Skip to main content

Edisi 21 September 2012 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Jumat, 21 September 2012

No. 178 tahun VI

Pengemban Pengamal Pancasila

Tawuran di Makassar

Seorang Mahasiswa Tewas MAKASSAR - Tawuran di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulsel menewaskan satu orang mahasiswa. Diketahui mahasiswa tersebut bernama Ibrahim angkatan 2008 FT Jurusan Elektro. Korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS Ibnu Sina akibat luka tusukan yang diduga berasal dari benda tajam ke perutnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tawuran dipicu persoalan sepele disebabkan salah satu mahasiswa yang saat ini diselidiki polisi identitasnya melaporkan telah ditegur lalu dipukuli seniornya mahasiswa Jurusan Teknik Mesin karena mengunakan baju PHD milik jurusan lain. Tidak terima diperlakukan kasar, hal itu kemudian dilaporkan kepada kerabatnya di Jurusan Teknik Sipil UMI tidak jauh dari Ju-

rusan Teknik Mesin. Sontak hal itu memicu amarah dan mengumpulkan rekan-rekannya menyerang jurusan teknik mesin. Tawuran sesama fakultas itu pun pecah, kaca jendela gedung dan puluhan batu melayang ke udara satu sama lain sehingga terlihat mirip perang, bahkan beberapa senjata tajam dan anak panah pun dikeluarkan. Korban pada saat itu ikut dalam penyerangan karena soldaritas terkena tikaman pada bagian perutnya. melihat korban terjatuh, rekan-rekannya pun langsung melarikan korban ke RS Ibnu Sina berada di depan kampus UMI Makassar. Mengetahui korban meninggal, rekan-rekan korban kemudian melakukan serangan balasan ke Jurusan Teknik Mesin. Namun mereka dihadang polisi yang datang tepat waktu. (ant)

Unggul Hitung Cepat

Jokowi Pimpin Jakarta JAKARTA - Hasil hitung cepat sementara (quick count) yang dilakukan sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (JokowiAhok) sebagai pemenang dalam putaran kedua Pilgub DKI Jakarta, kemarin. Semua lembaga survei menempatkan perolehan suara pasangan nomur urut 3 JokowiAhok unggul atas rivalnya pasangan nomor urut 1 Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (FokeNara). Selisih persentase keunggulan Jokowi-Ahok dari quick count sejumlah lembaga survei, menunjukkan angka

rata-rata antara 7 - 9 persen. Empat lembaga survei yang selama ini dikenal memiliki kredibilitas tinggi dalam melakukan quick count, menunjukkan hasil sama yang mendudukkan kemenangan pasangan JokowiAhok atas pasangan FokeNara. Keempat lembaga survei ini menempatkan Jokowi-Ahok memimpin perolehan suara meskipun hasil angka persentase yang ditunjukkan sedikit berbeda antara hasil quick count lembaga survei yang satu dengan yang lainnya. Hitung cepat yang dilakukan LSI menunjukkan perolehan suara Jokowi-Ahok men-

capai 53,80 persen, sedangkan Foke-Nara 46,20 persen. Hasil hitung cepat yang dilakukan LSI menunjukkan pasangan Jokowi-Ahok mengantongi suara 53,68 persen mengungguli pasangan Foke-Nara yang mengantongi suara 46,32 persen. Hitung cepat yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan pasangan Jokowi-Ahok 52,63 persen, sedangkan pasangan Foke-Nara berada di bawahnya dengan perolehan suara 47,37 persen. Hitung cepat yang dilakukan Indo Barometer menunjuk-

kan pasangan Jokowi-Ahok unggul dengan perolehan suara 54,11 persen, mengungguli Foke-Nara dengan perolehan suara 45,89 persen. Menanggapi kemenangan rivalnya tersebut, Fauzi Bowo menyatakan ucapan selamat. ‘’Memang selalu ada yang menang ada yang kalah, kita ucapkan selamat kepada pasangan nomor tiga. Mari kita menjunjung tinggi proses demokrasi,” kata Foke dalam keterangan persnya di Markas Pemenangan Foke-Nara. Meski kalah, Foke mengajak massa pendukungnya dan warga Jakarta untuk tetap men-

jaga ketertiban sampai menunggu hasil penghitungan resmi secara manual oleh KPU DKI Jakarta. Karena sesungguhnya, kata Foke, kemenangan pasangan nomor urut tiga adalah kemenangan warga Jakarta. Semua warga DKI harus menghormati kemenangan Jokowi itu sebagai sebuah hasil demokrasi yang harus dijunjung tinggi. Ia juga mengapreasiasi suasana kondusif penyelenggaraan Pilgub DKI Jakarta yang berlangsung aman, tertib dan damai. ‘’Kemenangan ini adalah milik warga Jakarta, bukan pihak lain,’’ katanya. (har)

Jokowi :

Terima Kasih

Suluh Indonesia/ade

JOKOWI - Mantan Wapres Jusuf Kalla menyaksikan Joko Widodo atau Jokowi memangku dua orang cucunya Rasheed (kedua kiri) dan Maliq (kanan) di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta, kemarin. Jokowi-Ahok unggul sementara atas pasangan Foke-Nara.

JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Jakarta yang telah berpartisipasi memberikan hak suara pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. ‘’Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga DKI Jakarta atas partisipasi dan dukungannya,” kata Joko Widodo di depan ratusan pendukungnya di kantor Tim Kampanye pasangan Joko WidodoBasuki Tjahaja Purnama, Jalan Borobudur, Jakarta, kemarin. Pernyataannya tersebut disambut yelyel para pendukungnya yang sebagian besar mengenakan kemeja bermotif kotakkotak. Menurut dia, Pilkada DKI Jakarta puataran kedua yang diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Kamis, berjalan secara jujur, adil, aman, dan kondusif. Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan dan Partai Gerindra yang telah mendukungnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga almarhum mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang telah memberikan bantuan fasilitas. Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada komunitas masyarakat bergerak, media massa, serta elemen masyarakiat lainnya yang telah memberikan dukungan. ‘’Semoga dukungan yang telah diberikan mendapat balasan setimpal dari Allah SWT,” katanya. (son)

Profil :

Jokowi, Dari Solo Menuju Ibukota SIAPA kira seorang pengusaha mebel asal Solo, Jawa Tengah dapat melangkahkan kakinya untuk menjadi seorang gubernur Ibukota Indonesia, Jakarta. Insinyur Joko Widodo, atau yang lebih populer dengan nama Jokowi, hingga akhir Pilkada putaran ke-dua yang dilaksanakan pada 20 September 2012, Jokowi dan pasangannya Basuki T Purnama, atau yang lebih dikenal dengan Ahok. Jokowi lahir dari keluarga miskin penjual kayu yang tinggal di daerah bantaran kali

yang kumuh di Surakarta. Ia merupakan anak pertama dari empat bersaudara dari Noto Mihardjo dan Sujiatmi. Semasa kecil ia bersekolah di SD 111 Tirtoyoso Solo, dan melanjutkan ke SMP N 1 di kota yang sama. Selepas SMP, Jokowi bersekolah di SMA 6 Solo. Setelah lulus SMA, Jokowi hijrah ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikan-

nya ke jenjang sarjana di UGM jurusan Teknologi Kayu untuk mewujudkan cita-citanya menjadi tukang kayu. Semasa kulahnya di Jogja, Jokowi bertemu dengan Iriana, yang akhirya menjadi istrinya pada 24 Desember 1986, dan mereka dikaruniai tiga anak Gibran Rakabuming (25), Kahiyang Ayu (21), Kaesang Pangarep (17). Setelah selesai kuliah, Jokowi bekerja di sebuah BUMN di Aceh selama 1,5 tahun, dan akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke Solo merintis bisnis mebel dengan

modal minus. Awalnya Jokowi mengerjakan set mebel kamar tidur yang hanya dijualnya di Solo, namun setelah tiga tahun ia akhirnya mampu menjualnya hingga ke luar negeri. Awal Nama Jokowi Ketika masih aktif menangani bisnis mebel dan punya pembeli asal Prancis, Mircl Romaknan yang mengaku bingung, karena ia selalu bertemu dengan pengusaha-pengusaha Indonesia dengan nama Joko di Jepara, Semarang dan Surabaya.

Untuk membedakan dengan Joko-Joko lainnya, Mircl kemudian memanggilnya dengan nama Jokowi, dan sejak saat itulah nama Jokowi tetap dipakainya sampai saat ia mencalonkan diri menjadi walikota Solo. Awalnya Jokowi yang pada saat itu menjabat sebagai ketua Asosiasi Industri Mebel Indonesia (Asmindo) tidak ingin terjun ke dunia politik, namun berkat dorongan teman-temannya akhirnya Jokowi terjun ke dunia politik, dan kini memimpin Ibukota, DKI Jakarta. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 21 September 2012

2

K ilas Tewas Ditabrak Truk Trailer NAAS dialami Sugianto (55), warga Bojong, Segara Jaya, Bekasi yang tewas setelah ditabrak truk trailer saat mengendari sepeda motor di Jl Cakung Cilincing (Cacing), Cilincing, Jakut, kemarin. Saat itu, Sugianto berboncengan dengan anak serta seorang cucunya. Beruntung, sang anak dan cucu selamat dari kecelakaan maut tersebut dan langsung dilarikan ke RSUD Koja. Sedangkan jenazah Sugianto yang tewas seketika di lokasi kejadian dibawa ke RSCM guna keperluan otopsi. Baesri (14), anak korban yang selamat dalam kecelakaan itu menuturkan, saat itu, dirinya, keponakannya Alif Sanjaya (6) dan sang ayah mengendarai sepeda motor Honda Grand Astrea bernopol B 3319 ZJ hendak menuju rumah kerabat sang ayah di Los 13, RT 12/10 Koja. Saat melintas di Jl Cacing, katanya, tibatiba dari arah belakang ada sesuatu yang menabrak motor yang dikendarai ayahnya. Dirinya baru tersadar setelah berada di kolong truk trailer. Oleh warga, dirinya dan Alif langsung dilarikan ke RSUD Koja karena mengalami luka-luka yang cukup parah. Sedangkan sopir diamankan polisi. (ant)

Tak Bisa Memilih SEORANG warga Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Hj Maseni (70), mengaku tidak bisa memilih pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Kamis, karena tidak mendapat undangan. “Tidak dikasih undangan sama panitia,” ujar Maseni saat ditemui di kediamannya. Maseni yang merupakan warga asli Cakung tersebut, mengaku kecewa karena tidak bisa memilih. “Ya bagaimana ya, sedih aja yang lain bisa memilih, saya tidak bisa memilih.” Anggota KPPS TPS 11 Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jamaludin, mengatakan hal itu bukan kesalahannya karena pihaknya sudah memberikan waktu untuk mendaftar bagi warga yang belum terdaftar di DPT pada saat pendataan ulang. “Ini salah anaknya, mengapa tidak mendaftar pada saat pendataan ulang,” kata Jamalludin. Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Jimly Assiddiqie, mengatakan meskipun sudah berusia lanjut, Maseni masih mempunyai hak pilih. “Hak pilih beliau harus tetap diakomodiasi” kata Jimly. (ant)

Sidang Sengketa Pilkada DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menyidang sebanyak delapan perkara pada akhir bulan ini. Ketua DKPP Jimly Assiddiqie di Jakarta, kemarin mengatakan, setelah tiga bulan dibentuk DKPP, ada 32 perkara yang masuk. Namun yang memenuhi syarat untuk disidangkan hanya delapan. Delapan perkara yang akan disidang adalah KPU Depok, KPU Talaud, KPU Lampung Barat, KPU Banggai, KPU Batu, KPU Pati, KPU Cimahi, dan KPU Sulawesi Tenggara. Kasus yang disidangkan itu, lanjut Jimly, menyangkut pelanggaran kode etik baik yang dilakukan oleh KPU dan Bawaslu. Namun apapun hasil keputusan DKPP tidak berpengaruh terhadap tahapan dan hasil pilkada. Menurut Jimly terdapat tiga jenis sanksi yang diberikan, pertama yakni peringatan untuk pelanggaran yang tidak terlalu berat, diberhentikan sementara untuk pelanggaran yang berat, dan terakhir sanksi pemecatan jika pelanggaran yang dilakukan sangat berat. (ant)

Suluh Indonesia/ant

JAKARTA LENGANG - Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Tamrin, Jakarta Pusat, kemarin. Sejumlah ruas jalan protokol di Jakarta lengang karena libur dalam rangka pemilihan cagub dan cawagub putaran kedua yang berlangsung pada 20 September 2012.

Foke Hibur Diri

Warga Adalah Pemenang JAKARTA - Calon gubernur Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli (Foke-Nara) mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah bersama menjaga suasana yang kondusif di Jakarta. Foke juga mengucapkan selamat kepada pasangan Jokowi-Ahok dengan harapan amanah warga Jakarta yang diberikan kepada mereka berdua dapat dijalankan secara baik. ‘’Saya mengucapkan terima kasih pada semua pihak termasuk pasangan calon nomor 3

yang telah menjaga suasana Jakarta tetap kondusif,” kata Foke saat jumpa pers di Markas Pemenangan Foke-Nara, Jalan Diponegoro No.61, Jakarta Pusat, kemarin. Ia mengatakan, pasangan Foke - Nara merupakan pendukung setia demokrasi. ‘’Jadi, proses demokrasi yang berjalan saat kami dukung dan junjung tinggi,” ujarnya. Foke pun menghargai hasil penghitungan suara cepat alias quick count yang meru-

pakan metode ilmiah. ‘’Quick count merupakan metode ilmiah yang digunakan dimana saja dan patut kita respek. Dari berbagai quick count yang diumumkan, kami adalah pasangan yang tertinggal. Karena itu sambil menunggu proses perhitungan final oleh KPU, kami menyampaikan penghargaan pada pasangan calon nomo 3 yang leading dan menang dalam quick count ini. Tapi tetap kita serahkan pada KPU pemghitungan akhir-

Situasi Kondusif JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto mengatakan sampai sekarang situasi Jakarta masih aman kondusif dalam pemilihan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta. Meski di beberapa TPS ada perselisihan, dapat diselesaikan dengan baik. ‘’Sejauh yang saya monitor, situasi pencoblosan hingga penghitungan suara, hari ini masih kondusif dan tertib. Alhamdulillah aman dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya di Jakarta, kemarin. Namun, ia mengakui ada sedikit kejadian. “Tetapi tidak mengganggu situasi dan kelancaran pilkada,” katanya. Gangguan kecil terjadi di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan pada pukul 08.00 WIB. Saat itu terdengar imbauan melalui pengeras suara di Masjid Nu-

Dibayar Rp 1,5 Juta dalam mobil saja saat kedua orang tersebut menyebarkan brosur dan buku berwarna. ‘’Waktu mereka sedang bagibagi brosur, saya iseng-iseng baca brosur dan buku berwarna itu, ternyata isinya fakta-fakta soal Jokowi. Dari situ saya baru berpikir bahwa saya sedang dijebak,” papar SS. Pria berinisial SS itu ditangkap seorang warga, Rabu tengah malam, saat diduga membagi-bagikan booklet berisi kumpulan potongan berita buruk tentang Joko Widodo atau Jokowi dalam memimpin Kota Solo. Booklet setebal 32 halaman itu memiliki kata pengantar dan penutup. Sepenggal baris kata pengantar booklet itu berbunyi, “Apakah benar Jokowi berhasil memimpin Solo? Ataukah hanya isapan jempol yang dibesar-besarkan melalui media cetak/televisi di Jakarta?” SS ini diamankan dengan barang bukti berupa satu kardus booklet. (ant)

Bukan Alat Peraga Suluh Indonesia/ant

KEBAKARAN - Sejumlah petugas Pemadam Kebakaran menyemprotkan air guna pemadaman rumput yang terbakar di jalur hijau di kawasan Cawang, Jakarta, kemarin.

Dari Belitung Timur Menuju DKI 2 Adalah pasangan Joko Widodo - Basuki Tjahaja Purnama menjadi calon gubernur dan alon wakil gubernur yang menurut hasil sementara perhitungan cepat suara mengungguli pasangan Fauzi Bowo Nachrowi Ramli. Hasil perhitungan sementara Lembaga Survei Indonesia (LSI) memperkirakan pasangan Joko Widodo - Basuki Tjahaja Purnama meraih suara 53,68

persen dan Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli 46,32 persen. Sementara itu, perkiraan Indobarometer menunjukkan bahwa pasangan Joko Widodo - Basuki Tjahaja Purnama meraih suara 54,11 sementara Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli 45,89 persen. Perkiraan tersebut semakin mengerucutkan anggapan bahwa masyarakat Jakarta merindukan tokoh baru yang di-

rul Yaqinjl, Tegal Parang 5, Mampang, yang menyerukan agar memilih pemimpin seiman, seagama, dan satu suku. Pada pukul 07.20 WIB, di TPS 18, Kelurahan Cipete Utara, terjadi kesalahpahaman panitia dengan saksi pasangan calon nomor 3 karena panitia tidak membolehkan mereka masuk ke TPS dengan pakaian kotak kotak. Lalu ditengahi aparat Babinkamtibmas setempat dan situasi kondusif. Pada pukul 09.30 WIB, di Jalan Guru Mugni, Kelurahan Karet Semanggi, beberapa umbul-umbul bermotif kotak kotak dilepas dan diamankan oleh Panwas Kecamatan Setiabudi. Rikwanto menambahkan, Polda Metro Jaya mengerahkan 16.605 personil gabungan termasuk bantuan pasukan dari Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya guna mengamankan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. (ant)

Baju Kotak-kotak

Ahok

GEBYAR pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua baru saja digelar, pesta rakyat untuk memimpin Ibukota Negara Indonesia tersebut menyisakan berjuta pertanyaan, siapakah pemenang sesungguhnya ?

Foke mengimbau masyarakat untuk menjaga ketenangan, keselarasan dan kerukunan kelompok masyarakat. ‘’Kemenangan 20 September adalah miliki rakyat Jakarta, bukan milik orang lain. Pemenang yang sesungguhnya adalah warga Jakarta. Pelaksanaan Pemilukada DKI tidak boleh diganggu,” imbaunya. Sebab, menurut Foke, tugas besar membangun kota Jakarta sudah menunggu di depan mata. (kmb)

Pilkada DKI Jakarta

Provokator JAKARTA - Pelaku penyebar brosur yang bernada menyudutkan salah satu pasangan kandidat calon gubernur DKI Jakarta mengaku diupahi sebesar Rp1,5 juta untuk membantu menyebarkan brosur dan juga buku. Diceritakan SS, dirinya ke Jakarta guna melakukan survei dan menunggu quick count Pilkada, namun saat dirinya berada di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (18/9) malam dimintai tolong oleh dua orang untuk mengantar brosur sambil diberi satu kardus, namun dirinya tidak tahu isi dari dus tersebut. ‘’Karena saya biasanya ada kerja sama dengan salah satu lembaga survei, maka saya setuju saja, tapi nggak taunya itu dianggap black campaigne, awalnya saya kira itu hanya klipingan koran yang sudah lama,” kata SS di Mapolda Metro Jaya, Kamis. Dikatakan SS, dirinya mengantar dua oknum tersebut ke perempatan Gunung Sahari dan Galur. Namun, SS berdalih dirinya hanya menunggu di

nya,” tuturnya. Dalam kesempatan itu, Foke tak luput mengucapkan terima kasih kepada tim sukses, pendukung, dan simpatisan yang sudah bekerja keras mendukung pasangan nomor urut satu. ‘’Kami bangga memiliki anda semua. Dan kami menyadari dalam kompetisi, ada yang terpilih dan tidak terpilih. Mari kita junjung hasil demokrasi pemilukada yang menentukan gubernur dan wakil gubernur,” tuturnya.

harapkan bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Figur Joko Widodo atau Jokowi yang sederhana telah berhasil meraih simpati masyarakat Kota Jakarta untuk menjatuhkan pilihan kepadanya dan kepada pasangannya Basuki Tjahaja Purnama yang lebih dikenal dengan sebutan Ahok. Keberadaan Jokowi tentu tidak terlepas dari peran Ahok sebagai pendorong kesuksesan pasangan tersebut meraih kursi DKI 1 dan 2. Siapakah sosok Ahok sebenarnya? pria kelahiran Gantung - Desa Laskar Pelangi, Belitung

Timur tersebut melanjutkan sekolah menengah atas dan perguruan tinggi di Jakarta dengan memilih Fakultas Teknologi Mineral jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti. Setelah menamatkan pendidikannya dan mendapat gelar Sarjana Teknik Geologi (insiyur geologi) pada tahun 1989, Basuki pulang kampung dan menetap di Belitung serta mendirikan perusahaan CV Panda yang bergerak dibidang kontraktor pertambangan PT Timah. Tidak lama kemudian, Ahok memutuskan kuliah S2 dan mengambil bidang manajemen keuangan di Sekolah

Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya Jakarta. Karir politik Ahok dimulai dengan bergabung dibawah bendera Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB) yang saat itu dipimpin oleh Dr Sjahrir. Pada pemilu 2004 ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009. Setelah tujuh bulan menjadi anggota dewan, rakyat mendorong Agok untuk maju menjadi bupati dan akhirnya dirinya terpilih sebagai Bupati Belitung Timur di tahun 2005 hingga terpilih sebagai anggota DPR-RI. (kmb)

JAKARTA - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakbar Muhaimin mengatakan, sukarelawan dari calon gubernur JokowiBasuki yang memakai baju kotak-kotak di tempat TPS tidak melanggar aturan dan bukan sebagai alat peraga. ‘’Mereka sukarelawan dan tugasnya sebagai saksi serta mengawasi jalannya pemcoblosan. Dalam poin yang dikeluarkan oleh KPU Jakarta, hal itu tidak melanggar aturan,” kata Muhaimin di Jakarta, kemarin. Muhaimin menambahkan, saksi-saksi di TPS juga harus berani memprotes kecurangan. Kalau memang pemilih ketahuan membawa handphone atau kertas suara robekannya tidak wajar, maka suara yang bersangkutan harus dianulir atau dibatalkan. ‘’KPU juga telah membuat surat edaran baru yang melarang pemilih membawa kamera atau HP berkamera ke dalam bilik

suara pada pencoblosan putaran kedua,” lanjutnya. Larangan tersebut adalah antisipasi atas dugaan praktek politik uang yang mungkin terjadi di TPS, salah satunya modus pasca bayar. Pemilih dipesan untuk memilih calon tertentu, kemudian akan dibayar jika bisa menunjukkan hasil foto atas pilihannya. ‘’Teknisnya nanti pemilih yang akan masuk ke bilik suara, menitipkan kamera atau HP berkameranya kepada petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) kelima yang menjaga bilik. Selesai mencoblos kamera atau HP berkamera dikembalikan,” tuturnya. Muhaimin mengatakan pada pelakswanaan Pilkada Putaran I Jakarta Barat berjalan aman dan tertib namun menjelang pelaksanaan Puataran II Jakarta Barat banyak mendapat sorotan khususnya isu SARA. ‘’Semoga pelaksanaan pilkada putaran kedua hari ini aman,” kata Muhaimin. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 21 September 2012

3

RI-Thailand Kerja Sama

Bidang Pertahanan JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat Thailand, Jenderal Prayuth Chan-o-cha berkunjung ke Indonesia dalam rangka meningkatkan hubungan kerja sama di bidang pertahanan. Kasad Thailand itu melakukan kunjungan ke Mabes TNI-AD, Mabes TNI dan Kemhan di Jakarta, kemarin. Kunjungannya di Mabesad diterima Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo melalui upacara penghormatan militer oleh pasukan di halaman Gedung Utama Mabesad. Disamping melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Kasad di Mabesad, Jenderal Prayut Chan-o-cha beserta rombongan juga melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dan menerima penganugerahan Tanda Kehormatan Bin-

tang Kartika Eka Paksi Utama di Mabes TNI Cilangkap. Pemberian tanda kehormatan ini sebagai penghargaan atas kerja sama dan hubungan baik kedua angkatan bersenjata, baik dibidang latihan maupun pendidikan. Selain melakukan kunjungan di Mabesad dan Mabes TNI, Kasad Thailand juga melakukan kunjungan ke Kemhan, yang diterima Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro. Tujuan kunjungan Kasad Thailand itu dalam rangka meningkatkan hubungan dan kerja sama di bidang pertahanan kedua negara antara lain dengan menggembangkan latihan bersama pasukan khusus kedua negara. Prayuth Chan-o-cha, menyampaikan terima kasih kepada Indonesia karena hubungan antara Thailand dan Kamboja sudah membaik. (ant)

Wantimpres :

Biarkan KPK Bekerja JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Albert Hasibuan mengimbau kepolisian agar memberi kesempatan bagi para penyidiknya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelesaikan tugasnya. ‘’Karena kebutuhan akan penyidik itu dan pada saat ini KPK begitu banyak pekerjaannya,” katanya di Jakarta, kemarin. Penarikan tersebut dapat menghambat penyelesaian kasus-kasus korupsi yang kini tengah ditangani KPK, mengingat banyak kasus sedang ditangani oleh para penyidik tersebut. Ia menambahkan, penarikan penyidik itu seharusnya juga mempertimbangkan masa transisi. ‘’Kalau memang mau ditarik 20 penyidik harus ada masa transisi. Berikan kesempatan penyidik yang sudah

habis masa kontraknya dan kemudian KPK akan mengadakan penyidik lainnya setelah (penyidik Polri) diserahkan kepada polisi,” katanya. Albert menambahkan, kasus penarikan ini diharapkan tidak memperlemah KPK. Selain itu, ia juga berharap agar seluruh lembaga penegak hukum mendukung dan mendorong KPK untuk melakukan pemberantasan korupsi. ‘’Saya minta KPK dengan isu penarikan ini jangan jadi lemah, tetapi jadi baik. Dan sebaiknya semua lembaga membantu KPK,” katanya. Seperti diberitakan, Polri telah menarik 20 penyidiknya dari lembaga pemberantas korupsi tersebut. KPK sebelumnya telah meminta perpanjangan masa kontrak mereka namun ditolak dengan alasan penyidik tersebut untuk rotasi dan penyegaran. (ant)

Suluh Indonesia/ade

JOKOWI DAMPINGI MEGAWATI - Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi mendampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Taufik Kiemas dan Ketua F-PDIP DPR Puan Maharani saat memberikan hak pilih pada pencoblosan Pilgub DKI Jakarta putaran kedua di TPS 31 Kebagusan, Jakarta, kemarin.

Pilkada Biaya Tinggi

Sebabkan Kasus Suap JAKARTA - Pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berbiaya tinggi banyak terjadi di Indonesia sehingga bisa menyebabkan kasus suap atau pemerasan yang melibatkan kepala daerah dan pengusaha. ‘’Selingkuh kepentingan kepala daerah dan pengusaha merupakan dampak dari tingginya biaya politik dan inefisiensi birokrasi. Kepala daerah yang terpilih merupakan hasil dari biaya tinggi yang dikeluarkan selama pilkada,” kata dosen komunikasi politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan

Ilmu Politik Universitas Indonesia Ari Junaedi, di Jakarta, kemarin. Dalam pilkada, oknum kepala daerah ingin mendapatkan amunisi dana sementara pengusaha perlu mendekati kepala daerah agar bisnisnya aman, katanya. Ia mengatakan kasus dugaan penyuapan pengusaha Hartati Murdaya kepada Bupati Buol Amran Batalipu menyisakan sebuah gambaran umum yang lazim terjadi di Indonesia. ‘’Kondisi ini lumrah terjadi dalam sejarah politik di Indonesia,” kata Ari Junaedi

LPSK Lakukan

Harmonisasi dengan Sejumlah Lembaga LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan melakukan harmonisasi dengan unsur pemerintah dan lembaga negara terkait revisi UU No 13 Tahun 2006 tentang LPSK pada pekan depan. Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai di Jakarta, kemarin mengatakan, dalam pertemuan tersebut untuk memberikan masukan perbaikan terakhir dari pemerintah agar draf dan naskah akademis revisi UU tersebut menjadi final. Dengan selesainya draft dan naskah tersebut, syarat-syarat revisi sudah terpenuhi diserahkan ke Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Diharapkan BPHN tidak mengalami kendala untuk mengajukan revisi UU untuk masuk prolegnas 2013. Lembaga negara yang akan melakukan harmonisasi dengan LPSK, antara lain, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Brirokra-

si, Departemen Keuangan, Sekretariat Negara, Sekretariat Negara, Sekretarian Kabinet, Polri, Kejaksaan dan Komnas HAM. Ia mengatakan, Abdul Haris ada lima syarat untuk menjadi prolegnas yaitu adanya ijin prakarsa presiden, telah dilakukannya pembahasan antar departemen, harmonisasi, naskah akademis dan draft yang sudah disetujui

departemen terkait. Semendawai berharap departemen yang selama ini belum memberikan persetujuan, khususnya terkait penguatan kewenangan LPSK seperti Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dapat memberikan dukungan untuk penyempurnaan organisasi sesuai petunjuk dan arahan Presiden RI sebagaimana disampaikan dalam pidato Semendawai kenegaraan di tahun 2011. ‘’Selama ini ditolak untuk penyempurnaan organisasi. Kita berharap dalam harmonisiasi pekan depan, pihak Kementerian Aparatur Negara dan Reforma-

si Birokrasi lebih melunak. Setidaknya kalau tidak menyetujui usulan yang diajukan LPSK, ada perubahan tidak seperti saat ini,” katanya. Ia menambahkan, tanpa adanya penguatan kelembagaan, salah satunya peningkatan eselon, akan berimbas pada terhambatnya tugas LPSK dan independensi dari lembaga ini. ‘’Tanpa adanya peningkatan eselon misalnya, LPSK tak memiliki kewenangan untuk mengelola anggaran yang diberikan tanpa melalui Setneg,” ucap Semendawai. National Project Coordinator Counter Traficking and Labour Migration International Organization for Migration (IOM) Nurul Qoiriah, mengatakan, UU Nomor 13 Tahun 2006 masih banyak kelemahan sehingga perlu dilakukan revisi untuk memerkuat kelembagaan LPSK, yakni menyangkut ketentuan resitusi yang belum jelas. (ant)

yang juga dosen di Pascasarjana Universitas Diponegoro, Semarang. KPK menjadikan Hartati sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap Bupati Buol Amran Batalipu. Namun Hartati berkali-kali menegaskan dirinya adalah korban pemerasan oleh Amran. Perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Hartati di Buol selalu diganggu oleh kelompok massa yang diduga terkait dengan Amran. Bahkan pabrik diduduki sehingga tidak berproduksi. Dengan dalih keamanan,

Amran disebut meminta sejumlah dana kepada perusahaan tersebut. Menurut Ari yang sering mengikuti pemberitaan kasuskasus koluktif di daerah, kondisi tersebut semakin sering terjadi karena tidak adanya penegakan hukum yang tegas. Agar tidak terulang, Ari Junaedi mengusulkan agar efek jera dengan hukuman maksimal diterapkan bagi pihak-pihak yang merugikan negara. Saat ini, katanya, di Indonesia para pelaku merasa mendapat angin pembelaan. Selain

dihukum minimalis, partai politik pengusung kepala daerah yang berstatus terpidana juga terkesan melindungi. Sebelumnya Direktur Eksekutif Indonesia Center for Thought Leadership, M Fathir Edison, mengenai kasus suap menyuap di daerah mengatakan otonomi daerah ternyata menimbulkan ekses dan membuat sistem demokrasi saat ini rawan dengan penyalahgunaan kekuasaan. ‘’Kepala-kepala daerah seringkali berperilaku seperti raja-raja kecil,” kata M Fathir Edison. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 21 September 2012

4

L intas Antisipasi Aksi Terorisme SETELAH sebelumnya disusupi oleh warga yang diduga teroris, Pemerintah Kota Tangsel berencana menggalakkan kembali tamu wajib lapor di tingkat kelurahan dan diteruskan tingkat RT, RW. Selain itu, pemkot Tangsel juga menghimbau kepada pemilik kontrakan untuk lebih ketat dalam menerima calon penyewa. Kepala Kesabngpolinmas Tangsel, Dedi Budiawan, kemarin mengatakan, Walikota mengintrsuksikan untuk kembali menggalakkan tamu wajib lapor 1 x 24 jam di tingkat terendah yakni RT atau RW. Lebih lanjut Dedi Budiawan mengatakan, selama ini program tamu wajib lapor 1 x 24 jam sudah mulai ditinggalkan warga khususnya di kawasan perumahan. Sehingga, keberadaan tamu atau bahkan warga di perumahan tak jarang menjadi tidak terpantau bahkan untuk tingkat terendah, RT sekalipun. Kedepan, Walikota berharap agar RT berani lebih tegas terhadap tamu, bahkan RT berhak mengusir jika tamu warga di daerahnya tidak lapor. (nov)

Gerakan Makan Ikan GUNA mendorong masyarakatnya mengkonsumsi ikan, Pemerintah Kota Bogor menggelar Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Pencanangan Gemarikan sendiri melibatlan sedikitnya 500 siswa siswi Sekolah Dasar (SD) dari 9 SD di Kota Bogor. Kegiatan yang didukung oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat ini dibuka oleh Walikota Bogor Diani Budiarto dengan ditandai dengan permainan musik angklung tradisional yang diikuti oleh murid Sekolah Dasar. Selain itu juga dimeriahkan oleh 15 stand pameran Dekranasda Kota Bogor seperti Batik Bogor dan pelbagai kerajinan tangan. Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor Sudraji mengatakan tujuan Gemarikan untuk meningkatkan konsumsi makan ikan di Kota Bogor sehingga dapat tercapai target konsumsi ikan Nasional sebesar 30 kg perkapita/tahun. Sejauh ini, konsumsi ikan di Kota Bogor masih minim. (him)

Suluh Indonesia/ant

PELEPASAN HAJI PERTAMA NASIONAL - Sejumlah jamaah calon haji berdoa di Masjid Al-Azhom saat pelepasan oleh Wakil Walikota Tangerang menuju embarkasih Pondok Gede , Tangerang, Banten, Kamis (20/9). Sebanyak 2122 jamaah haji asal Tangerang dibagi dalam tiga gelombang tergabung dalam kloter pertama nasional dijadwalkan terbang pada

BKD Ingatkan

PNS Bekasi Harus Netral

Lomba Posyandu PEMERINTAH Kota Depok berupaya meningkatkan kesehatan masyarakatnya dengan melakukan Penilaian Lomba Posyandu dan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2012, di Aula lantai 1 Balai Kota Depok, kemarin. Menurut Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Acara yang bertajuk “Satukan Langkah Menuju Kota Depok yang Maju, Sejahtera, Mandiri dan Religius” diharapkan dapat mensukseskan program Posyandu dan Kesatuan Gerak PKK-KB. Selain itu, bisa menjadi motivasi bagi PKK dan Posyandu dalam memberikan kontribusi positif terhadap meningkatnya kesejahteraan keluarga masyarakat di Kota Depok. Sementara itu, Tim Penilai dari provinsi memaparkan beberapa hal yang menjadi kriteria inti penilaian Posyandu dan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan yaitu kelembagaan, proses, SDM, goal (tujuan) serta integrasi pengembangan program peserta lomba. (jif)

BEKASI - Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, Nellyana Koesman, mengingatkan jajaran pegawai negeri sipil (PBS) setempat untuk tetap netral menjelang Pilkada 16 Desember 2012. ‘’Ketentuan itu sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 43 Tahun 1999 pasal 2 PNS bahwa PNS harus netral,” ujarnya dalam agenda sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah 2013-2018 di Ke-

Suluh Indonesia/ant

RAZIA TAWURAN PELAJAR - Petugas kepolisian memperlihatkan sejumlah barang bukti senjata tajam yang disita dari pelajar yang melakukan tawuran, di kantor Polsek Pancoran Mas, Depok, Jabar, kemarin.

Pemkot Tangsel Dorong

Siswa Selalu Kunjungi Museum TINGKAT kunjungan siswa sekolah di kota Tangerang Selatan ( Tangsel ) ke sejumlah tempat bersejarah ataupun museum dinilai masih sangat minim. Padahal, Dinas Pendidikan Tangsel mengaku sudah memberikan himbauan ke setiap sekolah untuk mengadakan kunjungan ke museum sedikitnya sekali dalam setahun. “Memang belum merata, kami akui masih banyak sekolah yang belum melaksanakan kunjungan ke museum satu tahun sekali” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Mathodah kemarin. Lebih lanjut Mathodah mengatakan minimnya tingkat kunjungan siswa ke museum selain karena factor tidak adanya museum di Tangsel, juga karena factor biaya. Pasalnya, untuk berkunjung ke museum yang ada di luar Tangsel membutuhkan dana yang tidak sedikit dan dikhawatirkan bisa memberatkan orangtua siswa. “Untuk ke museum yang letaknya cukup jauh dari Tangsel, dibutuhkan biaya transportasi, nanti kalau dipungut lagi jadi masalah lagi” imbuh Mathodah. Kendati demikian, Mathodah juga memastikan ada juga sekolah di Tangsel yang rutin melakukan kunjungan ke museum atau tempat

bersejarah lainnya. Mathodah berharap kedepannya akan ada program wajib kunjung museum dengan anggaran yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat. “Harapannya bisa ada kerjasama dengan Dinas Pariwisata sehingga baik transportasi maupun tiket tidak lagi membebani siswa” harapnya. Sementara itu, Wakasek bidang kesiswaan SDN 6 Cipu-

tat Tangsel, Supratman mengakui pihaknya juga tidak selalu satu tahun sekali melakukan kunjungan ke museum. Selain karena biaya, pihaknya mengaku siswa kurang tertarik dengan museum atau peninggalan bersejarah. “Terus terang siswa kadang suka tidak tertarik jika diajak ke museum dibanding ke tempat wisata lain” ucapnya. Supratman berharap, Pemerintah dapat memfasilitasi kunjungan museum siswa jika memang biaya yang selama ini menjadi kendala. “Jika memang ingin menanamkan kecintaan terhadap budaya dan sejarah kepada siswa sekolah sebaiknya pemerintah menfasilitasi” pungkasnya. (nov)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan G.09-Promo

camatan Bekasi Utara, Kamis. Menurut dia, imbauan agar PNS netral itu selalu disampaikan setiap kali berlangsung apel pagi di lingkup Pemkot Bekasi. Pihaknya mengaku akan menindak tegas bila diketahui ada PNS yang terlibat dukung mendukung pasangan calon selama tahapan Pilkada setempat berlangsung. Menurut dia, jumlah PNS dan tenaga kerja kontak yang tersebar di 12 kecamatan set-

empat berjumlah 13.346 orang. ‘’Saya memprediksi lebih, karena jumlah itu baru pendataan hingga Januari 2012,” katanya. Fakta di lapangan, kata dia, sistem Pilkada yang diberlakukan 2005 lalu menggiring dan memaksa PNS terlibat dalam sejumlah agenda Pilkada. ‘’Kita harus ingat pada aturan. Saat disumpah kita harus siap dengan aturan yang ada,” katanya. Dia mengilustrasikan, dalam

dunia pewayangan terdapat salah satu tokoh yang pelayan negara yang terlibat dalam kampanye politik. Tujuannya beragam, di antaranya untuk dapat jabatan yang lebih baik. Namun saat gagal, karir dari tokoh itupun rusak. ‘’Jangan sampai hal itu terjadi pada pegawai Pemkot Bekasi. Kasihannn keluarga kalian,” ujarnya di hadapan PNS Kantor Kecamatan Bekasi Utara. Menurut dia hukuman kate-

gori sedang bagi pelanggar aturan itu adalah penundaan gaji berkala selama 1 tahun, penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun, hingga penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun. Sedangkan kategori berat, berupa penurunan pangkat tiga tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan, pembebasan jabatan atau diberhentikan secara tidak hormat. (ant)


pini

Suluh Indonesia, Jumat 21 September 2012

F OKUS Berharap Memberi Inspirasi ke Daerah Lain EBAGAI pusat kegiatan ekonomi, politik dan kebudayaan di Indonesia, keberhasilan Pilkada DKI Jakarta haruslah kita sambut dengan positif. Keberhasilan paling utama di sini adalah keamanan, kelancaran dan praktik demokrasinya. Relatif tidak ada kekerasan yang kita dengar dari pemilu tersebut, dan pelaksanaannya tidak ada hambatan. Ribuan TPS melaksanakan pemungutan dan masyarakat datang ke tempat pemungutan suara tanpa ragu. Inilah yang paling penting dari sebuah pilkada yang berlangsung di ibu kota negara. Sebelumnya masyarakat sempat khawatir karena adanya kerusuhan apabila kandidatnya kalah. Kekhawatiran ini cukup beralasan karena konon sempat sebelumnya beredar isu akan ada kekerasan apabila ada kekalahan pada kandidat tertentu. Sepanjang yang kita lihat, pilkada ini lancar. Tentu kita hargai sikap kedewasaan dalam hal ini. Meskipun masih dalam perhitungan oleh lembaga hitung cepat, tetapi pasangan Jokowi-Basuki Cahaya Purnama (Ahok) memperlihatkan keunggulan di seluruh lembaga itu. Kita merasa senang Jakarta tetap aman. Bisa dibayangkan, jika kerusuhan melanda ibu kota, imbasnya akan ke seluruh Indonesia. Peredaran uang, barang dan jasa bisa bisa terganggu karena kota ini menjadi pusatnya. Mengapa kita katakan juga sukses dalam praktik demokrasi? Dalam pelaksanaan pemilu, tidak ada paksaan kepada masyarakat, baik melalui intimidasi maupun ancaman untuk memilih kandidat tertentu. Juga tidak ada paksaan untuk ikut memilih. Memang ada imbauan untuk datang ke TPS. Akan tetapi itu sekadar imbauan, bukan paksaan. Artinya, kalaupun ada masyarakat yang diam di rumah dan tidak menggunakan hak pilihnya, ini juga merupakan pilihan demokratis. Mereka tidak bersalah dan berhak melakukan itu. Hal lain yang juga penting, masyarakat tetap bekerja seperti sediakala meskipun ini hari pilkada. Jadi, pilkada bukanlah sebuah seremonial yang begitu angker. Pilkada merupakan sebuah kegiatan politik yang lumrah tanpa perlu diangker-angkerkan. Ketika masyarakat Jakarta dengan berani memilih sesuatu yang berbeda, seperti pilihan mereka kepada Jokowi-Ahok, tampaknya itu dilatari oleh citra rasional yang mereka miliki. Memang, Jokowi menurut berbagai media massa telah berhasil membangun Kota Solo. Jokowi adalah pejabat wali kota Solo sekarang dan mampu membuat langkahlangkah positif di kota itu. Barangkali inilah yang menjadi faktor utama sebagai alasan masyarakat memilih kandidat tersebut. Memang sepatutnya, itulah yang harus dipilih oleh rakyat. Seorang pemimpin adalah mereka yang dekat dengan rakyat, mampu mengartikulasikan kepentingan rakyat dengan kebijakan politik. Bukan kemudian semata-mata dipilih karena memberikan sumbangan barang atau uang secara mendadak menjelang pemilu. Bagaimanapun, Pilkada DKI Jakarta kita harapkan mampu memberikan inspirasi kepada daerah-daerah lainnya. Tekanannya terletak pada bagaimana cara rakyat melakukan pilihannya. Rakyat harus cerdas, harus banayak berdiskusi tentang pemimpin yang bagaimana harus dipilih. Masih terlalu banyak calon pemimpin di negeri ini yang suka menipu rakyat, dengan memberikan janji yang muluk-muluk atau mereka terlalu suka memamerkan dirinya melalui baliho di pinggir jalan. Padahal, mereka bukan siapa-siapa dan tidak mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat. Kalau memang nanti secara resmi Jokowi-Ahok yang memimpin Jakarta, tentu kita harapkan mereka mampu melakukan adminsitrasi yang sama dengan Kota Solo. Keberhasilan itu sudah tentu akan mempunyai pengaruh ke daerah-daerah lain. Kita tidak ingin pola-pola kemacetan Jakarta berpengaruh ke daerah lain. ***

S

Bang D

el

Jokowi-Ahok menangi Pilkada DKI Jakarta

Suara rakyat suara Tuhan ...

5

Mereka Memilih Sosok, Bukan Partai Bukan Juga Ratu Adil HAMPIR seluruh lembaga yang melakukan perhitungan cepat terhadap hasil pemilu Gubernur DKI Jakarta, menempatkan Jokowi- Ahok unggul dibanding Foke-Nara. Keunggulan itu mempunyai margin cukup besar, berkisar antara 7 sampai 10 persen. Misalnya, salah satu lembaga survei menempatkan posisi 55% berbanding 45 % untuk keunggulan Jokowi. Meskipun ini bukan perhitungan resmi, akan tetapi kemungkinan besar kandidat inilah kelak memenangkan pemilihan gubernur DKI Jakarta apabila KPUD telah selesai melakukan perhitungan. Dari sisi pelaksanaan pemilu daerah ini bisa dikatakan lancar, tidak ada pihak yang berupaya mengganggu jalannya pemilihan. Karena DKI Jakarta merupakan ibukota Indonesia, tampaknya nuansa pemilu ini mirip dengan pemilu nasional. Sebagian besar rakyat Indonesia mengikuti proses jalannya pilkada, bahkan mungkin sebagian masyarakat Indonesia juga telah memperkirakan hasil pilkada tersebut. Hasil dari (perhitungan cepat) pilkada ini memperlihatkan bahwa masyarakat DKI Jakarta pemilih rasional. Ketika di daerah lain gaya ‘kuno’ seperti kontestan memberikan uang suap, secara mendadak memberikan sumbangan kepada bangunan publik (bale banjar), atau secara mendadak melakukan bedah rumah untuk menarik simpati, apa yang dilakukan para kandidat pilkada DKI tidaklah seheboh demikian. Gayagaya kuno seperti itu nyaris tidak diperlihatkan, baik oleh JokowiAhok maupun Foke-Nara dalam berkampanye. Metode ini sesungguhnya memberikan sumbangan menarik bagi inspirasi pilkada di berbagai wilayah Indonesia kelak, agar para kandidat tidak berperilaku norak dan tidak memberikan janji-janji palsu yang serba mendadak seperti yang sudahsudah. Unsur paling mengemuka dari tampilan kampanye kedua kandidat adalah upaya untuk mengingatkan masyarakat melalui sebuah tanda. Itulah yang terlihat pada ‘kumis’ yang diperlihatkan Foke dan baju kotak-kotak oleh pasangan Jokowi-Ahok. Ini adalah cara-cara kampanye yang menganut paham rasional, tidak berupaya membohongi rakyat dengan berbagai sumbangan dadakan atau memberi lipstik lewat bedah rumah. Dalam konteks rasionalitas, eforia pilkada DKI Jakarta ini akan berpengaruh kuat kepada berbagai wilayah di Indonesia, terutama di wilayah propinsi yang bebasis perkotaan. Masyarakat di wilayah ini dipandang lebih melek pengetahuan sehingga akan melakukan pilihan yang lebih rasional di banding dengan masyarakat lain. Berbagai pemberitaan televisi

Oleh : GPB Suka Arjawa Apakah kemudian kemenangan (perhitungan cepat) Jokowi-Ahok ini disebabkan oleh partai politik? Atau apakah masyarakat memilih partai politik dalam kerangka kemenangan Jokowi-Ahok? Belum tentu. Secara teori partai-partai ‘raksasa’ yang berhasil memenangkan suara terbanyak di DKI Jakarta, justru membekingi Foke-Nara. Sedangkan Jokowi-Ahok didukung oleh PDI Perjuangan yang relatif tidak begitu mendapat suara mayoritas di Jakarta. Dengan demikian, kemenangan yang diraih ini tampaknya didasarkan atas sosok JokowiAhok itu. Jadi, jangan berjingkrak dulu karena belum tentu masyarakat memilih partai politiknya. Bagaimana pun, kesan yang melekat pada Jokowi adalah keberhasilannya dalam memimpin Solo sebagai walikota. Ini sangat melekat dengan ikon dari Jokowi. dan media lainnya menyebarkan informasi rasionalitas pemilihan gubernur DKI Jakarta itu ke seluruh pelosok sehingga akan mempengaruhi perilaku maupun sikap politik rakyat di Indonesia. Jadi, bersiap-siaplah para kandidat gubernur untuk melakukan metode yang paling tepat untuk berkampanye kalak. Dengan konteks itulah masyarakat DKI Jakarta berani tampil beda, dengan memilih orang yang bukan asli Jakarta atau bukan orang yang telah menetap lama di Jakarta sebagai pemimpinnya. Sesungguhnya hal ini bukanlah hal baru. Tahun 1977, masyarakat Jakarta telah berani melakukan hal yang sama. Mereka tampil beda dibanding dengan pilihan mayoritas masyarakat. Ketika itu, di saat Golkar dipilih ramai-ramai oleh masyarakat Indonesia dalam pemilu nasional, masyarakat Jakarta justru memilih PPP. Inilah konon yang membuat Ali Sadikin diganti sebagai gubernur saat itu.

Faktor Figur Apakah kemudian kemenangan (perhitungan cepat) Jokowi-Ahok ini disebabkan oleh partai politik? Atau apakah masyarakat memilih partai politik dalam kerangka kemenangan Jokowi-Ahok? Belum tentu. Secara teori partai-partai ‘raksasa’ yang berhasil memenangkan suara terbanyak di DKI Jakarta, justru membekingi Foke-Nara. Sedangkan JokowiAhok didukung oleh PDI Perjuangan yang relatif tidak begitu mendapat suara mayoritas di Jakarta. Dengan demikian, kemenangan yang diraih ini tampaknya didasarkan atas sosok Jokowi-Ahok itu. Jadi, jangan berjingkrak dulu karena belum tentu masyarakat memilih partai politiknya. Bagaimana pun, kesan yang melekat pada Jokowi adalah keberhasilannya dalam memimpin Solo sebagai walikota. Ini sangat melekat dengan ikon dari Jokowi. Sikap masyarakat Jakarta jelas menginginkan perubahan yang realistis, dalam arti tidak muluk-

muluk dengan janji-janji yang sukar ditepati. Mereka mampu membuat perbandingan seperti itu dan mempercayai sosoknya dengan melihat kenyataan yang ada. Bagaimana pun, Jokowi saat ini tetap menjadi walikota Solo dan berbagai media massa mengungkapkan bukti suksesnya melalui pemberitaan. Inilah yang menjadi incaran masyarakat Jakarta yang sebagian masyarakat terhimpit oleh beban sosial dan ekonomi. Masyarakat Jakarta memilih sebuah sosok yang memang benarbenar memperlihatkan kerja nyata. Mereka tidak memilih sosok yang ada di dalam mimpi, mirip dengan ratu adil yang akan memberikan keadilan entah kapan. Mereka memilih sosok yang memang pekerja dan membuktikan kerjanya. Pasangan Jokowi-Ahok jelasjelas juga mengusung nilai dan ikon pluralitas. Pasangan ini tidak saja berbeda suku, etnik, tetapi juga ada unsur perbedaan latar belakang keagamaan. Pilihan rakyat Jakarta kepada pasangan ini seharusnya menjadi pembelajaran besar dan bermakna kepada mereka-mereka yang terlalu berpandangan sempit. Bagaimana pun masyarakat Jakarta sering tertimpa kejadiankejadian yang berlatar SARA. Jika masyarakat tidak berani bersuara karena besarnya tekanan power, maka mereka berbicara secara tegas melalui pemilu. Pilihan kepada Jokowi-Ahok memperlihatkan bahwa masyarakat menyukai pluralitas karena itulah hakikat Indonesia yang paling hakiki, dan pasti akan demikian di masa depan. Memaksakan keyakinan sendiri jelas tidak mungkin di Indonesia. Ada juga unsur lain yang kelihatan dari sosok Jokowi-Ahok. Mereka adalah simbolisasi dari pihak yang tertekan. Di sini, bukan tidak mungkin banyak pemilih yang berasal bukan dari PDI Perjuangan dan Hanura, berbelok memilih Jokowi-Ahok sebagai ungkapan simpati. Hanya beberapa minggu sebelum pilkada ini digelar, ada kesan pasangan ini diungkit-angkit latar belakang suku dan agamanya. Inilah yang memungkinkan mereka-mereka yang sebelumnya apatis dengan politik, mereka yang memilih diam di rumah di saat hari pencoblosan putaran pertama, kini justru datang ramai-ramai ke bilik suara, memilih Jokowi-Ahok dan menegaskan bahwa tidak pantas di Indonesia masalah etnik dan agama itu dibawa ke ranah politik. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Rakyat Kecil Jangan Dibebani Terus SEBAGAI warga ibukota saya merasa nasib rakyat bawah semakin diinjak-injak. Nampaknya masih banyak hal yang perlu direvisi dari berbagai kebijakan yang menyentuh tentang kesejahteraan rakyat, terutama kelas bawah. Pemerintah tak boleh lepas tangan begitu saja mengenai nasib rakyat yang berada di bawah garis kemiskinan. Banyak hal yang saya anggap kurang tepat dalam mengatasi kemiskinan seperti penggusuran pedagang kaki lima yang bersifat kasar dan kurang bijak. Selama ini sering terjadi pemungutan liar yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bermoral. Langkah-langkah untuk menghindari hal ini seharusnya lebih ditegakkan agar rakyat kelas bawah bisa berusaha mencari makan dengan tenang tanpa ada perasaan resah atau ter-

tindas. Mengapa bangsa ini masih gemar menjajah bangsa sendiri. Setelah sekian lama dijajah bangsa lain bahkan sampai ratusan tahun, kenapa tak sadar-sadar bahwa penjajahan yang dialami bangsa ini sudah cukup lama membodohkan pola pikir kita. Sudah tak ada waktu lagi memperdebatkan siapa yang harus bertanggung jawab atas kemiskinan yang merongrong bangsa kita. Rakyat telah jatuh bangun menghadapi berbagai gejolak negeri, namun semangatnya tetap kuat dan hidup dengan penuh ketabahan. Tapi tetap saja semua butuh uluran tangan pemerintah sebagai penguasa yang mengatur negara. Romla Jatinegara, Jakarta

Jakarta kurang Lapangan Sepak Bola PENDUDUK di jakarta yang semakin padat. Setiap tahun nya di jakarta semakin bertambah banyak dan padat setiap oarang menginginkan mendapatkan pekerjaan di jakarta karena menurut mereka lebih baik tinggal dijakarta atau pun di daerah nya masing-masing setiap habis lebaran pasti penduduk di jakarta semakin padat karena mereka terhasut oleh orang yang pulang kampung . Tanah lapang di Jakarta hampir tak ada yang tersisa. Semua telah dibangun untuk proyek perumahan. Sangat sedih mengalami hal ini sebagai masyarakat betawi. Seharusnya Pemda bisa menjadi wakil suara orang-orang betawi yang ingin punya lapangan bola, lahan berkebun atau Pertanian,lahan hijau atau hutan kota. Sekarang Jakarta telah “hancur’’ menjadi lautan rumah dan sangat minim lapangan terbuka

untuk bemain. Namun lapangan yang ada seperti Monas, Senayan misalnya menjadi tempat yang sangat diharapkan semakin bertambah tempat olahraga seperti ini. Polusi yang sudah melanda Jakarta dan menjadikan Jakarta berada di peringkat yang hampir menyamai meksiko di urutan teratas harus di cegah dengan berbagai cara yang segera. Saya rasa itu semua menjadi tugas yang bsa dilakukan dan Jakarta akan berhasil melewati keterpurukannya. Sudahlah,.. pemerintah jangan terus mengeruk keuntungan yang hanya sesaat, ingtlah anak cucu kita agar mereka masih bisa menghirup udara segar di Jakarta dan bermain bola di lapangan terbuka tidak di jalanan gang rumah. Renita Kemanggisan, Jakarta Barat

Hutan Kota Sangat Diperlukan HUTAN kota yang juga menjadi lahan hijau yang akan banyak memberi manfaat bagi kesegaran udara kota Jakarta seharusnya mendapat perhatian lebih. Misalnya saja hutan kota yang terletak di daerah Srengseng Jakarta Barat. Terlihat cukup baik cuma seharusnya lahan parkir yang disediakan tidak terlalu berpintu-pintu untuk setiap pengunjung masuk kedalamnya. Hal ini perlu ditertibkan agar warga pengunjung yang datang membawa kendaraan bermotor atau sepeda merasa nyaman dan tidak pusing mengeluarkan uang sekedar buat membayar parkir liar. Fasilitas yang ada di dalam hutan kota ini kurang terawat seperti banyak lampu taman yang tidak berfungsi. Menelusuri jalan setapak yang licin ditumbuhi lumut membuat para pengunjung harus berhati-hati saat berjalan.

Keadaan ini seharusnya tidak terjadi berhubung fungsi hutan kota ini juga untuk kegiatan olahraga seperti berlari, atau gerak jalan. Sebenarnya kota Jakarta memiliki banyak taman yang bisa dikunjungi untuk melepaskan penat dan lari pagi disaat libur dari kegiatan rutin sehari-hari. Namun harus ada modal untuk menjadikan area yang baik maka banyak yang terabaikan begitu saja. Taman kota dan hutan kota yang sekarang menjadi tempat yang diminati warga Jakarta untuk berekreasi seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan jauh dari perbuatan asusila yang membawa kesan buruk atau negatif. Sebaiknya menjadi tempat yang memiliki kegiatan positif. Triyas Oleg Widiyo Pesanggrahan, Jakarta

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

fax ke (021) 53670771,

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 21 September 2012

Perolehan Medali PON 2012 NO. KONTINGEN

EMAS

PERAK

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33

110 99 86 47 44 43 19 15 15 15 12 11 10 10 9 6 6 6 5 4 4 4 3 3 3 3 3 2 2 1 0 0 0

101 79 86 52 45 39 17 19 18 9 12 5 14 12 11 6 6 4 12 10 8 1 9 8 5 3 0 3 1 1 2 0 0

DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA TIMUR JAWATENGAH KALIMANTAN TIMUR RIAU SULAWESI SELATAN SUMATERAUTARA BALI LAMPUNG SUMATERA BARAT NTB SUMATERASELATAN DIYOGYAKARTA PAPUA KALIMANTAN BARAT SULAWESI UTARA KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN MALUKU BANTEN KEP. RIAU NTT JAMBI ACEH PAPUA BARAT SULAWESI TENGGARA BANGKA BELITUNG GORONTALO SULAWESI TENGAH BENGKULU MALUKU UTARA SULAWESI BARAT

DKI Juara Umum PON XVIII

Sulbar Tanpa Medali

PERUNGGU 112 101 84 68 50 51 21 23 30 10 25 8 29 16 16 13 8 6 19 5 18 5 5 20 18 11 2 4 1 1 4 1 0

PEKANBARU - Kontingen DKI Jakarta tampil sebagai juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau yang semalam berakhir dan ditutup oleh Wakil Presiden Boediono. Sementara itu, hanya Sulawesi Barat yang tak meraih satu pun medali pada ajang empat tahunan ini. DKI meraih medali terbanyak dengan 110 emas, 101 perak, dan 112 perunggu. Kontingan ibu kota tersebut mengungguli Jawa Barat yang berada di urutan kedua 99 emas, 79 perak dan 101 perunggu. “Kami ucapkan selamat kepada Provinsi DKI Jakarta sebagai juara umum PON,” kata Gubernur Riau H. Rusli Zainal yang juga ketua umum PB PON XVIII saat acara penutupan di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis malam. Juara umum PON 2008, Jawa Timur, tahun ini harus puas di urutan ketiga dengan 86 emas, 86 perak dan 84 perunggu. Final cabang polo air yang dimainkan kemarin sore, atau beberapa jam menjelang upacara penutupan, menjadi emas terakhir PON sekaligus emas terakhir bagi DKI yang melengkapi kejayaannya di pesta olahraga empat tahunan ini. Perjalanan DKI ke puncak peringkat PON XVIII/2012 baru

terlihat beberapa hari menjelang hari penutupan. Sejak pertandingan PON dimulai 5 September, justru kontingen Jawa Barat yang tampak lebih favorit untuk menjadi juara umum. DKI bahkan sempat hanya di urutan tiga di bawah Jabar dan Jatim. Jabar, calon tuan rumah PON 2016, sempat mengejutkan ketika mereka meninggalkan kontingen lainnya. Dominasi Jabar terutama ketika mereka mencetak prestasi spektakuler di cabang renang, yak-

ni merebut 22 emas dari 32 yang disediakan. Setelah pertandingan renang selesai 16 September, laju Jabar mulai tersendat dan DKI perlahan mulai mengambil alih posisi teratas. Pada cabang golf, DKI bahkan melakukan sapu bersih tujuh medali emas yang disediakan. Cabang terbang layang juga menjadi tambang medali emas bagi DKI yang menjuarai depalan nomor final. Pada cabang lain, meski tidak terlalu dominan, namun

namun perolehan medali DKI cukup merata di berbagai cabang olahraga. Di antaranya pada cabang bulutangkis, bridge, catur, biliar dan cabangcabang beladiri. Sementara itu kontingen tuan rumah Riau gagal memenuhi ambisinya untuk meraih juara umum PON di daerahnya sendiri. Riau berada di urutan keenam dengan 43 emas, 39 perak dan 51 perunggu, di bawah DKI, Jabar, Jatim, Jateng dan Kaltim. PON berikutnya tahun 2016 akan digelar di Jawa Barat. (ant)

PICKUP POINT

Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini

Sumut Siap Jadi Tuan Rumah PON 2020 bu di Pekanbaru, kemarin. Ia mengatakan, provinsi lain tak perlu ragu dengan kemampuan Sumut menjadi tuan rumah PON, karena provinsi dengan ibukota Medan tersebut pernah menjadi tuan rumah PON pada 1953 lalu. “Kami sudah pernah menjadi tuan rumah PON pada 1953 lalu, jadi jangan diragukan lagi. PON di Sumut akan lebih baik dari PON sebelumnya,” katanya. Gus mengatakan telah melakukan pembicaraan dengan DPRD Sumut dan Pemprov Sumut terkait keinginan men-

jadi tuan rumah PON 2020 tersebut, dan mendapat respon positif. “Peluang kami untuk menjadi tuan rumah PON 2020 sangat besar, dan kita juga sudah mempersiapkan diri sejak dua tahun lalu,” katanya. Menjadi tuan rumah PON memiliki beberapa keuntungan, selain sarana olahraga yang akan dibangun, pendapatan masyarakat selama perhelatan olahraga terakbar juga akan meningkat. “Artinya, selain bagus untuk olahraga, juga bagus untuk perekonomian. Karena itu, kami ingin menjadi

tuan ruman PON 2020 mendatang,” kata mantan Dirut Bank Sumut tersebut. Menurut dia, Sumut sebenarnya memiliki potensi dalam olahraga, namun tidak di dukung dengan sarana yang baik. Contohnya, Stadion Teladan yang dibangun pada tahun 1953 tidak layak lagi untuk pertandingan nasional. “Padahal, dulu Sumut dikenal dengan gudangnya pemain sepak bola, tapi karena sarana tidak memadai, perkembangan olahraga itu pun lambat,” katanya. (ant)

JC Akan Pimpin Timnas JAKARTA - Setelah beberapa kali gagal digelar, akhirnya rapat Komite Gabungan (Joint Committee/JC) yang terdiri dari PSSI dan KPSI-ISL yang dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia, menghasilkan keputusan penting dengan persetujuan perwakilan dari AFC, yaitu pengelolaan timnas Indonesia akan di bawah kendali JC. Hal tersebut disampaikan salah satu anggota JC, Joko Driyono yang mengaku pihak AFC telah menerima keputusan penyatuan timnas Indonesai ke depannya di bawah kendali JC, dan bukan lagi di bawah kendali PSSI. ‘’Dalam rapat ini telah dihasilkan keputusan penting untuk masa depan sepakbola Indonesia, yaitu disepakatinya timnas di bawah kendali JC. Untuk itu ke depannya akan dibuatkan skema, karena

untuk administrasi harus tetap menggunakan kop surat PSSI, jadi kesekjenan PSSI dalam konteks timnas support administrasi untuk keperluan surat menyurat Timnas,” ungkapnya ketika dihubungi wartawan di Jakarta, kemarin. Masalah penyatuan liga antara Indonesia Super League (ISL) dengan Indonesia Premier League (IPL), Joko mengaku belum bisa dilakukan pada kompetisi musim depan. Hal tersebut, karena upaya itu tidak akan mudah dan harus melalui tahapan serius. ‘’Untuk penyatuan liga, kelihatannya baru bisa dilaunching pada 2014 atau 2015. Jadi tidak bisa dipaksakan pada musim depan,’’ katanya. Untuk itu, keputusan yang diambil bersama yaitu tetap menggulirkan dua kompetisi itu hingga terbentuknya liga baru,

karena walau dua liga beda penyelenggara, tetap dinilai sah. ‘’Jadi tidak ada yang ilegal. Duaduanya (ISL dan IPL-red) tetap akan berjalan,’’ tuturnya. Sedangkan rencana penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB), tetap akan digelar, untuk menetapkan hasil kesepakatan yang dibahas oleh Joint Committee, yang dijadwalkan digelar pada pertengahan November mendatang. ‘’Sesuai MoU, KLB akan diikuti oleh voter sesuai dengan KLB Solo. Sehingga, JC nantinya akan melakukan verifikasi terhadap keabsahan voter Kongres. Dengan sendirinya, JC harus menganulir pembentukan caretaker dan kepengurusan baru di Pengprov yang sekarang menjadi dispute dan pemicu masalah,’’ jelasnya. Terkait empat anggota Exco

PSSI yang telah dipecat, masing-masing La Nyalla Mattalitti, Erwin Dwi Budiawan, Roberto Rouw dan Tonny Aprillani, dalam rapat JC tersebut telah diputuskan, akan dihapuskan secara langsung tanpa persyaratan apapun. Dan soal revisi Statuta PSSI, telah disepakati akan dibentuk tim dari dua pihak, yaitu Hinca Pandjaitan dan Togar Mahanan Nero dari KPSI-ISL, sedangkan dari PSSI diwakili Saleh Mukadar dan Catur Agus Saptono. Dalam pertemuan tersebut, Joko juga mengaku AFC menolak proposal yang diajukan kubu PSSI Djohar, termasuk proposal penyatuan liga yang dipaksakan pada musim depan dengan nama Liga Merah dan Liga Putih. ‘Jadi AFC sudah menetapkan menolak hal itu,’’ tambahnya. (pts)

HOTEL

TRANSJAKARTA

Suluh Indonesia/ant

PENUTUPAN PON XVIII - Kembang api berpendar di atas Stadion Utama Riau saat upacara penutupan PON XVIII di Pekanbaru, semalam.

PEKANBARU - Ketua KONI Sumatera Utara Gus Irawan Pasaribu mengatakan Sumatera Utara siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, bersaing dengan Bali, Aceh, dan Sulawesi Selatan, yang juga telah mengajukan pencalonan diri. “Kami siap untuk menjadi tuan rumah PON 2020. Kami sudah mendapatkan dukungan dari 10 provinsi. Itu merupakan hasil keputusan pada pertemuan KONI se-Sumatera di Batam, beberapa waktu lalu,” kata Gus Irawan Pasari-

6

-

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7 8

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus

SPBU PERTAMINA -

SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU

34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel

RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -

RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara

-

Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER

-

Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING

-

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM

-

Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor


7

Suluh Indonesia, Jumat 21 September 2012

DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR

BOGOR JUAL RUMAH - 2 lantai - 4 kamar tidur + Ac 2 - 2 kamar mandi Luas tanah 190 M Luas Bangunan 250 M Listrik 2200 watt Line Tlp aktf SHM - AJB Garasi mobil 2 unit Garasi motor 1 unit HUB : 0818955214, 081383720020

KADIN BOGOR

KADIN BOGOR

BOGOR

JAKARTA

BOGOR

Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua Lt. Semi Basement Blok C 022-023-031-032 Telp. (021) 6491352 Jln. Mangga Dua Raya Jakarta Utara Tanah Abang Bukit Blok E Lt. 2 Los C8 No. 1&12

JAKARTA UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.

SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang

Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3

Unit Ready Stock

Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll

Discont Up To 30Jt Proses Mudah & Cepat BELI MOBIL SUZUKI SEKARANG, SUDAH DAPAT CASH BACK

AGUS. W

Hub : 085255564971 SEPTEMBER CERIA Dengan Diskon Kejutan Dari SUZUKI Mobil Pick Up Dp 15 Jt’an / Angs 1,8 Jt’an Blin Van Cicilan 60 Rb’an Perhari Realvan Dp 12 Jt’an / Angs 1,5 Jt’an SX 4 Dp 28 Jt’an / Angs 3 Jt’an Splash Dp 15 Jt’an / Angs 2,3 Jt’an Estilo Dp 12 Jt’an / Angs 2 Jt’an APV Dp 15,7 Jt’an / Angs 2 Jt’an Swift Dp 24 Jt’an / Angs 2,5 Jt’an Vitara Dp 40 Jt’an / Angs 4 Jt’an

Proses Kredit Cepat & Bisa Dibantu Terima Indent SUZUKI ERTIGA Dengan Angs 3 Jt’an (Dijamin Dapat Unit Ready Stock)

RADIT 021 99955548 / 085691008775

Pin BB : 238EBECE

SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang Unit Ready Stock

021.9482.1848 0856.9000.621 Pin BB. 29F2FABB

SUZUKI INDOMOBIL

SUZUKI PREMER CARD Pesan Sekarang Dapat Promo Poket Terjangkau & Diskon sampai dengan 25Jt

SPLASH CASH BACK 17JUTA ESTILO CASH BACK 25JUTA SWIFT CASH BACK 12JUTA PICK UP CASH BACK 4JUTA

Untuk Info Lebih Lanjut Hub: HENDRA 087875808026 Pin BB 25F1F4FC

Tdp 25Jt’an * Bisa Tuker Tambah

Hub: JAYA Hp. 021-91362130 / 08158002742 Email: jaya2herdank@yahoo.com

PASANG Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, IKLAN Properti & Peluang Emas Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771

Ukuran 2 x 50 mmk

BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000 Hub : 021-5357602

Hub: RAMDANI Hp: 085781746590 Esia: (021) 97327501 Email: daihatsudepok@gmail.com

Pasang Iklan Baris

CEPAT LAKU Hanya

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602 G.22-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 21 September 2012

8

41 Desa di Pandeglang

Jadi Sasaran Penghijauan Tahun ini PANDEGLANG - Sebanyak 41 desa/kelurahan dalam beberapa kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menjadi sasaran kegiatan penghijaun pada 2012. ‘’Kegiatan penghijauan di 41 desa tersebut telah ditetapkan melalui surat keputusan Bupati Pandeglang,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Pan-

deglang Apang Syafruddin di Pandeglang, kemarin. Penghijauan, kata dia, akan dilaksanakan di lahan miliki masyarakat setempat, sedangkan bibit yang ditanam bantuan dari pemerintah yang dibagikan secara gratis. ‘’Jadi lahan yang ditanami miliki masyarakat dan penanaman juga dilakukan oleh warga. Pemerintah hanya memberikan

KLOTER PERTAMA - Calon jamaah haji tengah menunggu pembagian gelang dan passpor di Asrama haji Palembang, kemarin. 354 CJH kloter pertama embarkasi Palembang yang akan berangkat hari ini.

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Terancam Longsor

Warga Direlokasi tanah longsor dan banjir bandang. ‘’Lokasi baru tempat relokasi tidak terlalu jauh dari pemukiman awal pada warga, dengan pertimbangan agar mereka tidak terlalu jauh dari sumber pendapatan (pekerjaa) dan kehidupan sosial,” kata Fauzi Bahar. Dia mengatakan, ada sekitar 36 unit hingga 45 unit rumah warga di daerah Batu Busuak yang akan dipindahkan dari ancaman tanah longsor dan banjir bandang. ‘’Harus ada komitmen dari warga sebelum dibangun rumah baru, warga harus meruntuhkan rumah yang lama tersebut rusak akibat tanah longsor dan banjir bandang,”katanya. Dia menambahkan, BNPB setuju untuk membangun rumah warga yang akan direlokasi ke tempat aman, dimana nilai antara Rp30 juta hingga Rp40 juta per satu unit rumah. ‘’Untuk tahap awal, yang akan direlokasi pertama, mengalokasikan 23 unit rumah warga Batu Busuk yang terkena dampak langsung atau

tidak langsung (terancam terban), baik bencana banjir bandang pertama (Juli) dan kedua,”katanya. Terkait keinginan warga terkena banjir bandang melanda di daerah Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, mau direlokasi. Fauzi Bahar menyatakan jika warga mau direlokasi, rumah harus dihancurkan tidak ada satupun rumah berada di komplek perumahan Grya Kubu Tama yang berada di bekas sungai mati. Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kota Padang pada 12 September 2012 mengakibat puluhan rumah rusak berat diterjang material tanah longsor dan banjir bandang, dua unit jembatan rusak. Empat orang meninggal dunia tertimbun material tanah longsor. Saat ini warga masih berada di tempat pengungsian, mereka masih trauma banjir badang dan tanah longsor kembali menerjang. Warga berada di tempat pengungsian terserang berbagai macam penyakit. (ant)

(KBR) dari Kemenhut. ‘’Kita mengusulkan 130 kelompok untuk mendapat bantuan program KBR ini, tapi yang disetujui 59 kelompok,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Pandeglang Apang Syafruddin di Pandeglang, Senin. Jumlah penerima bantuan itu, kata dia, lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya 33 kelompok. (ant)

BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT

Suluh Indoensia/ant

PADANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat segera merelokasi warga Kelurahan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, kota itu dari ancaman bencana tanah longsor dan banjir bandang. “Untuk menghindari bencana banjir bandang dan longsor terjadi kembali, warga harus direlokasi ke tempat yang aman,”kata Walikota Padang, Fauzi Bahar, di Padang, Kamis. Menurutnya, ninik mamak serta kaum telah sepakat dan merelakan setengah hektare tanah mereka untuk dijadikan lokasi relokasi dari ancaman banjir bandang dan tanah longsor. Relokasi warga berada di kawasan Sungkai sekitar dua kilomter dari lokasi bencana banjir bandang Batu Busuk sebagai tempat relokasi bagi para korban banjir bandang dan longsor. Kawasan itu diperkirakan aman dari banjir bandang dan tanah longsor, tambah Fauzi Bahar dimana letaknya jauh lebih tinggi dari lokasi awal terjadinya bencana

bantuan bibit saja,” katanya. Ia juga menjelaskan, bibit yang diberikan hasil penyemaian kelompok masyarakat yang diberi bantuan dana untuk pembibitan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Menurut dia, sebanyak 59 kelompok tani di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada 2012 mendapat bantuan program kebut bibit rakyat

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 21 September 2012 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu