Skip to main content

Edisi 20 Januari 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 13 tahun IV Rabu, 20 Januari 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Dana Talangan Kembali

Pemerintah Serius

Diterapkan Dalam Dua Tahun

DEWAN Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Rudjito optimistis Bank Century (saat ini berubah menjadi Bank Mutiara) dapat terjual dengan harga maksimal, dan dana talangan (bail out) sebesar Rp 6,7 triliun...hal. 1

MENKO Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan bahwa pemerintah melaksanakan negoisasi ulang perjanjian perdagangan bebas ASEANChina (ACFTA) secara maksimal untuk melindungi industri...hal. 2

KEMENTERIAN Pertanian menargetkan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk hortikultura dapat dilaksanakan di Indonesia dalam dua tahun ke depan. Dirjen Hortikultura Kementerian...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Antasari Dituntut

Hukuman Mati JAKARTA - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar dituntut hukuman mati, karena dinilai secara sah dan meyakinkan bersalah, terlibat pembunuhan terhadap Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Tuntutan hukuman ini disampaikan JPU Cyrus Sinaga dalam sidang di PN Jaksel, kemarin. Dalam persidangan yang diketuai majelis hakim Herry Suwantoro itu, JPU Cyrus Sinaga menyebutkan berbagai pertimbangan yang memberatkan terdakwa. ‘’Kami meminta majelis hakim untuk menjatuhkan pidana terdakwa Antasari Azhar dengan pidana mati,” ujarnya. Dalam sidang terpisah, mantan Kapolres Jaksel Kombes Pol Williardi Wizard juga dituntut jaksa Kurniawan dengan hukuman mati, karena terbukti bersalah terlibat pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. JPU Imanuel Rudi Pailang juga menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Sigid Haryo Wibosono, karena dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan turut serta melakukan pembujukan melakukan pidana pembunuhan. Nasib lebih baik diterima terdakwa Jerry Hermawan Lo, karena JPU Sutikno hanya menuntut Suluh Indonesia/ade dengan hukuman penjara selama 15 tahun. RiHUKUMAN MATI - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar mendongakkan kepala setelah mendengarkan tuntutan hukuman mati ngannya tuntutan tersebut, karena Jerry lebih oleh jaksa Cyrus Sinaga pada sidang di PN Jaksel, kemarin, karena terbukti terlibat pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen. koperatif dibandingkan terdakwa lainnya. (nas)

Presiden Yudhoyono :

Ada yang Adu Domba Saya MADIUN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, belakangan muncul isu politik yang tujuannya mengadudomba dirinya dengan berbagai pihak. ‘’Akhir-akhir ini saya prihatin karena tiba-tiba muncul suasana politik yang agak aneh dan cenderung tidak sehat. Muncul politik intrik, pecah belah dan adu domba, fitnah, dan fiksi,” kata Presiden saat memberikan sambutan dalam pembukaan Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ke-6 di Madiun, kemarin. Diceritakan Presiden, saat tiba di Madiun dua hari lalu, beredar berita yang mengagetkan dan sampai ke luar negeri bahkan mempengaruhi pasar saham, yang mengatakan pres-

iden akan segera mengganti Menkeu. ‘’Apa yang terjadi, sudah muncul sekarang kemungkinan spekulan bekerja, mengganggu stabilitas nilai tukar, bisa ganggu semuanya. Yang tidak ada menjadi ada, seperti itu,” katanya. Presiden menyimpulkan, politik seperti itu adalah politik fiksi membuat yang tidak ada menjadi ada. ‘’Itu politik adu domba, mungkin diadu antara Menkeu dengan presidennya, disebutkan akan diganti dengan inisial AA. Mengadu domba Menkeu dengan AA, saya gak tahu AA. Sumbernya katanya dari Golkar, mengadu Pak Ical dengan presiden,” katanya. Presiden mengatakan politik adu domba seperti ini seharus-

nya tidak lagi muncul sekarang ini di saat kesadaran demokrasi dan hidup berbangsa serta bernegara semakin baik. ‘’Kesadaran demokrasi yang kita bangun, dan penataan pembangunan seharusnya melewati masa-masa ini. Yang saya inginkan selamatkan masyarakat kita. Kasihan rakyat, rakyat terombang-ambing, rakyat tidak tentram, rakyat takut akan ada apalagi, ingat krisis, dan peristiwa yang menimbulkan kehidupan tidak baik,” katanya. Presiden meminta agar semua pihak menjadi pelaku demokrasi yang baik, menggunakan hak dan kebebasan dengan baik, serta berpartisipasi dalam politik dengan baik yang amanah bermartabat dengan ahlak dan perilaku yang baik. (ant)

Partai Koalisi Mulai Melunak JAKARTA - Arah kebijakan partai koalisi dalam menyikapi kasus bailout Bank Century mulai berubah. Perubahan sikap itu ditunjukkan PAN terhadap kebijakan bailout sebesar Rp 6,7 triliun yang memutuskan memperkuat koalisi dengan Partai Demokrat. Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan mengatakan, saat ini arah dan kebijakan partai dalam memandang kasus bailout Bank Century bukan kesalahan pengambilan kebijakan, karena keputusan bailout merupakan upaya untuk menyelamatkan perbankan terhadap krisis. ‘’Tidak ada masalah dalam kebijakan pencairan dana talangan untuk Bank Century. Oleh karena itu, PAN akan fokus pada penyimpangan dalam teknis pengambilan kebijakan bailout,” kata Taufik di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Taufik yang juga Ketua Komisi V DPR mengatakan, pemahaman seperti itu sudah disampaikan kepada semua kader PAN, anggotatermasuk anggota Pansus Century dari F-PAN. ‘’Itu sudah kebijakan partai. Bagaimanapun

juga, sebagai kepanjangan tangan dari partai, fraksi harus melaksanakannya,” tegasnya. Untuk menjaga ritme anggota FPAN di pansus angket Century, partai telah membentuk semacam task force, guna mengkaji apakah kebijakan dan keputusan partai ini digunakan sebagai acuan dalam pembahasan anggota pansus dari FPAN. ‘’Jadi, anggota pansus dari FPAN tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Semua harus berjalan di dalam koridor hasil kajian task force,” terang Taufik. Mengenai pemanggilan Dradjad Wibowo sebagai saksi ahli pansus, Taufik mengaku tidak khawatir tidak akan mempengaruhi pemahaman partai karena mantan anggota Komisi XI ini dinilai bisa membedakan posisi sebagai pengamat ekonomi dan wakil ketua umum partai. Dalam pertemuan dengan petinggi partai, PAN juga tidak sepakat atas usul pemanggilan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono oleh pansus, karena dikhawatirkan terjadi pembentukan opini dan implikasi politik baru. (har)

Presiden Berikan Tujuh Instruksi MADIUN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan tujuh instruksi kepada para bupati untuk terus mengurangi kemiskinan, pengangguran, meningkatkan pendidikan, kesehatan, serta percepatan pembangunan infrastruktur. Instruksi itu juga mencakup masalah reformasi birokrasi dan pencegahan penindakan korupsi, serta peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. Hal itu disampaikan Presiden Yudhoyono saat membuka Rakernas Apkasi ke-6 di Madiun, kemarin. Menurut Presiden , tujuh prioritas itu harus dilaksanakan para bupati dan harus dilaporkan kepada Presiden kapan pun para bupati itu bertemu Presiden. ‘’Jika saya datang, yang harus dilaporkan pelaksanaan tujuh prioritas itu,” katanya. Presiden juga menyambut baik ikrar para bupati untuk membangun pemerintah bersih dan akuntabel, melakukan reformasi birokrasi, menjalankan otonomi daerah dalam bingkai NKRI, melaksanakan program MDGs, dan meningkatkan kepedulian penyelamatan bumi dari pemanasan global. ‘’Tapi jangan lima tahun lagi cuma ikrar. Saudara harus menjalankannya,” kata Presiden.

Presiden juga meminta agar Rakernas kali ini dapat menghasilkan sesuatu yang baik agar pemerintah kabupaten semakin maju dengan kesejahteraan yang lebih tinggi. ‘’Yang diundang bupatinya, tetapi rombongannya bisa tiga sampai tujuh. Tetap sekali-kali tidak apaapa asalkan saling berbagi pengalaman, menimba pengetahuan dan muncul pikiran-pikiran baru gagasan dan kreasi baru untuk memajukan daerah,” katanya. Presiden juga melihat ada beberapa hambatan dalam pembangunan daerah selama ini yaitu adanya tumpang tindih peraturan, dan lambatnya pembangunan infrastruktur. Presiden juga meminta para bupati untuk terus berusaha memajukan daerah dan masyarakat, meningkatkan daya saing, memiliki desain dan alokasi anggaran yang tepat, mengkaji ulang kebutuhan pemekaran wilayah dan menghilangkan tumpang tindih soal hukum. Rakernas Apkasi yang akan membahas isu-isu strategis pelaksanaan otonomi daerah dan ekonomi daerah ini diikuti oleh 230 bupati atau pejabat pemkab dari 398 kabupaten di seluruh tanah air. (ant)

DPR Minta Audit Lanjutan BPK BADAN Akuntabilitas dan Keuangan Negara (BAKN) DPR meminta BPK melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memeriksa apakah terjadi pelanggaran batas minimum pembberian kredit (BMPK) kepada Bank Century. BPK diminta memperdalam pemeriksaan atas Capital Adequacy Ratio (CAR) baik sebelum, selama maupun sesudah pengucuran dana FPJP diberikan. Demikian salah satu rekomendasi BAKN DPR dari hasil telaahnya atas audit investigatif BPK terhadap kasus Bank

Century. Rekomendasi tersebut disampaikan sembilan anggota BAKN dari lintas fraksi di DPR kepada Ketua DPR Marzuki Alie. ‘’Hasil dari audit BPK, menurut BAKN, masih perlu audit lebih lanjut tentang hal-hal tertentu. Di antaranya menyangkut proses merger,

pemberian FPJP (fasilitas pinjaman jangka pendek), telaah FPJP, dan penyertaan modal sementara. Kami meminta kepada pimpinan DPR agar BPK menelaah lebih lanjut,” kata Ketua BAKN DPR Ahmad Muzani di Jakarta, kemarin. Selain itu, BAKN juga meminta kepada KPK untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan tehadap indikasi tindak pidana korupsi yang terjadi di Bank Century, karena BAKN menilai Bank Indonesia telah sengaja melakukan perubahan CAR dari neatif menjadi positif

dan jumlah FPJP yang diberikan sebesar Rp 639 miliar melebihi jumlah yang seharusnya sebesar Rp 493,6 miliar. Rekomendasi BAKN juga ditujukan kepada kepolisian dan kejaksan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan atas pelanggaran dalam pemanfataan FPJP karena ada indikasi pelanggaran tindak pidana yaitu Bank Century telah mengeluarkan dana ebesar Rp 936,654 juta kepada Budi Sampurna tanpa persetujuan BI. Muzani yang juga anggota Pansus Hak Angket Kasus

Bank Century DPR mengatakan hasil penelaahan ini juga akan menjadi masukan pansus. Begitu juga kepada Komisi III selaku komisi hukum DPR dan Komisi XI sebagai komisi yang membidangi masalah moneter dan perbankan. Kedua komisi DPR itu diminta menindaklanjuti persoalan ini dengan mitra kerjanya terhadap segala hal yang berkaitan dengan sektor keuangan. Ketua DPR Marzuki Alie menyambut baik hasil kerja BAKN, dan berjanji akan membahas rekomendasi ini. (har)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 20 Januari 2010

2

Babe Akui Memutilasi Teguh

Suluh Indonesia/ant

BERMAIN BANJIR - Anak-anak bermain di jalan yang tergenang air di Jalan Pemandangan 2, Jakarta, kemarin. Di beberapa titik banjir mencapai 50 cm menyusul hujan deras yang menguyur ibukota RI dan sekitarnya.

JAKARTA - Pengacara pelaku mutilasi Baekuni alias Babe (49), Haposan Hutagalung mengatakan bahwa kliennya mengaku juga mensodomi kemudian memutilasi seorang anak bernama Teguh (12). “Pengakuan dia (Babe) memutilasi Teguh pada tahun 2004,” kata Haposan di Jakarta, kemarin. Haposan mendapatkan pengakuan dari kliennya mensodomi dan membunuh Teguh dengan cara memotong bagian tubuh korban kemudian membuangnya di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Pengacara menuturkan Babe bersyukur polisi berhasil menangkap dan mengungkap kasus tindakannya dengan alasan jika tidak terungkap jumlah korban sodomi dan mutilasi akan semakin banyak. Terkait pengakuan Babe yang tidak sekaligus memutilasi korbannya kepada polisi, Haposan mengungkapkan kliennya itu tidak ingat sudah membunuh beberapa anak karena kejadiannya sudah lama. “Tersangka butuh waktu untuk mengingat kembali

karena kejadiannya sudah lama,” ujar Haposan. Haposan menambahkan penyidik kepolisian juga membutuhkan waktu untuk melakukan pendekatan kepada Babe agar mengaku dan mengingat kembali tindakan pembunuhannya. Sebelumnya, Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku sodomi dan mutilasi, Baekuni alias Babe terhadap seorang bocah bernama Ardiansyah (10) dan potongan tubuhnya ditemukan di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Cakung, Jakarta Timur. Hingga saat ini, Babe mengaku dirinya sudah mensodomi dan memutilasi terhadap delapan anak, yakni Aris (tahun 1998), Teguh (2004), Riki, Yusuf Maulana, Adi (2007), Rio (2008), Arif (2009) dan Ardiansyah (2010). Sekjen Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Aris Merdeka Sirait mengatakan pihaknya akan memeriksa kemungkinan seorang anak bernama Angga (9) menjadi korban mutilasi Baekuni alias Babe (49). “Kita akan datangi Polda Metro Jaya untuk mencari kemungkinan Angga menjadi korban mutilasi Babe,” kata Aris. (ant)

Wiliardi Pertanyakan

Peringatan BMKG

Genangan Membuat Macet

Tuntutan Hukuman Mati

Waspadai Angin Kencang

Berjam-jam Lamanya

JAKARTA - Mantan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Wiliardi Wizard, mempertanyakan tuntutan hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) terhadap dirinya terkait pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasruddin Zulkarnaen. “Sah-sah saja hukuman mati, kalau bisa dibuktikan oleh JPU,” katanya seusai persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap dirinya, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, kemarin. Sebelumnya, JPU menuntut hukuman mati terhadap Wiliardi Wizard karena dianggap secara sah telah melakukan pembunuhan tersebut dan dikenai Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP Jo Pasal 340 KUHP. Selain Wiliardi, Antasari Azhar (mantan Ketua KPK) dan Sigit Haryo Wibisono, juga dituntut hukuman mati, sedang-

kan terdakwa Jerry Hermawan Lo dituntut 15 tahun penjara. Ia menyatakan persoalannya dari fakta persidangan tidak ada yang menuduh dirinya memerintahkan dan diperintahkan untuk membunuh Nasruddin Zulkarnaen. “Kan fakta persidangan tidak ada yang menuduh seperti itu, kok jaksa menuntut itu,” katanya. Kendati demikian, ia menyerahkan seluruhnya kepada majelis hakim yang akan memutuskan perkara tersebut. “Kita serahkan kepada majelis hakim yang akan memutuskannya,” katanya. Sementara itu, kuasa hukum Wiliardi Wizard, Sastrawan T Paparang, menyatakan, tuntutan jaksa terhadap kliennya tersebut, terlalu bernafsu. “Dan over acting tuntutan jaksa itu, berdasarkan fakta sesungguhnya Wiliardi harusnya bebas,” katanya. (ant)

JAKARTA - Kawasan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada periode tanggal 19 - 21 Januari 2010. Berdasarkan Peringatan Dini Cuaca 19-21 Januari yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kemarin Jabodetabek termasuk di antara banyak daerah yang diperkirakan akan diterpa hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Daerah lainnya antara lain Sumatra Bagian Selatan, Pesi-

memanjang dari Sumatra bagian Tengah hingga Laut Jawa serta dari Laut Maluku hingga Papua Barat yang berpengaruh terhadap proses pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya. Potensi cuaca itu juga ditunjang data bahwa terjadinya nilai labilitas udara yang berada dalam tingkat cukup labil, dan tingkat kelembaban udara yang cukup besar. Selain itu, terdapat pula tingkat suhu muka laut yang masih hangat yang mendukung pertumbuhan awan hujan khususnya di wilayah Indonesia bagian Timur. (ant)

DKI Mulai Hadapi Banjir

Wagub Kumpulkan Walikota

Menkumham Tinjau Diklat Calon Notaris JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar meninjau pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan (Diklat) dari sekitar 2.000 calon notaris yang digelar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, 18 - 20 Januari. “Kementerian Hukum dan HAM akan membantu untuk mempercepat upaya proses menjadi notaris secepat mungkin,” kata Patrialis saat meninjau diklat tersebut di Jakarta, kemarin. Menurut Patrialis, percepatan itu karena notaris memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mencontohkan, untuk membuat akta otentik terkait dengan perihal jual beli perusahaan sangat dibutuhkan jasa seorang notaris. Menkumham juga mengemukakan, proses kemudahan dalam hal perizinan untuk men-

sir Barat Sumatra, Pesisir Timur Sumatra bagian Selatan, serta Kalimantan bagian Timur dan Barat. Selain itu, daerah rawan hujan angin kencang juga diperkirakan akan melanda sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku Utara dan Tenggara, serta Papua bagian Tengah dan Selatan. Menurut BMKG, potensi cuaca tersebut disebabkan adanya daerah tekanan rendah di sebelah utara dan barat dari Benua Australia. Hal itu mengakibatkan terbentuknya daerah pumpunan/pertemuan angin yang

JAKARTA - Memasuki musim hujan, Pemprov DKI Jakarta melakukan pengecekan kesiapan untk menghadapi banjir di kelima wilayah. “Kami mengumpulkan para walikota untuk paparan kesiapan banjir di wilayahnya. Untuk mengetahui dan mendeteksi titik banjir, tempat pengungsian sudah disiapkan atau belum dan mengecek sampai sejauh mana sudin kesehatan menyiapkan obat dan prosedur pengobatan. Serta sudin sosial menyiapkan bahan baku makanan. Itu yang masih perlu dikoordinasikan,” kata Wakil Gubernur DKI Prijanto. Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan membersihkan seluruh saluran penghubung drainase sebagai langkah antisipasi banjir tahunan Jakarta. Pekerjaan yang dimulai pada tahun 2009 itu membutuhkan biaya sekitar Rp40 miliar untuk membersihkan total 200

jadi notaris juga menjadi salah satu perhatian dari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono. Diklat di Hotel Ritz Carlton itu sendiri telah dibuka secara resmi pada Senin (18/1) oleh Wakil Presiden Boediono. Dalam sambutannya, Boediono juga menegaskan pentingnya peran notaris di Tanah Air karena notaris adalah salah satu sendi dalam negara yang memastikan bahwa pembangunan ekonomi-sosial tetap berada di jalur hukum yang telah ditetapkan. Selain itu, acara Diklat tersebut juga memperoleh penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam kategori jumlah peserta diklat terbanyak yang pernah diselenggarakan di Tanah Air. (ant)

Wagub DKI Prijanto

saluran penghubung di seluruh Jakarta Barat. “Seandainya saluran penghubung ini berfungsi, mudah-mudahan banjir di Jakarta Barat bisa diminimalisir. Karena itu kita terus melakukan penertiban, menguras, mengeruk dan memperbaiki saluran penghubung supaya bisa berfungsi kembali,” kata Walikota Jakarta Barat, Djoko Ramadhan, usai paparan kesiapan banjir Pemkot Jakarta Barat kepada Wakil Gubernur DKI

Jakarta Prijanto di Balaikota DKI Jakarta, kemarin. Pembersihan dan refungsi saluran penghubung itu diperlukan karena saluran penghubung yang ada saat ini banyak yang rusak maupun tertutup sampah atau ditutup oleh warga dengan beton sehingga air tidak dapat mengalir lancar dan menimbulkan genangan. Suku Dinas (Sudin) PU Jakarta Barat telah membersihkan 40 saluran penghubung selama 2009 yang membutuhkan anggaran sebesar Rp8 miliar. Pada anggaran 2010, disiapkan dana sebesar Rp16 miliar untuk membersihkan 80 saluran dan pada 2011 disiapkan Rp16 miliar juga untuk membersihkan sisa saluran penghubung atau 80 saluran. Saluran yang telah dibeton warga untuk dijadikan halaman rumah juga akan dibongkar dan dikembalikan fungsinya semula agar tidak menimbulkan genangan. (ant)

DKI Perlu Cara Lain

Penuhi Kebutuhan Air Minum PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disebut Badan Regulator Perusahaan Air Minum (BR PAM) DKI membutuhkan alternatif lain untuk penyediaan air minum bagi warga dalam rangka mengejar target Millenium Development Goals (MDG) pada 2015. “Pertumbuhan sambungan saat ini 20 ribu pelanggan baru per tahun di DKI, di tingkat nasional pertumbuhan hanya sekitar 100 ribu sambungan per tahun, ini sangat jauh dari target 10 juta sambungan pada 2015. Pemerintah harus men-

cari jawaban apakah ada cara lain untuk menyelesaikan masalah perpipaan di perkotaan ini,” kata Anggota BR PAM Riant Nugroho di Jakarta, kemarin. Untuk DKI Jakarta, saat ini penyediaan PAM di DKI di-

lakukan secara monopoli oleh PD PAM Jaya dengan dua mitra swastanya yakni PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta (Aetra). Namun kedua operator tersebut baru sanggup menyediakan 60 persen jaringan pipa bagi warga Jakarta, masih jauh dari target 85 persen menurut MDG.. “Bahkan dari pengukuran BR PAM, baru 50 persen jangkauan jaringan pipa di Jakarta,” kata Riant. PAM Jaya disebut Riant harus bisa mendorong kenaikan kinerja kedua mitranya tersebut

terutama dalam peningkatan pelayanan sambungan yang sudah ada sekarang. “Masih banyak laporan masuk ke BR PAM bahwa air tidak nyala, bahkan ada di daerah Jakarta Utara yang sudah berlangganan PAM selama tujuh tahun tapi tidak pernah ngalir,” katanya. Sementara itu, salah satu alternatif bagi investasi infrastruktur perpipaan di perkotaan disebut Riant adalah dengan mekanisme “public- public partnership” (kemitraan pemerintah dengan pemerintah), menggantikan “public- private

partnership” (kemitraan pemerintah dan swasta) yang dilakukan selama ini. “Saat ini ada tren menurunnya investasi infrastruktur air PAM di dunia oleh swasta, dan dikembalian ke pemerintah. Karena tidak semua investasi swasta bisa menyelesaikan permasalahan perpipaan ini. Kuncinya sebenarnya bukan privatisasi tapi profesionalisasi,” kata Riant. BR PAM akan membahas skema pembiayaan infrastruktur air melalui mekanisme public- public partnership. (ant)

JAKARTA - Setidaknya terdapat lebih dari 20 genangan air di berbagai ruas jalan di wilayah DKI Jakarta, kemarin, setelah hujan turun selama berjam-jam di ibukota sejak Selasa dini hari. “Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ibukota sejak dini tadi, genangan air yang mempunyai kedalaman antara 10 hingga 50 cm terjadi di ruas jalan ibukota,” kata Operator Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya Briptu Yoka, di Jakarta, kemarin. Briptu Yoka memaparkan, data yang dihimpun TMC dari petugas di lapangan hingga saat ini terdapat sebanyak 22 genangan air di berbagai jalan raya. Di wilayah Jakarta Utara, genangan terjadi di lima titik antara lain di Jalan Martadinata (dengan ketinggian air 20 cm), Jalan Muara Baru (20 cm), dan Jalan Yos Sudarso (20 cm). Di wilayah Jakarta Pusat, banjir terjadi di lima titik antara lain ruas Jalan Letjen Suprapto dekat perempatan Coca-Cola (40 cm), Jalan Pangeran Jayakarta (30 cm), dan Jalan Sim-

pang Lima Atrium Senen jalur lambat (20 cm). Di wilayah Jakarta Selatan, genangan terdapat di Kebayoran Lama setelah perempatan Bungur (20 cm), Jalan Raya Kemang (20 cm), bawah Jalan Layang Semanggi (20 cm), dan Jalan Sisingamangaraja di depan Kejaksaan Agung yang mengarah ke Terminal Blok M (20 cm). Di wilayah Jakarta Timur, jalan yang tergenang di empat titik antara lain di Jalan Ahmad Yani depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur (25 cm), dan ruas jalan depan Kawasan Industri Pulogadung (30 cm). Di wilayah Jakarta Barat, genangan terletak di Jalan Raya Daan Mogot depan Indosiar (30 cm), Jalan Arjuna Selatan Kebon Jeruk (30 cm), Jalan Arjuna Utara Kebon Jeruk (30 cm), dan depan Puskesmas Taman Palem (20 cm). Genangan tersebut mengakibatkan terhambatnya arus lalu lintas karena kepadatan kendaraan. Petugas kepolisian lalu lintas saat ini bersiaga di berbagai lokasi tersebut untuk mengatur arus lalu lintas. (ant)

Polri Sarankan

Keluarga Jenguk Hambali JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komisaris Jenderal Pol Ito Sumardi menyarankan agar keluarga mengajukan surat permintaan untuk menjenguk Riduan Ismanuddin alias Hambali di Amerika Serikat (AS). “Dia (keluarga) buat saja permintaan kepada Mabes Polri nanti disampaikan melalui Departemen Luar Negeri (Deplu) AS,” kata Ito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, kemarin. Ito menuturkan persetujuan permintaan keluarga untuk menjenguk Hambali tergantung Deplu Amerika yang berwenang memberikan visa karena kunjungan ke negeri “Paman Sam” itu harus menggunakan visa. “Kalau tidak mengeluarkan visa maka (keluarga) tidak bisa masuk juga,” ujar Ito. Jenderal polisi bintang tiga itu mengungkapkan Polri sudah memberikan sejumlah data tentang Hambali terkait dengan kejadian ledakan bom pada Hari Natal, Hotel JW Marriot dan Bom Bali I. Polri menyerahkan data lengkap terkait Hambali yang tergabung dalam satu berkas untuk kepentingan persidangan di Washington DC, Amerika Serikat. Sebelumnya, Kabareskrim itu menyatakan penanganan kasus teroris Hambali harus

Hambali

melalui kerja sama antarpemerintah, jika Hambali hendak menjalani persidangan di Indonesia. Ito menegaskan penanganan kasus teroris asal Indonesia itu sudah menjadi kewenangan pemerintah Amerika karena yuridiksinya dianggap di negara tersebut. Sebelumnya, pihak otoritas Thailand berhasil menangkap Hambali pada Agustus 2003, kemudian diserahkan kepada pemerintah AS untuk menjalani penahanan di penjara Guantanamo. Namun pada masa pemerintahan Presiden AS, Barrack Obama menginstruksikan penutupan kamp penahanan di Guantanamo Bay sehingga Hambali dikembalikan ke negara asalnya, guna menjalani persidangan di Indonesia. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 20 Januari 2010

3

UU Penyelenggara Pemilu

Segera Direvisi

Suluh Indonesia/ant

AUDIT - Ketua DPR Masrzuki Alie menerima berkas berupa telaahan terhadap laporan pemeriksaan investigasi BPK atas kasus Bank Century dari Ketua Badan Akuntabilitas dan Keuangan Negara (BAKN) Ahmad Muzani (tengah) di gedung DPR Jakarta, kemarin.

Separuh Lebih Anggota DPR

Belum Lapor Kekayaan JAKARTA - KPK mendata separuh lebih dari 560 orang anggota DPR belum malaporkan harta kekayaan meski sudah melewati tenggat waktu. Wakil Ketua KPK, M. Jasin di Jakarta, kemarin menyatakan, dari 560 anggota DPR periode 2009-2014, hanya 229 orang yang sudah melaporkan harta kekayaan. Hal itu menunjukkan, 331 anggota DPR yang lain belum melapor. Jasin menyatakan, tenggat waktu pelaporan sebenarnya adalah awal Desember 2009. ‘’Jadi ini sudah terlambat lebih dari satu bulan,” katanya. Dia berharap para wakil rakyat itu segera melapor untuk memenuhi ketentuan Un-

dang-undang (UU). Laporan harta kekayaan diatur dalam pasal 5 UU nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Aturan itu menyatakan, setiap penyelenggara negara wajib melaporkan dan mengumumkan harta kekayaannya sebelum dan sesudah menjabat. KPK diberi kewenangan melalui Undang-undang untuk memeriksa dan meneliti laporan harta kekayaan dalam format Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Namun, aturan-aturan tersebut tidak menyebutkan hukuman bagi penyelenggara nega-

ra yang terlambat atau tidak melapor. Data KPK juga menyajikan presentase tingkat kepatuhan berdasarkan komposisi fraksi di DPR dalam melaporkan harta kekayaan. Secara berurutan, presentase tingkat kepatuhan tertinggi sampai terendah adalah Partai Keadilan Sejahtera 91,23 persen (57 anggota, 52 melapor), Partai Kebangkitan Bangsa 85,7 persen (28 anggota, 24 melapor), Partai Gerindra 76,9 persen (26 anggota, 20 melapor), Partai Hanura 52,9 persen (17 anggota, sembilan melapor). Kemudian Partai Persatuan Pembangunan 44,7 persen (38 anggota, 17 melapor), Partai

Kementrian Terkait

Diminta Bantu Nelayan JAKARTA - Menko Kesra Agung Laksono meminta kementerian terkait penanggulangan kemiskinan dan pemerintah daerah (pemda) menyiapkan bantuan bagi nelayan yang tidak bisa melaut selama beberapa waktu karena cuaca buruk. ‘’Saya berharap pemerintah daerah maupun kementerian dan badan terkait penanggulangan kemiskinan perlu siaga satu menghadapi keadaan buruk bagi kehidupan para nelayan dan keluarganya ini,” katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, badan terkait dan pemerintah daerah harus memprioritaskan penyaluran beras subsidi untuk masyarakat miskin sebanyak 13 kilogram per rumah tangga sasaran per bulan pada komunitas nelayan untuk meringankan beban mereka. ‘’Aparat yang bertugas menyalurkan raskin harus bekerja lebih keras

dan jujur karena niat pemerintah membuat program ini adalah untuk mengurangi kemiskinan. Beras harus dibagikan sesuai waktu yang ditentukan, kualitas juga harus diperhatikan, jangan lagi ada beras apek dan berkutu,” kata

Agung Laksono

mantan Ketua DPR ini. Cuaca Buruk Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan

Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca selama 19 Januari hingga 21 Januari 2010. Menurut BMKG, adanya daerah tekanan rendah di sebelah utara dan barat Australia bagian utara yang membentuk daerah pertemuan angin yang memanjang dari Sumatra bagian tengah hingga Laut Jawa serta dari Laut Maluku hingga Papua Barat yang berpengaruh terhadap proses pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya. Hal itu membuat beberapa wilayah berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. ‘’Mengingat perkiraan cuaca buruk sebagaimana laporan BMKG yang mengarah pada kondisi semakin ekstrim, telah dikeluarkan peringatan dini kepada masyarakat akan bahaya kondisi laut, ini jangan sampai diabaikan,” kata Agung Laksono. (ant)

Demokrat 40,5 persen (148 anggota, 60 melapor), Partai Golkar 29,25 persen (106 anggota, 31 melapor), Partai Manat Nasional 28,2 persen (46 anggota, 13 melapor), PDI Perjuangan 3,19 persen (94 anggota, 3 melapor). Aturan tentang laporan harta kekayaan juga mewajibkan mantan penyelenggara negara untuk melapor. Data KPK menyebutkan, 424 orang dari 550 anggota DPR periode 2004-2009 belum melapor. Sementara itu, sejumlah mantan menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu I terlihat menyerahkan daftar kekayaan terbaru. (ant)

JAKARTA - Komisi II DPR segera mengagendakan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu, kata seorang anggota komisi itu. ‘’UU 22/2007 sudah menjadi prioritas tahun ini (2010). Kalau bisa masa sidang sekarang sudah selesai direvisi,” ujar anggota Komisi II Agus Purnomo di Jakarta, kemarin. Menurut Agus, sejumlah pasal yang perlu direvisi dalam UU Penyelenggara Pemilu berkaitan dengan mekanisme perekrutan dan penggantian KPU, seleksi panitia pengawas pilkada, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Khusus untuk pengawasan pada pemilu, Agus menuturkan, perlu dikaji kembali apakah pengawasan yang sudah berjalan optimal. Ia menilai sejauh ini pengawasan pemilu cenderung tidak efektif dan berbiaya tinggi. Ketika ditanya tentang kemungkinan Bawaslu dibubarkan, ia mengatakan ide terse-

but telah dikemukakan oleh sejumlah anggota Komisi II. Namun, ide tersebut belum dapat dibahas lebih lanjut. ‘’Ide itu sudah dikemukakan. Bisa masuk kalau sudah ada naskah akademisnya,” katanya. Jika Bawaslu dihilangkan, lanjut dia, maka laporan tentang tindak pidana dapat langsung ditujukan ke polri untuk ditindaklanjuti. ‘’Polisi bisa profesional dan punya aparat di seluruh daerah,” katanya. Secara terpisah, anggota Komisi II DPR lainnya Arif Wibowo mengatakan, substansi yang perlu direvisi dalam UU 22/2007 adalah tentang perekrutan, mekanisme seleksi dan pengangkatan anggota KPU, serta pemberhentian KPU. Arif menuturkan proses perekrutan anggota KPU seharusnya dengan melibatkan partai politik. Menurut dia, dengan kembali masuknya unsur partai politik dalam keanggotaan KPU, diharapkan sistem pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu akan

kembali berjalan efektif. ‘’Karena representasi seluruh partai politik di tubuh KPU tersebut akan melahirkan sistem ‘semua mengawasi semua,” katanya. Ia menjelaskan calon anggota KPU harus mendapat rekomendasi pimpinan pusat partai politik yang mendapat kursi di DPR, masing-masing parpol merekomendasikan satu orang calon anggota, dan jumlah calon atau anggota KPU adalah sama dengan jumlah parpol yang mendapat kursi DPR. Berkaitan dengan seleksi dan pengangkatan anggota KPU, Arif mengusulkan agar nama calon anggota KPU diajukan oleh pimpinan pusat partai politik untuk kemudian diajukan ke DPR dan diseleksi. ‘’Unsur perwakilan parpol dimaksud tidak mutlak harus dari anggota parpol, bisa saja dari kalangan manapun selama oleh parpol bersangkutan dinilai layak dan mampu untuk kemudian direkomendasikan sebagai anggota KPU,” katanya. (ant)

706 Perda Bermasalah MADIUN - Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan sudah menyerahkan sebanyak 706 Perda bermasalah kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk diawasi. ‘’Kebijakan daerah tidak boleh bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Depdagri telah menyerahkan ke BPK RI untuk dilakukan pengawasan. Kepada Pemda yang bersangkutan tolong tarik kembali perda-perda yang telah dibatalkan. Jumlahnya 706 dan itu merupakan program 100 hari Depdagri,” kata Gamawan dalam pembuaan Rakernas Apkasi di Madiun, kemarin.

Mendagri mengatakan bahwa Rakernas ini diharapkan dapat meningkatkan penerapan program desentralisasi dan otonomo daerah sesuai UU 32/2004 tentang Pemerintah Daerah. Menurutnya, penting bagi Pemerintah Kabupaten untuk mensinergikan program-program nasional sesuai amanat pemerintah pusat. UU, lanjutnya memang memberikan wewenang pemda menjalankan otonomi daerahnya sendiri seperti menciptakan inovasi-inovasi untuk mensejahterakan rakyat, dan peningkatan pelayanan perijinan guna menciptakan iklim

investasi yang sehat. ‘’Tapi baru 334 kabupaten yang telah mengimplementasikan bentuk pelayanan satu pintu di daerahnya,” katanya seraya menambahkan jumlah kabupaten di Indonesia saat ini mencapai 398. Ketua Apkasi Sujono menjelaskan bahwa manfaat positif adanya otonomi daerah sudah dirasakan semakin baik seperti pelayanan masyarakat di berbagai bidang. Namun, menurutnya masih banyak yang harus diperbaiki seperti banyak tumpang tindih peraturan yang harus diperbaiki. (ant)


Megap litan

Suluh Indonesia, Rabu 20 Januari 2010

Tak Berizin

K ilas

Puluhan Pintu Kost Disegel

Sindikat Curanmor Diciduk PETUGAS Polsek Citereup berhasil menangkap empat sindikat curanmor yang biasa beraksi di parkiran supermarket di kawasan Citereup dan Cibinong. Keempat pelaku tersebut ditangkap, kemarin pagi. Dalam aksinya para pelaku berhasil mencuri puluhan sepeda motor milik pembelanja yang di parkir di Indomaret dan Alfamart. Kapolsek Citereup, AKP Pahyuniati yang didampingi kanit reskrim Polsek Citereup Ipda Rafles Marpaung Langgak Putra, mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan laporan dari Ata Atmaja (21) salah seorang warga yang menjadi korban pencurian motor tersebut. Keempat pelaku, Ibrahim (26), Herman (30) bertugas sebagai pemetik (yang mencuri), Ade (34) dan Komarudin alias Jalu (51) bertindak sebagai penadah. Motor-motor hasil curian pelaku dijual dengan harga Rp 1,7 juta perunit, kata ujar Pahyuniati. Penangkapan dilakukan setelah korban Ata melaporkan kejadian hilangnya sepeda motor miliknya merek Yamaha Mio dengan nopol F 2446 LI yang diparkir di depan Alfamart Karang Asem Timur kecamatan Citereup. Aksi sindikat ini cukup cepat, hanya selang 10 menit berbelanja, motor korban sudah dicuri. Dalam waktu tak lama setelah laporan petugas polsek Citereup berhasil menangkap Ade di Keranggan Gunung Putri. Ade ditangkap saat hendak menjual motor curiannya. Berdasarkan informasi Ade, petugas langsung memburu Herman dan Ibrahim. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang Pencuraian dengan acaman 5 tahun penjara. (ant)

Kakek Renta, Tega Perkosa Anak Kandung BOGOR - Putri (nama samaran), seorang bocah perempuan di Bogor yang baru menginjak usia 14 tahun, terpaksa harus meninggalkan bangku sekolahnya lantaran malu pada teman dan gurunya, karena tindakan bejad sang kakak renta yang ternyata ayah kandungnya sendiri bernama Swt (74), warga Kampung Sentul RT02/01, Desa Sentul, Kec.Babakan Madang,Kab.Bogor. Di hadapan polisi, Putri mengaku sering diancam sang ayah jika tak bersedia melayani nafsu setan sang ayah. Atas perbuatannya itu, Swt kini harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Babakan Madang. Putri dengan didampingi ibunya, kemarin datang ke Mapolsek Babakan Madang untuk menjalani proses pemeriksaan dan visum di rumah sakit. “Saya malu dengan teman-teman maupun guru di sekolah,” ungkap Putri, yang tampak begitu sayu menyesali nasib buruk yang menimpa diri dan keluarganya. Menurut ibu korban, perbuatan bejad suaminya itu terjadi saat dia tak berada di rumah. “Saya harus bekerja di pasar, rupanya kesempatan itu telah dimanfaatkan oleh suami saya untuk melampiaskan nafsu bejadnya kepada anaknya sendiri,” sesal Nunung. Sedangkan dari pengakuan tersangka, ia mengaku kilaf saat menggauli anak kandungnya. Bahkan pada saat ia melakukan perbuatan bejadnya, ia seakan tidak sadar kalau yang ia gauli adalah anak kandungnya sendiri yang kini mulai beranjak dewasa. “Saya kilaf Pak,” ujarya lirih dihadapan petugas. Kapolsek Babakan Madang, AKP. Ipik Kusmana mengatakan, saat ini tersangka masih masih menjalani proses pemeriksaan di Mapolsek Babakan Madang. “Dari pengakuan tersangka, dia mengaku telah beberapa kali mencabuli dan menggauli anak kandungnya sendiri. Meski tersangka telah menyesali perbuatannya, ia tetap akan kita proses dengan ancaman hukuman berlapis yakni perlindungan anak dan pencabulan dengan ancaman 10 tahun penjara,” tegasnya. (bas)

Bocah Empat Tahun

Diduga Disunat Jin DEPOK - Warga RT 02 RW 02 Kampung Poncol, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji gempar. Pasalnya, alat kelamin Bintang Saputra (4) kedapatan sudah seperti disunat. Padahal, orangtua Bintang belum pernah menyunatkan anaknya itu. Kejadian berawal saat Warsini, ibu Bintang hendak memeriksa anaknya yang sedang tidur pada Senin malam (18/1) malam lalu. “Saat itu saya sedang terlelap tidur sekitar pukul 21.00,” ujar Warsini ditemui di rumahnya, kemarin. Warsini terbangun dari tidurnya saat mendengar Bintang berteriak dan menangis. Warsini bercerita, anaknya kesakitan di bagian kelaminnya seperti digigit serangga. Sambil menangis, tiba-tiba Bintang melempar celana yang digunakan saat tidur ke arah Warsini. “Saat dia melempar celananya, saya hanya diam saja. Saya nggak ngerti kenapa dia melemparkan celananya,” cerita Warsini. Warsini baru menyadari kejanggalan terhadap anaknya selang 30 menit kemudian. Celana Bintang, tutur Warsini sudah berlumur darah. “Saya langsung memeriksa dan saya sangat kaget pas lihat anak saya (kelaminnya,red) sudah disunat,” paparnya. Hingga saat ini, dirinya belum memberitahu suaminya lantaran masih mengojek di Parung. Pasca anaknya diduga disunat jin, Bintang pun mengalami panas tinggi dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat. “Saya juga membawa dia ke orang pintar (paranormal,red). Katanya anak saya diduga disunat makhluk,” akunya. Kendati masih kaget dan bingung, Warsini mengaku senang karena anaknya dalam kondisi baik-baik saja. Bahkan Bintang pun juga sudah bisa bermain seperti biasa. “Untungnya anak saya selamat hanya merasa sakit sebentar saja setelah itu biasa lagi dan kini dia sudah kembali sehat serta bisa beraktivitas kembali,” pungkasnya. (rin)

Suluh Indonesia/rin

DISEGEL - Kepala Dinas Satpol PP Kota Depok, Sariyo Sabani menyegel rumah kos di Gang Kompas, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji yang tak memiliki IMB, kemarin.

pada orang tua atas kelalaian tersebut, namun nilainya disesuaikan dengan kemampuan masyarakat kota Bekasi. Pihaknya kini telah melakukan sosialisasi dengan akan diberlakukan ketentuan UU No 23 tersebut agar orang tua khususnya di Kota Bekasi, sadar akan kewajiban melaporkan anaknya. Didasarkan ketentuan lap-

tetap tidak ada niat baik dari pemiliknya,” beber Sariyo. Icha, salah satu penghuni mengaku kaget saat Satpol PP melakukan penyegelan. Wanita asal Tanah Abang ini sudah dua bulan menghuni kostan tersebut. “Saya kaget waktu ada petugas yang mengetukngetuk pintu. Saya juga nggak tahu kalau ternyata rumah ini nggak punya izin,” aku Icha. Selain menyegel kostan di Beji, Satpol PP juga menyegel bangunan kostan 54 pintu di Jalan Margonda milik H. Alwi. Bangunan ini, kata KaSat Pol PP, melanggar koefisien dasar bangunan. Seharusnya, bangunan tersebut menyediakan 40 persen lahannya untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH). “Namun, kenyataannya bangunan yang ada melebihi 60 persen. Bangunan ini memang memiliki IMB, IPR dan site plan. Tapi meyalahi koefisien dasar bangunan yang seharusnya perbandingannya adalah 60:40,” kata Sariyo. Untuk itu pihaknya akan memanggil para pemilik bangunan. Sariyo mengingatkan, untuk tahun 2010 ini pihaknya akan melakukan tindak pidana ringan (tipiring) bagi para pelanggar aturan. “Tahun ini kan sudah mulai diberlakukan tipiring. Salah satu pasalnya menyebutkan, bahwa pemilik bangunan harus membongkar bangunan yang menyalahi aturan dan membayar 10 persen dari nilai total bangunan kepada pemerintah daerah,” tegasnya. (rin)

Dikubur Di Penampungan TKI DEPOK - Tiga rangka bayi ditemukan dikubur di halaman depan PT Rastanura Rayani Saputra, Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) di Jalan Raya Tapos, Kampung Cimpaeun RT 001 RW 002 No 52, Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Depok. Rangka bayi tersebut diduga hasil aborsi dari beberapa calon TKI yang ditampung. Tim Forensik Polda Metrojaya pun menggali halaman depan penampungan di beberapa tempat yang diduga kuat terdapat rangka bayi. Dari lubang pertama, tim yang terdiri dari tiga orang mendapati kerangka bayi yang dibungkus kain kafan. Rangka

tersebut didapat setelah tim menggali lubang sedalam satu meter. Tim kemudian melanjutkan penggalian ke lubang kedua yang berjarak dua meter dari lubang pertama. Polisi juga menemukan kerangka bayi yang dibungkus kain kafan sama seperti yang ditemukan di lubang pertama. Penggalian kemudian dilanjutkan ke lubang ketiga yang berjarak setengah meter dari lubang pertama. Di lubang tersebut memang ditemukan bungkusan kain putih. Namun setelah diperiksa ternyata itu hanya mayat kucing. Mamit, penjaga penampungan mengatakan, tak benar tempat tersebut dijadikan tempat

aborsi. Dia menceritakan beberapa waktu lalu memang ada salah seorang calon TKI bernama Elsafitri (32) yang keguguran. Kemudian Elsa menguburkan janinnya di halaman depan penampungan pada 18 Desember 2009. Mamit mengetahui cerita ini dari Fatimah, istrinya yang merupakan penanggungjawab penampungan. Usai kejadian tersebut, Elsa pun langsung berangkat ke Taiwan sebagai TKI. “Tidak ada aborsi di tempat ini. Yang benar adalah Elsa mengalami keguguran dan menguburkan bayinya di halaman depan. Saya tidak curiga,” kata Mamit saat dikonfirmasi, kemarin. Dikatakan Mamit, dirinya

Harga Beras

Naik sampai Rp 250 per Kg BOGOR – Harga kebutuhan pokok khususnya beras dalam beberapa hari terakhir terus naik. Menurut beberapa pedagang kenaikan harga beras di pasaran saat ini rata-rata berkisar antara Rp 50 hingga Rp 250 per kilonya. Naiknya harga beras itu diduga akibat dampak musim paceklik dan penghujan yang terjadi di beberapa wialyah pengahasil beras nasional. “Ini disebabkan karena musim paceklik yang terjadi di beberapa wilayah penghasil beras di Indonesia. Untuk beras jenis IR 64 kualitas super rata-rata naiknya dalam sepekan terakhir sudah mencapi Rp 10.000 hingga Rp 15.000 untuk setiap karungnya (kemasan 50KgRed). Sedangkan untuk beras jenis Cianjur dan Pandan Wangi juga mengalami kenaikan har-

ga anatara Rp 10.000 hingga Rp 12.000 perkarungnya,” kata M. Subari (46), pemilik toko beras Sri Rejeki, di Pasar Ayar Kota Bogor, kemarin. Naiknya harga beras itu, mulai dirasakan sejak awal tahun kemarin dan parahnya hal itu terjadi hampir setiap hari. “Tidak stabilnya harga beras seperti ini jelas membuat kami para pedagang beras menjadi bingung. Sebab kalau hari ini kita masih bisa jual beras perkarung dalam kemasan 20 Kg ini dengan harga Rp 130.000, gaktaunya besok kami harus belanja harganya telah berubah naik,” keluhnya. Selain harga beras yang saat ini terus melambung, ternyata harga sayur -mayur di Bogor juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Dimana menurut para bandar sayuraan yang ada

Buat Perda Wajib Lapor Kelahiran APARAT Pemkot Bekasi, Jabar, kini tengah menggodok draf rencana peraturan daerah (Perda) tentang kewajiban warga setempat melaporkan peristiwa kelahiran anak. Kepala Bidang Kantor Catatan Sipil, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Bekasi, Cecep Sutandi, di Bekasi, Selasa, mengatakan, Perda tersebut diperlukan mengingat banyak orang tua belum melaporkan kelahiran anaknya untuk dibuatkan akta kelahiran meski si anak telah berusia beberapa tahun.

DEPOK - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok kemarin menyegel bangunan rumah kost-kostan tak berizin di Gang Kompas RT 004 RT 012 Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Depok. Saat disegel, para penghuni merasa kaget. Dari 12 pintu yang ada, 10 diantaranya sudah dihuni sehingga Satpol PP hanya menyegel dua kamar yang masih kosong saja. “Karena hanya dua kamar yang kosong jadi itu saja yang disegel. Tetapi kami menghimbau kepada penghuni lainnya untuk segera mencari tempat kos yang baru karena bangunan ini melanggar Perda No 3 tahun 2006 tentang IMB,” kata Kepala Dinas Satpol PP Kota Depok, Sariyo Sabani saat ditemui di lokasi, kemarin. Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya Satpol PP Kota Depok telah melayangkan surat kepada pemilik bangunan, Ferizal. Bahkan pihaknya telah menghimbau kepada pemilik banguna agar menghentikan kegiatan pembangunan pada Oktober 2009. Namun, karena tidak ada niat baik dari pemiliknya maka Satpol PP terpaksa menyegel bangunan tersebut. “Bangunan ini tidak meiliki IMB sehingga terpaksa disegel. SP 1 telah kami layangkan pada 22 Oktober 2009. Kemudian SP 2 pada 27 Oktober 2009, disusul SP 3 pada 5 Nopember 2009. Dan terakhir kami mengirimkan Surat Pemberitahuan Penyegelan No. 300/504/Sat.Pol.PP/XII/09 pada 9 Desember 2009. Namun

Rangka Bayi

Bekasi

Adanya Perda itu sekaligus merupakan penjabaran dari UU no 23 tahun 2006 tentang kewajiban melaporkan peristiwa kelahiran diiringi sanksi denda maksimal satu juta rupiah bila si anak sudah berumur lebih dari satu tahun namun belum dilapori kelahirannya. Cecep mengatakan, draf Perda sudah dibuat termasuk besaran denda yang akan dibebankan ke-

4

oran peristiwa kelahiran selambat-lambatnya diumumkan 60 hari setelah kelahiran, bagi yang lalai namun keterlambatannya masih di bawah satu tahun harus melaporkan ke instansi berwenang. “Nantinya bila UU no 23 diberlakukan, keterlambatan setelah satu tahun tersebut selain dikenai denda juga harus mendapatkan penetapan dari pengadilan negeri,” ujarnya. Di kota Bekasi masih ditemui ada orang tuanya belum melaporkan kelahiran anaknya meski si anak sudah menjadi remaja, padahal didasarkan Perda no 14 tahun 2007, pembuatan akta kelahiran digratiskan. Seorang warga yang

tengah mengurus akta kelahiran, Bimo (32), warga Pondok Ungu Permai, Bekasi, mengatakan, dirinya tidak keberatan dengan adanya kewajiban melaporkan kelahiran apalagi pemerintah daerah tidak memungut biaya apapun. Kelahiran seorang anak, harus dilengkapi tanda bukti tidak hanya keterangan dari rumah sakit tapi juga akta kelahiran yang diperlukan nantinya untuk berbagai keperluan seperti sekolah. “Tertib administrasi itu perlu termasuk dibidang kependudukan dengan pembuatan akta kelahiran. Saya kira umumnya masyarakat setuju dengan aturan tersebut,” ujarnya. (ant)

di Pasar Induk Kemang,Kota Bogor. Naiknya harga sayuran itu rata-rata mencapai 5 hingga 20 persen dari harga pada awal tahun lalu. “Kalau harga sayuran seperti di pasar Induk ini sangat tergantung pada suplai dan dimentnya seperti apa. Kalau barangnya lagi banjir (banyak) harga bisa jatuh (murah) namun sebaliknya kalau barang lagi kosong harga dalam sekejap melambung,” terang H. Usep (64), salah satu bandar sayur jenis cabe dan tomat yang ada di pasar Induk Kemang. Dijelaskan H. Usep, dirinya dalam upaya mengantisipasi kerugian yang lebih besar akibat tidak setabilnya pasokan sayuran pada musim penghujan seperti sekarang dirinya mengaku terpaksa harus mengurangi omsetnya. (bas)

tidak mengetahui kalau Elsa tengah mengandung janin. Pasalnya, postur tubuh Elsa memang besar. Mamit pun membantah kalau Elsa sengaja menggugurkan kandungan agar dapat berangkat ke Taiwan. “Setahu saya para calon TKI yang ditampung di tempat ini sebelumnya menjalani tes kesehatan dan kehamilan. Teman-temannya juga tidak ada yang tahu hamil. Begitu juga ketika keguguran,” jelas Mamit. Menanggapi hal tersebut, Kapolres Depok, Kombes Saidal Mursalin mengatakan, masih menunggu hasil otopsi guna mengetahui apakah rangka bayi tersebut memang hasil aborsi

atau bukan. “Untuk membuktikan adanya aborsi maka kami mengotopsi jenazah yang diduga jenazah bayi itu. Hasil otopsi itu untuk mengetahui kebenaran kerangka itu adalah kerangka bayi dan berapa lama umurnya. Kami juga masih meminta keterangan sejumlah saksi,” kata Kapolres. Sebelumnya, pihak Polres Depok menggerebek penampungan tersebut pada Senin (18/1) malam. Penggereban itu dilakukan berdasarkan laporan dari Wahyuni, calon TKI PT Rastanura Rayani Saputra yang gagal berangkat ke Taiwan. Wahyuni melaporkan adanya dugaan aborsi ke Polda Metro Jaya. (rin)

PendiriPersikaboTutupUsia BOGOR - Ronny Markus Toisuta, mantan pelatih sekaligus pendiri Persikabo Bogor, kemarin sekitar pukul 00.30 WIB tutup usia. Ronny M. Toisuta meninggal dunia secara mendadak di usianya yang ke 58 tahun, di rumahnya di Jalan. Raya Puncak, Desa Pandansari, Kec. Ciawi, Kab. Bogor . Menurut istri almarhum, Ny. Eva Masrifah (41), almarhum meninggalkan seorang istri yakni dirinya dan seorang anak sematawayangnya bernama Reymound Toisuta yang kemarin baru genap berumur satu tahun. “Sebelum meninggal bapak masih bercanda dan sama sekali tidak mengeluh kalau dia lagi sakit,” ujar Ny.Eva. Bahkan, kata Ny. Eva, pria kelahiran Kota Makasar, 9 Oktober 1952 itu sempat menyiapkan acara pesta kecil untuk merayakan ulang tahun perta-

ma untuk Reymound pada hari Selasa (19/1) lalu. “Almarhum begitu bersemangat bahkan dia juga sempat berbicara kalau ulang tahun Reymound ini harus dirayakan,” kenang Eva. Kabar meninggalnya Ronny M. Toisuta yang begitu mendadak ini sangat mengejutkan para pengemar sepak bola di Bogor. Manajer Persikabo, Mas’an Djajuli yang datang ke rumah duka mengatakan, dunia sepak bola di Bogor telah kehilangan sosok terbaik. “Dia juga merupakan pendiri Komunitas Insan Sepak bola (KIS). Ia bagian utama dari Persikabo. Kami merasa kehilangan,” ujar Mas’an. Atas permintaan pihak keluarga, almarhum langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cipaku Lama, Kec. Bogor Selatan, Kota Bogor . Kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. (bas)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 20 Januari 2010

5

F OKUS Kembali ke Zaman Orba? ASALAH politik kembali mengusik jiwa sportivitas masyarakat. Sportivitas bukan saja berarti keadilan, tetapi juga kejujuran dan penghargaan kepada posisi diri. Diri akan mengakui keunggulan pihak lain tanpa harus memaksa untuk membenarkan diri. Sportivitas, dengan demikian, memberikan penghargaan kepada etika, moral, dan posisi diri dalam konteks kehidupan sosial. Tuntutan masyarakat dilandasi oleh nilai-nilai seperti itu ketika berhasil menumbangkan rezim Orde Baru (Orba). Nilai-nilai ini muncul tidak serta merta oleh sebuah imbauan, apalagi dikooptasi oleh kekuatan politik tertentu, tetapi benar-benar oleh sebuah proses sosial politik yang memilukan. Di zaman Orde Baru, secara pelan-pelan pengaruh pemerintah sangat kuat kepada birokrasi yang menjalankan pemerintahan di Indonesia. Satu dekade menjelang keruntuhan Orde Baru, seluruh aparat pemerintah, seluruh pegawai negeri diarahkan untuk memihak Orde Baru. Maka sejak dekade delapan puluhan, tidak ada pegawai negeri yang tidak memilih Golkar pada setiap pemilu. Banyak keluhan yang muncul, mengapa para guru, mengapa pegawai negeri, begitu patuh kepada pimpinan agar memilih partai pemerintah di pemilu. Tetapi keluhan ini hanya berlangsung di sekitar bisikbisik saja. Akibat politisnya, masyarakat menjadi apatis di satu sisi tetapi ada pembangkangan dan kecemburuan pada pihak lain. Pembangkangan dan kecemburuan itulah yang pada akhirnya berhasil menumbangkan Orde Baru tahun 1998. Memang benar penggerak utamanya adalah para mahasiswa. Akan tetapi para mahasiswa itulah yang paling memahami dan mengetahui kondisi bangsanya. Jiwa muda itu yang mampu menembus bentang besi yang melindungi Orde Baru. Maka ketika muncul Orde Reformasi, nilai-nilai kebebasan, ketidakberpihakan dan tidak adanya upaya-upaya untuk memengaruhi birokrasi sangat didambakan. Tujuannya sangat jelas, agar politik mampu berjalan sesuai dengan rel yang paling ideal, yakni mendapatkan orang yang paling pantas untuk memerintah: entah dia di pusat Jakarta atau di daerah. Jika politik telah dijalankan pada rel demikian, diyakini kebijakan yang dihasilkan makin baik, makin mewakili kepentingan masyarakat. Namun, kini kita benar-benar dibuat tercengang oleh adanya gerakan-gerakan yang seolah mematikan keinginan dan nilai luhur dari demokrasi tersebut. Belum sempat berkembang dengan baik nilai-nilai itu, kini birokrasi kita telah mulai dipengaruhi oleh pihak-pihak tertentu demi kepentingan politik. Adanya upaya-upaya pengumpulan fotokopi KTP para pegawai negeri untuk calon kandidat pemimpin daerah, adanya ‘’kesepakatan’’ pegawai negeri untuk kandidat pemimpin, sangat mengecewakan kita. Di Kabupaten Tabanan, misalnya, ada gerakangerakan yang oleh masyarakat umum, muaranya diduga kepada upaya dukungan terhadap pencalonan bupati. Semua orang tahu jika politik di kabupaten ini sekarang sedang gonjang-ganjing. Tidak hanya di Tabanan, di Kabupaten Badung pegawai negeri juga sudah mulai kelihatan ikut-ikutan berpolitik dengan mendukung salah satu kandidat. Bukankah ini sebuah penyimpangan dari nilai-nilai yang dulu diperjuangkan oleh kaum reformis? Bukankah hal ini juga sebuah penyimpangan dari norma yang menyatakan pegawai negeri tidak ikut dan tidak boleh berpolitik? Lalu, bukankah model demikian sama dengan praktik-praktik yang diterapkan pada zaman Orde Baru? Inilah persoalan politik kita di Indonesia. Para politisi kita terlalu banyak yang berorientasi kekuasaan. Malah mungkin lebih jauh dari itu. Jangan-jangan mereka menginginkan kepemilikan kekuatan dan uang. Jika politisi kita telah masuk ke ranah ini, maka rakyat hanya menjadi alat mereka, bukan menjadi perhatian lagi. Tanda-tanda itu sebenarnya telah kelihatan. Rakyat hanya diperhatikan menjelang pemilihan umum. Lepas dari itu, entah bagaimana konsepsi mereka kepada rakyat. Politisi seperti ini sangat ironis. Suaranya lantang memperhatikan rakyat, tetapi hatinya sesungguhnya jauh dari itu. ***

M

Bang D

el

Partai koalisi pemerintah mulai melunak

Cari selamat ...

Menjaga Reputasi Partai SEBAGIAN masyarakat Indonesia masih saja menganut cara-cara kuno dalam melampiaskan kekecewaan, yakni dengan kekerasan. Di bidang politik, fenomena ini sangat menonjol. Di Kabupaten Tabanan, Bali, kader-kader PDI Perjuangan merusak dan membakar propertinya sendiri setelah munculnya paket Eka-Jaya menggantikan Sukaja-Eka sebagai calon bupati dan wakil bupati Tabanan. Di hampir seluruh kecamatan posko-posko milik partai tersebut dihancurkan. Yang paling memilukan, dibakarnya simbol kekuatan dan persatuan partai, Megawati Soekarnoputri dilecehkan. Foto pemimpin partai ini dibakar dan dirusak. Kondisi ini sangat kontras dengan apa yang terjadi tahun 1999. Di tahun itu, jalan-jalan dan pohonpohon pinggir jalan di Tabanan ditumbangkan, bangunan dibakar dan dirobohkan setelah Megawati tumbang di tangan Gus Dur dalam pemilihan presiden. Kini yang terjadi justru sebaliknya. Foto Mega ditumbangkan dan dibakar oleh mereka-mereka yang kecewa. Munculnya perubahan paket calon bupati Tabanan yang menjagokan Eka-Jaya tersebut, memang mengejutkan siapa saja. Hampir seluruh masyarakat Tabanan dibuat terperangah. Jadi, kekecewaan, sakit hati, marah, frustrasi dan sebagainya merupakan akibat yang wajar dari munculnya paket itu. Tetapi bagi para politisi dan simpatisan yang mendukung PDI Perjuangan di Tabanan, kejadian inilah yang seharusnya dipakai sebagai titik balik perjuangan untuk membela partai politik dan yang lebih penting lagi membela karier politik. Melampiaskan kekecewaan dengan cara memperlihatkan kemarahan di hadapan umum, apalagi sampai melakukan bakar-bakaran, merupakan langkah negatif dan amat mengancam reputasi partai dan kelanjutan karier politik bagi elite maupun kader partai. Telah berkali-kali diulang bahwa masyarakat sudah sangat tertekan dan kecewa dengan tingkah laku politik secara keseluruhan di Indonesia sekarang, mulai dari pusat sampai daaerah, mulai dari cara politisi berbicara sampai dengan tingkah laku politik para politisi, mulai dari makian, hujatan sampai dengan omong kosong dan perilaku korupsi para politisi.

Oleh : Putra Astawa Dana Banyaknya golongan putih (sampai di atas 40 persen) dalam pemilu adalah indikasi yang sangat gamblang, bagaimana kecewa, muak dan keapatisan masyarakat dengan laku politik di Indonesia. Apabila kemudian berbagai kekecewaan tersebut ditambah lagi dengan sikap fisik yang masih menonjolkan kekerasan, semakin bertambah lagi kekecewaan mereka. Mereka tidak akan melirik politisi, bahkan akan membalik-punggungi politik, partai dan politisi. Predikat politisi tidak lagi membanggakan tetapi justru akan di balik menjadi tukang legitimasi (pengesahan) kekerasan. Kekerasan verbal yang berlangsung di depan mata masyarakat berdampak secara langsung terhadap reputasi partai. Pembakaran, perusakan terhadap segala simbol politik adalah kekerasan verbal yang langsung terlihat dan terekam di hadapan masyarakat. Konstruktif Mempertahankan reputasi partai dan karier politik, justru paling bagus dilakukan dengan memanfaatkan sebaik-baiknya krisis yang terjadi di tubuh partai. Krisis politik yang terjadi di tubuh PDI Perjuangan harus direspons dengan cara yang konstruktif. Yang paling awal harus dipertimbangkan adalah bahwa krisis tersebut jangan disebar kepada masyarakat umum. Karena itu, krisis politik yang terjadi di tubuh PDI Perjuangan Tabanan haruslah direm sampai be-

refek hanya sampai pada internal PDI Perjuangan saja. Pembakaran posko partai telah memberikan efek kekerasan, teror dan ketakutan kepada masyarakat umum. Model-model seperti ini harus segera dihentikan. Sangat tidak benar apabila sampai merusak fasilitas umum, apalagi milik negara yang bukan milik partai. Pelampiasan kekecewaan memang bisa dilakukan dengan kata-kata atau teriakan. Kalaupun ini harus dilakukan, pilihan yang paling baik untuk menyalurkan hal ini adalah dengan melakukan unjuk rasa secara tertib. Lakukan itu secara segmental di tempat-tempat lapang. Misalnya mereka yang berasal dari Selemadeg, silakan berunjuk rasa di lapangan yang ada di Selemadeg, yang dari Marga silakan melakukan di lapangan Marga atau yang dari Tabanan, melakukannya di Tabanan. Lakukan dengan cara tertib, dengan kawalan polisi tanpa mengganggu mobilitas masyarakat. Melakukan proses serentak di satu lapangan dengan pengumpulan seluruh massa dari berbagai daerah sangat tidak efektif dan berpotensi besar mengganggu mobilitas masyarakat. Sesungguhnya paling baik melakukan unjuk rasa di pantai. Teriakan di sini bisa dilakukan dengan bebas dan udara pantai pasti akan membuat tensi darah turun. Bukankah ada televisi yang akan menyorot dan koran akan memberitakan? Secara organisasional, persoalan yang terjadi di tubuh PDI

Perjuangan Kabupaten Tabanan adalah ketidaksinkronan antara aspirasi pada tingkat DPC, DPD dengan DPP di Jakarta karena paket calon bupati dan wakil itu merupakan keputusan pusat. Ini merupakan kelemahan dasar dari sebuah partai yang terlalu mengandalkan pusat sebagai pembuat keputusan sentral. Karena itu elite partai DPC (dan DPD) PDI Perjuangan Bali harus secepatnya datang, memprotes, mendiskusikan dan mendebat ke DPP di Jakarta. Ini cara yang paling konstruktif dan paling elite untuk urusan politik. Elite partai di daerah jangan justru diam di tempat atau berbicara di tempat saja, apalagi kalau sampai memprovokasi dan memberi inspirasi untuk melakukan kekerasan kepada anak buah. Apabila pembicaraan di tingkat DPP mandek, kalau memang tidak puas, pilihan paling baik adalah keluar partai. Mau apalagi. Jika memang idealisse sudah tidak cocok dengan pusat, bukankah lebih baik keluar partai, bukankah para elite itu mempunyai gerbong anak buah yang ribuan jumlahnya. Jika memang merasa memiliki anak buah, merasa mempunyai reputasi baik di bidang politik, para elite seharusnya tidak takut mundur. Memilih partai gurem pun tidak masalah karena ribuan massa yang menjadi anak buah pasti akan mengikuti. Politik tidak hanya berhenti di tahun 2010 saja tetapi berkembang sampai 2015, 2020 dan seterusnya. Politik juga tidak berhenti pada kantong bupati saja, tetapi juga di DPR (D) II, I, bahkan juga di wilayah gubernur dan presiden. Lahan politik masih luas. Jika partai politik dan para politisi mampu menahan diri seperti itu, maka akan terbuka peluang untuk mempertahankan reputasi partai, mempertahankan reputasi elite partai. Partai akan terhindar dari predikat sebagai partai tukang bikin onar atau elite politik yang hanya bisa berkelahi saja. Ayolah berdamai saja. Tidak usah merusak dan membakar. Masyarakat pasti lebih bersimpati. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Kemacetan di Margonda Raya JALAN Margonda Raya merupakan salah satu magnet bagi masyarakat Kota Depok. Selain menjadi penghubung utama antara wilayah Depok dengan ibukota, di jalan yang panjangnya tak lebih dari empat kilometer itu, terletak berbagai pusat keramaian seperti Margo City, Detos (Depok Town Square), kantor walikota, dan sebagainya. Dua Universitas, yaitu Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gunadharma juga menafaatkan jalan itu sebagai salah satu akses masuk. Sayangnya, jalan yang namanya diambil dari nama pahlawan lokal itu, kini tak lagi nyaman bagi para penggunanya, apalagi di akhir pekan. Kemacetan panjang kerap terjadi di jalan yang seluruhnya terbuat dari beton itu. Selain karena jalan itu kini tengah mengalami pelebaran, kemacetan juga terjadi karena padatnya kendaraan yang melintas di jalan itu, baik kendaraan

pribadi maupun angkutan umum. Kemacetan kian parah akibat rendahnya disiplin para pengguna jalan, khususnya angkutan umum. Di jalan ini, angkutan umum seperti mikrolet dan mikrobus menjelma bak raja jalanan yang menggunakan jalan sesukanya, tanpa mempedulikan kenyamanan para penumpangnya dan pengguna jalan lainnya. Mereka seenaknya berhenti dan ngetem di jalanan. Ulah para pengendara angkutan umum ini tentu saja membuat daya dukung jalan yang memang sudah rendah, menjadi kian parah. Polisi pun bukannya tak menyadari masalah ini. Setiap hari, mereka pun sudah berupaya keras memecahkan masalah ini, namun tampaknya kemacetan diMargonda Raya memang sulit diurai, tanpa kesadaran semua warga pengguna jalan utama di Depok itu. Setyoko Limo, Depok

Tol bukan Lagi Jalan Alternatif SESUAI definisinya, jalan tol adalah jalan alternatif yang merupakan bagian dari sistem jaringan jalan nasional yang penggunaannya diwajibkan membayar tol. Di luar Jakarta barangkali definisi tersebut masih tepat. Tetapi untuk di Jakarta rasanya kok sudah tak lagi cocok. Mengapa, karena saat ini tol sudah menjadi jalan utama. Semua pengendara memilih jalur ini untuk menuju tempat tujuan karena akses jalur non tol selalu macet, khususnya setelah di bangun jalur transjakarta. Pada akhirnya, jalan tol kini juga sering dilanda macet. Ini juga menjadi pertanyaan, meski tol bukan berarti jalan bebas macet. Sebab, konsumen sudah dibebankan biaya untuk menggunakan jalan tersebut. Artinya, pengendara telah dihadapkan pada dua persoalan sekaligus. Seperti buah simalakama, masuk tol salah tidak masuk lebih salah

lagi. Apalagi, banyak pula jalan non tol yang dalam kondisi memprihatinkan. Membangun jalan tol memang bagian dari infrastruktur dan aset pemerintah. Karenanya, harus saling mendukung. Sebuah kebijakan yang salah jelas berimbas pada lainnya. Pembuatan jalur transjakarta, pertambahan mobil yang tak terkendali serta ancaman banjir ketika hujan, membuat jalan tol tak lagi menjadi jalur alternatif. Jangan salahkan jika tarif yang dinaikkan tak terkira itu, kemudian mendapatkan kritikan dan umpatan dari para pengguna jalan. Kalau pemerintah ingin membuat jalan tol 1.000 kilometer di tahun 2015, harus pula dipastikan bahwa infrastruktur sekitarnya serta kebijakan di sektor lain tidak akan mengganggu. Supriyanto Sumur Batu, Kemayoran

Masih Relevankah Pelarangan Buku? SAYA ‘beruntung’ akhirnya bisa membaca buku yang cukup menghebohkah negeri ini yakni kitab berjudul ‘’Membongkar Gurita Cikeas’’ Saya mendapatkan buku karya George Junus Aditjondro itu di sebuah toko buku di kawasan Jakarta Barat denga harga Rp. 36 000. Yang membuat saya agak kaget, ternyata stok buku itu di toko tersebut cukup banyak. Padahal, selama ini buku tersebut ‘hilang dari peredaran.’ Saya menjadi lebih kaget lagi ketika seorang teman mengabarkan, buku itu belakangan diual oleh para pengasong di jalanan. Mengapa buku setebal 183 halaman itu akhir-akhir ini mudah didapat, bahkan terkesan amat gampang? Apakah ada kaitannya dengan kemunculan buku ‘tandingan’ yang diterbitkan pihak Istana? Terlepas dari masalah kejanggalan peredarannya, saya mendapat banyak informasi ‘berharga’ dari buku “Membongkar Gurita Cikeas’’

Garis besar isi buku itu telah diungkap media massa. Detailnya? Inilah yang membuat saya, penasaran. Soal detail isi buku, rasanya tak elok jika saya beberkan di sini. Pembaca bisa membaca/ membeli sendiri. Saya akan segera membeli buku ‘tandingan’ Membongkar Gurita Cikeas, agar saya mendapat ’informasi lain’ sebagai pembanding. Catatan penting dari kasus terbitnya buku karya George Junus Aditjondro, menurut saya, adalah negara tak akan runtuh lantaran hadirnya sebuah buku, ’semiring’ apapun isi buku itu. Jadi, masih relevankah pelarangan peredaran buku? Munculnya buku ‘tandingan’ sebagai jawaban buku karya George Junus Aditjondro, menurut saya, bisa dijadikan model. Buku dilawan dengan buku, bukan dengan pelarangan atau pemberangusan. Herlambang Pamulang

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 20 Januari 2010

6

Persisam Tekuk Persib 2-1 SAMARINDA - Kesebelasan Persisam Putra Samarinda berhasil menekuk tamunya, Persib Bandung 2-1 pada laga lanjutan Indonesia Super Liga (ISL) yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, kemarin. Persib unggul terlebih dahulu lewat gol indah yang diciptakan Crhistian Gonzalez di menit ke-23 babak pertama lewat tendangan kaki kirinya setelah menerima umpan lambung dari sektor kiri pertahanan Persisam. Hanya berselang empat menit, yakni di menit ke-27 babak pertama, legiun asing Persisam, Ronald Fagundes, berhasil menyamakan skor 1-1 melalui tendangan keras dari luar kotak pinalti. Zaenal Arif menghantar kemenangan tim berjuluk Elang Borneo itu 2-1 melalui sundulan kepala menyambut umpan Ronad Fagundes dari lapangan tengah. “Saya sudah menginstruksikan kepada pemain untuk bermain menekan pada menitmenit awal babak pertama agar bisa mencetak gol,” ungkap Pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono, kepada wartawan usai pertandingan. Saat wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai, pemain Persisam langsung

menggempur jantung pertahanan Persib. Peluang Persisam tercipta di menit ke delapan babak pertama, namun tendangan Zaenal Arif yang sudah berhadapan dengan penjaga gawang Persib, Cecep Supriatna, tidak berbuah gol dan bola melenceng di samping gawang. Tampil dihadapan ribuan pendukungnya yang memadati Stadion Segiri Samarinda, Persisam terus membangun serangan dari lapangan tengah. Tendangan keras Danilo Fernandes di menit ke-16 babak pertama, juga belum membuahkan gol dan bola masih berhasil jatuh ke pelukan Cecep Supriatna. Sementara, Persib yang dimotori Maman Abdurahman juga berupaya menembus barisan pertahanan Persisam. Melalui serangan yang dibangun dari sektor kiri pertahanan Persisam, Crhistian Gonzalez yang menerima umpan lambung dari Atep dengan mudah menyarangkan bola ke gawang Wawan Hendrawan sehingga Persib berhasil unggul 1-0. Tertinggal 0-1 anak asuh Aji Santoso itu mencoba meningkatkan tempo permainan. Hasilnya, hanya berselang empat menit, Ronald Fagundes berhasil menjebol gawang

Cecep Supriatna melalui tendangan keras dari luar kotak pinalti sehingga mengubah skor 1-1. “Saya tidak tahu, mengapa pemain kami khususnya di lini belakang bermain sangat hathati padahal saya sudah menginstruksikan agar mereka terus bermain menekan,” ujar Jaya Hartono. Setelah berhasil menyamakan skor, pemain Persisam terus membombardir benteng pertahanan Persib. Upaya Hamka Hamzah dkk akhirya kembali berbuah gol di menit ke-38 babak pertama lewat sundulan kepala Zaenal Arif yang menerima umpan Ronald Fagundes dari lapangan tengah sehingga mengubah skor 2-1 untuk Persisam. “Akibat bermain sangat hati-hati, Cecep Supriatna terpaksa keluar dari gawang dan inilah petaka bagi kami sehingga gol kedua Persisam bisa tercipta,” kata pelatih Persib Bandung tersebut. Tertinggal 1-2 pemain Persib mencoba membalas dengan terus melancarkan serangan ke jantung pertahanan Persisam. Namun, serangan anak asuh Jaya Hartono itu masih berhasil dipatahkan barisan pertahanan Persisam yang dikoordinir Hamka Hamzah. Hingga akhir babak pertama

usai, skor tetap 2-1 untuk Persisam. Memasuki babak kedua, para pemain Persisam kembali meningkakan tempo permainan. Legiun asing persisam asal Brazil, Danilo Fernandes nyaris memperbesar keunggulan di menit awal babak kedua, namun tendangan kerasnya masing melambung diatas mistar gawang Persib. “Permainan anak-anak kali ini cukup maksimal sehingga walaupun Persib terus menekan di babak pertama namun kami berhasil mengatasi bahkan mencetak dua gol,” kata Pelatih Persisam, Aji Santoso. Sebuah peluang persib tercipta di menit ke-51 babak kedua, namun tendangan Eka Ramdani dari luar kota pinalti juga masih melambung diatas mistar gawang Persisam. “Pertadingan ini cukup menarik sebab kedua kesebelasan tampil saling menyerang. Tidak seperti pada pertandingan sebelumnya, Hamkah Hamzah tetap berada di barisan pertahanan karena sangat riskan jika dia ditarik kedepan dengan kondisi kami unggul,” ujar Aji Santoso. Hingga wasit meniup peluit pajang, tanda pertandingan babak keda usai, skor tetap 2-1 untuk Persisam. (ant)

Putaran Dua Liga Super Mulai Februari

Suluh Indonesia/ant

LEWATI LAWAN - Pesepak bola kesebelasan Persisam Samarinda Ronald Fagundez (kanan) melewati pesepak bola Persib Bandung Gilang Angga Kusuma (kiri) dalam lanjutan Liga Super yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim, kemarin. Persisam Samarinda menang 2-1.

Kejurnas Bulutangkis

Taufik Absen, Sony Diunggulkan SURABAYA - Taufik Hidayat dipastikan absen di Kejuaraan Nasional 2009 di GOR Sudirman Surabaya pada 26-30 Januari mendatang, sehingga dua pemain pelatnas, Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro akan bersaing merebut gelar. Ketua Panitia Kejurnas Budi Haryono saat konferensi pers di Surabaya, kemarin, mengatakan Simon Santoso yang membela tim DKI Jakarta menempati unggulan teratas, sementara pemain andalan Jatim Sony Dwi Kuncoro menjadi unggulan kedua. “Informasi yang kami peroleh, Taufik Hidayat kurang siap berlaga di kejurnas, padahal kehadiran dia sangat ditunggutunggu penggemar bulu tangkis di Surabaya dan Jatim. Kalau semuanya lancar, bisa jadi Sony dan Simon berjumpa di babak final,” paparnya. Sebagai pemain yang sudah tidak bergabung di pelatnas, Taufik Hidayat memiliki hak untuk tidak berlaga di kejuaraan agenda PB PBSI ini. Namun, hal itu tidak berlaku bagi

penghuni Pelatnas Cipayung yang diwajibkan tampil di kejurnas tahunan ini dengan membela daerah masing-masing. Ia menjelaskan, kejurnas 2009 yang pelaksanaannya mundur pada 2010 ini, diikuti sebanyak 516 peserta dari kelompok taruna dan dewasa, termasuk 71 pebulu tangkis Pelatnas Utama dan Pratama. Selain Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro, pemain lain yang diunggulkan di tunggal dewasa putra, antara lain Andre Kurniawan, Dionysius Hayom Rumbaka (keduanya Jateng) dan Fauzi Adnan (Jatim). Juara dunia ganda putra dan peraih emas Olimpiade, Markis Kido/Hendra Setiawan dipastikan tampil membawa bendera DKI Jakarta dan diunggulkan di posisi teratas. Pesaing terkuat mereka datang dari “seeded” kedua asal Jawa Tengah dan juga ganda pelatnas, Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki. Pada nomor tunggal dewasa putri, juara Kejurnas 2007 Aprilia Yuswandari asal Jatim, hanya

menempati unggulan kesembilan dan peraih medali perunggu Olimpiade, Maria Kristin Yulianti menjadi unggulan ketiga. Sedangkan unggulan teratas putri ditempati pebulu tangkis DKI Jakarta, Ardiyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti (Jateng) sebagai unggulan kedua. “Pertandingan di semua nomor akan sangat ketat, karena pemain-pemain nonpelatnas dipastikan akan tampil ngotot untuk mengalahkan penghuni pelatnas,” tutur Budi Haryono. Sementara itu, Manajer Tim Bulu Tangkis Jatim Eddy Prayitno mengatakan sebagai tuan rumah, pihaknya menargetkan bisa meraih minimal satu gelar, seperti hasil yang diraih pada kejurnas perorangan tahun 2007 di Solo. “Target utama tentu dari Sony Dwi Kuncoro di tunggal dewasa putra, bisa juga tunggal putri karena kami punya Aprilia Yuswandari dan Tike Arieda. Untuk kelompok taruna, kami mengandalkan nomor ganda putri,” ujarnya. (ant)

PSSI Perlu Standar Kepelatihan JAKARTA - Mantan pemain dan pelatih timnas PSSI era 1980-an Sinyo Aliandoe mengaku sangat prihatin dengan prestasi tim nasional Indonesia yang kini semakin terpuruk. Dijumpai saat peresmian Klinik Kesehatan Wijaya Skin milik pengusaha yang juga penggila sepakbola Ronny Tanuwijaya itu, di Jakarta, kemarin, Sinyo, mengatakan, keterpurukan prestasi itu akibat PSSI tidak mempunyai standar kepelatihan sehingga ada gap antara kualitas pelatih di klub dengan di timnas. Tidak adanya standarisasi ini, kata dia, membuat para pelatih tidak jeli dalam memoles materi pemain. “Siapa bilang sekarang kurang stok pemain yang bagus. Justru, sebaliknya kita banya stok pemain bagus, seharusnya kematangan mereka yang harus dipoles oleh pelatih,” kata Sinyo Aliandoe Dikatakan, saat ini stok pemain nasional dari berbagai lapisan usia cukup banyak. Namun, mesti dicari jalan kelu-

ar bagi kelanjutan jenjangnya agar tidak putus ditengah jalan. ”Kita banyak memiliki lapisan pemain. Namun, hendaknya keutuhan mereka dijaga jangan sampai regenerasi putus ditengah jalan. Saya lihat kompetisi mulai dari tingkat U15 hingga U-23 sudah banyak,” tutur pelatih yang sukses mengantarkan timnas Indonesia menjuarai Sub Grup II B Pra Piala Dunia (PPD) 1985 itu. Sinyo juga mengaku tidak sependapat jika dikatakan kekalahan timnas diberbagai event international akibat padatnya jadwal kompetisi sehingga praktis, waktu mereka tersita untuk membela klub ketimbang mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas). “Justru padatnya kompetisi sangat bagus.Di kawasan Eropa paling tidak seminggu dua atau tiga kali digelar pertandingan. Iklim kompetisi yang padat sangat diperlukan,” papar Sinyo lagi. Yang terjadi, kata dia, padatnya kompetisi tidak dibarengi dengan adanya standarisasi ke-

pelatihan di setiap klub. Sehingga ketika para pemain dipanggil ke pelatnas mereka harus kembali dari nol lagi. Ia mencontohkan, saat timnas melawan Oman. Begitu apiknya pola serangan dari kaki ke kaki yang dikelola oleh para pemain Oman. Sedangkan sebaliknya, Bambang Pamungkas dkk seperti kehilangan akal menghadapi tim Juara Piala Teluk itu. ”Ini satu contoh begitu rapihnya serangan yang dibangun oleh Oman. Ini hasil dari kejelian pelatih dalam memoles bakat yang dimiliki oleh pemainnya.” kata Sinyo Aliandoe. Keberhasilan itu, menurut Sinyo, karena mereka sangat mengikuti perkembangan sepakbola di dunia yang berkembang dengan begitu pesatnya. ” Saat ini yang saya perhatikan para pelatih di Indonesia kurang mengikuti perkembangan sepakbola di dunia. Sehingga mereka melatih masih dengan pola yang sama,” paparnya lagi. (oli)

JAKARTA - PT Liga Indonesia memutuskan pelaksanaan putaran kedua Djarum Indonesia Super League (ISL) 2009/ 2010 sesuai dengan jadwal yaitu tanggal 9 Februari - 30 Mei mendatang. CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono di Jakarta, kemarin, mengatakan, pertandingan putaran kedua dipastikan lebih ketat dibandingkan dengan

putaran pertama. “Pada putaran kedua jadwal lebih ketat. Selain kompetisi ISL nanti ada Piala Indonesia dan ada tim yang mengkuti Liga Champion Asia (LCA),” katanya saat dikonfirmasi. Menurut dia, sebelum putaran kedua berlangsung pihaknya memberikan kesempatan kepada semua tim untuk melakukan pendaftaran pemain

tahap kedua. Pendaftaran tahap kedua dilakukan, kata dia, untuk mengetahui pemain baik asing maupun lokal yang akan memperkuat tim pada putaran kedua ISL. “Biasanya banyak transfer pemain menjelang putaran kedua. Maka kami memberi waktu tanggal 4-28 Februari,” katanya menjelaskan. Ia menambahkan, pada akhir

kompetisi yang ISL akan dipertandingkan play-off guna mencari pemain yang akan promosi maupun yang degradasi ke kasta Divisi Utama tanggal 9 Juni 2010. Sebelum pertandingan playoff akan dilakukan pertandingan perang bintang yang akan diikuti oleh pemain-pemain terbaik selama kompetisi ISL 2009/ 2010 berlangsung. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 20 Januari 2010

7

Benin Bertekad Kejutkan Mesir BENGUELA - Pertandingan Piala Afrika Grup C antara Mesir dengan Benin, dini hari nanti akan menjadi duel tim tangguh melawan tim underdog. Namun Benin tak gentar dan bertekad meraih kemenangan pertamanya sepanjang sejarah kompetisi ini. The Squirrels berada di posisi ketiga Grup C dengan mengemas satu poin dari dua laga. Mereka masih memiliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya bila berhasil mengejutkan sang juara bertahan dan peringkat kedua Nigeria kalah dari Mozambik. “Kami belum menyerah karena kami masih memiliki satu pertandingan untuk dimainkan dan bila kami memperoleh hasil yang kami harapkan, kami masih akan bertahan di turnamen ini. Kami akan bertarung sampai akhir,” kata pelatih Benin, Michel Dessuyer, kemarin. Benin sudah pernah membuat kejutan selama babak kualifikasi ketika mereka menumbangkan Ghana 1-0 di kandang September lalu berkat gol dari pemain muda Mohammed Aoudou. Juara enam kali Mesir di pihak lain berhasrat memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 15 pertandingan di turnamen ini sejak 2004, dimana mereka kalah 1-2 dari Aljazair. Rekor 14 laga tanpa pernah kalah dipegang Kamerun yang menorehkannya periode 1984 dan 1988. The Pharaohs berada di puncak Grup C dengan mengemas poin maksimal dari dua laga pertama melawan Nigeria dan Mozambik. Mereka menjadi tim kedua setelah Pantai Gading yang lolos ke delapan besar. Pelatih Hassan Shehata akan menurunkan beberapa pemain cadangannya untuk menghadapi Benin. Shehata akan mengistirahatkan kiper

utama Essam El-Hadary bersama beberapa pemain kunci lainnya seperti bek Al Ahly Wael Gomaa. Ia akan memberikan kesempatan kepada pemain lapis kedua seperti gelandang Abdelaziz Tawfik dan Moatasem Salem. Kapten Ahmed Hassan juga akan diturunkan untuk mencatatkan penampilan internasional ke-169 sekaligus menyamai rekor sepanjang masa di timnas Mesir yang dipegang oleh striker Hossam Hassan. Peluang tampil sejak awal pun bakal menjadi milik gelandang Mohamed ‘Gedo’ Nagy yang selalu mencetak gol saat dimainkan sebagai pemain pengganti pada dua pertandingan sebelumnya. Sebaliknya Benin kehilangan bintang-bintang ternamanya, termasuk pemain Paris Saint-Germain Stephane Sessegnon. Arnaud Seka atau Pascal Angan sepertinya bakal dipasang sebagai pengganti Sessegnon. Seka adalah pemain terpendek di Piala Afrika 2010 dengan memiliki tinggi hanya sekitar 1,5 meter. Ia mendapat sambutan antusias ketika bermain sebagai pengganti melawan Nigeria, sedangkan Angan adalah seorang gelandang serang berusia 23 tahun yang bermain di Maroko. Tahun lalu kedua tim bentrok dalam laga persahabatan di Kairo yang dimenangkan Mesir 4-1. Satu-satunya gol Benin diciptakan oleh striker kelahiran Nigeria, Razak Omotoyossi. Omotoyossi yang menjadi top skorer Benin dengan delapan gol dari 11 partai kualifikasi, kembali menorehkan gol pada partai pembuka di Stadion Ombaka melawan Mozambik pekan lalu. Ketika itu The Squirrels gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan pertandingan berakhir 2-2. (adn/afp)

Aljazair Bantah Atur Hasil Pertandingan LUANDA - Aljazair dan Angola lolos ke babak perempatfinal Piala Afrika setelah bermain 0-0, kemarin. Pelatih Aljazair, Rabah Saadane membantah hasil pertandingan ini sudah diatur sebelumnya agar kedua negara itu lolos ke perempatfinal seperti yang dituduhkan media. Tambahan satu poin membuat Angola finis sebagai juara Grup A dengan lima poin, sedangkan Aljazair lolos dengan menempati posisi kedua lewat empat poin. Mali yang mengalahkan Malawi 3-1 tersingkir meskipun memiliki jumlah poin sama dengan Aljazair dan unggul selisih gol. Frederic Kanoute dan kawankawan kalah rekor head-tohead karena menyerah 0-1 dari finalis Piala Dunia 2010 itu pekan lalu. Saadane menegaskan itu merupakan hasil murni yang didapatkan lewat permainan sungguh-sungguh. “Tidak ada kesepakatan dengan Angola. Kami tidak akan menerima pertandingan yang diatur,” ungkap Saadane dalam konferensi pers di Luanda. “Aljazair mengalami penghinaan ini di Piala Dunia 1982 ketika Jerman dan Austria memainkan pertandingan yang telah diatur untuk menyingkirkan kami. Saya harus menegaskan hasil ini tidak diatur. Kedua tim bermain tanpa resiko apa pun. Itu laga yang taktis,” jelas Saadane. Pelatih Angola, Manuel Jose menyadari duel kemarin mungkin tidak begitu menarik

untuk ditonton, namun ia tetap puas dengan keberhasilan akan asuhnya lolos ke perempatfinal. “Itu bukan tontonan yang hebat, akan tetapi kami memenuhi tujuan kami,” terang Jose. Aljazair memiliki peluang mencetak gol yang lebih baik di masing-masing babak, sementara satu-satunya peluang Angola tercipta di menit ke-8 ketika Djalma menerobos pertahanan Aljazair, namun tembakannya kurang bertenaga. Minimnya aksi di depan gawang pada pertandingan di Luanda ini, bertolak belakang dengan apa yang terjadi di Cabinda. Mali langsung tancap gas dan memperoleh dua gol cepat atas Malawi. Kanoute memaksa kiper Malawi keluar dari gawangnya di menit pertama dan Seydou Keita melesakkan tendangan keras dari jarak jauh dua menit berikutnya. Malawi membalas satu gol di babak kedua melalui Russell Mwafulirwa, namun Mamadou Bagayoko memastikan Mali merebut satu-satunya kemenangan di turnamen ini lima menit menjelang bubaran. Angola dan Aljazair akan mengetahui siapa lawan mereka di perempatfinal nanti begitu persaingan di Grup B ditutup dengan duel antara Burkina Faso dan Ghana dini hari tadi. Pantai Gading sudah lebih dulu lolos dari Grup B, namun belum memastikan apakah finis sebagai peringkat teratas atau di posisi kedua. (adn/rtr)

Rabah Saadane

Suluh Indonesia/ap

KEMBALIKAN BOLA - Petenis Serbia, Novak Djokovic, mengembalikan bola ke arah petenis Australia, Daniel Gimeno-Traver, pada pertandingan putaran pertama Australia Terbuka, di Melbourne, Australia, kemarin.

Henry Tak Dihukum ZURICH - Thierry Henry kini dapat bermain dengan benarbenar tenang. Otoritas sepakbola tertinggi dunia FIFA memutuskan tidak menjatuhkan hukuman terkait handball yang dilakukannya pada babak playoff Piala Dunia 2010 antara Prancis dengan Republik Irlandia. Prancis tertinggal 0-1 pada laga kedua yang digelar di Stade de France 18 November tahun lalu. Hasil itu membuat pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu karena agregat imbang 1-1 setelah Les Blues unggul 1-0 di pertemuan pertama. Di perpanjangan waktu itulah Henry melakukan handball yang memicu lahirnya gol penyeimbang dari William Gallas. Prancis terhindar dari kekalahan dan lolos ke putaran final di Afrika Selatan dengan keunggulan 2-1. Komite disiplin FIFA, kemarin menyatakan mereka tidak memiliki wewenang untuk menghukum striker sekaligus kapten Prancis itu. Hal ini sesuai dengan aturan yang melarang mereka menjatuhkan sanksi bila pelanggaran tersebut tidak dilihat oleh ofisial yang bertugas kala itu. “Pada 2 Desember 2009 ko-

mite eksekutif FIFA meminta komite disiplin FIFA untuk menganalisa handball yang dilakukan Thierry Henry pada pertandingan antara Prancis vs Republik Irlandia 18 November 2009 dan mempertimbangkan sanksi disiplin yang memungkinkan,” bunyi pernyataan dari komisi disiplin FIFA. “Pada pertemuan 18 Januari 2010, komisi disiplin menyimpulkan bahwa tidak ada dasar hukum bagi komisi untuk mempertimbangkan kasus ini karena handball tidak dikategorikan sebagai pelanggaran serius seperti terdapat dalam pasal 77a kode disiplin FIFA. Tidak ada teks hukum yang mengizinkan komisi untuk menjatuhkan sanksi terhadap insiden yang dilewatkan oleh ofisial.” Bernard Escalettes, presiden Federasi Seoakbola Prancis (FFF) berharap keputusan ini akan mengakhiri seluruh kontroversi yang muncul dari insiden tersebut. “Thierry Henry tidak dihukum bukanlah mengherankan, itu logis. Tidak ada aturan FIFA yang mengizinkan hukuman, dan FIFA bertindak dengan aturan mereka. Saya berharap ini menjadi akhir dari cerita ini, saya ber-

harap dengan segenap hati saya,” papar Escalettes. Komisi disiplin merupakan badan independen yang dipimpin oleh Marcel Mathier asal Swiss dan terdiri dari 21 orang. Pertemuan tersebut pertamakali diumumkan oleh presiden FIFA, Sepp Blatter dalam sidang luar biasa antar komite eksekutif di Cape Town 2 Desember lalu. “Saya sempat bercakap lewat telpon dengan Thierry Henry. Kami tidak membicarakan mengenai salah atau tidak bersalah. Itu percakapan diantara olahragawan. Saya tidak mengatakan ia akan dihukum, saya mengatakan ia akan menjadi target investigasi,” ujar Blatter ketika itu. Kebijakan Blatter tersebut dapat dimaklumi karena bila meninjau ke belakang, hukuman seperti itu memang belum pernah dijatuhkan kepada pemain sebelumnya. Sanksi berat justru dikhawatirkan akan memunculkan tanggapan yang tidak baik terhadap badan sepakbola tertinggi dunia itu. Di sisi lain Blatter berencana memberikan hadiah “kompensasi moral” untuk tim Irlandia. “Dapat berupa tropi atau hadiah istimewa, kita lihat saja,” tegasnya. (adn/afp)

Shuaibu Amodu Pertaruhkan Jabatannya LUBANGO - Shuaibu Amodu akan menghadapi sosok yang bakal menggantikannya sebagai pelatih Nigeria ketika bertanding dengan Mozambik di pertandingan terakhir Piala Afrika Grup C, dini hari nanti. Laporan yang berkembang menyebutkan pelatih Mozambik saat ini, Mart Nooij akan diberikan tugas besar untuk mengawal Nigeria menghadapi Argentina, Yunani dan Korea Selatan di babak penyisihan grup Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Bila Mozambik memenangkan partai Grup C ini serta lolos ke perempatfinal, sementara Nigeria tersingkir, Amodu hampir pasti dipecat dan peluang Nooij untuk menjabat semakin besar. Tekanan terhadap Amodu mulai meningkat setelah kalah 1-3 dari juara bertahan Mesir di pertandingan pertama, sebelum meraih kemenangan krusial atas Benin lewat penalti Yakubu Aiyegbeni. Pejabat federasi sepakbola Nigeria telah menegaskan jabatan Amodu baru akan aman bila Super Eagles lolos ke semifinal Piala Afrika. Namun bukan tidak mungkin kebijakan itu berubah mengingat Amodu pernah dipecat menjelang Piala Dunia 2002 meskipun Nigeria kala itu finis

ketiga di Piala Afrika. Nooijd memikat perhatian otoritas Nigeria setelah berhasil membawa Mozambik mencuri hasil imbang di Maputo dan kalah akibat kebobolan gol di tambahan waktu saat kedua negara bertemu di babak kualifikasi. Sebelum bergabung ke Mozambik pelatih Belanda ini memberikan pengaruh besar di level tim muda Burkina Faso dengan meloloskan mereka ke kejuaraan dunia untuk pertama kalinya. Mesir yang menghadapi Benin di pertandingan lainnya, mengemas enam poin maksimal dari dua kali bertanding dan sudah lolos ke perempatfinal. Tiga negara lainnya masih samasama berpeluang menyusul The Pharaohs. Nigeria yang paling difavoritkan karena hanya tinggal memerlukan hasil imbang sedangkan Benin dan Mozambik dituntut menang. Meskipun hanya mengantongi satu poin dan terpuruk di posisi terbawah klasemen, Mozambik tampil mengesankan pada partisipasi keempatnya di turnamen antara negara Afrika ini. Mereka bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk bermain 2-2 dengan Benin dan mengimbangi Mesir selama 48 menit sebelum kebobolan gol

bunuh diri dari Dario Khan di babak kedua. “Kami membuat Mesir sangat kesulitan meskipun memberikan mereka gol yang mudah yang memaksa kami mengejar pertandingan. Bila tidak akan ada kesulitan yang lebih besar bagi sang juara bertahan untuk bisa mengalahkan kami,” papar Nooij. Namun gelandang Nigeria dan pemain terbaik ketika melawan Benin, Osaze Odemwingie yakin timnya akan meraih kemenangan dan lolos ke fase sistem gugur. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi modal untuk meraih gelar Piala Afrika pertama sejak mengalahkan Zambia di Tunisia 16 tahun lalu. “Kami kurang percaya diri melawan Mesir pada pertandingan pertama kami, namun jauh lebih santai ketika mengalahkan Benin dan saya yakin kami akan menunjukkan penampilan yang lebih baik Rabu ini,” janji bintang yang bermain di Moscow itu. “Mozambik tim yang sudah kami kenal setelah melawan mereka dua kali tahun lalu. Saya percaya diri kami akan menunjukkan permainan terbaik kami di Angola, memenangkan pertandingan dan lolos ke delapan besar,” tegasnya. (adn/afp)

Thierry Henry

Hanover Pecat Bergmann BERLIN - Hanover 96 resmi memecat Andreas Bergmann, Selasa kemarin. Ia menjadi pelatih Bundesliga keenam yang didepak musim ini setelah timnya terpuruk ke posisi tiga terbawah klasemen akhir pekan lalu. Musim ini seperti bencana bagi klub Jerman utara tersebut setelah kapten sekaligus kiper Robert Enke bunuh diri 10 November lalu dan mereka saat ini tergelincir ke zona degradasi. Kekalahan 0-3 dari tim papan bawah Hertha Berlin Sabtu lalu membuat Hanover tak pernah menang dalam tujuh pertandingan. “Kami akan mencoba menerapkan solusi jangka pendek. Setelah kalah tiga kali beruntun dan tujuh pertandingan tanpa kemenangan, pimpinan Hanover 96 tidak lagi merasa Andreas Bergmann dapat memberikan dorongan kepada tim untuk bertahan di Bundesliga,” ungkap direktur olahraga Hanover, Jorg Schmadtke. Bergmann baru menjabat Agustus lalu setelah Dieter Hecking yang kini melatih Nuremberg dipecat usai melakoni dua partai saja. Ironinya setelah Bergmann melalui 16 pertandingan, Hanover juga hanya menang

Andreas Bergmann

empat kali saja. Namun paling tidak arsitek 50 tahun itu berhasil mempertahankan keutuhan klubnya pada periode sulit kepergian Enke. “Andreas Bergmann menunjukkan kerja yang bagus dan memimpin tim melalui fase sulit setelah adanya tragedi mengerikan terkait Robert Enke. Sayangnya kemenangan yang kami perlukan untuk memastikan kami bertahan di Bundesliga tidak kunjung datang,” jelas Schmadtke. Mantan pelatih Schalke, Mirko Slomka dan pelatih klub Divisi II, Saint Pauli saat ini, Holger Stanislawski disebutsebut sebagai kandidat pengganti Bergmann. (adn/afp)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 20 Januari 2010

8

Sumbar Diisukan Gempa 8,5 SR Walikota Mentawai Anggap Biasa PADANG - Wakil Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet, mengatakan, adanya isu gempa besar dengan kekuatan lebih 8,5 Skala Richter (SR) akan melanda Sumatra Barat, sudah menjadi informasi biasa bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai. “Isu ini sudah cukup lama beredar. Bahkan, setelah gempa 7,9 SR pada 30 September 2009, isu ini kembali menguat,” kata Yudas ketika dihubungi dari Padang, Selasa. Dia mengakui, ketika mendengar isu tersebut sebagian masyarakat ada yang memilih pindah ke tempat-tempat lain yang tinggi. Namun sebagian besar warga memilih

tetap tinggal di desanya. Yudas mengungkapkan, setelah gempa 7,9 SR, dia sempat melakukan konfirmasi kepada ahli Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). “Saya langsung menanyakan tentang kebenaran isu gempa besar itu kepada pakar LIPI,” katanya. Pakar LIPI menjelaskan bahwa gempa besar itu tidak diketahui kapan akan terjadinya. Pihak LIPI menyatakan apabila gempa besar, Mentawai sebenarnya justru agak lebih aman, kecuali di daerah Sikabaluan, yang lebih rendah. Jangan Resah Menyikapi isu gempa besar tersebut, ujar dia, masyarakat

diminta tidak perlu resah. Namun demikian, kewaspadaan harus senantiasa ditingkatkan. Pemkab Kepulauan Mentawai, kata dia, selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat menyangkut kewaspadaan terhadap gempa. Menurut dia, Pemkab Mentawai sudah jauh-jauh hari menyiapkan jalur-jalur evakuasi bagi warga saat terjadi gempa besar dan tsunami. Karena wilayah Mentawai sebagian besar berbukit-bukit, maka jalur evakuasi diarahkan ke perbukitan di sekitar pemukiman warga. Masyarakat Mentawai, kata Wakil Bupati, juga diuntungkan dengan bangunan rumah

yang sebagian besar terbuat dari kayu. Buktinya, pada gempa 30 September 2009 tidak ada warga Mentawai yang meninggal karena tertimpa bangunan rumah. Ia menyebutkan, di Mentawai saat ini sudah dibentuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD). Pada 2009, dialokasikan dana Rp 30 miliar bagi lembaga tersebut. Dalam jangka panjang, kata dia, Pemkab Mentawai terus berupaya untuk peningkatan kapasitas penanganan bencana. Pemkab Menatai, lanjut dia, sedang memikirkan bagaimana di tiap pulau di Mentawai ada gudang persediaan makanan. (ant)

Satu Hakim Bebaskan 35 Koruptor Suluh Indonesia/ant

BANJIR KARAWANG - Seorang korban banjir di Dusun Serani, Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Karawang, Jawa Barat, memandangi halaman rumahnya yang terendam banjir, kemarin.

Korban Banjir Karawang Berharap Bantuan JAKARTA - Ratusan masyarakat Dusun Serani, Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang menjadi korban banjir berharap mendapat bantuan dari instansi terkait, setelah daerahnya “terkepung” banjir hingga mengakibatkan akses jalan terputus. “Sudah tiga hari daerah saya ini banjir. Akses jalan yang terputus membuat masyarakat di sini (Dusun Serani) sulit ke luar rumah untuk belanja. Jadi, kami berharap ada bantuan,” kata Isah (42), seorang korban banjir di Dusun Serani,

di Karawang, Selasa. Terputusnya akses jalan dari dan menuju Dusun Serani itu memaksa masyarakat setempat menggunakan perahu sampan sebagai alat transportasi. Bahkan, hanya untuk ke warung yang lokasinya masih berada di dusun itu, masyarakat korban banjir di daerah itu harus menggunakan perahu sampan atau rakit. Menurut Isah, dirinya bersama ratusan masyarakat Dusun Serani lainnya belum memperoleh bantuan, baik bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang maupun dari instansi lain.

Padahal, masyarakat korban banjir di daerah itu berharap mendapat bantuan. Banjir yang terjadi di Dusun Serani mengakibatkan daerah yang berada di sekitar areal persawahan tersebut terisolir, karena akses jalan menuju daerah tersebut terputus akibat ketinggian air yang mencapai antara 50-70 centimeter. Untuk menuju daerah itu perlu menggunakan perahu sebagai alat transportasi. Sedangkan kendaraan sepeda motor dan mobil tidak bisa melintas, karena daerah itu dikelilingi areal persawahan yang terendam banjir. (ant)

Puting Beliung Hancurkan Rumah Warga MAKASAR - Bencana angin puting beliung yang melanda sebagian wilayah Kota Makassar, Selasa, merusak sebanyak 91 unit rumah dan menumbangkan belasan pohon. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Makassar Hakim Syahrani mengatakan di Makassar, Selasa, rumah yang paling banyak mengalami kerusakan terletak di kompleks perumahan Antang di Kecamatan Manggala, Makassar, yang mencapai 56 unit rumah. “Kerusakan itu terjadi di Jalan Pattunuang, Jalan Kajenjeng, Jalan Manggala dan beberapa tempat lain,” katanya. Kejadian itu juga menimpa beberapa daerah lain seperti

Borong Raya yang merusak sekitar 27 unit rumah dan belasan rumah di Kecamatan Panakukang dan Rappocini. “Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa atau warga yang terluka,” ucapnya. Selain kerusakan rumah, lanjutnya, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Jalan Pettarani dan Jalan Manggala Makassar, serta genangan air di kompleks PU Malengkeri dan Kelurahan Tamalate di Makassar. Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dinas kesehatan, dinas sosial dan beberapa satuan unit kerja lain sejak laporan peristiwa puting beliung itu terjadi pada Selasa pagi.

Sebelumnya, tim Pengendali Bencana Alam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Alam Makassar menetapkan status siaga satu terhadap kemungkinan bencana alam yang akan dan telah terjadi selama terjadi cuaca ekstrem. Ia menyebutkan, selama sepekan terakhir bencana alam seperti angin puting beliung, pohon tumbang dan banjir sudah terjadi, sehingga posko darurat dibentuk di beberapa titik di Makassar. Sementara itu, sedikitnya 18 rumah warga di Desa Kemuninglor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, rusak, akibat diterjang angin puting beliung yang melanda di desa setempat. (ant)

70% Masjid Mengarah ke Afrika MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Temanggung mengimbau kepada umat Islam di daerahnya untuk menyesuaikan arah kiblat yang benar, menyusul penelitian Kantor Depag setempat yang diperkirakan banyak masjid di wilayah ini melenceng dari arah kiblat. Ketua MUI Temanggung, KH Yacub Mubarrok di Temanggung, Selasa, mengatakan, aturan salat harus menghadap kiblat, maka kalau melenceng harus dibetulkan. “Kami minta kepada masyarakat agar membetulkan arah kiblat masjid atau musala yang dinilai tidak benar,” katanya. Berdasarkan penelitian Kantor Depag Temanggung, sekitar 70 persen masjid di daerah tersebut tidak menghadap kiblat. Kebanyakan lurus ke barat atau melenceng tiga hingga 40 derajat ke arah selatan posisi Kabah. Menurut dia, untuk membenarkan arah kiblat tidak harus membongkar bangunan masjid,

tetapi cukup memperbaiki garis shaf dan arah imam. “Tidak mungkin kalau harus membongkar bangunan, yang paling praktis adalah mengubah garis shaf disesuaikan dengan arah kiblat,” katanya. Kesalahan arah kiblat sejumlah masjid di Temanggung, katanya, selain kurang cermat dalam menentukan kiblat, juga akibat keterbatasan lahan untuk bangunan masjid. Mungkin secara tidak sadar, karena menyesuaikan dengan bentuk bangunannya, arah kiblat menjadi tergeser. Petugas Depag Temanggung akan membantu masyarakat yang mau membenar-

kan arah kiblat di sejumlah masjid. Masyarakat yang hendak membenarkan arah kiblat diminta membuat surat permohonan ke Kantor Depag. Sebelumnya, Kasi Urusan Agama Islam Kantor Depag Temanggung, Yusuf Purwanto mengatakan, sekitar 70 persen masjid di Kabupaten Temanggung tidak mengarah ke kiblat. “Arah kiblat terkesan asal menghadap ke arah barat, hal ini akibat ketidaktahuan masyarakat. Untuk mengarah ke Kabah, seharusnya ada kemiringan beberapa derajat,” katanya. Menurut dia, dalam menentukan arah kiblat, selisih satu derajat saja dari Indonesia, jika ditarik garis lurus ke Mekah, bergeser 110 derajat. Padahal ada yang melenceng sampai 40 derajat, artinya madjid tersebut mengarah ke Afrika Tengah atau Afrika Selatan. (ant)

JAKARTA- Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan salah seorang hakim di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Sulawesi Selatan, diketahui telah membebaskan 35 terdakwa kasus korupsi. “Ada satu orang hakim di PN Makassar yang terpantau membebaskan 35 terdakwa kasus korupsi,” kata Wakil Koordinator ICW, Emerson F Yuntho, di Jakarta, Se-

lasa. ICW sendiri sudah melaporkan hakim tersebut yang merupakan bagian dari 106 hakim dari tingkat pengadilan negeri, pengadilan tinggi hingga Mahkamah Agung (MA) ke Komisi Yudisial (KY) pada Selasa (19/1) siang. Ia mengatakan 106 hakim tersebut terdiri dari 100 hakim yang menjatuhkan vonis bebas atau lepas kasus korupsi dan enam hakim lagi yang men-

jatuhkan vonis percobaan terhadap koruptor. “ICW menyerahkan dokumen itu ke KY yang berisikan surat laporan, lampiran, daftar nama hakim, kasus terdakwa, jabatan terdakwa dan tahun putusan, serta surat bantahan MA tentang data ICW,” katanya. Dikatakan, bantahan MA mengenai laporan ICW itu tidak disertai dengan data yang rinci tentang nama hakim,

terdakwa, jabatan terdakwa, vonis pengadilan yang memutus, tahun putusan dan kerugian negara. “Bahkan data MA justru tidak valid, terutama salah satu bagian yang mengatakan “tidak ada satupun vonis percobaan terhadap kasus korupsi dijatuhkan di tahun 2009”, katanya. Padahal, kata dia, ICW menemukan fenomena tersebut, bahkan di MA. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 20 Januari 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu