mengikuti turnamen proAm pada hari berikutnya, yang juga diikuti pegolf amatir. Pegolf pro papan atas Indonesia yang dipastikan ikut adalah Rory Hidayat Hie, Sarmilih dan Benny Kasiyadi. (oli)

Hadapi Persija Hari ini

Persela Akan MenyerangTotal JAKARTA - Kesebelasan Persela Lamongan akan menggunakan pola menyerang saat bertanding melawan tuan rumah Persija Jakarta dalam lanjutan Liga Super di Gelora Bung Karno Jakarta, hari ini. Pelatih Persela Widodo Cahyono Putro di Jakarta kemarin, mengatakan, untuk menghadapi Tim Macan Ke-

mayoran pihaknya akan turun dengan kekuatan penuh. “Semua pemain bisa diturunkan. Tidak ada pemain yang cedera maupun terkena akumulasi kartu kuning,” katanya di sela latihan ringan di Gelora Bung Karno. Menurut dia, agar pola menyerang efektif kemungkinan besar pihaknya akan menu-

“Ini masih dalam proses negosiasi, kami belum bisa memastikan, mengingat Solomin belum datang ke Palembang dan menandatangani kontrak. Jadi belum bisa dinyatakan pasti bergabung dengan SFC,” kata Rahmad lagi. Solomin adalah pemain dengan gelar 12 caps bersama Timnas Uzbekistan. Meski berpostur kecil untuk ukuran Eropa, tetapi dia memiliki kecepatan dan insting gol tinggi. Pemain berusia 27 tahun ini sudah melesakkan 40 gol dari 97 pe-

nampilannya. Bersama timnas, pemain yang sempat memperkuat FC Saturn Moscow Oblas Rusia ini, baru mencatak 2 gol dari 12 kali penampilannya. Beberapa waktu lalu SFC juga mendekati sejumlah pemain asal Asia untuk mengisi kuota pemain asing yang masih tersisa, seperti Alexander Duric (striker Timnas Singapura) dan Bakaev (striker Timnas Uzbekistan). Namun, proses negosiasi tidak berujung kesepakatan. (ant)

petisi sepak bola U-18. “Keberangkatan tim muda ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya,” kata Manajer tim, Demis A. Djamaoeddin, kepada wartawan jelang keberangkatan tim itu di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, ke-26 pemain yang berangkat ke Uruguay ini sebagian besar pernah memperkuat Indonesia pada kualifikasi Piala Asia U-19 di Bandung beberapa waktu lalu. Sejumlah muka baru di an-

taranya Aris Wahyu (kiper), Manahati Lestusen, I Wayan Yulian Arimbawa, Ahmad Rezal, dan Muhammad Arsyad. “Kami selalu mengevaluasi penampilan para pemain usai satu musim. Pemain yang tidak

menunjukkan peningkatan akan tereliminasi,” katanya. Selain tampil pada kompetisi U-18 di Uruguay, tim muda ini diagendakan melakukan uji tanding melawan timnas negara lainnya. (ant)

Timnas Futsal Butuh Dukungan Masyarakat JAKARTA - Timnas Futsal Indonesia yang akan berlaga pada babak kualifikasi zone Asean Kejuaraan Futsal Asia 2010, tepatnya pada 20-25 Februari mendatang di Tenis Indoor, Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta sangat membutuhkan dukungan masyarakat. Pasalnya tim yang dimanejeri presenter kondang, Darius Sinathriya itu ditargetkan lolos ke putaran final Asia yang berlangsung 23-30 Mei di Tashkent, Uzbekistan. Tuan rumah Indonesia, di babak kualifikasi ini bergabung di grup A bersama tim negeri Kanguru Australia dan Myanmar. Sementara Vietnam,

Persikota Seleksi Pemain Asing dan Lokal TANGERANG - Pelatih Persikota Tangerang melakukan seleksi terhadap pemain asing dan lokal untuk memperkuat tim pada putaran kedua Divisi Utama, pasca kontrak delapan pemain tidak diperpanjang. “Sudah banyak pemain asing dan lokal yang menjalani seleksi, namun belum dapat untuk posisi belakang dan tengah,” kata pelatih Persikota, H. Solichin yang dihubungi di Tangerang, kemarin. Menurut dia, sejak Minggu lalu hingga kemarin, sudah ada sembilan pemain yang mengikuti seleksi di lapangan Sukun, bersebelahan dengan Stadion Benteng, Tangerang. Bahkan empat pemain lokal yang diseleksi masing-masing Ivan Safari dan Padli untuk posisi belakang asal Persikad,

Rahmat Rivai, umumnya memiliki karakter sama, yakni memiliki mobilitas yang tinggi dalam pergerakan mencari bola,” kata Rahmad pula. SFC menurut Rahmad, juga membutuhkan seorang striker yang bekerja hanya untuk mencetak gol atau striker sejati. Dia menambahkan, meskipun telah membuat kesepakatan dengan Abdul Salam yang menjadi agen Pavel Solomin, tapi Rahmad masih enggan memastikasn Solomin akan berlabuh di SFC atau tidak.

PSSI Berangkatkan 26 Pemain Muda ke Uruguay

Rahmad Bebaskan Pemain PALEMBANG - Pelatih Sriwijaya FC (SFC), Rahmad Darmawan, mengatakan dirinya memberikan kebebasan kepada para pemain menentukan pilihan untuk tetap bertahan atau “hengkang” pada akhir musim putaran pertama kompetisi Liga Super, Februari ini. “Semuanya akan saya serahkan kepada pemain, karena itu memang hak mereka. Tapi, secara pribadi saya tetap menginginkan mereka bertahan di SFC,” kata Rahmad, di Palembang, Sumatra Selatan, kemarin. Hal ini disampaikannya, terkait dengan pemberitaan bahwa Persib Bandung menginginkan tiga pemain pilar SFC untuk bergabung dengan mereka. Ketiga pemain itu, Ferry Rotinsulu (penjaga gawang), Ponaryo Astaman (gelandang), dan Isnan Ali (pemain belakang). “Jika manajemen ingin mereka tetap bertahan, ya tinggal dibicarakan saja kepada pemain itu. Tentunya, saya menginginkan yang terbaik untuk tim,” kata dia lagi. Isnan Ali yang dijumpai dalam kesempatan berbeda, dengan tegas menyatakan tetap ingin bertahan di SFC.

nya Solomin baru akan kita terima minggu depan,” katanya kemarin. Dia mengatakan, saat ini SFC membutuhkan seorang striker untuk mengatasi kelemahan lini depan yang kebetulan masih menyisakan satu kuota untuk pemain asing. “Diakui memang kelemahan kita saat ini karena tidak memiliki striker yang bertipikal ‘finisher’, seperti Ngon A Djam (pemain SFC musim lalu, Red). Striker yang kita miliki saat ini, seperti Kayamba, Obiora, dan

runkan tiga orang striker sekaligus seperti yang biasa dilakukan saat laga kandang. Tiga striker yang kemungkinan besar akan diturunkan saat melawan Persija Jakarta adalah Samsul Arif, Kurniawan Dwi Yulianto serta Jimi Suparno. “Kita akan memanfaatkan semua celah yang ada.” kata Widodo. (ant)

Malaysia, Kamboja dan Filipina bergabung di penyisihan grup B. Dua tim terbaik setiap grup kemudian dipertemukan secara silang di babak semifinal. Pemenang babak semifinal lalu berlaga untuk menentukan peringkat teratas, sementara dua semifinalis yang kalah berlaga untuk memperebutkan urutan ketiga yang sekaligus satu jatah tersisa ke putaran final. Sudah 12 tim yang lolos ke putaran-final Kejuaraan Futsal Asia 2010 ini. Ke-12 tim tersebut adalah, Kyrgistan, Tajikistan dan Turkmenistan yang menjadi wakil dari zone Asia Tengah & Selatan, Lebanon,

Irak dan Kuwait wakil dari zone Asia Barat, Cina, Jepang dan Taiwan yang representasi zone Asia Timur, serta tentu saja juara bertahan Iran, runner-up kejuaraan Futsal Asia 2008 Thailand dan tuan rumah Uzbekistan. Iran adalah raksasa futsal Asia, dengan mendominasi sembilan gelar dari 10 kejuaraan terakhir. Dominasi Iran hanya dicederai oleh tim Jepang, yang mengalahkan mereka di babak semifinal kejuaraan Asia 2006. Jepang kemudian merebut gelar kejuaraan 2006 itu dengan mengalahkan Uzbekistan, saat putaran-final juga digelar di Tashkent.

Dukungan dari masyarakat pecinta futsal tanah air, khususnya Jabodetabek, tentunya tak bisa dipuingkiri akan mewarnai perjuangan timnas futsal Indonesia untuk meloloskan diri dari babak kualifikasi zone Asean. “Dukungan dari masyarakat tentu saja sangat kami harapkan, dengan senantiasa terus menyaksikan penampilan teman-teman pemain di lapangan pertandingan,” ujar Darius Sinathriya, manajer timnas futsal Indonesia di Jakarta, kemarin. Suami bintang sinetron dan foto model Donna Agnesia ini juga mengatakan materi pemain dalam timnas Indonesia

ini sudah cukup dikenal oleh penikmat futsal. Untuk lebih mempererat kedekatan pemain timnas dengan penggemarnya, manajemen timnas futsal Indonesia merencanakan untuk menggelar beberapa even menjelang penampilan mereka di babak kualifikasi zone Asean Kejuaraan Futsal Asia 2010 ini. Diantaranya, dengan menggelar futsal on the road dan fast game pada Jumat (5/2) lusa ini dengan melibatkan keikutsertaan masyarakat ibukota. “Ini merupakan upaya kami untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat,” papar Darius Sinathriya. (oli)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 3 Februari 2010

7

Keane Tinggalkan Spurs LONDON - Robbie Keane kembali membuat kejutan pada hari terakhir bursa transfer Januari, kemarin. Striker Republik Irlandia ini memilih meninggalkan Tottenham Hotspur dan bergabung ke klub Skotlandia, Celtic dengan kontrak pinjaman. Pada fase bursa transfer yang sama tahun lalu, Keane kembali ke Spurs setelah pada awal musim pindah ke Liverpool. Keputusannyahengkang ke Celtic kali ini bertujuan untuk memperoleh jatah bermain bersama tim inti. Kesempatan ini tidak ia dapatkan di White Hart Lane lantaran tersisih oleh Jermain Defoe dan Peter Crouch. Apalagi Spurs baru saja meminjam Eidur Gudjohnsen dari Monaco yang bermain pada posisi sama seperti Keane. “Robbie ingin bermain dan saya memiliki Crouch, Defoe, Roman Pavlyuchenko serta baru saja mendatangkan Gudjohnsen, jadi sulit menjamin posisi starter untuknya. Saya harus memutuskan membiarkannya pergi dengan pinjaman hingga akhir musim,” ujar pelatih Spurs, Harry Redknapp yang juga meminjamkan bek Alan Hutton ke Sunderland. Transfer terbesar pada hari terakhir dilakukan Manchester City yang merekrut penyerang Adam Johnson dari Middlesbrough dengan kontrak empat tahun. Namun nilai transfernya yang hanya bernilai enam juta pound makin menegaskan krisis keuangan yang melanda klub-klub Inggris. Perusahaan jasa konsultasi bisnis Deloitte melaporkan jumlah transfer klub Inggris Januari ini hanya bernilai total 30 juta pound. Ini merupakan jumlah terendah sejak transfer pertengahan musim diperkenalkan pada Januari 2003. Jumlah ini menurun drastis dibandingkan angka 170 juta pound yang dihabiskan tahun lalu. Rekanan Deloitte, Dan Jones mengatakan bukan hanya krisis ekonomi yang menyebabkan berkurangnya pengeluaran klub-klub Inggris. Manajer, pemilik klub dan direktur

dinilai lebih skeptis menanggapi dampak jangka pendek dari transfer Januari. Tidak adanyanya pemilik klub baru, menipisnya kondisi keuangan serta kurang tersedianya dana pinjaman juga dianggap berpengaruh. Keputusan City merekrut Johnson hanya beberapa hari setelah Robinho, yang digaet dari Real Madrid seharga 32,5 juta pound pada 2008 dipinjamkan ke Santos. “Kami senang Adam memilih bergabung kesini. Ia pemain yang sangat bagus dengan potensi fantastis dan sebagai sebuah klub kami selalu ingin merekrut talenta Inggris,” kata pelatih Roberto Mancini. Pada transfer lain, klub yang tengah terlilih hutang, Portsmouth menjual kiper Asmir Begovic ke Stoke City dengan harga 3,25 juta pound. Striker Afrika Selatan, Benni McCarthy melengkapi kepindahannya dari Blackburn Rovers ke West Ham. West Ham juga mendatangkan Ilan dan Mido dengan kontrak pinjaman. Mido diboyong dari Middlesbrough setelah sempat pindah ke klub Mesir, Zamalek. Sedangkan Ilan dipinjam dari klub Prancis, St Etienne. Wigan menggaet penyerang belia, Victor Moses dari Crystal Palace dengan transfer 2,5 juta pound. Pemain 19 tahun ini menandatangani kontrak tiga tahun. Kedatangan Moses disusul oleh striker Bolivia, Marcelo Moreno yang dipinjam dari Shakhtar Donetsk. Fulham menjadi klub yang paling sibuk dengan merekrut beberapa pemain. Striker U-21 Italia, Stefano Okaka dipinjam dari AS Roma hingga akhir musim, sementara Diomansy Kamara dilepas ke Celtic. Fulham juga mendatangkan bek Nicky Shorey dengan masa pinjaman dari Aston Villa dan pemain Jerman, Christopher Buchtmann yang bergabung dari Liverpool dengan kontrak 18 bulan. (adn/afp)

Suluh Indonesia/ap

BEREBUT BOLA - Pemain Stoke City’s Ricardo Fuller (kiri) berebut bola dengan pemain Sunderland Lee Cattermole dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris, Senin waktu setempat.

Masa Depan Terry Ditangan Capello LONDON - Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) tidak akan turut campur dalam menentukan kelanjutan masa depan John Terry sebagai kapten timnas Inggris. Keputusan tersebut akan diserahkan sepenuhnya pada pelatih Fabio Capello. Posisi bek Chelsea berusia 29 tahun itu dipertanyakan menyusul adanya laporan bahwa dirinya memiliki affair dengan mantan pacar rekan setimnya, Wayne Bridge. Pria yang telah menikah dengan Toni dan dikaruniai dua anak kembar ini dikabarkan ber-

selingkuh dengan Vanessa Perroncel, seorang model pakaian dalam Prancis. Muncul kekhawatiran bila masalah itu akan merusak usaha The Three Lions untuk memenangkan Piala Dunia di Afrika Selatan tahun ini, namun FA kukuh akan menyerahkan hal itu pada Capello. “Fabio Capello sendiri yang akan membuat keputusan mengenai posisi John Terry. Fabio sepenuhnya mengikuti perkembangan Terry,” ungkap juru bicara FA, kemarin. “Ia bicara dengan pimpinan

kami Lord David Triesman dan pimpinan eksekutif Ian Watmore hari ini. Keduanya mendukung dirinya membuat keputusan terbaik untuk sepakbola Inggris. Fabio akan menangani masalah ini dengan caranya sendiri menggunakan pengalamannya yang luas sebagai manajer sepakbola.” Capello baru akan kembali ke Inggris akhir pekan ini dari Swiss, dimana ia menjalani operasi lutut dan akan terbang ke Warsawa untuk mengikuti undian kualifikasi Piala Eropa 2012 .

Bridge sendiri dalam pernyataannya Sabtu lalu enggan mengomentari masalah ini. Fokusnya saat ini hanyalah menghidupi putra hasil hubungannya dengan Perroncel. Meski demkian, Bridge yang berusaha meyakinkan Terry untuk meninggalkan Chelsea dan bergabung ke City awal musim ini, juga disebutkan begitu kecewa dengan merebaknya skandal ini. Ia bahkan mempertimbangkan untuk keluar dari timnas Inggris. Bridge menerima dukungan dari beberapa rekan setimnya

di Manchester City Minggu lalu. Mereka mengenakan kaos yang bertuliskan “Team Bridge”, yang ditunjukkan setelah mengalahkan Portsmouth 2-0 dalam pertandingan Liga Utama Inggris. Dukungan yang ditunjukkan pemain City untuk bek kiri pilihan kedua Inggris itu mungkin tidak akan mempengaruhi keputusan Capello, namun di sisi lain ia juga menyadari dampak yang diakibatkan oleh skandal tersebut bagi kesatuan ruang ganti The Union Jack. (adn/afp)

Schumacher Takjub Dengan Latihan Pertama Bersama Mercedes

Massimiliano Allegri

Allegri Kalahkan Mourinho ROMA - Pelatih Cagliari, Massimiliano Allegri memenangkan gelar pelatih terbaik Italia musim 2008/2009, kemarin. Ia unggul telak atas pelatih Inter Milan, Jose Mourinho. Allegri memenangkan 40 persen suara dari pemilihan yang dilakukan oleh rekan sesama pelatih di Italia. Gelar ini diterimanya berkat kesuksesan mengantarkan klub berbasis di Sardinia itu finis di posisi kesembilan di Seri A Liga Italia tahun lalu. Allegri bergabung ke Cagliari 2008 lalu setelah melatih klub kasta lebih rendah, Grosseto (2005-2007) dan Sassuolo (2007-2008). Pada awal jabatannya, Cagliari masih dianggap sebagai salah satu tim paling lemah. “Saya tidak tahu apa yang harus dikatakan. Saya sekali lagi hanya bisa berterimakasih pada rekan yang memilih saya.

Ini salah satu kegembiraan terbesar dalam karier saya,” urai Allegri kepada Football Italia. “Pelatih asing perlu waktu untuk beradaptasi. Mourinho belajar dengan cepat, terlihat pada hasil yang ditunjukkannya. Anda bahkan dapat menulis Inter telah memenangkan Scudetto,” lanjutnya. Saat ditanya mengenai ambisinya, Allegri berhasrat mengantarkan Cagliari menembus kompetisi Eropa. “Sebagai sosok pria kuat dari Livorno, saya akan senang bisa merambah Eropa bersama Cagliari. Lalu di masa depan, siapa tahu?” tandasnya. Mourinho yang menyebut dirinya sendiri sebagai The Special One hanya menerima 20 persen suara. Padahal pelatih kontroversial itu berhasil membawa Inter merebut scudetto pada musim pertamanya di San Siro. (adn/afp)

VALENCIA - Dengan wajah takjub seperti bocah dengan permainan baru, juara dunia tujuh kali Michael Schumacher kembali mengawali permainannya untuk pertama kali dalam latihan F1 bersama Mercedes, Senin waktu setempat. “Rasanya seperti ketika pada tahun 1991,” kata mantan pembalap Ferrari itu kepada wartawan setelah tampil lagi sejak mundur dari olahraga adu kencang itu dalam usia 41 tahun. Ia absen selama tiga tahun dan kini melaju dalam 40 putaran di Sirkuit Ricardo Tormo Valencia. “Ketika pertama kali membalap F1 saya takjub pada putaran pertama dan saya amat kaget pada putaran kedua dan pada putaran berikutnya. Sekarang saya merasakan hal seperti itu, seperti anak kecil dengan permainan di tangan dan amat menikmatinya,” katanya. Pebalap asal Jerman itu, merupakan pebalap paling sukses di ajang lomba F1 dengan 91 kemenangan, mengakhiri latihan hari pertama musim ini dengan berada di urutan ketiga. Pada hari penampilan pebalap handal itu, tampil pula pebalap dari Brazil Felipe Massa yang menggenjot Ferrari setelah enam bulan istirahat sete-

lah mengalami cedera yang mengancam jiwanya akibat luka di kepala pada babak penyisihan Hungaria GP. Pebalap kedua tercepat dalam latihan itu adalah Pedro de la Rosa dari Spanyol, mantan pebalap pencoba (tester) McLaren yang tampil lagi pada usia 38 tahun untuk Sauber setelah tiga tahun tidak membalap. Semua mata tertuju pada Schumacher yang mengendarai dengan perlahan Mercedes W01 warna perak dari dalam pit, kemudian melaju di lintasan di bawah siraman cahana matahari Spanyol. Rekan setimnya dari Jerman, Nico Rosberg, sebelumnya menyelesaikan balapan 39 putaran dengan waktu terbaik 1:13.543 tetapi Schumacher lebih cepat setelah melaju 18 putaran. Ia mengakhiri latihan dengan waktu 1:12.947, berdasar catatan waktu di sirkuit. Kerja hebat Waktu yang tertera pada penunjuk waktu di sirkuit menunjukkan bagusnya pekerjaan Schumacher seperti diakuinya sendiri saat ditanyai wartawan seusai latihan. “Saya kira kami melakukan pekerjaan bagus. Kami melakukan pekerjaan hebat,” kata pe-

Michael Schumacher

balap Jerman itu, “Kami melakukannya dalam 80 putaran...untuk hari pertama saya kira ini amat hebat.” Massa, yang melaju di atas mobil baru Ferrari F10, menyelesaikan latihan dalam 102 putaran dengan tidak mengalami masalah. “Saya gembira dapat membalap lagi, saya merasa amat baik secara fisik. Saya melakukannya

100 putaran dan saya dapat melaju lebih banyak lagi,” kata pebalap Brazail bertubuh kecil itu, yang mengaku ia tidak merasa takut tampil lagi di lintasan. “Saya 100 pesen siap tampil lagi di ajang balapan,” katanya. Rosberg, yang bergabung dengan Mercedes setelah empat tahun bersama Williams, menyatakan gembira dengan teman barunya itu.

“Dalam satu tim bersamanya (Schumacher) rasanya amat fantastik,” katanya kepada wartawan. “Saya merasa mendapat motivasi baru dan ini penting untuk meningkatkan permainan saya,” katanya. Pebalap Inggris, Gary Paffett, dalam debutnya bersama McLaren, tampil sebagai pebalap kelima tercepat dalam latihan, sebelum juara dunia Jason Button dan Lewis Hamilton memulai latihan mereka minggu ini. Pebalap dari Polandia, Robert Kubica, melakukan debutnya di Renault setelah pindah dari BMW-Sauber sedangkan pebalap Swiss Sebastien Buemi melaju untuk pertama kali bersama Toro Rosso. Tidak ada dari empat tim baru yang tampil dalam latihan di Valencia. Tim Virgin Racing baru mengeluarkan mobil baru mererka Rabu dan Lotus menghidupkan mesin mereka untuk pertama kali Jumat depan sebelum meluncurkannya pada 12 Februari. Red Bull, tahun lalu sebagai runner-up overall, juga tidak hadir dalam latihan pembuka itu, karena sedang melakukan pematangan persiapan seperti yang juga dilakukan Force India. (ant)

Hopkins Tanding Ulang Lawan Jones

Roy Jones

Bernard Hopkins

LAS VEGAS - Mantan juara dunia Bernard Hopkins akan bertarung melawan rekannya dari Amerika Roy Jones, pada April mendatang, dalam suatu tanding ulang kelas menengah 17 tahun lalu. Hopkins (50-5-1, 32 menang KO) sudah menginginkan laga ulang dengan Jones sejak pertemuan mereka Mei 1993 di Washington, DC, ketika Jones mengalahkan Hopkins dengan angka untuk merebutkan gelar lowong kelas menengah IBF. Hopkins yang berusia 45 tahun (50-5-1 32 menang KO)

sejak kekalahannya itu kemudian menyandang gelar itu selama 10 tahun. Ia juga mantan juara kelas berat ringan. Dua bulan lalu, ia mengalahkan Enrique Ornelas dengan angka pada pertandingan kelas berat ringan di Philadelphia. “Pertandingan ulang lawan Roy sudah saya idamkan sejak lama dan akhirnya terwujud juga,” kata Hopkins. “Saya sudah berlaga dengan berbagai petinju sejak kekalahan di Washington DC pada 1993. Saya akan mengakhiri bayangan kekalahan itu

untuk terakhir kalinya dengan Roy,” katanya. Jones yang berusia 41 tahun baru saja kalah pada ronde pertama atas Danny Green dari Australia, Desember. “Kami akan menunjukkan kepada penonton apa yang mereka inginkan,” kata Jones 54-6, 40 menangKO. “Mereka pantas menyaksikan pertandingan ini dan mengapa tidak memenuhi keinginan mereka itu?,” katanya. Pertarungan itu akan dilangsungkan pada 3 April 3 di Hotel dan Kasino Mandalay Bay. (ant)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 3 Februari 2010

8

Gorontalo Larang Valentine Day GORONTALO - Pemerintah Kota(Pemkot) Gorontalo melarang perayaan hari kasih sayang (Valentine Day) yang jatuh pada tanggal 14 Februari nanti, kata Kepala Kesbangpol, Deddy Kadullah, saat rapat hasil kinerja yang dilaksanakan, kemarin. “Pemkot tidak akan memberikan izin kepada masyarakat, khususnya para remaja, untuk menggelar hiburan di hari Valentine, “ tegasnya. Menurutnya, perayaan Valentine bukanlah suatu momen

yang harus dilaksanakan, jadi pemerintah bisa saja melarang para masyarakat untuk merayakannya. “Perayaan Valentine bisa dikatakan perayaan yang illegal, sehingga kita mempunyai kewenangan untuk membubarkan segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan perayaan tersebut,” tambahnya. Dia juga menjelaskan, Pemkot akan memantau langsung kegiatan pada malam Valentine. “Nanti pada malam Valentine kami bersama pihak pengaman-

an akan turut memantau kegiatan masyarakat, apabila ada yang tetap menggelar hiburan, kami tidak segan-segan untuk mengambil tindakan,” katanya. Lebih lanjut dia menambahkan, Pemkot Gorontalo akan mengadakan zikir akbar sebagai pengganti perayaan valentine tersebut. “Kegiatan zikir akbar ini akan melibatkan seluruh siswa yang ada di kota Gorontalo, dan kami akan meminta bantuan pihak kepolisian untuk pengamanan kegiatan ini,” katanya. (ant)

Gedung Olahraga Ambruk Suluh Indonesia/ant

Dua Pekerja Tewas MAMUJU - Gedung olah raga milik PT Passokorang yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, ambruk, mengakibatkan dua orang pekerjanya tewas dan satu orang lainnya terluka. Dua pekerja yang tewas dalam peristiwa ambruknya gedung olah raga milik PT Passokarang sekitar pukul 15.00 wita, kemarin, adalah Zainal Abidin (22) dan Lapin (34), sementara korban Luka Sukrianto (34). Dua pekerja yang menjadi korban dalam peristiwa yang diduga kecelakaan tersebut, lansung, dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju untuk diotopsi, sedangkan satu korban luka sementara mendapat perawatan intensif di RSUD Mamuju. Dua korban yang tewas tersebut merupakan pekerja

bangunan berasal dari Jawa Timur, korban Zainal Abidin berasal dari Kabupaten Lumajang, sedangkan Lapin merupakan warga Kabupaten Jombang. Sedangkan satu korban lainnya yang terluka yakni Sukrianto berasal dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Aco salah seorang warga di lokasi kejadian mengatakan sebelum peristiwa ambruknya gedung olah raga yang pembangunannya dalam tahap perampungan tersebut, salah satu diantara korban sedang membuka besi bangunan atap gedung olah raga tersebut. “Korban membuka salah satu besi atap gedung olahraga tersebut tetapi karena besi penahan lainnya tidak kuat maka besi yang ada pada bagian atap gedung olah raga tersebut ambruk dan akhirnya menimpa ketiga korban,” katanya.

SITA KAYU ILEGAL - Sejumlah petugas dari Direktorat Kepolisian Air Polda Riau menyita kayu ilegal di Sungai Dakal Pulau Padang Kecamatan Merbau, Kabupaten Meranti, Riau, kemarin. Polisi menyita sedikitnya 400 tual kayu bulat ilegal hasil pembalakan liar yang diduga akan diselundupkan pelaku ke Malaysia.

Gedung olahraga tersebut kini tampak tidak memiliki atap karena telah jatuh dan rubuh ke tanah sementara separuh dari bangunannya tampak retak dan dalam posisi miring. Pihak kepolisian mengamankan lokasi kejadian ambruknya gedung olah raga yang mengakibatkan korban jiwa tersebut dengan memasang “police line”. “Kami sedang melakukan olah tempat kejadian pekara (TKP) untuk menyelidiki penyebab ambruknya gedung olahraga ini,” kata Kepala Central Pelayanan Kepolisian Polres Mamuju, Abdul Azis Gani. Ia mengatakan, kepala pemborong bangunan tersebut, Davi telah diamankan di Polres Mamuju untuk memberikan keterangan terkait runtuhnya bangunan gedung olah raga tersebut sekaligus bertanggung jawab atas kejadian itu. (ant)

Tebing di Jalur

Tasikmalaya-Garut Longsor TASIKMALAYA - Tebing di jalan raya jalur TasikmalayaGarut, kawasan kampung Citeguh, Desa Tenjowaringin, kecamatan Salawu, kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat longsor, Senin malam longsor menutupi jalan. Kapolres Kabupaten Tasikmalaya, AKBP Yayat Ruhiyat melalui Kasatlantas, AKP Pilol, Selasa, mengatakan, longsornya tebing setinggi 20 meter sempat memacetkan arus lalu lintas Tasikmalaya-Garut dan sebaliknya. “Arus lalu lintas macet total, tapi sekarang sudah dilakukan pengerukan hingga pukul setengah empat (03.30 WIB) sudah

kembali lancar,” katanya. Ia menjelaskan longsoran tanah tebing sepanjang 18 meter menimpa seluruh ruas jalan sehingga jalur Tasikmalaya-garut tidak bisa dilintasi akibat gundukan tanah longsor setinggi dua meter menutupi seluruh ruas jalan. Peristiwa longsor yang terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut Senin (1/2) sekitar pukul 20.00 WIB terpaksa seluruh kendaraan dari dua arah dialihkan. Ia menjelaskan, pihak Polreskab berkoordinasi dengan satuan lalu lintas Polres Garut dan Polresta Tasikmalaya agar

kendaraan dari Tasikmalaya menuju Garut dialihkan melalui jalur Ciawi melalui jalan Cibatu. Sedangkan kendaraan dari arah Garut menuju Tasikmalaya, dialihkan melewati jalur Cibatu, menembus Malangbong hingga memasuki jalur Ciawi dan kota Tasikmalaya. “Karena tidak bisa dilalui, kendaraan dari Tasik ke Garut maupun sebaliknya terpaksa dialihkan,” katanya. Upaya yang dilakukan kepolisian Polreskab Tasikmalaya melakukan pengerukan dengan mengerahkan alat berat untuk membuka kembali jalur provinsi yang tertup tanah. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KEMENHAN-PEPABRI BERTEMU - Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Ketua Pepabri Agum Gumelar membahas rumah negara bagi prajurit TNI/Polri yang belakangan ini diperselisihkan TNI.

Polisi Tangkap 143 Pelaku Judi di Bali DENPASAR - Jajaran Kepolisian Daerah Bali menangkap sebanyak 143 tersangka pelaku beberapa kasus perjudian yang terjaring operasi sejak dua pekan ini. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar ketika dihubungi di Denpasar, kemarin mengatakan, tersangka pelaku judi sebanyak itu dijaring lewat Operasi Balak Agung 2010 yang khusus digelar untuk memberantas perjudian. “Operasi yang kami gelar sejak 18 Januari lalu, hingga kini telah berhasil mer-

ingkus 143 tersangka,” ucapnya. Dikatakan, pada minggu pertama operasi dilakukan, pihaknya menangkap 97 tersangka yang terlibat dalam 61 kasus perjudian. Dari kasus itu, yang terbanyak berhasil dijaring tim operasi adalah judi toto gelap (togel) yang mencapai 43 kasus. “Jadi hasil pengungkapan pada minggu pertama didominasi kasus togel. Menyusul judi sabung ayam dan ceki masingmasing lima kasus, dadu tiga, biliar dua dan judi kartu tiga

kasus,” kata Sugianyar. Sementara pada minggu kedua, lanjut dia, operasi berhasil mengamankan 46 tersangka yang terlibat dalam 33 kasus perjudian. Pengungkapan kasus pada minggu kedua itu, masih didominasi judi togel yang tercatat 27 kasus, disusul judi sabung ayam dan judi kartu masing-masing satu kasus. “Jadi total kasus yang berhasil kami tangani selama dua pekan Operasi Balak Agung, terhitung 94 kasus perjudian dengan j tersangka 143 orang.” (ant)

Warga Pagaralam Temukan

Gelang Peninggalan Kerajaan Sriwijaya PAGARALAM - Warga Desa Pengaringan, Kelurahan Padangtemu, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, Sumatra Selatan, kembali menemukan benda purbakala yang diduga merupakan peninggakan zaman Kerajaan Sriwijaya berupa 30 gelang tembaga dan satu guci keramik. Informasi dari warga di lokasi temuan, kemarin, menyebutkan bahwa benda peninggalan bersejarah itu ditemukan di tempat pembuatan areal petak sawah baru milik Lasmiana dan Mala di Talang Tiding, Dusun Pengaringan, Kelurahan Padang Tem,u yang berjarak sekitar 15

kilometer dari pusat kota. Peninggalan bersejarah benda purbakala berupa gelang dengan lapisan tembaga sebanyak 30 buah seberat 2,5 kg, dan guci dengan ketinggian 30 cm berwarna putih susu tersebut diperkirakan merupakan salah satu peninggalan pada zaman Kerajaan Sriwijaya. Petugas Kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3 Jambi) wilayah kerja Jambi, Sumsel, Bengkulu dan Babel, Akhmad Rivai, mengatakan benda bersejarah cukup banyak ditemukan di Pagaralam sebagai bukti daerah itu berkaitan erat dengan Kerajaan Sriwijaya. “Penemuan gelang dan guci itu kalau dilihat dari bentuknya merupakan peninggalan

masa Kerajaan Sriwijaya, mengingat gelang itu merupakan hiasan bagi para raja-raja pada waktu itu,” ujar dia. Namun penemuan tersebut masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dari arkeolog untuk menentukan waktu, masa dan peninggalan apa benda tersebut. “Memang ada 30 gelang tembaga, 26 di antaranya masih utuh, sedangkan empat lagi sudah patah atau rusak akibat terjadi benturan saat dilakukan penggalian oleh warga. Tapi guci keramik masih utuh, hanya ada retak pada permukaan benda tersebut,” kata dia pula. Dia memperkirakan kemungkinan besar usia benda temuan itu tidak jauh berbeda den-

gan umur dua situs kubur batu yang sebelumnya telah pula ditemukan di Desa Talang Pagarangung, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat dengan umur sekitar 3.000 hingga 5.000 tahun Sebelum Masehi (SM). Benda itu diperkirakan digunakan pada zaman purbakala atau 5.000 tahun SM, mengingat dari data sementara bentuk gelang dan guci tersebut ada kaitannya dengan masa pada zaman kerajaan saat itu (Sriwijaya). “Tentu dengan penemuan ini akan menambah koleksi bagi Pagaralam atas kekayaan benda bersejarah yang cukup banyak dimiliki daerah ini, terutama berupa megalit, arca, situs dan benda purbakala lainnya.” (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 03 Januari 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu