Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com
Rabu, 19 September 2012
No. 176 tahun VI
Pengemban Pengamal Pancasila
Densus Tangkap Terduga Teroris BEKASI - Tim Densus 88 Anti-Teror Polda Metro Jaya, menangkap seorang terduga teroris dari sebuah rumah di Kecamatan Tambun Utara, Bekasi, Jabar. ‘’Petugas juga membawa serta ibu dan adik kandung terduga teroris dari rumahnya yang beralamat Perumahan Villa Mutiara Gading, Riviera RT 06 RW 09 Nomor 33, Desa Karang Satria, Tambun Utara, sekitar pukul 18.00 WIB,’’ kata Ketua RT 06, Mohamad Basroni, di lokasi kejadian, kemarin. Terduga teroris itu berinisial AA (24), sedangkan adiknya Amirrudin (20), dan ibunya, Suhaena (60), dibawa petugas ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan. Basroni mengaku tidak tahu secara pasti kejadian yang berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB itu. Tiba-tiba saja tiga orang warganya ditangkap oleh pihak Densus 88 AntiTeror. Tidak ada baku tembak dalam insiden
penggerebekan kali ini. Hanya sejumlah polisi berjaga-jaga di rumah tipe 36 cat hijau itu dan setiap sudut jalan. ‘’Mereka membawa semua orang di rumah tersebut,” ujarnya. Amirudin bersama Suhaena, kata Basroni, menurut pihak kepolisian, hanya dimintai keterangan. Keduanya dianggap tidak terlibat jaringan teroris seperti terduga AA. Ada sekitar 10 unit mobil berikut satu tim Gegana diikutsertakan dalam penggerebekan tersebut. Basroni mengaku, mengenal keluarga Suhaena, bahkan AA memiliki sifat tertutup dan pendiam. Namun, untuk bertetangga dengan beberapa warga lainnya, dia dan keluarga dikenal sangat ramah. ‘’Memang untuk urusan agama, AA sangat kuat sekali keyakinannya,” katanya seraya mengatakan, AA sehari-hari bekerja sebagai pekerja lepas di toko handphone. (ant)
Aksi Balasan
KPK Tolak 14 Pati Polri JAKARTA - Sebanyak 14 perwira tinggi (pati) dari Kepolisian Negara RI (Polri) tidak lulus seleksi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Sebanyak 14 pati Polri yang dikirim ke KPK satu pun gak ada yang lulus,” kata Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Jakarta, kemarin. Terkait alasan tidak lulus seleksi oleh KPK terhadap 14 pati tersebut, Nanan tidak mengetahuinya. “Tanya ke
KPK,” katanya. Sementara itu, soal penarikan 20 penyidik Polri dari KPK, dia mengatakan untuk pengembangan karir dan tidak terkait dengan kasus dugaan korupsi Simulator SIM di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri. ‘’Mereka ditarik untuk pengembangan karirnya, karena mereka polisi,” kata Nanan. Anggota polisi yang diperbantukan di KPK sebagai berjumlah 80 orang, dan sudah ditarik kembali ke Badan Reserse
dan Kriminal (Bareskrim) sebanyak 20 orang. Sementara itu, KPK telah menetapkan mantan Kepala Korlantas Mabes Polri, Irjen Pol Djoko bersama tiga tersangka lagi Brigjen Pol Didik Purnomo yaitu Wakil Kepala Korlantas, Budi Susanto, Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) yang menjadi pemenang tender proyek pengadaan simulator SIM dan Sukotjo S Bambang yaitu Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia yang
menjadi perusahaan subkontraktor dari PT CMMA. Sebelumnya, KPK mulai melakukan penyelidikan kasus tersebut sejak Januari 2012, dan menghasilkan surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) tertanggal 27 Juli 2012 untuk proyek dengan nilai total Rp198,7 miliar tersebut. KPK juga sudah mencegah lima orang terkait kasus ini yaitu Djoko Susilo, Didik Purnomo, Teddy Rusmawan, Wandy Rustiawan dan Budi Susilo. Didik Purnomo adalah Wakil
Kepala Korlantas berpangkat Brigjen Pol, sedangkan Teddy Rusmawan adalah Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Simulator dengan pangkat AKBP yang juga Kepala Primer Koperasi Korlantas Polri. Hal tersebut tentu saja dianggap pihak Polri bahwa KPK telah menabrak kesepakatan yang dilakukan dengan mengumumkan para tersangka lainnya. Polri menyatakan dengan tidak akan menyerahkan tiga tersangka tersebut kepada KPK. (ant)
Bukan Rencana SBY Minta Menteri
Perbaiki Kinerja JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta para menteri agar memanfaatkan waktu secara efektif untuk mengimplementasikan program kerja yang sudah direncanakan sehingga pada akhir 2012 semua rencana dan program terwujud. ‘’Empat bulan terakhir 2012, September sampai Desember saya instruksikan pada semua kementerian betulbetul tuntaskan pekerjaan pekerjaan yang belum tuntas,” kata Presiden saat memimpin sidang kabinet di Kantor Presiden Jakarta, kemarin. Kepala Negara juga meminta agar Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) mengawasi dan memonitor capaian kinerja kementerian. Kepala Negara mengatakan semua menteri diminta untuk bekerja maksimal sehingga dapat memastikan pencapaian program kerja yang sudah dilaksanakan. Ia mengingatkan memasuki 2013 dan 2014, walaupun semua pihak sudah sibuk dengan langkah-langkah politik, namun para menteri diminta untuk tetap bekerja secara maksimal menuntaskan program kerja pemerintah. ‘’Saya minta setiap menteri untuk berlomba mencapai prestasi. Saya bandingkan dengan sebelumnya, justru kita tidak boleh kendor, justru miliki tanggung jawab agar bisa kita capai,” kata Presiden. Para menteri juga diingatkan agar memastikan pejabat di lingkungannya termasuk eselon 1 untuk mengawal perencanaan anggaran yang sudah dibahas dan diajukan pemerintah kepada DPR RI, termasuk sisa alokasi anggaran (SAL) agar digunakan sesuai dengan rencana. (har)
Suluh Indonesia/ant
SIDANG KABINET - Wapres Boediono berbincang dengan Menteri ESDM Jero Wacik sebelum berlangsungnya sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Sidang tersebut membahas sejumlah agenda di bidang Polhukam.
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku tidak memprediksi sebelumnya akan adanya penarikan 20 orang penyidik Polri dari KPK. ‘’Dengan tidak diperpanjangnya penugasan 20 penyidik Polri di KPK memang menyedot perhatian KPK, kami berpikir keras agar kinerja KPK tidak susut, terus terang kejadian ini tidak kami prediksi sebelumnya,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, kemarin. Pada 12 September 2012, Mabes Polri mengirimkan surat yang menyatakan bahwa 20 orang penyidik Polri di KPK tidak diperpanjang masa tugasnya di KPK. Pihak Polri sendiri mengatakan akan mengirimkan pengganti 20 penyidik tersebut. ‘’20 penyidik baru yang diajukan Polri tidak otomatis langsung diganti hari ini karena di KPK ada mekanisme seleksi, harus dites lebih dulu oleh KPK dan itu membutuhkan waktu,” ungkap Johan. Proses seleksi itu menurut Johan adalah mekanisme KPK untuk memenuhi kebutuhan kualitas pegawai sesuai standar KPK yang juga diterapkan untuk penerimaan pegawai di bidang lain. ‘’KPK punya standar dalam perekrutan pegawai, syarat untuk penyidik misalnya paham penyidikan, memiliki integritas, kapabilitas dan lainnya, seleksi itu diajukan oleh tim seleksi independen baru kemudian pimpinan KPK,” tambah Johan seraya mengatakan, pimpinan KPK akan mengirimkan surat kepada Kapolri agar mempertahankan 20 penyidik Polri itu. (ant)
Belajar Demokrasi Lewat Pilkada DKI Jakarta PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah DKI Jakarta bisa berlangsung dengan tertib dan aman, sehingga mencerminkan kematangan demokrasi yang bisa menjadi contoh secara nasional. Presiden saat membuka sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden Jakarta, kemarin mengatakan, sebentar lagi akan ada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, pemerintah pusat tidak masuk wilayah politik, dan diserahkan ke masyarakat
secara demokratis dan ‘fair’ tanpa sesuatu yang ganggu pemilihan, tapi satu hal kompetisi keras dan tertata mari pastikan proses pemilihan itu dan keamanan Jakarta terjaga. Presiden mengatakan belajar dari sejumlah pengalaman,
di mana proses pemilihan kepala daerah di beberapa daerah, baik di Jawa maupun di luar Jawa diwarnai dengan kekisruhan maka Kepala Negara meminta agar hal tersebut tidak terjadi di Jakarta. ‘’Kita punya riwayat masa lalu setelah pilkada selesai di Jawa dan luar Jawa aksi kekerasan dan perusakan, kita imbau calon gubernur miliki komitmen dan tanggung jawab menjaga keamanan Jakarta, sehingga demokrasi makin hidup dan matang,” kata Presiden.
Sementara itu, sosiolog dari UI Thamrin Amal Tamagola menegaskan, Pilgub DKI Jakarta menjadi momentum untuk membuat Indonesia bersih dari politik kotor seperti politik uang dan sebagainya. ‘’Momentun ini momentum nasional. Mari bersihkan Indonesia mulai dari Jakarta,” katanya. Thamrin menjelaskan fenomena Joko Widodo telah memberikan pelajaran politik yang baik bagi masyarakat. Thamrin mencontohkan soal pengumpulan dana untuk kampanye.
Jokowi, tambah Thamrin, telah mengajarkan budaya baru yang baik berupa gerakan partisipasi masyarakat dalam pengumpulan dana. ‘’Lihat cara mencari dana, tidak ambil APBN atau APBD tapi menjual baju kotak-kotak. Ini mengajarkan politik bersih. Ini revolusional,” katanya. Menurut Thamrin, dengan cara seperti itu maka akan menjadi contoh bagi daerah lainnya untuk meniru proses demokratisasi di Ibu Kota Negara ini. (ant).
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 19 September 2012
2
K ilas Lima Pendemo Diperiksa PENYIDIK Polda Metro Jaya masih memeriksa lima orang pendemo yang berlangsung ricuh di Kedubes AS pada Senin (18/9). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto di Jakarta, kemarin mengatakan, penyidik akan memanggil koordinator aksinya. Rikwanto mengatakan massa pendemo melayangkan surat pemberitahuan aksi kepada pihak kepolisian, namun petugas menduga terdapat kelompok masyarakat yang menyusup sehingga unjukrasa berujung rusuh. Kelima pendemo yang menjalani pemeriksaan, yakni NR, DJ, AS, EY dan AD, penyidik akan mendalami para pengunjuk rasa bertindak anarki berdasarkan inisiatif sendiri atau ditunggangi pihak tertentu. Rikwanto menyebutkan pimpinan Polda Metro Jaya juga telah bertemu dengan perwakilan Front Pembela Islam (FPI) terkait unjukrasa yang berlangsung ricuh tersebut. Pihak FPI meminta maaf karena demo menjadi ricuh dan mengganggu ketertiban. Sebelumnya, ratusan orang yang diduga dari Forum Umat Islam (FUI) berunjuk rasa di depan Kedubes AS di Jakarta. Massa memprotes film berjudul “Innocent of Muslims”. (ant)
Eksepsi John Kei Ditolak MAJELIS Hakim PN Jakpus memutuskan menolak eksepsi yang diajukan oleh kuasa hukum John Refra alias John Kei bersma dua anak buahnya sehingga persidangan dilanjutkan ke pemeriksaan saksi dan bukti. Ketua Majelis Hakim Supardja saat membacakan putusan sela di Jakarta, kemarin menyatakan eksepsi yang diajukan oleh terdakwa I John Refra, terdakwa II Joachim Hungan, terdakwa III Muclis B Sahab tidak diterima. Majelis hakim menyatakan bahwa surat dakwaan yang disusun JPU telah disusun sesuai dengan KUHAP sehingga dapat dijadikan dasar untuk pemeriksaan perkara. Majelis hakim juga memerintahkan kepada JPU untuk melanjutkan perkara para terdakwa. Atas putusan majelis hakim ini, pihak JPU akan menghadirkan empat saksi pada lanjutan sidang yang akan dilaksanakan pada Selasa pekan depan. Sedangkan dari pihak kuasa hukum terdakwa menyatakan kecewa dan mengajukan permohonan pengalihan penahanan terhadap terdakwa yaitu dari status tahanan negara menjadi tahanan kota. (ant)
Kasus Penipuan Batu Bara TERSANGKA sekaligus pengusaha batu bara, Arif Budiman membantah tuduhan pelaporan Djuwarwanti terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebesar Rp20 miliar. Pengacara Arif Budiman Junimar Girsang di Jakarta, kemarin mengatakan, justru kliennya menggugat secara perdata terhadap Djuwarwanti yang tidak melanjutkan kesepakatan. Junimar mengatakan Arif Budiman sebagai Direktur Utama CV Padak Mas menandatangani nota kesepahaman bersama Komisaris PT Purnama Putra Mandiri, Deddy Kresnawan dan Djuwarwanti pada 4 Mei 2011. Penandatangan nota kesepahaman tersebut, untuk kerjasama pengelolaan tambang batubara dan bijih besi senilai Rp70 miliar di Balikpapan, Kaltim, serta Lombok Barat, NTB. Namun, Arif Budiman mengajukan gugatan perdata, karena Dedy dan Djuwarwanti tidak melanjutkan kesepakatan ke PN Jakbar. Saat ini, sidang keempat akan berlangsung pada 26 September 2012. (ant)
Suluh Indonesia/ant
JALAN AMBLAS - Sejumlah kendaraan melintas di samping jalan amblas di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, kemarin. Menurut satpam yang berjaga disebuah gedung yang berada disekitar kejadian tersebut bahwa amblasnya jalan terjadi pada pukul 11.00 malam (17/9) pada saat hujan deras dan mengakibatkan sebuah taksi terperosok.
Di Jakbar
1.418 IRT Idap HIV/AIDS JAKARTA - Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jakarta Barat, Sukarno, mengatakan, banyak ibu rumah tangga (IRT) di Jakarta Barat yang terkena HIV/AIDS karena tertular dari suami. ‘’Karena cara yang memungkinkan tertular dari hubungan seks dan penggunaan jarum suntik secara bergantian,” kata Sukarno ketika sosialisasi penanggulangan Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immuno
Deficiency Syndrome HIV/ AIDS di Jakarta, kemarin. Sementara Jumlah penderita HIV di Jakbar tahun 2011 mencapai 708 kasus sedangkan jumlah penderita AIDS sebanyak 710 kasus. ‘’Sedangkan untuk tahun 2012 masih didata, dari tahun ke tahun penderita HIV/AIDS naik. Sedangkan jumlah itu berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI dan Kemungkinan jumlahnya semakin meningkat,” katanya. Karena, lanjut Sukarno,
penyakit ini tergantung dari masyarakat, apakah mereka mau melaporkan dan memeriksakan kondisi kesehatannya. Pemerintah tetap akan mewaspadai dan menekan laju penyebaran penyakit ini, selain melakukan pembinaan, seperti memotivasi dan memberikan semangat untuk berusaha dan beraktivitas. ‘’Bagi yang sudah tertular HIV/AIDS diharapkan tetap melakukan aktifitas dan kepedulian masyarakat memberikan
Warga Tidak Golput JAKARTA - Anggota Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Sumarno menyerukan masyarakat tidak golput pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua 20 September. ‘’Kami menyerukan semua warga DKI untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya. Ini merupakan momentum yang tepat untuk menentukan nasib Jakarta untuk lima tahun yang akan datang,” ujar Sumarno di Jakarta, kemarin. Menurut dia, sangat sayang jika hak tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya. Ia menjelaskan bahwa sebenarnya golput adalah hak setiap orang. Alasannya pun macam-macam. ‘’Ada karena alasan politis karena kecewa dengan pemerintahan saat ini. Ini tidak mudah karena mayoritas, yang golput adalah masyarakat yang mempunyai tingkat in-
176 Kg Ganja Kering kita temukan sebanyak 176 kilogram,” katanya. Dikatakan Adex, dari informasi yang diperoleh, tersangka sudah sejak bulan Agustus menyewa kamar kos di lokasi tersebut. Diduga, ganja-ganja milik AF berasal dari Aceh. ‘’Kami masih menyelidiki proses pengirimannya. Tapi, kami menduga dari Aceh. Oleh tersangka, barang haram ini diduga diedarkan di wilayah Jakarta Barat dan ada indikasi masuk ke Kampung Ambon,” katanya. Ditambahkan Adex, taksiran harga untuk 1 kilogram ganja kering dipasaran mencapai Rp 3 juta. “Tiga juta rupiah itu dari tangan pertama, kalau dari tangan berikutnya bisa mencapai lima juta rupiah. ‘’Tersangka dijerat dengan pasal 114 dan 111 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati,” tandasnya. (kmb)
Survei Objektif Suluh Indonesia/ant
LOGISTIK - Seorang petugas PPSmenunjukkan logistik pemilu berupa tinta saat persiapan distribusi logistik untuk pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta putaran II di Kantor Kelurahan Tebet Barat, Jakarta, kemarin.
Waspadai Tiga Persoalan Pilgub DKI Jakarta CALON Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan ada tiga persoalan dalam Pilgub DKI Jakarta yang perlu diwaspadai yaitu mengenai pegawai negeri sipil (PNS), daftar pemilih tetap (DPT), dan Panwaslu. masalah-masalah yang diprediksikan bisa muncul sewaktu-waktu itu. Begitu juga masalah balio maupun poster juga harus bersih semuanya. ‘’Saya memprediksikan bahwa pada pemelihan Gubernur DKI Jakarta, akan muncul kejutan-kejuatan yang tidak terduga. Ya tapi maaf kejutan-kejutan itu kami belum bisa mengatakan tunggu saja nanti.” katanya.
telektual tinggi.” Sedangkan hal teknis, lainnya, KPU sudah melakukan antisipasi dengan menjadi hari tersebut sebagai hari libur. Begitu juga dengan sosialisasi yang gencar dilakukan sejak jauh-jauh hari. Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi pada pilkada putaran pertama, jumlah warga Jakarta yang tercantum dalam DPT, tetapi tidak menggunakan hak pilihnya, tercatat sebanyak 2.555.207 pemilih atau 36,3 %. Sementara itu, Anggota KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan, KPU menjamin hak pilih korban kebakaran pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua 20 September meskipun tidak memiliki kartu pemilih. ‘’Memang tidak menggunakan kartu pemilih. KPU masih punya data mengenai DPT di wilayah korban kebakaran,’’ katanya. (kmb)
PDIP Imbau
Jokowi :
“Dalam hal ini PNS/birokrat dalam keikutsertaannya pada Pilgub DKI Jakarta harus netral, mengenai DPT harus tetap dicek, dan Panwaslu harus benar-bena netral jangan sampai memihak kepada salah satu pasangan calon,” kata Jokowi di Solo, kemarin. Jokowi mengaku tidak mengkhawatirkan persoalan tersebut, tetapi harus ada upaya sejak dini untuk menangkal
yakit AIDS serta memiliki penyakit yang tidak bisa sembuh,” ujarnya. Diakui,seseorang yang terkena HIV/AIDS bisa mendapatkan keturunan tapi penuh resiko, sehingga dianjurkan untuk tidak hamil. ‘’Karena janin dalam kandungan itu juga tertular penyakit HIV/AIDS. Pemeriksaan secara rutinitas ke puskesmas atau ke rumah sakit sangat penting untuk menjaga kesehatan,” katanya. (ant)
KPU Serukan
Polisi Sita JAKARTA - Jajaran Polsek Kebayoranbaru, Jakarta Selatan berhasil menyita ratusan kilogram ganja kering dari sebuah kamar kos di Jl Kebon Jeruk XV Dalam No 49, Tamansari, Jakarta Barat. Kasus ini terungkap, setelah petugas berhasil mengamankan tersangka yang kedapatan membawa ganja. ‘’Ini hasil pengembangan dari tertangkapnya AF yang membawa ganja. Selama dua minggu kita kejar dan selidiki jaringannya,” ujar AKBP Adex, Kapolsek Kebayoranbaru di Jakarta, kemarin. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, sambungnya, petugas berhasil menemukan ganja kering milik AF yang disimpan di sebuah kamar kos di Jl Kebon Jeruk XV No 49, Tamansari. Dari tempat itu, polisi menemukan 176 kilogram ganja kering yang disimpan dibeberapa kardus bekas barang elektronik. ‘’AF ternyata juga sudah tersangkut kasus di Polsek Palmerah dengan kepemilikan tiga kilogram ganja. Ganja yang
informasi,”harapnya. Menurut Kasi Pengendalian Masalah Kesehatan (PMKes) Sudin Kesehatan Jakbar dr Irma, penyakit AIDS merupakan kumpulan dari sejumlah penyakit yang memengaruhi penurunan sistem kekebalan tubuh disebabkan virus HIV. ‘’Orang yang terkena HIV itu tidak terlihat tandatandanya, tapi dapat menularkan kepada orang lain. Tandatanda baru terlihat manakala orang itu sudah terkena pen-
Joko Widodo
Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang diusung oleh PDIPdan Partai Gerindra, usai melakukan kampanye putaran kedua, langsung masuk kerja.
‘’Saya setelah cuti tiga hari untuk melakukan kampanye di Jakarta, terus masuk kerja seperti biasa,” katanya. Menyinggung peluang pada putaran kedua Pilgub DKI Jakarta, ia menyatakan optimistis bisa meraih suara lebih banyak dibandingkan putaran pertama. ‘’Saya waktu kampanye Pilgub DKI Jakarta putaran dua juga masuk kantong-kantong suara lawan seperti kampanye pertama. Jadi sekarang ini hampir semua sudah saya masuki dan warga sangat senang dan antusias dalam menghadapi pilgub,” katanya. Jokowi dalam menghadapi Pilgub DKI Jakarta yang ting-
gal beberapa hari juga telah menyiapkan sebanyak 46 ribu saksi, yang akan disebar di beberapa TPS. Setiap TPS akan ditugaskan tiga orang, sementara di setiap kelurahan 15 orang, dan kecamatan 16 orang dan masih dibantu sebanyak 260 Satgas. Dia mengatakan banyaknya petugas yang diturunkan di lapangan untuk mengantisipasi adanya kecurangan. “Untuk petugas yang kami turunkan ini juga masih dibantu para relawan. Melalui pengawasan yang ketat ini diharapkan Pilgub DKI Jakarta bisa berjalan lancar tidak ada gangguan apa-apa,” katanya. (ant)
JAKARTA - Anggota Desk Pilkada PDIP Deddy Sitorus mengimbau lembaga survei independen yang akan melakukan hitung cepat pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua melakukannya secara objektif. ‘’Jika hitung cepat tersebut sampai didesain sedemikian rupa untuk memenangkan salah satu calon saya khawatir hal itu akan memicu konflik,” katanya di kantor DPP PDIPdi Jakarta, kemarin. Menurut dia, DPP PDIPjuga melakukan survei terhadap pemilih menjelang pelaksanaan pemungutan suara pilkada DKI Jakarta putaran kedua, tapi hasilnya untuk kepentingan internal. Pada hari penyelenggaraan pemungutan suara, menurut dia, DPP PDIP juga akan melakukan hitungan cepat dan hitung menyeluruh berdasarkan berita acara dari formulir C1 yang ditandatangani para saksi di tiap TPS. ‘’Hasil hitung cepat dan
hitung menyeluruh dari DPP PDI Perjuangan ini yang akan menjadi patokan sementara perolehan suara pada pilkada DKI Jakarta putaran kedua,” katanya. Menurut dia, jika hasil hitung cepat dari lembaga survei independen hasilnya hasilnya berbeda jauh, bisa ditengarai didesain untuk memenangkan salah satu pasangan calon. Padahal, kata dia, hasil hitung cepat dari lembaga survei independen ini akan kuat membentuk opini publik, meskipun hal itu baru hasil perhitungan sementara. Pada kesempatan tersebut, Deddy juga menengarai, pada pilkada putaran pertama, ada lembaga survei yang melakukan survei dengan mendesain sedemikian rupa untuk memenangkan salah satu pasangan calon. Indikasinya, menurut dia, adanya responden yang dikurangi dan diganti serta terlihat dari tidak sinkronnya indikator. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 19 September 2012
3
Jabatan Kepala Daerah
Harus Diperjelas JAKARTA - Pemerintah hendaknya menyusun aturan terkait masa jabatan kepala daerah, sedangkan partai politik (parpol) sepatutnya mengajarkan kader untuk menjaga amanah. ‘’Langkah tersebut diperlukan lantaran pada setiap proses pembangunan dibutuhkan waktu yang berkesinambungan dan komitmen dari kepala daerah yang bersangkutan,’’ kata pengamat politik, Agus Pambagio di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, dalam membangun terdapat mekanisme yang dilalui dengan waktu yang berkaitan melalui kebijakan kepala daerah. Maraknya “kutu loncat” berdampak pada terhambatnya pembangunan di daerah, katanya. ‘’Jika masalah ini dibiarkan, maka program pembangunan yang akan digulirkan akan mandek,” ujarnya. Menurut Agus, pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI sebagai momentum baik untuk
menjadi pelajaran pemerintah. ‘’Pada putaran pertama terdapat dua cagub yang masih menjabat sebagai kepala daerah di masing-masing daerah maju pada Pemilukada DKI 2012,” tuturnya. Sedangkan, lanjut Agus, pada putaran kedua, menyisakan satu cagub yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, yakni Joko Widodo (Jokowi). ‘’Bisa dibayangkan jika hal ini terjadi di seluruh wilayah. Bupati dan walikota yang masih menjabat ingin menjadi gubernur. Apakah ini bukan ancaman bagi pembangunan,” tuturnya. Agus pun berharap, meski sampai saat ini belum ada aturan dari pemerintah terkait hal tersebut, namun sepatutnya partai politik mengawali lebih dahulu dengan mengajarkan kader tetap amanah menjaga suara rakyat. Parpol malah merestui kader tersebut mengincar jabatan di daerah lain. ‘’Ini jelas mencederai,’’ katanya. (ant)
MK Tolak
Uji UU Kesehatan JAKARTA - MK tidak menerima dua permohonan pengujian UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, terutama dalam Pasal 113 dan 116 yang menyebut tembakau komoditas mengandung zat adiktif. Pengujian UU ini diajukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menguji Pasal 113 dan sejumlah petani tembakau yang menguji Pasal 113, Pasal 116 UU Kesehatan. ‘’Menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima,” kata Ketua Majelis Hakim Mahfud MD saat membacakan amar putusan di Jakarta, kemarin. Anggota Majelis MK, Ahmad Fadlil Sumadi saat membacakan pertimbangan Mahkamah menjelaskan, Pasal 113
UU 36/2009 pernah dimohonkan pengujian konstitusionalnya oleh pemohon lain dan batu uji yang diajukan pun sama, yakni bertentangan dengan Pembukaan UUD 1945. Fadlil menyebut bahwa putusan MK pada 1 November 2011 telah menyatakan menolak permohon untuk seluruhnya sehingga permohonan kembali atas pengajuan materi UU Kesehatan dinyatakan /ne bis in idem/. Seperti diketahui, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (PPBH) NU mengajukan pengujian Pasal 113 yang menyebut tembakau komoditas mengandung zat adiktif. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PENANGANAN KEAMANAN - Menko Polhukam Djoko Suyanto (tengah) didampingi (kanan-kiri) Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo, Menkominfo Tifatul Sembiring, Menlu Marty Natalegawa dan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono memberikan keterangan pers seusai sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.
Ekstrakurikuler Keagamaan
Jaga Moral Generasi Muda JAKARTA - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Rohmani mengatakan, kegiatan ekstrakurikuler bidang keagamaan menjadi penting untuk menjaga moral generasi muda bangsa. ‘’Kegiatan keagamaan di sekolah menjadi hal positif untuk menghindari halhal yang merusak generasi muda bangsa, terutama dari rongrongan narkoba,” katanya di Jakarta, kemarin. Ditegaskannya bahwa ekstrakurikuler keagamaan juga menjadi media pembelajaran karakter. “Kegiatan ‘eskul’ (ek-
strakurikuler) ini jangan dituding atau dicurigai sebagai pembibitan terorisme,” kata anggota DPR yang membidangi masalah pendidikan, kebudayaan, olah raga dan pariwisata itu. Menurut dia, pihak yang menuding kegiatan ekstrakurikuler sebagai awal perekrutan terorisme menjadi pukulan berat bagi anak-anak yang aktif di kerohanian Islam (Rohis). Hal tersebut, kata dia, telah merusak mental dan emosi anak-anak yang aktif di ekstrakurikuler keagamaan.
ICW :
Penanganan Korupsi Tak Sentuh Publik INDONESIAN Corruption Watch (ICW) mengkritisi kinerja Kejaksaan Agung yang belum mampu menyampaikan informasi penanganan tindak pidana korupsi secara terbuka ke publik. Anggota Badan Pekerja ICW, Emerson F Yuntho di Jakarta, kemarin mengatakan, kondisi ini dapat berdampak pada penilaian publik yang seolah-olah kejaksaan minim bekerja atau nyaris tidak terdengar kinerjanya. Ia menyatakan seandainya fungsi humas atau pemberi informasi publik dapat menjalankan fungsinya dengan baik maka secara tidak langsung akan meningkatkan citra dari kejaksaan sendiri. Karena itu, kata dia, saat ini yang terpenting adalah melakukan evaluasi terhadap kinerja pemberi informasi yang menjadi ujung tombak bagi kejaksaan dalam menyampaikan informasi kepada media dan masyarakat. ‘’Jika memang di-
nilai tidak kapabel, sebaiknya diganti dengan jaksa lain yang lebih mumpuni, lebih fleksibel serta dekat dan mau bekerja sama 24 jam dengan media dan juga masyarakat,” Emerson F katanya. Atau sebaliknya bukan tidak mungkin, ia menambahkan Kejagung merekrut orang-orang yang profesional dari non jaksa sebagai penanggung jawab pemberian informasi tersebut.
‘’Selain itu di masa mendatang perlu diperbaiki kembali hubungan antara kejaksaan agung khususnya pada bagian humas kepada rekan-rekan wartawan,” katanya. Kendati demikian, dirinya melihat kinerja Jaksa Agung, Basrief Arief sudah cukup baik dan b a n y a k melakukan upaya untuk membenahi internal dan melakukan tugasnya dengan baik meski Yuntho perlu ditingkatkan kembali. “Namun sangat disayangkan kinerja dari Kejaksaan Agung yang cukup baik tersebut¿termasuk dalam penanganan kasus korupsi- tidak tersampaikan
dengan baik kepada publik,” katanya. Sementara itu, ketika Wakil Jaksa Agung Darmono yang dihubungi melalui layanan pesan singkat, sampai berita ini diturunkan belum memberikan jawaban terkait kritikan dari ICW tersebut. Seperti diketahui, saat ini Kejagung tengah menangani sejumlah dugaan tindak pidana korupsi, antara lain, kasus penyalahgunaan frekuensi 3G oleh anak perusahaan Indosat, PT Indosat Mega Media (IM2) dan proyek “bioremediasi” atau pemulihan tanah bekas eksplorasi PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Dugaan tindak pidana korupsi pada divestasi saham PT Kaltim Prima Coal (KPC) dengan tersangka Gubernur Kaltim, Awang Farouk Ishak, dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat pengering gabah atau drying centre Bank Bukopin. (ant)
Ia mengatakan hingga sekarang tidak ada bukti jika anak-anak yang aktif di ekstrakurikuler menjadi teroris. Ditegaskan lagi bahwa hal tersebut merupakan tudingan yang tidak berdasar. “Bagaimana mungkin menjadi bibit teroris. Pembinanya kan guru mereka juga,” katanya. Rohmani meminta pihak-pihak yang telah mendiskreditkan anak-anak yang aktif di ekstrakurikuler keagamaan untuk segera mencabut pernyataannya. ‘’Justru mereka yang aktif di kegiatan keagam-
aan lebih menjunjung tinggi moralitas,” ujarnya. Anggota DPR asal pemilihan Jawa Tengah IX ini mendorong pelajar untuk terus aktif di kegiatan keagamaan di sekolah. Menurutnya, hal tersebut akan menjadi pembelajaran karakter yang paling tepat. Hampir 95 persen pendidikan di sekolah berorientasi pada ilmu pengetahuan, sementara pendidikan karakter minim. ‘’Eskul keagamaan menjadi sarana yang tepat untuk membangun karakter generasi muda,” kat-
anya. Sementara itu, Ketua Presidium ICMI Nanat Fatah Natsir mengatakan, negara hendaknya harus netral terhadap agama. ‘’Negara tidak boleh intervensi terhadap agama, karena dikhawatirkan akan menimbulkan konflik,” ujar Nanat. Posisi negara, lanjut dia, haruslah tidak memihak agama manapun dan menjamin kebebasan penduduknya dalam menjalankan ibadahnya. ‘’Kita Harus kembali ke UUD 1945 pasal 29 ayat 2,” kata guru besar ini. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 19 September 2012
4
L intas Dua Pekerja Terluka LEDAKAN keras yang diduga berasal dari tabung gas LPG 3 Kg, di rumah Nurhadi, warga Jalan Veteran II RT05/ RW02, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupten Bogor sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar. Suara ledakan yang terdengar hingga radius satu kilo meter itu, selain menghanguskan isi rumah korban, juga melukai dua orang pekerja di rumah itu masing masing bernama, Nanang (40) tahun dan Dede (30) tahun. Keduanya diketahui adalah warga Kamp/Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupten Bogor. Sejumlah saksi mengungkapkan, ledakan keras di rumah Nurhadi ini terjadi sekitar pukul 03.15 Wib. Ledakan ini juga mengakibatkan kebakaran hebat di rumah korban. Beruntung petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Ciawi datang tepat waktu sehingga kebakaran ini tidak merembet ke permukiman warga. Dari hasil olah TKP, polisi menduga bahwa ledakan ini terjadi pada saat kedua pekerja melakukan pengoplosan Gas LPG dari tabung 3 Kg. (bas)
Kampus Infokom Terbakar SI JAGO merah kembali habis melumat sebuah bangunan kampus SMK Infokom dini hari kemarin sekitar pukul 02.30 WIB. Sebanyak lima mobil Damkar Kota Bogor dibantu dua unit Damkar Kabupaten Bogor dan satu unit Damkar Depok dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang telah menghanguskan hampir seluruh ruangan sekolah dan hanya menyisakan puing-puing bangunan saja. Beruntung, tidak ada korban jiwa terbakarnya sekolah yang terletak di Gunung Batu Kelurahan Pasir Jaya Kota Bogor. Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana pada Dinas Pengawasan Bangunan dan Permukiman Kota Bogor Teofilo Patrocinio Freitas menjelaskan, kebakaran diduga kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting listrik atau arus pendek dari salah satu ruangan. Kepala Bagian Program Pendidikan SMK Infokom, Sandi Sofyan mengatakan ruangan yang terbakar antara lain ruang guru, ruang kepala sekolah. (him)
Kesurupan Masal PULUHAN siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Amaliah, Ciawi, Kabupaten Bogor mendadak mengalami kesurupan masal dikala kegiatan proses belajar mengajar berlangsung. Para guru pun dibuat bingung karena kesurupan menjalar ke siswi lainnya pada saat bersamaan. Tidak jelas asal muasal kesurupan masal terjadi. Para saksi menyebut, sekitar jam 10.00 WIB Selasa kemarin mendengar teriakan histeris yang berasal dari siswi SMK kelas 3, selang beberapa lama teriakan yang sama terjadi di kelas 2 dan 1 SMK tersebut. Saksi mata, Ridwan menuturkan bahwa para guru dan beberapa guru spiritual sempat kewalahan manakala sebagian siswi yang kesurupan berlari ke lapangan dan dengan teriakan histeris. Menurut Ridwan ada lebih dari 40 siswi mengalami kesurupan masal. Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah terpaksa memulangkan para siswa/i lebih awal dari biasanya. (him)
Suluh Indonesia/him
BANGUNAN – Kondisi bangunan SMK Infokom Bogor pasca kebakaran hebat yang terjadi, kemarin sekitar pukul 02.30 WIB. Api melumat hampir seluruh ruangan di sekolah tersebut. Akibat kebakaran yang sumber api belum diketahui itu menyebabkan kerugian ratusan juta rupaih.
Warga Tangsel
Keluhkan Syarat Berobat Gratis TANGSEL - Pelayanan gratis di seluruh Puskesmas di Tangsel tampaknya tidak serta merta membuat warga senang. Pasalnya, prosedur yang dilalui untuk mendapatkan pelayanan gratis dinilai merepotkan bagi yang belum mengetahuinya. Menurut pengakuan salah seorang warga Ciputat, Maryati (28), dirinya harus bolak balik karena ketika hendak berobat gratis di puskesmas diharuskan
Suluh Indonesia/him
KESURUPAN – Anisa Cahya, siswi SMK Amaliah yang histeris dan menjerit itu coba ditenangkan oleh guru dan teman-temannya saat terjadi kesurupan massal.
Kota Bogor
Dapat Hadiah Mobil Tinja PEMERINTAH Kota (pemkot) Bogor memperoleh hadiah berupa (hibah) satu unit mobil tinja dari Kementerian Pekerjaan Umum menyusul keberhasilannya meraih penghargaan peringkat ketiga untuk Katagori Kota Besar dalan ajang penilaian Kinerja Pemerintah Daerah (PKPD) Sub.Bidang Cipta Karya, penyelenggaraan permukinan tahun 2012 dari Kementerian Pekerjaan Umum. Bantuan mobil tinja ini diserahkan langsuntg oleh Staf Ahli Menteri PU Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, Hediyanto W. Husaini, kepada Walikota Bogor Diani Budiarto, di Kantor Balaikota Bogor, kemarin. Penghargaan PKPD diberikan dalam rangkaian memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum yang diperingati setiap tanggal 3 Desember. Tujuannya, memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang
berhasil menunjukan kinerja yang memadai didalam bidang pekerjaan umum terutama dalam hal pelayanan publik. Selain itu, program ini juga bertujuan mendorong pemerintah daerah agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan meraka kepada masyarakat, khususnya dibidang pekerjaan umum. Pada kesempatan ini, Staf Ahli Kementerian PU, Hediyanto menjelaskan, bahwa tim penilai yang dilibatkan yaitu para pakar dan pengam-
at permukiman, perguruan tinggi, asosiasi profesi, serta unsut Ditjen Cipta Karya. Sedangkan penilaiannya meliputi, pengembangan air minum, pengembangan penyehatan lingkungan permukiman, pengembangan permukiman dan penataan bangunan dan lingkungan. “Ada beberapa aspek penting yang mendorong keberhasilan Kota Bogor mendapatkan predikat ini, yakni dilihat dari komitmen Pemkot Bogor dalam menangani masalah permukinan di wilayahnya. Misalnya, upaya serius pemda ini dalam mendorong masyarakat maupun stakeholder untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan sejak tahap perencanaan sampai pelaksanaan serta penerapan beragam regulasi (perdared) yang mendukung penyelenggaraan permukiman,” jelasnya. (bas/him)
menyerahkan tiga lembar foto copy KTP Tangsel. ‘’Saya harus bolak balik puskesmastempat fotocopyan soalnya disuruh serahkan foto copy KTP tiga lembar. Itupun saya harus pulang kerumah dulu karena ga bawa KTP,” ungkap ibu dua anak tersebut di Tangerang, kemaarin. Tak hanya itu, digratiskannya biaya berobat di puskesmas tak pelak membuat warga berduyun-duyun sehingga
membuat antrian membludak. ‘’Padahal saya sudah antri panjang banget, tapi harus kembali lagi untuk mengambil KTP” imbuh Maryati. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangsel Sugeng Santoso mengatakan, program puskesmas gratis yang dijalankan adalah komitmen dalam memberikan pelayanan kepada warga. Agar, warga mendapatkan jaminan kesehatan yang memadai dalam kondisi apa pun. ‘’Sete-
lah Perubahan APBD 2012, wali kota Tangsel berkomitmen untuk menggratiskan puskesmas. Tentunya, demi memberikan persamaan hak kepada warga. Baik miskin, maupun kaya,” ucap Sugeng. Kendati demikian, lanjut Sugeng, program pelayanan gratis tidak dilakukan dengan cara semena-mena. Dalam hal ini, pegawai di puskesmas memberikan pelayanan seadanya atau bahkan, melakukannya
dengan setengah hati. “Pelayanan gratis harus dilakukan sepenuh hati. Dalam artian, pasien yang berobat gratis di puskesmas harus dilayani dengan baik dan professional” tandasnya. Menurut Sugeng, kewajiban pemerintah adalah memberikan pelayanan dengan baik. Sehingga, apa pun programnya, baik gratis atau berbayar, harus dilakukan semaksimal mungkin. (nov)
pini
Suluh Indonesia, Rabu 19 September 2012
F OKUS Menata Kurikulum Sesuai Zaman ERKEMBANGAN sosial sekarang sungguh pesat, terutama dalam dua dasawarsa terakhir. Tidak bisa dilepaskan hal itu dengan kemajuan dunia komunikasi dan transportasi. Di bidang transportasi, semakin banyak moda yang mampu bergerak cepat dengan biaya yang semakin terjangkau. Misalnya, saat ini ongkos pesawat terbang sudah mampu dijangkau oleh sebagian besar masyarakat karena ada promosi jauh-jauh hari. Ini membuat pola interaksi antarnegara semakin kompleks. Di bidang komunikasi, teknologi internet membuat dunia global ini semakin menciut. Orang bisa kontak setiap saat dengan rekannya di berbagai belahan dunia. Tidak bisa disangsikan lagi, globalisasi mendorong percepatan hubungan internasional. Tetapi, efek lain dari hal seperti itu adalah munculnya berbagai perubahan sosial, tidak saja di tingkat dunia, juga di tanah air kita sendiri. Kita merasa, terutama di kalangan generasi muda dan anak-anak, ada perilaku yang berbeda dibanding sebelumnya. Katakanlah, anak-anak sekolah kita sekarang banyak yang lebih menyukai tinggal di sebuah bilik untuk mengakses internet. Atau anak-anak sekolah dasar melakukan permainan (game) yang wilayahnya lintas negara. Ini tentu saja memberikan dampak yang kurang bagus bagi perkembangan mereka. Hubungan dengan orang tua semakin renggang, dan bahkan hubungan dengan teman pun demikian. Malah sudah mulai kelihatan adanya polapola menyimpang. Semakin banyak anak-anak sekolah menengah yang mengajak pasangan lain jenis ke tempat internet umum (warnet). Jika hal terakhir ini menjadi gejala yang umum di masyarakat, tentu memerlukan langkah yang serius untuk mengantisipasinya. Mengatasi persoalan itu, memang kita perlu banyak pemikiran. Salah satu yang harus dilakukan adalah melakukan perbaikan kurikulum. Perbaikan ini tidak saja yang berstandar memperbaiki moral manusia, terutama dimulai dari anak-anak sekolah, juga untuk mengadaptasi perkembangan zaman. Kurikulum sekarang harus memberikan cara mendidik demi memberikan sumbangan positif terhadap kemajuan moral manusia Indonesia. Tidak boleh pola pergaulan internasional tersebut terlalu merasuk kepada anak-anak muda kita, meskipun dunia sekarang semakin terbuka. Sebagai sebuah negara yang memiliki kedaulatan sendiri, kebudayaan pun harus berdaulat. Anak-anak muda seharusnya memahami dan memaknai kebudayaan Indonesia. Tentu saja yang kita maksudkan adalah berbudaya dan berperilaku yang Pancasilais. Perkembangan zaman memang berubah. Intinya adalah kerja keras dan kreativitas. Maka kurikulum pun harus mampu memberikan inspirasi dan rangsangan kepada peserta didik untuk bekerja keras dan mempunyai orientasi kreatif. Katakanlah, pada masa lalu pernah sekolah kita menerapkan studi tentang prakarya. Ini adalah sebuah mata pelajaran yang mampu memberikan dua rangsangan itu sekaligus yakni bekerja keras dan kemudian menciptakan kreativitas atas rancangan karya yang dilakukan. Prakarya itu bisa masuk apa saja, tidak hanya dalam bidang seni dan budaya. Teknologi pun bisa dimulai dari prakarya seperti ini. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kita pernah mengatakan bahwa kurikulum kita yang berlaku di Indonesia memang sudah baik. Akan tetapi baik sesuai dengan zamannya. Kurikulum di masa lalu tentu baik di masa lalu, dan kini memerlukan penyesuaian agar sesuai dengan perkembangan zaman yang kini ada. Dengan cara seperti inilah kita memajukan bangsa Indonesia. ***
P
Bang D
el
Penarikan penyidik Polri di luar rencana
Buaya dilawan ..
5
Memasukkan Penanganan Krisis Sosial dalam Kurikulum Sekolah KRISIS sosial merupakan keadaan di mana kondisi masyarakat tidak mendukung kehidupan yang positif. Dalam hal ini bisa saja terjadi berbagai pertentangan di masyarakat yang tidak kunjung sembuh sehingga menimbulkan konflik merugikan. Krisis sosial juga bisa diakibatkan oleh salah satu unsur di dalam masyarakat yang timpang. Misalnya, kondisi kesehatan publik menurun akibat cuaca atau setelah bencana alam, atau juga disebabkan pasokan bahan makanan kurang sehingga membuat masyarakat kelaparan. Banyak ragam penyebab krisis sosial itu terjadi. Ia bisa disebabkan oleh pola hubungan antarmanusia atau antarkelompok yang tidak harmonis, juga tidak adanya hubungan layak antara manusia dengan alam lingkungan. Dari seluruh keadaan tersebut pihak yang paling dirugikan adalah manusia. Akan tetapi, selalu muncul persoalan, siapakah yang paling berwajib atau paling pantas untuk melakukan penanggulangan manakala terjadi krisis sosial tersebut? Membebankan tanggung jawab kepada pemerintah sebagai otoritas, mungkin terlalu berlebihan. Memberikan beban kepada pejabat struktural setempat juga dipandang kurang tepat karena responsnya kemungkinan kurang cepat. Adanya lembaga swadaya masyarakat sebagai mediator untuk fenomena seperti ini, mungkin juga dipandang tidak terlalu membantu. Beberapa waktu lalu, dalam sebuah pertemuan yang membahas tentang kurikulum pendidikan, muncul ide bahwa kurikulum bisa dikonsepsikan untuk merespons krisis sosial. Tampaknya pertemuan ini dilatarbelakangi oleh ide, karena krisis sosial tersebut bisa muncul sewaktu-waktu dan memerlukan penanganan segera maka tanggung jawab untuk memecahkan persoalan itu dibebankan kepada masyarakat sendiri. Artinya, kurikulum yang responsif terhadap krisis nasional itu sesungguhnya digunakan untuk mempersiapkan masyarakat agar mampu secara ‘refleks’ mengatasi segala krisis sosial yang ada. Kurikulum itu dibuat untuk masyarakat melalui sekolah, baik pada tingkat dasar, menengah maupun atas. Dalam tataran sosial, munculnya ide untuk merespons krisis nasional melalui kurikulum tersebut, secara tersembunyi menyiratkan adanya sebuah pengakuan bahwa kondisi nasional Indonesia mempunyai potensi bagi munculnya krisis sosial. Nilai positif dari hal ini justru berada pada konteks pengakuannya. Jika tidak ada pengakuan, tidak akan mungkin ada respons demikian yang melibatkan kurikulum untuk mengatasinya. Sekali lagi, dengan adanya pengakuan terhadap potensi krisis sosial itu, membuat negara harus siaga dengan kemungkian meletusnya krisis sewaktu-waktu. Secara riil harus diakui bahwa dalam hal hubungan sosial, Indonesia terdiri dari ratusan macam suku bangsa, ratusan bahasa, ribuan pulau serta berbagai kelompok komu-
Oleh : I Nyoman Dharmiasih*
Kesenjangan ekonomi juga merupakan krisis sosial yang memicu munculnya hubungan tidak stabil antarberbagai kelompok. Pola pembangunan Indonesia yang kini cenderung lebih memusatkan perhatian di perkotaan, memungkinkan munculnya kesenjangan antara mereka yang hidup di perkotaan dengan di pedesaan. Hubungan sosial bisa renggang antara dua wilayah ini bisa muncul, dan kemudian memunculkan krisis sosial yang parah. Misalnya urbanisasi deras yang membuat penduduk kota padat dan merangsang tumbuhnya kejahatan.
nitas. Hal ini memberikan kemungkinan munculnya berbagai krisis sosial yang tiba-tiba. Potensi seperti itu akan muncul jika dilihat bahwa kesempatan berpendidikan pada masyarakat Indonesia masih belum merata. Ketidakmerataan pendidikan ini memungkinkan bagi masyarakat mempunyai wawasan sempit tentang lingkungannya sehingga bisa membuat nilai-nilai chauvinistik dengan memandang lingkungan sosial atau lingkungan budaya bahkan lingkungan agamanya lebih tinggi dibanding yang lain. Perkembangan teknologi informasi yang cepat ditambah dengan era globalisasi memungkinkan juga munculnya informasi-informasi negatif lintas negara kepada kelompok-kelompok tertentu sehingga membuat hubungan sosial di antara kelompok di Indonesia terusik. Kesenjangan Ekonomi Kesenjangan ekonomi juga merupakan krisis sosial yang memicu munculnya hubungan tidak stabil antarberbagai kelompok. Pola pembangunan Indonesia yang kini cenderung lebih memusatkan perhatian di perkotaan, memungkinkan munculnya kesenjangan antara mereka yang hidup
di perkotaan dengan di pedesaan. Hubungan sosial bisa renggang antara dua wilayah ini bisa muncul, dan kemudian memunculkan krisis sosial yang parah. Misalnya urbanisasi deras yang membuat penduduk kota padat dan merangsang tumbuhnya kejahatan. Tetapi krisis sosial tidak hanya terjadi di antara pola hubungan sosial seperti yang diungkapkan di atas. Kondisi alam Indonesia, paling tidak dalam satu dasawarsa terakhir, memberikan gambaran bahwa alam telah berubah cukup dras-
tis. Gempa bumi terjadi berkali-kali, letusan gunung berapi, kebakaran hutan sampai menimbulkan kepanikan negara lain, kekeringan alam, sampai yang paling puncak adalah peristiwa tsunami di Aceh tahun 2004 yang lalu. Beberapa studi memperlihatkan bahwa persoalan gempa bumi dan gunung berapi merupakan sesuatu yang memang sudah menjadi ‘takdir’ Indonesia karena eksistensinya berada di atas cincin api dunia. Fenomena ini memberikan gambaran besar bahwa krisis sosial yang diakibatkan oleh bencana alam, akan pasti terjadi di Indonesia dengan tingkat ramalan yang tidak bisa ditentukan. Sampai sekarang belum ada pihak yang mampu meramalkan kejadian gempa bumi. Perubahan iklim yang terjadi di dunia sekarang, membuat curah hujan, musim kering serta pola angin tidak bisa diketahui secara pasti lagi. Kondisi terakhir ini seringkali membuat munculnya bencana alam yang kemudian memicu munculnya krisis sosial berkepanjangan. Dengan demikian, sebuah pengakuan akan adanya potensi krisis itu merupakan hal positif, sehingga Indonesia dapat mempersiapkan diri sedini mungkin untuk mengatasinya. Perombakan kurikulum yang memberikan respon terhadap krisis, merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan diri sedini mungkin. Yang penting diperhatikan disini, di seluruh jajaran tingkat pendidikan dasar dan menengah haruslah diberikan pelajaran tentang krisis sosial tersebut, dengan penekanan yang berbeda. Mungkin anak sekolah dasar memerlukan cara-cara perlindungan dalam hal mengatasi krisis sosial. Misalnya, bagaimana anak sekolah dasar mampu berlindung ketika ada gempa bumi. Pengetahuan dasar tentang kegempaan jelas diperlukan bagi anak-anak ini. Di sekolah menengah atas, sebagai kelompok manusia yang mempunyai sifat paling tidak stabil dalam psikologi perkembangan, diperlukan adanya penjelasan tentang bagaiaman akibat konflik sosial. Sekarang banyak dibicarakan bahwa konflik sosial pada anakanak sekolah menengah itu marak di berbagai kota besar. Namun hal seperti itu kini telah mulai masuk ke pedesaan. Pemberian pendidikan kepada anak-anak sekolah secara perlahan akan mampu menanamkan hal-hal yang positif sehingga mereka akan mampu memberikan kesadaran murni seiring dengan bertambahnya usia. *Penulis, guru yang mengamati perilaku siswa di sekolah menengah
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Kualitas Harus Diutamakan RASANYA kita harus mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang sejak awal sudah cukup serius memperbaiki jalan-jalan di beberap ruas. Selama ini jalan yang rusak dan berlubang memang selalu menjadi ancaman serius buat pengendara, terutama motor terlebih di malam hari. Di sepanjang Gatot Subroto saja sebelumnya banyak sekali jalan berlubang yang sudah memakan korban cukup banyak. Lalulintas di sepanjang ini memang cukup tinggi, termasuk di malam hari. Karena itu, perbaikan memang mutlak dilakukan. Sayangnya, perbaikan yang dilakukan selama ini seprti tambal sulam saja. Sejak musim hujan ini, lubanglubang jalan yang sudah ditambal kembali mulai mengelupas. Dan ada lubang cukup besar menjelang lampu lalu-lintas menjelang
Pancoran arah Grogol. Lubang itu sangat membahayakan karena kelihatannya selain besar juga sangat dalam. Bisa dipastikan jika mobil melindasnya akan terjebak, apalagi motor akan lebih fatal lagi. Kerusakan seperti ini bisa jadi muncul karena perbaikan yang dilakukan tidak permanen. Mestinya perbaikan dilakukan dengan membetonya, seperti di beberapa lubang sudah dibeton. Lantas mengapa tidak sekalian saja, lubang-lubang itu dibeton. Tambalan-tambalan yang hanya menggunakan aspal selain mudah terkelupas juga rentan bahaya dan tidak nyaman bagi pengguna, karena biasanya selalu lebih tinggi dari jalan aslinya. Sehingga seperti undukan-undukan yang tersebar di jalan. Sarmili Kampung Melayu, Jakarta
Pasar Tradisional Belum Diutamakan KASUS kebakaran pasar di beberapa tempat dan juga rencana perbaikan pasar tradisional sebaiknya tidak mengabaikan hak pedagang kecil. Selama ini terlihat para pedagang yang akan menempati kiosnya yang sudah terbakar dan direnovasi atau pemugaran kesulitan untuk mendapatkan kembali kiosnya. Bukan karena dilarang, tetapi lebih karena harga jual dan sewa yang ditetapkan kelewat tinggi. Kita tentu setuju bahwa keberadaan pasar tradisional sudah makin terpinggir, terutama karena kondisinya yang memang buruk. Rehabilitasi pasar memang sudah mendesak untuk dilakukan demi menjaga pasar tradisional agar tidak makin ‘dijajah’ pasar modern yang lambat laun dikuasai asing. Namun, keterbatasan anggaran memang menjadi kendala tersendiri sehing-
ga pasar tradisional begitu sulit berkembang. Melibatkan swasta mungkin bisa, tapi itu tadi pasti harganya akan jauh lebih mahal ketika dilepas ke para pedagang. Pemerintah mestinya bisa turun langsung mengatasi keterbatasan anggaran ini. Itu kalau memang pemerintah serius ingin mempertahankan pasar tradisional. Selama ini pasar modern seperti minimarket sudah begitu menjamur dan masuk hingga pelosok kampung. Sementara warung-warung makin tersisih. Jam operasional juga lebih jauh, bahkan saat ini mulai banyak yang beroperasi 24 jam. Apakah ini tidak makin menyingkirkan pedagang kecil. Rasanya, pemerintah harus segera bertindak. Prio Jatmiko Hadiluhun Kranji, Bekasi
Lepas dari Kemiskinan BANGSA Indonesia sudah memasuki usia kemerdekaan ke-67. Usia yang terbilang tua untuk ukuran manusia, tetapi tidak terlalu tua untuk sebuah Negara. Masih banyak yang harus dibenahi agar jalan menuju kesejahteraan bisa terwujud. Kita memasuki tahun ini dengan begitu berat. Krisis global yang menerpa dunia memaksa bangsa Indonesia bekerja keras, mengupayakan agar pertumbuhan tetap terjadi. Tak sedikit korban krisis ini yang berujung pemutusan hubungan kerja. Sementara, jutaan lainnya menunggu lapangan kerja baru. Keamanan akan berhungan langsung dengan arus investasi yang aman dibutuhkan bangsa ini. Kita berharap aksi teroris itu tidak berimbas terlalu lama terharap ekonomi dan
kembali meningkatkan kepercayaan masyarakat internasional terhadap Indonesia. Sudah saatnya kini Indonesia bersih dari teror. Sudah lama rakyat mendambakan kehidupan yang lebih baik, pendapatan yang cukup untuk minimal hidup secara normal. Bisa membiayai anak-anak sekolah dan terjangkaunya biaya layanan kesehatan dan juga pendidikan. Saat ini rakyat dihadapkan pada kenyataan bahwa harga-harga kebutuhan juga merangkak naik. Seperti harga beras yang melonjak begitu fantastis. Lantas kapan kita bisa merdeka dari kemiskinan?
Soemitro Pondok Melati, Bekasi
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
fax ke (021) 53670771,
Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 19 September 2012
LHA LIRa Siapkan
Aceh Ancam
Bukti Dugaan Korupsi Tiket PON PEKANBARU - Direktur Lembaga Hukum Advokasi Lumbung Informasi Rakyat (LHA LIRa) Riau Hj Desmaniar mengaku telah menyiapkan 16 alat bukti terkait dugaan kasus korupsi penjualan tiket PON XVIII/2012. “Ada sebanyak 16 alat bukti yang telah kami siapkan untuk melengkapi berkas laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” kata Desmaniar di Pekanbaru, kemarin. Akta nominasi bukti-bukti laporan hukum masalah penjualan tiket PON XVIII di Riau salah satunya, yakni tiket masuk acara pembukaan PON seharga Rp100.000 yang menjadi
bukti tiket telah dipasarkan. Kemudian, juga ada tiket masuk pembukaan PON seharga Rp250.000 yang juga telah dipasarkan sebelum 11 September. “Selanjutnya juga ada sejumlah laporan publik baik lewat publikasi media maupun secara langsung,” katanya. Desmaniar mengatakan, PON adalah hajatnya negara dan rakyat di mana kegiatan olahraga nasional penganggarannya lewat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun daerah (APBD). “Semuanya merupakan penyelenggaranya adalah negara. Ada keuangan negara di dalamnya dan tak seharus-
nya diperlakukan tiket masuk,” katanya. Sesuai dengan Pasal 23 Undang-Undang Dasar 1945, disebutkan bahwa pajak apapun itu tetap harus diatur oleh aturan perundang-undangan dan peraturan daerah. “Kami akan menyerahkan langsung ke KPK seluruh berkas temuan indikasi korupsi tiket PON Riau ini,” katanya. Sebelumnya Ketua Harian Panitia Besar PON Riau Syamsurizal menyatakan diberlakukannya tiket masuk acara pembukaan dan penutupan PON adalah untuk demi keamanan dan kenyamanan presiden dan wakil presiden.
“Kalau tidak diberlakukan tiket ini, maka dikhawatirkan pengunjung bisa-bisa membludak. Hal ini yang diantisipasi,” katanya. Hasil penjualan tiket pembukaan PON sebelumnya diakui Syamsurizal juga telah mencapai Rp1,6 miliar dimana sebagian untuk upah cetak tiket dan selebihnya akan dimasukkan ke kas daerah. Sementara untuk pelaksanaan acara penutupan PON pada 20 September, Syamsurizal mengakui telah menyiapkan sebanyak lebih dari 15.000 tiket berbagai kelas, mulai dari harga Rp50.000 hingga Rp200.000. (ant)
Tak Ikut Kejurnas Tinju PEKANBARU - Pengurus provinsi (Pengprov) Pertina Aceh mengancam tak akan mengikuti setiap kejuaraan nasional (kejurnas) yang digelar PB Pertina karena kecewa terhadap sistem penilaian dalam pertandigan tinju di PON XVIII/2012. “Kami kecewa dengan sistem penilaian hakim juri terkadang tidak fair dalam pertandingan seperti di PON,” kata Ketua Umum Pengprov Pertina Aceh Musri Idris di Pekanbaru, kemarin. Sebab, dewan hakim di-
nilai masih menerapkan sistem pilih kasih dalam setiap memberikan nilai dalam pertandingan. Sepanjang tahun ini pihaknya tak akan mengirimkan petinju untuk mengikuti setiap kejuaraan yang digelar PB Pertina. “Sejauh tidak adanya perbaikan terkait adanya pilih kasih dalam penilaian pertandingan, kami akan memboikot. Meski konsekuensinya diberikan PB Pertina terhadap Aceh,” katanya. Musri menilai pada pertandingan final kelas 64kg antara Afdan Bachtila (Aceh) dengan Vinky Montolalu (Su-
lawesi Utara) di PON, tercium adanya “keberpihakan” hakim juri. Pelatih tinju Aceh Dien Jauhari juga mengaku kecewa atas hasil pertandingan final tinju PON XVIII di Riau. “Kekalahan Afdan lebih dikarenakan sistem penilaian juri tidak benar. Dari awal saya mengkhawatirkan sistem penilaian hakim juri. Bahkan DKI Jakarta juga pernah melancarkan protes hasil pertandingan,” kata Dien Jauhari. Pada PON XVIII, Aceh yang menurunkan lima petinjunya masing-masing meraih satu medali perak dan perunggu. (ant)
Suluh Indonesia/ant
BEREBUT BOLA - Pesepakbola Arema Indonesia, Andrew Barisic (tengah) berebut bola dengan pesepakbola Al Ettifaq-Arab Saudi, Carlos Santos de Jesus (kanan) yang disaksikan rekannya, Abdullah Abdulrahman Aldoosari saat berlangsung pertandingan babak delapan besar AFC Cup leg pertama di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, kemarin.
Diwarnai Mati Lampu Stadion
PICKUP POINT
Arema Dikalahkan Al-Ettifaq MALANG - Dalam laga yang diwarnai mati lampu di stadion, Arema Indonesia kalah 0-2 dari tamunya, Al Ettifaq, di leg pertama babak perempatfinal Piala AFC di kota Malang, kemarin. Kedua gol yang bersarang di gawang Arema tercipta di babak kedua, yang membuat langkah Singo Edan untuk lolos ke semifinal lebih berat, lantaran harus bertandang ke Arab Saudi di leg kedua. Di Stadion Gajayana, sejak awal Al Ettifaq tampil lebih dominan dan kerap memberi tekanan pada barisan belakang Arema. Tuan rumah sebenarnya bermain cukup baik, namun mereka juga
kerap kehilangan bola saat berbalik menyerang. Sampai babak pertama selesai tidak tercipta gol meskipun Al Ettifaq memiliki sedikitnya dua peluang berbahaya, yang dua-duanya berhasil dipatahkan kiper Arema, Dennis Romanovs. Beberapa menit setelah babak kedua dimulai, terjadi insiden. Lampu penerangan stadion mendadak padam. Wasit pun menghentikan pertandingan selama sekitar 15 menit. Penonton tampak kecewa dengan insiden tersebut. Setelah pertandingan dilanjutkan, Arema memiliki sebuah peluang emas melalui sebuah tendangan
bebas. Akan tetapi sundulan Diego Michiels meneruskan free kick Roman Chmelo masih melebar dari gawang tim lawan. Di menit 67 suporter Arema terdiam ketika tim tamu mengoyak gawang tim dukungan mereka. Dari sebuah kemelut di kotak penalti, Alshehri menuntaskan peluang yang dia dapat untuk mengubah skor menjadi 1-0. Di menit 78, pelatih Al Ettifaq, Alain Norbert Geiger, melakukan pergantian pemain dengan menarik Cassio Vargas dan memasukkan Majed Rafa. Sementara di kubu Arema, pelatih Dejan Antonic mengganti Faris Bagus dengan M. Rifan.
Di menit 82 Arema mengganti dua pemain lagi. Putut Waringin Jati dan Chmelo ke luar, Jaya Teguh Angga dan Herman Romansyah masuk. Al Ettifaq juga melakukan satu pergantian lagi. Arema memiliki kans besar di menit 87, namun sundulan Musafri bisa diredam kiper Al Ettifaq. Memasuki menit-menit terakhir babak kedua, Zamli Mohammed, yang belum lama menjejak lapangan, memperbesar keunggulan Al Ettifaq. Tendangan kerasnya tak mampu dihentikan kiper Romanovs, sehingga Arema kebobolan lagi, dan skor berubah 0-2. (ant)
Renang Indah Sumbang Dua Emas PEKANBARU - DKI Jakarta menyabet dua medali emas renang indah dari duet dan tim untuk technical routine dan free routine di Kolam Renang Rumbai, kemarin. Penilaian pada PON XVIII Pekanbaru menggabungkan hasil penilaian dari nomor technical routine dengan free routine. “Penilaiannya tidak hanya penggabungan dari dua nomor tersebut tetapi ada elemen-elemen lain yang dinilai dan diteliti lagi apakah ada penalti atau tidak, apakah mereka melaksanakan elemen-elemen dengan benar atau tidak,” kata Delegasi Teknis Fitrah Utami, usai pertandingan. Untuk nomor duet, DKI Jakarta telah unggul pada nomor free routine dengan perolehan total nilai 72.70 atas atraksi Tri Eka Sandiri dan Samara Talia Pattiasina,
Senin (17/9) kemarin. Samara Talia Pattiasina dan Adela Amanda Nirmala mempertajam perolehan nilai DKI Jakarta dalam penampilan keduanya hari ini di nomor technical routine dan mencatat nilai 72.50 sehingga membawa DKI Jakarta tetap berada di puncak dengan total nilai gabungan 72.60. Jawa Timur memposisikan diri di urutan kedua melalui perolehan total nilai 69.90 dari nomor free routine yang ditampilkan oleh Sherly Haryono dan Sartika Dewi Rachmani dengan nilai 70.60. Sedangkan nomor technical routine yang diperkuat oleh Shanika Andiarti Soepangkat dan Sartika Dewi Rachmani mengumpulkan nilai 69.20. Urutan ketiga ditempati duet asal Jawa Barat yang tidak mengubah personil, Bianca Ramadona Amini dan Niza Naila Arindri Putri, baik pada no-
mor free routine maupun technical routine. Keduanya mengumpulkan total nilai 69.15, dari penggabungan 70.10 untuk free routine dan 68.20 dari technical routine. Tim DKI Jakarta mendulang total nilai 72.25 dari 72.50 technical routine dan 72.70 free routine. Meskipun pada nomor free routine poin yang diraih kalah dari tim Jawa Timur, namun posisi DKI Jakarta belum tergeser. Pada penampilannya di nomor free routine, Tim DKI Jakarta menyajikan pertunjukan yang baik dengan melakukan gerakan yang variatif dan memiliki tingkat kerumitan yang tinggi. Mereka juga menyelipkan dua lompatan indah yang disambut tepuk tangan penonton. “Penampilan mereka tadi jauh lebih baik dari latihan. Meskipun tetap menang, tetapi kami kurang puas dengan nilai yang diberikan wasit,” kata pelatih tim
6
renang indah DKI Jakarta, Dinda Rachmani. Sementara itu, Jawa Timur mempertipis jarak nilai mereka dari tim DKI Jakarta meskipun harus puas tetap berada di urutan kedua. Mereka mengumpulkan total nilai 71.95 dari nomor technical routine sebesar 70.80 dan 73.10 untuk free routine. Penampilan tim Jawa Timur juga mendapat sambutan yang baik dengan gerakannya yang dinamis dan variatif. Para perenang juga tampil ekspresif dan menyajikan tiga kali lompatan indah. Tim D.I.Y tampil sedikit berbeda dengan musik yang lebih enerjik. Mereka yang meraih total nilai 69.65 juga menyelipkan dua kali aksi lompatan. Tim DIY mencatat nilai 69.90 untuk nomor free routine, menambah nilai sebelumnya sebesar 69.40 dari nomor free routine. (ant)
Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini
HOTEL
TRANSJAKARTA -
Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor
1 2 3 4 5 6 7 8
: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus
SPBU PERTAMINA -
SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU
34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel
RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -
RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara
-
Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER
-
Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING
-
BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM
-
Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor
7
Suluh Indonesia, Rabu 19 September 2012
DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR
BOGOR JUAL RUMAH - 2 lantai - 4 kamar tidur + Ac 2 - 2 kamar mandi Luas tanah 190 M Luas Bangunan 250 M Listrik 2200 watt Line Tlp aktf SHM - AJB Garasi mobil 2 unit Garasi motor 1 unit HUB : 0818955214, 081383720020
KADIN BOGOR
KADIN BOGOR
BOGOR
JAKARTA
BOGOR
Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua Lt. Semi Basement Blok C 022-023-031-032 Telp. (021) 6491352 Jln. Mangga Dua Raya Jakarta Utara Tanah Abang Bukit Blok E Lt. 2 Los C8 No. 1&12
Pertokoan Lindeteves Trade Center Lt. 2 Blok A2 No. 1F Jakarta Kota Telp. : (021) 62320048 Fax. (021) 62308659 Email : cvmtm.gasket@gmail.com
JAKARTA UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.
SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang
Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3
Unit Ready Stock
Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll
Discont Up To 30Jt Proses Mudah & Cepat BELI MOBIL SUZUKI SEKARANG, SUDAH DAPAT CASH BACK
AGUS. W
Hub : 085255564971 SEPTEMBER CERIA DR SUZUKI ESTILO DP 12Jt’an SLASH DP 17Jt’an SWIFT DP 24Jt’an APV DP 15,7Jt’an PICK UP DP 12Jt’an Sx4 DP 26Jt’an ULTARA DP 37Jt’an (Nik 2011 A/T) Data Bisa Cepat & Dibantu More Info: 021 99955548 / 085691008775 Pin BB : 238EBECE RADIT
SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang Unit Ready Stock
Pin BB. 29F2FABB
SUZUKI INDOMOBIL
SUZUKI PREMER CARD Pesan Sekarang Dapat Promo Poket Terjangkau & Diskon sampai dengan 25Jt
SPLASH CASH BACK 17JUTA ESTILO CASH BACK 25JUTA SWIFT CASH BACK 12JUTA PICK UP CASH BACK 4JUTA
Untuk Info Lebih Lanjut Hub: HENDRA 087875808026 Pin BB 25F1F4FC
PASANG Pasang Iklan Lowongan, Otomotif, IKLAN Properti & Peluang Emas Hubungi : 021-5357602 Fax : 021-53670771
021.9482.1848 0856.9000.621
Ukuran 2 x 50 mmk
BW Rp. 200.000 FC Rp. 300.000 Hub : 021-5357602
Tdp 25Jt’an * Bisa Tuker Tambah
Hub: JAYA Hp. 021-91362130 / 08158002742 Email: jaya2herdank@yahoo.com
Hub: RAMDANI Hp: 085781746590 Esia: (021) 97327501 Email: daihatsudepok@gmail.com
Pasang Iklan Baris
Koran Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Terbesar Di Indonesia Terbit di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Dan Bandung
CEPAT LAKU Hanya
Pasang Parabola INDONESIA NETWORK Dirumah Anda
Rp. 50.000
Sudah Termasuk : - Ongkos Pasang - Parabola Solid 6 Feet - Reciver - Kabel 20 M - 2 LNB - Tiang Pipa 2,5”
(10 Baris - 10x Tayang) Hubungi
(0251) 8401018 (021) 5357602
Kantor Jakarta : Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No.32 Palmerah Jakarta Pusat Telp: (021) 537602 Fax: (021) 53670771
Cukup
Rp. 1.3Membayar 00.000 ,-
GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat Telp. 021-5357602 Fax. 021-53670771
SEGERA HUBUNGI INDONESIA NETWORK Telp. :
5357602 G.22-Dir
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 19 September 2012
8
Delapan Kabupaten/Kota di Jabar
Alami Kekeringan
Suluh Indoensia/ant
KEKERINGAN SRAGEN - Sejumlah anak mencari jangkrik untuk makanan burung di Waduk Ketro yang telah mengering di Sragen, Jateng, kemarin.
Gunung Gamalama
Masih Semburkan Abu Vulkanik TERNATE - Gunung Gamalama di Ternate, Maluku Utara, masih menyemburkan abu vulkanik, Selasa, sejak meletus dua hari lalu, kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Darno Lamane. ‘’engatakan di Ternate, Selasa, “Sesuai data seismograf, Gunung Gamalama Selasa pagi masih menyemburkan abu vulkanik setinggi 50100 meter dari puncak,” katanya di Ternate, kemarin. Ia mengatakan, semburan itu teramati berupa abu putih tebal sehingga status Gunung Gamalama masih tetap siaga level II. ‘’Abu vulkanik yang disemburkan Gunung Gamalama itu mengarah ke timur dan selatan sehingga wilayah di se-
kitar Ternate selatan dan kota ditutupi abu vulkanik. Menurut dia, aktivitas vulkanik Gunung Gamalama sebenarnya sudah menunjukkan peningkatan sejak Senin (17/9) malam, namun menjelang ten-
BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyatakan ada delapan kabupaten/kota di Jabar yang memerlukan penanganan mendesak terkait kekeringan akibat musim kemarau tahun ini di daerah tersebut. “Kita daftarnya, ada delapan wilayah yang sangat mendesak sekali, delapan lagi prioritas kedua. Jadi total ada 16,” kata Kepala BPBD Jawa Barat, Udjwalaprana Sigit, usai melakukan shalat istisqo meminta hujan, di halaman Gedung Sate Bandung, kemarin. Kedelapan daerah yang memerlukan penanganan mendesak tersebut, kata Sigit, diantaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Band-
ung Barat, Kabupaten Bogor, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Garut. ‘’Dan sisanya itu prioritas kedua, seperti di wilayah Karawang, Indramayu dan sebagainya,” kata dia. Dikatakannya, BPBD Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan tiga langkah khusus untuk mengatasi kekeringan akibat musim panas tahun ini selama satu bulan yakni dari akhir September hingga Oktober ini. ‘’Kita diberikan waktu selama satu bulan untuk mengatasinya,” ujarnya. Ia menuturkan, langkah pertama ialah membangun sejumlah hydran umum hingga ke pelosok daerah tingkat kota/ kabupaten sebagai upaya mengatasi bencana kekeringan. ‘’Langkah kedua ialah mem-
gah malam hingga Selasa (18/ 9) pagi aktivitas vulkaniknya menunjukkan penurunan. Pihaknya terus memantau aktivitas vulkanik gunung itu dan tidak bisa memastikan apakah akan menurun. (ant)
bangun sumur artesis dan terakhir ialah membangun sumur pompa,” kata Sigit. Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menambahkan, kekeringan yang melanda Provinsi Jabar tahun 2012 ini jauh lebih kecil jika dibandingkan tahun 2008 dan 2009. ‘’Tahun ini, luas lahan yang terkena dampak kekeringan hanya 30 ribu hektare sedangkan tahun 2009 itu mencapai 55 ribu hektare dari 1 juta lahan di Indonesia yang kena kekeringan,” katanya. Untuk tahun 2010 dan 2011, kata dia, kekeringan di Jabar tidak terjadi. Musim Tanam Gubernur juga mencanangkan rencana musim tanam di Provinsi Jabar dilakukan secara
serenntak pada bulan Oktober 2012. ‘’Kami melakukan komitmen untuk melakukan tanam bersama. Dan mudah-mudahan dengan shalat ini rencana tanam serentak yang dicanangkan pada bulan Oktober 2012 tidak terhambat,” katanya. Menurut dia, berbagai langkah cara dilakukan agar hujan bisa turun pada musim kemarau tahun ini, baik secara lahiriah seperti penghijauan, hujan buatan. ‘’Cara bathiniah pun perlu kita lakukan, salah satunya dengan shalat istisqo ini,” ujar dia. Dikatakannya, pada zaman Rasulullah dilakukan shalat istisqo kemudian beberapa jam atau dua jam langsung turun hujan. ‘’Tentu, itu kan yang berdoanya Rasulullah dan para sahabat,’’ katanya. (ant)
BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk
Bunda Norma
yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-
konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)
Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629