Skip to main content

Edisi 23 April 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 77 tahun IV Jumat, 23 April 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Kredit Bisa Dipacu

Tekanan Global Menipis

Lombok Ditargetkan Jadi Pusat

DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman Hadad mengatakan pertumbuhan kredit hingga akhir tahun bisa didorong mencapai angka 18-20 persen. “Kita memang punya ruangan untuk mendorong lebih ...hal. 1

MENTERI Negara Perencanaan Pembangunan/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Alisjahbana menegaskan, prekonomian Indonesia semakin membaik, seiring dengan ...hal. 2

LOMBOK ditargetkan menjadi pusat mutiara Indonesia sehingga mampu menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang kewilayah itu. “Kita berharap kedepan Lombok akan menjadi ‘center of pearl’ ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Drydocks Rusuh

Pabrik Dibakar

Susno Dikonfrontir BAP Sjahril Djohan JAKARTA - Tim Independen Polri mengkonfrontir isi BAP Sjahril Djohan dengan mantan Kabareskrim Komjen Pol. Susno Duadji yang diperiksa ketigakalinya di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Kepada penyidik, Susno membenarkan sebagian isi BAP. ‘’Kalau dipertemukan belum pernah dibicarakan, tapi tadi BAP-nya SJ ditanya kepada Pak Susno,” kata anggota Kuasa hukum Susno Duadji, Ari Yusuf Amir usai pemeriksaan ketigakali berturut-turut kliennya itu. Ari mengaku salah satu isi BAP yang dikonfrontir kepada Susno adalah diperlihatkannya bukti komunikasi berupa SMS maupun telepon antara Sjahril Djohan dengan Susno. Penyidik memperlihatkan adanya bukti SMS. Lalu Susno menjawab, ‘’Tadi Pak Susno menjelaskan, oh iya ada dalam konteks ceritanya ini. Oh iya ini bukan,” imbuhnya. Mengenai isi SMS dimaksud Ari menolak menjelaskan. Selain mencecar keterkaitannya dengan Sjahril Djohan dalam perkara mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan, penyidik juga mengarahkan keterkaitan Susno dengan sepak terjang Sjahril

Djohan sebagai makelar kasus (markus) dalam perkara ikan Arwana. Namun, Ari mengatakan penyidik belum memberikan pertanyaan terkait dugaan suap Rp 500 juta. ‘’Pertanyaan 500 juta belum ada sampai sore ini,” kata dia. Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol. Besar Zainuri Lubis meminta semua pihak tidak mendahului keterangan yang belum sah. Dia juga meminta media massa tidak menjadikan berkas itu sebagai acuan informasi. ‘’Kita tunggu saja hasil resmi dari tim,” kata Zainuri. Seperti diberitakan, kasus ikan Arwana bermula dari gugatan pidana oleh pengusaha asal Singapura, Ho Kian Huat, terhadap Anuar Salma alias Amo selaku pemilik PT Salma Arowana Lestari. Saat itu, Haposan Hutagalung menjadi kuasa hukum Ho. Pihak Ho menuding Amo melakukan penipuan dan penggelapan uang senilai 11,15 juta dolar Singapura untuk membuat penangkaran Arwana di Desa Muara Fajar, Pekanbaru, dan indukan ikan Arwana senilai Rp 32,5 miliar. Menurut Ho, Amo mengaku, perusahaan penangkaran itu murni miliknya. (nas/son)

Suluh Indonesia/ant

RUSUH - Sejumlah pekerja melintas di depan mobil yang yang dibakar di Galangan Kapal Drydocks Graha di Tanjunguncang, Batam, kemarin. Gudang galangan kapal dibakar karyawan yang tersinggung oleh kata-kata tenaga kerja asing di pabrik itu.

BATAM - Ribuan pekerja PT Drydocks World Graha Batam melakukan demo dan membakar pabrik dan puluhan mobil. Ribuan pekerja membawa berbagai peralatan galangan kapal mencoba merusak aset pabrik. ‘’Kerusuhan itu terjadi akibat seorang manajemen PT Drydocks menghina pekerja. Orang India itu menyebutkan orang Indonesia bodoh, maka kami marah,” kata salah seorang pekerja, Disra. Kapoltabes Barelang Kombes Pol. Leonidas Braksan mengatakan, banyak peralatan kerja yang rusak dan hangus terbakar. ‘’Skema pembuatan kapal terbakar, sehingga minimal tiga hari ini tidak ada pekerjaan,” katanya. Manajemen PT Drydocks World, kata dia, akan segera melakukan restorasi agar pekerja bisa bekerja kembali. Mengenai nilai kerugian, ia mengatakan belum bisa mengkalkulasi. Kepada manajemen perusahaan, Kapoltabes meminta agar tidak ada tindakan pemecatan kepada seluruh pekerja yang terlibat dalam kerusuhan atau demo. Sementara itu, polisi menyelidiki seorang WN India Vj yang diduga memicu kerusuhan, setelah memarahi pekerja asal Indonesia. ‘’Kami akan memeriksa Vj, dengan pelanggaran tindak pemicu permusuhan juga pasal penghinaan,” kata Leonidas seraya berjanji akan segera mengumumkan status Vj. (ant)

Terseret Kasus Gayus

Jampidum Hanya Ditegur JAKARTA - Jampidum Kamal Sofyan Nasution dijatuhi sanksi ringan terkait dengan keterlibatan dalam penanganan kasus Gayus HP Tambunan. ‘’KS dijatuhi disiplin berupa teguran tertulis sesuai dengan PP 30 tahun 1980 tentang Disiplin PNS,” kata Jamwas Hamzah Tadja di Jakarta, kemarin. KS sempat diperiksa langsung oleh Jamwas di Gedung Pengawasan Kejagung sehubungan dengan disetujuinya Rentut. Jamwas sendiri sudah memeriksa 12 orang yang berkaitan dengan penanganan perkara tersebut baik struktural maupun jaksa peneliti dan jaksa penuntut umum. Jamwas menyatakan, kesalahan koleganya itu yakni meny-

etujui Rentut, dan tidak cermat dalam membacanya. ‘’Di dalam Rentut itu, disebutkan ada pasal pencucian uang dan penggelapan yang disusun secara alternatif bukan kumulatif. Namun KS hanya membaca penggelapan saja tanpa mengindahkan dugaan pidana pencucian uang,” katanya. Bahkan, Hamzah menambahkan, KS bersama anggota jaksa peneliti Fadil Regan, tidak setuju kasus itu dibawa ke ranah pidana khusus (pidsus) dan bersikukuh tetap pada perkara pidana umum (pidum). Disebutkan, KS sempat mengaku alasan menyetujui rentut karena baru pulang dari luar negeri, sedangkan suratsurat menumpuk di atas meja-

nya. ‘’Tetapi itu bukan alasan, hingga dikenakan tidak cermat,” katanya. Jamwas juga menyampaikan tentang para pejabat struktrural yang juga pengendali perkara Gayus HP Tambunan telah dijatuhkan sanksi ringan, karena terbukti tidak cermat. ‘’Termasuk juga anggota jaksa peneliti dan jaksa penuntut umum,” katanya. Sanksi lebih berat dijatuhkan pada jaksa Fadil Regan, karena bersama Cirus Sinaga menyetujui berkas Gayus hanya dikenakan pasal penggelapan saja. ‘’Sedangkan anggota jaksa peneliti lainnya tidak setuju, dan lebih memilih untuk dibawa ke pidana khusus (pidsus),” katanya. (nas)

KPK Kaji Rekening Hakim Pajak JAKARTA - KPK segera pengkajian laporan transaksi mencurigakan atas rekening milik hakim Pengadilan Pajak yang telah disampaikan PPATK. Hal ini perlu dilakukan untuk menemukan indikasi tindak pidana korupsi dari transaksi mencurigakan tersebut. ‘’Laporan dari PPATK pasti ditelaah KPK. Ini sudah jadi prosedur tetap. Ingat, KPK tidak bisa mengusut money laundering dan kejahatan perbankan. Kami hanya berwenang mengusut tindak pidana korupsi. Inilah yang masih dipelajari,” kata Karo Humas KPK Johan Budi SP di Jakarta, kemarin. Diungkapkan, ada prosedur penangangan perkara di KPK. Setelah dilakukannya kajian, laporan yang memiliki indikasi tindak pidana korupsi segera ditingkatkan menjadi penyelidikan. Tetapi dalam tahap ini tidak bisa dibeberkan kepada masyarakat. Informasi bari bisa dipublikan kepada masyarakat, setelah masuk tahap penyidikan dan telah ditetapkannya tersangka. ‘’Masyarakt harus sabar,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala PPATK Yunus Husein meyatakan, pihaknya menemukan adanya tran-

saksi perbankan yang mencurigakan dalam rekening sejumlah hakim Pengadilan Pajak. Laporan itu sudah diserahkan kepada KPK untuk ditindaklanjuti. Tetapi ia tidak menjelaskan secara rinci tentang transaksi mencurigakan tersebut. Berdasarkan informasi, KPK juga tengah menelusuri laporan harta kekayaan milik sejumlah jaksa yang pernah menangani kasus Gayus Halomoan Tambunan. Satu di antaranya adalah mantan Direktur Prapenuntutan Pidum Kejaksaan Agung Poltak Manulang. Jaksa senior ini yang dicopot dari posisi Kajati Maluku itu, terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 2001. Padahal, penyelenggara negara wajib melaporkan hartanya sebelum dan sesudah menjabat dan secara periodik tiap dua tahun sekali. Bahkan, Cyrus Sinaga tidak pernah memberikan laporan harta kekayaannya kepada KPK. Saat Poltak menjabat sebagai Kabag TU Kejati Bengkulu, ia memiliki kekayaan Rp 800 juta. Semua terbagi berupa tanah beserta bangunannya, kendaraan bermotor, dan perhiasan. (nas)

SBY Hormati

Proses Hukum SKPP Bibit-Chandra JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghormati proses hukum yang masih berjalan, setelah Kejaksaan Agung menyatakan banding terhadap putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menyatakan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) Bibit-Chandra tidak sah. Staf Khusus Kepresidenan bidang hukum, Denny Indrayana di Kantor Kepresidenan Jakarta, kemarin mengatakan, langkah selanjutnya tentu harus menunggu keputusan dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang akan menangani proses banding tersebut. ‘’Pada saatnya, keputusan Pengadilan Tinggi itu apa dan di situ baru bisa kita lakukan tindak lanjut,” ujarnya. Setelah keputusan PN Jaksel tersebut, lanjut Denny, seharusnya semua pihak mencari kebijakan yang tepat agar upaya pemberantasan korupsi tidak terganggu. Selain itu, menurut dia, harus dipastikan juga institusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap dapat berjalan efektif meneruskan kegiatannya memberantas korupsi. ‘’Yang jelas, prinsipnya semua harus mencari kebijakan yang tepat agar

pemberantasan korupsi tidak terganggu, dan institusi KPK juga dapat berjalan efektif dalam memberantas korupsi,” tuturnya. Sedangkan mengenai pembalakan hutan yang ditengarai terbelit praktik mafia hukum, Denny menjelaskan, Presiden secara jelas dan terang telah memerintahkan pembenahan karena praktik tersebut sangat merugikan negara dengan dampak kerusakan hutan yang tidak sedikit. Untuk itu, kata dia, pemerintah perlu menyampaikan pesan yang jelas lebih menjerakan kepada para pelaku praktik mafia hukum dalam kasus pembalakan hutan. Presiden telah memerintahkan Satgas untuk meneliti dugaan praktik mafia hukum dalam kasus pembalakan liar yang mendapat vonis rendah di pengadilan. Denny yang juga Sekretaris Satgas itu mengatakan, Satgas akan meneliti beberapa kasus yang dihentikan penanganannya. ‘’Pada kasus yang muncul di Riau itu misalnya, atau di provinsiprovinsi lain, kasus mafia hutan illegal logging yang kemudian terhenti dan berbagai prosesnya, kita akan kaji,’’ katanya. (har)

Mengurai Kontroversi Makam Mbah Priok KONTROVERSI terkait letak makam Mbah Priok masih menyisakan bara yang bisa menyulut api. Bagaimana mengurai kontroversi seputar letak makam ulama kelahiran Palembang ini ? Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menunjukkan bukti foto dan dokumen pemindahan makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara, dalam rapat paripurna lanjutan untuk meminta pertanggungjawaban Gubernur atas kerusuhan pada 14 April lalu. Foto-foto yang ditunjukkan

Gubernur menunjukkan proses pemindahan yang dilakukan Dinas Pemakaman pada 21 Agustus 1997, yang kemudian dikuatkan dengan surat Surat Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta pada 10 Februari 2009 Nomor 80/-1.711.11 juga menyebutkan bahwa makam

Fauzi Bowo

Mbah Priok telah dipindahkan ke TPU Semper. ‘’Hal ini juga

didukung oleh fakta fisik tanah berdasarkan hasil foto udara pada 1997 yang membuktikan bahwa di atas lahan PT Pelindo II tersebut tidak terdapat bangunan atau dalam kondisi kosong,” kata Gubernur dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD DKI Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, kemarin. Gubernur juga menjelaskan bahwa jauh sebelum dilaksanakan tindakan penertiban, pihak-pihak yang bersengketa sebenarnya telah diberi kesempatan untuk menyelesaikan

permasalahan lewat jalan musyawarah mufakat yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah lewat koordinasi Wali Kota Jakarta Utara. Jika jalan musyawarah mufakat itu tidak tercapai maka diberikan peringatan pertama, kedua dan ketiga agar yang bersangkutan membongkar sendiri bangunan tanpa izin yang ada di atas tanah sengketa. ‘’Apabila peringatan ini juga tidak dipatuhi, barulah dikeluarkan surat perintah penertiban,” kata Gubernur. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 23 April 2010

2

KAI Evakuasi

K ilas

KA Barang Terguling

Dua Penembak Mati Polisi Ditangkap MABES Polri menangkap satu tersangka kasus penembakan dua anggota Polri hingga tewas di Sumatra Utara dan Jawa Barat. Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Irjen Pol Dikdik Mulyana di Jakarta, Kamis malam, membenarkan penangkapan itu. “Ya ada (penangkapan). Di Direktorat I,” katanya singkat sambil bergegas masuk ke gedung Bareskrim. Informasi di Mabes Polri menyebutkan, tersangka bernama AR alias YS tertangkap di Kecamatan Kras, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (21/4). Tersangka diduga terlibat perampokan dan penembakan polisi di Sumatra Utara tahun 2005 dan penembakan polisi di Garut, 2010. Pada 2005, AR merampok uang hasil penjualan kelapa sawit Rp750 juta di Medan. Seorang polisi berpangkat Aiptu yang mengawal uang tewas ditembak tersangka. Tersangka lalu kabur ke Garut dan beberapa tempat di Jawa dan sempat menikah di Garut, Desember 2009. Pada Februari 2010, AR dan temannya bernama AN hendak merampok salah satu toko di Garut, namun mobil yang dinaiki bersenggolan dengan kendaraan polisi, Briptu Wahyu, di Garut. Beberapa hari kemudian, tersangka AR lalu membuntuti polisi itu karena masih menyimpan dendam. Polisi itu tewas ditembak usai bermain sepakbola di Garut. Tersangka tertangkap di Ngawi setelah beberapa bulan menjadi buronan Mabes Polri. (ant) Suluh Indonesia/ade

Polisi Bekuk

Tersangka Penipuan Operator Selular JAKARTA - Anggota Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, membekuk 15 tersangka penipuan undian berhadiah. Para pelaku berhasil ditangkap pada Selasa (20/4) lalu. Mereka melakukan penipuan dengan menyamar jadi operator telepon seluler, kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Boy Rafli Amar di Jakarta, Kamis. Ia mengatakan para pelaku menggunakan modus dengan cara menghubungi atau mengirim pesan singkat kepada calon korban. “Pelaku menginformasikan bahwa calon korban mendapatkan undian berhadiah,” kata Boy. Ke-15 pelaku penipuan itu berinisial HZ, AM, MZ, MH, RS, BS, NS, RSL, ZN, HOUR, IB, MS, ND dan DK, sedangkan korbannya bernama Evi Morina Pakpahan dan Yulianto bin Rosidi. Boy menjelaskan para pelaku memberitahukan pelanggan operator telepon seluler mendapatkan undian berhadiah, kemudian meminta calon korban itu menghubungi pusat informasi yang direkayasa pelaku. “Pelaku menanyakan apakah calon korban memiliki rekening pada bank,” ujar Boy. Setelah itu, pelaku yang menyamar jadi operator itu menyuruh calon korban mentransfer sejum-

lah dana dari tabungannya kepada rekening tersangka. Kabid Humas Polda Metro Jaya menuturkan pengungkapan kasus penipuan itu berawal dari proses identifikasi melalui analisis informasi dan teknologi berdasarkan laporan korban. Berdasarkan penelusuran, penyidik berhasil menciduk sindikat penipuan yang dilakukan di Jalan H. Juhri No. 12A RT 005/004, Meruya, Jakarta Barat. Selain menangkap para pelaku, penyidik juga menyita uang tunai hasil penipuan sebesar Rp3.450.000, tujuh buku tabungan, sejumlah kartu telepon selular, empat bendel buku panduan untuk transfer uang, 24 kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), 32 unit telepon selular dan 107 buku berisi nomor pelanggan operator selular. Sementara itu, Deputi Sekretaris Perusahaan Telkomsel, Aulia E. Marinto menuturkan pihaknya bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk mengungkap identitas nomor telepon seluler yang digunakan pelaku untuk menipu. Aulia menyatakan para pelaku menghubungi calon korbannya dengan cara mengacak nomor telepon seluler yang menjadi pelanggan Telkomsel. (ant)

Advetorial

KERETA ANJLOK - Kereta Api pengangkut Peti kemas KA Antaboga 2012 jurusan Jakarta Gudang-Pasar Turi Surabaya mengalami anjlok di stasiun Jakarta Gudang, Jakarta Utara, kemarin. Kereta yang membawa 20 gerbong tersebut terguling diduga karena mengalami patah rel dan tidak menimbulkan korban jiwa. Pada gerbong 13,14 dan 15, anjlok pada gerbong 16, gerbong 17-20 berada di stasiun dan sisa diberangkankan ke Surabaya.

Tim Investigasi Diminta

Cari Provokator Kerusuhan Priok JAKARTA - Tim investigasi menengarai ada provokator dalam kerusahan Priok. Anggota Tim Pencari Fakta (TPF) DPRD DKI dari Fraksi Gerindra S. Andyka mengaku bahwa tuduhan adanya provokator tersebut memang sedikit banyak terlihat di lapangan. “Untuk sementara memang penyelidikan kami mengarah kesana. Bisa kita katakan seperti itu, tapi ini belum kesimpulan. Hanya hasil temuan dari surat-surat yang kita terima tidak ada satupun klausul yang menyebutkan bahwa akan dilakukan pembongkaran makam,” katanya. Sementara itu, Polda Metro Jaya mulai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sekitar 10 saksi terkait insiden bentrokan warga dengan petugas Satuan Polisi Pamang Praja (Satpol PP) di Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara. “Kemarin (Rabu) sudah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Boy Rafli Amar di Jakarta, Kamis.

Boy mengungkapkan saksi yang menjalani pemeriksaan dari kalangan warga dan pekerja pelabuhan yang melihat dan mendengar kejadian bentrok antara warga dengan Satpol PP. Penyidik memanfaatkan rekaman perisitiwa untuk meminta keterangan saksi. Kabid Humas Polda Metro itu menyatakan tim investigasi pimpinan Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol. Idham Azis itu melakukan penegakan hukum secara proposional dan sesuai prosedur. “Se-

hingga langkah itu akan menjadi fakta hukum,” tutur Boy seraya menambahkan pemeriksaan itu merupakan bentuk akuntabilitas polisi yang bekerja sama dengan pihak terkait lainnya. Namun demikian, Boy menjelaskan pemeriksaan tim investigasi kepolisian itu berbeda dengan langkah tim pencari fakta dari DPRD DKI Jakarta. Sebelumnya, ribuan warga dan Satpol PP terlibat bentrokan saat penertiban makam Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad

MA Perberat Hukuman

Mantan Dirut Bank Century Suluh Indonesia/ant

PENUHI PANGGILAN - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta (nonaktif), Harianto Badjuri (kanan) bersama Wakil Ketua Komnas HAM, Ridha Saleh (kiri) melakukan pertemuan tertutup di Kantor Komnas HAM, kemarin.

Gema Hut Ke -11

Kota Depok Siap Raih Adipura dan Sukseskan MTQ 2010 PEMERINTAH Kota Depok hingga kini terus berupaya meningkatkan poin agar Adipura 2010 bisa diraih. Sejak kedatangan tim penilai Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup pada Maret lalu, berbagai kegiatan dan persiapan telah dilakukan oleh Pemkot dengan melibatkan masyarakat dan stakeholders. Saat ini, Kota Depok memperoleh 66 poin. Dengan poin tersebut, Depok menempati peringkat ke 13 dari 14 kota besar. Sedangkan Adipura bisa diraih dengan memiliki nilai 73 poin, itu berarti Depok masih harus mengumpulkan 7 poin lagi agar bisa meraih Adipura. Sebagai wujud keseriusan Pemkot, Walikota Depok, H. Nur Mahmudi Isma’il telah menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan monitoring dan penyempurnaan terhadap 59 wilayah yang menjadi titik pantau penilaian. Keseluruhan titik pantau adalah kantor-kantor instansi pemerintahan dan fasilitas publik seperti terminal bus, stasiun kereta api, pasar, sekolah, saluran air, drainase, dan jalan raya. Dukungan meraih Adipura gencar digemakan dari berbagai elemen, dukungan dari warga sekolah se-Kota Depok diwujudkan dalam bentuk Deklarasi pada 8 Maret lalu. Dukungan juga digemakan oleh LP3I, Perbankan, dan Dandim 0508 dengan gerakan menanam pohon trembesi dijalan Margonda. Dukungan direalisasikan pula oleh oleh Dishub, Laskar Orange, KUDA (Komunitas Pemuda Depok), dan sejumlah pedagang asongan dengan mengge-

lar aksi bersih diberbagai fasilitas umum. Semua bentuk dukungan diharapkan bisa membuat Depok menjadi bersih, nyaman, dan asri serta bisa menambah poin untuk mendapat Adipura. “Adipura bisa diraih bila kita bertekad meraihnya dan melakukan perbaikan disegala aspek yang menjadi penilaian, mari sempurnakan poin dengan menumbuhkan kesadaran kebersihan dan penghijauan dalam diri kita” pinta Walikota. Disetiap kesempatan bertemu dengan warga, H. Nur Mahmudi Isma’il dan H. Yuyun Wirasaputra mengajak warga untuk mendukung peraihan Adipura. Bentuk dukungan bisa diwujudkan dengan tidak membakar sampah dan memasang spanduk “Kami Siap Raih Adipura 2010” sebagai reaksi kesiapan meraih Adipura. Walikota juga meminta menyediakan tempat sampah organik dan non organik serta fokus pada pemilahan sampah, penghijauan, penyediaan komposter, memelihara sistem drainase dan memperhatikan kondisi jalan karena itu merupakan acuan penilaian. Walikota menyarankan agar berkoordinasi dengan DinasDinas terkait demi penyempurnaan penilaian. Selain Adipura, saat ini Kota Depok sedang berbenah diri

H. Nur Mahmudi Isma’il

untuk menyambut perhelatan akbar yakni penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2010. MTQ yang akan digelar pada 3 Mei – 9 Mei mendatang merupakan sarana untuk menggalakkan dan memotivasi warga belajar membaca Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan MTQ yang akan diikuti oleh 26 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat merupakan kegiatan kemasyarakatan sebagai refleksi dari kewajiban melaksanakan atau sebagai implementasi dari amar ma’ruf nahi munkar melalui ajaran yang terkandung dalam AlQur’an sehingga Al-Qur’an dapat dihayati, dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hendaknya penyelenggaraan MTQ tidak saja sekedar seremonial, tetapi menangkap substansinya yang bertujuan untuk Internalisasi

atau Mbah Priok, Rabu (14/4). Bentrokan itu menelan korban jiwa tiga orang tewas dari petugas Satpol PP, serta korban luka hingga mencapai 134 orang terdiri dari anggota polisi sebanyak 10 orang, Satpol PP (69 orang) dan warga (55 orang). Warga juga membakar sedikitnya 50 unit kendaraan milik Satpol PP dan Polri termasuk truk kendaraan berat untuk menertibkan bangunan di sekitar makam Mbah Priok. (ant)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengevakuasi tiga gerbong kereta barang yang terguling di Stasiun Jakarta Gudang, Rabu (21/4) malam. “Sudah satu gerbong berhasil dievakuasi. Diperkirakan jam dua sudah selesai semuanya dievakuasi,” kata Kahumas Daops I PT KAI Sugeng Priyono ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, kemarin. Ketiga gerbong itu terguling karena rel kereta patah yang diperkirakan karena umurnya yang sudah tua. “Penyebab pastinya masih diselidiki, tapi disekitar tempat jatuh ada rel patah,” kata Sugeng. Gerbong-gerbong itu berupa kontainer yang berisi berbagai macam barang seperti minuman, sabun, pasta gigi maupun suku cadang barang elektronik dan kendaraan bermotor. Sementara jumlah kerugian belum dapat dihitung karena menunggu selesainya evakuasi. Tergulingnya tiga gerbong kontainer itu dijamin Sugeng tidak mengganggu jadwal keberangkatan maupun kereta karena berada di area stasiun. “Ini juga adanya di rel yang menyimpang, tidak digunakan untuk lalu lalang kereta,” kata Sugeng. Ia memperkirakan letak geografis stasiun yang berada didekat pelabuhan Sunda Kelapa menyumbang andil dalam kerusakan rel ditempat itu. “Karena dekat laut, sering kena rob (air pasang), saya perkirakan kandungan garam yang tinggi dari rob ini membuat logam rel lebih cepat korosif,” katanya. PT KAI sendiri disebutnya telah memiliki rencana untuk melakukan peremajaan rel kereta pada tahun anggaran 2010 ini. “Peremajaan ini bahkan mau dimulai bulan April ini, tapi ini mungkin relnya yang buruburu (patah),” katanya setengah bercanda. (ant)

nilai-nilai Al-Qur’an dan memupuk kecintaan generasi muda terhadap al-qur’an. “Merupakan sebuah ironi besar jika kemenangan dijadikan standar keberhasilan peserta, apalagi jika kemenangan diraih dengan cara-cara yang nota bene bertentangan dengan nilai AlQur’an. Juara hanya menunjukkan prestasi yang bersifat seremonial, belum menunjukkan prestasi yang substansial. Mari sukseskan penyelenggaraan MTQ dengan menjunjung kejujuran” ajak Walikota kepada warga. Terkait dengan HUT Depok yang jatuh pada tanggal 27 April mendatang, Kota Depok telah mempersembahkan sebuah kado istemewa berupa Piagam Penghargaan atas keberhasilan dalam Pemungutan dan Pengelolaan Administrasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Pedesaan dan Perkotaan Tahun Anggaran 2009. Penyerahan piagam dilaksanakan pada 15 Maret 2010 bertempat di halaman Gedung Sate, Bandung . Selain meraih Peringkat III pada Kelompok IV, dalam acara yang dihadiri oleh Ahmad Heryawan selaku Gubernur Jawa Barat diserahkan juga bantuan keuangan sebesar 123 juta rupiah yang akan dimanfaatkan sebagai sarana mobilitas operasional pemungutan PBB. Kelompok IV merupakan kategori Kabupaten/Kota dengan besaran rencana penerimaan pajak diatas 35 – 85 Milyar rupiah.

Walikota sangat bersyukur karena warga percaya kepada Pemkot untuk mengelola pemanfaatan kontribusi dana pembayaran PBB. Dana PBB yang dihimpun dari warga akan kembali ke warga karena dana tersebut digunakan untuk kepentingan warga, seperti peningkatan kesejahteraan RT/RW, peningkatan mutu posyandu, dan insentif PKK. Walikota berjanji akan terus meningkatkan kesadaran membayar PBB dan menjaga kepercayaan warga untuk mengelola dana PBB. “Dengan partisipasi warga, saya berharap Depok bisa meraih peringkat yang lebih tinggi lagi di tahun 2010” ujar Walikota. (adv)

JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan mantan Dirut Bank Century Hermanus Hasan Muslim. Bahkan, hukuman bagi terdakwa ini ditambah selama tiga tahun menjadi enam tahun penjara. Hukum ini lebih tinggi dari vonis bading dan pengadilan tingkat pertama. Selain menjatuhkan vonis enam tahun penjara, majelis hakim agung juga mewajibkan terdakwa Hermanus untuk membayar denda Rp 50 miliar. Vonis yang ditetapkan pada 22 Maret lalu itu, merupakan putusan dari majelis hakim kasasi yang diketuai Artidjo Alkotsar dengan hakim anggota Mansyur Kartayasa dan Abbas Said. Demikian dikatakan Kasubag Humas MA Andri Tristianto di Jakarta, kemarin. “Jika denda tidak dibayarkan, terdakwa wajib menjalani hukuman selama enam bulan. Majelis juga memerintahkan terdakwa tetap berada dalam tahanan dan semua barang bukti dikembalikan kepada Bank Century,” jelas Andri Tristianto mengutip putusan tersebut. Diungkapkan, putusan ini

merupakan penolakan permohonan kasasi yang diajukan terdakwa Hermanus. Sebaliknya, MA mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan Kejaksaan Agung. Penambahan hukuman itu, karena Hermanus dianggap ikut bertanggung jawab atas ketidakhati-hatian Bank Century dalam melaksanakan aturan perbankan. Perbuatannya itu terbukt melanggar UU Nomor 10/1998 tentang Perbankan. Di tempat terpisah, Hermanus Hasan Muslim harus kembali menjalani pemeriksaan di gedung KPK. Ia dimintai keterangan terkait penyelidikan kasus dugaan penyelewengan pencairan dana talangan (bailout) yang diterima Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun. Pemeriksaannya terkait pemberian fasilitas pinjaman jangka panjang (FPJP) serta cek silang atas keterangan yang pernah disampaikan mantan pemilik Bank Century Robert Tantular. Terkait mulai gencarnya kembali penyelidikan kasus Century itu yang dilakukan KPK, sejumlah aktivis Petisi 28 mpemanggilan Menkeu Sri Mulyani dan Mantan Gubernur BI Boediono. (nas)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 23 April 2010

3

UNESCO-Kemendiknas Sepakat

Perbaiki Pendidikan

Suluh Indonesia/ant

LEGIUN VETERAN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Ketua Umum DPP Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Letjen TNI Purn. Rais Abin (2 kanan) dan sejumlah pengurus DPP LVRI lainnya di Kantor Kepresidenan Jakarta, kemarin.

RPP Pengamanan Tembakau rokok untuk kegiatan sosial, olah raga, dan keagamaan, larangan menjual rokok eceran, larangan menjual rokok kepada anak-anak, dan larangan merokok di fasilitas umum. Hadi Supeno mengatakan, membiarkan anak-anak merokok adalah kekerasan terhadap anak, karena di dalam tembakau ada zat adiktif atau zat berbahaya untuk tumbuhkembang anak. KPAI sejak 2007, kata dia, mengkampanyekan untuk segera menyelamatkan anak-anak dari ancaman bahaya merokok. ‘’Setelah UU 36/2009 tentang Kesehatan disahkan, kini KPAI mendesak pemerintah untuk

segera mengesahkan RPP tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai zat adiktif bagi kesehatan,” kata Hadi. Menurut dia, dasar pertimbangan KPAI mengenai hal tersebut adalah Pasal 28 B ayat 2 UUD 1945, yang menyatakan bahwa Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. ‘’Sebetulnya rokok tanpa diiklankan akan tetap laku, buktinya minuman keras bahkan narkoba laku di pasaran tanpa diiklankan,” ujar Hadi. Hasil penelitian terakhir, lanjutnya, menunjukkan rata-rata

DPR Tunda

Pembentukan Timwas Century JAKARTA - Rencana DPR untuk menggelar rapat paripurna dengan agenda pembentukan Tim Pengawas Kasus Bank Century kembali tertunda. Pasalnya, belum seluruh fraksi menyerahkan namanama anggotanya yang akan ditempatkan dalam keanggotaan tim pengawas. ‘’Belum seluruh fraksi menyerahkan nama-nama. Harusnya fraksi itu aktif tidak perlu ditagih-tagih ajukan nama. Hampir semua fraksi itu begitu, sering kita menagih-nagih nama ke fraksi. Seharusnye mereka pro aktif,” kata Ketua DPR Marzuki Alie di Gedung MPR/DPR Senayan Jakarta, kemarin. Dua fraksi Fraksi Partai Gerindra dan Hanura menjadi penyebab batalnya pembentukan Tim Pengawas, karena belum menyampaikan nama anggota Tim Pengawas ke pimpinan dewan. Marzuki membantah tuding-

an bahwa pimpinan DPR sengaja menunda pelaksanan paripurna. Menurut dia, lebih cepat akan lebih baik jika tim

Marzuki Alie

pengawas segera terbentuk. Marzuki meminta agar semua pihak tidak berpandangan negatif kepada pimpinan Dewan. ‘’Tidak usah menuduh, kerja saja yang baik. Kita ini untuk

apa sih menunda-nunda yang begituan. Nunda seminggu, nunda dua minggu apa manfaatnya ?. Lebih cepat lebih baik kok. Jangan berpikir negatif terus seakan-akan mereka yang lebih baik kerja di DPR ini. Pimpinan DPR ini sudah bekerja jauh lebih baik. Kerjalah yang baik, jangan menuduh, bicara yang baik,” tegasnya. Marzuki menjelaskan bahwa penundaan ini disebabkan masalah administratif belaka dan tidak ada unsur apapun dibelakang itu semua. ‘’Penundaan paripurna masalah administratif, kita tunggu kesekretariatan dewan. Semua jalan biasa saja kok. Kita itu sukanya menuduh orang saja, mari kita introspeksi diri,” ajak politisi Partai Demokrat ini. Menurutnya, 16 April lalu seluruh fraksi diminta menyerahkan nama paling lambat 21 April. Namun ternyata molor hingga kini. (har)

Menurutnya, Kemdiknas melalui Pendidikan untuk Semua (EFA) dan Konferensi Internasional tentang Pendidikan Orang Dewasa (CONFINTEA) bersama UNESCO telah sepakat memperbaiki pendidikan internasional. ‘’Pekan Aksi Global Pendidikan untuk Semua dikampanyekan oleh berbagai negara anggota UNESCO tiap tahun,” katanya. Ia menjelaskan, angka pengangguran di Indonesia terhitung akhir tahun 2009 sebesar 1,2 juta orang, atau naik dua kali lipat sejak tahun 2004. ‘’Semakin tinggi pendidikan yang mereka terima, justru meningkatkan angkat pengangguran di Indonesia”, katanya. Hal ini didasari oleh pola pikir para sarjana yang hanya ingin bekerja pada orang lain, bukan membuka lapangan pekerjaan, berbanding terbalik dengan para lulusan SD atau yang berpendidikan rendah.

Direktur Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kemendiknas Ella Yulaelawati mengatakan seminar dilakukan bertujuan memperkuat komimen pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan yang bermutu bagi semua warga negara khususnya masyarakat marginal. ‘’Seminar ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan tentang standar pembiayaan nasional,” kata Ella. Seminar ini antara lain membahas masalah perkembangan pendidikan melalui kesetaraan gender, mutu pendidikan di Indonesia, pendidikan dasar dan program kecakapan. ‘’Pendidikan adalah hak semua orang, tidak tergantung baik secara gender, ras, agama, maupun golongan,” kata Hasnah Gasim, Kordinator Sekolah Berasosiasi dengan UNESCO dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. (son)

Tahun 2030

Pemerintah Didesak Sahkan JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah segera mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengamanan Produk Tembakau, untuk menyelamatkan anak-anak dari bahaya merokok. Ketua KPAI Hadi Supeno di Jakarta, kemarin mengatakan, RPP Pengamanan Produk Tembakau itu perlu segera dikeluarkan karena berisi sejumlah hal penting yang dapat menjamin keselamatan anak-anak dari bahaya merokok. RPP tersebut mengatur ketentuan larangan iklan rokok di media massa, larangan sponsor

JAKARTA - Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) bersama Kementerian Pendidikan Nasional sepakat untuk terus bersama memperbaiki pembangunan pendidikan di Indonesia. ‘’Kemdiknas bersama UNESCO bersepakat memperbaiki pembangunan pendidikan dan meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan internasional,” kata Dirjen Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Kemdiknas Hamid Muhammad saat membuka seminar Pembiayaan Pendidikan bermutu : Hak Untuk Semua di Jakarta, kemarin. Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional bersama UNESCO menyelenggarakan seminar tersebut dalam rangka Pekan Aksi Global Pendidikan yang setiap tahunnya diadakan.

perokok pemula berusia 7 tahun. Padahal 10 tahun yang lalu, rata-rata perokok pemula pada usia di atas 19 tahun. Senada dengan itu, Koordinator Komite Advokat Pengendalian Tembakau, Muhammad Joni, mengatakan, pemerintah harus melindungi anak-anak dari bahaya rokok, terlebih karena zat adiktif yang dikandungnya. ‘’Pemerintah tidak boleh pasif dalam mengendalikan barang berbahaya, namun mesti bertindak aktif dan membuat regulasi atas perlindungan warganya,” kata Joni. (ant)

Indonesia Bebas Malaria JAKARTA - Indonesia baru tahun 2030 ditargetkan bebas dari malaria, karena malaria di Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat dan NTT sudah hilang. ‘’Tereliminasi berarti tidak ada lagi kasus penularan malaria setempat, dan kalaupun ada kasus malaria hanya kurang dari satu kasus per 1.000 penduduk,” kata Staf Subdit Malaria Kementerian Kesehatan Minerva Theodora di sela Diskusi Panel Penanggulangan dan Penatalaksanaan Malaria di Jakarta, kemarin. Untuk ibu kota Jakarta dan Bali, malaria ditargetkan sudah tereliminasi pada 2010, untuk Jawa, Aceh dan Kepulauan

Riau pada 2015, serta Sumatera, NTB, Kalimantan, dan Sulawesi pada 2020, ujarnya. Pesimisnya target penghapusan malaria itu, menurut Eva, terkait dengan aksesibilitas dan jangkauan pelayanan yang tidak merata di daerah terpencil, terbatasnya sumber daya manusia khusus di bidang malaria, faktor geografi yang sulit dan iklim tropis yang mempengaruhi perkembangbiakan nyamuk. Pada 2010 ini, lanjut dia, juga ditargetkan ada penurunan 50 persen jumlah desa dengan malaria di atas lima kasus per 1.000 penduduk. Hal ini terkait dengan fakta bahwa Indonesia adalah salah

satu negara yang masih berisiko malaria karena sampai 2007 masih terdapat 396 kabupaten (80 persen) endemis malaria. Pada 2008, terdapat 1,62 juta kasus malaria klinis dan 2009 menjadi 1,14 juta kasus, selain itu jumlah penderita positif malaria (hasil pemeriksaan mikroskop terdapat kuman malaria) pada 2008, 266 ribu kasus dan masih 199 ribu kasus pada 2009. Sedangkan di dunia, ujarnya, menurut data the World Malaria Report 2005, lebih dari sejuta orang meninggal setiap tahun karena malaria, karena 80 persen kematian ada di Afrika dan 15 persen di Asia, termasuk Eropa Timur. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 23 April 2010

Tahanan Polsek Sawangan Kabur

S osok Abdul Muid

Mengabdi Untuk Kemanusiaan MENJADI relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kota Bogor, bagi sosok Abdul Muid (31), adalah sebuah pilihan hidup yang telah dipilih agar ia bisa saling berbagi dengan sesama. “Hidup memang harus saling berbagi dan tolong menolong. Karena saya ini berasal dari keluarga biasa, maka hanya dengan tenaga dan sedikit kemampuan resqiu yang saya miliki untuk membantu orang lain,” kata Abdul Muid, Koordinator Tagana, Kec.Bogor Barat, Kota Bogor. Hal ini, ternyata juga sesuai pesan keluarga agar hidup ini terasa semakin bermanfaat kalau kita dapat mendatangkan manfaat untuk orang lain. “Ibu saya sering memberikan nasehat kepada anak-anaknya termasuk saya, bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bisa mendatangkan manfaat untuk orang lain,” kenangnya. Termotivasi dari pesan ibundanya inilah, maka pria kelahiran Bogor, 11 Juli 1978 yang kini telah memiliki seorang anak ini mengaku terpangil kemudian memilih bergabung menjadi salah satu relawan Tagana di Kota Bogor. “Menjadi relawan tanpa ada gaji seperti kami ini, tentu banyak pengalaman berharga yang saya terima baik suka maupun dukanya,” ungkapnya. (bas)

Pembongkaran Vila Liar

Tunggu Perintah Dirjen BOGOR - Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Jawa Barat tinggal menunggu perintah dari Direktorat Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) untuk membongkar bangunan liar di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Pancar. Kepala Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Rachman Sidik mengatakan, pembongkaran akan dilakukan bila sudah mendapat perintah dari Dirjen. “Kita menunggu surat perintah dari Dirjen Kehutanan, setelah mendapat perintah baru kita akan lakukan pembongkaran paksa,” katanya kemarin. Pada 22 Maret, sejak dikeluarkannya Surat peringatan (SP) 3, BBKSDA memberikan batas waktu 30 hari kepada pemilik bangunan untuk membongkar sendiri bangunan miliknya. Sesuai jadwal, Kamis kemarin adalah batas akhir toleransi waktu yang diberikan BBKSDA kepada pemilik bangunan untuk membongkar sendiri bangunan miliknya. “Peralatan dan perlengkapan sudah kita siapkan di lokasi, segalanya sudah kita sia-

gakan, termasuk tenaga medis,” katanya. Selain itu, 4.000 bibit pohon yang akan ditanam setelah pembongkaran juga sudah di lokasi. Rachman menyebutkan pihaknya tak akan main-main soal penertiban bangunan di kawasan TWA Gunung Pancar. “Kita tinggal menunggu perintah dari Dirjen, baru dapat bertindak,” tegasnya Terdapat 87 bangunan terdiri dari bangunan kecil dan besar berupa vila, supermarket dan sekolah yang dibangun di kawasan TWA Gunung Pancar seluas 447,5 hektare. Bangunan tersebut telah menyalahi fungsi sebagai kawasan lindung dan konservasi hutan, dan harus ditertibkan untuk mengembalikan fungsi hutan. Dari data pengawasan BBKSDA sudah 18 unit bangunan yang dikosongkan, empat diantaranya sudah dibongkar sendiri oleh pemiliknya, tujuh unit bangunan baru dibongkar pemiliknya Selasa (20/4). “Sisanya masih ada 41 bangunan yang tetap bertahan. Sesuai dengan prosedur kita akan membongkar bangunan tersebut,” tandasnya. (ant)

Ratusan Warga Tolak Pendirian Pabrik Terigu BEKASI - Ratusan warga Perumahan Bulevar Hijau, Kelurahan Pejuang Medan Satria, Kota Bekasi, menolak rencana pendirian pabrik terigu dan perluasan pabrik Mie Sedap yang hanya dibatasi tembok dengan perumahan mereka. “Keberadaan pabrik mie sekarang saja sudah membawa dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan warga, akibat pencemaran udara, air dan tanah, serta suara bising,” kata ketua RW 24 Bulevar Hijau, Suharto Alimuddin, di Kantor Pemkot Bekasi, kemarin. Pendemo yang terdiri dari ibu, bapak dan anak-anak itu membawa berbagai poster yang antara lain bertuliskan “Awas Pak Wali KPK mengintai anda”, “Anggota Dewan yang terhormat, tolonglah rakyat yang teraniaya”, “Jauhi Bulevar Hijau dari polusi batubara”, dan “Pak Wali jangan buat kami menyesal telah memilih anda”. Pabrik yang dikelola PT

Prakarsa Alam Segar (PAS) itu dinilai warga telah bertindak arogansi dengan membuang limbah seenaknya ke kali Gani dan pada waktu banjir terbawa kembali ke permukiman. Selain itu penggunaan batubara sebagai pembangkit listrik akan mengancam perkembangan dan pertumbuhan anak, belum lagi air buangan limbah cucian batubara yang mengandung logam beracun serta debu silika yang dikeluarkan cerobong asap bisa mengakibatkan berbagai penyakit seperti paru-paru dan gangguan pencernaan. “Dampak pencemaran lingkungan sebenarnya sudah kami rasakan berupa serangan ribuan kutu ke rumah warga. Belum lagi anak-anak yang menderita infeksi saluran pernafasan akibat beroperasinya pabrik mie tersebut. Akibat lebih dahsyat akan dirasakan warga bila dilakukan perluasan pabrik dan pendirian pabrik tepung terigu,” ujarnya. (ant)

Suluh Indonesia/rin

POLSEK - Kondisi sel tahanan Polsek Sawangan yang dirusak enam orang tahanan dan berhasil melarikan diri dinihari kemarin.

Berawal dari bertemu dengan teman di salah satu bengkel kecil yang berada di daerah Lenteng Agung, Agus (25), merupakan kolektor muda. Usia muda bukan halangan bagi Agus untuk mendapatkan motor tua yang diinginkannya. Honda CB 100

tahun 1976, Honda CB 200 tahun 1974 dan Honda C 70 tahun 1972 telah ia miliki. Selama empat tahun Agus mencari motor-motor tua tersebut. Harga jual motor tua berkisar antara Rp 800 ribu hingga lima juta rupiah dan tergantung dengan tipe motor tua yang dijual. Agus

DEPOK - Enam tersangka melarikan diri dari tahanan Polsek Sawangan dinihari sekitar pukul 03.00 WIB kemarin. Mereka menjebol jeruji terali sel tahanan. Tidak ada yang mengetahui aksi mereka sehingga keenam tersangka tanpa diketahui petugas yang piket saat itu. Padahal ruang tahanan mereka hanya berjarak dua meter saja dari ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Kaburnya keenam tersangka baru diketahui saat pergantian shift petugas pukul 17.00 WIB. Kapolsektro Sawangan, AKP Icang Suhendar mengatakan, keenam tersangka tersebut adalah Ind, DR, DD , MA , BD dan HR. Tersangka yang ditahan di Polsek Sawangan berjumlah 19 orang. “Saat diapelkan ternyata kurang enam orang. Ind ,DR, DD dan MA, yang ditahan karena kasus pencurian dengan pemberatan, BD tahanan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan Hr tahanan pencurian biasa,” kata Icang kepada wartawan saat dikonfirmasi kemarin. Keenam tahanan tersebut merupakan tahanan lama dan satu diantaranya berkasnya akan dilimpahkan ke kejaksaan. Tersangka DR ditahan lantaran mencuri kabel di tower yang dikategorikan sebagai pencurian dengan pemberatan. “Berkas penyidikannya sudah P-21 (lengkap), hari ini rencananya akan diserahkan ke kejaksaan,” jelasnya. Kapolsek mengakui, kaburnya enam tersangka tersebut dikarenakan kelalaian anggotanya. Diduga, para tersangka kabur melalui depan lantaran di polsek tersebut hanya ada satu pintu. Kemudian mereka menumpang angkutan umum yang melintas di depan polsek. (rin)

Polisi Tembak Mati

Perampok Khusus Pabrik TANGERANG - Petugas Reserse Kriminal Kepolisian Resort Metro Kabupaten Tangerang, Banten, menggulung sejumlah perampok khusus pabrik, seorang di antaranya Irwan Hidayat alias Ompong (35) ditembak mati. “Para perampok tersebut menggunakan senjata api dan seorang terpaksa dilumpuhkan petugas,” kata Kapolres Metro Kabupaten Tangerang, Komb-

es Eddy Sumitro kemarin. Penangkapan itu bermula saat perampokan terhadap supir taksi sekitar pukul 02.30 WIB pada Jumat (16/4), polisi kemudian melakukan pengembangan penyidikan. Namun dua pelaku salah satunya bernama Didi (30) menodongkan senjata api rakitan kepada sopir taksi bernama Darmansyah (40) di Jalan Raya Mauk Km 12, Kampung Koja, RT02/01, Kecamatan Sepatan,

Kabupaten Tangerang. Ketika ditodong, sopir taksi itu berteriak dan langsung melarikan diri ke rumah penduduk terdekat, kemudian warga menangkap dan menyerahkan kepada petugas Polsek Sepatan. Setelah kedua pelaku diamankan, lalu diperoleh informasi lain bahwa mereka pernah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di pabrik PT Pelindo Utama, Sepatan bersama Ompong, Keyek

Avansa Sruduk Tiang Listrik BOGOR – Gara-gara ngebut, sebuah mobil Toyota Avansa warna hitam, dengan No.Pol F 7653 KJ yang dikemudikan Alan (43), ringsek setelah menabrak trotoar dan berhenti setelah menghantam tiang besi lampu penerangan, di Jalan Bogor Outering Road (BOR), Kawasan Indra Prasta, Kota Bogor, kemarin. Dalam kejadian ini empat orang di dalam mobil naas tersebut mengalami luka serius sehingga harus menjalani perawatan di RS PMI, Kota Bogor. Menurut sejumlah saksi mata, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu mobil itu terlihat

melaju kencang dari arah Indraprasta menuju Kota Bogor. Namun tiba-tiba saat mobil akan menyalip sebuah sepeda motor di depannya, mendadak mobil oleng dan tak terkendali sehingga menghantam trotoar jalan dan baru berhenti setelah mengahntam tiang listrik hingga ringsek. “Mobil ini ngebut banget, jadi pada saat ada sepeda motor di depannya, rupanya si sopir coba menghindarinya dan terjadi kecelakaan ini,” kata Marno (21) warga setempat. Kecelakaan tunggal yang menimpa warga Komplek Goodyear, Kota Bogor ini tentu saja langsung mengundang perhatian warga sekitar. Den-

gan cepat warga berbondongbondong datang untuk melihat apa yang terjadi. “Suara kecalakaanya sangat kencang, sehingga kami di sini sempat kaget,” timpal warga lainnya. Petugas Jasamarga, pihak kepolisian dibantu warga setempat, dengan cepat mengevakuasi para korban kemudian melarikannya ke rumah sakit terdekat. Sementara bangkai mobil yang ringsek juga langsung diderek ke Pos.Pol Kedunghalang agar tidak terlalu lama menjadi perhatian warga, sehingga kemacetan lalu-lintas yang terjadi bias kembali lancar. Kasusnya sendiri saat ini sudah ditangani Unit Laka Lantas.Polresta Bogor. (bas)

Hingga April

147 Bencana Menimpa Bogor BOGOR - Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi Kota Bogor mencatat selama periode Januari hingga April 2010 terjadi 147 bencana di wilayah tersebut. “Kota Bogor termasuk rawan bencana, dari bulan Januari hingga pertengahan April tercatat sudah 147 kejadian bencana terjadi,” kata Kepala Seksi Bantuan dan Perlindungan Sosial Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi (Disnakersostrans) Kota Bogor, Muhammad Isa di Bogor, kemarin. Kondisi alam dan lingkungan di Bogor yang membuat wilayah tersebut berpotensi besar terjadi bencana alam,

baik dalam skala kecil maupun besar. Bencana yang kerap melanda Bogor, seperti hujan badai, longsor, pohon tumbang dan banjir. Peristiwa bencana sering terjadi sepanjang Sungai Ciliwung dan Cisadane, karena seringnya dua sungai tersebut meluap. Dari 147 kejadian bencana meliputi 10 kejadian kebakaran, 36 kejadian banjir, 82 kejadian longsor dan 19 kejadian angin puting beliung. Sedangkan korban tercatat ada 1.469 Kepala Keluarga (KK), dan 5.687 jiwa yang terkena bencana. “Sejauh ini belum ada korban jiwa, namun kerugian yang diderita warga berupa harta benda,” jelasnya. Pemerintah

Kota Bogor telah melakukan upaya untuk menanggulangi bencana. Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor melalui Disnakersostrans dengan memberikan bantuan tanggap darurat kepada para korban bencana. Bantuan diberikan langsung kepada masyarakat setelah menerima laporan, berupa bantuan tanggap darurat yang dibutuhkan warga. Selain itu, pihaknya juga memiliki pasukan Tagana (Taruna Siaga Bencana) untuk membantu mengevakuasi para korban. “Kita punya 80 anggota Tagana yang tersebar di setiap Kecamatan se Kota Bogor,” kata dia. (ant)

Motor Tua Berjiwa Muda PRODUKSI motor berganti dari tahun ke tahun. Namun bagi kolektor motor tua tak tergantikan oleh motor yang saat ini. Kebanggaan tersendiri yang dimiliki kolektor motor tua terpancar jika seorang kolektor memiliki beberapa jenis motor tua.

4

tertarik dengan motor tua karena bentuk dan modelnya. Merawat motor tua sama seperti motor-motor biasanya, namun ada beberapa onderdil yang harus dibeli di bengkel khusus yang menjual onderdil motor tua. Bagi Agus onderdil motor tua yang mahal bukan alasan untuk meninggalkan kegemaran mengoleksi motor tua. Tiap bulan ia mengeluarkan uang sebesar Rp 500 ribu hingga dua juta untuk biaya servis motornya. “Saya akan

menyisihkan uang demi koleksi motor saya”, tegasnya. Waktu memperbaiki satu motor tua sekitar satu hingga dua minggu. Namun itu tergantung dari tingkat kerusakan yang dialami motor tua. Belakangan, salah seorang mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta dan tinggal di daerah Lenteng Agung ini ingin membuka bengkel khusus motor tua. “Saya memiliki ide ini dikarenakan saya ingin memajukan dunia motor tua di jaman sekarang supaya

anak cucu dapat merasakan motor ini,” imbuhnya. Modal seseorang jika hendak membuka sebuah bengkel yang menyediakan peralatan motor tua sekitar delapan juta hingga Rp 15 juta. Semua peralatan motor tua dapat dicari dari internet atau dari bengkel tempat langganannya. Keuntungan seseorang jika hendak membuka bengkel motor tua dapat diperoleh sekitar dua juta hingga delapan juta. (slv)

(32), Rio (36) Andra (31), Agus (29), Kumik (29) dan Suni (37). Menurut kapolres bahwa ketika diburu maka di Kelurahan Poris Plawad, Kota Tangerang, petugas berhasil meringkus Rio dan Keyek (30). Sedangkan penangkapan Ompong dilakukan di Jalan Raya Cipondoh, Kota Tangerang, yang akhirnya ditembak mati karena mengeluarkan senjata api. Walau begitu polisi saat ini masih

memburu Andra, Agus, Kumik dan Suni berdasarkan keterangan pelaku yang tertangkap. Sumitro mengatakan, para pelaku itu dengan target beberapa pabrik di seperti di Lampung, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Pelaku mengambil barang berharga milik pabrik seperti PT Pelindo Utama, PT Samwon, PT Ole dan PT Sunton, dan mereka juga menguras brangkas berisi uang. (ant)

Pemkot Cairkan Dana Pemilukada Dua Tahapan DEPOK - Pemerintah Kota Depok akhirnya mengucurkan dana hibah pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok sebesar Rp 33 miliar. Dana tersebut diambil dari Anggaran Belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok tahun 2010 sebesar Rp 1,087 triliun. “Saya berharap dengan dicairkannya dana ini maka pelaksanaan pemilukada di Depok dpat berjalan dengan lancar dan sukses. Seluruh penggunaan anggaran ini harus dilaporkan secara transparan,” kata Walikota Depok, Nurmahmudi Ismail usai penandatangan nota kesepahaman antara KPUD Depok dengan Pemkot Depok di Balaikota Depok, kemarin. Dengan adanya dana hibah ini, menandakan Depok telah siap melaksanakan pemilukada pada 10 Oktober mendatang. Dana tersebut akan digulirkan dalam dua tahap. Untuk putaran pertama digelontorkan sebesar Rp 23 miliar dengan rincian Rp 6 milar pada tahap awal dan Rp 17 miliar pada tahap selanjutnya. Sedangkan untuk putaran kedua akan digulirkan sebesar Rp

10 miliar untuk putaran kedua. “Dana itu dicairkan bila pemilukada berlangsung dua putaran. Jika terdapat sisa anggaran maka harus dikembalikan ke kas daerah yang penyerahannya paling lambat dilakukan satu bulan usai pelaksanaan,” ujarnya menjelaskan. Sementara itu, Ketua KPUD Depok Muhammad Hasan mengatakan, dana yang digunakan untuk pemilukada statusnya dana hibah dari pemkot Depok. Landasan hukumnya, ujar Hasan adalah PP NO. 6 Peraturan Mendagri yang menetapkan anggaran dana berasal dari APBD. Sehingga jika anggraan tersebut masih tersisa maka wajib dikembalikan ke kas daerah. “Ya pasti, kalau ada kelebihan dana akan kita kembalikan ke kas pemkot. Ini kan dana hibah,” tegasnya. Alokasi dana yang paling banyak digunakan untuk honor petugas dan operasional yang mencapai Rp 10 miliar. Jumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mencapai 13.000 petugas dengan total 2.400 Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Alokasi dana terbesar untuk biaya rutin, seperti honor, rapat dan perkantoran,” tutur Hasan. (rin)


pini F OKUS Utamakan Kepentingan Lebih Besar UNCULNYA kembali persoalan Bibit-Chandra ke permukaan, setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan tuntutan praperadilan Anggodo Widjoyo, membuat sebagian masyarakat Indonesia tersentak, bahkan mungkin kebingungan. Sebagian masyarakat yang tidak paham hukum akan bertanyatanya, mengapa masalah yang telah mampu diselesaikan dulu, kini kembali terulang lagi. Namun, serentak dengan munculnya masalah tersebut beberapa tokoh nasional, baik di bidang hukum maupun politik, segera memberikan tanggapan bahwa Kejaksaan Agung bisa mengabaikan persoalan itu dengan pertimbangan ada kepentingan yang lebih besar. Kepentingan itu adalah kepentingan negara, bangsa dan masyarakat. Kita berharap masalah ini tidak membesar lagi. Masyarakat sedang sibuk mendengar upaya memberantas makelar kasus dan kita juga berharap pemerintah mampu menyelesaikan tugasnya memberantas korupsi. Hanya, ada satu pertanyaan yang perlu juga diketengahkan, apakah memang ada rekayasa atau upaya-upaya untuk dengan sengaja mengganggu ketenteraman masyarakat Indonesia saat ini. Masalahnya, di tengah begitu maraknya media memberitakan markus yang diungkapkan oleh Susno Duadji, tiba-tiba ada lagi masalah yang memunculkan BibitChandra ini. Secara akumulatif, masyarakat sepertinya dibombardir dengan berbagai kasus besar yang ada di Indonesia. Untuk itulah, justru kita meminta kepada pemerintah untuk bekerja secara sistematis agar tekanan-tekanan psikologis terhadap masyarakat ini tidak berkepanjangan. Kita sering bertanya-tanya, apakah segala yang muncul belakangan ini merupakan imbas dari terlalu terbukanya keran informasi atau merupakan akibat dari masa lalu di mana segala masalah yang ada dipendam sehingga begitu muncul orde reformasi, selama bertahun-tahun kita dibelenggu oleh kejutan masalah seperti ini. Kalau memang apa yang dialami negara Indonesia saat ini diakibatkan oleh dua masalah tersebut, maka dalam konteks strategi ada dua yang harus dipertimbangkan. Pertama, membiarkan semua masalah itu muncul keluar dulu untuk kemudian kita akan menikmati negara yang bersih. Cara seperti ini tampaknya tidak bagus untuk kondisi sosial Indonesia saat ini. Mental masyarakat tidak kuat dengan berbagai kejutan tersebut. Maka, strategi kedua adalah dengan menyelesaikan persoalannya secara pelan-pelam satu per satu, tetapi sistematis dan pasti. Inilah yang tampaknya cocok dengan masyarakat Indonesia. Dengan konteks pemikiran demikian, maka munculnya secara berbarengan bahkan berentetan antara upaya memerangi makelar pajak, makelar kasus, kebobrokan birokrasi dan dengan munculnya lagi kasus Bibit-Chandra ini, sangat membebani masyarakat. Itulah kemudian, kita pandang bahwa kasus Bibit-Chandra ini haruslah dikesampingkan dulu oleh Kejaksaan Agung. Jika kasus ini berhasil dikesampingkan, upaya sistematis untuk menyelesaikan persoalan bangsa akan bisa lebih diketengahkan. Artinya pemerintah dan aparat kepolisian lebih berkonsentrasi menangani masalah makelar kasus yang menyeret oknum-okmun pegawai pajak. Seperti kita tahu, penyelewengan pajak ini tidak hanya terjadi di pusat, tetapi juga di daerah-daerah. Bahkan nilainya jauh lebih besar. Inilah yang harus diselesaikan pemerintah. Kalau kita lihat dari sisi kelembagaan, cara-cara penggelapan penggunaan uang negara itu, tidak saja menjadi contoh budaya yang buruk, tetapi juga mampu menghancurkan dan mengganggu lembaga negara tersebut. Kehancuran lembaga negara ini bisa berakibat sistemik dan menurun. Misalnya, di lembaga keuangan negara, jika korupsi dan makelar-makelar itu telah menjadi kebiasaan, perlu waktu yang lama untuk mengubahnya. Perlu ada rekrutmen pegawai baru, perlu rotasi pegawai untuk memutus budaya buruk tersebut. Ini tentu saja membuat lembaga itu guncang. Kita tidak menginginkan negara ini kolaps oleh warganya sendiri. Karena itulah, sekali lagi mari kita upayakan kepentingan umum yang lebih diutamakan terlebih dulu. Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono sering mengeluarkan jargon optimis ketika berkampanye dulu. Misalnya, kalau mau pasti bisa. Maka sekaranglah saatnya untuk membuktikan itu. ***

M

Bang D

el

Jampidum Kejagung hanya ditegur

Suluh Indonesia, Jumat 23 April 2010

5

Potensi Menguatnya Kekuatan Lokal Tradisional PENGADILAN Negeri Jakarta Selatan telah memutuskan menerima permohonan praperadilan yang diajukan Anggodo Widjojo. Tersangka kasus penyuapan dan menghalangi penyelidikan KPK ini mempraperadilankan surat keputusan penghentian dan penuntutan atau SKKP dari Kejaksaan Agung terhadap Bibit dan Chandra. Keputusan PN Jakarta Selatan ini memungkinkan bagi Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah kembali menjadi tersangka. Hal ini sontak kembali menggegerkan jagat politik dan hukum Indonesia. Tokoh-tokoh politik maupun hukum banyak yang berkomentar bahwa demi kepentingan yang lebih besar, Jaksa Agung bisa mengesampingkan perkara terhadap kedua wakil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut. Tujuannya agar negara dan masyarakat umum tidak kembali terganggu dan terusik perasaannya. Pertimbangan ini sesungguhnya telah mampu ‘’mendiamkan’’ masalah tersebut ketika muncul bermingguminggu menjelang akhir tahun 2009. Kontroversi yang terjadi atas keputusan hakim tunggal Nugroho Setyohadi ini pasti akan menambah silang sengkarut persoalan yang terjadi di Indonesia saat ini. Di saat penyelesaian masalah makelar kasus, makelar pajak dan makelar lainnya di Indonesia, apa yang kembali menimpa pada Bibit dan Chandra ini, setidaknya bisa menimbulkan kecemasan masyarakat. Apalagi saat ini masyarakat seolah dibingungkan oleh begitu banyaknya pemberitaan yang jauh dari pemahaman publik. Sampai-sampai ada kasus televisi swasta yang dituduh menampilkan markus palsu dalam pemberitaannya. Ada beberapa persoalan yang harus diperhatikan dalam hal ini, yang kesemuanya menyangkut kepentingan bangsa dan negara. Pertama, adalah hubungan keterikatan antara masyarakat dengan negara. Pada konteks realitas, hubungan ini ditandai oleh adanya interaksi kepercayaan antara masyarakat dengan perlengkapan negara, yaitu lembaga-lembaga negara. Hubungan harmonis antara pemerintah dan negara ditandai oleh adanya kepercayaan antara masyarakat dengan lembaga negara. Rakyat akan tunduk dengan keputusan parlemen, tunduk dengan perintah aparat dan seterusnya. Gangguan terhadap hubungan ini bisa berbentuk yang sangat membahayakan. Munculnya parlemen jalanan dan penyelesaian kekerasan di jalan (seperti misalnya perlawanan terhadap Satpol PP di Jakarta beberapa waktu lalu) adalah bentuk krisis hubungan tersebut. Kasus kembali dimenangkannya perkara praperadilan yang diajukan oleh Anggodo Widjoyo

Oleh : GPB Suka Arjawa Kasus kembali dimenangkannya perkara praperadilan yang diajukan oleh Anggodo Widjoyo dan kemudian berpotensi kembali membuat Bibit-Chandra menjadi tersangka, kemungkinan besar akan memicu ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga dan aparat pengadilan dalam menyelesaikan tugas. Padahal ketika Presiden pada bulan November 2009 meminta agar kasus Bibit dan Chandra ini tidak dilanjutkan ke pengadilan, tujuannya demi kepentingan umum tersebut.

dan kemudian berpotensi kembali membuat Bibit-Chandra menjadi tersangka, kemungkinan besar akan memicu ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga dan aparat pengadilan dalam menyelesaikan tugas. Padahal ketika Presiden pada bulan November 2009 meminta agar kasus Bibit dan Chandra ini tidak dilanjutkan ke pengadilan, tujuannya demi kepentingan umum tersebut. Pada saat itu mungkin yang menjadi salah satu pertimbangan Presiden untuk melakukan tindakan demikian adalah atas perasaan tertekan masyarakat yang telah berbulan-bulan direcoki dengan

masalah ini. Jika sekarang kembali persoalan ini muncul, maka lembaga kepresidenan pun (Presiden) bisa terkena imbas. Dalam arti kepercayaan masyarakat terhadap pengaruh dan kepemimpinan Presiden akan terganggu. Susilo Bambang Yudhoyono sebagai orang yang menduduki jabatan tersebut saat ini, haruslah memasang ancang-ancang lagi untuk kembali memberikan solusi apabila kasusnya demikian mencuat. Krisis kepercayaan kepada lembaga pengadilan dan kepresidenan dari rakyat ini akan menimbulkan sikap apatis di tingkat sosial. Bentuk lanjutan dari

√

Hubungan keterikatan antara masyarakat dengan negara pada konteks realitas ditandai oleh adanya interaksi kepercayaan antara masyarakat dengan perlengkapan negara, yaitu lembaga-lembaga negara.

√

Munculnya parlemen jalanan dan penyelesaian kekerasan di jalan (seperti misalnya perlawanan terhadap Satpol PP di Jakarta beberapa waktu lalu) adalah bentuk krisis hubungan tersebut.

√ Yang mesti diperhatikan pada konteks krisis demikian adalah berpotensi menguatnya lembaga-lembaga tradisional, baik dalam menyelesaikan masalah maupun ketertundukan masyarakat terhadapnya.

sikap apatis ini akan memunculkan cara-cara penyelesaian sendiri terhadap kasus tertentu. Kedua, yang mesti diperhatikan pada konteks krisis demikian adalah berpotensi menguatnya lembaga-lembaga tradisional, baik dalam menyelesaikan masalah maupun ketertundukan masyarakat terhadapnya. Persoalan ini sangat sering disepelekan oleh para petinggi politik di Indonesia. Padahal justru hal inilah yang mesti dilihat mengingat banyak yang mengatakan bahwa Indonesia ini adalah negara yang imajiner, negara kesatuan yang dibentuk oleh berbagai suku bangsa. Suku bangsa itu bisa dilihat sebagai ‘’republik’’ kecil yang bersedia mengakui kedaulatan Indonesia. Ketidakpercayaan kepada kemampuan pemerintahan pusat akan membuat mereka berpaling kepada masa lalu. Raja-raja lokal yang sebelumnya telah lemah eksistensinya demi kekuasaan republik, secara perlahan-lahan bisa mendapat kepercayaan lagi. Di Bali, bisa-bisa kekuatan adat akan lebih menonjol dalam menyelesaikan masalah. Secara tradisional, lembaga ini di Bali mempunyai sumber daya yang amat besar, mengatur masalah ekonomi, ritual agama, budaya, sosial, keamanan bahkan dalam keadaan tertentu politik. Daerah-daerah lain sudah pasti mempunyai kekuatan tradisional demikian seperti halnya di Bali. Tentu potensi-potensi munculnya kekuatan tradisional ini tidak mendukung dalam konteks negara kesatuan Republik Indonesia. Maka, terhadap kasus-kasus yang berpotensi membesar dan mengecewakan masyarakat, pemerintah penyelenggara negara harus secepat mungkin mengantisipasi persoalannya. Mengatur Indonesia jelas tidak ‘’segampang’’ Obama mengatur Amerika Serikat atau saat Mahathir Muhhamad memerintah Malaysia. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

Belum dicopot koq ...

SURAT A NDA Kenaikan Listrik Memberatkan RENCANA kenaikan tarif lisrik yang akan diterapkan beberapa bulan lagi semoga tidak benarbenar dilaksanakan. Saya sebagai pedangan kecil betul-betul keberatan atas kebijakan itu. Selama ini listrik sudah menjadi sarana penting sekaligus membebani karena tentu tanpa listrik usaha saya tidak akan berjalan. Tapi, kalau dinaikkan tentu makin membebani.Yang saya takutkan bukan soal usaha saya saja, tetapi beban hidup. Kenaikan listik nantinya tentu akan merembet ke bidang-bidang lain. Katakan saja yang paling dekat adalah bahan makanan. Baik yang langsung atau tidak pasti akan disesuaikan.

Apalagi untuk produk-produk yang sangat mengandalkan keberadaan listrik. Kenaikan harga di segala sektor pasti tidak bisa lagi terhindarkan. Karena itu saya berharap agar soal rencana ini dipikirkan betul. Rakyat juga sedang dalam kondisi pemulihan akibat ekonomi belu bergerak banyak, walapun dikatakan Indonesia termasuk yang baik. Tapi, kenyataannya usaha masih sulit sekali bergerak, Karena sesungguhnya banyak sekali bidangbidang usaha yang belum mendapatkan perhatian. Kalau memang ada upaya lain yang bisa ditempuh untuk menahan agar subsidi listrik itu tidak dipangkas tentu rakyat akan

senang. Efisiensi PLN yang kini digmbar-gemborkan apakah sudah bisa dilaksanakan atau belum. Efisiensi menjadi kunci agar tarif listrik tidak dinaikkan. Jangan sampai, pemborosan yang dilakukan harus dibebankan pada negara, apalagi masyarakat yang sungguh ingin agar semua

kebutuhannya bisa tercukupi. Belum lagi, penyelenggaran BUMN lain yang berkaitan dengan hajat rakyat, apakah mereka sudah jalankan usahanya dengan benar? Yoga Rusnandar Jatiasih, Bekasi

Kali Cikarang Tercemar WARGA Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, merasa resah dengan situasi Kali Cikarang yang sejak sepekan terakhir berbau dan warnanya menghitam akibat pencemaran limbah industri. Sebab, warga masih mengandalkan Kali Cikarang untuk keperluan air rumah tangga sehari-hari.Warga di sekitar ban-

taran Kali Cikarang kerap memanfaatkan airnya untuk keperluan mencuci pakaian, mandi dan membersihkan alat-alat dapur rumah tangga. Warga yang tak punya sumur, semuanya dikerjakan di sekitar Kali Cikarang. Samsudin (44) Sukatani, Cikarang

Jalan Berlubang di Ciputat Memakan Korban SAYA heran mengapa sudah berminggu-minggu jalan berlobang di depan Universitas Islam Negri(UIN) Ciputat, Tangerag Selatan, tak juga ditambal. Lubang itu menganga cukup lebar hingga nyaris memakan sepatuh badan jalan. Bagi pengguna jalan yang melaju dari Lebak Bulus ke arah Pasar Ciputat lubang itu bagai ranjau. Siapa yang lengah akan terjeblos. Lubang itu begitu ‘mengancam’ terutama bagi pengendara sepeda motor. Saya pernah berfikir, suatu saat pasti akan jatuh korban. Eh, benar juga. Kamis menjelang tengah malam pekan lalu, seorang pemuda terpental dari sepeda motor yang dikendarinya, karena ban depan

sepeda motornya masuk ke dalam ‘jebakan’ lubang itu. Menurut saksi mata korban terlempar dan membentur trotoar. Saya melihat darah mengucur dari bagian kepalanya. Hingga kemarin malam lubang itu masih menganga, seakan menunggu mangsa. Saya yakin jika lubang tak segera ditambal akan ada korban-korban lain yang berjatuhan. Aparat Kota Tangerng Selatan tak boleh tidur. Menjaga jalanan tetp mulus, tak berlubang-lubang , adalah salah satu tugas yang harus dilaksankan dengan baik. Bukankah negara telah menyediakan anggaran untuk itu? Tegar Pamulang, Tangsel

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 23 April 2010

Piala Dunia

Chris John Dibayar Rp1,2 Miliar

Tiket Gratis Tersisa 10 Lembar SURABAYA - Tiket gratis menyaksikan putaran final pertandingan sepak bola Piala Dunia di Afrika Selatan yang disediakan produsen minuman ringan Coca Cola hingga kini tersisa 10 lembar. “Di Indonesia ada 20 tiket gratis, namun yang 10 sudah berhasil direbut. Kini masih tersisa 10 lagi,” kata Manajer Pemasaran PT coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) Area Jatim, Zulfikar, di Surabaya, kemarin. Tiket gratis ke Afrika Selatan itu terdapat di balik tutup botol dan kaleng minuman ringan merek Coca Cola. Bagi pembeli yang mendapatkan tutup botal dan kaleng Coca Cola bertuliskan “Paket FIFA Piala Dunia 2010” diharapkan menghubungi nomor telepon yang tertera di bawah tulisan itu sebelum tanggal 31 Mei 2010. “Mereka yang beruntung kami berangkatkan ke Afrika Selatan antara bulan Juni hingga Juli 2010. Paspor, visa, akomodasi, dan uang saku selama berada di sana kami tanggung,” katanya. Biaya yang dikeluarkan Coca Cola untuk setiap pemenang yang berada Afrika Selatan selama dua pekan itu diperkirakan mencapai Rp88 juta. “Untuk kepastian jadwal

keberangkatan pemenang, kami masih menunggu pihak Coca Cola internasional,” kata Zulfikar. Di Jawa Timur yang mendapatkan tiket gratis itu baru satu orang atas nama Brachma Warta Kusuma, warga Jalan Gubeng Kertajaya III-C Nomor 1, Surabaya. Ia mendapatkan “rezeki nomplok” saat membeli Coca Cola di sebuah kafe di Jalan Polisi Istimewa, Surabaya, Selasa siang lalu. “Saat itu saya sedang makan siang bersama seorang calon “customer”. Saya memilih minum Coca Cola kemasan botol kaca. Botol itu dibuka oleh pelayan kafe itu. Alangkah terkejutnya, ketika pelayan itu mengucapkan selamat kepada saya karena saya dapat hadiah menonton Piala Dunia,” kata pria berusia 35 tahun yang bekerja di diler otomotif itu. Ia tak menyangka mendapatkan hadiah itu. Apalagi, selama ini setiap membeli Coca Cola tidak pernah memperhatikan kemasan dan tutupnya. “Beruntung, pelayan kafe itu baik hati dan langsung memberitahukan kepada saya,” kata penggemar Timnas Italia sambil menunjukkan tutup botol “keberuntungannya”. (ant)

Suryo Agung Ajukan Pindah ke Jakarta SEMARANG - Pelari nasional andalan Jawa Tengah, Suryo Agung Wibowo, sudah mengajukan surat pindah ke DKI Jakarta. Sekretaris Umum (demisioner) Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jawa Tengah, Husein Efendi, kemarin, mengatakan bahwa dirinya sudah menerima surat tembusan pengajuan dari peraih dua medali emas SEA Games 2009 Laos itu. “Surat pengajuan pindah dari Suryo Agung tersebut ditujukan kepada Pengurus Cabang PASI Surakarta (Solo) karena yang bersangkutan berasal dari daerah tersebut,” katanya. Husein Efendi yang juga pelatih klub atletik Pandanaran Semarang tersebut, mengatakan bahwa Jateng belum bisa memberikan keputusan soal keinginan dari pelari asal Kecamatan Banjarsari Surakarta tersebut. “Kami (Pengprov PASI Ja-

teng, red.) baru akan menggelar rapat untuk membahas masalah Suryo Agung Wibowo pada 25 April 2010 di Semarang,” katanya menegaskan. Apabila pelari tercepat di Asia Tenggara itu jadi pindah ke DKI Jakarta, kata dia, tentunya akan merupakan kerugian tersendiri bagi Jawa Tengah karena dari Suryo Agung ini diharapkan bisa meraih minimal dua medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON ) XVIII/2012 Riau. Seperti halnya pada PON XVII/2008 Kalimantan Timur, ayah dua orang putri tersebut berhasil menyumbangkan dua medali emas bagi Jawa Tengah melalui nomor lari 100 dan 200 meter. Kesempatan Suryo Agung untuk pindah dari Jateng cukup besar karena selama ini yang bersangkutan tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kantor Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Jakarta. (ant)

6

Suluh Indonesia/ant

NOMOR KAYAK - Dua atlet kayak berlaga dalam nomor kayak sprint, pada Australasian Rafting Champs 2010, di Sungai Serayu, Banjarnegara, Jateng, kemarin. Dalam cabang yang diikuti 4 negara tersebut tim Iran mendominasi dengan menjuarai posisi 1 dan 2 untuk nomor sprint dan upstream.

Tenis Piala Gubernur DKI

Prima Simpatiaji Tumbang JAKARTA - Babak ketiga Turnamen Tenis Nasional Piala Gubernur DKI kemarin diwarnai kejutan dengan tumbangnya unggulan keempat tunggal putra Prima Simpatiaji (Jateng). Petenis nasional yang beberapa kali membela tim Indonesia di ajang Piala Davis itu, kemarin dikalahkan petenis asal Sumut Agung Bagus Dewantoro dua set langsung, 3-6 4-6. Kekalahan ini membuat Prima gagal mempertahankan gelar yang diperolehnya tahun lalu. “Agung memang mainnya bagus. Kondisi stamina saya memang kurang fit. Tahun lalu saya juara tunggal dan ganda, tapi kali ini saya nggak mentar-

getkan apa-apa karena memang saya tahu kondisi saya kurang mendukung. Saya pasti kecewa, tapi mau bilang apa kalau kenyataannya demikian adanya,” ujar Prima. Agung sendiri mengaku hasil ini merupakan hasil terbaik yang diraihnya selama mengikuti turnamen level nasional. “Sebelumnya saya hanya sampai di babak 32 besar. Dan saya sendiri nggak nyangka bisa menang lawan Prima. Saya hanya main lepas saja. Prima hari ini main tidak seperti biasanya, servis-servisnya kurang taktis,” ujar Agung yang berharap bisa tembus semi-

final. Di perempatfinal, Agung akan menghadapi unggulan enam asal Jatim Andery Setyawanto yang menang atas Seno Hartono (Jabar). “Selama ini saya belum pernah menang lawan Andery. Saya memang agak kurang cocok dengan tipe permainannya. Tapi saya akan mencoba main bagus dan tanpa beban saja,” tambah Agung. Sementara itu di bagian putri hari, tiga unggulan teratas Ayu Fabi Damayanti (DKI), Beatrice Gumulya (Kaltim) dan Cynthia Melita (Jateng) melaju ke babak semifinal yang akan dipertandingkan besok. (oli)

SEMARANG - Promotor tinju, Zaenal Thayeb, mengatakan pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, bakal menerima bayaran antara Rp 750 juta hingga Rp 1,2 miliar saat bertarung melawan Fernando David Saucedo. “Chris John bisa menerima hal itu karena yang bersangkutan ingin membantu mempromosikan pariwisata di Bali ke dunia internasional,” kata Zaenal Thayeb ketika dihubungi dari Semarang, Kamis. Menurut dia, Manajemen Chris John juga tidak masalah dengan bayaran yang akan diterima petinjunya saat pertarungan di kawasan pantai di sekitar Kartika Plaza, Kuta, Bali, 22 Mei mendatang. Kemudian bayaran yang akan diterima El Vasco (panggilan Fernando David Saucedo), kata dia, sebesar 350 ribu dolar AS atau sekitar Rp 350 juta. “Kami juga menyediakan tiket penerbangan bagi Fernando dan penginapan dia selama di Bali juga menjadi tanggung jawab promotor,” katanya. Di samping itu, kata dia, tiket untuk wasit dan Presiden WBA, Gilberto Mendoza Jr juga menjadi tanggung jawab promotor, termasuk penginapan dan uang makan bagi mereka selama di Bali. “Itu memang sudah aturan dari WBA, termasuk akomodasi untuk Chris John dan grupnya,” katanya.

Ketika ditanya persiapan untuk mementaskan duel Chris John melawan El Vasco, Zaenal Thayeb yang juga pemilik Sasana Mirah Silver Boxing Camp mengatakan sudah tidak ada persoalan dan sponsor juga sudah mulai masuk. Menurut dia, kalau persiapan teknis Chris John memang sudah tidak ada masalah dan yang bersangkutan sudah mulai berlatih di Bali. Ketika ditanya kapan Fernando David Saucedo datang ke Bali, dia mengatakan biasanya satu hingga dua minggu sebelum pertarungan itu berlangsung, yang bersangkutan sudah tiba di Bali. Ia menjelaskan, dirinya sedang memikirkan kapan tiket penerbangan Argentina-Bali bagi Fernando akan dikirimkan kepada yang bersangkutan. “Secepatnya akan dikirimkan ke Fernando dan satu hingga dua minggu yang bersangkutan sudah tiba di Bali karena ini untuk penyeseuaian diri bagi dia,” katanya. Kartika Plaza yang akan menjadi tempat pertarungan kedua petinju memang tidak asing bagi Chris John karena saat merebut gelar dunia ad-interim kelas bulu WBA dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon, juga dilakukan di sini. Hanya, kata dia, kalau dulu di halaman hotel tetapi pertarungan mendatang digelar di kawasan pantai. (ant)

KOI Janjikan Bonus Pemecah Rekornas JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menyambut positif penyelenggaraan Real Good kejuaraan renang kelompok umur (KU) yang tahun ini berlangsung enam seri. Ketua Bidang Sport Employee KOI, Denny Gumulya yang kemarin meninjau langsung persiapan panpel kejuaraan renang KU Seri II di Makassar, Sulsel mengatakan renang adalah olahraga olimpiade sehingga pembinaannya harus strategis. ‘’Saya sengaja datang khusus ke Makassar ini untuk melihat bagaimana antusias daerah menggelar kejuaraan renang KU ini,”katanya. Denny yang mantan atlet balap sepeda nasional itu juga berjanji akan memberikan bonus khusus kepada perenang

yang mampu memecahkan rekornas. ‘’Namun nilainya masih dirahasiakan, yang pasti bonus itu untuk memacu prestasi at-

let agar lebih keras berlatih,”tandasnya. Kejuaraan Renang KU Seri II akan dimulai Jumat ini sampai Minggu lusa. (oli)

Suluh Indonesia/dok

Chris John


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 23 April 2010

7

The Villans Jaga Peluang ke LC LONDON - Aston Villa menjaga peluang menembus Liga Champions musim depan. The Villans mengalahkan Hull City 2-0 di Stadion KC, kemarin untuk naik ke peringkat keenam klasemen sementara. Gol Gabriel Agbonlahor di babak pertama dan penalti James Milner 14 menit sebelum pertandingan berakhir, membuat klub Midlands itu hanya tinggal terpaut tiga poin di belakang peringkat keempat, Tottenham Hotspur, yang merupakan posisi terakhir untuk lolos ke Liga Champions. Kemenangan ini juga membuat Villa menyalip Liverpool dan melanjutkan usaha mereka bangkit setelah dikalahkan 1-7 oleh pimpinan klasemen Chelsea, yang juga menyingkirkan mereka dari Piala FA bulan lalu. Liga tinggal menyisakan tiga laga saat ini. “Kami merasa campur aduk,” kata pelatih Villa, Martin O’Neill kepada Sky Sports. “Kami melakukan segala cara dan tidak mendapatkan jaminan apa pun. Kami bahkan tidak dijamin bisa finis kedelapan di liga saat ini.” O’Neill lebih bangga dengan respons fantastis yang ditunjukkan pemainnya setelah kalah di Stamford Bridge. “Kami bangkit dan merebut 10 dari 12 poin terakhir. Saya rasa tim ini telah menunjukkan karakter kuat sepanjang musim dan itu terlihat malam ini,” urainya.

Adapun kekalahan membuat Hull terpaut tiga poin dari zona aman dan hampir pasti akan kembali ke kompetisi kelas dua, Liga Championship. Kekalahan ini makin diperburuk dengan masalah yang dialami striker Jan Vennegoor of Hesselink. Ia ditandu keluar lapangan setelah berbenturan kepala dengan pemain Villa, David Dunne. Pelatih Hull, Iain Dowie, yang skuadnya bakal menjamu Sunderland Sabtu besok, kecewa dengan kegagalan mereka memaksimalkan peluang yang didapatkan. Padahal statistik menunjukkan The Tigers lebih dominan. “Semuanya meningkat, tetapi hanya satu yang tidak, yaitu gol dan itu menjadi masalah sepanjang tahun,” ungkap Dowie. “Hasil ini membuat kondisi kami jauh lebih sulit, namun kami masih memiliki sembilan poin lagi untuk diraih. Kami harus memastikan akan memperoleh tiga poin saat Sunderland datang. Itu tak perlu dipertanyakan lagi,” tegasnya. Hull memberikan Villa gol pembuka ketika Ibrahima Sonko dan Paul McShane gagal menghalau bola dengan sempurna. Agbonlahor memperoleh kesempatan menembak ke pojok gawang dari sudut yang sulit. Milner menambahkan gol dari penalti menit ke-76 setelah dilanggar oleh George Boateng. (adn/afp)

MU Klub Terkaya LONDON - Manchester United (MU) menempati urutan teratas klub terkaya dunia versi majalah Forbes untuk enam tahun berturut-turut dalam daftar yang dirilis, kemarin. Prestasi ini dicapai United di saat beberapa kelompok investor dan penggemar mereka mencoba membeli klub yang terjerat utang besar ini. Majalah bisnis AS itu memperkirakan kekayaan United mencapai 1,8 milyar dolar AS. Namun Keluarga Glazer selaku pemilik klub, kini tengah menghadapi tekanan dari kelompok suporter yang tergabung dalam Red Knights untuk membeli tim juara Liga Utama Inggris 18 kali ini dan melunasi utang mereka yang berjumlah 1,1 milyar dolar AS. Berdasarkan perkiraan Forbes, yang menghitung angka peningkatan pendapatan, keuntungan dan jumlah utang pada musim 2008-09, United masih tetap menjadi tim terkaya di dunia. Real Madrid berada di urutan kedua dalam daftar itu deng-

an kekayaan 1,323 milyar dolar AS. Arsenal di posisi ketiga dengan 1,181 dolar AS. Pengisi posisi tiga besar kali ini sama seperti tahun lalu. Barcelona melompat ke urutan keempat dari urutan ketujuh setelah menjuarai Liga Champions plus Liga Spanyol dan dua gelar domestik lainnya musim lalu. Azulgrana mengambil posisi Bayern Munich setelah kekayaan tim Jerman itu menurun 11 persen menjadi 990 juta dolar AS. Liverpool yang di peringkat keenam dengan 822 juta dolar AS, sedang mencari pembeli. Pemilik mereka asal AS, Tom Hicks dan George Gillett Jr. percaya diri aktivitas mereka di luar lapangan tahun ini telah meningkatkan kekayaan klub itu kendati sepertinya tidak akan lolos ke Liga Champions musim depan. Posisi sepuluh besar klub terkaya sejagat ini dilengkapi oleh AC Milan (800 juta), Juventus (656 juta), Chelsea (646 juta) dan Inter Milan (413 juta). (adn/ap)

Suluh Indonesia/ap

ADU BADAN - Pemain Munich, Hamit Altintop (kanan) beradu badan dengan pemain Lyon, Maxime Gonalons, dalam pertandingan leg pertama babak semifinal Liga Champhions, dini hari kemarin.

Robben Kembali Berjasa MUNICH - Arjen Robben sekali lagi menjadi penentu kemenangan bagi Bayern Munich. Sepakan kerasnya di babak kedua mengantarkan Munich unggul 1-0 atas Olympique Lyon pada laga pertama babak semifinal Liga Champions di Stadion Allianz Arena, kemarin. Tensi pertandingan yang begitu tinggi diantara dua tim kejutan ini sudah terlihat di babak pertama. Gelandang Munich, Franck Ribery dikartu merah oleh wasit Roberto Rosetti pada menit ke-37 karena melanggar Lisandro Lopez. Kartu merah ini di-

anggap berlebihan karena Lopez yang terjatuh langsung bisa bangkit kembali sesaat setelah pelanggaran itu. Setelah skor imbang 0-0 di akhir babak pertama, pelatih Munich, Louis van Gaal melakukan perubahan strategi di babak kedua. FC Hollywood bermain lebih menyerang dan mengendalikan penguasaan bola. Berkali-kali peluang diperoleh dari usaha yang dilakukan Robben di kedua sisi sayap. Lyon juga harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-54 karena bek Jeremy Toulalan meneri-

Roma Tantang Inter Roma pemain dari yang mengalahkan Lazio 2-1 Minggu lalu. Pemain seperti Francesco Totti dan Mirko Vucinic termasuk yang diistirahatkan untuk persiapan laga tandang ke Sampdoria akhir pekan ini. Roma mengendalikan babak pertama tanpa mendapat ancaman berarti, tetapi Udinese menaikkan tempo setelah jeda. Gokhan Inler melepaskan tembakan yang melambung tipis di atas mistar, adapun tendangan bebas Simone Pepe melebar dari gawang. Sanchez memberikan keunggulan bagi tuan rumah di menit ke-81 ketika ia menaklukkan John-Arne Riise di luar kotak penalti dan melontarkan tembakan yang meluncur diantara kaki kiper Julio Sergio dari sudut sempit. (adn/afp)

Suluh Indonesia/dok

Alexis Sanchez

Manchester United di perempatfinal, terlihat sangat kecewa ketika ditarik keluar. Sepertinya ia merasa bisa menambahkan gol kedua. Namun Van Gaal memiliki alasan tersendiri atas keputusannya itu. “Dalam tiga hari kami akan melawan Borussia Moenchengladbach dan saya harus memastikan kami pergi kesana dengan seluruh pemain bugar,” jelas Van Gaal. Kemenangan tipis ini sudah cukup memuaskan pelatih asal Belanda itu. Tidak kebobolan di kandang akan menjadi modal berharga menghadapi laga kedua di kandang Lyon pekan depan.”Saya sangat bahagia. 1-0 adalah hasil bagus dan itu berarti kami tidak menghadapi resiko apa pun di laga kedua,”

imbuhnya. Pelatih Lyon, Claude Puel menyesalkan kegagalan timnya memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di babak pertama. Sementara di babak kedua mereka terlalu lemah. “Kartu merah untuk Ribery membuat kami mengendalikan pertandingan, tetapi pemain kami kemudian juga dikeluarkan. 10 melawan 10 sangat sulit buat kami,” terang Puel. Mantan anggota generasi emas timnas Prancis ini memastikan Les Gones bakal bertarung habis-habisan di Stade Gerland. Bila lolos ke final mereka akan menantang pemenang dari Inter Milan vs Barcelona. “Semuanya akan ditentukan di laga kedua,” tegasnya. (adn/afp/rtr)

Tanpa Ribery di Laga Kedua

Final Piala Italia ROMA - AS Roma dan Inter Milan akan bertarung di final Piala Italia untuk kelima kalinya dalam enam tahun. Roma, kemarin memastikan lolos ke final meskipun kalah 0-1 di kandang Udinese pada laga kedua babak semifinal. Roma unggul agregat 2-1 berkat kemenangan 2-0 di kandang pada pertemuan pertama Februari lalu. Alexis Sanchez mencetak satu-satunya gol di pertandingan ini sembilan menit menjelang bubaran, namun tak cukup bagi tim yang terancam degradasi ini untuk menyingkirkan pimpinan Seri A itu. Pelatih Roma, Claudio Ranieri Selasa lalu mengungkapkan tidak akan ada perubahan dalam timnya, namun nyatanya ia melakukan lima pergantian

ma kartu kuning kedua setelah menendang kaki gelandang Bastian Schweinsteiger. Toulalan telah menerima kartu kuning pertama tiga meit sebelumnya karena melanggar Robben. Gol kemenangan Munich datang di sisa waktu 20 menit. Tendangan keras Robben dari luar kotak penalti tak dapat dihentikan oleh kiper Lyon, Hugo Lloris karena bola berubah arah setelah mengenai Thomas Mueller. Sejak bergabung dari Real Madrid Agustus tahun lalu, penyerang Belanda ini telah mengoleksi 20 gol di semua kompetisi. Robben yang juga menjadi penentu keberhasilan Munich menyingkirkan

Suluh Indonesia/dok

Franck Ribery

MUNICH - Pekan ini menjadi periode suram untuk gelandang Bayern Munich, Franck Ribery. Setelah diperiksa terkait skandal prostitusi yang melibatkan gadis di bawah umur, pemain Prancis ini diganjar kartu merah pada laga pertama semifinal Liga Champions dengan Olympique Lyon, kemarin. Ribery dikeluarkan oleh wasit Roberto Rosetti pada menit ke-37 karena menggaet engkel striker Lyon, Lisandro Lopez. Beruntung Munich dapat mengatasi kehilangannya dan meraih kemenangan 1-0 setelah salah satu pemain Lyon juga diganjar kartu merah. Dengan kartu merah ini, Ribery akan absen pada laga kedua di Stade Gerland pekan depan dan juga di babak final seandainya Munich lolos. UEFA diperkirakan akan men-

Essien Khawatir Absen di Piala Dunia LONDON - Gelandang Ghana, Michael Essien khawatir akan absen di Piala Dunia karena cedera lutut. Pemain top The Black Stars ini tidak bisa bermain lagi musim ini setelah proses pemulihannya bermasalah. Essien pertama kali cedera hamstring ketika membela Chelsea melawan APOEL Nicosia di Liga Champions 8 Desember tahun lalu. Ia kembali merumput dengan memperkuat Ghana saat menghadapi Pantai Gading di Piala Afrika 15 Januari, namun menderita cedera lutut kanan selama latihan dua hari berikutnya. Ia berharap bisa beraksi kembali untuk Chelsea sebelum musim Liga Utama Inggris di-

tutup bulan depan, tetapi cederanya itu kambuh lagi selama masa rehabilitasi. “Sejujurnya, musim saya untuk Chelsea barangkali telah berakhir,” kata Essien di situs resminya, kemarin. “Masih tergantung pada tim medis, tapi sepertinya saya tidak bisa bermain lagi untuk Chelsea musim ini.” Ghana membuka Piala Dunia pada 13 Juni dengan melawan Serbia. Mereka selanjutnya bertemu Australia pada 18 Juni dan Jerman pada 23 Juni. Bila The Black Stars lolos ke putaran kedua, mereka bisa berjumpa AS dalam laga ulang putaran pertama Piala Dunia 2006 yang mereka menangkan 2-1. “Untuk saat ini saya tidak tahu. Saya hanya menjalaninya

sehari demi sehari dan bila saya mampu, saya akan tampil,” jelasnya. “Bila tidak, maka saya akan duduk di rumah dan mendukung tim sama seperti setiap warga Ghana. Sampai saya tahu perkembangan cedera ini dalam beberapa hari dan pekan ke depan, akan sulit memastikan apakah saya akan ke Piala Dunia atau tidak.” Essien membantu Ghana mencapai putaran kedua Piala Dunia 2006 pada penampilan pertamanya di turnamen ini. Ia diskors sewaktu kalah 0-3 dari Brazil di babak kedua setelah menerima kartu kuning melawan AS. Bahkan pelatih AS, Bruce Arena tutur mengkritik wasit Markus Merk atas hukuman itu. (adn/ap)

jatuhkan skorsing dua pertandingan untuk pemain 27 tahun itu. Ribery yang sebelum pertandingan diragukan kebugarannya karena cedera, adalah satu dari beberapa pemain timnas Prancis, termasuk penyerang Lyon, Sidney Govou yang diperiksa oleh polisi. Mereka dituduh terkait dengan jaringan prostitusi. Menurut pelatih Louis van Gaal, Ribery tak beruntung dikeluarkan. “Saya melihat dari bangku cadangan, ia berdiri terlalu lama di kaki lawan. Saya rasa itu tidak seharusnya kartu merah karena itu bagian dalam kaki dan bukan pelanggaran keras. Saya rasa ada provokasi berlebihan,” ungkap Van Gaal. Pelatih Belanda itu berharap UEFA hanya akan menjatuhkan skorsing satu laga. “Bila anda melihatnya secara dekat, itu

bukan kartu merah. Lebih pantasnya kartu kuning, jadi saya berharap untuk Bayern dan dirinya, ia hanya akan diskors satu pertandingan,” lanjut Van Gaal. Bek Phillip Lahm turut bersimpati dengan apa yang menimpa Ribery. Ia sadar akan tidak mudah menggantikan peran mantan pemain Olympique Marseille itu. “Akan sulit menenangkan Franck setelah kartu merahnya. Ia pesepakbola sempurna yang selalu ingin menang. Sungguh mengecewakan ia diskors untuk laga kedua,” sesal Lahm. Selain Ribery, Munich juga tidak dapat memainkan Danijel Pranjic di laga kedua nanti karena akumulasi kartu kuning. Sementara Lyon tak boleh memasang bek Jeremy Toulalan yang dikartu merah pada babak kedua. (adn/rtr)

Venus Tak Perkuat Tim AS BIRMINGHAM - Venus Williams tidak akan memperkuat tim AS di semifinal Piala Fed melawan Rusia akhir pekan ini. Ia bermasalah dengan cedera kaki sama seperti adik kandungnya, Serena. “Saya menunggu sampai saat ini untuk berharap memiliki kesempatan bermain, tetapi saya dinasehati oleh tim medis kalau saya perlu lebih banyak waktu untuk pemulihan,” kata Venus dalam pernyataannya, kemarin. Venus menggunakan perban pada kedua kakinya sewaktu kalah dari Kim Clijsters di final turnamen lapangan keras Miami awal bulan ini. Kondisinya belum juga pulih sejak itu. “Ia telah mencoba agar lebih baik. Saya tahu pasti ini akan berat untuknya karena ia terluka di akhir turnamen Miami dan tidak dapat memukul bola sampai pekan lalu,” jelas Mary Joe Fernandez, ketua tim Fed AS.”Saya melakukan semampu saya untuk memberikannya waktu sebanyak mungkin agar ia lebih baik. Ia belum sanggup.” Fernandez akan mengirim Melanie Oudin, Bethanie Mattek-Sands dan Liezel Huber melawan Rusia dan akan mengisi posisi yang ditinggalkan Venus dengan Sloane Stephens atau Christina McHale. (adn/afp)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 23 April 2010

8

Gubernur Pastikan

Tangkap Pelaku Pemerkosaan Anak DENPASAR - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengharapkan semua pihak harus peduli terkait kasus pemerkosaan anak-anak di Bali belakangan ini, sehingga pelaku cepat tertangkap. “Saya berharap semua pihak harus peduli dan bergerak sehingga dengan langkah itu pelaku cepat ditangkap aparat kepolisian,” kata Gubernur Mangku Pastika di Denpasar, kemarin. Usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah Bali, ia juga membantah, jika dikatakan dirinya tidak peduli dengan kejadian yang menimpa

sedikitnya enam pelajar perempuan sekolah dasar di Denpasar. “Tudingan itu tidak benar. Sejak awal saya terus membangun koordinasi baik dengan kepolisian, sekolah maupun dengan instansi terkait. Jadi tidak boleh memandang sempit seperti itu,” ucapnya. Dikatakan, yang terpenting dilakukan sekarang adalah bagaimana orang tua murid dan warga masyarakat bersama-sama peduli, sehingga kejadian itu tidak terulang lagi ke depannya. “Semua warga harus peduli dengan kejadian

yang menimpa murid tersebut. Ini pelajaran bagi kita semua agar waspada dan menjaga anak-anaknya jika bepergian dan pulang dari sekolah,” kata mantan Kapolda Bali itu. Mangku Pastika juga meminta kepada sekolah-sekolah agar selalu waspada dan meningkatkan keamanan dengan memperbanyak petugas kesatuan keamanan (satpam). Gubernur Bali menegaskan, sebagai pimpinan Pemerintah Provinsi Bali, dirinya siap melakukan apa saja dalam kasus tersebut, asal sesuai aturan.

Termasuk juga masalah pendanaan dalam menangani anak-anak korban perkosaan tersebut. “Saya siap saja, asal jelas peruntukannya. Uang kita ada dan bisa disalurkan dan terpenting pantas serta tidak melanggar aturan,” kata Mangku Pastika. Terkait pengamanan berbasis masyarakat, gubernur mengatakan, itu sebagai tanggung jawab bersama. Selain kepolisian, masyarakat juga diminta untuk peduli terhadap keamanan lingkungan masing-masing. (kmb/ant)

Keluarga Korban Minta

Kasus Penembakan Diusut Tuntas JAYAPURA - Keluarga korban penembakan kelompok orang tak dikenal di kampung Mewoluk, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Selasa (13/4) lalu, meminta pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus itu dan menangkap pelakunya. “Agar jangan sampai ada lagi korban-korban

berikutnya karena sering terjadi hal yang sama di daerah itu, pihak terkait harus mengambil langkah tegas,” kata Reinhart Satya, saudara kandung korban tewas, Eliamus Ramandey Satya dan Hans Ling Satya, di Jayapura, kemarin. Reinhart Satya yang ditemani sang ayah Agus Satya

mengatakan bahwa pihak keluarga hingga saat ini seakan belum percaya kalau dua orang anggota keluarganya menjadi korban kekerasan kelompok orang tak dikenal. “Kami hanya mendapat peti jenazah yang sudah tidak bisa dibuka lagi, dan surat kematian mereka. Sungguh suatu hal yang sulit

Terdakwa Bansos Bandarharjo

Divonis Satu Tahun Penjara SEMARANG - Terdakwa kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial di Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara, Dedi Paryono divonis satu penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, kemarin. Dalam sidang dengan majelis hakim yang diketuai Sindhu Sutrisno, terdakwa diharuskan mengembalikan dana bansos sebesar Rp20 juta yang telah dikorupsi, dan membayar Rp50 juta sebagai denda atas tindak pidana korupsi yang dilakukan. Mendengar vonis majelis hakim, terdakwa menyatakan pikir-pikir dan akan berunding dengan pengacaranya.

Ditemui usai sidang, pengacara terdakwa, Aris Soetijono mengatakan keberatan dengan vonis yang dijatuhkan majelis hakim, karena dalam kasus ini kliennya tidak mempunyai wewenang dalam pencairan dana bansos. “Vonis majelis hakim memberatkan, dan semestinya klien saya bebas,” katanya. Ia mengatakan dalam putusan majelis hakim terdakwa dianggap hanya terbukti melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Menurut dia, pasal itu hanya mengenai penyalahgunaan

wewenang, kesempatan atau sarana karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Menurut dia, sebelumnya terdakwa dijerat dengan dakwaan pertama primer Pasal 2 dan dakwaan sekunder Pasal 3 oleh majelis hakim. “Namun majelis hakim menilai Pasal 2 tentang tindakan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang didakwakan tidak terbukti,” katanya. Sementara itu, Jaksa penuntut umum (JPU) Sugeng yang ditemui terpisah juga menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim tersebut. (ant)

diterima oleh keluarga besar kami,” katanya. Menyinggung soal adanya kabar miring mengenai dugaan pelaku penembakan adalah oknum aparat keamanan dari kesatuan tertentu, Reinhart Satya dengan tegas mengatakan, “Kami sama sekali tidak mengetahui apa pun.” (ant)

Suluh Indonesia/ant

PEMBAJAK KAPAL IKAN - Dua anggota TNI AL yang juga awak KRI 352 - Ahmad Yani berjaga di atas kapal ikan berbendera Taiwan yang dibajak delapan awaknya di Pelabuhan Indah Kiat, Merak, Banten, kemarin. Kedelapan perompak tersebut semula merupakan awak KM-Jen Fure Sehying dengan nomor lambung CT4-403 dengan alasan stres mereka lalu membunuh dan membuang Nakhoda Kapal Cen Yin Chung (40) ke laut di peraian Samudra Hindia.

Staf Ahli Gubernur Sumsel Dicopot PALEMBANG - Staf ahli Gubernur Sumatra Selatan Bidang Pembangunan, Darna Dahlan diberhentikan atau dicopot dari jabatannya karena sekarang ini masih bermasalah terhadap hukum. Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, H Musyrif Suwardi usai melantik 164 pejabat di Palembang, Kamis mengatakan, pejabat yang terkait dengan kasus hukum akan diberhentikan dari jabatannya seperti staf ahli gubernur itu.

Ini merupakan kebijakan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang bertujuan untuk menjaga agar pejabat di lingkungan pemerintah provinsi itu lebih baik, kata dia pula. Ketika ditanya tentang posisi pejabat yang diberhentikan itu, ia mengatakan, sekarang ini masih tetap pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. “Hanya jabatannya saja yang dilepas sedangkan mereka tetap menjadi PNS dan ia menjadi staf biasa,” katanya.

Begitu juga ketika ditanya tentang masih ada pejabat yang hingga sekarang menjadi pelaksana tugas padahal masa pensiunnya tinggal beberapa waktu lalu. Ia membenarkan, masih ada jabatan di Pemerintah Provinsi Sumsel yang kosong termasuk pelaksana tugas yang belum dilantik. Masalah pejabat itu wewenang Gubernur Sumsel karena untuk menduduki jabatan banyak kriteria yang diambil, ujar dia pula. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 23 April 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu