Skip to main content

Edisi 23 Maret 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 55 tahun IV Selasa, 23 Maret 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Minat Asing Tinggi

Kredit Mandiri Melesat

Perlu Jalin FTA dengan Taiwan

MENKO Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, investor asing masih memandang Indonesia sebagai tempat yang kondusif untuk investasi.“Investor asing melihat Indonesia sebagai tempat yang kondusif ...hal. 1

BANK Mandiri mencatat penyaluran kredit senilai Rp 198,55 triliun sepanjang 2009, tumbuh 13,8 persen atau Rp 24,05 triliun dibandingkan 2008 sebesar Rp 174,50 triliun. Direktur Utama Bank ...hal. 2

INDONESIA bersama dengan anggota-anggota lain di ASEAN dapat memanfaatkan peluangpeluang dengan membuat perjanjian perdagangan bebas (FTA) atau mekanisme lain di bidang kerja sama ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

KPK Tetapkan

EWS Tersangka

Suluh Indonesia/ade

DIPERIKSA - Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duaji memenuhi panggilan Divisi Propam untuk menjalani pemeriksaan di Mabes Polri Jakarta, kemarin terkait pernyataannya mengenai dua jenderal polisi beperan sebagai markus.

Jaksa Diduga Terima

Aliran Dana Pajak JAKARTA - Jaksa peneliti yang menangani berkas terdakwa Gayus HP Tambunan yang dituding menerima suap, akan menggugat mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Susno Duadji terkait tudingan adanya dugaan suap dalam kasus tersebut. ‘’Kami minta izin kepada pimpinan Jaksa Agung untuk mengadukan yang bersangkutan terkait pencemaran nama baik (jaksa peneliti),” kata Ketua Jaksa Peneliti Cyrus Sinaga, di Jakarta, kemarin. Jaksa peneliti yang menangani kasus tersebut, yakni, Fadil Regan, Ika Syafitri dan Eka Kurnia. Sebelumnya, Susno Duadji menduga ada aliran dana sebesar Rp 9 miliar yang masuk ke kantong jaksa peneliti dan sisanya ke penyidik. Munculnya kasus dugaan suap tersebut, setelah uang di rekening Gayus HP Tambunan, karyawan golongan IIIA di Bagian Keberatan dan Banding Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak di Bank Panin Jakarta sebesar sekitar Rp 24 miliar lebih yang kemudian uang itu dicairkan. Cyrus mengatakan pihak-

nya akan mengajukan gugatan perdata. ‘’Saya juga akan mengajukan gugatan perdata terhadap pihak yang menuding jaksa peneliti,” katanya. Disebutkan, dirinya merasa tercemar nama baiknya dengan adanya tudingan terhadap timnya yang menangani kasus tersebut. Ketika ditanya siapa yang akan diadukan ke Mabes Polri, ia bersikukuh kepada pihakpihak yang telah mencemarkan nama baiknya. ‘’Katanya di televisi adalah Pak Susno, saya kan tidak pernah lihat televisi dan koran,” katanya. Sementara itu, Kapuspenkum Kejagung, Didiek Darmanto menyatakan, Kejagung akan mengajukan kasasi atas keluarnya putusan vonis bebas terhadap terdakwa Gayus HP Tambunan. ‘’JPU akan mengajukan kasasi terhadap vonis itu,” katanya. Seperti diketahui, Pengadilan Negeri (PN) Tangerang memvonis bebas terdakwa Gayus HP Tambunan terkait penggelapan PT Megah Jaya Citra Garmindo setelah JPU menuntut satu tahun penjara dan satu tahun percobaan terhadap terdakwa. (ant)

JAKARTA - Lolos dari penyidik Polri, mantan Dirut PLN Eddie Widiono Suwondo (EWS) ditetapkan KPK sebagai tersangka korupsi terkait proyek Rencana Induk Sistem Informasi. ‘’Dalam kasus itu KPK telah menetapkan EWS sebagai tersangka, karena diduga melakukan mark up dalam proyek tersebut,” kata Jubir KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Johan menjelaskan, EWS ditetapkan sebagai tersangka terkait peran dan wewenangnya ketika menjabat sebagai direktur utama perusahaan di bidang kelistrikan itu. Namun, Johan tidak menjelaskan secara rinci peran tersangka dalam kasus tersebut. Ia hanya menjelaskan, Eddie dijerat dengan pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kasus itu dijalankan sejak 2000 sampai 2006. Untuk tahap awal, proyek itu dilakukan di wilayah distribusi Jakarta-Tangerang. KPK menduga ada penggelembungan harga dalam proyek tersebut. Dalam kasus itu, KPK telah memeriksa beberapa pihak yang diduga terkait, antara lain mantan Dirut PLN Fahmi Mochtar yang juga pernah menjabat sebagai petinggi PLN di wilayah distribusi Jakarta-Tangerang. (nas)

Nonaktifkan Pejabat Terkait Century

SBY Tolak Rekomendasi DPR JAKARTA - Pemerintah menolak imbauan DPR untuk menonaktifkan pejabat negara yang diduga terlibat dalam kasus pengucuran dana talangan kepada Bank Century. Penolakan tersebut disampaikan Menko Polhukam Djoko Suyanto dalam keterangannya usai rapat kabinet terbatas dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan Jakarta, kemarin. Dalam rapat itu, telah dirumuskan respon resmi pemerintah terhadap lima rekomendasi dan satu imbauan yang disampaikan DPR terkait kasus Bank Century. Satu imbauan itu, menurut Djoko, adalah agar pemerintah menonaktifkan pejabat negara yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. ‘’Pe-

merintah memiliki pandangan untuk penonaktifan pejabat negara diduga terlibat harus memperhatikan prosedur dan mekanisme yang berlaku dalam UU dengan tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah,” jelas Djoko. Pemerintah, lanjut dia, tetap berpegang pada aturan dan UU berlaku bahwa apabila pejabat negara sudah berada pada tahapan terdakwa maka bisa diberhentikan sementara dan baru bisa diberhentikan tetap setelah adanya keputusan bersalah dari pengadilan. Menanggapi rekomendasi DPR agar pihak-pihak bertanggungjawab melakukan tindak pidana korupsi, hukum, dan perbankan dalam kasus Bank Century diserahkan kepada

lembaga penegak hukum, Djoko mengatakan, indikasi tindak pidana itu tentu akan ditangani dan diproses oleh lembaga hukum secara proporsional sesuai kewenangan diatur dalam UU. ‘’Presiden telah menyerahkan salinan keputusan DPR ini kepada Kapolri dan Kejaksaan Agung. Presiden juga telah menugasi Kapolri dan Jaksa Agung untuk melihat apakah ada sinyalemen terhadap pelanggaran hukum, korupsi, dan perbankan, sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya. Djoko menambahkan Presiden telah menunjuk dirinya untuk berkomunikasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi guna berkoordinasi dalam penanganan kasus Bank Century. (har/son)

Pembentukan Tim Pengawas UNTUK rekomendasi tentang pembentukan tim pengawas oleh DPR yang bertugas mengawasi proses penelusuran aliran dana dan pemulihan aset, pemerintah menyerahkan sepenuhnya pembentukan tim pengawas itu kepada lembaga legislatif tersebut. Sedangkan rekomendasi terakhir DPR agar pemerintah bersama Bank Indonesia segera menyelesaikan permasalahan nasabah PT Antaboga Delta Securities, Djoko mengatakan, pemerintah menawarkan dua opsi. Opsi pertama adalah pengembalian dana nasabah menggunakan sumber keuangan negara dengan persetujuan DPR terlebih dahulu, atau opsi kedua adalah menunggu pengembalian aset pemilik Bank Century yang sekarang ini sudah diblokir di 12 negara dan menunggu adanya keputusan pengadilan yang menyatakan uang berjumlah sekitar Rp 3 triliun itu dapat disita oleh negara. Djoko menegaskan pemerintah dalam responnya bermaksud menghargai dan menghormati keputusan pansus Hak Angket Bank Century. Ia membantah pendapat yang menyatakan

pemerintah lamban merespon surat DPR diterima oleh Presiden pada 8 Maret 2010 itu. Menurut dia, saat itu Presiden langsung mendisposisi surat itu kepada Menteri Sekretaris Negara. Namun karena Presiden dan sebagian menteri terkait berada di Australia untuk kunjungan kenegaraan sampai 12 Maret 2010, maka baru sepekan berikutnya menteri-menteri yang ditunjuk memberi respon dapat melakukan pembahasan. Menteri ditunjuk Presiden untuk memberi respon terhadap surat DPR itu adalah Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menkum dan HAM Patrialis Akbar, Mensesnega Sudi Silalahi, Kapolri Jend Pol Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supanji, Seskab Dipo Alam, serta Plt Kepala BPKP. Sedangkan Presiden Yudhoyono dalam pengantar sebelum rapat mengatakan ia sendiri akan memberikan penjelasan kepada publik tentang respon pemerintah terhadap surat DPR. Namun, Kepala Negara tidak mengatakan kapan ia akan memberi penjelasan tersebut. (son/har)

Di Sumatra Utara Soal UN Bocor MEDAN - Komunitas Air Mata Guru menemukan adanya indikasi kebocoran soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat ke tangan siswa peserta ujian sehari sebelum ujian dilaksanakan. Koordinator Komunitas Air Mata Guru (KAMG), Deni Boy Saragih di Medan, kemarin mengatakan, pihaknya telah menemukan foto copy naskah soal UN dari salah seorang joki pada Minggu (21/3) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Joki tersebut mengaku mendapat foto copy naskah soal itu dari salah seorang pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang. Naskah tersebut yakni soal mata pelajaran Biologi, Bahasa Indonesia dan Sosiologi. ‘’Sebenarnya informasi ini sudah kami terima dua minggu lalu. Setelah menurunkan tim investigasi akhirnya kami benar- menemukan adanya naskah soal yang beredar. Harga yang ditawarkan juga cukup murah, hanya Rp 100 ribu untuk masing-masing soal,” katanya. Ia mengatakan atas penemuan beredarnya naskah soal tersebut, pihaknya juga telah melaporkan ke Wakil Menteri Pendidikan, Fasli Jalal melalui SMS dan melalui fax Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB. ‘’Wakil menteri meminta kami untuk

mengirimkan data lengkap seperti foto copy naskah yang ditemukan tersebut dan mengatakan akan mengadakan pengusutan secara lebih intensif terhadap penemuan itu,” katanya. Ketua tim investigasi KAMG Abdi Muskarya Aragih mengatakan, pihaknya juga sudah mencocokkan soal yang beredar tersebut dengan mata ujian yang diujikan melalui guru yang pengawas ruangan ujian. Guru pengawas tersebut sebelumnya sudah diberi masukan dan menghapal beberapa soal, kemudian pada saat ujian mencocokkannya dengan mata pelajaran yang diujikan sesuai dengan paket dan mata pelajaran. Ternyata soal yang diujikan sama persis dengan soal yang ditemukan tersebut. Pihaknya juga memperkirakan beredarnya naskah soal tersebut bukan hanya di satu atau dua sekolah saja, namun sudah beredar hampir di seluruh sekolah mengingat harga yang ditawarkan cukup murah. Dari hasil penelusuran yang dilakukan tim kami, ada dua modus yang digunakan para joki tersebut yakni melalui jualan langsung ke tangan siswa dan memang ada siswa sendiri yang mencarinya melalui informasi dari teman ke teman. (ant)

Makelar Kasus antara Ada dan Tiada MANTAN Kabareskrim Komjen Pol. Susno Duadji tidak takut diperiksa institusinya lantaran memiliki data terkait dugaan makelar kasus yang melibatkan sejumlah petinggi Polri. Fakta apa saja yang diungkapkannya ? Tim pemeriksa dari Divpropam Polri menanyakan namanama makelar kasus kepada Komjen Pol Susno Duadji. ‘’Kita menunggu, apa ada nama markus (makelar kasus) atau tidak. Ada nama tidak. Siapa dia. Dimana berkeliaran dan bagaimana praktiknya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol

Edward Aritonang di Mabes Polri Jakarta, kemarin. Dalam pemeriksaan itu, Susno menjelaskan soal jalannya penyidikan kasus rekening mencurigakan Rp 25 miliar milik staf Ditjen Pajak, Gayus Tambunan. Namun Susno tidak membawa dokumen pendukung dalam pemeriksaan itu.

‘’Pak Susno kan sangat mengerti persoalan ini sehingga bisa memaparkan dengan lancar,” ujarnya. Polri, katanya, punya komitmen untuk menyelesaikan masalah itu dengan menegakkan aturan sesuai dengan hukum yang berlaku. Ia mengatakan, pemeriksa juga mengklarifikasi adanya bagi-bagi uang diantara tim penyidik kasus itu. Kendati pemeriksaan Susno banyak menggali keterangan soal proses penyidikan dan klarifikasi soal markus, Aritonang menegaskan, hingga kini

proses penyidikan belum ditemukan indikasi penyimpangan. Ia mengatakan, penyidik hanya menyita Rp 395 juta dari Rp 25 miliar uang yang berada di rekening Gayus Tambunan, yang belakangan diketahui hanya dihukum percobaan. Sisa uang tidak disita dan tidak diblokir penyidik karena tidak ada alasan yang kuat untuk menyitanya. Kendati demikian, bukan berarti penyidik menghentikan kasus penyidikan setelah berkas kasus uang Rp 395 juta diserahkan ke jaksa. ‘’Penyeli-

dikan sisa uang itu belum dihentikan. Menang uang Rp 25 miliar pernah diblokir atas permintaan penyidik tapi dibuka lagi,” katanya. Polri menjamin jika nantinya tuduhan adanya mafia kasus itu benar ada maka pimpinan Polri sependapat dengan Susno untuk memberantasnya. Susno sendiri menjalani pemeriksaan sekitar 1,5 jam. Ia didampingi pengacara Henry Yosodiningrat. Ia mengatakan, pemeriksaan sudah selesai dan tidak ada rencana untuk pemeriksaan selanjutnya. (son)


K ta

Suluh Indonesia, Selasa 23 Maret 2010

2

K ilas Tersangka Penusukan Mahasiswi KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Metro Kembangan menetapkan Masyi Nathania (18) sebagai tersangka penusukan terhadap mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH), Listya Magdalena. “Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun dikenakan wajib lapor seminggu dua kali,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Boy mengatakan polisi belum menahan pelaku penusukan karena masih kekurangan alat bukti dan hasil pemeriksaan visum belum keluar, serta belum ada pemeriksaan terhadap korban. Polisi sudah meminta keterangan pelaku dan menyita barang bukti berupa pisau merk “twin pollus”, serta satu unit kendaraan bernomor polisi B-1733-BFP milik korban. Boy menjelaskan kronologis kejadian berawal saat Listya bersama Masyi hendak berangkat ke suatu tujuan, namun korban menghentikan kendaraannya di parkir Mall Puri, Jakarta Barat. Saat menghentikan kendaraannya, Listya tidak mengeluarkan ucapan meski Masyi menanyakan alasan kenapa korban berhenti mendadak di parkiran pusat perbelanjaan itu. Keduanya sempat saling bertatap muka, kemudian terlibat pertengkaran “adu mulut” yang berujung pada penusukan yang dilakukan Masyi terhadap Listya di dalam mobil. Listya mengalami luka parah pada 13 bagian tubuh , yakni dua luka robek di dahi, satu luka robek di lutut, tiga luka robek di lengan sebelah kanan, tiga luka robek di dada, dua luka robek di lengan sebelah kiri. (ant)

Usut Penghilangan Aktivis LSM Ikatan Keluarga Orang Hilang (IKOHI), Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendesak pemerintah menindaklanjuti kasus penghilangan aktivis. Siaran pers bersama LSM yang diterima ANTARA di Jakarta, kemarin, mendesak pemerintah untuk harus segera menindaklanjuti rekomendasi DPR tanggal 28 September 2009. Rekomendasi tersebut terkait dengan kasus penghilangan paksa aktivis 1997/1998, di mana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta antara lain mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk membentuk tim pencarian 13 aktivis yang masih hilang. Selain itu, pemerintah juga diminta memberikan hak-hak pemulihan korban dan keluarga korban penghilangan paksa 1997/ 1998. Menurut LSM, wacana pencabutan larangan program bersama antara militer Amaerika Serikat (AS)AS dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI-AD dinilai menunjukkan sikap pemerintah yang menganggap bahwa berbagai peristiwa pelanggaran HAM seperti kasus penghilangan aktivis sudah selesai. Padahal, mereka, berbagai kasus pelanggaran HAM-lah yang awalnya membuat pemerintah AS memutuskan hubungan kerja sama militer dengan Kopassus. Untuk itu, berbagai LSM tersebut menolak pencabutan larangan program pelatihan bagi unit elite militer Indonesia, yaitu Kopassus, oleh pemerintah AS. (ant)

Ajukan Kasasi Atas

Bebasnya Gayus JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mengajukan kasasi atas vonis bebas terhadap terdakwa penggelapan uang, Gayus HP Tambunan oleh Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. “Jaksa penuntut umum (JPU) akan mengajukan kasasi atas putusan PN Tangerang itu,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Didiek Darmanto, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Gayus HP Tambunan yang juga pegawai golongan IIIA di Bagian Pengaduan dan Banding Ditjen Pajak, ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri, terkait dengan tindak pidana korupsi, penggelapan uang, dan pencucian uang. Namun, di dalam persidangan pada 3 Maret 2010, JPU menuntut terdakwa dengan Pasal 372 KUHP terkait Penggelapan, dengan satu tahun penjara. Namun, PN Tangerang Nomor 49/Pid B/ 2010/PN Tng, menjatuhkan vonis bebas karena terdakwa tidak terbukti secara sah melakukan perbuatan seperti didakwakan jaksa. Sementara itu, Ketua Jaksa Peneliti kasus tersebut, Cyrus Sinaga, menyatakan pihaknya menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Mabes Polri pada 7 Oktober 2009. “Kemudian kami mengembalikan berkas tersebut ke

Mabes Polri, karena belum lengkap,” katanya. Kasus itu terkait dengan adanya aliran dana Rp25 miliar ke rekening Gayus. Dana itu belakangan diketahui sebagai milik pengusaha asal Batam, Andi Kosasih. Dana itu versinya untuk pembangunan ruko di Jakarta Utara dengan luas dua hektare. Pemberian uang itu dari Andi Kosasih kepada Gayus dalam enam tahap, senilai 2,81 juta dolar AS. “Kemudian oleh Gayus uang itu disimpan di Panin Bank Jakarta,” katanya. Dari hasil alat bukti, saksi dan tersangka, tidak ada perbuatan seperti yang dituduhkan. Namun, kata dia, diketahui ada aliran kepada terdakwa sebesar Rp370 juta dengan dua tahap ke BCA, yakni, 21 September 2007 sebesar Rp170 juta dan 15 Agustus 2008 Rp200 juta. “Diketahui uang itu dari PT Megah Jaya Citra Garmindo yang pemiliknya warga negara Korea, Mr Son, adalah untuk pengurusan pajak,” katanya. Perusahaan itu sendiri, pada perjalanannya sudah bubar dan tidak diketahui alamatnya. “Uang Rp370 juta itu disita, dan terbukti terdakwa melakukan penggelapan hingga dikenakan Pasal 372 KUHP,” katanya. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KESAKSIAN SEKJEN DPR - Sekjen DPR Nining Indra Saleh saat menyampaikan kesaksian dalam sidang terdakwa Dudhie Makmun Murod di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, kemarin. Sidang lanjutan Dudhie yang didakwa atas dugaan menerima suap senilai Rp500juta saat pemilihan deputi senior gubernur Bank Indonesia pada tahun 2003 juga menghadirkan saksi mantan anggota DPR dari fraksi PDIP.

Diduga Soal UN Bocor Pengawasan Diperketat JAKARTA - Tim pemantau independen ujian nasional (UN) 2010 DKI Jakarta menyatakan mereka melakukan pengawasan ketat terhadap dugaan kebocoran soal dan jawaban UN meskipun belum ditemukan fakta tentang adanya kebocoran. “Meskipun pengamanan dilakukan super ketat, risiko kebocoran memang masih bisa terjadi,” kata Ketua Tim Pemantau Independen UN 2010 yang juga Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Bejo Suyanto di Jakarta, Senin. Namun Bejo lebih lanjut mengatakan bahwa pihaknya yakin

tahun ini tidak akan ada kebocoran karena semua elemen pengamanan sudah melakukan tugasnya dengan baik. Pemprov DKI menyatakan pengamanan ketat pada pendistribusian soal UN telah dilakukan sejak dari Dinas Pendidikan DKI hingga ke sekolah masing-masing di mana semua soal UN dijaga tim keamanan yang terdiri atas kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sementara tim pemantau independen menurunkan 743 orang pengawasnya yang ditempatkan di 1.127 sekolah penye-

lenggara di seluruh tingkatan yakni di tingkat SMA, SMK dan Madrasah Aliyah (MA). “Pemantau akan ditempatkan di setiap ruangan kelas yang digunakan pelaksanaan UN. Masing-masing pemantau akan bertugas dengan didampingi seorang petugas dari sekolah setempat,” katanya. Petugas dari tim pemantau independen tersebut berasal dari enam kampus yaitu Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk wilayah Jakarta Timur, Universitas Tarumanegara (Untar) untuk Jakarta Barat, Universitas Jayabaya (Ubaya) un-

Bank Artha Graha

Bantah Terkait Kasus Miranda JAKARTA - Kuasa Hukum Bank Artha Graha, Otto Hasibuan, membantah kliennya terkait kasus dugaan penyuapan dalam pemilihan Miranda Swaray Gultom sebagai Deputi Gubernur BI pada 2004 dengan Bank Artha Graha. Dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin, Otto Hasibuan menyesalkan upaya sekelompok orang yang mengaitkan kasus dugaan penyuapan dalam pemilihan Deputi Gubernur BI itu dengan Bank Artha Graha. Kasus ini, ujar Otto bisa terjadi pada bank manapun. Bank Artha Graha dalam hal ini hanya menjalankan fungsi perbankan, yakni melayani PT First Mujur Plantation and Industry (FMPI) sebagai nasabah yang membutuhkan cek pelawat (travel cheque). Karena Bank Artha Graha tidak menerbitkan cek pelawat maka Bank Artha Graha membeli ke Bank Internasional Indonesia (BII). Sedangkan persoalan cek tersebut sampai ke tangan para anggota DPR, menurut Otto, bu-

Otto Hasibuan

kan urusan Bank Artha Graha. Otto meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang tengah berlangsung di Pengadilan Tipikor. Berdasarkan keterangan saksi, terdakwa Endin Soefihara, Dudhie Makmun Murod, Udju Djuhaeri, dan dakwaan JPU, katanya, tidak pernah ada keterangan yang mengkaitkan kasus itu dengan Bank Artha Graha. “Saya berani menyimpulkan bahwa, tuduhan yang dilontarkan murni konspiratif,” tegasnya dalam siaran pers itu. Menurut Otto, jika terjadi

penyalah gunaan produk perbankan, maka pihak perbankan tidak bisa dilibatkan untuk turut bertanggung jawab. Otto sangat yakin KPK memahami hal ini. Otto juga membantah bahwa FMPI adalah bagian dari Artha Graha Group. “Tidak ada saham Artha Graha di FMPI,” tegasnya. Kendati tidak memerinci kerugian pasti, namun Otto memastikan rumors adanya keterlibatan Artha Graha dalam kasus Miranda sangat merugikan kliennya. “Basis bisnis perbankan adalah kepercayaan nasabah,” ujarnya. Lebih lanjut Otto Hasibuan yang juga Ketua Umum Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) mengingatkan bahwa kasus yang menimpa Bank Artha Graha ini bisa menjadi preseden buruk bagi iklim usaha perbankan nasional, jika dibiarkan berlarut-larut. Kasus dugaan penyuapan anggota DPR dalam pemilihan Deputi Gubernur BI yang dimenangkan oleh Miranda S Gultom pada 2004 itu tengah diproses di persidangan tipikor. (ant)

Relawan MER-C Kawal Kesehatan Susno RELAWAN dari medical emergency rescue comitte (MER-C) mengawal kesehatan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Susno Duadji selama menjalani pemeriksaan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam). Tim relawan berjumlah tiga orang itu bersiaga di depan gedung Divpropam, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin. Relawan MER-C, dr Reza Kusumawardana mengatakan, pihaknya ikut mengawal Susno untuk berjaga-jaga jika ada gangguan kesehatan. “Secara umum, tidak ada gangguan kesehatan pada Pak Susno. Beliau sehat kok. Kita hanya

berjaga saja,” katanya. Tim relawan juga didukung dengan perawat, sopir, satu mobil ambulans yang berisi peralatan lengkap untuk pertolongan pertama jika ada gangguan kesehatan. “Ambulans siaga di belakang gedung ini. Itu ambulans dari MER-C sendiri,” katanya. Hingga kini, Susno masih berada di gedung Divpropam

untuk dimintai keterangan soal dugaan makelar kasus di Polri. Susno dan pengacaranya Henry Yosodiningrat tidak memberikan keterangan kendati dicegat wartawan di depan gedung Divpropam. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang juga belum bersedia memberikan keterangan kendati ikut berada di dalam gedung Divpropam. Pekan lalu, Susno menyebutkan adanya mafia kasus dalam penyidikan rekening mencurigakan senilai Rp25 miliar milik salah satu staf Ditjen Pajak bernama GT. Polri, menurut Susno, han-

ya menyidik sebagian kecil dari isi rekening yakni Rp395 juta sedangkan sisanya dikembalikan ke pemilik rekening. Menurut Polri, penyidik hanya menemukan bukti bahwa dari Rp25 miliar hanya Rp395 juta yang ada unsur pidana karena ditransfer oleh pihak lain yang diduga ada kaitan dengan jabatannya di Ditjen Pajak, sedangkan sisanya terkait dengan bisnis properti. Kasus rekening mencurigakan ini telah diputus oleh Pengadilan Negeri Tangerang yakni hukuman enam bulan penjara masa percobaan satu tahun bagi GT. Susno menuduh ada dua

jenderal dan dua perwira menengah Polri yang menikmati dana dari pencairan rekening yang tidak disita sebagai barang bukti. Kedua jenderal itu yakni Brigjen Pol Edmond Ilyas (kini Kapolda Lampung) dan Brigjen Pol Raja Erizman (kini Direktur II Bareskrim) telah membantah menerima aliran dana itu. Bahkan, keduanya telah melaporkan Susno ke Bareskrim karena dianggap telah mencemarkan nama baiknya. Akibat pernyataan itu, Divpropam pun mengundang Susno untuk dimintai keterangan. (ant)

tuk Jakarta Utara, Universitas Indonesia (UI) di Jakarta Pusat, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah dan Universitas Pancasila (UP) untuk Jakarta Selatan. Untuk tahun 2010, siswa yang mengikuti UN di DKI Jakarta berjumlah 198.058 orang dengan rincian untuk SMA sebanyak 59.775 orang, SMK sebanyak 64.576 orang dan SLB 53 orang. Selain kebocoran pada saat distribusi soal, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Jakarta Nurkholis Hidayat mengatakan bahwa indikasi kebocoran soal

dan jawaban dapat terjadi sejak sebelum UN dilaksanakan hingga sesudahnya. Pengawasan ketat seharusnya dilakukan sesudah pelaksanaan UN yakni saat proses pemberian nilai karena Nurkholis beranggapan jika nilai siswa anjlok, ada sekolah yang akan berusaha mengubah nilai itu untuk meluluskan siswanya. “Karenanya, harus diawasi dengan seksama bagaimana proses penilaian itu bisa dilakukan dengan baik. Karena, kesempatan untuk mengubah nilai muncul saat proses tersebut terjadi,” katanya. (ant/her)

Silakan Anak Saya Diproses Hukum JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Rianto mempersilakan lembaga penegak hukum memeriksa anaknya, Yudi Prianto, jika memang ada bukti keterlibatannya dalam praktik mafia hukum. Kalau memang ada pidana yang dilakukan anak saya, silakan diperiksa,” kata Bibit di Jakarta, kemarin. Bibit mengatakan hal itu terkait pemberitaan tentang dugaan keterlibatan Yudi dalam sejumlah kasus yang ditangani oleh KPK. Yudi disebut terlibat dalam pengurusan kasus, antara lain kasus PLN Jawa Timur dan kasus yang melibatkan Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi.

Dalam sejumlah pemberitaan, Yudi yang juga aktivis sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) itu diduga membahas bantuan hukum dan pemberian dana untuk kasus tertentu. Bibit menyatakan, proses hukum harus didahulukan. “Namun kalau dicari-cari kesalahan, saya akan lawan,” katanya menegaskan. Menurut Bibit, anaknya sudah diperiksa oleh bagian Pengawasan Internal KPK untuk mengusut dugaan mafia kasus di lembaga itu. Terkait hal itu, tim KPK telah memeriksa sejumlah orang. Namun, sampai saat ini, KPK belum menemukan kaitan antara orang yang mengaku bisa mengurus kasus dan pegawai KPK. (ant)

Polisi Duga Kebakaran

Pabrik “Swallow” Akibat Kimia JAKARTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Kalideres menduga sumber api yang mengakibatkan kebakaran pabrik pembuat sandal “Swallow” berasal dari tumpukan material kimia. Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Metro Kalideres, Inspektur Dua Herru YS saat dikonfirmasi melalui telepon selular di Jakarta, Senin, mengatakan dugaan penyebab kebakaran itu berdasarkan keterangan saksi dari pemilik pabrik dan karyawan PT Sinar Jaya Perkasa di Jakarta Barat tersebut. Herru menuturkan saksi juga mengungkapkan bahan kimia itu secara mendadak menimbulkan sumber api di sebuah gudang penyimpanan hingga cepat merambat ke

bagian lain. Keterangan kedua saksi mata itu berbeda dengan pernyataan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Bencana Alam DKI Jakarta, Paimin Napitupulu yang menyebutkan dugaan penyebab kebakaran akibat kesalahan manusia (human error). Paimin menuturkan dugaan adanya kesalahan manusia itu saat ada karyawan yang menghidupkan mesin forklift atau kendaraan pengangkut barang, kemudian terjadi arus pendek yang menimbulkan percikan api dan menyambar bahan kimia. Selain itu, sumber api juga membakar karet merupakan bahan pembuat sandal sehingga mempercepat proses pembakaran yang melalap bangunan pabrik. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Selasa 23 Maret 2010

3

Cegah Terorisme

Perlu Komunikasi

Suluh Indonesia/ant

CENTURY - Menko Polhukam Djoko Suyanto didampingi sejumlah pejabat memberikan keterangan usai rapat terbatas membahas rekomendasi Pansus Angket Bank Century DPR dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Keluhan Masyarakat Ditanggapi pan dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan serta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Menurut Wapres, apa yang didambakan oleh masyarakat sekarang ini adalah pelayanan yang baik dan lancar, baik itu berupa pelayanan perizinan, kesehatan, pendidikan, dunia usaha, infrastruktur, hingga keamanan. Boediono mengingatkan bahwa baik atau buruknya pelayanan dinilai oleh masyarakat yang dilayani bukan oleh atasan atau pejabat. ‘’Hasil akhir adalah masyarakat yang menilai apakah pelayanan yang telah diberikan baik atau buruk, bukan oleh pejabat,” katanya.

Reformasi birokrasi, kata Wapres, merupakan salah satu perhatian utama oleh pemerintahan sekarang ini dan upaya perbaikan terus dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Menteri EE Mangindaan sebelumnya mengatakan, desain utama reformasi birokrasi diharapkan sudah dapat selesai pada April 2010 sehingga upaya perbaikan birokrasi nasional bisa segera dilaksanakan. ‘’Diharapkan desain utama reformasi bulan depan (April) sudah bisa selesai, yang sekaligus membuat organisasi Komite Reformasi Birokrasi,”

Ani Yudhoyono :

Siapkan Program Mobil Hijau JAKARTA - Ibu Negara Ani Yudhoyono bersama Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (Sikib) segera meluncurkan program Mobil Hijau sebagai bagian dari program Indonesia Hijau. ‘’Ini termasuk dalam program Indonesia Hijau, seperti tanam dan pelihara pohon. Kita ingin satu fasilitas yang bisa ‘mobile’, untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi soal lingkungan hidup ke masyarakat,” katanya saat meninjau Mobil Hijau di Wisma Negara Jakarta, kemarin. Sebuah Mobil Hijau yang ditampilkan di halaman Wisma Negara adalah sebuah mobil minibus Mitsubishi L-300 yang bisa dibuka sisi samping dan belakang, guna meletakkan beberapa tanaman dan hasil tanaman. Di mobil itu juga diletakkan sebuah TV dengan pengeras suara untuk menyosialisasikan program-program lingkungan hidup.

Untuk mengoperasikan peralatan itu, di atas mobil dipasang sel surya yang bisa mengoperasikan semua per-

Ani Yudhoyono

lengkapan itu selama dua hari tanpa menghidupkan mesin. ‘’Mobil itu akan berkeliling ke kampung-kampung untuk menyampaikan pentingnya pemeliharaan lingkungan, pembuangan sampah, pembuatan biopori dan lain-lain. Pertama

mungkin untuk Jakarta dulu,” kata Ibu Ani. Ibu Negara mengatakan, program ini akan dimulai Juli mendatang dengan mengundang pihak-pihak lain yang mau membantu pengadaan mobil ini. ‘’Saya berharap ada dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) beberapa perusahaan termasuk pihak swasta sehingga akan dioperasikan Juli mendatang,” kata Ibu Ani. Disebut Mobil Hijau atau Green Vehicle karena menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. Para produsen mobil masa depan ini berani menjamin bahwa mobil hijau ini bisa menurunkan tingkat pencemaran akibat kendaraan-kendaraan yang ada saat ini, karena mereka menggunakan udara sebagai bahan bakarnya. Selain mengurangi polusi, mobil-mobil ramah lingkungan ini juga lebih ekonomis. (har)

Hal lain yang harus dilakukan, kata anggota F-PAN ini, adalah tidak memberi sebab bagi mereka menjadi orangorang yang merasa selalu terzalimi. ‘’Dengan pendekatan seperti itu, jika ada orang yang berpikiran keras tidak akan didukung oleh lingkungan sekitarnya, sehingga tidak akan berkembang,” katanya. Politisi asal Aceh itu mencontohkan apa yang dilakukan pemerintah dalam penyelesaian Aceh, yakni menyalurkan pemikiran keras dari mantan tokoh GAM ke jalur politik. Selanjutnya, katanya, pemerintah memberikan kepercayaan kepada mereka melalui pengelolaan otonomi khusus. ‘’Jadi, ada unsur saling memberi yang melibatkan pemerintah dan masyarakat Aceh. Sekarang lihat saja, setelah empat tahun perdamaian berjalan, masyarakat Aceh tidak lagi bicara kekerasan, tidak lagi

menggunakan senjata untuk mencapai tujuan. Mengubah pola pikir (mindset) ini yang penting,” katanya. Oleh karena itu, terkait peristiwa penyergapan sejumlah teroris di Aceh beberapa waktu lalu, Azwar yakin, para pelakunya murni orang dari luar Aceh dan aksi teroris itu tidak ada kaitannya dengan GAM. ‘’Peristiwa kemarin itu murni orang dari luar Aceh. Mantan orang GAM tidak ada yang mau dicap sebagai teroris. Bahkan, sekarang ini mayoritas warga Aceh sudah cukup sadar dan tidak ingin ikut terjebak dengan paham yang terkait aksi terorisme,” katanya. Ulama di Aceh, tambahnya, selama ini tidak ada yang menganut ajaran fundamentalisme berlebihan. Mereka memang ingin syariat Islam ditegakkan di Aceh, dengan memberlakukan hukuman yang sesuai dengan syariat Islam. (ant)

Media Cetak Tak Akan Mati

Wapres Minta : JAKARTA - Keluhan masyarakat terkait pelayanan yang dilakukan oleh birokrat pusat dan daerah di era demokrasi seperti sekarang ini harus segera ditanggapi sehingga ada perbaikan. ‘’Di era demokrasi seperti sekarang ini jika ada keluhan masyarakat harus ditanggapi tidak bisa didiamkan. Mungkin pada masa lampau jika ada keluhan bisa didiamkan,” kata Wapres Boediono ketika berbicara di depan seratusan pegawai pemda di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, kemarin. Hadir dalam acara itu Menko Kesra Agung Laksono, Menag Suryadharma Ali, Men-

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Azwar Abubakar menyarankan Pemerintah, khususnya aparat keamanan, untuk mengedepankan pendekatan komunikasi secara kekeluargaan dalam mengatasi aksi tindak pidana terorisme di Indonesia. ‘’Pemerintah seharusnya merangkul orang-orang yang beraliran garis keras itu dengan mengajak berdialog secara kekeluargaan. Ajak mereka menganggap Indonesia sebagai rumah sendiri, sehingga mereka juga memiliki kewajiban membangun dan merawat rumah itu secara bersama,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Karena itu, mantan Wakil Gubernur Aceh itu berharap agar tersangka teroris itu tidak langsung dibunuh tetapi dilumpuhkan dulu, untuk kemudian diberikan penyadaran bahwa apa yang selama ini dilakukan telah menyimpang dari ajaran Islam.

katanya. Dalam pelaksanaannya nanti, katanya, komite akan diketuai oleh Wakil Presiden dan dibantu oleh tiga menteri koordinator. Sedangkan pelaksanaannya akan dilakukan oleh Menpan yang dibantu oleh Menkeu Sri Mulyani dan Mendagri Gamawan Fauzi, serta Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Armida Alisjahbana serta ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto. (har)

JAKARTA - Pakar komunikasi dari UI Ade Armando menilai, media massa cetak di Indonesia masih akan tetap bertahan di era internet sekarang ini. ‘’Saya tidak percaya media massa cetak ke arah kematian. Namun, koran media cetak tidak mungkin bertahan jika masih dengan format yang tradisional,” katanya dalam diskusi Media Cetak Vs Media Online di Jakarta, kemarin. Menurut Ade, di tengah perkembangan teknologi komunikasi, media massa cetak harus memiliki strategi dalam persaingan dengan media online atau pun media televisi yang mengandalkan kecepatan dalam menyajikan berita. Dengan demikian, menurutnya, media massa cetak harus

menonjolkan kelebihan yang tidak dimiliki media online yaitu kedalaman berita. ‘’Kalau online itu kan beritanya pendekpendek karena orang tidak nyaman baca lama-lama di layar komputer atau HP. Nah, kedalaman berita itu lah yang tidak dimiliki online dan jadi keunggulan media cetak,” ujar Ade. Oleh sebab itulah, gaya tradisional atau gaya berita langsung di media massa cetak harus sudah mulai diubah dengan menampilkan kedalaman dan latar belakang berita yang sudah lebih dulu diterima orang melalui media online. Selain itu, menurutnya format media massa cetak juga harus berubah dan menyesuaikan dengan minat para pembaca. ‘’Format harus berubah

baik format fisik maupun konten. Dengan demikian nantinya akan tumbuh media cetak yang segmented seperti lifestyle dan olahraga,” ujar Ade. Hal senda diungkapkan Pemimpin redaksi detik.com, Boediono Darsono. Menurutnya, perkembangan media online bukanlah ancaman bagi media cetak tetapi justru membantu media cetak. ‘’Kalau dikatakan media cetak akan semakin tergilas karena media online itu salah, karena media online justru membantu media cetak,” katanya. Boediono mengatakan, kecepatan berita yang disajikan media online bisa digunakan oleh media cetak sebagai patokan suatu berita sehingga memudahkan media cetak. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Selasa 23 Maret 2010

4

Akibat Banjir

S osok Irenne Alisabeth Lourentia

Hobi Datangkan Berkah BAGI Ny. Irenne Alisabeth Lourentia, menekuni dunia kuliner dengan cara membuka usaha sejumlah rumah makan dan restoran di Bogor, selain telah mendatangkan berkah bagi diri dan keluarganya, ternyata juga menjadi penyaluran hobinya dalam dalam masak memasak. “Sejak remaja saya ini memang hobi memasak. Saya sendiri banyak belajar dari ibu saya (alm) yang sangat jogo masak,” kata Owner Rumah Makan d’Leuit, yang terletak di Jalan Raya Pakuan, Kota Bogor ini. Atas kepiawaianya dalam urusan masak memasak, Ibu kelahiran Kota Jakarta, 07 Februari 1953 itu mengaku pernah meraih berbagai penghargaan dari sejumlah lembaga baik di tingkat nasional maupun internasional. “Gara-gara saya mampu berkerasi memasak tahu/tempe, saya pernah dikirim ke Hongkong untuk mengikuti kejuaraan memasak di sana . Alhamdulillah dari lomba itu saya berhasil jura tiga,” ujarnya bangga. Bicara soal resap atau bumbu dapur, Ibu yang kini telah dikarunia 5 orang anak dengan 3 orang cucu, buah pernikahannya dengan Ganda Napena (alm) ini mengaku tidak ada resep istimewa di rumah makan miliknya. “Kalau soal bumbu, saya rasa sama saja yaa dengan restoran pada umumnya. Tapi di sini saya lebih tekankan pada citrarasa, tampilan dan cara penyajian. Kepuasan konsumen,informasi dari mulut kemulut konsumen telah menjadikan d’Leuit bisa seperti ini,” tandasnya. (bas)

Peserta UN Diungsikan CIKARANG - Sebanyak 136 siswa peserta Ujian Nasional (UN) 2010 di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diungsikan akibat seluruh ruangan sekolah terendam banjir. “Sebanyak sembilan kelas sejak tiga hari lalu terendam air setinggi satu meter, sehingga aktivitas UN seluruh siswa kelas tiga kami pindahkan ke gedung SMPN II Muaragembong,” ujar salah seorang guru

SMAN I Muaragembong, Ruspandi, kemarin. Banjir akibat luapan Kali Citarum yang berlangsung sejak Jumat (19/3) lalu, juga menggenangi jalur transportasi jalan di sekitar gedung SMAN I Muaragembong yang terletak di Desa Pantai Mekar. Siswa merasa kesulitan datang ke sekolah karena jalan tak dapat dilintasi kendaraan jenis roda dua dan roda empat. “Pada hari Minggu (21/3), pihak

sekolah bersama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Bupati Bekasi, Sa’duddin, sepakat memindahkan pelaksanaan UN ke Gedung SMPN II Muaragembong di Desa Jaya Sakti agar UN tidak terhambat,” katanya. Aktivitas UN hari pertama berlangsung lancar. Namun demikian, ratusan siswa terpaksa bermalam di Gedung SMPN II Muaragembong karena jarak tempuh mayoritas siswa dari tempat tinggal ke sekolah sejauh

tujuh kilometer. “Siswa laki-laki bermalam di ruang perpustakaan sementara wanita di mushala. Mereka akan bermalam selama lima hari hingga pelaksanaan UN selesai tanggal 26 Maret 2010 mendatang,” katanya. Secara terpisah, Bupati Bekasi Sa’duddin mengaku bersedia menanggung segala kebutuhan konsumsi para siswa selama bermalam di tempat pengungsian sementara. “Saya akan menanggung seluruh biaya kebutuhan

siswa selama bermalam di SMPN II Muaragembong,” katanya. Pihaknya telah menyediakan dana bantuan bencana alam dari APBD Kabupaten Bekasi senilai Rp 15 miliar untuk penanganan pascabencana di Kecamatan Muaragembong. “Kami akan mendistribusikan bantuan tambahan karung pasir untuk menambal tanggul yang jebol dan bantuan makanan berikut obat-obatan untuk korban banjir,” katanya. (ant)

Bendungan Katulampa

Bakal Dibangun PLTA BOGOR - Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) layak dibangun di lokasi Bendung Katulampa Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Pasalnya debit air di lokasi tersebut sudah memenuhi syarat untuk pembangkit listrik. “Jika PLTA Katulampa dapat direalisasikan akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Bogor, “ kata Menteri Perumahan Rakyat Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa yang didampingi Walikota Bogor, Diani Budiarto, di sela-sela peninjauan lokasi bendung Katulampa,Bogor, kemarin. Selain meninjau bendung Katulampa, Menpera juga meninjau rumah-rumah pendung yang berdiri di bantaran Sungai Ciliwung Pulo Geulis Kelurahan Babakan Pasar Kecamatan Bogor Tengah, dan peninjau bantaran sungai Cipakancilan Kelurahan Kebon Pedes Kecamatan Tanah Sareal. Ia menegaskan, perlu dipikirkan dibangun PLTA di Katulampa sehingga air sungai Ciliwung tak ter-

buang begitu saja. “ PLTA berpotensi dibangun di Katulampa, sehingga bisa menambah PAD bagi Kota Bogor, “ ujarnya. Menyinggung pembenahan perumahan kumuh di bantaran sungai Ciliwung, Suharso Monoarfa mengatakan, pembenahaan tak bisa sepotong-sepotong, artinya harus semua dibenahi mulai hulu sampai hilir. ”Kita sedang memikirkan bagaimana penanganannya, dimana lokasi layak bagi mereka,” kata dia. Selain itu, yang diselamatkan tak hanya warga yang menempati bantaran sungai, tapi juga sungainya. “Makanya harus konfrehenship dari hulu sampai hilir, “ ujarnya. Sejauh ini, pihaknya mempunyai program rusunawa (rumah susun sewa) dan program bantuan perbaikan rumah-rumah yang ada, Tapi, ini hanya sebatas penyelematan warganya. “Kita ingin penyelesaian secara menyeluruh mulai dari hulu sampai hilir,” pungaksnya. (bas)

Jalan Layang Atasi Macet di Perlintasan KA BEKASI - Kemacetan lalu lintas di beberapa pelintasan kereta api di Kota Bekasi, Jawa Barat, seperti di kawasan Bulan-bulan, Jalan Agus Salim, Jalan Ampera dan Jalan Perwira bisa diatasi dengan membangun jalan layang (fly over). Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Agus Dharma mengatakan, pemerintah kota cenderung membangun jalan layang yang bisa mengatasi kemacetan secara menyeluruh apalagi ada rencana pembangunan double-double track (DDT) di daerah itu. “Kalau untuk kawasan Bulan-bulan, jalan layang sudah dibangun oleh pengembang swasta yang akan membuat kota mandiri, hingga biaya bisa dialihkan kelokasi lain,” ujarnya. Pembangunan jalan layang sebagai pelintasan kereta api,

menurut Agus, merupakan kewenangan dari PT Kereta Api, sementara pemerintah kota hanya menyiapkan lahannya. Kota Bekasi belum memiliki jalan layang untuk pelintasan kereta api dan baru ada under pass di Bekasi Utara. Untuk mengatasi kemacetan setidaknya diperlukan pembangunan tiga jalan layang lagi di Jalan Agus Salim, Joyo Martono dan Ampera. Kepala stasiun kereta api Kota Bekasi, Eman Sulaeman menyatakan pembangunan jalan layang dalam mengatasi kemacetan lalu lintas bukan menjadi tanggung jawab PT Kereta Api. Lintasan kereta api dibangun oleh PT KA dan dalam perjalanannya ada berbagai pembangunan hingga memunculkan persoalan lalu lintas akibat mobilitas orang. (ant)

Pemkot Tangerang Usut Kasus

Pemerasan Buat KTP TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, mengusut dugaan pemerasan terhadap warga Kelurahan Karawaci Baru oleh oknum pegawai kelurahan setempat ketika mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kecamatan Karawaci yang mencapai Rp 140 ribu. “Kami sekarang sedang mengusut kasus dugaan pemerasan kepada warga oleh oknum petugas saat pengurusan KTP,” kata Camat Karawaci, Temy Mulyadi dihubungi di Tangerang, kemarin. Menurut dia, Wali Kota Tangerang, H. Wahidin Halim marah bila ada pejabat yang tidak melayani warga secara baik termasuk pengurusan KTP. Padahal biaya membuat KTP secara resmi berdasarkan

peraturan Daerah (Perda) No 14 tahun 2006 tentang pembuatan KTP, pemohon hanya dikenakan biaya sebesar Rp 5.000. Pernyataan Temi Mulyadi tersebut terkait Tatim (48), warga Kelurahan Karawaci Baru RT 03/10 Karawaci diperas aparat kelurahan setempat, Solihin dan Undang ketika hendak membuat KTP, kedua petugas itu memaksa meminta Rp 140 ribu. Bahkan Solihin dan Undang menjanjikan KTP akan selesai dalam waktu dua pekan, namun hingga mencapai sebulan belum juga rampung. Demikian pula Tatim sudah berulangkali menagih janji Solihin di kantor kelurahan tentang penyelesaian pembuatan KTP tersebut, tapi tak pernah ada realisasinya. (ant)

Suluh Indonesia/bas

SIDAK –Walikota Bogor, Diani Budiarto, didampingi Kepala Disdikpora, Aim Halim Hermana, saat meninjau pelaksanaan UN di Sekolah MAN I Perumahan Bumi Menteng Asri, Kecamatan Bogor Barat, kemarin.

Isu Kebocoran Soal

Warnai Pelaksanaan UN di Bogor BOGOR - Pelaksaan Ujian Nasional (UN) di Bogor, pada hari pertama kemarin secara umum berjalan lancar. Meski demikian masih ada beberapa masalah yang patut menjadi catatan. Masalah tersebut seperti beredarnya isu kebocoran soal dan kunci jawaban UN, belum cairnya anggaran dan masih adanya sekolah yang mengulur waktu pelaksanaan UN gara-gara pintu ruangan kelas yang masih terkunci hingga waktu pelaksanaan UN dimulai. “Ada-ada saja yaa, dengan UN di Bogor ini. Masa para siswa sudah siap, ini malah pintu ruangan untuk ujian tidak bias dibuka tepat waktu,” sesal salah satu warga yang ikut memantau pelaksaan UN di SMAN 2 Cibinong, Kab.Bogor, kemarin. Agar UN di SMA itu bisa se-

gara dilaksanakan, pihak sekolah terpaksa membongkar paksa pintu kelas yang katanya kuncinya hilang ‘nyelip’ entah kemana? Guna memberikan hak dan kesempatan yang sama bagi para siswa dalam mengerjakan soal UN, maka pihak sekolah bersama para pengawas di sekolah itu secara bijak memberikan batas toleran perpanjangan waktu yang disesuaikan waktunya dengan pelaksanaan UN di tempat lain. Masalah lain yang juga sangat mengejutkan pada pelaksaan UN tahun ini yakni beredarnya isu kebocoran kunci jawaban palsu soal UN. “Yang pasti kami belum menemukan hal itu, tapi kami sendiri jauh-jauh hari telah memetakan adanya kemungkinan kebocoran itu. Kalaupun itu benar terjadi kebocorannya saya rasa kemungkinanya sangat kecil,” kata Koordinator

Tim Pengawas Indepandent UN di Bogor, Dr. Bibin Rubini. Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia UN di SMA PGRI 4 Kota Bogor, Tini Supartini. Jika saat ini ada sumber-sumber yang memberikan kunci jawaban kepada pesrta UN maka pihaknya menghimbau agar para siswanya tidak perlu menanggapi hal tersebut. “Kami selalu tekankan kepada para siswa/siswi kami yang hari ini melaksanakan UN untuk percaya diri dan tidak terpengaruh dengan berdernya kunci jawaban palsu yang justru akan mengacaukan konsentarasi dalam menjawab soal-soal ujian,” tandasnya. Sementara itu pada pelaksaan UN tahun ini di Bogor diikuti sebanyak 46.533 peserta. Terdiri dari 17.612 pelajar di wilayah Kota Bogor dan 28.921 peserta di wilayah Kabupaten Bogor. (bas)

BK Mulai Dilirik Tim Sukses DEPOK - Sebagai calon walikota Depok periode 2011-2016, nama Badrul Kamal (BK) mulai banyak diminati kandidat bakal calon wakil walikota, termasuk tim relawan Supriyanto yang mencalonkan diri sebagai wakil walikota. Tim relawan Supriyanto menilai, sosok BK cocok untuk disandingkan bersama Supriyanto. Demikian dikatakan Sekretaris Tim Relawan Supriyanto, Herman Sukarta. “Kalau lamaran kami diterima BK maka akan dibentuk posko BKS (Badrul Kamal-Supriyanto) di tiap kecamatan dan kelurahan,” katanya kepada wartawan usai acara silaturahmi relawan di kediaman H Sayuti di Kelurahan Cisalak, Ci-

manggis, Depok, kemarin. Saat ini pihaknya tengah membangun komunikasi dengan BK. “Kami sudah koordinasi dengan tim BK tinggal menunggu pernyataan dari BK,” bebernya. Pasangan BK dengan Supriyanto dinilai mewakili dua unsur masyarakat. “BK yang didukung parpol dan Supriyanto dari luar parpol. Beliau adalah pensiunan PNS,” imbuhnya. Sementara itu, Supriyanto menyatakan dirinya siap bersanding dengan calon walikota walaupun bukan dengan BK. Siapapun nama balon yang dikehendaki masyarakat dan berpeluang maju, kata Supriyanto, dirinya siap mendampingi. “Sampai saat ini saya dan tim belum men-

gambil sikap berpasangan dengan siapa. Saya ingin berpasangan dengan siapa saja yang dikehendaki masyarakat,” akunya. Hingga saat ini dirinya mengaku telah melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol untuk mencari dukungan. Diantaranya dengan Partai Demokrat (PD), dan PDIP. Dari hasil seleksi yang dilakukan PD, dirinya lolos dalam posisi empat besar, sedangkan di PDIP masuk dalam tiga besar. Dia pun berjanji, jika terpilih nanti ada beberapa hal yang akan dilakukan. “Salah satunya dengan merombak birokrasi, menciptakan lapangan kerja, dan memperhatikan anak yatim piatu. Saya ingin karya nyata bukan sekedar janji,” janjinya. (rin)

Murid SD Curi Tas Guru DEPOK - Seorang bocah yang diduga sebagai murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) RRI Cisalak merampas tas milik Mira Kelia Sinaga yang merupakan guru di sekoah tersebut. Aksi tersebut tejadi sekitar pukul 09.30 WIB bertepatan dengan waktu pulang murid kelas I. Dalam tas tersebut terdapat uang tunai Rp 3 juta serta surat-surat berharga lainnya. Kerugian ditaksir bernilai Rp 10 juta. Tohirin, guru agama di sekolah tersebut mengatakan, tas tersebut raib digondol seorang murid yang tidak dikenal. Diduga murid tersebut sengaja menyamar guna melancarkan aksinya. Berdasarkan keterangan dari murid-murid di kelas Mira kepada Tohirin, tiba-tiba saja anak tersebut masuk ke kelas III SDN RRI Cisalak dan langsung membawa pergi tas Mira. “Anak-anak sudah memperingati anak tersebut tapi alasan anak tersebut disuruh oleh Bu Mira. Anak itu pun langsung pergi meninggalkan kelas,” kata Tohirin kepada wartawan ditemui di SDN RRI Cisalak, Jalan Raya Bogor Km 34, Sukmajaya, Depok, kemarin. Diungkapkan Tohirin, tak ada yang sadar saat anak tersebut meninggalkan sekolah. “Saat itu berbarengan dengan anak kelas satu pulang sekolah. Yang ada di lapangan pun tidak sadar karena memang banyak anak sekolah yang pulang,” paparnya. Ditambahkan dia,

anak tersebut masuk ke ruang kelas tiga saat Mira berada ke toilet yang berada tak jauh dari ruang kelas. “Biasanya memang kalau hendak pergi ke luar kelas, Ibu Mira selalu menaruh tas di lemari dan dikunci. Karena hanya ke kamar mandi, maka dia hanya menaruh tas di atas meja,” tandasnya. Uang yang hilang tersebut, kata Tohirin merupakan uang pribadi Mira dan uang tabungan murid kelas tiga. Mengetahui tasnya tidak berada di atas meja, Mira pun langsung berlari ke luar kelas sambil berteriak. “Dia bahkan sempat pingsan beberapa kali akibat syok dan dibawa ke ruang UKS,” imbuh Tohirin. Mira pun langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukmajaya. Mira belum dapat memberikan keterangan apapun karena masih syok dan menjalani pemeriksaan guna membuat berita acara pemeriksaan di Polsek Sukmajaya. Mira terlihat lesu saat ditanya petugas. Dia didampingi suaminya yang juga guru masih berada di Polsek Skmajaya. Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Iptu Dodo Hermawan mengatakan hingga kini pihaknya masih menyelidik kasus tersebut. Belum diketahui siapa pelakunya karena menunggu hasil penyidikan. “Kami masih menyelidiki dan ditangani di tim satu. Identitas pelaku juga belum dapat diketahui,” pungkasnya. (rin)

Pemerintah Bantu Korban Banjir PEMERINTAH akan membantu korban banjir di Jawa Barat, khususnya memenuhi kebutuhan yang mendesak seperti pendirian dapur umum, penyediaan bahan makanan serta tenda. Mensos RI Dr Salim Segaf Al Jufri, usai berkunjung ke panti dan komplek Depsos Bekasi, mengatakan, dari kementerian juga akan diturunkan kelompok ketanggapdaruratan dan taruna siaga bencana dalam bentuk kelompok dan regu. “Kita juga akan menyiapkan hal yang diperlukan untuk relokasi warga yang rumahnya terendam air. Untuk bantuan

makanan seperti mie, beras, kain sarung dan keperluan lain mulai disalurkan,” ujarnya. Warga yang terkena musibah

diminta bersabar dan mengambil hikmah dari kejadian banjir tersebut seperti dengan menanam lahan kosong dengan pohon-pohon untuk resapan air. Mantan Dubes RI di Saudi Arabia tersebut tidak menjelaskan apakah pemerintah juga akan membantu perbaikan rumah warga yang rusak terkena banjir atau bantuan dalam bentuk materi lainnya. Banjir di Jawa Barat

menyebabkan ribuan rumah terendam banjir yang meliputi beberapa wilayah kabupaten/ kota seperti Karawang, Bandung dan Garut dan ratusan warga mengungsi. Banjir juga telah mengganggu sebagian peserta ujian nasional mencapai sekolah mereka. Usai kunjungan, dialog dan melihat pertunjukan yang diperagakan penyandang cacat, mentri asal PKS tersebut lang-

sung berangkat ke Karawang Jawa Barat untuk meninjau banjir. Dalam pemantauan banjir di Perumahan Karawang Barat, Menteri Sosial bersama rombongan menaiki perahu karet untuk berkeliling ke beberapa titik daerah sekitar perumahan yang tergenang banjir. Setelah itu, langsung memberi bantuan kepada korban banjir, melalui pemerintah daerah setempat. (ant)


pini F OKUS Prioritaskan Pengelolaan Perpustakaan ENGELOLAAN perpustakaan sebagai sumber daya utama penunjang proses belajar-mengajar di perguruan tinggi masih jauh dari prioritas. Banyak universitas yang sibuk mengejar jumlah mahasiswa, berlomba membuka program studi baru, tetapi lupa, kurang peduli, atau kurang kreatif membangun perpustakaan. Padahal, perpustakaan merupakan pusat membangun semangat belajar dan meneliti demi mencapai pendidikan berkualitas. Masih banyak universitas di Indonesia mengelola perpustakaan secara konvensional. Mereka masih melihat perpustakaan sebagai gedung tempat mengoleksi dan meminjamkan buku. Kalau mereka sudah menambah koleksi buku, mereka cenderung menganggap tugas mengelola perpustakaan sudah cukup. Mereka mengabaikan apakah mahasiswa dan dosen selaku customer perpustakaan puas atau tidak. Perubahan zaman menuntut kreativitas baru dalam pengelolaan perpustakaan. Perpustakaan harus dikelola menjadi pusat kegiatan belajar di luar jam-jam tatap muka di ruang kuliah. Perpustakaan idealnya bisa menjadi pusat menumbuhkan semangat dan motivasi belajar. Untuk mengelola perpustakaan dengan baik, selain dibutuhkan sumber dana yang besar, juga diperlukan visi dan kreativitas tinggi. Perpustakaan semestinya dikelola dengan berorientasi pada kepuasan civitas akademika. Pengelola harus menempatkan dirinya sebagai pihak yang melayani, dan saatnya mengubah paradigma berpikir bahwa merekalah yang diperlukan mahasiswa dan dosen. Kalau jumlah pengunjung perpustakaan rendah, pengelola harus introspeksi bahwa ada yang kurang dari cara mereka mengelola perpustakaan. Untuk bisa mengelola perpustakaan secara kreatif dan berorientasi pada kepuasan pemakai, kita bisa bercermin dari cara perguruan tinggi internasional di Eropa, Amerika, dan Australia mengelola perpustakaan. Di sana, perpustakaan tidak saja dikelola dengan terus menambah dan menata koleksi buku dan jurnal sesuai dengan perkembangan ilmu, tetapi juga melengkapi perpustakaan dengan fasilitas penunjang belajar-mengajar yang memadai seperti komputer dengan akses internet, ruang belajar individual, ruang diskusi kelompok, fotokopi, ruang baca, dan fasilitas audio-visual. Di dekat perpustakaan dibangun kantin sehingga mahasiswa atau dosen tidak perlu pergi jauh atau meninggalkan kampus atau menghabiskan banyak waktu untuk memenuhi kebutuhan makan minum mereka. Dengan fasilitas dan sistem pengelolaan yang berusaha memuaskan civitas akademika, perpustakaan benar-benar berhasil menumbuhkan semangat belajar dan meneliti. Proses belajar-mengajar di ruang kuliah harus berlanjut ke aktivitas belajar di perpustakaan. Jika perpustakaan tidak mampu menyediakan fasilitas belajar yang lengkap dan ruang yang nyaman, motivasi belajar mahasiswa yang disuntikkan dosen di ruang kuliah akan sia-sia. Mahasiswa tidak cukup hanya belajar di ruang kuliah. Mereka perlu belajar lebih banyak untuk membuka wawasannya. Hal ini bisa dilakukan di perpustakaan jika di sana tersedia buku, fasilitas, dan suasana yang kondusif untuk belajar. Selama ini kerap muncul keprihatinan terhadap mutu pendidikan universitas. Banyak mahasiswa yang ingin lulus cepat demi formalitas belaka. Mereka menganggap proses belajar tidak penting. Yang mereka utamakan ijazah atau malah gelar. Status akademik diutamakan daripada kapasitas intelektualnya. Mereka enggan ke perpustakaan. Lingkungan sosial kita sepertinya juga mendukung sikap pragmatisme mementingkan gelar. Kehausan akan gelar di masyarakat dimanfaatkan perguruan tinggi untuk membuka program studi bermacam-macam sampai ke jenjang master dan doktor. Hal ini tidak semestinya dipersoalkan kalau diimbangi komitmen lembaga perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas intelektualitas lulusan. Sudah saatnya semangat universitas mengelola perpustakaan sesemangat dalam mengejar jumlah perolehan mahasiswa dan kuantitas lulusan. ***

P

Bang D

el

SBY tolak nonaktifkan Boediono dan Sri Mulyani

Suluh Indonesia, Selasa 23 Maret 2010

Mengurai Persoalan Universitas Kita AKHIR-akhir ini unjuk rasa mahasiswa yang disertai anarkisme banyak terjadi. Hal itu membuat kita kecewa. Perilaku anarkis bukanlah cerminan kelakuan calon-calon intelektual sebagai insan akademis, terlebih sebagai agen perubahan masa depan sebagaimana sering didengungkan. Tidak sedikit masyarakat yang hingga kini menumpahkan harapannya kepada universitas atau perguruan tinggi. Selain diharapkan sebagai kunci mencapai kesuksesan di masyarakat, ia juga menjadi cermin hati nurani rakyat, yaitu sebagai lembaga yang bersikap kritis terhadap kebijaksanaan-kebijaksanaan pemerintah, di samping juga berperan sebagai lembaga ilmiah yang mengadakan dan menghasilkan penelitian-penelitian yang bermutu. Tetapi, pada tataran realitas keberadaan universitas tidak selalu berbanding lurus dengan harapan masyarakat seperti di atas. Sedikitnya ada tiga faktor pokok yang menjadi penghambat bagi pengembangan sistem yang berlaku di universitas, terutama dalam menunjang lahirnya insan-insan akademis berkualitas tinggi dengan kekuatan penalaran yang tinggi pula. Ketiga faktor yang dimaksud antara lain; kurikulum, metode pengajaran dan kepustakaan. Apa yang dipertentangkan selama ini adalah, apakah kurikulum seyogianya harus relevan terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat ataukah relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan itu sendiri? Sementara itu, kita melihat bahwa dalam proses modernisasi yang pesat seperti sekarang ini, sangat diharapkan universitas bisa memberikan sumbangan ilmu dan keahliannya terutama untuk memenuhi kebutuhan darurat dan pokok bagi masyarakat banyak. Artinya, ada sebagian kalangan yang mengharapkan bahwa selayaknya universitas menerapkan kurikulumnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pada sisi lain, seperti terlihat dari penilaian Koentjaraningrat bahwa ada satu hal dalam pandangan umum yang dapat benar-benar mengganggu kemajuan ilmu-ilmu sosial itu sendiri. Pandangan yang dimaksud adalah bahwa usaha-usaha para ilmuwan untuk memenuhi tanggung jawabnya terhadap ilmunya itu bertentangan dengan usaha mereka untuk memenuhi tanggung jawab kepada masyarakat. Dengan lain perkataan, bahwa hingga kini masih terdapat kontradiksi antara usaha ilmiah yang murni, dan usaha ilmiah yang terapan, antara perhatian terhadap teori dan perhatian terhadap masyarakat. Sementara itu, suatu kenyataan lain mengenai universitas adalah bahwa hingga kini belum ada kebijaksanaan dari pemerintah mengenai pendidikan tinggi secara terpadu guna mendukung proses pembangunan nasional secara tepat, efektif, dan efisien. Sistem Pengajaran Persoalan lain yang menghambat kemajuan universitas adalah belum terciptanya sistem pangaja-

Siapa loh ... ?

5

Oleh : Puji Hartanto*

ran yang baik. Apa yang hingga kini terjadi adalah masih adanya pola atau metode pengajaran yang diterapkan oleh pengajar/dosen yang masih bersifat satu arah atau otoriter. Model pengajaran semacam ini jelas tidak akan melahirkan sikap kritis pada mahasiswanya. Mahasiswa jarang diberi kesempatan mengemukakan pendapatnya atau mendebat pendapat dosennya, walaupun sudah disertai argumentasi yang logis sekalipun. Memang sebagai manusia yang hidup dalam suatu sistem sosial tertentu, seorang dosen tidak bisa melepaskan diri dari pengaruh-pengaruh yang datang dari sistem sosial tersebut, yang terkadang bisa merupakan hambatan terhadap pengembangan profesi sebagai seorang ilmuwan. Unsur-unsur administrasi universitas, pekerjaanpekerjaan rangkap lainnya serta

tuntutan ekonomi keluarga, menyebabkan seorang dosen kadang-kadang tidak mempunyai waktu lagi untuk mengaktifkan dirinya dalam aktivitas-aktivitas ilmiah guna meningkatkan kemampuan dan kualitas ilmiahnya. Pada akhirnya seorang dosen mengalami stagnasi dalam peningkatan ilmunya. Buku Pembicaraan tentang dunia ilmu pengetahuan termasuk dalam hal ini adalah perguruan tinggi, tidak akan bermakna jika tidak membicarakan tentang buku. Meski dewasa ini sudah digunakan berbagai cara berkomunikasi yang lebih modern seperti micro-film, slide dan lain sebagainya dalam metode mengajar, tetapi buku diyakini masih tetap merupakan faktor terpenting dalam cara penyampaian informasi ilmu pengetahuan.

Sebab, melalui buku maka terjadilah proses transfer of knowledge. Tetapi, hingga kini kita melihat bahwa buku-buku standar yang dipergunakan diperguruan tinggi di Indonesia masih banyak ditulis dalam bahasa asing. Memang sudah ada usaha untuk menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia. Tetapi tampaknya hal itu belum dilakukan secara maksimal. Padahal harus kita akui bahwa tingkat kemampuan bahasa asing mahasiswa kita masih rendah dan belum cukup memadai untuk dapat membaca dan memahami sebuah teks dalam bahasa asing. Oleh karena itulah, wajar jika di perpustakaan sebuah universitas, banyak buku berbahasa asing yang hanya menjadi penghias tanpa pernah disentuh oleh mahasiswa. Hal itu masih ditambah oleh sikap dan mental mahasiswa maupun dosen, di mana dalam materi perkuliahan masih terbatas pada diktat-diktat yang tidak pernah diperluas di luar materi kuliah. Maka sulit untuk kita harapkan mahasiswa akan menjamah buku-buku yang tersedia di perpustakaan. Karena mengharapkan lulus dalam ujian, maka orientasi mereka tidak pernah keluar dai materi kuliah atau pun diktat-diktat dosen tersebut. Ini kelihatan logis, karena buat apa bersusah payah menjelajah membaca buku kalau malah mengakibatkan tidak lulus dan harus mengulang satu tahun lagi dengan tambahan beban biaya kuliah. Faktor Lain Masih banyak lagi faktor lain yang ikut menetukan corak perkembangan sistem perguruan tinggi kita. Faktor-faktor tersebut antara lain struktur organisasi universitas yang masih terkesan kaku dan sering terjangkiti mental birokratis, sarana dan prasarana penunjang seperti lembaga-lembaga penelitian yang masih cukup minim, dan satu faktor lain yang sudah dianggap klasik yaitu aspek pendanaan universitas. Sekian dari beberapa faktor tersebut memang sudah banyak diketahui oleh banyak orang, karena itu bukan merupakan hal yang baru. Meski demikian, kalau dunia pendidikan tinggi terus kita biarkan seperti ini, maka di satu pihak ia akan menjadi pabrik yang siap mencetak manusia-manusia penganggur tetapi di lain pihak juga merupakan institusi pendukung priviles. Pertanyaannya kemudian, bagaimana peranan universitas sebagai agent of change, agen pembaru bagi masyarakatnya? Sebuah pertanyaan yang tidak akan mungkin dijawab esok hari. *Penulis, pengelola The Hasyim Asy’ari Institute Yogyakarta

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Manusiakan PKL SAYA merasa trenyuh menyaksikan adegan memilukan yang mewarnai penertiban pedagang kakli lima (PKL) di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin kemarin. Dalam tayangan televisi tampak seorang perempuan berusaha mempertahankan kotak daganganya agar tak ‘disita’ para petugas penertiban. Perempuan itu akhirnya harus merelakan kotak rokoknya dibawa aparat karena ia kalah dalam adu otot. Perempan itu kesal, marah, mengumpat, tapi petugas penertiban tak peduli. Kotak rokoknya dinaikkan ke atas truk. Tak jelas dibawa ke mana. Yang saya banyangkan kotak rokok itu adalah aset yang sangat berharga bagi perempuan itu, bukan hanya karena nilainya tapi

juga karena barang itu adalah penopang hidupnya. Dengan kotak rokok itu ia bergelut melawan nasib, menyambung hidup. Perempuan malang itu adalah contoh kongkrit bagaimana wong cilik diperlakukan oleh penguasa. Jika memang para pedagang kali lima (PKL) dianggap ‘melanggar ketertiban’ sehingga perlu ‘ditertibkan’ bukankah banyak pilihan pendekatan yang manusiawi? Pertanyaan yang muncul setelah menonton adegan itu bisa berderet panjang. Salah satunya : mengapa penertiban harus disertari dengan ‘penyitaan’ barang dagangan?. Desas-desus yang beredar, para pedagang bisa mendapatkan kembali barang daganganya yang ‘disita’ dengan cara menebusnya.

Pemerintah semestinya tidak hanya menertibkan para pedagang kali lima tetapi juga memberi jalan keluar. Jika sekadar mengusir dan melarang mereka berjualan, itu tak lebih dari mem-

bunuh mereka secara perlahanlahan. Yudi Lebakbulus – Jakarta Selatan

Harga Sembako Melonjak di Daerah Banjir HARGA kebutuhan pokok di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meningkat cukup tajam akibat banjir yang memutus jalur distribusi ke wilayah tersebut. Harga beras meningkat Rp 500 hingga Rp 1.000 dari harga normal Rp 4.400/Kg, cabe merah Rp 10.000 dari Rp 8.000 /Kg, minyak sayur Rp 20.000 dari Rp 19.000/Kg, bawang merah Rp 10.000 dari Rp 9.800/ Kg, bawang putih Rp 15.000 dari

Rp 12.000/Kg, dan tomat menjadi Rp 10.000 dari Rp 9.400/Kg. Hal ini diakibatkan jalur distribusi pangan terputus. Sejumlah mobil pengangkut pangan tidak bisa melintas masuk ke pesisir pantai karena Desa Pantai Mekar, Pantai Bahagia, Pantai Sederhana, dan Pantai Bakti terendam air setinggi 70 centimeter sejak Jumat (19/3) lalu. Sejumlah kawasan penghasil pangan seperti Kecamatan Cabang Bungin, Babelan, dan Kabupaten

Karawang juga terendam air akibat limpahan air Kali Citarum yang mengakibatkan sejumlah lahan pertanian dan tambak milik petani

di wilayah setempat rusak parah. Suyanti Pesisir Pantai Muaragembong

Siswa Stres Hadapi UN BANYAK siswa yang menempuh ujian nasional (UN) di Kota Tangerang, Banten, mengalami stres meski telah dilakukan rangkaian acara pemantapan mata pelajaran atau pun bimbingan belajar. Saya memantau banyak siswa yang stres menjelang UN padahal mereka sudah melakukan berbagai kegiatan penunjang pelajaran yang diuji. Sebelum UN para siswa melakukan istigosah (doa bersama) dan menjalani shalat dhuha untuk menenangkan diri, tapi tetap saja mereka tegang dan stres. Ketika ditanya penyebabnya, karena dalam sepekan ujian

itu akan menentukan nasib mereka meski sudah belajar dengan tekun sekitar tiga tahun. Ibarat pepatah, panas tiga tahun akan hilang dalam sepekan, meski siswa memiliki nilai bagus tapi bila menurun dalam UN tentu dianggap tidak lulus dalam menempuh pendidik di SM Negeri V Tangerang. Agar siswa tidak stres, para guru memberikan motivasi dan bimbingan mental agar mereka lebih siap menjalani UN. Hj. Lilik Istifa Kepala SMA Negeri V Kota Tangerang

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 23 Maret 2010

6

Loudry Masuk Tim ‘Tarung Bintang’ JAKARTA - Pebola voli senior Loudry Maspaitella terpilih sebagai salah satu pemain yang akan tampil dalam Tarung Bintang (all-stars) Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 yang dijadwalkan berlangsung di GOR Bima, Cirebon, Minggu mendatang. Seperti disiarkan laman resmi Proliga (www.voliproliga.com), Senin, setter tersebut termasuk di antara 24 pemain putra yang akan dibagi ke dalam dua tim, Dynamic dan Spirit dalam tarung bintang tersebut. Loudry akan bergabung dengan 11 pemain lainnya dalam tim Spirit, yang diambil dari tiga klub yakni Jakarta BNI 46, Jakarta Sananta, dan Palembang Bank Sumsel Babel. Sedangkan lawannya, tim Spirit adalah gabungan dari pemain Surabaya Samator dan Bantul Yuso Gunadarma. Direktur Proliga Hanny Surkatty mengatakan, penentuan nama-nama pemain untuk tarung bintang tersebut didasarkan pada masukan dari berbagai pihak, di antaranya penonton, Dewan Hakim, wasit, dan wartawan. “Mereka diseleksi dari empat seri yaitu Solo, Yogyakarta, Jakarta, dan Palembang,” ujar Hanny di Jakarta, Senin. Menurut Hanny, pemain yang sudah dipanggil diharapkan bisa mengikuti kegiatan tersebut karena Tarung Bintang merupakan rangkaian kegiatan dari Proliga 2010. “Jadi, pemain dan pelatih serta asisten pelatih yang dipanggil wajib mengikuti kegiatan ini,” tambah Hanny yang juga Ketua Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI. Selain Loudry, pemain lainnya yang tergabung dalam tim Spirit adalah Pablo, Ma’ruf, dan Suparwan (Jakarta BNI 46), Er-

win Rusni, Riviansyah, Eko Putra, Joko Murdianto (Jakarta Sananta), libero Usep Suparman, Andri, Julius Sabo, dan Amorin Bruno (Palembang Bank Sumsel Babel). Tim tersebut akan dilatih Jeffrey Walandau (Palembang Bank Sumsel Babel) dan Ade Kelana Nur (Jakarta Sananta). Sementara tim Dynamic yang merupakan gabungan pemain Surabaya Samator dan Bantul Yuso Gunadarma akan diperkuat Bagus WA, libero Veleg D, Wu Xiao Lei, Mahfud, Adam, Ayib Rizal (Surabaya Samator), Martono, Antho B, Ramzil Huda, Nurcahyo, Miko Fajar, M. Zaenuddin (Bantul Yuso Gunadarma). Tim itu dilatih Li Qiujian (Surabaya Samator) dan asisten pelatih Wahyono (Bantul Yuso Gunadarma). Pada bagian putri, tim Dynamic terdiri atas pemain Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Petrokimia. Para pemain yang terpilih adalah Zara, Amalia Fajriani, Katie Carter, Ayu CS (Jakarta Popsivo Polwan), Aprilia, Yulis, Windasari, Maya Kurnia Indri, Liu Mengya, Novia Andriyani, Hu Qie Peng, dan Lailatul Aisyah. Sedang pelatihnya adalah Qi Lixia (Gresik Petrokimia) didampingi Dwisari Iswaningsih (Jakarta Popsivo Polwan). Tim Spirit putri terdiri atas Indah Gunarti, Dewi Wulandari, Amporn H, Jutarat, Berlian Marsheilla (Jakarta Electric PLN), Sari Widowati, Yokbeth Kapasiang, Wang Ting, Huo Xuan (Jakarta BNI 46), Krystle Amanda, Kimberly Marie, Sulistyanti S. (Jakarta TNI AU). Mereka akan ditangani pelatih Huang Miacheng (Jakarta BNI 46) dan asisten pelatih Suseno (Jakarta Electric PLN). (ant)

Hadapi Persema

Persela Ingin Raih Angka SURABAYA - Persela Lamongan berusaha mengejar peluang mendapatkan tambahan angka di kandang Persema Malang, besok setelah kalah dari tuan rumah Persebaya Surabaya, Minggu lalu. Direktur Teknis Persela Joko Susilo yang dihubungi di Surabaya sebelum berangkat ke Malang, kemarin, mengatakan kekalahan dari Persebaya bukan akibat timnya bermain buruk, tetapi lebih karena kurang beruntung dalam menyelesaikan sejumlah peluang. “Waktu persiapan menghadapi Persema memang sangat mepet, tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membenahi kelemahan tim,” katanya. Mantan pelatih Persiwa Wamena ini, menyebut sektor lini tengah menjadi salah satu titik kelemahan timnya saat dikalahkan Persebaya 0-2. Selain itu, kinerja pemain lini depan juga tidak maksimal karena hanya mengandalkan seorang Samsul Arif, sementara Kurniawan Dwi Julianto dan Ham Hyong Kyu tampil kurang greget. Menghadapi Persema Malang, Joko Susilo berencana menurunkan pemain tengah Gede Sukadana dan penyerang Franco Hita serta Dicky Fira-

sat. Ketiga pemain ini tidak dibawa saat Persela berlaga di Surabaya. Franco Hita dan Gede Sukadana kondisinya belum pulih benar dari cedera, sementara Dicky Firasat harus melangsungkan pernikahan di Tuban. “Ketiga pemain itu sudah menyusul rekan-rekannya ke Malang. Mudah-mudahan kehadiran mereka membawa perubahan terhadap permainan tim,” tambah Joko Susilo. Pelatih asal Malang ini menyadari peluang timnya meraih tambahan angka di kandang Persema cukup berat, karena tuan rumah juga sangat berambisi meraih kemenangan setelah meraih hasil buruk di beberapa laga sebelumnya. “Setidaknya saya sudah belajar dari pertandingan sebelumnya untuk menyiapkan strategi menghadapi laga berikutnya,” ujarnya. Sementara itu, Asisten Manajer Persela H. Fadeli berharap timnya bisa meraih hasil lebih baik saat bertandang ke Persema Malang. “Target mencuri angka dari Persebaya sudah lepas dan saya berharap anak-anak tidak gagal lagi di Malang,” kata Fadeli. (ant)

Futsal Asia

Indonesia Satu Dengan Uzbekistan JAKARTA - Timnas Futsal Indonesia bergabung di grup A putaran final futsal Asia 2010 di Tashkent, Uzbekistan pada 23-30 Mei, bersama tuan rumah Uzbekistan, Taiwan dan Lebanon. Hasil drawing ini dilaksanakan pada pekan lalu, berdasarkan situs konfederasi sepak bola Asia (the-afc.com), Senin. Indonesia sendiri lolos dari kualifikasi futsal Asia zona ASEAN bersama Australia pada Februari lalu. Sementara juara bertahan Iran bergabung di grup B ber-

sama Australia, Kuwait dan Tajikistan. Di grup C terdiri atas Thailand, Vietnam, Korea dan Kyrgyzstan. Sedangkan di grup D bercokol Jepang, semifinalis China, China, Turkmenistan dan Irak. Dua tim teratas masingmasing grup akan lolos ke babak selanjutnya. Timnas futsal Indonesia yang ditangani pelatih Robby Hartono sendiri sudah kembali berkumpul untuk tampil di ajang AFF Futsal pada 3-11 April di Vietnam. (ant)

PSIS MENANG. Pemain Pro Duta Sleman, Zulham (7), mencoba melepaskan diri dari kawalan dua pemain PSIS Semarang, Heri (19), dan Iwan HW (27), pada pertandingan lanjutan sepak bola Divisi Utama Liga Indonesia, di Stadion Jatidiri Semarang, kemarin. PSIS menang 2-1(ant)

Suluh Indonesia/ant

PSIS MENANG - Pemain Pro Duta Sleman, Zulham (7), mencoba melepaskan diri dari kawalan dua pemain PSIS Semarang, Heri (19), dan Iwan HW (27), pada pertandingan lanjutan sepak bola Divisi Utama Liga Indonesia, di Stadion Jatidiri Semarang, kemarin. PSIS menang 2-1.

PSIS Tundukan Produta SEMARANG - Tuan rumah PSIS berhasil memenuhi ambisinya untuk meraih angka penuh setelah menumbangkan Produta Sleman 2-1 (1-0) pada pertandingan lanjutan Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama Grup II di Stadion Jatidiri Semarang, kemarin petang. Pertandingan antara kedua kedua yang disaksikan sekitar 5.000 penonton tersebut berlangsung dalam tempo yang lamban dan kedua tim, terutama tuan rumah sering melakukan kesalahan dalam mengontrol bola atau saat mengumpan ke temannya. Sebaliknya tim asuhan pelatih Rully Nere (Produta) terlihat lebih banyak menguasai jalannya pertandingan selama 2X45 menit dan memiliki peluang lebih banyak dibandingkan tim asuhan pelatih Hanafing (PSIS) untuk mencetak gol. Begitu wasit Anzalmas dari Surabaya membunyikan peluit sebagai tanda pertandingan dimulai, pemain-pemain Produta langsung menggebrak pertahanan tim tuan rumah yang terlihat kaku dengan menggunakan pola 4-3-1-2. Produta langsung menciptakan dua peluang emas untuk mencetak gol. Pertama tendangan Ghafar yang cukup keras melenceng dari gawang PSIS yang dijaga Basuki Setyobudi, padahal pada saat itu pemain

bernomor punggung 12 itu sudah berdiri dalam posisi bebas. Kemudian Irvin tinggal berhadapan dengan kiper PSIS setelah menerima umpan terobosan dari rekannya tetapi tendangannya melambung di atas mistar gawang tuan rumah. Sementara itu tuan rumah mulai bangkit setelah mendapat dua gedoran dari lawan dan mereka berhasil menciptakan gol pada menit ke-31 melalui sundulan kepala Imral “Korea” Usman. Gol tersebut terjadi setelah mantan pemain Persib Bandung tersebut menerima umpan dari tendangan bebas yang dilakukan Gustavo Chena. Bola yang sebenarnya tidak terlalu tinggi langsung disambut dengan sundulan kepala Imral meskipun harus berlari menyosong bola yang terlalu di depan. Tim Mahesa Jenar kembali mendapat peluang ketika Bruno Zandonadi mendapatkan bola dalam posisi bebas tetapi tendangan keras pemain ini berhasil ditepis kiper Pro Duta, Iswahyudi. Tertinggal satu gol tersebut menjadi pemain-pemain tamu terlihat lebih bersemangat untuk bisa menyamakan kedudukan dan mereka mendapat peluang ketika Zulham menerima umpan temannya dan ber-

usaha menendang bola ke arah gawang PSIS yang sudah ditinggalkan kipernya. Tetapi untungnya, bola tendangan pemain Produta masih bisa disundul oleh Deni Rumba yang tepat berdiri di bawah mistar. Sampai babak pertama usai kedudukan 1-0 untuk keunggulan PSIS Semarang. Produta berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol yang dicetak oleh Eka pada menit ke-57 melalui tendangan yang tidak terlalu tetapi gagal diantisipasi kiper PSIS. Tim tamu kembali mendapat peluang untuk mengungguli tuan rumah ketika sundulan kepala kapten tim Deni setelah menerima umpan dari Eka tetapi berhasil ditepis kiper Basuki. Saat “injury time”, PSIS berhasil mencetak gol kemenangan melalui tendangan keras Reza Dini yang masuk di babak kedua menggantikan Bruno Zandonadi sehingga kedudukan berubah menjadi 2-1 dan bertahan hingga pertandingan usai. Wasit Anzalmas mengeluarkan kartu kuning untuk Bruno Zandonadi (PSIS) dan Ghafar (Produta). Kekalahan ini merupakan kedua kalinya berturutturut bagi Produta karena sebelumnya mereka ditumbangkan tuan rumah PPSM Sakti Magelang 0-3.

Persikab Kalahkan Gresik United Pada pertandinganl ain, tuan rumah Persikab Kabupaten Bandung mengalahkan Gresik United 2-1 (2-1) pada lanjutan Divisi Utama Grup II di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung. Gol kemenangan Persikab dicetak oleh gelandang Bakrie Umarela menit ke-3 dan Marwansyah menit ke-29. Sedangkan gol balasan Gresik United disarangkan OJ Basile menit ke-19. “Kemenangan ini cukup berarti bagi Persikab di akhir penyisihan kompetisi ini, Persikab akan mengambil poin terakhir di kandang Persikota akhir Maret ini,” kata Assisten Manajer Persikab, Marlan seusai pertandingan. Persikab yang pada pertandingan sebelumnya mengalahkan Persidafon Dafonsoro 1-0 itu tampil mendominasi sejak awal babak pertama. Gebrakan pertamanya menghasilkan gol menit ke-3 babak pertama. Gresik United sendiri sempat membuka peluang untuk mencuri poin dari tuan rumah setelah berhasil menyamakan kedudukan menit ke-19. Namun gagal mempertahankan kedudukan sehingga kebobolan 10 menit kemudian setelah tembakan Marwansyah yang mendapat umpan dari Anwaru-

din gagal ditepis kiper Gresik, Usman Pribadi. Pada babak kedua, Gresik United yang dimotori oleh OJ Basile sebenarnya lebih mendominasi permainan dengan mengembangkan serangan dari semua lini. Namun pada saat terus menekan, Gresik nyaris kebobolan pada babak kedua. Tim asuhan pelatih Zaenal Abidin itu masih beruntung, setelah tembakan penalti striker Persib Udo Fortune gagal membuahkan gol. Sebaliknya, Persikab yang mengalami penurunan stamina pada babak kedua lebih banyak melakukan permainan bertahan sehingga di akhir babak kedua berhasil mengamankan kemenangan 2-1. “Persikab beruntung, pertahanan mereka cukup bagus. ‘Background’ pelatih Suharno sebagai pemain bertahan diterapkan di timnya, pertahanan Persikab lebih tenang,” kata Zaenal Abidin. Wasit Hadi Suroso mengeluarkan kartu kuning untuk Udo Fortune dan kiper Dadang Sudrajat dari Persikab. Dengan kemenangan itu, Persikab masih bertahan di peringkat keempat klasemen sementara Grup II dengan nilai 31 hasil 19 kali bertanding. Sedangkan Gresik United masih tertahan di peringkat kesembilan. (ant)

Terkait Bidding Piala Dunia

Bulutangkis Asia U-19

PSSI Tunggu Surat Resmi

Tim Indonesia Tantang China

JAKARTA - PSSI masih menunggu surat pemberitahuan resmi dari FIFA terkait gagalnya Indonesia menjadi salah satu negera peserta bidding Piala Dunia 2022. Sekjen PSSI Nugraha Besoes di Jakarta, kemarin, mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih mendengar secara lisan jika Indonesia gagal sebagai salah satu calon penyelanggara olahraga terbesar itu. “Baru secara lisan saja. Kita tunggu surat resminya. Yang jelas kami akan terus memperjuangkan,” katanya saat dikonfirmasi di Kantor PSSI Jakarta. Menurut dia, secara umum pihaknya telah memperjuangkan dengan maksimal, meski akhirnya tidak mampu mensukseskan menjadi tuan rumah event empat tahunan itu. Gagalnya Indonesia dalam proses bidding Piala Dunia 2022, kata dia, kurangnya persyaratan yang harus dipenuhi yang salah satunya adalah dukungan dan jaminan dari

pemerintah. “PSSI telah berusaha maksimal. Yang jela kami telah berusaha memenuhi semua persyaratan. Namun demikian itu belum cukup,” katanya menambahkan. Gagalnya Indonesia dalam bidding Piala Dunia 2022 berdampak pula pada konsultan yang dikontrak oleh PSSI. Konsultan itu menuntut pihak PSSI menyelesaikan semua hal yang tertuang dalam draf kontrak salah satunya masalah honor. Untuk maju dalam bidding Piala Dunia 2022, PSSI mengontrak Michel Bacchini dengan nilai kontrak sebesar 258.160 dollar AS atau setara dengan Rp2,3 miliar. Durasi kontrak mulai tahun 2009 hingga tahun 2012 mendatang. Sebelumnya Bacchini melalui kuasa hukumnya mengajukan tuntutan Mahkamah Arbitrase Olah Raga atau CAS terkait belum dibayarkan kontrak yang telah disepakati dengan PSSI. “Untuk biaya ke Jakarta dan ke Afika Selatan senilai 27 ribu

dollar AS telah kami bayar. Untuk kontrak masih akan dinegosiasikan,” kata menjelaskan. Ia menambahkan, belum dibayarnya kontrak Bacchini ada beberapa pertimbangan. Selama ini konsultan belum menjalankan tugas sebagaimana yang tertuang dalam kontrak. Konsultan hanya melakukan kunjungan ke Jakarta dan Afika Selatan. Jika sudah bekerja, kata dia, seharusnya membuat kantor di Indonesia dan memenuhi kewajibannya dalam mensukseskan proses bidding. Namun demikian semua gagal seiring tidak mendapat dukungan dari pemerintah. “Karja aja belum, masak kami harus membayar sesuai dengan kontrak. Makanya kami akan terus melakukan negosiasi agar semuanya cepat selesai. Indonesia pada proses bidding seharusnya akan bersain dengan beberapa negara di Asia diantaranya adalah Jepang, Korea Selatan, Qatar dan Australia. (ant)

JAKARTA - Tim Indonesia akan menantang unggulan teratas China pada semifinal Kejuaraan Bulutangkis Asia U-19 (di bawah 19 tahun) setelah memastikan tempat di babak empat dengan mengalahkan Korea 3-0. Dalam pertandingan digelar di Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Senin malam, ganda campuran Ricky Karanda/Della Destiara bangkit dari ketertinggalan pada game pertama untuk membukukan angka pertama bagi tim Indonesia dengan mengalahkan Kang Ji Wook/Choi Hye In 13-21, 21-18, 21-16. Sukses itu diikuti keberhasilan pemain tunggal putra Evert Sekamta yang menundukkan Kim Min Ki dua game langsung 21-19, 21-14. Ganda putra Jones Ralfi Jansen/Dandi Prabudita memastikan kemenangan Indonesia atas Korea 3-0 dengan mengungguli pasangan Kang Ji Wook/Choi

Seung Il 21-18, 21-12. “Anak-anak memang main dengan luar biasa, dengan semangat juang yang tinggi dan keinginan untuk menang yang sangat besar,” ujar Rony Agustinus, pelatih tunggal pelatnas Pratama yang mendampingi mereka di Kuala Lumpur. Mantan pemain tunggal nasional itu juga mengatakan bahwa semua pemain bermain tenang dalam pertandingan tersebut. Pada babak empat besar, Indonesia akan melawan unggulan pertama sekaligus runner-up tahun lalu, China. Meski demikian, ia memastikan bahwa kualitas tim China lebih baik dari Korea karena kekuatan mereka rata pada setiap sektor. Semifinal lainnya mempertemukan juara bertahan Malaysia dengan Thailand yang menyisihkan India dengan kemenangan 3-1. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Selasa 23 Maret 2010

7

Schalke Gagal Gusur Munich BERLIN - Schalke gagal naik ke puncak klasemen Bundesliga Jerman karena ditahan 2-2 oleh Hamburg SV, kemarin. Kemenangan The Royal Blues yang sudah berada di depan mata dibuyarkan oleh gol pemain pengganti Jonathan Pitroipa. Memerlukan kemenangan untuk mengambilalih posisi teratas dari Bayern Munich, Schalke tertinggl oleh gol striker oportunis Ruud van Nistelrooy lima menit sebelum jeda babak pertama. Gol itu yang ketiga bagi pemain Belanda tersebut di Bundesliga sejak pindah dari Real Madrid. Kevin Kuranyi yang tidak pernah lagi membela timnas Jerman sejak meninggalkan skuad Panser 18 bulan lalu, menyamakan kedudukan untuk Schalke di menit ke-62 dari umpan Alexander Baumjohann. Striker kelahiran Brazil itu kini menemani pemain Borussia Dortmund, Lucas Barrios dengan mengemas 15 gol dalam daftar top skorer. Keduanya terpaut satu gol di belakang Stefan Kiessling dari Bayer Leverkusen. Enam menit setelah gol tersebut, Baumjohan dilanggar oleh Nistelrooy di kotak penalti. Setelah eksekusi pertama Ivan Rakitic tidak disahkan karena adanya gangguan dari pemainpemain lain, bintang timnas Kroasia itu tetap menjaga ketenangannya dan kembali melesakkan bola pada upaya keduanya. Drama tidak berhenti sampai disitu. Piotr Trochowski merangsek ke kotak penalti Schalke dan mengirimkan umpan pada Pitroipa yang langsung mencetak gol setelah hanya berada di lapangan selaman enam menit. Gol tersebut tercipta 13 menit menjelang laga usai.

Schalke menjadi satu-satunya tim dari tiga besar yang hanya meraih satu poin setelah Munich kalah 1-2 di kandang Eintracht Frankfurt Sabtu lalu dan peringkat ketiga Leverkusen menyerah 0-3 di Dortmund. Munich tetap di posisi puncak dengan 56 poin dari 27 pertandingan, namun hanya tinggal memimpin satu poin atas Schalke. Leverkusen menyusul dengan 52 poin. Schalke yang memiliki rekor pertahanan terbaik di liga dengan hanya kebobolan 22 gol, akan bertandang ke Leverkusen pekan depan dan menjamu Munich di pekan berikutnya. “Kami tidak kalah di pertandingan ini, kami mendekat satu poin ke pimpinan dan itu hal yang bagus buat kami,” terang Kuranyi. Hertha Berlin meraih kemenangan keempatnya di Bundesliga dengan membenamkan juara bertahan Wolfsburg 5-1. Penyerang Yunani Theofanis Gekas mencetak hattrick gol dan pemain Kolombia, Adrian Ramos menambahkan dua gol lainnnya. Gekas dan Ramos samasama membuat satu gol di sepuluh menit pertama. Gekas menambahkan satu gol berikutnya sebelum setengah jam. Pemain pengganti Wolfsburg, Grafite yang menjadi top skorer tahun lalu, membalas di menit ke-36 setelah berada di lapangan kurang dari semenit. Gelas melengkapi hat-trick setelah pertandingan berjalan satu jam dan Ramos menipu Alexander Madlung sebelum menciptakan gol kelima. Kendati menang besar, Hertha yang mengantongi 18 poin, tetap berada di dasar klasemen. Mereka terpaut lima poin dari Hanover 96 dan Freiburg yang menempati posisi ke-16 dan 17. (adn/rtr)

Chelsea Anjlok ke Urutan Tiga BLACKBURN - Chelsea mulai goyah dalam perburuan gelar Liga Utama Inggris. The Blues tidak hanya gagal memangkas selisih dengan pemuncak klasemen Manchester United tetapi juga melorot ke posisi ketiga setelah bermain 1-1 dengan Blackburn Rovers di Ewood Park, kemarin. Chelsea kini mengemas 65 poin atau terpaut empat poin dari United (69) dan dua poin di belakang Arsenal (67) yang berada di posisi kedua. Meskipun memenangkan tabungan sisa satu pertandingan dengan Portsmouth Rabu besok, Chelsea hanya akan dapat naik ke peringkat kedua dan masih akan berselisih satu poin dengan Setan Merah. Chelsea sebetulnya berpeluang membawa pulang tiga poin dari Ewood Park karena sudah memimpin di menit ke-6. Penyerang Didier Drogba dengan cekatan menyambut umpan Nicolas Anelka. The Rovers yang sempat berada dalam ancaman degradasi musim ini menyamakan di menit ke-70 melalui El-Hadji Diouf. Hasil ini sungguh mengecewakan bagi pelatih Carlo Ancelotti. Terlebih pertengahan pekan lalu skuadnya tersingkir di Liga Champions karena kalah dari Inter Milan. “Kami mencoba meraih kemenangan dan melupakan kekalahan dari Inter. Selama satu jam kami bermain bagus, tetapi harus kami akui ini bukan periode yang mudah,” ungkap Ancelotti. “Sekarang, akan lebih sulit

bagi kami untuk memenangkan gelar, namun hal itu bukan mustahil. Kami tidak boleh kehilangan kepercayaan diri dan kesabaran. Manchester United di puncak klasemen dan kami harus melupakan hasil ini sesegera mungkin,” tegas mantan arsitek AC Milan itu. Kemenangan mutlak harus didapatkan Chelsea kala bertandang ke Fratton Park untuk menghadapi tuan rumah Portsmouth Rabu besok. Selisih satu poin setidaknya akan membuat United tetap tertekan di puncak klasemen. Dan, apa pun masih bisa terjadi di tujuh sisa laga selanjutnya. “Kami harus menang sekarang, itu satu-satunya solusi untuk melangkah ke depan. Sulit dijelaskan kenapa ini bisa terjadi. Kami hanya perlu bergerak dan menatap pertandingan selanjutnya,” papar Ancelotti. Di lain pihak, kepuasan tinggi dirasakan pelatih Blackburn, Sam Allardyce. Mencuri satu poin melawan tim sekelas Chelsea merupakan prestasi buatnya. Ia secara khusus memuji penampilan bek muda, Phil Jones yang melakoni partai debutnya di Liga Utama kemarin. “Orang-orang mengira Chelsea akan meraih kemenangan yang mereka perlukan untuk melaju merebut gelar. Sayang Chelsea tak dapat memanfaatkannya dan kami sanggup memberikan perlawanan kembali,” cetus Allardyce yang timnya saat ini menempati posisi ke-12 di klasemen. (adn/afp)

Suluh Indonesia/dok

Didier Drogba

Suluh Indonesia/ant

RAYAKAN GOL - Pemain FC Barcelona, Lionel Messi, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Zaragoza dalam pertandingan lanjutan Liga Spanyol di Stadion Romareda, Zaragoza, Spanyol, kemarin. Messi memborong tiga gol mengantarkan timnya unggul 4-2.

Messi Cetak “Hattrick” Lagi MADRID - Lionel Messi menciptkan hat-trick gol kedua berturut-turut di La Liga Spanyol saat menghadapi Real Zaragoza, kemarin. Sihir magisnya menginspirasi Barca menang 4-2 di Stadion La Romareda. Ditambah dua golnya di Liga Champions, Messi mencetak total delapan gol dalam sepekan. Lebih luar biasa, dari 14 gol terakhir Barca, anak ajaib asal Argentina ini memborong 11 gol. Ia berada di urutan teratas daftar top skorer La Liga dengan 25 gol. Ini merupakan hat-trick gol kelima Messi selama berkostum Barcelona. Kontribusinya

membantu Barca tetap menempel Real Madrid di posisi kedua klasemen dengan hanya kalah selisih gol. “Messi bermain bagus, saya akan membiarkan pihak lain untuk menjelaskan kemampuannya,” ungkap pelatih Barcelona, Pep Guardiola penuh decak kagum. Awal sempurna didapatkan Barcelona karena Messi langsung mencetak gol di menit ke4. Namun raksasa Catalan ini harus menunggu hingga pertengahan babak kedua untuk memperoleh gol berikutnya ketika Messi meliuk-liuk melewati dua pemain sebelum menyelesaikan tembakannya. Messi menambahkan gol

ketiga di menit ke-78, sebelum Adrian Colunga merespons dengan dua gol untuk Zaragoza masing-masing di menit ke85 dan 90. Zlatan Ibrahimovic menciptakan gol pamungkas Barca di tambahan waktu dengan mengeksekusi penalti setelah Messi dilanggar pemain Zaragoza. Guardiola memberikan dukungan kepada Ibrahimovic yang mulai seret mencetak gol. “Ia kembali bermain seperti pada September dan Oktober. Pertanyaan mengenai kemampuannya mencetak gol tidaklah penting. Yang krusial adalah dia terlibat dalam permainan,” jelas Guardiola.

Tenis Indian Wells

Ljubicic Ungguli Roddick

Suluh Indonesia/dok

Ivan Ljubicic (kiri) dan Andy Roddick (kanan).

CALIFORNIA - Petenis Kroasia Ivan Ljubicic memenangi gelar Masters 1000 pertamanya dengan mengalahkan unggulan ketujuh asal Amerika Andy Roddick 7-6 7-6 pada final turnamen ATP Indian Wells, kemarin. Petenis dengan servis keras Ljubicic, unggulan 20, menghasilkan 20 ace dan 42 winner untuk memastikan kemenangan dalam dua jam tujuh menit di Indian Wells Tennis Garden. Tampil pada final Masters keempatnya, petenis berusia 31 tahun itu memenangi tiebreak pada set kedua 7-5 setelah melepaskan servis winner sebelum mengangkat tangannya ke udara. Ljubicic kemudian melepas penahan keringat di kepalanya sebelum berjalan ke depan net untuk bersalaman dengan Roddick yang menyelamatkan tiga match point pada tiebreak setelah bangkit kembali usai tertinggal 1-5. “Ini pekan yang luar biasa,” kata Ljubicic di tepi lapangan

setelah memenangi gelar ATP ke-10-nya. Ia memainkan tenis terbaiknya sepanjang karir di Indian Wells, menyisihkan unggukan kedua Novak Djokovic pada putaran keempat dan unggulan ketiga Rafa Nadal pada semifinal. Ia mempertahankan performanya itu pada final, Minggu. Awal buruk Roddick, yang sedang berusaha menjadi petenis Amerika pertama yang menjadi juara di Indian Wells sejak Andre Agassi pada 2001, bermain buruk pada awal pertandingan dan tertinggal 0-40 saat melakukan servis pada game pertama sebelum bangkit. Ia kemudian menyadari Ljubicic menghadapi masalah serupa pada game keempat tetapi petenis Kroasia itu berusaha bangkit untuk bertahan setelah menghasilkan ace berturut-turut sebelum menambah angka melalui pukulan backhand. Akan tetapi tidak satu pun dari keduanya berhasil mema-

tahkan servis, sehingga set tersebut harus melalui tiebreak yang dimenangi Ljubicic 7-3 setelah melakukan pukulan forehand menyilang. Set kedua juga berjalan dengan servis, meskipun Roddick tidak mampu memanfaatkan dua break point pada game kesembilan ketika lawannya menanggapi keduanya dengan servis pertama yang keras. Pertandingan kembali harus melalui tiebreak dan sekali lagi Ljubicic unggul. Petenis Kroasia itu berturut-turut menghasilkan ace untuk memimpin 4-1 dan ia memperpanjang keunggulan itu hingga 5-1 setelah pukulan forehand Roddick menyangkut net. Meskipun petenis Amerika itu berhasil menyelamatkan tiga match point saat bangkit untuk memperkecil selisih angka menjadi 5-6, Ljubicic tidak melakukan kesalahan pada kesempatan keempatnya dengan memukul servis pertama yang tidak mampu dikembalikan Roddick. (ant)

Pelatih Zaragoza, Jose Aurelio menyebutkan, Messi menjadi perbedaan utama diantara kedua tim. “Kami tak bisa menghentikan pemain yang luar biasa. Kami berjuang sampai akhir dan tidak menyerah, tetapi kami tak mampu melawan Messi. Seperti menonton Maradona kembali, namun kali ini lebih lincah dan jauh lebih cepat,” papar Aurelio. Valencia kembali ke jalur Liga Champions dengan mengalahkan Almeria 2-0. Juan Mata memecah kebuntuan bagi timnya sesaat setelah jeda. David Silva memastikan kemenangan El Che dengan golnya di menit ke-70. Valen-

cia menempati posisi ketiga dengan selisih 18 poin dari dua tim teratas. “Kami sadar ini pertandingan penting yang akan menentukan apakah kami lolos ke Liga Champions atau tidak. Kami bermain dengan baik dan memperoleh kemenangan,” kata pelatih Valencia, Unai Emery. Real Mallorca melanjutkan rekor kandang impresif mereka dengan menggasak Atletico Madrid 4-1. Mallorca naik ke peringkat empat berkat gol dari Victor Casadesus, Aritz Aduriz, Felipe Mattioni dan bunuh diri Luis Perea. Satu gol Atletico diciptakan Diego Forlan. (adn/afp)

Bordeaux Kembali ke Puncak PARIS - Perempatfinalis Liga Champions, Girondins Bordeaux sukses mengejar ketertinggalan satu gol dan mengalahkan Lille 3-1, kemarin. Bordeaux kembali mengambilalih posisi puncak klasemen sementara Liga 1 Prancis. Tim juara bertahan yang ditangani Laurent Blanc itu, memimpin klasemen dengan unggul perbedaan gol atas Montpellier yang mengalahkan Valenciennes 2-1. Adapun Olympique Lyon yang akan menjadi lawan Bordeaux di Liga Champions, keok 1-2 di markas Olympique Marseille. OM naik ke urutan keempat dengan terpaut tiga poin di belakang Bordeaux. Pengatur serangan Yoan Gourcuff memimpin kebangkitan Bordeaux setelah tertinggal lebih dulu pada menit ke-24 akibat kesalahan dari Michael Ciani. Bek tengah yang baru dipanggil masuk timnas Prancis itu ragu-ragu dalam memberikan umpan sehingga diserobot oleh Florent Balmont. Bola diteruskan ke Eden Hazard yang dengan bebas melepaskan tembakan diantara kaki Cedric Carrasso. Ciani menebus kesalahannya lima menit sebelum babak pertama berakhir dengan tendangan voli. Ia memanfaatkan bola sundulan pemain Lille, Ricardo Costa yang jatuh di kakinya sekitar 15 meter dari gawang. “Kami kebobolan gol dari sebuah kesalahan, hanya dengan menyeimbangkan kami bangkit kembali,” ujar Ciani. “Saya senang mencetak gol, tetapi malam ini saya sebenarnya lebih senang tidak mencetak gol asalkan tidak membiarkan terjadinya kebobolan gol.” Titik balik pertandingan terjadi menit ke-65 ketika Costa menjatuhkan Marouane Chamakh. Kejadian itu membuat pemain bertahan tersebut dikartu merah dan memberikan hadiah penalti bagi Bordeaux. Gelandang Brazil Jussie berhasil menyarangkan tembakannya ke pojok kiri bawah gawang, dengan kiper Mickael Landreu telah salah arah. Gourcuff mengamankan kemenangan Bordeaux sepuluh menit kemudian dengan mengecoh Landreau lewat tembakan lemah. “Ada sembilan pertandingan tersisa dan 27 poin untuk diraih,” ungkap pelatih Lille, Rudi Garcia yang timnya akan menjamu Montpellier pekan depan. (adn/afp)

Juventus Tenggelam ROMA - Juventus semakin tenggelam. Setelah tersingkir di Liga Eropa medio pekan lalu, Si Nyonya Tua kembali menelan hasil pahit di Seri A Liga Italia, kemarin. Mereka dibungkam 0-1 oleh Sampdoria di Stadion Lui Ferraris lewat gol tunggal Antonio Cassano. Tampil sebagai starter untuk kali pertama selama dua bulan setelah Nicola Pozzi cedera, Cassano menciptakan tiga peluang emas di babak pertama. Namun seluruhnya gagal membuahkan hasil dan mantan pemain Real Madrid ini tidak mampu menambah koleksi golnya yang baru berjumlah tiga musim ini. Namun keberuntungannya berubah di menit ke-77. Dengan teknik mumpuni, penye-

rang emosional ini mengontrol umpan panjang dan melepaskan tembakan dari jarak sekitar 35 meter yang bersarang di pojok gawang Antonio Chimenti. Tiga poin membuat Il Samp naik ke posisi kelima dengan 47 poin sama seperti peringkat keempat yang ditempati Palermo. Juventus terpuruk di posisi keenam dengan 45 poin. The Old Lady terancam tak bisa tampil di Liga Champions musim depan bila terus meraih hasil mengecewakan. “Menyenangkan bisa melihat Cassano yang sesungguhnya telah kembali. Itu gol yang diciptakan dengan kualitasnya sendiri,” puji rekan setim Cassano, Giampaolo Pazzini. (adn/afp)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Selasa 23 Maret 2010

8

Pelajar di Cianjur

Meninggal Sebelum UN

Suluh Indonesia/ant

TARGET PRODUKSI EMAS - Dua pekerja memasang alat pelindung dinding goa (wire mesh) untuk menahan batuan agar tidak runtuh di tambang emas bawah tanah PT Cibaliung Sumberdaya (CSD) yang merupakan anak perusahan PT Antam Tbk di Cibaliung, Pandeglang, Banten, kemarin. Tambang ini akan siap berproduksi pada bulan Juli 2010 dengan target produksi 524 kg emas atau setara 94.602 metrik ton bijih emas.

Soal Bocor, Pengawas Sibuk Bantah SEMARANG - Penanggung jawab pengawasan ujian nasional (UN) Jawa Tengah (Jateng), Prof Fathur Rokhman menegaskan, isu kebocoran soal UN 2010 yang terjadi di Kabupaten Brebes, Jateng tidak benar. “Kami sudah mengirimkan tim ke sana (Brebes, red.) untuk mengecek dan ternyata isu itu tidak dapat dibuktikan kebenarannya,” katanya usai memantau pelaksanaan UN 2010 di Semarang, Senin. Ia mengakui, pihaknya memang mendengar adanya isu kebocoran soal UN di beberapa SMA dan SMK di Kabupaten Brebes, sehingga mengirimkan sejumlah tim untuk mengecek kebenaran isu terse-

but. “Kami hanya menemukan adanya penjualan soal UN, namun ternyata itu soal UN tahuntahun lalu, karena itu kami mengimbau para siswa dan guru tidak terpengaruh dengan adanya isu tersebut,” katanya. Menurut dia, isu kebocoran soal UN 2010 sebenarnya juga terjadi di wilayah Semarang, sehingga pihaknya langsung mengirimkan tim untuk mengecek kebenaran isu, dan ternyata memang tidak benar. Ditanya tentang daerah-daerah yang diguncang isu kebocoran soal, ia mengatakan, sementara ini hanya dua daerah tersebut, namun pihaknya menegaskan isu tersebut tidak dapat dibuktikan kebenarannya. “Pros-

es pencetakan soal UN sudah dilakukan dengan pengamanan ketat, termasuk saat pendistribusian soal yang melibatkan pihak kepolisian dan pengamanan di setiap tingkatan panitia penyelenggaraa UN,” katanya. Fathur menilai, berkembangnya isu kebocoran soal tersebut adalah ulah pihak-pihak tertentu yang ingin mendapatkan keuntungan pribadi, padahal hal itu sebenarnya sangat merugikan para siswa. “Kami mengimbau para siswa jangan percaya jika ada pihak-pihak yang menawarkan kunci jawaban UN, karena itu justru merugikan mereka sendiri,” kata Fathur yang juga Pembantu Rektor IV Universitas Negeri Semarang itu. (ant)

Bocah Tewas di Bak Kamar Mandi TASIKMALAYA - Seorang bocah ditemukan tewas mengambang di bak kamar mandi umum tidak jauh dari rumahnya di Kampung Ciwidey RT 04 RW 07 Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin siang. Peristiwa tersebut menimpa Ikhsan (5), yang ditemukan oleh ayah kandungnya, Sunsun. Sang ayah langsung histeris menangis karena tidak menyangka anaknya tewas di kamar mandi umum. Melihat kondisi anaknya mengambang di sebuah bak, Sunsun langsung membawanya ke Puskesmas Purbaratu dengan harapan anaknya dapat diselamatkan, namun anak bungsunya itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Diduga bocah tersebut tewas karena tenggelam dan terlalu banyak meminum air, hingga akhirnya merenggut nyawanya, tanpa ada warga yang mengetahuinya untuk menolong. Sunsun mengatakan, sebelumnya anaknya tidak pernah bermain di kamar mandi umum, sehingga dibiarkan pergi keluar rumah untuk bermain di tempat yang biasa dikunjungi anaknya. Setelah lebih dari setengah jam keberadaan anaknya tidak diketahui, Sunsun bersama Herman merasa khawatir dan melakukan pencarian. “Dia keluar rumah, mungkin tadinya mau main tapi anak saya tidak kembali ke rumah, saya lalu mencarinya,” kata Sunsun. Dalam pencarian itu, Ikhsan tidak ditemukan di rumah teta-

ngganya maupun di halaman warga dan rumahnya, namun ketika mengecek ke sebuah kamar mandi umum Sunsun dikagetkan dengan penemuan anaknya sudah mengambang di bak. “Saya tidak menyangka anak saya main ke tempat itu, padahal biasanya tidak pernah main ke sana,” katanya yang tampak masih ‘shock’ melihat anaknya tewas. Sementara itu dari pemeriksaan polisi di lokasi kejadian dan di tubuh jasad Ikhsan tidak ditemukan bekas penganiayaan atau tindakan kekerasan yang mengarah ke pembunuhan. Akhirnya keluarga korban pasrah dan segera memakamkan Ikhsan di tempat pemakaman umum tidak jauh dari rumah keluarga duka. (ant)

Balita Penderita Bocor Jantung Kesulitan Biaya Pengobatan NOVITA Shelani (4,5), anak perempuan warga di Dukuh Purwogondo, Desa Sampetan, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, yang dinyatakan rumah sakit menderita bocor jantungnya, mengalami kesulitan biaya pengobatan. Novita adalah anak dari pasangan suami istri, Widodo (32) dan Suyati (30) dan keluarganya terus mendapatkan dukungan setelah dikunjungi Komisi IV DPRD dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, di rumahnya di RT 04/RW 04 Desa Sampetan, Boyolali, Senin. Menurut Widodo, keluarganya tidak terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) maupun jaminan kesehatan daerah (Jamkesda), sehingga kesulitan untuk menanggung semua biaya pengobatan anaknya yang menderita bocor jantung. “Novita sering keluar masuk di RS Pandang Arang Boyolali, sehingga biaya yang dikeluarkan tidak sedikit dengan uang sendiri,” katanya. Widodo menjelaskan, Novita setelah dirujuk ke RS Moewardi Solo dan dalam pemeriksaannya dinyatakan dokter di rumah sakit itu alat jantungnya mengalami bocor dan

perlu operasi dengan biaya sekitar Rp60 juta. Namun, dokter di rumah sakit tersebut memberikan obat jalan dan menunggu perkembangan jika bocor jantung Novita bisa menutup dengan sendirinya. “Tapi, untuk mengetahui perkembangan kesehatan Novita sekali cekup saja perlu biaya sekitar Rp500 ribu. Akibat terbentur biaya keluarganya tidak mampu memeriksakan Novita ke RS,” katanya. Pihak keluarga senang setelah ada dukungan dari Komisi IV DPRD dan Dinkes Boyolali, menyatakan membantu upaya-upaya operasi untuk menolong jiwa Novita. Semenatara perwakilan Dinkes dengan anggota Komisi IV datang ke rumah Novita tidak bersamaan. Kepala Dinkes Boyolali Yulianto Prabowo mengutus sekretaris dan kepala bidang (kabid) promosi kesehatan (promkes) pagi hari. Lantas siang harinya, baru anggo-

ta Komisi IV yang diwakili Tri Wahyuni dan Agus Wiyono. Keluarga Novita ingin mengoperasikan jantung anaknya secepatnya, karena jika untuk aktivitas sering kambuh sesak nafas. Namun, lanjut Widodo, niat tersebut terbentur dengan saran dokter agar menunggu perkembangan hingga dua tahun ke depan. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Boyolali, Agus Wiyono mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinkes Boyolali akan membantu mengurus surat-surat keterangan tidak mampu dalam hal pemeriksaan sambil menunggu perkembangan hingga dua tahun ke depan. “Kami akan bantu pengurusan Jamkesmas atau surat keterangan tidak mampu (SKTM),” kata Agus. Kepala Desa Sampetan Semin Hartono menjelaskan, pemerintah desa setempat siap membantu segala sesuatu yang berkaitan pengobatan karena kelaurag Widodo ini tidak terdaftar Jamkesmas maupun Jamkesda. “Kami akan pengurusan SKTM. Kami tetap prioritas kepada keluarga tak mampu seperti Widodo,” katanya. (ant)

CIANJUR - Seorang peserta Ujian Nasional (UN) yang tercatat sebagai siswa SMA Negeri 1 Cianjur, gagal mengikuti pelaksanaan UN tahun ajaran 2009/2010, karena meninggal dunia pada hari Minggu (14/3). Siswa yang diketahui bernama Mira Andriani ini meninggal dunia di rumahnya setelah mengalami sakit. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Cianjur, Gungun Guswandi, melalui Kasie Kurikulum, Haruman Taufiq, membenarkan hal tersebut. “Dari 399 peserta yang terdaftar mengikuti UN, dua di antaranya tidak bisa mengikutinya. Satu peserta jurusan IPA meninggal dunia karena sakit, sedangkan peserta atas nama Sinta Nurmalasari mengundurkan diri dengan alasan pindah,” katanya, Senin. UN hari pertama , ungkapnya, berjalan normal. Tidak ada informasi tentang kejanggalan dalam pelaksanaannya. Sementara itu, Deni Santiko, aggota Komisi IV DPRD Cianjur, mengungkapkan, dari hasil pemantauan di lapangan, secara keseluruhan

pelaksanaan UN di Cianjur berjalan lancar. Namun ia menilai belum adanya kejelasan pencairan honor untuk para pengawas, sehingga pihaknya bersama Dinas Pendidikan Cianjur, terus berupaya mengejar kejelasan waktu pencairannya. “Kami akan melakukan koordiansi dengan pihak dinas provinsi perihal kejelasan honor bagi pengawas ini. Sedangkan pelaksanaan UN hari pertama, kami nilai lancar,” ucapnya. Ia berharap, perihal honor tersebut, kedepannya, agar Pemkab Cianjur, dapat meningkatkan alokasi dana pendampingan untuk pelaksanaan UN. Sedangkan Ketua Pelaksana UN tingkat SMA/SMK dan MA Cianjur, Donni Drajat mengatakan, jumlah peserta UN tahun ini terdiri dari pelajar SMA sebanyak 4636 peserta. Pelajar SMK sebanyak 5260 peserta, dan pelajar MA sebanyak 1.703 peserta. Peserta SMA, berasal dari 40 sekolah, SMK 49 sekolah dan peserta MA berasal dari 34 sekolah. Sehingga jumlah keseluruhan peserta mencapai 11.599 orang. (ant)

Dua Tahanan Ikut UN MALANG - Dua siswa peserta ujian nasional (UN) tingkat SMA dan sederajat di wilayah Malang Raya (Kota Malang dan Batu serta Kabupaten Malang), Jawa Timur, Senin, dikawal ketat aparat kepolisian karena statusnya sebagai tahanan. Kedua siswa itu adalah DI (17) yang menjadi tahanan Polsekta Lowokwaru, Kota Malang karena terlibat kasus perampasan dan AS (17) yang menjadi tahanan Polres Malang karena tersangkut kasus pencurian laptop di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. “Kami sudah mendapat laporan dari sekolah bersangkutan dan

semua sudah kami urus agar AS tetap bisa mengikuti UN, meski pelaksanaannya tetap di Polres Malang,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Malang Suwandi. Ia mengakui, semula pihak sekolahan tidak mengizinkan AS mengikuti UN karena malu, namun Diknas tetap mengupayakan agar siswa tersebut tetap mengikuti UN dan akhirnya pihak sekolah mengizinkan. Sementara bagi siswa peserta UN normal di ruang kelas yang terlambat, tegasnya, tidak akan diberikan toleransi perpanjangan waktu dan bagi siswa yang kedapatan membawa ponsel serta peralatan elektronik selama

UN berlangsung juga tidak akan diluluskan untuk mata pelajaran yang diikuti saat itu. Selain dua peserta UN yang mendapat pengawasan dan pengawalan dari pihak kepolisian, tiga orang siswa di Kota Malang terpaksa mengikuti UN di Rumah Sakit (RS) dan di rumahnya karena sakit. Ketiga siswa itu masing-masing dari SMAN 1, SMAN 6, dan SMAK Cor Jesu. Menurut wakil ketua pelaksana UN Kota Malang Sugiharto, walaupun ada tiga siswa yang melaksanakan UN di luar kelas, bagi panitia tidak ada persoalan berarti. Panitia sudah berkoordinasi dengan

kepolisian, pengawas dari perguruan tinggi negeri (PTN), dan pengawas ruang. Untuk siswa yang melaksanakan UN di luar kelas, katanya, naskah ujiannya diantar ke RS tempat siswa bersangkutan dirawat dan ke alamat satu siswa yang dirawat di rumahnya di Tumpang, Kabupaten Malang karena mengalami kecelakaan. Sugiharto menegaskan, bagi siswa yang mengikuti UN di luar kelas tetap mendapatkan layanan maksimal seperti peserta UN lain. Hanya saja, waktunya saja yang berbeda (mundur) karena masalah teknis distribusi soal ke RS dan rumah yang bersangkutan. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 23 Maret 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu